Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Student Guide
Sep 13th 2022

Jurusan Teknologi Pangan, 10 Prospek Kerja Hingga Gajinya!

Daftar Isi: Kuliah Jurusan Teknologi PanganProspek Kerja Lulusan Teknologi Pangan Definisi Teknologi PanganIndustri makanan merupakan salah satu industri yang tidak pernah berakhir. Hal ini menjadikan jurusan ilmu dan teknologi pangan semakin banyak disukai dan semakin berkembang di Indonesia. Menjadi bagian dalam industri dan bisnis makanan membuat kamu bisa memberikan kontribusi terhadap masyarakat luas. Terlebih, jika kamu mampu menciptakan sebuah inovasi makanan baru yang sehat, aman, dan berdampak baik bagi banyak orang. Menyenangkan, bukan? Jika kamu tertarik untuk memberikan dampak kepada masyarakat lewat makanan, ataupun mengetahui ilmu dibalik makanan dan cara mengolahnya, maka dunia teknik pangan akan sangat cocok untuk perjalanan karier kamu. Bagi kamu yang sudah memulai ataupun ingin memulai pendidikan di jurusan food technology, kamu mungkin bertanya-bertanya bagaimana prospek kerja teknologi pangan. Kali ini, Cake akan membahas lebih detail mengenai ilmu dan teknologi pangan, mata kuliah teknologi pangan, beserta peluang kerja teknologi pangan. Mari kita simak!Mengenal Jurusan Teknologi PanganApa itu Ilmu Teknologi Pangan? Apakah kamu sudah tahu apa yang dimaksud dengan teknologi pangan? Ilmu teknologi pangan adalah ilmu yang menerapkan kombinasi prinsip biologi, kimia, dan fisika untuk memahami cara mengembangkan suatu produk makanan, proses produksi, proses pemilihan bahan baku, proses pengemasan, hingga distribusi produk makanan. Teknik pangan akan mempelajari aspek fisik, kimiawi, dan mikrobiologi suatu makanan. Kemudian, menerapkannya sehingga mampu menciptakan suatu produk makanan yang memiliki rasa enak, bergizi serta aman untuk dikonsumsi. Mempelajari alat dan mesin produksi juga merupakan bagian dari teknik pangan.Mata Pelajaran Teknologi Pangan Lalu apa saja mata kuliah teknologi pangan? Secara garis besar kuliah jurusan ilmu dan teknologi pangan akan memberikan kamu kesempatan untuk belajar secara teori dan praktek. Walaupun setiap universitas akan memiliki kurikulum dan materi perkuliahan yang berbeda, namun berikut Cake jabarkan beberapa contoh mata kuliah teknologi pangan.Pengantar ilmu teknologi pangan: gambaran umum mengenai jurusan ilmu dan teknologi pangan, gambaran singkat mengenai seluruh mata kuliah yang akan didapat, prospek kerja teknologi pangan. (semester pertama kuliah)Ilmu dasar matematika, fisika, kimia, dan biologi (semester pertama kuliah)Kimia pangan, mikrobiologi pangan, fisika pangan: mempelajari aspek fisik, kimiawi, dan mikrobiologi suatu makananBioteknologi: teknologi plasmid, DNA, PCR, kultur jaringan, serta aplikasi bioteknologi dalam pengolahan makananIlmu pengetahuan bahan: mempelajari jenis-jenis bahan makanan yang dapat diolahTeknik fermentasi: desain fermentasi, menerapkan teknik fermentasi dalam pengolahan makananKeamanan pangan: cara evaluasi keamanan pangan, mempelajari jenis-jenis kontaminasi makanan, serta regulasi keamanan pangan.Analisa penjaminan mutu: Undang-undang tentang pangan, HACCP, ISO 9001, ISO 22000Teknologi pengolahan pangan: mempelajari teknik pembekuan, pendinginan, penggorengan, sterilisasi, pasteurisasi dalam mengolah suatu bahan makanan.Analisa pangan: menentukan kadar karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral suatu produk makanan.Teknik pengemasan: mempelajari jenis-jenis bahan yang dapat digunakan untuk pengemasan produk makananTeori gastronomi: penerapan teknik gastronomi terhadap perkembangan dunia kulinerKewirausahaan pangan: inovasi produk pangan yang kreatif, cara pemasaran, prinsip marketing.Perancangan pabrik: tahapan merancang dan membangun pabrik makanan.Evaluasi sensori: mempelajari rasa, tekstur, warna, dan rasa suatu produk makanan sebelum di produksi.Praktek: kunjungan dan magang di sebuah pabrik makanan Alasan Memilih Jurusan Teknologi PanganProspek kerja teknologi pangan yang luasJurusan ilmu dan teknologi pangan memiliki standar internasionalGaji lulusan teknologi pangan memenuhi standarIndustri makanan merupakan industri yang terus berkembang dan tidak akan pernah berhentiMemahami makanan yang aman dan sehat, cara pengolahan makanan yang baik dan benarDapat mengembangkan metode baru dalam pengolahan makananMampu menggunakan bahan pangan baru demi berlangsungnya ketahanan panganDibekali dengan ilmu entrepreneurshipDapat berkontribusi menciptakan produk makanan yang sehat, bergizi, dan aman untuk dikonsumsi masyarakatProspek Kerja Teknologi Pangan Sarjana teknologi pangan kerja apa? Dengan semakin berkembangnya industri makanan, dan kemajuan teknologi, sebagai sarjana teknologi pangan tidak perlu khawatir. Teknik pangan memiliki peluang kerja yang bervariasi. Mari kita bahas satu per satu apa saja peluang kerja teknologi pangan, keahlian apa yang dibutuhkan, beserta kisaran gaji lulusan teknologi pangan. 1. Ahli Pangan Profesi ini jelas akan sangat dibutuhkan dalam pekerjaan teknologi pangan, mengingat terus berkembangnya industri makanan di Indonesia. Ahli pangan biasanya akan bekerja dengan tim research and development. 💼Tugas dan tanggung jawab: Memastikan bahwa resep produk baru yang diciptakan memiliki kandungan nutrisi, gula, ataupun lemak yang sesuai dengan tujuan pembuatanMemastikan semua produk makanan yang diproduksi memiliki kualitas yang baik, dan amanSelalu mengikuti perubahan regulasi makananMemastikan bahwa perusahaan telah memenuhi persyaratan produksi makanan yang sesuai ✅Keahlian yang dibutuhkan: kemampuan analisa, pemecahan masalah, kerja tim, kreatif, teliti. 💰Kisaran gaji ahli pangan: Rp 4.500.000 - Rp 10.000.000 per bulan. 2. Quality Control Pekerjaan quality control membutuhkan cukup banyak sarjana teknologi pangan. Biasanya staf QC menjadi karir awal lulusan teknologi pangan. Staf QC berfokus pada penjaminan mutu produk. 💼Tugas dan tanggung jawab: Menjamin mutu suatu produk makanan sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan perusahaanMemastikan kualitas bahan baku, proses produksi, produk akhir, serta pengemasan produk ✅Keahlian yang dibutuhkan: kemampuan analisa penjaminan mutu, pengetahuan GMP, HACCP, ISO, teliti, teamwork. 💰Kisaran gaji QC: Rp 3.000.000 - Rp 5.000.000 per bulan untuk level pemula, dan Rp 10.000.000 ke atas per bulan untuk level senior. 3.Quality Assurance Selain QC, quality assurance juga menjadi prospek kerja yang umum bagi lulusan teknologi pangan. Perlu diingat kembali bahwa tugas dan tanggung jawab QC dan QA itu berbeda. QA berfokus pada pendekatan berdasar proses. 💼Tugas dan tanggung jawab: Membuat draf dan mengevaluasi standar dan prosedur proses produksiMelakukan tes dan pengembangan sistem produksi untuk meminimalkan kecacatan produkMemantau aktifitas manajemen risiko dan melaporkannyaMemastikan ulang kualitas produk yang telah di cek QC melalui metode sampling ✅Keahlian yang dibutuhkan: kemampuan analisa penjaminan mutu, pengetahuan GMP, HACCP, ISO, kemampuan organisasi yang baik, teliti, kepemimpinan, teamwork, problem solving. 💰Kisaran gaji QA: Rp 3.000.000 - Rp 5.000.000 per bulan untuk level pemula, dan Rp 10.000.000 ke atas per bulan untuk level senior. 4. Manajer Pengadaan atau Pembelian Manajer pengadaan atau pembelian juga merupakan posisi yang penting di pekerjaan teknologi pangan. 💼Tugas dan tanggung jawab: Membeli bahan baku makanan, kemasan, alat dan mesin produksiMemonitor dan memprediksi level stok barangMencari supplier dan membuat perjanjian kontrak kerjaMelakukan evaluasi kualitas bahan baku dan mengurus bahan baku cacat dari supplier ✅Keahlian yang dibutuhkan: keahlian finansial, kemampuan interpersonal, kemampuan negosiasi yang baik, teratur, teliti. 💰Kisaran gaji manajer pengadaan: Rp 5.000.000 - Rp 10.000.000 per bulan. 5. Research and Development (RnD) Staf RnD juga menjadi peluang kerja teknologi pangan yang banyak dicari perusahaan. Staf RnD akan melakukan penelitian dan pengembangan produk yang berorientasi ke masa yang akan datang dan jangka panjang. 💼Tugas dan tanggung jawab: Mengembangkan produk makanan baruMengembangkan resep secara akurat (menentukan takaran bahan yang dibutuhkan, cara pengolahan)Melakukan tes produk akhir makananMengembangkan teknologi produksi yang digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas ✅Keahlian yang dibutuhkan: pemahaman metode riset, inovatif dan kreatif, kemampuan meneliti dan analisa, berpikir kritis, teamwork, problem-solving. 💰Kisaran gaji RnD: Rp 4.000.000 - Rp 6.000.000 per bulan. 6. Konsultan Pangan dan Gizi Jurusan food technology biasanya akan dibekali pengetahuan mengenai makanan sehat beserta analisis kandungan suatu makanan. Menjadi konsultan pangan dan gizi dapat menjadi salah satu opsi lulusan teknologi pangan. 💼Tugas dan tanggung jawab: Membenahi pola kebiasaan makan dengan tujuan hidup lebih sehatMembuat rekomendasi diet sesuai dengan anggaran dan kebutuhan pelanggan (pengoptimalan gizi, alergi, pantangan makanan)Mengevaluasi perkembangan diet pelangganMemberikan pengajaran mengenai kebiasaan makan sehat ✅Keahlian yang dibutuhkan: pemahaman akan analisa pangan, kemampuan komunikasi, problem solving. 💰Kisaran gaji konsultan pangan dan gizi: Rp 4.500.000 - Rp 10.000.000 per bulan. 7. Food Market Researcher Posisi ini juga bisa menjadi opsi bagi sarjana teknologi pangan yang sudah memiliki bekal ilmu bisnis dan dunia teknik pangan. Tujuan utama riset pasar adalah untuk mengembangkan kualitas produk dan bisnis perusahaan. 💼Tugas dan tanggung jawab: Menganalisa data dari pelanggan dan kompetitor industri makananMenganalisa kebutuhan pelanggan terhadap makananMemperkirakan potensi penjualan sebuah produk ✅Keahlian yang dibutuhkan: memiliki pemahaman akan prinsip teknik pangan dan pemasaran bisnis, pengambilan keputusan, analisa data dan statistik, komunikasi. 💰Kisaran gaji food market researcher: Rp 4.000.000 - Rp 7.000.000 per bulan. 8. Wirausaha Bisnis Makanan Jika kamu tidak tertarik bekerja di industri maupun kantor, maka membuka bisnis makanan bisa menjadi opsi terbaik. Jurusan teknik pangan akan membekali kamu dengan ilmu teknologi pangan serta manajemen industri. Kedua hal ini akan menjadi bekal yang sangat cukup untuk menjadi wirausaha. 💼Tugas dan tanggung jawab: Membuat rencana bisnis usahaMenciptakan produk makananMenganalisa pasar dan menentukan harga produkMelakukan pemasaran ✅Keahlian yang dibutuhkan: pemahaman tentang bahan dan cara pengolahan makanan, mikro ekonomi, kreatif, pengambilan keputusan, komunikasi, koneksi yang luas. 💰Kisaran gaji wirausaha bisnis makanan: bervariasi setiap bulan bergantung dari perkembangan bisnis. 9. Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pegawai negeri sipil atau PNS juga menjadi profesi yang banyak diinginkan di Indonesia. Setiap tahunnya selalu akan ada lowongan terbuka dari instansi pemerintah untuk jurusan teknik pangan. Instansi pemerintah seperti kementrian pertanian, LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), ataupun BULOG (Badan Urusan Logistik) merupakan bidang yang sesuai dengan ilmu dan teknologi pangan. 💼Tugas dan tanggung jawab: Melakukan koordinasi di bagian instansi yang ditugaskanMelayani masyarakat dengan penerapan kebijakan yang dilakukanMelakukan riset dan membuat laporan ✅Keahlian yang dibutuhkan: berwawasan luas, pemahaman teknologi, kemampuan riset dan analisa, teamwork. 💰Kisaran gaji PNS: Rp 1.000.000 - Rp 8.000.000 per bulan (bergantung dari golongan dan tunjangan yang diterima). 10. Tenaga Pengajar Karir sebagai tenaga pengajar, seperti dosen juga sangat terbuka luas bagi kamu sarjana teknologi pangan. Dengan berkarir sebagai tenaga pengajar, kamu dapat berkontribusi di dunia edukasi, serta dapat menciptakan generasi yang kompeten di industri makan. Namun, untuk menjadi tenaga pengajar, biasanya kamu akan diwajibkan untuk melakukan studi lanjut seperti S2 dan S3 💼Tugas dan tanggung jawab: Memberikan pengajaran mengenai ilmu dan teknologi panganMerencanakan dan mengembangkan kurikulumMerilis penelitian-penelitian yang dapat berdampak di masyarakat ✅Keahlian yang dibutuhkan: keterampilan mengajar, komunikasi, kesabaran, kreatifitas, dan kemampuan organisasi yang baik 💰Kisaran gaji dosen: Rp 3.000.000 - Rp 5.000.000 per bulan 📚Baca juga: 15 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia! Itulah penjelasan mengenai jurusan teknik pangan, dan beberapa contoh pekerjaan teknologi pangan yang Cake rangkum. Bagaimana, kamu sudah tahu apa yang dimaksud dengan teknologi pangan, kan? Tentunya, kamu juga sudah memahami teknologi pangan bisa kerja apa. Dari informasi di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa peluang kerja teknologi pangan itu sangat luas dan bervariasi. Jurusan food technology akan membekali kamu dengan ilmu-ilmu teknologi pangan dan manajemen yang akan membuat kamu jadi lebih siap terjun di industri pangan. Industri makanan yang akan terus berkembang ini tentunya juga akan membuat para sarjana teknologi pangan dapat memiliki karier yang baik. Selain itu, gaji lulusan teknologi pangan dianggap sangat menjanjikan, lho! Semoga kamu bisa berhasil dengan impian kamu!Cake adalah online CV builder yang ATS-friendly dan dapat di unduh dalam format PDF! Ada 50+ template juga, 100% gratis! Yuk, buat CV ATS-friendly kamu sekarang juga🎉Buat CV --- Ditulis oleh Fiorency Santoso ---
Student Guide
Sep 28th 2022

9 Prospek Kerja Lulusan Teknik Kimia Beserta Gajinya!

Daftar Isi: Kuliah Jurusan Kimia Belajar Apa?Prospek Kerja Lulusan Teknik Kimia Kamu calon mahasiswa dan sedang bingung menentukan jurusan perkuliahan? Atau kamu memiliki ketertarikan dalam bidang rekayasa produk di dunia industri. Atau kamu adalah mahasiswa S1 teknik kimia yang sedang berkuliah atau akan lulus, namun bingung nanti prospek kerja lulusan teknik kimia akan bekerja dimana? Semakin berkembangnya dunia industri saat ini, peluang kerja teknik kimia pun semakin luas, lho! Sehingga lulusan jurusan teknik kimia semakin dicari oleh para rekruter. Selain itu, sudah banyak universitas di Indonesia yang membuka jurusan teknik kimia, bahkan di fakultas teknik jurusan teknik kimia merupakan jurusan yang paling diminati dan bergengsi. Di artikel Cake ini akan dibahas mengenai bagaimana kuliah di jurusan teknik kimia dan apa saja matkul yang dipelajari di teknik kimia? Bagaimana prospek kerja jurusan teknik kimia dan seberapa besar peluang kerja teknik kimia? Mari kita simak!Kuliah Teknik Kimia Jurusan Teknik KimiaApa itu Teknik Kimia? Jurusan teknik kimia mempelajari mengenai produksi dan pembuatan produk melalui proses kimia. Yang dipelajari di teknik kimia termasuk merancang peralatan, sistem, dan proses untuk pemurnian bahan mentah dan untuk pencampuran, peracikan, dan pemrosesan bahan kimia. Selain itu, kuliah di teknik kimia juga mempelajari bagaimana menerjemahkan proses yang dikembangkan di lab ke dalam aplikasi praktis untuk produksi produk komersial, dan kemudian bekerja untuk memelihara dan meningkatkan proses tersebut. Mahasiswa jurusan teknik kimia mengandalkan dasar-dasar utama teknik, yaitu matematika, fisika, dan kimia, serta biologi. Kuliah jurusan Teknik Kimia? Mahasiswa jurusan teknik kimia dituntut memiliki pemahaman dalam merancang, membuat dan mengoperasikan sistematika kerja mesin dan pabrik untuk melakukan proses kimia, biologi, atau proses terkait industri skala besar. Mahasiswa jurusan teknik kimia juga perlu memahami cara mengembangkan zat baru atau yang diadaptasi untuk berbagai produk dengan mempertimbangkan kelayakan ekonomi, pengelolaan sumber daya, kesehatan dan keselamatan, keberlanjutan dan dampak lingkungan. Mahasiswa jurusan teknik kimia tidak hanya mempelajari teori namun juga melakukan eksperimen, sehingga perlu ketelitian dan kecermatan yang baik. Selain mempelajari dasar-dasar ilmu seperti matematika, fisika, kimia, dan biologi, adapun beberapa mata kuliah teknik kimia yang wajib dipelajari mahasiswa jurusan teknik kimia, yaitu: Kimia DasarMikrobiologiFisika DasarKimia AnalisaKimia OrganikKalkulus Analisa Pengolahan DataKimia Fisika Azas Teknik KimiaPengantar Ilmu Lingkungan Matematika RekayasaTransfer Momentum Komputasi Numerik TerapanTekno Ekonomi Transfer PanasOperasi Teknik Kimia Ekonomi TeknikTeknologi Energi dan PetrokimiaSistem Utilitas PabrikTeknik Reaksi KimiaBioteknologiMatematika Teknik Kimia Pengendalian ProsesAplikasi Teknik Kimia Desain Pabrik Kimia Desain Alat Industri Kimia Teknologi Pengolahan Hasil PertanianSintesa dan Simulasi Proses Teknologi Material Teknologi Pemisahan dan PemurnianTermodinamika Teknik KimiaManajemen Pabrik Kimia Kenapa pilih jurusan Teknik Kimia?Salah satu alasan masuk teknik kimia karena seorang yang belajar di jurusan teknik kimia dapat membantu beberapa industri dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti pakaian, makanan dan energi. Lulusan jurusan teknik kimia dapat merancang proses produksi ini sambil tetap memperhatikan pengelolaan sumber daya, memastikan standar kesehatan dan keselamatan dipatuhi, dan melindungi lingkungan dunia. Selain itu, alasan lainnya untuk belajar dan masuk teknik kimia adalah prospek prospek kerja jurusan teknik kimia yang menarik dan beragam, mengembangkan keahlian yang luas dan memiliki kesempatan untuk mengembangkan dunia industri menjadi lebih baik lagi. Jurusan teknik kimia menawarkan sejumlah karir yang menarik, karena keragaman pekerjaan dan keterampilan lulusan jurusan teknik kimia, sehingga dapat dipekerjakan di banyak sektor yang berbeda.📚Baca juga: 15 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia! Prospek Kerja Teknik Kimia Faktanya, peluang pekerjaan jurusan teknik kimia cukup banyak dengan gaji lulusan teknik kimia yang cukup menggiurkan, sehingga peminat jurusan teknik kimia sangat tinggi setiap tahunnya. Jadi, teknik kimia dapat kerja apa saja? Berikut ini prospek kerja bagi lulusan teknik kimia: 1. Research and Development Research and development atau dikenal sebagai RD bertanggung jawab untuk melakukan penelitian dan pengujian terhadap ide dari menciptakan dan pengambangan suatu produk. Selain itu RD juga bertugas dalam mendesain ulang sebuah produk, serta memiliki keterampilan analitis harus baik dan ahli dalam memecahkan masalah teknik yang kompleks. Lulusan jurusan teknik kimia dapat berkarir sebagai RD di bidang manufaktur, makanan dan minuman, kelistrikan, pertambangan, kosmetik dan masih banyak lagi. 💻Spesifikasi: Sebagai mahasiswa jurusan teknik kimia yang ingin membuka peluang karir sebagai RD, sebaiknya memiliki keterampilan komunikasi baik secara lisan maupun tertulis kepada tim, manajer, dan klien serta mampu mendokumentasikan 💰Kisaran gaji: Rata-rata gaji RD lulusan jurusan teknik kimia berkisar 4-9 juta rupiah per bulan, tergantung pengalaman kerja dan keterampilan.2.Quality Control Quality control bertanggung jawab untuk memastikan semua produk yang memenuhi standar dan kualitas perusahaan. Tidak hanya itu, quality control juga berperan dalam menentukan standar dan kriteria yang harus dipenuhi ketika pengujian produk, serta merancang pengujian kualitas. Apabila terjadi masalah pada produk, maka bagian quality control yang akan berperan memperbaikinya sesuai SOP yang berlaku. 💻Spesifikasi: Sehingga sebagai lulusan jurusan teknik kimia yang tertarik bekerja sebagai quality control sebaiknya memiliki ketelitian dan kecermatan yang tinggi. Selain itu, memiliki kemampuan untuk mendokumentasikan data serta menganalisisnya. 💰Kisaran gaji:Gaji rata-rata quality control per bulan berkisar 7 juta rupiah di Indonesia. 3. Industri Pangan Bagi kamu yang memiliki ketertarikan di dunia pangan, makan kuliah di jurusan teknik kimia adalah pilihan yang tepat. Karena, industri pangan erat hubungannya dengan teknik kimia dan lulusan teknik kimia memiliki dasar pengetahuan terkait sifat fisis, mikrobiologi, dan kimia dari pangan maupun proses pengolahannya. Bekerja di bagian industri pangan bertanggung jawab terhadap rekayasa proses pengolahan pangan yang memenuhi SOP serta pemilihan bahan baku. Selain itu, lulusan jurusan teknik kimia di bidang ini juga bertugas memastikan proses pengolahan limbah berjalan dengan baik agar tidak mencemari lingkungan. 💻Spesifikasi:Kemampuan menganalisis dan berinovasi sangatlah dibutuhkan untuk bidang pekerjaan ini. 💰Kisaran gaji:Rata-rata gaji bagi lulusan jurusan teknik kimia di Indonesia sekitar 3 sampai dengan 9 juta rupiah tergantung keahlian dan pengalaman kerja. 4. Pertambangan dan Perminyakan Lulusan jurusan teknik kimia rupanya memiliki prospek bekerja di industri pertambangan dan perminyakan karena beberapa ilmu yang dipelajari selama kuliah dapat diaplikasikan di bidang ini seperti termodinamika dan mekanika fluida. Selain bertanggung jawab pada proses berlangsungnya pengeboran minyak, sebagai lulusan jurusan teknik kimia di bidang ini, kamu juga mempelajari bagaimana mengkalkulasi dan menganalis proses pengeboran dan pertambangan tidak menghasilkan banyak emisi yang dapat mencemarkan lingkungan. 💻Spesifikasi:Bagi kamu lulusan jurusan teknik kimia yang ingin bekerja di pertambangan dan perminyakan, selain memiliki kemampuan fisik dan mental yang kuat, kemampuan analisis yang tepat dan akurat juga dibutuhkan. 💰Kisaran gaji: Rata-rata gaji bulanan di bidang pertambangan dan perminyakan cukup bervariasi sesuai dengan risiko yang dijalani dan keahlian serta pengalaman, dapat berkisar 5 hingga 35 juta rupiah. 5. Process Engineering Process engineering bertugas untuk mengolah bahan baku menjadi sebuah produk yang bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari atau sesuai permintaan pasar dan konsumen. Process engineering juga bertanggung jawab dalam mendesain, mengendalikan, menerapkan, dan mengoptimalkan terkain mesin dan proses produksi dari hulu ke hilir. 💻Spesifikasi: Sehingga, seorang lulusan jurusan teknik kimia yang ingin bekerja sebagai process engineering perlu memiliki dasar ilmu matematika dan fisika yang baik. Selain itu, memiliki ketelitian dan kecermatan yang tinggi, serta kemampuan menganalisis dan komunikasi yang baik. 💰Kisaran gaji: Rata-rata gaji process engineering di Indonesia sekitar 15 juta rupiah perbulan. 6. Manufacturing Engineering Manufacturing engineering bertanggung jawab dalam merancang, mengembangkan, meneliti, dan mengirimkan hasil produksi sesuai jadwal dan SOP yang berlaku serta disesuaikan dengan anggaran yang sudah ditetapkan. Maka, seorang lulusan jurusan teknik kimia yang tertarik bekerja sebagai manufacturing engineering setidaknya memiliki kemampuan menganalisis dan mendesain konsep dengan baik. 💻Spesifikasi: Selain itu kemampuan dalam menyusun anggaran dan komunikasi dengan berbagai divisi juga diperlukan. 💰Kisaran gaji:Rata-rata gaji manufacturing engineering di Indonesia per bulan sekitar 18 juta rupiah. 7. Kesehatan dan Keselamatan Lingkungan Bidang ini bertanggung jawab dalam merancang teknologi dan sistem yang diimplementasikan untuk mencegah, mengendalikan berbagai risiko kerusakan alam, serta pemulihan kerusakan lingkungan. 💻Spesifikasi: Bagi kamu lulusan jurusan teknik kimia yang tertarik dengan bidang kesehatan dan keselamatan lingkungan, kemampuan menganalisis kondisi lingkungan dengan keuletan yang tinggi diperlukan. Selain itu, komunikasi sangat penting karena tidak hanya bertemu dengan divisi lain tapi juga akan berhubungan dengan masyarakat dan pemerintah. 💰Kisaran gaji: Rata-rata gaji yang bekerja di bidang kesehatan dan keselamatan lingkungan berkisar 3 sampai dengan 12 juta per bulan. 8. Sales Engineer Sales engineer bertugas menawarkan dan memasarkan produk dan layanan suatu industri. 💻Spesifikasi: Bagi kamu lulusan jurusan teknik kimia yang ingin bekerja sebagai sales engineer maka kamu dituntut memiliki kemampuan berkomunikasi dan wawasan terkait produk yang akan ditawarkan dengan baik. Selain itu, memiliki skill mempresentasikan produk sangat penting karena hal ini yang nantinya akan menarik minat calon konsumen. 💰Kisaran gaji: Rata-rata gaji sales engineer berkisar 6 juta rupiah perbulan di Indonesia. 9. Dosen Bagi kamu lulusan jurusan teknik kimia yang tertarik di bidang pendidikan, kamu dapat juga berkarir sebagai dosen di perguruan tinggi. Dosen tidak hanya bertanggung jawab dalam mengajar para mahasiswa/i, namun juga nantinya akan mengembangkan beberapa proyek penelitian yang kemungkinan dapat bekerjasama dengan pemerintah maupun industri. 💰Kisaran gaji: Rata-rata gaji dosen bervariasi, tergantung mengajar di perguruan tinggi swasta maupun negeri (sebagai PNS maupun Non-PNS), namun disesuaikan dengan UMP tiap daerah. 📚Baca juga: 10 Prospek Kerja Jurusan Teknik Sipil Beserta Gajinya! Sebagai calon mahasiswa yang sedang memempertimbangkan untuk melanjutkan studi dimana, berkuliah di jurusan teknik kimia merupakan pilihan yang baik karena memiliki prospek pekerjaan di berbagai macam bidang dengan gaji yang cukup bervariasi. Selain itu, bagi kamu mahasiswa S1 jurusan teknik kimia, kamu dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik sebagai bekal mencari pekerjaan setelah lulus. Cake menyediakan 50+ template CV ATS Friendly online yang mudah dan menarik untuk dibuat, GRATIS! Yuk, buat CV ATS-Friendly kamu sekarang!🎉 Buat CV--- Ditulis oleh:Anggraeni Kumala Dewi ---
Student Guide
Oct 5th 2022

10 Prospek Kerja Bioteknologi: Tugas, Gaji, hingga Prospek Kerjanya! [+Info Kuliah]

Daftar Isi:Apa itu Jurusan Bioteknologi?Prospek Kerja Lulusan BioteknologiJurusan BioteknologiPernahkah kamu mendengar mengenai jurusan bioteknologi? Tahukah kamu bahwa ilmu bioteknologi sangat dibutuhkan dalam kehidupan kita? Ilmu bioteknologi sangat bermanfaat dalam pengembangan bidang pertanian, peternakan, hingga perikanan. Selain itu, jurusan bioteknologi juga sangat diperlukan di dunia kesehatan dan pengobatan. Contohnya saja, penemuan vaksin COVID-19 pada tahun 2021. Bagaimana? Menarik, bukan? Jika kamu seseorang yang menyukai ilmu makhluk hidup dan teknologi, ataupun menyukai aktivitas riset, maka jurusan bioteknologi dapat menjadi pilihan untuk jenjang karirmu. Di artikel kali ini, Cake akan memberikan informasi lebih detail mengenai jurusan bioteknologi, prospek kerja jurusan bioteknologi, universitas apa saja di Indonesia yang ada jurusan bioteknologi, hingga berapa gaji lulusan bioteknologi di Indonesia.Mengenal Kuliah Jurusan BioteknologiApa itu Jurusan Bioteknologi? Secara sederhana, fakultas bioteknologi adalah ilmu tentang teknologi yang berdasar pada biologi. Lebih detail, ilmu bioteknologi merupakan ilmu yang mempelajari makhluk hidup dan mikroorganisme berbasis teknologi untuk menghasilkan produk-produk yang bernilai guna bagi kehidupan manusia.Berikut contoh-contoh produk dari ilmu bioteknologi: Pembuatan bahan makanan baru: roti, keju, yoghurt, nata de coco, bir, dan produk fermentasi makanan lainnyaMeningkatkan gizi dan shelf life dari suatu produk makananPengembangan vaksin atau antibiotik untuk penyakit tertentuMenghasilkan obat-obatan dengan harga lebih murahMeningkatkan hasil produksi pertanianMenciptakan bibit unggul yang akan menghasilkan kualitas produk yang lebih baikPengurangan pencemaran lingkungan dengan pemanfaatan bakteriMengatasi pelestarian hewan langka dengan teknologi genetik Mata Kuliah Jurusan Bioteknologi Fakultas bioteknologi dapat dibagi menjadi 4 bidang, yaitu Bioteknologi Pangan, Bioteknologi Lingkungan, Bioteknologi Tanaman, dan Bioteknologi Kesehatan. Namun, pembagian bidang ini juga bergantung dari masing-masing universitas. Pada umumnya, jika jurusan kuliah kamu bioteknologi, tidak hanya mendengarkan kuliah di kelas, namun kamu juga akan banyak belajar praktek di laboratorium. Di semester akhir perkuliahan, biasanya kamu juga akan diberikan kesempatan melakukan kerja praktek di berbagai perusahaan swasta hingga instansi pemerintah.Di jurusan kuliah bioteknologi, beberapa mata kuliah bioteknologi yang akan kamu pelajari meliputi: Ilmu dasar matematika, fisika, biologi, dan kimiaGenetika DasarAnatomi dan Fisiologi Hewan dan TumbuhanK3 BioteknologiKimia OrganikMikrobiologiBioteknologi PanganBioteknologi KedokteranTeknik FermentasiTeknologi EnzimToksikologi BioprosesNanoteknologiKultur JaringanBiostatistikaAplikasi BioinformatikaNanoteknologiTerapi GenVirologiRekayasa Genetika Teknologi DNA dan ProteinGenomi dan Protenomikdll. Universitas yang Ada Jurusan BioteknologiDi Indonesia, jurusan bioteknologi ada dimana saja? Berikut Cake cantumkan beberapa daftar kampus dengan jurusan bioteknologi di Indonesia:Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (UGM)Institut Pertanian Bogor (IPB)Universitas Padjadjaran, Bandung (UNPAD)Universitas Brawijaya, Malang (UB)Universitas Negeri Malang (UM)Universitas Udayana, Bali (UNUD)Universitas Andalas, Padang (UNAND)Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta dan YogyakartaUniversitas Pelita Harapan, Tangerang (UPH)Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta (UKDW)Mengapa Memilih Fakultas Bioteknologi? Bagi kamu yang masih ragu mengapa memilih bioteknologi. Mari kita simak alasan-alasan yang dapat menjadi pertimbangan: Kebutuhan ilmu bioteknologi akan semakin banyak dengan semakin berkembangnya teknologiBanyaknya industri atau bidang karir yang bisa dimasuki lulusan bioteknologiGaji lulusan bioteknologi terbilang menjanjikanKebutuhan ahli bioteknologi di Indonesia semakin banyakDapat memberikan dampak besar bagi kehidupan manusia Mari kita bahas lulusan bioteknologi bisa kerja apa saja.Prospek Kerja Jurusan Bioteknologi Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahwa peluang kerja bioteknologi sangat luas dan mencakup berbagai bidang industri. Berikut rangkuman daftar-daftar peluang kerja jurusan bioteknologi beserta gaji lulusan bioteknologi di Indonesia: 1. Ahli Bioteknologi Prospek kerja bioteknologi ini merupakan pekerjaan yang paling umum bagi lulusan bioteknologi. Ahli bioteknologi biasanya dibutuhkan dalam berbagai sektor industri, seperti industri pangan, pertanian, peternakan, medis, hingga energi. 💼Tugas dan tanggung jawab: melakukan penelitian dengan memanfaatkan organisme (bakteri, virus, fungi) serta makhluk hidup tertentu untuk membuat inovasi baru yang memiliki nilai guna. 💻Keahlian yang dibutuhkan: pengetahuan mengenai organisme dan makhluk hidup, kemampuan riset, analisa, pemecahan masalah, berpikir kritis, kemampuan observasi, dan kemampuan bahasa Inggris. 💰Kisaran gaji: 4 hingga 6 juta rupiah per bulan. 2. Research and Development (RnD) Pekerjaan riset dan pengembangan memiliki cakupan bidang yang luas. Bagi kamu dengan jurusan kuliah bioteknologi, kamu bisa menjadi RnD di perusahaan pangan ataupun farmasi.💼 💼Tugas dan tanggung jawab: mengembangkan dan menguji produk baru, mengembangkan proses produksi, serta meningkatkan kualitas produk. 💻Keahlian yang dibutuhkan: pemahaman metode riset, inovatif dan kreatif, kemampuan meneliti dan analisa, berpikir kritis, teamwork, pemecahan masalah. 💰Kisaran gaji: 4 hingga 6 juta rupiah per bulan. 3.Quality Control/Quality Assurance Seperti namanya, tugas utama QC dan QA adalah menjamin kualitas. Pekerjaan ini biasanya paling banyak dibutuhkan di dunia industri pangan. Walaupun begitu, kedua pekerjaan ini merupakan pekerjaan yang juga ditawarkan bagi lulusan bioteknologi. 💼Tugas dan tanggung jawab: Pekerjaan quality assurance (QA) berfokus pada penjaminan kualitas proses produksi sedangkan quality control (QC) bertanggung jawab untuk memastikan kualitas produk jadi. 💻Keahlian yang dibutuhkan: kemampuan analisa, teliti, teamwork, pemecahan masalah. 💰Kisaran gaji: 3 hingga 5 juta rupiah per bulan 4. Biomedis Prospek kerja lulusan bioteknologi ini biasanya akan berkolaborasi dengan para ilmuwan medis ataupun ahli kimia. Tugas utama seorang biomedis adalah melakukan penelitian untuk mengembangkan alat dan produk-produk baru yang berguna bagi pasien. 💼Tugas dan tanggung jawab: merancang dan mengembangkan instrumen dan peralatan medis, mengembangkan prosedur diagnostik medis dengan prinsip teknik dan ilmu biobehavioral (perangkat mengatur detak jantung atau insulin), meneliti material baru yang dapat digunakan untuk perkembangan produk medis (anggota badan buatan). 💻Keahlian yang dibutuhkan: kemampuan riset, analisa, pemecahan masalah, berpikir kritis, kemampuan bahasa inggris, dan teamwork. 💰Kisaran gaji: 5 hingga 7 juta rupiah per bulan. 5. Ahli Teknologi Sitogenik Walaupun ahli teknologi sitogenik juga berhubungan erat dengan dunia medis, namun tugas dan tanggung jawabnya sangat berbeda dengan biomedis. Pekerjaan ini membutuhkan lulusan bioteknologi yang memiliki keahlian di bidang genetika. 💼Tugas dan tanggung jawab: melakukan identifikasi dan analisa kromosom di dalam spesimen biologis (cairan tubuh, darah, sumsum tulang), melakukan identifikasi dan terlibat dalam pengobatan penyakit genetik, bekerja dengan alat-alat laboratorium. 💻Keahlian yang dibutuhkan: kemampuan riset, analisa, pemecahan masalah, berpikir kritis, kemampuan observasi, dan kemampuan bahasa Inggris. 💰Kisaran gaji: 4 hingga 6 juta rupiah per bulan. 6. Peneliti Bioinformatika Peluang kerja jurusan bioteknologi lainnya adalah menjadi seorang peneliti bioinformatika. Profesi ini dapat mencakup bidang teknologi medis, biologi komputasi, ilmu informasi komputer, proteomik, medis, dll. 💼Tugas dan tanggung jawab: menganalisa set data molekul, genom atau proteomik untuk tujuan penelitian klinis, merancang database, dan mengembangkan algoritma untuk sistem analisis informasi genom atau informasi biologis lainnya. 💻Keahlian yang dibutuhkan: pengolahan data dan statistik, penggunaan komputer, kemampuan komunikasi, teamwork, kemampuan analisa. 💰Kisaran gaji: 5 hingga 7 juta rupiah per bulan. 7. Teknisi Proses Biomassa (Biofuel) Untuk peluang kerja bioteknologi satu ini berkaitan dengan teknologi energi. Karir sebagai teknisi proses biomassa atau biofuel diharapkan memiliki kemampuan untuk merubah organisme atau makhluk hidup menjadi sumber energi, ataupun memiliki pengetahuan mengenai bahan bakar organik. 💼Tugas dan tanggung jawab: mengelola bahan baku agar bisa digunakan sebagai produk bahan bakar organik/biofuel, pemeliharaan dan pengawasan mesin produksi, membuat laporan data operasional. 💻Keahlian yang dibutuhkan: kemampuan analisa, teliti, berpikir kritis, teamwork, pemecahan masalah. 💰Kisaran gaji: 5 hingga 7 juta rupiah per bulan. 8. Dosen Karir sebagai dosen juga merupakan prospek kerja bioteknologi yang menjanjikan. Bahkan, kamu juga bisa menjalani dua profesi sekaligus, yaitu menjadi peneliti dan tenaga pendidik. 💼Tugas dan tanggung jawab: merencanakan, membuat, serta mengevaluasi proses pembelajaran terkait, melakukan pengembangan dan penelitian ilmu bioteknologi. 💻Keahlian yang dibutuhkan: keterampilan mengajar, komunikasi, kemampuan organisasi yang baik, berpikir kritis, dan kemampuan riset. 💰Kisaran gaji dosen: 3 hingga 7 juta rupiah per bulan 9. Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lulusan fakultas bioteknologi juga memiliki peluang yang sangat besar untuk bekerja di bidang instansi pemerintahan. Jenjang karir sebagai PNS biasanya dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, kegiatan penelitian, serta penghargaan ilmiah yang didapatkan Lulusan bioteknologi dapat bekerja di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Balai Penelitian Tanaman Obat dan Rempah (Balitro), Kementrian Pertanian, dan masih banyak lagi instansi pemerintahan baik di pusat maupun daerah. 💼Tugas dan tanggung jawab: melakukan koordinasi di bagian instansi yang ditugaskan, memberikan pelayanan publik, melakukan riset dan membuat laporan. 💻Keahlian yang dibutuhkan: berwawasan luas, kemampuan riset dan analisa, komunikasi, teamwork. 💰Kisaran gaji: 4 hingga 8 juta rupiah per bulan (bergantung dari golongan dan tunjangan yang diterima). 10. Wirausaha Lulusan bioteknologi juga sangat mungkin untuk menjadi wirausaha. Dengan ilmu yang didapatkan di kuliah jurusan bioteknologi, kamu bisa mulai usaha yang memanfaatkan pembuatan produk bioteknologi, seperti produk-produk hasil fermentasi, virgin coconut oil, pupuk organik, dan lain-lain. 💼Tugas dan tanggung jawab: membuat rencana bisnis usaha, menganalisa pasar, pembuatan produk, serta melakukan pemasaran. 💻Keahlian yang dibutuhkan: pemahaman tentang pengolahan produk, mikro ekonomi, kreatif, pengambilan keputusan, komunikasi, negosiasi, dan tekun. 💰Kisaran gaji: 3 hingga 10 juta rupiah per bulan (bergantung dari perkembangan bisnis) Setelah penjelasan di atas, apakah kamu setuju bahwa karir lulusan bioteknologi sangat menjanjikan? Seperti yang sudah dibahas di artikel ini, bahwa mata kuliah bioteknologi mencakup banyak bidang industri sehingga peluang kerja bioteknologi pun sangat luas. Tidak hanya itu, gaji lulusan bioteknologi juga terbilang cukup memuaskan. Bagi kamu yang tertarik memulai karir sebagai ahli bioteknologi, kamu bisa mulai mencari-cari informasi mengenai kampus dengan jurusan bioteknologi ataupun menyiapkan diri untuk pekerjaan impian. Semangat!Mau membuat CV gratis dan menarik? Kunjungi Cake! Ada banyak contoh format dan template CV gratis lainnya yang bisa kamu gunakan!🎉Buat CV --- Ditulis oleh: Fiorency Santoso ---
Student Guide
Dec 9th 2022

Intip 9 Prospek Kerja Lulusan Agribisnis yang Menjanjikan di Indonesia! [+Info Kuliah]

Daftar isi:Mengenal Jurusan Agribisnis Prospek Kerja Lulusan AgribisnisSetiap makhluk hidup, khususnya manusia membutuhkan makanan untuk hidup. Kebutuhan manusia akan bahan pangan menandakan butuhnya manusia terhadap hasil pertanian. Dengan kata lain, manusia akan selalu membutuhkan hasil pertanian yang pada akhirnya dikelola menjadi makanan siap konsumsi. Kebergantungan manusia akan bahan pangan menyebabkan terus dibutuhkannya lulusan jurusan agribisnis. Lho, kok jadi agribisnis? Betul sekali, jurusan agribisnis adalah jurusan yang berkaitan erat dengan pertanian. Simak artikel sampai selesai untuk mengetahui apa itu agribisnis dan prospek kerjanya.Prospek Kerja Jurusan Agribisnis📚 Baca juga:10 Prospek Kerja Administrasi Bisnis Menarik dan Gajinya!Mengenal Kuliah Jurusan AgribisnisSebelum mengetahui secara lengkap tentang jurusan atau prodi agribisnis, kamu perlu tahu dulu apa arti dari agribisnis itu sendiri. Apa itu Jurusan Agribisnis? Agribisnis yang diartikan dari kata bahasa inggrisnya, yaitu “agribusiness” merupakan gabungan dari kata “agriculture” yang berarti agrikultur atau pertanian dan “business” yang berarti bisnis. Dengan demikian, jurusan agribisnis adalah jurusan yang mempelajari bisnis yang berkaitan dengan segala hal tentang pertanian. Secara garis besar, di jurusan ini kamu akan belajar bagaimana cara mengelola pertanian dari berbagai aspek seperti budidaya, pemasaran, dan sebagainya, sehingga dari hasil pertanian tersebut, bisa menghasilkan keuntungan yang maksimal. Setelah lulus kuliah dari jurusan agribisnis, kamu akan menyandang gelar Sarjana Pertanian atau S.P.📚 Baca juga:Jurusan Teknologi Pangan, 10 Prospek Kerja Hingga Gajinya! Mata Kuliah Jurusan Agribisnis Bagi kamu yang kuliah di jurusan agribisnis atau mengambil prodi agribisnis, kamu akan menemukan berbagai jenis mata kuliah, seperti: Ilmu pertanianIlmu teknologi pertanianDasar budidaya pertanianAgribisnis tanaman pangan dan hortikultura (ATPH)Ilmu ekonomi, contoh: makroekonomiIlmu agribisnis dan sistemnyaKewirausahaanPemasaranKomunikasiKoperasi, dan masih banyak lagi. Mengapa Harus Memilih Jurusan Pertanian Agribisnis? Mungkin kamu penasaran akan alasan memilih fakultas atau jurusan agribisnis dari sekian banyak pilihan jurusan yang ada. Sebenarnya ada berbagai macam-macam alasan mengapa prodi agribisnis adalah salah satu jurusan yang layak kamu jadikan opsi. Dikenalnya Indonesia sebagai negara agraris menandakan bahwa Indonesia memiliki kemampuan dalam menghasilkan berbagai jenis hasil pertanian, sehingga itu artinya lapangan kerja yang tersedia untuk lulusan agribisnis tidak akan pernah habis.Keunggulan jurusan agribisnis adalah mempelajari pertanian sekaligus dari sisi bisnisnya. Artinya, kamu tidak hanya diajarkan bagaimana cara menghasilkan produk pertanian dengan cara efektif, tetapi juga tahu produk apa yang dibutuhkan serta bagaimana membuat hasil pertanian tersebut sampai ke tangan masyarakat.Jurusan ini cocok bagi kamu yang lulus dari jurusan IPA dan menyukai biologi, sehingga di jurusan ini kamu bisa mengembangkan bakat dan minat yang dimiliki.Bagi kamu yang menyukai dunia riset bisa bergabung di lembaga penelitian dan mengembangkan varietas tanaman baru.Lulusan agribisnis memiliki peluang menjadi pengusaha dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi para petani.Prospek Kerja Lulusan AgribisnisSeperti yang telah disampaikan di atas, lapangan kerja untuk lulusan agribisnis sangat banyak dan bisa dibilang selalu ada. Bagi kamu yang ingin tahu kuliah jurusan pertanian agribisnis bisa kerja apa saja, serta berapa sih gaji untuk lulusan agribisnis, yuk langsung disimak berbagai macam peluang kerja lulusan jurusan agribisnis berikut beserta kisaran gajinya.1. Konsultan Pertanian💻 Job Desk: Melalui ilmu yang dimilikinya, sangat memungkinkan bagi seorang lulusan agribisnis untuk menjadi konsultan, di mana ia bertanggung jawab untuk memberikan saran, pengajaran, ataupun solusi mengenai segala hal yang berhubungan dengan pertanian. Contohnya cara meningkatkan hasil produk pertanian, diversifikasi usaha hasil tani, memperkecil kemungkinan terjadinya gagal panen, meningkatkan harga jual hasil pertanian dengan memperhitungkan modal dan untung yang ingin diperoleh, mengelola keuangan, dan lain-lain. ✍️ Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Ilmu pertanian dan bisnis, memahami kebutuhan klien dan menjaga kerahasiaannya, kemampuan komunikasi, analisa (ex: menganalisa harga jual hasil produk di pasaran serta unsur hara di lahan pertanian), memecahkan masalah, mengerti cara menggunakan teknologi. 💰 Kisaran Gaji: Rp 2.500.000 - 4.000.000 per bulan. 2. Bekerja di Instansi Pemerintahan 💻 Job Desk: Peluang bagi lulusan jurusan agribisnis untuk kerja di instansi pemerintahan cukup banyak, contohnya di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pertanian, Kementerian Pertanian, dan lain-lain. Bagi kamu yang tertarik untuk bekerja di instansi tersebut bertugas memberikan sosialisasi kepada para petani untuk memberikan nilai tambah terhadap hasil pertanian, melakukan penelitian, mendata hasil survei terhadap hasil panen suatu daerah, melakukan monitoring kepada tanaman para petani, serta mendistribusikan subsidi pemerintah bagi para petani. ✍️ Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Ilmu agribisnis, pemasaran, komunikasi, manajemen, lulus seleksi tes CPNS. 💰 Kisaran Gaji: Rp 2.000.000 - 5.000.000 per bulan untuk lulusan S1. 3. Peneliti 💻 Job Desk: Bagi kamu yang menyukai segala hal berbau penelitian, peluang kerja jurusan agribisnis ini sangat cocok untuk kamu. Tugas utama seorang peneliti pertanian adalah melakukan penelitian terhadap segala hal yang berhubungan dengan pertanian dan mengembangkan apa yang sudah ada, seperti menemukan varietas tanaman atau produk pertanian baru dan melakukan eksperimen untuk menemukan metode penumbuhan tanaman yang paling efektif sehingga mempercepat waktu panen. Selain itu, dengan menjadi peneliti, kamu bertugas untuk meneliti penyebab masalah yang terjadi sekaligus menemukan akar permasalahan tersebut. Dengan adanya hasil riset yang kamu temukan, bisa menjadi data penting bagi lembaga penelitian maupun sektor perekonomian. ✍️ Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Kemampuan menulis karya ilmiah, mengumpulkan serta mengolah data, riset, observasi, analisa, memecahkan masalah, inovatif, dan memiliki rasa keingintahuan yang tinggi. Oleh karena itu, untuk menjadi peneliti, minimal kamu sudah lulus pendidikan S1 ya. 💰 Kisaran Gaji: Rp 4.000.000 atau lebih per bulannya. 4. Pemasok Hasil Panen 💻 Job Desk: Sebagai orang yang lulus dari fakultas agribisnis, kamu memiliki pengertian mendalam mengenai pertanian, sehingga kamu bisa bertani dan memanen hasilnya, atau bekerjasama dengan para petani lokal. Setelah itu, kamu bisa menyuplai hasil panenmu ke pemilik usaha yang membutuhkan, misal restoran, warung, supermarket, atau hotel sekalipun. Perlu diingat apapun yang kamu suplai, pastikan kamu memiliki konsistensi untuk menjadi pemasok tetap (bukan hanya sekali suplai saja) dan memastikan kualitas dari produk tersebut baik dan juga aman untuk dikonsumsi. ✍️ Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Ilmu pertanian, ilmu bisnis, pemasaran, peka terhadap peluang, gigih, konsisten. 💰 Kisaran Gaji: Rp 2.000.000 - 5.000.000 per bulan. 5. Sales Pertanian 💻 Job Desk: Sama halnya sales untuk bidang lain, sales pertanian pun bertanggung jawab untuk menawarkan dan menjual produk, hanya saja produk yang dijual adalah segala macam produk yang berhubungan dengan pertanian, contohnya biji tanaman, pupuk, media tanaman, sampai ke mesin atau peralatan yang digunakan dalam pertanian. Biasanya jika kamu memiliki ilmu di satu bidang tertentu, perusahaan akan dengan senang hati mempekerjakan kamu sebagai sales di perusahaannya karena kamu memiliki latar belakang dan konsep di bidang tersebut, sehingga kamu bisa dengan mudah beradaptasi dan menjelaskan detail produk pada konsumen. ✍️ Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Ilmu pertanian, ilmu agribisnis, pemasaran, komunikasi, dan negosiasi. 💰 Kisaran Gaji: Rp 3.500.000 per bulan (belum termasuk komisi yang didapatkan). 6. Pakar Ekonomi atau Ekonom 💻 Job Desk: Bagi kamu yang lebih tertarik untuk bekerja dari sisi bisnis tapi masih berhubungan dengan pertanian, menjadi pakar ekonomi atau ekonom adalah salah satu prospek kerja lulusan fakultas agribisnis, khususnya di luar negeri. Seorang ekonom dalam bidang agrikultur bertanggung jawab untuk menerapkan konsep ekonomi di bidang agrikultur dan juga mengembangkan teori ekonomi melalui penelitian yang dilakukan. Melalui data-data yang ditemukan, seorang pakar ekonomi bisa menganalisa tren dan memprediksi perekonomian di masa yang akan datang, seperti permintaan pasar terhadap kebutuhan produk X. Kemudian, hasil tersebut akan dipublikasikan atau dikomunikasikan di berbagai forum ataupun ke pemerintah langsung. ✍️ Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Untuk menjadi seorang pakar ekonomi di Indonesia, kamu perlu menyelesaikan studi minimal S1, akan tetapi diusahakan untuk sampai ke jenjang magister (S2) seperti halnya persyaratan di luar negeri. Kamu perlu mengerti konsep ilmu ekonomi, memiliki kemampuan untuk kerja sama dalam tim, riset, pengoperasian komputer (minimal Microsoft), dan juga komunikasi. 💰 Kisaran Gaji: Rp 4.000.000 - 6.000.000 per bulan untuk lulusan S1. 7. Pionir Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) 💻 Job Desk: Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) adalah lembaga non-profit yang memiliki tujuan untuk memajukan pertanian Indonesia tanpa berfokus sepenuhnya pada uang, sehingga cocok bagi kamu yang memiliki niat hati untuk membantu dengan ilmu yang kamu miliki. Sebagai pionir LSM, kamu bertugas untuk membantu para petani mengembangkan hasil panen dan memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi dengan memberikan penyuluhan tentang semua hal berbau pertanian. Melalui interaksi intens antara kamu dengan para petani, membuatmu bisa lebih memahami proses serta kesulitan yang dialami. ✍️ Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Ilmu pertanian, kemampuan mengajar, komunikasi, mendengarkan. 💰 Kisaran Gaji: Karena LSM adalah lembaga non-profit, biasanya gaji yang didapat berasal dari donatur, baik dalam maupun luar negeri, sehingga bisa dikatakan bahwa tidak ada pendapatan tetap tiap bulannya, tidak seperti ketika kamu bekerja di perusahaan. 8. Pengusaha 💻 Job Desk: Kuliah jurusan agribisnis bukan berarti setelah lulus kamu harus jadi petani, justru dengan ilmu yang kamu dapatkan semasa studi, kamu bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi para petani. Mungkin saja di pedesaan banyak hasil panen yang kurang tersalurkan, sebagai pengusaha, kamu berperan untuk memanfaatkan kondisi tersebut sebagai mediator antara petani dan pembeli yang membutuhkan produk pertaniannya. Oleh karena itu, kamu perlu melihat produk apa yang dibutuhkan konsumen dan berprospek untuk kamu jual. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan ilmumu untuk menciptakan produk baru yang belum pernah ada sebelumnya dengan mengembangkan produk yang sudah ada sambil melihat tren yang berlaku di masyarakat. ✍️ Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Peka terhadap peluang, manajemen keuangan, fleksibel, ilmu agribisnis, kewirausahaan, melek teknologi, kemampuan observasi, analisa, memecahkan masalah, mengambil keputusan, negosiasi, inovatif. 💰 Kisaran Gaji: Rp 3.000.000 atau lebih per bulannya. 9. Tenaga Pengajar (Guru atau Dosen) 💻 Job Desk: Lulusan agribisnis bisa menjadi tenaga pengajar, baik sebagai guru di SMK pertanian maupun dosen di universitas untuk prodi agribisnis. Sesuai namanya, tenaga pengajar bertanggung jawab untuk menyebarluaskan ilmu yang sudah didapat ketika berkuliah, dengan harapan supaya menciptakan anak didik yang berkualitas, tidak hanya mengerti teori tapi bisa mengaplikasikannya. Khusus dosen diperlukan adanya publikasi hasil riset, misal dengan mengikuti konferensi. Selain itu, dosen juga bertugas untuk menjadi dosen pembimbing bagi mahasiswa. ✍️ Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Minimal lulus S1 jika menjadi guru dan minimal S2 jika menjadi dosen, kemampuan mengajar, riset, menulis, komunikasi. 💰 Kisaran Gaji: Rp 5.000.000 per bulan (belum termasuk tunjangan).📚 Baca juga:12 Prospek Kerja Jurusan Manajemen Beserta Gajinya! Kesimpulan Sesudah membaca artikel ini tentunya kamu sudah mengenal lebih dalam tentang jurusan agribisnis. Sekarang, kamu bisa melihat poin berikut sebagai kesimpulan dari artikel ini. Jurusan agribisnis yang adalah jurusan terkait bisnis mengenai pertanian merupakan salah satu jurusan yang digandrungi para pelajar karena makhluk hidup, khususnya manusia akan terus memerlukan hasil pertanian semasa hidupnya, sehingga tidak perlu takut menganggur.Prospek kerja agribisnis sangat melimpah, layaknya pertanian Indonesia yang sangat kaya dan melimpah.Apapun pekerjaan yang kamu lakukan, ilmu yang kamu pelajari semasa kuliah di prodi agribisnis akan terpakai. Oleh karena itu, belajarlah dengan rajin dan manfaatkan pembelajaran itu sebagai bekal saat kamu bekerja nanti.Cake menyediakan 12+ template CV menarik untuk melamar magang, kerja, ataupun beasiswa. Download Gratis Sekarang!🎉Buat CV--- Ditulis Oleh Meitty Mulyadi ---
Career Development
May 24th 2024

7 Motivasi Melanjutkan S2 dan Manfaatnya untuk Karir!

Sebagian orang beranggapan bahwa lulus kuliah Strata I atau S1 sudah cukup menjadi bekal berkarir. Memang benar demikian, namun ternyata semakin berkembangnya teknologi dan zaman, banyak pula perusahaan yang memilih karyawan dengan latar belakang pendidikan S2 untuk mengisi posisi tertentu. Memangnya, kenapa harus S2? S2 cukup penting di era digital ini karena tujuan kuliah S2 bukan hanya belajar dari segi teori, tapi juga mengembangkan skil riset dengan pola berpikir yang lebih matang. Syarat untuk melanjutkan S2 adalah harus memiliki sarjana S1 yang sesuai dengan program S2. Oleh karena itu juga bagi sebagian orang, alasan melanjutkan S2 adalah untuk jenjang karir jangka panjang. Manfaat kuliah S2 akan terasa saat kamu mendalami ilmu di bidang tertentu. Alasan kuliah S2 bukanlah mempelajari hal baru di luar bidang kemampuan kamu, melainkan mendalami apa yang telah kamu pelajari di pendidikan S1. Bagi kamu yang masih ragu untuk lanjut kuliah S2, kamu bisa simak penjelasan berikut ini mengenai motivasi melanjutkan pendidikan S2, tujuan S2, dan alasan lanjut S2.Daftar isi: Alasan Melanjutkan S2 Manfaat Kuliah S2 Sudah Siapkan Dokumen untuk Kuliah S2? Apa Motivasi Melanjutkan S2? Apa motivasi melanjutkan kuliah S2? Selain untuk memperdalam ilmu pendidikan, alasan mengambil S2 adalah untuk menunjukkan etika kerja yang baik serta dedikasi kamu untuk memperdalam suatu bidang. Bagi kamu yang masih ragu, kamu bisa lihat beberapa hal berikut yang bisa menjadi motivasi melanjutkan S2: 1. Mendapatkan Akses Terhadap Sumber Daya Universitas dan Industri Ketika kamu kuliah S1, tentu kamu sudah bertemu dengan banyak orang dari berbagai industri dan membangun koneksi. Namun apa bedanya dengan S2 dan kenapa harus S2? Mahasiswa mengambil S2 dengan pikiran untuk memiliki karir yang lebih baik, bukan hanya untuk main-main dan memperoleh ijazah cuma-cuma. Dengan alasan kuliah S2 ini, tentu kamu akan lebih serius dalam menimba ilmu ketika kuliah S2. Selain itu, banyak universitas yang membuka akses kepada para mahasiswa untuk bertemu dengan pengajar dari luar kampus. Misalnya seminar atau acara networking secara regular. Selama masa kuliah 4 semester, kamu akan memiliki kesempatan bertemu dengan koneksi profesional lainnya. Mulai dari sesama mahasiswa yang sudah berpengalaman, dosen tamu, ahli bisnis, dan sederet profesional di bidangnya, yang mungkin akan memberikan kesempatan berkarir di masa depan. Yuk, networking dengan para profesional dari berbagai sektor industri, bangun koneksi dan bertukar wawasan dengan mudah dengan fitu Cake Meet di aplikasi. Hanya tinggal Swipe. Match. Success!🎉Download App 2. Mempelajari Bidang Riset Terbaru yang Belum Berkembang Hal yang harus dimiliki dalam motivasi kuliah S2 adalah keinginan untuk mempelajari riset terbaru. Meskipun kamu sudah pernah melakukan riset penelitian ketika menulis skripsi S1, kamu bisa menemukan bidang baru ketika menulis riset penelitian S2. Bukan hanya sekedar teori, selama masa kuliah S2, akan ada banyak praktik di lapangan. Dalam masa waktu yang singkat, kamu akan dilatih untuk banyak melakukan analisis dan riset untuk melatih pola pikir kritis. Riset yang dilakukan pun bukan fiktif, melainkan studi kasus yang benar-benar menjadi permasalahan di bidang yang didalami. Terlebih ketika kamu memutuskan melanjutkan S2 di luar negeri. Tujuan S2 di luar negeri adalah untuk memiliki skil riset yang belum dikembangkan di Indonesia. Kamu juga bisa mempelajari pola pikir mahasiswa internasional yang bisa jadi bekal ketika kamu meniti karir di masa depan. 3. Memperluas Koneksi Profesional Manfaat kuliah S2 yang bisa kamu peroleh adalah mendapat koneksi dengan para profesional di bidang yang kamu tekuni. Misalnya kamu mengambil master bisnis, kamu bisa memperoleh kesempatan bertemu dengan pelaku bisnis profesional, terlebih jika itu dari sesama alumni universitas. Juga tidak menutup kemungkinan, kamu bisa bertemu sesama mahasiswa yang sudah memiliki banyak pengalaman kerja dan membuka kesempatan membangun relasi dengan para profesional. Terlebih lagi, kamu bisa mengikuti program magang di perusahaan dimana kamu bisa membangun koneksi lebih luas. Jika kamu memiliki potensi, kamu juga bisa mendapatkan penawaran kerja setelah lulus S2 nantinya. Pada akhirnya, tujuan kuliah S2 adalah untuk membangun relasi profesional seiring dengan kamu mengembangkan karir di bidang yang kamu tekuni. Yuk, networking dengan para profesional dari berbagai sektor industri, bangun koneksi dan bertukar wawasan dengan mudah dengan fitu Cake Meet di aplikasi. Hanya tinggal Swipe. Match. Success!🎉Download App 4. Kesempatan untuk Career Switching Kamu adalah seseorang yang ingin mempelajari hal baru yang lebih menantang atau jenjang karir yang lebih menjanjikan? Jika kamu memiliki minat untuk mengubah karir (career switch), kamu bisa memanfaatkan kuliah S2. Selain memperdalam ilmu yang sama, beberapa orang memiliki alasan melanjutkan S2 demi mempelajari ilmu di bidang lain untuk memperoleh kesempatan karir di bidang lain. Ada beberapa jurusan kuliah S2 yang memperbolehkan mahasiswa dari latar belakang jurusan S1 yang berbeda. Misalnya kamu memegang ijazah lulusan ilmu teknik pangan, dan ingin mengejar karir di bidang bisnis, kamu bisa menjadikannya alasan lanjut S2 di bidang bisnis. Jurusan yang bisa diambil adalah Master of Business Administration (MBA). Jadi hal yang harus kamu lakukan untuk menemukan motivasi melanjutkan S2 adalah cari tahu program S2 mana yang paling cocok dengan minat dan ketertarikan kamu. 5. Mempercepat Pertumbuhan Karir Kamu mungkin bisa mendapatkan karir yang cukup baik dengan bekal S1. Namun ada kalanya kesempatan kamu terbatas karena kurangnya pengetahuan yang lebih mendalam di industri. Motivasi melanjutkan pendidikan S2 adalah untuk mempercepat pertumbuhan karir di industri yang kamu tekuni. Dengan ilmu mendalam yang kamu dapat selama kuliah S2, akan membantu kamu ketika mendaftar ke posisi yang lebih tinggi, dengan penawaran kerja yang lebih baik, serta membuat kamu aset penting di perusahaan. Lulusan kuliah S2 memiliki ilmu yang pasti berguna dalam perkembangan karir kamu. Baik secara teori, praktikal, pola pikir yang lebih kritis, pemikiran sistematis dalam mengambil keputusan, dan juga perencanaan strategis untuk bidang yang kamu tekuni. Jadi, tujuan kuliah S2 adalah sebagai jalan cepat agar kamu bisa memperoleh kesempatan karir yang lebih baik. 6. Menguasai Bidang yang Ditekuni Kamu bisa memiliki kesempatan untuk memperluas dan memperdalam ilmu yang kamu tekuni di pendidikan S1. Bukankah ini merupakan alasan mengambil S2 yang sangat menarik? Kamu bisa mempelajari kembali apa yang sudah kamu pelajari, namun dengan metode, cara belajar, dan penyampaian yang lebih komprehensif. Lebih banyak pengetahuan berarti kamu bisa menjadi ahli di suatu bidang dan hal ini akan menjadi kelebihan kamu. Motivasi kuliah S2 adalah kamu bisa mempelajari hal yang lebih realistis dalam kehidupan sehari-hari yang bisa meningkatkan daya tarik CV dan prospek karir. Tujuan kuliah S2 adalah untuk memperdalam ilmu yang kamu pelajari saat kuliah S1. Contohnya kamu merupakan sarjana jurusan biologi, maka kamu bisa memperdalam kuliah S2 dengan jurusan biologi laut, zoologi, biologi molekul dan sel, biokimia, genetik biologi, dan lainnya. 7. Mempersiapkan Diri untuk Melanjutkan S3 Kuliah S2 untuk apa, sih? Setelah mendapatkan gelar master, kamu memiliki pilihan untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi dengan meraih gelar doktor atau PhD. Selama kuliah S2, kamu akan dibekali dengan keahlian penelitian dan pengetahuan yang lebih mendalam untuk melanjutkan ke kuliah S3. Meskipun ini bukanlah pilihan semua orang, tapi melanjutkan ke program doktor merupakan langkah dalam mengembangkan keahlian akademik kamu, tidak hanya berhenti di pengembangan karir saja. Dengan memiliki landasan kuat di kuliah S2, kamu akan semakin kuat dalam berpikir kritis untuk mengelola riset di kuliah S3. Bahkan, kamu juga bisa mengemukakan metode penelitian baru yang mungkin akan membantu di dunia pendidikan nantinya. 8 Manfaat Melanjutkan S2 Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi siapa pun. Tanpa adanya pendidikan yang mumpuni, kita tidak mungkin berada di era kemajuan teknologi saat ini. Terdapat banyak manfaat kuliah S2, bukan hanya sekedar meningkatkan gaji maupun jenjang karir yang lebih baik. Kamu akan bisa merasakan manfaat kuliah S2 secara pribadi. Berikut beberapa manfaat kuliah S2 yang perlu kamu perhatikan: 1. Menjadi Investasi Pribadi Pendidikan bisa jadi suatu investasi yang tidak akan pernah turun nilainya. Semakin kamu berpengalaman dalam pendidikan, akan meningkatkan nilai kamu dan menjadi bekal untuk berhasil dalam segala bidang kehidupan. 2. Mematangkan Cara Berpikir dan Menjadi Semakin Dewasa Dewasa bukan hanya tentang umur, tapi juga tentang pola berpikir yang semakin matang. Salah satu motivasi melanjutkan S2 adalah untuk melatih berpikir kritis untuk memecahkan masalah dan membuat keputusan rasional, bukan berdasarkan emosi sesaat. Selama kuliah S2, kamu akan berlatih untuk melibatkan diri dalam berbagai diskusi untuk mengevaluasi informasi secara hati-hati dan membuat keputusan berdasarkan fakta. 3. Memiliki Kesempatan Mengejar Mimpi Melalui S2 kamu bisa mengejar mimpi kamu, baik berhubungan dengan karir atau pendidikan. Mungkin kamu pernah memiliki suatu mimpi ingin melakukan hal tertentu sejak dulu. Salah satu tujuan S2 adalah membantu kamu menggapai mimpi tersebut, karena dengan jenjang karir yang jelas, kamu bisa mencapai finansial yang stabil. Dengan demikian bisa mewujudkan mimpi kamu satu per satu. 4. Mendatangkan Banyak Peluang dalam Hidup Kuliah S2 juga dapat memberikan kamu peluang baru, baik itu karir, relasi, maupun dukungan tertentu. Alasan kuliah S2 adalah untuk meraih pendidikan lebih tinggi, dan dengan pendidikan yang mumpuni ini, kamu bisa membangun relasi dengan teman baru yang bisa memberi dukungan maupun peluang kerja. 5. Meningkatkan Kepercayaan Diri dalam Kehidupan Sehari-hari Salah satu hal yang memotivasi melanjutkan pendidikan S2 adalah kamu bisa mendapatkan pencapaian yang signifikan. Keberhasilan ini bisa membuat rasa bangga bagi diri sendiri dan meningkatkan kepercayaan diri. Selain itu, selama kuliah S2, kamu akan dilatih untuk terlibat aktif dalam menyelesaikan masalah. Diskusi ini juga berperan penting untuk meningkatkan kepercayaan diri di masa depan. 6. Menikmati Kesempatan Traveling Melalui S2 kamu juga memiliki kesempatan untuk jalan-jalan, khususnya untuk beberapa jurusan tertentu. Misalnya seorang jurusan arkeologi yang dituntut untuk belajar ke luar negeri untuk kebutuhan riset di daerah tertentu. Bagi yang menyukai traveling, hal ini menjadi salah satu manfaat kuliah S2.📚 Baca juga:Mau Kerja di Luar Negeri? 9 Cara yang Perlu Kamu Ketahui! 7. Dapat Menjadi Bagian dari Rantai Pendidikan yang Diturunkan dari Seorang Ahli ke Ahli Lainnya Bayangkan pendidikan dan pengalaman yang kamu dapat dari profesor kamu adalah ilmu yang didapat dari profesor lain, yang juga mempelajari ilmu tersebut dari peneliti atau guru besar terkenal. Kamu telah menjadi salah satu bagian dari rantai pendidikan tersebut. Menakjubkan, bukan? 8. Memiliki Pengakuan dan Kredibilitas yang Lebih Baik di Publik dan Masyarakat Sekitar Terdapat banyak lulusan S2 yang berhasil mendapat pencapaian terbaik dan dikenal karena pencapaiannya tersebut. Pendidikan yang tinggi juga membuat perubahan di CV kamu. Karena pendidikan menunjukkan seberapa konsisten dan berdedikasi dalam bidang yang kamu tekuni.📚 Baca juga:14 Kampus Rekomendasi untuk Kuliah S2 Online Sudah Siapkan Berkas untuk Kuliah S2? Sebelum memulai pendidikan S2, ada beberapa hal yang harus kamu persiapkan. Selain mental yang kuat, kamu juga perlu menyiapkan beberapa dokumen yang dibutuhkan untuk melamar ke universitas. Universitas dalam negeri maupun luar negeri sama-sama membutuhkan dokumen penting sebagai bukti kesungguhan kamu untuk melanjutkan pendidikan. Biasanya setiap jurusan memiliki kualifikasi dokumen yang berbeda-beda. Secara garis besar, berikut beberapa dokumen yang harus dipersiapkan: Formulir pendaftaran masuk universitas yang sudah diisi lengkap.Ijazah S1 dari jurusan tertentu maupun semua jurusan (tergantung dengan jurusan S2). Jika ijazah merupakan dari perguruan tinggi luar negeri, maka harus mendapatkan penyetaraan dari Dikti, Departemen Pendidikan Nasional.IPK S1 minimal 2.75.Surat referensi dari dosen kuliah S1, dan/atau surat referensi dari atasan di kantor bagi calon mahasiswa yang sudah memiliki pengalaman kerja minimal 1 tahun.TOEFL/TOEIC/IELTS bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar kuliah S2 di luar negeri.Rencana studi selama 2 tahun kuliah.Surat motivasiEssay atau topik proposal penelitian yang ingin dilakukan ketika menulis tesis.Persiapan wawancara untuk kuliah S2.CV (curriculum vitae) terbaru. Buat CV profesional untuk daftar kuliah melalui Cake secara GRATIS! Pilih template favorit kamu disini!🎉 Buat CV Terdapat banyak manfaat kuliah S2 yang bisa kamu dapatkan. Setelah baca penjelasan di atas, kamu bisa mengetahui kuliah S2 untuk apa, alasan melanjutkan S2, dan juga motivasi melanjutkan S2. Jadi, apa motivasi kamu melanjutkan kuliah S2? --- Ditulis Oleh Rachel Vanadya ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!