Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Portfolio
Mar 7th 2025

10 Contoh Portofolio Digital Marketing dan Cara Membuatnya!

Seiring dengan kemajuan teknologi, strategi di dalam dunia bisnis pun juga semakin maju. Salah satunya adalah digital marketing. Oleh karena itu, saat ini banyak perusahaan mencari pekerja yang memiliki keahlian di bidang digital marketing.Bahkan, LinkedIn mendaftar profesi "Digital Marketing Specialist" sebagai pekerjaan top 10 yang paling banyak dicari Namun, tidak perlu khawatir akan banyaknya pesaing di bidang digital marketing karena ada banyak peluang pekerjaan di industri ini. Beberapa peluang pekerjaan yang dapat kamu kejar yaitu, content strategist, social media specialist, copywriter, SEO specialist, dan lain-lain. Tertarik untuk meniti karir sebagai digital marketer?Jika kamu ingin melamar menjadi digital marketer, tentunya sangat diperlukan untuk memiliki portofolio digital marketing. Daftar Isi: Apa itu Portofolio Digital Marketing? Manfaat Portofolio Digital Marketing Struktur Portofolio Digital Marketing Dua Macam Platform Portofolio Digital Marketing Bagaimana Cara Membuat Portofolio Digital Marketing? 10 Contoh Portofolio Digital Marketing Apa itu Portofolio Digital Marketing? Portofolio adalah kumpulan informasi dan dokumen yang menunjukkan hasil karya, pengalaman kerja, skills, dan informasi lainnya tentang dirimu.Sedangkan, digital marketing adalah strategi pemasaran atau promosi yang menggunakan media digital dan internet. Contohnya, periklanan online melalui media sosial, blog, website, e-mail dan lain-lain. Portofolio digital marketing itu apa, sih?## Paywall Indicator ## Jadi, portofolio digital marketing adalah kumpulan informasi tentang dirimu, hasil karya terbaik, pengalaman, training dan skills kamu khususnya di bidang digital marketing. Misalnya, kamu bisa mencantumkan gambar maupun tulisan mengenai aplikasi yang kamu kuasai, performance review atau studi kasus dari pekerjaan yang pernah kamu lakukan sebelumnya, hasil desain, dan lain-lain. Mengapa portofolio online? Akan lebih bagus lagi jika kamu membuat portofolio marketing secara online dalam bentuk website dibandingkan dengan mencetak banyak halaman untuk semua hasil karya dan pengalamanmu. Hal ini akan membangun kredibilitas kamu di dalam bidang digital marketing. Selain itu, ini juga dapat memudahkan perekrut untuk menemukan dan menghubungi kamu untuk peluang pekerjaan profesional. Yuk belajar cara membuat portfolio digital marketing yang bakal dilirik oleh HRD!Mengapa Butuh Portofolio Digital Marketing? Baik kamu sedang mencari pekerjaan sebagai digital marketer ataupun sudah memiliki pekerjaan di bidang marketing, memiliki portofolio marketing bukanlah ide yang buruk. Mengapa? Karena portfolio bisa menjadi kunci kesuksesan dalam karirmu. Fungsi dari portofolio adalah untuk meyakinkan perusahaan yang kamu lamar bahwa kamu adalah kandidat yang tepat untuk posisi tersebut.1. Membuktikan pencapaian yang ada di CV Lamaran KerjaPortofolio digital marketing dapat membuktikan skill atau pengalaman yang kamu cantumkan dalam CV. Portofolio ini akan membantu kamu untuk menyampaikan pesan dan menunjukkan bahwa kamu mampu mengaplikasikan gambar, tulisan, dan desain untuk berkomunikasi secara digital. Dengan bukti-bukti tersebut, tim HRD bisa menilai apakah kamu kompeten untuk masuk ke tahap seleksi berikutnya. 📚 Baca juga:Contoh CV Lamaran Kerja yang Baik dan Benar [+Cara Membuat CV]2. Sebagai Personal Branding Diri SendiriSelain untuk menampilkan skill kamu untuk bisa dilirik oleh banyak perusahaan, membuat portofolio juga merupakan cara untuk membangun personal branding kamu.Dengan mempresentasikan ide, karya atau kreatifitas kamu, kamu dapat membangun koneksi yang akan mendatangkan kesempatan-kesempatan baru.📚 Baca juga:Cara Membangun Personal Branding Ala Fellexandro Ruby 3. Tampil Lebih Unggul dari Pelamar LainnyaBayangkan banyaknya CV lamaran kerja yang diterima rekruter ketika mereka membuka loker. Untuk bisa bersaing dengan pelamar lainnya, mengirimkan portofolio lamaran kerja adalah satu cara untuk menarik perhatian HRD. Mengirimkan portofolio dapat menunjukkan pengalaman proyek yang pernah kamu lakukan sebelumnya. Alhasil, rekruter bisa semakin yakin atas skill yang kamu miliki. Apa Isi Portofolio Digital Marketing? Gimana sih caranya membuat portofolio yang menarik? Salah satu hal penting yang harus diperhatikan adalah struktur portofolio digital marketing. Jika portfolio-mu terstruktur dan rapi, maka probabilitas bahwa kamu akan lolos screening pun meningkat. Berikut adalah struktur portfolio digital marketing. 1. Profil About Me, Deskripsi Diri, atau profil adalah bagian dari portofolio yang mencangkup minat, latar belakang, pendidikan, perjalanan karir, dan keahlianmu. Bagian ini juga merupakan tempat yang bagus untuk menyampaikan sedikit pernyataan mengapa pekerjaan ini bermakna untukmu. 2. Skill yang Kamu Kuasai Selain Deskripsi Diri, tunjukkan skill yang kamu kuasai. Jika kamu memiliki skill di bidang tertentu, jangan lupa untuk mencantumkannya dalam portofolio marketing. Tools Performance MarketingTools Social Media Marketing:Tools SEO Specialist:Google AdwordsAdobe IllustratorAhrefsAnyTrackAdobe PhotoshopGoogle Search ConsoleAffiseCanvaGoogle AnalyticsSkill-skill ini dapat menunjang kamu dalam terlihat sebagai kandidat yang kredibel dalam mengerjakan sebuah proyek. 3. Hasil Karya Terbaik Bagian ini adalah inti dari portofolio marketing kamu. Tampilkan hasil karya yang terbaik dengan cara menampilkannya secara visual. Sertakan penjelasan tentang proses pembuatan di balik setiap proyek tersebut. Untuk proyek dalam bentuk gambar, kamu bisa langsung menambahkannya ke dalam portofolio. Jika proyek tersebut dalam bentuk video atau audio, Cake portofolio maker juga menawarkan fitur dimana kamu bisa langsung menampilkan video youtube di portofoliomu. Jika kamu memiliki foto atau video saat sedang bekerja atau sedang mempresentasikan proyek kepada klien, akan menjadi poin plus jika kamu lampirkan ke dalam portofolio. Bukti-bukti ini bisa membantu perusahaan untuk melihat perfomance kamu ketika bekerja. 💡Tips: Disarankan untuk tidak menuliskan informasi sensitif, misalnya budget, CPA, CPL, CAC, dan penjualan dalam angka yang sebenarnya. Jika ingin menampilkan angka, lebih baik untuk menuliskan dalam bentuk persentase (%). 4. Penghargaan dan Sertifikasi Bagi kamu yang pernah menerima penghargaan di bidang yang relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar, jangan lupa untuk menambahkannya ke dalam portofolio digital marketing kamu ya. Penghargaan yang telah kamu capai ini bisa membantu menggambarkan dirimu sebagai kandidat yang kompeten. Sertifikasi juga bisa menunjukkan bahwa kamu menguasai tools yang biasa kamu gunakan untuk bekerja. 5. Kontak Informasi Tujuan akhir dari menyiapkan portofolio adalah untuk menarik tim HRD menghubungi kamu untuk peluang kerja. Jadi, kamu harus memudahkan perekrut dalam memperoleh kontak informasi profesional kamu. Kontak informasi yang wajib kamu sertakan dalam portofolio tentunya alamat email dan nomor telepon profesional. Selebihnya, jika kamu memiliki akun sosial media yang bersangkutan dengan profesi yang kamu lamar, boleh juga untuk link halaman tersebut ke portofolio-mu. Isi Portofolio Digital Marketing Platform Portofolio Digital MarketingLangkah pertama untuk membuat portfolio yang menarik adalah tentukan terlebih dahulu platform apa yang ingin digunakan. Pertimbangkan terlebih dahulu, apakah kamu ingin membuat portofolio dalam bentuk PDF atau online? 1. PDF Setelah membuat portofolio, kamu bisa menyimpannya dalam format PDF. Keuntungan dari format ini adalah cara menyusunnya mudah dan simple. Selain itu, portofolio marketing kamu dapat diakses secara offline.Canva:Canva adalah platform graphic design yang tersedia secara gratis dan online. Kamu bisa menggunakan platform ini untuk mendesain social media posts, presentasi, poster, video, logo, portofolio, dll. Google Slides:Google Slides adalah salah satu fitur Google Workspace yang bisa kamu gunakan untuk membuat portofolio. 2. Online Portfolio Menampilkan portofolio secara online dapat membuat kamu terlihat lebih profesional. Dengan adanya website untuk membuat portofolio marketing kamu, maka perekrut akan lebih mudah dalam menemukan informasi tentang dirimu. Selain itu kamu bisa menampilkan seluruh hasil karyamu tanpa adanya batasan ruang tulis. Cake:Kamu bisa menggunakan fitur dari Cake untuk membuat portofolio. Sebagai referensi, kamu juga bisa mencari berbagai contoh portfolio marketing di Cake. PortofolioMaker CakeLangsung coba buat portofolio yang profesional dan menarik di Cake✨Buat PortofolioBehance:Kamu juga bisa menggunakan Behance untuk mendesain online portofolio kamu secara mudah dan simpel. Portofolio Maker BehanceKedua format portofolio ini bisa kamu lampirkan di akun LinkedIn agar bisa dilihat perekrut ketika mereka melihat profilmu. Cara Membuat Portofolio Digital Marketing Setelah mempelajari struktur dari portfolio, sekarang waktunya kita mulai mendesain portfolio marketing! Apa saja sih langkah-langkah yang harus dilakukan dalam membuat portfolio digital marketing yang eye-catching? Simak 5 panduan membuat portfolio digital marketing yang akan membuatmu terlihat seperti profesional digital marketer. 1. Buatlah “About Page” yang Mengesankan Buatlah portofoliomu simpel namun menarik dan mudah dimengerti oleh perekrut. Perekrut akan melewati portofoliomu jika portofoliomu terlalu berlebihan dan susah dimengerti. Oleh sebab itu, carilah poin-poin yang kamu ingin sampaikan sebelum kamu membuat portofolio digital marketing kamu. Deskripsi Diri, Skill, Penghargaan, dan lainnya.Seperti yang sudah disebutkan di atas, berikan beberapa detail tentang dirimu, keterampilan, dan hal-hal lain yang bisa menunjukkan kompetensi kamu.Pertimbangkan juga untuk menyertakan foto diri yang berkualitas diri untuk membantu pengunjung online portofolio kamu terhubung denganmu. Foto diri bisa berupa foto headshot atau foto lain yang relevan dengan industri yang kamu tuju. Pilihan lain adalah untuk memasukkan CVTambahkan CV ke portofolio untuk menguraikan pengalaman kerja dan penjelasan mengenai pekerjaan kamu yang sebelumnya.Pastikan untuk mencantumkan semua informasi dasar yang diperlukan dalam CV, misalnya riwayat pekerjaan, pendidikan, dll. 2. Tampilkan Hasil Karya Terbaikmu Pasti bingung kan, berapa karya yang ingin ditampilkan di portfolio? Pada umumnya, dua hingga lima proyek sudah cukup untuk menunjukkan kemampuanmu. Jika terlalu banyak yang ditampilkan, justru bisa membuat perekrut makin tidak tertarik lho. Bagaimana caranya memilih hasil karya yang ditampilkan di portfolio? Tanyakan tiga pertanyaan ini untuk mempertimbangkan lagi. 💡TipsTanyakan tiga pertanyaan ini untuk memilihhasil karya yang ditampilkan di portfolio Apakah proyek tersebut hasil karya terbaik?Apakah proyek tersebut paling innovative dan creative?Apakah proyek tersebut proyek terbesar? Kalau belum memiliki pengalaman kerja, tidak perlu khawatir kok. Buatlah portfolio digital marketing fresh graduate dengan cara menampilkan tugas-tugas selama kuliah yang berkaitan dengan digital marketing. Mudah kan? 3. Tambahkan Penjelasan Mengenai Proses Pengerjaan Setiap Proyek Setelah menentukan hasil karya yang ingin ditampilkan, jangan lupa untuk menyertakan sedikit penjelasan. Untuk mendeskripsikan pengalaman kerja, kamu hari menjelaskan konteks di balik setiap proyek. Hal-hal yang bisa dideskripsikan?Goals dari setiap proyekPeran dan tanggung jawab kamu dalam pengerjaan proyek tersebutTantangan yang telah kamu hadapi dan bagaimana cara mengatasinyaGaris besar dari proses pengerjaan proyek tersebut dari awal hingga akhirHasil akhir 4. Tambahkan CTA (Call-to-Action) Setelah menyusun sesuai dengan struktur portfolio digital marketing, akhiri portofolio-mu dengan Call to Action. Cantumkan kontak personal mu seperti e-mail dan nomor handphone untuk memudahkan HRD mudah dalam menghubungimu. Akan lebih baik lagi jika kamu menyediakan tombol yang dapat di klik sehingga perekrut bisa selangkah lebih dekat untuk bekerja dengan kamu. 5. Publish dan Sebarkan Portofolio Menekan tombol “Publish” adalah langkah yang menegangkan bagi orang yang baru pertama kali membuat portofolio marketing, namun jangan menunggu sampai portofolio kamu perfect untuk diterbitkan. Meskipun harus bebas dari kesalahan, portofolio ini akan menjadi dokumen yang harus kamu update dan tingkatkan dari waktu ke waktu. Setelah diterbitkan, share portofolio kamu ke social media seperti LinkedIn. Tautkan link portofolio ke profilmu untuk meningkatkan exposure.10Contoh Portofolio Digital Marketing Berikut contoh portofolio marketing untuk berbagai posisi pekerjaan di bidang digital marketing, 1. Contoh Portofolio Social Media Specialist Berikut adalah portofolio social media planner dan UI designer milik Nanda Sesty Prastiwi yang dibuat menggunakan Cake.Contoh Protofolio Social Media Specialist. Selengkapnya lihat: "Sesty’s Portofolio 2021" di Cake 2. Contoh Portofolio Digital Marketing Contoh Portofolio Digital MarketingJika kamu mengejar karir sebagai graphic designer dan social media marketing, ini bisa jadi referensi kamu ketika membuat portofolio.3. Contoh Portofolio Digital Marketing MenarikContoh Portofolio Digital Marketing Menarik. Selengkapnya lihat portofolio Raja Abiyyi Sefel di Cake 4. Contoh Portofolio Digital Marketing Profesional Contoh Portofolio Digital Marketing Profesional. Selengkapnya lihat portofolio Dhea Bestari APdi Cake 5. Contoh Portofolio Digital Marketing MinimalisContoh Portofolio Digital Marketing Minimalis. Selengkapnya lihat portofolio Riandika Arya Kepakisan di Cake6. Contoh Portofolio Digital Marketing SimpleContoh Portofolio Digital Marketing Simple. Selengkapnya lihat portofolio Intan Pebrianasari di Cake7. Contoh Portofolio Digital Marketing Copywriting Di bawah ini adalah contoh portofolio digital marketing dan copywriting yang tidak kalah menarik dari yang lain.Contoh Portofolio Digital Marketing Copywriting.Selengkapnya lihat: “Naveen Malik’s Portfolio” di CakeContoh Portofolio Digital Marketing Lainnya Contoh Portofolio di Bidang Design dan Marketing (Behance - Megan Lim’s Design Marketing Portfolio)Contoh Portofolio Digital Copywriter Content Writer (Behance - Siti Aisyah Portfolio 2021) Nah, setelah mempelajari bagaimana cara membuat portfolio digital marketing yang mengesankan, sekarang saatnya melamar kerja! Gunakan portofoliomu untuk melamar kerja di Cake👇🏻👉 Lihat lowonganmarketing terbaru di Cake! Rekomendasi Lowongan Kerja Cake menyediakan platform untuk mendesain portfolio kamu secara menarik dan gratis! Yuk mulai sekarang! Buat Portofolio🎉 Buat Portofolio Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Portfolio
Dec 13th 2024

15+ Contoh Portofolio Lamaran Kerja Menarik dan Cara Membuatnya!

Di era sekarang, mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Banyak orang bersaing untuk mendapatkan pekerjaan yang mereka idamkan.Maka itu, kamu harus tampil lebih unggul.Tapi, bagaimana caranya?Ternyata, selain CV, kamu bisa mengajukan portofolio lamaran kerja yang merupakan dokumen berisi kumpulan karya, projek atau pencapaianmu, lho. Dengan portofolio, kamu dapat membuktikan bahwa kamu benar-benar memiliki skillyang tertera dalam CV kamu. Apalagi seiring dengan perkembangan teknologi, menampilkan portofolio menjadi lebih praktis dengan online portfolio/digital portfolio karena portofolio kamu bisa diakses melalui internet. Simak artikel sampai selesai untuk melihat contoh-contoh portofolio profesional dan menarik! Daftar isi: Arti Portofolio dalam Lamaran Kerja Fungsi Portofolio Lamaran Kerja Pekerjaan Apa yang Membutuhkan Portofolio Perbedaan CV dan Portofolio Cara Membuat Portofolio untuk Lamaran Kerja Tips Membuat Portofolio Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik Cara Bikin Portofolio Lamaran Kerja Online Gratis 15+Contoh Portofolio Menarik Apa itu Portofolio Lamaran Kerja? Portofolio untuk lamaran kerja adalah dokumen yang kamu sertakan kepada perusahaan ketika melamar kerja. Isinya memuat rincian hal-hal yang dapat meningkatkan value kamu ketika mencari pekerjaan. Ini dapat berupa skill yang kamu miliki, pencapaian yang kamu raih, koleksi karya atau projek yang berhubungan dengan kriteria yang dicari rekruiter.Portofolio hadir dalam bentuk offline maupun online. Sekarang, portofolio online merupakan pilihan yang lebih dimintati karena portofolio online dapat dibagikan dimanapun dan kepada siapapun. Dengan fitur edit canggih di internet, kamu bisa mengubah dan menambahkan konten, gambar, video, teks kapanpun.Manfaat membuat portofolio kerja sebagai berikut:Mendokumentasikan hasil karya/proyek yang pernah dilakukanSebagai personal branding diri sendiriPeluang untuk mendapatkan klienTampil lebih menonjol dibanding kandidat pelamar lainEksplorasi kreativitas Apa Fungsi Portofolio? Melansir dari The Muse, portofolio berfungsi untuk menampilkan dan mendokumentasikan bukti nyata dari pekerjaan yang telah dilakukan.Oleh karena portofolio digunakan untuk mendokumentasikan pekerjaan-pekerjaan yang sudah pernah dilakukan, fungsi portofolio tidak hanya untuk melamar kerja. Portofolio juga bisa digunakan untuk mengajukan beasiswa, maupun sebagai personal branding diri sendiri.Dengan mempresentasikan ide, karya atau kreatifitas kamu, kamu dapat membangun koneksi yang akan mendatangkan kesempatan-kesempatan baru. Pekerjaan Apa yang Membutuhkan Portofolio? Di zaman sekarang, setiap profesi boleh mempertimbangkan untuk membuat portofolio ketika melamar kerja. Namun memang portofolio untuk lamaran kerja online ini lebih sering ditemukan di profesi berikut:Designer (Graphic, Fashion, Product, dll.)Software DeveloperWebsite DeveloperContent Writer/CopywriterVideografer/FotograferVideo EditorDigital MarketingContent CreatorDan lainnyaApa Perbedaan CV dan Portofolio?Secara singkat, CV berisi informasi data diri dan bersifat lebih umum. Contohnya, hal akademis maupun non-akademis yang tertera dalam CV.Sementara itu, portofolio berisi bukti hasil dari apa yang kamu lakukan, bertujuan untuk menunjukkan kemampuan dan kapabilitas kamu, dan bersifat spesifik karena biasanya kamu hanya menonjolkan skill tertentu dan mendeskripsikannya dalam portofolio kamu. CVPortofolioIsiInformasi diriKoleksi karya/pencapaian TujuanMenginformasikanMenunjukkanSifatUmumSpesifik Berikutnya, CakeResume akan memandu kamu cara membuat portofolio lamaran kerja step by step.📚 Baca juga:Wajib Tahu: 5 Perbedaan CV dan Portofolio Lengkap dengan Contoh Cara Membuat Portofolio 1. Simak job description dan kualifikasi lowongan pekerjaan yang diminati Sebelum mulai, kamu harus mengerti job description serta kualifikasi yang diminta oleh perusahaan tersebut. Ini bertujuan supaya apa yang kamu tampilkan dalam portofolio lamaran kerja kamu berhubungan dengan apa yang diinginkan perusahaan.2. Kumpulkan koleksi karyamu Kamu dapat terlebih dahulu mengumpulkan/menyiapkan karya-karya, projek ataupun pencapaian yang akan kamu tampilkan ke dalam portofolio lamaran kerja kamu nanti.3. Temukan situs website untuk membuat portofolio lamaran kerja online Inilah 2 situs unggulan yang dapat kamu kunjungi untuk membuat portofolio lamaran kerja kamu.CakeResume:CakeResume merupakan situs untuk membuat portofolio lamaran kerja yang baik karena tampilan yang sederhana dan mudah untuk dioperasikan. Portofolio online CakeResume dapat dicantumkan di CV sebagai link. Selain itu, membuat portofolio lamaran kerja di CakeResume gratis dan tidak dibatasi loh! Behance:Behance merupakan salah satu platform yang paling banyak digunakan untuk membangun portfolio designer website, khususnya portfolio UX designer dan portfolio UI designer. Besarnya komunitas digital disana menjadikan Behance sebagai platform untuk rekruter mencari orang-orang bertalenta. 4.Susun struktur dan tentukan desain portofolio lamaran kerja kamu Setelah memilih situs website portofolio kerja kamu, waktunya menyusun struktur dari portfolio online kamu. Pada dasarnya, ada empat elemen utama, yaitu:Perkenalan (informasi diri)Pencapaian, proyek atau karya-karya kamuPekerjaan dan status kerja (termasuk apa yang bisa kamu tawarkan kepada perusahaan)Kontak informasi Jangan lupa pikirkan juga desain dan layout portofolio kerja kamu. Tentukan color palette dan styleuntuk memberikan kesan yang unik pada HRD.5.Membangun kontenSetelah struktur, desain atau layout portofolio lamaran kerja sudah kamu tentukan, sekarang waktunya membangun konten portofolio! Masukkan teks, gambar, foto, grafik dsb. yang dapat menonjolkan skill dan value kamu. Namun ingat untuk hanya masukkan konten yang relevan dengan posisi yang kamu lamar.Bagi kamu yang fresh graduate dan belum memiliki pengalaman kerja, kamu dapat memasukkan tugas atau proyek selama kuliah lho.Contohnya, mahasiswa teknik dapat menampilkan riset selama kuliah, mahasiswa desain bisa menampilkan tugas desain. Kalau kamu mengikuti organisasi atau kegiatan sekolah, kamu juga boleh mencantumkanya.Nah, itulah step-step cara bikin portofolio kerja. Selanjutnya, CakeResume mau membagi tips dalam membuat portofolio untuk lamaran kerja online. Disimak yuk!Tips Membuat Portofolio yangBaik dan Menarik 1. Pilih desain dan perpaduan warna yang tepat Desain dan color palette portofolio untuk lamaran kerja penting untuk menarik perhatian para rekruter. Pilihlah desain yang sesuai dengan kesan yang ingin kamu sampaikan. Pastikan juga desain lamaran portofoliomu sederhana, rapih, dan tidak bertele-tele karena kamu akan fokuskan portofolio kamu pada kontennya. 2.Tonjolkan kemampuan terbaik kamu Jangan memuat semua karya/hal yang pernah kamu buat. Pastikan hanya menunjukkan kemampuan yang terbaik pada portofolio kerja kamu karena biasanya rekruter tidak memiliki banyak waktu untuk melihat seluruh konten portofolio satu per satu. Jadi sebaiknya tekankan kualitas dibanding kuantitas 3. Tambahkan elemen multimedia supaya menarik Sebuah portofolio untuk melamar kerja tidak terlepas dengan elemen multimedia sekalipun pekerjaan kamu tidak berhubungan dengan estetika atau visual. Ada banyak cara untuk menambahkan elemen multimedia seperti gambar, foto ataupun video. Contohnya, meskipun pekerjaan seorang manajer marketing tidak berhubungan dengan visual, tetapi portofolio seorang manajer marketingdapat mengandung data peningkatan penjualanyang dapat ditampilkan dengan grafik. 4.Susun informasi berdasarkan kategori skill Untuk memudahkan rekruiter menavigasi portofolio lamaran kerja online kamu, kelompokkanlah berdasarkan kategori. Ketika kamu mempunyai banyak konten, menggabungkan seluruh konten ke dalam satu halaman dapat terlihat berantakan. Selain itu, kategori ini juga dapat menunjukkan macam-macam area of expertise alias berbagai bidang keahlian kamu. Sebagai contoh, dalam portofolio lamaran kerja desain grafis, seorang desainer grafis bisa mengkategorikan karyanya dengan ‘desain cover’, ‘desain logo’, dan ‘desain poster’. Begitu juga dengan contoh portofolio kerja seorang marketing specialist. Ia dapat mengkategorikan dengan ‘strategi sosial media’, ‘penulisan blog’ ataupun ‘jangkauan media’. 5.Pastikan portofolio tidak bercela dan pranala (link) berjalan dengan baik Pastikan semua link dalam portofolio dapat berjalan dengan baik dan format portofolio kerjamu konsisten untuk digunakan pada setiap perangkat. Portofolio dapat dicantumkan pada CV, akun sosial media ataupun ditunjukkan terpisah.Ketika kamu membuat CV di CakeResume, kamu bisa mencantumkan file portofolio online kamu berupa hyperlink yang akan memberikan tampilan CV yang rapi. Kalau kamu mencantumkan CV pada dokumen pastikan file tersebut tidak di private agar orang lain dapat melihatnya. Selanjutnya, untuk memperjelas cara buat portofolio kerja, CakeResume akan memberikan panduan step-by-step untuk membuat portofolio lamaran kerja menggunakan website CakeResume. Membuat portofolio di CakeResume juga gratis jadi jangan khawatir~Cara Membuat Portofolio Lamaran Kerja Online GratisKeunggulan portofolio online dari CakeResume adalah tampilan yang sangat simple sehingga sangat memudahkan orang-orang yang tidak memiliki kemampuan design untuk tetap membuat portofolio lamaran kerja online yang menarik! Selain itu, ketika kamu membuat CV di CakeResume, kamu bisa mencantumkan file portofolio online kamu berupa hyperlink yang akan memberikan tampilan CV yang rapi. Buat Portofolio online di CakeResume, Gratis! 🎉Buat PortofolioBerikutcontoh portofolio untuk melamar kerja.1. Klik Buat Portofolio Online pada situs web CakeResumeKalau ini pertama kali kamu menggunakan CakeResume, kamu akan diajak untuk membuat akun terlebih dahulu. Ini bertujuan agar portofolio kamu bisa di publikasi dan dilihat oleh rekruter kamu. cara membuat portofolio dengan CakeResume 2.KlikCreate your first project cara membuat portofolio dengan CakeResume 3.Pilih background warna dengan mengklik Styles cara membuat portofolio dengan CakeResume 4. Tambahkan teksKetika menambahkan teks, kamu juga bisa menubah warna, font, size, dan lainnya menggunakan tool box yang tertera di bagian atas. Kamu juga bisa mengubah urutan objek dengan mengklik tombol pensil lalu pilih move up atau move down seperti yang ditunjukkan di gambar berikut. cara membuat portofolio dengan CakeResume 5. Tambahkan gambar atau foto dengan klik Image GridNah, disinilah kamu dapat memunjukkan karyamu dengan elemen multimedia. Karena ini merupakan contoh portofolio fresh graduate, kamu bisa masukkan projek atau tugas semasa kuliah ya. Kamu juga bisa menampilkan sertifikat yang kamu raih. cara membuat portofolio dengan CakeResume cara membuat portofolio dengan CakeResume 6.Tambahkan video/musik/link dengan memasukkan URL pada Embed cara membuat portofolio dengan CakeResume 7. Klik project settings di sebelah kanan bawah, lalu isi project title, description, field, tags, dan tools used lalu klik publishNah, seperti yang dibahas tadi, ini berguna supaya rekruter lebih mudah mencari talenta sesuai yang diharapkan. cara membuat portofolio dengan CakeResume Portofolio untuk lamaran kerja kamu sudah jadi! Portofolio kerja ini dapat dicantumkan pada CV, ataupun ditunjukkan terpisah.Selanjutnya, CakeResume memperisapkan 5 contoh portofolio untuk melamar kerja. Bisa kamu gunakan untuk menjadi inspirasi ketika membuat portofolio lamaran kerja kamu sendiri ya!Sedang mencari pekerjaan? Temukan pekerjaan impian kamu di CakeResume! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Loker15Contoh Portofolio Terbaik untuk Melamar Kerja ✨ 15+ Contoh Portofolio Lamaran Kerja: Contoh Portofolio Fotografer Contoh Portofolio UI Desain 1 Contoh Portofolio UI Desain 2 Contoh Portofolio Desainer Grafis Contoh Portofolio Graphic Design 1 Contoh Portofolio Graphic Design 2 Contoh Portofolio Digital Marketing Contoh Portofolio Digital Marketing Profesional Contoh Portofolio Arsitek Contoh Portofolio Programmer Contoh Portofolio Menulis Contoh Portofolio Fresh Graduate Contoh Portofolio Magang Contoh Portofolio Content Writer Contoh Portofolio Copywriter Contoh Portofolio untuk Berbagai Pekerjaan Lainnya 1. Contoh Portofolio Fotografer ProfesionalContoh portofolio fotografi oleh Taufik Adhi Nugraha (Dibuat di CakeResume). Lihat PortofolioTaufik Adhi Nugraha.2. Contoh Portofolio Lamaran Kerja UI DesignDi contoh portofolio online ini, desainer memperkenalkan dirinya terlebih dahulu, mencantumkan skill yang dimilikinya (UI/UX design, desain grafis dan ilustrasi) beserta kontak info lalu menunjukkan hasil karyanya, termasuk desain aplikasi HP yang sudah terealisasikan. Source:ROONism 2021 PortfolioContoh Portofolio DesainContoh Portofolio Desain3.Contoh Portofolio Lamaran Kerja UI Design Contoh portofolio UI designer yang kedua ini merupakan karya dari UI designer CakeResume loh. Lihat karya Portofolio UI Designer CakeResume yuk. Contoh Portofolio UIdesignContoh Portofolio UIdesign 4. Contoh Portofolio Desainer GrafisContoh Portofolio Desainer Grafis olehRyan Jose Dickson(Dibuat di CakeResume).5. Contoh Portofolio Lamaran Kerja Desain Grafis Berikutnya adalah contoh portofolio desain grafis untuk packaging design, book design, dan product design seni tradisional Taiwan. Cantik sekali bukan? Source:Portofolio Joan - CakeResumeContoh Portofolio Lamaran KerjaContoh Portofolio Lamaran Kerja 6. Contoh Portofolio Lamaran Kerja Desain Grafis Contoh portofolio berikut ini lebih berfokus pada proyek ilustrasi yang keren. Source: Ana Stoica - Behance.net  Contoh Portofolio Kerja Contoh Portofolio Kerja📚 Bacaan lanjutan:Contoh Portofolio Desainer Grafis Menarik, Pasti Dilirik HRD! 7. Contoh Portofolio Digital Marketing yang MenarikContoh Portofolio Digital Marketing Menarik. Selengkapnya lihat portofolioRaja Abiyyi Sefeldi CakeResume8. Contoh Portofolio Digital Marketing yang ProfesionalContoh Portofolio Digital Marketing Profesional. Selengkapnya lihat portofolioDhea Bestari APdi CakeResume9. Contoh Portofolio Arsitek Seperti yang diketahui, portofolio lamaran kerja arsitek pastinya berisi koleksi konsep dan gambar bangunan-bangunan. Inilah salah satu contoh portofolio karya mahasiswa yang dibuat ketika kuliah. Lihat Portofolio Student Housing oleh RachelContoh Portofolio KerjaContoh Portofolio Kerja 10. Contoh Portofolio Programmer Ketika kamu membuat portofolio lamaran kerja bidang programming, kamu bisa menampilkan karya web design dan mobile app design seperti contoh dibawah ini. Jangan lupa untuk menulis deskripsi serta bahasa programming yang digunakan ya.LihatPortofolio Bakery Website oleh Sevil KhomushkuContoh Portofolio 11. Contoh Portofolio Copywriter / Content Writer / UX Writer Lihat contoh portofolioUXWriting ProjectContoh Portofolio12. Contoh Portofolio Fresh GraduateLihat Portofolio Social Media Management by Asep WibowoContoh Portofolio13. Contoh Portofolio MagangDalam contoh portofolio ini, Fiqih menceritakan pengalaman magang di BRI beserta jobdesk dan kontribusi yang ia lakukan pada perusahaan.Lihat versi lengkap Portofolio Internship at Bank Rakyat Indonesia by Fiqih AdityaPortofolio Pengalaman Kerja14. Contoh Portofolio Content WriterContoh Portofolio Content Writer oleh Aulia Aristawaty -- Dibuat di CakeResume15. Contoh Portofolio CopywriterContoh Portofolio Copywriter Dibuat OlehRiandika Arya Kepakisan(Dibuat di CakeResume) Contoh Portofolio untuk Macam-Macam Pekerjaan: Contoh Portofolio Mahasiswa Contoh Portofolio Desain Contoh Portofolio Fotografi Contoh Portofolio Programmer Contoh Portofolio Digital Marketing Contoh Portofolio Content Writer Contoh Portofolio Copywriter CakeResume menyediakan platform untuk membuat portofolio online. Yuk giliran kamu yang buat portofolio! 100% Gratis🎉Buat PortofolioFAQ Seputar Portofolio:1. Apa saja isi dari portofolio?Portofolio adalah kumpulan dokumen yang menunjukkan hasil kerja, keterampilan, dan pengalaman seseorang, biasanya digunakan untuk tujuan pendidikan atau profesional. Berikut adalah beberapa elemen yang dapat terdapat dalam sebuah portofolio:CV atau Resume: Ringkasan pengalaman kerja, pendidikan, dan keterampilan yang dimiliki.Sampel Pekerjaan: Contoh-contoh hasil kerja, seperti tulisan, desain grafis, proyek penelitian, atau program yang telah dibuat.Proyek Terbaru: Deskripsi tentang proyek terbaru yang telah dikerjakan, termasuk proses, hasil, dan pengalaman belajar dari proyek tersebut.Referensi atau Testimoni: Ulasan atau rekomendasi dari atasan, kolega, atau klien yang mendukung kualitas pekerjaan dan karakter Anda.Sertifikat dan Penghargaan: Bukti penghargaan, sertifikat dari kursus, atau pelatihan yang relevan.Portofolio Digital: Jika relevan, tautan ke portofolio online, blog, atau media sosial profesional seperti LinkedIn.Pengalaman Relawan: Jika ada, pengalaman dalam kegiatan sosial atau organisasi yang menunjukkan keterampilan tambahan.Rencana Pengembangan Diri: Ringkasan tentang tujuan karier ke depan dan langkah-langkah untuk mencapainya.Isi dari portofolio bisa bervariasi tergantung pada bidang pekerjaan atau pendidikan yang dijalani. Pastikan untuk menyesuaikannya dengan audiens atau tujuan spesifik yang ingin dicapai. 2. Apa perbedaan CV dan portofolio? CV (Curriculum Vitae) adalah ringkasan yang mencakup riwayat pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan, dan pencapaian seseorang. Biasanya berbentuk daftar kronologis yang memuat informasi pribadi dan latar belakang akademis serta profesional.Sedangkan, portofolio adalah kumpulan contoh pekerjaan atau proyek yang telah diselesaikan oleh seseorang. Portofolio dapat mencakup sampel karya seni, desain grafis, tulisan, atau proyek-proyek lainnya yang dimaksudkan untuk menunjukkan kemampuan dan bakat seseorang dalam bidang tertentu.3. Apakah sertifikat termasuk portofolio? Sertifikat dapat termasuk dalam portofolio seseorang sebagai bukti formal atas pencapaian atau keterampilan yang dimiliki. Sertifikat ini dapat menunjukkan kualifikasi, pelatihan, atau penghargaan yang relevan dengan bidang pekerjaan atau minat pribadi seseorang.KesimpulanPortofolio adalah dokumen yang isinya memuat rincian hal-hal yang dapat meningkatkan value kamu ketika melamar kerja, apply lomba ataupun mengajukan beasiswa. Isi portofolio dapat berupa skill yang kamu miliki, pencapaian yang kamu raih, koleksi karya atau projek yang pernah kamu lakukan sebelumnya.Ketika melamar kerja, ada baiknya menyerahkan portofolio lamaran kerja untuk menunjukkan rekruter atas pencapaian dan kemampuan kamu.Terdapat banyak situs portofolio online yang bisa kamu gunakan untuk membuat portofolio seperti CakeResume.Perbanyaklah melihat contoh portofolio sebagai referensi kamu ketika membuat portofolio.Tidak hanya CV maker gratis, CakeResume adalah situs lowongan kerja terpercaya dan transparan. Kamu bisa mencari pekerjaan impian kamu dari berbagai perusahaan berkualitas dan ternama. Yuk, buat CV online gratis, portofolio kerja, dan lamar kerja di website pencari kerja atau aplikasi cari kerja CakeResume.Sedang mencari pekerjaan? Temukan pekerjaan impian kamu di CakeResume! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Loker Rekomendasi Lowongan Kerja
Portfolio
Jun 20th 2024

Portofolio Adalah: Isi, Contoh dan Cara Lengkap Membuatnya!

Portofolio adalah suatu dokumen lamaran kerja yang kini semakin tak asing. Tidak hanya portofolio kerja, kini banyak proyek, bisnis, kegiatan organisasi, maupun kegiatan studi yang mulai menjadikan portofolio sebagai persyaratan pendaftaran atau registrasi. Menurut survei yang dilakukan Hover pada tahun 2017 mengenai “Will Quality of Portfolio Site Influence Hiring Decisions?”, 86% dari responden (rekruter) mengatakan bahwa mereka akan mengunjungi portofolio website atau membukanya ketika ada pelamar kerja yang melampirkannya. Simak yuk apa yang dimaksud dengan portofolio dan bagaimana cara bikin portofolio yang dapat membantu kamu mendapatkan proyek, pekerjaan, kegiatan organisasi, atau studi yang kamu inginkan!Daftar isi: Pengertian Portofolio Manfaat Portofolio Lamaran Kerja Jenis-Jenis Portofolio Medium untuk Membuat Portofolio Isi Portofolio Ada Apa Saja? Tips Membuat Portofolio yang Efektif 18 Contoh Portofolio Lamaran Kerja Apa itu Portofolio? Portofolio adalah dokumen yang menunjukkan kemampuan, keahlian, bakat professional-mu secara rinci dan praktikal. Fungsi portofolio adalah sebagai pelengkap dari CV, karena pada portofolio, kamu dapat menunjukkan proyek-proyek yang pernah kamu jalankan atau karya terbaik kamu. Lalu apa perbedaan portofolio dan CV? CV merangkum informasi tentang diri kamu, sementara portofolio memperluas informasi tersebut dengan memasukkan detail dan bukti dari apa yang kamu tulis dalam CV. Contohnya, kamu menuliskan keterampilan desain grafis pada CV-mu, maka kamu juga perlu melampirkan portofolio desainmu berupa proyek desain yang pernah dikerjakan, hasil desain, foto dokumentasi acara jika ada, dan dampaknya sehingga si penerima portfolio dapat mengetahui potensi kamu. Apa Manfaat Memiliki Portofolio? Portofolio dapat digunakan untuk untuk banyak hal. Manfaat membuat portofolio antara lain: 1. Portofolio Lamaran Kerja Portofolio lamaran kerja merupakan tipe portofolio yang paling umum dan paling sering dibuat oleh orang-orang saat melamar kerja. Biasanya isinya disesuaikan dengan bidang kerja yang dilamar. Contohnya, ketika kamu mendaftar sebagai seorang wedding photographer, maka kamu dapat melampirkan hasil dokumentasi-mu untuk wedding dalam portofolio tersebut. 2. Portofolio untuk Kuliah Tidak hanya bekerja, portofolio juga digunakan oleh mahasiswa. Biasanya, portofolio dibutuhkan untuk jurusan-jurusan yang dekat kaitannya dengan seni dan keterampilan. Dikutip dari situs web Kemendikbud, terdapat beberapa jurusan yang memerlukan portofolio sebagai salah satu dokumen yang dibutuhkan ketika siswa ingin mengambil jurusan tersebut, diantaranya: Seni rupa, desain, dan kriyaTariMusikTeaterSendratasik (Seni, Drama, Tari, Musik)KarawitanEtnomusikologiOlahragaPedalanganFilm dan televisiFotografi 📚 Baca juga:Contoh Portofolio Mahasiswa yang Menarik Lengkap dengan Cara Membuatnya 3. Portofolio untuk Bisnis Portofolio untuk berbisnis ini bisa terlihat seperti company profile, dimana dapat berisi mengenai penjelasan bisnis itu sendiri, visi misi, sejarah, target pasar, produk, progress, dan lain-lain. Portofolio bisnis biasanya terdiri lebih dari 1 halaman dan menyingkap berbagai data yang diperlukan untuk kelengkapan informasi bisnis yang bersangkutan. Sedang mencari kerja? Temukan berbagai lowongan dari perusahaan ternama di Cake. Job portal No. 1 di Indonesia!🎉Cari Kerja Jenis-Jenis Portofolio Terdapat beberapa jenis portofolio yang dapat digunakan untuk kepentingan yang berbeda-beda, diantaranya: 1. Showcase Portfolio Kumpulan karya terbaik yang dipakai untuk menunjukkan pencapaian dalam bidang disiplin tertentu. Biasanya digunakan oleh orang-orang di bidang seni khususnya desain, arsitek, fotografer, dan penulis ketika sedang mengumpulkan portofolio untuk melamar kerja. Showcase portofolio digunakan untuk memperlihatkan kemampuan seseorang di mata seorang potensial klien, mitra kerja, atau pengusaha. Portofolio berfungsi sebagai representasi visual dari bakat dan kemampuan si pelamar. Isi dari showcase portofolio dapat berupa karya terbaikmu dilengkapi dengan gambar, deskripsi proyek, testimonial klien, atau tambahan informasi lain menyangkut proyek tersebut. 2. Process/Learning Portfolio Sesuai namanya, portofolio jenis ini merupakan kumpulan bukti sekaligus proses perjalanan seseorang dalam melakukan pembelajaran terkait suatu hal atau keterampilan. Gunanya selain untuk membantu kamu memahami proses perjalananmu mencapai suatu titik tertentu, juga mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, serta memperlihatkan komitmen untuk terus melakukan pembelajaran yang berkelanjutan. Biasanya portofolio jenis ini digunakan oleh mahasiswa dan tenaga pendidik untuk mendokumentasikan perjalanan belajar mereka kepada institusi pendidikan, calon pengusaha, atau sebagai sarana introspeksi diri. Isi dari process/learning portfolio dapat beragam, seperti berbagai deskripsi/keterangan/gambar yang berisi pengalaman belajarmu, berupa: tugas kelas, proyek penelitian, esai, revisi atau feedback dari instruktur atau mentor, dan lain-lain. 3. Assessment Portfolio Assessment portfolio adalah koleksi karya dan bukti yang menunjukkan pencapaian seseorang dalam mencapai tujuan pembelajaran atau kompetensi tertentu. Biasanya digunakan di institusi pendidikan, program pelatihan, atau proses sertifikasi untuk mengevaluasi kemampuan, mengukur pengetahuan, serta menilai kemajuan dan keterampilan individu. Assessment portfolio harus mencakup bukti-bukti serta kompetensi individu yang meliputi tes, kuis, ujian, proyek, esai, laporan, presentasi, atau jenis penilaian lainnya untuk menilai proses pembelajaran. 4. Hybrid Portfolio Hybrid portfolio merupakan gabungan dari berbagai portofolio. Artinya, terdapat beberapa jenis portofolio secara langsung untuk suatu kepentingan. Hybrid portfolio dapat berfungsi untuk memperlihatkan pencapaian, menunjukkan proses pembelajaran, memberikan bukti kemampuan atau kompetensi dalam satu dokumen saja. Atau mudahnya, kamu dapat menyebut hybrid portfolio sebagai portofolio serbaguna yang dapat ditujukan ke banyak audiens, seperti potensial klien, rekruter, suatu institusi tertentu, atau jaringan tenaga profesional. Isi dari hybrid portfolio berupa kombinasi dari jenis portofolio yang dimasukkan, contohnya showcase dan assessment portfolio, learning/process dan assessment portfolio. Dimana Kita Bisa Membuat Portofolio? Jika portofolio menjanjikan banyak manfaat, di mana dapat kita membuatnya? 1. Platform online Ada banyak platform online yang dapat membantu kamu membuat portofolio. Biasanya platform tersebut menyediakan template portofolio dan contoh-contoh portofolio asli yang bisa kamu jadikan sebagai referensi. Setelah membuat portofolio di platform online, biasanya kamu akan mendapatkan link ke portofolio-mu untuk kamu bagikan. Beberapa platform online yang bisa kamu gunakan: CakeBehanceDribbbleCanva 2. Website Kamu juga dapat membuat situs web-mu sendiri untuk menunjukkan portofolio-mu sehingga terlihat semakin kredibel. Jika kamu tidak bisa coding, terdapat juga berbagai situs yang mempermudah kamu membuat website tanpa pengetahuan bahasa pemrograman, seperti Wix dan GoDaddy. 3. Media Sosial Tentunya yang tidak boleh terlewat adalah media sosial. Manfaatkan fitur-fitur canggihnya dengan berbagi post seperti foto, video, atau tulisan untuk menarik perhatian calon rekruter atau klien yang potensial. Ini adalah cara yang efektif untuk membangun personal branding dan menampilkan karya-karyamu kepada khalayak yang lebih luas. 4. Portofolio Fisik Kamu juga dapat menyiapkan portofolio fisik sebagai opsi untuk mendaftar ke institusi/organisasi/perusahaan yang masih meminta dokumen fisik sebagai persyaratannya. Portofolio dapat kamu buat dahulu di komputer, kemudian di print sebagai dokumen fisik yang dibutuhkan. Isi Portofolio Ada Apa Saja? Gimana sih cara membuat portofolio dan apa saja hal-hal yang perlu ada di dalamnya? Tentunya isi dari portofolio sendiri akan disesuaikan dengan kebutuhannya, namun berikut adalah format umum dari isi portofolio: Summary, mencakup tahun dan proyek yang sudah dikerjakanLaporan, esai, presentasi, visual, tabel, grafikArtikel atau liputan dimana terdapat nama / hasil karyamuGambar dan deskripsi proyekData hasil atau impact dari karyamuPenghargaan dan sertifikat jika adaLisensi profesional jika adaTestimoni klien Tips Membuat Portofolio yang Efektif 1. Tonjolkan Karya Terbaikmu Portofolio adalah tentang menunjukkan karya terbaikmu dan menjualnya kepada si penerima portofolio. Namun bukan hanya karya terbaik, kamu juga perlu melengkapinya dengan informasi atau deskripsi yang jelas mengenai karya tersebut, sehingga nilai jual portofolio-mu semakin bertambah. 2. Pilih Medium dan yang Tepat Seperti yang sudah dijabarkan di atas, ada beberapa medium yang dapat kamu gunakan untuk membuat portofolio, diantaranya platform online seperti Cake atau membuat website sendiri, sampai membuat portofolio fisik. Sesuaikanlah mediumnya dengan tujuan dan kepentingan dari pembuatan portofolio-mu. 3. Susun Isi Portofolio Dengan referensi isi portofolio di atas, buatlah portofolio yang berbobot dan berkualitas sesuai dengan bidang, tujuan, dan kepentinganmu. Kamu tidak harus memiliki semua poin yang disebutkan, namun berusahalah untuk membuat portofolio-mu menarik dan dapat merepresentasikan kemampuan serta keahlianmu. Contoh Isi portofolio yang baik adalah ketika kamu melamar sebagai seorang fotografer ke suatu event organizer, maka tunjukkanlah beberapa foto terbaikmu yang menunjukkan fokusmu dalam mengambil gambar di event-event yang pernah kamu hadiri. Pilih dengan bijaksana fokus dari proyek yang kamu kerjakan, dan hal apa yang ingin kamu tonjolkan. 4. Sebarkan Portofolio Kamu Setelah kamu selesai membuat portofolio, langkah berikutnya yang paling penting adalah menyebarkannya. Portofolio kamu tidak akan berguna jika hanya dibiarkan di situ saja. Kamu dapat menaruh portofolio-mu dalam CV ataupun profil Linkedin. Jika kamu mempublikasikan portofolio di Cake, portofolio-mu juga bisa muncul di mesin pencarian Google sehingga meningkatkan visibilitas kamu sebagai seorang profesional. Semakin kamu menyebarkan portofolio-mu, semakin besar juga peluang kamu untuk dilirik oleh para penerima portofolio. Sedang mencari kerja? Temukan berbagai lowongan dari perusahaan ternama di Cake. Job portal No. 1 di Indonesia!🎉Cari Kerja Contoh Portofolio Lamaran Kerja Berikut beberapa contoh portofolio yang bisa kamu jadikan referensi:1. Contoh Portofolio Lamaran KerjaContoh Portofolio Desainer Grafis olehRyan Jose Dickson(Dibuat di Cake).2. Contoh Portofolio MahasiswaContoh Portofolio Mahasiswa byAsep Wibowo(Dibuat di Cake)3. Contoh Portofolio Digital MarketingContoh Portofolio Digital Marketing Menarik. Selengkapnya lihat portofolioRaja Abiyyi Sefeldi Cake4. Contoh Portofolio FotografiContoh portofolio fotografi oleh Taufik Adhi Nugraha (Dibuat di Cake). Lihat PortofolioTaufik Adhi Nugraha.5. Contoh Portofolio Desain GrafisContoh Portofolio Desainer Grafis byFionisya Mufidah(dibuat di Cake).Ingin buat portofolio seperti di atas? Yuk, buat portofolio profesional mu di Cake, gratis! 🎉Buat Portofolio6. Contoh Portofolio Lamaran Kerja Fresh GraduateContoh Portofolio Copywriter Putri Rizky Melinda(Dibuat di Cake)7. Contoh Portofolio Lamaran Kerja PerusahaanContoh Portofolio Digital Marketing Profesional. Selengkapnya lihat portofolioDhea Bestari APdi Cake8. Contoh Portofolio Content WriterContoh Portofolio Content Writer byAulia Aristawaty— Dibuat di Cake9. Contoh Web PortofolioContoh Portofolio Web Programmer bySean Halpin10. Contoh Portofolio Siswa SMKContoh Portofolio SMK by M. Rizki Abdullah di Cake11. Contoh Portofolio CopywriterContoh Portofolio Copywriter Riandika Arya Kepakisan (Dibuat di Cake)12. Contoh Portofolio Social Media SpecialistContoh Protofolio Social Media Specialist. Selengkapnya lihat: "Sesty’s Portofolio 2021" di Cake13. Contoh Portofolio Data AnalystContoh Portofolio Data Analyst by Muhamad Hawary Makurilah di Cake14. Contoh Portofolio Content CreatorContoh Portofolio Content Creator by James Tandibua di Cake15. Contoh Portofolio MagangContoh Portofolio Programmer Magang byDinar Wahyu Rahmandi Cake16. Contoh Portofolio Bahasa IndonesiaContoh Portofolio Junior Wordpress Developer byAria Dwi Pramudyadi Cake.16. Contoh Portofolio FreelancerContoh Portofolio Freelancer by Agnes Ratna di Cake17. Contoh Portofolio Career SwitchContoh Portofolio Digital Marketing Career Switch. Selengkapnya lihat portofolioSinta Maulidiahdi Cake. Ingin buat portofolio seperti di atas? Yuk, buat portofolio profesional mu di Cake, gratis! 🎉Buat Portofolio 📚 Baca juga:15+ Contoh Portofolio Lamaran Kerja Menarik dan Cara Membuatnya! Key Takeaways Portofolio tidak hanya digunakan untuk melamar kerja, namun juga dapat disesuaikan isinya dan digunakan juga untuk kepentingan studi, proyek, institusi, bisnis, dan lain-lain.Portofolio adalah dokumen yang dibuat untuk menunjukkan kemampuan dan keahlianmu dalam bentuk yang lebih nyata dan luas. Fungsi portofolio adalah sebagai pelengkap CV, sehingga dalam portofolio kamu tidak perlu menonjolkan semua hal, cukup menunjukkan karya-karya terbaikmu saja.Jenis-jenis portofolio dibagi berdasarkan kepentingannya, ada showcase portfolio, learning/process portfolio, assessment portfolio, hybrid portfolio.Terdapat beberapa medium untuk membuat portofolio, seperti platform online, media sosial, webite, dan portofolio fisik.Isi portofolio mencakup: summary, laporan atau esai atau tabel mengenai proyekmu, artikel atau liputan yang terdapat nama atau karyamu, gambar dan deskripsi proyek, data hasil atau impact dari karyamu, penghargaan dan sertifikasi jika ada, lisensi profesional jika ada, dan testimoni klien.Tips membuat portofolio adalah menunjukkan karya terbaikmu, pilih medium yang tepat, susun isi portofolio sehingga terlihat berkualitas, dan sebarkanlah ke orang-orang yang potensial.Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Leony Jardine ---
Portfolio
Dec 3rd 2024

7 Contoh Portofolio Social Media Specialist, Gratis Tinggal Unduh!

Pengguna internet di seluruh dunia mencapai 5,35 miliar per Januari 2024, dengan lebih dari 200 juta pengguna di Indonesia! Dengan jumlah user yang sangat besar, banyak korporasi menyadari pentingnya memiliki strategi media sosial, dan inilah tepatnya tanggung jawab yang diemban social media specialist. Bagi kalian yang tertarik dengan profesi ini, sekarang adalah saat yang tepat untuk membangun portofolio sebagai social media specialist. Tenang saja, Cake sudah menyediakan beragam template portofolio social media specialist yang bisa kamu jadikan panduan. Tidak berhenti di situ, kami juga memberikan berbagai tips untuk membuat portofolio yang dapat menjadi tambahan nilai di mata HRD. Jadi, tunggu apa lagi, mari baca sekarang! Daftar Isi: Manfaat Membuat Portofolio Social Media Specialist 7 Contoh Portofolio Social Media Specialist Cara Membuat Portofolio Social Media Specialist Manfaat Membuat Portofolio Social Media Specialist Berikut adalah beberapa manfaat utama dari membuat portofolio untuk social media specialist: 1. Membuat Kamu Lebih Unggul dari Kandidat Lain Pengalaman kerja dan karya tiap kandidat bisa berbeda satu sama lain. Faktor-faktor pembeda inilah yang membuat satu kandidat mungkin lebih unggul dibandingkan yang lain, baik dari segi pengalaman, jenis pekerjaan yang kerap ditangani, maupun aspek lainnya. 📚 Baca juga: 3 Contoh CV Social Media Specialist untuk Melamar Kerja 2. Kesempatan untuk Menunjukkan Skill dan Hasil Karyamu Portofolio adalah data penting bagi HRD untuk menilai cara hingga hasil kerjamu. Pada sebagian besar proses rekrutmen, terutama untuk mid-level hingga senior-level, portofolio dapat menjadi penentu penting apakah kandidat sesuai dengan kebutuhan perusahaan atau tidak. 3. Meningkatkan Personal Branding Konsep personal branding berkaitan dengan pembentukan identitas profesional seseorang. Portofolio bisa menjadi bagian dari personal branding karena itu menandakan orang tersebut memang ahli di bidang yang ditekuni. 📚 Baca juga: 16+ Contoh Website dan Blog Untuk Referensi Bangun Personal Branding Kamu 4. Menaikkan Proses Negosiasi Semakin bagus portofolio, maka daya tawar dalam perusahaan juga semakin besar. Portofolio sepatutnya menaikkan nilai dirimu di hadapan HRD, dan ini sangat membantu dalam proses negosiasi gaji, bonus, dan peluang karier. 📚 Baca juga: 8 Strategi dan Teknik Negosiasi Ampuh yang Bisa Dicoba 7 Contoh Portofolio Social Media Specialist Terbaik 1. Contoh Portofolio Social Media SpecialistPortofolio Social Media Specialist oleh James Tandibua (Diambil dari Cake) Ini adalah contoh portofolio social media specialist yang sangat mengesankan karena menyebutkan pencapaian kerja: “On Instagram: In a span 2 months, I gained…”. HRD akan otomatis fokus pada kalimat yang mencantumkan angka-angka tersebut. Great job!👉 Lihat di sini! 2. Contoh Portofolio Social Media Specialist yang Menarik Portofolio Social Media oleh Muhammad Rayhan (Diambil dari Cake)Keunggulan dari portofolio social media specialist ini adalah konsistensi tone di setiap konten. Standar konten seperti ini bisa menjadi keuntungan besar. Ketika lewat di timeline pengguna, mereka dapat langsung mengenali perusahaan yang memposting konten tersebut, bahkan sebelum mengecek username akunnya. 👉 Lihat di sini!Buat portofolio yang menarik untuk meningkatkan peluang dapat kerja! 🙌Buat Portofolio 3. Contoh Portofolio Social Media Officer Portofolio Social Media Officer oleh Adhira Maharani Putri (Diambil dari Cake) Memasukkan strategi editorial plan adalah ide yang sangat bagus. Hal ini memungkinkan perusahaan yang kamu lamar mendapatkan gambaran cara kerjamu dalam menyusun konten harian, mingguan, dan bulanan.👉 Lihat di sini! 4. Contoh Portofolio Social Media AdminPortofolio Social Media Admin oleh Zahra Wina Muntaza Simplicity is the key! Penjelasan yang singkat disertai dengan pembuktian dari pemilik portofolio ini membuat HRD mudah membaca dalam waktu yang singkat. Good job! 👉 Lihat di sini!Sudah siap lamar kerja? Tunjukkan karya terbaikmu melalui portofolio yang profesional! 🎉Buat Portofolio 5. Contoh Portofolio Social Media Specialist dan Digital MarketingPortofolio Social Media Specialist Digital Marketing oleh Nisaun Najwa Shalihah (Diambil dari LinkedIn) Warna cerah, infografis, daftar pengalaman dan proyek yang merentang adalah kumpulan informasi yang berguna untuk membantu proses penilaian HRD.👉 Lihat di sini!📚 Baca juga: 5 Contoh Portofolio Digital Marketing dan Cara Membuatnya 6. Contoh Portofolio Social Media KOL SpecialistPortofolio Social Media KOLSpecialist oleh Syawali Rahmat Janitra (Diambil dari LinkedIn) Memasukkan informasi mengenai pencapaian KPI adalah modal besar untuk bisa lolos seleksi ke tahap wawancara. Ditambah, foto-foto dokumentasi saat bekerja membuat portofolio menjadi semakin menarik dan segar! 👉 Lihat di sini!📚 Baca juga: KOL Specialist: Gaji, Tugas, dan Skill yang Penting [+ Contoh CV] 7. Contoh Portofolio Social Media Content Specialist Portofolio Social Media Content Specialist oleh Patrick Pebrian Pratama (Diambil dari LinkedIn) Junior-level dengan pengalaman luas di berbagai bidang? Portofolio yang penuh dengan pengalaman beragam akan membuat HRD sulit untuk mengabaikanmu.👉 Lihat di sini!Cara Membuat Portofolio Social Media Specialist 1. Tulis Perkenalan Diri Perkenalan diri yang kamu tulis tidak hanya sekadar nama atau tempat lahir. Cake merekomendasikan agar kamu menuliskan bagian ini dengan kalimat naratif. Kamu bisa mencantumkan informasi ini di bagian perkenalan diri: Pengalaman kerja/proyekNilai yang kami yakiniNichePrestasiHasil karyaKegiatan terbaru. Usahakan agar tidak terlalu panjang agar mudah untuk dibaca dalam rentang waktu singkat. Jika dibutuhkan, kamu juga dapat membuat bagian terpisah untuk mengakomodasi informasi lebih lanjut mengenai dirimu. 2. Tambahkan Skill dan Tools Kemampuan teknis (hard skills) harus selalu dipadukan dengan kemampuan non-teknis (soft skills). Saat ini perusahaan tidak bisa hanya menekankan pada salah satu aspek kemampuan kandidat, karena ternyata keduanya saling melengkapi dan penting untuk kesuksesan dalam pekerjaan. Tips dari Cake untuk menulis daftar hard skills yang mencolok adalah: tambahkan daftar sertifikat dan penghargaan yang mampu memvalidasi penguasaan atas tools tersebut. Pastikan pihak yang mengeluarkan sertifikat dan penghargaan adalah lembaga terpercaya dan memiliki reputasi. Jangan lupa untuk membatasi data terbaru yang tercantum dalam portofolio. 📚 Baca juga: 14 Contoh Soft Skill dan Hard Skill dalam CV yang Disukai HRD! 3. Tampilkan dan Jelaskan Karya Terbaik Cara mudah membuat portofolio menarik secara visual dan mudah dibaca adalah dengan menggunakan gambar, video, serta mencantumkan pencapaian yang terukur seperti statistik dan angka. Kombinasikan bahan-bahan tersebut dalam slide agar semakin rapi dan berurutan. Bingung membuat portofolio? Lihat contoh portofolio di Cake! 🖼️Lihat Contoh 4. Tambahkan Referensi Punya rekan kerja, senior, atau mantan atasan yang bisa membuktikan kinerjamu? Wah, ini adalah nilai tambah di mata HR. Ada berbagai cara menulis referensi yang baik, salah satunya adalah dengan meminta testimoni pihak tersebut. Buatlah bagian khusus yang berisi kesan mereka tentang cara kerjamu di tempat sebelumnya. Di bagian bawah, cantumkan kontak pemberi testimoni agar perusahaan mudah untuk menghubungi jika ada informasi lanjutan yang dibutuhkan. Tidak punya referensi? Tentu tidak masalah! Seiring berkembangnya pengalaman, referensi akan datang dengan sendirinya. 5. Akhiri dengan Informasi Kontak dan Call-to-Action Bagian terakhir dari portofolio social media specialist adalah adalah menambah kontak yang berupa alamat email, profil LinkedIn, tautan ke sosial media, CV, dan juga nomor yang dapat dihubungi. Setelah itu tutup dengan call-to-action yang intinya kamu terbuka untuk dihubungi oleh HRD untuk membicarakan posisi yang tengah dilamar, pengalaman kerja, dan lain-lain. 📚 Baca juga: Portofolio untuk Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik [+5 Contoh] 6. Buat Desain yang Menarik dan Mudah Dibaca Membuat desain portofolio social media specialist adalah kewajiban. Pekerjaan yang kamu lamar berhubungan dengan konten media sosial, jadi wajar saja jika HRD akan menilai sejauh mana portofolio menggambarkan caramu mengelola beragam platform. Apakah portofolio social media specialist harus penuh dengan aneka emotikon, animasi, maupun pernak-pernik lain? Tentu saja tidak karena keterbacaan adalah hal nomor satu. Namun setidaknya pastikan portofolio tersebut tidak monoton dengan hanya menampilkan warna hitam dan putih! 7. Perbarui Portofolio Secara Berkala Berpikir bahwa portofolio social media specialist cukup dibuat sekali seumur hidup ternyata keliru. Ya, bentuk portofolio juga mengikuti tren terbaru, apalagi ini berhubungan dengan internet yang siklusnya berganti dengan cepat. Tidak ada salahnya memberikan jangka waktu portofolio untuk diperbarui, katakanlah 6 bulan sekali. Siapa tahu portofolio yang up-to-date akan membantumu membuka peluang-peluang yang ada di luar sana! Jangan lupa untuk update portofoliomu agar tetap menonjol! Gunakan Portfolio Builder Cake dan dapatkan pekerjaan impianmu 🚀Coba Sekarang Kesimpulan Portofolio social media specialist bertujuan untuk membuat lamaranmu terlihat menonjol dibanding kandidat lain, menjadi pembuktian kemampuan, ajang unjuk hasil karya, meningkatkan personal branding, dan juga menaikkan daya tawar di hadapan perusahaan.Informasi penting yang perlu kamu masukan dalam portofolio social media specialist adalah: tentang dirimu, kemampuan yang dimiliki, penjelasan mengenai karya-karya terbaik, referensi, dan informasi kontak.Selain membuat desain yang baik, perbarui selalu portofolio social media specialist agar tetap relevan dengan kebutuhan perusahaan! Dari portofolio admin sosial media hingga portofolio social media officer sudah Cake sediakan untuk kamu. Semua template portofolio social media specialist tersebut bisa kamu gunakan secara gratis hanya dengan bergabung bersama Cake. Yuk jadi bagian dari Cake dan temukan ratusan lowongan kerja dari berbagai negara! Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu! — Ditulis oleh Erika Rizqi —
Career Development
Oct 22nd 2022

Apa itu Technical Skills? Contoh dan Cara Mengembangkannya!

Daftar isi: Pengertian Technical Skills Contoh Keterampilan Teknis Cara Mengembangkan Technical Skills Cara Mencantumkan Keterampilan Teknis dalam CV Persaingan untuk masuk di suatu perusahaan semakin ketat dan kompetitif. Perusahaan akan memilih kandidat yang paling unggul dan sesuai kualifikasi. Agar menonjol di mata rekruter, dibutuhkan technical skills atau kemampuan teknis yang sesuai dengan posisi yang kamu lamar. Tanpa adanya technical skills yang spesifik maka akan lebih sulit untuk diterima di sebuah perusahaan. Mengapa technical skills penting dalam suatu pekerjaan? Apa saja contoh technical skills? Yuk simak artikel dibawah ini!Contoh Technical SkillsApa itu Technical Skills?Technical skills atau keterampilan teknis adalah kemampuan yang mengarah kepada keahlian dan pengetahuan untuk menyelesaikan tugas tertentu. Keterampilan teknis ini juga digunakan untuk memberi solusi atau tindakan yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan tertentu. Kemampuan teknis tidak hanya dipelajari melalui teori, tetapi harus dilatih melalui pengalaman. Kemampuan teknis harus selalu diasah dan dikembangkan, agar semakin mahir diimplementasikan dalam dunia kerja. Seorang recruiter akan mencari kandidat yang memiliki kemampuan teknis yang sesuai agar dapat segera menyelesaikan tugas dengan baik. Dengan memiliki keahlian teknis yang baik, kamu dapat memiliki keunggulan dari kandidat lainnya. Tidak menutup kemungkinan, dengan kemampuan teknis yang semakin mahir kamu bisa dipromosikan di perusahaan.Apa Perbedaan Technical Skills dan Soft Skills? Technical skills adalah bagian dari hard skill yang melibatkan pengetahuan praktis yang digunakan untuk melakukan tugas tertentu. Contoh technical skills adalah copywriting, penguasaan bahasa pemrograman, marketing, design, dll. Sedangkan soft skills adalah skill non-teknis yang menggambarkan cara kamu bekerja dan menjalankan relasi antar manusia. Contoh soft skills adalah komunikasi, manajemen waktu, kerja sama, dll. Tingkat kemahiran technical skills berbeda dengan soft skills. Technical skills dapat dievaluasi dan diukur kemahirannya dari latar belakang dan pengalamannya. Sedangkan soft skills dapat dilihat dari cara seseorang mempresentasikan dirinya. Technical skills membutuhkan pelatihan dan pengalaman untuk dikuasai. Sedangkan soft skills dapat dikembangkan seiring perpindahan dari suatu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. 📚 Baca juga:100+ Contoh Soft Skill Hard Skill dalam CV (untuk 15 Pekerjaan)Apa Manfaat Memiliki Technical Skills? Memiliki kemampuan teknis yang baik dapat memberikan keuntungan bagi diri sendiri maupun perusahaan. Dengan kemajuan industri yang sangat pesat, penting untuk memiliki satu ataupun lebih kemampuan teknis untuk dikuasai. Berikut adalah beberapa poin pentingnya memiliki kemampuan teknis : Menjadikan kamu kandidat yang unggul saat proses perekrutan: perusahaan akan mencari kandidat dengan talenta dan technical skills yang sesuai dengan pekerjaannya demi meningkatkan produktivitas perusahaan. Perusahaan juga dapat menghemat biaya pelatihan dan meningkatkan keuntungan perusahaan. Kamu dapat melakukan pekerjaan dengan baik dan produktif:dengan kemampuan teknis yang kamu miliki pekerjaan dapat diselesaikan dengan efisien dan produktif. Dengan begitu kamu dapat membantu perusahaan mencapai gol lebih cepat. Mendatangkan rasa percaya diri:kamu dapat lebih yakin dan optimal dalam melakukan setiap pekerjaan. Dalam menghadapi masalah, dengan ilmu dan keahlian yang kamu kuasai, setidaknya kamu dapat menemukan solusi yang baik untuk mengatasi masalah tersebut. Contoh Technical SkillAda banyak contoh dan jenis technical skill tergantung dengan industri dan bidang pekerjaan yang dilakukan. Akan lebih baik, jika kamu memiliki lebih dari satu technical skills untuk bersaing di jaman pertumbuhan industri yang cepat. Berikut adalah beberapa contoh kategori technical skills: 1. Social Media Management Digital Marketing Di jaman teknologi yang sedang marak ini, banyak bisnis beralih dari offline ke online. Platform sosial media digunakan oleh pebisnis untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan, melakukan marketing promotions dan mempermudah pengumpulan informasi untuk analisis data penjualan. Keahlian menguasai media sosial dan digital marketing tentu dapat membantu dan meningkatkan penjualan secara online. Berikut adalah contoh keahlian teknis yang harus dimiliki oleh seorang social media expertise: Social Media Platforms (Instagram, Twitter, Facebook, TikTok, dll)Content Management System (CMSGoogle AnalyticsSearch Engine Optimization (SEO)Data AnalysisContent CreationCopywriting📚 Baca juga:5 Contoh Portofolio Digital Marketing dan Cara Membuatnya2. Coding dan Programming Peningkatan penggunaan internet dan software dapat meningkatkan kesempatan yang luas untuk para programmer. Adanya permintaan yang tinggi membutuhkan lebih banyak profesional terlatih dalam bidang coding dan programming. Hampir semua hard skill di bidang teknologi informasi adalah technical skill atau technology skills. Beberapa contoh technical skills seorang programmer adalah: Bahasa Pemrograman (Phyton, Javascript, Java, PHP, C++, C#, Ruby, Kotlin, dll.)DebuggingHTMLTechnical SupportOperation SystemsAlgoritma dan struktur dataArtificial Intelligence (AI)📚 Baca juga:7 Cara Menjadi Programmer Profesional Bagi Pemula3. Analisis Data Pekerjaan sebagai seorang data analisis termasuk salah satu pekerjaan yang diminati akhir-akhir ini. Dengan persaingan yang ketat, kamu tentunya harus terus mengasah dan memperluas kemampuan teknis kamu dibidang ini. Perusahaan membutuhkan karyawan yang dapat mengumpulkan, mengatur, dan kemudian menafsirkan data tersebut. Contoh keterampilan teknis seorang data analisis meliputi: Skill AnalisaData MiningBahasa PemogramanDatabase ManagementAnalisis Statistik📚 Baca juga:Profesi Data Analyst: Tugas, Skill, Gaji Hingga Proyeksi Karier!4. Project Management Project manager bertanggung jawab untuk membantu perusahaan memandu proyek dari perencanaan hingga pelaksanaan. Project manager harus mampu menilai risiko, dan memimpin sebuah tim. Sebagai project manager, dibutuhkan kemampuan soft skill dan technical skill seperti: Risk ManagementProject PlanningTask ManagementRisk ManagementCost Management📚 Baca juga:Mau Jadi Project Manager? Ketahui Tugas, Gaji, Skill, Dll. 5. Design Desain grafis adalah salah satu pekerjaan yang marak dicari berbagai macam industri zaman sekarang. Apalagi dengan banyak hal yang beralih ke digital, pertokoan kecil hingga perusahaan besar membutuhkan jasa desainer grafis. Jika kamu ingin menjadi seorang graphic designer, ada baiknya kamu menguasai keterampilan teknis dibawah ini: Adobe (Illustrator, Photoshop, dll.)UI/UX DesignTypographyDesign ToolsWeb Design 📚 Baca juga:Desainer Grafis: Job Desk, Skill, Gaji [+Caranya] 6. Technical Writing Banyak pekerjaan yang melibatkan komunikasi tertulis dan membutuhkan penulis teknis untuk menjelaskan hal-hal rumit dengan cara yang mudah dipahami. Penulis teknis dituntut untuk mengerti topik tertentu, melakukan penelitian, memahami informasi, kemudian menyajikannya dalam bentuk yang dapat dipahami semua orang. Contoh kemampuan teknis yang harus dikuasai yaitu: Data Research dan gatheringKemampuan menulisMenguasai software (Word/Office)Client Relations 7. Network dan Security Di era digital ini, hampir semua data disimpan di dalam aplikasi atau software. Software ini tentu butuh lapisan keamanan untuk melindungi data dari pencurian, kehilangan atau akses tidak sah. Contoh kemampuan teknis yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan ini, yaitu: Data securityNetworking and network securityProgrammingRisk assessmentAlgoritma enkripsiSistem otentikasiBagaimana Cara Mengembangkan Keterampilan Teknis?Sekarang setelah kamu memiliki gagasan yang lebih baik tentang keterampilan teknis yang dibutuhkan di berbagai industri, kamu mungkin berpikir tentang cara mengembangkan technical skills atau mempelajari keterampilan baru untuk meningkatkan karier kamu, Berikut adalah langkah yang bisa kamu coba untuk mengembangkan kemampuan teknis: 1. Mengikuti Workshop, Seminar dan Kursus Mengikuti pelatihan atau kelas kursus merupakan salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kemampuan teknis kamu karena kamu akan dilatih oleh mentor yang sudah ahli di bidangnya. Biasanya, beberapa perusahaan akan membekali karyawan dengan menyelenggarakan pelatihan. Pelatihan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu offline dan online, keduanya tetap baik dan bermanfaat selama itu dapat mengembangkan kemampuan teknis kamu. 2. Menjadi Sukarelawan dalam Proyek Carilah peluang dan menjadi sukarelawan dalam proyek-proyek teknis. Hal ini akan memungkinkan kamu untuk mendapatkan pengalaman berharga dan mengenal banyak orang baru yang memiliki ketertarikan di bidang yang sama. 3. Banyaklah Membaca Informasi-Informasi Terbaru Banyak berita yang ditulis dan disebar lewat situs internet memudahkan kamu untuk membaca informasi terbaru seputar industri yang ingin kamu kuasai secara gratis. Kamu dapat membacanya di situs Business Insider, Financial Times, The Wall Street Journal atau website dalam negeri seperti kompas.com, CNBC Indonesia, CNN Indonesia, dll. Dengan membaca informasi terbaru yang terjadi di dunia, kamu dapat terus update dengan perkembangan di industri yang kamu geluti. Kamu juga dapat membaca buku untuk memperluas wawasan yang dapat mengembangkan kemampuan teknis yang kamu miliki. 4. Perbanyak Pengalaman Pengalaman bisa didapat dimana saja. Jika kamu adalah seorang mahasiswa maka kamu bisa aktif dalam organisasi sekolah atau internsip untuk mengembangkan technical skills kamu. Kamu juga bisa belajar sendiri dengan mengikuti kursus online, menjadi sukarelawan, membuat proyek sendiri, dll. Melalui pengalaman tersebut, ada kalanya kamu akan menemukan kesulitan dan melakukan kesalahan. Namun, jangan lupa untuk bangkit dan jadikan pengalaman tersebut untuk meningkatkan keterampilan teknis kamu. Contoh Keterampilan Teknis dalam CV1. Tulislah keterampilan teknis pada deskripsi diri Bagian pertama yang akan dibaca oleh recruiter adalah bagian deskripsi diri/profil diri. Pastikan kamu menulis 1-2 kalimat tentang technical skills yang berhubungan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Hal ini dapat menarik perhatian perusahaan dan akan melanjutkan membaca sisa CV kamu. Berikut adalah contoh profil diri resume yang menekan keterampilan teknis kandidat: Seorang digital marketer dengan 3 tahun pengalaman dalam SEO dan Google Ads. Telah menulis sebanyak 60+ artikel yang ramah SEO dan meningkatkan traffic website sebanyak 150% dalam 2 bulan. Contoh di atas menekankan bahwa kandidat memiliki pengalaman bekerja dalam bidang digital marketing selama 3 tahun dan mempunyai kemampuan teknis seperti Google Ads dan SEO.💡 Tips:Gunakan action words, seperti “mengelola”, “mengimplementasikan”, “meningkatkan”, “mengembangkan” untuk menggambarkan tugas yang kamu selesaikan dalam peran sebelumnya. Gunakan angka untuk menjelaskan hasil yang kamu dapatkan.2. Buatlah bagian khusus untuk technical skills. Jika kamu ingin menekankan keterampilan teknis pada CV, maka letakkan bagian keterampilan teknis ini tepat di bawah profil diri. Buatlah format bagian ini dalam bentuk poin agar mudah dibaca. Jika kamu memiliki keterampilan teknis yang luas, kamu dapat membuat poin kategori dan tulislah secara spesifik. Contoh keterampilan teknis seorang software developer: Front End: HTML, Javascript, RWD, TypescriptBack End: Golang, MongoDB, MySQLOthers: SEO, Google Maps QPI, Git 3. Tulislah keterampilan teknis di bagian pengalaman kerja Kamu bisa menunjukkan keterampilan teknis kamu dalam dunia kerja dengan membuat poin-poin yang menggambarkan pencapaian kamu. Pada bagian ini, kamu dapat menunjukkan bagaimana kamu menggunakan keterampilan teknis kamu untuk berkontribusi di perusahaan. Berikut adalah contoh CV bagian pengalaman kerja yang mencakup technical skills: Graphic Designer | PT. Putih Kembang2017 - 2020Menggunakan Adobe Illustrator untuk mendesain 50+ poster pengumuman perusahaanUI Design untuk aplikasi perusahaanRebranding logo perusahaan PT.Putih Kembang pada tahun 2018Cake menyediakan 50+ template CV online menarik untuk membuat CV lamaran kerja, GRATIS!🎉 Download CV PDF sekarang!CV Builder CakeDownload CV PDF GratisCV Builder CakeBuat CV Kesimpulan Untuk mahasiswa fresh graduates dan pemula: Kamu dapat explore terlebih dahulu industri dan pekerjaan yang kamu ingin kuasai, dengan begitu akan lebih mudah untuk langkah selanjutnya memperdalam keterampilan teknis tertentu yang mendukung pekerjaan yang ingin kamu lakukan dan menjadikan kamu salah satu kandidat yang kuat untuk diterima dalam suatu perusahaan. Untuk yang sudah berpengalaman: Walaupun kamu sudah berpengalaman dalam bidang yang kamu geluti, teruslah asah dan kembangkan keterampilan teknis kamu. Karena seiring berkembangnya zaman dan kemajuan teknologi yang sangat pesat, tentu para pekerja harus menyesuaikan dengan keadaan ini. Jangan lupa menulis technical skills yang kamu miliki dalam CV kamu.Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia.🎉Cari Loker--- Ditulis Oleh Phoebe Charissa ---
Portfolio
Nov 13th 2024

Ingin Stand Out Saat Cari Kerja? Lihat 10 Contoh Portofolio Fresh Graduate Gratis!

Sedang membutuhkan contoh portofolio fresh graduate? Kamu datang ke tempat yang tepat karena Cake menyediakan template portofolio untuk lulusan baru dari berbagai posisi. Sebenarnya, seberapa urgen portofolio untuk melamar kerja? Jawabannya tergantung dengan posisi yang kamu lamar dan kualifikasi yang diinginkan perusahaan. Saat ini istilah yang kerap dipakai untuk menggambarkan jenjang karier adalah career portofolio alih-alih career path. Kemampuan, kapasitas, penrkembangan diri, hingga pencapaian yang diraih terangkum dalam dokumen yang dibuat secara berurutan itu. Ingin tahu lebih lanjut mengenai hal ini? Berikut penjelasan lengkap tentang portofolio untuk fresh graduate. Kami juga menyediakan beragam contoh portofolio proyek hingga magang!Daftar isi: Apa itu Portofolio Fresh Graduate Pekerjaan yang Membutuhkan Portofolio untuk Fresh Graduate Hal-hal yang Wajib Ada di Portofolio Fresh Graduate Cara Membuat Portofolio Fresh Graduate yang Menarik HRD Contoh Portofolio untuk Fresh GraduateApa itu Portofolio Fresh Graduate?Template portofolio graduate akan berfungsi secara maksimal jika kamu memahami apa saja yang dibutuhkan untuk menyusunnya. Menurut Harvard Business Review, portofolio adalah sesuatu yang melekat pada dirimu dan tidak akan pernah bisa diambil. Bagi fresh graduate, portofolio menunjukan jejak usaha untuk membangun karier masa depan. Portofolio untuk fresh graduate berisi laporan dan rangkuman aktivitas profesional yang pernah dilakukan (berbayar maupun tidak), seperti pengalaman magang, kerja, proyek, dan kursus intensif. Tidak perlu besar atau megah, yang penting mampu menunjukan kemampuan untuk belajar dan kemauan untuk berkembang. Dengan begitu mudah bagi human resources untuk menilai kepribadianmu. Cara buat portofolio tergolong mudah, sehingga semakin banyak perusahaan yang meminta hal ini dari kandidat fresh graduate. Inilah mengapa portofolio lamaran kerja fresh graduate lebih sering diprioritaskan oleh HR. Namun, seperti yang sudah dibahas oleh Harvard, portofolio sudah melekat pada dirimu. Bahkan jika kamu merasa tidak memiliki pengalaman apapun, minimal selalu ada satu informasi yang bisa kamu jelaskan di dalam portofolio.📚 Baca juga: Portofolio untuk Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik [+Contoh!] Pekerjaan yang Membutuhkan Portofolio untuk Fresh Graduate1. Content Creator Produk akhir kreator konten adalah karya digital yang bisa berupa tulisan, gambar, dan video karena platform utamanya ada di media sosial. Satu-satunya cara membuktikan bahwa hasil karya yang dibuat memberikan pengaruh adalah dengan membuat portofolio.📚 Baca juga: Contoh Portofolio Content Creator dan Tips Membuatnya! 2. Designer Contoh portofolio lamaran kerja untuk desainer bisa berbagai macam mulai dari yang sederhana hingga rumit. Misal desain poster menggunakan canva sampai contoh-contoh desain mock-up. Kamu bisa lihat contohnya di sini. 3. Fotografer Fotografer adalah bidang yang luas karena fokusnya sangat banyak, mulai dari alam, fashion, acara formal, travel, makanan, hingga jurnalistik. Portofolio memudahkanmu untuk memilih fokus foto yang ditekuni sambil mencari industri atau perusahaan yang cocok dengan kemampuanmu.📚 Baca juga: Contoh Portofolio Fotografi Menarik Beserta 7 Tips yang Wajib Diketahui! 4. Arsitek Contoh portofolio untuk melamar kerja posisi arsitek tidak lain dengan menunjukan hasil karya. Beruntung, arsitek adalah salah satu jurusan dengan praktik lapangan banyak, sehingga tugas selama perkuliahan bisa dimasukkan ke dalam portofolio. 5. Freelance Freelance adalah jenis pekerjaan yang sangat tidak spesifik. Kamu bisa saja menjadi seorang data entry, copywriter, content editor, yang semuanya tidak terikat. Sebagai freelancer, portofolio untuk fresh graduate memiliki dua keuntungan: menunjukan bahwa kamu menguasai berbagai macam bidang kerja lepas atau menegaskan kekhususan jenis pekerjaan lepas yang kamu ambil. 6. Software Engineer Software engineer bertanggung jawab merancang, mengembangkan, membangun, dan juga mengawasi perangkat lunak, sistem, atau aplikasi produk perusahaan. Jadi portofolio fresh graduate menjadi bukti bahwa kamu memang memiliki kualifikasi di bidang ini.7. UI/UX Designer Tampilan antarmuka sebuah aplikasi ataupun situs tidak bisa dibuat sembarangan. UI/UX desainer perlu mempertimbangkan akses, keterbacaan, dan tingkat estetika. Untuk menunjukan bahwa kamu memiliki sensitivitas terhadap estetika sebuah aplikasi, tentu saja portofolio dibutuhkan. Siap untuk memberi kesan pertama yang kuat ke HRD?Mulai buat portofolio di Cake!🍰Buat Portofolio 8. Data Scientist Portofolio data scientist setidaknya harus mencakup: proyek-proyek yang relevan, analisis data mendalam dan kompleks, serta penguasaan tools seperti R, Python, Tableau dan sejenisnya. 9. Web Developer Portofolio untuk fresh graduate di bidang web developer berupa aplikasi web yang dirancang, dikembangkan, dan dipelihara. Jika tidak pernah bekerja di bidang ini sebelumnya, buatlah contoh pekerjaan sendiri dengan memanfaatkan beragam platform. 10. Product Manager Sebagai salah satu pemimpin, product manager-lah yang bertanggung jawab untuk proses pengelolaan produk hingga diluncurkan. Portofolio berguna untuk menunjukan cara kerja, pencapaian, dan sejauh mana dirimu berkembang di bidang ini.📚Baca juga: 20+ Contoh CV Menarik, Formal, Kreatif untuk Melamar KerjaHal-hal yang Wajib Ada di Portofolio Fresh Graduate1. Halaman judul Halaman judul berisi informasi singkat yang berisi identitas pribadi: judul portofolio untuk fresh graduate, nama, bidang yang kamu geluti. Bisa juga gunakan desain kreatif untuk membuat judul yang menarik perhatian. 2. Daftar isi Daftar isi di portofolio fresh graduate bersifat opsional, terutama jika informasi yang kamu masukkan sangat beragam. Nah, daftar ini memudahkan HR dan user untuk mencari informasi spesifik yang dibutuhkan secara cepat. 3. Deskripsi diri Bagian deskripsi diri (about me) tidak bisa kamu skip, ya! Deskripsi diri adalah rangkuman dari informasi yang ada di portofolio. Apa saja yang perlu dimasukkan? Mulai dari siapa dirimu, pengalaman yang kamu miliki, pencapaian yang menonjol, serta informasi yang kamu rasa dapat meninggalkan impresi mendalam kepada HR. 4. Isi (Contoh karya) Sekarang saatnya masuk ke dalam inti dari portofolio untuk fresh graduate, yaitu isi atau contoh karya. Jika memiliki pengalaman luas, kamu bisa membaginya ke beberapa section seperti: magang, pengalaman kerja, organisasi, kepanitian, volunteer dari lembaga terakreditasi. 5. Sertifikasi Dalam banyak contoh portofolio untuk fresh graduate, sertifikat adalah informasi penunjang yang bisa menjadi nilai tambah. Dengan catatan, sertifikat dikeluarkan oleh lembaga terakreditasi yang memiliki kurikulum jelas. 6. Informasi kontak Informasi kontak juga tidak boleh terlewatkan karena ini adalah cara agar HR dan user bisa menghubungimu dengan cepat. Informasi kontak dapat berupa: nomor telepon aktif (usahakan tersambung dengan WA), email, hingga LinkedIn.Cara Membuat Portofolio Fresh Graduate yang Dilirik HRD1. Pilih jenis portofolio yang kamu mau gunakan (video, website/blog, online, etc) Portofolio untuk fresh graduate terbagi menjadi dua jenis: fisik dan digital. Dalam portofolio fisik, fresh graduate menggunakan foto atau desain cetak. Jenis yang pertama sangat cocok digunakan untuk para desainer yang memiliki hasil karya dalam bentuk benda. Misal ada seorang packaging designer yang mengirimkan portofolio dalam bentuk mockup kemasan. Jenis kedua adalah portofolio digital melalui situs (website, medium, blog) atau menggunakan platform untuk penyimpanan kode perangkat lunak seperti GitHub. Kekurangannya, portofolio ini hanya bisa diakses jika ada koneksi internet saja. Tips ketika menggunakan jenis digital, yaitu dengan menyisipkan link portofolio di CV di bagian informasi pribadi. Biasanya portofolio terletak di bagian atas paling kiri dari sebuah CV.📚 Baca juga: Cara Membuat Portofolio Online: 15 Website Gratis untuk Portofolio yang Menarik 2. Buat daftar apa saja yang dibutuhkan dalam portofolio fresh graduate Tidak ada aturan ketat atau standar khusus mengenai bentuk portofolio untuk fresh graduate yang baik. Untuk kandidat yang memiliki banyak pengalaman di industri kreatif, tampilan portofolio harus mampu menggambarkan tingkat kreativitas tersebut. Namun, di kalangan pekerja non industri kreatif, perusahaan biasanya mengharapkan portofolio yang tidak mengandung terlalu banyak warna atau tidak banyak desain rumit. Jadi untuk menentukan jenis portofolio seperti apa yang dibutuhkan, maka kandidat perlu melakukan riset yang panjang. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memastikan portofolio fresh graduate-mu sesuai dengan kebutuhan perusahaan: Pastikan kamu tahu jenis industri kerja macam apa yang ingin kamu geluti. Isi portofolio harus selaras dengan rencana karier di masa depan.Lakukan riset lowongan kerja dan juga perusahaan yang ingin kamu lamar untuk mendapatkan gambaran lebih luas.Riset contoh portofolio fresh graduate yang memiliki latar belakang sama dengan dirimu. Kamu bisa mencari informasi ini melalui LinkedIn dan juga Cake. 3. Persiapkan material dengan baik Kamu bisa mengecek material apa saja yang perlu disiapkan di bagian ‘hal-hal yang wajib ada di portofolio fresh graduate’. Pertanyaannya, bagaimana juga kamu tidak memiliki pengalaman apapun sebelumnya? Cara paling mudah adalah membuat sample work. Contoh: jika kamu tertarik menjadi seorang desainer grafis tapi tidak memiliki pengalaman apapun di bagian ini, buatlah contoh karya melalui Canva (atau tools lain). Cake juga menyarankan untuk membuat portofolio di semester akhir atau segera setelah kamu lulus. Ini untuk mengantisipasi jika saat ada lamaran kerja dengan pendaftaran mepet tetapi masih ada material portofolio yang kurang. 4. Buat design lebih menarik Desain yang menarik tidak selalu berarti ‘heboh’. Kamu bisa menambahkan ornamen sederhana atau bahkan ilustrasi kecil dengan tetap mengedepankan keterbacaan portofolio. Jadi selain memastikan estetika desain portofolio fresh graduate, perhatikan juga kemudahan audiens dalam memahami informasi yang ingin kamu sampaikan.Jangan lewatkan kesempatan untuk ningkatin peluang kerja dengan Portfolio Builder Cake!🎉Buat Portofolio 5. Sertakan narasi untuk karyamu Jangan pernah menyepelekan kekuatan narasi, apalagi jika kamu adalah fresh graduate. Narasi punya banyak bentuk, tapi tujuan utamanya adalah untuk menyampaikan pesan secara efektif. Kamu bisa menceritakan cerita di balik hasil karya yang sudah dibuat dan apa makna karya tersebut secara personal. Untuk memperkuat proses kerjamu, tambahkan testimoni dari rekan kerja, atasan saat magang, dan teman satu organisasi. Perhatikan contoh portofolio magang yang ada di bagian akhir artikel ini untuk panduan yang lebih luas. 6. Berikan penutup dan informasi kontak Informasi kontak bisa kamu cantumkan di awal atau akhir portofolio, atau bahkan pada keduanya. Untuk mempermudah akses, sisipkan link menuju nomor WhatsApp atau email. Contoh Portofolio untuk Fresh Graduate 👉 Contoh Portofolio Desain Grafis oleh Irsal Hapiz Elghifari (Dibuat di Cake) Contoh Portofolio Desain Grafis (Dibuat di Cake) 👉 Contoh Portofolio Video oleh Rachel Tristan (Dibuat di Cake)Contoh Portofolio Video (Dibuat di Cake) 👉 Contoh Portofolio Mahasiswa Arsitektur (Dibuat di Cake)Contoh Portofolio Mahasiswa Arsitektur (Dibuat di Cake) 👉 Contoh Portofolio Social Media Management oleh Asep Wibowo (Dibuat di Cake)Contoh Portofolio Social Media Management (Dibuat di Cake) 👉 Contoh Portofolio Proyek UI/UX Designer oleh Pluddie Cheng (Dibuat di Cake)Contoh Portofolio UI/UXDesigner (Dibuat di Cake) 👉 Contoh Portofolio Programmer oleh Brittany ChiangContoh Portofolio Engineer 👉 Contoh Portofolio Digital Marketing oleh Raja Abiyyu Sefel (Dibuat di Cake)Contoh Portofolio Digital Marketing 👉 Contoh Portofolio Content Writeroleh Siti Aisyah (Diambil dari Behance)Contoh Portofolio Content Writer (Diambil dari Behance) 👉 Contoh Portofolio Fotografer oleh Reyhan Fadilla (Dibuat di Cake)Contoh Portofolio Fotografi (Dibuat di Cake) 👉 Contoh Portofolio Copywriteroleh Riandika Arya Kepaksian (Dibuat di Cake)Contoh Portofolio Copywriter Content Writer (DIbuat di Cake) KesimpulanPortofolio untuk fresh graduate berisi rangkuman aktivitas profesional seperti pengalaman kerja, magang, sukarelawan, dan lain-lain. Ini berguna untuk membuat impresi kepada HR dan user mengenai kinerja kandidat.Portofolio fresh graduate dianggap sudah memenuhi standar jika berisi informasi seperti halaman judul, daftar isi, deskripsi diri (about me), isi (contoh karya), sertifikasi, dan juga informasi kontak. Contoh-contoh portofolio untuk fresh graduate di atas bisa kamu gunakan secara gratis. Kamu cukup bergabung dengan Cake dan nikmati beragam akses tentang lowongan kerja, tips cari kerja, hingga ratusan template CV.Cake adalah aplikasi dan website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake. — Ditulis oleh Erika Rizqi —
Industry & Job Overview
Jun 27th 2024

Digital Marketing: Arti, Tugas, Peluang Karir Hingga Gaji!

Apakah kamu ingin meniti karir di bidang digital marketing? Sekarang adalah saat yang tepat! Semakin berkembangnya dunia digital, membuat perusahaan di berbagai bidang harus mengubah strategi marketing mereka. Pemasaran digital adalah strategi paling efektif saat ini. Zaman sekarang, orang-orang lebih banyak menghabiskan waktu mereka dengan internet. Maka, memasarkan produk atau jasa secara online akan menarik lebih banyak pelanggan. Online marketing pun memiliki berbagai jenis strategi dan berbagai peluang karir yang bisa kamu coba. Sebelum itu, mari kita pahami dulu digital marketing itu apa serta manfaat digital marketing bagi perusahaan. Daftar isi: Pengertian Digital Marketing Manfaat Digital Marketing Jenis-Jenis Strategi Digital Marketing Prospek Kerja dan Gaji Digital Marketing Cara dan Syarat untuk Bekerja di Bidang Digital Marketing Apa itu Digital Marketing? Digital marketing adalah strategi pemasaran produk yang menggunakan alat digital, bisa dengan, ataupun tanpa internet. Contohnya, iklan di situs web, dan sosial media. Iklan di radio ataupun televisi juga termasuk online marketing. Tujuan digital marketing adalah untuk menjangkau sebanyak-banyaknya pelanggan serta mempermudah transaksi. Pasalnya pembeli dapat melakukan transaksi secara langsung secara real-time, dan adanya interaksi dua arah. Selain itu, kita bisa melakukan analisa yang rinci mengenai seberapa efektif iklan yang dikeluarkan. Sedangkan, pemasaran tradisional biasanya menggunakan media cetak, seperti brosur, koran dan majalah. Pemasaran tradisional juga hanya memiliki interaksi satu arah, serta tidak ada umpan balik instan antara penjual dan pembeli. Jenis marketing ini juga lebih sulit untuk diukur efektivitasnya. Manfaat Digital Marketing Perusahaan-perusahaan yang mulai berpindah ke digital marketing tentunya telah merasakan berbagai manfaat yang ada. Berikut merupakan manfaat-manfaat digital marketing: Dapat menjangkau audiens lebih luas.Dapat mengukur dan menganalisa hasil iklan dengan akurat dan efisien.Efisiensi biaya. Penggunaan sosial media jauh lebih murah dibandingkan iklan cetak.Interaksi langsung dengan pelanggan secara real time.Mengarahkan iklan pada audiens secara spesifik berdasarkan lokasi, minat, perilaku, dll.Peningkatan reputasi brand lebih mudah dan cepat.Personalisasi konten yang relevan dengan audiens.Format konten lebih bervariasi dan kreatif, seperti brosur, artikel, video, gambar. Jenis-Jenis Digital Marketing Pada umumnya, ada banyak jenis-jenis online marketing yang bisa digunakan untuk meningkatkan jangkauan pelanggan. Kamu bisa menggunakan berbagai jenis tersebut sesuai dengan kebutuhan bisnis kamu. Apa saja contoh pemasaran digital? 1. Social Media Marketing Pemasaran digital pertama adalah sosial media. Kamu bisa membuat iklan produk/jasa di sosial media perusahaan. Di Indonesia sendiri, penggunaan Instagram dan Tiktok menjadi paling efektif untuk menjangkau anak muda. Sedangkan, untuk pelanggan dengan umur 60 tahun ke atas, Facebook merupakan sosial media yang lebih efektif. Hal terpenting untuk jenis digital marketing ini adalah konsistensi. Dibutuhkan usaha lebih untuk selalu konsisten menerbitkan iklan. Sekarang ini, sudah ada cara efektif seperti schedule post, dimana kamu bisa menjadwalkan iklan yang harus diluncurkan. Pelanggan tentu saja akan mudah melupakan produk/jasa kamu jika hanya ditawarkan sesekali. Selain itu, iklan yang sering muncul juga dapat mengubah persepsi pelanggan untuk ingin membeli, lho. Namun, penggunaan sosial media tidak hanya sekedar penerbitan iklan, ya, melainkan kamu juga mesti aktif membalas komentar ataupun pertanyaan dari pelanggan. 2. Affiliate dan Influencer Marketing Bekerja sama dengan influencer atau orang terkenal akan membantu manfaat digital marketing. Carilah seseorang dengan reputasi baik dan memiliki profil yang berkaitan dengan produk/jasa yang ingin kamu tawarkan. Beberapa tahun terakhir ini, penggunaan affiliate atau influencer merupakan jenis digital marketing yang paling efektif. Pasalnya, mereka juga akan membantu memasarkan produk/jasa perusahaan kamu dengan penggunaan sosial media mereka. 📚 Baca juga:Apa Itu Affiliate Marketing? | Cara Sukses Menjadi Affiliate Marketer! 3. Content Marketing Content artinya informasi penting berkaitan dengan produk/jasa, yang bisa berupa artikel, e-book, digital video, dan podcast. Konten biasanya berisi mengenai cara penggunaan produk, menjawab pertanyaan pelanggan, atau pembahasan tren terkini. Tujuan digital marketing ini adalah mengenalkan produk atau brand awareness. Content marketing biasanya disebarkan melalui sosial media ataupun email. Banyaknya konten yang dibuat, akan meningkatkan search engine optimization (SEO). Penggunaan analisis content marketing akan membuat kamu semakin paham, mengenai: Konten apa yang dicari pelanggan saat mereka membuat sosial media perusahaan?Jenis konten apa yang membuat pelanggan bisa bertahan lama untuk membacanya?Jenis konten apa yang tidak diminati pelanggan? 📚 Baca juga:Apa Itu Content Marketing? Kenali Pengertian, Jenis, Skill, dan Prospeknya! 4. Search Engine Optimization (SEO) Search engine optimization (SEO) adalah salah satu cara untuk mengukur bagaimana search engine seperti Google memberikan nilai kemunculan suatu website perusahaan di search engine result page (SERP). Tujuan digital marketing SEO adalah meningkatkan traffic website. Google menggunakan algoritma untuk menentukan seberapa relevan website kamu dengan kata kunci yang dicari pengguna internet. Algoritma tersebut akan terus diperbarui, sehingga kamu bisa terus mengganti strategi SEO menjadi lebih efektif. Salah satu cara memperbaiki SEO, adalah dengan membuat konten-konten yang sedang diminati orang-orang. Strategi SEO yang baik akan membantu website kamu muncul sebagai rekomendasi pertama di Google, dimana hal ini akan meningkatkan jumlah orang yang masuk ke website kamu. Lalu, bagaimana cara meningkat strategi SEO melalui konten? Buatlah konten dengan memasukkan banyak kata kunci yang diinginkan. Letakkan juga kata kunci di bawah video ataupun gambar.Sisipkan link di konten yang dibuat untuk semakin meningkatkan trafficBuatlah kata kunci yang sesuai dan bervariasi. Jangan lupa gunakan kata kunci di judul konten 5. Email Marketing Jenis online marketing email juga salah satu cara strategis meningkatkan penjualan. Ketika seseorang masuk ke website perusahaan, biasanya akan ada undangan untuk subscribe email, artinya perusahaan bisa mengirimkan email yang berisi iklan, acara perusahaan, ataupun produk baru. Tujuan jenis pemasaran digital ini adalah brand loyalty. Jenis digital marketing ini memiliki beberapa tantangan lebih banyak, seperti tidak semua pelanggan mau subscribe, dan juga tidak sering membuka email. Untuk itu, kamu bisa mencoba tips berikut ini: Sediakan opsi yang bisa mewadahi keinginan pelanggan, seperti seberapa sering pelanggan ingin menerima email dari perusahaan, atau jenis produk apa yang ingin mereka dengar.Buatlah seolah penawaran yang ada bersifat terbatas. Tulislah dalam email bahwa pelanggan hanya memiliki waktu yang sedikit atau hanya sedikit pelanggan yang bisa mendapatkan manfaat promosi.Sebutkan nama pelanggan dalam judul email, untuk meningkatkan jumlah click rates. Contohnya, “Anna, ada penawaran khusus hanya untukmu!”. 📚 Baca juga:Mengenal Email Marketing: 6 Tips Sukses, Strategi, dan Manfaatnya 6. Pay-per-Click (PPC) Seperti SEO, tujuan digital marketing pay-per-click (PPC) adalah meningkatkan traffic bisnis online. PPC adalah iklan berbayar dan promosi search engine result. Pembayaran akan dihitung berdasarkan jumlah orang yang klik iklan dan membuka website perusahaan kamu. Maka, semakin banyak orang yang membuka iklan, maka semakin banyak juga biaya yang harus dibayar. Ketika menerapkan jenis digital marketing ini, kamu diberikan pilihan untuk hanya menampilkan iklan di bagian wilayah tertentu. Misalkan saja, hanya orang yang tinggal di Indonesia saja yang bisa melihat iklan perusahaan kamu. Dengan begitu, kamu tidak perlu khawatir untuk membuang biaya iklan untuk pelanggan dari luar negeri yang membuka iklan kamu.Jenis-Jenis Strategi Digital Marketing 📚 Baca juga:10 Strategi Digital Marketing Terbaik untuk Bisnis Kamu! Prospek Kerja dan Gaji Digital Marketing Semakin populernya digital marketing, tentunya membuat lowongan pekerjaan di bidang ini semakin lebih banyak. Apakah kamu tertarik untuk memulai karir di bidang online marketing? Yuk, cari tahu prospek kerja digital marketing itu apa saja. 1. Digital Marketing Specialist Apa tugas dari digital marketing spesialis? Pada dasarnya, mereka bertanggung jawab terhadap keseluruhan strategi digital marketing. Tugas-tugas itu mencakup: Mengelola kampanye iklanMembuat budgeting dan forecasting kampanye iklanMemonitor performansi iklanMeningkatkan strategi digital marketing Seorang digital marketing spesialis harus memiliki pengetahuan dasar industri bisnis, pengalaman analisa data, familiar dengan cara kerja SEO, dan content marketing. Selain itu, mereka wajib memiliki keahlian organisasi dan kerja dalam tim. Pasalnya, dalam pekerjaan sehari-hari, mereka akan bekerja dengan tim lain, seperti tim marketing, copywriter, graphic design, dan content spesialis. Berdasarkan Indeed, gaji digital marketing spesialis pemula adalah berkisar 5-6 juta rupiah per bulan, atau 10-20 juta rupiah untuk level senior. Gaji ini juga bergantung dari pengalaman, skala dan lokasi perusahaan. 2. Social Media Specialist Tujuan utama digital marketing sosial media adalah membangun relasi secara real time dengan pelanggan, serta mempromosikan produk dan jasa yang ditawarkan perusahaan. Seorang sosial media spesialis biasanya akan menggunakan berbagai jenis sosial media, seperti LinkedIn, Facebook, Instagram, Tiktok, hingga Twitter. Tugas sosial media spesialis digital marketing itu apa? Membuat strategi pemasaran untuk menjangkau audiens di berbagai jenis platform sosial mediaUpdate dengan tren yang berkaitan dengan bisnis perusahaanMembuat dan meng-upload konten di sosial mediaMenganalisa performansi iklan dan meningkatkan efisiensi strategi Seorang sosial media spesialis juga akan banyak bekerja dengan bagian marketing, desain, dan content creator dan spesialis. Gaji sosial media spesialis, berkisar antara 5-6 juta untuk level pemula, dan 10-20 juta rupiah untuk level senior. 📚 Baca juga:Mau Jadi Social Media Specialist? Ini Tugas dan Jenjang Karirnya! 3. SEO Specialist Seperti pengertiannya, tugas SEO specialist digital marketing adalah memastikan search engine seperti Google bisa menempatkan website perusahaan di posisi teratas. Mereka diharapkan memahami analisa performansi website, pengetahuan tren SEO, pengetahuan akan algoritma search engine, serta familiar dengan Google Analytic. Peningkatan algoritma sendiri bisa dilakukan dengan membuat konten yang relevan, menambah jumlah dan variasi kata kunci. Maka, dalam tugasnya mereka akan banyak berhubungan dengan content spesialist. Gaji SEO spesialis di Indonesia berkisar antara 6-10 juta rupiah, bergantung dari skala dan lokasi perusahaan. 📚 Baca juga:Apa itu SEO Specialist? Ini Tugas, Gaji, dan Skill yang Dibutuhkan! 4. Content Strategist Content strategist bertanggung jawab untuk membuat konten yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan jangkauan audiens. Tugas-tugas lain diantaranya: Menganalisa data dan tren industri bisnisBerkoordinasi dengan tim digital marketing spesialis untuk membuat strategi kontenMenjadwalkan publikasi kontenMengevaluasi konten yang ada dan membuat rekomendasi untuk konten berikutnyaMembuat laporan mengenai performansi kontenMengoptimasi konten untuk meningkatkan SEO Dalam menjalankan tugasnya, seorang content strategist akan banyak bekerja dengan SEO spesialis untuk menganalisa tren serta sosial media perusahaan kompetitor dan selanjutnya membuat rencana konten yang akan diluncurkan. Gaji seorang content strategist di Indonesia juga berkisar antara 6-10 juta rupiah, bergantung dari skala dan lokasi perusahaan. 5. Content Creator Pekerjaan online marketing ini bisa dibilang merupakan backbone dari digital marketing, artinya peran mereka sangatlah penting dalam peningkatan penjualan pemasaran digital. Tugas-tugas seorang content creator diantaranya: Bekerja sama dengan tim desain untuk membuat visual kontenMencari dan mengkoordinasi talent untuk konten videoMenulis, edit, serta proofreading konten sebelum diluncurkan Tentunya, akan lebih baik jika seorang content creator memiliki keahlian di bidang desain, penggunaan software desain dan video editing, dan tentunya kreatif. Gaji bulanan seorang content creator di Indonesia adalah 4-6 juta rupiah. 📚 Baca juga:Ingin Jadi Content Creator? 5 Langkah Wajib untuk Pemula! Tips untuk Bekerja di Bidang Digital Marketing Setelah menentukan pekerjaan digital marketing apa yang kamu inginkan, berikut tips-tips yang bisa kamu lakukan untuk menggapai karir impianmu: 1. Menempuh Pendidikan Relevan dan Ambil Sertifikasi Digital Marketing Hal yang paling penting adalah menempuh pendidikan ataupun belajar online dan mendapatkan sertifikat digital marketing. Memiliki pengetahuan dasar akan meningkatkan peluang kamu berkarir di bidang ini. Beberapa jurusan yang relevan dengan pekerjaan digital marketing adalah: MarketingDesain grafisManajemen bisnisTeknologi informasiMedia dan JurnalistikKomunikasi pemasaran Apa saja contoh sertifikasi pemasaran digital? Digital Marketing dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)Google Analytics Individual QualificationGoogle AdsFacebook Certified Planning ProfessionalHubSpot Content MarketingSEO FundamentalsPPC Fundamentals 2. Buat Portofolio Digital Marketing Selanjutnya, kamu juga bisa mempersiapkan portofolio. Portofolio merupakan dokumen yang berisi projek, serta kumpulan karya dan pencapaianmu. Dokumen ini bisa menjadi bukti bahwa kamu benar-benar memiliki kemampuan yang tertera di CV.Contoh Portofolio Digital Marketing Menarik. Selengkapnya lihat portofolioRaja Abiyyi Sefeldi Cake Yuk, buat portofolio digital marketing kamu secara gratis di Cake! 📚 Baca juga:Portofolio untuk Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik [+5 Contoh] 3. Buat CV Digital Marketing Menarik Sebelum melamar kerja di bidang digital marketing, tentunya kamu perlu memiliki CV yang baik dan menarik. Berikut adalah contoh CV digital marketing yang bisa dijadikan referensi:Contoh CV Digital Marketing -- Dibuat di Cake Bingung buat CV yang ATS-friendly? Yuk, gunakan Cake. Cake merupakan website gratis untuk membuat CV terbaik dengan desain yang profesional. Kamu juga bisa langsung download dalam bentuk PDF!🎉Buat CV 4. Bangun Network Profesional Tahapan terakhir adalah mencari kerja. Namun, sayangnya mencari pekerjaan impian tidaklah mudah. Banyaknya persaingan hingga tidak semua posisi lowongan pekerjaan dipublikasikan, menjadi alasan semakin sulitnya mendapatkan pekerjaan. Cara lain yang bisa kamu lakukan adalah dengan membangun jaringan profesional. Faktanya, banyak pekerjaan yang tidak dipublikasikan di portal lowongan kerja, melainkan melalui mulut ke mulut. Nah, kamu bisa memanfaatkan fitur terbaru dari Cake, yaitu Cake Meet. Aplikasi yang bisa membantu kamu memperluas jaringan profesional dan mendapatkan informasi lowongan pekerjaan dari orang dalam! Swipe dan dapatkan koneksi baru untuk perluas peluang karier kamu di Cake Meet sekarang juga! 🎉Mulai Networking Kesimpulan Digital marketing merupakan strategi relevan perusahaan untuk tetap kompetitif dan bertahan.Pemasaran digital adalah strategi pemasaran berbasis digital baik dengan ataupun tanpa internet, seperti website, sosial media, televisi, dan radio.Manfaat digital marketing diantaranya, menjangkau audiens lebih luas dan spesifik, efisiensi biaya, hasil pemasaran yang dapat diukur secara akurat dan efisien, interaksi langsung dengan pelanggan, mempercepat proses branding, serta memungkinkan personalisasi konten.Memiliki pengetahuan dasar dan mengembangkan kemampuan melalui pelatihan dan sertifikasi menjadi kunci penting dalam memulai karir digital marketing. Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake. --- Ditulis Oleh Fiorency Santoso ---
Portfolio
Dec 16th 2025

Contoh Portofolio Mahasiswa yang Menarik Lengkap dengan Cara Membuatnya

Kata siapa mahasiswa tidak perlu portofolio?Sebenarnya, membuat portofolio dapat membantumu dalam memulai perjalanan kariermu!Portofolio dapat kamu gunakan sebagai media untuk menunjukkan hasil karyamu, juga untuk mengamati perkembangan kamu selama ini. Yang tidak kalah penting, portofolio mahasiswa kamu akan sangat bermanfaat ketika kamu menempuh awal perjalanan karir kamu. Sebab, portofolio ini bisa membukakkan banyak kesempatan-kesempatan untuk masa yang mendatang.Bingung bagaimana mulai membuat portofolio?Tidak usah khawatir, Cake akan membahas bagaimana cara membuat portofolio yang menarik untuk mahasiswa lengkap dengan contoh portofolio mahasiswa.Di artikel ini, kamu akan belajar tentang:Apa Itu Portofolio Mahasiswa?8+Contoh Portofolio Mahasiswa Cara Membuat Portofolio Mahasiswa Tips Cara Membuat Portofolio Mahasiswa Tutorial Cara Membuat Porotoflio Lamaran Kerja oleh Cake Apa itu PortofolioMahasiswa? Apa yang dimaksud dengan portofolio mahasiswa? Arti portofolio adalah sebuah dokumen yang berisi kumpulan karya yang menunjukkan kualifikasi, keterampilan, pendidikan, dan pengalaman kamu. Portofolio ini dapat memberikan gambaran tentang potensi kemampuan serta kepribadian kamu. Kenapa portofolio mahasiswa penting?Fungsi portofolio pun beragam. Portofolio bisa digunakan untuk melamar perguruan tinggi, melamar kerja, magang, beasiswa atau bahkan bisa dipakai sebagai personal branding.Oleh karena itu, penting untuk membangun portofolio kamu ketika kamu masih seorang mahasiswa supaya dapat mempersiapkan kamu untuk karir di masa depan.Dalam segi bentuk, portofolio hadir dalam bentuk offline maupun online. Sekarang, portofolio online merupakan pilihan yang lebih diminati karena portofolio online dapat dibagikan dimanapun dan kepada siapapun.Apa perbedaan CV dan portofolio? CV adalah dokumen yang digunakan untuk melamar kerja. Dokumen ini memuat informasi mendasar tentang diri kamu. CV berisikan informasi pribadi, riwayat pendidikan yang kamu telah tempuh, pengalaman kerja, serta informasi tambahan lainnya seperti, keterampilan atau prestasi.Jadi, ketika CV menjabarkan informasi tentang diri kamu, portofolio ini yang akan membuktikan segala prestasi atau pengalaman yang kamu tulis di CV kamu.📚 Baca selengkapnya: Wajib Kamu Ketahui: 5 Perbedaan CV dan Portofolio Lengkap dengan Contoh Nah, sekarang kamu pasti sudah mengerti apa yang dimaksud dengan portofolio. Berikutnya, Cake akan menunjukkan contoh portofolio mahasiswa yang menarik, mulai dari contoh portofolio mahasiswa DKV, arsitektur, magang, tugas kuliah, dan lain-lain.8+ Contoh Portofolio MahasiswaContoh Portofolio untuk Mahasiswa Contoh Portofolio untuk Mahasiswa DKV Contoh Portofolio Mahasiswa Desain Interior Contoh Portofolio Mahasiswa Arsitektur Contoh Portofolio Tugas/Proyek Kuliah Contoh Portofolio Fotografi Videografi Mahasiswa Contoh Portofolio Mahasiswa Magang 1. Contoh Portofolio untuk MahasiswaBerikut adalah salah satu contoh portofolio yang berisi berbagai karya saat magang dan berorganisasi. Lihat contoh portofolio oleh Kristel Gilvarry Estefanny (Dibuat diCake).Contoh Portofolio Profesional untuk Mahasiswa oleh Kristel Gilvarry Estefanny (Diambil dari Cake)Kalau contoh di atas lebih fokus menunjukkan karya, dua contoh portofolio di bawah lebih berfokus menunjukkan pengalaman selama di kuliah, seperti pengalaman organisasi, proyek, dan sebagainya.👉 Lihat contoh portofolio oleh Anita Kusumasari, mahasiswa teknik di UGM(Dibuat di Cake).Contoh Portofolio Mahasiswa Teknik oleh Anita Kusumasari (Diambil dari Cake)👉 Lihat contoh portofolio oleh Vonny Cristina(dibuat di Cake) yang lebih fokus pada pengalaman selama kuliah sertaawardsdan sertifikasi yang didapatkan selama kuliah.Contoh Portofolio Vonny Cristina Tan (Diambil dari Cake)Sedang cari referensi portofolio?Lihat contoh portofolio dari pengguna Cake sekarang👀Lihat Portofolio2. Contoh Portofolio Mahasiswa Jurusan DKVUntuk mahasiswa DKV, kamu bisa menunjukkan karya yang kamu buat selama kuliah. Jangan lupa untuk menuliskan penjelasan singkat sebagai konteks untuk karya-karya yang kamu cantumkan. Sebagai contohnya, kamu bisa melihat portofolio graphic design oleh Riski Yulianto (diambil dari Cake).Contoh Portofolio Graphic Design oleh Riski Yulianto (Diambil dari Cake)3. Contoh Portofolio Mahasiswa Jurusan Desain InteriorLihat <a href="https://www.cake.me/portfolios/project-architecture-interior ">contoh portofolio desain interior oleh Irawan Guntur Trihatmoko yang dibuat di Cake. Portofolio ini meliputi hasil karya desain dengan gambar dari berbagai perspektif beserta penjelasan di balik proyek ini. Untuk kamu yang masih kuliah, kamu juga bisa menaruh tugas kuliah yang relevan dalam portofolio desain interior.Contoh Portofolio Desain Interior oleh Irawan Guntur Trihatmoko (Diambil dari Cake)4. Contoh Portofolio Mahasiswa ArsitekturBerikut Cake mengambil dua contoh portofolio mahasiswa arsitektur dari Trevi Marisa dan Amanda Novelia. Dua contoh portofolio di bawah cukup lengkap dan menarik, sehingga dapat menjadiplus point untuk HRDsaat melamar kerja.Contoh Portofolio Arsitektur oleh Trevi Marisa (Diambil dari Cake)Contoh Portofolio Mahasiswa Arsitektur oleh Amanda Novelia (Diambil dari Cake)5. Contoh Portofolio Tugas/Proyek KuliahJika kamu belum memiliki karya sendiri, kamu juga bisa memasukkan tugas kuliah ke dalam portofoliomu jika relevan. Contoh portofolio mahasiswa di bawah menunjukkan portofolio yang berisi proyek saat kuliah. Lihat contoh portofolio oleh Faridatul Aliyah (diambil dari Cake).Contoh Portofolio Proyek Kuliah oleh Faridatul Aliyah (Diambil dari Cake)👉 Lihat contoh portofolio oleh Dinar Wahyu Rahman (diambil dari Cake) yang berisifinal project dan tugas kuliah.6. Contoh Portofolio Fotografi Videografi MahasiswaContoh portofolio mahasiswa berikut lebih fokus untuk menunjukkan hasil karya fotografi dan videografi mahasiswa. Berikut adalah contoh portofolio videografi oleh Muhammad Ikhsan Widyasena, diambil dari Cake.Contoh Portofolio Videografi oleh M. Ikhsan Widyasena (Diambil dari Cake)Contoh portofolio di bawah memberikanlink langsung ke karya videonya agar orang-orang bisa langsung melihat video tersebut. Lihat portofoliovideo production oleh Ryan Jose Dickson (diambil dari Cake).7. Contoh Portofolio Mahasiswa MagangMahasiswa seringkali mengikuti magang selama masa kuliahnya. Kamu bisa memasukkan pengalaman selama magang ke dalam portofolio untuk menunjukkan apa yang kamu lakukan selama periode magang.Lihat contoh portofolio magang oleh Panca Senaputra, diambil dari Cake.Contoh Portofolio Magang oleh Panca Senaputra (Diambil dari Cake)Cara Membuat Portofolio Mahasiswa1. Tentukan media portofolio kamu Sebelum mulai membuat portofolio, tentukan terlebih dahulu apakah kamu ingin membuat portofolio online atau portofolio offline alias portofolio berbentuk buku yang bisa kamu pegang. Namun, di era digital sekarang, portofolio online merupakan pilihan yang lebih diminati karena portofolio online dapat dibagikan dimanapun dan kepada siapapun. Dengan fitur edit canggih di internet, kamu bisa mengubah konten, gambar, video, teks dengan mudah. Kamu juga bisa menambahkan konten baru ke dalam portofolio online kamu kapanpun. Berikut 2websiteportofolio unggulan untuk membuat portofolio online mahasiswa yang menarik:Cake Cake merupakan situs untuk membuat portofolio mahasiswa yang baik karena tampilan yang sederhana dan mudah untuk dioperasikan. Portofolio online Cake dapat dicantumkan di CV sebagai link. Selain itu, membuat portofolio lamaran kerja di Cake gratis dan tidak dibatasi loh!Platform Portofolio CakeBehancePlatform Portofolio BehanceBehance merupakan salah satu platform yang banyak digunakan untuk membuat portofolio UX designer dan portofolio UI designer. Behance memiliki komunitas yang besar sehingga kamu bisa menemukan banyak contoh portofolio mahasiswa ataupun contoh portofolio magang disanaTahukah kalau memiliki portofolio bisa meningkatkan peluangmu dapat kerja? Buat portofolio untuk menunjukkan karya terbaikmu di Cake, gratis dan mudah!🚀Buat Sekarang!2. Pilih karya atau projek yang ingin kamu tunjukkan Kumpulkan semua karya terbaik kamu, termasuk desain yang kamu buat, artikel yang kamu tulis, foto yang kamu ambil, ataupun video yang kamu buat. Namun, jika pekerjaan kamu tidak berhubungan dengan visual atau sesuatu yang dapat dilihat secara langsung, jangan khawatir karena portofolio mahasiswa tidak harus selalu tentang visual. Kamu bisa masukkan foto ketika kamu melayani organisasi kampus, sertifikat yang kamu raih semasa kuliah ataupun surat pujian atau evaluasi dari dosen kamu. Terlebih lagi, sebagai contoh tugas portofolio mahasiswa, kamu bisa menguraikan dalam bentuk tulisan tugas ataupun projek yang kamu jalankan dalam portofolio mahasiswa kamu. 3.Tentukan layout atau struktur portofolio kamu Umumnya, portofolio mahasiswa memiliki struktur sebagai berikut: Judul dan halaman depanPastikan judul dan cover portofolio kamu dedesain semenarik mungkin supaya kamu dapat menangkap perhatian rekruter dalam waktu yang singkat. Daftar isi Buatlah daftar isi dari portofolio kamu beserta dengan keterangan halamannya. Data diriPerkenalkanlah dan deskripisikanlah diri kamu dalam bagian ini. Kamu boleh tambahkan foto dirimu beserta kontak informasi. Pengalaman dan pencapaianDi bagian ini, tunjukkanlah pengalaman kamu sebelumnya yang berkaitan dengan karya portofolio kamu. Kamu juga boleh menunjukkan pencapaian atau prestasi yang pernah kamu raih, serta keterampilan yang kamu miliki. Contoh KaryaBagian inilah dimana terdapat kumpulan koleksi karya yang kamu buat. Kelompokanlah karya kamu berdasarkan jenis ataupun bidangnya supaya terkesan terstruktur. Masukkan juga deskripsi pada setiap karyamu. Namun, perlu diingat struktur portofolio mahasiswa tidak terbatas pada urutan di atas. Portofolio cenderung lebih bebas sehingga kamu bisa menyusun strukturnya sesuai keinginanmu.💡 Tips: Kamu bisa mengunjungi situs portfolio website di internet untuk download contoh portofolio mahasiswa dalam bentuk pdf dan melihat lebih banyak contoh portofolio untuk mahasiswa sebagai inspirasi kamu!4. Bangun konten portofolio mahasiswa kamuSetelah struktur dan layout portofolio sudah kamu tentukan, sekarang waktunya membangun konten portofolio! Masukkan teks, gambar, foto, ataupun grafik yang dapat menonjolkan skill dan value kamu.Tunjukkan kreativitasmu dan buat portofolio profesional GRATIS dengan Portofolio Builder Cake sekarang! 🎉Coba SekarangBagaimana Cara Membuat Portofolio Mahasiswa? ✅ Mulailah membangun portofolio kamu lebih awal Sebagai seorang mahasiswa, tentunya kamu pernah mengikuti aktivitas atau proyek yang bisa dimasukkan ke portofolio. Mulailah membangun portofolio sejak dini agar semua informasi tetap lengkap dan tersusun rapi, sehingga kamu bisa mengorganisirnya dengan lebih baik. ✅ Bersikap jujur dan tunjukkan kreativitas kamu Banyak mahasiswa berpikir bahwa mereka harus tampil unik dan luar biasa untuk menarik perhatian rekruter. Namun, sebenarnya kejujuran dan orisinalitas adalah atribut utama yang dicari oleh banyak rekruter saat menilai portofolio mahasiswa. ✅ Hanya masukkan karya terbaik Bayangkan berapa banyak portofolio yang dilihat HRD setiap harinya. Mereka tidak akan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menilai satu portofolio. Jadi, pastikan kamu hanya menampilkan karya terbaikmu! ✅ Tunjukkan keragaman dalam portofolio mahasiswa kamu Sertakan berbagai karya atau media ke dalam portofolio mahasiswa kamu. Dengan ini, kamu menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang versatile alias fleksibel. Dalam contoh portofolio desainer grafis, sebaiknya sertakan variasi karya seperti desain poster, logo, hingga desain UI. Sementara itu, untuk portofolio mahasiswa bisnis, kamu bisa menambahkan proyek kewirausahaan, riset pasar, atau strategi marketing lainnya. ✅ Terus perbarui portofolio kamu Tips untuk membuat portofolio mahasiswa selanjutnya adalah pastikan portofolio mahasiswa kamu singkat dan jelas. Selain itu, perbaruilah portofolio kamu seiring berjalannya waktu supaya kamu selalu siap ketika kesempatan datang padamu.Untuk tutorial lengkap cara membuat portofolio, tonton video Cake di bawah!Cara Bikin Portofolio Lamaran Kerja KesimpulanMembangun portofolio yang menarik adalah langkah penting bagi mahasiswa dalam menampilkan kemampuan dan kreativitas mereka kepada calon pemberi kerja. Dengan menyertakan berbagai contoh karya, seperti proyek akademis, tugas praktikum, dan pengalaman organisasi, mahasiswa dapat memberikan gambaran yang komprehensif tentang keahlian dan dedikasi mereka. Selain itu, portofolio yang disusun dengan baik dapat menjadi alat yang efektif untuk membedakan diri di pasar kerja yang kompetitif. Tunjukkan karya terbaikmu dalam portofolio dan dapatkan pekerjaan impian!Langsung buat portofolio di Cake 🚀Buat PortofolioBuat Portofolio Online Mudah di CakeCake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Industry & Job Overview
Nov 11th 2025

Bagaimana Cara Jadi Digital Marketer? Ini Tugas, Skill, dan Gajinya

Bidang digital marketing mengalami pertumbuhan seiring dengan pesatnya laju pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Data Statista menunjukkan interaksi pengguna internet Indonesia dengan digital marketing cukup tinggi. Di tahun 2023, sebanyak 68,5% pengguna internet Indonesia melakukan riset brand dan produk secara online sebelum mereka melakukan pembelian. Kondisi tersebut berdampak pada semakin dibutuhkannya peran digital marketer dalam ekosistem bisnis modern. Digital marketer menjadi figur penting untuk mengelola strategi digital marketing dalam memaksimalkan eksposur brand dan mempengaruhi keputusan konsumen. Untuk mengetahui lebih lanjut profesi digital marketer, Cake akan membagikan penjelasan seputar tugas, skill, gaji, hingga cara menjadi seorang digital marketer di artikel berikut. Daftar isi: Pengertian Digital Marketer Tugas dan Tanggung Jawab Digital Marketer Keterampilan yang Harus Dimiliki Digital Marketer Gaji Digital Marketer Cara dan Syarat Menjadi Digital Marketer Apa itu Digital Marketer? Digital marketer atau digital marketing specialist adalah seorang profesional yang bertugas merencanakan, mengimplementasikan, dan mengelola strategi marketing secara online untuk mempromosikan produk atau layanan suatu perusahaan. Fungsi utama digital marketer adalah meningkatkan brand awareness, menarik pelanggan potensial, dan meningkatkan konversi penjualan. Di era industri digital, pekerjaan digital marketing semakin dibutuhkan oleh perusahaan karena peran vitalnya dalam menjangkau konsumen secara luas dengan biaya yang lebih murah. Laporan DemandMetric mengungkapkan, biaya konten marketing digital 62% lebih rendah, dan mampu menghasilkan 3x lebih banyak leads dibandingkan marketing tradisional. Selain itu, digital marketer juga membantu perusahaan membuat keputusan strategis yang lebih efektif dengan cara memberi insight penting berbasis data. Seorang digital marketer menggunakan berbagai platform digital untuk menjangkau target audiens mereka, termasuk: WebsiteSearch Engine Optimization (SEO)Search Engine Marketing (SEM)Social Media MarketingEmail MarketingIklan DigitalInfluencer Marketing, dll📚 Baca juga:Digital Marketing: Arti, Tugas, Peluang Karir Hingga Gaji! Apa Tugas Seorang Digital Marketer? Job desk digital marketing meliputi berbagai kegiatan pemasaran digital yang bertujuan mempromosikan produk/layanan perusahaan dan meningkatkan brand awareness. Seluruh tugas digital marketer dilakukan secara online melalui berbagai platform media. Lalu, apa yang dilakukan digital marketing? Berikut merupakan daftar tugas digital marketer secara lebih rinci: 1. Menyusun Strategi Digital Marketing Digital marketer bertugas menyusun dan mengembangkan strategi pemasaran digital di berbagai platform untuk membantu perusahaan dalam memperkuat brand awareness hingga meningkatkan penjualan. 2. Eksekusi Kampanye Pemasaran Digital Setelah menentukan strategi yang paling efektif, digital marketer bertugas untuk mengeksekusi campaign pemasaran digital di berbagai platform seperti media sosial, email, search engine, e-commerce, dll. 3. Riset Pasar dan Tren Digital marketer perlu melakukan riset pasar dan tren secara berkala untuk meningkatkan relevansi strategi pemasaran produk dan menjangkau audiens yang lebih luas. 4. Mengelola dan Mengoptimasi Website Bisnis Selanjutnya, tugas digital marketing adalah mencakup pengelolaan dan optimasi website bisnis. Digital marketer mengelola dan mengoptimasi website agar produk dan layanan perusahaan lebih mudah ditemukan pelanggan di mesin pencari (search engine) seperti Google dan Bing. Tujuan pengelolaan dan optimasi website adalah meningkatkan peringkat halaman (SERP), memperbanyak traffic, hingga meningkatkan jumlah interaksi pelanggan dengan konten-konten marketing di website. 5. Manajemen Iklan Digital Kampanye iklan digital berbayar dapat membantu meningkatkan penjualan produk dan layanan perusahaan. Digital marketer bertugas mengelola iklan berbayar di berbagai platform seperti Google Ads, iklan e-commerce, sosial media, dll secara efektif dan efisien. 6. Membuat Konten Marketing Tugas digital marketing juga mencakup pembuatan konten marketing berkualitas dalam bentuk teks, infografis, video, hingga unggahan media sosial. Konten marketing berkualitas berkontribusi besar dalam menarik perhatian audiens dan mendorong interaksi, sehingga memperkuat hubungan antara brand dan konsumen. 7. Meningkatkan Engagement Engagement atau interaksi berperan penting dalam kesuksesan strategi digital marketing di berbagai platform. Seorang digital marketer dituntut untuk mampu meningkatkan engagement audiens dalam rangka membangun brand awareness, mendorong konversi, dan meningkatkan visibilitas brand di berbagai platform digital. 8. Menyusun dan Mengelola Email Marketing Digital marketer bertugas mengelola kampanye email marketing, mulai dari membuat daftar kontak email, menyusun newsletter, hingga menganalisa tingkat click and read. 9. Analisis dan Pelaporan Digital marketer bertugas menganalisis dan melaporkan kinerja kampanye digital marketing menggunakan alat analitik seperti Google Analytics, Google Ads, Facebook Ads, Hootsuite, dll. Data yang diperoleh dapat menjadi referensi penting untuk mengukur efektivitas kampanye dan penyesuaian strategi pemasaran.Profesi Digital Marketing Skill yang Dibutuhkan Digital Marketer Tugasnya yang beragam membuat digital marketer perlu menguasai beberapa hard skill dan soft skill agar mampu menjalankan strategi pemasaran digital dengan efektif. Kabar baiknya, keterampilan yang perlu dikuasai digital marketer ini masih berhubungan satu sama lainnya. Untuk memahami lebih lanjut, berikut merupakan daftar skill yang penting dikuasai oleh profesi digital marketing. 1. SEO SEM Di ekosistem industri digital, website bisnis saling berlomba tampil di halaman pertama Google. Hal ini dikarenakan 75% dari total pengguna search engine Google hanya berinteraksi dengan halaman situs yang berada di top-4 halaman pertama pencarian (firstpagesage). Keterampilan Search Engine Optimization (SEO) dan Search Engine Marketing (SEM) berperan penting dalam meningkatkan visibilitas website bisnis agar mampu tampil di halaman pertama mesin pencari. SEO berfokus pada pengoptimalan konten dan struktur situs web untuk mendapat peringkat halaman lebih tinggi secara organik. Sementara SEM adalah penggunaan layanan iklan berbayar seperti Google Ads untuk menggapai audiens yang lebih luas dan relevan. Digital marketer perlu menguasai kedua skill ini untuk menarik lebih banyak pengunjung ke situs web, meningkatkan traffic, dan pada akhirnya mendapatkan konversi. 2. Social Media Marketing Social media marketing penting untuk membangun reputasi dan meningkatkan kehadiran brand di berbagai platform sosial media, termasuk Facebook, Twitter, Instagram, dan TikTok. Skill ini mencakup pembuatan konten yang baik, perencanaan jadwal posting, interaksi dengan audiens, dan pengelolaan iklan berbayar di berbagai platform media sosial. Ada banyak strategi social media marketing yang penting dipelajari digital marketer. Sebagai contoh, tren strategi yang kini gencar dilakukan oleh brand adalah bekerja sama dengan Key Opinion Leader (KOL) influencer untuk membangun branding hingga mempromosikan produk mereka di sosial media. 3. Copywriting Copywriting adalah keterampilan menulis teks persuasif secara kreatif dalam rangka mempromosikan produk/layanan suatu perusahaan. Skill copywriting membantu digital marketer mempengaruhi audiens untuk mengambil tindakan tertentu yang menguntungkan bagi brand atau perusahaan. Skill ini bermanfaat di berbagai aspek digital marketing, mulai dari pembuatan konten marketing, email marketing, hingga iklan digital. 4. Email Marketing Keterampilan menyusun email marketing penting dikuasai oleh digital marketer untuk menjalin komunikasi langsung dan melakukan prospecting dengan pelanggan. Faktanya, 87% marketer sepakat bahwa keterampilan ini berperan krusial dalam kesuksesan bisnis (HubSpot). Keterampilan email marketing mencakup pembuatan dan pengelolaan kampanye email yang efektif dan relevan dengan target audiens. Selain itu, keterampilan email marketing juga mencakup analisis metrik open rate, ctr, dan conversion rate untuk mengoptimalisasi kinerja kampanye email secara berkelanjutan. 5. Analisis Data Profesi digital marketing membutuhkan skill analisis data untuk mengukur dan mengevaluasi efektivitas strategi dan kampanye marketing yang dijalankan. Penguasaan skill analisis data memungkinkan digital marketer mengumpulkan data dan insight penting untuk mengidentifikasi tren, optimalisasi strategi pemasaran, hingga menarik pelanggan baru. Umumnya, digital marketer menggunakan skill analisis data di beberapa tools analitik seperti Google Analytics, SEMrush, Google Search Console, Hootsuite, Meta Ads Manager, dll. 6. Desain Grafis Skill desain grafis membantu digital marketer menghasilkan konten marketing yang lebih menarik dan variatif. Digital marketer yang menguasai skill desain grafis dapat menciptakan visualisasi menarik untuk mendukung kampanye pemasaran, serta menciptakan identitas brand yang lebih menonjol dibandingkan kompetitor lain. 7. Soft Skill Digital Marketer Digital marketer memerlukan soft skill untuk menunjang karir profesional mereka. Kombinasi soft skill dan keahlian teknis membuat digital marketer lebih tangkas dalam menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan di dunia kerja. Adapun soft skill yang penting dikuasai oleh staff digital marketing adalah: Penyelesaian Masalah (Problem Solving)Manajemen TimKreativitasAdaptabilitasManajemen WaktuKomunikasi EfektifTeliti (Attention-to-detail)Berpikir Kritis Gaji Digital Marketer di Indonesia Profesi digital marketing memiliki permintaan yang tinggi dari berbagai sektor industri. Kondisi ini mempengaruhi tingkat gaji yang cenderung kompetitif. Banyak perusahaan bersedia menawarkan gaji dan kompensasi tinggi kepada digital marketer dalam rangka memenuhi target pasar mereka. Lantas, berapa gaji digital marketing di Indonesia? Untuk mendapat jawaban komprehensif dari pertanyaan ini, Cake mengambil data dari beberapa hasil survei perusahaan dan agensi perekrutan di Indonesia. Berikut merupakan gaji digital marketing di berbagai level: Gaji Digital Marketer Junior Level (1-3 Tahun) Dikutip dari Indeed, rata-rata gaji digital marketer dengan pengalaman kurang dari 3 tahun di Indonesia adalah Rp 5,8 juta per bulan. Jika dilihat dari sebarannya, gaji digital entry-level terbesar berada di kota Jakarta dengan rata-rata gaji mencapai Rp 7,6 juta per bulan. Sementara itu, survei Glints mengungkap rentang median gaji junior digital marketing di Indonesia adalah Rp 3.500.000 - Rp 5.000.000. Gaji Digital Marketer Mid Level (3-5 Tahun) Digital marketer yang mempunyai pengalaman 3-5 tahun relatif memiliki gaji dalam jumlah lebih besar. Median gaji digital marketing specialist di jenjang ini adalah Rp6.000.000 hingga Rp8.000.000 per bulan. Data lain dari Michael Page Indonesia menyebutkan bahwa pendapatan kotor digital marketing specialist bisa mencapai Rp20 juta per bulan. Gaji Digital Marketer Senior Level (5+ Tahun) Setelah mempunyai pengalaman lebih dari 5 tahun, karier seorang digital marketing bisa naik ke level senior hingga manajer. Menurut hasil survei, median gaji digital marketing manager di Indonesia berkisar antara Rp10.000.000 - Rp17.500.000 per bulan. Survei lain dari agensi perekrutan PersolKelly Indonesia bahkan menyebutkan range salary yang lebih tinggi di industri manufaktur, mencapai Rp20.000.000 - Rp25.000.000 per bulan. Perlu dicatat bahwa gaji digital marketer di Indonesia juga dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kebijakan UMR, lokasi pekerjaan, jenis industri, dan skala perusahaan. Oleh karena itu, gaji digital marketer dapat lebih rendah ataupun lebih tinggi dari data di atas. Cek loker digital marketing terbaru di Cake!🎉Lamar Sekarang Tips untuk Menjadi Digital Marketer Bagaimana cara menjadi digital marketer? Pertanyaan ini mungkin muncul di benakmu setelah mengetahui gaji menggiurkan dari profesi ini. Secara umum, untuk menjadi digital marketer membutuhkan kualifikasi pendidikan, sertifikasi, pengalaman, dan jaringan profesional. Selain itu, kamu juga memerlukan CV dan portofolio yang menunjukkan skill dan pengalaman relevan di bidang digital marketing. Berikut merupakan beberapa tips yang bisa kamu jadikan referensi untuk memulai karir sebagai digital marketer profesional. 1. Menempuh Pendidikan Mayoritas lowongan kerja digital marketing mensyaratkan pendidikan minimal sarjana (S1). Namun, beberapa perusahaan mungkin juga mempertimbangkan lulusan diploma dengan jurusan spesifik digital marketing. Ada berbagai jurusan sarjana yang relevan dengan bidang digital marketing, termasuk manajemen, sistem informasi, teknik informatika, ilmu komputer, ilmu komunikasi, media dan jurnalistik, komunikasi pemasaran, sastra dll. 2. Ikut Kelas Online dan Ambil Sertifikasi Digital Marketing Kelas online dan sertifikasi digital marketing memperdalam pengetahuan dan keterampilan praktis yang bisa diterapkan secara langsung dalam pekerjaan. Bagi lulusan baru dan career switcher, sertifikasi dan kelas online juga membantu meningkatkan kredibilitas dan memperkuat kompetensi yang diperlukan untuk menjadi digital marketer. Adapun kelas online dan sertifikasi digital marketing yang kredibel dan diakui secara luas oleh banyak industri adalah sebagai berikut: HubSpot Content MarketingGoogle Digital Marketing E-commerce CertificateGoogle AdsSertifikasi Digital Marketing BNSPMeta Certified Digital Marketing AssociateGoogle Analytics Academy (gratis)HubSpot Academy (gratis)Google Digital Garage (gratis) 3. Pilih Bidang Digital Marketing yang Ingin Ditekuni Digital marketing mempunyai beberapa spesialisasi yang membutuhkan keterampilan yang berbeda-beda. Pastikan untuk menyesuaikan minat dan keterampilanmu dengan spesialisasi yang dipilih. Misalnya, jika kamu memiliki keterampilan membuat konten teks, grafis, atau video, kamu bisa memilih spesialisasi bidang content marketing. Berikut merupakan beberapa daftar spesialisasi digital marketing yang bisa kamu pilih: SEO SpecialistContent MarketingSocial Media SpecialistContent StrategistSearch Engine Marketing (SEM)Digital Marketing Specialist Memilih bidang yang sesuai dengan minat dan keterampilan dapat membantumu lebih fokus dalam mengembangkan keahlian khusus. Setelah yakin dengan pilihanmu, fokuslah meningkatkan keterampilan di bidang tersebut dan pilih karier yang sesuai.👉 Lihat contoh CV Digital Marketer biar lamaran kamu makin menonjol! 4. Miliki Pengalaman di Bidang Digital Marketing Perusahaan cenderung memprioritaskan kandidat dengan pengalaman kerja yang relevan. Pengalaman di bidang digital marketing bisa diperoleh melalui program magang (internship). Melalui program magang, kamu bisa belajar langsung dari profesional, terlibat dalam kampanye digital, dan mengembangkan keterampilan teknis yang penting dalam menghadapi tantangan dan permasalah dunia kerja. Selain magang, kamu juga bisa mengerjakan proyek freelance untuk startup, bisnis keluarga, atau bahkan teman dan keluarga. Proyek ini nantinya dapat menjadi portofolio yang menunjukkan keahlianmu di bidang digital marketing. Opsi lainnya, kamu bisa mengikuti bootcamp digital marketing yang diselenggarakan lembaga pelatihan terpercaya. Program bootcamp biasanya membekali peserta dengan kampanye digital marketing yang lengkap, mulai dari perencanaan hingga eksekusi, serta analisis hasilnya.📚 Baca juga:Contoh Cover Letter Digital Marketing Menarik [+Template] 5. Perluas Jaringan Profesional dengan Digital Marketer Membangun jaringan profesional memberikan banyak manfaat penting untuk perkembangan karir dan kompetensi seorang digital marketer. Jaringan profesional memungkinkan seorang digital marketer mendapatkan wawasan terbaru seputar tren pemasaran digital, dan membuka peluang kerja yang tidak dibagikan secara luas. Jaringan profesional yang luas juga dapat membantumu mendapat lebih banyak referensi pekerjaan, saran karir potensial, dan berkolaborasi dalam proyek strategis. Ada banyak metode yang bisa kamu gunakan untuk memperluas jaringan profesional, mulai dari mengikuti seminar, workshop, hingga bergabung di platform networking online. Salah satu platform networking kredibel yang patut kamu coba adalah Cake Meet. Platform ini dapat membantumu memperluas koneksi profesional secara lebih mudah dan menyenangkan.Swipedan dapatkan koneksi baru untuk perluas peluang karier kamu di Cake Meet sekarang juga!🎉Mulai Networking 6. Buat Portofolio Digital Marketing Pasar kerja yang kompetitif menuntut kandidat untuk mempunyai portofolio yang terstruktur dan relevan dengan bidang karier yang digeluti. Dengan portofolio profesional, rekruter dapat menilai kemampuanmu secara lebih akurat, serta mendapat bukti konkret tentang kinerjamu sebagai digital marketer. Portfolio digital marketing idealnya mencantumkan keahlian dan berbagai proyek yang pernah dikerjakan, seperti kampanye media sosial, implementasi strategi SEO yang efektif, analisis data pemasaran, atau contoh konten pemasaran yang telah dipublikasikan. Pastikan untuk mencantumkan detail penjelasan tentang peranmu sebagai digital marketing, serta dampak positif dari seluruh proyek yang telah kamu kerjakan. Untuk mempermudah penyusunan portofolio digital marketing, kamu bisa memanfaatkan fitur portfolio builder di situs Cake. Fitur ini menyediakan berbagai format dan template yang bisa diedit secara mudah dan gratis.Contoh Portofolio Digital Marketing Dibuat di Cake OlehRaja Abiyyi Sefel📚 Baca juga:10 Contoh Portofolio Digital Marketing dan Cara Membuatnya! Ingin buat portofolio digital marketing seperti di atas? Yuk, buat portofolio profesional kamu di Cake secara gratis!🎉Buat Portofolio 7. Buat CV Digital Marketing CV adalah modal penting untuk berkarier di bidang digital marketing. CV profesional membantumu menyoroti keunggulan dan kualifikasi yang kamu miliki kepada rekruter. Saat menyusun CV, pastikan mencantumkan identitas lengkap, pengalaman kerja, keterampilan, dan capaian selama berkarir sebagai digital marketer. Penting untuk dicatat, CV yang baik adalah yang relevan dengan lowongan kerja. Pastikan untuk menyesuaikan informasi CV dengan deskripsi kualifikasi dan persyaratan lowongan kerja, sehingga CV kamu tetap relevan dengan kebutuhan rekruter. Di era digital saat ini, pembuatan CV menjadi lebih mudah dengan berbagai alat bantu. Kamu bisa memanfaatkan fitur CV builder di website dan aplikasi Cake yang menyediakan banyak template CV gratis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu. Kabar baiknya, kamu bisa menggunakan fitur CV builder Cake ini dengan mudah di berbagai perangkat, termasuk smartphone, tablet, dan laptop.Contoh CV Digital Marketing Dibuat di Cake 📚 Baca juga:Contoh CV Digital Marketing Menarik dan Tips Membuatnya Kesimpulan Digital marketer adalah seorang profesional yang bertugas merencanakan, mengimplementasikan, dan mengelola strategi marketing secara online dalam rangka mempromosikan produk atau layanan suatu perusahaan.Tugas utama digital marketing meliputi berbagai kegiatan pemasaran digital yang bertujuan mempromosikan produk/layanan perusahaan dan meningkatkan brand awareness di berbagai platform online.Digital marketer perlu menguasai beberapa hard skill dan soft skill yang sesuai dengan spesialisasi mereka agar mampu menjalankan strategi pemasaran digital secara efektif.Gaji digital marketer di Indonesia sangat bervariasi, dan dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk pengalaman kerja, lokasi, jenis industri, dan skala perusahaan.Memulai karir sebagai digital marketer membutuhkan kualifikasi pendidikan, sertifikasi, pengalaman, dan jejaring profesional.Cake adalah aplikasi dan website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Gama Prabowo ---
Cover Letter
Mar 27th 2023

Contoh Cover Letter Digital Marketing Menarik [+Template]

Daftar isi:Apa itu Cover Letter Digital Marketing Cara Membuat Cover Letter Digital Marketing Tips Membuat Cover Letter Digital Marketing Contoh Cover Letter Digital Marketing Ketika kamu ingin melamar kerja, biasanya selain CV, dokumen yang juga sering diminta oleh perusahaan adalah cover letter. Tak terkecuali dengan profesi digital marketing, kamu perlu membuat surat lamaran kerja digital marketing yang menarik sehingga dapat mencuri perhatian rekruter. Namun seperti apa ya contoh cover letter digital marketing itu? Yuk kita bahas bagaimana cara membuat cover letter digital marketing yang dapat membawamu semakin dekat dengan karir impianmu!Contoh Cover Letter Digital Marketing Bahasa Indonesia📚 Baca juga:5 Contoh CV Marketing Menarik Perhatian Rekruter [+Tips dan Trik]Cover Letter Digital MarketingApa itu Cover Letter Digital Marketing? Cover letter adalah salah satu dokumen yang kamu serahkan ketika melamar kerja. Cover letter ibaratnya seperti surat pengantar CV yang berisikan berbagai informasi pelengkap seperti keahlian tambahan seputar pekerjaan yang dilamar atau motivasi pelamar kerja untuk ditunjukkan kepada rekruter. Cover letter digital marketing juga biasanya disebut sebagai application letter. Keduanya memiliki arti yang sama, hanya pengucapannya saja yang berbeda. Tujuan mengirim Cover Letter Berikut adalah beberapa tujuan pentingnya mengirim application letter digital marketing saat melamar kerja: Saat untuk menonjolkan kualifikasimuDengan menyertakan application letter digital marketing, kamu dapat menjelaskan lebih lanjut tentang kemampuanmu yang sesuai dengan kualifikasi kandidat yang dicari.Misal pada pengalaman kerja sebelumnya kamu pernah mengerjakan suatu proyek atau kampanye yang kebetulan dibutuhkan di jobdesk pekerjaan yang sekarang kamu lamar, hal tersebut akan menjadi nilai tambah yang menguntungkan. Jika kamu masih fresh graduate, jangan khawatir! Kamu tetap dapat melampirkan pengalaman organisasi, volunteer, dan lain-lain yang pernah kamu lakukan. Kesempatan untuk menyampaikan alasan ingin bergabungWalaupun biasanya ketika di tahap wawancara rekruter sering kali menanyakan mengenai alasan kamu ingin bergabung di suatu perusahaan, ada baiknya kamu tetap menyertakan alasanmu dalam cover letter digital marketing-mu.Dengan begitu, rekruter dapat mengetahui motivasimu untuk bergabung dalam perusahaan dan kontribusi yang akan kamu lakukan setelah bergabung. Tentunya, jangan hanya asal menulis ya, tapi berusahalah memberi kontribusi yang dapat terukur dan dijangkau, sehingga performamu semakin terlihat ketika sudah masuk di perusahaan tersebut! Menggambarkan kepribadian dan cara berkomunikasimuPercaya atau tidak, saat kamu melampirkan cover letter digital marketing, kamu sedang menunjukkan bagaimana cara kamu berkomunikasi dan memberi secuplik gambaran dari kepribadianmu ke rekruter. Cara menulis dan berbahasa seseorang sedikit banyak dapat merefleksikan kepribadian seseorang dan bagaimana orang tersebut biasanya menyampaikan pesan. Maka, penting untuk application letter digital marketing yang dibuat benar-benar ditulis berdasar pengalaman dan kemampuan sendiri, sebelum akhirnya dikirim ke rekruter. Isi Cover Letter Digital MarketingKetika menulis cover letter digital marketing, terdapat format yang perlu kamu ikuti agar surat lamaranmu jadi lebih terstruktur. Apa saja ya bagian-bagian dalam cover letter digital marketing? Simak di bawah yuk!1. JudulTentunya kamu memerlukan judul dalam cover letter-mu. Kamu dapat mencantumkan nama, nomor telepon, email, situs Linkedin, dan portofolio dalam bagian ini. Contoh:Anggita Ratna Sari Digital Marketing Specialist 08555657087 [email protected]. Tanggal dan PenerimaSetelah itu pada application letter digital marketing-mu, kamu dapat memasukkan tanggal, penerima surat lamaran, dan nama perusahaan yang kamu lamar. Jika kamu tidak mengetahui nama penerima dalam surat lamaran, boleh menuliskannya dengan “Kepada Tim Rekruter (nama perusahaan)” atau “Kepada Yth. Manajer Digital Marketing”. Contoh:Kepada Tim Rekruter JOA IndonesiaJl. Panjang no. 38Jakarta Barat 11560 3. Kata PembukaPada bagian ini, kamu dapat menyampaikan dari mana kamu mengetahui pekerjaan tersebut, beserta dengan keahlianmu terkait posisi yang kamu lamar, dan antuasimemu untuk bergabung ke perusahaan tersebut. Contoh: Saya menemukan lamaran kerja digital marketing specialist dari situs web perusahaan. Dengan kemampuan dan pengalaman yang saya miliki di bidang yang sama selama 1 tahun, saya merupakan kandidat yang cocok sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Saya juga telah mengikuti perkembangan perusahaan JOA Indonesia sejak lama, sehingga saya sangat ingin bergabung dan memberikan kontribusi saya terhadap perusahaan. 4. Pengalaman dan SkillSelanjutnya kamu dapat menuliskan pengalaman dan skill yang kamu punya berkaitan dengan digital marketing specialist di cover letter digital marketing-mu. Pengalaman yang ditulis dapat berupa proyek atau kampanye yang pernah kamu kerjakan, berikut dengan hasil dan pengaruhnya ke perusahaan. Sementara kamu juga dapat menuliskan skill yang dibutuhkan untuk seorang digital marketing specialist, seperti mengetahui cara penempatan media yang tepat untuk iklan dan melakukan pemantauan terhadap iklan yang berjalan. Contoh: Saya telah berpengalaman untuk memegang berbagai kampanye besar dalam satu periode bersamaan, seperti adanya promo flash sale yang periodenya sama dengan Idul Fitri, atau adanya regular promo dengan social media activation, dan lain-lain. Saya membantu persiapan pengerjaan proyek dari segi digital marketing termasuk merancang brief untuk iklan, penempatan media, copywriting, dan monitoring hasil iklan. Saya pernah mendapatkan hasil memuaskan dengan mendapatkan lebih dari 100K reach dan 10+ engagement hanya dalam waktu 3 hari iklan. Selain itu, angka penjualan juga pernah mencapai 2x lipat dari revenue di bulan tersebut berkat penempatan media yang tepat untuk kampanye 10.10 dengan bantuan 10 orang KOL di bidang otomotif. 5. Alasan Melamar PekerjaanPada paragraf berikutnya, kamu juga dapat menambahkan alasanmu untuk melamar kerja sebagai digital marketing specialist di perusahaan tersebut. Alasan ini dapat kamu tulis dengan perspektif personal dan tujuannya untuk memberitahu mengapa kamu ingin bergabung di perusahaan tersebut. Contoh: Saya ingin melamar di perusahaan JOA Indonesia karena kecintaan saya terhadap digital marketing itu sendiri. Sedari dulu, saya melihat JOA Indonesia merupakan perusahaan yang serius untuk mengembangkan bidang digital marketing di Indonesia serta memberikan service terbaik untuk para kliennya, sehingga saya merasa bisa mendapatkan banyak tantangan baru yang membuat saya bertumbuh jika dapat bergabung di JOA Indonesia. Selain itu, di tahun 2022 kemarin, JOA Indonesia juga baru meraih penghargaan sebagai “Top 10 Best Digital Marketing Agencies in Indonesia”, dengan itu saya semakin yakin untuk bergabung dan memberi kontribusi untuk JOA Indonesia agar dapat bersama memajukan digital marketing di Indonesia. 6. PenutupPada bagian penutup dari application letter digital marketing-mu, tinggalkanlah kesan yang baik dan minta rekruter untuk dapat memberi konsiderasi atas kemampuanmu dan kesempatan untuk berdiskusi lebih lanjut. Jangan lupa ucapkan terima kasih untuk waktu yang diberikan karena telah membaca cover letter-mu. Contoh: Demikian cover letter ini saya sampaikan. Besar harapan saya untuk dapat berdiskusi lebih lanjut mengenai kemampuan dan pengalaman saya untuk mengisi posisi digital marketing specialist. Berikut terlampir juga CV saya untuk dipertimbangkan lebih lanjut. Terima kasih untuk waktunya. Sudah buat CV? Yuk persiapkan CV kamu di Cake, kami menyediakan lebih dari 50 pilihan template untuk membantumu mencapai lebih dekat ke karier impianmu.🎉Buat CV GratisTips Cover Letter Digital MarketingDi bawah merupakan beberapa tips untuk kamu ketika ingin menulis cover letter digital marketing: 1. Melakukan Riset Terhadap Perusahaan yang Akan Dilamar Lakukan riset terlebih dahulu untuk setiap perusahaan yang kamu lamar termasuk bidang industri, lokasi, serta sepak terjang perusahaan selama ini. Kamu juga dapat mencari tahu lebih mengenai informasi lainnya dari situs web perusahaan atau Linkedin. 2. Sesuaikan Surat Lamaran Kerjamu Sebaiknya kamu tidak langsung mengirimkan CV dan cover letter ke semua perusahaan yang kamu lamar secara persis. Sesuaikanlah dengan kebutuhan surat lamaran. Jangan lupa mengganti nama perusahaan, alamat, serta nama dan penerima surat lamaran masing-masing perusahaan. 3. Masukkan Kata Kunci dari Deskripsi Pekerjaan Banyak perusahaan menggunakan mesin ATS (Applicant Tracking System) untuk menyaring CV dan cover letter kandidat. Sistem ATS ini akan mencari kata kunci yang sesuai dengan pekerjaan yang kamu lamar. Kamu dapat memasukkan kata kunci relevan dari lowongan kerja yang kamu lamar ke dalam cover letter digital marketing-mu. Contohnya ketika tertulis di deskripsi bahwa perusahaan mencari seseorang yang memiliki analytical thinking serta menguasai CRM, dan kebetulan kamu menguasainya, maka masukkanlah hal tersebut di cover letter-mu. 4. Tunjukkan Bahwa Kamu Adalah Kandidat yang Tepat Tentunya ketika perusahaan membuka suatu lowongan pekerjaan, akan ada banyak kandidat yang berusaha mendapatkan pekerjaan itu. Maka kamu perlu membuat dirimu menonjol sehingga dapat diperhitungkan oleh perusahaan. Dalam CV, cover letter, maupun wawancara atau interaksi apapun dengan perusahaan selama proses recruitment, tunjukkanlah kalau kamu kandidat yang tepat dengan membuat perusahaan yakin akan kemampuan dan profesionalisme kamu terhadap pekerjaan.Tunjukkan bahwa kamu mengerti bidang digital marketing, memahami proyek-proyek yang pernah kamu kerjakan, tahu tentang deskripsi pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan, dan kemauan untuk bergabung dengan perusahaan.📚 Baca juga:10 Pertanyaan Interview Marketing dan Jawabannya! Contoh Surat Lamaran Kerja Digital MarketingSetelah mengetahui pengertian, tujuan, format, dan tips untuk membuat cover letter digital marketing, tentunya tidak lengkap jika belum ada contoh surat lamaran pekerjaan digital marketing. Simak yuk 2 contoh di bawah untuk menambah referensimu dalam membuat application letter digital marketing!1. Contoh Surat Lamaran Kerja Digital Marketing Bahasa Indonesia (Pengalaman 3 Tahun)Contoh Cover Letter Digital Marketing Bahasa Indonesia2. Contoh Surat Lamaran Kerja Digital Marketing Bahasa Inggris (Pengalaman Intern/Magang)Cover Letter Digital Marketing Bahasa InggrisDengan penjelasan tentang cover letter digital marketing serta contoh-contohnya, semoga kamu semakin paham dan dapat mengambil langkah untuk melamar ke perusahaan yang kamu minati ya! Cari lowongan kerja Digital Marketing? Temukan pekerjaan Digital Marketing di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia.🎉Cari Kerja--- Ditulis Oleh Leony Jardine ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!