Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Career Development
Jul 5th 2022

Elevator Pitch: 5 Cara Membuat Pitching yang Menarik!

Keahlian berkomunikasi merupakan hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia profesional. Cara berkomunikasi yang efektif diperlukan untuk menyampaikan pesan kepada lawan bicara dengan jelas dalam waktu yang seharusnya. Dengan cara berkomunikasi yang baik, kamu dapat mengurangi miskomunikasi sehingga menghindari penyampaian pesan yang multitafsir. Untuk itu, penting bagi kamu untuk menguasai salah satu teknik komunikasi yaitu Elevator Pitch. Nah, apakah kamu pernah mendengar tentang Elevator Pitch? Jika kita kupas secara makna harfiah, seperti namanya, pitch adalah presentasi singkat dan elevator adalah angkutan transportasi biasanya ditemukan pada gedung bertingkat tinggi yang akan membawa kamu ke suatu lantai tujuan dengan cepat. Lalu, apa yang dimaksud dengan Elevator Pitch sebenarnya? Daftar Isi: Pengertian Elevator PitchMengapa Menggunakan Elevator Pitch?Isi Elevator PitchContoh Elevator PitchCara Membuat Elevator Pitch Apa itu Elevator Pitch? Elevator pitch merupakan sebuah teknik untuk mempresentasikan sebuah ide, pidato, presentasi secara singkat. Analogi ini seperti kalanya kamu sedang naik elevator, dan kamu harus menyampaikan sesuatu selama perjalanan elevator tersebut yang berdurasi sangat singkat. Idealnya, durasi elevator pitch adalah 30-60 detik. ✅Berapa lama durasi elevator pitch tentunya juga tergantung situasi seperti: Wawancara kerjaPresentasi kepada klien / investorAcara networking dan pameran karir Elevator pitch dapat digunakan dalam konteks personal maupun lingkup bisnis. Jika digunakan secara pribadi, ini bisa berisi ringkasan singkat tentang diri kamu. Dalam lingkup bisnis, biasanya digunakan untuk menjual sebuah ide atau produk. Elevator pitch menjadi penting karena merupakan cara yang efektif untuk menunjukkan pengalaman, kekuatan, dan keterampilan/skill kamu. Meskipun singkat, elevator pitch harus cukup menarik untuk memicu minat pendengar pada ide dan pidato kamu.Dalam berbagai situasi yang tidak terduga, kamu harus selalu menyiapkan beberapa poin pembicaraan tentang diri kamu agar tidak melewati kesempatan maupun peluang yang ada. Siapa tahu, kamu bisa memperbesar kesempatanmu untuk mencari kerja. Kapan dan Mengapa Perlu Menggunakan Elevator Pitch Kesempatan yang baik tentunya tidak boleh terlewatkan. Berikut adalah waktu dan tempat yang tepat untuk dapat memberikan sebuah elevator pitch. 1. Career Expo Saat menghadiri acara Career Expo atau pameran karir, kamu akan berinteraksi dengan pemberi kerja, namun biasanya akan terbatas hanya beberapa menit saja. Dalam situasi ini, gunakan teknik elevator pitch untuk membuat kesan pertama yang baik agar membedakan diri kamu dari kandidat lain. Kamu bisa mulai dengan bertukar nama dan sapaan, lalu pemberi kerja akan kemungkinan besar membalas dengan, “Ceritakan tentang diri Anda.” Kemudian kamu bisa mulai pitchnya 📚Baca juga: Efektif! 5 Cara Perkenalan Diri Saat Interview dan Contohnya 2. Professional Networking atau Mencari Kerja Saat kamu sedang networking dengan orang-orang baru kamu bisa gunakan elevator pitch untuk membangun relasi dan komunikasi yang baik. Kamu bisa berkenalan dengan sebanyak mungkin orang untuk menemukan peluang yang sesuai dengan pengalaman kamu ataupun menemukan seseorang yang membutuhkan talenta seperti keahlianmu. Tidak hanya itu, ada kemungkinan juga orang tersebut dapat merujuk kamu ke koneksi dalam network mereka untuk berkenalan denganmu. Ketika kamu sedang aktif mencari pekerjaan baru, ada baiknya kamu berkenalan dengan rekruter dan undang mereka untuk berkenalan denganmu. Kamu bisa bercerita tentang keahlian dan pengalaman kamu dengan elevator pitch agar mereka tetap tertarik untuk mendengar lebih lanjut. Selain itu, elevator pitch juga bisa dipakai untuk menjawab pertanyaan interview “Tell Me About Yourself”.📚Baca juga: Wajib Tahu: 8 Pertanyaan Interview Kerja Fresh Graduate dan Jawabannya 3. Pitching ke Klien Maupun Investor Kunci dari presentasi yang sukses adalah saat kamu bisa membuat para pendengar contohnya klien atau investor tertarik dengan apa yang kamu presentasikan. Biasanya, klien dan investor mempunyai waktu yang sangat terbatas sehingga kamu perlu menggunakan elevator pitch untuk dapat membuat mereka tetap fokus dan mengerti intisari dari hal atau topik yang ingin kamu sampaikan dalam waktu yang singkat. Ketika kamu berhasil membuka presentasi dengan baik, biasanya mereka akan tertarik untuk memberikan waktu berharga mereka sehingga kamu dapat menjelaskan ide-ide kamu secara lebih detail. 4. Profil Online atau CV Dalam profil online seperti LinkedIn atau Cake, kamu dapat memperkenalkan diri dengan gaya elevator pitch dalam bagian ringkasan tentang dirimu. Kamu juga dapat mencantumkan video elevator pitch dalam CV kamu. Ini dapat membantu perekrut menemukan orang yang tepat untuk posisi yang dicari. Ini akan menjadi faktor pendorong mereka untuk menghubungi kamu. Ini juga dapat menghasilkan kandidat berkualitas yang lebih baik karena kamu dapat menyampaikan peluang seperti apa yang menarik minatmu dan keterampilan yang dapat kamu tawarkan bagi perusahaan.Mau buat CV keren yang mengandung video elevator pitch? Cake menyediakan 12+ template CV yang bisa kamu gunakan. Bisa mencantumkan video dan download PDF 🎉Buat CV Isi Elevator Pitch Isi elevator pitch harus berbobot dengan memuat informasi-informasi berikut: 1. Perkenalkan Diri Awal dari sebuah percakapan adalah dengan memperkenalkan diri. Mulailah elevator pitch dengan memberikan nama lengkap sambil tersenyum dan ulurkan tangan kamu untuk berjabat tangan dan tambahkan ucapan seperti, “Senang bertemu dengan Anda!” 2. Ringkasan Singkat Tentang Latar Belakang Kamu akan memberikan ringkasan singkat tentang latar belakang seperti informasi yang paling relevan seperti pendidikan, pengalaman kerja atau keahlian. Contoh elevator pitch: “Saya baru saja lulus dari perguruan tinggi dengan gelar di bidang IT. Saya bekerja di perusahaan teknologi sebagai analyst, dan akhirnya, sebagai software engineer bagian product. Saya mencari pekerjaan yang akan menempatkan keterampilan saya sebagai back-end software engineer dengan keterampilan saya menguasai bahasa pemrograman Python, PHP, Java."📚Baca juga: 15 Contoh Deskripsi Diri Menarik yang Disukai Rekruter! 3. Jelaskan Apa yang Kamu Inginkan Objektif dari setiap elevator pitch bisa berbeda-beda, seperti mencari kesempatan kerja, mendapatkan informasi kontak, berbicara dengan client maupun menarik seorang investor. Pada tahap ini, kamu bisa menjelaskan nilai yang akan kamu berikan, mengapa kamu cocok untuk pekerjaan tersebut, atau secara umum apa yang audiens kamu dapatkan dari interaksi denganmu. Jangan lupa untuk tetap fokus kepada tujuan awal kamu memberikan pitching. Contoh elevator pitch: “Saya seorang manajer branding, yang berspesialisasi dalam mengawasi peluncuran inisiatif yang sukses dari awal hingga akhir. Seiring dengan lima tahun pengalaman profesional saya, saya baru-baru ini menerima gelar MBA dengan fokus pada kepercayaan dan retensi konsumen. Saya menemukan pekerjaan yang dilakukan tim branding Anda sangat inovatif sehingga saya ingin sekali mendapat kesempatan untuk menggunakan keahlian saya untuk perusahaan Anda.” 4. Jelaskan Apa yang Membuat Kamu Berbeda Dari Orang Lain Dari berbagai orang dengan latar belakang yang sama melamar pada posisi yang sama, kamu perlu memberikan informasi yang akan membedakanmu dari kandidat lainnya dengan menceritakan pengalamanmu dengan aksi nyata yang kuantitatif agar dapat diukur secara produktivitas selama kamu bekerja. Contoh lainnya, kamu dapat menunjukkan bahwa kamu telah sukses di bidang khusus yang serupa, ini akan menyoroti keuntungan target audiens ketika membentuk koneksi profesional dengan kamu. Contoh elevator speech: “Sebagai Digital Marketing Manager di PT ABC, saya mengkoordinasikan semua tahapan pembuatan materi pemasaran mulai dari pemikiran ide, eksekusi, hingga promosi berlangsung. Pada awal bulan lalu, saya mendapatkan daftar 10 kampanye dan anggaran yang ditetapkan. Saya bekerjasama dengan Departemen Teknologi, dimana kami membuat strategi komunikasi lintas departemen yang mengkalibrasi solusi teknologi dengan semua talenta tim untuk memangkas biaya yang berlebihan dan meningkatkan efisiensi. Di bawah kepemimpinan saya, kami menyelesaikan semua 8 proyek tepat waktu dan lebih dari 9% di bawah anggaran. Pada akhir tahun, penjualan dari semua kampanye berkontribusi pada peningkatan pendapatan sebesar 50%.” 5. Call-to-Action Pada tahap terakhir, kamu harus mengakhiri elevator pitch dengan meminta atau menyatakan apa yang kamu inginkan setelah ini berakhir. Dalam konteks pencarian kerja, kamu dapat meminta pertemuan, menyatakan minat pada pekerjaan tersebut, mengonfirmasi bahwa kamu telah sepenuhnya menjawab pertanyaan wawancara dan ingin diberikan informasi lebih lanjut untuk tahap-tahap wawancara selanjutnya yang akan datang. Contoh elevator speech: “Terima kasih atas waktu dan kesempatan ini, saya akan mengirimkan email tindak lanjut malam ini dan mengharapkan kabar baik. Semoga hari Anda menyenangkan!" atau “Apakah Anda keberatan jika saya mengatur panggilan cepat minggu depan agar kita dapat membicarakan peluang yang akan datang?”Contoh Elevator Pitch Ingin tahu lebih lanjut bagaimana mempersiapkan elevator pitch? Contoh-contoh di bawah ini mungkin bisa menjadi inspirasi kamu: 1. Contoh Text Elevator Pitch Bahasa Inggris ✅Tujuan: mencari pekerjaan Contohnya :Hi, my name is XXX. After graduating and earning a Bachelor's degree in Communications, I’ve spent the last three years building professional experience as a Creative Content Writer. I’ve successfully managed end-to-end content creation for articles, blog posts, social media and have generated a strong professional network. I was excited to learn about this opportunity in the art and culinary space — I’ve always been passionate about the way culinary brings cultures together and would love to explore this opportunity to gain more exposure in this field and bring more contents that will capture the creative side of culinary. ✅ Tujuan:pitching klien/investor Contohnya :The pandemic has impacted our lifestyle and therefore created a shift in our spending habits. Many small retailers are hit and are not surviving well. As a result I created a group of similar individuals who can team up to rent a shop together, rather than taking on the expense by oneself. I know it works because I moved my clothing business in with a local tailor, and we each saw a 10% increase in revenue yearly. With more funding, we believe that we can grow this to a 20% revenue increase. In my opinion, it can have a huge impact on the current or even future growth of your business. 2. Contoh Text Elevator Pitch Bahasa Indonesia ✅Tujuan: mencari pekerjaan Contohnya : Perkenalkan, nama saya Steffie. Saya senang berada di sini. Saya adalah lulusan administrasi bisnis 4 tahun yang lalu. Sejak itu, saya mempunyai pengalaman memegang posisi sebagai asisten administrasi dan sales agent. Sejauh ini saya mengelola tim sales yang beranggota 3 orang. Saya bisa mengatakan bahwa kami selalu memenuhi atau melampaui target penjualan. Saya ingin sekali memiliki kesempatan untuk maju di bidang ini dan mengelola tim penjualan yang lebih besar, dan posisi ini merupakan kesempatan yang sempurna untuk melakukannya. ✅Tujuan:pitching klien/investor Contohnya : Saya adalah bagian dari perusahaan rintisan yang bergerak di bidang digital khususnya dalam Instagram sebagai platform untuk memasarkan produk melalui link yang dimuat dalam satu halaman. Kami telah membantu sejumlah pelanggan kami dalam meningkatkan keterlibatan media sosial mereka lebih dari 25% di seluruh platform dalam satu tahun terakhir ini saja. Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana kami dapat membantu Anda? Cara Membuat Elevator Pitch 1. Mengungkapkan Kepercayaan Diri Elevator pitch terbaik pun bisa kehilangan keefektifannya jika pembawaan kamu kurang percaya diri. Gunakan suara berbicara yang kuat untuk menunjukkan kepercayaan pada pengalaman kamu dan apa yang kamu inginkan. Hati-hati juga untuk tidak berbicara dengan terlalu cepat meskipun tertekan dengan waktu karena ini akan membuat pendengar sulit untuk memahami apa yang ingin kamu sampaikan. Membuat elevator pitch yang sempurna tidak mungkin terjadi dengan draf pertama. Kamu perlu mempersiapkan dengan matang dan berlatih untuk membantu kamu tampil lebih percaya diri dan meyakinkan dalam pitch dan presentasi kamu. 2. Bersikap Positif dan Persuasif Elevator pitch pada intinya adalah untuk menarik perhatian pendengar. Dengan waktu kamu yang terbatas, fokus pada apa yang ingin kamu lakukan. Ceritakan siapa dirimu, apa yang kamu sedang lakukan saat ini, pengalaman kamu sejauh ini, dan apa yang ingin kamu raih. Jaga tingkat energi kamu tetap tinggi dan antusias. 3. Gunakan Satu Template yang Akan Menjadi Garis Dasar Kamu tidak perlu membuat skrip elevator pitch untuk semua audiens. Namun, kamu dapat memiliki satu template yang dapat kamu gunakan kapan saja, dan mencoba menyesuaikan nada bicara yang sesuai dengan audiensnya. Jika kamu mendekati stan perusahaan rintisan di pameran karier, kamu dapat memuat informasi mengapa kamu sangat tertarik dengan bisnis rintisan. Semakin personal ide kamu, semakin besar kemungkinannya mendapatkan hasil positif dari percakapan tersebut. Ini menunjukkan ketertarikan kamu dan rasa hormat terhadap waktu pendengar. 4. Cantumkan di CV Dengan Cake CV make, kamu dapat mencantumkan video elevator pitch ke dalam CV kamu. Bayangkan HRD ketika menyaring kandidat untuk sebuah posisi, CV dengan elevator pitch akan lebih menarik perhatian para HRD. Tips Elevator Pitch yang Menarik Kunci kesuksesan elevator pitch adalah latihan, kepercayaan diri, dan mengetahui apa yang ingin kamu sampaikan secara singkat, padat, dan jelas. Berjalanlah dengan tegak, penuh percaya diri dan tersenyumlah saat bertemu orang baru yang ingin diajak networking. Selain itu, jaga nada bicara kamu agar terdengar antusias untuk menarik perhatian para audiens.Sudah buat CV kamu dengan gaya elevator pitch, belum? Yuk, gunakan Cake CV builder untuk membuatnya dengan mudah dan menarik, 100% gratis!🎉Buat CV--- Ditulis oleh: Priscilia Octaviani ---
Career Development
Mar 6th 2024

Kenali Pitching: Skill, Jenis, Hingga Cara Membuatnya!

Mendapatkan ide bisnis biasanya cukup mudah, tetapi menjual ide-ide tersebut kepada audiens tidaklah sama. Untuk mengatasi masalah ini, business pitch atau pitching adalah solusinya. Dalam dunia bisnis, kamu bisa membawakan business pitch untuk mendapatkan pendanaan dari angel investor/venture capital, atau untuk meluncurkan produk baru ke hadapan C-Level. Apapun itu tujuannya, kamu hanya memiliki 5 - 20 menit untuk memberikan yang terbaik ketika business pitching. Oleh karena itu, penting sekali untuk mempersiapkan business pitch agar saat hari-h semuanya jelas, mudah dimengerti, dan mampu meyakinkan audiens. Apa, sih, yang membuat business pitch berhasil? Dan bagaimana caranya agar kamu juga bisa membuat pitching yang baik dan benar? Dengan mengikuti tips dan informasi dari artikel ini, kamu juga bisa sukses membuat business pitch, lho. Yuk, mari kita simak pengertian pitching dan strateginya di artikel ini!Pengertian Pitching Skill Pitching yang Penting Tipe - Tipe Pitching Cara Membuat Pitching yang Baik dan Benar Hindarilah Ini Saat PItching Mengukur Keberhasilan Sebuah PitchApa Pentingnya Business Pitching?Mengenal Pitching dalam Bisnis Sebelum memasuki tips business pitching, Cake akan menjelaskan apa yang dimaksud dengan pitching. Apa itu Pitching? Pitching adalah proses menyampaikan ide bisnis kepada pihak lain untuk mendapatkan dukungan. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ‘pihak lain’ ini termasuk investor, CEO, klien, mitra, atau bahkan anggota tim. Dan ide bisnis yang disampaikan bisa berupa ide bisnis baru, ide produk baru, rencana bisnis, proyek, peluncuran produk, proposal kerjasama, atau produk/servis yang ingin Anda jual ke pelanggan. Ketika kamu membuat business pitch yang baik dan benar, kamu akan bisa mendapatkan kepercayaan dan meyakinkan audiens dari business pitch tersebut untuk merealisasikan ide maupun projekmu. Untuk itu, kamu perlu mengumpulkan segala informasi dan data yang diperlukan untuk membuat pitch deck. “Lalu, apa perbedaan pitching dan presentasi?” Walaupun pitching juga melibatkan proses presentasi, arti pitching sedikit berbeda dari presentasi. Perbedaan pitching dan presentasi terletak pada tujuannya. Presentasi dilakukan dengan tujuan untuk menginformasikan audiensnya, sedangkan pitching dilakukan untuk menjual sesuatu. Kenapa Pitching Penting Dalam Bisnis? Business pitching tidak hanya penting untuk mendapatkan pendanaan tetapi untuk hal lainnya juga. Berikut adalah manfaat penting business pitching untuk bisnis: Mendapat pendanaan: tentunya mendapatkan pendanaan dari investor adalah alasan utama mengapa business pitch itu penting. Disini, business pitch adalah penentu kesuksesan dalam mengembangkan bisnis kamu.Meningkatkan relasi (networking): saat business pitching kamu akan bertemu dengan banyak orang dan kamu berkesempatan untuk meningkatkan network kamu. Ini merupakan manfaat yang sangat penting karena dalam bisnis, relasi adalah emas.Menanamkan kesan positif: business pitch yang baik juga akan membantu memberikan kesan yang positif ke audiens. Dengan begitu, mereka akan lebih tertarik untuk memberikan dukungan untuk ide bisnis kamu. Skill Apa Saja yang Kamu Perlukan Untuk Pitching? Berikut adalah skill yang kamu perlukan untuk business pitch yang sukses. Komunikasi Kunci sukses business pitch terletak pada skill komunikasi verbal dan non verbal. Membuat proposal, pitch deck, menyampaikan informasi dengan jelas, bernegosiasi dengan audiens dan mempersuasinya — seluruh proses business pitch melibatkan skill komunikasi. Saat pitching proyek atau customer, pastinya akan ada komunikasi dua arah dimana customer akan bertanya dan menyampaikan keraguannya. Oleh karena itu, skill mendengarkan dan rasa empati juga tidak kalah pentingnya. Apa itu pitching proyek? Dan apa itu pitching customer? Pitching proyek artinya mempresentasikan proposal/ide proyek untuk mendapatkan dukungan audiens. Pitching customer artinya mempresentasikan ide bisnis, produk, atau jasa kepada klien dengan harapan mereka akan membelinya. Problem Solving Saat mempersiapkan business pitch, seperti membuat pitch deck, kamu harus bisa menjabarkan bagaimana ide bisnis tersebut mampu menyelesaikan masalah orang dan bagaimana ide tersebut bisa lebih unggul dari kompetitor dan juga menguntungkan stakeholder. Pada saat business pitching kamu juga harus mampu menyelesaikan masalah pada saat itu juga ketika audiens bertanya atau menyampaikan keraguannya. Kreativitas Kreativitas adalah bahan bakar dari skill problem solving. Dengan kreativitas, kamu mampu melihat situasi dari berbagai arah dan menemukan solusi serta inovasi baru. Cara terbaik untuk melatih kreativitas adalah melatih diri untuk melihat sesuatu dari berbagai area, bertanya, dan bereksperimen. Public Speaking Umumnya, business pitching dilakukan di depan banyak orang, maka dari itu kemampuan untuk berbicara di depan umum sangatlah krusial. Kamu harus pede dan menjalin koneksi dengan audiens saat business pitching. Belajarlah dari public speaker ternama, siapkan outline, berlatih, dan business pitch kamu akan berjalan dengan lancar.📚Baca juga: Ikuti 7 Tips Jitu Belajar Public Speaking untuk PemulaJenis-Jenis Pitching Dalam Dunia Bisnis Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, business pitch dilakukan untuk berbagai hal, entah itu untuk mendapatkan dana dari investor atau menjual produk ke pelanggan. Berikut untuk lebih lengkapnya 1. Investor Pitch ⏰ Durasi: 20 - 45 menit (idealnya 20 - 30 menit) Struktur investor pitch biasanya dimulai dengan presentasi selama 20 - 30 menit, kemudian dilanjutkan dengan sesi QA. Tetapi, dalam lomba investor pitch, biasanya kamu hanya memiliki 10 menit untuk pitching. 2. Product Pitch ⏰ Durasi: 30 - 60 detik Terkadang product pitch tidak selalu terjadi di situasi formal dimana kamu akan diberikan waktu untuk presentasi. Seringkali kamu harus melakukan product pitch dengan pelanggan potensial di suatu acara atau di momen yang tidak terduga. Maka dari itu, kamu hanya memiliki waktu yang sangat sebentar untuk pitching produk/jasa yang kamu tawarkan. Ini juga biasanya dikenal sebagai elevator pitch. Saat product pitching, kamu harus memberikan fokus pada produk/jasa yang kamu jual dengan cara: Memperkenalkan produk/jasa dengan jelasMemahami masalah yang dihadapi target audiensMenawarkan produk/jasa kamu sebagai solusinyaMemberikan contoh nyata bagaimana produk/jasa tersebut menyelesaikan masalah orang 3. Sales Pitch ⏰ Durasi: 30 - 60 detik Sama seperti product pitch, sales pitch juga berlangsung secara singkat. Dalam sales pitch yang singkat, kamu harus bisa menyampaikan nama produk dan keunikannya, serta masalah yang bisa diatasinya. 4. Workplace Pitch Business pitching juga bisa dilakukan dalam lingkungan kerja ketika kamu memiliki ide yang dapat membantu perusahaan dalam berbagai aspek. Contohnya adalah mengajukan ide kepada manajer dan tim HR tentang pembuatan departemen baru dalam perusahaan yang dapat membantu pekerjaan tim kamu dan mengatasi tantangan dalam perusahaan. 5. Job Pitch Saat sedang melamar pekerjaan atau magang, job pitch bisa membantu kamu untuk terlihat lebih unggul dari kandidat lainnya. Perlihatkan diri kamu yang sebenarnya dan jika memungkinkan sebutkan permasalahan yang kamu lihat dari perusahaan tersebut dan jelaskan solusi yang bisa diterapkan. 🎉Sedang cari kerja? Cake adalah job portal terbaik di Indonesia yang bisa kamu cobain sekarang juga secara gratis dan transparan!Cari LokerTips Membuat Pitch yang Efektif ✅Pelajari dan Kenali Audiens Langkah pertama dalam membuat business pitch yang efektif adalah mempelajari audiens. Sesuaikan business pitch dengan audiens, karena ini akan membantu mereka memahami keuntungan yang mereka bisa dapatkan jika mereka memutuskan untuk merealisasikan ide bisnismu. Pelajarilah hal-hal ini tentang audiens kamu: Latar belakangMinatMotivasiInvestasi bisnis mereka yang lainnya ✅Menggunakan Elemen Visualisasi yang Interaktif Teknik presentasi yang paling dasar dan yang perlu kamu ketahui adalah teknik menggunakan elemen visual dan teknik melibatkan audiens. Teknik-teknik inilah yang akan menambahkan minat dan fokus audiens pada business pitch kamu. Saat membuat pitch deck, tambahkan gambar, statistik, atau video. Dan berinteraksilah dengan audiens ketika business pitching seperti melontarkan pertanyaan, mendemonstrasikan produk, mengajak audiens untuk mencoba produk, dan mengadakan sesi QA. ✅Mendekatkan Diri Dengan Klien Dalam business pitch, penting sekali untuk membangun koneksi dengan audiens. Coba kembangkan rasa empati, pahami apa yang diinginkan mereka, dan sampaikan juga pemahaman dan rasa empatimu. Cara ini akan membuat mereka merasa lebih dekat dengan kamu, sehingga mereka akan lebih bersedia untuk mendukungmu. ✅Memasukkan Data Kuantitatif Dalam dunia bisnis, data adalah informasi yang sangat penting untuk mendukung argumen, terutama data kuantitatif atau data dalam numerik. Memasukkan data kuantitatif dari riset akan meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan audiens terhadap ide bisnismu. Tampilkan data di slide terpisah dalam bentuk gambar atau diagram agar lebih menarik dan mudah dibaca. ✅Tentukan dan Tunjukkan Unique Value Proposition (UVP) Kemudian, sampaikan juga UVP dari ide bisnis tersebut. Ini artinya tunjukkan keunggulan dan keunikan ide kamu dari kompetitor lainnya. Menjelaskan Unique Value Proposition (UVP) dapat membantu kamu terlihat lebih menarik dari kompetitor kamu di mata audiens. ✅Akhiri Dengan CTA yang Berkesan Di akhir sesi business pitch, sampaikan call-to-action (CTA) agar audiens teringat dan termotivasi untuk mengambil aksi. Sampaikan apa yang harus mereka lakukan secara jelas dan persuasif. CTA bisa disampaikan di akhir sesi business pitch, di awal, atau di tengah. Sesuaikan dengan keperluan kamu. ✅Selalu Melakukan Follow Up Terakhir, ingat untuk follow up audiens kamu karena tidak semua orang akan mengambil keputusan di saat business pitch kamu berakhir. Terkadang mereka memerlukan waktu untuk mempertimbangkan keputusannya, dan dengan follow up mereka akan teringat kembali dan ini akan meningkatkan kesempatan untuk mendapatkan persetujuan dari audiens.Kesalahan Umum yang Wajib Dihindari 1. Struktur yang Tidak Menarik Hindari membuat struktur business pitch yang tidak menarik seperti pembukaan yang tidak berkesan atau informasi dalam pitching yang tidak relevan. 📝Struktur business pitch yang baik dan benar biasanya terlihat seperti ini: Slide judul dan pembukaan yang berkesanMasalah yang ingin kamu pecahkanData tentang permasalahan, peluang pasar, dan keuntungan audiensIde bisnisPendapatanAnggota tim 2. Riset yang Kurang Mendalam Audiens tentu ingin mengetahui segala detail dari business pitch kamu, mereka tidak mau sembarangan menginvestasikan uangnya ke ide bisnis yang tidak meyakinkan. Maka penting sekali untuk melakukan riset yang mendalam untuk memahami segala detail dari ide bisnismu. 3. Informasi yang Terlalu Banyak Semakin banyak informasi bukan berarti pitching tersebut jelas untuk dipahami audiens. Sertakan informasi yang penting dan relevan saja untuk audiens, dan sampaikan secara singkat, padat, dan jelas. 4. Kurangnya Latihan Kesalahan yang terakhir adalah kurangnya latihan. Kurangnya berlatih akan menyebabkan kefatalan saat business pitch, kamu akan terbatah-batah saat berbicara atau bahkan lupa tentang informasi penting yang ingin kamu sampaikan. Latihlah business pitching kamu di depan orang-orang terdekat kamu dan tanyakanlah pendapat mereka.Mengukur Keberhasilan Pitching 1. Menghitung ROI Cara utama untuk menghitung keberhasilan business pitch adalah dengan menghitung ROI atau Return on Investment untuk mengetahui laba bersih dari uang yang telah kamu keluarkan. Mengutip dari waalaxy.com, di bawah ini adalah rumus ROI yang bisa kamu gunakan: “Return on investment = [ (Keuntungan investasi – Biaya investasi) / Biaya investasi ] x 100.” 2. Menentukan Goal yang Spesifik dan Realistis Agar bisa mengukur keberhasilan pitching, pertama kamu harus menentukan sebuah goal dari business pitch kamu. Gol inilah yang bisa membantu kamu melihat kesuksesan business pitch. Tidak semua business pitch memiliki goal yang sama, ada yang bertujuan untuk mendapatkan pendanaan dan ada juga yang bertujuan untuk menjual produk. Buatlah goal yang spesifik dan realistis dengan menggunakan metode SMART. Metode SMART meliputi: Specific, Measurable, Attainable, Relevant, dan Time-based.Cake adalah CV builder ATS-friendly dengan 50+ template gratis. Yuk, buat CV profesional kamu di Cake!🎉Buat CVKesimpulan Berikut adalah poin-poin penting mengenai business pitching: Pitching adalah proses menyampaikan ide bisnis untuk mendapatkan dukungan berupa pendanaan, persetujuan, atau kerjasama dari stakeholder, klien, mitra, atau anggota tim.Skill yang diperlukan untuk business pitch adalah skill komunikasi, problem solving, kreativitas, dan public speaking.Jenis-jenis business pitch: investor pitch, product pitch, sales pitch, job pitch, dan workplace pitch.Untuk membuat pitching yang efektif kamu harus mengenal audiens, membuat pitch deck yang menarik dan interaktif, mendekatkan diri dengan klien, memasukkan data kuantitatif, menyampaikan keunikan keunggulan ide bisnismu, menyertakan CTA, dan melakukan follow-up. Cake adalah website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu! --- Ditulis oleh Cindy Graciella ---
Job Search Tips
Aug 30th 2022

Cara Membuat Summary LinkedIn yang Dilirik Perusahaan! [+Contoh]

Daftar Isi: Pengertian LinkedIn SummaryPentingnya Menulis Summary untuk LinkedInCara Membuat Ringkasan Profil untuk LinkedIn yang BerkesanTips Cara Menulis Summary LinkedInContoh Ringkasan Diri di LinkedIn Di jaman ini, mencari pekerjaan bisa dilakukan secara online. Salah satu platform yang bisa kamu gunakan adalah LinkedIn. Platform ini dapat memperluas jaringan sosial berorientasi bisnis dan memudahkan siapa pun dalam mencari pekerjaan maupun mencari calon karyawan. Di platform ini, ada satu bagian yang disebut LinkedIn Summary. Kamu dapat menarik perhatian tim rekruter dengan menulis summary di LinkedIn yang menarik. Bagaimana Summary LinkedIn bisa menarik perhatian perekrut? Melalui summary di LinkedIn, kamu bisa menunjukkan kepribadianmu dan apa yang kamu inginkan dalam mengejar karir. Jika kamu menulis ringkasan ini dengan tepat, profilmu bisa muncul dalam pencarian perusahaan atau perekrut.Apa Itu Summary LinkedIn? Ketika kamu membuat profil LinkedIn, tentunya kamu menemukan summary LinkedIn yang harus kamu isi. LinkedIn Summary itu apa sih? LinkedIn Summary atau bio LinkedIn adalah beberapa paragraf teks yang muncul tepat sebelum bagian pengalaman kerja. LinkedIn memberikan batas hingga 2,600 kata, tetapi hanya tiga sampai empat baris pertama yang terlihat dan untuk melihat sisanya, pengunjung harus mengklik “Baca Selengkapnya”. Oleh karena itu, summary untuk LinkedIn ini harus berisi hal-hal yang menarik tentang keahlian, pengalaman, dan minat kamu. Anggaplah bio LinkedIn ini sebagai elevator pitch kamu. 📚Bacaan lanjutan: Elevator Pitch: 5 Cara Membuat Pitching yang Menarik! Mengapa Mencantumkan LinkedIn Summary itu Penting? Manfaat LinkedIn SummaryTahukah kamu, dengan cara membuat ringkasan profil LinkedIn yang menarik dapat membuat kamu dilirik oleh perekrut dan mendapatkan lebih banyak wawancara? Beberapa hal di bawah ini menjelaskan pentingnya bio LinkedIn yang perlu kamu ketahui. 1.Memperkuat Kesan Pertama Kamu Summary LinkedIn adalah salah satu hal pertama yang dilihat pengunjung profil kamu. Pengunjung hanya bisa melihat sekitar 300 karakter dari ringkasan profil kamu sebelum mengklik “Baca Selengkapnya”. Kamu perlu menarik perhatian perekrut dan menyoroti pencapaian serta keahlian kamu dengan menuliskan summary untuk LinkedIn yang ringkas dan mencolok terutama pada 300 karakter pertama. Hal ini bisa membuat pengunjung untuk tetap berada di profil kamu, membaca seluruh profil, dan pada akhirnya, menghubungi kamu. 2. Menceritakan Kisah dan Kepribadian Kamu Dibandingkan bagian dari profil LinkedIn lainnya, bio LinkedIn memberi kesempatan untuk menceritakan tentang dirimu secara langsung kepada pengunjung profil. Kamu bisa menuliskan mulai dari pencapaian profesional hingga motivasi hidup sehingga membuat pembaca tertarik dan nyaman untuk menghubungi kamu. Tidak hanya keahlian, tetapi kamu juga bisa menunjukkan kepribadian kamu. Tambahkan sedikit bakat dan humor, namun ingatlah untuk tetap bersikap profesional. Dengan summary di Linkedin, perekrut bisa melihat siapa kamu, apa yang kamu minati, apa yang bisa kamu tawarkan ke perusahaan, dan apakah cara kerjamu cocok dengan budaya perusahaan. 3.Meningkatkan Peringkat di Hasil Pencarian LinkedIn LinkedIn menggunakan LinkedIn summary, gelar saat ini, LinkedIn headline, dan faktor lainnya dalam algoritma. Pastikan kamu menyertakan kata kunci dalam LinkedIn summary kamu. Istilah-istilah yang bisa kamu masukkan yaitu kata kunci yang berkaitan dengan keahlian, jabatan, dan industri. Misalnya, konten, manajemen, analisis, finance, editing, dan lain-lain. Dengan cara menulis summary yang kaya akan kata kunci, profil kamu akan mengalami peningkatan visibilitas dan peluang untuk muncul di pencarian perekrut.📚Bacaan lanjutan: 9 Manfaat Networking Dalam Karier dan Cara Membangunnya!Cara Menulis Summary di LinkedIn yang Menarik Menulis summary untuk LinkedIn tidaklah mudah. Ada beberapa hal yang perlu dipikirkan dan disiapkan terlebih dahulu. Jadi, apa yang yang harus kamu tulis di LinkedIn summary kamu? 1.Buatlah Garis Besar Sebelum Menulis Summary di LinkedIn Uraikan hal-hal yang ingin kamu katakan supaya paragraf yang akan kamu tulis tidak bertele-tele. Memiliki struktur yang sudah ditentukan akan membantu kamu berkomunikasi dengan jelas dan ringkas.Kamu bisa mempertimbangkan untuk mengikuti format seperti di bawah ini:Hook: Kalimat yang membuat pembaca ingin terus membaca. Ingat, hanya tiga baris awal yang terlihat saat perekrut mengunjungi profil kamu.Misi: Sampaikan kepada pembaca mengapa kamu melakukan apa yang sedang kamu lakukan.Keahlian dan Keterampilan: Beri tahu pengunjung profil keahlian apa saja yang kamu kuasai.Prestasi: Tunjukkan bagaimana keahlian kamu membantu mencapai prestasi di masa lalu.Call-to-Action: Ajak perekrut untuk menghubungi kamu setelah mereka selesai membaca summary di LinkedIn kamu. 2.Mulai dengan Kalimat Pembuka yang Kuat Karena LinkedIn hanya menampilkan tiga baris awal dari summary LinkedIn, 300 karakter pertama tersebut harus cukup kuat untuk menarik perhatian pembaca dan membuat pembaca ingin tahu lebih tentang kamu. Kamu bisa mengisi dengan hal utama yang ingin kamu tunjukkan kepada perekrut.Brainstorming yang kamu bisa lakukan, yaitu: Apa yang membedakan kamu dari orang lain?Kombinasi keterampilan apa saja yang membantu kamu dalam mencapai prestasi?Mengapa kamu mencintai pekerjaan kamu?Apa prestasi terbaik yang kamu miliki? Dengan memulai bio LinkedIn berdasarkan pertanyaan-pertanyaan ini, kamu bisa menarik perhatian perekrut.Contoh summary LinkedIn dengan pembuka yang kuat Selengkapnya lihat: Profil LinkedIn oleh Andhika Sudarman 3.Bahas Pengalaman Kerja Meskipun LinkedIn menyediakan bagian khusus pengalaman kerja, kamu tetap perlu meringkas tentang pengalaman kerja selama ini. Menulis pengalaman kerja di LinkedIn summary merupakan kesempatan kamu untuk menunjukkan pencapaianmu selama ini. Sebagai contoh, “Saya memiliki 6 tahun pengalaman kerja sebagai Direktur di Departemen Marketing.” Bagi kamu yang belum memiliki pengalaman kerja, jangan patah semangat ya! Kamu bisa mengisi LinkedIn summary dengan pengalaman magang, organisasi, dan kepanitiaan yang pernah kamu ikuti. Contoh profil summary yang membahas pengalaman kerja.Selengkapnya lihat: Profil LinkedIn oleh Priscilla Anais 4.Tuliskan Keahlian dan Kualifikasi yang Kamu Miliki Setelah menuliskan pengalaman kerja, kamu bisa menjelaskan tentang keahlian dan kualifikasi yang kamu gunakan selama bekerja baik itu soft skill ataupun hard skill. Jika kamu baru saja lulus, kamu bisa menuliskan tentang keahlian yang kamu kuasai selama mengikuti sebuah organisasi. Misalnya, mendesain poster sebuah acara di kampus.Contoh ringkasan diri di LinkedIn yang membahas pengalaman kerja.Selengkapnya lihat: Profil LinkedIn oleh Stephanie Regina 5.Sertakan Call-to-Action Dengan Kontak Informasi Penutup tidak kalah pentingnya dengan pembuka. Sertakan ajakan untuk berkomunikasi dengan kamu dengan cara membagikan kontak informasi. Jika tujuan akhir kamu adalah mendapat tawaran dari perekrut, maka akhiri bio LinkedIn dengan berbagai cara untuk menghubungi kamu. Tidak hanya nomor telepon, tapi kamu juga boleh menyertakan alamat email sebagai Call-to-Action. Bahkan akan lebih baik lagi jika kamu menyertakan CV sehingga perekrut bisa mengenal kamu lebih lanjut.Contoh summary di LinkedIn dengan Call-to-Action.Selengkapnya lihat: Profil LinkedIn oleh Tiffany Easteria Belum memiliki CV yang bagus? Cake menyediakan berbagai template CV dengan gratis loh. Kunjungi Cake untuk mendesain CV kamu!🎉 Buat CVTips Menulis Bio LinkedIn agar Dilirik Banyak Perusahaan 1. Tulislah Bio LinkedIn yang Kaya akan Kata Kunci Perekrut akan menggunakan kombinasi dari judul posisi pekerjaan, keterampilan, dan kata kunci lainnya untuk menemukan kandidat yang tepat. Bahkan LinkedIn menunjukkan beberapa kata kunci yang digunakan dalam pencarian profil kamu. Kamu bisa melihat ini di “Search appearances” yang tersedia di dashboard profil LinkedIn kamu. Jika kamu tidak dapat menemukan fitur ini, tidak perlu khawatir. Alternatif lainnya adalah lakukan riset dan catat keahlian dan kata kunci apa saja yang sering disebut di deskripsi pekerjaan yang kamu kejar. Jika menurut kamu hal tersebut adalah hal yang dicari oleh perekrut, tambahkan kata kunci tersebut ke dalam bio LinkedIn kamu. 2. Pisahkan Teks Panjang Menjadi Teks Pendek yang Mudah Dicerna Jika summary LinkedIn yang kamu tulis terlalu panjang, cobalah untuk memecah teks tersebut agar lebih mudah dibaca. Saat pertama kali melihat profil, perekrut akan mencari kandidat yang berkualitas. Jika bio LinkedIn yang kamu posting terlalu panjang dan sulit dimengerti, beberapa poin penting yang kamu miliki bisa terlewati. 💡Pro Tip:Idealnya, pertahankan teks bio LinkedIn kamu sekitar dua hingga lima kalimat per paragraf. Hal ini membuat bio LinkedIn kamu lebih mudah dibaca dan dicerna. 3. Perbarui Summary Linkedin Kamu tidak pernah tahu kapan kamu harus mencari posisi pekerjaan baru, maka kamu perlu sering kali memperbarui summary LinkedIn. Setidaknya perbarui summary LinkedIn sesuai dengan apa yang kamu kerjakan di saat ini dan keahlian terbaru yang telah kamu pelajari. Lagipula, tidak ada ruginya memperbarui summary untuk LinkedIn. Profil yang kadaluarsa tidak berada di peringkat tinggi dalam algoritma pencarian LinkedIn. 4. Hal yang Perlu Dicantumkan dalam LinkedIn Summary LinkedIn summary harus berisi ringkasan tentang value terbesar kamu untuk mendapatkan hasil yang kamu capai. Buatlah semenarik mungkin untuk mempertahankan pengunjung dalam membaca profil LinkedIn kamu. Jadi, poin-poin apa saja yang perlu diperhatikan atau dihindari dalam menulis LinkedIn summary? ✅Hal yang perlu dicantumkan di LinkedIn summary Pengalaman kerja di industri tertentuBidang keahlianJenis organisasi tempat kamu bekerjaKeterampilan yang kamu kuasai ❌Hal yang tidak perlu dicantumkan di LinkedIn summary Istilah-istilah kliseResume (hindari menulis ulang isi resume ke dalam bio LinkedIn)Kesalahan ejaan dan tata bahasaKisah hidup lengkap Perlu diingat bahwa, penulisan LinkedIn summary tetap harus ringkas dan jelas sekaligus kaya akan informasi yang relevan tentang pekerjaan kamu dan peluang yang ada. Contoh Summary LinkedIn yang Menarik Masih bingung mau nulis apa di summary untuk LinkedIn kamu? Disini Cake sudah menyiapkan 4 contoh summary di LinkedIn yang bisa menjadi inspirasi buat kamu!1. Contoh Profile Summary LinkedIn yang Cepat Dilirik Perusahaan Saya adalah kepala dari Departemen Business Development dengan 7 tahun pengalaman di industri manajemen bisnis dan sales. Saya senang menciptakan hal baru yang memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Selama saya bekerja, saya memiliki fokus dalam memperluas perusahaan FB khususnya penjualan kopi. Salah satu keberhasilan yang telah saya capai yaitu memperluas “Kopi Cinta Monyet” di seluruh Indonesia, sebanyak lebih dari 100 cabang. Silahkan menghubungi saya via email [email protected] 2. Contoh Summary di Linkedin Bahasa Indonesia Saya merupakan seorang lulusan dari jurusan Akuntansi, Universitas Surabaya yang sedang mencari kesempatan berkarir sebagai akuntan. Selama kuliah saya aktif berorganisasi di Fakultas Bisnis sebagai Bendahara. Kesempatan ini mengajarkan saya untuk teliti dan bertanggung jawab ketika berurusan dengan uang. Selain itu, saya juga menjadi intern di PricewaterhouseCoopers selama 3 bulan. Pengalaman sebagai intern ini memberi saya kesempatan dalam mengaplikasikan ilmu saya dan mengasah kemampuan saya dalam komputerisasi. Jika Anda mencari seorang akuntan yang berpengalaman, Anda bisa menghubungi saya melalui nomor telepon +6281234567890 3. Contoh Summary Linkedin untuk Fresh Graduate Bahasa Inggris My name is [insert your name], I’m a fresh graduate from the Marketing Department, National Taiwan University. I have a special interest in Digital Marketing. The marketing industry fascinates me and I have a passion for using the internet and online-based digital technologies to promote products and services. During my four years of study, I have won several competitions and organizations that are related to Digital Marketing, Social Media, and Business Planning. These experiences have helped me enhance my knowledge and skills, especially in Internet Marketing. The skills that I have mastered include content creation, data analysis, SEO, social media, and design. I hope to apply these skills and become a great Digital Marketer. If you’d like to learn more about me, please contact me via email ([email protected]) 4. Contoh Summary LinkedIn Dalam Bahasa Inggris I’m a Front End Developer with 4 years of industry experience in building websites and applications. I specialize in web languages such as HTML, CSS, and JavaScript. My goal is to ensure website visitors can easily interact with the page. In these 4 years, I have worked together with Tokopedia, Lazada, and Blibli. Through this experience, I have sharpened my technical skills. I’m looking forward to utilizing these skills and building more amazing websites. Get in touch with me! ([email protected]) Nah, sekarang kamu sudah belajar cara membuat ringkasan profil LinkedIn beserta contoh profil LinkedIn untuk mendapatkan gambaran dari bio LinkedIn yang sudah ditulis oleh orang lain. Summary LinkedIn yang menarik akan meningkatkan kesempatan peningkatan karir kamu. Akan lebih bagus lagi jika kamu memiliki CV dan portofolio yang menarik juga. Di Cake, kamu bisa membuat CV maupun portofolio yang dilirik oleh perusahaan.📚Bacaan lanjut: Wajib Kamu Ketahui: 5 Perbedaan CV dan Portofolio Lengkap dengan Contoh--- Ditulis oleh: Aileen Gabriella ---
Job Search Tips
Dec 16th 2024

8 Tips Ikut Job Fair agar Sukses Melamar Kerja!

Mengikuti job fair adalah salah satu solusi untuk kamu yang sedang mencari kerja. Kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan dari job fair bisa jadi lebih besar jika dibandingkan dengan melamar kerja secara online karena jobseeker akan langsung menyerahkanCV lamaran kerjadan bertemu langsung dengan rekruter perusahaan yang sedang aktif merekrut kandidat. Pada beberapa job fair, walk-in interviewjuga diselenggarakan langsung di tempat. Cari tahu lebih lanjut tentang apa itu job fair, manfaat job fair baik bagi pencari kerja atau bagi perusahaan, dan tips ikut job fair di artikel Cake ini! Daftar Isi:Pengertian Job Fair Manfaat Job Fair bagi Pencari Kerja dan Perusahaan Cara Sukses Ikut Job Fair untuk Mencari KerjaApa itu Job Fair? Belum pernah ke job fair? Untuk kamu yang belum tahu, job fair ini juga sering disebut sebagai career expo atau career fair. Job fair adalah salah satu pameran yang dinantikan oleh para pencari kerja karena ini menjadi salah satu cara untuk mendapatkan pekerjaan dalam waktu yang singkat. Secara umum, job fair artinya pameran dimana perusahaan dari berbagai industri berkumpul di satu tempat dan menyediakan informasi tentang lowongan pekerjaan. Parapencari kerja bisa secara langsung berbicara dengan pihak perusahaan, menyerahkan CV, mengajukan berbagai pertanyaan, dan mengikuti walk-interview. Bagi perusahaan, mengikuti job fair dapat menghemat waktu dan biaya ketika mencari kandidat yang tepat. Sedangkan bagi pencari kerja, datang ke job fair bisa dibilang efektif karena bisa bertatapan langsung dan menyerakhkan CVlangsung kerekruter perusahaan. Jenis-Jenis Job Fair Di Indonesia, dua jenis job fair yang umum yaitu in-person dan online job fair. Kenali lebih lanjut tentang perbedaanya berdasarkan kondisi fisiknya. In-person Job Fair:In-person job fair adalah pameran lowongan pekerjaan yang dihadiri oleh dua pihak yaitu perusahaan yang mencari kandidat dan para pencari kerja. Biasanya, job fair diselenggarakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau universitas. Tujuan utama dari job fair adalah untuk calon lulusan belajar tentang lingkungan pekerjaan yang sesuai dengan bidang yang ingin dikejar. Online Job Fair:Online job fair artinya sama dengan in-person job fair, tetapi yang satu ini digelarkan secara online tanpa tatap muka secara fisik. Ini cocok untuk kamu yang introvert, karena online job fair akan mengurangi rasa gugup ketika berbincang dengan pewawancara kerja. Namun, sebaiknya pencari kerja mengikuti kedua jenis job fair ini karena bisa menambah koneksi serta memperbanyak informasi tentang pekerjaan yang paling cocok dan juga mudah diakses. Ingat, jika kamu sudah mendapatkan pekerjaan yang cocok sebaiknya jangan terus mengikuti job fair. Hal ini akan membuat kamu dicap buruk oleh perusahaan-perusahaan. Manfaat Job Fair untuk Pencari Kerja dan Perusahaan Tujuan utama job fair adalah untuk memfasilitasi pencari kerja menemukan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi yang dimiliki. Sebaliknya, bagi perusahaan pun, mengikuti job fair juga membantu dalam menemukan calon karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. 🧑‍💼 Manfaat Job Fair Bagi Pencari KerjaAdanya banyak pilihan perusahaan mulai dari swasta hingga BUMN.Peluang untuk mendapatkan pekerjaan lebih besar.Memperluas wawasan karena ada kesempatan untuk berinteraksi dengan HRD dari perusahaan.Lebih cepat untuk mengetahui hasil wawancara.Memperluas networking dengan banyak HRD dari perusahaan-perusahaan.🏢 Manfaat Job Fair Bagi PerusahaanMempersingkat proses rekrutmen.Mendapatkan banyak pilihan kandidat dengan kualifikasi yang dibutuhkan.Memperluas networking dengan perusahaan dan para pencari kerja lainnya.Mengumpulkan kandidat yang berpotensi dan berkualitas secara efisien.Biaya promosi yang dikeluarkan lebih murah.8 Tips Sukses Ikut Job Fair 1. Tentukan Perusahaan yang Diincar Tips job fair yang pertama adalah menentukan perusahaan yang ingin kamu daftar. Karena job fair adalah tempat dengan banyak pilihan perusahaan yang sedang membuka lowongan, kamu perlu mengetahui perusahaan apa saja yang akan hadir di job fair tersebut. Pastikan kamu sudah mencari tahu perusahaan yang sedang membuka lowongan pekerjaan yang cocok dengan kemampuan kamu. 2. Melatih Elevator Pitch Job fair adalah tempat dimana kamu bisa secara langsung memperkenalkan diri kepada HRD perusahaan. Jadi, gunakan kesempatan ini dengan baik. Bagaimana caranya? Salah satu cara melamar di job fair yaitu dengan memberikan elevator pitch. Apa itu elevator pitch? Elevator pitch adalah ringkasan dari latar belakang dan minat karier kamu yang disampaikan dengan cepat dan mudah diingat. Siapkan pitch yang singkat (sekitar 30 detik), persuasif, dan menunjukkan kepercayaan dirimu tetapi jangan terdengar sombong. Oleh karena itu, persiapan job fair yang harus kamu lakukan terlebih dahulu yaitu menghafalkan pitch tersebut dengan eye contact dan body language yang baik. Ini akan meningkatkan peluang kamu untuk lolos wawancara dengan HRD perusahaan. 3. Persiapkan Jawaban Interview Sebelum Ikut Job Fair Persiapan job fair selanjutnya yaitu latihan interview. Tips sukses ikut job fair ketika mendapat kesempatan wawancara yaitu, lakukan kontak mata, jabat tangan yang benar, dan tunjukkan antusiasme. Selain itu kamu perlu menyiapkan jawaban interview untuk wawancara kerja. Wawancara kerja di job fair sama saja seperti wawancara kerja lainnya, jadi tidak perlu gugup, ya! Sesuaikan jawaban wawancara dengan minat kamu dan kepentingan perusahaan. Siapkan juga beberapa pertanyaan yang akan kamu ajukan kepada pewawancara atau HRD perusahaan. Tutuplah wawancara kerja tersebut dengan sikap yang baik, hindari kebiasaan komunikasi yang buruk, seperti gelisah, bergoyang, mengunyah permen karet, dll. 📚 Baca juga: 20+ Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya! 4. Datang Lebih Pagi dan Perluas Koneksi Tips ikut job fair berikutnya yaitu datang lebih pagi dan memperluas koneksi. Dengan datang lebih pagi, kamu bisa melamar pekerjaan ke perusahaan-perusahaan dengan kondisi yang masih segar. Selain itu, kamu akan mendapatkan kesempatan untuk memperluas koneksi. Pastikan kamu mendapatkan kartu nama atau berteman melalui Linkedin. Koneksi yang luas akan sangat bermanfaat di kemudian hari. 5. Gunakan Pakaian yang Tepat untuk Job Fair Job fair adalah tempat untuk memberikan first impression yang baik kepada perusahaan, kamu perlu memakai pakaian job fair yang sesuai. Pastikan kamu berpenampilan profesional ketika mengikuti job fair. Gunakan business attire yang membuat kamu terlihat bersih, rapih, dan sopan. Ingat, jangan sampai underdressed, ya! 📚Baca juga: Pakaian untuk Interview Kerja yang Baik dan Benar [+Ide Contoh Outfit] 6. Siapkan Berkas-Berkas yang Dibutuhkan Saat Job Fair Dokumen untuk persiapan job fair tidak hanya CV, tetapi ada berkas lainnya yang umumnya diminta oleh perusahaan ketika proses perekrutan.📝Beberapa berkas-berkas yang dibutuhkan saat job fair adalah:Fotokopi KTPFotokopi ijazah yang sudah dilegalisirFotokopi transkrip nilai yang sudah dilegalisirSurat lamaran kerjaPortfolio Catatan: Setiap perusahaan akan memiliki syarat dan ketentuan masing-masing. Sebaiknya sesuaikan kembali berkas-berkas yang dibutuhkan saat mengikuti job fair. 7. Bawa CV dan Surat Lamaran Kerja Cara melamar di job fair yaitu dengan cara menyerahkan CV dan surat lamaran kerja. Maka, persiapan job fair berikutnya yaitu menentukan berapa jumlah CV dan surat lamaran kerja yang harus dibawa saat job fair. Ketahuilah dulu perusahaan-perusahaan yang ingin kamu datangi, sehingga kamu dapat menyiapkan surat lamaran kerja yang kreatif dan unik sesuai dengan lowongan yang kamu lamar. Kamu juga boleh melampirkan beberapa sertifikat atau piagam sebagai dokumen pendukung. Simpanlah dokumen-dokumen yang kamu bawa di sebuah map folder untuk menghindari dokumen terlipat dan basah. Kunjungi Cake CV builder dan buat CV ATS-friendly sekarang juga! Ada 50+ template dan 100% Gratis!🎉Buat CV 8. Melamar Pekerjaan dan Follow-Up Tips ikut job fair yang terakhir yaitu melamar pekerjaan dan follow-up. Biasanya HRD perusahaan akan memberi tahu jangka waktu tertentu mereka akan menghubungi kamu jika kamu lolos wawancara. Namun, salah satu cara sukses melamar di job fair adalah melakukan follow-up. Pastikan kamu memberikan salam dan memperkenalkan diri secara singkat ketika menghubungi perusahaan tersebut. Sampaikan bahwa kamu telah mengikuti seleksi di job fair dan ingin tahu perkembangan seleksi kamu. Follow-up ini akan membantu kamu untuk menunjukkan ketertarikan kamu akan posisi yang dilamar. 8 Tips Ikut Job Fair 💡 Lihat Career Fair Cake Sebelumnya! Virtual Career Fair Cake 2023 Sukses Digelar, Intip Keramaian Acara Disini! Intip Virtual Career Fair Cake 2024: 350+ Loker Rahasia Dari Ahli! Cake Management Trainee Career Week 2024, Rahasia Sukses Jadi Management Trainee! Kesimpulan Job fair adalah pameran dimana banyak perusahaan sedang menawarkan berbagai informasi tentang lowongan pekerjaan yang tersedia. Pameran ini dihadiri oleh para pencari kerja yang sedang mencari info loker terbaru.Ada 2 jenis job fair yaitu in-person job fair dan online job fair.Manfaat utama job fair bagi pencari kerja adalah peluang mendapatkan pekerjaan lebih besar. Sedangkan bagi perusahaan, menghadiri job fair akan membantu mereka menemukan kandidat yang tepat dengan biaya yang lebih murah.8 tips ikut job fair meliputi menentukan perusahaan yang diincar, melatih elevator pitch, menyiapkan jawaban interview kerja, datang lebih pagi dan memperluas koneksi, menggunakan pakaian job fair yang sesuai, menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan saat job fair, membawa CV dan surat lamaran kerja, serta melamar pekerjaan dan melakukan follow-up.Nantikan acara karier lainnya di Cake ya! Jangan lewatkan kesempatan untuk terlibat dalam acara karier mendatang dan follow Instagram kami @cake.me.id untuk mendapatkan informasi acara terbaru!Selain job fair, kamu juga bisa cari kerjaan impian kamu di Cake! Langsung lihat lowongannya di sini👇🏻Cari Loker Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!

Resume Builder

Build your resume only in minutes!