Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Dec 29th 2022

Mobile Developer: Intip Tugas, Skill, Jenjang Karir Sampai Gajinya!

Daftar isi:Pengertian Mobile Developer Job Description Mobile Developer Skill dan Kualifikasi Mobile Developer Jenjang Karir Mobile Developer Cara Menjadi Mobile Developer Penggunaan smartphone akan semakin meningkat dari tahun ke tahun. Terutama dengan semakin meningkatnya popularitas dari berbagai platform e-commerce, konsumen semakin banyak mengakses situs ataupun aplikasi menggunakan smartphone terutama untuk kebutuhan sehari - hari. Disadur dari statista.com, 59% dari traffic yang masuk di dunia maya diakses melalui platform mobile, yaitu menggunakan smartphone, tablet, dan perangkat mobile lainnya. Tentunya, perubahan dari penggunaan utama dengan desktop menjadi utamanya di mobile membutuhkan banyak penyesuaian. Mobile development adalah bidang yang bekerja dalam melakukan penyesuaian dari desktop ke mobile ini. Tugas ini utamanya dikerjakan oleh seorang seorang Mobile Developer. Dengan semakin tingginya penggunaan platform mobile, tentunya profesi ini akan semakin dibutuhkan di masa depan. Sebelum mengenal lebih dekat mengenai tugas, skill yang dibutuhkan, dan jenjang karir dari seorang mobile developer, mari kenali pengertian dari mobile developer.Apa Itu Mobile Developer? Sederhananya, mobile developer, mobile engineer, atau mobile programmer adalah seorang software developer dengan spesialisasi pada perangkat mobile seperti smartphone ataupun tablet. Pada umumnya perangkat mobile sendiri menggunakan 2 jenis operating system (OS), baik Android dari Google, ataupun iOS, dari Apple. Job description mobile developer dibagi menjadi 2 untuk menyesuaikan dengan 2 jenis operating system ini, Android mobile developer dan iOS mobile developer. Android Mobile Developer Android adalah OS buatan Google yang pertama kali dirilis pada tahun 2008. Salah satu hal yang unik dari Android adalah sifatnya sebagai OS yang open-source, dimana Google menyediakan source code dari Android untuk masyarakat awam, sehingga komunitas amatir juga mendapatkan akses ke versi terbaru dari OS Android yang umum digunakan untuk perangkat mobile komersial. Dengan pertimbangan ini, OS Android adalah salah satu OS yang paling umum digunakan di dunia, statista.com bahkan memperkirakan 69.74% dari seluruh OS mobile yang digunakan di dunia adalah OS Android.📚 Baca juga:Android Developer: Job Desk, Kualifikasi, Prospek Karir, Gaji iOS Mobile Developer Walaupun Android adalah OS yang paling umum digunakan di dunia, iOS masih memegang sekitar 29.49% dari seluruh perangkat mobile di dunia. Walaupun begitu, umumnya pengguna iOS atau perangkat Apple menggunakan lebih dari satu perangkat mobile dengan iOS. iOS sendiri memiliki bahasa pemrograman berbeda dengan bahasa pemrograman yang umum digunakan oleh pengguna Android, yaitu Swift. Swift adalah bahasa pemrograman yang relatif lebih mudah digunakan dan dipelajari. Dikombinasikan dengan user interface (UI) yang mudah intuitif, bahasa pemrograman ini lebih mudah sebagai bahan belajar oleh pemula dibandingkan dengan Java, bahasa pemrograman yang umum digunakan oleh Android. Tugas mobile developer sendiri tidak berbeda jauh baik Android maupun iOS. Diluar dua jenis mobile developer diatas, dibawah payung mobile engineer adalah programmer yang mengembangkan aplikasi untuk smartphone umum tanpa spesifik untuk OS Android atau iOS, umumnya software yang memiliki basis web yang bekerja di browser dan tidak terbatas pada software Native seperti Android atau iOS.📚 Baca juga:Apa itu iOS Developer? Pengertian, Gaji, Tugas, Syarat, Dll.Apa Saja Tugas Mobile Developer? Apa saja tugas dari seorang mobile developer? Tugas mobile developer adalah sebagai web and mobile developer dan mobile app developer. Namun, diluar dua tugas ini masih ada tugas tugas lain dari seorang mobile developer, berikut adalah berbagai job description seorang mobile developer. Mobile app development: tugas utama dari seorang mobile developer adalah dalam bidang mobile application development, men-develop atau mengembangkan mobile application atau aplikasi yang diutamakan untuk perangkat mobile yang bekerja optimal dan sesuai kebutuhannya.Web and mobile development: salah satu tugas utama seorang web developer atau mobile developer adalah untuk mengoptimalkan suatu website yang awalnya dioptimalkan untuk diakses melalui desktop menjadi mudah diakses melalui platform mobile.Mengikuti perkembangan tren: sebagai seorang mobile programmer hasil pekerjaan dari mobile application development dalam bentuk mobile application akan menjadi wajah dari suatu perusahaan. Maka dari itu, seorang mobile application developer harus terus mengikuti tren dan terus mengoptimalkan aplikasi dan website agar tetap sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan konsumen.Mengembangkan fungsi dan fitur baru: dengan mempelajari tren tren yang sedang berkembang, seorang mobile developer harus dapat mengaplikasikan pengetahuan ini dalam perkembangan aplikasi yang sudah ada. Maka, seorang mobile developer harus dapat mengembangkan fungsi - fungsi dan fitur - fitur baru agar aplikasi tetap up-to-date dan tidak tertinggal seiring perkembangan jaman.Bekerjasama dengan User Experience (UX) developer: Dalam proses desain suatu aplikasi, seorang mobile developer harus bekerjasama dengan developer yang berfokus dalam bidang UX, untuk memastikan konsistensi dari pengalaman pengguna walaupun fungsi dan fitur baru terus dikembangkan.Menjaga kualitas aplikasi: dalam proses web dan mobile development, tentunya akan ada masalah yang muncul, terutama dalam bentuk bug. Salah satu tugas dari web developer dan mobile developer adalah untuk memperhatikan apa saja masalah dan bug yang muncul dalam proses pengembangan suatu aplikasi.Debug aplikasi: seiring perkembangan suatu aplikasi, tentunya akan ada bug yang muncul dalam aplikasi tersebut. Selain mengembangkan aplikasi baru dari nol, seorang mobile developer juga bertanggung jawab untuk memperbaiki bug - bug tersebut sehingga pengalaman pengguna tidak terganggu dan menyebabkan kerugian bagi perusahaan.Skill dan Kualifikasi yang Dibutuhkan Mobile Developer Sebagai seorang developer berbasis mobile, berikut berbagai skill yang diperlukan untuk mengerjakan tugas-tugas sebagai mobile developer: 1. Mobile User Interface (UI) Design Dalam proses development mobile application, salah satu aspek yang akan paling kentara adalah mobile user interface (UI) design. Hasil dari proses ini adalah desain yang dilihat secara langsung oleh user, maka seorang mobile developer harus memiliki kemampuan desain dan bekerjasama dengan UX developer agar pengalaman user dalam menggunakan aplikasi konsisten dan sesuai dengan kebutuhan. 2. Back-End Computing Diluar kemampuan front-end, seorang mobile developer juga harus memiliki skill untuk berkutat dengan tugas back-end computing, yaitu development dibalik layar. Beberapa skill penting dalam bidang back-end computing adalah: Framework: Semakin banyak perusahaan yang mengembangkan atau men-develop mobile application mereka masing-masing, sehingga automasi dengan bantuan framework dalam proses development mobile apps. akan sangat membantu. Beberapa framework yang umum digunakan adalah Django berbasis bahasa pemrograman Java yang digunakan Instagram, Ruby on Rails berbasis Ruby yang digunakan oleh BukaLapak, dan Asp .NET berbasis C# yang digunakan Microsoft.Database Management: seiring banyaknya pengguna dan aplikasi, maka data yang masuk ke dalam suatu database juga akan semakin meningkat. Skill database management adalah kemampuan untuk mengatur suatu database agar data yang masuk dapat dibaca dengan mudah dan digunakan untuk menunjang perkembangan proyek - proyek yang bergantung dengan database.Hardware Interaction: dalam proses development, bukan hanya software yang merupakan komponen penting namun juga hardware. Jika hardware mengalami masalah, tentunya software dan aplikasi tidak akan bekerja dengan seharusnya, maka dari itu skill hardware interaction dan terutama hardware software interaction analysis (HSIA) merupakan skill yang penting untuk menganalisis dimanakah masalah yang terjadi dan memastikan software dapat bekerja untuk mengatasi masalah tersebut.Security: terutama dengan semakin banyaknya platform e-commerce, security di dunia maya hanya akan menjadi semakin penting di masa depan. Mulai dari pengamanan terhadap virus, phishing, hingga ancaman cyber security lainnya, banyak perusahaan yang menaruh perhatian di bidang ini. 3. Cross-Platform App Development Walaupun seakan-akan dunia mobile app developer terbagi menjadi dua dengan OS Android dan iOS, cross-platform mobile apps. development menjadi semakin umum. Perusahaan-perusahaan di dunia ingin meraih konsumen sebanyak-banyaknya, maka mereka akan mencoba meraih pengguna Android dan Apple. Cross-platform mobile apps. development adalah skill yang penting di segmen ini, karena skill ini membantu memperluas lapangan pekerjaan yang tersedia. 4. Programming Languages Skills Beberapa bahasa pemrograman yang umum digunakan oleh seorang web developer atau mobile developer adalah Java, C#, Python, dan Swift khususnya untuk iOS.📚 Baca juga:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] 5. Business Skills Seorang mobile developer harus dapat memperhatikan perkembangan tren dalam dunia web and mobile development agar aplikasi yang didesain dapat berkompetisi dengan aplikasi sejenis di dunia. Selain itu, seorang mobile developer juga harus dapat berkomunikasi dengan efektif terutama dengan UX developer agar aplikasi yang dikembangkan dapat menghasilkan user experience yang konsisten. Umumnya, hard skill yang dibutuhkan oleh seorang mobile developer dapat diraih melalui pendidikan formal terutama dengan pendidikan sarjana di bidang ilmu komputer, teknik elektro, maupun teknologi informasi. Diluar pendidikan formal sebagai programmer, programming bootcamp adalah salah satu cara yang efektif untuk mendapatkan pendidikan dasar yang dibutuhkan untuk menjadi seorang web developer atau mobile developer. Salah satu nilai plus dari bootcamp adalah kemampuan mendapatkan ilmu yang dibutuhkan dalam waktu antara tiga hingga sembilan bulan, waktu yang sangat singkat jika dibandingkan dengan pendidikan formal.Jenjang Karir Mobile Developer Mobile apps. development adalah karir yang akan semakin dibutuhkan di masa depan, terutama dengan semakin meningkatnya penggunaan perangkat mobile dalam kehidupan sehari-hari. Terutama dengan melihat banyaknya perusahaan terutama startup yang menggunakan perangkat mobile sebagai basis operasinya seperti Gojek, Tokopedia, BukaLapak, dan lain-lain. Di dunia modern ini, sangat umum bagi segala jenis industri untuk memiliki baik website maupun aplikasinya sendiri. Mobile Developer umumnya bekerja di perusahaan-perusahaan yang bekerja di bidang-bidang berikut: Perusahaan pengembang aplikasi dan platform Android dan iOS,Perusahaan pengembang software,Perusahaan e-commerce,Industri kesehatan dan kebugaran,Industri pariwisata dan perhotelan,Industri hiburan, danLayanan finansial. Jenjang karir mobile developer umumnya dimulai dengan memiliki pendidikan dan gelar dalam bidang teknologi informasi atau ilmu komputer, atau memiliki pendidikan atau pelatihan khusus di bidang tersebut. Setelah meraih gelar di bidang informasi teknologi atau ilmu komputer, banyak kesempatan pelatihan dalam bentuk internship di banyak jenis perusahaan yang disebutkan diatas. Setelah mendapatkan pekerjaan di bidang mobile apps. development, gaji mobile developer yang didapatkan bergantung dari daerah dimana perusahaan tersebut beroperasi. Disadur dari Indeed.com, rata-rata gaji mobile developer di Indonesia berkisar pada Rp. 5.910.272. Namun, jika dilihat dari daerah masing-masing, setiap daerah memiliki rata-rata gaji yang berbeda. Gaji mobile developer di Semarang sendiri memiliki kisaran terendah mulai dari Rp. 3.529.406, sementara gaji mobile developer di Jakarta memiliki rata-rata tertinggi pada Rp. 8.778.770.Cara Menjadi Mobile Developer Ada banyak cara menjadi mobile developer. Cara menjadi mobile developer sangat bergantung dengan masing - masing individu terutama dengan mudahnya mendapatkan informasi di dunia modern: 1. Pilih Jalur Pendidikan Pertama, pilih jalur pendidikan atau pelatihan untuk dasar dasar programming, baik dengan pendidikan formal yang menghasilkan gelar atau melalui pelatihan khusus seperti bootcamp. 2. Tentukan Platform untuk Dipelajari Setelah memiliki pendidikan atau pelatihan khusus diatas, biasanya seorang mobile developer memilih platform khusus, baik Android, iOS, atau bahkan keduanya untuk menjadi cross-platform developer. Skill yang dibutuhkan khusus untuk masing-masing OS tersebut: Android Mobile Developer dapat melatih kemampuan berbagai jenis bahasa pemrograman diatas seperti Java, C#, atau PythoniOS Mobile Developer dapat melatih bahasa pemrograman Swift. 3. Mencari Pengalaman Tentunya, pengetahuan tersebut harus dilatih dengan pengalaman baik dengan latihan pribadi maupun dengan internship. Untuk mengikuti langkah - langkah menjadi developer Android maupun iOS, tentu akan diperlukan pengalaman internship atau pengalaman kerja. 4. Buat CV Menarik untuk Melamar Kerja Cake adalah platform pembuatan CV gratis dengan template yang sudah tersedia untuk membantu para jobseeker meraih karir yang diinginkan.📚 Baca juga:6 Contoh CV Programmer Terbaik dan Cara Membuatnya! Berikut contoh CV untuk seorang mobile engineer yang berfokus pada platform iOS:Contoh CV Mobile Developer (iOS Developer) - Dibuat di Cake Walaupun contoh diatas berfokus pada platform iOS, contoh tersebut dapat juga digunakan oleh developer mobile atau mobile engineer yang berfokus pada Android atau OS lain.Cake menyediakan 12+ template CV yang bisa kamu gunakan secara gratis. Download CV PDF sekarang juga!🎉Buat CV --- Ditulis olehSasannaditya S. Wang ---

Front End Developer: Pengertian, Tugas & Gaji

Perbedaan Front End dan Back EndPerkembangan digital yang semakin pesat telah mengubah cara manusia bekerja, belajar, dan berkomunikasi dengan satu sama lain. Semakin banyak perusahaan atau organisasi yang membutuhkan website atau aplikasi agar dapat menjalankan usahanya dengan baik. Memiliki situs web atau aplikasi sudah menjadi hal biasa dan semakin banyak perusahaan berlomba untuk menciptakan aplikasi atau website yang mudah digunakan. Hal ini mengakibatkan profesi menjadi front end developer semakin menjanjikan. Saat ini, demand untuk profesi ini tinggi dari perusahaan karena adanya tuntutan perkembangan zaman untuk go digital. Sementara, ahli front end developer belum terlalu banyak di Indonesia. Karena itu, gaji front end developer juga terbilang lumayan menggiurkan. Bagi kalian yang tertarik mengenai pekerjaan front end developer, ingin tau tugas dan kemampuannya lebih dalam, artikel ini cocok untuk kalian. Artikel ini akan membahas tentang: Apa itu Front End Developer?Tugas dan Tanggung Jawab Front End DeveloperSkill yang Harus Dimiliki Front End DeveloperCara Menjadi Front End DeveloperJenjang Karir Front End Developer Apa itu Front End Developer Front End Developer Adalah... Front end developer adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk merancang dan membuat aplikasi atau situs web yang user-friendly, responsif, dan interaktif. Meningkatkan pengalaman baik untuk pengguna saat menggunakan aplikasi atau website tersebut selalu menjadi tujuan pekerjaanya. Front end developer, atau yang biasa disebut “client-side” handal dalam menggunakan bahasa pemrograman seperti CSS, HTML dan Javascript. Apa bedanya front end dan back end? Jika front end akan berfokus pada tampilan depan yang langsung digunakan oleh pengguna, back end akan lebih berfokus pada sistem dibelakangnya. Back end developer akan lebih berfokus pada server, database, efisiensi data dan kecepatan dari sistem tersebut. Macam-macam Kisaran Gaji Front End Developer ➡️ Frontend Developer (7-15 juta rupiah) Membangun, merancang dan mengembangkan sistem yang “dilihat” oleh user atau tampak depan. Diharapkan menguasai tools seperti HTML, React Js, CSS, Bootstrap, Angular, dan U/UX.➡️ Frontend Engineer (5-9 juta rupiah) Memantau dan menjaga agar tampilan atau suatu sistem yang sudah ada tetap stabil.➡️ Android Developer (6-10 juta rupiah) Membangun dan mengembangkan aplikasi di Android.➡️iOS Developer (8-12 juta rupiah) Membangun dan mengembangkan aplikasi pada Apple atau software iOS.➡️ Mobile Developer (7-17 juta rupiah) General, bisa Android/ iOS sesuai kebutuhan perusahaan.➡️ UI/UX Designer (5-8 juta rupiah) Berfokus pada pengembangan desain tampilan yang mudah digunakan dan tidak membingungkan pengguna.➡️Web Designer (4-6 juta rupiah) Mirip dengan UI/UX designer namun lebih spesialisasi pada pengembangan website. Biasanya menggunakan HTML CSS.➡️Web Developer (5-10 juta rupiah) Membangun dan mengembangkan situs web, biasanya membutuhkan kemampuan UI/UX, web design, Laravel, React JS, dan Angular. Gaji front end developer di atas hanyalah sebuah contoh dan kisaran, tentunya bisa berubah sesuai dengan job desk front end di perusahaan tersebut, ukuran perusahaan, dan juga pengalaman bekerja seseorang.📚 Baca juga:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] Tugas dan Tanggung Jawab Front End Developer Dua tugas utama dari pekerjaan front end developer adalah:➡️Aksesibilitas Memastikan tampilan desain atau konten konsisten di segala perangkat digital, tanpa memperdulikan ukuran layar, browser ataupun jenis perangkat.➡️Performa Situs yang baik dapat load secara cepat dan memastikan pengguna tidak menunggu lama atau melihat buffer secara terus-menerus. 📝 Berikut adalah 10 contoh tugas dan tanggung jawab front end developer atau job desk front end developer: Mengembangkan fitur antarmuka (interface) terbaru untuk penggunaMembuat kode dan libraries yang dapat digunakan kembaliMentransformasi desain UI/UX menjadi tampilan website/aplikasi yang dapat digunakan oleh userMenjamin semua input user divalidasi dan dikirim ke back-endBertanggung jawab memastikan bahwa tampilan situs web ataupun aplikasi berjalan baik di berbagai perangkat (tidak ada bug)Mengoptimalkan aplikasi untuk kecepatan dan skalabilitas maksimumBerkolaborasi dengan tim lainnya dalam proses pengembangan aplikasi atau situs web untuk meningkatkan pengalaman userMengoptimalkan tampilan UI dengan pertimbangan SEOUp to date dengan trend dan teknologi terbaru mengenai front endMengestimasi upaya yang dibutuhkan untuk mengembangkan dan merancang sebuah desain Skill yang Harus Dimiliki Front End Developer Di bawah adalah 10 kemampuan yang harus dimiliki seorang front-end developer agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik.✅ HTML CSS HTML (HyperText Markup Language) dan CSS (Cascading Style Sheets) adalah coding web yang paling dasar untuk membuat situs web sederhana. Tanpa skill ini, kamu tidak akan bisa membuat desain web. Untuk memulai karir web development, mulailah dengan mendalami HTML dan CSS.✅ JavaScript Dengan JavaScript (JS), kamu bisa menambahkan berbagai fungsi ke dalam website. Beberapa hal yang dapat dibuat dan dikontrol oleh JS adalah memperbarui peta dengan waktu real-time ataupun game online. JS dipakai oleh banyak situs web untuk membuat interface menjadi mudah untuk digunakan oleh user. ✅ jQuery jQuery adalah Javascript library, yang berisi koleksi plugins dan extension yang membuat perancangan dengan JavaScript menjadi lebih cepat dan mudah. jQuery memudahkan front end web developer untuk menambahkan elemen projek yang bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan dan tidak usah memulai dari nol. ✅ JavaScript Frameworks JS Frameworks merupakan struktur yang sudah dibuat untuk pengkodean JavaScript. Ada beberapa tipe JavaScript framework yang dapat digunakan untuk kebutuhan yang berbeda, yang paling populer untuk pekerjaan front end developer adalah Angular, Backbone, React, Ember, dan Vue.js. ✅ Responsive Mobile Design Kebanyakan orang mengakses internet dari HP dibandingkan komputer ataupun laptop, hal ini mengakibatkan kemampuan responsive mobile design menjadi sangat penting. Desain responsive artinya tata letak, fungsi, dan konten akan berubah menyesuaikan ukuran perangkat pengguna. Contohnya, website yang diakses di desktop akan menampilkan banyak kolom, gambar dan interaksi yang bisa dilakukan layar besar menggunakan mouse. Namun, pada HP, website yang sama bisa muncul dengan tampilan lebih kecil dan hanya bisa dipencet menggunakan jari. Kedua pengalaman berbeda ini didesain dengan file yang sama, namun harus responsif di segala perangkat. ✅ Testing Debugging Hal yang akan dialami sehari-hari oleh front end engineer pada perusahaan dengan situs web atau aplikasi adalah munculnya bug. Untuk itu penting sekali teknik testing dan debugging harus dikuasai seorang front-end developer. 🖥️ Testing UI Testing atau acceptance testing dapat dilakukan untuk memastikan situs web berperilaku sesuai dengan yang direncanakan. Contohnya saat lupa mengisi kolom tertentu, pop up pesan kesalahan akan muncul. ⚙️ Debugging Mencari tahu kenapa bug atau error yang terjadi dan memperbaiki masalahnya. ✅ Git and Version Control Systems Version control system memungkinkan untuk menyimpan jejak perubahan yang telah dibuat pada kode dari waktu ke waktu. Dengan adanya version control system, developer dapat mengembalikan ke versi sebelumnya jika terjadi kesalahan, dan tidak harus mengulangnya dari awal. Git merupakan sistem version control management yang paling sering digunakan. Tentunya skill ini sangat berguna untuk proses pengkodean seorang front end developer. ✅ Content Management System Content Management System (CMS) merupakan tempat situs dibuat, CMS membantu perancangan situs lebih mudah dengan fitur drag-and-drop dan dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan HTML atau CSS. Memahami cara penggunaannya tentunya akan menjadi salah satu nilai plus bagi front end developer. Terdapat banyak tipe platform CMS tergantung kebutuhan. CMS yang paling populer adalah WordPress. WordPress banyak digunakan oleh situs web. CMS lainnya yang dapat digunakan adalah Joomla dan Magento. ✅ Membangun dan Mengoptimalisasi Tools/Website Selain desain dan tampilan yang baik, salah satu kinerja website atau aplikasi yang baik adalah dapat diakses dengan cepat. Untuk itu, seorang front end developer penting sekali memperhatikan baris kode HTML, CSS, dan JavaScript agar maksimal, dan website dapat berjalan dengan ringan. Beberapa cara mengoptimalisasi situs web dengan menggunakan program seperti Gulp atau Grunt dapat membantu meningkatkan kinerja website. ✅ Cross Browser Development Cross browser development adalah kemampuan untuk membangun halaman web agar kompatibel di macam-macam browser. Cross browser development menjadi penting untuk pekerjaan front end developer karena tampilan HTML dan CSS berbeda di setiap browser. Dengan skill ini, tampilan di browser seperti Safari, Chrome, Edge, Firefox, Internet Explorer dapat menampilkan layout yang sama tanpa adanya distorsi. Cara Menjadi Front End Developer Tertarik dengan pekerjaan front-end developer? Selain membutuhkan pengetahuan dan job desk yang cukup menantang, karir dan jenjang karir front end developer juga cukup menjanjikan. Berikut adalah 4 cara untuk menjadi front end developer: 1. Jurusan kuliah yang berkaitan dengan front-end developer Dalam melamar profesi tertentu mungkin diperlukan kualifikasi yang sesuai, untuk profesi front end developer berikut adalah beberapa jurusan yang dapat diambil saat berkuliah. 📝 Front end developer jurusan apa? Teknik InformatikaSoftware EngineeringIlmu Komunikasi VisualDesain Komunikasi VisualSistem Informasi 2. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa pemrograman Jika kamu bukan merupakan lulusan kelima jurusan di atas, namun tertarik menjadi front-end developer, masih bisa kok! Jaman sekarang semua orang bisa belajar dan mengakses informasi apapun yang mereka inginkan. Ada beberapa kursus online yang dapat diakses secara gratis untuk belajar dasar-dasar programming, maupun sertifikat resmi dari lembaga tertentu yang berbayar. 📝 Berikut adalah beberapa sertifikat yang dapat dipertimbangkan jika ingin menjadi seorang front-engineer: Certified Web Professional - Web Developer dari IWAHTML5 Application Development Fundamentals dari MSCertified Web Professional - Application Developer (CWP) dari IWA Selain itu, kamu dapat mengakses online course populer seperti Coursera ataupun Udemy dan mempelajari HTML atau CSS sebagai langkah awal. 3. Cari pengalaman dan membangun portfolio Front-End Internship Dengan memiliki pengalaman sebagai front-end intern, kamu tentunya akan mengetahui bagaimana pekerjaan front-end developer di perusahaan. Terlebih lagi, jika mendapatkan kesempatan yang pas, kamu bisa membuat portofolio dan belajar dari perusahaan tersebut. Selama masa magang, kamu mungkin akan bertemu dengan mentor, senior, ataupun teman kerja yang dapat membimbing kamu. 📝 Dengan adanya mentor, kamu bisa: Mendapatkan masukan untuk proyekMendapatkan arahanMembantu melihat potensi tantangan dan cara menanganinya Membangun PortofolioSelain dengan internship, kamu juga bisa membangun portofolio dengan mencoba membuat website sendiri. Bisa dimulai dari situs web organisasi, bisnis teman maupun kesempatan lainnya. Selain untuk portofolio, jika sudah mulai mahir, mungkin kamu bisa menjadi freelancer dan mendapatkan uang tambahan. Memiliki portofolio saat mencari kerja tentunya akan sangat membantu pada proses rekrutmen.4. Membuat CV Front-end Developer Pastinya tidak lengkap jika ingin melamar pekerjaan front-end developer jika tidak memiliki CV. Selain portofolio, CV juga dibutuhkan untuk melihat latar belakangmu. Pastikan menuliskan kemampuan yang relevan dengan pekerjaan front-end developer dan melampirkan informasi yang benar. CV Jurusan IT Computer Science - Dibuat di Cake Bingung mau buat CV dimana? Di Cake terdapat 50+ CV template yang bisa kamu gunakan secara gratis!🎉Buat CV 📚 Baca juga: 5 Contoh CV Programmer Terbaik! [Web Developer, Software Engineer, Dll.] Jenjang Karir Front End Developer Bagaimana jenjang karir seorang front end developer?Apakah masa depan dari front end developer akan cerah? 📝 Tahapan perkembangan karir front end developer adalah sebagai berikut: Junior Front End DeveloperFront End DeveloperSenior Front End DeveloperFront End Developer Tech Lead Pekerjaan utamanya tetap sama, membangun dan mengembangkan situs web atau aplikasi dan berfokus pada “client side”. Namun, dari tanggung jawab dan jumlah orang yang dipimpin akan berbeda. Semakin tinggi jabatannya, pastinya akan lebih mengambil keputusan strategis dibandingkan mengerjakan coding atau mencari bug. Jika tertarik, front end developer juga dapat mengembangkan ilmu nya kepada back end developer ataupun menjadi full stack developer jika sudah menguasai keduanya. Hal ini tergantung pada minat dan kemampuan masing-masing. Teknologi yang semakin berkembang dan manusia beradaptasi secara cepat seperti “memaksa” perusahaan untuk beradaptasi dan memasuki dunia digital. Front-end developer merupakan salah satu pekerjaan yang semakin banyak diminati dan memiliki prospek yang baik. Jika tertarik yuk cari lowongan kerja dan buat CV front-end developer sekarang!Cake adalah sebuah online CV builder yang praktis. Ada banyak template yang menarik dan yang mudah untuk digunakan. Kamu juga bisa unduh CV dalam format PDF, lho, 100% gratis! Yuk, buat CV kamu dengan Cake sekarang juga 🎉Buat CV --- Ditulis Oleh Jane Setiady ---
Industry & Job Overview
Sep 25th 2022

Apa itu iOS Developer? Pengertian, Gaji, Tugas, Syarat, Dll.

Daftar isi:Pengertian iOS Developer Tugas dan Tanggung Jawab iOS Developer Keterampilan yang Harus Dimiliki iOS Developer Cara dan Syarat untuk Menjadi iOS Developer Prospek Karier iOS Developer“Jaman sekarang, siapa sih yang nggak pengen iPhone?” Apple adalah perusahaan yang mendesain, mengembangkan, dan menjual perangkat elektronik, software komputer, dan PC. Produk andalan buatan Apple tidak hanya iPhone saja, tetapi ada iPad, Apple Watch, iPod, Macbook, Mac, dll. Semua orang pasti kenal dengan produk-produk buatan Apple, kan? Kebanyakan pengguna iPhone pasti juga memiliki produk Apple lainnya, baik itu iPad, Apple Watch, ataupun produk lainnya. Hal ini dikarenakan produk Apple sangat mudah untuk terhubung satu sama lainnya. Oleh karena itu, pasar untuk produk Apple ini sangatlah luas. Selain itu, Apple tidak hanya menawarkan desain yang mewah, tetapi sistem iOS Apple ini juga sangat canggih. Untuk terus meng-update sistem iOS agar semakin canggih, dibutuhkan seseorang yang disebut “Developer iOS”. Di artikel ini, Cake sudah menyiapkan berbagai informasi penting yang perlu kamu ketahui tentang developer iOS.Apa itu iOS Developer?Apa Artinya iOS Developer? iOS developer adalah seseorang yang mengembangkan aplikasi mobile atau desktop di sistem operasi iOS Apple sesuai dengan standar yang ditentukan oleh Apple. Pada umumnya, iOS developer membuat, menguji, dan menyempurnakan aplikasi berbasis iOS seperti iPhone, iPad, Apple Watch, dan Apple TV. 💡 Apa itu iOS? iOS adalah sistem operasi software yang dikembangkan oleh Apple untuk mendukung pengoperasian produk mobile device.iOS tidak hanya digunakan untuk iPhone, tetapi juga digunakan oleh produk Apple lainnya seperti iPad, iPod, dan lain-lain. Fungsi iOS milik Apple ini sama seperti Android yang dikembangkan oleh Google.4 Perbedaan iOS dengan AndroidiOSAndroidKegunaanSistem operasi eksklusif khusus produk AppleMenawarkan kebebasan bagi user untuk memodifikasi smartphone AndroidKetersediaan Suku CadangSangat mahal sehingga sulit didapatkanHarga terjangkau dan bisa dibeli dimana sajaKapasitas PenyimpananKapasitas penyimpanan 256GB tetapi tidak bisa menambah secara manualKapasitas penyimpanan cukup besar dan bisa menambah kartu memoriKemampuan Berbagi DataMenggunakan AirdropMenggunakan BluetoothMengapa iOS Developer adalah Pilihan Karier yang Tepat? Developer iOS Masuk di List Top 10 Profesi yang DibutuhkanGaji iOS Developer Lebih Tinggi Dibandingkan Android DeveloperAdanya Komunitas dan Peluang yang BesariOS Development Tools Lebih CanggihBahasa Pemrograman Apple Lebih Mudah untuk DipelajariJumlah iOS Developer Indonesia Masih SedikitApa Tugas Seorang iOS Developer?Bagi kamu yang tertarik menjadi iOS developers, kamu perlu mengetahui tugas dan tanggung jawab seorang iOS developer supaya kamu memahami apa saja yang perlu kamu persiapkan. Membuat, menguji, dan menyempurnakan aplikasi untuk perangkat seluler yang menggunakan sistem iOS Apple.Melakukan koordinasi antar tim untuk menghindari terjadinya kesalahan informasi.Memastikan aplikasi berjalan lancar sebelum dirilis.Mampu bekerja dengan menggunakan API (Application Programming Interface) dan sumber data eksternal.Memperbaiki bug atau kesalahan yang terjadi pada kode program.Menciptakan produk yang inovatif dan memiliki daya saing yang tinggi.Membuat design dengan UI/UX yang sesuai dengan coding yang sudah dibuat.Melakukan perilisan aplikasi.Memperbaiki kekurangan yang terjadi.Melakukan pemeliharaan aplikasi secara rutin.Memberikan rekomendasi untuk perubahan atau penambahan fitur aplikasi.Skill yang Dibutuhkan iOS Developer1. Menguasai Tools dan Software Sebagai developer iOS, kamu harus menguasai penggunaan tools dan software yang berhubungan dengan pengembangan aplikasi iOS. Tools dan software yang harus kamu kuasai yaitu: xCode IDEGitCore Data FrameworkMetal/OpenGL, dan lain-lain. 2. Memahami Algoritma dan Bahasa Pemrograman untuk iOS Selain tools dan software, kamu juga harus memiliki pemahaman akan konsep dasar algoritma dan bahasa pemrograman yang digunakan untuk iOS development. Salah satu bahasa pemrograman yang digunakan adalah Swift. Swift adalah bahasa pemrograman intuitif yang diciptakan oleh Apple, pengguna Swift juga sering disebut sebagai swift developer. Swift ini bersifat interaktif, ringkas, ekspresif, dan menyertakan fitur modern. Hal ini menghasilkan software yang berjalan secepat kilat. Bahasa pemrograman lainnya yang bisa kamu gunakan, seperti: Objective-C: Objective-C adalah set dari bahasa pemrograman C yang menyediakan kemampuan berorientasi objek dan runtime yang dinamis.Ruby: Ruby adalah bahasa pemrograman yang diinterpretasikan, bertingkat tinggi, dan bertujuan umum yang mendukung berbagai paradigma pemrograman.React Native: React Native adalah kerangka kerja mobile app development yang memungkinkan pengembangan aplikasi Android dan iOS multi-platform dengan menggunakan elemen UI asli.PhoneGap: PhoneGap adalah kerangka kerja software development oleh Adobe System yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi seluler.Cordova: Cordova adalah bahasa pemrograman untuk membangun software untuk membangun aplikasi web hybrid untuk perangkat seluler menggunakan CSS3, HTML5, dan JavaScript, dll. 📚 Baca juga:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] 3. Memahami Cara Kerja Platform iOS dan Mac OS Skill selanjutnya yang perlu dikuasai dalam iOS development adalah memiliki pengetahuan dasar dalam menggunakan sistem operasi iOS dan memiliki perangkat Mac OS sendiri. Dua hal ini sangat penting karena perangkat Mac OS dibutuhkan untuk membuat aplikasi berbasis iOS. 4. Networking Hampir setiap aplikasi berinteraksi dengan internet, maka iOS developers harus mengetahui cara mengirim dan menerima data dari jaringan. Networking ini dilakukan melalui JavaScript Object Notation (JSON). 5. Spatial Reasoning Untuk menjadi developer iOS yang sukses, kamu harus mampu berpikir dalam 3D dan memvisualisasikan hubungan spasial antar objek ketika merancang aplikasi. Kamu juga harus memahami jenis kontrol dan input yang tersedia untuk berbagai platform, serta siapa saja pengguna aplikasi tersebut. 💡 Pro Tip:Gunakan platform Git dan GitHubGit: Git adalah alat open source yang mudah digunakan untuk kolaborasi tim, meskipun developer biasanya menggunakannya untuk mengelola source code. Alat ini memungkinkan pengguna dan iOS developer untuk berkolaborasi di jaringan lokal atau melalui server publik.GitHub: GitHub adalah code housing platform yang memungkinkan iOS developers untuk menyimpan proyek dan jaringan mereka dengan para rekan kerjanya. Dengan menggunakan GitHub, kamu bisa berkolaborasi dan mengundang programmer lain untuk mengerjakan proyek bersama dari mana saja.Dua hal ini akan membantu kamu mengontrol versi untuk proyek yang panjang ataupun proyek yang dikerjakan bersama tim. Syarat dan Cara untuk Menjadi Developer iOS1. Pertimbangkan Gelar yang RelevanKamu perlu memiliki pendidikan yang berhubungan dengan sistem informasi untuk menjadi seorang iOS developer. Jurusan yang relevan tersebut termasuk program studi: Teknik InformatikaSistem KomputerSistem Informasi Memiliki gelar yang relevan memang sangat bermanfaat, tapi hal ini bukanlah suatu keharusan. Kamu juga bisa mempersiapkan diri dengan pengalaman dan pengetahuan melalui mengikuti kursus-kursus, bootcamps, hackathon, freelance, membuat projek dan lainnya. Kedua hal diatas akan membantu kamu untuk memiliki kemampuan teknis seperti coding, Objective-C, dan Swift. 2. Memiliki Skill dan Sertifikasi atau Kursus yang Relevan Bagi developer iOS, hard skill dan soft skill sama pentingnya. Di bawah ini adalah 7 hard skill dan soft skill yang perlu kamu miliki:Hard SkillSwift Android Pengetahuan tentang iOS Coding UX/UI Design Pengetahuan akan Database API (Application Programming Interface)Soft Skill:Teamwork Kreativitas Komunikasi Fleksibilitas Time Management Kolaborasi Analisa Selain hard skill dan soft skill, memiliki sertifikasi atau kursus yang relevan juga akan membantu kamu menjadi developer iOS yang sukses. Hal ini juga akan memberikan kamu kesempatan yang lebih besar untuk direkrut. Sertifikasi atau kursus yang bisa kamu ambil, misalnya: iOS Development for Creative Entrepreneurs Specialization oleh CourseraiOS 15 Development Essential Training oleh LinkedIn LearningSwift Programming for Mobile App Development oleh EducativeBecome an iOS Developer – Nanodegree Program oleh Udacity 📚 Baca juga:20+ Contoh Skill Komputer Dalam CV dan Cara Menulisnya! 3. Buatlah Portofolio iOS Developer Tidak hanya CV, memiliki portofolio developer iOS yang menarik juga sangat penting. Susunlah portofolio online supaya orang lain dapat dengan mudah mengakses apa saja yang telah kamu buat sebelumnya. Portofolio ini berguna untuk menunjukkan keterampilan kamu dan memudahkan mereka untuk menghubungi kamu lebih lanjut.📚 Baca juga:5 Contoh Portofolio Programmer Menarik! [+Cara, Isi, Pengertian] 4. Pengalaman Kerja yang Relevan Selain itu, cara menjadi iOS developer adalah dengan memiliki pengalaman bekerja yang relevan. Misalnya, pengalaman bekerja seperti intern, freelance, atau part time di bidang seputar software development dan iOS development. Hal ini tidak hanya akan mempersiapkan kamu dengan skill yang dibutuhkan, tetapi juga akan membuat kamu lebih menarik di mata perekrut. 5. Buat CV yang MenarikContoh CV iOSDeveloper - Dibuat di Cake Perhatikan contoh CV iOS Developer yang baik untuk inspirasi kamu!Belum punya CV? Yuk, kunjungi Cake untuk mendesain CV yang menarik! Banyak template, contoh, dan 100% gratis, lho!🎉Buat CV Prospek Karier iOS Developer Gaji iOS Developer Kisaran rata-rata gaji iOS developer termasuk sangat tinggi. Menurut Indeed, iOS developer Indonesia di tahun 2022 memperoleh gaji sekitar Rp. 13.574.007 per bulan, sedangkan rata-rata gaji Android developer di tahun 2022 adalah Rp. 8,120,724 per bulan. Namun, gaji iOS developer juga ditentukan oleh tahapannya. Ada tiga tahap dalam perjalanan karir iOS developers, yaitu: Junior iOS Developer:Junior iOS developer biasanya adalah fresh graduate atau lulusan bootcamp yang berkualifikasi. Posisi ini masih membutuhkan bimbingan dari para seniornya. Gaji junior iOS developer dimulai dari Rp. 4.500.000 hingga Rp. 15.000.000 per bulan. Middle iOS Developer:iOS developers yang memiliki pengalaman bekerja 2-5 tahun sering disebut sebagai “Middle iOS Developer”. Middle iOS developer bekerja selama 40 jam per minggu dan bahkan bisa overtime jika ada masalah aplikasi secara tiba-tiba. Karena tanggung jawabnya makin besar, gajinya pun makin besar, yaitu sekitar Rp. 20.000.000 per bulan. Senior iOS Developer:Senior iOS developer biasanya bekerja dengan beberapa bawahan. Posisi ini bertanggung jawab dengan pekerja baru, manajemen pekerja, dan pembagian tugas. Gaji senior iOS developer bisa mencapai Rp. 27.000.000 hingga Rp. 43.000.000 per bulan. Pekerjaan yang Relevan dengan Profesi iOS Developer Jika kamu ingin memperluas wawasan dan menambah pengalaman bekerja seputar bidang ini, kamu bisa mencoba beberapa profesi di bawah ini yang memiliki tugas dan tanggung jawab yang hampir sama dengan iOS developer. Mobile Developer: Developer yang membuat kode untuk aplikasi khusus untuk tablet dan ponsel.Android Developer: Developer yang membuat kode yang digunakan dalam OS Android.Web Developer: Developer yang membuat website user-friendly yang dapat diakses dengan Chrome, Mozilla, Internet Explorer, dan lainnya.Game Developer: Developer yang memiliki spesialisasi dalam pengembangan game.Software Engineer:Programmer yang membuat kode supaya software dapat dijalankan dengan lancar.📚 Baca juga:10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya! Key Takeaways iOS developer adalah pengembang aplikasi khusus untuk produk buatan Apple.Tugas utama developer iOS adalah menyempurnakan aplikasi perangkat yang menggunakan sistem iOS dengan berbagai bahasa pemrograman.Skill yang dibutuhkan untuk para iOS developers yaitu menguasai tools dan software, memahami algoritma dan bahasa pemrograman untuk iOS, memahami cara kerja platform iOS dan Mac OS, networking, dan spatial reasoningSyarat dan cara menjadi developer iOS adalah pertimbangkan gelar yang relevan, memiliki skills dan sertifikasi yang relevan, buatlah portofolio iOS developer, pengalaman kerja yang relevan, dan CV iOS developer.Prospek karir di bidang ini tidak hanya developer iOS, tetapi kamu juga bisa berprofesi sebagai mobile developer, android developer, web developer, game developer, dan software developer.--- Ditulis Oleh Aileen Gabriella ---
Industry & Job Overview
May 28th 2024

Back End Developer: Skill yang Harus Dimiliki, Gaji, dan Tipsnya! [+Contoh CV]

Di zaman yang serba instan, tanpa disadari, kebanyakan aktivitas yang dilakukan saat ini sudah berbasis internet seperti sosial media ataupun situs web. Salah satu aktivitas yang sering dilakukan melalui internet adalah berbelanja online. Ketika berbelanja secara online, semua interaksi dan transaksi bisa dilakukan di website tersebut dengan cepat. Tapi tahukah kamu dibalik segala proses berbelanja yang praktis ini, ada orang-orang yang bekerja dibelakang layar yang disebut sebagai web developer? Mereka adalah orang-orang yang memiliki keahlian tertentu yang bisa mendesain segala kreatifitas di dalam web serta menyimpan database dari para penggunanya. Salah satu profesi yang berhubungan dengan pembuatan situs web dan aplikasi disebut sebagai back end developer. Mau tahu apa saja pekerjaan yang dilakukan oleh seorang back end developer serta rahasia menjadi ahli di bidang ini? Yuk, cek penjelasanya tentang backend developer di artikel Cake ini. Daftar Isi: Apa itu Back End Developer? Tugas dan Tanggung Jawab menjadi Back End Developer Skill yang Harus Dimiliki Back End Developer Gaji Back End Developer Cara Menjadi Back End Developer Apa itu Back End Developer? Back End Developer adalah seseorang yang memiliki tugas untuk mengelola sistem hubungan antara website dan server. Dengan kata lain, seorang back end developer mempunyai tanggung jawab untuk memantau proses pertukaran data dari website ke server sehingga para pengguna situs web dapat secara mudah melakukan interaksi di dalamnya. Pekerjaan sebagai backend developer membutuhkan keahlian dalam mengatur database dengan cermat. Untuk mendukung tugas back end developer, keahlian coding yang mumpuni sangatlah dibutuhkan dalam hal ini. Saat ini pekerjaan sebagai back end developer di Indonesia semakin dicari oleh perusahaan ataupun startup yang berkecimpung di dunia bisnis, layanan jasa, keuangan, dll. 📚Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2024 [Jenis, Contoh, Dll.] Tugas dan Tanggung Jawab Back End Developer Nah, selanjutnya Cake akan membahas apa saja tugas dan tanggung jawab sebagai seorang back end engineer. Secara umum, menjadi backend developer kebanyakan bekerja dibelakang layar atau dengan kata lain membuat sistem yang tidak terlihat oleh pengguna (user), berbeda halnya dengan tugas frontend developer. Secara spesifik, seperti ini tugas dan tanggung jawab seorang backend: 1. Membuat algoritma yang aman bagi pengguna Hal yang terpenting yang menjadi tugas dan tanggung jawab back end adalah memahami dan membuat algoritma yang terjamin keamanannya terutama dari user asing (peretas). Dalam membuat coding program ini, back end programmer perlu memiliki logika yang tinggi sehingga database para pengguna dapat terjaga dengan baik. 2. Mendesain struktur data website dan database Sebelum memulai pengembangan pada situs web dan database (basis data), tugas back end developer adalah merancang struktur dari model data yang baik sehingga kedepannya dapat dikembangkan dengan mudah. Selain itu, pembuatan struktur ini dilakukan oleh backend agar tidak mempersulit anggota tim back end developer jika mereka ingin mengembangkan isi dalam situs web yang berhubungan dengan database. 3. Mengembangkan coding serta melakukan simulasi Selain itu, back end engineer memiliki tugas dan tanggung jawab dalam pengembangan algoritma yang telah dirancang sebelumnya. Kemudian, back end developer akan melakukan percobaan pada website yang dibuat untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang tidak diinginkan. 4. Memperbaharui konten pada produk aplikasi secara rutin Sebagai seorang back end developer, memperbaharui atau mengupdate konten situs web adalah hal yang wajib dilakukan agar dapat menarik perhatian penggunanya setiap saat. Sehingga menjadi backend developer memerlukan tingkat kreativitas yang mumpuni selain jago pemrograman. 5. Mengembangkan struktur data dasar Selanjutnya, tugas dan tanggung jawab back end engineer adalah terus-menerus mengembangkan struktur model data yang sudah dikembang di awal agar koneksi antara tampilan situs web dan basis data semakin nyaman untuk pengguna. Selain itu, tujuan pengembangan ini adalah agar situs web tidak terlihat kaku dan lebih efisien. Itulah salah satu tugas dan tanggung jawab pekerjaan backend developer. 6. Melakukan komunikasi untuk desain website yang baik Selain melakukan tugas dan tanggung jawab rutinnya, back end engineer juga perlu melakukan komunikasi dengan rutin dengan front end developer agar ide dalam merancang website tersebut bisa menyatu dengan baik. Tugas back end developer juga mengevaluasi kecocokan desain yang diusulkan dengan struktur model data yang sudah dibuat, terutama pada koneksi antara website dengan servernya. 📚Baca juga: Front End Developer: Pengertian, Tugas Gaji 7. Mengatasi masalah pada server Back end engineer juga harus memiliki kemampuan dalam mengatasi masalah yang terjadi di server sewaktu-waktu karena sistem ini terus berjalan tanpa henti guna memberikan pelayanan terbaik kepada para user. Jadi, tugas dan tanggung jawab back end developer tidak hanya mahir membuat coding saja, akan tetapi harus jago dalam mengatasi masalah pada sistem juga. Tugas dan Tanggung Jawab Back End Developer Skill yang Harus Dimiliki Back End Developer Seperti yang sudah dijelaskan tadi kalau pekerjaan backend developer mensyaratkan kemampuan coding. Nah, sekarang Cake akan membahas apa saja jenis skill coding yang dibutuhkan jika kamu ingin menjadi backend developer. 1. Bahasa Pemrograman Seorang back end engineer harus paham dengan beberapa bahasa pemrograman. Ada beberapa bahasa pemrograman yang saat ini sering digunakan oleh back end developer, diantaranya: 1. PHP (Hypertext Preprocessor) adalah salah satu bentuk bahasa skrip dasar yang dapat dimasukan ke dalam HTML. Bahasa pemrograman ini biasanya digunakan oleh back end engineer untuk pembuatan situs web yang dinamis karena bersifat open source.2. Python merupakan bahasa pemrograman terkini dengan level tingkat lanjut. Bahasa pemrograman ini bersifat multiplatform yang bisa dijalankan dimana saja serta sangat cocok buat back end engineer untuk mengembangkan website.3. Ruby salah satu bahasa skrip yang sering dipakai dalam mengerjakan tugas back end developer. Biasanya Ruby dipakai bersama Rails, artinya dikombinasikan dengan bahasa pemrograman lain, sama halnya dengan Python dan Django.4. Javascript adalah salah satu bahasa skrip yang juga sering digunakan dikalangan back end engineer. Skrip ini menggunakan bahasa pemrograman C. Dengan menggunakan Javascript, kamu bisa membuat berbagai jenis perangkat lunak, seperti web server, aplikasi mobile, aplikasi desktop, dll. 2. Manajemen Database Dalam manajemen database, seorang back end engineer perlu menguasai teknik-teknik pengelolaan database, seperti MySQL, PostgreSQL, noSQL, dan lain-lain. Selain itu, mengelola atau mengatur database bertujuan untuk meningkatkan keamanan server dan juga agar tidak terjadi down server ketika digunakan oleh pengguna. Lalu, tugas seorang back end adalah bisa menyaring data-data yang tersimpan di database, seperti menyimpan, menghapus, dan memperbaharui data. Biasanya, untuk melakukan ini, back end developer harus mengerti tentang query database. 3. Pengelolaan Web Server Kemampuan pengelolaan web server adalah salah satu skill yang patut dimiliki jika menjadi backend developer. Dengan kata lain, back end developer tidak cukup hanya menguasai bahasa pemrograman saja, tetapi juga harus mampu mengatur server web. Ada beberapa jenis server yang sering digunakan backend saat ini, yaitu: LitespeedApacheNginx Disarankan, seorang back end engineer untuk menguasai satu jenis server saja, kemudian bisa dikembangkan lagi kedepannya. Dengan keahlian server yang dimiliki, tugas seorang back end developer diharapkan bisa melakukan konfigurasi pada layanan hosting. 4. FrameworkBack End Selanjutnya, skill yang harus dimiliki oleh back end developer adalah kemampuan framework. Dengan menguasai framework, back end engineer dapat membuat situs web berproses secara efisien dan performanya menjadi lebih baik. Framework umumnya memiliki banyak fitur di dalamnya yang bisa melengkapi pemrograman dasar.Ada beberapa jenis framework yang sering digunakan back end developer, seperti: DjangoFlashRailsSpring, dan beberapa framework lainnya. 5. Pengetahuan tentang API Skill terakhirnya yang perlu dimiliki oleh back end adalah pengetahuan tentang Application Programming Interface (API). Fungsi API adalah sebagai interface (penghubung) antar situs web atau bahasa pemrograman. Dengannya menguasai API, back end programmer bisa membuat koneksi ke berbagai website atau aplikasi sehingga website tersebut bisa memiliki cakupan yang luas. Selain itu, pekerjaan backend developer dengan kemampuan API dapat menghubungkan website dengan sistem operasi mobile seperti iOS dan Android. Skill Backend Developer Gaji Back End Developer Melansir dari Glassdoor, menjadi backend developer di Indonesia bisa mendapatkan gaji rata-rata sekitar Rp 7.000.000 - 13.000.000 juta per bulan.Tentunya gaji backend developer akan berbeda-beda tergantung pada perusahaan, skill, pengalaman yang kamu miliki, serta lokasi. Gaji back end developer cukup menjanjikan? Yuk, persiapkan dirimu! Tips Menjadi Back End Developer yang handal Mempraktekkan pekerjaan back end programmer secara langsung adalah cara yang sangat membantu untuk mengembangkan dirimu sebagai back end engineer kelak. Berikut tips-tips yang bisa kamu lakukan untuk hal ini: 1. Kuasai Bahasa Pemrograman Jika kamu ingin memiliki pekerjaan backend developer, penguasaan salah satu bahasa pemrograman yang mendalam sangatlah disarankan. Hal ini akan membawa kamu untuk lebih cepat beradaptasi dengan perusahaan tempat kamu bekerja. Selain itu, akan ada banyak inovasi-inovasi yang muncul ketika kamu menjadi back end developer sehingga menguasai sebuah bahasa pemrograman sangat diperlukan. Cara agar bisa menguasai sebuah bahasa pemrograman adalah dengan belajar di bangku perkuliahan atau bisa juga mengikuti kursus tentang pemrograman back end developer. 📚Baca juga: 20+ Contoh Skill Komputer Dalam CV dan Cara Menulisnya! 2. Berkolaborasi secara rutin Selain kesibukan melakukan tugas dan tanggung jawabnya, seorang back end programmer memerlukan kemampuan berkolaborasi. Salah satu kolaborasi yang paling dekat adalah dengan front end programmer. Menjadi backend developer harus sesering mungkin berdiskusi dengan tim ini. Misalnya berdiskusi tentang user-facing element dengan server-side logic. Hal ini perlu dilakukan oleh back end programmer untuk memastikan apakah yang sedang dia kerjakan sesuai dengan pekerjaan front end atau belum. 3. Buat CV Backend yang menarik untuk perekrut Jika kamu seorang back end developer pemula, membuat curriculum vitae (CV) yang atraktif sangat dibutuhkan di pekerjaan ini. Jadi, disarankan kamu bisa menonjolkan skill back end developer yang terbaik. Secara spesifik kamu bisa mengurainya seperti poin-poin ini: Skill teknikal fiturTentukan arah karirmuTunjukan juga prestasi-prestasi yang sudah pernah diraihCantumkan link situs web profesionalmu Contoh CV Back End Developer Bahasa Inggris - Dibuat di CakeCake adalah sebuah online CV builder yang praktis. Ada banyak template yang menarik dan yang mudah untuk digunakan. Kamu juga bisa unduh CV dalam format PDF, lho, 100% gratis! Yuk, buat CV kamu dengan Cake sekarang juga!🎉 Buat CVJika kamu tertarik untuk menjadi back end developer, yuk, mulai asah skill kamu dan buat CV backend developer yang baik dan menarik. Selamat mencoba! Demikianlah artikel tentang apa itu backend developer. Semoga sekarang kamu sudah paham bahwa back end developer adalah orang yang bertugas untuk mengelola pertukaran data dari website ke server agar pengguna dapat menggunakan situs web dengan lancar.Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis oleh:Desman Perdamaian Gulo ---

Android Developer: Job Desk, Kualifikasi, Prospek Karir, Gaji

Daftar Isi: Apa itu Android Developer? Berapa Gaji programmer android?Tugas dan Tanggung Jawab Android DeveloperSkill yang Harus Dimiliki Android DeveloperCara Menjadi Developer Aplikasi Android Punya skill programming dan tertarik dengan bidang IT, tapi bingung mau bekerja di bidang apa? Profesi sebagai Android Developer bisa menjadi pilihan karirmu loh! Dengan keberagaman versi android yang tersedia dan lebih dari 2 milyar pengguna android di dunia, lapangan kerja untuk Android Developer pun kian hari semakin meningkat. Selain menuntut skill dalam bidang IT, bekerja di bidang ini juga menuntut kreatifitas dan problem solving yang baik. Ingin mulai berkarir sebagai Android Developer tapi bingung bagaimana cara memulainya? Simak artikel ini sampai habis yuk.📚 Baca juga :5 Contoh CV Programmer Terbaik! [Web Developer, Software Engineer, Dll.] Apa itu Android Developer? Android Developer adalah orang yang bekerja untuk merancang aplikasi atau software lunak berbasis mobile dengan sistem operasi android. Aplikasi yang dirancang bisa dimulai dari aplikasi sederhana hingga aplikasi rumit seperti gaming. Mengapa Android Developer adalah pilihan karir yang tepat? 1. Lisensi Karakteristik platform android yang terbuka terbukti mengurangi biaya lisensi, yang juga berarti low investment dan memiliki ROI (return on investement) yang tinggi. Selain itu, android juga memiliki lingkungan yang terbuka sehingga ketika ada masalah dalam penggunaan, pengguna bisa berkonsultasi secara langsung dengan pihak developer android. 2. Platform yang berkembang Perkembangan di dunia digital pastinya sangat pesat, begitu pula jika kamu berkarir sebagai Android Developer. Seringkali android yang diciptakan bisa mendapatkan popularitas atau rating yang tinggi dalam Google Play Store. Oleh karena itu, sebagai Android Developer kamu pun wajib mengikuti tren dan kebutuhan zaman saat mengembangkan sebuah platform android. 3. Kemudahan dalam beradaptasi Sebagai orang yang tertarik dalam bidang IT dan programming, kamu tentunya tidak asing lagi dengan bahasa Java programming bukan? Nah keahlian ini tentunya sangat dibutuhkan untuk bekerja sebagai Android Programmer, kamu pun akan mudah beradaptasi dengan pekerjaan sebagai Android Developer. Selain bekerja di perusahaan besar (seperti di agen App Development), kamu juga memiliki pilihan untuk bekerja sendiri sebagai freelancer. 💡5 contoh jenis jenjang karir sebagai Android Developer: Android EngineerMobile App DeveloperMobile DeveloperMobile ArchitectAndroid Mobile Developer,dan sebagainya. Berapakah gaji seorang Android Developer? Berdasarkan sebuah situs layanan pencari kerja, rata-rata penghasilan Developer Android di Indonesia berkisar dari 5-8 juta per bulan. Namun, jumlah ini akan disesuaikan lagi dengan tugas dan lokasi kamu bekerja. Tugas dan Tanggung Jawab Android Developer Apa saja tugas dan tanggung jawab seorang Android Developer? 1. Merancang aplikasi untuk Platform Android Merancang aplikasi merupakan tugas utama dari seorang Android Developer. Ketelitian yang tinggi sangatlah dibutuhkan terutama untuk menghindari terjadinya kesalahan saat menulis bahasa pemrograman. Pada umumnya, kamu harus familiar dalam menggunakan C/C++, Javascript, dan bahasa programmer lainnya. 2. Memecahkan masalah dan memperbaiki bugs Saat kode aplikasi dituliskan, menghapus dan memprediksikan kemungkinan adanya bug juga merupakan tugas seorang Android Programmer. Saat merancang aplikasi, Android Developer perlu melakukan uji coba aplikasi untuk mengetahui kemungkinan adanya bugs dan cara untuk memperbaikinya. 3. Selalu update dengan berbagai tools untuk pengembangan Android Seiring dengan situasi zaman yang fast-paced, seorang Android Developer pun wajib untuk tetap up-to-date dengan berbagai perkembangan baru. Perkembangan zaman dan pengetahuan akan teknologi yang baru membantu Android Developer untuk mengembangkan aplikasi buatannya (misalkan dengan menambahkan fitur yang sesuai). Perkembangan yang kreatif dan inovatif pun bisa lebih menarik perhatian pasar. 4. Bekerja dengan berbagai API yang berbeda API adalah kepanjangan dari Application Programming Interface. Sederhananya, API adalah perantara komunikasi antar program komputer satu dengan yang lainnya. Seorang Developer Android akan sering bekerja dengan beragam API yang berbeda dan berinteraksi dengan berbagai macam service. 5. Memastikan kinerja dan kualitas performa Android berjalan dengan baik Selain merancang sebuah aplikasi, Android Developer juga wajib menjaga dan memastikan bahwa aplikasinya berjalan dengan baik dan nyaman digunakan oleh para user. Salah satu contoh mempertahankan kualitas performa aplikasi adalah dengan memastikan bahwa user bisa membuka sebuah aplikasi dalam waktu yang singkat. Ketika sebuah aplikasi membutuhkan waktu loading yang lama, maka user cenderung segera menutup dan menilai bahwa aplikasi tersebut memiliki kinerja kerja yang kurang berkualitas. 6. Berkolaborasi dengan Cross-Functional Teams untuk mendefinisikan, mendesain, dan mengirimkan fitur baru Kolaborasi dengan berbagai Cross-Functional Teams juga sangat dibutuhkan saat bekerja sebagai Android Developer. Kerja sama yang dilakukan meliputi komunikasi dengan Product Development, User Experience, dan unit lainnya. Hal ini penting untuk dapat mendefinisikan, mendesain dan menghasilkan fitur baru yang sesuai dengan kebutuhan user. Skill yang Harus Dimiliki Android Developer Developer Android SkillBagaimana cara menjadi Developer Android, apa saja skill yang dibutuhkan? Berikut adalah beberapa jenis skill yang diperlukan untuk menjadi seorang Android Developer. 1. Bahasa Pemrograman (Java, Kotlin, C/C++) Bahasa pemrogramman tentunya tidak asing lagi bagi kamu yang belajar atau berkarir di bidang IT. Fungsi utama bahasa pemrograman adalah untuk media komunikasi antara manusia dan komputer. Sebagai seorang Android Developer, bahasa pemrograman seperti Java, Kotlin, dan C/C++ merupakan skill pertama yang harus kamu pelajari. Berikut adalah perbedaan antara ketiganya:1. JavaJava merupakan bahasa pemrograman resmi dalam Android Development yang di support oleh Android Studio.2. KotlinKotlin juga merupakan bahasa pemrograman resmi seperti Java. Namun pada umumnya, Kotlin lebih mudah dipelajari jika dibandingkan dengan Java.3.C/C++ C++ adalah bahasa pemrograman yang merupakan pengembangan dari C. Perbedaan utama keduanya terletak pada paradigma pemrograman atau yang sering disebut sebagai cara penulisan kode program.📚 Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] 2. Menguasai Database Database atau yang kerap disebut sebagai pangkalan data adalah kumpulan data yang terorganisir dan dapat diakses secara elektronik dari sebuah sistem komputer. Beberapa database yang sering digunakan oleh Android Developer untuk merancang aplikasi adalah MySQL, PostgreSQL, Redis, MongoDB, MariaDB, SQLite, dan lainnya. 3. Ilmu tentang Android Studio Android Studio merupakan IDE resmi yang didasarkan pada IntelliJ IDEA yang berfungsi untuk pengembangan aplikasi Android. Android Studio menyediakan tools tecepat untuk membangun aplikasi di setiap jenis perangkat Android. Tujuan utamanya adalah untuk mempercepat pengembangan dan membantu dalam membangun aplikasi berkualitas tinggi untuk perangkat android. 4. Ilmu tentang Android SDK SDK atau yang sering disebut sebagai kit pengembangan perangkat lunak merupakan sekumpulan alat yang dapat digunakan oleh pembuat aplikasi untuk mengembangkan aplikasi yang dikustomisasi untuk ditambahkan, atau dihubungkan dengan program lain. Dengan SDK, programmer dapat mengembangkan aplikasi untuk platform tertentu. 5. Ilmu tentang beragam jenis API API berfungsi sebagai perantara komunikasi antar berbagai program. Oleh karena itu, ilmu dan keahlian untuk menguasai berbagai jenis API juga sangat dibutuhkan jika kamu ingin berkarir sebagai seorang Android Developer.Tips Menjadi Android Developer Ikutilah langkah-langkah dan strategi mudah ini untuk menjadi Android Developer! 1. Berkontribusi pada Android Open Source Project (AOSP) Android adalah sistem operasi dengan lisensi Open Source Software sehingga sistem operasi ini bisa digunakan, diperbaiki, dimodifikasi oleh siapapun tanpa harus membayar biaya apapun. AOSP yang dipimpin oleh Google menawarkan informasi dan kode sumber yang diperlukan untuk membuat varian kustom sistem operasi Android, perangkat port dan aksesori ke platform Android, serta memastikan perangkat memenuhi persyaratan kompatibilitas yang dapat menjaga ekosistem Android tetap sehat dan stabil untuk jutaan pengguna. Berkontribusi pada open source project dapat menjadi cara yang baik untuk belajar, membangun pengalaman, meningkatkan keterampilan programming, dan membantu komunitas mengenal kamu. 2. Membagikan hal yang telah dipelajari Untuk menjadi seorang yang suskes dalam karir, kamu baiknya juga memiliki komunitas untuk membagikan hal-hal seputar sistem operasi android yang telah dipelajari. Berbagi pengetahuan membantumu terhubung dengan para profesional dan membangun kinerja kerja yang lebih baik sehingga kamu bisa menjadi seorang profesional di bidang Android Developer.. 3. Gunakan CV yang menarik untuk melamar kerja CV (curriculum vitae) adalah dokumen yang sangat penting saat hendak melamar kerja.Poin yang harus diperhatikan ketika membuat CV Android Developer✅ Tampilkanlah keterampilan teknisDeskripsikanlah skill teknis yang kamu milki, misalnya Javascript, C++, Software Engineering, dll.✅ Rincikan pencapaianmu Tuliskanlah pencapaianmu serinci mungkin, misalkan: Merancang sebuah aplikasi pembelajaran bahasa asing untuk anak-anak, dan telah diunduh oleh lebih dari 150 user.✅ Mencantumkan link yang terhubung dengan situs profesional Beberapa link situs profesional yang dapat kamu cantumkan seperti Github, personal website, GitLab, Atlassian, dan lainnya. Inilah contoh CV Android Developer yang baik dan benar.Contoh CV Android Developer -- Dibuat di Cake Itulah contoh CV Android Developer yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Mau CV Android Developer kamu menarik seperti contoh diatas? Kunjungi CV builder Cake untuk membuat CV gratis yang menarik!🎉 Buat CVDengan semakin banyaknya pengguna aplikasi android di dunia, kamu bisa menggunakan skill IT mu untuk berkecimpung dalam dunia developer android. Tentunya selain kemampuan teknis dan bahasa programming, kamu juga memerlukan kreatifitas dan skill komunikasi untuk berkolaborasi dengan cross-cultural teams dalam membangun aplikasi android yang ada.--- Ditulis Oleh Lydia Gavrila ---

Profesi IT Support 2024: Tugas, Job Desk, Hingga Gajinya!

Daftar Isi: Pengertian IT SupportTugas dan Tanggung Jawab IT SupportKeterampilan yang Harus Dimiliki IT SupportProspek Karier IT SupportCara dan Syarat untuk Menjadi IT Support IT support adalah profesi yang bertugas untuk menyelesaikan berbagai jenis masalah yang berhubungan dengan IT (Information Technology/Teknologi Informasi). Walaupun begitu, tugas IT support sendiri tidak terbatas pada menyelesaikan masalah sehari-hari, namun juga untuk menciptakan berbagai jenis optimasi dalam sistem IT. Mulai dari optimasi performa jaringan dari suatu perusahaan hingga optimasi perlindungan terhadap serangan cyber, job description IT support sangat beragam di dunia kerja yang sedang mengalami transformasi digital. Artikel Cake ini akan membahas mengenai berbagai prospek kerja, skill yang harus dimiliki oleh IT support hingga job description-nya.Apa Itu IT Support? Seperti namanya, IT support adalah pekerjaan dimana seseorang bertugas untuk memberikan berbagai jenis dukungan dalam bidang IT. Dukungan ini tidak terbatas pada komputer, namun juga untuk berbagai jenis teknologi terkait, seperti jaringan, printer, dan berbagai perangkat digital lainnya. Dengan mempertimbangkan peran perangkat digital di dunia modern ini, berbagai jenis industri tentunya membutuhkan dukungan dari IT support, mulai dari industri teknologi yang berkutat dengan peralatan digital dalam bisnis sehari-hari, industri finansial dan perbankan yang menggunakan ATM dan e-banking, hingga UKM yang mulai melakukan transformasi digital, bantuan IT support akan semakin dibutuhkan di masa depan. Kepentingan dari tugas IT support sendiri dapat dilihat dari contoh tugas IT support di bank. Dengan semakin populernya penggunaan e-banking, tentunya pelanggan sehari-hari akan mengalami berbagai jenis masalah yang dapat dibantu oleh seorang IT support.📚Baca juga:Apa itu Transformasi Digital? Pengertian, Perannya dalam Bisnis, dan Panduan Strateginya!Apa Tugas IT Support? Tugas ITSupportWalaupun IT support bekerja dalam berbagai jenis industri, job desk IT support adalah untuk mendukung kerja bagian lain dalam perusahaan. Dukungan ini biasanya dalam bentuk bantuan ketika staf lain mengalami masalah baik jaringan, software, maupun hardware. Berikut adalah beberapa tugas dan tanggung jawab IT support yang umum ditemukan di berbagai perusahaan:Memastikan lancarnya berbagai perangkat komputer yang digunakan perusahaan sebagai computer supportMemastikan kelancaran perangkat digital non-komputer (seperti printer, server, dan jaringan) sebagai technology supportMembantu pengguna untuk menyelesaikan berbagai jenis masalah yang berhubungan dengan IT sebagai IT help deskMelakukan update, backup, dan pengecekan penggunaan aplikasi yang digunakan perusahaanMenjaga keamanan siber melalui penggunaan antivirus atau firewallMelakukan perbaikan masalah komputer, jaringan, dan peralatan lainnyaPelatihan dan pembuatan manual, baik untuk software yang digunakan oleh pegawai lain atau peralatan digital lainnyaSkill yang Dibutuhkan IT Support Dalam menjalankan pekerjaan sebagai IT support, ada beberapa skill yang dibutuhkan. Beberapa skill penting IT support adalah: 1. Kemampuan Teknis Dalam menjalankan tugas sebagai IT support, hard skill yang penting dimiliki adalah kemampuan teknis dalam bidang informasi teknologi, seperti sistem operasi, sistem jaringan, program komputer, virus dan malware. Sistem Operasi (OS): Pengetahuan instalasi dan pengoperasian sistem operasi adalah pengetahuan dasar yang harus dimiliki seorang IT support.Sistem Jaringan: Penggunaan jaringan terutama internet akan menjadi semakin penting, terutama untuk perusahaan dan startup berbasis digital.Program Komputer: IT support harus memiliki pengetahuan mendalam mengenai cara kerja dan penggunaan program komputer yang umum digunakan oleh pegawai dalam perusahaan untuk dapat menyelesaikan masalah dalam program tersebut atau pelatihan penggunaannya.Virus dan Malware: IT support juga bertugas memastikan perlindungan terhadap berbagai jenis virus dan malware melalui penggunaan antivirus dan firewall dalam perangkat yang digunakan perusahaan. 📚Baca juga: 20+ Contoh Skill Komputer Dalam CV dan Cara Menulisnya! 2. Programming Walaupun bukan merupakan pekerjaan utama IT support, pengetahuan coding dapat membantu menyelesaikan tugas seorang IT support. Pengetahuan bahasa pemrograman dasar seperti C++, Java, Python umum ditemukan sebagai bahasa terbenam (embedded language) dalam peralatan digital lain seperti ATM, printer, dan router, sehingga pengetahuan ini dapat membantu memenuhi tanggung jawab technical support. 3. Manajemen Proyek Dalam proses peningkatan kinerja berbagai peralatan digital dalam perusahaan, proses yang terjadi tentunya bukan proses yang instan. IT support dan manajer yang terkait harus memiliki pengetahuan dan pengalaman manajemen proyek untuk memastikan bahwa peningkatan tersebut dibutuhkan, sesuai dengan deadline, dan tidak mengganggu proses lain. 4. Analisis Data Melihat data tentang masalah yang dihadapi oleh perangkat perusahaan maupun oleh pelanggan adalah salah satu lingkup kerja IT support. Dengan melihat trend data ini, IT support dapat mengantisipasi masalah yang akan muncul dan menyiapkan cara menghadapinya. 5. Kemampuan Komunikasi Umumnya, IT support harus membantu masalah yang dihadapi oleh masyarakat awam, yang tidak memiliki pengetahuan khusus mengenai teknologi informasi. Karena itu, IT support harus dapat mengkomunikasikan solusi untuk masalah tersebut dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh masyarakat awam.Prospek Karir IT SupportJenjang Karir IT Support Umumnya, jenjang karir IT support dapat dibagi menjadi 3, customer support, technical support, dan advanced support. Customer Support Umumnya jenjang karir IT support dimulai sebagai customer support. Kerja IT support yang berada dalam posisi customer support adalah untuk menyelesaikan berbagai masalah yang bersifat ringan hingga masalah berat yang dialami oleh pelanggan, mulai dari bantuan pemasangan software, perbaikan error yang terjadi pada sisi pelanggan, maupun update software. Technical Support Technical support adalah jenjang karir selanjutnya dari IT support. Dengan sertifikasi khusus, tugas khusus technical support adalah untuk melakukan diagnosa dan perbaikan berbagai masalah, mengatasi masalah jaringan yang dialami oleh server. Selain itu, technical support juga bertugas untuk memasang dan mengatasi masalah software. Advanced Support Dalam jenjang karir sebagai advanced support, IT support bertugas untuk melakukan evaluasi dan analisa dari ketahanan dan kemampuan dari seluruh sistem komputer yang digunakan perusahaan, umumnya dalam skala sistem. Selain itu, advanced support juga mungkin ditugaskan untuk merancang software yang akan digunakan perusahaan, dan juga melakukan pemeliharaan server dan jaringan. Gaji IT Support Gaji IT support sendiri bergantung dari posisinya dalam perusahaan, namun umumnya gaji dasar untuk posisi awal sebagai IT support berkisar pada Rp 6.000.000 hingga Rp 7.000.000. Kisaran ini pun akan semakin meningkat seiring dengan promosi dalam perusahaan tersebut, dan dengan pendidikan khusus yang dapat membantu IT support memiliki spesialisasi dalam bidang tertentu. Jenis-Jenis Pekerjaan Lain untuk IT Support IT Engineer IT engineer adalah profesi yang bertugas untuk mendesain, menjaga, dan mengoptimasi berbagai sistem komputer dalam suatu perusahaan. Selain itu, seorang IT engineer juga umumnya harus dapat mendesain software yang digunakan perusahaan dan memberikan pelatihan penggunaan software. Dengan tugas-tugas tersebut, seorang IT engineer tentunya harus memiliki latar belakang lebih spesifik dari IT support. Umumnya IT engineer memiliki latar belakang pendidikan di bidang IT, contohnya dalam jurusan ilmu komputer atau teknik informasi. Selain itu, IT engineer juga harus memiliki pengetahuan mendalam mengenai sistem komputer, jaringan (baik LAN maupun nirkabel), dan pengetahuan programming. IT System Analyst IT system analyst bertugas untuk mempelajari bagaimana berbagai jenis bisnis menggunakan ilmu teknologi dan melihat perubahan tren yang terjadi secara langsung dalam industri tersebut, dan memberikan nasihat untuk pelaku bisnis dalam menggabungkan IT dengan bisnis tersebut. Seorang IT system analyst harus memiliki pengetahuan dasar IT dan pengetahuan mengenai implementasinya dalam dunia nyata. Walaupun begitu, umumnya IT system analyst memiliki pengetahuan dasar dalam penulisan program untuk mengetahui apa saja hal yang dapat dilakukan dan diperbaiki dalam suatu sistem yang sudah digunakan. Data Scientist Dengan semakin banyaknya jumlah data yang dikumpulkan dalam kehidupan sehari-hari, tugas data scientist adalah untuk merapikan data tersebut dan menyajikannya dalam format yang mudah dibaca dan dapat digunakan untuk membuat keputusan bisnis. Data scientist umumnya memiliki latar belakang dalam bidang statistika maupun matematika, dengan pengetahuan khusus dalam bahasa pemrograman yang berhubungan dengan pemrosesan data seperti R, Python, maupun MySQL. App Developer Seorang app developer bertugas untuk mendesain, menciptakan, dan menyiapkan update untuk aplikasi yang bekerja dalam sistem operasi (OS) tertentu. Seorang app developer harus memiliki kemampuan programming, dengan bahasa pemrograman yang umum digunakan adalah Java, C++, atau Swift. Selain itu, pengetahuan khusus yang harus dimiliki oleh app developer adalah penggunaan framework untuk penciptaan berbagai jenis aplikasi perangkat mobile. 📚Baca juga: 10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya! Tips untuk Menjadi IT Support Untuk menjadi seorang IT support, berikut adalah beberapa langkah-langkah dasar yang dapat diikuti: 1. Ambil Pendidikan yang Relevan Pendidikan dalam bidang IT seperti ilmu komputer atau teknologi informasi dapat sangat membantu dalam membangun karir dalam bidang IT support. Jenjang karir lanjutan IT support baik sebagai technical support maupun advanced support biasanya membutuhkan pengetahuan lebih lanjut dalam bidang IT, baik pengetahuan programming, jaringan, software maupun hardware. 2. Miliki Sertifikasi Setelah memiliki pendidikan yang relevan, langkah selanjutnya adalah untuk memiliki sertifikasi dalam bidang yang merupakan tugas IT support. Sertifikasi dalam bidang IT support untuk tingkat dasar umumnya berdasarkan pengetahuan umum mengenai pemasangan komputer, instalasi aplikasi, operasi jaringan nirkabel, dan layanan pelanggan. Beberapa contoh sertifikasi IT support yang umum ditemukan adalah: Google IT Support Professional Certificate untuk IT support umumCisco Certified Network Associate yang berfokus dengan jaringanBerbagai jenis sertifikasi dari Microsoft, yang memiliki fokus dalam bidangnya masing-masing. 3. Dapatkan Pengalaman Kerja Sebagai IT Support IT support merupakan pekerjaan tingkat awal dalam suatu perusahaan. Maka dari itu, umumnya perusahaan yang menggunakan sistem komputer dan jaringan akan membutuhkan banyak IT support. Kesempatan ini dapat digunakan untuk meraih banyak pengalaman sebagai seorang IT support atau bahkan untuk membangun karir dalam bidang ini. 4. Buat CV IT Support yang Menarik Dalam mencari pekerjaan untuk membangun karir IT support, sebuah CV merupakan dokumen yang tidak boleh terlewatkan. CV IT support yang baik menjadi kunci untuk menarik perhatian rekruter dan kesempatan untuk menunjukkan kualifikasi serta pengalaman yang relevan dalam bidang teknologi informasi.Berikut adalah salah satu contoh CV untuk jobseeker bidang IT support:👉 Baca juga:6 Contoh CV Programmer Terbaik dan Cara Membuatnya!Contoh CV IT Support --- Dibuat di CakeCake menyediakan 12+ template CV yang bisa kamu gunakan secara gratis! Buat CV PDF kamu dengan Cake sekarang juga🎉 Buat CV Dengan penggunaan sistem komputer yang semakin umum baik oleh pelaku industri maupun pelanggan, IT support akan semakin dibutuhkan untuk menyelesaikan berbagai masalah yang muncul. Tugas dan tanggung jawab IT support pun akan semakin beragam dalam berbagai industri. Skill IT support juga dapat dipelajari oleh masyarakat umum, sehingga jenjang karir sebagai IT support lebih mudah untuk diikuti bahkan tanpa pengetahuan mendalam soal teknik informatika. Walaupun profesi awal dalam karir IT support seperti IT help desk umumnya tidak membutuhkan pendidikan khusus, untuk mendaki jenjang karir sebagai IT support, ada baiknya untuk memiliki pelatihan atau sertifikasi khusus, sesuai jenis karir yang diinginkan. Setelah memiliki skill dan sertifikasi tersebut, jobseeker dapat mulai mencari pengalaman dan pekerjaan untuk menjadi technical support atau bahkan advanced support.Sedang cari lowongan kerja ITSupport? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari LokerCake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis OlehSasannaditya S. Wang ---
Student Guide
Jan 16th 2023

15 Prospek Kerja Teknik Informatika Terbaik [+Gaji, Info Kuliah, Dll.]

Seiring dengan perkembangan zaman, pertumbuhan Teknologi Informasi (TI) telah meningkat secara pesat dan membawa banyak perubahan pada perilaku dan gaya hidup masyarakat dalam dekade terakhir. Hal ini diperkirakan akan terus membawa lebih banyak perubahan dalam 5 tahun yang akan datang dengan kemajuan teknologi sehingga pekerjaan di bidang IT pun berlimpah. Oleh karena itu, lulusan Teknik Informatika diminati di hampir setiap sektor industri dan negara di dunia. Jurusan Teknik Informatika memiliki peluang karir yang bagus, potensi penghasilan yang tinggi, pengetahuan yang selalu berkembang, dan peluang untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. Penasaran apa saja prospek kerja lulusan teknologi informatika? Cake telah meringkas informasi lengkap tentang jurusan teknik informatika serta prospek kerjanya yang menjanjikan! Daftar isi:Mengenal Jurusan Teknik Informatika15 Pilihan Karir Lulusan Teknik Informatika 📚 Baca juga:3 Contoh CV Teknik Informatika Profesional dan Cara Membuatnya! Jurusan Teknik Informatika Apa itu Teknik Informatika (Computer Science)? Teknik Informatika atau Ilmu Komputer adalah jurusan yang mempelajari sistem komputer, perangkat keras dan perangkat lunak serta bahasa pemrograman. Mata pelajaran yang akan kamu ambil untuk jurusan Teknik Informatika dan pekerjaan untuk lulusan teknik informatika sangat bervariasi antar universitas. Berikut adalah beberapa contoh mata pelajaran yang akan kamu pelajari jika kamu mengambil jurusan di bidang ini, termasuk namun tidak terbatas pada: AlgoritmaArtificial Intelligence (Kecerdasan Buatan)Arsitektur komputerKalkulusLogika dan Manajemen DataProgrammingSistem OperasiStatistik 📚Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2024 [Jenis, Contoh, Dll.] Kenapa Harus Memilih Jurusan Teknik Informatika? Perkembangan Teknologi Dunia IT akan berkembang pesat dan menyediakan lapangan pekerjaan. Saat ini, tidak ada industri yang tidak menggunakan data dan teknologi komputer setiap harinya. Tenaga kerja TI yang kompeten sangat diperlukan di semua industri dan perusahaan. Mulai dari pendidikan, keuangan dan perbankan, manufaktur, kesehatan hingga aplikasi game dan seluler, semuanya memerlukan keahlian komputer yang profesional. Kamu tidak perlu khawatir memikirkan pekerjaan untuk lulusan teknik informatika. Prospek Kerja denganPenghasilan yang Tinggi Teknik Informatika adalah subjek yang menantang sehingga ini membuat gelar lulusan Teknik Informatika sangat dihormati di seluruh dunia.Lulusan TI dapat memasuki dunia kerja dengan gaji yang tinggi dan terdapat banyak peluang karena keterampilan mereka yang dapat membantu bisnis mengikuti tren-tren yang muncul. Dari data survei gaji, rata-rata gaji lulusan teknik informatika adalah 7 juta per bulan sebagai fresh graduates. Gaji tersebut akan terus naik secara signifikan seiring bertambahnya pengalaman dan keterampilan. Transferable skills Gelar lulusan teknik informatika akan membekali kamu dengan berbagai keterampilan, dan banyak di antaranya dapat dialihkan ke bidang pekerjaan dan studi lain. Mempelajari ilmu komputer akan membantu kamu dalam mengembangkan problem-solving skills, logika dan penalaran, berpikir secara kritis, dan keterampilan analitis yang rumit.Keterampilan seperti data, algoritma kompleks dan statistik dapat dipertukarkan dan dialihkan ke banyak profesi, baik di dalam maupun di luar TI. Prospek Kerja Lulusan Komputer 15 Pilihan Karir Lulusan Teknik Informatika Teruntuk kamu yang bertanya-tanya teknik informatika kerja apa, pada bagian ini Cake akan membahas prospek kerja teknik informatika yang sangat beragam dan dibutuhkan industri sekarang. 1. Full Stack Developer Peluang kerja teknik informatika sebagai Full Stack Developer adalah ahli pengembang web di frontend dan backend. Mereka mahir dalam kedua bahasa pemrograman frontend (tampilan dan nuansa situs web) dan backend (logika situs, membuat server, dan bekerja dengan database dan API), serta mengerti tentang jaringan dan hosting. Gaji Full Stack Developer:Kisaran gaji teknik informatika sebagai Full Stack Developer adalah mulai dari 11 juta rupiah. Syarat:Keterampilan yang dibutuhkan prospek kerja teknologi informasi ini termasuk pemrograman dalam HTML/CSS (front-end), JavaScript (front-end), PHP (back-end), Python (back-end). Selain itu juga merupakan seorang team-player yang dapat berkomunikasi agar dapat bekerja sama dalam tim. 2. Front End Developer Peluang kerja teknik informatika sebagai Front End Developer adalah ahli pengembang web pada bagian depan atau interface, mulai dari logo, kolom pencarian, tombol, tata letak keseluruhan. Mereka harus memastikan tampilan design web yang baik dan berfungsi dengan benar. Gaji Front End Developer:Kisaran gaji teknik informatika sebagai Front end Developer adalah mulai dari 8 juta rupiah. Syarat:Keterampilan yang dibutuhkan prospek kerja teknologi informasi ini termasuk bahasa pemrograman seperti HTML/CSS, JavaScript, dan framework seperti AngularJS, ReactJS. Selain itu juga merupakan seorang team-player yang dapat berkomunikasi agar dapat bekerja sama dalam tim. 3. Back End Developer Peluang kerja teknik informatika sebagai Back-End Developer adalah ahli pengembang web pada bagian belakang layar sehingga dapat berfungsi optimal ketika seorang user berinteraksi dengan web tersebut dan mengirim data yang seharusnya. Gaji Backend Developer:Kisaran gaji teknik informatika sebagai Back end Developer adalah mulai dari 8 juta rupiah. Syarat:Keterampilan yang dibutuhkan prospek kerja teknologi informasi ini termasuk bahasa pemrograman seperti Python, PHP, Java serta framework nya. Selain itu juga merupakan seorang team-player yang dapat berkomunikasi agar dapat bekerja sama dalam tim. 4. IT Consultant Pekerjaan jurusan teknik informatika sebagai IT Consultant adalah ahli yang memberi saran, merencanakan, merancang, dan implementasi sistem teknologi informasi untuk klien mereka. Gaji Konsultan IT:Kisaran gaji teknik informatika sebagai konsultan IT adalah mulai dari 7 juta rupiah. Syarat:Keterampilan yang dibutuhkan pekerjaan lulusan IT sebagai IT Consultant adalah kemampuan analisis sistem TI dan arsitektur perusahaan, dapat mengidentifikasi masalah, inefisiensi, dan kelemahan sistem TI sehingga dapat memberikan saran tentang praktik terbaik teknologi. 5. Mobile Application Developer Pekerjaan jurusan teknik informatika sebagai Mobile Application Developer adalah ahli pengembang untuk aplikasi perangkat mobile iOS atau Android, seperti di smartphone atau tablet. Gaji Pengembang Aplikasi Seluler:Kisaran gaji teknik informatika sebagai Mobile Application Developer adalah mulai dari 7 juta rupiah. Syarat:Keterampilan yang dibutuhkan pekerjaan lulusan IT sebagai Mobile Application Developer termasuk bahasa pemrograman seperti JavaScript, C#, C++, Python atau Swift (iOS). Selain itu, merupakan seorang team-player yang dapat berkomunikasi agar dapat bekerja sama dalam tim. 📚 Baca juga:Mau Jadi Android Developer? Job Desc, Skill, Gaji, Karir, Dll. 6. Game Developer Pekerjaan jurusan teknik informatika sebagai Game Developer adalah ahli pengembang untuk game dalam berbagai format seperti PC, konsol, browser web, dan ponsel perangkat mobile. Gaji Pengembang Game:Kisaran gaji teknik informatika sebagai Game Developer adalah mulai dari 6 juta rupiah. Syarat:Keterampilan yang dibutuhkan pekerjaan jurusan IT sebagai Game Developer termasuk bahasa pemrograman seperti C#, C++, atau Java. Selain itu, dapat membangun libraries dan API, pengetahuan tentang tren game terbaru dan merupakan seorang team-player yang dapat berkomunikasi agar dapat bekerja sama dalam tim. 7. Data Scientist Pekerjaan teknik informatika sebagai Data Scientist adalah ahli dalam mengumpulkan, mengekstrak dan menginterpretasi data dengan algoritma machine learning sehingga bisa menjadi informasi yang berharga yang akan memprediksi situasi di waktu mendatang. Gaji Ilmuwan Data:Kisaran gaji teknik informatika sebagai Data Scientist adalah mulai dari 12 juta rupiah. Syarat:Keterampilan yang dibutuhkan pekerjaan lulusan teknik informatika sebagai Data Scientist termasuk bahasa pemrograman seperti SQL, Python, Java. Selain itu, dapat mengerti analytical tools seperti Hadoop, R dan pengetahuan statistik dan matematika. Kemampuan analitik juga penting untuk bekerja dengan data tidak terstruktur yang berasal dari berbagai sumber yang berbeda. 8.Data Analyst Pekerjaan teknik informatika sebagai Data Analyst adalah ahli dalam mengumpulkan, analisis data, mengubah data mentah menjadi informasi dan wawasan yang dapat digunakan untuk membuat keputusan bisnis. Gaji Analis data:Kisaran gaji teknik informatika sebagai Data Analyst adalah mulai dari 10 juta rupiah. Syarat:Keterampilan yang dibutuhkan pekerjaan lulusan teknik informatika sebagai Data Analyst termasuk bahasa pemrograman seperti SQL, Oracle, R, Python. Selain itu, dapat membangun database design, data models, dan segmentasi data. 9. Cyber Security Analyst Peluang kerja teknik komputer sebagai Cyber Security Analyst adalah ahli dalam memantau jaringan dan sistem, mendeteksi adanya ancaman keamanan, menganalisis dan menilai ancaman hingga memberikan resolusi, dan menjaga standar keamanan. Gaji Analis Keamanan Cyber:Kisaran gaji teknik informatika sebagai Cyber Security Analyst adalah mulai dari 10 juta rupiah. Spesifikasi:Keterampilan yang dibutuhkan prospek kerja teknik komputer sebagai Cyber Security Analyst termasuk mengerti firewalls, proxies, antivirus, dan pengujian penetrasi jaringan komputer hingga men-deploy patch untuk meningkatkan performa dan keamanan sistem. 10. Quality Assurance Analyst Peluang kerja teknik komputer sebagai Quality Assurance Analyst adalah ahli dalam melakukan pengujian pada perangkat lunak, atau web untuk mengidentifikasi dan mengatasi bug agar sistem dapat bekerja memenuhi standar yang ditetapkan. Gaji Analis Jaminan Kualitas:Kisaran gaji teknik informatika sebagai Quality Assurance Analyst adalah mulai dari 7 juta rupiah. Syarat:Keterampilan yang dibutuhkan prospek kerja teknik komputer sebagai Quality Assurance Analyst termasuk mengerti cara melakukan testing dan membuat laporan dokumentasi, detail dalam mengidentifikasi bug yang muncul, dan bisa memberikan masukan kepada tim pengembangan. 11. Cloud Engineer / Cloud Architect Pekerjaan untuk lulusan teknik informatika sebagai Cloud Engineer / Cloud Architect adalah ahli yang memanfaatkan teknologi cloud, membuat desain dan pengembangan platform berbasis cloud yang sesuai dengan strategi bisnis. Gaji Cloud Engineer / Cloud Architect:Kisaran gaji teknik informatika sebagai Cloud Engineer / Cloud Architect adalah mulai dari 10 juta rupiah. Syarat:Keterampilan yang dibutuhkan prospek kerja IT sebagai Cloud Engineer/Cloud Architect termasuk mengerti teknologi cloud dan penyedia arsitektur cloud seperti AWS, Azure, GCP, atau Snowflake. Selain itu, dapat mengoperasikan bahasa pemrograman seperti SQL, Java dan Python serta pengetahuan tentang sistem operasi, seperti Windows, Linux, dll. 12. System Analyst Pekerjaan untuk lulusan teknik informatika sebagai System Analyst adalah ahli yang memelihara, menganalisis, mengevaluasi sistem TI yang berjalan di perusahaan. Mereka juga memberikan saran untuk peningkatan atau perbaikan sistem agar dapat bekerja optimal. Gaji Analis Sistem: Kisaran gaji teknik informatika sebagai System Analyst adalah mulai dari 5 juta rupiah. Syarat:Keterampilan yang dibutuhkan prospek kerja IT sebagai System Analyst termasuk memahami sistem TI, hardware, software, dan jaringan serta hubungan antar komponen-komponen tersebut. Selain itu, System Analyst harus melakukan dokumentasi untuk proses bisnis dan sistemnya serta berkomunikasi dengan manajemen dan user untuk mendapatkan kebutuhan sistem yang diinginkan. 13. Network Engineer Pekerjaan lulusan teknik informatika sebagai Network Engineer adalah ahli yang mengkonfigurasi dan melakukan penginstalan perangkat-perangkat dalam sebuah jaringan. Gaji Insinyur Jaringan:Kisaran gaji teknik informatika sebagai Network Engineer adalah mulai dari 5 juta rupiah. Syarat:Keterampilan yang dibutuhkan prospek kerja ilmu komputer sebagai Network Engineer termasuk mengerti komponen-komponen jaringan seperti routers, switches, firewalls, dll. Selain itu, harus mampu menguasai protokol dan standar infrastruktur jaringan, dapat melakukan pemeliharan dan peningkatan jaringan serta menggambar network diagram dan arsitekturnya. 14. SEO Specialist Pekerjaan untuk lulusan teknik informatika sebagai SEO Specialist adalah ahli yang menganalisis dan meninjau performa situs, melakukan pengoptimalan halaman di situs web sehingga hasil pencarian tetap relevan. Gaji Spesialis SEO:Kisaran gaji teknik informatika sebagai SEO Specialist adalah mulai dari 6 juta rupiah. Syarat:Keterampilan yang dibutuhkan prospek kerja ilmu komputer sebagai SEO Specialist termasuk pengoperasian Google Analytics atau tools terkait, kemampuan menulis yang baik dan mengetahui teknik-teknik praktik SEO. 15. UX Designer Pekerjaan jurusan computer science sebagai UX Designer adalah ahli yang mendesain pengalaman pengguna (user experience) yang nyaman untuk digunakan user ketika menggunakan sebuah aplikasi atau situs web. Gaji Desainer UX:Kisaran gaji teknik informatika sebagai UX Designer adalah mulai dari 9 juta rupiah. Spesifikasi:Keterampilan yang dibutuhkan prospek kerja computer science sebagai UX Designer termasuk mengerti kebutuhan pengguna dari pelaksanaan survei atau interview, keterampilan berkomunikasi dan kolaborasi antar tim, mengoperasikan tools seperti Figma, Zeplin, Balsamiq, Sketch dan bisa berpikir kreatif untuk meluncurkan ide desain. 📚 Baca juga: 10 Prospek Kerja Lulusan Sistem Informasi Terbaik dan Gajinya! Itulah 15 prospek kerja lulusan teknik informatika dari Cake yang paling populer dan dicari di tahun mendatang. Walaupun peluang kerja lulusan teknik informatika variatif dan banyak dicari, penting juga untuk menguasai keterampilan dengan tekun agar kamu dapat diakui dalam dunia profesional sehingga meningkatkan value kamu dalam job market. Saat skill kamu dibutuhkan dan ada permintaan yang tinggi, gaji yang ditawarkan juga tentunya akan meningkat sesuai dengan apa yang kamu dapat tawarkan pada perusahaan.Ingin buat CV ATS-friendly yang profesional biar dilirik HRD? Cobain Cake untuk membuat CV Online, portofolio lamaran kerja, dan juga cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami. 100% GRATIS! --- Ditulis Oleh Priscilia Octaviani ---
Career Development
Nov 17th 2025

7 Cara Menjadi Programmer Profesional Bagi Pemula

Daftar Isi: Pengertian dan Tugas ProgrammerSkills yang Harus Dimiliki Seorang ProgrammerCara Menjadi ProgrammerTips Mendapat Pekerjaan Bidang Programing Seiring berkembangnya dunia teknologi, semakin banyak tech-company/tech startups (perusahaan yang menawarkan produk berbasis teknologi) bermunculan. Hal ini menyebabkan kebutuhan akan seorang programmer meningkat. Banyak startup membutuhkan programmer untuk mengembangkan suatu teknologi di perusahaannya. Dikarenakan jumlah seorang programmer terbatas dan permintaan pasar yang tinggi, gaji di bidang programmer terkenal sangat besar. Selain itu, menjadi seorang programmer dianggap punya prospek masa depan yang baik karena pertumbuhan bidang IT akan selalu mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Apakah kamu tertarik untuk menjadi programmer dan ingin mencari tahu cara jadi programmer yang handal dan profesional? Simak artikel ini sampai selesai ya! Pengertian dan Tugas Programmer Pada dasarnya, programmer adalah seseorang yang menulis kode program untuk membangun perangkat lunak (software), aplikasi maupun website pada komputer. Dalam pengembangan ini, seorang programmer mengambil suatu konsep atau desain dan menulis kode yang memberitahu komputer cara menjalankan konsep tersebut. Salah satu syarat menjadi programmer adalah terampil dalam berbagai bahasa komputer (Java, PHP, Javascript, dll.) dan mampu mengidentifikasi penyebab masalah dalam suatu sistem serta menyelesaikan baris kode yang salah. Tugas umum seorang programmer meliputi: Mengidentifikasi kebutuhanMerancang alur program / flowchartMenulis kode programDebugging atau troubleshootingPengujian programPerilisan programPemeliharaan dan pengembangan program Berikutnya, CakeResume akan mengupas lebih dalam tentang cara menjadi programmer yang handal! Skill yang Harus Dimiliki Seorang Programmer Seiring berjalannya waktu, akan semakin banyak kompetitor bermunculan. Maka dari itu, kamu harus terus mengembangkan skills dan mengikuti perkembangan teknologi. Untuk bisa mewujudkan suatu program, tentu ada beberapa skills yang dibutuhkan di bidang IT maupun itu soft skills atau hard skills. Dengan pengalaman, tentu kamu dapat meningkatkan pengetahuan dan skills sehingga dapat meningkatkan potensi penghasilan kamu. Berikut adalah beberapa skills yang harus dikuasai seorang programmer : 1. Mampu berkomunikasi dengan baik Dalam dunia programming, membuat suatu kode dalam waktu cepat adalah hal yang tidak mudah. Maka dari itu, seorang programmer akan bekerja dalam tim. Programmer harus mampu menjelaskan konsep teknis yang kompleks kepada rekan kerja mereka atau individu yang kurang informasi di bidang IT. Maka dari itu salah satu cara menjadi programmer yang baik adalah memiliki komunikasi yang jelas, dengan begitu akan memungkinkan programmer memecahkan masalah dengan efektif dan efisien. 2. Problem Solving Ada kalanya kode yang dikerjakan tidak berjalan sesuai harapan. Untuk membenarkan dan mencari masalah dalam suatu set instruksi memakan waktu yang tidak singkat. Disini kemampuan kamu untuk menyelesaikan masalah diuji. Memiliki skill debugging adalah suatu skill dasar untuk mencari kesalahan atau bug dalam suatu program yang dibuat. Setelah kamu menemukan solusi dalam suatu masalah, kamu juga dituntut untuk bisa mengaplikasikan konsep tersebut di masalah lainnya. 3. Menguasai Bahasa Pemrograman Syarat wajib menjadi seorang programmer adalah menguasai satu atau lebih bahasa program. Bahasa program terdiri dari berbagai macam seperti Java, C++, Phyton dan lain lain. Kamu bisa mempelajari satu bahasa program dan fokus mendalaminya. Semakin berkembangnya teknologi, menguasai lebih dari satu bahasa program bisa menjadi kelebihanmu. Akan tetapi kamu harus tetap punya 1 bahasa yang kamu kuasai dan pahami dengan baik sebelum kamu mencoba yang lain. 4. Memahami Algoritma dan Matematika Ketika belajar menjadi programmer, hal lain yang kamu harus kuasai adalah matematika dasar dan algoritma. Kenapa belajar algoritma itu penting? Algoritma membantu memecahkan masalah lalu menerapkan pada pembuatan program. Bahkan kamu harus mampu menerjemahkan algoritma yang dirancang orang lain untuk ditranslasikan menjadi kode program.Langkah-Langkah Menjadi Programmer Infographic Langkah Menjadi ProgrammerBidang IT adalah suatu hal yang tidak tergolong mudah untuk dipelajari. Apalagi jika kamu ingin menjadi seorang programmer, butuh dedikasi dan waktu serta konsistensi untuk menguasai bidang ini. Jika kamu memiliki passion dalam coding, menjadi seorang programmer akan menjadi hal yang menyenangkan. Terlebih lagi, seiring berkembangnya teknologi, jalan karir seorang programmer sangat menjanjikan. 1. Pikirkan alasan mengapa kamu ingin menjadi programmer Langkah pertama merupakan sebuah pertanyaan yang kamu harus pikirkan matang-matang. Apakah kamu serius di bidang ini? Atau hanya ingin mencoba-coba saja? Atau karena bidang ini sedang trending? Saat belajar menjadi programmer, kamu harus mengalokasikan waktu belajar serta eksplor banyak hal. Ini memerlukan tekad yang bulat dan kuat untuk menjadi programmer. 2.Tentukan bidang programming yang kamu minati Setelah kamu menentukan mengapa kamu ingin belajar programming, langkah menjadi programmer berikutnya adalah menentukan bidang pemrograman yang ingin kamu dalami. Ada beberapa bidang programming dan kamu harus pikirkan baik-baik karena akan berhubungan dengan pekerjaan kamu nanti. Berikut adalah beberapa jenis bidang yang cukup populer:1. Web Developer Web developer adalah sesorang yang membuat dan mengembangkan suatu program atau aplikasi untuk World Wide Web (WWW) agar dapat dijalankan di internet. Seorang web developer membuat tampilan aplikasi dari menulis kode sampai tahap pengujian dan pengembangan. Dibutuhkan keterampilan untuk memahami algoritma, struktur data dan basis data agar dapat menciptakan website yang optimal. Terdapat 3 tipe web dev: Front End Developer: membuat dan mengelola tampilan software yang akan digunakan penggunaBack End Developer: merancang dan mengelola data kebutuhan serverFull Stack Developer: Membuat aplikasi website dari sisi front end maupun back end 2. Data ScientistData scientist adalah seseorang yang mengumpulkan data dalam jumlah besar yang terakumulasi di perusahaan. Pada dasarnya, data scientist menganalisa data seperti menggabungkan data dan memastikan konsistensi dataset. Pada akhirnya mereka akan membuat suatu infografis agar client mudah memahami data (data visualisation). Menjadi data scientist harus memiliki keterampilan mencari informasi dan data, statistika, pemrograman serta bisnis dan manajemen. 3. Software Engineer Pada dasarnya, seorang software engineer berperan dalam proses pengembangan perangkat lunak. Untuk mengembangkan suatu perangkat lunak, dibutuhkan kemampuan bahasa pemrograman seperti C++, Java dan Python. Bahasa pemrograman ini akan membantu software engineer mengembangkan aplikasi seperti aplikasi komputer, platform cloud atau aplikasi web. Skill yang wajib dikuasai sebagai software engineer selain bisa bahasa pemrograman adalah teliti dan dapat bekerja sama dengan tim. Menciptakan suatu perangkat lunak akan sulit jika dilakukan seorang diri.4. Database Administrator (DBA) Database administrator bertugas untuk menyimpan dan mengamankan data perusahaan berbasis software. Data yang simpan mulai dari data keuangan, data riwayat transaksi hingga data-data penting lainnya. Selain itu DBA juga bertugas untuk mengembangkan, mengelola, back-up sebuah data dan memastikan semuanya berfungsi dengan baik. Seorang DBA juga yang merencanakan kapasitas dalam penyimpanan data. Jika kamu tertarik menjadi DBA ada beberapa bahasa pemrograman yang dibutuhkan untuk menjadi database administrator seperti SQL, Linux, Unix, Oracle, Microsoft Access dan lain lain.5. Cloud Engineer Belakangan ini, cloud engineer menjadi sangat populer. Salah satu produk yang dikerjakan seorang cloud engineer adalah Google Drive. Dimana mereka merancang cloud sehingga kamu bisa mengerjakan suatu data secara online, otomatis tersimpan dan bisa di akses di perangkat manapun. Banyak perusahaan memakai teknologi cloud untuk menyimpan file-file mereka. Tugas seorang cloud engineer untuk membangun dan merancang infrastruktur cloud. Ada beberapa profesi cloud engineer sesuai dengan tugasnya, seperti cloud system engineer, cloud network engineer, cloud software engineer, cloud security. 📚Bacaan lanjutan: 15 Prospek Kerja Teknik Informatika Terbaik [+Gaji, Info Kuliah, Dll.] 3. Pilih bahasa pemrograman yang ingin kamu pelajari Langkah menjadi programmer berikutnya adalah menentukan bahasa pemrograman yang ingin kamu kuasai. Hal ini merupakan syarat wajib agar bisa menjadi seorang programmer. Untuk pemula, lebih baik fokus dan pahami satu bahasa pemrograman. Setelah kamu paham betul pada bahasa pemrograman yang kamu pilih, tidak menutup kemungkinan untuk belajar bahasa yang lain. 💻 Berikut adalah 4 bahasa yang cukup populer serta fungsinya: 1. Javascript (JS) Javascript merupakan bahasa pemrograman yang dipakai untuk mengembangkan perangkat lunak berbasis web. Oleh karena itu Javascript juga banyak dipakai seorang web development. Javascript merupakan salah satu bahasa pemrograman yang sangat populer. Web yang dibuat dengan javascript akan lebih interaktif dan dinamis. Banyak perusahaan besar yang menggunakan JS seperti Google, Facebook dan Linkedin. 2. Python Python adalah salah satu bahasa yang mudah dimengerti dan memiliki komunitas pengguna yang besar. Oleh karena itu, Python banyak digunakan untuk pengaplikasian secara umum seperti analisa data serta pembuatan AI atau machine learning (ML). Dengan konsep yang sederhana, programmer dapat menghemat waktu dalam koding. Proses pengerjaan juga relatif singkat sehingga programmer bisa lebih produktif dalam mengerjakan proyeknya. 3. Java Java merupakan bahasa yang biasanya digunakan untuk pengembangan sistem dan server, khususnya pada aplikasi mobile (android). Java juga bisa digunakan untuk pengembangan aplikasi web pada back-end. Penggunaan Java termasuk efisien karena Java memiliki kode pemrograman level tinggi dan dapat dijalankan di berbagai perangkat. Dalam pembuatan aplikasi, di Java cukup sekali pembuatan file, maka program dapat dijalankan di beberapa platform tanpa perlu melakukan perubahan. 4. C++ C++ dianggap mempunyai kecepatan komputasi (processing) terbaik dan penggunaan memori yang efisien. Oleh karena itu, C++ banyak digunakan untuk pengembangan game online. Salah satu game online yang memakai C++ adalah fortenite dan GTA. Penggunaan C++ tergolong memiliki kinerja yang cepat dengan syntax yang simple.📚 Bacaan lanjutan:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] 4. Saatnya memulai koding (sekolah, kursus online, bootcamps, otodidak) Setelah kamu memutuskan kamu ingin menjadi programmer seperti apa, langkah menjadi programmer selanjutnya adalah mulai mempelajari bahasa pemrograman dari dasar. Kamu bisa mulai mempelajari syntax dasar dan simple. Ada beberapa metode pembelajaran yang bisa kamu terapkan tergantung sumber daya yang kamu miliki. Beberapa metode tersebut adalah :✅ Sekolah bidang ilmu komputer Untuk memulai menjadi programmer, kamu bisa mengambil jurusan di kuliah seperti : Sistem Informasi dan Teknik Informatika Kedua jurusan diatas akan mengajarkan kamu dasar-dasar menjadi programmer yang kamu bisa implementasikan di dunia kerja nanti.✅ Mengikuti Kursus Online Banyak situs website yang menawarkan modul-modul pemrograman dari teori hingga praktek. Di zaman sekarang terdapat banyak situs yang menawarkan mentor yang bisa membimbing kamu dalam proses belajar kamu. Beberapa website untuk pembelajaran koding antara lain: CodePolitan.com (Bahasa Indonesia)Dicoding.com (Bahasa Indonesia)Codecademy.comCode.org ✅ Bootcamps Jika kamu ingin mengikuti pembelajaran yang formal dan terpadu yang bisa memberikan pengetahuan yang diperlukan untuk membangun karir pemrograman dalam waktu yang relatif singkat maka mengikuti bootcamps adalah salah satu cara untuk kamu bisa belajar pemrograman. Biasanya bootcamps diadakan dalam waktu yang singkat empat bulan sampai satu tahun. Kamu bisa bisa mendalami kurikulum pendidikan terpadu yang berfokus pada keterampilan dan alat pemrograman praktis.✅Otodidak Belajar menjadi programmer juga bisa secara otodidak juga, loh! Jika kamu tidak punya banyak waktu itu mengikuti pembelajaran formal, belajar pemrograman secara mandiri juga tidak menutup kemungkinan untuk kamu membangun karir di bidang programmer. Beberapa referensi yang bisa kamu gunakan seperti buku, video tutorial, e-book, game coding dan situs-situs lainnya.Belajar menjadi programmer secara otodidak dibutuhkan komitmen, kedisiplinan dan waktu. Karena kamu hanya bertanggung jawab kepada diri sendiri. 5. Buatlah projek dan bangun portofolio Belajar menjadi programmer akan sia-sia jika kamu hanya belajar teorinya saja. Jika kamu pemula, kamu bisa mempraktekkannya dengan membuat projek-projek kecil. Dengan kamu membuat projek sendiri, kamu juga bisa melatih keterampilan sekaligus menambah pengalaman kamu dalam menjadi programmer. Kamu bisa menulis kode sendiri, mempublikasikannya dan jadikan itu sebagai portofolio kamu. Dengan portofolio proyek sukses yang lengkap, kamu dapat menunjukkan keahlian kamu kepada calon perusahaan dengan lebih jelas. Beberapa latihan membuat projek kecil yang bisa kamu lakukan: Membangun situs web sendiriMengembangkan mobile application sederhanaMembuat aplikasi favorite kamu / modifikasikan 6. Mulai melamar pekerjaan Langkah menjadi programmer selanjutnya adalah mulai mencari dan melamar pekerjaan di bidang programmer. Kamu bisa bekerja di perusahaan impian kamu atau menjadi freelancer. Sama seperti mencari pekerjaan di bidang lain, kamu harus membuat CV/resume dan menyusun portofolio yang dapat diakses publik. Dalam mencari pekerjaan, kamu juga bisa melatih keterampilan wawancara. Wawancara kerja pemrograman juga mencakup tugas-tugas teknis, jadi bersiaplah untuk bersinar saat diminta hal teknis. Kamu juga bisa menghadiri konferensi dan acara pemrograman untuk memperluas koneksi dan mengenal industri dengan baik. Hal ini dapat membantu kamu mendapatkan prospek dan mencari pekerjaan. 📚Baca juga: 5 Contoh CV Programmer Terbaik dan Cara Membuatnya! 7. Berlatih, berlatih dan berlatih Akan ada kalanya kamu akan jenuh belajar pemrograman, apalagi bidang ini butuh dedikasi yang tinggi untuk menguasainya. Tapi jangan menyerah dan teruslah fokus pada visi kamu. Dunia programming akan selalu berkembang, teruslah ikuti perkembangan teknologi dan selalu belajar hal baru yang belum kita ketahui di dunia programming. Tips Mendapat Pekerjaan di Bidang Programming Apakah kamu sudah siap terjun kedalam dunia kerja sebagai programmer? Perhatikan tips-tips dibawah ini sebelum kamu mulai mendaftar lowongan pekerjaan sebagai programmer : 1. Buatlah CV yang kuat untuk lamaran pekerjaan Ketika menulis CV untuk menjadi seorang programmer, kamu harus menunjukan kualifikasi yang pas untuk posisi yang kamu daftar.✅ Lihat persyaratan dan gunakan kata kunci Dalam mendaftar suatu pekerjaan, lihatlah kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Sertakan skills yang kamu miliki, yang sesuai dengan perusahaan butuhkan. Ini dapat membantu CV kamu menonjol, terutama jika perusahaan menggunakan sistem ATS untuk menyaring CV calon karyawan.✅ Tulis keterampilan teknis yang kamu miliki Selain menulis soft skills, kamu juga harus memuat bagian “keterampilan teknis” dalam CV kamu. Buatlah list bahasa pemrograman yang kamu kuasai, serta pengetahuan industri yang kamu ketahui.Contoh keterampilan teknis seperti: bahasa pemrograman Python, C++, Java, App Development, Data Analysis, Data Structures, dll.✅ Sertakan sertifikat atau penghargaan Untuk meningkatkan value CV kamu, kamu bisa melibatkan pengalaman kerja atau sertifikat. Kalau kamu pernah terlibat dalam perlombaan bidang programming dan mendapatkan penghargaan akan menjadi nilai lebih dalam CV kamu. Dengan begitu, kamu dapat menunjukkan kalau kamu memiliki keinginan untuk terus belajar dan mengikuti perkembangan bahasa pemrograman. 💡 Contoh CV Programming yang Menarik Contoh CV Java Programmer - Dibuat di CakeResume Ingin membuat CV programmer yang menarik seperti contoh diatas? CakeResume menyediakan 50+ template CV gratis untuk kamu yang sedang melamar kerja!🎉Buat CV 2. Berlatih sampai kamu bisa membuat kode langsung di tempat Hal ini mungkin terdengar tidak mungkin bagi pemula, tapi nyatanya di dunia kerja, kamu dituntut untuk bisa langsung membuat kode dan menyelesaikan masalah proyek. Disaat kamu bisa mengkode langsung, kamu bisa menjadi lebih produktif saat bekerja.Cari referensi contoh CV yang menarik perhatian HR? Kamu bisa temukan berbagai contoh CV untuk semua pekerjaan di halaman ini!Lihat Contoh CV Itulah langkah cara menjadi seorang programmer. Jangan takut untuk memulai dan pikirkan baik-baik mengapa kamu ingin fokus dan serius menjadi programmer. Akan sulit untuk memulai dari 0, tapi lebih baik memulai daripada tidak sama sekali. Mulailah dari sesuatu yang dasar dan sederhana. Kamu bisa mencari komunitas coding untuk membantu kamu dalam proses belajar menjadi programmer. Semoga artikel ini membantu kamu dalam mempertimbangkan keputusan kamu untuk menjadi seorang programmer! --- Ditulis oleh Phoebe Charissa ---
Career Development
Jun 20th 2024

10+ Sertifikasi di Bidang Informatika untuk Dapatkan Karir Mentereng

Sertifikasi di bidang informatika adalah kualifikasi yang menunjukkan kompetensi seseorang dalam suatu bidang IT tertentu. Untuk mendapatkan sertifikasi IT tersebut, seseorang perlu lulus ujian maupun mengikuti pelatihan walam jangka waktu tertentu. Sertifikat IT memang bukan satu-satunya cara untuk mendapatkan pekerjaan di bidang TI. Namun, memiliki sertifikasi komputer yang tepat akan memberikan manfaat bagi karir seseorang di bidang IT. Selain itu, sertifikasi informatika juga merupakan adalah pilihan yang patut dipertimbangkan jika kamu sedang ingin mempelajari keterampilan baru sekaligus mendapatkan pengakuan yang sah.1. Apple Professional Training Courses Tahun 2022 lalu, Apple meluncurkan pelatihan profesional dan sertifikasi untuk IT Support and Management. Dua sertifikasi di bidang informatika yang masih baru ini ditujukan untuk para profesional IT yang sudah memiliki sertifikasi dari Apple. Pelatihan dalam sertifikasi IT ini dirancang untuk diselesaikan secara berurutan, dimulai dari pelatihan tentang Apple Device Support sampai Apple Deployment and Management. Biaya: $149 per ujianPekerjaan potensial: Manajer proyek, koordinator proyekPersyaratan: Tidak ada persyaratan formal yang khusus 2. AWS Certified Cloud Practitioner (CCP) Sertifikasi CCP merupakan salah contoh sertifikasi kompetensi yang paling diminati di bidang TI. Sertifikasi informatika dari AWS ini dirancang untuk memperoleh pengetahuan dasar tentang AWS, dan akan sangat berguna bagi mereka yang baru memulai karir di bidang TI. Seperti yang kamu tahu, Amazon Web Services (AWS) merupakan platform cloud yang paling banyak digunakan di dunia saat ini. Oleh karena itu, mempelajari platform AWS akan memberikan keuntungan dalam industri ini. Biaya: $100Pekerjaan potensial: Magang rekayasa cloud, pengembang cloud, insinyur cloud, arsitek cloudPersyaratan: Tidak ada prasyarat untuk ujian, tetapi Amazon merekomendasikan untuk memiliki setidaknya pemahaman dasar tentang layanan dan penggunaan AWS sekitar 6 bulanJalur sertifikasi: Setelah AWS Cloud Practitioner, kamu dapat melanjutkan untuk mendapatkan sertifikasi yang lebih lanjut seperti AWS Certified Developer atau AWS Certified Solutions Architect. 3. Certified Ethical Hacker (CEH) Sertifikat hacker etis mungkin terdengar sedikit aneh. Namun, banyak perusahaan mempekerjakan para profesional di bidang keamanan untuk menjaga keamanan dari serangan peretas. Pemegang sertifikat IT ini memiliki pemahaman yang mendalam tentang alat, sumber daya, dan teknik yang digunakan oleh para peretas untuk mengeksploitasi kerentanan sistem IT. Biaya: $1199Pekerjaan potensial: Insinyur keamanan, konsultan keamanan, administrator keamanan, analis keamanan, spesialis keamanan,Persyaratan: Tidak ada persyaratan formal yang khusus📚 Baca juga:10 Cara Menjadi Hacker Profesional secara Otodidak bagi Pemula! 4. Certified ScrumMaster (CSM) Certified Scrum Master adalah contoh sertifikasi kompetensi tingkat awal yang ditawarkan oleh Scrum Alliance. Sertifikat ini dirancang untuk memvalidasi keterampilan seseorang dalam menggunakan Scrum, sebuah kerangka pengembangan agile yang populer. Ujian dalam sertifikasi ini mencakup beberapa topik seperti Scrum dan agile, teori Scrum, nilai-nilai Scrum, tim Scrum, peran Scrum master, acara Scrum, dan artefak Scrum. Biaya: Mulai $400 sampai $1,000 tergantung pada lokasi dan pemilihan kursus (online, offline, atau kombinasi dari keduanya dengan harga $1199.)Pekerjaan potensial: Scrum master, insinyur perangkat lunak, analis bisnis, atau manajer proyekPersyaratan: Tidak ada prasyarat khusus untuk ujian 5. Google Cloud Digital Leader Cloud Digital Leader adalah sertifikasi IT tingkat awal dari Google dalam cloud computing. Sertifikasi ini dirancang untuk menguji kemampuan seseorang dalam prinsip dasar Google Cloud. Biaya: $99Pekerjaan potensial: Tidak terkait dengan peran pekerjaan tertentuPersyaratan: Tidak ada persyaratan formalJalur sertifikasi: Setelah Cloud Digital Leader, kandidat dapat melanjutkan untuk mengambil sertifikasi yang akan mempersiapkan mereka dengan keterampilan pekerjaan tingkat dasar seperti Google Associate Cloud Engineer. 6. Cisco Certified Network Associate (CCNA) CCNA adalah sertifikasi Cisco tingkat asosiasi yang mencakup dasar-dasar tentang masalah jaringan TI. Sertifikasi ini mencakup akses jaringan, koneksi IP, dan layanan IP. Tidak hanya itu, sertifikasi Cisco ini juga cukup populer di kalangan profesional jaringan karena dominasi Cisco dalam pasar jaringan. Biaya: $300Pekerjaan Potensial: Spesialis jaringan, administrator jaringan, administrator sistem, insinyur jaringanPersyaratan: 1 ujian sertifikasi diperlukan. Tidak ada prasyarat untuk ujian, tetapi Cisco merekomendasikan memiliki 1 tahun pelatihan dan pengalaman dengan jaringan komputer.Jalur Sertifikasi: Setelah CCNA, kandidat dapat melanjutkan untuk mengambil sertifikasi jaringan yang lebih lanjut, seperti Cisco Certified Network Professional (CCNP) atau Juniper Networks Certified Associate - Junos (JNCIA-Junos). 7. Cisco Certified Technician (CCT) CCT merupakan sertifikasi Cisco yang ditujukan untuk memverifikasi kemampuan seseorang dalam mendiagnosa, memperbaiki, dan mengganti perangkat jaringan dalam sistem Cisco. Untuk sertifikasi Cisco tersebut, ada dua jalur yang dapat kamu pilih yaitu pusat data atau routing dan switching. Biaya: $125Pekerjaan potensial: Administrator jaringan, administrator sistem, spesialis jaringan, insinyur jaringanPersyaratan: Untuk sertifikasi CCT pusat data, kandidat perlu mengambil pelatihan tentang Supporting Cisco Data Center System Devices atau DCTECH v2.0. Sementara untuk sertifikasi routing dan switching, kandidat perlu mengambil pelatihan tentang Supporting Cisco Routing and Switching Network Devices atau RSTECH 8. CompTIA certifications CompTIA menawarkan beberapa sertifikasi informatika untuk para profesional IT tingkat pemula. Sertifikasi-sertifikasi ini mencakup sejumlah topik penting dalam IT, seperti dasar-dasar IT, dasar-dasar keamanan, jaringan, dan dukungan TI. CompTIA A+ CompTIA A+ merupakan contoh sertifikasi yang dirancang untuk memvalidasi kemampuan dalam menemukan masalah dan menyelesaikannya dengan jaringan, sistem operasi, perangkat mobile, dan keamanan. Biaya: $246 per ujianPekerjaan potensial: Analis helpdesk, spesialis support teknis, insinyur jaringan asosiasi, administrator desktop support, spesialis support sistemPersyaratan: Diperlukan 2 ujian sertifikasi. Tidak ada prasyarat khusus untuk ujian, tetapi CompTIA merekomendasikan untuk memiliki pengalaman praktis selama 9 hingga 12 bulan.Jalur sertifikasi: Setelah CompTIA A+, kandidat dapat melanjutkan untuk mengambil sertifikasi CompTIA lainnya seperti Security+ atau Network+, atau sertifikasi dari penyedia lain seperti CCNA. CompTIA IT Fundamentals+ CompTIA IT Fundamentals+ merupakan sertifikat keahlian komputer yang dirancang untuk memvalidasi pengetahuan dasar seseorang dalam IT dan untuk membantu mereka dalam memberikan gambaran tentang pekerjaan di bidang IT. Sertifikasi komputer ini cocok bagi mahasiswa yang baru lulus atau mereka yang ingin beralih untuk berkarir di bidang IT. Biaya: $134Pekerjaan Potensial: Tidak terkait dengan peran pekerjaan tertentuPersyaratan: Tidak ada pengalaman sebelumnya yang direkomendasikanJalur Sertifikasi: Setelah ITF+, kandidat dapat melanjutkan untuk mengambil CompTIA A+ atau sertifikasi tingkat dasar lainnya CompTIA IT Network+ CompTIA Network+ merupakan sertifikasi IT yang dirancang untuk memvalidasi kemampuan kandidat untuk mengkonfigurasi, mengelola, dan merawat perangkat jaringan. Sertifikat IT ini dianggap lebih ramah pemula daripada sertifikasi CCNA. Oleh karena itu, sertifikasi ini bisa menjadi pilihan yang tepat bagi pemula yang baru mengenal bidang jaringan. Biaya: $358Pekerjaan potensial: Administrator jaringan, insinyur jaringan, insinyur sistem, administrator sistem, dan konsultan sistemPersyaratan: Tidak ada persyaratan formal, namun CompTIA A+ merekomendasikan untuk memiliki pengalaman di bidang jaringan selama 9 hingga 12 bulanJalur Sertifikasi: Banyak kandidat melanjutkan untuk mengambil CCNA atau sertifikasi jaringan lainnya setelah Network+ CompTIA IT Security+ CompTIA Security+ merupakan sertifikasi di bidang informatika yang dirancang untuk memvalidasi pengetahuan tentang keamanan dasar seperti ancaman, serangan, kerentanan IT, manajemen risiko, kriptografi, dan lain sebagainya. Sertifikasi ini juga mencakup beberapa bidang seperti enkripsi dan keamanan. Biaya: $392Pekerjaan potensial: Administrator keamanan, spesialis keamanan, konsultan keamanan, insinyur keamanan, administrator jaringan, analis keamanan, auditor ITPersyaratan: Membutuhkan satu ujian sertifikasi. Tidak ada prasyarat formal, tetapi CompTIA merekomendasikan memiliki sertifikasi CompTIA Network+ dan 2 tahun pengalaman dalam administrasi IT.Jalur sertifikasi: Setelah Security+, kandidat dapat melanjutkan untuk mengambil sertifikasi keamanan lainnya seperti ISC2 Systems Security Certified Practitioner (SSCP) atau ISACA Certified Information Systems Auditor (CISA)📚 Baca juga:Auditor Adalah: Arti, Tugas, Gaji dan Cara Menjadi Auditor! 9. GIAC Information Security Fundamentals (GISF) GISF adalah contoh sertifikasi kompetensi untuk menguji keterampilan dasar dalam bidang keamanan IT yang mencakup kriptografi, jaringan, dan keamanan siber. Selain dasar-dasar keamanan, sertifikasi komputer ini dirancang untuk mengidentifikasi potensi risiko dan ancaman terhadap data dan sumber daya informasi. Sertifikat IT dari GIAC ini berfungsi untuk memvalidasi keterampilan dalam menangani ancaman keamanan potensial dan memastikan keamanan dan privasi bisnis. Biaya: $949Pekerjaan potensial: Analis keamanan siber, spesialis keamanan informasi, manajer keamanan non-IT, manajer IT, dan administrator sistemPersyaratan: Tidak ada persyaratan formal untuk GISFJalur sertifikasi: Mereka yang mengambil GISF dapat melanjutkan untuk mengambil GIAC Security Essentials Certification (GSEC) 10. ISACA Information Technology Certified Associate (ITCA) ITCA adalah sertifikasi di bidang informatika dari ISACA untuk menguji keterampilan dasar bagi mereka yang baru memasuki industri IT. Sertifikat keahlian komputer ini ditujukan untuk mahasiswa yang baru lulus, profesional IT yang sedang naik daun, dan tim yang ingin meningkatkan keterampilan para pekerjanya. Terdapat 5 sertifikasi individu yang masing-masing mencakup domain yang berbeda. Beberapa domain tersebut yaitu dasar-dasar komputasi, keamanan siber, jaringan dan infrastruktur, ilmu data, dan pengembangan perangkat lunak Biaya: $120 untuk anggota ISACA, $150 untuk non-anggota ISACAPekerjaan Potensial: Tidak terkait dengan peran pekerjaan tertentuPersyaratan: Tidak ada persyaratan formal 11. ITIL 4 Foundation ITIL 4 dari Axelos adalah kerangka kerja manajemen populer yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi tim dan proses organisasi. Sertifikasi ITIL 4 Foundation merupakan sertifikasi yang dirancang untuk menguji kemampuan dalam manajemen layanan TI dari awal hingga akhir. Ujian dalam sertifikasi IT ini mencakup prinsip-prinsip panduan ITIL 4, 4 dimensi manajemen layanan, dan konsep-konsep kunci seperti Lean, agile, dan DevOps. Biaya: Bervariasi tergantung pada vendorPekerjaan potensial: Manajer proyek, analis sistemPersyaratan: Tidak ada persyaratan formal 12. Linux Essentials Certification Linux Essentials merupakan sertifikat keahlian komputer yang dirancang untuk menunjukkan pemahaman tentang Linux. Linux sendiri adalah sistem operasi sumber terbuka yang populer digunakan dalam beberapa industri. Ujian untuk mendapatkan sertifikat IT ini mencakup konsep dasar tentang Linux, keamanan sistem, izin file, serta direktori publik dan pribadi. Pelatihan Ini juga mencakup cara kerja dengan baris perintah, membuat dan memulihkan cadangan dan arsip terkompresi, serta membuat dan menjalankan skrip sederhana. Biaya: $120Pekerjaan potensial: Programmer IT, administrator, atau insinyurPersyaratan: Tidak ada persyaratan formalJalur sertifikasi: Setelah Sertifikasi Linux Essentials, kandidat dapat melanjutkan pada sertifikasi profesional LPIC tingkat lanjut. 13. Microsoft Certified: Fundamentals Microsoft Certified: Fundamentals merupakan sertifikasi IT tingkat dasar yang juga mencakup pemahaman tentang produk dan layanan Microsoft. Sertifikasi di bidang informatika ini meliputi beberapa pelatihan seperti Microsoft 365, Azure, Dynamics, Power Platform, kecerdasan buatan, data, keamanan, dan lain sebagainya. Biaya: $99 per ujianPekerjaan potensial: Spesialis IT, teknisi dukungan server Microsoft, spesialis Teknisi Microsoft, administrator sistem Microsoft,Persyaratan: Satu ujian diperlukan untuk setiap sertifikasi. Tidak ada prasyarat khusus lainnyaJalur sertifikasi: Setelah sertifikasi Microsoft Fundamentals, kandidat dapat melanjutkan untuk sertifikasi lainnya seperti Azure Database Administrator Associate atau Microsoft Certified: Security Operations Analyst Associate. 14. Microsoft Technology Associate (MTA) Microsoft Technology Associate merupakan contoh sertifikasi kompetensi tingkat awal yang menunjukkan keterampilan dasar di bidang IT. Sertifikasi informatika ini dikeluarkan oleh Microsoft Learning dan berisi beberapa pelatihan seperti jaringan, sistem operasi, administrasi Windows Server, keamanan, dan lain sebagainya. Sertifikat IT ini juga merupakan langkah awal yang bagus untuk siapapun yang ingin memulai karir di bidang infrastruktur desktop, server, atau private cloud computing. Biaya: Bervariasi tergantung dengan lokasi ujianPekerjaan potensial: Semua pekerjaan di bidang ITPersyaratan: Tidak ada persyaratan formal 15. Oracle Certified Associate (OCA) OCA adalah sertifikasi komputer tingkat awal untuk menunjukkan keterampilan dan pengetahuan dasar tentang Java. Sertifikat IT ini merupakan langkah awal yang bisa kamu ambil untuk menjadi programmer Java profesional. Untuk mempersiapkan ujian, kamu perlu menyelesaikan pelatihan Java SE 8 tingkat pemula dan menengah. Pelatihan tersebut mencakup dasar-dasar Java dan latihan-latihan yang akan membantu kamu memahami pemrograman berorientasi objek berbasis Java. Biaya: $245Pekerjaan potensial: Programmer ITPersyaratan: Tidak ada persyaratan formalJalur Sertifikasi: Setelah mendapatkan sertifikasi OCA, kamu dapat melanjutkan untuk mengambil sertifikasi Oracle Certified Professional. 16. PMI Certified Associate in Project Management (CAPM) CAPM adalah sertifikat IT yang dikeluarkan oleh Project Management Institute (PMI) sebagai pengakuan atas keterampilan manajemen proyek tingkat awal. Sertifikasi komputer CAPM juga sudah diakui secara global. Pemegang sertifikat CAPM dapat menuliskan gelar CAPM di belakang namanya. Contoh: Nama, CAPM. Biaya: $300 untuk non-anggota PMI dan $225 untuk anggota PMIPekerjaan potensial: Manajer proyek TI, koordinator proyek TIPersyaratan: Tidak ada persyaratan formalJalur Sertifikasi: Kandidat yang ingin menekuni jalur manajemen proyek dapat melanjutkan untuk mengambil sertifikasi Project Management Professional (PMP).📚 Baca juga:Apa itu Project Management? Tujuan dan Tahapan Kerjanya! 17. Systems Security Certified Practitioner Systems Security Certified Practitioner (SSCP) adalah contoh sertifikasi pengakuan atas pengetahuan dan keterampilan teknis dalam menerapkan, memantau, dan mengelola infrastruktur TI. SSCP juga termasuk 7 sertifikat keahlian komputer yang diakui oleh Departemen Pertahanan AS sebagai sertifikasi dasar dalam Information Assurance (IA). Memperoleh SSCP merupakan langkah yang strategis untuk meningkatkan karir dan melindungi aset penting sebuah organisasi. Biaya: $249Pekerjaan potensial: Insinyur keamanan jaringan, insinyur sistem, analis keamanan, analis sistem dan jaringan, konsultan keamanan, administrator sistem, administrator keamanan, dan administrator basis dataPersyaratan:Memiliki 1 tahun pengalaman kerja dalam 1 atau lebih dari 7 domain yang mencakup kontrol akses, operasi dan administrasi keamanan, identifikasi dan pemantauan risiko, respon dan pemulihan insiden, kriptografi, keamanan jaringan dan komunikasi, serta keamanan sistem dan aplikasi.Kamu juga dapat mengikuti ujian jika memiliki gelar terkait dari perguruan tinggi atau universitas terakreditasi atau setara dalam ilmu bidang IT.Jika tidak memenuhi tersebut, kamu dapat mengikuti ujian untuk menjadi Associate dari (ISC)². Setelah itu kamu akan memiliki 2 tahun untuk menyelesaikan 1 tahun pengalaman yang diperlukan.Temukan pekerjaan impian kamu di Cake!. Cake adalah situs lowongan kerja terpercaya dan transparan. Kamu bisa mencari lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan berkualitas dan ternama. Tunggu apalagi 🎉Cari Kerja Memiliki sertifikasi di bidang informatika memegang peranan penting untuk mempermudah karir di bidang IT. Oleh karena itu, kamu perlu menuliskan sertifikasi IT dan kompetensi apa saja yang kamu miliki dalam CV. CV yang bagus dan informatif akan mendapatkan kesempatan yang lebih besar untuk melangkah ke tahap wawancara. Jika kamu bingung bagaimana cara menulis CV yang tepat, Cake menyediakan lebih dari 50 template CV gratis yang bisa kamu gunakan. Jadi, masih ragu untuk menulis CV kamu di Cake? Kesimpulan Sertifikasi di bidang informatika adalah kualifikasi yang menunjukkan kompetensi seseorang dalam suatu bidang IT tertentu.Ada berbagai sertifikasi IT yang digunakan untuk menguji kompetensi seseorang di bidang IT.Apple Professional Training Courses merupakan sertifikasi informatika dari Apple yang digunakan untuk menguji kompetensi seseorang yang bersertifikasi Apple di bidang IT Support and Management.CCP merupakan contoh sertifikasi kompetensi yang dirancang untuk menguji kompetensi seseorang tentang AWS.CEH merupakan sertifikasi IT yang digunakan untuk menguji pemahaman seseorang tentang alat, sumber daya, dan teknik yang digunakan oleh para peretas untuk mengeksploitasi kerentanan sistem IT.CSM adalah contoh sertifikasi kompetensi untuk memvalidasi keterampilan seseorang dalam menggunakan Scrum.Cloud Digital Leader adalah sertifikasi IT dari Google dalam cloud computing.CCNA adalah sertifikasi Cisco tingkat asosiasi yang mencakup dasar-dasar tentang masalah jaringan TI.CCT merupakan sertifikasi Cisco yang ditujukan untuk memverifikasi kemampuan seseorang dalam mendiagnosa, memperbaiki, dan mengganti perangkat jaringan dalam sistem Cisco.CompTIA A+ merupakan contoh sertifikasi yang dirancang untuk memvalidasi kemampuan dalam menemukan masalah dan menyelesaikannya dengan jaringan dan sistem operasi.CompTIA IT Fundamentals+ merupakan sertifikat keahlian komputer yang dirancang untuk memvalidasi pengetahuan dasar seseorang dalam IT.CompTIA Network+ merupakan sertifikasi IT yang dirancang untuk memvalidasi kemampuan kandidat untuk mengkonfigurasi, mengelola, dan merawat jaringan.CompTIA Security+ merupakan sertifikasi di bidang informatika yang dirancang untuk memvalidasi pengetahuan tentang keamanan dasar.GISF adalah contoh sertifikasi kompetensi untuk menguji keterampilan dasar dalam bidang keamanan IT dan siber.ITCA adalah sertifikasi di bidang informatika dari ISACA untuk menguji keterampilan dasar bagi mereka yang baru memasuki industri IT.ITIL 4 Foundation merupakan sertifikasi yang dirancang untuk menguji kemampuan dalam manajemen layanan TI.Linux Essentials merupakan sertifikat keahlian komputer yang dirancang untuk menunjukkan pemahaman tentang Linux.Microsoft Certified: Fundamentals merupakan sertifikasi IT tingkat dasar yang juga mencakup pemahaman tentang produk dan layanan Microsoft.MTA merupakan contoh sertifikasi kompetensi tingkat awal yang menunjukkan keterampilan dasar di bidang IT.OCA adalah sertifikasi komputer tingkat awal untuk menunjukkan keterampilan dan pengetahuan dasar tentang Java.CAPM adalah sertifikat IT dari PMI sebagai pengakuan atas keterampilan manajemen proyek tingkat awal.SSCP adalah contoh sertifikasi pengakuan atas pengetahuan dan keterampilan teknis dalam infrastruktur TI. Cake adalah website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!--- Ditulis Oleh Ita Sugiharti ---
Career Tools
Mar 29th 2024

10+ Front End Framework Terbaik 2024 dan Tips Cara Memilihnya

Front end framework merupakan suatu kerangka kerja yang dirancang untuk membantu para developer dalam pembuatan aplikasi web. Dalam pembuatan aplikasi web, design front end merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan untuk memberikan pengalaman yang menarik bagi pengguna. Untuk menciptakan aplikasi web dengan pengalaman pengguna yang menarik, developer membutuhkan front end frameworks. Saat ini, ada banyak front end frameworks yang bisa dipilih untuk membangun aplikasi web yang menarik secara visual agar dapat memberikan pengalaman pengguna yang baik. Berikut adalah beberapa contoh front end framework dan apa saja yang perlu diperhatikan dalam memilih frontend framework yang tepat! Daftar isi: Pengertian Front End Framework Rekomendasi Front End Framework 2024Faktor Pertimbangan Saat Memilih Front End FrameworkBuat CV ATS-friendly di Cake sekarang juga! Ada 50+ template dan 100% gratis!Buat CVApa itu Front End Framework?Front end framework adalah kerangka kerja yang berperan dalam pengembangan antarmuka atau tampilan dalam aplikasi web. Kerangka kerja ini berfungsi untuk mengatur fungsionalitas tampilan sehingga memudahkan developer dalam pembuatan aplikasi web. Developer bisa mengatur layout, komponen UI, CSS, responsivitas, transisi, dan animasi untuk aplikasi web. Dengan begitu, developer tidak perlu membangun semua fitur dan komponen aplikasi web dari awal, karena semuanya sudah tersedia dalam frameworks front end.📚 Baca Juga:Familiar dengan pekerjaan Front End Developer? Simak lebih lanjut di sini!11 Rekomendasi Front End Framework TerbaikBerikut adalah beberapa rekomendasi frameworks front end terbaik yang bisa digunakan dalam pengembangan aplikasi web: 1. React React adalah framework frontend berbasis JavaScript yang dikembangkan oleh Facebook pada tahun 2011 dan diperkenalkan sebagai open source pada tahun 2013. Sebagai salah satu frameworks front end, React menyediakan pembaruan asinkronis yang cepat sehingga memungkinkan antarmuka aplikasi web bisa tetap responsif dan tidak terpengaruh dengan kondisi jaringan. Kelebihan React: Virtual Document Object Model (DOM) yang memungkinkan perubahan pada halaman website jadi lebih efisien.Memiliki komponen yang dapat digunakan kembali, sehingga memudahkan pengembangan dan pemeliharaan website.Mendukung pengembangan aplikasi multiplatform dengan menggunakan react native. Kekurangan React: Memiliki kurva pembelajaran yang tinggi, terutama untuk developer yang baru pertama kali mengenalnya.Kemampuan rendering ulang yang cepat sehingga membuatnya kurang cocok untuk proyek berskala kecil.Pada tahap awal pembelajaran, developer mungkin akan kesulitan untuk memahami konsep JSX.Pembaharuan komponen terjadi sangat cepat sehingga sulit untuk didokumentasikan. Framework JavaScript front end ini sangat berguna ketika developer perlu membangun antarmuka yang interaktif untuk suatu aplikasi web dalam waktu terbatas. Beberapa perusahaan yang menggunakan React yaitu Microsoft, Facebook, Google, Netflix, Uber, LinkedIn, PayPal, Walmart, eBay, dan Groupon. 2. Vue.js Vue.js adalah framework front end lainnya yang berbasis JavaScript. Framework JavaScript ini sangat fleksibel dan mudah dipelajari sehingga memungkinkan developer untuk mengembangkan aplikasi web secara interaktif dan responsif dengan cepat. Kelebihan Vue.js: Memiliki performa yang baik. Vue.js menggunakan virtual DOM yang memungkinkan perubahan pada tampilan UI hanya akan dilakukan pada bagian yang diperlukan.Mempunyai ukuran file yang lebih kecil daripada React.js atau Angular.js, sehingga membuat proses loading dalam aplikasi web menjadi lebih cepat.Memiliki dokumentasi yang lengkap dan komunitas developer yang aktif. Kekurangan Vue.js: Fitur-fitur yang belum sepenuhnya tersedia sehingga berpotensi menghambat pengembangan proyek.Karena masih relatif baru, mungkin akan sedikit sulit untuk menemukan developer yang mahir menggunakan Vue.js.Vue.js belum memiliki komunitas yang besar karena masih tergolong framework baru. Vue.js sebaiknya digunakan untuk proyek dengan fleksibilitas tinggi. Hal ini karena developer dapat merancang semuanya dari awal dan sehingga memungkinkan pembuatan aplikasi menjadi lebih dinamis dan mudah. Beberapa perusahaan yang menggunakan framework Vue.js yaitu Facebook, GitLab, Adobe, Xiaomi, Alibaba, Trivago, Nintendo, Grammarly, dan Reuters. 📚 Baca Juga:Pernah dengar UI/UX Designer? Cari tahu tentang karir satu ini di sini!3. Semantic UI Semantic UI merupakan frontend framework yang relatif baru, namun telah menjadi salah satu framework yang populer dalam industri pengembangan aplikasi web. Kesederhanaan, usabilitas, dan antarmuka yang intuitif adalah kunci kesuksesannya. Kelebihan Semantic UI: Penulisan kode yang sederhana dan dapat digunakan untuk berbagai aplikasi lainnya.Komponen antarmuka yang responsif dan beraneka ragam.Memiliki konfigurasi tema, CSS, dan JavaScript. Kekurangan Semantic UI: Komunitas yang masih belum berkembang.Developer perlu memahami tentang JavaScript.Membutuhkan keahlian dalam merancang konfigurasi secara kustom. Semantic UI adalah platform yang ideal untuk pengembangan aplikasi web yang membutuhkan antarmuka pengguna yang ringan, responsif, dan mulus. Beberapa perusahaan yang menggunakan Semantic UI yaitu Accenture, Snapchat, Digital Service, Kmong, dan Ovrsea.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja 4. Angular Angular merupakan JavaScript front end framework yang dikembangkan oleh Google pada tahun 2009 dan menggunakan model pengikatan data dua arah sehingga memungkinkan perubahan data yang instan pada tampilan website. Framework ini menggunakan arsitektur MVC (Model-View-Controller) yang memisahkan antara logika dengan tampilan antarmuka. Kelebihan Angular: Developer dapat memanipulasi HTML dan CSS dengan mudah menggunakan Angular serta menghubungkan data dengan tampilan melalui penggunaan binding.Menyediakan fitur-fitur menarik seperti routing, validasi form, dan pengujian otomatis.Menyediakan library yang berisi komponen UI yang bisa digunakan secara langsung, seperti tombol, form, dan tabel. Kekurangan Angular: Tingkat kompleksitas yang cukup tinggi kadang membuat pemula sulit untuk memahaminya.Jika tidak dioptimalkan dengan benar dapat mempengaruhi performa aplikasi.Berpotensi memiliki waktu loading yang lambat dan beban memori yang tinggi, jika tidak dikelola dengan baik. Berdasarkan kelebihan dan kekurangan angular.js, framework ini bisa menjadi pilihan utama untuk pengembangan aplikasi web perusahaan yang dinamis. Beberapa perusahaan yang telah menggunakan Angular yaitu Microsoft Office, Gmail, Blender, Forbes, Xbox, Santander, PayPal, Upwork, dan Deutsche Bank. 5. jQuery jQuery adalah salah satu library JavaScript yang sudah ada sejak tahun 2006. Meskipun secara teknis jQuery bukan merupakan sebuah frontend framework, namun developer tetap banyak yang menggunakan jQuery dalam pembuatan aplikasi. Kelebihan jQuery: Aturan penulisan kode yang sederhana dan mudah dipelajari oleh developer.Dapat berjalan dengan baik di hampir semua browser.Memiliki berbagai pilihan plugin yang bisa digunakan untuk menambahkan fitur. Kekurangan jQuery: Memiliki ukuran yang relatif besar, sehingga membuat kinerjanya cenderung lambat. Hal ini karena dalam satu paket jQuery mencakup semua komponen DOM, Effects, Events, dan AJAX.Tidak memiliki Data Layer sehingga mengakibatkan proses manipulasi DOM menjadi lebih rumit.jQuery adalah platform yang sudah tua. Saat ini sudah tersedia banyak framework baru yang lebih baik dan lebih lengkap di pasar. Berdasarkan fungsi tersebut, penggunaan jQuery lebih cocok untuk aplikasi JavaScript yang berbasis desktop. Beberapa perusahaan yang menggunakan jQuery yaitu Twitter, Uber, dan Bank of America. 📚 Baca Juga:Apa itu Web Developer? Tugas, Jenis, Cara, dan Gajinya! [+Contoh CV] 6. Preact Preact adalah salah satu front end framework JavaScript terbaik yang perkenalkan oleh Jason Miller pada 2015. Sesuai namanya, kerangka kerja ini merupakan framework alternatif dari React karena memiliki fitur dan API yang hampir sama. Framework ini juga jauh lebih ringan sehingga kinerjanya sangat cepat. Kelebihan Preact: Merupakan kerangka kerja yang cepat dan sangat responsif.Ukurannya sangat ringan yaitu hanya 3 KB.Penulisan kodenya mudah dipelajari.Dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan memori. Kekurangan Preact: Komunitasnya masih terbatas karena belum terlalu populer di kalangan developer.Belum mendukung fitur utama dari React yaitu propTypes.Hanya berfungsi untuk penggunaan komponen ES6. Penggunaan Preact sangat cocok untuk pengembangan aplikasi web yang memperhatikan ukuran dan kinerja yang cepat. Beberapa perusahaan yang menggunakan Preact yaitu Domino’s, Dailymotion, Pepsi, Lyft, dan Groupon. 7. Ember.js Ember.js merupakan framework JavaScript open source yang dikembangkan tahun 2011 oleh Yehuda Katz. Framework ini sangat mirip dengan Angular karena memiliki komponen two-way data binding sehingga memungkinkan developer untuk membuat aplikasi web yang kompleks menjadi lebih mudah. Kelebihan Ember.js: Memiliki fitur two-way data binding sehingga membantu untuk pengembangan aplikasi yang kompleks.Memiliki fitur dan komponen yang cukup lengkap.Backward compatible, sehingga untuk versi aplikasi yang lama masih akan berfungsi dengan baik meskipun ada pembaruan yang baru. Kekurangan Ember.js: Memiliki sintaks yang kompleks, sehingga membuatnya sulit untuk dipelajari.Komunitas yang masih terbatas dan belum berkembang.Memiliki fitur yang banyak sehingga kurang cocok untuk aplikasi web berskala kecil. Dukungan komunitas yang masih minim. Penggunaan Ember.js sangat cocok untuk aplikasi yang kompleks dan memiliki struktur antarmuka yang rumit. Beberapa perusahaan yang menggunakan Ember.js yaitu LinkedIn, Apple Music, Netflix, Tinder, Netflix,Chipotle, Yahoo!, Nordstrom, Blue Apron, Vine, dan PlayStation Now. 📚 Baca Juga:Apa itu Back End Developer: Tugas, Skill, Cara, dan Gajinya!8. Svelte Svelte merupakan framework HTML yang baru dirilis pada tahun 2016. Perbedaan utama Svelte dengan framework lainnya adalah Svelte bukanlah sebuah framework atau library, melainkan sebuah compiler. Compiler ini berbasis JavaScript, HTML, dan CSS, dan gabungan ketiga elemen tersebut. Kelebihan Svelte: Penggunaannya ringan karena memakai library JavaScript yang sudah ada sebelumnya.Performanya lebih cepat jika dibandingkan React atau Angular.Memiliki aturan penulisan yang minimalis sehingga memungkinkan pengembangan aplikasi web jadi lebih cepat. Kekurangan Svelte: Komunitas developer yang terbatas dan belum berkembang.Ketersediaan tools pengembangan yang masih terbatas.Keterbatasan dokumentasi, tutorial, dan technical support. Svelte lebih cocok untuk proyek berskala kecil dengan jumlah developer yang terbatas untuk membantu mempercepat pengembangan suatu aplikasi web. Beberapa perusahaan yang menggunakan Svelte yaitu Rakuten, Razorpay, Cashfree, Godaddy, Chess, Philips BlueHive, dan HealthTree. 9. Foundation Framework Foundation adalah framework front end yang lebih ditujukan untuk developer berpengalaman. Framework berbasis JavaScript, HTML, dan CSS ini diluncurkan oleh Zurb pada tahun 2011. Kelebihan Foundation: Memiliki fitur-fitur yang canggih dengan akselerasi GPU yang baik.Menawarkan fleksibilitas dalam penggunaan grid.Memiliki validasi library untuk HTML5. Kekurangan Foundation: Kerangka kerja yang terlalu kompleks untuk pemula.Forum komunitas yang terbatas karena tidak terlalu populer.Pembaruan fitur yang tidak terlalu update. Foundation ini lebih cocok untuk aplikasi web yang menggunakan komponen CSS, namun tetap mengedepankan aspek responsivitas. Beberapa perusahaan yang menggunakan Foundation adalah eBay, Mozilla, Amazon, Disney, dan National Geographic.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja 10. Backbone.js Backbone.js adalah framework frontend JavaScript yang menggunakan arsitektur MVC. Framework js ini memiliki library API cukup lengkap yang mencakup berbagai fungsi, declarative event handling, dan views. Backbone.js juga bisa berkomunikasi dengan API saat ini melalui RESTful JSON. Kelebihan Backbone.js: Ukurannya ringan dan memiliki kinerja yang cepat. Backbone.js hanya menggunakan dua jenis library JavaScript yaitu Underscore.js dan jQuery.Mudah dipelajari oleh developer pemula.Menyediakan API untuk membantu pengembangan aplikasi web yang kompleks Kekurangan Backbone.js: Ketersediaan tools yang terbatas untuk versi standar.Membutuhkan aturan penulisan Boilerplate untuk mengatur komunikasi antara Model dan View.Tidak memiliki fitur two-way data binding.Developer mungkin harus menulis kode yang lebih panjang. Backbone.js merupakan kerangka kerja yang Ideal untuk pengembangan aplikasi web yang membutuhkan pembaruan dinamis dan sinkronisasi terus-menerus antara server dan aplikasi. Beberapa perusahaan yang menggunakan Backbone.js yaitu LinkedIn, Pinterest, Walmart, Uber, Reddit, Roblox, dan MasterCard.📚 Baca Juga: Cari tahu apa itu Mobile Developer Beserta Tanggung Jawab, Gaji, dan Lainnya! 11. Bootstrap Bootstrap adalah framework front end open source yang diciptakan oleh developer Twitter yaitu Mark Otto dan Jacob Thornton pada tahun 2011. Framework ini memiliki komponen CSS yang cukup kompleks dan bisa digunakan dengan baik di semua perangkat. Kelebihan Bootstrap: Fitur-fitur yang lengkap dan mudah digunakan.Memiliki komunitas forum online yang menyediakan banyak tips dan tutorial.Punya kemampuan responsif yang baik sesuai aturan HTML dan CSS. Kekurangan Bootstrap: BerisI file CSS, JavaScript, dan jQuery yang besar sehingga berpotensi membuat aplikasi web jadi lebih berat.Memiliki gaya visual yang hampir sama sehingga tampilannya cenderung monoton.Bagi pemula butuh belajar untuk menghafal berbagai kelas CSS yang ada dalam Bootstrap. CSS framework ini cocok untuk pengembangan desain website berskala kecil maupun besar. Beberapa perusahaan yang menggunakan Bootstrap yaitu Forbes India, Apple Maps Connect, Fox News, Routers, dan Made Together.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja Faktor yang Dipertimbangkan Ketika Memilih Front End Framework1. Tipe Aplikasi atau Web yang Diinginkan Developer Developer akan membutuhkan framework front end tergantung pada jenis aplikasi atau situs web yang akan dikembangkan. Aplikasi berukuran besar atau aplikasi berukuran kecil akan membutuhkan fitur yang berbeda. Oleh karena itu, developer perlu memilih kerangka kerja yang sesuai. 2. Efisiensi Biaya Developer biasanya lebih suka bekerja dengan framework frontend terbaru yang menawarkan fitur terbaik dan efektifitas biaya. Hal ini membantu mereka untuk menghasilkan pendapatan lebih banyak pendapatan. 3. Framework yang Simpel dan Mudah Untuk Diadaptasi Developer biasanya juga perlu bekerja dengan beberapa proyek secara bersamaan. Oleh karena itu, dibutuhkan kerangka kerja yang sederhana. Developer pemula biasanya lebih memilih framework yang sederhana daripada framework yang kompleks untuk memberikan hasil produk yang baik kepada klien.Buat CV ATS-friendly di Cake sekarang juga! Ada 50+ template dan 100% gratis!Buat CVKesimpulan Front end framework adalah kerangka kerja yang digunakan dalam pengembangan aplikasi web untuk mengatur fungsionalitas tampilan.Ada banyak framework frontend yang bisa digunakan dalam pengembangan aplikasi web sesuai dengan skala proyeknya, yaitu React, Vue.js, Semantic UI, Angular, jQuery, Preact, Ember.js, Svelte, Foundation, Backbone.js, Bootstrap, dan masih banyak lagi.Setiap framework memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan skala proyek yang akan dikembangkan.Sebelum memilih framework apa saja yang akan digunakan dalam pengembangan aplikasi web, Developer perlu mempertimbangkan beberapa hal seperti tipe aplikasi yang akan dikembangkan, efisiensi biaya, dan kemudahan framework.Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Ita Sugiharti ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!