Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Oct 14th 2022

Apa Itu Affiliate Marketing? | Cara Sukses Menjadi Affiliate Marketer!

Daftar Isi: Pengertian Affiliate Marketing adalahPentingnya Affiliate MarketingKeuntungan dan Kerugian Affiliate MarketingJenis-Jenis Afiliasi dalam Afiliasi PemasaranTips Sukses Menjadi Affiliate Marketer Di zaman sekarang ini, mayoritas orang khususnya kaum millenial dan gen Z aktif menggunakan media sosial, dimana terdapat banyak orang memasarkan produk yang dijual oleh orang lain. Istilah ini disebut juga sebagai afiliasi pemasaran. Saat ini, affiliate marketing adalah salah satu strategi pemasaran yang terkenal dan cukup sering digunakan. Supaya lebih mengenal apa yang dimaksud dengan afiliasi pemasaran, langsung saja yuk, baca sampai tuntas artikel berikut. Apa itu Affiliate Marketing? Affiliate Marketing Adalah Pada dasarnya, affiliate marketing atau afiliasi pemasaran adalah strategi bisnis yang digunakan perusahaan atau penjual produk dengan menggunakan jasa afiliasi, yang bisa disebut sebagai affiliate marketer dalam menawarkan atau mempromosikan produknya kepada konsumen. Denganaffiliate marketer, penjual dapat menjangkau konsumen tanpa melakukan pemasaran yang dilakukannya sendiri. Selain itu, melalui ulasan dari affiliate marketer, calon pembeli juga akan lebih terbantukan, sehingga tidak perlu mencoba produk terlebih dahulu, melainkan bisa mendengarkan review yang sudah disampaikan oleh sang affiliate marketer tersebut. Cara Kerja Afiliasi Pemasaran Kemudian, bagaimana cara kerja bisnis afiliasi atau bisnis affiliate?Ada tiga pihak yang terlibat dalam strategi bisnis affiliate marketing, yaitu: Perusahaan atau penjual produkAfiliasiKonsumen atau calon pembeli Biasanya penjual akan melakukan riset terhadap afiliasi mana yang dirasa cocok dan sesuai untuk mereview produknya, kemudian ia akan memberikan produknya untuk direview oleh afiliasi tersebut dan memposting di media sosialnya maupun di situs webnya. Lalu, affiliate marketer dapat penghasilannya gimana? Untuk masalah pembayaran terdapat dua metode umumnya, yaitu di awal atau melihat dari berapa produk yang berhasil terjual dari afiliasi tersebut. Penjual akan tahu dari mana datangnya pembeli karena penjual akan memberikan kode diskon atau link yang berbeda untuk setiap afiliasi. Selain itu, afiliasi juga bisa dibayar jika konsumen datang ke website penjual. Ini tidak menutup kemungkinan metode-metode pembayaran lainnya. Perbedaan Affiliate Marketing dan Reseller Seorang reseller akan menjual kembali produk yang sudah dibelinya dengan brandnya sendiri, dan ini tidak seperti cara kerja bisnis afiliasi dimana seorang affiliate marketer hanya sebagai jembatan yang membuka jalan bagi calon pembeli untuk membeli produk orang lain yang ia promosikan. Selain itu, strategi bisnis affiliate marketing tidak mengharuskan afiliasi untuk membeli produknya, beda dengan reseller yang perlu membeli dan memiliki produknya demi bisa menghasilkan pendapatan. Malahan, affiliate marketer diberikan produk secara cuma-cuma untuk direview. Dan biasanya komisi untuk reseller itu lebih besar dibandingkan afiliasi pemasaran, tapi ini tidak mutlak, ya. Semuanya tergantung pada produk apa yang dijual dan industrinya. Mengapa Banyak Perusahaan Menggunakan Strategi Bisnis Affiliate Marketing? Manfaat Affiliate Marketing Tentunya kita tahu bahwa ada banyak sekali strategi marketing yang bisa dipakai oleh perusahaan, khususnya perusahaan besar yang memiliki anggaran besar untuk marketing. Akan tetapi mengapa banyak sekali perusahaan-perusahaan, khususnya perusahaan kecil seperti startup maupun penjual-penjual produk di luar perusahaan, menggunakan strategi bisnis affiliate marketing, ya? Yuk, langsung lihat alasannya dalam poin-poin berikut. 1. Membangun Brand Jika perusahaan menggunakan jasa afiliasi khususnya yang memang terkenal dan diketahui banyak orang, hal ini akan membangun brand dan membuat konsumen sadar akan brand itu. Nah, supaya konsumen yang terjangkau semakin beragam, penjual bisa menggunakan lebih dari satu affiliate marketer. 2. Menaikkan Traffic Website Dengan adanya affiliate link, calon pembeli bisa klik link tersebut yang kemudian menuju ke link website si penjual, sehingga ini juga bisa meningkatkan traffic ke web tersebut. Apalagi saat hari belanja atau hari raya tertentu dimana biasanya permintaan terhadap produk lebih tinggi. 3. Mengurangi Biaya Sistem affiliate marketing adalah strategi bisnis yang tepat jika kamu ingin menghemat biaya atau khususnya bagi perusahaan kecil yang belum lama berjalan. Biasanya, cara kerja bisnis afiliasi/bisnis affiliate adalah perusahaan akan membayar afiliasi jika adanya dampak atau kontribusi yang dihasilkan terhadap traffic ataupun penjualan. Jadi, afiliasi tidak akan dibayar secara cuma-cuma. Tidak seperti strategi marketing lainnya dimana perusahaan perlu membayar di muka bahkan sebelum terlihat hasilnya. 4. Mendorong Adanya Penjualan Seperti yang sudah disebutkan di poin 2, strategi bisnis affiliate marketing bisa menghasilkan traffic pada situs web penjual. Nah, dengan adanya traffic, ini bisa menaikkan peringkat website di situs pencarian. Karena inilah perusahaan bisa menjangkau lebih banyak calon konsumen, sehingga ini juga membantu mendorong adanya penjualan.Kelebihan dan Kekurangan Affiliate Marketing Affiliate marketing adalah salah satu jenis strategi bisnis yang semakin populer dan banyak dipakai. Selain alasan-alasan yang sudah dijelaskan di atas, masih ada beberapa kelebihan atau kekurangan dari affiliate marketing.Kelebihan Affiliate Marketing Hemat biaya pemasaran:seperti yang sudah disebutkan di atas, dengan afiliasi pemasaran, penjual bisa menghemat biaya yang dikeluarkan untuk keperluan pemasaran karena hanya dengan memberikan produk untuk direview afiliasi, produk tersebut bisa dikenal oleh calon konsumen. Meningkatkan brand awareness dan stabilitas penjualan: melalui review yang diberikan oleh afiliasi, penikmat media sosial akan mengetahui brand produk sang penjual. Jika konsumen mencoba dan akhirnya merasa cocok, besar kemungkinan nantinya konsumen tersebut akan membeli untuk yang kedua kalinya sehingga menjadi pelanggan setia, yang mengakibatkan adanya stabilitas penjualan. Resiko rendah: resikonya affiliate marketing terbilang tidak tinggi. Beda halnya dengan strategi pemasaran lain yang sekali keluar biaya besar dan resikonya juga tinggi. Ditambah lagi belum tentu strategi yang diterapkan berhasil dan sesuai kebutuhan. Karena hal ini juga, strategi bisnis affiliate marketing banyak dilakukan oleh bisnis kecil yang baru berjalan. Tidak terikat jam kerja:afiliasi tidak perlu terikat jam kantor yang tetap, melainkan bisa bekerja kapanpun dan dimanapun. Yang penting, afiliasi giat melakukan promosi supaya penghasilan yang didapat juga besar. Ada kelebihan pastinya juga ada kekurangan. Selain kelebihan di atas, berikut adalah kerugian atau kelemahan dari strategi bisnis affiliate marketing.Kerugian Affiliate Marketing Affiliate marketer tidak memiliki data pelanggan: pada bisnis afiliasi, affiliate marketer hanyalah sebagai perantara atau akses bertemunya pelanggan dan penjual. Oleh karena itu, semua data pelanggan hanya dimiliki penjual. Pendapatan tidak menentu: dengan pekerjaan ini, affiliate marketer memiliki pendapatan yang tidak tentu karena hanya bergantung pada pihak lain. Jika pelanggan melakukan pembelian lebih dari sekali pun, komisi yang didapat hanya sekali saat pelanggan tersebut melakukan pembelian yang pertama kalinya. Adanya persaingan antara affiliate marketer yang satu dengan yang lainnya: kecil kemungkinan bagi perusahaan atau penjual produk untuk menggunakan hanya satu channel dalam melakukan afiliasi pemasaran. Hal ini menandakan adanya persaingan antara affiliate marketer untuk mendapatkan pelanggan. Persaingan yang ketat terhadap produk sejenis:selain satu penjual ini, pastinya ada penjual lain yang menjual produk serupa. Jika penjual lain juga hanya memakai strategi bisnis affiliate marketing, akan menimbulkan adanya persaingan antar sesama penjual. 📚Baca juga: 12 Cara Mendapatkan Uang Dari Internet untuk Cuan di 2022! Contoh Channel Affiliate Marketing Untuk mengeksekusi strategi bisnis affiliate marketing, perusahaan atau penjual bisa hanya menggunakan satu atau lebih channel. Yang terpenting, jenis afiliasi dan affiliate marketer yang dipilih sesuai dengan kebutuhan perusahaan tersebut. Berikut adalah contoh channel affiliate marketing yang populer dan sering digunakan. 1. Influencer Istilah ini harusnya bukan hal yang asing lagi bagi kamu. Influencer adalah salah satu contoh dari channel afiliasi pemasaran yang sangat booming, apalagi di kalangan anak muda. Biasanya yang menjadi influencer adalah selebriti yang sudah terkenal atau orang-orang dengan banyak pengikut setia (followers) di sosial medianya. Melalui foto, reels, maupun storynya, diharapkan bisa mendatangkan pelanggan bagi penjual. 📚Baca juga: Ingin Jadi Content Creator? 5 Langkah Wajib untuk Pemula! 2. Blogger Selain influencer, blogger adalah channel affiliate marketing yang tidak kalah populer. Para blogger bisa mendapatkan uang dari ulasan review yang ditulis di blognya setelah melakukan pemakaian produk. Semakin tinggi peringkat website di situs pencarian google, semakin besar pula peluang calon konsumen membaca reviewnya dan membeli produk tersebut. 3. Media Massa Dari ketiga channel ini, media massa adalah channel yang kurang sering dipilih dikarenakan biayanya yang cukup tinggi. Akan tetapi, keuntungannya adalah jangkauannya yang lebih luas sehingga kemungkinan traffic dan pembeli yang didatangkan ke website penjual lebih banyak.Cara Sukses Menjadi Affiliate Marketer Setelah mengetahui apa itu affiliate marketing, mungkin kamu tertarik untuk menjadi affiliate marketer. Perhatikan beberapa poin mengenai cara sukses atau tips menjadi affiliate marketer di bawah ini. 1. Pilih Metode dan Platform yang Mau Digunakan Pertama, kamu perlu menentukan metode yang mau digunakan, apakah kamu mau melakukan review terhadap satu produk tapi berbagai merk, atau kamu mau bergelut di dunia kosmetik dan melakukan review di sosial media, atau yang lainnya? Nah, dari sekian banyak opsi platform, kamu bisa menentukan satu atau dua yang mau kamu fokuskan. Jika kamu bingung, kamu bisa memilih platform yang paling sering kamu pakai dan mengerti cara kerjanya. 2. Tentukan Niche dan Audiensmu Jika kamu sudah menemukan metode dan platform, kamu perlu memikirkan siapa niche (segmentasi pasar) atau target audiensmu secara spesifik. Misal, kamu sangat suka dengan kosmetik, sehingga niche-mu adalah perempuan yang suka dandan. Selain itu, kamu juga perlu mengenali audiensmu dengan baik, produk seperti apa yang mereka sukai. Dengan begitu, akan ada semakin banyak audiens yang tergiur untuk melakukan pembelian melalui postinganmu. 3. Cari Produk yang Sesuai Setelah memastikan target audiens, lakukanlah riset terhadap produk yang akan disukai audiensmu. Oleh karena itu, artinya kamu perlu update juga terhadap tren di Indonesia. Boleh saja mengambil tren negara lain sebagai referensi, tapi tetap harus disesuaikan dengan kondisi di Indonesia, ya. 4. Mengikuti Program Afiliasi Cara menjadi affiliate marketer yang terakhir adalah mencari brand yang membuka peluang untuk program afiliasi. Tapi ingat, sesuaikan dengan metode dan platform yang sudah kamu pilih, produk yang sesuai, dan yang dibutuhkan masyarakat, yaItulah penjelasan mengenai strategi bisnis affiliate marketing, baik keuntungan maupun kerugiannya. Bagi kamu yang tertarik untuk menjadi affiliate marketer juga bisa memperhatikan tips-tips yang sudah dicantumkan di atas. Semangat dan semoga sukses ya!Cake adalah online CV builder gratis dengan 50+ template yang mudah digunakan. Yuk Buat CV dan download CV PDF sekarang juga🎉 Buat CV--- Ditulis oleh:Meitty Mulyadi ---
Resume & CV
Apr 16th 2026

13 Kerja Online untuk Pelajar dan Websitenya yang Bisa Kamu Coba!

RingkasanKerja online untuk pelajar yang bisa dicoba adalah jual desain, pengisi suara, guru les, jual foto, hingga freelancing.Platform Studypool, Stuvia.id, Nexus Notes, hingga Docmerit dapat digunakan untuk menjual catatan sekolah atau kuliah dalam bentuk pdf/document.Untuk kamu dengan kemampuan bahasa asing, Italki, Preply, dan Amazing Talker cocok untuk kerja jadi pengajar online. Memangnya ada peluang kerja online untuk pelajar?Bukannya membutuhkan banyak modal dan seleksi yang ketat? Tentunya pertanyaan-pertanyaan ini akan menjadi keraguan bagi para pelajar yang hendak mencari penghasilan tambahan. Ada juga yang karena overthinking sampai-sampai tidak berani mencari tahu lebih lanjut. Nah, tenang saja! Karena di artikel ini, Cake akan membahas secara detail berbagai ide pekerjaan online untuk pelajar SMA/SMK dan anak kuliah yang mayoritasnya bersifat tanpa modal dan mudah untuk dilakukan. Akan ada juga website atau aplikasi kerja online yang relevan untuk pelajar. Inilah beberapa ide kerja online yang cocok untuk pelajar.Telusuri Lebih Lanjut Pekerjaan-Pekerjaan Online Untuk Pelajar 1. Jual catatan sekolah/kuliah Menjual catatan sekolah/kuliah melalui platform-platform online merupakan salah satu pekerjaan yang menghasilkan penghasilan tambahan untuk pelajar. Biasanya, catatan yang kamu jual harus diunggal dalam format yang ditentukan oleh website, contohnya pdf atau document . Ada beberapa website yang dapat dipakai sebagai wadah kerja online untuk pelajar, diantaranya adalah:## Paywall Indicator ## ➡️ Studypool Website ini berisi catatan, study tips, study guide, exam material dan dokumen lainnya. Rata-rata harga setiap notes adalah USD $10, dan kamu akan dibayar untuk setiap download yang dilakukan padanotes kamu. Selain mengupload catatan, kamu juga berkesempatan untuk menjadi tutor di website ini. ➡️ Stuvia.id Stuvia.id adalah platform jual beli catatan nomor satu di Indonesia. Selain berisi catatan, Stuvia merupakan website yang berisikan esai, paper, ringkasan materi, dan juga study guide. Kamu Pun bisa menentukan harga jual dari setiap dokumen yang diupload. Seperti Studypool, Stuvia juga akan membayar pemilik dokumen untuk setiap download. Rata-rata harga setiap download adalah $8.90. ➡️ Nexus notes Mirip seperti dua website sebelumnya, di Nexus notes kamu juga bisa mengupload tips belajar, ringkasan materi, catatan, dan lainnya. Namun sistem pembayaran di nexue notes agak berbeda, yaitu melalui sistem subscription. Jadi, penghasilan yang didapat berdasarkan berapa banyak orang yang melihat catatan mu setiap bulannya. Keuntungan dari website nexus notes adalah kamu bisa mengakses catatan atau dokumen milik orang lain juga. ➡️ Docmerit Seperti Stuvia, di website Docmerit kamu juga bisa mengatur harga jual setiap dokumen, dan biasanya kamu akan mendapatkan sebesar 85% dari harga jual tersebut. Salah satu fitur unik dari website ini adalah rekomendasi yang diberikan akan waktu yang tepat untuk mengupload catatan, yaitu biasanya pada saat musim ujian. 2. Jual digital planner/notebook/journal Di era digital seperti ini, tentu kebutuhan akan barang-barang digital juga akan semakin bertambah. Bagi kamu yang suka mengorganisir barang, menjual digital planner, notebook, atau journal bisa menjadi salah satu ide kerja online untuk pelajar. Konsep digital planner/journal/notebook mirip dengan barang aslinya, perbedaannya adalah barang-barang ini berbentuk digital bukan paper-based. Produk-produk ini tentunya sangat dibutuhkan oleh banyak orang, terutama bagi mereka yang memiliki jadwal padat dan ingin mengorganisir tugasnya dengan baik. Ada banyak kategori digital planner, misalnya seperti planner yang setiap halamannya tertulis waktu dan tahun, atau yang hanya menyediakan space kosong sehingga dapat dengan mudah diisi oleh pengguna. Dimana tempat menjual produk-produk digital ini? Tentunya kamu dapat mencoba untuk menjualnya di: ShopeeTokopedia Ada banyak contoh produk yang dapat kamu lihat dan bandingkan juga. 3. Jual buku paket bekas Sebagai pelajar, setiap tahunnya pasti akan ada buku baru saat kenaikan kelas. Nah, itulah kesempatan bagus untuk kamu menjual buku paket bekas. Ada banyak platform sebagai wadah kerja online untuk pelajar SMA, misalnya seperti Shopee, Tokopedia, sosial media (Facebook, Twitter, Instagram), atau langsung datang ke toko offline nya, misalnya seperti kios buku terban, pasar buku palasari, dan lainnya. 4. Jual foto Apakah kamu suka dengan bidang fotografi? Jika ya, maka keterampilanmu itu juga bisa menjadi ide kerja sampingan online untuk pelajar. Saat ini ada banyak website untuk jual-beli foto, misalnya seperti: DreamstimeiStockphoto.comShutterstock, dan lainnya. Sebelum mengunggah foto ke pasar, pastikan dulu bahwa foto tersebut berkualitas bagus dan memiliki resolusi yang tinggi. 5. Jual desain Mirip dengan ide sebelumnya, menjadi freelance online graphic designer juga bisa menjadi salah satu sumber penghasilan tambahan untuk pelajar. Jika kamu jago desain dan sudah punya banyak portofolio, maka pekerjaan ini cocok untuk kamu kerjakan. Untuk menarik hati klien, mulailah dengan membagikan portofolio mu, kemudian pasarkanlah jasamu melalui media sosial agar lebih diketahui orang banyak. Bisa juga kamu mendaftarkan diri ke Canva dan menjual desain stiker atau template lainnya. Selain itu, kamu pun dapat mendaftar sebagai freelance online graphic designer melalui berbagai situs online freelancer. 6. Jual preloved items Ide kerja sampingan lainnya untuk pelajar yang gratis alias tanpa modal adalah menjual barang-barang bekas atau preloved items di media sosial atau platform e-commerce lainnya. Contoh barang bekas yang dapat dijual adalah: PakaianPeralatan elektronikBukuGamesMakeupSkincare, dan lainnya. Sebelum menjual, pastikan terlebih dahulu bahwa barang tersebut sudah bersih, rapi, dan masih layak digunakan. 7. Guru les online Setelah era pandemi, ada banyak kegiatan yang dilakukan secara online dan salah satunya adalah belajar secara online. Kamu pun bisa menggarap kesempatan ini dan menjadi guru les private online atau bekerja part-time di tempat kursus yang membutuhkan tenaga kerja pengajar online. Ide ini cocok sebagai salah satu cara kerja online untuk pelajar. Hanya dengan modal bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan kemampuan mengajar, kamu juga bisa mendaftar ke banyak situs internasional untuk mengajar bahasa Indonesia ke orang asing, lho. Beberapa contoh websitenya adalah: ItalkiPreplyAmazing Talker, dll. 8. Menjadi pengisi suara Voice Over Talent adalah pekerjaan pengisi suara yang dibutuhkan pada iklan, video, live event, dan lainnya. Skill utama dalam pengisian suara adalah dengan memiliki intonasi dan penekanan suara yang tepat saat menyampaikan pesan. Kemampuan mengedit video dasar juga dibutuhkan dalam mengurangi background suara yang bising. Pekerjaan online yang satu ini cocok untuk dilakukan oleh pelajar SMA/SMK. Pekerjaan ini dapat dikerjakan dari rumah dan hasilnya dikirimkan melalui cloud/email. Salah satu contoh website pengisi suara online indonesia adalah pengisisuara.com 9. Freelance writer Jika kamu suka dan memiliki bakat di bidang menulis, maka pekerjaan freelance writer bisa menjadi salah satu ide kerja online tambahan yang minim modal untuk pelajar. Banyak membaca dan berlatih membuat tulisan adalah kunci dasar untuk menjadi seorang freelance writer. Kamu bisa mendaftar melalui berbagai website yang ada, seperti: RemotiviGet CraftIDN Times, dan lainnya. Jika kamu mahir dalam menulis artikel berbahasa inggris, kamu juga berkesempatan untuk bekerja menjadi freelancer melalui situs freelance lainnya, misalnya seperti menjadi freelance writer di Cake. Cake adalah perusahaan asal Taiwan yang bergerak di marketplace Indonesia, produk perusahaan ini mencakup layanan di bidang CV builder dan situs lowongan kerja. Sehingga menjadi jembatan antara para rekruter dan pekerja. 👉 Ini dia 12 Situs Freelance Terbaik untuk Cuan di 2023! 10. Penerjemah Ide pekerjaan ini membutuhkan modal yang mirip dengan freelance writer, yaitu laptop dan internet. Menjadi penerjemah merupakan pekerjaan yang patut kamu coba jika kamu jago berbahasa asing. Kamu bisa mulai dengan mencoba menerjemahkan cerita, artikel, jurnal, dan bahasa tulisan lainnya. Selain berlatih, ada juga cara lain untuk meningkatkan skill bahasa asing mu, yaitu dengan ikut dalam komunitas berbahasa asing atau mengambil test kemampuan bahasa asing seperti TOEFL/IELTS untuk membuktikan kredibilitas kemampuanmu. 11. Isi survei berbayar Saat ini ada banyak program survei berbayar yang dibagikan oleh lembaga atau perorangan, dengan kebutuhan tujuan yang berbeda-beda. Umumnya, mereka menawarkan sejumlah bayaran untuk menarik lebih banyak orang mengisi survei tersebut. Ada banyak contoh platform survei berbayar terpercaya yang dapat kamu coba, misalnya seperti: Clixsense IndonesiaSurvey JunkieYouGov, dan lainnya. Atau cara yang paling mudah jika kamu adalah anak kuliahan adalah mengisi survei skripsi/proyek teman-teman kamu yang memberikan lucky draw! 12. Affiliate marketing Affiliate Marketing adalah salah satu strategi digital marketing yang banyak digunakan oleh e-commerce saat ini. Pekerjaan online ini bebas modal, dan dapat dilakukan dari rumah sehingga sangat cocok untuk pelajar. Untuk mengerjakan ini, kamu perlu memahami produk yang dijual, kemudian join ke dalam grup produk tersebut (tanpa modal), dan memasarkannya dengan cara membagikan link yang ada. Hal yang mungkin menjadi tantangan adalah menjangkau orang untuk dapat mengklik dan membeli produk tesebut.📚 Bacaan lanjutan: Apa Itu Affiliate Marketing? | Cara Sukses Menjadi Affiliate Marketer! 13. Dropshipper Cara lain untuk mendapatkan penghasilan tambahan sebagai pelajar adalah dengan menjadi Dropshipper. Pekerjaan online ini cocok untuk pelajar karena bersifat tanpa modal. Pekerjaan ini mudah, yaitu dengan menentukan produk dan harga yang sesuai, kemudian pasang di sosial media atau marketplace. Di era digital saat ini, tentu ada banyak sekali jenis pekerjaan online tanpa modal dan cocok untuk pelajar. Tentunya selain menambah penghasilan, kamu juga menambah pengalaman kerja serta mengasah skill mu secara lebih mendalam lagi. Lakukanlah riset sebanyak-banyaknya dan cobalah untuk memulainya selagi bisa. Selamat mencoba!Sedang mencari pekerjaan yang cocok untuk pelajar?Lihat rekomendasi lowongan dari Cake di sini👇🏻 Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!
Industry & Job Overview
Apr 16th 2026

Berapa Gaji YouTuber Indonesia? Begini Cara Hitung Penghasilan Per-Subscriber!

RingkasanGaji YouTuber kelas atas di Amerika Serikat bisa mencapai kurang lebih Rp877 miliar per tahun.Pendapatan YouTube gabungan dari durasi tayangan video, pola audiens, jumlah penonton iklan, dan jumlah iklan yang ditayangkan dalam satu video.Untuk menghitung gaji dari YouTube bisa gunakan rumus RPM, yaitu estimasi penghasilan dibagi jumlah tayangan halaman, kemudian dikali seribu.Rata-rata gaji YouTuber dengan 1000 subscriber antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per bulan.Sumber penghasilan YouTuber bisa didapatkan dari AdSense, channel membership, affiliate marketing, endorsement, dan penjualan sendiri. Menjadi YouTuber Indonesia cocok untuk kamu yang ingin menyalurkan kreativitas sekaligus mendapat penghasilan tambahan. Menurut data dari Investopedia, gaji YouTuber kelas atas di Amerika Serikat bisa mencapai kurang lebih Rp877 miliar per tahun. Namun, tidak sedikit konten kreator yang memperoleh pendapatan kurang dari angka tersebut. Jika kamu serius menggeluti profesi sebagai konten kreator, hal pertama yang perlu kamu gali adalah fitur di YouTube yang mendatangkan uang. Artikel Cake mengenai cara dapat uang dari YouTube kali ini sangat cocok untuk kreator pemula yang masih meraba-raba industri digital. Simak, yuk! Daftar Isi: Apa itu YouTuber? Beberapa Sumber Penghasilan YouTuber Kisaran Gaji YouTuber Indonesia Cara Menghitung Penghasilan YouTuber Apa itu YouTuber? Sebelum masuk ke dalam pembahasan penghasilan YouTube, mari pahami apa makna menjadi YouTuber. Istilah ‘YouTuber’ sudah masuk ke dalam kamus Oxford, yang berarti seseorang yang mengunggah, memproduseri, atau muncul di video yang ada di situs-berbagai video YouTube. Jenis video yang dipublikasikan lewat YouTube tidak terbatas hanya pada satu bentuk saja. Semua jenis video dan audio-visual bisa diunggah asal tidak melanggar syarat yang ditetapkan oleh pihak YouTube seperti konten tidak boleh bersifat rasis, mengandung unsur melecehkan, terdapat pornografi, dan lain-lain. Jumlah pendapatan YouTube yang didapat oleh kreator durasi tayangan video, pola audiens, jumlah penonton iklan, dan jumlah iklan yang ditayangkan dalam satu video. Berikut daftar alasan mengapa menjadi YouTuber adalah pilihan menarik: Konten YouTube bisa digunakan sebagai portofolio jika kamu masuk ke industri kerja.Dengan membangun audiens, kamu bisa turut memberikan dampak dan pengaruh kepada para pengikut.Mendapat gaji dari YouTube yang nominalnya disesuaikan dengan pertumbuhan akun, angkanya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta per bulan.Keahlian mengelola akun secara otomatis meningkatkan kemampuan melakukan riset, berkomunikasi, menentukan audiens yang tepat, ketelitian, edit video, hingga Search Engine Optimization (SEO).Menjadi saluran untuk melakukan branding diri. Beberapa Sumber Penghasilan YouTuber 1. AdSense Apa itu AdSense? Ini adalah program yang memungkinkan pemilik akun YouTube untuk mendapat uang dari iklan yang ditampilkan di situs atau video. Pemilik akun akan mendapat bayaran setiap tanggal 21 atau 26 jika saldo yang dihasilkan telah memenuhi ambang batas persyaratan. Klik ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai peraturan dan pendaftaran YouTube AdSense. 2. Channel Membership Channel membership diluncurkan pada tahun 2018. Melalui program ini, kreator dapat mengundang penonton untuk bergabung ke dalam saluran untuk mendapat konten eksklusif berupa akses emoji spesial, mendapatkan lencana premium, serta bebas menikmati live streaming atau video lain yang tidak bisa ditonton oleh audiens reguler. Untuk bisa eligible memulai channel membership, akun kreator setidaknya harus memiliki 30,000 subscriber. Pihak YouTube akan mengambil keuntungan sebesar 30% dari keseluruhan pendapatan. 3. Affiliate Marketing Afiliator YouTube mendapatkan penghasilan dengan dua cara: 1) melalui promosi produk, 2) komisi yang didapatkan dari penjualan produk menggunakan tautan afiliasi. YouTube Shopping Affiliates juga bekerja sama dengan Shopee, sehingga kreator dapat mengiklankan produk ecommerce tersebut di video-videonya. 📚 Baca juga: Apa Itu Affiliate Marketing? | Cara Sukses Menjadi Affiliate Marketer! 4. Endorsement Kreator yang mendapatkan endorsement dari merek tertentu dibayar untuk mengiklankan produk tertentu. Bayaran yang didapatkan tergantung dengan isi kontrak kerja antara kreator dan pihak brand. Semakin banyak subscriber atau rata-rata penonton dalam satu video, maka semakin mudah bagi kreator untuk mengajukan nilai bayaran tinggi per promosi.📚 Baca juga: Endorse: Jenis, Hal yang Perlu Dipertimbangkan, dan Cara Memilih yang Tepat 5. Penjualan (Merchandise, kursus, buku, dsb) Kreator yang telah memenuhi syarat dapat bergabung ke dalam YouTube Shopping. Melalui fitur ini, kreator dapat menghubungkan akun YouTube dengan toko online yang dimiliki. Untuk mempermudah penjualan, kreator juga dapat memberikan tag pada barang jualan. YouTube Shopping juga menyediakan fitur analisis performa produk yang telah diberi tag. Cari kerja di Cake, mudah dan gratis! Cek lowongan kerja terbaru dari BCA, UNIQLO, GoTo, dan lainnya 🚀Cari Kerja Kisaran Gaji YouTuber Indonesia Mari memasuki bagian penting dari artikel ini, berapa gaji YouTuber Indonesia? Jawabannya bisa beragam karena tergantung dengan banyak hal. Seperti sudah disebut di atas, CPM konten kreator Indonesia mungkin saja mendapatkan penghasilan dari YouTube yang lebih rendah. Rumus untuk Menghitung Pendapatan RPM = (Estimasi penghasilan / Jumlah kunjungan halaman) * 1.000Contoh:Jika estimasi penghasilan YouTube-mu adalah Rp2.000 dari 25 tayangan halaman, RPM yang didapatkan adalah (Rp2.000/25) x 1000 = Rp80.000.Jika estimasi penghasilan YouTube-mu adalah Rp1.500 dari 30 tayangan halaman, RPM yang didapatkan adalah (Rp1.500/30) x 1000 = Rp50.000. ✅ Gaji YouTuber 1000 subscriber Dari sejumlah data yang dikumpulkan oleh Cake, untuk 1000 subscriber, kreator rata-rata mendapatkan Rp50.000 hingga Rp100.000 per bulan.✅ Gaji YouTuber 10 ribu subscriber Meski ‘hanya’ memiliki 10 ribu subscriber, beberapa YouTuber mengaku mendapatkan penghasilan yang sangat lumayan. Pada tahun 2023, Agusleo Halim mengakui bayaran dari YouTube mencapai 7,7 juta per bulan dari adsense.✅ Gaji YouTuber 100k subscriberKali ini naik ke jumlah 100k subscriber yang tidak kalah fantastis. Penghasilan dari YouTube yang bisa diraup berada pada rentang Rp2.668.347 hingga Rp42.990.035 per bulan. Menjanjikan sekali, bukan?✅ Gaji YouTuber 1 juta subscriberLalu, berapa gaji YouTube untuk konten kreator yang memiliki 500k subscriber? Dari penelusuran Cake, angka yang muncul adalah Rp73.000.000 hingga Rp730.000.000 juta per bulan.✅ Gaji YouTuber 10 juta subscriberBercita-cita memiliki 10 juta subscriber? Per bulan kamu bisa mendapatkan penghasilan YouTube sebesar Rp420.000.000 - Rp6.800.000.000. Angka di atas hanya hitungan kasar karena sekali lagi, pendapatan dari aplikasi ini tergantung dengan beberapa hal. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas, kamu bisa membandingkan perkiraan pendapatan tiap YouTuber melalui akun www.socialblade.com. Sebelumnya Google menerapkan aturan hanya memiliki 1000 subscriber saja yang bisa melakukan monetisasi video. Namun mulai tahun 2023, akun dengan 500 subscriber juga bisa mendaftarkan diri dengan beberapa syarat tambahan. Buat CV yang menonjol untuk cari kerja di industri kreatif! Jangan lupa untuk cek skor CV-mu di Cake, mudah, cepat, dan gratis 🚀Buat CV Cara Menghitung Penghasilan YouTuber 1. Istilah-istilah yang berkaitan dengan pendapatan YouTuber Untuk mengecek berapa gaji dari YouTube yang dihasilkan, aplikasi ini menyediakan metrik bagi kreator. Agar tidak bingung, di bawah ini adalah beberapa istilah penghitungan dalam menghitung pendapatan YouTuber: ☑️ CPM (Cost Per Mille) Penghasilan YouTube dibayarkan oleh pengiklan. Dalam matrik CPM, pengiklan akan membayar kreator usai 1000 kali tayangan. Menurut Google, matrix CPM terdiri dari dua jenis: CPM biasa: biaya 1000 kali tayangan iklan yang dibayarkan oleh pengiklan. Total tayangan dihitung setiap kali iklan muncul di video kreator.CPM berbasis pemutaran: pengiklan membayar kreator untuk 1000 pemutaran video yang memunculkan iklan. Pada beberapa kasus, nilai yang dibayarkan untuk CPM berbasis pemutaran lebih tinggi dari CPM biasa. Perlu diingat juga, CPM hanya dihitung dari video yang dimonetisasi. Secara singkat, CPM bisa dibilang sebagai pendapatan kotor karena belum dibagi keuntungan dengan YouTube. Menariknya, nilai CPM sangat ditentukan oleh lokasi. Pengiklan akan membayar dengan nilai tinggi jika target audiens berasal dari negara seperti Amerika Serikat, Kanada, dan beberapa negara belahan Barat lainnya. Sementara untuk YouTuber Indonesia, nilai CPM yang ditawarkan lebih rendah. Di AS, CPM dihargai US$5 hingga US$15. Di Indonesia, nilai CPM berkisar US$0,05 hingga US$5. ☑️ RPM (Revenue Per Mille) Jika CPM fokus pada pendapatan yang dihasilkan dari iklan, sumber RPM lebih beragam lagi. Revenue Per Mille atau yang diterjemahkan sebagai Pendapatan Per Seribu berupa metrik yang menunjukan gaji YouTuber per 1.000 jumlah tontonan video. Selain iklan, sumber RPM bisa berupa pelanggan YouTube Premium, Super Chat, hingga Super Stickers. Perbedaan lainnya, RPM juga mencakup jumlah penonton dari video yang tidak dimonetisasi. Kadang kala pendapatan YouTube dari RPM lebih kecil dari CPM karena RPM adalah pendapatan bersih setelah keuntungan dibagi. ☑️ CPC (Cost Per Click) Meski sama-sama dibayarkan oleh pengiklan, CPC punya konsep yang berbeda dengan CPM. CPC menghitung jumlah klik pengguna pada iklan yang ditayangkan. Jadi fokus utamanya bukan pada jumlah tayangan, tapi jumlah klik. Fokus utama CPC yang terpasang di video YouTube adalah direct engagement, sementara CPM menitikberatkan pada brand awareness. 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan YouTube Mengunggah video YouTube tanpa strategi sama dengan menyia-nyiakan usahamu sendiri. Penghasilan dari YouTube hanya dapatkan ketika akunmu mengalami pertumbuhan audiens. Oleh karena itu, yuk perhatikan hal-hal berikut ini:NicheJumlah subscriberViewsFrekuensi uploadNilai CPM iklan yang berkaitan dengan lokasi penonton.Jenis iklan yang ditayangkan apakah sudah sesuai dengan demografi penontonTarget audiensJumlah penonton loyal Sedang mencari peluang di industri kreatif? Temukan pekerjaan impianmu di Cake sekarang 🔍✨Cari Kerja Kesimpulan Menjadi YouTuber Indonesia bukan langkah yang mudah karena kamu harus melakukan riset habis-habisan untuk bisa menarik semakin banyak audiens, terutama jika niatmu adalah mendapatkan penghasilan dari konten tersebut.Sumber penghasilan YouTube tidak hanya berupa iklan, bisa juga YouTube Premium, Super Thanks, Super Gifts, endorsement, affiliate, hingga channel membership.Ada tiga jenis konsep penghitungan gaji, mulai dari CPM, CPC, dan juga RPM. Setiap akun YouTube punya nilai yang berbeda meski jumlah subscriber sama sehingga penghitungan total penghasilan juga akan lain. Tertarik menjadi YouTuber? Tunjukkan karya terbaikmu dengan portofolio yang menarik!Buat Portofolio 👉 Lihat lowongan kerja terbaru di Cake! Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!
Career Development
Mar 6th 2024

10 Contoh Passive Income Cara Menghasilkannya!

Daftar isi:Pengertian Passive income Manfaat Punya Passive Income Contoh Passive Income Cara Mencari Passive Income Kita mungkin sering mendengar istilah FIRE. Financial Independence, Retired Early. Alias mendapatkan kebebasan finansial, lalu pensiun dini. Ya, konsep kebebasan finansial memang menjadi impian semua orang. Dan untuk mencapai tujuan tersebut, ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Sebagian orang menerapkan 4% Rule. Mereka mencoba mengumpulkan sebanyak mungkin tabungan, lalu hidup bersandarkan bunga dari tabungan tersebut. Namun tentunya, ada banyak jalan menuju Roma. Cara lain yang dapat dipertimbangkan untuk mencapai kebebasan finansial ialah dengan dengan mempunyai passive income atau pendapatan pasif. Jadi, apa itu passive income dan apa saja contohnya?Contoh Passive IncomeApa itu Passive Income?Beberapa orang mungkin pernah bertanya: “Passive income itu apa sih?” Seperti namanya, arti passive income adalah jenis pendapatan yang tidak memerlukan partisipasi aktif dari pelakunya.Perbedaan Active Income dan Passive Income Bayangkan seorang pekerja kantoran yang bekerja dari jam 8 sampai 5 sore. Sang pekerja harus bangun pagi, berangkat ke kantor, dan bekerja selama 8 jam. Dengan meluangkan 8 jam setiap harinya di kantor barulah sang pekerja dapat mendapatkan gajinya. Gaji ini dinamakan active income. Ini berbanding terbalik dengan passive income. Seseorang yang memiliki passive income tentunya masih harus meluangkan waktu untuk melakukan pekerjaannya. Meskipun demikian, jumlah jam kerja yang dibutuhkan untuk menghasilkan pendapatan pasif tidak terlalu banyak. Sebagai contoh, seorang pemiliki ruko yang menyewakan bangunannya masih harus mengurus transaksi penyewaan ruko. Namun setelah itu, si pemilik ruko tak lagi perlu menyisihkan waktu terlalu banyak. Ia tetap akan menerima uang dari si penyewa. Karena naturnya, passive income artinya sering disamakan dengan part-time job ataupun pekerjaan sampingan. Meski memiliki kemiripan dengan passive income, pekerjaan sampingan/tambahan berbeda dengan passive income. Pada pekerjaan sampingan/tambahan, pekerja masih harus bekerja secara aktif untuk menghasilkan pendapatan. Pekerjaan sampingan misalnya adalah pekerjaan mengajar les Bahasa Inggris. Bagi seorang karyawan kantoran, mengajar les Bahasa Inggris dapat menjadi pekerjaan tambahan untuk mendapatkan penghasilan di luar gaji kantor. Meskipun demikian, setiap minggunya, sang pekerja kantoran masih harus mempersiapkan bahan ajar dan mengajar murid-muridnya. Bila ia tidak mengajar, maka ia tidak akan mendapatkan penghasilan tambahan tersebut. Karena itulah, penghasilan tambahan tidak dapat disamakan dengan pendapatan pasif. Manfaat Punya Passive Income Apa Sih?Sebagian orang mungkin merasa nyaman hidup dari pendapatan aktifnya tanpa perlu memiliki pendapatan pasif. Dan tentunya sah-sah saja untuk tidak memiliki pendapatan pasif. Meski demikian, memiliki penghasilan pasif menawarkan beberapa keunggulan. 1. Meningkatkan Kondisi Finansial Manfaat yang paling terlihat dari memiliki pendapatan pasif mungkin adalah meningkatkan kondisi finansial. Dengan adanya income pasif yang tidak terlalu membutuhkan banyak waktu, seorang pekerja bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Hal ini tentunya akan sangat membantu, terutama bila penghasilan dari pekerjaan aktif belum terlalu mencukupi untuk memenuhi kebutuhan. 2. Mengurangi Kecemasan Akan Masa Depan Selain digunakan untuk kebutuhan saat ini, pendapatan tambahan dapat pula ditabung. Dana tabungan kemudian dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan mendesak di masa yang akan datang. Adanya dana lebih untuk menghadapi situasi-situasi di masa depan tentunya akan memberikan ketenangan. Bila dana tidak terpakai untuk kebutuhan mendesak, dana ekstra juga dapat ditabung untuk dana pensiun. Hal ini akan mengurangi ketidakpastian pendapatan pada hari tua dan memberikan ketenangan ekstra. 3. Lebih Banyak Waktu Untuk Mengejar Passion Di luar itu, saat pendapatan pasif sudah cukup besar untuk membayar kebutuhan-kebutuhan primer, sang pemilik pendapatan pasif juga dapat mempertimbangkan untuk berhenti dari pekerjaan aktifnya. Hal ini akan memberikan lebih banyak waktu yang dapat digunakan untuk mengejar passion-passion yang tidak terlalu menghasilkan uang.Waktu luang dapat pula digunakan untuk mengusahakan penghasilan pasif yang lain. Sebagai contoh seorang pemilik kos-kosan dapat menggunakan waktu luangnya untuk membangun kos-kosan yang kedua maupun mencoba bisnis lainnya.📚 Baca juga:Haruskah Bekerja Sesuai Passion? Mendayung Di Antara Dua Karang 4. Menawarkan Fleksibilitas Waktu Kehadiran pendapatan pasif memungkinkan individu untuk memiliki kendali lebih besar atas jadwal dan aktivitas harian mereka. Ini berarti mereka dapat mengalokasikan waktu mereka sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pribadi, tanpa terlalu terikat oleh rutinitas pekerjaan yang mengikat. Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Loker Contoh Passive IncomeKunci dari memiliki pendapatan pasif adalah memiliki bisnis yang diotomasi, alias bisnis yang memerlukan partisipasi yang minim. Berikut macam-macam passive income yang dirangkum Cake. 1. Investasi Pada Aset Keuangan Jenis passive income satu ini didapat dengan membeli aset-aset keuangan seperti reksadana obligasi, surat berharga negara, dan reksadana saham. Beberapa aset seperti reksadana obligasi dan surat berharga negara memberikan bunga yang relatif tetap per tahunnya. Sehingga, tanpa bekerja pun, pemiliknya dapat mendapatkan pendapatan. Di sisi lain, ada pula aset seperti reksadana saham yang imbal baliknya cenderung lebih tidak tetap. Pemilik reksadana dapat mendapatkan keuntungan dengan menjual saham di harga yang lebih tinggi dari saat membeli untuk mendapatkan capitalgain. Berbeda dengan membeli saham secara langsung, reksadana dikelola oleh manajer investasi sesuai bidangnya sehingga memerlukan pengawasan yang minimal dari pemilik reksadana. Bagi pemula, reksadana juga dapat dibeli dengan dana minimal sehingga dapat menjadi pilihan passive income dengan modal kecil.2. Rental Properti/Kos-Kosan Sumber passive income selanjutnya adalah menyewakan properti. Untuk membangun passiveincome yang satu itu diperlukan modal yang lebih besar untuk membeli atau membangun rumah/ruko/gedung serbaguna/properti lainnya. Selanjutnya, properti tersebut dapat disewakan kepada orang lain. Salah satu contoh rental properti yang paling umum adalah kos-kosan. Pemilik kos-kosan bisa menyediakan beberapa kamar yang disewakan secara terpisah kepada masing-masing pelanggan. Namun dengan kemajuan teknologi yang pesat, alternatif lain yang dapat dipertimbangkan ialah menyewakan properti kepada pelancong. Aplikasi untuk mendapatkan passive income jenis ini antara lain AirBnB, Booking.com, dan OYO.3.Lapangan Olahraga Usaha passive income yang selanjutnya adalah penyewaan lapangan olahraga. Mirip dengan penyewaan properti, jenis passive income ini juga memerlukan modal yang cukup besar. Namun, berbeda dengan properti yang disewakan secara harian/bulanan/tahunan, lapangan olahraga umumnya disewakan per jam. Dengan jumlah penggemar sepakbola/futsal dan bulutangkis yang besar, bisnis penyewaan lapangan dapat menjaadi usaha passive income yang dapat dipertimbangkan4. Bisnis Parkiran Bisnis passive income satu ini juga berkaitan dengan kepemilkan properti. Pemilik lahan kosong di dekat area kantoran maupun pusat perbelanjaan dapat membuka lahannya untuk sarana parkir. Bila ingin diotomatisasi, pemilik parkiraan dapat membeli mesin pembayaaran parkir. Dengan demikian, tanpa harus mengawasi operasional setiap harinya pun, pemilik parker dapat mendapatkan pendapatan pasif.5. Rental Mobil atau KendaraanContoh passive income berikutnya adalah penyewaan kendaraan. Pada jenis usaha ini, pemilik kendaraan cukup memiliki kendaraan pribadi yang siap disewakan dan melakukan pemasaran. Selanjutnya, pemilik kendaaraan dapat menyewakan kendaraanya untuk wisatawan maupun pengantin pernikahan. Untuk memasarkan, pemilik kendaraan dapat menggunakan aplikasi terkini. Sebagai contoh, untuk menjangkau pelancong, pemilik kendaraan dapat melakukan listing di aplikasi e-commerce khusus wisata seperti Traveloka maupun Tiket.com. Kemudian, untuk memasarkan kepada calon pengantin, pemilik kendaraan dapat menggunakan BrideStory. 6.Iklan di Mobil Income pasif bagi pemilik kendaraan selanjutnya adalah pemasangan iklan pada bodi mobil. Pada jenis usaha ini, pemilik kendaraan tidak perlu melakukan apapun selain mengizinkan bodi mobilnya untuk ditempeli stiker iklan dari pengiklan. Tarif yang ditawarkan oleh pengiklan umumnya dapat berkisar antara Rp 1.000.000 - Rp 3.000.000 Mencari pengiklan pun tidak terlalu sulit. Beberapa startup seperti StickEarn, Ubiklan, dan Sticar telah mengembangkan platfor untuk mempermudah pemilik mobil mencari pengiklan. 7.Program Affiliated Marketing Dengan perkembangan e-commerce, semakin banyak orang Indonesia yang berbelanja secara online. Seiring tren ini, bisnis affiliated marketing pun juga ikut berkembang. Singkatnya, seorang affiliate marketer hanya perlu mem-posting link produk di platform e-commerce pada media sosial mereka. Bila kemudian ada followers dari affiliate marketer yang mengklik link tersebut dan membeli produk tersebut, affiliate marketer akan mendapatkan sedikit bagian dari penjualan.8. Membuat Kelas Online Kelas online juga menjanjikan pendapatan pasif bagi pembuatnya. Berbeda dengan kelas live, banyak kelas online hari ini disajikan dengan format pre-record. Artinya, pembelajaran pada kelas tersebut sudah direkam terlebih dahulu sebelumnya dan tinggal disaksikan oleh murid yang mengakses kelas tersebut. Alhasil, seorang guru online cukup merekam pembelajaran 1 kali. Selanjutnya, kelas dapat diunggah (di-upload) pada platform-platform pembelajaran seperti Udemy. Nantinya, setiap kali seorang murid membeli kelas online, sebagian dari uang pembelajaran akan diberikan kepada sang guru online. 9. Laundromat Dengan maraknya kaum muda yang bekerja dan tidak sempat mencuci baju, terdapat peluang pula dari bisnis laundry. Berbeda dengan bisnis laundry kiloan yang lebih dulu ada, banyak laundromat hari ini menawarkan konsep self-service. Nasabah hanya perlu memasukan uang dalam jumlah tertentu ke dalam mesin cuci dan mesin pengering. Selanjutnya, mesin akan bekerja sendirinya. Baju yang sudah selesai pun akan diambil oleh sang pemilik baju sendiri. Secara servis, memang konsep self-service memiliki kekurangan karena baju tidak digosok oleh pihak laundromat. Meski demikian, dengan penawaran harga yang lebih murah, laundromat self-service dapat pula menarik pelanggan. Bagi pemilik laundromat, konsep self-service sangat menguntungkan karena hanya perlu menyediakan tempat dan mesin. Selanjutnya, tanpa pengawasan pun laundromat tetap akan berjalan. 10.Franchise Usaha passive income terakhir yang dapat dipertimbangkan ialah bisnis franchise. Pada banyak bisnis franchise, pemilik modal tidak perlu mengelola bisnisnya sendiri. Sebaliknya, pihak perusahaan waralabalah yang akan mengurus operasional bisnis. Pemilik modal hanya perlu menyiapkan dana dan tempat untuk bisnis. Bisnis franchise yang cukup marak antara lain minimarket Indomaret dan Alfamart.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Loker Bagaimana Cara Mendapatkan Passive IncomeSudah siap membangun usaha passive income? Sebagai langkah awal, perbanyakalah riset. Gunakan waktu yang dimiliki untuk mengeksplorasi jenis-jenis peluang yang ada di internet. Berbeda dengan zaman dulu di mana lowongan pekerjaan tersedia hanya di surat kabar, saat ini ada banyak sekali informasi yang bisa didapatkan dari Google. Selanjutnya, mulailah untuk berinvestasi pada usaha-usaha yang memerlukan modal kecil. Jenis passive income dengan modal minimum antara lain investasi di reksa, membuat kelas online, dan program affiliated marketing. Perlahan, kumpulkanlah dana untuk membeli properti maupun kendaraan yang dapat digunakan sebagai sumber dari income pasif lainnya.KonklusiPassive income adalah jenis penghasilan yang didapatkan tanpa perlu menghabiskan terlalu banyak waktu pada pekerjaaan tersebut.Umumnya, bisnis passive income adalah bisnis-bisnis yang dapat diotomatisasi.Macam-macam passive income antara lain penyewaan kos, iklan pada bodi mobil, dan kelas online.Mulailah membangun passive income dari bisnis-bisnis yang memerlukan modal minim sambil membeli aset untuk memiliki passive income lainnya.Jangan berhenti dari pekerjaan utama sampai memiliki passive income yang mencukupi. Buat CV di Cake, tersedia 12+ template CV menarik yang ATS friendly. Gratis Download PDF! 🎉Buat CVMau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development! --- Ditulis OlehStephen Antonius ---
Resume & CV
Nov 25th 2024

Affiliate Marketing là gì và các hình thức giúp tăng thu nhập

Lợi ích của việclàm Affiliate là gì? Mục lục: Affiliate Marketing là gì?Mô hình Affiliate Marketing gồm các thành phần nào?Các hình thức Affiliate Marketing phổ biếnTìm hiểu về công việc Affiliate Marketing Affiliate Marketing là gì mà ngày càng phổ biến trong lĩnh vực kinh doanh trực tuyến và thu hút sự quan tâm của lứa tuổi Gen Z khi định hướng nghề nghiệp?Với sự phát triển không ngừng của thời đại số, Affiliate Marketing không chỉ là cách kiếm thêm thu nhập ngoài giờ làm, mà còn đang dần trở thành một trong những công việc đáng mơ ước của nhiều bạn trẻ với mức lương "khủng" và tự do về địa điểm và thời gian làm việc. Nếu như bạn cũng tò mò về khái niệm Affiliate là gì và cách thức hoạt động của phương thức tiếp thị này, cùng tìm hiểu về Affiliate Marketing và tại sao công việc này lại “hot” như thế nhé! Affiliate Marketing là gì? Affiliate Marketing, hay còn được gọi là tiếp thị liên kết, trong đó người tiếp thị (Affiliate Marketer) sẽ quảng cáo sản phẩm hoặc dịch vụ của bên bán hàng thông qua các liên kết đặc biệt.Nói cách khác, khi bạn tham gia vào Affiliate Network, bạn sẽ được cung cấp các liên kết đặc biệt, và khi ai đó mua hàng thông qua liên kết này, bạn sẽ nhận được một khoản tiền hoa hồng theo thỏa thuận trước đó với nhà cung cấp. Trong bối cảnh cạnh tranh khốc liệt của thị trường kinh doanh online hiện nay, lợi ích của việc làm Affiliate là gì? Affiliate Marketing giúp tạo ra môi trường win-win cho cả doanh nghiệp và các Affiliate Marketer.Doanh nghiệp có thể tăng doanh số bán hàng và tiếp cận nhiều khách hàng một cách hiệu quả, và các Affiliate Marketer cũng có cơ hội tăng thu nhập thông qua việc quảng bá và bán sản phẩm hoặc dịch vụ của doanh nghiệp.📍Tìm hiểu thêm "Thống kê về ngành thương mại điện tử Việt Nam 2023 dự đoán 2024" nhé các bạn! Mô hình Affiliate Marketing gồm các thành phần nào? Việc tìm hiểu rõ mô hình Affiliate Marketing sẽ giúp bạn thuận lợi hơn khi quảng cáo tiếp thị và là một kiến thức không thể thiếu nếu muốn làm Digital Marketing thành công. Các thành phần chính gồm: Nhà cung cấp (Merchant/Advertiser): Là bên cung cấp sản phẩm hoặc dịch vụ cho các Affiliate Marketer quảng cáo.Nhà phân phối (Affiliate Marketer/Publisher): Là bên quảng cáo sản phẩm hoặc dịch vụ của nhà cung cấp thông qua các liên kết Affiliate.Nền tảng tiếp thị (Affiliate Network): Đây là nền tảng trung gian kết nối nhà cung cấp và nhà phân phối, cung cấp công cụ như websites, banner hay plattform để quản lý và theo dõi các chương trình marketing liên kết. Ngoài ra, bên này còn giải quyết các vấn đề liên quan đến thanh toán và trách nhiệm pháp lý.Khách hàng (Consumer/End-user): Là người tiêu dùng cuối cùng mà Affiliate Marketer thu hút mua sản phẩm hoặc dịch vụ.📌Ví dụ về tiếp thị liên kết Affiliate Marketing: Một Tiktoker (Nhà phân phối) đăng một video review về mỹ phẩm ABX (Nhà cung cấp) trên trang cá nhân của họ và gợi ý cho người xem (Khách hàng) rằng nếu muốn mua sản phẩm, họ có thể nhấp vào liên kết được đặt trong phần mô tả video.Liên kết này sẽ dẫn họ đến một trang web hoặc Tiktokshop (Nền tảng tiếp thị), nơi họ có thể mua sản phẩm và sử dụng mã ưu đãi. Các hình thức Affiliate Marketing phổ biến Các hình thức Affiliate Marketing phổ biến tại Việt Nam bao gồm: Pay-per-sale (PPS): Với cách tiếp thị liên kết Affiliate Marketing này, Affiliate Marketer chỉ nhận được hoa hồng khi một giao dịch mua hàng được thực hiện thông qua liên kết Affiliate của họ. Ví dụ: Một blogger chia sẻ liên kết đến một trang web bán sách. Nếu người đọc của họ nhấp vào liên kết và mua một cuốn sách, blogger đó sẽ nhận được phần trăm hoặc một khoản tiền cố định từ mỗi giao dịch mua hàng. Pay-per-click (PPC): Trong hình thức Affiliate Marketing này, Affiliate Marketer được trả tiền cho mỗi lần có người nhấp vào liên kết của họ, dù có mua sản phẩm hoặc dịch vụ từ đó hay không. Ví dụ: Một website tin tức có liên kết quảng cáo đến một trang web bán hàng. Mỗi lần có người dùng nhấp vào liên kết, website tin tức đó sẽ nhận được một khoản tiền nhất định từ trang web bán hàng. Pay-per-lead (PPL): Theo cách này, Affiliate Marketer được trả tiền khi họ thực hiện kêu gọi một hành động cụ thể từ người dùng thông qua liên kết Affiliate, chẳng hạn như đăng ký hoặc điền vào biểu mẫu thông tin. Ví dụ: Một KOL có thực hiện chương trình tiếp thị Affiliate với nhãn hàng mỹ phẩm về chương trình đăng ký khám da miễn phí. Nếu có người dùng nhấp vào liên kết và đăng ký khám da, thì KOL đó có thể nhận được một khoản tiền từ nhãn hàng mỹ phẩm. Đọc thêm:Yếu tố cần có để trở thành KOL là gì? Tìm hiểu về công việc Affiliate Marketing 🔎Affiliate Marketing có phải đa cấp không? Affiliate Marketing không phải là mô hình đa cấp. Trái với mô hình đa cấp, trong tiếp thị liên kết Affiliate Marketing không có khái niệm mạng lưới nhánh phụ hoặc yêu cầu phải mời người khác tham gia để kiếm tiền. Thay vào đó, Affiliate Marketer quảng cáo sản phẩm hoặc dịch vụ của nhà cung cấp thông qua các liên kết của Affiliate network. Họ chỉ nhận tiền hoa hồng dựa trên việc tạo ra doanh số bán hàng, nhấp links hoặc hành động cụ thể từ khách hàng thông qua liên kết của họ. 🔎Cần gì để làm tiếp thị Affiliate tốt? Để tiếp thị Affiliate thành công, bạn cần có kiến thức sâu rộng về lĩnh vực bạn quảng cáo, hiểu biết về các công cụ và phương pháp tiếp thị trực tuyến như SEO, Social Media Marketing, Google Ads và Content Marketing. Ngoài ra, kỹ năng xây dựng thương hiệu cá nhânvà kỹ năng giao tiếp thuyết phục là vô cùng quan trọng nếu bạn muốn tạo dựng độ uy tín và được yêu mến trên thị trường Affiliate Marketing. 5 bước xây dựng thương hiệu cá nhân 🔎Làm tiếp thị liên kết Affiliate Marketing có thu nhập trung bình là bao nhiêu? Thu nhập trung bình của Affiliate Marketer còn tùy thuộc vào lĩnh vực, kỹ năng cá nhân, và sự hiệu quả của chiến lược tiếp thị Affiliate được đề ra. Dưới đây là mức thu nhập được tổng hợp từ nhiều nguồn khác nhau để bạn tham khảo thêm: Người mới: Dao động từ vài trăm đồng đến ít nhất 5-6 triệu đồng mỗi tháng.Người có kinh nghiệm: Kiếm được ít nhất 10 triệu đồng mỗi tháng, có thể cao hơn tuỳ thuộc vào mối quan hệ, sự tiếp nhận của khách hàng và nỗ lực cá nhân. 🔎Làm tiếp thị Affiliate nên chọn một lĩnh vực cụ thể để tập trung hay nên đa dạng lĩnh vực? Thông thường, khi mới bắt đầu tìm hiểu về tiếp thị liên kết, nhiều người chọn tập trung vào một lĩnh vực mà họ đã có kiến thức để xây dựng thương hiệu cá nhân. Sau khi độ nhận diện mạnh mẽ hơn, họ sẽ mở rộng phạm vi tiếp thị để kết nối với nhiều người dùng hơn. Điều này hoàn toàn phụ thuộc vào ý muốn, điều kiện sức khỏe và kỹ năng của mỗi cá nhân, vì thế không có chuyện nên hay không nên! 🔎Làm thế nào để giải quyết các vấn đề pháp lý liên quan đến Affiliate Marketing? Nếu như xảy ra tranh chấp có liên quan đến tính pháp lý khi làm công việc Affiliate Marketing, bạn cần bình tĩnh và xem lại điều kiện điều khoản đã thỏa thuận trong hợp đồng với nhà cung cấp và bên thứ ba nếu có. Ngoài ra, bạn có thể nhờ đến sự trợ giúp của nền tảng tiếp thị và cố vấn luật sư, đừng nên tự mình giải quyết xung đột bằng cách “bóc phốt” hoặc các hành động vi phạm pháp luật nhé! Kết luận: Có thể nói từ khóa Affiliate Marketing là gì chính là một trong những từ khóa được tìm kiếm nhiều nhất về chủ đề “việc làm thêm online". Với tiềm năng tạo thu nhập ổn định và khả năng tăng trưởng không giới hạn, nghề Affiliate Marketing không chỉ dành được sự ủng hộ từ giới trẻ và doanh nghiệp, mà còn khiến thế hệ trước có cái nhìn tích cực hơn về công việc này. Vì đã có quá nhiều trường hợp thành công nhờ hình thức tiếp thị này, thế nên câu hỏi Affiliate là gì sau này có thể sẽ được thay thế bằng “Bạn đã bắt tay thực hiện Affiliate Marketing chưa?”. Nếu chưa, tại sao không truy cập Cake - nền tảng tìm việc online để nắm bắt ngay những cơ hội thực hiện tiếp thị Affiliate cho chính mình ngay từ bây giờ nhỉ? Đọc thêm: Cẩm nang tự học Digital Marketing hiệu quả dành cho người mới Cake là một trong các trang web tuyển dụng uy tín, được nhiều doanh nghiệp và ứng viên lựa chọn. Dù bạn đang tìm kiếm chương trình thực tập, việc làm online hay full-time thì đều có thể dễ dàng tiếp cận cơ hội nghề nghiệp mình mong muốn. Tìm kiếm việc làm phù hợp và ứng tuyển ngay hôm nay!Tìm việc --- Tác giả:Kristie Shenzhou ---
Career Planning
May 21st 2024

Làm việc tại Đài Loan - cơ hội nào cho du học sinh mới tốt nghiệp và người đang ở Việt Nam?

Làm việc ở Đài Loan nên chọn nghề nào? Mục lục: Các cơ hội làm việc tại Đài Loan cho bạn tham khảoQA về việc làm Đài Loan Làm việc tại nước ngoài đang trở thành một xu hướng trong thời đại toàn cầu hóa, đặc biệt đối với những ai có đam mê khám phá và trải nghiệm cuộc sống ở các nền văn hóa khác nhau. Đối với người lao động tri thức từ Việt Nam, việc làm Đài Loan đang có sức hút ngày càng lớn, vì nền kinh tế này đang phát triển mạnh mẽ và luôn “khát” nhân lực. Bài viết này trả lời các câu hỏi và giới thiệu 6 cơ hội nghề nghiệp cho các bạn sinh viên đang học tập và làm việc tại Đài Loan, cũng như người đi làm ở Việt Nam mong muốn tìm hiểu thêm về thị trường lao động ở quốc gia Đông Á. Các cơ hội làm việc tại Đài Loan cho bạn tham khảo MarketingBusiness DevelopmentSalesPhiên dịch viênQuản lý lao độngCông nghệ thông tin 1. Marketing Vì đặc thù nền kinh tế đa dạng với nhiều ngành công nghiệp, thị trường Đài Loan cung cấp nhiều cơ hội việc làm Marketing. Làm việc ở Đài Loan trong ngành Marketing, trách nhiệm của bạn liên quan đến việc lên ý tưởng và phát triển các chiến lược tiếp thị, cũng như tạo nội dung quảng cáo để thu hút khách hàng và giúp xây dựng hình ảnh thương hiệu cho công ty. Tìm việc làm tại Đài Loan ngành Marketing, bạn có thể tham khảo các vị trí: Social Media Marketing SpecialistDigital Marketing SpecialistAssistant Manager/Manager of Global Marketing Mức lương khi sang Đài Loan làm việc ngành Marketing dao động trong khoảng 40.000-70.000 TWD/tháng tuỳ vào kinh nghiệm. 2. Business Development Đài Loan là môi trường kinh doanh sôi động của nhiều tập đoàn hàng đầu đến từ nhiều lĩnh vực như Bán dẫn, Vật liệu xây dựng, Truyền thông, Công nghệ, Ngân hàng,... Điều này tạo ra nhiều cơ hội cho những ai muốn đi Đài Loan làm việc ngành Phát triển kinh doanh. Với các bạn sinh viên vẫn còn đang đi học, ngành này cũng offer cơ hội thực tập hoặc các công việc làm thêm ở Đài Loan. Các vị trí tuyển dụng nhiều nhất bao gồm: Business Development ManagerBusiness Development RepresentativeBusiness Analyst Mức lương việc làm ngành Business Development bắt đầu từ 40.000 - 75.000 TWD/tháng cho vị trí đầu vào. 3. Sales Sự phát triển của các ngành công nghiệp như dịch vụ, công nghệ, xuất nhập khẩu hay sản xuất tạo ra môi trường năng động cho những ai tìm kiếm việc làm tại Đài Loan ngành Sales. Các vị trí công việc của ngành Sales Các vị trí Sales thường có yêu cầu kỹ năng mềm đa dạng, vì công việc chính của ngành này là chăm sóc khách hàng, bán hàng và thúc đẩy doanh số cho doanh nghiệp. Những cơ hội việc làm Đài Loan ngành Sales tuyển dụng nhiều nhất là: Sales Development RepresentativeSales Leader/ AssistantSales Affiliate Marketer Mức lương của ngành Sales ở Đài Loan dao động từ 30.000 - 200.000 TWD/tháng và phụ thuộc rất nhiều vào doanh số. 4. Phiên dịch viên Đài Loan là đất nước có văn hóa tương đối đa dạng với cộng đồng người nhập cư nói nhiều ngôn ngữ khác nhau. Các ngôn ngữ chính có thể được dùng để tìm việc làm công ty Đài Loan là tiếng Trung, tiếng Anh, tiếng Đài, tiếng Việt, tiếng Hàn,... Điều này tạo ra nhiều cơ hội làm việc tại Đài Loan, đặc biệt là công việc freelance cho những ai có khả năng ngoại ngữ tốt. Đặc biệt là nếu bạn theo đuổi nghề phiên dịch viên, bạn có thể làm việc trong các ngành sau: Du lịch và khách sạnXuất khẩu lao động Đài LoanThương mại quốc tếKinh doanhDịch vụ Y tế Bên cạnh đó, các tổ chức chính phủ, phi chính phủ cũng tuyển phiên dịch làm việc tại Đài Loan để hỗ trợ người nhập cư. Mức lương cho vị trí phiên dịch viên full-time bắt đầu từ 32.000-50.000 TWD/tháng. 5. Quản lý lao động Sự phát triển kinh tế của Đài Loan phụ thuộc nhiều vào cộng đồng người lao động nước ngoài đang sinh sống và làm việc ở đây. Trong số này, người Việt Nam chiếm khoảng 30%. Điều này tạo ra nhiều cơ hội nghề nghiệp cho người Việt qua Đài Loan làm việc trong lĩnh vực nhân sự/quản lý lao động. Trách nhiệm của quản lý lao động là giúp các công ty tìm nguồn nhân lực từ Việt Nam, đồng thời hướng dẫn và tư vấn cho người lao động. Mức lương của vị trí quản lý lao động có thể bắt đầu từ 40.000 TWD/tháng. 6. Công nghệ thông tin Tìm kiếm việc làm tại Đài Loan ngành IT không khó, nhất là ở những ngành khát nhân lực như phát triển phần mềm, công nghệ tài chính, công nghệ blockchain,... Các công ty máy tính nổi tiếng như Acer, HTC và Asus là những thương hiệu của Đài Loan và đều tuyển nhân lực nước ngoài cho một số bộ phận nhất định. Học Fintech xong nên làm nghề gì? Các việc làm IT phổ biến ở Đài Loan dành cho người nước ngoài bao gồm: System analystFinance analystSystem support engineersTechnical supportTester Mức lương ngành IT luôn thay đổi nhiều tùy vào vị trí công việc và lĩnh vực công nghệ. Ví dụ, kỹ sư IT ở Đài Loan thường được offer 560.000 - 630.000 TWD/năm, trong khi con số này cho vị trí kỹ sư phần mềm có thể lên tới 1.1 triệu - 1.3 triệu TWD/năm. QA về việc làm Đài Loan 🔎Tìm kiếm việc làm tại Đài Loan ở đâu? Bạn có thể tìm kiếm tin tuyển dụng thông qua nhiều cách khác nhau như qua môi giới, mạng xã hội và networking. Sinh viên ở các trường đại học Đài Loan cũng có thể tìm kiếm việc làm ở các job fair (ngày hội tuyển dụng). Tuy nhiên, tiện lợi và hữu dụng nhất vẫn là thông qua các trang tìm việc online. Một số nguồn được sử dụng nhiều nhất để tìm việc làm công ty Đài Loan là: 104.com.tw, 1111.com.tw, hay 518.com.tw: Đây là các trang tuyển dụng được truy cập nhiều nhất ở Đài Loan. Các web này cung cấp dịch vụ kết nối nhà tuyển dụng với các ứng viên các ngành kỹ thuật, tài chính, sales, giảng dạy.Cake: Không chỉ là công cụ tạo CV online và portfolio miễn phí, Cake còn là website tìm kiếm việc làm uy tín với đa dạng ngành nghề, vị trí và quốc gia.LinkedIn: Đây là mạng xã hội chuyên nghiệp quốc tế giúp bạn tìm kiếm việc làm và kết nối với các doanh nghiệp Đài Loan trên LinkedIn và xây dựng phát triển networking. 🔎Thủ tục đi Đài Loan làm việc có phức tạp không? Thủ tục đi Đài Loan làm việc phụ thuộc vào loại visa Đài Loan bạn đang xin, mục đích làm việc, và quy định pháp luật cụ thể với từng ngành nghề. Nhìn chung, các giấy tờ chính để bạn cần phải có trước khi làm việc tại Đài Loan là: Giấy phép lao động (work permit)Thị thực lao động (work visa)Thẻ cư trú (ARC)Bảo hiểm Y tế và xã hộiTài khoản ngân hàng Đài Loan. 🔎Có các công việc làm thêm Đài Loan nào cho sinh viên? Sinh viên ở Đài Loan có thể lựa chọn công việc part-time, thực tập, hoặc freelance. Các cơ hội việc làm cho sinh viên Đài Loan có rất nhiều, nhất là ở các thành phố lớn nhứ Đài Bắc, Đài Trung, Cao Hùng, Đài Nam. Một số công việc phổ biến nhất là: Nhân viên nhà hàng, quán ăn, quán trà sữaNhân viên bán lẻNhân viên dịch vụ khách sạnGia sư và trợ giảngBán hàng onlinePhiên dịch và biên dịchDịch vụ giao hàngViệc làm online (việc làm freelancer, viết lách,...) Đọc thêm:Tìm hiểu về freelancer qua các câu hỏi thường gặp 🔎Chi phí đi Đài Loan làm việc có đắt đỏ không? Chi phí đi Đài Loan làm việc phụ thuộc vào nhiều yếu tố, bao gồm: loại công việc, các hỗ trợ từ công ty, và điều kiện cá nhân của mỗi người. Dưới đây là một số chi phí chính: Lệ phí visa định cư ở Văn phòng Kinh tế và Văn hóa Đài Bắc: 66 USD/1 hồ sơPhí khám sức khỏe: khoảng 1,5 triệu VNDPhí thẻ cư trú Đài Loan: 1000 TWD/nămBảo hiểm Y tế: 749 TWD/nămNhà ở: 10.000 - 30.000 TWD/thángChi phí sinh hoạt: khoảng 10.000 - 20.000 TWD/thángCác chi phí khác (vé máy bay, mô giới, đặt cọc nhà ở): khoảng 50.000 TWD 🔎Làm thế nào để trở thành công dân Đài Loan? Người nước ngoài không có tiền án tiền sự, có thể nộp đơn xin thẻ cư trú vĩnh viễn nếu cư trú hợp pháp tại Đài Loan ít nhất 5 năm (hơn 183 ngày mỗi năm) và đóng thuế đầy đủ. Lưu ý, yêu cầu này có thể được giảm 1 năm đối với những người có bằng thạc sĩ ở Đài Loan hoặc 2 năm đối với những người có bằng tiến sĩ ở Đài Loan. Để xin thường trú tại Đài Loan, bạn bạn cũng cần chuẩn bị cho những giấy tờ, thủ tục sau: Đơn xin nhập quốc tịch Đài LoanGiấy chứng minh nhân thânGiấy chứng nhận cư trú tại Đài LoanGiấy chứng nhận kết hôn (nếu có)Giấy khai sinh (nếu có)Giấy khám sức khỏeBài kiểm tra năng lực ngôn ngữ tiếng TrungBài kiểm tra kiến thức pháp luật Đài Loan 📍Kết luận Với sự đa dạng về ngành nghề và nền kinh tế phát triển bền vững, Đài Loan không chỉ là điểm đến cho các chuyên gia hàng đầu mà còn là mảnh đất cơ hội lý tưởng cho sinh viên quốc tế mới ra trường. Bài viết này tổng hợp 6 cơ hội làm việc tại Đài Loan và chia sẻ những kinh nghiệm tìm việc tại đây. Mong rằng các câu hỏi của bạn đã được giải đáp!Đọc thêm: Du học Đài Loan nên học ngành gì? Cơ hội việc làm ra sao? Cake là một trong các trang web tuyển dụng uy tín, được nhiều doanh nghiệp và ứng viên lựa chọn. Dù bạn đang tìm kiếm chương trình thực tập, việc làm online hay full-time thì đều có thể dễ dàng tiếp cận cơ hội nghề nghiệp mình mong muốn. Tìm kiếm việc làm phù hợp và ứng tuyển ngay hôm nay!Tìm việc --- Tác giả bài viết:DasiePham ---
Career Planning
Mar 6th 2024

Make Money With These 10 Side Hustle Ideas

Created by CakeIf you’ve ever considered starting a side hustle for some extra cash, you’re not alone. Nearly 40% of Americans report they have a regular side hustle in addition to their full-time job. It’s a great way to pursue your interests and expand your skills, while putting some extra money in your pocket. If you’re uncertain about starting a side hustle, this article will cover some great tips as well as side hustle websites and ideas.Table of Contents:What Is a Side Hustle?What Are the Benefits of a Side Hustle?Examples of Side Hustle JobsHow to Start a Side Hustle?Where to Find Side Hustle Jobs?Tips on Doing Side Hustle JobsWhat Is a Side Hustle?Side hustle jobs are a way to get paid outside of your regular full-time job. Your side hustle will help you bring extra cash into your household, and it may offer you more freedom and flexibility than your regular 9-5. The meaning of a side hustle is different for everyone, but it can be any part-time, casual, or self-employed position where you can make some extra cash.What Are the Benefits of a Side Hustle?A side hustle is much more than extra work and could offer you many different benefits. Here are just a few reasons that finding a side hustle can help you. Earn an extra income It’s no surprise that the best side hustle benefit is extra money! Times are tough and a side hustle can introduce a little more stability, or flexibility, to your regular income. Skill development Having a side hustle is a good way to practice existing skills. You can also learn and apply brand new skills to your side hustle. Flexibility and freedom Unlike a full-time job, a side hustle gives you more control over when and how much you work. Whether you do your side hustle from home or outside, for a few hours or a full day, it’s up to you. Turn hobbies into money Another benefit of having a side hustle is the fact that you can make extra money from your hobbies. If there is something you enjoy doing that can translate into a paycheck for you, try turning it into your side hustle! Resume Enhancement A side hustle can be great for your resume too. Your side hustle skills can help you diversify your existing experience and may even land you full-time work down the road.Examples of Side Hustle JobsIf you’re looking for some great side hustle ideas, look no further. Here are some of the most popular side hustle examples. Freelance Writer Freelance writing is one of the best side hustles because you can do it anywhere. To be a freelance writer, you must demonstrate good writing skills and some expertise in at least one or two areas. Online Tutor Tutoring is a popular side hustle for students because it only requires a camera and internet connection. You can tutor students of all ages, and in different subjects – even English as a second language. Content Creator Content creators do everything from making and editing videos, to graphic design, and even writing. Content creation is a great side hustle idea if you’re social media savvy and have a few technical skills. Photographer Photography is another side hustle example with a low barrier of entry. Many professional photographers start off as amateurs who sell their skills to the right market – real estate, portrait, weddings, and more. E-commerce Seller Getting into an e-commerce business is another great online side hustle. E-commerce sellers use various online streams to sell both goods and services. Consultant Consultants give advice to individuals and companies to maximize their success. If you have expertise in management, technology, marketing, and more, consider consulting as a side hustle. Graphic Designer If you have experience in digital art, graphic design is the perfect side hustle. You can create anything from ads, to print art, brand logos, and more. Language Translator If you speak another language, becoming a translator could be your side hustle. Translators work on tasks like video transcription, translating technical instructions, and speech writing. Online Fitness Coach If you’re passionate about fitness, you might consider starting a coaching business as your side hustle, where you’ll make meal plans and design workouts for your clients. Affiliate Marketer Some people promote products on their social media or personal websites, to earn commission as an online side hustle.How to Start a Side Hustle?If you’re keen to start a side hustle but you’re not sure how, try the following steps. Step 1: Self-Assessment The first step to pursuing a side hustle is to figure out what you can do best. Make a list of your skills and examine your areas of expertise. Another consideration for a side hustle is your hobby – for example, a fitness lover could coach people on the side, or a knitting enthusiast can sell their products online. Step 2: Prepare Your Portfolio A portfolio of your previous side hustle jobs can help you stand out. Tools like Cake’s portfolio builder can help you prepare an effective portfolio to start your side hustle. Step 3: Search for Opportunities Luckily, there is endless opportunity online for those pursuing a side hustle. Side hustle websites, selling platforms, and social media can all help you build your side hustle into a lucrative business.Where to Find Side Hustle Jobs?There are many websites that can help you search for more work. Here are just a few of the most common side hustle websites. Cake Cake is a popular job search and resume building platform with hundreds of daily job postings. In addition to looking for work, you can use Cake to build your resume or portfolio and help you land the right side hustle job. Upwork Upwork is a freelancing and side hustle website with listings for a variety of different jobs like graphic design, writing, administration, and resume building. Freelancer Like Upwork, Freelancer is a popular side hustle website that offers postings for a range of freelance positions like data entry, programming, and content creation. JobStreet Jobstreet is a popular job search website in Asia and offers postings for part time and full-time jobs in areas like sales, administration, and even engineering. Outsourcely Outsourcely is a job search platform for exclusively remote workers and organisations looking for talent. Administration, accounting, and web development are just a few of the many types of side hustle jobs posted daily. Facebook groups Facebook is a great source of side hustle ideas. There are large dedicated Facebook groups such as ‘Successful Side Hustles’ and ‘Side Hustle Opportunities to Consider’. Wherever you live, there is likely a Facebook group for cash jobs or casual work in your city, where you can find tips and opportunities.Tips on Doing Side Hustle JobsTip 1: Time management is essential Managing your time is important when you have a side hustle, to balance that commitment with all your other responsibilities. To direct your time, decide what tasks are a greater priority each week, and try not to do more than you can manage – it will only make you feel burnt out. Tip 2: Maintain work-life balance While your side hustle is important to you, it could also put too much on your plate, leaving you feeling stressed and tired. To keep your work-life balance while you pursue a side hustle, make sure you continue to get adequate sleep and exercise, as well as giving yourself free time to relax. Tip 3: Set a goal Before starting your side hustle, get serious about the goal you’re trying to reach. Is it to make a set amount of money? Is it to enhance a particular skill? or do you just want to have fun? Figuring out your goal in advance can lead to greater success for your side hustle. Starting a side hustle is a great way to make some extra money on your terms. There are countless types of jobs you can do, and your chosen side hustle depends on your skills, interests, and experience. Check out sites like Cake to help you find work or perfect your resume to land the best side hustle for you!With Cake, a free resume builder and portfolio builder, we provide you with hundreds of resume templates (free download) and various job resume examples that help showcase the best you. Landing your dream job will be a piece of cake!Create Resume--- Originally written by Tiffany Quinn ---
Industry & Job Overview
Jun 27th 2024

Digital Marketing: Arti, Tugas, Peluang Karir Hingga Gaji!

Apakah kamu ingin meniti karir di bidang digital marketing? Sekarang adalah saat yang tepat! Semakin berkembangnya dunia digital, membuat perusahaan di berbagai bidang harus mengubah strategi marketing mereka. Pemasaran digital adalah strategi paling efektif saat ini. Zaman sekarang, orang-orang lebih banyak menghabiskan waktu mereka dengan internet. Maka, memasarkan produk atau jasa secara online akan menarik lebih banyak pelanggan. Online marketing pun memiliki berbagai jenis strategi dan berbagai peluang karir yang bisa kamu coba. Sebelum itu, mari kita pahami dulu digital marketing itu apa serta manfaat digital marketing bagi perusahaan. Daftar isi: Pengertian Digital Marketing Manfaat Digital Marketing Jenis-Jenis Strategi Digital Marketing Prospek Kerja dan Gaji Digital Marketing Cara dan Syarat untuk Bekerja di Bidang Digital Marketing Apa itu Digital Marketing? Digital marketing adalah strategi pemasaran produk yang menggunakan alat digital, bisa dengan, ataupun tanpa internet. Contohnya, iklan di situs web, dan sosial media. Iklan di radio ataupun televisi juga termasuk online marketing. Tujuan digital marketing adalah untuk menjangkau sebanyak-banyaknya pelanggan serta mempermudah transaksi. Pasalnya pembeli dapat melakukan transaksi secara langsung secara real-time, dan adanya interaksi dua arah. Selain itu, kita bisa melakukan analisa yang rinci mengenai seberapa efektif iklan yang dikeluarkan. Sedangkan, pemasaran tradisional biasanya menggunakan media cetak, seperti brosur, koran dan majalah. Pemasaran tradisional juga hanya memiliki interaksi satu arah, serta tidak ada umpan balik instan antara penjual dan pembeli. Jenis marketing ini juga lebih sulit untuk diukur efektivitasnya. Manfaat Digital Marketing Perusahaan-perusahaan yang mulai berpindah ke digital marketing tentunya telah merasakan berbagai manfaat yang ada. Berikut merupakan manfaat-manfaat digital marketing: Dapat menjangkau audiens lebih luas.Dapat mengukur dan menganalisa hasil iklan dengan akurat dan efisien.Efisiensi biaya. Penggunaan sosial media jauh lebih murah dibandingkan iklan cetak.Interaksi langsung dengan pelanggan secara real time.Mengarahkan iklan pada audiens secara spesifik berdasarkan lokasi, minat, perilaku, dll.Peningkatan reputasi brand lebih mudah dan cepat.Personalisasi konten yang relevan dengan audiens.Format konten lebih bervariasi dan kreatif, seperti brosur, artikel, video, gambar. Jenis-Jenis Digital Marketing Pada umumnya, ada banyak jenis-jenis online marketing yang bisa digunakan untuk meningkatkan jangkauan pelanggan. Kamu bisa menggunakan berbagai jenis tersebut sesuai dengan kebutuhan bisnis kamu. Apa saja contoh pemasaran digital? 1. Social Media Marketing Pemasaran digital pertama adalah sosial media. Kamu bisa membuat iklan produk/jasa di sosial media perusahaan. Di Indonesia sendiri, penggunaan Instagram dan Tiktok menjadi paling efektif untuk menjangkau anak muda. Sedangkan, untuk pelanggan dengan umur 60 tahun ke atas, Facebook merupakan sosial media yang lebih efektif. Hal terpenting untuk jenis digital marketing ini adalah konsistensi. Dibutuhkan usaha lebih untuk selalu konsisten menerbitkan iklan. Sekarang ini, sudah ada cara efektif seperti schedule post, dimana kamu bisa menjadwalkan iklan yang harus diluncurkan. Pelanggan tentu saja akan mudah melupakan produk/jasa kamu jika hanya ditawarkan sesekali. Selain itu, iklan yang sering muncul juga dapat mengubah persepsi pelanggan untuk ingin membeli, lho. Namun, penggunaan sosial media tidak hanya sekedar penerbitan iklan, ya, melainkan kamu juga mesti aktif membalas komentar ataupun pertanyaan dari pelanggan. 2. Affiliate dan Influencer Marketing Bekerja sama dengan influencer atau orang terkenal akan membantu manfaat digital marketing. Carilah seseorang dengan reputasi baik dan memiliki profil yang berkaitan dengan produk/jasa yang ingin kamu tawarkan. Beberapa tahun terakhir ini, penggunaan affiliate atau influencer merupakan jenis digital marketing yang paling efektif. Pasalnya, mereka juga akan membantu memasarkan produk/jasa perusahaan kamu dengan penggunaan sosial media mereka. 📚 Baca juga:Apa Itu Affiliate Marketing? | Cara Sukses Menjadi Affiliate Marketer! 3. Content Marketing Content artinya informasi penting berkaitan dengan produk/jasa, yang bisa berupa artikel, e-book, digital video, dan podcast. Konten biasanya berisi mengenai cara penggunaan produk, menjawab pertanyaan pelanggan, atau pembahasan tren terkini. Tujuan digital marketing ini adalah mengenalkan produk atau brand awareness. Content marketing biasanya disebarkan melalui sosial media ataupun email. Banyaknya konten yang dibuat, akan meningkatkan search engine optimization (SEO). Penggunaan analisis content marketing akan membuat kamu semakin paham, mengenai: Konten apa yang dicari pelanggan saat mereka membuat sosial media perusahaan?Jenis konten apa yang membuat pelanggan bisa bertahan lama untuk membacanya?Jenis konten apa yang tidak diminati pelanggan? 📚 Baca juga:Apa Itu Content Marketing? Kenali Pengertian, Jenis, Skill, dan Prospeknya! 4. Search Engine Optimization (SEO) Search engine optimization (SEO) adalah salah satu cara untuk mengukur bagaimana search engine seperti Google memberikan nilai kemunculan suatu website perusahaan di search engine result page (SERP). Tujuan digital marketing SEO adalah meningkatkan traffic website. Google menggunakan algoritma untuk menentukan seberapa relevan website kamu dengan kata kunci yang dicari pengguna internet. Algoritma tersebut akan terus diperbarui, sehingga kamu bisa terus mengganti strategi SEO menjadi lebih efektif. Salah satu cara memperbaiki SEO, adalah dengan membuat konten-konten yang sedang diminati orang-orang. Strategi SEO yang baik akan membantu website kamu muncul sebagai rekomendasi pertama di Google, dimana hal ini akan meningkatkan jumlah orang yang masuk ke website kamu. Lalu, bagaimana cara meningkat strategi SEO melalui konten? Buatlah konten dengan memasukkan banyak kata kunci yang diinginkan. Letakkan juga kata kunci di bawah video ataupun gambar.Sisipkan link di konten yang dibuat untuk semakin meningkatkan trafficBuatlah kata kunci yang sesuai dan bervariasi. Jangan lupa gunakan kata kunci di judul konten 5. Email Marketing Jenis online marketing email juga salah satu cara strategis meningkatkan penjualan. Ketika seseorang masuk ke website perusahaan, biasanya akan ada undangan untuk subscribe email, artinya perusahaan bisa mengirimkan email yang berisi iklan, acara perusahaan, ataupun produk baru. Tujuan jenis pemasaran digital ini adalah brand loyalty. Jenis digital marketing ini memiliki beberapa tantangan lebih banyak, seperti tidak semua pelanggan mau subscribe, dan juga tidak sering membuka email. Untuk itu, kamu bisa mencoba tips berikut ini: Sediakan opsi yang bisa mewadahi keinginan pelanggan, seperti seberapa sering pelanggan ingin menerima email dari perusahaan, atau jenis produk apa yang ingin mereka dengar.Buatlah seolah penawaran yang ada bersifat terbatas. Tulislah dalam email bahwa pelanggan hanya memiliki waktu yang sedikit atau hanya sedikit pelanggan yang bisa mendapatkan manfaat promosi.Sebutkan nama pelanggan dalam judul email, untuk meningkatkan jumlah click rates. Contohnya, “Anna, ada penawaran khusus hanya untukmu!”. 📚 Baca juga:Mengenal Email Marketing: 6 Tips Sukses, Strategi, dan Manfaatnya 6. Pay-per-Click (PPC) Seperti SEO, tujuan digital marketing pay-per-click (PPC) adalah meningkatkan traffic bisnis online. PPC adalah iklan berbayar dan promosi search engine result. Pembayaran akan dihitung berdasarkan jumlah orang yang klik iklan dan membuka website perusahaan kamu. Maka, semakin banyak orang yang membuka iklan, maka semakin banyak juga biaya yang harus dibayar. Ketika menerapkan jenis digital marketing ini, kamu diberikan pilihan untuk hanya menampilkan iklan di bagian wilayah tertentu. Misalkan saja, hanya orang yang tinggal di Indonesia saja yang bisa melihat iklan perusahaan kamu. Dengan begitu, kamu tidak perlu khawatir untuk membuang biaya iklan untuk pelanggan dari luar negeri yang membuka iklan kamu.Jenis-Jenis Strategi Digital Marketing 📚 Baca juga:10 Strategi Digital Marketing Terbaik untuk Bisnis Kamu! Prospek Kerja dan Gaji Digital Marketing Semakin populernya digital marketing, tentunya membuat lowongan pekerjaan di bidang ini semakin lebih banyak. Apakah kamu tertarik untuk memulai karir di bidang online marketing? Yuk, cari tahu prospek kerja digital marketing itu apa saja. 1. Digital Marketing Specialist Apa tugas dari digital marketing spesialis? Pada dasarnya, mereka bertanggung jawab terhadap keseluruhan strategi digital marketing. Tugas-tugas itu mencakup: Mengelola kampanye iklanMembuat budgeting dan forecasting kampanye iklanMemonitor performansi iklanMeningkatkan strategi digital marketing Seorang digital marketing spesialis harus memiliki pengetahuan dasar industri bisnis, pengalaman analisa data, familiar dengan cara kerja SEO, dan content marketing. Selain itu, mereka wajib memiliki keahlian organisasi dan kerja dalam tim. Pasalnya, dalam pekerjaan sehari-hari, mereka akan bekerja dengan tim lain, seperti tim marketing, copywriter, graphic design, dan content spesialis. Berdasarkan Indeed, gaji digital marketing spesialis pemula adalah berkisar 5-6 juta rupiah per bulan, atau 10-20 juta rupiah untuk level senior. Gaji ini juga bergantung dari pengalaman, skala dan lokasi perusahaan. 2. Social Media Specialist Tujuan utama digital marketing sosial media adalah membangun relasi secara real time dengan pelanggan, serta mempromosikan produk dan jasa yang ditawarkan perusahaan. Seorang sosial media spesialis biasanya akan menggunakan berbagai jenis sosial media, seperti LinkedIn, Facebook, Instagram, Tiktok, hingga Twitter. Tugas sosial media spesialis digital marketing itu apa? Membuat strategi pemasaran untuk menjangkau audiens di berbagai jenis platform sosial mediaUpdate dengan tren yang berkaitan dengan bisnis perusahaanMembuat dan meng-upload konten di sosial mediaMenganalisa performansi iklan dan meningkatkan efisiensi strategi Seorang sosial media spesialis juga akan banyak bekerja dengan bagian marketing, desain, dan content creator dan spesialis. Gaji sosial media spesialis, berkisar antara 5-6 juta untuk level pemula, dan 10-20 juta rupiah untuk level senior. 📚 Baca juga:Mau Jadi Social Media Specialist? Ini Tugas dan Jenjang Karirnya! 3. SEO Specialist Seperti pengertiannya, tugas SEO specialist digital marketing adalah memastikan search engine seperti Google bisa menempatkan website perusahaan di posisi teratas. Mereka diharapkan memahami analisa performansi website, pengetahuan tren SEO, pengetahuan akan algoritma search engine, serta familiar dengan Google Analytic. Peningkatan algoritma sendiri bisa dilakukan dengan membuat konten yang relevan, menambah jumlah dan variasi kata kunci. Maka, dalam tugasnya mereka akan banyak berhubungan dengan content spesialist. Gaji SEO spesialis di Indonesia berkisar antara 6-10 juta rupiah, bergantung dari skala dan lokasi perusahaan. 📚 Baca juga:Apa itu SEO Specialist? Ini Tugas, Gaji, dan Skill yang Dibutuhkan! 4. Content Strategist Content strategist bertanggung jawab untuk membuat konten yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan jangkauan audiens. Tugas-tugas lain diantaranya: Menganalisa data dan tren industri bisnisBerkoordinasi dengan tim digital marketing spesialis untuk membuat strategi kontenMenjadwalkan publikasi kontenMengevaluasi konten yang ada dan membuat rekomendasi untuk konten berikutnyaMembuat laporan mengenai performansi kontenMengoptimasi konten untuk meningkatkan SEO Dalam menjalankan tugasnya, seorang content strategist akan banyak bekerja dengan SEO spesialis untuk menganalisa tren serta sosial media perusahaan kompetitor dan selanjutnya membuat rencana konten yang akan diluncurkan. Gaji seorang content strategist di Indonesia juga berkisar antara 6-10 juta rupiah, bergantung dari skala dan lokasi perusahaan. 5. Content Creator Pekerjaan online marketing ini bisa dibilang merupakan backbone dari digital marketing, artinya peran mereka sangatlah penting dalam peningkatan penjualan pemasaran digital. Tugas-tugas seorang content creator diantaranya: Bekerja sama dengan tim desain untuk membuat visual kontenMencari dan mengkoordinasi talent untuk konten videoMenulis, edit, serta proofreading konten sebelum diluncurkan Tentunya, akan lebih baik jika seorang content creator memiliki keahlian di bidang desain, penggunaan software desain dan video editing, dan tentunya kreatif. Gaji bulanan seorang content creator di Indonesia adalah 4-6 juta rupiah. 📚 Baca juga:Ingin Jadi Content Creator? 5 Langkah Wajib untuk Pemula! Tips untuk Bekerja di Bidang Digital Marketing Setelah menentukan pekerjaan digital marketing apa yang kamu inginkan, berikut tips-tips yang bisa kamu lakukan untuk menggapai karir impianmu: 1. Menempuh Pendidikan Relevan dan Ambil Sertifikasi Digital Marketing Hal yang paling penting adalah menempuh pendidikan ataupun belajar online dan mendapatkan sertifikat digital marketing. Memiliki pengetahuan dasar akan meningkatkan peluang kamu berkarir di bidang ini. Beberapa jurusan yang relevan dengan pekerjaan digital marketing adalah: MarketingDesain grafisManajemen bisnisTeknologi informasiMedia dan JurnalistikKomunikasi pemasaran Apa saja contoh sertifikasi pemasaran digital? Digital Marketing dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)Google Analytics Individual QualificationGoogle AdsFacebook Certified Planning ProfessionalHubSpot Content MarketingSEO FundamentalsPPC Fundamentals 2. Buat Portofolio Digital Marketing Selanjutnya, kamu juga bisa mempersiapkan portofolio. Portofolio merupakan dokumen yang berisi projek, serta kumpulan karya dan pencapaianmu. Dokumen ini bisa menjadi bukti bahwa kamu benar-benar memiliki kemampuan yang tertera di CV.Contoh Portofolio Digital Marketing Menarik. Selengkapnya lihat portofolioRaja Abiyyi Sefeldi Cake Yuk, buat portofolio digital marketing kamu secara gratis di Cake! 📚 Baca juga:Portofolio untuk Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik [+5 Contoh] 3. Buat CV Digital Marketing Menarik Sebelum melamar kerja di bidang digital marketing, tentunya kamu perlu memiliki CV yang baik dan menarik. Berikut adalah contoh CV digital marketing yang bisa dijadikan referensi:Contoh CV Digital Marketing -- Dibuat di Cake Bingung buat CV yang ATS-friendly? Yuk, gunakan Cake. Cake merupakan website gratis untuk membuat CV terbaik dengan desain yang profesional. Kamu juga bisa langsung download dalam bentuk PDF!🎉Buat CV 4. Bangun Network Profesional Tahapan terakhir adalah mencari kerja. Namun, sayangnya mencari pekerjaan impian tidaklah mudah. Banyaknya persaingan hingga tidak semua posisi lowongan pekerjaan dipublikasikan, menjadi alasan semakin sulitnya mendapatkan pekerjaan. Cara lain yang bisa kamu lakukan adalah dengan membangun jaringan profesional. Faktanya, banyak pekerjaan yang tidak dipublikasikan di portal lowongan kerja, melainkan melalui mulut ke mulut. Nah, kamu bisa memanfaatkan fitur terbaru dari Cake, yaitu Cake Meet. Aplikasi yang bisa membantu kamu memperluas jaringan profesional dan mendapatkan informasi lowongan pekerjaan dari orang dalam! Swipe dan dapatkan koneksi baru untuk perluas peluang karier kamu di Cake Meet sekarang juga! 🎉Mulai Networking Kesimpulan Digital marketing merupakan strategi relevan perusahaan untuk tetap kompetitif dan bertahan.Pemasaran digital adalah strategi pemasaran berbasis digital baik dengan ataupun tanpa internet, seperti website, sosial media, televisi, dan radio.Manfaat digital marketing diantaranya, menjangkau audiens lebih luas dan spesifik, efisiensi biaya, hasil pemasaran yang dapat diukur secara akurat dan efisien, interaksi langsung dengan pelanggan, mempercepat proses branding, serta memungkinkan personalisasi konten.Memiliki pengetahuan dasar dan mengembangkan kemampuan melalui pelatihan dan sertifikasi menjadi kunci penting dalam memulai karir digital marketing. Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake. --- Ditulis Oleh Fiorency Santoso ---
Career Development
Apr 19th 2024

Top 7 Digital Marketing Skills for 2024 in Becoming a Digital Marketer

Top 7 Digital Marketing Skills for 2024 in Becoming a Digital MarketerThe digital marketing landscape in 2024 is characterized by 5.4 billion internet users, approximately 67% of the global population​​, and 4.95 billion active social media users​​. This reflects a significant increase in online engagement, highlighting the growing importance of a digital marketing career. The following guide focuses on the top seven skills needed for digital marketers in 2024, offering insights into the competencies needed to excel in this evolving industry.TABLE OF CONTENTSWho is a Digital Marketer?Top 7 Digital Marketing SkillsHow to Improve Digital Marketing Skills?How to Secure a Digital Marketing Career?Conclusion Who is a Digital Marketer? First off, let's define who digital marketers are. It might sound like a broad term, but essentially, they are the go-to experts for promoting brands, products, and services in the digital world. Digital marketers or online marketing specialists are the ones tapping into the vast potential of the internet and technology to reach out to people. Think of them juggling a variety of skills - from making sure a brand pops up first on Google through search engine optimization (SEO) to creating engaging posts on social media, crafting compelling emails, and diving deep into data analytics. In the current business environment, digital marketing skills aren't just nice to have; they're essential. The digital landscape is always on the move, with new technologies and trends popping up left and right. Digital marketers need to be on their toes, ready to adapt and pick up the latest tools and strategies. 📚Further reading: How to Become a Successful Digital Marketer: A Guide Top 7 Digital Marketing Skills 1. Search Engine Optimization (SEO) Search engine optimization is one of the most important technical skills needed for digital marketing. It is the process of making your website more visible in search engine results, essentially helping you get noticed amid the sea of online content. With 5.4 billion internet users globally​​, being visible online is no longer a luxury but a necessity for businesses and brands. Key SEO Skills: Keyword Research: This crucial step involves identifying relevant keywords and phrases that your potential customers are typing into search engines. By incorporating these related keywords into your content, you can create SEO-friendly content that aligns with user intent and drives organic traffic to your website.On-Page Optimization: Fine-tune the content on your website, including titles, headings, and meta descriptions, to make it more search engine friendly. By optimizing these elements with targeted keywords and relevant information, you can improve your chances of ranking higher in search engine results pages (SERPs).Off-Page Optimization: Enhance your site's reputation and authority by obtaining backlinks from other reputable websites through guest blogging and other link-building tactics. Quality backlinks from authoritative sources signal to search engines that your website is trustworthy and valuable, leading to higher SEO rankings.Technical SEO: Ensure that your website is technically sound and structured in a way that allows search engines to easily crawl and index your pages. This involves optimizing factors such as site speed, mobile-friendliness, and basic HTML coding to improve user experience and search engine visibility. Free ResourcesSEO Fundamental Course with Greg Gifford (Semrush) Covers SEO best practices.Ideal for beginners and intermediate learners.Course Length: 4 hours​​. Backlink Management Course with Greg Gifford (Semrush) Focuses on backlink strategies.Ideal for digital marketers starting with backlinks.Course Length: 50 minutes​​. 2. Social Media Marketing Social media marketing skills are central to digital strategies today, especially for digital marketing professionals, considering that an estimated 37.6% of global internet users utilize social media for work-related purposes​​. This substantial engagement underscores the power of these platforms in reaching and influencing a broad audience with visual content. Utilizing marketing analytics can further enhance these efforts, providing valuable insights to optimize campaigns and raise brand awareness effectively. Key Social Media Marketing Skills: Content Creation: Craft visually compelling content tailored to various platforms to resonate with the target market. For instance, create visuals suited for Instagram's visually-driven audience and informative posts tailored for LinkedIn.Audience Engagement: Foster community growth and brand loyalty by actively interacting with followers through comments, messages, and engaging social media posts across different platforms. Prompt and personalized engagement enhances audience connection and encourages repeat engagement.Analytics: Utilize data analysis tools to glean insights from social media platforms and inform strategy decisions. Metrics such as engagement rate, reach, and conversion rates provide valuable feedback for optimizing content and campaign effectiveness, staying abreast of emerging trends, and maximizing the impact of high-quality content. Similar to how job seekers leverage LinkedIn for their branding, a startup can effectively use this platform for social media marketing success. By regularly posting insightful articles and industry analyses, and actively participating in relevant group discussions, the startup significantly elevates its professional profile. Engaging with comments on their posts and interacting within the LinkedIn community not only boosts visibility among industry professionals but also establishes the startup as a thought leader.Free ResourcesHootsuite's Guide to Short Social Video Provides insights on creating short-form video content like Reels and TikToks.Includes platform-specific strategies for Instagram, Facebook, and TikTok.Emphasizes the importance of aligning short video content with your overall social strategy and brand voice​​. Sprout Social's Toolkit Offers a toolkit with six free social media templates and resources.Helps in planning and executing social media strategies.Focuses on audience engagement and proving the value of social media​​. 3. Content Marketing Content marketing, distinct from SEO, emphasizes creating and distributing valuable, relevant content to captivate and retain a specific audience. It's about establishing a connection that leads to engagement and conversions, differing from SEO's focus on enhancing search engine rankings. The effectiveness of content marketing is evident, with 72% of North America's most successful marketers measuring its ROI, highlighting its crucial role in overall marketing strategies. Additionally, content marketing is experiencing rapid growth, with a projected Compound Annual Growth Rate (CAGR) of 16.37% from 2022 to 2027. Key Content Marketing Skills: Audience Understanding: Creating content that resonates with the interests and needs of your prospective customers.Authenticity and Value: Delivering content that educates, entertains, or solves problems.SEO Integration: Seamlessly using SEO tactics such as blending relevant keywords into your content.Multichannel Strategy: Using various platforms including blogs, social media platform, and email, to distribute your content.Consistency: Keeping the audience engaged and loyal with regular updates. A case study of the power of content marketing is the case of Coca-Cola, which, through its 'Share a Coke' campaign, saw a 2% increase in US sales after a decade of declining revenues. This campaign's success, revolving around personalized content, highlights the profound impact of innovative content marketing on business growth.Free ResourcesHubSpot Academy: Content Marketing Certification Course: Grow Better with Content Offers a comprehensive 6.5-hour content marketing course covering frameworks, strategy, idea generation, blog content, video marketing, promotion, and analytics.Suitable for all levels.Includes quizzes, a support forum, and a certificate of completion​​. The Strategy of Content Marketing (Coursera) A collaboration between CopyBlogger and the University of California Davis, focusing on core content marketing strategies.Suitable for beginners and intermediate learners.Covers content marketing ecosystem, strategy crafting, and types of content​​. 4. Data Analytics Data-driven decision-making in digital marketing is not just a trend but a fundamental aspect of modern business strategy. It's proven to be financially effective, with data-driven personalization campaigns achieving a 5-8 times higher ROI than traditional methods. This approach is also increasingly recognized as crucial for leadership, evidenced by around 76% of marketing leaders who now base their decisions on data analytics. These statistics highlight the indispensable role of data in shaping effective and informed marketing strategies​​. Key Data Analytics Skills: Data Collection and Management: Understanding how to collect and manage data from various sources like social media, web analytics, and CRM systems is fundamental. This involves knowing what data to collect and how to store it securely and efficiently.Statistical Analysis: Marketers need to be adept at statistical analysis to identify trends, patterns, and correlations in large datasets. This skill helps in making predictions and informed decisions based on data.Data Visualization: The ability to pull data and translate complex them into understandable and visually appealing formats is essential. This includes proficiency in tools like Tableau or Power BI, which help in communicating insights clearly to stakeholders.Understanding of Marketing Metrics: Basic knowledge of key marketing metrics like click-through rates, conversion rates, customer lifetime value, and others is necessary to measure and optimize campaign performance. Free ResourcesGoogle Analytics Academy Offer courses on Google Analytics, a crucial tool for any digital marketer.Cover various aspects of data analytics in the context of marketing.Ideal for beginners. Coursera - "Digital Analytics for Marketing Professionals" Provide an overview of the analytics tools and techniques used in marketing.You'll gain insights into how data analytics applies to marketing strategies and decisions. 5. Performance Marketing Performance marketing is a comprehensive term in digital marketing where advertisers pay only when specific actions or outcomes, like clicks, leads, sales, or other customer behaviors, are achieved. This approach leverages various channels such as affiliate marketing, pay-per-click advertising (PPC) advertising, social media advertising, and SEM​​. It's a results-driven strategy that offers measurable ROI and allows for real-time optimization and targeting. Key Performance Marketing Skills: Data Analysis: Understanding and interpreting data for a successful digital marketing campaign.Strategic Planning: Identifying the right channels and tactics for specific goals.Creativity in Ad Creation: Designing engaging and compelling ads.Understanding of Various Pricing Models: Knowledge of CPC, CPM, CPA, etc.SEO and SEM Techniques: Enhancing visibility and performance in search engines. A notable example of performance marketing is Google Ads. This platform epitomizes PPC advertising, where businesses pay for each click leading users to their site. Companies often target specific keywords like “natural soap” and modify their budgets based on the performance of these keywords. They track success by monitoring metrics such as cost-per-click (CPC) and conversion rates, allowing for efficient optimization of advertising spend. In search engine marketing (SEM), the effectiveness of campaigns is gauged by improvements in website traffic and ROI.Free ResourcesOutbrain Academy Free course focused on native advertising within performance marketing.Provide practical tools and strategies specifically for enhancing native advertising campaigns​​. Rohit Kumar's Performance Marketing Growth Newsletter Include case studies, articles on various digital marketing skills, and a specific focus on Google Search and Facebook Ads​​. 6. Email Marketing Email marketing involves sending emails to customers and prospects to promote products or services, engage with the audience, and encourage customer loyalty and repeat business. A powerful example of email marketing's effectiveness is its comparison to social media. Email marketing is found to be 40 times more effective than social media for acquiring customers, with 59% of marketers believing it surpasses PPC and paid social media in lead generation. Key Email Marketing Skills: Personalization and Segmentation: Tailoring emails to specific audience segments and personalizing content increases open rates and engagement.Understanding of Analytics: Analyzing metrics like open rates, click-through rates, and conversions to refine strategies.Creative Content Development: Crafting compelling and relevant content that resonates with the target audience.A/B Testing: Experimenting with different email elements to determine what works best.Mobile Optimization: Ensuring emails are mobile-friendly as a majority of users access emails on smartphones. Free ResourcesSimplilearn Email Marketing Course Provide a free 5-hour email marketing certification course, perfect for beginners.Cover fundamental concepts of email marketing, list-building strategies, and more​​. Wishpond Email Marketing Masterclass for Beginners A 30-minute course ideal for beginners who want to grasp the basics of email marketing​​. 7. Top Soft Skills for Digital Marketing and Management We've covered the essential technical skills for digital marketing, but it's crucial not to underestimate the importance of soft skills in this fast-paced industry. As a digital marketing expert, mastering both soft and hard skills is key to excelling in the digital marketing industry. These soft skills, such as communication and creativity, complement your technical abilities, making you a more effective and influential professional in the digital marketing landscape. Good Communication Skills This is key for understanding consumer behavior, mapping out the customer journey, and seeing things from someone else's point of view. It's all about conveying clear marketing messages and working smoothly with team members. It's essential to ensure everyone is on the same wavelength and understands the goals and tactics of your campaigns. Adaptability The digital world never stands still, so being adaptable is a must. Digital marketers need to keep up with the latest trends and consumer behaviors to stay relevant and effective. Creative Solutions To stand out in the crowded digital space, creativity is your best friend. It's essential for designing captivating campaigns and content that grabs and holds attention. Analytical Thinking This skill is crucial for making sense of data and guiding strategic decisions. It complements technical skills and helps in understanding the 'why' behind campaign successes or failures. Problem-Solving Whether it’s adjusting strategies on the fly or overcoming unforeseen obstacles, problem-solving skills are vital. Team Collaboration Digital marketing is rarely a solo endeavor. It involves collaborating with various team members, each bringing their expertise to the table to create a cohesive and effective campaign.How to Improve Digital Marketing Skills? Improving digital marketing skills is an ongoing process, and there are several effective ways to do so: Online Courses and Certifications Enrolling in reputable online courses and certifications is a great way to enhance your skills. Platforms like Coursera, Udemy, and HubSpot Academy offer a range of courses covering various aspects of digital marketing. Certifications from Google Digital Garage, Facebook Blueprint, and the American Marketing Association can also add significant value to your profile. Practical Experience and Internships There's no substitute for hands-on experience. Seek internships or volunteer in digital marketing roles. Practical projects, like managing a small business's social media or starting your blog, can provide invaluable real-world experience. Networking and Learning from Industry Experts Building a professional network is crucial. Attend industry conferences, webinars, and networking events. Engage with digital marketing communities on LinkedIn or Twitter to learn from experienced professionals and stay abreast of the latest trends and best practices. Continuous Learning and Skill Enhancement The digital marketing landscape is ever-evolving, making continuous learning essential. Stay updated with the latest digital marketing tools and trends by following influential blogs, subscribing to industry newsletters, and participating in online forums and discussions.How to Secure a Digital Marketing Career? When searching for jobs, it's crucial to effectively highlight your digital marketing skills in both your resume and during interviews. Highlighting Digital Marketing Skills in Your Resume Use Numbers and Results to Highlight Achievements: Incorporating numbers and results into your resume is crucial. It's not enough to describe what you did; you need to quantify your achievements. Examples: Achieved a remarkable 40% increase in website traffic through effective SEO optimization strategies, driving higher organic visibility and user engagement.Enhanced social media engagement metrics significantly, resulting in a remarkable 25% rise in follower interactions, indicating improved brand visibility and audience engagement. Mention Common Tools: Be sure to list digital marketing tools you are proficient in, such as Google Analytics, SEMrush, or Hootsuite. This shows employers that you're familiar with industry-standard tools and can hit the ground running. Examples: Drove content effectiveness through competitor research: Utilized SEMrush to analyze competitors' strategies, resulting in a 15% improvement in organic search rankings and a 12% increase in website conversions.Enhanced social media efficiency: Successfully managed social media platforms using Hootsuite, resulting in a 30% reduction in time spent on content scheduling and a 20% boost in engagement metrics. Key Learnings from Internships or University Projects: If you’re early in your career and don’t have many achievements to list, focus on key learnings or projects you’ve undertaken. Discuss what you learned from these experiences and how they've prepared you for the role you’re applying for. Examples: University Project - Content Marketing Analysis (Statistics Coursework)Achieved a 25% increase in click-through rates by applying statistical analysis techniques to evaluate content effectiveness during coursework. This highlighted the importance of data-driven content strategies. University Project - SEO Campaign for Local BusinessAttained a 20% increase in organic website traffic by executing an SEO campaign for a local business during a semester project. This highlighted the effectiveness of on-page and off-page SEO techniques. Showcasing Digital Marketing Skills in Interviews Use the STAR Method: When asked about your experiences, structure your responses using the Situation, Task, Action, Result (STAR) method. This helps you present your experiences clearly and effectively, demonstrating how you've applied your skills to achieve results. Brush Up on Knowledge Before the Interview: Review key concepts, tools, and trends in digital marketing before your interview. This preparation shows that you are knowledgeable and up-to-date with the industry. Demonstrate Enthusiasm and Industry Insight: Show your passion for digital marketing by discussing recent trends or campaigns that impressed you. This demonstrates your ongoing interest in the field and suggests that you will bring enthusiasm and fresh ideas to the role.Conclusion This article has spotlighted essential digital marketing skills crucial for success in the ever-evolving digital landscape. From SEO optimization to effective communication, these skills form a comprehensive toolkit for both aspiring and seasoned digital marketers. To excel in this field, embrace data-driven decision-making, stay updated on industry trends, and nurture your creative abilities. Take actionable steps such as enrolling in online courses and seeking practical experience to continually refine your skills and stand out in the competitive digital marketing arena.With Cake, thebest resume builderandportfolio builder, we provide you with hundreds ofresume templates (free download)and variousjob resume examplesthat help showcase the best you. Landing your dream job will be a piece of cake!Create Resume --- Originally Written by Cahya Leong ---

Kenali Apa itu Performance Marketing: Pekerjaan yang Sedang Naik Daun!

Marketing merupakan salah satu kunci penting dalam menjalankan bisnis. Tipe marketing pun sangat beragam, mulai dari yang konvensional hingga digital marketing yang banyak digunakan di zaman sekarang. Apa jadinya kalau praktik brand marketing dan paid advertising digabungkan? Tentunya akan membawa hasil yang optimal. Nah, praktik penggabungan keduanya dinamakan sebagai performance marketing. Apa yang dimaksud dengan pekerjaan di bidang performance marketing? Kali ini, Cake akan mengupas habis detil pekerjaan performance marketing, manfaat keuntungannya, serta jenjang karier di bidang ini! Daftar isi:Pengertian Performance Marketing Keunggulan dari Performance Marketing Prospek Karir Performance Marketing Skill yang Diperlukan Bagi Performance Marketer Tips Melakukan Performance Marketing yang Baik Tips Berkarir di Bidang Performance Marketing Apa itu Performance Marketing?Performance Marketing adalah istilah umum dan lazim dalam dunia digital marketing, yaitusuatu praktik yang mengarah pada pemasaran online. Performance Marketing adalah penggabungan antara praktik brand marketing dan paid advertising. Perusahaan atau platform yang dibayar harus memberikan imbal balik atau hasil yang positif terhadap tingkat penjualan sebuah perusahaan, misalnya seperti peningkatan angka konversi pelanggan atau jumlah klik yang bertambah, dan lain sebagainya. Apakah Performance Marketing Sama dengan Affiliate Marketing? Banyak orang mengira bahwa Performance Marketing sama dengan Affiliate Marketing. Namun, pada praktiknya affiliate marketing merupakan salah satu praktik dari performance marketing. Jangkauan performance marketing sangatlah luas dan dapat dijalankan dalam berbagai channel digital marketing. Misalnya seperti di native advertising, search engine marketing, social media marketing, dan affiliate marketing.Manfaat dan Keunggulan dari Performance MarketingBerbeda dari konsep marketing pada umumnya dimana brand membayar sebuah platform/perusahaan untuk memasang iklan dan pemasaran tanpa ada jaminan akan hasil yang didapatkan. Namun, performance marketing merujuk pada pembayaran yang dilakukan oleh brand ketika program pemasaran berhasil dijalankan oleh sebuah platform/perusahaan. Berikut adalah beberapa manfaat dan keunggulan dari Performance Marketing yang haruskamu ketahui: 1. Performa yang Terukur Keuntungan menggunakan performance marketing yang pertama adalah adanya performa yang terukur dan semua tertera dalam bentuk data. Misalnya ketika kamu memasang sebuah iklan, maka aktivitas dari iklan tersebut akan jelas terukur. Kamu pun bisa menganalisis perkembangan marketing dari berbagai data yang ada seperti jumlah orang yang melihat, jumlah klik, dan jumlah penjualan yang ada. Ada beberapa contoh metrik dalam performance marketing, diantaranya adalah: ROAS (Return On Ad Spend)CPC (Cost Per Click)CPA (Cost Per Acquisition)CPM (Cost Per Mile) 2. Pembayaran Setelah Terjadinya Aksi Berbeda dari marketing tradisional yang mewajibkan kamu membayar sebelum beriklan, di performance marketeers kamu pun berkesempatan untuk membayar setelah terjadi sebuah aksi. Maka tidak heran jika strategi performance marketing termasuk bentuk pemasaran yang budget friendly. 3. Iklan Dengan Target Jelas Di lama digital performance marketing, iklan yang dipasang hanya ditujukan untuk target pasar sesuai permintaan, maka tidak semua orang dapat melihat iklan seperti yang terjadi pada cara kerja pemasaran tradisional. Orang yang dapat melihat iklanmu tentunya adalah target pasar sebuah bisnis dengan kriteria tertentu. Umumnya target ditentukan berdasarkan perilaku dan minat calon konsumen, informasi seperti usia, jenis kelas, dan lokasi pun memainkan peranan penting dalam menentukan target pasar. Dengan adanya target yang jelas, maka iklan yang dipasang juga akan jauh lebih efektif.👉 Ketahui Jenis-Jenis Strategi Digital Marketing Terpilih dan Simak Artikel Berikut! Prospek Karir Performance Marketing Dari sekian banyak pekerjaan marketing yang ada, pekerjaan performance marketing merupakan salah satu yang memiliki prospek karir yang menjanjikan.1. Performance Marketing Specialist Job desk Performance Marketing Specialist:Merencanakan strategi pemasaran yang efektif agar dapat mencapai goal atau target pemasaran.Menggunakan berbagai platform digital untuk melaksanakan kampanye, seperti pengelolaan iklan online, pembuatan konten iklan yang menarik, pilihan iklan marketing ads, dan lainnya.Menganalisis hasil kampanye dengan KPI dan metrik performance marketing secara terukur.Memantau performa kampanye dan menyusun laporan secara terperinci. Gaji:Rp 8.000.000 hingga Rp 15.000.000 per bulannya 2. Senior Performance MarketingJob desk Senior PerformanceMarketing:Menentukan tujuan kampanye dan menganalisis target audiens.Mengelola anggaran pemasaran digital agar dapat dimanfaatkan secara efektif untuk mencapai tujuan bisnis.Menganalisa dan melaporkan kinerja kampanye secara teratur serta berkoordinasi dengan tim performance marketing dalam mengoptimalkan kinerja sebuah kampanye.Gaji:Rp 15.000.000 hingga Rp 25.000.000 per bulannya3. Performance Marketing Lead Job desk Performance Marketing Lead:Merencanakan dan melaksanakan strategi dan plan sebuah performance marketing.Mengembangkan dan mengelola kampanye pencarian calon pelanggan danpemasaran digital.Mengelola anggaran dan kampanye di seluruh platform digital, dengan tujuan untukmemperoleh keuntungan atas investasi yang ada. Gaji Performance Marketing Lead: di atas Rp 15.000.000 per bulannya. 4. Head of Digital Marketing Job desk Head of Digital Marketing:Membuat perencanaan dan mengimplementasikan kampanye marketing dengan menggunakan berbagai channel digital marketing seperti website, media sosial, email, dan lainnya.Mengatur dan bekerja sama dengan anggota tim lainnya dalam membuat strategi yang sesuai dengan tujuan bisnis.Mengidentifikasi dan mengimplementasikan teknologi baru yang dapat mendukung kampanye marketing sebuah bisnis.Menganalisis performa digital dan melakukan perbaikan untuk meningkatkan performa digital sebuah bisnis. Gaji:Untuk mencapai posisi head of Digital Marketing tentunya dibutuhkan pengalaman dna kemampuan yang sangat unggul. Berdasarkan data yang ada, rata-rata gaji seorang head digital marketing di Indonesia berkisar lebih dari Rp 20.000.000 setiap bulannya.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan marketing kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Lowongan Skill yang Dibutuhkan Performance MarketingApa itu skill performance marketing? Berikut adalah beberapa skill yang diperlukan untuk dapat bekerja sebagai performance marketers. 1. Mampu Mengambil Keputusan Seorang performance marketer dituntut untuk memiliki pemahaman menyeluruh tentang berbagai metrik utama di berbagai channel advertising yang sedang dikerjakan. Oleh karena itu, skill decision making yang cepat sangatlah dibutuhkan untuk membantu kamu mengatur dan melaksanakan kampanye-kampanye besar. Skill decision making membantumu untuk mengidentifikasi setiap platform dan sistem baru untuk meningkatkan kinerja. Selain itu, kamu juga dapat menentukan metode yang paling optimal, sehingga bisa digunakan lagi untuk keperluan marketing berikutnya. 2. Kemampuan Kolaborasi Skill komunikasi dan kolaborasi juga merupakan skill lain yang dibutuhkan oleh seorang performance marketer agar dapat meningkatkan efisiensi kerja di seluruh tim. Kerja sama dalam tim sangat dibutuhkan untuk menetapkan tujuan dari sebuah kampanye iklan dan membuat laporan akan hasil kampanye ke manajemen senior. Selain itu, seorang performer marketer juga akan berkolaborasi dengan tim desain dan tim lainnya dalam menjalankan tugas kesehariannya. 3. Skill Analisa Pekerjaan performance marketing specialist akan sangat terkait erat dengan data danangka, tidak heran jika skill analitis menjadi salah satu kemampuan yang diwajibkan. Dengan skill analitis, kamu dapat bekerja secara efektif dalam memaksimalkan hasil dari sebuah campaign ads yang sedang berjalan, selain itu seorang performance marketer juga bisa mendapatkan insight dari konsumen. Dengan menguasai skill ini, kamu bisa memaksimalkan laporan, budget, performa kampanye, ROI, dan berbagai channel metriks yang ada. 4. Berpikir Strategis Ada berbagai macam strategi yang 1dapat kamu coba saat menjalankan performance marketing. Misalnya seperti SEM, teknik retargeting, social media advertising, display advertising, dan lain sebagainya. Tips Performance Marketing yang Baik dan BenarApa saja yang dimaksud dengan skill performa marketing? Berikut adalah beberapa tips untuk melakukan performance marketing yang baik dan benar demi mendapatkan hasil yang optimal. 1. Memilih Traffic dengan Teliti Traffic merupakan salah satu indikator penting dalam digital marketing. Karena semakin tinggi jumlah traffic yang mengunjungi website atau aplikasi, maka semakin besar juga potensi untuk menghasilkan konversi, penjualan, atau pencapaian tujuan lainnya.Maka salah satu kunci keberhasilan brand performance marketing adalah pemilihan traffic yang tepat dan teliti. 2. Fokus Terhadap Landing Page dan Penawaran yang Menguntungkan Landing page adalah halaman khusus untuk audiens setelah melakukan klik pada sebuah iklan digital. Landing page bertujuan untuk meningkatkan konversi pada penjualan. Salah satu tips untuk kesuksesan market performance adalah dengan membuat promosi yang berfokus pada landing page dan arahan pada penawaran yang menguntungkan. Dengan begitu, konsumen akan lebih tertarik untuk melakukan klik pada iklan yang dibuat. Hal ini juga berdampak positif terhadap penjualan perusahaan. 3. KPI yang berfokus terhadap Pendapatan Dalam bidang performance marketing, KPI artinya memegang peranan yang sangat penting sebagai sebuah metrik untuk mengukur keberhasilan sebuah bisnis, umumnya KPI diukur dalam periode harian, mingguan, hingga bulanan. KPI berperan penting dalam menguji dan mengukur keberhasilan strategi pemasaran digital. Ingatlah untuk memfokuskan KPI pada pendapatan yang dihasilkan.Buat CV di Cake, tersedia 12+ template CV menarik yang ATS friendly. Gratis Download PDF! 🎉 Buat CV Cara Memulai Karir Sebagai Performance MarkerMungkin ada yang bertanya mengenai profesi advertiser kerjanya apa? Berikut tips untuk kamu yang ingin berkarir di bidang performance marketing. 1. Menempuh Pendidikan dan Memiliki Sertifikasi Langkah pertama tentunya melalui jalur pendidikan. Sebagai performa marketing artinya kamu harus memiliki pengetahuan cukup seputar dunia marketing, serta skill analisis dan problem solving yang tinggi.Salah satu cara ampuh untuk mengasah kemampuan ini adalah dengan menempuh pendidikan formal atau mengambil kelas online bersertifikasi yang berhubungan dengan dunia marketing performance.Berikut beberapa jurusan yang dapat diambil untuk berkarir sebagai performance marketer:Bisnis DigitalDigital MarketingTeknik InformatikaIlmu Komunikasidan fakultas bisnis lainnya Selain pendidikan formal, alangkah baiknya juga untuk menggarap pengalaman bekerja melalui magang di perusahaan atau penawaran jasa sebagai freelance digital marketer. 2. Buat CV Menarik untuk Melamar Pekerjaan Performance Marketing Setelah kamu mengambil pendidikan dan sertifikasi, maka saatnya untuk menuliskan latar belakang dan pengalaman kerja mu di sebuah CV yang menarik! Apa itu contoh CV dari Performance Marketing Specialist? Berikut adalah contoh CV performance marketing specialist yang baik dan benar.ContohCVPerformance Marketing Specialist - Dibuat di CakeIngin buat CV Online menarik? Yuk langsung aja buat CV digital di Cake. Mudah dibuat, banyak pilihan template dan 100% GRATIS! 🎉Buat CVKonklusi Performance marketing adalah suatu praktik dimana perusahaan/klien hanya perlu membayar setelah terjadinya aksi pembelian dalam sebuah proses pemasaran.Paid marketing adalah salah satu praktik dari performance marketing, yang berarti performance marketing merupakan gabungan antara paid marketing dan brand marketing.Tugas seorang performance marketing sangatlah luas, mencakup advertiser yang artinya pemasangan iklan untuk mempromosikan sebuah produk.Beberapa manfaat dan keunggulan dari performance marketing digital adalah adanya performa yang terukur, target audiens dalam beriklan, serta hemat budget, karena pembayaran dilakukan setelah aksi.Pekerjaan performance marketing menawarkan jenjang karir yang menjanjikan. Dimulai denganPerformance Marketing Specialist, Senior Performance Marketing,Performance Marketing Lead, dan Head of Digital Marketing. Ingin buat CV ATS-friendly yang profesional biar dilirik HRD? Cobain Cake untuk membuat CV Online, portofolio lamaran kerja, dan juga cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami. 100% GRATIS!+--- Ditulis Oleh Lydia Gavrila ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!