Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
People Operations
Oct 19th 2022

In House Training: Cara Efektif Meningkatkan Kualitas SDM dalam Perusahaan

Daftar Isi: Pengertian In House TrainingKelebihan In House TrainingKekurangan In House TrainingCara Melakukan In House TrainingTips In House Training yang Efektif Tujuan In House TrainingTraining merupakan sebuah kata yang sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Biasanya, training diberikan kepada karyawan baru di sebuah perusahaan. Tujuannya adalah agar para karyawan tersebut nantinya bisa mengerti pekerjaan yang akan mereka lakukan. Disamping itu, dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) para karyawan, perusahaan akan melakukan beberapa cara, yakni salah satunya dengan menggunakan istilah in house training. Pelatihan biasanya dilakukan di dalam internal perusahaan saja. Lalu, apa itu pelatihan in house training? Apa tujuan serta bagaimana cara melakukannya? Yuk, simak penjelasan Cake tentang apa arti in house training secara detail beserta contoh-contohnya.Apa itu In House Training? Apa itu in House Training? Pada dasarnya, arti in house training dikaitkan dengan sebuah pelatihan di dalam lingkup perusahaan saja. Pelatihan ini biasanya diadakan oleh perusahaan dengan waktu yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Selain itu, yang dibahas bukan hanya pelatihan secara teknis saja, melainkan pelatihan tentang peningkatan soft-skill para karyawan, staff, dan pimpinan. Jadi, in house training adalah salah satu strategi perusahaan untuk meningkatkan perkembangan perusahaan dengan cara melatih karyawannya berkembang secara produktif.📚Baca juga: Efektif! 10 Cara Meningkatkan Produktivitas KaryawanTujuan in House Training Tujuan in house training ini memberikan pelatihan yang bisa menambah tingkat keprofesionalan para karyawan serta dapat meningkatkan nilai profit perusahaan kedepannya.Untuk mencapai tujuan in house training, umumnya perusahaan akan mencoba mengevaluasi kinerja para karyawan terlebih dahulu, termasuk perkembangan perusahaan itu juga. Kemudian, menentukan topik-topik yang relevan untuk menjadi bahan dalam in house training, sehingga manfaat in house training ini dapat mereka rasakan sendiri.Dimana Menyelenggarakan in House Training? Penyelenggaraan in house training bisa dilakukan dimana saja, tergantung perencanaan dari panitia penyelenggara. In house training bisa dilaksanakan di: Gedung tempat seminarHotelDi luar kota Akan tetapi, hal perlu diperhatikan saat melakukan in house training adalah tempat yang kondusif. Maksudnya, pemilihan tempat in house training perlu memperhatikan lingkungan sekitar agar tidak mengganggu konsentrasi para peserta mengikuti pelatihan in house training tersebut.Siapa Peserta in House Training? Berbeda dengan pelatihan pada umumnya, peserta pelatihan in house training ini ditentukan oleh panitia penyelenggara. Termasuk jumlah peserta yang ditargetkan.Biasanya, pesertanya tercakup dalam lingkungan para pekerja atau karyawan sebuah perusahaan. Kisaran jumlah peserta dari 10 sampai 30 orang. Tetapi, hal ini akan disesuaikan dengan tujuan diadakannya in house training. Contoh in House Training Contoh in house training yang dilaksanakan oleh perusahaan tergantung kebutuhan.Misalnya, topik yang akan dibahas berkaitan dengan sistem keuangan, peningkatan daya beli produk, manajemen keselamatan penggunaan mesin produksi, dan lain sebagainya. Topiknya akan lebih spesifik dibandingkan dengan training pada umumnya. 📚Baca Juga: Ketahui 7 Langkah Penting Menyusun Materi Training Karyawanmu Keuntungan In House Training 1. Hemat Biaya Salah satu keuntungan in house training adalah hemat biaya. Sebuah perusahaan tidak perlu mengeluarkan banyak biaya transportasi untuk mengirimkan karyawannya ke tempat training umum.Dengan kata lain, biaya in house training yang dikeluarkan oleh perusahaan bisa diminimalisir dan dana yang harusnya keluarkan bisa digunakan untuk keperluan training selanjutnya. 2. Efisien Waktu Selain itu juga, salah satu keuntungan in house training adalah bisa menghemat waktu.Menghemat waktu maksudnya disini adalah karyawan perusahaan tidak memerlukan waktu khusus untuk melakukan perjalanan ke tempat training di luar. Waktunya dapat dipakai dengan memaksimalkan pelatihan in house training sehingga para karyawan semakin dapat ilmu yang banyak. 3. Penyesuaian Dengan diadakannya in house training, perusahaan dapat dengan mudah menyesuaikan materi atau topik yang ingin dibahas berdasarkan kebutuhan karyawan dan perusahaan sendiri. Sehingga diharapkan para karyawan mendapatkan wawasan yang tepat sasaran serta sekaligus manfaat in house training. 4. Kenyamanan Keuntungan lain in house training adalah ada kenyaman tertentu bisa dirasakan oleh karyawan dan perusahaannya juga. Pasalnya, jadwal pelatihan in house training bisa disesuaikan dengan jadwal sehari-hari para karyawan. Selain itu, mereka juga sudah familiar dengan beberapa hal tentang pekerjaan kantornya. 5. Membangun Tim Kerja Satu lagi yang manfaat in house training yang bisa didapatkan adalah membangun tim kerja. Melalui in house training, perusahaan bisa membangun sebuah tim kerja yang baik antar karyawan, meskipun mereka berasal dari divisi yang berbeda-beda.Tetapi sejatinya, mereka masih berada pada perusahaan yang sama, sehingga diharapkan dapat menciptakan tim yang solid.👉 Ketahui Metode Training Karyawan Lainnya dan Kembangkan Kemampuan Karyawanmu! Kerugian In House Training 1. Perlu Melatih Instruktur dari Awal Jika perusahaan ingin melakukan in house training, umumnya para instrukturnya berasal dari antara karyawan sendiri. Para karyawan ini kemungkinan belum berpengalaman menjadi instruktur yang profesional dalam mengadakan sebuah training. Oleh sebab itu, karyawan yang dipercaya dapat dilatih cara melakukan in house training agar dapat menjadi instruktur nantinya. Agar materi setidaknya bisa disampaikan dengan tepat sasaran kepada peserta. 💡Catatan:Untuk mengatasi situasi ini, biasanya karyawan yang ditunjuk sebagai instruktur berasal dari divisi Human Resource Development (HRD). 2. Tidak ada Standar Khusus untuk Hasil Pelatihan Perusahaan yang mengadakan in house training lebih banyak bersifat fleksibel dalam melakukan training. Artinya, standar yang akan dicapai juga cenderung tidak memiliki ukuran luaran. Idealnya, training profesional akan memiliki standar khusus ketika melatih peserta, lalu mengadakan interview kepada peserta setelah melakukan pelatihan. Akan tetapi, dalam pelatihan in house training, semua akan kembali pada diri karyawan tersebut. Sebanyak apa pengetahuan yang bisa dia dapatkan selama training akan berbeda-beda untuk setiap karyawan. 3. Ketidakmampuan Memperoleh Pelatihan dari Ahlinya Salah satu yang bukan keuntungan in house training adalah masalah pengalaman instrukturnya. Hal ini akan menjadi sulit ketika materi yang bagus disampaikan oleh orang yang berasal teman kantor, akan memberikan hasil yang kurang memuaskan. Jika di dalam in house training peserta tidak memperoleh pengetahuan atau pengalaman yang banyak, hal ini akan berdampak pada peningkatan kinerja mereka sendiri nantinya. Langkah Melakukan In House Training Proses In House TrainingSebelum melakukan suatu pelatihan in house training maka diperlukan beberapa tahapan agar kegiatan yang akan dilangsungkan dapat berjalan dengan sebaik mungkin. Diantaranya: 1. Cek Kebutuhan Karyawan Tahap pertama adalah mencek apa yang menjadi kebutuhan para karyawan. Hal ini penting jika ingin mengadakan sebuah pelatihan in house training.Tanpa pengecekan atau observasi apa yang menjadi kebutuhan karyawan, nantinya bisa menimbulkan miskonsepsi selama in house training berlangsung. Pengecekan ini bisa dilakukan di dalam anggota divisi/departemen yang akan dilatih. Misalnya, divisi produk dan promosi. kebutuhan saat ini menyangkut tentang bagai cara memperbaiki kualitas produksi dengan menekan harga produksi dengan menaikan harga jual. 2. Buatlah Rencana Training Setelah melakukan observasi atau pengecekan kebutuhan karyawan, langkah selanjut adalah membuat agenda atau rencana pelatihan in house training-nya.Pembuatan rencana ini sangat penting agar kegiatan training bisa berjalan dengan baik sesuai dengan rencana. Manfaat in house training jika sudah terencana adalah tidak mengganggu jadwal kerja dari karyawan-karyawan perusahaan. Selain itu, para peserta karyawan bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum dan selama pelatihan berlangsung. 3. Pilih dan Persiapkan Instrukturnya Selain agenda yang sudah dibuat, yang tak kalah penting untuk dipersiapkan sebelum pelatihan in house training adalah memilih dan mempersiapkan instrukturnya.Pemilihan ini perlu dilakukan dengan sebaik mungkin agar tidak salah pilih instruktur. Untuk menghindari kesalahan ini, perusahaan bisa melihat karyawan yang memiliki kinerja kerja yang bagus selama ini sebagai instruktur in house training. Setelah memilih instruktur, langkah selanjutnya mempersiapkan dia menjadi trainer. Sampaikan pokok-pokok materi yang akan disampaikan pada saat pelatihan agar ia dapat mempersiapkan diri dengan baik. 4. Tetap Bergerak Maju Untuk menjalankan in house training sesuai dengan rencana, ada baiknya kegiatan tersebut dijalankan dengan konsisten.Meskipun pelatihan dilaksanakan dengan agenda yang sudah disusun, diperlukan fleksibilitas untuk karyawannya. Maksudnya, ada waktu untuk diadakan diskusi bersama mereka untuk mengetahui feedback dari pelatihan in house training yang sedang berlangsung. Ini diperlukan agar kedepannya perusahan bisa mengemas in house training lebih bagus lagi. Jika ada beberapa kendala dihadapi selama pelatihan, ada baiknya sambil dicari solusi sehingga pelatihan tetap berjalan sesuai agenda. 5. Cek Hasilnya Untuk mengetahui apakah pelatihan in house training bermanfaat buat karyawan atau tidak, perusahaan tetap mengevaluasi hasilnya. Bagaimana cara mengukurnya? Perusahaan bisa mengevaluasi apakah pengetahuan atau pengalaman dari in house training berdampak pada kinerja kerja mereka atau tidak. Selain itu, bisa juga dilakukan interview dengan peserta untuk mengetahui seberapa banyak materi training yang mereka serap. Sehingga diharapkan untuk kegiatan training selanjutnya bisa mengakomodir kebutuhan karyawan dan perusahaan.Tips In House Training yang Baik Agar manfaat in house training dapat dirasakan oleh peserta, ada beberapa tips yang dilakukan, diantaranya: 1. Komunikasikan Tujuan dari Training Mengkomunikasikan tujuan in house training sangatlah penting untuk para peserta. Hal ini akan membuat peserta paham seberapa penting kegiatan tersebut untuk mereka dan perusahaan secara tidak langsung.Selain itu, tujuan mengkomunikasikan pelatihan in house training adalah agar memotivasi para karyawan dalam pekerjaannya sehari-hari serta memberi tahu apa saja yang perlu mereka persiapan. 2. Pastikan Bahwa ada Persetujuan Manajemen Melaksanakan suatu kegiatan ada baiknya mendapatkan persetujuan dari atasan. Begitu pula dengan pelaksanaan pelatihan in house training.Ketika sudah disetujui, barulah kegiatan in house training bisa dilaksanakan. Hal yang penting untuk mendapatkan persetujuan dari atasan misalnya: Tujuan in house trainingJumlah pesertaBiaya yang diperlukan 3. Tetapkan Goal SMART SMART adalah singkatan dari Specific, Measurable, Attainable, Relevant, and Time-based. Artinya, sebelum melakukan kegiatan in house training, lakukan brainstorming tetapkan tujuan yang tepat saran, terukur, dapat dicapai, sesuai, dan tepat waktu. Hal ini dilakukan agar para peserta pelatihan in house training tidak mengalami kesulitan mengikuti kegiatan tersebut. 4. Promosikan sebuah Kultur Pembelajaran Agar peserta in house training membawa kesan yang menyenangkan, kegiatan tersebut bisa diarahkan untuk saling belajar satu sama lain.Kultur saling belajar bermaksud agar peserta bisa saling menghargai dan saling belajar dari pengalaman orang lain. Termasuk instrukturnya juga dapat belajar dari pengalaman peserta in house training ini. Sehingga diharapkan kekompakan bisa terjalin antar peserta dan juga instrukturnya. 📚Baca juga: Onboarding Karyawan: Arti dan Proses yang Efektif Itulah pengertian in house training beserta tips untuk melaksanakan in house training. Perusahaan akan merasakan manfaatnya jika karyawan-karyawan dapat meningkatkan kapasitas dirinya. Semoga artikel ini dapat membantu kamu dalam melaksanakan programin house training.Pasang GRATIS 3 lowongan kerja pertama untuk perusahaan Anda di Cake, Job Portal Terpercaya di Indonesia dan Asia Pasifik. Sortir CV rekrut kandidat berkualitas dengan mudah sekarang juga!🎉 Pasang Loker Cake adalah situs lowongan kerja yang banyak peminatnya dengan jutaan pengguna dari seluruh Indonesia. Pasang lowongan kerja gratis untuk 3 loker pertamamu dan temukan kandidat berkualitas di Cake! Atau hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.--- Ditulis Oleh Desman Perdamaian Gulo ---
Recruitment & HR
Dec 9th 2024

Kenali Management Training: Definisi, Manfaat, dan Jenis-jenisnya!

Apakah Anda pernah mendengar management training? Pada era industri bisnis sekarang, pengembangan dan pelatihan karyawan merupakan bentuk investasi yang dilakukan oleh perusahan agar dapat bersaing dan menjaga kualitas dari kompetitor yang ada. Management training merupakan program pelatihan dari perusahaan yang membantu memaksimalkan potensi karyawannya agar dapat berkontribusi baik pada perusahaan. Lalu, Apa definisi management training? Apa saja manfaatnya? Mari kita simak lebih lanjut dalam artikel dibawah ini.Daftar isi: Apa itu Management Training? Definisi dan Manfaat Management Training Jenis-Jenis Management Training Metode dan Teknik dalam Management Training Studi Kasus: Contoh Perusahaan Dengan Program MT Tips Implementasi Program MT Apa Itu Management Training? Menurut Indeed, management training adalah sebuah kursus yang dapat diselesaikan oleh para profesional untuk memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjadi seorang manajer. Kursus-kursus ini memberikan informasi umum tentang gaya kepemimpinan, keterampilan dan praktik manajemen umum serta memberikan informasi spesifik suatu industri. Institusi akademis dan profesional seringkali menawarkan kursus pelatihan manajemen, meskipun perusahaan juga dapat membuat program pelatihannya sendiri Pada umumnya, program management trainee / MT ditargetkan kepada fresh graduate. Hal ini dikarenakan fresh graduate merupakan lulusan baru yang belum memiliki pengalaman di dunia kerja. Dengan demikian, seorang fresh graduate dapat dibentuk secara maksimal oleh perusahaan untuk menjadi calon pemimpin, sesuai dengan sistem dan kualifikasi yang berlaku di perusahaan. Tidak hanya itu, seorang fresh graduate juga diyakini akan memegang nilai dan mengedepankan visi perusahaan. Mereka dianggap belum terpengaruh oleh faktor-faktor lain atau kepentingan luar apapun yang membuatnya tidak fokus berkembang dalam perusahaan. Management trainee berapa lama? Proses rekrutmen MT akan umumnya dilakukan dalam waktu yang cukup panjang, guna memetakan potensi yang dimiliki anggota MT di perusahaan. Kontrak MT sendiri bisa dari 1 hingga 2 tahun, atau bahkan lebih. Kandidat MT, yang sudah menjalani proses seleksi lebih dahulu, akan ditempatkan di berbagai divisi berbeda dalam perusahaan dan dipindah secara periodik. Hal ini berguna untuk memperkenalkan tugas setiap divisi, keseluruhan operasional perusahaan dan pada akhirnya dapat menilai potensi yang dimiliki anggota MT tersebut untuk berkontribusi pada perusahaan secara maksimal.📚 Baca juga: Perusahaan yang Membuka Program Management Trainee Definisi dan Manfaat Management Training Dilansir dari situs resmi Harvard, management training adalah program pelatihan manajemen profesional yang ditawarkan oleh lembaga atau perusahan yang memungkinkan peserta mempelajari dan mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk berhasil bekerja dalam posisi manajerial. Management training kerjanya apa? Tugas dan tanggung jawab management trainee dapat bervariasi, semua trainee pada umumnya diwajibkan untuk membantu manajemen tingkat atas dan supervisor dalam operasional sehari-hari perusahaan. Namun, tugas utama mereka dapat dikelompokkan sebagai berikut: Tugas KolaboratifTugas IndividuMendukung pekerjaan manajerial perusahaanMendukung pengolahan data administratifBersinergi dengan setiap tim divisi untuk memahami sistem kerja masing-masing divisi perusahaanMenghadiri rapat stafMenulis laporanMembuat presentasiMengikuti pelatihan dan workshop Manfaat dari management trainee akan dirasakan oleh kedua pihak, yakni perusahaan dan anggota dari management trainee itu sendiri. Mari kita lihat penjabarannya sebagai berikut. Manfaat untuk perusahaan : Mengurangi resiko mendapat kandidat yang underperform. Hal ini karena program management trainee membantu memperlihatkan kepada perusahaan potensi dan kinerja karyawan dengan posisi pekerjaannya.Memberikan waktu yang cukup untuk kandidat beradaptasi secara langsung dengan lingkungan perusahaan. Mulai dari sistem perusahaan, SOP, lingkungan hingga budaya kerja perusahaan. Hal ini akan mempengaruhi kecepatan kandidat untuk memumpuni dalam memimpin perusahaan dan berkontribusi pada kemajuan perusahaan.Pengembangan karakter kandidat yang disesuaikan dengan nilai-nilai perusahaan akan berjalan lebih cepat. Karakter kandidat yang berhasil terbentuk dari program MT tentunya akan membawa manfaat bagi perusahaan.Produktivitas perusahaan akan meningkat karena output dari program MT adalah kandidat yang sudah bisa bekerja dengan performa terbaik. Melalui performa kandidat yang sudah terlatih untuk maksimal, produktivitas perusahaan meningkat dan perusahaan akan lebih mudah mencapai targetnya. Manfaat untuk kandidat MT : Melatih skill leadership. Tujuan dari program management trainee sendiri adalah membentuk calon pemimpin perusahaan, sehingga keseluruhan program ini akan melatih keterampilan leadership kandidat secara maksimal.Jenjang karir menjanjikan. Program management trainee memang ditujukan untuk mengisi posisi manajerial dalam perusahaan kelak. Maka dari itu, kandidat memiliki kepastian karir untuk masa mendatang.Meningkatkan soft skills dan hard skills. Kandidat MT memiliki kesempatan untuk dirotasi pada setiap divisi perusahaan. Hal ini akan memberikan kandidat wawasan baru baik dalam bentuk soft skills maupun hard skills untuk memaksimalkan potensi dirinya.Memperluas networking. Program MT akan melibatkan kandidat dengan supervisor, mentor, manager, senior, dan staf di berbagai departemen. Hal ini merupakan networking yang bernilai. Hubungan kerja ini akan memberikan kesempatan untuk kandidat mendapat dukungan pekerjaan, bantuan, project, atau bahkan bisnis bersama di kemudian hari. Ikuti Virtual Career Fair, Management Trainee Program, Talent Connect Webinar, dan event activation lainnya bersama Cake untuk bangun employer branding Anda!🎉 Pelajari Selengkapnya Jenis-Jenis Management Training Leadership Training Program pelatihan untuk pengembangan kepemimpinan secara efektif. Pelatihan ini berfokus pada komunikasi di tempat kerja, teknik manajemen, motivasi, dan pembinaan. Onboarding Training Pelatihan untuk mengasah keterampilan, pengetahuan, dan perilaku karyawan baru agar dapat berkontribusi pada perusahaan dengan efektif. biasanya pelatihan ini dikelola oleh departemen sumber daya manusia dalam perusahaan. Skill-Specific Training Pelatihan yang mengacu pada proses pengembangan kemampuan, kompetensi, dan teknik khusus yang diperlukan untuk kinerja efektif dalam spesifikasi pekerjaan tertentu. Job-Specific Training Pelatihan khusus pekerjaan adalah jenis pelatihan yang berfokus pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan khusus yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan atau peran tertentu secara efektif. Product Training Pelatihan agar karyawan memiliki pemahaman mendalam tentang produk atau layanan perusahaan. Pengetahuan ini tidak hanya membantu mereka melakukan tugasnya dengan lebih baik tetapi juga berpengaruh pada peningkatan penjualan dan kepuasan pelanggan. Sales Training Pelatihan berfokus pada peningkatan keterampilan manajemen hubungan pelanggan dan negosiasi. Pelatihan ini diharapkan meningkatkan kinerja perwakilan penjualan (Sales representative). Conflict Management Training Conflict Management Training adalah program pelatihan yang bertujuan untuk membekali manajer dengan keterampilan mengatasi konflik di tempat kerja secara efektif. Pelatihan ini mencakup pemahaman tentang sumber-sumber konflik, teknik komunikasi yang memediasi, dan strategi penyelesaian konflik. Risk Management Training Pelatihan yang ditujukan untuk memperkuat kemampuan manajer dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelola risiko di lingkungan kerja. Pelatihan ini mencakup analisis dan strategi untuk memahami risiko-risiko yang mungkin timbul dalam proyek atau operasi sehari-hari, serta teknik untuk mengurangi dampaknya. Safety Training Jenis pelatihan ini berguna untuk memastikan karyawan terlindungi dari kemungkinan cedera akibat kecelakaan kerja. Pelatihan keselamatan sangat penting bagi perusahaan yang menggunakan jenis bahan berbahaya tertentu dalam produksinya. Pelatihan keselamatan juga dapat mencakup rencana evakuasi, latihan kebakaran, dan prosedur kekerasan di tempat kerja. 📚 Baca juga:12 Skill Management Trainee yang Banyak Dibutuhkan Perusahaan Metode dan Teknik dalam Management Training Coaching Coach / pelatih dengan keterampilan manajemen yang sangat baik membantu manajer baru mencapai tujuan tertentu dalam jangka waktu tertentu. Pelatih dan peserta pelatihan memutuskan bagaimana mereka ingin bekerja sama. Pelatih harus dapat memotivasi manajer baru untuk tumbuh dan mengembangkan keterampilan manajemennya. Manajer baru harus terbuka terhadap perubahan dan menerima setiap feedback dari pelatihnya. E-learning E-Learning adalah pelatihan berbasis teknologi informasi melalui video online, tes, dan kursus untuk karyawan. Karyawan dapat melakukan pelatihan tepat di telapak tangan mereka dengan smartphone atau di komputer perusahaan mereka. Ini adalah salah satu jenis management training termudah untuk diluncurkan ke populasi yang lebih besar, terutama bagi karyawan yang jauh atau memiliki tingkat perputaran tinggi. Pelatihan Langsung Pelatihan langsung mencakup pelatihan pengalaman apa pun yang berfokus pada kebutuhan individu karyawan. Hal ini dilakukan langsung di tempat kerja. Pelatihan langsung dapat membantu karyawan menyesuaikan dengan sempurna peran mereka yang akan datang atau saat ini, sekaligus meningkatkan keterampilan yang dimiliki. Ini adalah metode management training yang mengintensifkan waktu. Mentoring Pelatihan ini berfokus pada hubungan antara karyawan dan profesional yang lebih berpengalaman, seperti karyawan senior atau veteran mereka. Gaya mentoring one on one menciptakan hubungan antara karyawan yang jauh melampaui pelatihan. Pelatihan juga bersifat lebih privat sehingga memungkinkan karyawan untuk mengajukan pertanyaan yang lebih detail atau personal. Job Rotation Keuntungan rotasi pekerjaan bagi perusahaan adalah karyawan mempelajari keterampilan tambahan untuk melakukan pekerjaan yang berbeda. Hal ini membuat karyawan dapat saling menggantikan jika diperlukan. Selain itu, apabila seorang karyawan yang sangat penting tiba-tiba meninggalkan perusahaan, akan ada karyawan lain yang dapat menggantikan. Sedangkan bagi karyawan, rotasi pekerjaan mengurangi kebosanan serta memotivasi seseorang untuk mempelajari sesuatu yang baru. Diskusi Kelompok Pelatihan ini memungkinkan banyak karyawan untuk berlatih bersama, dalam lingkungan divisi mereka saat ini. Diskusi dan kegiatan ini dapat dipimpin oleh seorang instruktur. Kemudian, difasilitasi oleh petunjuk online dan ditinjau oleh supervisor. Jenis management training ini paling baik digunakan untuk perusahaan yang memerlukan pendekatan kolaboratif pada masalah yang kompleks. Bermain Peran Pelatihan dengan permainan peran secara khusus meminta karyawan untuk mengerjakan satu aspek pekerjaan mereka dalam sebuah skenario yang telah diatur. Mereka akan diminta untuk mempertimbangkan sudut pandang yang berbeda dan berpikir sendiri saat mengerjakan aktivitas bermain peran.Pasang GRATIS 3 lowongan kerja pertama untuk perusahaan Anda. Sortir CV rekrut kandidat berkualitas dengan mudah hanya di Cake! 🎉 Studi Kasus: Contoh Perusahaan yang Berhasil Meningkatkan Kinerja Melalui Management Training. Salah satu contoh perusahaan yang berhasil meningkatkan kinerja melalui management training adalah Bank BCA. Dilansir dari situs resmi BCA, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali mengukir prestasi dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Prestasi tersebut terwujud dengan diraihnya penghargaan yang diselenggarakan oleh Majalah Economic Review, yakni Indonesia Human Capital Award 2016. BCA terus memperbaharui dan mengembangkan program pelatihan agar para karyawan tetap menjadi yang terdepan dalam dunia bisnis yang dinamis. Sepanjang tahun 2015, jumlah peserta pelatihan mencapai 60.263 karyawan dalam 1.905 kelas selama 248.368 hari pelatihan. Program pelatihan dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan staf dari semua divisi. Dalam ajang yang diselenggarakan oleh Majalah Economic Review, BCA berhasil meraih total 11 penghargaan. Selain melalui pelatihan in-house, BCA juga memberikan kesempatan bagi karyawan untuk mengikuti program pelatihan eksternal sesuai dengan kebutuhan karyawan serta memberikan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan baru karyawannya. Pasang GRATIS 3 lowongan kerja pertama untuk perusahaan Anda. Sortir CV rekrut kandidat berkualitas dengan mudah sekarang juga! 🎉Pasang Loker Tips untuk Implementasi Management Training yang Efektif Perencanaan: Dalam melakukan perencanaan, perusahaan bisa melibatkan trainee dengan menanyakan ketertarikan mereka dalam setiap tanggung jawab manajemen tertentu. Kemudian program pelatihan dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan perusahaan sekaligus mempertimbangkan minat kandidat. Pembelajaran bersama: Semua trainee yang sedang dalam proses management training diundang bersama ke sebuah channel dan perusahaan membuat pertemuan rutin untuk para trainee dapat berbagi pengalaman dan tantangan mereka serta saling bertukar pendapat. Pendampingan: Setiap trainee diberi mentor untuk dukungan one on one saat mereka dalam masa pelatihan. Lakukan juga evaluasi setiap jangka waktu tertentu dengan para manajer yang lebih berpengalaman untuk menilai perkembangan trainee dan pemberian feedback. Pelatihan online dan tatap muka: Kedua jenis pelatihan management training ini digabungkan untuk memberikan panduan tentang keterampilan manajemen kepada para trainee.Ingin menarik kandidat berkualitas untuk program management trainee di perusahaan Anda? Acara “Management Trainee Program 2025” yang diselenggarakan Cake adalah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan!Acara ini dirancang untuk membantu perusahaan bertemu dengan talenta-talenta potensial dan berkualitas.Dengan bergabung dalam acara ini, perusahaan Anda tidak hanya akan mempromosikan program MT secara lebih efektif, tetapi juga memperkuatemployer brandingsebagai tempat yang menarik bagi para talenta muda berkualitas.Ingin bergabung dalam “Management Trainee Program 2025” bersama Cake? Hubungi representatif kami hari ini!Daftar Sekarang! Cake adalah platform rekrutmen global yang menghubungkan perusahaan dengan +7 juta kandidat berkualitas. Pasang lowongan kerja gratis untuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkan Employer Branding lebih efektif bersama Cake. Percayakan kami sebagai Recruitment Consultant Anda untuk membantu menemukan talenta spesifik lebih baik, konsultasi hari ini! Dapatkan wawasan mendalam dan konten informatif terkait rekrutmen, manajemen SDM, employer branding, serta tren terbaru di dunia HR hanya di Cake. Jadikan kami sumber terpercaya Anda untuk strategi perekrutan yang efektif dan solusi SDM yang inovatif. --- Ditulis Oleh Christy Angestu ---
Industry & Job Overview
Apr 22nd 2026

Siapa itu Branch Manager? Ketahui Tugas, Skill Beserta Gajinya!

RingkasanBranch manager adalah manajer cabang atau yang biasa lebih dikenal dengan istilah kepala cabang.Branch manager bertugas memonitor seluruh kegiatan operasional bisnis, mengembangkan rencana bisnis dan tenaga kerja, serta menyelesaikan konflik.Skill yang dibutuhkan branch manager adalah membuat keputusan, manajemen risiko, manajemen aset, melayani pelanggan.GajI rata-rata branch manager sekitar Rp7 juta per bulan. Saat ini di berbagai negara, tak hanya Indonesia, ada begitu banyak perusahaan-perusahaan multinasional yang berasal dari negara lain kemudian memiliki kantor cabang dan/atau pabrik di negara lainnya. Atau contoh lainnya adalah bank. Kamu bisa menemukan bank yang sama di berbagai kota atau daerah di Indonesia. Nah, biasanya akan ada orang yang dipercaya untuk memimpin cabang dari perusahaan tersebut. Orang itu biasanya disebut sebagai branch manager atau kepala cabang, atau ada juga yang menyebutnya branch head. Untuk mengenal lebih jauh tentang apa itu branch manager serta tugas dan tanggung jawabnya, langsung saja, yuk, simak artikel CakeResume di bawah ini. Daftar isi:Pengertian Branch ManagerTugas dan Tanggung Jawab Branch ManagerSkill yang Diperlukan untuk Pekerjaan Branch ManagerProspek Karier Branch Manager Apa itu Branch Manager? Jika diartikan secara harfiah, branch manager atau brand head merupakan manajer cabang atau yang biasa lebih dikenal dengan istilah kepala cabang. Sesuai namanya, branch head (branch manager) adalah kepala atau pemimpin dari kantor cabang sebuah perusahaan. Biasanya, kepala cabanglah yang mengkoordinasikan segala hal dengan kantor pusat karena peran branch manager sebagai penanggung jawab di cabang tersebut. Oleh karena itu, seorang kepala cabang perlu menjadi teladan yang baik bagi seluruh bawahannya.Setelah mengetahui pengertian branch manager, yuk, pahami tugas kepala cabang di paragraf berikut! Tugas dan Tanggung Jawab Branch Manager Job desk branch manager Secara garis besar, branch manager bertanggung jawab atas segala hal yang terjadi di kantor cabang. Oleh karena itu, branch manager sangat berperan besar terhadap kemajuan kantor cabang, di mana kemajuan kantor cabang tentunya berdampak pada kantor pusat. Untuk mengetahui apa saja tugas dan tanggung jawab dari kepala cabang, kamu bisa memperhatikan poin-poin di bawah ini: 1. Memonitor Seluruh Kegiatan Operasional Bisnis Karena perannya sebagai kepala atau pemimpin, tugas utama seorang branch manager adalah:Mengawasi, mengkoordinir, dan memonitor seluruh kegiatan operasional bisnis di kantor cabang yang ia pegang, termasuk kegiatan yang dilakukan oleh para pekerja. Sehingga bisa dipastikan bahwa semua berjalan dengan lancar tanpa kendala. Hal ini juga berguna untuk meminimalisir kesalahan atau risiko yang mungkin terjadi. 2. Mengembangkan Rencana Bisnis Perusahaan Untuk meningkatkan kesadaran pelanggan terhadap merek perusahaan, kepala cabang bertugas untuk mengembangkan rencana bisnis (business plan) dengan tetap memperhatikan kondisi keuangan perusahaan serta prospek yang ada di pasar. Tentunya sebelum membuat rencana bisnis kamu perlu melakukan riset terhadap pasar dan juga prediksi terlebih dahulu. 3. Mengembangkan Tenaga Kerja Tidak mungkin seorang pemimpin hanya bekerja sendiri, tentunya ia membutuhkan bantuan dari pekerja-pekerjanya. Sebagai branch head, penting baginya untuk peka terhadap hal yang pekerjanya kurang kuasai, kemudian mengembangkan tenaga kerja tersebut supaya performa kerja dan hasil yang didapat lebih maksimal. Hal ini bisa diwujudkan dengan menyediakan training atau pelatihan dan juga mentoring terhadap pekerja. Setelah itu, jangan lupa juga untuk mengevaluasi performanya untuk melihat efek dari pelatihan yang sudah diberikan. *emoji books* Baca juga: In House Training (to publisher: please link this article when it has been published, thanks!) 4. Menyelesaikan Konflik pada Kantor Cabang Konflik adalah hal yang sangat wajar muncul di manapun, termasuk di kantor cabang. Konflik yang dimaksud bisa berupa konflik internal, contohnya: Konflik antar-karyawanKonflik karyawan dengan pelanggan, dan konflik-konflik lainnya. Yang perlu diingat adalah, jika konflik tidak diselesaikan dengan baik, khususnya yang bersangkutan dengan pelanggan, akan berpengaruh besar terhadap reputasi kantor cabang yang juga bisa mempengaruhi kantor pusat. Oleh karena itu, menemukan dan menyelesaikan konflik yang terjadi adalah pekerjaan branch manager yang sangat penting. 5. Memastikan Target Terpenuhi Job desk branch manager selanjutnya adalah memastikan target penjualan terpenuhi. Untuk memaksimalkan pendapatan, tentunya setiap perusahaan perlu melakukan marketing atau pemasaran. Di kantor cabang, kepala cabanglah yang bertugas untuk memimpin pelaksanaannya. Karena semua hal, khususnya hasil penjualan, adalah hal yang penting untuk seorang kepala cabang laporkan kepada kantor pusat. Ia perlu mendorong para pekerjanya untuk bekerja sama sehingga bisa mencapai target yang sudah ditetapkan demi menguntungkan perusahaan. Skill yang Dibutuhkan Branch Manager Setelah melihat apa saja tugas dan tanggung jawab branch manager di paragraf sebelumnya, kemungkinan besar kamu sudah bisa menebak apa saja skill yang diperlukan untuk pekerjaan branch manager. Misalnya, memiliki kemampuan memimpin yang baik, komunikasi, koordinasi, berorganisasi, dan bekerja sama dengan orang lain. Akan tetapi, masih ada beberapa skill lainnya yang lebih spesifik lho. Supaya kamu tidak penasaran, langsung saja yuk lihat skill-skill tersebut di bawah ini. Skill untuk pekerjaan branch manager: ✅Menyelesaikan Masalah dan Membuat Keputusan Karena peran branch manager sebagai pemimpin di kantor cabang, mayoritas keputusan akan dibuat olehnya (selain keputusan besar yang memang akan ditentukan dari pusat). Contohnya adalah saat terjadi masalah dengan pelanggan, konflik internal, maupun permasalahan lainnya, kepala cabang lah yang bertugas untuk memutuskan langkah apa yang perlu dilakukan selanjutnya dan bagaimana mengatasinya. Yang membuat hal ini semakin krusial adalah jika branch head salah membuat keputusan, apalagi menyangkut pelanggan dan merugikan perusahaan, bukankah itu bisa berbahaya? ✅Manajemen Risiko Risiko adalah hal yang selalu ada, akan tetapi bukan berarti tidak bisa dihindari atau diminimalisir. Branch manager yang memiliki kemampuan manajemen risiko yang baik akan bisa mengidentifikasi segala permasalahan atau risiko yang mungkin terjadi. Sehingga sebelum masalah benar-benar terjadi, pencegahan bisa dilakukan, di mana ini bisa meminimalisir kerugian yang dikeluarkan, khususnya apabila modal yang diperlukan untuk proyek yang direncanakan tersebut terbilang besar. ✅Pengembangan Bisnis Keadaan bisnis di pasaran tidaklah stagnan, apalagi semakin bertambahnya saingan yang melakukan bisnis yang serupa. Oleh karena itu, penting bagi kepala cabang untuk memiliki kemampuan dalam mengembangkan bisnis, supaya efisiensi operasional perusahaan bisa meningkat. Pengembangan bisnis bisa berupa macam-macam, termasuk melakukan:NetworkingNegosiasiMencari partner kerja samaJeli melihat segala peluang yang ada ✅Manajemen Aset Aset perusahaan merupakan segala jenis sumber daya yang dimiliki perusahaan, termasuk para karyawan di dalamnya. Kepala cabang yang memiliki kemampuan manajemen aset yang baik akan tahu bagaimana memanfaatkan segala sumber daya yang dimilikinya. Ia juga akan memastikan semua asetnya berfungsi dengan baik. Selain itu, kemampuan ini juga diperlukan saat sang kepala cabang sedang mengevaluasi kinerja pegawai maupun sebelum menentukan apakah perlu merekrut pegawai baru atau tidak. 📚Baca juga: Offering Letter: Pengertian, Format, dan Contohnya! [+Bedanya dengan Kontrak Kerja] ✅Melayani Pelanggan Sebagai atasan, bukan berarti kamu tidak akan bertemu dengan pelanggan sama sekali. Ada saat di mana kamu akan berurusan dengan pelanggan. Oleh karena itu kemampuan melayani sangat penting. Dengan kemampuan ini, kamu bisa mengerti apa yang sebenarnya dibutuhkan pelanggan dan bagaimana memenuhi kebutuhan tersebut. Jika kamu memiliki kemampuan ini, kamu pun bisa mengajari bawahanmu bagaimana melayani pelanggan yang baik. Kantor dengan pelayanan yang baik akan memiliki reputasi yang baik di mata pelanggan, lho. 📚Baca juga: Wajib Tahu! 8 Cara Menjadi Pemimpin yang Baik [Perusahaan Organisasi] Prospek Karir Branch Manager Branch manager adalah pekerjaan dengan masa depan cemerlang. Bisa dibayangkan, bukan, kerja sebagai pemimpin di perusahaan dan menjadi penghubung antara kantor pusat dengan kantor cabang? Supaya lebih memahaminya, kamu bisa melihat ulasan mengenai gaji kepala cabang dan prospek karirnya pada paragraf di bawah ini. Gaji Branch Manager Untuk masalah gaji adalah hal yang tidak perlu kamu khawatirkan lagi jika kamu menjadi branch manager. Menurut Indeed, rata-rata gaji branch manager di Indonesia per bulannya adalah sekitar 7 juta. Tapi angka ini hanya sebagai patokan saja, untuk angka pastinya bisa bervariasi tergantung di kota mana kamu bekerja serta level pengalaman kerja yang kamu miliki sebelumnya. Tentunya gaji yang diperoleh karyawan fresh graduate berbeda dengan karyawan baru yang sudah memiliki 10 tahun pengalaman. Mengenai perkiraan gaji untuk fresh graduate sendiri adalah sekitar 5 juta rupiah. Gaji kepala cabang 📚Baca juga: 15 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia! Jenjang Karir Branch ManagerBerhubung branch manager adalah jabatan yang tidak sembarangan, yaitu sebagai perwakilan kantor pusat di cabang yang lain, pekerjaan sebagai branch manager ini tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Pada umumnya, untuk menjadi kepala cabang minimal perlu menyelesaikan studi S1 dan biasanya dari orang yang berlatar belakang jurusan bisnis dan juga finance. Akan tetapi, kamu tidak perlu khawatir. Bagi kamu yang memiliki pengalaman kerja sebagai sales juga bisa memiliki kesempatan untuk menjadi kepala cabang, lho. Setelah menjadi sales, kamu bisa menjadi manajer sales, business development manager, kemudian bisa menduduki posisi branch manager setelah beberapa tahun kemudian. Akan tetapi tidak tertutup kemungkinan bagi pekerjaan lain selain yang disebutkan di atas, ya, kamu pun bisa menjadi kepala cabang setelah bekerja di beberapa jabatan, contohnya manajer area, asisten manajer, dan masih banyak lagi. Contoh CV Branch Manager Nah, supaya kamu bisa mewujudkan mimpimu menjadi seorang branch head, kamu pun perlu menyiapkan CV terbaikmu. Sayang sekali kan kalau sebenarnya kamu sangat berpotensi tapi tidak berhasil diterima karena CV yang kurang menarik? Untuk mengetahui seperti apa CV yang menarik perhatian rekruter, kamu bisa memperhatikan contoh CV branch manager berikut:Contoh CV kepala cabangContoh CV Branch Manager - DIbuat di CakeResumeSeperti yang sudah kamu baca di atas, branch manager berperan besar sebagai pemimpin di kantor cabang yang mengkoordinasikan segala hal dengan kantor pusat. Bisa dibilang bahwa kesuksesan cabang tersebut ditentukan oleh kinerjanya sebagai pemimpin. Walaupun demikian, ini bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan. Teruslah mengejar impianmu dan persiapkan dirimu dengan baik! CakeResume menyediakan 50+ template CV ATS friendlygratis yang bisa di download sebagai PDF. Tunggu apa lagi? Yuk, buat CV branch manager kamu sekarang juga!🎉<a href="https://www.cakeresume.com/resume-templates?locale=id ">Buat CV —- Ditulis Oleh Meitty Mulyadi —-
Job Search Tips
Mar 24th 2025

Syarat Kerja di BUMN dan Info Daftar [Bisa untuk Lulusan SMA/SMK]

Butuh informasi lebih lanjut mengenai syarat kerja di BUMN? Cake menyediakan seluruh informasi dan data yang kamu butuhkan untuk mendaftar BUMN. Untuk rekrutmen bersama BUMN, total ada 100+ perusahaan yang berpartisipasi dengan 2000+ lowongan tersedia. Kabar baik juga untuk kamu yang memiliki prestasi karena syarat masuk BUMN juga mempertimbangkan kualifikasi pelamar by merit! Yuk simak artikelnya secara lengkap.📚 Baca juga: Rekrutmen Bersama BUMN 2025: Syarat, Dokumen, dan Jadwal Lengkap!Daftar Isi Sedikit tentang Kerja di BUMN Syarat Kerja di BUMN Cara Mempersiapkan Diri untuk Bekerja di BUMN Pertanyaan Seputar Syarat Kerja di BUMN Sedikit tentang Kerja di BUMN Sebelum membahas tentang syarat masuk BUMN, kamu perlu mendapat gambaran kerja mengenai perusahaan negara satu ini. Singkatnya, BUMN adalah yang seluruh atau sebagian besar modal yang ditanam (paling sedikit 51%) miliki pemerintah Indonesia. Hingga saat ini ada kurang lebih 65 perusahaan yang terdaftar sebagai BUMN. BUMN terdiri dari dua jenis: Badan Usaha Perseroan (Persero) yang modalnya terbagi dalam saham dengan kepemilikan besar oleh Negara. Tujuan Persero adalah mengejar keuntungan. Beberapa jenis Persero antara lain: PT Pertamina, PT Kimia Farma Tbk, PT Kereta Api Indonesia, PT Bank BNI Tbk, PT Jamsostek, PT Garuda Indonesia, PT Perubahan Pembangunan, PT Telekomunikasi Indonesia, PT Tambang Timah.Badan Usaha Umum (Perum) adalah jenis perusahaan yang menyediakan barang dan jasa berkualitas tinggi dengan harga yang disesuaikan dengan kemampuan masyarakat. Beberapa jenis Perum antara lain: Perum Damri, Perum Bulog, Perum Pegadaian, Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), Perum Balai Pustaka, Perum Jasatirta, Perum Antara, Perum Peruri, dan Perum Perumnas. Syarat Kerja di BUMN Ilustrasi kerja di BUMNSyarat masuk BUMN berbeda tergantung dengan latar belakang dan juga pengalaman kerja pelamar. Jadi, bisa dibilang cara kerja di BUMN cocok untuk kamu yang telah terjun di sektor tertentu selama bertahun-tahun. Untuk memahami syarat kerja BUMN, pelamar dituntut untuk memahami terlebih dahulu ketentuan umum pendaftaran 1️⃣ Ketentuan Khusus Pendaftaran BUMN Syarat kerja di BUMN yang pertama adalah pelamar hanya boleh memilih satu jenis rekrutmen saja (reguler, disabilitas atau Orang Asli Papua).Pelamar tidak boleh memilih lebih dari satu lowongan yang tersedia.Pelamar wajib memastikan seluruh dokumen yang diunggah benar karena tidak ada pengubahan data setelah melamar lowongan pekerjaan.Proses rekrutmen tidak dipungut biaya apapun. 2️⃣ Syarat Umum untuk Bekerja di BUMNWarga Negara Indonesia.Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.Jenis kelamin pelamar menyesuaikan kebutuhan posisi masing-masing BUMN.Sehat jasmani dan rohani. Salah satunya dibuktikan dengan surat bebas narkoba.Memiliki sertifikasi pelatihan yang sesuai dengan kompetensi dan rekomendasi pengalaman kerja apabila ada.Melampirkan surat rekomendasi komunitas (berprestasi di Bidang Olahraga/Seni/Digital Creator/Start Up) apabila ada.Untuk pelamar yang ingin menggunakan ijazah dari universitas luar negeri, harap untuk melakukan penyetaraan dan konversi nilai melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti). 3️⃣ Syarat Kerja Melalui Rekrutmen Bersama BUMN Syarat kerja di BUMN lulusan SMA dan SMK berbeda dengan lulusan D3 dan S1, lho! Selain itu, FHMCI juga menerapkan standar yang berbeda antara fresh graduate dan high experienced. ✅ Syarat kerja di BUMN Lulusan D3Jalur Reguler Fresh graduate: minimal IPK 3.00 dari skala 4.00. Batas usia 27 tahun.Experienced hire: minimal IPK 3.00 dari skala 4.00. Batas usia 45 tahun. DisabilitasMinimum IPK 2.50 dari skala 4.00. Orang Asli Papua (OAP)Minimum IPK 2.50 dari skala 4.00 Posisi yang bisa diisi: Junior technician operation, junior officer, junior operasi dan pemeliharaan, staf perpajakan, account officer, sales region. ✅ Syarat kerja di BUMN Lulusan D4/S1Jalur Reguler Fresh graduate: Minimum IPK 3.00 dari skala 4.00. Batas usia 35 tahun.Experienced hire: Minimum IPK 3.00 dari skala 4.00. Batas usia 45 tahun.Jalur DisabilitasMinimum IPK 2.50 dari skala 4.00 Jalur Orang Asli PapuaMinimum IPK 2.50 dari skala 4.00 Posisi yang bisa diisi: strategi dan perencanaan investasi, staf perpajakan, junior relationship manager, management trainee, accounting report staff, account officer, junior treasury, IT, staf teknik, banking staff, maintenance equipment officer. ✅ Syarat kerja di BUMN lulusan SMK dan SMAJalur RegulerFresh graduate: Minimum nilai 75 dari skala 100. Batas usia 25 tahun.Experienced hire: Minimum nilai 75 dari sakala 100. Batas usia 45 tahun. Jalur DisabilitasMinimum nilai 60 dari skala 100. Jalur Orang Asli Papua (OAP) Minimum nilai 60 dari skala 100 Posisi yang bisa diisi: Staf logistik, account officer, Bimbingan Keahlian Juru Teknik (BKJT), staf pengolahan mineral, staf administrasi atau helpdesk atau operator, staf produksi, junior operator pabrik, staf perencanaan dan pengelolaan sumber daya hutan. 📚 Baca juga: 10 Contoh CV Lulusan SMA Lengkap dan Cara Membuatnya Agar Dilirik HRD! ✅ Syarat kerja di BUMN Lulusan S2Fresh graduate: Minimum IPK 3.25 dari skala 4.00. Batas usia 35 tahun.Experienced hire: Minimum IPK 3.25 dari skala 4.00. Batas usia 40 tahun. Posisi yang bisa diisi: Account manager, product and solution manager, education and training center staff, associate officer, PMO of decarbonization. Cara Mempersiapkan Diri untuk Bekerja di BUMNTips menyiapkan diri sebelum masuk BUMN ✔️ Pahami syarat dan proses rekrutmen BUMN Panitia rekrutmen bersama BUMN kerap kali menemukan data pelamar yang keliru karena diunggah dengan tidak hati-hati. Selain itu, pelamar juga kadang kalau lalai dengan sejumlah syarat kerja di BUMN yang harus memenuhi kualifikasi tertentu. Kecerobohan semacam ini membuat pelamar auto gugur di seleksi awal. ✔️ Tingkatkan kualifikasi dan kompetensi Pada daftar syarat kerja di BUMN, pelamar dipersilakan untuk mengunggah surat rekomendasi. Salah satu pernyataan penting dalam surat rekomendasi adalah perusahaan menjamin kinerja dan performa pelamar. Oleh karena itu, sebelum memenuhi persyaratan BUMN, pastikan dirimu terbuka dengan upgrade kemampuan dan kompetensi. 📚 Baca juga: In House Training: Cara Efektif Meningkatkan Kualitas SDM dalam Perusahaan ✔️ Siapkan dokumen yang dibutuhkan Cek daftar di bawah ini untuk memastikan seluruh syarat daftar BUMN sudah terpenuhi:Foto profilKTPIjazah / Surat Keterangan LulusTranskrip nilai / Nilai ujian lulusSKCKDokumen pendukung (sertifikat pelatihan, sertifikat kemampuan bahasa, dan lain-lain).Akta kelahiranKartu keluargaCurriculum vitaePortofolioSurat rekomendasi. Format bisa diunduh di sini. Ingin agar CV bisa tembus ATS dengan gampang? Sekarang Cake menyediakanskor CV dengan Cake AI CV Checker dan perbaiki CV-mu biar dilirik HRD! 🔍Coba Sekarang ✔️ Ikuti pelatihan atau program magang di BUMN Jika kamu masih bersekolah atau berkuliah, menjajal program magang di BUMN adalah langkah tepat. Pengalaman magang di instansi pemerintah bisa menjadi nilai tambahan yang berharga di resume atau CV. Poin plus lain, kamu bisa mendapatkan networking yang luas dengan bekerja di BUMN. ✔️ Bangun networking dan pantau lowongan Jalur networking tidak sama dengan nepotisme. Dengan memiliki relasi yang luas, kamu bisa ‘menjual’ kemampuan, etos kerja, dan kompetensimu kepada senior yang telah terlebih dahulu bekerja di BUMN. 📚 Baca juga: Networking dalam Dunia Kerja: Manfaat dan Cara Membangunnya Pertanyaan Seputar Persyaratan Kerja di BUMN Apakah ada batasan usia untuk melamar kerja di BUMN? Jawab: Ya, ada. Untuk posisi dengan keahlian dan pengalaman tertentu batas usia maksimal yang ditetapkan adalah 45 tahun. Untuk level staf, rentang usia pendaftar adalah minimum 18 tahun dan maksimal 35 tahun. Apakah fresh graduate bisa melamar kerja di BUMN? Jawab: Tentu saja bisa. Selama seluruh syarat pendaftaran terpenuhi, tidak ada alasan untuk fresh graduate bisa mengikuti seleksi BUMN. Apakah lulusan SMA/SMK bisa kerja di BUMN? Jawab: Ya, bisa, meski tidak semua lowongan terbuka untuk lulusan SMA/SMK. Apa saja posisi yang bisa dilamar oleh lulusan SMA/SMK di BUMN? Jawab: Beberapa di antaranya adalah Staf logistik, account officer, Bimbingan Keahlian Juru Teknik (BKJT), staf pengolahan mineral, staf administrasi atau helpdesk atau operator, staf produksi, junior operator pabrik, staf perencanaan dan pengelolaan sumber daya hutan. Apakah lulusan SMA/SMK bisa mengikuti Rekrutmen Bersama BUMN? Jawab: Bisa, silakan ikuti persyaratan di atas.Butuh CV untuk mendaftar BUMN? Tenang saja, kamu bisa buat CV di Cake dengan puluhan templates ATS-Friendly. Tentu saja,100% gratis! 🚀Buat CV Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD. Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu. Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!

Resume Builder

Build your resume only in minutes!