Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Resume & CV
Sep 2nd 2025

8 Contoh CV Fresh Graduate Tanpa Pengalaman yang Dilirik HRD

Fresh graduates adalah seseorang yang baru lulus dari perguruan tinggi dan mendapatkan gelar akademik baik jenjang diploma atau sarjana. Biasanya status fresh graduate bertahan berapa lama? Kebanyakan sebutan ini bertahan 1-2 tahun setelah lulus.Siap atau tidak kamu harus mulai membuat curriculum vitae untuk melamar kerja.Bagaimanacaramenulis CV Lamaran Kerja Fresh Graduate yang baik dan benar? Bagaimanacara menulis fresh graduate CV tanpa pengalaman bekerja?Simak jawabannya pada artikel ini. Daftar isi: Cara Membuat CV Fresh Graduate Menarik Tanpa Pengalaman Kerja Contoh Curriculum Vitae Fresh Graduate Download Template CV Fresh Graduate Gratis Buat CVFresh Graduate ATS-Friendly di CakeCara Membuat CV Fresh Graduate MenarikBanyak fresh graduate yang berpikir bahwa, dengan mengumpulkan CV tanpa pengalaman kerja, CV mereka tidak akan menarik HRD. Namun, realitanya tidak seperti itu.Di bawah adalah 3 tips untuk membuat CV fresh graduate yang menarik di mata rekruter, dan cara-cara menunjukkan kemampuan yang dimiliki oleh fresh graduate dalam selembar kertas. Cocok untuk kalian yang sedang ingin membuat CV dengan pengalaman intern (magang), CV tanpa pengalaman kerja, maupun CV tanpa pengalaman organisasi.1. Tambahkan Objektif Karir pada CV Fresh GraduateTambahkan objektif karir pada bagian deskripsi dirisaatmembuat CV untuk fresh graduate. Objektif karir adalah pernyataan mengenai jenis karir yang dicari pelamar beserta kerterampilan yang dimiliki dan juga cara pelamar memandang masa depannya. Objektif karir yang teretera dalam CVfresh graduate akan memberikan rekruter sebuah gambaran luas mengenai arak fokus pelamar dan kecocokannya dengan pekerjaan yang mereka lamar. 1. Contoh 'Tentang Saya' CV Fresh Graduate IndonesiaTanpa Pengalaman: "Lulusan Ilmu Matematika Terapan dari (nama universitas). Memiliki kemampuan dalam menganalisa, pemecahan masalah, critical thinking. Selalu menggunakan data untuk mengambil keputusan. Mencari kesempatan untuk mengembangkan bakat dan bertumbuh bersama perusahaan Investasi Saham di Indonesia.“Pengalaman: “ Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia yang berpengalaman dalam organisasi dan berwawasan luas. Memiliki pengalaman menjadi copywriter selama 1.5 tahun dan sedang mencari posisi digital marketer untuk pemanfaatan keahlian di bidang digital marketing, analisis dan kerja di perusahaan start-up.”2. Contoh CV Summary Fresh Graduate InggrisTanpa Pengalaman:"Recent graduate with a degree in computer science and a GPA of 3.6 looking for a position as a Front End Engineer. Detail-oriented, a reliable leader and team player with a knowledge in UI/UX Design."Pengalaman: "Human Resources recent graduate with strong communication skills with experience as an HR intern in one of Indonesia's biggest e-commerce platform. Highly adept in developing training programs and handling people problems. "2. Tonjolkan Pendidikan dan Skill yang DimilikiUntuk para fresh graduate yang belum pernah magang sebelumnya, bagian yang paling penting adalah bagian pendidikan. Bagian ini harus ditonjolkan pada isi CV Fresh Graduate dengan menuliskan:IPK yang dicapaiMata pelajaran yang diambilPenghargaan atau prestasi yang diraihPengalaman berorganisasiSertifikat dari lomba-lombaE-learning courseJudul skripsimu (jika relevan dengan pekerjaan yang kamu akan daftar)Meskipun tanpa pengalaman, rekruter bisa melihat kepribadian dan kompetensi seseorang dari sisi pendidikan yang tertulis pada CV Fresh Graduate. Dengan menunjukkan pengalamanmu berorganisasi, hal ini bisa membuktikan bahwa kamu bisa bekerja sama dalam tim dan bertanggung jawab. Rekruter bisa menilai etos kerja pelamar dan pengetahuannya akan suatu bidang jika pada bagian ini ditonjolkan penghargaan akademik dan juga sertifikat dari kelas yang diambil. Keterampilan bahasa juga menjadi salah satu nilai plus pada CV Fresh Graduate.3. Tambahkan Kegiatan / Projek MenarikJika kamu memiliki kegiatan di dalam/luar sekolah atau projek, hal ini juga bisa menjadi tambahan untuk CV Fresh Graduate. Kegiatan Volunteer atau SukarelaPengalaman OrganisasiMenulis artikel untuk majalah sekolahMenjadi event organization untuk sebuah acaraMenjadi tutorMembuat poster pensi sekolahMenyertakan hasil karya atau portofolio lamaran kerja Membuat konten di sosial media (content creator) Kegiatan tambahan diluar pendidikan formal bisa menambah bagian padaCV Fresh Graduate. Fresh graduateyang aktif dalam berbagai kegiatan di luar sekolah dinilai kreatif, bertanggung jawab, dapat bekerja sama, dapat diandalkan dan berjiwa sosial tinggi.Saat menulisbagian ini padaCV untuk fresh graduate, formatnya bisa ditaruh di bagian “Pengalaman” ataupun membuat satu bagian tambahan "Proyek Pribadi". Lengkapi dengan menuliskan pencapaian dan tanggung jawab pada kegiatan tersebut serta waktu kegiatan tersebut.4. Kirim CV Fresh Graduates beserta dengan Cover LetterSetelah berhasil membuat CV fresh graduate, ada hal lain yang tidak boleh dilupakan untuk melamar kerja dan memulai karir fresh graduate, yaitu menulis cover letter.Cover letteratau surat lamaran kerja merupakan kata pengantar untuk manajer HRD bahwa kamu ingin melamar pekerjaan. Denganmenulis cover letter yang menarik, akan membuat kamu lebih unggul dibanding kandidat lain.Jika kamu melamar kerja via email, cover letter biasa ditulis di body email lamaran kerja. Jika kamu melamar via website lowongan kerja, biasanya akan disediakan kotak untuk menulis cover lettermu.💡 Lihat contoh surat lamaran kerja untukfresh graduate dalam bahasa Indonesia dan InggrisContoh CV Fresh Graduate yang Baik danBenar Di bawah merupakan beberapacontoh CV fresh graduate atau CV mahasiswa yang baru lulus kuliahyang dibuat di CakeResume! Semoga contoh CV fresh graduate dibawah dapat membantu kamu dalam membuatCV fresh graduate SMA, SMK maupun kuliahdan mendapatkan pekerjaan pertama yang kamu inginkan,good luck!Contoh CV Fresh Graduate SMA/SMKContoh CV Fresh Graduate yang baik dan benar Contoh CV Fresh Graduate Tanpa Pengalaman Contoh CV Fresh Graduate Profesional Contoh CV Fresh Graduate untuk Melamar Kerja Contoh CV Bahasa InggrisFresh Graduate S1 Contoh CV Menarik untuk Fresh Graduate Contoh CV Fresh Graduate Profesional1. Contoh CV Fresh Graduate SMA/SMK IndonesiaContoh CV Fresh Graduate SMK - Dibuat di CakeResume 2. Contoh CV Fresh Graduate Indonesia yang Baik dan Benar Contoh CV Fresh Graduate - Dibuat oleh CakeResumeCakeResume menyediakan 12+ template CV yang bisa kamu gunakan secara gratis ✨ Yuk buat CV fresh graduate kamu sekarang!Buat CV3. Contoh CV Fresh Graduate Indonesia Tanpa PengalamanContoh CV Social Media Specialist Non Pengalaman - Dibuat di CakeResume4. Contoh CV Fresh Graduate ProfesionalContoh CV Fresh Graduate - Dibuat di CakeResume5. Contoh CV Fresh Graduate untuk Melamar Kerja MenarikContoh CV Fresh Grad untuk Lamar Kerja - Dibuat di CakeResumeMau juga membuat fresh graduate CV menarik meskipun tanpa pengalaman? Klik ikon disamping untuk membuatnya secara gratis!✨Buat CV6. Contoh CV Bahasa Inggris Fresh Graduate S1Contoh CV Menarik Fresh Graduate Bahasa Inggris - Dibuat di CakeResume 📚 Bacaan Lanjutan:Contoh CV (Curriculum Vitae) Bahasa Inggris Lengkap dan Menarik7. Contoh CV Menarik untuk Fresh GraduateContoh CV Fresh Graduate -- Dibuat di CakeResume7. Contoh Resume Fresh GraduateCV Fresh Graduates dibuat oleh CakeResumeContoh CV Menarik Untuk Fresh Graduate di atas terlihat lebih modern dan memiliki format dan desain berbeda dari CV pada biasanya. Kamu dapat memasukkan :Portofolio lamaran kerja/ hasil karyaProjekKeterampilan dan SertifikasiRekomendasi GuruKegiatan di luar sekolahSelain memamerkan hasil karya, hal ini juga sekaligus membuktikkan skill atau keterampilan, kreatifitas, daya juang dan dapat diandalkan kepada rekruter.Tips Membuat CV Fresh GraduateBagaimana cara membuat CV fresh graduate yang menarik? Berikut tips untuk membuat CVfresh graduate yang bisa diterapkan.1. Gunakan Format CVyang ATSfriendlySekarang, sebagian besar perusahaan menggunakan mesin ATS untuk menyaring dan membaca CVkandidat. Jadi pastikan kamu sudah menggunakan format CVATS-friendly agar kamu tidak ditolak di tahapscreening.Kamu dapat membuat CV yang ATS-friendly di CVBuilder Online, misalnya Cake CVBuilder. Cake menyediakan berbagaitemplateCVramah ATS yang bisa langsung kamu edit dan unduh dalam bentuk PDF.Coba buat CVdi Cake, gratis dan mudah!Buat CV2. Buat CVyang RelevanSebagai fresh graduate, jika kamu memiliki banyak hal yang bisa dituliskan dalam CV, pastikan kamu hanya memuatkan hal yang relevan dengan lowongan yang kamu lamar.CV yang berisi banyak informasi namun tidak relevan dengan pekerjaan yang dilamar akan membuat kamu susah stand out dibanding pelamar lainnya. Karena biasanya, rekruter ingin mencari kandidat dengan pengalaman yang relevan. Contohnya, jika kamu melamar posisi Data Analyst, kamu tidak perlu menuliskan pengalamanmu sebagai barista.Makanya, pastikan kamu membaca deskripsi pekerjaan sebelum melamar untuk menyesuaikan CV dengan posisi yang dilamar.3. Jelaskan Isi CV dengan DetailIsi CV terutama pengalaman magang/pengalaman organisasi ataupun pencapaian ditulis serinci mungkin. Jelaskan apa saja yang kamu lakukan dalam organisasi dan pencapaian yang diraih ketika menjabat posisi tersebut. Sebisa mungkin tuliskan pencapaian kamu dengan hasil yang terukur, agar dampak lebih terlihat.Contohnya, jika kamu seorang desainer grafis, daripada hanya menuliskan "membuat desain IG feed", lebih baik menuliskan "membuat 10 desain IG feed untuk kampanye ABCyang berhasil menjangkau lebih dari 3000 orang."4. Buat Portofolio OnlineSebagai fresh graduate yang minim pengalaman, kamu boleh membuat portofolio online yang menggabungkan proyek-proyek kuliah maupun magang yang pernah kamu jalankan. Ini akan menunjukkan rekruter bukti hasil karya kamu sehingga mereka akan lebih yakin untuk merekrut kamu.5. Selalu Cek Ulang Sebelum Mengirim LamaranSebelum mengirim CVlamaran kamu, selalu pastikan tidak ada kesalahan dalam CVkamu. Kesalahan dalam CV dapat membuat kamu terlihat tidak profesional dan dapat meninggalkan kesan yang kurang baik di HRD.Nah, kamu bisa mengecek CV dulu dengan AI CVChecker sebelum mengirimkan CV. Cake AICVChecker akan membantu menyesuaikan CVkamu dengan deskripsi pekerjaan yang kamu lamar, juga akan mengecek CV kamu biar CVkamu lebih optimal dan menonjol di mata HRD!Pastikan CV Sudah Siap, Cek CVDulu di Cake!Jangan sampai ditolak karena CVgak sesuai!Cek dulu CVkamu dengan Cake AICVChecker, gratis untuk 5scan pertama.Cek CVKesimpulanCV merupakan komponen penting dalam proses melamar kerja. Dengan memiliki skill dalam membuat CV, kamu pasti bisa menarik perhatian HRD walaupun CVkamu merupakan CVtanpa pengalaman.Mencari inspirasi dari banyak contoh CV bisa membantu kamu untuk membuat CV fresh graduate yang baik dan benar. Terlebih lagi, banyakCV online di internet yang tersedia secara gratis maupun berbayar yang bisa membantu kamu membuat curriculum fresh graduate untuk pertama kalinya.Apakah kamufresh graduate yang masih pusing cari kerja?Tenang, Cake siap membantu perjalanan cari kerjamu!Cari Kerja Rekomendasi Lowongan Kerja Fresh Graduates, Sini Merapat! Cari Kerja dan Bikin CV di Cake 100%GRATISCake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Resume & CV
May 14th 2026

“About Me” Section on Resume: Examples & How to Write

🔑 Key TakeawaysYour "About Me" section is your first chance to make an impression. Keep these essentials in mind: Keep it concise,aim for 3-5 sentenceInclude professional title, key competencies, notable achievements, and career goalsTailor the paragraph to align with the job descriptionHighlight your value with precise metrics and action verbsAn "About Me" section, also known as professional summary, is a concise, 3-5 line description at the top of your resume that shows your job title, core strengths, notable achievements, and ambitions. If crafted strategically, by tailoring the paragraph to the role and using hard metrics to show your impact, this section acts as a powerful hook that captures a hiring manager's attention within a glance. This can be tricky, as you have to keep it brief enough to read at a glance, yet compelling enough to ensure the recruiter doesn’t put your resume down.To help you curate the perfect introduction, we’ve broken down the essential elements of a winning ‘About Me’ section and look how you can transform it into a narrative that resonates with hiring managers. Table of Contents What to Put in “About Me” on Resume How to Write “About Me” in Resumes“About Me” Examples in Resume (for Different Professions)Tips for Writing About Me in Resumes What to Put in “About Me” on ResumeAs the introduction section in resumes and CVs, you should highlight information such as professional title, relevant skills and experience, key achievements, and career goals in the about me section. Follow the examples below to write a good "about me" section: Must-Haves for "About Me"Section on Resume Professional titleKey skills and competenciesNotable awards and achievementsCareer goals 1. Professional title A professional title indicates your current position or work status, for example, “a freelance copywriter and editor” or “growth marketer.”Most people use their current job title or work status like “Experienced Marketing Manager”, but you can also use descriptive words like “aspiring” or “graduate” if you lack experience. Remember, this title should let the recruiter see the connection between your current role and the one you’re applying for. Example:Full-Stack DeveloperPeople Culture LeaderAspiring Data AnalystRecent Nursing Graduate (BSN) 2. Key skills and competencies Pick 3-5 skills relevant to the job you’re applying for. Highlight skills written in the job description to show that you’re aligned with what the company needs. This can be a signal for recruiters that your resume is worth reading. Example:Digital Marketing Specialist with 5+ years of experience in SEO, SEM, and Meta Ads.Proficient in SQL, Tableau, and Python,... [continue with achievements] Not sure how to tailor your professional summary?Cake AIResume Checker will automatically tailor your resume to the role you're applying for🚀Check My CV 3. Notable achievements Use action verbs and quantifiable results to highlight your award and achievements in the ‘about me’ section of your resume to help you stand out. Example:Expert in driving high-yield results, including achieving a 40% ROI for ABC Corp through rigorous data analysis and process optimization.Focused on elevating the user experience. Previously increased customer satisfaction by 25% at ABC Company through proactive problem-solving. 4. Career goalsLastly, personalize your professional summary by including a career goal. This should be a forward-looking statement that reflects your personality, long-term trajectory, and the specific value you intend to deliver to the company.Example:I am eager to apply my background in brand strategy to lead high-impact teams at an innovative agency like ABC Company.I aim to become a dynamic and solution-oriented consultant to help organizations scale their operations and achieve sustainable growth. How to Write “About Me” in ResumesNow that you know what to include in your ‘about me’ section, we’ll go into how to put these elements together to craft a compelling introduction. Here’s a simple formula you can follow to write your ‘about me’: [Adjectives] + [Professional title] + [Years of experience] + [Skills] + [Achievements] + [Career goals] Start with one or two adjectives, your professional title and years of experience in the field. Then, write down your impressive, relevant achievements and skills. If you’d like to, you can include your career goals at the end.Still not sure how to write it? Check out the ‘about me’ examples below. “About Me” in Resume Examples (for Different Professions)Below are snippets of the ‘about me’ section on resumes with a quick review of why this works. 1. "About Me" in Resumes for Students Example 1:Honors Student“Passionate and driven honors student from the University of California seeking an internship position as a marketing assistant. Assisted peers for three different school projects on sustainability and development. Developed skills such as SoME management, content creation, and data analytics.” Why is this a good professional summary?This summary starts with a strong professional identity ("Honors Student") and immediately states the goal of finding an internship as a marketing assistant. The student also demonstratesessential skills and leadership ("assisted peers for three different school projects"). Example 2:Recent Graduate (Freshers)“Recent college graduate with previous internship experience at the X Finance Group. I am a detail-oriented and attentive graduate accountant with relevant accounting skills such as systems analysis, spreadsheet proficiency, and data analytics. Looking for new challenges to grow further in finance and accounting.” Why is this a good professional summary? This is a strong freshers "about me" section on a resume. This summary showcases the student's internship experience at the X Finance Group, while mentioning strong adjectives such as "detail-oriented" and "attentive". They also highlighted some important skills such as systems analysis, spreadsheet proficiency, and data analytics, which is highly relevant to their career goal in finance and accounting. 2. “About Me” in Resumes for Experienced Candidates “Open-minded and experienced sales associate with 5+ years of experience with Salesforce. I previously worked at McKinney Consulting Firm where I contributed a 50% increase of revenue in the past year. I am a positive, empathic, and communicative salesperson. Looking for a new position as a senior sales associate to further grow my career.” Why is this a good professional summary?This summary includes a hard metric ("contributed a 50% increase of revenue") to showcase achievement. The candidate highlights their expertise ("5+ years of experience") and explicitly states they are looking for a "senior sales associate" position, helping recruiter quickly determine the level of seniority and the role they're looking for. 3. About Me in Resumes for Graphic Designers “A highly creative and experienced graphic designer. Proficient in Adobe Creative Apps, Typography, and HTML. I have experience working in marketing and graphic design for the past six years and I have full understanding of brand identities and brand development. I hope to expand my graphic designer career into 3D design in known consumer brands.” Why is this a good professional summary?This is an example of an effective professional summary because it immediately lists high-demand skills (Adobe Creative, Typography, HTML) and provides context regarding seniority level. The candidate also wrote a clear goal ("...expand my graphic designer career into 3D design...")which makes it easy to see if they are a good match for the position. 4. About Me in Resumes for Teachers “An outgoing and enthusiastic middle school teacher with 10+ years of experience teaching adolescents with special needs. I have passed the Professional Teaching exam (PTK) and American Board Special Education. Received 80% satisfaction rating annually from both teacher and students. Seeking a role as a Principal of special needs schools to continue my passion as a teacher.” Why is this a good professional summary?The candidate writes their qualifications clearly and emphasizes key teaching certifications. Furthermore, they include an important metric (80% satisfaction) to provide measurable evidence of their success. 5. About Me in a Resume for Customer Service Specialist “Empathic customer service specialist with 2+ years of experience at ABC.I provide tailored solutions for customer inquiries, maintaining a 95% positive feedback rating while resolving over 40 tickets daily. I am extremely stress-resistant with a focus on efficient time management, seeking to leverage my communication skills to grow within the business development domain.” Why is this a good professional summary?The opening phrase, "Empathic customer service specialist", signals that empathy is their strongest soft skill, which is important in customer service. The summary also mentions other key relevant skills for this position, while also showing ambitious and plan for their career growth ("grow further in the business development domain"). 6. About Me in Resumes for Software Developers “Diligent and ambitious Software Developer with 4+ years of experience in application development and project management at Unilever. I have a proven track record of delivering innovative applications that significantly increased client satisfaction while consistently completing projects ahead of schedule. By combining technical patience with expert time management, I ensure high-quality software delivery that meets both user needs and business deadlines.” Why is this a good professional summary?This candidate immediately establishes high level of seniority ("4+ years of experience") and highlights a dual-skill set in both technical development and project management. It focuses on results rather than just responsibilities, specifically mentioning the ability to beat deadlins and increase client satisfaction. 7. About Me in Resumes for Mechanical Engineers “Assertive and confident Mechanical Engineer with an MSc from Stanford University (Honors) and expert proficiency in AutoCAD, SolidWorks, and fluid mechanics. I specialize in the precision installation and repair of fabricating materials, consistently delivering solutions tailored to complex client specifications. My commitment to technical excellence is reflected in a proven 95% client satisfaction rate across all managed projects.” Why is this a good professional summary?Leads with top-tier academic credentials and a specific technical software competency. The candidate also provides proof of their ability with the satisfaction rate, further showing their ability to translate engineering knowledge into real-world results. 8. About Me in Resumes for Civil Engineers "Organized and creative Civil Engineer with 5 years of experience specializing in design and project management. At AE Group, I successfully delivered 8 major projects while consistently reducing costs to 20% under the total budget. By leading a multidisciplinary team of five, I optimized roadway designs to improve safety and infrastructure for New York City local residents." Why is this a good professional summary?This candidate combines leadership experience with quantifiable metrics ("8 major projects", "reducing costs to 20%"). By mentioning the specific impact ("... to improve safety and infrastructure for New York City local residents"), it demonstrates that the candidate did not only manage to execute, but also drive meaningful value. 9. About Me in Resumes for Fashion Designers “Creative and communicative Fashion Designer with 3 years of experience specializing in pattern making, illustration, and mass-market production for high-street brands. A two-time CFDA Award winner (2019, 2020), I possess a proven ability to translate high-level concepts into commercially successful designs. I am now seeking to leverage my technical expertise and industry recognition to transition into a Fashion Management role.” Why is this a good professional summary?This summary leads with prestigious industry accolades (CFDAAwards), which immediately validates the candidate's talent and credibility. It also clearly demonstrates commercial awareness by highlight their experience in adapting designs for mass production, showing they have a business mindset. 10. About Me in Resumes for Sales and Marketing “Focused and driven Marketing Professional with a proven track record in strategic planning and market research for Companies A and Z. I specialize in identifying growth opportunities and expanding market share, directly contributing to a 20% increase in market share for Company Z within a single year. I am now seeking to leverage my analytical expertise in a consultancy role to drive revenue growth for high-impact organizations.” Why is this a good professional summary?This summary doesn't just mention the general marketing tasks, but highlights a major, quantifiable achievement ("20% increase in market share"). They also specifically mentioned their goal of transitioning into consultancy, while supporting this goal with previous relevant experiences (research, planning) and demonstrating how this can translate into results for future clients. 11. About Me in Resumes for Interior Designers "Certified Interior Designer with 5+ years of experience specializing in commercial and digital design. Having delivered innovative, high-impact solutions for over 200 clients, I consistently maintain a 95% satisfaction rate. I am now seeking a senior in-house role to leverage my design expertise and transition into professional project management." Why is this a good professional summary?This summary leads with a formal certification to establish professional credibility. By showcasing a massive volume of work (200+ clients) and a good metric ("95% satisfaction metric"), the candidate proves they can produce high-quality results. The candidate also shows clear ambitions and the role they're looking for, allowing recruiters to identify them as a high-potential leadership candidate.Tips for Writing About Me in ResumesTo write an even more compelling "about me", here are some tips to help you get started:🖋 Be brief and conciseWhen writing “about me” in the resume/CV, you need to keep in mind the following principles: be succinct not only because the recruiter doesn't have a lot of time but also because you have limited space on top of your resume.You have to use that space wisely and phrase your strengths clearly and concisely in "About Me" in your resume, so HR can easily understand it without much trouble. Besides, you can also use font editors to choose a font that is professional and easy to read for your resume.🖋 Update "About Me" in your resume periodicallyThe truth is, you don’t stay on one job forever, and you are not the same person as you are now five years later. Hence, update your “About Me” section in the resume and CV or occasionally to ensure it reflects an up-to-date version of you.🖋 Tailor "About Me" to the roleWhether the "About Me" section in your resume/CV is successful depends on its relevance to the job you are applying for. As you're like to be applying for multiple positions at the same time, don't forget to edit the "About Me" section for each resume you send out.For example, if a job description for a teacher assistant role includes:Help lesson plan preparationTrack student attendance and class schedulesHelp individual students with learning challenges by reviewing materials taught in classThen your "About Me" should highlight your experience in creating lesson plans, organization skills, and communication and tutoring skills.🖋 Use strong adjectives and verbs.Inserting strong resume keywords can show recruiters your achievements and successes.Here’s a list of strong resume adjectives and verbs you can use: CoachedConservedCreativeEfficientEmpathicLaunchedNegotiatedOrganizedRedesignedTransformedFAQs for "About Me" in Resumes1. Is "About Me"section mandatory on a resume?While not strictly mandatory, it is recommended because it provides readers with an immediate idea of who you are within seconds. This summary sets the tone for the rest of your experience, helping recruiters understand more in a glance.2. How long should a professional summary be?A good professional summary should be short and concise, ideally ranging from 3 to 5 sentences in length.3. What is the difference between an Objective and a Summary? An objective focuses on what you want from the company A professional summary focuses on what you can do for the company by highlighting your professional title, key skills and achievements. 4. Can Iuse AI to write "about me" section in resume?Yes, but remember to proofread AI-generated professional summary before sending your resume. Small tips:attach your resume and the job description you're applying to and ask AI to generate a tailored professional summary for you, this saves a lot of time in your prompting!5. What should I write in my "about me"section?To be effective, your summary should include:Your Professional TitleCore Strengths and competenciesNotable Achievements backed by specific metricsYour Career Goals or ambitions6.Should I tailor my "about me"for every job application?Yes. Your professional summary should be specifically tailored to the role you are applying for. You should use keywords from the job description and specific metrics that highlight your value for that particular position. Our AIResume Checker can help you optimize your resume to any job description, including your professional summary, to make your application stand out more.Check My Resume Build Professional Resume with CakeCake is your all-in-one career solution. Use our online resume builder for an ATS-friendly resume, complete with hundreds of free, professional resume templates and examples. Optimize your application instantly with Cake AI Resume Checker and generate a compelling cover letter with Cake Cover letter AI. Beyond documents, Cake helps you grow: build an online portfolio, find opportunities on our job portal, and establish your personal brand. Ready to simplify your job search and make success a piece of cake? Start using Cake now!
Portfolio
Mar 9th 2026

Contoh Portofolio Lamaran Kerja Menarik dan Cara Membuatnya!

Di era sekarang, mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Banyak orang bersaing untuk mendapatkan pekerjaan yang mereka idamkan.Maka itu, kamu harus tampil lebih unggul.Tapi, bagaimana caranya?Ternyata, selain CV, kamu bisa mengajukan portofolio lamaran kerja yang merupakan dokumen berisi kumpulan karya, projek atau pencapaianmu, lho. Dengan portofolio, kamu dapat membuktikan bahwa kamu benar-benar memiliki skillyang tertera dalam CV kamu. Apalagi seiring dengan perkembangan teknologi, menampilkan portofolio menjadi lebih praktis dengan online portfolio/digital portfolio karena portofolio kamu bisa diakses melalui internet. Simak artikel sampai selesai untuk melihat contoh-contoh portofolio profesional dan menarik! Daftar isi: Arti Portofolio dalam Lamaran Kerja Fungsi Portofolio Lamaran Kerja Pekerjaan Apa yang Membutuhkan Portofolio Perbedaan CV dan Portofolio Cara Membuat Portofolio untuk Lamaran Kerja Tips Membuat Portofolio Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik Cara Bikin Portofolio Lamaran Kerja Online Gratis 15+Contoh Portofolio Menarik Apa itu Portofolio Lamaran Kerja? Portofolio untuk lamaran kerja adalah dokumen yang kamu sertakan kepada perusahaan ketika melamar kerja. Isinya memuat rincian hal-hal yang dapat meningkatkan value kamu ketika mencari pekerjaan. Ini dapat berupa skill yang kamu miliki, pencapaian yang kamu raih, koleksi karya atau projek yang berhubungan dengan kriteria yang dicari rekruiter.Portofolio hadir dalam bentuk offline maupun online. Sekarang, portofolio online merupakan pilihan yang lebih dimintati karena portofolio online dapat dibagikan dimanapun dan kepada siapapun. Dengan fitur edit canggih di internet, kamu bisa mengubah dan menambahkan konten, gambar, video, teks kapanpun.Manfaat membuat portofolio kerja sebagai berikut:Mendokumentasikan hasil karya/proyek yang pernah dilakukanSebagai personal branding diri sendiriPeluang untuk mendapatkan klienTampil lebih menonjol dibanding kandidat pelamar lainEksplorasi kreativitas Apa Fungsi Portofolio? Melansir dari The Muse, portofolio berfungsi untuk menampilkan dan mendokumentasikan bukti nyata dari pekerjaan yang telah dilakukan.Oleh karena portofolio digunakan untuk mendokumentasikan pekerjaan-pekerjaan yang sudah pernah dilakukan, fungsi portofolio tidak hanya untuk melamar kerja. Portofolio juga bisa digunakan untuk mengajukan beasiswa, maupun sebagai personal branding diri sendiri.Dengan mempresentasikan ide, karya atau kreatifitas kamu, kamu dapat membangun koneksi yang akan mendatangkan kesempatan-kesempatan baru. Pekerjaan Apa yang Membutuhkan Portofolio? Di zaman sekarang, setiap profesi boleh mempertimbangkan untuk membuat portofolio ketika melamar kerja. Namun memang portofolio untuk lamaran kerja online ini lebih sering ditemukan di profesi berikut:Designer (Graphic, Fashion, Product, dll.)Software DeveloperWebsite DeveloperContent Writer/CopywriterVideografer/FotograferVideo EditorDigital MarketingContent CreatorDan lainnyaApa Perbedaan CV dan Portofolio?Secara singkat, CV berisi informasi data diri dan bersifat lebih umum. Contohnya, hal akademis maupun non-akademis yang tertera dalam CV.Sementara itu, portofolio berisi bukti hasil dari apa yang kamu lakukan, bertujuan untuk menunjukkan kemampuan dan kapabilitas kamu, dan bersifat spesifik karena biasanya kamu hanya menonjolkan skill tertentu dan mendeskripsikannya dalam portofolio kamu. CVPortofolioIsiInformasi diriKoleksi karya/pencapaian TujuanMenginformasikanMenunjukkanSifatUmumSpesifik Berikutnya, Cake akan memandu kamu cara membuat portofolio lamaran kerja step by step.📚 Baca juga:Wajib Tahu: 5 Perbedaan CV dan Portofolio Lengkap dengan Contoh Cara Membuat Portofolio 1. Simak job description dan kualifikasi lowongan pekerjaan yang diminati Sebelum mulai, kamu harus mengerti job description serta kualifikasi yang diminta oleh perusahaan tersebut. Ini bertujuan supaya apa yang kamu tampilkan dalam portofolio lamaran kerja kamu berhubungan dengan apa yang diinginkan perusahaan.2. Kumpulkan koleksi karyamu Kamu dapat terlebih dahulu mengumpulkan/menyiapkan karya-karya, projek ataupun pencapaian yang akan kamu tampilkan ke dalam portofolio lamaran kerja kamu nanti.3. Temukan situs website untuk membuat portofolio lamaran kerja online Inilah 2 situs unggulan yang dapat kamu kunjungi untuk membuat portofolio lamaran kerja kamu.CakeResume:CakeResume merupakan situs untuk membuat portofolio lamaran kerja yang baik karena tampilan yang sederhana dan mudah untuk dioperasikan. Portofolio online CakeResume dapat dicantumkan di CV sebagai link. Selain itu, membuat portofolio lamaran kerja di CakeResume gratis dan tidak dibatasi loh! Behance:Behance merupakan salah satu platform yang paling banyak digunakan untuk membangun portfolio designer website, khususnya portfolio UX designer dan portfolio UI designer. Besarnya komunitas digital disana menjadikan Behance sebagai platform untuk rekruter mencari orang-orang bertalenta. 4.Susun struktur dan tentukan desain portofolio lamaran kerja kamu Setelah memilih situs website portofolio kerja kamu, waktunya menyusun struktur dari portfolio online kamu. Pada dasarnya, ada empat elemen utama, yaitu:Perkenalan (informasi diri)Pencapaian, proyek atau karya-karya kamuPekerjaan dan status kerja (termasuk apa yang bisa kamu tawarkan kepada perusahaan)Kontak informasi Jangan lupa pikirkan juga desain dan layout portofolio kerja kamu. Tentukan color palette dan styleuntuk memberikan kesan yang unik pada HRD.5.Membangun kontenSetelah struktur, desain atau layout portofolio lamaran kerja sudah kamu tentukan, sekarang waktunya membangun konten portofolio! Masukkan teks, gambar, foto, grafik dsb. yang dapat menonjolkan skill dan value kamu. Namun ingat untuk hanya masukkan konten yang relevan dengan posisi yang kamu lamar.Bagi kamu yang fresh graduate dan belum memiliki pengalaman kerja, kamu dapat memasukkan tugas atau proyek selama kuliah lho.Contohnya, mahasiswa teknik dapat menampilkan riset selama kuliah, mahasiswa desain bisa menampilkan tugas desain. Kalau kamu mengikuti organisasi atau kegiatan sekolah, kamu juga boleh mencantumkanya.Nah, itulah step-step cara bikin portofolio kerja. Selanjutnya, CakeResume mau membagi tips dalam membuat portofolio untuk lamaran kerja online. Disimak yuk!Tips Membuat Portofolio yangBaik dan Menarik 1. Pilih desain dan perpaduan warna yang tepat Desain dan color palette portofolio untuk lamaran kerja penting untuk menarik perhatian para rekruter. Pilihlah desain yang sesuai dengan kesan yang ingin kamu sampaikan. Pastikan juga desain lamaran portofoliomu sederhana, rapih, dan tidak bertele-tele karena kamu akan fokuskan portofolio kamu pada kontennya. 2.Tonjolkan kemampuan terbaik kamu Jangan memuat semua karya/hal yang pernah kamu buat. Pastikan hanya menunjukkan kemampuan yang terbaik pada portofolio kerja kamu karena biasanya rekruter tidak memiliki banyak waktu untuk melihat seluruh konten portofolio satu per satu. Jadi sebaiknya tekankan kualitas dibanding kuantitas 3. Tambahkan elemen multimedia supaya menarik Sebuah portofolio untuk melamar kerja tidak terlepas dengan elemen multimedia sekalipun pekerjaan kamu tidak berhubungan dengan estetika atau visual. Ada banyak cara untuk menambahkan elemen multimedia seperti gambar, foto ataupun video. Contohnya, meskipun pekerjaan seorang manajer marketing tidak berhubungan dengan visual, tetapi portofolio seorang manajer marketingdapat mengandung data peningkatan penjualanyang dapat ditampilkan dengan grafik. 4.Susun informasi berdasarkan kategori skill Untuk memudahkan rekruiter menavigasi portofolio lamaran kerja online kamu, kelompokkanlah berdasarkan kategori. Ketika kamu mempunyai banyak konten, menggabungkan seluruh konten ke dalam satu halaman dapat terlihat berantakan. Selain itu, kategori ini juga dapat menunjukkan macam-macam area of expertise alias berbagai bidang keahlian kamu. Sebagai contoh, dalam portofolio lamaran kerja desain grafis, seorang desainer grafis bisa mengkategorikan karyanya dengan ‘desain cover’, ‘desain logo’, dan ‘desain poster’. Begitu juga dengan contoh portofolio kerja seorang marketing specialist. Ia dapat mengkategorikan dengan ‘strategi sosial media’, ‘penulisan blog’ ataupun ‘jangkauan media’. 5.Pastikan portofolio tidak bercela dan pranala (link) berjalan dengan baik Pastikan semua link dalam portofolio dapat berjalan dengan baik dan format portofolio kerjamu konsisten untuk digunakan pada setiap perangkat. Portofolio dapat dicantumkan pada CV, akun sosial media ataupun ditunjukkan terpisah.Ketika kamu membuat CV di CakeResume, kamu bisa mencantumkan file portofolio online kamu berupa hyperlink yang akan memberikan tampilan CV yang rapi. Kalau kamu mencantumkan CV pada dokumen pastikan file tersebut tidak di private agar orang lain dapat melihatnya. Selanjutnya, untuk memperjelas cara buat portofolio kerja, CakeResume akan memberikan panduan step-by-step untuk membuat portofolio lamaran kerja menggunakan website CakeResume. Membuat portofolio di CakeResume juga gratis jadi jangan khawatir~Cara Membuat Portofolio Lamaran Kerja Online GratisKeunggulan portofolio online dari CakeResume adalah tampilan yang sangat simple sehingga sangat memudahkan orang-orang yang tidak memiliki kemampuan design untuk tetap membuat portofolio lamaran kerja online yang menarik! Selain itu, ketika kamu membuat CV di CakeResume, kamu bisa mencantumkan file portofolio online kamu berupa hyperlink yang akan memberikan tampilan CV yang rapi. Buat Portofolio online di CakeResume, Gratis! 🎉Buat PortofolioBerikutcontoh portofolio untuk melamar kerja.1. Klik Buat Portofolio Online pada situs web CakeResumeKalau ini pertama kali kamu menggunakan CakeResume, kamu akan diajak untuk membuat akun terlebih dahulu. Ini bertujuan agar portofolio kamu bisa di publikasi dan dilihat oleh rekruter kamu. cara membuat portofolio dengan CakeResume 2.KlikCreate your first project cara membuat portofolio dengan CakeResume 3.Pilih background warna dengan mengklik Styles cara membuat portofolio dengan CakeResume 4. Tambahkan teksKetika menambahkan teks, kamu juga bisa menubah warna, font, size, dan lainnya menggunakan tool box yang tertera di bagian atas. Kamu juga bisa mengubah urutan objek dengan mengklik tombol pensil lalu pilih move up atau move down seperti yang ditunjukkan di gambar berikut. cara membuat portofolio dengan CakeResume 5. Tambahkan gambar atau foto dengan klik Image GridNah, disinilah kamu dapat memunjukkan karyamu dengan elemen multimedia. Karena ini merupakan contoh portofolio fresh graduate, kamu bisa masukkan projek atau tugas semasa kuliah ya. Kamu juga bisa menampilkan sertifikat yang kamu raih. cara membuat portofolio dengan CakeResume cara membuat portofolio dengan CakeResume 6.Tambahkan video/musik/link dengan memasukkan URL pada Embed cara membuat portofolio dengan CakeResume 7. Klik project settings di sebelah kanan bawah, lalu isi project title, description, field, tags, dan tools used lalu klik publishNah, seperti yang dibahas tadi, ini berguna supaya rekruter lebih mudah mencari talenta sesuai yang diharapkan. cara membuat portofolio dengan CakeResume Portofolio untuk lamaran kerja kamu sudah jadi! Portofolio kerja ini dapat dicantumkan pada CV, ataupun ditunjukkan terpisah.Selanjutnya, CakeResume memperisapkan 5 contoh portofolio untuk melamar kerja. Bisa kamu gunakan untuk menjadi inspirasi ketika membuat portofolio lamaran kerja kamu sendiri ya!Sedang mencari pekerjaan? Temukan pekerjaan impian kamu di CakeResume! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Loker15Contoh Portofolio Terbaik untuk Melamar Kerja ✨ 15+ Contoh Portofolio Lamaran Kerja: Contoh Portofolio Fotografer Contoh Portofolio UI Desain 1 Contoh Portofolio UI Desain 2 Contoh Portofolio Desainer Grafis Contoh Portofolio Graphic Design 1 Contoh Portofolio Graphic Design 2 Contoh Portofolio Digital Marketing Contoh Portofolio Digital Marketing Profesional Contoh Portofolio Arsitek Contoh Portofolio Programmer Contoh Portofolio Menulis Contoh Portofolio Fresh Graduate Contoh Portofolio Magang Contoh Portofolio Content Writer Contoh Portofolio Copywriter Contoh Portofolio untuk Berbagai Pekerjaan Lainnya 1. Contoh Portofolio Desainer GrafisDi contoh portofoliodesigner ini, pemilik portofolio menaruh pengalaman dan jugatoolyang dipakai untuk membuat portofolio ini. Ia juga menaruh hasil karyadesign dan jugasedikit penjelasan tentang proyek yang dikerjakan.Contoh Portofolio Desainer Grafis oleh Kristel Gilvarry Estefanny (Dibuat di Cake)2.Contoh Portofolio Lamaran Kerja UI Design Contoh portofolio UI designer yang kedua ini merupakan karya dari UI designer Cake. Contoh Portofolio UIdesignContoh Portofolio UIdesign 📚 Bacaan lanjutan:Contoh Portofolio Desainer Grafis Menarik, Pasti Dilirik HRD! 3. Contoh Portofolio Arsitek Seperti yang diketahui, portofolio lamaran kerja arsitek pastinya berisi koleksi konsep dan gambar bangunan-bangunan. Inilah salah satu contoh portofolio karya mahasiswa yang dibuat ketika kuliah. Contoh Portofolio KerjaContoh Portofolio Kerja 👉 Lihat contoh portofolio lainnya di CakeContoh Portofolio untuk Macam-Macam Pekerjaan: Contoh Portofolio Mahasiswa Contoh Portofolio Desain Contoh Portofolio Fotografi Contoh Portofolio Programmer Contoh Portofolio Digital Marketing Contoh Portofolio Content Writer Contoh Portofolio Copywriter Cake menyediakan platform untuk membuat portofolio online. Yuk giliran kamu yang buat portofolio! 100% Gratis🎉Buat PortofolioPertanyaan Seputar Portofolio1. Apa saja isi dari portofolio?Portofolio adalah kumpulan dokumen yang menunjukkan hasil kerja, keterampilan, dan pengalaman seseorang, biasanya digunakan untuk tujuan pendidikan atau profesional. Berikut adalah beberapa elemen yang dapat terdapat dalam sebuah portofolio:CV atau Resume: Ringkasan pengalaman kerja, pendidikan, dan keterampilan yang dimiliki.Sampel Pekerjaan: Contoh-contoh hasil kerja, seperti tulisan, desain grafis, proyek penelitian, atau program yang telah dibuat.Proyek Terbaru: Deskripsi tentang proyek terbaru yang telah dikerjakan, termasuk proses, hasil, dan pengalaman belajar dari proyek tersebut.Referensi atau Testimoni: Ulasan atau rekomendasi dari atasan, kolega, atau klien yang mendukung kualitas pekerjaan dan karakter Anda.Sertifikat dan Penghargaan: Bukti penghargaan, sertifikat dari kursus, atau pelatihan yang relevan.Portofolio Digital: Jika relevan, tautan ke portofolio online, blog, atau media sosial profesional seperti LinkedIn.Pengalaman Relawan: Jika ada, pengalaman dalam kegiatan sosial atau organisasi yang menunjukkan keterampilan tambahan.Rencana Pengembangan Diri: Ringkasan tentang tujuan karier ke depan dan langkah-langkah untuk mencapainya.Isi dari portofolio bisa bervariasi tergantung pada bidang pekerjaan atau pendidikan yang dijalani. Pastikan untuk menyesuaikannya dengan audiens atau tujuan spesifik yang ingin dicapai. 2. Apa perbedaan CV dan portofolio? CV (Curriculum Vitae) adalah ringkasan yang mencakup riwayat pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan, dan pencapaian seseorang. Biasanya berbentuk daftar kronologis yang memuat informasi pribadi dan latar belakang akademis serta profesional.Sedangkan, portofolio adalah kumpulan contoh pekerjaan atau proyek yang telah diselesaikan oleh seseorang. Portofolio dapat mencakup sampel karya seni, desain grafis, tulisan, atau proyek-proyek lainnya yang dimaksudkan untuk menunjukkan kemampuan dan bakat seseorang dalam bidang tertentu.3. Apakah sertifikat termasuk portofolio? Sertifikat dapat termasuk dalam portofolio seseorang sebagai bukti formal atas pencapaian atau keterampilan yang dimiliki. Sertifikat ini dapat menunjukkan kualifikasi, pelatihan, atau penghargaan yang relevan dengan bidang pekerjaan atau minat pribadi seseorang.KesimpulanPortofolio adalah dokumen yang isinya memuat rincian hal-hal yang dapat meningkatkan value kamu ketika melamar kerja, apply lomba ataupun mengajukan beasiswa. Isi portofolio dapat berupa skill yang kamu miliki, pencapaian yang kamu raih, koleksi karya atau projek yang pernah kamu lakukan sebelumnya.Ketika melamar kerja, ada baiknya menyerahkan portofolio lamaran kerja untuk menunjukkan rekruter atas pencapaian dan kemampuan kamu.Terdapat banyak situs portofolio online yang bisa kamu gunakan untuk membuat portofolio seperti Cake.Perbanyaklah melihat contoh portofolio sebagai referensi kamu ketika membuat portofolio.Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!Sedang mencari pekerjaan? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Loker
Resume & CV
Jan 28th 2022

Best Freelance Resume: Examples & Templates

Created by CakeYou'll learn: Step 1: Pick the best layout for your freelance resume. Step 2: Adopt the right freelance resume format. Step 3: Start with personal details and contact information. Step 4: Create an intriguing freelance resume title. Step 5: Craft a freelance resume summary.Step 6: Include key skills relevant to the freelance job. Step 7: Highlight your best experience and accomplishments. Step 8: List educational background. Step 9: Add an extra section to highlight your qualifications. Step 10: Craft a convincing cover letter for the freelance job. Freelance resume sampleFreelancers are considered “contractors" as they take on contract work for companies and organizations instead of being employed as company staff. It’s common for them to work on multiple jobs or projects at one time, but some may be restricted to one certain project. The fields that hire the most freelancers may include computer IT, writing editing, translation, design, marketing, etc. As a freelancer, you get to be your own boss and set your own hours. No wonder the idea of becoming a freelancer is very appealing and makes this job type highly competitive in recent years. The key to landing your desired freelance job is to build a winning freelance resume that showcases your core competencies, experience, and skills.Step 1: Pick the best layout for your freelance resume.Regardless of what field of freelance work you're in, e.g. you're preparing a freelance photographer resume, a freelance translator resume, or a freelance video editor resume, the top priority is conciseness and readability. 5 standards you might consider to secure a great layout for your freelance resume:1. Resume length:Ideally, the resume for freelance work should be one page long, especially for fresh graduates and freelancers with below 10 years of experience. Note that if you’re required to submit a freelance CV, the length can range from 2 to 8 pages.🔎Read about the key differences between a CV and a resume to make sure you don't mix up these two terms.2. Letter font size:You may find it confusing to determine the best font for your freelance resume among a lot of options. Some of the best fonts for resumes recommended by resume experts and recruiters include Arial, Cambria, Calibri, Times New Roman, and Helvetica. It'd be fine to adopt any font or style that you think can make your freelance resume and your personality traits light up if you’re working in a creative field.Just keep in mind to use a professional and easy-to-read font with the standard size of 11-12pt, and use bold font styles to highlight section headings.3. Resume margin:Don't overlook this standard because setting the margins correctly can determine whether your freelance resume looks professional or not. Most employers prefer ½”–1″ margins, depending on the amount of information you include on your resume.4. Resume spacing:The proper spacing for a freelance resume is 1.0 or 1.15 between text and double lines after subheadings. Feel free to adjust this accordingly based on the white space of your resume as well as the freelance resume format and the letter size you adopt.5. Freelance resume format:Sending a resume as a Word file may have been the best practice of earlier years. However, with many advantages, PDF is being commonly opted for by both applicants and recruiters nowadays. We don't have to worry about formatting errors, optimization for ATS, or edit permission.🔎ATS (Applicant Tracking System) is a software application that provides recruiting and hiring tools for companies, such as collecting, screening, and filtering job applications. 👍Note: If you're seeking a creative freelancing career, exhibit your creativity and uniqueness in your freelance fashion designer resume or freelance musician resume to get you noticed by the reviewer.Step 2: Adopt the right freelance resume format.Here comes the next important and challenging step - opting for the right freelance resume format among 3 types of resume formats to best fit your professional level. Now you may find your own answer below.🏷️ Chronological resume formatFor this resume format, work experience is greatly emphasized and arranged chronologically, starting with the most recent job and then gradually dating back to the earliest one. Who should use this?-Professionals with considerable freelancing experience- Freelancers without career gaps Example:-02/2019 - Present: Freelance copywriter | NHA Books- 11/2010 - 10/2018: Freelance copywriter | Copify Blog 🏷️ Functional resume formatThe main focus is your skills and achievements rather than each work experience. Who should use this?-New grads (Entry-level freelance resume or freelance resume with no experience)- Freelancers with employment gaps or in the middle of a career transition 🏷️ Combinational resume formatWith this format, you can showcase both your skills and freelancing experience in reverse chronological order. Who should use this?-Career changers (from office staff toward a freelancer)- Professionals with some freelancing experience Example: Check out the freelance graphic designer resume in the last part of this article. No matter if you're a seasoned professional or a fresher, you can create a powerful freelanceresume using Cakeand get your dream job with ease!Try It Now Step 3: Start with personal details and contact information.Obviously, the personal information (or resume profile) section is your first opportunity to introduce yourself. Get it wrong at this early stage and you can miss the chance of getting an interview. So, what personal details should or should not be included in your freelance resume?✅ ShouldFull nameEmailPhone numberPersonal website (optional)LinkedIn (optional)❌ Shouldn'tDate of BirthIdentifying information (weight, height, gender, ID number)ReligionMarital status Further reading:10+ Personal Details in Resume SamplesStep 4: Create an intriguing freelance resume title.Labeling yourself with a well-branded title can mark you as a strong candidate. How? By stating your professional level and expertise in the field. This way, you are starting on the right foot and properly introducing yourself to the client/employer. Examples of resume titles/headlines for freelance jobs:Freelance marketing resume: Content Marketing Freelancer adept at strategic marketing planning and digital marketing on social mediaFreelance architect resume: Freelance Architect skilled in both residential and industrial constructionFreelance interpreter resume: Experienced Remote Spanish and French Interpreter Step 5: Craft a freelance resume summary.This part is well-worth your time and effort as the reader can find it more convincing to dive into your freelance resume after reading the summary statement.What to put in a professional freelance resume summary:The summary of freelancing experience you've obtainedOutstanding accomplishmentsFreelancing skillsRelevant certifications Examples of well-written resume summary for maintenance jobs:Freelance translator resume: Freelance Translator with a track record of success in translating documents and spoken words. Converses efficiently in Chinese, Korean, and English.Freelance video editor resume: Creative and detail-oriented Video Editor with 8 years of hands-on experience in editing videos for business and individual clients. Adept at pre- and post-production editing and visual effects application with excellent time management and writing skills.Freelance musician resume: Freelance Musician Composer with a strong love and working-knowledge of music and music theory. 10+ years of extensive experience in orchestra, band, and theater settings, as well as teaching all age groups and ability levels. 💡If you are writing a freelance resume with no experience and not sure what to write in the summary statement,this comprehensive resume summary guide will help you out!Step 6: Include key skills relevant to the freelance job.Your freelancing core skills are divided into three basic types:Hard skills are technical knowledge or training that can be taught and measured, such as how to use certain software or tool.Soft skills are personal traits that make you a good member and colleague in the workplace, such as behaviors, communication, leadership, etc.Others: They can be any linguistic ability, knowledge, and hobbies you have. Below are key skills to put in a freelance software developer resume:Hard skillsJavaScriptHTMLCSSAdobe InDesignAdobe PhotoshopSoft skillsAttention to detailActive listenerCommunicationResult-drivenCritical thinkingLanguagesEnglish (native)French (professional) 👍Reminder: Only list the skills that are beneficial for the freelance job you're targeting.Step 7: Highlight your best experience and accomplishments.When listing freelance work on a resume, note the following things:Provide an accurate but brief description of what projects you worked on (job title, client name, date of starting and ending, and job duties).Quantify the results that you've achieved in your last jobs.Mention and tailor relevant work experience to the specific job.Use action verbs and keywords from the job description.Include references or testimonials to gain trust from the clients/recruiters. Example of writing freelance work and accomplishments on freelance content creator resume:Produced 5 SEO-friendly articles on Ragic blog on a weekly basis, generating approximately 130 new readers per month.Managed the daily content creation on Ragic Instagram, gaining 3000 followers after 2 years. Step 8: List educational background.Does your freelance resume need an education section? Of course, it does! But don't panic if your educational background is irrelevant to the freelance job you're applying for. You can also add any relevant training and online courses.Your education section in a freelance resume should include:School/university nameDegree typeMajors minorsGraduation yearStep 9: Add an extra section to highlight your qualifications.Go the extra mile to make your freelance resume stand out from the competition by adding any of the extras: Linguistic abilitiesCertificationsHobbies and interestsVolunteer workAwardsSide projectsReferences 📝Reminder:Remember to only feature what is related to the job you're applying for.Step 10: Craft a convincing cover letter for the freelance job.At its most basic, the cover letter for freelance work is no different from a generic one.You will need to cover the following information in your freelance cover letter:Contact information: Full name, email, personal website (if any)Introduction: Who you are and what freelance job you're seekingMotivation: Why you intend to apply for this freelance workQualification: What skills and work experience you have that make you qualified for this jobClosing: Express an appreciation for the reader's time. Further reading:Dos Don’ts of Writing a Cover Letter Freelance resume sampleKaylie HanesFreelance Graphic Designer with Extensive Experience in Print Design, Multimedia, and Photography. [email protected](+890)-890-8900Upwork: Kaylie Hanes Professional Summary Highly creative and performance-driven Freelance Graphic Designer with 5+ years of work experience in a variety of industries, including education, fashion, cosmetics, tourism, and automobiles. Able to set up unique trends and visual strategies that revolutionize corporate branding. Committed to delivering the most satisfactory performance in deadline-driven and fast-paced environments. Work Experience Freelance Graphic Designer Photographer2/2015 - PresentClients: Fashion Nova, Merzy Beauty, Gopedia, Vinfast Group Created logo and business cardDesigned printed and non-printed materials for company eventsDeveloped websites on different CMS platformsCreated and increased social media channelsHandled product photography and edited 6000+ raw photographs and videos Key achievement: Rated 4.8/5* by clients on Upwork. Web Graphic DesignerUniversity of Maryland, Baltimore County09/2012 - 12/2014 Redesigned web design standards for 5 departments within the campus; achieving 87% overall satisfaction from students and ProfessorsAssisted with the modification of the UMBC logoDesigned web interface and printed materials for 20+ events such as Opening Convocation, TEDxUMBC, Summer Camp, etc Education BA in Graphic DesignUniversity of Maryland Baltimore CountyClass of 2010 Skill setPrint designBusiness cardCompany logoPoster flyerBrochuresMultimediaSocial media postVideo editingVideo photomontagesWebsite designPhotographyProduct photoshootBW photographyRetouchingPhotographic storytelling Certifications Graphic Design Certification by Cal Arts (Coursera), 2015 --- Originally written by May Luong ---
Resume & CV
Sep 15th 2021

Writer Resume Examples [+ Resume & Cover Letter Writing Tips]

Created by CakeYou'll learn:How to write a writer resume?What to put on a resume for a writer?Tips for writing the best writer resumeHow to write a writer cover letter?Writer Resume Sample (Text Format) A writer is someone who uses written text to express and articulate opinions. A writer’s duty includes using specifications, style, or channels to communicate with readers, research their topic, proofread the text, adjust the text, and submit the writing to clients and editors. Besides having professional writing experience, having a good writer resume is also a crucial factor for writers who are pursuing a prospective career. Use the resume tips and examples for content writers, copywriters, technical writers, freelance writers, and more to craft a great writer resume.How to write a writer resume?Step 1: Understand the differences between a resume and a CV. The main difference between a CV and a resume is its professional purposes. CV is used for academic purposes in India and the U.S., while a resume is used for job applications. Step 2: Choose the right format for your writer resume. There are 3 main resume formats you can adopt for your writer resume: reverse-chronological format, functional format, and combinational format. Each will emphasize different aspects of your professional competence. Step 3: Look up writer resume templates resume examples online as references. There are ways to describe your writing experience. Referring to online writer resume examples and templates can help you present your experiences more attractively in your writing resume.Step 4: Tailor your writer resume for the job position. Your writer resume should also be customized to fit the job posting descriptions. Every writer resume should be individually adjusted to target different applications. Step 5: Craft a cover letter. Aside from your writer resume, a good cover letter can help you land an interview. It brings you closer to the hiring manager and conveys your personality and strength.Step 6: Proofread. There should be absolutely no mistake in your writer resume. Serious grammatical mistakes and typos will put a big question mark, especially if you are writing formal and serious content.What to put on a resume for a writer?1. Resume Profile (Personal Information) The basic information should be presented clearly in the writer resume’s first section. Basic information that you can simply include:Full nameProfessional emailTelephone numberAddress (optional)Personal websites such as LinkedIn, Medium, or WordPress URLExample of resume profile:Evelyn R. Williams |Freelance Content Writer[email protected]412-649-2553Roseville, CA 95661EvelynWilliams.medium.com/ 2. Resume Headline A resume headline, or profile title, is one brief line that summarizes your writer resume. It is also referred to as a profile title or a CV headline. It states your professional area, expertise, and years of experience.Example of resume headline:Structured and organized creative writer with 8 years of experience in delivering technology news. 3. Resume Summary Your writer resume should also include a brief summary so the hiring manager understands your experience without having to read it closely. A summary consists of 2-5 sentences to showcase the best things you got.Example of resume summary:Copywriter resume summary example:Versatile copywriter with 5 years of experience in the cosmetic industry. Increased 30% conversion rate growth for Aveda by delivering useful and validated content. Deliver 20 valuable articles for Shiseido per month to collaborate with marketing teams.Technical Writer resume summary example:Detail-oriented technical writer with 6+ years of experience in writing quality user-facing support documents and customer service instructions. Authored user technical support for 15+ online service companies including Netflix, Hulu, and Fandor. Looking to deliver easy-to-follow and delighting user instructions for Criterion Channel’s customers. Freelance writer resume summary example:Agile writer with B.A. in creative writing from Northwestern University. Experienced blogger with 4K followers on medium. Highly productive and technology savvy researcher with 20+ articles delivered per month. Extraordinary communication skills to produce satisfying articles for client’s marketing purposes. 4. Resume Objective A resume objective / the objective section of a writer resume explains the reason for submitting a writer resume, or more broadly, your future career prospects as a writer.Example of resume objective:Experienced scriptwriting professional looking to create eye-catching international commercials and advertisements. Skilled in working with marketing departments to brainstorm creative scripts to gain brand awareness. 5. Skills for a Writer Resume In a writer resume, the skills section is where you clearly list the expertise that is helpful for your profession as a writer. For example, a content writer has to abide by SEO strategies, and a medical writer will need to have strong domain knowledge and have to abide by strict specifications.Example of skills for a writer resume:Adaptability for tone and styleCommunicationData visualizationEmpathyFamiliarity with medical niche and terminologyFocusTime managementOrganizational skillsProofreadingSales writingStrong research skillsSEO knowledgeWork ethic 6. Work Experience One of the key elements in a writer's resume is the work experience section. How you write it will determine if the hiring managers are interested. 💡 Tip:In your writer resume, most recent work experience should come first, and every position should have several bullet points that further describe your achievements and duties. Example of work experience:Lead Content Writer Grimes-Hoppe Entertainment, 2020-2021Wrote content articles for the gaming industry to improve the conversion rate by 8% by identifying potential keywordsApplied strong research skills to submit quality articles to stabilize loyal users and gamersImproved email subscription click-through rate by 15% by optimizing content strategies to empathize with young PS5 gamersContract Copywriter Rodriguez Game Inc, 2019-2020Generated 25 articles per month that contributed to client’s traffic increase by 25%Wrote 20+ content articles that landed on 1st page for SERP including highly competitive keywords 7. Education The education section in the writer resume should also be in a reverse-chronological format. Make sure you include these points, starting from the most recent one:School Name and LocationMajorGraduation year 8. Additional Information If there is additional practical writing experience, add an extra section in the writer resume to showcase your works. For instance, list awards, publications, personal projects, or blog accomplishments in a separate section to elaborate more.Cake provides the best writer resume templates examples for talents to demonstrate skills. Let us help you land the dream as a writer with a strong resume (free download)!Create ResumeTips for writing the best writer resume✅ Tip 1: Customize every writer resume for the job. Don’t submit the same writer resume for every company. Customizing each writer resume based on different job posting descriptions will enhance your chance to be noticed. ✅ Tip 2: Quantify results on the writer resumes. Determining the quality of articles can be subjective, so using numbers can show how well your writings performed. This is especially true for a content writer resume and a copywriter resume. The hiring manager will expect to see precise results from your experience. ✅ Tip 3: Craft an ATS-friendly writer resume. Before any writer resume is read by a hiring person, it’s likely an applicant tracking system (ATS) will filter out unsuitable ones. ATS determines if your writer resume has the right format, and mimics exact keywords that suit the company’s culture. ✅ Tip 4: Adopt resume action words (verbs). When describing your achievements and results in a writer resume, starting the sentence with a strong verb can make you appear competent and confident. For instance, verbs like “Created”, “Delivered”, “Improved” will make you sound capable. ✅ Tip 5: Organize your writing works across all-platform. Although a writer resume matters quite a lot during a job search, recruiters will still ask for article pieces that you wrote. The best way to present your works is to make sure your articles are organized nicely on your personal blog or previous workplace websites, and provide URL directly for their review. How to write a writer cover letter?In addition to a writer resume, many companies also ask for a cover letter for a writing job. In a writer cover letter, the recruiter will expect to see your strongest achievements and qualification, motivation for application, as well as skills and your understanding of the company. Use this structure below to craft your writer cover letter: Contact details:List your full name, email address, mobile number, and professional links such as LinkedIn, Medium, or personal website on the top of your writer cover letter.Introduction:Start your writer cover letter with simple greetings. Then make a brief introduction about your current status.Make the introduction strong and concise.Motivation (Intention to apply):Clarify the position you are applying for and the motivation for it. Show your understanding and thorough research of the company so they know this writer cover letter is exclusively written for them.Qualification:Showcase your qualifications for the role. List your major writing experience and the biggest clients you have worked for. Don’t hesitate to use bullet points to make the writer cover letter format easier to read.Closing:Add supplementary materials such as mentioning recommendation letters or other skills. Lastly, close the writer cover letter by expressing your gratitude. Don’t forget to call to action: let them know there‘s more to elaborate in an interview. 💡 Tip:Apply "STAR Method" to describe your work experience: situation, task, action, and result, which can attract readers to continue reading on to the writer cover letter.Writer Resume Sample (Text Format)Richard K. Currier Senior Content Writer with 5+ years of experience in the Financial Services Industry [email protected] 214-804-7393Pittsburgh, PA Professional Summary Robust and creative writer with 5+ years of experience writing for the financial service industry. Intensive knowledge in investment theories and international capital markets. Wrote thematic campaigns to deliver knowledge to audience groups and promote investing products with marketing teams. Improved reader click-through rate by 8% and brought 16% new users growth from 5 quality articles. Work Experience Content Writer/SEO specialistFinancial Medicine MediaOctober 2017 ‒ May 2019 Authored 130+ financial articles published on 4 channels that attracted 1M readersUsed SEO and keyword research to grow unique traffic by 20% in 6 months.Increased readers’ dwell time by 23% and conversion rate from articles by 13%. Content WriterMoneyMeApril 2015 ‒ October 2017 Tracked weekly site ranking and visits through Google Analytics and SEMrush to improve organic searchingIdentify potential SEO keywords and authored 25 content articles weekly and generated 20% growth in reader dwell timeWrote marketing posts 20+ clients' financial services and productsEducation 2015, B.A. in Digital Media Long Island University Skills AdaptabilityCritical thinkingCustomer serviceCollaborate with channel marketing and business developmentExcellent spelling, grammar, and punctuationEye for detailEmpathy for readersGoogle AnalyticsResearch skillsSEO editing and keyword research skillsTime management and writing with deadlines --- Originally written by WuChaoMin ---
Cover Letter
Oct 15th 2021

5+ Contoh Surat Lamaran Kerja Fresh Graduate yang Baik dan Benar

Di artiel ini, kalian akan belajar tentang: Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Fresh Graduate Tips Membuat Surat Lamaran Kerja Fresh Graduate Contoh Surat Lamaran Kerja untuk Fresh GraduateSetelah lulus kuliah dan mendapatkan gelar “fresh graduates”, kebanyakan orang ingin memasuki dunia pekerjaan, cari pengalaman dulu lah, begitu alasannya. Pastinya akan banyak hal yang harus dipersiapkan untuk mencari pekerjaan pertama. Selain mempersiapkan CV lamaran kerja untuk fresh graduates, surat lamaran kerja juga dibutuhkan untuk melamar pekerjaan. Mungkin surat lamaran pekerjaan terdengar asing bagi fresh graduates dan kalian belum tau apa gunanya. Apa sih surat lamaran kerja dan kegunaannya untuk fresh graduates? Surat lamaran kerja adalah dokumen yang diperlukan seorang pelamar kerja, baik fresh graduates maupun yang sudah berpengalaman untuk melamar pekerjaan. Surat lamaran kerja yang baik dan benar biasanya terdiri dari 1 halaman yang berisi tentang data diri, motivasi melamar pekerjaan, keterampilan yang dimiliki dan dokumen yang dibutuhkan saat melamar pekerjaan. Surat lamaran kerja dapat diartikan sebagai dokumen pengantar yang dibaca rekruter untuk melanjutkan proses lamaran. Untuk itu, surat lamaran kerja yang menarik dibutuhkan untuk membedakan kandidat satu dengan lainnya. Perbedaan surat lamaran pekerjaan untuk fresh graduates dan senior terletak di keterampilan dan lampiran yang ditulis. Pastinya, orang yang sudah memiliki lamaran pekerjaan akan memiliki lebih banyak keterampilan dan bukti surat keterangan kerja, namun meskipun tidak ada pengalaman, kalian tetap bisa membuat surat lamaran kerja fresh graduates yang baik dan benar. Bagaimana cara membuat surat lamaran kerja untuk fresh graduates? Jawabannya dapat kalian temukan di artikel ini! Kami akan mengajarkan cara membuat surat lamaran kerja untuk fresh graduates secara detail dan memberikan contoh surat lamaran kerja fresh graduates yang lengkap. Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Fresh Graduate Setelah mengetahui pentingnya surat lamaran pekerjaan untuk melamar kerja, para fresh graduates harus tau bagaimana membuat surat lamaran pekerjaan yang baik dan benar.📝 Dibawah adalah beberapa bagian penting yang harus ditulis dalam surat lamaran pekerjaan untuk mahasiswa baru lulus: Tempat dan tanggal penulisan suratTujuan surat: nama penerima, nama perusahaan dan alamatSalam pembukaIsi surat (motivasi, data diri, keterampilan)Dokumen yang dilampirkanPenutupSalam penutupNama dan tanda tangan Setelah mengetahui bagian yang harus ada pada format surat lamaran kerja untuk fresh graduates, yuk perhatikan apa yang harus pada setiap bagian surat lamaran kerja. 1. Tempat dan tanggal penulisan surat Hal pertama yang dibuat saat menuliskan surat pada umumnya adalah menuliskan tempat dan tanggal surat tersebut ditulis pada pojok kanan atas. Begitu juga saat membuat surat lamaran kerja untuk fresh graduates, tuliskan tanggal dan tempat penulisan surat. Contoh penulisan tanggal pada surat lamaran pekerjaan: Jakarta, 13 Agustus 2021 2. Tujuan Surat Selanjutnya, cantumkan nama dan alamat penerima surat lamaran kerja fresh graduate yang kamu buat. Tuliskan nama penerima surat, nama perusahaan dan alamat perusahaan. Contoh penulisan tujuan surat pada surat lamaran kerja: Yth.Ibu Mariana SitumorangHRD Manager PT. SidomunculJl. Ketapang Barat 32Tanggerang 💡 Tips: Jika tidak mengetahui nama orang yang dituju, bisa langsung menuliskan nama perusahaan. Penulisan “Yth” bisa digantikan dengan “Kepada” ditambah nama perusahaan. Jika mengirimkan surat lamaran kerja melalui email, dapat mengirimkan dengan format berikut: To: Alamat email perusahaan yang tertera di lowongan pekerjaanSubject: Posisi Lowongan - Nama Contoh penulisan tujuan surat pada surat lamaran kerja via email:To: [email protected]: Human Resources - Mutiara Adinda 3. Salam Pembuka Sama dengan surat lamaran kerja pada umumnya, saat menulis lamaran kerja untuk fresh graduates, awali isi surat dengan memberikan salam untuk pembaca surat. Jika menuliskan dalam bahasa Indonesia bisa menggunakan “Dengan hormat”, jika menuliskan dalam bahasa inggris, ada beberapa opsi yang dapat dipilih seperti “Dear” dan “To whom it may concern”. 4. Isi Surat Bagian selanjutnya adalah bagian yang menjelaskan diri kamu lebih dalam. Bagian ini sangat penting dan personal, bisa dibilang highlight dari surat lamaran kerja yang harus dibuat semenarik mungkin. Pada bagian isi surat lamaran kerja untuk fresh graduates kalian bisa menuliskan: Motivasi melamar kerja: jelaskan maksud penulisan surat ini dan darimana mengetahui lowongan kerjaData diri: menuliskan biodata diri yang sesungguhnya seperti nama lengkap, tanggal lahir, pendidikan terakhir, alamat, nomor HP dan juga alamat email. Beberapa orang juga menambahkan informasi seperti agama, status pernikahan dan jenis kelamin pada bagian data diri. Hal ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.Keterampilan: Tak lupa akhiri dengan satu sampai dua kalimat yang menjelaskan tentang kemampuan dan pengalaman yang kalian miliki. Jelaskan mengapa kalian adalah orang yang cocok untuk mengisi lowongan tersebut.💡 Tips untuk fresh graduates: Meskipun belum memiliki pengalaman kerja sebelumnya, kalian bisa menuliskan soft skill ataupun hard skill kalian yang cocok dengan lowongan pekerjaan. Tuliskan hanya beberapa yang paling relevan secara singkat pada surat lamaran kerja. Contoh isi surat lamaran kerja fresh graduates: Sehubungan dengan informasi yang saya dapatkan di jobstreet mengenai PT Astra International yang membuka lowongan Sekretaris, melalui surat ini saya ingin melamar untuk mengisi kekosongan posisi tersebut. Saya yang bertanda tangan di bawah ini: NamaAgamaTanggal LahirPendidikan TerakhirNo.TelpE-mail :Adinda Kanawi: Islam: 19 November 1999: S1 Administrasi: 097584849192 : [email protected] Saya adalah orang yang teliti, dapat berkomunikasi dengan baik dan multi-tasking. Saya juga pernah menjadi sekretaris selama 2 tahun di organisasi kampus. 5. Daftar dokumen yang dilampirkan Setelah menuliskan motivasi dan segala keterampilan yang dimiliki, lampirkan juga dokumen persyaratan yang dibutuhkan oleh perusahaan seperti dokumen administrasi. Contoh lampiran pada surat lamaran pekerjaan fresh graduates: Sebagai bahan pertimbangan, berikut saya lampirkan dokumen administrasi: Fotokopi KTPFotokopi Ijazah Pendidikan TerakhirFotokopi Transkrip NilaiFotokopi Sertifikat Bahasa InggrisFotokopi Sertifikat Pelatihan Microsoft OfficePas Foto 📝 Catatan: Setiap perusahaan membutuhkan persyaratan yang berbeda-beda. Pastikan kamu sudah membaca persyaratan yang dibutuhkan oleh perusahaan dan lampirkan dokumen yang diminta. Contohnya barista membutuhkan sertifikat dari LSP dan desk collection membutuhkan sertifikat dari AFPI. 6. Penutup Setelah selesai menulis isi surat dan menuliskan kelengkapan dokumen, jangan lupa untuk menuliskan penutup surat. Tutup surat lamaran kerja untuk fresh graduate dengan menyebutkan harapan untuk bisa melanjutkan proses perekrutan dan ucapan terima kasih kepada rekruter untuk waktu yang diluangkan. Contoh penutup surat lamaran kerja fresh graduates: Demikian surat lamaran kerja ini saya buat dengan sejujur-jujurnya. Besar harapan saya untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya. Atas perhatian dan waktu yang diberikan, saya ucapkan terima kasih. 7. Salam penutup Bagian terakhir dari surat lamaran kerja untuk fresh graduates adalah salam penutup. Biasanya dalam bahasa Indonesia ditutup dengan “Hormat saya”, jika dalam surat lamaran kerja bahasa Inggris bisa menuliskan “Best regards” atau “Yours sincerely”. Contoh salam penutup lamaran kerja untuk fresh graduates: Hormat saya, Adinda Kanawi Tips Membuat Surat Lamaran Kerja Fresh Graduate ✅Tonjolkan skill yang relevan Sebelum membuat surat lamaran kerja, baca dulu lowongan kerja dengan teliti. Lihat apa saja keterampilan apa yang dibutuhkan. Jika kamu memiliki keterampilan yang dicari oleh posisi tersebut, jangan lupa tuliskan pada lamaran pekerjaan. Pada surat lamaran kerja fresh graduate, kamu bisa menjelaskan skill dan prestasi yang dimiliki dalam 1 paragraf. Secara singkat, ceritakan keterampilan dan pencapaian saat berkuliah dulu yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar.✏️ Contoh skill yang bisa ditulis pada surat lamaran kerja fresh graduates bahasa Inggris: Soft skills: communication, time-management, problem-solving, team work, critical thinking, leadership, detailed-orientedHard skills: SQL, Microsoft Excel, Python, Adobe Photoshop, Adobe Premiere, Data Analysis, Language Skills Pilih soft skill dan hard skill yang sesuai dan dibutuhkan oleh lowongan pekerjaan tersebut. Contohnya: Saya merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung jurusan Matematika Terapan dengan IPK 3.22. Saya terbiasa menggunakan bahasa program seperti SQL, Phyton ataupun R untuk mengolah data. Saat berkuliah saya juga tergabung menjadi senat kampus untuk meningkatkan kemampuan leadership saya. ✅ Jelaskan mengapa kamu adalah kandidat yang cocok untuk posisi tersebutPastinya saat melamar pekerjaan, kamu memiliki alasan tersendiri mengapa kamu mau melamar pekerjaan tersebut. Begitu juga dengan rekruter yang akan menerima lamaran yang masuk, pasti ada suatu hal di diri kandidat tersebut yang membuat manajer tersebut menerimanya. ✏️ Bagaimana cara agar surat lamaran fresh graduates bisa menarik hati rekruter? Pahami visi misi perusahaan Kenali visi misi dan nilai atau budaya yang dianut perusahaan. Tuliskan juga nilai-nilai yang kamu anut secara pribadi yang cocok dengan nilai perusahaan Observasi perkembangan perusahaan Baca berita baru tentang perusahaan. Apakah perusahaan akhir-akhir ini sedang mengalami pertumbuhan, mendapatkan pendanaan dari perusahaan lain atau berita lainnya. Jelaskan motivasi kamu melamar pekerjaan tersebut Setelah mengetahui visi-misi dan juga arah perkembangan perusahaan, jelaskan mengapa kamu ingin melamar di perusahaan dan posisi tersebut. Tuliskan apa yang bisa kamu berikan kepada perusahaan secara singkat dan jelas. ✅Lampirkan CV bersamaan dengan surat lamaran kerjaSaat melamar suatu pekerjaan, CV dan surat lamaran pekerjaan itu dikirimkan bersamaan. Tidak lengkap jika hanya mengirimkan CV ataupun surat lamaran saja. Di bawah adalah contoh CV lamaran kerja untuk fresh graduates yang bisa dijadikan sebagai referensi: CV Fresh Graduate + Dibuat di Cake Mau buat CV fresh graduates yang keren seperti di atas? Jangan bingung, klik saja tombol disamping dan buat CV sekarang, GRATIS!🎉Buat CV ✅JUJUR Memang kebanyakan recruiter atau hiring manager menilai seseorang dari pengalaman kerjanya. Namun, bukan berarti kamu harus berbohong untuk memikat hati rekruter. Tuliskan semua hal di surat lamaran kerja dan CV fresh graduates secara jujur. Kalau bohong, toh semua akan ketahuan saat interview atau masa awal probation. Mencari pekerjaan itu seperti mencari jodoh, tidak semua pekerjaan akan cocok denganmu. Namun, pastinya ada pekerjaan yang akan menerima kamu apa adanya asalkan kamu memberikan yang terbaik dan mau terus berubah menjadi lebih baik. ✅ Periksa semua kelengkapan dokumen Sangat penting sekali untuk memeriksa surat lamaran kerja ataupun CV yang dibuat. Tips ini bukan hanya untuk fresh graduates, namun juga untuk semua orang yang ingin melamar kerja. Mengapa? Surat lamaran kerja adalah pertemuan pertama dengan rekruter ataupun hiring manager. Jika di awal sudah membuat kesalahan, bagaimana meyakinkan rekruter bahwa kamu adalah orang yang bisa diandalkan? ❗ Untuk itu periksa beberapa kali sebelum mengirimkan lamaran kerja. Jangan buru-buru dan cek terlebih dahulu. 5+ Contoh Surat Lamaran Kerja untuk Fresh Graduate Contoh Surat Lamaran Kerja Fresh Graduate Contoh Surat Lamaran Kerja Fresh Graduate S1 Akuntansi Contoh Surat Lamaran Kerja Fresh Graduate untuk Perawat Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Inggris Fresh Graduate Contoh Surat Lamaran Kerja Fresh Graduate via e-mail 1.Contoh Surat Lamaran Kerja Fresh Graduate Jakarta, 13 Mei 2021 Kepada Pimpinan HRD Bank BRI Jl. Kusumonegoro 3 No 4 Jakarta Dengan hormat, Sehubungan dengan iklan lowongan pekerjaan dari dari Bank Mandiri yang dipasang di glints.com. Saya mengajukan diri untuk bergabung dalam tim Anti Fraud di Bank BRI. Adapun data diri saya sebagai berikut: Nama LengkapTanggal lahirPendidikan terakhir Agama Alamat No. telpAlamat email : Lisda Pratiwi: 6 Mei 1998: S1 Keuangan i: Islam : Jl. Bogor Raya 13 No 49: 081818189200: [email protected] Saya dalam kondisi sehat jasmani dan rohani. Saya adalah seorang yang berorientasi pada detail, memiliki kemampuan analisis dan pemecahan masalah yang baik. Saya juga memiliki pengalaman bekerja di salah satu finansial teknologi sebagai Anti Fraud Intern.Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan dokumen administrasi sebagai berikut: Fotokopi KTPFotokopi Ijazah S1 dan Transkip NilaiDaftar Riwayat HidupFotokopi Surat Keterangan MagangPas Foto Demikian surat lamaran ini saya buat dengan keadaan yang sesungguhnya. Besar harapan saya untuk bisa membahas kualifikasi yang saya miliki lebih lanjut. Atas perhatian dan waktu yang diberikan saya ucapkan terima kasih. Hormat saya, Lisda Pratiwi 2. Contoh Surat Lamaran Kerja Fresh Graduate S1 Akuntansi Makassar, 20 Maret 2020 Yth. Bapak Fajar Alvin Manager Operasional PT. Indah Bintang Jl. Imam Bonjol 30 Makassar Dengan hormat, Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama LengkapTanggal lahirPendidikan terakhir AlamatNo. HPNo. telpAlamat email : M. Abdullah: 30 Oktober 1998: Belum menikah: SMK: Jl. Gedong Gincu No 30, Makassar: 0987 8383 7777: [email protected] Bermaksud untuk mengajukan permohonan pekerjaan di PT. Indah Bintang sebagai staff akuntan. Saya lulusan Universitas Brawijaya dengan IPK 3.4 dan memiliki pengalaman sebagai bendahara organisasi kampus. Saya adalah orang yang teliti, bertanggung jawab dan dapat bekerja dibawah tekanan. Kondisi saya saat ini sehat secara jasmani dan rohani. Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan dokumen persyaratan: Daftar Riwayat HidupFotokopi Sertifikat Ijazah S1Fotokopi Transkrip NilaiPas Foto Berwarna 3x4Fotokopi Sertifikat Microsoft Excel Demikian surat permohonan lamaran pekerjaan yang saya ajukan. Saya harap dapat melanjutkan proses lamaran kerja ke tahap selanjutnya. Atas perhatian dan waktunya saya ucapkan terima kasih. 3. Contoh Surat Lamaran Kerja Fresh Graduate untuk Perawat Jakarta, 12 September 2021 Perihal : Lamaran Pekerjaan Lampiran : 9 lembarKepada Kepala HRD RS Bethsaida Serpong Jl. Boulevard Gading Serpong No 29 Tangerang Dengan hormat, Sehubungan dengan adanya lowongan kerja di RS Bethsaida Serpong sebagai Perawat Jaga, dengan surat ini saya bermaksud untuk mengajukan lamaran kerja. Berikut data diri saya: Berikut ini data pribadi mengenai saya yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Lengkap Tempat/Tanggal lahirJenis KelaminAgamaPendidikan TerakhirStatusNo.Telp :Desi Amiliya: 13 Maret 1995: Perempuan: Kristen: DIII Keperawatan : Belum menikah : 08123452341 Berkaitan dengan hal tersebut, sebagai bahan pertimbangan saya lampirkan dokumen sebagai berikut: Fotokopi KTPFotokopi surat keterangan sehatFotokopi Ijazah DIII KeperawatanFotokopi Transkrip NilaiDaftar Riwayat HidupFotokopi Kartu KuningFotokopi SKCKPas Foto terbaruFotokopi sertifikat pelatihan khusus Demikian surat lamaran ini saya buat dengan sejujur-jujurnya. Besar harapan saya agar Bapak/ Ibu bisa memberikan kesempatan wawancara agar saya bisa menjelaskan kualifikasi yang saya miliki lebih detail. Atas perhatian dan waktu yang diberikan, saya ucapkan terima kasih. Hormat saya, Desi Amiliya 4. Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Inggris Fresh Graduate September 27, 2021Andri Jatmiko Director of Human Resources Ruang Guru Jl. Karet Tengsin No 21, Sudirman Jakarta Dear Mr. Andri, I would like to apply for the role of Social Media Marketing Specialist at RuangGuru. When reviewing the job post, I was excited to find out how well your requirements match what I offer as a professional. Therefore, I submitted my application as I believe that I could bring great contributions to your team and company. I am a Prasetya Mulya Graduate with a Bachelor’s degree in Business. Marketing became my favorite subject back then because I feel more connected to it and experience it every day. At the university, I also participated in many activities such as winning the Business Competitions, becoming one of the committees for TEDxCampus, and winning the Dean’s award for achieving exceptional academic awards. Furthermore, I had my internship experience at Shopee for over three months. My responsibilities in this role include creating an effective campaign for 9.9 shopping day, observing the latest trends in the market, producing daily content for social media, and analyzing social media data. Throughout the years, I have demonstrated numerous times that I can work in teams as well as individually, am a creative and analytical person, and can cope with stress and pressure working on tight deadlines. As I look to dive into a full-time career in Social Media Marketing, there is no better way for me to build on my skills than with RuangGuru, one of the leading ed-tech in Indonesia. I appreciate the time you are taking to read my application. Don’t hesitate to reach me by Whatsapp 0872 3838 3000 or email me at [email protected] to discuss more about my qualifications. Looking forward to hearing from you! Sincerely, Ria Yustika 5.Contoh Surat Lamaran Kerja Fresh Graduate via email To : [email protected] : Copywriter - Laraswati Dear Hiring Manager, I’m Laraswati. I am so excited to see the advertisement for the Copywriter position at Ajaib Investment. I have been a freelance writer for the past 3 years and I am interested in investing. I look forward to bringing my talent for creating compelling stories to educate more Indonesians about investing and increasing their financial literacy. My interest in investing began last year when the stock price plummeted due to COVID. Many people think that this is the right time to start investing and I began to follow the news and try investing myself. Due to the lack of high-quality Indonesian investing-related content, I always search for the English version. I feel like there’s a need for a high-skilled copywriter to step into the market and educate many curious Gen Z and Millenials just like I am. Other than that, while pursuing my Bachelor's Degree in Universitas Multimedia Nusantara, I have developed strong analytical and story-telling skills, as well as an eye for detail. I served as chief editor for UMN’s monthly magazine and have been involved in producing the campus monthly activities on the website. Here are some of my key achievements that may help you in your decisions: I hold online certificates in Copywriting 101, SEO Experts, and Story-telling techniquesI have written more than 50 articles in Bahasa and English on various topics such as education, technology, and startup.I have been nominated as “Most Favorite Writer 2020” by Universitas Media Nusantara I’ve enclosed my resume. I appreciate the time that you are taking to consider me as a Copywriter for Ajaib Investment. I look forward to learning more about the company and I am excited to grow with the company. Yours sincerely, Laraswati Setelah membaca lebih dari 5 contoh surat lamaran kerja bagi fresh graduates, apa lagi yang kalian tunggu? Ayo buruan buat surat lamaran kerja beserta dengan CV untuk melamar ke perusahaan yang kalian inginkan sekarang! Jika ingin tahu bagaimana cara membuat CV untuk fresh graduates yang baik dan benar, bisa membaca artikel ini. Selamat melamar kerja fresh graduates, good luck! Setelah surat lamaran kerja fresh graduate selesai, yuk bikin CV Lamaran Kerja fresh graduate dengan Cake, tersedia berbagai macam template menarik, 100% Gratis!🎉Buat CV --- Ditulis Oleh Jane Setiady ---
Career Development
Mar 6th 2024

Ikuti Workshop, Sukseskan Karirmu! Simak Jenis, Contoh dan Manfaatnya

Bagi mahasiswa, lulusan baru, atau bahkan karyawan, pasti tidak asing dengan yang namanya workshop. Pernahkah kamu menghadiri sebuah workshop? Workshop adalah salah satu cara yang baik untuk mencoba hal baru, mengasah keterampilan, hingga menjadi ajang untuk menambah teman atau networking. Terdapat beragam topik workshop yang menarik untuk kita ikuti dan tentunya akan berdampak pada peningkatan value atau nilai dalam diri kita. Namun sebenarnya, apa itu workshop? Apa saja manfaatnya? Dan seberapa penting sebenarnya untuk kita mengikuti workshop? Mari kita simak sebagai berikut.Daftar isi:Pengertian Workshop Manfaat Ikut Workshop Tujuan Workshop Perbedaan Workshop dengan Seminar dan Pelatihan Jenis-jenis dan Contoh Kegiatan Workshop Mengapa Ikut Workshop?Apa itu WorkshopWorkshop adalah pertemuan yang menyatukan sekelompok orang untuk terlibat dalam diskusi dan aktivitas intensif mengenai topik atau proyek tertentu. Menurut Kamus Collins, pengertian workshop adalah tahap diskusi atau kerja praktek tentang topik tertentu, dimana sekelompok orang berbagi pengetahuan atau pengalaman mereka. Pada umumnya, kegiatan workshop dipimpin oleh pelatih atau narasumber yang lebih berpengalaman untuk merencanakan kegiatan, melaksanakan presentasi, serta mengarahkan workshop untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Nah, apa saja yang dilakukan saat workshop, sih? Workshop biasanya diawali dengan pengenalan akan topik yang dibawa, lalu dilanjutkan dengan pengajaran intensif mengenai topik tersebut secara teori atau diskusi, kemudian terdapat sesi praktik langsung akan topik tersebut. Pembahasan pada acara workshop biasanya bersifat ilmiah dan pelaksanaan sesi praktik diajarkan secara bertahap atau step-by-step. Berapa lama workshop dilakukan? Durasi kegiatan workshop umumnya satu sampai tiga hari, dengan lama waktu 5-9 jam sehari, tergantung dengan topik apa yang dibawakan.Manfaat Ikut WorkshopLalu apakah mengikuti workshop memberikan banyak manfaat untuk diri kita? Apakah workshop hanya sebuah acara biasa yang kita kunjungi sekali, lalu lewat dan selesai begitu saja? Tidak hanya sebuah acara biasa, workshop memiliki beragam manfaat bagi kita yang mengikutinya. Manfaat mengikuti workshop, dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. Upgrade skill dan pengetahuan Ketika kita mengikuti sebuah acara workshop, sudah dapat dipastikan kita akan mendapat pengetahuan atau wawasan baru terhadap topik yang dibawakan. Narasumber dalam workshop akan memberikan pengajaran, informasi serta sudut pandang baru untuk peserta workshop. Selain itu, diskusi dan tukar pikiran antar peserta juga akan menambah pengetahuan kita mengenai topik workshop tersebut. Workshop biasanya disertai dengan sesi praktik langsung akan topik yang dibawa. Oleh karena itu, peserta dapat mencoba secara langsung materi pembelajaran dan tentunya mengasah keterampilan peserta untuk semakin mahir dengan bidang yang dipelajari 2. Membantu pengembangan karir dan mencapai kesuksesan Workshop dapat menjadi kesempatan untuk kita mengenal dan mempelajari bidang yang kita tekuni lebih dalam lagi. Workshop dapat menjadi kesempatan untuk kita semakin memahami bidang yang kita tekuni, memberikan pembelajaran baru, serta meningkatkan kemampuan kita akan bidang yang dibawakan. Hal ini akan berdampak pada pengembangan karir kita di masa depan karena kemampuan kita yang semakin meningkat. Dengan demikian, akan lebih mudah untuk kita mencapai kesuksesan. 3. Networking Tidak hanya diajarkan langsung oleh narasumber yang kredibel, workshop juga membuat kita bertemu dan berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki minat di bidang yang sama. Melalui networking, selain menambah teman atau kenalan baru, kita juga dapat mendengarkan pendapat atau bertukar sudut pandang dengan orang lain terhadap bidang yang digeluti. Tidak menutup kemungkinan juga, kita dipertemukan dengan orang yang berpotensi memberikan dampak positif atau peningkatan terhadap karir yang kita tekuni 4. Mempermudah career switching Terdapat beragam kelas dari workshop yang menawarkan pengajaran secara intensif akan sebuah bidang. Hal ini bisa menjadi peluang untuk kita dapat mengganti jalur karir yang baru, yang bisa jadi lebih baik untuk kita jalankan dibandingkan karir sebelumnya. Dengan mengikuti workshop, kita mendapatkan gambaran akan jalur karir lain serta menambah pengalaman kita akan bidang tersebut. Hal ini tentu berdampak pada kemudahan kita untuk melakukan career switching, karena kita mendapatkan nilai tambah pengalaman untuk kita tawarkan kepada perusahaan tempat kita melamar.📚 Baca juga:Ingin Career Switch? 6 Hal yang Perlu Disiapkan [+Checklist] 5. Menjadi nilai tambah CV Selain mendapatkan pembelajaran serta pengalaman yang berharga, mengikuti workshop biasanya diakhiri dengan pemberian sertifikat untuk para peserta yang mengikuti sesi dari awal hingga selesai. Sertifikat ini bisa menjadi nilai tambah untuk CV yang kita miliki agar kredibilitas kita semakin dipertimbangkan oleh perusahaan. Buat CV di Cake, tersedia 12+ template CV menarik yang ATS friendly. Gratis Download PDF! 🎉Buat CVTujuan WorkshopTujuan workshop adalah untuk menciptakan ruang bagi sekelompok orang dengan minat yang sama dapat mendiskusikan pertanyaan, bertukar pikiran, mengidentifikasi masalah, membuat keputusan dan mengembangkan solusi. Ruang ini diciptakan workshop, karena melihat kesibukan dari pekerjaan sehari-hari masyarakat yang menyulitkan mereka untuk melakukan pekerjaan lain secara mendalam. Workshop memampukan peserta-nya untuk melakukan sebuah pekerjaan pada bidang tertentu secara mendalam dan bermakna. Melalui hal ini, workshop juga memberikan informasi, pengetahuan, sekaligus pengajaran baru kepada seluruh peserta untuk meningkatkan keterampilan mereka. Tidak sedikit juga, workshop diadakan sebuah perusahaan untuk meningkatkan kompetensi karyawannya sehingga menaikkan kualitas sumber daya manusia dalam perusahaan. Perbedaan Workshop dengan Seminar dan TrainingPerlu dipahami bahwa workshop tidak sama dengan training atau seminar. Meskipun dari segi acara-nya, sekilas terlihat sama, terdapat perbedaan antara workshop, pelatihan (training), serta seminar berdasarkan definisi, tujuan, peserta dan durasi acaranya. Lalu, apa bedanya pelatihan dan workshop? Kemudian apa perbedaan workshop dan seminar? Hal ini dapat dijabarkan sebagai berikut: Definisi Workshop: arti workshop adalah pertemuan dimana sekelompok orang terlibat dalam diskusi dan aktivitas intensif mengenai subyek atau proyek tertentu. Workshop biasanya bersifat interaktif dan berisikan sesi praktik langsung untuk mengedukasi pesertanya,Training: training adalah tindakan mengajari seseorang atau hewan suatu keterampilan atau jenis perilaku tertentu. Training biasanya ditargetkan untuk karyawan perusahaan, pimpinan atau pemangku kepentingan politik atau bisnis, serta tenaga pengajar seperti guru atau dosen.Seminar: seminar adalah pertemuan untuk diskusi atau pelatihan. Seminar biasanya membahas suatu topik secara umum oleh pembawa materi yang ahli pada topik yang dibawakan. Selain itu, seminar juga sering digunakan untuk kegiatan mengajar akademis.Tujuan acara Workshop: Tujuan workshop lebih memfokuskan pada solusi atau jalan keluar atas masalah yang dijadikan topik pembahasan, sehingga para peserta akan diminta untuk mencari solusi terbaik dengan konsep atau teori yang sudah dijelaskan oleh workshop pada sesi awalTraining: Tujuan training biasanya memiliki tujuan untuk melatih pesertanya menjadi seorang profesional atau ahli akan materi yang dibawakan. Pelatihan pada training dilakukan dengan lebih intensif dalam beberapa waktu sampai tujuan training dapat tercapai.Seminar: Tujuan seminar lebih menekankan pada penjelasan materi mengenai informasi atau pengenalan pada suatu program kepada para peserta secara umum. Peserta Workshop: Peserta workshop biasanya adalah orang yang sudah secara signifikan mampu menguasai materi atau yang sedang mendalami materi, dan bisa juga orang awam yang belum memahami materi yang dibawakanTraining: Peserta training biasanya orang-orang yang bertujuan untuk menjadi profesional dalam bidang yang digeluti atau minimal menguasai secara mendalam bidang tersebut.Seminar: Peserta seminar biasanya adalah orang awam atau masyarakat umum yang ingin mendapatkan informasi baru mengenai topik yang dibawakan Durasi Workshop: Durasi acara workshop umumnya 1-3 hari, dengan waktu 5-9 jam per harinya. Hal ini disesuaikan kembali dengan kebutuhan waktu dari topik yang dibawakan.Training: Durasi training umumnya lebih lama dengan kisaran waktu yang bisa mencapai 1 minggu. Durasi yang lebih lama ini disesuaikan dengan kompetensi ataupun materi dalam pelatihan tersebut.Seminar: Durasi seminar umumnya terbilang singkat, dengan kisaran waktu 1-3 jam. Hal ini karena seminar hanya memfokuskan pada penjelasan secara umum, tidak secara mendalam seperti workshop atau training7 Jenis dan Contoh Kegiatan WorkshopWorkshop memiliki memiliki beberapa jenis dan kegiatan yang ditawarkan untuk masyarakat. Berikut 7 jenis workshop beserta contoh kegiatannya 1. Workshop perusahaan Workshop perusahaan adalah lokakarya yang diupayakan oleh perusahaan untuk meningkatkan kemampuan serta keterampilan karyawannya nya demi memajukan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar berdampak pada kemajuan perusahaan itu sendiri. Workshop perusahaan juga ditujukan untuk berinteraksi dengan karyawan secara lebih mendalam agar dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki dari setiap karyawan. Beberapa contoh workshop perusahaan adalah sebagai berikut. Public speaking workshop / workshop komunikasi lisanLokakarya ini ditujukan untuk karyawan agar dapat meningkatkan keterampilan berbicara di depan publik atau umum. Workshop ini dibuat karena karyawan seringkali terlibat untuk berkomunikasi langsung dengan pasar, kolega, atau pemangku kepentingan yang berbeda-beda. Karyawan diharapkan menjadi lebih percaya diri dan mampu berkomunikasi secara efektif setelah mengikuti workshop public speaking.Contoh kegiatan workshop public speaking di Indonesia ini adlaah Merry Riana Public Speaking Academy. Tujuan workshop ini adalah untuk mengajarkan teknik public speaking yang dinamis dan penuh percaya diri, cara berinteraksi dengan audience, hingga strategi menyusun materi presentasi. Workshop pengembangan karirWorkshop ini bertujuan untuk memberikan peserta penambahan wawasan, pengetahuan, serta keterampilan untuk pengembangan akan jalur karir yang mereka miliki. Pada umumnya, workshop ini mengajarkan pesertanya mengenai: professional branding,personal branding, skill training, teamwork training, cross-functional training, leadership training, dll.Workshop ini bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan karyawan yang berdampak juga pada meningkatnya nilai profesional seseorang terhadap perusahaan atau industri yang ia geluti.Contoh workshop pengembangan karir adalah workshop yang diselenggarakan oleh salah satu perusahaan Indonesia, Blibli, yaitu BOLD (Bliblioneers LearningDay). Workshop ini merupakan pelatihan yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan talenta SDM yang menjadi pilar dalam ekosistem e-commerce.Workshop Pelatihan program komputerWorkshop ini bertujuan untuk mengajarkan cara-cara dan teknik dasar pengoperasian suatu program komputer. Pada umumnya, perusahaan memberikan pelatihan ini kepada karyawan agar mereka semakin familiar dan mahir dalam mengoperasikan secara maksimal suatu program komputer.Salah satu contoh kegiatan workshop ini adalah workshop “Pelatihan Dasar Komputer bagi Pegawai di Lingkungan Universitas Siliwangi” yang diselenggarakan oleh Universitas Siliwangi. Workshop ini berlangsung selama 2 hari dan berfokus pada pengenalan secara mendalam mengenai Microsoft Words dan Microsoft Excel. Tujuannya, agar karyawan Universitas Siliwangi dapat mendapat kemudahan dalam melakukan pekerjaannya sehari-hari.2. Workshop online Semenjak pandemi, workshop online menjadi lebih populer dan tidak asing di telinga masyarakat. Workshop online adalah lokakarya untuk menemukan solusi dari topik yang dibahas secara daring dengan memanfaatkan internet agar peserta dapat berdiskusi tanpa bertatap muka. Workshop online memiliki tujuan untuk memberikan pengajaran yang lebih mudah diakses untuk masyarakat umum dengan biaya modal yang lebih kecil. Namun, tantangan yang terjadi dalam workshop online adalah menjaga interaksi tetap berjalan dengan peserta meskipun hanya dengan virtual atau online. Salah satu contoh workshop online adalah “Kelas Akhir Pekan” yang diselenggarakan oleh Gramedia Academy berisikan kelas-kelas online dengan berbagai topik komunikasi lisan dan tulisan. Tujuan workshop ini untuk peserta dapat mengeksplorasi dan mengekspresikan diri melalui kata dan tulisan. Workshop diselenggarakan secara online melalui zoom meeting dengan narasumber yang ahli pada bidangnya masing-masing. 3. Workshop marketing Marketing menjadi aspek yang penting dalam perjalanan bisnis manapun. Melalui marketing, sebuah bisnis dapat semakin berkembang dan semakin dikenal luas oleh seluruh masyarakat. Tujuan workshop marketing adalah untuk peserta memahami lebih dalam mengenai dunia pemasaran, kinerja pemasaran, serta aspek-aspek dalam pemasaran yang berdampak pada kesuksesan sebuah bisnis. Contoh workshop marketing adalah sebagai berikut.Workshop copywritingWorkshop ini bertujuan memberikan pelatihan kepada pesertanya akan cara menulis yang efektif untuk menciptakan keterlibatan atau engagement bagi siapapun yang membacanya. Hal ini akan berdampak pada minat pembeli untuk semakin terdorong membeli produk yang ditawarkan.Salah satu contoh workshop copywriting yang akan segera diselenggarakan adalah “Copywriting 101 - Sulap Tulisan jadi Cuan” oleh My Skill. Workshop yang akan diselenggarakan pada tanggal 23 Oktober ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis pesertanya dengan pengajaran dari seorang profesional yang merupakan Senior Copywriter di DOT, Richeese-Nabati Group, serta penulis buku “seni Copywriting” Workshop social media marketingWorkshop ini bertujuan untuk mengajarkan prinsip dasar pemasaran digital, membahas tren terbaru pada pemasaran social media, serta cara-cara yang efektif dalam memaksimalkan social media untuk kepentingan pemasaran. Salah satu contoh workshop social media marketing adalah workshop “Social Media Marketing” yang diselenggarakan oleh Pakar pada tahun 2021 lalu. Workshop ini memfokuskan pelatihan pemasaran menggunakan social media Instagram, mencakup analisa kompetitor, penggunaan hashtag, pembuatan konten, analisa tren, hingga mempelajari algoritma Instagram. Workshop ini ditujukan untuk peserta yang merupakan seorang entrepreneur atau profesional di bidang marketing.Workshop pembuatan iklan/campaignLokakarya ini bertujuan memberikan pelatihan untuk mengidentifikasi masalah yang timbul dari masyarakat secara tepat, dan mengajarkan penyusunan strategi yang tepat untuk promosi atau mengiklankan solusi yang dapat kita tawarkan. Salah satu contoh workshop ini diselenggarakan oleh Glints Expert Class dengan judul “Merancang Strategi Marketing Campaign untuk Kinerja yang Maksimal”. Workshop ini bertujuan untuk mengajarkan secara mendalam identifikasi persona target pasar, menentukan target sasaran sebuah iklan atau campaign, mengembangkan key message serta pedoman visual, menetapkan action plan, hingga budgeting periklanan. 4. Workshop kreatifWorkshop kreatif adalah workshop yang berhubungan dengan industri seni dan kriya. Tujuan workshop ini adalah untuk memberikan kesempatan bagi pesertanya agar dapat menuangkan ide serta kreativitas yang mereka miliki sesuai dengan topik yang dibawakan. Umumnya, workshop ini diikuti oleh orang-orang yang memiliki minat artistik dan ingin mengembangkan sensibilitas atau keterampilan seninya melalui praktik langsung. Terdapat beberapa contoh workshop kreatif seperti dibawah ini.Workshop melukis / Painting workshopLokakarya yang mengajarkan pesertanya melukis baik untuk tujuan santai atau kepentingan profesional lainnya. Biasanya workshop melukis dilaksanakan dengan metode yang terapeutik serta lengkap dengan peralatan untuk melaksanakan kegiatannya seperti kanvas, cat, kuas, dan lainnya.Salah satu contoh workshop melukis di Jakarta, diselenggarakan oleh Bartega Studio dalam menyambut World Animal Day, yaitu “Ultimate Portraits and Painting Workshop” pada tanggal 4 Oktober 2023 lalu. Workshop ini bertujuan untuk memberikan wadah kreativitas bagi pesertanya dengan melukis makhluk hidup yang tinggal laut, sambil menyaksikan makhluk hidup laut tersebut secara langsung di Jakarta Aquarium. Workshop membuat perhiasanLokakarya yang mengajarkan pesertanya membuat perhiasan buatan tangan atau biasa kita sebut handmade. Biasanya workshop ini mengajarkan keterampilan dasar dalam membuat perhiasan seperti pengerjaan logam dasar, mengolah kawat, serta merangkai manik-manik atau batuan untuk perhiasan.Salah satu contohnya adalah, workshop dengan judul “Basic Jewelry Making” yang diselenggarakan oleh Indoestri Makerspace. Workshop ini mengajarkan alat-alat dalam membuat perhiasan beserta cara penggunaannya, mengenal karakteristik material yang digunakan, teknik memotong atau mengolah perhiasan, serta cara menggabungkan beragam material untuk menghasilkan sebuah perhiasan handmade yang cantik. Workshop Tembikar / Pottery workshopLokakarya yang mengajarkan pembuatan tembikar untuk menghasilkan produk tangan seperti mug, mangkok, piring, atau pot bagi peserta-nya. Workshop ini juga sudah memfasilitasi peserta dengan alat dan bahan yang diperlukan untuk pembuatan tembikar.Salah satu contoh pottery workshop adalah seperti yang diselenggarakan Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta. Pada workshop ini peserta difasilitaskan oleh museum untuk belajar membuat tembikar dari awal hingga menjadi sebuah produk seperti pot, piring, dan produk lainnya untuk dibawa pulang. 5. Workshop guru Workshop guru adalah lokakarya dengan peserta yang merupakan seorang guru atau tenaga didik sekolah maupun perguruan tinggi. Tujuan workshop ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan wawasan baru untuk guru, mengarahkan guru terhadap kegiatan mengajar yang benar, serta mengajarkan guru untuk membuat perancangan belajar-mengajar yang tepat bagi murid didiknya. Salah satu contoh workshop guru adalah workshop yang diselenggarakan dosen FMIPA UPI, Florentina Maria Titin Supriyanti dengan tema “Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Penelitian Tindakan Kelas”. Workshop ini bertujuan meningkatkan wawasan guru dalam penelitian tindakan kelas (PTK), melatih perancangan PTK, membantu guru melaksanakan PTK, serta mengarahkan guru untuk membuat karya tulis ilmiah berdasarkan hasil PTK. Narasumber dan fasilitator workshop ini adalah 12 dosen dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). 6. Workshop pendidikan Workshop pendidikan adalah lokakarya pendidikan yang bertujuan memberikan pengembangan nilai profesional maupun kepribadian pesertanya. Peserta workshop ini dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi diri mereka menyesuaikan dengan situasi atau tren masa kini, dan tentunya melalui para profesional yang kredibel pada bidangnya. Contoh workshop pendidikan adalah sebagai berikut.Workshop Literasi KeuanganWorkshop yang bertujuan mengedukasi pesertanya mengenai dasar-dasar pengelolaan keuangan, baik keuangan pribadi atau keuangan sebuah bisnis serta meningkatan kecerdasan finansial yang berdampak pada kesejahteraan hidup seseorang atau bisnis yang dimilikinya, Contohnya, workshop “Finance untuk Entrepreneur” yang diselenggarakan oleh Pakar.Tujuan workshop ini untuk mengajari para entrepreneur untuk lebih memahami aspek keuangan dalam bidang usahanya, meliputi mindset keuangan, manajemen keuangan, serta pembuatan laporan keuangan yang tepat. Workshop membuat Resume/ CV MakingWorkshop ini ditargetkan untuk peserta yang masih bingung dalam membuat resume yang efektif untuk melamar pekerjaan di suatu perusahaan. Tujuan workshop adalah peserta berhasil merancang resume atau CV yang efektif dan profesional untuk diberikan pada perusahaan yang diimpikan.Salah satu contohnya adalah workshop “Step-by-Step How to Build Your Resume From Scratch” yang diselenggarakan oleh Halolearn Indonesia dan materi langsung dibawakan oleh CEO dari Halolearn. Buat CV di Cake, tersedia 12+ template CV menarik yang ATS friendly. Gratis Download PDF! 🎉Buat CV 7. Workshop pengembangan diri Workshop pengembangan diri adalah program pelatihan yang dirancang untuk mengembangkan self awareness / pengenalan-diri yang lebih baik pada setiap orang, memperoleh keterampilan baru, hingga mencapai pertumbuhan dan peningkatan kualitas diri yang diharapkan. Pada umumnya, lokakarya pengembangan diri berfokus pada aspek-aspek yang kehidupan personal individu seperti: Kesejahteraan emosionalKeterampilan komunikasiPenetapan tujuanPengembangan kepercayaan diriPengaturan waktu (time management) yang baikMemaksimalkan potensi diri secara keseluruhan, dll. Contoh workshop pengembangan diri adalah workshop yang pernah diselenggarakan oleh Dear Senja dengan judul “Tips dan Cara Menyembuhkan Luka Batinmu dengan Self-healing”. Workshop ini ditargetkan untuk peserta yang memiliki trauma masa lalu, memiliki pengalaman buruk, dan sedang bingung dalam menghadapi emosi negatif yang muncul dari diri mereka. Workshop ini memiliki tujuan untuk pesertanya dapat melakukan self-healing, yaitu teknik yang tepat untuk memulihkan berbagai luka, dan memperbaiki hidup seseorang. Workshop ini dibawakan oleh seorang psikolog klinis dewasa yang tentunya sudah berpengalaman dan memiliki kredibilitas yang baik.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Loker Kesimpulan Workshop adalah ruang yang mewadahi pesertanya untuk membahas dan mempelajari suatu topik secara mendalam untuk meningkatkan wawasan serta keterampilan akan topik tersebut dan menambah relasi pada bidang yang ditekuninya.Workshop memiliki beragam manfaat, di antara lain seperti, upgrade skill dan pengetahuan, membantu pengembangan karir dan mencapai kesuksesan, kesempatan untuk menambah koneksi atau relasi, mempermudah career switching, serta menjadi nilai tambah dalam CV.Tujuan workshop adalah untuk menciptakan ruang bagi sekelompok orang dengan minat yang sama dapat mendiskusikan pertanyaan, bertukar pikiran, mengidentifikasi masalah, membuat keputusan dan mengembangkan solusi.Workshop berbeda dengan training ataupun seminar. Perbedaan antara ketiganya dapat dilihat dari definisi, tujuan, peserta, serta durasi acaranya.Workshop terbagi menjadi beberapa jenis seperti workshop perusahaan, workshop online, workshop marketing, workshop kreatif, workshop guru, workshop pendidikan dan workshop pengembangan diri. Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Christy Angestu Tjen ---
Portfolio
Oct 13th 2024

Tips dan Cara Membuat Portofolio Kerja yang Auto Dilirik HRD

Pernahkah kamu melamar kerja di suatu perusahaan sebagai desainer namun tidak bisa lanjut ke tahap selanjutnya? Hal ini bisa jadi karena kamu belum melampirkan portofolio pengalaman kerja yang mereka harapkan. Sebagai perwakilan perusahaan untuk menemukan kandidat yang tepat, para HRD pasti ingin tahu sejauh mana kemampuan kamu untuk mengisi posisi tersebut. Portofolio kerja adalah salah satu poin penting yang kini sangat dibutuhkan di tengah persaingan kerja yang semakin kompetitif. Para pencari kerja sekarang tidak hanya diharapkan memiliki keterampilan yang mumpuni, namun juga harus mampu menunjukkan bukti nyata dari kemampuan dan pengalaman mereka. Portofolio pekerjaan adalah alat yang penting untuk memperkuat posisi kamu di mata HRD. Oleh karena itu, kamu harus bisa menunjukkan pencapaian dan karya-karya kamu dalam pengalaman kerja yang kamu sebutkan. Lalu, apa itu portofolio kerja dan bagaimana cara membuat portofolio untuk melamar kerja agar dilirik oleh HRD? Simak ulasan berikut ya! Daftar isi: Pengertian Portofolio Kerja Manfaat Portofolio Kerja dalam Mencari Kerja Cara Membuat Portofolio Kerja Contoh Portofolio Kerja FAQ tentang Portofolio Kerja Pengertian Portofolio Kerja Salah satu cara untuk menunjukkan bukti nyata dari kemampuan dan pengalaman kerja yang kamu miliki adalah melalui portofolio pengalaman kerja. Namun, perlu diingat jika portofolio pengalaman kerja yang baik bukan hanya sekadar kumpulan dokumen atau proyek saja, lho kok bisa? Portofolio kerja adalah kumpulan hasil karya, pengalaman, dan pencapaian yang menggambarkan kemampuan profesional seseorang. Isi portofolio untuk melamar kerja tidak hanya sekadar resume atau daftar riwayat hidup. Portofolio pekerjaan sebaiknya memberikan gambaran yang lebih detail dan nyata mengenai apa yang bisa kamu lakukan di posisi yang sedang dilamar. Portofolio untuk melamar kerja juga memungkinkan para HRD dapat melihat langsung contoh pekerjaan dan karya yang pernah kamu lakukan. Baik berupa proyek, desain, tulisan, atau pekerjaan lain yang relevan dengan posisi yang dilamar. Dengan begitu, portofolio pekerjaan yang kamu lampirkan akan memperkuat klaim tentang kemampuan yang kamu miliki.📚 Baca juga: Cara Membuat Portofolio Online: 15 Website Gratis untuk Portofolio yang Menarik Manfaat Portofolio Kerja dalam Mencari Kerja Setelah mengetahui apa itu portofolio kerja, berikut adalah manfaat yang bisa kamu dapatkan dari portofolio untuk melamar kerja. Portofoliokerja adalah dokumen yang punya banyak manfaat untuk meningkatkan peluang diterima kerja. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kamu perlu mempertimbangkan untuk membuat portofolio kerja: 1. Menceritakan Kemampuan Individu Melalui portofolio pengalaman kerja, kamu bisa menunjukkan kemampuan dan keterampilan nyata yang sudah kamu kuasai. Alih-alih hanya menyebutkan kemampuan dalam CV, membuat portofolio kerja akan membantu kamu menunjukkan apa yang sebenarnya sudah pernah kamu kerjakan. 2. Meningkatkan Kredibilitas Dengan menampilkan contoh hasil karya yang pernah kamu buat dalam isi portofolio, para HRD akan mampu menilai tingkat kredibilitas kamu. Hal ini membantu mereka untuk lebih yakin dengan keahlian yang telah kamu sebutkan sebelumnya. 3. Menjadi pembeda dengan kandidat lain Dalam persaingan yang semakin ketat, portofolio kerja adalah alat pembeda yang ampuh dengan kandidat lainnya. Banyak kandidat yang mungkin punya pengalaman serupa, namun jika kamu punya portofolio pengalaman kerja yang baik, kamu akan bisa menunjukkan sesuatu kepada HRD secara nyata. 4. Membangun Personal Branding Format portofolio yang terstruktur dan profesional bisa menjadi alat yang efektif untuk membangun personal branding. Kamu bisa menampilkan hasil karya dan bagaimana cara kamu membuatnya. Dengan begitu, portofolio yang kamu lampirkan akan mampu mencerminkan karakter serta gaya kerja kamu. 📚 Baca juga: Apa itu Personal Branding: Pengertian, Manfaat, Strategi 5. Sebagai Refleksi Diri Melalui portofolio pekerjaan, kamu bisa melihat kembali perjalanan karier kamu, menganalisis pencapaian yang sudah diraih, serta merencanakan langkah ke depan. Hal ini membuat portofolio kerja bisa menjadi alat refleksi diri yang baik untuk memahami perkembangan profesional kamu. Cara Membuat Portofolio Kerja Setelah mengetahui apa saja manfaat portofolio kerja, apakah kamu tertarik untuk mengetahui bagaimana cara membuat portofolio kerja yang baik? Jika kamu tertarik, berikut adalah beberapa tahapan cara membuat portofolio kerja yang mudah: 1. Tentukan platform portofolio yang sesuai bidang kerja Saat ini, ada banyak platform membuat portofolio kerja online yang bisa kamu gunakan, seperti Behance, Dribbble, atau LinkedIn. Pilih platform yang sesuai dengan bidang pekerjaan kamu. Sebagai contoh, jika kamu seorang desainer, Behance dan Dribble bisa menjadi pilihan terbaik. Jika kamu memiliki keahlian di bidang pemrograman dan menguasai berbagai bahasa pemrograman, kamu bisa menggunakan GitHub untuk membangun portofolio. Selanjutnya, jika kamu mahir bekerja sebagai data analyst, GitHub atau Tableau Public bisa kamu gunakan untuk menampilkan proyek-proyek yang pernah kamu buat. Sementara jika kamu adalah seorang penulis konten, kamu bisa menggunakan banyak platform online seperti LinkedIn, WordPress, Notion, Medium, Instagram, dan website lain tempat artikel kamu diplublikasikan.Dalam membuat portofolio kerja, pastikan untuk hanya menampilkan pekerjaan yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Sebagai contoh portofolio kerja desainer, kamu bisa menunjukkan desain logo, poster, desain aplikasi dan web, atau identitas visual lainnya. 2. Pilih dan cantumkan hasil kerja yang paling relevan Sementara untuk penulis konten, kamu bisa menampilkan contoh portofolio seperti artikel, konten sosial media, atau skrip iklan yang pernah kamu buat. Jika kamu seorang fotografer, kamu bisa memilih foto-foto terbaik yang menunjukkan keahlian teknis dan artistik kamu di bidang fotografi. 📚 Baca juga: Portofolio untuk Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik [+5 Contoh] 3. Susun portofolio dengan rapi dan menarik Format portofolio sangat penting untuk membuatnya mudah dibaca dan dipahami. Gunakan jenis dan ukuran huruf yang jelas agar portofolio kamu nyaman dilihat. Selain itu, tambahkan ‘Daftar Isi’ untuk memudahkan pembaca menemukan bagian yang mereka cari. Jangan lupa sertakan ‘Data Diri’ di awal portofolio, termasuk informasi kontak dan ringkasan singkat tentang diri kamu sebelum menulis isi portofolio. Daftar keterampilan yang relevan dengan pekerjaan juga bisa ditambahkan untuk memberikan gambaran tentang keahlian kamu. Susun portofolio kerja kamu dengan tema dan konsep yang jelas. Gunakan kombinasi warna yang menarik agar para pembaca semangat dan tertarik untuk terus melihat portofolio kerja kamu. Konsep dan tema yang jelas juga bisa membuat HRD memahami karakter dan gaya kerja kamu melalui portofolio kerja yang kamu cantumkan. Buat portofolio gak perlu ribet dengan portofolio builder Cake! Bikin lamaranmu lebih menonjol dengan portofolio yang menarik 🎉Buat Portofolio 4. Berikan penjelasan/keterangan untuk setiap karyamu Setiap karya yang ditampilkan harus disertai dengan deskripsi yang menjelaskan karya tersebut. Kamu bisa menulis ringkasan singkat tentang proyek tersebut seperti latar belakang, tujuan, peran kamu dalam proyek tersebut, serta hasil yang dicapai. Sebagai contoh, jika kamu menunjukkan gambar desain aplikasi atau web dalam contoh portofolio kerja, kamu bisa menjelaskan latar belakang proyek, proses kamu membuat desain tersebut, dan bagaimana hasil akhir dari desain tersebut mampu mendukung tujuan proyek. Kamu juga bisa menunjukkan alat, metode, teknik, atau framework yang kamu gunakan untuk menunjukkan kemampuan teknis kamu di mata HRD. 5. Sertakan dokumen pendukung jika dibutuhkan Untuk meningkatkan kepercayaan HRD agar memilihmu, kamu bisa melampirkan dokumen pendukung seperti sertifikasi, testimoni dari klien atau rekan kerja, serta penghargaan yang pernah kamu terima. Dokumen pendukung ini akan membuktikan kemampuan kamu secara nyata sebagai kandidat yang berkompeten. Namun, pastikan jika dokumen pendukung yang kamu lampirkan relevan dengan contoh portofolio dan posisi yang kamu lamar ya! Contoh Portofolio Kerja Setelah mengetahui bagaimana cara membuat portofolio kerja, berikut adalah beberapa contoh portofolio kerja dari berbagai bidang yang bisa kamu jadikan sebagai referensi. Beberapa contoh portofolio berikut ini menampilkan pekerjaan yang relevan, memiliki struktur dan format portofolio yang jelas, serta didukung oleh deskripsi yang informatif. 👉 Contoh Portofolio Desain Grafis oleh Irzal Hapiz Elghifari (Dibuat di Cake) Contoh Portofolio Kerja Desainer Grafis oleh Irsal Hapiz Elghifari (Dibuat di Cake)👉 Contoh Portofolio Copywriter oleh Riandika Arya Kepakisan (Dibuat di Cake)Contoh Portofolio Kerja Copy Content Writer oleh Riandika Arya Kepakisan (Dibuat di Cake) 👉 Contoh Portofolio Fotografer oleh Reyhan Fadilla (Dibuat di Cake)Contoh Portofolio Kerja Fotografer oleh Reyhan Fadilla (Dibuat di Cake) Jika kamu ingin melihat lebih banyak contoh portofolio kerja yang menarik, kamu bisa mengunjungi website Cake dan temukan berbagai contoh portofolio yang relevan dengan pekerjaan kamu. Selain menemukan berbagai contoh portofolio yang menarik, Cake juga menyediakan template portofolio siap pakai yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan kamu, menarik sekali bukan? Lihat contoh portofolio lainnya di sini!Cek Contoh Portofolio FAQTentang Portofolio Kerja Q: Apa itu portofolio kerja? A: Portofolio kerja adalah kumpulan karya atau proyek yang pernah dilakukan seseorang yang bertujuan untuk menunjukkan keterampilan, pengalaman, dan pencapaian dalam bidang tertentu yang mereka kuasai. Q: Apa saja isi portofolio kerja? A: Isi portofolio kerja dapat mencakup informasi data diri, hasil kerja yang relevan dengan posisi yang dilamar, deskripsi proyek, keterampilan yang dikuasai, serta dokumen pendukung seperti sertifikasi atau penghargaan. Q: Apakah portofolio selalu diperlukan? A: Portofolio tidak selalu diperlukan untuk semua pekerjaan, namun membuat portofolio kerja sangat disarankan untuk beberapa posisi yang membutuhkan bukti karya nyata seperti desain, penulisan, atau bidang kreatif lainnya. Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu! — Ditulis oleh Ita Sugiharti —
Industry & Job Overview
Sep 20th 2024

Pengertian dan Tips Jadi Digital Nomad, Bisa Kerja Sambil Travelling

Menjadi digital nomad adalah keputusan besar, apalagi untuk mantan pekerja kantoran yang terbiasa dengan jam kerja. Pekerjaan digital nomad memberikan kesempatan bagimu untuk bekerja dari mana saja dan kapan saja, tanpa mengurangi peluang untuk menikmati hidup seperti travelling ke banyak tempat. Data dari Forbes memperlihatkan, pekerjaan digital nomad mengalami pertumbuhan sebesar 131% sepanjang tahun 2019 hingga 2022. Kenaikan tersebut diiringi dengan tingkat kepuasaan para nomaders yang mencapai 80%, terutama karena jumlah upah yang ditawarkan dianggap sepadan. Tidak sedikit yang mengira digital nomad memiliki kesamaan dengan remote work. Namun ada perbedaan dasar antara keduanya. Jadi, apa itu digital nomad? Baca artikel Cake sampai habis, ya!Daftar isi: Pengertian Digital Nomad Jenis-jenis Digital Nomad Pro dan Kontra Menjadi Digital Nomad Macam-macam Pekerjaan Digital Nomad Tips untuk Menjadi Digital Nomad Pengertian Digital NomadUntuk mengetahui definisi digital nomad, kita perlu memahami arti nomaden. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), makna harfiah nomaden adalah berpindah-pindah. Jadi digital nomad, yang merupakan istilah bahasa Inggris tersebut, merujuk pada pekerjaan yang tidak terikat waktu dan tempat sehingga bisa berpindah-pindah. Begini ilustrasinya: A mendapat pekerjaan jarak jauh di Jerman. Perusahaan tersebut tidak mengikat A untuk bekerja dari jam 9 pagi sampai 6 sore dari Senin dan Jumat. Alih-alih, A dituntut untuk menyelesaikan pekerjaan dalam deadline yang sudah ditentukan. Deadline tersebut bisa berupa tiga hari, satu minggu, bahkan dua minggu. Situasi ideal tersebut membuat A bisa jalan-jalan ke berbagai kota bahkan negara di sela-sela menyelesaikan deadline. Seluruh komunikasi dan penyelesaian pekerjaan menggunakan teknologi digital. Jadi selama A membawa laptop, tab, maupun ponsel sepanjang travelling, semua tanggung jawab bisa beres tepat waktu. Pekerja digital nomad adalah bagian dari remote worker. Namun, tidak semua remote worker atau bahkan pekerja work from home masuk dalam kategori ini. Seorang remote worker dan pekerja work from home tidak masuk dalam jenis digital nomad jika memiliki jam kerja pasti setiap hari. Kesimpulannya, ciri utama dari digital nomad adalah sifatnya yang fleksibel dan bisa berpindah-pindah lokasi tanpa mengurangi produktivitas kerja.Jenis-jenis Digital Nomad1. Freelancer Seorang freelancer bekerja kepada klien (individu maupun perusahaan) dengan upah yang dibayar per penugasan kerja. Karena bukan pekerja yang terikat dengan perusahaan tertentu, freelancer sangat mungkin untuk mengambil lebih dari satu pekerjaan untuk beberapa klien. Kegiatan freelancing masuk dalam kategori pekerjaan digital nomad jika ia bisa tetap mempertahankan fleksibilitas dan juga kebebasan kerja yang ditentukan sendiri. Jika freelancer tidak bisa mempertahankan fleksibilitas kerja, bisa jadi kegiatan tersebut tidak masuk dalam jenis digital nomad. 📚 Baca juga: 13 Pekerjaan Freelance dari Rumah, Cocok untuk Pemula! 2. Remote Employee Jenis kedua adalah remote employee atau para pekerja jarak jauh. Biasanya istilah ini digunakan untuk seseorang yang bekerja di perusahaan luar negeri dengan tetap tinggal di negeri asal. Nah biasanya remote employee adalah bagian dari perusahaan tersebut yang memiliki gaji, tergabung ke dalam tim, memiliki tanggung jawab tertentu, dan segala fasilitas kerja selayaknya pekerja pada umumnya. Alasan mengapa remote employee bisa masuk dalam bagian digital nomad adalah karena perusahaan dengan sistem remote kerap kali menawarkan fleksibilitas jam kerja untuk para pegawainya. 3. Entrepreneur Jenis terakhir adalah pengusaha yang bekerja untuk dirinya sendiri alias tidak memiliki atasan. Biasanya bisnis yang menggunakan teknologi digital memang tidak memerlukan kantor. Semua pekerjaan bisa dilakukan secara jarak jauh dan internet yang stabil. Pro dan Kontra MenjadiDigital NomadKini kita masuk ke dalam kekurangan dan kelebihan digital nomad. Bagian ini penting karena tidak semua orang tahan atau punya dedikasi untuk bekerja tanpa terikat waktu dan uang. Gunakan poin-poin berikut sebagai bahan pertimbangan jika kamu ingin beralih memiliki pekerjaan tidak tentu ini.Keuntungan Menjadi Digital Nomad1. Kamu Bisa Menjadi Full Time Traveler Harvard Business Review melaporkan bahwa peningkatan jumlah digital nomad ternyata membantu berkembangnya ekonomi lokal. Tidak heran banyak negara seperti Portugal, Australia, Republik Ceko, Estonia, Jerman, Thailand, dan termasuk Indonesia menyediakan fasilitas visa izin tinggal yang dapat diperbarui. Artinya banyak negara semakin memudahkan nomads untuk bekerja dari wilayah mereka karena hal itu menguntungkan secara ekonomi. Kesempatan bagus untuk full time traveler, bukan? 2. Tentukan Sendiri Jam Kerjamu Perusahaan telah memberikan deadline, adalah kewajibanmu untuk menentukan jam dan hari kerja agar tidak melewati tenggat. Jadwal kerja tersebut bisa kamu susun dengan mempertimbangkan waktu bermain, istirahat, mood, dan lain-lain. 3. Kesempatan Untuk Menjajal Ragam Pekerjaan Digital nomad menyediakan ruang untuk beragam pekerjaan bisa dilakukan dalam waktu bersamaan. Seseorang bisa saja menjalani pekerjaan sebagai ilustrator sekaligus content writer lepas. Artinya kapabilitas dan kompetensi pekerja tersebut bakal terus terasah. 4. Memperluas Koneksi Klien dari beragam latar belakang dapat membantumu mendapatkan rekomendasi dan pekerjaan yang lebih baik. Koneksi atau jejaring profesional menambah values di dalam diri dan portofolio. Bukan tidak mungkin selama mendapat permintaan jasa, kamu bisa bertemu dengan klien dari perusahaan bonafit. 5. Mudah untuk Mengatur Waktu Luang Ingin lebih banyak menikmati waktu luang? Dengan pekerjaan digital nomad, kamu tidak perlu lagi mengajukan cuti yang durasinya terbatas. Tingga kamu mengurangi jumlah penugasan atau memutuskan untuk tidak mengambil jenis pekerjaan lepas apapun dalam kurun waktu tertentu. 6. Bye Bye to Macet Saat Berangkat Kerja! Keuntungan terakhir tentu saja kamu terbebas dari stres akibat macet saat berangkat kerja atau yang dikenal dengan traffic stress syndrome. Situasi frustasi berkepanjangan di jalan raya terbukti mempertaruhkan rasa kesehatan hingga kebahagiaanmu. Keputusan untuk beralih sebagai nomaders bisa meningkatkan kualitas hidup. Kekurangan Menjadi Digital Nomad1. Kesepian Manusia ditakdirkan untuk bersosialisasi antar sesama. Sayangnya digital nomad adalah jenis pekerjaan sunyi karena kamu bekerja secara mandiri. Pun jika menjadi bagian tim, seluruh komunikasi dilakukan via internet. Beberapa orang yang tidak kuat bisa saja mengalami burn out akibat kesepian yang berkepanjangan. 2. Bukan Jenis Pekerjaan Stabil Sudah bukan rahasia umum bahwa digital nomad tidak pernah menjanjikan stabilitas keuangan. Artinya berapa uang yang didapat dalam sebulan tergantung dengan seberapa banyak pekerjaan yang diambil atau didapatkan. Seorang nomaders bisa mendapat proyek bernilai fantastis di satu bulan, kemudian sepi di bulan berikutnya. 3. Susah Fokus Pekerjaan dengan jam tidak tentu menyulitkan sebagian orang yang butuh tekanan untuk bisa fokus. Pekerjaan digital nomad tidak cocok dijalani oleh individu yang tidak memiliki manajemen waktu yang baik. 4. Tidak Tersedia Akses Kesehatan Perusahaan dan klien tidak memiliki kewajiban untuk memberikan asuransi kesehatan untuk pekerja lepas. Artinya pekerja digital nomad harus menyisihkan uang dari upah untuk membayar asuransi sendiri. 5. Biaya Hidup Meningkat Travelling adalah kegiatan yang memakan banyak biaya meski dijalani sambil bekerja. Hobi travelling bisa mengambil terlalu banyak bagian upah kerja sehingga dapat merugikan freelancer yang pekerjaannya tidak stabil. 6. Ketergantungan Pada Internet Ketergantungan pada internet membuat kegiatan liburan menjadi tidak maksimal, ditambah itu membatasi wilayah mana saja yang bisa dijelajahi. Macam-macam Pekerjaan Digital Nomad1. Penulis Internet Siapa sangka menjadi seorang penulis internet masih menghasilkan cuan hingga sekarang. Jenis penulis internet merentang mulai dari esais untuk blog sendiri dengan memasang iklan (ads), kontributor untuk media, penulis novel, dan cerita pendek untuk aplikasi baca. Beberapa waktu yang lalu, Twitter juga membayar akun-akun premium untuk seluruh akumulasi cuitan dengan interaksi tinggi. 2. Asisten Virtual (Virtual Assistant) Asisten virtual menyediakan jasa administratif untuk klien. Job desc tersebut meliputi pengelolaan sosial media dan situs, menjawab korespondensi yang berhubungan dengan klien, merapikan hingga menanggapi email klien, membantu penyusunan jadwal harian, mingguan, hingga bulanan. 3. Affiliate Marketing Pekerjaan afiilator tidak membutuhkan modal kecuali ponsel dan kuota internet. Tugas utamanya adalah mempromosikan sebuah produk atau jasa di Twitter, Instagram, dan TikTok. Upah afiliator berupa komisi dari penjualan tiap produk. Tampak mudah, tapi butuh konsistensi untuk promosi produk yang kadang membutuhkan trik tersendiri, mulai dari menentukan target audiens, waktu jualan, serta pemilihan kata yang mengundang pelanggan. 4. Penerjemah Ada banyak jenis penerjemah yang dibutuhkan di dunia tulis-menulis. Pertama ada penerjemah dokumen yang banyak dibutuhkan oleh perusahaan luar negeri di Indonesia. Kedua ada penerjemah untuk cerita pendek, komik, dan novel cetak yang prosesnya bisa dilakukan jarak jauh. Jenis ketiga adalah profesi penerjemah untuk komik internet seperti Webtoon, MangaToon, dan lain-lain. Aplikasi baca semacam Fizzo, WebNovel, GoodDreamer juga membutuhkan banyak penerjemah terutama dari bahasa Mandarin dan Inggris ke bahasa Indonesia. 5. Dropshipper Sama seperti menjadi afiliator, dropshipper juga hanya cukup bermodalkan internet dan gawai. Dropshipper bertindak sebagai penyambung antara produsen dengan konsumen. Untuk menggaet pembeli, seorang dropshipper akan membuat toko sendiri. Jika ada yang membeli, pemilik produk yang akan mengirimkan pesanan tersebut alih-alih dropshipper. 6. Desain Grafis Desain grafis adalah lapangan kerja yang luas karena jenisnya ada banyak yaitu: desain periklanan dan pemasaran, desain UI, desain grafis web, desain grafis identitas perusahaan, desain tipografi, desain ilustrasi, desain multimedia, desain pameran, desain kemasan, hingga desain motion grafis. Tidak heran lowongan desain grafis banyak tersedia platform job khusus untuk digital nomad. Khusus untuk pekerjaan sebagai desainer grafis, setidaknya kamu perlu membuat portofolio di bidang ini. 7. Freelance Writer Freelance writer menyediakan beragam jasa untuk penulisan marketing, copywriter, content writer, dan semua jenis tulisan nonfiksi. Klien seorang freelance writer bisa datang dari beragam industri mulai dari keuangan, manufaktur, konstruksi, jasa, hingga media. 8. Tutor dan Pengajar Online Rekomendasi pekerjaan digital nomad yang terakhir adalah tutor dan pengajar online. Sejak 5 hingga 8 tahun lalu, sistem edukasi luring semakin populer. Banyak anak sekolahan mencari alternatif pengajaran yang bisa diakses lewat video. Menjadi tutor dan pengajar online di tengah naiknya penggunaan teknologi digital.Macam-macam PekerjaanDigital NomadTips untuk Menjadi Digital Nomad1. Pastikan kamu siap menjadi digital nomad Memahami konsekuensi dari kerja-kerja digital nomad adalah langkah penting. Kamu akan terhindar dari keterkejutan saat terjun di budaya kerja yang sangat berbeda sehingga meminimalisasi rasa stres berkepanjangan. Dengan begitu kamu bisa menjadikan momen kerja lepas sebagai personal growth. 2. Evaluasi keterampilan dan pengalaman Keterampilan dan pengalaman adalah modal utama untuk masuk ke industri kerja lepas yang makin banyak peminat. Namun keterampilan dan pengalaman macam apa yang akan menarik perhatian klien, nah itu yang perlu dievaluasi. Sebagai contoh, seorang freelance writer dituntut untuk bisa menunjukan kemampuannya menulis dan contoh-contoh tulisan yang pernah diterbitkan. 3. Siapkan tabungan Ketidakstabilan keuangan adalah kekhawatiran umum di kalangan para nomads. Jumlah bayaran yang tidak menentu bisa menjadi masalah terutama jika pengeluaran tiap bulan tetap. Untuk itu tabungan darurat perlu disiapkan andai ada waktu-waktu ketika job yang biasa diambil sedang sepi. 4. Riset destinasi yang tepat Sudah semakin yakin untuk ber-travelling sambil bekerja? Jangan lupa untuk meriset destinasi yang ingin ditinggali. Ajukan beberapa pertanyaan ini sebagai landasan riset: Berapa uang yang aku miliki saat ini?Berapa anggaran transportasi, penginapan, dan konsumsi yang perlu disiapkan selama travelling?Berapa upah yang akan aku dapatkan pada bulan ini?Seberapa banyak cadangan uang di tabungan darurat jika terjadi hal-hal tidak diinginkan? 5. Bangun portofolio hasil pekerjaan Portofolio adalah bukti hasil kerja profesional yang wajib disertakan saat mengirim lamaran kerja. Akan lebih baik jika kamu membuat portofolio di situs karena klien tinggal mengklik link. Cake menyediakan template CV, resume, dan portofolio yang bisa kamu akses secara gratis di sini.📚 Baca juga: 15+ Contoh Portofolio Lamaran Kerja Menarik dan Cara Membuatnya! 6. Cari pekerjaan remote Sudah semakin yakin dengan gaya hidup digital nomad? Jika ya, ini saatnya untuk mencari pekerjaan remote. Lagi-lagi Cake adalah jawaban untuk kamu yang sedang cari pekerjaan jarak jauh. Kami memiliki fitur job search dengan filter mulai dari lokasi, gaji, kategori, level pekerjaan, dan pilihan untuk remote dari seluruh dunia. Mari bergabung dan jadi bagian dari keluarga besar Cake! 7. Susun rencana kerja dan to-do list Jadwal kerja dan to do list membuatmu hidup dengan teratur tanpa melewatkan tenggat kerja yang sudah ditetapkan. Manfaatkan aplikasi semacam Spreadsheet, Google Calendar, Trello, Google Tasks, Apple Reminders, dan lain-lain. 8. Bergabung dengan komunitas digital nomad Anggap bergabung dengan komunitas untuk mencari teman seperjuangan. Aktif bertanya akan membuka opsi ke tawaran pekerjaan yang lebih baik, tips untuk bertahan di jenis pekerjaan ini, hingga meminta rekomendasi. Ingin memperluas jaringan profesional? Bangun koneksi dan temukan peluang baru di Cake Meet 🚀Mulai NetworkingSekarang!KesimpulanDigital nomad adalah jenis pekerjaan yang tidak terikat pada tempat dan waktu sehingga memungkinkan individu untuk bisa berpindah-pindah bahkan travelling ke banyak negara.Keuntungan digital nomad adalah fleksibilitas untuk mengatur waktu kerja sesuai dengan mood.Pekerjaan digital nomad tidak lepas dari risiko keuangan tidak stabil karena itu sebelum terjun pahami seluruh konsekuensi hingga tips dan trik bertahan. Pekerjaan digital nomad bisa kamu jadikan pekerjaan utama maupun sampingan (side hustle). Jika kamu butuh artikel mengenai dunia kerja, template CV dan portofolio, sampai ingin bertemu profesional dari beragam industri, Cake adalah pilihan yang tepat. Gabung sekarang dan temukan ribuan lowongan kerja yang cocok untukmu!--- Ditulis oleh Erika Rizqi ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!