Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Job Search Tips
Mar 6th 2024

8 Rekomendasi Kerja Part Time untuk Menambah Penghasilan

Kerja paruh waktu biasanya menjadi pilihan terbaik untuk mendapatkan tambahan penghasilan. Terlebih bagi yang memiliki waktu luang, seperti mahasiswa hingga ibu rumah tangga. Selain untuk tujuan finansial, kerja part time juga bisa membantu mengasah kemampuan manajemen uang dan waktu kamu. Tahukah kamu? 17-20% pekerja di Amerika, Inggris, dan Jepang merupakan pekerja part time. Menariknya, di Belanda pekerjaan part time mencapai 51%, dimana jumlah ini adalah presentasi terbesar di dunia. Di Indonesia sendiri, kerja sambilan juga semakin populer, hal ini dibuktikan dengan semakin mudahnya menemukan lowongan part time job di berbagai situs pencari kerja. Mengapa, ya, kerja sambilan sangat menarik minat banyak orang? Di artikel kali ini, Cake akan membahas tuntas mengenai pekerjaan paruh waktu. Cake juga akan memberikan berbagai contoh pekerjaan paruh waktu yang bisa kamu coba dan tentunya berbagai tips mendapatkan kerja part time.Daftar Isi:Pengertian Kerja Part Time Jenis-jenis Part Time Job untuk Menambah Penghasilan Cara Mendapatkan Pekerjaan Paruh Waktu Mengapa Banyak Orang Minat Kerja Part Time? Apa itu Kerja Part Time? Seperti yang sudah kamu tahu, part time artinya sebagian dari jumlah jam kerja normal. Jadi, kerja part time adalah pekerjaan yang memiliki jam kerja lebih sedikit, biasanya 3-4 jam setiap hari. Atau, ada juga contoh kerja part time yang hanya bekerja 8 jam di akhir pekan (barista, kasir, penjaga loket), atau hanya bekerja di event-event tertentu saja (SPG, usher pameran, event organizer). Mengapa kerja sambilan sangat menarik minat banyak orang? Persentase pekerjaan paruh waktu di berbagai negara terus meningkat. Kenapa bisa? Berikut merupakan berbagai alasan menarik dibalik part time job yang kamu wajib tahu: Bekerja di bawah 40 jam per minggu Berbeda dengan karyawan full time yang diwajibkan bekerja minimal 8 jam per hari. Belum lagi, jika ada tanggung jawab pekerjaan yang harus diselesaikan hari itu, maka karyawan full time pun mau tidak mau akan kerja lembur. Hal ini tentunya tidak akan terjadi pada pekerjaan part time yang biasanya bekerja di bawah 40 hingga 35 jam per minggu. Pekerjaan bisa bersifat sementara atau kontrak jangka panjang Hal ini tentunya berbeda dengan pekerja full time yang wajib terikat kontrak. Dimana biasanya beberapa perusahaan memiliki kewajiban bagi karyawannya untuk bekerja minimal 1 tahun. Jika karyawan tidak cocok dengan pekerjaan, maka mereka harus membayar denda jika keluar sebelum dari waktu yang sudah ditentukan. Sedangkan, sebagai pekerja part time, kamu memiliki lebih banyak opsi untuk jam kerja. Work-life balance Akhir-akhir ini semakin banyak ibu rumah tangga, pensiunan, atau profesional yang memilih berpindah ke kerja paruh waktu dikarenakan merasa memiliki waktu luang lebih banyak untuk kehidupan mereka. Bisa dilakukan secara online Masa pandemi telah mengubah kebiasaan orang bekerja. Hal ini juga membuat berbagai perusahaan mulai menawarkan kerja paruh waktu online yang semakin menarik minat banyak orang.💡Perbedaan freelance dan part time Pekerjaan part time dan freelance adalah jenis pekerjaan yang sama-sama tidak terikat oleh kontrak dan aturan perusahaan. Part time job biasanya memiliki waktu kerja dan tempat kerja yang lebih pasti. Sedangkan, pekerja freelance biasanya diukur dari banyaknya proyek yang diambil. Setelah menerima proyek dari klien, seorang freelancer bekerja secara mandiri (bebas menentukan tempat dan jam kerja), dan tinggal menyelesaikan proyek sesuai dengan tenggat waktu yang sudah disepakati. Manfaat pekerja paruh waktu Mendapatkan uang tambahan Tentunya kerja sampingan mahasiswa bisa membuat kamu memiliki uang tambahan yang bisa digunakan baik untuk menunjang studi ataupun barang-barang yang kamu inginkan tanpa harus meminta uang dari orang tua. Melatih manajemen keuangan dan waktu Walaupun jam kerja part time fleksibel, namun kamu jadi dituntut untuk memiliki manajemen waktu yang baik. Kamu akan belajar untuk mengatur waktu secara bijak baik untuk studi, pekerjaan, olahraga maupun kehidupan sosial. Kerja paruh waktu juga akan membuat kamu lebih sadar akan keuangan. Susahnya mendapatkan uang akan cenderung membuat kamu lebih berhati-hati saat menggunakannya. Kamu akan belajar kemampuan budgeting hingga menabung untuk rencana jangka panjang. Berpeluang menambah keterampilan Kerja part time akan membantu kamu mempelajari berbagai keterampilan yang tidak kamu dapatkan di bangku kuliah. Kamu bisa belajar keterampilan baru yang bisa jadi bekal buat kamu di dunia kerja. Memperluas networking Hal penting lainnya dari kerja part time adalah memperluas jaringan koneksi. Bekerja part time tentunya akan membuat kamu bertemu dengan orang-orang baru. Siapa tau, kamu jadi bisa mendapatkan kesempatan lowongan pekerjaan atau bekerjasama dengan orang-orang yang kamu temui tersebut. Menambah pengalaman kerja Baik kerja paruh waktu online atau off site akan memberikan pengalaman kerja bagi kamu, yang selanjutnya bisa kamu tuliskan di CV. hal ini tentunya akan memperkuat profil kamu saat melamar pekerjaan yang lebih profesional. Mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan Part time job dirasa akan membuat kamu memiliki waktu lebih banyak untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan berolahraga. Studi menunjukkan para pekerja part time memiliki work-life balance yang lebih baik dibandingkan pekerja full time yang cenderung merasa stres karena tidak memiliki waktu yang cukup. Walaupun manfaat yang didapat banyak, namun perlu diingat bahwa gaji para pekerja part time tentunya lebih kecil dibanding pekerja full time. Tidak hanya itu, pekerja part time juga tidak mendapatkan tunjangan, asuransi, dan tidak ada peningkatan karier. 8 Contoh Kerja Part Time untuk Penghasilan Tambahan Apakah saat ini kamu berniat kerja paruh waktu? Berikut beberapa contoh kerja part time yang bisa jadi rekomendasi. 1. Jasa Antar Apakah kamu memiliki motor atau mobil sendiri? Jika kamu memiliki motor atau mobil sendiri dan bisa mengendarainya, pekerjaan part time yang bisa kamu coba adalah jasa antar. Kamu bisa melamar part time pada perusahaan ojek online, ataupun memulai jasa sendiri ke teman-teman kamu. Kamu bisa melayani jasa antar makanan, barang, ataupun penumpang. Jam kerja dari kerja sambilan ini pun bersifat fleksibel dan bisa disesuaikan dengan jadwal kamu. 2. SPG / Penerima Tamu / Usher Jika kamu adalah tipe orang yang ramah, dan suka bersosialisasi. Kamu bisa mencoba jenis part time job satu ini. Contoh pekerjaan paruh waktu ini biasanya hanya untuk event-event tertentu. Di dalam pekerjaan ini, biasanya kamu akan diminta untuk berdiri untuk jangka waktu panjang, berbicara dengan banyak orang, tidak malu untuk mengenalkan produk, membagikan sampel, atau memberikan informasi tertentu. 3. Instruktur Olahraga Apakah kamu seseorang yang suka olahraga? Bergantung dari keahlian olahraga yang kamu miliki, kamu bisa mencoba pekerjaan paruh waktu sebagai instruktur fitnes, guru kelas olahraga, hingga personal trainer. 4. Asisten Virtual Contoh pekerjaan paruh waktu ini sangat cocok bagi kamu yang tertarik kerja paruh waktu online. Secara garis besar, pekerjaan asisten virtual lebih kurang sama dengan personal assistant, seperti mengelola email, menjadi admin, membuat jadwal, mengolah dokumen, dll. Bedanya, kamu bisa melakukannya dimana saja dan tidak perlu pergi ke kantor. Kamu bahkan juga bisa menemukan pekerjaan asisten virtual untuk perusahaan di luar negeri lho. Tentunya, jenis part time job ini bisa membantu kamu mendapatkan banyak pengalaman berharga. 5. Barista Contoh kerja part time berikutnya adalah barista. Jenis profesi ini belakangan dianggap sangat keren seiring menjamurnya kedai kopi di berbagai kota. Barista juga merupakan kerja sampingan mahasiswa yang sangat populer. Kerja part time untuk mahasiswa ini dianggap bisa memberikan pelatihan dan pengetahuan yang sangat bagus terlebih jika kamu memiliki impian membuka bisnis kedai kopimu sendiri. 6. Resepsionis / Customer Service Jenis kerja paruh waktu ini membutuhkan keterampilan interpersonal yang baik. Jika kamu seseorang yang bisa multitasking, suka membantu orang, dan sabar. Kamu tentunya bisa mencoba kerja sambilan sebagai resepsionis ataupun customer service. Selain itu, belakangan ini ada lebih banyak lowongan kerja paruh waktu online sebagai customer service. 7. Pengasuh Hewan Peliharaan Contoh berikutnya adalah kerja part time untuk mahasiswa yang menyukai binatang. Kamu bisa mendapatkan tambahan uang dengan membantu menjaga hewan peliharaan di saat pemiliknya pergi ke luar kota. Pekerjaan paruh waktu ini semakin banyak dibutuhkan, lho, terlebih selama masa-masa liburan. 8. Guru Les atau Tutor Salah satu pekerja paruh waktu berikutnya adalah menjadi tutor atau guru les. Kamu bisa menjadi tutor bagi para junior di kampus, ataupun menjadi guru les untuk anak-anak SD, SMP, hingga SMA. Kamu bisa mengajar bahasa asing ataupun pelajaran-pelajaran sekolah.Baca juga: Mau Kuliah Sambil Kerja? Ini 7 Tips Sukses dan 9 Pilihan Kerjanya untuk Mahasiswa!Tips Cari Kerja Part Time Bagaimana ya cara mencari kerja part time untuk mahasiswa? Berikut Cake jabarkan beberapa tips yang bisa kamu ikuti: 1. Cari Pekerjaan Paruh Waktu dari Berbagai Sumber Kamu bisa mendapatkan informasi lowongan kerja sambilan dari papan pengumuman atau website kampus, informasi dari dosen atau teman, media sosial, ataupun mengontak perusahaan secara langsung baik lewat email atau sosial media. Kamu tentunya juga bisa memanfaatkan sosial media secara maksimal. Gunakan platform seperti LinkedIn, Facebook, dan Twitter. Untuk LinkedIn, jangan lupa untuk memperbaiki profilmu untuk menunjukkan bahwa kamu serius untuk mencari kerja sambilan. Sedangkan untuk Twitter, cobalah melakukan pencarian dengan menggunakan hashtag, seperti #parttimejob #freelance #nowhiring. Selain itu, manfaatkan juga platform situs pencari kerja yang terpercaya, seperti Cake. Kamu bisa menemukan banyak jenis lowongan kerja part time atau freelance beserta kisaran gaji transparan yang ditawarkan di Cake. 2. Buat CV Menarik untuk Kerja Part Time Jangan anggap remeh pencarian pekerjaan part time. Tentunya, kamu masih wajib memilikiCV part time job yang menarik untuk menunjukkan usaha yang maksimal. Di dalam CV part time, kamu bisa menonjolkan pengalaman-pengalaman di masa lalu. Pengalaman disini tidak mesti pengalaman pekerjaan terkait. Kamu bisa mencantumkan pengalaman sebagai sukarelawan sebuah event, atau pengalaman organisasi kampus. Cantumkan juga rangkuman mengenai biodata dirimu dengan menarik. Pastikan semua informasi yang telah kamu tulis sudah benar dan tidak ada salah pengetikan. Selain itu, akan lebih baik jika kamu memiliki beberapa CV yang berbeda untuk jenis kerja paruh waktu yang berbeda. Contoh CV Barista -- Dibuat di CakeYuk, buat CV Part Time kamu sekarang di Cake. Platform CV Builder terpercaya yang mudah dan gratis. Ada lebih dari 50+ template ATS-friendly yang bisa kamu coba!Buat CV 3. Coba Pekerjaan Freelance Sebagai Alternatif Pekerjaan freelance bisa kamu coba sebagai alternatif jika kamu tidak yakin bisa membagi waktu antara kuliah dan bekerja. Manfaatkan beberapa platform online yang menyediakan informasi mengenai pekerjaan freelance sesuai dengan keahlian dan bakat yang kamu miliki. Berbagai pekerjaan freelance yang bisa kamu coba, diantaranya content writer, tutor atau guru les, translator, editor, ataupun berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan desain. Baca juga: 12 Situs Freelance Terbaik untuk Cuan di 2023!Konklusi Itu dia penjelasan lengkap mengenai apa itu kerja part time. Bagi kamu yang mau mencari kerja sampingan mahasiswa, jangan lupa ya untuk mengelola waktumu dengan baik. Jangan sampai, keasikan kerja paruh waktu hingga kuliah terabaikan. Semoga berbagai contoh kerja part time di atas hingga tips-tips mencari pekerjaan part time bisa bermanfaat. Cake adalah website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu! Jika kamu masih bingung bagaimana cara membuat CV untuk kerja part time, perhatikan berbagai contoh CV di artikel kami.--- Ditulis oleh Fiorency Santoso ---

Android Developer: Job Desk, Kualifikasi, Prospek Karir, Gaji

Daftar Isi: Apa itu Android Developer? Berapa Gaji programmer android?Tugas dan Tanggung Jawab Android DeveloperSkill yang Harus Dimiliki Android DeveloperCara Menjadi Developer Aplikasi Android Punya skill programming dan tertarik dengan bidang IT, tapi bingung mau bekerja di bidang apa? Profesi sebagai Android Developer bisa menjadi pilihan karirmu loh! Dengan keberagaman versi android yang tersedia dan lebih dari 2 milyar pengguna android di dunia, lapangan kerja untuk Android Developer pun kian hari semakin meningkat. Selain menuntut skill dalam bidang IT, bekerja di bidang ini juga menuntut kreatifitas dan problem solving yang baik. Ingin mulai berkarir sebagai Android Developer tapi bingung bagaimana cara memulainya? Simak artikel ini sampai habis yuk.📚 Baca juga :5 Contoh CV Programmer Terbaik! [Web Developer, Software Engineer, Dll.] Apa itu Android Developer? Android Developer adalah orang yang bekerja untuk merancang aplikasi atau software lunak berbasis mobile dengan sistem operasi android. Aplikasi yang dirancang bisa dimulai dari aplikasi sederhana hingga aplikasi rumit seperti gaming. Mengapa Android Developer adalah pilihan karir yang tepat? 1. Lisensi Karakteristik platform android yang terbuka terbukti mengurangi biaya lisensi, yang juga berarti low investment dan memiliki ROI (return on investement) yang tinggi. Selain itu, android juga memiliki lingkungan yang terbuka sehingga ketika ada masalah dalam penggunaan, pengguna bisa berkonsultasi secara langsung dengan pihak developer android. 2. Platform yang berkembang Perkembangan di dunia digital pastinya sangat pesat, begitu pula jika kamu berkarir sebagai Android Developer. Seringkali android yang diciptakan bisa mendapatkan popularitas atau rating yang tinggi dalam Google Play Store. Oleh karena itu, sebagai Android Developer kamu pun wajib mengikuti tren dan kebutuhan zaman saat mengembangkan sebuah platform android. 3. Kemudahan dalam beradaptasi Sebagai orang yang tertarik dalam bidang IT dan programming, kamu tentunya tidak asing lagi dengan bahasa Java programming bukan? Nah keahlian ini tentunya sangat dibutuhkan untuk bekerja sebagai Android Programmer, kamu pun akan mudah beradaptasi dengan pekerjaan sebagai Android Developer. Selain bekerja di perusahaan besar (seperti di agen App Development), kamu juga memiliki pilihan untuk bekerja sendiri sebagai freelancer. 💡5 contoh jenis jenjang karir sebagai Android Developer: Android EngineerMobile App DeveloperMobile DeveloperMobile ArchitectAndroid Mobile Developer,dan sebagainya. Berapakah gaji seorang Android Developer? Berdasarkan sebuah situs layanan pencari kerja, rata-rata penghasilan Developer Android di Indonesia berkisar dari 5-8 juta per bulan. Namun, jumlah ini akan disesuaikan lagi dengan tugas dan lokasi kamu bekerja. Tugas dan Tanggung Jawab Android Developer Apa saja tugas dan tanggung jawab seorang Android Developer? 1. Merancang aplikasi untuk Platform Android Merancang aplikasi merupakan tugas utama dari seorang Android Developer. Ketelitian yang tinggi sangatlah dibutuhkan terutama untuk menghindari terjadinya kesalahan saat menulis bahasa pemrograman. Pada umumnya, kamu harus familiar dalam menggunakan C/C++, Javascript, dan bahasa programmer lainnya. 2. Memecahkan masalah dan memperbaiki bugs Saat kode aplikasi dituliskan, menghapus dan memprediksikan kemungkinan adanya bug juga merupakan tugas seorang Android Programmer. Saat merancang aplikasi, Android Developer perlu melakukan uji coba aplikasi untuk mengetahui kemungkinan adanya bugs dan cara untuk memperbaikinya. 3. Selalu update dengan berbagai tools untuk pengembangan Android Seiring dengan situasi zaman yang fast-paced, seorang Android Developer pun wajib untuk tetap up-to-date dengan berbagai perkembangan baru. Perkembangan zaman dan pengetahuan akan teknologi yang baru membantu Android Developer untuk mengembangkan aplikasi buatannya (misalkan dengan menambahkan fitur yang sesuai). Perkembangan yang kreatif dan inovatif pun bisa lebih menarik perhatian pasar. 4. Bekerja dengan berbagai API yang berbeda API adalah kepanjangan dari Application Programming Interface. Sederhananya, API adalah perantara komunikasi antar program komputer satu dengan yang lainnya. Seorang Developer Android akan sering bekerja dengan beragam API yang berbeda dan berinteraksi dengan berbagai macam service. 5. Memastikan kinerja dan kualitas performa Android berjalan dengan baik Selain merancang sebuah aplikasi, Android Developer juga wajib menjaga dan memastikan bahwa aplikasinya berjalan dengan baik dan nyaman digunakan oleh para user. Salah satu contoh mempertahankan kualitas performa aplikasi adalah dengan memastikan bahwa user bisa membuka sebuah aplikasi dalam waktu yang singkat. Ketika sebuah aplikasi membutuhkan waktu loading yang lama, maka user cenderung segera menutup dan menilai bahwa aplikasi tersebut memiliki kinerja kerja yang kurang berkualitas. 6. Berkolaborasi dengan Cross-Functional Teams untuk mendefinisikan, mendesain, dan mengirimkan fitur baru Kolaborasi dengan berbagai Cross-Functional Teams juga sangat dibutuhkan saat bekerja sebagai Android Developer. Kerja sama yang dilakukan meliputi komunikasi dengan Product Development, User Experience, dan unit lainnya. Hal ini penting untuk dapat mendefinisikan, mendesain dan menghasilkan fitur baru yang sesuai dengan kebutuhan user. Skill yang Harus Dimiliki Android Developer Developer Android SkillBagaimana cara menjadi Developer Android, apa saja skill yang dibutuhkan? Berikut adalah beberapa jenis skill yang diperlukan untuk menjadi seorang Android Developer. 1. Bahasa Pemrograman (Java, Kotlin, C/C++) Bahasa pemrogramman tentunya tidak asing lagi bagi kamu yang belajar atau berkarir di bidang IT. Fungsi utama bahasa pemrograman adalah untuk media komunikasi antara manusia dan komputer. Sebagai seorang Android Developer, bahasa pemrograman seperti Java, Kotlin, dan C/C++ merupakan skill pertama yang harus kamu pelajari. Berikut adalah perbedaan antara ketiganya:1. JavaJava merupakan bahasa pemrograman resmi dalam Android Development yang di support oleh Android Studio.2. KotlinKotlin juga merupakan bahasa pemrograman resmi seperti Java. Namun pada umumnya, Kotlin lebih mudah dipelajari jika dibandingkan dengan Java.3.C/C++ C++ adalah bahasa pemrograman yang merupakan pengembangan dari C. Perbedaan utama keduanya terletak pada paradigma pemrograman atau yang sering disebut sebagai cara penulisan kode program.📚 Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] 2. Menguasai Database Database atau yang kerap disebut sebagai pangkalan data adalah kumpulan data yang terorganisir dan dapat diakses secara elektronik dari sebuah sistem komputer. Beberapa database yang sering digunakan oleh Android Developer untuk merancang aplikasi adalah MySQL, PostgreSQL, Redis, MongoDB, MariaDB, SQLite, dan lainnya. 3. Ilmu tentang Android Studio Android Studio merupakan IDE resmi yang didasarkan pada IntelliJ IDEA yang berfungsi untuk pengembangan aplikasi Android. Android Studio menyediakan tools tecepat untuk membangun aplikasi di setiap jenis perangkat Android. Tujuan utamanya adalah untuk mempercepat pengembangan dan membantu dalam membangun aplikasi berkualitas tinggi untuk perangkat android. 4. Ilmu tentang Android SDK SDK atau yang sering disebut sebagai kit pengembangan perangkat lunak merupakan sekumpulan alat yang dapat digunakan oleh pembuat aplikasi untuk mengembangkan aplikasi yang dikustomisasi untuk ditambahkan, atau dihubungkan dengan program lain. Dengan SDK, programmer dapat mengembangkan aplikasi untuk platform tertentu. 5. Ilmu tentang beragam jenis API API berfungsi sebagai perantara komunikasi antar berbagai program. Oleh karena itu, ilmu dan keahlian untuk menguasai berbagai jenis API juga sangat dibutuhkan jika kamu ingin berkarir sebagai seorang Android Developer.Tips Menjadi Android Developer Ikutilah langkah-langkah dan strategi mudah ini untuk menjadi Android Developer! 1. Berkontribusi pada Android Open Source Project (AOSP) Android adalah sistem operasi dengan lisensi Open Source Software sehingga sistem operasi ini bisa digunakan, diperbaiki, dimodifikasi oleh siapapun tanpa harus membayar biaya apapun. AOSP yang dipimpin oleh Google menawarkan informasi dan kode sumber yang diperlukan untuk membuat varian kustom sistem operasi Android, perangkat port dan aksesori ke platform Android, serta memastikan perangkat memenuhi persyaratan kompatibilitas yang dapat menjaga ekosistem Android tetap sehat dan stabil untuk jutaan pengguna. Berkontribusi pada open source project dapat menjadi cara yang baik untuk belajar, membangun pengalaman, meningkatkan keterampilan programming, dan membantu komunitas mengenal kamu. 2. Membagikan hal yang telah dipelajari Untuk menjadi seorang yang suskes dalam karir, kamu baiknya juga memiliki komunitas untuk membagikan hal-hal seputar sistem operasi android yang telah dipelajari. Berbagi pengetahuan membantumu terhubung dengan para profesional dan membangun kinerja kerja yang lebih baik sehingga kamu bisa menjadi seorang profesional di bidang Android Developer.. 3. Gunakan CV yang menarik untuk melamar kerja CV (curriculum vitae) adalah dokumen yang sangat penting saat hendak melamar kerja.Poin yang harus diperhatikan ketika membuat CV Android Developer✅ Tampilkanlah keterampilan teknisDeskripsikanlah skill teknis yang kamu milki, misalnya Javascript, C++, Software Engineering, dll.✅ Rincikan pencapaianmu Tuliskanlah pencapaianmu serinci mungkin, misalkan: Merancang sebuah aplikasi pembelajaran bahasa asing untuk anak-anak, dan telah diunduh oleh lebih dari 150 user.✅ Mencantumkan link yang terhubung dengan situs profesional Beberapa link situs profesional yang dapat kamu cantumkan seperti Github, personal website, GitLab, Atlassian, dan lainnya. Inilah contoh CV Android Developer yang baik dan benar.Contoh CV Android Developer -- Dibuat di Cake Itulah contoh CV Android Developer yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Mau CV Android Developer kamu menarik seperti contoh diatas? Kunjungi CV builder Cake untuk membuat CV gratis yang menarik!🎉 Buat CVDengan semakin banyaknya pengguna aplikasi android di dunia, kamu bisa menggunakan skill IT mu untuk berkecimpung dalam dunia developer android. Tentunya selain kemampuan teknis dan bahasa programming, kamu juga memerlukan kreatifitas dan skill komunikasi untuk berkolaborasi dengan cross-cultural teams dalam membangun aplikasi android yang ada.--- Ditulis Oleh Lydia Gavrila ---
Career Development
Dec 19th 2022

Panduan WFA Agar Pekerjaan Sukses dan Efektif! [+Contoh Perusahaan]

Daftar Isi: Pengertian WFAMana yang Lebih Produktif: WFO, WFH, dan WFA?Kelebihan dan Kekurangan WFATips Melakukan WFA Agar Pekerjaan Lancar dan EfektifContoh Perusahaan Populer yang Menawarkan WFA Tips agar WFA efektif Work From Anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja sedang banyak digemari akhir-akhir ini, terutama sejak terjadinya pandemi. Ketika pandemi banyak karyawan swasta kantoran maupun ASN kerja WFA, karena konsep WFA dapat berkeja baik itu di rumah, di kantor, atau bahkan di ruang ketiga seperti kedai kopi. Orang mungkin juga menyebut ini sebagai "ruang kerja yang fleksibel", yang berarti seorang karyawan dapat memilih untuk menyelesaikan pekerjaan mereka di mana pun mereka berada. Namun, apa itu WFA atau Work From Anywhere? Apa beda WFA, WFO, dan WFH, serta mana yang lebih produktif? Apa saja kelebihan dan kekurangan WFA? Bagaimana tips melakukan WFA agar pekerjaan lancar dan efektif? Apa contoh perusahaan populer yang menawarkan WFA? Mari kita simak di artikel Cake ini! Apa itu WFA? Bekerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA) adalah pendekatan fleksibel untuk bekerja, dimana perusahaan atau organisasi memberdayakan karyawannya untuk bekerja secara produktif dan mandiri dari mana saja sambil tetap selaras dan terhubung dengan budaya dan tujuan perusahaan. Kebanyakan perusahaan yang memposting lowongan kerja di situs pencari kerja memiliki kriteria, seperti pekerjaan jarak jauh sepenuhnya tanpa batasan lokasi, tidak memerlukan waktu di kantor, pekerjaan dapat berupa full-time maupun part-time. Adapun industri yang memposting WFA paling banyak di situs lowongan kerja, yaitu:PemasaranAkuntansi dan KeuanganKomputer dan TIDesain GrafisMenulis/MengeditDua BahasaManajemen ProyekPelayanan PelangganSDM dan PerekrutanPelatihan Pendidikan Mana yang Lebih Produktif: WFO, WFH, dan WFA? Bekerja dari Kantor atau Work From Office (WFO) adalah pekerjaan penuh waktu dengan jam kerja yang panjang, perjalanan panjang, beberapa pertemuan tatap muka, interaksi sosial tatap muka, mulai bekerja lebih awal sehingga seseorang bisa mendapatkan pekerjaan dilakukan sebelum semua rapat, dan begadang untuk menyelesaikan lebih banyak pekerjaan. Sedangkan, WFH adalah singkatan dari "work from home" yang menggambarkan pekerjaan yang dilakukan dari jarak jauh, bukan di kantor. Banyak perusahaan maupun organisasi yang mengalihkan karyawannya dari kantor ke WFH selama pandemi global Coronavirus. Lalu mana yang lebih produktif antara WFA, WFO, dan WFH? Hal ini bergantung dengan jenis bidang perusahannya, karena ada beberapa bidang yang tidak bisa memberlakukan WFA and WFH, seperti layanan kesehatan, konstruksi, dan penerbangan. Meskipun berdasarkan survey yang dilakukan oleh Stanford bahwa produktivitas meningkat sebesar 13% selama WFH. Sehingga, produktifitas baik WFA, WFO, maupun WFH tergantung dengan kondisi dan situasi perusahaan dan bidang pekerjaan. Kelebihan dan Kekurangan WFA Ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari menerapkan kebijakan bekerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA). Misalnya saja Work From Anywhere (WFA) akan memberi karyawan lebih banyak fleksibilitas dan menghemat uang perusahaan, sekaligus membantu mereka tetap produktif sepanjang hari. Namun penting juga untuk mempertimbangkan segala konsekuensi dari Work From Anywhere (WFA). Berikut ini kelebihan dan kekurangan dari Work From Anywhere (WFA).Kelebihan Work From Anywhere (WFA) ✅Produktivitas Lebih Tinggi dan Waktu yang Dihemat Karyawan tidak perlu membuang waktu dalam perjalanan, mengobrol di coffee shop atau terganggu oleh karyawan lain. Selain itu, waktu dapat diinvestasikan dalam upaya gabungan untuk meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. ✅Mengurangi Absensi dan Perputaran Karyawan Karyawan yang bekerja dari jarak jauh seringkali lebih produktif, memiliki lebih sedikit ketidakhadiran, dan lebih sedikit keluar daripada karyawan di lingkungan kantor tradisional. ✅Biaya Fasilitas Lebih Rendah Pengaturan WFA dapat menghemat dana perusahaan dengan mengurangi biaya penggunaan listrik untuk AC atau pemanas selama bulan-bulan musim dingin atau ekstrem lainnya. ✅Retensi Karyawan Jika WFA bekerja dengan baik dalam budaya perusahaan dan organisasi, mereka mungkin menemukan tingkat retensi karyawan yang meningkat karena pekerja berbakat akan tertarik pada peluang di mana mereka dapat merasa diberdayakan daripada dibatasi dalam mengejar tujuan pribadi. ✅Tenaga Kerja yang Terdiversifikasi Secara Instan Mempekerjakan karyawan dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA) akan memungkinkan perusahaan atau organisasi untuk secara instan mendiversifikasi kumpulan bakat karyawan mereka. Dengan kontingen yang terus berkembang, akan menjadi lebih mudah bagi perusahaan yang mencoba menciptakan budaya keragaman dan inklusi dengan mempekerjakan orang-orang yang mewakili latar belakang berbeda daripada terkurung dalam wilayah geografis yang lebih kecil di mana mungkin hanya ada satu atau dua kandidat potensial yang tersedia pada waktu tertentu. ✅Bakat yang Selaras dengan Budaya WFA dapat membantu bisnis menarik bakat terbaik yang selaras dengan budaya perusahaan tanpa batas. Sedangkan konsep WFO mungkin akan terbatas di berbagai negara bagian atau wilayah.Kekurangan Work From Anywhere (WFA) ❎Manajemen Karyawan Umum Kerugian pertama WFA adalah sulitnya mengelola pekerja jarak jauh pada tingkat makro. Karena mereka tidak selalu berada dalam jarak dekat, perusahaan perlu memastikan bahwa pekerjaan dimulai pada waktu yang diharapkan dan berakhir pada waktu yang tepat. Di sisi lain, telecommuter telah ditemukan untuk menunjukkan tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi daripada karyawan yang bekerja di kantor atau WFO, karena mereka memiliki lebih banyak otonomi atas bagaimana mereka menyelesaikan tugas sehari-hari mereka. ❎Manajemen Produktivitas Optimal Kerugian kedua WFA adalah mengendalikan produktivitas yang diharapkan oleh perusahaan atau organisasi pada tingkat mikro. Ketika karyawan bekerja dari rumah, mereka mungkin merasa lebih sedikit tekanan untuk menyelesaikan tugas mereka atau memenuhi tenggat waktu. Ini dapat dengan mudah menjadi masalah jika tidak ada struktur tentang bagaimana pekerjaan dilakukan. Kerugian pertama adalah bahwa mengelola pekerja jarak jauh menjadi masalah ketika perusahaan atau organisasi tidak memiliki kemampuan untuk melihat mereka secara langsung secara teratur. Ini berpotensi menyebabkan pemborosan waktu dan sumber daya serta kehilangan peluang bagi perusahaan maupun organisasi. keuntungan dan kekurangan WFA Tips Melakukan WFA Agar Pekerjaan Lancar dan Efektif Penting untuk menciptakan lingkungan yang tepat saat bekerja dari manapun atau work from anywhere baik ASN maupun karyawan swasta. Berikut adalah tips melukakan WFA bagi ASN maupun karyawan swasta kantoran agar pekerjaan serta lingkungan bekerja menjadi lebih lancar dan efektif: 1. Berinvestasi dalam Peralatan Bagus Jika Anda bekerja dari mana saja, baik sebelumnya karyawan swasta kantoran maupun ASN yang mendapat jatah WFA, ada kemungkinan meja kerja Anda tidak berkualitas tinggi. Maka, Anda dapat mempertimbangkan untuk berinvestasi dalam perabot kantor yang baik untuk membantu Anda menyelesaikan lebih banyak pekerjaan selama proses WFA dengan kondisi yang optimal. Tempat kerja yang buruk seringkali dapat menyebabkan produktivitas terbatas, jadi pastikan hal ini tidak terjadi dengan memiliki tempat kerja yang terorganisir dan produktif. 2. Gunakan Alat Multimedia Alat multimedia dapat membantu meningkatkan produktivitas, misalnya, mendengarkan musik selama bekerja terbukti dapat menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kreativitas yang pada akhirnya akan membantu hasil kerja Anda selama WFA. Coba gunakan aplikasi berbeda yang memberi Anda jumlah fokus yang tepat tanpa terlalu mengganggu. Pada awalnya, ini mungkin tampak kontra-produktif, tetapi ini semua tentang menguji alat multimedia apa yang cocok untuk Anda selama proses WFA berlangsung. 3. Jaga Rutinitas Sangat penting bagi seseorang yang mengambil WFA untuk mempertahankan rutinitas yang sama ketika menyesuaikan diri dengan model kerja baru. Anda menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk membangun kebiasaan baru untuk bekerja WFA seperti dari rumah, tetapi sekarang setelah Anda akan kembali ke kantor beberapa hari, metode baru Anda akan memerlukan sedikit penyesuaian sekali lagi. Namun, penting bagi Anda untuk mempertahankan rutinitas Anda sebaik mungkin, saat di tempat kerja atau jauh dari rumah untuk mencegah cegukan dalam produktivitas. 4. Periksa Kembali Lokasi Banyak pekerjaan jarak jauh maupun WFA memiliki persyaratan lokasi karena sejumlah alasan, termasuk: Persyaratan hukum dan pajak: Undang-undang dan peraturan tertentu mungkin membatasi tempat karyawan dapat bekerja atau tempat bisnis dapat mempekerjakan. Lisensi dan sertifikasi: Beberapa bidang pekerjaan memerlukan lisensi atau sertifikasi yang dikeluarkan negara untuk bekerja. Zona waktu: Perusahaan virtual mungkin ingin staf berkolaborasi secara real time, mengharuskan mereka untuk tinggal di zona waktu yang tumpang tindih untuk memastikan komunikasi yang sinkron. Klien: Beberapa pekerjaan mengharuskan karyawan untuk tinggal di dekat basis klien perusahaan. 5. Tetapkan Batas yang Jelas Mungkin sulit untuk mengetahui kapan harus beralih antara kehidupan pribadi dan kehidupan kerja Anda saat mulai WFA. Jadi buatlah batasan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi yang akan memungkinkan Anda mengelola kedua area dengan benar selama proses WFA ini.Mungkin bermanfaat bagi Anda untuk menetapkan waktu kapan Anda harus berhenti bekerja, atau setidaknya sampai setelah waktu makan malam. Hal ini akan membantu Anda merasa lebih segar sepanjang hari dengan menyeimbangkan pekerjaan WFA dengan kehidupan pribadi.Contoh Perusahaan Terkenal yang Menerapkan WFA Industri yang paling umum memposting pekerjaan WFA atau Work From Anywhere, yaitu marketing atau pemasaran, IT, dan layanan penulisan atau pengeditan, dengan posisi WFA yang paling populer adalah copywriter , manajer media sosial, pengembang front-end, back-end developer, dan executive assistant. Berikut perusahaan yang menawarkan pekerjaan penuh (full-time) atau paruh waktu (part-time) WFA: 1. Spotify Spotify menyediakan layanan musik digital online yang melayani pelanggan di seluruh dunia. Perusahaan ini menawarkan kepada penggemar musik akses ke katalog musik berlisensi, serta akses lagu berdasarkan permintaan di perangkat, komputer, ponsel, tablet, dan sistem hiburan rumah. Berdasarkan spotifylifetime.com, Spotify memiliki aturan Work From Anywhere (WFA), dengan: Memilih Tempat Bekerja: Spotify cukup fleksibel terhadap karyawannya dalam memilih tempat bekerja atau darimana yang sudah disepakati ketika proses interview.Memilih Mode Bekerja: Anda dapat memilih untuk menghabiskan sebagian besar waktu Anda di lingkungan yang cocok untuk Anda. Itu bisa berarti di kantor Spotify, co-working space, atau rumah Anda sendiri. 2. Google Google adalah perusahaan Amerika yang paling dikenal sebagai mesin pencari atau search engine. Meskipun perusahaan membuat namanya sebagai mesin pencari atau atau search engine, dan sebagian besar pendapatannya berasal dari iklan. Namun, Google ini juga memulai bercabang ke sejumlah bidang seperti cloud computing, perangkat lunak (software), dan perangkat keras (hardware). Baru-baru ini Google pindah ke pasar perangkat keras seluler dengan menciptakan ponsel Google pertamanya, yang disebut Pixel. Unit cloud perusahaan disebut Google Cloud, yang berisi G-Suite, aplikasi produktivitas perusahaan seperti Gmail dan Google Drive. Dikutip dari inc.com, staf Google sekarang mendapatkan empat minggu waktu "Work From Anywhere (WFA)", di samping, tentu saja, untuk waktu istirahat yang dibayar. Artinya bagi staf Google adalah bahwa meskipun mereka masih dapat mengambil waktu liburan seperti biasanya, mereka juga dapat memilih untuk bekerja dari jarak jauh hingga empat minggu per tahun. Hal ini memberikan banyak fleksibilitas bagi karyawannya yang mungkin terbiasa bekerja dari jarak jauh. 3. Toptal Toptal adalah platform freelancing asal Amerika yang menghubungkan perusahaan dengan pekerja lepas atau freelancer yang bekerja di berbagai macam industri, seperti layanan keuangan, teknologi, dan perawatan kesehatan. Dilansir dari laman toptal.com, Toptal memberlakukan WFA policy, yang mana pekerja dapat bekerja di mana pun, sesuai keinginan Anda, seperti bekerja dari rumah, kafe favorit, bahkan di belahan dunia lain menggunakan laptop dan wifi. Selain itu, Toptal menawarkan kebijakan waktu istirahat yang fleksibel untuk anggota tim inti, serta cuti berbayar setelah lima tahun. 4. Airbnb Airbnb adalah platform persewaan liburan online, dan pada April 2022, CEO Airbnb Brian Chesky mengumumkan bahwa staf Airbnb dapat tinggal dan bekerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA). Dikutip dari news.airbnb.com, aturan atau policy yang diterapkan oleh Airbnb terkait WFA sebagai berikut: Anda dapat bekerja dari rumah atau kantor.Anda dapat pindah ke mana pun di negara tempat Anda bekerja dan kompensasi Anda tidak akan berubah.Anda memiliki fleksibilitas untuk bekerja dan di seluruh dunia.Kami akan bertemu secara teratur untuk pertemuan.Kami akan terus bekerja dengan cara yang sangat terkoordinasi. Work From Anywhere (WFA) menawarkan manfaat penting bagi perusahaan dan karyawan. Perusahaan maupun organisasi dapat mengurangi atau menghilangkan biaya real estat, mempekerjakan orang-orang berbakat secara global sambil mengurangi masalah imigrasi, dan kemungkinan dapat meningkatan produktivitas. Pekerja mendapatkan fleksibilitas geografis, yaitu, tinggal di tempat yang mereka inginkan, menghilangkan kemacetan, dan melaporkan keseimbangan kerja maupun kehidupan yang lebih baik. Namun, dampak lainnya yang perlu diperhatikan dari WFA adalah dapat mempengaruhi komunikasi, termasuk brainstorming dan pemecahan masalah, bersosialisasi, evaluasi kinerja dan kompensasi, maupun keamanan dan regulasi data.Sekarang Cake menyediakan fitur cari lowongan kerja, dengan berbagai macam bidang dan lowongan pekerjaan yang mudah diakses dan GRATIS! Yuk, segera daftar di Cake untuk memperoleh berbagai macam informasi lowongan kerja sekarang!🎉 Cari Loker--- Ditulis Oleh Angraeni Kumala Dewi ---
Industry & Job Overview
Nov 11th 2024

Apa Itu Kerja Remote? Keuntungan, Jenis, dan Tips Cari Kerja Remote

Perkembangan kerja remote yang semakin pesat telah mengubah cara pandang tentang konsep work-life-balance. Menurut studi yang dilakukan oleh Upwork dan Pew Research Center, sekitar 22% tenaga kerja Amerika akan bekerja secara remote pada tahun 2025, dengan 14% di antaranya fully remote dan 41% secara hybrid. Hal ini karena bekerja secara remote memiliki banyak manfaat. Bagi perusahaan, menyediakan kerja remote untuk karyawan dapat mengurangi biaya kantor, meningkatkan rekrutmen, dan retensi karyawan. Produktivitas karyawan yang bekerja secara remote juga mengalami peningkatan signifikan. Dalam studi Stanford, pekerja remote bahkan terbukti 43% lebih produktif dibandingkan pekerja kantoran biasa. Selain itu, banyak karyawan merasa jika virtual meeting lebih efektif dalam hal kolaborasi dan dapat mengurangi stres. Meskipun begitu, kerja remote juga tidak lepas dari berbagai tantangan. Lalu bagaimana tips agar sukses bekerja secara remote dan apa saja jenis pekerjaan yang bisa dilakukan secara remote? Cari tahu selengkapnya di sini! Daftar Isi: Apa itu Kerja Remote? Keuntungan Kerja Remote Cara Mencari Kerja Remote Pekerjaan Remote yang Paling Dicari Tips Kerja Remote FAQ Kerja Remote Apa itu Kerja Remote? Kerja remote adalah sistem kerja yang memungkinkan seseorang untuk bekerja dari mana saja tanpa harus secara fisik berada di kantor. Jenis pekerjaan remote juga bisa dilakukan dari rumah, kafe, hotel, lounge bandara, atau bahkan dikerjakan saat sedang bepergian. Cara kerja remote juga cukup populer di kalangan digital nomad atau sebutan untuk individu yang membebaskan diri sepenuhnya dari keterikatan lokasi kerja tertentu dengan teknologi remote. Dengan memanfaatkan tools seperti Slack, Zoom, Jira, dan Wrike membuat kolaborasi jarak jauh jadi lebih mudah tanpa mengurangi produktivitas. Lalu, apa saja jenis pekerjaan remote yang bisa kamu lakukan? Berikut adalah beberapa cara kerja remote yang biasanya diterapkan oleh banyak perusahaan: Fully Remote: Karyawan bekerja 100% dari luar kantor tanpa harus datang ke kantor sama sekali. Mereka dapat bekerja sepenuhnya dari mana pun yang mereka inginkan. Hybrid: Karyawan mengkombinasikan antara bekerja di kantor dan di luar kantor, seperti di rumah. Misalnya 3 hari di kantor dan 2 hari di rumah. Flexible Hours: Karyawan memiliki kebebasan untuk menentukan jam kerja mereka sendiri, selama target dan deadline pekerjaan dapat terpenuhi. 📚 Baca juga: 20+ Peluang Kerja Online Dari Rumah, Fleksibel dan Tanpa Modal! Keuntungan Kerja Remote Selain menawarkan kebebasan kerja dari mana saja, bekerja secara remote juga memiliki banyak keuntungan serta dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Berikut beberapa keuntungan yang bisa kamu rasakan jika memilih bekerja secara remote: 1. Bebas mau kerja dari mana saja dan kapan saja Salah satu keuntungan terbesar pekerjaan remote adalah kamu bisa bekerja dari mana saja, baik itu dari rumah, kafe, atau bahkan dari luar negeri. Selain itu, beberapa pekerjaan remote juga memberikan fleksibilitas waktu sehingga kamu bisa mengatur jadwal kamu sendiri, selama tetap memenuhi deadline dan target yang diberikan. 2. Work-life balance Salah satu alasan utama banyak orang memilih bekerja secara remote adalah untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan. Dengan kerja remote dari rumah, kamu tidak perlu menghabiskan waktu di jalan untuk berangkat dan pulang kantor. Kamu bisa memiliki lebih banyak waktu untuk keluarga, hobi, atau bahkan untuk beristirahat. Fleksibilitas ini membantu mengurangi stres yang sering kali muncul akibat rutinitas pekerjaan kantoran. 📚 Baca juga: Apa itu Work Life Balance dan Pentingnya di Era Digital! 3. Peningkatan produktivitas Menurut penelitian dari Stanford Institute for Economic Policy Research (SIEPR), 43% karyawan merasa lebih produktif dengan bekerja secara remote, 14% merasa kurang produktif, dan sisanya merasa sama saja. Hal ini membuktikan jika tanpa distraksi dari lingkungan kantor, seperti rapat mendadak atau obrolan santai rekan kerja yang mengganggu konsentrasi, banyak orang merasa lebih fokus dan dapat menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. 📚 Baca juga: Efektif! 10 Cara Meningkatkan Produktivitas Karyawan 4. Hemat biaya dan waktu Dengan kerja remote dari rumah, kamu juga dapat menghemat banyak pengeluaran, seperti transportasi, makan siang di luar, atau bahkan pakaian kerja untuk ke kantor. Selain itu, kamu juga bisa menghemat waktu yang biasanya dihabiskan untuk perjalanan ke kantor juga, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif lainnya. 5. Peluang untuk bekerja dengan perusahaan global Dengan sistem kerja remote, batasan geografis tidak lagi menjadi masalah. Banyak perusahaan internasional yang menawarkan lowongan kerja remote dari rumah, sehingga kamu berpeluang untuk mendapatkan kerja remote luar negeri di perusahaan global impianmu tanpa harus pindah negara. Siap untuk tantangan baru? Cari lowongan kerja remote di Cake dan bangun karier internasionalmu dari rumah.Cari Kerja Sekarang Cara Mencari Kerja Remote Saat ini, banyak situs kerja remote yang menyediakan informasi tentang loker remote bagi para pencari kerja. Namun, untuk mencari kerja remote, kamu membutuhkan beberapa strategi khusus. Berikut beberapa strategi yang bisa kamu terapkan agar sukses dalam mencari kerja remote yang kamu impikan: 1. Gunakan platform cari kerja remote Strategi pertama untuk mendapatkan pekerjaan remote yang bagus yaitu menggunakan platform atau situs kerja remote. Ada banyak platform yang menawarkan lowongan kerja remote dari rumah, seperti Upwork, Freelancer, Sribu, dan We Work Remotely. Di platform tersebut, kamu bisa menemukan berbagai jenis pekerjaan remote, baik dalam negeri maupun kerja remote luar negeri dengan jam kerja yang fleksibel dan gaji yang fantastis. Sebagai contoh Evan Fisher, CEO Unicorn Capital dan pemilik kanal YouTube Freelance MVP, mampu menghasilkan lebih dari $1.500.000 dalam 4 tahun pertamanya di Upwork, menggiurkan sekali, bukan? 📚 Baca juga: Tips Cara Cari Kerja Online yang Aman agar Terhindar dari Lowongan Kerja Palsu 2. Tingkatkan skill yang dibutuhkan untuk kerja remote Agar sukses dalam bekerja secara remote, kamu membutuhkan kemampuan hard skill dan juga soft skill. Beberapa soft skill yang dibutuhkan untuk pekerjaan remote adalah kemampuan komunikasi, manajemen waktu, dan keterampilan bekerja secara individu maupun dalam tim. Keterampilan soft skill tersebut bisa kamu buktikan dengan menguasai beberapa tools kerja remote seperti Slack, Trello, Jira, Monday, Asana, Zoom, dan lain sebagainya. Sementara itu, untuk hard skill spesifik yang banyak dicari oleh perusahaan yaitu coding, desain grafis, digital marketing, dan copywriting. 📚 Baca juga: 14 Contoh Soft Skill dan Hard Skill dalam CV yang Disukai HRD! 3. Buat profil online yang profesional Membangun profil online yang kuat di platform profesional seperti LinkedIn dan situs-situs freelance juga sangat penting untuk mendapatkan pekerjaan remote impian. Perbarui pengalaman kerja kamu, keahlian, dan portfolio yang relevan dengan pekerjaan remote yang sedang kamu cari. Hal ini bisa meningkatkan peluang kamu untuk dilirik oleh perusahaan yang sedang mencari karyawan remote. 4. Manfaatkan networking Jaringan profesional merupakan salah satu aset terbesar dalam mencari kerja remote. Bangun jaringan dengan profesional lain yang bekerja secara remote dan bergabunglah dengan grup atau komunitas yang fokus pada pekerjaan remote, baik di media sosial atau platform profesional. Dengan memperluas jaringan, kamu bisa mendapatkan informasi lowongan kerja dan juga kesempatan kolaborasi dengan para profesional lainnya. Ingin memperluas jaringan profesionalmu dan mendapatkan peluang kerja remote yang lebih banyak? Mulai bangun koneksi di Cake Meet sekarang! 🌐Mulai Networking Pekerjaan Remote yang Paling Dicari Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, banyak perusahaan mencari karyawan yang mampu bekerja secara remote. Selain menghemat biaya, pekerjaan remote juga bisa dikerjakan secara fleksibel, apalagi untuk kerja remote luar negeri. Berikut adalah beberapa lowongan kerja remote dari rumah yang paling dicari:Pekerjaan Remote yang Banyak Dicari 1. Data Entry Pekerjaan data entry melibatkan penginputan data ke dalam sistem komputer. Meskipun terlihat sederhana dan tidak butuh teknis yang tinggi, namun pekerjaan ini memerlukan ketelitian dan kecepatan agar bisa memasukkan data volume besar secara akurat. 2. Graphic Designer Desainer grafis juga merupakan jenis pekerjaan remote yang paling populer. Seorang desainer grafis biasanya bertanggung jawab untuk merancang logo, iklan, atau konten visual untuk klien di seluruh dunia menggunakan beberapa tools seperti Adobe Illustrator atau Photoshop. 3. Content Creator Di era digital marketing seperti saat ini, content creator adalah salah satu loker remote yang sering ditemui di berbagai situs kerja remote. Pembuat konten, seperti penulis artikel, video, atau podcast, memiliki peluang besar untuk bekerja secara remote dengan menghasilkan konten untuk berbagai platform digital.Tingkatkan peluangmu mendapatkan pekerjaan remote! Gunakan template CV profesional dan langsung cek skornya GRATIS 🎉Button 4. Customer Service Di era yang serba digital sekarang, bahkan pekerjaan customer service pun juga bisa dilakukan dari mana saja tanpa harus duduk langsung di kantor. Banyaknya perusahaan yang menyediakan layanan pelanggan melalui telepon, email, atau chat, membuat jenis pekerjaan remote ini sangat cocok untuk dilakukan dari rumah. 5. Business Consultant Konsultan bisnis adalah profesi yang memberikan nasihat profesional kepada perusahaan untuk membantu mereka meningkatkan bisnis. Jenis pekerjaan remote yang satu ini juga bisa dilakukan dari mana saja tanpa harus bertemu secara langsung dengan klien. Kamu bisa menyediakan layanan konsultasi jarak jauh dan memasarkannya di berbagai situs kerja remote. 6. SEO Specialist SEO specialist merupakan seseorang yang bertanggung jawab untuk meningkatkan visibilitas situs web di mesin pencari, seperti Google. Seorang SEO specialist biasanya bekerja dengan menganalisis kata kunci, mengoptimalkan konten, dan memantau peringkat situs web. Pekerjaan ini juga sangat fleksibel dan bisa kamu lakukan secara remote. 7. Copywriter Copywriter merupakan seorang yang bekerja dengan menulis konten promosi yang persuasif untuk kebutuhan iklan, situs web, atau materi pemasaran. Selain tidak terlalu membutuhkan keterampilan teknis yang tinggi, profesi ini juga bisa dilakukan dengan kerja remote dari rumah. 8. Software Developer Jenis pekerjaan remote lain yang tidak kalah populer dan dibutuhkan di berbagai perusahaan global yaitu software developer. Karena sangat dibutuhkan, tidak heran jika peluang kerja remote luar negeri ini mampu menghasilkan gaji yang fantastis. Jika kamu memiliki keahlian teknis di bidang coding, kamu bisa mencoba cari kerja remote sebagai software developer.Ingin membuktikan kemampuanmu dan meraih peluang kerja yang lebih luas? Buat portofolio yang kuat agar kamu stand out! 🖼️Buat Portofolio Tips Kerja Remote Bekerja secara remote dari rumah memang menawarkan banyak keuntungan. Meskipun begitu, jenis pekerjaan remote juga membutuhkan skill manajemen waktu dan keterampilan komunikasi yang baik. Agar sukses dalam menjalani pekerjaan remote, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan: 1. Buat jadwal kerja yang konsisten Keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi sangat penting dalam kerja remote. Untuk menjaga work-life balance, buatlah jadwal kerja yang konsisten dan hindari bekerja di luar jam yang telah kamu tetapkan. Jangan mengorbankan kehidupan pribadi untuk menjaga kesehatan fisik dan menghindari stres. Namun, untuk menjalankan jadwal tersebut kamu harus tetap disiplin ya! 2. Siapkan ruang kerja khusus Untuk menghindari gangguan dari luar, kamu juga membutuhkan ruangan khusus jika melakukan kerja remote dari rumah. Memiliki ruang kerja khusus akan membantu kamu lebih fokus dan meningkatkan produktivitas. Ruang kerja khusus ini tidak perlu spesial, cukup meja dan kursi yang nyaman serta penerangan dan koneksi yang bagus. 3. Gunakan teknologi yang tepat Agar kamu bisa kerja remote dari rumah dengan lancar, kamu membutuhkan beberapa software untuk mendukung kerja remote, seperti Zoom, Slack, Trello, Jira, dan masih banyak lagi. Zoom untuk rapat online, Slack untuk komunikasi tim, Jira dan Trello untuk manajemen proyek. 4. Jaga komunikasi dengan tim Meski bekerja secara remote dari jarak jauh, komunikasi yang baik dengan tim sangat penting. Pastikan untuk menjaga kelancaran komunikasi dengan tim kamu, baik melalui email, chat, atau video call. 5. Istirahat yang teratur Meskipun kerja remote dari rumah memberikan banyak keuntungan dan fleksibilitas, namun penting untuk tetap mengatur waktu istirahat yang teratur agar tidak kelelahan dan tetap produktif. Hal ini karena pekerjaan remote sering kali membuat seseorang lupa untuk beristirahat. Mau membuat CV yang bikin HRD langsung jatuh cinta? Coba CV Builder Cake, 100% gratis! 🎉Buat CV FAQ Kerja Remote 1. Apa yang dimaksud dengan kerja remote? Kerja remote adalah sistem bekerja di mana karyawan tidak perlu hadir secara fisik di kantor dan dapat bekerja dari mana saja dengan bantuan teknologi digital untuk menyelesaikan tugasnya. 2. Apa keuntungan kerja remote dari rumah? Keuntungan kerja remote dari rumah antara lain fleksibilitas waktu, penghematan biaya, work-life balance, peningkatan produktivitas, dan peluang kerja remote luar negeri yang tinggi. 3. Apakah kerja remote hanya bisa dilakukan dari rumah? Tidak, kerja remote dapat dilakukan dari mana saja, selama ada akses internet yang stabil. 4. Jenis pekerjaan apa yang bisa dilakukan secara remote? Banyak pekerjaan yang bisa dilakukan secara remote, seperti data entry, desain grafis, pengembangan software, layanan pelanggan, dan masih banyak lagi. 5. Bagaimana cara mencari lowongan kerja remote dari rumah? Kamu bisa mencari loker remote di berbagai platform atau situs kerja remote, seperti Upwork, Freelancer, Sribu, dan We Work Remotely. 6. Apakah tantangan terbesar dalam bekerja secara remote? Tantangan terbesar kerja remote adalah manajemen waktu, menjaga komunikasi dan kolaborasi dengan tim, kurang fokus, dan rasa isolasi karena bekerja sendiri. 7. Apa tips mencari kerja remote yang efektif? Buat profil yang profesional di berbagai platform kerja remote, tonjolkan pengalaman kerja yang pernah kamu lakukan, perbarui portofolio kerja, perkuat keterampilan yang relevan, dan manfaatkan jaringan profesional kamu. Cake adalah aplikasi dan website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake. — Ditulis oleh Ita Sugiharti —
Industry & Job Overview
Sep 20th 2024

Pengertian dan Tips Jadi Digital Nomad, Bisa Kerja Sambil Travelling

Menjadi digital nomad adalah keputusan besar, apalagi untuk mantan pekerja kantoran yang terbiasa dengan jam kerja. Pekerjaan digital nomad memberikan kesempatan bagimu untuk bekerja dari mana saja dan kapan saja, tanpa mengurangi peluang untuk menikmati hidup seperti travelling ke banyak tempat. Data dari Forbes memperlihatkan, pekerjaan digital nomad mengalami pertumbuhan sebesar 131% sepanjang tahun 2019 hingga 2022. Kenaikan tersebut diiringi dengan tingkat kepuasaan para nomaders yang mencapai 80%, terutama karena jumlah upah yang ditawarkan dianggap sepadan. Tidak sedikit yang mengira digital nomad memiliki kesamaan dengan remote work. Namun ada perbedaan dasar antara keduanya. Jadi, apa itu digital nomad? Baca artikel Cake sampai habis, ya!Daftar isi: Pengertian Digital Nomad Jenis-jenis Digital Nomad Pro dan Kontra Menjadi Digital Nomad Macam-macam Pekerjaan Digital Nomad Tips untuk Menjadi Digital Nomad Pengertian Digital NomadUntuk mengetahui definisi digital nomad, kita perlu memahami arti nomaden. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), makna harfiah nomaden adalah berpindah-pindah. Jadi digital nomad, yang merupakan istilah bahasa Inggris tersebut, merujuk pada pekerjaan yang tidak terikat waktu dan tempat sehingga bisa berpindah-pindah. Begini ilustrasinya: A mendapat pekerjaan jarak jauh di Jerman. Perusahaan tersebut tidak mengikat A untuk bekerja dari jam 9 pagi sampai 6 sore dari Senin dan Jumat. Alih-alih, A dituntut untuk menyelesaikan pekerjaan dalam deadline yang sudah ditentukan. Deadline tersebut bisa berupa tiga hari, satu minggu, bahkan dua minggu. Situasi ideal tersebut membuat A bisa jalan-jalan ke berbagai kota bahkan negara di sela-sela menyelesaikan deadline. Seluruh komunikasi dan penyelesaian pekerjaan menggunakan teknologi digital. Jadi selama A membawa laptop, tab, maupun ponsel sepanjang travelling, semua tanggung jawab bisa beres tepat waktu. Pekerja digital nomad adalah bagian dari remote worker. Namun, tidak semua remote worker atau bahkan pekerja work from home masuk dalam kategori ini. Seorang remote worker dan pekerja work from home tidak masuk dalam jenis digital nomad jika memiliki jam kerja pasti setiap hari. Kesimpulannya, ciri utama dari digital nomad adalah sifatnya yang fleksibel dan bisa berpindah-pindah lokasi tanpa mengurangi produktivitas kerja.Jenis-jenis Digital Nomad1. Freelancer Seorang freelancer bekerja kepada klien (individu maupun perusahaan) dengan upah yang dibayar per penugasan kerja. Karena bukan pekerja yang terikat dengan perusahaan tertentu, freelancer sangat mungkin untuk mengambil lebih dari satu pekerjaan untuk beberapa klien. Kegiatan freelancing masuk dalam kategori pekerjaan digital nomad jika ia bisa tetap mempertahankan fleksibilitas dan juga kebebasan kerja yang ditentukan sendiri. Jika freelancer tidak bisa mempertahankan fleksibilitas kerja, bisa jadi kegiatan tersebut tidak masuk dalam jenis digital nomad. 📚 Baca juga: 13 Pekerjaan Freelance dari Rumah, Cocok untuk Pemula! 2. Remote Employee Jenis kedua adalah remote employee atau para pekerja jarak jauh. Biasanya istilah ini digunakan untuk seseorang yang bekerja di perusahaan luar negeri dengan tetap tinggal di negeri asal. Nah biasanya remote employee adalah bagian dari perusahaan tersebut yang memiliki gaji, tergabung ke dalam tim, memiliki tanggung jawab tertentu, dan segala fasilitas kerja selayaknya pekerja pada umumnya. Alasan mengapa remote employee bisa masuk dalam bagian digital nomad adalah karena perusahaan dengan sistem remote kerap kali menawarkan fleksibilitas jam kerja untuk para pegawainya. 3. Entrepreneur Jenis terakhir adalah pengusaha yang bekerja untuk dirinya sendiri alias tidak memiliki atasan. Biasanya bisnis yang menggunakan teknologi digital memang tidak memerlukan kantor. Semua pekerjaan bisa dilakukan secara jarak jauh dan internet yang stabil. Pro dan Kontra MenjadiDigital NomadKini kita masuk ke dalam kekurangan dan kelebihan digital nomad. Bagian ini penting karena tidak semua orang tahan atau punya dedikasi untuk bekerja tanpa terikat waktu dan uang. Gunakan poin-poin berikut sebagai bahan pertimbangan jika kamu ingin beralih memiliki pekerjaan tidak tentu ini.Keuntungan Menjadi Digital Nomad1. Kamu Bisa Menjadi Full Time Traveler Harvard Business Review melaporkan bahwa peningkatan jumlah digital nomad ternyata membantu berkembangnya ekonomi lokal. Tidak heran banyak negara seperti Portugal, Australia, Republik Ceko, Estonia, Jerman, Thailand, dan termasuk Indonesia menyediakan fasilitas visa izin tinggal yang dapat diperbarui. Artinya banyak negara semakin memudahkan nomads untuk bekerja dari wilayah mereka karena hal itu menguntungkan secara ekonomi. Kesempatan bagus untuk full time traveler, bukan? 2. Tentukan Sendiri Jam Kerjamu Perusahaan telah memberikan deadline, adalah kewajibanmu untuk menentukan jam dan hari kerja agar tidak melewati tenggat. Jadwal kerja tersebut bisa kamu susun dengan mempertimbangkan waktu bermain, istirahat, mood, dan lain-lain. 3. Kesempatan Untuk Menjajal Ragam Pekerjaan Digital nomad menyediakan ruang untuk beragam pekerjaan bisa dilakukan dalam waktu bersamaan. Seseorang bisa saja menjalani pekerjaan sebagai ilustrator sekaligus content writer lepas. Artinya kapabilitas dan kompetensi pekerja tersebut bakal terus terasah. 4. Memperluas Koneksi Klien dari beragam latar belakang dapat membantumu mendapatkan rekomendasi dan pekerjaan yang lebih baik. Koneksi atau jejaring profesional menambah values di dalam diri dan portofolio. Bukan tidak mungkin selama mendapat permintaan jasa, kamu bisa bertemu dengan klien dari perusahaan bonafit. 5. Mudah untuk Mengatur Waktu Luang Ingin lebih banyak menikmati waktu luang? Dengan pekerjaan digital nomad, kamu tidak perlu lagi mengajukan cuti yang durasinya terbatas. Tingga kamu mengurangi jumlah penugasan atau memutuskan untuk tidak mengambil jenis pekerjaan lepas apapun dalam kurun waktu tertentu. 6. Bye Bye to Macet Saat Berangkat Kerja! Keuntungan terakhir tentu saja kamu terbebas dari stres akibat macet saat berangkat kerja atau yang dikenal dengan traffic stress syndrome. Situasi frustasi berkepanjangan di jalan raya terbukti mempertaruhkan rasa kesehatan hingga kebahagiaanmu. Keputusan untuk beralih sebagai nomaders bisa meningkatkan kualitas hidup. Kekurangan Menjadi Digital Nomad1. Kesepian Manusia ditakdirkan untuk bersosialisasi antar sesama. Sayangnya digital nomad adalah jenis pekerjaan sunyi karena kamu bekerja secara mandiri. Pun jika menjadi bagian tim, seluruh komunikasi dilakukan via internet. Beberapa orang yang tidak kuat bisa saja mengalami burn out akibat kesepian yang berkepanjangan. 2. Bukan Jenis Pekerjaan Stabil Sudah bukan rahasia umum bahwa digital nomad tidak pernah menjanjikan stabilitas keuangan. Artinya berapa uang yang didapat dalam sebulan tergantung dengan seberapa banyak pekerjaan yang diambil atau didapatkan. Seorang nomaders bisa mendapat proyek bernilai fantastis di satu bulan, kemudian sepi di bulan berikutnya. 3. Susah Fokus Pekerjaan dengan jam tidak tentu menyulitkan sebagian orang yang butuh tekanan untuk bisa fokus. Pekerjaan digital nomad tidak cocok dijalani oleh individu yang tidak memiliki manajemen waktu yang baik. 4. Tidak Tersedia Akses Kesehatan Perusahaan dan klien tidak memiliki kewajiban untuk memberikan asuransi kesehatan untuk pekerja lepas. Artinya pekerja digital nomad harus menyisihkan uang dari upah untuk membayar asuransi sendiri. 5. Biaya Hidup Meningkat Travelling adalah kegiatan yang memakan banyak biaya meski dijalani sambil bekerja. Hobi travelling bisa mengambil terlalu banyak bagian upah kerja sehingga dapat merugikan freelancer yang pekerjaannya tidak stabil. 6. Ketergantungan Pada Internet Ketergantungan pada internet membuat kegiatan liburan menjadi tidak maksimal, ditambah itu membatasi wilayah mana saja yang bisa dijelajahi. Macam-macam Pekerjaan Digital Nomad1. Penulis Internet Siapa sangka menjadi seorang penulis internet masih menghasilkan cuan hingga sekarang. Jenis penulis internet merentang mulai dari esais untuk blog sendiri dengan memasang iklan (ads), kontributor untuk media, penulis novel, dan cerita pendek untuk aplikasi baca. Beberapa waktu yang lalu, Twitter juga membayar akun-akun premium untuk seluruh akumulasi cuitan dengan interaksi tinggi. 2. Asisten Virtual (Virtual Assistant) Asisten virtual menyediakan jasa administratif untuk klien. Job desc tersebut meliputi pengelolaan sosial media dan situs, menjawab korespondensi yang berhubungan dengan klien, merapikan hingga menanggapi email klien, membantu penyusunan jadwal harian, mingguan, hingga bulanan. 3. Affiliate Marketing Pekerjaan afiilator tidak membutuhkan modal kecuali ponsel dan kuota internet. Tugas utamanya adalah mempromosikan sebuah produk atau jasa di Twitter, Instagram, dan TikTok. Upah afiliator berupa komisi dari penjualan tiap produk. Tampak mudah, tapi butuh konsistensi untuk promosi produk yang kadang membutuhkan trik tersendiri, mulai dari menentukan target audiens, waktu jualan, serta pemilihan kata yang mengundang pelanggan. 4. Penerjemah Ada banyak jenis penerjemah yang dibutuhkan di dunia tulis-menulis. Pertama ada penerjemah dokumen yang banyak dibutuhkan oleh perusahaan luar negeri di Indonesia. Kedua ada penerjemah untuk cerita pendek, komik, dan novel cetak yang prosesnya bisa dilakukan jarak jauh. Jenis ketiga adalah profesi penerjemah untuk komik internet seperti Webtoon, MangaToon, dan lain-lain. Aplikasi baca semacam Fizzo, WebNovel, GoodDreamer juga membutuhkan banyak penerjemah terutama dari bahasa Mandarin dan Inggris ke bahasa Indonesia. 5. Dropshipper Sama seperti menjadi afiliator, dropshipper juga hanya cukup bermodalkan internet dan gawai. Dropshipper bertindak sebagai penyambung antara produsen dengan konsumen. Untuk menggaet pembeli, seorang dropshipper akan membuat toko sendiri. Jika ada yang membeli, pemilik produk yang akan mengirimkan pesanan tersebut alih-alih dropshipper. 6. Desain Grafis Desain grafis adalah lapangan kerja yang luas karena jenisnya ada banyak yaitu: desain periklanan dan pemasaran, desain UI, desain grafis web, desain grafis identitas perusahaan, desain tipografi, desain ilustrasi, desain multimedia, desain pameran, desain kemasan, hingga desain motion grafis. Tidak heran lowongan desain grafis banyak tersedia platform job khusus untuk digital nomad. Khusus untuk pekerjaan sebagai desainer grafis, setidaknya kamu perlu membuat portofolio di bidang ini. 7. Freelance Writer Freelance writer menyediakan beragam jasa untuk penulisan marketing, copywriter, content writer, dan semua jenis tulisan nonfiksi. Klien seorang freelance writer bisa datang dari beragam industri mulai dari keuangan, manufaktur, konstruksi, jasa, hingga media. 8. Tutor dan Pengajar Online Rekomendasi pekerjaan digital nomad yang terakhir adalah tutor dan pengajar online. Sejak 5 hingga 8 tahun lalu, sistem edukasi luring semakin populer. Banyak anak sekolahan mencari alternatif pengajaran yang bisa diakses lewat video. Menjadi tutor dan pengajar online di tengah naiknya penggunaan teknologi digital.Macam-macam PekerjaanDigital NomadTips untuk Menjadi Digital Nomad1. Pastikan kamu siap menjadi digital nomad Memahami konsekuensi dari kerja-kerja digital nomad adalah langkah penting. Kamu akan terhindar dari keterkejutan saat terjun di budaya kerja yang sangat berbeda sehingga meminimalisasi rasa stres berkepanjangan. Dengan begitu kamu bisa menjadikan momen kerja lepas sebagai personal growth. 2. Evaluasi keterampilan dan pengalaman Keterampilan dan pengalaman adalah modal utama untuk masuk ke industri kerja lepas yang makin banyak peminat. Namun keterampilan dan pengalaman macam apa yang akan menarik perhatian klien, nah itu yang perlu dievaluasi. Sebagai contoh, seorang freelance writer dituntut untuk bisa menunjukan kemampuannya menulis dan contoh-contoh tulisan yang pernah diterbitkan. 3. Siapkan tabungan Ketidakstabilan keuangan adalah kekhawatiran umum di kalangan para nomads. Jumlah bayaran yang tidak menentu bisa menjadi masalah terutama jika pengeluaran tiap bulan tetap. Untuk itu tabungan darurat perlu disiapkan andai ada waktu-waktu ketika job yang biasa diambil sedang sepi. 4. Riset destinasi yang tepat Sudah semakin yakin untuk ber-travelling sambil bekerja? Jangan lupa untuk meriset destinasi yang ingin ditinggali. Ajukan beberapa pertanyaan ini sebagai landasan riset: Berapa uang yang aku miliki saat ini?Berapa anggaran transportasi, penginapan, dan konsumsi yang perlu disiapkan selama travelling?Berapa upah yang akan aku dapatkan pada bulan ini?Seberapa banyak cadangan uang di tabungan darurat jika terjadi hal-hal tidak diinginkan? 5. Bangun portofolio hasil pekerjaan Portofolio adalah bukti hasil kerja profesional yang wajib disertakan saat mengirim lamaran kerja. Akan lebih baik jika kamu membuat portofolio di situs karena klien tinggal mengklik link. Cake menyediakan template CV, resume, dan portofolio yang bisa kamu akses secara gratis di sini.📚 Baca juga: 15+ Contoh Portofolio Lamaran Kerja Menarik dan Cara Membuatnya! 6. Cari pekerjaan remote Sudah semakin yakin dengan gaya hidup digital nomad? Jika ya, ini saatnya untuk mencari pekerjaan remote. Lagi-lagi Cake adalah jawaban untuk kamu yang sedang cari pekerjaan jarak jauh. Kami memiliki fitur job search dengan filter mulai dari lokasi, gaji, kategori, level pekerjaan, dan pilihan untuk remote dari seluruh dunia. Mari bergabung dan jadi bagian dari keluarga besar Cake! 7. Susun rencana kerja dan to-do list Jadwal kerja dan to do list membuatmu hidup dengan teratur tanpa melewatkan tenggat kerja yang sudah ditetapkan. Manfaatkan aplikasi semacam Spreadsheet, Google Calendar, Trello, Google Tasks, Apple Reminders, dan lain-lain. 8. Bergabung dengan komunitas digital nomad Anggap bergabung dengan komunitas untuk mencari teman seperjuangan. Aktif bertanya akan membuka opsi ke tawaran pekerjaan yang lebih baik, tips untuk bertahan di jenis pekerjaan ini, hingga meminta rekomendasi. Ingin memperluas jaringan profesional? Bangun koneksi dan temukan peluang baru di Cake Meet 🚀Mulai NetworkingSekarang!KesimpulanDigital nomad adalah jenis pekerjaan yang tidak terikat pada tempat dan waktu sehingga memungkinkan individu untuk bisa berpindah-pindah bahkan travelling ke banyak negara.Keuntungan digital nomad adalah fleksibilitas untuk mengatur waktu kerja sesuai dengan mood.Pekerjaan digital nomad tidak lepas dari risiko keuangan tidak stabil karena itu sebelum terjun pahami seluruh konsekuensi hingga tips dan trik bertahan. Pekerjaan digital nomad bisa kamu jadikan pekerjaan utama maupun sampingan (side hustle). Jika kamu butuh artikel mengenai dunia kerja, template CV dan portofolio, sampai ingin bertemu profesional dari beragam industri, Cake adalah pilihan yang tepat. Gabung sekarang dan temukan ribuan lowongan kerja yang cocok untukmu!--- Ditulis oleh Erika Rizqi ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!