Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Interview Skills
Jul 22nd 2024

5 Tahapan Interview Kerja di Indonesia yang Perlu Kamu Ketahui

Bagi sebagian orang, interview atau wawancara itu proses yang menegangkan. Bagaimana tidak, pada saat interview, kandidat harus berbincang selama sekitar 45-90 menit dengan seseorang yang tidak dikenal. Dan bukan hanya berbincang. Kandidat juga harus meyakinkan lawan bicaranya bahwa dia adalah orang yang cocok untuk posisi yang dilamar. Maka, persiapan menjadi sangat krusial. Dengan mengenal setiap tahap wawancara dan mempersiapkan diri secara matang, kandidat dapat menunjukan bahwa dia memang orang yang tepat untuk pekerjaan tersebut. Sekaligus memperlihatkan kemampuan komunikasi yang baik. Untuk mempersiapkan diri, simak bagaimana tahapan dalam wawancara di Indonesia yang telah dirangkum tim Cake.Daftar isi:Berbagai Tahapan Interview Kerja Tahapan Setelah Interview Kerja Tips Wawancara KerjaTahapan Wawancara KerjaApa Saja Tahap-tahap Wawancara Kerja?Tidak ada jawaban pasti tentang berapa kali tahapan interview kerja seorang kandidat harus lewatkan. Atau seperti apa urutan dan tahap pembagian wawancara. Hal ini bergantung kepada kebijaksanaan masing-masing perusahaan. Perusahaan setidaknya akan melakukan satu kali interview. Namun, bagi perusahaan dan jabatan yang sangat diminati, tahapan tahapan dalam wawancara kerja dapat mencapai 8 kali atau bahkan lebih. 1. Screening: CV + Tahap Wawancara via Telpon Tahap wawancara yang paling awal ialah screening. Pada tahap interview kerja ini, perusahaan melakukan seleksi cepat untuk menentukan kandidat mana yang akan ditindaklanjuti. Bagi perusahaan, merekrut karyawan baru memakan biaya yang cukup besar. Karena itu, perusahaan umumnya mencoba sebisa mungkin untuk mengefisiensikan proses interview. Salah satunya dengan melakukan screening awal. Pada proses screening, perusahaan umumnya akan menggunakan sistem ATS untuk menyaring curriculum vitae (CV) yang mereka terima. Sistem ATS akan mencari kata-kata kunci terkait lowongan pekerjaan yang dilamar pada CV kandidat. Semakin tinggi skor ATS, artinya semakin cocok kandidat dengan lowongan yang dilamar. Oleh karena itu pastikan kamu melamar dengan CV yang ATS friendly. Setelah terpilih beberapa kandidat yang cocok, perusahaan dapat melakukan wawancara via telpon. Pada tahap wawancara telpon, pertanyaan yang diajukan umumnya sangat mendasar. Tim HRD hanya ingin memastikan bahwa kandidat mengerti job desc dari posisi yang dilamar. Dan apakah kandidat bersedia untuk ditempatkan di lokasi kantor tertentu. 2. Tahap Pra-Wawancara: Psikotes Psikotes adalah serangkaian tes tertulis yang perusahaan gunakan untuk menilai kepribadian dan kemampuan dasar kandidat. Mengingat ragam jenis psikotes yang cukup banyak, variasi soal yang diberikan pada tiap kandidat pun tergantung pada kebijaksanaan masing-masing perusahaan. Jenis soal psikotes yang paling umum mirip dengan soal tes IQ. Kandidat akan diminta untuk menemukan pola aritmatika, ruang, maupun bahasa. Selanjutnya, juga ada tes kepribadian dengan menggambar. Tes yang paling umum adalah soal untuk menggambar pohon. Namun, tes Wartegg juga sering digunakan. Pada tes Wartegg, kertas soal akan berisi garis atau pola tertentu. Kandidat harus melanjutkan pola tersebut dengan menggambar. Tes lain yang cukup umum adalah tes kepribadian secara verbal. Untuk tiap soal, akan ada 2-3 opsi yang mendeskripsikan situasi yang berbeda. Misal, opsi 1: “saya seseorang yang suka memimpin kelompok” dan opsi 2: “saya menyukai kerapian”. Kandidat diminta untuk memilih opsi yang paling menggambarkan dirinya pada tiap nomor. 3. Interview Tahap 1: Tahap Wawancara HRD Kandidat yang dianggap memiliki kepribadian yang cocok berdasarkan psikotes akan diundang untuk tahap wawancara dengan HRD. Di tahap ini, HRD akan menanyakan cukup banyak pertanyaan selama 30-60 menit. Pada dasarnya, perusahaan ingin mendapatkan karyawan dengan latar belakang yang pas dengan lowongan yang dibuka. Karena itu, akan ada banyak pertanyaan tentang latar belakangan profesional dan pendidikan dari kandidat. Pada umumnya, wawancara akan dibuka dengan pertanyaan: “Perkenalkan diri Anda”. Setelah itu, tim HRD akan mulai menanyakan pengalaman profesional kandidat yang tertera pada CV. Tahap wawancara dengan HRD akan menyeleksi sejumlah kandidat yang cukup baik untuk lanjut ke tahap interview user maupun tahap FGD. 4. Tahap Focus Group Discussion(FGD) Tahapan interview kerja dengan metode FGD cukup sering ditemukan dalam seleksi management trainee (MT). Pada saat FGD, akan ada 6-8 kandidat yang dikumpulkan sebagai satu grup. Setiap grup akan diberikan beberapa data pendukung dan 2-3 pertanyaan yang harus dijawab berdasarkan data tersebut. Kandidat kemudian akan diberikan waktu sekitar 20-30 menit untuk memformulasikan jawaban secara individual. Kemudian, diskusi kelompok akan dimulai di mana tiap kandidat mengemukakan pendapatnya. Setelah diskusi selama 30 menit, kelompok tersebut akan diminta mempresentasikan jawabannya. FGD digunakan untuk simulasi kondisi lingkungan kerja yang sebenarnya. Sehingga, HRD akan menggunakan kesempatan ini untuk memantau bagaimana kandidat berinteraksi dan berdiskusi. Kandidat yang terbaik bukanlah yang memiliki jawaban yang terbaik. Melainkan, kandidat yang bisa menyampaikan pendapat dengan lugas, memimpin alur diskusi, dan mengakomodasi opini dari kandidat-kandidat lain. 5. Tahap Studi Kasus Sama dengan tahap FGD, tahap interview kerja dengan metode studi kasus juga sering terdapat pada seleksi MT. Pada tahap ini, kandidat akan disuguhkan data-data terkait suatu kasus. Umumnya, data-data akan berupa tabel-tabel. Kemudian, kandidat akan diberi beberapa pertanyaan yang harus dijawab. Berbeda dengan FGD yang berbentuk diskusi, kandidat harus mempresentasikan hasil pekerjaannya kepada atasan. Pada saat presentasi, atasan akan memberikan pertanyaan-pertanyaan dan kandidat harus dapat menunjukan bahwa jawaban yang diformulasikan telah dipertimbangkan dengan baik berdasarkan data yang disediakan. 6. Interview Tahap 2: Tahap Interview User Tahap interview kerja selanjutnya adalah interview dengan user. User adalah atasan langsung yang akan bekerja sama dengan kandidat. Karena itu, umumnya tahap wawancara ini akan berlangsung cukup lama. User akan bertanya soal pengalaman terdahulu. Misalnya: “Ceritakan pengalamanmu saat memimpin tim di perusahaan A”. Hal ini untuk mengetahui apakah kandidat mempunyai kemampuan yang cukup untuk mengisi lowongan yang dilamar. Selain itu, user juga akan bertanya banyak soal bagaimana kandidat berelasi dengan teman kelompok dan atasan pada di perusahaan sebelumnya. Contoh: “Ceritakan saat kamu berselisih pandang dengan teman sejawatmu.” Pertanyaan-pertanyaan ini diajukan untuk memastikan kandidat memiliki kepribadian yang baik dan dapat bersosialisasi dengan teman satu tim. 📚 Baca juga:5 Contoh Pertanyaan Interview User dan Tips Lolos Seleksi! [+Jawaban] 7. Interview Tahap 3: Tahap Panel Interview Pada tahap wawancara ini, kandidat akan dihadapkan dengan panelis yang biasanya terdiri dari 3-4 anggota senior perusahaan. Pada sebagian kesempatan, user juga kemungkinan akan bergabung menjadi salah seorang panelis. Karena interview ini berhadapan dengan anggota senior, banyak pertanyaan yang akan diarahkan perihal motivasi dari kandidat untuk melamar di perusahaan. 📚 Baca juga:6 Kiat Menghadapi Panel Interview Beserta Contoh Pertanyaannya! 8. Interview Tahap Akhir: Tahap Wawancara dengan C-levelPada tahap wawancara ini, kandidat akan dihadapkan dengan panelis yang biasanya terdiri dari 3-4 anggota senior perusahaan. Pada sebagian kesempatan, user juga kemungkinan akan bergabung menjadi salah seorang panelis. Karena interview ini berhadapan dengan anggota senior, banyak pertanyaan yang akan diarahkan perihal motivasi dari kandidat untuk melamar di perusahaan.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia.🎉Cari Loker Tahapan Setelah Interview Kerja: Penawaran, Negosiasi, dan Medical Check-upTahap interview kerja yang terakhir ialah wawancara dengan direksi/C-level (misal, CEO dan CFO). Umumnya, hanya kandidat untuk posisi senior yang akan diwawancara oleh C-level.Sama seperti pada panel interview, umumnya pertanyaan pada fase ini tidak terlalu teknikal. Alih-alih, direksi akan lebih fokus untuk menanyakan perihal motivasi dan visi kandidat. Ada kemungkinan, direksi juga akan bertanya perihal perbaikan yang ingin dibawa oleh kandidat kepada perusahaan. Tips Tahap Persiapan Wawancara1. Cari Tahu Tentang Perusahaan dan Pewawancara Pewawancara menyukai kandidat yang tertarik untuk bekerja di perusahaan dan lowongan yang dilamar. Untuk itu, cari tahu sebanyak-banyaknya tentang tugas dan kewajiban untuk posisi yang dilamar. Selain itu, bacalah berita untuk mengetahui perkembangan terbaru perusahaan. Terakhir, cari tahu lebih banyak tentang pewawancara dengan memanfaatkan LinkedIn. 2. Latihan Psikotes Ada banyak soal tes psikotes yang dapat diakses di internet. Antisipasi jenis-jenis soal yang dapat keluar dengan mengambil beberapa tes sebelum hari-H interview. Dengan berlatih, kandidat akan lebih familiar dengan jenis soal sehingga dapat mengerjakan dengan lebih baik.📚 Baca juga:10 Jenis Psikotes Kerja dan Contoh Soalnya agar Lolos Seleksi 3.Latihan Studi Kasus Dua hal yang dinilai sangat penting dalam studi kasus adalah logika bisnis dan teknik penyampaian. Untuk melatih kedua hal ini, carilah sebanyak mungkin studi kasus bisnis di internet. Pertimbangkan jawaban untuk setiap studi kasus kemudian berlatihlah untuk menyampaikan jawaban dengan mengeluarkan suara. 4.Persiapkan Contoh Pekerjaan Saat tahap interview user/panel, pastikan untuk menyiapkan contoh pekerjaan/pengalaman yang bisa dibagikan kepada pewawancara. Jangan hanya menceritakan tugas yang diemban. Alih-alih, gunakan metode STAR (situation, task, action, dan result) untuk dapat menyampaikan dampak yang diberikan kandidat dalam situasi/tugas tersebut. 5. Jangan Menjelekan Tempat Kerja Sebelumnya Pada saat mempersiapkan tahap interview user/HRD/panel, pastikan untuk tidak menyinggung tempat kerja sebelumnya di hadapan tim rekrutmen. Perusahaan ini merekrut kandidat yang bisa menyelesaikan masalah. Karena itu, fokuskan jawaban interview ke arah langkah-langkah yang diambil kandidat dalam menyelesaikan masalah di pertanyaan sebelumnya. 6. Persiapkan Pertanyaan yang Baik Pada tahap wawancara kerja, pewawancara umumnya akan memberikan kesempaatan kepada kandidat untuk bertanya. Salah satu langkah untuk menunjukan ketertarikan terhadap posisi pekerjaan/perusahaan, adalah dengan bertanya lebih dalam. Contoh-contoh pertanyaan yang bisa diajukan: Dapatkah Anda menjelaskan bagaimana keseharian pekerjaan di posisi ini?Menurut pendapat Anda, karakteristik seperti apa yang perlu dimiliki kandidat untuk dapat sukses pada posisi ini? 📚 Baca juga:Simak 30 Pertanyaan untuk HRDSaatInterview Kerja 7.Tanyakan Langkah Selanjutnya Di penghujung wawancara, pastikan untuk menanyakan langkah selanjutnya. Tanyakan kapan kira-kira tim HRD akan menghubungi Anda untuk menginformasikan perihal langkah selanjutnya. 8.Kirimkan Email Terima Kasih Setelah Wawancara Di setiap akhir wawancara, pastikan untuk mengirimkan email terima kasih kepada tim HRD/user/panelis yang telah meluangkan waktu untuk memproses lamaran kerja. Kesimpulan Demikian tahapan wawancara kerja beserta tips untuk mempersiapkan diri yang telah dirangkumkan. Pastikan kamu mempersiapan diri untuk tiap tahapan wawancara dengan tips-tips di atas. Tidak hanya website buat CV gratis, Cake adalah situs lowongan kerja terpercaya dan transparan. Kamu bisa cari kerjaan impian kamu dengan filter yang tersedia, mulai dari jenis pekerjaan, lokasi, pengalaman kerja, hingga bahasa yang digunakan. Buat CV online, portofolio kerja, dan lamar kerja di website pencari kerja Cake. --- Ditulis Oleh Stephen Antonius ---
Interview Skills
Apr 17th 2026

8 Contoh Pertanyaan Interview User dan Jawabannya!

RingkasanInterview user adalah tahapan ketika calon supervisor atau atasan mewawancarai kandidat secara langsung.Interview user berfokus pada kemampuan teknis kandidat, kemampuan beradaptasi dengan dinamika tim, serta pencapaian kandidat.Gunakan format S-T-A-R (Situation, Task, Action, Result), ketika user memintamu menjelaskan pencapaian.Tips dan trik lolos interview user: pahami posisi dan job desk pekerjaan yang dilamar jauh-jauh hari. Sebelum diterima kerja, pastinya ada beberapa tahapan interview yang harus kamu lewati.Pada umumnya, tahapan interview yang dilaksanakan terbagi menjadi 2 yaitu: HRD Interview:wawancara untuk menjawab pertanyaan tentang informasi pribadi, pengalaman profesional, latar belakang pendidikan.User Interview:wawancara seputar pertanyaan teknis dan pekerjaan yang akan dilakukan sehari-hari Perbedaan interview user dan HRD secara garis besar ada pada latar belakang wawancara dan level detail pada topik pembahasannya seputar dunia kerja.Pada artikel kali ini, CakeResume akan mengupas tuntas semua tentang Interview User agar kamu dapat mempersiapkan diri dengan baik. Daftar isi: Apa yang Dimaksud dengan Interview User?Contoh Pertanyaan Interview User dan JawabannyaTips Lolos Interview User Hal yang Harus Diperhatikan Saat Interview User 📚 Baca juga:Cara Membalas Email HRD untuk Panggilan InterviewApa itu Interview User?Apa yang Dimaksud dengan Interview User? Interview User artinya interview yang dilakukan dengan orang yang secara langsung akan mensupervisi kandidat dalam pekerjaan kesehariannya. User yang mewawancara kamu biasanya adalah level seperti supervisor atau manajer. Dalam proses interview, User akan menilai apakah kandidat bisa menjadi orang yang tepat untuk bergabung dan bekerjasama ke dalam tim nya, dan berkontribusi untuk perusahaan. Saat ini, banyak perusahaan melibatkan proses wawancara user yang bertahap hingga lebih dari satu kali. Interview User adalah tahap paling penting yang akan menjadi penentu utama dalam keberhasilan seleksi kandidat yang tepat sehingga pada biasanya dilakukan di akhir tahap perekrutan atau interview tahap 2 setelah interview HRD sebelum proses offering.Bagaimana Cara User Memilih Kandidat yang Tepat?Pertanyaan interview user akan menguji kemampuan teknis dan mengevaluasi orang yang diwawancarai untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan organisasi.Pertanyaan semacam ini bisa jadi menantang, terutama jika pertanyaannya melibatkan pertanyaan yang terkait dengan keterampilan dan kualifikasi kamu, disertai penanganan konflik dalam pengalaman kerja kamu sebelumnya. Contoh Pertanyaan Interview User dan Jawabannya Berikut merupakan pertanyaan interview user dan jawabannya untuk memandu kamu menghadapi interview user dengan penuh percaya diri. 1. Mengapa Anda Melamar Posisi Ini, Apakah Anda Memahami Posisi yang Anda Lamar? Pertanyaan interview dengan user ini bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak yang kamu ketahui tentang posisi yang kamu lamar dan seberapa tertariknya kamu untuk bergabung dengan perusahaan tersebut.Oleh karena ini, kamu dapat melakukan riset yang mendalam tentang job desc dan perusahaan sebelum sesi interview ini dilakukan. Selain itu, kamu juga dapat menjabarkan pengalaman kamu sebelumnya untuk dapat menambah nilai positif yang berdampak kepada perusahaan tersebut. Adapun trik lolos interview user ini adalah dengan memberi jawaban sesuai kata kunci dari deskripsi pekerjaan yang kamu lamar dan menghubungkan kualifikasi kamu yang relevan. Contoh Jawaban: “Saya menginginkan pekerjaan ini karena saya mencari peluang yang memungkinkan saya melatih keterampilan saya dengan bahasa pemrograman Java. Saya merasa posisi ini akan memungkinkan saya untuk mengasah keterampilan interpersonal saya ketika bekerjasama dalam tim yang berisi anggota tim product, design, dan business. Pengalaman saya dengan software programming memungkinkan saya untuk membangun aplikasi mobile yang akan menambah nilai kepada pengguna dan menambah fitur yang dibutuhkan pengguna sehingga akan membuat mereka mempunyai user experience yang nyaman.” 2. Ceritakan Tentang Keterampilan yang Anda Miliki untuk Posisi Ini Contoh pertanyaan interview user ini adalah untuk menggali kemampuan atau keterampilan yang kamu miliki untuk perusahaan. Keterampilan yang dapat ditransfer (transferable skills) adalah suatu hal yang akan dipertimbangkan dan akan berpengaruh terhadap kualitas seorang kandidat. Transferable skills akan berhubungan dengan job description posisi yang kamu lamar sehingga kamu mempunyai nilai plus dengan adanya pengalaman serupa. Contoh Jawaban: “Pengalaman yang telah saya lalui telah membantu saya mempersiapkan peran ini. Saya mendapatkan gelar di jurusan sistem informasi, mengerjakan proyek analitis dan critical thinking pada pembuatan desain sistem yang mencakup use case diagram, sequence diagram, class diagram. Saya juga belajar bekerja dengan program perangkat lunak yang relevan seperti Java, C++, dan Python hingga akhirnya mendapatkan pengalaman magang di salah satu dari 4 perusahaan besar e-commerce. Job desc saya termasuk meng-implementasi, memelihara, dan mendukung TI dan sistem informasi untuk memenuhi kebutuhan bisnis organisasi. Keterampilan dan pengalaman saya akan sangat membantu dalam pekerjaan seorang sistem analis. Saya ingin terus membangun keterampilan yang sudah saya miliki dan saya telah meninjau deskripsi pekerjaan yang sangat cocok dengan latar belakang saya. Saya berharap mendapat kesempatan untuk membuktikannya di perusahaan Anda.” 3. Ceritakan Pencapaian Terbesar AndaIni merupakan pertanyaan yang sering muncul saat interview user. Relevansi sebuah pencapaian dapat ditentukan dengan melihat pencapaian masa lalu di perusahaan sebelumnya atau pengalaman lain serupa. 💡Tips :Gunakan format S-T-A-R (Situation/Situasi yang kamu hadapi, Task/Tugas yang harus dilakukan, Action/Tindakan yang kamu lakukan, dan Result/Hasil yang berhasil dari tindakan kamu) untuk menggambarkan pencapaianmu. Contoh Jawaban:Situation: Kami menemukan bahwa situs web kami tertinggal dan tidak terlihat oleh calon klien jika dibandingkan dengan situs web empat pesaing teratas kami. Ini sangat membuat kami patah semangat meskipun kami tahu bahwa ini adalah salah satu alasan mengapa penjualan kami menurun pada quarter ini.Task: Kami bertekad untuk meningkatkan konten situs web kami, memperhatikan SEO dan media sosial, dan mempertimbangkan untuk membeli iklan online.Action: Saya memimpin proyek pengembangan bisnis yang berfokus pada peningkatan online visibility. Saya bekerja sama dengan tim HR dan konsultan SEO, dan mengembangkan rencana untuk memperbarui desain situs dan menambahkan satu anggota staf tetap untuk mengerjakan tugas penambahan konten ke situs web kami dan menjaga konten sehingga konten-konten ini juga dapat dimuat dalam media sosial seperti Facebook, Twitter, dan LinkedIn.Result: Dengan bantuan konsultan SEO dan anggota staf baru, kami meningkatkan peringkat situs kami dari ke-4 menjadi ke-2. Traffic web kami juga naik 20% dibanding quarter sebelumnya.” 4. Bagaimana Anda Melakukan Tugas di Bawah Tekanan? Saat interview kerja dengan user, tentu user akan menanyakan hal-hal terkait bekerja dibawah tekanan karena kamu akan bertanggung jawab atas pekerjaanmu. Jika kamu memiliki keterampilan bekerja di bawah tekanan, Kamu dapat mempertahankan ketenangan saat kebutuhan mendesak muncul alih-alih menjadi stres dan kewalahan. Pertanyaan interview user ini akan menggambarkan bagaimana kamu dapat membantu perusahaan dan apa yang ingin kamu capai jika kamu berhasil menjadi karyawan perusahaan tersebut. Untuk sebagian besar posisi selain pekerjaan tingkat pemula, kandidat yang ideal akan menjabarkan pengalaman, keterampilan, dan kualifikasi ke dalam peran tersebut. Contoh Jawaban: “Stres dan tekanan adalah suatu hal yang tidak dapat dihindari dari pekerjaan saya. Bekerja sebagai data analyst di pekerjaan saya saat ini, selalu ada banyak tenggat waktu dan proyek. Saya pernah memiliki dua tugas yang sangat penting yang harus diselesaikan pada minggu yang sama, tetapi saya menyelesaikan setiap tugas tepat waktu karena saya dapat mengatur prioritas dan merencanakan to-do list dengan cermat bagaimana saya akan menangani setiap proyek. Saya juga bersedia untuk bekerja lembur ketika ada tanggung jawab yang harus saya selesaikan segera.” 5. Bagaimana Anda Akan Berkontribusi Terhadap Perusahaan?Ketika pewawancara bertanya tentang kontribusi kamu, mereka ingin mengetahui apakah kamu layak untuk mendapatkan posisi tersebut dan apakah kamu memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan itu. Contoh Jawaban: “Saya akan menggunakan kemampuan dan keterampilan saya dengan baik ke perusahaan Anda. Saya berpengalaman di banyak bidang yang terkait dengan tujuan perusahaan ini saat ini, termasuk memperluas penjualan internasional dan melakukan riset terhadap produk dan layanan global yang sedang diminati. Di perusahaan saya sebelumnya, saya membantu meningkatkan penjualan internasional hingga lebih dari 15% dengan menarik pelanggan baru, dan mempromosikan produk-produk baru perusahaan. Latar belakang saya dan kemampuan perencanaan saya dalam bidang ini akan membantu memfasilitasi pertumbuhan itu.“ 6. Apakah Anda Bisa Mengoperasikan Tools/Program/Aplikasi yang Relevan dengan Posisi Ini? Pertanyaan interview user tentang pengalaman dan implementasi teknologi bertujuan untuk mengevaluasi apakah kamu menguasai alat-alat dan teknologi yang relevan dengan posisi yang kamu akan jalankan kedepannya. Contoh Jawaban: "Ya, ketika saya bekerja di perusahaan ABC, saya dilatih untuk menggunakan tool XYZ dalam proyek-proyek saya untuk memperoleh informasi dan data yang akurat. Saya juga memiliki sertifikasi yang mengonfirmasi kompetensi saya dalam penggunaan teknologi XYZ. Saya percaya bahwa kombinasi pengalaman dan sertifikasi saya akan memberikan kontribusi yang berharga untuk perusahaan ini." 7. Bagaimana Respon Anda Jika Diberikan Pekerjaan Diluar Job Desk Semula?Di perusahaan kecil, membantu melakukan pekerjaan diluar jobdesk yang telah ditentukan sudah merupakan hal yang umum. Namun, terkadang karyawan dapat merasa tidak nyaman jika diberikan tugas tambahan. Pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui bagaimana Anda akan meresponi situasi tersebut. Berikan jawaban dengan jujur dan menggunakan bahasa yang sopan. Contoh Jawaban: "Saya akan meresponi dengan sikap yang terbuka dan siap belajar. Saya akan dengan senang hati menerima tantangan tersebut jika pekerjaan tersebut mendukung pertumbuhan dan pengembangan karier saya. Namun, jika pekerjaan tersebut mengganggu kinerja tugas utama, saya akan mencari waktu untuk berkomunikasi dengan atasan saya dan mencari solusi terbaik." 8. Apakah Ada Pertanyaan yang Ingin Ditanyakan?Pertanyaan ini selalu ditanyakan di akhir wawancara. Namun, pastikan pertanyaan yang kamu tanyakan tepat sasaran. Artinya, untuk interview user, kamu boleh menanyakan pertanyaan yang lebih membahas tentang pengetahuan teknis di bidang yang kamu lamar.Kamu bisa menanyakan:Apa rutinitas yang akan dijalani oleh posisi ini?Hal apa yang harus dimiliki seseorang agar dapat sukses di posisi ini?Bagaimana matriks atau aspek penilaian keberhasilan saya dalam posisi ini?Bagaimana pendapat Anda mengenai pengaruh kebijakan XX terhadap perusahaan Anda📚 Baca juga:30 Pertanyaan yang Harus Diajukan Kepada HRD Saat Interview Kerja! Tips dan Trik Lolos Interview User CakeResume tentunya akan memberikan tips dan trik lolos interview user untuk membantu kamu melewati pengalaman interview user yang lancar dan tanpa hambatan. 1.Pahami Posisi dan Job Desk Pekerjaan yang Dilamar Kamu harus dapat memahami deskripsi pekerjaan dan memiliki gambaran yang jelas tentang seperti apa pekerjaan itu nantinya. Kamu juga akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengemukakan topik untuk didiskusikan atau memberi pertanyaan untuk user selama wawancara.2.Ceritakan Prestasi dan Pengalaman yang Kamu Miliki Secara Detail Seringkali pengalaman yang tertera di CVditulis dengan singkat sehingga tidak dapat menggambarkan potensi diri seorang kandidat. Pada interview user, rekruter akan mengenal potensi diri kamu lebih dalam. Sehingga,pastikan kamu menggunakan contoh nyata dan jelaskan jawaban kamu secara detail. 3.Lakukan Riset Sebanyak Mungkin Tentang Perusahaan Sebelum wawancara, ada baiknya kamu luangkan waktu untuk meneliti perusahaan, sehingga kamu mempunyai informasi tentang misi, tujuan, produk, dan layanan perusahaan. Ini dapat membantu kamu merasa lebih percaya diri, yang membuat kesan yang baik dalam tahap interview dengan user sehingga akan meningkatkan peluang kamu untuk mendapatkan pekerjaannya. 4.Berpakaian Sesuai dengan Style dan Budaya PerusahaanCocokanlah pakaian interview kerja kamu dengan budaya perusahaan. Jika melamar ke perusahaan startup, kamu boleh mengenakan pakaian yang lebih santai namun tetap sopan dan formal. KesimpulanJalani wawancara dengan percaya diri. Selain melatih diri untuk persiapan interview user, jaga attitude dan body language di depan user tersebut.Pertanyaan interview dengan user akan lebih banyak topik teknis mengenai job description kamu dan bagaimana kamu menghadapi suatu situasi.Latih jawaban STAR kamu sebelum bertemu langsung dengan user. STAR kamu harus personal dan diceritakan sesuai dengan pengalamanmu sebelumnya.Sudah siap untukinterview? Langsung saja cek lowongan kerja terbaru di Cake👇🏻 Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!
Interview Skills
Jan 17th 2023

Cara Follow Up Hasil Interview Kerja [Email dan WhatsApp]

Daftar Isi: Cara Follow Up Hasil Interview KerjaContoh Follow Up Hasil Interview Kerja Setelah kamu mendatangi sebuah interview pekerjaan, terkadang kamu tidak langsung mendapat kabar dari rekruter. Ada rekruter yang akan langsung mengabarimu dalam beberapa hari, beberapa minggu, atau bahkan tidak diberikan kabar sama sekali. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk follow up saat interview kerja atau mengirim email follow up menanyakan hasil interview agar kemungkinan kamu mendapatkan pekerjaanmulebih tinggi. Biasanya follow up kerja bisa kamu lakukan ketika: Kamu diberikan kesempatan untuk bertanya setelah interviewSesi wawancara kerja telah selesai (usahakan untuk mengirim pesan follow-up pada hari itu juga, baik melalui WA maupun email)Kamu belum mendapat kabar dari rekruter dan telah melewati tenggat waktu yang dijanjikanKamu ingin menghubungi rekruter untuk keperluan networking. Artikel ini akan membahas bagaimana cara follow up hasil interview, baik langsung setelah interview maupun setelah lewat waktu yang ditetapkan, serta contoh cara menanyakan hasil interview lewat email dan WhatsApp.Contoh email menanyakan hasil interview Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉 Cari Loker Cara Follow Up Hasil Interview Kerja Follow up hasil interview kerja tidak hanya dikirim melalui email setelah interview selesai saja, lho. Melainkan, kamu juga bisa melakukan follow up saat interview itu sendiri sedang berlangsung. Untuk mengetahui bagaimana cara follow up hasil interview, kamu bisa melihat cara-cara berikut! 1. Tanya Tanggal Pengumuman kepada Perekrut di Akhir Interview Pada akhir interview kerja, biasanya kamu akan diberikan kesempatan untuk bertanya. Pada kesempatan itu, kamu bisa memastikan ke manajer HRD tahapan selanjutnya pada proses seleksi, serta kapan kamu akan diberitahu jika kamu lolos ke tahap berikutnya atau tidak. Contoh: Izin bertanya Pak, kapan ya saya bisa mengetahui hasil interview ini?Permisi tanya Pak, kalau boleh tahu kira-kira kapan saya bisa mengetahui apakah saya lolos ke tahap berikutnya? 2. Menanyakan Progres Seleksi Melalui Email atau WhatsApp Sebelum seseorang diterima bekerja, pelamar tersebut perlu melewati berbagai proses seleksi. Nah, jika kamu telah mengikuti proses seleksi namun belum juga mendapatkan kabar dari perekrut, kamu perlu berinisiatif untuk menanyakan progres penyeleksian tersebut melalui WA atau Email. Saat kamu melakukan follow up hasil interview melalui email/WA, kamu perlu: ✅Memberitahu rekruter posisi yang kamu lamar dan tanggal kamu di interview secara spesifikKarena pelamar kerja di tempat itu tidak hanya kamu, kamu perlu memberitahu tentang informasi wawancara kerja kamu ketika kamu mengirim email atau pesan ke HRD. Posisi yang dilamar dan tanggal interview kerja itu penting untuk kamu sampaikan ke HRD untuk memudahkannya dalam pengecekan proses seleksi. Contoh:Saya melamar di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin sebagai Customer Service dan sebelumnya telah melakukan interview pihak pertama pada tanggal 3 Januari 2022. ✅Mengingatkan mereka akan deadline yang sudah lewat Jika kamu belum mendapat kabar dari perekrut, sedangkan deadline atau periode waktu yang ditetapkan sebelumnya sudah lewat, kamu bisa mengingatkan rekruter akan hal ini. Contoh:Saya bermaksud untuk menanyakan progres penyeleksian, mengingat pada interview sebelumnya Bapak/Ibu menyampaikan bahwa saya akan dikabari maksimal tanggal 17 Januari 2022. 3.Tunjukkan Ketertarikanmu dan Tanyakan Apabila Kamu Perlu Menyediakan Informasi Tambahan (Email/WA) Saat kamu melakukan follow up hasil interview kerja melalui pesan atau email, kamu bisa menunjukkan kepada rekruter ketertarikanmu terhadap posisi yang kamu lamar dan antusias kamu untuk diterima. Selain itu, kamu juga bisa menawarkan apabila ada informasi tambahan yang perlu kamu sediakan. Contoh: Dikarenakan ketertarikan saya untuk bekerja di posisi Customer Service ini, saya berharap bisa segera menerima hasil keputusan Bapak/Ibu. Apabila diperlukan, saya bersedia menyediakan informasi tambahan yang Bapak/Ibu butuhkan.Bekerja sebagai customer service adalah hal yang saya idam-idamkan selama ini. Dengan senang hati apabila Bapak/Ibu membutuhkan informasi tambahan, jangan sungkan untuk menghubungi saya. 4.Akhiri Email atau Pesan WA dengan Ucapan Terima Kasih Terima kasih adalah ucapan yang perlu kamu lontarkan kepada perekrut. Dengan adanya ucapan terima kasih, kamu akan dianggap sebagai pelamar yang sopan dan memiliki etika. Untuk mengetahui bagaimana caranya, kamu bisa melihat contoh berikut: Contoh: Atas perhatian Bapak/Ibu saya mengucapkan terima kasih.Besar harapan saya untuk mendapatkan balasan dari Bapak/Ibu dan akhir kata saya ucapkan terima kasih. Nah, setelah kamu melakukan follow up interview kerja, setidaknya hatimu kamu akan lebih tenang dan kamu tinggal menunggu jawaban dari rekruter. Sebenarnya, banyak alasan yang membuat rekruter tak kunjung memberikan kabar, misal pekerjaan rekruter di masa itu sedang menumpuk, sehingga mundur dari timeline yang sudah ditetapkan, dan sebagainya. 💡Pro Tip: Kalau memang akhirnya rekruter tidak memberimu balasan sama sekali atau dengan kata lain kamu tidak mendapatkan pekerjaan itu, kamu tidak perlu khawatir. Hal ini bisa dijadikan pembelajaran dan kamu bisa melihat dari sisi positifnya, yaitu kamu bisa menjadikan hal ini sebagai kesempatan untuk networking dengan rekruter. Contohnya, kamu bisa menambahkan rekruter tersebut sebagai koneksimu di LinkedIn. Jika kamu menemukan artikel yang relevan dengannya, kamu bisa mengirimkannya melalui kotak pesan di LinkedIn. Selain itu, jika rekruter tersebut menerima sebuah pencapaian tertentu, kamu bisa mengucapkan selamat untuknya. Intinya, tetaplah melakukan hal baik selagi kamu bisa. Mungkin saja dengan apa yang kamu lakukan saat ini bisa berguna kedepannya, siapa tahu di kemudian hari beliau bisa menjadi jalan untuk kamu mendapatkan pekerjaan. Setelah mengetahui cara follow up hasil kerja saat interview berlangsung dan mengetahui cara follow up email lamaran kerja, mari kita simak contoh-contoh follow up hasil interview melalui email dan pesan! Contoh Follow Up Hasil Interview Ingat, menanyakan hasil interview bisa dilakukan lewat email maupun WhatsApp. Nah, setelah mengetahui bagaimana cara follow up hasil interview, pada bagian ini kamu akan melihat seperti apa, sih, contoh email menanyakan hasil interview dan juga cara menanyakan hasil interview via WhatsApp dan email. 1. Contoh Cara Menanyakan Hasil Interview Lewat Email Subjek Email: Follow Up Hasil Interview untuk Posisi Staf Marketing Kepada Bapak Danar, Saya adalah Veronica yang sebelumnya melakukan wawancara di perusahaan yang Bapak pimpin pada tanggal 4 Januari untuk posisi Staf Marketing. Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih untuk kesempatan interview yang Bapak berikan. Melalui email ini saya bermaksud untuk menanyakan kelanjutan dari proses penyeleksian ini, apakah saya memungkinkan untuk lanjut ke tahap berikutnya atau tidak. Bekerja di posisi ini adalah hal yang sangat saya harapkan, oleh karena itu besar harapan saya untuk bisa bergabung di perusahaan Bapak. Jika ada informasi tambahan yang kiranya diperlukan, silahkan Bapak menghubungi saya. Atas perhatiannya saya mengucapkan terima kasih. Hormat saya,Veronica Kusuma0812345678 2. Contoh Cara Menanyakan Hasil Interview Lewat WhatsApp Selamat Pagi Ibu Sari, Perkenalkan, saya Boy yang sudah mengikuti proses wawancara untuk posisi Sales pada tanggal 2 Januari kemarin. Pada saat wawancara Ibu menyampaikan bahwa saya akan menerima kabar maksimal tanggal 15 Januari, akan tetapi sampai sekarang saya belum mendapat kabar dari Ibu. Oleh karena itu, melalui pesan ini saya bermaksud untuk mengetahui hasil wawancara yang telah saya ikuti. Saya ingin memastikan apakah saya layak untuk lanjut ke tahap penyeleksian berikutnya atau tidak. Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih. Boy Cara menanyakan hasil interview via whatsappKesimpulanItu dia cara dan contoh follow up hasil interview kerja. Sebagai rekap, yuk perhatikan poin-poin berikut:Follow up hasil interview bisa dilakukan baik saat maupun setelah interview.Saat follow up kamu perlu mencantumkan posisi yang dilamar dan tanggal interview.Follow up interview kerja bisa dikirim via email ataupun whatsapp.Tidak diterima kerja di suatu tempat bukanlah akhir dari segalanya, cari sisi positifnya dan jadikan pembelajaran. Coba ketahui lebih lanjut tips mendapatkan pekerjaandan pelajari pertanyaan-pertanyaan yang paling sering muncul saat interview. --- Ditulis Oleh Meitty Mulyadi ---
Interview Skills
Apr 16th 2026

30 Pertanyaan yang Harus Diajukan Kepada HRD Saat Interview Kerja!

RingkasanMengajukan pertanyaan kepada HRD ketika interview adalah kesempatan kandidat untuk memahami alur dan budaya kerja perusahaan.Kandidat bisa bertanya mengenai detail posisi yang dilamar dan seluk-beluk perusahaan.Daftar pertanyaan dari kandidat juga dinilai sebagai bentuk antusiasme oleh HRD.Bertanya kepada HRD selama interview membantu kandidat untuk menilai apakah akan cocok atau tidak dengan perusahaan yang dituju. Daftar isi:Pertanyaan untuk HRD Tentang Detail PosisiPertanyaan untuk HRD Tentang PerusahaanPertanyaan untuk HRD Tentang Budaya Lingkungan KerjaPertanyaan untuk HRD Tentang Tahap Selanjutnya Ketika interview kerja, selain mempersiapkan diri untuk menjawab pertanyaan interview seputar kualifikasi dan pengalaman diri sendiri, seorang pelamar kerja juga harus mempersiapkan untuk pertanyaan ini, “Ada yang ingin ditanyakan?”. Banyak pelamar kerja tidak mempersiapkan pertanyaan balik saat interview. Mereka mengira, interview hanya merupakan kesempatan bagi rekruter untuk menilai kemampuan seseorang. Karena kaget, biasanya pelamar kerja menjawab “tidak ada” dan buru-buru menyelesaikan interview. Namun, sebenarnya kesempatan menanyakan pertanyaan untuk HRD manager atau interviewer saat interview merupakan kesempatan pelamar kerja untuk memahami apakah mereka cocok dengan perusahaan atau posisi tersebut. Ini dia alasan mengapa pertanyaan yang tepat ke HRD atau user saat interview ternyata sangat penting untuk ditanyakan.Mengapa Harus Mengajukan Pertanyaan Kepada HRD? Proses wawancara atau interview dari perusahaan pun bermacam-macam. Biasanya, proses wawancara perusahaan akan terbagi menjadi interview HRD (personalia) dan interview user (manajer). Interview HRD biasanya lebih berfokus mengenai kepribadianmu, pengalaman kerja sebelumnya, dan motivasi kamu bekerja dan culture perusahaan. Sementara itu, user interview biasanya akan lebih membahas tentang pengetahuan teknis di suatu bidang atau membahas case study. 💡Pastikan pertanyaan yang kamu tanyakan tepat sasaran, menanyakan pertanyaan yang pas untuk HRD atau user saat interview. Hal ini tentunya akan menjadi nilai plus untukmu. Pertanyaan untuk HRD Tentang Detail Posisi Saat melamar pekerjaan baru, mungkin pertanyaan ini tersirat dalam benakmu, Apakah posisi ini tepat untuk saya? Jika saat melamar suatu pekerjaan kamu masih ragu dan kurang paham mengenai posisi lowongan kerja yang dilamar. Ataupun masih galau apakan harus berpindah dari kerja satu ke pekerjaan lainnya. Pertanyaan-pertanyaan di bawah merupakan hal yang perlu ditanyakan saat interview jika kamu ingin mengetahui lebih dalam lagi mengenai posisi tersebut. Pertanyaan ini lebih cocok untuk ditanyakan saat interview user atau calon manajer mu.## Paywall Indicator ## ✅ Contoh pertanyaan untuk menanyakan detail posisi saat interview: Apa rutinitas yang akan dijalani oleh posisi ini?Kemampuan dan pengalaman seperti apa yang Anda cari untuk mengisi posisi ini?Hal apa yang harus dimiliki seseorang agar dapat sukses di posisi ini?Apa kendala atau tantangan terbesar yang akan dihadapi di posisi ini?Apa lingkup pekerjaan untuk posisi ini?Berapa lama masa percobaan di perusahaan atau posisi ini?Apakah saya akan bekerja dalam tim atau bekerja secara individual?Apakah ini posisi baru atau saya menggantikan seseorang dari posisinya?Bagaimana matriks atau aspek penilaian keberhasilan saya dalam posisi ini?Bagaimana jenjang karir posisi ini?Apa yang diharapkan kepada saya dalam 6 bulan atau satu tahun ke depan? Pertanyaan-pertanyaan untuk hiring manager seperti di atas adalah hal yang bisa kalian dapatkan di luar job description atau job posting di website. Dengan mendengarnya langsung dari user atau hiring manager, kalian akan lebih memahami posisi dan pekerjaan yang akan kalian kerjakan nantinya jika diterima.📚 Baca juga:Ditanya “Apa Rencana 5 Tahun Kedepan?” Jawab Seperti Ini! Pertanyaan untuk Diajukan Ke HRD Tentang Perusahaan Selanjutnya, adalah pertanyaan untuk perusahaan saat interview. Pastinya kamu juga ingin bekerja di perusahaan yang memiliki prospek yang baik dan memiliki masa depan yang cerah. Pelamar kerja dapat mengambil kesempatan bertanya saat akhir interview kepada baik HRD maupun user mengenai pandangan mereka tentang perusahaan. Apakah mereka percaya bahwa perusahaan ini akan dapat bersaing di pasar? Jika perusahaan tersebut adalah perusahaan startup, apakah perusahaan tersebut akan mendapatkan pendanaan? Jika kamu benar-benar tertarik dan ingin masuk ke perusahaan tersebut, cari tahu dan gali lebih dalam tentang perusahaan tersebut. Perhatikan berita dan kabar terbaru di website mereka. Cari tahu juga keadaan pasar dan riset mengenai kompetitor. Dengan hal ini, pastinya rekruter akan mengingatmu dan melihat antusiasme kamu dalam pekerjaan tersebut. ✅Contoh hasil riset seperti: Perusahaan A baru saja mendapatkan pendanaan dari Perusahaan B.Regulasi pemerintah mengakibatkan perusahaan A tidak dapat beroperasi lagi.Kompetitor baru meluncurkan produk X dan dampaknya bagi perusahaan. Setelah membaca seluruh berita, website perusahaan dan riset kompetitor, ✅Hal yang bisa ditanyakan mengenai perusahaan saat interview contohnya: Bagaimana pandangan Anda terhadap perusahaan ini beberapa tahun kedepan?Seperti apa visi dan misi perusahaan?Apa yang membuat perusahaan Anda berbeda dengan kompetitor?Apa yang paling Anda harapkan dari perusahaan ini?Bagaimana pendapat Anda mengenai pengaruh kebijakan XX terhadap perusahaan Anda? Setelah mengetahui pendapat karyawan atau hiring manajer tersebut mengenai pandangan mengenai perusahaan, karyawan dapat menilai perusahaan bukan hanya dari berita eksternal namun dari informasi internal karyawan tersebut. Pastinya mereka memiliki pandangan dan ekspektasi tersendiri yang bisa kalian jadikan pertimbangan.📚 Baca juga:14 Contoh Jawaban Kelebihan dan Kekurangan Saat Interview Pertanyaan untuk HRD Tentang Budaya Lingkungan KerjaSelanjutnya adalah pertanyaan setelah interview mengenai culture atau budaya kerja di perusahaan tersebut. Jika kamu adalah orang yang mementingkan kenyamanan di lingkungan pekerjaan, pertanyaan di bawah dapat membantu kamu menilai apakah perusahaan tersebut cocok untukmu. ✅Pertanyaan yang harus ditanyakan ke HRD saat interview kerja mengenai lingkungan kerja adalah: Seperti apa budaya perusahaan ini?Di perusahaan A biasanya bekerja lebih berkolaborasi atau individual?Apakah ada acara antar departemen atau dengan perusahaan lain?Bagaimana jam kerja di perusahaan ini?Apakah perusahaan menyediakan training atau program untuk mengembangkan kemampuan karyawannya?Apakah karyawan diwajibkan untuk bekerja di kantor, bekerja di rumah atau opsional?Karakter seperti apa yang biasanya bertahan dan sukses di perusahaan dan karakter apa yang biasanya gagal dan resign?Apakah turnover di perusahaan ini tinggi?Berapa lama biasanya waktu seorang karyawan untuk beradaptasi di perusahaan?Apa hal yang Anda sukai dari lingkungan kerja perusahaan ini? Dengan mendengarkan jawaban HRD mengenai pengalaman mereka dan hal yang mereka sukai di perusahaan ini, kalian akan lebih memahami tentang bagaimana rasanya bekerja di perusahaan tersebut. Apakah perusahaan mengapresiasi dan ingin karyawannya untuk terus berkembang? Selain gaji yang oke, hal di atas adalah hal yang membuat karyawannya suka dan bertahan di perusahaan tersebut.📚 Baca juga:20+ Pertanyaan Interview Kerja Paling Sering Muncul [+Jawaban]Pertanyaan untuk HRD Tentang Tahap SelanjutnyaNah, jika 3 pertanyaan di atas dapat ditujukan kepada user ataupun HRD, pertanyaan yang selanjutnya biasanya lebih sering diajukan kepada HRD saat interview. Biasanya pertanyaan yang ditanyakan kepada HRD bersifat lebih ke administrasi dan bukan mengarah pada posisi. ✅Contoh pertanyaan untuk HRD ketika wawancara kerja: Apakah setelah interview ini masih ada tahap perekrutan lainnya?Kapan saya akan menerima hasil keputusan ?Jika saya diterima, kapan waktu mulai bekerja di perusahaan ini?Jika saya berhalangan untuk mulai di tanggal yang ditentukan, apakah ada batas waktu toleransi yang diberikan oleh perusahaan? 💡Tips: Pastikan kalian mengetahui tentang timeline proses perekrutan di perusahaan tersebut. Jangan sampai digantungin HRD dan membuat kalian galau atau salah mengambil keputusan. Selalu Ajukan Pertanyaan Setelah Interview Jika Ditanya Saat mencari pekerjaan, bukan hanya pelamar kerja yang dinilai. Pelamar juga dapat menilai dan memilih perusahaan yang terbaik untuk mereka. Bayangkan jika kamu diterima di perusahaan tersebut, kamu akan bekerja setiap hari, menghadapi budaya perusahaan yang tidak kamu sukai, atau posisi yang tidak terlalu pas untukmu. Akhirnya hanya akan berujung pada frustasi dan berganti pekerjaan lagi. Jika hanya berfokus untuk mendapatkan pekerjaan dengan menjawab pertanyaan interviewer dengan sempurna, kamu tidak akan mengetahui apakah pekerjaan ini cocok dan tepat untukmu. Jadi, gunakan kesempatan bertanya dengan baik ya, baik menanyakan pertanyaan buat HRD saat interview ataupun kepada user. Selain membantu seseorang mencari jawaban apakah posisi atau perusahaan tersebut cocok untuknya, menanyakan hal yang tepat saat interview juga menunjukkan semangat dan pengetahuan pelamar kerja.Cake menyediakan 50+ template CV gratis dan menarik untuk kamu yang ingin mencari kerja. Bisa download sebagai PDF dan dibagikan melalui link. Yuk coba sekarang! 🎉Buat CV Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah website untukmembuat CVterbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buatportofoliodan cari kerja denganjob portalCake.
Interview Skills
Feb 23rd 2022

Mau Sukses Interview Online? Ikuti 7 Tips Berikut!

Tentunya kamu tidak asing lagi dengan kata “interview kerja”. Yup, tahap interview merupakan salah satu tahapan yang paling krusial saat kamu melamar pekerjaan. Bentuk interview pun sangat beragam sesuai dengan pekerjaan yang kamu lamar, mulai dari yang sangat formal hingga bentuk semi-formal. Seiring perkembangan teknologi, dunia online pun mulai merajalela dimana-mana. Kini, bentuk interview tidak hanya terbatas pada kehadiranmu di perusahaan, tapi juga kehadiranmu secara online. Interview online pun menjadi tren baru di era digital, karena dianggap praktis dan dapat menghemat waktu serta biaya. Walau begitu, perlu diingat bahwa ada hal-hal penting yang harus diperhatikan saat wawancara online. Pada artikel ini Cake akan membahas beberapa tips sukses interview online serta contoh-contoh interview online. Daftar isi:Persiapan Interview OnlineCara Sukses Menghadapi Interview Online 📚Baca juga: Efektif! 5 Cara Perkenalan Diri Saat Interview dan Contohnya Persiapan Interview Online Inilah beberapa tips interview kerja online yang harus kamu ketahui: 1. Pastikan koneksi internet kamu stabil Ini merupakan cara interview online pertama yang harus kamu perhatikan. Kestabilan koneksi akan membuat interview kamu berjalan lancar dan membantumu untuk lebih fokus. Pastikan untuk menggunakan wifi yang kuat dan siapkan juga modem / hotspot seluler sebagai cadangan baik ketika interview online lewat hp ataupun komputer.. 2. Hindari penggunaan background virtual Tata cara interview online berikutnya adalah dengan menghindari penggunaan background virtual pada saat berlangsungnya wawancara. Hal ini dinilai juga sebagai keseriusanmu dalam tahap wawancara. Background wawancara kamu tidak harus tembok putih yang tidak bercela, namun pastikan kamu memilih area rumah kamu yang bersih, rapi dan nyaman. 3. Berpakaian rapi Walaupun wawancara secara online, tapi kamu juga harus memperhatikan pakaian saat interview online. Berpakaianlah dengan formal dan rapi seperti kemeja dan rok/celana. Dengan berpakaian formal, kamu akan tampil lebih percaya diri dan siap menghadapi interview online. Kesiapanmu juga akan dinilai rekruter meski hanya terlihat melalui video loh! 📚Baca juga:Pakaian untuk Interview Kerja yang Baik dan Benar [+Contoh] 4. Siapkan kertas, pen dan dokumen penting lainnya Tips wawancara online berikutnya adalah dengan menyiapkan kertas, pen, dan dokumen lainnya sebagai pendukung wawancara mu! Perlengkapan ini akan mempermudah kamu untuk mencatat poin penting saat interview. Pastikan juga untuk memahami isi CV (Curriculum Vitae) mu terlebih dahulu. Kemungkinan besar rekruter akan memintamu untuk menjelaskan lebih detil tentang apa yang kamu tulis dalam CV.Cake menyediakan platform untuk membuat CV yang ATS Friendly, 100% Gratis, yuk coba sekarang! 🎉 Buat CV 5. Menyiapkan jawaban pertanyaan yang sering muncul saat interview Langkah berikutnya yang harus kamu perisapkan adalah menyiapkan jawaban atas pertanyaan yang sering muncul saat interview online. Pikirkan dan carilah rangkaian pertanyaan wawancara online yang berkaitan dengan profesi lamaranmu. ✏️ Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan interview online yang wajib kamu ketahui! 1. Ceritakan/Deskripsikan diri Anda. 2. Mengapa anda tertarik bekerja di perusahaan ini? 3. Mengapa kami harus mempekerjakan Anda? 4. Apa kelebihan dan kelemahan Anda?5. dan seterusnya. Cake juga menyediakan artikel seputar contoh pertanyaan dan jawaban interview online yang paling sering muncul beserta contoh jawabannya, yuk langsung saja klik artikel ini untuk membaca lebih lanjut 20+ Pertanyaan Interview Kerja Paling Sering Muncul [+Jawaban]. 6. Menyiapkan pertanyaan untuk HRD Jika HRD memberi kamu kesempatan untuk bertanya pada akhir interview, pakailah kesempatan ini untuk bertanya. Kalau kamu melontarkan pertanyaan, HRD akan menganggap kamu orang yang serius, antusias dan memiliki ekspektasi terhadap perusahaan dan posisi yang kamu lamar. Untuk memikirkan pertanyaan apa yang akan kamu tanyakan, kamu harus terlebih dulu mencari tahu dan mengenal perusahaan lamaranmu. Informasi yang harus kamu ketahui mencakup latar belakang perusahaan, berita terkini perusahaan, budaya kerja perusahaan, produk dan servis yang disediakan perusahaan dll. 📚Baca juga: Apa yang Harus Ditanyakan Kepada HRD Saat Interview? Simak 30 Pertanyaan untuk HRD. 7. Kirim e-mail ucapan terima kasih kepada pewawancara Menulis dan mengirimkan e-mail merupakan langkah persiapan interview online terakhir yang harus kamu perhatikan. Sampaikanlah ucapan terima kasih kepada pewawancara/HRD karena telah meluangkan waktu untuk mewawancarai kamu. Pengiriman e-mail juga bisa menjadi salah satu penilaian HRD terhadap kepribadianmu dalam dunia kerja. Cara Sukses Menghadapi Interview Online Selain mempersiapkan diri untuk interview online, kamu juga harus memahami cara menghadapi interview online. Berikut adalah 7 cara interview online yang baik agar diterima. 1. Mempersiapkan diri dengan log in lebih awal Cara sukses menghadapi interview online pertama adalah menunjukkan kesiapanmu dengan log in lebih awal. Dengan begitu, kamu memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan diri sebelum interview berlangsung. HRD juga dapat menilai keseriusanmu dan menilai kamu sebagai orang yang menghargai waktu. 2. Tatap kamera Kamu pasti pernah mendengar mengenai pentingnya eye contact dalam berkomunikasi. Hal ini memang sangat penting terutama saat interview kerja. Namun berbeda dari wawancara kerja pada umumnya, interview online justru mengharuskanmu untuk menatap kamera gawai/komputer yang dipakai saat interview. Hindari menatap wajah HRD di layar karena ini terlihat seperti gestur menghindari eye contact. 3. Hindari berbicara terlalu cepat Selain menatap mata HRD, dalam menyampaikan sesuatu berbicaralah dengan jelas dan hindari berbicara terlalu cepat. Kejelasan dalam berbicara membuat kamu terlihat lebih percaya diri dan memampukan HRD untuk menangkap pesanmu secara jelas. Selain itu, penting untuk tidak memotong pembicaraan rekruter saat wawancara berlangsung. 4. Engaged dengan HRD Saat wawancara berlangsung, pastikan bahwa kamu membangun koneksi yang baik dengan HRD. Rekruter akan mencari kandidat yang dapat berinteraksi secara efektif dengan rekan kerja, klien, supervisor dll. Jika kamu gagal engage dengan rekruter, mereka akan berasumsi bahwa kamu juga tidak dapat berinteraksi dengan baik dengan rekan kerja kamu nantinya. 💡 Beberapa cara untuk membangun koneksi dengan rekruter: BertanyaSebuah interview yang baik tidak berat satu sisi. Tapi bagaimana kamu dan rekruter bisa menjalankan komunikasi dua arah. Maka itu bertanyalah. Ini akan menujukkan bahwa kamu antusias dan memiliki rasa ingin tahu yang dalam Menginisiasi percakapan kecilKamu boleh mengekspresikan antusiasme kamu terhadap posisi ini. Misalnya, memberi tahu HRD bahwa kamu sangat menghargai kesempatan interview ini, atau bahkan menanyakan rekruter berapa lama ia telah bekerja di perusahaan ini. 5. Jangan bergantung pada notes Terkadang, catatan dibutuhkan untuk mencatat poin penting yang ingin kamu sampaikan dan tanyakan, tapi jangan sampai kamu terpaku pada notes mu! Hal ini akan menyebabkan suasana wawancara yang dingin dan tegang. Oleh karena itu, ingatlah poin penting yang ingin kamu sampaikan. 📚Baca juga: Jawaban Motivasi Melamar Kerja yang Dicari HRD [+Contoh] 6. Bahasa Tubuh/Body Language Menggunakan bahasa tubuh saat wawancara online akan membantumu merasa nyaman dan terlihat lebih percaya diri. Duduklah dengan tegak dan aturlah posisi kamera mu pada posisi yang nyaman dan mudah untuk melakukan eye contact. HIndari postur tubuh menyilang kaki dan melipat tangan karena itu dapat memengaruhi konsentrasimu. 7. Menjadi diri sendiri Jadilah dirimu sendiri saat interview kerja berlangsung. Kenali apa kelebihan dan kekuranganmu, serta kepribadian yang kamu miliki. Tidak ada gunanya untuk memalsukan kepribadian kamu karena rekruter akan mempekerjakan kamu sesuai dengan kualitas diri kamu yang sebenarnya, bukan orang lain. Itulah langkah-langkah yang wajib kamu tahu dalam mempersiapkan interview online. Dengan melakukan tips di atas akan membuatmu terlihat memiliki pengalaman dalam interview online juga, lho! Selamat mencoba!👉 Baca tips interview kerja ini agar makin siap menghadapi interview online kamu!Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development! Cake adalah platform untuk membuat CV online secara gratis. Tersedia 50+ template CV dan CV bisa diunduh sebagai PDF! Buat CV 🎉 Buat CV --- Ditulis Oleh Lydia Gavrila ---
Interview Skills
Dec 18th 2024

8 Interview Kerja di Bank: Pelajari Daftar Pertanyaan dan Tips Jawabnya

Meski berganti tahun, penelitian Forbes mengungkapkan sektor keuangan dan perbankan kokoh berada di posisi pertama untuk pekerjaan dengan gaji tertinggi di dunia. Tidak heran kebutuhan akan panduan interview kerja di bank di kalangan pencari kerja masih tetap tinggi. Bagi job seekers, industri perbankan dianggap lebih aman untuk karier jangka panjang. Beberapa keuntungan lain yang ditawarkan sektor satu ini adalah: Jalur karier yang beragam, jenjang karier yang jelas, sederet kompensasi yang menarik, tergolong aman meski dalam kondisi ekonomi tak menentu, dan kesempatan untuk mendapatkan jejaring kerja yang luas. Tak hanya itu, beberapa lowongan bank juga terbuka untuk semua jurusan kuliah. Tertarik untuk menjajal karier di sektor satu ini? Simak panduan dan contoh pertanyaan interview kerja di bank yang sudah disusun oleh Cakesampai habis, ya!Daftar isi: 8 Pertanyaan Interview Kerja di Bank Tips Persiapan Interview Kerja di Bank 8 Contoh Pertanyaan Interview Kerja di Bank Jika curriculum vitae (CV) untuk kerja di bank dan portofolio sudah disiapkan dengan baik, tahap selanjutnya yang rumit dan memerlukan energi lebih adalah wawancara kerja. Meski menerima pelamar dari berbagai jurusan, bank tetap memiliki standar untuk menilai sejauh mana integritas calon pekerja mereka. Untuk mengantisipasi rasa gugup dan kesulitan memberikan jawaban yang tepat, ada baiknya untuk memelajari cara menjawab pertanyaan interview bank jauh-jauh hari. Biasanya bagian paling umum yang akan ditanyakan berkisar mengenai pengalaman kerja dan pengetahuan kandidat mengenai perusahaan. Namun kadang kala pihak rekrutmen juga akan memberikan pertanyaan spontan untuk menguji pengetahuan kandidat secara langsung. Berikut beberapa contoh pertanyaan wawancara kerja di bank disertai dengan tips menjawabnya! 1. Perkenalkan diri Anda Sebelum menuju pertanyaan wawancara tentang bank secara serius, HR biasanya akan menggali kepribadian pelamar. Untuk perkenalkan diri cukup dengan menyebutkan: Nama terang, pendidikan terakhir, pengalaman kerja terakhir, dan aktivitas yang sedang dijalani. Bagian terakhir bisa dibagikan lebih detail terutama untuk fresh graduate. Contoh: “Terima kasih atas kesempatannya. Selamat siang Bapak/Ibu, perkenalkan saya Anindya Citra, alumni Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Gadjah Mada lulusan tahun 2021. Sebelum melamar pekerjaan di PT Bank XX, saya bekerja sebagai teller di PT Bank Golden Intan selama 3 tahun. Di luar dunia pekerjaan, saya juga aktif berorganisasi bersama Klub Baca Merah.” 2. Selain mencari kerja dan ikut organisasi, apakah Anda memiliki kegiatan lain? Pertanyaan ini akan sangat membantu fresh graduate untuk menunjukan kegiatan positif yang dilakukan ketika belum mendapatkan pekerjaan. Isi dengan cerita soal kegiatan organisasi secara lengkap atau mungkin kursus yang diikuti untuk meningkatkan kemampuan kerja. Contoh: “Selain melamar pekerjaan di beberapa perusahaan, saya juga aktif mengikuti kursus MySkill Academy. Topik yang saya tekuni seputar Microsoft Excel hingga les bahasa asing. Selain melalui platform berbayar, saya juga belajar melalui YouTube, Instagram, dan juga Twitter.” 3. Mengapa Anda ingin bekerja di industri perbankan? Tahap ketiga dalam interview untuk pekerjaan di bank adalah persoalan motivasi. Berikan jawaban yang lugas dan tegas. Ada kalanya juga untuk menonjolkan kelebihan dari bank yang dilamar seperti kejelasan jenjang karier, gaji dan hak, dan lain-lain. Contoh: “Alasan yang mendorong saya untuk melamar pekerjaan di sektor ini adalah karena dunia keuangan dan perbankan selalu menyediakan ruang untuk pertumbuhan karier bagi karyawannya. Saya juga yakin industri ini memiliki standar tinggi untuk memastikan kesejahteraan tiap pegawai. Ditambah dengan kesempatan saya untuk memperluas jaringan sosial baik di tingkat nasional maupun internasional.” 4. Apakah Anda memiliki pengalaman kerja di bank? Mohon ceritakan pengalaman Anda Kandidat bisa menjelaskan secara langsung dan runut jika memiliki pengalaman bekerja di industri perbankan. Akan tetapi untuk fresh graduate atau sedang switch career, lebih baik menekankan motivasi atau alasan kuat mengapa harus bekerja di industri perbankan. Contoh jawaban untuk fresh graduate dan kandidat tanpa pengalaman kerja: “Terima kasih Bapak/Ibu. Saya memang belum memiliki pengalaman di bidang industri perbankan, tapi ini adalah jenis pekerjaan yang saya impikan sejak lulus kuliah. Karena itulah sebelum memasukkan lamaran, saya mempelajari poin-poin krusial terkait pekerjaan di bank. Seluruh informasi penting dari Bank XX saya gali dari situs resmi, kanal berita, dan media sosial.” 5. Apa yang Anda ketahui tentang produk bank kami? Bagian ketiga dalam wawancara kerja bank memerlukan riset yang mendalam. Lebih baik untuk memasukkan data agar terlihat meyakinkan. Contoh: “Bank XX adalah perusahaan dengan etos kerja yang saya kagumi. Oleh karena itulah di Twitter maupun Instagram saya mengikuti akun Bank XX agar tidak ketinggalan kabar terbaru. Berdasarkan hasil riset saya, Bank XX telah memiliki lebih dari 38 juta rekening nasabah, nyaris 19 ribu mesin ATM yang tersebar di seluruh Indonesia, hingga total aset mencapai 1.381 Triliun. Itu adalah pencapaian luar biasa dan saya ingin menjadi bagian darinya. Selain itu produk lain yang tersedia adalah kartu debit Mastercard Silver, Platinum, Gold. Begitu juga dengan kredit. Perusahaan ini juga menyediakan rekening khusus pelajar dan mahasiswa, serta buku tabungan dengan biaya admin Rp 0,- tiap bulannya. Sementara di bidang pendidikan terdapat program Magang Bakti yang dikhususkan bagi teman-teman mahasiswa.” 6. Pekerjaan di bank akan banyak berhubungan dengan beragam nasabah dengan sifat latar belakang berbeda. Jika Anda bertemu dengan nasabah yang marah, apa yang akan Anda lakukan? Pertanyaan ini perlu dijawab secara hati-hati. Kandidat sebaiknya menunjukan gestur profesional agar memberi kesan paham jenis interaksi yang tepat dengan nasabah. Contoh: “Langkah pertama untuk mengatasi masalah ini adalah dengan bersikap tenang. Minta nasabah untuk duduk di bangku yang nyaman dan dengarkan ceritanya sampai selesai dengan perhatian penuh. Setelah itu segera respons permintaan bersangkutan. Nasabah akan merasa dihargai dan juga merasa diperhatikan jika kita segera memberikan beberapa pilihan solusi. Namun jika nasabah masih tidak puas, langkah selanjutnya adalah meminta manajer untuk turun tangan.” 7. Pekerjaan di bank akan selalu berhubungan dengan uang tunai yang besar. Bagaimana caramu menjaga integritas dan kepercayaan nasabah serta perusahaan? Ini adalah jenis pertanyaan interview frontliner bank yang tidak bisa dihindari. HR dan user ingin melihat sejauh mana kandidat bisa dipercaya dengan perputaran uang tunai besar. Kesalahan kecil di bagian frontliner akan berdampak besar pada reputasi perusahaan. Masukkan pengalaman saat memegang uang tunai besar untuk meyakinkan HR. Contoh: “Ketika memutuskan untuk melamar di Bank MM, saya sadar bahwa integritas dan kepercayaan adalah pilar utama jika ingin bekerja di dunia perbankan. Saat masih berada di bangku kuliah, saya mendapat kepercayaan untuk mengisi posisi Bendahara. Uang tunai yang saya bawa cukup besar untuk ukuran mahasiswa. Posisi tersebut mengajarkan saya untuk menjadi pribadi bertanggung jawab. Sampai akhir masa jabatan, saya bisa memberikan bukti pertanggungjawaban uang yang masuk dan keluar. Setiap nota pembelian maupun penjualan juga masih saya simpan dengan baik. Integritas yang ditempa saat berada di organisasi juga akan saya terapkan di Bank XX.” 8. Adakah Pertanyaaan untuk kami? Sebelum menutup interview kerja untuk bank, HR biasanya akan meminta kandidat untuk mengajukan pertanyaan apapun. Gunakan kesempatan ini untuk menanyakan hal-hal pokok seperti: Seperti apa gambaran job desc untuk posisi yang dilamarJam kerja dan pengaturan hari liburGaji dan juga tunjangan lain yang didapatkanHak cutiBPJS Kesehatan dan KetenagakerjaanSistem karyawan kontrak dan karyawan tetapPeriode pengumuman lolos atau tidak 📚 Baca juga: 30 Pertanyaan yang Harus Diajukan Kepada HRD Saat Interview Kerja! Tips Persiapan Interview Kerja di Bank 1. Riset Tentang Bank yang Dilamar Sebelum wawancara kerja di bank, cari tahu secara lengkap tentang perusahaan yang dilamar: sejarah pendirian, berita terbaru, kompetitor, produk yang ditawarkan, kegiatan sosial rutin, bentuk bisnis, informasi mengenai cabang bank yang dilamar, dan lain-lain. Kandidat bisa mencari tahu lewat situs dan media sosial bank yang bersangkutan. 2. Latihan Menjawab Pertanyaan Interview di Bank Agar bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan tenang, buat simulasi seolah-olah sedang mengikuti wawancara kerja bank. Pastikan ekspresi wajah tenang, tidak tegang, dan terlihat meyakinkan. Agar bisa mengukur intonasi dan kelancaran menjawab, ada baiknya pelamar merekam momen-momen latihan. Buat tiap kalimat mengalir sealami mungkin. Jangan lupa untuk menyusun jawaban yang menunjukan profesionalitas. Hindari kata ‘aku’ dan ‘kamu’ karena dalam dunia bank, dua kata tersebut tidak pernah dipakai terutama kepada nasabah. 3. Perdalam Pengetahuan Industri Perbankan Delapan pertanyaan di atas adalah daftar paling umum yang biasa ditanyakan. Namun ada kalanya HR juga ingin menguji pengetahuan kandidat mengenai industri perbankan. Susun beberapa pertanyaan cadangan seputar: Cara kerja bank mendapatkan keuntunganKeamanan data nasabahStandar pelayananKeunggulan tiap jenis rekening bank 4. Siapkan Pakaian Interview Kerja Ala Bank Jenis pakaian juga menandakan seberapa serius kandidat untuk mendapatkan posisi yang dilamar. Karena sebagian besar pekerja bank menggunakan setelan jas, maka sebaiknya mengikuti tradisi yang sama. Pelamar bisa memakai blazer atau jas dengan dalaman kemeja ditambah dengan celana atau rok berbahan kain drill. Pilih warna netral seperti biru-putih, hitam-putih, abu-putih, atau coklat-putih. 📚 Baca juga: 14 Tips Memilih Pakaian Interview Kerja yang Baik dan Benar [+Ide Contoh Outfit] Kesimpulan Ada delapan pertanyaan utama dalam interview kerja di bank mulai dari perkenalan diri, pengalaman kerja, motivasi, penilaian kerja, pengetahuan dasar mengenai posisi yang dipilih, dan kesempatan kandidat untuk bertanya balik kepada HR.Riset mengenai bank yang dituju bersifat wajib. Kulik situs resmi dan sosial media untuk mengetahui lebih jauh mengenai sejarah pendirian bank, produk, hingga jajaran direksi. Nah di atas adalah bentuk pertanyaan interview kerja di bank dan jawabannya. Caketidak hanya menyediakan panduan wawancara kerja untuk bank saja, tapi juga beragam seputar lowongan kerja dan tips-tips menarik untuk job seekers. Kunjungi yuk! 📚 Baca juga: 23 Pertanyaan Interview Kerja yang Sering Ditanya HRD dan Cara Menjawabnya! 👉 Lihat lowongan terbaru di Cake! Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!
Success Stories
Mar 6th 2024

Tips Jitu Persiapan Interview Kerja dari WOM Finance | Cake Talent Connect

Perasaan gelisah dan takut sebelum interview kerja merupakan hal yang lazim dialami oleh para pencari kerja. Tetapi, rasa takut yang berlebihan menandakan kurangnya persiapan. Padahal, dengan melakukan persiapan, kamu bisa mengurangi rasa takut, menjadi lebih percaya diri, dan memberikan hasil yang maksimal saat interview kerja. Tentu kamu ingin lolos wawancara kerja, kan? Cake telah merangkum tips sukses persiapan interview kerja dari tim rekrutmen WOM Finance, Hemasari Nirmala dan Audri Reinsina, di webinar Talent Connect Cake x WOM Finance. Bagi kamu yang ingin melamar kerja di WOM Finance, simak artikel ini hingga akhir karena Cake juga akan mengupas tuntas informasi penting mengenai WOM Finance, mulai dari benefit karyawan hingga sistem rekrutmennya. Yuk, kita simak! Daftar isi: Apa itu WOM Finance? Tips Persiapan Interview dari Tim Rekrutmen WOM Finance Sesi QnA Bersama WOM Finance Apa itu WOM Finance? PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau dikenal juga sebagai PT WOM Finance adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan multiguna. Produk yang ditawarkan termasuk: Pembiayaan multiguna untuk membeli barang atau jasa yang bersifat konsumtifPembiayaan kredit motor baru, bekas, dan motor baru syariahPenggadaian motor dan mobilPembiayaan logam mulia Sejarah dan Profil WOM Finance 1982: PT Jakarta Tokyo Leasing didirikan dan pada saat ini hanya melayani pembiayaan motor brand Honda.1997: nama perusahaan berubah menjadi PT Wahana Ometraco Multi Artha.2000: terjadi perubahan nama lagi menjadi PT Wahana Ometraco Multiartha. Perusahaan mengalami perkembangan dan mulai melayani pembiayaan motor merek Jepang lainnya.2004: kemudian, perusahaan ini berubah menjadi perusahaan terbuka (PT Wahana Ometraco Multiartha, Tbk) yang mana sahamnya dapat dibeli oleh publik.2005 - Sekarang: perusahaan menjadi anak grup Maybank (WOM Finance Member of Maybank) Pemegang Saham WOM Finance Pemegang saham terbesar perusahaan WOM Finance adalah Maybank sebesar 67,49%. Kemudian untuk 25,01% nya dipegang oleh PT Wahana Makmur Sejati. Pemegang saham yang terakhir adalah publik di 7,50%. Fokus Bisnis WOM Finance Terkait fokus bisnis WOM Finance, terdapat 2 fokus bisnis utama, yaitu: Refinance: Refinance adalah kredit multiguna dimana pembayaran pinjaman dibayar dengan pinjaman dengan bunga yang lebih rendah. Di sini, WOM Finance memiliki tiga produk utama: MasKu, MobilKu, dan MotorKu.New Bike: Di fokus bisnis ini, WOM Finance akan membantu pembiayaan kredit untuk motor baru dari brand Honda, Yamaha, Vespa, Kawasaki, Suzuki, dan KTM. Benefit Bekerja di WOM Finance untuk Karyawan Selain gaji pokok, karyawan berhak mendapatkan benefit atau tunjangan dari perusahaan. Benefit yang ditawarkan perusahaan akan berbeda-beda tergantung pada kebijakan perusahaan. WOM Finance sendiri menawarkan 4 benefit utama bagi karyawannya yang bekerja untuk WOM Finance. Peluang besar pengembangan jenjang karir: Wom Finance memberikan training gratis kepada karyawannya untuk belajar skill baru dan/atau upgrade skill yang telah mereka miliki.Sistem kerja yang virtual: WOM Finance sedang mengusung digitalisasi, dimana sebagian besar karyawannya masih bekerja secara virtual. Seperti contohnya departemen Human Capital yang memiliki sistem kerja hybrid.Fasilitas penunjang pekerjaan: karyawan yang akan bekerja dengan WOM Finance akan mendapatkan laptop dan juga fasilitas lainnya.Employee bonding time: WOM Finance rutin mengadakan employee bonding time seperti acara olahraga bersama, buka puasa bersama, Halalbihalal, lomba 17 Agustus, Valentine, dan lain sebagainya. Durasi Interview WOM Finance Tertarik lamar lowongan kerja WOM Finance? Sebelum melamar, ada beberapa hal penting yang perlu kamu ketahui terkait proses interview di WOM Finance. Informasi terkait proses rekrutmen kandidat akan diinformasikan oleh rekruter dalam rentang waktu 3-14 hariSetelah mendapatkan undangan interview, kandidat yang terpilih akan menjalani proses interview selama 1-1.5 jamKandidat akan melalui seluruh proses rekrutmen ini dalam 14-30 hariWOM Finance tidak membatasi jumlah lowongan kerja yang dilamar kandidat, yang artinya kandidat boleh melamar ke loker WOM Finance berkali-kali.. Tips Persiapan Interview Kerja by WOM Finance Interview kerja akan terasa lebih mudah dan hasilnya akan lebih memuaskan jika kamu telah mempersiapkan diri sebelum nya. Lalu, apa saja yang dipersiapkan sebelum menghadapi HR? Ini dia jawabannya dari tim rekrutmen WOM Finance: 1. Tentang Perusahaan Sebagai job seeker, penting sekali bagi kamu untuk mencari tahu informasi sebanyak-banyaknya mengenai perusahaan yang sedang dilamar, ibaratnya seperti sedang mencari jodoh. Melakukan riset tentang perusahaan tidak hanya akan membantu kamu untuk menjawab pertanyaan interview kerja nanti, tetapi akan membantu kamu juga untuk menentukan apakah kamu betul-betul ingin bekerja di perusahaan tersebut. Berikut adalah beberapa pertanyaan untuk membantu kamu mengenal perusahaan yang dilamar: Perusahaan tersebut bergerak di bidang apa?Produk atau jasa apa saja yang ditawarkan perusahaan?Sistem kerja perusahaan seperti apa?Apa visi, misi, dan value perusahaan?Apa saja benefit yang diberikan perusahaan kepada karyawan? Kamu bisa telaah lebih lanjut mengenai perusahaan yang dilamar melalui website dan sosial media perusahaan serta melalui berita. Audri Reinsina, HC Resourcing Section Head at WOM Finance 2. Karier Setelah mempelajari perusahaan, kamu juga perlu mempelajari pekerjaannya juga. Pastikan apakah posisi dan perusahaan yang kamu minati memiliki jenjang karier. Cari tahu posisi apa yang akan kamu dapatkan apabila kamu mendapatkan promosi. Hal ini juga bisa kamu tanyakan langsung saat user interview. 3. Lokasi Kantor Kemudian penting juga untuk mengetahui alamat kantor untuk memastikan apakah perusahaan tersebut fiktif atau tidak, asli atau palsu. Pertimbangkan juga jarak tempuh dari tempat tinggal ke kantor, dan apakah lokasinya mudah dijangkau dengan transportasi atau mungkin kamu perlu tinggal di kos-kosan yang lokasinya dekat dengan kantor. Sama seperti sebelumnya, informasi ini bisa kamu tanyakan kepada HR saat interview jika informasinya belum tertera di lowongan pekerjaan. Jika lokasinya tidak cocok, maka kamu bisa memilih untuk tidak melanjutkan proses lamaran kerja. Jangan sampai kamu baru mengetahui bahwa lokasi kantor terlalu jauh dan tidak sesuai dengan keinginan kamu saat sudah di tahap akhir proses rekrutmen, dimana akhirnya kamu meminta untuk mengundurkan diri padahal kamu sudah mau memasuki proses onboarding. Tidak hanya kamu membuang-buang waktu kamu dan rekruter, tetapi kamu juga akan memberikan kesan yang buruk kepada rekruter. 4. Pekerjaan Lakukanlah juga riset mengenai job desk pekerjaan kamu untuk mendapatkan gambaran secara umum mengenai pekerjaan yang dilamar. Informasi ini bukanlah hal yang sepele karena HR bisa melontarkan pertanyaan terkait job desk saat interview kerja. 💡 Catatan: terkadang nama posisi pekerjaan bisa berbeda di perusahaan A dan perusahaan B, tetapi ini tidak menutup kemungkinan bahwa kedua posisi ini memiliki job desk yang mirip atau bahkan sama. 5. Sistem Kerja Salah satu hal yang tidak kalah penting untuk diketahui adalah sistem kerja di perusahaan yang kamu lamar. Cari tahu apakah perusahaan tersebut menerapkan sistem kerja offline, online, atau hybrid. Pertimbangkan sistem kerja seperti apa yang kamu minati. 6. Sudah Siap? Yakin? Setelah menyiapkan 5 hal tadi, ternyata masih ada beberapa hal lagi yang perlu kamu siapkan untuk menjalani interview kerja yang sukses, berikut poin-poinnya: Jadwal: apakah kamu bisa menghadiri interview kerja pada tanggal yang ditentukan? Jika tidak, jangan takut untuk menjadwalkan ulang interview. Kuncinya disini adalah komunikasi.Sinyal: poin ini sangat penting jika kamu mendapatkan undangan interview online. Pastikan sinyal wifi lancar atau kuota internet cukup.Ruangan interview: jika kamu memilih untuk interview online di cafe atau pun co-working space, pastikan tempat tersebut tidak terlalu ramai dan berisik. Jika kamu mendapatkan undangan interview offline, konfirmasikan kepada rekruter alamat kantor, lantai, dan ruangan interview.Pakaian: persiapkan pakaian interview yang rapih, bersih, dan profesional dari atas hingga bahwa, karena pakaianmu mencerminkan kepribadian dan profesionalitas kamu.CV: terkadang beberapa perusahaan akan meminta kembali CV melalui email atau WhatsApp untuk konfirmasi ulang.File presentasi: jika rekruter meminta file presentasi, pastikan isi file tersebut lengkap dan tidak corrupt. QnA Bersama WOM Finance 💭 Ada Berapa Tahapan Rekrutmen di WOM Finance dan Apa Saja Tahapnya? Audri Reinsina dari tim rekrutmen WOM Finance menjawab bahwa kandidat akan melewati kurang lebih 6 tahapan, yang berlangsung seperti ini: CV ReviewInterviewTechnical testUser InterviewTechnical testProses Final Kemudian, kandidat akan mendapatkan pengumuman dari rekruter dalam 2 minggu. Namun, jika kamu tidak mendapatkan informasi dari rekruter dalam dua minggu tersebut, kak Audri menyarankan untuk langsung menghubungi kembali tim rekruter, atau bahkan untuk lamar kembali lowongan kerja tersebut. Yuk, lamar kerja di WOM Finance melalui Cake!🎉Cari Kerja di WOM Finance 💭 Tahap Interview di WOM Finance Online atau Offline? Untuk beberapa posisi di WOM Finance harus menjalani interview secara offline, terutama saat user interview. Namun, Hemasari Nirmala dari tim rekrutmen WOM Finance mengatakan bahwa masih ada banyak tahap interview yang dilaksanakan secara virtual. Contohnya interview HC, test psikotes, dan technical test di WOM Finance. 💭 Bagaimana Cara Menghadapi Rasa Gugup Saat Interview? Rasa gugup sebenarnya tidak bisa dihindari, tapi kamu bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan tips yang telah dibagikan kak Audri. Selain itu, kak Audri juga menyarankan untuk cukup tidur sebelum interview, bernapas dengan tenang, dan juga meminta ijin untuk minum saat interview berlangsung. Intinya, kamu tidak perlu takut, karena rekruter sendiri juga sesama manusia dan mereka pun bisa merasa grogi juga saat memimpin interview. Audri Reinsina, HC Resourcing Section Head at WOM Finance Kak Hemasari pun mengingatkan kita untuk menjadikan setiap sesi interview sebagai sarana berlatih. Semakin sering kamu mengikuti interview, semakin terlatih juga rasa percaya diri dan skill komunikasi kamu. Hemasari Nirmala, HC Resourcing Staff at WOM Finance 💭 Apakah Boleh Melamar ke Beberapa Posisi Pekerjaan di Perusahaan yang Sama? Tentu boleh asalkan sesuai dengan minat, bakat, skill latar belakang, dan pengalaman kamu. 💭 Apakah WOM Finance Sedang Buka Lowongan Kerja? WOM Finance sedang membuka serangkaian lowongan kerja, nih! Mulai dari IT Audit hingga Quality Assurance. Kalian yang ingin bekerja di WOM Finance, silahkan kunjungi langsung loker WOM Finance di Cake. Yuk, lamar kerja di WOM Finance melalui Cake!🎉Cari Kerja Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Cindy Graciella ---
Recruitment & HR
Feb 6th 2025

10 Pertanyaan Exit Interview dan Contoh Formnya!

Dalam setiap perusahaan, karyawan memiliki hak untuk mengajukan resign atau mengundurkan diri dari perusahaan. Tahapan clearance kerja ini, tidak hanya berupa karyawan meninggalkan surat pengunduran diri, lalu melepaskan karyawan. Ternyata diperlukan beberapa tahapan formal dari saat pemberitahuan mengundurkan diri hingga tanggal berakhirnya karyawan bekerja. Salah satu tahapan yang harus dilakukan perusahaan ketika karyawan resign adalah exit interview. Apa itu exit interview dan apa tujuan exit interview? Sama halnya ketika perusahaan ingin merekrut karyawan, pasti memerlukan interview untuk mengetahui kemampuan calon karyawan. Ketika karyawan tersebut resign, perusahaan juga perlu mengetahui penyebab karyawan resign agar bisa memperbaiki manajemen perusahaan kedepannya. Untuk mengembangkan nilai perusahaan, kamu harus melakukan exit interview kepada karyawan yang ingin mengundurkan diri. Kamu bisa simak artikel ini untuk penjelasan exit interview, contoh exit interview, dan juga pertanyaan exit interview.Daftar isi: Apa itu Exit Interview? Manfaat Exit Interview 10 Contoh Pertanyaan Exit Interview Form Exit Interview Prosedur Exit Interview yang Efektif Do's and Don'ts Exit Interivew Apa itu Exit Interview? Pertama-tama, mari ketahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan exit interview. Pada praktiknya, exit interview adalah wawancara HRD perusahaan dengan karyawan yang ingin mengundurkan diri. Biasanya dilakukan sesaat sebelum tanggal terakhir karyawan bekerja dan setelah melakukan one month notice. Perlu diingat bahwa exit interview bukan merupakan ajang mempertahankan karyawan supaya tidak jadi mengundurkan diri. Justru exit interview seharusnya dijadikan kesempatan untuk mengetahui dan mengumpulkan ulasan dari karyawan yang akan mengundurkan diri, serta berusaha memperbaiki manajemen perusahaan berdasarkan ulasan tersebut. Lantas, exit interview dilakukan oleh siapa? Karena exit interview adalah cara terbaik untuk mengakhiri hubungan kerja antara perusahaan dan karyawan, maka pihak terkaitnya adalah HRD perusahaan dengan karyawan yang bersangkutan. Exit interview tidak harus dilakukan secara tatap muka, melainkan bisa dilakukan secara online atau melalui telepon. Dari hasil exit interview, HRD juga bisa memperoleh insight untuk mengembangkan proses rekrutmen dan meningkatkan nilai perusahaan sebelum mulai merekrut kandidat baru.8 juta talenta berkualitas menunggu, mulai pasang lowongan kerja di Cake!Pasang Loker Manfaat Exit Interview bagi Perusahaan Seperti yang dibahas di atas, exit interview membantu perusahaan untuk menemukan kekurangan dalam pengelolaan manajemen perusahaan. Berdasarkan feedback atau ulasan karyawan selama bekerja di perusahaan, HRD bisa menarik kesimpulan hal mana yang memerlukan perbaikan. Apa fungsi dan kegunaan exit interview karyawan yang keluar dari perusahaan? Manfaat exit interview adalah sebagai berikut: 1. Mengumpulkan wawasan yang bermanfaat Biasanya survei yang dikumpulkan perusahaan tidak begitu efektif, karena karyawan yang mengisi survei tersebut masih menjadi bagian dari perusahaan dan hasilnya kurang tepat. Sebaliknya exit interview bisa jadi cara efektif perusahaan memperoleh ulasan secara jujur dari karyawan. Seperti yang diketahui, exit interview adalah wawancara karyawan yang akan mengundurkan diri, maka karyawan tersebut tidak menjadi bagian perusahaan lagi, namun pernah menjadi bagian perusahaan. 2. Membangun budaya perusahaan yang positif Dengan adanya exit interview, membantu perusahaan mempertahankan budaya kerja yang positif. Saat perusahaan memperlakukan karyawan yang akan mengundurkan diri dengan sikap hormat dan apresiasi, akan membuat karyawan yang masih berada di perusahaan merasakan etika kerja profesional. Dengan demikian, karyawan dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas di perusahaan. 3. Menemukan konflik yang ada Selain memperoleh wawasan, exit interview adalah cara terbaik menemukan konflik di antara karyawan. Karyawan cenderung lebih terbuka dan jujur dalam tahap exit interview ini. Perusahaan bisa menemukan konflik yang sebelumnya belum terpecahkan. 4. Membantu mempertahankan karyawan terbaik Salah satu tujuan exit interview yang terpenting adalah mempertahankan karyawan. Bukan berarti menahan karyawan yang akan mengundurkan diri. Tapi dari ulasan dan pengalaman karyawan yang mengundurkan diri tersebut, perusahaan bisa menarik kesimpulan secara garis besar permasalahan yang mungkin dialami karyawan semasa kerja. Perusahaan juga bisa menemukan pola dan alasan mengapa karyawan mengundurkan diri. 5. Membentuk citra perusahaan yang baik Exit interview bisa meningkatkan citra perusahaan menjadi lebih baik. Setidaknya pengalaman kerja hingga hari terakhir karyawan bekerja masih mendapat perlakukan baik dari perusahaan. Dengan demikian, karyawan juga bisa dengan sendirinya memberikan persepsi yang baik terhadap perusahaan. Ingin meningkatkan citra perusahaan? CakeResume siap menemani perjalanan employer branding perusahaan Anda! Konsultasi dengan konsultan CakeResume disini🎉 Hubungi Konsultan 10 Contoh Pertanyaan Exit Interview Setelah mengetahui apa itu exit interview dan tujuan exit interview, kamu bisa lihat contoh pertanyaan dalam form exit interview berikut ini: 1. Mengapa Anda memutuskan untuk keluar dari perusahaan? Pertanyaan ini bisa memberikan perusahaan wawasan tentang masalah yang mungkin harus diatasi. Misalnya adanya konflik atasan kerja atau rekan kerja, kurangnya komunikasi, atau pengembangan karir yang kurang memadai. 2. Bagaimana hubungan Anda dengan atasan dan rekan kerja lainnya? Dengan mengetahui jawaban karyawan, perusahaan bisa menyimpulkan interaksi yang dimilikinya dengan rekan kerja selama bekerja di perusahaan. Jawaban karyawan juga bisa memberikan wawasan tentang budaya kerja dan ruang lingkup kerja di perusahaan. 3. Apakah Anda sering menerima feedback yang membangun dari atasan Anda? Jawaban dari karyawan bisa mengidentifikasi apakah karyawan merasa dihargai, didengar, bahkan menerima feedback yang membangun. 4. Apakah Anda merasa dihargai dan diakui oleh perusahaan? Pertanyaan ini dapat membantu perusahaan mengevaluasi pengelolaan SDM yang dimiliki perusahaan, apakah sudah berhasil membuat karyawan merasa dihargai sebagai bagian dari perusahaan. 📚 Baca juga: Talent Management: Pengertian, Proses, dan Strategi dalam Perusahaan 5. Apa yang Anda sukai dari pekerjaan Anda? Apakah pekerjaan Anda dirasa bermanfaat, menantang, atau terlalu mudah? Perusahaan bisa menemukan hal yang perlu diperbaiki dari kolom deskripsi pekerjaan dan bisa jadi pelajaran saat akan merekrut karyawan baru di posisi yang sama. 6. Apa suka duka Anda selama bekerja di perusahaan kami? Jawaban karyawan bisa memberikan ulasan tentang hal yang disukai dan tidak disukai tentang perusahaan. Bisa mencakup kebijakan, prosedur kerja, lingkungan kerja, maupun interaksi dengan atasan. 7. Apakah perusahaan ini berhasil membuat Anda berkembang? Hubungan kerja sudah seharusnya bisa membuat kedua belah pihak berkembang. Dari jawaban karyawan ini, perusahaan bisa mengevaluasi apakah ilmu lapangan yang diperoleh telah membantu karyawan berkembang dalam perjalanan karir mereka. 📚 Baca juga: Job Enrichment: Pengertian, Manfaat dan Cara Meningkatkan Kinerja Karyawan 8. Bagaimana Anda menggambarkan budaya perusahaan kami? Pertanyaan ini dapat membantu perusahaan mengetahui pandangan karyawan terhadap budaya perusahaan. Baik atau buruk pandangan tersebut, bisa dijadikan evaluasi untuk berkembang lebih baik kedepannya. 9. Apakah Anda memiliki saran untuk perusahaan? Ini merupakan pertanyaan terbuka, dan karyawan bisa bebas mengungkapkan pendapat mengenai saran yang ingin disampaikan. 10. Apakah Anda memiliki komentar atau masalah lain yang ingin Anda bagikan? Meskipun exit interview yang dilakukan perusahaan sudah menyeluruh, di akhir interview, kamu bisa menyelipkan pertanyaan ini. Biasanya karyawan mungkin belum memiliki keberanian untuk mengungkapkan masalah yang dihadapinya. Tapi jika perusahaan memberi kesempatan, mereka akan bisa lebih terbuka menyikapinya. Form Exit Interview Berikut adalah contoh form exit clearance Bahasa Indonesia yang bisa kamu pelajari:Contoh Form Exit Interview📥 Download Form Exit Interview Prosedur Exit Interview yang Efektif Untuk menjalankan exit interview yang baik, kamu bisa mengikuti tahapan sebagai berikut: 1. Tentukan pewawancara dan lakukan persiapan Biasanya hanya salah satu perwakilan dari HRD yang akan melakukan exit interview. Atau, untuk beberapa perusahaan yang belum memiliki tim HRD internal, bisa merekrut perusahaan human resources eksternal untuk melakukan interview. Pastikan pewawancara yang dipilih tidak membuat karyawan merasa tertekan dengan interview tersebut. 2. Mintalah karyawan untuk mengisi survei tertulis Sebelum memulai proses exit interview, kamu bisa meminta karyawan menulis survei tertulis. Hal ini bisa memudahkan karyawan mengungkapkan hal penting sebelum interview. Beberapa karyawan mungkin merasa lebih nyaman menulis sesuatu daripada membicarakannya secara langsung. 3. Jadwalkan exit interview tatap muka Biasanya karyawan akan memberikan one month notice sebelum mereka meninggalkan perusahaan. HRD bisa menjadwalkan exit interview seminggu sebelum tanggal terakhir karyawan bekerja, atau bahkan tepat di hari terakhir karyawan bekerja. Namun beberapa perusahaan bisa menetapkan waktu exit interview setelah karyawan resmi meninggalkan perusahaan, untuk menciptakan suasana yang lebih kasual. 4. Dengarkan dan catat feedback karyawan Selain memberikan pertanyaan kepada karyawan, HRD harus mendengarkan dengan seksama setiap jawaban karyawan. Ini terdengar sederhana tapi penting, karena apa yang dikatakan karyawan merupakan hal yang berdampak besar bagi perkembangan perusahaan. Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Exit Interview Sebelum melakukan exit interview, kamu harus memperhatikan beberapa hal berikut: Hal yang harus dilakukan: Menjelaskan alasan mengapa memerlukan exit interview ini. Perusahaan bisa memaparkan alasan mengapa melakukan exit interview agar karyawan juga bisa menjawab dengan baik dan jelas.Memberitahukan karyawan bahwa exit interview bersifat konfidensial. Segala jawaban karyawan tidak akan disebarkan kepada pihak manapun selain untuk kepentingan perusahaan.Lakukan exit interview tatap muka. Impresi yang didapatkan dari interview tatap muka akan lebih baik daripada wawancara online.Gunakan pertanyaan yang sama untuk setiap karyawan. Alasannya adalah untuk menemukan “pola” jika ada beberapa karyawan dari departemen yang resign dalam waktu berdekatan. Hal yang harus dihindari: Hindari pertanyaan personal. Perusahaan harus tetap bersikap profesional ketika melakukan exit interview, dan hindari pertanyaan terlalu personal yang membuat karyawan tidak nyaman.Hindari gosip atau mitos perusahaan. Jika dalam interview, karyawan membicarakan gosip perusahaan, usahakan untuk tidak terlibat di dalamnya.Hindari opini pribadi kepada karyawan. HRD bertindak sebagai perwakilan perusahaan, jadi opini pribadi HRD kurang tepat dalam exit interview.Hindari meminta karyawan untuk mempertimbangkan kembali keputusannya. Exit interview merupakan tahap akhir ketika seorang karyawan ingin mengundurkan diri. Dan tujuan exit interview adalah untuk memperoleh ulasan dan umpan balik dari karyawan, bukan untuk mempertahankan karyawan tersebut. Kesimpulan Exit interview adalah tahap dimana perusahaan menyatakan kesiapan untuk melepaskan karyawan dari masa kerjanya, dan juga bentuk apresiasi perusahaan terhadap karyawan. Tanpa adanya exit interview, mungkin karyawan akan merasa tidak dihargai, karena pemutusan kerja ini berkaitan dengan dua pihak, yaitu perusahaan dan karyawan. Exit interview tidak perlu berjalan terlalu formal, karena di tahap ini, biasanya HRD sudah mengenal karyawan. Bisa dilakukan secara informal, dengan tidak meninggalkan etika profesional kerja.Cakeadalah platform rekrutmen dengan +8 jutadatabasetalenta di talent pool global.Pasang lowongan kerja gratisuntuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkanEmployer Brandinglebih efektif bersama Cake. Didukung teknologi ATSCake AIdanRecruitment Consultantprofesional, mulai temukan talenta berkualitas lebih cepat!Dapatkan wawasan mendalam dan konten informatif terkait rekrutmen, manajemen SDM,employer branding,serta tren terbaru di dunia HR hanya di Cake. Jadikan kami sumber terpercaya Anda untuk strategi perekrutan yang efektif dan solusi SDM yang inovatif.
Cover Letter
Dec 16th 2024

5 Contoh Surat Lamaran Kerja Admin yang Baik dan Benar

Surat Lamaran Admin - Dibuat oleh Cake Daftar isi: Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Staff AdministrasiTips Membuat Surat Lamaran Kerja Sebagai Admin5 Contoh Surat Lamaran Pekerjaan Bagian Administrasi Seorang staff admin di sebuah perusahaan dibutuhkan untuk menyambut kostumer baik melalui telepon atau pun secara langsung, mendata dan mengelola dokumen kantor, dan menyusun agenda. Dengan ini, seorang admin merupakan elemen penting agar sebuah perusahaan berjalan lancar. Hal terpenting untuk melamar menjadi staff admin adalah memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan, biasanya seseorang dengan kemampuan organisasi yang tinggi termasuk mengintegrasikan aplikasi komputer. Namun, setiap perusahaan mempunyai syarat yang berbeda, seperti pendidikan terakhir, jenis kelamin, usia, dan lain-lain. Jadi, pastikan untuk menyesuaikan dengan lowongan pekerjaan admin yang ada. Jika semua kualifikasi yang diberikan terpenuhi, jangan lupa untuk memberikan impresi yang baik terhadap calon rekruter kamu dengan surat lamaran kerja admin yang sopan dan CV lamaran admin yang menonjolkan semua keahlian kamu. Di bawah ini, Cake akan memberi tahu tips and trick untuk menulis surat lamaran pekerjaan admin yang baik. Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Bagian Administrasi Berikut ini adalah bagian-bagian dari surat lamaran kerja sebagai admin yang harus kamu masukkan. Mari, simak satu per satu! 1. Tempat dan Tanggal Surat Lamaran Admin DibuatSeperti surat formal lainnya, penting untuk memasukkan tempat dan tanggal surat di awal surat lamaran pekerjaan administrasi. Hal ini diperlukan agar rekruter dapat mengetahui kapan dan di mana surat tersebut dibuat untuk melihat relevansinya. Contoh: Jember, 17 Agustus 2021 2. Nama dan Alamat Penerima Surat Lamaran Kerja Admin Sebelum menyentuh apa saja yang harus ditulis di surat lamaran kerja staff administrasi, ada satu hal lagi yang lebih penting! Memastikan bahwa surat tersebut diterima oleh pihak yang bersangkutan, Oleh karena itu, penting sekali untuk memastikan alamat dan nama tertulis jelas di sebuah surat lamaran pekerjaan staff administrasi. Jika nama tidak memungkinkan, tuliskan jabatan yang berhubungan. Cake telah memberikan contoh di bawah ini, lihat yuk! Yth. HRD PT Agung Jaya TbkJl. Merdeka Baru no 19Kota Jayapura 3. Salam Pembuka alam pembuka yang biasa ditemukan dalam surat lamaran administrasi biasanya sederhana. Buka surat kamu dengan kata seperti “Dengan hormat,” supaya terdengar sopan dan formal. 4. Isi Surat Lamaran Pekerjaan Bagian AdministrasiDalam isi surat lamaran pekerjaan staff administrasi, penting untuk memastikan bahwa semua maksud dan tujuan kamu tertera jelas. 📝 Terdapat tiga elemen isi surat, yaitu: Maksud dan tujuan surat lamaran kerja administrasiData diriKeahlian dan pengalaman Jangan lupa untuk menggunakan kalimat yang baku ya! Contoh lamaran kerja admin di bawah ini bisa dijadikan referensi ya! Berdasarkan informasi lamaran pekerjaan sebagai staff admin pada website Jobstreet yang dikeluarkan oleh PT Relasi Abadi pada hari Rabu, 6 Oktober 2021. Maka saya yang bertanda tangan di bawah ini:Nama LengkapTempat / Tanggal LahirJenis KelaminAlamatNo TelpPendidikan Akhir: Fajar Alfian: Jakarta. 30 Mei 1993: Laki-laki: Jln. Bunga Matahari No. 23: 08123412341: S1 Ekonomi Berhendak untuk melamar kerja sebagai staff administrasi. Sebagai salah satu lulusan terbaik Pendidikan Administrasi Perkantoran di Universitar Negeri Jakarta, saya yakin dapat memenuhi harapan Bapak/ Ibu dalam pekerjaan admin tersebut. Saya juga telah mempunyai pengalaman bekerja selama 2 tahun dan mampu menunjukkan kinerja saya sebagai admin yang teliti, cekatan, dan ramah. 5. Lampirkan Dokumen yang DibutuhkanSurat lamaran kerja administrasi saja tidak dapat memenuhi semua informasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Pasti ada lampiran dari surat-surat dan ijazah yang diminta oleh perusahaan. Setiap perusahaan mempunyai permintaan yang berbeda, jangan lupa untuk sertakan sesuai yang diminta ya! Sertakan juga sertifikat yang bisa menambahkan poin kamu di mata rekruter. Contoh beberapa dokumen yang biasa diminta oleh pihak perusahaan: CV AdministrasiFotokopi Ijazah terakhirFotokopi KTPFotokopi SKCKPas foto 3x4 berwarnaFotokopi sertifikat yang relevan ❗️Perhatian: Untuk membuat surat lamaran kerja admin Bahasa Inggris, bagian ini tidak perlu dimasukan ya.6. Penutup Surat Lamaran Kerja Administrasi Sebagai penutup, ungkapkan terima kasih kamu terhadap kesempatan yang diberikan rekruter. Sampaikan juga harapan kamu dalam melaksanakan pekerjaan tersebut. Paragraf sederhana seperti di bawah ini dapat dijadikan contoh penutup dalam surat lamaran kerja administrasi. Contoh:Demikian surat lamaran pekerjaan sebagai administrasi ini dibuat dengan besar harapan saya untuk melanjutkan ke tahap interview dan bergabung sebagai salah satu staf di perusahaan Bapak/ Ibu. Terima kasih atas perhatian yang Bapak/ Ibu telah berikan.7. Salam Penutup, Nama, dan Tanda Tangan Seperti semua surat formal yang dibuka dengan ‘Dengan hormat,’, sebagai penutup surat ungkapkan dua kata ini: ‘Hormat saya,’. Jangan lupa juga untuk sertakan nama lengkap kamu di bawah tanda tangan yang telah kamu tuliskan Contoh: Hormat saya, Intan Putri Permata. Tips Membuat Surat Lamaran Kerja Admin ✅ Tunjukkan Keahlian yang Kamu Punya Banyak keahlian yang dibutuhkan seorang admin yang kompeten. Keahlian adalah salah satu hal yang biasa dimasukkan dalam CV lamaran kerja admin, tetapi tidak ada salahnya untuk memberi impresi baik dengan memasukkan beberapa keahlian yang relevan dengan bidang admin di surat lamaran kerja administrasi kamu. Beberapa keahlian yang relevan untuk admin adalah: Teliti dan memperhatikan detilKemampuan manajemen waktu yang baikInisiatif dan bertanggung jawab terhadap tugasKemampuan komunikasi dan ramahDapat bekerja sama dalam timTenang dan dapat bekerja di bawah tekananDaya ingat yang baikKemauan belajar yang tinggiMengoperasikan aplikasi administratif ✅ Periksa Kembali Dokumen yang Dilampirkan Setiap perusahaan memiliki syarat yang berbeda. Periksa kembali berita lowongan yang diberikan perusahaan untuk memastikan semua dokumen lengkap. Beberapa perusahaan meminta sertifikasi khusus seperti sertifikat kemampuan bahasa inggris, SKCK, atau pun sertifikat kemampuan lainnya. ✅ Mencantumkan Nama Posisi dan Perusahaan yang Kamu Inginkan Sebuah perusahaan tidak hanya memiliki satu cabang, mereka juga tidak hanya mengeluarkan sebuah berita lowongan pekerjaan. Oleh karena itu, penting untuk menuliskan secara detil posisi apa dan di perusahaan mana kamu bermaksud untuk melamar kerja. Tentu saja ini juga berhubungan dengan penulisan penerima surat lamaran kerja admin yang jelas ya! ✅ Perhatikan Format Surat Setelah menyelesaikan surat lamaran kerja admin kamu, jangan lupa untuk mengecek kondisi indentasi dan spasi antarbaris. Pastikan indentasi sejajar dan spasi antarbaris sama sehingga surat terlihat formal dan mudah dibaca.✅ SertakanCV Lamaran Kerja Admin-mu! Hal terpenting dalam surat lamaran kerja staff administrasi adalah mencantumkan CV administrasi. CV admin yang baik harus menonjolkan kemampuan dan pengalaman yang kamu punya, sehingga pihak rekruter memiliki tanggapan baik terhadap kamu! 📚Bacaan lanjutan: 5 Contoh CV Staff AdministrasiMari lihat contoh CV admin online shop yang telah disediakan Cake di bawah ini, cocok sekali untuk dijadikan referensi di surat lamaran kerja admin online shop kamu.Contoh CV Admin - Dibuat di CakeUntuk membuat CV Administrasi kamu, yuk langsung saja buat di Cake secara online dan download PDF 100% gratis! 🎉Buat CV 5 Contoh Surat Lamaran Kerja Sebagai Admin Setelah melihat tips cara membuat surat lamaran kerja staff administrasi, di bawah ini Cake memberi contoh surat lamaran pekerjaan staff administrasi yang bisa dijadikan referensi. Yuk, kita lihat bersama contoh-contoh surat lamaran kerja administrasi! Contoh Surat Lamaran Kerja Admin Online ShopContoh Lamaran Pekerjaan Staff Administrasi di KantorContoh Surat Lamaran Kerja di Bagian Administrasi SekolahContoh Surat Lamaran Kerja sebagai Admin bagi Fresh GraduateContoh Surat Lamaran Kerja Staff Administrasi dalam Bahasa Inggris Contoh Surat Lamaran Admin Olshop Jakarta, 13 Oktober 2021 Yth. HRD Sociolla IndonesiaPuri Indah CBD Blok U1Kembangan, Jakarta Barat, 16210 Dengan hormat, Berdasarkan informasi lowongan kerja pada website loker.id pada 7 Oktober 2021, Sociolla Indonesia sedang mencari admin online shop. Maka dari itu, saya yang bertandatangan di bawah ini:Nama LengkapTempat Tanggal LahirAlamatNo. TelpEmailPendidikan Akhir: Naomi Salsabila: Jakarta, 4 Oktober 1998: Jl. Pegangsaan No. 9, Cikini: 081762534222: [email protected]: Manajemen Universitas Trisakti Bermaksud untuk melamar kerja sebagai staff administrasi. Dengan pengalaman saya selama 2 tahun di bidang yang sama, saya yakin bahwa saya dapat menjadi admin yang teliti, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan. Sebagai bahan pertimbangan saya sertakan dokumen di bawah ini: CV lamaran AdministrasiFotokopi Ijazah terakhirFotokopi KTPFotokopi SKCKPas foto 3x4 berwarnaFotokopi sertifikat yang relevan Besar harapan saya untuk dapat melanjutkan ke tahap berikutnya dan mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kompetensi saya. Terima kasih atas waktu dan perhatian yang Bapak/ Ibu telah berikan. Hormat saya, Naomi Salsabila Contoh Surat Lamaran Kerja untuk Staff Administrasi Bali, 27 November 2021 Perihal : Surat lamaran pekerjaan administrasiLampiran : 7 halamanKepada Yth. HRD Conrad BaliJalan Pratama 168, Tanjung BenoaNusa Dua 80363 Dengan hormat, Mengikuti informasi yang diperoleh dari situs Conrad Bali pada 17 November 2021 yang menyatakan adanya lowongan pekerjaan di bidang staff administrasi. Maka saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama LengkapTempat Tanggal LahirJenis KelaminAlamatNo. TelpEmailPendidikan Akhir: Apriyani Intan: Semarang, 8 April 1996: Perempuan: Jl. Permata Buana No. 3, Bali: 081367532211: [email protected]: SMAN 31 Bermaksud untuk melamar pekerjaan pada posisi tersebut. Saya yakin dengan kemampuan administrasi yang saya miliki, beserta pengalaman praktik selama 1 tahun di bidang administrasi, saya dapat menjadi staff administrasi yang tepat untuk Conrad Bali. Sebagai bahan pertimbangan Bapak/ Ibu, saya lampirkan: CV AdministrasiFotokopi Ijazah terakhirFotokopi KTPFotokopi SKCKPas foto 3x4 berwarnaFotokopi sertifikat yang relevanFotokopi transkrip nilai Permohonan lamaran pekerjaan admin ini disampaikan dengan besar harapan bahwa saya dapat berlanjut ke tahap berikutnya. Untuk perhatian dan waktu yang sudah Bapak/ Ibu HRD berikan, saya ucapkan terima kasih. Hormat saya, Apriyani Intan Contoh Surat Lamaran Kerja Bagian Administrasi Sekolah Lampung, 3 Januari 2021 Yth. Kepala HRD Lampung Internasional SchoolJl. ZA. Pagar Alam, Labuhan RatuLampung 35132 Dengan hormat, Sehubungan dengan adanya posisi staff administrasi di Lampung International School seperti yang dimuat dalam buletin sekolah bulan Desember 2020, saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama LengkapTempat Tanggal LahirJenis KelaminAlamatNo. TelpEmailPendidikan Akhir : Ahsan Hendra: Jakarta, 2 Mei 1996: Perempuan: Jl. Merdeka 4 no. 71, Riau: 081367532211: [email protected]: SMAN 12 Bermaksud untuk melamar pekerjaan sebagai staff administrasi di Lampung Internasional School. Dengan pengalaman bekerja di lingkungan sekolah selama 3 tahun terakhir dan dengan kemampuan saya untuk menjalankan tugas administrasi dengan teliti, tepat waktu dan bertanggung jawab, saya yakin dapat memenuhi tugas sebagai staff administrasi dengan baik. Saya juga menyertakan bahan pendukung meliputi: CV AdministrasiFotokopi Ijazah terakhirFotokopi KTPFotokopi SKCKPas foto 3x4 berwarnaFotokopi sertifikat yang relevan Besar harapan saya untuk dapat bekerja di Lampung International School. Saya bersedia jika tahap lanjutan dalam lamaran pekerjaan ini dibutuhkan. Saya ungkapkan terima kasih atas perhatian yang telah Bapak/Ibu berikan. Hormat Saya, Ahsan Hendra Contoh Surat Lamaran Pekerjaan Sebagai Staff Administrasi BahasaInggris untuk Fresh Graduate Subject: Administrative Assistant Job Application 17 August 2021 Jonathan AlfredHRD of PT Aplikasi Karya Anak BangsaPasaraya Blok M Building B, 6th FloorKebayoran, Jakarta 12160 Dear Mr. Alfred, I am writing in reference to the open position of administrative assistant at PT Aplikasi Karya Anak Bangsa according to the information posted on 15 August 2021 on the official website. I am Fifi W. Indah has a Business Administration degree. I believe that I am a great candidate as I am a competent administrator based on my skill in problem-solving, critical thinking, and time management. With experience in administrative work, offered by my university during my internship period, I have been responsible for maintaining records, creating and updating inventories, scheduling appointments and schedules. I am known to be dedicated to my work and my experience provided me with the skill to work under pressure. Attached are the additional documents required which I hope can support me for this application. I would appreciate the opportunity to meet and discuss the opportunity that is available in PT Aplikasi Karya Anak Bangsa. Lastly, I thank you for your time and consideration. Best regards, Fifi W. Indahfifi_windah@gmail,com+62852-2623-4252 Contoh Surat Lamaran Kerja Administrasi Perkantoran Bahasa Inggris Adam SantosoHRD Director of Hilton JakartaPegangsaan Timur St. No. 17CikiniJakarta, 10310 Dear Mr. Santoso, According to the information on the official website of Hilton Jakarta of the opening position as administrative staff, I, Sisca Hong believe that with my gained knowledge and experience will be a good fit for the said position. In my current position as administrative staff of Puri Malls, I have been given opportunities to grow through handling responsibilities on time and gaining achievements. I believe that with experience in a similar business structure as Hilton Jakarta, I will make a smooth transition and can put my skill on administration and organising to boost performance in Hilton Jakarta in a short time. During my early career as administrative staff which was 6 years back, I was dependent on the knowledge and skill gained during my education in university. I have gained many experiences that built up my working culture to always show respect, put attention to details, and communication skills to generate customer satisfaction. With my experience, I am ready for the bigger role and the opportunity given by Hilton Jakarta. I hope to be able to give my best. Thank you for your attention and time. I am looking forward to hearing further notice from you. For convenience I can be reached at [email protected]. Sincerely, Sisca Hong KesimpulanSurat lamaran kerja admin memiliki peran penting dalam proses rekrutmen karena menjadi kesan pertama yang dilihat oleh perekrut. Surat yang baik harus mencakup pengenalan diri, alasan melamar posisi tersebut, serta kemampuan dan pengalaman yang relevan dengan pekerjaan admin.Gunakan bahasa yang jelas, profesional, dan hindari kesalahan penulisan untuk meningkatkan peluangmu mendapatkan perhatian perekrut. Dengan surat lamaran yang tersusun rapi dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan, kesempatan untuk melangkah ke tahap berikutnya semakin besar.Sudah paham cara membuat surat lamaran kerja admin?Langsung cek lowongan kerja admin di Cake👇🏻 Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!
Resume & CV
Dec 13th 2024

4 Contoh CV Sarjana Hukum yang Diminati Rekruter

Daftar isi:Cara Membuat CV Sarjana Hukum yang baik dan benarKumpulan Contoh CV Hukum yang direkomendasiTips Membuat Curriculum Vitae Hukum Sebagai lulusan sarjana di bidang hukum, profesi menjadi pengacara (lawyer), hakim, jaksa, dan juga sebagai notaris adalah sebuah pekerjaan incaran yang ingin didapatkan. Apalagi yang notabenenya ingin bekerja di law firm yang level menengah ke atas. Pastinya persaingan pun cukup kompetitif. Selain karena gaji yang menjanjikan juga, bekerja di firma hukum yang ternama merupakan kebanggaan tersendiri bagi para lulusan sarjana hukum. Salah satu keuntungan bekerja di perusahaan bidang hukum adalah bisa bekerjasama dengan orang-orang sudah profesional di bidang tersebut. Sehingga para mahasiswa hukum dituntut memiliki penampilan yang baik serta memiliki wawasan bidang hukum yang mumpuni. Karena tuntutan profesi hukum rata-rata cukup tinggi, tak heran jika proses penyeleksian para kandidat ini terbilang ketat.Contoh CV Sarjana Hukum - Dibuat oleh CakeResume Agar kamu bisa lolos seleksi ke tahap selanjutnya seperti proses interview atau tes tertulis, penampilan dan isi curriculum vitae (CV) sangatlah menjadi penentu di tahap ini. Lalu, bagaimana sih cara menulis CV sarjana hukum yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan bidang hukum? Apa-apa saja trik dan tipsnya? Dan bagaimana contoh CV sarjana hukum yang baik dan benar? Yuk, simak ulasan berikut ini ya. 📚 Baca juga: Cara Mengirim CV / Lamaran Lewat WA! [ +Beserta Contoh Surat Lamaran Kerja ] Hal Wajib Dalam Membuat CV Sarjana Hukum Sebelum kamu melihat beberapa contoh CV untuk mahasiswa Hukum, kamu perlu memperhatikan hal-hal berikut ini terlebih dahulu. 1. Profil Untuk mengisi profil di CV sarjana hukum, ada hal yang wajib kamu tulis dan yang tidak perlu. Wajib:NamaAlamat emailNo. handphoneDomisiliTidak Perlu:Status dan anak ke-berapaJenis kelaminAgamaTanggal lahir 2. Deskripsi diri Salah satu hal paling penting yang perlu kamu perhatikan saat membuat CV lulusan sarjana hukum adalah deskripsi diri. Kenapa? Karena deskripsi diri menjadi pintu pertama para perekrut dalam melihat kemampuanmu yang mumpuni atau tidak sesuai dengan bidang yang dilamar. 📚 Baca juga: 10 Contoh Deskripsi Diri untuk Menarik Perhatian HRDSelain itu, pencapaian yang pernah kamu dapatkan sangatlah mempengaruhi penilaian perekrut juga. Alangkah baiknya deskripsi tentang pencapaianmu ditulis dalam bentuk angka agar lebih meyakinkan para perekrut. Contoh deskripsi diri untuk CV pengacara: Berpengalaman sebagai seorang pengacara bidang legalitas di bisnis komersial selama 4 tahun di kota Jakarta. Terampil dalam menyusun kebijakan dan aturan dalam kaitan hukum dan ekonomi. Sebagai anggota resmi dari Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia (PPKHI), John Sebastian telah membantu lebih dari 70% kasus tentang hak kekayaan intelektual atas produk bisnis baik komersial dan juga jenis startup e-commerce. 3. Pengalaman Agar bagian pengalaman di dalam CVmu terlihat rapi dan menarik di mata rekruter, salah satu trik yang baik untuk dilakukan adalah menggunakan reverse chronological order yaitu dengan mengurutkan pengalaman mulai dari pekerjaan saat ini ke yang terdahulu. Alasannya? Karena biasanya para perekrut akan cenderung memperhatikan pengalaman yang terkini terlebih dahulu dan mempermudah mereka dalam mempertimbangkan kamu sebagai calon kandidat terbaik. Selain itu, penulisan dalam satu paragraf tidak disarankan. Melainkan kamu dapat menulisnya dengan menggunakan bullet point supaya rekruter bisa membaca CV mu dengan gampang. Contoh penulisan pengalaman di CV lulusan sarjana Hukum: Corporate Lawyer di Melli Darsa Co (MDC), Jakarta Selatan 2019 - Sekarang Memastikan legalitas dari setiap transaksi komersial antara perusahaan,Memberikan masukan mengenai hak dan kewajiban perusahaan yang legal,Me-review setiap agreement antar perusahaan yang melakukan kerjasama.Karyawan Notaris di Kantor Notaris Irma Bonita, Jakarta Pusat2017 - 2019 Membantu pengesahan kecocokan fotokopi dan surat asli (legalisir) dari dokumen klien,Membuat akta yang berhubungan dengan pertanahan dan perumahan,Membuat akta risalah lelang. 4. Latar Belakang Pendidikan Penulisan latar belakang pendidikan juga lebih baik disusun berdasarkan tingkat pendidikan mulai dari yang terakhir kemudian disusul dengan pendidikan sebelumnya. Namun, tingkatan pendidikan SD-SMA tidak perlu ditulis. Jika kamu sudah mengambil Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), juga bisa dicantumkan atau jenis pendidikan yang berelasi dengan profesi lulusan sarjana hukum. Disarankan juga mencantum Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) serta jika kamu memiliki publikasi ilmiah akan menjadi nilai tambah di CV mu. Jangan lupa menyertakan judul skripsi atau thesis saat menyelesaikan tugas akhir sarjana hukum. 5. Skill / Keahlian Sebagai seorang lulusan sarjana Hukum, keahlian tertentu di dalam bidang hukum sangatlah diperlukan jika kamu ingin bekerja di firma hukum. ✏️Contoh keahlian untuk CV Hukum: Penguasaan bidang hukum bisnis,Bidang kenotariatan,Tata cara peradilan,Legal research skillsKemampuan negosiasi,Kemampuan berpikir kritis Pastikan kemampuan-kemampuan ini kamu miliki sebelum mau melamar pekerjaan di bidang Hukum.💡Tips: Disarankan bagi yang masih mahasiswa, bisa mengasah potensi dirinya dengan mengikuti magang di beberapa kantor yang berhubungan dengan hukum atau mengikuti training yang berkaitan.6. Informasi Tambahan Cantumkan informasi tambahan di CV hukum kamu seperti sertifikat, lisensi, atau juga penghargaan. Contoh-contoh informasi tambahan pada CV sarjana Hukum misalnya: Sertifikat profesi pengacara Indonesia,Sertifikat pelatihan ahli hukum kontrak pengadaan,Surat ijin konsultan hukum pertambangan,Surat ijin hukum bidang perpajakan, dsb. 📚Baca juga: Contoh Surat Lamaran Kerja Terbaik, Lihat Cara MembuatnyaBagi kamu yang penasaran bentuk CV lulusan sarjana hukum secara lengkap dengan beberapa jenis profesi di bidang hukum, yuk lihat contoh cv sarjana hukum berikut ini ya. Contoh CV Hukum yang baik dan benar Contoh CV staff legal yang profesional Contoh CV legal officer dalam bahasa InggrisContoh CV lulusan hukum dengan profesi pengacaraContoh CV fresh graduate sarjana hukumContoh CV Staff LegalContoh CV anak hukum untuk pekerjaan sebagai staf legal - Dibuat oleh CakeResume📚Baca juga:CV Lamaran Kerja: Apakah Perlu Mencantumkan Foto?Contoh Curriculum Vitae Legal OfficerContoh CV sarjana hukum bahasa inggris yang menarik - Dibuat oleh CakeResumeIngin membuat CV yang profesional dan menarik seperti contoh diatas? Yuk buat CV kamu di Cake. Tersedia banyak template CV, bisa download sebagai PDF, 100% Gratis!🎉 Buat CVContoh CV Lulusan Hukum sebagai PengacaraContoh CV pengacara - Dibuat oleh CakeResumeContoh CV Fresh Graduate Sarjana HukumContoh CV lulusan sarjana hukum (mahasiswa sarjana hukum) - Dibuat oleh CakeResume Tips Membuat CV Hukum ✅ Hindari desain berlebihanDalam membuat CV lulusan sarjana hukum, lebih baik membuat desain yang sederhana dengan memuat banyak informasi tentang kemampuan atau juga pengalamanmu sebagai orang yang berprofesi sebagai sarjana hukum. Ingin tahu bagaimana cara membuat CV yang elegan dan menarik? Yuk buat CV kamu di Cake. Bisa download sebagai PDF, 100% Gratis!🎉 Buat CV ✅ Tambahkan kata kunci yang relevan Tips lain adalah kamu bisa menambahkan beberapa kata kunci di dalam CV buatanmu supaya bisa mendapat skor yang baik pada tahap skrining ATS.📚Baca juga: Cara Membuat CV ATS Friendly Agar Lolos Screening ✅Menggunakan angka sebagai tolak ukur Menggunakan angka persentase atau jumlah jam kerja juga dapat memberikan informasi yang berkesan. Karena dengan mencantum sebuah nilai, artinya pengalaman kamu selama ini dapat terukur dengan baik.Cake adalah website untukmembuat CVterbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buatportofoliodan cari kerja denganjob portalCake. Rekomendasi Lowongan Kerja

Resume Builder

Build your resume only in minutes!