Daftar isi:
Bayangkan jika dalam sesi brainstorming kamu dan tim berhasil mengeluarkan segala ide terbaik setiap saatnya?
Ini akan sangat menguntungkan kamu, tim, dan bisnis, bukan?
Ya, semua ini sangat mungkin terjadi, dan dalam artikel ini, Cake akan menunjukan bagaimana kamu, tim, dan bisnis kamu bisa mendapatkan hasil yang terbaik di setiap proses brainstorming.
Kamu tidak perlu menghabiskan jutaan rupiah atau ribuan jam bermeditasi untuk mendapatkan ide-ide kreatif dalam penyelesaian masalah bisnis atau pekerjaan. Karena kuncinya adalah untuk memiliki cara brainstorming yang efektif. Nah, Cake telah merangkum cara mendapatkan ide dari brainstorming yang terbaik dan lengkap untuk kamu.
Penasaran apa saja jenis dan teknik brainstorming yang bisa kamu ikuti? Yuk, simak selengkapnya dalam artikel ini!

Sebelum kita mengetahui langkah-langkah brainstorming, kita perlu memiliki pemahaman yang lebih konkret tentang apa itu brainstorming. Dengan begini, penerapannya akan lebih efektif dan kamu akan mendapatkan hasil yang lebih memuaskan!
Brainstorming adalah suatu teknik yang digunakan untuk menghasilkan beragam ide baru atau solusi kreatif secara spontan, yang kemudian dikumpulkan untuk membantu menyelesaikan suatu masalah.
Metode brainstorming adalah metode yang dapat dilakukan baik oleh sebuah kelompok maupun seorang individu. Apapun itu, sesi brainstorming seharusnya adalah tempat yang aman dan nyaman bagi setiap orang untuk menyampaikan ide-idenya.
💡 Catatan: Ingat, tujuan brainstorming adalah untuk mengumpulkan ide sebanyak-banyaknya tanpa adanya kritik. Sekalipun ide-ide yang disampaikan terdengar “gila”, kita harus tetap menghargainya dan mendukungnya. Siapa tahu ide “gila” tersebut adalah solusinya.
Lanjut dari catatan di atas, Alex Osborn, pencetus pertama metode brainstorming, telah merancang 4 aturan dalam sesi brainstorming untuk mendorong kreativitas setiap individu.
Berikut adalah 4 aturan brainstorming:
Teknik brainstorming dapat memberikan manfaat untuk sebuah kelompok maupun individu. Berikut adalah beberapa alasan mengapa brainstorming penting untuk diterapkan:
Ada banyak jenis teknik brainstorming yang bisa diterapkan. Berikut adalah beberapa contoh teknik brainstorming yang bisa diterapkan tim kamu:
📚 Baca juga: Efektif! 10 Cara Meningkatkan Produktivitas Karyawan
Yuk, ikuti cara brainstorming berikut ini agar lebih maksimal:
Langkah pertama brainstorming adalah untuk menetapkan tujuan atau gol brainstorming. Apa hasil yang ingin dicapai dari proses brainstorming? Apakah ada permasalahan yang perlu diselesaikan? Atau ada sebuah proyek yang memerlukan ide-ide baru?
Pastikan setiap anggota tim telah memahami goal dari sesi brainstorming secara jelas agar sesi berjalan secara terarah.
Sebelum sesi brainstorming mulai, lakukanlah beberapa pemanasan terlebih dahulu. Karena sering kali anggota tim datang ke sesi ini dengan pikiran kosong, alhasil waktu yang berharga akan terbuang begitu saja.
Lakukanlah beberapa pemanasan ini untuk memulai proses brainstorming yang tepat:
Kemudian, tentukan satu pemimpin untuk mengarahkan topik diskusi. Tanpa adanya pemimpin dalam proses brainstorming, tidak ada orang yang akan bersikap tegas atau membantu mengambil kesimpulan dari sesi brainstorming.
Atau malah kebalikannya, semua orang ingin memimpin diskusi sehingga suasana menjadi tidak kondusif dan efektif.
Cara brainstorming berikutnya adalah membatasi waktu. Membatasi waktu pada proses brainstorming akan meningkatkan fokus dan produktivitas. Dengan catatan setiap anggota tim telah mempersiapkan gagasannya terlebih dahulu seperti yang telah disebutkan sebelumnya pada langkah kedua.
Umumnya, durasi yang baik untuk proses brainstorming adalah 20-30 menit. Agar brainstorming berjalan lebih maksimal lagi, pastikan setiap anggota tim tidak membuka gadget mereka saat proses brainstorming berlangsung. Dan ingat, fokus dari brainstorming adalah kuantitas ide.
Karena tidak semua orang dapat mengingat setiap gagasan yang disampaikan, tentukan satu orang yang akan mencatat ide-ide diskusi.
Oleh karena itu, ketika brainstorming berakhir, pemimpin dan anggota tim lainnya dapat mengevaluasi dan membuat keputusan berdasarkan catatan tersebut.
💡 Catatan: Gunakan papan tulis agar setiap orang dalam ruangan rapat dapat melihatnya. Serta disarankan untuk mencatat ide-ide dalam bentuk mind map dengan tujuannya ditulis di tengah.
Teknik ini dikenal sebagai teknik think-aloud. Dengan menggunakan strategi ini, setiap anggota tim dapat mencurahkan segala gagasan yang ada. Tentunya ini perlu diterapkan secara bergiliran agar suasana tetap kondusif.
Untuk membantu kamu dalam menyuarakan ide yang terlintas dalam pikiranmu, coba lengkapi beberapa kalimat berikut:
Dorong setiap anggota tim untuk berpikir di luar boks karena inti dari brainstorming adalah untuk membuka semua kemungkinan yang ada.
Hindari adanya kritik yang menjatuhkan dalam sesi ini. Karena kritik dalam proses ini akan menghambat seseorang untuk mengeluarkan ide-ide mereka. Mungkin saja mereka akan merasa malu, takut, atau tidak percaya diri akan gagasan mereka.
Jika kamu adalah pemimpin dalam sesi brainstorming, ingat untuk mengapresiasi setiap ide yang diberikan oleh anggota.
Agar proses brainstorming lebih maksimal, ternyata tidak diperlukan jumlah orang yang banyak. Melainkan, kamu sebagai pemimpin perlu menanyakan pertanyaan yang dapat membuat peserta berpikir kreatif.
Tanyakan beberapa pertanyaan berikut ini yang dapat merangsang ide atau inovasi baru dalam proses brainstorming kamu:
Langkah brainstorming yang terakhir adalah menganalisa hasil ide-ide yang telah terkumpul setelah sesi brainstorming. Petakan semua gagasan yang ada dan analisa lebih lanjut untuk membuat solusi utuh yang dapat dieksekusi.
💡 Catatan: Mungkin saja akan ada partisipan yang tidak berani menyampaikan idenya dalam sesi brainstorming atau mungkin ada juga yang mendapatkan ide cemerlang setelah proses brainstorming selesai. Oleh karena itu, akan lebih baik jika kamu menyediakan akomodasi lain seperti catatan tambahan atau mengirimkan email.
📚 Baca juga: Apa itu Etos Kerja? Pengertian, Manfaat, Contoh Dll.
Setelah mengetahui cara brainstorming yang efektif tadi, yuk, perhatikan beberapa tips tambahan sebagai cara mendapatkan ide dari brainstorming!
Demikianlah langkah-langkah brainstorming yang efektif untuk kamu dan tim kamu.
Ingat beberapa teknik brainstorming yang telah disebutkan tadi dan 4 aturan brainstorming dalam setiap sesi brainstorming untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Selamat mencoba!
Cake adalah online CV builder yang ATS-friendly dengan 50+ template, 100 gratis! Yuk, buat CV ATS-friendly kamu sekarang dengan mudah 🎉
--- Ditulis oleh Cindy Graciella ---

