Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Job Search Tips
Mar 17th 2025

12+ Contoh Surat Pengunduran Diri yang Baik dan Cara Membuatnya [+Template]

Daftar isi:Pengertian Surat Pengunduran Diri Format Surat Pengunduran Diri yang Baik dan BenarMembuat Surat Pengunduran Diri dari Tempat KerjaContoh Contoh Surat Resign Kerja Dalam perjalanan karier seseorang, ada saat-saat ketika keputusan sulit harus diambil. Salah satu momen yang paling menantang adalah ketika seseorang memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya saat ini. Pada saat ingin mengundurkan diri dari perusahaan, kamu harus menyiapkan surat pengunduran diri untuk diserahkan kepada pihak perusahaan. Simak artikel ini sampai akhir untuk melihat contoh surat resign yang baik dan cara membuatnya! Apa itu Surat Pengunduran Diri?Surat pengunduran diri adalah sebuah surat yang berisi pernyataan bahwa kamu ingin mengakhiri hubungan kerja dengan perusahaan tertentu dimana kamu sedang bekerja. Surat pengunduran diri biasanya juga disebut dengan surat resign.Surat pernyataan pengunduran diri ini biasanya ditulis dengan bahasa yang sopan dan jelas agar pihak perusahaan/instansi tempat kamu bekerja bisa memahami alasan kamu mengapa resign dari perusahaan tersebut.Surat pengunduran diri resmi itu penting untuk dibuat karena umumnya memiliki manfaat buat perusahaan dan juga bagi kamu sendiri. Manfaatnya antara lain:Agar kamu diakui sebagai pekerja yang profesional dengan memundurkan diri secara hormat dan resmi.Perusahaan secara resmi mencari karyawan baru yang akan menggantikan posisi kita.Dengan adanya surat pengunduran diri resmi, pihak perusahaan secara jelas tahu masa kerja kita di perusahaan tersebut akan berakhir.Contoh Surat Pengunduran Diri yang Baik dan Benar Setelah mengerti apa itu surat pengunduran diri dari pekerjaan serta apa saja manfaatnya, tetapi masih bingung bagaimana cara bikin surat pengunduran diri yang baik dan benar, simak sampai akhir artikel ini untuk mempelajarinya lebih dalam.📚 Baca juga:30+ Kata-kata Perpisahan untuk Rekan Kerja dan Atasan yang Berkesan! Format Surat Pengunduran Diri 1.Kepala Surat Bagian ini berisikan tempat dan tanggal pembuatan surat pengunduran diri, nama penerima surat, serta alamat yang dituju. Contoh: Jakarta, 23 Oktober 2021 Kepada Yth,Pimpinan PT. XXXXJl. Gatot Subroto, No. YYY, Jakarta Barat, 10120, Indonesiadi tempat 2. Isi surat Ketika membuat surat permohonan pengunduran diri, kamu perlu memperhatikan apa saja kata kata mengundurkan diri dari pekerjaan yang cocok untuk dipakai. Secara umum, isi surat resign yang baik dan benar berisikan:Data diri:Sebelum kamu ingin menyampaikan maksud dan tujuan memundurkan diri dari pekerjaanmu, ada baiknya kamu menyebut identitas secara singkat sebagai orang mengajukan surat pengunduran diri kerja.Maksud dan Tujuan: Tuliskan tujuan kamu menulis surat iniApresiasi: Tuliskan apresiasi kamu selama bekerja di perusahaan tersebut.Ucapan permohonan maaf:Untuk tetap membangun hubungan yang baik dengan perusahaan itu, kalimat permohonan maaf secara keseluruhan perlu dicantumkan di dalam surat pengunduran diri kerjamu.Harapan untuk perusahaan:Sampaikan harapan kamu terhadap perusahaan tersebut untuk kedepannya. Hal ini perlu dituliskan agar meninggalkan kesan yang baik kepada perusahaan tempat kamu bekerja.Berikut contoh isi surat: Yang bertanda tangan di bawah ini:Nama:Jabatan:Divisi:No. ID:Melalui surat ini saya ingin menyampaikan surat permohonan pengunduran diri dari jabatan [Posisi jabatan] di [Nama perusahaan] per tanggal [Tanggal, bulan, tahun]. Hal ini berkaitan dengan [Sebutkan alasan resign].Sebelumnya, saya sangat berterimakasih atas segala pengalaman yang didapatkan selama bekerja di [Nama perusahaan], melalui rekan-rekan kantor, pimpinan, serta pihak-pihak terkait. Saya secara pribadi banyak belajar dan berkembang di bawah pimpinan Bapak/Ibu sekalian secara khusus dalam mencapai target perusahaan selama ini.Saya juga memohon maaf jika selama ini ada tutur kata dan tindakan yang tidak berkenan bagi Bapak/Ibu sekaligus rekan-rekan kerja. Semoga [Nama perusahaan] dapat semakin maju ke depannya.Demikian surat permohonan pengunduran diri ini saya buat dengan kesadaran sepenuhnya tanpa tendensi dari pihak manapun. Atas perhatian saya ucapkan terima kasih. Hormat saya,(Nama pemohon) 3. Penutup Bagian terakhir yang perlu dicantum di dalam surat pengunduran diri dari pekerjaanmu adalah bagian penutup yang berisi tentang ucapan terimakasih dan tuliskan nama dan tanda-tanganmu di bagian akhir surat. Perhatikan contoh menulisnya di bawah ini: Demikian surat permohonan pengunduran diri saya buat. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. Hormat saya,(Nama pemohon) 📚Baca juga:20+ Pertanyaan Interview Kerja Paling Sering Muncul [+Jawaban] Hal-hal yang Harus Diperhatikanpada Surat Pengunduran Diri Setelah kamu tahu format cara membuat surat pengunduran diri, ada beberapa tips yang perlu kamu perhatikan ketika sedang menulis surat pengunduran diri dari perusahaan. Tujuannya adalah agar isi surat surat pernyataan pengunduran diri yang kamu buat bisa tetap memberikan positif bagi kamu dan juga pihak perusahaan. Langsung saja yuk simak poin demi poin berikut ini.1. Usahakan isi suratnya positif dan ringkas Dalam membuat surat permohonan pengunduran diri, profesionalisme sangatlah penting. Menulis alasan memundurkan diri dari perusahaan/instansi tempat kamu bekerja perlu dipikirkan baik-baik. Tidak diperkenankan menulis kata-kata kebencian atau rasa sakit hati terhadap perusahaan/instansi kamu bekerja di dalam surat pengunduran diri resmi. Selain itu, isi surat pengunduran diri kerja tidak perlu ditulis dengan bertele-tele ya. 2. Periksa kebijakan pengunduran diri di perusahaan Sebelum membuat surat pernyataan pengunduran diri, alangkah baiknya juga kamu perlu mengecek peraturan atau kebijakan pengunduran diri. Hal-hal yang perlu diperhatikan seperti denda yang harus dibayar (jika ada), jalur administrasinya, dan lain sebagainya. 3. Berkomunikasi kepada atasan terlebih dahulu Jika kamu sudah memiliki rencana untuk resign dari pekerjaanmu yang sekarang dan ingin memiliki sebuah rencana ke depannya, diskusi secara lisan kepada atasan adalah langkah yang baik untuk dilakukan pertama kali nya. Tujuannya adalah untuk menghindari mis-komunikasi antara kamu dan pihak perusahaan perihal tentang pengunduran dirimu. Selain itu juga, alasan kamu memundurkan diri akan menjadi acuan ketika kamu membuat surat pengunduran diri dari pekerjaanmu.4.Selesaikan segala tanggung jawab sebelum meninggalkan tempat kerjaDalam proses menuju hari terakhirmu di tempat kerja, jangan lupa menyelesaikan tanggung jawab pekerjaanmu sebelum hari terakhir di kantor tersebut. Kamu juga akan melakukan handover (serah terima jabatan) kepada pengganti kamu nantinya. Tujuannya agar transisi pekerjaanmu ke orang baru nantinya akan lebih mudah serta hal ini juga menunjukan rasa tanggung jawabmu kepada pihak perusahaan/ instansi dimana kamu bekerja.Siap-siap cari kerja baru!Temukan 5000+ lowongan kerja dari perusahaan top di Indonesia. Langsung kirim CVdan surat lamaran🏃Cari Kerja 8 Contoh Surat Resign Kerja Template Surat Pengunduran DiriContoh Surat Resign dalam Bahasa InggrisContoh Surat Pengunduran Diri Kerja PabrikContoh Surat Pengunduran Diri Karena Pekerjaan LainContoh Surat Pengunduran Diri Karena Melanjutkan StudiContoh Surat Pengunduran Diri dari OrganisasiContoh Email Pengunduran DiriContoh Cara Resign Lewat Whastsapp (WA) 1. Contoh Surat Pengunduran Diri dari Perusahaan (Template) (Tempat), (tanggal, bulan, tahun) Kepada Yth,Pimpinan PT. XXXX(Alamat kantor) di tempat, Yang bertanda tangan di bawah ini:NamaAlamatJabatanNo. ID :::: Dengan ini saya menyampaikan surat permohonan pengunduran diri dari jabatan [Posisi jabatan] di [Nama perusahaan] per tanggal [Tanggal, bulan, tahun]. Hal ini berkaitan dengan [Sebutkan alasan resign]. Sebelumnya, saya sangat berterimakasih atas segala pengalaman yang didapatkan selama bekerja di [Nama perusahaan], melalui rekan-rekan kantor, pimpinan, serta pihak-pihak terkait. Saya secara pribadi banyak belajar dan berkembang di bawah pimpinan Bapak/Ibu sekalian secara khusus dalam mencapai target perusahaan selama ini. Melalui surat ini saya juga memohon maaf jika selama ini ada tutur kata dan tindakan yang tidak berkenan bagi Bapak/Ibu Pimpinan dan rekan-rekan kerja. Besar harapan saya semoga PT. [Nama perusahaan] dapat semakin maju ke depannya. Demikian surat permohonan pengunduran diri ini saya buat dengan kesadaran sepenuhnya tanpa tendensi dari pihak manapun. Atas perhatian saya ucapkan terima kasih. Hormat saya, (Nama pemohon) Contoh surat pengunduran diri yang baik dan benar dari perusahaan (Template) 2. Contoh Surat Pengunduran Diri dari Jabatan dalam Bahasa Inggris Jakarta, October 22th, 2021 Mr. Jason LeeCEO of PT. Agung JayaJakarta Through this letter, I would like to inform you about my resignation from the marketing staff position at PT. Agung Jaya, started on the date of October 25th, 2021. This purpose is correlated with my future study plan. Thank you for the support, time and opportunities that PT. Agung Jaya has given to me during these last three years. Besides, I also thank my colleagues who have worked hard together in order to achieve the company's goals. I apologize profusely for all my mistakes during my tenure here that have left a bad impression on your heart. I hope the PT. Agung Jaya is able to keep growing in the future. Thank you very much for all the opportunities to work in this company. Sincerely, Ahmad Susanto Contoh surat resign kerja dalam bahasa inggris 3. Contoh Surat Pengunduran Diri Karyawan Pabrik Semarang, 25 Oktober 2021 Kepada Yth,Staf HRD PT. Sido MunculSemarang, Jawa Tengah di tempat, Saya yang bertanda tangan di bawah ini:NamaAlamatJabatanNo. ID: Sukmawati Raharjo: Jl. Melati 2, NO.43, Unggaran, Jawa Tengah: Karyawan Produksi: 832XXXXX Ingin mengajukan permohonan pengunduran diri dari PT. Sido Muncul per tanggal 1 November 2021 dengan alasan karena ingin mengurus keluarga sepenuh waktu. Besar harapan surat permohonan ini dapat diterima dan tanpa permasalahan dikemudian hari. Demikian surat permohonan ini saya buat dengan sesungguhnya tanpa dipengaruhi oleh pihak tertentu. Akhir kata saya ucapkan terima kasih atas kerjasamanya selama ini. Hormat saya, (Sukmawati Raharjo) Contoh surat pengunduran diri karyawan pabrik 4. Contoh Surat Pernyataan Pengunduran Diri dengan Alasan Pekerjaan Lain Medan, 7 Oktober 2021 Kepada Yth,Pimpinan SMA Swasta Cahaya Medan,Jl. Hayam Wuruk No. 11, Kec. Medan Baru, Kota Medan di tempat,Dengan hormat, Melalui surat ini, saya:NamaTempat, tanggal lahirJabatan: Putra Sitompul: Medan, 27 Agustus 1993: Guru Mata Pelajaran Ingin mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai tenaga pengajar di SMA Swasta Cahaya Medan, terhitung sejak 1 November 2021. Hal pengunduran diri ini terkait dengan pekerjaan lain yang saya tekuni selama ini. Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak di SMA Swasta Cahaya Medan, mulai dari rekan-rekan kerja sampai kepada pimpinan atas segala kesempatan dapat bekerjasama di tempat ini. Saya juga memohon maaf sekira selama ini ada tutur kata yang tidak berkenan di hati Bapak/ Ibu sekalian. Semoga pintu maaf dapat dibukakan. Demikian surat lamaran ini saya buat dengan sebenar-benarnya. Atas perhatian saya ucapkan terima kasih. Hormat saya, Putra Sitompul, Contoh Surat Pengunduran Diri Guru dengan Alasan Pekerjaan Lain5. Contoh Surat Pengunduran Diri Sederhana karena Melanjutkan Studi Palembang, 15 Oktober 2021 Kepada Yth,Kepala HRDPT. Lestari Magris, Palembang di tempat, Saya yang bertanda tangan di bawah ini: NamaAlamatJabatanNo. ID: Kartika Sari: Jl. Kebun Bunga, Kec. Sukarami, Palembang: Staf Marketing: 544DDDEEE Melalui surat ini, saya mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai staf marketing di PT. Lestari Magris, Palembang per tanggal 2 November 2021 dengan alasan akan melanjutkan studi lanjut. Saya secara pribadi mengucapkan banyak terima kasih sudah diberi kesempatan berproses bersama PT. Lestari Magris, Palembang selama 2 tahun ini. Saya banyak belajar dan berkembang di tempat ini berkat dari bimbingan Bapak/Ibu sekalian. Saya berharap, PT. Lestari Magris, Palembang dapat terus maju dan berdampak dikemudian hari. Demikian surat permohonan ini saya tulis dengan sungguh-sungguh tanpa dipengaruhi oleh pihak manapun. Atas perhatian saya ucapkan terimakasih. Hormat saya, Kartika Sari Contoh Surat Resign yang Baik dengan Alasan Lanjut Studi6.Contoh Surat Pengunduran Diri dari Organisasi Bandung, 9 Oktober 2021 Kepada Yth,Ketua Organisasi XXXXJl. Moh. Hassin, No. AA, Bota bandung di tempat,Dengan hormat, Saya yang bertanda tangan di bawah ini: NamaTempat, Tanggal LahirJabatan: Johan Hartono: Bandung, 21 Juli 1990: Sekretaris II Bidang Pendidikan dengan adanya surat ini, saya bertujuan untuk mengajukan permohonan pengunduran diri dari jabatan sebagai Sekretaris II Bidang Pendidikan di Organisasi XXXX, dengan alasan ingin bekerja sepenuh waktu di tempat lain. Surat permohonan ini akan berlaku sejak 1 November 2021. Besar harapan saya semoga Organisasi XXXX dapat semakin berkembang ke depannya. Saya juga mengucapkan banyak terimakasih atas segala pengalaman yang di dapat selama bergabung di Organisasi XXXX. Demikian surat permohonan pengunduran diri ini saya buat dengan sepenuh hati. Atas perhatian saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak di Organisasi XXXX. Hormat saya, Johan Hartono Contoh Surat Pengunduran Diri dari Organisasi7.Contoh Surat Pengunduran Diri dari Kerja Melalui Email To : [email protected] : Surat Pengunduran Diri (Jonathan Hartono)Surabaya, 20 September 2021 Kepada Yth,HRD managerPT. Sumber Jaya MakmurJl. Yos Sudarso No. 22, Kota SurabayaIndonesia di tempat,Dengan hormat, Melalui email ini, saya Jonathan Harsono bermaksud ingin mengajukan permohonan pengunduran diri dari PT. Sumber Jaya Makmur, terhitung sejak tanggal 1 Desember 2021. Saya mengucapkan banyak terima kasih atas segala kepercayaan bisa bekerja di PT. Sumber Jaya Makmur. Saya juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh karyawan beserta pihak manajemen PT. Sumber Jaya Makmur atas kekhilafan yang saya perbuat selama bekerja di tempat ini. Saya berharap PT. Sumber Jaya Makmur dapat terus berkembang ke depannya. Atas perhatian saya ucapkan banyak terima kasih. Hormat saya, Jonathan Hartono Contoh Surat Pengunduran Diri dari PTlewat Email8.Contoh SuratResignResmi (One Month Notice) Rina AmeliaJl. Anggrek No. 15, [email protected] Januari 2025 Kepada Yth.Manajer HRD PT Sukses MakmurJl. Jendral Sudirman No. 78, Yogyakarta Dengan hormat,Melalui surat ini, saya, Rina Amelia, mengajukan pengunduran diri dari posisi saya sebagai Marketing Executive di PT Sukses Makmur. Sesuai dengan ketentuan kontrak kerja, saya akan tetap bekerja selama satu bulan ke depan hingga 20 Februari 2025. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan dan pengalaman berharga yang telah saya peroleh selama bekerja di PT Sukses Makmur. Saya berharap perusahaan ini terus berkembang dan mencapai kesuksesan. Saya bersedia membantu dalam proses transisi dan menyelesaikan tanggung jawab saya hingga akhir masa kerja saya. Hormat saya,Rina AmeliaContoh Surat Pengunduran DiriOne-Month Notice9. Contoh Surat Pengunduran Diri dari Kerja (Alfamart) Siti RahmawatiJl. Sejahtera No. 20, [email protected], 15 Februari 2025 Kepada Yth.Kepala Toko Alfamart Cabang CihampelasJl. Cihampelas No. 100, Bandung Dengan hormat,Saya yang bertanda tangan di bawah ini, Siti Rahmawati, dengan ini mengajukan pengunduran diri dari pekerjaan saya sebagai Kasir di Alfamart Cabang Cihampelas, efektif per 15 Maret 2025. Keputusan ini saya ambil setelah melalui berbagai pertimbangan pribadi. Saya ingin menyampaikan terima kasih atas kesempatan, pengalaman, dan bimbingan yang telah saya dapatkan selama bekerja di Alfamart. Saya sangat menghargai semua pelajaran yang telah saya peroleh dan hubungan baik dengan rekan kerja serta manajemen. Saya akan berusaha untuk menyelesaikan tugas-tugas saya sebelum tanggal efektif pengunduran diri dan siap membantu proses transisi agar tidak mengganggu operasional toko. Hormat saya,Siti Rahmawati Contoh Surat Pengunduran Diri dari Alfamart10. Contoh Surat Pengunduran Diri dari Jabatan (Guru) Budi SantosoJl. Merdeka No. 10, [email protected] Maret 2025 Kepada Yth.Kepala Sekolah SD Harapan BangsaJl. Pendidikan No. 5, Jakarta Dengan hormat,Melalui surat ini, saya, Budi Santoso, bermaksud untuk mengajukan pengunduran diri sebagai guru di SD Harapan Bangsa terhitung sejak 10 April 2025. Keputusan ini saya ambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor yang berkaitan dengan perkembangan pribadi dan profesional saya. Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk mengajar dan berkontribusi di sekolah ini. Saya sangat menghargai pengalaman serta ilmu yang telah saya dapatkan selama bekerja di sini. Saya berharap sekolah ini terus berkembang dan memberikan pendidikan terbaik bagi para siswa. Demikian surat pengunduran diri ini saya sampaikan dengan penuh hormat. Saya bersedia untuk membantu dalam proses transisi agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. Hormat saya,Budi SantosoContoh Surat Pengunduran Diri Guru11. Contoh Surat Pengunduran Diri karena Sakit Subject:Pengunduran Diri - Andi PratamaKepada Yth. Manajer HRD PT Sejahtera Abadi Dengan hormat,Dengan penuh rasa hormat, saya yang bertanda tangan di bawah ini, Andi Pratama, bermaksud untuk mengajukan pengunduran diri dari posisi saya sebagai Staff Administrasi di PT Sejahtera Abadi, efektif per 5 Mei 2025. Keputusan ini saya ambil karena kondisi kesehatan saya yang tidak memungkinkan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab saya secara optimal. Setelah berkonsultasi dengan dokter dan mempertimbangkan kesehatan saya ke depan, saya merasa perlu untuk beristirahat dan fokus pada pemulihan. Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan selama ini, serta dukungan dari seluruh rekan kerja dan manajemen. Saya berharap perusahaan terus berkembang dan sukses ke depannya. Hormat saya,Andi PratamaContoh Surat Pengunduran Diri karena Sakit (Email)12.Contoh SuratPengunduran Diri Magang Subject: Pengunduran Diri dari Program Magang Kepada Yth. Supervisor Magang PT Kreatif Muda, Dengan hormat, Saya, Dian Pertiwi, ingin mengajukan pengunduran diri dari program magang di PT Kreatif Muda sebagai Content Creator Intern, efektif sejak 10 Agustus 2025. Keputusan ini saya ambil setelah mempertimbangkan beberapa faktor pribadi yang mengharuskan saya untuk menghentikan program magang lebih awal. Saya berterima kasih atas kesempatan dan pengalaman berharga yang saya dapatkan selama magang di PT Kreatif Muda. Saya mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan dan bersedia membantu dalam proses transisi sebelum resmi mengundurkan diri. Hormat saya,Dian PertiwiContoh Surat Resign Magang melalui Email13. Contoh Surat Pengunduran Diri dari Universitas Ahmad FauziJl. Cemara No. 25, [email protected] November 2025 Kepada Yth.Rektor Universitas NusantaraJl. Pendidikan No. 123, Medan Dengan hormat,Saya yang bertanda tangan di bawah ini, Ahmad Fauzi, mahasiswa Program Studi Manajemen dengan NIM 202312345 di Universitas Nusantara, bermaksud mengajukan pengunduran diri dari universitas ini terhitung sejak 5 Desember 2025. Keputusan ini saya ambil setelah mempertimbangkan beberapa faktor pribadi yang mengharuskan saya untuk berhenti dari perkuliahan. Saya sangat berterima kasih atas ilmu dan pengalaman yang telah saya dapatkan selama berkuliah di Universitas Nusantara. Demikian surat ini saya buat dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan dari pihak manapun. Saya mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat keputusan ini. Hormat saya,Ahmad Fauzi Contoh Surat Pengunduran Diri dari Universitas dengan Alasan Pribadi14.Contoh Cara Mengundurkan Diri dari Pekerjaan Lewat WA Selamat pagi Pak. Melalui pesan singkat ini, saya Budi Pratama dengan jabatan sebagai asisten sales ingin menyampaikan perihal permohonan pengunduran diri. Alasan saya mengajukan permohonan ini berkaitan dengan rencana pindah kota domisili. Saya memohon maaf karena hanya dapat menyampaikan hal ini melalui pesan Whatsapp. Terima kasih atas segala bimbingannya selama bergabung di perusahaan yang Bapak pimpin. Saya sangat bersyukur dapat belajar banyak dari Bapak dan rekan-rekan kerja saya. Untuk tindak lanjut permohonan ini, saya akan segera menemui Bapak secara langsung untuk menyampaikan surat pengunduran diri saya secara resmi. Terima kasih atas perhatiannya. Salam, Budi Pratama Contoh Kata-Kata Resign Kerja lewat WhatsAppSudah siapkan CV untuk cari kerja lagi belum? Coba buat CVATS-Friendly di Cake dengan 50+template gratis!📄Buat CVCake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Job Search Tips
Aug 18th 2025

5 Contoh Kata Kata Resign Lewat WhatsApp yang Baik dan Benar

Dalam dunia pekerjaan, kata resign atau mengundurkan diri dari sebuah pekerjaan adalah hal yang sudah biasa terjadi. Umumnya, seseorang yang merencanakan untuk tidak bekerja lagi dari salah satu perusahaan/instansi bisa berhubungan dengan kondisi kerjanya ataupun karena merencanakan sesuatu untuk masa depannya. Biasanya perusahaan atau instansi memiliki aturan kalau seorang karyawan ingin resign dari pekerjaannya. Caranya? Yakni dengan membuat surat pengunduran diri secara resmi dengan dibubuhi oleh tanda tangan yang bersangkutan. Akan tetapi, terkadang seorang karyawan merasakan kesulitan dalam menyampaikan alasan dia mengundurkan diri kepada atasannya atau pihak perusahaan. Bagi kamu yang sedang merencanakan resign dari pekerjaan tetapi masih bingung cara menyampaikannya kepada atasan, kamu bisa memilih alternatif lain dengan cara menggunakan aplikasi WA (WhatsApp) pada HP. Bagaimana cara resign yang baik dan benar lewat chat WA?Yuk simak hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mengetik kata-kata resign lewat WA. Daftar isi:Cara Mengundurkan Diri dari Pekerjaan Lewat WA yang baik dan benar Contoh Kata-Kata Resign Kerja yang Sopan Hal yang Harus Diperhatikan ketika Menulis Kata-kata Mengundurkan Diri Lewat WAKata Kata Pamitan Keluar Kerja Karena Melanjutkan Studi Cara Mengundurkan Diri dari Pekerjaan Lewat WA Bagi kamu yang sedang memikirkan bagaimana cara menyusun kata kata mengundurkan diri dari pekerjaan lewat WA, tips dan trik dibawah ini bisa menjadi acuan untuk menyampaikan kata kata pengunduran diri lewat WA kepada atasan dengan baik dan benar. 1. Sampaikan Kata Sapaan Terlebih Dahulu Ketika kamu ingin menyusun kata kata resign kerja lewat WhatsApp, kamu perlu menyadari bahwa orang yang akan menerima pesanmu nantinya adalah atasan kamu sendiri. Jadi, disarankan sebelum menyampaikan alasan kamu resign, kamu bisa menyapa atasanmu dengan kalimat seperti ini, Selamat pagi Pak. Melalui pesan WA ini, saya [tulis nama] dengan jabatan [sebutkan jabatan] ingin menginformasikan bahwa saya ingin menyampaikan perihal pengunduran diri saya. 2. Tuliskan Apa yang Menjadi Alasan Kamu untuk Resign Setelah kata kata pembuka pamitan resign kerjamu selesai, kamu bisa melanjutkan untuk mengetik tentang apa yang menjadi alasan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan tersebut. Tujuannya agar atasan kamu dapat memahami dengan baik alasan mengapa kamu ingin resign. Contoh kata kata mengundurkan diri lewat wa untuk alasan resign: Alasan saya mengajukan permohonan ini karena keinginan untuk studi lanjut. Saya secara pribadi memohon maaf kepada Bapak karena menyampaikan informasi ini melalui WA. Untuk bentuk-bentuk alasan untuk resign, kamu dapat menyesuaikan dengan kondisi kamu yang sesungguhnya ya. Misalnya, karena pindah kota, ingin membangun bisnis sendiri, fokus mengurus keluarga, dsb. 📚 Baca juga:Ingin Resign? Simak 10 Alasan Resign yang Masuk Akal 3. Utarakan Rasa Ucapan Terima Kasih Berikutnya, di dalam kata-kata pamitanmu, sampaikan ucapan terima kasih kepada atasan karena sudah diberi kesempatan untuk bekerja dan belajar di perusahaan tersebut. Kamu dapat menuliskannya seperti ini: Melalui pesan WA ini, saya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bapak dan seluruh rekan-rekan kerja karena sudah diberikan kesempatan untuk belajar sekaligus mendapatkan banyak pengalaman selama bekerja di tempat yang Bapak pimpin. 4. Informasikan tentang Surat Pengunduran Diri secara Formal Bagian terakhir dari cara resign lewat WA adalah menginformasikan atasanmu bahwa kamu akan mengirimkan surat pengunduran diri dalam waktu dekat sebagai bukti bahwa kamu sudah memiliki niat yang total untuk resign dari perusahaan/instansi tersebut. Contoh kata-kata resign yang sopan untuk informasi tentang surat pengunduran diri: Untuk tindak lanjut permohonan ini, saya akan segera menemui Bapak secara langsung untuk menyampaikan surat pengunduran diri saya secara resmi. Terima kasih atas perhatiannya. 📚 Bacaan lanjutan:8 Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja yang Baik dan Sopan beserta Kiat-kiatnya Contoh Kata Kata Resign Lewat WA Biar kamu punya gambaran yang lebih jelas lagi seperti apa contoh pengunduran diri lewat WA yang baik dan benar, di bawah ini kamu ada 5 contoh resign lewat whatsapp beserta alasan-alasannya. Contoh kata-kata pamitan resign lewat WhatApp berikut terdiri dari kata-kata resign kepada atasan dan kata-kata pamitan resign kerja di grup WA. 1. Contoh Cara Mengundurkan Diri dari Pekerjaan lewat WA (Alasan Umum) Selamat Pagi Pak. Melalui pesan WA ini, saya ingin menginformasikan bahwa saya yang bernama Budi Santoso dengan jabatan sebagai staff engineer ingin undur diri dari perusahaan yang Bapak pimpin saat ini. Adapun alasan yang melatarbelakangi hal ini karena saya ingin mencari pengalaman kerja lain yang bergerak di bidang pertanian. Melalui pesan ini juga, saya menyampaikan ucapan terimakasih atas segala bimbingan dan arahan yang saya dapatkan dari Bapak secara pribadi dan juga dari rekan-rekan kerja saya. Dalam waktu dekat ini, saya akan segera menemui Bapak secara langsung sebagai pimpinan saya dan sekaligus menyerahkan surat pengunduran diri saya secara resmi. Demikian informasi ini, saya memohon maaf karena hanya dapat menyampaikannya melalui pesan WA kepada Bapak. Atas perhatian saya ucapkan terima kasih. Contoh kata kata pengunduran diri lewat WA dengan alasan yang umum2. Contoh Kata-Kata Pamitan Keluar Kerja pada Bos (Melanjutkan Studi) Selamat Siang Pak Agus. Izinkan saya menyampaikan informasi terkait dengan permohonan pengunduran diri kepada Bapak sebagai atasan saya melalui pesan WA ini. Saya Angelina Nugroho sebagai asisten marketing di perusahaan yang Bapak pimpin memberitahukan bahwa terhitung awal bulan depan saya ingin resign dari pekerjaan saat ini. Keputusan ini saya ambil dengan alasan karena ingin melanjutkan studi. Saya secara pribadi sangat mengapresiasi tim kerja yang solid selama ini sudah berdampak bagi pengembangan diri saya di bidang marketing. Saya juga tidak lupa memohon maaf jika selama ini ada kesalahan yang saya perbuat. Semoga bisa dibuka pintu maaf bagi saya. Melalui pesan WA ini saya juga memberitahukan bahwa dalam waktu dekat ini saya akan menemui Bapak secara langsung dengan mengantarkan Surat Permohonan Pengunduran diri secara resmi. Demikian informasi ini, saya ucapkan terima kasih. Contoh resign lewat whatsapp karena melanjutkan studi3. Contoh Cara Resign Kerja Lewat WA (Ketidakcocokan) Selamat Siang Ibu. Melalui pesan WA ini saya menyampaikan perihal tentang permohonan resign saya kepada Ibu sebagai pimpinan di perusahaan ini. Keputusan ini didasarkan oleh ketidakcocokan jenis pekerjaan yang saya geluti dengan passion saya untuk kedepannya. Saya sangat berharap, Ibu sebagai pimpinan saya dapat mengerti keputusan ini. Tak lupa saya juga mengucapkan banyak terima kasih atas bimbingan Ibu dan kerjasama dari teman-teman semua selama ini. Semoga perusahaan ini dapat terus berkembang ke depannya. Untuk menindaklanjuti informasi ini, saya akan segera menemui Ibu secara langsung dengan surat permohonan diri saya secara resmi. Demikian permohonan ini, saya ucapkan terima kasih kepada Ibu dan perusahaan. Contoh kata-kata pamitan resign lewat whatsapp dengan alasan tidak cocok📚 Baca juga:Cara Membuat CV Lamaran Kerja yang Baik dan Benar (+ 10 Contoh)Berikut dua contoh kata-kata pamitan resign kerja di grup WA:4. Contoh Kata Kata Pamit dari Grup WA Kantor Karena Pindah Kota Selamat Pagi Bapak/Ibu dan rekan-rekan semua. Melalui group ini, izinkan saya atas nama Helena Dwi Kuncoro (staff administrasi) menyampaikan informasi bahwa setelah berdiskusi panjang dengan pihak keluarga, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan ini karena akan berpindah kota mengikuti suami. Saya secara pribadi mengucapkan banyak terima kasih karena sudah diberi kesempatan untuk belajar dan mendapatkan banyak pengalaman bersama dengan rekan-rekan semua selama ini. Besar harapan saya, perusahaan ini dapat terus berkembang dan tetap solid ke depannya. Tak lupa saya juga memohon maaf jika selama ini telah melakukan kesalahan terhadap Bapak/Ibu sekalian, semoga dapat dimaafkan. Untuk menindaklanjuti hal ini, saya akan menemui pimpinan perusahaan kita sekaligus memberikan surat pengunduran saya secara resmi. Demikian permohonan ini saya sampaikan kepada Bapak/Ibu dan rekan-rekan semua. Saya ucapkan terima kasih atas kerjasamanya selama ini. Contoh kata-kata ucapan pamit dari grup WA 2. Contoh Kata Kata Pamit dari Grup Kerja dengan Alasan Membangun Bisnis Sendiri Selamat Pagi semua Bapak/Ibu. Semoga kita dalam keadaan sehat selalu. Perkenalkan saya Johan S. Tambunan sebagai staff Bisnis dan Manajemen ingin undur diri pamit dari rekan-rekan dan perusahaan ini. Saya telah secara bulat mengambil keputusan ini karena ingin membuka bisnis secara mandiri ke depannya. Terima kasih atas segala pelajaran dan bimbingan dari Bapak/Ibu sekalian. Saya secara pribadi banyak belajar lewat proses yang saya alami diperusahaan ini. Saya juga sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas segala tindak laku saya yang tidak berkenan di hati Bapak/ Ibu sekalian. Semoga kita dapat bertemu lagi di lain waktu. Untuk permohonan saya secara resmi, nanti saya akan menemui pimpinan perusahaan secara langsung sekaligus memberikan surat pengunduran diri saya yang bermaterai. Demikian informasi ini, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak/ Ibu semuanya. Contoh kata kata pamit dari grup WA kantor Sudah cukup membantu bukan dengan contoh-contoh kata kata resign kerja lewat whatsapp di atas? Nah, tapi buat kalian juga yang sedang membuat kata kata mengundurkan diri dari pekerjaan lewat WA yang baik dan benar, jangan lupa perhatikan tips-tips berikut ini ya.📚 Baca juga:Ketahui 10 Tips Interview Kerja ini Sebelum Bertemu HRD Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Menulis Kata Kata Resign lewat WA Tips menulis teks resign lewat WA1. Pastikan bahwa keputusanmu sudah final Sebelum kamu ingin mengirimkan pesan singkat kepada atasanmu atau juga melalui group WA, pastikan bahwa keputusanmu untuk resign sudah bulat sehingga kamu tidak akan menyesal di kemudian hari. 2. Menggunakan kata yang sopan Menyampaikan informasi tentang pengunduran dirimu, disarankan menggunakan bahasa yang formal karena hal ini berkaitan dengan prosedur di dalam dunia pekerjaan. 3. Tetap kirim surat pengunduran kerja secara resmi Meskipun kamu sudah mengirimkan informasi perihal pengunduran diri dari tempat kerjamu, kamu perlu menyertakan informasi akan menyampaikan surat secara resmi kepada pihak perusahaan nantinya. Ini sebagai bukti secara resmi kamu sah resign dari perusahaan tersebut. 4. Pastikan kamu sudah menyelesaikan pekerjaan saat ini Dalam proses penyampaian tentang pengunduran dirimu, pastikan bahwa pekerjaan yang sedang diberikan kepadamu sudah tuntas dikerjakan sebelum kamu meninggalkan perusahaan tersebut nantinya. 5. Perhatikan waktu pengiriman WA Yang terakhir, disarankan untuk mengirim kata kata pamitan resign kerja melalui WA pada saat waktu kerja. Selain itu, waktu pagi hari adalah waktu yang baik untuk menyampaikan informasi ini karena atasanmu baru saja memulai pekerjaannya dengan masih memiliki pikiran yang fresh. Sudah cukup jelaskan contoh dan tips bagaimana cara mengundurkan diri dari pekerjaan lewat WA? Selamat mencoba ya. Sedang cari kerja? Yuk, cek 1000+ lowongan kerja dan temukan kesempatan terbaikmu di Cake🚀 Cek Loker Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Job Search Tips
Dec 13th 2022

12 Alasan Resign yang Baik dan Masuk Akal, Jangan Berbohong

Mengundurkan diri atau yang sering disebut dengan resign kerja merupakan istilah yang tak asing lagi bagi para pekerja terutama sejak terjadinya the Great Resignation di tahun 2022 kemarin. Meskipun terlihat sepele, namun dalam mengutarakan apa yang menjadi alasan resign kerja kepada atasan adalah hal yang tidak gampang. Apalagi jika kamu melihat kalau ada kemungkinan atasanmu tidak membuka peluang untuk mengundurkan diri dari perusahaan tersebut. Alias kamu bakalan tetap bekerja diperusahaan tersebut walau kamu ingin resign secepatnya. Agar proses resign kamu bisa berjalan dengan mulus, kamu bisa mencari terlebih dahulu apa saja contoh alasan resign kerja yang baik dan logis buat kamu. Karena kemungkinan besar atasan kamu bakal menanyakan apa alasan kamu berhenti kerja. Daftar isi:Alasan Resign yang LogisLangkah Cara Resign Kerja yang Baik dan Benar Alasan Resign yang Masuk Akal 12Alasan Resign yang Tepat Bagaimana jika ditanya alasan resign?Berikut 12 alasan keluar dari pekerjaan, kamu dapat menyesuaikannya sesuai dengan kondisi yang sedang kamu alami saat ini. Perlu dicatat juga bahwa berbohong untuk alasan resign juga tidak disarankan. Simak saja langsung penjelasannya ya. 1. Studi Lanjut Alasan yang pertama ini terbilang logis buat kamu yang sedang merencanakan studi lanjut untuk meningkatkan keprofesionalan kamu ke depannya. Alasan resign kerja ini memberikan peluang besar permohonan pengunduran diri kamu dari perusahaan tersebut bisa berjalan mulus. Alasannya, karena pihak perusahaan bisa mengerti melanjutkan studi itu memerlukan waktu yang benar-benar fokus untuk menyelesaikannya. Contoh alasan resign karena ingin lanjut studi: "Saya senang dengan pekerjaan saya sebagai asisten guru, tapi mengingat tujuan karir jangka panjang saya adalah untuk menjadi seorang lead teacher, terjun kembali ke bangku kuliah dan menjadi full-time student untuk mengejar gelar yang lebih tinggi akan membantu saya mencapai cita-cita saya ini lebih cepat."2.Perubahan Karir (Career Switching)Perubahan karir (career switch) merupakan alasan karir yang masuk akal. Ada kalanya ketika kamu merasa jenuh dan tidak ingin lagi mengejar jalur karir tertentu. Alasan resign ini cukup logis jika kamu ingin mengutarakan alasan kamu mengundurkan diri kepada atasanmu. Setelah berproses di pekerjaan sekarang, kamu baru menyadari kalau keterampilan yang kamu miliki lebih cocok dikembangkan bidang lain. Contoh alasan resign karena ingin merubah jalur karir: "Saya sedang mencari kesempatan karir di bidang baru yang sekarang belum ada di perusahaan saya sekarang dimana saya bisa mengembangkan skill digital marketing saya." 3.Perbedaan Lingkungan Kerja Perbedaan lingkungan kerja bisa menjadi salah satu faktor alasan yang tepat untuk resign. Ini bisa menjadi alasan resign karena tidak betah atau merasa tidak nyaman di perusahaan. Terkadang perbedaan perbedaan budaya kerja sebuah perusahaan bisa menghambat proses perkembangan karir kamu kedepannya. Perbedaan dan ketidakcocokan Anda terhadap lingkungan kerja anda, bisa mengakibatkan ketidaknyamanan dalam bekerja, sehingga mendorong anda untuk resign kerja. Contoh alasan resign karena merasa tidak nyaman dengan lingkungan kerja yang toxic:"Value saya adalah transparansi, kolaborasi, dan komunikasi terbuka, sedangkan budaya perusahaan saya saat ini adalah kerahasiaan dan persaingan. Value saya dengan perusahaan tidak sejalan, dan saya menyadari seberapa pentingnya untuk bekerja dengan perusahaan yang memiliki komitmen yang sama dengan saya terhadap budaya kerja yang positif dan suportif seperti perusahaan Anda." 4.Mencari Pekerjaan yang Lebih Profesional Jika selama bekerja di perusahaan saat ini, kamu melihat bahwa sistem manajemen di perusahaan tersebut kurang profesional dalam pembagian tugas. Misalnya, seorang karyawan diberi tugas serabutan yang tidak sesuai dengan perjanjian di awal. Maka hal ini bisa menjadi alasan mengundurkan diri dari pekerjaanmu untuk ke depannya mencari perusahaanyang lebih profesional dan konsisten. Atau hal ini bisa menjadi alasan resign kerja yang logis karena merasa ada pengurangan jam kerja dengan alasan yang kurang jelas dari pihak perusahaan.📚 Contoh CV Menarik, Seperti Apa?:20+ Contoh CV Lamaran Kerja Menarik dan Cara Membuatnya5.Pekerjaan yang StatisTidak bisa dipungkiri juga dalam sebuah perusahaan di tempat kamu bekerja saat ini, kamu bisa merasa kalau jenis pekerjaan yang sedang kamu kerjakan tidak berdampak buat pengembangan karir kamu. Alias pekerjaannya tidak dinamis dan tidak mendorong kamu untuk belajar hal-hal baru. Kondisi ini juga bisa menjadi alasan keluar dari pekerjaanmu saat ini. Contoh alasan resign karena pekerjaan yang statis:"Setelah bekerja di bidang ini selama 7 tahun, saya telah memiliki skill dan pengetahuan tentang UI/UX dan bahasa pemrograman yang luas. Oleh karena itu, saya ingin mencari tantangan dan kesempatan lain untuk mengembangkan skill kepemimpinan saya sebagai project manager di perusahan Anda. Dan saya sangat senang karena posisi pekerjaan ini bisa memberikan saya ruang untuk mengembangkan skill tersebut" 6.Kemerosotan PerusahaanMungkin setelah beberapa waktu, kamu mengamati kalau perusahaan dimana kamu bekerja sedang mengalami kemerosotan dalam pendapatan atau etos kerja para rekan-rekan kerja. Alasan untuk berhenti kerja ini bisa terlihat logis ketika kamu berencana resign dari perusahaan tersebut. 7.Gaji yang Kurang SesuaiBerikutnya adalah masalah gaji. Bagi sebagian orang, gaji atau upah yang kita terima merupakan hal yang sensitif. Apalagi jika gaji yang kamu terima tidak sesuai dengan jenis tanggungjawab yang kamu kerjakan.Jadi, gaji yang tidak proporsional dengan pekerjaanmu bisa menjadi alasan resign yang logis buat kamu untuk mengundurkan diri dari pekerjaan saat ini. Di samping itu, kamu juga perlu memastikan aturan pengunduran diri yang berkaitan dengan hal keuangan. Misalnya apakah ada aturan gajimu akan dipotong sebagai denda karena resign kurang dari waktu minimal sesuai dengan kontrak kerja.📚 Baca juga:5 Cara Menjawab Berapa Gaji yang Anda Inginkan dalam Interview!8.Faktor Keluarga/Alasan Kesehatan Faktor keluarga merupakan hal penting yang patut dipertimbangkan ketika kamu sedang menjalani pekerjaan saat ini. Alasan pengunduran diri kerja berkaitan dengan faktor keluarga sangatlah memungkinkan dimaklumi oleh pihak perusahaan. Misalnya karena faktor fokus mengurus rumah tangga ataupun memiliki anak yang berkebutuhan khusus. Kemudian, yang juga bisa berhubungan dengan keluarga yakni alasan resign karena orang tua yang sudah lanjut usia dan tidak ada yang mengurusi. Selain itu, faktor kesehatan juga merupakan salah satu alasan resign terbaik yang bisa kamu pertimbangkan untuk mengundurkan diri. Karena kondisi kesehatanmu jauh lebih penting dari pekerjaan yang sedang kamu geluti. Disamping itu, kamu bisa mengecek asuransi kesehatan agar bisa meng-cover ketika kamu ingin berobat di rumah sakit tertentu. 9. Tidak Adanya Work Life BalanceBanyak perusahaan memiliki sistem kerja yang buruk sehingga karyawan perusahaan harus lembur untuk menyelesaikan pekerjaan yang ada. Tentunya ini berdampak buruk pada keseimbangan dunia pekerjaan dan kehidupan pribadi mereka. Jika ini diteruskan akan berdampak buruk pada kesehatan mental karyawan.Jika kamu tidak merasakan adanya work life balance pada perusahaan tempat kamu bekerja, ini bisa menjadi alasan kamu untuk keluar dari perusahaan yang baik.10. Memulai Bisnis SendiriAlasan resign yang tepat berikutnya adalah ingin berwiraswasta secara mandiri. Alasan pengunduran diri ini tergolong bisa kamu gunakan. Mungkin setelah sekian lamanya kamu sudah bekerja di perusahaan tersebut, kamu baru menyadari bahwa passion kamu yang sesungguhnya adalah di dunia bisnis. So, kenapa tidak memulai saja sebelum terlambat? 11. Pindah DomisiliPindah tempat tinggal merupakan alasan yang logis untuk resign dari pekerjaan. Namun, sebelum kamu memutuskan untuk berhenti bekerja di perusahaan tersebut, tanyakanlah pada HRD atau manajer jika kamu dapat bekerja secara remote (jarak jauh). 12.Dapat Tawaran di Perusahaan LainAlasan kuat untuk resign yang terakhir adalah kamu mungkin mendapatkan tawaran kerja yang lebih menjanjikan dari perusahaan lain. Hal ini bisa jadi berkaitan dengan potensi diri kamu yang dilirik oleh perusahaan lain sehingga dapat memberi benefit bagi perusahaan mereka. Jadi, kamu tidak perlu kuatir mengutarakan alasan resign dari pekerjaan dengan alasan ini kepada atasanmu. 💡Reminder buat kamu yang ingin resign: Keputusan kamu untuk resign bukan lah hal yang bisa kamu anggap ringan. Pastinya ada pro dan kontra dalam setiap pilihan. Namun, ketika alasan untuk resign lebih besar daripada alasan untuk menetap, resign lah dengan sikap yang positif. Setelah kamu tahu beberapa alasan untuk resign kerja yang logis untuk digunakan, step berikutnya adalah langkah-langkah apa saja yang perlu kamu persiapkan dalam hal ini serta bagaimana cara resign yang baik dan benar.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari LokerLangkah dan Cara Resign dari Pekerjaan 1.Temukan Waktu Terbaik untuk Berbicara kepada Atasanmu Jika kamu sudah memiliki alasan kuat untuk resign kerja dari pekerjaan saat ini, tahap berikutnya yang tak kalah penting kamu perlu persiapkan yakni menentukan waktu pertemuan dengan atasanmu jauh-jauh hari. Tidak disarankan menyampaikan alasan resign secara mendadak karena pihak perusahaan memerlukan waktu dalam mempersiapkan pengganti mu kelak. Biasanya perusahaan memiliki kebijakan notice period dimana karyawan wajib memberitahu perusahaan beberapa bulan atau beberapa minggu sebelum resign. Selain itu, alasan keluar kerja mendadak juga akan menjadi rumit ketika pekerjaanmu berhubungan dengan orang/ pihak luar. Jadi, persiapkan waktumu sebaik mungkin untuk bertemu dengan atasan perihal tentang pengunduran diri kamu. 2.Selesaikan Pekerjaan Kantormu Terlebih Dahulu Setelah kamu menyampaikan alasan keluar kerja kepada atasanmu, segala jenis tanggung jawab di kantor ada baiknya dibersihkan sebelum hari terakhir kamu kerja di tempat tersebut. Pastikan juga segala pekerjaan surat menyurat atau administrasi sudah rampung agar tidak membebankan orang lain kelak. Hal penting juga perlu kamu ketahui bahwa menyelesaikan tanggung jawabmu di perusahaan saat ini secara tidak langsung menunjukan bahwa kamu orang yang bekerja dengan profesional dan dapat diandalkan. 3.Rencanakan Waktu Handover ke Orang yang BaruSelain itu, hal yang perlu kamu persiapkan setelah mengutarakan alasan risent kerja kepada atasanmu, menyerahkan sekaligus mengajarkan orang yang baru nantinya adalah tugas yang perlu dilakukan (handover). Tujuannya adalah agar si orang baru tersebut paling tidak sudah mengerti apa yang menjadi job desc-nya ketika kamu sudah tidak bekerja lagi di perusahaan tersebut. 4. Kirim Surat Pengunduran DiriFormal Langkah terakhir adalah mempersiapkan dan mengirim surat pengunduran diri, setelah kamu berdiskusi dengan bosmu tentang alasan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan. Menyampaikan alasan resign kepada atasan secara informal tidaklah cukup. Kamu perlu menyusun surat resign secara resmi yang menandakan bahwa kamu secara sah sudah tidak bekerja lagi diperusahaan tersebut. Contoh-contoh alasan resign kerja di atas serta langkah yang ditempuh dalam proses resign merupakan hanya referensi buat kamu. Tidak tertutup kemungkinan jika ada alasan lain yang lebih relevan dengan kondisi kamu saat ini. Hal lain yang perlu kamu persiapkan setelah resign dari kantor lama adalah mempersiapkan alasan yang tepat mengapa mengundurkan diri dari perusahaan lama.📚 Baca juga:8 Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja yang Baik dan Sopan beserta Kiat-kiatnya KesimpulanMengundurkan diri atau resign dari pekerjaan merupakan hal yang pasti akan dialami semua orang yang bekerja sebagai karyawan.Agar proses resign berjalan dengan mulus, kamu bisa menyiapkan alasan resign yang baik dan logis.Perbanyaklah berdiskusi dengan orang-orang yang sudah berpengalaman perihal alasan resign kerja yang baik.👉 Ingin resign lewat WhatsApp? Lihat 5 Contoh Kata-kata Resign Lewat WhatsApp yang Baik danBenar ini! Ingin tahu bagaimana cara membuat CV yang elegan dan menarik? Yuk buat CV kamu di Cake. Bisa download sebagai PDF, 100% Gratis!🎉 Buat CVCake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal Cake. --- Ditulis Oleh Desman Perdamaian Gulo---
Interview Skills
Jan 3rd 2022

6 Cara Menjawab Alasan Resign Saat Interview Kerja

Daftar isi: Contoh Jawaban Alasan Resign Saat Interview KerjaTips Cara Menjawab Alasan Keluar Kerja saat Interview Alasan resign ketika interview kerjaPernahkah Anda mendapat pertanyaan “apa alasan resign kerja dari perusahaan sebelumnya” atau "kenapa resign dari pekerjaan sebelumnya" saat interview? Pertanyaan ini cukup sering ditanyakan pada kandidat berpengalaman saat interview kerja. Bagi sebuah perusahaan, melakukan seleksi pegawai baru bukan hal mudah. Ada proses yang panjang yang harus dilalui. Mengetahui alasan kandidat berhenti kerja saat sejak di interview bisa membantu untuk menentukan apakah kandidat memang cocok untuk perusahaan. Dan memperkecil kemungkinan karyawan keluar dari perusahaan. Bagi kandidat, menjawab pertanyaan alasan keluar dari pekerjaan saat interview pun susah-susah gampang. Di satu sisi, kandidat harus menjawab jujur tanpa dibuat-buat. Di sisi lain, jawaban yang tidak dipoles mungkin akan membuat HRD ragu untuk mempekerjakan kandidat. Untuk itu, Cake sudah merangkumkan beberapa contoh alasan keluar kerja yang umum diutarakan saat interview, beserta jawaban terbaik jika ditanya alasan resign saat wawancara. 📚 Baca juga: 20+ Pertanyaan Interview Kerja Paling Sering Muncul [+Jawaban] Bagaimana Cara Merespon Saat Interview Ditanya Kenapa Resign Dari Pekerjaan Sebelumnya? Cara Menjawab Kenapa Resign #1: Pengalaman BaruUntuk alasan yang pertama ini, kandidat bisa menjelaskan pengalaman baru seperti apa yang diinginkan. Juga mengapa kandidat menyimpulkan bahwa perusahaan yang baru ini dapat memberikan pengalaman tersebut. Ada baiknya pula menceritakan sedikit pengalaman di kantor yang lama saat ditanya alasan mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya pada saat interview. Contoh cara menjawab kenapa resign karena ingin pengalaman baru. “Pada perusahaan sebelumnya, saya terlibat dalam proyek-proyek infrastruktur pemerintah seperti pembangunan jembatan dan stadium olahraga. Meski cukup seru, saya tertarik untuk terjun dalam jenis proyek lain seperti pembangunan office tower. Hal ini, yang mendorong saya untuk melamar di PT. Pakuwon Jati yang memang fokus pada pembangunan superblock.” Cara Menjawab Kenapa Resign #2: Lingkungan Kerja yang Lebih Cocok Menghabiskan waktu setidaknya 8 jam sehari pada lingkungan yang tidak kondusif tentu bukan pengalaman yang menyenangkan. HRD perusahaan-perusahaan pun umumnya bisa menerima lingkungan sebagai alasan resign yang baik saat interview. Meski demikian, kandidat harus berhati-hati dalam membahasnya agar tidak membuat kesan bahwa kandidat “terlalu pemilih”. Cara menjawab interview kenapa keluar dari pekerjaan sebelumnya yang baik ialah memberikan pengalaman terdahulu dengan singkat. Namun, tidak menjelek-jelekkan perusahaan sebelumnya. Contoh cara menjawab alasan resign karena lingkungan. “Pada perusahaan tempat saya bekerja sebelumnya, persaingan antar pekerja cukup intens yang tak jarang menimbulkan friksi di antara karyawan. Sebaliknya, bagi saya, tempat bekerja yang ideal adalah tempat di mana saya bisa saling mendukung dengan rekan-rekan saya untuk mencapai tujuan bersama. Karena itu saya mencari perusahaan yang menitikberatkan pada kesuksesan kelompok.” 📚 Baca juga: 14 Contoh Jawaban Kelebihan dan Kekurangan Saat Interview Cara Menjawab Kenapa Resign #3: Tantangan yang Lebih Besar Bagi pekerja profesional yang berorientasi pengembangan kemampuan diri, tantangan di tempat kerja adalah sebuah keharusan. Dan perusahaan-perusahaan pun umumnya menyukai karyawan yang ingin terus belajar. Bila ada kemampuan/pengetahuan khusus yang ingin dipelajari, bisa pula disebutkan saat ditanya alasan kenapa resign. Hal ini akan membuktikan bahwa kandidat memang menginginkan tantangan baru. Contoh alasan resign yang baik saat wawancara: “Perusahaan saya sebelumnya adalah perusahaan keluarga yang sudah cukup mapan. Kebanyakan pelanggan adalah pelanggan lama yang akan secara reguler membeli barang kami. Meski demikian, sebagai sales saya ingin lebih banyak mengembangkan klien baru yang sebelumnya belum pernah membeli barang kami. Karena itu, saya melamar di perusahaan ini yang memang sedang gencar-gencarnya melakukan ekspansi ke Indonesia Timur.” Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉 Cari Loker Cara Menjawab Kenapa Resign #4: Banting Setir Karir Setelah bekerja di suatu bidang untuk beberapa saat, ada kalanya kandidat menginginkan awal yang baru di bidang yang berbeda. Tim HRD pun umumnya mengerti hal ini. Namun, kandidat harus bisa menjelaskan alasan resign tersebut saat interview. Hal ini untuk mencegah kesan bahwa kandidat tidak “tahan banting” bekerja di bidang sebelumnya. Contoh alasan resign karena pindah bidang untuk interview. “Selama 4 tahun terakhir saya bekerja di sebuah perusahaan minyak internasional sebagai insinyur permesinan. Terlepas dari tugas-tugas yang sebenarnya sangat saya nikmati, saya memutuskan untuk beralih ke energi terbarukan. Hal ini karena saya ingin terlibat dalam produksi energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Di sisi lain, saya rasa perkembangan industri energi terbarukan dalam 10 tahun ke depan akan sangat pesat.” Cara Menjawab Kenapa Resign #5: Dampak Langsung yang Bisa Dilihat Dalam dunia pekerjaan, ada peran dengan dampak yang terlihat jelas. Namun, ada pula peran-peran yang lebih sulit untuk melihat buah langsung dari pekerjaan mereka. Bila saat ditanya alasan resign saat interview kandidat bisa menjelaskan dampak langsung yang ingin mereka lihat, hal ini bisa menjadi argumen yang kuat bagi sang kandidat. Contoh cara menjawab kenapa resign karena ingin melihat dampak langsung: “Selama 4 tahun terakhir saya bekerja di sebuah perusahaan minyak internasional sebagai insinyur permesinan. Terlepas dari tugas-tugas yang seb“Di restoran sushi tempat saya bekerja sebelumnya, saya bertugas untuk mengelola ikan tuna dari utuh hingga siap dihidangkan. Meski demikian, penataan terakhir umumnya dilakukan oleh koki yang berbeda. Hal ini membuat saya agak kesulitan untuk melihat hasil akhir dari pekerjaan saya. Karena itu saya berharap dalam peran ini dapat langsung menata dan menghidangkan makanan kepada pelanggan.enarnya sangat saya nikmati, saya memutuskan untuk beralih ke energi terbarukan. Hal ini karena saya ingin terlibat dalam produksi energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Di sisi lain, saya rasa perkembangan industri energi terbarukan dalam 10 tahun ke depan akan sangat pesat.” 📚 Baca juga: 5 Contoh Kata Kata Resign Lewat Whatsapp yang Baik dan Benar Cara Menjawab Kenapa Resign #6: Tanggung Jawab yang Lebih Besar Semakin lama bekerja, karyawan umumnya ingin mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar. Sampaikan alasan ini dengan lugas saya ditanya alasan resign saat interview. Jelaskan secara singkat apa yang menghalangi Anda dari dipercayakan tanggung jawab yang lebih besar di perusahaan sebelumnya juga mengapa Anda siap untuk tanggung jawab tersebut ketika ditanya. Contoh cara menjawab kenapa resign karena ingin tanggung jawab yang lebih besar: “Perusahaan kami adalah perusahaan distributor suku cadang otomotif di Majalengka. Dengan skala pasar tersebut, dibutuhkan 4 orang untuk mengelola semua pelanggan. Meski demikian, saya percaya bahwa saya dapat memimpin lebih banyak orang lagi. Salah satunya adalah karena saya sangat menguasai dunia suku cadang otomotif. Juga karena tim kami mencapai pertumbuhan sebesar 20% per tahun.” Cara Menjawab Alasan Resign Ada banyak cara untuk memberi jawaban di interview ketika ditanya kenapa keluar dari pekerjaan sebelumnya. Dan cara menjawab alasan resign saat interview umumnya akan sangat dipengaruhi oleh situasi perusahaan sebelumnya, pekerjaan yang dilamar, juga alasan pribadi pelamar kerja. Meski demikian, ada beberapa pedoman dalam menjawab alasan resign kerja yang baik saat interview.📚 Baca juga: 8 Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja yang Baik dan Sopan beserta Kiat-kiatnya 1. Persiapkan Jawaban Sebelum Wawancara Pertanyaan alasan resign ketika interview adalah pertanyaan yang sangat umum. Karena itu, usahakan untuk mempersiapkan jawaban ini sebelum hari interview. Meskipun Anda tahu dengan pasti alasan untuk resign kerja dari perusahaan sebelumnya, tidak semua alasan resign yang ada tepat untuk dibicarakan saat interview 💡Tips: Anda dapat menuliskan beberapa poin alasan resign dari perusahaan terdahulu. Selanjutnya, cobalah untuk merangkai kata seakan menjelaskan alasan resign kerja ini kepada pewawancara saat wawancara. 2. Jawablah Secara Jujur Hal yang terpenting ialah memberikan jawaban interview secara jujur ketika ditanya alasan resign. Mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan alasan kenapa resign untuk saat interview bukan berarti membuat-buat cerita fiktif. Dengan melakukan persiapan, kandidat bisa membahasakan poin-poin yang ingin disampaikan dengan lebih baik dan terstruktur. Selain itu, kandidat juga bisa memikirkan alasan keluar kerja apa yang tidak tepat untuk dibicarakan kepada pewawancara saat interview. 3. Hindari Membahas Gaji Secara Gamblang Gaji yang lebih baik adalah salah satu alasan utama karyawan pindah dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya. Meski demikian, sewaktu ditanya alasan meninggalkan pekerjaan sebelumnya saat interview, ada baiknya untuk tidak menyinggung persoalan gaji secara langsung. Perusahaan umumnya menyukai karyawan yang berorientasi pada hasil dan pengembangan diri, bukan uang. Sebaliknya, jawaban interview jika ditanya kenapa resign yang baik ialah untuk menekankan bahwa kandidat menginginkan tanggung jawab yang lebih besar. Hal ini secara implisit menyiratkan bahwa kandidat menginginkan imbalan yang lebih besar. Perihal gaji dapat dibahas di kemudian hari dalam proses negosiasi gaji dan bukan sewaktu ditanya alasan berhenti kerja saat di interview. Contoh cara menjawab alasan resign karena gaji saat interview: “Pada pekerjaan sekarang, saya bertanggung jawab atas 30% dari pendapatan dan 20% dari klien perusahaan kami. Meski demikian, saya juga mempunyai harapan untuk dapat terlibat dalam proyek-proyek yang lebih besar lagi.” 4. Jangan Menjelek-jelekkan Perusahaan Terdahulu Ketika HRD bertanya alasan keluar kerja saat interview, Anda dapat menceritakan sedikit kekurangan dari perusahaan terdahulu. Meskipun demikian, hindari kesan menjelekkan perusahaan terdahulu. Perusahaan menyukai karyawan yang profesional. Meskipun tidak menyukai perusahaan terdahulu, tetap tunjukkan integritas dengan tidak menjelek-jelekkan. Perusahaan tidak ingin mempekerjakan karyawan yang menjelekkan perusahaan mereka ketika ditanya alasan resign saat interview di tempat lain. ✨ Menjawab Secara Bijaksana Ketidakpuasan atas keadaan di pekerjaan yang sedang dijalani adalah lumrah. Hal tersebut juga merupakan alasan yang kuat untuk resign. Meski demikian, ada cara yang tepat untuk menjawab alasan resign dari pekerjaan sebelumnya guna menghindari kesan negatif dari tim HRDterhadapmu. Selain mempersiapkan jawaban alasan resign saat interview, pastikan juga untuk membuat CV yang menarik dengan CV builder Cake ya! 100% Download Gratis!🎉 Buat CVTidak hanya CV maker gratis, Cake adalah situs lowongan kerja terpercaya dan transparan. Kamu bisa mencari pekerjaan impian kamu dari berbagai perusahaan berkualitas dan ternama. Yuk, buat CV online gratis, portofolio kerja, dan lamar kerja di website pencari kerja Cake. --- Ditulis Oleh Stephen Antonius---
Career Development
Oct 14th 2022

Panduan Lengkap Handover: Cara Melakukan Serah Terima Jabatan yang Efektif

Ketika seseorang meninggalkan pekerjaannya maka akan ada proyek-proyek yang harus dilanjutkan oleh siapapun yang akan menggantikannya. Untuk mempermudah kegiatan ini maka dilakukannya handover atau serah terima pekerjaan. Handover pekerjaan adalah proses penting dalam setiap perusahaan atau organisasi. Proses serah terima pekerjaan yang tepat dapat memastikan transisi pekerjaan yang mulus. Lantas, mengapa handover harus dilakukan dan bagaimana cara serah terima jabatan yang benar? Yuk simak artikel dibawah ini! Daftar Isi : Arti Handover PekerjaanMengapa Handover Harus Dilakukan?Bagaimana Cara Serah Terima Pekerjaan?Tips Handover yang BaikContoh Serah Terima Pekerjaan Kantor Tahapan Handover Kerja Apa itu Handover Pekerjaan? Handover pekerjaan atau serah terima pekerjaan adalah proses yang dilakukan seorang karyawan yang akan meninggalkan pekerjaannya, baik secara permanen atau sementara. Proses ini dilakukan untuk membantu orang yang menggantikannya dapat memahami dan menjalankan tugas dengan baik dan lancar. Pada dasarnya handover adalah cara membimbing secara verbal maupun tertulis yaitu dalam bentuk dokumen. Kapan handover pekerjaan dilakukan?Serah terima pekerjaan akan dilakukan pada kesempatan seperti:Cuti hamilCuti kesehataanCuti tahunanCuti sabatikalPengunduran diri karyawan atau alokasi kerjaPeralihan posisi atau jabatan 📚Bacaan lanjutan : 5 Contoh Surat Cuti Kerja Berbagai Alasan yang Baik dan Benar Pada masa-masa tersebut pekerjaan yang kamu tinggalkan harus di cover oleh orang lain, maka dari itu dibutuhkan proses handover selama beberapa waktu. Mengapa Harus Ada Kegiatan Handover Pekerjaan ? Studi dari HROnboard menunjukan bahwa perusahaan dengan proses handover formal memiliki peluang 14% lebih tinggi untuk meningkatkan retensi karyawan dan 11% lebih lebih besar untuk meningkatkan employee engagement. Serah terima pekerjaan yang baik akan: Membantu anggota tim baru beradaptasi di posisi mereka lebih cepat dan merasa nyaman dan percaya diri dengan pekerjaan barunya.Memungkinkan karyawan baru untuk menyelesaikan pekerjaan yang harus segera diselesaikan.Mencegah hilangnya informasi pentingMenjaga produktivitas dan performa perusahaan Serah terima pekerjaan yang terperinci juga dapat menguntungkan staf lain dan kegiatan bisnis secara keseluruhan.Bagaimana Cara Melakukan Serah Terima Pekerjaan? Handover adalah rangkaian proses yang harus dilakukan sebelum seorang mengundurkan diri. Maka dari itu proses ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada beberapa prosedur handover yang wajib diperhatikan dan dipersiapkan sebelum melakukan proses handover. Berikut adalah cara melakukan handover pekerjaan pada umumnya. 1. Diskusikan Rencana Handover dengan Manager / Atasan Sebelum kamu melakukan proses serah terima pekerjaan, diskusikan rencana handover secara mendetail dengan manager atau supervisor untuk menentukan dengan tepat bagaimana mereka ingin kamu menangani serah terima pekerjaan. Dalam kebanyakan kasus, kamu setidaknya harus menyiapkan dokumen serah terima resmi. Diskusikan hal ini dengan manajer kamu dan cari tahu seberapa banyak kamu diharapkan untuk berkontribusi, dan apa fokus proses serah terima pekerjaan. Manager atau supervisor wajib menjelaskan bahwa proses handover ini adalah prioritas utama mereka sebelum mereka pergi dan harus dilaksanakan dengan maksimal. Kamu juga dapat berdiskusi dengan rekan kerja tentang rencana handover pekerjaan. Pada kesempatan ini kamu dapat menanyakan hal yang harus diprioritaskan dari sudut pandang mereka. 2. Siapkan dokumen-dokumen handover Setelah kamu berdiskusi dengan jelas dengan manager, kamu dapat mulai dengan menyusun draft dokumen serah terima. Dokumen ini akan membantu karyawan pengganti mengetahui informasi yang perlu dikerjakan selama periode serah terima.Dokumen ini mencakup:Daftar rinci tentang deskripsi tugas, jadwal kerja dan prioritas kerja,Daftar kegiatan utama sehari-hari atau day-to-day task list,Akses ke semua spreadsheet, dokumen, dan file yang relevan,Berkas penting yang berkaitan dengan pekerjaan,Tenggat waktu proyek yang sedang berlangsung dan pembaruan status,Informasi tentang meeting rutin,Daftar kontak utama – pelanggan, client, stakeholders, manajer, anggota tim,Setiap masalah yang sedang berlangsung yang mempengaruhi proyek,Detail semua login dan kata sandi,Housekeeping – lokasi kunci, alat tulis, peralatan,Informasi lainnya yang mungkin berguna untuk membantu karyawan baru beradaptasi. Dokumen yang dipersiapkan tergantung pada posisi dan tanggung jawab pekerjaan. Manfaatkan kesempatan ini untuk menjelaskan informasi penting pada karyawan pengganti. Pikirkan semua yang perlu kamu ketahui jika kamu baru memulai pekerjaan. Kamu juga dapat menyiapkan pertanyaan yang kamu miliki saat pertama kali memulai pekerjaan. Untuk memastikan kamu mempersiapkan semuanya, usahakan untuk memulai dua hingga empat minggu sebelum kamu berangkat/pergi cuti. Memulai lebih awal juga memungkinkan kamu meminta manajer dan/atau teman kerja untuk memeriksanya, dan memastikan tidak ada yang terlewatkan. 3. Mentoring Karyawan Pengganti Hal berikutnya yang harus dipersiapkan saat serah terima pekerjaan adalah tentukan dan sisihkan waktu untuk mentoring atau berdiskusi dengan karyawan pengganti. Saat mentoring dilakukan, kamu dapat menjelaskan tentang situasi dan budaya kerja dalam perusahaan. Hal dilakukan ini untuk tetap menjaga produktivitas kinerja perusahaan. Pastikan ke karyawan pengganti bahwa kamu siap untuk memberikan bantuan dan memberikan dukungan selama proses handover pekerjaan dijalankan. 4. Tentukan Batas Waktu Handover Pekerjaan Menentukan batas tenggat waktu proses handover merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan agar proses serah terima pekerjaan tidak berjalan berlarut-larut lamanya. Durasi proses serah terima pekerjaan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tanggung jawab perusahaan. Selama proses handover, kamu harus menjelaskan, membimbing dan mengajarkan segala tanggung jawab yang harus dilakukan. Tentukan tenggat waktu dan maksimalkan waktu tersebut sampai karyawan pengganti siap dan efektif mulai bekerja. Idealnya, handover dilakukan selama dua sampai empat minggu sesuai dengan notice period, namun hal ini juga tergantung ketentuan perusahaan. 5. Adakan Final Meeting untuk Membahas Hasil Handover Hal terakhir yang harus dilakukan adalah melakukan final meeting.Meeting harus dihadiri oleh manajer/atasan terkait, karyawan lama dan karyawan baru untuk mereview hasil handover. Hal ini merupakan kesempatan baik bagi karyawan pengganti untuk memastikan bahwa ia telah memahami peran dan tanggung jawabnya.Manager juga dapat menambahkan hal dan informasi penting bagi kedua belah pihak. 📚Bacaan Lanjutan : 8 Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja yang Baik dan Sopan beserta Kiat-kiatnya Tips Serah Terima Jabatan yang Baik Agar persiapan serah terima jabatan berjalan dengan baik, alangkah baiknya kamu menghindari dan mempersiapkan hal-hal di bawah ini. Berikut adalah tips serah terima jabatan. 1. Berikan Dukungan dan Bantuan Pada awal proses handover, karyawan pengganti akan merasa sungkan dan belum beradaptasi pada lingkungan perusahaan. Maka tunjukkan bahwa kamu bersedia untuk memberikan bantuan disaat karyawan pengganti mengalami kesusahan. Anggaplah proses serah terima pekerjaan ini sebagai kesempatan bagi kamu untuk benar-benar berkontribusi memberi kesempatan terbaik untuk orang tersebut sukses. Proses handover pekerjaan ini tidak hanya menyerahkan tugas dan pekerjaan, tetapi juga membantu mengembangkan keprofesionalan karyawan pengganti dan kelancaran pekerjaan para karyawan lama. Mungkin ketika kamu memulai pekerjaan, kamu pernah menerima serangkaian pelatihan untuk membantu kamu beradaptasi dan berkembang. Pastikan kamu mengajarkan dan menjelaskan ini kepada karyawan pengganti , dan dorong mereka untuk mengeksplorasi lebih luas. 2. Kenalkan Budaya Kerja Kepada Karyawan Baru Setiap lingkungan kerja memiliki cara kerja dan budaya perusahaan yang berbeda-beda. Kamu dapat sisihkan waktu untuk memperkenalkan lingkungan dan budaya kerja kepada karyawan baru. Hal ini dapat mempermudah karyawan baru tersebut untuk beradaptasi lebih cepat. Kamu dapat membawa karyawan baru berkeliling kantor dan memperkenalkan kepada semua orang. Pastikan kamu menjelaskan peran karyawan baru kepada karyawan lama. 3. Berikan Kontak Kamu Jika kamu benar-benar ingin membantu dan bekerja lebih keras, kamu dapat memberikan detail kontak kepada karyawan baru tersebut. Kamu boleh mengatakan bahwa karyawan baru tersebut dapat menghubungi kamu jika ada masalah besar atau jika mereka membutuhkan sedikit bimbingan. Tidak semua orang mau dan senang melakukan hal ini, tergantung pada hubungan kamu dengan para karyawan lama. Sering kali masalah dapat diselesaikan dengan email. Menawarkan bantuan setelah kamu pergi akan memberikan kesan yang baik dan dapat membantu meningkatkan reputasi kamu.📚Baca juga: 30+ Kata-kata Perpisahan untuk Rekan Kerja dan Atasan yang Berkesan! Contoh Surat Serah Terima Jabatan Surat serah terima jabatan adalah surat yang ditulis untuk menginformasikan bahwa karyawan lama menyerahkan pekerjaan kepada karyawan baru. Surat ini dibuat biasanya ketika karyawan beralih department atau resign. Tujuan dari surat serah terima pekerjaan adalah untuk memastikan karyawan baru telah paham terkait pekerjaan yang akan dialihkan. Penulisan surat serah terima pekerjaan umumnya terdapat periode proses serah terima pekerjaan dan tanda tangan oleh dua belah pihak atas perjanjian dan kesepakatan yang telah ditentukan.Berikut adalah format surat serah terima pekerjaan :Data karyawan yang melakukan serah terima jabatanInformasi terkait pekerjaan yang diserahkan (nama/posisi pekerjaan)Waktu terjadinya serah terima jabatanTempat terjadinya serah terima jabatanKeterangan durasi proses serah terima pekerjaanTanda tangan oleh kedua belah pihak Untuk memperlengkap informasi, berikut Cake lampirkan contoh surat serah terima jabatan sesuai dengan format yang baik dan benar.Contoh Surat Serah Terima Jabatan KesimpulanHandover atau serah terima jabatan adalahproses yang dilakukan seorang karyawan yang akan meninggalkan pekerjaannya, baik secara permanen atau sementara.Handover wajib dilakukan untuk meningkatkan retensi dan keterlibatan karyawan.Untuk proses serah terima jabatan yang efektif, ingat untuk bicarakan terlebih dahulu dengan atasan, siapkan dokumen handover, mentor karyawan baru, dan adakan meeting terakhir untuk membahas handover.Pastikan kamu melakukan serah terima jabatan yang baik ketika mengundurkan diri. Dengan meluangkan waktu untuk melakukan serah terima yang tepat, kamu akan menutup fase karir kamu ini dengan pikiran jernih, siap untuk memulai bab menarik berikutnya dalam kehidupan karir kamu.Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development!--- Ditulis Oleh Phoebe Charissa ---
Job Search Tips
Jan 12th 2022

8 Tanda Kenapa Kamu Harus Resign

Setiap tempat pekerjaan dan posisi pekerjaan tertentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing. Hal tersebut biasanya berpengaruh kepada resistansi seseorang dalam bekerja pada suatu perusahaan. Kekurangan yang dimiliki tempat kerja bisa saja menjadi salah satu alasan bagi seseorang untuk resign dari pekerjaannya.Tanda Harus Resign Beberapa orang lebih enjoy dengan pekerjaan yang menantang dan tidak monoton sehingga setiap pagi selalu bersemangat pergi ke kantor. Sebaliknya, beberapa orang lebih suka pekerjaan dengan prosedur yang lebih teratur dan tertata rapi. Keduanya tentu memiliki tekanan yang berbeda, tergantung siapa yang sedang bekerja di posisi tersebut. Faktor lainnya yang mungkin dapat berpengaruh yaitu peraturan yang dimiliki perusahaan untuk setiap pegawainya. Meskipun terkadang semua faktor tersebut terasa berat dan melawan hati kecil yang kita miliki, namun, sulitnya mencari pekerjaan menjadi salah satu alasan yang seringkali menekan diri kita untuk terus berjuang di pekerjaan yang kita miliki sekarang ini. 📚 Baca juga: 20+ Contoh CV Lengkap dan Benar: Contoh CV Tulis Tangan, CV PDF, CV Doc/Word Akan tetapi, hal ini jika diteruskan akan berdampak pada kesehatan mental yang kita miliki. Lantas, kapan kita harus resign dari pekerjaan? Dan apa saja tanda tanda kamu harus resign? Kali ini, Cake akan membahas 8 tanda harus resign yang perlu kamu perhatikan seperti: Kamu merasa takut dan cemas pergi ke kantor Kamu diremehkan dan tidak diapresiasi Pekerjaan sekarang sudah mengancam kesehatan tubuh / mental kamu Tidak ada yang dapat dipelajari lagi Tidak ada ruang untuk mengembangkan diri Budaya dan lingkungan kerja yang tidak sesuai Menunda-nunda pekerjaan Ada tawaran pekerjaan yang lebih baik 📚 Baca juga: 5 Contoh Kata Kata Resign Lewat Whatsapp yang Baik dan Benar 1. Kamu merasa takut dan cemas pergi ke kantorKamu merasa takut dan cemas pergi ke kantor Jika kamu merasa pergi ke kantor tidak hanya terasa berat, namun kamu juga merasa tidak tenang ketika dihadapkan dengan tanggung jawab, serta bertemu dengan teman kerja yang tidak sesuai, mungkin ini adalah salah satu tanda kenapa kamu harus resign. Memiliki perasaan cemas setiap hari bekerja bukan hanya terasa mengerikan, namun juga tidak dapat membuat kamu bekerja secara maksimal. Hal ini juga akan memberikan efek yang tidak baik jika dijalani dalam jangka panjang. Walaupun begitu, kamu juga tidak boleh mengambil keputusan sembarangan, ya. Yuk, simak 7 tanda kapan kita harus resign yang lainnya! 📚 Baca juga: 8 Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja yang Baik dan Sopan beserta Kiat-kiatnya 2. Kamu diremehkan dan tidak diapresiasiKamu diremehkan dan tidak diapresiasiBekerja tanpa apresiasi bisa saja terasa seperti kerja rodi. Apalagi jika diremehkan oleh atasan atau teman kerja yang lain. Ada banyak cara pendekatan yang bisa digunakan untuk mengkritik seseorang. Namun, jika di perusahaan kamu sekarang ini lebih memilih untuk menggunakan ejekan atau sindiran untuk mengkritik kamu dan sudah melebihi batas kewajaran serta malah menjatuhkan harga diri kamu, hal ini merupakan tanda untuk kamu harus resign. 3. Pekerjaan sekarang sudah mengancam kesehatan tubuh / mental kamu Pekerjaan sekarang sudah mengancam kesehatan tubuh / mental kamu Tanda harus resign yang satu ini biasanya berhubungan dengan jam kerja seseorang. Jam kerja untuk pegawai tetap biasanya sangat bervariasi tergantung dari ketentuan yang diberikan perusahaan masing-masing. Meskipun begitu, tidak bisa kita pungkiri bahwa ada beberapa pekerjaan yang memaksa kita untuk kerja lembur hingga larut malam atau bahkan shift malam yang akan menghancurkan keseimbangan aktivitas keseharian kita. Rutinitas yang tidak teratur seperti ini, jika dilakukan dalam jangka pendek memang tidak menjadi masalah. Namun, jika sudah dilakukan dalam jangka panjang maka dapat menjadi salah satu faktor yang dapat mengancam kesehatan tubuh atau mental kamu. Jika hal ini terjadi, kamu bisa pertimbangkan untuk memperjuangkan pekerjaan ini atau tubuh kamu yang sudah memberikan tanda untuk kamu harus resign dari pekerjaan ini. Selain itu, tanda kamu harus resign yang satu ini juga bisa saja terjadi karena tekanan pekerjaan yang terlalu tinggi atau faktor-faktor lainnya yang mungkin menyulitkan kamu untuk menerimanya secara psikis juga kurang baik untuk diperjuangkan. Perlu diketahui bahwa semua orang memiliki mentalitas yang berbeda-beda sama seperti daya tahan tubuh yang berbeda baik sejak lahir maupun seiring jalannya waktu. Maka dari itu, jika pekerjaan kamu sudah mengancam kesehatan tubuh dan mental kamu, kamu sebaiknya mulai mempersiapkan diri untuk mencari solusi terbaik sebagai cadangan atau plan B sebelum kamu harus resign. 📚 Baca juga: Ingin Resign? Simak 10 Alasan Resign yang Masuk Akal 4. Tidak ada yang dapat dipelajari lagi Tidak ada yang dapat dipelajari lagi Tanda kamu harus resign yang lainnya yaitu kamu sudah tidak dapat pelajaran apapun lagi dari posisi kamu di perusahaan tersebut. Jika hal ini membuatmu merasa hampa dan terasa hanya seperti robot yang sedang bekerja, maka hal ini mungkin bisa menjadi salah satu tanda kamu harus resign. Bukan hanya membosankan, tanda harus resign ini juga dapat membuatmu merasa tidak ada tujuan dalam karir yang ingin dicapai sehingga hanya terpontang panting mengikuti arus yang ada. Selain itu, tanda kamu harus resign yang satu ini juga menunjukkan bahwa kamu memerlukan tantangan baru untuk tumbuh kembang skill kamu yang berarti kamu tidak hanya bekerja untuk mencari nafkah, tetapi untuk mengasah kemampuan diri juga. 5. Tidak ada ruang untuk mengembangkan diri Tidak ada ruang untuk mengembangkan diri Hampir sama dengan tanda harus resign kerja sebelumnya, alasan kamu harus resign yang satu ini mengarah pada bagaimana perusahaan memperlakukan kamu sebagai karyawan. Jika tanda harus resign kerja yang tadi berarti kemampuan kamu melebihi standar kerja dan tanggung jawab yang ada, tanda harus resign yang satu ini berarti perusahaan hanya mengarahkan kamu pada tugas yang sudah ditetapkan dan tidak memberikan celah sedikitpun untuk kamu mengembangkan skill. Bentuk perlakuannya bisa bermacam-macam, contohnya seperti tidak peduli dengan pendapat dari kamu, tidak ada kesempatan untuk mengikuti pelatihan apapun, tidak dapat naik jabatan walaupun sudah bekerja dengan baik dalam jangka waktu yang lama, dsb. 6. Budaya dan lingkungan kerja yang tidak sesuai Budaya dan lingkungan kerja yang tidak sesuai Di mana pun kita bekerja, tentunya ada peraturan serta budaya yang harus ditaati oleh setiap pekerja. Peraturan dan budaya tersebut bisa sangat beragam dan belum tentu dapat diterima oleh setiap pekerjanya. Tanda harus risent yang satu ini sangat dipengaruhi oleh dampak yang diberikan dari peraturan dan budaya dalam sebuah perusahaan. Contohnya, jika kamu memiliki kondisi dimana kamu bekerja di perusahaan yang memiliki budaya untuk kerja lembur sampai larut malam, sedangkan kamu seringkali ketinggalan transportasi umum karena hal itu dan pada akhirnya harus mengeluarkan uang lebih untuk memanggil taksi setiap malamnya, maka budaya ini tidak sesuai dengan mu. Oleh sebab itu, jika kamu merasa bahwa tempat kerja kamu sekarang memiliki budaya dan peraturan yang tidak baik untuk keadaanmu sekarang. Maka, kamu bisa mempertimbangkan alasan kamu harus resign yang satu ini. 7. Menunda-nunda pekerjaan Menunda-nunda Pekerjaan Tanda harus resign yang satu ini sangat jelas terlihat ketika kamu mulai salah fokus dan menunda pekerjaan kamu hingga sulit mengejar deadline yang sudah ditetapkan. Sifat menunda-nunda pekerjaan ini bisa saja menunjukkan tanda kamu harus resign, bahwa kamu sudah tidak memiliki ketertarikan dalam pekerjaan tersebut. Jika seperti demikian, tugas pekerjaan apapun yang diberikan akan terasa hampa. Hal ini dapat menjadi alasan kamu harus resign. 8. Ada tawaran pekerjaan yang lebih baik Ada Tawaran Pekerjaan yang Lebih Baik Jika kamu memiliki tawaran pekerjaan dari perusahaan lain yang dapat memberikan lingkungan, tanggung jawab, dan faktor faktor lain yang jauh lebih sesuai dengan visi dan misi yang kamu punya, maka kamu tidak perlu ragu lagi untuk resign dari pekerjaan kamu sekarang. Pastikan pula untuk memanfaatkan sesi interview untuk bertanya kepada rekruter agar segala pertanyaan penting yang harus kamu ketahui dapat terjawab. Contohnya seperti: Bagaimana budaya dan lingkungan kerja di perusahan baru tersebut? Apakah sesuai dengan proyeksi yang kamu miliki?Apakah gaji dan tanggung jawab yang disepakati sudah sesuai dan kamu juga sudah puas dengan kesepakatan tersebut?Bagaimana jam kerjanya? Bagaimana kantor memberikan kompensasi kepada pekerja yang lembur?Dan lain sebagainya. Jika pertanyaan-pertanyaan tersebut sudah terjawab dengan jelas, dan kamu juga dapat menerima setiap kondisi baru tersebut. Maka, hal ini dapat menjadi tanda yang baik untuk kamu harus resign dari pekerjaan sebelumnya.📚 Baca juga: Apa yang Harus Ditanyakan Kepada HRD Saat Interview? Simak 30 Pertanyaan untuk HRD Nah! itu dia tanda tanda harus resign yang perlu kamu perhatikan jika kamu ingin resign tapi masih ragu. Semoga artikel ini dapat membantu kamu untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk harus resign dari pekerjaan, ya! Jika sekarang atau kedepannya kamu merasa tanda tanda harus resign di atas banyak yang sesuai dengan kondisi kamu, mulai lah mempersiapkan diri untuk mencari pekerjaan baru ataupun resign dari tempat kerja sekarang. Sudah punya CV yang menarik untuk mencari kerja yang baru? Cake menyediakan 50+ template CV yang bisa kamu download secara gratis! Yuk coba sekarang. Buat CV --- Ditulis Oleh Devi Intan Gunawan---
Career Development
Dec 25th 2022

13 Cara Resign agar Reputasi Tetap Baik dan Cara Mengajukannya!

Resign atau mengundurkan diri dari pekerjaan merupakan keadaan dimana seseorang secara sukarela keluar dari pekerjaannya dengan berbagai pertimbangan yang dimiliki. Ketika seseorang sudah memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan, maka selanjutnya orang tersebut juga perlu memikirkan bagaimana cara resign yang baik dan profesional. Jangan sampai cara mengundurkan diri nantinya dipermasalahkan dan meninggalkan kesan negatif untuk perusahaan. Namun sebelum membahas cara mengundurkan diri dari pekerjaan dan cara mengajukannya, kenali dulu yuk peraturan resign yang berlaku di Indonesia! Daftar isi:Peraturan dan Hukum Resign Situasi Resign Mendadak yang Diperbolehkan Cara Resign dari Pekerjaan Cara Resign dari Pekerjaan yang Baik dan BenarKetentuan Resign pada Undang-Undang Prosedur mengundurkan diri dari perusahaan juga ada undang-undangnya. Menurut UU pasal 26 ayat (2) Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor Kep-78/Men/2001 tentang Perubahan Atas Beberapa Pasal Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor Kep-150/Men/2000 tentang Penyelesaian Pemutusan Hubungan Kerja dan Penetapan Uang Pesangon, Uang Penghargaan Masa Kerja, dan Ganti Kerugian di Perusahaan adalah sebagai berikut: Harus memenuhi syarat: pekerja/buruh mengajukan permohonan pengunduran diri secara tertulis disertai alasannya selambat-lambatnya 30 hari sebelum tanggal mulai pengunduran diri.Pekerja/buruh melaksanakan kewajibannya sampai tanggal efektif pengunduran diriPekerja/buruh tidak terikat dalam ikatan dinas Jadi, jika kamu ingin mengundurkan diri dari pekerjaan harus memberi jeda 30 hari sebelum tanggal efektif pengunduran diri ya! Contoh: Ketika kamu mengajukan surat resign di tanggal 1 Maret, maka one month notice mu akan terhitung sampai dengan 31 Maret, baru kamu dianggap secara sah meninggalkan perusahaan tempatmu bekerja. Cara resign dari pekerjaan seperti ini dianggap sesuai dengan tata cara resign kerja yang berlaku. Tapi bagaimana jika kamu mengundurkan diri dari pekerjaan dengan status pegawai kontrak dan masa kontrak yang belum terpenuhi? Mengundurkan Diri (Status Pegawai Kontrak dan Masa Kontak Belum Terpenuhi) Ternyata, untuk kasus ini juga sudah ada undang-undangnya. Sesuai dengan Pasal 62 UU Ketenagakerjaan yang mengatur mengenai konsekuensi dari karyawan kontrak (PKWT) yang mengundurkan diri sebelum masa kontrak berakhir, dijelaskan bahwa apabila salah satu pihak mengakhiri hubungan kerja sebelum berakhirnya jangka waktu yang ditetapkan dalam perjanjian, atau bukan karena ketentuan sebagaimana yang dimaksudkan dalam Pasal 61 ayat (1) maka pihak yang mengakhiri hubungan kerja diwajibkan membayar ganti rugi pada pihak lainnya sebesar upah pekerja/buruh sampai batas waktu berakhirnya perjanjian kerja. Namun kabar baiknya, Pasal 17 PP 35/2021 juga menyatakan bahwa pekerja berhak mendapat uang kompensasi walaupun resign sebelum kontrak berakhir yang besarannya dihitung berdasarkan jangka waktu PKWT yang telah dilaksanakan oleh pekerja/buruh. Berapa besaran uang kompensasi yang diberikan? Menurut Pasal 16 PP ayat (1) PP35/2021, uang kompensasi yang diberikan kepada pekerja tergantung dari masa kerja yang sudah dilakukan. Pembagiannya adalah sebagai berikut: PKWT selama 12 bulan tanpa berhenti, diberikan 1 bulan upahPKWT selama 1 bulan atau lebih tetapi kurang dari 12 bulan, dihitung secara proporsional dengan perhitungan: masa kerja / 12 bulan x 1 bulan upahPKWT selama lebih dari 12 bulan, dihitung secara proporsional dengan perhitungan: masa kerja / 12 bulan x 1 bulan upahBolehkah Resign Mendadak? Tentunya cara resign yang mendadak akan menyimpang dari peraturan resign yang berlaku. Dampak buruknya, cara resign seperti ini dapat dianggap tidak sopan dan bisa saja berujung di blacklist oleh perusahaan. Namun, pada situasi berikut ini cara resign kerja yang mendadak bisa saja diperbolehkan dengan ketentuan dan peraturan resign masing-masing perusahaan: Kesehatan mental yang menurun drastis karena stres yang disebabkan oleh pekerjaanTidak diberikan gaji sesuai dengan kesepakatan perjanjian kerjaGaji ditahan tanpa alasan yang jelas dan sampai periode yang tidak diketahuiMenjadi korban tindak kekerasanMenjadi korban pelecehan seksualKondisi lingkungan kerja yang tidak aman, tidak nyaman, dan tidak mendukung untuk berkembangAdanya masalah pribadi yang menyebabkan harus meninggalkan pekerjaan. Contoh: anggota keluarga sakit, pindah ke negara lain, dan lain-lainDiminta perusahaan melakukan hal yang menyalahi aturan dan illegalCara Mengundurkan Diri dari Pekerjaan Pengunduran diri dengan cara resign kerja yang baik akan menghindarkan kesan negatif untuk perusahaan dan meminimalisir konflik dengan pegawai perusahaan. Berikut tata cara resign kerja yang bisa kamu lakukan: 1. Pahami Resiko Pengunduran Diri Banyak alasan yang dapat memicu seseorang untuk resign, seperti lingkungan kerja yang sudah tidak nyaman, gaji yang tidak sesuai, kurangnya work-life balance, tuntutan keluarga, dan lain-lain. Namun seperti halnya dengan kalimat “ada aksi, ada reaksi”, maka ketika kita memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan, kita perlu mengerti bahwa akan ada resiko dari setiap tindakan kita. Selain itu, untuk membuatmu lebih yakin akan keputusan resign, kamu juga dapat melihat kontrak kerja dan notice period yang disepakati. Cermati setiap poin-poin dan pastikan kamu mengikuti peraturan resign dari tempatmu bekerja ya! 2. Cari Alasan Resign yang masuk akalMemberikan alasan resign yang masuk akal merupakan hal yang penting karena jika kamu memberikan alasan yang tidak logis, ini bisa merusak reputasi dan hubungan kamu dengan perusahaan. Beberapa alasan resign yang masuk akal adalah:Dapat tawaran pekerjaan dari perusahaan lainStudi lanjutCareer switching, dan lainnyaApa pun alasan resign kamu, pastikan penyampaiannya tetap profesional, ya!3. Menulis Surat Pengunduran Diri Cara resign yang baik selanjutnya adalah dengan menulis surat pengunduran diri. Hal ini dianggap sebagai cara resign yang sopan dan profesional. Menulis surat pengunduran diri sebagai cara resign dari perusahaan juga memiliki aturan mainnya sendiri. Bagian-bagian dalam surat pengunduran diri meliputi: Kota dan tanggal penulisanNama dan alamat perusahaanSalam pembukaSampaikan pengunduran dirimu beserta alasannyaCantumkan tanggal kapan tanggal efektif terakhir bekerjaMenginfokan jika kamu bersedia melakukan peralihan tugas/serah terima jabatanUcapkan maaf dan terima kasih kepada perusahaanSalam penutup dan tanda tangan Untuk membantumu, berikut contoh surat pengunduran diri: Jakarta, 10 Desember 2023Kepada Yth. [nama pimpinan][nama perusahaan][kota]Dengan hormat,Saya yang bertanda tangan di bawah ini:Nama: Jerry DarmawanJabatan: UX DesignerNo IDkaryawan: 8201290Alamat: Jl. Bagus no. 15, Tangerang SelatanDengan ini menyatakan pengunduran diri dari [nama perusahaan] sebagai [jabatan] efektif per [tanggal]. Pengunduran diri ini didasari karena [alasan]. Dalam prosesnya, saya bersedia membantu semua hal terkait peralihan tugas atau serah terima jabatan.Saya ingin mengucapkan terima kasih untuk kesempatan dan kepercayaannya terhadap saya selama ini. Mohon maaf bila ada kesalahan atau tindakan yang kurang berkenan selama saya bekerja.Demikian surat pengunduran ini saya buat, untuk waktu dan perhatiannya saya ucapkan terima kasih. Sukses selalu untuk [nama perusahaan].Hormat saya,Jerry Darmawan 4. Berbicara Dengan Atasan Untuk sebagian dari kamu, mungkin bagian ini akan menjadi bagian tersulit karena kamu perlu menyusun kata-kata dan mencari waktu yang tepat untuk berbicara one-on-one dengan atasanmu. Pastikan kata-kata yang kamu ucapkan tidak menyinggung atau melukai siapapun. Selain itu, cari waktu yang tepat dimana atasanmu sedang tidak dalam kondisi sibuk, sehingga cara resignmu dapat diterima dengan baik. 5. Beritahu Rekan Kerja Jangan lupa untuk memberitahu kabar pengunduran dirimu kepada teman-teman sekantor dan orang-orang yang berhubungan denganmu di pekerjaan. Hal ini juga menjadi bagian dari cara resign yang baik. Kamu juga dapat mengirimkan email pemberitahuan resign yang berisi tanggal efektif terakhirmu dan siapa yang akan menggantikanmu selanjutnya (jika ada). Dengan demikian, kolega akan tahu akan pengunduran dirimu dan dapat mengirimkan segala kepentingan terkait pekerjaan selanjutnya ke orang penggantimu. 6. Lakukan Serah Terima Jabatan Jika kamu telah mengetahui siapa penggantimu, maka luangkanlah waktu untuk sesi handover dan melatihnya agar segala tanggung jawabmu selanjutnya dapat diteruskan. Jika kamu belum mengetahui penggantimu, kamu dapat meninggalkan panduan atau guidelines yang dapat membantu penggantimu ketika sudah masuk. 7. Menyelesaikan Pekerjaan yang Belum Selesai Fungsi dari one month notice selain untuk memberi perusahaan waktu untuk mencari penggantimu, juga merupakan kesempatan untukmu membereskan segala pekerjaan yang belum selesai, sehingga nantinya, kamu dapat pindah ke perusahaan baru tanpa membawa pekerjaan yang lama lagi. 8. Hubungi Bagian HRD Biasanya ketika kamu memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan, HRD akan memanggilmu untuk bernegosiasi lebih lanjut. Kamu dapat membicarakan alasanmu. Jika HRD setuju untuk memberikan tawaran yang lebih sesuai dengan ekspektasimu, maka kamu dapat mempertimbangkannya. Namun jika dirasa tetap belum sesuai dengan keinginanmu, maka kamu dapat mengikuti apa kata hatimu. 9. Persiapkan Diri untuk Exit Interview Kebanyakan perusahaan memiliki peraturan resign dengan mengadakan wawancara terakhir sebelum karyawan tersebut keluar. Biasanya, kamu akan ditanya seputar pekerjaan dan waktumu selama di perusahaan. Kamu dapat memberikan jawaban yang positif serta profesional saat wawancara. 10. Mengembalikan Semua Fasilitas Kantor Sebagian perusahaan memberikan fasilitas yang dipinjamkan kepada karyawannya ketika masih bekerja di perusahaan tersebut, contohnya laptop, handphone, atau barang-barang lainnya. Ketika kamu memutuskan untuk resign, maka cara resign yang baik adalah dengan mengembalikan barang-barang tersebut. Kamu dapat mengatur waktu dengan HR dan pastikan semua data di dalamnya sudah dibersihkan ya. 11. Minta Rekomendasi Atasan atau Rekan Kerja Setelah pernah menjadi bagian dari perusahaan tempat kamu bekerja, kamu dapat dengan sopan meminta bantuan atasan, rekan kerja, atau kolegamu untuk memberikan rekomendasi tentang bagaimana kamu bekerja dan pengalaman selama kamu bekerja di platform seperti LinkedIn. Hal ini dapat membantu kredibilitas halaman platform-mu untuk karirmu selanjutnya. 📚 Baca juga:5 Contoh Surat Rekomendasi Kerja yang Disukai Perusahaan! 12. Tetap Menjaga Hubungan Baik dengan Atasan, Rekan Kerja, dan Kolega Cara resign yang baik selanjutnya adalah dengan menjaga hubungan baik meskipun kamu telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan. Tetaplah bersikap ramah kepada rekan-rekan kerjamu di kantor yang lama. Dengan hubungan yang baik, siapa tahu nantinya kamu dapat menemukan kesempatan-kesempatan lebih baik juga di kemudian hari untuk karirmu kedepan? 13. Bersiap Membuka Lembar Baru Ketika mengundurkan diri dari perusahaan, maka tidak hanya fisikmu yang akan pindah ke tempat yang baru. Namun pastikan hatimu juga siap untuk membuka lembar baru, bertemu orang-orang baru, dan menjumpai tantangan baru dalam pekerjaan. Berikut beberapa tips untuk membantumu membuka lembaran baru:Ikut pelatihan, training atau bootcamp untuk meningkatkan skillIkut workshop dan webinar karir seperti Talent Connect dan Company Xpose untuk tetap mengikuti tren industri dan pekerjaanPerbarui profil CV dan portofolioCari pekerjaan baru melalui website lowongan kerja dan career fest Cara Resign Kerja Kesimpulan Ketentuan resign diatur dalam undang-undang (termasuk untuk pegawai kontrak)Cara resign yang mendadak diperbolehkan dengan melihat situasi dan kondisiCermati peraturan resign perusahaanmu dan ikuti cara resign yang baik sehingga tidak menimbulkan kesan buruk terhadap perusahaan Penting untuk kita benar-benar menimbang setiap alasan mengapa kita akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan. Tentunya kondisi dan situasi yang dialami setiap individu akan berbeda-beda dan tidak dapat dinilai hanya dengan hitam dan putih. Yang pasti, keputusan mengundurkan diri dari pekerjaan tidak sebaiknya dilakukan hanya didasari oleh emosi sesaat saja. Pengajuan resign yang baik adalah ketika seseorang memutuskan untuk memberikan surat pengunduran diri dengan mengetahui Ia sudah melakukan yang terbaik dan siap menghadapi setiap resiko yang akan terjadi setelah keputusan tersebut. Setelah membaca 12 tips cara resign yang baik serta cara pengajuan resign yang baik di atas, apakah kamu jadi semakin yakin untuk mengundurkan diri dari perusahaan?👉 Baca artikel ini untuk kata-kata resign lewat WA!Ingin buat CV ATS-friendly yang profesional biar dilirik HRD? Cobain Cake untuk membuat CV Online, portofolio lamaran kerja, dan juga cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami. 100% GRATIS!+ --- Ditulis Oleh Leony Jardine ---
Recruitment & HR
Feb 6th 2025

10 Pertanyaan Exit Interview dan Contoh Formnya!

Dalam setiap perusahaan, karyawan memiliki hak untuk mengajukan resign atau mengundurkan diri dari perusahaan. Tahapan clearance kerja ini, tidak hanya berupa karyawan meninggalkan surat pengunduran diri, lalu melepaskan karyawan. Ternyata diperlukan beberapa tahapan formal dari saat pemberitahuan mengundurkan diri hingga tanggal berakhirnya karyawan bekerja. Salah satu tahapan yang harus dilakukan perusahaan ketika karyawan resign adalah exit interview. Apa itu exit interview dan apa tujuan exit interview? Sama halnya ketika perusahaan ingin merekrut karyawan, pasti memerlukan interview untuk mengetahui kemampuan calon karyawan. Ketika karyawan tersebut resign, perusahaan juga perlu mengetahui penyebab karyawan resign agar bisa memperbaiki manajemen perusahaan kedepannya. Untuk mengembangkan nilai perusahaan, kamu harus melakukan exit interview kepada karyawan yang ingin mengundurkan diri. Kamu bisa simak artikel ini untuk penjelasan exit interview, contoh exit interview, dan juga pertanyaan exit interview.Daftar isi: Apa itu Exit Interview? Manfaat Exit Interview 10 Contoh Pertanyaan Exit Interview Form Exit Interview Prosedur Exit Interview yang Efektif Do's and Don'ts Exit Interivew Apa itu Exit Interview? Pertama-tama, mari ketahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan exit interview. Pada praktiknya, exit interview adalah wawancara HRD perusahaan dengan karyawan yang ingin mengundurkan diri. Biasanya dilakukan sesaat sebelum tanggal terakhir karyawan bekerja dan setelah melakukan one month notice. Perlu diingat bahwa exit interview bukan merupakan ajang mempertahankan karyawan supaya tidak jadi mengundurkan diri. Justru exit interview seharusnya dijadikan kesempatan untuk mengetahui dan mengumpulkan ulasan dari karyawan yang akan mengundurkan diri, serta berusaha memperbaiki manajemen perusahaan berdasarkan ulasan tersebut. Lantas, exit interview dilakukan oleh siapa? Karena exit interview adalah cara terbaik untuk mengakhiri hubungan kerja antara perusahaan dan karyawan, maka pihak terkaitnya adalah HRD perusahaan dengan karyawan yang bersangkutan. Exit interview tidak harus dilakukan secara tatap muka, melainkan bisa dilakukan secara online atau melalui telepon. Dari hasil exit interview, HRD juga bisa memperoleh insight untuk mengembangkan proses rekrutmen dan meningkatkan nilai perusahaan sebelum mulai merekrut kandidat baru.8 juta talenta berkualitas menunggu, mulai pasang lowongan kerja di Cake!Pasang Loker Manfaat Exit Interview bagi Perusahaan Seperti yang dibahas di atas, exit interview membantu perusahaan untuk menemukan kekurangan dalam pengelolaan manajemen perusahaan. Berdasarkan feedback atau ulasan karyawan selama bekerja di perusahaan, HRD bisa menarik kesimpulan hal mana yang memerlukan perbaikan. Apa fungsi dan kegunaan exit interview karyawan yang keluar dari perusahaan? Manfaat exit interview adalah sebagai berikut: 1. Mengumpulkan wawasan yang bermanfaat Biasanya survei yang dikumpulkan perusahaan tidak begitu efektif, karena karyawan yang mengisi survei tersebut masih menjadi bagian dari perusahaan dan hasilnya kurang tepat. Sebaliknya exit interview bisa jadi cara efektif perusahaan memperoleh ulasan secara jujur dari karyawan. Seperti yang diketahui, exit interview adalah wawancara karyawan yang akan mengundurkan diri, maka karyawan tersebut tidak menjadi bagian perusahaan lagi, namun pernah menjadi bagian perusahaan. 2. Membangun budaya perusahaan yang positif Dengan adanya exit interview, membantu perusahaan mempertahankan budaya kerja yang positif. Saat perusahaan memperlakukan karyawan yang akan mengundurkan diri dengan sikap hormat dan apresiasi, akan membuat karyawan yang masih berada di perusahaan merasakan etika kerja profesional. Dengan demikian, karyawan dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas di perusahaan. 3. Menemukan konflik yang ada Selain memperoleh wawasan, exit interview adalah cara terbaik menemukan konflik di antara karyawan. Karyawan cenderung lebih terbuka dan jujur dalam tahap exit interview ini. Perusahaan bisa menemukan konflik yang sebelumnya belum terpecahkan. 4. Membantu mempertahankan karyawan terbaik Salah satu tujuan exit interview yang terpenting adalah mempertahankan karyawan. Bukan berarti menahan karyawan yang akan mengundurkan diri. Tapi dari ulasan dan pengalaman karyawan yang mengundurkan diri tersebut, perusahaan bisa menarik kesimpulan secara garis besar permasalahan yang mungkin dialami karyawan semasa kerja. Perusahaan juga bisa menemukan pola dan alasan mengapa karyawan mengundurkan diri. 5. Membentuk citra perusahaan yang baik Exit interview bisa meningkatkan citra perusahaan menjadi lebih baik. Setidaknya pengalaman kerja hingga hari terakhir karyawan bekerja masih mendapat perlakukan baik dari perusahaan. Dengan demikian, karyawan juga bisa dengan sendirinya memberikan persepsi yang baik terhadap perusahaan. Ingin meningkatkan citra perusahaan? CakeResume siap menemani perjalanan employer branding perusahaan Anda! Konsultasi dengan konsultan CakeResume disini🎉 Hubungi Konsultan 10 Contoh Pertanyaan Exit Interview Setelah mengetahui apa itu exit interview dan tujuan exit interview, kamu bisa lihat contoh pertanyaan dalam form exit interview berikut ini: 1. Mengapa Anda memutuskan untuk keluar dari perusahaan? Pertanyaan ini bisa memberikan perusahaan wawasan tentang masalah yang mungkin harus diatasi. Misalnya adanya konflik atasan kerja atau rekan kerja, kurangnya komunikasi, atau pengembangan karir yang kurang memadai. 2. Bagaimana hubungan Anda dengan atasan dan rekan kerja lainnya? Dengan mengetahui jawaban karyawan, perusahaan bisa menyimpulkan interaksi yang dimilikinya dengan rekan kerja selama bekerja di perusahaan. Jawaban karyawan juga bisa memberikan wawasan tentang budaya kerja dan ruang lingkup kerja di perusahaan. 3. Apakah Anda sering menerima feedback yang membangun dari atasan Anda? Jawaban dari karyawan bisa mengidentifikasi apakah karyawan merasa dihargai, didengar, bahkan menerima feedback yang membangun. 4. Apakah Anda merasa dihargai dan diakui oleh perusahaan? Pertanyaan ini dapat membantu perusahaan mengevaluasi pengelolaan SDM yang dimiliki perusahaan, apakah sudah berhasil membuat karyawan merasa dihargai sebagai bagian dari perusahaan. 📚 Baca juga: Talent Management: Pengertian, Proses, dan Strategi dalam Perusahaan 5. Apa yang Anda sukai dari pekerjaan Anda? Apakah pekerjaan Anda dirasa bermanfaat, menantang, atau terlalu mudah? Perusahaan bisa menemukan hal yang perlu diperbaiki dari kolom deskripsi pekerjaan dan bisa jadi pelajaran saat akan merekrut karyawan baru di posisi yang sama. 6. Apa suka duka Anda selama bekerja di perusahaan kami? Jawaban karyawan bisa memberikan ulasan tentang hal yang disukai dan tidak disukai tentang perusahaan. Bisa mencakup kebijakan, prosedur kerja, lingkungan kerja, maupun interaksi dengan atasan. 7. Apakah perusahaan ini berhasil membuat Anda berkembang? Hubungan kerja sudah seharusnya bisa membuat kedua belah pihak berkembang. Dari jawaban karyawan ini, perusahaan bisa mengevaluasi apakah ilmu lapangan yang diperoleh telah membantu karyawan berkembang dalam perjalanan karir mereka. 📚 Baca juga: Job Enrichment: Pengertian, Manfaat dan Cara Meningkatkan Kinerja Karyawan 8. Bagaimana Anda menggambarkan budaya perusahaan kami? Pertanyaan ini dapat membantu perusahaan mengetahui pandangan karyawan terhadap budaya perusahaan. Baik atau buruk pandangan tersebut, bisa dijadikan evaluasi untuk berkembang lebih baik kedepannya. 9. Apakah Anda memiliki saran untuk perusahaan? Ini merupakan pertanyaan terbuka, dan karyawan bisa bebas mengungkapkan pendapat mengenai saran yang ingin disampaikan. 10. Apakah Anda memiliki komentar atau masalah lain yang ingin Anda bagikan? Meskipun exit interview yang dilakukan perusahaan sudah menyeluruh, di akhir interview, kamu bisa menyelipkan pertanyaan ini. Biasanya karyawan mungkin belum memiliki keberanian untuk mengungkapkan masalah yang dihadapinya. Tapi jika perusahaan memberi kesempatan, mereka akan bisa lebih terbuka menyikapinya. Form Exit Interview Berikut adalah contoh form exit clearance Bahasa Indonesia yang bisa kamu pelajari:Contoh Form Exit Interview📥 Download Form Exit Interview Prosedur Exit Interview yang Efektif Untuk menjalankan exit interview yang baik, kamu bisa mengikuti tahapan sebagai berikut: 1. Tentukan pewawancara dan lakukan persiapan Biasanya hanya salah satu perwakilan dari HRD yang akan melakukan exit interview. Atau, untuk beberapa perusahaan yang belum memiliki tim HRD internal, bisa merekrut perusahaan human resources eksternal untuk melakukan interview. Pastikan pewawancara yang dipilih tidak membuat karyawan merasa tertekan dengan interview tersebut. 2. Mintalah karyawan untuk mengisi survei tertulis Sebelum memulai proses exit interview, kamu bisa meminta karyawan menulis survei tertulis. Hal ini bisa memudahkan karyawan mengungkapkan hal penting sebelum interview. Beberapa karyawan mungkin merasa lebih nyaman menulis sesuatu daripada membicarakannya secara langsung. 3. Jadwalkan exit interview tatap muka Biasanya karyawan akan memberikan one month notice sebelum mereka meninggalkan perusahaan. HRD bisa menjadwalkan exit interview seminggu sebelum tanggal terakhir karyawan bekerja, atau bahkan tepat di hari terakhir karyawan bekerja. Namun beberapa perusahaan bisa menetapkan waktu exit interview setelah karyawan resmi meninggalkan perusahaan, untuk menciptakan suasana yang lebih kasual. 4. Dengarkan dan catat feedback karyawan Selain memberikan pertanyaan kepada karyawan, HRD harus mendengarkan dengan seksama setiap jawaban karyawan. Ini terdengar sederhana tapi penting, karena apa yang dikatakan karyawan merupakan hal yang berdampak besar bagi perkembangan perusahaan. Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Exit Interview Sebelum melakukan exit interview, kamu harus memperhatikan beberapa hal berikut: Hal yang harus dilakukan: Menjelaskan alasan mengapa memerlukan exit interview ini. Perusahaan bisa memaparkan alasan mengapa melakukan exit interview agar karyawan juga bisa menjawab dengan baik dan jelas.Memberitahukan karyawan bahwa exit interview bersifat konfidensial. Segala jawaban karyawan tidak akan disebarkan kepada pihak manapun selain untuk kepentingan perusahaan.Lakukan exit interview tatap muka. Impresi yang didapatkan dari interview tatap muka akan lebih baik daripada wawancara online.Gunakan pertanyaan yang sama untuk setiap karyawan. Alasannya adalah untuk menemukan “pola” jika ada beberapa karyawan dari departemen yang resign dalam waktu berdekatan. Hal yang harus dihindari: Hindari pertanyaan personal. Perusahaan harus tetap bersikap profesional ketika melakukan exit interview, dan hindari pertanyaan terlalu personal yang membuat karyawan tidak nyaman.Hindari gosip atau mitos perusahaan. Jika dalam interview, karyawan membicarakan gosip perusahaan, usahakan untuk tidak terlibat di dalamnya.Hindari opini pribadi kepada karyawan. HRD bertindak sebagai perwakilan perusahaan, jadi opini pribadi HRD kurang tepat dalam exit interview.Hindari meminta karyawan untuk mempertimbangkan kembali keputusannya. Exit interview merupakan tahap akhir ketika seorang karyawan ingin mengundurkan diri. Dan tujuan exit interview adalah untuk memperoleh ulasan dan umpan balik dari karyawan, bukan untuk mempertahankan karyawan tersebut. Kesimpulan Exit interview adalah tahap dimana perusahaan menyatakan kesiapan untuk melepaskan karyawan dari masa kerjanya, dan juga bentuk apresiasi perusahaan terhadap karyawan. Tanpa adanya exit interview, mungkin karyawan akan merasa tidak dihargai, karena pemutusan kerja ini berkaitan dengan dua pihak, yaitu perusahaan dan karyawan. Exit interview tidak perlu berjalan terlalu formal, karena di tahap ini, biasanya HRD sudah mengenal karyawan. Bisa dilakukan secara informal, dengan tidak meninggalkan etika profesional kerja.Cakeadalah platform rekrutmen dengan +8 jutadatabasetalenta di talent pool global.Pasang lowongan kerja gratisuntuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkanEmployer Brandinglebih efektif bersama Cake. Didukung teknologi ATSCake AIdanRecruitment Consultantprofesional, mulai temukan talenta berkualitas lebih cepat!Dapatkan wawasan mendalam dan konten informatif terkait rekrutmen, manajemen SDM,employer branding,serta tren terbaru di dunia HR hanya di Cake. Jadikan kami sumber terpercaya Anda untuk strategi perekrutan yang efektif dan solusi SDM yang inovatif.
Career Development
Mar 6th 2024

Notice Period: Pahami Peraturannya Sebelum Resign! [+Caranya]

Bagi kamu yang baru mendapatkan pekerjaan pertama dalam perjalanan karir, pasti masih merasa asing dengan istilah notice period. Atau bagi kamu yang sudah cukup lama bekerja dan ingin meninggalkan pekerjaan untuk mencari kesempatan lainnya, sudah tahu belum apa itu notice period? Umumnya, notice period adalah waktu pemberitahuan saat kamu ingin resign. Waktu notice period setiap perusahaan juga berbeda-beda. Jadi kamu juga harus mengetahui ketentuan yang ditetapkan oleh perusahaan tempat kamu bekerja. Lalu, jika mengundurkan diri tanpa pemberitahuan atau notice period, apakah akan ada hukuman? Dan bagaimana cara menyampaikan notice period ke HR agar diterima? Yuk simak penjelasan Cake berikut ini! Daftar isi: Pengertian Notice Period Tujuan Adanya Notice Period Peraturan Notice Period Menurut Undang-undang Batas Waktu dan Sanksi Resign Tanpa Notice Period Cara Menyampaikan Notice Period ke HRD Apa itu Notice Period? Apa itu Notice Period? Notice period artinya lama waktu karyawan untuk terus bekerja setelah memutuskan untuk mengundurkan diri sampai hari terakhir bekerja di perusahaan. Biasanya perusahaan mewajibkan setiap karyawan untuk memberikan notice period sebelum benar-benar meninggalkan perusahaan. Tujuannya supaya perusahaan bisa bersiap-siap mencari pengganti posisi karyawan yang resign supaya proses handover pekerjaan lebih lancar. Karyawan yang akan mengundurkan diri dalam masa notice period juga harus bersedia untuk mengajarkan karyawan baru mengenai tugas dan tanggung jawabnya. Notice period dilakukan agar tidak ada kekosongan posisi ketika satu karyawan memutuskan resign. Jangka waktu notice period pada umumnya dua minggu atau lebih. Namun ada perusahaan yang menetapkan minimal 1 bulan, atau dikenal dengan one month notice. Notice period artinya dalam waktu selambat-lambatnya 30 hari, sebelum tanggal resign, HR sudah harus menerima surat resign kamu. Menurut XpertHR, posisi karyawan dalam perusahaan biasanya mempengaruhi jangka waktu notice periodnya. Semakin tinggi posisi karyawan dalam perusahaan, semakin panjang juga jangka waktu notice period. Tujuan Berlakunya Notice Period Adanya pemberlakuan notice period tentunya memiliki tujuan penting bagi kedua belah pihak, baik untuk perusahaan dan juga untuk karyawan. Berikut ini beberapa tujuan diberlakukannya notice period: Waktu untuk mencari karyawan baru. Dalam masa notice period, perusahaan akan memiliki waktu untuk mencari kandidat lain untuk mengisi posisi karyawan yang mengundurkan diri. Dalam beberapa perusahaan, karyawan yang akan resign bisa juga diminta ikut serta dalam proses rekrutmen, karena karyawan tersebut lebih memahami tugas dan tanggung jawab yang akan diberikan kepada kandidat baru. Waktu untuk mencari pekerjaan baru. Notice period artinya juga memberi waktu luang untuk karyawan yang akan resign untuk mencari pekerjaan baru atau karir lain. Dengan cara ini, karyawan dapat dipastikan tidak akan menganggur setelah berhenti dari pekerjaan saat ini. Mempersiapkan mental. Mengakhiri pekerjaan yang kamu jalani setiap hari pastinya tidak akan mudah. Apalagi jika kamu sudah menjalani pekerjaan tersebut selama bertahun-tahun. Notice period ini berguna untuk memberikan waktu bagi karyawan untuk mempersiapkan mental menghadapi hari pengunduran dirinya. Selain itu, karyawan juga bisa mempersiapkan berbagai macam berkas dan dokumen administrasi yang dibutuhkan sebelum hari terakhir bekerja. Handover. Jika dalam masa notice period perusahaan sudah berhasil menemukan kandidat baru untuk menggantikan posisi karyawan yang resign, maka waktunya untuk pendelegasian tugas kepada karyawan baru tersebut. Jika perusahaan belum menemukan karyawan baru, maka manajer atau atasan bisa mendistribusikan pekerjaan kepada rekan sesama tim. Karyawan yang resign bisa mengajarkan dan melatih rekan kerja untuk sementara waktu sampai menemukan karyawan baru untuk mengisi posisi tersebut. Menjaga hubungan dengan perusahaan. Dengan adanya notice period, kamu juga menjaga hubungan yang baik dengan perusahaan karena telah mengundurkan diri secara baik-baik dan meninggalkan kesan positif. Selain itu, dalam masa notice period itu, karyawan yang resign juga berhak menerima surat rekomendasi dari atasan atau HR untuk mencari karir lainnya. 📚 Bacaan lanjutan: 8 Tanda Kenapa Kamu Harus Resign Regulasi tentang Notice Period Menurut Undang-undang Peraturan tentang Notice PeriodNotice period berlaku ketika seorang karyawan mengajukan surat pengunduran diri, dan/atau ketika perusahaan mengajukan surat pemutusan hubungan kerja pada karyawan yang bersangkutan. Di Indonesia, peraturan yang mencatat notice period tercantum dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 154A ayat (1) tentang Ketenagakerjaan. Peraturan tersebut membahas terkait ketentuan apa saja yang harus dipenuhi karyawan yang ingin mengundurkan diri. Peraturan terkait notice period adalah sebagai berikut: Mengajukan permohonan pengunduran diri secara tertulis selambat-lambatnya 30 hari sebelum tanggal mulai pengunduran diriTidak terikat dalam ikatan dinasTetap melaksanakan kewajibannya sampai tanggal mulai pengunduran diri Dari ketentuan notice period tersebut, waktu yang ditetapkan adalah 30 hari atau one month notice. Aturan inilah yang menjadi acuan bagi perusahaan untuk menetapkan kebijakan notice period. Perusahaan juga diharuskan menjawab surat pengunduran diri karyawan maksimal 14 hari sebelum tanggal mulai resign. Jika dalam waktu tersebut perusahaan tidak menjawab permohonan pengunduran diri, maka perusahaan dianggap menyetujui permohonan tersebut. Batas Waktu dan Sanksi Resign Tanpa Notice Period Seperti yang telah dibahas sebelumnya, dalam peraturan Undang-Undang Ketenagakerjaan, batas waktu yang ditetapkan untuk notice period adalah selambat-lambatnya 30 hari atau 1 bulan sebelumnya. Jangka waktu notice period ini artinya one month notice. Tetapi jika ada perusahaan yang menetapkan lebih dari satu bulan sebelumnya, hal ini juga tergolong sah. Pada dasarnya, karyawan yang tidak memberikan notice period tidak akan dihukum, karena belum ada penetapan sanksi tegas. Namun, baik kamu bekerja di perusahaan besar atau kecil, kamu harus tetap menaati peraturan perusahaan tersebut. Mengajukan resign secara mendadak juga berkaitan dengan etika kerja. Oleh karena itu, terkait sanksi yang akan didapat, ditentukan berdasarkan perjanjian yang disepakati bersama di tahap awal. Karena perusahaan berhak memiliki ketentuan masing-masing mengenai pengunduran diri karyawan. Adapun beberapa contoh sanksi yang bisa diterapkan perusahaan: Karyawan tidak menerima pesangon:Sebagian perusahaan menetapkan sanksi dalam bentuk denda bagi karyawan yang mengundurkan diri secara mendadak tanpa notice period. Apabila karyawan tersebut berstatus sebagai karyawan tetap, maka tidak akan menerima pesangon.Tidak memberikan surat referensi kepada karyawan: Perusahaan juga berhak untuk tidak memberikan surat keterangan kerja ataupun surat referensi kepada karyawan yang mengundurkan diri tanpa notice period. Namun, jika kamu merupakan karyawan kontrak dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), maka tidak terlalu membutuhkan notice period. Cara Menyampaikan Notice Period Ke HR Bagaimana cara menyampaikan notice period ke HR? Ada baiknya notice period disampaikan secara baik dan sopan bahwa kamu ingin mengundurkan diri dari perusahaan. Juga disertakan dengan alasan yang jelas mengapa kamu ingin mengundurkan diri. Ikuti langkah berikut untuk menyampaikan notice period ke HR: 1. Tentukan kapan hari terakhir kamu bekerja Berikan waktu untuk perusahaan mempersiapkan pengunduran diri kamu. Usahakan beri waktu minimal 2 minggu. Kamu juga bisa mempertimbangkan seberapa banyak tugas dan tanggung jawab yang kamu miliki saat ini. Jadi kamu masih memiliki cukup waktu untuk mengkomunikasi pengunduran diri dengan tim kamu. Pertimbangkan juga notice period artinya sebagai persiapan diri kamu ketika ingin beralih dari profesi sebelumnya ke karir yang lain. Dengan menentukan kapan hari terakhir kamu bekerja di perusahaan lama, kamu akan bisa menyelesaikan tugas dan tanggung jawab kamu sampai akhir. 2. Diskusikan dengan HR atau atasan Sebelum benar-benar menyerahkan surat pengunduran diri secara resmi, diskusikan notice period dengan atasan secara personal. Buat waktu khusus untuk diskusi bersama bahwa kamu akan meninggalkan perusahaan. Meskipun kamu tidak harus memberikan detail keputusan kamu, setidaknya kamu telah menginformasikan secara keseluruhan bahwa kamu akan mengundurkan diri dalam waktu dekat. Hal yang paling penting dalam diskusi notice period ini adalah kapan hari terakhir kamu bekerja. Dan juga bagaimana kamu akan mendelegasikan tugas dan tanggung jawab kamu selama ini kepada karyawan baru, maupun rekan kerja yang lain. 3. Buat surat pengunduran diri Jika kamu sudah menentukan tanggal terakhir kerja dan diskusi dengan atasan, saatnya menulis surat pengunduran diri secara resmi. Dengan adanya surat pengunduran diri yang resmi ini, akan memudahkan HR jika membutuhkan referensi. Buat surat pengunduran diri secara singkat, jelas, dan padat. Kamu juga bisa menyertakan informasi berikut: Informasi kontak pribadi: nama lengkap, jabatan kerja di perusahaan, alamat, email, dan nomor teleponTanggal pengunduran diri: untuk mengingatkan perusahaan kapan kamu mulai menyerahkan notice period kamuAlasan resign: pada bagian ini kamu juga bisa menyertakan kapan kamu akan meninggalkan perusahaan. Juga sertakan alasan mengapa kamu akan resign. Selain itu, kamu juga bisa memberikan masukan yang membangun untuk atasan atau untuk perusahaan.Ucapan terima kasih: berikan kata-kata terima kasih karena telah diberikan kesempatan untuk mengembangkan karir di perusahaan tersebut. Kamu bisa menuliskan ucapan terima kasih untuk rekan kerja dan atasan secara profesional.Tanda tangan: bersamaan dengan penutup dan nama kamu, berikan tanda tangan untuk menandakan bahwa kamu telah menulis surat pengunduran diri ini dengan benar dan sungguh-sungguh. 📚 Bacaan lanjutan: 12 Alasan Resign yang Masuk Akal, Jangan Berbohong 4. Informasikan rekan kerja untuk mengambil alih pekerjaan kamu Setelah menyerahkan surat pengunduran diri dan menentukan notice period, kamu bisa mulai menginformasikan rekan kerja kamu mengenai keputusan kamu untuk resign. Untuk rekan kerja yang bekerja dalam tim setiap hari, kamu bisa memberitahu mereka secara personal. Untuk sisa keseluruhan rekan kerja di kantor, kamu bisa menggunakan email untuk menginformasikan pengunduran diri kamu.📚 Bacaan lanjutan: 7 Cara Resign yang Baik dan Cara Mengajukannya! Pengunduran diri memang tidak mudah dilakukan, apalagi jika kamu sudah cukup lama berada di perusahaan. Notice period adalah hal yang wajib dilakukan ketika seseorang ingin mengundurkan diri, untuk menjalankan etika kerja yang baik. Dalam masa notice period, kamu juga bisa mulai mencari kesempatan karir baru untuk meningkatkan kemampuan dan memperdalam pengalaman kamu. Cari kerja dengan mudah di Cake Job Search secara gratis! Langsung lamar pekerjaan dan dihubungi perusahaan secara langsung. Tidak hanya situs lowongan kerja gratis, Cake adalah aplikasi membuat CV ATS friendly. Yuk, buat CV online gratis, portofolio kerja, dan lamar kerja di website pencari kerja Cake. Sudah punya CV ATS friendly belum? Yuk, buat CV online kamu dengan Cake, ada 50+ template dan dapat kamu download dalam bentuk PDF, 100% gratis! 🎉Buat CV — Ditulis Oleh Rachel Vanadya —
Job Search Tips
Mar 6th 2024

Penting! 7 Perbedaan PKWT dan PKWTT yang Wajib Diketahui Karyawan

Menurut peraturan perundangan ketenagakerjaan di Indonesia, terdapat 2 jenis perjanjian kerja yaitu PKWT dan PKWTT. Secara fungsi, PKWT digunakan sebuah perusahaan untuk mengikat karyawan kontrak, sedangkan PKWTT digunakan untuk mengikat karyawan tetap. PKWT dan PKWTT adalah jenis perjanjian kerja yang memiliki banyak perbedaan, dan penting diketahui oleh karyawan maupun pencari kerja. Perbedaan PKWT dan PKWTT dapat dilihat dari 7 aspek berikut ini; Jenis PekerjaanHak KaryawanKetentuan PHKDurasi KerjaMasa Percobaan (Probation)Perjanjian Kontrak KerjaPencatatan Kontrak Kerja Di artikel ini, Cake akan membahas secara lebih detail seputar 7 perbedaan PKWT dan PKWTT serta kelebihan dan kekurangannya. Yuk, simak pembahasan selengkapnya di bawah ini. Daftar isi: Apa itu PKWT? Apa itu PKWTT? Perbedaan PKWT dan PKWTT Kelebihan dan Kekurangan PKWT Kelebihan dan Kekurangan PKWTT Apa itu PKWT? PKWT adalah singkatan dari Perjanjian Kerja Waktu Tertentu. Berdasarkan Undang-Undang nomor 6 Tahun 2023, PKWT adalah perjanjian kerja yang mengikat karyawan kontrak untuk bekerja di sebuah perusahaan. Dalam UU tersebut diatur bahwa PKWT hanya berlaku untuk pekerjaan tertentu yang menurut jenis dan sifat pekerjaannya akan selesai dalam waktu tertentu. Dengan kata lain, karyawan kontrak akan mengisi pekerjaan yang sekali selesai atau bersifat sementara. Perusahaan tidak bisa mengikat seorang karyawan dengan PKWT untuk pekerjaan yang sifatnya permanen atau tetap. PKWT yang digunakan untuk mengikat karyawan kontrak memiliki jangka waktu maksimal 5 tahun. Apabila pekerjaan yang dilaksanakan belum selesai maka dapat dilakukan perpanjangan PKWT sesuai kesepakatan perusahaan dan pekerja. Apa Itu PKWTT? PKWTT adalah singkatan dari Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu. PKWTT diatur dalam UU no 2 Tahun 2022 untuk mengikat karyawan tetap yang dipekerjakan oleh suatu perusahaan. Karyawan tetap yang diikat dengan PKWTT bekerja untuk pekerjaan yang sifatnya tetap atau permanen. Kontrak kerja karyawan tetap hanya akan berakhir apabila karyawan mengundurkan diri, pensiun, meninggal dunia, atau terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Perusahaan yang akan merekrut karyawan tetap dengan PKWTT biasanya menerapkan masa percobaan (probation) selama 3 bulan untuk memantau kinerja dan kriteria lain yang bersangkutan dengan kepentingan perusahaan. Perbedaan PKWT dan PKWTT Setelah mengetahui apa itu PKWT dan PKWTT, sekarang Cake akan membagikan perbedaan antara keduanya dari berbagai aspek. Mengetahui detail perbedaan PKWT dan PKWTT di artikel ini dapat membantumu dalam mempertimbangkan lebih baik PKWT atau PKWTT untuk rencana pengembangan karirmu. 1. Jenis Pekerjaan UU nomor 6 Tahun 2023 Pasal 56 Ayat 1 menyebutkan bahwa jenis pekerjaan dalam PKWT dibagi menjadi 2 yaitu: Jangka Waktu: Pekerjaan yang bersifat musiman atau diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama.Selesainya pekerjaan tertentu: Pekerjaan yang sekali selesai atau bersifat sementara. Berbeda dengan PKWT, jenis pekerjaan dalam PKWTT tidak dibatasi oleh jangka waktu karena sifatnya permanen atau tetap. 2. Masa Kerja Karyawan kontrak yang terikat dengan PKWT memiliki masa kerja maksimal 5 tahun. Perusahaan dapat memperpanjang masa kerja karyawan kontrak melalui PKWT baru apabila pekerjaan belum terselesaikan. Bertolak belakang dengan PKWT, karyawan tetap yang terikat PKWTT tidak memiliki batasan masa kerja selama tidak terjadi PHK atau pengunduran diri. 3. Hak Karyawan Karyawan PKWT dan PKWTT mempunyai perbedaan hak cuti dan pensiun. Karyawan dengan kontrak PKWT berhak mendapat cuti tahunan setelah bekerja selama setidaknya 12 bulan berturut-turut. Karyawan PKWT tidak akan mendapat dana pensiun setelah kontrak kerja habis, tapi mereka berhak mendapat uang kompensasi. Untuk karyawan PKWTT, perusahaan wajib memberikan hak cuti, pensiun, dan benefit lain, tergantung dengan kebijakan perusahaan. 4. PHK UU Ketenagakerjaan yang baru telah mengubah ketentuan PHK untuk karyawan PKWT dan PKWTT. Kini, karyawan PKWT berhak mendapatkan uang kompensasi apabila perjanjian kerja telah berakhir, baik itu karena masa kerja telah habis atau karena pemutusan hubungan kerja (PHK). Selain itu, karyawan yang mengundurkan diri (resign) juga berhak mendapat uang kompensasi. Jumlah uang kompensasi yang diberikan jumlahnya dihitung secara proporsional berdasarkan jangka waktu PKWT yang telah dilaksanakan karyawan kontrak. Sementara itu, karyawan PKWTT berhak mendapat 3 jenis uang kompensasi saat terdampak PHK, yaitu: Uang pesangonUang penghargaan masa kerja, danUang penggantian hak yang seharusnya diterima 5. Masa Percobaan Karyawan yang diikat dengan perjanjian PKWT tidak perlu menjalani masa percobaan atau probation. Perusahaan yang ingin merekrut karyawan PKWT juga tidak boleh mensyaratkan masa probation. Sedangkan untuk karyawan PKWTT biasanya akan menjalani masa percobaan dengan durasi paling lama 3 bulan. Setelah dinilai lolos di masa percobaan, karyawan tersebut akan diangkat menjadi karyawan tetap. 6. Perjanjian Kontrak Kerja Perjanjian kontrak kerja PKWTT dan PKWT memiliki perbedaan. Perusahaan yang merekrut karyawan PKWT wajib membuat perjanjian kerja secara tertulis menggunakan bahasa Indonesia dan huruf latin. Untuk PKWTT bisa disampaikan ke karyawan dalam bentuk lisan atau tertulis. Namun, perlu diperhatikan bahwa perusahaan wajib membuat surat pengangkatan kepada karyawan sebagai bentuk dokumentasi. 7. Pencatatan Kontrak Kerja Pencatatan kontrak kerja karyawan PKWT wajib dilakukan di instansi ketenagakerjaan, sedangkan kontrak karyawan PKWTT tidak wajib dicatatkan. Pencatatan kontrak kerja PKWT di instansi ketenagakerjaan paling lambat dilakukan setelah 7 hari penandatanganan perjanjian. Kelebihan dan Kekurangan PKWT Tim Cake mencatat ada 5 poin kekurangan dan kelebihan karyawan PKWT adalah sebagai berikut: 1. Kekurangan Sulit Mengembangkan Karir: Karyawan PKWT cenderung lebih sulit mengembangkan karir karena durasi kontrak yang sebentar. Durasi kontrak yang sebentar membuat karyawan berpindah-pindah perusahaan, sehingga menghambat fokus untuk menjadi seorang spesialis di bidang tertentu.Hak Terbatas: Karyawan PKWT memiliki hak yang terbatas dari segi cuti, tunjangan, dan apresiasi dari perusahaan.Tak Ada Dana Pensiun: Selama apa pun seorang karyawan bekerja sebagai PKWT, ia tetap tidak berhak mendapatkan dana pensiun dari perusahaan.Rentan secara Ekonomi: Karyawan PKWT lebih rentan secara ekonomi karena pekerjaan yang bersifat sementara dan jenjang karir yang tidak menentu.Rentan Penyalahgunaan: PKWT adalah salah satu cara bagi oknum perusahaan nakal untuk menghindari atau mengurangi hak-hak pekerja. 2. Kelebihan Karir Dinamis: Karyawan PKWT memiliki karir yang lebih dinamis karena tidak terpaku dalam satu perusahaan.Minim Tuntutan: Karyawan PKWT hanya memiliki kewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan, tidak dibebani tuntutan mengembangkan eksistensi perusahaan.Mendapat Kompensasi: Perusahaan wajib membayar kompensasi ketika karyawan PKWT mengundurkan diri atau pun terdampak PHK.Tidak Terlalu Terikat: Karyawan PKWT tidak perlu terlalu terikat dengan suatu perusahaan karena pekerjaan yang bersifat sementara.Mendapat Perlindungan Setara: Pemerintah menjamin perlindungan kesehatan dan kesejahteraan karyawan PKWT agar setara dengan karyawan PKWTT. Kelebihan dan Kekurangan PKWTT Karyawan yang diikat dengan kontrak PKWTT juga memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Berikut daftarnya: 1. Kekurangan Terikat dengan Perusahaan: Karyawan PKWTT adalah aset perusahaan yang diandalkan untuk meningkatkan eksistensi, keuntungan, dan reputasi, sehingga perusahaan cenderung mengikat mereka dengan kewajiban dan tanggung jawab yang lebih besar.Minim Fleksibilitas: Porsi tanggung jawab yang lebih besar yang mungkin membatasi fleksibilitas karyawan PKWTT untuk mengambil pekerjaan sampingan.Biaya yang Tinggi: Perusahaan pada umumnya mengeluarkan biaya yang lebih tinggi untuk memberikan hak dan tunjangan kepada karyawan PKWTT. 2. Kelebihan Ekonomi Karyawan Stabil: Karyawan PKWTT cenderung memiliki pemasukan yang lebih stabil karena gaji yang terus meningkat dan adanya tunjangan-tunjangan perusahaan.Karir Lebih Terjamin: Karyawan PKWTT memiliki kesempatan untuk mengembangkan karir dan menjadi spesialis di suatu bidang.Pekerjaan Stabil: PKWTT adalah kontrak kerja yang ditujukan untuk pekerjaan yang sifatnya permanen, sehingga karyawan tidak perlu memusingkan pekerjaan selanjutnya saat kontrak habis.Regulasi yang Lebih Sederhana: Perjanjian dan pencatatan kontrak kerja PKWTT lebih sederhana karena tidak perlu disampaikan ke dinas ketenagakerjaan. Sedang mencari pekerjaan dengan perjanjian kerja PKWT atau PKWTT? Langsung saja cari di Cake! Ada ribuan pekerjaan yang bisa disesuaikan dengan minatmu!Cari Kerja Kesimpulan PKWT dan PKWTT adalah 2 jenis perjanjian kerja yang digunakan untuk mengikat karyawan di sebuah perusahaan. PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu): perjanjian kerja yang mengikat karyawan kontrak untuk pekerjaan yang bersifat sementara atau sekali selesai.PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu): perjanjian kerja yang mengikat karyawan tetap untuk pekerjaan yang bersifat tetap dan tak terbatas waktu. Perbedaan antara PKWT dan PKWTT dapat terlihat dari 7 aspek penting yang meliputi: Jenis PekerjaanMasa Kerja atau Batas Durasi KontrakHak KaryawanKetentuan PHKPenerapan Masa Percobaan (Probation)Perjanjian Kontrak Kerja, danPencatatan Kontrak Kerja Karyawan yang memahami perbedaan PKWTT dan PKWT akan lebih mudah menentukan tujuan karir dan rencana untuk mencapainya. Selain itu, pemahaman yang mendalam atas jenis perjanjian kerja juga membuat karyawan lebih menyadari pentingnya perlindungan hukum dan perlindungan hak-hak pekerja sesuai dengan perjanjian kerja yang mereka pilih. 📚 Bacaan lanjutan: 5 Contoh Kontrak Kerja Karyawan Lengkap [PKWT, PKWTT, Freelance] Ingin rekrut karyawan yang berkualitas? Pasang loker gratis untuk 3 iklan lowongan kerja pertamamu di Cake. Ikuti juga blog kami untuk mendapatkan tips dan tutorial bermanfaat seputar perekrutan, atau langsung saja hubungi kami untuk informasi lebih lanjut. --- Ditulis Oleh Gama Prabowo ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!