Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Jun 27th 2024

9 Perusahaan Ecommerce Indonesia: Pengertian, Jenis, dan Cara Berkarir!

Berkarir di perusahaan eCommerce Indonesia adalah salah satu pilihan terfavorit bagi pencari kerja. Bagaimana tidak, industri ecommerce memiliki pasar yang besar dengan potensi pertumbuhan yang tinggi di tengah akselerasi ekonomi digital di Indonesia Berdasarkan laporan dari International Trade Administration, Indonesia adalah negara terbesar di ASEAN dalam pendapatan ecommerce pada tahun 2022. Laporan ini mengungkap pendapatan ecommerce di Indonesia senilai USD 51,9 miliar atau sekitar Rp 778,8 triliun di tahun 2022. Pendapatan fantastis ini diproyeksikan akan terus meningkat hingga USD 86,81 miliar pada tahun 2028 mendatang. Potensi besar e-commerce Indonesia membuat banyak orang bertanya-tanya berbagai detail tentang industri ini. Di artikel ini, tim Cake akan membahas seputar pengertian, jenis, contoh, dan cara bekerja di perusahaan e-commerce. Yuk, simak penjelasan di bawah ini untuk mengetahui detail e-commerce di Indonesia! Daftar isi: Pengertian E-Commerce Jenis-Jenis Ecommerce di Indonesia 9 Contoh eCommerce di Indonesia Ingin Bekerja di Perusahaan E-Commerce Indonesia? Apa itu E-commerce? E-commerce adalah singkatan dari electronic commerce, yang dalam bahasa Indonesia bermakna perdagangan elektronik. Dalam pengertian lebih luas, e-commerce adalah aktivitas perdagangan yang dilakukan di perangkat elektronik melalui konektivitas internet. Industri e-commerce bergantung pada infrastruktur teknologi dan platform digital seperti aplikasi, website, dan sosial media untuk melancarkan proses transaksi jual-beli antara penjual dan konsumen. Seluruh transaksi e-commerce mulai dari pemesanan, pembayaran, hingga pengiriman dilakukan melalui sistem online yang telah dijamin keamanannya oleh penyedia layanan e-commerce dan pemerintah. E-commerce mencerminkan perubahan atau transisi gaya berbelanja masyarakat di zaman ekonomi digital. Gaya berbelanja online ini sangat diminati karena menawarkan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi konsumen, produsen, penjual, hingga penyedia layanan. Melalui e-commerce, konsumen dapat berbelanja secara fleksibel dari mana pun dan kapan pun, tanpa perlu mengunjungi toko fisik. Selain itu, konsumen juga bisa memilih produk dengan harga paling hemat dengan berbagai promo dan diskon menarik. Dari sudut pandang penjual dan penyedia layanan, e-commerce memungkinkan mereka untuk menjual produk ke pasar global dengan jangkauan yang lebih luas. Biaya operasional dalam e-commerce pun terbilang lebih murah karena penjual dan penyedia layanan e-commerce tak perlu membuka toko fisik. Mereka bisa memanfaatkan teknologi digital marketing dan artificial intelligence (AI) untuk menjangkau konsumen dan mendongkrak keuntungan. Jenis-Jenis E-commerce di Indonesia Perusahaan e-commerce di Indonesia terdiri dari berbagai jenis, dan dapat dibedakan berdasarkan jenis transaksi yang terjadi antara pelaku bisnis dan konsumen. Umumnya, ada 4 jenis e-commerce yang beroperasi di Indonesia yaitu, business-to-consumer (B2C), business-to-business (B2B), consumer-to-consumer (C2C), dan consumer-to-business (C2B). Berikut merupakan penjelasan lengkap dari masing-masing jenis e-commerce di Indonesia. 1. Business-to-Consumer (B2C) Business-to-customer (B2C) adalah jenis e-commerce yang melibatkan perusahaan dan konsumen akhir (end user). Dalam jenis e-commerce ini, perusahaan menjual produk atau jasa secara langsung kepada konsumen melalui platform digital seperti website atau aplikasi. Perusahaan e-commerce B2C dapat menjual produk mereka sendiri atau bisa juga produk dari perusahaan lainnya. Contoh yang cukup populer untuk jenis e-commerce B2C di Indonesia adalah Adidas Indonesia Online Store, Gramedia.com, Eiger Online Store, Matahari.com, dan lainnya. 2. Business-to-Business (B2B) Sama seperti nama yang diusung, jenis e-commerce business-to-business (B2B) menawarkan produk atau jasa mereka kepada perusahaan atau bisnis lainnya. Jenis e-commerce ini menargetkan perusahaan sebagai konsumen mereka, atau perusahaan tersebut bisa menjual lagi produk atau layanan ke konsumen lainnya. Jenis e-commerce B2B sering kali melibatkan transaksi dalam jumlah besar, tapi dengan harga yang lebih rendah. Contoh perusahaan e-commerce B2B yang beroperasi di Indonesia adalah sebagai berikut: Amazon Web Services: Menyediakan layanan komputasi cloud untuk bisnis lain.Kawan Lama: Menyediakan peralatan teknik, permesinan, dan kebutuhan industri kepada perusahaan atau bisnis.MBIZ: Menyediakan solusi belanja barang industri, elektronik, barang kustom untuk pengadaan (procurement) perusahaan. 3. Consumer-to-Consumer (C2C) Consumer-to-consumer adalah jenis e-commerce yang melibatkan transaksi jual-beli antar dua konsumen atau lebih. E-commerce C2C memfasilitasi konsumen yang ingin menjual barang dan membeli barang dalam suatu platform online. E-commerce C2C memfasilitasi konsumen dengan platform online seperti marketplace yang menyediakan sarana untuk menjual dan membeli produk. Platform ini umumnya menyediakan fitur membuat dan mengelola listing produk, fitur komunikasi antara penjual dan pembeli, mekanisme pembayaran, hingga pengiriman. Berikut beberapa contoh platform e-commerce C2C di Indonesia: Facebook Marketplace: Platform terintegrasi Facebook yang memungkinkan pengguna untuk menjual barang dan membeli barang ke pengguna lainnya.OLX: Platform jual-beli barang bekas, kendaraan bekas, properti, dan elektronik antar konsumenTokopedia: Menyediakan fitur penjualan antar konsumen di mana konsumen dapat menjual barang baru atau bekas ke konsumen lainnya dalam aplikasi/website. 4. Consumer-to-Business (C2B) Consumer-to-business adalah jenis e-commerce yang menempatkan konsumen sebagai penjual produk atau layanan kepada perusahaan atau bisnis yang membutuhkan. Dalam e-commerce C2B perusahaan dapat menjadi pengguna akhir (end user), atau bisa juga perusahaan menjual kembali produk yang dibelinya untuk mendapat keuntungan. Berikut merupakan contoh ecommerce di Indonesia yang berjenis C2B: Sribulancer: Platform yang memungkinkan konsumen menjual jasa desain, pemrograman, penulisan, dll kepada perusahaan yang membutuhkan.Shutterstock: Memungkinkan fotografer menjual foto mereka kepada perusahaan yang membutuhkan gambar untuk marketing, iklan, konten web, dll.Upwork: Platform yang memungkinkan tenaga freelance dan profesional menawarkan jasanya kepada bisnis atau perusahaan. Daftar E-commerce di Indonesia E-commerce di Indonesia apa saja? Pertanyaan ini mungkin muncul di benakmu setelah mengetahui pengertian dan jenis-jenis e-commerce. Di sub-artikel ini, tim Cake akan membagikan daftar perusahaan e-commerce yang beroperasi di Indonesia. Perusahaan-perusahaan yang ada di daftar ini adalah contoh perusahaan ecommerce terbesar di Indonesia yang masih beroperasi hingga saat ini. 1. Shopee Shopee adalah salah satu perusahaan ecommerce terbesar di Indonesia yang memiliki popularitas tinggi di berbagai kalangan masyarakat. Platform e-commerce ini dikembangkan oleh perusahaan teknologi asal Singapura SEA Limited, dan pertama kali meluncur pada 2015. Dikutip dari website resmi Shopee Indonesia, Shopee awalnya menargetkan konsumen di kawasan Asia Tenggara, termasuk Singapura, Malaysia, Thailand, Taiwan, Indonesia, Vietnam, dan Filipina. Kemudian, perusahan e-commerce ini melakukan ekspansi pasar ke negara berkembang lainnya di Amerika Selatan yaitu Brasil pada tahun 2019. Shopee mengawali bisnis di Asia Tenggara sebagai e-commerce consumer-to-consumer (C2C), menawarkan platform bagi penjual dan pembeli untuk bertransaksi secara mudah dan praktis. Perkembangan positif yang diperoleh perusahaan membuat Shopee menerapkan 2 model e-commerce sekaligus yaitu C2C dan B2C. Produk marketplace B2C unggulan dari Shopee adalah Shopee Mall, marketplace yang memungkinkan perusahaan dan brand ternama menjual langsung produknya kepada konsumen secara online. 2. Tokopedia Tokopedia menjadi salah satu e-commerce pertama di Indonesia yang didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison pada tahun 2009. Perjalanan Tokopedia sebagai ecommerce Indonesia menunjukan progres besar saat mereka berhasil menjadi perusahaan pertama di Asia Tenggara yang memperoleh pendanaan dari Softbank dan Sequoia. Tokopedia adalah perusahaan ecommerce berjenis C2C dan B2C. Mereka menyediakan platform bagi para konsumen untuk melakukan jual-beli secara online dengan perlindungan keamanan di setiap transaksinya. Sementara untuk model B2C, Tokopedia menghadirkan inovasi ‘Official Stores’ yang menjadi tempat bagi perusahaan dan brand ternama untuk menjual produknya langsung ke konsumen. Berdasarkan laporan Momentum Works berjudul Ecommerce in Southeast Asia 2023, Tokopedia berada di urutan kedua sebagai ecommerce terbesar di Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 35%. Angka ini berpotensi akan bertumbuh di tahun-tahun mendatang berkat akuisisi TikTok atas 75% saham Tokopedia per 31 Januari 2024. 3. Bukalapak Bukalapak adalah perusahaan e-commerce Indonesia yang berdiri sejak tahun 2010. Perusahaan ini didirikan oleh Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, dan Muhammad Fajrin Rasyid untuk memfasilitasi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terjun ke pasar digital. Dikutip dari situs resmi Bukalapak, perusahaan ini menawarkan platform berjenis e-commerce customer-to-customer (C2C) dan business-to-customer (B2C) untuk produk-produk fisik, virtual, keuangan, dan logistik. Bukalapak berfokus membantu perkembangan Usaha Kecil dan Menengah dalam membuka banyak peluang dan membangun kesejahteraan. Sebagai salah satu platform ecommerce terbesar di Indonesia, Bukalapak telah memiliki lebih dari 100 juta pengguna dan 13,5 juta mitra UMKM. Dengan jumlah pengguna yang massive, Bukalapak bertumbuh menjadi salah satu perusahaan unicorn di Indonesia pada pertengahan tahun 2021. 4. Lazada Lazada adalah perusahaan e-commerce yang didirikan pada tahun 2013, dan berada di bawah kepemilikan Alibaba Group. Layanan e-commerce Lazada tersedia di berbagai negara Asia Tenggara termasuk Indonesia, Malaysia, Filiphina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Lazada menghadirkan layanan e-commerce berjenis B2C yang memungkinkan perusahaan atau bisnis untuk menjual produknya secara online ke jutaan pelanggan di Asia Tenggara. Salah satu inovasi unggulan e-commerce perusahaan ini adalah LazaMall, sebuah mall virtual yang menghubungkan 3.000 brand internasional dan lokal kepada lebih dari 560 juta konsumen di berbagai wilayah. 5. Blibli Berdiri sejak tahun 2011, BliBli adalah perusahaan e-commerce yang berada di bawah kepemilikan Djarum Group. Sejak awal pendirian, BliBli didesain sebagai perusahaan e-commerce yang berfokus pada model bisnis B2B, B2C, dan hybrid B2B2C. E-commerce BliBli berada di ekosistem bisnis yang terintegrasi dengan perusahaan besar lain seperti Tiket.com dan BCA. Hal ini memungkinkan BliBli untuk menghadirkan layanan yang komprehensif dan terintegrasi bagi para pelanggannya, seperti pembayaran melalui BCA OneKlik dan pembelian tiket transportasi umum di Tiket.com menggunakan BliBliPay. 6. Matahari.com Matahari.com adalah e-commerce yang berdiri sejak tahun 2015, dan berada di bawah naungan Lippo Group. Di awal peluncuran, layanan e-commerce ini bernama Mataharimall.com, tapi kini dilebur menjadi Matahari.com yang berfokus menjual produk fashion dari brand-brand populer. Mengusung model bisnis B2C, Matahari.com didesain sebagai alternatif bagi pelanggan setia toko retail fisik Matahari Department Store yang ingin menikmati kemudahan berbelanja online. Produk, harga, dan promo yang diberikan Matahari.com relatif berbeda dibandingkan dengan toko offline. Hal ini dikarenakan strategi pemasaran dan operasional yang diterapkan di platform online berbeda dengan toko fisik. 7. Jakmall Jakmall.com atau yang lebih dikenal Jakmall adalah e-commerce yang didirikan oleh Jakmall Digital Niaga sejak tahun 2016. Jakmall menghadirkan layanan e-commerce hybrid antara B2C dan B2B. Pada model B2C, Jakmall menjual beragam produk elektronik, fashion, olahraga, kesehatan, dll kepada konsumen end-user secara online. Sementara model B2B dihadirkan melalui layanan Mitra Jakmall yang membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk menjadi dropshipper. 8. Zalora Zalora adalah perusahaan e-commerce asal Singapura yang berdiri sejak tahun 2012. Sebagai bagian dari Global Fashion Group, Zalora menawarkan produk-produk fashion secara online di Indonesia, Singapura, Hongkong, Filiphina, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Brunei. E-commerce Zalora mengusung model bisnis B2C yang menawarkan lebih dari 30.000 produk online dan memberikan pilihan fashion terkini bagi konsumen di Asia Tenggara. E-commerce ini mengunggulkan jaminan orisinalitas produk kepada konsumen yang berbelanja di marketplacenya. Selain itu, konsumen juga mendapat banyak pilihan brand lokal dan internasional dengan jaminan 30 hari pengembalian barang. 9. Sociolla Sociolla adalah ecommerce Indonesia yang didirikan oleh PT Social Bella Indonesia pada tahun 2015. Perusahaan e-commerce ini berfokus menjual produk perawatan wajah, rambut, parfum, dan alat kecantikan. Sociolla menghadirkan layanan berbasis business-to-consumer (B2C) dengan menjual produknya langsung ke konsumen akhir (end-user) secara online melalui platform website dan aplikasi. Perusahaan e-commerce ini juga dikenal karena komitmennya menghadirkan produk kecantikan berkualitas, original, dan telah mengantongi sertifikasi BPOM.9 Contoh E-Commerce Indonesia Ingin Bekerja di Perusahaan E-commerce Indonesia? Peluang kerja di perusahaan e-commerce Indonesia terbuka bagi pelamar fresh-graduate hingga berpengalaman. Kendati demikian, perlu diingat bahwa persaingan rekrutmen di perusahaan e-commerce juga relatif tinggi. Untuk menghadapi persaingan ini, kamu perlu membangun jaringan profesional dan CV ATS-friendly. 1. Bangun Jaringan Profesional Jaringan profesional memperluas kesempatan pelamar kerja mengakses lowongan kerja perusahaan e-commerce yang tidak diumumkan secara publik. Selain itu, pelamar kerja juga bisa mendapat banyak wawasan seputar tren hingga tips trik lolos rekrutmen di perusahaan e-commerce. Membangun jaringan profesional bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui fitur Cake Meet yang tersedia di aplikasi Cake. Fitur ini memungkinkan pencari kerja membangun relasi profesional dengan CEO, HR, rekruter, dan praktisi pekerja profesional. Pengguna Cake Meet bisa memilih dengan siapa mereka ingin terhubung berdasar kepentingan masing-masing melalui sistem pencocokan (matching). Coba fitur Cake Meet sekarang dan mulai terhubung dengan rekruter dan profesional di industri e-commerce!🎉Mulai Networking 2. Buat CV Profesional Selain jaringan profesional, kamu juga membutuhkan CV profesional untuk meningkatkan peluang lolos screening awal rekrutmen. CV yang ideal umumnya menampilkan desain template yang simple dan terstruktur, sehingga data dan informasi dapat terbaca jelas oleh rekruter. Saat menyusun CV, pastikan menggunakan format CV ATS-friendly agar CV kamu bisa terbaca oleh mesin Applicant Tracking System (ATS). Dibandingkan sektor industri lain, perusahaan e-commerce lebih banyak menggunakan mesin ATS untuk menyeleksi kandidat yang cocok dengan kualifikasi lowongan kerja secara otomatis. Untuk membuat CV ATS-friendly, kamu bisa menggunakan CV builder Cake. Ada beragam template CV ATS yang dapat kamu pilih untuk meningkatkan peluang lolos screening rekrutmen di perusahaan e-commerce. Contoh CV Product Manager -- Dibuat di Cake Buat CV di Cake, tersedia 12+ template CV menarik yang ATS friendly. Gratis Download PDF! 🎉Buat CV Kesimpulan Perusahaan e-commerce adalah perusahaan yang menyediakan layanan perdagangan online melalui perangkat elektronik.Secara umum, ada 4 jenis perusahaan e-commerce yang dibagi berdasarkan jenis transaksi antara pelaku bisnis dan konsumen. Adapun 4 jenis e commerce di Indonesia meliputi business-to-consumer (B2C), business-to-business (B2B), customer-to-customer (C2C), dan consumer-to-business (C2B).Berkarir di perusahaan e-commerce kini menjadi salah satu impian bagi banyak pencari kerja. Hal ini dikarenakan prospek karir yang menjanjikan dan stabilitas ekosistem bisnis di perusahaan e-commerce. Untuk bisa berkarir di perusahaan e-commerce, pencari kerja membutuhkan jaringan profesional dan CV ATS-friendly. Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Gama Prabowo ---
Interview Skills
Apr 19th 2024

10+ Pertanyaan Interview Programmer yang Sering Ditanyakan Recruiter

Interview programmer merupakan salah satu tahap penting untuk menjadi seorang programmer profesional di suatu perusahaan. Pertanyaan interview programmer biasanya berupa pertanyaan tentang coding, pertanyaan tentang bahasa pemrograman, dan bahkan ada juga tes coding. Jika kamu tertarik untuk menjadi programmer profesional, maka kamu sebaiknya mempelajari pertanyaan tentang interview programmer agar lancar saat melalui proses wawancara nanti. Berikut adalah beberapa daftar soal tes programmer dan jawabannya yang bisa kamu jadikan sebagai referensi sebelum wawancara. Daftar isi: Siapa itu Programmer Daftar Pertanyaan Interview Programmer Tips Sukses Wawancara ProgrammerApa itu Profesi Programmer?Programmer adalah profesi di bidang IT yang bekerja dengan menulis kode program menggunakan bahasa tertentu untuk mengembangkan suatu aplikasi. Saat ini, programmer menjadi salah satu profesi dengan permintaan pasar dan gaji yang tinggi. Tidak heran jika tingkat persaingan dalam dunia programmer kini sangat tinggi. Karena tingginya minat dan persaingan dalam profesi programmer, penting untuk mencari kesempatan dan peluang sebanyak mungkin melalui berbagai situs Job Portal. Kamu bisa menemukan berbagai peluang pekerjaan sebagai programmer di Cake dan pilih lowongan yang sesuai dengan spesifikasi kamu. 📚Baca Juga:Ketahui Cara Membuat CV Programmer (+Contohnya!)Daftar Pertanyaan-Pertanyaan Dari Interview Programmer1. Apa saja bahasa pemrograman yang kamu kuasai? – What are the programming languages that you master? Salah satu pertanyaan interview programmer yang biasanya ditanyakan oleh para recruiter adalah pertanyaan tentang bahasa pemrograman. Kamu bisa menjelaskan bahasa pemrograman apa saja yang kamu kuasai dan bagaimana penggunaannya dalam proses pengembangan aplikasi. Berikut adalah contoh jawaban untuk menjawab pertanyaan tentang pemrograman tersebut: Contoh Jawaban Bahasa Indonesia:“Saya terbiasa menggunakan Java, JavaScript, SQL, dan Python. Saya mulai menggunakan Java, JavaScript, dan SQL sejak tujuh tahun yang lalu, dan mulai mempelajari Python sekitar satu tahun yang lalu."Contoh Jawaban Bahasa Inggris:“I am proficient in Java, JavaScript, SQL, and Python. I've been using Java, JavaScript, and SQL for seven years, and started learning Python about a year ago."2. Sebutkan langkah-langkah yang kamu ikuti saat melakukan pemrograman! – Please mention the steps you follow when creating a program! Para recruiter akan menanyakan pertanyaan tentang pemrograman tersebut untuk mengetahui sejauh mana pengetahuanmu dalam dunia siklus pengembangan aplikasi. Contoh Jawaban Bahasa Indonesia:“Dalam pengembangan aplikasi, saya dan tim akan melakukan beberapa tahap yaitu analisis kebutuhan pengguna, merancang desain tampilan, coding, testing, dan dokumentasi sistem.”Contoh Jawaban Bahasa Inggris:“In the development of applications, my team and I will progress through various stages, encompassing user needs analysis, interface design, coding, testing, and system documentation.”3. Apa bahasa pemrograman yang paling kamu sukai? – What’s your favorite programming language? Pertanyaan tentang bahasa pemrograman yang paling disukai biasanya ditujukan untuk mengetahui bahasa apa yang paling kamu kuasai dan alasan kamu menyukainya. Berikut adalah contoh jawabannya: Contoh Jawaban Bahasa Indonesia:“Saya sangat menyukai JavaScript karena penggunaannya yang luas untuk pengembangan web dan aplikasi mobile. Saya juga menikmati fleksibilitas dan kecepatannya untuk prototyping.” Contoh Jawaban Bahasa Inggris:“I really enjoy JavaScript because of its extensive use in web and mobile application development. I also appreciate its flexibility and speed for prototyping.”4. Buatlah satu contoh kode program menggunakan bahasa pemrograman yang kamu kuasai! – Create an example code using a programming language you are proficient in! Untuk mengetahui kemampuanmu dalam dunia coding, recruiter biasanya juga memberikan tes contoh coding wawancara. Salah satu bentuk pertanyaan tentang pemrograman dasar tersebut adalah studi kasus yang harus kamu selesaikan. Kamu bisa menyelesaikannya dengan contoh codingan menggunakan bahasa yang kamu kuasai. Tunjukkan contoh koding yang rapi dan mudah dimengerti. Pastikan juga kamu menjelaskan contoh codingan tersebut dengan baik untuk menunjukkan skill komunikasi kamu seperti berikut: Contoh Jawaban Bahasa Indonesia:function hitungJumlahKarakter(kata) { return kata.length; } var inputKata = prompt('Masukkan kata: '); console.log('Jumlah karakter dalam kata tersebut adalah: ' + hitungJumlahKarakter(inputKata)); “Kode pemrograman ini berfungsi untuk menghitung jumlah karakter dalam suatu kata. Program ini akan mengambil input berupa kata dan kemudian menghitung jumlah karakter dalam kata tersebut dan menampilkan hasilnya dalam konsol.” Contoh Jawaban Bahasa Inggris:function countCharacters(word) { return word.length; } var inputWord = prompt('Enter a word: '); console.log('The number of characters in the word is: ' + countCharacters(inputWord)); “This code snippet is used to calculate the number of characters in a given word. The program will prompt the user to input a word, calculate the number of characters in that word, and then display the result in the console.” 5. Saat bekerja di bidang ini, apa momen paling sulit yang pernah kamu rasakan? – What do you think is the hardest part about working in this field Contoh coding wawancara tersebut ditujukan untuk mengetahui kelemahan kamu dan bagaimana cara kamu mengatasinya agar tetap profesional seperti contoh berikut: Contoh Jawaban Bahasa Indonesia:“Sebagai programmer, momen paling sulit adalah ketika dihadapkan pada proyek dengan deadline yang ketat dan kompleksitas yang tinggi. Saat itu, saya harus menggunakan effort yang lebih untuk memastikan proyek selesai tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.”Contoh Jawaban Bahasa Inggris:“As a programmer, the most challenging moments are when faced with projects with tight deadlines and high complexity. During those times, I have to exert extra effort to ensure the project is completed on time and meets the user's requirements.” Ingin cari kerja jadi programmer? Yuk, cari kerja impianmu di Cake!🎉Cari Kerja 6. Apakah kamu bisa bekerja sama dengan tim? – Can you work with a programmer team to complete a project? Pertanyaan interview programmer ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara kamu berkolaborasi dengan tim. Seorang programmer dituntut untuk bisa bekerja sama dan menjalin kolaborasi dengan banyak pihak. Oleh karena itu, kemampuan kerja sama dalam tim menjadi hal yang sangat penting bagi programmer seperti contoh jawaban berikut: Contoh Jawaban Bahasa Indonesia:“Dalam pengalaman saya sebagai programmer, saya sering bekerja dengan tim development seperti system analyst, designer, tester, dan programmer lain untuk menyelesaikan berbagai proyek. Saya sangat menikmati bekerja dalam tim karena bisa meningkatkan skill komunikasi dan kolaborasi dengan lebih efektif.” Contoh Jawaban Bahasa Inggris:“In my experience as a programmer, I have often worked with development teams such as system analysts, designers, testers, and other programmers to complete various projects. I thoroughly enjoy working in teams as it allows me to enhance communication skills and collaborate more effectively.”📚Baca Juga:Daftar 13 Skill Programmer yang Dicari Perusahaan!7. Apa bahasa pemrograman terbaru yang kamu pelajari? – What is the programming language that you have recently learned? Para recruiter biasanya juga ingin tahu apakah kamu tertarik untuk mempelajari hal-hal baru tentang pemrograman mengingat perkembangannya yang sangat cepat. Kamu bisa menjelaskan teknologi atau bahasa pemrograman apa yang baru-baru ini kamu pelajari seperti contoh berikut: Contoh Jawaban Bahasa Indonesia:“Dalam satu tahun terakhir ini saya telah memperdalam pengetahuan saya tentang bahasa pemrograman Python. Saya tertarik dengan fleksibilitas dan kegunaannya dalam berbagai jenis proyek.” Contoh Jawaban Bahasa Inggris:“Over the past year, I have deepened my knowledge of the Python programming language. I am intrigued by its flexibility and utility across various types of projects.”8. Bagaimana cara kamu mengikuti tren industri? – How do you keep up with the trend in this industry? Selain pertanyaan tentang coding, seorang programmer juga harus selalu mengikuti tren terkait dunia industri lainnya, terutama industri yang sedang dilamar. Saat membahas pertanyaan interview programmer tersebut, tunjukkan jika kamu adalah orang yang berpikiran terbuka dan mau belajar hal baru. Recruiter cenderung menyukai orang yang terbuka seperti contoh berikut: Contoh Jawaban Bahasa Indonesia:“Untuk mengikuti tren industri, saya biasanya membaca berita tentang teknologi, mengikuti forum dan komunitas online, serta membaca buku dan artikel terbaru tentang perkembangan di dunia teknologi dan industri terkait lainnya.”Contoh Jawaban Bahasa Inggris:“To remain up-to-date with industry trends, I typically stay informed by reading technology news, engaging in forums and online communities, and keeping abreast of the latest books and articles covering advancements in the field of technology and related industries.” 9. Bagaimana kamu menghadapi tekanan sebagai seorang programmer? – How do you deal with stress/pressure in work as a programmer? Pertanyaan untuk interview programmer ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kamu dalam manajemen stres. Perusahaan cenderung tidak akan memilih pekerja yang mudah emosi dan mudah menyerah karena akan berpengaruh terhadap performa tim. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kamu bisa memberikan strategi apa yang kamu gunakan ketika memecahkan masalah seperti berikut: Contoh Jawaban Bahasa Indonesia:“Saat saya mengalami tekanan sebagai programmer, saya akan manajemen waktu, membagi tugas jadi lebih kecil, dan berkomunikasi secara terbuka dengan tim. Saya juga menyadari pentingnya beristirahat dan melakukan aktivitas yang menyenangkan di luar pekerjaan untuk menjaga keseimbangan.”Contoh Jawaban Bahasa Inggris:“When I experience pressure as a programmer, I resort to time management, breaking tasks into smaller ones, and communicating openly with the team. I also acknowledge the importance of taking breaks and engaging in enjoyable activities outside of work to maintain balance.”10. Apa saja proyek yang pernah kamu kerjakan? – What are the project’s that you have previously worked on? Contoh coding wawancara dari recruiter biasanya juga menanyakan proyek yang pernah dikerjakan sebelumnya untuk mengetahui pengalaman programmer. Kamu bisa menunjukkan portofolio contoh koding untuk proyek yang telah kamu buat melalui berbagai repositori seperti GitHub, GitLab atau Bitbucket seperti jawaban berikut: Contoh Jawaban Bahasa Indonesia:“Saya pernah bekerja untuk berbagai proyek, seperti pengembangan aplikasi web, desktop, dan aplikasi mobile. Salah satu contoh proyek yang pernah saya kerjakan adalah pengembangan sistem manajemen inventaris untuk perusahaan ritel.”Contoh Jawaban Bahasa Inggris:“I have worked on various projects, such as web application development, desktop applications, and mobile applications. One example of a project I have worked on is the development of an inventory management system for a retail company.”📚Baca Juga:5 Contoh Portofolio Programmer Menarik! [+Cara, Isi, Pengertian]11. Apabila program yang kamu buat memiliki bug, bagaimana cara kamu menghadapi masalah ini? – If your program has a bug, how will you fix this problem? Dalam pertanyaan interview programmer, recruiter biasanya juga akan menanyakan bagaimana cara kamu menyelesaikan bug atau issue yang diberikan kepada kamu. Untuk menjawabnya, jelaskan bagaimana strategi kamu untuk menyelesaikan bug seperti contoh jawaban berikut: Contoh Jawaban Bahasa Indonesia:“Pertama, saya akan mengidentifikasi sumber bug melalui debugging. Setelah menemukan sumber bug, saya akan merancang solusi yang sesuai. Terakhir, saya akan menguji program kembali untuk memastikan bahwa bug telah diperbaiki dan program berjalan dengan baik.” Contoh Jawaban Bahasa Inggris:“Initially, I'll pinpoint the bug's source by debugging. Upon finding the bug's source, I'll design a suitable solution. Lastly, I'll conduct retesting on the program to confirm bug resolution and ensure seamless program execution.”12. Jelaskan apa itu pemrograman komputer menurut kamu! – Explain what computer programming is for you! Pertanyaan tentang pemrograman dasar yang juga sering ditanyakan oleh recruiter adalah bagaimana pemahaman kamu tentang pemrograman komputer itu sendiri. Berikut adalah contoh jawabannya: Contoh Jawaban Bahasa Indonesia:“Pemrograman komputer adalah proses penulisan instruksi atau kode yang diberikan kepada komputer untuk menjalankan tugas tertentu. Proses ini melibatkan pemikiran yang logis, kreativitas, penyelesaian masalah, dan pengembangan solusi yang efisien.” Contoh Jawaban Bahasa Inggris:“Computer programming involves crafting instructions or code provided to a computer to carry out particular tasks. This process involves logical thinking, creativity, problem-solving, and the development of efficient solutions.”Ingin cari kerja jadi programmer? Yuk, cari kerja impianmu di Cake!🎉Cari KerjaTips Untuk Wawancara yang Sukses Wawancara merupakan tahap terakhir yang menentukan apakah kamu akan diterima untuk bekerja di suatu perusahaan. Berikut adalah beberapa tips wawancara programmer yang bisa kamu gunakan agar proses interview berjalan lancar dan sukses: Persiapkan diri dan mental agar kamu bisa tampil percaya diri dalam menjawab pertanyaan interview programmer yang diberikan.Siapkan dokumen yang diperlukan seperti CV, surat lamaran, sertifikat penghargaan, dan dokumen lain yang dibutuhkan.Tunjukkan portofolio proyek atau program yang pernah kamu buat sebelumnya untuk membuktikan pengalaman kerja kamu.Pelajari pertanyaan untuk interview programmer, baik yang bersifat teknis seperti pertanyaan tentang pemrograman maupun nonteknis seperti pertanyaan tentang kekuatan, kelemahan, motivasi bekerja, serta kemampuan untuk bekerja dalam tim.Siapkan jawaban untuk pertanyaan yang mungkin muncul selama wawancara programmer dan berlatihlah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.Perusahaan akan menilai kemampuan kamu di bidang IT dan kecerdasan emosional kamu agar dapat berkolaborasi dengan tim secara efektif. Daftar soal tes programmer dan jawaban sebelumnya dapat kamu jadikan sebagai referensi sebelum proses wawancara dilakukan.📚Baca Juga:7 Cara Menjadi Programmer Profesional Bagi Pemula Kesimpulan Programmer adalah profesi di bidang IT yang bekerja dengan menulis kode program menggunakan bahasa tertentu untuk mengembangkan suatu aplikasi.Saat interview programmer, diperlukan persiapan yang matang dengan mempelajari pertanyaan-pertanyaan umum yang sering ditanyakan recruiter.Selain itu, ada juga beberapa tips agar sukses menjawab pertanyaan interview programmer yang diberikan seperti mempersiapkan mental, dokumen, dan portofolio.Pelajari juga pertanyaan untuk interview programmer, baik yang bersifat teknis seperti tes coding dan pertanyaan tentang berbagai bahasa pemrograman serta pertanyaan umum yang bersifat nonteknis seperti pertanyaan tentang kekuatan, kelemahan, motivasi bekerja, serta kemampuan untuk bekerja dalam tim.Siapkan jawaban untuk setiap pertanyaan yang mungkin muncul dan berlatihlah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut agar wawancara berjalan lancar.Ingin cari kerja jadi programmer? Yuk, cari kerja impianmu di Cake!🎉Cari KerjaMau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development!--- Ditulis Oleh Ita Sugiharti ---
Industry & Job Overview
Sep 25th 2022

Apa itu iOS Developer? Pengertian, Gaji, Tugas, Syarat, Dll.

Daftar isi:Pengertian iOS Developer Tugas dan Tanggung Jawab iOS Developer Keterampilan yang Harus Dimiliki iOS Developer Cara dan Syarat untuk Menjadi iOS Developer Prospek Karier iOS Developer“Jaman sekarang, siapa sih yang nggak pengen iPhone?” Apple adalah perusahaan yang mendesain, mengembangkan, dan menjual perangkat elektronik, software komputer, dan PC. Produk andalan buatan Apple tidak hanya iPhone saja, tetapi ada iPad, Apple Watch, iPod, Macbook, Mac, dll. Semua orang pasti kenal dengan produk-produk buatan Apple, kan? Kebanyakan pengguna iPhone pasti juga memiliki produk Apple lainnya, baik itu iPad, Apple Watch, ataupun produk lainnya. Hal ini dikarenakan produk Apple sangat mudah untuk terhubung satu sama lainnya. Oleh karena itu, pasar untuk produk Apple ini sangatlah luas. Selain itu, Apple tidak hanya menawarkan desain yang mewah, tetapi sistem iOS Apple ini juga sangat canggih. Untuk terus meng-update sistem iOS agar semakin canggih, dibutuhkan seseorang yang disebut “Developer iOS”. Di artikel ini, Cake sudah menyiapkan berbagai informasi penting yang perlu kamu ketahui tentang developer iOS.Apa itu iOS Developer?Apa Artinya iOS Developer? iOS developer adalah seseorang yang mengembangkan aplikasi mobile atau desktop di sistem operasi iOS Apple sesuai dengan standar yang ditentukan oleh Apple. Pada umumnya, iOS developer membuat, menguji, dan menyempurnakan aplikasi berbasis iOS seperti iPhone, iPad, Apple Watch, dan Apple TV. 💡 Apa itu iOS? iOS adalah sistem operasi software yang dikembangkan oleh Apple untuk mendukung pengoperasian produk mobile device.iOS tidak hanya digunakan untuk iPhone, tetapi juga digunakan oleh produk Apple lainnya seperti iPad, iPod, dan lain-lain. Fungsi iOS milik Apple ini sama seperti Android yang dikembangkan oleh Google.4 Perbedaan iOS dengan AndroidiOSAndroidKegunaanSistem operasi eksklusif khusus produk AppleMenawarkan kebebasan bagi user untuk memodifikasi smartphone AndroidKetersediaan Suku CadangSangat mahal sehingga sulit didapatkanHarga terjangkau dan bisa dibeli dimana sajaKapasitas PenyimpananKapasitas penyimpanan 256GB tetapi tidak bisa menambah secara manualKapasitas penyimpanan cukup besar dan bisa menambah kartu memoriKemampuan Berbagi DataMenggunakan AirdropMenggunakan BluetoothMengapa iOS Developer adalah Pilihan Karier yang Tepat? Developer iOS Masuk di List Top 10 Profesi yang DibutuhkanGaji iOS Developer Lebih Tinggi Dibandingkan Android DeveloperAdanya Komunitas dan Peluang yang BesariOS Development Tools Lebih CanggihBahasa Pemrograman Apple Lebih Mudah untuk DipelajariJumlah iOS Developer Indonesia Masih SedikitApa Tugas Seorang iOS Developer?Bagi kamu yang tertarik menjadi iOS developers, kamu perlu mengetahui tugas dan tanggung jawab seorang iOS developer supaya kamu memahami apa saja yang perlu kamu persiapkan. Membuat, menguji, dan menyempurnakan aplikasi untuk perangkat seluler yang menggunakan sistem iOS Apple.Melakukan koordinasi antar tim untuk menghindari terjadinya kesalahan informasi.Memastikan aplikasi berjalan lancar sebelum dirilis.Mampu bekerja dengan menggunakan API (Application Programming Interface) dan sumber data eksternal.Memperbaiki bug atau kesalahan yang terjadi pada kode program.Menciptakan produk yang inovatif dan memiliki daya saing yang tinggi.Membuat design dengan UI/UX yang sesuai dengan coding yang sudah dibuat.Melakukan perilisan aplikasi.Memperbaiki kekurangan yang terjadi.Melakukan pemeliharaan aplikasi secara rutin.Memberikan rekomendasi untuk perubahan atau penambahan fitur aplikasi.Skill yang Dibutuhkan iOS Developer1. Menguasai Tools dan Software Sebagai developer iOS, kamu harus menguasai penggunaan tools dan software yang berhubungan dengan pengembangan aplikasi iOS. Tools dan software yang harus kamu kuasai yaitu: xCode IDEGitCore Data FrameworkMetal/OpenGL, dan lain-lain. 2. Memahami Algoritma dan Bahasa Pemrograman untuk iOS Selain tools dan software, kamu juga harus memiliki pemahaman akan konsep dasar algoritma dan bahasa pemrograman yang digunakan untuk iOS development. Salah satu bahasa pemrograman yang digunakan adalah Swift. Swift adalah bahasa pemrograman intuitif yang diciptakan oleh Apple, pengguna Swift juga sering disebut sebagai swift developer. Swift ini bersifat interaktif, ringkas, ekspresif, dan menyertakan fitur modern. Hal ini menghasilkan software yang berjalan secepat kilat. Bahasa pemrograman lainnya yang bisa kamu gunakan, seperti: Objective-C: Objective-C adalah set dari bahasa pemrograman C yang menyediakan kemampuan berorientasi objek dan runtime yang dinamis.Ruby: Ruby adalah bahasa pemrograman yang diinterpretasikan, bertingkat tinggi, dan bertujuan umum yang mendukung berbagai paradigma pemrograman.React Native: React Native adalah kerangka kerja mobile app development yang memungkinkan pengembangan aplikasi Android dan iOS multi-platform dengan menggunakan elemen UI asli.PhoneGap: PhoneGap adalah kerangka kerja software development oleh Adobe System yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi seluler.Cordova: Cordova adalah bahasa pemrograman untuk membangun software untuk membangun aplikasi web hybrid untuk perangkat seluler menggunakan CSS3, HTML5, dan JavaScript, dll. 📚 Baca juga:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] 3. Memahami Cara Kerja Platform iOS dan Mac OS Skill selanjutnya yang perlu dikuasai dalam iOS development adalah memiliki pengetahuan dasar dalam menggunakan sistem operasi iOS dan memiliki perangkat Mac OS sendiri. Dua hal ini sangat penting karena perangkat Mac OS dibutuhkan untuk membuat aplikasi berbasis iOS. 4. Networking Hampir setiap aplikasi berinteraksi dengan internet, maka iOS developers harus mengetahui cara mengirim dan menerima data dari jaringan. Networking ini dilakukan melalui JavaScript Object Notation (JSON). 5. Spatial Reasoning Untuk menjadi developer iOS yang sukses, kamu harus mampu berpikir dalam 3D dan memvisualisasikan hubungan spasial antar objek ketika merancang aplikasi. Kamu juga harus memahami jenis kontrol dan input yang tersedia untuk berbagai platform, serta siapa saja pengguna aplikasi tersebut. 💡 Pro Tip:Gunakan platform Git dan GitHubGit: Git adalah alat open source yang mudah digunakan untuk kolaborasi tim, meskipun developer biasanya menggunakannya untuk mengelola source code. Alat ini memungkinkan pengguna dan iOS developer untuk berkolaborasi di jaringan lokal atau melalui server publik.GitHub: GitHub adalah code housing platform yang memungkinkan iOS developers untuk menyimpan proyek dan jaringan mereka dengan para rekan kerjanya. Dengan menggunakan GitHub, kamu bisa berkolaborasi dan mengundang programmer lain untuk mengerjakan proyek bersama dari mana saja.Dua hal ini akan membantu kamu mengontrol versi untuk proyek yang panjang ataupun proyek yang dikerjakan bersama tim. Syarat dan Cara untuk Menjadi Developer iOS1. Pertimbangkan Gelar yang RelevanKamu perlu memiliki pendidikan yang berhubungan dengan sistem informasi untuk menjadi seorang iOS developer. Jurusan yang relevan tersebut termasuk program studi: Teknik InformatikaSistem KomputerSistem Informasi Memiliki gelar yang relevan memang sangat bermanfaat, tapi hal ini bukanlah suatu keharusan. Kamu juga bisa mempersiapkan diri dengan pengalaman dan pengetahuan melalui mengikuti kursus-kursus, bootcamps, hackathon, freelance, membuat projek dan lainnya. Kedua hal diatas akan membantu kamu untuk memiliki kemampuan teknis seperti coding, Objective-C, dan Swift. 2. Memiliki Skill dan Sertifikasi atau Kursus yang Relevan Bagi developer iOS, hard skill dan soft skill sama pentingnya. Di bawah ini adalah 7 hard skill dan soft skill yang perlu kamu miliki:Hard SkillSwift Android Pengetahuan tentang iOS Coding UX/UI Design Pengetahuan akan Database API (Application Programming Interface)Soft Skill:Teamwork Kreativitas Komunikasi Fleksibilitas Time Management Kolaborasi Analisa Selain hard skill dan soft skill, memiliki sertifikasi atau kursus yang relevan juga akan membantu kamu menjadi developer iOS yang sukses. Hal ini juga akan memberikan kamu kesempatan yang lebih besar untuk direkrut. Sertifikasi atau kursus yang bisa kamu ambil, misalnya: iOS Development for Creative Entrepreneurs Specialization oleh CourseraiOS 15 Development Essential Training oleh LinkedIn LearningSwift Programming for Mobile App Development oleh EducativeBecome an iOS Developer – Nanodegree Program oleh Udacity 📚 Baca juga:20+ Contoh Skill Komputer Dalam CV dan Cara Menulisnya! 3. Buatlah Portofolio iOS Developer Tidak hanya CV, memiliki portofolio developer iOS yang menarik juga sangat penting. Susunlah portofolio online supaya orang lain dapat dengan mudah mengakses apa saja yang telah kamu buat sebelumnya. Portofolio ini berguna untuk menunjukkan keterampilan kamu dan memudahkan mereka untuk menghubungi kamu lebih lanjut.📚 Baca juga:5 Contoh Portofolio Programmer Menarik! [+Cara, Isi, Pengertian] 4. Pengalaman Kerja yang Relevan Selain itu, cara menjadi iOS developer adalah dengan memiliki pengalaman bekerja yang relevan. Misalnya, pengalaman bekerja seperti intern, freelance, atau part time di bidang seputar software development dan iOS development. Hal ini tidak hanya akan mempersiapkan kamu dengan skill yang dibutuhkan, tetapi juga akan membuat kamu lebih menarik di mata perekrut. 5. Buat CV yang MenarikContoh CV iOSDeveloper - Dibuat di Cake Perhatikan contoh CV iOS Developer yang baik untuk inspirasi kamu!Belum punya CV? Yuk, kunjungi Cake untuk mendesain CV yang menarik! Banyak template, contoh, dan 100% gratis, lho!🎉Buat CV Prospek Karier iOS Developer Gaji iOS Developer Kisaran rata-rata gaji iOS developer termasuk sangat tinggi. Menurut Indeed, iOS developer Indonesia di tahun 2022 memperoleh gaji sekitar Rp. 13.574.007 per bulan, sedangkan rata-rata gaji Android developer di tahun 2022 adalah Rp. 8,120,724 per bulan. Namun, gaji iOS developer juga ditentukan oleh tahapannya. Ada tiga tahap dalam perjalanan karir iOS developers, yaitu: Junior iOS Developer:Junior iOS developer biasanya adalah fresh graduate atau lulusan bootcamp yang berkualifikasi. Posisi ini masih membutuhkan bimbingan dari para seniornya. Gaji junior iOS developer dimulai dari Rp. 4.500.000 hingga Rp. 15.000.000 per bulan. Middle iOS Developer:iOS developers yang memiliki pengalaman bekerja 2-5 tahun sering disebut sebagai “Middle iOS Developer”. Middle iOS developer bekerja selama 40 jam per minggu dan bahkan bisa overtime jika ada masalah aplikasi secara tiba-tiba. Karena tanggung jawabnya makin besar, gajinya pun makin besar, yaitu sekitar Rp. 20.000.000 per bulan. Senior iOS Developer:Senior iOS developer biasanya bekerja dengan beberapa bawahan. Posisi ini bertanggung jawab dengan pekerja baru, manajemen pekerja, dan pembagian tugas. Gaji senior iOS developer bisa mencapai Rp. 27.000.000 hingga Rp. 43.000.000 per bulan. Pekerjaan yang Relevan dengan Profesi iOS Developer Jika kamu ingin memperluas wawasan dan menambah pengalaman bekerja seputar bidang ini, kamu bisa mencoba beberapa profesi di bawah ini yang memiliki tugas dan tanggung jawab yang hampir sama dengan iOS developer. Mobile Developer: Developer yang membuat kode untuk aplikasi khusus untuk tablet dan ponsel.Android Developer: Developer yang membuat kode yang digunakan dalam OS Android.Web Developer: Developer yang membuat website user-friendly yang dapat diakses dengan Chrome, Mozilla, Internet Explorer, dan lainnya.Game Developer: Developer yang memiliki spesialisasi dalam pengembangan game.Software Engineer:Programmer yang membuat kode supaya software dapat dijalankan dengan lancar.📚 Baca juga:10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya! Key Takeaways iOS developer adalah pengembang aplikasi khusus untuk produk buatan Apple.Tugas utama developer iOS adalah menyempurnakan aplikasi perangkat yang menggunakan sistem iOS dengan berbagai bahasa pemrograman.Skill yang dibutuhkan untuk para iOS developers yaitu menguasai tools dan software, memahami algoritma dan bahasa pemrograman untuk iOS, memahami cara kerja platform iOS dan Mac OS, networking, dan spatial reasoningSyarat dan cara menjadi developer iOS adalah pertimbangkan gelar yang relevan, memiliki skills dan sertifikasi yang relevan, buatlah portofolio iOS developer, pengalaman kerja yang relevan, dan CV iOS developer.Prospek karir di bidang ini tidak hanya developer iOS, tetapi kamu juga bisa berprofesi sebagai mobile developer, android developer, web developer, game developer, dan software developer.--- Ditulis Oleh Aileen Gabriella ---

Front End Developer: Pengertian, Tugas & Gaji

Perbedaan Front End dan Back EndPerkembangan digital yang semakin pesat telah mengubah cara manusia bekerja, belajar, dan berkomunikasi dengan satu sama lain. Semakin banyak perusahaan atau organisasi yang membutuhkan website atau aplikasi agar dapat menjalankan usahanya dengan baik. Memiliki situs web atau aplikasi sudah menjadi hal biasa dan semakin banyak perusahaan berlomba untuk menciptakan aplikasi atau website yang mudah digunakan. Hal ini mengakibatkan profesi menjadi front end developer semakin menjanjikan. Saat ini, demand untuk profesi ini tinggi dari perusahaan karena adanya tuntutan perkembangan zaman untuk go digital. Sementara, ahli front end developer belum terlalu banyak di Indonesia. Karena itu, gaji front end developer juga terbilang lumayan menggiurkan. Bagi kalian yang tertarik mengenai pekerjaan front end developer, ingin tau tugas dan kemampuannya lebih dalam, artikel ini cocok untuk kalian. Artikel ini akan membahas tentang: Apa itu Front End Developer?Tugas dan Tanggung Jawab Front End DeveloperSkill yang Harus Dimiliki Front End DeveloperCara Menjadi Front End DeveloperJenjang Karir Front End Developer Apa itu Front End Developer Front End Developer Adalah... Front end developer adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk merancang dan membuat aplikasi atau situs web yang user-friendly, responsif, dan interaktif. Meningkatkan pengalaman baik untuk pengguna saat menggunakan aplikasi atau website tersebut selalu menjadi tujuan pekerjaanya. Front end developer, atau yang biasa disebut “client-side” handal dalam menggunakan bahasa pemrograman seperti CSS, HTML dan Javascript. Apa bedanya front end dan back end? Jika front end akan berfokus pada tampilan depan yang langsung digunakan oleh pengguna, back end akan lebih berfokus pada sistem dibelakangnya. Back end developer akan lebih berfokus pada server, database, efisiensi data dan kecepatan dari sistem tersebut. Macam-macam Kisaran Gaji Front End Developer ➡️ Frontend Developer (7-15 juta rupiah) Membangun, merancang dan mengembangkan sistem yang “dilihat” oleh user atau tampak depan. Diharapkan menguasai tools seperti HTML, React Js, CSS, Bootstrap, Angular, dan U/UX.➡️ Frontend Engineer (5-9 juta rupiah) Memantau dan menjaga agar tampilan atau suatu sistem yang sudah ada tetap stabil.➡️ Android Developer (6-10 juta rupiah) Membangun dan mengembangkan aplikasi di Android.➡️iOS Developer (8-12 juta rupiah) Membangun dan mengembangkan aplikasi pada Apple atau software iOS.➡️ Mobile Developer (7-17 juta rupiah) General, bisa Android/ iOS sesuai kebutuhan perusahaan.➡️ UI/UX Designer (5-8 juta rupiah) Berfokus pada pengembangan desain tampilan yang mudah digunakan dan tidak membingungkan pengguna.➡️Web Designer (4-6 juta rupiah) Mirip dengan UI/UX designer namun lebih spesialisasi pada pengembangan website. Biasanya menggunakan HTML CSS.➡️Web Developer (5-10 juta rupiah) Membangun dan mengembangkan situs web, biasanya membutuhkan kemampuan UI/UX, web design, Laravel, React JS, dan Angular. Gaji front end developer di atas hanyalah sebuah contoh dan kisaran, tentunya bisa berubah sesuai dengan job desk front end di perusahaan tersebut, ukuran perusahaan, dan juga pengalaman bekerja seseorang.📚 Baca juga:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] Tugas dan Tanggung Jawab Front End Developer Dua tugas utama dari pekerjaan front end developer adalah:➡️Aksesibilitas Memastikan tampilan desain atau konten konsisten di segala perangkat digital, tanpa memperdulikan ukuran layar, browser ataupun jenis perangkat.➡️Performa Situs yang baik dapat load secara cepat dan memastikan pengguna tidak menunggu lama atau melihat buffer secara terus-menerus. 📝 Berikut adalah 10 contoh tugas dan tanggung jawab front end developer atau job desk front end developer: Mengembangkan fitur antarmuka (interface) terbaru untuk penggunaMembuat kode dan libraries yang dapat digunakan kembaliMentransformasi desain UI/UX menjadi tampilan website/aplikasi yang dapat digunakan oleh userMenjamin semua input user divalidasi dan dikirim ke back-endBertanggung jawab memastikan bahwa tampilan situs web ataupun aplikasi berjalan baik di berbagai perangkat (tidak ada bug)Mengoptimalkan aplikasi untuk kecepatan dan skalabilitas maksimumBerkolaborasi dengan tim lainnya dalam proses pengembangan aplikasi atau situs web untuk meningkatkan pengalaman userMengoptimalkan tampilan UI dengan pertimbangan SEOUp to date dengan trend dan teknologi terbaru mengenai front endMengestimasi upaya yang dibutuhkan untuk mengembangkan dan merancang sebuah desain Skill yang Harus Dimiliki Front End Developer Di bawah adalah 10 kemampuan yang harus dimiliki seorang front-end developer agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik.✅ HTML CSS HTML (HyperText Markup Language) dan CSS (Cascading Style Sheets) adalah coding web yang paling dasar untuk membuat situs web sederhana. Tanpa skill ini, kamu tidak akan bisa membuat desain web. Untuk memulai karir web development, mulailah dengan mendalami HTML dan CSS.✅ JavaScript Dengan JavaScript (JS), kamu bisa menambahkan berbagai fungsi ke dalam website. Beberapa hal yang dapat dibuat dan dikontrol oleh JS adalah memperbarui peta dengan waktu real-time ataupun game online. JS dipakai oleh banyak situs web untuk membuat interface menjadi mudah untuk digunakan oleh user. ✅ jQuery jQuery adalah Javascript library, yang berisi koleksi plugins dan extension yang membuat perancangan dengan JavaScript menjadi lebih cepat dan mudah. jQuery memudahkan front end web developer untuk menambahkan elemen projek yang bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan dan tidak usah memulai dari nol. ✅ JavaScript Frameworks JS Frameworks merupakan struktur yang sudah dibuat untuk pengkodean JavaScript. Ada beberapa tipe JavaScript framework yang dapat digunakan untuk kebutuhan yang berbeda, yang paling populer untuk pekerjaan front end developer adalah Angular, Backbone, React, Ember, dan Vue.js. ✅ Responsive Mobile Design Kebanyakan orang mengakses internet dari HP dibandingkan komputer ataupun laptop, hal ini mengakibatkan kemampuan responsive mobile design menjadi sangat penting. Desain responsive artinya tata letak, fungsi, dan konten akan berubah menyesuaikan ukuran perangkat pengguna. Contohnya, website yang diakses di desktop akan menampilkan banyak kolom, gambar dan interaksi yang bisa dilakukan layar besar menggunakan mouse. Namun, pada HP, website yang sama bisa muncul dengan tampilan lebih kecil dan hanya bisa dipencet menggunakan jari. Kedua pengalaman berbeda ini didesain dengan file yang sama, namun harus responsif di segala perangkat. ✅ Testing Debugging Hal yang akan dialami sehari-hari oleh front end engineer pada perusahaan dengan situs web atau aplikasi adalah munculnya bug. Untuk itu penting sekali teknik testing dan debugging harus dikuasai seorang front-end developer. 🖥️ Testing UI Testing atau acceptance testing dapat dilakukan untuk memastikan situs web berperilaku sesuai dengan yang direncanakan. Contohnya saat lupa mengisi kolom tertentu, pop up pesan kesalahan akan muncul. ⚙️ Debugging Mencari tahu kenapa bug atau error yang terjadi dan memperbaiki masalahnya. ✅ Git and Version Control Systems Version control system memungkinkan untuk menyimpan jejak perubahan yang telah dibuat pada kode dari waktu ke waktu. Dengan adanya version control system, developer dapat mengembalikan ke versi sebelumnya jika terjadi kesalahan, dan tidak harus mengulangnya dari awal. Git merupakan sistem version control management yang paling sering digunakan. Tentunya skill ini sangat berguna untuk proses pengkodean seorang front end developer. ✅ Content Management System Content Management System (CMS) merupakan tempat situs dibuat, CMS membantu perancangan situs lebih mudah dengan fitur drag-and-drop dan dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan HTML atau CSS. Memahami cara penggunaannya tentunya akan menjadi salah satu nilai plus bagi front end developer. Terdapat banyak tipe platform CMS tergantung kebutuhan. CMS yang paling populer adalah WordPress. WordPress banyak digunakan oleh situs web. CMS lainnya yang dapat digunakan adalah Joomla dan Magento. ✅ Membangun dan Mengoptimalisasi Tools/Website Selain desain dan tampilan yang baik, salah satu kinerja website atau aplikasi yang baik adalah dapat diakses dengan cepat. Untuk itu, seorang front end developer penting sekali memperhatikan baris kode HTML, CSS, dan JavaScript agar maksimal, dan website dapat berjalan dengan ringan. Beberapa cara mengoptimalisasi situs web dengan menggunakan program seperti Gulp atau Grunt dapat membantu meningkatkan kinerja website. ✅ Cross Browser Development Cross browser development adalah kemampuan untuk membangun halaman web agar kompatibel di macam-macam browser. Cross browser development menjadi penting untuk pekerjaan front end developer karena tampilan HTML dan CSS berbeda di setiap browser. Dengan skill ini, tampilan di browser seperti Safari, Chrome, Edge, Firefox, Internet Explorer dapat menampilkan layout yang sama tanpa adanya distorsi. Cara Menjadi Front End Developer Tertarik dengan pekerjaan front-end developer? Selain membutuhkan pengetahuan dan job desk yang cukup menantang, karir dan jenjang karir front end developer juga cukup menjanjikan. Berikut adalah 4 cara untuk menjadi front end developer: 1. Jurusan kuliah yang berkaitan dengan front-end developer Dalam melamar profesi tertentu mungkin diperlukan kualifikasi yang sesuai, untuk profesi front end developer berikut adalah beberapa jurusan yang dapat diambil saat berkuliah. 📝 Front end developer jurusan apa? Teknik InformatikaSoftware EngineeringIlmu Komunikasi VisualDesain Komunikasi VisualSistem Informasi 2. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa pemrograman Jika kamu bukan merupakan lulusan kelima jurusan di atas, namun tertarik menjadi front-end developer, masih bisa kok! Jaman sekarang semua orang bisa belajar dan mengakses informasi apapun yang mereka inginkan. Ada beberapa kursus online yang dapat diakses secara gratis untuk belajar dasar-dasar programming, maupun sertifikat resmi dari lembaga tertentu yang berbayar. 📝 Berikut adalah beberapa sertifikat yang dapat dipertimbangkan jika ingin menjadi seorang front-engineer: Certified Web Professional - Web Developer dari IWAHTML5 Application Development Fundamentals dari MSCertified Web Professional - Application Developer (CWP) dari IWA Selain itu, kamu dapat mengakses online course populer seperti Coursera ataupun Udemy dan mempelajari HTML atau CSS sebagai langkah awal. 3. Cari pengalaman dan membangun portfolio Front-End Internship Dengan memiliki pengalaman sebagai front-end intern, kamu tentunya akan mengetahui bagaimana pekerjaan front-end developer di perusahaan. Terlebih lagi, jika mendapatkan kesempatan yang pas, kamu bisa membuat portofolio dan belajar dari perusahaan tersebut. Selama masa magang, kamu mungkin akan bertemu dengan mentor, senior, ataupun teman kerja yang dapat membimbing kamu. 📝 Dengan adanya mentor, kamu bisa: Mendapatkan masukan untuk proyekMendapatkan arahanMembantu melihat potensi tantangan dan cara menanganinya Membangun PortofolioSelain dengan internship, kamu juga bisa membangun portofolio dengan mencoba membuat website sendiri. Bisa dimulai dari situs web organisasi, bisnis teman maupun kesempatan lainnya. Selain untuk portofolio, jika sudah mulai mahir, mungkin kamu bisa menjadi freelancer dan mendapatkan uang tambahan. Memiliki portofolio saat mencari kerja tentunya akan sangat membantu pada proses rekrutmen.4. Membuat CV Front-end Developer Pastinya tidak lengkap jika ingin melamar pekerjaan front-end developer jika tidak memiliki CV. Selain portofolio, CV juga dibutuhkan untuk melihat latar belakangmu. Pastikan menuliskan kemampuan yang relevan dengan pekerjaan front-end developer dan melampirkan informasi yang benar. CV Jurusan IT Computer Science - Dibuat di Cake Bingung mau buat CV dimana? Di Cake terdapat 50+ CV template yang bisa kamu gunakan secara gratis!🎉Buat CV 📚 Baca juga: 5 Contoh CV Programmer Terbaik! [Web Developer, Software Engineer, Dll.] Jenjang Karir Front End Developer Bagaimana jenjang karir seorang front end developer?Apakah masa depan dari front end developer akan cerah? 📝 Tahapan perkembangan karir front end developer adalah sebagai berikut: Junior Front End DeveloperFront End DeveloperSenior Front End DeveloperFront End Developer Tech Lead Pekerjaan utamanya tetap sama, membangun dan mengembangkan situs web atau aplikasi dan berfokus pada “client side”. Namun, dari tanggung jawab dan jumlah orang yang dipimpin akan berbeda. Semakin tinggi jabatannya, pastinya akan lebih mengambil keputusan strategis dibandingkan mengerjakan coding atau mencari bug. Jika tertarik, front end developer juga dapat mengembangkan ilmu nya kepada back end developer ataupun menjadi full stack developer jika sudah menguasai keduanya. Hal ini tergantung pada minat dan kemampuan masing-masing. Teknologi yang semakin berkembang dan manusia beradaptasi secara cepat seperti “memaksa” perusahaan untuk beradaptasi dan memasuki dunia digital. Front-end developer merupakan salah satu pekerjaan yang semakin banyak diminati dan memiliki prospek yang baik. Jika tertarik yuk cari lowongan kerja dan buat CV front-end developer sekarang!Cake adalah sebuah online CV builder yang praktis. Ada banyak template yang menarik dan yang mudah untuk digunakan. Kamu juga bisa unduh CV dalam format PDF, lho, 100% gratis! Yuk, buat CV kamu dengan Cake sekarang juga 🎉Buat CV --- Ditulis Oleh Jane Setiady ---
Industry & Job Overview
Nov 18th 2025

Apa itu Data Scientist? Kenali Tugas, Gaji, Cara Menjadi Data Scientist!

Melansir dari situs DataCamp, Data Science diidentifikasi sebagai keterampilan dengan skill gaps (kesenjangan keterampilan) terbesar menurut laporan tahun 2021 oleh World Economic Forum. Selain itu, pada tahun 2020, jumlah daftar pekerjaan data scientist melampaui jumlah orang yang mencari pekerjaan semacam itu dengan faktor 3 banding 1. Perusahaan-perusahaan membutuhkan profesi data scientist namun sayangnya terdapat keterbatasan sumber daya karena skill dari pelamar kerja yang tidak memenuhi standar kebutuhan dari perusahaan. Maka dari itu, yuk, kita pelajari lebih lanjut mengenai prospek kerja data scientist dan caranya. Siapa tau kamu akan menjadi ilmuwan data selanjutnya Daftar Isi: Pengertian Data Scientist Perbedaan Data Scientist dengan Data Analyst Tugas dan Tanggung Jawab Data Scientist Skill yang Harus Dimiliki Data Scientist Jenjang Karier dan Gaji Data Scientist Cara Menjadi Data Scientist Apa itu Data Scientist? Data scientist (ilmuwan data) adalah seseorang yang mengembangkan model prediktif untuk berteori dan meramalkan sesuatu yang bermanfaat bagi perusahaan. Tugas data scientist adalah menggabungkan ilmu komputer, statistik, dan matematika untuk menganalisis data dalam jumlah banyak, memproses dan memodelkan data sehingga hasilnya dapat diinterpretasikan untuk membuat rencana yang dapat ditindaklanjuti untuk perusahaan. Perbedaan Data Scientist dan Data Analyst Seorang data scientist memerlukan ketajaman bisnis yang kuat dan keterampilan visualisasi data untuk mendapatkan wawasan yang dapat diceritakan (storytelling) karena mereka akan memprediksi masa depan perusahaan. Sedangkan seorang data analyst (analis data) tidak harus memiliki ketajaman bisnis dan keterampilan visualisasi data tingkat lanjut. Skill yang dimiliki data analyst dan data scientist tumpang tindih tetapi ada perbedaan yang signifikan diantara keduanya. Kedua pekerjaan tersebut memerlukan beberapa pengetahuan matematika dasar, pemahaman tentang algoritma, dan pengetahuan tentang software engineer.Berikut adalah tabel perbedaan data analyst dan data scientist:Data ScientistData AnalystPython, R, JAVA, Scala, SQL, Matlab, PigSQLDasar yang kuat dari kalkulus, aljabar linier, statistik dan probabilitasPemahaman yang baik tentang statistik dan probabilitasTableau dan Visualisasi Data/StorytellingTableau dan Visualisasi DataMachine LearningAdvanced ExcelKarir data scientist mendapatkan gaji lebih banyak dibanding rekan data analyst. Perbedaan Data Scientist dan Data Analyst Tugas dan Tanggung Jawab Data Scientist Melakukan pra-pemrosesan data terstruktur dan tidak terstrukturMemproses, membersihkan, dan memvalidasi integritas data yang akan digunakan untuk analisisMeningkatkan prosedur pengumpulan data untuk memasukkan semua informasi yang relevan untuk mengembangkan sistem analitikMencari kumpulan Big Data untuk informasi yang dapat digunakan dan valid untuk menemukan pola dan solusiMenggunakan alat Machine Learning untuk mengembangkan sistem prediksi dan algoritma, dan mengoptimalkan pengklasifikasiBerkolaborasi dengan tim Bisnis dan TI hingga mengusulkan solusi untuk mengatasi tantangan bisnisMembuat laporan dan presentasi untuk keperluan bisnis Skill yang Dibutuhkan Data ScientistKeterampilan yang diperoleh dalam bidang data dapat dengan mudah ditransfer ke berbagai sektor sehingga relatif mudah untuk pindah ke perusahaan yang berbeda. Skill yang harus dimiliki data scientist sebagian besar merupakan kemampuan teknis, antara lain: 1. Keterampilan Pemrograman Data Scientist tentunya memerlukan pengetahuan yang kuat tentang bahasa pemrograman seperti statistical programming, yaitu: RPythonJavaC/C++ dan Serta database query languages seperti SQL, yang umum dan banyak digunakan untuk mengubah data mentah menjadi wawasan yang dapat dianalisis.📚 Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2024 [Jenis, Contoh, Dll.]2. Data Visualization Skill data scientist untuk visualisasi data dibutuhkan untuk menerjemahkan data ke dalam format grafik atau bagan yang mudah dimengerti oleh audiens yang dituju. Tools seperti Tableau, SAS, dan R akan mendukung aktivitas tersebut. Berbagai visualisasi dapat digambarkan seperti grafik batang, histogram, plot sebar, dan diagram lingkaran. 3. Statistik Keterampilan statistik terapan yang baik, termasuk pengetahuan tentang uji statistik, distribusi, dan regresi merupakan skill yang harus dimiliki data scientist. Skill ini berguna dalam melakukan perhitungan untuk mengidentifikasi hubungan yang mendasari antara dua variabel agar dapat menemukan anomali data atau untuk memprediksi tren masa depan berdasarkan tren data masa lalu.4. Kemampuan Database, Query (SQL), dan Pengolahan Data Skill yang harus dimiliki data scientist adalah mengolah data yang dibutuhkan untuk memilah, menganalisis, dan mengelola data berjumlah banyak. Query data dalam SQL dilakukan untuk mengambil data dengan cepat dan menggunakannya untuk membangun solusi untuk masalah tertentu atau menjawab pertanyaan tertentu. 5. Machine Learning Beberapa teknik pembelajaran mesin yang digunakan data scientist adalah: Logistic regressionDecision treesNatural language processingOutlier detectionClustering, deep learning and classification. Dengan menggunakan pembelajaran mesin, data yang dikumpulkan akan terus meningkatkan dalam segi kualitas dan berpotensi dapat memprediksi hasil data di masa depan dengan lebih akurat.6. Pemahaman Bisnis Keterampilan yang wajib dimiliki oleh data scientist selanjutnya adalah dapat memahami sektor industri dan bisnis yang relevan untuk memberikan solusi dari masalah kompleks yang selaras dengan tujuan bisnis dalam jangka panjang. Selain itu, data scientist juga harus mampu menerjemahkan temuan teknis dan analitis mereka dengan jelas dan lancar pada business users yang memiliki pengalaman non-teknis. Jenjang Karir dan Gaji Data Scientist 1. Junior Data Scientist Junior data scientist merupakan seorang fresh graduate dengan kurang dari 2 tahun pengalaman kerja. Rata-rata gaji data scientist fresh graduate pada level junior adalah 10-15 juta rupiah. 2. Data Scientist Data scientist merupakan seseorang dengan 2-3 tahun pengalaman kerja. Rata-rata gaji data scientist pada mid-level adalah 16-20 juta rupiah. 3. Senior Data Scientist Senior data scientist merupakan seorang data scientist dengan lebih dari 4 tahun pengalaman kerja. Rata-rata gaji data scientist pada level senior adalah 20-25 juta rupiah. 4. Lead Data Scientist Lead data scientist merupakan seorang data scientist dengan lebih dari 6 tahun pengalaman kerja. Rata-rata gaji data scientist pada level manager adalah diatas 25 juta rupiah Cara Menjadi Data ScientistData scientist sangat diminati di berbagai industri dan sektor karena bisnis membutuhkan sumber daya dengan kombinasi keterampilan teknis, analitis, dan komunikasi yang tepat. Untuk mempersiapkan kamu menjadi data scientist yang memenuhi syarat dan kebutuhan perusahaan, berikut adalah hal yang perlu diperhatikan:1. Latar Belakang Pendidikan Teknik Informatika (TI) atau yang Terkait Untuk menjalani job desk data scientist, seorang ilmuwan data memerlukan setidaknya gelar sarjana dalam ilmu komputer/teknik informatika ataupun bidang terkait. Selain itu, pekerjaan data scientist memerlukan pendidikan yang bersifat teknis, maka dari itu penting untuk mengikuti pendidikan untuk mendapatkan pengetahuan dan skill teknis, terlebih lagi yang spesifik ke data. Namun, tidak perlu khawatir jika kamu tidak mempunyai gelar dalam bidang IT. Banyak kursus spesifik atau kursus online yang ditawarkan pada pelatihan non-formal yang akan mengajari tentang Data Science, Data Management, Statistics, Programming, dll. 2. Pertajam Keterampilan dalam Bidang Data Science Data Science merupakan profesi yang menantang dan mengasah logika berpikir karena melibatkan keterampilan teknis yang kuat. Keterampilan yang perlu dikuasai dibagi menjadi 3 kelompok utama yaitu: Kemampuan analitis data (SQL, Tableau)Kemampuan bahasa pemrograman (Python, R)Kemampuan matematika dan statistik 💡 Catatan: Meskipun demikian, keterampilan teknis bukanlah satu-satunya hal yang paling penting. Data scientist bekerja di lingkungan bisnis dan ditugaskan untuk mengomunikasikan ide-ide dan membuat keputusan strategis berdasarkan data. Maka dari itu, sangat penting bagi mereka untuk menjadi komunikator yang efektif, pemimpin dan anggota tim serta team-player yang kooperatif. 3. Bangun Portofolio untuk Memamerkan Keterampilan Data Science Dalam perjalanan kamu bereksperimen dengan data, tentunya kamu sudah bisa menghasilkan wawasan dari data mentah yang diambil. Dalam hal ini, kamu bisa membangun portofolio untuk menceritakan dan mendokumentasi proses-proses yang kamu lakukan dari pengumpulan data, pembersihan data, pembuatan model, membangun algoritma pembelajaran mesin, hingga akhirnya mendapatkan hasil wawasan yang dapat membantu bisnis semakin berkembang. Dengan mengikuti kursus pelatihan, biasanya kamu juga akan membuat proyek akhir yang bisa dijadikan portfolio kamu saat mencari kerja di kemudian hari. 4. Buat CV Data Scientist yang Menarik Sertakan proyek yang kamu ikutiTekankan keterampilan kamu pada CVCantumkan informasi tambahan: kompetisi, sertifikasi, kursus online, dll.Berikut adalah contoh CV data scientist yang dapat menyoroti pengalaman kamu:Contoh CV Data Scientist - Dibuat di CakeResumeSebagai kalimat penutup, waktu yang diperlukan dalam menempuh perjalanan pendidikan dan pelatihan menjadi data scientist tidak dapat dicapai dalam waktu yang singkat. Proses dan kegigihan diperlukan untuk mengasah skil yang diperlukan agar bermanfaat bagi perusahaan atau bisnis.Itulah serba serbi karier sebagai data scientist yang perlu kamu ketahui! Semoga berhasil dalam perjalanan karirmu :)CakeResume adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari CakeResume dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja CakeResume.Sudah buat CV data scientist kamu, belum? Yuk, buat di CakeResume, 100% gratis dan ATS-friendly! Ada banyak template gratis yang bisa kamu gunakan juga, lho. 🎉Buat CV --- Ditulis oleh: Priscilia Octaviani---
Student Guide
Jan 13th 2026

10 Prospek Kerja Jurusan Sistem Informasi Terbaik dan Gajinya!

Daftar isi:Jurusan Sistem Informasi Mengapa Memilih Jurusan Sistem Informasi? Prospek Kerja Lulusan Sistem InformasiDi era yang serba digital dan cepat ini, tentunya kita tidak lepas dari teknologi dan gadgets dalam aktivitas keseharian kita. Kemajuan informasi teknologi (IT) mendorong kita untuk beradaptasi mengikuti jaman seiring berjalannya waktu sehingga faktor ini memicu kita untuk terus mengikuti tren dan berita agar tidak tertinggal dengan informasi terkini. Oleh karena itu, beberapa bidang pekerjaan pun mengalami perubahan, salah satunya bidang Teknologi Informasi diprediksi akan berkembang pesat di tahun-tahun mendatang. Apakah kamu sudah siap mengambil keputusan yang benar dan tepat untuk perjalanan karir kamu mendatang?Peluang Kerja Lulusan Sistem Informasi Jurusan Sistem Informasi Ketika berbicara tentang lingkup jurusan Teknologi Informasi (TI), sering diamati bahwa istilah Teknologi Informasi (TI) dan Sistem Informasi (SI) digunakan secara bergantian. Secara harfiah, teknologi informasi adalah bagian dari sistem informasi. Meskipun kedua jurusan ini berhubungan dengan komputer, mereka memiliki karakteristik dan jalur karir khusus yang berbeda yang memerlukan pendidikan dan pelatihan yang berbeda. Pada artikel kali ini, kita akan fokus pada jurusan Sistem Informasi. Apa itu Sistem Informasi? Sistem informasi adalah istilah umum untuk sistem (system), orang (people), dan proses (process) yang membuat, menyimpan, memanipulasi, mendistribusikan, dan menyebarkan informasi. Bidang sistem informasi menjembatani bisnis dan ilmu komputer. Gelar dalam sistem informasi biasanya menggabungkan aspek teori manajemen sistem informasi, sistem perangkat keras dan perangkat lunak, bisnis proses dan desain sistem, database dan jaringan. Mempelajari sistem informasi dapat membantu kamu lebih memahami bagaimana perusahaan menyebarkan informasi secara internal, membuat aplikasi bisnis yang efisien, dan membantu membuat keputusan tentang investasi TI dalam sebuah organisasi. Spesialisasi ini pada dasarnya memadukan keahlian teknis dan kecerdasan bisnis. Ini dapat membedakan pencari kerja dari kandidat lain yang mungkin hanya memiliki latar belakang full teknis. Pada umumnya, profesional SI memiliki pemahaman yang kuat tentang bagaimana informasi dihasilkan, dibagikan, dan diamankan dalam organisasi mereka. Kenapa Harus Memilih Jurusan Sistem Informasi? Alasan mengapa kamu harus memilih jurusan Sistem Informasi antara lain:✅1. Prospek kerja jurusan sistem informasi akan terus bertumbuh di tahun mendatang Menurut U.S. Bureau of Labor Statistics (BLS), prospek kerja sistem informasi diperkirakan akan tumbuh sebesar 11% dari 2019 hingga 2029. Persentase ini lebih dari dua kali lipat tingkat pertumbuhan rata-rata untuk semua pekerjaan, yaitu 4%. Ini merupakan kabar baik karena kamu tidak perlu khawatir akan kesulitan mendapatkan pekerjaan, merenung lulusan sistem informasi kerja apa atau lulusan sistem informasi jadi apa di kemudian hari. Ini menjadikan peluang kerja jurusan sistem informasi sangat menjanjikan karena industri TI sangat berkembang pesat.✅2. Dibutuhkan di hampir setiap industri perusahaan Hampir setiap perusahaan membutuhkan tim ahli komputer untuk menjaga dan menjalankan sistemnya. Kamu dapat menemukan pekerjaan di hampir setiap industri yang kamu inginkan, seperti keuangan, pemerintahan, perhotelan, kesehatan, manufaktur, media dan komunikasi, dan bahkan hiburan.✅ 3. Kesempatan untuk tidak berhenti belajar dan menimba ilmu Teknologi mengalami perubahan dengan sangat cepat. Banyak perusahaan berinvestasi besar-besaran dalam pendidikan berkelanjutan para pekerja di bidang teknologi. Kamu akan didorong untuk tidak pernah berhenti belajar teknologi baru sambil kamu bekerja. Terkadang, perusahaan juga akan memberikan pelatihan-pelatihan gratis dan bersertifikasi untuk menambah kredibilitas kamu di lingkup kerja.✅ 4. Pengalaman dan keahlian teknis yang bersifat hands-on experience Pekerjaan jurusan sistem informasi dan bidang studi sistem informasi menuntut kamu untuk memiliki pengalaman hands-on atau practical. Kamu akan mendapatkan exposure pada keahlian-keahlian teknis seperti programming/coding, database design, system design, IT architecture design, dan masih banyak lagi. Keahlian ini memberikan dorongan besar untuk peluang kerja sarjana sistem informasi yang menjadikan kamu kandidat berkualitas yang diinginkan di lapangan kerja sistem informasi karena mempunyai keahlian teknis yang value-adding.✅ 5. Keahlian yang transferable dan jalur karir yang fleksibel Lulusan SI memiliki kemampuan analitik, berpikir kritis dan problem-solving yang baik karena sudah dilatih dari proyek-proyek dan tugas kuliah yang mendorong kamu untuk berpikir. Bahkan kamu bisa memilih untuk bekerja dalam pekerjaan yang tidak terkait langsung dengan gelar. Banyak pekerjaan di lapangan kerja sistem informasi saat ini didasarkan pada pekerjaan di komputer, yang menjadikan keterampilan berbasis informasi kamu sangat bermanfaat. 📚 Baca juga:3 Contoh CV Lulusan Sistem Informasi Menarik dan Cara Membuatnya 10 Pilihan Karir Lulusan Sistem Informasi Selama ini, mungkin kamu sempat mempertanyakan kuliah jurusan sistem informasi kerja apa. Peluang kerja sistem informasi sangat luas dan beragam. Pada bagian ini, CakeResume akan mengupas tuntas 10 pekerjaan untuk jurusan sistem informasi.1. Business Analyst (kisaran gaji Rp. 8.550.000) Pekerjaan lulusan sistem informasi ini akan menjembatani kesenjangan antara TI dan bisnis dengan membantu organisasi meningkatkan proses bisnis dan layanan yang ditawarkan organisasi dengan kegiatan analisis data, dokumen, dan menilai model bisnis atau integrasinya dengan teknologi. Business Analyst bertanggung jawab untuk memahami kebutuhan perubahan bisnis, menilai dampaknya terhadap bisnis, menganalisis dan mendokumentasikan persyaratan dan mendukung komunikasi kepada pemangku kepentingan yang relevan. 💻 Skill yang dibutuhkan: Kemampuan berpikir analitis, pengetahuan bisnis, dan aplikasi software Cari peluang karir di perusahaan manufaktur? Cari loker manufaktur terbaru di sini!Lamar Sekarang 2. Data Analyst (kisaran gaji Rp. 9.325.000) Pekerjaan lulusan sistem informasi ini akan menganalisis volume data yang besar dan untuk menemukan tren dalam data dan mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang data tersebut yang nantinya akan disajikan menjadi informasi yang berharga untuk perkembangan perusahaan. Data Analyst bertanggung jawab untuk memanfaatkan keterampilan database yang kuat untuk bekerja dengan kumpulan data yang besar dan kompleks, berkolaborasi dengan manajer dan tim business analyst untuk membantu mereka menghasilkan wawasan yang dapat ditindaklanjuti dan berdampak tinggi di perusahaan. 💻 Skill yang dibutuhkan: Teknologi database and tools seperti SQL/R/SAS/JMP, data warehousing, transformation, processing and visualization (PowerBI, Tableau) 3. Data Scientist (kisaran gaji Rp. 7.400.000) Prospek kerja lulusan sistem informasi ini akan menerapkan teori dan metode statistik untuk mengumpulkan, menafsirkan, dan meringkas data serta membuat prediksi dan merekomendasikan tindakan yang akan diambil perusahaan dengan bantuan data. Data Scientist bertanggung jawab untuk mengatur dan mempresentasikan hasil analisis data kepada pemangku kepentingan dengan cara yang mudah dipahami. 💻 Skill yang dibutuhkan: Analytics modelling, statistics dan matermatika, programming language seperti Python dan R, data visualization, data mining Temukan lowongan kerja FMCG terbaru di Cake dan mulai perjalanan kariermu di perusahaan FMCG💫Lamar Sekarang📚 Baca juga:Ketahui 4 Perbedaan Data Analyst dan Data Scientist! 4. IT Consultant (kisaran gaji Rp. 8.550.000) Prospek kerja lulusan sistem informasi ini adalah pakar teknologi yang akan memberikan bantuan dan dukungan kepada perusahaan TI dalam berbagai aspek teknis. Konsultan TI bertanggung jawab untuk memahami kebutuhan klien, mereka menyarankan berbagai opsi yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. 💻 Skill yang dibutuhkan: Keterampilan komunikasi dengan client, pemahaman mendalam tentang teknologi yang mereka kuasai seperti Microsoft Dynamics 365, SAP ERP, Salesforce, Oracle, IBM, Amazon Web Services 5. Network Administrator (kisaran gaji Rp. 7.500.000) Peluang kerja lulusan sistem informasi ini akan memantau kinerja jaringan perusahaan, memecahkan masalah jaringan, merekomendasikan peningkatan dan mengidentifikasi kebutuhan jaringan. Network Administrator bertanggung jawab untuk menetapkan spesifikasi untuk jaringan dan merancang administrasi router, termasuk protokol perutean dan konfigurasi antarmuka. 💻 Skill yang dibutuhkan: Mampu menyediakan dukungan teknis, mengerti hardware, protokol jaringan 6. Information Security Analyst (kisaran gaji Rp. 10.350.000) Peluang kerja lulusan sistem informasi ini akan melindungi perusahaan terhadap serangan cyber attacks dan security breaches. Information Security Analyst bertanggun jawab untuk melakukan audit keamanan, penilaian dan analisis risiko, membuat rekomendasi untuk meningkatkan keamanan TI, dan memperbaiki kelemahan keamanan. 💻 Skill yang dibutuhkan: computer and network security, seperti firewall administration, encryption technologies and network protocols 7. Database Administrator (kisaran gaji Rp. 5.650.000) Pekerjaan lulusan sistem informasi ini akan memelihara dan menjaga sistem database perusahaan untuk membuat pengambilan data yang dibutuhkan cepat dan mudah. Database Administrator bertanggung jawab unutk memastikan data yang disimpan tidak ada penyalahgunaan, atau terdapat kesalahan media penyimpanan, memberikan akses ke informasi melalui administrasi pengguna dan pemeliharaan database. 💻 Skill yang dibutuhkan: Database design, Data Extract, Transform, and Load (ETL) 8. Software Developer (kisaran gaji Rp. 11.500.000) Pekerjaan lulusan sistem informasi ini akan berkolaborasi dengan tim developer untuk merancang dan mengembangkan aplikasi dan program komputer. Software Developer bertanggung jawab untuk menulis dan men-debug kode, menggunakan bahasa pemrograman seperti Java, JavaScript, Python, HTML, CSS, dan bahasa pemrograman umum lainnya. 💻 Skill yang dibutuhkan: Programming/coding, menggunakan framework untuk penulisan kode yang lebih tertata dan rapih 9. Product Manager (kisaran gaji Rp. 11.500.000) Prospek kerja lulusan sistem informasi ini akan bekerja dalam tim untuk pengembangan produk yang menjadi solusi untuk para pelanggannya/penggunanya dengan melakukan riset dan memahami apa yang diinginkan pelanggan/pengguna. Product Manager bertanggung jawab untuk mengawasi produk dalam seluruh siklus hidupnya yang melibatkan tahap riset dan perencanaan, pengembangan produk, pengujian produk, hingga akhirnya produk tersebut dapat dirilis. 💻 Skill yang dibutuhkan: Keterampilan komunikasi untuk berkomunikasi dengan anggota tim, departemen lain, manajemen tingkat atas, pengetahuan teknis atau industri tertentu 10. System Analyst (kisaran gaji Rp. 8.500.000) Prospek kerja lulusan sistem informasi ini akan berkolaborasi dengan tim TI untuk memelihara dan meningkatkan sistem komputer untuk perusahaan. System Analyst bertanggung jawab untuk menganalisis, mempelajari, dan mengimplementasikan solusi sistem baru untuk meningkatkan efisiensi bisnis. Selain itu, system analyst akan memantau proses saat ini, melakukan tes dan menganalisis sistem. 💻 Skill yang dibutuhkan: system design, management information system, pengetahuan tentang aplikasi software bisnis Itulah beberapa contoh peluang kerja sarjana sistem informasi dari CakeResume. Semoga dengan adanya informasi ini, kamu sudah tidak lagi bingung jurusan sistem informasi kerja apa dan apakah prospek pekerjaan jurusan sistem informasi menjanjikan di masa mendatang. Dari informasi diatas, dapat disimpulkan bahwa lapangan pekerjaan sistem informasi sangat luas dan beragam, tenaga kerja akan sangat dibutuhkan, dan skills yang kamu dapatkan akan sangat berharga di perusahaan dan industri manapun yang akan kamu tekuni. Mau melamar kerja dalam bidang Sistem Informasi? Yuk siapkan CV kamu di CakeResume. Tersedia 50+ template CV gratis yang bisa kamu download secara PDF 🎉Buat CV
Job Search Tips
May 28th 2024

7 Cara Mudah Menjadi Freelancer Pemula Untuk Cari Untung!

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Agustus 2020 terdapat sebanyak 33,34 juta orang Indonesia bekerja sebagai freelancer atau pekerja lepas waktu. Krier sebagai freelancer terus meningkat. Selain waktu kerja yang fleksibel, pendapatan dari pekerjaan freelance juga cukup menjanjikan. Ditambah lagi bagi generasi muda yang sadar akan pentingnya sumber pemasukan tambahan dalam keuangan pribadi, maka tidak heran jika banyak orang mengambil pekerjaan freelancer sebagai sumber pendapatan kedua. Apakah kamu tertarik untuk menjadi freelancer tapi bingung bagaimana cara memulainya? Jika ya, maka artikel kali ini sangatlah tepat untukmu karena Cake akan membahas 7 cara menjadi freelancer pemula yang sukses. Daftar isi:Alasan dan Keuntungan Menjadi FreelancerCara Memulai Menjadi FreelancerPekerjaan Freelance yang Banyak Dicari Alasan dan Keuntungan Menjadi Freelancer Berbeda dari bekerja waktu penuh (full-time), pekerjaan freelancer tidak terikat kontrak jangka panjang dengan sebuah perusahaan, kamu pun bisa mendapatkan beberapa benefit yang tidak dijumpai pada pekerjaan tetap. Berikut adalah beberapa alasan untuk bekerja menjadi freelancer. 1. Waktu dan Tempat Kerja yang Fleksibel Bekerja sebagai freelancer memiliki waktu kerja yang sangat fleksibel. Dengan perjanjian waktu kerja yang telah disepakati dengan klien, kamu pun punya kebebasan untuk bekerja kapanpun dan dimanapun. Tidak heran jika banyak orang yang lebih memilih berkarir sebagai freelancer dibandingkan dengan bekerja waktu penuh (full-time) di perusahaan. 2. Berpotensi sebagai Sumber Pemasukan Kedua Dengan gaya hidup dan kebutuhan yang semakin meningkat, banyak orang juga memilih bekerja sebagai freelancer di waktu senggangnya. Pada umumnya, kamu akan mendapatkan bayaran setelah menyelesaikan sebuah projek, ada juga pekerjaan freelance yang membayar berdasarkan waktu kerjamu. Oleh karena itu, jika kamu rutin dalam menjalankannya, pekerjaan freelancer juga bisa menjadi salah satu sumber pemasukan kedua untuk kamu juga. 3. Mudah untuk Dimulai Pekerjaan freelancer sangat berbeda dengan pekerjaan full-time. Selain memiliki kebebasan untuk tidak terikat kontrak, kamu pun bisa memulai pekerjaan freelance kapanpun kamu mau. Kini banyak platform freelance online yang dapat dijadikan sebagai langkah awal mu berkarir menjadi freelancer. Jika kamu tertarik untuk membaca lebih lanjut, kamu pun bisa mengunjungi artikel Cake mengenai 15 Situs Freelance Terbaik untuk Cuan di 2024! 4. Kebebasan untuk Memilih Projek Selain jam dan tempat kerja yang fleksibel, pekerjaan freelance justru memberikanmu ruang dan kebebasan untuk memilih projek yang kamu minati. Bidang pekerjaan freelance pun sangat beragam, mulai dari bidang menulis, desain grafis, data entry, pemasaran (marketing), bisnis, dan lain sebagainya. Nah, itulah beberapa alasan dan benefit yang dapat kamu peroleh ketika bekerja sebagai freelancer. Pada paragraf berikutnya, Cake juga akan membahas beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk menjadi freelancer pemula.Cara Mudah Menjadi Freelancer Sukses 1. Definisikan secara Rinci Jasa Pelayanan dan Penawaran Kamu Cara pertama saat memulai bekerja menjadi freelancer adalah dengan mendefinisikan secara rinci jasa dan pelayanan yang kamu tawarkan. Ingatlah bahwa kemampuan dan skill mu bisa jadi salah satu jasa pelayanan yang dibutuhkan klien. Cobalah untuk menjelaskan tipe jasa pelayananmu secara konkrit dan jelas, kamu pun bisa menjabarkan metode dan cara kerja yang kamu pakai untuk menyelesaikan suatu projek. 2. Kembangkan Struktur Harga Setelah mendeskripsikan jasa pelayanan mu secara rinci, ada baiknya kamu juga menuliskan beberapa faktor yang dapat berpengaruh dalam jumlah uang yang ditawarkan oleh klein. 📝 Faktor-faktor yang berpengaruh diantaranya mencakup: Pengalaman bekerja,Jumlah projek yang pernah kamu tangani,Tingkat kesulitan sebuah projek,Durasi waktu kerja, dll. Dengan menuliskan berbagai faktor ini, kamu telah berhasil melakukan cara kedua untuk mendapatkan uang dari freelancer. 3. Membuat Portofolio Membuat portofolio adalah cara lain yang harus kamu lakukan ketika bekerja menjadi freelancer online. Portofolio membantu klien untuk mengetahui tentang kinerja dan kualitas kerjamu. Beberapa hal yang dapat dimasukkan pada portofolio kamu adalah studi kasus, testimonial, data, sampel pekerjaan, hasil karya yang kamu buat, dan lain-lain. 💡Inilah beberapa tips membuat portofolio yang baik:1. Pilih desain dan perpaduan warna yang tepat 2. Tunjukkan keragaman dalam portofolio kamu 3. Masukkan hanya pencapaian terbaik dalam portofolio kamu Fokus utama dalam pembuatan portofolio bukan hanya mengenai informasi seputar pengalaman kerja di waktu lampau, ada baiknya kamu pun menuliskan beberapa contoh dan metode yang kamu gunakan dalam menyelesaikan suatu projek, misalnya “Ketika mengerjakan projek X, saya menggunakan metode Y, dan Z adalah hasil akhir yang ada pada bisnis klien A saat ini”. 📚 Baca juga:Portofolio Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik [+5 Contoh] 4. Daftar di Situs Freelance Seiring dengan bertambahnya tren sebagai pekerja freelance, maka semakin banyak juga situs freelance yang tersedia. Cara keempat untuk menjadi freelancer online adalah dengan mulai mendaftarkan diri di berbagai situs freelance. Contoh situs freelance online diantaranya adalah Sribulancer dan Upwork. situs freelance online Indonesia - Sribulancer contoh situs freelance online - Upwork Sebagai website freelancer Indonesia, Sribulancer terbukti telah berhasil menyesuaikan isinya dengan kebutuhan pasar Indonesia. Sementara itu, Upwork dikenal sebagai situs terbesar untuk mencari pekerjaan freelance, maka pasar pekerjaan yang ditawarkan juga berbasis internasional. Cobalah untuk daftar dan mencari pekerjaan freelance yang sesuai dengan kebutuhanmu.📚 Baca juga:15 Situs Freelance Terbaik untuk Cuan di 2024! 5. Promosikan Jasa Pelayanan Kamu di Berbagai Media yang Berbeda Cara berikutnya untuk bekerja menjadi freelancer adalah dengan mempromosikan jasa pelayananmu di berbagai media yang berbeda. Di zaman digital seperti saat ini, kamu pun memiliki banyak pilihan untuk memilih platform digital dalam memasarkan produk jasa layananmu. ➡️ Promosikan produk/jasa layananmu dalam media digital secara gratis seperti di: LinkedInInstagramTikTokSitu web, dll. Jika kamu merasa sudah cukup matang dengan jasa pelayananmu, kamu pun bisa mencoba mempromosikannya dengan program yang berbayar, seperti Instagram Ads, Facebook Ads, dan sebagainya. Semakin banyak platform yang kamu pakai, semakin banyak juga kesempatanmu untuk menjangkau market yang lebih luas. 6. Bangun Relasi yang Baik dengan Klien Walaupun pekerjaan freelancer tidak terikat kontrak jangka panjang, tapi sebagai seorang freelance profesional, kamu tentu wajib memiliki pola pikir bahwa klien adalah bisnis kamu. Bekerja sebagai freelancer yang sukses dan menghasilkan banyak uang tentu tidak lepas dari relasi yang baik dengan klien. 💡Inilah beberapa tips dalam membangun relasi dengan klien: Bekerjalah dengan maksimal dan sempurnaBangunlah komunikasi yang baik dengan klienBangunlah kepercayaan klien melalui konsistensi menyelesaikan kerja tepat waktu dan secara maksimalBerikanlah solusi terbaik dan unik dalam setiap projek 7. Kembangkan Skill Kamu Jika kamu telah mencoba cara-cara di atas tapi belum juga berhasil menemukan pekerjaan freelance yang sesuai dengan skill yang kamu miliki, maka kamu pun bisa mempertimbangkan untuk mengembangkan skill kamu. Bisa jadi kebutuhan pasar freelance tidak sesuai dengan skill yang kamu miliki saat ini. Oleh karena itu, ada baiknya kamu pun mencoba mengembangkan skill kamu untuk menjadi freelancer online. Contoh Pekerjaan Freelance yang Banyak Dicari Beberapa pekerjaan freelance yang banyak dicari beserta skill yang dibutuhkan: Analis dan Konsultan Bisnis - Pemecahan masalah, Kemampuan analisa yang baikSoftware Developer - Bahasa Pemrograman (Python, Javascript, CSS, dll.), Operating System, Database, AlgoritmaDesainer grafis - Adobe Photoshop, Adobe IllustratorEditor Video - Adobe Premiere Pro, Final Cut Pro, Adobe After EffectsDesainer Web - User Experience, HTML, CSS, CMS, FigmaDigital Marketer - Google Ads, Google Analytics, SEOPenulis Konten - Copywriting, Content WritingAsisten Virtual (Virtual Assistant) - Berorientasi pada detail, Manajemen waktu, Microsoft Office Selain itu, kamu juga bisa menambahkan sertifikasi kamu. Di zaman sekarang, tersedia begitu banyak kelas online yang kamu bisa ikuti secara gratis maupun berbayar. Dengan mengikuti kelas online, biasanya kamu akan mendapatkan sertifikat yang bisa kamu cantumkan pada CV kamu. Sudah buat CV untuk pekerjaan freelance kamu, belum? Yuk, langsung buat secara mudah dan 100% gratis di Cake! Ada banyak template menarik juga🎉Buat CV Jika kamu baru mau belajar menjadi freelancer, cobalah untuk mengikuti beberapa tips dan cara daftar untuk jadi freelancer yang dituliskan pada artikel ini. Bangunlah portofolio yang baik dan yakinkanlah klien bahwa kamulah kandidat freelance terbaik untuk projek mereka. Semoga artikel kali ini bermanfaat bagi langkah awal mu untuk menjadi freelancer.Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development! --- Ditulis Oleh Lydia Gavrila ---
Industry & Job Overview
Nov 13th 2025

Apa itu Web Developer? Tugas, Jenis, Cara, dan Gajinya! [+Contoh CV]

Daftar isi:Apa itu Web Developer?Tugas dan Tanggung Jawab Web DeveloperSkill yang Harus Dimiliki Web DeveloperCara Menjadi Web Developer Setiap situs web atau perangkat lunak yang kita gunakan dibuat oleh website developer (pengembang web). Karena pekerjaannya yang semakin diperlukan, hampir setiap perusahaan yang kita temui sekarang membuka lowongan pekerjaan untuk website development. Bahkan, kamu bisa membaca artikel di situs web ini juga karena adanya tim web dev. Mungkin bidang website development (pengembangan web) terlihat rumit, membingungkan, dan tidak dapat diakses oleh orang-orang umum. Kenyataannya tidak seperti itu, lho. Orang-orang awam juga bisa terjun ke bidang website development! Jadi, untuk memperjelas mengenai industri yang menarik ini, CakeResume telah merangkum informasi lengkap mengenai pekerjaan web developer dan caranya menjadi web developer. Dalam panduan ini, CakeResume akan membahas dasar-dasar tentang profesi web developer secara detail, serta keterampilan dan alat penting yang kamu perlukan untuk masuk ke industri website development. Yuk, simak artikel ini untuk mengetahui detailnya! Apa itu Web Developer? “Jadi, apa yang dimaksud dengan web developer?” Web Developer Adalah.. Web developer adalah seseorang yang bertugas untuk membuat, mengembangkan, dan memelihara situs web atau aplikasi web. Seorang web developer akan membuat situs web dari nol dengan menuliskan kode bahasa pemrograman seperti Python dan Javascript atau bahasa markup seperti HTML. Dari kode yang ditulis, akan menghasilkan tampilan dan berbagai fitur website dan aplikasi seperti tombol menu, formulir, kotak pencarian, dan fitur lainnya. 💡 Catatan:Web developer (pengembang web) dan web programmer (programmer web) adalah istilah yang digunakan secara bergantian. “Web developer atau website programer bekerja dimana?” Umumnya, seorang web developer tidak hanya diperlukan oleh perusahaan khusus dalam bidang teknologi saja. Web developer dapat dipekerjakan oleh perusahaan dalam industri lain untuk tim TI, tim pengembang perangkat lunak, atau tim konsultasi komputer mereka. Tetapi, seorang web developer atau web programmer juga dapat bekerja sebagai pekerja lepas (freelancer). Sehingga mereka akan bekerja per projek untuk kliennya yang berbeda-beda, melainkan bekerja untuk satu perusahaan saja. Mengapa Menjadi Web Developer? ➡️ Profesi Web Developer Diminati Banyak Perusahaan Di era digital ini, untuk keberhasilan setiap bisnis dan perusahaan, mereka perlu memberikan pengalaman online kepada audiensnya. Oleh karena itu mereka memerlukan tim website developers. ➡️ Penghasilan Web Developer yang Tinggi Seperti pada industri lainnya, gaji web developer akan tergantung pada pengalaman dan keterampilan yang kamu miliki. Nominal gaji yang akan kamu terima juga akan disesuaikan dengan daerah kamu bekerja serta posisi yang kamu tempati (full stack/frontend/backend developer). Tetapi, gaji web developer untuk posisi junior saja juga sudah sangat menjanjikan. Kisaran gaji web developer adalah sekitar Rp. 4.5-12 juta/bulan. Ini tidak menutupi kemungkinan untuk seorang web developer mendapatkan gaji dengan nominal 20jt, lho. Semakin banyak pengalaman kamu dan portofolio projek yang kamu miliki, semakin tinggi juga tawaran gaji kamu. 📚 Baca juga: 15 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia! ➡️ Pekerjaan Web Developer Memberikan Banyak Peluang lain dan Fleksibilitas Menjadi seorang website developer akan memberikan kamu fleksibilitas dan peluang yang luas untuk karirmu. Kamu bisa membelok karirmu dalam industri teknologi, entah itu menjadi UI/UX desainer, game developer, data scientist, ataupun yang lainnya. Dengan memiliki latar belakang website development, kamu bisa: Bekerja untuk perusahaan atau menjadi pekerja lepas (freelancer)Mengembangkan aplikasi kamu sendiriMembangun bisnis kamu sendiri dari situs web/aplikasi yang kamu buatBerkolaborasi dengan tim developers lainnya untuk membuat sesuatu yang inovatifBergabung ke lomba Hackathon untuk bekerja sama dengan para penggemar teknologi, dll. 📚Baca juga: Apa itu Hackathon? 5 Alasan Kamu Harus Ikut Hackathon! Kisaran Gaji Web Developer Kisaran Gaji Front End Developer: Rp. 5.000.000 - 28.000.000/bulan (rata-rata 7jt/bulan)Kisaran Gaji Back End Developer: Rp. 4.000.000 - 25.000.000/bulan (rata-rata 9jt/bulan)Kisaran Gaji Full Stack Developer: Rp. 5.000.000 - 25.000.000/bulan (rata-rata 8.9jt/bulan) Jenis Web Developer dan Tugasnya “Apa deskripsi pekerjaan web developer?” Dalam membuat suatu situs web/aplikasi dari nol, banyak hal yang perlu dibuat dan dikembangkan. Karena areanya yang cukup luas dan tugasnya yang bervariasi, job desk web developer dapat dikategorikan menjadi 3 spesialisasi. Berikut adalah contoh jenis-jenis web developer: 1.Front End Developer Front end situs web adalah bagian dari situs web yang berinteraksi dengan pengguna. Segala sesuatu yang kamu lihat di internet atau situs web, mulai dari font, warna, hingga fitur-fitur yang kamu gunakan adalah hasil dari tugas front end developer. Sederhananya, tugas front end developer adalah mendesain tampilan antarmuka situs web serta fitur-fitur yang menarik dan mudah untuk digunakan oleh pengunjung. Untuk lebih jelas, berikut adalah tugas front end developer:📝 Tugas front end developer Menggunakan framework seperti Angular untuk memastikan tampilan situs web terlihat bagus untuk setiap perangkat teknologi (smartphone, tablet, dan komputer).Memastikan pengguna dapat dengan mudah menavigasi situs web. Untuk memastikan hal ini, front end developers akan melakukan usability testing terlebih dahulu.Menentukan di mana menempatkan gambar, seperti apa tampilan navigasi, tata letaknya, fiturnya, dan bagaimana situs akan ditampilkan.Seorang website developer bisa juga memiliki tugas untuk mendesain dan menulis konten dalam situs web. Sehingga hasil akhir situs web yang dibuat web dev dapat langsung diberikan kepada kliennya. Nah, untuk menjalani tugas-tugas tersebut, front end developer perlu mahir menggunakan setidaknya tiga bahasa pemrograman berikut: HTML: membuat tampilan dan struktur situs web seperti mengatur tata letak judul, paragraf, tautan, dan gambar.CSS: mengatur elemen pada situs web seperti mengatur teks, warna, ukuran, tombol, dan fitur dekoratif lainnya.Javascript: membuat situs web lebih interaktif dengan tombol pop up, animasi, dan slider gambar. 💡 Catatan: Selain terampil dalam bahasa pemrograman tadi, front end developer juga harus mahir dalam menggunakan framework seperti Bootstrap, Foundation, Backbone, AngularJS, ReactJs, dan EmberJS. Front end developer juga harus terampil dalam menggunakan libraries seperti jQuery dan LESS. 2. Back End Developer Jadi, apa yang bisa membuat bagian front end sebuah situs web bisa tampil di perangkat teknologi? Di mana semua data tersebut disimpan? Nah, disinilah tugasnya back end developer. Anggap saja back end developer adalah orang yang bekerja dibelakang layar, mereka adalah orang yang membuat dan memelihara situs web dari nol. Back end diperlukan untuk membuat front end bisa tampil didepan para pengguna dengan performa yang bagus, lancar, dan aman. Bagian back end sebuah situs web itu terdiri dari server, database, dan aplikasi. 📝 Berikut adalah tugas dan tanggung jawab seorang back end developers: Tergantung tujuan situs web yang dibuat, back end developer bertugas untuk merancang alur situs web yang dibuat.Menyimpan data situs web (gambar, informasi produk, akun, data pesanan, dll.) dalam database yang telah dibuat.Mengelola dan mengoptimalkan database agar kinerja situs web tetap maksimum dan lancar.Memastikan keamanan situs web dan server dari peretas dengan mencari celah-celah dan memperbaikinya.Membangun libraries dan kode yang dapat digunakan kembaliBerdiskusi dengan klien tentang keinginan untuk situs web mereka.Membuat solusi yang efektif dan efisien untuk mengubah data menjadi bagian front end situs web seperti: bagian mengisi formulir, membuat profil, berbelanja online, dll. Untuk menjalani tugasnya sebagai back end developer, diperlukan beberapa alat dan bahasa pemrograman seperti berikut: Bahasa pemrograman sisi server: PHP, Python, Java, Ruby, dan .Net. Ini berguna untuk membuat server, database, dan aplikasi bisa bekerja sama.Tools: MySQL, Oracle, dan SQL. Ini berguna untuk menemukan, menyimpan, atau mengubah data dan menyajikannya kembali kepada pengguna dalam kode front-end.Framework: Django, Rails, CodeIgniter, dll. Gunanya untuk mempermudah pemrograman dalam membuat fitur unik situs web tanpa harus membuat kode baru terus menerus. 3. Full Stack Developer Full stack developer adalah pengembang yang memiliki tugas seorang front end dan back end. Mereka bertugas untuk mengurusi sisi klien (client side) dan juga sisi server (server side). Jadi, mereka harus mampu untuk membuat tampilan dan fitur situs web, sekaligus memastikan kinerja dan keamanannya. Karena seorang full stack developer memiliki keterampilan seorang front end dan juga back end, mereka dapat membuat sebuat website sendirian untuk kliennya. Keterampilan yang dimiliki full stack developer itu dapat membuka peluang kerja yang lebih luas, karena full stack developer dapat bekerja untuk front end ataupun back end. Bahkan, mereka juga sering dijadikan pemimpin tim untuk memantau proyek situs web. Walaupun keuntungannya yang banyak, menjadi full stack developer juga akan ada tantangannya. Seperti seorang koki yang bisa memasak dan juga membuat kue, menguasai kedua bidang tersebut akan memerlukan waktu yang banyak.Skill yang diperlukan full stack developer:Bahasa pemrograman dan codingDatabasesServersAPIUser Experience Jika kamu tertarik untuk menjadi full stack developer, berikut adalah hal yang bisa kamu lakukan: Memahami banyak bahasa pemrograman dan framework untuk sisi server dan sisi klienMembangun keterampilan dalam mendesain situs web serta mengelola serverMulailah karir kamu dari menjadi seorang front end atau back end developer terlebih dahulu. Perluas keterampilan dan pengalaman kamu dalam membangun situs web/aplikasi. Skill yang Harus Dimiliki Web Developer “Apa yang harus dipelajari untuk menjadi web developer?” Jika kamu ingin belajar menjadi web developer, perhatikan paragraf berikut ini! ✅ Bahasa Pemrograman Bahasa pemrograman adalah serangkaian sintaks dan semantiks yang berguna untuk memerintah komputer. Memiliki keterampilan bahasa pemrograman adalah skill web developer yang sangat penting agar pengembang web dapat membangun situs web dari nol. Tergantung posisi website developer, bahasa pemrograman yang diperlukan juga berbeda, simak tabel berikut:Front End DeveloperBack End DeveloperFull Stack DeveloperRubyJavaScriptTypeScriiptPythonRubyJavaScriptGo (Golang)Full stack developerperlu memahami bahasapemrograman untukfront end dan back end Untuk mulai belajar jadi web developer, kamu bisa pelajari JavaScript terlebih dahulu. Bahasa pemrograman ini berguna untuk front end dan juga back end. Ingat untuk terus mempelajari bahasa pemrograman yang lain, ya! Selain bahasa pemrograman tadi, website developer pemula juga perlu mempelajari bahasa markup, seperti: HTMLCSS 📚 Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] ✅ Git Git adalah software yang digunakan programmer web ketika menulis kode. Perangkat lunak ini berfungsi untuk melacak, mengatur, dan merevisi perubahan kode. Skill web developer ini sangat penting untuk dimiliki untuk mempermudah alur kerja progranmer web, terutama jika sedang bekerja sama dengan pengembang web lainnya. Program ini memungkinkan kamu untuk melacak perubahan atau kesalahan yang kamu buat pada kode sehingga kamu dapat kembali dan meninjaunya atau memperbaiki kesalahan pada kode sebelum membuat perubahan lebih lanjut. ✅ JS Libraries and Frameworks Ketika kamu belajar pemrograman, kamu akan menemukan bahwa potongan kode kamu dapat digunakan kembali atau didaur ulang untuk berbagai hal ketika saat membuat situs web. Dengan menggunakan JavaScript Libraries serta Framework JavaScript, kamu tidak perlu membuat kode dari nol berulang-ulang kali untuk membuat suatu fungsi atau fitur situs web aplikasi. Ini akan mempermudah dan mempercepat kamu dalam membuat program Contoh Framework: Vue.js, React, and Angular.js., dll. 💡 Catatan:Biasanya, setiap bahasa pemrograman memiliki library-nya masing-masing. ✅ Responsive Web Designing Skills Sebuah halaman situs web dapat dilihat di berbagai perangkat dengan ukuran layar yang berbeda-beda. Situs web apa pun yang sedang kamu kembangkan harus bisa beradaptasi dengan ukuran layar yang berbeda, baik itu layar komputer desktop, tablet, maupun ponsel. Jika situs web yang kamu buat tidak responsif, halaman web tidak akan berfungsi dengan baik di desktop atau perangkat seluler. Misalnya, video atau banner yang terlihat bagus di dekstop, tetapi terpotong saat dilihat dari perangkat seluler karena ukurannya yang lebih kecil. Oleh karena itu, website developer harus mampu membuat situs web dengan desain yang responsif. Jika tidak, ini dapat mengurangi jumlah pengunjung situs web. ✅ Problem Solving Walaupun pekerjaan website developer itu membuat koding dan hal-hal yang teknis, seorang programer web juga perlu memiliki skill pemecahan masalah yang baik. Sebagai programmer web, kamu perlu menemukan solusi untuk membuat situs web keinginan klien menjadi nyata, baik itu dalam sisi front end maupun back end. Tidak jarang ketika membuat program, seorang programmer web akan dihadapkan dengan bug, error, atau kesalahan. Maka dari itu, website developer perlu menggunakan keterampilan problem solving-nya untuk memecahkan masalah tersebut.Untuk mendapatkan pekerjaan Web Developer, kamu juga perlu menyiapkan CV yang rapi dan profesional. Kamu bisa melihat contoh CV Web Developer lengkap di sini sebagai referensi. Cara Menjadi Web Developer 1. Kuasai Keterampilan Teknis Mengikuti pendidikan formal seperti mengambil Sarjana dalam kuliah diperlukan untuk mengembangkan keterampilan pengkodean dan pemrograman dasar. Beberapa jurusan yang terkait untuk menjadi website developer adalah sebagai berikut: Teknik Informatika (TI)Sistem Informasi (SI)Software EngineeringIlmu KomputerDesain Komunikasi Visual (DKV) “Apakah bisa menjadi web developer tanpa kuliah jurusan IT?” Tentu saja bisa! Walaupun memiliki Sarjana yang terkait dengan website development akan memberikan kamu kesempatan yang lebih tinggi, kamu tetap bisa mendapatkan pekerjaan web developer dengan mengikuti pendidikan non-formal seperti mengikuti bootcamps, kursus online, dll. 2. Ikuti Program Magang Mengikuti program magang itu sangat penting untuk mendapatkan pengalaman yang solid sebagai website developer. Program magang memberikan kesempatan para interns untuk menerapkan pengetahuan mereka dan mengembangkan keterampilan baru saat mereka terlibat dengan klien asli dan berkolaborasi dengan pengembang lain. 3. Kembangkan Portofolio Hasil Kerja Kamu Beberapa perusahaan mungkin menjadikan portofolio sebagai salah satu dokumen yang wajib disertakan, adapun yang tidak. Apa pun itu ketentuannya, menyertakan portofolio yang menarik akan sangat berguna untuk menarik perhatian rekruter atau manajer HRD. Kamu harus bisa menyoroti keterampilan, kualitas, dan pencapaian kamu di portofolio seperti: Hasil kerja yang relevan dari program magang sebelumnyaHasil proyek freelanceHasil proyek pribadi,Hasil lomba Hackathon, dll. 4. Miliki Sertifikasi Memiliki sertifikasi dalam website development dapat membuktikan keterampilan dan kompetensi kamu kepada HRD. Selain itu, mengambil sertifikasi juga baik untuk programmer web agar tetap up-to-date dengan perkembangan terkini di bidang ini. Kamu dapat mengambil sertifikasi di platform online, seperti: Microsoft Certification - DeveloperAdobe Certifications- DeveloperAmazon - AWS Certified Developer 5. Dapatkan Pekerjaan dengan CV yang Menarik Seperti pekerja lainnya, kamu sebagai calon website developer perlu membuat CV yang menarik dan informatif untuk mendapatkan pekerjaan impianmu dengan lancar. Ikuti tips ini untuk membuat CV web developer yang menarik: Tunjukan proyek-proyek situs web yang kamu milikiSertakan keterampilan khusus yang diuraikan dalam posting pekerjaan (perhatikan kata kunci yang digunakannya)Cantumkan prestasi kamu di bagian pengalaman kerja. Perhatikan contoh berikut: Junior Web DeveloperThe Body Shop IndonesiaFebruari 2017 - Januari 2022 Mengembangkan aplikasi dari sisi klien dan sisi server dengan berkolaborasi bersama tim pengembang yang terdiri dari lima karyawan. Membuat prototipe rata-rata 10 fitur produk baru per tahun. Menerapkan praktik yang terbaik dengan menggunakan JS libraries dan framework, sehingga mengurangi pengerjaan ulang sebesar 20% dan biaya sebesar 10%. Meningkatkan skor pengalaman pengguna sebesar 30% untuk situs web dan aplikasi perusahaan. Untuk referensi kamu, perhatikan CV programmer web berikut ini! CV Jurusan IT Computer Science - Dibuat di CakeResume Sudah buat CV website developer kamu, belum? Yuk, buat dengan CakeResume CV Builder, 100% gratis dan ATS-friendly!🎉Buat CV --- Ditulis Oleh Cindy Graciella ---
Career Development
Jul 5th 2022

Elevator Pitch: 5 Cara Membuat Pitching yang Menarik!

Keahlian berkomunikasi merupakan hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia profesional. Cara berkomunikasi yang efektif diperlukan untuk menyampaikan pesan kepada lawan bicara dengan jelas dalam waktu yang seharusnya. Dengan cara berkomunikasi yang baik, kamu dapat mengurangi miskomunikasi sehingga menghindari penyampaian pesan yang multitafsir. Untuk itu, penting bagi kamu untuk menguasai salah satu teknik komunikasi yaitu Elevator Pitch. Nah, apakah kamu pernah mendengar tentang Elevator Pitch? Jika kita kupas secara makna harfiah, seperti namanya, pitch adalah presentasi singkat dan elevator adalah angkutan transportasi biasanya ditemukan pada gedung bertingkat tinggi yang akan membawa kamu ke suatu lantai tujuan dengan cepat. Lalu, apa yang dimaksud dengan Elevator Pitch sebenarnya? Daftar Isi: Pengertian Elevator PitchMengapa Menggunakan Elevator Pitch?Isi Elevator PitchContoh Elevator PitchCara Membuat Elevator Pitch Apa itu Elevator Pitch? Elevator pitch merupakan sebuah teknik untuk mempresentasikan sebuah ide, pidato, presentasi secara singkat. Analogi ini seperti kalanya kamu sedang naik elevator, dan kamu harus menyampaikan sesuatu selama perjalanan elevator tersebut yang berdurasi sangat singkat. Idealnya, durasi elevator pitch adalah 30-60 detik. ✅Berapa lama durasi elevator pitch tentunya juga tergantung situasi seperti: Wawancara kerjaPresentasi kepada klien / investorAcara networking dan pameran karir Elevator pitch dapat digunakan dalam konteks personal maupun lingkup bisnis. Jika digunakan secara pribadi, ini bisa berisi ringkasan singkat tentang diri kamu. Dalam lingkup bisnis, biasanya digunakan untuk menjual sebuah ide atau produk. Elevator pitch menjadi penting karena merupakan cara yang efektif untuk menunjukkan pengalaman, kekuatan, dan keterampilan/skill kamu. Meskipun singkat, elevator pitch harus cukup menarik untuk memicu minat pendengar pada ide dan pidato kamu.Dalam berbagai situasi yang tidak terduga, kamu harus selalu menyiapkan beberapa poin pembicaraan tentang diri kamu agar tidak melewati kesempatan maupun peluang yang ada. Siapa tahu, kamu bisa memperbesar kesempatanmu untuk mencari kerja. Kapan dan Mengapa Perlu Menggunakan Elevator Pitch Kesempatan yang baik tentunya tidak boleh terlewatkan. Berikut adalah waktu dan tempat yang tepat untuk dapat memberikan sebuah elevator pitch. 1. Career Expo Saat menghadiri acara Career Expo atau pameran karir, kamu akan berinteraksi dengan pemberi kerja, namun biasanya akan terbatas hanya beberapa menit saja. Dalam situasi ini, gunakan teknik elevator pitch untuk membuat kesan pertama yang baik agar membedakan diri kamu dari kandidat lain. Kamu bisa mulai dengan bertukar nama dan sapaan, lalu pemberi kerja akan kemungkinan besar membalas dengan, “Ceritakan tentang diri Anda.” Kemudian kamu bisa mulai pitchnya 📚Baca juga: Efektif! 5 Cara Perkenalan Diri Saat Interview dan Contohnya 2. Professional Networking atau Mencari Kerja Saat kamu sedang networking dengan orang-orang baru kamu bisa gunakan elevator pitch untuk membangun relasi dan komunikasi yang baik. Kamu bisa berkenalan dengan sebanyak mungkin orang untuk menemukan peluang yang sesuai dengan pengalaman kamu ataupun menemukan seseorang yang membutuhkan talenta seperti keahlianmu. Tidak hanya itu, ada kemungkinan juga orang tersebut dapat merujuk kamu ke koneksi dalam network mereka untuk berkenalan denganmu. Ketika kamu sedang aktif mencari pekerjaan baru, ada baiknya kamu berkenalan dengan rekruter dan undang mereka untuk berkenalan denganmu. Kamu bisa bercerita tentang keahlian dan pengalaman kamu dengan elevator pitch agar mereka tetap tertarik untuk mendengar lebih lanjut. Selain itu, elevator pitch juga bisa dipakai untuk menjawab pertanyaan interview “Tell Me About Yourself”.📚Baca juga: Wajib Tahu: 8 Pertanyaan Interview Kerja Fresh Graduate dan Jawabannya 3. Pitching ke Klien Maupun Investor Kunci dari presentasi yang sukses adalah saat kamu bisa membuat para pendengar contohnya klien atau investor tertarik dengan apa yang kamu presentasikan. Biasanya, klien dan investor mempunyai waktu yang sangat terbatas sehingga kamu perlu menggunakan elevator pitch untuk dapat membuat mereka tetap fokus dan mengerti intisari dari hal atau topik yang ingin kamu sampaikan dalam waktu yang singkat. Ketika kamu berhasil membuka presentasi dengan baik, biasanya mereka akan tertarik untuk memberikan waktu berharga mereka sehingga kamu dapat menjelaskan ide-ide kamu secara lebih detail. 4. Profil Online atau CV Dalam profil online seperti LinkedIn atau Cake, kamu dapat memperkenalkan diri dengan gaya elevator pitch dalam bagian ringkasan tentang dirimu. Kamu juga dapat mencantumkan video elevator pitch dalam CV kamu. Ini dapat membantu perekrut menemukan orang yang tepat untuk posisi yang dicari. Ini akan menjadi faktor pendorong mereka untuk menghubungi kamu. Ini juga dapat menghasilkan kandidat berkualitas yang lebih baik karena kamu dapat menyampaikan peluang seperti apa yang menarik minatmu dan keterampilan yang dapat kamu tawarkan bagi perusahaan.Mau buat CV keren yang mengandung video elevator pitch? Cake menyediakan 12+ template CV yang bisa kamu gunakan. Bisa mencantumkan video dan download PDF 🎉Buat CV Isi Elevator Pitch Isi elevator pitch harus berbobot dengan memuat informasi-informasi berikut: 1. Perkenalkan Diri Awal dari sebuah percakapan adalah dengan memperkenalkan diri. Mulailah elevator pitch dengan memberikan nama lengkap sambil tersenyum dan ulurkan tangan kamu untuk berjabat tangan dan tambahkan ucapan seperti, “Senang bertemu dengan Anda!” 2. Ringkasan Singkat Tentang Latar Belakang Kamu akan memberikan ringkasan singkat tentang latar belakang seperti informasi yang paling relevan seperti pendidikan, pengalaman kerja atau keahlian. Contoh elevator pitch: “Saya baru saja lulus dari perguruan tinggi dengan gelar di bidang IT. Saya bekerja di perusahaan teknologi sebagai analyst, dan akhirnya, sebagai software engineer bagian product. Saya mencari pekerjaan yang akan menempatkan keterampilan saya sebagai back-end software engineer dengan keterampilan saya menguasai bahasa pemrograman Python, PHP, Java."📚Baca juga: 15 Contoh Deskripsi Diri Menarik yang Disukai Rekruter! 3. Jelaskan Apa yang Kamu Inginkan Objektif dari setiap elevator pitch bisa berbeda-beda, seperti mencari kesempatan kerja, mendapatkan informasi kontak, berbicara dengan client maupun menarik seorang investor. Pada tahap ini, kamu bisa menjelaskan nilai yang akan kamu berikan, mengapa kamu cocok untuk pekerjaan tersebut, atau secara umum apa yang audiens kamu dapatkan dari interaksi denganmu. Jangan lupa untuk tetap fokus kepada tujuan awal kamu memberikan pitching. Contoh elevator pitch: “Saya seorang manajer branding, yang berspesialisasi dalam mengawasi peluncuran inisiatif yang sukses dari awal hingga akhir. Seiring dengan lima tahun pengalaman profesional saya, saya baru-baru ini menerima gelar MBA dengan fokus pada kepercayaan dan retensi konsumen. Saya menemukan pekerjaan yang dilakukan tim branding Anda sangat inovatif sehingga saya ingin sekali mendapat kesempatan untuk menggunakan keahlian saya untuk perusahaan Anda.” 4. Jelaskan Apa yang Membuat Kamu Berbeda Dari Orang Lain Dari berbagai orang dengan latar belakang yang sama melamar pada posisi yang sama, kamu perlu memberikan informasi yang akan membedakanmu dari kandidat lainnya dengan menceritakan pengalamanmu dengan aksi nyata yang kuantitatif agar dapat diukur secara produktivitas selama kamu bekerja. Contoh lainnya, kamu dapat menunjukkan bahwa kamu telah sukses di bidang khusus yang serupa, ini akan menyoroti keuntungan target audiens ketika membentuk koneksi profesional dengan kamu. Contoh elevator speech: “Sebagai Digital Marketing Manager di PT ABC, saya mengkoordinasikan semua tahapan pembuatan materi pemasaran mulai dari pemikiran ide, eksekusi, hingga promosi berlangsung. Pada awal bulan lalu, saya mendapatkan daftar 10 kampanye dan anggaran yang ditetapkan. Saya bekerjasama dengan Departemen Teknologi, dimana kami membuat strategi komunikasi lintas departemen yang mengkalibrasi solusi teknologi dengan semua talenta tim untuk memangkas biaya yang berlebihan dan meningkatkan efisiensi. Di bawah kepemimpinan saya, kami menyelesaikan semua 8 proyek tepat waktu dan lebih dari 9% di bawah anggaran. Pada akhir tahun, penjualan dari semua kampanye berkontribusi pada peningkatan pendapatan sebesar 50%.” 5. Call-to-Action Pada tahap terakhir, kamu harus mengakhiri elevator pitch dengan meminta atau menyatakan apa yang kamu inginkan setelah ini berakhir. Dalam konteks pencarian kerja, kamu dapat meminta pertemuan, menyatakan minat pada pekerjaan tersebut, mengonfirmasi bahwa kamu telah sepenuhnya menjawab pertanyaan wawancara dan ingin diberikan informasi lebih lanjut untuk tahap-tahap wawancara selanjutnya yang akan datang. Contoh elevator speech: “Terima kasih atas waktu dan kesempatan ini, saya akan mengirimkan email tindak lanjut malam ini dan mengharapkan kabar baik. Semoga hari Anda menyenangkan!" atau “Apakah Anda keberatan jika saya mengatur panggilan cepat minggu depan agar kita dapat membicarakan peluang yang akan datang?”Contoh Elevator Pitch Ingin tahu lebih lanjut bagaimana mempersiapkan elevator pitch? Contoh-contoh di bawah ini mungkin bisa menjadi inspirasi kamu: 1. Contoh Text Elevator Pitch Bahasa Inggris ✅Tujuan: mencari pekerjaan Contohnya :Hi, my name is XXX. After graduating and earning a Bachelor's degree in Communications, I’ve spent the last three years building professional experience as a Creative Content Writer. I’ve successfully managed end-to-end content creation for articles, blog posts, social media and have generated a strong professional network. I was excited to learn about this opportunity in the art and culinary space — I’ve always been passionate about the way culinary brings cultures together and would love to explore this opportunity to gain more exposure in this field and bring more contents that will capture the creative side of culinary. ✅ Tujuan:pitching klien/investor Contohnya :The pandemic has impacted our lifestyle and therefore created a shift in our spending habits. Many small retailers are hit and are not surviving well. As a result I created a group of similar individuals who can team up to rent a shop together, rather than taking on the expense by oneself. I know it works because I moved my clothing business in with a local tailor, and we each saw a 10% increase in revenue yearly. With more funding, we believe that we can grow this to a 20% revenue increase. In my opinion, it can have a huge impact on the current or even future growth of your business. 2. Contoh Text Elevator Pitch Bahasa Indonesia ✅Tujuan: mencari pekerjaan Contohnya : Perkenalkan, nama saya Steffie. Saya senang berada di sini. Saya adalah lulusan administrasi bisnis 4 tahun yang lalu. Sejak itu, saya mempunyai pengalaman memegang posisi sebagai asisten administrasi dan sales agent. Sejauh ini saya mengelola tim sales yang beranggota 3 orang. Saya bisa mengatakan bahwa kami selalu memenuhi atau melampaui target penjualan. Saya ingin sekali memiliki kesempatan untuk maju di bidang ini dan mengelola tim penjualan yang lebih besar, dan posisi ini merupakan kesempatan yang sempurna untuk melakukannya. ✅Tujuan:pitching klien/investor Contohnya : Saya adalah bagian dari perusahaan rintisan yang bergerak di bidang digital khususnya dalam Instagram sebagai platform untuk memasarkan produk melalui link yang dimuat dalam satu halaman. Kami telah membantu sejumlah pelanggan kami dalam meningkatkan keterlibatan media sosial mereka lebih dari 25% di seluruh platform dalam satu tahun terakhir ini saja. Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana kami dapat membantu Anda? Cara Membuat Elevator Pitch 1. Mengungkapkan Kepercayaan Diri Elevator pitch terbaik pun bisa kehilangan keefektifannya jika pembawaan kamu kurang percaya diri. Gunakan suara berbicara yang kuat untuk menunjukkan kepercayaan pada pengalaman kamu dan apa yang kamu inginkan. Hati-hati juga untuk tidak berbicara dengan terlalu cepat meskipun tertekan dengan waktu karena ini akan membuat pendengar sulit untuk memahami apa yang ingin kamu sampaikan. Membuat elevator pitch yang sempurna tidak mungkin terjadi dengan draf pertama. Kamu perlu mempersiapkan dengan matang dan berlatih untuk membantu kamu tampil lebih percaya diri dan meyakinkan dalam pitch dan presentasi kamu. 2. Bersikap Positif dan Persuasif Elevator pitch pada intinya adalah untuk menarik perhatian pendengar. Dengan waktu kamu yang terbatas, fokus pada apa yang ingin kamu lakukan. Ceritakan siapa dirimu, apa yang kamu sedang lakukan saat ini, pengalaman kamu sejauh ini, dan apa yang ingin kamu raih. Jaga tingkat energi kamu tetap tinggi dan antusias. 3. Gunakan Satu Template yang Akan Menjadi Garis Dasar Kamu tidak perlu membuat skrip elevator pitch untuk semua audiens. Namun, kamu dapat memiliki satu template yang dapat kamu gunakan kapan saja, dan mencoba menyesuaikan nada bicara yang sesuai dengan audiensnya. Jika kamu mendekati stan perusahaan rintisan di pameran karier, kamu dapat memuat informasi mengapa kamu sangat tertarik dengan bisnis rintisan. Semakin personal ide kamu, semakin besar kemungkinannya mendapatkan hasil positif dari percakapan tersebut. Ini menunjukkan ketertarikan kamu dan rasa hormat terhadap waktu pendengar. 4. Cantumkan di CV Dengan Cake CV make, kamu dapat mencantumkan video elevator pitch ke dalam CV kamu. Bayangkan HRD ketika menyaring kandidat untuk sebuah posisi, CV dengan elevator pitch akan lebih menarik perhatian para HRD. Tips Elevator Pitch yang Menarik Kunci kesuksesan elevator pitch adalah latihan, kepercayaan diri, dan mengetahui apa yang ingin kamu sampaikan secara singkat, padat, dan jelas. Berjalanlah dengan tegak, penuh percaya diri dan tersenyumlah saat bertemu orang baru yang ingin diajak networking. Selain itu, jaga nada bicara kamu agar terdengar antusias untuk menarik perhatian para audiens.Sudah buat CV kamu dengan gaya elevator pitch, belum? Yuk, gunakan Cake CV builder untuk membuatnya dengan mudah dan menarik, 100% gratis!🎉Buat CV--- Ditulis oleh: Priscilia Octaviani ---

Kenali Pekerjaan Network Engineer: Tugas, Gaji, Skill, dan Prospek Karirnya

Tren pertumbuhan industri digital yang semakin terhubung dengan internet membuat peran network engineer semakin dibutuhkan perusahaan. Network engineer adalah profesi yang berperan penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan konektivitas jaringan. Dilansir dari IndiaTimes, permintaan profesi network engineer semakin bertumbuh setelah peluncuran jaringan 5G di berbagai negara maju dan berkembang. Tren permintaan talent network engineer diperkirakan tumbuh 25-30% dibandingkan dengan tahun 2022. Ini membuat profesi network engineer sebagai salah satu pekerjaan telekomunikasi yang paling dicari di tahun 2023. Peran krusial dan permintaan yang tinggi membuat profesi network engineer banyak dilirik pekerja IT. Bagi kamu yang tertarik memulai karir sebagai network engineer, Cake telah merangkum pengertian, tugas, gaji, prospek karir, dan cara menjadi network engineer. Yuk, simak penjelasan selengkapnya! Daftar isi: Apa Itu Network Engineer? Tugas Network Engineer Skill Network Engineer Prospek dan Gaji Network Engineer Cara Menjadi Network Engineer Apa itu Network Engineer? Network engineer adalah pekerja IT profesional yang bertugas untuk merancang, mengelola, dan memelihara berbagai infrastruktur jaringan perusahaan. Network engineer bertanggung jawab atas stabilitas dan keamanan jaringan yang digunakan perusahaan. CEO DGTAL Web Solutions, Imran Abdul Ghani menyebutkan bahwa network engineer memiliki tugas yang lebih spesifik dibandingkan teknisi jaringan komputer. Tugas network engineer adalah merancang, mengoptimasi, dan mengembangkan infrastruktur jaringan perusahaan.Untuk lebih lengkapnya, perhatikan paragraf berikut ini mengenai tugas network engineer. Network Engineer Kerjanya Apa? Dilansir dari Robert Half, berikut merupakan detail tugas dan tanggung jawab network engineer: Merancang dan mengimplementasikan solusi jaringan baru dan meningkatkan efisiensi jaringan yang digunakan sebuah organisasi/perusahaanMelakukan instalasi dan konfigurasi jaringan termasuk router, server proxy, switches, akselerator WAN, DNS, DHCP, dllMemastikan keamanan jaringan perusahaan dengan mengkonfigurasi firewall, routing, dan switchingMengidentifikasi kesalahan jaringanMelaporkan status jaringan kepada stakeholder dan divisi yang berkepentinganMonitoring dan mengoptimasi performa jaringanMengatasi permasalahan jaringan Skill Network Engineer Pekerjaan network engineer berkaitan erat dengan skill teknis yang melibatkan hardware dan software jaringan. Lalu, Kemampuan apa yang harus dikuasai untuk menjadi network engineer? Yuk, simak penjelasan berikut ini! 1. Dasar-dasar Sistem Operasi Sistem operasi adalah bagian terintegrasi dari infrastruktur teknologi informasi dan jaringan komputer. Setiap orang yang bekerja di industri IT wajib menguasai dasar-dasar sistem operasi, termasuk network engineer. Penguasaan dasar sistem operasi seperti Linux, Windows, dan MacOs memungkinkan network engineer untuk mengkonfigurasi dan mengelola hardware jaringan seperti router, switch, dan server. Selain itu, skill ini juga membantu network engineer dalam mengidentifikasi dan mengatasi masalah keamanan jaringan. 2. Troubleshooting Troubleshooting adalah skill yang perlu dikuasai oleh teknisi jaringan dan network engineer untuk menghadapi masalah jaringan. Troubleshooting atau pemecahan masalah kerap disebut sebagai ‘seni’ karena membutuhkan kesabaran dan kreativitas dalam menemukan opsi-opsi pemecahan masalah yang sesuai. Dalam artikel LinkedIn Community yang disusun oleh ahli IT dan jaringan, ada 5 skill troubleshooting yang perlu dimiliki oleh network engineer yaitu: Ping dan traceroute: digunakan untuk memeriksa keterjangkauan host, mengukur kinerja jaringan, dan mengidentifikasi masalah routing dan bottleneck.Konfigurasi IP dan DNS: dapat digunakan untuk memperbarui atau merilis DHCP, menyelesaikan nama domain, dan mendiagnosis masalah konfigurasi DNS.Network Sniffer: dapat membantu mengatasi berbagai masalah jaringan seperti kesalahan protokol, celah keamanan, alokasi bandwidth, dan penurunan kinerja.Port Scanner: membantu pemecahan masalah jaringan seperti aturan firewall, ketersediaan layanan, dan port forwarding.Remote Access: dapat digunakan untuk mengatasi masalah jaringan seperti perubahan konfigurasi, update software, analisis log, backup dan restore. 3. Jaringan dan Routing Network engineer perlu menguasai berbagai arsitektur dan jenis jaringan untuk menunjang pekerjaan. Tanpa penguasaan skill jaringan, network engineer tidak akan bisa menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Adapun jenis arsitektur jaringan yang umumnya perlu dikuasai meliputi: LAN (Local Area Network)WLAN (Wireless Local Area Network)WAN (Wide Area Network)Cloud NetworkInternet Selain penguasaan arsitektur jaringan, seorang computer network engineer juga perlu mempunyai skill routing. Dilansir dari situs Cloudflare, routing adalah proses memilih jalur di satu atau lebih jaringan. Biasanya, network engineer dituntut untuk menguasai 2 jenis routing yaitu static dan dynamic. 4. Firewall dan Keamanan Jaringan Firewall dan keamanan jaringan adalah aspek kritis dalam strategi pengelolaan jaringan. Penguasaan firewall dan keamanan jaringan memungkinkan network engineer membentuk lapisan keamanan untuk melindungi jaringan dari cyber attack. Selain itu, penguasaan 2 keahlian ini juga bermanfaat memantau traffic dan mengontrol akses jaringan. 5. Network Hardware Pekerjaan teknisi jaringan tentunya berhubungan dengan hardware atau perangkat keras jaringan. Menguasai network hardware membantu network engineer dalam merancang, mengkonfigurasi dan memelihara infrastruktur jaringan. Penggunaan network hardware perlu disesuaikan dengan infrastruktur jaringan yang dibangun. Dilansir dari Emeritus.org, berikut merupakan beberapa network hardware yang perlu dikuasai oleh network engineer: RouterSwitchHubsBridgeFirewallNetwork Interface Card (NIC), dll 6. Bahasa Pemrograman Menguasai bahasa pemrograman dapat membantu network engineer dalam menjalankan tugas pengelolaan jaringan. Pemrograman bisa menjadi alat yang baik untuk mengoptimalisasi dan meningkatkan efektivitas jaringan. Selain itu, masalah keamanan jaringan akan lebih mudah diatasi apabila network engineer menguasai bahasa pemrograman seperti Python, Javascript, C++, dll. 7. Soft skill Soft skill memegang peranan penting dalam pekerjaan apa pun, termasuk network engineer. Pasalnya, pekerjaan network engineer bersinggungan dengan tim, klien, dan divisi lain dalam suatu perusahaan. Berikut merupakan daftar soft skill yang dibutuhkan oleh network engineer: Kerja sama tim (Teamwork)Attention to DetailPemecahan Masalah (Problem Solving)Manajemen waktuKolaborasiDokumentasiAnalytical Skills Prospek dan Gaji Network Engineer Pertumbuhan digitalisasi membuat peran network engineer dibutuhkan perusahaan di berbagai sektor industri. Hal ini membuat peluang karir profesi network engineer terbuka lebar dengan gaji yang kompetitif. Lalu, computer network engineer kerja dimana? Yuk, simak peluang karir dan gajinya berikut ini! Peluang Karir di Indonesia Dikutip dari CNBC Indonesia, Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo, Samuel Pangerapan mengungkapkan bahwa Indonesia membutuhkan lebih dari 9 juta talenta digital hingga tahun 2030. Jumlah ini kemungkinan akan bertambah seiring dengan upaya percepatan transformasi digital di Indonesia. Network engineer sendiri masuk sebagai salah satu talenta digital yang dibutuhkan untuk akselerasi transformasi digital Indonesia. Umumnya, network engineer bekerja di perusahaan yang berhubungan langsung dengan pekerjaan teknisi komputer dan jaringan seperti: Perusahaan provider penyedia internet (Internet Service Provider)Perusahaan TelekomunikasiPerusahaan komunikasi digitalPerusahaan CybersecurityPerusahaan e-CommercePerusahaan financial technology (fintech)Perusahaan startup teknologi Selain itu, network engineer juga bisa bekerja di perusahaan manufaktur, retail, pendidikan, kesehatan, dll yang menyediakan layanan konsumen secara online. Jenjang Karir Network Engineer Sama seperti profesi lainnya, jenjang karir network engineer dimulai dari level fresh-graduate, junior, berpengalaman, dan senior. Berikut merupakan rincian rentang waktu yang menentukan jenjang karir network engineer: Fresh-graduate network engineer: 0-1 tahunJunior network engineer: 1-2 tahunNetwork engineer mid-level: 3-5 tahunSenior network engineer: 5 tahun Gaji Network Engineer Perkiraan gaji network engineer sangat bervariasi, tergantung skill, pengalaman, tingkat pendidikan, dan upah minimum regional (UMR). Selain itu, besaran gaji network engineer juga dipengaruhi oleh reputasi perusahaan, skala perusahaan, dan nilai proyek yang dikerjakan. Menurut laporan riset perusahaan HR Solutions Persolkelly Indonesia, rata-rata gaji senior network engineer di Indonesia berkisar di angka Rp 10.000.000 - Rp 17.000.000. Lalu, berapa gaji junior network engineer di Indonesia? Berdasarkan pantauan Cakeresume di berbagai portal lowongan pekerjaan, rata-rata gaji seorang network engineer junior dan mid-level berkisar di rentang Rp 4.600.000 - Rp 8.000.000.📚 Baca juga: 15 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia! Cara Menjadi Network Engineer Melihat peluang karir dan gaji yang cukup menggiurkan, tak aneh jika profesi network engineer dilirik oleh banyak pencari kerja. Agar memiliki kesempatan yang lebih besar direkrut, kamu bisa mengikuti cara menjadi network engineer berikut ini: 1. Miliki Gelar yang Relevan Network engineer adalah profesi yang membutuhkan keahlian spesifik meliputi teknisi jaringan internet, teknisi jaringan WiFi, dll. Untuk memulai karir sebagai network engineer, kamu membutuhkan latar belakang pendidikan yang relevan. Berikut merupakan beberapa jurusan yang relevan dengan pekerjaan network engineer: Sistem InformasiTeknik InformatikaTeknik Komputer dan JaringanTeknologi InformasiTeknik ElektroIlmu Komputer Sebagai informasi, pekerjaan network engineer juga terbuka bagi karyawan yang ingin berpindah bidang pekerjaan. Syaratnya, mereka perlu memiliki pengalaman kerja di bidang teknisi komputer dan jaringan serta sertifikasi relevan. 2. Ambil Sertifikasi Dalam pekerjaan network engineer, sertifikasi memegang peranan penting dalam karir seorang network engineer. Sertifikat keahlian bisa membuat network engineer terlihat lebih kredibel di mata rekruter. Di Indonesia, ada banyak variasi sertifikasi network engineer yang disediakan oleh vendor penjual jaringan dan komunikasi teknologi. Berikut merupakan jenis sertifikasi yang umumnya digunakan network engineer di Indonesia:Cisco Sertifikasi Cisco biasanya dibutuhkan khususnya saat suatu perusahaan atau proyek yang memanfaatkan produk jaringan Cisco. Sertifikasi yang ditawarkan berupa levelling atau tingkatan mulai dari junior hingga expert. Berikut daftarnya: Cisco Certified Network Associate (CCNA)Cisco Certified Entry Network Technician (CCENT)Cisco Certified Network Professional (CCNP)Cisco Certified Network Expert (CCNE)Cisco Certified Internetwork Expert (CCIE) Juniper Sertifikasi Juniper disediakan oleh perusahaan Juniper Networks untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan mengoperasikan jaringan berbasis produk Juniper Networks. Mirip seperti Cisco, sertifikasi Juniper juga bertingkat. Berikut daftarnya: Juniper Networks Certified Internet Associate (JNCIA)Juniper Networks Certified Internet Specialist (JNCIS)Juniper Networks Certified Internet Professional (JNCIP)Juniper Networks Certified Internet Expert (JNCIE) MikroTik Sertifikasi mikrotik memberikan pengakuan resmi terhadap keterampilan individu menggunakan produk dan teknologi MikroTik. Sertifikasi ini dimulai dari MikroTik Certified Network Associate (MTCNA). Setelah mengantongi MTCNA, seseorang baru bisa mengambil sertifikasi lanjutan sebagai berikut: MikroTik Certified Network Associate (MTCNA)MikroTik Certified Routing Engineer (MTCRE)MikroTik Certified Wireless Engineer (MTCWE)MikroTik Certified User management Engineer (MTCUME)MikroTik Certified Switching Engineer (MTCSWE) CompTIA Sertifikasi CompTIA diterbitkan oleh organisasi nirlaba Computing Technology Industry Association. Sertifikasi ini adalah bukti keterampilan seseorang di bidang teknologi informasi dan jaringan. Berikut daftar sertifikasi CompTIA untuk network engineer: CompTIA A+: sertifikasi dasar dukungan teknis instalasi, pemeliharaan, keamanan, dan troubleshooting hardware dan software.CompTIA Network+: mengukur pengetahuan dan keterampilan pengelolaan jaringan. Saat ingin menempuh sertifikasi, kamu perlu mempertimbangkan faktor kebutuhan. Sesuaikan sertifikasi yang ingin kamu ambil dengan kebutuhan proyek, perusahaan, atau karirmu. 3. Miliki Pengalaman di Bidang IT Perusahaan cenderung mencari kandidat berpengalaman untuk posisi network engineer. Hal ini tak terlepas dari peran pekerjaan network engineer yang sangat teknis dan membutuhkan pengalaman sebelum terjun ke lapangan. Pengalaman kerja di bidang IT dapat membantu network engineer saat merancang, mengembangkan, dan memelihara jaringan untuk kepentingan bisnis. Selain itu, pengalaman di bidang IT memungkinkan engineer lebih cepat mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah jaringan. Untuk mendapatkan pengalaman di bidang IT, kamu bisa melamar pekerjaan entry-level atau mengikuti proyek dari perusahaan. Bagi fresh-graduate, pengalaman di bidang IT bisa didapat melalui internship, volunteer, bootcamp, atau kegiatan semacamnya. 4. Siapkan CV Network Engineer dan Cari Lowongan Kerja Langkah terakhir untuk menjadi seorang network engineer adalah menyusun CV profesional dan mulai mencari lowongan pekerjaan. Saat menyusun CV, pastikan kamu menyesuaikan informasi dan data dengan kualifikasi lowongan perusahaan yang kamu lamar. Berikut adalah contoh CV network engineer dalam bahasa Indonesia.Contoh CV Network Engineer -- Dibuat di Cake Untuk mempermudah pembuatan CV, kamu bisa memanfaatkan template CV network engineer gratis di Cake. Yuk, coba sekarang!🎉Buat CV Kesimpulan Network engineer bertugas merancang, mengelola, dan memelihara berbagai infrastruktur jaringan perusahaan.Ada 7 keterampilan yang penting dikuasai oleh network engineer yaitu penguasaan dasar-dasar sistem operasi, troubleshooting, routing networking, firewall network security, bahasa pemrograman, networking hardware, dan soft skills.Rata-rata gaji junior network engineer di Indonesia adalah Rp 4.800.000 - 10.000.000. Sedangkan untuk level senior mulai dari Rp 10.000.000 - Rp 17.000.000.Peluang karir network engineer di Indonesia terbuka luas seiring dengan program akselerasi transformasi digital di berbagai sektor.Untuk menjadi network engineer, kamu memerlukan latar belakang pendidikan yang relevan, pengalaman kerja di bidang IT, sertifikasi pendukung, dan CV profesional. Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Gama Prabowo ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!