Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
May 12th 2025

15+ Pekerjaan Freelance dari Rumah, Cocok untuk Pemula!

Pekerjaan freelance mendapat momen saat pandemi Covid-19 menghantam dunia. Lowongan dari perusahaan-perusahaan luar negeri untuk freelancer alias pekerja lepas dari Indonesia semakin terbuka lebar. Lowongan kerja freelance juga meningkatkan peluang perusahaan mendapatkan kandidat potensial, tanpa dibatasi negara tertentu. Data dari asosiasi pekerja lepas Amerika Serikat mencatat bahwa pekerja freelance menyumbang $1 triliun atas Produk Domestik Bruto (PDB) negara tersebut. Dengan potensi tersebut, kerja freelance dari rumah dan online akan menjadi gaya baru dalam industri untuk tahun-tahun ke depan. Usaha freelance memang memiliki banyak keuntungan mulai dari fleksibilitas waktu, tempat, hingga standar rate hours atau upah per jam yang bisa ditentukan berdasarkan pengalaman dan juga kapasitas dari pekerja sendiri. Banyak lowongan pekerjaan di Indonesia yang masih menggunakan batasan usia dan minimal pengalaman untuk pelamar. Bias-bias ini tentu menyulitkan untuk kelompok masyarakat tertentu. Pekerjaan freelance menghilangkan batas tersebut sehingga lowongan yang tersedia lebih egaliter. Kali ini, Cake merangkum contoh kerja freelance yang tidak hanya bisa dilakukan dari rumah, tapi juga mendatangkan keuntungan. Artikel ini sangat cocok dibaca pemula yang masih bingung dalam memulai karier freelance dari mana. Simak 13 contoh pekerjaan freelance dan rata-rata gajinya di bawah ini!13+ Pekerjaan Freelance dari Rumah Social Media Manager Host Live Streaming Content Writer CopywriterGraphic Designer Web DesignerWeb Developer Content Creator Virtual Assistant Photographer Pengisi Suara Konsultan Keuangan Marketing Data Entry Tutor Proofreader1. Social Media Manager Brand, perusahaan, hingga individu memperkenalkan citra produk maupun diri melalui media sosial (Instagram, Twitter, YouTube, Facebook, dll). Siapa yang bertanggung jawab untuk memastikan kehadiran mereka di media sosial sudah tepat sasaran? Tidak lain, social media manager. Menurut Digital Marketing Institute, Social media manager atau yang dulu dikenal sebagai community manager bertanggung jawab untuk menyusun dan mengelola promosi produk, ketersediaan informasi yang cukup terkait produk, serta menjalankan kampanye pemasaran berupa konten melalui berbagai channel media sosial. Tidak heran jika social media manager kerap disebut sebagai perwakilan atau muka depan perusahaan di dunia maya. Pekerjaan freelance ini memintamu untuk tidak gaptek dan mau untuk terus update dengan teknologi terkini. Syarat Menjadi Social Media ManagerKemampuan Menulis: untuk membuat headline konten, pengenalan, caption, serta artikel pendek yang mudah dibaca audiens.Kemampuan Riset: untuk menentukan jenis konten yang akan dibuat dan melihat tren yang tengah berkembang.Kemampuan Menganalisis: untuk membaca hasil analitik dari tiap-tiap konten yang dibuat.Pengetahuan SEO: untuk memutuskan keywords yang digunakan agar konten mudah ditemukan oleh konsumen yang disasar. Rata-rata gaji Social Media Manager adalah Rp 6.500.000 - Rp 9.500.000 per bulan. 📚 Baca juga:Mau Jadi Social Media Specialist? Ini Tugas dan Jenjang Karirnya! 2. Host Live Streaming Pekerjaan freelance adalah industri yang akan terus berkembang pada tahun-tahun mendatang. Salah satu profesi baru yang hadir adalah host live streaming yang bertanggung jawab memandu, mengatur, mempromosikan, dan menjelaskan produk penjualan online baik melalui marketplace maupun TikTok. Jenis pekerjaan freelance satu ini biasanya tidak meminta persyaratan yang sulit, lho! Syarat Menjadi Host Live Streaming Memiliki pengetahuan yang luas mengenai produk yang diiklankan, mulai dari kelebihan produk, promo, fitur, dan lain-lain.Responsif dan mampu berpikir cepat saat menghadapi situasi yang tidak terduga.Terbiasa tampil di depan kamera, bisa mengatur ekspresi, mimik muka, dan juga tata bahasa ketika menjelaskan produk.Menguasai tren-tren terbaru yang bisa mendukung promosi produk. Rata-rata gaji freelance Host Live Streaming biasanya terbagi menjadi dua sistem Dibayar per jam: sekitar Rp 30.000 - Rp 50.000, untuk yang sudah profesional dan terkenal bisa berada di angka Rp 200.000.Dibayar per bulan: rentang upah yang diberikan adalah Rp 2 juta hingga Rp 7 juta tergantung dengan intensitas siaran serta kesepakatan. 3. Content Writer Menurut Semrush, content writer memiliki tanggung jawab untuk membuat konten tulisan yang menggugah, baik dalam bentuk artikel, ebook, maupun studi kasus. Tulisan yang dihasilkan tersebut akan diunggah melalui situs resmi perusahaan atau klien yang bertujuan menginformasikan, mengedukasi, dan menghibur target audiens. Hasil dari konten tulisan tersebut diharapkan dapat meningkatkan ranking situs di mesin pencari, mendatangkan trafik dan juga penjualan baru. Tak hanya itu, mengisi konten situs juga adalah salah satu cara membantu bisnis untuk menarik perhatian pelanggan dan membangun reputasi merek. Syarat Menjadi Content Writer Kemampuan meriset dan menganalisis: artikel yang kuat dan menarik perhatian dibangun dari kumpulan informasi dan data.Kemampuan menulis: informasi dan data tidak akan bisa dicerna oleh pembaca jika seorang content writer tidak bisa merangkainya menjadi tulisan yang baik. Gaji freelance content writer biasanya didasarkan pada jenis kontrak yang diberikan: Dibayar per bulan: Rp 4.500.000 - Rp 7.000.000Dibayar per tulisan: Rp 50.000 - Rp 450.000 (tergantung topik dan panjang tulisan) Profesi content writer cocok jadi pekerjaan freelance untuk mahasiswa. Pastikan untuk mencari lowongan kerja content writer dengan deadline mingguan bukan harian agar bisa membagi waktu dengan pendidikan. 📚 Baca juga:8 Rekomendasi Kerja Part Time untuk Menambah Penghasilan 4. Copywriter Tidak sedikit yang mengira copywriter dan content writer adalah profesi yang sama. Keduanya memang sama-sama bekerja di ranah tulisan, tapi dengan sasaran yang berbeda. Copywriter membuat tulisan yang akan digunakan sebagai bagian dari iklan dan trik pemasaran. Copywriter menyusun kata menjadi kalimat yang tepat untuk membuat produk atau jasa yang diiklankan menjadi menarik dan diperbincangkan. Syarat Menjadi Seorang Copywriter Kreatif dalam mencari tagline dan kalimat iklan yang menarik dan bisa membekas.Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik.Pembelajar yang cepat dan mau terus tumbuh.Memiliki rasa penasaran tinggi.Terbuka dengan ide baru, saran, dan kritik. Gaji copywriter dengan pengalaman yang tinggi diperkirakan bisa tembus lebih dari Rp 12 juta per bulan. Jika kamu suka mengotak-atik bahasa, maka pekerjaan freelance sebagai copywriter adalah pilihan yang tepat. 📚 Baca juga:Content Writer vs Copywriter, Apa Bedanya? 5. Graphic Designer Pekerjaan freelance online selanjutnya yang tidak kalah menarik adalah menjadi graphic designer. Profesi satu ini memiliki banyak turunan seperti desain grafis yang fokus pada foto editor, layouter, ilustrator, desainer situs, desainer UI/UX, art director, animator. Bisnis freelance ini memang tengah naik daun. Ketujuh profesi desainer grafis di atas memiliki akar yang sama, yaitu membuat tampilan suatu produk untuk media promosi. Syarat Menjadi Seorang Graphic Designer Memiliki ide-ide kreatif yang bisa diwujudkan dalam grafis.Menguasai tools untuk desain seperti Adobe, CorelDraw, Canva, Figma, ProCreate, Inkscape, dan lain-lain.Menguasai kemampuan berkomunikasi dengan baik. Rata-rata gaji graphic designer ada di rentang Rp 3.000.000 - Rp 6.500.000 per bulan. Namun ada juga desainer grafis yang dibayar per karya. Penentuan tarif per karya biasanya didasarkan pada tingkat kerumitan desain. 6. Web Designer Jika kamu tertarik untuk mendesain situs, pekerjaan online dari rumah ini tentu cocok untuk ditekuni. Menurut Simplilearn, seorang web designer memiliki peran merencanakan, mengonsep, dan mengimplementasikan gambaran desain web yang sesuai dengan fungsi sekaligus mampu menawarkan pengalaman menikmati konten dan fitur di dalamnya dengan baik. Syarat Menjadi Seorang Web Designer Memiliki pemahaman mendalam tentang UI (user interface) dan UX (user experience).Menguasai Adobe, CorelDraw, Inkscape, dan program desain lain yang bisa digunakan untuk membuat animasi, grafis, ikon, logo, dan elemen lain dalam situs.Menguasai coding dan programming. Gaji website designer freelance dan in-house (terikat dengan kontrak full-time) tentu berbeda. Untuk tingkat pemula, biasanya gaji yang ditawarkan ada di kisaran Rp 4.000.000 hingga Rp 6.000.000. Namun untuk profesional dengan tingkat pekerjaan sulit, gaji dua digit bukan hal yang mustahil. 7. Web Developer Seorang pengembang web memiliki 3 fokus: back-end developer, front-end developer, dan full-stack developer. Dikutip dari Coursera, ketiganya memiliki tanggung jawab dan cara kerja masing-masing: Back-end web developer: membuat struktur web, mengelola kode dan memastikannya bekerja. Web developer ini juga memastikan akses web untuk pengelola konten.Front-end web developer: tugas Front-end adalah memastikan halaman situs nyaman untuk pengunjung (User Experience). Front-end merancang tata letak tiap halaman, mengintegrasikan grafik, dan penyempurnaan website.Full-stack web developer: berperan sebagai back-end dan front-end sekaligus. Rata-rata gaji web developer di Indonesia ada di angka Rp 8.000.000 hingga Rp 15.000.000. Karena beberapa tahun belakangan loker freelance untuk posisi web developer di luar negeri sedang naik, angka gajinya mungkin bisa lebih tinggi. Profesi sebagai freelancer web developer juga memiliki standar yang ketat. Penguasaan bahasa pemrograman, SEO, content management. Cek selengkapnya mengenai web developer! 8. Content Creator Pekerjaan online dari rumah yang bisa dimulai tanpa pengalaman dan syarat apapun adalah menjadi content creator. Profesi pembuat konten sangat luas dan beragam. Kamu bisa menjadi content creator untuk makeup, fashion, reviewer buku (dikenal juga dengan nama Bookstagram, Booktok, Booktwit), reviewer makanan (food vlogger), reviewer kendaraan, influencer dengan konten lucu, dan lain-lain. Jenis pekerjaan freelance satu ini hanya membutuhkan kemampuan untuk kreatif, mau belajar, mampu menggunakan media sosial, dan juga mengikuti tren-tren terbaru. Content creator profesional nantinya bisa mendapat uang dari endorse dan bentuk tawaran kerja sama lain. Untuk content creator in-house yang terikat dengan perusahaan, tentu gaji yang diberikan dihitung per bulan, yaitu sekitar Rp 6 juta. Namun content creator yang sudah menerima endorse dan kerja sama bisnis lain bisa mengantongi Rp 1,5 juta untuk satu unggahan. Ambil contoh selebgram Rachel Vennya yang memiliki tarif endorse fantastis. Satu konten foto feed miliknya bisa dihargai Rp 45 juta/postingan, video feed Rp 80 juta per postingan, dan IGTV ada di angka Rp 100 juta per postingan. Tidak kaget jika banyak yang ingin menekuni kerja freelance sebagai seorang content creator. 📚 Baca juga:Ingin Jadi Content Creator? 5 Langkah Wajib untuk Pemula! 9. Virtual Assistant Daftar pekerjaan freelance selanjutnya adalah virtual assistant (VA), yang bertebaran di lowongan pekerjaan luar negeri. VA bertugas membantu klien mengatur hal-hal administratif. Job desc VA sangat beragam tergantung dengan kesepakatan dua belah pihak. Beberapa yang paling umum adalah mengelola email masuk dan keluar, menjadwalkan janji temu dan rapat, mengatur pembukuan dokumen penting, serta mengelola media sosial klien. Syarat Menjadi Seorang Virtual Assistant Kemampuan berbahasa asing (terutama Inggris): menguasai bahasa asing sama artinya memperluas kesempatan untuk mendapat klien dari berbagai negara.Kemampuan Komunikasi: sebagai VA, kamu mungkin menemui klien dengan sikap dan latar belakang yang bervariasi.Kemampuan menggunakan Microsoft Office: Word dan Excel adalah aplikasi yang paling banyak digunakan untuk mengatur dokumen dan data-data yang diperlukan. Gaji VA di Amerika Serikat dihitung $24,85 per jam atau setara dengan Rp 403.858. Karena bisa dilakukan secara remote, kamu dengan mudah bisa mendapatkan gaji dua digit dalam satu bulan. 10. Photographer Fotografer memiliki banyak bidang untuk digeluti, misal jasa foto makanan dan minuman, jasa foto pernikahan, jasa foto acara outdoor, jasa foto pribadi, jasa foto travelling, jasa foto model, dan fotografer khusus majalah. Tidak bisa ditawar lagi, seorang fotografer dituntut untuk piawai menggunakan beragam jenis kamera. Akan tetapi kemampuan lain yang harus dimiliki adalah kepekaan menentukan objek yang bagus, gaya penceritaan lewat foto, serta kreativitas tanpa batas. Gaji rata-rata seorang fotografer sangat tergantung dengan bidang yang digeluti. Seorang fotografer pemula yang meniti karier di bidang jasa foto pernikahan rata-rata bisa membawa pulang Rp 5 juta hingga Rp 8 juta per bulan. Angka tersebut makin naik seiring dengan klien yang semakin luas dan beragam. Menjanjikan sekali kan pekerjaan freelance sebagai fotografer?📚 Baca juga:3 Contoh CV Fotografer Berkelas Bikin Klien Jatuh Hati! 11. Pengisi Suara Profesi pengisi suara di Indonesia lebih umum ditemui untuk program animasi. Meski begitu, pengisi suara juga banyak ditemui di acara radio hingga pertunjukan boneka. Seorang voice actor dituntut untuk bisa berekspresi dengan suara. Misal, pengisi suara A harus bisa membuat perbedaan saat mengisi suara karakter kakek-kakek dan anak muda. Pekerjaan freelance pengisi suara biasanya dikontrak per proyek. Syarat Menjadi Seorang Pengisi Suara Memiliki suara unik dan menarik.Kemampuan untuk berakting dengan suara.Menguasai berbagai jenis suara untuk kebutuhan karakter yang berbeda.Mampu berimprovisasi dan kreatif. Gaji rata-rata pengisi suara di Indonesia dihitung per menit, alih-alih per jam. Untuk level pemula, upah yang didapatkan bisa diangka Rp 100.00 per menit. Sementara voice actor senior bisa mendapatkan upah Rp 1.000.000 - Rp 1.500.000 per menit. 12. Konsultan Keuangan Contoh freelance lain yang juga menarik dan bergaji tinggi tidak lain adalah konsultan keuangan! Seorang konsultan keuangan bisa bekerja untuk individu atau perusahaan. Tugas utamanya tidak lain adalah memberikan saran dan masukan seputar keuangan serta membantu menyusun strategi keuangan yang sesuai dengan latar belakang klien. Nasihat yang diberikan konsultan keuangan bisa berpengaruh pada keputusan klien untuk membeli atau tidak membeli barang mewah, jumlah pembayaran pajak, investasi, penggunaan asuransi jiwa dan kesehatan, rencana pensiun, rencana biaya pendidikan, dan lain-lain. Syarat Menjadi Seorang Konsultan Keuangan Memiliki gelar di bidang keuangan dan yang setara.Memiliki izin untuk menjadi konsultan (lisensi dan sertifikat).Paham dengan proses bisnis dan memiliki pengetahuan mengenai keuangan terkini.Mampu membangun komunikasi yang baik.Cermat, teliti, dan juga sigap dalam mengambil keputusan. Gaji rata-rata konsultan keuangan ada di angka Rp 5.000.000 hingga Rp 7.000.000 untuk level pemula. 📚 Baca juga:Apa itu Profesi Konsultan? Kenali Jenis, Tugas, dan Gajinya! 13. Marketing Contoh pekerja lepas lainnya adalah seorang marketer. Pekerjaan freelance sebagai marketing adalah memastikan bahwa produk dan jasa yang akan diproduksi sudah sesuai dengan hasil riset pasar. Walaupun terkesan mudah, seorang marketing adalah tulang punggung untuk membuat hasil produk dan jasa laku di pasaran. Seorang marketing memiliki tugas untuk melakukan riset, mencari strategi pemasaran yang tepat, membantu menyediakan informasi produk untuk konsumen, menganalisis data penjualan, mengelola database pembeli, membuat laporan mengenai hasil pemasaran, hingga mengarsipkan data penting yang berkaitan dengan marketing. Pekerjaan freelance marketing juga mensyaratkan beberapa hal: Memahami customer experience dan customer behaviour.Mampu melakukan riset dan analisis pasar.Memiliki skills di bidang digital marketing.Menguasai Microsoft Office.Mempunyai pengetahuan yang cukup tentang bisnis. Jenis pekerjaan freelance di bidang marketing yang paling bisa dilakukan secara remote adalah digital marketing. Gaji digital marketing rata-rata adalah Rp6.500.000 per bulan. Sementara untuk level spesialis bisa di atas Rp18.000.000 per bulan.📚 Baca juga:10 Pekerjaan Marketing yang Lagi Naik Daun: Gaji, Jenjang Karir, dan Job Desknya14. Data EntrySebagai pekerjadata entry, tugas utama adalah memasukkan, memperbarui, dan mengelola data dalam sistem atauspreadsheet. Kecepatan mengetik yang tinggi serta ketelitian sangat diperlukan dalam pekerjaan ini. Kesalahan sepele dalam data bisa berdampak besar, sehingga pekerja harus selalu fokus dan teliti.Selain itu, ada beberapa persyaratan lainnya untuk menjadidata entry:Keterampilan memakaisoftwareseperti Microsoft Excel atau Google SheetsPemahaman dasar tentang sistem manajemen basis dataKecepatan dan ketepatan dalam mengetikFokus dalam mengolah data tanpa kehilangan konsentrasiDapat mengelola waktu dengan baik untuk memenuhideadlineRata-rata gaji pekerjadata entry berkisar antara Rp 2.000.000 - Rp 6.000.000 per bulan, tergantung volume pekerjaan dan pengalaman. Semakin tinggi kecepatan dan akurasi kerja, semakin besar peluang mendapatkan proyek yang lebih besar.15. TutorBagi kamu yang punya keahlian dalam bidang akademik atau keterampilan tertentu, menjaditutor onlinedapat menjadi pilihan yang menguntungkan. Tanggung jawab seorang tutor meliputi mengajar siswa, membantu mereka memahami konsep pelajaran, serta menyusun materi pembelajaran yang menarik.Untuk sukses menjadi tutor, kamu harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan sabar dalam mengajar. Pemahaman yang mendalam tentang mata pelajaran yang diajarkan juga penting agar bisa menjelaskan konsep dengan baik dan mudah dicerna. Selain itu, tutor harus mampu menggunakan platform pembelajaranonline seperti Zoom atau Google Meet untuk mendukung proses pengajaran.Gaji tutoronline biasanya dihitung per sesi, berkisar antara Rp 50.000 - Rp 250.000 per sesi, tergantung tingkat kesulitan dan pengalaman. Apabila kamu menjadi tutor dengan spesialisasi tertentu, seperti persiapan IELTS, biasanya memungut biaya lebih tinggi. Dengan meningkatnya kebutuhan pembelajaranonline, profesi ini semakin menjanjikan.16. ProofreaderProofreading melibatkan pengecekan serta perbaikan kesalahan dalam teks, termasuk ejaan, tata bahasa, dan struktur kalimat.Proofreader berperan penting dalam memastikan tulisan bebas dari kesalahan sebelum dipublikasikan. Kalau kamu memiliki perhatian tinggi terhadapdetail dan pemahaman yang kuat tentang tata bahasa, menjadiproofreader bisa menjadi pilihan ideal.Untuk menjadiproofreader, berikut adalah beberapa persyaratan utama yang perlu kamu miliki:Kemampuan bahasa yang kuatKetelitian dan perhatian terhadapdetailKeterampilan membaca dan analisis yang baikKemampuan menggunakan alat bantueditingManajemen waktu dan kemampuan bekerja mandiriMemiliki latar belakang pendidikan di bidang sastra, jurnalistik, komunikasi, atau linguistik dapat menjadi nilai tambahRata-rata gajiproofreader berada di kisaran Rp 100.000 - Rp 500.000 per proyek, tergantung jumlah kata dan tingkat kesulitan teks yang dikerjakan. 📚 Baca juga:15 Situs Freelance Terbaik untuk Cuan di 2025! KesimpulanNah, demikian adalah contoh pekerjaan freelance dari rumah untuk kamu yang masih kebingungan dalam meniti karier. Macam-macam freelance job di atas dapat menjadi gambaran tantangan yang akan hadapi dan perkiraan gaji ke depan.Pekerjaan freelance adalah batu loncatan yang bagus untuk mempertebal portofolio. Meski nanti kamu akan banyak bekerja secara remote, pastikan untuk selalu bersikap profesional, ya! Tertarik mencari pekerjaanfreelance?Jangan lupa untuk buat CV yang menarik dulu sebelum melamar!Kamu juga bisa melihat contoh CVfreelance terbaru dan terlengkap di Cake.Buat CVuntuk melamar kerjafreelance di Cake dengan 50+templateCVATS-friendly gratis🚀Buat CVCake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Job Search Tips
Mar 13th 2025

8 Ide Side Hustle: Cari Penghasilan Sampingan!

Apakah kamu pernah bertemu orang yang bekerja sebagai pekerja kantoran di siang hari, dan barista di malam hari? Atau bekerja sebagai guru di siang hari, dan personal trainer di malam hari? Semakin dewasa, kita akan menyadari bahwa kebutuhan semakin meningkat. Tak jarang orang-orang jaman sekarang yang mulai mengandalkan lebih dari satu pekerjaan. Pekerjaan utama dijadikan penghasilan utama, namun mereka memiliki pekerjaan lain untuk dijadikan penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan. Untuk kamu yang juga sedang mencari pekerjaan sampingan, berikut adalah arti side hustle, manfaat, dan contoh side hustles yang bisa kamu jadikan rekomendasi!Daftar isi: Apa itu Side Hustle Apa Manfaat Side Hustle Perbedaan Side Hustle dan Side Job Tips Untuk Memulai Side Hustle 8 Ide Side Hustle 2024 Apa itu Side Hustle?Istilah kerja sampingan dalam bahasa inggris dikenal sebagai side hustle, atau pekerjaan lain yang dikerjakan seseorang di luar pekerjaan utamanya. Tujuan seseorang punya pekerjaan sampingan adalah untuk menambah penghasilan, baik untuk tabungan, investasi, atau kebutuhan sehari-hari. Apa Manfaat Side Hustle?Berikut adalah beberapa manfaat dari side hustles: 1. Meningkatkan Skill Kalau kamu punya side income, artinya skill terkait pekerjaan sampinganmu bisa meningkat. Contoh jika kamu memiliki side hustle job sebagai desainer grafis, kamu akan tetap menggunakan berbagai jenis software yang berkaitan dengan desain, dan akan menjadi lebih mahir dan lancar dalam menggunakannya. Walaupun kamu tidak menggunakan software tersebut pada pekerjaan utamamu, kamu tetap akan mahir menggunakannya karena software tersebut merupakan hal yang dibutuhkan selama mengerjakan side hustle-mu. 2. Mencapai Self-Fulfillment Kamu dapat hidup lebih puas atau self-fulfilled ketika side hustle yang dikerjakan sesuai dengan passion dan minat kamu. Kamu jadi merasa senang, bersemangat, dan berguna untuk orang lain. 3. Meningkatkan Motivasi Ketika pekerjaan utamamu bukan sesuatu yang kamu suka, maka motivasi untuk bangun pagi, pergi ke kantor, bekerja akan berkurang. Tapi dengan side hustle yang tepat, artinya cocok dan sesuai dengan dirimu, maka dapat membangkitkan motivasi dan berdampak pada hasil yang memuaskan. 4. Menambah Penghasilan Manfaat memiliki side job yang terakhir adalah untuk menambah penghasilan. Orang-orang biasanya rela bekerja lebih dari 10 jam dalam sehari untuk pekerjaan utama ditambah pekerjaan sampingan demi bisa mendapatkan tambahan uang. Namun, side hustle yang ideal adalah yang sesuai minat, dapat membuat semangat, begitu juga dapat menghasilkan uang.Baca juga:20+ Peluang Kerja Online dari Rumah, Fleksibel dan Tanpa Modal Beda Side Hustle dan Side JobDi atas kita telah membahas mengenai manfaat side hustle, tapi ternyata, menurut beberapa ahli ada perbedaan antara arti side hustle dan arti side job berdasarkan fleksibilitas, passion, dan beban kerja, yaitu: 1. Passion Side hustle diartikan sebagai pekerjaan yang sesuai dengan passion atau hasrat kita, sementara side job artinya pekerjaan tambahan yang kita kerjakan namun belum tentu sesuai dengan passion kita. 2. Fleksibilitas Umumnya side hustle mengacu pada pekerjaan mandiri dan independen seperti wirausaha atau suatu bisnis tertentu. Sementara side job lebih kepada mencari pekerjaan sampingan untuk menjadi bagian suatu perusahaan. 3. Beban Kerja Karena side hustle umumnya lebih kepada membangun bisnis dan berwirausaha, maka beban kerja yang ada lebih tinggi dibanding side job yang adalah bekerja untuk orang lain.Sedang mencariside hustle?Cek loker di Cake sekarang, ada berbagai jenispart-time dan pekerjaanremote yang menarik➡️Cari KerjaTips Untuk Memulai Side HustleSetelah mengetahui apa itu perbedaan side hustle dan side job, berikut ada 5 tips untuk kamu yang mau serius memulai side hustle: 1. Pikirkan Skill yang Kamu Miliki Sebelum memulai, kamu harus mengetahui dirimu sendiri terlebih dahulu. Kira-kira, ada di bidang mana minat dan bakatmu? Untuk memudahkan, kamu bisa membaginya jadi 4 bagian: Hal yang kamu bisa dan sukaHal yang kamu tidak bisa namun sukaHal yang kamu bisa tapi tidak sukaHal yang kamu tidak bisa juga tidak suka Hal ini penting karena side hustle akan bertahan lama ketika kamu mengerjakannya berdasarkan passion-mu. Kamu jadi akan termotivasi untuk bekerja lebih keras dan membuat lebih banyak inovasi baru. Jadi, ketahuilah dirimu sendiri, fokuslah pada hal-hal yang kamu bisa dan suka.Bisa dan sukaTidak bisa, tapi sukaBisa, tidak sukaTidak bisa, tidak sukaBaca juga:14 Contoh Soft Skill dan Hard Skill dalam CV yang Disukai HRD!2. Mempersiapkan Modal Selanjutnya, persiapkan modal yang dibutuhkan. Untuk tahap ini, lakukanlah riset secara mendalam untuk mengetahui tiap aspek yang dibutuhkan dalam memulai side hustle-mu. Mulai dari budget riset, transportasi, sumber daya, eksekusi, tip, pajak, sampai biaya tak terduga yang perlu dihitung. 3. Meluangkan Waktu Langkah ketiga, luangkanlah waktu untuk melakukan semua riset, perencanaan, persiapan, eksekusi, dan evaluasi. Jika kamu hanya memiliki motivasi tinggi di awal saja, side hustle tidak akan berjalan lama. Maka perlu adanya konsistensi dan motivasi bahwa side hustle ini akan berkembang dan siapa tahu menggantikan pekerjaan utama. 4. Menjadi Lebih Realistis Setelah punya rancangan berapa lama waktu yang akan diluangkan untuk menjalankan side hustle, pikirkanlah apakah waktu tersebut bisa kamu sisihkan selama masa waktu yang tidak sebentar. Membangun bisnis tidak hanya 1-2 hari, bisa berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Maka, rencanakan secara realistis. Jangan sampai side hustle justru membuatmu kelelahan dan menelantarkan pekerjaan utamamu. Side hustle seharusnya dapat membuatmu lebih bahagia dan terpenuhi, bukan membuatmu merasa kecapean dan terpaksa. 5. Menghitung dan Mempertimbangkan Keuntungan Selain timeline, pertimbangkan juga keuntungan yang mungkin didapat. Apakah dengan usaha yang kamu keluarkan, kamu puas dengan keuntungan yang mungkin didapat? Atau jika kurang puas, apa langkah yang bisa dilakukan? Karena bagaimanapun, side hustle tetap bertujuan untuk mencari penghasilan tambahan di luar pekerjaan utama.Persiapkan diri untuk mencariside hustlesekarang!Lihat loker terbaru di Cake👉Cari Kerja8 Ide Side Hustle 2024Ide Side HustleKita sudah membahas mengenai arti side hustle, manfaat, tips memulai, namun belum membahas apa saja contoh dari side hustle. Berikut 8 ide side hustle di Indonesia yang bisa kamu jadikan referensi: 1. Fotografer Untuk kamu yang suka mengabadikan momen melalui foto dan memiliki taste yang bagus dalam pengambilan angle, kamu bisa mulai memikirkan untuk menjadikan fotografi sebagai side hustle-mu. Fotografer biasa dipakai untuk banyak event, seperti wedding, birthday, graduation, atau bahkan product launch. Jangan lupa unggah hasil fotomu di media sosial dan buat portofolio untuk karya-karyamu. Dengan begitu, kamu jadi terlihat lebih kredibel. Untuk memulai, kamu bisa tawarkan jasamu ke teman-teman terdekat untuk mengumpulkan portofolio sekaligus menyebarkan word-of-mouth.📚 Baca juga:Ingin Jadi Fotografer? Lihat Contoh CV Fotografer Di Sini! 2. Videografer Ada foto, ada video. Saat ini dengan banyaknya video platform, pekerjaan videografer kian naik daun dan justru banyak dicari orang. Perlu diingat, sebagai videografer, kamu tidak hanya merekam video saja, namun kamu juga perlu melakukan screening video, edit, retouch, dan proses-proses lain sampai video akhir jadi dan disetujui oleh klien. Maka, penting untuk kamu juga menguasai berbagai aplikasi editing video seperti Capcut, Adobe Premiere, Adobe After Effect, dan lain-lain. 3. Graphic Designer Kerjaan sampingan berikutnya yang sering disebut dan dicari orang adalah graphic designer. Jangan lupa menyiapkan portofolio karena klien akan melihat taste dan cara desainmu melalui portofolio graphic desainer yang kamu persiapkan. Jadilah desainer yang tetap relevan dengan perkembangan jaman melalui karya yang dinamis serta dapat mengikuti tren. Hal itu akan menjadi nilai tambah untukmu di mata klien! 4. Penulis Untuk kamu yang suka literasi dan tulisan, kamu bisa menuangkan minatmu dalam berbagai karya tulis seperti novel, cerpen, puisi, atau bahkan kata-kata motivasi harian. Jika kamu ingin jadi penulis mandiri, maka kamu harus secara aktif mengunggah karya-karyamu di media sosial untuk mengumpulkan orang-orang dengan taste tulisan yang sama denganmu. Namun jika kamu ingin menjadi penulis yang dibantu oleh penerbit, maka kamu bisa melakukan riset kira-kira penerbit mana yang cocok untuk taste tulisanmu. 5. Web Developer Side hustle selanjutnya yang juga sedang naik daun berkat perkembangan teknologi adalah menjadi web developer. Namun biasanya kamu butuh pendidikan/sertifikat/lisensi khusus terkait programming dan kemampuan untuk melakukan coding. 6. Tutor Untuk kamu yang memiliki bakat untuk mengajar, kamu bisa menjadi seorang tutor. Kamu dapat menjadi tutor untuk mata pelajaran yang kamu kuasai sehingga kamu ikut mengambil peran dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Jika kamu tidak memiliki waktu untuk bertatap muka, maka kamu juga bisa menawarkan jasa tutor secara online.📚 Baca juga:13 Pekerjaan Online untuk Pelajar dan Websitenya yang Bisa Kamu Coba! 7. Content Creator Siapa yang tidak kenal dengan side hustle satu ini? Pekerjaan ini muncul dalam 5 tahun terakhir dan menjadi salah satu side hustle paling diminati terutama oleh anak-anak muda. Meskipun begitu, menjadi content creator tidak semudah itu, kamu harus menguasai skill public speaking, fotografi, editing, copywriting, selling, dan lainnya agar tetap bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat.📚 Baca juga:Kamu ingin menjadi content creator? Ayo cari tahu caranya di sini! 8. Virtual Assistant Ide side hustle yang terakhir adalah menjadi seorang virtual assistant. Seperti namanya, kamu akan membantu klienmu untuk mengerjakan berbagai tugas seperti administrasi, scheduling, data entry, social media management, market research, dan banyak lagi. Jadi semacam asisten yang dapat mengerjakan banyak hal untuk meningkatkan efektivitas kerja klien. Tarifnya beragam, bergantung dari pengalaman dan layanan yang ditawarkan. Di atas adalah 8 rekomendasi side hustle untukmu. Mana saja pekerjaan yang menarik perhatianmu? Kamu dapat melakukan riset lebih lanjut seputar detail pekerjaan dan apa saja yang dibutuhkan untuk memulai side hustle pada bidang-bidang di atas. Namun jika kamu merasa mengerjakan side hustle bukan untukmu, kamu juga bisa mempertimbangkan mencari berbagai side job di Cake. Yuk cek sekarang!Mulai cari kerja di Cake!Cek 1000+lowongan kerja dari perusahaan top Indonesia🎊Cari Kerja KesimpulanSide hustle adalah pekerjaan lain diluar pekerjaan utama yang bertujuan untuk menambah penghasilanSide hustle bermanfaat untuk meningkatkan skill, mencapai self-fulfillment, meningkatkan motivasi, dan tentunya mencari uang tambahan.Ternyata side hustle dan side job itu berbeda, dapat dilihat dari passion, fleksibilitas, dan beban kerja.5 tips untuk memulai side hustle: Pikirkan skill yang dimiliki, mempersiapkan modal, meluangkan waktu, menjadi lebih realistis, menghitung dan mempertimbangkan keuntungan.8 pekerjaan side hustle yang bisa dilakukan: fotografer, videografer, graphic designer, penulis, tutor, web developer, content creator, dan virtual assistant. Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Resume & CV
Dec 10th 2024

Wajib Kamu Ketahui: 5 Perbedaan CV dan Portofolio Lengkap dengan Contoh

Bagi kamu yang pertama kali melamar pekerjaan, mungkin ada banyak istilah baru dalam proses melamar pekerjaan belum sepenuhnya kamu pahami. Bahkan, kamu masih bingung dokumen apa saja yang perlu diserahkan kepada perusahaan. Perlu mengirim CV saja cukup? Apa itu portofolio kerja? Bedanya CV dan portofolio apa?Apa Perbedaan CVdan Portofolio? Daftar isi: Pengertian CV Pengertian Portofolio Perbedaan CVdan Portofolio Contoh CV dan Portofolio Apa itu CV? Arti CV atau daftar riwayat hidup adalah sebuah dokumen yang memudahkan rekruter untuk mengenal dan memahami perjalanan hidup seseorang secara singkat. Dengan biodata dan latar belakang diri kamu yang tertera pada CV, rekruter bisa mempertimbangkan apakah kamu sesuai dengan talenta yang mereka cari atau tidak.Apa yang harus ada di CV? CV merupakan dokumen mendasar tentang diri kamu. CV berisikan informasi pribadi, riwayat pendidikan yang kamu telah tempuh, pengalaman kerja, serta informasi tambahan lainnya seperti, keterampilan atau prestasi. Lalu kalau begitu, CV dan resume sama gak sih? Walaupun keduanya sama-sama berisi perjalanan hidup seseorang dan dipakai ketika melamar pekerjaan, namun tetap ada sedikit perbedaan antara CV dan resume loh. Simak tabel berikut yuk. Perbedaan CV dan ResumeCVResumePanjang2-3 halaman1 halamanTujuanMelamar pekerjaan dan tujuan akademis lainnya.Melamar pekerjaanIsiPencapaian akademik dan pengalaman dijabarkan secara rinciHanya menekankan pengalaman kerja, atau skill yang relevan dengan lowongan pekerjaan yang dilamar ⚠️ Catatan:Tabel perbedaan diatas mengikuti standar di Amerika Serikat ya.Sementara di Indonesia, istilah resume jarang dipakai ketika melamar kerja. Sehingga, resume yang dimaksud di tabel atas disebut juga dengan CV di Indonesia. Apa itu Portofolio? Portofolio adalah sebuah dokumen yang berisi koleksi karya, prestasi ataupun proyek yang kamu pernah lakukan sebelumnya. Biasanya sering dipakai oleh desainer, fotografer, ataupun pekerjaan lain yang berhubungan dengan estetika. Dengan menyerahkan portofolio ketika melamar kerja, rekruter bisa mengetahui lebih dalam potensi kemampuan yang kamu miliki. Fungsi portofolio pun tidak sebatas untuk melamar kerja. Selain portofolio lamaran kerja, ada juga portofolio yang bisa digunakan untuk mendaftar perguruan tinggi, mendaftar beasiswa, ataupun dipakai sebagai personal branding. Dalam segi bentuk, portofolio hadir dalam bentuk offline maupun online. Sekarang, portofolio online merupakan pilihan yang lebih diminati karena portofolio online dapat dibagikan dimanapun dan kepada siapapun. Siapa membutuhkan portofolio online? Walaupun portofolio terdengar hanya untuk mereka yang bekerja dibidang industri kreatif, jangan salah. Ternyata, di era digital sekarang, semakin banyak orang memanfaatkan portofolio online sebagai personal branding lho. Dengan personal branding yang kuat, kamu akan lebih dikenal orang banyak dan tentunya membawakan kamu banyak kesempatan baru. Cara membuat portofolio online lamaran kerja Kumpulkan materi, hasil karya atau proyek yang kamu ingin tampilkanPilih satu canva untuk membuat portofolio onlineSusun struktur portofolio kamuMasukkan konten seperti gambar, grafik dan deskripsi 📚 Bacaan lanjutan:Cara Membuat Portofolio Online: 15 Website Gratis untuk Portofolio yang Menarik Nah, pastinya kamu sudah ada gambaran tentang apa yang dimaksud dengan portofolio ataupun yang dimaksud dengan CV. Sekarang, CakeResume akan menjabarkan lebih detail tentang perbedaan portofolio dengan CV.Perbedaan CV dan PortofolioApa perbedaan CV dan portofolio? CakeResume telah merangkum 5 perbedaan CV dan portofolio untuk kamu:Perbedaan CV dan Portofolio 1. TujuanPerbedaan CV dan portofolio yang paling mendasar ada pada tujuannya. Tujuan CV adalah untuk menginformasikan siapa diri kamu melalui biodata, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, serta kemampuan yang kamu miliki. Tujuan portofolio adalah untuk menunjukkan dan membuktikan skill dan potensi yang kamu miliki. Portofolio menjadi alat bukti bahwa apa yang kamu cantumkan dalam CV memang benar. Dalam contoh portofolio desain grafis, seorang desainer grafis yang mencantumkan kemampuan memakai Adobe Illustrator pada CVnya akan menunjukkan hasil karya menggunakan Adobe Illustrator ke dalam portofolionya sebagai bukti. 2. Isi / StrukturPerbedaan CV dan portofolio yang paling dapat dirasakan adalah isi atau strukturnya. Struktur CVCV mencakup data yang lengkap namun ringkas, dan umumnya ditampilkan pada ukuran kertas A4 atau HVS. Struktur CV meliputi: Informasi pribadiDeskripsi diriRiwayat pendidikanPengalaman kerja atau organisasiKeterampilan (Skills)Informasi tambahan (Sertifikasi/Penghargaan) 📚 Bacaan lanjutan:Simak Cara Membuat CV (Curriculum Vitae) yang Baik dan MenarikStruktur PortofolioPortofolio mencakup hasil karya yang dipresentasikan secara mendetail. Ukuran portofolio pun beragam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelamar kerja. Struktur Portofolio meliputi: Informasi pribadiPencapaian, projek, karya-karya beserta deskripsinyaPekerjaan dan status kerja (termasuk apa yang bisa kamu tawarkan kepada perusahaan)Kontak informasi 3. Sifat Beda portofolio dan CV selanjutnya adalah sifatnya.CV bersifat umum karena informasi yang tertera merupakan ringkasan mendasar tentang diri kamu. Oleh karena itu, CV dapat digunakan berulang kali dan bisa juga digunakan untuk melamar berbagai posisi pekerjaan. Portofolio bersifat spesifik karena hasil karya atau isi yang dipresentasikan disusun untuk tujuan spesifik, sesuai dengan posisi yang kamu lamar. Sebagai contoh CV mencakup data umum seperti riwayat pendidikan dan pengalaman kerja yang bersifat tetap ketika kamu melamar pekerjaan apapun. Sedangkan portofolio menampilkan karya yang diinginkan perusahaan. Misalnya, kamu tidak seharusnya menunjukkan karya tulisan kamu ketika melamar posisi arsitektur. 4. Layout dan Desain Perbedaan CV dan portofolio selanjutnya terletak pada layout dan desainnya. CV berisi biodata diri seseorang, sehingga layout CV setiap orang tidak berbeda jauh, yaitu sebuah kertas A4 dengan teks yang disusun rapih dari atas kebawah. Desain CV pun tidak dianjurkan untuk terlalu berlebihan, supaya rekruter bisa membaca CV kamu dengan nyaman. Berbeda dengan CV, portofolio tidak memiliki standar layout ataupun desain karena portofolio dibuat menurut kreativitas individu masing-masing. Tampilan portofolio pun tidak hanya di kertas, melainkan bisa juga ditampilkan sebagai halaman website pribadi ataupun akun sosial media.5. Kegunaan Perbedaan CV dan portofolio terakhir adalah kegunaanya. Umumnya CV hanya diperlukan ketika melamar kerja. Portofolio tidak hanya digunakan untuk melamar kerja, tetapi bisa juga untuk mengembangkan personal brand, menawarkan jasa atau servis, mempresentasikan bisnis (company profile), dll. Nah, itulah 5 perbedaan CV dan portofolio yang sudah CakeResume rangkum. Berikutnya adalah contoh-contoh CV dan portofolio agar kamu bisa lebih mendalami bedanya CV dan portofolio.Contoh CV dan Portofolio Contoh CV Lamaran Kerja Contoh CV Menarik Contoh CV Fresh Graduate Contoh Portofolio Lamaran Kerja Contoh Portofolio Mahasiswa Arsitektur 1. Contoh CV Lamaran KerjaContoh CVLamaran Kerja - Dibuat di CakeResume2. Contoh CV Menarik Desain GrafisContoh CV Desainer Menarik - Dibuat dengan CakeResume3. Contoh CV Fresh Graduate Tanpa PengalamanContoh CV- Dibuat di CakeResume✨ Ingin tampilan CV menarik seperti contoh CV diatas? Langsung buat CV dengan CakeResume yuk. 100% GRATISBuat CV4. Contoh Portofolio Lamaran KerjaLihat Portofolio JoanContoh Portofolio Desain Contoh Portofolio Desain 5.Contoh Portofolio Mahasiswa Arsitektur Lihat Portofolio Student Housing oleh RachelContoh Portofolio Arsitektur Contoh Portofolio Arsitektur Ingin membuat portofolio yang menarik? Kunjungi Cake untuk membuat portofolio yang profesional dan menarik!Buat Portofolio KonklusiCV adalah dokumen yang wajib kamu sertakan ketika melamar pekeraan. CVberisi informasi mendasar tentang diri seseorang.Portofolio adalah dokumen opsional yang berisi koleksi karya atau proyek yang pernah dikerjakan sebelumnya. Tujuan portofolio adalah untuk membuktikan tentang kemampuan seseorang.Menyertakan CV beserta portofolio adalah cara terbaik untuk mendapatkan pekerjaan yang dinginkan.Sudah paham perbedaan CV dan portofolio?Langsung lamar kerja di Cake sekarang, banyak lowongan baru dari UNIQLO, BCA, GoTo, PTPropan Raya, dan masih banyak lagi!👇🏻 Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!
Resume & CV
May 10th 2024

4 Cara Menulis Pengalaman Kerja di CV dan Contohnya, Lengkap!

Pengalaman kerja merupakan salah satu bagian paling penting yang akan dilihat oleh rekruter atau perusahaan di CV lamaran kerja. Selain menunjukkan berapa banyak perusahaan yang pernah mempekerjakan kamu, bagian pengalaman kerja di CV juga menjelaskan pencapaian dan projek yang kamu lakukan di pekerjaan sebelumnya.Menuliskan bagian pengalaman kerja pada CV bisa dibilang paling sulit dari bagian lainnya, karena harus berpikir terlebih dahulu. Pelamar kerja harus memilih mana pengalaman yang relevan, memberikan nilai tambah, ataupun pengalaman yang tidak seharusnya tidak perlu ditulis.Untuk menghindari menuliskan pengalaman kerja yang salah pada CV, dan berujung CV tidak lolos dari rekruter, yuk lihat cara membuat pengalaman kerja di CV yang benar. Daftar Isi: Cara menulis pengalaman kerja di CV Tips menceritakan pengalaman kerja/deskripsi pekerjaan di CV Cara menulis CV tanpa pengalaman kerja Contoh pengalaman kerja di CV Cara Menulis Pengalaman Kerja di CV1. Tulis Jabatan PekerjaanPertama, tuliskan posisi atau jabatan yang kamu terima di perusahaan.Contohnya, "Digital Marketing Specialist" atau "Business Development Intern", dan lain sebagainya.2. Cantumkan Nama PerusahaanDi bawahnya, tulis nama lengkap perusahaan, bisa ditambahkan dengan nama kota lokasi perusahaan tersebut.3. Tambahkan Durasi KerjaTambahkan waktu kamu bekerja di perusahaan tersebut, cukup menuliskan bulan dan/atau tahun saja.Bagaimana menulis pengalaman kerja di CV jika masih bekerja?Jika kamu sekarang masih bekerja, kamu bisa menambahkan kata "Sekarang" atau "Present" dalam bahasa Inggris. Sehingga akan terlihat seperti ini "Oktober 2023 - Sekarang".4. Tulis Deskripsi PekerjaanTerakhir, ceritakan dan deskripsikan pekerjaan selama di tempat bekerja. Sebutkan 3-4 pencapaian atau projek yang dikerjakan. contoh pengalaman kerja di CV Setelah mengetahui bagian-bagian yang harus ditulis pada pengalaman kerja di CV, mungkin kalian masih sedikit bingung dengan bagian deskripsi pekerjaan atau menceritakan pengalaman kerja di CV. Untuk itu, pada bagian selanjutnya akan dibahas tentang cara menulis deskripsi pekerjaan pada CV. Ayuk, buat dan download CV online gratis sekarang! Gunakan 50+ template CV menarik dari Cake, gratis!Buat CVTips Menceritakan Pengalaman Kerja di CV Tip #1. Tuliskan yang terbaru paling atas Saat menuliskan bagian pengalaman kerja di CV, lebih baik menggunakan format kronologi terbalik. Dengan tipe penulisan kronologi terbalik, pelamar kerja akan menuliskan pengalaman kerja yang terakhir di paling atas, dan yang paling awal/ pertama di paling bawah.Penulisan pengalaman kerja seperti ini membuat rekruter atau perusahaan bisa melihat perkembangan karir yang paling relevan dan terbaru secara lebih mudah. Tip #2. Gunakan Angka A : Menyusun dan melakukan training untuk karyawan baru.B: Mengadakan training bulanan untuk 1000 karyawan baru PT. Kurnia Sejati. Mana yang lebih menarik perhatian? A atau B? B! Nah, kalau begitu sudah tau dong pentingnya menggunakan angka saat penulisan deskripsi pekerjaan pada bagian pengalaman kerja CV. Dengan menggunakan angka, hal ini akan membantu menonjolkan pencapaianmu dan akan terlihat lebih meyakinkan dan kredibel saat menceritakan pengalaman kerja secara tertulis. Tip #3. Gunakan kata kunci Saat mendeskripsikan dan menceritakan pengalaman kerja, bacalah job description atau deskripsi pekerjaannya. Tuliskan kata-kata kunci atau keywords yang penting dan menarik di mata HRD. Misalnya jika kamu sedang melamar kerja sebagai programmer dan perusahaan meminta kandidatnya mahir dalam bahasa Python, maka tulislah "Python" dalam CV kamu.Berikut adalah beberapa contohnya: Membuat konten dengan strategi SEOMemantau campaign dan Ads melalui Google AdsMenganalisis data menggunakan Phyton Tip #4. Tuliskan menggunakan bullet point Saat menceritakan pengalaman kerja atau menuliskan deskripsi pekerjaan, lebih baik menggunakan bullet point sehingga lebih mudah dibaca dan dimengerti oleh rekruter. Tidak jarang pelamar kerja menuliskan dalam bentuk paragraf, hal ini akan membuat rekruter malas membaca karena bentuknya yang panjang dan terlihat bertele-tele. Pada CV, kalian dapat menuliskan 3-4 bullet points pada setiap pengalaman kerja, jangan terlalu sedikit tapi jangan terlalu banyak . Pilih pengalaman kerja yang paling menonjolkan kemampuanmu dan relevan dengan pekerjaan yang akan dilamar. Contoh menceritakan pengalaman kerja yang salah: "Pada tahun 2020, saya dan Tim menyelenggarakan 10 acara wedding dengan konsep yang berbeda. Karena kondisi COVID-19 yang tidak menyulitkan untuk mengadakan resepsi secara offline, maka diadakan secara online." Contoh menceritakan pengalaman kerja yang benar: Merencanakan 10 resepsi pernikahan online dengan konsep yang beragam yang tetap terasa intim, berkesan dan juga hangat.Berkoordinasi dengan berbagai vendor dan fotografer untuk acara pernikahan. Mana yang lebih jelas dan mudah dimengerti? Pastinya dengan menuliskan pengalaman kerja menggunakan bullet points. Tip #5. Berapa banyak pengalaman kerja yang dapat dituliskan? Jika kamu yang sudah bekerja lama dan memiliki riwayat pengalaman bekerja yang banyak. Namun, tidak semua pengalaman kerja harus ditulis pada bagian pengalaman kerja loh. Usahakan menulis pengalaman kerja yang terbaru, terupdate dan paling relevan dengan pekerjaan selanjutnya yang dilamar. Jika memiliki 5 pengalaman kerja yang berbeda, dapat menuliskan 3 pengalaman kerja yang dimiliki dalam waktu 10-15 tahun terakhir. Cara Menulis CV Fresh Graduate Tanpa Pengalaman KerjaUntuk para fresh graduates yang belum memiliki pengalaman bekerja, pastinya muncul berbagai pertanyaan tentang menulsi daftar riwayat hidup yang tanpa pengalaman kerja. Tanpa pengalaman kerja, harus tulis apa di CV? Apakah magang termasuk pengalaman kerja?Pengalaman organisasi bisa ditulis di CV gak? Pengalaman magang bisa ditulis ke dalam kolom pengalaman kerja, tinggal menuliskan dengan jelas posisi saat bekerja yaitu “Intern” atau “Magang”. Saat magang, pastinya kamu juga belajar hal yang baru di dunia kerja seperti etika bekerja dan juga pengetahuan yang lebih mendalam. Kamu bisa menuliskan projek atau pencapaian yang kamu dapatkan saat magang pada daftar riwayat hidup.Selain itu, bagi para fresh graduates yang belum memiliki pengalaman kerja sebelumnya dapat menuliskan pengalaman kepanitiaan di organisasi kampus atau saat SMA. Pengalaman organisasi dipercaya bisa menunjukkan kepada rekruter kemampuan yang kamu miliki seperti tanggung jawab, kepemimpinan dan komunikasi.📚 Bacaan Lanjutan: 8 Contoh CV Fresh Graduate Tanpa Pengalaman yang Dilirik HRDContoh Pengalaman Kerja di CVSetelah mengetahui bagian penting yang harus ditulis pada pengalaman kerja di CV, di bawah ada beberapa contoh deskripsi pekerjaan pengalaman kerja di CV dalam bahasa Indonesia dan juga bahasa Inggris. Contoh pengalaman kerja CV di Shopee Contoh pengalaman kerja CV di Tokopedia Contoh pengalaman magang CV di GojekContoh deskripsi pekerjaan/ pengalaman kerja business marketing ( Shopee )Bahasa IndonesiaShopee, Jakarta | ShopeeAds Project ManagementJun 2018-Jan 2020 Mengimplementasikan strategi Ads yang berfokus pada popup mobile dan SEM.Mengembangkan campaign iklan baru dengan membundling produk dan meningkatkan sales sebesar 17%.Mengurangi anggaran campaign sebesar 35% dengan menggunakan cara yang lebih efektif.Bahasa InggrisShopee, Jakarta | ShopeeAds Project ManagementJun 2018-Jan 2020 Implemented strategies focused on mobile popups and Search Engine Marketing (SEM).Developed new campaign by bundling products together increasing sales revenue by 17%.Reduced campaign budget to 35% with a new effective campaign model.Contoh deskripsi pekerjaan/ pengalaman kerja data analis ( Tokopedia )Bahasa IndonesiaTokopedia, Jakarta | Data AnalystSep 2019- Jan 2021 Memvalidasi data secara mendalam dari seluruh supplier Tokopedia di 5 kota besar di Indonesia.Melakukan analisis pasar untuk mencapai objektif secara lebih efektif dan efisien, yang meningkatkan 38% sales.Berkolaborasi dengan department lain utuk pengumpulan dan menghasilkan laporan mingguan, bulanan juga per kuarter.Tokopedia, Jakarta | Data AnalystSep 2019 - Jan 2021 Performed in-depth data validation on data from suppliers in 5 major cities in Indonesia.Performed market analysis to achieve objectives efficiently, resulting in a 38% increase in sales revenue.Collaborated with other departments and optimized data collection procedures to generate weekly, monthly, and quarterly reports.Contoh deskripsi pekerjaan/ pengalaman magang business development ( Gojek )Bahasa IndonesiaGojek, Jakarta | Gopay Marketing Intern Merencanakan konsep marketing Gopay, mengumpulkan data dan menganalisis.Melakukan pengecekan berkala dan pengumpulan data campaign marketing Gopay yang sudah berjalan.Berkolaborasi dengan tim marketing lainnya untuk pitch campaign.Bahasa InggrisGojek, Jakarta | Gopay Marketing Intern Generate a concept Gopay’s campaign, gather sets of data, and conduct various analyses.Keep track of Gopay’s marketing existing campaigns.Collaborated with other marketing teams.Nah sekarang sudah tau kan bagaimana cara menulis deskripsi pekerjaan yang baik dan benar di CV. Dengan cara ini kalian bisa membuatCV yang menarik perhatian rekruter deh! Di bawah ada beberapa contoh CV Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia yang bisa dijadikan referensi sebelum membuat CV.Contoh CV Bahasa Inggris Lengkap dan MenarikContoh CV Paling Lengkap: Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan, CV PDF sampai CV Doc!Selamat membuat CV yang menarik dan dapatkan pekerjaan yang kamu impikan!✨Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.
Portfolio
Dec 13th 2024

15+ Contoh Portofolio Lamaran Kerja Menarik dan Cara Membuatnya!

Di era sekarang, mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Banyak orang bersaing untuk mendapatkan pekerjaan yang mereka idamkan.Maka itu, kamu harus tampil lebih unggul.Tapi, bagaimana caranya?Ternyata, selain CV, kamu bisa mengajukan portofolio lamaran kerja yang merupakan dokumen berisi kumpulan karya, projek atau pencapaianmu, lho. Dengan portofolio, kamu dapat membuktikan bahwa kamu benar-benar memiliki skillyang tertera dalam CV kamu. Apalagi seiring dengan perkembangan teknologi, menampilkan portofolio menjadi lebih praktis dengan online portfolio/digital portfolio karena portofolio kamu bisa diakses melalui internet. Simak artikel sampai selesai untuk melihat contoh-contoh portofolio profesional dan menarik! Daftar isi: Arti Portofolio dalam Lamaran Kerja Fungsi Portofolio Lamaran Kerja Pekerjaan Apa yang Membutuhkan Portofolio Perbedaan CV dan Portofolio Cara Membuat Portofolio untuk Lamaran Kerja Tips Membuat Portofolio Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik Cara Bikin Portofolio Lamaran Kerja Online Gratis 15+Contoh Portofolio Menarik Apa itu Portofolio Lamaran Kerja? Portofolio untuk lamaran kerja adalah dokumen yang kamu sertakan kepada perusahaan ketika melamar kerja. Isinya memuat rincian hal-hal yang dapat meningkatkan value kamu ketika mencari pekerjaan. Ini dapat berupa skill yang kamu miliki, pencapaian yang kamu raih, koleksi karya atau projek yang berhubungan dengan kriteria yang dicari rekruiter.Portofolio hadir dalam bentuk offline maupun online. Sekarang, portofolio online merupakan pilihan yang lebih dimintati karena portofolio online dapat dibagikan dimanapun dan kepada siapapun. Dengan fitur edit canggih di internet, kamu bisa mengubah dan menambahkan konten, gambar, video, teks kapanpun.Manfaat membuat portofolio kerja sebagai berikut:Mendokumentasikan hasil karya/proyek yang pernah dilakukanSebagai personal branding diri sendiriPeluang untuk mendapatkan klienTampil lebih menonjol dibanding kandidat pelamar lainEksplorasi kreativitas Apa Fungsi Portofolio? Melansir dari The Muse, portofolio berfungsi untuk menampilkan dan mendokumentasikan bukti nyata dari pekerjaan yang telah dilakukan.Oleh karena portofolio digunakan untuk mendokumentasikan pekerjaan-pekerjaan yang sudah pernah dilakukan, fungsi portofolio tidak hanya untuk melamar kerja. Portofolio juga bisa digunakan untuk mengajukan beasiswa, maupun sebagai personal branding diri sendiri.Dengan mempresentasikan ide, karya atau kreatifitas kamu, kamu dapat membangun koneksi yang akan mendatangkan kesempatan-kesempatan baru. Pekerjaan Apa yang Membutuhkan Portofolio? Di zaman sekarang, setiap profesi boleh mempertimbangkan untuk membuat portofolio ketika melamar kerja. Namun memang portofolio untuk lamaran kerja online ini lebih sering ditemukan di profesi berikut:Designer (Graphic, Fashion, Product, dll.)Software DeveloperWebsite DeveloperContent Writer/CopywriterVideografer/FotograferVideo EditorDigital MarketingContent CreatorDan lainnyaApa Perbedaan CV dan Portofolio?Secara singkat, CV berisi informasi data diri dan bersifat lebih umum. Contohnya, hal akademis maupun non-akademis yang tertera dalam CV.Sementara itu, portofolio berisi bukti hasil dari apa yang kamu lakukan, bertujuan untuk menunjukkan kemampuan dan kapabilitas kamu, dan bersifat spesifik karena biasanya kamu hanya menonjolkan skill tertentu dan mendeskripsikannya dalam portofolio kamu. CVPortofolioIsiInformasi diriKoleksi karya/pencapaian TujuanMenginformasikanMenunjukkanSifatUmumSpesifik Berikutnya, CakeResume akan memandu kamu cara membuat portofolio lamaran kerja step by step.📚 Baca juga:Wajib Tahu: 5 Perbedaan CV dan Portofolio Lengkap dengan Contoh Cara Membuat Portofolio 1. Simak job description dan kualifikasi lowongan pekerjaan yang diminati Sebelum mulai, kamu harus mengerti job description serta kualifikasi yang diminta oleh perusahaan tersebut. Ini bertujuan supaya apa yang kamu tampilkan dalam portofolio lamaran kerja kamu berhubungan dengan apa yang diinginkan perusahaan.2. Kumpulkan koleksi karyamu Kamu dapat terlebih dahulu mengumpulkan/menyiapkan karya-karya, projek ataupun pencapaian yang akan kamu tampilkan ke dalam portofolio lamaran kerja kamu nanti.3. Temukan situs website untuk membuat portofolio lamaran kerja online Inilah 2 situs unggulan yang dapat kamu kunjungi untuk membuat portofolio lamaran kerja kamu.CakeResume:CakeResume merupakan situs untuk membuat portofolio lamaran kerja yang baik karena tampilan yang sederhana dan mudah untuk dioperasikan. Portofolio online CakeResume dapat dicantumkan di CV sebagai link. Selain itu, membuat portofolio lamaran kerja di CakeResume gratis dan tidak dibatasi loh! Behance:Behance merupakan salah satu platform yang paling banyak digunakan untuk membangun portfolio designer website, khususnya portfolio UX designer dan portfolio UI designer. Besarnya komunitas digital disana menjadikan Behance sebagai platform untuk rekruter mencari orang-orang bertalenta. 4.Susun struktur dan tentukan desain portofolio lamaran kerja kamu Setelah memilih situs website portofolio kerja kamu, waktunya menyusun struktur dari portfolio online kamu. Pada dasarnya, ada empat elemen utama, yaitu:Perkenalan (informasi diri)Pencapaian, proyek atau karya-karya kamuPekerjaan dan status kerja (termasuk apa yang bisa kamu tawarkan kepada perusahaan)Kontak informasi Jangan lupa pikirkan juga desain dan layout portofolio kerja kamu. Tentukan color palette dan styleuntuk memberikan kesan yang unik pada HRD.5.Membangun kontenSetelah struktur, desain atau layout portofolio lamaran kerja sudah kamu tentukan, sekarang waktunya membangun konten portofolio! Masukkan teks, gambar, foto, grafik dsb. yang dapat menonjolkan skill dan value kamu. Namun ingat untuk hanya masukkan konten yang relevan dengan posisi yang kamu lamar.Bagi kamu yang fresh graduate dan belum memiliki pengalaman kerja, kamu dapat memasukkan tugas atau proyek selama kuliah lho.Contohnya, mahasiswa teknik dapat menampilkan riset selama kuliah, mahasiswa desain bisa menampilkan tugas desain. Kalau kamu mengikuti organisasi atau kegiatan sekolah, kamu juga boleh mencantumkanya.Nah, itulah step-step cara bikin portofolio kerja. Selanjutnya, CakeResume mau membagi tips dalam membuat portofolio untuk lamaran kerja online. Disimak yuk!Tips Membuat Portofolio yangBaik dan Menarik 1. Pilih desain dan perpaduan warna yang tepat Desain dan color palette portofolio untuk lamaran kerja penting untuk menarik perhatian para rekruter. Pilihlah desain yang sesuai dengan kesan yang ingin kamu sampaikan. Pastikan juga desain lamaran portofoliomu sederhana, rapih, dan tidak bertele-tele karena kamu akan fokuskan portofolio kamu pada kontennya. 2.Tonjolkan kemampuan terbaik kamu Jangan memuat semua karya/hal yang pernah kamu buat. Pastikan hanya menunjukkan kemampuan yang terbaik pada portofolio kerja kamu karena biasanya rekruter tidak memiliki banyak waktu untuk melihat seluruh konten portofolio satu per satu. Jadi sebaiknya tekankan kualitas dibanding kuantitas 3. Tambahkan elemen multimedia supaya menarik Sebuah portofolio untuk melamar kerja tidak terlepas dengan elemen multimedia sekalipun pekerjaan kamu tidak berhubungan dengan estetika atau visual. Ada banyak cara untuk menambahkan elemen multimedia seperti gambar, foto ataupun video. Contohnya, meskipun pekerjaan seorang manajer marketing tidak berhubungan dengan visual, tetapi portofolio seorang manajer marketingdapat mengandung data peningkatan penjualanyang dapat ditampilkan dengan grafik. 4.Susun informasi berdasarkan kategori skill Untuk memudahkan rekruiter menavigasi portofolio lamaran kerja online kamu, kelompokkanlah berdasarkan kategori. Ketika kamu mempunyai banyak konten, menggabungkan seluruh konten ke dalam satu halaman dapat terlihat berantakan. Selain itu, kategori ini juga dapat menunjukkan macam-macam area of expertise alias berbagai bidang keahlian kamu. Sebagai contoh, dalam portofolio lamaran kerja desain grafis, seorang desainer grafis bisa mengkategorikan karyanya dengan ‘desain cover’, ‘desain logo’, dan ‘desain poster’. Begitu juga dengan contoh portofolio kerja seorang marketing specialist. Ia dapat mengkategorikan dengan ‘strategi sosial media’, ‘penulisan blog’ ataupun ‘jangkauan media’. 5.Pastikan portofolio tidak bercela dan pranala (link) berjalan dengan baik Pastikan semua link dalam portofolio dapat berjalan dengan baik dan format portofolio kerjamu konsisten untuk digunakan pada setiap perangkat. Portofolio dapat dicantumkan pada CV, akun sosial media ataupun ditunjukkan terpisah.Ketika kamu membuat CV di CakeResume, kamu bisa mencantumkan file portofolio online kamu berupa hyperlink yang akan memberikan tampilan CV yang rapi. Kalau kamu mencantumkan CV pada dokumen pastikan file tersebut tidak di private agar orang lain dapat melihatnya. Selanjutnya, untuk memperjelas cara buat portofolio kerja, CakeResume akan memberikan panduan step-by-step untuk membuat portofolio lamaran kerja menggunakan website CakeResume. Membuat portofolio di CakeResume juga gratis jadi jangan khawatir~Cara Membuat Portofolio Lamaran Kerja Online GratisKeunggulan portofolio online dari CakeResume adalah tampilan yang sangat simple sehingga sangat memudahkan orang-orang yang tidak memiliki kemampuan design untuk tetap membuat portofolio lamaran kerja online yang menarik! Selain itu, ketika kamu membuat CV di CakeResume, kamu bisa mencantumkan file portofolio online kamu berupa hyperlink yang akan memberikan tampilan CV yang rapi. Buat Portofolio online di CakeResume, Gratis! 🎉Buat PortofolioBerikutcontoh portofolio untuk melamar kerja.1. Klik Buat Portofolio Online pada situs web CakeResumeKalau ini pertama kali kamu menggunakan CakeResume, kamu akan diajak untuk membuat akun terlebih dahulu. Ini bertujuan agar portofolio kamu bisa di publikasi dan dilihat oleh rekruter kamu. cara membuat portofolio dengan CakeResume 2.KlikCreate your first project cara membuat portofolio dengan CakeResume 3.Pilih background warna dengan mengklik Styles cara membuat portofolio dengan CakeResume 4. Tambahkan teksKetika menambahkan teks, kamu juga bisa menubah warna, font, size, dan lainnya menggunakan tool box yang tertera di bagian atas. Kamu juga bisa mengubah urutan objek dengan mengklik tombol pensil lalu pilih move up atau move down seperti yang ditunjukkan di gambar berikut. cara membuat portofolio dengan CakeResume 5. Tambahkan gambar atau foto dengan klik Image GridNah, disinilah kamu dapat memunjukkan karyamu dengan elemen multimedia. Karena ini merupakan contoh portofolio fresh graduate, kamu bisa masukkan projek atau tugas semasa kuliah ya. Kamu juga bisa menampilkan sertifikat yang kamu raih. cara membuat portofolio dengan CakeResume cara membuat portofolio dengan CakeResume 6.Tambahkan video/musik/link dengan memasukkan URL pada Embed cara membuat portofolio dengan CakeResume 7. Klik project settings di sebelah kanan bawah, lalu isi project title, description, field, tags, dan tools used lalu klik publishNah, seperti yang dibahas tadi, ini berguna supaya rekruter lebih mudah mencari talenta sesuai yang diharapkan. cara membuat portofolio dengan CakeResume Portofolio untuk lamaran kerja kamu sudah jadi! Portofolio kerja ini dapat dicantumkan pada CV, ataupun ditunjukkan terpisah.Selanjutnya, CakeResume memperisapkan 5 contoh portofolio untuk melamar kerja. Bisa kamu gunakan untuk menjadi inspirasi ketika membuat portofolio lamaran kerja kamu sendiri ya!Sedang mencari pekerjaan? Temukan pekerjaan impian kamu di CakeResume! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Loker15Contoh Portofolio Terbaik untuk Melamar Kerja ✨ 15+ Contoh Portofolio Lamaran Kerja: Contoh Portofolio Fotografer Contoh Portofolio UI Desain 1 Contoh Portofolio UI Desain 2 Contoh Portofolio Desainer Grafis Contoh Portofolio Graphic Design 1 Contoh Portofolio Graphic Design 2 Contoh Portofolio Digital Marketing Contoh Portofolio Digital Marketing Profesional Contoh Portofolio Arsitek Contoh Portofolio Programmer Contoh Portofolio Menulis Contoh Portofolio Fresh Graduate Contoh Portofolio Magang Contoh Portofolio Content Writer Contoh Portofolio Copywriter Contoh Portofolio untuk Berbagai Pekerjaan Lainnya 1. Contoh Portofolio Fotografer ProfesionalContoh portofolio fotografi oleh Taufik Adhi Nugraha (Dibuat di CakeResume). Lihat PortofolioTaufik Adhi Nugraha.2. Contoh Portofolio Lamaran Kerja UI DesignDi contoh portofolio online ini, desainer memperkenalkan dirinya terlebih dahulu, mencantumkan skill yang dimilikinya (UI/UX design, desain grafis dan ilustrasi) beserta kontak info lalu menunjukkan hasil karyanya, termasuk desain aplikasi HP yang sudah terealisasikan. Source:ROONism 2021 PortfolioContoh Portofolio DesainContoh Portofolio Desain3.Contoh Portofolio Lamaran Kerja UI Design Contoh portofolio UI designer yang kedua ini merupakan karya dari UI designer CakeResume loh. Lihat karya Portofolio UI Designer CakeResume yuk. Contoh Portofolio UIdesignContoh Portofolio UIdesign 4. Contoh Portofolio Desainer GrafisContoh Portofolio Desainer Grafis olehRyan Jose Dickson(Dibuat di CakeResume).5. Contoh Portofolio Lamaran Kerja Desain Grafis Berikutnya adalah contoh portofolio desain grafis untuk packaging design, book design, dan product design seni tradisional Taiwan. Cantik sekali bukan? Source:Portofolio Joan - CakeResumeContoh Portofolio Lamaran KerjaContoh Portofolio Lamaran Kerja 6. Contoh Portofolio Lamaran Kerja Desain Grafis Contoh portofolio berikut ini lebih berfokus pada proyek ilustrasi yang keren. Source: Ana Stoica - Behance.net  Contoh Portofolio Kerja Contoh Portofolio Kerja📚 Bacaan lanjutan:Contoh Portofolio Desainer Grafis Menarik, Pasti Dilirik HRD! 7. Contoh Portofolio Digital Marketing yang MenarikContoh Portofolio Digital Marketing Menarik. Selengkapnya lihat portofolioRaja Abiyyi Sefeldi CakeResume8. Contoh Portofolio Digital Marketing yang ProfesionalContoh Portofolio Digital Marketing Profesional. Selengkapnya lihat portofolioDhea Bestari APdi CakeResume9. Contoh Portofolio Arsitek Seperti yang diketahui, portofolio lamaran kerja arsitek pastinya berisi koleksi konsep dan gambar bangunan-bangunan. Inilah salah satu contoh portofolio karya mahasiswa yang dibuat ketika kuliah. Lihat Portofolio Student Housing oleh RachelContoh Portofolio KerjaContoh Portofolio Kerja 10. Contoh Portofolio Programmer Ketika kamu membuat portofolio lamaran kerja bidang programming, kamu bisa menampilkan karya web design dan mobile app design seperti contoh dibawah ini. Jangan lupa untuk menulis deskripsi serta bahasa programming yang digunakan ya.LihatPortofolio Bakery Website oleh Sevil KhomushkuContoh Portofolio 11. Contoh Portofolio Copywriter / Content Writer / UX Writer Lihat contoh portofolioUXWriting ProjectContoh Portofolio12. Contoh Portofolio Fresh GraduateLihat Portofolio Social Media Management by Asep WibowoContoh Portofolio13. Contoh Portofolio MagangDalam contoh portofolio ini, Fiqih menceritakan pengalaman magang di BRI beserta jobdesk dan kontribusi yang ia lakukan pada perusahaan.Lihat versi lengkap Portofolio Internship at Bank Rakyat Indonesia by Fiqih AdityaPortofolio Pengalaman Kerja14. Contoh Portofolio Content WriterContoh Portofolio Content Writer oleh Aulia Aristawaty -- Dibuat di CakeResume15. Contoh Portofolio CopywriterContoh Portofolio Copywriter Dibuat OlehRiandika Arya Kepakisan(Dibuat di CakeResume) Contoh Portofolio untuk Macam-Macam Pekerjaan: Contoh Portofolio Mahasiswa Contoh Portofolio Desain Contoh Portofolio Fotografi Contoh Portofolio Programmer Contoh Portofolio Digital Marketing Contoh Portofolio Content Writer Contoh Portofolio Copywriter CakeResume menyediakan platform untuk membuat portofolio online. Yuk giliran kamu yang buat portofolio! 100% Gratis🎉Buat PortofolioFAQ Seputar Portofolio:1. Apa saja isi dari portofolio?Portofolio adalah kumpulan dokumen yang menunjukkan hasil kerja, keterampilan, dan pengalaman seseorang, biasanya digunakan untuk tujuan pendidikan atau profesional. Berikut adalah beberapa elemen yang dapat terdapat dalam sebuah portofolio:CV atau Resume: Ringkasan pengalaman kerja, pendidikan, dan keterampilan yang dimiliki.Sampel Pekerjaan: Contoh-contoh hasil kerja, seperti tulisan, desain grafis, proyek penelitian, atau program yang telah dibuat.Proyek Terbaru: Deskripsi tentang proyek terbaru yang telah dikerjakan, termasuk proses, hasil, dan pengalaman belajar dari proyek tersebut.Referensi atau Testimoni: Ulasan atau rekomendasi dari atasan, kolega, atau klien yang mendukung kualitas pekerjaan dan karakter Anda.Sertifikat dan Penghargaan: Bukti penghargaan, sertifikat dari kursus, atau pelatihan yang relevan.Portofolio Digital: Jika relevan, tautan ke portofolio online, blog, atau media sosial profesional seperti LinkedIn.Pengalaman Relawan: Jika ada, pengalaman dalam kegiatan sosial atau organisasi yang menunjukkan keterampilan tambahan.Rencana Pengembangan Diri: Ringkasan tentang tujuan karier ke depan dan langkah-langkah untuk mencapainya.Isi dari portofolio bisa bervariasi tergantung pada bidang pekerjaan atau pendidikan yang dijalani. Pastikan untuk menyesuaikannya dengan audiens atau tujuan spesifik yang ingin dicapai. 2. Apa perbedaan CV dan portofolio? CV (Curriculum Vitae) adalah ringkasan yang mencakup riwayat pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan, dan pencapaian seseorang. Biasanya berbentuk daftar kronologis yang memuat informasi pribadi dan latar belakang akademis serta profesional.Sedangkan, portofolio adalah kumpulan contoh pekerjaan atau proyek yang telah diselesaikan oleh seseorang. Portofolio dapat mencakup sampel karya seni, desain grafis, tulisan, atau proyek-proyek lainnya yang dimaksudkan untuk menunjukkan kemampuan dan bakat seseorang dalam bidang tertentu.3. Apakah sertifikat termasuk portofolio? Sertifikat dapat termasuk dalam portofolio seseorang sebagai bukti formal atas pencapaian atau keterampilan yang dimiliki. Sertifikat ini dapat menunjukkan kualifikasi, pelatihan, atau penghargaan yang relevan dengan bidang pekerjaan atau minat pribadi seseorang.KesimpulanPortofolio adalah dokumen yang isinya memuat rincian hal-hal yang dapat meningkatkan value kamu ketika melamar kerja, apply lomba ataupun mengajukan beasiswa. Isi portofolio dapat berupa skill yang kamu miliki, pencapaian yang kamu raih, koleksi karya atau projek yang pernah kamu lakukan sebelumnya.Ketika melamar kerja, ada baiknya menyerahkan portofolio lamaran kerja untuk menunjukkan rekruter atas pencapaian dan kemampuan kamu.Terdapat banyak situs portofolio online yang bisa kamu gunakan untuk membuat portofolio seperti CakeResume.Perbanyaklah melihat contoh portofolio sebagai referensi kamu ketika membuat portofolio.Tidak hanya CV maker gratis, CakeResume adalah situs lowongan kerja terpercaya dan transparan. Kamu bisa mencari pekerjaan impian kamu dari berbagai perusahaan berkualitas dan ternama. Yuk, buat CV online gratis, portofolio kerja, dan lamar kerja di website pencari kerja atau aplikasi cari kerja CakeResume.Sedang mencari pekerjaan? Temukan pekerjaan impian kamu di CakeResume! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Loker Rekomendasi Lowongan Kerja
Portfolio
Dec 13th 2024

8 Contoh Portofolio Fotografi Menarik Serta Tips Wajib Tahu!

Ingin mendapatkan pekerjaan sebagai fotografer lebih mudah? Ingin mengembangkan bisnis fotografi kamu? Atau kamu ingin membangun personal branding dirimu sebagai seorang fotografer? Nah, membuat portofolio adalah jawabannya! Salah satu cara terbaik untuk menarik klien atau rekruter adalah dengan membuat portofolio fotografi. Kamu harus bisa membuat portofolio yang bisa menarik perhatian mereka. Ada beberapa cara membuat portofolio fotografi, salah satunya adalah portofolio fotografi online. Daftar isi:Kenapa Membuat Portofolio Fotografi OnlineCara Membuat Portofolio Fotografer (Photography Portfolio)Contoh-contoh Portofolio Fotografer Kenapa Membuat Portofolio Fotografi Online? Portofolio fotografer bisa dibuat secara tradisional dan digital. Portofolio tradisional merupakan portofolio fotografi cetak yang bisa dipegang secara fisik. Sedangkan portofolio digital adalah kumpulan portofolio fotografi kamu yang ditampilkan melalui platform online. Keduanya memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Namun, membuat portofolio fotografi secara online sangat disarankan di era ini.Manfaat membuat portofolio fotografi online:Dapat diakses secara mudah melalui platform onlineAda banyak pilihan template yang bisa kamu gunakanMudah untuk diperbaruiMenghemat uang untuk mencetak contoh portofolio photographyMudah untuk dikirim atau disebar Sedangkan portofolio tradisional memerlukan kamu untuk mengeluarkan uang lebih banyak untuk mencetak dan memperbarui portofolio fisik. Selain itu, kamu perlu membawa portofolio yang tebal dan berat kemana-mana. Jika kamu kehilangan portofolio fotografi kamu saat wawancara kerja, kamu tidak bisa mengaksesnya secara mudah. Oleh karena itu, membuat portofolio fotografer digital sangatlah disarankan. Setelah mengetahui dua tipe portofolio fotografer, Cake telah meringkas langkah mudah cara membuat portofolio fotografi yang harus kamu ketahui. Di akhir artikel ini juga ada beberapa contoh portofolio fotografi untuk inspirasi kamu! Cara Mudah Membuat Portofolio Fotografer Portofolio fotografi online pun juga dapat dilakukan dengan membuat website portofolio atau dari sebuah platform online. Untuk artikel ini, Cake akan lebih fokus menjelaskan langkah-langkah membuat portofolio fotografer di platform online, ya! 1. Tentukan Tujuan Kamu Membuat Portofolio Fotografer Sebelum mulai membuat portofolio fotografer, kamu harus menentukan tujuan kamu dalam membuat portofolio fotografi tersebut. Dengan mengetahui tujuan kamu, kamu akan mengetahui apa yang ingin kamu capai serta langkah-langkah jelas yang harus kamu ambil untuk mencapainya.Tanyakanlah hal-hal berikut kepada diri kamu sendiri:Siapa audiens kamu?Klien seperti apa yang ingin kamu bawa ke portofolio fotografi kamu? Apakah mereka orang, sebuah perusahaan, atau publikasi?Apa keunggulan dan kesukaan kamu?Apakah kamu mahir dalam memotret pemandangan? Atau kamu lebih mahir memotret makhluk hidup? Apakah kamu suka memotret foto hitam putih? Atau kamu senang dan unggul dalam menggunakan Photoshop?Apa ciri khas fotografi kamu?Apakah itu palet warnanya? Objeknya? Atau emosi dalam potretan kamu? Jika kamu dapat memilih satu foto yang dapat mewakili ciri khas fotografi kamu, apakah itu?Apa tujuan bisnis fotografi kamu?Apakah kamu perlu berlatih mengambil lebih banyak foto? Apakah kamu ingin mengembangkan jenis fotografi kamu ke bidang lainnya seperti pakaian atau makanan? Adakah hal lain yang ingin kamu kembangkan dari fotografi kamu? 2. Sesuaikan Portofolio Fotografer dengan Audiens Setelah memperjelas tujuan kamu membuat portofolio, langkah kedua dari cara bikin portofolio fotografi adalah menentukan target audiens kamu. Pikirkan siapa yang akan melihat portofolio fotografi kamu. Jika kamu sedang melamar posisi sebagai fotografer properti perumahan, maka portofolio fotografi yang kamu buat perlu mengarah kesana juga. Mengisi portofolio fotografi kamu dengan foto-foto makanan atau pemandangan bukanlah hal yang terbaik. Pilih spesialisasi fotografi dan audiens kamu. Tapi, jika kamu menyukai berbagai jenis fotografi, kamu tidak harus berkonsentrasi pada satu jenis fotografi saja. Kamu tetap bisa membuat berbagai jenis portofolio fotografi. Strategi yang terbaik adalah membuat portofolio fotografi baru untuk setiap klien atau pekerjaan baru yang sesuai dengan industri atau tema mereka. 3. Pilih Platform untuk Membuat Portofolio Fotografer Langkah selanjutnya adalah mulai membuat portofolio kamu! Untuk membuat portofolio fotografer digital, pilihlah sebuah platform untuk menyusun foto-foto kamu. Berikut adalah beberapa platform yang bisa kamu gunakan:CakeCake adalah situs yang bisa kamu gunakan untuk membuat portofolio fotografi secara mudah dan gratis tanpa batas! Kamu juga dapat mencantumkan portofolio fotografi online Cakresume sebagai link di CVkamu. Portofolio maker gratis di Cake juga memungkinkan kamu untuk membuat beberapa portofolio yang bisa kamu tunjukkan di profil. Fitur ini sangat memudahkan audiens untuk melihat seluruh proyek kamu.Kalau kamu memerlukan inspirasi, kamu juga bisa melihat contoh desain portofolio fotografi orang lain, lho!DribbbleDribbble adalah sebuah platform bertampilan media sosial yang dapat digunakan untuk membuat portofolio fotografi. Pengguna dapat mengunggah karyanya yang dinamai sebagai “Shots”. Setiap shots harus diunggah dengan rasio 4:3.Shots yang kamu unggah akan ditampilkan di profil kamu sebagai thumbnail dan audiens dapat membaca deskripsi, mengomentari, atau membagikan shots kamu seperti media sosial.Media SosialTentunya, kamu dapat menggunakan media sosial sebagai media untuk menampilkan hasil fotografi kamu. Buatlah akun khusus portofolio fotografi dan unggah foto-foto terbaik kamu! 📚Bacaan lanjutan: 15 Website Gratis untuk Portofolio yang Menarik4. Hanya Pilih Foto Terbaik untuk Portofolio Fotografi Kamu Kalau sudah menentukan platform online yang akan digunakan, pilihlah foto terbaik untuk diunggah ke portofolio fotografi kamu. Ketika sedang memilih-milih foto, ingatkan diri sendiri tentang tujuan kamu membuat portofolio fotografi ini dan siapa audiens kamu. Seleksi foto terbaik dengan memikirkan juga tentang warnanya, kualitas gambar, dan relevansinya. Jangan membombardir audiens dengan semua foto yang kamu miliki. Utamakan kualitas, bukan kuantitas.Hanya pilih foto terbaik kamu:Pilih foto kamu secara objektif dengan memprioritaskan gambar yang berkualitas tinggi. Ingat, rekruter atau klien akan menilai karya kamu dalam enam detik pertama mereka melihat portofolio fotografi kamu.Pastikan bahwa setiap gambar yang kamu pilih sesuai dengan branding kamu:Mungkin kamu berspesialisasi dalam fotografi arsitektur. Maka, memasukkan fotografi busana itu tidak tepat untuk portofolio fotografi ini.5. Buatlah Cerita di balik Foto Gunakan kolom deskripsi untuk membagikan cerita di balik foto dalam portofolio fotografi kamu. Bangkitkan emosi audiens melalui cerita tersebut. Salah satu caranya adalah menggunakan kata-kata sensorik atau kata-kata yang dapat membangkitkan indra mereka seperti “menerjang”, “raksasa”, “manis”, dan masih banyak lagi. Kamu juga bisa menampilkan beberapa cuplikan dibelakang layar tentang bagaimana karya tersebut dibuat. Jika kamu menaruh beberapa foto di portofolio fotografi untuk memberikan sebuah cerita, pastikan untuk menampilkannya dalam urutan yang masuk akal bagi audiens. 6. Pilih Desain yang Sederhana Ketika kamu mengkompilasikan fotografi kamu di sebuah platform online, pilihlah desain yang sederhana. Kamu ingin membuat foto kamu yang menonjol, bukan desain portofolio fotografi kamu. Gunakan desain yang cocok dengan branding kamu dan yang dapat membuat hasil fotografi kamu lebih menonjol. 7. Dapatkan Umpan Balik Profesional Tentunya, segala masukan yang kamu dapatkan itu bermanfaat. Entah itu dari keluarga, teman, sosial media, atau pendapat dari forum fotografi. Mereka dapat memberikan poin yang bagus dan lebih kritis karena mereka tidak terikat secara emosional dengan foto-foto yang kamu tampilkan di portofolio fotografi. Tetapi, ada baiknya juga untuk meminta pendapat dari fotografer profesional. Mereka mampu menilai foto-foto di portofolio fotografi kamu berdasarkan pengalaman profesional mereka. Mereka juga dapat memberitahu kamu jika kamu telah memilih gambar yang tepat atau jika kamu bisa melakukan beberapa penyesuaian lagi. Kamu juga bisa menanyakan umpan balik kepada orang-orang yang bekerja di industri kreatif untuk melihat portofolio fotografi kamu. Mereka juga dapat memberikan umpan balik yang konstruktif. 📚 Baca juga: Portofolio Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik [+5 Contoh] 8 Contoh Portofolio Fotografer Berikut adalah beberapa contoh portfolio photography yang menarik:1. Portofolio Fotografi Profesional Contoh portofolio fotografi jalanan dan pemandangan kota oleh Reyhan Fadilla (Dibuat di Cake). Lihat Portofolio Reyhan Fadilla. 2. Portofolio Fotografi MenarikContoh portofolio fotografi jalanan dan pemandangan kota oleh Taufik Adhi Nugraha (Dibuat di Cake). Lihat Portofolio Taufik Adhi Nugraha.3. Portofolio Fotografi Simple Contoh portofolio fotografi jalanan dan pemandangan kota oleh Taufik Wahyu Nikma (Dibuat di Cake). Lihat Portofolio Wahyu Nikma.4. Contoh Portofolio Fotografi JalananContoh portofolio fotografi jalanan dan pemandangan kota oleh Nita Nurjanah (Dibuat di CakeResume). Lihat portofolio Nita Nurjanah. 5. Contoh Portofolio FotografiContoh Portofolio Fotografi oleh Eddy (Dibuat di Cake). Lihat portofolio Eddy. Yuk, langsung buat portofolio fotografi kamu di Cake, 100% gratis! 🎉 Buat Portofolio6.Contoh Portofolio Food Photography Contoh portofolio fotografi makanan oleh 顏妤芯 Kelsey (Dibuat di CakeResume). Lihat portofolio 顏妤芯 Kelsey. 7. Contoh Portofolio Fotografi dengan CeritaKoleksi fotografi dengan cerita berjudul “Stories of a Girl in Bloom” dibuat oleh Argo by Design (Diambil dari Behance). Lihat portofolio Argo by Design. 8. Contoh Portofolio Fotografi PernikahanContoh portofolio fotografi wedding oleh @wp_galery (diambil dari Instagram). Lihat portofolio @wp_galery.Demikianlah cara membuat portofolio fotografi (photography portfolio) beserta beberapa contoh portofolio fotografi untuk inspirasi kamu!Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development!Yuk, langsung buat portofolio fotografi kamu di Cake, 100% gratis! 🎉 Buat Portofolio Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal Cake.
Portfolio
Jun 20th 2024

Portofolio Adalah: Isi, Contoh dan Cara Lengkap Membuatnya!

Portofolio adalah suatu dokumen lamaran kerja yang kini semakin tak asing. Tidak hanya portofolio kerja, kini banyak proyek, bisnis, kegiatan organisasi, maupun kegiatan studi yang mulai menjadikan portofolio sebagai persyaratan pendaftaran atau registrasi. Menurut survei yang dilakukan Hover pada tahun 2017 mengenai “Will Quality of Portfolio Site Influence Hiring Decisions?”, 86% dari responden (rekruter) mengatakan bahwa mereka akan mengunjungi portofolio website atau membukanya ketika ada pelamar kerja yang melampirkannya. Simak yuk apa yang dimaksud dengan portofolio dan bagaimana cara bikin portofolio yang dapat membantu kamu mendapatkan proyek, pekerjaan, kegiatan organisasi, atau studi yang kamu inginkan!Daftar isi: Pengertian Portofolio Manfaat Portofolio Lamaran Kerja Jenis-Jenis Portofolio Medium untuk Membuat Portofolio Isi Portofolio Ada Apa Saja? Tips Membuat Portofolio yang Efektif 18 Contoh Portofolio Lamaran Kerja Apa itu Portofolio? Portofolio adalah dokumen yang menunjukkan kemampuan, keahlian, bakat professional-mu secara rinci dan praktikal. Fungsi portofolio adalah sebagai pelengkap dari CV, karena pada portofolio, kamu dapat menunjukkan proyek-proyek yang pernah kamu jalankan atau karya terbaik kamu. Lalu apa perbedaan portofolio dan CV? CV merangkum informasi tentang diri kamu, sementara portofolio memperluas informasi tersebut dengan memasukkan detail dan bukti dari apa yang kamu tulis dalam CV. Contohnya, kamu menuliskan keterampilan desain grafis pada CV-mu, maka kamu juga perlu melampirkan portofolio desainmu berupa proyek desain yang pernah dikerjakan, hasil desain, foto dokumentasi acara jika ada, dan dampaknya sehingga si penerima portfolio dapat mengetahui potensi kamu. Apa Manfaat Memiliki Portofolio? Portofolio dapat digunakan untuk untuk banyak hal. Manfaat membuat portofolio antara lain: 1. Portofolio Lamaran Kerja Portofolio lamaran kerja merupakan tipe portofolio yang paling umum dan paling sering dibuat oleh orang-orang saat melamar kerja. Biasanya isinya disesuaikan dengan bidang kerja yang dilamar. Contohnya, ketika kamu mendaftar sebagai seorang wedding photographer, maka kamu dapat melampirkan hasil dokumentasi-mu untuk wedding dalam portofolio tersebut. 2. Portofolio untuk Kuliah Tidak hanya bekerja, portofolio juga digunakan oleh mahasiswa. Biasanya, portofolio dibutuhkan untuk jurusan-jurusan yang dekat kaitannya dengan seni dan keterampilan. Dikutip dari situs web Kemendikbud, terdapat beberapa jurusan yang memerlukan portofolio sebagai salah satu dokumen yang dibutuhkan ketika siswa ingin mengambil jurusan tersebut, diantaranya: Seni rupa, desain, dan kriyaTariMusikTeaterSendratasik (Seni, Drama, Tari, Musik)KarawitanEtnomusikologiOlahragaPedalanganFilm dan televisiFotografi 📚 Baca juga:Contoh Portofolio Mahasiswa yang Menarik Lengkap dengan Cara Membuatnya 3. Portofolio untuk Bisnis Portofolio untuk berbisnis ini bisa terlihat seperti company profile, dimana dapat berisi mengenai penjelasan bisnis itu sendiri, visi misi, sejarah, target pasar, produk, progress, dan lain-lain. Portofolio bisnis biasanya terdiri lebih dari 1 halaman dan menyingkap berbagai data yang diperlukan untuk kelengkapan informasi bisnis yang bersangkutan. Sedang mencari kerja? Temukan berbagai lowongan dari perusahaan ternama di Cake. Job portal No. 1 di Indonesia!🎉Cari Kerja Jenis-Jenis Portofolio Terdapat beberapa jenis portofolio yang dapat digunakan untuk kepentingan yang berbeda-beda, diantaranya: 1. Showcase Portfolio Kumpulan karya terbaik yang dipakai untuk menunjukkan pencapaian dalam bidang disiplin tertentu. Biasanya digunakan oleh orang-orang di bidang seni khususnya desain, arsitek, fotografer, dan penulis ketika sedang mengumpulkan portofolio untuk melamar kerja. Showcase portofolio digunakan untuk memperlihatkan kemampuan seseorang di mata seorang potensial klien, mitra kerja, atau pengusaha. Portofolio berfungsi sebagai representasi visual dari bakat dan kemampuan si pelamar. Isi dari showcase portofolio dapat berupa karya terbaikmu dilengkapi dengan gambar, deskripsi proyek, testimonial klien, atau tambahan informasi lain menyangkut proyek tersebut. 2. Process/Learning Portfolio Sesuai namanya, portofolio jenis ini merupakan kumpulan bukti sekaligus proses perjalanan seseorang dalam melakukan pembelajaran terkait suatu hal atau keterampilan. Gunanya selain untuk membantu kamu memahami proses perjalananmu mencapai suatu titik tertentu, juga mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, serta memperlihatkan komitmen untuk terus melakukan pembelajaran yang berkelanjutan. Biasanya portofolio jenis ini digunakan oleh mahasiswa dan tenaga pendidik untuk mendokumentasikan perjalanan belajar mereka kepada institusi pendidikan, calon pengusaha, atau sebagai sarana introspeksi diri. Isi dari process/learning portfolio dapat beragam, seperti berbagai deskripsi/keterangan/gambar yang berisi pengalaman belajarmu, berupa: tugas kelas, proyek penelitian, esai, revisi atau feedback dari instruktur atau mentor, dan lain-lain. 3. Assessment Portfolio Assessment portfolio adalah koleksi karya dan bukti yang menunjukkan pencapaian seseorang dalam mencapai tujuan pembelajaran atau kompetensi tertentu. Biasanya digunakan di institusi pendidikan, program pelatihan, atau proses sertifikasi untuk mengevaluasi kemampuan, mengukur pengetahuan, serta menilai kemajuan dan keterampilan individu. Assessment portfolio harus mencakup bukti-bukti serta kompetensi individu yang meliputi tes, kuis, ujian, proyek, esai, laporan, presentasi, atau jenis penilaian lainnya untuk menilai proses pembelajaran. 4. Hybrid Portfolio Hybrid portfolio merupakan gabungan dari berbagai portofolio. Artinya, terdapat beberapa jenis portofolio secara langsung untuk suatu kepentingan. Hybrid portfolio dapat berfungsi untuk memperlihatkan pencapaian, menunjukkan proses pembelajaran, memberikan bukti kemampuan atau kompetensi dalam satu dokumen saja. Atau mudahnya, kamu dapat menyebut hybrid portfolio sebagai portofolio serbaguna yang dapat ditujukan ke banyak audiens, seperti potensial klien, rekruter, suatu institusi tertentu, atau jaringan tenaga profesional. Isi dari hybrid portfolio berupa kombinasi dari jenis portofolio yang dimasukkan, contohnya showcase dan assessment portfolio, learning/process dan assessment portfolio. Dimana Kita Bisa Membuat Portofolio? Jika portofolio menjanjikan banyak manfaat, di mana dapat kita membuatnya? 1. Platform online Ada banyak platform online yang dapat membantu kamu membuat portofolio. Biasanya platform tersebut menyediakan template portofolio dan contoh-contoh portofolio asli yang bisa kamu jadikan sebagai referensi. Setelah membuat portofolio di platform online, biasanya kamu akan mendapatkan link ke portofolio-mu untuk kamu bagikan. Beberapa platform online yang bisa kamu gunakan: CakeBehanceDribbbleCanva 2. Website Kamu juga dapat membuat situs web-mu sendiri untuk menunjukkan portofolio-mu sehingga terlihat semakin kredibel. Jika kamu tidak bisa coding, terdapat juga berbagai situs yang mempermudah kamu membuat website tanpa pengetahuan bahasa pemrograman, seperti Wix dan GoDaddy. 3. Media Sosial Tentunya yang tidak boleh terlewat adalah media sosial. Manfaatkan fitur-fitur canggihnya dengan berbagi post seperti foto, video, atau tulisan untuk menarik perhatian calon rekruter atau klien yang potensial. Ini adalah cara yang efektif untuk membangun personal branding dan menampilkan karya-karyamu kepada khalayak yang lebih luas. 4. Portofolio Fisik Kamu juga dapat menyiapkan portofolio fisik sebagai opsi untuk mendaftar ke institusi/organisasi/perusahaan yang masih meminta dokumen fisik sebagai persyaratannya. Portofolio dapat kamu buat dahulu di komputer, kemudian di print sebagai dokumen fisik yang dibutuhkan. Isi Portofolio Ada Apa Saja? Gimana sih cara membuat portofolio dan apa saja hal-hal yang perlu ada di dalamnya? Tentunya isi dari portofolio sendiri akan disesuaikan dengan kebutuhannya, namun berikut adalah format umum dari isi portofolio: Summary, mencakup tahun dan proyek yang sudah dikerjakanLaporan, esai, presentasi, visual, tabel, grafikArtikel atau liputan dimana terdapat nama / hasil karyamuGambar dan deskripsi proyekData hasil atau impact dari karyamuPenghargaan dan sertifikat jika adaLisensi profesional jika adaTestimoni klien Tips Membuat Portofolio yang Efektif 1. Tonjolkan Karya Terbaikmu Portofolio adalah tentang menunjukkan karya terbaikmu dan menjualnya kepada si penerima portofolio. Namun bukan hanya karya terbaik, kamu juga perlu melengkapinya dengan informasi atau deskripsi yang jelas mengenai karya tersebut, sehingga nilai jual portofolio-mu semakin bertambah. 2. Pilih Medium dan yang Tepat Seperti yang sudah dijabarkan di atas, ada beberapa medium yang dapat kamu gunakan untuk membuat portofolio, diantaranya platform online seperti Cake atau membuat website sendiri, sampai membuat portofolio fisik. Sesuaikanlah mediumnya dengan tujuan dan kepentingan dari pembuatan portofolio-mu. 3. Susun Isi Portofolio Dengan referensi isi portofolio di atas, buatlah portofolio yang berbobot dan berkualitas sesuai dengan bidang, tujuan, dan kepentinganmu. Kamu tidak harus memiliki semua poin yang disebutkan, namun berusahalah untuk membuat portofolio-mu menarik dan dapat merepresentasikan kemampuan serta keahlianmu. Contoh Isi portofolio yang baik adalah ketika kamu melamar sebagai seorang fotografer ke suatu event organizer, maka tunjukkanlah beberapa foto terbaikmu yang menunjukkan fokusmu dalam mengambil gambar di event-event yang pernah kamu hadiri. Pilih dengan bijaksana fokus dari proyek yang kamu kerjakan, dan hal apa yang ingin kamu tonjolkan. 4. Sebarkan Portofolio Kamu Setelah kamu selesai membuat portofolio, langkah berikutnya yang paling penting adalah menyebarkannya. Portofolio kamu tidak akan berguna jika hanya dibiarkan di situ saja. Kamu dapat menaruh portofolio-mu dalam CV ataupun profil Linkedin. Jika kamu mempublikasikan portofolio di Cake, portofolio-mu juga bisa muncul di mesin pencarian Google sehingga meningkatkan visibilitas kamu sebagai seorang profesional. Semakin kamu menyebarkan portofolio-mu, semakin besar juga peluang kamu untuk dilirik oleh para penerima portofolio. Sedang mencari kerja? Temukan berbagai lowongan dari perusahaan ternama di Cake. Job portal No. 1 di Indonesia!🎉Cari Kerja Contoh Portofolio Lamaran Kerja Berikut beberapa contoh portofolio yang bisa kamu jadikan referensi:1. Contoh Portofolio Lamaran KerjaContoh Portofolio Desainer Grafis olehRyan Jose Dickson(Dibuat di Cake).2. Contoh Portofolio MahasiswaContoh Portofolio Mahasiswa byAsep Wibowo(Dibuat di Cake)3. Contoh Portofolio Digital MarketingContoh Portofolio Digital Marketing Menarik. Selengkapnya lihat portofolioRaja Abiyyi Sefeldi Cake4. Contoh Portofolio FotografiContoh portofolio fotografi oleh Taufik Adhi Nugraha (Dibuat di Cake). Lihat PortofolioTaufik Adhi Nugraha.5. Contoh Portofolio Desain GrafisContoh Portofolio Desainer Grafis byFionisya Mufidah(dibuat di Cake).Ingin buat portofolio seperti di atas? Yuk, buat portofolio profesional mu di Cake, gratis! 🎉Buat Portofolio6. Contoh Portofolio Lamaran Kerja Fresh GraduateContoh Portofolio Copywriter Putri Rizky Melinda(Dibuat di Cake)7. Contoh Portofolio Lamaran Kerja PerusahaanContoh Portofolio Digital Marketing Profesional. Selengkapnya lihat portofolioDhea Bestari APdi Cake8. Contoh Portofolio Content WriterContoh Portofolio Content Writer byAulia Aristawaty— Dibuat di Cake9. Contoh Web PortofolioContoh Portofolio Web Programmer bySean Halpin10. Contoh Portofolio Siswa SMKContoh Portofolio SMK by M. Rizki Abdullah di Cake11. Contoh Portofolio CopywriterContoh Portofolio Copywriter Riandika Arya Kepakisan (Dibuat di Cake)12. Contoh Portofolio Social Media SpecialistContoh Protofolio Social Media Specialist. Selengkapnya lihat: "Sesty’s Portofolio 2021" di Cake13. Contoh Portofolio Data AnalystContoh Portofolio Data Analyst by Muhamad Hawary Makurilah di Cake14. Contoh Portofolio Content CreatorContoh Portofolio Content Creator by James Tandibua di Cake15. Contoh Portofolio MagangContoh Portofolio Programmer Magang byDinar Wahyu Rahmandi Cake16. Contoh Portofolio Bahasa IndonesiaContoh Portofolio Junior Wordpress Developer byAria Dwi Pramudyadi Cake.16. Contoh Portofolio FreelancerContoh Portofolio Freelancer by Agnes Ratna di Cake17. Contoh Portofolio Career SwitchContoh Portofolio Digital Marketing Career Switch. Selengkapnya lihat portofolioSinta Maulidiahdi Cake. Ingin buat portofolio seperti di atas? Yuk, buat portofolio profesional mu di Cake, gratis! 🎉Buat Portofolio 📚 Baca juga:15+ Contoh Portofolio Lamaran Kerja Menarik dan Cara Membuatnya! Key Takeaways Portofolio tidak hanya digunakan untuk melamar kerja, namun juga dapat disesuaikan isinya dan digunakan juga untuk kepentingan studi, proyek, institusi, bisnis, dan lain-lain.Portofolio adalah dokumen yang dibuat untuk menunjukkan kemampuan dan keahlianmu dalam bentuk yang lebih nyata dan luas. Fungsi portofolio adalah sebagai pelengkap CV, sehingga dalam portofolio kamu tidak perlu menonjolkan semua hal, cukup menunjukkan karya-karya terbaikmu saja.Jenis-jenis portofolio dibagi berdasarkan kepentingannya, ada showcase portfolio, learning/process portfolio, assessment portfolio, hybrid portfolio.Terdapat beberapa medium untuk membuat portofolio, seperti platform online, media sosial, webite, dan portofolio fisik.Isi portofolio mencakup: summary, laporan atau esai atau tabel mengenai proyekmu, artikel atau liputan yang terdapat nama atau karyamu, gambar dan deskripsi proyek, data hasil atau impact dari karyamu, penghargaan dan sertifikasi jika ada, lisensi profesional jika ada, dan testimoni klien.Tips membuat portofolio adalah menunjukkan karya terbaikmu, pilih medium yang tepat, susun isi portofolio sehingga terlihat berkualitas, dan sebarkanlah ke orang-orang yang potensial.Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Leony Jardine ---
Portfolio
Oct 8th 2021

Cara Membuat Portofolio Online: 15 Website Gratis untuk Portofolio yang Menarik

Jika kamu bekerja dalam bidang industri kreatif, kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya online portofolio/digital portofolio.Online portofolio? Apa itu?Sebuah online portofolio boleh dikatakan sebagai halaman web pribadi. Biasanya menampilkan karya-karya seni. Baik itu fotografi, desain grafis, arsitektur, dll. Dengan portofolio online ini, kamu dapat mempresentasikan karya kamu, memberikan informasi tentang diri kamu dan menawarkan servis yang dapat kamu berikan. Online portofolio ini nyaman digunakan karena bisa dijangkau melalui internet oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun. Orang-orang yang tertarik dengan kamu (misalnya rekruter atau klien) bisa mendapat informasi tentang kamu dengan praktis karena semua koleksi karya, pencapaian, prestasi dapat kamu gabungkan ke dalam satu portofolio online ini. Walaupun portofolio online ini terdengar hanya untuk orang-orang yang mempunyai pekerjaan berkaitan dengan visual, jangan salah.Further reading:5 Tips to Build a Strong Machine Learning Resume Justru di era digital sekarang, apapun pekerjaan kamu maupun seorang marketer, web programmer, ataupun influencer, memiliki sebuah online presence ternyata penting loh. Dengan online presence yang kuat, kamu bisa dikenal oleh banyak orang, dan mendapat kesempatan-kesempatan baru. Nah, salah satu cara untuk membangun online presence adalah dengan mempresentasikan value dan kemampuan kamu melalui portofolio online. 15 Situs Gratis Untuk Membuat Portofolio Online Bikin portfolio online apa harus bisa coding? Gimana cara membuat portofolio online gratis? Kalau kamu tidak tahu cara membuat webpage portofolio dengan coding, pertanyaan-pertanyaan tersebut pasti muncul di pikiran kamu. Tapi, jangan khawatir. Sekarang, tersedia banyak pilihan portfolio website yang bisa membantu kamu membuat portofolio online tanpa memiliki background coding. Berikut daftar 15 website untuk membuat portofolio:1. Cake Cake berawal dari sebuah CV maker online dimana kamu bisa bikin CV gratis yang menarik. Kini, Cake menyediakan platform membuat web portofolio terbaik yang bisa digunakan oleh orang-orang dari berbagai macam profesi. Kamu bisa dengan mudah membuat portofolio online gratis tanpa batas.Portfolio Website Cake ✨ Fitur: Portfolio website Cake menyediakan tools pengeditan canggih serta pilihan warna yang banyak. Kamu bisa menampilkan video dalam portofolio dan kamu juga bisa menyambungkan portofolio ke CV kamu sehingga memudahkan rekruter untuk melihat koleksi karya kamu ketika membaca CV kamu.Kelebihan:Gratis membuat portofolio sepuasnyaTampilan sederhana dan mudah digunakanDapat menyambungkan portofolio ke CVKekurangan:Tidak dapat mengupload file ukuran besar 💰 Harga Cake: Gratis membuat portofolio tanpa batas2. Behance Behance adalah salah satu situs portfolio website yang merupakan bagian dari Adobe Creative Cloud. Tidak hanya desainer yang aktif menggunakan Behance, tapi rekruter dari berbagai belahan dunia juga menggunakan Behance untuk mencari talenta-talenta baru. Tersedia juga banyak contoh portofolio online untuk inspirasi kamu.Portfolio Website Behance ✨Fitur: Behance mempunyai cara kerja seperti sosial media. Kamu dapat like portofolio orang lain, dan follow user lain. Dengan ini, karya portofolio mereka dapat muncul dalam feed For You kamu. Selain itu, kamu dapat import gambar dari Adobe Lightroom dan menampilkan audio dan video dalam portofolio kamu. Dikarenakan sistem Behance seperti sosial media, platform ini cocok bagi para social butterfly yang senang mendapatkan likes dan komen terhadap karya mereka. Kelebihan:Gratis membuat portofolio tanpa batasTampilan sederhana dan mudah digunakanTerdapat variasi karya (desain, UI, ilustrasi) Kekurangan: Tidak dapat mengupload file ukuran besarDikarenakan tampilan yang sederhana (seleksi desain sedikit) membuat struktur portofolio pengguna terlihat membosankan 💰 Harga Behance: Gratis dengan fitur terbatas Pro: Harus subscribe ke Adobe Creative Cloud 3. DribbbleDribbble merupakan situs portofolio online dimana kamu bisa mengupload gambar karya yang dinamai Shots. Ukuran Shots yang diupload harus disesuaikan dengan rasio 4:3 Komunitas Dribbble bisa dikatakan cenderung tertutup. Artinya, hanya orang-orang yang menerima undangan lah yang dapat mengupload Shots. Orang-orang ini dinamakan Player. Jika kamu pengguna baru, atau dinamai Prospect, kamu hanya dapat follow dan like portfolio designer lain, sampai kamu di-notice dan menerima undangan dari seorang Player. Portfolio Website Dribbble ✨Fitur: Mirip dengan Behance, portfolio website Dribbble mempunyai tampilan seperti sosial media dimana kamu bisa follow dan like karya orang lain. Karya yang diupload berukuran 4:3 dan kamu bisa mengupload 48 karya per bulan. Karena komunitas Dribbble yang cenderung eksklusif, Portfolio designer website ini cocok untuk para desainer yang sudah memiliki level skill tertentu.Kelebihan:Komunitas yang eksklusif membuat Dribbble dapat menetapkan kualitas karya-karya designernyaKomunitas sedang berkembang pesatKekurangan:Harus menerima undangan baru bisa mengupload karyaUkuran Shots terbatas pada rasio 4:3 💰 Harga Dribbble: Gratis dengan fitur terbatas Pro: $19 (sekitar Rp. 270,000) / 1 bulan 4. Adobe Portfolio Website untuk membuat portofolio selanjutnya adalah Adobe Portfolio. Mungkin banyak dari kamu tidak asing lagi dengan keluarga Adobe. Dengan portfolio website ini, kamu dapat menampilkan gambar karya ke galeri yang tersedia.Portfolio Website Adobe Portfolio ✨Fitur: Adobe Portfolio menyediakan 12 template yang bisa dipilih pengguna. Dikarenakan Adobe Portfolio merupakan bagian dari Creative Cloud, kamu dapat mengedit gambar langsung di Adobe Portfolio dengan menggunakan Adobe Lightroom. Dikarenakan fitur Adobe Portfolio yang dapat disambungkan ke akun Adobe Lightroom, situs portofolio online ini cocok untuk fotografer pemula sampai profesional.Kelebihan:Penampilan sederhana, mudah digunakanDapat menyesuaikan resolusi dan ukuran image secara otomatis Kekurangan:Template yang tersedia terbatas sehingga galeri cenderung mirip dengan orang lainTidak mensupport penggunaan teks dalam portofolio 💰 Harga AdobePortfolio: Paket AdobePortfolio, AdobePhotoshop dan AdobeLightroom: $9.99 (sekitar Rp. 144,000) / 1 bulan 5. Portfoliobox Portfoliobox merupakan portfolio website yang tidak kalah keren. Situs ini populer di kalangan fotografer dan desainer dan bertujuan untuk menampilkan karya yang profesional.Portfolio Website Portfoliobox ✨Fitur: Portfoliobox merupakan website untuk membuat portofolio yang bebas iklan dan menyediakan berbagai macam template untuk digunakan. Ini membuat karya portofolio yang dibuat terlihat unik. Selain itu, portfolio website yang satu ini memungkinkan kamu untuk menjual karya-karya kamu, serta mengintergrasikan online portofolio kamu dengan Google Analytics.Kelebihan:Terdapat banyak pilihan untuk mengkustom portofolioMenyediakan e-commerce store bagi pengguna Kekurangan:Hanya dapat mengupload 50 gambar untuk akun gratis 💰 Harga Portfoliobox:Gratis dengan fitur terbatas Pro: $6.90 (sekitar Rp. 100,000) / 1 bulan 6. CrevadoDengan portfolio website Crevado, kamu bisa menggunakan alat drag-and-drop sederhana untuk mengatur layout portofolio online kamu. Crevado juga dioptimalkan untuk perangkat apa pun, sehingga portofolio kamu dapat dilihat di smartphone, tablet dan desktop dengan nyaman.Portfolio Website Crevado ✨Fitur: Crevado dilengkapi dengan hosting yang aman dan tersertifikasi SSL. Kamu juga dapat menjual karya kamu secara online berkat integrasi platform dengan PayPal dan Fotomoto. Selain itu, file desain kamu bisa diunggah dalam macam-macam format, seperti foto, video, gambar GIF, PDF, dll.Kelebihan:Hosting yang aman dan tersertifikasi SSLBerkolaborasi dengan PayPal dan Fotomoto yang memungkinkan kamu untuk menjual karya kamu Kekurangan:Akun gratis tidak dapat menghilangkan link menuju ke Crevado pada footer portofolioHanya dapat mengupload sebanyak 5 galeri dan 30 gambar dengan akun gratis 💰 Harga Crevado:Gratis dengan fitur terbatas Plus: €6 (sekitar Rp. 100,000) / 1 bulan Premium: € 9 (sekitar Rp. 152,000) / 1 bulan 7. Cargo Portfolio website Cargo Collectives terkenal dengan tampilan yang bersih dan profesional. Cargo dapat membantu para pemula membangun portofolio profesional untuk bisnis, seni, atau proyek-proyek lain seperti majalah atau archive.Portfolio Website Cargo ✨Fitur: Cargo Collective menawarkan 30 template serta tersedia pilihan typography dari Google Fonts, WebType, TypeNetwork dll. Kamu juga dapat membuat portofolio dengan nama domain sendiri. Selain itu, tersedia live chat assistance ketika kamu mengalami masalah teknis atau memerlukan bantuan lain. Kelebihan:Tampilan portofolio terlihat profesionalDapat mengedit HTML dan CSS untuk akun berbayar Kekurangan:Akun gratis hanya bisa mengakses 10 template.💰 Harga Cargo:Gratis untuk fitur terbatas Standard site upgrade: $99 (sekitar Rp. 1,425,000) / 1 tahun atau $13 (sekitar Rp. 187,000) / 1 bulan. Dengan tambahan fitur e-commerce: tambahan $66 (sekitar Rp. 95,000) / 1 tahun atau $9 (sekitar Rp. 130,000) / 1 bulan 8. Carbonmade Carbonmade adalah website untuk portofolio yang tidak kalah keren. Portofolio site ini memungkinkan kamu untuk membagikan karya kamu dengan audiens global, membangun online presence yang kuat, serta berhubungan dengan klien atau kustomer.Portfolio Website Carbonmade ✨Fitur: Portfolio website Carbonmade memakai fitur drag and drop dimana kamu dapat tarik blok yang kamu inginkan lalu taruh ke portofolio kamu. Blok ini juga bisa kamu ubah posisinya serta ukurannya. Nantinya, kamu akan masukan karya kamu ke dalam blok-blok ini. Carbonmade menyediakan fitur analitik sehingga kamu dapat mengetahui jumlah kunjungan ke portofolio kamu per tahun, serta statistik performa per bulan. Kamu juga bisa menghubungkan Google Analytics ketika kamu membuat portofolio online di Carbonmade. Selain itu juga terdapat fitur Talent Pool bagi rekruter untuk menemukan talenta-talenta, dan juga fitur Private Portfolio bagi kamu yang ingin portofolio online kamu dilihat hanya oleh orang-orang pilihan kamu. Kelebihan:Mudah digunakan untuk pemula Tersedia banyak pilihan alat kustomisasiTersedia fitur analitik, Talent Pool, dan Private PortfolioKekurangan:Gratis hanya untuk free trialHarga cenderung lebih mahal dibanding platform lain 💰 Harga Carbonmade: Beginner Plan: $8 (sekitar Rp. 115,000) / 1 bulan Pro Plan: $12 (sekitar Rp. 173,000) / 1 bulan Expert Plan: $18 (sekitar Rp. 260,000) / 1 bulan 9. Coroflot Website gratis untuk portofolio ini hampir mirip dengan Behance dan Dribbble dimana kamu bisa membagikan hasil karya kamu ke dalam komunitas desainer yang ada.Portfolio Website Coroflot ✨Fitur: Ketika membuat portofolio online di situs ini, kamu bisa mencari banyak lowongan kerja yang tersedia khususnya untuk posisi desain UI/UX. Tidak hanya itu, kamu juga dapat melihat gaji yang ditawarkan untuk posisi tersebut. Kelebihan:Tampilan sederhana dan mudah digunakanBisa mencari lowongan pekerjaan ataupun merekrut talenta dengan mudah Kekurangan:Tidak bisa mengkustom layout portofolioTidak bisa membalas komentar orang lain 💰 Harga Coroflot:Gratis 10. Clippings.meRekomendasi portfolio website selanjutnya adalah untuk kamu yang suka menulis karena Clippings.me dapat menampilkan karya-karya tulisan kamu. Kamu juga bisa melihat banyak contoh portofolio penulis di platform ini.Portfolio Website Clippings.me ✨Fitur: Kamu bisa memasukan hasil tulisan kamu dari website lain dengan cara copy paste link website tersebut. Kamu juga dapat memasukan file PDF ataupun elemen multimedia termasuk podcast. Selain itu, Clippings.me menyediakan panduan menulis bagi kamu yang mengalami kesulitan dalam menulis artikel.Kelebihan:Mudah digunakanDapat memasukan banyak elemen multimediaKekurangan:Gratis untuk 10 artikel pertama saja 💰 Harga Coroflot: Gratis untuk 10 artikel pertama Premium: $9,99 (sekitar Rp. 144,000) / 1 bulan 11. JournoportfolioRekomendasi website untuk portofolio selanjutnya adalah JournoPortfolio. Portfolio website yang satu ini mirip dengan Clippings.me karena biasa digunakan oleh penulis atau mereka yang menghasilkan karya tulisan.Portfolio Website Journoportfolio ✨Fitur: Di website portfolio ini, kamu bisa mengupload link atau PDF karya yang sebelumnya pernah dibuat ke dalam portofolio kamu. Selain itu, JournoPortfolio menyediakan informasi analitik portofolio site kamu sehingga kamu bisa mengetahui jumlah pengunjung situs kamu, berapa lama pengunjung menghabiskan waktu di situs kamu, dll. Kamu juga dapat menghubungkan portofolio online kamu dengan Google Analytics untuk mengakses data yang lebih akurat. Journoporftolio cocok untuk blogger karena kamu dapat menulis blog langsung di Journoportfolio sehingga kamu tidak perlu mengelola banyak platform. Kelebihan:Mobile friendly / dapat diakses melalui perangkat hp dengan mudahBisa menulis blog langsung di platformKekurangan:Gratis untuk 10 artikel pertama saja 💰 Harga Journoportfolio: Gratis untuk 10 artikel pertama Plus $5 (sekitar Rp. 72,000) / 1 bulan Pro $10 (sekitar Rp. 144,000) / 1 bulan 12. Deviantart ✨Fitur:Deviantart merupakan salah satu komunitas sosial kalangan seniman terbesar dimana kamu bisa bikin portofolio online, lalu membagikan dan mempromosikannya kepada sesama seniman. Kamu bisa menemukan banyak contoh portofolio graphic designer, illustrator atau animator. Portfolio Website Deviantart Website untuk portofolio yang satu ini menawarkan berbagai macam fitur seperti Polls dimana kamu bisa membuat polling dan Groups dimana kamu bisa bergabung pada suatu grup tertentu dengan ketertarikan yang sama. Deviantart juga menyediakan Free Stock Images yaitu gambar-gambar yang bisa kamu gunakan gratis.Kelebihan:Komunitas yang besarKekurangan:Cenderung lebih ke arah komunitas seni daripada platform untuk mencari portofolio profesionalLebih banyak karya fan art dibanding portofolio profesional 💰 Harga Deviantart: Gratis dengan fitur terbatas Core membership: $15 (sekitar Rp. 215,000) / 3 bulan 13. WixPlatform selanjutnya ini sedikit berbeda dengan yang sudah disebutkan diatas karena Wix merupakan website builder. Tapi jangan salah, karena kamu juga bisa membuat online portfolio kamu dengan website builder Wix ini. Terlebih lagi, kamu bisa mengkustom website sesuai kesukaan sehingga portofolio kamu akan jauh berbeda dengan portofolio orang lain.Portfolio Website Wix ✨Fitur: Dengan membuat portofolio kerja online ataupun portofolio untuk personal branding di Wix, kamu bisa menikmati fitur SEO manajemen dimana Wix akan membantu kamu mengoptimalkan website kamu untuk SEO. Wix juga menyediakan fitur e-commerce yang memungkinkan kamu untuk menjual karya kamu. Kamu bisa menjualnya di situs online store ataupun di Amazon dan Facebook. Wix juga menyediakan fitur chat, forum dan juga event bagi kamu yang ingin menyelenggarakan event dimana Wix akan membantu mengelola ticketing dan sistem RSVP. Kelebihan:Kecepatan situs website yang baikTersedia banyak pilihan templateFitur e-commerce yang luasKekurangan:Kecepatan situs website yang baikTersedia banyak pilihan templateFitur e-commerce yang luas 💰 Harga Wix: Gratis untuk fitur terbatas Combo plan $14 (sekitar Rp. 201,000) / 1 bulan Unlimited plan: $18 (sekitar Rp. 260,000) / 1 bulan 14. GithubGitHub adalah layanan hosting berbasis web terbesar dimana kamu bisa berkolaborasi dan mengerjakan suatu projek bersamaan. Dengan begitu, portfolio website ini juga berbeda dengan yang sudah disebutkan sebelumnya karena Github cocok untuk kamu yang mempunyai keterampilan dalam coding. Dengan Github, kamu bisa membuat website dengan bahasa pemrograman untuk menampilkan portofolio kamu.Portfolio Website Github ✨Fitur: Dengan Github, kamu dapat meng-host, meninjau kode, ataupun membangun website secara bersamaan dengan pengguna dari seluruh belahan dunia. Kelebihan:Membuat portofolio online sesuai keinginanDapat digunakan untuk berbagai fungsi (membuat portofolio ataupun alat kolaborasi bersama pengguna lain)Kekurangan:Harus memiliki background coding untuk membuat portofolio 💰 Harga Wix: Gratis dengan fitur terbatas Team: $4 (sekitar Rp. 58,000) per orang / 1 bulan Enterprise: $12 (sekitar Rp. 173,000) per orang / 1 bulan 15. Social MediaPortofolio online tidak sebatas halaman web yang kamu bangun di internet loh. Karya atau foto yang diunggah dalam akun media sosial ternyata juga bisa dijadikan portofolio. Sosial media merupakan platform tambahan yang bisa kamu gunakan untuk mengembangkan personal branding kamu. Dengan sosial media, kamu bisa mempresentasikan diri kamu atau karya kamu yang terbaik, dikenal orang dan memperoleh kredibilitas. Menggunakan sosial media umumnya gratis dan memungkinkan kamu mengunggah konten sesuai keinginan kamu. Dengan ini, tentunya kamu bisa mengeksplor potensial, mengembangkan kreatifitas dalam diri kamu, serta memanfaatkannya untuk tujuan bisnis atau pekerjaan profesional.Kelebihan:Menjangkau banyak orang dari berbagai latar belakangCepat, efisien dan mudah untuk digunakanKekurangan:Lebih dipandang sebagai platform untuk bersosialisasi dibanding platform untuk menunjukkan karya profesional Nah, itulah daftar 15 portfolio website yang bisa kamu coba. Setiap website mempunyai keunikan masing-masing, jadi pilihlah website yang paling cocok untuk kamu ya!Bacaan lanjutaan:Portofolio untuk Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik [+5 Contoh]
Portfolio
Mar 3rd 2025

16+ Contoh Website dan Blog Untuk Referensi Bangun Personal Branding Kamu

Bukan hanya perusahaan saja yang saat ini memiliki web pribadi, namun karena perkembangan teknologi yang pesat, sekarang sudah banyak individu yang membuat dan merancang web personalnya sendiri untuk kebutuhan bisnis maupun personal branding. Mengapa ya orang repot-repot sampai membuat website berisi profil pribadinya? Ternyata memiliki web profil pribadi memiliki keuntungan dan manfaatnya tersendiri. Simak yuk pembahasan berikut ini!Daftar isi: Pengertian Website Pribadi Manfaat Web Pribadi Contoh Situs Web dan Blog Pribadi Pengertian Website Pribadi Sebelum bicara lebih jauh tentang manfaat serta contoh web personal, ada baiknya kita bahas dulu mengenai arti web pribadi itu sendiri. Personal website adalah sebuah situs web yang dimiliki oleh perorangan untuk tujuan tertentu, seperti untuk melamar pekerjaan, portofolio, personal branding, bisnis, menambah koneksi, mencari peluang dan kerjasama, dan lain-lain. Website pribadi adalah salah satu cara yang digunakan seseorang untuk memasukkan informasi, hasil karya, dokumentasi, deskripsi yang ingin ditunjukkan ke publik ke dalam satu medium yang lebih rangkum dan mudah diakses. Cukup dengan sekali klik saja, audiens dapat melihat semua informasi yang ingin disampaikan. Akan menjadi poin plus jika kamu mengerti mengenai bahasa pemrograman khusus untuk website sehingga kamu dapat mengaplikasikan pengetahuan yang kamu miliki untuk membuat website pribadimu sendiri. Namun untuk kamu yang belum familiar dengan cara pembuatan website pribadi, kamu dapat mulai dengan berbagai aplikasi yang tersedia seperti Wordpress dan Wix. Pada aplikasi tersebut kamu hanya perlu menguasai interface yang ada dan bisa mulai merancang seperti apa website personal yang kamu inginkan. Manfaat Web Pribadi Apa sih manfaat dari memiliki web pribadi? Tentunya ada, karena jika tidak, orang tidak akan berlomba-lomba untuk membuat dan mempromosikannya ke publik. Berikut 3 manfaat dari pembuatan website pribadimu sendiri: 1. Menambah Kredibilitas Manfaat yang pertama adalah untuk menambah kredibilitas pada bidang yang kamu kerjakan. Contohnya sebagai desainer grafis kamu memiliki website pribadi yang sederhana. Pada situs web pribadi ini kamu menunjukkan berbagai karya grafismu yang pernah dibuat sekaligus menjadi portofolio untuk klien yang akan datang. Maka ketika orang klik website pribadimu, kesan bahwa kamu serius dalam bidang desain grafis dan telah berpengalaman dengan banyaknya proyek yang sudah dikerjakan akan timbul di pikiran klien dan memperkuat posisimu untuk mendapatkan proyek di masa yang akan datang. Selain itu, kamu juga dapat melampirkan testimonial, penghargaan, sertifikat, maupun ulasan klien yang pernah menggunakan jasamu sehingga menambah kredibilitas untuk para klien. 2. Menambah Jaringan / Koneksi Dengan adanya web pribadi, kamu dapat menambah koneksimu. Mengapa? Karena orang yang menuju ke websitemu sebenarnya adalah orang-orang yang telah memiliki minat atau setidaknya penasaran dengan dirimu. Dengan begitu, kamu dapat mengumpulkan pembaca dan massa untuk web personalmu. Tidak hanya itu, biasanya pada web pribadi, ada kontak si pembuat web, entah itu berupa email, media sosial, atau channel lainnya. Orang bisa mendapatkan kontakmu dan menghubungimu untuk peluang kerjasama atau bisnis yang mungkin tidak pernah kamu duga. Kamu juga dapat membuat forum, tanya jawab, serta diskusi lain pada web pribadimu untuk menciptakan komunitas dengan minat yang sama. 3. Menunjukkan Portofolio Keberadaan website pribadi sebagai channel baru untuk menunjukkan portofolio menjadi contoh bagaimana teknologi dapat menjadi keuntungan jika kamu dapat memanfaatkannya dengan baik. Terutama bagi para pekerja profesional yang menawarkan jasa seperti: fotografer, desainer, seniman, bahkan freelancer, bisa memasukkan hasil karya dan proyek yang pernah dikerjakan sehingga menjadi daya tarik sendiri untuk audiens. Dengan melampirkan portofolio ini, maka akan membangun personal branding-mu, membuat orang lebih mudah untuk mengetahui personal taste, personal preferences, dan aesthetics dirimu dari karya yang pernah dibuat. Tidak jarang, justru berbagai tawaran bisa masuk setelah orang melihat hasil karyamu karena sesuai dengan apa yang mereka butuhkan saat ini. 17 Contoh Situs Web dan Blog Pribadi Setelah kamu mengetahui arti dan manfaat dari memiliki web pribadi, apakah kamu semakin tertarik untuk membuatnya? Berikut adalah 17 contoh website personal yang dapat kamu jadikan referensi dari berbagai bidang industri: 1. Robby Leonardi Contoh situs web pribadi yang pertama adalah Robby Leonardi. Ia adalah seorang digital illustrator asal New York yang mengkombinasikan desain dan ilustrasi menjadi sebuah portofolio yang unik dan kreatif. Di website pribadinya, kamu akan diajak menelusuri dunia interaktif untuk melihat resume dan portofolio yang sudah pernah Ia kerjakan. User interface yang lucu dengan gabungan warna-warna yang menarik membuat website Robby Leonardi sangat menonjol di kalangan para illustrator. Contoh Website Pribadi Robby Leonardi 👉 Referensi web Robby Leonardi: http://www.rleonardi.com/ 2. Anak Jajan Untuk kamu para foodie dan pecinta kuliner, tentunya sudah tidak asing dengan nama ini. Contoh web profil pribadi berikutnya adalah Anak Jajan yang dikelola oleh Julia Marius. Pada web personalnya, mereka secara aktif membahas mengenai cafe kekinian serta resto enak untuk didatangi. Tak hanya itu, kini Julia Marius juga banyak membahas mengenai lifestyle, travel, dan home recipe yang cocok untuk kamu para pecinta makanan dan travelling. Contoh Website Pribadi Anak Jajan 👉 Referensi web Anak Jajan: https://anakjajan.com/ 3. Humans of New York Contoh web page selanjutnya adalah Human of New York atau dikenal dengan HONY. Seperti namanya, website yang disajikan terasa seperti majalah digital yang modern tentang kehidupan orang-orang di jalan-jalan New York. Web pribadi ini awalnya dibuat oleh Brandon Stanton sebagai portofolio dari proyek fotografinya dengan mengumpulkan 10,000 foto orang-orang di jalanan New York. Namun seiring dengan pengerjaan proyek tersebut, Brandon mulai berinteraksi lebih jauh dan mewawancara penduduk sekitar. Hasilnya, banyak cerita dan kisah dari berbagai orang dengan latar belakang yang berbeda-beda terkumpul, membuat website ini kemudian menjadi salah satu bukti untuk menunjukkan sekilas tentang kehidupan warga New York yang jarang diliput orang. Contoh Website Pribadi Humans of New York 👉 Referensi web Humans of New York: https://www.humansofnewyork.com/ 4. Gary Sheng Contoh web pribadi selanjutnya datang dari Gary Sheng. Ia adalah seorang wiraswasta yang masuk dalam Forbes 30 under 30 dan memiliki ambisi untuk berkontribusi dalam pengembangan brand dan manusia melalui teknologi. Di web pribadinya, Gary Sheng menjabarkan mengenai latar pendidikan serta pengalaman kerjanya di berbagai perusahaan ternama dunia sampai akhirnya mendirikan usahanya sendiri, All Things “Foundational Tech” dan Mr. FireBrands. Untuk kamu yang ingin membuat website pribadi untuk menampilkan resume dan berbagai pencapaianmu, website milik Gary Sheng ini dapat kamu jadikan inspirasi! Contoh Website Pribadi Gary Sheng 👉 Referensi web Gary Sheng: https://www.garysheng.com/ Buat portofolio yang menarik dan profesional di Cake, 100% gratis!Buat Portofolio 5. Diana Rikasari Contoh nama website milik pribadi lainnya adalah Diana Rikasari, yang merupakan seorang fashion blogger hingga penulis buku asal Indonesia. Di website pribadinya, Diana Rikasari banyak menampilkan contoh proyek yang pernah dibuat serta nilai-nilai yang Ia pegang dalam mendesain baju-bajunya. Diana Rikasari banyak menggunakan bahan recycle dimana Ia ingin membuat barang yang tadinya dianggap orang tidak bernilai masih dapat menjadi sesuatu yang berharga asal dapat diolah secara bertanggung jawab. Contoh Website Pribadi Diana Rikasari 👉 Referensi web Diana Rikasari: https://www.dianarikasari.com/ 6. Mira Sahid Selanjutnya merupakan contoh website sederhana dari Mira Sahid, seorang guru yoga yang membagikan pengalamannya menjadi seorang ibu dan menulis berbagai artikel mengenai parenting. Pada webnya, Mira Sahid berusaha menghadirkan ruang aman untuk para ibu berbagi kisah dan perspektifnya menghadapi masa-masa parenting yang tidak selalu bahagia. Untuk kamu yang ingin membuat website simpel, web pribadi milik Mira Sahid ini bisa menjadi salah satu contohnya. Contoh Website Pribadi Mira Shahid 👉 Referensi web Mira Sahid: https://mirasahid.com/page/2/ 7. Dani Rachmat Website pribadi milik Dani Rachmat adalah sebuah wadah untuk kamu yang tertarik dan ingin mengetahui lebih lanjut mengenai perencanaan keuangan dan investasi. Awalnya, Dani Rachmat memulai penulisan artikel tentang keuangan ini hanya sebagai hobi. Lama-lama Ia menyadari bahwa belum banyak blogger yang aktif memberikan informasi mengenai keuangan dan investasi di Indonesia, akhirnya Ia secara memutuskan untuk membagikan ilmunya secara berkala pada web pribadinya. Contoh Website Pribadi Dani Rachmat 👉 Referensi web Dani Rachmat: https://danirachmat.com/ 8. Minimalist Baker Contoh web page lainnya adalah Minimalist baker, sebuah medium untuk para pecinta resep yang memperhatikan setiap bahan dan banyaknya material yang dibutuhkan untuk membuat suatu makanan sehingga dapat menghadirkan cita rasa terbaik di lidah. Selain itu, Minimalist Baker juga menyediakan berbagai pilihan resep bukan hanya untuk kamu yang sedang diet, namun untuk orang-orang yang vegan, vegetarian, oil-free, egg-free, daily free, gluten-free, dan lain-lain. Contoh Website Pribadi Minimalist Baker 👉 Referensi web Minimalist Baker: https://minimalistbaker.com/ Buat portofolioonline dengan cepat dan gratis di Cake. Gunakan berbagaitemplateportofolio untuk menunjukkan karya terbaikmu🚀Buat Portofolio 9. Iwan Banaran Iwan Banaran merupakan contoh dari nama website pribadi lainnya. Pada situs webnya, Ia membahas mengenai kecintaannya pada dunia otomotif seperti motor dan mobil balap. Ia menulis berbagai artikel mengenai berita terbaru tentang motor dan mobil balap, juga update terbaru jika ada kompetisi dan juara dari kompetisi motor atau mobil balap tersebut. Bahasa yang digunakan dalam artikel juga bukan bahasa formal, melainkan bahasa santai dengan panggilan khusus “Cakkk” kepada para pembacanya. Contoh Website Pribadi Iwan Banaran 👉 Referensi web Iwan Banaran: https://www.iwanbanaran.com/ 10. Naked Traveler Para pecinta travel seharusnya tidak asing lagi dengan nama ini. Naked Traveler merupakan seorang travel writer dan blogger yang aktif membagikan kisah jalan-jalannya baik domestik maupun internasional dalam web pribadinya dan telah merilis buku seri berjudul “The Naked Traveler” yang juga diadaptasi menjadi film layar lebar. Contoh artikel website yang ditulisnya meliputi “Mengapa berobat ke Penang?” dan “Mecahin Tiga Tumpuk Piring di Peloponnese, Yunani!”. Contoh Website Pribadi The Naked Traveler 👉 Referensi web Naked Traveler: https://naked-traveler.com/ 11. Not Jess Fashion Untuk pecinta fashion, inspirasi selanjutnya datang dari Not Jess Fashion yang menghadirkan berbagai artikel mengenai fashion trends, lifestyle, dan cara mix n match baju yang cocok. Jessica Wang, pemilik website pribadi ini merupakan influencer asal New York yang berusaha menjadi inspirasi untuk Chinese-American lainnya agar dapat mengejar kecintaan mereka pada fashion dan membuat pakaian yang dapat dipakai dalam segala situasi. Websitenya menghadirkan layout yang menampilkan berbagai proyek yang pernah dikerjakan dengan pilihan font dan warna yang memberi kesan elegan dan classy. Contoh Website Pribadi Not JEss Fashion 👉 Referensi web Not Jess Fashion: https://www.notjessfashion.com/ 12. Garry Le Masson Contoh web personal lainnya adalah Garry Le Masson. Di menu awal, kamu akan disambut dengan tampilan interface seperti mesin pencari terkenal di dunia, Google. Kemudian pada websitenya, Garry Le Masson yang merupakan seorang web analyst membuat semua tampilan jasa yang ditawarkannya sebagaimana kita sedang mencari keyword pada search engine. Ia menjelaskan pengalamannya dalam mengolah web analytics menggunakan berbagai aplikasi seperti Google Tag Manager, Google Analytics, dan Google Data Studio. Dengan tampilan yang unik ini menjadi daya tarik untuk para pengunjung berdiskusi lebih lanjut dengan Garry Le Masson terkait web analytics. Contoh Website Pribadi Garry Le Masson 👉 Referensi web Garry Le Masson: https://www.garylemasson.com/en Mulai buat portofolio di Cake sekarang🚀Buat Portofolio 13. Albino Tonning Albino Tonning adalah seorang web engineer yang menawarkan jasa pembuatan website interaktif yang portofolionya dapat dilihat pada web pribadinya. Albino Tonning menjelaskan kisah hidupnya serta pengalamannya dalam berbagai proyek dengan tampilan animasi yang sangat menarik dan membuatmu seperti berada dalam film. Contoh Website Pribadi Albino Tonning 👉 Referensi web Albino Tonning: https://albinotonnina.com/ 14. Desty Baca Buku Contoh situs web pribadi selanjutnya datang dari seorang pecinta buku, Desty Baca Buku. Pemilik website tersebut, Pauline Destinugrainy, merupakan seorang ibu yang senang membaca buku. Ia menuangkan kecintaannya ini dengan menuliskan berbagai ulasan dari buku yang telah dibacanya dan menuangkan perspektifnya di websitenya. Contoh Website Pribadi Desty Baca Buku 👉 Referensi web Desty Baca Buku: https://www.destybacabuku.com/ 15. Sudut Pandang Seperti namanya, Sudut Pandang merupakan web pribadi yang menghadirkan artikel mengenai berita terkini, politik, bisnis, olahraga, ekonomi, bahkan hukum dan entertainment yang terjadi di Indonesia maupun internasional. Layout yang dihadirkan seperti ketika kamu membuka website media berita di Indonesia, dipenuhi dengan berita serta teks berjalan untuk menampilkan breaking news saat ini. Contoh Website Pribadi Sudut Pandang 👉 Referensi web Sudut Pandang: https://sudutpandang.id/ 16. Nick’s Car Blog Contoh website personal dengan tema otomotif adalah Nick’s Car Blog. Berawal dari kecintaannya pada mobil terutama Audi, Nick kemudian membuat website pribadinya yang membahas tentang berita terbaru otomotif, review mobil, cara membersihkan sparepart mobil, dan lain-lain. Tak hanya itu, Nick’s Car Blog begitu diminati oleh penikmat otomotif dan menjadi forum untuk berdiskusi untuk orang-orang yang memiliki minat yang sama. Contoh Website Pribadi Nick's Car Blog 👉 Referensi web Nick’s Car Blog: https://www.nickscarblog.com/ Portofolio dapat meningkatkan peluang dapat kerja loh! Mulai buat portofolio yang menarik sekarang di Cake🚀Buat Portofolio 17. The Travel Junkie Rekomendasi website pribadi lain untuk para pecinta travel adalah The Travel Junkie. Bowie Holiday yang memulai website ini sejak 2010 menawarkan berbagai ulasan tempat berlibur, tempat menginap, dan merambah ke ranah fashion lifestyle dan food health. Ia mengutarakan pengalamannya menggunakan bahasa inggris dan menghadirkan berbagai foto yang menarik dalam setiap ulasannya. Contoh Website Pribadi The Travel Junkie 👉 Referensi web The Travel Junkie: https://www.thetraveljunkie.org/ Setelah mengetahui apa itu website dan contohnya, apakah kamu semakin tertarik untuk membuat website pribadimu sendiri? Segera siapkan CV terbaikmu karena siapa tahu peluang baru akan datang kepadamu ketika sudah mulai membuat web pribadi. Cake menyediakan lebih dari 500+ template CV dan merupakan CV Builder terpercaya untuk karirmu. Mulai sekarang dengan Cake! Jangan lupa buat CVyang profesional dan menarik!Mulai buat CVdengan 50+ template CVATS-Friendly GRATIS🚀Buat CV Kesimpulan Web personal adalah sebuah medium untuk para pemiliknya menuangkan pikiran, perasaan, perspektif mereka terhadap sesuatu yang mereka sukai/minati untuk tujuan tertentu, seperti untuk bisnis, portofolio, menambah koneksi, dan lain-lain.Manfaat dari memiliki web pribadi adalah menambah kredibilitas, menambah koneksi/jaringan, dan menunjukkan portofolio atau hasil karya yang sudah kita hasilkan.Berbagai contoh web pribadi dari berbagai bidang telah dihadirkan pada artikel di atas. Contoh-contoh tersebut dapat kamu tiru dan modifikasi, seperti dari industri travel, otomotif, makanan, fashion, dan lain-lain. Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Industry & Job Overview
Jun 27th 2024

9 Perusahaan Ecommerce Indonesia: Pengertian, Jenis, dan Cara Berkarir!

Berkarir di perusahaan eCommerce Indonesia adalah salah satu pilihan terfavorit bagi pencari kerja. Bagaimana tidak, industri ecommerce memiliki pasar yang besar dengan potensi pertumbuhan yang tinggi di tengah akselerasi ekonomi digital di Indonesia Berdasarkan laporan dari International Trade Administration, Indonesia adalah negara terbesar di ASEAN dalam pendapatan ecommerce pada tahun 2022. Laporan ini mengungkap pendapatan ecommerce di Indonesia senilai USD 51,9 miliar atau sekitar Rp 778,8 triliun di tahun 2022. Pendapatan fantastis ini diproyeksikan akan terus meningkat hingga USD 86,81 miliar pada tahun 2028 mendatang. Potensi besar e-commerce Indonesia membuat banyak orang bertanya-tanya berbagai detail tentang industri ini. Di artikel ini, tim Cake akan membahas seputar pengertian, jenis, contoh, dan cara bekerja di perusahaan e-commerce. Yuk, simak penjelasan di bawah ini untuk mengetahui detail e-commerce di Indonesia! Daftar isi: Pengertian E-Commerce Jenis-Jenis Ecommerce di Indonesia 9 Contoh eCommerce di Indonesia Ingin Bekerja di Perusahaan E-Commerce Indonesia? Apa itu E-commerce? E-commerce adalah singkatan dari electronic commerce, yang dalam bahasa Indonesia bermakna perdagangan elektronik. Dalam pengertian lebih luas, e-commerce adalah aktivitas perdagangan yang dilakukan di perangkat elektronik melalui konektivitas internet. Industri e-commerce bergantung pada infrastruktur teknologi dan platform digital seperti aplikasi, website, dan sosial media untuk melancarkan proses transaksi jual-beli antara penjual dan konsumen. Seluruh transaksi e-commerce mulai dari pemesanan, pembayaran, hingga pengiriman dilakukan melalui sistem online yang telah dijamin keamanannya oleh penyedia layanan e-commerce dan pemerintah. E-commerce mencerminkan perubahan atau transisi gaya berbelanja masyarakat di zaman ekonomi digital. Gaya berbelanja online ini sangat diminati karena menawarkan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi konsumen, produsen, penjual, hingga penyedia layanan. Melalui e-commerce, konsumen dapat berbelanja secara fleksibel dari mana pun dan kapan pun, tanpa perlu mengunjungi toko fisik. Selain itu, konsumen juga bisa memilih produk dengan harga paling hemat dengan berbagai promo dan diskon menarik. Dari sudut pandang penjual dan penyedia layanan, e-commerce memungkinkan mereka untuk menjual produk ke pasar global dengan jangkauan yang lebih luas. Biaya operasional dalam e-commerce pun terbilang lebih murah karena penjual dan penyedia layanan e-commerce tak perlu membuka toko fisik. Mereka bisa memanfaatkan teknologi digital marketing dan artificial intelligence (AI) untuk menjangkau konsumen dan mendongkrak keuntungan. Jenis-Jenis E-commerce di Indonesia Perusahaan e-commerce di Indonesia terdiri dari berbagai jenis, dan dapat dibedakan berdasarkan jenis transaksi yang terjadi antara pelaku bisnis dan konsumen. Umumnya, ada 4 jenis e-commerce yang beroperasi di Indonesia yaitu, business-to-consumer (B2C), business-to-business (B2B), consumer-to-consumer (C2C), dan consumer-to-business (C2B). Berikut merupakan penjelasan lengkap dari masing-masing jenis e-commerce di Indonesia. 1. Business-to-Consumer (B2C) Business-to-customer (B2C) adalah jenis e-commerce yang melibatkan perusahaan dan konsumen akhir (end user). Dalam jenis e-commerce ini, perusahaan menjual produk atau jasa secara langsung kepada konsumen melalui platform digital seperti website atau aplikasi. Perusahaan e-commerce B2C dapat menjual produk mereka sendiri atau bisa juga produk dari perusahaan lainnya. Contoh yang cukup populer untuk jenis e-commerce B2C di Indonesia adalah Adidas Indonesia Online Store, Gramedia.com, Eiger Online Store, Matahari.com, dan lainnya. 2. Business-to-Business (B2B) Sama seperti nama yang diusung, jenis e-commerce business-to-business (B2B) menawarkan produk atau jasa mereka kepada perusahaan atau bisnis lainnya. Jenis e-commerce ini menargetkan perusahaan sebagai konsumen mereka, atau perusahaan tersebut bisa menjual lagi produk atau layanan ke konsumen lainnya. Jenis e-commerce B2B sering kali melibatkan transaksi dalam jumlah besar, tapi dengan harga yang lebih rendah. Contoh perusahaan e-commerce B2B yang beroperasi di Indonesia adalah sebagai berikut: Amazon Web Services: Menyediakan layanan komputasi cloud untuk bisnis lain.Kawan Lama: Menyediakan peralatan teknik, permesinan, dan kebutuhan industri kepada perusahaan atau bisnis.MBIZ: Menyediakan solusi belanja barang industri, elektronik, barang kustom untuk pengadaan (procurement) perusahaan. 3. Consumer-to-Consumer (C2C) Consumer-to-consumer adalah jenis e-commerce yang melibatkan transaksi jual-beli antar dua konsumen atau lebih. E-commerce C2C memfasilitasi konsumen yang ingin menjual barang dan membeli barang dalam suatu platform online. E-commerce C2C memfasilitasi konsumen dengan platform online seperti marketplace yang menyediakan sarana untuk menjual dan membeli produk. Platform ini umumnya menyediakan fitur membuat dan mengelola listing produk, fitur komunikasi antara penjual dan pembeli, mekanisme pembayaran, hingga pengiriman. Berikut beberapa contoh platform e-commerce C2C di Indonesia: Facebook Marketplace: Platform terintegrasi Facebook yang memungkinkan pengguna untuk menjual barang dan membeli barang ke pengguna lainnya.OLX: Platform jual-beli barang bekas, kendaraan bekas, properti, dan elektronik antar konsumenTokopedia: Menyediakan fitur penjualan antar konsumen di mana konsumen dapat menjual barang baru atau bekas ke konsumen lainnya dalam aplikasi/website. 4. Consumer-to-Business (C2B) Consumer-to-business adalah jenis e-commerce yang menempatkan konsumen sebagai penjual produk atau layanan kepada perusahaan atau bisnis yang membutuhkan. Dalam e-commerce C2B perusahaan dapat menjadi pengguna akhir (end user), atau bisa juga perusahaan menjual kembali produk yang dibelinya untuk mendapat keuntungan. Berikut merupakan contoh ecommerce di Indonesia yang berjenis C2B: Sribulancer: Platform yang memungkinkan konsumen menjual jasa desain, pemrograman, penulisan, dll kepada perusahaan yang membutuhkan.Shutterstock: Memungkinkan fotografer menjual foto mereka kepada perusahaan yang membutuhkan gambar untuk marketing, iklan, konten web, dll.Upwork: Platform yang memungkinkan tenaga freelance dan profesional menawarkan jasanya kepada bisnis atau perusahaan. Daftar E-commerce di Indonesia E-commerce di Indonesia apa saja? Pertanyaan ini mungkin muncul di benakmu setelah mengetahui pengertian dan jenis-jenis e-commerce. Di sub-artikel ini, tim Cake akan membagikan daftar perusahaan e-commerce yang beroperasi di Indonesia. Perusahaan-perusahaan yang ada di daftar ini adalah contoh perusahaan ecommerce terbesar di Indonesia yang masih beroperasi hingga saat ini. 1. Shopee Shopee adalah salah satu perusahaan ecommerce terbesar di Indonesia yang memiliki popularitas tinggi di berbagai kalangan masyarakat. Platform e-commerce ini dikembangkan oleh perusahaan teknologi asal Singapura SEA Limited, dan pertama kali meluncur pada 2015. Dikutip dari website resmi Shopee Indonesia, Shopee awalnya menargetkan konsumen di kawasan Asia Tenggara, termasuk Singapura, Malaysia, Thailand, Taiwan, Indonesia, Vietnam, dan Filipina. Kemudian, perusahan e-commerce ini melakukan ekspansi pasar ke negara berkembang lainnya di Amerika Selatan yaitu Brasil pada tahun 2019. Shopee mengawali bisnis di Asia Tenggara sebagai e-commerce consumer-to-consumer (C2C), menawarkan platform bagi penjual dan pembeli untuk bertransaksi secara mudah dan praktis. Perkembangan positif yang diperoleh perusahaan membuat Shopee menerapkan 2 model e-commerce sekaligus yaitu C2C dan B2C. Produk marketplace B2C unggulan dari Shopee adalah Shopee Mall, marketplace yang memungkinkan perusahaan dan brand ternama menjual langsung produknya kepada konsumen secara online. 2. Tokopedia Tokopedia menjadi salah satu e-commerce pertama di Indonesia yang didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison pada tahun 2009. Perjalanan Tokopedia sebagai ecommerce Indonesia menunjukan progres besar saat mereka berhasil menjadi perusahaan pertama di Asia Tenggara yang memperoleh pendanaan dari Softbank dan Sequoia. Tokopedia adalah perusahaan ecommerce berjenis C2C dan B2C. Mereka menyediakan platform bagi para konsumen untuk melakukan jual-beli secara online dengan perlindungan keamanan di setiap transaksinya. Sementara untuk model B2C, Tokopedia menghadirkan inovasi ‘Official Stores’ yang menjadi tempat bagi perusahaan dan brand ternama untuk menjual produknya langsung ke konsumen. Berdasarkan laporan Momentum Works berjudul Ecommerce in Southeast Asia 2023, Tokopedia berada di urutan kedua sebagai ecommerce terbesar di Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 35%. Angka ini berpotensi akan bertumbuh di tahun-tahun mendatang berkat akuisisi TikTok atas 75% saham Tokopedia per 31 Januari 2024. 3. Bukalapak Bukalapak adalah perusahaan e-commerce Indonesia yang berdiri sejak tahun 2010. Perusahaan ini didirikan oleh Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, dan Muhammad Fajrin Rasyid untuk memfasilitasi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terjun ke pasar digital. Dikutip dari situs resmi Bukalapak, perusahaan ini menawarkan platform berjenis e-commerce customer-to-customer (C2C) dan business-to-customer (B2C) untuk produk-produk fisik, virtual, keuangan, dan logistik. Bukalapak berfokus membantu perkembangan Usaha Kecil dan Menengah dalam membuka banyak peluang dan membangun kesejahteraan. Sebagai salah satu platform ecommerce terbesar di Indonesia, Bukalapak telah memiliki lebih dari 100 juta pengguna dan 13,5 juta mitra UMKM. Dengan jumlah pengguna yang massive, Bukalapak bertumbuh menjadi salah satu perusahaan unicorn di Indonesia pada pertengahan tahun 2021. 4. Lazada Lazada adalah perusahaan e-commerce yang didirikan pada tahun 2013, dan berada di bawah kepemilikan Alibaba Group. Layanan e-commerce Lazada tersedia di berbagai negara Asia Tenggara termasuk Indonesia, Malaysia, Filiphina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Lazada menghadirkan layanan e-commerce berjenis B2C yang memungkinkan perusahaan atau bisnis untuk menjual produknya secara online ke jutaan pelanggan di Asia Tenggara. Salah satu inovasi unggulan e-commerce perusahaan ini adalah LazaMall, sebuah mall virtual yang menghubungkan 3.000 brand internasional dan lokal kepada lebih dari 560 juta konsumen di berbagai wilayah. 5. Blibli Berdiri sejak tahun 2011, BliBli adalah perusahaan e-commerce yang berada di bawah kepemilikan Djarum Group. Sejak awal pendirian, BliBli didesain sebagai perusahaan e-commerce yang berfokus pada model bisnis B2B, B2C, dan hybrid B2B2C. E-commerce BliBli berada di ekosistem bisnis yang terintegrasi dengan perusahaan besar lain seperti Tiket.com dan BCA. Hal ini memungkinkan BliBli untuk menghadirkan layanan yang komprehensif dan terintegrasi bagi para pelanggannya, seperti pembayaran melalui BCA OneKlik dan pembelian tiket transportasi umum di Tiket.com menggunakan BliBliPay. 6. Matahari.com Matahari.com adalah e-commerce yang berdiri sejak tahun 2015, dan berada di bawah naungan Lippo Group. Di awal peluncuran, layanan e-commerce ini bernama Mataharimall.com, tapi kini dilebur menjadi Matahari.com yang berfokus menjual produk fashion dari brand-brand populer. Mengusung model bisnis B2C, Matahari.com didesain sebagai alternatif bagi pelanggan setia toko retail fisik Matahari Department Store yang ingin menikmati kemudahan berbelanja online. Produk, harga, dan promo yang diberikan Matahari.com relatif berbeda dibandingkan dengan toko offline. Hal ini dikarenakan strategi pemasaran dan operasional yang diterapkan di platform online berbeda dengan toko fisik. 7. Jakmall Jakmall.com atau yang lebih dikenal Jakmall adalah e-commerce yang didirikan oleh Jakmall Digital Niaga sejak tahun 2016. Jakmall menghadirkan layanan e-commerce hybrid antara B2C dan B2B. Pada model B2C, Jakmall menjual beragam produk elektronik, fashion, olahraga, kesehatan, dll kepada konsumen end-user secara online. Sementara model B2B dihadirkan melalui layanan Mitra Jakmall yang membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk menjadi dropshipper. 8. Zalora Zalora adalah perusahaan e-commerce asal Singapura yang berdiri sejak tahun 2012. Sebagai bagian dari Global Fashion Group, Zalora menawarkan produk-produk fashion secara online di Indonesia, Singapura, Hongkong, Filiphina, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Brunei. E-commerce Zalora mengusung model bisnis B2C yang menawarkan lebih dari 30.000 produk online dan memberikan pilihan fashion terkini bagi konsumen di Asia Tenggara. E-commerce ini mengunggulkan jaminan orisinalitas produk kepada konsumen yang berbelanja di marketplacenya. Selain itu, konsumen juga mendapat banyak pilihan brand lokal dan internasional dengan jaminan 30 hari pengembalian barang. 9. Sociolla Sociolla adalah ecommerce Indonesia yang didirikan oleh PT Social Bella Indonesia pada tahun 2015. Perusahaan e-commerce ini berfokus menjual produk perawatan wajah, rambut, parfum, dan alat kecantikan. Sociolla menghadirkan layanan berbasis business-to-consumer (B2C) dengan menjual produknya langsung ke konsumen akhir (end-user) secara online melalui platform website dan aplikasi. Perusahaan e-commerce ini juga dikenal karena komitmennya menghadirkan produk kecantikan berkualitas, original, dan telah mengantongi sertifikasi BPOM.9 Contoh E-Commerce Indonesia Ingin Bekerja di Perusahaan E-commerce Indonesia? Peluang kerja di perusahaan e-commerce Indonesia terbuka bagi pelamar fresh-graduate hingga berpengalaman. Kendati demikian, perlu diingat bahwa persaingan rekrutmen di perusahaan e-commerce juga relatif tinggi. Untuk menghadapi persaingan ini, kamu perlu membangun jaringan profesional dan CV ATS-friendly. 1. Bangun Jaringan Profesional Jaringan profesional memperluas kesempatan pelamar kerja mengakses lowongan kerja perusahaan e-commerce yang tidak diumumkan secara publik. Selain itu, pelamar kerja juga bisa mendapat banyak wawasan seputar tren hingga tips trik lolos rekrutmen di perusahaan e-commerce. Membangun jaringan profesional bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui fitur Cake Meet yang tersedia di aplikasi Cake. Fitur ini memungkinkan pencari kerja membangun relasi profesional dengan CEO, HR, rekruter, dan praktisi pekerja profesional. Pengguna Cake Meet bisa memilih dengan siapa mereka ingin terhubung berdasar kepentingan masing-masing melalui sistem pencocokan (matching). Coba fitur Cake Meet sekarang dan mulai terhubung dengan rekruter dan profesional di industri e-commerce!🎉Mulai Networking 2. Buat CV Profesional Selain jaringan profesional, kamu juga membutuhkan CV profesional untuk meningkatkan peluang lolos screening awal rekrutmen. CV yang ideal umumnya menampilkan desain template yang simple dan terstruktur, sehingga data dan informasi dapat terbaca jelas oleh rekruter. Saat menyusun CV, pastikan menggunakan format CV ATS-friendly agar CV kamu bisa terbaca oleh mesin Applicant Tracking System (ATS). Dibandingkan sektor industri lain, perusahaan e-commerce lebih banyak menggunakan mesin ATS untuk menyeleksi kandidat yang cocok dengan kualifikasi lowongan kerja secara otomatis. Untuk membuat CV ATS-friendly, kamu bisa menggunakan CV builder Cake. Ada beragam template CV ATS yang dapat kamu pilih untuk meningkatkan peluang lolos screening rekrutmen di perusahaan e-commerce. Contoh CV Product Manager -- Dibuat di Cake Buat CV di Cake, tersedia 12+ template CV menarik yang ATS friendly. Gratis Download PDF! 🎉Buat CV Kesimpulan Perusahaan e-commerce adalah perusahaan yang menyediakan layanan perdagangan online melalui perangkat elektronik.Secara umum, ada 4 jenis perusahaan e-commerce yang dibagi berdasarkan jenis transaksi antara pelaku bisnis dan konsumen. Adapun 4 jenis e commerce di Indonesia meliputi business-to-consumer (B2C), business-to-business (B2B), customer-to-customer (C2C), dan consumer-to-business (C2B).Berkarir di perusahaan e-commerce kini menjadi salah satu impian bagi banyak pencari kerja. Hal ini dikarenakan prospek karir yang menjanjikan dan stabilitas ekosistem bisnis di perusahaan e-commerce. Untuk bisa berkarir di perusahaan e-commerce, pencari kerja membutuhkan jaringan profesional dan CV ATS-friendly. Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Gama Prabowo ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!