Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Nov 18th 2025

Profesi Data Analyst: Tugas, Skill, Gaji Hingga Proyeksi Karier!

Daftar Isi: Apa itu Data Analyst?Tugas dan Tanggung Jawab Data AnalystSkill yang Harus Dimiliki Data AnalystCara Menjadi Data Analyst Melansir dari InternetLiveStats, Google mendapat lebih dari 5 miliar pencarian setiap hari dan YouTube mendapat lebih dari 5 miliar video yang ditonton setiap hari. Akhir-akhir ini, karir Data Analyst seringkali muncul pada halaman job portal pencari kerja maupun pada halaman karir perusahaan teknologi. Banyak perusahaan yang membutuhkan staf analis agar dapat membantu mereka dalam menjawab keputusan bisnis dan menghasilkan insights untuk mendorong kemajuan perusahaan. Data menjadi berharga jika kita dapat mengolah nya dari scattered and unstructured data menjadi sebuah informasi. Selanjutnya, informasi ini dapat digunakan agar dapat memahami suatu fakta, kondisi atau kebenaran.📚 Baca juga:15 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia!Apa itu Data Analyst? Pertama-tama, apa itu data? Data dapat berupa teks, gambar, klip audio, video, atau program perangkat lunak. Data Analyst adalah seseorang yang melakukan proses analisis data, yang mencakup 3 proses utama yaitu pengumpulan data, melakukan data cleansing dan menginterpretasikannya untuk menghasilkan informasi yang berarti. Melansir dari Coursera, data analisis terbagi menjadi beberapa langkah seperti: Mengidentifikasi data yang ingin dianalisisMengumpulkan datanyaMembersihkan data untuk persiapan analisisMenganalisis datanyaMenafsirkan hasil analisis Data Analyst dapat bekerja di berbagai industri yang berbeda, dan sangat memungkinkan untuk menjadi generalis atau spesialis. Jabatan dalam posisi Data Analyst juga bisa sangat bervariasi. Pekerjaan Data Analyst termasuk yang bergengsi dan bergaji tinggi. Jenjang karir data analyst adalah sebagai berikut: 1. Junior Data Analyst Junior Data Analyst merupakan seorang fresh graduate dengan kurang dari 2 tahun pengalaman kerja. Rata-rata gaji data analyst fresh graduate pada level junior adalah 5-8 juta rupiah. 2. Data Analyst Data Analyst merupakan seseorang dengan 2-3 tahun pengalaman kerja. Rata-rata gaji data analyst pada mid-level adalah 9-12 juta rupiah. 3. Senior Data Analyst Senior Data Analyst merupakan seorang Data Analyst dengan lebih dari 4 tahun pengalaman kerja. Rata-rata gaji data analyst pada level senior adalah 15-18 juta rupiah. 4. Lead Data Analyst Lead Data Analyst merupakan seorang Data Analyst dengan lebih dari 6 tahun pengalaman kerja. Rata-rata gaji data analyst pada level manager adalah 22-25 juta rupiah. 5. Chief Data Officer Chief Data Analyst merupakan seorang Data Analyst dengan lebih dari 10 tahun pengalaman kerja.📚 Baca juga: 3 Contoh CV Lulusan Sistem Informasi Menarik dan Cara MembuatnyaTugas dan Tanggung Jawab Data Analyst Apakah kamu berminat untuk berkarir sebagai data analis? Permintaan untuk Analis Data dan keterampilan data melonjak pesat di zaman yang serba digital ini. Infographic Perkembangan Data Analytics di 2022 1. Mengumpulkan data Sampai disini, mungkin kamu bertanya-tanya darimana data dapat dikumpulkan. Pekerjaan seorang analis adalah mengumpulkan data itu sendiri. Mereka harus bekerja sama dengan developers untuk mengoptimalkan proses pengumpulan data pada website atau aplikasi. 💼 Tugas Data Analyst adalah mempersiapkan infrastruktur untuk menganalisis data. Mereka bekerja dengan tools dan software untuk mengembangkan rutinitas mengekstrak data dari berbagai sumber yang dapat diotomatisasi dan mudah dimodifikasi untuk digunakan kembali di area lain. 2. Membersihkan data (Data Cleansing) Data Cleansing adalah proses identifikasi dan mengkategorikan data yang mungkin terduplikat, tidak akurat, kedaluwarsa, salah format, atau tidak konsisten dengan sumber data lain. 💼 Job desc Data Analyst adalah menggunakan ETL Tools (Extract, Transform, Load) untuk mengecek validitas data, format data, data cells yang kosong, dan data duplikat sehingga dapat dilakukan pengoreksian data menjadi benar. 3. Melakukan pemodelan dan menafsirkan data Data Modelling adalah proses untuk membuat struktur database design yang berupa representasi secara visual. Selanjutnya, akan diteruskan untuk menemukan pola atau tren dalam data. 💼 Tugas Data Analyst adalah mengidentifikasi entitas-entitas data (contoh: customers, products), mendefinisikan atributnya (contoh: nama, alamat) dan mendesain relasinya dalam diagram ERD. Semua ini dilakukan untuk memastikan bahwa objek data direpresentasikan secara akurat sehingga dapat menemukan hubungan antar data-data yang ada. 4. Mempresentasikan penghasilan data Data menjadi bermakna jika data dapat membantu dalam keberlangsungan bisnis atau pengambilan keputusan. 💼 Job desc Data Analyst adalah mempresentasikan hasil temuan dan analisis mereka dengan visualisasi seperti bagan, grafik, laporan, dan menyajikan informasi kepada para pemangku kepentingan. Skill yang Harus Dimiliki Data Analyst Skill data analyst dapat dipelajari oleh siapapun yang bukan lulusan IT. Saat ini, banyak akademi yang menawarkan pelatihan data analyst di luar kurikulum formal di universitas. Skill yang harus dimiliki data analyst antara lain: 1. Database tools Database tools atau biasa juga disebut dengan Database Management Tools merupakan software untuk para data analyst melakukan tugas administrasi database. Contoh database tools antara lain: MySQL, SQL Server Management Studio, Oracle RDBMS. 2. Programming language Programming language yang perlu dikuasai data analyst antara lain: SQL (Structured Query Language) untuk berkomunikasi dengan database, mencari, mengumpulkan data untuk melakukan manipulasi dataPython dan R untuk data cleansing, manipulasi, analisis, and visualisasi data 📚 Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2023 [Jenis, Contoh, Dll.] 3. Data Visualization Seorang data analyst akan membuat representasi visual dari data yang mereka sudah analisis disesuaikan dengan audiens yang akan melihat. Ada beberapa tools untuk membantu proses visualisasi data, contohnya adalah Tableau, PowerBI, QlikView yang akan menyajikan data dalam grafik atau bagan di sebuah dashboard. 4. Matematika dan Statistika Data Analyst perlu memahami statistik dan matematika untuk mengetahui bagaimana rumus digunakan dan bagaimana menginterpretasikan hasilnya. Kamu tidak memerlukan skill matematika tingkat lanjut yang dibutuhkan seorang data scientist. 5. Analisis and Problem Solving Skill analisis dan pemecahan masalah diperlukan untuk mengerti masalah yang sedang dihadapi perusahaan dan memikirkan solusi yang tepat dengan bantuan data yang ada. Peran Data Analyst menjadi berharga ketika dia bisa menggunakan data yang ada dan menafsirkannya menjadi sebuah informasi atau pengetahuan baru. 6. Communication Komunikasi merupakan skill yang sangat penting di semua bidang pekerjaan, termasuk pekerjaan data analyst. Dalam kesehariannya, mereka akan bertemu dengan para stakeholders yang datang dari berbagai latar belakang pendidikan non-IT untuk menceritakan temuan-temuan mereka dalam bahasa yang mudah dipahami siapapun.👉 Lihat contoh CV Data Analyst biar lamaran kamu makin menonjol! Merintis Karir Sebagai Data Analyst Menjadi data analyst bukanlah sesuatu yang tidak mungkin bagi kamu yang tidak punya latar belakang IT. Kini, latar pendidikan IT bukan lagi syarat menjadi data analyst satu-satunya, asalkan kamu mempunyai skills yang dibutuhkan. Walaupun kamu tidak ada pengalaman kerja data analyst, pastikan skills kamu dari pengalaman sebelumnya tetap transferable. Berikut adalah beberapa tips cara menjadi data analyst: 1. Kuasai technical skills Buat kamu yang tidak mempunyai latar belakang di bidang teknologi, penting untuk menguasai technical skills termasuk menggunakan software database, bahasa pemrograman sampai software visualisasi data. 2. Kerjakan proyek dengan data yang real Untuk mendapatkan feel sebagai seorang data analyst, kamu bisa menggunakan data-data dari organisasi non-profit yang tidak terstruktur dengan baik. Dari sini, kamu bisa menawarkan diri untuk menghasilkan insights yang mereka butuhkan tentang campaign apa yang pas untuk mereka dan bagaimana cara mendapatkan donatur yang lebih banyak. 3. Kembangkan visualisasi dan berlatih mempresentasikannya Kamu bisa eksplorasi dengan berbagai macam bagan atau grafik seperti bar chart, pie chart, line graph, scatter plot sehingga kamu dapat mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menggunakan masing-masing bagan atau grafik tersebut. Sebagai contoh, Line graph sangat bagus untuk menunjukkan perubahan dari waktu ke waktu. Lalu, kamu bisa mengkomunikasikan temuan data dalam grafik tersebut. 4. Bangun portofolio pekerjaan Kamu bisa mengikuti kursus pelatihan data analyst untuk membangun portfolio kamu. Disini, biasanya kamu akan diberi sebuah mini proyek yang akan menghasilkan sebuah portfolio yang kamu kerjakan. Selain itu, kamu juga bisa membangun portfolio sendiri dengan data sets yang ada dan menuliskan semua langkah yang kamu lakukan sampai mendapatkan wawasan dan temuanmu. 5. Dapatkan pekerjaan dengan CV yang menarikContoh CV Data Analyst - Dibuat di CakeResume CakeResume adalah sebuah online CV builder yang praktis. Ada banyak template yang menarik dan yang mudah untuk digunakan. Kamu juga bisa unduh CV dalam format PDF, lho, 100% gratis! Yuk, buat CV kamu dengan CakeResume sekarang juga!🎉 Buat CVSemoga kamu berhasil dalam menemukan pekerjaan Data Analyst yang cocok dan teruslah upgrade dirimu dengan ilmu-ilmu yang ditawarkan di luar sana. Menjadi seorang Data Analyst juga dapat membuka pintu ke karir lain loh!--- Ditulis oleh Priscilia Octaviani ---
Resume & CV
May 28th 2024

3 Contoh CV Lulusan Sistem Informasi Menarik dan Cara Membuatnya

Dengan maraknya penggunaan teknologi di masyarakat, tenaga ahli di bidang teknologi informasi sangat dibutuhkan. Salah satu jurusan yang lulusannya paling diminati perusahaan adalah Sistem Informasi. Tamatan jurusan ini umumnya bisa bekerja sebagai analis bisnis, analis data, atau bahkan programmer. Bagi lulusan Sistem Informasi, mendapatkan pekerjaan yang menjanjikan sangatlah memungkinkan apabila mempunyai CV Sistem Informasi yang baik. Berikut cara membuat CV Sistem informasi beserta contoh CV system analyst, business analyst, dan system analyst. Daftar isi:Cara Membuat CV Sistem Informasi Contoh CV Jurusan Sistem Informasi Tips Spesial Membuat CV Sistem Informasi Contoh CV Lulusan Sistem Informasi - Dibuat di Cake Cara Membuat CV Sistem Informasi 1. Menuliskan Perkenalan Diri yang Baik Bagian deskripsi diri sangatlah penting karena merupakan hal pertama yang dilihat perekrut kerja dari CV sistem informasi milik kandidat. Karena itu, cantumkanlah rangkuman yang menarik. Perlu diingat, bagian summary CV Sistem Informasi bukan biografi singkat. Usahakan untuk menulis 3-4 kalimat yang lugas dan tepat sasaran. Contoh bagian perkenalan diri CV Sistem Informasi: Tenaga ahli sistem informasi dengan 5 tahun pengalaman kerja sebagai data analyst. Mahir menggunakan Python, Tableau, dan R. Rekam jejak di perusahaan FMCG; berhasil menemukan faktor pendorong utama pasar dan membantu menaikkan profit sebanyak 24%. 📚Baca juga: 15 Contoh Deskripsi Diri Menarik yang Disukai Rekruter 2. Menyampaikan Pencapaian Dalam sebuah CV tenaga ahli Sistem Informasi, bagian pengalaman sangatlah penting. Bagian ini menyatakan pada perusahaan apakah pengalaman terdahulu kandidat relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Pada bagian ini, usahakan untuk tidak hanya mendeskripsikan pekerjaan terdahulu. Sebaliknya, bagian pengalaman CV Sistem Informasi harus diisi dengan pencapaian sang kandidat. Dan akan menjadi lebih istimewa lagi, bila pencapaian ini dapat disampaikan dalam bentuk angka. Contoh Bagian Pengalaman CV Lulusan Sistem Informasi: Management Information System - Security | PT. Mayora Mengevaluasi sistem keamanan dari jaringan komputer dengan 1.000 komputer dan 20 server.Menurunkan resiko ransomware dengan desain sistem keamanan yang baikMenjaga 100% data perusahaan dengan sistem back-up 3-2-1 3. Menuliskan Latar Belakang Edukasi Latar belakang pendidikan adalah salah satu faktor terpenting, terutama bagi kandidat lulusan baru. Karena itu, cantumkan nama kampus dan jurusan pada CV Sistem Informasi. Hal ini akan sangat membantu, terutama bila kampus kandidat merupakan kampus ternama. Atau bila jurusan kandidat relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Bila IPK kandidat juga memuaskan, dapat juga dicantumkan pada kolom latar belakang pendidikan CV Sistem Informasi. 4. Mencantumkan Keahlian Terkait Kebanyakan perusahaan hari ini menggunakan software khusus untuk menyaring CV. Memasukkan kata kunci yang relevan ke dalam CV Sistem Informasi dapat meningkatkan peluang CV kandidat untuk lolos saringan pertama. Dan kata kunci yang tepat untuk dimasukkan dalam sebuah CV Sistem Informasi adalah softskill dan hardskill terkait posisi yang dilamar. Berikut Cake merangkumkan contoh keahlian untuk dimasukkan dalam CV Sistem Informasi. ✏️ Hard Skills:PythonRJavaSQLExcelTableauJaringan KomputerCommvaultVeeam ✏️ Soft Skills:KomunikasiDetail orientedTeamworkKreativitasKetepatan waktuManajemen waktuDapat bekerja dibawah tekananKemampuan beradaptasiDedikasi dan rasa ingin belajar 📚 Baca juga:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2024 [Jenis, Contoh, Dll.]5. Memasukkan Informasi Tambahan yang Relevan Selain hal-hal di atas, sebuah CV Sistem Informasi yang baik dapat diakhiri dengan informasi tambahan yang dapat menambah nilai jual kandidat. Contoh informasi yang bisa dicantumkan dalam CV Sistem Informasi adalah sertifikat. Saat ini ada banyak sertifikasi bagi tenaga ahli sistem informasi.Beberapa contoh sertifikasi yang bisa dicantumkan di CV Sistem Informasi: Python Certified Entry-level Programmer (PCEP) dari Open EDG Phyton Institute,Veeam Certified Engineer dari Veeam,Oracle Database Certified Associate dari Coursera, danTableau Certification dari Tableau.Sudah paham cara membuat CV yang baik? Yuk lihat kumpulan Contoh CV untuk bidang Sistem Informasi di bawah ini. Contoh CV Sistem Informasi Contoh CV Fresh Graduate Lulusan Sistem Informasi Contoh CV Data Analyst Contoh CV Business Analyst 1. Contoh CV Lulusan Baru Jurusan Sistem Informasi (Database Administrator)Contoh CV Data Analyst - Dibuat oleh Cake 📚Baca juga: 10 Cara Membuat CV Online Gratis dan Menarik: Cek Website Ini! 2. Contoh CV Data Analyst dalam Bahasa InggrisContoh CV Data Analyst dalam Bahasa Inggris 3.Contoh CV Business AnalystContoh CV Business Analyst - Dibuat di Cake Mau CV kamu menarik seperti contoh diatas? Cake menyediakan 50+ template cv gratis yang bisa kamu download sebagai PDF. Yuk coba sekarang! Buat CVTips Membuat CV Sistem InformasiSelain cara membuat CV Sistem Informasi di bagian atas, simak juga tips membuat CV Sistem Informasi lebih menonjol dibandingkan kandidat lainnya. Tips #1: Show your worth Ingatlah untuk mencantumkan hanya informasi yang penting dan relevan ke dalam CV Sistem Informasi. CV bukanlah biodata pribadi. Cantumkanlah hanya hal-hal yang membuat perusahaan tertarik untuk merekrut kamu. Selain itu, usahakan untuk mengelaborasi pencapaian di CV Sistem Informasi dengan data-data yang bisa dikuantifikasi (misalkan: menumbuhkan pendapatan perusahaan sebanyak 50% dalam setahun) Tips #2: Cantumkan Proyek-proyek Terdahulu (Khususnya bagi Fresh Graduate) Selain pengalaman pendidikan dan kerja, salah satu cara menunjukkan keunggulan sebagai seorang ahli sistem informasi adalah dengan menunjukkan portfolio. Portofolio dapat berupa programming code maupun data yang telah divisualisasi. Dan umumnya, portofolio bagi tenaga ahli bidang IT dapat diupload di website GitHub. Job seeker hanya perlu mencantumkan link ke portfolio di CV Sistem Informasi. 📚Baca juga: Portofolio Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik [+5 Contoh] Tips #3: Tuliskan Hobi yang Terkait Tak semua menuliskan semua hobi di CV. Namun, menuliskan hobi yang terkait dapat meningkatkan nilai CV Sistem Informasi di mata tim HRD. Sebagai contoh, hobi menonton pertandingan bola. Bagi pelamar pekerjaan data analyst, hobi ini kurang relevan bila dicantumkan di CV. Namun, hobi menganalisa efek bertindak sebagai tuan rumah terhadap kemenangan di pertandingan sepakbola menggunakan Python dapat dicantumkan di CV untuk menunjukkan bahwa pelamar memang sangat tertarik dengan analisa data.Cake adalah website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu! Sudah paham cara membuat CV sistem informasi yang baik? Buat CV Sistem Informasi gratis dengan template cv terbaik hanya di Cake!🎉 Buat CV --- Ditulis Oleh Stephen Antonius ---

Ketahui 4 Perbedaan Data Analyst dan Data Scientist!

Daftar isi:Mengenal Data Analyst dan Data ScientistPerbedaan Data Analyst dan Data ScientistData Scientist atau Data Analyst, Mana Untukmu?Di dunia yang serba digital ini, data menjadi sangat berharga jika dapat diproses, dianalisis, dan digunakan secara efisien dan instan. Ahli data, yang dulunya bukan sebuah profesi di dunia teknologi, telah menjadi vital di setiap sektor dan di hampir setiap jenis bisnis. Ini menjadikan profesi ahli data lebih dicari dibanding sebelumnya karena hampir setiap organisasi sudah menyadari bahwa data merupakan aset untuk mendukung rencana strategis bisnis kedepannya. Data Analyst dan Data Scientist adalah dua peran kunci di ekosistem bisnis dan teknologi yang berkembang pesat ini. The U.S. Bureau of Labor Statistics melihat adanya pertumbuhan yang pesat di bidang ilmu data dan memperkirakan jumlah pekerjaan akan meningkat sekitar 28% hingga 2026. Angka 28% diperkirakan adalah 11,5 juta pekerjaan baru.📚 Baca juga:10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya! Pengertian Data Analyst dan Data Scientist Pekerjaan Data Analyst dan Data Scientist seringkali dianggap serupa karena keduanya bekerja secara intensif dengan angka dan data, namun sebenarnya keduanya berbeda. Pada bagian ini, kita akan mengeksplorasi lebih dalam mengenai perbedaan profesi Data Analyst dan Data Scientist. Apa itu Data Analyst? Dalam kesehariannya, data analyst menggunakan statistical tools untuk melihat tren data, mengidentifikasi pola, dan menghasilkan wawasan. Data Analyst dapat menemukan peluang untuk mengembangkan operasional bisnis agar produktivitas dan profitabilitas dapat ditingkatkan. Dalam prosesnya, mereka mengumpulkan, mengelola, dan membersihkan data. Data Analyst juga melihat data historis hingga mengolahnya untuk menghasilkan laporan berbasis data berupa visualisasi grafis. Laporan ini berisi penemuan mereka dan akan diberikan pada para pemangku kepentingan, sehingga dapat membantu organisasi membuat keputusan bisnis di masa yang akan datang. ✨ Sebagai contoh:Seorang analis data mengambil hasil survei riset pasar dan melihat bagaimana angka-angka itu kemudian dapat ditargetkan ke pasar sasaran yang lebih luas. Hasil survei kemudian diolah dengan software untuk mendapatkan jawaban bagaimana bisnis dapat mengembangkan produknya dan bagaimana memasarkannya. Analisis data juga melibatkan analisis angka penjualan per rentang waktu tertentu, membandingkan kelompok usia atau lokasi geografis yang berbeda, atau menemukan pola konsumen yang menginformasikan strategi bisnis. Apa itu Data Scientist? Data Scientist menggunakan teknologi canggih seperti machine learning dan predictive analysis untuk mengumpulkan data dan mengolah big data yang akan digunakan untuk memprediksi customer behavior sehingga dapat meningkatkan pendapatan bisnis. Dari big data, Data Scientist mencari pola dan membuat algoritma dan model sehingga bisnis dapat menggunakan data yang dikumpulkan dan menginterpretasikannya untuk skenario yang berbeda. Pembuatan algoritma dan model memerlukan keahlian matematika dan bahasa pemrograman. ✨Sebagai contoh: Seorang ilmuwan data menghasilkan segmentasi pelanggan. Dari segmentasi pelanggan tersebut, mereka dapat mengukur perbedaan dalam perilaku pembelian pelanggan dan mencocokannya dengan demografi yang berbeda untuk target pelanggan yang lebih baik. 📚 Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] Perbedaan Data Analyst dan Data Scientist Berikut merupakan perbedaan data analyst dan data scientist, mulai dari tugas dan tanggung jawab, latar belakang pendidikan, skill yang dibutuhkan, dan prospek karir. ➡️ Data Analyst vs Data Scientist: Tugas dan Tanggung Jawab Perbedaan data analyst dan data scientist ditentukan dari deskripsi pekerjaan yang akan dijalankan dalam kesehariannya. Berikut adalah perbedaan tugas data analyst dan data scientist: 📊 Data Analyst⚙️ Data ScientistMelakukan validasi data dan data analisis yang ekstensif dalam kumpulan data besar untuk menemukan tren dataMelakukan data scrubbing untuk memodifikasi atau menghapus data yang tidak lengkap, tidak akurat, atau berulang dalam databaseMelakukan data querying menggunakan SQL, dan analisis data menggunakan ExcelMeneliti, mengembangkan, merencanakan, dan mengimplementasikan algoritma prediktif untuk mengidentifikasi tren yang akan datangMembuat laporan tabel dan visualisasi dasbor dengan software business intelligence untuk berbagi temuan dan rekomendasi dengan tim internalMelakukan analisis statistik menggunakan algoritma pembelajaran mesin (Machine Learning) seperti natural language processing, regresi logistik, KNN, dll.Berkomunikasi dengan business users untuk memahami proses bisnis dan memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti untuk menginformasikan keputusan bisnis dengan lebih baikMembangun dan melatih pemodelan machine learning dengan menggunakan tools seperti Tensorflow untuk otomatisasi dan menyederhanakan proses sehari-hariBerkolaborasi dengan para pemimpin dan manajer untuk menentukan dan menangani kebutuhan data dan pelaporan untuk berbagai proyek perusahaanMembangun otomatisasi untuk mengumpulkan dan menginterpretasi dataMendukung semua permintaan data, contohnya untuk Pemasaran dan PenjualanBekerja dengan berbagai bahasa pemrograman, termasuk Python, SAS, dan RBerkomunikasi dan berkolaborasi dengan tim TI dan bisnis dalam mendukung pengambilan keputusan yang bersifat data-driven ➡️ Data Analyst vs Data Scientist: Latar Belakang Pendidikan Data Analyst pada umumnya memiliki latar belakang setidaknya gelar sarjana di bidang seperti ilmu komputer, teknik informatika, sistem informasi, matematika, atau statistik. Di sisi lain ketika melihat perbedaan data scientist dan data analyst, Data Scientist sebagian besar memiliki gelar magister atau doktoral dalam teknologi informasi, matematika, atau statistik. Pekerjaan data scientist membutuhkan keterampilan yang lebih tinggi dibanding data analyst karena membutuhkan banyak skill teknis dalam bahasa pemrograman, teknik data yang lebih canggih, dan analisis statistik. 💡 Pro Tips: Jika kamu tidak mempunyai gelar resmi dalam bidang tersebut, terdapat opsi untuk mendapatkan pendidikan non-formal seperti mengikuti kursus atau bootcamp untuk mendapatkan sertifikat profesional dalam analisis data dari institusi ternama dan membangun keterampilan yang dibutuhkan untuk pemula. Dari kursus yang diikuti, kamu juga dapat membangun portofolio untuk membuktikan keahlian kamu dalam memanipulasi dan menginterpretasi data. Jika kamu lebih tertarik untuk bekerja sebagai Data Scientist, kamu dapat mengambil pengalaman bekerja sebagai Data Analyst terlebih dahulu agar mendapatkan fondasi yang lebih kuat dalam mengolah data sehingga dapat menghasilkan temuan dan wawasan yang dapat menyelesaikan masalah. Data Scientist lebih dituntut untuk memiliki bakat dalam logika, matematika tingkat lanjut, dan pemrograman. Baca juga: 15 Prospek Kerja Teknik Informatika Terbaik [+Gaji, Info Kuliah, Dll.] ➡️ Data Analyst vs Data Scientist: Skill yang Dibutuhkan Perbedaan data analyst dan data scientist juga dapat dilihat dari skill yang dibutuhkan, seperti: 📊Data Analyst⚙️ Data ScientistData extraction, cleaning, validation dengan Structured Query Language (SQL)Mengumpulkan dan mengelola raw data dengan Structured Query Language (SQL)Pembuatan forecasting data dengan ExcelMembangun statistical data models dan probabilitasLinear algebra dan linear calculusPembuatan laporan and visualisasi data dengan Business Intelligence tools dan dasborMatematika diskritPredictive modelingData mining dan analisis pola dengan AIOtomatisasi data analysis dengan MLData visualization dengan model AI/MLPengembangan infrastruktur big data dengan Hadoop/Spark ➡️ Data Analyst vs Data Scientist: Prospek karir Pekerjaan data analyst dan data scientist terlibat dalam menghasilkan wawasan data dari pemrosesan, analisis, visualisasi, dan prediksi. Bedanya data analyst dan data scientist dapat dilihat dari daftar berikut mengenai beberapa pekerjaan umum dari masing-masing posisi: 📊 Data Analyst⚙️ Data ScientistData AnalystBusiness AnalystSystems AnalystResearch AnalystOperations AnalystMarketing AnalystResearcherData ScientistData ArchitectData EngineerMachine Learning EngineerBusiness Intelligence AnalystData Mining SpecialistStatistician 📚 Baca juga: Karier Data Scientist: Tugas, Gaji, Cara Menjadi Data Scientist! Memilih Karir Antara Data Analyst dan Data Scientist Peran dan tanggung jawab seorang data analyst dan data scientist dapat bervariasi tergantung pada industri dan lokasi tempat mereka bekerja. Setelah kamu mengerti tentang perbedaan data analyst dan data scientist, kamu dapat membuat keputusan yang lebih tepat mulai sekarang. Berikut adalah empat faktor yang perlu dipertimbangkan ketika memilih antara karir di bidang data analyst vs data scientist: 1. Latar Belakang Pendidikan Perbedaan data analyst dan data scientist adalah latar belakang pendidikan dan profesional mereka. Minimal jalur pendidikan yang ditempuh oleh seorang data analyst adalah lulusan sarjana. Namun, prasyarat bagi data scientist biasanya lebih tinggi, yang pada umumnya memerlukan gelar pascasarjana atau pengalaman profesional bekerja dalam bidang data lebih dari 2 tahun. 2. Peminatan Peminatan pribadi juga tidak kalah penting dalam memilih karir antara data analyst dan data scientist. Jika Anda bersemangat tentang statistik, pemrograman, dan penelitian, maka karier sebagai analis data mungkin lebih cocok untuk kamu. Kamu bisa memilih karir sebagai data analyst jika kamu tertarik tentang analisis data menggunakan query SQL, membuat laporan berbasis data, mengolah data dalam excel, memvisualisasi data dalam dasbor hingga mengembangkan penelitian. Jika kamu lebih tertarik pada pemrograman tingkat lanjut, ilmu komputer, statistik dan matematika, dan ingin bekerja di dunia bisnis yang akan memprediksi tren dan pola di masa depan, data scientist mungkin lebih cocok untuk kamu. Kedua peran tersebut membutuhkan individu yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, hasrat untuk melakukan analisis data dalam membantu pemecahan masalah. 3. Perkiraan Gaji di Indonesia Gaji juga tidak kalah pentingnya dalam memilih karir antara data analyst dan data scientist. 💰 Kisaran Gaji Data Analyst Gaji awal seorang data analyst dimulai dari perkiraan Rp 5.000.000 dan dapat mencapai Rp 20.000.000 pada tingkat senior. 💰 Kisaran Gaji Data Scientist Di sisi lain, gaji awal seorang data scientist dimulai dari perkiraan Rp 8.000.000 dan dapat mencapai Rp 30.000.000 pada tingkat senior. 4. Siapkan CV Data Analyst / Data Scientist Ketika kamu sudah yakin atas pilihanmu, kamu dapat menyiapkan CV untuk mendukung proses pencarian kerja. Berikut adalah contoh CV data analyst dan data scientist dari Cake: Contoh CV Data AnalystContoh CV Data Analyst - Dibuat di Cake Contoh CV Data Scientist Contoh CV Data Scientist - Dibuat di Cake📚 Baca juga: Posisi Associate: Jabatan untuk Kamu yang Minim Pengalaman [+Cara, Contoh, Dll.] Dalam artikel Data Analyst vs Data Scientist ini, Cake telah menjelaskan perbedaan data analyst dan data scientist. Kedua profesi ini melakukan peran yang berbeda dan memiliki beberapa skill yang tumpang tindih. Dalam dunia profesional, keduanya perlu memiliki keterampilan yang sama dalam memahami data dan mengambil insights untuk memecahkan masalah sehari-hari. Perbedaan data analyst dan data scientist terlihat dalam tugas dan tanggung jawab, persyaratan pendidikan, skill, gaji dan prospek karier. Oleh karena itu, keputusan ada di tangan kamu dalam memilih mana yang tepat untuk perkembangan karirmu. Sudah persiapkan CV data analyst/data scientist kamu, belum? Yuk, buat di Cake CV Builder sekarang juga, 100% gratis!Buat CV --- Ditulis Oleh Priscilia Octaviani ---
Industry & Job Overview
Mar 27th 2024

10 Skill Wajib Data Analyst yang Dicari Perusahaan!

Apakah kamu pernah mendengar pekerjaandata analyst” ? Pekerjaan ini sedang naik daun seiring dengan meningkatnya perusahaan yang bergantung dengan data dalam manajemennya. Selain banyaknya tawaran lapangan pekerjaan, pekerjaan ini juga memberikan gaji yang cukup tinggi, lho! Apabila kamu tertarik untuk mempersiapkan karir baru di bidang analisis data yang berkembang pesat, terdapat beberapa skill data analyst yang harus dimiliki. Hal ini mencakup baik hard skill maupun soft skill. Untuk lebih lengkap, mari simak sebagai berikut.Daftar isi: Hard Skill Data Analyst Soft Skill Data Analyst Hard Skill Data Analyst Agar bisa sukses, hard skill data analyst yang harus dimiliki adalah sebagai berikut: 1. Machine Learning Machine learning, salah satu cabang kecerdasan buatan (AI), telah menjadi salah satu perkembangan terpenting dalam ilmu data. Skill data analyst ini berfokus pada pembuatan algoritma yang dirancang untuk menemukan pola dalam kumpulan data besar, sehingga meningkatkan akurasinya seiring waktu. Semakin banyak data yang diproses oleh algoritma machine learning, semakin “pintar” algoritma tersebut, sehingga memungkinkan prediksi yang lebih akurat. Data analyst umumnya tidak diharapkan menguasai machine learning. Namun mengembangkan keterampilan machine learning dapat mengarahkan kamu pada jalur karir data analyst untuk masa mendatang. 📚 Baca juga: Apa itu Machine Learning? Pengertian, Manfaat, Metode, Contohnya! 2. SQL dan NoSQL Structured Query Language, atau SQL, adalah bahasa standar yang digunakan untuk berkomunikasi dengan database. Dengan mengetahui SQL, kamu dapat memperbarui, mengatur, dan menanyakan data yang disimpan dalam database relasional, serta memodifikasi struktur data (skema). Karena hampir semua analis data perlu menggunakan SQL untuk mengakses data dari database perusahaan, bisa dibilang SQL merupakan skill yang harus dimiliki data analyst dan harus dipelajari untuk mendapatkan pekerjaan. Faktanya, wawancara data analyst biasanya menyertakan penyaringan teknis dengan SQL. Structured Query Language atau SQL digunakan untuk membuat proses query, mengolah kumpulan data besar, dan memproses informasi dalam database relasional. Sementara data yang tidak terstruktur disimpan dalam database NoSQL berbentuk dokumen. NoSQL biasanya cocok digunakan untuk mengolah data yang sifatnya dinamis, seperti Google dan Facebook. 3. R R adalah salah satu bahasa yang paling banyak digunakan dan digunakan dalam data analyst. Sebuah riset yang dilakukan oleh jurnal profesional Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), Spectrum, menemukan bahwa R berada di peringkat kelima dalam daftar sepuluh bahasa pemrograman teratas yang digunakan pada tahun 2019. Dalam R sendiri terdapat beberapa packages yang berguna untuk menangani analisis dengan cara lebih mudah, antara lain Ggplot2 yang berguna untuk visualisasi data, dan Dplyr yang digunakan untuk manipulasi dan data preparation. Dikarenakan R menjadi salah satu tool yang sering digunakan banyak perusahaan, maka akan menjadi nilai plus jika kamu memahami dengan baik tool ini. 4. Python Penerapan Python pada pengembangan AI sangatlah penting. Memahami Python adalah keterampilan yang perlu dimiliki oleh para analis data untuk terus mengikuti perkembangan terkini karena lanskap profesional yang semakin peduli dengan AI. Mereka yang tertarik untuk lebih mengenal Python juga harus melihat program tambahannya seperti dibawah ini: Numpy berguna untuk manipulasi data.Pandas berguna untuk manipulasi dan persiapan data.Matplotlib berguna untuk memplot dan memvisualisasikan data.Scikit learn yang merupakan pemodelan canggih seperti regresi dan pohon keputusan. 📚 Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2024 [Jenis, Contoh, Dll.] 5. Probabilitas dan Statiska Statistika mengacu pada bidang matematika dan sains yang berkaitan dengan pengumpulan, analisis, interpretasi, dan penyajian data. Hal ini mungkin terdengar familiar dan sangat cocok dengan deskripsi tentang apa yang dilakukan seorang analis data. Dengan dasar yang kuat dalam probabilitas dan statistik, kamu akan lebih mampu untuk identifikasi pola dan tren dalam data, hindari bias, kekeliruan, dan kesalahan logika dalam analisis, menghasilkan hasil yang akurat dan dapat dipercaya. 6. Visualisasi data Visualisasi data merupakan representasi data dengan cara yang lebih mudah dicerna, mencakup gambar, grafik, bagan, peta, dan lainnya. Visualisasi ini memberikan informasi yang lebih baik dan lebih mudah dipahami stakeholder. Apabila tim dan stakeholder memahami data sepenuhnya, maka pengambilan keputusan menjadi lebih mudah dan tepat. Terlebih jika keputusan yang diambil berkaitan dengan mendefinisikan pola sekaligus memahami masalah-masalah kompleks. 7. Data Cleaning Pembersihan data adalah salah satu langkah paling penting dalam menyusun model pembelajaran mesin yang fungsional dan sering kali merupakan bagian penting dari aktivitas setiap analis data. Dengan kumpulan data yang dibersihkan dengan benar, algoritma sederhana pun dapat menghasilkan wawasan yang luar biasa. Di sisi lain, data yang tidak bersih dapat menghasilkan pola yang menyesatkan dan mengarahkan bisnis pada kesimpulan yang salah. Jika diperlukan, kualifikasi analis data memerlukan keterampilan pembersihan data yang tepat dan tidak ada dua cara untuk mengatasi hal tersebut. 📚 Baca juga: 20+ Contoh Skill Komputer Dalam CV dan Cara Menulisnya! Soft Skill Data Analyst Selain hard skills, terdapat soft skills yang dibutuhkan data analyst untuk mendukung kesuksesan jalur karir ini, antara lain: 1. Kerja Sama Tim Saat menjadi data analyst profesional, kamu akan bekerja dengan beberapa tim dan expert lainnya, seperti web developer, data engineer, dan data scientist. Dengan demikian, kamu harus merasa nyaman bekerja dengan para stakeholder internal maupun eksternal. Kemampuan bekerja sama dalam tim dan kolaborasi yang kuat menjadikan hubungan dengan seluruh pihak yang terlibat menjadi harmonis dan komunikasi berjalan lancar. Dengan demikian, tujuan atau visi pekerjaan dapat sukses dicapai bersama. 2. Perhatian terhadap detail Perhatian terhadap detail juga menjadi soft skill untuk data analyst miliki. Hal ini akan berpengaruh dalam menemukan informasi yang salah atau berlebihan, sehingga mendapatkan hasil yang bermanfaat. Kamu juga harus mampu mengidentifikasi bagaimana fakta-fakta yang berbeda berhubungan satu sama lain. Kesalahan informasi yang diterima unit bisnis dapat mengakibatkan kesimpulan yang salah sehingga membuang-buang waktu dan uang. Setiap data yang digunakan dalam sistem informasi harus dibersihkan, atau “dihapus” untuk menghilangkan hasil yang tidak relevan, ketinggalan jaman, atau salah. Proses manual dan otomatis mungkin diperlukan untuk memastikan data konsisten dan akurat. 3. Kritis Tidak cukup hanya melihat data saja, namun seorang data analyst perlu memahami dan memperluas implikasinya lebih dari sekedar angka saja. Kamu harus dapat berpikir kritis dan analitis tentang data, mengidentifikasi pola, dan mengekstraksi wawasan dan informasi yang dapat ditindaklanjuti dari informasi yang dimiliki. Hal ini mengharuskan kamu untuk melangkah lebih jauh pada pemikiran, bukan hanya pada pemrosesan. Kamu bisa mengasah keterampilan tersebut dengan melatih diri sendiri. Lain kali jika menghadapi tugas atau latihan analitis, cobalah berpikir, apa makna di balik pola yang kamu lihat? Apa yang diungkapkan data tentang apa yang telah dicapai? Kekurangan apa yang ditunjukkan oleh hal ini? Pertanyaan-pertanyaan ini mengasah keterampilan berpikir kritis saat mempersiapkan karir di bidang analisis data. 📚 Baca juga: 10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya! Cari kerja dan lamar pekerjaan Data Analyst di Cake sekarang juga!🎉Cari KerjaKesimpulan Seorang data analyst harus memiliki hard skills, antara lain machine learning, SQL dan No SQL, R, python, probabilitas dan statistika, visualisasi data, hingga data cleaning.Selain itu data analyst juga harus memiliki beberapa soft skills, seperti kemampuan bekerja sama dalam tim, perhatian terhadap detail, hingga berpikir kritis. Mau raih pekerjaan impianmu sebagai Data Analyst? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development! --- Ditulis Oleh Christy Angestu ---
Portfolio
Mar 13th 2026

Panduan dan Contoh Portofolio Data Analyst Terbaik untuk Memikat Recruiter

Portofolio data analyst adalah alat yang penting untuk memamerkan keterampilan dan pengalaman saat sedang melamar kerja di bidang data analytics. Lalu, apa sebenarnya portofolio data analyst itu? Bagi seorang analis data, portfolio data analyst bukan hanya sekedar dokumentasi, melainkan sebuah alat yang membuktikan keahlianmu dalam menganalisis data, mengolah informasi, dan menghasilkan insight yang bernilai. Portfolio data analyst bisa digunakan dalam proses melamar pekerjaan untuk memberikan gambaran kepada recruiter tentang keterampilan teknis yang kamu miliki. Portofolio ini juga bisa kamu gunakan sebagai kesempatan untuk menunjukkan apa yang telah kamu capai, bagaimana kamu menyelesaikan proyek, dan bagaimana kamu bisa mengaplikasikan pengetahuan kamu secara nyata. Dengan portfolio data analyst yang baik, kamu bisa membedakan diri dari kandidat lain saat proses perekrutan kerja.Daftar isi: Pentingnya Membuat Portofolio Data Analyst Struktur Portofolio Data Analyst 4 Contoh Portofolio Data Analyst Terbaik Tips Membuat Portofolio Data Analyst Mengapa Portofolio Data Analyst Penting? Portfolio data analyst sangat penting karena berfungsi sebagai bukti nyata dari keterampilan dan kemampuan analitis yang kamu miliki. Saat ini, masih banyak orang yang beranggapan jika CV lebih penting dibandingkan portofolio saat melamar pekerjaan. Padahal, CV dan portofolio memiliki peran yang berbeda. CV lebih menonjolkan ringkasan perjalanan karier, sementara portofolio berfungsi untuk membuktikan keahlian kamu dengan contoh nyata yang tidak bisa ditemukan pada CV. Dalam dunia data analytics, dimana keputusan bisnis sangat bergantung pada kemampuan interpretasi data, CV saja tidak cukup untuk memberikan gambaran lengkap tentang kemampuan kamu. Kehadiran portofolio data analyst ini akan membantu memberikan bukti konkret tentang bagaimana kamu mengolah data, menyelesaikan masalah, dan menyajikan hasil secara efektif. Kamu bisa menunjukkan proyek nyata, alat yang kamu kuasai, dan dampak yang telah kamu buat sehingga menjadikanmu lebih eksklusif dari kandidat lain di hadapan recruiter. 📚 Baca juga:Wajib Kamu Ketahui: 5 Perbedaan CV dan Portofolio Lengkap dengan Contoh Informasi Apa yang Harus Ada di Portofolio Data Analyst? Membangun portofolio data analyst bukan hanya soal menampilkan proyek yang telah kamu kerjakan, tetapi juga bagaimana kamu menyusun informasi penting yang menunjukkan keahlian kamu. Berikut adalah beberapa elemen yang wajib ada dalam portfolio data analyst: 1. Profil Diri Profil diri adalah informasi pertama yang wajib ada dalam portofolio data analyst. Bagian ini biasanya mencakup informasi singkat tentang latar belakang, minat, dan fokus utama dalam dunia data analytics. Jangan lupa untuk mencantumkan pengalaman singkat di bidang ini dan apa yang membuatmu tertarik dengan analisis data. Profil diri yang baik dapat mencerminkan kepribadian sekaligus menunjukkan passion dan keahlian yang kamu miliki. 2. Tools dan Software Di dunia data analytics, kemampuan untuk menggunakan berbagai tools dan software adalah hal yang penting. Sertakan daftar tools dan software yang kamu kuasai di portfolio data analyst kamu, seperti SQL, Python, R, Tableau, atau Excel. Kamu juga bisa menambahkan keterampilan dalam menggunakan platform big data seperti Hadoop atau Spark jika diperlukan. Menyertakan tools dan software ini membantu menunjukkan kepada recruiter bahwa kamu memiliki kemampuan teknis yang dibutuhkan untuk mengolah dan menganalisis data. 3. Proyek Data Analyst Bagian ini adalah inti dari portfolio data analyst. Kamu bisa menulis contoh project data analyst terbaik yang pernah kamu kerjakan, lengkap dengan penjelasan tentang tujuan proyek, proses yang dilakukan, dan hasil akhirnya. Pastikan kamu menampilkan contoh project data analyst yang relevan dengan posisi yang kamu lamar atau yang menunjukkan keterampilan analitis utama. Deskripsikan setiap proyek dengan jelas, mulai dari pengumpulan data hingga analisis dan interpretasi hasil. Jangan lupa untuk menambahkan visualisasi data yang mendukung temuanmu. 4. Testimoni Testimoni dari rekan kerja, atasan, atau klien dapat menjadi nilai tambah yang signifikan. Bagian ini menunjukkan bahwa kamu telah memberikan kontribusi nyata dalam proyek-proyek sebelumnya dan bahwa kemampuanmu sudah diakui oleh orang lain. Pilihlah testimoni yang relevan dan menggambarkan keahlian serta profesionalisme yang kamu miliki. Testimoni yang kuat dapat memperkuat kredibilitas dan membuat portofolio-mu lebih meyakinkan di mata recruiter. 5. Call–to-Action (CTA) Setelah menampilkan semua informasi penting, pastikan untuk menyertakan Call-to-Action (CTA) di halaman terakhir portofolio data analyst kamu. CTA ini bertujuan untuk mendorong klien atau recruiter dalam mengambil tindakan, seperti menghubungi kamu untuk wawancara atau bekerja sama dalam proyek. Tulis dengan jelas informasi kontakmu, seperti email, nomor telepon, dan media sosial. Pertimbangkan juga untuk menambahkan link ke profil LinkedIn atau situs web pribadi. CTA yang kuat dapat membuat perbedaan antara portofolio yang dilihat saja dan portofolio yang menghasilkan peluang kerja nyata. Ingin buat portofolio data analis yang profesional? Buat portofolio-mu di Cake secara gratis dan tunjukkan skill kamu sebagai data analis! 🎉Button Tips Membuat Portofolio Data Analyst Setelah mengetahui apa saja komponen dan contoh portofolio data analyst yang baik, berikut adalah beberapa tips cara membuat portofolio data analyst yang baik untuk melamar kerja: 1. Pilih Platform untuk Portofolio Data Analyst Tips cara membuat portofolio data analyst yang pertama yaitu menentukan platform yang tepat. Berikut beberapa platform yang bisa kamu pertimbangkan untuk membuat portfolio data analyst: Cake: Cake adalah platform yang dirancang untuk pembuatan resume dan portofolio secara profesional. Platform ini memungkinkan kamu untuk membuat tampilan yang bersih dan profesional tanpa memerlukan pengetahuan teknis yang mendalam. Kamu bisa menemukan berbagai template gratis yang bisa kamu gunakan untuk pembuatan resume dan portofolio data analyst.Canva: Dengan Canva, kamu bisa mendesain portfolio data analyst yang menarik secara visual. Platform ini cocok untuk kamu yang ingin menambahkan elemen grafis yang eye-catching sambil tetap menjaga konten tetap informatif.GitHub: Jika kamu ingin menunjukkan kemampuan teknis dalam portfolio data analyst , terutama dalam hal coding, GitHub adalah platform yang tepat. Kamu bisa mengunggah kode proyek dan menampilkan kemampuanmu dalam pengembangan data-driven project. 2. Tampilkan Proyek yang Terbaik Saja Dalam membuat portofolio data analyst, kamu tidak perlu menyertakan semua proyek yang pernah kamu kerjakan. Pilihlah beberapa contoh project data analyst terbaik yang paling relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Pastikan proyek-proyek ini mencerminkan keterampilan utama yang dibutuhkan, seperti pengumpulan data, analisis data, dan visualisasi data. Proyek yang dipilih juga harus menunjukkan kualitas terbaik dari kemampuanmu sebagai data analyst. 3. Pastikan Portofolio Mudah Dibaca Portfolio data analyst yang baik harus mudah dipahami oleh siapa saja, baik oleh audiens teknis maupun non-teknis. Gunakan bahasa yang efisien dan desain yang jelas. Pastikan setiap bagian memiliki struktur yang logis dan tidak terlalu rumit. Kombinasi tulisan yang singkat dan padat dengan desain yang sederhana namun menarik akan membuat portofolio-mu lebih mudah diakses dan diingat oleh recruiter. 4. Tambahkan Sertifikasi Sertifikasi adalah bukti nyata dari keterampilan yang kamu miliki. Jika kamu telah menyelesaikan kursus atau bootcamp yang relevan, seperti sertifikasi dalam SQL, Python, atau Data Analytics, pastikan untuk menyertakannya dalam portofolio. Sertifikasi ini bisa menjadi nilai tambah yang menunjukkan bahwa kamu terus mengembangkan diri dan memiliki keahlian yang diakui secara formal. 5. Cantumkan Link yang Relevan Agar portfolio data analyst kamu lebih komprehensif, sertakan link ke CV, website pribadi, dan profil LinkedIn kamu. Ini memudahkan recruiter untuk melihat lebih detail tentang latar belakang dan pencapaianmu. Dengan memberikan akses mudah ke informasi tambahan ini, kamu meningkatkan peluang untuk dilirik oleh recruiter yang mencari kandidat lengkap dan serbaguna.Contoh Portofolio Data Analyst Setelah mempelajari cara membuat portofolio, saatnya mulai membuat portofoliodata analyst. Kamu bisa mencari contoh portfoliodata analyst diwebsite berikut:Kaggle:Melihat alur berpikir analisis data secara utuhTableau Public:Visualisasi data dandashboardingGitHub:Kemampuan teknis (SQL, Python, R)Maven Analytics:Portofolio data analisis di ranah bisnisCake:Cara menunjukkan proyek data analisis yang teknis menjadi format yang "ramah HR"Kesimpulan Portfolio data analyst adalah kumpulan contoh karya atau proyek yang menunjukkan kemampuan dan pencapaian seorang di bidang data analysis.Portfolio data analyst bukan hanya sekedar dokumentasi, melainkan sebuah alat yang membuktikan keahlian dalam menganalisis data, mengolah informasi, dan menghasilkan insight yang bernilai.Portofolio data analyst bisa digunakan dalam proses melamar pekerjaan untuk memberikan gambaran kepada recruiter tentang keterampilan teknis yang dimiliki.Beberapa informasi yang perlu ditunjukkan dalam portfolio data analyst yaitu profil diri, tools dan software yang dikuasai, contoh project data analyst yang pernah dilakukan, testimoni dari klien, rekan kerja, atau atasan, serta Call-to-Action (CTA) yang berisi informasi kontak seperti email, nomor telepon, dan media sosial.Beberapa kriteria contoh portofolio data analyst yang baik yaitu mampu memberikan penjelasan yang mendalam tentang proses analisis yang dilakukan, menggunakan studi kasus yang relevan, mencantumkan contoh project data analyst yang up-to-date, menggunakan visualisasi data yang jelas, serta disampaikan secara jelas sehingga bisa dipahami oleh audiens teknis dan non-teknis sekalipun.Beberapa tips cara membuat portofolio data analyst yaitu menentukan platform yang tepat, menampilkan contoh project data analyst terbaik yang pernah dikerjakan, memastikan portofolio mudah dibaca, menambahkan beberapa sertifikasi yang relevan dengan bidang data analysis, dan mencantumkan link CV, website pribadi, dan profil LinkedIn agar memudahkan recruiter mencari latar belakang kamu. Cake adalah aplikasi dan website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake. --- Ditulis Oleh Ita Sugiharti ---
Industry & Job Overview
Dec 16th 2024

10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya!

Di era digitalisasi saat ini, profesi bidang IT merupakan suatu pekerjaan IT menjanjikan untuk kedepannya. Pekerjaan di bidang IT (Information Technology) bertanggung jawab untuk membantu suatu perusahaan atau organisasi dalam memelihara infrastruktur digital dan memberikan bantuan pemecahan masalah baik sesama karyawan/pegawai maupun konsumen dengan mengikuti kemajuan teknologi dan prosedur keamanan. Bagi kamu yang memiliki ketertarikan untuk mengembangkan keterampilan dalam pemrograman dan pemecahan masalah, kamu dapat mempertimbangkan pekerjaan di bidang komputer. Daftar Isi:Daftar Pekerjaan Jurusan IT yang Banyak DicariTips Mendapatkan Pekerjaan Lulusan ITLowongan Kerja IT📚Bacaan lanjutan:Contoh CV Programmer/IT Menarik dan Cara Membuatnya10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Menjanjikan Pekerjaan IT banyak diburu karena memiliki peluang karier yang cukup besar. Teknologi informasi merupakan bidang yang tergolong cukup luas dan memiliki banyak sekali pilihan. Berikut ini contoh pekerjaan IT yang banyak dicari : 1. Web Developer (Front End, Back End, Full Stack) Web developer merupakan salah satu pekerjaan IT yang paling dicari, karena meningkatnya aktivitas yang dilakukan secara online dan kebutuhan masyarakat dalam mengakses berbagai informasi. 💼Tugas Web Developer:mendesain tampilan, navigasi, dan organisasi konten situs web/website dengan menggunakan bahasa pengkodean seperti HTML, SQL, CSS, dan JavaScript untuk mengelola grafik, aplikasi, dan konten yang memenuhi kebutuhan klien. Namun, secara umum, pekerjaan IT ini terbagi atas 3 spesifikasi : Front-End Developer: mengatur bagian website yang terlihat oleh pengunjung, termasuk UX dan UI.Back-End Developer: mengatur elemen di belakang layar, misalnya server database.Full-Stack Developer: mencakup semua tugas front-end dan back-end, sehingga posisi paling banyak dibutuhkan karena memiliki kemampuan yang lebih komprehensif. 💻Cara Mendapatkan Pekerjaan Web Developer:Banyak web developer memperoleh gelar associate dalam pengembangan web atau bidang IT lain yang relevan.Beberapa mungkin memperoleh gelar sarjana di bidang IT atau bidang bisnis. Bagi kamu yang mencari lowongan kerja bidang it lulusan SMK, tidak perlu berkecil hati karena kamu dapat mengembangkan keterampilan desain web/web design melalui program sertifikat atau pembelajaran mandiri.Untuk menarik perhatian rekruter, sering kali diperlukan pengalaman dan portofolio programmer. 💰 Gaji Web Developer:Dilansir dari Indeed.com, rata-rata gaji pokok Web Developer di Indonesia per bulan berkisar Rp 4.000.000dan akan bervariasi sesuai dengan kemampuan serta keterampilan. 2. Software Engineer Software Engineer merupakan profesi IT memilikiketerampilan pemrogramanyang kuat karena hampir semua perusahaan saat ini menggunakan sistem perangkat lunak (software). Oleh karena itu, seorang engineer dapat bekerja dan dibutuhkan di berbagai industri seperti pariwisata, hiburan, kesehatan, media, maupun ritel. 💼Tugas Software Engineer:perangkat lunak/software baru, mengimplementasikan, hingga menguji software dan sistem dengan menerapkan pengetahuan tentang matematika dan ilmu komputer. Dalam mengembangkansoftwareatau aplikasi, Software Engineer dibagi ke dalam beberapa bidang sebagai berikut : Application DeveloperApplications EngineerProgrammerSenior Programmer AnalystSoftware DeveloperSoftware EngineerQuality Assurance AnalystSystems Software EngineerDan lainnya 💻Cara Mendapatkan Pekerjaan Software Engineer: Sebagian besar orang yang berkecimpung di profesi IT ini membutuhkan gelar sarjana dan Master untuk menjadi ahli dalam pengembangan dan pemeliharaan software. Seorang Software Engineer belajar dan mempraktikkan keterampilan dalam pemecahan masalah teknis, diagnosis, pemecahan masalah, dan wajib menguasai berbagai bahasa pemrograman.💰Gaji Software Engineer:Dikutip dari Indeed.com, rata-rata gaji pokok Software Engineer di Indonesia perbulan berkisar Rp 6.000.000dan akan semakin meningkat sesuai dengan keterampilan dan kompleksitas tugas.3. Artificial Intelligence Specialist Artificial Intelligence (AI) Specialist adalah profesi bidang teknologi informasi IT yang erat hubunganya dengan Machine Learning (ML) dan merupakan seorang yang ahli dengan pemrograman komputer. AI/ML merupakan bidang ilmu yang terkait dengan pembuatan sistem komputer yang dapat berpikir, belajar, memecahkan masalah, dan mengerjakan suatu hal layaknya seperti manusia. 💼Tugas Artificial Intelligence Specialist:Artificial Intelligence Specialist mengidentifikasi kebutuhan yang ada hingga merancang suatu sistem kecerdasan buatan sebagai solusi yang efisien. Sekarang ini, AI/ML kerap dikembangkan menjadi sebuah sistem IoT, sehingga koordinasi dalam tim menjadi hal yang krusial. Selain itu, profesi bidang teknologi informasi tersebut juga mengembangkan sistem keamanan berbasis AI seperti pengenalan wajah dan sidik jari. 💻Cara Mendapatkan Pekerjaan Artificial Intelligence Specialist:AI specialist bukanlah pekerjaan yang mudah didapatkan. Perusahaan cenderung mempercayakannya pada seseorang yang sudah memiliki gelar Master di bidang ilmu komputer/STEM serta memiliki banyak kemampuan (skill) dan pengalaman. Namun, apabila kamu baru memiliki gelar sarjana, kamu masih memiliki kesempatan bekerja sebagai AI specialist untuk posisi entry-level. Agar dapat memiliki hard skill pekerjaan di bidang IT ini, maka penguasaan beberapa bahasa pemrograman dan memiliki latar belakang pekerjaan sebagai analis sistem dengan keterampilan pemrograman yang memadai sangat diperlukan. Penting pula menguasai ilmu data, bidang Artificial Intelligence/Machine Learning, dan memahami desain sistem untuk mengembangkan sistem AI. 💰Gaji Artificial Intelligence Specialist: Menurut salaryexplorer.com, rata-rata gaji pokok Artificial Intelligence (AI) Specialist di Indonesia per bulan berkisar dari Rp 8.000.000 - Rp 23.000.000 Gaji bulanan rata-rata ini sebagian besar sudah termasuk perumahan, transportasi, dan tunjangan lainnya.Gaji profesi IT AI/ML bervariasi secara drastis berdasarkan pengalaman, keterampilan, jenis kelamin, atau lokasi. 4. Database Administrator Pekerjaan di bidang IT yang satu ini cukup krusial karena Database Administrator (administrator basis data) membantu menyimpan dan mengatur data maupun perusahaan dan/atau pelanggan, serta melindungi data dari pengguna yang tidak sah. 💼Tugas Database Administrator:Profesi IT ini bertugas melacak data dengan menggunakan perangkat lunak (software) khusus. Software yang digunakan dapat dikaitkan dengan konfigurasi perangkat lunak/software, keamanan, dan kinerja jika berlaku. Para profesional di bidang Database Administratorsering mendiagnosis dan memecahkan masalah IT kompleks yang terkait dengan infrastruktur data untuk memastikan data organisasi aman, dapat diakses, dan mudah di navigasi. 💻Cara Mendapatkan Pekerjaan Database Administrator:Untuk memperoleh pekerjaan IT ini, biasanya perlu mendapatkan gelar sarjana dalam ilmu komputer atau sistem informasi manajemen. Kalau kamu ingin bekerja sebagai Database Administrator, sering kali memulai sebagai analis database atau pengembang sebelumnya. Hal ini agar dapat menambah pengalaman dalam pengumpulan data dan bekerja di database jaringan. 💰 Gaji Database Administrator:Dikutip dari toghr.com, rata-rata gaji pokok Database Administrator di Indonesia per bulan berkisar Rp 5.000.000 - Rp 13.000.000.5. Information Security Analyst Profesi bidang IT yang berhubungan dengan pencegahan cyber crime dikenal sebagai Information Security Analyst.Pekerjaan IT specialist di Information Security Analyst menuntut untuk selalu up to date dengan metode-metode serangan cyber dan mengembangkan metode lain untuk memeranginya. 💼Tugas Information Security Analyst:Dalam menjalankan tugasnya, profesi IT ini perlu berpikir kreatif dan teliti demi memastikan tidak ada celah yang membahayakan sistem yang dikerjakannya. Information Security Analyst membantu perusahaan membuat rencana darurat jika informasi diretas dari jaringan dan server. Para profesi IT ini juga menganalisa suatu sistem, membuatnya aman dari berbagai macam risiko keamanan cyber, dan membuat strategi untuk memecahkan masalah yang muncul 💻Cara Mendapatkan Pekerjaan Information Security Analyst:Jenis pekerjaan IT ini dapat bekerja di berbagai industri untuk membangun dan memelihara tindakan perlindungan digital atas kekayaan intelektual dan data yang dimiliki oleh suatu perusahaan atau organisasi. Untuk menjadi seorang Information Security Analyst perlugelar sarjana di jurusan ilmu komputer, teknologi informasi atau semacamnya atau sertifikasi profesional sering diperlukan. Kursus terkait bidang IT ini mungkin melibatkan matematika, pemrograman, dan sistem operasi dan sertifikasi yang ditawarkan oleh Konsorsium Sertifikasi Keamanan Sistem Informasi (ISC2) 💰Gaji Information Security Analyst:Berdasarkan informasi dari tipkerja.com, rata-rata gaji pokok Information Security Analyst di Indonesia perbulan sebesar Rp 5.000.000 - Rp 13.000.000 dengan background pendidikan S1 sederajat. Apabila seorang Information Security Analyst Cyber sudah sertifikasi profesi seperti CISM (Certified Information Security Manager) dan CISSP (Certified Information System Security Professional, maka akan berkesempatan untuk memperoleh gaji lebih besar lagi.6. Computer Networking SpecialistPekerjaan di bidang komputer yang satu ini berhubungan dengan merancang, membangun, dan memelihara berbagai jaringan dan sistem komunikasi data. 💼Tugas Computer Networking Specialist:Seseorang yang berprofesi di bidang IT ini, memiliki kewabjiban untuk memelihara dan mengembangkan jaringan komputer perusahaan sehari-hari. Computer Networking Specialist memanfaatkan keterampilannya untuk membuat jaringan tersedia dan efisien untuk semua karyawan dalam suatu perusahaan atau organisasi. Berikut pekerjaan IT terkait Computer Networking Specialist, antara lain : Computer Systems AnalystIT AnalystIT CoordinatorNetwork AdministratorNetwork ArchitectNetwork and Computer Systems AdministratorNetwork EngineerNetwork Systems AdministratorTelecommunications Specialist 💻Cara Mendapatkan Pekerjaan Computer Networking Specialist:Pekerjaan bidang IT ini biasanya memerlukan gelar sarjana dalam ilmu komputer atau sistem informasi untuk memahami fungsi jaringan dan menjadi terbiasa dengan solusi potensial yang diperlukan untuk memeliharanya. Beberapa Computer Networking Specialist mungkin juga memerlukan gelar Master of Business Administration (MBA). Terutama bagi Computer Networking Specialist yang bekerja dengan pemangku kepentingan internal organisasi lainnya untuk menentukan praktik teknologi terbaik. 💰Gaji Computer Networking Specialist:Dicoding.com memaparkan bahwa rata-rata gaji pokok Computer Networking Specialist di Indonesia perbulan adalah Rp 4.000.000.7. Cloud Computing Engineer/Cloud Architect Pekerjaan bidang IT ini dikenal juga sebagai Cloud Systems Administrator, merupakan profesi IT specialist yang mengembangkan dan mengawasi sistem komputasi, serta memiliki pemahaman yang luas baik sistem teknologi maupun cloud computing, serta mendesain aplikasi yang berbasis cloud hingga cara mentransfer. 💼Tugas Cloud Computing Engineer/Cloud Architect:Pekerjaan ini berperan untuk memimpin segala proses kerja cloud computing baik sebagai pemimpin teknis maupun profesional manajemen, mulai dari tahap desain awal dan pengembangannya, pengaturan budget, sampai mitigasi risiko. Seorang Cloud Computing Engineer/Cloud Architect bertugas juga menangani hampir seluruh lini teknologi cloud, mulai dari membuat strategi, men-deployaplikasi, memantau aktivitas cloud, hingga merancang dan memigrasikan aplikasi ke jaringan untuk penyimpanan cloud. 💻Cara Mendapatkan Pekerjaan Cloud Computing Engineer/Cloud Architect:Gelar yang dibutuhkan dalam pekerjaan IT ini membutuhkan latar belakang pendidikan Master di bidang cloud architecture, serta mencoba berbagai program sertifikasi untuk memperkaya keahlian dan keterampilan. Sebagai Cloud Computing Engineer/Cloud Architect, menguasai beberapa skill seperti bahasa pemrograman (JavaScript, Python, C# dan lainnya), mempunyai skill interpersonal, skill managerial, dan leadership yang baik dapat menarik perhatian rekruter. Selain itu, memiliki kemampuan untuk mendesain, mengimplementasi, melakukandeploymentcloud infrastructure, dan memiliki pengetahuan terkait IT ecosystems merupakan poin plus tersendiri. 💰Gaji Cloud Computing Engineer:Dilansir dari blacgarlic.id, rata-rata gaji pokok Cloud Computing Engineer/Cloud Architect di Indonesia perbulan berkisar pada Rp 9.000.000 8. Product Manager Product Manager juga dikenal sebagai Technical Product Managers, bertujuan mengatur strategi, peta jalan, dan definisi fitur untuk suatu produk dan juga memengaruhi setiap aspek bagaimana produk itu dibuat dan diluncurkan. 💼Tugas Product Manager: Pekerjaan di bidang IT ini bertugas menganalisis kinerja produk dan mendesain ulang sesuai kebutuhan. Selain itu, perlunya keahlian dalam mengelola prioritas dan pertukaran antara pengalaman pelanggan, dampak bisnis, kinerja, dan dukungan pasca-peluncuran. Serta dapat bekerja secara lintas fungsi dengan tim desain dan teknologi untuk memastikan rilis produk/penyempurnaan yang tepat waktu dan berkualitas. 💻Cara Mendapatkan Pekerjaan Product Manager:Seorang Product Manager memiliki gelar dalam Ilmu Komputer, Teknik atau bidang terkait. Latar belakang yang kuat dalam rekayasa perangkat lunak serta pengalaman sebelumnya dalam manajemen produk dan mengelola produk sepanjang siklus hidupnya, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi rekruter. Selain itu, memiliki sertifikasi manajemen proyek seperti PMP akan menjadi nilai tambah. 💰Gaji Product Manager:Berdasarkan glints.com, rata-rata gaji pokok Product Manager di Indonesia per bulan yaitu Rp 4.000.000 - Rp 15.000.000 tergantung tingkatan dan keahlian yang dimiliki.📚Bacaan lanjutan: Ingin Jadi Product Manager? Ketahui Job Desk dan Skill yang Dibutuhkan! 9. Data Scientist Perkembangan industri dan teknologi yang semakin pesat membuka lebih banyak lowongan pekerjaan di bidang IT sebagai Data Scientist. 💼Tugas Data Scientist:Profesi IT sebagai Data Scientist mengumpulkan, menganalisis, dan mengatur data untuk menentukan trend yang dapat mempengaruhi keputusan bisnis.Metode dan alat IT dapat menggunakan statistik dan Machine Learning untuk membantu mengumpulkan dan memproses data perusahaan seperti catatan keuangan, penjualan, prospek, dan perolehan prospek. 💻Cara Mendapatkan Pekerjaan Data Scientist:Selain tingkat ketelitian dan kecerdasan yang tinggi, profesi IT sebagai Data Scientist memerlukan setidaknya gelar sarjana dari jurusan ilmu komputer, bisnis, matematika, atau statistika. Beberapa mengejar gelar Master atau tambahan, kursus, dan sertifikasi yang berhubungan dengan industri yang ditekuni. 💰Gaji Data Scientist:Menurut indeed.com,rata-rata gaji Data Scientist di Indonesia per bulan sebesar Rp 10.292.064.10. Computer/IT Support SpecialistPekerjaan di bidang teknologi informasi ini menuntut waktu untuk selalu siap sedia kapan pun perusahaan membutuhkan pertolongan dan mendukung jaringan komputer dengan menguji dan mengevaluasi sistem jaringan dan memastikan bahwa operasi sehari-hari bekerja. 💼Tugas Computer Support Specialist: Seorang yang berprofesi IT sebagai Customer Support Specialist bertanggung jawab untuk meninjau dan memecahkan masalah jaringan komputer dan perangkat keras untuk bisnis. Customer Support Specialist dapat bekerja di berbagai industri untuk memberikan dukungan umum kepada karyawan perusahaan atau di perusahaan teknologi atau perangkat lunak/software-as-a-service (SaaS) sebagai layanan untuk memberikan dukungan teknis pada masalah pengalaman pengguna yang memerlukan bantuan teknis. Pekerjaan IT support bertanggung jawab dalam jaringan administrasi komputer sehingga dapat dibagi menjadi : Customer Support SpecialistDesktop Support SpecialistHelp Desk SpecialistIT Support SpecialistTechnical SpecialistTechnical Support Specialist 💻Cara Mendapatkan Pekerjaan Customer Support Specialist:Pekerjaan IT support biasanya bergelar sarjana di bidang IT atau ilmu komputer. Selain itu, memiliki sertifikat atau gelar associate yang dipasangkan dengan pengalaman profesional yang relevan juga dapat menarik perhatian rekruiter.💰Gaji IT Support Specialist: Menurut Indeed.com, rata-rata gaji pokok Customer Support Analyst di Indonesia perbulan sebesar Rp 4.000.000.Cara Mendapatkan Pekerjaan di Bidang ITTips Dapat Kerja di Bidang ITMengingat kemajuan dunia industri yang semakin pesat, dan semakin menjamurnya perusahaan Startup di Indonesia. Maka lowongan pekerjaan IT akan semakin banyak, maka cukup menarik bukan?Berikut ini tips dan cara mendapatkan pekerjaan di bidang IT:1. Mengetahui bidang IT Ada baiknya kamu mengetahui seperti apa pekerjaan di bidang IT dan jenis pekerjaan IT. Langkah pertama dengan melakukan riset untuk mengorientasikan diri di bidang TI. Ada beberapa saluran YouTube, podcast, situs web/website, dan blog yang dapat membantu untuk mempelajari seperti apa pekerjaan IT itu, dan jenis pekerjaan IT apa saja yang mungkin cocok dengan minat dan kemampuan. Cobalah menyusun daftar pekerjaan di bidang IT beserta tugas dan persyaratannya. Hal ini dapat membantu memfokuskan pencarian profesi di bidang teknologi informasi dan menambah pengetahuan tentang IT lebih luas lagi. 2. Memoles keterampilan IT yang relevan Keterampilan yang dicari oleh rekruter kepada para pekerja di bidang IT dapat bervariasi dari satu peran ke peran lainnya. Berikut beberapa keterampilan yang mungkin tercantum dalam deskripsi pekerjaan IT : Sistem operasi:mengetahui beberapa sistem operasi seperti Mac, Linux, dan Microsoft dapat mempermudah untuk bekerja dengan berbagai perangkat dan dapat memperbesar kesempatan kamu bekerja di suatu perusahaan.Keamanan:sebagai profesional IT, pemahaman mendasar tentang keamanan komputer dan internet (enkripsi dan firewall) dapat berguna dalam menyelesaikan pekerjaan.Jaringan:mengetahui hal-hal penting tentang masalah jaringan, seperti akses jaringan dan layanan IP, dapat memberikan poin plus dimata rekruter.Komunikasi:profesi IT sering diharapkan untuk membantu anggota lain dari suatu perusahaan/organisasi dengan masalah teknis, atau bekerja sama dengan anggota tim untuk meluncurkan proyek baru. 3. Membangun pengalaman di bidang IT Pengalaman bekerja merupakan salah satu yang sangat diperhatikan rekruter dalam mempertimbangkan diterima/tolak kamu dari pekerjaan yang dilamar. Agar semakin meyakinkan para rekruter dengan kredibilitas kamu, ada beberapa cara untuk menambah pengalaman : Kursus:dengan mengikuti kursus baik online atau offline (tatap muka) akan menambah pengetahuan di bidang IT dan memperoleh sertifikat kursus yang dapat digunakan dalam melamar pekerjaan IT.Proyek pribadi:membuat perangkat lunak sendiri, membangun situs web untuk teman, atau mengutak-atik jaringan komputer dapat menguji keterampilan dan menambah informasi tentang skill yang dimiliki untuk ditunjukkan dalam lamaran pekerjaan IT.Magang:magang atau intern mungkin tidak memerlukan banyak pengalaman sebelumnya dan dapat menjadi kesempatan yang baik untuk menggunakan keahlian dalam lingkungan profesional.Pekerja lepas (freelancing):beberapa profesi IT seperti pengembang web (web developer) sering kali dibuka lowongan pekerja lepas.Freelancing bisa menjadi cara yang baik untuk menyelesaikan proyek kecil saat kamu sedang mencari pekerjaan penuh waktu (full time).Sukarelawan:banyak organisasi sukarelawan mencari dukungan, sehinggamenawarkan keahlian IT yang dimiliki dapat membantu menyelesaikan proyek yang ada di organisasi tersebut dan yang mana pengalaman volunteering dapat ditulis dalam CV lamaran pekerjaan IT. 4. Membuat CV yang menarik Agar CV menarik dan dapat meyakinkan para rekruter, ikutilah beberapa tips penulisan CV berikut: ✅ Tekankan skill di bidang IT: seperti kemampuan bahasa pemrograman, pengetahuan terkait IT, dan industry knowledge yang luas akan semakin menarik di mata rekruter. ✅ Mengikuti Hackathon: mengikuti hackathon tidak hanya menambah pengetahuan tentang dunia IT tapi juga memberikan peluang untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan para profesional IT lainnya. ✅ Mencantumkan sertifikat: sertifikat pembelajaran akan meyakinkan rekruter bahwa kamu memiliki cukup pengetahuan di bidang IT tersebut. 📚Bacaan lanjutan: 20+ Contoh Skill Komputer untuk Dicantumkan Dalam CV! Contoh CV Bidang IT Contoh CV Java Programmer - Dibuat di CakeResume Dari 10 pekerjaan IT menjanjikan tersebut dapat mempermudah kamu menentukan minat dan kemampuan untuk berkarir dalam profesi bidang teknologi informasi. Bagi kamu yang sedang mencari lowongan kerja bidang IT lulusan SMK maupun bergelar sarjana dan Master, kamu dapat mempersiapkan diri dengan mengikuti beberapa kegiatan seperti coursework, personal projects, internships, freelancing, dan volunteering untuk meningkatkan keterampilan. Selain itu, kamu dapat mengikuti tips membuat CV lamaran kerja yang baik untuk melamar pekerjaan bidang IT beserta contohnya di atas. Semoga beruntung!Cake menyediakan 50+ template CV ATS Friendly online yang mudah dan menarik untuk dibuat, GRATIS! Yuk, buat CV kamu sekarang!🎉 Buat CV Tidak hanya CV maker gratis, CakeResume adalah situs lowongan kerja terpercaya dan transparan. Kamu bisa mencari pekerjaan impian kamu dari berbagai perusahaan berkualitas dan ternama. Yuk, buat CV online gratis, portofolio kerja, dan lamar kerja di website pencari kerja atau aplikasi cari kerja CakeResume.Lihat Lowongan Kerja ITTerbaru! Rekomendasi Lowongan IT
Industry & Job Overview
Nov 17th 2025

Apa itu Business Analyst? Ini Tugas, Gaji, Skillnya!

Daftar isi : Definisi Business AnalystTugas dan Tanggung Jawab Business AnalystSkill yang Harus Dimiliki Business AnalystCara dan Tips Menjadi Business Analyst Perkembangan teknologi yang semakin pesat saat ini menuntut perusahaan untuk semakin berinovasi dalam mengembangkan produk dan layanan berdasarkan data-data bisnis yang ada. Permintaan posisi sebagai Business Analyst atau Bisnis Analis (BA) semakin banyak dicari, guna mempermudah perusahaan dalam meningkatkan efisiensi bisnis berdasar pada kemampuan analisis tentang fungsi bisnis dan teknologi informatika (IT). Jadi, apa itu Business Analyst, tugasnya dan cara menjadi Business Analyst?Mari kita simak! Apa itu Business Analyst? Pengertian Business Analyst? Business Analyst atau Bisnis Analis (BA) adalah seseorang yang mengkaji, menganalisis, memonitoring, dan mengevaluasi data-data terkait proses bisnis, produk, layanan, dan teknologi/software, agar perusahaan dapat mencapai target dan berkembang pesat. Business Analystjuga mengacu pada kemampuan atau keterampilan, serta suatu metode, pendekatan, dan penggunaan alat untuk menghasilkan informasi yang akurat dan tepat dalam memecahkan masalah dan mengambil keputusan bisnis menjadi lebih efektif, efisien, produktif, serta menguntungkan. Contoh Business Analyst:Sebuah toko minuman bubble tea ingin menaikan laba penjualan pada kuartal 2. Dengan data pelanggan yang sudah tersedia pada kuartal sebelumnya, seorang Business Analyst akan melakukan analisis tren pembelian dan preferensi pelanggan untuk mengidentifikasi peluang pertumbuhan. Hasilnya, mereka akan membuat rekomendasi strategis yang akan membantu toko minuman bubble tea meningkatkan laba penjualannya. Gaji Business Analyst Menurut keterangan IDX Channel (2021), penghasilan Business Analyst per bulan rupanya cukup menjanjikan. Gaji Business Analyst (junior) berkisar Rp 8 juta tergantung perusahaan dan kemampuan awal yang dimiliki. Sedangkan, gaji Bisnis Analisis (middle) berkisar Rp 10.000.000 - Rp 15.000.000 per bulan. Untuk gaji Analisis Bisnis (senior) per bulan berkisar Rp 20.000.000. 📚Baca juga: 15 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia!Job Desk Business Analyst Tugas Business Analyst akan bervariasi disesuikan dengan kebutuhan perusahaan. Biasanya kerja Business Analyst akan ditempatkan dalam suatu tim proyek. Namun, tugas dan tanggung jawab Business Analyst yang utama adalah membantu perusahaan agar dapat mencapai tujuannya untuk dapat bertahan diberbagai kondisi ekonomi global dan menjadi lebih baik dalam memberikan pelayanan serta meraih keuntungan.Berikut ini secara umum Business Analyst job description, yaitu :Bekerja sama dengan project manager atau manajer proyek serta tenaga ahli lain dalam merancang desain aplikasi yang efektif dan efisien.Menganalisis dan mengevaluasi proses bisnis, perilaku konsumen, dan data pasar yang dimiliki perusahaan saat ini, serta mengidentifikasi area perbaikan.Melakukan sistem dokumentasikan untuk membantu memperbaiki permasalahan yang ada terkait informasi keadaan pasar terkini (perilaku dan kebutuhan konsumen).Membuat perkiraan, perencanaan, dan model keuangan, serta melakukan analisis varians dan analisis keuangan.Memberikan dan melengkapi detail solusi bisnis yang tepat dan akurat untuk meningkatkan mutu layanan dan kinerja bisnis perusahaan dengan mengimplementasikan solusi teknologi.Meninjau, memonitor, dan mengevaluasi berdasarkan data-data bisnis terkini dan kemajuan teknologi untuk membuat sistem yang lebih modern.Menganalisis struktur organisasi dan kebijakan yang diberlakukan perusahaan agar dapat lebih efektif dan efisien. Skill yang diperlukan di bidang Business Analyst Apakah seorang Business Analyst harus ahli di bidang IT?Rupanya untuk menjadi Business Analyst, kamu tidak harus ahli dibidang IT, akan tetapi kesempatan kamu untuk bekerja di sebagai Analis Bisnis akan lebih besar ketika kamu memiliki pemahaman umum mengenai cara kerja sistem, produk, dan alat-alat IT. Selain itu, pekerjaan Business Analyst juga dituntut untuk memiliki skill atau kemampuan khusus baik soft skill maupun hard skill di bidang Analisis Bisnis.1. Pengembangan Produk Dalam pengembangan produk, seorang Business Analyst sebaiknya memiliki 3 aspek pengetahuan mengenai product requirements, product analysis, dan engineering requirements. Ketiga hal tersebut merupakan ilmu dasar yang mana akan mempermudah dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan produk serta fungsi produk dan pemasaran. 2. Berpikir Analitis dan Kritis (Analytical and Critical Thinking) Seorang analis bisnis harus menganalisis dan menerjemahkan kebutuhan suatu organisasi atau klien dengan akurat dan jelas.Berpikir kritis membantu seorang analis bisnis dalam menilai beberapa pilihan sebelum sampai pada solusi yang diinginkan.Business Analyst fokus pada pengumpulan dan pemahaman kebutuhan klien. Selain itu, berpikir kritis memungkinkan seorang bisnis analis untuk memprioritaskan kebutuhan bisnis. Sudut pandang analitis yang baik akan membantu seorang analis bisnis mencapai tujuan yang ditetapkan, bahkan ketika ada keterbatasan baik dalam sumber daya maupun kondisi yang tidak ideal. 3. Keterampilan Komunikasi dan Interpersonal (Communication and Interpersonal Skills) Sebagai Business Analyst haruslah memiliki kemampuan dalam berkomunikasi secara singkat baik secara lisan/verbal maupun tertulis dengan klien untuk menyampaikan ide, fakta, dan pendapat. Seorang Business Analyst menggunakan keterampilan komunikasi dan interpersonal pada fase yang berbeda, misalnya pada saat proyek diluncurkan, mengumpulkan persyaratan, berkolaborasi dengan klien, dan ketika memvalidasi solusi akhir. Keterampilan komunikasi dan interpersonal yang baik akan memberikan kepercayaan diri kepada seorang analis bisnis pada saat memfasilitasi suatu pertemuan bisnis. 4. Bahasa Pemrograman (Programming Language) Business Analyst yang memiliki pengetahuan pemrograman langsung dapat melakukan analisa data dengan lebih cepat, tepat dan baik. Pengetahuan tentang R dan Python sangat bermanfaat, karena masalah kompleks dapat diselesaikan dengan menulis pengkodean yang efisien. R dan Python terdiri dari beberapa perpustakaan dan paket untuk perselisihan data, manipulasi data, visualisasi data dan analitik. Dengan bantuan bahasa pemograman, maka data besar dapat dianalisis dan divisualisasikan dengan baik. Sehingga, model bisnis dapat dibuat untuk membuat prediksi bisnis. 5. Basis Data/Database dan SQL Bisnis Analis paling sering bekerja dengan data terstruktur.Sehingga, untuk menyimpan dan memproses data berat, Busniness Analyst harus memiliki pemahaman yang baik tentang database relasional seperti Microsoft SQL Server, database MySQL, Oracle DB, serta database NoSQL.Ini akan membantu Business Analyst dalam mengakses, mengambil, memanipulasi, dan menganalisis data. 6. Ketrampilan Dasar tentang Microsoft Excel Pengetahuan tentang Microsoft Excel juga akan bermanfaat bagi Business Analyst, Karena basic skill ini dapat digunakan untuk membuat model pertumbuhan pendapatan untuk produk baru berdasarkan perkiraan pelanggan terbaru, merencanakan kalender editorial, membuat daftar pengeluaran untuk produk, dan membuat bagan untuk memperlihatkan seberapa dekat produk dengan anggaran di setiap kategori. Serta, Business Analyst dapat merangkum pendapatan pelanggan berdasarkan produk untuk menemukan area di mana ada kebutuhan untuk membangun hubungan pelanggan yang lebih kuat. 7. Bernegosiasi dan Pengambilan Keputusan Negosiasi adalah keterampilan penting yang harus dimiliki setiap Business Analyst.Negosiasi digunakan untuk membuat keputusan teknis, memutuskan apa yang harus disertakan dalam visi proyek, menentukan permintaan mana yang berubah menjadi persyaratan dan tingkat prioritasnya. Selain itu, sebelum membuat keputusan, seorang analis bisnis menginterpretasikan masalah dan menemukan pendekatan bisnis alternatif.Business Analyst, kemudian menguji semua pendekatan alternatif dan membuat keputusan berdasarkan pemikiran tentang pendekatan tersebut, dan mengimplementasikan solusinya. 8. Pembuatan laporan, dasbor, dokumentasi, dan presentasi Bisnis Analis harus mahir dalam menggunakan berbagai alat interligen bisnis untuk membuat laporan dan dasbor dalam memecahkan masalah pengambilan keputusan.Pengetahuan yang baik tentang Tableau , QlikView, dan Power BI diperlukan untuk membuat laporan yang berbeda berdasarkan kebutuhan bisnis. Seorang analis bisnis pun harus dapat mendokumentasikan ajaran dan hasil proyek dengan sangat baik, jelas, dan ringkas.Sehingga, apabila muncul suatu permasalahan, Business Analyst dapat langsung menggunakan solusi sebelumnya, serta menghemat waktu dan mencegah masalah yang tidak diinginkan. Selain itu, Business Analyst harus dengan percaya diri mempresentasikan temuan dan hasil proyek di depan para pemangku kepentingan dan klien.Dengan bantuan dokumentasi terorganisir, analis bisnis dapat mengkomunikasikan konsep teknis dengan mudah kepada karyawan non-teknis. Bagaimana Cara Menjadi Business Analyst? Menjadi seorang analis bisnis memerlukan keterampilan dan kemampuan yang sesuai dengan pekerjaan dan industri yang diminati.Kursus, sertifikasi, atau gelar masing-masing dapat membantu jalan kamu menuju pekerjaan sebagai analis bisnis.Agar mempermudah untuk mencapai keinginan bekerja di bidang analisis bisnis, berikut informasi yang dapat kamu siapkan : 1. Pertajam Keterampilan Analisa Bisnis Pada dasarnya, seorang analis bisnis setidaknya harus memiliki keterampilan dalam hal:Analisis (mengumpulkan, melacak, dan menafsirkan metrik kinerja dengan bantuan Tableau, Excel, BI tools, dan SQL),Komunikasi (dapat berkomunikasi dengan berbagai macam karakter dan mempresentasikan ide baik lisan maupun tertulis),Business Process and Planning (memahami metodologi tertentu, seperti Analisis Bisnis Agile, Six Sigma, atau Rational Unified Process),Technical Knowledge (pengetahuan tentang keungan, akuntansi, dan prinsip-prinsip bisnis). 2. Pertimbangkan Gelar Selain skilldan pengalaman, beberapa perusahaan mempertimbangkan gelar yang ada di CV kamu.Hal ini karena, perusahaan berasumsi dengan gelar yang kamu miliki, kamu sudah mempunyai pengetahuan dasar yang cukup. Bagi kamu yang belum berkuliah dan tertarik di bidang Business Analyst, kamu dapat melanjutkan studi di jurusan economics, finance, computer science, data science, statistics, information management, dan bidang lainnya yang terkait dengan pekerjaan Bisnis Analis. 3. Mengambil Kursus Kalau kamu tidak memiliki gelar di bidang yang terkait Busines Analyst, tidak ada salahnya mengikuti kursus, baik secara langsung atau online di bidang analitik bisnis. Selain kamu mendapat pemahaman terkait analisis data atau analisis bisnis, kamu dapat juga menguasi tools (Tableau, Excel, atau MySQL) yang digunakan dalam analisis bisnis melalui kursus. 4. Sertifikasi Bisnis Analis Mempuyai sertifikasi Business Analystdapat memperluas keahlian dan meningkatkan potensi agar memperolah pekerjaan serta menambah penghasilan. 🥇 Contohsertifikasi analisis bisnis, seperti : IIBA Entry Certificate in Business Analysis (ECBA).IIBA Certified Business Analysis Professional (CBAP).IIBA Certification of Capability in Business Analysis (CCBA).PMI Professional in Business Analytics (PMI-PBA). Sebagai pemula, sertifikasi ECBA cukup meyakinkan perusahaan karena dapat memberikan beberapa jam pelatihan dan mengetahui dasar-dasar tentang analisis bisnis. Sedangkan, untuk pengalaman yang lebih mendalam tentang analitik bisnis, kamu dapat mengambil sertifikasi CBAP, CCBA, dan PMI-PBA.Cari referensi contoh CV yang menarik perhatian HR? Kamu bisa temukan berbagai contoh CV untuk semua pekerjaan di halaman ini! Lihat Contoh CV 5. Mencari Pengalaman dan Menjalankan Proyek Setiap industri memiliki kebutuhan dan tantangan bisnis yang berbeda.Sebagai contoh, pengembangan solusi bisnis untuk industri fashion mungkin terlihat berbeda dibandingkan dengan industri pangan. Maka untuk meningkatkan keterampilan, kamu dapat bergabung dalam beberapa proyek penelitian bisnis analis dosen maupun pemerintah. Selain itu, pengalaman magang atau internship di suatu industri, dapat memberikan keunggulan dan daya tarik saat melamar pekerjaan Business Analyst. Mengikuti kegiatan magang maupun proyek penelitian, akan mengembangkan kemampuan analisis, visualisasi, dan presentasi yang baik serta menarik di depan umum. 6. Buatlah CV Business Analyst yang menarik Menyiapkan CV atau resume bertujuan memberikan informasi tentang dirimu agar menarik perhatian perusahaan.CV yang menarik berisikan data dan informasi pengalaman yang sesuai dengan apa yang dicari perusahaan, bersifat jujur dan tidak dilebih-lebihkan. . Agar menarik dan meyakinkan para rekruiter, kamu juga dapat mengikuti beberapa tips penulisan CV atau resume Business Analyst berikut:Memberikan informasi yang cukup luas tentang skill yang kamu miliki:Hard skills Business Analyst: Analisis As-In, benchmarking, analytical software, business process and planning,SQL, dll.Soft skills Business Analyst: berpikir kreatif, komunikasi, riset dan analisis, manajemen waktu, bekerjasama dalam tim, berbicara di depan umum, perhatian terhadap detail, dll. Menambahkan beberapa informasi, seperti:Sertifikasi Analis Bisnis,Penghargaan Business Analyst,Kursus online/offline,Kegiatan magang,dan lainnya. Sertakan Cover Letter atau ringkasan resume Bisnis Analis:Menurut penelitian, perusahaan hanya memiliki waktu 6 detik untukmenganalisissetiap CV atau resume.Cover Letter atau surat lamaran adalah bagian penting dari proses perekrutan.Karena pada bagian ini, menyertakan cover letter tidak hanya mempermudah proses screening.Tapi juga menunjukkan kepada rekuiter bahwa kamu memiliki keinginan yang tinggi untuk bekerja di perusahaanmereka. Untuk membuat surat pengantar yang baik dan menarik, kita harus memastikan bahwa surat itu disusun dengan benar.Tips-tips di atas semoga dapat membantu kamu dalam pembuatan CV Bisnis Analis yang baik dan menarik. Untuk memudahkan kamu dalam membayangkan seperti apa bentuk CV Business Analyst, kamu juga bisa mengikuti contoh CV Business Analyst berikut : Contoh CV Business AnalystContoh CV Business Analyst - Dibuat di CakeResumeCakeResume menyediakan 50+ template CV online yang mudah dan menarik untuk dibuat, GRATIS! Yuk, buat CV PDF mu sekarang!🎉 Buat CVContoh CV Analis Bisnis Contoh CV Business Analyst - Dibuat di CakeResumeBagaimana, sudah siap membuat CVbusiness analyst? Setelah membuat CV, langsung saja lamar ke lowonganbusiness analyst di Cake!👇🏻 Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah website untukmembuat CVterbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buatportofoliodan cari kerja denganjob portalCake.--- Ditulis Oleh Anggraeni Kumala Dewi ---

Apa itu Credit Analyst? Tugas, Skill dan Gajinya!

Setiap hari, ribuan orang mengajukan pinjaman Kredit Perumahan Rakyat (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) maupun kredit lainnya kepada bank dan lembaga keuangan (LK) lainnya. Lalu ada pula perusahaan-perusahaan kecil dan besar yang juga mengajukan kredit untuk membiayai usaha mereka. Dan tentunya, bank/LK lainnya tidak bisa menyetujui semua kredit yang diajukan. Ada orang dan perusahaan yang karena gaya hidupnya, besar pemasukannya, maupun kondisi lainnya, sehingga memiliki risiko gagal bayar yang besar.Karena itu, bank maupun LK lainnya memerlukan credit analyst/kredit analis. Daftar isi:Pengertian Analis Kredit Apa Tugas Analis Kredit? Skill yang Dibutuhkan Analis Kredit Karir Analis Kredit Apa itu Credit Analyst?Kredit analisis adalah sepasukan tim yang menganalisis profil risiko nasabah. Singkatnya, seorangcredit analystbertugas untuk menganalisis aplikasi pinjaman yang diajukan calon nasabah. Mengingat natur dan tugas credit analyst, mereka umumnya bekerja pad­­a perusahaan-perusahaan keuangan. Analisis kredit bank mungkin yang paling umum. Meskipun demikian, ada juga lembaga seperti multfinance dan fintech lending yang memerlukan jasa credit analyst. Di luar itu, institutsi lainnya yang sering memperkerjakan credit analyst adalah lembaga penilai kredit independen seperti PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) dan Moody’s.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari LokerTugas Credit AnalystSecara sederhana, tugas credit analyst ialah memastikan bahwa plafon (besaran pinjaman) dan syarat-syarat kredit (contoh: bunga dan agunan) sudah seturut dengan risiko dari peminjam. Atau, menolak pengajuan pinjaman bila ternyata kondisi keuangan calon peminjam terlalu beresiko. Selain itu, khusus untuk pinjaman korporasi dalam jangka waktu panjang seperti 5 tahun, tanggung jawab credit analyst adalah untuk mengecek performa perusahaan nasabah dari waktu ke waktu untuk meminimalisasi risiko gagal bayar (default). Meski terdengar sederhana, ada banyak proses yang harus dilakukan dalam analisis kredit bank maupun LK lainnya. 1. Know Your Customer (KYC) Tugas credit analyst yang pertama sebelum melakukan analisis apapun ialah melakukan pengecekan latar belakang peminjam atau biasa disebut KYC. Secara sederhana, langkah ini dilakukan lembaga pemberi pinjaman untuk memastikan bahwa calon peminjam memiliki jejak rekam yang “bersih”. Beberapa pekerjaan credit analyst saat melakukan KYC ialah pengecekan kepemilikan perusahaan atau identitas calon peminjam. Lembaga pemberi pinjaman perlu memastikan bahwa baik individu maupun perusahaan yang meminjam tidak termasuk dan tidak terkait dengan perusahaan maupun individu yang pernah melakukan tindak criminal pencucian uang dan tindak kriminal lainnya. Umumnya, KYC tidak terlalu sulit untuk dilakukan, terutama dalam pengecekan rekam jejak individual. Namun pada perusahaan multinasional, struktur kepemilikan bisa cukup rumit dan tak jarang melibatkan perusahaan holding di negara-negara tax haven dengan keterbukaan informasi yang minim. Alhasil, diperlukan usaha lebih untuk memastikan latar belakang calon nasabah. Setelah tahap KYC, barulah tugas credit analyst dari segi komersial dan finansial dimulai. 2. Analisis Industri Langkah pertama segi komersial/finansial yang dilakukan seorang analis kredit adalah melakukan analisis industri secara umum. Analisis ini hanya dilakukan bila calon peminjam merupakan perusahaan dan bukan individu. Industri yang baik adalah industri yang terus mengalami peningkatan pendapatan secara konsisten. Sebagai contoh, industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG) merupakan salah satu industri yang umumnya paling sehat. Mengingat kebutuhan masyarakat akan barang kebutuhan sehari-hari yang konsisten dalam situasi ekonomi apapun, industri FMCG umumnya selalu tumbuh dari tahun ke tahun. Di lain pihak, ada industri yang bersifat siklikal (cyclical) seperti tambang dan minyak kelapa sawit. Merupakan bagian dari tugas credit analyst untuk memerhatikan apakah industri-industri ini sedang dalam tren menanjak atau menurun. 3. Analisis Finansial Job desk credit analyst selanjutnya adalah melakukan analisis terhadap laporan pengeluaran individu atau laporan keuangan perusahaan. Untuk calon peminjam individu, tugas credit analyst cukup sederhana. Umumnya calon peminjam akan diminta untuk melampirkan buku tabungan untuk transaksi selama beberapa bulan terakhir. Berdasarkan lampiran ini, credit analyst akan mengecek apakah calon peminjam mempunyai kemampuan untuk membayar utangnya. Hal ini akan terlihat dari berapa rata-rata pendapatan dan pengeluaran si calon peminjam selama beberapa waktu terakhir. Meski demikian, untuk calon peminjam institusi atau perusahaan, pekerjaan credit analyst akan melibatkan proses yang cukup panjang. Berbekal laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas, ada beberapa hal yang akan menjadi perhatian analyst. Pertama, apakah perusahaan mempunyai kemampuan untuk mencetak keuntungan. Hal ini akan terlihat jelas dari laporan laba rugi. Perusahaan dengan pertumbuhan pendapatan dari tahun ke tahun mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menjalankan operasional perusahaan dn mencetak laba. Kedua, apakah perusahaan mempunyai risiko kredit yang tinggi. Hal ini dapat tercermin salah satunya dari neraca. Pada neraca, obyek yang menjadi perhatian analis kredit adalah tingkat utang dari sebuah perusahaan. Perusahaan yang mempunyai utang yang tinggi relatif terhadap modalnya (ekuitas) cenderung tidak bisa membayar utangnya ketika terjadi masalah pada operasional perusahaan. Ketiga, apakah perusahaan dapat menghasilkan kas (cash flow). Pada beberapa kasus, ada perusahaan-perusahaan dengan keuntungan yang besar tapi tidak mampu mengoversi laba tersebut menjadi uang. Hal ini dikarenakan banyaknya piutangnya yang tidak tertagih. Dengan melihat laporan arus kas, seorang analyst dapat menilai apakah keuntungan perusahaan dapat menghasilkan uang bagi perusahaan. 4. Penulisan dan Presentasi Laporan Setelah semua analisis dilakukan, tahap terakhir yang harus dilakukan credit analyst adalah menyusun laporan dan mempresentasikannya dengan pihak terkait seperti Relationship Manager maupun Risk Team. Pihak-pihak terkait ini akan mempertimbangkan laporan hasil analisis dari credit analyst untuk menentukan plafon dan besaran bunga bagi peminjam.Skill yang Harus Dimiliki Credit AnalystMengingat tuntutan pekerjaan yang tinggi, ada beberapa kemampuan yang wajib dimiliki oleh seorang credit analyst. 1. Kemampuan Akuntansialah satu kemampuan paling penting yang perlu dimiliki seorang credit analyst adalah kemampuan membaca laporan keuangan. Selain itu, credit analyst harus mampu mengkalkulasi rasio-rasio penting seperti Debt-to-Equity Ratio (DER) dan Liquidity Ratio. 2. Analisis Kuantitatif Terkait dengan kemampuan akuntansi, analisis kuantitatif diperlukan untuk menafsirkan data-data akuntansi. Sebagai contoh, setelah mengetahui DER dari sebuah perusahaan, tugas kredit analis adalah menilai apakah angka tersebut menunjukan kondisi keuangan yang sehat. 3. Bahasa Inggris Pada bank-bank dan lembaga keuangan internasional yang beroperasi di Indonesia, laporan analisis ditulis dalam Bahasa Inggris. Selain itu, ketika hendak menganalisis calon nasabah perusahaan internasional dengan cabang di Indonesia, tak jarang informasi yang tersedia hanya dalam Bahasa Inggris. Karena itu, kemampuan berbahasa Inggris merupakan skill credit analyst yang sangat dibutuhkan.4. Pengetahuan IndustriKemampuan ini merujuk pada pengetahuan tentang cara kerja, tren, pemain-pemain penting, maupun informasi lainnya terkait sebuah industri. Skill credit analyst satu ini sangatlah berharga karena akan membuat analyst dapat menilai informasi akuntansi dengan lebih baik. Contoh:Sebagai contoh, ketika perusahaan-perusahaan batu bara mencatatkan profit all-time-high pada 2022, seorang analyst yang mengerti industri energi akan menyadari bahwa profit tersebut dikarenakan situasi Perang Rusia-Ukraina mengakibatkan harga energi yang tinggi sehingga kemungkinan tidak akan sustainable dalam jangka panjang. 5. Pengetahuan Manajemen Risiko Setiap lembaga keuangan umumnya memiliki tim manajemen risiko sehingga melakukan manajemen risiko tidak termasuk job desk credit analyst. Meskipun demikian, seorang credit analyst juga dituntut untuk memiliki sedikit pengetahuan pada bidang risiko untuk dapat mengenali nasabah-nasabah dengan risiko yang tinggi. 6. Ketelitian Analisis kredit dibangun di atas data-data finansial. Mengingat jumlah data yang tersedia sangat banyak, ketelitian seorang credit analyst adalah sebuah syarat utama untuk melakukan pekerjaan dengan baik, terutama ketelitian dalam melakukan data cleaning maupun analisis. 7. Komunikasi Kerja credit analyst tak melulu soal analisis kredit bank di balik meja. Seorang credit analystumumnya akan bekerja dengan karyawan dari departemen lain seperti dari Divisi Relationship Management (Sales) maupun Divisi Manajemen Risiko. Kemampuan komunikasi yang baik diperlukan untuk menyampaikan opini credit analyst terhadap perusahaan yang dianalisis kepada divisi-divisi lain.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari LokerProspek dan Jenjang Karir Credit Analyst Menurut Glassdoor, gaji credit analyst umumnya tergolong yang cukup baik. Pada beberapa bank internasional, untuk posisi junior, gaji credit analyst dapat mencapai hingga Rp 18.000.000.Dari segi jenjang karir credit analyst, umumnya akan dimulai dari posisi junior yang melakukan tinjauan ulang terhadap nasabah-nasabah yang sudah dimiliki bank/LK lainnya. Perlahan, tugas credit analyst juga akan ditambah untuk melakukan review terhadap nasabah baru sambil melakukan supervisi pada analis junior. Jenjang karir terakhir seorang analis kredit adalah team head dari commercial banking ataupun retail banking. Tertarik untuk melamar pekerjaan credit analyst? Pastikan Anda memiliki CV lamaran kerja yang cocok untuk melamar seperti contoh CV yang telah Cake siapkan.Contoh CVCredit Analyst - Dibuat di CakeBuat CV di Cake, tersedia 12+ template CV menarik yang ATS friendly. Gratis Download PDF! 🎉Buat CVKonklusiSeorang kredit analisis menganalisis profil risiko nasabah. Singkatnya, tugas credit analyst adalahmenganalisis aplikasi pinjaman yang diajukan calon nasabah.Skill yang dibutuhkan seorang kredit analis termasuk: kemampuan akuntansi, analisa kuantitatif, pengetahuan industri, manajemen risiko, dan ketelitian.Pekerjaan kredit analis memiliki prospek kerja yang baik. Dimulai dari posisi junior, jenjang karir terakhir seorang analis kredit adalah team head dari commercial banking ataupun retail banking.--- Ditulis Oleh Stephen Antonius ---

Apa itu Financial Analyst? Kenali Tugas, Gaji, Syaratnya, Dll.

Apakah kamu tertarik mengikuti dan menganalisis berita-berita perkembangan ekonomi di Indonesia dan di dunia global? Jika ya, maka Financial Analyst bisa menjadi salah satu pilihan karir mu. Dengan tugas utamanya yang menganalisis data dan memberikan strategi terbaik dalam perencanaan finansial keuangan suatu perusahaan, tidak heran jika Financial Analyst adalah salah satu profesi yang penting untuk ada dalam sebuah bisnis perusahaan.Selain itu, pekerjaan di bidang finance diproyeksikan akan tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan pekerjaan lainnya, lho! (bls.gov). Seperti apakah tugas dan tanggung jawab seorang Finance Analyst? Bagaimana cara untuk bisa menjadi seorang Analis Keuangan? Yuk, langsung saja simak artikel CakeResume kali ini yang akan membahas secara detail hal-hal yang perlu kamu ketahui seputar profesi Financial Analyst. Daftar isi:Apa itu Financial Analyst? Job Desk Financial Analyst Skill dan Kualifikasi Analis Keuangan Prospek Kerja Financial Analyst Cara Menjadi Analis Keuangan Apa itu Financial Analyst? Pengertian Financial AnalystFinancial Analyst adalah pekerjaan yang meneliti data untuk memberikan informasi serta bimbingan kepada perusahaan atau individu saat hendak mengambil keputusan terkait keuangan dan investasi bisnis. Seorang Finance Analyst biasanya akan terus mengikuti perkembangan berita bisnis terkini dan tren ekonomi pada masanya. Hal ini penting saat hendak memberikan konsultasi terkait peluang dan strategi bisnis serta dalam hal berinvestasi. Pada umumnya, ada 2 jenis posisi Analis Keuangan, yaitu: Buy-side analyst:Membuat strategi investasi untuk perusahaan yang membeli sekuritas dan aset lainnya untuk pengelolaan keuangan.Perusahaan-perusahaan jenis ini biasanya disebut sebagai investor institusi, seperti misalnya reksa dana, perusahaan asuransi, pengelola uang independen, dan organisasi nirlaba. Sell-side analyst:Membantu dan memberikan bimbingan kepada agen penjualan jasa keuangan yang menjual saham, obligasi, dan investasi lainnya. Gaji Financial Analyst Di Indonesia sendiri rata-rata gaji seorang Finance Analyst pemula berkisar dari 2-8 juta setiap bulan. Seiring dengan berjalannya waktu, gajinya pun bisa naik hingga 11 juta per bulannya. Tentunya angka ini akan disesuaikan dengan lokasi perusahaan, skill, serta pengalaman kerja yang kamu miliki.Temukan loker finance terbaru di Cake, ayo jadi pelamar yang tercepat! 💫Lamar Sekarang 📚 Baca juga:15 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia! Tugas dan Tanggung Jawab Financial AnalystApa saja tugas dan tanggung jawab Financial Analyst? Secara umum tugas dan tanggung jawab Finance Analyst adalah menganalisis data keuangan dan memberikan perkiraan terhadap finansial perusahaan di masa mendatang. Selain itu, tugas seorang Financial Analyst juga berkaitan dengan teknik penelitian dan pelaporan seputar informasi finansial, serta memantau pergerakan tren di pasar masa itu. Berikut adalah beberapa tugas dan tanggung jawab seorang Finance Analyst: Mengumpulkan dan menganalisis data keuangan sebuah perusahaan dari yang paling baru hingga yang paling lama.Memantau dan menganalisis perkembangan tren keuangan di pasar.Memberikan saran terhadap finansial perusahaan, seperti menyarankan perubahan anggaran dan peningkatan modal dalam sebuah perusahaan.Mencari berbagai peluang investasi untuk mengembangkan bisnis perusahaan.Mempersiapkan hasil analisis laporan dan mempresentasikan kepada direktur perusahaan atau klien individu.Mengembangkan model keuangan sebuah perusahaan, serta memberi prediksi terhadap pendapatan serta pengeluaran perusahaan di masa mendatang.Mengusulkan kebijakan yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan keuangan. Skill yang Dibutuhkan Financial AnalystMenganalisis data dan perkembangan tren pasar merupakan salah satu tugas seorang Analis Keuangan. Dalam menjalankan tugas kesehariannya, tentu ada skill-skill khusus yang harus dimiliki oleh seorang Analisis Keuangan. Berikut adalah beberapa poin mengenai berbagai kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang Analis Keuangan.Hard Skill: Analisis data statistikAkuntansi biayaPerencanaan keuanganPelaporan data keuanganAnalisis tren dan mengidentifikasi pola di masa mendatang Soft Skill: KomunikasiCritical ThinkingProblem SolvingNegosiasiKolaborasi 📚 Baca juga:10 Soft Skill yang Dibutuhkan: Berapa yang Kamu Miliki? ProspekKerja Financial Analyst Berikut adalah prospek karir sebagai Finance Analyst: 1. Manajer Portfolio Profesi yang berfokus di bidang keuangan yang menangani investasi perusahaan atau individu, misalnya seperti mengembangkan dan menerapkan strategi investasi untuk bank atau individu untuk mendapatkan high return. 2. Manajer Dana Pekerjaan seorang Manajer Dana berkaitan erat dengan reksa dana. Pada umumnya, Manajer Dana akan terus memperbarui informasi seputar keseluruhan dana dan tren pasar untuk membantu dalam membuat pengambilan keputusan yang tepat. 3. Analis Risiko Dengan background pengetahuan dalam bidang bisnis dan keuangan, seorang Analis Resiko berperan penting dalam membantu perusahaan untuk menentukan jumlah resiko saat melakukan investasi.Selain itu, seorang Analis Keuangan juga bertanggung jawab dalam menilai dan melaporkan kerugian aset dan mengumpulkan serta menganalisis data yang ada. 4. Manajer Keuangan Manajer keuangan bertanggung jawab terhadap kesehatan finansial sebuah perusahaan. Tugas umum dari profesi manajer keuangan adalah membuat perencanaan jangka panjang terhadap tujuan finansial dari suatu perusahaan. 5. Direktur Keuangan Dengan berbagai pengalaman bekerja sebagai Analis Keuangan, maka kamu pun bisa berprofesi sebagai Direktur Keuangan.Berada di jabatan ini tentunya memerlukan waktu terbang yang lama, karena pengalaman yang didapatkan selama bertahun-tahun akan sangat membantu seorang Direktur Keuangan untuk melakukan analisis terhadap segala sektor keuangan di sebuah perusahaan. Diantara kelima prospek karir Analis Keuangan, profesi manakah yang paling menarik perhatianmu?Yuk, lamar kerja jadi financial analyst melalui CakeResume!🎉Cari Kerja Cara Menjadi Financial AnalystCara untuk menjadi seorang Analis Keuangan adalah sebagai berikut: 1. Mengambil Pendidikan S1 Cara pertama untuk berkarir sebagai Finance Analyst adalah dengan mengambil pendidikan jenjang sarjana di beberapa bidang jurusan, seperti jurusan: FinanceAkuntansiEkonomi, atau bidang jurusan lainnya yang berkaitan dengan Finance Analyst. Kalau kamu ingin mendapatkan gaji yang lebih tinggi, maka kamu pun dapat mempertimbangkan untuk studi lebih lanjut dengan mengambil jenjang magister.📚 Baca juga:Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!2. Mengambil Sertifikasi Selain kuliah di beberapa jurusan yang disebutkan di atas, sertifikat juga merupakan salah satu hal penting yang menjadi nilai tambah saat masa interview. Contoh sertifikat Finance Analyst adalah: CFA (Chartered Financial Analyst)CFAB (Certificate in Finance, Accounting, and Business)CFP (Certificate Financial Planner)CPA (Certified Public Accountant)CWM (Certified Wealth Managers). 3. Mendapatkan Pengalaman yang Relevan Pengalaman bekerja atau magang sebagai financial analysis adalah cara ketiga untuk bisa menjadi seorang Analis Keuangan. Seperti yang sudah dituliskan di paragraf sebelumnya, secara umum tugas analisis keuangan adalah untuk membantu perusahaan/individu dalam menganalisis keuangan dan membuat kebijakan berdasarkan situasi perusahaan dengan pergerakan tren pasar. Dengan semakin banyak pengalaman langsung di lapangan, kemampuan analisis mu pun akan semakin terasah. Hal ini juga dapat menjadi nilai tambah yang dilihat perekrut. 4. Membuat CV yang Menarik Ketiga cara diatas tentunya akan lebih terlihat saat kamu memasukkannya di CV. Oleh karena itu, cara keempat untuk menjadi seorang Analis Keuangan adalah dengan membuat CV ATS-friendly yang menarik. Berikut adalah contoh CV Financial Analyst yang dapat dijadikan sebagai referensi:Contoh CVFinancial Analyst - Dibuat di CakeResumeSudah buat CV ATS kamu, belum? Yuk, buat di CakeResume, 100% gratis dan ada 50+ template untuk kamu!🎉Buat CV Kesimpulan Financial Analyst adalah pekerjaan yang meneliti data untuk memberikan informasi serta bimbingan kepada perusahaan atau individu saat hendak mengambil keputusan terkait keuangan dan investasi bisnis.Secara umum tugas dan tanggung jawab Finance Analyst adalah menganalisis data keuangan dan memberikan perkiraan terhadap finansial perusahaan di masa mendatang.Untuk menjadi seorang Finance Analyst, kemampuan menganalisis adalah salah satu skill yang sangat dibutuhkan.Dalam keseharian, ada banyak cara untuk meningkatkan skill analisis, seperti misalnya membaca buku, menulis jurnal, belajar bertanya dan berpikir secara kritis, serta bermain problem solving games. Nah, dengan informasi yang diberikan CakeResume di atas, kamu pun bisa mulai mempersiapkan diri untuk menjadi seorang Financial Analyst!CakeResume adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari CakeResume dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja CakeResume.

Apa itu System Analyst? Tugas, Gaji, Cara, Prospek [+Contoh CV]

Seiring berkembangnya industri teknologi, semakin banyak juga perusahaan yang memerlukan tenaga profesional IT. Nah, salah satu profesi di bidang Teknologi Informasi (TI) yang banyak diminati perusahaan-perusahaan besar sekarang ini adalah pekerjaan system analyst. Pekerjaan system analyst juga berhubungan dengan developer dan programmer, perannya dalam bisnis dan teknologi pun juga besar. Jadi, tak heran jika gaji system analyst jumlahnya tidak kecil. Mengejar posisi sistem analis adalah hal yang bagus untuk dilakukan di era teknologi ini. Penasaran dengan peran sistem analis? Yuk, simak artikel kali ini. Cake telah merangkum secara lengkap mulai dari tugas sistem analis hingga cara menjadi system analyst untuk kamu! Daftar isi:Apa itu System Analyst?Job Desk System AnalystSkill System Analyst/Sistem AnalisCara Menjadi System AnalystProspek Karir System Analyst Apa itu System Analyst? System analyst adalah salah satu profesi dalam bidang IT yang fokus dalam perancangan, pengembangan, pemeliharaan, dan penerapan infrastruktur teknologi informasi (perangkat lunak, perangkat keras, cloud, dll.) agar perusahaan berjalan secara efektif dan efisien. Umumnya, system analyst/sistem analis berperan sebagai penghubung antara orang-orang TI dengan pemangku kepentingan non-TI. Sistem analis juga dapat bekerja dalam sebuah perusahaan, institusi, ataupun sebagai klien independen. 💡 Catatan: System analyst/sistem analis juga dikenal sebagai IT analysts, systems architects, atau system administrators. Tugas dan Tanggung Jawab System Analyst System analyst/sistem analis adalah seseorang yang memiliki jiwa untuk memecahkan masalah. Karena tugas utama system analyst adalah mengembangkan sistem dalam perusahaan dalam bidang TI, dan system analyst lah yang bertanggung jawab atas hasil dan kesuksesannya. Misalnya, ketika sebuah institusi kesehatan ingin mengembangkan layanan digitalnya, seorang sistem analis akan bertugas untuk mengidentifikasi permasalahan institusi terkait teknologi informasi, kemudian merancang solusi dan sistem operasi yang tepat, mengujinya, dan mengembangkannya. Tugas sistem analis bisa saja berbeda-beda tergantung pada perusahaan, institusi, atau klien. Tetapi, berikut adalah job desk system analyst yang umum.Contoh job desk system analyst: Merancang dan mengimplementasikan sistem perangkat lunak komputer, perangkat keras, dan layanan cloud yang benar untuk memecahkan masalah bisnis seperti pembuatan sistem baru dan pengembangan produkMeningkatkan fungsionalitas dan kinerja sistem dan jaringan komputerMemahami kebutuhan pengguna dan cara meningkatkan sistem berdasarkan permintaan penggunaMembuat laporan analisis biayaBerkomunikasi dengan karyawan di departemen TI (front end, back end, dan full stack developer) untuk pengembangan desainBerkomunikasi dengan pemangku kepentinganMeneliti tren terkini dalam dunia teknologiMelatih pengguna dan membuat instruksi manual untuk karyawan dan klien Walaupun tugas sistem analis tidak langsung berhubungan dengan menulis kode, system analyst tetap perlu memiliki skill dalam menulis kode karena perannya yang berhubungan dengan pembuatan sistem TI perusahaan. Skill yang Dibutuhkan System Analyst Seperti profesi lainnya, pekerjaan system analyst juga memerlukan kombinasi antara soft skill dan hard skill, perhatikan beberapa skill utama untuk menjalankan peran sistem analis: 1. Administrasi Sistem (System Administration) Untuk menjalankan job desk system analyst, diperlukan keterampilan administrasi sistem yaitu mengelola sistem komputer perusahaan seperti perangkat lunak, perangkat keras, server, keamanan, dll. Misalnya, seorang sistem analis akan mengelola sistem Windows, Linux, atau Mac dengan mengupgrade, menginstal, atau mengkonfigurasi aplikasi software dan hardware komputer. Intinya, dengan kemampuan administrasi sistem, sistem analis dapat memberi dukungan teknis untuk karyawan, perusahaan, atau klien. 2. Manajemen Proyek (Project Management) Selain tugas sistem analis dalam urusan teknis, mereka harus memiliki keterampilan manajemen proyek seperti mampu berkomunikasi dengan banyak pihak, melakukan perencanaan, serta bekerja sama dengan tim. Pekerjaan system analyst memerlukan keterampilan ini karena terkadang mereka akan diberikan tugas untuk mengelola sebuah proyek, dan tentunya system analyst tidak akan bekerja sendiri dalam mengeksekusi sebuah proyek. Seorang sistem analis akan berkomunikasi dengan supervisor, kolega, dan juga klien. 2. Bahasa Pemrograman Dalam pekerjaan system analyst, kamu akan memerlukan beberapa keahlian teknis seperti bahasa pemrograman. 🌐 Beberapa bahasa pemrograman yang perlu dipahami system analyst adalah: C++CSSJavaVisual BasicHTML (markup language) 💻 Selain itu, beberapa hal teknis lainnya yang perlu dikuasai system analyst adalah: MySQLOracleUnified Modeling Language (UML)SAP Business SoftwareMemahami kinerja server dan database 📚 Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2024 [Jenis, Contoh, Dll.] 3. SQL Structured Query Language (SQL) adalah bahasa pemrograman untuk pengelolaan data. SQL dapat membantu pekerjaan system analyst karena fungsi dari SQL adalah untuk manajemen berbasis data, manajemen bisnis, serta membuat laporan sales. 4. Berpikir Analitis dan Kritis Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tugas system analyst adalah mengidentifikasi masalah dalam bidang TI, mencari solusi, menerapkan solusi, serta mengevaluasi hasilnya. Karena itu, kemampuan berpikir analitis dan kritis merupakan skill yang sangat penting untuk pekerjaan system analyst. Cara Menjadi System Analyst 1. Pertimbangkan untuk Mendapatkan Gelar Sarjana Jika kamu ingin mendapatkan pekerjaan system analyst, langkah pertama yang disarankan adalah menempuh setidaknya pendidikan S1 dalam jurusan yang terkait system analyst.Jurusan yang terkait dengan pekerjaan system analyst adalah: Sistem InformasiTeknik InformatikaIlmu Komputer 💡Pro Tip: Jika kamu memiliki gelar sarjana yang tidak berhubungan dengan pekerjaan system analyst, jangan khawatir! Walaupun memang orang-orang dengan jurusan terkait akan lebih diutamakan untuk menjalankan peran sistem analis, kamu tetap bisa mengambil kursus online mengenai sistem analis. Coba ikuti webinar, kelas online, dan pastikan kamu bisa melewati ujiannya untuk memenuhi persyaratan pekerjaan system analyst. 📚 Baca juga: 15 Prospek Kerja Teknik Informatika Terbaik [+Gaji, Info Kuliah, Dll.] 2. Ambil Sertifikasi Memiliki sertifikasi umumnya tidak diwajibkan untuk pekerjaan system analyst. Tetapi, dengan memiliki sertifikasi yang relevan, kamu akan menjadi lebih unggul dibandingkan pelamar kerja system analyst lainnya. Masukkan sertifikat dalam CV untuk menjadi lebih unggul.Berikut adalah beberapa sertifikasi untuk pekerjaan system analyst adalah sebagai berikut: CompTIA A+ CertificationCompTIA Security+CompTIA CySA+CASP+ Selain itu kamu pun bisa mengambil beberapa sertifikasi yang dapat membuktikan keahlian kamu dalam menggunakan Oracle, Java, SQL, dll. 💡 Pro Tip: Mengambil sertifikasi dapat meningkatkan potensi penghasilan kamu juga, lho! Baik kamu sudah bekerja sebagai system analyst maupun calon system analyst, kamu dapat menegosiasikan gaji kamu ketika kamu memiliki sertifikasi. 3. Dapatkan Pengalaman Kerja yang Relevan Umumnya, mendapatkan pekerjaan system analyst bukan menjadi pekerjaan pertama kamu setelah lulus kuliah. Kebanyakan lulusan baru SI, TI, atau Ilkom mengambil pekerjaan sebagai software developers atau entry-level database administrators. Intinya, cobalah untuk mendapatkan pengalaman kerja dalam bidang TI terlebih dahulu yang dapat memberikan kamu pengetahuan lebih tentang sistem dan infrastruktur. 4. Buat CV System Analyst yang Menarik Setelah kamu memperoleh keterampilan, pengalaman, dan pendidikan yang diperlukan, kamu dapat mulai melamar pekerjaan system analyst. Pertama-tama, ingat untuk memperbarui CV yang mencerminkan seorang system analyst/sistem analis. Berikut adalah contoh CV sistem analis untuk inspirasi kamu!Contoh CV System Analyst - DIbuat di CakeYuk, buat CV system analyst kamu sekarang juga dengan Cake CV builder, 100% gratis! Terdapat 50+ template gratis dan mudah digunakan, lho! 🎉Buat CV Jenjang Karir System Analyst 💰 Kisaran Gaji System Analyst Umumnya, kisaran gaji system analyst adalah: Rp. 5.000.000 - 11.000.000/bulan. Untuk gaji system analyst fresh graduate, tidak menutup kemungkinan kamu akan mendapatkan nominal 3jt per bulan, seperti fresh graduate SI, TI, dan Ilkom lainnya. Tentunya besaran gaji akan berbeda-beda sesuai dengan pengalaman yang kamu miliki, kota kamu, perusahaan kamu, dan faktor-faktor lainnya. 📚 Baca juga: 15 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia! 📈 Jenjang Karier Pekerjaan System Analyst Walaupun kebanyakan fresh graduate memulai kariernya sebagai programmer, tetap ada kemungkinan perusahaan merekrut fresh graduates untuk posisi system analyst/sistem analis secara langsung. Berikut adalah garis besar jenjang karier pekerjaan system analyst: ProgrammerSystem AnalystSenior System Analyst/Business Analyst 👨‍💻 Pekerjaan/Karier Lain yang Dapat Dijalani Pekerjaan System Analyst Berikut adalah pekerjaan yang terkait dengan system analyst/sistem analis: Computer Programmer: seorang profesional yang menulis dan menguji kode agar program dan aplikasi komputer berjalan dengan lancar.Database Programmer: seorang teknisi yang bertanggung jawab dalam mengelola dan mengamankan data dari suatu sistem.Software Developer: seseorang yang mendesain, membangun, dan menciptakan suatu aplikasi.Information Security Analyst: seseorang yang memantau dan memastikan keamanan sistem komputasi perusahaan dengan menganalisis langkah-langkah keamanan.IT Manager: seseorang yang mengkoordinasikan, merencanakan, dan memimpin kegiatan yang berhubungan bidang TI dalam suatu organisasi Demikianlah artikel mengenai pekerjaan system analyst. Semoga dengan memahami tugas sistem analis dan cara menjadi system analyst, kamu bisa menjadi calon sistem analis berikutnya! Ingat, ikuti kelas-kelas online, webinar, ambil sertifikasi, dapatkan pengalaman kerja yang relevan, dan buat CV system analyst kamu! Semoga berhasil! Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Cindy Graciella ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!