Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Career Development
Dec 1st 2025

15 Situs Freelance Terbaik untuk Cuan di 2026!

Di zaman ini, banyak anak muda yang tertarik dengan pekerjaan freelance. Tidak hanya waktunya yang fleksibel, pekerjaan freelance juga merupakan pekerjaan yang project-based. Kamu bisa memilih proyek yang ingin kamu kerjakan sesuai minat dan bakatmu. Selain itu, berbeda dari pekerjaan tetap, kamu pun bebas untuk memilih bekerja dalam jangka waktu singkat atau lama, serta tidak ada keterikatan kontrak jangka panjang dengan perusahaan. Jangan khawatir jika kamu ingin menjadi seorang freelancer tapi bingung bagaimana cara memulainya, karena pada artikel kali ini, Cake akan merekomendasi top 13 website kerja freelance sebagai sarana mu dalam mencari kerja.Top Situs Freelance Indonesia dan Internasional ✨ Inilah daftar 15 top situs freelance Indonesia dan Internasional yang wajib kamu ketahui: Freelancer Indonesia Sribu Projects Gengo Fiverr Fastwork Upwork ToptalGuruProZ99designSuperprof We Work Remotely LinkedIn 1. Freelancer Indonesia Freelancer Indonesia merupakan salah satu cabang dari perusahaan startup yang didirikan di Australia. Website situs freelancer ini merupakan salah satu website freelance terbesar di Indonesia. Kamu juga bisa menemukan berbagai jenis pekerjaan dalam situs freelance ini, seperti IT, desain grafis, translator, SEO specialist, data entry, dan lain sebagainya. 💡 Fitur:Salah satu keunikan pada website ini adalah kamu dapat menentukan secara bebas jumlah pembayaran dan jangka waktu lamanya bekerja. Hal inilah yang nantinya juga akan dipertimbangkan klien saat hendak memakai jasa mu. Sebelum bergabung ke Freelance Indonesia, kamu pun harus memastikan bahwa kamu memiliki akun PayPal atau kartu kredit sebagai metode pembayaran hasil kerjamu nantinya. 2. Sribu Sribu merupakan salah satu situsfreelance terbaik di Indonesia. Di Sribu, kamu bisa menemukan banyak orang yang menawarkan jasafreelance, mulai dari desain grafis,programming,marketing,translation, dan lainnya. Nah, kamu juga bisa menawarkan jasafreelance ataupun mengikuti kontes di Sribu dengan gratis. 💡 Fitur:Berbeda dari Freelancer Indonesia dimana kamu dapat dengan bebas menentukan besar bayaran yang diinginkan, website Sribu menyediakan layanan dimana kamu dapat mengontak dan bernegosiasi secara langsung dengan klien. Selain itu, jangan khawatir jika kamu tidak memiliki kartu kredit, karena pada situs kerja freelancer ini, pembayaran akan dilakukan dengan transfer bank jugavirtual account.Salah satu keunikan dalam situs Sribu adalah adanya sistem kontes, di mana parafreelancer akan memasukkan hasil karya mereka kepada pemilik suatu proyek. Dengan mengikuti kontes, kamu dapat membangun portofolio juga mendapatkan hadiah jika kamu menang Website Freelance Sribu📚 Bacaan lanjutan:Cara Membuat Portofolio Online: 15 Website Gratis untuk Portofolio yang Menarik 3. Projects Selain Sribulancer dan Sribu, website Projects juga merupakan salah satu situs freelance untuk pemula dikarenakan penggunaannya yang cukup mudah. Namun berbeda dari ketiga website untuk freelancer sebelumnya, Projects lebih berfokus pada jenis pekerjaan di bidang teknologi, seperti data entry, marketing dan social media, modeling, dll. 💡 Fitur: Salah satu fitur unik dari Projects adalah adanya program bernama Affiliate Referral, yaitu bonus yang akan diberikan kepadamu ketika ada orang lain yang mendaftar ke Projects dan melakukan transaksi melalui link yang kamu berikan. Tidak hanya berfungsi sebagai situs freelancer di indonesia, Projects juga menyediakan layanan jual/beli produk digital buatanmu sendiri, seperti ebook, template website, dan produk digital lainnya.4. GengoWebsite Gengo cocok untuk kamu yang inging menjadi freelance translator. Berdiri pada tahun 2008, Gengo memiliki headquarter di Jepang.Gengo adalah perusahaan yang menyediakan layanan terjemahan dalam berbagai bahasa oleh ribuan penerjemah di seluruh dunia. Kamu pun bisa bergabung menjadi penerjemah mereka. 💡 Fitur:Fitur di website Gengo cukup sederhana, kamu hanya perlu daftar di situsnya dan mengikuti test dari Gengo. Setelah melewati tes, kamu bisa langsung mulai mengambil proyek! Pembayaran dapat dilakukan melalui PayPal dan juga Payoneer. 5. Fiverr Fiverr juga adalah salah satu situs freelance terbaik yang cukup populer untuk bidang website design, WordPress, Logo Design, dan NFT Art. Karena ini adalah situs international, maka kamu bisa dengan bebas memilih sistem mata uang yang ingin kamu pilih saat metode pembayaran. Selain itu, Fiverr juga sangat menghargai privasi para penggunanya, maka jangan khawatir akan keamanan data privasi kamu! 💡 Fitur: Berbeda dari web pekerjaan freelance sebelumnya, fiverr adalah situs freelancer yang memiliki cara kerja yang unik dan berbeda dari yang lainnya. Di situs ini, kamu hanya perlu menampilkan portofolio mu dan menunggu klien untuk mengontak dan menggunakan jasamu. Kamu pun dapat dengan bebas menentukan harga dari jasa mu. Walau begitu, Fiverr memiliki biaya komisi yang tinggi dan juga proses pembayaran yang cukup lama.📚 Bacaan lanjutan: Contoh Portofolio Mahasiswa yang Menarik Lengkap dengan Cara Membuatnya 6. Fastwork Fastwork adalah salah satu situs kerja freelance online yang sudah lama masuk ke indonesia sejak tahun 2018. Sejak kedatangannya ke Indonesia, situs freelance luar negeri asal New York ini telah berhasil meraih lebih dari 50.000 registered user dengan ribuan transaksi setiap bulannya. 💡 Fitur: Selain tampilan yang simple dan mudah untuk digunakan, Fastwork juga memiliki beragam bidang pekerjaan yang dapat kamu temui seperti grafis desain, penulisan dan penerjemahan, visual dan audio, pemasaran dan periklanan, serta bidang lainnya. Bentuk pembayarannya pun cukup beragam, yaitu dengan menggunakan kartu kredit dan transfer bank. Bagi kamu yang memiliki ketertarikan dalam bidang programming, kamu bisa coba untuk mencari klien melalui Fastwork yang juga adalah situs freelance yang menyediakan bidang web dan programmer.📚 Bacaan Lanjutan:Ketahui Cara Membuat CV Programmer (+Contohnya!) 7. Upwork Dengan 12 juta pencari kerja dan 3 juta klien, Upwork dikenal sebagai situs terbesar untuk mencari pekerjaan freelance. Keberagaman yang ada pada web Upwork dapat terlihat dari banyaknya jenis dan peluang kerja freelance dalam situs ini. 💡 Fitur: Selain Projects, website freelance Upwork juga memiliki kemudahan untuk diakses penggunanya, maka tidak heran jika situs freelance ini cocok untuk pemula. Sistem pembayarannya pun sangat beragam, yaitu menggunakan PayPal, transfer secara langsung maupun secara wire transfer. Perhitungan bayaran pada website Upwork dimulai dari hitungan per jam hingga per projek. Walau begitu, kamu tetap akan dikenakan biaya charge karena telah menggunakan Upwork sebagai jembatan pencarian kerja freelance. 8. Toptal Dibandingkan website freelance lainnya, Toptal dapat dikategorikan sebagai salah satu situs untuk mencari pekerjaan freelance yang berkualitas tinggi. Faktanya, Toptal menjanjikan klien dan perusahaan bahwa mereka hanya menyediakan top 3% freelancer terbaik sehingga klien tidak perlu ragu dalam memilih kualitas freelancer. 💡 Fitur: Bidang pekerjaan yang tersedia cukup beragam, mulai dari bidang kesehatan, teknologi, industrial, financial services dan lainnya. Selain itu, kamu pun bisa memilih untuk bekerja dalam projek besar jangka singkat dan jangka panjang. Toptal bisa disebut juga sebagai website bagi mereka yang telah memiliki banyak pengalaman dan deretan portofolio yang berkualitas. Oleh karena itu, bayaran yang ditawarkan relatif lebih tinggi dibandingkan website freelance lainnya. Di sisi lain, karena Toptal menjanjikan penyediaan freelancer terbaik, maka tidak heran jika proses penyaringannya panjang dan membutuhkan banyak waktu. Dapat disimpulkan bahwa Toptal bukanlah website freelance yang cocok untuk pelajar, mahasiswa, dan pemula. 9. Guru Guru merupakan situs freelance yang sudah ada sejak tahun 2001. Dengan update-an pekerjaan setiap harinya, web ini cocok bagi para freelancer untuk mencari kerja freelance. Saat menggunakan situs Guru, kamu memiliki kebebasan untuk menentukan bidang pekerjaan yang ingin dilamar, lokasi pekerjaan, serta harga jasa pekerjaanmu. 💡 Fitur: Berbagai jenis pekerjaan dapat kamu jumpai dalam situs Guru, yaitu seperti bidang pemasaran, pemrograman, administrasi, dll. Selain itu, metode pembayaran yang ditawarkan juga cukup beragam, yaitu menggunakan PayPal, kartu kredit/debit, eCheck, dan wire transfer. Kamu juga tidak ada dikenakan biaya keanggotaan saat mendaftarkan diri di Guru. 10. ProZ Berbeda dari situs freelancer lainnya, ProZ adalah website untuk freelancer dalam bidang bahasa, seperti penerjemah, penulis, dan interpreter. 💡 Fitur: Selain berfungsi sebagai website kerja freelance, ProZ juga memiliki keunikan dengan adanya forum untuk berdiskusi seputar bahasa. Nah, karena situs ini merupakan situs freelancer untuk bidang bahasa, maka tidak heran jika kamu menjumpai adanya persaingan dalam segi harga dan jasa. Metode pembayaran yang ditawarkan oleh ProZ mencakup transfer rekening bank, kartu kredit, dan PayPal; dengan biaya tambahan 3,75% jika kamu memilih PayPal dan kartu kredit sebagai metode pembayaran. 11. 99designs Seperti namanya, 99designs adalah web pekerjaan freelance yang berfokus pada bidang desain, seperti desain logo, web, graphic design, desain buku, dan lainnya. Seperti web Sribu yang memiliki sistem kontes, 99designs juga mengharuskan freelancer untuk mencantumkan portofolio dalam situs mereka untuk memudahkan klien menemukan freelancer yang sesuai. 💡 Fitur: Perusahaan asing ini menawarkan harga jasa yang sangat beragam, misalnya untuk pembuatan logo dimulai dari harga USD 299. Jika ingin memulai, kamu bisa langsung sign up secara free tanpa dikenakan biaya administrasi. Namun, kekurangan dari website ini adalah adanya biaya layanan yang relatif tinggi.📚 Bacaan Lanjutan:Contoh Portofolio Desainer Grafis Menarik, Pasti DIlirik HRD! 12. Superprof Mirip seperti website ProZ, Superprof adalah situs freelancer yang berfokus pada bidang tutoring bahasa. Jika kamu memiliki keahlian dalam bidang bahasa dan passionate dalam mengajar, ada baiknya kamu pun mencoba untuk mendaftarkan diri sebagai tutor dalam akun ini. 💡 Fitur: Tutor dalam superprof berasal dari berbagai negara. Kamu pun memiliki kebebasan untuk mencantumkan informasi mengenai latar belakang pendidikan, kualifikasi dan spesialisasi serta tarif tutoring per jamnya. Jika kamu bingung dalam menentukan tarif harga, superprof juga dapat membantumu dalam menampilkan harga rata-rata per jam untuk bidang bahasa yang kamu ajar. Namun, karena adanya keberagaman dalam profil guru, maka persaingan untuk mendapatkan murid dalam superprof juga relatif gencar.13. We Work RemotelyWe Work Remotely adalah sebuah job portal khusus untuk pekerjaan remote yang telah berdiri sejak tahun 2013. Selain untuk pekerjaan full-time remote, banyak perusahaan juga yang mencari freelancer melalui We Work Remotely. Perusahaan atau HRD yang ingin memasang lowongan kerja di sini perlu membayar $299, gunanya untuk menyaring dan menyingkirkan lowongan kerja yang palsu atau tidak berkualitas. 💡 Fitur:Untuk melamar kerja di We Work Remotely, kamu tidak perlu membuat profil lagi. Cukup klik tombol lamar kerja dan isi informasi kamu secara langsung. Di situs freelance ini terdapat berbagai jenis pekerjaan, mulai dari pekerjaan programming, desain, finance, sales, hingga marketing. 14. LinkedInLinkedIn tidak hanya untuk orang-orang yang sedang mencari pekerjaan full-time, tetapi para freelancer juga bisa memanfaatkan job portal ini untuk mendapatkan pekerjaan freelance. Di LinkedIn, kamu bisa membagikan hasil proyek freelance kamu, update profil, dan terhubung dengan para profesional lainnya yang ada di industri kamu. 💡 Fitur:LinkedIn memiliki fitur LinkedIn Services Marketplace dimana perusahaan dan HRD bisa dengan mudah mencari freelancer yang sesuai dengan kriteria mereka. Mereka bisa mencari berdasarkan skill, industri, dan juga lokasi kandidat. Oleh karena itu, penting sekali bagi para freelancer untuk terus meng-update profil LinkedInnya agar lebih mudah dicari dan dipercayai oleh pemberi kerja. Sudah punya CV menarik untuk melamar sebagai freelancer? Cake menyediakan 50+ template CV yang bisa digunakan secara gratis!🎉Buat CV Pekerjaan freelancer memang menawarkan fleksibilitas jam kerja yang tinggi, tapi terkadang kamu harus menghadapi tantangan untuk menemukan job yang sesuai dengan kriteria yang diharapkan. Jika kamu seorang freelancer baru, cobalah untuk mencari pekerjaan menggunakan top 12 website freelance yang direkomendasikan Cake.Semoga perjalanan karir mu dalam dunia freelancer bisa terus meningkat dan membuahkan hasil yang baik. Selamat mencoba! Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!
Resume & CV
Mar 5th 2025

Contoh CV Freelance Lengkap dengan Surat Lamaran Kerja & Cara Membuatnya

Jenuh dengan pekerjaan kantoran atau yang jam kerjanya 9-5? Mungkin kamu bisa mempertimbangkan untuk switch career menjadi seorang Freelancer. Selain memiliki konsep work from anywhere, Freelance Job juga bisa menjadi salah satu pekerjaan side-hustle di zaman sekarang.Ada beragam jenis pekerjaan Freelance yang populer, diantaranya adalah Freelance Writer, Freelance Content Writing, Freelance Web Design, dan sebagainya.Skill dan pengalaman kerja merupakan dua hal penting dalam membuat portofolio dan CV Freelance mu.Jika kamu baru pada dunia Freelance, maka sangat tepat untuk mampir dan membaca artikel kali ini, karena Cake akan mengupas langkah-langkah detail mengenai pembuatan CV Freelance serta berbagai contoh CV pengalaman kerja yang dibutuhkan dalam dunia Freelance. Daftar isi:Cara Membuat CV FreelanceTips Membuat CV FreelanceContoh dan Template CV Freelance Contoh CVFreelance Virtual Assitant --- Dibuat di Cake Cara Membuat CV Freelancer yang Menarik Berikut adalah beberapa poin penting mengenai cara membuat CV freelance yang menarik. 1. Buat Biodata Diri yang Meyakinkan Pada umumnya, biodata diri berisi tentang informasi diri yang bertujuan agar perusahaan lebih mengenal mu. Selain data diri secara umum, penting juga untuk menunjukkan informasi seputar skill dan portofolio mu melalui link website atau profil online mu. Misalnya jika ingin melamar sebagai freelance photographer atau desainer, maka kamu bisa coba untuk membagikan username portofolio instagram mu. 2. Tuliskan Deskripsi Diri Secara Profesional Langkah kedua untuk membuat CV freelancer adalah dengan menuliskan deskripsi diri secara profesional. Masukkanlah kata kunci yang berhubungan dengan pekerjaan yang dilamar. Hal ini penting karena di saat ini ada banyak perusahaan yang memasang software pencarian otomatis untuk mencari CV kandidat melalui seleksi kata kunci yang relevan dengan pekerjaan yang ada. Kata kunci yang relevan dapat ditemukan pada postingan pekerjaan yang dibagikan oleh perusahaan. Misalnya kata kunci untuk pekerjaan freelance translator adalah “teliti”, “detail-oriented”, “skill bahasa”, “menyelesaikan pekerjaan tepat waktu”, dan lain sebagainya. 3. Tambahkan Skill yang Berhubungan dengan Posisi Pekerjaan Selain biodata dan deskripsi diri, penting juga untuk menambahkan skill pada Freelance CV mu. Ada 2 tipe skill yang dapat kamu masukkan, diantaranya adalah hard skill dan soft skill. Berikut adalah contoh hard skill dan soft skill yang popular untuk dituliskan dalam Freelancer CV.Hard Skill SEO/SEM marketingContent WritingUX WritingUI/UX DesignVisualisasi dataProjek ManajemenDigital MarketingAnalisis dataBahasa pemrograman (C++, JavaScript, Java, Phyton)Dan lainnya Soft Skill KomunikasiBerpikir kritis dan analitisManajemen waktuInterpersonal skillNegosiasiBerpikir kreatifKepemimpinanDetail orientedDan lainnya 4. Tulis Latar Belakang Pendidikan Selain melampirkan data diri dan skill, penting juga menuliskan latar belakang pendidikan secara lengkap dan teratur. Misalnya jika kamu ingin bekerja sebagai freelance desainer, maka penting untuk memasukkan latar belakang pendidikan (formal atau informal) di bidang desain. Masukkanlah juga pencapaian-pencapaian yang ada. 5. Menambahkan Informasi Lainnya Pada CV Freelance Langkah terakhir adalah menambahkan informasi relevan lainnya pada CV Freelance mu. Contohnya adalah seperti sertifikasi, lisensi, pengalaman volunteer, kemampuan berbahasa asing, dan lain sebagainya.Tips Menulis CV Freelancer untuk Mendapatkan Klien Bagaimana membuat CV Freelancer yang menarik perhatian klien? Apa saja tips nya? Yuk simak poin-poin berikut dan pahami tipsnya! 1. Buatlah Struktur CV Freelance mu Secara Rapi Sama seperti CV pada umumnya, CV Freelance juga berisi tentang informasi diri dan latar belakang pendidikan serta pekerjaan seseorang. Dalam menyajikan informasi ini, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan, yaitu:➡️ Format CV, tipe file, jenis dan ukuran fontPilihlah font yang simple dan mudah dibaca, serta buatlah format CV kronologi terbalik. Nah, penting juga untuk memilih tipe file PDF untuk menyimpan CV Freelance mu. ➡️ Tuliskan sections secara teratur dalam CV FreelancerBeberapa contoh sections dalam CV Freelance meliputi biodata dan deskripsi diri, pengalaman kerja (portofolio), latar belakang pendidikan, skill, dan keterangan tambahan lainnya (sertifikasi, penghargaan). Untuk membuat CV Freelance mu terlihat lebih menarik, kamu pun bisa memilih background putih dan menambah sedikit desain yang sesuai dengan pekerjaan Freelance tujuanmu.📚Baca juga: 10 Font CV Terbaik, Buat Rekruter Terpesona! 2. Sesuaikan CV Freelance mu dengan Kebutuhan Klien Setiap klien mencari kriteria yang spesifik, jadi sesuaikan CV mu dengan kebutuhan klien. Salah satu caranya adalah dengan menonjolkan keahlian dan pengalaman kerjamu yang sesuai dengan kebutuhan klien/perusahaan. Caranya adalah dengan membaca deskripsi pekerjaan atau permintaan klien secara teliti, atau bisa juga membaca website perusahaannya untuk mengetahui industri mereka lebih dalam. 3. Tuliskan Pencapaian yang Didapat Jika kamu pernah menerima sertifikat penghargaan atas pekerjaan atau sebuah penelitian, maka kamu pun bisa memasukkannya ke dalam CV mu. Namun, ingatlah untuk menuliskan pencapaian yang didapat dengan target pekerjaanmu. 4. Lampirkan Surat Lamaran Kerja (Cover Letter) Tips berikutnya adalah melampirkan surat lamaran atau cover letter beserta dengan CV Freelance mu. Berikut adalah contoh dari surat lamaran yang baik.Contoh Surat Lamaran Kerja FreelanceContoh CV FreelanceSetelah membahas tentang Cara dan Tips membuat CV Freelancer, sekarang Cake juga akan melampirkan beberapa contoh dari CV Freelance.Contoh CV Freelance Virtual AssistantContoh CVFreelance Virtual Assitant --- Dibuat di CakeContoh CV Freelance Social Media Manager Contoh CVFreelance Social Media Manager --- Dibuat di Cake Contoh CV Freelance Writer Contoh CVFreelance Writer --- Dibuat di Cake Contoh CV Freelance Web Designer Contoh CVFreelance Website Designer --- Dibuat di Cake Buat CVATS-Friendly di Cake dan langsung cek CVdengan AICVChecker Cake biar CV-mu makin optimal!🔍 Buat CV 🔑Key TakeawaysItulah beberapa poin penting untuk membuat CV Freelancer. Yuk mari sama-sama review beberapa poin penting dalam pembuatan CV Freelance! Ada 5 langkah praktis dalam membuat Freelancer CV yang menarik, yaitu menuliskan: biodata diri, deskripsi diri, hard skill dan soft skill, latar belakang pendidikan, dan informasi penting lainnya.Sebelum menulis CV Freelance, ingatlah untuk membuat kerangka struktur CV yang jelas, dan sesuaikanlah isi CV dengan kebutuhan perusahaan.Masukkanlah kata-kata penting dalam job postingan ke dalam CV Freelance mu. Ini adalah salah satu trik untuk membuat Freelance CV mu mudah dideteksi oleh Applicant Tracking System.Mulailah kariermu sebagai Freelancer dengan membuat CV yang jelas dan menarik! 📚Baca juga: 7 Cara Menjadi Freelancer Pemula Untuk Cari Untung!

15+ Pekerjaan Freelance Pemula Paling Dicari 2026

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2024, jumlah pekerja lepas (freelancer) di Indonesia telah melampaui 1,8 juta orang, dan angka ini diprediksi akan terus meningkat. Sejak pandemi Covid-19, sistem kerja jarak jauh (remote) maupun online telah bergeser dari sebuah alternatif menjadi gaya hidup baru bagi banyak pekerja. Menjadi freelancer memang memiliki banyak keuntungan, seperti fleksibilitas waktu, tempat, hingga upah per jam yang bisa ditentukan berdasarkan pengalaman dan juga kapasitas pekerja. Tertarik memulai karir freelance tapi bingung mulai dari mana? Cake telah merangkum berbagai contoh pekerjaan freelance yang bisa kamu coba dan strategi menjadi pekerja lepas yang sukses. Simak selengkapnya di bawah!Daftar Isi 15+Pekerjaan Freelance dari Rumah Strategi Menjadi PekerjaFreelance PertanyaanSeputar Pekerjaan Freelance 15+ Pekerjaan Freelance dari Rumah Social Media Manager Host Live Streaming Content Writer CopywriterGraphic Designer Web DesignerWeb Developer Content Creator Virtual Assistant Photographer Pengisi Suara Konsultan Keuangan PenerjemahData Entry Tutor Proofreader1. Social Media Manager Social media manager atau social media specialist sangat diperlukan di masa dimana semua orang menggunakan media sosial seperti Instagram, X, Tiktok, untuk memperkenalkan brand. Tugas social media manager meliputi pengelolaan promosi produk, mulai dari membuat konten secara rutin, menjalankan kampanye seperti giveaway, dan lainnya melalui berbagai channel media sosial. Syarat Menjadi Social Media Manager Kemampuan menulis/copywriting untuk membuat headline konten dan caption yang menarik dan tetap sesuai dengan brand voice.Menguasai tool desain grafis dan pengeditan video dasar seperti Canva atau CapCut untuk membuat konten visual yang aesthetic.Memahami cara kerja algoritma di berbagai platform (Instagram, TikTok, LinkedIn, X) agar konten mendapatkan jangkauan maksimal.Mampu membaca metrik seperti engagement rate, reach, dan conversion dari konten yang dibuat. 💰 Rata-rata gaji Social Media Manager adalah Rp 6.500.000 - Rp 9.500.000 per bulan. 💡 Lihat contoh CV social media manager untuk membuat CV yang baik dan benar. 2. Host Live StreamingSalah satu profesi yang sedang ramai dicari adalah host live streaming yang bertanggung jawab memandu, mengatur, mempromosikan, dan menjelaskan produk penjualan online baik melalui marketplace maupun TikTok. Syarat Menjadi Host Live Streaming Memiliki pengetahuan yang luas mengenai produk yang diiklankan, mulai dari kelebihan produk, promo, fitur, dan lain-lain.Responsif dan mampu berpikir cepat saat menghadapi situasi yang tidak terduga.Terbiasa tampil di depan kamera, bisa mengatur ekspresi, mimik muka, dan juga tata bahasa ketika menjelaskan produk.Menguasai tren-tren terbaru yang bisa mendukung promosi produk. 💰 Rata-rata gaji freelance Host Live Streaming biasanya terbagi menjadi dua sistem:Dibayar per jam: Rp 30.000 - Rp 50.000, untuk yang sudah profesional dan terkenal bisa berada di angka Rp 200.000.Dibayar per bulan: Rp 2 juta - Rp 7 juta, tergantung dengan intensitas siaran serta kesepakatan. 3. Content Writer Menurut Semrush, seorang content writer memiliki tanggung jawab untuk membuat konten tulisan yang menggugah, baik dalam bentuk artikel, ebook, maupun studi kasus. Fokus utamanya adalah memproduksi konten berkualitas tinggi untuk situs web perusahaan yang berfungsi memberikan informasi, edukasi, maupun hiburan. Syarat Menjadi Content Writer Kemampuan riset dan analisis yang mendalam untuk membuat artikel yang kuat dan menarik perhatian.Menguasai dasar-dasar SEO seperti keyword research dan struktur tulisan.Kemampuan menulis yang menarik dan dapat menyesuaikan gaya bahasa dengan target audiens dan brand voice. 💰 Gaji freelance content writer biasanya didasarkan pada jenis kontrak yang diberikan: Dibayar per bulan: Rp 4.500.000 - Rp 7.000.000Dibayar per tulisan: Rp 50.000 - Rp 450.000 (tergantung topik dan panjang tulisan) 4. Copywriter Tidak sedikit yang mengira copywriter dan content writer adalah profesi yang sama. Keduanya memang sama-sama bekerja di ranah tulisan, tapi dengan sasaran yang berbeda. Copywriter lebih fokus pada menulis untuk kebutuhan iklan dan pemasaran. Tugas utamanya adalah menyusun kalimat yang singkat, padat, dan menarik perhatian agar produk atau jasa yang ditawarkan dapat menggerakkan audiens untuk membeli atau mengikuti call-to-action. Syarat Menjadi Copywriter Kreatif dalam mencari tagline dan kalimat iklan yang menarik dan bisa membekas.Mampu menulis untuk berbagai format, mulai dari headline iklan, caption media sosial, hingga skrip video.Mahir melakukan riset audiens dan kompetitor agar gaya bahasa yang digunakan tepat sasaran.Bisa menyesuaikan nada bicara, baik itu formal, santai, maupun jenaka, sesuai dengan karakter identitas merek (brand).Memiliki CV copywriter serta portofolio berisi contoh yang pernah dibuat. 💰 Gaji copywriter dengan pengalaman yang tinggi diperkirakan bisa tembus lebih dari Rp 12 juta per bulan. 5. Graphic Designer Demand untuk graphic designer freelance juga terus meningkat pesat. Profesi ini memiliki banyak turunan seperti illustrator, animator, dan lainnya. Banyak perusahaan mencari desainer lepas untuk kebutuhan proyek spesifik, karena mereka tidak membutuhkan desain baru tiap hari. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi perusahaan juga lebih efisien secara biaya dan waktu. Syarat Menjadi Graphic Designer Mampu menerjemahkan keinginan klien menjadi konsep visual.Menguasai software standar industri untuk desain seperti Adobe, CorelDraw, Canva, Figma, ProCreate, Inkscape, dan lain-lain.Mengerti dasar-dasar tipografi, teori warna, layout, dan komposisi untuk membuat desain yang menarik perhatian.Menyusun CV graphic designer yang menonjolkan keahlian teknis serta melampirkan portofolio digital sebagai bukti nyata hasil karya.Disiplin dalam mengatur jadwal proyek serta memiliki kemampuan komunikasi yang kuat.💰 Rata-rata gaji graphic designer ada di rentang Rp 3.000.000 - Rp 6.500.000 per bulan. Namun ada juga desainer grafis yang dibayar per karya. Penentuan tarif per karya biasanya didasarkan pada tingkat kerumitan desain. 6. Web Designer Pekerjaan web designer juga sedang naik daun seiring meningkatnya kebutuhan kehadiran digital untuk bisnis. Menurut Simplilearn, seorang web designer memiliki peran merencanakan, mengonsep, dan mengimplementasikan gambaran desain web yang sesuai dengan fungsi sekaligus mampu menawarkan pengalaman menikmati konten dan fitur di dalamnya dengan baik. Syarat Menjadi Web Designer Memiliki pemahaman mendalam tentang UI (user interface) dan UX (user experience).Menguasai tools desain UI/UX seperti Figma, Adobe XD, atau Sketch untuk membuat mockup.Menguasai dasar coding HTML CSS untuk membantu menciptakan desain situs yang realistis.Selalu update dengan tren desain web modern, seperti penggunaan elemen 3D, tipografi, hingga integrasi fitur AI. 💰 Gaji website designer freelance untuk tingkat pemula biasanya gaji ada di kisaran Rp 4.000.000 hingga Rp 6.000.000. 7. Web Developer Selain web designer, web developer juga menjadi salah satu profesi paling dicari karena setiap bisnis kini membutuhkan situs web yang tangguh dan aman. Jika web designer merancang tampilan, maka web developer adalah sosok yang membangun struktur dan memastikan semua fungsi teknis berjalan tanpa hambatan. Peran web developer memiliki turunan, termasuk back-end developer, front-end developer, dan full-stack developer. Syarat Menjadi Web Developer: Menguasai bahasa pemrograman utama seperti HTML, CSS, dan JavaScript.Memahami framework dan library yang standar seperti React, Vue.js, Node.js, Laravel, dan Python.Mampu mengelola penyimpanan data seperti MySQL atau MongoDB serta memahami proses deployment.Memiliki kemampuan problem solving yang kuat untuk melakukan debugging atau memperbaiki kesalahan teknis yang muncul.Mampu memanfaatkan alat bantu AI untuk mempercepat penulisan kode dan mengoptimalkan situs.💰 Rata-rata gaji web developer di Indonesia ada di angka Rp 8.000.000 hingga Rp 15.000.000, tergantung pada kompleksitas fitur yang dibangun. 8. Content Creator Salah satu profesi freelance yang sangat populer belakangan ini adalah content creator. Content creator kini menjadi pilar utama dalam strategi pemasaran, untuk menjembatani pesan sebuah brand dengan audiens melalui penceritaan (storytelling) yang visual dan emosional. Tanggung jawab utamanya adalah memproduksi konten yang kreatif dan relevan untuk membangun komunitas di berbagai platform media sosial. Selain bekerja untuk perusahaan, banyak content creator yang bekerja sendiri, seperti selebgram atau influencer. Sebagai content creator mandiri, kamu bisa menerima endorse ataupun kerja sama dengan bisnis lain dan mendapatkan bayaran melalui kerja sama ini.Syarat Menjadi Content Creator: Mampu membuat konten yang menarik dan bisa menggaet perhatian audiens dalam beberapa detik pertama.Mahir menggunakan peralatan seperti kamera ataupun HP, dan software editing seperti CapCut, Adobe Premiere, atau fitur editor di TikTok dan Instagram.Mengikuti tren di sosial media, seperti audio yang viral atau topik terbaru di setiap platform. 💰 Untuk content creator in-house yang terikat dengan perusahaan, tentu gaji yang diberikan dihitung per bulan, yaitu sekitar Rp 6 juta. Namun content creator yang sudah menerima endorse dan kerja sama bisnis lain bisa mengantongi Rp 1,5 juta untuk satu unggahan. Ambil contoh selebgram Rachel Vennya yang memiliki tarif endorse fantastis. Satu konten foto feed miliknya bisa dihargai Rp 45 juta/postingan, video feed Rp 80 juta per postingan, dan IGTV ada di angka Rp 100 juta per postingan. Tidak kaget jika banyak yang ingin menekuni kerja freelance sebagai seorang content creator. 9. Virtual Assistant Pekerjaan virtual assistant (VA) juga kian diminati karena banyak pemilik bisnis yang membutuhkan bantuan untuk mengelola tugas administratif. Jobdesk VA sangat beragam berdasarkan kebutuhan klien, tapi beberapa tugas umum adalah mengelola komunikasi lewat email, mengatur pembukuan dokumen penting, mengatur jadwal, agar klien bisa lebih fokus pada pengembangan bisnis inti. Syarat Menjadi Virtual Assistant Mampu berkomunikasi dan menangani klien dengan kepribadian dan latar belakang yang bervariasi.Memiliki kemampuan berbahasa asing, untuk memperluas kesempatan mendapatkan klien internasional.Mampu menggunakan Microsoft Office (Word, Excel), aplikasi yang banyak digunakan untuk mengatur dokumen dan data-data yang diperlukan. 💰 Gaji VA di Amerika Serikat dihitung $24,85 per jam atau setara dengan Rp 403.858. Karena bisa dilakukan secara remote, kamu dengan mudah bisa mendapatkan gaji dua digit dalam satu bulan. 10. Photographer Fotografer freelance tetap menjadi salah satu pekerjaan freelance yang paling stabil peminatnya, terutama untuk kebutuhan komersial, acara, hingga konten media sosial. Menjadi seorang fotografer yang baik membutuhkan pengarahan gaya dan pengetahuan komposisi serta pencahayaan untuk menangkap momen yang tepat. Syarat Menjadi Fotografer Freelance Menguasai teknik dasar fotografi seperti exposure triangle dan teknik komposisi.Mampu menggunakan software pengeditan seperti Adobe Lightroom dan Adobe Photoshop.Mampu mengelola cahaya alami maupun menggunakan peralatan lampu tambahan untuk membuat suasana yang tepat.Memiliki perangkat kamera yang diperlukan serta galeri hasil karya untuk menunjukkan ciri khas gaya fotografi.Memiliki kemampuan untuk mengarahkan klien agar merasa nyaman di depan kamera. 💰 Gaji fotografer freelance untuk tingkat pemula biasanya berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 8 juta. Pendapatan ini dapat bervariasi berdasarkan proyek ataupun paket foto harian. 11. Pengisi Suara Profesi pengisi suara di Indonesia lebih umum ditemui untuk program animasi, namun sekarang juga banyak dibutuhkan untuk konten digital seperti iklan, konten TikTok, audiobook, hingga narasi video instruksional. Seorang voice over artist berperan memberikan “nyawa” pada sebuah naskah melalui karakter suara, intonasi, dan emosi yang tepat agar pesan tersampaikan secara persuasif. Syarat Menjadi Pengisi Suara Memiliki suara unik dan menarik.Memiliki artikulasi yang jelas dan kemampuan mengontrol pernapasan serta intonasi suara sesuai dengan naskah.Mampu berperan (voice acting) untuk mengubah gaya suara sesuai dengan konten. 💰 Gaji rata-rata pengisi suara di Indonesia dihitung per menit durasi suara atau per jumlah kata. Untuk level pemula, upah yang didapatkan bisa di angka Rp 100.000 per menit. Sementara voice actor senior bisa mendapatkan upah Rp 1.000.000 - Rp 1.500.000 per menit. 12. Konsultan Keuangan Meningkatnya kesadaran finansial membuat profesi konsultan keuangan kian dicari. Peran utamanya adalah membantu klien, baik individu maupun perusahaan, dalam mengelola arus keuangan, menyusun strategi keuangan untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang, ataupun menyusun rencana investasi. Syarat Menjadi Konsultan Keuangan Memiliki gelar di bidang keuangan dan yang setara.Memiliki izin untuk menjadi konsultan (lisensi dan sertifikat), seperti CFP (Certified Financial Planner) atau RFP.Memahami berbagai jenis investasi (saham, reksa dana, obligasi), perpajakan, dan manajemen risiko.Mahir menggunakan Microsoft Excel atau software finansial yang menyusun proyeksi anggaran dan laporan keuangan.Mampu menyederhanakan istilah keuangan yang rumit menjadi instruksi praktis yang mudah dijalankan oleh klien.Cermat, teliti, dan juga sigap dalam mengambil keputusan. 💰 Gaji rata-rata konsultan keuangan ada di angka Rp 5.000.000 hingga Rp 7.000.000 untuk level pemula. 13. Penerjemah Kebutuhan akan penerjemah atau translator terus meningkat seiring globalisasi bisnis dan ekspansi ke pasar internasional. Peran utama seorang penerjemah adalah mengubah teks dari bahasa sumber ke bahasa target secara akurat, dengan tetap mempertahankan nuansa, konteks budaya, dan maksud asli dari penulis. Syarat Menjadi Penerjemah Freelance Wajib mahir dalam bahasa sumber dan bahasa target, termasuk pemahaman tata bahasa, idiom, dan istilah teknis.Mahir menggunakan perangkat bantu terjemahan seperti SDL Trados, Memsource, atau Smartcat untuk menjaga konsistensi istilah dan mempercepat kerja.Mampu melakukan riset untuk mencari kata pengganti yang tepat untuk istilah baru yang tidak memiliki terjemahan langsung.Teliti dan mampu melakukan pengeditan mandiri untuk memastikan hasil terjemahan bebas dari kesalahan apapun.Menyusun CV penerjemah yang menonjolkan sertifikasi bahasa dan melampirkan contoh hasil terjemahan (before dan after) agar klien dapat menilai kualitas tulisanmu. 💰 Gaji Penerjemah Freelance untuk tingkat pemula berada di kisaran Rp 4.000.000 hingga Rp 6.000.000. Tarif ini biasanya dihitung berdasarkan jumlah kata (per word) atau jumlah halaman hasil terjemahan. 14. Data EntrySebagai pekerja data entry, tugas utama adalah memasukkan, memperbarui, dan mengelola data dalam sistem atau spreadsheet. Kecepatan mengetik yang tinggi serta ketelitian sangat diperlukan dalam pekerjaan ini. Kesalahan sepele dalam data bisa berdampak besar, sehingga pekerja harus selalu fokus dan teliti. Syarat Menjadi Data EntryKeterampilan memakai software seperti Microsoft Excel atau Google Sheets.Mampu memproses data dalam jumlah besar dengan cepat dengan teliti.Kecepatan dan ketepatan dalam mengetik.Fokus dalam mengolah data tanpa kehilangan konsentrasi.Dapat mengelola waktu dengan baik untuk memenuhi deadline.💰 Rata-rata gaji pekerja data entry berkisar antara Rp 2.000.000 - Rp 6.000.000 per bulan, tergantung volume pekerjaan dan pengalaman.15. TutorBagi kamu yang punya keahlian dalam bidang akademik atau keterampilan tertentu, menjadi tutor online dapat menjadi pilihan yang menguntungkan. Tanggung jawab seorang tutor meliputi mengajar siswa, membantu mereka memahami konsep pelajaran, serta menyusun materi pembelajaran yang menarik. Syarat Menjadi Tutor Online Memiliki keahlian mendalam pada subjek yang diajarkan, baik itu akademis (Matematika, Bahasa Inggris) maupun skill lainnya (coding, musik).Mahir dalam menjelaskan konsep yang sulit menjadi sederhana dan menarik agar siswa tidak mudah bosan.Terbiasa menggunakan platform online seperti Zoom, Google Meet, atau papan tulis digital untuk mendukung interaksi. 💰 Gaji tutor online biasanya dihitung per sesi, berkisar antara Rp 50.000 - Rp 250.000 per sesi, tergantung tingkat kesulitan dan pengalaman. Apabila kamu menjadi tutor dengan spesialisasi tertentu, seperti persiapan IELTS, biasanya memungut biaya lebih tinggi. Dengan meningkatnya kebutuhan pembelajaran online, profesi ini semakin menjanjikan. 16. ProofreaderProofreading melibatkan pengecekan serta perbaikan kesalahan dalam teks, termasuk ejaan, tata bahasa, dan struktur kalimat. Proofreader berperan penting dalam memastikan tulisan bebas dari kesalahan sebelum dipublikasikan. Kalau kamu memiliki perhatian tinggi terhadap detail dan pemahaman yang kuat tentang tata bahasa, menjadi proofreader bisa menjadi pilihan ideal. Syarat Menjadi Proofreader Ketelitian dan perhatian terhadap detail untuk menemukan kesalahan kecil yang sering terlewat, seperti penggunaan huruf kapital, tanda baca, dan spasi ganda.Memahami aturan tata bahasa secara mendalam (PUEBI, Chicago/APA Style)Mampu menjaga konsistensi penulisan istilah, nama karakter, atau format penomoran di seluruh bagian dokumen.Memiliki latar belakang pendidikan di bidangsastra, jurnalistik, komunikasi, atau linguistik dapat menjadi nilai tambah.💰 Rata-rata gaji proofreader berada di kisaran Rp 100.000 - Rp 500.000 per proyek, tergantung jumlah kata dan tingkat kesulitan teks yang dikerjakan. Strategi Membangun Karir Freelance Menjadi freelancer bukan sekadar soal kebebasan waktu, tapi tentang bagaimana kamu mengelola diri sebagai sebuah “bisnis”. Agar tidak salah langkah, berikut adalah panduan yang bisa kamu ikuti: 1. Menemukan Titik Temu antara Skill dan Demand Langkah pertama bukan mencari apa yang kamu suka, tapi apa yang orang lain butuhkan. Kamu perlu menemukan irisan antara keahlian yang kamu miliki dengan demand pasar. Jika kamu jago desain grafis dan saat ini banyak UMKM yang butuh logo dan branding, di sanalah peluangmu. 2. Validasi Skill di Pasar Lokal Internasional Sebelum terjun total, lakukan riset terlebih dahulu. Perhatikan kriteria yang diminta klien di situs freelance seperti Upwork atau Fiverr. Apakah skill kamu sudah memenuhi standar? Jika pasar internasional meminta penguasaan tools AI dalam desain dan kamu belum menguasainya, berarti itu waktunya kamu untuk upgrade diri. 3. Bangun Portofolio Freelance Dalam dunia freelance, portofolio adalah aset terpentingmu. Jika kamu belum pernah punya klien freelance, kamu bisa mulai dengan membuat proyek fiktif. Susun hasil karyamu dalam format yang mudah diakses seperti Behance atau dengan Cake Portfolio Builder dan pastikan setiap karya menceritakan bagaimana kamu menyelesaikan masalah klien. 4. Personal Branding Networking Kamu bisa membangun kehadiran digital di media sosial yang relevan dan aktif di komunitas, sering kali proyek besar datang dari obrolan ringan dan rekomendasi antar kenalan. Kamu bisa membagikan proses kerjamu, tips singkat, atau opini mengenai tren di bidangmu. 5. Siapkan CV yang Profesional CV adalah pintu masuk pertama yang menunjukkan bahwa kamu adalah freelancer profesional. CV freelancer harus ringkas, fokus pada pencapaian, dan menonjolkan keahlian teknis yang relevan dengan jasa yang ditawarkan. CV yang tertata dan rapi akan memberikan rasa aman bagi klien untuk mempercayakan proyek dan uang mereka kepadamu. Pertanyaan Seputar Pekerjaan Freelance 1. Seperti apa pekerjaan freelance? Kerja freelance adalah sistem kerja di mana kamu tidak terikat kontrak jangka panjang dengan satu perusahaan saja. Kamu bekerja sebagai tenaga lepas yang mengerjakan proyek tertentu dari berbagai klien. Keuntungannya adalah kamu bisa menentukan jam kerja, lokasi kerja (WFH), dan beban kerja sendiri, namun kamu bertanggung jawab penuh atas pencarian klien dan manajemen pajak/asuransi mandiri. 2. Apa saja contoh kerja freelance? Sangat beragam, mulai dari bidang kreatif seperti Graphic Designer, Video Editor, dan Content Creator, hingga bidang teknis seperti Web Developer, Data Entry, dan Translator. Ada juga bidang administratif seperti Virtual Assistant atau bidang pendidikan seperti Tutor Online. Hampir semua keahlian yang bisa dikerjakan secara digital dapat dijadikan pekerjaan freelance. 3. Bagaimana cara menjadi freelancer pemula? Kamu bisa mengikuti langkah berikut untuk mulai menjadi freelancer: Tentukan jasa yang ingin kamu tawarkanKumpulkan contoh karya di portofolio untuk menunjukkan kemampuanBuat profil profesional di platform freelance seperti FiverrCari proyek di platform seperti Projects.co.id, Upwork, atau komunitas freelance 4. Berapa gaji bekerja sebagai freelancer? Penghasilan freelancer sangat bervariasi tergantung jenis pekerjaan, tingkat kesulitan, dan pengalaman. Untuk pemula di Indonesia, rata-rata pendapatan bulanan bisa berkisar antara Rp 2.000.000 hingga Rp 7.000.000. Namun, seorang freelancer profesional dengan klien internasional bisa menghasilkan puluhan juta rupiah per bulan. Kuncinya ada pada negosiasi tarif dan jumlah proyek yang diambil. Nah, demikian adalah contoh pekerjaan freelance dari rumah untuk kamu yang masih kebingungan dalam meniti karier. Macam-macam freelance job di atas dapat menjadi gambaran tantangan yang akan hadapi dan perkiraan gaji ke depan. Pekerjaan freelance adalah batu loncatan yang bagus untuk mempertebal portofolio. Meski nanti kamu akan banyak bekerja secara remote, pastikan untuk selalu bersikap profesional, ya! Tertarik mencari pekerjaan freelance? Jangan lupa untuk buat CV yang menarik dulu sebelum melamar! Kamu juga bisa melihat contoh CV freelance terbaru dan terlengkap di Cake.Siap Menjadi Freelancer Profesional?Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Dengan bantuan Cake AI, kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD. Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu. Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Portfolio
Mar 13th 2026

Are You a Freelancer? Let’s Build an Attractive Freelancer Portfolio

Created by CakeResumeIn this article, you will learn about:What Is a FreelancePortfolio?What Should be Included in a Freelance Portfolio?Useful Tips for Creating the Best Freelance PortfolioFreelance Portfolio ExamplesIf you are a freelancer, you will understand the importance of attracting your clients. While the perks of being your boss guarantee the freedom to be your boss, building an impressive freelance portfolio is the key to kickstarting a successful freelance business. Setting up a freelance portfolio is similar to setting up a business website, especially more so if you choose to have an online portfolio website with a unique domain. Building an online portfolio website is for clients to have a strong impression of your business, while showing off your niche, service, and testimonials.What Is aFreelance Portfolio?A freelance portfolio is the main tool for your brand. With that said, as a freelancer, you yourself ARE your brand. Just like renowned brands, a freelancer needs to showcase proof that they are who they say they are. After all, freelancers need to build their client base/ A freelance portfolio allows freelancers to tell a story based on the services they provide. It is also an opportunity for freelancers to show off their skill sets. A good way to show off your freelance portfolio website is to show high-paying projects. These high-paying projects are your best work, and it is what clients look for. Moreover, high-paying projects can reflect your success and your niche, as well as your credibility and work quality. For example, if you were a logo designer for Nike, clients will know that you have worked with a renowned big brand. From a business perspective, it is important to use the right keywords to attract people. These keywords need to catch the clients’ attention. For example, if your service and niche is career coaching, you need to clarify the service as a "career coach". Using the right keywords in your freelancer portfolio helps clients understand your brand. What Should be Included in a Freelance Portfolio? If you’re wondering how to build a freelance portfolio, the first step you must do is prepare the materials that will be included in the portfolio. To build a successful freelance portfolio, compile samples of works and other materials to include in the portfolio. These materials include:Graphics, photos or video reels of your workDescriptions and results of the projectTestimonialsCase studiesReferencesResume ✨ Graphics, photos or video reels of your work Graphics, photos, and videos are evidence of your work. You can leverage this evidence creatively. For example, as a freelance content creator, you can demonstrate your expertise in the field by showcasing your best videos or projects. The same goes for a freelance photographer or a freelance graphic designer. When choosing the media you want to include in your freelance portfolio, quality comes over quantity. Make sure to include only your best works. ✨ Descriptions and results of the project What better way to show your project than having a description and results? Add a brief portfolio description for your freelancer account. Write down how you solved problems and what results you achieved. For example, as a freelance content creator, you can showcase the thought process behind the content or the background problems that kickstarted the work. ✨ Testimonials Freelancers need to be transparent about their customers' feedback. If you are not sure how to show testimonials, search for the best freelance portfolio website. Testimonials work similarly to word of mouth. People want to see your skills and speciality validated by others. It’s important to ask for permissions before showing off your recognitions, even better if the clients are renowned. Some clients or companies might even ask you to sign an NDA prior to working with them, so be mindful of these when creating your freelance portfolio. ✨ Case studies A case study details a short story about the project. You can write about what challenges and problems you solved, and how you helped the business grow. ✨ References Your freelance portfolio website can demonstrate social proof by listing references. References can be your former clients or your current clients. References are similar to testimonials. ✨ ResumeContact information – list your contact email information, so your clients can reach you easily. For example, use email, LinkTree, or phone number. Professional history – showcases your previous work experience. Often, freelancers start out their careers working for big companies. Listing your professional history can help clients get to know you more professionally. Useful Tips for Creating the Best Freelance Portfolio 💡 Categorize the works. In truth, there are rarely any freelancers out there who only provide one single service. If you build a freelance portfolio as a writer, you may offer other writing services - SEO writing, technical writing, and business writing. Categorizing your work can help clients understand your service better and more conveniently. 💡 Describe the story behind each work. Storytelling is a compelling technique to draw people’s attention. As a freelancer, you want to utilize your skills in various manners. Reflect your skills in the portfolio. To do this, you can categorize your work and provide a creative project description. For instance, if you like to write about health and fitness, you can say - “I provide content writing services for health and fitness topics, including for blog posts, articles, or website content”. 💡 Update your portfolio regularly with new works. Always include new works in your freelancer portfolio. Don’t include projects from 3-4 years ago. Even though you may be tempted to show the clients how your skills have evolved, it is still best for your clients not to see obsolete projects. If you still want to include old projects in your freelancer portfolio, write the descriptions so that it emphasizes the popular skills needed for your line of service. 💡 Include your personal projects if you have no paid experience yet. If you don’t have any paid experience yet, try to include personal projects or hobbies that reflect your skills and qualities. For example, if you are working as a freelance writer, you can include your personal blog posts, journal entries, or any other form of writing that you have done previously. 💡 Include a call to action so that clients can hire you easily. A call to action allows you to show clients the impacts of your services. It is highly effective when it is implemented with a sales pitch. A call to action should be genuine and not forceful. Remember, a call to action can be as simple as this – “If you like my service, I’d love to work with you. Reach out to me at xx@xxfreelance.com and I’ll get back to you as soon as possible”. 💡 Use a suitable platform or freelance portfolio website.CakeResume – CakeResume allows you to build a portfolio for free on their platform. You can easily change formats, fonts, colors to make your portfolio unique and utilize various multimedia formats.Create your online presence and personal branding by creating your very own online freelance portfolio. Check out these creative freelancer portfolio designs and freelancer portfolio examples, and create your very own online portfolio for free on CakeResume!Create PortfolioFiverr – Fiverr is a popular platform for any kind of freelance service. It’s a good platform for beginner freelancers to build their freelance portfolios.Upwork – Upwork is a popular yet competitive freelance platform. Freelancers have to submit proposals to get freelance projects.Freelance Portfolio Examples When you're a freelancer, your portfolio isn't just a gallery, it's a sales tool. The best freelance portfolios don't just show what you did, but also the results you delivered for clients.Here are the best places to find freelance portfolio inspiration:1. ContraContra is a rising favorite for independent professionals because it is a commission-free platform. It acts as a hybrid between a high-end portfolio and a project management tool. You can find examples of productized service where freelancers offer a specific result (like a logo package or a SEOaudit) for a fixed price. It's the perfect place to learn how to turn your skills into clear, buyable offers that clients can purchase with one click.See freelance portfolio examples at Contra2. UpworkUpwork is a global giant where your portfolio needs to look agency grade. By browsing top-rated freelancers, you can see how to use Client Testimonials and Earnings as social proof to build trust. It’s a great place to learn how to write a consultative bio, one that doesn't just list your skills, but explains the specific business problems you solve for your clients.See freelance portfolio examples at Upwork3. FiverrFiverr is the home of the gig model. It's not only a place to find clients, but also somewhere you can see how to use eye-catching thumbnails to stand out in a crowded market. You can learn how to structure your pricing based on different services, which is a great way to show clients that you have a solution for every budget level. See freelance portfolio examples at Fiverr4. CakeCake is a great choice if you want a portfolio that bridges the gap between a creative gallery and a professional resume. You can find business-focused portfolios that highlight your KPIs, like "increased website traffic by 40%." It’s a helpful reference for learning how to prove your ROI (Return on Investment) to potential clients. See freelance portfolio examples at Cake 🔑 Key Takeaways: In this article, we highlighted important tips and tricks for freelancers. As freelancers often need to showcase their portfolio, it is imperative to keep track of “what to include” on a freelancer portfolio. To create and show the best of freelancers’ work, they need to be creative. Show testimonials, make use of called-to-action messages and categorize their work. Descriptions of the projects don’t need to belong, but it needs to reflect your work and skills. If you are not sure how to create the best freelance portfolio website, go ahead and check other freelancers’ portfolio websites. Imitation is the sincere form of flattery. If you are a beginner freelancer, don’t worry about not having a unique website yet. It takes time to build up a good freelance business. Freelancers need to think of their work as a business. For a business to successfully operate, you need to set goals. Creating a personal brand for beginner freelancers can be challenging, especially because you may not have a niche yet. But, using personal projects, to begin with, can suffice. If you are an experienced freelancer, you can monetize your services in many different ways. Create an ebook, a YouTube channel, or give talks at events. Start Your Freelance Career Journey Now!Cake is your all-in-one career solution. Use our online resume builder for an ATS-friendly resume, complete with hundreds of free, professional resume templates and examples. Optimize your application instantly with Cake AI Resume Checker and generate a compelling cover letter with Cake Cover letter AI. Beyond documents, Cake helps you grow: build an online portfolio, find opportunities on our job portal, and establish your personal brand. Ready to simplify your job search and make success a piece of cake? Start using Cake now!--- Originally written by Diana Shih ---
Resume & CV
Feb 5th 2026

Hướng dẫn viết CV freelance từ A–Z & Mẫu tham khảo

Tạo CV online trên CakeMục lục: Hướng dẫn viết CV freelancer từ A - Z6 tip tạo CV freelancer ấn tượngTạo CV freelancer ở đâu?Mẫu CV freelance MarketingFreelancer không chỉ cần làm tốt những project được giao từ khách hàng, mà còn cần biết cách "PR" được năng lực của mình trong vài giây đầu khi khách hàng hay nhà tuyển dụng lướt qua đơn ứng tuyển. Vì vậy, trước khi tạo CV xin việc, bạn nên hiểu CV freelancer khác gì CV ứng tuyển full-time. Nói đơn giản, thay vì liệt kê chức danh và nhiệm vụ, bạn cần làm nổi bật dự án đã làm, kết quả đạt được, kỹ năng dịch vụ và quan trọng nhất là portfolio của mình. Trong bài viết này, Cake sẽ hướng dẫn bạn cách viết CV freelancer từ A–Z, kèm checklist và mẫu CV freelance Marketing để bạn có thể vận dụng ngay trong thực tế! Hướng dẫn viết CV freelancer từ A - ZCũng giống như khi làm CV xin việc, CV freelance của bạn cần đảm bảo cung cấp đầy đủ những thông tin sau: 1. Thông tin cá nhânBao gồm:Ảnh chân dungHọ tênThông tin liên lạc (địa chỉ email, số điện thoại, LinkedIn hoặc portfolio - nên có). 2. Header TaglineTrong CV freelancer, phần header nên giới thiệu nhanh, ngắn gọn "bạn là ai và bạn giúp khách hàng đạt được điều gì" - càng cụ thể càng tốt. Ngoài họ tên và thông tin liên hệ, hãy thêm 1 tagline theo công thức:Vai trò + thế mạnh + kết quả/đầu ra để khách hàng thấy được bạn có thực sự phù hợp hay không ngay trong 10 giây đầu. Ví dụ tiêu đề trong CV freelancer:Freelance Content Writer | Viết bài SEO tăng traffic lead | 50+ bài/tháng cho SaaS HR Freelance Graphic Designer | Branding Social Design | 3 năm kinh nghiệm, 100+ thiết kế chiến dịchFreelance Video Editor | Short-form TikTok/Reels | Chuyên dựng video review sản phẩm vlogNói ngắn gọn, một tagline tốt sẽ khiến CV freelancer của bạn khác hẳn hồ sơ xin việc truyền thống vì nó tập trung vào vấn đề bạn sẽ giải quyết cho khách hàng chứ không chỉ đơn thuần là mô tả bản thân. 3. Dịch vụ cung cấpPhần “Dịch vụ cung cấp” nên liệt kê theo hướng phạm vi công việc (scope) + kế hoạch tổng thể (master plan) + đầu ra cụ thể (deliverables)để khách hàng biết chính xác sẽ bạn làm gì và họ sẽ nhận được gì. Ví dụ, thay vì viết chung chung “viết content”, bạn hãy nên rõ: Viết bài SEO 1.500–2.000 từ (bao gồm outline + bài hoàn chỉnh + meta title/meta description)Bàn giao dưới dạng file Google Docs.4. Kinh nghiệm làm việc / Dự ánTrong phần này, bạn hãy đảm bảo nêu ra được ít nhất một kinh nghiệm làm việc với một công ty, doanh nghiệp, hoặc tổ chức. Nếu bạn là sinh viên mới ra trường, bạn có thể kể tên các công việc thực tập, hoặc vị trí trong đoàn thể, trường lớp liên quan đến chuyên môn.Bạn hãy trình bày phần kinh nghiệm làm việc theo format như sau trong CV freelance: [Vị trí][Tên doanh nghiệp, công ty][Thời gian làm việc][Các công việc bạn đảm nhiệm][Các thành tích và công nhận (nếu có)] Ví dụ cho phần “Kinh nghiệm làm việc” trong CV freelancer thiết kế:Graphic DesignerCakeResume Việt Nam01/2020 - 03/2022Dẫn dắt các buổi họp cho các dự án tiếp thị nhằm tăng doanh thu cho công tyPhát triển hơn 20 dự án thiết kế đồ họa (logo, quảng cáo, infographic) giúp tăng gần 10% giao dịch của khách hàng.Đóng góp vào quá trình xây dựng website thương mại điện tử của công ty. 5. Kỹ năng Công cụKhách hàng tiềm năng sẽ nhìn vào mục này trong CV xin việc freelancer để một lần nữa khẳng định những giá trị mà bạn có thể đem lại. Sẽ lý tưởng nhất nếu như bạn có một chứng chỉ kèm theo mỗi kỹ năng chuyên môn của mình.Đọc thêm:50+ kỹ năng trong CV giúp ghi điểm tuyệt đối với nhà tuyển dụng6. Portfolio / Links / Testimonial (nếu có)CV freelancer gần như bắt buộc yêu cầu phải có portfolio vì khách hàng thường đưa ra quyết định dựa trên những sản phẩm, dự án thực tế bạn từng đảm nhiệm. Hãy đặt 2-4 link nổi bật nhất và gắn nhãn rõ ràng theo dự án, ví dụ: Portfolio (Figma): bit.ly/… Case study SEO: bit.ly/…Behance/Dribbble: … GitHub: …Còn đối với testimonial, hãy chọn 1–2 câu ngắn có bối cảnh (người nhận xét là ai, liên quan tới dự án gì) và ưu tiên câu có kết quả, ví dụ: “May delivered 12 SEO articles on-time, content was publish-ready and needed minimal edits.” – Marketing Lead, SaaS. Nếu như chưa có testimonial, bạn hoàn toàn có thể thay bằng những minh chứng "biết nói" khác như:Rating trên platform (ví dụ: 5 sao trên Upwork với 20 việc làm thành công) Số khách hàng (ví dụ:12 khách hàng SME trong 6 tháng)6 tip tạo CV freelancer ấn tượng 1. Đặt tiêu đề CV bắt mắt Tiêu đề CV là một câu tóm tắt về bạn và công việc bạn làm, đặt trên đầu CV freelance. Tiêu đề CV càng bao quát và độc đáo, nhà tuyển dụng sẽ càng tò mò và muốn tìm hiểu thêm về hồ sơ xin việc freelance của bạn. Ví dụ cho tiêu đề CV trong CV freelance marketing:Trưởng phòng marketing sáng tạo, nhạy bén, với hơn 5 năm kinh nghiệm tiếp thị. 2. Cung cấp đầy đủ thông tin cá nhân Việc cung cấp đầy đủ thông tin cá nhân trong hồ sơ xin việc freelancer giúp nhà tuyển dụng biết rõ bạn là ai. Điều này cũng sẽ giúp khách hàng biết cách liên lạc với bạn nhanh chóng nhất sau khi xem xét hồ sơ và muốn hợp tác với bạn. 3. Làm nổi bật chuyên môn Hãy đầu tư thời gian vào các mục như kinh nghiệm làm việc, kỹ năng, thành tựu, chứng chỉ. Đính kèm các mẫu sản phẩm và dự án cá nhân còn là một cách để bạn xây dựng và quảng bá thương hiệu. Ví dụ, khi viết CV freelancer dịch thuật, hãy viết CV song ngữ. Hay khi viết CV freelancer thiết kế, hãy đính kèm link một sản phẩm mà bạn tâm đắc nhất. 4. Điều chỉnh CV freelancer theo vị trí ứng tuyển Nếu như bạn đang chủ động ứng tuyển cho một vị trí freelance, hãy nghiên cứu kỹ thông tin tuyển dụng, giá trị cốt lõi của doanh nghiệp, dự án mà bạn mong muốn hợp tác cùng. Từ đó, điều chỉnh CV freelancer theo vị trí ứng tuyển. 5. Thể hiện dấu ấn cá nhân CV xin việc freelancer cần được xây dựng chuyên nghiệp và đúng chuẩn, nhưng cùng lúc nó cũng là công cụ để bạn thể hiện sự vượt trội và khác biệt của bạn.Việc sử dụng những template quá phổ biến sẽ khiến người duyệt CV freelance cảm thấy nhàm chán. Hãy biết cách sáng tạo trong ngôn từ và thiết kế, qua đó thể hiện dấu ấn cá nhân. 6. Đính kèm file quan trọng (cover letter, portfolio, bản PDF các chứng chỉ) Trong một hồ sơ xin việc freelance thì ngoài CV, các văn bản như cover letter hay các nội dung như portfolio, chứng chỉ, đính kèm để chứng minh năng lực của bạn cũng rất quan trọng đấy!Đọc thêm:Tạo portfolio online trên Cake chuyên nghiệp - ấn tượng Nên tạo CV freelancer ở đâu?🖥 Cake.me Cake là trang web tạo CV online hoàn toàn miễn phí với 50+ mẫu CV đa ngành nghề. Ưu điểm:Tùy chỉnh thiết kế CV bằng thao tác kéo - thả đơn giảnHỗ trợ đa ngôn ngữ và đa phương tiện, bao gồm: hình ảnh, video, đường dẫn,… Hỗ trợ chia sẻ CV freelancer online trên các nền tảng khác nhauNhược điểm:Chỉ tạo được 1 CV freelancer duy nhất và sử dụng các tính năng cơ bản với một tài khoản Cake miễn phíCác lựa chọn phông chữ tiếng Việt còn hạn chế📍Để tối ưu hóa CV dựa trên mô tả công việc (JD) một cách nhanh chóng và hiệu quả, bạn có thể sử dụng công cụ kiểm tra CV - Cake AI Checker. Công cụ này sẽ giúp bạn chấm điểm CV dựa trên JD ứng tuyển và cung cấp đề xuất chỉnh sửa cực kỳ chi tiết, giúp tăng cơ hội vượt qua vòng xét tuyển. 🖥 Joboko Joboko là website tìm mẫu CV và tạo CV online miễn phí. Website này còn đóng vai trò như một trang tuyển dụng, giúp người dùng tìm việc làm và nộp đơn trực tuyến cho các đơn vị tuyển dụng uy tín.Ưu điểm:Hỗ trợ tạo CV freelance online hoàn toàn miễn phíHướng dẫn chi tiết về cách viết cho từng mụcNhược điểm:Không có sự tự do trong thiết kế, khó điều chỉnh nội dung CV theo vị trí ứng tuyển và thẩm mỹ cá nhânChỉ hỗ trợ upload hình ảnh 🖥 Behance Với một tài khoản Behance - nền tảng mạng xã hội thuộc Adobe, bạn có thể chia sẻ và khám phá những portfolios và sáng tạo nghệ thuật của cộng đồng người dùng rộng lớn. Với những ứng viên muốn tạo CV freelancer thiết kế, đây sẽ là một nền tảng thích hợp.Ưu điểm:Nguồn tài nguyên phong phú, từ hoạt ảnh, đồ họa chuyển động, đến tác phẩm nhiếp ảnh, thiết kế nội thấtNhược điểm:Không có tiếng ViệtChỉ phù hợp với những người làm nghệ thuật chuyên nghiệpKhông có template cho CV truyền thống Mẫu CV freelance Marketing Nguyễn Văn DũngFreelancer Digital Marketing Email: [email protected]SĐT: 0985222763Địa chỉ: Hà Nội, Việt Namnguyendung.com.vn Giới thiệu bản thân Freelancer tiếp thị sản phẩm chuyên nghiệp, có tư duy tiến bộ và năng động với chuyên môn cao trong mảng tư vấn khách hàng. Thông thạo và giao tiếp hiệu quả bằng văn bản hoặc lời nói trong cả hai ngôn ngữ Anh - Việt. Với khả năng ứng dụng công nghệ cao và tận dụng xu hướng trong tiếp thị để tối đa hoá lợi nhuận, tôi cam kết mang lại kết quả đột phá và có ảnh hưởng lớn. Kinh nghiệm làm việc Media Planner - Ban Đối ngoạiCLB Marketing trường ĐH Kinh tế Quốc dân08/2017 - 12/2020 Tổ chức các buổi họp phát triển tài liệu quảng cáo, nội dung fanpage trên các phương tiện mạng xã hội.Góp phần xây dựng và quản lý các hệ thống đo lường ROI và phạm vi phủ sóng của CLB.Thành lập và quản lý bộ phận quan hệ truyền thông giúp tăng 50% lượng tương tác trên fanpage CLB. Chuyên viên tư vấn tiếp thị freelanceTrung tâm tiếng Anh American Eagle01/2021 - nay Quản lý hai báo cáo kinh doanh và hỗ trợ đào tạo chuyên môn cho Phòng tiếp thị.Tổng hợp, phân tích dữ liệu từ các phương tiện truyền thông để lên sáng kiến cho các chiến lược tiếp thị.Thành tích: Sáng kiến chiến lược tiếp thị quý 3 năm 2021 thu hút thành công 200 học sinh mới. Luôn hoàn thành các chỉ tiêu kinh doanh hàng tháng. Trình độ học vấn Cử nhân MarketingĐại học Kinh tế Quốc dân2017 - 2021 Tốt nghiệp bằng GiỏiGPA 4.5/5 Kỹ năng chuyên môn PhotoShop Canva ProMicrosoft OfficeCarterEaseDigital MarketingCustomer Relations Chứng chỉSEO | HubSpot AcademyTOEIC 850📍Kết luậnTóm lại, CV freelancer tốt là CV giúp người đọc trả lời nhanh 3 câu hỏi: bạn đã làm những dự án gì, đạt được kết quả ra sao, và vì sao tôi nên thuê bạn.Nên nhớ là, hãy trình bày cách thức triển khai và kết quả dự án thật cụ thể, kèm portfolio rõ ràng - đó chính là “vũ khí” mạnh nhất để bạn chốt job freelance. Nếu bạn vẫn chưa chắc nên trình bày hồ sơ xin việc như thế nào cho lĩnh vực của mình, hãy tham khảo các mẫu CV theo ngành trên Cakenhé!Cake cung cấp mẫu CV miễn phí và tính năng AI kiểm tra CV sau khi đã tạo để đảm bảo CV chuẩn ATS và tương thích với JD.Tạo CV online
Career Development
Mar 6th 2024

Ultimate Freelancer Career Development Guide [+ Useful Resources]

Created by CakeGrowing admiration of flexible work times and escaping sedentary work conditions have definitely led to the freelancing boom these past few years. Freelancing, also known as independent contracting and project-based work, refers to a work arrangement of independently providing services or skills to different companies or individual clients based on projects. By freelancing, people believe they do not have to give up on their dreams to see the world, take opportunities, and be present in life, whilst still having a job to make a living. Career development for freelancers is one of the most crucially important aspects of the job - with contract-free work that implies demand and income uncertainty, it is beneficial for freelancers to always seek extra knowledge and further develop their skills for professional growth. This article will focus on exploring the creation of a career development plan, and the utilization of resources that are helpful for freelancers.Table of Contents:Importance of Career Development for FreelancersHow to Create a Career Development Plan for Freelancers?Resources Freelancers Can Use for Career DevelopmentConclusionImportance of Career Development for FreelancersIt is good to first start by acknowledging and truly understanding the importance of career development for a freelancing career.Freelancer career development can be extremely beneficial in the following ways: 1. Staying relevant in a dynamic market In our current generation, as the popular saying goes, change is indeed the new constant. The world presents us with new inventions, trends and industries every day - the ability to keep up and stay relevant through doing freelancing as a career includes keeping up-to-date with the direction your industry is going towards, and adapting professionally along the way. This way, you can always welcome new generations of clients in the long-run. 2. Expanding skills sets and services Flexibility is a major factor why people want to pursue a freelancing career. What many people are not aware of is that, with the flexibility freelancing encompasses, freelancers have more freedom to never stop trying new things in their field of expertise and continuously diversify their various skill sets, which they should definitely do. 3. Enhancing credibility and reputation Similar to white collar workers who have a 9-5 full time day job, a freelancer’s wonderful reputation can be a career catalyst. When clients are comparing your services off to other freelancers’, it can really quickly come down to your credibility and reputation. Knowledge on how to master personal branding and build your reputation should be a to-do in your career development plan. 4. Increase efficiency and productivity Always seeking strategies to improve your productivity when producing freelance work or services can save up much of your valuable time and energy! Because freelancers work independently and usually have a relatively smaller community, it is essential to work towards being more efficient and productive each day, which is a topic you will come across very often during developing your freelance career professionally. 5. Building a competitive edge Let your career development journey unleash unprecedented potential that only you can offer! Gain competitive advantage by exploring new areas of your field to then find unique domains you can specialize in. This takes time, but sooner or later, you will soon set your freelance career to a success!How to Create a Career Development Plan for Freelancers?What is a career development plan? A career development plan refers to a specifically outlined plan of actions or steps one must take to work towards achieving his career development goals, which includes upgrading skills and gaining experience. Not sure where to start? Lucky for you, we have listed these key steps and points you should definitely include in your career development plan: 1. Assessing Your Freelance Skills Before jumping directly into a specific area of your field that you “have decided” to develop professionally, it is best to first know where you currently stand - your strengths and areas that might need improvement. You can do this by firstly identifying the technical, soft, and niche-specific skills that you need to have to be successful in your industry. Afterwards, rate yourself honestly using a numerical or ordinal scale. Take into consideration the feedback and opinions of former colleagues as well. Online tests are also available on the internet, if you are trying to assess more technical skills such as programming languages or your proficiency using softwares. This also gives a great idea where you compare to by a benchmark. As the market is continuously evolving, honing in-demand skills is tremendously advantageous to maintain a competitive advantage amongst other freelancers. Make sure to include new skills as well! 2. Setting Freelance Career Goals Like many other things in this world, setting a goal is a crucial step in the creation of a plan. When creating your career development plan, set clear goals that can be a point you can always refer back to.To ensure that these goals are sustainable and will stick with you in the long-run, it is important to make them reasonable and achievable. Setting unrealistic goals can potentially demotivate you, causing you to be less productive. For a freelancer, this may look like: Number of projects increasing by 10% in the next 3 monthsGetting a certification this yearReaching and maintaining a 4.0/5.0 client satisfaction rateUnderstanding the fundamentals of a programming language in the next 6 monthsExpanding to another area of the field in the upcoming 2 yearsAlso, setting long-term and short-term goals separately can not only help you track your progress better, but can also keep you focused and motivated.3. Building a Strong Personal Brand Personal branding is never more important for anyone working independently and contract-free! The way you “carry yourself” and the way you make an impression to a client may determine whether a client wants to move forward with your service or not.Your personal branding should be welcoming, attractive, yet still exudes credibility. Most freelancers can show this through a portfolio, website, or a social media page. To make sure you are tailoring your portfolio so it highlights your services nicely, follow these tips below: Attach high quality visual content that can showcase your services pleasantlyFor social media: use hashtags, be active, and engage frequentlyHave a consistent, reputable branding across all platforms to create a cohesive online presence4. Navigating the Freelance Market To make sure that your amazing freelance services can reach the correct audience, do a thorough research on freelance platforms and marketplaces that are right for you. Different clients looking for different services go to different platforms - it is important to know which platforms best list freelance services in the field you’re offering. In order to become truly familiar with various platforms, it is helpful to network with fellow freelancers through conferences and other social events, where exchange of information amongst freelancers often occurs. Listening to other people’s past experiences may help give you an idea of what platform suits you best. 5. Managing Finances and Contracts For some people, doing finance and contract-related matters with nobody to help is probably the most dreadful part of freelancing. When you are just starting, you will have to understand how to set rates, do budgeting, do invoicing, as well as how to draft a contract. Surprisingly, these tasks will easily make up quite a big part of your career development plan. Clear and professional contracts will help you avoid undesirable misunderstandings and not having to do tasks beyond what has been agreed upon. This will also indirectly benefit your client, as they understand the term and other aspects of their project. When setting up contracts and settling on a rate with your client, be sure to include these important points: Scope of workPayment termsTimeline deadlineRevisionsOwnership rightsConfidentialitySignatures If you are not sure where to start in learning financial management for freelancing, here are a few resources that might help get you started: Freelancers UnionThe Balance MoneyFreshbooksMint Ultimately, if you still feel unsure and in need of more serious help, reach out to financial advisors and consultants, and be at ease with their professional services. 6. Upskilling and Continuous Learning Career development is all about continuous skill enhancement and acquiring knowledge. This should be what your career development plan revolves around. Freelancing tends to be more dynamic, which is why it is important to keep up with current trends and industry advancements. There are many numerous ways a freelancer can upskill, including taking online courses, attending seminars or workshops, and even networking at conferences. Keep on reading the article to find out resources that may help you in achieving your career development goals! Invest in yourself to add more value to your services - impress your client and stay relevant in the market!7. Time Management and Productivity Freelancers do not have a precise 9-5 working time clock, flexible working times are frequently glorified - what most people do not see, however, is that time management has become a common struggle for many freelancers. Being able to manage your time well, by doing time-blocking or using the infamous Pomodoro technique, can steer you far away from procrastination. To boost your efficiency, here is a list of tools and apps that can help you be more productive: TrelloTogglClockifyAsanaNotionGoogle Calendar No matter how productive you want to be when managing your working schedule, do not forget to also carve time out for yourself. After all, work-life balance is one of the big goals in freelancing - burnout is our greatest enemy! 8. Seeking Feedback and Professional Development Lastly, along the way, as a part of your continuous learning, do not stop asking feedback from clients, mentors, and fellow freelancers. Once you identify areas for improvement, you can work on them, and further add competitive advantage to your freelance services. Career development for freelancers is not a simple thing to do - although freelancers do not have supervisors to guide and advise them along the way, it doesn’t mean that they cannot learn from other, more experienced people in their field. Mentorship can boost your professional development, help enhance your skills, and is definitely beneficial for your long-term growth. After all, having someone who can help you excel and thrive in your career, and be proud to help, is never said to be undesirable.Resources Freelancers Can Use for Career Development There are plenty of handy tools available that can further guide and be a helpful reference for your professional development.Don’t forget to include utilizing these resources as a part of your plan to achieve your career development goals: 1. Specialist literature Specialist literatures are often used by experts to gain in-depth insights of a particular field, as these scholarly publications are deemed to be one of the most reliable sources to seek knowledge from. If you want to start your career development journey by understanding theories or interpreting data, specialist literature is a good place to start. Here is a list of well-known websites to help you in find the scholarly journal you’ve always been looking for: JSTOR - for general academic articles and research in various fieldsIEEE Xplore - for computer science, programming, and some areas in engineeringEmerald Insight - for business, management, and technology research 2. Webinars One of the best ways to gain insights in any particular field or industry is to learn from someone who has acumen and valuable experience in the industry for years and years! Webinars, which is short for Web-based Seminar, are online educational seminars delivered remotely, where you can learn, interact, and ask questions to experts in the field, from the comfort of your own home. From these webinars, you might get the opportunity to find a mentor that can help you with your career development plan! Other times, webinars are also referred to as online courses, which are recorded classes taught by experts and professors from reputable universities that you can watch at your own time. These online courses also often provide you with certifications, which can definitely add value to your freelancing career‘s credibility. These resources might help you find enriching Webinars: Eventbrite - for webinars across various fields including business, arts and technologyBrightTALK - for business, management, and technology webinarsSocial Media (LinkedIn Events, Facebook Events, Instagram, etc.) Some popular websites where you can look for online courses across all fields: CourseraedXUdemySkillshareMasterclassCodecademy (only for coding and programming courses) 💡Pro tip:If you are still in university and freelancing is your ‘uni part-time job’, attend seminars, workshops, and webinars that interest you! Most of the time, not only is it a good learning experience, but you can meet people in the community to network with. The best part of university events is that they are usually free!Many universities also offer free online courses from Coursera, LinkedIn Learning, and other academic learning sites to their students. Make sure that you utilize these resources as they might come in handy in the future! 3. Workshops or seminars Want to get hands-on, practical experience for your freelancing career? Learning by doing is definitely an effective way to grow professionally. If you cannot wait to implement the knowledge you have obtained from academic journals and online courses, taking part in a workshop is the next great step for you! Workshops are engaging and interactive sessions that allow participants to try and apply what they have learned in real-world scenarios. A workshop can be delivered using various methods, and usually includes practical activities such as collaborative projects, problem-solving tasks, and software tutorials. Where can I find workshops and seminars? Try these sites below:Meetup - for art, creative fields, and business workshopsEventbrite - for business, arts, and health workshopsSocial Media (LinkedIn Events, Facebook Events, Instagram, etc.)Local community centers, local universities/schools, local libraries 4. Blogs If the reason you chose freelancing as a career is because you prefer working by yourself and have minimal social interaction with others, then the idea of Webinars and Workshop may seem daunting. Online blogs, on the other hand, can be an amazing alternative that allows freelancers to learn from each other, have discussions and create a community. Reading blogs allows you to learn from people’s past experiences, get some useful tips and tricks, and also to expose yourself to different perspectives or strategies. Many online blogs and articles discuss about career development for freelancers - some of them are:Medium - for various blogs across all fieldsHubSpot Blog - for business, sales and marketing blogsCopyblogger - for marketing blogsHarvard Business Review BlogForbes 5. Conferences or fairs Despite the independence and flexibility a freelancing career offers, knowing fellow freelancers or professionals in your field, and having a sense of belonging in the industry, is still something nice to have. A way you can meet many other enthusiasts in your field is by going to conferences and fairs. At the end of the day, networking is a huge and important part of career development. Conferences and fairs are not usually held too often - typically annually, semi-annually, or once every few months, which is perfect if being social drains you! These events may introduce you to new innovations, or perhaps be the start of exciting collaborations. Some well-known conferences or fairs, especially for freelancers, are: Freelancer's SummitThe Freelance ConferenceSXSW for technology and the creative industriesWordCamp for web developmentBookExpo for creative writingTED Conferences6. Print magazines Print magazines are physically printed publications of magazines that usually cover a wide range of in-trend topics, which consumers read on a regular basis. Although its popularity has decreased with the rise of digitization, you can still definitely find invaluable insights on key trends of your specific field, or just generally of the current, latest news. Many people who are subscribers of the product state that printed magazines have saved them lots of time on compiling different kinds of news or information, with ease that the content is reliable. Additionally, several print magazines provide niche-focused content filled with profound knowledge, which can help you achieve your career development goals. Examples of sought-after printed magazines: The New YorkerReader’s DigestWired If you work in the creative industries, you might want to check out: Rolling StoneVoguePeopleCosmopolitanGQConclusion Setting clear career development goals and having a career development plan is an essential step to take as a freelancer in order to stay relevant and competitive in the ever-evolving market.Personal branding, financial management, and networking will have a significant influence on your professional career journey. Try your best to master them!There are plenty of resources freelancers can utilize to enhance skills, gain expertise, and add value to their careers. To conclude, in order to reach goals and be successful as a freelancer, career development is a key factor that cannot be skipped. Start taking small steps and never stop learning to accelerate your professional career - your future self will thank you! Cake is an online job search platform with thousands of postings for work in Taiwan, including internship, part-time, and freelance opportunities. Follow Cake to find more engaging content and advice on how to excel professionally!With Cake, an online resume builder, we provide you with hundreds of free professional resume templates and various resume format examples that help showcase the best you. Landing your dream job will be a piece of cake!Create Resume--- Originally written by Lorencia Ang Budijono ---
Recruitment & HR
Nov 9th 2024

5 Contoh Kontrak Kerja Freelance, Dari Marketing Sampai Programmer

Informasi komprehensif mengenai kontrak kerja freelance semakin dibutuhkan mengingat jumlah pekerja informal di Indonesia naik sejak tahun 2023. Surat perjanjian kerja freelance (pekerja lepas) adalah bagian dari perjanjian hukum yang mengikat antara penerima dengan pemberi kerja. Untuk memastikan seluruh hak dan kewajiban dari kedua pihak terpenuhi langkah pertama yang harus dilakukan adalah mempelajari tiap bagian kontrak freelance dengan seksama. Tentang saja, Cake menyediakan contoh kontrak freelance sebagai panduan. Baca sampai habis, ya!Daftar isi: Pengertian Kontrak Kerja Freelance 5 Contoh Kontrak Kerja Freelance Pentingnya Kontrak Kerja Freelance Isi Kontrak Kerja Freelance Apa itu Kontrak Kerja Freelance? Kontrak kerja freelance adalah kesepakatan yang disetujui oleh pekerja dengan pengusaha atau klien yang berisi daftar hak dan kewajiban dari keduanya. Dalam konteks pekerja lepas, kontrak kerja harus terwujud dalam bentuk tertulis. Sebagai freelance yang tidak diwajibkan untuk bekerja harian, kamu punya nilai lebih dalam menyusun klausul kontrak. Salah satu keuntungannya adalah pekerja lepas bisa mengajukan poin-poin kontrak secara fleksibel tanpa mengurangi produktivitas yang diminta oleh klien. 5 Contoh Kontrak Kerja Freelance 1. Template Kontrak Kerja Freelance PDFContoh Kontrak Kerja Freelance PDF Contoh Kontrak Kerja Freelance PDF Download kontrak kerja freelance PDF di sini!Download Sekarang2. Contoh Kontrak Kerja Freelance Content Writer Contoh Kontrak Kerja Freelance Content Writer Contoh Kontrak Kerja Freelance Content Writer Contoh Kontrak Kerja Freelance Content Writer 3. Contoh Surat Kontrak Kerja Freelance Programmer SURAT PERJANJIAN KERJA LEPAS Pada hari Kamis tanggal Satu bulan Juni tahun Dua Ribu Dua Puluh Empat, kami yang bertandatangan di bawah ini: Nama: Jane DoeJabatan: Kepala Biro Kerja Sama Dalam hal ini bertindak atas nama PT Anugrah Teknologi untuk selanjutnya disebut sebagai Perusahaan. Nama: Sabrina MoonProfesi: Programmer LepasNo KTP: 123456789011 Alamat: Jalan XXX, Nomor XXX, Kelurahan XXX, Kecamatan XXX, Kabupaten XXX Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama sendiri untuk selanjutnya disebut sebagai Pekerja. Pasal 1Jenis Kerjasama Perusahaan melakukan kerja sama dengan Pekerja dalam Pengembangan Perangkat Lunak PT Anugrah Teknologi dengan perjanjian kerja lepas. Pasal 2Ruang Lingkup Kerja Sama Selanjutnya Pekerja berkewajiban menjalankan tugas sebagai programmer lepas untuk Perusahaan yaitu berupa tugas utama melakukan pengembangan situs dengan rincian sebagai berikut: Menulis kode untuk frontend dan backend.Mengintegrasikan seluruh fitur dengan API atau sistem lain.Melakuan pengujian unit untuk setiap modul. Pasal 3Lama Pelaksanaan Kerja sama antara pihak Pekerja dan Perusahaan seperti dimaksud dalam pasal (1) berlangsung mulai tanggal 1 Juni 2024 hingga 1 September 2024. Pasal 4Garansi Pekerjaan Perusahaan menerapkan garansi 30 hari setelah kewajiban Pekerja selesai untuk memastikan tidak ada permasalahan yang berhubungan dengan perkembangan situs seperti dijabarkan pada Pasal (2). Pasal 5Imbalan Jasa Untuk pelaksanaan kerja sama, Perusahaan menyepakati untuk memberikan imbalan jasa kepada pihak Pekerja sebesar Rp10.000.000 per bulan yang akan dibayarkan tiap tanggal 30, dimulai pada bulan Juni 2024 dan berakhir pada tanggal yang sama pada September 2024.Imbalan jasa dari pihak Perusahaan dalam masa garansi atau sesudah tanggal 30 September 2024 hanya akan diberikan 50% dari nilai yang disebutkan dalam Pasal (5) ayat (1). Pihak Pertama menyetujui persyaratan dan kebijakan yang disebutkan di atas:Tanda tangan:Nama dan profesi:Tanggal:Pihak Kedua menyetujui persyaratan dan kebijakan yang disebutkan di atas:Tanda tangan:Nama dan profesi:Tanggal: 4. Contoh Kontrak Kerja Freelance Marketing PDF Kontrak Kerja Freelance Marketing Perjanjian Kontrak Kerja Freelance (selanjutnya disebut Perjanjian) dibuat oleh Jane Doe (selanjutnya disebut Pihak Pertama) dan Swana Mia mewakili PT Victoria (selanjutnya disebut Pihak Kedua). Pihak Pertama bergerak di bidang Marketing berupa pembuatan konten pemasaran. Pihak Kedua bergerak di bidang kosmetik. Jasa yang disediakan oleh Pihak Pertama. Pihak Pertama setuju untuk mengirimkan konten pemasaran sesuai dengan kebutuhan Pihak Kedua, minimal 4 konten pemasaran setiap minggu atau 16 konten pemasaran setiap bulan. Kerja sama ini berlangsung selama minimal 3 bulan dan dapat diperpanjang atas persetujuan kedua belah pihak. Pihak Kedua dapat mengakhiri perjanjian ketika konten pemasaran tidak memenuhi ekspektasi. Pihak Pertama dapat mengakhiri perjanjian melalui pemberitahuan maksimal 1 minggu sebelum kontrak berakhir. Ruang lingkup pekerjaan. Pihak Pertama dituntut untuk mematuhi standar pembuatan konten dari Pihak Kedua, termasuk namun tidak terbatas pada etika pembuatan konten, durasi konten, gaya konten, dan lain-lain. Pihak Kedua berhak untuk menentukan tenggat waktu pengiriman konten pemasaran oleh Pihak Pertama. Tentang Hak Cipta. Pihak Pertama harus memastikan; 1) seluruh konten merupakan pekerjaan orisinil, 2) tidak pernah diunggah di konten manapun, 3) seluruh maupun sebagian konten tidak dimiliki oleh pihak ketiga. Pihak Kedua memiliki hak penuh atas seluruh konten pemasaran yang dibuat oleh Pihak Pertama. Kompensasi. Pihak Kedua sepakat untuk memberikan kompensasi sebesar Rp250.000,- untuk tiap konten pemasaran yang dibuat oleh Pihak Pertama. Pembayaran akan dilakukan setiap tanggal 5 di bulan berikutnya. Masa Berlaku Perjanjian. Perjanjian ini berlaku mulai 27 Agustus 2024 dan seterusnya hingga ada kesepakatan untuk mengakhiri perjanjian. Pihak Pertama menyetujui persyaratan dan kebijakan yang disebutkan di atas:Tanda tangan:Nama dan profesi:Tanggal:Pihak Kedua menyetujui persyaratan dan kebijakan yang disebutkan di atas:Tanda tangan:Nama dan profesi:Tanggal: 5. Contoh Kontrak Kerja Freelance Admin Kontrak Kerja Freelance Admin Antara: Perusahaan: PT Garuda Jaya Selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama. Dan: Nama: Jane DoeKTP: 123456789011Alamat: Jalan XXXX, XXXX, XXXXProfesi: Admin Selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua. Dengan ini, Pihak Pertama dan Pihak Kedua terikat Kontrak Kerja Freelance Admin yang selanjutnya disebut sebagai Perjanjian Kerja. Lingkup Pekerjaan Pihak Kedua akan menjalankan pekerjaan sebagai admin kontrak lepas untuk PT Garuda Jaya. Pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Pihak Kedua adalah: Mengelola dokumen perusahaan secara sistematis, seperti menyimpan, mengatur, memastikan pembaruan, dan memudahkan akses untuk seluruh staf PT Garuda Jaya.Mengatur jadwal pertemuan dan pengingat untuk seluruh tim.Pihak Kedua bekerja selama 3 jam per hari dari Senin hingga Kamis, dengan penjadwalan jam kerja disesuaikan oleh Pihak Kedua. Masa Berlaku Perjanjian Kerja Perjanjian Kerja antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua ini berlaku mulai 1 Januari 2024 dan akan diperbarui setiap 4 bulan hingga salah satu pihak memutuskan untuk mencabut seluruh Perjanjian Kerja sesuai dengan kesepakatan. Kompensasi Pihak Pertama sepakat untuk memberikan kompensasi kepada Pihak Kedua sebesar Rp2.000.000,- per bulan untuk pekerjaan sebagai admin lepas. Jika ada bonus dan tambahan kompensasi lain akan diatur lebih lanjut oleh Pihak Pertama dengan Pihak Kedua. Pihak Pertama menyetujui persyaratan dan kebijakan yang disebutkan di atas:Tanda tangan:Nama dan profesi:Tanggal:Pihak Kedua menyetujui persyaratan dan kebijakan yang disebutkan di atas:Tanda tangan:Nama dan profesi:Tanggal: Pentingnya Surat Perjanjian Kerja Freelance Mengapa kontrak kerja freelance harus tetap ada padahal status pekerjanya adalah lepas alias tidak terikat? Nah, kadang kala terdapat informasi salah kaprah di kalangan pencari dan pemberi kerja mengenai kontrak kerja freelancer. Kontrak freelance tetap dibutuhkan untuk menjamin hak dan kewajiban yang melekat pada kedua pihak. Freelancer akan mendapatkan informasi: Jumlah pekerjaan yang harus diselesaikanTenggat penyelesaian pekerjaanBayaran yang diterimaKonsekuensi ketika tidak mencapai target Sementara itu, pemberi kerja mendapatkan keuntungan berupa: Menentukan standar hasil pekerjaan yang harus dicapai freelancerMengambil tindakan segera ketika freelancer tidak mencapai kesepakatanSerta dapat melakukan penyusunan anggaran pembayaran upah dari awal Jadi, perjanjian kerja freelance memberikan keuntungan bagi semua pihak yang terlibat karena sedari awal baik pemberi maupun penerima kerja sama-sama terbuka. Hal ini akan mengurangi adanya kesalahpahaman yang mungkin timbul di masa depan. Format Kontrak Kerja Freelance 1. Data Freelancer dan Klien Informasi penting yang harus tercantum di dalam kontrak kerja freelance adalah data diri dari penerima dan pemberi kerja. Untuk pemberi kerja, minimal informasi yang tercantum adalah nama terang atau nama perusahaan. Sementara untuk freelancer ada dua jenis cara pencantuman data diri. Perusahaan bisa saja hanya cukup dengan mencantumkan nama dan profesi pekerja lepas atau juga menambahkan informasi berupa nomor KTP dan alamat. Gaya penulisan yang manapun, kontrak kerja pekerja lepas tetap sah selama ada nama lengkap dan tanda tangan. 2. Lingkup Pekerjaan Karena bukan sebagai pekerja tetap, freelancer sesungguhnya tidak memiliki tanggung jawab harian. Artinya pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan maupun klien tidak mengikat setiap hari. Agar kontrak kerja pekerja harian lepas adil bagi semua pihak, maka klausul di dalamnya perlu mencantumkan secara rinci seluruh tanggung jawab yang diemban. Ada batasan jelas soal beban pekerjaan freelancer yang tidak boleh dilanggar oleh perusahaan maupun klien. 3. Masa Berlaku Perjanjian Kerja Perusahaan maupun klien perlu menyadari bahwa para freelancer mengambil pekerjaan paruh waktu ini dengan berbagai alasan. Ada yang untuk pekerjaan samping sampai menjadi profesi utama. Artinya freelancer kemungkinan punya lebih dari satu pekerjaan di waktu yang sama. Informasi mengenai masa berlaku perjanjian kerja membantu freelancer untuk menata jadwal harian, juga sekaligus membantu perusahaan untuk mendapatkan kepastian hasil kerja. Jadi keterangan ini adalah win-win solution untuk semua pihak. 4. Upah dan Pembayaran Hal utama dari kontrak kerja adalah memberikan kejelasan mengenai besaran upah dari pemberi kerja. Di bawah upah, pemberi kerja juga harus memperjelas beberapa hal seperti: jatuh tempo pemberian upah, sistem pembayaran, informasi mengenai bonus, uang muka, dan lain-lain. 5. Berakhirnya Perjanjian Mekanisme berakhirnya perjanjian juga perlu dibahas. Apakah kedua belah pihak boleh serta-merta memutuskan kontrak begitu saja? Atau ada batasan minimal waktu pemutusan kontrak? 6. Persetujuan dan Tanda Tangan Kedua Pihak Untuk membuat kontrak kerja freelance yang sah, maka perlu ditutup dengan tanda tangan kedua pihak. Artinya penerima dan pemberi kerja sudah mempelajari dengan seksama klausul kontrak dan di kemudian hari tidak akan ada perselisihan mengenai hal-hal yang sudah dituliskan. 7. Hak Cipta Untuk pekerjaan di lingkup industri kreatif pastikan ada poin yang memperjelas hak cipta karya. Ini penting untuk memastikan tidak ada replikasi karya di kemudian hari, kejelasan karya setelah putus kontrak berakhir, serta status kepemilikan karya. Ambil contoh untuk designer freelancer, klausul hak cipta bisa berbunyi: setiap karya yang diberikan boleh dimiliki secara eksklusif untuk pemberi kerja, tapi pemberi kerja dilarang untuk memperbanyak, mencetak ulang, mengubah, dan merevisi karya tanpa sepengetahuan dari sang desainer. 📚Baca juga:9 Contoh Kontrak Kerja Karyawan Lengkap Kesimpulan Kontrak kerja freelance adalah kesepakatan yang mengikat secara hukum antara penerima kerja dengan status lepas dengan pemberi kerja.Klausul perjanjian kerja freelance harus memuat antara lain: data pekerja dan klien, lingkung pekerjaan yang harus dilakukan, masa berlaku perjanjian kerja, kompensasi yang diterima dan mekanisme pembayaran, sistem pemutusan perjanjian, serta tanda tangan dari kedua belah pihak. Artikel tentang template kontrak kerja freelance dari Cake akan membantu HR dan job seekers menyusun poin-poin penting yang perlu dituliskan. Cakeadalah platform rekrutmen global yang menghubungkan perusahaan dengan+7 juta kandidat berkualitas.Pasang lowongan kerja gratisuntuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkanEmployer Brandinglebih efektif bersama Cake. Percayakan kami sebagaiRecruitment ConsultantAnda untuk membantu menemukan talenta spesifik lebih baik,konsultasi hari ini! Dapatkan wawasan mendalam dan konten informatif terkait rekrutmen, manajemen SDM, employer branding, serta tren terbaru di dunia HR hanya di Cake. Jadikan kami sumber terpercaya Anda untuk strategi perekrutan yang efektif dan solusi SDM yang inovatif.--- Ditulis Oleh Erika Rizqi ---
Resume & CV
Jan 24th 2022

Freelance Writer Resume Guide with Samples

Created by CakeYou'll learn:How to write a freelance writer resume?What to put on a resume for a freelance writer?Tips for writing the best freelance writer resumeHow to write a cover letter for a freelance writer?Freelance writer resume sample Freelance writing is the practice of earning income by writing for multiple clients, while not being hired by any employer. As a freelance writer (also known as freelance content creator), you can cover a variety of topics or specialize in one specific area. 💡Freelance writer job duty examples: Communicating with clients for further discussion related to the project or assignment.Producing written text on a project basis or freelance basis and in accordance with prescribed editorial and formatting guidelines.Editing and proofreading the drafts/articles to detect and correct errors. As every business needs compelling content, there's a huge demand for skilled freelance writers. With an impressive freelance content writer resume, you can maintain job stability by marketing yourselves efficiently and attracting more potential clients. How to write a freelance writer resume? Step 1: Don't mix-up a freelance writer resume with a CV Check the table below to understand the differences between a resume and a CV.Freelance Writer Resume1-2 pagesCovers the information related to the job opening only, including contact details, resume summary, education, work experience, certificationsRequired for the job application along with a cover letter for a freelance writerCreative and uniqueFreelance Writer CVNo length limitInclude full professional details: contact info, summary, work experience, education, academic experience or awardsUsually required for academic fields as teaching, medical nursing, accounting, or sciencePlain and format📝Note:Go over the job listing carefully to learn the required application document. Step 2: Adopt the right format for your freelance editor resume 📌Three common resume formats arechronological, functional, and combinational resumes. Be aware of the choice of format for your freelance writer resume even though they all serve the purpose of featuring your skills and work experience. As a freelance writer, you must have gained relevant experience in the field. Most applicants prefer to use the chronological format type to showcase their employment history. However, the hybrid one seems to work better for a freelance writer resume format as you can still show experience while highlighting your key skills. 📝Note:Whatever freelance writer resume format you choose, make sure it's highly optimized for Applicant Tracking Systems (ATS). Step 3: Refer to freelance writer resume templates examples online Writing a resume may seem overwhelming at first. No worries! Try to look up freelance writer resume examples and templates on the Internet - this way, you can get yourself great tricks and writing advice. Step 4: Tailor your freelance writer resume for the job opening There are a variety of jobs to get your freelance writing career off to a great start such as content writer, journalist, travel/food reviewer, editor, and proofreader, etc. Hence, make sure to tailor your resume for writing jobs online for a specific job. Simply put, find what is most relevant to the job requirements and fill your freelance writer resume with personal qualifications, expertise, and experience that will impress the client. Step 5: Craft a perfect cover letter for a freelance writer The cover letter is like a handshake - that's how you greet and introduce yourself to employers. As a freelance writer, you are commonly asked to submit a cover letter along with a resume. Through your freelance writer cover letter, the client expects to see your clear understanding of the job requirements as well as a brief demonstration of your qualifications that motivates them to dive into your resume. 📚Further reading:The Cover Letter to Land Your Dream Job | 5 Basic Paragraphs 10 Tips.Step 6: Don't miss the final check!It's true that many people, freelance writers included, make grammar mistakes and typos while writing. That may cause a bad influence on your brand image and stop you from getting the job successfully, especially when writing should be your best skill. Thus, be sure to proofread your freelance editor resume and cover letter before sending it out to clients. What to put on a resume for a freelance writer? 1. Resume profile (Personal Information)✔️You should include these:Full NameEmailPhone NumberPersonal website/Social media/Blog/Portfolio❌You should not include these:SSNMarital StatusReligion/RaceIdentifying Info 📝Note: It's important to provide complete and accurate information so that the client can reach out to you. 2. Resume HeadlineA resume headline (or personal title) states your professional level or expertise in the field. Drafting a well-branded freelance writer resume headline can gain the client's first attention and make you stand out from other applicants. 🔑Key tip: Clearly demonstrate your competencies and experience by applying a more descriptive title rather than a generic one.For example, instead of “Freelance Content Marketer", try to make a huge difference by a statement like “Content Marketing Freelancer with a strong focus on brand building and content management on social media."3. Resume SummaryA resume summary (also known as a professional summary) ideally consists of two or three sentences placed at the top of the resume. A professional summary for a freelance writer should briefly demonstrate your skills, experience, and outstanding achievements to motivate the clients to read your entire freelance writer resume. Examples of an impressive freelance writer resume summary: Driven Freelance Writer with 5 years of experience in developing cutting-edge marketing campaigns from ideation to execution. Passionate and innovative strategist with a passion for managing brand and product performance.Dynamic Freelance Content Creator with specialization in content writing for digital and print media. Exceptional ability to collaborate on diverse projects with all stakeholders and leverage emerging technologies for integrated marketing campaigns.Performance-driven Freelance Writer with extensive experience and comprehensive background in developing content strategies and marketing campaigns to promote client brands. Committed to high-impact outcomes, excellence, creativity, and innovation. 4. Resume ObjectiveWhile drafting an objective statement for your freelance editor resume, clearly state your career goals and commitment to meeting client needs. An example of a well-written objective statement for a freelance content creator resume:Looking to increase conversions and traffic via content marketing campaigns as a Freelance Content Creator at IVY Moda. How about an entry-level freelance writer resume? 🔎Check out Resume objective writing tips for freshers students!5. SkillsFreelance writer jobs require a broad skill set when compared to other professions. Hence, knowing how and what to list key skills on your freelance writer resume can get you closer to the job.How to highlight freelance writer skills on a resume:List both hard skills and soft skillsInclude key skills relevant to the job onlyUtilize bullet pointsStick to the truth! What should be included in the skills section:🔗Hard SkillsGoogle AnalyticsCopywritingCMS ToolsSearch Engine OptimizationContent Marketing🔗Soft Skills CommunicationAbility to Meet DeadlinesAnalytical SkillsSelf-motivatedDetail-oriented 6. Work ExperienceAs a freelancer, you’re likely to experience some full-time jobs or have worked on a lot of projects with different clients. Though you can showcase your work experience on your personal website or portfolio, you still need to present all of them on your freelance writer resume.✔️You should include these:Employer/Client NameYear of Start and EndJob Responsibilities Achievements❌You should not include these:SalaryInformation that Benefits CompetitorsWork experience example for a freelance writer resume: Freelance Writer | School of Business, San AntonioJan 2018 - Present Research, write, and edit white papers on cultural diversity, business management, and contemporary communications.Coordinate and supervise research work of 20+ volunteers and interns. 7. EducationWhether the clients expect freelance writers to have fancy academic degrees or not, you need to cover the basics in the education section, including:School NameYear of Start and EndDegree and MajorsRelevant Courses (optional) Example of education for a freelance writer resume: Bachelor's Degree in Public CommunicationAcademy of Journalism and Communication | Vietnam2012 - 2016 🔎Check out education resume examples for 8+ different professions at Education on Resume|Examples, Templates, Writing Guide. 8. Feature Your Own Blog/Website or CertificationsAs mentioned earlier, freelance writers tend to showcase writing samples on portfolios, blogs, or personal websites so that clients can take a closer look at their work. Make sure you add a link to your resume so that you can be ahead of other applicants. Tips for writing the best freelance writer resumeTip 1: Customize the Freelance Editor Resume for the Job The earlier part has highlighted the role of tailoring the freelance content creator resume for the specific job. To be more specific, you can customize it based on the following factors: Specialization (content writer, editor, journalist, editor proofreader, etc.)Writing style (formal, technical, or creative writing)Industry (technology, education, healthcare medical, business, travel, etc.) Tip 2: Quantify Results on Your Freelance Writer Resume Just like a portfolio or personal website, quantifiable achievements on your freelance editor resume can be a good way for clients to evaluate the quality of your work. With numbers like unique page views, organic traffic rates, membership rates, etc., you can prove yourself further to win the competition. Example of quantifying results on a freelance content creator resume: Research and utilize keyword research to produce 30+ articles per month, gaining 3000 unique page views. Tip 3: Optimize the Freelance Writer Resume for ATS With large numbers of resumes, clients might use Applicant Tracking Systems to automatically scan through them. Although you're doing a creative job, make sure you're also crafting an ATS-friendly freelance writer resume. 📍ATS optimization tips: Stick to text informationCover all must-have sectionsInsert keywords from the job descriptionSave your freelance writer resume file as a PDF Tip 4: Add Action Words in Your Freelance Writer Resume Regardless of your writing style or area you specialize in, you may consider adopting relevant action words/verbs. This way you can show clients that you fully understand the job requirements and make your freelance content writer resume stand out.Examples of action verbs: write, conduct, create, design, develop, research, edit, proofread, publish, etc.Tip 5: Make Your Freelance Writer Resume Creative but Simple In search of freelance content creators, clients yearn for creativity and uniqueness. Hence, it's important to hone your niche and show it on your resume if you want to attract many clients and build up your freelance writing career.📝Note: Don't overdo charts and graphics otherwise your freelance writer resume might not get through ATS. Only play with them if you’re sure the resume will be read by a human. How to write a cover letter for a freelance writer? Say that you're writing a cover letter for a content writer with no experience or a cover letter for a content writer on Upwork, keep in mind to include the following key points:Contact details: Name, email, social media, personal website.Self-introduction: Start with a polite greeting - make sure you say the right name of the client and desired job.Motivation: Sincerely express your intention to apply for the job.Qualification: Briefly demonstrate your expertise, relevant skills, projects, and works along with outstanding achievements.Closing: Express appreciation to the potential client. 📚Further reading: Check out Dos Don’ts of Writing a Cover Letter. Freelance writer resume sample Resume ProfileMay CarlineFreelance Content Creator for online cosmetics and fashion brands. [email protected]www.linkedIn.com/in/maycarlineMaycarline.com Summary Creative freelance content creator with 5+ years of experience in writing and editing for online cosmetics and fashion brands, including but not limited to website content, social media posts, press releases, and company/product briefs. Adept at creating compelling content that generates leads and sales. Excellent communication skills working within editorial teams of 5 members as well as associated departments. Work Experience Freelance Writer | iHerb TaiwanMay 2018 - Present Produce relevant and engaging content for the company website, blog, and social media as assigned and pitched.Provide media materials (e.g., original photography, sourced images, graphic designs, etc.) to accompany and support articles.Generate 5+ ideas for new features on the company blog weekly. English Freelance Content Creator | SHEIN France Jan 2015 - Dec 2017 Composed 350+ articles on SHEIN blog that attracts approximately 8000 readers per month.Handled daily/weekly content creation on social media platforms (Facebook, Twitter, Instagram), increasing followers by 40%-60% in two years.Coached 4 intern writers in content writing best practices. Certification Hubspot Inbound Marketing Certification Skills Hard Skills:SEM SEO CopywritingGraphic DesignPaid Social Media AdvertisingPhotographyEmail Marketing Soft Skills:Ability to Meet DeadlinesSelf-disciplinedSelf-motivatedDetail-orientedActive Listening Education M.A in Global Communication | The George Washington University2013 - 2014B.S in Technical Communication | University of Central Florida2009 - 2013 --- Originally written by May Luong ---
Job Search Tips
May 28th 2024

7 Cara Mudah Menjadi Freelancer Pemula Untuk Cari Untung!

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Agustus 2020 terdapat sebanyak 33,34 juta orang Indonesia bekerja sebagai freelancer atau pekerja lepas waktu. Krier sebagai freelancer terus meningkat. Selain waktu kerja yang fleksibel, pendapatan dari pekerjaan freelance juga cukup menjanjikan. Ditambah lagi bagi generasi muda yang sadar akan pentingnya sumber pemasukan tambahan dalam keuangan pribadi, maka tidak heran jika banyak orang mengambil pekerjaan freelancer sebagai sumber pendapatan kedua. Apakah kamu tertarik untuk menjadi freelancer tapi bingung bagaimana cara memulainya? Jika ya, maka artikel kali ini sangatlah tepat untukmu karena Cake akan membahas 7 cara menjadi freelancer pemula yang sukses. Daftar isi:Alasan dan Keuntungan Menjadi FreelancerCara Memulai Menjadi FreelancerPekerjaan Freelance yang Banyak Dicari Alasan dan Keuntungan Menjadi Freelancer Berbeda dari bekerja waktu penuh (full-time), pekerjaan freelancer tidak terikat kontrak jangka panjang dengan sebuah perusahaan, kamu pun bisa mendapatkan beberapa benefit yang tidak dijumpai pada pekerjaan tetap. Berikut adalah beberapa alasan untuk bekerja menjadi freelancer. 1. Waktu dan Tempat Kerja yang Fleksibel Bekerja sebagai freelancer memiliki waktu kerja yang sangat fleksibel. Dengan perjanjian waktu kerja yang telah disepakati dengan klien, kamu pun punya kebebasan untuk bekerja kapanpun dan dimanapun. Tidak heran jika banyak orang yang lebih memilih berkarir sebagai freelancer dibandingkan dengan bekerja waktu penuh (full-time) di perusahaan. 2. Berpotensi sebagai Sumber Pemasukan Kedua Dengan gaya hidup dan kebutuhan yang semakin meningkat, banyak orang juga memilih bekerja sebagai freelancer di waktu senggangnya. Pada umumnya, kamu akan mendapatkan bayaran setelah menyelesaikan sebuah projek, ada juga pekerjaan freelance yang membayar berdasarkan waktu kerjamu. Oleh karena itu, jika kamu rutin dalam menjalankannya, pekerjaan freelancer juga bisa menjadi salah satu sumber pemasukan kedua untuk kamu juga. 3. Mudah untuk Dimulai Pekerjaan freelancer sangat berbeda dengan pekerjaan full-time. Selain memiliki kebebasan untuk tidak terikat kontrak, kamu pun bisa memulai pekerjaan freelance kapanpun kamu mau. Kini banyak platform freelance online yang dapat dijadikan sebagai langkah awal mu berkarir menjadi freelancer. Jika kamu tertarik untuk membaca lebih lanjut, kamu pun bisa mengunjungi artikel Cake mengenai 15 Situs Freelance Terbaik untuk Cuan di 2024! 4. Kebebasan untuk Memilih Projek Selain jam dan tempat kerja yang fleksibel, pekerjaan freelance justru memberikanmu ruang dan kebebasan untuk memilih projek yang kamu minati. Bidang pekerjaan freelance pun sangat beragam, mulai dari bidang menulis, desain grafis, data entry, pemasaran (marketing), bisnis, dan lain sebagainya. Nah, itulah beberapa alasan dan benefit yang dapat kamu peroleh ketika bekerja sebagai freelancer. Pada paragraf berikutnya, Cake juga akan membahas beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk menjadi freelancer pemula.Cara Mudah Menjadi Freelancer Sukses 1. Definisikan secara Rinci Jasa Pelayanan dan Penawaran Kamu Cara pertama saat memulai bekerja menjadi freelancer adalah dengan mendefinisikan secara rinci jasa dan pelayanan yang kamu tawarkan. Ingatlah bahwa kemampuan dan skill mu bisa jadi salah satu jasa pelayanan yang dibutuhkan klien. Cobalah untuk menjelaskan tipe jasa pelayananmu secara konkrit dan jelas, kamu pun bisa menjabarkan metode dan cara kerja yang kamu pakai untuk menyelesaikan suatu projek. 2. Kembangkan Struktur Harga Setelah mendeskripsikan jasa pelayanan mu secara rinci, ada baiknya kamu juga menuliskan beberapa faktor yang dapat berpengaruh dalam jumlah uang yang ditawarkan oleh klein. 📝 Faktor-faktor yang berpengaruh diantaranya mencakup: Pengalaman bekerja,Jumlah projek yang pernah kamu tangani,Tingkat kesulitan sebuah projek,Durasi waktu kerja, dll. Dengan menuliskan berbagai faktor ini, kamu telah berhasil melakukan cara kedua untuk mendapatkan uang dari freelancer. 3. Membuat Portofolio Membuat portofolio adalah cara lain yang harus kamu lakukan ketika bekerja menjadi freelancer online. Portofolio membantu klien untuk mengetahui tentang kinerja dan kualitas kerjamu. Beberapa hal yang dapat dimasukkan pada portofolio kamu adalah studi kasus, testimonial, data, sampel pekerjaan, hasil karya yang kamu buat, dan lain-lain. 💡Inilah beberapa tips membuat portofolio yang baik:1. Pilih desain dan perpaduan warna yang tepat 2. Tunjukkan keragaman dalam portofolio kamu 3. Masukkan hanya pencapaian terbaik dalam portofolio kamu Fokus utama dalam pembuatan portofolio bukan hanya mengenai informasi seputar pengalaman kerja di waktu lampau, ada baiknya kamu pun menuliskan beberapa contoh dan metode yang kamu gunakan dalam menyelesaikan suatu projek, misalnya “Ketika mengerjakan projek X, saya menggunakan metode Y, dan Z adalah hasil akhir yang ada pada bisnis klien A saat ini”. 📚 Baca juga:Portofolio Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik [+5 Contoh] 4. Daftar di Situs Freelance Seiring dengan bertambahnya tren sebagai pekerja freelance, maka semakin banyak juga situs freelance yang tersedia. Cara keempat untuk menjadi freelancer online adalah dengan mulai mendaftarkan diri di berbagai situs freelance. Contoh situs freelance online diantaranya adalah Sribulancer dan Upwork. situs freelance online Indonesia - Sribulancer contoh situs freelance online - Upwork Sebagai website freelancer Indonesia, Sribulancer terbukti telah berhasil menyesuaikan isinya dengan kebutuhan pasar Indonesia. Sementara itu, Upwork dikenal sebagai situs terbesar untuk mencari pekerjaan freelance, maka pasar pekerjaan yang ditawarkan juga berbasis internasional. Cobalah untuk daftar dan mencari pekerjaan freelance yang sesuai dengan kebutuhanmu.📚 Baca juga:15 Situs Freelance Terbaik untuk Cuan di 2024! 5. Promosikan Jasa Pelayanan Kamu di Berbagai Media yang Berbeda Cara berikutnya untuk bekerja menjadi freelancer adalah dengan mempromosikan jasa pelayananmu di berbagai media yang berbeda. Di zaman digital seperti saat ini, kamu pun memiliki banyak pilihan untuk memilih platform digital dalam memasarkan produk jasa layananmu. ➡️ Promosikan produk/jasa layananmu dalam media digital secara gratis seperti di: LinkedInInstagramTikTokSitu web, dll. Jika kamu merasa sudah cukup matang dengan jasa pelayananmu, kamu pun bisa mencoba mempromosikannya dengan program yang berbayar, seperti Instagram Ads, Facebook Ads, dan sebagainya. Semakin banyak platform yang kamu pakai, semakin banyak juga kesempatanmu untuk menjangkau market yang lebih luas. 6. Bangun Relasi yang Baik dengan Klien Walaupun pekerjaan freelancer tidak terikat kontrak jangka panjang, tapi sebagai seorang freelance profesional, kamu tentu wajib memiliki pola pikir bahwa klien adalah bisnis kamu. Bekerja sebagai freelancer yang sukses dan menghasilkan banyak uang tentu tidak lepas dari relasi yang baik dengan klien. 💡Inilah beberapa tips dalam membangun relasi dengan klien: Bekerjalah dengan maksimal dan sempurnaBangunlah komunikasi yang baik dengan klienBangunlah kepercayaan klien melalui konsistensi menyelesaikan kerja tepat waktu dan secara maksimalBerikanlah solusi terbaik dan unik dalam setiap projek 7. Kembangkan Skill Kamu Jika kamu telah mencoba cara-cara di atas tapi belum juga berhasil menemukan pekerjaan freelance yang sesuai dengan skill yang kamu miliki, maka kamu pun bisa mempertimbangkan untuk mengembangkan skill kamu. Bisa jadi kebutuhan pasar freelance tidak sesuai dengan skill yang kamu miliki saat ini. Oleh karena itu, ada baiknya kamu pun mencoba mengembangkan skill kamu untuk menjadi freelancer online. Contoh Pekerjaan Freelance yang Banyak Dicari Beberapa pekerjaan freelance yang banyak dicari beserta skill yang dibutuhkan: Analis dan Konsultan Bisnis - Pemecahan masalah, Kemampuan analisa yang baikSoftware Developer - Bahasa Pemrograman (Python, Javascript, CSS, dll.), Operating System, Database, AlgoritmaDesainer grafis - Adobe Photoshop, Adobe IllustratorEditor Video - Adobe Premiere Pro, Final Cut Pro, Adobe After EffectsDesainer Web - User Experience, HTML, CSS, CMS, FigmaDigital Marketer - Google Ads, Google Analytics, SEOPenulis Konten - Copywriting, Content WritingAsisten Virtual (Virtual Assistant) - Berorientasi pada detail, Manajemen waktu, Microsoft Office Selain itu, kamu juga bisa menambahkan sertifikasi kamu. Di zaman sekarang, tersedia begitu banyak kelas online yang kamu bisa ikuti secara gratis maupun berbayar. Dengan mengikuti kelas online, biasanya kamu akan mendapatkan sertifikat yang bisa kamu cantumkan pada CV kamu. Sudah buat CV untuk pekerjaan freelance kamu, belum? Yuk, langsung buat secara mudah dan 100% gratis di Cake! Ada banyak template menarik juga🎉Buat CV Jika kamu baru mau belajar menjadi freelancer, cobalah untuk mengikuti beberapa tips dan cara daftar untuk jadi freelancer yang dituliskan pada artikel ini. Bangunlah portofolio yang baik dan yakinkanlah klien bahwa kamulah kandidat freelance terbaik untuk projek mereka. Semoga artikel kali ini bermanfaat bagi langkah awal mu untuk menjadi freelancer.Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development! --- Ditulis Oleh Lydia Gavrila ---
Resume & CV
Jan 28th 2022

Best Freelance Resume: Examples & Templates

Created by CakeYou'll learn: Step 1: Pick the best layout for your freelance resume. Step 2: Adopt the right freelance resume format. Step 3: Start with personal details and contact information. Step 4: Create an intriguing freelance resume title. Step 5: Craft a freelance resume summary.Step 6: Include key skills relevant to the freelance job. Step 7: Highlight your best experience and accomplishments. Step 8: List educational background. Step 9: Add an extra section to highlight your qualifications. Step 10: Craft a convincing cover letter for the freelance job. Freelance resume sampleFreelancers are considered “contractors" as they take on contract work for companies and organizations instead of being employed as company staff. It’s common for them to work on multiple jobs or projects at one time, but some may be restricted to one certain project. The fields that hire the most freelancers may include computer IT, writing editing, translation, design, marketing, etc. As a freelancer, you get to be your own boss and set your own hours. No wonder the idea of becoming a freelancer is very appealing and makes this job type highly competitive in recent years. The key to landing your desired freelance job is to build a winning freelance resume that showcases your core competencies, experience, and skills.Step 1: Pick the best layout for your freelance resume.Regardless of what field of freelance work you're in, e.g. you're preparing a freelance photographer resume, a freelance translator resume, or a freelance video editor resume, the top priority is conciseness and readability. 5 standards you might consider to secure a great layout for your freelance resume:1. Resume length:Ideally, the resume for freelance work should be one page long, especially for fresh graduates and freelancers with below 10 years of experience. Note that if you’re required to submit a freelance CV, the length can range from 2 to 8 pages.🔎Read about the key differences between a CV and a resume to make sure you don't mix up these two terms.2. Letter font size:You may find it confusing to determine the best font for your freelance resume among a lot of options. Some of the best fonts for resumes recommended by resume experts and recruiters include Arial, Cambria, Calibri, Times New Roman, and Helvetica. It'd be fine to adopt any font or style that you think can make your freelance resume and your personality traits light up if you’re working in a creative field.Just keep in mind to use a professional and easy-to-read font with the standard size of 11-12pt, and use bold font styles to highlight section headings.3. Resume margin:Don't overlook this standard because setting the margins correctly can determine whether your freelance resume looks professional or not. Most employers prefer ½”–1″ margins, depending on the amount of information you include on your resume.4. Resume spacing:The proper spacing for a freelance resume is 1.0 or 1.15 between text and double lines after subheadings. Feel free to adjust this accordingly based on the white space of your resume as well as the freelance resume format and the letter size you adopt.5. Freelance resume format:Sending a resume as a Word file may have been the best practice of earlier years. However, with many advantages, PDF is being commonly opted for by both applicants and recruiters nowadays. We don't have to worry about formatting errors, optimization for ATS, or edit permission.🔎ATS (Applicant Tracking System) is a software application that provides recruiting and hiring tools for companies, such as collecting, screening, and filtering job applications. 👍Note: If you're seeking a creative freelancing career, exhibit your creativity and uniqueness in your freelance fashion designer resume or freelance musician resume to get you noticed by the reviewer.Step 2: Adopt the right freelance resume format.Here comes the next important and challenging step - opting for the right freelance resume format among 3 types of resume formats to best fit your professional level. Now you may find your own answer below.🏷️ Chronological resume formatFor this resume format, work experience is greatly emphasized and arranged chronologically, starting with the most recent job and then gradually dating back to the earliest one. Who should use this?-Professionals with considerable freelancing experience- Freelancers without career gaps Example:-02/2019 - Present: Freelance copywriter | NHA Books- 11/2010 - 10/2018: Freelance copywriter | Copify Blog 🏷️ Functional resume formatThe main focus is your skills and achievements rather than each work experience. Who should use this?-New grads (Entry-level freelance resume or freelance resume with no experience)- Freelancers with employment gaps or in the middle of a career transition 🏷️ Combinational resume formatWith this format, you can showcase both your skills and freelancing experience in reverse chronological order. Who should use this?-Career changers (from office staff toward a freelancer)- Professionals with some freelancing experience Example: Check out the freelance graphic designer resume in the last part of this article. No matter if you're a seasoned professional or a fresher, you can create a powerful freelanceresume using Cakeand get your dream job with ease!Try It Now Step 3: Start with personal details and contact information.Obviously, the personal information (or resume profile) section is your first opportunity to introduce yourself. Get it wrong at this early stage and you can miss the chance of getting an interview. So, what personal details should or should not be included in your freelance resume?✅ ShouldFull nameEmailPhone numberPersonal website (optional)LinkedIn (optional)❌ Shouldn'tDate of BirthIdentifying information (weight, height, gender, ID number)ReligionMarital status Further reading:10+ Personal Details in Resume SamplesStep 4: Create an intriguing freelance resume title.Labeling yourself with a well-branded title can mark you as a strong candidate. How? By stating your professional level and expertise in the field. This way, you are starting on the right foot and properly introducing yourself to the client/employer. Examples of resume titles/headlines for freelance jobs:Freelance marketing resume: Content Marketing Freelancer adept at strategic marketing planning and digital marketing on social mediaFreelance architect resume: Freelance Architect skilled in both residential and industrial constructionFreelance interpreter resume: Experienced Remote Spanish and French Interpreter Step 5: Craft a freelance resume summary.This part is well-worth your time and effort as the reader can find it more convincing to dive into your freelance resume after reading the summary statement.What to put in a professional freelance resume summary:The summary of freelancing experience you've obtainedOutstanding accomplishmentsFreelancing skillsRelevant certifications Examples of well-written resume summary for maintenance jobs:Freelance translator resume: Freelance Translator with a track record of success in translating documents and spoken words. Converses efficiently in Chinese, Korean, and English.Freelance video editor resume: Creative and detail-oriented Video Editor with 8 years of hands-on experience in editing videos for business and individual clients. Adept at pre- and post-production editing and visual effects application with excellent time management and writing skills.Freelance musician resume: Freelance Musician Composer with a strong love and working-knowledge of music and music theory. 10+ years of extensive experience in orchestra, band, and theater settings, as well as teaching all age groups and ability levels. 💡If you are writing a freelance resume with no experience and not sure what to write in the summary statement,this comprehensive resume summary guide will help you out!Step 6: Include key skills relevant to the freelance job.Your freelancing core skills are divided into three basic types:Hard skills are technical knowledge or training that can be taught and measured, such as how to use certain software or tool.Soft skills are personal traits that make you a good member and colleague in the workplace, such as behaviors, communication, leadership, etc.Others: They can be any linguistic ability, knowledge, and hobbies you have. Below are key skills to put in a freelance software developer resume:Hard skillsJavaScriptHTMLCSSAdobe InDesignAdobe PhotoshopSoft skillsAttention to detailActive listenerCommunicationResult-drivenCritical thinkingLanguagesEnglish (native)French (professional) 👍Reminder: Only list the skills that are beneficial for the freelance job you're targeting.Step 7: Highlight your best experience and accomplishments.When listing freelance work on a resume, note the following things:Provide an accurate but brief description of what projects you worked on (job title, client name, date of starting and ending, and job duties).Quantify the results that you've achieved in your last jobs.Mention and tailor relevant work experience to the specific job.Use action verbs and keywords from the job description.Include references or testimonials to gain trust from the clients/recruiters. Example of writing freelance work and accomplishments on freelance content creator resume:Produced 5 SEO-friendly articles on Ragic blog on a weekly basis, generating approximately 130 new readers per month.Managed the daily content creation on Ragic Instagram, gaining 3000 followers after 2 years. Step 8: List educational background.Does your freelance resume need an education section? Of course, it does! But don't panic if your educational background is irrelevant to the freelance job you're applying for. You can also add any relevant training and online courses.Your education section in a freelance resume should include:School/university nameDegree typeMajors minorsGraduation yearStep 9: Add an extra section to highlight your qualifications.Go the extra mile to make your freelance resume stand out from the competition by adding any of the extras: Linguistic abilitiesCertificationsHobbies and interestsVolunteer workAwardsSide projectsReferences 📝Reminder:Remember to only feature what is related to the job you're applying for.Step 10: Craft a convincing cover letter for the freelance job.At its most basic, the cover letter for freelance work is no different from a generic one.You will need to cover the following information in your freelance cover letter:Contact information: Full name, email, personal website (if any)Introduction: Who you are and what freelance job you're seekingMotivation: Why you intend to apply for this freelance workQualification: What skills and work experience you have that make you qualified for this jobClosing: Express an appreciation for the reader's time. Further reading:Dos Don’ts of Writing a Cover Letter Freelance resume sampleKaylie HanesFreelance Graphic Designer with Extensive Experience in Print Design, Multimedia, and Photography. [email protected](+890)-890-8900Upwork: Kaylie Hanes Professional Summary Highly creative and performance-driven Freelance Graphic Designer with 5+ years of work experience in a variety of industries, including education, fashion, cosmetics, tourism, and automobiles. Able to set up unique trends and visual strategies that revolutionize corporate branding. Committed to delivering the most satisfactory performance in deadline-driven and fast-paced environments. Work Experience Freelance Graphic Designer Photographer2/2015 - PresentClients: Fashion Nova, Merzy Beauty, Gopedia, Vinfast Group Created logo and business cardDesigned printed and non-printed materials for company eventsDeveloped websites on different CMS platformsCreated and increased social media channelsHandled product photography and edited 6000+ raw photographs and videos Key achievement: Rated 4.8/5* by clients on Upwork. Web Graphic DesignerUniversity of Maryland, Baltimore County09/2012 - 12/2014 Redesigned web design standards for 5 departments within the campus; achieving 87% overall satisfaction from students and ProfessorsAssisted with the modification of the UMBC logoDesigned web interface and printed materials for 20+ events such as Opening Convocation, TEDxUMBC, Summer Camp, etc Education BA in Graphic DesignUniversity of Maryland Baltimore CountyClass of 2010 Skill setPrint designBusiness cardCompany logoPoster flyerBrochuresMultimediaSocial media postVideo editingVideo photomontagesWebsite designPhotographyProduct photoshootBW photographyRetouchingPhotographic storytelling Certifications Graphic Design Certification by Cal Arts (Coursera), 2015 --- Originally written by May Luong ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!