Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Career Development
Jul 5th 2022

Elevator Pitch: 5 Cara Membuat Pitching yang Menarik!

Keahlian berkomunikasi merupakan hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia profesional. Cara berkomunikasi yang efektif diperlukan untuk menyampaikan pesan kepada lawan bicara dengan jelas dalam waktu yang seharusnya. Dengan cara berkomunikasi yang baik, kamu dapat mengurangi miskomunikasi sehingga menghindari penyampaian pesan yang multitafsir. Untuk itu, penting bagi kamu untuk menguasai salah satu teknik komunikasi yaitu Elevator Pitch. Nah, apakah kamu pernah mendengar tentang Elevator Pitch? Jika kita kupas secara makna harfiah, seperti namanya, pitch adalah presentasi singkat dan elevator adalah angkutan transportasi biasanya ditemukan pada gedung bertingkat tinggi yang akan membawa kamu ke suatu lantai tujuan dengan cepat. Lalu, apa yang dimaksud dengan Elevator Pitch sebenarnya? Daftar Isi: Pengertian Elevator PitchMengapa Menggunakan Elevator Pitch?Isi Elevator PitchContoh Elevator PitchCara Membuat Elevator Pitch Apa itu Elevator Pitch? Elevator pitch merupakan sebuah teknik untuk mempresentasikan sebuah ide, pidato, presentasi secara singkat. Analogi ini seperti kalanya kamu sedang naik elevator, dan kamu harus menyampaikan sesuatu selama perjalanan elevator tersebut yang berdurasi sangat singkat. Idealnya, durasi elevator pitch adalah 30-60 detik. ✅Berapa lama durasi elevator pitch tentunya juga tergantung situasi seperti: Wawancara kerjaPresentasi kepada klien / investorAcara networking dan pameran karir Elevator pitch dapat digunakan dalam konteks personal maupun lingkup bisnis. Jika digunakan secara pribadi, ini bisa berisi ringkasan singkat tentang diri kamu. Dalam lingkup bisnis, biasanya digunakan untuk menjual sebuah ide atau produk. Elevator pitch menjadi penting karena merupakan cara yang efektif untuk menunjukkan pengalaman, kekuatan, dan keterampilan/skill kamu. Meskipun singkat, elevator pitch harus cukup menarik untuk memicu minat pendengar pada ide dan pidato kamu.Dalam berbagai situasi yang tidak terduga, kamu harus selalu menyiapkan beberapa poin pembicaraan tentang diri kamu agar tidak melewati kesempatan maupun peluang yang ada. Siapa tahu, kamu bisa memperbesar kesempatanmu untuk mencari kerja. Kapan dan Mengapa Perlu Menggunakan Elevator Pitch Kesempatan yang baik tentunya tidak boleh terlewatkan. Berikut adalah waktu dan tempat yang tepat untuk dapat memberikan sebuah elevator pitch. 1. Career Expo Saat menghadiri acara Career Expo atau pameran karir, kamu akan berinteraksi dengan pemberi kerja, namun biasanya akan terbatas hanya beberapa menit saja. Dalam situasi ini, gunakan teknik elevator pitch untuk membuat kesan pertama yang baik agar membedakan diri kamu dari kandidat lain. Kamu bisa mulai dengan bertukar nama dan sapaan, lalu pemberi kerja akan kemungkinan besar membalas dengan, “Ceritakan tentang diri Anda.” Kemudian kamu bisa mulai pitchnya 📚Baca juga: Efektif! 5 Cara Perkenalan Diri Saat Interview dan Contohnya 2. Professional Networking atau Mencari Kerja Saat kamu sedang networking dengan orang-orang baru kamu bisa gunakan elevator pitch untuk membangun relasi dan komunikasi yang baik. Kamu bisa berkenalan dengan sebanyak mungkin orang untuk menemukan peluang yang sesuai dengan pengalaman kamu ataupun menemukan seseorang yang membutuhkan talenta seperti keahlianmu. Tidak hanya itu, ada kemungkinan juga orang tersebut dapat merujuk kamu ke koneksi dalam network mereka untuk berkenalan denganmu. Ketika kamu sedang aktif mencari pekerjaan baru, ada baiknya kamu berkenalan dengan rekruter dan undang mereka untuk berkenalan denganmu. Kamu bisa bercerita tentang keahlian dan pengalaman kamu dengan elevator pitch agar mereka tetap tertarik untuk mendengar lebih lanjut. Selain itu, elevator pitch juga bisa dipakai untuk menjawab pertanyaan interview “Tell Me About Yourself”.📚Baca juga: Wajib Tahu: 8 Pertanyaan Interview Kerja Fresh Graduate dan Jawabannya 3. Pitching ke Klien Maupun Investor Kunci dari presentasi yang sukses adalah saat kamu bisa membuat para pendengar contohnya klien atau investor tertarik dengan apa yang kamu presentasikan. Biasanya, klien dan investor mempunyai waktu yang sangat terbatas sehingga kamu perlu menggunakan elevator pitch untuk dapat membuat mereka tetap fokus dan mengerti intisari dari hal atau topik yang ingin kamu sampaikan dalam waktu yang singkat. Ketika kamu berhasil membuka presentasi dengan baik, biasanya mereka akan tertarik untuk memberikan waktu berharga mereka sehingga kamu dapat menjelaskan ide-ide kamu secara lebih detail. 4. Profil Online atau CV Dalam profil online seperti LinkedIn atau Cake, kamu dapat memperkenalkan diri dengan gaya elevator pitch dalam bagian ringkasan tentang dirimu. Kamu juga dapat mencantumkan video elevator pitch dalam CV kamu. Ini dapat membantu perekrut menemukan orang yang tepat untuk posisi yang dicari. Ini akan menjadi faktor pendorong mereka untuk menghubungi kamu. Ini juga dapat menghasilkan kandidat berkualitas yang lebih baik karena kamu dapat menyampaikan peluang seperti apa yang menarik minatmu dan keterampilan yang dapat kamu tawarkan bagi perusahaan.Mau buat CV keren yang mengandung video elevator pitch? Cake menyediakan 12+ template CV yang bisa kamu gunakan. Bisa mencantumkan video dan download PDF 🎉Buat CV Isi Elevator Pitch Isi elevator pitch harus berbobot dengan memuat informasi-informasi berikut: 1. Perkenalkan Diri Awal dari sebuah percakapan adalah dengan memperkenalkan diri. Mulailah elevator pitch dengan memberikan nama lengkap sambil tersenyum dan ulurkan tangan kamu untuk berjabat tangan dan tambahkan ucapan seperti, “Senang bertemu dengan Anda!” 2. Ringkasan Singkat Tentang Latar Belakang Kamu akan memberikan ringkasan singkat tentang latar belakang seperti informasi yang paling relevan seperti pendidikan, pengalaman kerja atau keahlian. Contoh elevator pitch: “Saya baru saja lulus dari perguruan tinggi dengan gelar di bidang IT. Saya bekerja di perusahaan teknologi sebagai analyst, dan akhirnya, sebagai software engineer bagian product. Saya mencari pekerjaan yang akan menempatkan keterampilan saya sebagai back-end software engineer dengan keterampilan saya menguasai bahasa pemrograman Python, PHP, Java."📚Baca juga: 15 Contoh Deskripsi Diri Menarik yang Disukai Rekruter! 3. Jelaskan Apa yang Kamu Inginkan Objektif dari setiap elevator pitch bisa berbeda-beda, seperti mencari kesempatan kerja, mendapatkan informasi kontak, berbicara dengan client maupun menarik seorang investor. Pada tahap ini, kamu bisa menjelaskan nilai yang akan kamu berikan, mengapa kamu cocok untuk pekerjaan tersebut, atau secara umum apa yang audiens kamu dapatkan dari interaksi denganmu. Jangan lupa untuk tetap fokus kepada tujuan awal kamu memberikan pitching. Contoh elevator pitch: “Saya seorang manajer branding, yang berspesialisasi dalam mengawasi peluncuran inisiatif yang sukses dari awal hingga akhir. Seiring dengan lima tahun pengalaman profesional saya, saya baru-baru ini menerima gelar MBA dengan fokus pada kepercayaan dan retensi konsumen. Saya menemukan pekerjaan yang dilakukan tim branding Anda sangat inovatif sehingga saya ingin sekali mendapat kesempatan untuk menggunakan keahlian saya untuk perusahaan Anda.” 4. Jelaskan Apa yang Membuat Kamu Berbeda Dari Orang Lain Dari berbagai orang dengan latar belakang yang sama melamar pada posisi yang sama, kamu perlu memberikan informasi yang akan membedakanmu dari kandidat lainnya dengan menceritakan pengalamanmu dengan aksi nyata yang kuantitatif agar dapat diukur secara produktivitas selama kamu bekerja. Contoh lainnya, kamu dapat menunjukkan bahwa kamu telah sukses di bidang khusus yang serupa, ini akan menyoroti keuntungan target audiens ketika membentuk koneksi profesional dengan kamu. Contoh elevator speech: “Sebagai Digital Marketing Manager di PT ABC, saya mengkoordinasikan semua tahapan pembuatan materi pemasaran mulai dari pemikiran ide, eksekusi, hingga promosi berlangsung. Pada awal bulan lalu, saya mendapatkan daftar 10 kampanye dan anggaran yang ditetapkan. Saya bekerjasama dengan Departemen Teknologi, dimana kami membuat strategi komunikasi lintas departemen yang mengkalibrasi solusi teknologi dengan semua talenta tim untuk memangkas biaya yang berlebihan dan meningkatkan efisiensi. Di bawah kepemimpinan saya, kami menyelesaikan semua 8 proyek tepat waktu dan lebih dari 9% di bawah anggaran. Pada akhir tahun, penjualan dari semua kampanye berkontribusi pada peningkatan pendapatan sebesar 50%.” 5. Call-to-Action Pada tahap terakhir, kamu harus mengakhiri elevator pitch dengan meminta atau menyatakan apa yang kamu inginkan setelah ini berakhir. Dalam konteks pencarian kerja, kamu dapat meminta pertemuan, menyatakan minat pada pekerjaan tersebut, mengonfirmasi bahwa kamu telah sepenuhnya menjawab pertanyaan wawancara dan ingin diberikan informasi lebih lanjut untuk tahap-tahap wawancara selanjutnya yang akan datang. Contoh elevator speech: “Terima kasih atas waktu dan kesempatan ini, saya akan mengirimkan email tindak lanjut malam ini dan mengharapkan kabar baik. Semoga hari Anda menyenangkan!" atau “Apakah Anda keberatan jika saya mengatur panggilan cepat minggu depan agar kita dapat membicarakan peluang yang akan datang?”Contoh Elevator Pitch Ingin tahu lebih lanjut bagaimana mempersiapkan elevator pitch? Contoh-contoh di bawah ini mungkin bisa menjadi inspirasi kamu: 1. Contoh Text Elevator Pitch Bahasa Inggris ✅Tujuan: mencari pekerjaan Contohnya :Hi, my name is XXX. After graduating and earning a Bachelor's degree in Communications, I’ve spent the last three years building professional experience as a Creative Content Writer. I’ve successfully managed end-to-end content creation for articles, blog posts, social media and have generated a strong professional network. I was excited to learn about this opportunity in the art and culinary space — I’ve always been passionate about the way culinary brings cultures together and would love to explore this opportunity to gain more exposure in this field and bring more contents that will capture the creative side of culinary. ✅ Tujuan:pitching klien/investor Contohnya :The pandemic has impacted our lifestyle and therefore created a shift in our spending habits. Many small retailers are hit and are not surviving well. As a result I created a group of similar individuals who can team up to rent a shop together, rather than taking on the expense by oneself. I know it works because I moved my clothing business in with a local tailor, and we each saw a 10% increase in revenue yearly. With more funding, we believe that we can grow this to a 20% revenue increase. In my opinion, it can have a huge impact on the current or even future growth of your business. 2. Contoh Text Elevator Pitch Bahasa Indonesia ✅Tujuan: mencari pekerjaan Contohnya : Perkenalkan, nama saya Steffie. Saya senang berada di sini. Saya adalah lulusan administrasi bisnis 4 tahun yang lalu. Sejak itu, saya mempunyai pengalaman memegang posisi sebagai asisten administrasi dan sales agent. Sejauh ini saya mengelola tim sales yang beranggota 3 orang. Saya bisa mengatakan bahwa kami selalu memenuhi atau melampaui target penjualan. Saya ingin sekali memiliki kesempatan untuk maju di bidang ini dan mengelola tim penjualan yang lebih besar, dan posisi ini merupakan kesempatan yang sempurna untuk melakukannya. ✅Tujuan:pitching klien/investor Contohnya : Saya adalah bagian dari perusahaan rintisan yang bergerak di bidang digital khususnya dalam Instagram sebagai platform untuk memasarkan produk melalui link yang dimuat dalam satu halaman. Kami telah membantu sejumlah pelanggan kami dalam meningkatkan keterlibatan media sosial mereka lebih dari 25% di seluruh platform dalam satu tahun terakhir ini saja. Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana kami dapat membantu Anda? Cara Membuat Elevator Pitch 1. Mengungkapkan Kepercayaan Diri Elevator pitch terbaik pun bisa kehilangan keefektifannya jika pembawaan kamu kurang percaya diri. Gunakan suara berbicara yang kuat untuk menunjukkan kepercayaan pada pengalaman kamu dan apa yang kamu inginkan. Hati-hati juga untuk tidak berbicara dengan terlalu cepat meskipun tertekan dengan waktu karena ini akan membuat pendengar sulit untuk memahami apa yang ingin kamu sampaikan. Membuat elevator pitch yang sempurna tidak mungkin terjadi dengan draf pertama. Kamu perlu mempersiapkan dengan matang dan berlatih untuk membantu kamu tampil lebih percaya diri dan meyakinkan dalam pitch dan presentasi kamu. 2. Bersikap Positif dan Persuasif Elevator pitch pada intinya adalah untuk menarik perhatian pendengar. Dengan waktu kamu yang terbatas, fokus pada apa yang ingin kamu lakukan. Ceritakan siapa dirimu, apa yang kamu sedang lakukan saat ini, pengalaman kamu sejauh ini, dan apa yang ingin kamu raih. Jaga tingkat energi kamu tetap tinggi dan antusias. 3. Gunakan Satu Template yang Akan Menjadi Garis Dasar Kamu tidak perlu membuat skrip elevator pitch untuk semua audiens. Namun, kamu dapat memiliki satu template yang dapat kamu gunakan kapan saja, dan mencoba menyesuaikan nada bicara yang sesuai dengan audiensnya. Jika kamu mendekati stan perusahaan rintisan di pameran karier, kamu dapat memuat informasi mengapa kamu sangat tertarik dengan bisnis rintisan. Semakin personal ide kamu, semakin besar kemungkinannya mendapatkan hasil positif dari percakapan tersebut. Ini menunjukkan ketertarikan kamu dan rasa hormat terhadap waktu pendengar. 4. Cantumkan di CV Dengan Cake CV make, kamu dapat mencantumkan video elevator pitch ke dalam CV kamu. Bayangkan HRD ketika menyaring kandidat untuk sebuah posisi, CV dengan elevator pitch akan lebih menarik perhatian para HRD. Tips Elevator Pitch yang Menarik Kunci kesuksesan elevator pitch adalah latihan, kepercayaan diri, dan mengetahui apa yang ingin kamu sampaikan secara singkat, padat, dan jelas. Berjalanlah dengan tegak, penuh percaya diri dan tersenyumlah saat bertemu orang baru yang ingin diajak networking. Selain itu, jaga nada bicara kamu agar terdengar antusias untuk menarik perhatian para audiens.Sudah buat CV kamu dengan gaya elevator pitch, belum? Yuk, gunakan Cake CV builder untuk membuatnya dengan mudah dan menarik, 100% gratis!🎉Buat CV--- Ditulis oleh: Priscilia Octaviani ---
Career Development
Mar 6th 2024

Kenali Pitching: Skill, Jenis, Hingga Cara Membuatnya!

Mendapatkan ide bisnis biasanya cukup mudah, tetapi menjual ide-ide tersebut kepada audiens tidaklah sama. Untuk mengatasi masalah ini, business pitch atau pitching adalah solusinya. Dalam dunia bisnis, kamu bisa membawakan business pitch untuk mendapatkan pendanaan dari angel investor/venture capital, atau untuk meluncurkan produk baru ke hadapan C-Level. Apapun itu tujuannya, kamu hanya memiliki 5 - 20 menit untuk memberikan yang terbaik ketika business pitching. Oleh karena itu, penting sekali untuk mempersiapkan business pitch agar saat hari-h semuanya jelas, mudah dimengerti, dan mampu meyakinkan audiens. Apa, sih, yang membuat business pitch berhasil? Dan bagaimana caranya agar kamu juga bisa membuat pitching yang baik dan benar? Dengan mengikuti tips dan informasi dari artikel ini, kamu juga bisa sukses membuat business pitch, lho. Yuk, mari kita simak pengertian pitching dan strateginya di artikel ini!Pengertian Pitching Skill Pitching yang Penting Tipe - Tipe Pitching Cara Membuat Pitching yang Baik dan Benar Hindarilah Ini Saat PItching Mengukur Keberhasilan Sebuah PitchApa Pentingnya Business Pitching?Mengenal Pitching dalam Bisnis Sebelum memasuki tips business pitching, Cake akan menjelaskan apa yang dimaksud dengan pitching. Apa itu Pitching? Pitching adalah proses menyampaikan ide bisnis kepada pihak lain untuk mendapatkan dukungan. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ‘pihak lain’ ini termasuk investor, CEO, klien, mitra, atau bahkan anggota tim. Dan ide bisnis yang disampaikan bisa berupa ide bisnis baru, ide produk baru, rencana bisnis, proyek, peluncuran produk, proposal kerjasama, atau produk/servis yang ingin Anda jual ke pelanggan. Ketika kamu membuat business pitch yang baik dan benar, kamu akan bisa mendapatkan kepercayaan dan meyakinkan audiens dari business pitch tersebut untuk merealisasikan ide maupun projekmu. Untuk itu, kamu perlu mengumpulkan segala informasi dan data yang diperlukan untuk membuat pitch deck. “Lalu, apa perbedaan pitching dan presentasi?” Walaupun pitching juga melibatkan proses presentasi, arti pitching sedikit berbeda dari presentasi. Perbedaan pitching dan presentasi terletak pada tujuannya. Presentasi dilakukan dengan tujuan untuk menginformasikan audiensnya, sedangkan pitching dilakukan untuk menjual sesuatu. Kenapa Pitching Penting Dalam Bisnis? Business pitching tidak hanya penting untuk mendapatkan pendanaan tetapi untuk hal lainnya juga. Berikut adalah manfaat penting business pitching untuk bisnis: Mendapat pendanaan: tentunya mendapatkan pendanaan dari investor adalah alasan utama mengapa business pitch itu penting. Disini, business pitch adalah penentu kesuksesan dalam mengembangkan bisnis kamu.Meningkatkan relasi (networking): saat business pitching kamu akan bertemu dengan banyak orang dan kamu berkesempatan untuk meningkatkan network kamu. Ini merupakan manfaat yang sangat penting karena dalam bisnis, relasi adalah emas.Menanamkan kesan positif: business pitch yang baik juga akan membantu memberikan kesan yang positif ke audiens. Dengan begitu, mereka akan lebih tertarik untuk memberikan dukungan untuk ide bisnis kamu. Skill Apa Saja yang Kamu Perlukan Untuk Pitching? Berikut adalah skill yang kamu perlukan untuk business pitch yang sukses. Komunikasi Kunci sukses business pitch terletak pada skill komunikasi verbal dan non verbal. Membuat proposal, pitch deck, menyampaikan informasi dengan jelas, bernegosiasi dengan audiens dan mempersuasinya — seluruh proses business pitch melibatkan skill komunikasi. Saat pitching proyek atau customer, pastinya akan ada komunikasi dua arah dimana customer akan bertanya dan menyampaikan keraguannya. Oleh karena itu, skill mendengarkan dan rasa empati juga tidak kalah pentingnya. Apa itu pitching proyek? Dan apa itu pitching customer? Pitching proyek artinya mempresentasikan proposal/ide proyek untuk mendapatkan dukungan audiens. Pitching customer artinya mempresentasikan ide bisnis, produk, atau jasa kepada klien dengan harapan mereka akan membelinya. Problem Solving Saat mempersiapkan business pitch, seperti membuat pitch deck, kamu harus bisa menjabarkan bagaimana ide bisnis tersebut mampu menyelesaikan masalah orang dan bagaimana ide tersebut bisa lebih unggul dari kompetitor dan juga menguntungkan stakeholder. Pada saat business pitching kamu juga harus mampu menyelesaikan masalah pada saat itu juga ketika audiens bertanya atau menyampaikan keraguannya. Kreativitas Kreativitas adalah bahan bakar dari skill problem solving. Dengan kreativitas, kamu mampu melihat situasi dari berbagai arah dan menemukan solusi serta inovasi baru. Cara terbaik untuk melatih kreativitas adalah melatih diri untuk melihat sesuatu dari berbagai area, bertanya, dan bereksperimen. Public Speaking Umumnya, business pitching dilakukan di depan banyak orang, maka dari itu kemampuan untuk berbicara di depan umum sangatlah krusial. Kamu harus pede dan menjalin koneksi dengan audiens saat business pitching. Belajarlah dari public speaker ternama, siapkan outline, berlatih, dan business pitch kamu akan berjalan dengan lancar.📚Baca juga: Ikuti 7 Tips Jitu Belajar Public Speaking untuk PemulaJenis-Jenis Pitching Dalam Dunia Bisnis Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, business pitch dilakukan untuk berbagai hal, entah itu untuk mendapatkan dana dari investor atau menjual produk ke pelanggan. Berikut untuk lebih lengkapnya 1. Investor PitchDurasi: 20 - 45 menit (idealnya 20 - 30 menit) Struktur investor pitch biasanya dimulai dengan presentasi selama 20 - 30 menit, kemudian dilanjutkan dengan sesi QA. Tetapi, dalam lomba investor pitch, biasanya kamu hanya memiliki 10 menit untuk pitching. 2. Product PitchDurasi: 30 - 60 detik Terkadang product pitch tidak selalu terjadi di situasi formal dimana kamu akan diberikan waktu untuk presentasi. Seringkali kamu harus melakukan product pitch dengan pelanggan potensial di suatu acara atau di momen yang tidak terduga. Maka dari itu, kamu hanya memiliki waktu yang sangat sebentar untuk pitching produk/jasa yang kamu tawarkan. Ini juga biasanya dikenal sebagai elevator pitch. Saat product pitching, kamu harus memberikan fokus pada produk/jasa yang kamu jual dengan cara: Memperkenalkan produk/jasa dengan jelasMemahami masalah yang dihadapi target audiensMenawarkan produk/jasa kamu sebagai solusinyaMemberikan contoh nyata bagaimana produk/jasa tersebut menyelesaikan masalah orang 3. Sales PitchDurasi: 30 - 60 detik Sama seperti product pitch, sales pitch juga berlangsung secara singkat. Dalam sales pitch yang singkat, kamu harus bisa menyampaikan nama produk dan keunikannya, serta masalah yang bisa diatasinya. 4. Workplace Pitch Business pitching juga bisa dilakukan dalam lingkungan kerja ketika kamu memiliki ide yang dapat membantu perusahaan dalam berbagai aspek. Contohnya adalah mengajukan ide kepada manajer dan tim HR tentang pembuatan departemen baru dalam perusahaan yang dapat membantu pekerjaan tim kamu dan mengatasi tantangan dalam perusahaan. 5. Job Pitch Saat sedang melamar pekerjaan atau magang, job pitch bisa membantu kamu untuk terlihat lebih unggul dari kandidat lainnya. Perlihatkan diri kamu yang sebenarnya dan jika memungkinkan sebutkan permasalahan yang kamu lihat dari perusahaan tersebut dan jelaskan solusi yang bisa diterapkan. 🎉Sedang cari kerja? Cake adalah job portal terbaik di Indonesia yang bisa kamu cobain sekarang juga secara gratis dan transparan!Cari LokerTips Membuat Pitch yang Efektif ✅Pelajari dan Kenali Audiens Langkah pertama dalam membuat business pitch yang efektif adalah mempelajari audiens. Sesuaikan business pitch dengan audiens, karena ini akan membantu mereka memahami keuntungan yang mereka bisa dapatkan jika mereka memutuskan untuk merealisasikan ide bisnismu. Pelajarilah hal-hal ini tentang audiens kamu: Latar belakangMinatMotivasiInvestasi bisnis mereka yang lainnya ✅Menggunakan Elemen Visualisasi yang Interaktif Teknik presentasi yang paling dasar dan yang perlu kamu ketahui adalah teknik menggunakan elemen visual dan teknik melibatkan audiens. Teknik-teknik inilah yang akan menambahkan minat dan fokus audiens pada business pitch kamu. Saat membuat pitch deck, tambahkan gambar, statistik, atau video. Dan berinteraksilah dengan audiens ketika business pitching seperti melontarkan pertanyaan, mendemonstrasikan produk, mengajak audiens untuk mencoba produk, dan mengadakan sesi QA. ✅Mendekatkan Diri Dengan Klien Dalam business pitch, penting sekali untuk membangun koneksi dengan audiens. Coba kembangkan rasa empati, pahami apa yang diinginkan mereka, dan sampaikan juga pemahaman dan rasa empatimu. Cara ini akan membuat mereka merasa lebih dekat dengan kamu, sehingga mereka akan lebih bersedia untuk mendukungmu. ✅Memasukkan Data Kuantitatif Dalam dunia bisnis, data adalah informasi yang sangat penting untuk mendukung argumen, terutama data kuantitatif atau data dalam numerik. Memasukkan data kuantitatif dari riset akan meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan audiens terhadap ide bisnismu. Tampilkan data di slide terpisah dalam bentuk gambar atau diagram agar lebih menarik dan mudah dibaca. ✅Tentukan dan Tunjukkan Unique Value Proposition (UVP) Kemudian, sampaikan juga UVP dari ide bisnis tersebut. Ini artinya tunjukkan keunggulan dan keunikan ide kamu dari kompetitor lainnya. Menjelaskan Unique Value Proposition (UVP) dapat membantu kamu terlihat lebih menarik dari kompetitor kamu di mata audiens. ✅Akhiri Dengan CTA yang Berkesan Di akhir sesi business pitch, sampaikan call-to-action (CTA) agar audiens teringat dan termotivasi untuk mengambil aksi. Sampaikan apa yang harus mereka lakukan secara jelas dan persuasif. CTA bisa disampaikan di akhir sesi business pitch, di awal, atau di tengah. Sesuaikan dengan keperluan kamu. ✅Selalu Melakukan Follow Up Terakhir, ingat untuk follow up audiens kamu karena tidak semua orang akan mengambil keputusan di saat business pitch kamu berakhir. Terkadang mereka memerlukan waktu untuk mempertimbangkan keputusannya, dan dengan follow up mereka akan teringat kembali dan ini akan meningkatkan kesempatan untuk mendapatkan persetujuan dari audiens.Kesalahan Umum yang Wajib Dihindari 1. Struktur yang Tidak Menarik Hindari membuat struktur business pitch yang tidak menarik seperti pembukaan yang tidak berkesan atau informasi dalam pitching yang tidak relevan. 📝Struktur business pitch yang baik dan benar biasanya terlihat seperti ini: Slide judul dan pembukaan yang berkesanMasalah yang ingin kamu pecahkanData tentang permasalahan, peluang pasar, dan keuntungan audiensIde bisnisPendapatanAnggota tim 2. Riset yang Kurang Mendalam Audiens tentu ingin mengetahui segala detail dari business pitch kamu, mereka tidak mau sembarangan menginvestasikan uangnya ke ide bisnis yang tidak meyakinkan. Maka penting sekali untuk melakukan riset yang mendalam untuk memahami segala detail dari ide bisnismu. 3. Informasi yang Terlalu Banyak Semakin banyak informasi bukan berarti pitching tersebut jelas untuk dipahami audiens. Sertakan informasi yang penting dan relevan saja untuk audiens, dan sampaikan secara singkat, padat, dan jelas. 4. Kurangnya Latihan Kesalahan yang terakhir adalah kurangnya latihan. Kurangnya berlatih akan menyebabkan kefatalan saat business pitch, kamu akan terbatah-batah saat berbicara atau bahkan lupa tentang informasi penting yang ingin kamu sampaikan. Latihlah business pitching kamu di depan orang-orang terdekat kamu dan tanyakanlah pendapat mereka.Mengukur Keberhasilan Pitching 1. Menghitung ROI Cara utama untuk menghitung keberhasilan business pitch adalah dengan menghitung ROI atau Return on Investment untuk mengetahui laba bersih dari uang yang telah kamu keluarkan. Mengutip dari waalaxy.com, di bawah ini adalah rumus ROI yang bisa kamu gunakan: “Return on investment = [ (Keuntungan investasi – Biaya investasi) / Biaya investasi ] x 100.” 2. Menentukan Goal yang Spesifik dan Realistis Agar bisa mengukur keberhasilan pitching, pertama kamu harus menentukan sebuah goal dari business pitch kamu. Gol inilah yang bisa membantu kamu melihat kesuksesan business pitch. Tidak semua business pitch memiliki goal yang sama, ada yang bertujuan untuk mendapatkan pendanaan dan ada juga yang bertujuan untuk menjual produk. Buatlah goal yang spesifik dan realistis dengan menggunakan metode SMART. Metode SMART meliputi: Specific, Measurable, Attainable, Relevant, dan Time-based.Cake adalah CV builder ATS-friendly dengan 50+ template gratis. Yuk, buat CV profesional kamu di Cake!🎉Buat CVKesimpulan Berikut adalah poin-poin penting mengenai business pitching: Pitching adalah proses menyampaikan ide bisnis untuk mendapatkan dukungan berupa pendanaan, persetujuan, atau kerjasama dari stakeholder, klien, mitra, atau anggota tim.Skill yang diperlukan untuk business pitch adalah skill komunikasi, problem solving, kreativitas, dan public speaking.Jenis-jenis business pitch: investor pitch, product pitch, sales pitch, job pitch, dan workplace pitch.Untuk membuat pitching yang efektif kamu harus mengenal audiens, membuat pitch deck yang menarik dan interaktif, mendekatkan diri dengan klien, memasukkan data kuantitatif, menyampaikan keunikan keunggulan ide bisnismu, menyertakan CTA, dan melakukan follow-up. Cake adalah website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu! --- Ditulis oleh Cindy Graciella ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!