Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Feb 18th 2025

Syarat & Cara Kerja di Dubai untuk Dapat Gaji yang Fantastis

Kerja di Dubai, Bagaimana Caranya?Sebagai salah satu kota terbesar di Uni Emirat Arab, Dubai merupakan kota yang sudah lama menjadi magnet bagi para pencari kerja internasional, termasuk pekerja dari Indonesia. Kota yang terkenal dengan gedung pencakar langit dan kehidupan serba mewah ini memiliki perkembangan ekonomi yang pesat dan peluang kerja yang beragam. Tidak heran, banyak orang tertarik untuk mencari lowongan kerja di Dubai dan mengubah kehidupan mereka. Selain gaji di Dubai yang besar dan bebas pajak, kota ini juga menawarkan berbagai benefit dan kompensasi yang menarik bagi para pekerjanya. Lalu, apa saja syarat kerja di Dubai? Jangan khawatir, Cake akan memberikan ulasan tentang syarat, gaji, hingga visa kerja Dubai khusus buat kamu! Daftar Isi: Mengapa Kerja di Dubai? Syarat Kerja di Dubai Visa Kerja di Dubai Cara Kerja di Dubai Gaji di Dubai Mengapa Kerja di Dubai? Sebagai salah satu kota terkaya dan modern di dunia, kerja di Dubai merupakan impian banyak orang. Berikut, adalah alasan mengapa kamu layak mempertimbangkan jika menerima tawaran kerja di Dubai?6 Alasan untuk Bekerja di Dubai 1. Kebutuhan Tenaga Kerja di Berbagai Sektor Dubai terus menarik tenaga kerja asing untuk memenuhi kebutuhan di berbagai sektor. Melansir dari Pacific Prime Dubai, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 3% pada 2024, Dubai menjadi salah satu kota dengan prospek kerja yang bagus. Berbagai sektor seperti teknologi, real estate, dan pariwisata terus mengalami peningkatan kebutuhan tenaga kerja terampil. Hal ini dipicu oleh proyek-proyek besar, seperti pembangunan infrastruktur, serta upaya pemerintah dalam diversifikasi ekonomi​. 2. Dukungan Pemerintah Dubai Pemerintah Dubai juga memberikan banyak dukungan kepada tenaga kerja asing dalam mewujudkan target sebagai pusat inovasi teknologi dengan investasi terbesar di bidang AI dan sains data. Beberapa bentuk dukungan Pemerintah Dubai yang diberikan jika kamu kerja di Dubai yaitu labour card dan perlindungan hak tenaga kerja, kebijakan perekrutan yang transparan, dan banyak insentif untuk tenaga asing. 3. Banyak Perusahaan Multinasional Dubai adalah rumah bagi banyak perusahaan multinasional dan startup global. Perusahaan seperti Emirates, DP World, Formulatrix, Etisalat, dan lainnya menjadi magnet bagi profesional internasional. Perusahaan-perusahaan ini menawarkan peluang kerja yang kompetitif dan lingkungan kerja internasional yang modern. 4. Gaji Tinggi Bebas Pajak Gaji di Dubai terkenal tinggi dan bebas pajak. Menurut PeduliWNI.com, rata-rata gaji kerja di Dubai bervariasi antara 10.000 hingga 50.000 AED (sekitar Rp37 juta hingga Rp185 juta) per bulan, tergantung pada sektor dan pengalaman. Selain itu, banyak perusahaan menawarkan paket kompensasi menarik, termasuk tunjangan perumahan, asuransi kesehatan, dan bonus tahunan​. 5. Peluang Karir yang Luas Dengan pertumbuhan pesat di berbagai sektor, Dubai menawarkan banyak peluang untuk pengembangan karir. Lingkungan bisnis yang dinamis dan kompetitif memungkinkan karyawan asing untuk naik ke posisi manajerial atau mendapatkan pengalaman lintas budaya yang berharga. 6. Gaya Hidup Modern dan Multikultural Pekerjaan di Dubai juga menawarkan gaya hidup yang modern dengan fasilitas kelas dunia. Kota ini juga multikultural dengan komunitas internasional yang besar, menciptakan lingkungan kerja yang beragam. Budaya kerja di Dubai juga menekankan keseimbangan kerja-hidup, dengan banyak perusahaan menawarkan program kesejahteraan dan fleksibilitas kerja.Sedang mencari peluang karir baru? Cek lowongan kerja terbaru di Cake, ada lowongan remote dan hybrid juga! 💻Cari Kerja Syarat Kerja di Dubai Sebelum melamar lowongan kerja di Dubai, penting bagi kamu untuk memahami apa saja syarat kerja di Dubai. Berikut beberapa syarat umum kerja di Dubai: 1. Memiliki Visa Kerja yang Valid Untuk mencari lowongan kerja di Dubai, kamu membutuhkan visa kerja resmi yang disponsori oleh perusahaan, organisasi, atau individu tertentu di Dubai. Jika kamu belum punya pengalaman membuat visa, jangan khawatir karena visa kerja Dubai biasanya diproses oleh perusahaan sponsor. Para sponsor visa ini juga telah memiliki izin untuk mempekerjakan tenaga kerja asing di Dubai. 2. Memenuhi Kualifikasi dan Pengalaman Kerja Syarat kerja di Dubai selanjutnya yaitu memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja sesuai dengan posisi yang dilamar. Persyaratan yang satu ini biasanya bervariasi tergantung pada bidang pekerjaan dan perusahaan yang dilamar. 3. Kemampuan Bahasa Kemampuan berbahasa Inggris juga merupakan syarat kerja di Dubai yang perlu dimiliki oleh setiap tenaga kerja asing. Bahkan untuk beberapa posisi, kemampuan berbahasa Arab juga dibutuhkan oleh perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja asing. 4. Dokumen Lamaran Kerja Sebelum mencari pekerjaan di Dubai, siapkan dulu dokumen-dokumen seperti CV, surat lamaran, sertifikat pendidikan, dan dokumen pendukung lainnya. Kamu bisa mengirimkan dokumen lamaran tersebut melalui email, situs web resmi perusahaan, maupun agen rekrutmen terpercaya. Bingung cara membuat CV untuk lamar kerja di luar negeri? Gunakan template CV ATS-Friendly dari Cake, mudah dibuat dan 100% GRATIS! 🚀Buat CV Visa Kerja Dubai Salah satu syarat kerja di Dubai adalah memiliki visa kerja yang valid. Namun, jangan khawatir karena proses pengurusan visa kerja Dubai cukup sederhana dibandingkan negara lain di Uni Emirat Arab. Pengurusan visa kerja Dubai biasanya juga dilakukan oleh perusahaan sponsor, jadi kamu tidak perlu bingung. Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu cermati sebelum mengurus visa kerja Dubai: ✅ Jenis Visa Kerja di UEA Sejak 5 September 2022, pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) telah menerapkan kebijakan baru terkait aturan imigrasi, termasuk memperluas jenis-jenis visa tinggal yang tersedia, yaitu: 1. Izin Tinggal untuk Pekerjaan Kontraktual Jenis visa ini disponsori oleh perusahaan dan membutuhkan persetujuan dari Kementerian Sumber Daya Manusia dan Emiratisasi (MOHRE) serta kontrak kerja resmi. 2. Green Visa Berlaku selama 5 tahun dan diperuntukkan bagi para investor, pekerja lepas, serta tenaga kerja profesional. Visa ini tidak membutuhkan sponsor perusahaan. ✅ Syarat Pengajuan Visa Kerja di UEA Untuk mendapatkan visa kerja Dubai, calon pekerja perlu menyiapkan dokumen berikut: Paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan dan salinannyaFoto ukuran pasporKartu ID Emirat (diproses setelah kedatangan di UEA)Izin masuk dari MOHRE atau Kementerian SDM dan EmiratisasiHasil tes kesehatanSalinan kartu perusahaan tempat bekerjaSalinan izin komersial perusahaanBukti gelar sarjana (ijazah) (untuk posisi manajerial) ✅ Proses Pengajuan Visa Kerja di UEA Proses untuk mendapatkan izin kerja di UEA terdiri dari 3 tahapan: 1. Pengurusan Visa Masuk Perusahaan harus mengajukan persetujuan kuota visa melalui MOHRE. Setelah itu, karyawan akan menandatangani kontrak kerja. Visa ini berlaku selama 60 hari dan bisa diperpanjang satu kali lagi untuk jangka waktu 60 hari tambahan. 2. Mendapatkan Kartu ID Emirat Untuk memproses kartu ID, karyawan perlu datang ke pusat Otoritas Identitas Emirat (EIDA) dengan membawa dokumen seperti paspor dan visa masuk. 3. Pengajuan Visa Tinggal dan Izin Kerja Setelah menyelesaikan tes kesehatan, karyawan mengajukan visa tinggal yang berlaku hingga dua tahun. Izin kerja akan tercantum dalam visa ini, yang memungkinkan mereka mulai bekerja secara resmi. ✅ Pertimbangan Tambahan 1. Sponsor Lokal Izin kerja di UEA harus didukung oleh perusahaan yang memiliki registrasi resmi di negara tersebut. Ini bisa menjadi tantangan bagi perusahaan yang baru memasuki pasar global. 2. Visa Keluarga Setelah menerima visa tinggal, karyawan dapat mensponsori anggota keluarganya untuk tinggal di UEA. Namun, visa ini tidak memberikan izin bekerja kepada anggota keluarga yang bersangkutan.Cara Kerja di Dubai Mencari pekerjaan di Dubai memang menantang, tetapi dengan strategi yang tepat, peluang kamu untuk diterima akan lebih besar. Berikut beberapa langkah cara kerja di Dubai yang bisa kamu ikuti untuk mendapatkan pekerjaan impianmu: 1. Gunakan platform pencarian kerja Cara kerja di Dubai yang pertama yaitu gunakan platform cari kerja seperti LinkedIn, Bayt, Monster Gulf, dan Naukrigulf. Di sana, kamu akan mendapatkan informasi tentang lowongan kerja di Dubai, kisaran gaji, dan persyaratan untuk posisi tertentu. Selain menggunakan platform pencarian kerja tersebut, kamu juga bisa langsung mengunjungi situs web perusahaan yang diminati. 2. Perluas networking dengan teman atau keluarga yang kerja di Dubai Untuk mendapatkan informasi lowongan kerja di Dubai, jangan ragu untuk bergabung dengan grup di media sosial yang berfokus pada pekerjaan di Dubai. Perluas jaringan dengan teman, keluarga, atau kenalan yang sudah mendapatkan pekerjaan di Dubai untuk memperoleh informasi yang berharga. 📚 Baca juga: 9 Manfaat Networking Dalam Karier dan Cara Membangunnya! 3. Siapkan visa kerja Dubai yang disponsori perusahaan Cara kerja di Dubai selanjutnya yaitu memiliki visa kerja yang masih berlaku. Visa kerja Dubai biasanya disponsori oleh perusahaan yang akan mempekerjakan kamu. Perusahaan sponsor biasanya adalah perusahaan yang sudah memiliki izin untuk mempekerjakan orang asing. 4. Kuasai bahasa Inggris dan tingkatkan keterampilan kamu Menguasai bahasa Inggris merupakan salah satu syarat utama untuk mendapatkan pekerjaan di Dubai. Kemampuan bahasa Inggris yang solid dan keterampilan yang relevan akan meningkatkan peluang untuk diterima bekerja. Untuk melamar kerja di luar negeri, pasti kamu butuh CV yang menonjol! Buat CV yang profesional dan menarik tanpa ribet di Cake 🚀Buat CV Gaji di Dubai Berapa gaji kerja di Dubai? Gaji di Dubai bervariasi tergantung pada jenis pekerjaan dan industri tempat kamu kerja. Dilansir dari Kitalulus.com, berikut gambaran umum gaji kerja di Dubai dalam mata uang rupiah untuk beberapa sektor: Administrasi dan layanan publik: Rp58 juta - Rp61 juta/bulanKeuangan dan perbankan: Rp69 juta - Rp100 juta/bulanTeknologi dan teknisi: Rp69 juta - Rp 104 juta/bulanKonstruksi dan industri berat: Rp65 juta - Rp73 juta/bulanPelayanan dan pariwisata: Rp50 juta - Rp58 juta/bulanPendidikan dan kesehatan: Rp58 juta - Rp61 juta/bulanSeni dan media: Rp58 juta - Rp61 juta/bulanIndustri dan produksi: Rp42 juta - Rp61 juta/bulanTransportasi dan logistik: Rp50 juta - Rp58 juta/bulanManajemen dan top level: Rp77 juta - Rp162 juta/bulanSektor lainnya: Rp50 juta - Rp85 juta/bulan Dengan gaji yang kompetitif dan bebas pajak, Dubai menawarkan peluang kerja menarik di berbagai sektor. Namun perlu diingat jika kisaran gaji kerja di Dubai dapat bervariasi tergantung pada posisi, pengalaman, dan kualifikasi individu. 💡 Tertarik bekerja di luar negeri? Baca juga artikel-artikel berikut ini:Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!Serba Serbi Working Holiday Visa (WHV) Australia: Definisi, Syarat, Proses, Biaya, FAQCara Kerja di Malaysia: Syarat, Gaji, Visa, dan LowonganApa Itu Ausbildung Jerman? Syarat, Cara Daftar DokumenKerja di Korea Selatan: Panduan Lengkap untuk Pekerja Indonesia Kesimpulan Berikut poin-poin penting yang perlu kamu ingat jika ingin mendapatkan pekerjaan di Dubai: Peluang besar, Dubai menghadirkan banyak peluang karir dengan gaji yang kompetitif dan benefit yang menarik.Persiapkan Dokumen, pastikan semua dokumen, seperti paspor dan ijazah, sudah lengkap.Visa Kerja, proses visa kerja Dubai biasanya diurus oleh perusahaan sponsor.Manfaatkan Jaringan, networking dan platform online adalah kunci sukses mencari pekerjaan di Dubai.Kuasai Bahasa Inggris, syarat utama ini dibutuhkan hampir di semua pekerjaan di Dubai. Dengan persiapan yang matang dan strategi yang tepat, impian kerja di Dubai bisa menjadi kenyataan ✨ Siap menjelajah karir di luar negeri? Temukan peluang kerja di luar negeri di Cake 🛫Cari Kerja Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!
Industry & Job Overview
Feb 18th 2025

Cara Kerja di Malaysia: Syarat, Gaji, Visa, dan Lowongan

Tertarik kerja di Malaysia?Lihat cara cari kerja di Malaysia di sini!Peluang karier yang lebih baik dengan kemajuan teknologi membuat kerja di Malaysia menjadi opsi menarik bagi worker Indonesia. Pekerjaan di Malaysia menawarkan jejaring profesional yang luas hingga penawaran gaji yang lebih tinggi. Untuk bisa menjadi bagian dari pekerja asing di negeri Jiran, ada beberapa syarat yang perlu kamu penuhi. Perlu diingat, melakukan pekerjaaan di negara lain tanpa dokumen legal dapat memiliki konsekuensi hukum yang serius. Tenang saja, dalam artikel kali ini Cake menyusun cara hingga syarat kerja di Malaysia dari sumber kredibel. Kami juga memberikan tips untuk mendapatkan lowongan kerja Malaysia yang sesuai dengan skill dan minatmu. Stay tuned! Daftar Isi: Mengapa Kerja di Malaysia? Syarat Kerja di Malaysia Visa Kerja di Malaysia Cara Mencari Kerja di Malaysia Gaji di Malaysia Mengapa Kerja di Malaysia? Sejumlah kelebihan bekerja di Malaysia sudah diatur dalam Undang-undang Ketenagakerjaan bernama The Employment Act (EA) of 1955. Aturan tersebut membahas mengenai minimum keuntungan yang harus disediakan oleh perusahaan atau klien untuk para pekerja. Poin utama yang tercantum meliputi upah minimum, jam kerja, perlindungan kesehatan, serta hak uang lembur. Mengutip dari INSGlobal, aturan di atas berlaku untuk para pekerja yang minimal telah bekerja di Malaysia selama lebih dari 2 bulan. Tidak hanya mengikat untuk pekerja tetap penuh waktu, EA 1955 juga memberikan perlindungan bagi part-timer, dan juga pekerja kontrak. Untuk bisa mengakses benefit yang diatur dalam EA 1955, seorang pekerja harus memiliki izin kerja atau visa kerja yang telah disetujui oleh pemerintah. Artinya untuk jenis pekerjaan di Malaysia seperti gig worker, freelancer, dan remote worker kemungkinan besar tidak akan mendapatkan benefit yang sama. Oleh karena itu, selama proses wawancara kerja, kamu perlu memastikan secara jelas benefit kerja di Malaysia seperti apa yang ditawarkan oleh perusahaan atau klien. Ajukan pertanyaan sedetail mungkin, termasuk juga memastikan seluruh kesepakatan sudah berada di dalam kontrak kerja. Meski statusmu sebagai freelancer atau remote worker, melakukan negosiasi kontrak kerja tetap menjadi hak yang bisa kamu gunakan saat berdiskusi dengan HR. Sementara untuk kamu yang memang telah mempersiapkan diri untuk menetap ke negara satu ini, berikut beberapa daftar benefit kerja di Malaysia: ✅ Employees Provident Fund (EPF) Employees Provident Fund atau yang juga disebut sebagai Kumpulan Wang Simpanan Pekerja adalah layanan penyimpanan dana pensiun. Untuk masyarakat Malaysia dan permanent resident, kontribusi pada EPF bersifat wajib. Sementara pekerja asing di Malaysia yang tidak masuk kategori tersebut bisa memilih untuk berkontribusi atau tidak. ✅ Social Security Organization (SOCSO) Khawatir akan mengalami kecelakaan selama bekerja yang mempengaruhi produktivitas? SOCSO menyediakan dua skema keamanan: 1) skema kecelakaan kerja yang memberikan perlindungan bagi karyawan dari kecelakaan kerja dan penyakit yang mungkin timbul selama bekerja, 2) skema kecacatan dapat dimanfaatkan jika pekerja mengalami masalah secara fisik atau kematian dengan alasan apapun. ✅ Annual Leave Cuti tahunan yang bisa kamu dapatkan selama bekerja di Malaysia tergantung dengan pengalaman kerja yang dimiliki. Berikut penjabarannya: Lama bekerja 1 - 2 tahun: 8 hariLama bekerja 2 - 5 tahun: 12 hariLama bekerja lebih dari 5 tahun: 16 hari ✅ Sick Leave Sama seperti cuti tahunan, izin sakit saat kerja di Malaysia juga didasarkan pada rentang lama bekerja di sebuah perusahaan. Berikut detailnya: Lama bekerja kurang dari 2 tahun: 14 hari per tahunLama bekerja 2 - 5 tahun: 18 hari per tahunLama bekerja lebih dari 5 tahun: 22 hari per tahun Jika kondisi kesehatanmu membutuhkan penanganan yang lebih serius, perusahaan Malaysia mengizinkan pekerjanya untuk mendapat perawatan di rumah sakit selama 60 hari. Untuk kasus ini, perlu disiapkan sejumlah dokumen yang menyatakan secara jelas mengenai kondisi kesehatanmu. ✅ Maternity Leave Cuti melahirkan bagi pekerja perempuan di Malaysia nyaris sama dengan aturan di negara-negara Asia Tenggara lain. Total, ibu hamil mendapat hak cuti selama 98 hari yang bisa diambil 30 hari sebelum Hari Perkiraan Lahir (HPL). ✅ Public Holidays Keuntungan selanjutnya kerja di Malaysia adalah kamu mendapat banyak jatah hari libur nasional. Total ada 11 public holidays yang bisa dinikmati oleh seluruh pekerja. Tenang saja, hari libur nasional ini tidak memotong hak gaji apapun. ✅ Termination Protection Jika perusahaan ingin melakukan pemutusan hak kerja (PHK), mereka harus menyediakan alasan dan juga penyebab yang jelas. Pemberitahuan PHK minimal dikirim 4 minggu sebelum hari-H (untuk yang bekerja kurang dari 2 tahun), 6 minggu sebelum hari-H (untuk yang sudah bekerja selama 5 tahun), dan 8 minggu sebelum hari-H (untuk yang sudah bekerja lebih dari 5 tahun. Bagaimana dengan bentuk kompensasi atau pesangon saat PHK? Karena keputusan PHK perlu melewati skema rumit, maka pemerintah memastikan pekerja mendapat hak yang sesuai dengan: Lama bekerja kurang dari 10 hari: kompensasi 10 hari upahLama bekerja 2 - 5 tahun: kompensasi 15 hari upahLama bekerja lebih dari 5 tahun: kompensasi 20 hari upah Selain daftar benefit di atas, seorang pekerja di Malaysia juga dapat mendapat sejumlah tawaran lain: asuransi kesehatan gigi, asuransi jiwa, tunjangan transportasi, pelatihan pengembangan diri, bonus, gym membership, tunjangan anak, hingga diskon pekerja. Benefit yang Didapatkan Pekerja di Malaysia 📚 Baca juga: Employee Benefit: Apa Saja Tunjangan yang Diberikan Kepada Karyawan? Syarat Kerja di Malaysia Bagaimana cara daftar kerja di Malaysia? Tentu hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah memastikan seluruh syarat sudah terpenuhi. Situs Imigrasi Malaysia secara rutin melakukan pembaruan kebutuhan daftar pekerja asing. Pekerja Indonesia di Malaysia diperbolehkan untuk bekerja di semua sektor industri, baik perempuan maupun laki-laki. Hal ini berbeda dengan pekerja dari India yang hanya diizinkan untuk bekerja di sektor agrikultur, manufaktur, hingga konstruksi. Berikut beberapa syarat bekerja di Malaysia yang perlu kamu siapkan: Menyiapkan seluruh dokumen yang berkaitan dengan identitas diri.Mengisi seluruh dokumen yang dibutuhkanSudah mendapatkan kontrak kerja dari perusahaan atau klien atau izin masuk pekerja asing maksimal 6 jam sebelum kedatangan.Surat konfirmasi dari pemberi kerja yang menyatakan bahwa kamu resmi diterima sebagai pekerjaMengantongi VDR atau Visa Dengan Referensi yang dikeluarkan oleh pihak Kantor Perwakilan Malaysia di Indonesia yang nanti akan disetujui oleh Departemen Imigrasi Malaysia.Memiliki paspor valid.Lolos pemeriksaan kesehatan (FOMEMA) yang seluruh biayanya ditanggung oleh pemberi kerja. Jika pekerja dinyatakan tidak lolos syarat ini, pemberi kerja wajib mengirim pulang calon pekerja.Foto diri.Memiliki visa kerja di Malaysia. 📚 Baca juga: Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui! Visa Kerja di Malaysia Sama seperti aturan di negara-negara lain, kamu tidak bisa mendapatkan visa kerja di Malaysia jika belum mendapatkan pekerjaan dari perusahaan negara tertuju. Perusahaan atau klien adalah pihak yang mengajukan work permit kepada pemerintah supaya kamu bisa mendapatkan izin kerja di Malaysia. Setiap jenis work permit yang berbeda membutuhkan syarat pengajuan visa kerja yang berbeda pula. Sedikit rumit karena work permit tersebut juga menunjukan tingkat pendidikan dan penguasaan keahlian spesifik yang dimiliki oleh pekerja asing. Work permit di Malaysia punya beberapa jenis tergantung dengan durasi hingga kebutuhan kerja. Berikut penjelasan lengkapnya: 1. Employment Pass Berdasarkan penjelasan Immigration Department of Malaysia, Employment Pass adalah izin kerja dengan kontrak kerja 60 bulan. EP baru bisa diproses setelah Expatriate Committee (EC) telah memberikan izin bagi pekerja asing. Dari EC, Employment Pass kemudian diproses lebih lanjut oleh Departemen Imigrasi Malaysia. Employment Pass ini hanya berlaku untuk satu perusahaan saja. Andai pekerja pindah ke perusahaan lain, maka mereka harus mengurus EP yang baru. Pemegang EP juga bisa mengajukan Dependent Pass untuk pasangan, anak-anak (di bawah 18 tahun), orang tua, mertua, dan anak yang diadopsi secara sah (di bawah 18 tahun). 2. Temporary Employment Pass Jenis visa ini biasanya digunakan untuk pekerja asing dengan jenis pekerjaan yang tidak membutuhkan skill tinggi atau semi-skilled positions. Jenis pekerjaan di Malaysia yang mendapatkan Temporary Employment Pass adalah: manufaktur, perkebunan, agrikultur, konstruksi, dan jasa layanan. Izin kerja ini dapat berlaku kurang lebih 2 tahun dan bisa diperpanjang tergantung dengan kontrak kerja yang tersedia tapi tidak lebih dari 5 tahun. Untuk bisa mendapatkan TEP, pekerja asing setidaknya harus berumur 18 tahun dan maksimal 45 tahun. 3. Professional Visit Pass (PVP) Jenis work permit yang terakhir ini diberikan kepada pekerja asing yang memiliki tingkat kualifikasi profesional. Mereka yang memegang PVP biasanya adalah pekerja yang memberikan pelayanan pelatihan atau menjalani pelatihan praktis dengan perusahaan Malaysia mewakili perusahaan luar negeri. Izin ini berdurasi pendek dengan maksimal penggunaan 12 bulan. Pemegang PVP tidak bisa mengajukan Dependant Pass yang biasanya diperuntukkan kepada pasangan, anak, dan orang tua. Selain itu, tidak semua perusahaan luar negeri eligible untuk mengajukan PVP. Daftar perusahaan yang masuk dalam kategori eligible PVP terdaftar dalam portal ESD. Setelah work permit resmi dikeluarkan, pekerja asing bisa mendapatkan visa kerja di Malaysia. Pastikan syarat yang diperlukan sudah sesuai dengan kebutuhan tiap jenis work permit. Untuk Employment Pass, kandidat pekerja harus memiliki gelar sarjana tertentu, menguasai keahlian spesifik, dan lain-lain. Cara Mencari Kerja di Malaysia 1. Gunakan Platform Online Situasi ekonomi Malaysia yang terus membaik membuat banyak perusahaan negeri Jiran menjalin kerja sama dengan banyak platform pencari kerja. Kamu bisa mengecek melalui situs Jobstreet.com, MauKerja.my, Mudah.my, Cake.me, dan situs web perusahaan. Cake.me misalnya, menyediakan filter lengkap yang bisa kamu manfaatkan untuk memilih perusahaan yang paling sesuai. Filter tersebut dari location, category, employment type, seniority level, salary, and remote. Pastikan untuk selalu membaca persyaratan dengan baik. Kamu juga bisa mengirim pesan untuk memastikan beberapa informasi mengenai proses perekrutan. Cek loker internasional dari Taiwan, Malaysia, Vietnam, dan Singapore di Cake! 💼Lihat Lowongan 2. Bangun Koneksi Dalam dunia kerja, koneks berguna untuk mendapatkan rekomendasi kerja dari perusahaan bonafide. Bagaimana cara membangun koneksi agar bisa mendapatkan kerja di Malaysia? Manfaatkan platform cari kerja tidak saja untuk mencari lowongan, tapi juga memulai komunikasi dengan hiring managers.Perbaiki tampilan LinkedIn.Gunakan media sosial untuk memperbaiki citra diri. Twitter adalah medsos yang paling mudah menghubungkan banyak orang dari berbagai negara. Kamu bisa mulai mempromosikan diri dari Twitter dengan menggunakan kata kunci yang tepat.Mulailah menyisir daftar pertemanan yang bisa membantumu memulai karier di Malaysia 📚 Baca juga: 9 Manfaat Networking dalam Karier dan Cara Membangunnya! 3. Agensi Perekrutan Tips terakhir untuk bisa mendapatkan pekerjaan di Malaysia adalah menggunakan agensi perekrutan. Ada beberapa konsekuensi yang diterima ketika kamu menggunakan penghubung: Keuntungan Menghemat waktu dan tenaga karena seluruh dokumen yang diperlukan telah diurus secara langsung oleh agensi.Ada kepastian kerja karena agensi akan melakukan penyaluran langsung.Legalitas dokumen terjamin.Mudah untuk mengumpulkan informasi terkait kultur kerja, perlindungan kerja, dan benefit kerja di Malaysia.Agensi perekrutan bisa menghubungkan dengan sesama pekerja asing dari Indonesia. Kamu dapat dengan mudah menjalin komunikasi dengan komunitas atau organisasi. Kekurangan Agensi perekrutan mengambil bayaran dan keuntungan dengan memotong gaji pekerja sekian persen. Selama kamu masih berada di bawah agensi, gaji yang didapat tidak pernah utuh.Agensi bertindak sebagai penghubung antara perusahaan dengan pekerja. Seluruh negosiasi dilakukan oleh agensi perekrutan sehingga pekerja mungkin saja tidak mendapatkan informasi secara utuh mengenai kenaikan gaji, pemotongan pajak, dan lain-lain.Pada beberapa kasus, sulit untuk memilih agen yang bisa dipercaya. Tingkat penipuan yang dilakukan agensi perekrutan abal-abal masih tergolong tinggi. Untuk menghindarkan diri dari penipuan agensi, pastikan untuk melakukan riset. Kamu bisa menanyakan status legalitas agensi melalui Dinas Ketenagakerjaan.Lamar kerja di Malaysia sekarang! Buat CV profesional dengan 50+ template CV ATS-Friendly di CV Builder Cake dan langsung cek skor CV GRATIS 🎉Buat CV Gaji di Malaysia Malaysia adalah negara dengan upah tertinggi keempat di Asia Tenggara. Negara ini hanya kalah dari Singapura (rata-rata US$6,332), Thailand, dan Brunei Darussalam. Sementara Indonesia berada di urutan keenam dari total 11 negara Asia Tenggara. Menurut data Tempo, gaji pekerja Malaysia dalam rata-rata ada di angka 6,610 MYR atau sekitar US$1,414 per bulan. Jika dikonversikan ke dalam rupiah, angkanya mencapai Rp22,47 juta. Pendapatan terendah yang ditawarkan oleh perusahaan Malaysia berada di angka 1,670 MYR atau sekitar Rp5,9 juta. Hasil survei dari Salary Explorer menunjukan gaji tertinggi di Malaysia ada d angka 29,400 MYR atau Rp104,14 juta. Artikel mengenai kerja di Malaysia ini adalah panduan untuk kamu yang berniat untuk melebarkan karier ke perusahaan asing. Jangan lupa untuk mempelajari kultur kerja di Malaysia agar proses adaptasi yang kamu lakukan lancar tanpa hambatan. Semoga beruntung!💡 Tertarik melamar kerja di luar negeri? Baca juga artikel berikut ini:Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!Serba Serbi Working Holiday Visa (WHV) Australia: Definisi, Syarat, Proses, Biaya, FAQSyarat Cara Kerja di Dubai untuk Dapat Gaji yang FantastisApa Itu Ausbildung Jerman? Syarat, Cara Daftar Dokumen15+ Negara Terbaik untuk Kerja di Luar Negeri, Dari Asia hingga Eropa! Ingin melamar kerja ke luar negeri? Buat CV yang standout dengan CV Builder Cake! 🚀Buat CV Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Job Search Tips
Mar 7th 2025

Cara Kerja di New Zealand: Jenis Visa, Loker, Daftar Gaji Fantastis!

Kerja di New Zealand adalah alternatif yang menarik karena pada tahun 2014 Indonesia dan negara tersebut menegaskan komitmen untuk meningkatkan kerja sama. Namun, untuk mendapatkan visa kerja di New Zealand, kamu perlu menyiapkan uang minimal Rp15 juta (bisa lebih tergantung visa apa yang kamu butuhkan). Artikel Cake kali ini bertujuan untuk membantumu memahami hal-hal penting yang perlu kamu pertimbangkan, mulai dari gaji di Selandia Baru, syarat kerja, hingga cara daftar. Baca artikel ini sampai habis agar tidak ada informasi penting yang terlewat, ya! Daftar Isi Mengapa Kerja di New Zealand? Syarat Kerja di New Zealand Visa Kerja di New Zealand Cara Mencari Kerja di New Zealand Gaji dan Biaya Hidup di New Zealand Mengapa Kerja di New Zealand?Alasan kerja di New Zealand, salah satunya dekat dengan alam. Ada alasan khusus mengapa beberapa bulan belakangan, banyak warga Amerika dan Ukraina memilih untuk pindah ke Selandia Baru, salah satunya karena work-life balance yang sudah membudaya. Untuk kamu yang tertarik kerja di New Zealand, perhatikan beberapa hal berikut ini: ✅ Dekat dengan alam Negara kepulauan satu ini memang dikenal memiliki pemandangan alami yang luar biasa. Tidak heran jika banyak musisi yang merekam video musik mereka di New Zealand. Selain itu, para penduduk juga terbiasa bercocok tanam sendiri di rumah atau di kebun kecil yang dikelola bersama-sama. Selain work-life balance, kamu juga akan terbiasa dengan slow-living movement. ✅ Tingkat keamanan Dalam data Global Peace Index tahun 2023, Selandia Baru masuk di urutan keempat sebagai negara paling aman. Jadi, tidak perlu was-was bekerja terhadap pencurian, perampokan, dan kriminalitas lain selama kerja di Selandia Baru. ✅ Pendidikan gratis Negara berpenduduk 5,3 juta orang ini selalu jadi contoh di bidang penerapan pendidikan. Pemerintah NZ menyediakan pendidikan gratis untuk semua penduduk. Fasilitas ini tentu cocok bagi kamu yang ingin kerja di New Zealand dengan membawa keluarga. ✅ Sistem Kesehatan yang mudah dan murah Ada dua skema fasilitas kesehatan yang ditawarkan oleh pemerintah NZ: subsidi dan gratis melalui public healthcare system. Sudah semakin tertarik untuk meriset kesempatan kerja di Selandia Baru? Industri pariwisata, pertanian, konstruksi, industri kreatif, dan kehutanan adalah sektor yang populer di kalangan pekerja asing. Kamu bisa mulai dengan mulai mempelajari lowongan tersedia di sekitar sektor tersebut.📚 Baca juga: 15+ Negara Terbaik untuk Kerja di Luar Negeri, Dari Asia hingga Eropa Syarat Kerja di New Zealand Total ada 80 jenis visa yang disediakan oleh Pemerintah Selandia Baru. Jenis mana yang ingin kamu pilih tergantung dengan tingkat keterampilan dan juga pengalaman kerja. Di bawah ini adalah beberapa syarat kerja di New Zealand secara umum yang wajib kamu sediakan ketika mengajukan visa manapun: 1️⃣ Kemampuan bahasa Sebagai jaminan kamu dapat berkomunikasi dengan baik, Pemerintah NZ menerapkan standar skor untuk kemampuan berbahasa Inggris.IELTS: Minimal 4.0TOEFLiBT: Minimal 31PTE Academic: Minimal 29Cambridge English B2 First: Minimal 142Cambridge English B2 First for Schools: Minimal 142Occupational English Test (OET): Minimal Grade D 2️⃣ Pengalaman kerja Agar visa yang kamu ajakan lekas mendapat persetujuan, ada baiknya kamu memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun. Jika alternatif lain, sebelum mengajukan permohonan visa, kamu terlebih dahulu mengantongi kontrak kerja dari perusahaan New Zealand. 3️⃣ Menyiapkan dokumen yang dibutuhkan Dokumen persiapan kerja ke New Zealand bisa meliputi: KTP, paspor, surat penerimaan kerja, pas foto, formulir pengajuan visa, uang pembayaran visa, CV, surat rekomendasi, hingga cover letter. 📚 Baca juga: CV Career Switch: Contoh, Template, dan TipsVisa Kerja di New Zealand Jenis-jenis visa kerja New Zealand. 1. Indonesia Special Work Visa Ministry of Business, Innovation, and Employment Selandia Baru menyediakan visa khusus untuk warga negara Indonesia. Kamu bisa menggunakan visa ini untuk bekerja sebagai chef, jagal untuk jenis masakan halal, dan asisten guru bahasa Indonesia. Visa ini bisa digunakan sampai 3 tahun dan dapat diperpanjang jika terdapat tawaran kerja baru. Individu pemegang visa special work tidak diperkenankan membawa pasangan atau anak kecuali mereka mengajukan visa sendiri. 2. Working Holiday Visa Working holiday visa memiliki durasi satu tahun (23 bulan hanya untuk beberapa negara saja). Individu yang mengajukan permohonan untuk visa jenis ini dilarang mendapatkan kontrak kerja permanen. Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika mengajukan pembuatan working holiday visa adalah:Rentang usia pemohon 18 hingga 30 tahun (18 - 35 tahun untuk beberapa negara).Informasi jelas mengenai lama tinggal.Jumlah uang yang harus ada di bawa selama tinggal di Selandia Baru.Memenuhi kriteria kerja di Selandia Baru yang disesuaikan dengan kebijakan masing-masing negara. 3. Essential Skills Work Visa Kamu bisa memperoleh visa kerja di Selandia Baru satu ini jika mendapat tawaran kerja di perusahaan tujuan. Menariknya, berapa lama waktu tinggal yang diperbolehkan oleh pemerintah NZ tergantung dengan gaji yang kamu dapatkan. Jadi, jika gajimu di atas rata-rata Selandia Baru, durasi visa bisa sampai 3 tahun. Keunggulan lain dari Essential Skills Work Visa adalah kamu diperbolehkan untuk membawa pasangan dan anak selama pemasukanmu memenuhi syarat minimum. 4. Skilled Migrant Category (SMC) Visa Cara kerja di New Zealand bervisa kuat adalah dengan mendapatkan posisi di perusahaan terakreditasi. Selain itu, ada 6 poin yang perlu kamu penuhi terkait dengan daftar keterampilan dan informasi pekerjaan di New Zealand. Keunggulan SMC Visa adalah tidak ada batas waktu dan maksimal umur pekerja lebih panjang yaitu 55 tahun. Selain itu, kamu bisa membawa pasangan dan anak secara bebas. Pemerintah New Zealand bahkan mengizinkan keluargamu untuk menempuh pendidikan. Tertarik untuk mencari lowongan kerja di New Zealand yang bisa menyediakan visa ini? Silakan cek panduan penuhnya di sini. 5. Accredited Employer Work Visa AEW masuk dalam kategori visa temporer yang bisa diajukan jika individu mendapat tawaran kerja dari pemberi kerja terakreditasi. Visa AEW berlaku selama 5 tahun. Hal yang perlu diperhatikan dalam AEW adalah pekerjaan yang ditawarkan setidaknya harus memenuhi minimal kerja 30 jam per minggu. 6. Seasonal Work Visa Pelajar dan wisatawan negara asing yang berada di New Zealand dapat mengajukan permohonan untuk Supplementary Seasonal Employment Work Visa (SSEW). Visa ini berlaku selama 6 bulan saja. Pendaftaran SSEW dibuka tiap tahun. Difokuskan untuk individu yang ingin bekerja di bidang industri hortikultura atau pemeliharaan anggur, pemerintah NZ memasukkan pengajuan SSEW ke dalam kategori prioritas. Biaya Visa New ZealandIndonesia Special Work Visa: Rp12.648.518,50Working Holiday Visa: Rp7.187.719,00Essential Skills Work Visa: Rp12.648.518,50Skilled Migrant Category (SMC) Visa: (mulai dari) Rp60.208.815,00Accredited Employer Work Visa: Rp14.375.438,00Seasonal Work Visa: Rp12.648.518,50 Cara Mencari Kerja di New Zealand ✔ Gunakan Platform Online Tiga platform di bawah ini menyediakan informasi lowongan kerja di New Zealand untuk warga negara asing. Sama ketika kamu mengirim lamaran kerja ke perusahaan Indonesia, selalu perhatikan bagian syarat, kualifikasi, dan daftar tanggung jawab dengan teliti. Jika ada beberapa hal yang kamu mengerti mengenai lowongan tersebut, cek situs atau LinkedIn perusahaan untuk mengetahui sosok HR. Kamu bisa mengirim pesan lewat email untuk menjelaskan latar belakang dan kondisi, serta alasan mengapa kamu ingin mendaftar ke lowongan yang tersedia. Berikut beberapa rekomendasi situs pencari kerja di NZ: SeekTrade Me JobsNew Kiwis Kamu sedang cari kerja remote? Gabung Cake sekarang dan temukan ratusan lowongan dari berbagai negara secara gratis!🚀Cari Kerja ✔ Agensi Perekrutan Berbeda dengan Lembaga Pencari Kerja (LPK), agensi perekrutan tidak menyediakan pelatihan untuk keterampilan khusus (kecuali mungkin untuk seasonal worker). Fokus agensi perekrutan adalah menghubungkan talenta berkualitas dengan perusahaan yang membutuhkan. Seluruh syarat administrasi akan diurus oleh agensi perekrutan. Tak hanya itu, agensi juga yang akan bertanggung jawab dalam memastikan calon pekerja mematuhi seluruh aturan yang berlaku di negara tujuan. Di bawah ini adalah beberapa agensi perekrutan yang paling dikenal. Kamu tetap harus mengulik lebih jauh kekurangan dan kelebihan tiap agensi agar tidak ada kerugian di kemudian hari.Recruit NZDrake NZAirswiftTarmac Overseas Recruitment AgencyNorth and South RecruitmentActionActors Temp PersonnelCallCentre People RecruitmentCavanagh AssociatesGet Matched Employment - NZ AUSDream Digital ✔ Seasonal Work Program Seperti sudah disebut di atas, seasonal work program dibuka setiap tahun. Pada masa panen, perusahaan perkebunan membutuhkan pekerja dalam jumlah yang besar, maka tidak heran jika pengajuan visa jenis ini ada di kelompok prioritas. Sebagai tambahan, perusahaan perekrut juga menyediakan uang saku untuk tempat tinggal, pakaian, pelatihan kerja, insentif, dan biaya transportasi. Upah untuk satu minggu kerja kurang lebih NZ $200 atau setara dengan Rp1.866.104. Untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai program tahunan di atas, silakan rajin-rain mengecek situs ini. ✔ Bangun Koneksi LinkedIn adalah platform paling tepat untuk membangun koneksi dengan individu yang terlebih dulu kerja di New Zealand. Kamu bisa mengirim pesan kepada koneksimu mengenai lowongan kerja di negara tersebut. Jika industri yang kalian geluti sama, kamu mungkin bisa meminta surat rekomendasi dengan terlebih dahulu menunjukkan kapabilitas dan pencapaian di tempat kerja. 📚 Baca juga: Cara Membangun Networking Cerdas di 2025: Jangan Hanya Fokus Pada HRD! Gaji dan Biaya Hidup di New Zealand Data gaji kerja di New Zealand ini diambil dari newzealandshores.com. Penghitungan upah didasarkan pada 40 jam kerja dalam satu minggu. Sektor dengan upah tertinggi masih didominasi oleh pertambangan, listrik, gas, air, keuangan, dan juga teknologi informasi. IndustriRata-rata Gaji TahunanAkuntansi Rp1.345.497.000Pertanian, perikanan, dan kehutananRp984.510.000ArsitekturRp1.329.088.500OtomotifRp1.066.552.500Perbankan, keuangan, dan asuransiRp1.394.722.500Konstruksi dan perjalananRp1.181.412.000Layanan pelangganRp869.650.500PendidikanRp1.017.327.000Manajemen eksekutif dan umumRp1.903.386.000Perawatan, kesehatanRp1.050.144.000Perhotelan dan pariwisataRp886.059.000SDM dan rekrutmenRp1.361.905.500Teknologi informasiRp2.034.654.000Manufaktur dan operasionalRp886.059.000Pemasaran, media, dan komunikasiRp1.312.680.000Kantor dan administrasiRp935.284.500PropertiRp1.312.680.000Ilmu pengetahuan dan teknologiRp1.378.314.000Perdagangan dan jasaRp1.000.918.500Transportasi dan logistikRp951.693.000 Apakah gaji kerja di Selandia Baru bisa menutupi pengeluaran harian jika tinggal di negara tersebut? Di atas adalah pertanyaan yang kerap diajukan oleh job seekers. Untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut, mari kita lihat rata-rata biaya hidup yang harus dikeluarkan tiap bulan.Sewa Tempat Tinggal: Rp5.598.756 - Rp11.197.512 per bulan.Makan di Restoran: Rp139.968,90 - Rp933.126 sekali makan.Transportasi (Subway/Bus): Rp93.312,60 satu kali naik.Tagihan Listrik, Air, dan Internet: Rp1.866.252 - Rp2.799.378 per bulan.Asuransi Kesehatan: Rp1.866.252 - Rp11.197.512. 💡 Tertarik bekerja di luar negeri? Baca juga artikel berikut ini:Cara Kabur dan Kerja di Singapura, Gaji Fantastis dan Pajak Rendah! Kerja di Jepang: Syarat, Cara Daftar, Peluang, dan Lowongan G to G Korea: Syarat, Cara Daftar, dan Persiapan Sebelum BerangkatSerba Serbi Working Holiday Visa (WHV) Australia: Definisi, Syarat, Proses, Biaya, FAQCara Kerja di Malaysia: Syarat, Gaji, Visa, dan LowonganApa Itu Ausbildung Jerman? Syarat, Cara Daftar DokumenSyarat Cara Kerja di Dubai untuk Dapat Gaji yang FantastisKerja di Korea Selatan: Panduan Lengkap untuk Pekerja Indonesia15+ Negara Terbaik untuk Kerja di Luar Negeri, Dari Asia hingga Eropa!Mau Kerja di Taiwan? Wajib Tahu Hal-Hal Ini!Kesimpulan 1. Pariwisata, pertanian, konstruksi, industri kreatif, dan kehutanan adalah sejumlah sektor yang populer bagi pekerja asing. Dengan begitu, perusahaan yang fokus di sektor tersebut sudah memiliki skema sendiri untuk menerima pekerja dari luar New Zealand. 2. Total ada 80 jenis visa yang disediakan oleh pemerintah NZ. Namun, jika kamu ingin fokus kerja ke New Zealand, enam visa ini bisa jadi pilihan: Indonesia Special Work Visa, Working Holiday Visa, Essential Skills Work Visa, Skilled Migrant Category (SMC) Visa, Accredited Employer Work Visa, Seasonal Work Visa 3. Syarat tiap visa bisa berbeda, yang paling umum adalah kemampuan untuk berbahasa Inggris. Selain IELTS, pihak imigrasi juga menerima sertifikat TOEFLiBT.Tidak hanya artikel komprehensif mengenai cara mencari kerja di New Zealand, Cake menyediakan panduan yang sama lengkapnya untuk kamu yang tertarik meniti karier di negara-negara lain. Kamu dapat mengaksesnya secara gratis cukup dengan membuat akun baru. Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD. Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu. Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Industry & Job Overview
Dec 16th 2024

Mau Kerja di Thailand? Berikut Syarat, Cara Buat Visa, dan Gaji Kerja di Thailand

Kerja di Thailand, kenapa tidak?Pariwisata, budaya, dan Pad Thai merupakan 3 hal utama yang identik dengan negeri Gajah Putih, Thailand. Selain liburan? pernah nggak sih kamu kepikiran untuk kerja di Thailand? Thailand adalah salah satu negara tetangga kita yang terkenal dengan pariwisatanya. Bahkan menurut Globalization Partners, negeri Gajah Putih ini bisa mendapatkan 20 juta lebih kunjungan turis internasional, hanya dari satu kota saja, yaitu Bangkok. Besarnya sektor pariwisata membuat Thailand jadi salah satu negara dengan peluang karir yang menjanjikan. Jadi, sebelum kamu packing koper buat cari lowongan kerja di Thailand, Cake akan kasih kamu apa saja yang perlu disiapkan, termasuk berapa gaji kerja di Thailand!Daftar Isi: Mengapa Kerja di Thailand? Syarat Kerja di Thailand Visa Kerja di Thailand Cara Mencari Kerja di Thailand Gaji Kerja di Thailand Mengapa Kerja di Thailand? 6 Alasan untuk Kerja di ThailandJika kamu ingin kerja di Thailand, tapi bingung belum pernah pergi ke sana, berikut adalah gambaran beberapa alasan mengapa kerja di Thailand bisa memiliki prospek yang bagus untuk masa depan: 1. Kekayaan Budaya dan Tradisi Thailand terkenal dengan budaya dan tradisi yang menarik banyak turis asing. Kamu bisa menemukan kuil-kuil megah dan festival yang diadakan sepanjang tahun. Kamu juga akan merasakan keramahan warga lokal di sana layaknya di Indonesia. 2. Biaya Hidup Terjangkau Meskipun biaya hidup di kota-kota besar seperti Bangkok bisa cukup mahal, namun biaya hidup di Thailand umumnya lebih terjangkau dibandingkan negara maju lainnya. Hal ini membuatnya menjadi tempat yang ideal untuk menabung dan meningkatkan kualitas hidup. 📚Baca juga: Pengertian Budgeting: Tips, Metode, dan Template untuk Keuangan Lebih Sehat 3. Pajak Penghasilan yang Kompetitif Thailand memiliki sistem pajak progresif yang menguntungkan bagi pekerja asing dengan pendapatan menengah ke atas. Pajak dimulai dari tarif 5% hingga maksimal 35% untuk pendapatan tahunan lebih dari 5 juta THB. 4. Tunjangan Kerja yang Menarik Perusahaan di Thailand sering menawarkan tunjangan tambahan seperti bonus tahunan, asuransi kesehatan, asuransi jiwa, cuti hamil, serta uang lembur dengan perhitungan yang menarik. Bahkan menurut Remote.com, sebagian besar asuransi jiwa di Thailand menawarkan 12 hingga 48 kali gaji bulanan, menarik sekali bukan? 5. Tersedia Izin Kerja dan Visa Kerja di Thailand Pemerintah Thailand menyediakan beberapa opsi visa kerja. Visa Non-B dan layanan EOR (Employer of Record) memungkinkan proses imigrasi relatif mudah bagi pekerja asing yang ingin kerja di Thailand secara legal. 6. Hari Libur Nasional Thailand memiliki 19 hari libur nasional yang bisa kamu manfaatkan untuk jalan-jalan dan menjelajah di Thailand, termasuk berwisata ke negara-negara Asia di sekitarnya seperti Malaysia, Kamboja, Vietnam, dan China. Sedang mencari peluang karir baru? Cek lowongan kerja terbaru di Cake, ada lowongan remote dan hybrid juga! 💻Cari Kerja Syarat Kerja di Thailand Jika kamu melihat lowongan kerja di Thailand dan khawatir jika syarat kerja di Thailand susah dan ribet, kamu tidak perlu khawatir. Cake akan memberikan beberapa kisi-kisi syarat kerja di Thailand yang gampang dan anti ribet berikut ini: 1. Mendapatkan tawaran kerja dari perusahaan di Thailand Sebelum kamu melangkah lebih jauh, pastikan jika lowongan kerja di Thailand yang kamu dapat berasal dari perusahaan yang resmi dan memiliki badan hukum yang sah. 2. Memiliki visa Non-Imigran Visa kerja di Thailand ada beberapa jenis. Salah satu visa kerja yang paling umum adalah visa Non-Imigran B yang digunakan untuk bekerja atau memulai bisnis di Thailand. Selain itu, ada juga bisa Non-Imigran lain seperti visa Non-Imigran B-A, IB, M, O (untuk keluarga), dan Smart Visa, tergantung kebutuhan pekerjaan. 3. Memiliki kualifikasi dan pengalaman yang relevan Beberapa lowongan kerja di Thailand biasanya membutuhkan keterampilan atau latar belakang pendidikan yang khusus, seperti lowongan kerja yang berkaitan dengan teknologi atau bidang teknis lainnya. 4. Menguasai bahasa asing Kerja di luar negeri pastinya perlu keterampilan bahasa asing, seperti Bahasa Inggris. Namun, jika kamu ingin berkomunikasi dengan warga lokal, mempelajari Bahasa Thailand akan lebih memudahkanmu. 5. Dokumen pendukung Syarat kerja di Thailand yang tidak kalah penting yaitu melengkapi dokumen pendukung. Beberapa dokumen pendukung yang perlu disiapkan yaitu paspor asli, salinan visa, riwayat kerja, ijazah, sertifikat medis, dan pas foto terbaru. Bingung cara membuat CV untuk lamar kerja di luar negeri? Gunakan template CV ATS-Friendly dari Cake, mudah dibuat dan 100% GRATIS! 🚀Buat CV Visa Kerja di Thailand Seperti pada ulasan sebelumnya, salah satu syarat kerja di Thailand adalah memiliki visa kerja di Thailand. Lalu, apa saja syarat untuk mendapatkan visa kerja di Thailand? Ini dia caranya: Menurut Globalization Partners, berikut adalah beberapa jenis visa kerja di Thailand: Visa Non-Imigran B: Untuk bekerja atau menjalankan bisnis.Visa Non-Imigran B-A: Diperuntukkan bagi investor yang disetujui oleh Kantor Imigrasi Thailand.Visa Non-Imigran M: Untuk jurnalis yang ingin bekerja di Thailand lebih dari 3 bulan.Visa Non-Imigran IB: Untuk pekerja di proyek investasi yang didukung oleh Badan Investasi Thailand (BOI).Visa SMART (sejak 2018): Untuk profesional di industri teknologi tinggi dengan masa berlaku hingga 4 tahun tanpa izin kerja tambahan.Visa Tinggal Jangka Panjang (sejak 2022): Untuk profesional dengan keterampilan tinggi, pensiunan, dan investor dengan kualifikasi tertentu. Melansir dari website resmi Kementerian Luar Negeri Thailand, berikut adalah syarat dan langkah-langkah pembuatan visa Non-Imigran B: Syarat membuat visa kerja di Thailand: Kontrak kerja atau surat penawaran kerja dari perusahaan Thailand.Izin kerja yang dikeluarkan oleh Departemen Tenaga Kerja.Dokumen perusahaan lengkap (untuk bisnis).Bukti kelayakan akademis (khusus untuk guru).Surat keterangan catatan kriminal (jika diminta).Langkah-langkah membuat visa kerja di Thailand:1️⃣ Pengajuan Visa di Kedutaan Besar Thailand: Siapkan Dokumen Utama:Paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan.Formulir aplikasi visa yang telah diisi.Foto paspor terbaru (4x6 cm).Bukti keuangan (20.000 THB per individu, 40.000 THB untuk keluarga).Dokumen Tambahan (Tergantung Tujuan):Surat persetujuan dari Kementerian Tenaga Kerja Thailand (Form WP3).Dokumen perusahaan seperti pendaftaran bisnis, daftar pemegang saham, laporan keuangan, dan bukti pajak.Surat undangan dari perusahaan terkait di Thailand. 2️⃣ Pengajuan Izin Kerja:Ajukan izin kerja di Departemen Tenaga Kerja Thailand atau kantor tenaga kerja setempat setelah masuk ke Thailand. Biaya visa dan izin kerja di Thailand: Single Entry (3 bulan): 2.000 THB.Multiple Entry (1 tahun): 5.000 THB.Izin Kerja:750 THB (hingga 3 bulan).1.500 THB (3-6 bulan).3.000 THB (6-12 bulan).Visa berlaku hingga 90 hari dan dapat diperpanjang hingga 1 tahun di Kantor Imigrasi.Izin kerja berlaku hingga 1 tahun dan dapat diperpanjang hingga 1 tahun, dimulai dari tanggal masuk ke Thailand Cara Mencari Kerja di Thailand Setiap lowongan kerja di Thailand pasti memiliki persyaratan dan kualifikasi yang spesifik. Berikut ini adalah beberapa tips cara kerja di Thailand yang bisa kamu coba: 1. Cari tahu tentang visa dan izin tinggal Tips cara kerja di Thailand yang pertama yaitu pahami dulu jenis visa yang diperlukan dan proses untuk mendapatkan izin tinggal di sana. Untuk visa kerja, kamu perlu visa Non-Imigran B untuk bekerja secara legal di Thailand. Sementara untuk izin kerja, kamu bisa mengajukannya melalui Kementerian Tenaga Kerja Thailand. 2. Gunakan platform cari kerja online Platform cari kerja online adalah salah satu cara paling efektif untuk menemukan lowongan kerja di Thailand. Kamu bisa mengakses platform online seperti th.jobsdb.com, jobthai.com, naukri.com, indeed.com, fanmtl.com, pt.co.th untuk mengetahui cara kerja di Thailand. 📚 Baca juga: 17 Situs Lowongan Kerja Terbaik 2024: Ada Loker Luar Negeri! 3. Perluas network Bergabunglah dengan grup profesional di media sosial seperti LinkedIn, Facebook, atau Meetup. Hadiri juga acara seminar bisnis atau manfaatkan jaringan teman, keluarga, atau kenalan yang pernah atau sedang bekerja di Thailand. 📚 Baca juga: 9 Manfaat Networking Dalam Karier dan Cara Membangunnya! 4. Tingkatkan skill Salah satu skill utama yang dibutuhkan untuk kerja di Thailand yaitu skill asing, seperti Bahasa Inggris dan Bahasa Thailand. Pertimbangkan juga untuk mengikuti pelatihan atau kursus sesuai bidang yang kamu kuasai dan dapatkan sertifikatnya untuk meningkatkan value kamu. 📚 Baca juga: 14 Contoh Soft Skill dan Hard Skill dalam CV yang Disukai HRD! 5. Pertimbangkan mengajar Bahasa Inggris Mengajar Bahasa Inggris adalah salah satu pekerjaan yang paling mudah diakses bagi warga asing yang tinggal atau kerja di Thailand. Persyaratannya juga cukup mudah, yaitu kamu membutuhkan gelar sarjana (di bidang apa saja) dan sertifikat TEFL/TESOL. Untuk gajinya juga cukup menarik yaitu mulai dari 30.000 hingga 50.000 THB per bulan (tergantung lokasi dan pengalaman). Untuk melamar kerja di luar negeri, pasti kamu butuh CV yang menonjol! Buat CV yang profesional dan menarik tanpa ribet di Cake 🚀Buat CV Gaji Kerja di Thailand Gaji kerja di Thailand bisa berbeda-beda tergantung jenis profesi dan lokasi kerjanya. Melansir dari Time Doctor, berikut adalah gambaran tentang gaji kerja di Thailand: Gaji Tahunan: 1.170.000 THB (33.274 USD) per tahun (Agustus 2024).Gaji Bulanan Rata-Rata: 97.300 THB (2.767 USD).Median Gaji: 88.900 THB per bulan (50% penduduk berpenghasilan di atas/bawah jumlah ini).Upah Minimum Harian: 328-354 THB (9,71-10,48 USD). Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat gaji kerja di Thailand yaitu: a. Pengalaman Untuk pengalaman 2-5 tahun biasanya akan mendapatkan kenaikan gaji 32% dari gaji awal. Sementara untuk pengalaman lebih dari 5 tahun akan mendapatkan kenaikan gaji 36% lebih tinggi dengan tambahan 14% untuk pengalaman 15 tahun ke atas. b. Profesi Beberapa profesi dengan gaji tertinggi di Thailand yaitu: Dokter: 228.000 THB/bulan (6.750 USD).Manajer Bisnis: 155.000 THB/bulan.Pengembang/Programmer: 96.600 THB/bulan.Guru Bahasa Inggris: 75.600 THB/bulan. c. Pendidikan Semakin tinggi jenjang pendidikan, maka akan semakin besar gaji kerja yang kamu dapatkan. d. Kota Berikut ini adalah beberapa kota di Thailand yang menawarkan gaji tertinggi: Bangkok: 112.000 THB/bulan.Chiang Mai: 108.000 THB/bulan.Phuket: 65.000 THB/bulan.Sementara itu, menurut Jangkar Groups, untuk pekerjaan sebagai buruh pabrik hingga pekerja rumah tangga, berikut ini adalah gambaran gajinya: Buruh pabrik: 9.000-12.000 THB/bulan (sekitar Rp4 juta-Rp5,2 juta).Pekerja perhotelan dan pariwisata: 400-500 THB/hari (sekitar Rp180.000-Rp220.000).Pekerja rumah tangga: 15.000-25.000 THB/bulan (sekitar Rp6,5 juta-Rp11 juta). 💡 Tertarik bekerja di luar negeri? Baca juga artikel-artikel berikut ini:Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!Serba Serbi Working Holiday Visa (WHV) Australia: Definisi, Syarat, Proses, Biaya, FAQCara Kerja di Malaysia: Syarat, Gaji, Visa, dan LowonganApa Itu Ausbildung Jerman? Syarat, Cara Daftar DokumenSyarat Cara Kerja di Dubai untuk Dapat Gaji yang Fantastis Kesimpulan Kerja di Thailand bisa jadi pilihan karir yang tepat untuk kamu yang suka menjelajah dan mencari kesempatan baru di luar negeri. Berikut ini adalah beberapa poin yang perlu kamu perhatikan sebelum mencari kerja di negeri Gajah Putih ini: Peluang karir yang menjanjikan dengan besarnya potensi di sektor pariwisata dan permintaan tinggi untuk pekerja di industri teknologi, pendidikan, serta perhotelan.Biaya hidup yang lebih rendah dibandingkan negara maju memungkinkan pekerja untuk menabung lebih banyak.Visa dan izin kerja yang bisa diurus dengan mudah, dengan berbagai pilihan seperti visa Non-Imigran B dan Smart Visa untuk sektor teknologi, mendukung pekerja asing yang ingin bekerja secara legal.Gaji kerja di Thailand bervariasi berdasarkan profesi dan lokasi.Tunjangan dan fasilitas Kerja yang menarik untuk pekerja asing seperti bonus tahunan dan asuransi kesehatan.Persyaratan untuk kerja di Thailand cukup mudah yaitu dengan menguasai Bahasa Inggris, kamu sudah bisa melamar kerja sebagai guru Bahasa Inggris yang merupakan salah satu profesi dengan gaji tertinggi di Thailand. Jadi tunggu apa lagi? Selamat berburu karier di Thailand✨ Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!
Job Search Tips
Feb 18th 2025

Mau Kerja di Luar Negeri? 9 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!

Pernah kepikiran buat kerja di luar negeri? Gaji besar, pengalaman baru, sampai kesempatan jalan-jalan di negara orang, kelihatannya menarik banget! Dengan bekerja di luar negeri, kamu bisa mendapatkan banyak keuntungan yang tidak kamu dapatkan jika kamu bekerja di dalam negeri. Contohnya, kamu bisa mengerti berkenalan dengan orang dari berbagai latar budaya yang berbeda. Kamu juga dapat mendapatkan tambahan wawasan dan pengalaman, yang bisa menjadi nilai plus di CV-mu! Ditambah lagi, kamu bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar bahasa lokal di negara tersebut! Nah, artikel ini akan memberitahu bagaimana cara mendapatkan pekerjaan serta cara melamar kerja di luar negeri! Daftar isi:Bagaimana Cara Kerja di Luar NegeriLangkah-langkah Cara Melamar Kerja ke Luar NegeriTips Cari Lowongan Pekerjaan di Luar Negeri Cara Kerja di Luar Negeri Cara Kerja di Luar Negeri Seperti layaknya kata pepatah “banyak jalan menuju Roma”, banyak pula jalan yang bisa ditempuh bagi kamu yang mau bekerja di luar negeri. Karena banyaknya jumlah perusahaan di luar negeri, hal ini menandakan banyaknya peluang yang tersedia bagi kamu, khususnya di negara-negara maju. Ditambah lagi, bisa jadi negara lain mengalami adanya kekurangan tenaga kerja untuk sektor industri tertentu, sehingga ini bisa memperbesar kemungkinan kamu untuk bekerja di luar negeri. Nah, berikut adalah cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan pekerjaan di luar negeri. 1. Melalui Perusahaan Agensi atau Penyedia Program Jika kamu memiliki ketertarikan untuk bekerja di luar negeri, kamu bisa mendaftar melalui sebuah agensi atau penyedia program. Perusahaan demikian tidak sulit dicari, apalagi sekarang agen kerja luar negeri sudah semakin banyak. Biasanya, jika kamu mendaftar melalui penyedia program, kamu akan dibantu dalam segala hal mulai dari visa, dokumen-dokumen legal, hingga tempat tinggal. Sehingga kamu tidak perlu repot. Perusahaan seperti ini sangat bermanfaat khususnya bagi kamu yang belum berpengalaman kerja di luar negeri.💡 Pro tips Di Indonesia sendiri sudah ada Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang berhak untuk menempatkan kamu di luar negeri, dan untuk informasinya bisa dicek langsung di website Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). 2. Melalui Job Portal maupun Website Perusahaan yang Dituju Melalui job portal, kamu bisa mencari pekerjaan yang kamu mau dari negara manapun. Contohnya adalah LinkedIn, situs cari kerja yang sudah mengglobal dan banyak digunakan orang dari negara lain, khususnya negara barat. Jangan takut, di luar sana pasti ada pekerjaan yang dikhususkan untuk orang Indonesia, dan pastinya ada pekerjaan-pekerjaan yang terbuka untuk orang internasional. Selanjutnya, ada website cari kerja Cake yang bisa kamu pakai untuk mencari lowongan pekerjaan di Indonesia dan luar negeri. Di Cake kamu bisa menemukan lowongan untuk bekerja di negara lain selain Indonesia, seperti Taiwan, Singapura, Malaysia, Filipina, Vietnam, hingga US, lho. Selain itu, jika ada perusahaan tertentu yang sudah kamu incar, kamu juga bisa mengecek secara berkala bagian karir dari situs webnya. Siapa tahu saat kamu membukanya, mereka sedang ada lowongan kerja yang bisa kamu lamar kan?👉 Yuk, langsung cari kerja di luar negeri di website cari kerja Cakeatau aplikasi Cake!📚 Baca juga: 8 Situs Lowongan Kerja Terbaik dan Terpercaya 3. Bekerja Sebagai Guru Menjadi guru adalah salah satu cara yang bisa ditempuh untuk bekerja di luar negeri. Kamu bisa mengajar bahasa Indonesia, Inggris, ataupun pelajaran lain tergantung apa yang kamu kuasai dan lowongan yang ada. Akan lebih baik kalau kamu memiliki sertifikasi khusus yang menandakan kamu kompeten di bidang tersebut. Seperti pada tahun 2021, pemerintah sendiri membuka seleksi untuk guru yang bisa mengajar di luar negeri, lho. Oleh karena itu, bagi kamu yang berniat melamar, bisa memperhatikan informasi terbarunya. Akan tetapi, peluangnya tidak terbatas pada itu saja ya, kamu bisa melihat peluang lainnya, contohnya adalah program kerjasama antar Indonesia dan negara lain dalam mengirimkan tenaga pendidik. Adapun peluang lainnya yang cukup terkenal, yaitu menjadi guru ESL (English as a Second Language) /EFL (English as a Foreign Language) atau kadang dikenal juga sebagai guru TEFL (Teaching English as a Foreign Language) untuk anak-anak maupun orang dewasa yang memerlukannya. Kamu bisa cek lowongan atau programnya secara online.4. Mengajukan Working Holiday Visa (Visa Bekerja dan Berlibur) Working holiday visa adalah visa yang bisa kamu dapatkan untuk bekerja sekaligus berlibur di suatu negara tertentu dengan durasi maksimal satu atau dua tahun. Enak kan? Cara ini sangat cocok bagi kamu yang berencana untuk bekerja di luar negeri dalam jangka pendek dan bahkan untuk fresh graduates S1 karena biasanya tidak diperlukan pengalaman khusus. Akan tetapi untuk mengajukan jenis visa ini, biasanya ada syarat dan ketentuan yang berlaku. Di Indonesia sendiri, untuk bisa mengajukan visa ini kamu perlu memiliki Surat Rekomendasi Pemerintah Indonesia (SRPI), dan salah satu syarat utama untuk mendapatkannya adalah berumur 18-30 tahun. 💡 Pro tips Karena setiap negara memiliki aturan berbeda untuk working holiday visa, penting untuk kamu mencari tahu terlebih dahulu syarat khusus dari negara bersangkutan yang mau kamu ajukan. Kamu bisa mendapatkan informasi lebih lanjut di situs web pemerintahan dari negara tujuan kamu. 5. Bekerja Sebagai Freelancer Cara mendapatkan pekerjaan di luar negeri lainnya yang bisa kamu lakukan adalah dengan menjadi freelancer. Beda dengan pekerja full time, seorang freelancer bisa bekerja kapanpun dan dimanapun yang penting targetnya tercapai. Opsi ini sangat cocok bagi kamu yang tidak suka bekerja terikat waktu. Untuk menjadi freelancer, kamu cukup memiliki satu atau lebih skill yang bisa kamu tawarkan. Keuntungan menjadi freelancer adalah kamu bisa mencari uang sambil jalan-jalan. Selain itu, kamu pun bisa mencari koneksi, baik dari perusahaan tempat kamu bekerja maupun dari pelanggan. Kamu bisa mengecek lowongan kerja sebagai freelancer di berbagai situs web khusus untuk pekerjaan freelancing.📚Baca juga: 7 Cara Menjadi Freelancer Pemula untuk Cari Untung! 6. Mengikuti Kegiatan sebagai Volunteer atau Relawan Menjadi seorang volunteer atau relawan adalah pekerjaan yang mulia karena tidak dibayar. Akan tetapi, biasanya kamu akan disediakan tempat tinggal maupun tunjangan lainnya. Hal ini bisa bervariasi tergantung penyelenggara kegiatan. Walaupun demikian, melalui kegiatan-kegiatan yang dijalani kamu bisa mendapatkan pengalaman yang berharga, misal kamu bisa mengenal kehidupan dan budaya setempat. Selain itu, kegiatan ini juga baik untuk kamu yang belum menemukan passion, siapa tahu setelah mengikuti kegiatan volunteer kamu menyadari apa yang kamu sukai.7. Kerja atau Ikut Program Magang di United Nations (UN)United Nations (UN) atau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah organisasi internasional yang didirikan untuk memelihara perdamaian dan keamanan internasional.United Nations membuka berbagai program, lowongan, dan proyek-proyek yang menjanjikan untuk perkembangan karier kamu. Selain itu, berkarier atau mengikuti program dari PBB bisa memberikan kamu kesempatan untuk berkunjung ke berbagai negara. Beberapa program yang ditawarkan UN, yakni:UN General Service StaffYoung Professional ProgrammeUN Internship ProgrammeUN Volunteer8. Daftar Menjadi Au PairAu Pair adalah program pertukaran budaya dan bahasa dengan host familiy di negara tujuan untuk anak muda yang berusia 18 - 30 tahun. Sebagai Au pair kamu akan bekerja untuk host family dan membantu kegiatan rumah tangga mereka. Melalui program ini, kamu juga berkesempatan untuk kuliah juga, lho!9. Ikut Program Ausbildung di JermanAusbildung adalah program sekolah vokasi yang memberikan kamu kesempatan untuk magang di Jerman selama 3 tahun. Saat magang pun kamu juga akan mendapatkan bayaran setiap bulannya. Jadi tak heran kenapa program ini sangat diminati oleh orang-orang Indonesia.📚Baca juga: Apa Itu Ausbildung Jerman? Syarat, Cara Daftar Dokumen Cara Mencari Kerja di Luar Negeri Langkah Cara Melamar Kerja ke Luar Negeri Setelah mengetahui bagaimana saja cara untuk bisa kerja ke luar negeri, ada beberapa langkah yang perlu kamu perhatikan dan lakukan untuk mewujudkan impianmu tersebut. Cara melamar kerja di luar negeri1.Siapkan Dokumen-dokumen yang Diperlukan Kalau kamu ingin bekerja di luar negeri, tentunya kamu akan mempersiapkan segala sesuatunya, salah satunya adalah dokumen-dokumen untuk melamar kerja di luar negeri. Nah, apa saja yang dokumennya? Seperti CV, surat lamaran kerja, pas foto, dan ijazah. Selain itu, mencantumkan sertifikat pengembangan diri (training, kursus, dll) akan menjadi nilai plus ketika kamu melamar kerja di luar negeri, lho. Untuk informasi buat kamu, isi CV yang kamu buat perlu disesuaikan dengan pekerjaan yang kamu lamar dan termasuk cara pembuatan CV di negara yang kamu tuju. Lalu, jangan lupa masukkan keyword yang tertulis di lowongan kerja ke dalam CVmu.Buat CV yang ATS-Friendly di Cake, pilih dari 50+ template CVATS-Friendly GRATIS!Buat CV 2. Kirimkan Lamaran Sesuai dengan Persyaratan Negara yang Dituju Nah, setelah segala dokumenmu siap, saatnya kamu mengirimkan lamaran ke perusahaan, tempat kerja, atau program yang diinginkan. Akan tetapi, persyaratan dan standar dokumen yang diperlukan tiap negara bisa berbeda-beda. Contohnya saja, istilah bahasa Inggris yang dipakai orang Amerika berbeda dengan yang dipakai orang di Inggris ataupun di Australia. Atau bisa saja persoalan menaruh foto di CV. Oleh karena itu, kamu perlu memastikan terlebih dahulu mau bekerja di negara mana dan lakukan riset mendalam akan negara tersebut.3.Proses Pengurusan Visa Jika kamu sudah diterima kerja oleh perusahaan atau program yang kamu tuju, langkah selanjutnya adalah mengurus visa. Dalam pengurusan visa untuk bekerja di luar negeri, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengurus paspor. Setelah kamu memiliki paspor, kamu baru bisa lanjut ke proses pengurusan visa. Biasanya untuk mengurus visa ada dokumen wajib yang kamu perlukan, seperti: 📝 Contoh dokumen yang diperlukan untuk mengurus visa:Pas fotoPasporFormulir pendaftaranHasil tes kesehatanIjazahFotokopi KTP dan KKSurat sponsor/surat keterangan belajar/surat keterangan kerja, dan lain-lain. Oleh karena itu kamu perlu mempersiapkan dokumen-dokumen tersebut. Karena pembuatan visa membutuhkan waktu yang tidak sebentar, pastikan kamu jangan terlalu mepet mengurusnya. Selain itu, perlu juga kamu ingat bahwa visa untuk tiap negara memiliki ketentuan berbeda, contohnya ukuran pas foto untuk visa ke China dan ke Amerika itu berbeda, jadi pastikan dokumen yang kamu siapkan sudah benar, ya, agar tidak ada hambatan dalam proses pengurusannya. Untuk melihat persyaratan di masing-masing negara, kamu bisa cek website Kementerian Luar Negeri dan KBRI atau kantor perwakilan negara yang dituju. 4. Wujudkan Mimpimu Bekerja di Luar Negeri Menjadi Kenyataan Setelah semua beres, mimpimu untuk bekerja di luar negeri akan segera terwujud. Hal yang perlu kamu lakukan di tahap ini adalah jangan lupa membeli tiket pesawat, siapkan dana darurat, dan yang terakhir adalah persiapkan hatimu, tetap semangat, dan banyaklah berdoa. Tips Mencari Lowongan Pekerjaan di Luar Negeri Mencari pekerjaan di luar negeri rasanya tidak semudah mencari pekerjaan di dalam negeri. Akan tetapi, hal itu bukan berarti kamu harus menguburkan mimpimu untuk bekerja di luar negeri, hanya saja upaya yang perlu dikeluarkan menjadi lebih ekstra. Nah, bagi kamu yang tertarik, bisa langsung lihat kelima tips mencari lowongan pekerjaan di luar negeri berikut.1. Ketahui apa yang kamu inginkan Ada begitu banyak negara yang tersebar di dunia ini dan industri serta posisi pekerjaan yang bisa kamu pilih pun banyak. Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui apa yang kamu inginkan, tanyakan kepada diri sendiri: Pekerjaan seperti apa yang mau aku lamar?Di negara mana aku mau bekerja?Apa bahasa yang digunakan negara tujuanku? Apakah aku menyukainya dan ingin mempelajarinya?Apakah negara/area yang kamu tuju cocok dengan gaya hidup aku? Akan lebih baik lagi kalau kamu sudah memiliki satu negara yang ingin dituju atau satu posisi yang ingin dilamar sebelum mencari lowongan pekerjaannya, supaya pencarianmu bisa menjadi lebih spesifik.2. Manfaatkan koneksi di LinkedIn Di bagian sebelumnya sudah disebutkan kalau LinkedIn merupakan salah satu cara untuk mendapatkan pekerjaan di luar negeri. Contohnya saja, jika kamu memiliki koneksi dengan orang atau teman yang bekerja maupun berada di luar negeri, kamu bisa dengan lebih mudah mengetahui saat perusahaan tersebut memposting lowongan kerja.3. Lakukan lebih banyak riset Sama seperti ketika kamu mencari pekerjaan di dalam negeri, kamu juga perlu melakukan banyak riset saat mencari lowongan pekerjaan di luar negeri. Malah kamu perlu melakukan lebih banyak riset jika ingin bekerja di luar negeri untuk menghindari terjadinya penipuan. Hal yang bisa diteliti pun sangat banyak, seperti: Lowongan pekerjaan itu sendiriWebsite perusahaan yang dilamarKebijakan negara yang dituju, dan masih banyak lagi. Selain itu, kamu juga bisa menggali informasi dari orang yang sudah berpengalaman kerja di luar negeri.💡 Tertarik melamar kerja di luar negeri? Baca juga artikel berikut ini:Serba Serbi Working Holiday Visa (WHV) Australia: Definisi, Syarat, Proses, Biaya, FAQCara Kerja di Malaysia: Syarat, Gaji, Visa, dan LowonganApa Itu Ausbildung Jerman? Syarat, Cara Daftar DokumenSyarat Cara Kerja di Dubai untuk Dapat Gaji yang FantastisKerja di Korea Selatan: Panduan Lengkap untuk Pekerja Indonesia15+ Negara Terbaik untuk Kerja di Luar Negeri, Dari Asia hingga Eropa! Itu dia cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan pekerjaan di luar negeri beserta cara melamarnya dan tips mencari lowongannya. Bagi kamu yang tertarik, langsung saja tentukan kemana kamu mau melangkah dan daftar untuk kerja di luar negeri sekarang juga!Berikut adalah poin-poin penting mengenai cara kerja di luar negeri:Cara cari kerja di luar negeri: melalui perusahaan agensi, daftar kerjaan luar negeri di job portal atau di website perusahaan langsung, kerja sebagai guru, ikut WHV, kerja sebagai freelancer, ikut kegiatan volunteer, kerja di United Nations (UN), menjadi Au Pair, dan ikut program Ausbildung.Untuk melamar kerja ke luar negeri, siapkan dokumen yang diperlukan, kirim lamaran sesuai persyaratan negara tujuan, buat visa kerjaSebelum mencari kerja di luar negeri, ketahui dulu apa yang sebenarnya kamu inginkan, lakukan banyak riset, dan manfaatkan koneksi di LinkedInCake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Job Search Tips
Mar 11th 2025

Mau Kerja di Taiwan? Wajib Tahu Hal-Hal Ini!

Kerja di Taiwan atau Negara FormosaTaiwan merupakan salah satu negara di Asia Timur yang menjadi salah satu opsi terbaik untuk menempuh pendidikan, maupun bekerja. Selain mendapatkan pengalaman kerja di luar negeri, kerja di Taiwan juga menawarkan peluang profesional yang luas dengan gaji yang lebih tinggi. Namun, untuk menjadi seorang profesional di Negara Formosa ini, ada beberapa syarat kerja di Taiwan yang perlu kamu perhatikan. Apalagi, Taiwan termasuk negara yang cukup memperhatikan hukum dan legalitas para pekerjanya. Jadi harus diingat ada dokumen legal yang diperlukan untuk bisa kerja di Taiwan. Dalam artikel ini, Cake akan membahas syarat apa saja untuk cara kerja ke Taiwan, dan cara membuat visa kerja Taiwan supaya kamu bisa bekerja di Taiwan dengan legal!Daftar Isi: Mengapa Kerja di Taiwan? Syarat Kerja di Taiwan Visa Kerja Taiwan Cara Mencari Kerja di Taiwan Gaji di TaiwanMengapa Kerja di Taiwan?3 Alasan untuk Kerja di TaiwanTaiwan berhasil menjadi negara kedua setelah Malaysia dengan tujuan terbanyak calon pekerja dari Indonesia. Kerja di Taiwan menawarkan berbagai kelebihan yang menarik bagi para pencari kerja, terutama bagi mereka yang ingin berkembang dalam industri teknologi dan manufaktur. Misalnya, Taiwan dikenal sebagai salah satu pusat inovasi teknologi di dunia, khususnya dalam sektor teknologi informasi dan elektronik. Banyak perusahaan global dan lokal yang berbasis di Taiwan terus mencari tenaga kerja berbakat untuk mendukung riset dan pengembangan produk terbaru, sehingga prospek kerja di industri ini sangat menjanjikan. Selain prospek kerja yang luas, kualitas hidup di Taiwan juga menjadi daya tarik tersendiri. Negara Formosa ini memiliki sistem transportasi yang efisien, biaya hidup yang relatif terjangkau dibandingkan dengan negara maju lainnya, serta fasilitas kesehatan dengan kualitas tinggi. Keamanan yang baik serta lingkungan yang bersih juga membuat Taiwan menjadi tempat yang nyaman untuk tinggal dan bekerja. Dari segi budaya kerja, Taiwan dikenal memiliki etos kerja yang kuat namun tetap memperhatikan kesejahteraan karyawannya. Budaya kerja di Taiwan cenderung lebih ramah dan terbuka terhadap pekerja asing, sehingga mempermudah adaptasi bagi orang-orang yang baru pertama kali kerja di Taiwan. Perusahaan-perusahaan di Taiwan juga semakin banyak yang menerapkan keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi, atau work-life balance, memberikan fleksibilitas dalam jam kerja dengan menyediakan program kerja dari rumah (work from home) serta berbagai tunjangan yang mendukung kesejahteraan karyawan. Dengan kombinasi prospek kerja yang baik, kualitas hidup yang tinggi, serta lingkungan kerja yang suportif, Taiwan menjadi destinasi menarik bagi para profesional yang ingin mengembangkan karir.Syarat Kerja di Taiwan Bagaimana cara kerja di Taiwan? Selain mengumpulkan minat dan ambisi, kamu harus memastikan semua syarat kerja di Taiwan sudah terpenuhi. Informasi seputar visa kerja di Taiwan bisa kamu dapatkan di situs Imigrasi Taiwan yang selalu diperbarui. Salah satu syarat utama adalah memiliki visa kerja di Taiwan yang sesuai, seperti Employment Visa (working permit) yang dikeluarkan bagi pekerja asing yang telah mendapatkan kontrak kerja dari perusahaan di Taiwan. Biasanya, perusahaan pemberi kerja akan membantu dalam proses pengurusan visa dan izin kerja melalui Workforce Development Agency, Ministry of Labor Taiwan. Selain visa, cara kerja ke Taiwan juga membutuhkan kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja yang menjadi faktor penting, tergantung pada jenis pekerjaan yang dilamar. Untuk pekerjaan di sektor teknologi, manufaktur, atau profesional seperti insinyur dan manajer, umumnya dibutuhkan gelar sarjana lulusan universitas Taiwan atau pengalaman kerja yang relevan. Sementara itu, untuk pekerjaan di sektor tenaga kerja asing seperti pabrik, atau pekerja rumah tangga, persyaratan pendidikan bisa lebih fleksibel, namun tetap memerlukan pelatihan khusus atau sertifikasi.Visa Kerja Taiwan Taiwan menawarkan berbagai jenis visa kerja bagi tenaga kerja asing yang ingin kerja di Taiwan. Salah satu yang paling populer adalah Taiwan Employment Gold Card, yang memberikan izin tinggal, kerja, dan masuk-keluar Taiwan secara fleksibel bagi tenaga profesional dengan keahlian khusus. Selain itu, yang umum kamu temui untuk cara kerja ke Taiwan adalah Work Permit Visa yang harus disponsori oleh perusahaan tempat pekerja akan bekerja, serta Entrepreneur Visa bagi mereka yang ingin memulai bisnis di Taiwan. Persyaratan untuk mendapatkan visa kerja Taiwan relatif jelas dan mudah dipenuhi. Beberapa dokumen yang dibutuhkan antara lain:Minimal memiliki gelar sarjana, dengan terjemahan resmi dalam bahasa Inggris atau MandarinPemeriksaan medis, yang dapat dilakukan setelah tiba di Taiwan, atau dipersiapkan sebelum keberangkatanIzin kerja (work permit) yang harus disetujui dan disponsori oleh perusahaan tempat bekerjaPaspor yang masih berlaku setidaknya 6 bulan setelah masuk ke Taiwan Dengan memenuhi persyaratan ini, tenaga kerja asing dapat memperoleh visa kerja dan bekerja secara legal di Taiwan sesuai dengan bidang keahlian.💡 Tertarik melamar kerja di luar negeri? Baca juga artikel berikut ini:Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!Serba Serbi Working Holiday Visa (WHV) Australia: Definisi, Syarat, Proses, Biaya, FAQSyarat Cara Kerja di Dubai untuk Dapat Gaji yang FantastisApa Itu Ausbildung Jerman? Syarat, Cara Daftar Dokumen15+ Negara Terbaik untuk Kerja di Luar Negeri, Dari Asia hingga Eropa!Cara Kerja di Malaysia: Syarat, Gaji, Visa, dan LowonganKerja di Korea Selatan: Panduan Lengkap untuk Pekerja Indonesia Cara Mencari Kerja di Taiwan Memang syarat kerja di Taiwan bisa jadi tantangan sekaligus peluang besar untuk kamu yang mencari kerja di luar negeri. Untuk meningkatkan peluang sukses cara kerja di Taiwan, penting untuk memanfaatkan platform cari kerja di Taiwan, membangun jaringan atau koneksi, memahami visa kerja Taiwan, dan menerapkan strategi yang tepat. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa membantu kamu mendapatkan kerja di Taiwan dengan lebih efektif: 1. Manfaatkan platform cari kerja (104, Cake, dll) Mencari pekerjaan di Taiwan semakin mudah dengan berbagai platform pencarian kerja seperti 104, Cake, dan LinkedIn. Platform ini menyediakan ribuan lowongan kerja dari berbagai industri, memungkinkan kamu untuk menemukan peluang yang sesuai dengan keterampilan dan pengalaman masing-masing. Sedang cari kerja? Lihat lowongan kerja untuk entry-level sampai mid-senior level di Cake 🚀Cari Kerja 2. Bangun jaringan Selain mencari pekerjaan secara online, membangun jaringan profesional juga sangat penting. Bergabunglah dengan komunitas atau organisasi seperti Crossbond dan Cake, yang sering mengadakan seminar, pelatihan, serta acara networking yang bisa membantu kamu mendapatkan koneksi dan informasi berharga dalam dunia kerja di Taiwan. 📚 Baca juga: 9 Manfaat Networking Dalam Karier dan Cara Membangunnya! 3. Visa Kerja Memahami jenis visa kerja Taiwan yang sesuai sangat penting sebelum kerja di Taiwan. Beberapa jenis visa yang umum digunakan adalah: Taiwan Employment Gold Card: Untuk profesional dengan keahlian khusus di berbagai bidang.Work Permit Visa: Visa kerja yang harus disponsori oleh perusahaan tempat bekerja. 4. Tips Tambahan Kuasi bahasa Mandarin, karena ini akan menjadi nilai tambah dalam berkomunikasi dengan rekan kerja lokal dan memahami budaya kerja di Taiwan. Untuk level profesional, kamu juga bisa mengikuti ujian TOCFL yang menunjukan skor pemahaman bahasa Mandarin kamu.Siapkan CV dan portofolio dalam bahasa Inggris atau Mandarin agar lebih menarik di mata perekrut. Kamu bisa buat CV menarik dan melamar kerja lebih mudah di Cake.Pelajari tren industri di Taiwan agar dapat menyesuaikan keterampilan dengan kebutuhan pasar kerja. ℹ️ Sebelum lamar kerja, siapkan dulu CV, portofolio, dan surat lamaranmu! Cek contoh di bawah ini:Contoh CV Bahasa InggrisContoh Cover Letter Bahasa InggrisKalo belom punya CV, buat dulu CV yang ATS-Friendly di sini, gratis! Gaji di Taiwan Dikutip dari Radio Taiwan International, upah minimum per bulan di Taiwan mulai 1 Januari 2025 adalah NT$ 28.590 atau sekitar 14 juta rupiah. Tetapi bagi tenaga profesional, terutama di sektor teknologi dan manufaktur, gaji kerja di Taiwan ini bisa jauh lebih tinggi. Selain itu, pekerja asing dengan keterampilan khusus atau lulusan universitas ternama sering mendapatkan kompensasi lebih baik. Menurut Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia Taipei (KDEI Taipei), gaji kerja di Taiwan untuk sektor formal bisa mencapai NT$33,000, dan untuk pekerja profesional atau keahlian khusus dengan pengalaman kerja beberapa tahun di bidangnya, tidak boleh kurang dari NT$47,971. Meskipun gaji kerja di Taiwan cukup kompetitif dan menggiurkan, biaya hidup juga perlu diperhitungkan. Kota besar seperti Taipei memiliki biaya hidup yang lebih tinggi dibandingkan kota-kota lain di Taiwan. Contohnya seperti harga sewa tempat tinggal (apartemen atau kamar kos), transportasi, serta makanan di restoran bisa cukup mahal, tetapi masih lebih terjangkau dibandingkan dengan negara Asia lainnya seperti Jepang atau Korea Selatan. Rata-rata harga sewa kamar per bulan di Taipei mencapai NT$10.000 (~Rp5 juta), sementara rata-rata biaya untuk makan per bulan sekitar NT$8.000 sampai NT$12.000 (Rp4-6 juta), cukup mahal dibandingkan dengan Indonesia. Namun, dengan manajemen keuangan yang baik, pekerja tetap bisa menikmati kualitas hidup yang tinggi di Taiwan. Sudah siap memulai karir di luar negeri? Cek loker internasional di Cake, mulai dari Taiwan, Vietnam, dan Malaysia 🌍Cari Kerja Kesimpulan Setelah membaca rangkuman di atas, kamu masih tertarik kerja di Taiwan, kan? Ada beberapa poin penting yang perlu kamu ingat jika ingin melamar kerja di Taiwan dengan lancar: Taiwan menawarkan peluang yang besar dan terbuka untuk berbagai industri dengan gaji yang kompetitifSiapkan dokumen penting seperti ijazah sarjana, paspor, dan surat ijin kerja atau work permitVisa kerja Taiwan biasanya akan dibantu dalam proses aplikasi oleh perusahaanManfaatkan jaringan sebaik mungkin untuk membantu kamu membangun koneksi di dunia profesional TaiwanKuasai bahasa Mandarin yang bisa jadi nilai tambahan ketika kamu melamar kerja di Taiwan Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD. Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu. Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Job Search Tips
Mar 7th 2025

Kerja di Jepang: Syarat, Cara Daftar, Peluang, dan Lowongan

Kabar gembira untuk kamu yang ingin kerja di Jepang! Mengutip dari Detik, dalam perayaan perayaan ulang tahun Kaisar Jepang Naruhito ke-65 pada 20 Februari lalu di Jakarta, duta besar Jepang di Indonesia membuka kesempatan luas bagi mahasiswa dan pekerja yang ingin berkarier di negeri Sakura tersebut. Khawatir dengan kemampuan bahasa Jepang? Tenang aja, baik kamu ingin kuliah atau bekerja di Jepang, saat ini sudah banyak perusahaan dan universitas yang menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi. Namun, bukan berarti kamu tidak perlu belajar bahasa Jepang sama sekali karena ada syarat minimal kemampuan yang perlu kamu penuhi untuk bisa mendapatkan visa tinggal. Meski kesempatan kerja ke Jepang makin terbuka, melakukan riset mengenai kekurangan-kelebihan tetap perlu dilakukan. Tenang saja, Cake telah merangkum seluruh informasi yang kamu butuhkan dalam satu artikel. Pastikan untuk membaca sampai selesai, ya! Daftar Isi Mengapa Kerja di Jepang? Syarat Kerja di Jepang Visa Kerja di Jepang Cara Mencari Kerja di Jepang Gaji dan Biaya Hidup di Jepang Mengapa Kerja di Jepang?Keuntungan kerja di Jepang Melalui akun LinkedIn, Kaiji Wada seorang rekruter Jepang, menyatakan fenomena #kaburajadulu yang menjadi trending topic di X menguntungkan bagi pihaknya. Ia mengakui bahwa Jepang tengah menghadapi kekurangan sumber daya manusia, sehingga penambahan diaspora akan menguntungkan bagi negara tersebut. Kesiapan pemerintah Jepang terhadap tenaga kerja asing asal Indonesia membuat banyak sektor melakukan penyesuaian. Perubahan ini sangat menguntungkan job seekers Indonesia karena memperbesar peluang kerja di Jepang. Sebelum membahas cara kerja di Jepang, mari kita bedah terlebih dahulu keuntungan yang akan kamu biasa ditawarkan oleh perusahaan:1. Dalam tanya jawab yang direkam oleh exporttojapan, Hiroshi Chiba pengacara berpengalaman asal Jepang, perusahaan Jepang mulai melengkapi paket employee benefits untuk menyaring banyak talent berkualitas. Paket benefits bisa terdiri dari asuransi yang bagus, subsidi tempat tinggal, fasilitas rekreasi, bonus, dan juga uang pensiun.Semakin besar perusahaan, upah minimum akan lebih rendah karena ada banyak peluang kenaikan gaji melalui promosi jabatan. Sebagai gantinya, perusahaan besar akan memberikan sejumlah benefits yang besar bagi karyawan. Sementara itu, untuk level perusahaan yang lebih kecil, upah minimum yang ditawarkan lebih tinggi karena jenjang karier tidak sebanyak perusahaan besar. Oleh karena itu, biasanya perusahaan kecil mengurangi rentang benefits yang diberikan. 2. Ketika kamu mencari lowongan kerja di Jepang, mereka biasanya menyediakan daftar benefits yang lebih lengkap dibanding perusahaan Indonesia, bahkan untuk pekerja kontrak. Di bawah daftar keuntungan kerja di Jepang: Paid leaveSick leaveAsuransi kesehatan wargaJaminan sosialBiaya transportasiBiaya pengeluaran selama perjalanan bisnisUpah lemburShort term/long term leaveHak cuti melahirkanKompensasi selama melahirkanHak cuti merawat anak 📚 Baca juga: 5 Contoh Surat Cuti Kerja Berbagai Alasan yang Baik dan Benar3. Hal yang sulit ketika harus bekerja di negeri orang tentu saja beradaptasi dengan gaya hidup di tempat baru. Saat ini sudah banyak produk Jepang yang masuk ke Indonesia, mulai dari musik dan film hingga makanan. Pengalaman ini bisa membantu diaspora untuk menyesuaikan diri lebih cepat dengan kultur dan gaya hidup di Jepang. Jika kamu masih merasa kesulitan membayangkan proses adaptasi, perusahaan atau lembaga penerima biasanya akan menyediakan orientasi kehidupan sehari-hari. Selain itu fokus ujian bahasa Jepang juga percakapan umum antar warga. Pemerintah Jepang telah menyediakan sejumlah akses agar kamu tidak mengalami kendala ketika harus berbaur dengan warga. Syarat Kerja di Jepang Cara daftar kerja di Jepang yang pertama adalah menentukan jenis visa yang kamu butuhkan. Sebagian calon pekerja mengajukan visa untuk keterampilan spesifik. Untuk kategori ini, ada dua syarat yang dibutuhkan, seperti ditulis oleh Kedutaan Jepang di Indonesia: Kamu minimal berusia 18 tahun saat mengajukan pendaftaran visa.Kamu wajib mengikuti dan lulus seluruh ujian keterampilan dan ujian kemampuan berbahasa Jepang (kecuali yang terkena pembebasan ujian dengan syarat tertentu). ✅ Jenis Pekerjaan untuk Warga Negara Asing di Jepang Menariknya, pemerintah Jepang membagi pekerja berketerampilan spesifik menjadi dua macam:1. Pekerja Berketerampilan Spesifik 1 Individu yang memiliki pengalaman cukup dalam bekerja di bidang industri tertentu. Tipe satu hanya memiliki masa tinggal maksimal 5 tahun, tidak boleh membawa keluarga, dan wajib mengikuti ujian bahasa Jepang untuk sehari-hari.2. Pekerja Berketerampilan Spesifik 2 Individu yang memiliki pengalaman mahir dalam bekerja di bidang industri tertentu. Tipe dua tidak ada batas waktu perpanjangan masa tinggal, boleh membawa keluarga (pasangan dan anak), dan tidak diwajibkan untuk mengikuti ujian pengecekan bahasa Jepang. ✅ Syarat ketika sudah di Jepang Mengikuti pelatihan mengenai kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang. Pelatihan diadakan oleh perusahaan atau lembaga penerima,Langsung mendaftar sebagai warga di kota setempat.Membuka rekening bank untuk keperluan gaji.Memiliki tempat tinggal. ✅ Informasi Tambahan Mengenai Syarat Kerja di Jepang Tampak mudah, bukan? Namun, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan terlebih dahulu sebelum buru-buru mencari loker Jepang: Tidak ada batasan usia untuk mendapatkan visa keterampilan spesifik karena persyaratan mengenai umur diserahkan pada masing-masing perusahaan.Ujian keterampilan tersedia untuk jenis pekerjaan seperti: care worker, pengelolaan pembersihan gedung, industri manufaktur, industri konstruksi, industri perhotelan, pertanian, perikanan dan budidaya perairan, produksi makanan dan minuman, dan industri layanan makanan.Bagi individu yang telah menjalani Technical Intern Training Program (TITP) dan dinyatakan layak mendapat sertifikat pemagangan teknis nomor 2, atau telah menjalani pelatihan selama 2 tahun 10 bulan, dibebaskan dari dua jenis ujian di atas.Bagi calon pekerja yang pernah mengikuti ujian bahasa Jepang (JLPT) dengan minimal level N4 dibebaskan untuk dari ujian kemampuan, tapi wajib mengikuti ujian keterampilan.Visa keterampilan khusus berlaku selama satu tahun dan diperpanjang setiap 4 atau 6 bulan sekali, dengan maksimal perpanjangan 5 tahun untuk tipe 1. Tingkat bahasa Jepang yang Dibutuhkan: N5-N4: level dasar 1 dan 2N3: intermediateN2: pre advanceN1: tingkat ahli (nyaris setara native) Visa Kerja di JepangJenis-jenis visa kerja di Jepang. Dalam tahapan cara daftar kerja ke Jepang, ragam visa wajib dibahas. Setiap jenis visa menunjukkan kecakapan kerja yang kamu miliki. 1️⃣ Visa Specified Skill Worker (Tokutei Ginou) Jenis pertama adalah tokutei ginou atau visa yang ditujukan untuk pekerja berketerampilan khusus. Bagi pekerja tipe 1, syarat yang dibutuhkan hanya dua: Berusia minimal 18 tahun.Lulus ujian keterampilan dan ujian bahasa Jepang. Pekerja tipe 1 diperbolehkan untuk berpindah kerja asalkan masih dalam kategori yang sama dengan pekerjaan sebelumnya. Perpindahan kategori dimungkinkan selama pekerja tipe 1 mengikuti dan dinyatakan lulus ujian keterampilan di bidang yang ingin dilamar. 2️⃣ Visa Magang (Ginou Jissu) Ingin magang di Jepang? Visa ginou jissu adalah pilihan yang tepat buat kamu. Karena statusnya bukan pekerja penuh waktu seperti tokutei ginou, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan: Pemegang visa ginou jissu akan mendapatkan gaji lebih rendah dibandingkan dengan tokutei ginou.Durasi kerja maksimal 3 tahun. 3️⃣ Visa Gijinkoku Visa Gijinkoku juga terkenal di kalangan calon pekerja. Individu yang dapat memiliki visa ini wajib memiliki kecakapan di bidang teknik (engineer), humaniora (Specialist in Humanities), dan atau layanan internasional (International Services). Syarat tertentu yang harus dipenuhi untuk memperoleh visa ini adalah:Memiliki gelar sarjana dari negara asal atau Jepang.Lulusan sekolah kejuruan di Jepang.Memiliki pengalaman di bidang yang dilamar minimal 10 tahun.Kemampuan bahasa Jepang minimal di level N2 JLPT. 4️⃣ Visa Highly Skilled Professionals Jenis visa yang terakhir ini diperkenalkan pertama kali pada tahun 2012. Total ada tiga kategori yang diperbolehkan untuk memperoleh highly skilled professionals visa: Visa Profesional Berketerampilan Tinggi bidang akademik: diperuntukkan bagi akademisi asing tingkat lanjut yang akan terlibat dalam pendidikan, penelitian, atau bimbingan penelitian di organisasi publik atau swasta di Jepang.Visa Profesional Berketerampilan Tinggi bidang teknis: diperuntukkan bagi atau teknisi asing tingkat lanjut yang memiliki keterampilan atau pengetahuan khusus di bidang ilmu pengetahuan alam atau humaniora dan akan bekerja untuk organisasi publik atau swasta di Jepang.Visa Profesional Berketerampilan Tinggi bidang bisnis: diperuntukkan bagi manajemen bisnis asing tingkat lanjut yang akan mengoperasikan atau telah mengelola organisasi publik atau swasta di Jepang. Pemerintah Jepang akan memberi poin untuk kategori disesuaikan dengan gelar yang kamu miliki. Melansir dari visaguide, setiap kategori akan dibagi menjadi 2 hingga 3 tingkatan sebagai berikut: IOFM Accounts Receivable certification NACPB Quickbooks certification Volunteering Volunteer bookkeeper for the Central Missouri Society for the BlindKategori AkademikDoctorate degree - 30 poinMaster’s degree-20 poinBachelor’s degree-10 poinKategori TeknikDoctorate degree - 30 poinMaster’s degree-20 poinBachelor’s degree-10 poinKategori BisnisDoctorate/Master's degree-20 poinBachelor’s degree - 10 poin Syarat Daftar Visa Kerja Jepang Paspor.Formulir permohonan visa dan Pas foto terbaru (ukuran 4,5 X 3,5 cm, diambil 6 bulan terakhir dan tanpa latar, bukan hasil editing, dan jelas/tidak buram.Fotokopi KTP.Certificate of Eligibility (Asli dan atau fotokopi). 📚 Baca juga: Serba Serbi Working Holiday Visa (WHV) Australia: Definisi, Syarat, Proses, Biaya, FAQ Cara Mencari Kerja di Jepang1. Gunakan Platform Online Ada beragam platform online yang menyediakan akses kerja ke Jepang, antara lain: https://www.workjapan.jp/jobs/https://jobsinjapan.com/GaijinpotMynavi Jangan lupa untuk menyiapkan CV kerja di Jepang yang baik. Cek apakah lamaran wajib berbahasa Jepang atau diperbolehkan untuk menggunakan bahasa Inggris. 2. Agensi Perekrutan Berikut beberapa agensi perekrutan yang umum dipilih oleh calon pekerja: IM JapanPT JIAECPT MinoriKarirJepang.idPasonaJAC Recruitment Setiap agensi punya jadwal pendaftaran masing-masing, jadi pastikan untuk rutin mengecek akun sosial media maupun website lembaga. Keuntungan mendaftar agensi perekrutan adalah jaminan mendapat pekerjaan, pengurusan dokumen kerja bukan tanggung jawab individu, lebih mudah untuk permohonan kerja lolos, dan akan otomatis dihubungkan dengan sesama pekerja Indonesia yang bekerja di Jepang. 3. Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Seringkali ketika melakukan riset lowongan kerja di Jepang, job seekers kebingungan membedakan antara LPK dengan agensi perekrutan. Jika kamu memilih LPK, pihak lembaga menyediakan pelatihan keterampilan dan loker di Jepang. Beberapa LPK yang sudah banyak menangani calon pekerja Jepang antara lain: LPK Japan Mandiri IndonesiaLPK Omoiyari IndonesiaLPK HadetamaLPK IzumiLPK Bangkit IndonesiaLPK Hinode Saat memilih LPK, pastikan lembaga yang kamu tuju sudah mengantongi izin dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker). 4. G to G (Government to Government) Situs resmi Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BPPMI) mengadakan program G to G secara rutin. Untuk periode tahun 2026, misalnya, BPPMI membuka lowongan kerja di Jepang untuk kategori nurse (kangoshi) dan careworker (kaigofukushishi). Karena dilaksanakan antara negara, tentu kamu akan lebih tenang karena keamanan dan kesejahteraan dijamin oleh pihak resmi. 5. Program Magang / Technical Intern Training Program Program magang di Jepang adalah upaya untuk meningkatkan keterampilan dengan melakukan praktik secara langsung. Periode magang adalah 3 tahun dengan perpanjangan maksimal hingga 5 tahun. Pada tahun pertama, kinerja pemagang akan dievaluasi untuk menentukan apakah ia layak untuk maju ke tahap selanjutnya. Setelah dinyatakan lulus pada tahun pertama, pemagang akan naik ke level technical intern training atau Jisshusei. Selama pelatihan, peserta akan mendapat uang subsidi dan uang saku. Besaran tunjangan yang diterima tergantung dengan jenis industri yang dimasuki. Untuk informasi lebih lanjut mengenai magang, kamu bisa akses situs Im Japan. 📚 Baca juga: Contoh CV Magang Mahasiswa dan Cara Membuatnya 6. Pendidikan Memiliki keinginan tinggi untuk tinggal di Jepang tapi terkendala bahasa? Kampus Ritsumeikan Asia Pacific University (APU) terkenal di kalangan mahasiswa asing karena tidak mengharuskan kemampuan bahasa Jepang. Kamu bisa cek pendaftarannya di sini. Pemerintah Jepang juga menyediakan skema beasiswa penuh untuk mahasiswa asing yang diberi nama ADB-Japan Scholarship Program (JSP). Beasiswa ini khusus ditujukan bagi individu yang ingin belajar mengenai ekonomi, manajemen, sains dan teknologi, serta isu yang berkaitan dengan pembangunan. Selain itu, terdapat program seperti Kyoto Residency Writer, dan program residensi lainnya. 7. Bangun Koneksi Tips cari kerja di Jepang yang terakhir adalah dengan membangun koneksi. Bingung mulai dari mana? Buat akun media sosial X maupun Instagram dan kamu akan menemukan temukan cerita diaspora ketika belajar atau bekerja di Jepang. Banyak yang rajin membagikan informasi lowongan baru dan terbuka untuk diskusi lebih lanjut. Koneksi juga bisa kamu dapatkan lewat LinkedIn. Rajin-rajinlah mengirim pesan kepada senior yang sudah terlebih bekerja di Jepang. Utarakan maksud dengan jelas tapi jangan memaksa mereka menjawab seluruh kebingunganmu.Bangun jaringan profesional dengan cara baru di Cake Meet! Hanya dengan satuswipe, bisa langsung terhubung dengan HRD maupun sesama pekerja🌎Mulai Networking Gaji dan Biaya Hidup di Jepang Ada 14 jenis industri di Jepang dengan rentang gaji beragam. Melansir data dari gaijinpot, bidang perlistrikan memiliki rata-rata gaji tahunan tertinggi. Data di bawah ini belum termasuk dengan pajak yang harus dibayarkan. IndustriRata-rata Gaji PertahunPendidikan/AkademikRp593.692.200Akomodasi/Layanan Bisnis MakananRp294.647.240Agrikultur/KehutananRp370.507.910Bisnis Jasa KompleksRp556.311.580KonstruksiRp581.598.470PerlistrikanRp821.274.210Keuangan/AsuransiRp724.524.370Informasi/KomunikasiRp694.839.760ManufakturRp585.996.190Kesehatan/KesejahteraanRp449.666.870PerumahanRp502.439.510Jasa perbaikanRp414.485.110TransportasiRp524.428.110Grosir/PerdaganganRp422.181.120 Jika ingin mengecek berapa besaran pajak untuk tiap gaji, silakan untuk mengecek situs ini. Apakah daftar gaji di Jepang di atas sepadan dengan biaya hidup? Kamu bisa menggunakan data di bawah ini sebagai panduan: Sewa Apartemen: Rp6.000.000 - Rp20.000.000 per bulan.Makan di Restoran: Rp116.000 - Rp348.000 sekali makan.Transportasi (Subway/Bus): Rp220.000 - Rp879.600 per minggu.Tagihan Listrik, Air, dan Internet: Rp274.857 - Rp439.772 per bulan. Biaya akan bertambah dua kali lipat di musim dingin.Asuransi Kesehatan: Rp9.894.870 (ambang batas tertinggi pembayaran mandiri). 💡 Tertarik bekerja di luar negeri? Baca juga artikel berikut ini:Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!Serba Serbi Working Holiday Visa (WHV) Australia: Definisi, Syarat, Proses, Biaya, FAQCara Kerja di Malaysia: Syarat, Gaji, Visa, dan LowonganApa Itu Ausbildung Jerman? Syarat, Cara Daftar DokumenSyarat Cara Kerja di Dubai untuk Dapat Gaji yang FantastisKerja di Korea Selatan: Panduan Lengkap untuk Pekerja Indonesia15+ Negara Terbaik untuk Kerja di Luar Negeri, Dari Asia hingga Eropa!Mau Kerja di Taiwan? Wajib Tahu Hal-Hal Ini!Kesimpulan Mengingat jumlah penduduk yang terus menurun, pemerintah Jepang menyediakan beragam lowongan kerja untuk warga negara asing yang ingin meniti karier di negeri sakura. Banyak perusahaan sudah mulai menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi di lingkungan kerja, tapi kamu tetap perlu lulus ujian bahasa Jepang minimal N4 JLPT.Ada empat pilihan visa kerja di Jepang yang telah disesuaikan dengan kebutuhan industri dan juga level kecakapan calon pekerja yaitu: Visa Specified Skill Worker / Tokutei Ginou, Visa Magang (Ginou Jissu), Visa Gijinkoku, dan Visa Highly Skilled Professionals. Ingat, ya, tidak semua visa memperbolehkan pekerja untuk memboyong keluarga ke Jepang.Rentang gaji di Jepang berkisar pada Rp300-an juta hingga Rp800-an juta per tahun, belum dipotong pajak. Semoga artikel mengenai cara bekerja di Jepang ini membantu, ya! Kamu juga bisa cek website Cake untuk mendapatkan informasi lowongan kerja dari berbagai negara! Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD. Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu. Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Job Search Tips
Feb 17th 2025

15+ Negara Terbaik untuk Kerja di Luar Negeri, Dari Asia hingga Eropa!

Apakah kamu pernah mendengar tentang tren #KaburAjaDulu yang viral di media sosial? Tren ini memperlihatkan banyak profesional muda Indonesia yang berbagi pengalaman mereka kerja di luar negeri, mengajak orang untuk mencari kerja di luar negeri juga. Bekerja di luar negeri semakin diminati karena menawarkan peluang karir yang lebih luas, gaji yang kompetitif, serta pengalaman berharga yang bisa membuka banyak pintu di masa depan. Ingin tahu negara mana saja yang cocok untuk memulai karir internasional? Berikut 17 negara terbaik untukmu!15+ Negara Terbaik untuk Kerja di Luar Negeri! Australia 🇦🇺 Taiwan 🇹🇼 Jepang 🇯🇵 Jerman 🇩🇪 Arab Saudi 🇸🇦 Hong Kong 🇭🇰 Korea Selatan 🇰🇷 Malaysia 🇲🇾 Swiss 🇨🇭 Singapura 🇸🇬 Amerika 🇺🇸 Inggris 🇬🇧 Kanada 🇨🇦 Belanda 🇳🇱 New Zealand 🇳🇿 Polandia 🇵🇱 Finlandia 🇫🇮 1. Australia Banyak orang tertarik untuk mengejar Working Holiday Visa (WHV) di Australia. Hal ini tidak mengherankan, mengingat Australia memiliki kualitas hidup yang tinggi, sistem kesehatan yang baik, serta lingkungan kerja yang fleksibel. Australia juga dikenal sebagai negara dengan work-life balance yang baik, di mana jam kerja cenderung fleksibel dan budaya kerja menghargai batasan antara kehidupan profesional dan pribadi. Selain itu, komunitas orang Indonesia di Australia cukup kuat, sehingga kamu tidak perlu merasa sendirian saat memulai hidup di sana. Walaupun gaji yang ditawarkan cukup menggiurkan, harus diingat bahwa biaya hidup di Australia tergolong tinggi. Persaingan dalam mendapatkan WHV pun cukup ketat, terlebih dengan kebijakan visa yang terus diperketat. Peluang untuk mendapatkan pekerjaan kantoran juga relatif sulit, sehingga banyak pemegang WHV yang bekerja di sektor-sektor seperti pertanian, perhotelan, atau jasa. 💰 Rata-rata gaji: AUD 80.000 per tahun (~Rp800 juta) 📚 Baca juga: Serba Serbi Working Holiday Visa (WHV) Australia: Definisi, Syarat, Proses, Biaya, FAQ 2. Taiwan Menurut penelitian oleh GoodStats, Taiwan adalah salah satu negara pilihan orang Indonesia untuk bekerja di luar negeri. Rata-rata gaji di Taiwan dapat dibilang cukup besar mengingat biaya hidupnya yang tidak berbeda jauh dengan Jakarta. Terlebih lagi, banyak industri manufaktur dan teknologi yang berkembang pesat, sehingga peluang kerja untuk ekspatriat terus meningkat. Namun, ada beberapa tantangan dalam bekerja di Taiwan, misalnya kemampuan berbahasa Mandarin yang sering menjadi syarat utama dalam komunikasi sehari-hari. Selain itu, budaya kerja di Taiwan yang cenderung lebih disiplin dapat menjadi tantangan tersendiri bagi orang Indonesia. 💰 Rata-rata gaji: NT$ 600.000 per tahun (~Rp300 juta) 3. Jepang Selain Taiwan, Jepang juga merupakan negara pilihan bagi orang Indonesia. Melansir survei GoodStats, 41% responden memilih Jepang sebagai negara tujuan untuk bekerja. Hal ini disebabkan oleh gaji yang kompetitif dan industri teknologi yang berkembang pesat, serta kualitas hidup yang lebih baik. Tantangan yang sering dihadapi saat bekerja di Jepang adalah budaya kerja yang menuntut disiplin tinggi dan jam kerja yang panjang. Bahasa Jepang juga sering menjadi kewajiban bagi pekerja di Jepang, jadi lebih baik kamu bersiap mempelajari bahasa Jepang apabila kamu memang tertarik bekerja di Jepang. 💰 Rata-rata gaji: JPY 4.5 juta per tahun (~Rp480 juta)4. Jerman Jerman adalah negara pilihan untuk orang-orang yang tertarik bekerja di bidang teknik, manufaktur, dan IT. Jerman sendiri memiliki salah satu ekonomi terkuat di dunia, menawarkan stabilitas karir untuk para pekerja di Jerman. Salah satu program yang populer di kalangan orang Indonesia yang ingin bekerja di Jerman adalah Ausbildung, yaitu program pelatihan kejuruan yang memungkinkan peserta untuk belajar sambil bekerja. Salah satu kendala terbesar bagi banyak pekerja Indonesia di Jerman adalah bahasa. Meskipun sudah mempelajari bahasa Jerman sebelum berangkat, kemampuan bahasa Jerman yang dibutuhkan di dunia sering kali lebih tinggi dari yang dipelajari. Perbedaan musim di Jerman juga membutuhkan adaptasi fisik dan mental, karena musim dingin di Jerman cukup panjang dan dingin. Oleh karena itu, penting untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum memutuskan untuk pergi ke Jerman. 💰 Rata-rata gaji: EUR 50.000 per tahun (~Rp850 juta) 5. Arab Saudi## Paywall Indicator ## Arab Saudi bukan hanya dikenal sebagai pusat minyak dunia, tetapi juga negara yang kaya akan budaya dan tradisi. Akhir-akhir ini, perusahaan di Arab Saudi mulai menawarkan banyak peluang bagi ekspatriat, terutama di sektor energi, konstruksi, juga teknologi informasi. Jika kamu tertarik untuk bekerja di Arab Saudi, jangan lupa untuk mempersiapkan diri menghadapi iklim gurun yang panas dan kering. Di luar itu, kemampuan bahasa Arab sering kali menjadi nilai tambah walaupun bahasa Inggris adalah kunci komunikasi. 💰 Rata-rata gaji: SAR 180.000 per tahun (~Rp700 juta) 📚 Baca juga: Syarat Cara Kerja di Dubai untuk Dapat Gaji yang Fantastis 6. Hong Kong Sebagai salah satu pusat keuangan terbesar di Asia, Hong Kong menawarkan banyak peluang bagi kamu yang ingin membangun karir di sektor keuangan, bisnis internasional, dan teknologi. Bahasa Inggris juga menjadi bahasa sehari-hari di Hong Kong, sehingga kamu tidak perlu belajar bahasa Kanton (Cantonese) ataupun Mandarin untuk bekerja di Hong Kong. Sayangnya, biaya hidup yang tinggi dan sulitnya mencari akomodasi dapat menjadi kendala besar untuk orang-orang yang ingin bekerja di Hong Kong. Bahkan, Hong Kong dinobatkan sebagai kota dengan harga sewa ke-3 termahal di seluruh dunia, setelah New York dan Abu Dhabi. Persaingan mencari kerja di Hong Kong juga sangat ketat, terutama antara sesama ekspatriat. Untuk bisa bersaing, kamu harus mempersiapkan keterampilan yang spesifik juga pengalaman kerja yang kuat. 💰 Rata-rata gaji: HKD 480.000 per tahun (~Rp840 juta) 7. Korea Selatan Di era ini, pasti tidak ada orang yang tidak familiar dengan K-drama dan K-pop. Korea Selatan bukan hanya tempat asal K-drama dan K-pop, tapi juga dikenal sebagai pusat teknologi dan inovasi. Bekerja di Korea Selatan sangat sesuai untuk profesional di bidang teknologi, desain, dan pendidikan. Kendala utama bagi pekerja asing di Korea Selatan adalah perbedaan budaya kerja. Adaptasi dengan lingkungan kerja Korea Selatan yang intens dan kompetitif dapat menjadi tantangan berat, namun ini juga dapat membantumu tumbuh secara profesional. 💰 Rata-rata gaji: KRW 35.000.000 per tahun (~Rp450 juta) 8. Malaysia Malaysia merupakan negara yang ramah bagi pekerja asing, terutama pekerja Indonesia. Dengan biaya hidup yang cukup rendah namun gaji yang kompetitif, banyak orang Indonesia yang tertarik untuk bekerja di negara tetangga kita ini. Kelebihan besar memulai kerja di Malaysia adalah kemiripannya dengan Indonesia, mulai dari bahasa yang digunakan seperti bahasa Melayu dan Inggris, serta gaya hidupnya. Walaupun demikian, kamu akan tetap menemui orang dari etnis dan latar belakang yang berbeda di Malaysia, jadi kamu harus tetap mempersiapkan diri. 💰 Rata-rata gaji: MYR 60.000 per tahun (~Rp210 juta) 📚 Baca juga: Cara Kerja di Malaysia: Syarat, Gaji, Visa, dan Lowongan 9. Swiss Swiss adalah negara dengan kualitas hidup yang tinggi, disertai dengan biaya hidup yang sama tingginya. Meski demikian, banyak orang tetap tertarik untuk tinggal dan bekerja di Swiss karena stabilitas ekonomi, sistem kesehatan yang unggul, infrastruktur modern, serta keseimbangan kerja dan kehidupan yang baik. Selain itu, Swiss menawarkan gaji yang kompetitif, lingkungan kerja profesional, dan peluang karier di berbagai industri global. Tetapi, kompetisi di pasar kerja Swiss sangat ketat, terlebih karena orang-orang di Swiss pada umumnya menguasai setidaknya 3 bahasa, seperti Jerman, Italia, dan Prancis. Selain itu, mendapatkan izin kerja bagi warga negara non-Uni Eropa bisa cukup sulit, mengingat kebijakan imigrasi yang ketat. 💰 Rata-rata gaji: CHF 80.000 per tahun (~Rp1.8 miliar) 10. Singapura Singapura adalah kota modern yang menawarkan gaya hidup yang nyaman dan dinamis. Semua hal di Singapura serba maju, seperti sistem transportasi yang efisien, lingkungan yang bersih dan aman, juga layanan kesehatan terbaik. Sebagai pusat bisnis Asia, ada banyak peluang karir yang menjanjikan. Namun, bekerja di Singapura juga memiliki tantangan tersendiri. Persaingan di pasar kerja sangat ketat karena masyarakat Singapura menjunjung tinggi pendidikan dan keterampilan, sehingga kandidat asing harus memiliki keahlian khusus untuk bisa bersaing. Selain itu, kebijakan ketenagakerjaan di Singapura semakin memperketat pemberian visa kerja bagi pekerja asing demi melindungi tenaga kerja lokal. Biaya hidup yang tinggi, terutama untuk perumahan dan pendidikan, juga menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan. 💰 Rata-rata gaji: SGD 70.000 per tahun (~Rp750 juta) 11. Amerika Banyak orang yang bermimpi untuk kerja di luar negeri menganggap Amerika sebagai tanah penuh peluang baru. Sebagai salah satu pusat ekonomi terbesar di dunia, Amerika menawarkan peluang kerja yang luas, gaji yang kompetitif, serta lingkungan kerja yang dinamis. Bahasa juga tidak menjadi kendala berat di Amerika karena bahasa Inggris digunakan sehari-hari. Meskipun memiliki banyak peluang karir di berbagai industri, tantangan terbesar bagi orang asing yang bekerja di Amerika adalah sulitnya mendapatkan visa kerja. Proses untuk mendaftar visa kerja saja sudah sulit karena persyaratannya yang ketat, kuota yang tersedia juga sangat terbatas, sehingga tidak semua orang daat mendapatkannya. Biaya perumahan dan layanan kesehatan di kota-kota besar seperti New York, San Fransisco, dan Los Angeles juga sangat tinggi, bahkan dapat melampaui rata-rata gaji di kota itu. 💰 Rata-rata gaji: USD 66.000 per tahun (~Rp1 miliar) 12. Inggris Inggris memiliki status sebagai pusat bisnis dan pendidikan global. Inggris menawarkan pelaung kerja yang luas, gaji yang kompetitif, serta lingkungan kerja yang profesional dan multikultural. Bahasa Inggris yang digunakan sehari-hari juga membuat adaptasi lebih mudah bagi pekerja asing. Tetapi tinggal di Inggris tidak seindah itu. Tingkat kriminalitas di kota-kota besar seperti London dilaporkan cukup tinggi, dan banyak kejadian perampokan saat malam hari. Kebijakan imigrasi pun semakin ketat setelah Brexit, sehingga mendapatkan visa kerja menjadi lebih sulit. Biaya hidup juga sangat tinggi, terutama untuk perumahan dan transportasi. 💰 Rata-rata gaji: GBP 33.000 per tahun (~Rp650 juta) 13. Kanada Kanada juga dikenal sebagai salah satu negara dengan kualitas hidup terbaik di dunia dan sistem imigrasi yang lebih terbuka untuk pekerja asing. Kanada memiliki kebijakan kesejahteraan sosial yang baik, seperti layanan kesehatan gratis, yang menjadi daya tarik bagi banyak pekerja asing. Banyak orang yang bekerja di Kanada yang berpendapat bahwa lingkungan kerja di Kanada lebih ramah dan inklusif. Ini adalah salah satu alasan Kanada dinobatkan sebagai tempat terbaik untuk bekerja di tahun 2024. Meskipun memiliki banyak keunggulan, Kanada juga memiliki tantangannya sendiri. Musim dingin yang panjang dan bersalju, dengan cuaca ekstrem di beberapa wilayah, dapat menjadi kendala untuk tinggal di Kanada. Proses mendapatkan izin kerja dan imigrasi di Kanada pun membutuhkan waktu yang lama. 💰 Rata-rata gaji: CAD 55.000 per tahun (~Rp620 juta) 14. Belanda Walaupun memiliki sejarah buruk dengan Indonesia di zaman dulu, banyak orang Indonesia yang sekarang tertarik untuk belajar ataupun bekerja di Belanda. Belanda sendiri dianggap sebagai salah satu negara paling ramah untuk pekerja asing, karena banyaknya perusahaan internasional yang tidak mewajibkan untuk menguasai bahasa Belanda. Gaji kompetitif yang ditawarkan di Belanda tentu disertai dengan biaya hidup yang tinggi. Biaya tempat tinggal di Belanda cukup tinggi, terlebih jika mencari tempat tinggal di kota besar seperti Amsterdam atau Utrecht. Pajak penghasilan juga sangat tinggi, bahkan mencapai 49,5% pada 2024. 💰 Rata-rata gaji: EUR 40.000 per tahun (~Rp700 juta) 15. New Zealand Seperti Australia, New Zealand juga menawarkan lingkungan kerja yang santai dan mengutamakan work-life balance, menjamin kualitas hidup yang tinggi. Dengan keindaan alam yang luar biasa dan masyarakat yang ramah, New Zealand tentunya menjadi pilihan menarik bagi kamu yang ingin mencapai keseimbangan antara karir dan gaya hidup. Sayangnya, jumlah lapangan kerja di New Zealand lebih terbatas dibandingkan negara-negara besar lainnya. Peluang kerja terbanyak ada di sektor pertanian, pariwisata, dan teknologi, namun persaingannya cukup ketat. Proses mendapatkan visa kerja juga bisa memakan waktu dan bergantung pada daftar pekerjaan yang sedang dibutuhkan (skills shortage list). 💰 Rata-rata gaji: NZD 58.000 per tahun (~Rp550 juta) 16. Polandia Polandia semakin populer sebagai tujuan bagi pekerja asing, terutama di sektor manufaktur, IT, dan layanan keuangan. Dengan biaya hidup yang relatif lebih rendah dibandingkan negara Eropa Barat, Polandia menawarkan keseimbangan antara kesempatan kerja dan biaya hidup yang terjangkau. Selain itu, lokasinya yang strategis di tengah Eropa menjadikannya tempat yang menarik bagi kamu yang ingin menjelajahi Eropa lebih lanjut. Namun, ada beberapa tantangan dalam bekerja di Polandia. Bahasa Polandia masih menjadi kendala utama, karena banyak perusahaan lokal lebih mengutamakan pekerja yang bisa berbahasa Polandia. Selain itu, meskipun biaya hidup lebih rendah, gaji di Polandia juga cenderung lebih kecil dibandingkan negara-negara Eropa Barat lainnya. Proses administrasi untuk izin kerja dan tinggal juga bisa cukup memakan waktu. 💰 Rata-rata gaji: PLN 80.000 per tahun (~Rp300 juta) 17. Finlandia Finlandia dikenal sebagai salah satu negara dengan kualitas hidup terbaik di dunia, berkat sistem pendidikan dan kesehatannya yang luar biasa. Dengan ekonomi berbasis teknologi dan inovasi, negara ini menawarkan banyak peluang di sektor IT, teknik, dan penelitian. Selain itu, Finlandia memiliki budaya kerja yang menghargai keseimbangan hidup, dengan jam kerja yang lebih fleksibel dibandingkan banyak negara lain. Namun, bekerja di Finlandia juga memiliki tantangan. Bahasa Finlandia bisa menjadi hambatan bagi pekerja asing, meskipun di sektor teknologi bahasa Inggris cukup umum digunakan. Selain itu, cuaca dingin ekstrem, terutama di musim dingin yang panjang dan gelap, bisa menjadi tantangan besar bagi mereka yang belum terbiasa. Pajak penghasilan yang tinggi juga perlu diperhitungkan sebelum memutuskan untuk bekerja di sini.💰 Rata-rata gaji: EUR 45.000 per tahun (~Rp780 juta) 📍 Baca juga artikel lainnya untuk membantumu mempersiapkan diri untuk kerja di luar negeri 🌏⬇️ Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!Contoh CV Bahasa Inggris untuk Lamar Kerja di Luar NegeriContoh Surat Lamaran Kerja (Cover Letter) Bahasa Inggris + Template Gratis20 Contoh Pertanyaan Interview Bahasa Inggris dan Jawabannya!Kesimpulan Bekerja di luar negeri menawarkan banyak peluang menarik, mulai dari gaji yang kompetitif hingga pengalaman hidup yang berharga. Namun, setiap negara memiliki tantangannya masing-masing, seperti biaya hidup yang tinggi, persyaratan visa yang ketat, hingga perbedaan budaya dan bahasa yang perlu diadaptasi. Oleh karena itu, persiapan yang matang sangat penting sebelum mengambil langkah besar ini. Jika kamu ingin memulai perjalanan karier di luar negeri, pastikan kamu memiliki informasi yang tepat dan peluang kerja yang sesuai dengan keahlianmu. Cake siap membantumu menemukan kesempatan terbaik dan mempersiapkan langkahmu menuju karier internasional. Yuk, mulai persiapanmu sekarang dengan Cake! 🚀 Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD. Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu. Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Job Search Tips
Mar 7th 2025

Kerja di Korea Selatan: Panduan Lengkap untuk Pekerja Indonesia

Kerja di Korea Selatan, Kenapa Tidak?Korea Selatan memang terkenal dengan industri hiburannya seperti drama Korea dan K-Pop yang mendunia, tetapi Korea Selatan juga memiliki perekonomian yang kuat dengan beragam peluang kerja untuk tenaga asing.Banyak orang Indonesia yang mulai tertarik untuk bekerja di Korea, karena standar gaji yang kompetitif, budaya kerja yang menarik, dan fasilitas yang modern. Tertarik untuk bekerja di Korea? Cari tahu lebih lanjut tentang cara kerja di Korea Selatan dan apa saja yang harus kamu persiapkan agar sukses berkarir di Negeri Ginseng ini!Daftar Isi: Mengapa Kerja di Korea? Syarat Kerja di Korea Visa Kerja di Korea Cara Mencari Kerja di Korea Gaji dan Biaya Hidup di Korea Mengapa Kerja di Korea? Kenapa Kerja di Korea?Ada beberapa alasan mengapa banyak orang tertarik untuk kerja di Korea, antara lain: ✅Gaji yang Kompetitif: Gaji rata-rata di Korea cukup tinggi dibandingkan dengan negara Asia lainnya. Bahkan untuk pekerja di sektor manufaktur atau perhotelan, kamu bisa mendapatkan gaji jauh lebih besar dibandingkan di Indonesia. ✅Peluang Karir yang Menjanjikan: Banyak perusahaan multinasional, startup teknologi, dan industri kreatif di Korea yang terbuka untuk tenaga kerja asing. ✅Program Kerja yang Beragam: Pemerintah Korea memiliki beberapa program resmi untuk memudahkan pekerja asing, seperti G-to-G (Government to Government) untuk tenaga kerja terampil dan E-9 Employment Permit System (EPS) untuk pekerja sektor manufaktur dan konstruksi. ✅Budaya Populer dan Modernisasi: Dengan pengaruh K-pop, drama Korea, serta lingkungan modern yang canggih, bekerja di Korea menawarkan pengalaman unik bagi pekerja asing. ✅Fasilitas dan Lingkungan Kerja Modern: Korea dikenal dengan teknologi canggih dan lingkungan kerja yang profesional, termasuk budaya kerja yang disiplin dan efisien.Syarat Kerja di Korea Kerja di Korea menarik bukan? Sebelum melamar kerja, ada beberapa syarat untuk kerja di Korea yang harus kamu penuhi: 1. Kemampuan Bahasa Korea Untuk bekerja di Korea, lebih baik jika kamu memiliki pemahaman dasar bahasa Korea. Kemampuan bahasa Korea dapat membantumu agar lebih cepat beradaptasi dalam lingkungan kerja, dan beberapa perusahaan juga seringkali mengadakan wawancara dalam bahasa Korea sebagai bagian dari proses rekrutmen. Salah satu cara untuk membuktikan kemampuan bahasa Korea adalah dengan mengikuti ujian TOPIK (Test of Proficiency in Korean). Untuk pekerja dalam program G-to-G atau EPS, minimal harus memiliki TOPIK Level 1 atau 2. Sementara itu, untuk profesional seperti insinyur dan tenaga medis, biasanya membutuhkan level yang lebih tinggi. 2. Visa dan Izin Kerja Pekerja asing di Korea wajib memiliki visa yang sesuai dengan jenis pekerjaan yang akan dilakukan di Korea. Beberapa visa yang umum digunakan adalah: E-7 VisaE-9 VisaD-10 VisaH-2 Visa Visa kerja harus diperpanjang secara berkala sesuai dengan aturan yang berlaku. Baca lebih lanjut tentang visa kerja di Korea di bagian selanjutnya. 3. Pendidikan dan Keahlian Pekerjaan di bidang teknologi, kesehatan, atau teknik umumnya memerlukan ijazah dan pengalaman kerja yang relevan. Untuk pekerja di sektor manufaktur atau jasa, biasanya cukup dengan pelatihan kerja atau pengalaman di bidang relevan. 4. Kesehatan yang Baik Pekerja asing biasanya harus menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja. Korea memiliki standar kesehatan yang ketat untuk memastikan pekerja dalam kondisi fisik yang baik. Visa Kerja di Korea Untuk bisa bekerja di Korea Selatan, kamu harus memiliki visa kerja yang sesuai dengan jenis pekerjaan yang akan dilakukan. Berikut adalah beberapa jenis visa kerja yang tersedia: E-7 Visa: Diperuntukkan bagi tenaga profesional seperti insinyur, teknisi, atau pekerja terampil lainnya.E-9 Visa: Untuk tenaga kerja di sektor manufaktur, perikanan, dan pertanian yang direkrut melalui program EPS (Employment Permit System).D-10 Visa: Visa pencari kerja bagi mereka yang ingin mencari pekerjaan di Korea sebelum mendapatkan kontrak resmi.H-2 Visa: Untuk tenaga kerja dari negara tertentu, termasuk Indonesia, dalam skema program kerja sementara.Cara Mendaftar Visa Kerja di Korea1️⃣ Persiapkan Dokumen yang Dibutuhkan Paspor yang masih berlakuSurat kontrak kerja dari perusahaan di KoreaSertifikat kemampuan bahasa Korea (TOPIK) jika diperlukanSurat rekomendasi dari instansi terkait (jika ada)Hasil pemeriksaan kesehatan 2️⃣ Ajukan Permohonan ke Kedutaan Besar Korea Selatan Kunjungi situs resmi Kedutaan Besar Korea Selatan di Indonesia (http://overseas.mofa.go.kr/id-id/index.do) untuk mendapatkan formulir aplikasi dan informasi terbaru.Lengkapi formulir dan serahkan dokumen yang diperlukan.Bayar biaya administrasi sesuai dengan jenis visa yang diajukan. 3️⃣ Tunggu Proses Verifikasi Proses persetujuan visa biasanya memakan waktu sekitar 5-15 hari kerja, tergantung jenis visa.Jika disetujui, pemohon akan mendapatkan visa yang tertera di paspor mereka. 4️⃣ Berangkat ke Korea dan Daftarkan Diri di Imigrasi Setelah tiba di Korea, pekerja harus melapor ke kantor imigrasi setempat untuk mendapatkan Alien Registration Card (ARC), yang berfungsi sebagai kartu identitas resmi selama tinggal di Korea.Pastikan untuk selalu memperbarui visa sebelum masa berlaku habis. Untuk informasi lebih lanjut tentang visa kerja di Korea, kamu dapat mengunjungi situs resmi Imigrasi Korea di www.hikorea.go.kr. Cara Mencari Kerja di Korea Bagi yang ingin mengetahui cara kerja di Korea Selatan, berikut adalah langkah-langkahnya: 1. Cari Informasi Lowongan Kerja Kamu dapat mencari informasi lowongan kerja di Korea melalui situs resmi perusahaan atau platform rekrutmen seperti Job Korea dan Saramin. Selain itu, kamu juga bisa bergabung dengan program rekrutmen tenaga kerja Indonesia ke Korea melalui BNP2TKI. Untuk pekerja di sektor manufaktur, pertanian, jasa, perikanan, dan konstruksi, kamu juga dapat mengikuti program G-to-G (Government to Government) yang difasilitasi oleh pemerintah Indonesia dan Korea. 2. Persiapkan Dokumen yang Dibutuhkan Sebelum mulai kerja di Korea, jangan lupa untuk siapkan dokumen yang diperlukan. Pastinya, kamu butuh CV dan surat lamaran dalam bahasa Korea atau Inggris untuk melamar kerja, juga portofolio jika ada. Jika kamu belum mempersiapkan CV ataupun surat lamaran, kamu dapat mengecek contoh CV dan surat lamaran dalam bahasa Inggris di sini ⬇️Contoh CV Bahasa InggrisContoh Cover Letter Bahasa Inggris Kalau kamu sudah melalui ujian bahasa Korea seperti TOPIK, jangan lupa untuk menyiapkan sertifikat asli dan fotokopi. Perhatikan juga persyaratan dari lowongan yang dilamar, jangan lupa untuk menyiapkan dokumen pendukung lainnya.Sedang bersiap untuk lamar kerja ke luar negeri? Buat CV yang ATS-Friendly dengan 50+ template gratis di Cake 📄Buat CV 3. Lakukan Wawancara dan Tes Beberapa perusahaan akan mengadakan wawancara secara online atau langsung di Korea. Jangan lupa untuk berlatih sebanyak mungkin, baik dalam bahasa Inggris dan Korea. Kamu bisa mengecek contoh jawaban interview dalam bahasa Inggris di sini. 4. Dapatkan Visa dan Izin Kerja Setelah mendapatkan pekerjaan, langkah berikutnya adalah mengurus visa dan izin kerja. Perusahaan tempat bekerja biasanya akan membantu dalam proses pengajuan visa, tetapi jangan lupa untuk memperhatikan prosedurnya ya! Biasanya, kamu harus mendapatkan surat sponsorship dalam bentuk kontrak kerja saat pengajuan visa. Setelah mengumpulkan semua dokumen yang diperlukan, kamu harus mengajukan visa kerja di Kedutaan Besar Korea di Indonesia. 5. Berangkat ke Korea dan Mulai Bekerja Setelah visa disetujui, saatnya bersiap untuk berangkat ke Korea dan memulai pekerjaan! Jangan lupa untuk mempersiapkan dokumen penting, akomodasi, dan pakaian yang sesuai sebelum berangkat ke Korea. Sesampainya di Korea, pekerja harus segera melapor ke kantor imigrasi dan menyelesaikan seluruh urusan administrasi yang diperlukan, termasuk registrasi tempat tinggal. Pekerja juga harus mengajukan Alien Registration Card (ARC) dalam waktu 90 hari sejak kedatangan.Gaji dan Biaya Hidup di Korea Sebelum memutuskan untuk kerja di Korea, penting untuk mengetahui rata-rata gaji serta biaya hidup di sana. Berikut adalah beberapa informasi penting: 💰Gaji Rata-Rata di Korea Gaji di Korea bervariasi tergantung pada sektor pekerjaan dan tingkat pengalaman. Berikut perkiraan gaji berdasarkan jenis pekerjaan: Pekerja Pabrik (E-9 Visa): KRW 2.000.000 - 2.500.000 per bulan (sekitar Rp24.000.000 - Rp30.000.000).Pekerja Sektor Jasa: KRW 2.200.000 - 3.000.000 per bulan (sekitar Rp26.400.000 - Rp36.000.000).Tenaga Profesional (E-7 Visa): KRW 3.500.000 - 6.000.000 per bulan (sekitar Rp42.000.000 - Rp72.000.000).Pekerja di Industri IT dan Teknologi: KRW 4.000.000 - 8.000.000 per bulan (sekitar Rp48.000.000 - Rp96.000.000). Gaji ini bisa lebih tinggi tergantung pada pengalaman dan keterampilan yang dimiliki pekerja. 💸 Biaya Hidup di Korea Meskipun gaji di Korea cukup tinggi, biaya hidup di Korea juga relatif mahal dibandingkan di Indonesia. Berikut perkiraan biaya hidup di Korea dalam rupiah: Sewa Apartemen (Studio di Seoul): Rp7.000.000 - Rp15.000.000 per bulan.Makan di Restoran: Rp80.000 - Rp200.000 per sekali makan.Transportasi (Subway/Bus): Rp600.000 - Rp1.200.000 per bulan.Tagihan Listrik, Air, dan Internet: Rp1.000.000 - Rp2.500.000 per bulan.Asuransi Kesehatan: Rp1.200.000 - Rp2.500.000 per bulan. Dengan perhitungan ini, biaya hidup bulanan di Korea bisa mencapai Rp15.000.000 - Rp30.000.000, tergantung pada gaya hidup dan lokasi tempat tinggal.💡 Tertarik melamar kerja di luar negeri? Baca juga artikel berikut ini:Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!Serba Serbi Working Holiday Visa (WHV) Australia: Definisi, Syarat, Proses, Biaya, FAQSyarat Cara Kerja di Dubai untuk Dapat Gaji yang FantastisApa Itu Ausbildung Jerman? Syarat, Cara Daftar Dokumen15+ Negara Terbaik untuk Kerja di Luar Negeri, Dari Asia hingga Eropa!Cara Kerja di Malaysia: Syarat, Gaji, Visa, dan Lowongan Kesimpulan Bekerja di Korea Selatan bisa menjadi pengalaman yang menarik dan bermanfaat, terutama dengan gaji yang kompetitif dan peluang karir yang luas. Namun, sebelum berangkat, pastikan kamu memahami syarat kerja di Korea, mengurus visa kerja dengan benar, serta memperkirakan biaya hidup di Korea agar lebih siap menghadapi kehidupan di sana. Dengan persiapan yang matang dan pemahaman yang baik tentang budaya kerja di Korea, kamu bisa menjalani karir yang sukses dan mendapatkan pengalaman berharga di Negeri Ginseng. Jangan lupa untuk selalu memperbarui informasi mengenai kebijakan ketenagakerjaan dan imigrasi melalui situs resmi pemerintah Korea seperti Hi Korea agar tetap mengikuti aturan yang berlaku. Semoga sukses dalam perjalanan karirmu di Korea Selatan! Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD. Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu. Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Industry & Job Overview
Dec 11th 2024

Apa Itu Ausbildung Jerman? Syarat, Cara Daftar & Dokumen

Bekerja di luar negeri mendatangkan berbagai pengalaman dan pelajaran yang unik. Selain bisa mengalami secara langsung budaya dan lingkungan baru, prospek perkembangan finansial juga sering jadi motivasi utama bagi orang Indonesia untuk meniti karier di negara lain. Banyak cara bagi warga negara Indonesia untuk membuka pintu peluang bekerja di luar negeri, seperti dengan menggunakan Working Holiday Visa Australia, berkuliah di luar negeri dan mendapatkan visa kerja di negara tersebut, dan juga dengan mengikuti program-program vokasional yang ditawarkan oleh negara tujuan, contohnya seperti program Ausbildung Jerman. Penasaran? Yuk, simak paparan berikut untuk semua hal yang harus kamu ketahui tentang Ausbildung. Daftar Isi: Apa itu Ausbildung? Keuntungan Mengikuti Ausbildung Jerman Jenis-jenis Ausbildung di Jerman Syarat Mengikuti Ausbildung Cara Mendaftar Ausbildung Jerman Apa itu Ausbildung? Apa itu Ausbildung?Di Jerman, Ausbildung adalah program pelatihan vokasional (setara D3) yang didesain untuk mempersiapkan para individual untuk jenjang karir tertentu. Program Ausbildung Jerman tersedia bagi pelajar Jerman dan non-Jerman, umumnya berlangsung selama 2 hingga 3.5 tahun dan terdiri dari pembelajaran teori dan praktik. Keuntungan Mengikuti Ausbildung Jerman Bisa belajar dan bekerja di luar negeri tentunya mendatangkan beragam manfaat.Berikut beberapa keuntungan mengikuti program Ausbildung di Jerman: 1. Mendapatkan gaji selama pelatihan Selama bekerja sebagai bagian dari program pelatihan Ausbildung, seluruh peserta akan mendapatkan gaji dari perusahaan. Setelah lulus dari Ausbildung, kamu juga bisa lanjut bekerja di Jerman dan tentunya mendapatkan gaji standar Jerman. Dilansir dari kummuni.com, rata-rata pendapatan gross (kotor) di Jerman pada tahun 2024 mencapai 4.500 Euro per bulan, atau setara 75 juta Rupiah. Tentunya, gaji dapat bervariasi sesuai profesi, industri, level pendidikan, dan lokasi. 2. Garansi kontrak kerja Karena Ausbildung adalah program vokasional yang dibuat dengan tujuan mempersiapkan peserta untuk bekerja, seluruh peserta Ausbildung dijamin mendapatkan pekerjaan sebagai bagian dari pelatihan. Proses mendapatkan visa kerja di luar negeri pada umumnya mengharuskan kamu untuk mendapatkan tawaran pekerjaan dari perusahaan di negara tujuan untuk mengajukan permohonan visa. Kepastian posisi pekerjaan yang ditawarkan program Ausbildung Jerman jadi poin pertimbangan menarik untuk kamu yang tertarik berkarir di luar negeri. 3. Menambah pengalaman internasional Program Ausbildung tersedia bagi berbagai jurusan dan profesi. Berikut adalah beberapa program Ausbildung yang menawarkan gaji tertinggi selama pelatihan: Air traffic controller (Pengatur lalu lintas udara)Ship mechanic (Mekanik kapal)Police officer (Polisi)Nurse (Perawat)Salesman (Sales)IT specialist (Spesialis IT)Mechatronics specialist (Spesialis mechatronik)Bank employee (Pegawai bank)Aircraft mechanic (Mekanik pesawat)Electronics technician (Teknisi elektronik) 4. Meningkatkan keterampilan bahasa Jerman Salah satu syarat mendaftar Ausbildung adalah memiliki kemampuan bahasa Jerman minimal level B1. Bila kamu berhasil mengikuti program dan pergi ke Jerman, kemampuan bahasa Jerman-mu tentunya akan diasah lebih lanjut di sana. Bisa bahasa Jerman memberikan banyak keuntungan. Dengan fasih berbahasa Jerman, kamu bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan Jerman yang ada di Indonesia, maupun perusahaan-perusahaan di Jerman dan Uni Eropa. 5. Tunjangan dan keuntungan tambahan lainnya Keuntungan lainnya bekerja di Jerman meliputi budaya kerja yang sehat, jaminan dan tunjangan yang menggiurkan, libur yang panjang dan kesempatan mendapatkan Permanent Residency (PR) atau kewarganegaraan Jerman. Jam kerja di Jerman adalah 1.340 jam per tahun (5-6 jam per hari), jauh lebih sedikit dibanding Indonesia yang rata-ratanya 1.800 jam per tahun (7-8 jam per hari). Selain itu, total cuti karyawan Jerman adalah 20 hari per tahun untuk karyawan yang bekerja 5 hari seminggu, dan 24 hari per tahun untuk karyawan yang bekerja 6 hari seminggu. Lulusan Ausbildung yang memenuhi syarat dan kriteria tertentu bisa mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan PR atau kewarganegaraan Jerman. Jenis-jenis Ausbildung di Jerman Sebelum memutuskan apakah Ausbildung adalah program yang cocok untuk kamu, ketahui dulu kedua jenis program Ausbildung yang tersedia dan perbedaannya. 1. Ausbildung - Program Schulische (School-based) Program Ausbildung ini meliputi lebih banyak pelatihan teori vokasional dan durasinya lebih lama daripada pelatihan praktik. Pelatihan school-based berlangsung selama 2.5 hingga 5 tahun dan kursus program diorganisir oleh akademi vokasional atau kampus (college) negeri atau swasta. Program Schulische di kampus swasta tidak menyediakan beasiswa dan peserta program wajib membayar uang sekolah. Pendaftar juga wajib berusia 16-18 tahun. Pelatihan Schulische tersedia untuk industri perawatan (nursing), perbankan, sales, kesehatan, pernerjemah, informasi dan teknologi, desain, dll. Hampir semua peserta pelatihan Schulische tidak mendapatkan gaji selama pelatihan, kecuali peserta program perawatan (nursing). Kamu cocok mengikuti Ausbildung Schulische kalau:Berusia 16-18 tahun.Ingin lebih banyak belajar teori dibanding praktik.Tidak keberatan mengikuti program lebih panjang, 2.5 hingga 5 tahun.Tidak keberatan mendapatkan gaji selama pelatihan (kecuali program nursing).Lulusan baru SMA/SMK yang ingin melanjutkan studi dan kemudian bekerja di Jerman. 2. Ausbildung - Program Dual (Dual) Program Ausbildung dual mengkombinasikan dua tipe pelatihan vokasional: pelatihan teori di sekolah dan pelatihan praktik di perusahaan, mirip dengan mengikuti program magang (internship/apprenticeship). Peserta program Ausbildung Dual dapat langsung mengaplikasikan pembelajaran di dunia kerja dan langsung dipekerjakan oleh perusahaan saat memulai pelatihan. Biaya program akan ditanggung oleh perusahaan yang mempekerjakan peserta program selama durasi pelatihan yang biasanya berlangsung sekitar 2 hingga 3 tahun. Selain itu, peserta program juga akan digaji oleh perusahaan selama pelatihan. Gaji peserta program Ausbildung berkisar dari 2.000 Euro hingga 3.800 Euro per bulan (setara 33 juta Rupiah hingga 63 juta Rupiah) dengan industri dan jumlah pengalaman sebagai faktor penentu. Kamu cocok mengikuti Ausbildung Dual kalau:Ingin belajar sambil bekerja.Ingin magang berbayar di Jerman.Sudah memiliki sertifikat bahasa Jerman. Sudah tahu program mana yang cocok untukmu? Yuk simak syarat untuk mengikuti Ausbildung di Jerman! Sedang mencari peluang karir baru? Cek lowongan kerja terbaru di Cake, ada lowongan remote dan hybrid juga! 💻Cari Kerja Syarat Mengikuti Ausbildung Apa Saja Syarat Mendaftar Ausbildung?Kalau kamu tertarik mendaftar program Ausbildung Jerman, pastikan kamu sudah memenuhi syarat-syarat berikut.Memiliki kemampuan bahasa Jerman level B1.Sudah menyelesaikan pendidikan (minimal) SMA atau sederajat.Masih tergolong usia produktif (antara 16 hingga 35 tahun).Memiliki kemampuan keuangan yang cukup untuk memulai proses pendaftaran dari awal hingga berangkat ke Jerman. Perlu diketahui, untuk warga negara Indonesia berlaku batasan usia untuk peserta Ausbildung Jerman. Bila kamu lulusan SMA, belum memiliki pengalaman kerja atau kemampuan yang diunggulkan, batasan usia adalah 30 tahun.Bila kamu lulusan SMK perhotelan atau tata boga, batasan usia adalah 35 tahun.Bila kamu memiliki gelar D3 atau S1 perhotelan, tata boga atau keperawatan, kamu tetap boleh mendaftarkan diri untuk Ausbildung meskipun sudah lebih dari 35 tahun.Bila kamu lulusan SMA/SMK atau memiliki gelar D3/S1 dari semua jurusan, batasan usia adalah 35 tahun. Bingung cara membuat CV untuk lamar kerja di luar negeri? Gunakan template CV ATS-Friendly dari Cake, mudah dipakai dan 100% GRATIS! 🚀Buat CV Cara Mendaftar Ausbildung Jerman Sudah memenuhi syarat untuk mendaftar Ausbildung? Persiapkan dokumen berikut sebelum memulai prosedur pendaftaran. Dokumen untuk pendaftaran Ausbildung:Sertifikat lulus ujian bahasa Jerman level B1 atau B2 dari Goethe Institut.Surat motivasi (Motivation letter) dalam bahasa Jerman, menceritakan motivasi kamu untuk mengikuti program Ausbildung.CV dalam bahasa Jerman.Surat lamaran (Cover letter) dalam bahasa Jerman.Ijazah pendidikan terakhir dan transkrip nilai (wajib diterjemahkan ke bahasa Jerman oleh Penerjemah Tersumpah) ‼️PENTING: Dokumen ini penting untuk dipersiapkan dengan sebaik-baiknya karena bertujuan untuk mendapatkan kontrak Ausbildung, yang jadi faktor terpenting dalam pengajuan Visa Ausbildung. Setelah semua dokumen siap, kamu bisa melakukan pendaftaran melalui situs resmi Ausbildung di https://www.ausbildung.de/. Di situs resmi Ausbildung, kamu bisa mencari dan melamar ke pekerjaan yang kamu inginkan. Setelah lolos interview dengan perusahaan Jerman dan berhasil mendapatkan kontrak kerja, kamu bisa mengajukan permohonan Visa Ausbildung ke kedutaan Jerman di Indonesia dan berangkat ke Jerman setelah Visa dikeluarkan. 💡Tertarik melamar kerja di luar negeri? Baca juga artikel berikut ini:Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!Serba Serbi Working Holiday Visa (WHV) Australia: Definisi, Syarat, Proses, Biaya, FAQCara Kerja di Malaysia: Syarat, Gaji, Visa, dan LowonganSyarat Cara Kerja di Dubai untuk Dapat Gaji yang Fantastis Kesimpulan Itu dia semua hal yang perlu kamu ketahui tentang program Ausbildung Jerman. Bila kamu ingin mendapatkan pengalaman belajar dan bekerja di luar negeri, program Ausbildung jadi salah satu jalur yang patut dipertimbangkan. Pastikan kamu memenuhi syarat untuk mendaftar program Ausbildung dan masih dalam batasan usia yang ditentukan. Kemudian, persiapkan dokumen lamaran kerja dan mulai interview dengan perusahaan-perusahaan penyedia pelatihan Ausbildung. Setelah mendapatkan kontrak, ajukan permohonan visa dan persiapkan diri untuk terbang ke Jerman. Siap memulai karir di luar negeri? Temukan peluang kerja di luar negeri di Cake 🛫Cari Kerja Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!

Resume Builder

Build your resume only in minutes!