Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Nov 10th 2022

Profesi Desainer Interior: Tanggung Jawab, Skill, Syarat, dll.! [+CV]

Daftar isi:Apa itu Desainer Interior? Tugas dan Tanggung Jawab Profesi Desain Interior Area Spesialisasi Desainer Interior Keterampilan yang Harus Dimiliki Desainer Interior Prospek Kerja Interior Designer Cara dan Syarat untuk Menjadi Desainer InteriorDibalik keindahan sebuah ruangan, diperlukan pengetahuan dan talenta dari seorang desainer interior. Membuat sebuah ruangan yang indah untuk dipandang, fungsional, dan juga aman tidaklah semudah itu. Ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan seperti penataan ruangan, bahan, warna, skala, ukuran, dan masih banyak lagi. Namun, jika ini terdengar menarik bagi kamu, mungkin karier desainer interior adalah profesi yang akan cocok untuk kamu— mendesain ruangan kantor, rumah, hotel, dan lainnya. Artikel Cake ini akan membahas tentang profesi desain interior. Mulai dari apa itu designer interior, tugas desain interior, gaji lulusan desain interior, hingga cara menjadi seorang desainer interior. Yuk, langsung saja simak paragraf berikut!Apa itu Interior Designer?Secara sederhana, interior desain adalah perencanaan dan perancangan ruangan dalam suatu bangunan yang dapat memberikan kesan estetik dan dapat memenuhi fungsinya. Jadi, interior designer adalah… Desainer interior adalah seorang profesional yang bertanggung jawab dalam menciptakan ruangan yang harmonis, fungsional, dan aman melalui perencanaan dan perancangan ruangan. Umumya, seorang desainer interior memiliki area spesialisasinya, seperti: RumahHotelCafeKantorRumah sakitRuangan tertentu: kamar mandi, dapur, dll. Proses pekerjaan desainer interior sehari-harinya seperti apa? Umumnya, pekerjaan desainer interior dimulai dengan berdiskusi dengan klien. Interior designer akan menunjukan beberapa portofolio kepada klien, klien kemudian akan mendiskusikan tentang goal dan budgetnya. Setelah itu, klien dan desainer akan berkeliling di ruangan yang akan dirancang agar desainer dapat mulai menggambar/merancang baik secara 2D maupun 3D. Dalam perencanaanya, interior designer akan meliputi perencanaan: Warna dan temaBahan dan contoh kainPencahayaanLantai, tembok, dan plafonPencegahan bencanaKeamanan dan kenyamanan Mereka biasanya akan mengajukan kontrak beserta budget dan servis yang mereka akan berikan. Jika semuanya telah disetujui, desainer interior akan membantu mencari setiap furnitur dan bahan yang diperlukan, dan bahkan pergi berbelanja dengan klien untuk mencari furniturnya. Interior designer juga bisa ikut memantau pekerjaan kontraktornya hingga selesai. Dimana desainer interior bekerja? Seorang interior designer dapat bekerja sebagai kontraktor independen dan mencari kliennya sendiri (serta bekerja sama dengan kontraktor atau arsitek), atau bekerja dengan sebuah perusahaan konstruksi/properti. 💡 Apa perbedaan antara desain arsitek dan desain interior?Desain arsitek akan merancang dan membangung lingkungan interior dan eksterior sebuah bangunan. Sedangkan desain interior akan merancang dan menambah kesan estetika di ruangan yang telah dibangun. 📚 Baca juga:Portofolio untuk Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik [+5 Contoh]Apa Tugas Seorang Interior Designer?Desain interior kerja apa? Melalui paragraf sebelumnya, diketahui bahwa pekerjaan seorang desainer interior tidak hanya menggambar saja. Untuk lebih jelasnya, perhatikan daftar tugas dan tanggung jawab desainer interior berikut ini: Berdiskusi dengan klien tentang anggaran, preferensi, gol, dan fungsi untuk menentukan perencanaan desain interior.Membuat sketsa rancangan lingkungan interior 2D atau 3D.Melakukan analisis desain, membuat perencanaan ruang dan estetika, serta menentukan anggaran.Berkoordinasi dengan arsitek, kontraktor, insinyur, teknisi pipa dan para ahli lainnya.Memesan bahan dan perabotan yang diperlukanMengawasi keberlangsungan proyek di lapangan dan memastikan semuanya berjalan sesuai dengan tujuan.Memastikan bahwa klien merasa puas dengan hasilnya.Area Spesialisasi Desainer InteriorDesain Perusahaan (Corporate Design) Di area desain perusahaan, desainer interior bertanggung jawab dalam membuat lingkungan interior yang praktis dan profesional, sekaligus menggabungkan elemen merek perusahaan di dalamnya. Interior designer yang berspesialisasi dalam desain perusahaan biasanya juga fokus untuk merancang ruangan interior yang mendukung kesehatan para karyawan. Karyawan pada umumnya bekerja seharian di kantor, dan posisi komputer, meja, serta bangku yang tidak pas dapat menyebabkan stres, pegal-pegal, atau bahkan cedera yang seharusnya dapat dihindari. Oleh karena itu, penting bagi interior desainer untuk memperhatikan setiap area yang akan dirancang sedetail mungkin, baik untuk ruangan kantor yang kecil maupun untuk gedung perusahaan yang besar. Desain Pusat Perawatan Kesehatan (Healthcare Design) Desainer interior yang fokus dalam mendesain pusat perawatan kesehatan biasanya akan bekerja berdasarkan informasi dan data yang terbaik dari klien. Dengan data ini, desainer interior dapat merancang lingkungan pusat perawatan kesehatan yang aman dan nyaman untuk para pasien, pengunjung, dan juga pekerja. Beberapa hal yang akan direnovasi oleh desainer interior dalam pusat perawatan kesehatan adalah: Ruangan dokterRumah sakitKlinikFasilitas perawatan, dll. Desain Dapur dan Kamar Mandi (Kitchen and Bath Design) Umumnya, klien dari desainer interior yang fokus pada mendesain dapur dan kamar mandi adalah para pemilik rumah. Mereka memiliki pengetahuan spesifik mengenai perabotan, saluran pipa, listrik, alat bahan, dan solusi lainnya untuk ruangan ini. Desainer interior ini bertanggung jawab dalam pembuatan dan renovasi dapur serta kamar mandi kliennya. Desainer interior juga akan mendiskusikan tentang preferensi tema, warna, layout ruangan, dan yang lainnya seperti tanggung jawab desainer interior pada umumnya. Skill yang Dibutuhkan Interior Desainer1. Perencanaan Ruang Skill perencanaan ruang untuk desainer interior meliputi keterampilan kamu dalam memanfaatkan ruangan. Memahami prinsip perencanaan ruang akan membantu kamu untuk menata ruangan yang sesuai dengan kegunaannya. Misalnya, kamu dapat mempertimbangkan bagaimana seseorang akan keluar masuk dari sebuah ruangan dan memperkirakan bagaimana mereka akan menggunakan area tersebut. Menambahkan sebuah meja di area ruang masuk akan memberikan area tambahan untuk mereka menaruh kunci, tas, surat, dll. 2. Mendesain dan Menggambar Seorang interior designer memerlukan skill mendesain dan menggambar secara akurat. Interior desainer akan menggambar ruangan beserta perabotannya dengan perhitungan dan skala yang tepat. Tidak hanya menggambar secara tradisional saja, yaitu dengan pensil dan kertas, tetapi keterampilan menggambar dengan software komputer secara 3D juga diperlukan oleh profesi desainer interior. 3. Penentuan Warna, Materi, Tekstur, dan Cahaya Mampu menentukan warna, materi, tekstur, dan pencahayaan adalah skill yang sangat penting untuk desainer interior. Interior designer harus mampu menentukan elemen materi dan tekstur yang dapat menambahkan kesan estetika, namun juga sesuai dengan anggaran. Dalam proses desain, perlu diingat juga pencahayaan dan warna yang akan digunakan karena ini akan mempengaruhi suasana ruangan. Pahami bagaimana pencahayaan alami dan buatan dapat membuat sebuah ruangan lebih menonjol, atau bagaimana warna tertentu dapat mempengaruhi proporsi sebuah ruangan. 4. Computer Aided Design (CAD) Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, seorang interior designer umumnya dapat menggunakan sebuah software untuk membuat desain 3D. Dalam desain 3D ini, desainer interior akan merancang lingkungan interior dari segala aspek. Desain 3D ini akan membantunya untuk memperlihatkan hasil akhir proyek kepada klien. Beberapa software 3D yang umumnya digunakan desainer interior termasuk: Adobe IllustratorAdobe PhotoshopAutoCAD Design SuiteLive Interior 3DArchicadSketchupInfurnia 5. Pemahaman Metode Konstruksi Skill penting yang diperlukan desainer interior selanjutnya adalah pemahaman metode konstruksi. Skill ini diperlukan karena dalam proses mendesain, seorang interior designer perlu mempertimbangkan efek dari bahan-bahan yang digunakan, apakah bahan-bahan tersebut efektif untuk digunakan, apakah bahan tersebut aman atau tidak, dan sebagainya. Beberapa elemen konstruksi yang perlu dipahami adalah: Lantai dan plafonPintuJendelaPondasiBeban pintu dan dindingProspek Kerja Interior DesignerGaji Desainer Interior Kisaran gaji desainer interior adalah: Rp 3.500.000 - Rp 6.000.000 Namun, nominal ini tidak bisa dijadikan patokan karena gaji seorang desain interior akan berbeda-beda tergantung perusahaan, lokasi, dan skill kamu. Tentunya gaji fresh graduate desain interior akan berbeda dengan gaji interior desainer yang sudah lama bekerja di industri ini. 📚 Baca juga:Ditanya Berapa Gaji yang Anda Inginkan? Jawab Seperti IniJenjang Karier Desainer Interior Mungkin kamu bertanya, “lulusan desain interior jadi apa?” Tentunya, setelah lulus dari jurusan desain interior, kamu bisa menempuh profesi desain interior. Tetapi, sebelumnya kamu perlu menempuh beberapa jenjang karier desainer interior terlebih dahulu. Jenjang karier seorang desainer interior akan bergantung pada sertifikasi yang diperoleh dari Himpunan HDII. Berikut adalah 3 tingkatan desainer interior berdasarkan sertifikasinya: Desainer Interior Pratama: mendesain ruangan-ruangan rumah (total luas: 500 meter persegi)Desainer Interior Madya: mendesain ruangan-ruangan rumah dan gedung komersial (total luas: 1.000 meter persegi)Desainer Interior Utama: sebagai manajemen dan eksekutor desain. 💡 Catatan:HDII adalah singkatan dari Himpunan Desain Interior Indonesia. Tips untuk Menjadi Interior Desainer1. Menempuh Pendidikan S1 Langkah pertama yang perlu kamu ambil untuk menjadi desainer interior adalah menempuh pendidikan S1 selama 4 tahun. Beberapa jurusan yang bisa kamu ambil untuk menjadi interior desainer adalah: Jurusan DesainJurusan Arsitektur 2. Memiliki Sertifikasi Interior Desain Selanjutnya, jika kamu ingin menjadi interior designer yang profesional, ambil sertifikasi interior desain dari HDII. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat 3 sertifikasi untuk para interior desainer, yaitu: Sertifikasi Interior PratamaSertifikasi Interior MadyaSertifikasi Interior Utama Bergabunglah juga dengan Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) agar karier kamu sebagai interior desainer bisa lebih maju dan sukses. Dalam HDII kamu dapat melakukan networking dengan para desainer interior lainnya, bahkan mungkin saja kamu akan mendapatkan proyek desain pertama kamu!📚 Baca juga:3 Cara Menulis Sertifikat Dalam CV Agar Menarik! 3. Mendapatkan Pengalaman Kerja atau Internship Mendapatkan pengalaman kerja atau magang akan menjadi poin plus untuk kamu ketika sedang melamar pekerjaan desainer interior. Selain CV kamu akan terlihat lebih unggul, kamu juga akan memiliki portofolio desainer interior yang lebih beragam, dimana klien pastinya akan merasa lebih percaya dengan kamu. 4. Buat CV Interior Desainer Menarik Perhatikan CV interior desainer berikut ini untuk inspirasi kamu!Contoh CV Interior Desainer - Dibuat di CakeIngin tampilan CVmenarik seperti contoh diatas? Cake menyediakan 50+ template CV yang bisa digunakan gratis! Coba sekarang yuk!🎉Buat CVKesimpulan Desainer interior adalah seorang profesional yang menciptakan ruangan yang harmonis, fungsional, dan aman melalui perencanaan dan perancangan ruangan.Tugas desainer interior termasuk perencanaan tema, warna, perabotan, serta pencahayaan dalam ruangan.Tiga area spesialisasi pekerjaan desain interior adalah: desain perusahaan, desain pusat perawatan kesehatan, desain ruangan dapur dan kamar mandi.Selain kemampuan menggambar, interior designer juga perlu memiliki pemahaman terhadap metode konstruksi.Sertifikasi desainer interior yang bisa kamu ambil adalah Sertifikasi Interior Pratama, Sertifikasi Interior Madya, dan Sertifikasi Interior Utama.Bergabung dengan Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) adalah langkah yang perlu kamu ambil untuk membuka peluang karier kamu sebagai desainer interior. Demikianlah artikel interior desainer ini, semoga dengan artikel ini kamu bisa lebih memahami tentang pekerjaan desainer interior, tugas desain interior, serta gaji desain interior per bulan. Selamat mencoba!Sedang mencari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia.🎉Cari Loker --- Ditulis Oleh Cindy Graciella ---
Industry & Job Overview
Nov 10th 2025

Profesi Arsitek: Pengertian, Tanggung Jawab, Syarat, dll.! [+CV]

Daftar Isi: Pengertian ArsitekTugas dan Tanggung Jawab Seorang ArsitekJenis-jenis ArsitekKeterampilan yang Harus Dimiliki ArsitekCara dan Syarat untuk Menjadi Arsitek Dalam proses pembangunan proyek, kamu pasti tidak asing dengan profesi arsitek. Lowongan pekerjaan arsitek sangatlah luas karena pasti selalu ada pembangunan yang harus dilakukan setiap tahunnya, baik itu pembangunan jembatan, perumahan, gedung perkantoran, dan lain-lain. Banyak orang yang mengira bahwa pekerjaan arsitek sama dengan kontraktor. Memang dua profesi ini saling bersinergi dalam proyek pembangunan, tetapi arsitek dan kontraktor itu dua profesi yang berbeda, lho! Jadi, arsitek itu apa, ya? Secara luasnya, architect adalah seorang profesional yang merancang dan mendesain bangunan. Pekerjaan arsitek berhubungan dengan unsur seni, perhitungan, desain, dan teknik. Di artikel ini, CakeResume telah menyiapkan informasi lengkap tentang arsitek. Simak, yuk!Apa itu Arsitek?Apa Arti Arsitek? Arsitek adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa Prancis, “architecte”, bahasa Latin “architectus”, dan bahasa Yunani “arkhitekton”. Tiga kata ini memiliki arti “kepala proyek bangunan”. Jadi, arti arsitek yaitu orang yang bertugas merancang bangunan dan memastikan konsep bangunan tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan orang yang akan menghuninya. Biasanya, arsitek bekerja di lapangan konstruksi bangunan. Nah, apa saja pekerjaan seorang arsitek? Pekerjaan arsitek adalah merencanakan, merancang, menggambar, menghitung anggaran, dan mengontrol pembangunan, seperti pembangunan rumah, kantor, toko, apartemen dan gedung lainnya. Profesi arsitek memiliki kaitan dengan bidang teknik dalam hal fungsional, estetika, kesejahteraan, dan keselamatan klien dan masyarakat sekitarnya. Jenjang Karir Arsitek? Untuk memulai kariernya di suatu perusahaan, arsitek bisa memulai sebagai drafter atau juga bisa mulai menjadi pelaksana lapangan. Setelah meningkatkan kemampuan dan pengalamannya, arsitek bisa berkembang menjadi manajer perancangan, site manajer, project manager, dan bahkan direktur. Dari kompetensi seorang arsitektur, arsitek dibagi menjadi tiga macam: Arsitek MudaArsitek MadyaArsitek Utama Gaji Arsitek Besarnya gaji seorang arsitek dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, pengalaman kerja, perusahaan tempat bekerja, portofolio, dan lain sebagainya. Ini adalah perkiraan gaji seorang arsitektur per bulannya: Arsitek fresh graduate: sekitar Rp. 4.300.000-Rp. 5.000.000 per bulan.Arsitek dengan pengalaman bekerja 1-2 tahun: sekitar Rp. 7.000.000 per bulan.Arsitek kelas manajer atau direktur: Rp. 15.000.000-Rp. 50.000.000 per bulan. Jika nama arsitek tersebut sudah dikenal dalam dunia arsitektur, maka gajinya pun bisa mencapai ratusan juta rupiah per proyek.Apa Tugas Seorang Arsitek? Pada umumnya tugas arsitek adalah merancang dan mendesain sebuah bangunan. Namun, sebenarnya tugas arsitek tidak hanya menggambar, lho! Peran arsitek dalam proses pembangunan membutuhkan tanggung jawab yang besar. Berikut adalah 8 deskripsi pekerjaan arsitek: Merancang konsep bangunan yang diinginkan oleh klien.Membuat desain gambar sesuai dengan konsep.Menjadi perantara antara klien dan kontraktor.Menentukan jenis dan letak instalasi listrik, pipa air, dan ventilasi udara.Melakukan pengawasan secara berkala di lapangan.Memastikan ijin proyek dan persetujuan sesuai dengan peraturan.Memastikan jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan.Melindungi keselamatan dan kesejahteraan penghuni masa depan bangunan yang sedang dibangun. 5 Jenis Profesi Arsitek 1. Design Architect Tugas utama dari seorang design architect adalah menyusun keseluruhan dari desain proyek. Hal yang akan kamu lakukan yaitu menganalisa lokasi bangunan dan sekitarnya, membuat desain, menganalisa kebutuhan klien, dan mempertimbangkan anggaran dari pembangunan tersebut. 2. Arsitek Bangunan Industri (Industrial Architect) Di bidang bangunan industri, tugas arsitek adalah mengetahui setiap proses industri pada bangunan yang akan di desain. Oleh karena itu, arsitek bangunan industri harus memiliki pengetahuan dalam berbagai proses industri. 3. Arsitek Desain Pertamanan (Landscape Architect) Pekerjaan arsitek desain pertamanan adalah mendesain bagian luar ruangan, seperti kebun atau taman. Seorang arsitek landscape perlu menguasai keterampilan tambahan, seperti manajemen air hujan dan desain penanaman. 4. Manajer Proyek (Project Manager) Tanggung jawab manajer proyek yaitu mengatur proyek, membuat rencana kerja, berkoordinasi dengan tim. Seorang project manager harus memiliki pengetahuan di bidang arsitektur agar dapat memimpin sebuah proyek. Selain itu, skill komunikasi, kepemimpinan, dan kemampuan untuk memecahkan masalah juga diperlukan. 5. Interior Desainer Interior Desainer adalah orang yang menentukan bagaimana interior yang tepat untuk suatu bangunan. Tugasnya meliputi, menata dinding, pintu, menentukan bahan yang cocok, merancang pencahayaan, hingga memilih furnitur. Namun, pemilihan interior tentunya juga memerlukan pertimbangan yang detail dengan kebutuhan klien. Skill yang Dibutuhkan Seorang Arsitektur Skill seorang arstiekPekerjaan yang tugasnya merancang desain bangunan disebut arsitek. Nah, untuk mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya, tentu ada berbagai skill yang harus kamu miliki, antara lain sebagai berikut: 1. Keterampilan Mendesain Pekerjaan arsitektur berhubungan dengan membuat desain. Seorang arsitekur harus mampu menghasilkan desain dari konsep yang diinginkan oleh klien. Selain keterampilan mendesain, kamu juga memerlukan kreativitas dan pengetahuan teknis. 2. Pemahaman tentang Konstruksi Bangunan Selain mendesain, pekerjaan arsitektur bangunan adalah memastikan bahwa bangunan yang dibuat tersebut aman dan kompatibel. Oleh karena itu, sangat diperlukan pemahaman tentang konstruksi bangunan agar tidak terjadi kesalahan pada konstruksi bangunan ketika terjadi bencana. 3. Penalaran Numerik Seluruh konsep arsitektur didasarkan pada aturan matematika. Maka, kamu harus memiliki pemahaman yang kuat tentang prinsip-prinsip numerik, terutama dalam geometri dan aljabar tingkat lanjut. 4. Ilmu Hukum Dasar Skill berikutnya yaitu memahami peraturan dan kebijakan yang harus dipatuhi. Meskipun kamu akan mendapat bantuan dari pihak lain yang berkualifikasi dalam hal ini, kamu akan menghemat banyak waktu dari revisi, jika kamu memiliki ilmu hukum dasar. 5. Skill Komunikasi Arsitek harus memiliki skill komunikasi karena kamu akan menghubungi banyak pihak yang berkaitan dalam proses konstruksi bangunan. Kamu akan berkomunikasi dengan klien, pengacara, manajer konstruksi, surveyor, kontraktor, pejabat pemerintah daerah, dan pihak lainnya. Oleh karena itu, diperlukan ilmu komunikasi yang efektif untuk memastikan kebutuhan semua pihak terpenuhi.Peralatan Arsitek Orang yang bertugas membuat desain sebuah bangunan disebut arsitek. Nah, kegiatan seorang arsitek membutuhkan berbagai peralatan. Di bawah ini adalah peralatan arsitek yang biasanya digunakan. Alat gambar: pensil dengan berbagai tingkat kekerasan, rapido, drawing pen, dan lainnya.Penggaris: penggaris siku, penggaris segitiga, dan penggaris busur derajat.Media gambar: buku sketsa, kertas buram, dan kertas kalkir.Meja gambar atau mesin gambar: kedua hal ini dibutuhkan untuk menghasilkan kualitas gambar yang baik. Gunakan mesin gambar untuk hasil yang lebih akurat dan presisi karena mesin gambar dilengkapi dengan penggaris vertikal dan horizontal.Software: Software seperti AutoCAD, 3D Studio Max, Google SketchUp, dan ArchiCAD akan membantu kelancaran proyek konstruksi. Tips untuk Menjadi Seorang Arsitek 1. Ambil Gelar S1 yang Terkait Bidang Arsitektur Untuk menjadi arsitek, tentu kamu perlu menguasai ilmu tentang arsitek, hal ini termasuk teknik, desain, dan hal lainnya yang berkaitan dengan pembangunan. Maka, kamu perlu mengambil gelar S1 di bidang arsitektur, teknik sipil, atau desain agar memperoleh pengetahuan yang terkait dengan pembangunan. 2. Ambil Lisensi Arsitek Profesional Dengan memiliki sertifikat lisensi yang relevan, CV kamu akan lebih menonjol di mata perekrut karena kamu akan dinilai menguasai peraturan bangunan dan membangun. Kamu bisa mengambil beberapa lisensi di bawah ini untuk menunjukkan kompetensi arsitektur kamu: Standar Kompetensi Arsitektur (SKA)Izin Pelaku Teknis Bangunan (IPTB)Surat Tanda Registrasi Arsitek (STRA) 3. Mendapatkan Pengalaman Kerja sebagai Arsitek (Magang) Perekrut pasti akan mengutamakan kandidat yang sudah pernah terjun ke lapangan. Sebelum lulus kuliah, kamu bisa mendaftar program magang untuk memperoleh pengalaman kerja. Dengan ini, kamu akan terlibat langsung dalam proses perancangan, desain, dan proses riset. Bagi kamu yang sedang mencari lowongan, kunjungi CakeResume untuk mencari lowongan yang tepat buat kamu! 📚Baca juga: Contoh CV Arsitek Beserta Surat Lamaran Kerja Arsitek yang Menarik 4. Buat CV Arsitek yang Menarik Contoh CV Arstiek --- Dibuat di CakeResume Buat CV yang menarik di CakeResume sekarang juga! Mudah, Cepat, dan 100% Gratis!🎉 Buat CV Key TakeawaysArti arsitek yaitu seseorang yang ahli dalam merancang dan menggambar konsep bangunan.Tiga jenjang karir seorang arsitektur yaitu arsitek muda, arsitek madya, dan arsitek utama.Tugas arsitek adalah merancang, mendesain bangunan, menghitung anggaran, dan memastikan kesejahteraan orang-orang yang akan menghuni bangunan tersebut.Ada 5 jenis arsitek yaitu design architect, industrial architect, landscape architect, project manager, dan interior designer.Skill yang dibutuhkan seorang arsitek yaitu keterampilan mendesain, pemahaman tentang bangunan, penalaran numerik, ilmu hukum dasar, dan ilmu komunikasi.Tips menjadi arsitek yang sukses adalah memiliki gelar S1 yang berkaitan dengan arsitektur, mengambil lisensi, memiliki pengalaman kerja atau magang, dan membuat CV yang menarik.👉 Lihat contoh CV Arsitek biar lamaran kamu makin menonjol! --- Ditulis OlehAileen Gabriella ---
Student Guide
Feb 24th 2023

30+ Jurusan Kuliah untuk Anak IPS Lengkap dengan Prospek Kerjanya!

Sudah di semester akhir SMA tapi masih galau dengan jurusan kuliah yang akan dipilih untuk anak IPS? Mungkin kamu bertanya-tanya mengenai lulusan jurusan IPS SMA bisa jadi apa…? Faktanya, karier untuk jurusan IPS sama banyaknya dengan jurusan IPA. Banyak pekerjaan yang menawarkan gaji yang tinggi juga, misalnya seperti pekerjaan di bidang ekonomi, hukum, dan politik. Hal ini juga membuat banyak anak IPA yang akhirnya memutuskan untuk berkuliah di fakultas jurusan IPS. Tidak perlu khawatir jika kamu tidak bisa matematika, karena ada jurusan-jurusan kuliah untuk anak IPS yang tidak ada matematikanya, misalnya seperti di fakultas ilmu pengetahuan dan budaya. Nah, di artikel kali ini Cake akan membahas dengan detail berbagai pilihan jurusan kuliah untuk anak IPS. Tentunya ada juga pilihan karier dari lulusan jurusan kuliah untuk anak IPS dengan gaji tinggi, lho! Yuk, langsung saja simak artikel berikut ini! Daftar Isi: Fakultas Ekonomi BisnisFakultas Ilmu Sosial PolitikFakultas HukumFakultas Ilmu Pengetahuan BudayaFakultas PsikologiFakultas Seni Rupa DesainFakultas Pariwisata Perhotelan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis merupakan salah satu bidang studi yang banyak diminati dan menjadi pilihan jurusan kuliah untuk anak IPS. Di fakultas ini, kamu akan belajar mengenai cara mengoperasikan, merencanakan program bisnis, dan mengelola ekonomi sebuah perusahaan/lembaga. Ada beberapa pilihan jurusan di fakultas ini yang cocok untuk anak IPS, misalnya seperti: Bisnis digitalAkuntansiManajemenAktuariaEkonomi pembangunan Secara umum, lulusan jurusan fakultas ekonomi dan bisnis dapat berkarir di sektor industri perbankan, akuntansi, konsultasi bisnis dan keuangan, sektor publik, bidang aktuaria, dan lain sebagainya. Bisa dikatakan bahwa jurusan di fakultas ekonomi dan bisnis merupakan salah satu jurusan kuliah IPS yang menjanjikan pekerjaannya karena tenaga kerja di bidang ini sangatlah dibutuhkan di dunia global. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Fakultas ini berfokus pada pembahasan sosial dan politik sebuah lembaga/negara. Kamu akan belajar mengenai birokrasi pemerintahan, sistem politik, kekuasaan dan pembelajaran seputar hal-hal sosial lainnya. Berikut adalah beberapa jurusan kuliah di fakultas ilmu sosial dan politik yang cocok untuk anak IPS: Ilmu PolitikIlmu KomunikasiSosiologiAntropologiHubungan InternasionalKesejahteraan SosialKriminologiIlmu Administrasi (Negara, Fiskal, Niaga) Sebagai lulusan fakultas ilmu sosial dan politik, kamu pun memiliki peluang kerja yang fleksibel. Misalnya dengan menggeluti karier sebagai politikus, anggota DPR, atau anggota partai politik. Tidak hanya itu, kamu pun berkesempatan untuk berkarier di bidang akademis, seperti dosen, peneliti, atau analis politik. Fakultas Hukum Fakultas hukum merupakan pilihan kuliah jurusan IPS lainnya. Sebagai salah satu jurusan kuliah yang banyak diminati oleh anak IPS, fakultas ini merupakan ilmu bidang studi yang mempelajari berbagai sistem hukum yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat. Pilihan jurusan dari fakultas hukum ini juga sangat beragam, diantaranya adalah: Hukum perdataHukum lingkungan dan tata ruangHukum ekonomiHukum internasionalHukum pidanaHukum administrasi negaraHukum tata negaraHukum administrasi negaraHukum dan teknologi, dan lainnya. Tentunya kamu memiliki kebebasan untuk memilih jurusan bidang studi yang ingin kamu pelajari.Fakultas hukum juga merupakan salah satu jurusan kuliah untuk anak IPS yang peluang kerjanya besar. Ada beberapa karier yang mengharuskanmu untuk studi lanjut, misalnya seperti pekerjaan pengacara dan notaris, tapi tidak menutup kemungkinan bagi lulusan S1 untuk berkarir langsung. Beberapa pilihan karir untuk lulusan S1 di bidang hukum adalah HRD, management trainee, dan bagian keuangan di perusahaan. Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Jika kamu memiliki ketertarikan pada sastra, sejarah, filsafat, atau arkeologi, maka fakultas ilmu pengetahuan dan budaya merupakan pilihan fakultas yang tepat untuk dipelajari. Secara umum, fakultas ini akan berfokus pada pembelajaran seputar ilmu-ilmu yang bersifat kebudayaan dan humaniora. Ada banyak pilihan jurusan di fakultas ini, diantaranya adalah seperti berikut: SejarahArkeologiAntropologi budayaIlmu perpustakaanFilsafatBahasa / Sastra Tentunya pekerjaan lulusan fakultas ilmu pengetahuan dan budaya juga akan berkait erat dengan bahasa dan keberagaman budaya. Pilihan pekerjaan di fakultas ini mencakup: JurnalisContent writer/copywriterGuru atau DosenPegawai bisnisPegawai kantor kedutaan besarPenerjemah Fakultas Psikologi Secara umum, ilmu psikologi berfokus pada pembelajaran seputar jiwa, perilaku, dan pemikiran manusia. Kamu akan mempelajari dan meneliti alur pemikiran seseorang serta mencari tahu alasan di balik perilaku dan tindakannya. Contoh konkritnya seperti mempelajari bagaimana manusia berinteraksi dengan lingkungannya, meneliti mengenai hubungan perilaku dan tempat kerja seseorang, dan sebagainya. Ada banyak pilihan jurusan dalam jurusan psikologi, diantaranya yaitu: Psikologi klinisPsikologi pendidikanPsikologi sosialPsikologi industri dan organisasiPsikologi perkembangan Jurusan kuliah IPS psikologi merupakan salah satu bidang yang menjamin untuk karier di masa depan. Terdapat beragam bidang pekerjaan yang dapat kamu tekuni sebagai lulusan fakultas ini, diantaranya adalah: HRD (Bagian Personalia)KonsultanKonsultan PendidikanKonsultan KarierDosenPerawat Kesehatan MentalPsikologUX Researcher 📚 Baca juga:Jurusan Psikologi? Cek 10 Prospek Kerja Lulusan Psikologi dan Gajinya! Fakultas Seni Rupa dan Desain Kalau kamu suka menggambar dan hal-hal berbau seni, maka fakultas seni rupa dan desain bisa menjadi pilihan yang tepat untuk studi mu. Di fakultas seni rupa kamu akan belajar bagaimana mengekspresikan ide melalui berbagai media seni, seperti melalui lukisan, seni grafis, kerajinan, dan sebagainya. Selain itu, di fakultas desain kamu pun akan diajak untuk belajar cara menyampaikan pesan secara efektif melalui media yang tepat. Jadi tidak hanya soal menggambar saja, ya! Nah, ada banyak pilihan jurusan saat berkuliah di fakultas seni rupa dan desain, diantaranya adalah: Desain grafis dan DKVDesain teknologi gamesDesain interior dan eksteriorDesain produkSeni murniDesain interior Industri kreatif tentunya merupakan salah satu bidang yang sangat dibutuhkan di zaman ini. Ada banyak bidang pekerjaan yang dapat kamu pilih sebagai lulusan dari fakultas seni rupa dan desain. Industri teknologi, media, kreatif, dan periklanan tentunya juga sangat membutuhkan seorang desainer. Berikut adalah beberapa list pekerjaan sebagai lulusan seni:IllustratorUI/UX DesignerDesainer ProdukGraphic DesignerDisplay DesignerKuratorFotografer Fakultas Ilmu Pariwisata dan Perhotelan Fakultas ilmu pariwisata dan perhotelan adalah fakultas yang banyak diminati anak IPS dan juga IPA. Di fakultas ini kamu akan mempelajari perihal seputar pariwisata dan manajemen bisnis dalam rangka mengelola hotel. Selain itu, di fakultas pariwisata dan perhotelan kamu juga akan mempelajari hal-hal seputar sejarah, geografi, ekonomi, budaya dan tentunya bahasa asing. Pengetahuan umum akan budaya adalah kata kunci yang dipelajari dalam fakultas ini. Nah, apa saja jurusan yang ada dalam fakultas ilmu pariwisata dan perhotelan? Berikut adlaah deskripsinya. Manajemen perhotelanSumber daya pariwisataPembangunan kawasan pariwisataTata boga Pertumbuhan industri pariwisata dan perhotelan yang semakin pesat tentunya membuka peluang karier bagi lulusan fakultas ini. Sebagai lulusan fakultas ilmu perhotelan dan pariwisata, kamu berkesempatan juga untuk bekerja di hotel ternama, atau bahkan membuka bisnis sendiri. Berikut ini adalah beberapa list karier yang dapat kamu pilih sebagai lulusan perhotelan dan pariwisata: Event Planner / Event OrganizerSales hotelWedding OrganizerConcierge HotelStaf maskapai penerbanganDosenTour Guide 🔑 Key Takeaways Nah, sekarang tidak bingung lagi kan tentang pertanyaan “Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja”? Setelah menentukan jurusan yang ingin kamu pilih, cobalah juga untuk mencari tahu lebih mengenai detail kurikulum dan pembelajaran yang akan dipelajari di kampus pilihanmu, karena setiap universitas memiliki fokus pembelajarannya sendiri. Jika kamu masih bingung menentukan jurusan kuliah kamu, kamu bisa coba melalukan SWOT analisis diri sendiri. Selain itu, ada baiknya juga untuk mempersiapkan kariermu dari sedini mungkin, misalnya dengan memulai membuat portofolio dan CV yang baik. Ada banyak template CV digital yang dapat kamu buat di Cake. Dengan akses yang mudah dan biaya yang gratis kamu bisa mulai pembuatan CV mu sekarang lho! Saat membuat CV, ingatlah juga untuk memasukkan kata kunci yang sesuai dengan target pekerjaanmu. Kini Cake juga menghadirkan fitur job search untuk mahasiswa atau fresh graduate yang sedang mencari pekerjaan. Fitur ini membantumu dalam melakukan pencarian bidang pekerjaan. Cukup dengan memasukkan kata kunci berupa skill, posisi, atau perusahaan yang dituju, kamu pun akan dengan mudah mendapatkan akses ke pekerjaan impianmu! Mau bikin CV digital yang bagus dan ga ribet? Yuk langsung kunjungi website Cake! Dijamin praktis dan mudah. 50++ template, 100% gratis.Buat CV --- Ditulis Oleh Lydia Gavrila ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!