Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Nov 17th 2025

Apa itu Business Analyst? Ini Tugas, Gaji, Skillnya!

Daftar isi : Definisi Business AnalystTugas dan Tanggung Jawab Business AnalystSkill yang Harus Dimiliki Business AnalystCara dan Tips Menjadi Business Analyst Perkembangan teknologi yang semakin pesat saat ini menuntut perusahaan untuk semakin berinovasi dalam mengembangkan produk dan layanan berdasarkan data-data bisnis yang ada. Permintaan posisi sebagai Business Analyst atau Bisnis Analis (BA) semakin banyak dicari, guna mempermudah perusahaan dalam meningkatkan efisiensi bisnis berdasar pada kemampuan analisis tentang fungsi bisnis dan teknologi informatika (IT). Jadi, apa itu Business Analyst, tugasnya dan cara menjadi Business Analyst?Mari kita simak! Apa itu Business Analyst? Pengertian Business Analyst? Business Analyst atau Bisnis Analis (BA) adalah seseorang yang mengkaji, menganalisis, memonitoring, dan mengevaluasi data-data terkait proses bisnis, produk, layanan, dan teknologi/software, agar perusahaan dapat mencapai target dan berkembang pesat. Business Analystjuga mengacu pada kemampuan atau keterampilan, serta suatu metode, pendekatan, dan penggunaan alat untuk menghasilkan informasi yang akurat dan tepat dalam memecahkan masalah dan mengambil keputusan bisnis menjadi lebih efektif, efisien, produktif, serta menguntungkan. Contoh Business Analyst:Sebuah toko minuman bubble tea ingin menaikan laba penjualan pada kuartal 2. Dengan data pelanggan yang sudah tersedia pada kuartal sebelumnya, seorang Business Analyst akan melakukan analisis tren pembelian dan preferensi pelanggan untuk mengidentifikasi peluang pertumbuhan. Hasilnya, mereka akan membuat rekomendasi strategis yang akan membantu toko minuman bubble tea meningkatkan laba penjualannya. Gaji Business Analyst Menurut keterangan IDX Channel (2021), penghasilan Business Analyst per bulan rupanya cukup menjanjikan. Gaji Business Analyst (junior) berkisar Rp 8 juta tergantung perusahaan dan kemampuan awal yang dimiliki. Sedangkan, gaji Bisnis Analisis (middle) berkisar Rp 10.000.000 - Rp 15.000.000 per bulan. Untuk gaji Analisis Bisnis (senior) per bulan berkisar Rp 20.000.000. 📚Baca juga: 15 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia!Job Desk Business Analyst Tugas Business Analyst akan bervariasi disesuikan dengan kebutuhan perusahaan. Biasanya kerja Business Analyst akan ditempatkan dalam suatu tim proyek. Namun, tugas dan tanggung jawab Business Analyst yang utama adalah membantu perusahaan agar dapat mencapai tujuannya untuk dapat bertahan diberbagai kondisi ekonomi global dan menjadi lebih baik dalam memberikan pelayanan serta meraih keuntungan.Berikut ini secara umum Business Analyst job description, yaitu :Bekerja sama dengan project manager atau manajer proyek serta tenaga ahli lain dalam merancang desain aplikasi yang efektif dan efisien.Menganalisis dan mengevaluasi proses bisnis, perilaku konsumen, dan data pasar yang dimiliki perusahaan saat ini, serta mengidentifikasi area perbaikan.Melakukan sistem dokumentasikan untuk membantu memperbaiki permasalahan yang ada terkait informasi keadaan pasar terkini (perilaku dan kebutuhan konsumen).Membuat perkiraan, perencanaan, dan model keuangan, serta melakukan analisis varians dan analisis keuangan.Memberikan dan melengkapi detail solusi bisnis yang tepat dan akurat untuk meningkatkan mutu layanan dan kinerja bisnis perusahaan dengan mengimplementasikan solusi teknologi.Meninjau, memonitor, dan mengevaluasi berdasarkan data-data bisnis terkini dan kemajuan teknologi untuk membuat sistem yang lebih modern.Menganalisis struktur organisasi dan kebijakan yang diberlakukan perusahaan agar dapat lebih efektif dan efisien. Skill yang diperlukan di bidang Business Analyst Apakah seorang Business Analyst harus ahli di bidang IT?Rupanya untuk menjadi Business Analyst, kamu tidak harus ahli dibidang IT, akan tetapi kesempatan kamu untuk bekerja di sebagai Analis Bisnis akan lebih besar ketika kamu memiliki pemahaman umum mengenai cara kerja sistem, produk, dan alat-alat IT. Selain itu, pekerjaan Business Analyst juga dituntut untuk memiliki skill atau kemampuan khusus baik soft skill maupun hard skill di bidang Analisis Bisnis.1. Pengembangan Produk Dalam pengembangan produk, seorang Business Analyst sebaiknya memiliki 3 aspek pengetahuan mengenai product requirements, product analysis, dan engineering requirements. Ketiga hal tersebut merupakan ilmu dasar yang mana akan mempermudah dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan produk serta fungsi produk dan pemasaran. 2. Berpikir Analitis dan Kritis (Analytical and Critical Thinking) Seorang analis bisnis harus menganalisis dan menerjemahkan kebutuhan suatu organisasi atau klien dengan akurat dan jelas.Berpikir kritis membantu seorang analis bisnis dalam menilai beberapa pilihan sebelum sampai pada solusi yang diinginkan.Business Analyst fokus pada pengumpulan dan pemahaman kebutuhan klien. Selain itu, berpikir kritis memungkinkan seorang bisnis analis untuk memprioritaskan kebutuhan bisnis. Sudut pandang analitis yang baik akan membantu seorang analis bisnis mencapai tujuan yang ditetapkan, bahkan ketika ada keterbatasan baik dalam sumber daya maupun kondisi yang tidak ideal. 3. Keterampilan Komunikasi dan Interpersonal (Communication and Interpersonal Skills) Sebagai Business Analyst haruslah memiliki kemampuan dalam berkomunikasi secara singkat baik secara lisan/verbal maupun tertulis dengan klien untuk menyampaikan ide, fakta, dan pendapat. Seorang Business Analyst menggunakan keterampilan komunikasi dan interpersonal pada fase yang berbeda, misalnya pada saat proyek diluncurkan, mengumpulkan persyaratan, berkolaborasi dengan klien, dan ketika memvalidasi solusi akhir. Keterampilan komunikasi dan interpersonal yang baik akan memberikan kepercayaan diri kepada seorang analis bisnis pada saat memfasilitasi suatu pertemuan bisnis. 4. Bahasa Pemrograman (Programming Language) Business Analyst yang memiliki pengetahuan pemrograman langsung dapat melakukan analisa data dengan lebih cepat, tepat dan baik. Pengetahuan tentang R dan Python sangat bermanfaat, karena masalah kompleks dapat diselesaikan dengan menulis pengkodean yang efisien. R dan Python terdiri dari beberapa perpustakaan dan paket untuk perselisihan data, manipulasi data, visualisasi data dan analitik. Dengan bantuan bahasa pemograman, maka data besar dapat dianalisis dan divisualisasikan dengan baik. Sehingga, model bisnis dapat dibuat untuk membuat prediksi bisnis. 5. Basis Data/Database dan SQL Bisnis Analis paling sering bekerja dengan data terstruktur.Sehingga, untuk menyimpan dan memproses data berat, Busniness Analyst harus memiliki pemahaman yang baik tentang database relasional seperti Microsoft SQL Server, database MySQL, Oracle DB, serta database NoSQL.Ini akan membantu Business Analyst dalam mengakses, mengambil, memanipulasi, dan menganalisis data. 6. Ketrampilan Dasar tentang Microsoft Excel Pengetahuan tentang Microsoft Excel juga akan bermanfaat bagi Business Analyst, Karena basic skill ini dapat digunakan untuk membuat model pertumbuhan pendapatan untuk produk baru berdasarkan perkiraan pelanggan terbaru, merencanakan kalender editorial, membuat daftar pengeluaran untuk produk, dan membuat bagan untuk memperlihatkan seberapa dekat produk dengan anggaran di setiap kategori. Serta, Business Analyst dapat merangkum pendapatan pelanggan berdasarkan produk untuk menemukan area di mana ada kebutuhan untuk membangun hubungan pelanggan yang lebih kuat. 7. Bernegosiasi dan Pengambilan Keputusan Negosiasi adalah keterampilan penting yang harus dimiliki setiap Business Analyst.Negosiasi digunakan untuk membuat keputusan teknis, memutuskan apa yang harus disertakan dalam visi proyek, menentukan permintaan mana yang berubah menjadi persyaratan dan tingkat prioritasnya. Selain itu, sebelum membuat keputusan, seorang analis bisnis menginterpretasikan masalah dan menemukan pendekatan bisnis alternatif.Business Analyst, kemudian menguji semua pendekatan alternatif dan membuat keputusan berdasarkan pemikiran tentang pendekatan tersebut, dan mengimplementasikan solusinya. 8. Pembuatan laporan, dasbor, dokumentasi, dan presentasi Bisnis Analis harus mahir dalam menggunakan berbagai alat interligen bisnis untuk membuat laporan dan dasbor dalam memecahkan masalah pengambilan keputusan.Pengetahuan yang baik tentang Tableau , QlikView, dan Power BI diperlukan untuk membuat laporan yang berbeda berdasarkan kebutuhan bisnis. Seorang analis bisnis pun harus dapat mendokumentasikan ajaran dan hasil proyek dengan sangat baik, jelas, dan ringkas.Sehingga, apabila muncul suatu permasalahan, Business Analyst dapat langsung menggunakan solusi sebelumnya, serta menghemat waktu dan mencegah masalah yang tidak diinginkan. Selain itu, Business Analyst harus dengan percaya diri mempresentasikan temuan dan hasil proyek di depan para pemangku kepentingan dan klien.Dengan bantuan dokumentasi terorganisir, analis bisnis dapat mengkomunikasikan konsep teknis dengan mudah kepada karyawan non-teknis. Bagaimana Cara Menjadi Business Analyst? Menjadi seorang analis bisnis memerlukan keterampilan dan kemampuan yang sesuai dengan pekerjaan dan industri yang diminati.Kursus, sertifikasi, atau gelar masing-masing dapat membantu jalan kamu menuju pekerjaan sebagai analis bisnis.Agar mempermudah untuk mencapai keinginan bekerja di bidang analisis bisnis, berikut informasi yang dapat kamu siapkan : 1. Pertajam Keterampilan Analisa Bisnis Pada dasarnya, seorang analis bisnis setidaknya harus memiliki keterampilan dalam hal:Analisis (mengumpulkan, melacak, dan menafsirkan metrik kinerja dengan bantuan Tableau, Excel, BI tools, dan SQL),Komunikasi (dapat berkomunikasi dengan berbagai macam karakter dan mempresentasikan ide baik lisan maupun tertulis),Business Process and Planning (memahami metodologi tertentu, seperti Analisis Bisnis Agile, Six Sigma, atau Rational Unified Process),Technical Knowledge (pengetahuan tentang keungan, akuntansi, dan prinsip-prinsip bisnis). 2. Pertimbangkan Gelar Selain skilldan pengalaman, beberapa perusahaan mempertimbangkan gelar yang ada di CV kamu.Hal ini karena, perusahaan berasumsi dengan gelar yang kamu miliki, kamu sudah mempunyai pengetahuan dasar yang cukup. Bagi kamu yang belum berkuliah dan tertarik di bidang Business Analyst, kamu dapat melanjutkan studi di jurusan economics, finance, computer science, data science, statistics, information management, dan bidang lainnya yang terkait dengan pekerjaan Bisnis Analis. 3. Mengambil Kursus Kalau kamu tidak memiliki gelar di bidang yang terkait Busines Analyst, tidak ada salahnya mengikuti kursus, baik secara langsung atau online di bidang analitik bisnis. Selain kamu mendapat pemahaman terkait analisis data atau analisis bisnis, kamu dapat juga menguasi tools (Tableau, Excel, atau MySQL) yang digunakan dalam analisis bisnis melalui kursus. 4. Sertifikasi Bisnis Analis Mempuyai sertifikasi Business Analystdapat memperluas keahlian dan meningkatkan potensi agar memperolah pekerjaan serta menambah penghasilan. 🥇 Contohsertifikasi analisis bisnis, seperti : IIBA Entry Certificate in Business Analysis (ECBA).IIBA Certified Business Analysis Professional (CBAP).IIBA Certification of Capability in Business Analysis (CCBA).PMI Professional in Business Analytics (PMI-PBA). Sebagai pemula, sertifikasi ECBA cukup meyakinkan perusahaan karena dapat memberikan beberapa jam pelatihan dan mengetahui dasar-dasar tentang analisis bisnis. Sedangkan, untuk pengalaman yang lebih mendalam tentang analitik bisnis, kamu dapat mengambil sertifikasi CBAP, CCBA, dan PMI-PBA.Cari referensi contoh CV yang menarik perhatian HR? Kamu bisa temukan berbagai contoh CV untuk semua pekerjaan di halaman ini! Lihat Contoh CV 5. Mencari Pengalaman dan Menjalankan Proyek Setiap industri memiliki kebutuhan dan tantangan bisnis yang berbeda.Sebagai contoh, pengembangan solusi bisnis untuk industri fashion mungkin terlihat berbeda dibandingkan dengan industri pangan. Maka untuk meningkatkan keterampilan, kamu dapat bergabung dalam beberapa proyek penelitian bisnis analis dosen maupun pemerintah. Selain itu, pengalaman magang atau internship di suatu industri, dapat memberikan keunggulan dan daya tarik saat melamar pekerjaan Business Analyst. Mengikuti kegiatan magang maupun proyek penelitian, akan mengembangkan kemampuan analisis, visualisasi, dan presentasi yang baik serta menarik di depan umum. 6. Buatlah CV Business Analyst yang menarik Menyiapkan CV atau resume bertujuan memberikan informasi tentang dirimu agar menarik perhatian perusahaan.CV yang menarik berisikan data dan informasi pengalaman yang sesuai dengan apa yang dicari perusahaan, bersifat jujur dan tidak dilebih-lebihkan. . Agar menarik dan meyakinkan para rekruiter, kamu juga dapat mengikuti beberapa tips penulisan CV atau resume Business Analyst berikut:Memberikan informasi yang cukup luas tentang skill yang kamu miliki:Hard skills Business Analyst: Analisis As-In, benchmarking, analytical software, business process and planning,SQL, dll.Soft skills Business Analyst: berpikir kreatif, komunikasi, riset dan analisis, manajemen waktu, bekerjasama dalam tim, berbicara di depan umum, perhatian terhadap detail, dll. Menambahkan beberapa informasi, seperti:Sertifikasi Analis Bisnis,Penghargaan Business Analyst,Kursus online/offline,Kegiatan magang,dan lainnya. Sertakan Cover Letter atau ringkasan resume Bisnis Analis:Menurut penelitian, perusahaan hanya memiliki waktu 6 detik untukmenganalisissetiap CV atau resume.Cover Letter atau surat lamaran adalah bagian penting dari proses perekrutan.Karena pada bagian ini, menyertakan cover letter tidak hanya mempermudah proses screening.Tapi juga menunjukkan kepada rekuiter bahwa kamu memiliki keinginan yang tinggi untuk bekerja di perusahaanmereka. Untuk membuat surat pengantar yang baik dan menarik, kita harus memastikan bahwa surat itu disusun dengan benar.Tips-tips di atas semoga dapat membantu kamu dalam pembuatan CV Bisnis Analis yang baik dan menarik. Untuk memudahkan kamu dalam membayangkan seperti apa bentuk CV Business Analyst, kamu juga bisa mengikuti contoh CV Business Analyst berikut : Contoh CV Business AnalystContoh CV Business Analyst - Dibuat di CakeResumeCakeResume menyediakan 50+ template CV online yang mudah dan menarik untuk dibuat, GRATIS! Yuk, buat CV PDF mu sekarang!🎉 Buat CVContoh CV Analis Bisnis Contoh CV Business Analyst - Dibuat di CakeResumeBagaimana, sudah siap membuat CVbusiness analyst? Setelah membuat CV, langsung saja lamar ke lowonganbusiness analyst di Cake!👇🏻 Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah website untukmembuat CVterbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buatportofoliodan cari kerja denganjob portalCake.--- Ditulis Oleh Anggraeni Kumala Dewi ---

Apa itu System Analyst? Tugas, Gaji, Cara, Prospek [+Contoh CV]

Seiring berkembangnya industri teknologi, semakin banyak juga perusahaan yang memerlukan tenaga profesional IT. Nah, salah satu profesi di bidang Teknologi Informasi (TI) yang banyak diminati perusahaan-perusahaan besar sekarang ini adalah pekerjaan system analyst. Pekerjaan system analyst juga berhubungan dengan developer dan programmer, perannya dalam bisnis dan teknologi pun juga besar. Jadi, tak heran jika gaji system analyst jumlahnya tidak kecil. Mengejar posisi sistem analis adalah hal yang bagus untuk dilakukan di era teknologi ini. Penasaran dengan peran sistem analis? Yuk, simak artikel kali ini. Cake telah merangkum secara lengkap mulai dari tugas sistem analis hingga cara menjadi system analyst untuk kamu! Daftar isi:Apa itu System Analyst?Job Desk System AnalystSkill System Analyst/Sistem AnalisCara Menjadi System AnalystProspek Karir System Analyst Apa itu System Analyst? System analyst adalah salah satu profesi dalam bidang IT yang fokus dalam perancangan, pengembangan, pemeliharaan, dan penerapan infrastruktur teknologi informasi (perangkat lunak, perangkat keras, cloud, dll.) agar perusahaan berjalan secara efektif dan efisien. Umumnya, system analyst/sistem analis berperan sebagai penghubung antara orang-orang TI dengan pemangku kepentingan non-TI. Sistem analis juga dapat bekerja dalam sebuah perusahaan, institusi, ataupun sebagai klien independen. 💡 Catatan: System analyst/sistem analis juga dikenal sebagai IT analysts, systems architects, atau system administrators. Tugas dan Tanggung Jawab System Analyst System analyst/sistem analis adalah seseorang yang memiliki jiwa untuk memecahkan masalah. Karena tugas utama system analyst adalah mengembangkan sistem dalam perusahaan dalam bidang TI, dan system analyst lah yang bertanggung jawab atas hasil dan kesuksesannya. Misalnya, ketika sebuah institusi kesehatan ingin mengembangkan layanan digitalnya, seorang sistem analis akan bertugas untuk mengidentifikasi permasalahan institusi terkait teknologi informasi, kemudian merancang solusi dan sistem operasi yang tepat, mengujinya, dan mengembangkannya. Tugas sistem analis bisa saja berbeda-beda tergantung pada perusahaan, institusi, atau klien. Tetapi, berikut adalah job desk system analyst yang umum.Contoh job desk system analyst: Merancang dan mengimplementasikan sistem perangkat lunak komputer, perangkat keras, dan layanan cloud yang benar untuk memecahkan masalah bisnis seperti pembuatan sistem baru dan pengembangan produkMeningkatkan fungsionalitas dan kinerja sistem dan jaringan komputerMemahami kebutuhan pengguna dan cara meningkatkan sistem berdasarkan permintaan penggunaMembuat laporan analisis biayaBerkomunikasi dengan karyawan di departemen TI (front end, back end, dan full stack developer) untuk pengembangan desainBerkomunikasi dengan pemangku kepentinganMeneliti tren terkini dalam dunia teknologiMelatih pengguna dan membuat instruksi manual untuk karyawan dan klien Walaupun tugas sistem analis tidak langsung berhubungan dengan menulis kode, system analyst tetap perlu memiliki skill dalam menulis kode karena perannya yang berhubungan dengan pembuatan sistem TI perusahaan. Skill yang Dibutuhkan System Analyst Seperti profesi lainnya, pekerjaan system analyst juga memerlukan kombinasi antara soft skill dan hard skill, perhatikan beberapa skill utama untuk menjalankan peran sistem analis: 1. Administrasi Sistem (System Administration) Untuk menjalankan job desk system analyst, diperlukan keterampilan administrasi sistem yaitu mengelola sistem komputer perusahaan seperti perangkat lunak, perangkat keras, server, keamanan, dll. Misalnya, seorang sistem analis akan mengelola sistem Windows, Linux, atau Mac dengan mengupgrade, menginstal, atau mengkonfigurasi aplikasi software dan hardware komputer. Intinya, dengan kemampuan administrasi sistem, sistem analis dapat memberi dukungan teknis untuk karyawan, perusahaan, atau klien. 2. Manajemen Proyek (Project Management) Selain tugas sistem analis dalam urusan teknis, mereka harus memiliki keterampilan manajemen proyek seperti mampu berkomunikasi dengan banyak pihak, melakukan perencanaan, serta bekerja sama dengan tim. Pekerjaan system analyst memerlukan keterampilan ini karena terkadang mereka akan diberikan tugas untuk mengelola sebuah proyek, dan tentunya system analyst tidak akan bekerja sendiri dalam mengeksekusi sebuah proyek. Seorang sistem analis akan berkomunikasi dengan supervisor, kolega, dan juga klien. 2. Bahasa Pemrograman Dalam pekerjaan system analyst, kamu akan memerlukan beberapa keahlian teknis seperti bahasa pemrograman. 🌐 Beberapa bahasa pemrograman yang perlu dipahami system analyst adalah: C++CSSJavaVisual BasicHTML (markup language) 💻 Selain itu, beberapa hal teknis lainnya yang perlu dikuasai system analyst adalah: MySQLOracleUnified Modeling Language (UML)SAP Business SoftwareMemahami kinerja server dan database 📚 Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2024 [Jenis, Contoh, Dll.] 3. SQL Structured Query Language (SQL) adalah bahasa pemrograman untuk pengelolaan data. SQL dapat membantu pekerjaan system analyst karena fungsi dari SQL adalah untuk manajemen berbasis data, manajemen bisnis, serta membuat laporan sales. 4. Berpikir Analitis dan Kritis Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tugas system analyst adalah mengidentifikasi masalah dalam bidang TI, mencari solusi, menerapkan solusi, serta mengevaluasi hasilnya. Karena itu, kemampuan berpikir analitis dan kritis merupakan skill yang sangat penting untuk pekerjaan system analyst. Cara Menjadi System Analyst 1. Pertimbangkan untuk Mendapatkan Gelar Sarjana Jika kamu ingin mendapatkan pekerjaan system analyst, langkah pertama yang disarankan adalah menempuh setidaknya pendidikan S1 dalam jurusan yang terkait system analyst.Jurusan yang terkait dengan pekerjaan system analyst adalah: Sistem InformasiTeknik InformatikaIlmu Komputer 💡Pro Tip: Jika kamu memiliki gelar sarjana yang tidak berhubungan dengan pekerjaan system analyst, jangan khawatir! Walaupun memang orang-orang dengan jurusan terkait akan lebih diutamakan untuk menjalankan peran sistem analis, kamu tetap bisa mengambil kursus online mengenai sistem analis. Coba ikuti webinar, kelas online, dan pastikan kamu bisa melewati ujiannya untuk memenuhi persyaratan pekerjaan system analyst. 📚 Baca juga: 15 Prospek Kerja Teknik Informatika Terbaik [+Gaji, Info Kuliah, Dll.] 2. Ambil Sertifikasi Memiliki sertifikasi umumnya tidak diwajibkan untuk pekerjaan system analyst. Tetapi, dengan memiliki sertifikasi yang relevan, kamu akan menjadi lebih unggul dibandingkan pelamar kerja system analyst lainnya. Masukkan sertifikat dalam CV untuk menjadi lebih unggul.Berikut adalah beberapa sertifikasi untuk pekerjaan system analyst adalah sebagai berikut: CompTIA A+ CertificationCompTIA Security+CompTIA CySA+CASP+ Selain itu kamu pun bisa mengambil beberapa sertifikasi yang dapat membuktikan keahlian kamu dalam menggunakan Oracle, Java, SQL, dll. 💡 Pro Tip: Mengambil sertifikasi dapat meningkatkan potensi penghasilan kamu juga, lho! Baik kamu sudah bekerja sebagai system analyst maupun calon system analyst, kamu dapat menegosiasikan gaji kamu ketika kamu memiliki sertifikasi. 3. Dapatkan Pengalaman Kerja yang Relevan Umumnya, mendapatkan pekerjaan system analyst bukan menjadi pekerjaan pertama kamu setelah lulus kuliah. Kebanyakan lulusan baru SI, TI, atau Ilkom mengambil pekerjaan sebagai software developers atau entry-level database administrators. Intinya, cobalah untuk mendapatkan pengalaman kerja dalam bidang TI terlebih dahulu yang dapat memberikan kamu pengetahuan lebih tentang sistem dan infrastruktur. 4. Buat CV System Analyst yang Menarik Setelah kamu memperoleh keterampilan, pengalaman, dan pendidikan yang diperlukan, kamu dapat mulai melamar pekerjaan system analyst. Pertama-tama, ingat untuk memperbarui CV yang mencerminkan seorang system analyst/sistem analis. Berikut adalah contoh CV sistem analis untuk inspirasi kamu!Contoh CV System Analyst - DIbuat di CakeYuk, buat CV system analyst kamu sekarang juga dengan Cake CV builder, 100% gratis! Terdapat 50+ template gratis dan mudah digunakan, lho! 🎉Buat CV Jenjang Karir System Analyst 💰 Kisaran Gaji System Analyst Umumnya, kisaran gaji system analyst adalah: Rp. 5.000.000 - 11.000.000/bulan. Untuk gaji system analyst fresh graduate, tidak menutup kemungkinan kamu akan mendapatkan nominal 3jt per bulan, seperti fresh graduate SI, TI, dan Ilkom lainnya. Tentunya besaran gaji akan berbeda-beda sesuai dengan pengalaman yang kamu miliki, kota kamu, perusahaan kamu, dan faktor-faktor lainnya. 📚 Baca juga: 15 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia! 📈 Jenjang Karier Pekerjaan System Analyst Walaupun kebanyakan fresh graduate memulai kariernya sebagai programmer, tetap ada kemungkinan perusahaan merekrut fresh graduates untuk posisi system analyst/sistem analis secara langsung. Berikut adalah garis besar jenjang karier pekerjaan system analyst: ProgrammerSystem AnalystSenior System Analyst/Business Analyst 👨‍💻 Pekerjaan/Karier Lain yang Dapat Dijalani Pekerjaan System Analyst Berikut adalah pekerjaan yang terkait dengan system analyst/sistem analis: Computer Programmer: seorang profesional yang menulis dan menguji kode agar program dan aplikasi komputer berjalan dengan lancar.Database Programmer: seorang teknisi yang bertanggung jawab dalam mengelola dan mengamankan data dari suatu sistem.Software Developer: seseorang yang mendesain, membangun, dan menciptakan suatu aplikasi.Information Security Analyst: seseorang yang memantau dan memastikan keamanan sistem komputasi perusahaan dengan menganalisis langkah-langkah keamanan.IT Manager: seseorang yang mengkoordinasikan, merencanakan, dan memimpin kegiatan yang berhubungan bidang TI dalam suatu organisasi Demikianlah artikel mengenai pekerjaan system analyst. Semoga dengan memahami tugas sistem analis dan cara menjadi system analyst, kamu bisa menjadi calon sistem analis berikutnya! Ingat, ikuti kelas-kelas online, webinar, ambil sertifikasi, dapatkan pengalaman kerja yang relevan, dan buat CV system analyst kamu! Semoga berhasil! Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Cindy Graciella ---
Industry & Job Overview
Nov 18th 2025

Apa itu Data Scientist? Kenali Tugas, Gaji, Cara Menjadi Data Scientist!

Melansir dari situs DataCamp, Data Science diidentifikasi sebagai keterampilan dengan skill gaps (kesenjangan keterampilan) terbesar menurut laporan tahun 2021 oleh World Economic Forum. Selain itu, pada tahun 2020, jumlah daftar pekerjaan data scientist melampaui jumlah orang yang mencari pekerjaan semacam itu dengan faktor 3 banding 1. Perusahaan-perusahaan membutuhkan profesi data scientist namun sayangnya terdapat keterbatasan sumber daya karena skill dari pelamar kerja yang tidak memenuhi standar kebutuhan dari perusahaan. Maka dari itu, yuk, kita pelajari lebih lanjut mengenai prospek kerja data scientist dan caranya. Siapa tau kamu akan menjadi ilmuwan data selanjutnya Daftar Isi: Pengertian Data Scientist Perbedaan Data Scientist dengan Data Analyst Tugas dan Tanggung Jawab Data Scientist Skill yang Harus Dimiliki Data Scientist Jenjang Karier dan Gaji Data Scientist Cara Menjadi Data Scientist Apa itu Data Scientist? Data scientist (ilmuwan data) adalah seseorang yang mengembangkan model prediktif untuk berteori dan meramalkan sesuatu yang bermanfaat bagi perusahaan. Tugas data scientist adalah menggabungkan ilmu komputer, statistik, dan matematika untuk menganalisis data dalam jumlah banyak, memproses dan memodelkan data sehingga hasilnya dapat diinterpretasikan untuk membuat rencana yang dapat ditindaklanjuti untuk perusahaan. Perbedaan Data Scientist dan Data Analyst Seorang data scientist memerlukan ketajaman bisnis yang kuat dan keterampilan visualisasi data untuk mendapatkan wawasan yang dapat diceritakan (storytelling) karena mereka akan memprediksi masa depan perusahaan. Sedangkan seorang data analyst (analis data) tidak harus memiliki ketajaman bisnis dan keterampilan visualisasi data tingkat lanjut. Skill yang dimiliki data analyst dan data scientist tumpang tindih tetapi ada perbedaan yang signifikan diantara keduanya. Kedua pekerjaan tersebut memerlukan beberapa pengetahuan matematika dasar, pemahaman tentang algoritma, dan pengetahuan tentang software engineer.Berikut adalah tabel perbedaan data analyst dan data scientist:Data ScientistData AnalystPython, R, JAVA, Scala, SQL, Matlab, PigSQLDasar yang kuat dari kalkulus, aljabar linier, statistik dan probabilitasPemahaman yang baik tentang statistik dan probabilitasTableau dan Visualisasi Data/StorytellingTableau dan Visualisasi DataMachine LearningAdvanced ExcelKarir data scientist mendapatkan gaji lebih banyak dibanding rekan data analyst. Perbedaan Data Scientist dan Data Analyst Tugas dan Tanggung Jawab Data Scientist Melakukan pra-pemrosesan data terstruktur dan tidak terstrukturMemproses, membersihkan, dan memvalidasi integritas data yang akan digunakan untuk analisisMeningkatkan prosedur pengumpulan data untuk memasukkan semua informasi yang relevan untuk mengembangkan sistem analitikMencari kumpulan Big Data untuk informasi yang dapat digunakan dan valid untuk menemukan pola dan solusiMenggunakan alat Machine Learning untuk mengembangkan sistem prediksi dan algoritma, dan mengoptimalkan pengklasifikasiBerkolaborasi dengan tim Bisnis dan TI hingga mengusulkan solusi untuk mengatasi tantangan bisnisMembuat laporan dan presentasi untuk keperluan bisnis Skill yang Dibutuhkan Data ScientistKeterampilan yang diperoleh dalam bidang data dapat dengan mudah ditransfer ke berbagai sektor sehingga relatif mudah untuk pindah ke perusahaan yang berbeda. Skill yang harus dimiliki data scientist sebagian besar merupakan kemampuan teknis, antara lain: 1. Keterampilan Pemrograman Data Scientist tentunya memerlukan pengetahuan yang kuat tentang bahasa pemrograman seperti statistical programming, yaitu: RPythonJavaC/C++ dan Serta database query languages seperti SQL, yang umum dan banyak digunakan untuk mengubah data mentah menjadi wawasan yang dapat dianalisis.📚 Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2024 [Jenis, Contoh, Dll.]2. Data Visualization Skill data scientist untuk visualisasi data dibutuhkan untuk menerjemahkan data ke dalam format grafik atau bagan yang mudah dimengerti oleh audiens yang dituju. Tools seperti Tableau, SAS, dan R akan mendukung aktivitas tersebut. Berbagai visualisasi dapat digambarkan seperti grafik batang, histogram, plot sebar, dan diagram lingkaran. 3. Statistik Keterampilan statistik terapan yang baik, termasuk pengetahuan tentang uji statistik, distribusi, dan regresi merupakan skill yang harus dimiliki data scientist. Skill ini berguna dalam melakukan perhitungan untuk mengidentifikasi hubungan yang mendasari antara dua variabel agar dapat menemukan anomali data atau untuk memprediksi tren masa depan berdasarkan tren data masa lalu.4. Kemampuan Database, Query (SQL), dan Pengolahan Data Skill yang harus dimiliki data scientist adalah mengolah data yang dibutuhkan untuk memilah, menganalisis, dan mengelola data berjumlah banyak. Query data dalam SQL dilakukan untuk mengambil data dengan cepat dan menggunakannya untuk membangun solusi untuk masalah tertentu atau menjawab pertanyaan tertentu. 5. Machine Learning Beberapa teknik pembelajaran mesin yang digunakan data scientist adalah: Logistic regressionDecision treesNatural language processingOutlier detectionClustering, deep learning and classification. Dengan menggunakan pembelajaran mesin, data yang dikumpulkan akan terus meningkatkan dalam segi kualitas dan berpotensi dapat memprediksi hasil data di masa depan dengan lebih akurat.6. Pemahaman Bisnis Keterampilan yang wajib dimiliki oleh data scientist selanjutnya adalah dapat memahami sektor industri dan bisnis yang relevan untuk memberikan solusi dari masalah kompleks yang selaras dengan tujuan bisnis dalam jangka panjang. Selain itu, data scientist juga harus mampu menerjemahkan temuan teknis dan analitis mereka dengan jelas dan lancar pada business users yang memiliki pengalaman non-teknis. Jenjang Karir dan Gaji Data Scientist 1. Junior Data Scientist Junior data scientist merupakan seorang fresh graduate dengan kurang dari 2 tahun pengalaman kerja. Rata-rata gaji data scientist fresh graduate pada level junior adalah 10-15 juta rupiah. 2. Data Scientist Data scientist merupakan seseorang dengan 2-3 tahun pengalaman kerja. Rata-rata gaji data scientist pada mid-level adalah 16-20 juta rupiah. 3. Senior Data Scientist Senior data scientist merupakan seorang data scientist dengan lebih dari 4 tahun pengalaman kerja. Rata-rata gaji data scientist pada level senior adalah 20-25 juta rupiah. 4. Lead Data Scientist Lead data scientist merupakan seorang data scientist dengan lebih dari 6 tahun pengalaman kerja. Rata-rata gaji data scientist pada level manager adalah diatas 25 juta rupiah Cara Menjadi Data ScientistData scientist sangat diminati di berbagai industri dan sektor karena bisnis membutuhkan sumber daya dengan kombinasi keterampilan teknis, analitis, dan komunikasi yang tepat. Untuk mempersiapkan kamu menjadi data scientist yang memenuhi syarat dan kebutuhan perusahaan, berikut adalah hal yang perlu diperhatikan:1. Latar Belakang Pendidikan Teknik Informatika (TI) atau yang Terkait Untuk menjalani job desk data scientist, seorang ilmuwan data memerlukan setidaknya gelar sarjana dalam ilmu komputer/teknik informatika ataupun bidang terkait. Selain itu, pekerjaan data scientist memerlukan pendidikan yang bersifat teknis, maka dari itu penting untuk mengikuti pendidikan untuk mendapatkan pengetahuan dan skill teknis, terlebih lagi yang spesifik ke data. Namun, tidak perlu khawatir jika kamu tidak mempunyai gelar dalam bidang IT. Banyak kursus spesifik atau kursus online yang ditawarkan pada pelatihan non-formal yang akan mengajari tentang Data Science, Data Management, Statistics, Programming, dll. 2. Pertajam Keterampilan dalam Bidang Data Science Data Science merupakan profesi yang menantang dan mengasah logika berpikir karena melibatkan keterampilan teknis yang kuat. Keterampilan yang perlu dikuasai dibagi menjadi 3 kelompok utama yaitu: Kemampuan analitis data (SQL, Tableau)Kemampuan bahasa pemrograman (Python, R)Kemampuan matematika dan statistik 💡 Catatan: Meskipun demikian, keterampilan teknis bukanlah satu-satunya hal yang paling penting. Data scientist bekerja di lingkungan bisnis dan ditugaskan untuk mengomunikasikan ide-ide dan membuat keputusan strategis berdasarkan data. Maka dari itu, sangat penting bagi mereka untuk menjadi komunikator yang efektif, pemimpin dan anggota tim serta team-player yang kooperatif. 3. Bangun Portofolio untuk Memamerkan Keterampilan Data Science Dalam perjalanan kamu bereksperimen dengan data, tentunya kamu sudah bisa menghasilkan wawasan dari data mentah yang diambil. Dalam hal ini, kamu bisa membangun portofolio untuk menceritakan dan mendokumentasi proses-proses yang kamu lakukan dari pengumpulan data, pembersihan data, pembuatan model, membangun algoritma pembelajaran mesin, hingga akhirnya mendapatkan hasil wawasan yang dapat membantu bisnis semakin berkembang. Dengan mengikuti kursus pelatihan, biasanya kamu juga akan membuat proyek akhir yang bisa dijadikan portfolio kamu saat mencari kerja di kemudian hari. 4. Buat CV Data Scientist yang Menarik Sertakan proyek yang kamu ikutiTekankan keterampilan kamu pada CVCantumkan informasi tambahan: kompetisi, sertifikasi, kursus online, dll.Berikut adalah contoh CV data scientist yang dapat menyoroti pengalaman kamu:Contoh CV Data Scientist - Dibuat di CakeResumeSebagai kalimat penutup, waktu yang diperlukan dalam menempuh perjalanan pendidikan dan pelatihan menjadi data scientist tidak dapat dicapai dalam waktu yang singkat. Proses dan kegigihan diperlukan untuk mengasah skil yang diperlukan agar bermanfaat bagi perusahaan atau bisnis.Itulah serba serbi karier sebagai data scientist yang perlu kamu ketahui! Semoga berhasil dalam perjalanan karirmu :)CakeResume adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari CakeResume dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja CakeResume.Sudah buat CV data scientist kamu, belum? Yuk, buat di CakeResume, 100% gratis dan ATS-friendly! Ada banyak template gratis yang bisa kamu gunakan juga, lho. 🎉Buat CV --- Ditulis oleh: Priscilia Octaviani---
Career Development
Apr 19th 2024

Hard Skill dan Soft Skill yang Harus Dimiliki Business Analyst

Apa itu business analyst? Business analyst adalah salah satu peran di perusahaan yang dibutuhkan dalam mengembangkan perencanaan bisnis. Oleh karena itu, bisnis analis menjadi salah satu posisi yang sedang banyak dicari oleh perusahaan. Berdasarkan data dari U.S Bureau of Labor Statistics (BLS), prospek karir bisnis analis diperkirakan akan terus meningkat hingga 25% di tahun 2030. Untuk menjalankan tugas business analyst dan memperoleh gaji business analyst yang cukup tinggi, tentu kamu perlu menguasai hard skills dan memiliki soft skills tertentu. Artikel Cake ini akan membantu kamu untuk memahami lebih lanjut terkait dengan berbagai skill yang harus dimiliki business analyst. Daftar isi: Hard Skill Business Analyst Soft Skill Business Analyst Hard Skill Dari Business Analyst1. Bahasa Pemrograman Bisnis analis adalah pekerjaan yang memiliki hubungan erat dengan analisis data. Diperlukan pemahaman yang kuat akan bahasa pemrograman untuk membantu dalam analisis data sehingga dapat menyelesaikan berbagai masalah. Pengetahuan yang kuat akan R dan Python akan membantu kamu dalam menyelesaikan masalah kompleks dengan cara menulis kode yang efisien. Selain itu, pemahaman yang baik mengenai software statistik seperti SAS dan SPSS juga akan membantu dalam menganalisis data yang sangat besar. 2. SQL dan Database Pengetahuan akan SQL dan Database merupakan hard skill yang harus dimiliki business analyst. Pemahaman yang baik akan database seperti Microsoft SQL Server, database MySQL, Oracle DB, serta database NoSQL akan berguna dan membantu dalam penyimpanan dan pemrosesan data berat. Selebihnya, SQL akan membantu bisnis analis dalam mengakses, mengambil, memanipulasi, menganalisis data, dan menyajikannya secara visual kepada stakeholder. 3. Paham Tujuan Bisnis Sebelum menjalankan tugas business analyst, kamu perlu memahami terlebih dahulu apa tujuan dari bisnis tersebut. Misalnya, apakah tujuan tersebut meningkatkan produksi, penjualan, atau menaikkan pendapatan? Pahami dahulu tujuan bisnis agar kamu dapat mengenali masalah yang ada dan menentukan solusi yang tepat. 4. Microsoft Excel Menguasai penggunaan Microsoft Excel sudah menjadi keterampilan dasar yang perlu dimiliki. Microsoft Excel adalah alat analisis data, membuat laporan, dan menghitung anggaran. Microsoft Excel biasanya digunakan untuk membuat model pertumbuhan angka pendapatan untuk produk baru berdasarkan perkiraan pelanggan terkini, merencanakan kalender editorial, membuat daftar pengeluaran, dan membuat grafik. Biasanya, bisnis analis juga menggunakan Microsoft Excel untuk menghitung diskon pelanggan berdasarkan volume pembelian bulanan berdasarkan produk. 5. Penggunaan Tools Business Intelligence Menguasai penggunaan tools Business Intelligence sangat dibutuhkan untuk membuat dashboard maupun laporan terkait dengan data. Laporan yang dibuat akan membantu perusahaan dalam membuat keputusan bisnis yang tepat. Alat-alat Business Intelligence yang perlu kamu pelajari meliputi Tableau, Power BI, SAP BusinessObjects, atau IBM Cognos. Berbagai tools ini memungkinkan kamu untuk membuat dashboard, laporan, dan visualisasi interaktif untuk memberikan wawasan kepada stakeholder.📚Baca Juga:Ingin tahu perbedaan Tableau Vs. Power BI? Cari tahu di artikel ini! 6. Pemakaian Software Analisis Statistik Ketika mengumpulkan dan menggabungkan data, pasti kamu akan menemukan data statistik. Agar proses analisis statistik lebih cepat dan menghasilkan hasil yang akurat, bisnis analis dapat memanfaatkan software analisis statistik. Software analisis statistik yang bisa kamu coba yaitu Software SPSS, Microsoft Excel, R, Matlab, dan perangkat lunak lainnya. Dengan perangkat lunak ini, kamu dapat dengan lebih mudah untuk membuat visualisasi data dan menentukan trend sehingga dapat membuat keputusan yang tepat. 7. Menganalisa Data Business analyst adalah orang yang bertugas untuk menganalisis data bisnis perusahaan yang tentunya berjumlah sangat banyak. Agar dapat menganalisa data dengan efektif dan efisien, kamu memerlukan bantuan dari tools analisis data. Tools yang bisa kamu gunakan meliputi Tableau, Excel, BI Tools, dan lain-lain. Alat-alat ini akan membantu kamu dalam memvisualisasikan, mengumpulkan, memproses, dan menganalisis data terstruktur dan tidak terstruktur baik dari sistem internal maupun eksternal. Selain itu, seperti yang sudah disebutkan di atas, pemahaman akan bahasa pemrograman seperti SQL, R, Python juga akan bermanfaat. 8. Pemahaman Sistem CRM dan ERP Selanjutnya, pemahaman akan sistem Customer Relationship Management (CRM) dan Enterprise Resource Planning (ERP) juga merupakan kunci dari skill yang harus dimiliki business analyst. Kedua sistem ini akan membantu bisnis analis untuk mengumpulkan syarat, melakukan evaluasi, dan mendukung implementasi proyek. Enterprise Resource Planning (ERP) adalah teknologi yang digunakan untuk mengintegrasikan bagian penting dari bisnis perusahaan. Contoh ERP yaitu SAP dan Oracle. Sedangkan, Customer Relationship Management (CRM) merupakan teknologi untuk mengelola seluruh hubungan dan interaksi perusahaan dengan klien dan calon klien. Contoh CRM yaitu Salesforce. 9. Metode Agile Metode Agile adalah sebuah metodologi dalam pengembangan software, yang juga sangat bermanfaat dalam analisis bisnis dan proses mengatur proyek. Metode Agile ini sangat mudah untuk beradaptasi ketika terjadi perubahan dalam proyek. Contoh dari metodologi Agile yaitu Scrum dan Kanban. Selain itu, juga ada alat manajemen proyek Agile seperti JIRA dan Trello. Dengan tools-tools ini, tugas business analyst dapat berlangsung dengan baik karena adanya kolaborasi yang efektif dan perencanaan yang terfasilitasi. 10. Presentasi dan Dokumentasi Setelah analisis data selesai, seorang bisnis analis akan mempresentasikan hasil analisisnya. Sebelum presentasi kepada stakeholder dilakukan, kamu perlu membuat dokumentasi yang singkat dan jelas. Dengan bantuan dokumentasi yang terorganisir, kamu akan lebih mudah mempresentasikan konsep teknis kepada orang non-teknis.Ingin cari kerja jadi business analyst? Yuk, cari kerja impianmu di Cake!🎉Cari Kerja Soft Skill Dari Business Analyst1. Skill Bernegosiasi Soft skill business analyst yang pertama yaitu kemampuan bernegosiasi yang baik. Keterampilan ini dibutuhkan untuk menjalankan salah satu tugas bisnis analis yaitu mencapai kesepakatan atas keputusan penting dari para stakeholder. Aktivitas negosiasi pasti terjadi di setiap tahap berjalannya proyek. Misalnya, perlunya penentuan visi dan misi di tahap awal sebuah proyek. Di sini, peran bisnis analis adalah bernegosiasi untuk mengetahui apa saja yang menjadi syarat dan prioritas. Seiring berjalannya proyek, keterampilan negosiasi juga berperan penting dalam membuat keputusan teknis serta menentukan desain fungsional yang memenuhi persyaratan.📚Baca Juga:Baca dan Cari Tahu 8 Strategi dan Teknik Negosiasi Ampuh yang Bisa Dicoba! 2. Pemikiran Kritis Bekerja sebagai bisnis analis, kamu perlu pandai dalam menilai data yang mana yang perlu dikumpulkan dari jutaan data. Oleh karena itu, berpikir secara kritis dan analitis merupakan skill yang harus dimiliki business analyst. Berpikir kritis dan analitis akan membantu kamu dalam menganalisis dan menyoroti mana saja data yang penting atau tidak penting dalam pembuatan keputusan bisnis. Dengan pola pikir ini, kamu dapat mencapai tujuan yang sudah ditetapkan dan juga menemukan solusi yang tepat sesuai dengan kebutuhan bisnis. ‍ 3. Keterampilan Interpersonal Memahami permintaan dan kebutuhan klien serta dipahami oleh klien memiliki tingkat kepentingan yang sama. Keterampilan interpersonal adalah skill business yang diperlukan agar dapat berkomunikasi secara singkat dan jelas kepada klien. Keterampilan ini akan dibutuhkan di berbagai tahap proyek, seperti tahap peluncuran proyek, pengumpulan persyaratan, kolaborasi dengan pihak yang berkepentingan, hingga tahap akhir. Seorang bisnis analis harus bisa menggunakan komunikasi baik verbal maupun tertulis untuk menyampaikan ide, kumpulan data, fakta, dan pendapat kepada klien. Dengan keterampilan interpersonal yang baik, pihak lain akan lebih mudah memahami informasi yang disampaikan. 4. Pengambilan Keputusan Keterampilan non-teknis berikutnya yaitu keterampilan pengambilan keputusan. Keputusan yang diambil oleh bisnis analis memiliki dampak langsung dan tidak langsung terhadap bisnis suatu perusahaan. Maka, salah satu tugas business analyst yaitu mempertimbangkan seluruh aspek sebelum mengambil keputusan. Masalah yang ada perlu dianalisis dengan baik terlebih dahulu. Kemudian, bisnis analis akan mencari pendekatan bisnis alternatif terbaik dan membuat keputusan. 5. Kemampuan Adaptasi Syarat dan kebutuhan sebuah proyek dapat berubah kapan saja, sehingga mungkin kamu perlu melakukan revisi di menit-menit terakhir sebelum deadline. Kemampuan beradaptasi menjadi skill business analyst yang penting dalam kejadian seperti ini. Diperlukan jiwa adaptasi yang tinggi dan keterbukaan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi. Akan lebih membantu lagi jika kamu aktif mengamati perubahan yang ada dan juga menghindari menunda mengerjakan tugas. 6. Manajemen Waktu Business analyst adalah peran di perusahaan yang bertanggung jawab dalam mengelola berbagai tugas yang cukup kompleks. Agar semua pekerjaan berjalan dengan baik, diperlukan manajemen waktu yang baik. Akan lebih baik lagi jika seorang bisnis analis mampu multitasking. Dengan mengerjakan beberapa hal sekaligus, pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu yang lebih singkat. 7. Intelijensi Emosional Seorang bisnis analis memerlukan empati dan inteligensi emosional untuk memahami kebutuhan dan perspektif dari stakeholder. Skill business analyst ini akan membantu dalam mengelola emosi diri sendiri dengan cara yang positif untuk menghilangkan stres, berkomunikasi dengan baik, dan mengatasi tantangan atau konflik. Hal ini akan membantu pembangunan hubungan dan kepercayaan yang kuat dengan para stakeholder. 8. Naluri Bisnis Business analyst adalah pekerjaan yang memerlukan pemahaman yang dalam mengenai prinsip dan strategi bisnis untuk menyesuaikan analisis dengan tujuan perusahaan. Oleh karena itu, seorang bisnis analis yang dilengkapi dengan naluri bisnis yang baik tentu akan menghasilkan pekerjaan yang juga baik.Ingin cari kerja jadi business analyst? Yuk, cari kerja impianmu di Cake!🎉Cari Kerja Kesimpulan Business analyst adalah orang yang menganalisis data untuk membantu perusahaan dalam membuat keputusan bisnis.Hard skill business analyst yang perlu dikuasai yaitu bahasa pemrograman, SQL dan Database, paham tujuan bisnis, Microsoft Excel, penggunaan tools Business Intelligence, membuat dashboard maupun laporan, pemakaian software analisis statistik, menganalisa data, pemahaman sistem CRM dan ERP, metode Agile, serta presentasi dan dokumentasi.Soft skill yang harus dimiliki business analyst meliputi skill bernegosiasi, berpikir kritis, interpersonal, pengambilan keputusan, kemampuan beradaptasi, manajemen waktu, intelegensi emosional, dan naluri bisnis.Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development!--- Ditulis Oleh Aileen Gabriella ---
Industry & Job Overview
Jan 13th 2026

Ingin Jadi Business Development? Ketahui Tugas, Skill Sampai Gajinya!

Sering menemukan lowongan kerja untuk posisi Business Development atau BD? Pastinya kalau sedang scrolling di situs lowongan kerja akan menemukan lowongan pekerjaan business development yang dibuka oleh beberapa perusahaan baik start-up maupun korporat. Banyak orang yang sering mengira bahwa business development adalah bagian dari tim marketing atau sales. Padahal, nyatanya bukan seperti itu. Sebenarnya, apa sih tugas dari business development? Jurusan apa yang cocok agar dapat bekerja di bidang bizdev? Dan apa perbedaan business development dan sales?Daftar isi:Pengertian Business DevelopmentTugas dan Tanggung Jawab Business DevelopmentSkill yang Dibutuhkan Business DevelopmentCara Menjadi Seorang Business DevelopmentApa itu Business Development? Business development adalah pembangunan ide, inisiatif ataupun aktivitas yang membuat perusahaan lebih baik. Baik dalam hal meningkatkan penjualan, meningkatkan profitabilitas, meningkatkan cakupan pasar, mencari klien atau membuat kerjasama yang strategis dengan perusahaan lain.Peran business development sangatlah penting bagi perusahaan, dan melaluinya, perusahaan mendapatkan kesempatan baru untuk berkembang dan meningkatkan pendapatan (Forbes). Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, pengertian business development adalah pengembangan bisnis. Perbedaan Business Development dengan Sales Apakah business development sama dengan sales?Meskipun banyak orang yang mengira BD dan sales itu sama, kedua peran ini sebenarnya peran yang berbeda. Perbedaan business development dan sales terletak pada cakupan pekerjaanya. Cakupan pekerjaan dari seorang bizdev luas, tidak hanya penjualan (sales) dan pemasaran (marketing) saja, namun juga menjalani kemitraan (partnership), strategi pasar, dan pengembangan bisnis. Jabatan Gaji Business Development Karier business development bisa dimulai dari Business Development Analyst/Officer/Staff. Lalu tahapan selanjutnya Business Development Associate atau Manager, Business Development Executive dan yang jabatan paling tinggi adalah VP of Business Development. Gaji business development itu beragam, dimulai dari UMR sampai ratusan juta per bulannya. Business Development Kuliah Jurusan Apa? Biasanya yang bekerja di posisi bisdev kebanyakan merupakan lulusan bisnis, manajemen, ekonomi, komunikasi, akuntansi maupun teknik industri. Karena biasanya jurusan-jurusan tersebut mempelajari tentang bisnis dan manajemen sebuah perusahaan, yang tentunya dibutuhkan oleh posisi business development. 💡 Pro tip Kesempatan juga terbuka untuk kalian yang bukan merupakan lulusan jurusan seperti di atas. Asalkan kalian memiliki kegigihan untuk mempelajari hal baru, kalian pasti bisa! Tugas dan Tanggung Jawab Business Development Secara garis besar, tugas dan tanggung jawab seorang business development adalah menciptakan “value” atau nilai untuk perusahaan dari pelanggan, pasar, dan hubungannya. Jika kamu menanyakan seseorang yang bekerja di posisi business development, mungkin kamu akan mendengar jawaban yang berbeda tentang job desk mereka sebagai seorang bisdev. Kok bisa begitu? Jawabannya karena peran business development berubah seiring pertumbuhan perusahaan, apa yang berharga bagi mereka dalam jangka panjang berubah seiring pertumbuhan perusahaan. Simak paragraf berikut ini untuk lebih jelasnya. ➡️ Early-stage Startup Di perusahaan yang baru mulai, biasanya pekerjaan seorang business development terkenal menjadi tahapan tersulit BD. Fase startup merupakan saat-saat dimana lini bisnis baru diluncurkan dan ide dikembangkan. Pada tahapan ini, sangat penting untuk menciptakan nilai jangka panjang untuk pelanggan. Fungsinya agar perusahaan dapat membuktikan bahwa produk/jasa yang mereka tawarkan dapat disukai pasar. Aktivitas yang dilakukan oleh BD di tahapan start up sangat beragam dan lebih berfokus ke arah sales dan product development.📝 Contohnya tugas business development di early-stage startup Melakukan riset pasar dan mengidentifikasi pelanggan potensialPenetrasi ke pasar baru dan mendapatkan pelangganMencari karyawan dan memberikan pelatihanMengembangkan produk sehingga dapat menciptakan nilai tambahMengetahui keadaan industri dan kompetitor Banyak perusahaan startup yang gagal karena di tahap awal mereka gagal untuk menerapkan model bisnis yang cocok untuk pasar (market). ➡️ Growth-stage Startup Fase ini bisa terjadi setelah setahun atau beberapa tahun perusahaan berdiri. Pada fase bertumbuh dan melakukan ekspansi. Pekerjaan business development di tahap ini berfokus tentang bagaimana cara mencapai pertumbuhan dengan mengevaluasi produk dan pelanggan yang ada. Di tahap ini, dengan dana yang cukup dimiliki perusahaan, tugas bizdev pun semakin beragam seperti:📝Tugas business development di growth-stage stratup Mengembangkan produk baruMelakukan ekspansi ke pasar (market) baruMenerapkan pemasaran agresif atau channel lainnya untuk menarik lebih banyak pelangganMerger dan Akuisisi (MA)Menganalisis data untuk memahami potensi pasar atau produk ➡️ Mature Company/Perusahaan Besar Perusahaan besar biasanya sudah memiliki pendanaan yang stabil dan memiliki jumlah karyawan yang banyak. Pekerjaan sebagai bisdev di perusahaan yang lebih besar akan semakin spesifik dan menguasai bidang tertentu. Beberapa pekerjaan sehari-hari yang akan dijumpai oleh seorang business development pada perusahaan besar adalah:📝Tugas business development di perusahaan besar Cost cutting atau pengurangan biaya dengan mulai melakukan outsourcingBekerja sama dengan divisi lain untuk memenuhi kebutuhan pelangganMerencanakan dan memantau kegiatan pemasaranMelakukan riset terhadap organisasi atau perusahaan lain untuk membangun hubungan profesionalMemastikan bahwa target yang telah ditentukan tercapai dan terus mengembangkan kemampuan tim Pekerjaan menjadi seorang bizdev dapat beragam sesuai dengan ukuran dan industri perusahaan masing-masing. Cakupan kerjanya juga luas mulai dari pemasaran, cost saving, partnership, dan hal lainnya yang berkaitan dengan pengembangan bisnis. Skill yang Dibutuhkan Business Development Melihat pekerjaan yang begitu beragam dan penting bagi keberlangsungan suatu bisnis, seorang bizdev harus memiliki skill di bawah ini agar bisa menjalankan posisinya dengan baik. Di bawah adalah 6 kemampuan yang harus dimiliki seorang bizdev:1. Komunikasi dan Negosiasi Seperti yang telah dilihat di atas, seorang business development akan bertemu dengan banyak orang dan partner yang kelak akan bekerja sama dengan mereka. Diperlukan kepercayaan diri dan kemampuan storytelling agar bisa menyampaikan maksud dengan lengkap dan benar. Bukan hanya pandai berbicara, namun juga menjadi pendengar yang baik sehingga dapat mengetahui hal yang dibutuhkan oleh klien. Seorang business development juga harus tau cara bernegosiasi yang baik agar bisa mendapatkan kesepakatan yang terbaik dan menguntungkan bagi kedua belah pihak.2. Analisa Data, Riset dan Strategi Seorang business development harus mampu menganalisa data dengan baik untuk mengambil keputusan yang tepat. Melakukan competitor benchmarking atau riset terhadap kompetitor untuk mengetahui standar di industri. Hal ini diperlukan untuk mengarahkan perusahaan untuk terus berada di atas kompetitor.3. Project Management Salah satu kunci keberhasilan business development adalah memiliki skill manajemen proyek yang baik. Seorang business development harus bisa menjadi pemimpin yang mampu menangani perusahaannya dari segala aspek.Contoh skill manajemen proyek untuk business development:Memonitor, mendelegasikan dan memastikan bahwa setiap tim menyelesaikan tugasnya dengan baik dan tepat waktuKemampuan untuk mengatasi konflikMengevaluasi performa dan mendukung timHal ini dibutuhkan agar mereka mampu mencapai tujuan bersama-sama.4. Business Intelligence (BI) Skills Pengertian dari business intelligence adalah pemahaman mendalam mengenai industri dan kemampuan untuk mendapatkan wawasan dari pasar. Sebagai seorang bisdev, sangat penting untuk mengetahui apakah produk dari perusahaanmu itu cocok untuk pasar saat ini? Apakah perusahaan telah menentukan target audience yang tepat? Bagaimana umpan balik konsumen terhadap produk? Biasanya seorang business development akan melakukan analisa dan survei untuk mengetahui posisi perusahaanya di industri tersebut.5. Fleksibel dan Mampu Beradaptasi Kondisi perusahaan dan ekonomi tidak akan selalu sama dari tahun ke tahun. Pastinya akan ada perubahan yang tidak diduga ataupun kompetitor baru yang bermunculan. Seorang business development harus bisa menyesuaikan perusahaannya dengan keadaan dan mengadaptasi cara baru agar bisa terus bertahan dan berkembang di industri mereka. Untuk itu, rasa ingin tahu yang tinggi untuk selalu up-to-date tentang trend ekonomi, serta trend perkembangan industri dan teknologi sangat diperlukan. Jika tidak mau berubah dan ingin tetap berpegang pada strategi awal, perusahaan bisa-bisa ketinggalan jaman dan sudah tidak cocok dengan kebutuhan masyarakat.6. Computer Skills Saat ini, setiap karyawan sudah diwajibkan untuk dapat mengoperasikan komputer, seperti Microsoft Office dan Online Meeting Tools. Namun, ada beberapa software yang biasa digunakan oleh business development antara lain CRM, email management, marketing automation software dan accounting software untuk membantu pekerjaan sehari-hari. Cara Menjadi Business Development Associate Jika kamu tertarik untuk menjadi seorang bizdev, berikut adalah cara untuk menjadi business development: 1. Cari Pengalaman Magang Agar dapat mempermudah mendapatkan pekerjaan menjadi seorang business development, pengalaman internship atau magang diperlukan. Dengan adanya magang, kamu bisa belajar lebih awal dari perusahaan sebelumnya tentang model bisnisnya dan belajar dari para senior. Jaman sekarang, banyak perusahaan yang membuka lowongan internship untuk business development. Kamu bisa mencari di situs lowongan kerja dengan kata kunci business development internship. Salah satu situs lowongan kerja yang bisa kamu gunakan adalah Linkedin. 📚 Baca juga:8 Situs Lowongan Kerja Terbaik dan Terpercaya Indonesia 2. Terus Up-to-Date dengan Perkembangan Baru Untuk menjadi seorang business development yang handal, diperlukan pengetahuan yang luas mengenai segala sisi industri bisnis. Selalu perbaharui pengetahuan dengan membaca berita ekonomi, perkembangan teknologi dan juga industri. Kembangkan pengetahuan tentang pemasaran, akuntansi, ataupun manajemen agar dapat membantu kamu di pekerjaan nanti.3. Persiapkan CV Untuk mendapatkan pekerjaan pertama, tentunya diperlukan Curriculum Vitae (CV) untuk melamar pekerjaan. CV business development yang baik harus dibuat sedemikian rupa sehingga menonjolkan kemampuan dan pencapaianmu. Jika ini merupakan kali pertama kamu membuat CV untuk melamar pekerjaan business development, kamu bisa melihat contoh CV business development di bawah untuk dijadikan referensi. Contoh CV Business Development - Dibuat di CakeResume Tertarik menjadi business development? Selain persiapkan skill, yuk, persiapkan juga CV business development untuk melamar pekerjaan 🎉 Buat CV Berikut merupakan semua hal yang perlu kamu ketahui jika ingin melamar pekerjaan menjadi business development. Penting juga untuk mengetahui ukuran perusahaan dan jenis industri yang dimasuki, karena ini akan mempengaruhi tugas business development pada pekerjaan sehari-hari. Dimana pun itu, baik menjadi business development di perusahaan besar maupun start up, pekerjaan yang booming selama 10 tahun terakhir ini tentunya seru, menantang, dan terus membuatmu berkembang. Jika kamu merasa memiliki keterampilan seorang business development dan menyukai pekerjaannya, yuk mulai mempersiapkan hal yang dibutuhkan dan lamar pekerjaan tersebut. Selangkah lebih dekat menuju pekerjaan impian.👉 Baca juga artikel kami tentang Business Development Manager!CakeResume adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari CakeResume dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja CakeResume. --- Ditulis Oleh Jane Setiady ---

Apa itu Financial Analyst? Kenali Tugas, Gaji, Syaratnya, Dll.

Apakah kamu tertarik mengikuti dan menganalisis berita-berita perkembangan ekonomi di Indonesia dan di dunia global? Jika ya, maka Financial Analyst bisa menjadi salah satu pilihan karir mu. Dengan tugas utamanya yang menganalisis data dan memberikan strategi terbaik dalam perencanaan finansial keuangan suatu perusahaan, tidak heran jika Financial Analyst adalah salah satu profesi yang penting untuk ada dalam sebuah bisnis perusahaan.Selain itu, pekerjaan di bidang finance diproyeksikan akan tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan pekerjaan lainnya, lho! (bls.gov). Seperti apakah tugas dan tanggung jawab seorang Finance Analyst? Bagaimana cara untuk bisa menjadi seorang Analis Keuangan? Yuk, langsung saja simak artikel CakeResume kali ini yang akan membahas secara detail hal-hal yang perlu kamu ketahui seputar profesi Financial Analyst. Daftar isi:Apa itu Financial Analyst? Job Desk Financial Analyst Skill dan Kualifikasi Analis Keuangan Prospek Kerja Financial Analyst Cara Menjadi Analis Keuangan Apa itu Financial Analyst? Pengertian Financial AnalystFinancial Analyst adalah pekerjaan yang meneliti data untuk memberikan informasi serta bimbingan kepada perusahaan atau individu saat hendak mengambil keputusan terkait keuangan dan investasi bisnis. Seorang Finance Analyst biasanya akan terus mengikuti perkembangan berita bisnis terkini dan tren ekonomi pada masanya. Hal ini penting saat hendak memberikan konsultasi terkait peluang dan strategi bisnis serta dalam hal berinvestasi. Pada umumnya, ada 2 jenis posisi Analis Keuangan, yaitu: Buy-side analyst:Membuat strategi investasi untuk perusahaan yang membeli sekuritas dan aset lainnya untuk pengelolaan keuangan.Perusahaan-perusahaan jenis ini biasanya disebut sebagai investor institusi, seperti misalnya reksa dana, perusahaan asuransi, pengelola uang independen, dan organisasi nirlaba. Sell-side analyst:Membantu dan memberikan bimbingan kepada agen penjualan jasa keuangan yang menjual saham, obligasi, dan investasi lainnya. Gaji Financial Analyst Di Indonesia sendiri rata-rata gaji seorang Finance Analyst pemula berkisar dari 2-8 juta setiap bulan. Seiring dengan berjalannya waktu, gajinya pun bisa naik hingga 11 juta per bulannya. Tentunya angka ini akan disesuaikan dengan lokasi perusahaan, skill, serta pengalaman kerja yang kamu miliki.Temukan loker finance terbaru di Cake, ayo jadi pelamar yang tercepat! 💫Lamar Sekarang 📚 Baca juga:15 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia! Tugas dan Tanggung Jawab Financial AnalystApa saja tugas dan tanggung jawab Financial Analyst? Secara umum tugas dan tanggung jawab Finance Analyst adalah menganalisis data keuangan dan memberikan perkiraan terhadap finansial perusahaan di masa mendatang. Selain itu, tugas seorang Financial Analyst juga berkaitan dengan teknik penelitian dan pelaporan seputar informasi finansial, serta memantau pergerakan tren di pasar masa itu. Berikut adalah beberapa tugas dan tanggung jawab seorang Finance Analyst: Mengumpulkan dan menganalisis data keuangan sebuah perusahaan dari yang paling baru hingga yang paling lama.Memantau dan menganalisis perkembangan tren keuangan di pasar.Memberikan saran terhadap finansial perusahaan, seperti menyarankan perubahan anggaran dan peningkatan modal dalam sebuah perusahaan.Mencari berbagai peluang investasi untuk mengembangkan bisnis perusahaan.Mempersiapkan hasil analisis laporan dan mempresentasikan kepada direktur perusahaan atau klien individu.Mengembangkan model keuangan sebuah perusahaan, serta memberi prediksi terhadap pendapatan serta pengeluaran perusahaan di masa mendatang.Mengusulkan kebijakan yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan keuangan. Skill yang Dibutuhkan Financial AnalystMenganalisis data dan perkembangan tren pasar merupakan salah satu tugas seorang Analis Keuangan. Dalam menjalankan tugas kesehariannya, tentu ada skill-skill khusus yang harus dimiliki oleh seorang Analisis Keuangan. Berikut adalah beberapa poin mengenai berbagai kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang Analis Keuangan.Hard Skill: Analisis data statistikAkuntansi biayaPerencanaan keuanganPelaporan data keuanganAnalisis tren dan mengidentifikasi pola di masa mendatang Soft Skill: KomunikasiCritical ThinkingProblem SolvingNegosiasiKolaborasi 📚 Baca juga:10 Soft Skill yang Dibutuhkan: Berapa yang Kamu Miliki? ProspekKerja Financial Analyst Berikut adalah prospek karir sebagai Finance Analyst: 1. Manajer Portfolio Profesi yang berfokus di bidang keuangan yang menangani investasi perusahaan atau individu, misalnya seperti mengembangkan dan menerapkan strategi investasi untuk bank atau individu untuk mendapatkan high return. 2. Manajer Dana Pekerjaan seorang Manajer Dana berkaitan erat dengan reksa dana. Pada umumnya, Manajer Dana akan terus memperbarui informasi seputar keseluruhan dana dan tren pasar untuk membantu dalam membuat pengambilan keputusan yang tepat. 3. Analis Risiko Dengan background pengetahuan dalam bidang bisnis dan keuangan, seorang Analis Resiko berperan penting dalam membantu perusahaan untuk menentukan jumlah resiko saat melakukan investasi.Selain itu, seorang Analis Keuangan juga bertanggung jawab dalam menilai dan melaporkan kerugian aset dan mengumpulkan serta menganalisis data yang ada. 4. Manajer Keuangan Manajer keuangan bertanggung jawab terhadap kesehatan finansial sebuah perusahaan. Tugas umum dari profesi manajer keuangan adalah membuat perencanaan jangka panjang terhadap tujuan finansial dari suatu perusahaan. 5. Direktur Keuangan Dengan berbagai pengalaman bekerja sebagai Analis Keuangan, maka kamu pun bisa berprofesi sebagai Direktur Keuangan.Berada di jabatan ini tentunya memerlukan waktu terbang yang lama, karena pengalaman yang didapatkan selama bertahun-tahun akan sangat membantu seorang Direktur Keuangan untuk melakukan analisis terhadap segala sektor keuangan di sebuah perusahaan. Diantara kelima prospek karir Analis Keuangan, profesi manakah yang paling menarik perhatianmu?Yuk, lamar kerja jadi financial analyst melalui CakeResume!🎉Cari Kerja Cara Menjadi Financial AnalystCara untuk menjadi seorang Analis Keuangan adalah sebagai berikut: 1. Mengambil Pendidikan S1 Cara pertama untuk berkarir sebagai Finance Analyst adalah dengan mengambil pendidikan jenjang sarjana di beberapa bidang jurusan, seperti jurusan: FinanceAkuntansiEkonomi, atau bidang jurusan lainnya yang berkaitan dengan Finance Analyst. Kalau kamu ingin mendapatkan gaji yang lebih tinggi, maka kamu pun dapat mempertimbangkan untuk studi lebih lanjut dengan mengambil jenjang magister.📚 Baca juga:Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!2. Mengambil Sertifikasi Selain kuliah di beberapa jurusan yang disebutkan di atas, sertifikat juga merupakan salah satu hal penting yang menjadi nilai tambah saat masa interview. Contoh sertifikat Finance Analyst adalah: CFA (Chartered Financial Analyst)CFAB (Certificate in Finance, Accounting, and Business)CFP (Certificate Financial Planner)CPA (Certified Public Accountant)CWM (Certified Wealth Managers). 3. Mendapatkan Pengalaman yang Relevan Pengalaman bekerja atau magang sebagai financial analysis adalah cara ketiga untuk bisa menjadi seorang Analis Keuangan. Seperti yang sudah dituliskan di paragraf sebelumnya, secara umum tugas analisis keuangan adalah untuk membantu perusahaan/individu dalam menganalisis keuangan dan membuat kebijakan berdasarkan situasi perusahaan dengan pergerakan tren pasar. Dengan semakin banyak pengalaman langsung di lapangan, kemampuan analisis mu pun akan semakin terasah. Hal ini juga dapat menjadi nilai tambah yang dilihat perekrut. 4. Membuat CV yang Menarik Ketiga cara diatas tentunya akan lebih terlihat saat kamu memasukkannya di CV. Oleh karena itu, cara keempat untuk menjadi seorang Analis Keuangan adalah dengan membuat CV ATS-friendly yang menarik. Berikut adalah contoh CV Financial Analyst yang dapat dijadikan sebagai referensi:Contoh CVFinancial Analyst - Dibuat di CakeResumeSudah buat CV ATS kamu, belum? Yuk, buat di CakeResume, 100% gratis dan ada 50+ template untuk kamu!🎉Buat CV Kesimpulan Financial Analyst adalah pekerjaan yang meneliti data untuk memberikan informasi serta bimbingan kepada perusahaan atau individu saat hendak mengambil keputusan terkait keuangan dan investasi bisnis.Secara umum tugas dan tanggung jawab Finance Analyst adalah menganalisis data keuangan dan memberikan perkiraan terhadap finansial perusahaan di masa mendatang.Untuk menjadi seorang Finance Analyst, kemampuan menganalisis adalah salah satu skill yang sangat dibutuhkan.Dalam keseharian, ada banyak cara untuk meningkatkan skill analisis, seperti misalnya membaca buku, menulis jurnal, belajar bertanya dan berpikir secara kritis, serta bermain problem solving games. Nah, dengan informasi yang diberikan CakeResume di atas, kamu pun bisa mulai mempersiapkan diri untuk menjadi seorang Financial Analyst!CakeResume adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari CakeResume dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja CakeResume.
Resume & CV
Mar 24th 2026

Catat, Ini 24 Contoh Deskripsi Diri dalam CV yang Disukai Rekruter!

RingkasanDeskripsi diri adalah bagian dalam CVlamaran kerja yang berisi 2-4 kalimat ringkasan diri kamu secara profesional.Ketika menulis deskripsi diri kamu dapat mencantumkan: keterampilan/pengalaman sebelumnya, pencapaian terbesar, hingga objektif melamar ke lowongan tersebut.Ingat untuk membuat deskripsi diri yang ringkas namun mengandung kualitas diri kamu yang bisa kamu tawarkan kepada perusahaan.Deskripsi diri dalam CV yang menarik sangat penting agarCV lamaran kerjakamustand outdibandingkan kandidat yang lain.Deskripsi diri di CV yang baik tidak terlalu panjang maupun terlalu pendek namun harus dapat menyoroti diri kamu yang terbaik.Maka itu, apa isi deskripsi diri yang menarik? Daftar isi: Apa itu Deskripsi Diri ? Cara Menulis Deskripsi Diri diCV 24 Contoh Deskripsi Diri dalam CV Tips Menulis Deskripsi Diri yang Profesional Tips Mendeskripsikan Diri saat Interview Apa itu Deskripsi Diri?Menurut KBBI, deskripsi adalah penggambaran menggunakan kara-kata secara jelas dan terperinci. Deskripsi diri di CV adalah 2-4 kalimat "tentang saya" atau profil diri singkat dalam CV yang menggambarkan kamu secara profesional.Karena bagian ini adalah ringkasan profil diri, jadi harus dibuat dengan menghighlight fitur terbaikmu.Pada bagian deskripsi diri atau "tentang saya", beberapa hal yang dapat kamu tunjukkan:Keterampilan/pengalaman yang dapat kamu tawarkan,Prestasi terbesar,Objektif melamar ke pekerjaan tersebut.Contoh Deskripsi Diri dalam CV -- DIbuat di Cake 24 Contoh Deskripsi Diri dalam CV 24contoh ringkasan profil diri singkat di CV: Contoh Deskripsi Diri yang Menarik HRD Contoh Deskripsi Diri Singkat Deskripsi diri CV mahasiswa baru lulus (fresh graduate) Contoh Deskripsi Diri Anak SMA Contoh Deskripsi Diri Lulusan SMK Deskripsi diri CV berpengalaman Contoh deskripsi diri di CV guru Contoh "tentang saya" di CV data analis Contoh deskripsi diri CV akuntan Contoh deskripsi diri di CV digital marketer Contoh deskripsi diri di CV customer service Contoh "tentang saya" di CV teknik mesin Contoh deskripsi diri di CV kasir Contoh deskripsi diri di CV HRD Contoh deskripsi diri sendiri di CV mahasiswa Contoh deskripsi diri di CV dalam bahasa Inggris Contoh Deskripsi Diri Brand Manager Contoh "About Me" di CV Bank Yuk, langsung lihatcontoh-contoh tentang saya di CV berikut: 1. Contoh Deskripsi Diri yang Menarik HRD Cepat dan teliti dalam menghasilkan tulisan. Memiliki pengalaman lebih dari 4 tahun dalam dunia jurnalistik dan content writing. Telah menaikkan jumlah pembaca bulanan sebanyak 100 orang saat bekerja di Virtual Land Company. Berpengalaman dalam melakukan riset SEO, membuat kerangkan tulisan, serta menghasilkan artikel bahasa Inggris dan Indonesia. 2. Contoh Deskripsi Diri Singkat Two years of experience as a Business Development Associate, collaborating with Marketing, Business, and IT teams to provide more value to customers. Generated 300 qualifies leads in 2 years, bringing revenue of IDR 2 Bio. Great negotiator and strategic thinker. 3. Contoh Deskripsi Diri di CV Fresh Graduate Contoh Personal Profile CV Fresh Graduate #1Lulusan S1 Ekonomi Universitas Indonesia. Memiliki pengalaman magang di salah satu digital agency di Jakarta selama setahun. (Nama) adalah orang yang bertanggung jawab dan dapat diandalkan. Mencari kerja untuk semakin berkembang dan bertumbuh bersama (nama perusahaan). Contoh Summary CV Fresh Graduate #2Lulusan S2 Programming Universitas Binus dengan pengalaman magang di salah satu Fintech Indonesia. Memiliki beberapa projek pembuatan software untuk bisnis pengiriman uang. [Nama] adalah seorang yang dapat diandalkan, suka bekerja sama dengan tim dan selalu tepat waktu. Contoh Tentang Saya dalam CV Fresh Graduate #3[Nama] adalah lulusan S1 Universitas Atma Jaya jurusan Sastra Inggris. Selama kuliah,[Nama] aktif dalam organisasi English Club sebagai ketua organisasi serta pernah memenangkan lomba National Championship English Debate in Malaysia. Memiliki passion dalam translating dan interpreting.4. Contoh Deskripsi Diri Anak SMA Lulusan SMA dengan jurusan IPS yang memiliki ketertarikan di bidang akuntansi dan telah menerima gelar siswa terbaik seangkatan di tahun 2024. Berpengalaman dalam melakukan pembukuan laporan keuangan sekolah dan mengatur dana pentas seni tahunan. Terbuka untuk peluang kerja dibidang manajemen dan akuntansi. 5. Contoh Deskripsi Diri Lulusan SMK Lulusan SMK Administrasi Perkantoran yang bersemangat untuk memasuki dunia kerja. Saya percaya diri, memiliki pengalaman magang sebagai tenaga administrasi yang berorientasi pada ketelitian dan kerapihan, dan saya siap bekerja di perusahaan Anda. 6. Contoh Profil Singkat pada CV Project Manager Berpengalaman Projek Manajer Senior dengan 15+ tahun pengalaman di bidang [bidang]. Telah mengajukan projek dan solusi baru yang meningkatkan 20% pendapatan tahunan. Sedang mencari posisi projek manajer untuk meningkatkan keuntungan dan pendapatan perusahaan [nama perusahaan].7. Contoh Deksripsi Diri pada CV Guru Guru yang telah mengajar lebih dari 10 tahun. Selalu menggunakan hati dan empati untuk mengajar. Mendengar keluh-kesah dari murid untuk menciptakan suasana belajar yang efektif dan sesuai dengan setiap kebutuhan dan kemampuan anak-anak.📚 Baca juga: 5+Contoh CV Surat Lamaran Kerja Guru beserta Contohnya (TK, SD, Privat, Dll) 8. Contoh CV Tentang Saya untuk Data Analis Data analyst yang dengan pengalaman lebih dari 5 tahun. Berpengalaman dalam menafsirkan dan menganalisis data untuk mendorong pertumbuhan perusahaan e-commerce ternama di Indonesia. Dapat memberikan wawasan, analitik, dan kecerdasan bisnis yang diperlukan untuk pengambilan keputusan.9. Contoh Profil CV seorang Akuntan Accounting manager dengan 5 tahun pengalaman akuntasi di industri real estate dan marketing. Menguasai pengetahuan akuntansi umum, payroll, budgeting, dan pembukuan. Mahir dalam menerapkan praktik dan prosedur akuntansi yang inovatif untuk meningkatkan efisiensi.📚 Baca juga:4 Contoh CV Akuntansi Profesional dan Cara Membuatnya! 10. Contoh Deskripsi Diri di CV Digital Marketing Specialist Digital Marketing Specialist dengan 4 tahun pengalaman dalam meningkatkan user base sebuah perusahaan SaaS. Berpengalaman dalam memimpin kampanye pemasaran dan meningkatkan traffic website perusahaan melalui SEO. Selalu mengambil keputusan berdasarkan data dan mengalokasikan dana marketing dengan tepat.11. Contoh Ringkasan Profile Resume Customer Service Customer Service Specialist dengan pengalaman kerja lebih dari 3 tahun. Mampu menghandle volume telpon yang tinggi dan memiliki skil interpersonal yang kuat. Berhasil membangun program retensi pelanggan baru yang meningkatkan kesetian pelanggan hingga 25%. 12. Contoh bagian Tentang Saya dalam CV Teknik Mesin Lulusan Magister dari Universitas Indonesia dengan gelar termodinamika. Memiliki lisensi profesiona dengan pengalaman 8 tahun di bidang pemeliharaan mesin. Sedang mencari kesempatan bekerja di [nama perusahaan]untuk membantu operasi perusahaan lebih efektif.📚 Baca juga:3 Contoh CV Teknik Mesin Terbaik Beserta Surat Lamaran Kerja! 13. Contoh Profil Diri Singkat untuk Kasir Lulusan ASMI Akuntansi yang berorientasi padadetail. Memiliki pengalaman luas di bidang perbankan, keuangan dan manajemen. Memiliki logika tajam dan naluri angka yang tepat. Sedang mencari posisi bekerja sebagai kasir dan siap berkembang bersama perusahaan.14. Contoh Profil Resume seorang HRD/Rekruter Sedang mencari perusahaan untuk mengaplikasikan pengalaman 9 tahun sebagai HRD. Berpengalaman dalam pemecahan masalah, penempatan karyawan, kolaborasi dan kemampuan evaluasi yang mendetail. Punya kemampuan berkomunikasi dan empati yang tinggi. 15. Contoh Deskripsi Diri Sendiri Mahasiswa Contoh deskripsi diri untuk melamar kerja sebagai mahasiswa #1Mahasiswa bisnis tingkat akhir di Universitas Prasetya Mulya yang energetik dan pantang menyerah. Aktif dalam keanggotaan organisasi kampus (BEM). Memiliki ketertarikan tinggi di bidang finansial dan investasi saham. Pernah magang satu tahun di sebuah perusahaan asuransi di Indonesia. Contoh about me di CV Mahasiswa #2Memiliki kepribadian ESFJ, saya adalah seseorang yang selalu termotivasi untuk mencoba hal baru, berpikir kritis dan kreatif. Saya memiliki kemampuan untuk berkomunikasi yang baik dan memiliki ketertarikan besar dalam dunia digital. Mempunyai pengalaman magang sebagai (posisi pekerjaan) di (nama perusahaan) selama 6 bulan. Contoh tentang saya untuk CVMahasiswa #3Saya adalah mahasiswa semester 7 jurusan Teknik Industri Universitas Gajah Mada. Memiliki menaglaman magang di salah satu perusahaan manufaktur ternama Indonesia dimana saya menaikan performa teknik manufaktur LEAN. Mahir menggunakanAutoCAD, VBA, dan SolidWorks.📚 Baca juga:6Contoh CV Mahasiswa: Masih Kuliah, Kreatif dan Magang16. Contoh Deskrpisi Diri Sendiri dalam Bahasa Inggris Contoh Deskripsi Diri di CV Bahasa Inggris sebagai Desainer Grafis #1Highly creative and experienced graphic designer with more than 2 years of experience in managing design campaigns and projects by creating Facebook ad creatives, social media conceptualization, and more. I am passionate about working in a digital marketing agency where I can be involved in a team to deliver the best result for clients in all fields. Contoh Profil CV Menarik Bahasa Inggris Marketing Manager #2I'm a multi-talented influencer marketing manager who has worked in the FB industry for over 3 years. I'm able to communicate effectively with a result-driven approach to marketing strategies. Lastly, I have proven leadership record focused on achieving success through collaboration. Contoh About Me Menarik Bahasa Inggris Software Engineer #33+ years of experience in software development and in creating innovative solutions to system issues. I am a team player with strong programming experience to build and operate secure systems. Committed to developing software engineering expertise to help ABC company grow more efficiently.17. Contoh Deskripsi Diri Brand Manager Berpengalaman lebih dari 5 tahun bekerja dalam industri FMCG sebagai Brand Manager. Memiliki pemahaman yang kuat tentang pasar produk konsumen dan strategi positioning. Pencapaian terbesar termasuk meningkatkan sales sebesar 50% dan memenangkan penghargaan “Product of the Year”. 18. Contoh "About Me" di CV Bank Berpengalaman sebagai teller bank selama lebih dari 7 tahun di bank swasta dan negeri. Mengutamakan kepuasan nasabah bank serta bekerja secara terorganisir. Dapat melakukan pekerjaan dibawah tekanan dengan performa yang baik dan cepat dalam melayani kebutuhan finansial nasabah. Cake adalah pembuat CV online yang menyediakan 50+ template CV menarik yang bisa digunakan secara gratis! Ayo buat CV lamaran kerja kamu!🎉Buat CV Tips Menulis Deskripsi Diri atau Bagian Tentang Saya di CV Pastikan jangan ada keslahan mengetik (typo) atau salah grammar dalam penulisan deskripsi diri di CV kamu. Kamu akan memberikan kesan pertama yang buruk jika ada salah penulisan dalam deskripsi diri untuk lamaran kerja kamu. Nah setelah mengetahui bagaimana cara mengisi bagian tentang saya dalam CV, yuk kita lihat 5 tips agar bisa menuliskan deskripsi diri yang menarik! 1. Ringkas Saat menulis cv bagian tentang saya, ingat, jangan bertele-tele! Dalam sehari perekrut harus membaca ratusan CV, bukan hanya CV kamu. Deskripsi Diriyang ideal untuk melamar pekerjaan biasanya berisi 30-50 kata. Ingat, jangan sampai melebihi 100 kata. Karena singkat, kamu perlu mengambil poin-poin paling penting dari CV kamu dan menaruh di dalamnya. 2. Struktur yang Rapih Sebenarnya strukturdeskripsi diriitu bebas, tapi jangan loncat-loncat dan membuat rekruter yang membaca jadi bingung. Contohnya mulailah dengan profesi kamu, lanjut ke pengalaman kerja dan skill mu. 3.Identifikasi Diri Secara Profesional Saat menulis jabatan dideskripsi diri, pilihlah jabatan profesional yang menggambarkan dirimu. Contohnya kamu adalah seorang marketer, desainer, programmer atau lainnya. 4.Tonjolkan Poin Penting Kalau kamu pernah kerja di suatu perusahaan besar yang ternama, jangan lupa ditulis ya saat mendeskripsikan diri sendiri! Hal ini tentunya akan menambah kredibilitas kamu sebagai kandidat. 5.Jangan Typo atau Salah Grammar Yang HARUS ada dalam deskripsi diri CV:PenghargaanSoft Skills/ Keterampilan AkademikHard Skills/ Keterampilan Non AkademikPencapaian yang RelevanPendidikan/ Lulusan Instusi PendidikanYang DIHINDARI saat menulis deskripsi diri:Memuji diri terlalu berlebihanDeskripsi diri yang sama untuk semua pekerjaanTidak spesifikTerlalu panjangTerlalu pendek Cara Membuat Deskripsi Diri di CV yang Menarik - 5 Tips Cara Membuat Deskripsi Diri yang TepatBagaimana cara menulis bagianabout me di CV(tentang saya di CV)? Banyak hal yang dapat ditulis di deskripsi diri CV. Yuk, kita ikuti 4 langkah dibawah untuk membuat bagian tentang saya pada CV: 1. Baca dan Mengerti Deskripsi Pekerjaan Cara pertama saat menulis deskripsi diri adalah membaca dan mengerti deskripsi pekerjaan ataujob descriptiondari lowongan tersebut. Ketahui kandidat seperti apa yang mereka sedang cari dan jika kamu memiliki kualifikasinya, tambahkan saat mendeskripsikan diri. Contohnya jika perusahaan sedang mencari seorang digital marketer yang bisa menggunakan Google Ads, maka jika kamu memiliki kemampuan itu, tulislah pada deskripsi diri kamu. Dengan mengerti deskripsi pekerjaan pada lowongan yang kamu lamar, kamu bisa menuliskanprofil singkat pada CVdengan lebih mudah. Di saat yang sama, rekruter juga bisa mencari kandidat dengan lebih cepat. 📚 Bacaan Lanjutan:7 Contoh Surat Lamaran Pekerjaan Berdasarkan Iklan yang Baik dan Benar! 2. Pilih Pengalaman Kerja dan Skill yang Relevan Bagaimana memilih skill untuk ditulis padadeskripsi diri dalam CVjika saya memiliki puluhan skill? Ketika menulis deskripsi diri, kamu tidak bisa menuliskan semua skill yang kamu miliki saat menulis bagiantentang saya di CV. Dari semua skil dan pengalaman kerja yang kamu miliki, tentunya tidak semuanya penting dan relevan dengan pekerjaan baru yang kamu lamar. Cobalah lihat keseluruhan CV dan pilih beberapa poin yang paling penting dan cocok dengan pekerjaan yang ingin kamu lamar, lalu tulislah padadeskripsi diri pada CV. 3. Gunakan Angka Saat Mendeskripsikan Pekerjaan Saat menjelaskan pencapaian dan tanggung jawab dari pekerjaan atau pengalaman organisasi sebelumnya, gunakanlah angka untuk membuat deskripsi diri lebih menarik. Angka yang bisa menjadi standar atau ukuran pencapaian kerja seseorang, sehingga akan lebih menarik perhatian rekruter saat membaca deskripsi diri pada CV kamu. Oleh karena itu, daripada menulis "merencanakan anggaran bulanan organisasi" padabagian tentang saya dalam CV,lebih baik menulis"meningkatkan keefektivitas organisasi dan mengurangi biaya pengeluaran organisasi sebesar 35%". Selain itu, daripada menulis"mengangkat telepon dan menjawab pertanyaan pelanggan"padaprofil singkat di CV,lebih baik menuliskan"meningkatkan kepuasan pelanggan sebanyak 20% dengan menggunakan 3S". Saat membuat CV dan deskripsi diri dalam CV, angka dapat digunakan saat menulis: Tingkat kepuasan pelangganPenghematan biayaPeningkatan user engagement, followers, traffic websitePeningkatan penjualanJumlah klien 4. Tujuan Karir / Karir Objektif dalam CV Tak lupa, di kalimat terakhirdeskripsi diri dalam CV, kamu juga bisa memberi pernyataan tentang tujuan atau target karir yang kamu inginkan dan bagaimana tujuan tersebut berhubungan dengan posisi yang kamu lamar. Karir objektif dalam CV seperti apa, sih?Ini dia contohnya agarprofil diri untuk CVkamu semakin menarik: Contoh Karir Objektif dalam CV: Sedang mencari posisi akuntan untukpemanfaatan keahilan saya di bidang pembukuan dan perpajakkan.Mencari posisi UI / UX designer sebagai wadah saya untukmenciptakan website yang user friendly dan responsive.Mencari pembiayaan untuk melanjutkan studi S2 di bidang Pengelolaan Limbah Pabrik di Universitas XXX untuk menciptakan lingkungan yang ramah dan tidak membahayakan. 10+Contoh Deskripsi Diri di CV💡 Setelah belajar cara menulis deskripsi diri dalam CV, baca juga tips cara menulis CVlainnya:Tips Memilih Foto untuk CV Lamaran KerjaContoh Penulisan Objektif Karir dalam CVCara Mengisi Bagian Riwayat Pendidikan di CVCara Mengisi Bagian Pengalaman Kerja di CVCara Menulis Pengalaman Volunteer di CVCara Menulis Sertifikat di CVPenulisan Referensi dalam CVKesalahan Umum saat Membuat CVBuat CVProfesionalTanpa Ribet di CakeCake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Resume & CV
Jan 7th 2023

7 Cara Mudah Membuat CV Menarik yang Dilirik HRD!

Sesuai dengan namanya, curriculum vitae alias CV adalah dokumen berisi tentang pengalaman kehidupan seseorang, mulai dari pengalaman pendidikan, bekerja hingga keterampilan yang dimiliki.Curriculum Vitae atau daftar riwayat hidup merupakan dokumen penting yang diperlukan untuk mencari pekerjaan. Tetapi, perlu diketahui bahwa HRD hanya menghabiskan 7.4detik untuk meninjau CV kandidat (Theladders).Oleh karena itu, kamu harus mampu membuat CV yang lebih menarik dibandingan CV lainnya agar dilirik HRD.Membuat CV terkadang menjadi hambatan bagi beberapa orang karena mereka harus melakukan refleksi diri dan menuliskan informasi tentang diri mereka pada CV. Selain itu, mereka juga harus bisa mendeskripsikan diri secara objektif dan mengemas informasi tersebut sehingga menarik bagi rekruter dan perusahaan. Namun, membuat CV sekarang menjadi lebih mudah karena ada begitu banyak platform online yang menyediakan template gratis, panduan-panduan, dancontoh CV yang menarikperhatian rekruter seperti artikel ini. Yuk, kita simak!Daftar isi: 7 Cara Membuat CV yang Menarik Cara Membuat CV Menarik Tanpa Pengalaman Kerja Struktur CV yang Benar 4 Contoh CV Menarik yang Dilirik HRD 4 Tips Membuat Curriculum Vitae Cara Mudah Membuat CV OnlineBagaimana Cara Membuat CV yang Menarik? 1. Gunakan format CV yang benar Pastikan kamu menggunakan format CV yang benar. Walaupun terdengar sepele, langkah ini adalah langkah yang penting karena jika format CV kamu berantakan, pastinya HRD akan malas membaca CV kamu. Bayangkan saja jika CV kamu saja sudah berantakan, HRD pasti akan menyimpulkan bahwa kamu adalah orang yang tidak profesional saat bekerja.Nah, format yang dimaksud disini adalah format CV seperti jenis ukuran fontserta margin yang tepat untuk CV lamaran kerja. Layout, desain, dan format CV adalah kunci agar CV terlihat rapi dan profesional. Perhatikan hal berikut ini agar CV kamu mudah dibaca HRD: Ukuran font untuk isi CV: 10 - 12 point sizeUkuran font untuk nama header di CV: 13 - 14 point size (bold)Jenis font: Arial, Calibri, Garamond, Georgia, atau HelveticaMargin: 1 - 1.5 inciBanyak halaman: 1 - 2 halaman📚Baca juga: Foto CV Lamaran Kerja: Baiknya Gimana? 2. Tulis CV secara singkat dan jelasCukup tulis CV 1-2 halaman saja, karena seperti yang disebutkan sebelumnya, HRD hanya menghabiskan 7.4 detik untuk melihat CV kandidat. Cantumkan data diri yang paling penting saja, serta tuliskan deskripsi diri dan pengalaman kerja yang paling relevan dan yang ingin kamu tonjolkan saja.Untuk lebih lengkapnya mengenai struktur CV, baca artikel ini sampai habis, ya!3. Cantumkan hyperlink ke portofolioSaat membuat CV digital, ada baiknya kamu mencantumkan hyperlink ke portofolio kamu atau bahkan ke sosial media kamu yang relevan.Caranya sangat mudah. Jika portofolio kamu ada dalam bentuk PDF, upload dokumen tersebut ke Google Drive, kemudian copy link dan sematkan link tersebut ke CV online kamu. Jika portofolio kamu adalah dalam bentuk website, sosial media atau lainnya, langsung cantumkan saja link tersebut di CV kamu. Untuk contohnya, simak artikel ini sampai habis.4. Buat CV yang ATS friendlyPercaya atau tidak, CV yang kamu kirimkan belum tentu langsung sampai ke tangan HRD. Beberapa perusahaan, terutama perusahaan besar, menggunakan sistem ATS untuk menyaring CV yang mereka dapatkan. Kemudian setelah proses penyaringan, barulah CV akan diterima dan dibaca oleh HRD.Maka dari itu, penting sekali bagi kamu untuk membuat CV yang ramah ATS.📚 Baca juga:Cara Membuat CV ATS Friendly Agar Lolos Screening, Ada Template Gratis! 5. Modifikasi CV setiap kali melamar Saat mencari pekerjaan, mungkin kamu tidak akan hanya melamar satu pekerjaan. Mungkin kamu bisa melamar dua, tiga, lima, belasan atau puluhan.Nah, lowongan pekerjaan yang kamu daftar mungkin tidak berkaitan satu sama lain. Contohnya seseorang melamar pekerjaan digital marketing, business development dan juga human resources. Perlu diingat, setiap lowongan pekerjaan memiliki deskripsi pekerjaan yang berbeda dan juga mencari orang yang memiliki keterampilan yang berbeda-beda. Untuk itu, disarankan untuk membuat CV yang berbeda untuk setiap lowongan yang dilamar agar dapat lebih cocok dengan lowongan tersebut. Contoh memodifikasi CV untuk pekerjaan yang berbeda:Digital Marketing: tekankan skill SEO, Social Media Marketing, Google AnalyticsBusiness Development : tekankan skill creative thinking, communication skills dan collaboration skills Bagaimana jika kamu melamar ke perusahaan yang berbeda-beda untuk posisi yang sama atau mirip? Jika ini adalah kasusnya, maka kamu harus menambahkan kata kunci di CV kamu. Perhatikan penjelasan di bawah ini.6. Tambahkan kata kunci di CVSaat melamar pekerjaan, setiap perusahaan tentu memiliki value perusahaan dan syarat yang berbeda-beda. Untuk itu, kamu perlu memperhatikan kata kunci yang ditulis oleh HRD di iklan lowongan pekerjaan tersebut, kemudian menuliskannya di CV kamu.Contohnya jika kamu memiliki value untuk memiliki komunikasi terbuka dan ternyata ini juga merupakan value perusahaan yang kamu lamar, tuliskan keyword "komunikasi terbuka" di CV kamu. Atau mungkin posisi yang kamu lamar sedang mencari orang yang fasih menggunakan Python dam kamu pun sudah terbiasa menggunakan bahasa pemrograman Python, maka kamu perlu menuliskannya di CV.7. Gunakan desain CV yang kreatif Langkah ini sangat penting terutama bagi kalian yang bekerja di industri kreatif seperti desainer ataupun penulis. Kamu bisa menambahkan foto, gambar, logo, dan menggunakan paduan warna yang senada.Bagi kalian yang bekerja di industri non-kreatif, kamu tetap harus memperhatikan desain CV kamu seperti langkah 1 agar CV terlihat profesional dan mudah dibaca.Untuk memastikan apakah kamu seharusnya membuat CV kreatif atau formal, lihat apa posisi pekerjaan kamu dan cek kembali dengan perusahaan yang kamu lamar seperti apa.📚 Baca juga:5 Contoh CV Formal Terbaik untuk Melamar Kerja, Apa Bedanya dengan CV Kreatif? CaraMembuat CV Menarik Tanpa Pengalaman Kerja Siapa bilang tidak punya pengalaman kerja gak bisa bikin CV? Meskipun belum memiliki pengalaman kerja, kamu tetap bisa memiliki CV yang menarik, lho. Yuk, baca penjelasan cara membuat curriculum vitae yang menarik meski tanpa pengalaman kerja di bawah. 1. Tuliskan pengalaman organisasi Ganti pengalaman bekerja dengan pengalaman organisasi, tuliskan juga deskripsi pekerjaan, pencapaian yang didapatkan dan periode saat berada dalam organisasi tersebut. 2. Masukkan sertifikat, kegiatan di luar sekolah, esktrakulikuler maupun projek yang dimiliki Jika pernah mengikuti kegiatan volunteer, menjadi freelancer ataupun sedang mengerjakan projek sendiri, tambahkan saat menulis CV. Selain membuat CV terlihat lebih penuh, dengan menuliskan hal ini rekruter juga dapat melihat kamu adalah mahasiswa yang aktif dan menunjukkan kompetensi yang dimiliki. 3. Tambahkan IPK dan kelas yang relevan Banyak perusahaan yang mementingkan nilai IPK tinggi untuk dapat masuk ke perusahaan. Tulis juga pelajaran yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Contohnya melamar menjadi human resources bisa menuliskan kelas seperti organizational behaviour dan psikologi. 4. Tuliskan kepribadian atau kepribadian Menulis hobi, minat dan bakat juga dapat membuat rekruter semakin mengenalmu. Apa yang kamu lakukan di waktu luang dan mungkin hobi mu dapat berguna di pekerjaan ke depan.Contoh CV Fresh Graduate yang Menarik -- Dibuat di Cake 📚 Bacaan Lanjutan : Cara Membuat CV Fresh Graduate yang Menarik CV Isinya Apa Saja?Elemen-elemen dibawah adalah informasi krusial yang dibutuhkan rekruter untuk menilai kelayakan kandidat untuk menempati posisi lowongan pekerjaan yang sedang dilamar. Untuk itu, pastikan CVmu memberikan semua informasi yang relevan dan dibutuhkan oleh HRD.Untuk membuat CV kamu lolos 7.4 detik pertama rektuter, pastikan kamu menuliskan bagian penting pada CV yaitu:1. Data DiriInformasi pribadi merupakan salah satu hal terpenting pada CV. Dengan menyertakan informasi pribadi yang benar dan jujur, rekruter akan mudah menghubungimu.✅ Informasi pribadi pada CVNama LengkapAlamat/ Kawasan KediamanNomor HPEmailSosial Media ( Linkedin, website pribadi )🚫 Hal yang harus dihindari pada CVStatus PernikahanMenyebutkan Gaji SebelumnyaAgamaRasNomor KTP/BPJS 📚Baca juga: Data Diri dalam CV yang Wajib Dicantumkan!2. Deskripsi DiriSatu paragraf yang berisi 3-5 kalimat tentang kamu dalam CV, biasanya berada di bawah data diri. Saat menuliskan deskripsi diri pada CV, jangan terlalu panjang, pilihlah kemampuanmu yang dapat membuat CV kamu stand out dan menarik perhatian rektuter untuk terus membaca CV mu. Contoh deskripsi diri dalam CV:" Lulusan S1 Ekonomi Universitas Indonesia. Memiliki pengalaman magang di salah satu digital agency di Jakarta selama setahun. [Nama] adalah orang yang bertanggung jawab dan dapat diandalkan. Mencari kerja untuk semakin berkembang dan bertumbuh bersama [nama perusahaan]." 📚Lihat contoh lainnya:10 Contoh Deskripsi Diri Menarik yang Disukai HRD 3. Pengalaman BekerjaGabungan dari pengalaman-pengalaman bekerja selama ini. Saat menuliskan pengalaman bekerja pada CV, jangan lupa untuk mencantumkan nama perusahaan, posisi atau jabatan pekerjaan, lama bekerja, deskripsi pekerjaan ataupun pencapaian selama bekerja.Pada umumnya, para pencari kerja menuliskanpengalaman dengan format kronologi terbalik. Yaitu menuliskan pendidikan yang paling terakhir/ terbaru di paling atas. Keuntungan menggunakan format reverse chronological adalah menghighlight karir dan progres pencapaian kamu. Pilihlah format CV lamaran kerja yang sesuai dengan kamu:Format CV kronologi terbalik: cocok untuk kamu yang sudah memiliki pengalaman kerja dan ingin menunjukkan kemampuan kamu dari pengalaman kerja.Format CV fungsional: cocok untuk kamu yang belum punya banyak pengalaman, sedang career switching, memiliki gap year dalam karier.Format CV kombinasi: cocok untuk para professional dan fresh graduates yang memiliki banyak skill dan pengalaman.Saat menulis pengalaman kerja pada CV, ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan:Gunakan angka untuk menonjolkan pencapaian.Tambahkan kata kunci dari iklan lowongan pekerjaan.Gunakan kata kerja aktifagar CV kamu lebih kuat. Contoh pengalaman kerja pada CV:Customer Service | PT. Angkasa PrimaNov 2018 - SekarangMendengarkan dan mengatasi masalah customer tentang produk yang dibeliMeningkatkan customer retention sebesar 35%Menerima 5 bintang customer rating sebagai customer service terbaik📚Lihat cara selengkapnya:Cara Menulis Pengalaman Kerja di CV Beserta Contohnya 4. Riwayat PendidikanPendidikan formal yang ditempuh, tuliskan yang terbaru sampai yang terawal. Saat menulis riwayat pendidikan pada CV, kamu juga bisa menambahkan informasi seperti: IPK (jika 3.5)Kelas yang relevan dengan pekerjaan yang dilamarOrganisasi mahasiswa (BEM)Kegiatan ekstrakulikuler dalam kampus (UKM)Judul skripsiPenghargaanSertifikasi Contoh riwayat pendidikan pada CV:Universitas Bina Nusantara | Informasi TeknologiSep 2016 - Nov 2019Cum Laude dengan IPK 3.72📚 Baca selengkapnya: Cara Menulis Riwayat Pendidikan di CV5. KeterampilanTak lupa, tambahkan keterampilan atau skill yang dimiliki. Kamu bisa menuliskan hard skill ataupun soft skill yang berhubungan dengan pekerjaan yang dilamar. Menulis keterampilan pada CV akan memudahkan rekruter untuk memindai kandidat mana yang cocok dan diperlukan oleh perusahaan.Umumnya, ada 4 cara penulisan skill pada CV; yaitu bullet point, penjelasan lanjutan, mengintegrasikan dengan pengalaman kerja dan kategori.Contoh hard skill pada CV:Kemampuan Bahasa: Inggris, Mandarin, JepangKemampuan menggunakan software: Photoshop, Microsoft Office, CADKemampuan menggunakan bahasa pemgrograman: Phyton, R, JavaContoh soft skill pada CV:KomunikasiPemecahan MasalahAdaptasiKreativitasPengambilan KeputusanSaat menambahkan skill pada CV, hindari menggunakan skills bar. Sebaiknya, gunakan 4 kategori berikut untuk menunjukkan keterampilan kamu secara terukur:Beginner: kamu memiliki pengalaman dan pengetahuan dasar tentang skill tersebut dari pengalaman volunteer/organisasi/pekerjaan entry level sebelumnya atau dari kelas/seminar/workshop.Intermediate: kamu menerapkan skill tersebut di lingkungan kerja dan memahaminya dengan baik.Advanced: kamu memiliki tingkat pemahaman yang tinggi terhadap skill tersebut dan mampu mengajarinya ke karyawan lain.Expert: kamu menerapkan skill tersebut di banyak proyek dan organisasi. Para karyawan dan ahli di industri kamu pun menanyakan nasehat kepada kamu tentang skill yang kamu miliki.📚 Lebih banyak contoh skill:100+ Contoh Soft Skill Hard Skill dalam CV (untuk 15 Pekerjaan)6. Informasi TambahanInformasi lainnya yang bisa ditambahkan pada CV seperti: Kepribadian seperti minat dan hobiPublikasi atau research paperPenghargaanOrganisasiSertifikatMenambahkan informasi tambahan bisa menjadi opsi yang baik untuk kamu yang belum punya banyak pengalaman kerja. Ingat, tambahan informasi pada CV harusrelevanagar bisa menarik perhatian HRD. Contoh sertifikat untuk financial analyst:Chartered Financial Analyst (CFA) - Juni 2020Certified Financial Planner (CFP) - Maret 20214 Contoh CV Menarik yang Dilirik HRD1. Contoh CV MenarikBerikut adalah contoh CV yang menarik dari pemenang utama lomba CV Making Competition Cake oleh Nani Putri Ramadhanti. Lihat lebih lanjut CV Nani Putri Ramadhanti.Contoh CV Menarik oleh Nani Putri Ramadhanti-- Dibuat diCake2. Contoh CV Menarik Bahasa IndonesiaContoh CV Menarik Bahasa Indonesia-- Dibuat diCake3. Contoh CV Menarik Bahasa InggrisContoh CV Menarik Bahasa Inggris-- Dibuat diCake4. Contoh CV Menarik Fresh GraduateContoh CV Fresh Graduate yang Menarik -- Dibuat diCake 4 Tips Membuat Curriculum Vitae 1. Ketahui perbedaan CV dan resumeMeskipun ada perbedaan arti pada CVdan Resume, di Indonesia, umumnya kita akan menyebut "CV" sebagai dokumen melamar kerja. Namun, isinya akan lebih mirip seperti Resume, yakni sebaiknya ditulis dalam satu halaman dan hanya memuat informasi yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Curriculum Vitae (CV)ResumePanjangPanjanglebih panjang dari 1 halaman, tidak lebih dari 2 halamanLebih pendekkurang dari 1 halamanKontenLengkap Detailpenjelasan rinci tentang pengalaman kerja, referensi, publikasiHighlighthanya menuliskan kualifikasi yang paling menonjol dan relevanTujuanBiasanya digunakan untuk melamar pekerjaan dan keperluan akademisDokumen yang digunakan untuk melamar pekerjaan 📚 Baca juga:4 Perbedaan CV dan Resume yang Wajib Kamu Ketahui 2. Cari inspirasi dengan melihat contoh CV dari internetPasti ada pertama kali untuk segala sesuatu, dan pastinya itu tidak mudah. Cara membuat curriculum vitae untuk pemula atau pertama kali adalah dengan melihat contoh-contoh CV yang tersedia di internet. Tidak ada salahnya untuk mencari inspirasi dan contoh yang benar. Namun jangan lupa untuk tetap menjadi diri sendiri dan menuliskan yang sesuai dengan kemampuan, pengalaman dan juga kepribadianmu. Ingat, jangan sekali-kali berbohong ya!📚 Bacaan Lanjutan:20+ Contoh CV Lamaran Kerja yang Baik dan Benar [+Cara Membuatnya] 3. Buat surat lamaran kerja Mengirim CV tidak akan lengkap jika tidak disertakan dengan surat lamaran kerja. Surat lamaran kerja akan berfungsi sebagai undangan untuk membuka dan membaca CV yang telah kamu kirimkan. 4. Pastikan tidak ada typo Nah, ini dia hal yang terkesan spele tapi berperan penting dalam pembuatan CV, Salah ketik! Cara membuat daftar riwayat hidup yang baik dan benar adalah membaca dan mengecek berkali-kali CV yang sudah dibuat. Jangan sampai ada salah ketik, salah nama perusahaan, salah menuliskan email maupun nomor telpon. Ingat, CV merupakan kesan pertama kamu dengan rekruter. Buatlah kesan yang sempurna dan jangan ada yang salah.Buat CV / Resume Lamaran Kerja di Cake secara gratis mudah!🎉Buat CV Cara Mudah Membuat CV Online, Gratis!Membuat CV di aplikasi apa?Tahukah kamu bahwa di internet terdapat banyak sekali CV maker ataupun aplikasi membuat CV yang bisa kamu gunakan untuk membuat CV online? Semua CV Maker memiliki fungsi serupa, yaitu menyediakan template dan mempermudah pembuatan CV. Di artikel ini, kami akan membahas cara membuat CV Online di Cake secara gratis!Template CVCakeMenurut ulasan dari Jobscan, Cake CV maker online sangat mudah digunakan dan memiliki nilai 9/10. Tinggal tarik dan taruh di halaman kerja, lalu bisa membuat CV bervariasi. Mulai dari CV profesional yang berwarna dasar putih, maupun membuat CV kreatif dengan background berwarna.Cara Membuat Curriculum Vitae Online di Cake:Kunjungi www.cakeresume.com dan registrasi jika belum memiliki akunIsi informasi pribadi yang dibutuhkanPilih opsi Buat CVEdit dan optimasi CVDownload CV PDF atau publikasikan CV online dan dapatkan link yang bisa kamu bagikan.Cake adalah website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!Mudah sekali bukan? Tunggu apa lagi, yuk praktekkan teori yang telah kamu pelajari di atas dan buat CV online gratis kamu sekarang!🎉Buat CV
Resume & CV
May 28th 2024

3 Contoh CV Lulusan Sistem Informasi Menarik dan Cara Membuatnya

Dengan maraknya penggunaan teknologi di masyarakat, tenaga ahli di bidang teknologi informasi sangat dibutuhkan. Salah satu jurusan yang lulusannya paling diminati perusahaan adalah Sistem Informasi. Tamatan jurusan ini umumnya bisa bekerja sebagai analis bisnis, analis data, atau bahkan programmer. Bagi lulusan Sistem Informasi, mendapatkan pekerjaan yang menjanjikan sangatlah memungkinkan apabila mempunyai CV Sistem Informasi yang baik. Berikut cara membuat CV Sistem informasi beserta contoh CV system analyst, business analyst, dan system analyst. Daftar isi:Cara Membuat CV Sistem Informasi Contoh CV Jurusan Sistem Informasi Tips Spesial Membuat CV Sistem Informasi Contoh CV Lulusan Sistem Informasi - Dibuat di Cake Cara Membuat CV Sistem Informasi 1. Menuliskan Perkenalan Diri yang Baik Bagian deskripsi diri sangatlah penting karena merupakan hal pertama yang dilihat perekrut kerja dari CV sistem informasi milik kandidat. Karena itu, cantumkanlah rangkuman yang menarik. Perlu diingat, bagian summary CV Sistem Informasi bukan biografi singkat. Usahakan untuk menulis 3-4 kalimat yang lugas dan tepat sasaran. Contoh bagian perkenalan diri CV Sistem Informasi: Tenaga ahli sistem informasi dengan 5 tahun pengalaman kerja sebagai data analyst. Mahir menggunakan Python, Tableau, dan R. Rekam jejak di perusahaan FMCG; berhasil menemukan faktor pendorong utama pasar dan membantu menaikkan profit sebanyak 24%. 📚Baca juga: 15 Contoh Deskripsi Diri Menarik yang Disukai Rekruter 2. Menyampaikan Pencapaian Dalam sebuah CV tenaga ahli Sistem Informasi, bagian pengalaman sangatlah penting. Bagian ini menyatakan pada perusahaan apakah pengalaman terdahulu kandidat relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Pada bagian ini, usahakan untuk tidak hanya mendeskripsikan pekerjaan terdahulu. Sebaliknya, bagian pengalaman CV Sistem Informasi harus diisi dengan pencapaian sang kandidat. Dan akan menjadi lebih istimewa lagi, bila pencapaian ini dapat disampaikan dalam bentuk angka. Contoh Bagian Pengalaman CV Lulusan Sistem Informasi: Management Information System - Security | PT. Mayora Mengevaluasi sistem keamanan dari jaringan komputer dengan 1.000 komputer dan 20 server.Menurunkan resiko ransomware dengan desain sistem keamanan yang baikMenjaga 100% data perusahaan dengan sistem back-up 3-2-1 3. Menuliskan Latar Belakang Edukasi Latar belakang pendidikan adalah salah satu faktor terpenting, terutama bagi kandidat lulusan baru. Karena itu, cantumkan nama kampus dan jurusan pada CV Sistem Informasi. Hal ini akan sangat membantu, terutama bila kampus kandidat merupakan kampus ternama. Atau bila jurusan kandidat relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Bila IPK kandidat juga memuaskan, dapat juga dicantumkan pada kolom latar belakang pendidikan CV Sistem Informasi. 4. Mencantumkan Keahlian Terkait Kebanyakan perusahaan hari ini menggunakan software khusus untuk menyaring CV. Memasukkan kata kunci yang relevan ke dalam CV Sistem Informasi dapat meningkatkan peluang CV kandidat untuk lolos saringan pertama. Dan kata kunci yang tepat untuk dimasukkan dalam sebuah CV Sistem Informasi adalah softskill dan hardskill terkait posisi yang dilamar. Berikut Cake merangkumkan contoh keahlian untuk dimasukkan dalam CV Sistem Informasi. ✏️ Hard Skills:PythonRJavaSQLExcelTableauJaringan KomputerCommvaultVeeam ✏️ Soft Skills:KomunikasiDetail orientedTeamworkKreativitasKetepatan waktuManajemen waktuDapat bekerja dibawah tekananKemampuan beradaptasiDedikasi dan rasa ingin belajar 📚 Baca juga:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2024 [Jenis, Contoh, Dll.]5. Memasukkan Informasi Tambahan yang Relevan Selain hal-hal di atas, sebuah CV Sistem Informasi yang baik dapat diakhiri dengan informasi tambahan yang dapat menambah nilai jual kandidat. Contoh informasi yang bisa dicantumkan dalam CV Sistem Informasi adalah sertifikat. Saat ini ada banyak sertifikasi bagi tenaga ahli sistem informasi.Beberapa contoh sertifikasi yang bisa dicantumkan di CV Sistem Informasi: Python Certified Entry-level Programmer (PCEP) dari Open EDG Phyton Institute,Veeam Certified Engineer dari Veeam,Oracle Database Certified Associate dari Coursera, danTableau Certification dari Tableau.Sudah paham cara membuat CV yang baik? Yuk lihat kumpulan Contoh CV untuk bidang Sistem Informasi di bawah ini. Contoh CV Sistem Informasi Contoh CV Fresh Graduate Lulusan Sistem Informasi Contoh CV Data Analyst Contoh CV Business Analyst 1. Contoh CV Lulusan Baru Jurusan Sistem Informasi (Database Administrator)Contoh CV Data Analyst - Dibuat oleh Cake 📚Baca juga: 10 Cara Membuat CV Online Gratis dan Menarik: Cek Website Ini! 2. Contoh CV Data Analyst dalam Bahasa InggrisContoh CV Data Analyst dalam Bahasa Inggris 3.Contoh CV Business AnalystContoh CV Business Analyst - Dibuat di Cake Mau CV kamu menarik seperti contoh diatas? Cake menyediakan 50+ template cv gratis yang bisa kamu download sebagai PDF. Yuk coba sekarang! Buat CVTips Membuat CV Sistem InformasiSelain cara membuat CV Sistem Informasi di bagian atas, simak juga tips membuat CV Sistem Informasi lebih menonjol dibandingkan kandidat lainnya. Tips #1: Show your worth Ingatlah untuk mencantumkan hanya informasi yang penting dan relevan ke dalam CV Sistem Informasi. CV bukanlah biodata pribadi. Cantumkanlah hanya hal-hal yang membuat perusahaan tertarik untuk merekrut kamu. Selain itu, usahakan untuk mengelaborasi pencapaian di CV Sistem Informasi dengan data-data yang bisa dikuantifikasi (misalkan: menumbuhkan pendapatan perusahaan sebanyak 50% dalam setahun) Tips #2: Cantumkan Proyek-proyek Terdahulu (Khususnya bagi Fresh Graduate) Selain pengalaman pendidikan dan kerja, salah satu cara menunjukkan keunggulan sebagai seorang ahli sistem informasi adalah dengan menunjukkan portfolio. Portofolio dapat berupa programming code maupun data yang telah divisualisasi. Dan umumnya, portofolio bagi tenaga ahli bidang IT dapat diupload di website GitHub. Job seeker hanya perlu mencantumkan link ke portfolio di CV Sistem Informasi. 📚Baca juga: Portofolio Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik [+5 Contoh] Tips #3: Tuliskan Hobi yang Terkait Tak semua menuliskan semua hobi di CV. Namun, menuliskan hobi yang terkait dapat meningkatkan nilai CV Sistem Informasi di mata tim HRD. Sebagai contoh, hobi menonton pertandingan bola. Bagi pelamar pekerjaan data analyst, hobi ini kurang relevan bila dicantumkan di CV. Namun, hobi menganalisa efek bertindak sebagai tuan rumah terhadap kemenangan di pertandingan sepakbola menggunakan Python dapat dicantumkan di CV untuk menunjukkan bahwa pelamar memang sangat tertarik dengan analisa data.Cake adalah website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu! Sudah paham cara membuat CV sistem informasi yang baik? Buat CV Sistem Informasi gratis dengan template cv terbaik hanya di Cake!🎉 Buat CV --- Ditulis Oleh Stephen Antonius ---
Career Development
Oct 22nd 2022

Apa itu Technical Skills? Contoh dan Cara Mengembangkannya!

Daftar isi: Pengertian Technical Skills Contoh Keterampilan Teknis Cara Mengembangkan Technical Skills Cara Mencantumkan Keterampilan Teknis dalam CV Persaingan untuk masuk di suatu perusahaan semakin ketat dan kompetitif. Perusahaan akan memilih kandidat yang paling unggul dan sesuai kualifikasi. Agar menonjol di mata rekruter, dibutuhkan technical skills atau kemampuan teknis yang sesuai dengan posisi yang kamu lamar. Tanpa adanya technical skills yang spesifik maka akan lebih sulit untuk diterima di sebuah perusahaan. Mengapa technical skills penting dalam suatu pekerjaan? Apa saja contoh technical skills? Yuk simak artikel dibawah ini!Contoh Technical SkillsApa itu Technical Skills?Technical skills atau keterampilan teknis adalah kemampuan yang mengarah kepada keahlian dan pengetahuan untuk menyelesaikan tugas tertentu. Keterampilan teknis ini juga digunakan untuk memberi solusi atau tindakan yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan tertentu. Kemampuan teknis tidak hanya dipelajari melalui teori, tetapi harus dilatih melalui pengalaman. Kemampuan teknis harus selalu diasah dan dikembangkan, agar semakin mahir diimplementasikan dalam dunia kerja. Seorang recruiter akan mencari kandidat yang memiliki kemampuan teknis yang sesuai agar dapat segera menyelesaikan tugas dengan baik. Dengan memiliki keahlian teknis yang baik, kamu dapat memiliki keunggulan dari kandidat lainnya. Tidak menutup kemungkinan, dengan kemampuan teknis yang semakin mahir kamu bisa dipromosikan di perusahaan.Apa Perbedaan Technical Skills dan Soft Skills? Technical skills adalah bagian dari hard skill yang melibatkan pengetahuan praktis yang digunakan untuk melakukan tugas tertentu. Contoh technical skills adalah copywriting, penguasaan bahasa pemrograman, marketing, design, dll. Sedangkan soft skills adalah skill non-teknis yang menggambarkan cara kamu bekerja dan menjalankan relasi antar manusia. Contoh soft skills adalah komunikasi, manajemen waktu, kerja sama, dll. Tingkat kemahiran technical skills berbeda dengan soft skills. Technical skills dapat dievaluasi dan diukur kemahirannya dari latar belakang dan pengalamannya. Sedangkan soft skills dapat dilihat dari cara seseorang mempresentasikan dirinya. Technical skills membutuhkan pelatihan dan pengalaman untuk dikuasai. Sedangkan soft skills dapat dikembangkan seiring perpindahan dari suatu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. 📚 Baca juga:100+ Contoh Soft Skill Hard Skill dalam CV (untuk 15 Pekerjaan)Apa Manfaat Memiliki Technical Skills? Memiliki kemampuan teknis yang baik dapat memberikan keuntungan bagi diri sendiri maupun perusahaan. Dengan kemajuan industri yang sangat pesat, penting untuk memiliki satu ataupun lebih kemampuan teknis untuk dikuasai. Berikut adalah beberapa poin pentingnya memiliki kemampuan teknis : Menjadikan kamu kandidat yang unggul saat proses perekrutan: perusahaan akan mencari kandidat dengan talenta dan technical skills yang sesuai dengan pekerjaannya demi meningkatkan produktivitas perusahaan. Perusahaan juga dapat menghemat biaya pelatihan dan meningkatkan keuntungan perusahaan. Kamu dapat melakukan pekerjaan dengan baik dan produktif:dengan kemampuan teknis yang kamu miliki pekerjaan dapat diselesaikan dengan efisien dan produktif. Dengan begitu kamu dapat membantu perusahaan mencapai gol lebih cepat. Mendatangkan rasa percaya diri:kamu dapat lebih yakin dan optimal dalam melakukan setiap pekerjaan. Dalam menghadapi masalah, dengan ilmu dan keahlian yang kamu kuasai, setidaknya kamu dapat menemukan solusi yang baik untuk mengatasi masalah tersebut. Contoh Technical SkillAda banyak contoh dan jenis technical skill tergantung dengan industri dan bidang pekerjaan yang dilakukan. Akan lebih baik, jika kamu memiliki lebih dari satu technical skills untuk bersaing di jaman pertumbuhan industri yang cepat. Berikut adalah beberapa contoh kategori technical skills: 1. Social Media Management Digital Marketing Di jaman teknologi yang sedang marak ini, banyak bisnis beralih dari offline ke online. Platform sosial media digunakan oleh pebisnis untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan, melakukan marketing promotions dan mempermudah pengumpulan informasi untuk analisis data penjualan. Keahlian menguasai media sosial dan digital marketing tentu dapat membantu dan meningkatkan penjualan secara online. Berikut adalah contoh keahlian teknis yang harus dimiliki oleh seorang social media expertise: Social Media Platforms (Instagram, Twitter, Facebook, TikTok, dll)Content Management System (CMSGoogle AnalyticsSearch Engine Optimization (SEO)Data AnalysisContent CreationCopywriting📚 Baca juga:5 Contoh Portofolio Digital Marketing dan Cara Membuatnya2. Coding dan Programming Peningkatan penggunaan internet dan software dapat meningkatkan kesempatan yang luas untuk para programmer. Adanya permintaan yang tinggi membutuhkan lebih banyak profesional terlatih dalam bidang coding dan programming. Hampir semua hard skill di bidang teknologi informasi adalah technical skill atau technology skills. Beberapa contoh technical skills seorang programmer adalah: Bahasa Pemrograman (Phyton, Javascript, Java, PHP, C++, C#, Ruby, Kotlin, dll.)DebuggingHTMLTechnical SupportOperation SystemsAlgoritma dan struktur dataArtificial Intelligence (AI)📚 Baca juga:7 Cara Menjadi Programmer Profesional Bagi Pemula3. Analisis Data Pekerjaan sebagai seorang data analisis termasuk salah satu pekerjaan yang diminati akhir-akhir ini. Dengan persaingan yang ketat, kamu tentunya harus terus mengasah dan memperluas kemampuan teknis kamu dibidang ini. Perusahaan membutuhkan karyawan yang dapat mengumpulkan, mengatur, dan kemudian menafsirkan data tersebut. Contoh keterampilan teknis seorang data analisis meliputi: Skill AnalisaData MiningBahasa PemogramanDatabase ManagementAnalisis Statistik📚 Baca juga:Profesi Data Analyst: Tugas, Skill, Gaji Hingga Proyeksi Karier!4. Project Management Project manager bertanggung jawab untuk membantu perusahaan memandu proyek dari perencanaan hingga pelaksanaan. Project manager harus mampu menilai risiko, dan memimpin sebuah tim. Sebagai project manager, dibutuhkan kemampuan soft skill dan technical skill seperti: Risk ManagementProject PlanningTask ManagementRisk ManagementCost Management📚 Baca juga:Mau Jadi Project Manager? Ketahui Tugas, Gaji, Skill, Dll. 5. Design Desain grafis adalah salah satu pekerjaan yang marak dicari berbagai macam industri zaman sekarang. Apalagi dengan banyak hal yang beralih ke digital, pertokoan kecil hingga perusahaan besar membutuhkan jasa desainer grafis. Jika kamu ingin menjadi seorang graphic designer, ada baiknya kamu menguasai keterampilan teknis dibawah ini: Adobe (Illustrator, Photoshop, dll.)UI/UX DesignTypographyDesign ToolsWeb Design 📚 Baca juga:Desainer Grafis: Job Desk, Skill, Gaji [+Caranya] 6. Technical Writing Banyak pekerjaan yang melibatkan komunikasi tertulis dan membutuhkan penulis teknis untuk menjelaskan hal-hal rumit dengan cara yang mudah dipahami. Penulis teknis dituntut untuk mengerti topik tertentu, melakukan penelitian, memahami informasi, kemudian menyajikannya dalam bentuk yang dapat dipahami semua orang. Contoh kemampuan teknis yang harus dikuasai yaitu: Data Research dan gatheringKemampuan menulisMenguasai software (Word/Office)Client Relations 7. Network dan Security Di era digital ini, hampir semua data disimpan di dalam aplikasi atau software. Software ini tentu butuh lapisan keamanan untuk melindungi data dari pencurian, kehilangan atau akses tidak sah. Contoh kemampuan teknis yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan ini, yaitu: Data securityNetworking and network securityProgrammingRisk assessmentAlgoritma enkripsiSistem otentikasiBagaimana Cara Mengembangkan Keterampilan Teknis?Sekarang setelah kamu memiliki gagasan yang lebih baik tentang keterampilan teknis yang dibutuhkan di berbagai industri, kamu mungkin berpikir tentang cara mengembangkan technical skills atau mempelajari keterampilan baru untuk meningkatkan karier kamu, Berikut adalah langkah yang bisa kamu coba untuk mengembangkan kemampuan teknis: 1. Mengikuti Workshop, Seminar dan Kursus Mengikuti pelatihan atau kelas kursus merupakan salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kemampuan teknis kamu karena kamu akan dilatih oleh mentor yang sudah ahli di bidangnya. Biasanya, beberapa perusahaan akan membekali karyawan dengan menyelenggarakan pelatihan. Pelatihan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu offline dan online, keduanya tetap baik dan bermanfaat selama itu dapat mengembangkan kemampuan teknis kamu. 2. Menjadi Sukarelawan dalam Proyek Carilah peluang dan menjadi sukarelawan dalam proyek-proyek teknis. Hal ini akan memungkinkan kamu untuk mendapatkan pengalaman berharga dan mengenal banyak orang baru yang memiliki ketertarikan di bidang yang sama. 3. Banyaklah Membaca Informasi-Informasi Terbaru Banyak berita yang ditulis dan disebar lewat situs internet memudahkan kamu untuk membaca informasi terbaru seputar industri yang ingin kamu kuasai secara gratis. Kamu dapat membacanya di situs Business Insider, Financial Times, The Wall Street Journal atau website dalam negeri seperti kompas.com, CNBC Indonesia, CNN Indonesia, dll. Dengan membaca informasi terbaru yang terjadi di dunia, kamu dapat terus update dengan perkembangan di industri yang kamu geluti. Kamu juga dapat membaca buku untuk memperluas wawasan yang dapat mengembangkan kemampuan teknis yang kamu miliki. 4. Perbanyak Pengalaman Pengalaman bisa didapat dimana saja. Jika kamu adalah seorang mahasiswa maka kamu bisa aktif dalam organisasi sekolah atau internsip untuk mengembangkan technical skills kamu. Kamu juga bisa belajar sendiri dengan mengikuti kursus online, menjadi sukarelawan, membuat proyek sendiri, dll. Melalui pengalaman tersebut, ada kalanya kamu akan menemukan kesulitan dan melakukan kesalahan. Namun, jangan lupa untuk bangkit dan jadikan pengalaman tersebut untuk meningkatkan keterampilan teknis kamu. Contoh Keterampilan Teknis dalam CV1. Tulislah keterampilan teknis pada deskripsi diri Bagian pertama yang akan dibaca oleh recruiter adalah bagian deskripsi diri/profil diri. Pastikan kamu menulis 1-2 kalimat tentang technical skills yang berhubungan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Hal ini dapat menarik perhatian perusahaan dan akan melanjutkan membaca sisa CV kamu. Berikut adalah contoh profil diri resume yang menekan keterampilan teknis kandidat: Seorang digital marketer dengan 3 tahun pengalaman dalam SEO dan Google Ads. Telah menulis sebanyak 60+ artikel yang ramah SEO dan meningkatkan traffic website sebanyak 150% dalam 2 bulan. Contoh di atas menekankan bahwa kandidat memiliki pengalaman bekerja dalam bidang digital marketing selama 3 tahun dan mempunyai kemampuan teknis seperti Google Ads dan SEO.💡 Tips:Gunakan action words, seperti “mengelola”, “mengimplementasikan”, “meningkatkan”, “mengembangkan” untuk menggambarkan tugas yang kamu selesaikan dalam peran sebelumnya. Gunakan angka untuk menjelaskan hasil yang kamu dapatkan.2. Buatlah bagian khusus untuk technical skills. Jika kamu ingin menekankan keterampilan teknis pada CV, maka letakkan bagian keterampilan teknis ini tepat di bawah profil diri. Buatlah format bagian ini dalam bentuk poin agar mudah dibaca. Jika kamu memiliki keterampilan teknis yang luas, kamu dapat membuat poin kategori dan tulislah secara spesifik. Contoh keterampilan teknis seorang software developer: Front End: HTML, Javascript, RWD, TypescriptBack End: Golang, MongoDB, MySQLOthers: SEO, Google Maps QPI, Git 3. Tulislah keterampilan teknis di bagian pengalaman kerja Kamu bisa menunjukkan keterampilan teknis kamu dalam dunia kerja dengan membuat poin-poin yang menggambarkan pencapaian kamu. Pada bagian ini, kamu dapat menunjukkan bagaimana kamu menggunakan keterampilan teknis kamu untuk berkontribusi di perusahaan. Berikut adalah contoh CV bagian pengalaman kerja yang mencakup technical skills: Graphic Designer | PT. Putih Kembang2017 - 2020Menggunakan Adobe Illustrator untuk mendesain 50+ poster pengumuman perusahaanUI Design untuk aplikasi perusahaanRebranding logo perusahaan PT.Putih Kembang pada tahun 2018Cake menyediakan 50+ template CV online menarik untuk membuat CV lamaran kerja, GRATIS!🎉 Download CV PDF sekarang!CV Builder CakeDownload CV PDF GratisCV Builder CakeBuat CV Kesimpulan Untuk mahasiswa fresh graduates dan pemula: Kamu dapat explore terlebih dahulu industri dan pekerjaan yang kamu ingin kuasai, dengan begitu akan lebih mudah untuk langkah selanjutnya memperdalam keterampilan teknis tertentu yang mendukung pekerjaan yang ingin kamu lakukan dan menjadikan kamu salah satu kandidat yang kuat untuk diterima dalam suatu perusahaan. Untuk yang sudah berpengalaman: Walaupun kamu sudah berpengalaman dalam bidang yang kamu geluti, teruslah asah dan kembangkan keterampilan teknis kamu. Karena seiring berkembangnya zaman dan kemajuan teknologi yang sangat pesat, tentu para pekerja harus menyesuaikan dengan keadaan ini. Jangan lupa menulis technical skills yang kamu miliki dalam CV kamu.Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia.🎉Cari Loker--- Ditulis Oleh Phoebe Charissa ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!