Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Job Search Tips
Dec 13th 2024

3 Contoh Cara Membalas Email Offering Letter (Diterima Kerja) dengan Sopan!

Daftar Isi:Cara Membalas Email Tawaran KerjaContoh Cara Membalas Offering Letter dengan BaikTips Membalas Email Penawaran Kerja Selamat! Kamu mendapat email berisi offering letter dari tempatmu melamar pekerjaan! Langkah selanjutnya adalah mengirim email balasan yang menyatakan bahwa kamu menerima atau menolak tawaran pekerjaan. Cara membalas email penawaran kerja sama pentingnya dengan skill dan kualifikasi dirimu saat mau mendaftar sebuah pekerjaan. Balasan email diterima kerja dalam waktu yang cepat dan bahasa yang ramah dapat menunjukkan kualitas dirimu yang responsif serta dapat berkomunikasi dengan baik. Bingung bagaimana cara membalas offering letter dengan sopan? Mau lihat contoh cara membalas email diterima kerja dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris? Artikel ini cocok untuk kamu!Cara Membalas dan Menolak Offering Letter Saat membalas email penerimaan kerja, penting untuk kamu menuliskan sebuah email balasan yang ringkas. Namun, ada beberapa bagian yang harus kamu perhatikan saat membalas email diterima kerja: 1. Menulis subjek email Saat kamu membalas email diterima kerja, cara paling efektif untuk membalasnya adalah dengan langsung menuliskan jawabanmu di kolom subjek email. Akan sangat baik apabila kamu menyertakan jawabanmu dalam subjek email diterima kerja yang akan kamu kirim. Contoh: Accepting [or Rejecting] [Job Title] Offering Letter at [Company Name][Penerimaan atau Penolakan] Tawaran Pekerjaan Sebagai [Nama Posisi] di [Nama Perusahaan] 2. Menyampaikan apresiasi Menyampaikan rasa terima kasih merupakan hal penting saat kamu menuliskan balasan email offering letter. Cara membalas email tawaran kerja yang benar biasanya diawali dengan paragraf yang mengekspresikan apresiasi kamu atas tawaran pekerjaannya. Kamu juga boleh menyampaikan alasan kamu tertarik untuk segera bekerja di perusahaan tersebut dengan posisi yang kamu dapat. Misalnya, kamu dapat menyebutkan keinginanmu untuk berkontribusi di bagian sales, atau keinginanmu untuk menjalankan visi misi perusahaan. Gunakan bahasa yang sopan dan ringkas saat kamu menuliskannya, ya. Contoh : Terima kasih telah menawarkan saya posisi [nama posisi] di perusahaan Anda.Terima kasih atas kesempatan ini. Saya menantikan untuk bisa mulai bekerja sebagai [nama posisi].Saya ingin berterima kasih telah menawarkan saya posisi di perusahaan Anda. Thank you for offering me the position of [position name] with your company.I thank you for the opportunity, and I look forward to applying my skills to the position.I would like to thank you for offering me a position at your company. 3. Sampaikan jawaban dan keputusanmu Pastikan kamu memperhatikan syarat dan ketentuan yang diberikan oleh perusahaan dalam email penerimaan kerja sebelum kamu memberikan keputusanmu. Setelah kamu sudah buat keputusan bulat, tuliskan jawabanmu selengkap mungkin. Kamu juga dapat menyertakan ketentuan yang diminta oleh perusahaan saat kamu membalas email penerimaan kerja. Contoh : Saya senang menerima penawaran kerja ini. Saya bisa mulai bekerja pada tanggal [tanggal mulai bekerja], sesuai dengan kesepakatan yang sudah dibuat sebelumnya.Saya senang untuk menerima posisi [nama posisi] di perusahaan Anda.Saya senang untuk menerima posisi [nama posisi] di perusahaan Anda. I am thrilled to accept this job offer. I will be able to start working on [date and month] as we have agreed beforehand.I am excited to accept the position of [position name] with your company.I would be delighted to accept the role of [title of the role] within [the company]. 4. Memberikan respon terhadap syarat dan ketentuan Seperti yang sudah disebutkan pada poin ketiga, kamu harus mengerti benar syarat dan ketentuan yang diberlakukan oleh perusahaan. Email offering letter biasanya juga mencantumkan posisi dan deskripsi pekerjaanmu. Biasanya juga disertai dengan dokumen yang perlu kamu tanda tangani sebagai bukti persetujuan. Namun, perlu diingat bahwa email penerimaan kerja ini merupakan kunci yang penting agar recruiter atau HRD mengerti tujuanmu. Karena itulah kamu perlu menekankan bahwa kamu mengerti seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku, termasuk kesepakatan, tunjangan, jadwal bekerja, serta gajimu. Contoh : Saya sepenuhnya memahami dan menerima syarat serta ketentuan kerja yang tertera dalam surat penawaran. Seperti yang telah kita diskusikan, saya menerima gaji sebesar [nominal gaji] dan [tunjangan/poin penting lainnya]. Saya bisa mulai bekerja pada [tanggal mulai yang disepakati] sesuai kesepakatan. I fully understand the terms of employment in the offer letter. As the offer letter displays what we discussed, I accept the starting salary of [offered salary] and [benefit/another critical point]. As we have also discussed, I can start on [agreed start date]. 📚Baca Juga: 12 ContohFasilitas yang Bisa Diharapkan 5. Menyampaikan negosiasi jika diperlukan Kamu juga berhak melakukan negosiasi terhadap hal-hal yang menurut kamu butuh penyesuaian, misalnya terkait tanggal masuk kerja, gaji, atau tunjanganmu. Balasan email diterima kerja juga dapat menjadi salah satu platform kalau kamu butuh kejelasan atas poin-poin tertentu atau hal-hal lain yang tidak ditulisakan dalam offering letter. Contoh : Saya mengerti dan puas dengan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam surat penawaran. Akan tetapi, saya pikir negosiasi lebih lanjut dibutuhkan untuk poin-poin tertentu. I understand the terms of the offer. I am overall pleased with the conditions stated, but I think further negotiation is needed for specific conditions. 📚Baca Juga: 7 Tips Negosiasi Gaji 6.Pastikan isi email penerimaan kerja bebas typoMenemukan kata-kata yang salah pengejaan atau ketik dapat membuat HRD memiliki impresi bahwa kamu adalah seorang yang tidak teliti dan ceroboh. Untuk menunjukkan bahwa kamu memiliki karakter yang serius dan profesional dalam bidang pekerjaanmu, membaca ulang email balasan offering lettermu merupakan tahap yang sangat penting.Contoh Balasan Email Diterima Kerja Cara membalas email diterima kerja dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia tertera di bawah ini: Balasan Email Penawaran Kerja dalam Bahasa Indonesia (Terima)Balasan Email Penawaran Kerja dalam Bahasa Inggris (Terima)Balasan Email Penawaran Kerja dalam Bahasa Inggris (Tolak) Contoh Email Penerimaan Penawaran Kerja 1. Cara Membalas Email Penawaran Kerja Bahasa Indonesia (Terima) Isi Subjek Email: Penerimaan Tawaran Pekerjaan Untuk Posisi Software Engineer - Diana Leem Kepada Manajer HRD, Saya sangat senang menerima tawaran pekerjaan sebagai Software Engineer di Ben Que Ltd. Saya bersemangat untuk turut memberikan ide-ide baru dan kontribusi bagi tim maupun perusahaan. Saya sepakat dan menyetujui seluruh syarat dan ketentuan yang diberikan oleh perusahaan. Seperti yang dituliskan, gaji awal saya adalah sebesar Rp 8.000.000 dengan asuransi jiwa serta biaya tunjangan keluarga akan diterima terhitung 30 hari setelah saya mulai bekerja. Adapun pertanyaan saya mengenai tunjangan transportasi. Yakni apakah tunjangan ini dapat disertakan apabila saya tetap memutuskan untuk menggunakan transportasi pribadi saat berpergian terkait kepentingan pekerjaan. Mengingat dengan demikian, saya dapat lebih mudah mengatur waktu dan berpergian dengan waktu yang lebih efektif di tengah kesibukan bekerja dan berkeluarga. Saya sangat menantikan untuk mulai bekerja pada 30 May 2022 ini. Jika ada informasi lain yang dibutuhkan, silakan menghubungi saya. Salam Hormat,Diana Leem 2. Cara Balas Email Tawaran Kerja Bahasa Inggris (Accept) Subject Line: Accepting Job Offer: Digital Marketing - Diana Leem Dear Mr. Austin, I am very delighted to accept the Digital Marketing position with ABC Corporation. Thank you again for the opportunity. I am eager to make a positive contribution to the company and also work in the department with an excellent team. As we discussed, my starting salary will be Rp 7.000.000, and health and life insurance benefits will be provided after 60 days of employment. I look forward to starting employment on May 30, 2022. If there is any additional information or paperwork you need prior to the, please let me know in advance. Again, I thank you very much. Sincerely,Diana Leem 3. Cara Menolak Email Penawaran Kerja dalam Bahasa Inggris (Reject) Subject Line: Job Offer: Business Development - Diana Leem Dear Mr. Austin, Thank you very much for offering me the opportunity to work at PT. Indo Asia. I appreciate the time you spent meeting with me to discuss the job. It was a difficult decision, but after a lot of consideration, I will not be accepting the position. I would, again, like to express my gratitude for the offer and my regrets that it did not work out. You have my best wishes in finding a suitable candidate for the position. I wish you and the company well in all future endeavors. Best Regards,Diana Leem Tips Cara Membalas Email Diterima Kerja Tips Menulis Email Diterima Lamaran KerjaCara menjawab offering letter gak berhenti sampai sini saja! Setelah mengetahui hal-hal esensial yang telah dijabarkan sebelumnya, beberapa tips dibawah ini adalah cara membalas email tawaran pekerjaan sebagai seorang yang profesional. 1. Jangan menunda (maks 24 jam) Membalas dengan cepat adalah tanda bahwa kamu seorang yang responsif dan bertanggung jawab. Kamu punya waktu sekitar 1x24 jam setelah menerima email penerimaan kerja untuk memberikan jawaban apakah kamu akan menerima tawaran tersebut atau tidak. Maka dari itu, kalau kamu mendaftar untuk bekerja, sering-sering cek email atau teleponmu, ya! 2. Selalu menggunakan bahasa yang formal Menggunakan bahasa formal juga menjadi salah satu kunci agar kamu nampak profesional di depan recruiter atau HRD. Pastikan kamu tidak menggunakan banyak singkatan yang tidak umum atau tidak formal saat kamu membalas email diterima kerja. Apalagi kebanyakan orang saat membalas email menggunakan Bahasa Inggris seringkali menggunakan singkatan atau abbreviation yang justru akan menunjukan kamu kurang ahli dalam berbahasa Inggris formal. 3. Pastikan isinya singkat dan jelas Satu hal yang recruiter atau HRD tidak ingin temukan dalam isi emailmu: bahasa atau kalimat yang bertele-tele. Membalas email offering letter menggunakan bahasa yang jelas dan ringkas membuat isinya mudah dipahami serta mempermudah proses penerimaan pekerjaan. 4. Jangan ragu bertanya Ragu bertanya, sesat dijalan. Pepatah ini berlaku juga bagi kamu yang mau mulai bekerja. Sebagaimana kamu memiliki hak untuk bertanya saat membalas email penerimaan kerja. Pastikan kamu paham betul seluruh syarat dan ketentuan yang diberikan perusahaan. Alangkah baiknya jika seluruh bentuk perjanjian dan syarat tertera secara tertulis. Menanyakan pertanyaan juga bisa memberikan impresi bahwa kamu adalah seorang yang aktif dan teliti. Punya CV yang bagus juga mempermudah kamu mendapat pekerjaan, loh! Tunjukkan kemampuan dirimu yang sebenarnya lewat platform CV builder Cake! Terdapat 50+ template CV yang bisa kamu gunakan secara gratis!🎉 Buat CV Rekomendasi Lowongan Kerja Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development!
Interview Skills
Jan 17th 2023

Cara Follow Up Hasil Interview Kerja [Email dan WhatsApp]

Daftar Isi: Cara Follow Up Hasil Interview KerjaContoh Follow Up Hasil Interview Kerja Setelah kamu mendatangi sebuah interview pekerjaan, terkadang kamu tidak langsung mendapat kabar dari rekruter. Ada rekruter yang akan langsung mengabarimu dalam beberapa hari, beberapa minggu, atau bahkan tidak diberikan kabar sama sekali. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk follow up saat interview kerja atau mengirim email follow up menanyakan hasil interview agar kemungkinan kamu mendapatkan pekerjaanmulebih tinggi. Biasanya follow up kerja bisa kamu lakukan ketika: Kamu diberikan kesempatan untuk bertanya setelah interviewSesi wawancara kerja telah selesai (usahakan untuk mengirim pesan follow-up pada hari itu juga, baik melalui WA maupun email)Kamu belum mendapat kabar dari rekruter dan telah melewati tenggat waktu yang dijanjikanKamu ingin menghubungi rekruter untuk keperluan networking. Artikel ini akan membahas bagaimana cara follow up hasil interview, baik langsung setelah interview maupun setelah lewat waktu yang ditetapkan, serta contoh cara menanyakan hasil interview lewat email dan WhatsApp.Contoh email menanyakan hasil interview Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉 Cari Loker Cara Follow Up Hasil Interview Kerja Follow up hasil interview kerja tidak hanya dikirim melalui email setelah interview selesai saja, lho. Melainkan, kamu juga bisa melakukan follow up saat interview itu sendiri sedang berlangsung. Untuk mengetahui bagaimana cara follow up hasil interview, kamu bisa melihat cara-cara berikut! 1. Tanya Tanggal Pengumuman kepada Perekrut di Akhir Interview Pada akhir interview kerja, biasanya kamu akan diberikan kesempatan untuk bertanya. Pada kesempatan itu, kamu bisa memastikan ke manajer HRD tahapan selanjutnya pada proses seleksi, serta kapan kamu akan diberitahu jika kamu lolos ke tahap berikutnya atau tidak. Contoh: Izin bertanya Pak, kapan ya saya bisa mengetahui hasil interview ini?Permisi tanya Pak, kalau boleh tahu kira-kira kapan saya bisa mengetahui apakah saya lolos ke tahap berikutnya? 2. Menanyakan Progres Seleksi Melalui Email atau WhatsApp Sebelum seseorang diterima bekerja, pelamar tersebut perlu melewati berbagai proses seleksi. Nah, jika kamu telah mengikuti proses seleksi namun belum juga mendapatkan kabar dari perekrut, kamu perlu berinisiatif untuk menanyakan progres penyeleksian tersebut melalui WA atau Email. Saat kamu melakukan follow up hasil interview melalui email/WA, kamu perlu: ✅Memberitahu rekruter posisi yang kamu lamar dan tanggal kamu di interview secara spesifikKarena pelamar kerja di tempat itu tidak hanya kamu, kamu perlu memberitahu tentang informasi wawancara kerja kamu ketika kamu mengirim email atau pesan ke HRD. Posisi yang dilamar dan tanggal interview kerja itu penting untuk kamu sampaikan ke HRD untuk memudahkannya dalam pengecekan proses seleksi. Contoh:Saya melamar di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin sebagai Customer Service dan sebelumnya telah melakukan interview pihak pertama pada tanggal 3 Januari 2022. ✅Mengingatkan mereka akan deadline yang sudah lewat Jika kamu belum mendapat kabar dari perekrut, sedangkan deadline atau periode waktu yang ditetapkan sebelumnya sudah lewat, kamu bisa mengingatkan rekruter akan hal ini. Contoh:Saya bermaksud untuk menanyakan progres penyeleksian, mengingat pada interview sebelumnya Bapak/Ibu menyampaikan bahwa saya akan dikabari maksimal tanggal 17 Januari 2022. 3.Tunjukkan Ketertarikanmu dan Tanyakan Apabila Kamu Perlu Menyediakan Informasi Tambahan (Email/WA) Saat kamu melakukan follow up hasil interview kerja melalui pesan atau email, kamu bisa menunjukkan kepada rekruter ketertarikanmu terhadap posisi yang kamu lamar dan antusias kamu untuk diterima. Selain itu, kamu juga bisa menawarkan apabila ada informasi tambahan yang perlu kamu sediakan. Contoh: Dikarenakan ketertarikan saya untuk bekerja di posisi Customer Service ini, saya berharap bisa segera menerima hasil keputusan Bapak/Ibu. Apabila diperlukan, saya bersedia menyediakan informasi tambahan yang Bapak/Ibu butuhkan.Bekerja sebagai customer service adalah hal yang saya idam-idamkan selama ini. Dengan senang hati apabila Bapak/Ibu membutuhkan informasi tambahan, jangan sungkan untuk menghubungi saya. 4.Akhiri Email atau Pesan WA dengan Ucapan Terima Kasih Terima kasih adalah ucapan yang perlu kamu lontarkan kepada perekrut. Dengan adanya ucapan terima kasih, kamu akan dianggap sebagai pelamar yang sopan dan memiliki etika. Untuk mengetahui bagaimana caranya, kamu bisa melihat contoh berikut: Contoh: Atas perhatian Bapak/Ibu saya mengucapkan terima kasih.Besar harapan saya untuk mendapatkan balasan dari Bapak/Ibu dan akhir kata saya ucapkan terima kasih. Nah, setelah kamu melakukan follow up interview kerja, setidaknya hatimu kamu akan lebih tenang dan kamu tinggal menunggu jawaban dari rekruter. Sebenarnya, banyak alasan yang membuat rekruter tak kunjung memberikan kabar, misal pekerjaan rekruter di masa itu sedang menumpuk, sehingga mundur dari timeline yang sudah ditetapkan, dan sebagainya. 💡Pro Tip: Kalau memang akhirnya rekruter tidak memberimu balasan sama sekali atau dengan kata lain kamu tidak mendapatkan pekerjaan itu, kamu tidak perlu khawatir. Hal ini bisa dijadikan pembelajaran dan kamu bisa melihat dari sisi positifnya, yaitu kamu bisa menjadikan hal ini sebagai kesempatan untuk networking dengan rekruter. Contohnya, kamu bisa menambahkan rekruter tersebut sebagai koneksimu di LinkedIn. Jika kamu menemukan artikel yang relevan dengannya, kamu bisa mengirimkannya melalui kotak pesan di LinkedIn. Selain itu, jika rekruter tersebut menerima sebuah pencapaian tertentu, kamu bisa mengucapkan selamat untuknya. Intinya, tetaplah melakukan hal baik selagi kamu bisa. Mungkin saja dengan apa yang kamu lakukan saat ini bisa berguna kedepannya, siapa tahu di kemudian hari beliau bisa menjadi jalan untuk kamu mendapatkan pekerjaan. Setelah mengetahui cara follow up hasil kerja saat interview berlangsung dan mengetahui cara follow up email lamaran kerja, mari kita simak contoh-contoh follow up hasil interview melalui email dan pesan! Contoh Follow Up Hasil Interview Ingat, menanyakan hasil interview bisa dilakukan lewat email maupun WhatsApp. Nah, setelah mengetahui bagaimana cara follow up hasil interview, pada bagian ini kamu akan melihat seperti apa, sih, contoh email menanyakan hasil interview dan juga cara menanyakan hasil interview via WhatsApp dan email. 1. Contoh Cara Menanyakan Hasil Interview Lewat Email Subjek Email: Follow Up Hasil Interview untuk Posisi Staf Marketing Kepada Bapak Danar, Saya adalah Veronica yang sebelumnya melakukan wawancara di perusahaan yang Bapak pimpin pada tanggal 4 Januari untuk posisi Staf Marketing. Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih untuk kesempatan interview yang Bapak berikan. Melalui email ini saya bermaksud untuk menanyakan kelanjutan dari proses penyeleksian ini, apakah saya memungkinkan untuk lanjut ke tahap berikutnya atau tidak. Bekerja di posisi ini adalah hal yang sangat saya harapkan, oleh karena itu besar harapan saya untuk bisa bergabung di perusahaan Bapak. Jika ada informasi tambahan yang kiranya diperlukan, silahkan Bapak menghubungi saya. Atas perhatiannya saya mengucapkan terima kasih. Hormat saya,Veronica Kusuma0812345678 2. Contoh Cara Menanyakan Hasil Interview Lewat WhatsApp Selamat Pagi Ibu Sari, Perkenalkan, saya Boy yang sudah mengikuti proses wawancara untuk posisi Sales pada tanggal 2 Januari kemarin. Pada saat wawancara Ibu menyampaikan bahwa saya akan menerima kabar maksimal tanggal 15 Januari, akan tetapi sampai sekarang saya belum mendapat kabar dari Ibu. Oleh karena itu, melalui pesan ini saya bermaksud untuk mengetahui hasil wawancara yang telah saya ikuti. Saya ingin memastikan apakah saya layak untuk lanjut ke tahap penyeleksian berikutnya atau tidak. Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih. Boy Cara menanyakan hasil interview via whatsappKesimpulanItu dia cara dan contoh follow up hasil interview kerja. Sebagai rekap, yuk perhatikan poin-poin berikut:Follow up hasil interview bisa dilakukan baik saat maupun setelah interview.Saat follow up kamu perlu mencantumkan posisi yang dilamar dan tanggal interview.Follow up interview kerja bisa dikirim via email ataupun whatsapp.Tidak diterima kerja di suatu tempat bukanlah akhir dari segalanya, cari sisi positifnya dan jadikan pembelajaran. Coba ketahui lebih lanjut tips mendapatkan pekerjaandan pelajari pertanyaan-pertanyaan yang paling sering muncul saat interview. --- Ditulis Oleh Meitty Mulyadi ---
Interview Skills
Apr 18th 2022

8 Tanda Lolos Interview, Sukses Diterima Kerja!

Perjalanan mencari pekerjaan bukanlah sesuatu yang mudah. Tidak jarang interview dilakukan dengan banyak tahap, mulai dari tes pendahuluan (preliminary test), interview HRD, dan interview user. Sesi interview punbisa dilakukan lebih dari satu kali. Proses wawancara kerja yang panjang ini pun dapat membuat kamu bertanya-tanya akan hasilnya, diterima kerja atau tidak? “Apakah interview sudah pasti diterima?”, “Apa saja ciri-ciri lolos interview kerja, sih?” Tentunya, menunggu kabar dalam ketidakpastian itu melelahkan. Tetapi, jangan khawatir! Ada beberapa tanda pasti bahwa kamu adalah kandidat yang lolos interview kerja. tanda kamu lolos interview Mengetahuinya pun sangat berguna agar kamu dapat melakukan refleksi pasca interview. Kamu dapat melihat kembali hal baik apa saja yang bisa kamu pertahankan dan hal-hal apa saja yang masih kurang dalam sesi interview kamu. Dari sini, kamu dapat meningkatkan performa kamu untuk menjalankan sesi wawancara kerja dengan lebih baik lagi di kemudian hari. Ciri-Ciri Lolos Interview 1. Durasi Interview Telah Melewati Jadwal yang Sudah Ditentukan Salah satu ciri-ciri lolos interview adalah durasi interview kamu telah melewati jadwal yang sudah ditentukan sebelumnya. 💡 Contoh skenario:Jika kamu diberitahu bahwa sesi interview hanya akan berlangsung sekitar satu jam, tetapi kamu berbicara dengan pewawancara selama lebih dari satu jam.Hal ini mungkin pertanda yang baik, bahwa mereka menginvestasikan waktu mereka pada kamu sebagai kandidat. Sebaliknya, jika kamu hanya mendapatkan beberapa pertanyaan saja kemudian diberhentikan sebelum waktu yang dijadwalkan habis, berarti pewawancara kurang tertarik dengan kamu. Ini bukanlah pertanda yang baik dan merupakan salah satu tanda tidak lolos interview. Waktu seorang pewawancara sangatlah berharga, mereka juga memiliki pekerjaan lain yang harus diselesaikan. Oleh karena itu, mereka tidak akan membuang-buang waktu untuk berbicara lebih jauh dengan kandidat yang tidak mereka minati. Tetapi, mereka akan mencoba menggali informasi tentang kamu dan ingin mendengar lebih jauh terkait keahlian dan pengalaman yang kamu miliki jika mereka tertarik dengan kamu sebagai kandidat. Itulah salah satu tanda lolos interview user. 2.Menanyakan Jadwal Interview Lain Pada suatu waktu tertentu dalam sesi interview, pewawancara mungkin menanyakan salah satu pertanyaan berikut kepada kamu: 💡 Contoh pertanyaan: Apakah Anda sedang melamar di perusahaan lain?Berapa banyak perusahaan yang sedang Anda ikuti untuk proses wawancara?Apakah saya boleh tahu Anda sedang mengikuti proses wawancara di perusahaan apa? Mungkin menurut kamu pertanyaan-pertanyaan tersebut terdengar biasa saja, dan mungkin kamu merasa bahwa pewawancara sudah melewati batas privasi pada hidup pribadi kamu. Tetapi, ini tidak berlaku pada kasus seperti ini. Pewawancara, apalagi user, tidak punya waktu untuk mengkhawatirkan kehidupan personal orang-orang yang tidak akan mereka pekerjakan. Nah, pewawancara ingin tahu tentang perusahaan lain yang kamu wawancarai karena beberapa alasan. Mereka mungkin ingin mengetahui siapa saja perusahaan saingan mereka, mereka mungkin ingin melihat seberapa serius kamu dalam industri ini, atau bahkan mereka ingin mengukur kemungkinan mereka mendapatkan kandidat seperti kamu. Hal ini adalah salah satu ciri-ciri diterima saat interview, karena menanyakan tentang jadwal interview lain kamu itu artinya mereka ingin lebih cepat untuk memberikan kamu penawaran yang lebih baik dibanding perusahaan-perusahaan lain. 3. Percakapan Menjadi Lebih Kasual dan Santai Salah satu tanda-tanda pasti diterima kerja adalah bahwa alur percakapan kamu dan diskusi dengan pewawancara berjalan dengan baik dan bukan seperti sesi interogasi. Beberapa percakapan yang ramah merupakan ciri-ciri interviewer tertarik pada kamu, dan ini juga menandakan bahwa pewawancara merasakan tingkat kenyamanan tertentu dengan kamu sebagai kandidat. Kamu akan menunjukkan keterampilan interpersonal yang baik ketika kamu berhasil membangun hubungan yang baik dengan pewawancara selama interview berlangsung. Selain itu, ini artinya kamu cocok dengan budaya perusahaan mereka dan kamu akan bekerja sama dengan baik jika perusahaan mempekerjakan kamu. Ciri-ciri interview berhasil ini menandakan percakapan kamu mampu memiliki perasaan timbal balik yang alami, dan bukan hanya sekedar sesi tanya jawab yang kaku. Perlu diketahui bahwa beberapa perusahaan melakukan wawancara yang sangat terstruktur dengan daftar pertanyaan yang diajukan dalam urutan tertentu untuk memenuhi kriteria penilaian atau mematuhi kebijakan perusahaan, sehingga jangan berkecil hati jika pewawancara tampaknya berpegang teguh pada daftar pertanyaan mereka dan terlihat lebih kaku. 4. Pewawancara Bertanya Tentang Ekspektasi Gaji Tanda diterima kerja saat interview selanjutnya adalah ketika pewawancara dari divisi HRD membuka diskusi tentang ekspektasi gaji. Dari sini, mereka cenderung mempertimbangkan lamaran kamu dengan serius. Sebagian besar HRD tidak akan membahas ekspektasi gaji kecuali mereka mempertimbangkan kandidat yang memenuhi syarat. Pertanyaan semacam ini bertujuan untuk menyaring kandidat yang sesuai dengan anggaran mereka. Ini merupakan pertanda baik dan tanda lolos interview HRD. Kamu juga harus berhati-hati saat menjawab pertanyaan seputar gaji. Persiapkan sebelumnya dengan menuliskan rincian kompensasi kamu saat ini untuk referensi dan jika diminta. Dengan ini, kamu bisa memberikan kisaran gaji yang kamu inginkan dan melakukan negosiasi. 5. Pewawancara Mendiskusikan Proses Tindak Lanjut Saat sesi wawancara, pewawancara mungkin akan memberitahu kamu tentang proses tindak lanjut untuk kedepannya. Umumnya ini melibatkan diskusi untuk langkah selanjutnya, 💡 Contoh: Menanyakan informasi tentang tanggal mulai paling awalPeriode pemberitahuan yang harus kamu berikan ke tempat kerja kamu saat iniKenyamanan domisili lokasi pekerjaanMemberi tahu kamu lebih lanjut tentang tanggung jawab pekerjaanmu yang sebenarnya Jika pewawancara tertarik dengan kamu, mereka akan ingin memastikan bahwa kamu telah memahami langkah selanjutnya dari proses perekrutan seperti panggilan interview kedua atau kapan kamu akan mendengar kabar mengenai hasil interview. Mereka akan menunjukkan minat mereka dengan memberi kamu informasi lebih lanjut agar kamu dapat mempersiapkan proses selanjutnya dengan baik. Selain itu, pertanda baik diterima kerja saat interview yang perlu kamu perhatikan juga adalah jika pewawancara/HRD menyebutkan tentang onboarding. Contoh proses onboarding termasuk rekomendasi, pemeriksaan referensi, pemeriksaan latar belakang, dokumen, dan meninjau kebijakan perusahaan. Ketika pewawancara sudah membicarakan hal detail seperti ini, bahkan sebelum kamu bertanya, ini biasanya merupakan ciri-ciri lolos interview kerja. 6. Pewawancara Mencoba Membuat Kamu Bersemangat Tentang Pekerjaan yang Dilamar Ciri-ciri lolos interview kerja lainnya adalah ketika pewawancara berusaha membuatmu tertarik dan bersemangat terhadap posisi yang kamu lamar. Mereka akan memberikan informasi tambahan seperti tunjangan dan keuntungan lainnya untuk membuat kamu lebih yakin akan perusahaan tersebut dan ingin bekerja di sana. Selain itu, pewawancara akan mencoba membuat kamu lebih tertarik lagi dengan menceritakan tentang perusahaan mereka. Ini dapat mencakup budaya perusahaan, acara team building, keberhasilan perusahaan dan proyek menarik yang akan datang, acara tahunan dengan tim dan banyak lagi. Pewawancara biasanya paling tertarik pada kandidat yang bersemangat dengan pekerjaan dan tanggung jawab mereka, karena ini menunjukkan bahwa mereka akan berkontribusi dengan maksimal dan ini akan berharga bagi perusahaan. 💡 Kamu bisa menjawabnya dengan: Menunjukkan bahwa kamu siap untuk mempelajari lebih lanjut tentang peran tersebutTersenyum ramahMenganggukMengajukan pertanyaan 7. Pewawancara Diperkenalkan dengan Anggota Tim Lainnya Tanda-tanda pasti diterima kerja yang ketujuh adalah ketika kamu diminta untuk bertemu dengan anggota tim lainnya yang sebenarnya tidak dijadwalkan. Adapun kasus ketika pewawancara memutuskan untuk memberi kamu tur di kantor mereka dan menunjukkan kepada kamu ruang kerja yang berpotensi menjadi milikmu. Ini adalah ciri-ciri lolos interview kerja karena pewawancara tidak mungkin meluangkan waktu untuk memberi kamu tur jika mereka tidak menganggapmu kandidat yang berpotensi. Ketika ini terjadi, kamu akan merasa bahwa mereka berbicara seakan kamu sudah menjadi anggota tim mereka. Tetapi, jangan langsung menganggap ini sebagai tanda tidak lolos interview jika kamu tidak diajak melihat kantor secara fisik, terutama jika wawancara kerja kamu berlangsung secara virtual/online. Namun, jika pewawancara mengatakan ingin memperkenalkan kamu kepada atasan mereka, pemimpin departemen, atau pembuat keputusan lain, ini masih menjadi tanda lolos interview online. 8. Kamu Diminta untuk Memberikan Referensi Ciri-ciri lolos interview yang terakhir adalah jika pada wawancara pertama kamu diminta untuk memberikan referensi. Ini artinya perusahaan sangat terkesan dengan kamu dan mereka ingin mempercepat proses perekrutan. Mereka ingin referensi dari manajer atau kolega kamu sebelumnya untuk mengetahui keahlian dan sikap positif kamu selama bekerja di perusahaan sebelumnya. Sebelum wawancara, pastikan kamu telah menyiapkan daftar referensi profesional yang kuat dan mereka siap untuk menerima telepon dari calon pemberi kerja. Itulah 8 tanda-tanda kamu diterima kerja setelah interview dari Cake. Jangan berkecil hati jika kamu tidak melihat tanda-tanda di atas, karena pada akhirnya kamu pun akan tahu hasil wawancara kerja saat mendapat balasan dari HRD. Kamu juga boleh mengirim email follow-up setelah interview berakhir. Email ini dapat berisi ucapan terima kasih kepada mereka karena telah meluangkan waktu untuk bertemu dengan kamu. Sebagai tambahan, kamu juga bisa menunjukkan ketertarikan kamu untuk bergabung perusahaan mereka dan bertanya tentang langkah selanjutnya dalam perekrutan. Jangan pernah menyerah untuk mencari pekerjaan yang cocok denganmu. Tidak ada yang final sampai kamu menandatangani kontrak kerja. Semoga kamu akan segera mendapatkan kabar baik. Cake adalah sebuah online CV builder yang praktis. Ada banyak template yang menarik dan yang mudah untuk digunakan. Kamu juga bisa unduh CV dalam format PDF, lho, 100% gratis! Yuk, buat CV kamu dengan Cake sekarang juga 🎉Buat CV--- Ditulis oleh: Priscilia Octaviani ---
Job Search Tips
Mar 4th 2022

Mudah! Cara Melamar Kerja Online yang Perlu Kamu Ketahui

Daftar isi:Cara Melamar Pekerjaan OnlineCara Melamar Pekerjaan Via Email Tips untuk Melamar Kerja Online Sekarang apa sih yang gak bisa dikerjain lewat online? Mulai dari sekolah, kerja, bayar cicilan, cari hiburan, belanja, pinjam uang, bahkan melamar kerja bisa dilakukan secara online. Asalkan punya laptop, tablet atau HP yang terhubung internet, semua itu bisa untuk dikerjakan. Apa yang dimaksud dengan melamar kerja? Melamar pekerjaan adalah proses formal yang dilakukan kandidat dengan mengirimkan dokumen melamar kerja ke perusahaan. Dokumen atau surat melamar kerja biasanya berisi riwayat pendidikan atau pekerjaan, surat lamaran kerja, portofolio dan dokumen administrasi lainnya. Proses rekrutmen atau melamar kerja dari setiap perusahaan berbeda-beda. Lama proses rekrutmen tergantung ukuran dan industri perusahaan. Ada yang bisa memakan waktu mingguan bahkan sampai berbulan-bulan. Cara rekrutmennya pun beragam, ada yang memerlukan tes kemampuan, wawancara, tes kesehatan, dan lain-lain. Seiring dengan berkembangnya teknologi, cara melamar pekerjaan pun berubah dan semakin efektif. Kandidat tidak perlu lagi mengirim dokumen fisik melalui pos, melainkan bisa melamar kerja secara online lewat email maupun WhatsApp. Bagaimana caranya ya? Cara Melamar Pekerjaan Online 1. Cari lowongan pekerjaan online Ada ribuan bahkan jutaan lowongan pekerjaan yang dipasang di dunia digital. Kamu bisa mencari pekerjaan online yang cocok dengan keahlian dan kemampuanmu di: Situs lowongan kerja seperti Glints, Jobstreet, Glassdoor, dll.Sosial media seperti Linkedin, Instagram maupun FacebookGoogle dengan kata kunci “lowongan pekerjaan “marketing” di “Jakarta” 2. Riset perusahaan dan deskripsi pekerjaan Hal ini merupakan kesempatan untukmu agar dapat membuka wawasan mengenai perusahaan tersebut. Cari tahu industri apa yang mereka kerjakan, produk atau jasa apa yang diberikan, jumlah karyawan, status funding, visi dan misi, dan masih banyak hal lainnya. 3. Perhatikan syarat dan deskripsi pekerjaan Tidak lupa, baca deskripsi pekerjaan dan persyaratan lowongan pekerjaan online dengan seksama. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah: Apakah pekerjaan tersebut sesuai dengan kemampuanmu?Apakah kamu memenuhi semua persyaratan dan kriteria yang dibutuhkan?Pekerjaan ini dibuka untuk posisi full-time, part-time atau internship?Apakah pekerjaan ini sebagai karyawan tetap atau kontrak?Pekerjaan ini bisa WFH atau diwajibkan WFO? 4. Siapkan dokumen untuk melamar pekerjaan Setelah merasa bahwa lowongan yang dilihat sesuai dengan kemampuan dan kondisimu, siapkan seluruh dokumen lamaran pekerjaan yang dibutuhkan. 📝 Dokumen atau lampiran apa saja yang dibutuhkan untuk melamar pekerjaan?CV atau curriculum vitae: dokumen formal berisi riwayat pendidikan, pekerjaan seseorang dilengkapi dengan kemampuan yang dimilikinyaPortofolio: dokumen formal berisi projek atau hasil karya seseorang, biasanya diperlukan oleh desainer, programmer, photographer atau videographer.Surat lamaran kerja: surat pengantar kepada perusahaan untuk menyatakan motivasi melamar kerjaSertifikat pendukungSurat paklaring: surat keterangan kerja dari perusahaan sebelumnyaKartu BPJS kesehatan, BPJS ketenagakerjaanIjazahTranskrip nilaiFotokopi Kartu keluargaFotokopi KTP 5. Mengirim lamaran pekerjaan secara online Sehabis mempersiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan, kirim lamaran ke perusahaan secara online. Tidak perlu mengirimkan dalam bentuk fisik atau hardcopy, cukup secara softcopy di digital saja. Ada3 Cara mengirim lamaran pekerjaan secara online: Langsung mengirimkan lamaran di situs lowongan pekerjaan atau web perusahaanPada situs lowongan pekerjaan, selain ada informasi mengenai lowongan pekerjaan yang dipasang, biasanya juga akan disediakan tombol untuk “apply” atau melamar pekerjaan. Selanjutnya mungkin kandidat akan diminta untuk mengisi formulir dan mengupload beberapa dokumen yang dibutuhkan. Setelah itu klik tombol kirim untuk mengirimkan lamaran kerja online. ✔️ Kelebihan: cara paling praktis dan mudah 🚫 Kekurangan: karena mudah, kandidat harus bersaing dengan ratusan kandidat lain Mengirim lamaran lewat emailCara kedua ini umum digunakan jika mengetahui lowongan dari sosial media, teman maupun situs lowongan kerja yang memberikan email. Mengirim lamaran kerja via email akan dilengkapi dengan cover letter atau surat lamaran kerja.✔️ Kelebihan: cara paling praktis dan mudah🚫 Kekurangan: cara mengirim lamaran lebih ribet dan memakan waktu Mengirim lamaran lewat WhatsappCara selanjutnya mirip dengan mengirim lewat email, namun menggunakan platform Whatsapp. Biasanya lowongan pekerjaan akan didapatkan melalui sosial media maupun info dari teman.✔️ Kelebihan: Bisa terus keep in touch dengan rekruter/ HRD🚫 Kekurangan: Terkesan tidak terlalu profesional 📚 Bacaan lanjutan: Cara Mengirim CV / Lamaran Lewat WA! [ +Beserta Contoh Surat Lamaran Kerja ] Cara Melamar Pekerjaan Via Email Tata cara mengirim lamaran pekerjaan lewat email memang lebih banyak detail yang harus diperhatikan dibandingkan dengan cara melamar kerja online lainnya. Bagaimana cara melamar kerja via email yang baik dan benar? Apa saja yang dilihat perusahaan saat melamar kerja?Contoh Lamaran Kerja Via Email - Dibuat oleh Cake 1. Pastikan alamat email profesional Mengirim lamaran lewat email secara formal, pastikan kandidat juga menggunakan alamat email profesional. Alamat email profesional itu biasanya hanya berisi nama lengkap, bisa ditambah dengan beberapa kombinasi angka. Hindari penggunaan sebutan rumah atau kata sifat seperti cantik, ganteng, unyu, dll. 2. Tulis subjek email yang jelas Pastikan bagian subject diisi dengan jelas dan jangan dikosongkan agar memudahkan rekruter melihat lamaranmu. Isi dengan format [ Posisi yang dilamar ] - [ Nama Lengkap ]. 3. Tambahkan cover letter di body email Saat mengirimkan lamaran pekerjaan via email, hindari langsung mengirimkan CV kepada perusahaan. Seperti yang tertera di gambar, tambahkan surat lamaran kerja atau cover letter sebagai undangan untuk membuka CV dan melihat lamaranmu. Pastikan tidak ada salah ketik pada surat lamaran kerja ya! 4. Lampirkan CV dan dokumen lainnya Sisipkan curriculum vitae pada lamaran pekerjaan. Jika dibutuhkan, pelamar kerja juga bisa menambahkan portfolio ataupun sertifikat yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Disarankan untuk mengirim dokumen dalam format PDF agar dokumen tidak berubah di berbagai perangkat.📚 Bacaan lanjutan:Perhatikan Cara Mengirim CV Lamaran Lewat Email 5. Kirim email pada waktu yang ideal Hal terakhir yang penting dan harus diperhatikan adalah jam mengirim email. Jika menemukan lowongan kerja pada malam hari, jangan langsung mengirimkan email lamaran saat itu juga. Lebih baik mempersiapkan semua dokumen yang ada dan kirimkan lamaran pekerjaan pada jam waktu bekerja yaitu Senin - Jumat jam 09.00- 18.00. Tips untuk Melamar Kerja Online Bagaimana cara agar cepat diterima kerja?Apa saja hal yang harus dihindari dalam melamar pekerjaan online?Apa sajakah hal hal yang harus diperhatikan saat mencari pekerjaan online? Tidak bisa dipungkiri, pertanyaan di atas sering bermunculan dan ditanyakan saat melamar pekerjaan. Perasaan galau menunggu balasan email dari HRD, perasaan deg-deg an saat interview pun sangat wajar dan dialami oleh banyak pencari kerja. Ini dia 5 tips untuk melamar kerja online dari Cake, semoga bisa membantu meringankan beban mencari kerja ya!✅ BuatCV yang ATS friendly Seperti yang sudah disebutkan di atas, ada beberapa perusahaan yang menggunakan sistem ATS untuk menghemat waktu perekrutan. Dengan jumlah pelamar kerja yang banyak, mesin ATS akan memilih CV yang mengandung kata kunci atau kemampuan khusus yang dicari oleh perusahaan. ✏️ Ciri-ciri CV ATS friendly adalah: Disimpan dalam bentuk pdf atau wordLayout simple dan tidak terlalu banyak gambar/ ikonMengandung keyword yang dicari perusahaan Cake membantu pelamar kerja membuat CV ATS friendly dan mendapatkan pekerjaan impian. Cukup sign up dan langsung download CV secara gratis.🎉Buat CV✅ Terhubung dengan rekruter Manfaatkan sosial media seperti Linkedin untuk terhubung dengan rekruter atau hiring manager. Buat diri stand out dari yang lain sehingga mereka bisa melihat kamu berbeda dari kandidat lainnya, atau me-notice kamu. ✅ Terhubung dengan rekan kerja Cari tahu bagaimana #LifeAtCompany di perusahaan tersebut dengan terhubung kepada karyawan di perusahaan tersebut. Jika kamu memiliki kenalan di perusahaan tersebut, tanya bagaimana budaya perusahaan ataupun nilai-nilai yang dicari perusahaan dalam kandidat. Dengan ini kalian bisa mendapat insight dan belajar bagaimana rasanya bekerja di perusahaan tersebut.✅Follow up lamaran kerjamu Setelah 2-4 minggu belum mendapatkan kabar dari perusahaan, kamu boleh mengirimkan email ataupun Whatsapp untuk menanyakan kabar dari lamaranmu. Waktu perekrutan memang berbeda-beda di setiap perusahaan, pahami proses perekrutan di perusahaan yang kamu lamar. ✅Hati hati penipuan Pastikan kamu membaca dan mencerna semua informasi di lowongan kerja secara detail. Saat membaca lowongan kerja online, harus berpikir kritis dan melakukan riset perusahaan. Jangan tertipu dengan lowongan kerja abal-abal yang dibuat dengan tujuan untuk menipu. Biasanya jarang sekali lowongan pekerjaan akan memungut biaya. Jika disuruh datang ke alamat wawancara, pastikan alamat tersebut jelas dan cek terlebih dahulu di google. Kesimpulan Di era digital ini, pilihan lowongan pekerjaan menjadi banyak dan cara melamar juga lebih praktis. Namun, para kandidat harus mengetahui cara melamar kerja online yang baik dan benar dan berpikir ekstra agar tidak kalah saing dengan ribuan pelamar kerja lainnya. Selamat melamar kerja! Semoga kalian bisa cepat mendapat pekerjaan yang cocok ya. --- Ditulis Oleh Jane Setiady---
Career Development
Mar 6th 2024

Cara Minta Naik Gaji, Lakukan 7 Langkah Ini!

Minta kenaikan gaji tentunya bisa menjadi sesuatu yang menyeramkan, karena selain membuat kita overthink tentang kemungkinan yang akan terjadi, tentunya banyak dari kita juga takut akan dicap jelek atau matre oleh perusahaan. Padahal sebenarnya, meminta kenaikan gaji merupakan sesuatu yang pantas dan penting untuk dilakukan ketika kamu merasa sudah melakukan pekerjaan semaksimal mungkin namun tidak mendapat balasan yang serupa dari perusahaan. Jika kamu ada di posisi ini, tidak perlu bersedih, karena dengan mengetahui cara minta naik gaji sesuai etika berprofesi dan cara minta naik gaji yang baik, maka dapat menambah percaya dirimu untuk mempersiapkan diri meminta kenaikan gaji ke perusahaan.Daftar isi:Bolehkah Minta Naik Gaji? Cara Minta Kenaikan Gaji Hal yang Harus Dihindari Ketika Minta Naik Gaji Contoh Cara Minta Naik Gaji Cara Minta Naik GajiBolehkah Minta Kenaikan Gaji?Jawabannya boleh, asal kamu juga dapat menjawab 2 pertanyaan berikut ketika ditanya: Mengapa kamu memerlukan kenaikan gaji tersebut? Ketika kamu menyatakan suatu permintaan, maka kamu juga harus mengetahui alasan kamu memerlukan permintaan tersebut untuk dikabulkan. Pastikan permohonan kenaikan gajimu bukan dari alasan personal, seperti biaya sewa rumah yang meningkat atau biaya bahan pangan yang naik. Tapi pastikan alasanmu berdasarkan performa dan kontribusi yang telah kamu tunjukkan kepada perusahaan selama ini. Kapan waktu yang tepat untuk minta kenaikan gaji? Tidak ada teori mengenai kapan waktu yang tepat untuk minta naik gaji, namun yang terpenting adalah gunakan common sense-mu. Jangan minta naik gaji ketika keuangan perusahaan sedang tidak baik, atau ketika load pekerjaan atasanmu sedang sangat banyak sehingga Ia juga tidak bisa mendengarkan permintaanmu dengan baik dan membuat keputusan lebih lanjut dengan bijaksana.Cara Minta Naik Gaji ke AtasanSetelah mengetahui hal-hal yang penting sebelum meminta kenaikan gaji, pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana cara meminta naik gaji itu sendiri ke atasan. Berikut adalah beberapa tips untuk kamu terapkan saat ingin minta naik gaji: 1. Cari waktu yang tepat Seperti yang sudah dijelaskan di bagian sebelumnya, carilah waktu dimana atasanmu dapat mendengarkanmu sepenuhnya dan dari sisimu pun telah menunjukkan kinerja dan kontribusimu untuk perusahaan. Jangan minta naik gaji saat baru 3 bulan bekerja dengan bukti performa yang belum terlalu terlihat. Tapi kamu bisa coba minta naik gaji saat kamu telah bekerja minimal 8-12 bulan di perusahaan. Kamu juga dapat melihat kapan perusahaan biasanya melakukan performance appraisal dan memberikan kenaikan gaji. Pastikan sebelum periode tersebut, kamu memberikan performa terbaikmu agar permintaanmu dapat semakin dipertimbangkan. 2. Ketahui harga pasar Lakukan riset terhadap posisi pekerjaanmu di perusahaan-perusahaan lain. Situs seperti glassdoor dan salary.com dapat membantumu mendapatkan data tersebut. Atau kamu juga dapat mengecek LinkedIn dan mencari lowongan terkait posisimu untuk mengetahui kisaran gaji yang ditawarkan oleh perusahaan lain. Data tersebut dapat kamu jadikan acuan untuk menentukan kenaikan gaji yang akan kamu minta ke perusahaan. 3. Beritahu pencapaianmu Cara meminta naik gaji ke perusahaan yang benar adalah bukan hanya sekedar menyampaikan maksud tersebut, namun juga diiringi dengan prestasi atau pencapaian yang telah kamu kerjakan untuk perusahaan. Siapkan data yang komprehensif terkait kontribusimu untuk mengembangkan dan mencapai target perusahaan. 4. Beritahu atasanmu kontribusi apa yang akan kamu berikan setelah ini Setelah memberitahu pencapaian apa yang telah kamu berikan untuk perusahaan, berikutnya beritahu juga kontribusi apa yang akan kamu kerjakan nantinya. Dengan menyiapkan hal ini, kamu dapat dipertimbangkan lebih serius karena telah memikirkan rencana untuk masa depan perusahaan. Sampaikan juga bagaimana rencanamu akan menguntungkan untuk perusahaan, dilengkapi dengan analisa dan data yang meyakinkan, sehingga semakin memperkuat pernyataanmu. 5. Usulkan range kenaikan gaji Kamu dapat memberi inisiasi terlebih dahulu terkait kisaran kenaikan yang ingin kamu dapatkan saat minta naik gaji. Namun tentunya, besarannya juga masih harus dalam batas wajar. Itulah mengapa, penting untuk melakukan survei harga pasar terlebih dahulu sehingga usulmu tidak langsung ditolak mentah-mentah karena dianggap tidak wajar sehingga masih dapat dipenuhi oleh perusahaan. Umumnya, besaran rata-rata permintaan kenaikan gaji adalah 3%. Untuk kisaran 3-5% dapat terjadi jika kamu benar-benar memberi kontribusi yang luar biasa. Apalagi jika kisaran yang diminta 10-20%, maka kamu harus menyiapkan alasan kuat untuk permintaan tersebut, termasuk kapan terakhir kamu naik gaji, kontribusi yang diberikan, jobdesk yang dikerjakan, dan lain-lain. 6. Lakukan negosiasi tatap muka Usahakan untuk mendapatkan kesempatan untuk bernegosiasi secara langsung dan tidak hanya melalui email. Dengan pembicaraan tatap muka, permohonan kenaikan gaji akan dianggap lebih serius dengan pembicaraan yang lebih mengalir dan lebih dapat menyampaikan alasan, maksud, dan tujuan dari permintaan tersebut. 7. Pikirkan benefit di luar gaji Ketika ingin minta naik gaji, kamu juga perlu memikirkan employee benefit yang ditawarkan perusahaan di luar gaji yang diterima. Contohnya manfaat asuransi, voucher/diskon khusus karyawan, paid leave, business trip, dan lain-lain. Pertimbangkanlah juga benefit-benefit tersebut untuk membuat negosiasi gajimu terjadi atas pemikiran yang matang. Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari LokerHal yang Harus Dihindari Ketika Minta Naik GajiDi bawah adalah beberapa hal yang harus dihindari saat kamu ingin mengajukan kenaikan gaji ke atasanmu: 1. Jangan berikan alasan personal Perusahaan tidak akan memperdulikan masalah personal kamu. Berikan alasan yang mengaitkan kepentingan perusahaan dalam negosiasi dan tetap tekankan kontribusi yang sudah dan akan kamu berikan setelahnya. 2. Jangan memalsukan data atau mengambil kredit yang bukan pekerjaan Berikan data riil dari hasil kinerjamu dan buat atasanmu merasa bahwa kamu pantas mendapatkan kenaikan gaji tersebut. Jangan gunakan data yang dimanipulasi atau data hasil kerja orang lain, termasuk jika ada event/kampanye/proyek yang merupakan tanggung jawab orang lain dan kamu mengambil kredit atas pekerjaannya. Jika kamu melakukan hal ini, Permohonan kenaikan gajimu bisa mendapat impresi buruk dan bahkan merimpak terhadap kelangsungan karirmu kedepannya. 3. Jangan minder atau takut Percaya diri adalah kuncinya. Kamu perlu menerapkan di pikiranmu bahwa meminta kenaikan gaji bukanlah suatu kesalahan, justru merupakan permintaan yang masuk akal jika selama ini kamu telah bekerja maksimal bahkan memberikan hasil positif untuk perusahaan. Orang yang percaya diri akan memberikan cara penyampaian yang berbeda dengan yang minder ataupun takut. Percayalah akan kemampuan dirimu, kinerjamu, data yang telah dikumpulkan, dan prestasimu untuk perusahaan.Contoh Pengajuan Kenaikan GajiSetelah mempelajari cara meminta kenaikan gaji yang baik, kita juga perlu memahami bagaimana contoh untuk pengajuan kenaikan gaji itu sendiri. Berikut merupakan 2 referensi baik lisan maupun tulisan yang dapat kamu tiru dan modifikasi untuk melakukan permintaan ini: 1. Contoh kata-kata permintaan kenaikan gaji (Lisan) Terima kasih untuk waktunya hari ini. Tak terasa sudah 2 tahun saya bekerja di perusahaan ini sebagai Senior Graphic Designer. Selama kurun waktu tersebut, saya selalu bersungguh-sungguh untuk memberikan yang terbaik yang bisa saya berikan kepada perusahaan. Contohnya di acara kampanye 11.11 kemarin, saya berhasil menyelesaikan lebih dari 10 desain yang dibutuhkan tim marketing dengan urgency harus live di pukul 00.00 hari yang sama. Selain itu, desain saya juga disukai oleh audiens di media sosial karena tak jarang saya menemui komentar bagaimana desain yang di-upload di sosial media kita sangat unik dan membantu meningkatkan engagement media sosial.Kedepannya, tim marketing juga mengharapkan saya terlibat dalam meeting dengan setiap vendor terkait semua event yang akan diadakan agar desain yang ditampilkan bisa kohesif dan sesuai dengan apa yang diharapkan. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih terhadap respons positif yang diberikan terhadap karya saya.Saya juga akan terus memberikan kontribusi penuh dan memakai kemampuan saya untuk mengembangkan perusahaan. Saya percaya diri bisa membantu perusahaan mencapai tujuannya dengan memberikan hasil terbaik dari karya saya. Apakah Bapak/Ibu berkenan untuk meninjau permintaan saya? 2. Contoh surat permohonan kenaikan gaji (Tertulis)Surat Permohonan Kenaikan GajiSetelah membaca cara-cara serta referensi permohonan pengajuan kenaikan gaji, apakah telah membuatmu cukup percaya diri untuk melakukannya? Ingat, meminta kenaikan gaji bukanlah hal yang menyeramkan, justru menjadi sebuah opsi yang dapat kamu lakukan ketika telah memberikan kontribusi nyata yang dapat dipertanggungjawabkan ke perusahaan. Yuk tinjau kembali kontribusi dan gaji yang kamu dapat dari perusahaan! Konklusi: Kamu boleh mengajukan kenaikan gaji dengan memperhatikan alasan mengapa kamu meminta kenaikan gaji tersebut dan pilih waktu yang tepat untuk menyampaikan permohonan itu.Cari tahu gaji posisimu di perusahaan lain, siapkan data terkait pencapaian yang telah kamu berikan untuk perusahaan berikut dengan kontribusi yang akan kamu lakukan kedepannya, usulkan besaran kenaikan yang kamu inginkan, lakukan negosiasi tatap muka, dan pertimbangkan juga benefit yang ditawarkan di luar gaji.Jangan berikan alasan personal, memalsukan data, dan mengambil kredit dari pekerjaan orang lain.Percaya diri menjadi kunci utama untuk mengajukan permohonan tersebut. Tidak hanya CV maker gratis, Cake adalah situs lowongan kerja terpercaya dan transparan. Kamu bisa mencari pekerjaan impian kamu dari berbagai perusahaan berkualitas dan ternama. Yuk, buat CV online gratis, portofolio kerja, dan lamar kerja di website pencari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Leony Jardine ---
Job Search Tips
Oct 28th 2024

Tips Cara Cari Kerja Online yang Aman agar Terhindar dari Lowongan Kerja Palsu

Kamu mungkin pernah melihat iklan seperti “Dapatkan $3.000 per-minggu tanpa pengalaman” atau komentar di media sosial seperti “Saya menghasilkan $150.000 per-tahun dengan bekerja 5 jam seminggu secara online dari situs ini”. Meskipun terdengar menarik, kenyataannya, sebagian besar tawaran ini terlalu bagus untuk menjadi kenyataan atau bahkan terdengar seperti contoh lowongan kerja palsu. Banyak pencari kerja yang bingung harus mulai dari mana untuk cari kerja online yang bagus. Di era digital saat ini, banyak situs cari kerja yang dapat membantu cara mendapatkan kerja online. Namun, tidak semua situs lowongan kerja online dapat diandalkan. Sayangnya, masih banyak lowongan kerja palsu dari situs cari kerja yang hanya ingin menipu dan memanfaatkan para pencari kerja. Mengetahui cara cari kerja online dan tips cari lowongan kerja online merupakan langkah awal agar kamu tidak terjebak oleh situs lowongan kerja yang tidak bertanggung jawab. Untuk menghindari ciri ciri loker penipuan, yuk simak tips cara melamar kerja online di berbagai situs lowongan kerja! Daftar isi: Apa yang Harus Disiapkan untuk Mencari Kerja Online Cara Melamar Kerja Online Tips Cari Kerja Online Hal-hal yang Harus Dihindari Saat Mencari Kerja OnlineFAQCari Kerja Online Apa yang Harus Disiapkan untuk Mencari Kerja Online Sebelum mengetahui bagaimana cara mencari kerja online, penting untuk mengetahui apa saja yang perlu kamu siapkan sebelum melamar kerja online untuk meningkatkan peluang diterima di pekerjaan yang kamu impikan. Berikut beberapa hal yang perlu kamu siapkan sebelum melamar kerja online: 1. Membuat profil di platform pencarian kerja Situs cari kerja online, seperti LinkedIn, Cake, dan Glints adalah beberapa contoh platform yang biasanya digunakan oleh perusahaan untuk mencari calon karyawan. Jika kamu ingin melamar kerja online di platform tersebut, kamu perlu membuat profil yang lengkap dan menunjukkan pengalaman serta keterampilan yang relevan. Jangan lupa untuk menambahkan foto yang profesional dan ringkasan singkat tentang diri kamu. 2. Membuat CV dan portofolio digital CV dan portofolio juga merupakan poin penting dalam proses mencari kerja online. CV yang baik harus jelas, singkat, dan menunjukkan pengalaman kerja serta keterampilan yang relevan. Sementara, jika kamu ingin melamar sebagai desainer grafis, developer, atau content writer, kamu perlu membangun portofolio kerja digital yang menunjukkan contoh hasil karya dan proyek yang pernah kamu kerjakan. 📚 Baca juga: Ingin stand out saat cari kerja? Lihat 10+ contoh portofolio lamar kerja! 3. Menyiapkan surat lamaran Surat lamaran tetap menjadi dokumen penting dalam proses cari kerja online. Namun, perlu diingat jika surat lamaran kerja sebaiknya disesuaikan dengan pekerjaan yang dilamar. Tulis juga alasan mengapa kamu tertarik dengan posisi tersebut dan bagaimana keterampilanmu cocok dengan kebutuhan perusahaan.📚 Baca juga: 38 Contoh Surat Lamaran Kerja Terbaik yang Dilirik HRD! 4. Menggunakan alamat email yang profesional Dalam mencari kerja online, sebaiknya kamu menggunakan alamat email yang profesional. Hindari menggunakan alamat email yang terkesan informal atau lucu. Gunakan alamat email yang menunjukkan nama lengkap kamu dengan kombinasi angka yang mudah dibaca atau diingat. Optimalkan peluang lolos seleksi dengan CV ATS-friendly! Coba 15+ template CV di CV Builder Cake 🍰Buat CV Cara Melamar Kerja Online Setelah semua persiapan selesai, selanjutnya adalah bagaimana cara melamar kerja online. Berikut adalah hal-hal yang perlu kamu perhatikan saat melamar kerja online: 1. Cari Lowongan yang Sesuai Pilih lowongan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian, pengalaman, dan minatmu. Saat mencari lowongan kerja online, jangan terburu-buru melamar hanya karena lowongan kerja tersebut sedang dibuka. Pastikan kualifikasi pekerjaan tersebut sesuai dengan kemampuan yang kamu miliki. 📚 Baca juga: 17 Situs Lowongan Kerja Terbaik 2024: Ada Loker Luar Negeri! 2. Baca Deskripsi Pekerjaan dengan Teliti Saat mencari kerja online, pastikan juga kamu membaca deskripsi pekerjaan secara detail. Pahami tanggung jawab dan persyaratan yang dibutuhkan agar tidak ada miskomunikasi antara kamu dan perusahaan. 3. Persiapkan CV dan Surat Lamaran yang Disesuaikan Setiap jenis pekerjaan memiliki kebutuhan dan kualifikasi yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan CV dan surat lamaran untuk setiap lowongan kerja online yang kamu cari. Tidak ada CV dan surat lamaran cocok untuk semua pekerjaan. Lamar kerja jadi lebih mudah! Buat cover letter yang disesuaikan dalam hitungan detik dengan bantuan Cover Letter AI Cake🤖Lamar Kerja 4. Submit Lamaran Sesuai Instruksi Setiap perusahaan mungkin memiliki prosedur yang berbeda dalam menerima lamaran kerja. Pastikan kamu mengikuti setiap instruksi yang diberikan, seperti cara mengirim CV atau surat lamaran, serta format yang diminta. 5. Catat dan Pantau Status Lamaran, Lakukan Follow-Up Jika Perlu Setelah mengirimkan lamaran, jangan lupa untuk mencatat lowongan mana saja yang telah kamu lamar. Jika setelah beberapa waktu, biasanya 2 minggu kamu belum mendapatkan balasan dari lamaran kerja yang telah kamu lamar, lakukan follow-up dengan sopan kepada perusahaan untuk menanyakan status lamaran. 📚 Baca juga: Cara Follow-Up Hasil Interview Kerja 6. Siapkan Diri untuk Interview Online Jika surat lamaran dan CV yang kamu masukkan diproses ke tahap selanjutnya, maka kamu akan diundang untuk melakukan interview online. Meskipun dilakukan secara online, namun pastikan kamu menyiapkan diri dengan baik. Pilih tempat yang tenang, gunakan pakaian yang sopan, dan pastikan koneksi internet stabil agar proses interview berjalan lancar. 📚 Baca juga: Mau Sukses Interview Online? Ikuti 7 Tips Berikut! Tips Cari Kerja Online Agar proses cari kerja online bisa berjalan lebih lancar efektif, berikut adalah beberapa tips cara cari kerja online yang bisa kamu ikuti: 1. Gunakan platform yang tepat Tips cara cari kerja online yang pertama adalah gunakan platform cari kerja online yang tepat. Ada beberapa platform cari kerja online yang cukup populer di Indonesia, seperti LinkedIn, Cake, Glints, JobStreet, dan Kalibrr. Platform-platform ini menawarkan lowongan pekerjaan yang beragam dan terpercaya. 📚 Baca juga: 15 Aplikasi Cari Kerja Paling Terpercaya 2. Membuat CV ATS-Friendly Banyak perusahaan menggunakan Applicant Tracking System (ATS) untuk menyaring CV secara otomatis. Agar CV kamu bisa lolos, pastikan CV yang kamu buat ATS-friendly. Kamu bisa menggunakan berbagai template CV ATS yang kini tersedia di berbagai platform buat CV online, seperti Cake, Canva, Resume.io, dan masih banyak lagi. 📚 Baca juga: Cara Membuat CV ATS-Friendly 3. Riset posisi dan perusahaan yang akan dilamar Sebelum melamar, pastikan kamu sudah melakukan riset tentang perusahaan yang ingin kamu lamar. Hal ini penting agar kamu bisa menyesuaikan lamaranmu dengan kebutuhan perusahaan. Selain itu, riset perusahaan juga penting untuk menghindari lowongan kerja palsu dan penipuan loker yang dilakukan oleh perusahaan. 4. Mengaktifkan notification email atau aplikasi agar tidak terlewat informasi terbaru Agar tidak ketinggalan lowongan terbaru, pastikan kamu mengaktifkan notifikasi email atau notifikasi pada aplikasi pencarian kerja yang kamu gunakan. Hal ini bertujuan untuk memudahkanmu mendapatkan informasi tentang lowongan kerja online yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. 5. Membangun jaringan profesional Membangun jaringan profesional adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan pekerjaan dengan cepat. Terhubung dengan para profesional lain, baik melalui LinkedIn atau acara-acara networking, akan meningkatkan peluangmu untuk mengetahui lowongan kerja terbaru atau bahkan mendapatkan tawaran pekerjaan dari koneksimu. Mau mulai networking? Perluas jaringan profesionalmu di Cake Meet, hanya tinggal swipe dan dapatkan koneksi barumu! 🎉Mulai Networking 6. Update profil secara rutin Jangan lupa untuk memperbarui profil dan pengalaman kerjamu di situs cari kerja online secara rutin. Tambahkan keterampilan terbaru atau sertifikasi dan pelatihan yang kamu lakukan agar profilmu tetap relevan dan terlihat aktif. 👉 Update profil Cake-mu sekarang! Hal-hal yang Harus Dihindari saat Mencari Kerja Online Meskipun cari kerja online melalui berbagai situs lowongan kerja memberikan banyak manfaat, namun tetap ada beberapa hal yang perlu diwaspadai. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dihindari saat sedang mencari kerja online: 1. Waspadai lowongan kerja palsuCiri-Ciri Lowongan Kerja Penipuan Saat ini, banyak lowongan kerja palsu yang beredar di internet. Lowongan kerja palsu yang kini beredar di internet juga sudah banyak memakan korban dan meresahkan para pencari kerja. Menurut CNBC Indonesia, penipuan terhadap lowongan kerja melonjak sebesar 118% pada 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk membantumu mengetahui lowongan kerja mana saja yang terindikasi melakukan penipuan dan bagaimana cara menghindarinya, berikut adalah beberapa ciri ciri loker penipuan dan tips untuk mengatasinya. ⚠️ Ciri ciri loker penipuan:✅ Lowongan yang meminta pembayaran untuk proses rekrutmen:Jika sebuah perusahaan meminta pembayaran untuk proses rekrutmen, hal ini merupakan ciri ciri loker penipuan yang perlu diwaspadai. Perusahaan yang sah dan jelas tidak akan meminta bayaran dari calon karyawan. ✅ Tawaran gaji terlalu tinggi:Tawaran gaji yang jauh di atas standar industri pada umumnya juga merupakan contoh lowongan kerja palsu yang perlu diwaspadai. Selalu lakukan riset untuk mengetahui standar rata-rata gaji untuk posisi yang kamu lamar. ✅ Banyak kesalahaan ejaan:Lowongan kerja online yang ditulis dengan banyak kesalahan ejaan atau tata bahasa yang buruk biasanya bukan berasal dari perusahaan yang profesional. Jika kamu menemui lowongan kerja online dengan banyak typo, bisa jadi itu merupakan contoh lowongan kerja palsu. ✅ Keterangan “Pekerjaan remote tanpa pengalaman”:Lowongan yang menawarkan pekerjaan remote tanpa pengalaman juga merupakan contoh lowongan kerja palsu yang paling sering ditemui. Perusahaan yang serius akan menetapkan syarat kualifikasi tertentu, bahkan untuk pekerjaan remote sekalipun. ✅ Proses perekrutan terlalu mudah:Jika proses perekrutan terasa terlalu cepat atau mudah, itu bisa menjadi tanda ciri ciri loker penipuan. Perusahaan yang serius biasanya membutuhkan beberapa tahapan dalam rekrutmen, seperti interview dan tes, sebelum membuat keputusan. ✅ Meminta informasi pribadi secara berlebihan:Perusahaan yang sah tidak akan meminta informasi pribadi, seperti nomor kartu kredit atau password akun apapun. Jika ada perusahaan yang meminta informasi pribadi yang bersifat rahasia, kamu perlu mewaspadai hal tersebut. 💡 Berikut cara menghindari lowongan kerja palsu:✅ Cek lokasi perusahaan di Google Maps Ketika kamu ditawari lowongan kerja palsu di situs cari kerja, cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk mengatasinya adalah cek lokasi perusahaan tersebut di Google Maps. Pastikan alamat perusahaan sesuai dan benar-benar ada di Google Maps untuk memastikan keabsahan perusahaan. ✅ Cari informasi tentang perusahaan di internet Lakukan pencarian di internet untuk mengetahui apakah perusahaan itu sah dan terdaftar secara resmi. Cara sederhana yang bisa kamu lakukan adalah cek apakah perusahaan tersebut memiliki website resmi atau akun perusahaan di berbagai platform dan situs cari kerja. ✅ Cek review online perusahaan tersebut Untuk mengetahui reputasi dan kredibilitas perusahaan, kamu bisa membaca ulasan dari para karyawan dan pelanggan atau klien mereka. Periksa ulasan mereka untuk mendapatkan gambaran apakah perusahaan tersebut memiliki kredibilitas dan reputasi yang baik. ✅ Gunakan platform pencarian kerja terpercaya Agar terhindar dari lowongan kerja palsu, kamu bisa cari kerja online melalui website dengan reputasi yang baik, seperti LinkedIn atau situs resmi perusahaan. Hal ini karena lowongan kerja online yang dipasang di situs kredibel bisa dilacak dan diketahui profil perusahaannya. ✅ Periksa alamat email pengirim (biasa menggunakan domain perusahaan) Jika kamu melamar kerja online di loker yang kredibel, maka kamu akan dihubungi oleh HRD menggunakan email dengan domain resmi perusahaan. Jika kamu dihubungi oleh HRD yang menggunakan email domain umum, seperti @gmail.com atau @yahoo.com, maka kamu perlu waspada karena bisa jadi itu merupakan lowongan kerja palsu. Perusahaan akan lebih tertarik jika kamu mampu menyesuaikan CV dan surat lamaran dengan posisi yang mereka tawarkan. Sesuaikanlah pengalaman kerja, keterampilan, dan alasan mengapa kamu cocok untuk pekerjaan tersebut dengan kebutuhan spesifik yang tercantum di deskripsi pekerjaan. 2. Over-sharing di media sosial Saat ini, banyak HRD yang memeriksa media sosial calon karyawan untuk menganalisis kepribadian dan sikap mereka. Oleh karena itu, penting untuk tidak membagikan terlalu banyak informasi pribadi atau hal-hal yang sifatnya kontroversial di media sosial. Pastikan profil media sosialmu, terutama profil LinkedIn, terlihat profesional dan tidak ada postingan yang bisa berdampak negatif pada citra dirimu di mata HRD. 3. Memberikan informasi yang salah dalam CV dan surat lamaran Jangan pernah memberikan informasi yang tidak akurat atau menyesatkan dalam CV atau surat lamaran. Misalnya, menambah-nambahkan pengalaman kerja atau memalsukan kualifikasi. Hal ini bisa terbukti merugikan, karena jika ketahuan, reputasimu bisa rusak, dan kesempatanmu mendapatkan pekerjaan di masa depan juga bisa terpengaruh. 📚 Baca juga: 15 Kesalahan dalam Membuat CV dan Cara Memperbaikinya 4. Melamar tanpa menyesuaikan CV dan surat lamaran Kesalahan lain yang sering dilakukan oleh pencari kerja adalah mengirimkan CV dan surat lamaran yang sama untuk setiap lowongan tanpa menyesuaikan isinya. Perusahaan akan lebih tertarik jika kamu mampu menyesuaikan CV dan surat lamaran dengan posisi yang mereka tawarkan. Sesuaikanlah pengalaman kerja, keterampilan, dan alasan mengapa kamu cocok untuk pekerjaan tersebut dengan kebutuhan spesifik yang tercantum di deskripsi pekerjaan. Jangan kirim CV yang itu-itu terus! Sesuaikan CV-mu untuk setiap kesempatan agar dilirik HRD 👀Buat CV FAQCari Kerja Online 1. Bagaimana cara membuat CV yang menarik secara online? CV yang menarik adalah CV yang jelas, singkat, dan mampu menonjolkan pengalaman dan keterampilan yang relevan dengan posisi yang dilamar. Gunakan format CV yang ATS-friendly agar CV kamu bisa lolos pada tahap screening awal dengan mudah. 2. Berapa banyak pekerjaan yang sebaiknya dilamar dalam sehari? Tidak ada jumlah pasti. Kamu bisa melamar pekerjaan sebanyak mungkin pada posisi yang sesuai dengan keahlian dan minatmu setiap hari. 3. Apakah surat lamaran dibutuhkan dalam melamar pekerjaan online? Ya, surat lamaran biasanya masih sering dibutuhkan saat melamar kerja online, terutama jika perusahaan memintanya. Surat lamaran kerja akan membantumu memperkenalkan diri dan menunjukkan minatmu pada posisi tersebut. 4. Apakah aman melamar kerja online? Ya, selama kamu menggunakan platform atau situs lowongan kerja yang terpercaya dan berhati-hati dengan lowongan kerja palsu, maka melamar kerja online aman dilakukan. 5. Berapa lama harus menunggu balasan setelah melamar kerja? Waktu untuk menunggu balasan bisa bervariasi, tetapi rata-rata perusahaan akan memberikan balasan dalam 1 hingga 2 minggu. Jika tidak ada balasan dalam waktu tersebut, kamu bisa melakukan follow-up. 6. Bagaimana cara membuat profil LinkedIn yang menarik untuk perekrut? Gunakan foto profil yang profesional, tulis ringkasan singkat tentang dirimu dengan jelas, dan pastikan kamu menuliskan pengalaman serta keterampilan yang relevan dengan profilmu. 7. Bagaimana cara mengetahui apakah lowongan kerja itu asli atau palsu? Cek lokasi dan profil perusahaan di internet, riset kredibilitas perusahaan tersebut, periksa alamat email pengirim, pastikan tidak ada permintaan pembayaran saat proses rekrutmen, dan gunakan platform atau situs cari kerja yang terpercaya.Cake adalah aplikasi dan website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake. — Ditulis oleh Ita Sugiharti —

Resume Builder

Build your resume only in minutes!