Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Mar 22nd 2024

Daftar 13 Skill Programmer yang Dicari Perusahaan!

Programmer diprediksi menjadi salah satu karier dengan prospek bagus untuk beberapa tahun ke depan. Data dari Bureau of Labor Statistics Amerika Serikat melaporkan bahwa lapangan kerja di bidang komputer dan teknologi informasi akan mengalami pertumbuhan sebanyak 13% sepanjang tahun 2020-2023. Dengan proyeksi tersebut tentu kualitas skill programmer menjadi faktor sentral dalam pertimbangan perusahaan merekrut karyawan baru. Lalu kemampuan apa saja yang harus dimiliki programmer agar dapat dilirik oleh tim rekrutmen? Jawaban atas pertanyaan ini akan membantu job seekers untuk membangun persiapan yang lebih matang. Cake menjabarkan beberapa soft skill dan hard skill programmer yang membuat kandidat lebih stand out di hadapan HR. Simak selengkapnya di bawah ini, ya!Daftar isi: Hard Skill Programmer Soft Skill Programmer Hard Skill Programmer Data dari SalaryExplorer menunjukan tingkatan gaji programmer lebih besar dibanding sektor pekerjaan lain. Rata-rata pendapatan bulanan ada di angka Rp12,8 juta perbulan, sementara programmer senior mencapai Rp20,3 juta, dan programmer junior sekitar Rp5,87 juta per bulan. Tertarik untuk menyeriusi karir satu ini? Langkah pertama untuk terjun sebagai programmer adalah mempelajari bahasa pemrograman. Baru setelah itu belajar elemen krusial lain yang tidak boleh terlewat. 1. Bahasa Pemrograman Bahasa pemrograman adalah jenis bahasa yang dipakai oleh programmer atau developer untuk berkomunikasi dengan komputer. Programming language berisi satu set perintah yang ditulis dalam bahasa spesifik seperti C, C++, Java, maupun Python. Bahasa pemrograman biasanya digunakan untuk mengembangkan aplikasi desktop, situs, atau aplikasi ponsel. Berikut beberapa jenis pemrograman yang paling umum dipakai: Python: Digunakan untuk machine learning, artificial intelligence (AI), big data, GUI yang digunakan sebagai dasar aplikasi desktop, dan robotik. JavatPoint menyebut bahasa satu ini tergolong mudah dibaca, mudah dimengerti, dan mudah ditulis.Java: Sistem yang dibangun tahun 1995 ini paling sering digunakan untuk sistem bank, retail, pemasangan teknologi, android, big data, riset komunitas, situs, dan aplikasi desktop. Java dianggap sebagai salah satu bahasa pemrograman dengan tingkat keamanan tinggi.C: Salah satu yang paling mudah dipelajari. Biasa digunakan untuk membuat desain aplikasi editor teks, kompilator, dan perangkat jaringan.C++: Memiliki kemiripan dengan C tapi dengan tambahan beberapa fitur seperti penangkap kesalahan dan bug (exception handling), pemrograman dengan orientasi objek, dan pengecekan tipe dalam proses verifikasi (type checking).R: Bahasa komputer ini populer dipakai untuk analisis data, penelitian ilmiah, algoritma machine learning, dan komputasi statistik. 2. Struktur Data dan Algoritma Struktur data dan algoritma adalah faktor yang tidak bisa dipisahkan dalam penggunaan bahasa pemrograman. Mengutip FreeCodeCamp, struktur data adalah sebuah format untuk mengatur, mengelola, dan menyimpan data dengan cara mengizinkan akses dan modifikasi yang efisien. Tugas utama dari struktur data adalah mengumpulkan nilai data, menghubungkannya, kemudian mengenali fungsi dan operasi yang dapat diterapkan pada data. Algoritma, di sisi lain, adalah serangkaian tahapan perintah yang diberikan kepada sistem komputer untuk memecahkan masalah dalam proses pemrograman. Beberapa contoh fungsi algoritma adalah menyortir sekumpulan data, melakukan perintah pencarian dari data yang tersedia, serta mengenkripsi data. 3. Framework Skill programming selanjutnya yang patut dimiliki adalah framework alias kerangka kerja. Kegunaan utama dari framework adalah sebagai alat untuk membantu developers atau pengembang dalam menulis baris kode saat membuat situs atau aplikasi tertentu. Dengan penggunaan framework, pekerjaan pengembang menjadi lebih cepat dan rapi. Agar lebih mudah dipahami, bayangkan framework seperti sebuah wadah yang menyediakan template untuk tiap pemrograman komputer. Alat bantu ini tersedia dalam berbagai bahasa pemrograman seperti Java, Python, C++, CSS, hingga PHP. 4. Cloud Computing Cloud computing juga masuk dalam skill yang harus dimiliki programmer. Sederhananya, ‘komputasi awan’ adalah penyediaan layanan server, penyimpanan, basis data, jaringan, perangkat lunak melalui internet (yang diibaratkan sebagai awan). Dengan cukup membayar layanan cloud (yang tentu saja dapat diakses secara virtual), biaya operasional yang dibutuhkan akan turun dan infrastruktur lebih efisien. Programmer bisa membuka layanan ini di mana saja dan kapan saja, selama ada sambungan internet. 5. GIT GIT (Group Inclusive Tour) memungkinkan sejumlah developers untuk bekerja secara paralel. Sistem GIT memastikan tidak terjadi konflik kode di antara para pengembang saat sedang merancang sistem. Setiap salinan kode yang dibuat oleh developers tercatat lengkap, termasuk jika terdapat perubahan maupun modifikasi. Dikembangkan oleh Linus Torvalds pada tahun 2005, GIT adalah kontrol sistem paling populer yang dipakai saat ini. 6. Web Development Web development adalah serangkaian tugas yang berkaitan dengan pembuatan, pengembangan, dan pemeliharaan situs serta aplikasi web, yang aktivitasnya dijalankan secara online melalui peramban (browser). Beberapa bagian dari web development misalnya adalah mendesain situs, menyusun pemrograman situs, serta manajemen basis data. bahasa pemrograman yang paling umum dipakai dalam pengembangan situs adalah HTML (Hypertext Markup Language), CSS ( Cascading Style Sheets), dan JavaScript. Setelah situs selesai dibangun, maka developers juga memiliki kewajiban untuk melakukan pengecekan secara berkala. 7. Machine Learning Hard skill programming yang masuk daftar berikutnya adalah machine learning (ML). ML merupakan salah satu cabang dari sistem artificial intelligence (AI). Sistem satu ini dikembangkan sebagai aplikasi lunak untuk melakukan prediksi akurat sesuai dengan perintah programmer. Prediksi tersebut didasarkan pada pembacaan algoritma dan riwayat data sebagai masukan. 📚 Baca juga: 20+ Contoh Skill Komputer Dalam CV dan Cara Menulisnya! Soft Skill Programmer Hard skills bukan satu-satunya keahlian programmer yang harus dimiliki. Programmer akan banyak bersinggungan dengan klien, sehingga kemampuan berinteraksi dengan individu lain menjadi penting. 1. Problem-solving Pekerjaan para programmer dan developer pada suatu waktu akan menemui isu yang kompleks. Pada saat genting yang mungkin melibatkan kepercayaan klien dan reputasi perusahaan, kemampuan programmer untuk memecahkan masalah secara tepat menjadi penting. Pemecahan masalah juga berkaitan dengan kemampuan untuk berpikir secara kreatif dengan pendekatan tidak biasa, menentukan langkah, dan kehati-hatian saat memperhitungan tiap risiko yang ada. 2. Komunikasi Soft skills programmer yang selanjutnya adalah kemampuan berkomunikasi secara efisien. Orang-orang di balik profesi ini dituntut untuk mampu berbicara dengan bahasa yang berbeda dengan tim, atasan, dan juga klien. Misal, saat berbincang dengan klien, programmer tidak boleh terlalu keras kepala. Alih-alih memaksakan pendapat, programmer sebaiknya memberikan beragam alternatif atau pilihan untuk dipertimbangkan oleh klien. 3. Kolaborasi/kerja sama tim Tentu saja programmer akan banyak berhubungan dengan berbagai orang dari latar belakang berbeda. Kemampuan untuk berkolaborasi, bernegosiasi, beradu pendapat, kerja sama, dan mampu menerima masukan diperlukan agar tim tetap kompak. Selain kelapangan hati, dalam kolaborasi juga dibutuhkan pandangan yang luas. 4. Kesabaran Melakukan pekerjaan programming membutuhkan ketelitian dan juga kehati-hatian. Oleh karena itu, rasa frustasi dan lelah tidak bisa terhindarkan. Situasi tersebut mungkin akan diperparah jika ada permintaan klien yang sulit. Kemampuan untuk menahan diri, sabar, dan tenang adalah kunci agar pekerjaan bisa selesai dengan baik. 5. Manajemen waktu Proyek yang melibatkan programmer selalu terikat dengan target waktu. Setelah pandemi, kesempatan untuk bekerja dengan jarak jauh (remote), work from home (WFH), work from anywhere (WFA) terbuka lebar. Programmer pun diminta mampu bisa mengelola tenggat pekerjaan dengan tepat waktu jika reputasinya tidak ingin tercoreng. 7. Berpikir kritis Soft skill programmer yang terakhir adalah pemikiran kritis. Kemampuan ini membantu tiap individu untuk menilai ide yang sedang berjalan dari segi kebermanfaatan, penerapan, dan juga risiko yang kemungkinan akan terjadi. Keahlian programmer ini sangat dibutuhkan terutama saat terjadi krisis. Skill Programmer Cake adalah sebuah online CV builder yang praktis dan elegan. Kamu bisa menemukan variasi template yang menarik dan yang mudah untuk digunakan. Kamu juga bisa unduh CV dalam format PDF, lho, 100% gratis! Yuk, buat CV kamu dengan Cake sekarang juga!Buat CV Kesimpulan Tentang Skill Programmer Skill programmer yang dibutuhkan era sekarang dan tahun-tahun mendatang terbagi menjadi dua: hard skills dan soft skills.7 hard skills programmer inti yang bakal membuat job seekers dilirik oleh rekrutmen adalah penguasaan atas bahasa pemrograman, struktur data dan algoritma, framework, cloud computing, GIT, web development, dan machine learning.Sementara soft skills penting dalam programmingyang pertama adalah kemampuan untuk memecahkan masalah secara tepat hingga kemampuan untuk berpikir kritis. Semoga artikel tentang skill programmer dari Cake dapat membantu para pencari kerja yang berminat untuk terjun di dalam industri teknologi. Selain membahas tentang keahlian programmer, Cake menyediakan beragam artikel menarik hingga template CV dengan berbagai desain. 📚 Baca juga: 10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya! Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development! --- Ditulis Oleh Erika Rizqi ---
Resume & CV
Aug 4th 2022

6 Contoh CV Programmer Terbaik dan Cara Membuatnya!

Daftar Isi: Bagian yang harus ada pada CV Programmer Tips Membuat CV Programmer Meski Tanpa Pengalaman Kerja Contoh dan Template CV Programmer/ IT Contoh CV Java Programmer - Dibuat di Cake Perkembangan teknologi yang kian canggih, membuat banyak perusahaan diseluruh dunia termasuk Indonesia mencari SDM bidang IT atau programmer yang handal. Tugas seorang programmer umumnya adalah membuat program, merancang tampilan program dan menguji program. Setelah program itu diluncurkan kepada publik, mereka juga bertanggung jawab ketika terjadi gangguan pada sistem atau aplikasi atau yang disebut debug.📝 Jalur karir sebagai programmer pun beragam seperti:Software application developerWeb Developer (Front End Developer, Back End Developer),Mobile DeveloperDatabase AdministratorData ScientistSystems AnalystSoftware Quality Assurance (QA) EngineerBusiness Intelligence AnalystDan lain-lain.Jika kalian merasa ingin mendaftar lowongan pekerjaan menjadi programmer atau software engineer, CV merupakan hal yang wajib disiapkan. Artikel ini akan membahas cara membuat CVprogrammer yang baik dan benar.Bagian yang Harus Ada Pada CV Programmer1. Informasi PribadiData diri dan kontak pribadi adalah hal umum yang akan dibutuhkan pada CV programmer. Cantumkan nama, alamat email, nomor HP dan sosial media seperti Linkedin ataupun website pribadi. Usahakan tidak mencantumkan hal-hal yang berbau SARA seperti agama, suku, ras ataupun nomor BPJS. Hal seperti ini dianggap pribadi dan tidak dibutuhkan untuk melamar pekerjaan.2. Karir Objektif/ Profil Diri untuk ProgrammerKarir objektif adalah paragraf pendek dibawah informasi pribadi yang menjelaskan keterampilan dan tujuan karir secara singkat. Dengan menuliskan karir objektif atau profil cv programmer, rekruter dapat mengenal dirimu dalam waktu yang singkat. Hal membuat CV stand out dari kandidat lainnya. Contoh karir objektif atau deskripsi diri untuk junior programmer: Lulusan Universitas Bina Nusantara jurusan Informasi Teknologi. Memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menggunakan Phyton untuk menganalisis data dan meningkatkan efisiensi operasional. Sedang mencari pekerjaan untuk menjadi seorang data analis. Contoh karir objektif atau deskripsi diri untuk senior programmer: Senior Programmer dengan 5+ tahun pengalaman menggunakan Java untuk mengembangkan, menguji dan mengamati aplikasi software perusahaan. Telah mendesain dan mengembangkan lebih dari 10 aplikasi untuk meningkatkan efisiensi dan data management untuk Gojek. Sedang mencari perusahaan teknologi startup yang bergerak di bidang Financial Technology untuk mengembangkan aplikasi dan software bisnis.📚 Bacaan Lanjutan:10 Contoh Deskripsi Diri Menarik yang Disukai Rekruter 3. Programmer Skills / Keterampilan untuk ProgrammerSalah satu hal yang wajib dituliskan pada CV programmer adalah keterampilan yang dimiliki oleh software developer atau staff IT. Kolom ini merupakan kolom yang paling diperhatikan oleh rekruter untuk mengetahui apakah bahasa pemrograman yang kamu bisa sesuai dengan yang mereka cari.Menurutenhancv.com, bahasa pemrograman yang paling banyak dicantumkan pada CV adalah JavaScript, C#, SQL, HTML dan C++. Keterampilan yang dibutuhkan seorang software engineer dibagi menjadi dua kelompok, yaitu hard skill atau keterampilan akademis dan soft skill atau keterampilan non akademis.✏️ Contoh hard skills pada CV Programmer:Data StructuresWeb DevelopmentMachine LearningInformation Systems ManagementApp DevelopmentData Analysis✏️ Contoh soft skills pada CV Programmer:Critical ThinkingLeadershipCollaborationAttention to DetailProblem SolvingCreativityIngin mengecek kemampuanmu dalam bahasa pemrograman? Yuk ikuti coding test dari Cake. Gratis!Ikuti Tes4. Pengalaman Kerja menjadi ProgrammerSelanjutnya bagian yang tidak kalah pentingnya dari bagian skill, yaitu bagian pengalaman bekerja. Pada umumnya, saat mencari seorang software engineer atau programmer, perusahaan ingin mencari kandidat yang memiliki pengalaman sebelumnya. Kolom inilah menjadi bagian yang tepat untuk memamerkan pengalaman coding yang kamu miliki. Contoh pengalaman bekerja pada CV Bidang IT/ Programmer: Java Programmer PT. Karya Anak Bangsa | 2015-2020 Jakarta, Indonesia Mengatasi debug dan merapkan solusi baru untuk softwareMeningkatkan efektivitas operasional sehingga menurunkan biaya operasional sebesar 20%Merancang dan menguji 5 program baru per tahunnya 5. Riwayat Pendidikan seorang ProgrammerKebanyakan orang yang ingin jadi programmer akan mengambil jurusan komputer seperti teknik informasi, sistem informasi, computer science, computer engineering ataupun software engineer. Jika mengambil jurusan yang relevan dengan pekerjaan programmer, tentunya sangat relevan dan wajib di tulis pada daftar riwayat hidup.Namun, jika mengambil pendidikan di luar jurusan komputer, kalian juga bisa menyertakan kelas yang berhubungan dengan programmingpada riwayat pendidikan.Informasi lainnya yang dapat ditambahkan seperti:Kelas yang relevan dengan jurusan komputerIPK/ GPAResearch Paper/ ThesisProjek Contoh riwayat pendidikan di CV programmer: Sarjana Ilmu Komputer, Universitas Indonesia | 2008-2012 IPK 3.4/4 Master of Computer Science, Natonal Taiwan University | 2012-2014 IPK 3.85/4 Research Paper:Role ofhuman-computer interaction Tips Membuat CV Programmer Meski Tanpa Pengalaman BekerjaKalau belum memiliki pengalaman bekerja, apakah bisa menjadi seorang programmer?Ini dia 4 tips agar bisa membuat CV programmer kamu dilirik oleh rekruter meski tanpa pengalaman bekerja sebelumnya. 1. Buat Portfolio Programmer Pada umumnya, para programmer memiliki projek personal untuk mencoba dan mengaplikasikan pengetahuannya di dunia coding.Contohnya seperti membuat webpage atau aplikasi sendiri. Publikasikan hasil karyamu di internet untuk menarik perhatian dan mendapatkanrecognition.Buat portofolio programmer kamu dengan Cake portofolio builder, Gratis tanpa batas!🎉Buat Portofolio 2. Cantumkan Sertifikat Pembelajaran Jika pernah mengambil online course yang berhubungan dengan bahasa pemgrograman, analisis data maupun machine learning, tambahkan kolom sertifikat pada CV. Hal ini akan menjadi nilai plus dan membuktikan kemampuan coding yang dimiliki. 3. Pilih Format CV Programmer yang tepat Terdapat 3 format lamaran kerja untuk melamar kerja. Pada umumnya, CV lamaran kerja menggunakan format kronologi, yang menempatkan pengalaman terakhir pada kolom paling atas. Namun, untuk seorang programmer, dapat menggunakan format CV fungsional, yang lebih menonjolkan skill dan kemampuan yang dimiliki oleh software engineer di CV. 4. Gunakan Desain dan Layout CV Programmer yang cocok Saat membuat CV Programmer, gunakan desain yang simple dan sederhana. Jangan menggunakan warna yang terlalu mencolok yang akan mengalihkan perhatian rekruter. Jangan lupa untuk menyimpan atau download CV programmer dalam bentuk PDF sehingga dapat dibaca oleh mesin ATS. 5. Mengikuti Hackathon/ Internship Hackathon adalah acara yang menumpulkan para software engineers, UI desainer, para programmer untuk mengembangkan kemampuan programming mereka. Hackathon berfokus pada kolaborasi, pemecahan masalah dan bekerja sama. Selain itu, mencari pekerjaan magang sebagai programmer juga dapat membantu kamu menerapkan dan mengasah kemampuan codingmu! Dengan adanya pengalaman internship, pastinya mencari kerja menjadi programmer akan lebih mudah. Cake adalah CV online gratis yang menyediakan template CV ATS friendly untuk membuat CV Programmer. Ayo buat CV lamaran kerja programmer sekarang!🎉Buat CVContoh CV Programmer (+Template)Sehabis membaca seluruh tips dan cara membuat CV programmer yang baik dan benar, yuk lihat contoh CV programmer bahasa Indonesia dan CV IT Bahasa Inggris dibawah sebagai referensi.1. Contoh CV Software Engineer (Full Stack Developer)Zaman sekarang, CV tidak hanya berupa text, tapi dengan CV online, kamu bisa buat CV lebih interaktif dengan menambahkan gambar, foto ataupun video. Dengan begini, CV lamaran kerja programmer kamu akan tampil lebih baik dimata HRD.Buat CV di Cake (Pembuat CV Online Gratis)Contoh CV Programmer - Dibuat di Cake2. Contoh CV Software Developer (Java) Contoh CV Java Programmer - Dibuat di Cake 3. Contoh CV Lamaran Kerja IT (Database Administrator) Contoh CV Database Administrator - Dibuat oleh Cake4. Contoh CV Programmer Profesional Bahasa Inggris Dibuat di Cake - Klik untuk unduh template CV ini5. Contoh CV IT Programmer Fresh Graduate Contoh CV Jurusan Teknik Informatika Fresh Graduate - Dibuat di Cake6. Contoh CV Programmer MenarikContoh CV Data Scientist - Dibuat di CakeIngin CV IT Programmer menarik seperti contoh diatas? Pakai Cake! Tersedia 50+ template CV yang bisa didownload secara PDF gratis!🎉Buat CVCake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal Cake.
Resume & CV
Nov 6th 2024

CV lập trình viên/IT Programmer: Tip, hướng dẫn kèm mẫu

Mẫu CV trên Cake Mục lục: Bước 1: Thông tin cá nhân trong CV lập trình viênBước 2: Đặt tiêu đề CV lập trình viên bắt mắtBước 3: Giới thiệu bản thân trong CV lập trình viên thật ấn tượngBước 4: Viết kinh nghiệm làm việc trong CV lập trình viênBước 5: Ghi trình độ học vấn trong CV lập trình viênBước 6: Cách viết kỹ năng và điểm mạnh trong CV lập trình viênBước 7: Bổ sung thêm thông tin khác trong CV lập trình viênBước 8: Nộp kèm đơn xin việc lập trình viênMẫu CV lập trình viênTrong thời đại của công nghệ số, lập trình viên hay IT Programmer là một trong những nghề mang lại mức lương khủng đáng mơ ước do tính chất công việc tạo lập những phần mềm, ứng dụng cho máy tính và thiết bị điện tử. Nếu bạn là người đam mê những dãy code và mong muốn tìm kiếm một công việc trong lĩnh vực phát triển hiện đại này thì hãy trau chuốt cho mình một CV lập trình viên thật xuất sắc để lọt vào mắt xanh của nhà tuyển dụng ở những tập đoàn công nghệ hàng đầu. Tạo CV xin việc lập trình viên thật chuẩn không hề khó khăn hơn những ngành khác như bạn tưởng. Nếu bạn sợ sự khô khan của ngôn ngữ lập trình sẽ làm bạn mất điểm thì thử tham khảo hướng dẫn dưới đây của Cake để viết cho mình một CV lập trình viên chuẩn không cần chỉnh nhé!Bước 1: Thông tin cá nhân trong CV lập trình viênĐây là phần cơ bản nhưng tuyệt đối không thể để thiếu sót trong CV của một lập trình viên chuyên nghiệp. Ở phần này, thông tin cung cấp cần đầy đủ, ngắn gọn, chính xác, bao gồm: tên họ đầy đủ, chức vụ hiện tại, số điện thoại, email, địa chỉ. Ngoài ra, bạn cần chọn cho mình một tấm ảnh đính kèm mang dáng dấp của một IT programmer. Để làm giàu thêm thông tin cho nhà tuyển dụng, bạn hãy gắn kèm link LinkedIn, hay website cá nhân - nơi thể hiện hình ảnh của bạn một cách chuyên nghiệp nhất.Ví dụ về mục "Thông tin cá nhân" trong CV:Lê Văn An077456789[email protected]Thành phố Bình Dương, Việt Namlinkedin.com/lenhatnam Bước 2: Đặt tiêu đề CV lập trình viên bắt mắtTiêu đề hồ sơ xin việc là mục không bắt buộc cần có trong CV nhưng rất hiệu quả trong việc thông báo cho nhà tuyển dụng biết rằng bạn là ai và khác biệt với đối thủ ra sao. Vì thế, đừng bỏ qua một đoạn tiêu đề CV xin việc lập trình viên ngắn gọn, nổi bật về thành tích của bạn ngay vị trí bắt mắt nhà tuyển dụng nhé. Các mẫu tiêu đề CV hay cho IT Programmer:CV lập trình viên web: Chuyên viên lập trình web với 5 năm kinh nghiệm vị trí web developerCV lập trình viên Android: Chuyên viên Android 5 năm phát hành ứng dụng trên CH playCV lập trình viên IOS: Chuyên viên lập trình IOS thành thạo kỹ năng làm app Bước 3: Giới thiệu bản thân trong CV lập trình viên thật ấn tượngĐầu tư cho CV ứng tuyển vị trí lập trình viên của bạn với đoạn giới thiệu bản thân ngắn gọn và súc tích để gây ấn tượng với nhà tuyển dụng là việc làm thông minh. Hãy cho nhà tuyển dụng biết bạn mang lại lợi ích gì cho công ty nếu nhận được công việc này. Nêu ra mục đích ngắn hạn lẫn dài hạn để phía tuyển dụng có thể nhận ra giá trị của bạn ngay thời điểm hiện tại lẫn tương lai đồng hành cùng công ty.Đọc thêm:Giới thiệu bản thân trong CV làm sao cho ấn tượng? Mẫu giới thiệu bản thân trong CV lập trình viên Python:Xin chào, mình là Lê Hải Vương, là người đam mê công việc lập trình, luôn chủ động giải quyết mọi vấn đề trên tinh thần trách nhiệm. Vương là mẫu người hòa đồng và lắng nghe ý kiến chia sẻ trong tổ chức, qua đó học hỏi thêm nhiều kinh nghiệm cho bản thân. Nam mong muốn luôn trở thành nhân viên dày dặn kinh nghiệm về ngôn ngữ lập trình Python và trong 3 năm tới có thể vươn lên vị trí team leader dẫn dắt các dự án lớn cho tập đoàn. Bước 4: Viết kinh nghiệm làm việc trong CV lập trình viênNếu như bạn đang nộp CV full-stack developer hay lập trình viên Python, PHP..., thì kinh nghiệm làm việc luôn luôn là mục mà nhà tuyển dụng trông chờ nhất ở bạn. Khéo léo thể hiện những con số, những thành tích bạn đã đạt được trong sự nghiệp qua các mốc thời gian cụ thể. Nếu bạn đang làm một IT freelance, đừng ngần ngại liệt kê chi tiết những dự án bạn đã thực hiện trong thời gian làm việc tự do đó. Lưu ý rằng, nên ưu tiên để kinh nghiệm những công việc có lĩnh vực liên quan đến vị trí bạn đang ứng tuyển. Nếu bạn có kinh nghiệm ở các công ty đình đám như Samsung, Apple đừng quên đưa lên đầu tiên trong phần này để làm nổi bật nó. Và đừng quên trình bày kinh nghiệm làm việc theo mốc thời gian hiện tại trở về trước nhé.Ví dụ cách viết kinh nghiệm làm việc trong mẫu CV lập trình viên backend:Lập trình viên Backend |Công ty cổ phần VCCorp 10/2015 - 02/2019Xây dựng và phát triển các phần mềm trên nền JavaXây dựng thuật toán và bản nguyên mẫu cho ứng dụng trên nền tảng VerXXây dựng hệ thống dữ liệu theo dạng chuỗi PipelineChịu trách nhiệm hiệu suất và khả năng đáp ứng của các ứng dụngPhối hợp tối ưu hóa hệ thống về độ tin cậy và hiệu suấtChịu trách nhiệm phân tích và sắp xếp dữ liệu thôChuẩn bị dữ liệu cho mô hình mô tả và dự đoán Bước 5: Ghi trình độ học vấn trong CV lập trình viênDo tính chất công việc đòi hỏi nền tảng kiến thức chuyên ngành rất lớn, một CV cho lập trình viên chuẩn chỉnh không thể thiếu quá trình học vấn của bản thân. Hãy liệt kê các thông tin bao gồm: bằng cấp, trình độ, trường, ngành, thời gian học. Ví dụ mẫu trình độ vấn trong CV full-stack developer:Thạc sĩ - Chuyên ngành Công nghệ thông tinĐại học Khoa học và công nghệ Quốc gia Đài Loan 2020-2022Cử nhân - Chuyên ngành Công nghệ thông tinĐại học Bách Khoa Hồ Chí Minh 2015-2020 Bước 6: Cách viết kỹ năng và điểm mạnh trong CV lập trình viênNgoài kinh nghiệm làm việc, trình độ học vấn thì những kỹ năng và điểm mạnh trong CV IT programmer cũng là yếu tố then chốt mà nhà tuyển dụng đánh giá sự phù hợp của ứng viên. Hãy cho họ thấy bạn không chỉ có chuyên môn qua kỹ năng cứng (hard skill) mà còn phù hợp với môi trường làm việc ở đây qua kỹ năng mềm (soft skill). Kỹ năng cứng là những gì bạn học được thông qua trường lớp cũng như trong quá trình làm việc mang tính chuyên môn. Song song đó thì kỹ năng mềm là điều kiện đủ để nhà tuyển dụng chọn bạn thay vì những ứng viên khác. Và với kỹ năng mềm, hãy chọn lọc ra những điều bổ trợ cho công việc lập trình để đưa vào CV lập trình viên tiếng Anh lẫn tiếng Việt nhé. Trong trường hợp bạn là người mới, chưa có nhiều kinh nghiệm thì hãy chú trọng tập trung vào các kỹ năng chuyên môn mà bạn đã học được, sẽ giúp ghi điểm cộng trong mắt nhà tuyển dụng. Kỹ năng cứng là kiến thức, thực hành có tính chuyên môn, ví dụ:Data StructureAlgorithm CodingData VisualizationFrameworkSource ControlDebuggingSoftware Image MaintenanceC++PythonJavaScriptHTMLKỹ năng mềm thể hiện tính cách cá nhân, ví dụ:Kỹ năng trao đổiNăng nổ trong công việcGiải quyết vấn đềTư duy phản biệnQuản lý thời gianĐạo đức nghề nghiệpSáng tạoLogicThích ứng nhanhDễ dàng hợp tácKỹ năng giao tiếpLàm việc nhóm Bước 7: Bổ sung thêm thông tin khác trong CV lập trình viênSẽ chẳng phải việc to tát nếu như bạn học trái ngành với công việc bạn đang theo đuổi, nhưng đối với lĩnh vực IT thì đó là điều cần xem xét. Do đó, nếu muốn theo đuổi ngành nghề này, bạn cần cung cấp những bằng cấp liên quan vào CV xin việc lập trình viên để chứng minh rằng bạn đủ năng lực đảm nhận công việc mà nhà tuyển dụng yêu cầu. Trong trường hợp bạn tốt nghiệp đúng với chuyên ngành ứng tuyển, thì những bằng cấp liên quan hay chứng chỉ ngoại ngữ sẽ là một điểm mạnh giúp bạn đánh gục các đối thủ khác. Ví dụ về các chứng chỉ bổ sung vào CV lập trình viên:Chứng chỉ kỹ năng code cơ bản và nâng caoChứng chỉ kỹ năng quản lý dự án PMP (2021)Chứng chỉ quản trị hệ thống thông tin mạng và quản trị rủi ro CRISC (2022)Chứng chỉ năng lực Anh ngữ TOEIC 750Chứng chỉ năng lực Hoa ngữ HSK 4 📍Tạo portfolio để nộp kèm cùng CV lập trình viên giúp nhà tuyển dụng đánh giá chính xác năng lực của bạn thông qua các dự án, sản phẩm đã hoàn thiện. Bước 8: Nộp kèm đơn xin việc lập trình viênĐể tăng khả năng được chọn qua vòng sàng lọc hồ sơ, bạn hãy nộp kèm theo đơn xin việc lập trình viên (cover letter) bên cạnh CV nhé! CV luôn bị giới hạn với độ dài, ngắn gọn nhằm tăng tính chuyên nghiệp thì lúc này đơn xin việc sẽ giúp bạn bổ sung thêm những điều bạn chưa viết ở CV, ví dụ như lý do ứng tuyển và giá trị muốn mang đến cho doanh nghiệp. Đây cũng chính là điểm khác biệt giữa đơn xin việc và CV. Cấu trúc cho một đơn xin việc lập trình viên vào gồm:Thông tin người nhậnThông tin người gửiGiới thiệu bản thânLý do ứng tuyểnChuyên môn năng lực bản thânNguyện vọngKết thư và chữ ký 🔖 Xem hướng dẫn cách viết đơn xin việc hoàn chỉnh ở đây! Mẫu CV lập trình viên PHP Lê Nhất Nam Chuyên viên lập trình PHP với 4 năm kinh nghiệm thành thạo làm việc tại BPLAB 077456789[email protected]Thành phố Bình Dương, Việt Namlinkedin.com/lenhatnam Giới thiệu bản thân Xin chào, mình là Lê Nhất Nam, là người luôn hướng đến mục tiêu lớn mạnh của bản thân và sự phát triển của doanh nghiệp, không ngừng ngại đối mặt thử thách và chinh phục những cột mốc mới trong sự nghiệp. Nam mong muốn sẽ được cống hiến hết mình và là một phần trong thành công của mỗi dự án lớn nhỏ của công ty. Mục tiêu ngắn hạn: Trở thành chuyên viên lập trình PHP xuất sắc trong 3 năm tới với thành công của dự án Alpha trong tương lai.Mục tiêu dài hạn: Vươn lên và chạm tới vị trí Team Leader trong 5 năm phát triển và đồng hành cùng công ty. Kinh nghiệm làm việc Lập trình viên PHPCông ty Công Nghệ BPLAB 12/2018 - 02/2022 Chịu trách nhiệm chính xây dựng Website bằng ngôn ngữ lập trình PHP MySqlChịu trách nhiệm hỗ trợ xây dựng hệ thống WebApp với Laravel + VUE JSPhối hợp phân tích, thiết kế hệ thống Cơ Sở Dữ LiệuChịu trách nhiệm convert giao diện PTS sang HTML + CSSĐảm bảo Responsive Website (Desktop - Mobile - Tablet)Tích hợp hệ thống APIQuản lý thông tin và điều chỉnh hệ thống VPS Lập trình viên PHPCông ty Công Nghệ YQNEX10/2016 - 11/2018 Sử dụng kỹ năng lập trình PHP, Java ScriptTham gia xây dựng sản phẩm công ty trên nền NodeJSHỗ trợ các bộ phận khác phát triển sản phẩm trên nền Yii Framework, AngularJSThực hiện nhiệm vụ được cấp trên giao phó Trình độ học vấn: Cử nhân - Chuyên ngành quản trị mạngĐại học FPT07/2012 - 06/2016 Kỹ năng Điểm mạnh Kỹ năng chuyên môn: HTML/CSS/JavaScript, Bootstrap, Ajax,...Có kiến thức về CSDL và hệ quản trị CSDL phổ biến: SQL, MySQLSử dụng thành thạo ngôn ngữ lập trình PHP và framework Laravel Kỹ năng mềm: Kỹ năng tự họcKỹ năng làm việc theo nhómQuản lý thời gian Chứng chỉ ngoại ngữ: TOEIC 850HSK 4Zend Certified PHP EngineerCông cụ tạo CV online trên Cake cung cấp nhiềumẫu CV miễn phí đa ngành nghề và các bài viết về cách làm hồ sơ xin việc hữu ích. Hãy thu hút nhà tuyển dụng và chinh phục công việc mơ ước với CV chuyên nghiệp ngay hôm nay!Tạo CV--- Tác giả bài viết: Heidi Huynh ---
Resume & CV
Mar 9th 2022

Programmer Resume: Example & Tips

Created by CakeIn this article, you will learn about:Step 1: Pick the best layout for your programmerresume.Step 2: Choose the right format for your programmerresume.Step 3: Start with contact information and basic personal details.Step 4: Create a programmer resume headline.Step 5: Craft a programmerresume summary.Step 6: Include skills and abilities relevant to the job.Step 7: Highlight your best experience and accomplishments.Step 8: List educational qualifications and background.Step 9: Add an extra section to highlight personal traits.Step 10: Craft a convincing programmer cover letter.Programmer resume sampleWithin the computer science field, three key professions play a huge part in designing and developing computer software: programmers, software developers, and software engineers. Oftentimes, you will find a programmer, a developer, and an engineer referenced as one another due to their shared focus on building computer software. While there are many similarities, keep in mind that the programmer solely focuses on the codes, the developer hubs around the design and setup, and the engineer manages the overall results for software development. If you find yourself a stickler for flawless coding, you are compatible with a programmer role. As a programmer, you might be responsible for: Searching for errors and help adjust and debug the coding.Creating and writing codes that are reliable and operational.Reviewing and optimizing code. Before you can work on the coding for the software team, you will need to write a professional programmer resume (or programmer CV). Whether you are building a java developer resume, a game programmer resume, a web programmer resume, a statistical programmer resume, etc., the following steps will help you perfect your computer programmer resume.Step 1: Pick the best layout for your programmer resume.Just like in the coding world, quality is more important than quantity for resume writing. ✏️ Note the following things:Keep your resume at a page’s length.Keep the layout design as reader-friendly as possible for the recruiter by setting the font size between 10-12 pt. and choosing simple fonts such as Arial, Times New Roman, etc.Ensure your programmer resume has one-inch margins on all four sides and the line spacing is between 1.2-1.5.Save your computer programmer CV as either a Word document or PDF file (more recommended). Step 2: Choose the right format for your programmer resume.The format of your programmer resume determines how you will present your background to the recruiter, and it varies based on your experience level and the sections you want to emphasize. Chronological resume formatMost commonNot suitable for a programmer with no experience writing the resume Functional resume formatFocuses on your knowledge and skillsNot suitable for experienced job applicants (such as one creating a senior programmer resume) Combinational resume formatFocuses on both experience and skillsYour resume can be quite lengthyStep 3: Start with contact information and basic personal details.To ensure that you have all the necessary personal information listed at the beginning of your programmer resume, review the following checklists: You should include these:Full NameProfessional TitleEmail AddressPhone NumberAddress (optional)LinkedIn URL(optional)Personal Website (optional)You should not include these:Date of BirthSexual OrientationRaceReligionMarital StatusSalary Step 4: Create aprogrammerresume headline.The headline will be one of the very first sections the recruiter reviews to decide if your programmer resume is worth reading. So make sure it is attention-grabbing. ✅3 tips on writing an eye-catching resume headline/title: Use capitalization for the headline of your programmer resume so that the recruiter can easily spot it.Avoid oversharing all your strengths by limiting the headline of your programmer resume to 10 words or less.Write a tailored headline for the specific programmer resume, either a python developer resume or a PLC programmer resume, you are creating. Example Headlines for a Programmer Resume: For a software programmer resume:Agile Software Programmer Specializing in Developing Desktop and Web Applications For a junior programmer resume:Passionate Junior Programmer Analyst Skilled with SQL and Scripting Languages For a CNC programmer resume:CNC Programmer with 5+ Experience Working with CAD/CAM Software Step 5: Craft aprogrammerresume summary.The summary of your programmer resume gives the recruiter an in-depth view of what experience, proficiencies, and attributes you possess that are compatible with the programming position.✅3 tips for writing a compelling summary statement: Build your programmer resume summary by starting with a powerful adjective or your job title.There is a certain pattern to follow for creating a successful programmer resume summary: begin your summary with an adjective, followed by impressive work experience, and finish with a short list of programming skills for your resume.Avoid any bugs or unexpected errors in your programming resume summary by proofreading a few times. It is recommended that if you are developing an experienced programmer resume, such as a senior programmer resume, you should incorporate a strong summary statement. Otherwise, if you are forming an entry-level programmer resume, such as a student programmer resume, you will want to consider writing a career objective for a programmer instead. Programmer Resume Summary Examples:For a software programmer resume:Software programmer with 3+ years of experience in coding, debugging, and testing. Proficient in various programming languages, such as Java, SQL, C/C++, etc. For a java programmer resume:Attentive java developer with 5+ years of experience operating JavaScript, PL/SQL, and Java/J2EE. Skilled in creating, debugging and testing, and optimizing application software and systems. For a SAS programmer resume:Analytical SAS programmer with 6+ years of experience utilizing SAS system for data exports. Proficient in Linux, SQL, and data-processing scripts. Step 6: Include skills and abilities relevant to the job.Regardless of the programming skill levels you write for your resume, start the skill section by deciding on how you will present your knowledge. Bullet lists:a basic outline of programming skills for your resume.Expanded bullet lists: in-depth outline of programming skills for your resume.Skills integrated with work experience: shows the relationship between your skills and work experience.A categorized skills section:showcases a wide range of computer program skills for your resume in an organized way.Programming Resume Skills Examples:Hard Skills:Data StructureAlgorithm CodingData VisualizationMathematicsFrameworkSource ControlDebuggingTestingConfigurationSoftware Image MaintenanceSQLC++PythonJavaScriptJavaXMLOracleCloud ComputingHTMLGitHubSoft Skills:CommunicationResourcefulnessProblem SolvingCritical ThinkingTime ManagementStrong Work EthicsCreativeLogicalAdaptableCollaborative No matter if you're a seasoned professional or a fresher, you can create a powerful programmerusing Cake. Download free programmer resume templates in PDF and get the dream job with ease!Create CVStep 7: Highlight your best experience and accomplishments.From volunteer work to full-time positions to Hackathons, the experience you have as a programmer helps your resume stand out. Include the following elements when writing the work history section of your resume. 1. Company name (with location).2. Your professional title3. Month and year of employment4.Examples of your work accomplishments ✅3 tips for writing the experience section of your programmer resume: Tip 1: Choose the work experience that matches the programming position to write in your programmer resume. With various types of programming jobs requiring different qualifications, you will want to create a suitable resume for a specific software developer position.Tip 2: Document measurable achievements in the experience section of your programmer resume (e.g., the size of the data you tested or the percentage of the performance increase).Tip 3: Optimize the experience section of your programmer resume with action verbs, such as integrated, facilitated, and extrapolated.Examples of Work Experience for a Programmer CV:Software Programmer AppX, MichiganFeb 2019 - Nov 2021Minimized software rework time by 25% by implementing new features.Debugged software testing developments which helped lead to new ideas and innovations for application improvement.Programming InternKiso, MichiganJan 2018 - Jan 2019Supported the software engineering team of 14 in testing new software applications for efficiency.Assessed suggestions for improvement for past projects and applications. Step 8: List educational qualifications and background.When you write a resume for a programmer with no experience, the education section will become most useful in showcasing your strengths. Add the following elements to the education section: 1. Type of degree2. Major(s)3.Month and year of education4.Name of university5.Additional information, such as awards or extracurricular activities List your education right after the career objective for a programmer in your entry-level programmer resume if you're just starting your career. On the other hand, an experienced job seeker should place the education background after the work experience section on the programmer resume. Education Examples for a Student Programmer Resume:High school educationOmit high school if you have higher educationMills High School (CA, U.S.)2009 - 2013Participated in the Computer Science ProgramEducation in processInclude “in progress” or “expected to graduate in [year]”B.S. in Game Programming, DePaul University(Expected to graduate in 2025) Incomplete educationInclude credits earned or experience earnedB.S. in Game Programming, DePaul University (2012 - 2014)Completed 170 credits towards a B.S. in Game Programming Step 9: Add an extra section to highlight personal traits.Hobbies and interestsInclude under an “areas of interest” sectionExample: Raspberry PiVolunteer workInclude in the work experience sectionExample: Volunteer at Code for FunCertification and awardsExample: C++ Certified Associate ProgrammerProjectsExample: Linux C++ ProjectReferencesExample: Mrs. Demy Swan | Department of Computer Science, former dissertation supervisorStep 10: Craft a convincing programmer cover letter.Contact Details: At the start of your programmer cover letter, make sure to have the essential contact information (same as your programmer resume): full name, email address, phone number, and address. Introduction:Greet the recruiter or employer with their name politely and create a nice, small introduction about your background. Motivation:The recruiter will be curious as to what made you apply for the programmer job position at the company. Make sure to elaborate on how you found the programmer role and what captured your interest. Qualification:Promote your programming skills mentioned in your resume by providing detailed examples of what you have previously achieved. Closing:Leave a good impression on the recruiter by concluding your programmer cover letter with a sincere thank you note. With the ten steps for writing a programming resume, programmer resume examples and the programmer resume sample you won’t need to risk making mistakes when writing your next programmer resume. Programmerresume sample Meera Sala Agile Software Programmer Specializing in Developing Desktop and Web Applications Owosso, MI 48867(488)-776-4867[email protected]linkedin.com/in/msala Summary Software programmer with 3+ years of experience in coding, debugging and testing, and improving applications. Proficient in various programming languages, such as Java, SQL, C/C++, etc. Work Experience Software Programmer AppXFeb 2019 - Dec 2021 Minimized software rework time by 25% by implementing new features.Debugged software testing developments which helped lead to new ideas and innovations for application improvement.Created and tested 25+ design prototypes for software products. Programming Intern KisoJan 2018 - Jan 2019 Supported the software engineering team of 14 in testing new software applications for efficiency.Assessed suggestions for improvements to past projects and applications.Collaborated with the software team during our monthly meetings covering code reviews, debugging, and testing. Skills Hard Skills:JavaScriptSQLCloud ComputingC/C++Data AnalysisUser InterfaceSQLHTMLData StructuresDebugging/TestingSoft Skills:CommunicationEthicalCritical ThinkingProblem SolvingDetailedCreativeLogicalAdaptableCollaborativeTime Management Education B.S. in Computer ScienceBaker College 2014 - 2018 Concentration in Computer Programming --- Originally written byJessica Sun---
Career Development
Nov 17th 2025

7 Cara Menjadi Programmer Profesional Bagi Pemula

Daftar Isi: Pengertian dan Tugas ProgrammerSkills yang Harus Dimiliki Seorang ProgrammerCara Menjadi ProgrammerTips Mendapat Pekerjaan Bidang Programing Seiring berkembangnya dunia teknologi, semakin banyak tech-company/tech startups (perusahaan yang menawarkan produk berbasis teknologi) bermunculan. Hal ini menyebabkan kebutuhan akan seorang programmer meningkat. Banyak startup membutuhkan programmer untuk mengembangkan suatu teknologi di perusahaannya. Dikarenakan jumlah seorang programmer terbatas dan permintaan pasar yang tinggi, gaji di bidang programmer terkenal sangat besar. Selain itu, menjadi seorang programmer dianggap punya prospek masa depan yang baik karena pertumbuhan bidang IT akan selalu mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Apakah kamu tertarik untuk menjadi programmer dan ingin mencari tahu cara jadi programmer yang handal dan profesional? Simak artikel ini sampai selesai ya! Pengertian dan Tugas Programmer Pada dasarnya, programmer adalah seseorang yang menulis kode program untuk membangun perangkat lunak (software), aplikasi maupun website pada komputer. Dalam pengembangan ini, seorang programmer mengambil suatu konsep atau desain dan menulis kode yang memberitahu komputer cara menjalankan konsep tersebut. Salah satu syarat menjadi programmer adalah terampil dalam berbagai bahasa komputer (Java, PHP, Javascript, dll.) dan mampu mengidentifikasi penyebab masalah dalam suatu sistem serta menyelesaikan baris kode yang salah. Tugas umum seorang programmer meliputi: Mengidentifikasi kebutuhanMerancang alur program / flowchartMenulis kode programDebugging atau troubleshootingPengujian programPerilisan programPemeliharaan dan pengembangan program Berikutnya, CakeResume akan mengupas lebih dalam tentang cara menjadi programmer yang handal! Skill yang Harus Dimiliki Seorang Programmer Seiring berjalannya waktu, akan semakin banyak kompetitor bermunculan. Maka dari itu, kamu harus terus mengembangkan skills dan mengikuti perkembangan teknologi. Untuk bisa mewujudkan suatu program, tentu ada beberapa skills yang dibutuhkan di bidang IT maupun itu soft skills atau hard skills. Dengan pengalaman, tentu kamu dapat meningkatkan pengetahuan dan skills sehingga dapat meningkatkan potensi penghasilan kamu. Berikut adalah beberapa skills yang harus dikuasai seorang programmer : 1. Mampu berkomunikasi dengan baik Dalam dunia programming, membuat suatu kode dalam waktu cepat adalah hal yang tidak mudah. Maka dari itu, seorang programmer akan bekerja dalam tim. Programmer harus mampu menjelaskan konsep teknis yang kompleks kepada rekan kerja mereka atau individu yang kurang informasi di bidang IT. Maka dari itu salah satu cara menjadi programmer yang baik adalah memiliki komunikasi yang jelas, dengan begitu akan memungkinkan programmer memecahkan masalah dengan efektif dan efisien. 2. Problem Solving Ada kalanya kode yang dikerjakan tidak berjalan sesuai harapan. Untuk membenarkan dan mencari masalah dalam suatu set instruksi memakan waktu yang tidak singkat. Disini kemampuan kamu untuk menyelesaikan masalah diuji. Memiliki skill debugging adalah suatu skill dasar untuk mencari kesalahan atau bug dalam suatu program yang dibuat. Setelah kamu menemukan solusi dalam suatu masalah, kamu juga dituntut untuk bisa mengaplikasikan konsep tersebut di masalah lainnya. 3. Menguasai Bahasa Pemrograman Syarat wajib menjadi seorang programmer adalah menguasai satu atau lebih bahasa program. Bahasa program terdiri dari berbagai macam seperti Java, C++, Phyton dan lain lain. Kamu bisa mempelajari satu bahasa program dan fokus mendalaminya. Semakin berkembangnya teknologi, menguasai lebih dari satu bahasa program bisa menjadi kelebihanmu. Akan tetapi kamu harus tetap punya 1 bahasa yang kamu kuasai dan pahami dengan baik sebelum kamu mencoba yang lain. 4. Memahami Algoritma dan Matematika Ketika belajar menjadi programmer, hal lain yang kamu harus kuasai adalah matematika dasar dan algoritma. Kenapa belajar algoritma itu penting? Algoritma membantu memecahkan masalah lalu menerapkan pada pembuatan program. Bahkan kamu harus mampu menerjemahkan algoritma yang dirancang orang lain untuk ditranslasikan menjadi kode program.Langkah-Langkah Menjadi Programmer Infographic Langkah Menjadi ProgrammerBidang IT adalah suatu hal yang tidak tergolong mudah untuk dipelajari. Apalagi jika kamu ingin menjadi seorang programmer, butuh dedikasi dan waktu serta konsistensi untuk menguasai bidang ini. Jika kamu memiliki passion dalam coding, menjadi seorang programmer akan menjadi hal yang menyenangkan. Terlebih lagi, seiring berkembangnya teknologi, jalan karir seorang programmer sangat menjanjikan. 1. Pikirkan alasan mengapa kamu ingin menjadi programmer Langkah pertama merupakan sebuah pertanyaan yang kamu harus pikirkan matang-matang. Apakah kamu serius di bidang ini? Atau hanya ingin mencoba-coba saja? Atau karena bidang ini sedang trending? Saat belajar menjadi programmer, kamu harus mengalokasikan waktu belajar serta eksplor banyak hal. Ini memerlukan tekad yang bulat dan kuat untuk menjadi programmer. 2.Tentukan bidang programming yang kamu minati Setelah kamu menentukan mengapa kamu ingin belajar programming, langkah menjadi programmer berikutnya adalah menentukan bidang pemrograman yang ingin kamu dalami. Ada beberapa bidang programming dan kamu harus pikirkan baik-baik karena akan berhubungan dengan pekerjaan kamu nanti. Berikut adalah beberapa jenis bidang yang cukup populer:1. Web Developer Web developer adalah sesorang yang membuat dan mengembangkan suatu program atau aplikasi untuk World Wide Web (WWW) agar dapat dijalankan di internet. Seorang web developer membuat tampilan aplikasi dari menulis kode sampai tahap pengujian dan pengembangan. Dibutuhkan keterampilan untuk memahami algoritma, struktur data dan basis data agar dapat menciptakan website yang optimal. Terdapat 3 tipe web dev: Front End Developer: membuat dan mengelola tampilan software yang akan digunakan penggunaBack End Developer: merancang dan mengelola data kebutuhan serverFull Stack Developer: Membuat aplikasi website dari sisi front end maupun back end 2. Data ScientistData scientist adalah seseorang yang mengumpulkan data dalam jumlah besar yang terakumulasi di perusahaan. Pada dasarnya, data scientist menganalisa data seperti menggabungkan data dan memastikan konsistensi dataset. Pada akhirnya mereka akan membuat suatu infografis agar client mudah memahami data (data visualisation). Menjadi data scientist harus memiliki keterampilan mencari informasi dan data, statistika, pemrograman serta bisnis dan manajemen. 3. Software Engineer Pada dasarnya, seorang software engineer berperan dalam proses pengembangan perangkat lunak. Untuk mengembangkan suatu perangkat lunak, dibutuhkan kemampuan bahasa pemrograman seperti C++, Java dan Python. Bahasa pemrograman ini akan membantu software engineer mengembangkan aplikasi seperti aplikasi komputer, platform cloud atau aplikasi web. Skill yang wajib dikuasai sebagai software engineer selain bisa bahasa pemrograman adalah teliti dan dapat bekerja sama dengan tim. Menciptakan suatu perangkat lunak akan sulit jika dilakukan seorang diri.4. Database Administrator (DBA) Database administrator bertugas untuk menyimpan dan mengamankan data perusahaan berbasis software. Data yang simpan mulai dari data keuangan, data riwayat transaksi hingga data-data penting lainnya. Selain itu DBA juga bertugas untuk mengembangkan, mengelola, back-up sebuah data dan memastikan semuanya berfungsi dengan baik. Seorang DBA juga yang merencanakan kapasitas dalam penyimpanan data. Jika kamu tertarik menjadi DBA ada beberapa bahasa pemrograman yang dibutuhkan untuk menjadi database administrator seperti SQL, Linux, Unix, Oracle, Microsoft Access dan lain lain.5. Cloud Engineer Belakangan ini, cloud engineer menjadi sangat populer. Salah satu produk yang dikerjakan seorang cloud engineer adalah Google Drive. Dimana mereka merancang cloud sehingga kamu bisa mengerjakan suatu data secara online, otomatis tersimpan dan bisa di akses di perangkat manapun. Banyak perusahaan memakai teknologi cloud untuk menyimpan file-file mereka. Tugas seorang cloud engineer untuk membangun dan merancang infrastruktur cloud. Ada beberapa profesi cloud engineer sesuai dengan tugasnya, seperti cloud system engineer, cloud network engineer, cloud software engineer, cloud security. 📚Bacaan lanjutan: 15 Prospek Kerja Teknik Informatika Terbaik [+Gaji, Info Kuliah, Dll.] 3. Pilih bahasa pemrograman yang ingin kamu pelajari Langkah menjadi programmer berikutnya adalah menentukan bahasa pemrograman yang ingin kamu kuasai. Hal ini merupakan syarat wajib agar bisa menjadi seorang programmer. Untuk pemula, lebih baik fokus dan pahami satu bahasa pemrograman. Setelah kamu paham betul pada bahasa pemrograman yang kamu pilih, tidak menutup kemungkinan untuk belajar bahasa yang lain. 💻 Berikut adalah 4 bahasa yang cukup populer serta fungsinya: 1. Javascript (JS) Javascript merupakan bahasa pemrograman yang dipakai untuk mengembangkan perangkat lunak berbasis web. Oleh karena itu Javascript juga banyak dipakai seorang web development. Javascript merupakan salah satu bahasa pemrograman yang sangat populer. Web yang dibuat dengan javascript akan lebih interaktif dan dinamis. Banyak perusahaan besar yang menggunakan JS seperti Google, Facebook dan Linkedin. 2. Python Python adalah salah satu bahasa yang mudah dimengerti dan memiliki komunitas pengguna yang besar. Oleh karena itu, Python banyak digunakan untuk pengaplikasian secara umum seperti analisa data serta pembuatan AI atau machine learning (ML). Dengan konsep yang sederhana, programmer dapat menghemat waktu dalam koding. Proses pengerjaan juga relatif singkat sehingga programmer bisa lebih produktif dalam mengerjakan proyeknya. 3. Java Java merupakan bahasa yang biasanya digunakan untuk pengembangan sistem dan server, khususnya pada aplikasi mobile (android). Java juga bisa digunakan untuk pengembangan aplikasi web pada back-end. Penggunaan Java termasuk efisien karena Java memiliki kode pemrograman level tinggi dan dapat dijalankan di berbagai perangkat. Dalam pembuatan aplikasi, di Java cukup sekali pembuatan file, maka program dapat dijalankan di beberapa platform tanpa perlu melakukan perubahan. 4. C++ C++ dianggap mempunyai kecepatan komputasi (processing) terbaik dan penggunaan memori yang efisien. Oleh karena itu, C++ banyak digunakan untuk pengembangan game online. Salah satu game online yang memakai C++ adalah fortenite dan GTA. Penggunaan C++ tergolong memiliki kinerja yang cepat dengan syntax yang simple.📚 Bacaan lanjutan:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] 4. Saatnya memulai koding (sekolah, kursus online, bootcamps, otodidak) Setelah kamu memutuskan kamu ingin menjadi programmer seperti apa, langkah menjadi programmer selanjutnya adalah mulai mempelajari bahasa pemrograman dari dasar. Kamu bisa mulai mempelajari syntax dasar dan simple. Ada beberapa metode pembelajaran yang bisa kamu terapkan tergantung sumber daya yang kamu miliki. Beberapa metode tersebut adalah :✅ Sekolah bidang ilmu komputer Untuk memulai menjadi programmer, kamu bisa mengambil jurusan di kuliah seperti : Sistem Informasi dan Teknik Informatika Kedua jurusan diatas akan mengajarkan kamu dasar-dasar menjadi programmer yang kamu bisa implementasikan di dunia kerja nanti.✅ Mengikuti Kursus Online Banyak situs website yang menawarkan modul-modul pemrograman dari teori hingga praktek. Di zaman sekarang terdapat banyak situs yang menawarkan mentor yang bisa membimbing kamu dalam proses belajar kamu. Beberapa website untuk pembelajaran koding antara lain: CodePolitan.com (Bahasa Indonesia)Dicoding.com (Bahasa Indonesia)Codecademy.comCode.org ✅ Bootcamps Jika kamu ingin mengikuti pembelajaran yang formal dan terpadu yang bisa memberikan pengetahuan yang diperlukan untuk membangun karir pemrograman dalam waktu yang relatif singkat maka mengikuti bootcamps adalah salah satu cara untuk kamu bisa belajar pemrograman. Biasanya bootcamps diadakan dalam waktu yang singkat empat bulan sampai satu tahun. Kamu bisa bisa mendalami kurikulum pendidikan terpadu yang berfokus pada keterampilan dan alat pemrograman praktis.✅Otodidak Belajar menjadi programmer juga bisa secara otodidak juga, loh! Jika kamu tidak punya banyak waktu itu mengikuti pembelajaran formal, belajar pemrograman secara mandiri juga tidak menutup kemungkinan untuk kamu membangun karir di bidang programmer. Beberapa referensi yang bisa kamu gunakan seperti buku, video tutorial, e-book, game coding dan situs-situs lainnya.Belajar menjadi programmer secara otodidak dibutuhkan komitmen, kedisiplinan dan waktu. Karena kamu hanya bertanggung jawab kepada diri sendiri. 5. Buatlah projek dan bangun portofolio Belajar menjadi programmer akan sia-sia jika kamu hanya belajar teorinya saja. Jika kamu pemula, kamu bisa mempraktekkannya dengan membuat projek-projek kecil. Dengan kamu membuat projek sendiri, kamu juga bisa melatih keterampilan sekaligus menambah pengalaman kamu dalam menjadi programmer. Kamu bisa menulis kode sendiri, mempublikasikannya dan jadikan itu sebagai portofolio kamu. Dengan portofolio proyek sukses yang lengkap, kamu dapat menunjukkan keahlian kamu kepada calon perusahaan dengan lebih jelas. Beberapa latihan membuat projek kecil yang bisa kamu lakukan: Membangun situs web sendiriMengembangkan mobile application sederhanaMembuat aplikasi favorite kamu / modifikasikan 6. Mulai melamar pekerjaan Langkah menjadi programmer selanjutnya adalah mulai mencari dan melamar pekerjaan di bidang programmer. Kamu bisa bekerja di perusahaan impian kamu atau menjadi freelancer. Sama seperti mencari pekerjaan di bidang lain, kamu harus membuat CV/resume dan menyusun portofolio yang dapat diakses publik. Dalam mencari pekerjaan, kamu juga bisa melatih keterampilan wawancara. Wawancara kerja pemrograman juga mencakup tugas-tugas teknis, jadi bersiaplah untuk bersinar saat diminta hal teknis. Kamu juga bisa menghadiri konferensi dan acara pemrograman untuk memperluas koneksi dan mengenal industri dengan baik. Hal ini dapat membantu kamu mendapatkan prospek dan mencari pekerjaan. 📚Baca juga: 5 Contoh CV Programmer Terbaik dan Cara Membuatnya! 7. Berlatih, berlatih dan berlatih Akan ada kalanya kamu akan jenuh belajar pemrograman, apalagi bidang ini butuh dedikasi yang tinggi untuk menguasainya. Tapi jangan menyerah dan teruslah fokus pada visi kamu. Dunia programming akan selalu berkembang, teruslah ikuti perkembangan teknologi dan selalu belajar hal baru yang belum kita ketahui di dunia programming. Tips Mendapat Pekerjaan di Bidang Programming Apakah kamu sudah siap terjun kedalam dunia kerja sebagai programmer? Perhatikan tips-tips dibawah ini sebelum kamu mulai mendaftar lowongan pekerjaan sebagai programmer : 1. Buatlah CV yang kuat untuk lamaran pekerjaan Ketika menulis CV untuk menjadi seorang programmer, kamu harus menunjukan kualifikasi yang pas untuk posisi yang kamu daftar.✅ Lihat persyaratan dan gunakan kata kunci Dalam mendaftar suatu pekerjaan, lihatlah kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Sertakan skills yang kamu miliki, yang sesuai dengan perusahaan butuhkan. Ini dapat membantu CV kamu menonjol, terutama jika perusahaan menggunakan sistem ATS untuk menyaring CV calon karyawan.✅ Tulis keterampilan teknis yang kamu miliki Selain menulis soft skills, kamu juga harus memuat bagian “keterampilan teknis” dalam CV kamu. Buatlah list bahasa pemrograman yang kamu kuasai, serta pengetahuan industri yang kamu ketahui.Contoh keterampilan teknis seperti: bahasa pemrograman Python, C++, Java, App Development, Data Analysis, Data Structures, dll.✅ Sertakan sertifikat atau penghargaan Untuk meningkatkan value CV kamu, kamu bisa melibatkan pengalaman kerja atau sertifikat. Kalau kamu pernah terlibat dalam perlombaan bidang programming dan mendapatkan penghargaan akan menjadi nilai lebih dalam CV kamu. Dengan begitu, kamu dapat menunjukkan kalau kamu memiliki keinginan untuk terus belajar dan mengikuti perkembangan bahasa pemrograman. 💡 Contoh CV Programming yang Menarik Contoh CV Java Programmer - Dibuat di CakeResume Ingin membuat CV programmer yang menarik seperti contoh diatas? CakeResume menyediakan 50+ template CV gratis untuk kamu yang sedang melamar kerja!🎉Buat CV 2. Berlatih sampai kamu bisa membuat kode langsung di tempat Hal ini mungkin terdengar tidak mungkin bagi pemula, tapi nyatanya di dunia kerja, kamu dituntut untuk bisa langsung membuat kode dan menyelesaikan masalah proyek. Disaat kamu bisa mengkode langsung, kamu bisa menjadi lebih produktif saat bekerja.Cari referensi contoh CV yang menarik perhatian HR? Kamu bisa temukan berbagai contoh CV untuk semua pekerjaan di halaman ini!Lihat Contoh CV Itulah langkah cara menjadi seorang programmer. Jangan takut untuk memulai dan pikirkan baik-baik mengapa kamu ingin fokus dan serius menjadi programmer. Akan sulit untuk memulai dari 0, tapi lebih baik memulai daripada tidak sama sekali. Mulailah dari sesuatu yang dasar dan sederhana. Kamu bisa mencari komunitas coding untuk membantu kamu dalam proses belajar menjadi programmer. Semoga artikel ini membantu kamu dalam mempertimbangkan keputusan kamu untuk menjadi seorang programmer! --- Ditulis oleh Phoebe Charissa ---
Resume & CV
Apr 27th 2026

40+ Contoh CV Lamaran Kerja yang Menarik HRD [+Template Gratis]

RingkasanCV lamaran kerja yang baik harus memuat data diri, deskripsi diri, pengalaman kerja, riwayat pendidikan, skill, informasi tambahan seperti sertifikasi, referensi, dll. Sebaiknya kamu menyesuaikan CV dengan pekerjaan yang dilamar agar lebih relevan dan menonjol. Untuk membuat CV lamaran kerja yang baik, buat CV ATS-friendly dengan format yang sesuai. Kamu bisa menggunakan template CV online untuk membuat CV lebih mudahSebuah penelitian dari Ladders menyatakan bahwa rekruter hanya menghabiskan rata-rata 7,4 detik untuk melihat CV kandidat pelamar. Makanya penting bagi pencari kerja untuk membuat CVyang menarik! Bagaimana cara membuat CV yang baik agar kamu bisa mendapatkankesempataninterview kerja? Simak artikel dari Cake untuk mencari tahu cara membuat CVyang profesional juga menarik!Daftar isi: 40+ Contoh CV Lamaran Kerja Terbaik Contoh CVUmum Contoh CVBerdasarkan Posisi Cara Membuat CVLamaranKerja Tips Membuat CV yang Bagus dan Menarik Optimalkan CV, Dapat Interview Lebih Banyak 40+Contoh CV Lamaran Kerja Profesional Setelah membaca ulasancara membuat curriculum vitae untuk melamar pekerjaan, pastinya kamu sudah ada gambaran bagaimana cara membuat CVuntuk melamar kerja.Di bawah ada 41contoh CV lamaran kerjayang baik dan benar, mulai dari CVformal, kreatif, CVdalam bahasa Indonesia maupun Inggris, dan masih banyak lagi.Contoh CVUmum CV Bahasa Indonesia CV Bahasa Inggris CV Kreatif CV ATS CV 2 Lembar CV Tulis Tangan CV Menarik CV Formal Contoh CVLamaran Kerja berdasarkan Posisi CV Account Executive CV Blockchain Developer CV Chef CV Content Writer CV Customer Service CV Cyber Security CV Data Analyst CV Data Scientist CV Desain Grafis CV Digital Marketing CV Finance Staff CV Financial Analyst CV Fresh Graduate CV Guru CV HRD CV IT Support CV Lamaran Kerja di Bank CV Mahasiswa CV Manager CV Operator Produksi CV Performance Marketing CV Product Manager CV Sales CV Sales Manager CV Social Media Specialist CV Software Engineer CV Teknik Industri CV Teknik Mesin CV UI/UX Designer CV Web Designer CV Web Developer 1. Contoh CV Bahasa IndonesiaBerikut adalah contoh CVlamaran kerja yang baik dan benar, memuat semua bagian CV termasuk deskripsi diri, pengalaman kerja, riwayat pendidikan, keterampilan dan informasi tambahan seperti sertifikasi.Contoh CV Lamaran Kerja Bahasa Indonesia -- Dibuat di Cake2. Contoh CV Bahasa InggrisAda beberapa perusahaan yang mewajibkan karyawannya untuk mahir berbahasa Inggris. Seringkali, kamu membutuhkan CVBahasa Inggris untuk melamar ke lowongan seperti ini. Pastikan bahasa Inggris yang kamu gunakan sudah tepat dan baku, kamu bisa menggunakan tool sepertiGrammarly untuk memastikan CV-mu sudah optimal.Contoh CV Bahasa Inggris -- Dibuat di Cake3. Contoh CV KreatifCV kreatif ini di buat olehNani Putri Ramadhanti (dibuat di Cake), pemenang utama lomba CV Making Competition Cake 2023 lalu. Untuk selengkapnya, lihat CVNani Putri Ramadhanti di sini.Contoh CV Kreatif by Nani Putri Ramadhanti -- DIbuat di Cake 4. Contoh CV ATS-FriendlyBerikut adalah salah satu contoh CVATS-Friendly yang sukses melewati seleksi ATS. Baca lebih lanjut bagaimana cara membuat CVATS-Friendly di artikel ini. Contoh CV ATS -- Dibuat di Cake 5. Contoh CV 2 LembarContoh CV 2 Lembar-- Dibuat di Cake Contoh CV 2 Lembar-- Dibuat di Cake 6. Contoh CVTulis TanganCV di bawah merupakan contoh CV tulis tangan yang baik. Meskipun sudah memasuki jaman digital dan semakin banyak orang membuat CV online ataupun diketik, namun daftar riwayat hidup tulis tangan masih populer di Indonesia.Membuat daftar riwayat hidup tulis tangan juga bisa terkesan kuno dan tradisional. CV lamaran kerja tulis tangan harus diberikan kepada perusahaan langsung, namun di jaman digital ini sudah banyak pencari kerja yang mengirimkan CV Lamaran Kerja PDFvia email ataupun mengirim CV via WA.Contoh CV/ Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan - Dibuat oleh Cake7. Contoh CVMenarikBerikut adalah contoh CVmenarik yang dapat menarik HRD. CV ini dilengkapi dengan berbagai projek dan juga keterampilan, sehingga dapat membuat lamaran lebihstandout.Contoh CVMenarik - Dibuat di Cake8. Contoh CVFormalFormat CVformal seperti di bawah pada umumnya cocok untuk digunakan saat melamar kerja ke perusahaan besar / korporat, CPNS, industri perbankan dan hukum.Contoh CVFormal - Dibuat di Cake9. Contoh CV Account ExecutiveContoh CV Account Executive-- Dibuat di Cake10. Contoh CV Blockchain DeveloperContoh CVBlockchain Developer - Dibuat di Cake 11. Contoh CV Chef / KokiContoh CVChef / Koki - Dibuat di Cake12. Contoh CVContent WriterContoh CV Content Writer-- Dibuat di Cake13. Contoh CVCustomer ServiceContoh CVCustomer Service - Dibuat di Cake14. Contoh CVCyber SecurityContoh CVCyber Security - Dibuat di Cake15. Contoh CVData AnalystContoh CV Data Analyst - Dibuat di Cake 16. Contoh CV Data ScientistContoh CVData Scientist - Dibuat di Cake17. Contoh CV Desain Grafis Mau membuat CV dengan tampilan menarik seperti contoh CVdiatas? Buat CV di Cake, tersedia 50+ template CVmenarik yang ATS friendly. Gratis!🎉Buat CV 18. Contoh CV Digital MarketingUntuk melamar kerja ke posisidigital marketing, ikuti contoh CVdi bawah. Kamu juga dapat menyertakan portofoliodigital marketing untuk menunjukkan proyek yang pernah kamu kerjakan.Contoh CVDigital Marketing - Dibuat di Cake 19. Contoh CVFinance StaffContoh CVFinance Staff - Dibuat di Cake 19. Contoh CVFinancial AnalystContoh CVLamaran Kerja Financial Analyst - Dibuat di Cake20. Contoh CVFresh GraduateKetika membuat CV fresh graduate, kamu bisa menambahkan pengalaman magang ataupun kegiatan kampus seperti mengikuti organisasi, lomba, atau kegiatan sukarela.Contoh CV Fresh Graduate untuk Lamar Kerja - Dibuat di CakeContoh CV Fresh Graduate di atas cocok digunakan untuk melamar ke:Perusahaan Start-upMarketingAdvertisingSocial Media ManagerBranding21. Contoh CVGuruContoh CVGuru - Dibuat di Cake22. Contoh CVHRDContoh CVLamaran Kerja HRD- Dibuat di CakeSudah punya CV? Waktunya melamar kerja! Cari loker dari berbagai industri di Cake sekarang 🎉Cari Loker23. Contoh CVITBerikut adalah contoh CV programmer yang berpengalaman, lengkap dengan deskripsi diri, pengalaman, pendidikan, skill, dan tools.Contoh CVIT(Programmer) - Dibuat di Cake 24. Contoh CVLamaran Kerja di BankDesain CV yang bersih seperti di bawah cocok digunakan untuk melamar kerja ke bank.Contoh CV Formal untuk Lamaran Kerja di Bank - Dibuat di CakeMau membuat CV dengan tampilan menarik seperti contoh CVdiatas? Buat CV di Cake, tersedia 12+ template CVmenarik yang ATS friendly. Gratis!🎉Buat CV25. Contoh CV MahasiswaContoh CVMahasiswa S1 Jurusan Sistem Informasi - Dibuat di Cake 26. Contoh CVManagerContoh CVManager Toko - Dibuat di Cake27. Contoh CV Operator ProduksiContoh CVOperator Produksi - DIbuat di Cake28. Contoh CV Performance MarketingContoh CVPerformance Marketing Senior-Level - Dibuat di Cake29. Contoh CV Product ManagerContoh CVProduct Manager - Dibuat di Cake 30. Contoh CV SalesKetika membuat CVuntuk pekerjaan sales, kamu bisa mencantumkan pencapaian penjualan yang kamu raih dengan angka. Dengan begini, CVsales kamu akan terlihat lebih menarik.Contoh CVLamaran Kerja Sales - Dibuat di Cake31. Contoh CV Sales ManagerContoh CVSales Manager dalam Bahasa Inggris - Dibuat di Cake Mau membuat CV dengan tampilan menarik seperti contoh CVdiatas? Buat CV di Cake, tersedia 12+ template CVmenarik yang ATS friendly. Gratis!🎉Buat CV32. Contoh CV Social Media SpecialistSocial media specialist merupakan salah satu pekerjaan dalam bidang kreatif. CVdibawah cocok digunakan untuk melamar kerja dalam bidang sosial media. Kamu juga bisa mencantumkan proyek yang berkaitan dengan media dalam CV kamu.Contoh CVSocial Media Specialist - Dibuat di Cake 33. Contoh CVSoftware EngineerContoh CVSoftware Engineer (Developer) - Dibuat di Cake 34. Contoh CV Teknik IndustriDi bawah ini merupakan contoh CV Teknik Industri:Contoh CV S1 Teknik Industri - Dibuat di Cake35. Contoh CV Teknik MesinBagi kamu yang baru saja lulus dari jurusan teknik mesin, di bawah ini adalah contoh CV Teknik Mesin yang bisa kamu ikuti.Contoh Curriculum Vitae Teknik Mesin - Dibuat di Cake36. Contoh CV UI/UXDesigner 37. Contoh CVWeb DesignerContoh CV Web Designer - Dibuat diCake38. Contoh CVWeb DeveloperContoh CVWeb Developer 2 Lembar - Dibuat di CakeContoh CVWeb Developer 2 Lembar - Dibuat di CakeBuat CV yang profesional dan ATS-friendly agar lebih cepat dapat kerja!Coba Cake CVBuilder sekarang, bikin CVmudah dan cepat💯Buat CVCara Membuat CVLamaran KerjaApa saja yang harus ditulis dalam CV?Menurut Michael Page, panjang CV yang ideal adalah dua halaman. Namun, jika kamu melamar untuk posisi entry-level, satu halaman saja sudah cukup.Maka kamu harus memilih informasi yang ada di CV agar tetap relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Berikut struktur CV lamaran kerja pada umumnya:1. Data DiriBagian ini memuat data diri/informasi paling mendasar tentang diri kamu. Pastikan untuk menulis informasi dengan jujur supaya rekruter dapat menghubungi kamu dengan mudah. ✍🏻 Informasi penting yang dapat dicantumkan:NamaNomor teleponEmailAlamat domisiliLink portofolio (Opsional)LinkedIn (Opsional) 2.Deskripsi Diri/Tentang Saya Perkenalkan diri kamu dengan 3-5 kalimat di bagian ini. Pastikan untuk menulis semenarik mungkin dan menonjolkkkan kemampuan atau pencapaian terbesar kamu. Ini merupakan kesempatan penting kamu untuk mengambil perhatian HRDKamu dapat melihat contoh deskripsi diri yang baik dan menarik HRD di artikel ini.3. Pengalaman Kerja Pengalaman kerja merupakan bagian yang sangat krusial dalamCV. Tulislah pengalaman dengan kronologi terbaik, mulai dari pengalaman terbaru sampai terlama. Berikut beberapa informasi yang dapat kamu masukkan di bagian ini Posisi atau jabatan di perusahaanNama perusahaanTahun bekerjaJob desk/deskripsi pekerjaan (tulis dalam bentuk poin) Untuk membuat CV kamu lebih menarik, kamu dapat mencantumkan prestasi yang pernah kamu raih ketika menjabat di posisi itu. Jangan lupa untuk menyertakan pencapaian terukur agar lebih kredibel! ✍🏻 Contoh pencapaian pada pengalaman kerja:Berhasil menaikkan laba perusahaan sebanyak 10% dalam 1 kuartal.4.Riwayat Pendidikan Di bagian ini, masukkanlah riwayat pendidikan formal yang pernah kamu tempuh. Namun, kamu hanya perlu memasukkan 2 pendidikan terakhir yang kamu tempuh, karena HRDtidak perlu tahu sekolah asal TK, SD, atau SMP kamu.Informasi penting untuk dimasukkan: Nama instansi pendidikanJurusan / bidang pendidikanTahun tempuhIPK (opsional)Pencapaian atau pengalaman selama kuliah (opsional) 5. Skill Menuliskan keterampilan atauskilldalam CVmemudahkan rekruter untuk melihatskillspesifik yang kamu miliki. Untuk memudahkan rekruter, kamu bisa mengelompokkanskill menjadi tiga kategori utama:Soft skill:Kemampuan interpersonal dan karakter pribadi, seperti komunikasi, kepemimpinan, atau adaptasiHard skill: Kemampuan teknis atau spesifik yang dapat diukur, seperti penggunaansoftwaretertentu, analisis data, atau penguasaan bahasa pemrogramanSkill bahasa: Kemampuan dalam berbahasa asing, beserta tingkat kefasihannyaYang terpenting, pastikan untuk mencantumkanskill yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Hal ini akan membuat CV lebih terfokus dan menarik perhatian perekrut.Kamu bisa melihat lebih lanjut bagaimana cara menulis dan berbagaicontoh soft skill danhard skill di artikel tentangContoh Soft Skill dan Hard Skill dalam CV  ini.6. Informasi Tambahan Walaupun opsional, menambahkan informasi berikut ini dapat menjadi plus poin dalam CV kamu agar kamu lebih menonjol dibandingkan kandidat lainInformasi yang bisa dimasukkan: Sertifikasi/PenghargaanPortofolioReferensiHobi/Minat (pastikan relevan dengan pekerjaan yang dilamar) Tips Membuat CV yang Bagus Menarik Ketika membuat CV, format dan desain CV yang menarikjuga sangat penting untuk menarik perhatian rekruter. Berikut beberapa cara membuat CVlamaran kerja kamu lebih optimal di mata rekruter.1. Pilih Format CV yang Sesuai Format CV Kronologi Terbalik -menuliskan pengalaman kerja terlebih dahulu dengan susunan kronologi terbalik, yang paling baru dituliskan paling atas lalu diikuti dengan pengalaman-pengalaman sebelumnya.Format CV Fungsional -format CV yang menonjolkan skill atau keterampilan yang dimiliki. Cocok buat kandidat yang ingin switch career, memiliki gap dalam karier, atau fresh graduate yang belum memiliki pengalaman kerja.Format CV Kombinasi -format CV yang memungkinkan untuk menuliskan pengalaman kerja sekaligus menonjolkan skill atau kemampuan yang dimiliki. 2. Buat CVyang Relevan dengan Pekerjaan yang Dilamar CV yang mengandung banyak pengalaman kerja memang terlihat menrarik. Namun pastikan kamu hanya memasukkan informasi pengalaman kerja atau skill yang berkaitan dengan posisi yang kamu lamar. Membuat CV yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar menunjukkan bahwa kamu telah mengerti job desk yang akan kamu kerjakan nantinya, dan menunjukkan bahwa kamu adalah kandidat yang cocok untuk posisi tersebut. 3. Buat Desain CV yang Bersih dan Rapih Umumnya, rekruter tidak begitu memperhatikan desain CV lamaran kerja. Yang terpenting adalah membuat CV dengan warna netral, terstruktur rapi dan mudah dibaca. Kamu bisa menggunakanfont CVyang terlihat profesional seperti Helvetica, Arial, Noto, Roboto, Times New Roman, dll. Itulah cara membuat CV lamaran kerja. Mudah sekali bukan? Ketika kamu sudah mencantumkan semua informasi yang diperlukan serta memilih desain CV yang sesuai, waktunya mengirim lamaran kerja kamu. Kamu bisa print CV PDF lamaran kerja kamu atau mengirim CV melalui email atauwebsite lowongan kerja.4. Buat CV dengan TemplateAgar membuat CVmenjadi lebih mudah, ada baiknya untuk menggunakan template CV. Dengan begini, kamu akan menghemat waktu dan CV pun juga terlihat lebih rapih dan profesional. Cake menyediakan lebih dari 50 template CV ATS gratis! Kamu hanya perlu sign in dan kamu bisa langsung pakai template CV-nya dan meng-editnya sesuai kebutuhan.Sudah siap membuat CVlamaran kerja?Buat CVyang menarik HRDdengantemplate CVATS-friendly dari Cake, gratis!🚀Buat CV Kesimpulan Curriculum Vitae (CV)lamaran kerjaadalah dokumen yang kamu sertakan ketika melamar kerja. Isi CV lamaran kerja adalah informasi dasar mengenai diri kamu seperti riwayat pendidikan, pengalaman kerja dan keterampilan yang kamu miliki. CV ibaratnya pertemuan pertama kamu dengan rekruter maka pastikan kamu memberikan kesan pertama yang baik. Rekomendasi Lowongan Kerja Buat CVATS-Friendly di Cake, GratisCake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang! Buat CV di Cake, tersedia 50+ template CVmenarik yang ATS friendly. Gratis Download PDF!🎉Buat CV
Career Development
Oct 22nd 2022

Apa itu Technical Skills? Contoh dan Cara Mengembangkannya!

Daftar isi: Pengertian Technical Skills Contoh Keterampilan Teknis Cara Mengembangkan Technical Skills Cara Mencantumkan Keterampilan Teknis dalam CV Persaingan untuk masuk di suatu perusahaan semakin ketat dan kompetitif. Perusahaan akan memilih kandidat yang paling unggul dan sesuai kualifikasi. Agar menonjol di mata rekruter, dibutuhkan technical skills atau kemampuan teknis yang sesuai dengan posisi yang kamu lamar. Tanpa adanya technical skills yang spesifik maka akan lebih sulit untuk diterima di sebuah perusahaan. Mengapa technical skills penting dalam suatu pekerjaan? Apa saja contoh technical skills? Yuk simak artikel dibawah ini!Contoh Technical SkillsApa itu Technical Skills?Technical skills atau keterampilan teknis adalah kemampuan yang mengarah kepada keahlian dan pengetahuan untuk menyelesaikan tugas tertentu. Keterampilan teknis ini juga digunakan untuk memberi solusi atau tindakan yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan tertentu. Kemampuan teknis tidak hanya dipelajari melalui teori, tetapi harus dilatih melalui pengalaman. Kemampuan teknis harus selalu diasah dan dikembangkan, agar semakin mahir diimplementasikan dalam dunia kerja. Seorang recruiter akan mencari kandidat yang memiliki kemampuan teknis yang sesuai agar dapat segera menyelesaikan tugas dengan baik. Dengan memiliki keahlian teknis yang baik, kamu dapat memiliki keunggulan dari kandidat lainnya. Tidak menutup kemungkinan, dengan kemampuan teknis yang semakin mahir kamu bisa dipromosikan di perusahaan.Apa Perbedaan Technical Skills dan Soft Skills? Technical skills adalah bagian dari hard skill yang melibatkan pengetahuan praktis yang digunakan untuk melakukan tugas tertentu. Contoh technical skills adalah copywriting, penguasaan bahasa pemrograman, marketing, design, dll. Sedangkan soft skills adalah skill non-teknis yang menggambarkan cara kamu bekerja dan menjalankan relasi antar manusia. Contoh soft skills adalah komunikasi, manajemen waktu, kerja sama, dll. Tingkat kemahiran technical skills berbeda dengan soft skills. Technical skills dapat dievaluasi dan diukur kemahirannya dari latar belakang dan pengalamannya. Sedangkan soft skills dapat dilihat dari cara seseorang mempresentasikan dirinya. Technical skills membutuhkan pelatihan dan pengalaman untuk dikuasai. Sedangkan soft skills dapat dikembangkan seiring perpindahan dari suatu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. 📚 Baca juga:100+ Contoh Soft Skill Hard Skill dalam CV (untuk 15 Pekerjaan)Apa Manfaat Memiliki Technical Skills? Memiliki kemampuan teknis yang baik dapat memberikan keuntungan bagi diri sendiri maupun perusahaan. Dengan kemajuan industri yang sangat pesat, penting untuk memiliki satu ataupun lebih kemampuan teknis untuk dikuasai. Berikut adalah beberapa poin pentingnya memiliki kemampuan teknis : Menjadikan kamu kandidat yang unggul saat proses perekrutan: perusahaan akan mencari kandidat dengan talenta dan technical skills yang sesuai dengan pekerjaannya demi meningkatkan produktivitas perusahaan. Perusahaan juga dapat menghemat biaya pelatihan dan meningkatkan keuntungan perusahaan. Kamu dapat melakukan pekerjaan dengan baik dan produktif:dengan kemampuan teknis yang kamu miliki pekerjaan dapat diselesaikan dengan efisien dan produktif. Dengan begitu kamu dapat membantu perusahaan mencapai gol lebih cepat. Mendatangkan rasa percaya diri:kamu dapat lebih yakin dan optimal dalam melakukan setiap pekerjaan. Dalam menghadapi masalah, dengan ilmu dan keahlian yang kamu kuasai, setidaknya kamu dapat menemukan solusi yang baik untuk mengatasi masalah tersebut. Contoh Technical SkillAda banyak contoh dan jenis technical skill tergantung dengan industri dan bidang pekerjaan yang dilakukan. Akan lebih baik, jika kamu memiliki lebih dari satu technical skills untuk bersaing di jaman pertumbuhan industri yang cepat. Berikut adalah beberapa contoh kategori technical skills: 1. Social Media Management Digital Marketing Di jaman teknologi yang sedang marak ini, banyak bisnis beralih dari offline ke online. Platform sosial media digunakan oleh pebisnis untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan, melakukan marketing promotions dan mempermudah pengumpulan informasi untuk analisis data penjualan. Keahlian menguasai media sosial dan digital marketing tentu dapat membantu dan meningkatkan penjualan secara online. Berikut adalah contoh keahlian teknis yang harus dimiliki oleh seorang social media expertise: Social Media Platforms (Instagram, Twitter, Facebook, TikTok, dll)Content Management System (CMSGoogle AnalyticsSearch Engine Optimization (SEO)Data AnalysisContent CreationCopywriting📚 Baca juga:5 Contoh Portofolio Digital Marketing dan Cara Membuatnya2. Coding dan Programming Peningkatan penggunaan internet dan software dapat meningkatkan kesempatan yang luas untuk para programmer. Adanya permintaan yang tinggi membutuhkan lebih banyak profesional terlatih dalam bidang coding dan programming. Hampir semua hard skill di bidang teknologi informasi adalah technical skill atau technology skills. Beberapa contoh technical skills seorang programmer adalah: Bahasa Pemrograman (Phyton, Javascript, Java, PHP, C++, C#, Ruby, Kotlin, dll.)DebuggingHTMLTechnical SupportOperation SystemsAlgoritma dan struktur dataArtificial Intelligence (AI)📚 Baca juga:7 Cara Menjadi Programmer Profesional Bagi Pemula3. Analisis Data Pekerjaan sebagai seorang data analisis termasuk salah satu pekerjaan yang diminati akhir-akhir ini. Dengan persaingan yang ketat, kamu tentunya harus terus mengasah dan memperluas kemampuan teknis kamu dibidang ini. Perusahaan membutuhkan karyawan yang dapat mengumpulkan, mengatur, dan kemudian menafsirkan data tersebut. Contoh keterampilan teknis seorang data analisis meliputi: Skill AnalisaData MiningBahasa PemogramanDatabase ManagementAnalisis Statistik📚 Baca juga:Profesi Data Analyst: Tugas, Skill, Gaji Hingga Proyeksi Karier!4. Project Management Project manager bertanggung jawab untuk membantu perusahaan memandu proyek dari perencanaan hingga pelaksanaan. Project manager harus mampu menilai risiko, dan memimpin sebuah tim. Sebagai project manager, dibutuhkan kemampuan soft skill dan technical skill seperti: Risk ManagementProject PlanningTask ManagementRisk ManagementCost Management📚 Baca juga:Mau Jadi Project Manager? Ketahui Tugas, Gaji, Skill, Dll. 5. Design Desain grafis adalah salah satu pekerjaan yang marak dicari berbagai macam industri zaman sekarang. Apalagi dengan banyak hal yang beralih ke digital, pertokoan kecil hingga perusahaan besar membutuhkan jasa desainer grafis. Jika kamu ingin menjadi seorang graphic designer, ada baiknya kamu menguasai keterampilan teknis dibawah ini: Adobe (Illustrator, Photoshop, dll.)UI/UX DesignTypographyDesign ToolsWeb Design 📚 Baca juga:Desainer Grafis: Job Desk, Skill, Gaji [+Caranya] 6. Technical Writing Banyak pekerjaan yang melibatkan komunikasi tertulis dan membutuhkan penulis teknis untuk menjelaskan hal-hal rumit dengan cara yang mudah dipahami. Penulis teknis dituntut untuk mengerti topik tertentu, melakukan penelitian, memahami informasi, kemudian menyajikannya dalam bentuk yang dapat dipahami semua orang. Contoh kemampuan teknis yang harus dikuasai yaitu: Data Research dan gatheringKemampuan menulisMenguasai software (Word/Office)Client Relations 7. Network dan Security Di era digital ini, hampir semua data disimpan di dalam aplikasi atau software. Software ini tentu butuh lapisan keamanan untuk melindungi data dari pencurian, kehilangan atau akses tidak sah. Contoh kemampuan teknis yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan ini, yaitu: Data securityNetworking and network securityProgrammingRisk assessmentAlgoritma enkripsiSistem otentikasiBagaimana Cara Mengembangkan Keterampilan Teknis?Sekarang setelah kamu memiliki gagasan yang lebih baik tentang keterampilan teknis yang dibutuhkan di berbagai industri, kamu mungkin berpikir tentang cara mengembangkan technical skills atau mempelajari keterampilan baru untuk meningkatkan karier kamu, Berikut adalah langkah yang bisa kamu coba untuk mengembangkan kemampuan teknis: 1. Mengikuti Workshop, Seminar dan Kursus Mengikuti pelatihan atau kelas kursus merupakan salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kemampuan teknis kamu karena kamu akan dilatih oleh mentor yang sudah ahli di bidangnya. Biasanya, beberapa perusahaan akan membekali karyawan dengan menyelenggarakan pelatihan. Pelatihan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu offline dan online, keduanya tetap baik dan bermanfaat selama itu dapat mengembangkan kemampuan teknis kamu. 2. Menjadi Sukarelawan dalam Proyek Carilah peluang dan menjadi sukarelawan dalam proyek-proyek teknis. Hal ini akan memungkinkan kamu untuk mendapatkan pengalaman berharga dan mengenal banyak orang baru yang memiliki ketertarikan di bidang yang sama. 3. Banyaklah Membaca Informasi-Informasi Terbaru Banyak berita yang ditulis dan disebar lewat situs internet memudahkan kamu untuk membaca informasi terbaru seputar industri yang ingin kamu kuasai secara gratis. Kamu dapat membacanya di situs Business Insider, Financial Times, The Wall Street Journal atau website dalam negeri seperti kompas.com, CNBC Indonesia, CNN Indonesia, dll. Dengan membaca informasi terbaru yang terjadi di dunia, kamu dapat terus update dengan perkembangan di industri yang kamu geluti. Kamu juga dapat membaca buku untuk memperluas wawasan yang dapat mengembangkan kemampuan teknis yang kamu miliki. 4. Perbanyak Pengalaman Pengalaman bisa didapat dimana saja. Jika kamu adalah seorang mahasiswa maka kamu bisa aktif dalam organisasi sekolah atau internsip untuk mengembangkan technical skills kamu. Kamu juga bisa belajar sendiri dengan mengikuti kursus online, menjadi sukarelawan, membuat proyek sendiri, dll. Melalui pengalaman tersebut, ada kalanya kamu akan menemukan kesulitan dan melakukan kesalahan. Namun, jangan lupa untuk bangkit dan jadikan pengalaman tersebut untuk meningkatkan keterampilan teknis kamu. Contoh Keterampilan Teknis dalam CV1. Tulislah keterampilan teknis pada deskripsi diri Bagian pertama yang akan dibaca oleh recruiter adalah bagian deskripsi diri/profil diri. Pastikan kamu menulis 1-2 kalimat tentang technical skills yang berhubungan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Hal ini dapat menarik perhatian perusahaan dan akan melanjutkan membaca sisa CV kamu. Berikut adalah contoh profil diri resume yang menekan keterampilan teknis kandidat: Seorang digital marketer dengan 3 tahun pengalaman dalam SEO dan Google Ads. Telah menulis sebanyak 60+ artikel yang ramah SEO dan meningkatkan traffic website sebanyak 150% dalam 2 bulan. Contoh di atas menekankan bahwa kandidat memiliki pengalaman bekerja dalam bidang digital marketing selama 3 tahun dan mempunyai kemampuan teknis seperti Google Ads dan SEO.💡 Tips:Gunakan action words, seperti “mengelola”, “mengimplementasikan”, “meningkatkan”, “mengembangkan” untuk menggambarkan tugas yang kamu selesaikan dalam peran sebelumnya. Gunakan angka untuk menjelaskan hasil yang kamu dapatkan.2. Buatlah bagian khusus untuk technical skills. Jika kamu ingin menekankan keterampilan teknis pada CV, maka letakkan bagian keterampilan teknis ini tepat di bawah profil diri. Buatlah format bagian ini dalam bentuk poin agar mudah dibaca. Jika kamu memiliki keterampilan teknis yang luas, kamu dapat membuat poin kategori dan tulislah secara spesifik. Contoh keterampilan teknis seorang software developer: Front End: HTML, Javascript, RWD, TypescriptBack End: Golang, MongoDB, MySQLOthers: SEO, Google Maps QPI, Git 3. Tulislah keterampilan teknis di bagian pengalaman kerja Kamu bisa menunjukkan keterampilan teknis kamu dalam dunia kerja dengan membuat poin-poin yang menggambarkan pencapaian kamu. Pada bagian ini, kamu dapat menunjukkan bagaimana kamu menggunakan keterampilan teknis kamu untuk berkontribusi di perusahaan. Berikut adalah contoh CV bagian pengalaman kerja yang mencakup technical skills: Graphic Designer | PT. Putih Kembang2017 - 2020Menggunakan Adobe Illustrator untuk mendesain 50+ poster pengumuman perusahaanUI Design untuk aplikasi perusahaanRebranding logo perusahaan PT.Putih Kembang pada tahun 2018Cake menyediakan 50+ template CV online menarik untuk membuat CV lamaran kerja, GRATIS!🎉 Download CV PDF sekarang!CV Builder CakeDownload CV PDF GratisCV Builder CakeBuat CV Kesimpulan Untuk mahasiswa fresh graduates dan pemula: Kamu dapat explore terlebih dahulu industri dan pekerjaan yang kamu ingin kuasai, dengan begitu akan lebih mudah untuk langkah selanjutnya memperdalam keterampilan teknis tertentu yang mendukung pekerjaan yang ingin kamu lakukan dan menjadikan kamu salah satu kandidat yang kuat untuk diterima dalam suatu perusahaan. Untuk yang sudah berpengalaman: Walaupun kamu sudah berpengalaman dalam bidang yang kamu geluti, teruslah asah dan kembangkan keterampilan teknis kamu. Karena seiring berkembangnya zaman dan kemajuan teknologi yang sangat pesat, tentu para pekerja harus menyesuaikan dengan keadaan ini. Jangan lupa menulis technical skills yang kamu miliki dalam CV kamu.Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia.🎉Cari Loker--- Ditulis Oleh Phoebe Charissa ---
Resume & CV
Aug 26th 2025

100+ Must-have IT Skills on Your Resume (with Examples)

Created by CakeResumeBoth basic and professional IT skills on a job application CV or resume have become an integral part of any IT job seeker’s core competencies due to the prevalence of computer and information technology in today’s workplace. IT specialists are in high demand. Research shows that people with IT skills earn 49 percent more than those who don't.Showing the hiring team that you are qualified with IT skills on your resume is essentially telling them that you are a great asset to the business.Table of Contents:What are IT Skills?100+ In-Demand IT Skills Examples for ResumeHow to Highlight Your IT Skills on Your Resume (+ Examples)3 Tips on Showcasing Your IT Skills during a Job HuntHow to Improve Your IT SkillsWhat are IT Skills?Information Technology, or simply IT skills, refer to a wide variety of skills that you need when working with computers and/or telecommunications from coding, cybersecurity skills to providing technical support. IT skills are your ability and knowledge to manage information and technology. IT skills include both technical skills and interpersonal skills; both of these skills are required for an IT job resume. The employer looks for different IT skill sets for different roles on the resume. Therefore, knowing what IT skills are expected in the position you’re applying for before you put them on your resume is important. Here are a list of common jobs that require IT skills: Data AnalystComputer Sales Support WorkerDatabase AdministratorCloud Computing EngineerComputer Network SpecialistInformation Technology AnalystInformation Security AnalystSoftware and Application DeveloperHardware TechnicianHelp Desk Analyst 1. Data Analyst A data analyst uses data analysis tools, such as Microsoft Power BI, Python, and SQL, to carefully examine raw data to gain insights. Using these IT skills, they help businesses to make better decisions to achieve various objectives. 2. Computer Sales Support Worker Computer sales supporter workers work as a bridge between customers and a company that sells computer systems or related products. They introduce products to customers, answer questions, and provide technical help. Professionals in this field require IT skills, such as understanding of hardware to properly do their work. 3. Database Administrator Database administrators’ main responsibility includes database improvement, maintenance and security. Using their IT skills, they plan and develop the database to help achieve the company’s goal. 4. Cloud Computing Engineer Cloud computing engineers plan and implement cloud computing systems and various related tasks for an organization. Using the relevant IT skills, they could be building cloud architecture systems, maintaining existing cloud-based infrastructure, migrating information to the cloud system, managing the security of the cloud system and so on. 5. Computer Network Specialist Computer network specialists are responsible for network setup, maintenance, and evaluation for local area networks and wide area networks. They analyze and troubleshoot the company’s network problems with their IT skills and knowledge related to network connectivity, protocols, and cybersecurity. 6. Information Technology Analyst IT analysts optimize the information system in the company to maximize organizational efficiency. They design and improve IT systems based on the company’s objective, using various IT skills and tools, such as information engineering, to satisfy the management team as well as end-users. 7. Information Security Specialist Information security specialists’ main responsibility is to ensure the safety of the company’s data and protect them from being attacked as well as computer viruses. Analyzing and researching IT systems and risks the company might be exposed to, information security specialists then make improvements and suggestions to better the current information system. 8. Software and Application Developer Software and application developers create various kinds of software for specific purposes, for example, video games and graphic programs. They need to be familiar with IT skills, including clouding computing skills, data structures and algorithms, containers, databases, and SQL, to name a few. 9. Hardware Technician Hardware technicians are tasked to provide customers and colleagues with technical support. Helping them resolve hardware-related problems. They also install, maintain, and repair computer systems, ranging from laptops and desktops to external devices and servers. 10. Help Desk Analyst Help desk analysts help customers with variety of computer issues or work as in-house technical support specialists to solve computer system problems for their coworkers. Don't let resume mistakes hold you back. Scan your resume with our AI checker and get personalized recommendations to land more interviews.Scan Resume Now100+ In-Demand IT Skills Examples for ResumeIT skills can also be divided into two groups: hard skills, also known as technical skills, and soft skills; both are needed for IT jobs. IT hard skills are specific abilities with which you can design, develop, and improve information systems. They help you to carry out technical duties. IT Technical Skills for Resume AI (Artificial Intelligence):AI integration and application, deep learning, machine learning, natural language processing, natural network architecturesApplication and software development:Agile development, Android/iOS UI, Android/iOS mobile application development kit, Angular, Docker, back-end development, front-end development, GeneXus, Github, Jira, Linx, React.js, SQL, Xcode development, Zoho CreatorCloud computing:Alibaba Cloud, Amazon Web, AWS (Amazon Web Service), Google Cloud, IBM Cloud, Kamatera, Microsoft Azure, Oracle, Panda Cloud, Rackspace Cloud, Salesforce, SAP cloud, VMware CloudCoding languages:C, C++, C#, CSS, Go, HTML5, Java, JavaScript, MATLAB, Objective-C, PHP, Python, R, Ruby, SQL, SwiftData analysis:Data cleansing, data cube technology, data queries, data structures and algorithms, data synchronization, data visualization, data warehousing, Microsoft Excel, OLAP, raw data processing and integration, TableaueCommerce platforms:BigCommerce, Big Cartel, Ecwid, Magento, OpenCart, Prestashop, Shift4Shop, Shopify, Square Online, Squarespace, Volusion, Weebly, Wix, WooCommerceHardware knowledge:Components configuration, computer drivers, external devices (monitor, printer, scanner, hard drive)Internet connection:Bandwidth, ethernet connection, IP address, modem, router, wireless configurationNetwork security:CEH, cloud security, CISA, data and file encryption, encryption solutions, firewalls, GCIH, intrusion detection, malware analysis, OSCP, secure code development, threat modeling, visualization technologies, vulnerability testingOperating systems:Android, Linux, Mac OS, Windows, iOS📚Further reading:How to List Computer Skills on Your Resume [+Examples] IT Soft Skills for Resume IT soft skills are skills that allow you to work efficiently as part of the IT team; therefore, you should mention them in your CV. Attention to detailAccountabilityCommunicationConflict resolutionCreativityCritical thinkingFlexibilityLeadershipNegotiationOrganizationPatienceProblem-solvingProject managementResourcefulnessTeamworkTime management More IT Skills In-Demand for Different Jobs IT skills on your resume, both hard and soft skills, are needed when you apply for IT-related jobs. But it might not be easy to determine what IT skills you want to include on your resume; therefore, a list of IT professions and relevant skills they require is provided here for you. 1. IT Engineer Skills for Resume Hard skillsCoding, hardware skills, operating system knowledge, software development, testing and debuggingSoft skillsCritical thinking, problem-solving, project management, teamwork, written and verbal communication 2. IT Administrator Skills for Resume Hard skillsData backup management, network security skills, operating system knowledge, software installation and maintenanceSoft skillsCommunication, organization, patience, time management 3. IT Consultant Skills for Resume Hard skillsData analysis, hardware skills, software installation and maintenanceSoft skillsAttention to detail, critical thinking, patience, problem-solving, written and verbal communication 4. IT Support Specialist Skills for Resume Hard skillsHardware skills, software installation and maintenanceSoft skillsAttention to detail, flexibility, organization, patience, problem-solving, teamwork, resourcefulness, written and verbal communication 5. IT Technician Skills for Resume Hard skillsData analysis, data collection, hardware and electronic devices installation and repairs, software maintenanceSoft skillsCommunication, creativity, critical thinking, problem-solving, teamwork 6. IT Recruiter Skills for Resume Hard skillsTechnical knowledgeSoftware skillsCommunication, flexibility, patience, organization, project management, resourcefulness, teamwork, time management 7. IT Manager Skills for Resume Hard skillsTechnical knowledge, hardware maintenanceSoft skillsAttention to detail, communication, conflict resolution, critical thinking, leadership skills, negotiation, project management 8. IT Specialist Skills for Resume Hard skillsCloud computing skills, coding, hardware maintenance, internet connection, network security, operating system knowledge, software developmentSoft skillsCommunication, problem-solving, teamwork 9. IT Project Manager Skills for Resume Hard skillsTechnical knowledgeSoft skillsCommunication, flexibility, negotiation, organization, project management, teamwork, time management 10. IT Director Skills for Resume Hard skillsTechnical knowledge (including software, hardware and operating systems)Soft skillsCommunication, critical thinking, flexibility, leadership, negotiation, problem-solving, organization, teamworkHow to Highlight Your IT Skills on Your Resume (+ Examples)On your resume, IT skills can be included in three different sections, namely, resume summary/ objective section, work experience section, and IT skills section. Each of them highlights different aspects of your expertise. 1. Resume Summary/ Objective Traditionally, you write 3 to 5 lines summarizing your career. Placing your IT skills here on top of your resume makes sure the hiring team won’t miss them. Here is an example of including IT skills in the resume summary section for a fresher IT specialist:"Motivated and detail-oriented Computer Science graduate seeking the role of IT Specialist at ABC Software. Passionate about cyber security and antivirus software development. Protected 30+ computers from viruses for a local company. Relevant skills include secure code development and vulnerability testing." 💡 Pro Tips:Carefully choose the most impressive achievement you have due to the limited spaceInclude both the results and the relevant skills. Remember to make a clear connection between them 2. Work Experience The work experience section is also ideal for you to show your IT skills on the resume. You can mention more skills and in detailed.Here is an example of placing IT skills in the work experience section of an IT project manager’s resume: WORKEXPERIENCE IT Support Specialist | TechX Corp.2018 - 2020Managed a team of 15 web developers.Optimally managed risk factors through data analysis and lowered the risk by 13%. 💡 Pro Tips:Back up your achievement with statisticsBe concise 3. IT Skills Alternatively, you can also dedicate a whole skills section to your IT skills on your resume. You will have more space to list each IT skill specifically.Here is an example of listing IT skills in IT Skills for a software developer’s resume: SKILLS Python (PCPP certification - Python Institute)C++ (CPA certification - C++ Certificated Associate Programmer Certification)HTML language (Proficient) 💡 Pro Tips:Include certifications to certify your abilityProvide levels of proficiency, from basic to proficient, for your IT skills in the resume3 Tips on Showcasing Your IT Skills during a Job HuntJob-hunting doesn’t end after you send out your resume. The interview is equally important for you to elaborate on your accomplishments and IT skills listed on your resume. Here are some tips to impress the hiring team while applying for an IT job: Use examples and numbers to quantify results as a proof on your IT skills on your resume.Employ the STAR framework to discuss a specific situation, task, action, and result of the situation and provide a context of your IT expertise during interviews.Present a slideshow with informative graphics and pictures that help the recruiter visualize your IT-related achievement during the interview.How to Improve Your IT SkillsThe information industry is always evolving. For this reason, whether you only have entry-level IT skills on the resume or you are an experienced IT professional, you need tocontinuously improveyour IT skills to keep up with it. Here are some tips to improve your IT skills required for IT jobs: ✨ Practice Self-learning Once you graduate, you no longer have an instructor walking you through various fields of knowledge. You will need to develop learning habits that allow you to master IT skills on your own, such as setting clear goals and finding learning resources. ✨ Take Courses Alternatively, you can find a wide variety of courses, both online and in-person, to help you learn more effectively. These courses provide information and resources for you if you are a new to the industry or don’t know where to start. ✨ Network with Other Techies Another way for you to grow as an IT professional is to exchange experience with other people, who can provide you with fresh ideas and share resources with you. Most importantly, you can get the emotional support that you need while learning new IT skills. 🔑 Key Takeaways:The prominence of IT skills grows as the world increasinglybecomes digital-oriented. With suitable IT skills on your resume, you can easily land your IT dream job. All you need to know is what IT skills are, in-demand IT skills for your resume, how to improve your IT skills, and how to showcase IT skills on the resume. Follow the tips and let's impress the recruiters with your IT skills during a job hunt. --- Originally written byYin-Hsuan Liang ---
Industry & Job Overview
Nov 18th 2022

Software Engineer: Tugas, Skill, Gaji dan Cara Menjadi Ahlinya! [+Contoh CV]

Software Engineer, pekerjaan yang sedang marak diburu kalangan muda hingga profesional sejak tahun 2018 silam. Bahkan, kebutuhan dunia kerja terhadap profesi ini meningkat hingga 500%. Kebanyakan orang yang melihat atau mendengar kata Software Engineer langsung menghubungkannya dengan dunia IT. Tapi apakah kamu apa yang sebenarnya dimaksud dengan Software Engineer? Simak selengkapnya dalam artikel ini!Daftar Isi: Apa itu Software Engineer?Perbedaan Software Engineer dan Software DeveloperTugas dan Tanggung Jawab Software EngineerSkill yang Dibutuhkan Software EngineerCara Menjadi Software Engineer Apa itu Software Engineer? software engineer adalahSoftware Engineer adalah salah satu karir di bidang teknologi informatika yang berperan dalam menganalisis, menyusun, membuat, dan menguji sebuah perangkat lunak atau software dengan tujuan tertentu. Tugas Software Engineer yaitu membuat sistem komputer berdasarkan kebutuhan atau ketentuan yang diminta oleh klien. Dalam melaksanakan tugasnya, Software Engineer perlu merancang system base, berkolaborasi dengan programmer, serta melakukan uji coba terhadap hasil akhir sistemnya. Pekerjaan Software Engineer memerlukan pemahaman terhadap berbagai macam bahasa pemrograman. Job desk Software Engineer juga berkaitan dengan penerapan prinsip teknik pengembangan software, maka penting bagi seorang Software Engineer untuk dapat berkolaborasi dengan bidang kerja profesional lain yang berkaitan dengan teknologi; contohnya programmer, software developer, serta quality control specialist untuk menghasilkan program dengan fungsi maksimal. Prediksi berbagai studi yang menyatakan penggunaan layar atau smartphone dalam kehidupan manusia akan meningkat pesat dikemudian hari sangat berdampak bagi demand atau kebutuhan terhadap profesi Software Engineer. Gaji rata-rata Software Engineer dapat dikelompokkan sesuai jenjang karirnya. Secara umum, gaji Software Engineer dapat dibagi menjadi 3 golongan besar : Associate Software Engineer Gaji rata - rata per bulan: Rp. 3.500.000 - Rp. 5.200.000 Junior Software Engineer Gaji rata - rata per bulan: Rp. 6.000.000 - Rp. 14.600.000 Senior Software Engineer Gaji rata - rata per bulan: Rp. 20.00.000 - Rp. 41.000.000 📚Baca juga: 15 Prospek Kerja Teknik Informatika Terbaik [+Gaji, Info Kuliah, Dll.] Perbedaan Software Engineer dan Software Developer Perbedaan Software Engineer dan Software Developer Saat kamu belajar lebih dalam mengenai tugas seorang Software Engineer, kamu akan menemukan bahwa profesi ini mirip dengan bidang IT lain khususnya Software Developer. Walaupun terlihat sangat mirip namun keduanya berbeda. Intip perbedaannya di bawah ini!Software EngineerSoftware DeveloperTipe KerjaMelibatkan tugas dan peran dari divisi IT lain. Mengembangkan software berdasarkan arahan atau perintah dari Software Engineer. TugasMelakukan penelitian terkait pembangunan, pembuatan, perkembangan, pengujian, dan pemeliharaan software.Mengembangkan software berdasarkan arahan atau perintah dari Software Engineer.Beban KerjaMenjalankan 7 Software Engineer Life Cycle : planning, requirement, design prototyping, software development, testing, deployment, operation maintenance.Melakukan proses pemeliharaan dan operasional software.Gaya KerjaTanggung jawab yang lebih besar mengharuskan seorang Software Engineer mampu berpikir kritis dan sistematis.Tanggung jawab yang lebih terbatas membuat seorang Software Developer dapat melakukan dan mengembangkan proses pemikiran kreatif.Jalur KarirSoftware Engineer, Principal Software Engineer, Lead Software Development EngineerSoftware Developer, Software Architect, DeveloperSkillBahasa pemrograman (C, C++), bisa mengembangkan software, kemampuan analisis dan desain, serta melakukan pengujian.Bahasa pemrograman (Phyton, C#, Java, dan C++), menggunakan tool open source.Software yang DigunakanTools yang berfungsi untuk mengembangkan software. Seperti Visual Studio dan Eclipse.Menggunakan software untuk mengembangkan aplikasi website, seluler, dan desktop, seperti Quixy dan Linx. Meskipun kedua pekerjaan ini terkesan saling melengkapi, inti perbedaan Software Engineer dan Software Developer adalah bahwa Software Developer berperan sebagai otak kreatif yang berhubungan dengan desain dan implementasi program, sementara Software Engineer menggunakan prinsip-prinsip engineering untuk membangun program dan aplikasi komputer. Secara umum, tugas Software Engineer yaitu menangani berbagai tanggung jawab yang lebih besar. Semua Software Engineer bisa dikatakan sebagai Software Developer, tetapi hanya beberapa Software Developer yang dapat dikatakan sebagai seorang Software Engineer juga.Tugas dan Tanggung Jawab Software Engineer Mengembangkan sistem informasi lewat rancangan, pengembangan, dan meng-install software.Menggunakan tools untuk melakukan evaluasi atau pengujian, kemudian mencari solusi atas masalah yang ditemukan.Mengembangkan software sesuai kebutuhan klien atau pengguna dengan mempelajari proses kerja dan pengguna data.Berkolaborasi dengan developer dan engineer lainnya untuk menciptakan kerja software yang maksimal.Melakukan perbaikan terhadap sistem apabila ditemukan masalah.Mendokumentasikan semua sistem atau aplikasi secara detil sebagai bentuk pertanggung jawaban saat melakukan maintenance.Menjaga kerahasiaan informasi untuk melindungi sistem.Merancang dan menggunakan spesifikasi sistem, standar, dan pemrograman.Merekomendasikan software update menggunakan teknologi terbaru yang sesuai. Skill yang Dibutuhkan Software Engineer Saat kamu ingin belajar menjadi Software Engineer, kamu memerlukan beberapa skill tertentu yang wajib dimiliki dan mahir dikuasai oleh seorang Software Engineer. Cara menjadi Software Engineer yang unggul adalah dengan menguasai hal-hal berikut: 1. Bahasa Pemrograman Skill Software Engineer yang pertama adalah menguasai programming language, struktur data, serta algoritma software. Bahasa pemrograman yang wajib dikuasai diantaranya adalah : C : Dasar untuk mempelajari bahasa pemrograman lain, seperti C#, C++, Java.Java : Digunakan untuk membuat aplikasi di Android.Python : Digunakan untuk membuat aplikasi berbasis website atau mobile.PHP : Digunakan untuk membangun website dinamis.Kotlin : Digunakan untuk mengembangkan aplikasi berbasis Android. 📚Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] 2. Software Testing Syarat menjadi Software Engineer selanjutnya adalah pengetahuan tentang software testing dan debugging. Software testing adalah tahap pengujian untuk memeriksa apakah software yang dibuat dapat berjalan dengan baik dan lancar. Lewat software testing, seorang Software Engineer dan timnya dapat mengidentifikasi masalah, menguji keamanan, dan kinerja dari software yang dibuat. 3. Teamwork Teamwork yang dimaksud adalah kerja sama dengan tim serta hubungan komunikasi yang baik dengan klien. Pekerjaan seorang Software Engineer berhubungan dengan tim internal juga dengan pihak eksternal. Seorang Software Engineer juga diharuskan untuk mampu menerima kritik dan berkompromi dengan kolega. 4. Attention to Detail Sebagian besar job desk Software Engineer memerlukan cara kerja Object-Oriented Design. Merupakan sebuah pendekatan untuk membangun software yang berorientasi padad objek. Oleh karena itu skill seorang Software Engineer untuk dapat berfokus penuh dan memiliki kepekaan yang tinggi menjadi sangat krusial. 5. Problem Solving Ruang lingkup pekerjaan Software Engineer yang sangat luas menjadikan Software Engineer kerap aktif terlibat dalam setiap aspek pembuatan software. Maka dari itu, identifikasi terhadap sebuah masalah dan pengambilan keputusan adalah skill Software Engineer yang tidak kalah penting. Cara Menjadi Software Engineer 1. Mendapatkan Edukasi di Bidang Terkait Software Engineering Ingin belajar menjadi Software Engineer? Ternyata banyak caranya! Tidak harus berupa pendidikan formal saja. Berkat kemajuan teknologi, ada beberapa cara yang kamu bisa pilih sesuai dengan gaya atau style caramu belajar.Pendidikan Formal Pendidikan formal atau menempuh perkuliahan adalah jalur edukasi yang paling umum dipilih oleh kebanyakan Software Engineer. Program kuliah S1 (4 tahun) akan memberikan skill Software Engineer yang lengkap, mulai dari teori dan praktik ilmu komputer, fasilitas lengkap, serta ruang lingkup belajar yang memadai, termasuk lingkungan belajar bersama dan akses terhadap instruktur ternama.Coding Bootcamp Coding Bootcamp memungkinkan kamu untuk mempelajari serangkaian keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja nyata dalam waktu yang jauh lebih singkat. Asalkan kamu bersedia untuk meluangkan waktu, tekun, dan berdedikasi, Coding Bootcamp bisa menjadi sarana kamu untuk menimba ilmu dengan fondasi pengetahuan yang tidak kalah kuat dengan kuliah formal. Mengingat harga pendidikan formal lebih mahal, serta survey membuktikan bahwa sebagian ilmu yang dipelajari tidak seluruhnya digunakan dalam dunia kerja.Self-directed learning Salah satu bentuk sarana belajar skill Software Engineer yang sangat terkenal di masa kini berkat perkembangan digital. Saat ini banyak website edukatif yang dapat dengan mudah kamu akses. Cara belajar seperti ini sangat memungkinkan kamu untuk bertanggungjawab atas kemajuan skill-mu pribadi. Mungkin tenggat waktu untuk mencapai ilmu yang dikuasai oleh dua cara belajar sebelumnya akan lebih lama, tapi lewat cara belajar ini, kamu akan mendapat hal-hal lain yang mengembangkan kepribadianmu secara mandiri. Belajar soft skill dan hard skill sekaligus!2. Mencari Pengalaman yang Relevan dengan Software Engineer Sudah mencari ilmu lewat salah satu atau ketiga cara di atas? Jangan berhenti sampai situ saja! Belajar menjadi Software Engineer juga artinya kamu harus secara langsung melakukan teori yang telah kamu pelajari. Hands on experience! Mulai dari mengikuti magang atau internship, menjadi volunteer dalam sebuah projek, bahkan membuat projek pribadi adalah bentuk pembelajaran yang akan membawamu jauh lebih hebat daripada seorang yang hanya hafal teori saja. Proyek dan pekerjaan ini juga sangat bagus untuk tampilan CV kamu di kemudian hari saat mencari pekerjaan. Kamu akan dianggap sebagai seorang yang berpengalaman dan lebih profesional.3. Sertifikasi Selain sertifikat lulus kuliah atau kursus, masih banyak sertifikasi yang bisa kamu ambil! Saat ini banyak workshop online maupun offline yang menawarkan sertifikasi bagi pesertanya. Adapun beberapa sertifikat resmi yang umum digunakan, diantaranya adalah: Oracle Certified Associate and Oracle Certified Professional (OCA and OCP)Microsoft Certified Solutions Developer (MCSD): App BuilderCertified Secure Software Lifecycle Professional (CSSLP)AWS Certified Developer (Associate) by Amazon Web ServicesJava Certification by Oracle UniversityProfessional Scrum Developer by Scrum Bentuk sertifikasi apapun dapat menjadi bukti bahwa kamu memang ahli di bidangmu. Hal ini juga menjadi salah satu cara untuk menjadi Software Engineer dan membangun personal branding ketika mencari kerja.4. Mendaftar Pekerjaan dengan CV Software Engineer yang Menarik Jangan sia-siakan seluruh pendidikan, proyek, dan sertifikasimu! Saat kamu mendaftar pekerjaan, pastikan isi CV-mu rapi dan berbobot. Tiga hal penting yang perlu kamu tunjukkan di CV saat mendaftar pekerjaan sebagai Software Engineer : Menunjukkan hasil karya atau proyekmu.Membuat CV/resume yang sesuai dengan pekerjaan yang kamu daftar.Membuat daftar tentang skill komputer yang berkaitan dengan pekerjaanmu. Contoh CV Software Engineer - Dibuat di Cake Mau punya CV software engineer keren seperti di atas? Cake menyediakan template CV gratis yang bisa membuat kamu unggul sebagai kandidat ketika melamar kerja. Yuk, coba sekarang!Buat CVSatu pepatah buat kamu yang mau belajar menjadi Software Engineer. Ada seribu jalan menuju Roma. Lewat dunia yang serba instan ini, ada banyak cara untuk mempelajari pekerjaan Software Engineer. Jangan mudah berpuas diri! Memiliki banyak pengalaman pastinya akan menguntungkan kamu saat masuk ke dunia kerja.--- Ditulis oleh: Amelia Bernike Gunasendjaja ---
Industry & Job Overview
Dec 29th 2022

Mobile Developer: Intip Tugas, Skill, Jenjang Karir Sampai Gajinya!

Daftar isi:Pengertian Mobile Developer Job Description Mobile Developer Skill dan Kualifikasi Mobile Developer Jenjang Karir Mobile Developer Cara Menjadi Mobile Developer Penggunaan smartphone akan semakin meningkat dari tahun ke tahun. Terutama dengan semakin meningkatnya popularitas dari berbagai platform e-commerce, konsumen semakin banyak mengakses situs ataupun aplikasi menggunakan smartphone terutama untuk kebutuhan sehari - hari. Disadur dari statista.com, 59% dari traffic yang masuk di dunia maya diakses melalui platform mobile, yaitu menggunakan smartphone, tablet, dan perangkat mobile lainnya. Tentunya, perubahan dari penggunaan utama dengan desktop menjadi utamanya di mobile membutuhkan banyak penyesuaian. Mobile development adalah bidang yang bekerja dalam melakukan penyesuaian dari desktop ke mobile ini. Tugas ini utamanya dikerjakan oleh seorang seorang Mobile Developer. Dengan semakin tingginya penggunaan platform mobile, tentunya profesi ini akan semakin dibutuhkan di masa depan. Sebelum mengenal lebih dekat mengenai tugas, skill yang dibutuhkan, dan jenjang karir dari seorang mobile developer, mari kenali pengertian dari mobile developer.Apa Itu Mobile Developer? Sederhananya, mobile developer, mobile engineer, atau mobile programmer adalah seorang software developer dengan spesialisasi pada perangkat mobile seperti smartphone ataupun tablet. Pada umumnya perangkat mobile sendiri menggunakan 2 jenis operating system (OS), baik Android dari Google, ataupun iOS, dari Apple. Job description mobile developer dibagi menjadi 2 untuk menyesuaikan dengan 2 jenis operating system ini, Android mobile developer dan iOS mobile developer. Android Mobile Developer Android adalah OS buatan Google yang pertama kali dirilis pada tahun 2008. Salah satu hal yang unik dari Android adalah sifatnya sebagai OS yang open-source, dimana Google menyediakan source code dari Android untuk masyarakat awam, sehingga komunitas amatir juga mendapatkan akses ke versi terbaru dari OS Android yang umum digunakan untuk perangkat mobile komersial. Dengan pertimbangan ini, OS Android adalah salah satu OS yang paling umum digunakan di dunia, statista.com bahkan memperkirakan 69.74% dari seluruh OS mobile yang digunakan di dunia adalah OS Android.📚 Baca juga:Android Developer: Job Desk, Kualifikasi, Prospek Karir, Gaji iOS Mobile Developer Walaupun Android adalah OS yang paling umum digunakan di dunia, iOS masih memegang sekitar 29.49% dari seluruh perangkat mobile di dunia. Walaupun begitu, umumnya pengguna iOS atau perangkat Apple menggunakan lebih dari satu perangkat mobile dengan iOS. iOS sendiri memiliki bahasa pemrograman berbeda dengan bahasa pemrograman yang umum digunakan oleh pengguna Android, yaitu Swift. Swift adalah bahasa pemrograman yang relatif lebih mudah digunakan dan dipelajari. Dikombinasikan dengan user interface (UI) yang mudah intuitif, bahasa pemrograman ini lebih mudah sebagai bahan belajar oleh pemula dibandingkan dengan Java, bahasa pemrograman yang umum digunakan oleh Android. Tugas mobile developer sendiri tidak berbeda jauh baik Android maupun iOS. Diluar dua jenis mobile developer diatas, dibawah payung mobile engineer adalah programmer yang mengembangkan aplikasi untuk smartphone umum tanpa spesifik untuk OS Android atau iOS, umumnya software yang memiliki basis web yang bekerja di browser dan tidak terbatas pada software Native seperti Android atau iOS.📚 Baca juga:Apa itu iOS Developer? Pengertian, Gaji, Tugas, Syarat, Dll.Apa Saja Tugas Mobile Developer? Apa saja tugas dari seorang mobile developer? Tugas mobile developer adalah sebagai web and mobile developer dan mobile app developer. Namun, diluar dua tugas ini masih ada tugas tugas lain dari seorang mobile developer, berikut adalah berbagai job description seorang mobile developer. Mobile app development: tugas utama dari seorang mobile developer adalah dalam bidang mobile application development, men-develop atau mengembangkan mobile application atau aplikasi yang diutamakan untuk perangkat mobile yang bekerja optimal dan sesuai kebutuhannya.Web and mobile development: salah satu tugas utama seorang web developer atau mobile developer adalah untuk mengoptimalkan suatu website yang awalnya dioptimalkan untuk diakses melalui desktop menjadi mudah diakses melalui platform mobile.Mengikuti perkembangan tren: sebagai seorang mobile programmer hasil pekerjaan dari mobile application development dalam bentuk mobile application akan menjadi wajah dari suatu perusahaan. Maka dari itu, seorang mobile application developer harus terus mengikuti tren dan terus mengoptimalkan aplikasi dan website agar tetap sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan konsumen.Mengembangkan fungsi dan fitur baru: dengan mempelajari tren tren yang sedang berkembang, seorang mobile developer harus dapat mengaplikasikan pengetahuan ini dalam perkembangan aplikasi yang sudah ada. Maka, seorang mobile developer harus dapat mengembangkan fungsi - fungsi dan fitur - fitur baru agar aplikasi tetap up-to-date dan tidak tertinggal seiring perkembangan jaman.Bekerjasama dengan User Experience (UX) developer: Dalam proses desain suatu aplikasi, seorang mobile developer harus bekerjasama dengan developer yang berfokus dalam bidang UX, untuk memastikan konsistensi dari pengalaman pengguna walaupun fungsi dan fitur baru terus dikembangkan.Menjaga kualitas aplikasi: dalam proses web dan mobile development, tentunya akan ada masalah yang muncul, terutama dalam bentuk bug. Salah satu tugas dari web developer dan mobile developer adalah untuk memperhatikan apa saja masalah dan bug yang muncul dalam proses pengembangan suatu aplikasi.Debug aplikasi: seiring perkembangan suatu aplikasi, tentunya akan ada bug yang muncul dalam aplikasi tersebut. Selain mengembangkan aplikasi baru dari nol, seorang mobile developer juga bertanggung jawab untuk memperbaiki bug - bug tersebut sehingga pengalaman pengguna tidak terganggu dan menyebabkan kerugian bagi perusahaan.Skill dan Kualifikasi yang Dibutuhkan Mobile Developer Sebagai seorang developer berbasis mobile, berikut berbagai skill yang diperlukan untuk mengerjakan tugas-tugas sebagai mobile developer: 1. Mobile User Interface (UI) Design Dalam proses development mobile application, salah satu aspek yang akan paling kentara adalah mobile user interface (UI) design. Hasil dari proses ini adalah desain yang dilihat secara langsung oleh user, maka seorang mobile developer harus memiliki kemampuan desain dan bekerjasama dengan UX developer agar pengalaman user dalam menggunakan aplikasi konsisten dan sesuai dengan kebutuhan. 2. Back-End Computing Diluar kemampuan front-end, seorang mobile developer juga harus memiliki skill untuk berkutat dengan tugas back-end computing, yaitu development dibalik layar. Beberapa skill penting dalam bidang back-end computing adalah: Framework: Semakin banyak perusahaan yang mengembangkan atau men-develop mobile application mereka masing-masing, sehingga automasi dengan bantuan framework dalam proses development mobile apps. akan sangat membantu. Beberapa framework yang umum digunakan adalah Django berbasis bahasa pemrograman Java yang digunakan Instagram, Ruby on Rails berbasis Ruby yang digunakan oleh BukaLapak, dan Asp .NET berbasis C# yang digunakan Microsoft.Database Management: seiring banyaknya pengguna dan aplikasi, maka data yang masuk ke dalam suatu database juga akan semakin meningkat. Skill database management adalah kemampuan untuk mengatur suatu database agar data yang masuk dapat dibaca dengan mudah dan digunakan untuk menunjang perkembangan proyek - proyek yang bergantung dengan database.Hardware Interaction: dalam proses development, bukan hanya software yang merupakan komponen penting namun juga hardware. Jika hardware mengalami masalah, tentunya software dan aplikasi tidak akan bekerja dengan seharusnya, maka dari itu skill hardware interaction dan terutama hardware software interaction analysis (HSIA) merupakan skill yang penting untuk menganalisis dimanakah masalah yang terjadi dan memastikan software dapat bekerja untuk mengatasi masalah tersebut.Security: terutama dengan semakin banyaknya platform e-commerce, security di dunia maya hanya akan menjadi semakin penting di masa depan. Mulai dari pengamanan terhadap virus, phishing, hingga ancaman cyber security lainnya, banyak perusahaan yang menaruh perhatian di bidang ini. 3. Cross-Platform App Development Walaupun seakan-akan dunia mobile app developer terbagi menjadi dua dengan OS Android dan iOS, cross-platform mobile apps. development menjadi semakin umum. Perusahaan-perusahaan di dunia ingin meraih konsumen sebanyak-banyaknya, maka mereka akan mencoba meraih pengguna Android dan Apple. Cross-platform mobile apps. development adalah skill yang penting di segmen ini, karena skill ini membantu memperluas lapangan pekerjaan yang tersedia. 4. Programming Languages Skills Beberapa bahasa pemrograman yang umum digunakan oleh seorang web developer atau mobile developer adalah Java, C#, Python, dan Swift khususnya untuk iOS.📚 Baca juga:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] 5. Business Skills Seorang mobile developer harus dapat memperhatikan perkembangan tren dalam dunia web and mobile development agar aplikasi yang didesain dapat berkompetisi dengan aplikasi sejenis di dunia. Selain itu, seorang mobile developer juga harus dapat berkomunikasi dengan efektif terutama dengan UX developer agar aplikasi yang dikembangkan dapat menghasilkan user experience yang konsisten. Umumnya, hard skill yang dibutuhkan oleh seorang mobile developer dapat diraih melalui pendidikan formal terutama dengan pendidikan sarjana di bidang ilmu komputer, teknik elektro, maupun teknologi informasi. Diluar pendidikan formal sebagai programmer, programming bootcamp adalah salah satu cara yang efektif untuk mendapatkan pendidikan dasar yang dibutuhkan untuk menjadi seorang web developer atau mobile developer. Salah satu nilai plus dari bootcamp adalah kemampuan mendapatkan ilmu yang dibutuhkan dalam waktu antara tiga hingga sembilan bulan, waktu yang sangat singkat jika dibandingkan dengan pendidikan formal.Jenjang Karir Mobile Developer Mobile apps. development adalah karir yang akan semakin dibutuhkan di masa depan, terutama dengan semakin meningkatnya penggunaan perangkat mobile dalam kehidupan sehari-hari. Terutama dengan melihat banyaknya perusahaan terutama startup yang menggunakan perangkat mobile sebagai basis operasinya seperti Gojek, Tokopedia, BukaLapak, dan lain-lain. Di dunia modern ini, sangat umum bagi segala jenis industri untuk memiliki baik website maupun aplikasinya sendiri. Mobile Developer umumnya bekerja di perusahaan-perusahaan yang bekerja di bidang-bidang berikut: Perusahaan pengembang aplikasi dan platform Android dan iOS,Perusahaan pengembang software,Perusahaan e-commerce,Industri kesehatan dan kebugaran,Industri pariwisata dan perhotelan,Industri hiburan, danLayanan finansial. Jenjang karir mobile developer umumnya dimulai dengan memiliki pendidikan dan gelar dalam bidang teknologi informasi atau ilmu komputer, atau memiliki pendidikan atau pelatihan khusus di bidang tersebut. Setelah meraih gelar di bidang informasi teknologi atau ilmu komputer, banyak kesempatan pelatihan dalam bentuk internship di banyak jenis perusahaan yang disebutkan diatas. Setelah mendapatkan pekerjaan di bidang mobile apps. development, gaji mobile developer yang didapatkan bergantung dari daerah dimana perusahaan tersebut beroperasi. Disadur dari Indeed.com, rata-rata gaji mobile developer di Indonesia berkisar pada Rp. 5.910.272. Namun, jika dilihat dari daerah masing-masing, setiap daerah memiliki rata-rata gaji yang berbeda. Gaji mobile developer di Semarang sendiri memiliki kisaran terendah mulai dari Rp. 3.529.406, sementara gaji mobile developer di Jakarta memiliki rata-rata tertinggi pada Rp. 8.778.770.Cara Menjadi Mobile Developer Ada banyak cara menjadi mobile developer. Cara menjadi mobile developer sangat bergantung dengan masing - masing individu terutama dengan mudahnya mendapatkan informasi di dunia modern: 1. Pilih Jalur Pendidikan Pertama, pilih jalur pendidikan atau pelatihan untuk dasar dasar programming, baik dengan pendidikan formal yang menghasilkan gelar atau melalui pelatihan khusus seperti bootcamp. 2. Tentukan Platform untuk Dipelajari Setelah memiliki pendidikan atau pelatihan khusus diatas, biasanya seorang mobile developer memilih platform khusus, baik Android, iOS, atau bahkan keduanya untuk menjadi cross-platform developer. Skill yang dibutuhkan khusus untuk masing-masing OS tersebut: Android Mobile Developer dapat melatih kemampuan berbagai jenis bahasa pemrograman diatas seperti Java, C#, atau PythoniOS Mobile Developer dapat melatih bahasa pemrograman Swift. 3. Mencari Pengalaman Tentunya, pengetahuan tersebut harus dilatih dengan pengalaman baik dengan latihan pribadi maupun dengan internship. Untuk mengikuti langkah - langkah menjadi developer Android maupun iOS, tentu akan diperlukan pengalaman internship atau pengalaman kerja. 4. Buat CV Menarik untuk Melamar Kerja Cake adalah platform pembuatan CV gratis dengan template yang sudah tersedia untuk membantu para jobseeker meraih karir yang diinginkan.📚 Baca juga:6 Contoh CV Programmer Terbaik dan Cara Membuatnya! Berikut contoh CV untuk seorang mobile engineer yang berfokus pada platform iOS:Contoh CV Mobile Developer (iOS Developer) - Dibuat di Cake Walaupun contoh diatas berfokus pada platform iOS, contoh tersebut dapat juga digunakan oleh developer mobile atau mobile engineer yang berfokus pada Android atau OS lain.Cake menyediakan 12+ template CV yang bisa kamu gunakan secara gratis. Download CV PDF sekarang juga!🎉Buat CV --- Ditulis olehSasannaditya S. Wang ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!