Avatar of Mochamad Choirul Umam.
Profile
Posts
0Connections
Print
Avatar of the user.

Mochamad Choirul Umam

Pengalaman
Lulusan Madrasah Aliyah dengan pengalaman 3 tahun sebagai pramuniaga di toko ritel. Terbiasa mengoperasikan mesin kasir dan aplikasi stok barang. Teliti, jujur, dan cepat belajar. Siap bekerja dalam tim maupun mandiri.
Alfamart
MA Daruttaqwa Suci Gresik
Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Indonesia
Republic of Indonesia

Professional Background

  • Current Status
    Employed
  • Profession
    Retail Merchandiser
    Merchandiser
    Sales Clerk
  • Fields
    Gourmet Grocery
    Corporate Concierge Services
    Consumer Goods
  • Work Experience
    2-4 years (2-4 years relevant)
  • Management
    I've had experience in managing 1-5 people
  • Skills
    Communication
    Edit
  • Languages
    Indonesian
    Fluent
  • Highest Level of Education
    High school

Job Search Preferences

  • Current Status
    Open to opportunities
  • Desired Job Type
    Full-time
    Interested in working remotely
  • Desired Positions
    pramuniaga toko, kasir, supervisor toko/outlet, waitress, cashier, staff gusang/picker/packer, karyawan umum
  • Desired Work Locations
    Kota Surabaya, East Java, Republic of Indonesia
  • Freelance
    Non-freelancer

Work Experience

Pramuniaga

Alfamart
Full-time
Oct 2016 - Aug 2019
2 yrs 11 mos
Tanggung Jawab Pekerjaan Melaksanakan pemajangan (display) barang, persiapan retur, menawarkan program promosi, pengecekan keadaan produk, pencegahan adanya kehilangan, melaksanakan kebersihan area toko, serta memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung toko.

Education

Other
IPS
2008 - 2011
Activities and societies
Kegiatan ekstrakurikuler yang saya ikuti dari latihan pidato keagamaan, rebana, hingga organisasi OSIM. Di sinilah saya belajar percaya diri berbicara di depan umum dan mengatur waktu dengan baik.
Description
Bersekolah di Madrasah Aliyah merupakan salah satu fase paling berkesan dalam hidup saya. Tiga tahun saya habiskan di lingkungan yang tidak hanya menekankan ilmu umum, tetapi juga memperkuat ilmu agama. Setiap pagi kami diawali dengan tadarus Al-Qur'an, dilanjutkan pelajaran seperti Matematika, Fisika, dan Bahasa Inggris, namun tak lupa juga Fiqih, Hadis, dan Tafsir. Yang paling saya sukai adalah suasana religius yang kental namun tetap bersahabat. Guru-gurunya sabar, tegas, dan menjadi teladan, bukan hanya dalam hal akademis, tetapi juga akhlak. Saya ingat betul bagaimana kami diajarkan adab berbicara kepada orang tua dan pentingnya menjaga shalat lima waktu, bahkan saat di luar sekolah. Kegiatan ekstrakurikuler juga banyak memberi warna: dari latihan pidato keagamaan, rebana, hingga organisasi OSIM. Di sinilah saya belajar percaya diri berbicara di depan umum dan mengatur waktu dengan baik. Masa-masa di Madrasah Aliyah bukan hanya tentang belajar di kelas, tapi juga tentang membentuk karakter, memperkuat keimanan, dan menjalin persahabatan yang bermakna. Kini, meskipun sudah lulus, nilai-nilai yang saya dapatkan di sana terus saya bawa dalam kehidupan sehari-hari.