Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career

Android Developer: Job Desk, Kualifikasi, Prospek Karir, Gaji

Daftar Isi: Apa itu Android Developer? Berapa Gaji programmer android?Tugas dan Tanggung Jawab Android DeveloperSkill yang Harus Dimiliki Android DeveloperCara Menjadi Developer Aplikasi Android Punya skill programming dan tertarik dengan bidang IT, tapi bingung mau bekerja di bidang apa? Profesi sebagai Android Developer bisa menjadi pilihan karirmu loh! Dengan keberagaman versi android yang tersedia dan lebih dari 2 milyar pengguna android di dunia, lapangan kerja untuk Android Developer pun kian hari semakin meningkat. Selain menuntut skill dalam bidang IT, bekerja di bidang ini juga menuntut kreatifitas dan problem solving yang baik. Ingin mulai berkarir sebagai Android Developer tapi bingung bagaimana cara memulainya? Simak artikel ini sampai habis yuk.📚 Baca juga :5 Contoh CV Programmer Terbaik! [Web Developer, Software Engineer, Dll.] Apa itu Android Developer? Android Developer adalah orang yang bekerja untuk merancang aplikasi atau software lunak berbasis mobile dengan sistem operasi android. Aplikasi yang dirancang bisa dimulai dari aplikasi sederhana hingga aplikasi rumit seperti gaming. Mengapa Android Developer adalah pilihan karir yang tepat? 1. Lisensi Karakteristik platform android yang terbuka terbukti mengurangi biaya lisensi, yang juga berarti low investment dan memiliki ROI (return on investement) yang tinggi. Selain itu, android juga memiliki lingkungan yang terbuka sehingga ketika ada masalah dalam penggunaan, pengguna bisa berkonsultasi secara langsung dengan pihak developer android. 2. Platform yang berkembang Perkembangan di dunia digital pastinya sangat pesat, begitu pula jika kamu berkarir sebagai Android Developer. Seringkali android yang diciptakan bisa mendapatkan popularitas atau rating yang tinggi dalam Google Play Store. Oleh karena itu, sebagai Android Developer kamu pun wajib mengikuti tren dan kebutuhan zaman saat mengembangkan sebuah platform android. 3. Kemudahan dalam beradaptasi Sebagai orang yang tertarik dalam bidang IT dan programming, kamu tentunya tidak asing lagi dengan bahasa Java programming bukan? Nah keahlian ini tentunya sangat dibutuhkan untuk bekerja sebagai Android Programmer, kamu pun akan mudah beradaptasi dengan pekerjaan sebagai Android Developer. Selain bekerja di perusahaan besar (seperti di agen App Development), kamu juga memiliki pilihan untuk bekerja sendiri sebagai freelancer. 💡5 contoh jenis jenjang karir sebagai Android Developer: Android EngineerMobile App DeveloperMobile DeveloperMobile ArchitectAndroid Mobile Developer,dan sebagainya. Berapakah gaji seorang Android Developer? Berdasarkan sebuah situs layanan pencari kerja, rata-rata penghasilan Developer Android di Indonesia berkisar dari 5-8 juta per bulan. Namun, jumlah ini akan disesuaikan lagi dengan tugas dan lokasi kamu bekerja. Tugas dan Tanggung Jawab Android Developer Apa saja tugas dan tanggung jawab seorang Android Developer? 1. Merancang aplikasi untuk Platform Android Merancang aplikasi merupakan tugas utama dari seorang Android Developer. Ketelitian yang tinggi sangatlah dibutuhkan terutama untuk menghindari terjadinya kesalahan saat menulis bahasa pemrograman. Pada umumnya, kamu harus familiar dalam menggunakan C/C++, Javascript, dan bahasa programmer lainnya. 2. Memecahkan masalah dan memperbaiki bugs Saat kode aplikasi dituliskan, menghapus dan memprediksikan kemungkinan adanya bug juga merupakan tugas seorang Android Programmer. Saat merancang aplikasi, Android Developer perlu melakukan uji coba aplikasi untuk mengetahui kemungkinan adanya bugs dan cara untuk memperbaikinya. 3. Selalu update dengan berbagai tools untuk pengembangan Android Seiring dengan situasi zaman yang fast-paced, seorang Android Developer pun wajib untuk tetap up-to-date dengan berbagai perkembangan baru. Perkembangan zaman dan pengetahuan akan teknologi yang baru membantu Android Developer untuk mengembangkan aplikasi buatannya (misalkan dengan menambahkan fitur yang sesuai). Perkembangan yang kreatif dan inovatif pun bisa lebih menarik perhatian pasar. 4. Bekerja dengan berbagai API yang berbeda API adalah kepanjangan dari Application Programming Interface. Sederhananya, API adalah perantara komunikasi antar program komputer satu dengan yang lainnya. Seorang Developer Android akan sering bekerja dengan beragam API yang berbeda dan berinteraksi dengan berbagai macam service. 5. Memastikan kinerja dan kualitas performa Android berjalan dengan baik Selain merancang sebuah aplikasi, Android Developer juga wajib menjaga dan memastikan bahwa aplikasinya berjalan dengan baik dan nyaman digunakan oleh para user. Salah satu contoh mempertahankan kualitas performa aplikasi adalah dengan memastikan bahwa user bisa membuka sebuah aplikasi dalam waktu yang singkat. Ketika sebuah aplikasi membutuhkan waktu loading yang lama, maka user cenderung segera menutup dan menilai bahwa aplikasi tersebut memiliki kinerja kerja yang kurang berkualitas. 6. Berkolaborasi dengan Cross-Functional Teams untuk mendefinisikan, mendesain, dan mengirimkan fitur baru Kolaborasi dengan berbagai Cross-Functional Teams juga sangat dibutuhkan saat bekerja sebagai Android Developer. Kerja sama yang dilakukan meliputi komunikasi dengan Product Development, User Experience, dan unit lainnya. Hal ini penting untuk dapat mendefinisikan, mendesain dan menghasilkan fitur baru yang sesuai dengan kebutuhan user. Skill yang Harus Dimiliki Android Developer Developer Android SkillBagaimana cara menjadi Developer Android, apa saja skill yang dibutuhkan? Berikut adalah beberapa jenis skill yang diperlukan untuk menjadi seorang Android Developer. 1. Bahasa Pemrograman (Java, Kotlin, C/C++) Bahasa pemrogramman tentunya tidak asing lagi bagi kamu yang belajar atau berkarir di bidang IT. Fungsi utama bahasa pemrograman adalah untuk media komunikasi antara manusia dan komputer. Sebagai seorang Android Developer, bahasa pemrograman seperti Java, Kotlin, dan C/C++ merupakan skill pertama yang harus kamu pelajari. Berikut adalah perbedaan antara ketiganya:1. JavaJava merupakan bahasa pemrograman resmi dalam Android Development yang di support oleh Android Studio.2. KotlinKotlin juga merupakan bahasa pemrograman resmi seperti Java. Namun pada umumnya, Kotlin lebih mudah dipelajari jika dibandingkan dengan Java.3.C/C++ C++ adalah bahasa pemrograman yang merupakan pengembangan dari C. Perbedaan utama keduanya terletak pada paradigma pemrograman atau yang sering disebut sebagai cara penulisan kode program.📚 Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] 2. Menguasai Database Database atau yang kerap disebut sebagai pangkalan data adalah kumpulan data yang terorganisir dan dapat diakses secara elektronik dari sebuah sistem komputer. Beberapa database yang sering digunakan oleh Android Developer untuk merancang aplikasi adalah MySQL, PostgreSQL, Redis, MongoDB, MariaDB, SQLite, dan lainnya. 3. Ilmu tentang Android Studio Android Studio merupakan IDE resmi yang didasarkan pada IntelliJ IDEA yang berfungsi untuk pengembangan aplikasi Android. Android Studio menyediakan tools tecepat untuk membangun aplikasi di setiap jenis perangkat Android. Tujuan utamanya adalah untuk mempercepat pengembangan dan membantu dalam membangun aplikasi berkualitas tinggi untuk perangkat android. 4. Ilmu tentang Android SDK SDK atau yang sering disebut sebagai kit pengembangan perangkat lunak merupakan sekumpulan alat yang dapat digunakan oleh pembuat aplikasi untuk mengembangkan aplikasi yang dikustomisasi untuk ditambahkan, atau dihubungkan dengan program lain. Dengan SDK, programmer dapat mengembangkan aplikasi untuk platform tertentu. 5. Ilmu tentang beragam jenis API API berfungsi sebagai perantara komunikasi antar berbagai program. Oleh karena itu, ilmu dan keahlian untuk menguasai berbagai jenis API juga sangat dibutuhkan jika kamu ingin berkarir sebagai seorang Android Developer.Tips Menjadi Android Developer Ikutilah langkah-langkah dan strategi mudah ini untuk menjadi Android Developer! 1. Berkontribusi pada Android Open Source Project (AOSP) Android adalah sistem operasi dengan lisensi Open Source Software sehingga sistem operasi ini bisa digunakan, diperbaiki, dimodifikasi oleh siapapun tanpa harus membayar biaya apapun. AOSP yang dipimpin oleh Google menawarkan informasi dan kode sumber yang diperlukan untuk membuat varian kustom sistem operasi Android, perangkat port dan aksesori ke platform Android, serta memastikan perangkat memenuhi persyaratan kompatibilitas yang dapat menjaga ekosistem Android tetap sehat dan stabil untuk jutaan pengguna. Berkontribusi pada open source project dapat menjadi cara yang baik untuk belajar, membangun pengalaman, meningkatkan keterampilan programming, dan membantu komunitas mengenal kamu. 2. Membagikan hal yang telah dipelajari Untuk menjadi seorang yang suskes dalam karir, kamu baiknya juga memiliki komunitas untuk membagikan hal-hal seputar sistem operasi android yang telah dipelajari. Berbagi pengetahuan membantumu terhubung dengan para profesional dan membangun kinerja kerja yang lebih baik sehingga kamu bisa menjadi seorang profesional di bidang Android Developer.. 3. Gunakan CV yang menarik untuk melamar kerja CV (curriculum vitae) adalah dokumen yang sangat penting saat hendak melamar kerja.Poin yang harus diperhatikan ketika membuat CV Android Developer✅ Tampilkanlah keterampilan teknisDeskripsikanlah skill teknis yang kamu milki, misalnya Javascript, C++, Software Engineering, dll.✅ Rincikan pencapaianmu Tuliskanlah pencapaianmu serinci mungkin, misalkan: Merancang sebuah aplikasi pembelajaran bahasa asing untuk anak-anak, dan telah diunduh oleh lebih dari 150 user.✅ Mencantumkan link yang terhubung dengan situs profesional Beberapa link situs profesional yang dapat kamu cantumkan seperti Github, personal website, GitLab, Atlassian, dan lainnya. Inilah contoh CV Android Developer yang baik dan benar.Contoh CV Android Developer -- Dibuat di Cake Itulah contoh CV Android Developer yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Mau CV Android Developer kamu menarik seperti contoh diatas? Kunjungi CV builder Cake untuk membuat CV gratis yang menarik!🎉 Buat CVDengan semakin banyaknya pengguna aplikasi android di dunia, kamu bisa menggunakan skill IT mu untuk berkecimpung dalam dunia developer android. Tentunya selain kemampuan teknis dan bahasa programming, kamu juga memerlukan kreatifitas dan skill komunikasi untuk berkolaborasi dengan cross-cultural teams dalam membangun aplikasi android yang ada.--- Ditulis Oleh Lydia Gavrila ---
Industry & Job Overview
Nov 18th 2025

Profesi Data Analyst: Tugas, Skill, Gaji Hingga Proyeksi Karier!

Daftar Isi: Apa itu Data Analyst?Tugas dan Tanggung Jawab Data AnalystSkill yang Harus Dimiliki Data AnalystCara Menjadi Data Analyst Melansir dari InternetLiveStats, Google mendapat lebih dari 5 miliar pencarian setiap hari dan YouTube mendapat lebih dari 5 miliar video yang ditonton setiap hari. Akhir-akhir ini, karir Data Analyst seringkali muncul pada halaman job portal pencari kerja maupun pada halaman karir perusahaan teknologi. Banyak perusahaan yang membutuhkan staf analis agar dapat membantu mereka dalam menjawab keputusan bisnis dan menghasilkan insights untuk mendorong kemajuan perusahaan. Data menjadi berharga jika kita dapat mengolah nya dari scattered and unstructured data menjadi sebuah informasi. Selanjutnya, informasi ini dapat digunakan agar dapat memahami suatu fakta, kondisi atau kebenaran.📚 Baca juga:15 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia!Apa itu Data Analyst? Pertama-tama, apa itu data? Data dapat berupa teks, gambar, klip audio, video, atau program perangkat lunak. Data Analyst adalah seseorang yang melakukan proses analisis data, yang mencakup 3 proses utama yaitu pengumpulan data, melakukan data cleansing dan menginterpretasikannya untuk menghasilkan informasi yang berarti. Melansir dari Coursera, data analisis terbagi menjadi beberapa langkah seperti: Mengidentifikasi data yang ingin dianalisisMengumpulkan datanyaMembersihkan data untuk persiapan analisisMenganalisis datanyaMenafsirkan hasil analisis Data Analyst dapat bekerja di berbagai industri yang berbeda, dan sangat memungkinkan untuk menjadi generalis atau spesialis. Jabatan dalam posisi Data Analyst juga bisa sangat bervariasi. Pekerjaan Data Analyst termasuk yang bergengsi dan bergaji tinggi. Jenjang karir data analyst adalah sebagai berikut: 1. Junior Data Analyst Junior Data Analyst merupakan seorang fresh graduate dengan kurang dari 2 tahun pengalaman kerja. Rata-rata gaji data analyst fresh graduate pada level junior adalah 5-8 juta rupiah. 2. Data Analyst Data Analyst merupakan seseorang dengan 2-3 tahun pengalaman kerja. Rata-rata gaji data analyst pada mid-level adalah 9-12 juta rupiah. 3. Senior Data Analyst Senior Data Analyst merupakan seorang Data Analyst dengan lebih dari 4 tahun pengalaman kerja. Rata-rata gaji data analyst pada level senior adalah 15-18 juta rupiah. 4. Lead Data Analyst Lead Data Analyst merupakan seorang Data Analyst dengan lebih dari 6 tahun pengalaman kerja. Rata-rata gaji data analyst pada level manager adalah 22-25 juta rupiah. 5. Chief Data Officer Chief Data Analyst merupakan seorang Data Analyst dengan lebih dari 10 tahun pengalaman kerja.📚 Baca juga: 3 Contoh CV Lulusan Sistem Informasi Menarik dan Cara MembuatnyaTugas dan Tanggung Jawab Data Analyst Apakah kamu berminat untuk berkarir sebagai data analis? Permintaan untuk Analis Data dan keterampilan data melonjak pesat di zaman yang serba digital ini. Infographic Perkembangan Data Analytics di 2022 1. Mengumpulkan data Sampai disini, mungkin kamu bertanya-tanya darimana data dapat dikumpulkan. Pekerjaan seorang analis adalah mengumpulkan data itu sendiri. Mereka harus bekerja sama dengan developers untuk mengoptimalkan proses pengumpulan data pada website atau aplikasi. 💼 Tugas Data Analyst adalah mempersiapkan infrastruktur untuk menganalisis data. Mereka bekerja dengan tools dan software untuk mengembangkan rutinitas mengekstrak data dari berbagai sumber yang dapat diotomatisasi dan mudah dimodifikasi untuk digunakan kembali di area lain. 2. Membersihkan data (Data Cleansing) Data Cleansing adalah proses identifikasi dan mengkategorikan data yang mungkin terduplikat, tidak akurat, kedaluwarsa, salah format, atau tidak konsisten dengan sumber data lain. 💼 Job desc Data Analyst adalah menggunakan ETL Tools (Extract, Transform, Load) untuk mengecek validitas data, format data, data cells yang kosong, dan data duplikat sehingga dapat dilakukan pengoreksian data menjadi benar. 3. Melakukan pemodelan dan menafsirkan data Data Modelling adalah proses untuk membuat struktur database design yang berupa representasi secara visual. Selanjutnya, akan diteruskan untuk menemukan pola atau tren dalam data. 💼 Tugas Data Analyst adalah mengidentifikasi entitas-entitas data (contoh: customers, products), mendefinisikan atributnya (contoh: nama, alamat) dan mendesain relasinya dalam diagram ERD. Semua ini dilakukan untuk memastikan bahwa objek data direpresentasikan secara akurat sehingga dapat menemukan hubungan antar data-data yang ada. 4. Mempresentasikan penghasilan data Data menjadi bermakna jika data dapat membantu dalam keberlangsungan bisnis atau pengambilan keputusan. 💼 Job desc Data Analyst adalah mempresentasikan hasil temuan dan analisis mereka dengan visualisasi seperti bagan, grafik, laporan, dan menyajikan informasi kepada para pemangku kepentingan. Skill yang Harus Dimiliki Data Analyst Skill data analyst dapat dipelajari oleh siapapun yang bukan lulusan IT. Saat ini, banyak akademi yang menawarkan pelatihan data analyst di luar kurikulum formal di universitas. Skill yang harus dimiliki data analyst antara lain: 1. Database tools Database tools atau biasa juga disebut dengan Database Management Tools merupakan software untuk para data analyst melakukan tugas administrasi database. Contoh database tools antara lain: MySQL, SQL Server Management Studio, Oracle RDBMS. 2. Programming language Programming language yang perlu dikuasai data analyst antara lain: SQL (Structured Query Language) untuk berkomunikasi dengan database, mencari, mengumpulkan data untuk melakukan manipulasi dataPython dan R untuk data cleansing, manipulasi, analisis, and visualisasi data 📚 Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2023 [Jenis, Contoh, Dll.] 3. Data Visualization Seorang data analyst akan membuat representasi visual dari data yang mereka sudah analisis disesuaikan dengan audiens yang akan melihat. Ada beberapa tools untuk membantu proses visualisasi data, contohnya adalah Tableau, PowerBI, QlikView yang akan menyajikan data dalam grafik atau bagan di sebuah dashboard. 4. Matematika dan Statistika Data Analyst perlu memahami statistik dan matematika untuk mengetahui bagaimana rumus digunakan dan bagaimana menginterpretasikan hasilnya. Kamu tidak memerlukan skill matematika tingkat lanjut yang dibutuhkan seorang data scientist. 5. Analisis and Problem Solving Skill analisis dan pemecahan masalah diperlukan untuk mengerti masalah yang sedang dihadapi perusahaan dan memikirkan solusi yang tepat dengan bantuan data yang ada. Peran Data Analyst menjadi berharga ketika dia bisa menggunakan data yang ada dan menafsirkannya menjadi sebuah informasi atau pengetahuan baru. 6. Communication Komunikasi merupakan skill yang sangat penting di semua bidang pekerjaan, termasuk pekerjaan data analyst. Dalam kesehariannya, mereka akan bertemu dengan para stakeholders yang datang dari berbagai latar belakang pendidikan non-IT untuk menceritakan temuan-temuan mereka dalam bahasa yang mudah dipahami siapapun.👉 Lihat contoh CV Data Analyst biar lamaran kamu makin menonjol! Merintis Karir Sebagai Data Analyst Menjadi data analyst bukanlah sesuatu yang tidak mungkin bagi kamu yang tidak punya latar belakang IT. Kini, latar pendidikan IT bukan lagi syarat menjadi data analyst satu-satunya, asalkan kamu mempunyai skills yang dibutuhkan. Walaupun kamu tidak ada pengalaman kerja data analyst, pastikan skills kamu dari pengalaman sebelumnya tetap transferable. Berikut adalah beberapa tips cara menjadi data analyst: 1. Kuasai technical skills Buat kamu yang tidak mempunyai latar belakang di bidang teknologi, penting untuk menguasai technical skills termasuk menggunakan software database, bahasa pemrograman sampai software visualisasi data. 2. Kerjakan proyek dengan data yang real Untuk mendapatkan feel sebagai seorang data analyst, kamu bisa menggunakan data-data dari organisasi non-profit yang tidak terstruktur dengan baik. Dari sini, kamu bisa menawarkan diri untuk menghasilkan insights yang mereka butuhkan tentang campaign apa yang pas untuk mereka dan bagaimana cara mendapatkan donatur yang lebih banyak. 3. Kembangkan visualisasi dan berlatih mempresentasikannya Kamu bisa eksplorasi dengan berbagai macam bagan atau grafik seperti bar chart, pie chart, line graph, scatter plot sehingga kamu dapat mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menggunakan masing-masing bagan atau grafik tersebut. Sebagai contoh, Line graph sangat bagus untuk menunjukkan perubahan dari waktu ke waktu. Lalu, kamu bisa mengkomunikasikan temuan data dalam grafik tersebut. 4. Bangun portofolio pekerjaan Kamu bisa mengikuti kursus pelatihan data analyst untuk membangun portfolio kamu. Disini, biasanya kamu akan diberi sebuah mini proyek yang akan menghasilkan sebuah portfolio yang kamu kerjakan. Selain itu, kamu juga bisa membangun portfolio sendiri dengan data sets yang ada dan menuliskan semua langkah yang kamu lakukan sampai mendapatkan wawasan dan temuanmu. 5. Dapatkan pekerjaan dengan CV yang menarikContoh CV Data Analyst - Dibuat di CakeResume CakeResume adalah sebuah online CV builder yang praktis. Ada banyak template yang menarik dan yang mudah untuk digunakan. Kamu juga bisa unduh CV dalam format PDF, lho, 100% gratis! Yuk, buat CV kamu dengan CakeResume sekarang juga!🎉 Buat CVSemoga kamu berhasil dalam menemukan pekerjaan Data Analyst yang cocok dan teruslah upgrade dirimu dengan ilmu-ilmu yang ditawarkan di luar sana. Menjadi seorang Data Analyst juga dapat membuka pintu ke karir lain loh!--- Ditulis oleh Priscilia Octaviani ---

Mengenal SRE Engineer, Profesi Masa Depan yang Menggabungkan Software Engineering dan IT Operasional

Apakah kamu pernah merasakan frustasi ketika situs atau aplikasi yang kamu gunakan tiba-tiba error, lambat, atau tidak bisa diakses? Apakah kamu pernah berpikir bagaimana cara menghindari atau mengatasi masalah-masalah tersebut? Jika ya, maka kamu mungkin tertarik dengan profesi yang bernama SRE engineer. SRE adalah singkatan dari site reliability engineering. SRE engineer adalah profesional yang memainkan peran penting dalam menjaga reliabilitas dan kinerja sistem komputer di suatu organisasi. Mereka menjembatani kesenjangan antara tim pengembangan dan tim IT operasional dengan mengambil tugas dan tanggung jawab operasional yang biasanya ditangani oleh tim IT operasional. Dalam era digital yang terus berkembang, peran seorang site reliability engineer menjadi kunci utama bagi stabilitas sistem teknologi. SRE engineer adalah arsitek di balik kehandalan infrastruktur yang memastikan layanan digital berjalan dengan optimal, tanpa gangguan yang signifikan. Mari kita gali lebih dalam profesi SRE engineer ini!Daftar isi: Apa itu Site Reliability Engineer? Tugas SRE Engineer Perbedaan DevOps dan SRE Engineer Skill yang Harus Dimiliki Site Reliability Engineer Prospek dan Gaji Site Reliability Engineer Cara Menjadi Site Reliability Engineer Apa itu Site Reliability Engineer? Site reliability engineer adalah profesional yang bertanggung jawab untuk menjaga reliabilitas dan kinerja sistem komputer di suatu organisasi. SRE engineer menggabungkan kemampuan software engineering dan IT operasional untuk mengotomatisasi pengawasan, pemeliharaan, dan perbaikan sistem software yang besar dan kompleks. SRE engineer juga berperan sebagai penghubung antara tim pengembangan dan tim IT operasional, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas, efisiensi, dan keamanan software yang dirilis ke produksi. SRE engineer juga dapat membantu menciptakan budaya DevOps, yaitu budaya yang mendorong kolaborasi, komunikasi, dan integrasi antara tim pengembangan dan tim IT operasional. Site reliability engineering adalah sebuah praktik yang menggunakan prinsip-prinsip software engineering untuk mengotomatisasi tugas-tugas IT operasional, seperti manajemen sistem produksi, manajemen perubahan, respon insiden, bahkan respon darurat, yang seharusnya dilakukan secara manual oleh administrator sistem. Prinsip di balik SRE adalah menggunakan kode software untuk mengotomatisasi pengawasan sistem software yang besar karena strategi ini dapat lebih diukur dan berkelanjutan daripada intervensi manual — terutama ketika sistem tersebut meluas atau bermigrasi ke cloud. SRE juga dapat mengurangi atau menghilangkan gesekan alami antara tim pengembangan yang ingin terus merilis software baru atau fitur baru ke produksi, dan tim IT operasional yang tidak ingin merilis jenis pembaruan atau software baru tanpa yakin bahwa pembaruan tersebut tidak akan menyebabkan gangguan atau masalah IT operasional lainnya. Konsep SRE dikreditkan kepada Ben Treynor Sloss, VP of engineering di Google, yang terkenal menulis bahwa "SRE adalah apa yang terjadi ketika kamu meminta seorang software engineer untuk merancang tim IT operasional". Tugas SRE Engineer Seorang SRE engineer memiliki tanggung jawab yang luas dalam memastikan kelancaran operasional sistem. Mereka bertanggung jawab atas keandalan infrastruktur dan layanan digital. Beberapa tugas kunci yang menjadi fokus utama seorang SRE engineer antara lain: Membuat dan mengelola sistem atau tools yang dapat menunjang proses pengembangan, pengujian, peluncuran, dan pemantauan software.Mengawasi dan memastikan bahwa sistem software berjalan dengan baik dan sesuai dengan standar reliabilitas, ketersediaan, latensi, dan kapasitas.Mengidentifikasi dan menganalisis masalah atau insiden yang terjadi pada sistem software, serta menemukan dan menerapkan solusi yang tepat dan cepat.Membuat dan mengimplementasikan rencana cadangan, pemulihan, dan mitigasi untuk mengantisipasi dan mengatasi situasi darurat atau bencana yang dapat mengganggu sistem software.Membuat dan memperbarui dokumentasi, metrik, dan laporan yang berkaitan dengan sistem software, serta berbagi informasi dan pengetahuan dengan tim pengembangan dan tim IT operasional.Membuat dan mengikuti praktik-praktik terbaik yang dapat meningkatkan reliabilitas, kinerja, dan keamanan sistem software, serta menciptakan budaya DevOps di organisasi. Perbedaan DevOps dan SRE Engineer DevOps dan SRE engineer adalah dua profesi yang berkaitan dengan pengembangan dan operasional software. Keduanya memiliki tujuan untuk meningkatkan efisiensi, keandalan, dan skalabilitas sistem. Namun, keduanya juga memiliki perbedaan dalam pendekatan dan fokus utama. Berikut adalah beberapa perbedaan antara DevOps dan SRE engineer: DevOps Engineer DevOps engineer adalah profesional yang menghubungkan tim pengembangan dan tim operasional dengan menggunakan serangkaian praktik dan alat untuk mengelola proses pengembangan software. DevOps engineer berfokus pada pengiriman software yang lebih cepat dan kolaborasi antara pengembangan dan operasional.DevOps engineer lebih banyak berurusan dengan masalah yang dihadapi oleh tim operasional, seperti peluncuran, penyebaran, dan pemeliharaan sistem. DevOps engineer juga lebih banyak menggunakan alat-alat yang sudah ada, seperti Jenkins, Docker, atau Kubernetes.DevOps engineer lebih banyak mengikuti praktik-praktik yang sudah ada, seperti Continuous Integration, Continuous Delivery, atau Continuous Deployment. DevOps engineer juga lebih banyak mengandalkan komunikasi dan koordinasi antara tim. SRE Engineer SRE engineer adalah profesional yang mengotomatisasi tugas-tugas operasional dengan menggunakan prinsip-prinsip software engineering. SRE engineer berfokus pada menjaga keandalan sistem dan layanan dengan menggunakan metrik, pemantauan, dan perbaikan berkelanjutan.SRE engineer lebih banyak berurusan dengan masalah yang dihadapi oleh tim pengembangan, seperti desain, implementasi, dan pengujian sistem. SRE engineer juga lebih banyak membuat alat-alat sendiri, seperti sistem atau tools yang dapat menunjang proses pengembangan, pengujian, peluncuran, dan pemantauan software.SRE engineer lebih banyak menciptakan praktik-praktik baru, seperti Service Level Objectives, Service Level Indicators, atau Error Budgets. SRE engineer juga lebih banyak mengandalkan otomatisasi dan standar yang tinggi. Kemampuan yang Harus Dimiliki Site Reliability Engineer Seorang SRE engineer harus memiliki sejumlah keterampilan yang luas dalam mengelola sistem dan menangani tantangan teknis. Untuk melakukan pekerjaannya dengan baik, SRE engineer harus memiliki beberapa kemampuan yang penting, antara lain: 1. Bahasa pemrograman SRE engineer harus menguasai setidaknya satu bahasa pemrograman yang relevan dengan sistem software yang dikelola, seperti Java, Python, Go, atau .NET. Bahasa pemrograman ini digunakan untuk membuat dan mengelola sistem atau tools yang dapat menunjang proses pengembangan, pengujian, peluncuran, dan pemantauan software. 2. Sistem operasi SRE engineer harus memahami sistem operasi yang digunakan oleh sistem software, baik itu sistem operasi server, seperti Linux, Windows, atau Unix, maupun sistem operasi klien, seperti Android, iOS, atau Windows. Sistem operasi ini berpengaruh pada performa, keamanan, dan kompatibilitas sistem software. 3. CI/CD CI/CD adalah singkatan dari Continuous Integration/Continuous Delivery, yaitu serangkaian praktik dan alat yang digunakan untuk mengelola proses pengembangan software. CI/CD memungkinkan SRE engineer untuk mengintegrasikan kode software dari berbagai sumber, menguji kualitas dan reliabilitas software, dan merilis software ke produksi dengan cepat dan aman. 4. MySQL/Oracle MySQL dan Oracle adalah dua contoh dari database management system (DBMS), yaitu sistem yang digunakan untuk menyimpan, mengelola, dan mengakses data. SRE engineer harus menguasai DBMS yang digunakan oleh sistem software, baik itu MySQL, Oracle, atau yang lainnya. DBMS ini berpengaruh pada kapasitas, ketersediaan, dan kecepatan akses data. 5. Troubleshooting Troubleshooting adalah kemampuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis masalah atau insiden yang terjadi pada sistem software, serta menemukan dan menerapkan solusi yang tepat dan cepat. SRE engineer harus memiliki kemampuan troubleshooting yang baik, karena mereka harus siap menghadapi berbagai situasi darurat atau bencana yang dapat mengganggu sistem software. 6. Customer support Customer support adalah kemampuan untuk memberikan bantuan, informasi, atau solusi kepada pelanggan atau pengguna sistem software. SRE engineer harus memiliki kemampuan customer support yang baik, karena mereka harus dapat berkomunikasi, berempati, dan bersikap profesional kepada pelanggan atau pengguna yang mengalami masalah atau keluhan terkait sistem software. Prospek dan Gaji Site Reliability Engineer Prospek karir SRE engineer di Indonesia cukup menjanjikan, mengingat perkembangan industri digital dan e-commerce yang semakin pesat. Banyak perusahaan lokal maupun internasional yang membutuhkan SRE engineer untuk mengelola sistem aplikasi mereka yang kompleks dan berskala besar. Beberapa contoh perusahaan yang mempekerjakan SRE engineer di Indonesia adalah Shopee, Tokopedia, Moka, dan lain-lain. Gaji SRE engineer di Indonesia bervariasi tergantung pada tingkat pengalaman, kualifikasi, dan perusahaan tempat bekerja. Berdasarkan data dari Glassdoor dan Talentup, gaji rata-rata untuk SRE engineer di Jakarta, Indonesia adalah sekitar Rp 13,5 juta per bulan. Gaji ini dapat meningkat seiring dengan bertambahnya pengalaman dan tanggung jawab kerja. Misalnya, gaji rata-rata untuk senior site reliability engineer di Jakarta adalah sekitar Rp 26 juta per bulan. Selain gaji pokok, SRE engineer juga dapat menerima tunjangan, bonus, dan insentif lainnya. Cara Menjadi Site Reliability Engineer Setelah mengetahui prospek dan gaji SRE engineer, kamu mungkin tertarik untuk berkarir sebagai site reliability engineer. Lalu, bagaimana cara menjadi SRE engineer? Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa kamu ikuti: 1. Miliki gelar yang relevan Untuk menjadi SRE engineer, kamu harus memiliki latar belakang pendidikan yang berkaitan dengan IT, seperti: Ilmu komputerTeknik komputerTeknik perangkat lunak, dan bidang terkait lainnya. Namun, jika kamu berasal dari bidang lain, kamu juga bisa beralih karier menjadi SRE engineer dengan mengasah kemampuan coding, sistem operasi, dan infrastruktur cloud dengan mengikuti bootcamp, kelas online, webinar, lomba, dan membuat proyek pribadi. 📚 Baca juga: 15 Prospek Kerja Teknik Informatika Terbaik [+Gaji, Info Kuliah, Dll.] 2. Ambil sertifikasi SRE Sertifikasi SRE adalah salah satu cara untuk menunjukkan kompetensi dan kredibilitas kamu di mata pemberi kerja. Ada banyak sertifikasi SRE yang bisa kamu pilih, seperti: Certified Maintenance Reliability Professional (CMRP)GSDC’s SRE Foundation CertificationIBM Certified Professional SRE, dan lain-lain. 3. Miliki pengalaman di bidang yang relevan Pengalaman kerja di industri IT, baik sebagai software developer, system administrator, atau DevOps engineer, akan sangat membantu kamu untuk menjadi SRE engineer. Selain itu, kamu juga bisa mencari pengalaman melalui magang, kegiatan sukarela, bootcamp, atau membuat proyek pribadi yang berkaitan dengan SRE. 4. Siapkan CV SRE engineer dan cari lowongan kerja CV SRE engineer adalah dokumen yang mencerminkan kualifikasi, keahlian, dan prestasi kamu sebagai calon SRE engineer. Kamu harus membuat CV SRE engineer yang menarik, informatif, dan relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Setelah itu, kamu bisa mencari lowongan kerja SRE engineer di berbagai platform online, seperti LinkedIn, Glassdoor, Cake dan lain-lain. Berikut adalah contoh CV SRE engineer dalam Bahasa Indonesia:Contoh CV Site Reliability Engineer (SRE) -- Dibuat di Cake Jika kamu ingin membuat CV yang profesional dan menarik, buatlah di Cake. Cake adalah alat online gratis yang dapat membantu kamu untuk membuat CV yang luar biasa dalam hitungan menit. Kamu bisa memilih dari ratusan template, menyesuaikan tata letak, menambahkan keahlian, prestasi, dan portofolio, dan mengunduh CV kamu sebagai file PDF atau HTML.Tunggu apa lagi, mulai buat CV kamu sekarang dengan Cake!🎉Buat CV Kesimpulan SRE engineer adalah profesional yang menggabungkan kemampuan software engineering dan IT operasional untuk menjaga reliabilitas dan kinerja sistem software yang besar dan kompleks.Tugas SRE engineer meliputi mengelola sistem atau tools yang dapat menunjang proses pengembangan, memastikan bahwa sistem software berjalan dengan baik, mengidentifikasi masalah atau insiden yang terjadi pada sistem software, membuat rencana cadangan, memperbarui dokumentasi yang berkaitan dengan sistem software, serta mengikuti praktik-praktik terbaik yang dapat meningkatkan kinerja sistem software.DevOps dan SRE engineer adalah dua profesi yang berkaitan dengan pengembangan dan operasional software, namun memiliki perbedaan dalam pendekatan dan fokus utama. DevOps engineer berfokus pada pengiriman software yang lebih cepat, sedangkan SRE engineer berfokus pada menjaga keandalan sistem dan layanan.Kemampuan yang harus dimiliki SRE engineer antara lain penguasaan bahasa pemrograman, sistem operasi, CI/CD, MySQL/Oracle, troubleshooting, dan customer support.Prospek karir SRE engineer di Indonesia cukup menjanjikan, karena banyak perusahaan lokal maupun internasional yang membutuhkan SRE engineer untuk mengelola sistem aplikasi mereka yang kompleks dan berskala besar.Gaji SRE engineer di Indonesia bervariasi tergantung pada tingkat pengalaman, kualifikasi, dan perusahaan tempat bekerja. Gaji rata-rata untuk SRE engineer di Jakarta adalah sekitar Rp 13,5 juta per bulan, sedangkan untuk senior site reliability engineer adalah sekitar Rp 26 juta per bulan.Untuk bisa menjadi SRE engineer, kamu membutuhkan gelar yang relevan, sertifikasi SRE, pengalaman di bidang yang relevan, dan CV SRE engineer yang menarik. Kamu bisa mencari lowongan kerja SRE engineer di berbagai platform online, seperti LinkedIn, Glassdoor, Cake dan lain-lain. Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Musa Andy ---

Ingin Menjadi PHP Developer? Ketahui Skill yang Harus Dikuasai [+Gaji]!

Daftar isi:Pengertian PHP Programmer Job Desk PHP Developer Keterampilan yang Diperlukan Developer PHP Cara Menjadi PHP Developer Karir PHP Programmer Seiring berkembangnya teknologi, kebutuhan pembuatan website dan aplikasi bagi sebuah bisnis menengah atau perusahaan semakin meningkat. Tak heran bila skill PHP developer semakin dibutuhkan. Terlebih lagi 78% website di seluruh dunia menggunakan bahasa pemrograman PHP. Seperti pekerjaan bidang IT lainnya, PHP developer merupakan salah satu profesi yang diprediksi masih banyak dibutuhkan hingga lima tahun kedepan. Bagimu yang tertarik menjadi PHP developer sebagai jenjang karir selanjutnya atau ingin switch karir, artikel Cake ini bisa menjadi referensi untukmu.Apa itu PHP developer?PHP developer adalah seseorang yang bertanggung jawab dalam pengembangan server website, aplikasi, atau program. Skill PHP utama yang dibutuhkan adalah penguasaan bahasa pemrograman PHP. PHP developer juga dikenal dengan backend developer PHP karena berfokus pada alur kinerja server dan pengelolaan database website. Mulai dari perancangan hingga mengatasi error yang muncul. Tak jarang bila backend developer PHP bekerja sama dengan front end developer untuk memastikan alur website berjalan dnegan optimal. Job Desk PHP DeveloperDengan mengetahui tugas PHP developer akan membantumu untuk memahami bagaimana seorang PHP developer bekerja dalam kesehariannya. 1. Membuat dan Melakukan Tes Website/Aplikasi/Program Seorang PHP programmer bertugas untuk membuat dan mengembangkan website, aplikasi, atau software. Biasanya PHP programmer bisa bekerja secara independen atau bersama tim developer. Disisi lain tugas PHP developer juga melakukan tes pada website, aplikasi, dan program untuk memastikan berjalan dengan optimal. 2. Menyelesaikan Error Dalam pengembangan website, aplikasi, dan program sudah barang pasti akan menemui error dalam penggunaannya. Untuk itu seorang PHP developer harus menyelesaikan error yang tidak kompatibel dengan memperbaiki skrip dan kode PHP dan HTML. 3. Menjaga Performa Website yang Ada Selain membangun website baru, PHP programmer juga bertanggung jawab dalam menjaga performa website yang sudah dibangun sebelummnya. Beberapa langkahnya antara lain memperbarui informasi terkini, konten, serta desain di dalam website. Sehingga website tersebut semakin kredibel dan terlihat professional. 4. Mengelola Database Pengelolaan database sangatlah penting agar data-data dalam website terkelola dengan baik sehingga bisa digunakan secara optimal. Tentunya semakin banyak data yang dimiliki website, akan semakin besar risiko error yang mungkin terjadi. Untuk itu seorang PHP developer perlu mengelola arsitektur database yang efektik dalam mengurangi beban server. Skill PHP Developer yang Harus DikuasaiAda beberapa skill PHP developer yang harus dikuasai sebelum terjun ke proyek atau pekerjaan yang nyata. Apa saja skill yang dibutuhkan untuk menjadi PHP developer? 1. Bahasa Pemrograman Bila ingin meniti karir sebagai PHP programmer sudah wajib hukumnya untuk mempelajari dasar-dasar bahasa pemrograman. Selain bahasa pemrograman PHP, sangat dianjurkan untuk menguasai bahasa pemrogaman lainnya seperti JavaScript, HTML, jQuery, MySQL, dan Ajax. Semakin banyak bahasa pemrograman yang dipahami, semakin bervariasi penyelesaian error dalam website serta berkreasi dalam membuat website yang interaktif. 2. Memahami Konsep yang Berhubungan dengan PHP Untuk membuat website yang menarik, tidak jarang PHP developer menggunakan layanan pihak ketiga. Oleh karena itu, perlu pemahaman konsep dalam penggunaaan XML, JSON, HTTP, serta installer lain seperti komposer dan PECL. Seperti contoh installer komposer yang membantu PHP developer dalam memanajemen berbagai fungsi, dan libraries yang memudahkan saat bekerja dengan PHP yang berbeda berdasarkan proyek yang ada. Kemudian ada PSR yang membantu untuk menstandarisasi programming PHP untuk mengoptimasi website. 3. Pemahaman Sistem Database Bekerja yang berkutat dengan PHP masih tetap membutuhkan pemahaman konsep sistem database seperti MySQL, Oracle Database dan PostgreSQL. 4. Mengerti Data Structure dan Algorithm (DSA) Skill PHP developer yang tak kalah penting adalah menstrukturisasi data dan algoritma. Mengapa penting? PHP developer perlu memahami struktur algorithma agar lebih cepat dan efisien, dan juga memilih struktur data yang tepat untuk menyelesaikan promblem pada website. 5. Membuat Framework Architecture Dalam pekerjaan yang berhubungan dengan PHP sudah pasti membuat framework untuk programming. PHP developer bekerja dengan berbagai jenis programming untuk aplikasi atau API, sehingga perlu membangun framework yang tepat untuk mengoptimisasi kode-kode dalam membuat website. Cara Menjadi PHP Developer yang HandalMenjadi PHP developer yang handal perlu melalui beberapa langkah yang harus dilalui. Akan tetapi terkadang kita bingung mau memulai darimana karena banyak langkah-langkahnya. Agar mudah untuk dipahami, Cake merangkum langkah-langkahnya dibawah ini! 1. Mempelajari PHP Pastinya skill PHP adalah skill yang paling utama bagi PHP developer. Sehingga, ada baiknya untuk memulai memperlajari bahasa pemrograman PHP. Mempelajari PHP dimulai dari programming dasar, struktur data, dan algoritma. Kamu bisa mempelajarinya dari buku, kelas daring, kursus offline, webinar, bootcamp, atau membaca artikel di website. Pastikan untuk memahami konsep dasar PHP, kemudian melanjutkan skill PHP yang lebih advance seperti framework PHP, AJAX, dan JavaScript. Selain itu, perlu mempelajari pula beberapa tools lain untuk membangun website seperi PHPStorm, Zend Sudio, CodeLobster, Eclipse, NetBeans, dan Microsoft Visual Studio. 2. Mengikuti Proyek PHP Agar kemampuan skill PHP semakin terlatih dan meningkat, ada baiknya untuk memulai mencari proyek open source dan berkontribusi didalamnya. Dengan mengikuti proyek akan menambah experience dan portfolio kinerja agar bisa dilirik oleh perusahaan. Proyek PHP ini cukup bertingkat mulai dari tingkat dasar, menengah, dan tingkat lanjut. Sehingga kamu bisa memulainya sesuai dengan kemampuan. Nah, kamu bisa memulai dari tingkat dasar terlebih dahulu, kemudian bertahap ke tingkat lanjutan. 3. Sertifikasi Mendapatkan sertifikasi PHP programmer cukuplah penting sebagai tolak ukur kemampuan skill PHP serta mengingkatkan value kamu di mata perusahaan. Bisa dikatakan, sertfikasi yang berhubungan dengan bahasa pemrograman php menjadi senjata ampuh untuk meyakinkan perusahaan akan kemampuanmu. Kini mendapatkan sertifikasi PHP developer cukup mudah didapatkan secara online, seperti Udemy dan Coursera. 4. Menyiapkan Portofolio Coding Ada baiknya bila kamu menyiapkan portofolio coding yang dibuat saat membuat proyek yang berhubungan dengan skill PHP. Adanya portofolio ini bisa membantu rekruter untuk mengukur kemampuan skill PHP atau coding yang kamu miliki. 📚 Baca juga: 5 Contoh Portofolio Programmer Menarik! [+Cara, Isi, Pengertian] 5. Menyiapkan CV PHP developer yang menarik Last but not least, menyiapkan CV PHP developer yang menarik saat melamar pekerjaan. Pastikan CV PHP developer ini lengkap, singkat, dan jelas informasinya agar rekruter dari perusahaan bisa memahami kualfikasi kamu untuk menempati posisi PHP developer. Jangan lupa untuk menuliskan value kamu agar perusahaan bisa memilihmu sebagai kandidat yang cocok. Lantas bagaimana membuat CV PHP developer yang menarik? Berikut contoh yang bisa dijadikan referensi.📚 Baca juga: 6 Contoh CV Programmer Terbaik dan Cara Membuatnya!Contoh CV PHP DeveloperContoh CV PHP Developer - Dibuat di CakeAgar membuat CV PHP developer semakin mudah, kini Cake menyedikan 50+ template CV yang bisa didownload secara PDF gratis! Kamu bisa tampil percaya diri dengan desain CV yang menarik dari Cake.Buat CV Prospek Karier Developer PHPBerbicara mengenai prospek karir PHP developer di Indonesia cukuplah menjanjikan hingga 5 tahun kedepan. Mengapa demikian? Berbagai perusahaan di Indonesia kini sudah cukup melek dalam penggunaan promosi digital, termasuk maintain website perusahaan serta pembuatan aplikasi atau sistem. Terlebih lagi persaingan dengan kompetitor semakin ketat, sehingga perlu melakukan improvisasi dari sisi digital.📚 Baca juga: 15 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia! Berapa gaji programmer PHP? Gaji PHP developer cukup beragam berdasarkan posisinya. Pastinya gaji PHP developer junior akan berbeda dengan PHP developer senior. Untuk range gaji PHP developer di Indonesia berkisar Rp 5.000.000 hingga Rp 9.000.000 per bulannya. Jenjang karir PHP developer sendiri cukup menjanjikan. Biasanya akan dimulai sebagai PHP developer junior, setelah bekerja dalam proyek PHP atau memiliki pengalaman dalam beberapa tahun biasanya posisi akan naik sebagai ketua proyek. Bahkan PHP developer bisa melanjutkan karirnya sebagai Front-End Developer, Backend developer, Software Engineer, and Technical Architect.Belum memiliki CV untuk melamar kerja? Cake menyediakan 50+ template CV yang bisa kamu download secara gratis! 🎉Buat CV Kesimpulan Apakah kamu sudah siap meniti karir sebagai PHP developer? Jika sudah siap maka perlu menguasai skill-skill yang berkaitan dengan bahasa pemrograman PHP yang sudah dijelaskan sebelumnya. Meskipun membutuhkan waktu yang tidak singkat, dengan konsistensi dan semangat belajar yang tinggi akan membawamu sebagai PHP developer yang handal. Tetap semangat dan selalu kembangkan diri sendiri. --- Ditulis Oleh Talitha Edrea ---
Career Development
Dec 5th 2022

9 Cara Efektif Belajar Coding untuk Pemula! [+Website Belajar Coding Gratis]

Daftar Isi:Apa itu Coding?9 Tips Belajar Coding untuk Pemula10 Website untuk Belajar Coding Gratis Manfaat belajar coding Koding adalah salah satu pengetahuan yang semakin dibutuhkan di dunia yang semakin digital. Konsekuensinya, dasar-dasar coding menjadi salah satu kemampuan yang menjadi semakin umum ditemukan di dunia, baik dalam dunia akademik maupun professional. Belajar coding untuk pemula pun menjadi semakin mudah, dengan semakin banyaknya berbagai platform yang menawarkan kursus coding online dalam berbagai tingkat, mulai dari tingkat pemula hingga lanjutan. Selain itu, belajar coding dasar juga dapat dilakukan dimanapun, beberapa situs bahkan menawarkan program belajar coding di HP.Dengan banyaknya website untuk belajar coding, belajar coding dari nol pun bukan lagi merupakan tantangan yang besar. Situs belajar coding yang menawarkan kelas coding gratis sangat mudah ditemukan. Artikel ini akan membahas mengenai berbagai cara belajar coding, mulai dari berbagai situs belajar coding hingga langkah awal belajar coding. Apa Itu Coding?Sebelum mempelajari berbagai hal mengenai belajar coding, ada baiknya untuk mempelajari pengertian, jenis-jenis, dan pentingnya belajar coding.Pengertian Coding Sederhananya, coding adalah salah satu bagian dari pembuatan program. Coding adalah penulisan program dan algoritma yang digunakan untuk berkomunikasi dengan komputer atau perangkat digital lainnya. Program hasilnya akan digunakan untuk berinteraksi antar pengguna perangkat tersebut dan perangkatnya sendiri untuk melakukan berbagai jenis operasi yang diharapkan oleh penggunanya. Dalam proses coding, ada berbagai jenis bahasa pemrograman yang digunakan tergantung dari penggunaannya masing-masing. Jumlah bahasa pemrograman sendiri sulit dihitung, namun ada beberapa bahasa pemrograman dasar yang sering digunakan untuk kebutuhan umum atau dapat digunakan sebagai dasar untuk mempelajari bahasa pemrograman lainnya. Contohnya, untuk pengembang web bahasa yang sering digunakan adalah JavaScript atau PHP, sementara untuk pengembang aplikasi bahasa yang sering digunakan adalah Java. Selain pengembangan web atau aplikasi, proses manajemen, analisis, dan penyajian data juga seringkali menggunakan beberapa jenis bahasa pemrograman seperti SQL ataupun R. Selain itu, bahasa pemrograman seperti Python dengan aplikasinya dalam bidang kecerdasan buatan (AI) maupun machine learning juga hanya akan menjadi semakin populer di masa depan.Apa Pentingnya Belajar Coding?Dengan mudahnya menemukan cara belajar coding yang baik secara otodidak maupun secara formal, pengetahuan coding menjadi pengetahuan yang umum ditemukan dan bahkan dibutuhkan dalam beberapa bidang tertentu. Berikut adalah beberapa alasan untuk belajar coding:Mengasah kemampuan logika dan kreativitasMembuka lahan pekerjaan baruMembuat CV semakin menarikKebutuhan kemampuan coding hanya akan meningkat di masa depanPengetahuan coding meningkatkan literasi digital seseorang 9 Cara Belajar Coding untuk Pemula Cara belajar coding untuk pemulaWalaupun belajar coding bagi pemula semakin menjadi mudah, terkadang memulai pembelajaran coding masih terkesan menakutkan karena beragamnya langkah rekomendasi cara memulai belajar coding. Untuk membantu memulai langkah pembelajaran coding, berikut beberapa tips memulai belajar coding: 1. Pelajari Desain Komputer dan Dasar-dasar Data Sebelum menentukan bahasa pemrograman yang akan dipelajari, ada baiknya untuk mengerti mengenai berbagai komponen arsitektur komputer dan kegunaannya masing-masing, seperti: MotherboardRandom access memories (RAM)Central processing unit (CPU)Hard drive Selain komponen fisik tersebut, pengetahuan mengenai berbagai jenis data yang digunakan dalam pengoperasian komputer juga penting diketahui sebagai bagian cara belajar ngoding. 2. Pelajari dan Pilih Jenis Program yang Ingin Didalami Setelah mengetahui mengenai seluk-beluk dasar komputer, langkah selanjutnya adalah untuk memilih jenis coding yang ingin didalami. Jenis-jenis pengembang program garis besarnya dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu: Front-end developer: fokus dalam pembuatan coding antarmukaBack-end developer: fokus pada pengelolaan dan pemeliharaan server, database, beserta pengelolaan dibalik layarFull-stack developer: bekerja pada keduanya 3. Mempelajari Cara Kerja Bahasa Pemrograman dan Perbedaannya Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, pembelajaran coding sendiri akan didasarkan dari bahasa pemrograman yang akan difokuskan. Berbagai jenis bahasa pemrograman memiliki fokusnya masing-masing, seperti JavaScript atau PHP untuk pengembang web, maupun SQL dan R untuk analisis data. Walaupun begitu, ada beberapa bahasa pemrograman yang merupakan bahasa dasar yang umum dipelajari dalam pembelajaran coding basic formal, seperti contohnya C++, bahasa yang umum digunakan dalam pengoperasian sistem operasi, penciptaan perangkat lunak, beserta berbagai jenis penggunaan umum lainnya. 4. Daftar ke Git dan Ikuti Komunitas di Berbagai Platform Git adalah perangkat lunak yang digunakan dalam proses pengembangan perangkat lunak lainnya. Penggunaan khusus Git adalah untuk mengikuti dan melihat berbagai jenis perbedaan yang ada antara satu versi dari perangkat lunak dan versi lainnya. Selain itu, komunitas dalam GitHub Community juga akan berkomunikasi mengenai berbagai cara coding terbaik (best practices) yang dapat membantu dalam proses pelatihan coding. Selain GitHub, berbagai tempat belajar coding gratis juga umumnya menyediakan forum untuk orang-orang yang mempelajari bahasa pemrograman yang sama. Situs seperti StackOverflow, Dev.to, dan CodeAcademy umumnya saling memberikan solusi untuk masalah yang umum ditemukan dan skenario-skenario yang dapat digunakan untuk pelatihan coding. 5. Pelajari Dasar-dasar HTML HTML adalah salah satu bahasa pemrograman (atau yang dikenal juga sebagai markup language) yang relatif sederhana, mudah dicerna, dan paling mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari terutama dari akses internet. Maka, salah satu langkah paling sederhana melatih coding untuk pemula adalah dengan membiasakan diri dengan berbagai jenis data, variabel, beserta sintaks yang umum digunakan salah satunya dalam kode HTML yang sering ditemukan dalam berbagai situs di internet. 6. Pelajari Dasar-dasar CSS Walaupun coding terkadang terkesan sebagai ilmu yang sangat ilmiah, ilmu kreatif seperti desain juga dibutuhkan dalam proses coding. Dalam pengembangan situs web, desain situs ini umumnya dilakukan dengan CSS. CSS sendiri adalah bahasa pemrograman pendamping HTML yang digunakan untuk mengubah berbagai jenis gaya presentasi, format, dan penyusunan elemen dalam situs internet. 7. Mulai Coding dengan JavaScript Jika HTML adalah dasar dari coding situs web dan CSS adalah dasar kreatifnya, JavaScript adalah bahasa pemrograman yang berurusan dengan elemen interaktif dari situs-situs tersebut. Berbagai elemen interaktif seperti tombol-tombol, form, fitur keamanan, hingga game yang dapat dimainkan dalam situs web adalah hasil dari programming JavaScript. Maka dari itu, setelah mengetahui dasar HTML dan CSS, seorang yang sedang mempelajari coding basic dapat melatih kemampuannya dengan mencoba menciptakan situs web dasar dan bahkan mulai menciptakan portfolionya sendiri. 8. Ciptakan Proyek-proyek Coding Belajar coding harus disertai dengan berbagai jenis pelatihan coding. Pelatihan ini umumnya dilakukan dengan menciptakan berbagai jenis proyek coding yang memanfaatkan pengetahuan yang sudah didapat dalam mempelajari bahasa pemrograman tersebut, kreatifitas masing-masing individu, dan juga inspirasi yang didapatkan dari program yang sudah dirilis di dunia. Beberapa jenis proyek coding yang dapat dilakukan oleh seorang pemula adalah: Desain website dengan PHP atau HTML dan JavaScriptDesain game sederhana dengan C++Transformasi data yang didapat dari internet dengan Python. 9. Terus Mengembangkan Kemampuan Coding Seiring perkembangan teknologi, kemampuan dari bahasa pemrograman pun menjadi lebih maju dan beragam. Maka dari itu, pengetahuan coding yang terkini pun harus dapat terus diasah. Beberapa cara untuk terus mengikuti perubahan terbaru dalam dunia programming adalah dengan menonton berbagai tutorial coding di YouTube, mengikuti kompetisi hackathon seperti Hackathon Merdeka, atau mengikuti bootcamp seperti GO-Academy yang diselenggarakan oleh Go-Jek.10 Situs Belajar Coding Gratis Kelas coding daring adalah hal yang semakin mudah ditemukan di internet. Walaupun begitu, kursus coding terbaik sendiri bergantung dari topiknya masing-masing dan menyesuaikan dengan kebutuhan dan gaya dari masing-masing programmer. Walaupun begitu, berikut adalah beberapa situs belajar coding yang sering digunakan oleh pemula: 1. CodePolitan CodePolitan adalah salah satu situs belajar coding berbahasa Indonesia, dengan kelas yang didesain oleh para ahli di bidangnya masing-masing. Materi yang diciptakan oleh praktisi ini dapat membantu memastikan bahwa materi dan pelatihan coding yang digunakan adalah masalah yang dapat ditemukan di dunia nyata. 2. SekolahKoding SekolahKoding adalah situs belajar coding gratis yang berfokus pada pelatihan coding untuk semua umur. Selain melalui situsnya, SekolahKoding juga menyediakan beberapa buku tutorial coding. 3. CodeSaya situs ini berfokus pada 3 bahasa pemrograman, yaitu Python, PHP, dan JavaScript. CodeSaya juga akan memberikan contoh-contoh masalah yang dihadapi dalam proses coding sehari-hari. 4. JagoCoding JagoCoding adalah situs yang menawarkan tutorial coding gratis yang dibagi dalam beberapa tingkat mulai dari pemula hingga tingkat lanjutan. Situs ini berbasis media sosial, sehingga seseorang dapat membagikan codenya di media sosial lain. 5. The Odin Project The Odin Project adalah situs penyedia kurikulum untuk belajar coding terutama dalam bidang pengembangan web. Walaupun begitu, situs ini memulai pelatihan coding dari level menengah dalam Ruby, database, JavaScript, CSS, HTML, dan NodeJS. Situs ini juga menyediakan komunitasnya sendiri yang dapat membantu seseorang untuk menemukan pekerjaan. 6. Codecademy Codecademy menyediakan 12 bahasa pemrograman untuk berbagai kegunaan seperti Python, Go, Java, JavaScript, Ruby, SQL, C#, C++, Swift, SASS, beserta HTML dan CSS. Selain bagian gratis, Codecademy juga menawarkan layanan pro berbayar yang membantu menyediakan kerangka belajar dan proyek-proyek yang dapat dikerjakan untuk berlatih. 7. FreeCodeCamp FreeCodeCamp adalah operasi nirlaba yang mengoperasikan situs belajar coding interaktif dan forum, chat room, dan publikasi yang membagikan berbagai berita terbaru dalam bidang coding. 8. CodeWars CodeWars menawarkan pelatihan coding berupa tantangan yang dapat diselesaikan oleh penggunanya. CodeWars sendiri menawarkan layanan dimana setiap penggunanya akan mendapatkan poin dan dapat mencapai leaderboard. 9. HackerRank HackerRank bukan berfokus pada pembelajaran coding, tapi pada bidang programming kompetitif. HackerRank akan menyediakan berbagai tantangan yang dapat diselesaikan tidak terbatas dengan satu bahasa pemrograman, namun dapat diselesaikan dengan berbagai bahasa pemrograman. Selain itu, HackerRank juga menyediakan layanan untuk mencari pekerjaan, dimana perusahaan dapat melihat hasil coding dan merekrut seorang jobseeker. 10. edX edX adalah kursus coding online terbuka yang diciptakan oleh Harvard dan MIT yang menawarkan rangkaian belajar yang berbeda setiap minggunya. Rangkaian ini terdiri dari video yang memberikan tutorial coding dan latihan interaktif. Selain itu, penggunanya juga mendapat kesempatan untuk bekerjasama dengan pengguna lain dan melakukan diskusi mengenai proyek yang sedang mereka hadapi bersama. Akses belajar coding gratis yang semakin mudah melalui internet tentunya akan menghasilkan banyak orang dengan kemampuan coding. Maka dari itu, pendidikan coding pun harus disertai dengan pelatihan coding yang dapat membantu seseorang untuk mengerti fungsi coding di dunia nyata. Selain melalui kursus coding online, pembuatan proyek pribadi, dan dengan observasi program yang tersedia dalam hidup sehari-hari, internship juga merupakan salah satu pilihan yang menarik dalam meraih pengalaman riil dalam bidang coding. Tentunya, CV yang menarik adalah salah satu aspek penting dalam menemukan internship.Yuk, temukan pekerjaan coding impian kamu dengan Cake! Transparan, gratis, dan mudah digunakan, lho! 🎉 Cari Loker--- Ditulis Oleh Sasannaditya S. Wang ---
Student Guide
May 21st 2023

8 Prospek Kerja Cocok untuk Jurusan Geografi [+Info Kuliah]

Mungkin masih ada yang bertanya-tanya “Geografi merupakan pelajaran ipa atau ips?” Ilmu pelajaran yang berada di naungan FMIPA ini seringkali hanya dilirik sebelah mata, karena dianggap tidak memiliki prospek kerja yang menjanjikan. Namun apakah benar demikian? Di dunia modern ini, jurusan geografi merupakan salah satu bidang studi yang sangat penting dan memiliki pengaruh besar dalam kehidupan sehari-hari. Ada banyak kesempatan untuk studi dan bekerja hingga ke dunia internasional, prospek kerjanya pun sangatlah beragam. Yuk, langsung saja simak artikel Cake berikut ini.Daftar isi:Mengenal Jurusan Geografi8 Pilihan Karier Lulusan Geografi8 Prospek Kerja Jurusan Geografi Jurusan Geografi Apa itu Jurusan Geografi? Geografi adalah ilmu pelajaran yang mempelajari tentang bumi dan hubungannya dengan lingkup sosial, ekonomi dan manusia. Selain mengeksplorasi ilmu dan permukaan fisik bumi, kamu juga akan mempelajari bagaimana terbentuknya suatu budaya dan wilayah di permukaan bumi. Kuliah Jurusan Geografi Geografi belajar tentang apa? Geografi adalah bidang studi yang mempelajari ilmu tentang bumi serta dampak kemanusiaan terhadap lingkungan bumi. Ilmu pengetahuan ini mengkaji banyak hal, termasuk atmosfer, iklim, ekologi, ilmu wilayah, ilmu lingkungan, dan lainnya. Adapun beberapa program bidang studi geografi adalah sebagai berikut: Fisika dasarGeologiKartografiOseanografiMatematika dasarGeografi IndustriGeografi TransportasiGeografi Perkotaandan lainnya Kenapa Harus Memilih Jurusan Geografi? Mungkin masih ada yang bertanya-tanya “jurusan geografi kerja apa?” atau “kenapa harus memilih prodi geografi?” Nah di paragraf ini, Cake akan membahas mengenai beberapa alasan dalam memilih jurusan geografi. Prospek kerja jurusan geografi sangatlah beragam dan sangat diperlukan dalam keseharian.Peluang untuk kuliah di luar negeri.Beberapa pekerjaan lulusan geografi memberikan kesempatan untuk keliling dunia, misalnya seperti profesi yang berhubungan dengan mempelajari efek polusi yang terjadi di seluruh dunia, dan lainnya.8 Prospek Kerja Geografi Lapangan kerja apa saja yang berhubungan dengan jurusan Geografi? Berikut adalah beberapa bidang pekerjaan yang ada kaitannya dengan fakultas Geografi. 1. Ahli Teknologi Informasi Geospasial Tugas utama dari seorang ahli teknologi informasi geospasial adalah meneliti dan mengembangkan teknologi geospasial. Misalnya seperti menghasilkan database yang relevan, merancang pemrograman aplikasi, menyediakan keahlian teknis dalam GIS untuk pengguna, dan lain sebagainya. 🧑‍💼 Skill yang dibutuhkan ahli teknologi informasi geospasial: Komputer dan elektronikPengetahuan geografi dan matematikaPengetahuan akan layanan pelanggan dan personalBerpikir kritis dan cepatProblem solvingAnalytical thinking 💰 Kisaran gaji ahli teknologi informasi geospasial: Rp 4,700,000 hingga Rp 6,800,000 per bulan. Kisaran gaji ini ditentukan dari lokasi pekerjaan, pengalaman kerja, serta job desc yang dikerjakan. 2. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau yang kerap disebut sebagai BNPB merupakan lembaga pemerintah non-kementrian yang bertugas untuk memberikan pedoman dan penanggulangan bencana kepada masyarakat. Tugas dan tanggung jawab BNPB diantaranya adalah: Mengarahkan dan memberikan pedoman penanggulangan bencana.Menyampaikan informasi yang berkaitan dengan kegiatan penanggulangan bencana.Membuat laporan penyelenggaraan penanggulangan bencana kepada pemerintah.Mengelola bantuan dan anggaran yang diterima.Menetapkan standardisasi dan kebutuhan penyelenggaraan dalam penanggulangan bencana. 🧑‍💼 Skill yang dibutuhkan BNPB: KomunikasiCritical thinkingProblem SolvingIlmu pengetahuan geografi 💰 Kisaran gaji BNPB: Gaji bulanan seorang BNPB sangatlah beragam dan ditentukan berdasarkan pengalaman kerja, serta grade yang ada. Umumnya, grade 1 mendapatkan gaji pokok sebesar Rp 1,968,000 sementara grade 17 mendapatkan gaji pokok sebesar Rp 19,085,000 setiap bulannya. 3. Surveyor Tugas utama dari seorang surveyor adalah melakukan survei untuk mendapatkan data suatu wilayah atau objek tertentu. Misalnya melakukan survey tanah untuk projek konstraksi, atau survey peta yang bertujuan untuk navigasi jalan, dan lainnya. Berikut adalah beberapa tugas utama dari seorang Surveyor: Melakukan survey dan pemetaan lahan.Membuat laporan hasil survey dan disampaikan kepada klien.Menganalisis data hasil survey dan memeriksa sertifikat tanah/bangunan.Mencatat garis atau bidang properti secara akurat dan tepat. 🧑‍💼 Skill yang dibutuhkan surveyor: Ilmu teknik sipil.Memiliki kemampuan matematika yang baik, termasuk geometri, trigonometri, dan lainnya.Berpengalaman terhadap teknologi dan peralatan survey.Komunikasi lisan dan tulisan.Bekerja sama dalam tim. 💰 Kisaran gaji surveyor: Rata-rata gaji surveyor Indonesia sebesar Rp 4,900,000 per bulan. Perbedaan lokasi kerja juga akan sangat memengaruhi jumlah gaji yang diterima di setiap bulan. 4. Ahli Pemetaan (Kartografer) Kartografer merupakan peluang kerja jurusan Geografi lainnya. Bidang pekerjaan ini berfokus pada penggunaan teknik dalam membuat peta. Dengan pemahaman geografis, seorang Kartografer harus paham bagaimana membuat sebuah peta. Keahlian matematika dan menggambar juga merupakan skill penting yang perlu dimiliki oleh seorang Kartografer. Berikut adalah beberapa tugas dan tanggung jawab seorang kartografer: Menghasilkan peta yang baik dan benar, sehingga dapat digunakan sebagai sarana informasi bagi penggunanya.Merancang peta mencakup penggunaan design symbol, map layout, map content, generalization.Melakukan survey lapangan dan proses pembuatan peta, serta mencetak peta hingga jadi. 🧑‍💼 Skill yang dibutuhkan kartografer: Pengetahuan ilmu geografiKemampuan menggambarPengetahuan matematikaIlmu konstruksi bangunanKomunikasi dan InterpretasiKemampuan bahasa asing 💰 Kisaran gaji kartografer: Di Indonesia rata-rata gaji seorang kartografer berkisar dari Rp 4,000,000 hingga Rp 6,000,000 setiap bulannya. 5. Penata Kota Prospek kerja sarjana geografi berikutnya adalah penata kota. Seorang penata kota bertugas untuk menyusun rencana tata ruang serta mengevaluasi berbagai kebijakan yang berhubungan dengan rencana tata ruang atau tata wilayah. 🧑‍💼 Skill yang dibutuhkan penata kota: Analisis dan problem solvingKemampuan observasi dan menelitiPengetahuan geografis, sosial, dan politikKomunikasi dan negosiasi 💰 Kisaran gaji penata kota: Gaji awal profesi penata kota dimulai dari Rp 4,000,000 setiap bulannya, dan yang tentunya akan meningkat seiring dengan banyaknya pengalaman serta projek yang ditangani. 6. Perencanaan Transportasi Perencanaan transportasi merupakan bidang pekerjaan yang berfokus pada mengumpulkan dan menganalisis proyek transportasi. Perencanaan transportasi merupakan salah satu prospek kerja jurusan geografi. Mengapa demikian? Karena ilmu geografi sangat berperan penting dalam menyusun perencanaan transportasi di sebuah daerah. Berikut adalah beberapa tugas dan tanggung jawab seorang perencana transportasi: Membuat laporan perencanaan transportasi.Menganalisis dan menentukan prioritas perencanaan transportasi dalam skala regional maupun lokal.Memberikan tanggapan dan usulan terhadap perbaikan sistem informasi. 🧑‍💼Skill yang dibutuhkan perencana transportasi: Ilmu geografi dan matematikaPengetahuan hukum dan pemerintahanBerpikir kritis dan analitisKomunikasi dan interpersonal skill 💰 Kisaran gaji perencana transportasi: Rp 2,829,490 hingga Rp 9,913,553 per bulannya. 7. Ahli Tambang dan Geologi Lulusan fakultas geografi bisa juga bekerja menjadi ahli tambang dan geologi. Salah satu tugas utama ahli tambang dan geologi adalah mengidentifikasi karakteristik tanah, potensial pertambangan, dan identifikasi pembangunan situs tanah. Berikut adalah beberapa tugas lainnya dari seorang Ahli tambang dan geologi: Merancang dan mengawasi perkembangan tambang, sistem, dan fasilitas pertambangan.Memilih lokasi untuk melaksanakan operasi pertambangan, baik di bawah tanah maupun permukaan.Melakukan pemeriksaan terhadap peta, deposito, dan tambang untuk menentukan lokasi,nilai dan potensi pengeboran yang ada. 🧑‍💼 Skill yang dibutuhkan ahli tambang dan geologi: Pengetahuan geografis dan matematikaPengetahuan hukum dan desainAnalytical and Critical thinkingProblem solvingKemampuan observasi 💰Kisaran gaji ahli tambang dan geologi: Rp 4,500,000 hingga Rp 6,800,000 8. Staf BMKG Salah satu bidang pekerjaan yang berhubungan dengan geografi lingkungan adalah Staf BMKG, yang merupakan tenaga ahli prakiraan cuaca. Pekerjaan utama dari staf BMKG adalah menganalisis data saintifik mengenai ilmu pengetahuan gejala alam dan memberikan ramalan atau prakiraan cuaca suatu daerah. Inilah beberapa tugas penting staf BMKG yang harus diketahui: Mengumpulkan data meteorologi untuk analisis cuaca dan keperluan pemetaan cuaca.Melaporkan cuaca harian dan cuaca ekstrim di berbagai daerah yang dilayani BMKG.Bekerja sama dengan pihak penerbangan mengenai informasi prakiraan cuaca penerbangan, maupun cuaca pada saat terjadi kecelakaan pesawat. 🧑‍💼 Skill yang dibutuhkan staff BMKG: Ilmu pengetahuan meteorologi, sains atmosferMenguasai komputerAhli matematikaKomunikasiKemampuan bahasa asing 💰 Kisaran gaji staf BMKG: Rp 4,000,000 hingga Rp 7,500,000 CV digital 100% GRATIS. Mudah digunakan dan banyak pilihan template. ATS friendly!🎉Buat CVKey Takeaways Sudah tidak bingung lagi kan “lulusan geografi jadi apa”... Berikut adalah beberapa poin penting dari artikel kali ini: Geografi adalah ilmu pelajaran yang mempelajari tentang bumi dan hubungannya dengan lingkup sosial, ekonomi dan manusia.Sarjana geografi berkesempatan untuk studi dan bekerja ke luar negeri.Beberapa contoh jenis pekerjaan lulusan fakultas geografi adalah BNPB, Surveyor, staf BMKG, kartografer, dan lainnya. --- Ditulis oleh Lydia Gavrila ---
Industry & Job Overview
Mar 22nd 2024

Daftar 13 Skill Programmer yang Dicari Perusahaan!

Programmer diprediksi menjadi salah satu karier dengan prospek bagus untuk beberapa tahun ke depan. Data dari Bureau of Labor Statistics Amerika Serikat melaporkan bahwa lapangan kerja di bidang komputer dan teknologi informasi akan mengalami pertumbuhan sebanyak 13% sepanjang tahun 2020-2023. Dengan proyeksi tersebut tentu kualitas skill programmer menjadi faktor sentral dalam pertimbangan perusahaan merekrut karyawan baru. Lalu kemampuan apa saja yang harus dimiliki programmer agar dapat dilirik oleh tim rekrutmen? Jawaban atas pertanyaan ini akan membantu job seekers untuk membangun persiapan yang lebih matang. Cake menjabarkan beberapa soft skill dan hard skill programmer yang membuat kandidat lebih stand out di hadapan HR. Simak selengkapnya di bawah ini, ya!Daftar isi: Hard Skill Programmer Soft Skill Programmer Hard Skill Programmer Data dari SalaryExplorer menunjukan tingkatan gaji programmer lebih besar dibanding sektor pekerjaan lain. Rata-rata pendapatan bulanan ada di angka Rp12,8 juta perbulan, sementara programmer senior mencapai Rp20,3 juta, dan programmer junior sekitar Rp5,87 juta per bulan. Tertarik untuk menyeriusi karir satu ini? Langkah pertama untuk terjun sebagai programmer adalah mempelajari bahasa pemrograman. Baru setelah itu belajar elemen krusial lain yang tidak boleh terlewat. 1. Bahasa Pemrograman Bahasa pemrograman adalah jenis bahasa yang dipakai oleh programmer atau developer untuk berkomunikasi dengan komputer. Programming language berisi satu set perintah yang ditulis dalam bahasa spesifik seperti C, C++, Java, maupun Python. Bahasa pemrograman biasanya digunakan untuk mengembangkan aplikasi desktop, situs, atau aplikasi ponsel. Berikut beberapa jenis pemrograman yang paling umum dipakai: Python: Digunakan untuk machine learning, artificial intelligence (AI), big data, GUI yang digunakan sebagai dasar aplikasi desktop, dan robotik. JavatPoint menyebut bahasa satu ini tergolong mudah dibaca, mudah dimengerti, dan mudah ditulis.Java: Sistem yang dibangun tahun 1995 ini paling sering digunakan untuk sistem bank, retail, pemasangan teknologi, android, big data, riset komunitas, situs, dan aplikasi desktop. Java dianggap sebagai salah satu bahasa pemrograman dengan tingkat keamanan tinggi.C: Salah satu yang paling mudah dipelajari. Biasa digunakan untuk membuat desain aplikasi editor teks, kompilator, dan perangkat jaringan.C++: Memiliki kemiripan dengan C tapi dengan tambahan beberapa fitur seperti penangkap kesalahan dan bug (exception handling), pemrograman dengan orientasi objek, dan pengecekan tipe dalam proses verifikasi (type checking).R: Bahasa komputer ini populer dipakai untuk analisis data, penelitian ilmiah, algoritma machine learning, dan komputasi statistik. 2. Struktur Data dan Algoritma Struktur data dan algoritma adalah faktor yang tidak bisa dipisahkan dalam penggunaan bahasa pemrograman. Mengutip FreeCodeCamp, struktur data adalah sebuah format untuk mengatur, mengelola, dan menyimpan data dengan cara mengizinkan akses dan modifikasi yang efisien. Tugas utama dari struktur data adalah mengumpulkan nilai data, menghubungkannya, kemudian mengenali fungsi dan operasi yang dapat diterapkan pada data. Algoritma, di sisi lain, adalah serangkaian tahapan perintah yang diberikan kepada sistem komputer untuk memecahkan masalah dalam proses pemrograman. Beberapa contoh fungsi algoritma adalah menyortir sekumpulan data, melakukan perintah pencarian dari data yang tersedia, serta mengenkripsi data. 3. Framework Skill programming selanjutnya yang patut dimiliki adalah framework alias kerangka kerja. Kegunaan utama dari framework adalah sebagai alat untuk membantu developers atau pengembang dalam menulis baris kode saat membuat situs atau aplikasi tertentu. Dengan penggunaan framework, pekerjaan pengembang menjadi lebih cepat dan rapi. Agar lebih mudah dipahami, bayangkan framework seperti sebuah wadah yang menyediakan template untuk tiap pemrograman komputer. Alat bantu ini tersedia dalam berbagai bahasa pemrograman seperti Java, Python, C++, CSS, hingga PHP. 4. Cloud Computing Cloud computing juga masuk dalam skill yang harus dimiliki programmer. Sederhananya, ‘komputasi awan’ adalah penyediaan layanan server, penyimpanan, basis data, jaringan, perangkat lunak melalui internet (yang diibaratkan sebagai awan). Dengan cukup membayar layanan cloud (yang tentu saja dapat diakses secara virtual), biaya operasional yang dibutuhkan akan turun dan infrastruktur lebih efisien. Programmer bisa membuka layanan ini di mana saja dan kapan saja, selama ada sambungan internet. 5. GIT GIT (Group Inclusive Tour) memungkinkan sejumlah developers untuk bekerja secara paralel. Sistem GIT memastikan tidak terjadi konflik kode di antara para pengembang saat sedang merancang sistem. Setiap salinan kode yang dibuat oleh developers tercatat lengkap, termasuk jika terdapat perubahan maupun modifikasi. Dikembangkan oleh Linus Torvalds pada tahun 2005, GIT adalah kontrol sistem paling populer yang dipakai saat ini. 6. Web Development Web development adalah serangkaian tugas yang berkaitan dengan pembuatan, pengembangan, dan pemeliharaan situs serta aplikasi web, yang aktivitasnya dijalankan secara online melalui peramban (browser). Beberapa bagian dari web development misalnya adalah mendesain situs, menyusun pemrograman situs, serta manajemen basis data. bahasa pemrograman yang paling umum dipakai dalam pengembangan situs adalah HTML (Hypertext Markup Language), CSS ( Cascading Style Sheets), dan JavaScript. Setelah situs selesai dibangun, maka developers juga memiliki kewajiban untuk melakukan pengecekan secara berkala. 7. Machine Learning Hard skill programming yang masuk daftar berikutnya adalah machine learning (ML). ML merupakan salah satu cabang dari sistem artificial intelligence (AI). Sistem satu ini dikembangkan sebagai aplikasi lunak untuk melakukan prediksi akurat sesuai dengan perintah programmer. Prediksi tersebut didasarkan pada pembacaan algoritma dan riwayat data sebagai masukan. 📚 Baca juga: 20+ Contoh Skill Komputer Dalam CV dan Cara Menulisnya! Soft Skill Programmer Hard skills bukan satu-satunya keahlian programmer yang harus dimiliki. Programmer akan banyak bersinggungan dengan klien, sehingga kemampuan berinteraksi dengan individu lain menjadi penting. 1. Problem-solving Pekerjaan para programmer dan developer pada suatu waktu akan menemui isu yang kompleks. Pada saat genting yang mungkin melibatkan kepercayaan klien dan reputasi perusahaan, kemampuan programmer untuk memecahkan masalah secara tepat menjadi penting. Pemecahan masalah juga berkaitan dengan kemampuan untuk berpikir secara kreatif dengan pendekatan tidak biasa, menentukan langkah, dan kehati-hatian saat memperhitungan tiap risiko yang ada. 2. Komunikasi Soft skills programmer yang selanjutnya adalah kemampuan berkomunikasi secara efisien. Orang-orang di balik profesi ini dituntut untuk mampu berbicara dengan bahasa yang berbeda dengan tim, atasan, dan juga klien. Misal, saat berbincang dengan klien, programmer tidak boleh terlalu keras kepala. Alih-alih memaksakan pendapat, programmer sebaiknya memberikan beragam alternatif atau pilihan untuk dipertimbangkan oleh klien. 3. Kolaborasi/kerja sama tim Tentu saja programmer akan banyak berhubungan dengan berbagai orang dari latar belakang berbeda. Kemampuan untuk berkolaborasi, bernegosiasi, beradu pendapat, kerja sama, dan mampu menerima masukan diperlukan agar tim tetap kompak. Selain kelapangan hati, dalam kolaborasi juga dibutuhkan pandangan yang luas. 4. Kesabaran Melakukan pekerjaan programming membutuhkan ketelitian dan juga kehati-hatian. Oleh karena itu, rasa frustasi dan lelah tidak bisa terhindarkan. Situasi tersebut mungkin akan diperparah jika ada permintaan klien yang sulit. Kemampuan untuk menahan diri, sabar, dan tenang adalah kunci agar pekerjaan bisa selesai dengan baik. 5. Manajemen waktu Proyek yang melibatkan programmer selalu terikat dengan target waktu. Setelah pandemi, kesempatan untuk bekerja dengan jarak jauh (remote), work from home (WFH), work from anywhere (WFA) terbuka lebar. Programmer pun diminta mampu bisa mengelola tenggat pekerjaan dengan tepat waktu jika reputasinya tidak ingin tercoreng. 7. Berpikir kritis Soft skill programmer yang terakhir adalah pemikiran kritis. Kemampuan ini membantu tiap individu untuk menilai ide yang sedang berjalan dari segi kebermanfaatan, penerapan, dan juga risiko yang kemungkinan akan terjadi. Keahlian programmer ini sangat dibutuhkan terutama saat terjadi krisis. Skill Programmer Cake adalah sebuah online CV builder yang praktis dan elegan. Kamu bisa menemukan variasi template yang menarik dan yang mudah untuk digunakan. Kamu juga bisa unduh CV dalam format PDF, lho, 100% gratis! Yuk, buat CV kamu dengan Cake sekarang juga!Buat CV Kesimpulan Tentang Skill Programmer Skill programmer yang dibutuhkan era sekarang dan tahun-tahun mendatang terbagi menjadi dua: hard skills dan soft skills.7 hard skills programmer inti yang bakal membuat job seekers dilirik oleh rekrutmen adalah penguasaan atas bahasa pemrograman, struktur data dan algoritma, framework, cloud computing, GIT, web development, dan machine learning.Sementara soft skills penting dalam programmingyang pertama adalah kemampuan untuk memecahkan masalah secara tepat hingga kemampuan untuk berpikir kritis. Semoga artikel tentang skill programmer dari Cake dapat membantu para pencari kerja yang berminat untuk terjun di dalam industri teknologi. Selain membahas tentang keahlian programmer, Cake menyediakan beragam artikel menarik hingga template CV dengan berbagai desain. 📚 Baca juga: 10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya! Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development! --- Ditulis Oleh Erika Rizqi ---
Industry & Job Overview
Nov 17th 2022

Apa itu DevOps Engineer? Tanggung Jawab, Skill, Prospek Karier!

Daftar isi:Apa itu DevOps?Tugas dan Tanggung Jawab DevOps EngineerSkill yang Harus Dimiliki DevOps EngineerTools yang Digunakan DevOpsCara Menjadi DevOps EngineerFenomena startup perusahaan rintisan berbasis digital maupun teknologi kian menjamur di Indonesia, mengakibatkan peningkatan lowongan perkerjaan di bidang IT. Digitalisasi tidak hanya melibatkan cara pemasaran produk (melalui platform website maupun aplikasi), kinerja karyawan, kepuasaan konsumen, maintaining program, bahkan pengembangan perangkat lunak (software) serta keamanaan data perusahaan dari cyber crime merupakan hal yang cukup krusial bagi kemajuan perusahaan. Berbagai pendekatan dan teknik pemrograman, seperti konsepAgile,Scrum, DevOps,dan CI/CD telah mengambil alih ekonomi digital. Menariknya, permintaan akan DevOps professional di berbagai peran mengalami lonjakan yang signifikan. Menurut qnp.co.id, DevOps engineer merupakan salah satu pekerjaan paling diminati di tahun 2021.Tapi, apa itu pekerjaan DevOps Engineer? Apa jobdesk DevOps dan tugas DevOps engineer? Bagaimana persiapan belajar DevOps pemula? Serta, skill DevOps apa saja yang harus dimiliki? Yuk, mari kita simak penjelasannya di artikel ini!📚Baca juga: 10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya! Apa Pekerjaan DevOps Engineer? Istilah "DevOps" dikemukakan pertama kali oleh Patrick Debois, (seorang ahli DevOps) pada tahun 2009, yang mana ini menjadi titik balik evolusi dalam budaya IT. DevOps adalah kombinasi dari dua kata "pengembangan" dan "operasi." ❓ Apa yang Dimaksud Dengan DevOps Dalam istilah umum arti DevOps dapat dipahami sebagai penggambaran operasi tim yang berkolaborasi di seluruh proses produksi pemrograman dimulai dari desain hingga tahap pengembangan. Dapat dijelaskan pula bahwa DevOps adalah kombinasi alat dan filosofi yang meningkatkan kemampuan tim untuk menghasilkan hasil dengan efisiensi tinggi. Pemrogram DevOps biasanya menggunakan manajemen infrastruktur konvensional dan proses pengembangan perangkat lunak (software). Dalam hal pengembangan perangkat lunak, DevOps cenderung mengambil pendekatan Agile. Karena, Agile development adalah salah satu bagian penting dari DevOps dan memberikan pengaruh yang cukup signifikan dalam pembuatannya. Sehingga jarang dan tidak disarankan untuk berlatih Agile tanpa DevOps, meskipun mungkin, tetapi sama sekali tidak efisien. 👩‍💻 Pengertian DevOps Engineer DevOps Engineer adalah seorang ahli di bidang IT yang memiliki pengetahuan luas serta mendalam tentang pengembangan dan operasi software Development Life Cycleatau siklus hidup pengembang dalam sebuah sistem, termasuk pengkodean, manajemen infrastruktur, dan, administrasi sistem. Selain itu, DevOps Engineer sebaiknya memiliki keterampilan interpersonal untuk menciptakan lingkungan yang lebih kolaboratif. DevOps Engineer memiliki pemahaman yang kuat tentang arsitektur sistem umum, penyediaan, dan administrasi, tetapi juga harus memiliki pengalaman dengan perangkat dan praktik pengembang tradisional seperti menggunakan kontrol sumber, memberi dan menerima ulasan kode, menulis tes unit, dan terbiasa dengan prinsip Agile (Agile Principles). 💰 Gaji DevOps Engineer Dilansir dari idstar.co.id, DevOps Engineer merupakan posisi yang paling dicari dengan rata-rata gaji DevOps Engineer di Indonesia per bulan berkisar 10 juta rupiah. Apabila sudah mencapai posisi Lead DevOps Engineer dengan pengalaman lebih 10 tahun, maka gaji DevOps Engineer pada tahap ini per bulan berkisar 26 juta rupiah. Tugas dan Tanggung Jawab DevOps Engineer DevOps engineer diharapkan mengetahui tentang berbagai alat otomatisasi yang mungkin diperlukan untuk otomatisasi proses dan pengujian. Bagi kamu yang ingin belajar DevOps, sebaiknya cari tahu dulu apa saja tugas dan tanggung jawab DevOps. Tugas dan tanggung jawab DevOps engineer merupakan kombinasi dari peran teknis dan manajemen. Sangat penting bagi DevOps engineer untuk memiliki keterampilan komunikasi dan koordinasi yang baik agar berhasil mengintegrasikan berbagai fungsi secara terkoordinasi serta bertanggung jawab atas kepuasan pelanggan. Selain itu, tanggung jawab DevOps engineer bersifat multi-cabang, yang mana harus cukup gesit untuk menyelesaikan urusan teknis dan mengelola operasi secara bersamaan.👨‍💻 Berikut ini jobdesk DevOps:Memahami persyaratan pelanggan dan KPI proyek.Menerapkan berbagai pengembangan, pengujian, alat otomatisasi, dan infrastruktur IT.Dapat menyelesaikan permasalahan IT dengan Puppet atau Chef atau tools konfigurasi manajemen lainnya.Merencanakan struktur tim, aktivitas, dan keterlibatan dalam aktivitas manajemen proyek.Mengembangkan software dalam skala besar dengan Python, .NET, Java, dan JavaScript.Memiliki keterampilan dan pengalaman dalam menggunakan Cassandra, Elasticsearch, and MySQL, serta Linux atau Unix.Mendefinisikan dan mengatur proses pengembangan, pengujian, rilis, pembaruan, dan dukungan untuk operasi DevOps.Memiliki keterampilan teknis untuk meninjau, memverifikasi, dan memvalidasi kode perangkat lunak yang dikembangkan dalam proyek, serta mengkomunikasikansecara detail untuk perkembangan tim.Mengetahui teknik pemecahan masalah, melakukan upgrade, dan memperbaiki kode bug dengan cloud (AWS, Azure, GCP).Memantau proses selama seluruh siklus hidup untuk kepatuhannya dan memperbarui atau membuat proses baru untuk peningkatan dan meminimalkan pemborosan.Mengidentifikasi dan menerapkanlangkah-langkah keamanan cyber crime dengan terus melakukan penilaian kerentanan dan manajemen risiko.Memilih dan mengimplementasikantoolsotomatis danframeworks(CI/CD pipelines) yang sesuai.Melakukan peningkatan, pengembangan, dan membangun integrasi berkelanjutan, serta pengembangan konstant pipeline dengan CI/CD pipelines.Mengembangkan prototipe dan mengaplikasikan integrasisoftwareberdasarkanfeedbackdari user. Skill yang Dibutuhkan DevOps Sebagai seorang pemula yang sedang belajar DevOps, kamu perlu mengetahui berbagai macam skills DevOps sehingga dapat mempermudah jalanmu sebagai sebagai seorang DevOps engineer. DevOps engineer dituntut untuk memiliki keterampilan teknis maupun berkomunikasi dengan rekan kerja. Adapun skills DevOps terbagi menjadi dua, yaitu : 1. Keterampilan teknis (Technical skills) Seorang DevOps engineer diharapkan memiliki keterampilan teknik standar, seperti pengetahuan matematika dan pemikiran analitis.Manajemen proyek (Project Management):DevOps engineer bertanggung jawab untuk memastikan bahwa perangkat lunak (software) perusahaan dalam kondisi mutakhir, aman, dan bebas dari bug dan gangguan lainnya. Seorang DevOps engineer perlu mencari dan menerapkan peningkatan yang relevan secara terus-menerus. Selain itu, DevOps engineer yang baik memiliki pemahaman yang kuat tentang inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan segala sesuatu mulai dari perbaikan bug yang sederhana hingga pembaruan yang mutakhir atau tingkat tinggi. Pengkodean (coding):Meskipun beberapa DevOps engineer mungkin tidak selalu menulis kode, namun DevOps engineer tetap harus memahami dasar-dasar bahasa pengkodean apa pun yang digunakan.Administrasi server (Server Administration):Seorang DevOps engineer mengelola jaringan dan server perusahaan yang menghosting berbagai macam perangkat lunak apa pun yang sedang dibuat. Contohnya seperti membuat akun, memperbarui izin, dan memastikan bahwa semuanya dapat dicadangkan secara teratur. DevOps engineer juga mengatur prosedur yang diikuti oleh profesional IT junior saat memecahkan masalah, men-debug, atau membuat perubahan lainnya. 📚 Baca juga:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] 2. Keterampilan di tempat kerja (Personal skills) DevOps engineer juga merupakan pemain tim dan menghabiskan banyak waktu untuk bekerja dengan orang-orang dari berbagai macam latar belakang profesional yang berbeda.Komunikasi (Communication):Keterampilan ini membantu seorang DevOps Engineer untuk memastikan bahwa perangkat lunak selalu dalam kondisi mutakhir dan bebas kesalahan, yang mana melibatkan komunikasi dengan dukungan teknis, mendengarkan umpan balik, dan kemudian meneruskannya ke tim. DevOps engineer sebaiknya dapat menjelaskan apa yang terjadi dan apa yang perlu dilakukan secara efektif dan efisien.Pelatihan (Coaching):Seorang DevOps engineer yang efektif harus selalu mencari cara untuk meningkatkan kinerja tim dan perangkat lunak. Hal ini berarti mengidentifikasi keahlian tiap individu dalam tim dan merancang suatu cara untuk meningkatkan kemampuan, seperti melatih staf yang ada atau mempekerjakan staf baru.Fleksibilitas (Flexibility):Masalah perangkat lunak dapat terjadi kapan saja, siang maupun malam, maka DevOps engineer sering bekerja dengan jam kerja yang tidak teratur dan tetap siap siaga untuk menyelesaikan masalah apa pun. Tools yang Digunakan DevOps Dalam menunjang kinerja DevOps engineer, ada beberapa alat atau tools yang dapat digunakan : ➡️Source Code Management (SCM) Source code management(SCM) adalah salah satu alat yang digunakan DevOps engineer, dikenal juga sebagaiversion control. SCM berfungsi melacak modifikasi ke repositori sumber dalam DevOps dan melacak riwayat perubahan yang berjalan ke basis kode. Selain itu, SCM dapat membantu dalam penyelesaian konflik saat dilakukan penggabungan atau pembaruan dari beberapa kontributor terhadap suatu aplikasi yang sedang dibangun. Menariknya, SCM dapat menjadi salah satu alat untuk mengurangi beban biaya pengembangan yang cukup besar. ⚙️ Beberapa contoh alat SCM yang umum digunakan DevOps engineer: Git, Cloudforce, Bitbucket, Subversion, TFS, dan Bitbucket. ➡️Build Server Build servermerupakan suatu tools DevOps yang secara otomatis dapat mengkompilasi, membangun, dan menguji setiap versi baru dari kode yang dimasukkan ke dalam repositori. Dimana build server mengkompilasi kode-kode sumber (Source Code Repository atau SCR) ke dalam kode basis yang kemudian dieksekusi. Build serverjuga dikenal sebagaiContinuous Integration server(CI). Selain itu, build serverdalam DevOps dapat menjadi sebuah lingkungan terpusat yang stabil dan andal dalam membangun proyek pengembangan berbasis distribusi. ⚙️ Contoh alat build serveryang biasa digunakan DevOps engineer: Artifactory, Jenkins, dan SonarQube. ➡️Configuration Management Configuration managementberfokus pada proses yang mana semua perangkat lunak dipelihara dan dikonfigurasi. Sehingga setiap jalur pengembangan memerlukan beberapa lingkungan untuk berbagai tujuan, tidak hanya pengujian unit, namun integrasi, penerimaan, beban, sistem, sampai dengan pengguna akhir. Configuration management atau Manajemen konfigurasi cukup krusial, karena kegunaanya dalam memfasilitasi kecepatan, akurasi, dan efisiensi kerja pengembangan. Dengan demikian, dalam menyiapkan kerangka kerja yang nantinya dikerjakan atau digerakkan oleh DevOps, maka Configuration management memegang peranan yang penting.Untuk mempermudah manajemen konfigurasi, kebanyakan DevOps engineer familiar menggunakantools seperti di bawah ini. ⚙️ Contoh tools configuration management: Ansible, Chef, CFEngine, Jira, Puppet, dan Saltstack. ➡️Virtual Infrastructure Virtual infrastructure adalah kumpulan komponen yang ditentukan software untuk membentuk suatu lingkungan IT perusahaan secara umum dan berperan penting dalam melakukan otomatisasi berbagai proses pengembangan software pengujian maupun pengiriman. Dalam DevOps, virtual infrastructure menyediakan kemampuan IT yang sama dengan sumber daya fisik. Selain itu, dapat mendukung tim pengembangan dapat mengalokasikan sumber daya virtual dengan cepat ke berbagai sistem sesuai dengan kebutuhan. Virtual infrastructure sangat bermanfaat bagi DevOps engineer, karena membantu tim pengembang dalam mengembangkan serta menguji sebuah simulasi virtual ke pengguna akhir. ⚙️ Contoh alat infrastruktur virtual DevOps engineer: Amazon Web Services (AWS), Vagrant, dan Microsoft Azure. ➡️Test Automation Test automation dalam DevOps adalah suatu proses pengurangan jumlah intervensi manusia dalam proses pengujian software atau perangkat lunak yang sedang dikembangkan Dalam menulis skrip pengujian yang memverifikasi fungsi aplikasi dalam DevOps, test automation memerlukan kerangka kerja dan alat. Sehingga, DevOps dapat melakukan beberapa hal seperti menggunakan kasus uji untuk mendeteksi bug, yang mana ini lebih menghemat waktu. Selain itu, DevOps dapat menggunakan program perangkat lunak untuk menguji aplikasi serta meminimalkan potensi human error, menyederhanakan proses dalam kasus uji berkala atau simultan yang lebih dari satu kali uji. DevOps dapat pula melakukan otomatisasi pada proses apapun dan secara otomatis dapat meningkatkan kemampuan aplikasi. Test automation dalam DevOps identik denganContinuous Delivery(CD). ⚙️ Tools yang umum dipakai dalam CD oleh DevOps engineer: Selenium, IBM RTF, Air, Tricentis Tosca,dan Testsigma. Cara Menjadi DevOps Engineer Setelah mengetahui beberapa informasi terkait DevOps atau operation developer, kamu dapat lebih mempersiapkan diri dengan baik untuk menjadi seorang DevOps engineer maupun operation developer. Berikut cara dan tips menjadi DevOps engineer : 1. Pertimbangkan Gelar Sarjana Pendidikan yang dibutuhkan untuk menjadi seorang DevOps engineer membutuhkan setidaknya gelar sarjana, meskipun beberapa pemberi kerja akan menerima pengalaman kerja yang setara.🎓DevOps engineer biasanya memperoleh gelar sarjana:Ilmu komputerTeknik elektroTeknik komputer. Dikutip dari zippia.com, DevOps engineer biasanya memperoleh gelar sarjana ilmu komputer, teknik elektro atau teknik komputer. Bahkan, sebanyak 75% DevOps engineer memiliki gelar sarjana dan 20% memiliki gelar master di bidang terkait.📚 Baca juga:10 Prospek Kerja Jurusan Sistem Informasi Terbaik dan Gajinya! 2. Miliki Sertifikasi Apabila kamu masih minim pengalaman sebagai DevOps engineer, kamu dapat mengikuti beberapa kursus agar memperoleh sertifikasi. Beberapa kursus dan sertifikasi dapat kamu ambil untuk menambah wawasan dan keterampilan dalam DevOps seperti, administrasi Linux dan pengembangan server SQL. Selain itu, sebagai calon DevOps engineer, kamu dapat memperoleh sertifikat di Administrasi Sistem Linux dengan IBM Power Systems. 3. Mulai dalam Peran Terkait DevOps Engineer DevOps engineer harus memiliki banyak pengalaman dalam menggunakan perangkat lunak (software) dan bahasa pengkodean. Agar memperoleh pengalaman ini, sebagai calon DevOps engineer, kamu dapat bekerja di bidang IT, administrasi sistem, atau pengembangan perangkat lunak. Selain itu, DevOps engineer dapat memulai karir sebagai administrator sistem tingkat pemula (entry-level system administrator), support atau helpdesk untuk mendapatkan pengalaman dengan keahlian dalam pemeliharaan perangkat lunak.📚 Baca juga:10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya! 4. Membuat CV yang Menarik Bukan rahasia lagi bahwa proses screening CV bagi rekruter haruslah efektif dan efisien, mengingat para rekruter memiliki waktu terbatas. Agar mempermudah para rekruter dan memperbesar peluang mendapatkan pekerjaan sebagai DevOps engineer, kamu dapat mempersiapkan CV ATS (Applicant Tracking System) friendly. Selain itu, bagi calon DevOps engineer perlu mempersiapkan CV yang menarik dan meyakinkan para rekruter. Kamu dapat mengikuti beberapa tips penulisan CV DevOps Engineer berikut :💡 Cantumkan skill relevan yang dimiliki oleh DevOps engineer 💻 Hard SkillDevOps: Unix/LinuxGitJenkinsPuppetNagiosConfiguration managementAWS/VMWare/CiscoPython/SQLAgileBuild and Release🙋‍♂️ Soft Skill DevOps:KomunikasiKolaborasiAdaptasiBerpikir kreatifActive learningKemampuan interpersonalManajemen stressKerjasama timManajemen waktuOrganisasi 📚 Baca juga:20+ Contoh Skill Komputer Dalam CV dan Cara Menulisnya! 💡 Berikan informasi tambahanInformasi tambahan seperti competition awards, sertifikat pembelajaran, mengikuti kursus online atau offline, volunteer work, dan berkontribusi dalam proyek terkait DevOps akan meyakinkan rekruter bahwa kamu memiliki cukup pengetahuan dan pengalaman sebagai calon DevOps engineer.💡 Contoh CV DevOps Engineer Contoh CV DevOps Engineer - Dibuat di CakeCake menyediakan 50+ template CV ATS Friendly online yang mudah dan menarik untuk dibuat, GRATIS! Yuk, buat CV ATS Friendly kamu sekarang!🎉Buat CV --- Ditulis Oleh Anggraeni Kumala Dewi ---

Bug Hunter: Profesi Menjanjikan Minim Saingan dengan Bayaran Dollar

Pernah dengar program ‘bug hunting’ yang diadakan oleh perusahaan-perusahaan besar semacam Google atau Twitter (X)? Program seperti ini terbuka untuk siapa saja yang ingin membantu perusahaan besar tersebut mencari celah atau cacat pada suatu software dan hardware yang menyebabkan terjadinya error. Nah, ternyata demand untuk profesi bug hunter saat ini semakin naik seiring dengan banyaknya perusahaan yang menciptakan aplikasi, game atau software baru. Menariknya, perusahaan-perusahaan besar tersebut memberikan imbalan yang sangat besar untuk satu kali penemuan bug, mencapai ribuan dollar. Kamu tertarik mendalami lebih lanjut soal profesi bug hunter? Simak penjelasannya di bawah ini untuk tahu lebih banyak.Daftar isi: Pengertian Bug Hunter Cara Kerja Bug Hunter Perbedaan Hacker dan Bug Hunter Skill Bug Hunter Prospek Karier Bug Hunter di Indonesia Cara Menjadi Bug Hunter Apa yang Dimaksud dengan Bug Hunter? Supaya kamu tahu apa itu bug hunter, mari sejenak merujuk pada kamus Collins Dictionary. Menurut bahasa, Bug Hunter berasal dari dua kata bahasa inggris, yaitu Bug dan Hunter. ‘Bug’ berarti ‘Serangga’, sementara ‘Hunter’ artinya ‘Pemburu’. Namun, Bug Hunter bukanlah pemburu serangga dalam artian sebenarnya. Dalam dunia kerja, Bug Hunter adalah suatu profesi dimana seseorang bertugas mencari bug atau kecacatan dalam suatu perangkat lunak maupun sistem komputer. Nah, aktivitas berburu bug ini dinamakan sebagai bug hunting. Sementara reward yang diterima oleh bug hunter disebut sebagai bug bounty. Perusahaan yang merekrut seorang bug hunter akan mendapatkan banyak sekali keuntungan, diantaranya: Mencegah perusahaan mengalami kebocoran dataMencegah perusahaan terkena serangan cyber dari oknum yang tidak bertanggungjawabMengetahui bug kecil dalam suatu aplikasi dapat membantu perusahaan memangkas ongkos perbaikan softwareMembantu perusahaan meningkatkan kenyamanan pengguna sehingga growth perusahaan lebih cepat Cara Kerja Bug Hunter Pada dasarnya profesi bug hunter bukanlah profesi yang mudah dijalani. Akan tetapi, bukan berarti kamu tidak bisa mempelajari ilmunya. Sebelum kamu terjun ke profesi ini, sebaiknya pahami dulu bagaimana cara kerja seorang bug hunter. Beberapa hal ini yang dikerjakan oleh seorang bug hunter: Pertama, seorang bug hunter akan mencoba suatu software, game atau aplikasi untuk mengetahui cara kerjanya secara langsung serta bagaimana arsitekturnya. Itulah kenapa seorang bug hunter perlu tahu beberapa ilmu seputar CSS, HTML, PHP, serta JavaScript.Kedua, setelah mempelajari cara kerja aplikasi tersebut seorang bug hunter akan mencari kesalahan kode yang memungkinkan data pada aplikasi bocor atau aplikasi mengalami kecacatan saat dijalankan.Akhirnya, setelah semua proses kerja dilakukan seorang bug hunter akan mendapatkan rewards dari perusahaan. Tentunya, sebelum bug hunter bekerja mereka akan mendapatkan terms and condition soal besaran pembayaran yang akan diterima. Jika setuju, mereka bisa langsung tanda tangan kontrak dan bekerja. Apa Perbedaan Hacker dan Bug Hunter Pada dasarnya, mereka yang memiliki keahlian sebagai hacker juga bisa menggunakan kemampuannya untuk bekerja sebagai bug hunter. Akan tetapi, bug hunter bukanlah hacker karena kedua profesi tersebut sangat berbeda. Istilah hacker sendiri selama ini memiliki konotasi yang negatif di kalangan orang awam karena menyalahgunakan keahliannya untuk suatu niat jahat (black hat hacker). Di sisi lain, Bug hunter tergolong sebagai white hat hacker sebab keahliannya dapat digunakan untuk membantu orang lain. Nah, white hat hacker biasanya juga bekerjasama dengan perusahaan dan pemerintah untuk menemukan bug sehingga pekerjaan mereka dapat dikatakan legal di bawah ranah hukum. Sementara black hat hacker bekerja diluar ranah hukum sehingga keberadaan mereka rentan membahayakan orang lain. Hacker seperti ini dapat berpotensi dilaporkan keberadaannya kepada pihak yang berwajib untuk diproses secara undang-undang. 📚 Bacaan lanjutan: 10 Cara Menjadi Hacker Profesional secara Otodidak bagi Pemula! Skill untuk Menjadi Bug Hunter Tertarik menjadi bug hunter? Kamu perlu mempelajari deretan skills di bawah ini. 1. Sistem Operasi Sebelum bekerja menemukan bug pada suatu aplikasi, seorang bug hunter perlu mencoba aplikasi tersebut secara langsung. Itulah kenapa, mereka perlu tahu bagaimana suatu aplikasi bekerja pada sistem operasi seperti Windows, iOs dan Linux. Apalagi, buat kamu yang pemula dalam dunia ini perlu mempelajari Linux secara mendalam. Ini karena sifat linux yang open source, stabil, fleksibel, aman dan memiliki support komunitas yang kuat. Linux termasuk salah satu sistem operasi (kernel) terbuka yang gratis sehingga siapa saja bisa mempelajari dan memodifikasinya tanpa batasan, sangat cocok untuk kamu yang mau berlatih berburu bug. 2. Bahasa Pemrograman yang Umum Meskipun mempelajari bahasa pemrograman bukanlah hal wajib bagi seorang bug hunter, tetapi jika kamu mempelajarinya maka proses pencarian bug akan berjalan mudah. Kamu bisa belajar bahasa semacam Ruby, Perl dan Python untuk membantu kamu mempelajari konsep seorang developers dalam membangun aplikasi. 3. HTTP Pelajari juga bagaimana protocol HTTP bekerja. Seorang bug hunter perlu tahu bagaimana suatu website terhubung dengan internet dan bagaimana user mengunjungi halaman website. Ini penting, supaya proses identifikasi bug berjalan lancar tanpa kendala. 4. OWASP Top 10 Dilansir dari FreeCodeCamp, OWASP atau Open Web Application Security Project adalah organisasi yang membantu peningkatan keamanan software. OWASP sendiri memberikan tools dan resource untuk semua ahli IT di seluruh dunia agar aplikasi mereka aman dari serangan hacker. Nah, salah satu kontribusi OWASP di dunia cyber security adalah ilmu tentang jenis-jenis bug yang perlu dipantau pada aplikasi, website atau software. Deretan jenis bug tersebut dinamakan ‘10 Top Vulnerabilities List’. Kamu perlu mempelajari ilmu mengenai Top 10 Vulnerabilities List (10 daftar kerentanan) tersebut supaya mudah mengidentifikasi jenis-jenis bug dan menentukan bagaimana penanganannya. 5. Dasar-dasar Komputer dan Network Jika kamu berniat menjadi seorang bug hunter, pahami dasar-dasar komputer seperti data, komponen, processor dan lain sebagainya. Selain itu, kembangkan juga keahlianmu dengan mempelajari ilmu soal TCP dan IP protokol. Ini penting, supaya kamu familiar dengan bagaimana cyber attack bekerja. Prospek Karier Bug Hunter di Indonesia Masih sedikit orang yang berprofesi sebagai bug hunter di Indonesia. Itulah kenapa, potensi untuk berkarir di bidang ini masih sangat terbuka luas. Apalagi, jika melihat tren industri sekarang ini yang semakin mengarah ke digitalisasi usaha, membuat profesi bug hunter akan terus dibutuhkan. Saat ini perusahaan-perusahaan besar luar negri juga semakin melirik market Indonesia sehingga mereka memerlukan talenta lokal untuk membantu memperluas usaha. Nah, bug hunter tentu sangat dibutuhkan jasanya supaya aplikasi dan website berjalan lancar tanpa celah untuk market Indonesia. Menariknya lagi, profesi bug hunter juga bisa dijadikan pekerjaan sampingan. Ini artinya, kamu bisa menjalankan profesi ini meskipun berstatus sebagai karyawan tetap di suatu perusahaan. Lantas, berapa gaji seorang bug hunter? Sebuah laporan yang diterbitkan oleh HackerOne mengungkapkan bahwa rata-rata rewards yang diperoleh seorang bug hunter mencapai 3650 dollar atau setara Rp 56 juta untuk penemuan bug kategori kritis. Ada juga bug hunter yang dibayar dengan gaji bug hunter bulanan oleh suatu perusahaan, mencapai Rp 300 juta perbulannya. Nah, untuk bug hunter dengan status freelance, biasanya sistem pembayarannya dihitung per-jam. Mulai dari 20 dollar per jam untuk pemula, hingga 70 dollar per jam untuk experts. Masih terkait soal pendapatan bug hunter, di dalam negeri saat ini juga sudah ada beberapa event bug bounty 2023 untuk kamu yang ingin memperoleh reward, salah satunya yang diadakan oleh Kemendikbud Ristek. Nah, lantas apa itu Bug Bounty 2023? Ini adalah event yang mengajak insan pendidikan untuk turut serta menjaga data pendidikan dengan turut serta mencari bug pada berbagai aplikasi dan website di lingkungan Kemendikbud Ristek. Event ini memberikan rewards pada para pemenangnya. Cara Menjadi Bug Hunter Semakin tertarik berkarir sebagai bug hunter? Jika iya, maka kamu perlu tahu cara menjadi bug hunter yang tepat. Ikuti tips di bawah ini, yuk! 1. Belajar Programming dan Kuasai Skill Tentunya, langkah pertama yang perlu kamu lakukan untuk menjadi seorang bug hunter adalah mempelajari programming dan menguasai beberapa skill seperti Phyton, HTTPS, Linux dan lain-lain. Mempelajari programming bisa kamu lakukan dengan mempelajari dasarnya terlebih dahulu, kemudian bertahap sampai kamu mahir. 2. Ketahui Platform yang Sering Digunakan Bug Hunter Ilmu soal dunia bug akan selalu update dari masa ke masa. Setiap bug jenis baru memerlukan penanganan yang berbeda sehingga kamu harus terus belajar. Untungnya, saat ini ada banyak platform yang membahas dunia cybersecurity seperti: HackerOneBugcrowdIntigritiSynackYesWeHackHackenProof Kamu bisa belajar dari platform tersebut maupun melihat update informasi lewat creator bug hunter di Youtube, Instagram maupun Tiktok. 3. Aktif di Komunitas Bug Hunter Saat ini sudah banyak sekali platform bug hunter untuk sharing ilmu seperti Reddit netsec, Bugtraq and 00x00sec. Kemudian, ada juga komunitas bug hunter Indonesia seperti: Bug Hunter IDBug Bounty IndonesiaEthical Hacker Indonesia Aktif di berbagai komunitas tersebut dapat membantumu update informasi dan ilmu baru terkait bug. Kamu pun bisa bertanya ke para senior yang lebih menguasai ilmu. 4. Ikut Kelas Bug Hunter Saat ini ada banyak sekali kelas-kelas cyber security untuk kamu yang bertekad menjadi seorang bug hunter. Kelas yang diselenggarakan online tersebut akan membantu kamu mempersiapkan diri menjadi bug hunter berkelas yang dilirik perusahaan. Kelas tersebut dibanderol dengan biaya yang murah hingga mahal, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan. 5. Kuasai Bahasa Inggris Berhubung lowongan pekerjaan bug hunter saat ini masih didominasi oleh perusahaan luar negri, maka kamu sebaiknya mempelajari bahasa inggris sebagai pengantar obrolan dengan klien. Setidaknya, kamu harus paham bahasa inggris conversational agar antara kamu dan klien tidak terjadi kesalahpahaman selama bekerja. 6. Siapkan CV Bug Hunter dan Cari Kerja Langkah selanjutnya adalah membuat CV Bug Hunter khusus untuk melamar pekerjaan di bidang ini. Silahkan simak contoh CV Bug Hunter di bawah ini supaya kamu mudah menirunya.Contoh CV Bug Hunter -- DIbuat di Cake Nah, jika kamu sudah tahu beberapa cara untuk menjadi seorang bug hunter, langkah selanjutnya adalah melamar pekerjaan sebagai bug hunter. Persiapkan CV kamu sekarang juga, benahi beberapa kesalahan yang membuat HRD kurang melirik kamu. Jika kamu bingung bagaimana membuat CV yang oke, coba gunakan template CV yang ada di Cake CV Builder. Buat akun dan set up profile di Cake, kemudian pilih jenis dan template CV yang kamu inginkan.Ada puluhan template CV terbaik, tinggal kamu isi informasinya sesuai kebutuhan. Gratis, tanpa biaya. Yuk, buat CV-mu di Cake!Buat CV 📚 Bacaan lanjutan: 10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya! Kesimpulan Sebagai profesi baru yang terdengar masih ‘asing’ di Indonesia, bug hunter sebenarnya sudah dilakoni oleh beberapa pekerja di luar negeri. Seiring berkembangnya zaman, nantinya demand profesi ini akan terus naik. Nah, kamu perlu mengingat-ingat beberapa catatan berikut ini supaya mudah mempersiapkan diri sebagai bug hunter: Ikuti kelas cyber security mulai dari sekarang untuk mempelajari berbagai skills yang dibutuhkan sebagai bug hunter. Belajar dari mentor langsung adalah langkah paling tepat untuk persiapan terjun di profesi ini.Teruslah update ilmu soal bug hunter di berbagai platform dan komunitas onlineKuasai bahasa Inggris minimal level conversational supaya memudahkan kamu memperoleh klien, sebab sebagian besar kesempatan menjadi bug hunter saat ini datang dari perusahaan luar negriBuatlah CV khusus untuk melamar pekerjaan sebagai bug hunter, jangan mencampurnya dengan riwayat pekerjaan di bidang lain Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake. --- Ditulis Oleh Izzul Millati ---
Industry & Job Overview
Apr 10th 2023

Mengenal Apa Itu Cloud Engineer, Tugas, Skill, dan Gajinya!

Daftar isi:Apa itu Cloud Engineer? Jenis-Jenis Cloud Engineer Skill yang Harus Dimiliki Cloud Engineer Cara Menjadi Cloud Engineer Apakah kamu pernah mendengar pekerjaan cloud engineer? Jenis pekerjaan ini baru muncul setelah berkembangnya teknologi, belum lagi tugasnya yang berhubungan dengan dunia cloud technology yang mungkin masih asing untuk sebagian orang. Cloud technology sendiri saat ini telah merevolusi cara bisnis beroperasi dengan memungkinkan perusahaan menyimpan dan mengakses data, aplikasi, serta layanan melalui internet. Dengan permintaan cloud computing yang semakin meningkat, tentunya dibutuhkan sumber daya yang mengelola dan mengatur operasional dari pekerjaan tersebut. Disinilah peran seorang cloud engineer menjadi penting. Simak yuk apa itu cloud engineer dan bagaimana cara menjadi cloud engineer!Apa itu Cloud EngineerApa itu Cloud Technology? Cloud technology adalah metode penggunaan server di internet untuk menyimpan, mengelola, dan memproses data serta aplikasi. Sederhananya, teknologi ini memungkinkan kamu untuk menyimpan/mengakses data dan aplikasi dari mana saja dengan koneksi internet, tanpa perlu membawa perangkat penyimpanan fisik. Cloud technology menawarkan berbagai layanan termasuk ruang penyimpanan, software applications, daya komputasi yang dapat ditingkatkan atau diturunkan sesuai kebutuhan penggunanya. Hal ini juga memberikan fleksibilitas, keamanan, dan penghematan biaya yang lebih besar untuk perusahaan atau organisasi dibandingkan dengan model komputasi tradisional. Dengan keunggulan tersebut, maka cloud technology saat ini menjadi komponen penting yang digunakan oleh bisnis maupun individu untuk membantu menjalankan usahanya.Apa itu Pekerjaan Cloud Engineer?Cloud engineer adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk merancang, mengimplementasikan, dan memelihara infrastruktur cloud organisasi agar dapat berjalan dan bekerja sesuai kebutuhan suatu perusahaan atau organisasi. Cloud engineer melakukan analisis dan mengidentifikasi area yang dapat dimigrasikan ke cloud, menyelesaikan masalah yang timbul di cloud, seperti gangguan jaringan atau server, memantau ancaman keamanan, juga mengimplementasikan protokol keamanan untuk melindungi data sensitif.Apa tugas Cloud Engineer? Berikut adalah beberapa tugas cloud engineer dalam pekerjaannya: Merencanakan, mengembangkan, dan merancang software dan aplikasi berbasis cloudMengelola lingkup cloud dan mengatasi debug selama pengembanganBekerja berkolaborasi dengan tim teknis untuk mengidentifikasi masalah dan mengimplementasikan solusi cloudMemecahkan masalah dan isu-isu berbasis cloudMerancang dan membangun berbagai layanan web dalam lingkungan cloudMigrasi data sistem yang sudah ada ke aplikasi berbasis cloudMengikuti trend industri, aplikasi baru, dan layanan berbasis cloudPaham akan AWS (Amazon Web Service), Google Cloud Platform, atau Microsoft AzureJenis-jenis Cloud EngineerCloud engineer memiliki spesialisasi dan keahlian dalam menjalankan pekerjaannya. Hal ini dikarenakan cloud merupakan lingkup yang sangat luas dan membutuhkan banyak sumber daya untuk menjaga keberlangsungan dan pengembangannya. Berikut adalah jenis-jenis cloud engineer: Cloud Architect, sesuai dengan namanya, posisi ini bertugas untuk mengembangkan model arsitektur cloud sehingga dapat berjalan sesuai tujuan dan target bisnis.Cloud Software Engineer,bertugas mengembangkan dan memelihara aplikasi software cloud dan melakukan coding untuk mengoptimalkan infrastruktur serta menguji software cloud agar terhindar dari bug.Cloud Security Engineer, karena berurusan dengan keamanan, maka seseorang di posisi ini perlu mengimplementasikan solusi keamanan agar terhindar dari ancaman. Tugas cloud security engineer juga melakukan audit dan evaluasi keamanan pada struktur cloud yang sudah ada untuk memastikan semua data aman dan sistem cloud tidak mengalami gangguan.Cloud Administrator, tugasnya adalah untuk memantau lingkungan cloud dan memastikan kinerja sistem.Cloud Network Engineer, bertugas merancang dan memantau jaringan cloud sehingga terhindar dari masalah.Cloud Automation Engineer,bertugas untuk merancang dan mengembangkan sistem otomasi berbasis cloud. Tugas cloud automation engineer lainnya juga untuk melakukan coding untuk mengotomatisasi proses kerja berbasis cloud juga menguji debugging pada coding otomasi.📚 Baca juga:10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya! Skill yang harus dimiliki Cloud EngineerDi bawah merupakan 5 skill yang dibutuhkan oleh seorang cloud engineer: 1. Pemrograman Skill penting yang perlu dimiliki cloud engineer adalah keterampilan pemrograman yang baik, hal ini karena banyak platform cloud dengan API dan interface yang memerlukan kemampuan otomatisasi dan konfigurasi sumber daya secara pemrograman. Bahasa skrip: Phyton, Bash, PowerShell, dan Ruby banyak digunakan untuk mengotomatisasi dan membangun infrastruktur cloud.Object Oriented Programming: Java, C#, atau Phyton adalah paradigma pemrograman yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi yang kompleks.Pengembangan web: HTML, CSS, Javascript digunakan untuk menciptakan interface dari sebuah web dan API untuk berinteraksi dengan penggunanya.DevOps: Ansible, Chef, dan Puppet digunakan untuk mengotomatisasi pengelolaan dan konfigurasi infrastruktur.Data Science: R dan Phyton digunakan untuk penyimpanan dan memproses data, posisi ini juga harus dapat bekerja dengan teknologi big data seperti Apache Hadoop, Apache spark, database NoSQL. 2. Layanan Cloud Pekerjaan cloud engineer juga menuntut seseorang harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang layanan cloud computing seperti Amazon Web Services (AWS), Google Cloud Platform (GCP), dan Microsoft Azure. Seorang cloud engineer harus familiar dengan semua fitur dari platform-platform tersebut untuk membantu organisasi memilih solusi cloud yang tepat untuk kebutuhan mereka. 3. Networking Skill selanjutnya yang penting untuk cloud engineer terlebih di bidang cloud network engineer adalah keterampilan mengenai jaringan atau networking. Cloud engineer perlu memiliki pemahaman yang baik tentang konsep jaringan seperti IP, subnet, firewall, load balancer, DNS dan menyelesaikan masalah terkait jaringan jika sedang ada gangguan. 4. Keamanan Skill terkait keamanan tentunya penting terlebih untuk posisi cloud security engineer, dimana kamu perlu mengerti tentang enkripsi, kontrol akses, keamanan jaringan, dan identity access management (IAM) sehingga dapat menerapkan praktik keamanan terbaik untuk melindungi sumber daya dan data cloud. 5. Komunikasi Skill terakhir yang perlu dimiliki cloud engineer adalah skill komunikasi. Hal ini terkait bagaimana pekerjaan cloud engineer akan banyak berhubungan dengan tim lain, termasuk tim pengembangan, operasional, pemangku kepentingan bisnis, dan lain-lain. Cloud engineer perlu menjelaskan konsep teknis yang kompleks kepada orang-orang yang mungkin tidak begitu paham secara teknis dan sebaliknya. Cara Menjadi Cloud EngineerSetelah mengetahui pengertian, jenis-jenis, serta skill yang diperlukan seorang cloud engineer, tentu pertanyaan berikutnya adalah bagaimana cara menjadi cloud engineer? Jurusan apa yang perlu diambil untuk menjadi cloud engineer? Atau cukup dengan mengambil kelas khusus? Sebelum pertanyaan di kepala semakin banyak, lihat di bawah yuk tentang cara untuk kamu dapat meraih mimpi menjadi seorang cloud engineer! Gaji Cloud Engineer Pekerjaan cloud engineer memiliki prospek karir yang menjanjikan karena cloud technology semakin dibutuhkan perusahaan dan menjadi bagian penting dari infrastruktur IT. Biasanya, kamu akan mulai dari level junior, mid, hingga senior. Gaji seorang associate cloud engineer biasanya berkisar antara Rp 9.000.000 - Rp 15.000.000. Bagaimana belajar Cloud Computing? Belajar secara akademisCaranya, dengan mengambil jurusan computer science, engineering, atau jurusan lain yang menyediakan keterampilan sejenis. Selain itu, di zaman modern ini, kamu juga dapat mencari berbagai bootcamp yang menyediakan kelas khusus mengenai cloud computing, seperti dari Udemy maupun Coursera. Dapatkan sertifikasi cloud computingBiasanya perusahaan akan lebih tertarik dengan kandidat yang telah memiliki sertifikasi di bidang ini. Beberapa vendor penyedia sertifikasi untuk pekerjaan cloud engineer adalah AWS (Amazon Web Services), Google, dan Microsoft. Kumpulkan pengalamanHal ini penting karena biasanya perusahaan lebih tertarik untuk merekrut cloud engineer yang sudah berpengalaman minimal 3-5 tahun di bidang engineer atau sistem informasi. Perusahaan memerlukan seseorang yang mengerti sistem dan memahami cara mengembangkan aplikasi maupun software, menciptakan lingkup cloud, memahami bahasa skrip, dan lain-lain.Untuk melihat ketentuan menjadi cloud engineer, kamu juga dapat mencari referensinya di berbagai situs lowongan pekerjaan seperti Cake atau LinkedIn. Biasanya, bahasa pemrograman yang dibutuhkan termasuk Java, Phyton, dan Ruby, dan memiliki pengalaman dengan AWS, Linux, Rackspace, Google Compute Engine, Microsoft Azure, serta menguasai skill cloud engineer yang diperlukan seperti DevOps, OOP, dan data science.Buat CV yang menarik untuk lamar kerjaJika kamu telah memiliki segala skill yang dibutuhkan seorang cloud engineer dan memahami tugas-tugas cloud engineer, maka langkah berikutnya yang perlu kamu lakukan adalah mempersiapkan CV terbaik agar kamu tidak melewatkan kesempatan untuk direkrut oleh perusahaan cloud impianmu.CVCloud Engineer - Dibuat di CakeMau membuat CV dengan tampilan menarik seperti contoh CVdiatas? Buat CV di Cake, tersedia 12+ template CVmenarik yang ATS friendly. Gratis!🎉Buat CVKesimpulanCloud engineer adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk merancang, mengimplementasikan, dan memelihara infrastruktur cloud agar dapat beroperasi, berjalan, berintegrasi dengan seharusnya.Tugas cloud engineer meliputi identifikasi area yang dapat dimigrasikan ke cloud, menyelesaikan isu yang timbul di cloud, memantau ancaman keamanan, juga mengimplementasikan protokol keamanan untuk melindungi data sensitif.Jenis-jenis pekerjaan cloud engineer ada cloud architect, cloud administrator, cloud software engineer, cloud security engineer, cloud network engineer, dan cloud automation engineer.Skill yang diperlukan seorang cloud engineer adalah pemrograman, termasuk bahasa skrip, object oriented programming, pengembangan web, DevOps, dan data science. Selain itu juga harus mengerti sistem layanan cloud, networking cloud, keamanan cloud, dan komunikasi.Cara menjadi cloud engineer dapat belajar secara akademis, mendapatkan sertifikasi cloud computing, kumpulkan pengalaman, dan menyiapkan CV yang menarik dan cover letter sesuai kriteria yang dicari perusahaan.--- Ditulis Oleh Leony Jardine ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!