Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career

Perbedaan Product Manager vs Project Manager, Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu?

Dalam dunia kerja, banyak orang sering menganggap jika product manager vs project manager memiliki fungsi dan tugas yang sama. Faktanya, product manager vs project manager sebenarnya memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda. Meskipun begitu, keduanya sama-sama berperan dalam keberhasilan bisnis di sebuah perusahaan, terutama dalam pengelolaan produk dan proyek yang strategis. Tanggung jawab product manager lebih fokus pada visi dan tujuan pengembangan produk. Sementara, tugas project manager adalah mengatur proyek pembuatan produk tersebut. Oleh karena itu, tidak jarang jika kedua posisi tersebut juga saling bekerja sama untuk mewujudkan tujuan bisnis. Agar kamu tidak salah saat melamar pekerjaan sebagai product manager vs project manager, berikut adalah ulasan bagaimana perbedaan product manager dan project manager dan apa saja peran dan skill yang dibutuhkan.Daftar isi: PengertianProductProject PengertianProduct ManagerProject Manager Perbedaan Objektif dan Parameter KesuksesanProduct Manager danProject Manager PerbedaanSkill ProductManager danProject Manager PerbandinganGaji Product ManagerdanProject ManagerPengertian Product ProjectUntuk mengetahui bagaimana perbedaan product manager dan project manager, penting untuk memahami perbedaan antara product dan project terlebih dahulu. Product adalah hasil akhir yang ditawarkan oleh perusahaan kepada konsumen, bisa berupa barang atau layanan yang memenuhi kebutuhan pasar. Sebuah produk memiliki siklus hidup, mulai dari pengenalan ke pasar, pengembangan, hingga masa dimana produk tersebut sudah tidak dibutuhkan lag oleh konsumen. Sedangkan project adalah usaha penciptaan produk atau layanan dalam waktu yang telah ditentukan. Proyek memiliki tujuan dan deadline yang jelas serta melibatkan berbagai tim untuk pengembangannya.Pengertian Product Manager ProjectManagerProduct manager adalah seseorang yang bertanggung jawab dalam penemuan dan pengembangan suatu produk di perusahaan. Jobdesk product manager adalah memastikan bahwa produk yang akan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pasar dan memenuhi tujuan bisnis perusahaan atau dikenal dengan sebutan Product Management. Tugas utama product manager adalah menentukan visi produk yang akan dikembangkan dan bertindak sebagai penghubung antara tim dengan stakeholder. Tanggung jawab product manager lainnya adalah mengembangkan roadmap atau strategi pengembangan produk yang berisi tugas, deadline, dan tim yang mengerjakan. Sementara itu, project manager artinya seseorang yang mengimplementasikan roadmap tersebut dalam sebuah proyek pengembangan produk. Pekerjaan project manager adalah memastikan proyek yang dikerjakan selesai tepat waktu, sesuai anggaran, dan memenuhi kualitas yang ditentukan. Untuk menjalankan fungsinya, jobdesk project manager adalah memimpin tim pengembang, menetapkan tugas, dan memantau progres pekerjaan tim.📚 Baca juga: Ingin Jadi Product Manager? Kenali Job Desk, Skill, Cara, dll!Perbedaan Objektif dan Parameter Kesuksesan Product Manager dan Project ManagerProduct manager vs project manager juga memiliki objektif dan parameter kesuksesan yang berbeda. Tujuan utama seorang product manager adalah meraih menciptakan produk yang mampu meraih kesuksesan di pasar. Sementara tujuan seorang project manager adalah fokus pada keberhasilan penyelesaian proyek agar tepat waktu dan tidak melebihi anggaran. Untuk mencapai tujuan utamanya, salah satu jobdesk product manager adalah memahami kebutuhan konsumen dan tren pasar, sebelum merancang suatu yang memiliki keunggulan kompetitif. Sementara untuk mencapai tujuannya, tanggung jawab project manager yang utama adalah mengelola timeline, sumber daya, dan anggaran agar proyek berjalan sesuai rencana. Parameter kesuksesan tanggung jawab product manager biasanya diukur melalui metrik seperti kepuasan pelanggan, pangsa pasar, pertumbuhan pendapatan, dan loyalitas konsumen. Sementara kesuksesan pekerjaan project manager biasanya diukur dari kelancaran pelaksanaan proyek, penyelesaian tepat waktu, dan penggunaan anggaran yang efisien.📚 Baca juga: Apa itu Project Management? Tujuan dan Tahapan Kerjanya!Perbedaan Peran Product Manager dan ProjectManagerPerbedaan product manager dan project manager selanjutnya terletak pada tanggung jawab yang mereka jalankan di sebuah perusahaan. Berikut adalah peran dan tanggung jawab product manager vs project manager: 👤 Peran dan Tanggung Jawab Product Manager: Menetapkan visi dan roadmap strategi pengembangan produk.Memahami kebutuhan pengguna dan tren pasar secara mendalam.Melakukan riset dan analisis pasar untuk meningkatkan dan mengembangkan produk.Melakukan riset kompetitor dan mengevaluasi kelebihan dan kekurangan produk dari kompetitor.Menetapkan parameter kesuksesan suatu produk untuk mengukur keberhasilan produk yang dikembangkan.Memastikan produk yang akan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan tren pasar.Berkolaborasi dengan berbagai tim, termasuk pengembang, desainer, dan pemasar, untuk merencanakan fitur-fitur produk yang akan dikembangkan.Berkomunikasi dengan stakeholder eksternal, seperti pengguna atau mitra bisnis, untuk mendapatkan umpan balik dalam pengembangan produk lebih lanjut. Contoh jobdesk product manager di perusahaan teknologi adalah memimpin pengembangan aplikasi mobile baru, mulai dari penyusunan konsep hingga peluncuran dan pengembangan fitur selanjutnya. 👤 Peran dan Tanggung Jawab Project Manager: Bertanggung jawab mengelola jalannya proyek.Bertugas membuat jadwal proyek, berkoordinasi dengan tim, dan memantau progres untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana.Memantau jalannya pengerjaan proyek agar tetap sesuai rencana.Memberikan saran kepada tim yang mengalami kesulitan dalam proses pengembangan produk.Memastikan seluruh tim melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik serta sesuai jadwal yang telah ditentukan.Mengidentifikasi risiko yang dapat mempengaruhi jalannya proyek dan menemukan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.Contoh pekerjaan project manager dalam proyek pembangunan aplikasi mobile baru adalah memastikan bahwa pengembangan aplikasi mobile baru tersebut selesai tepat waktu, sesuai anggaran, dan memenuhi kualitas yang diharapkan. Perbedaan Skill Product Manager dan Project ManagerMeskipun keduanya memerlukan kemampuan manajerial, namun skill yang dibutuhkan untuk menjadi seorang product manager vs project manager sedikit berbeda.⚙️ Skill Product Manager:Perencanaan produk: memiliki kemampuan perencanaan produk seperti menentukan visi produk, membuat roadmap produk, dan membuat perencanaan alokasi sumber daya.Analisis dan Berpikir Kritis: mampu berpikir kritis, strategis, dan mampu menginterpretasikan data yang telah didapatkan.Riset Pasar dan Pengguna: memiliki pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan pengguna, perilaku pengguna, dan tren pasar.Skill Komunikasi: memiliki keterampilan komunikasi untuk menyampaikan visi produk dan berkoordinasi kepada berbagai tim dan stakeholder.Pemecahan Masalah: mempunyai kemampuan analisis dan mitigasi risiko serta mampu melakukan negosiasi dan pemecahan masalah dengan baik.Toolsyang sering digunakan olehproduct manager adalah alat manajemen produk seperti JIRA danroadmapping toolsseperti Aha!. ClickUp, Miro, FigJam, dan masih banyak lagi. 📚 Baca juga: Product Manager: Pahami Skill Apa Saja yang Dibutuhkan [Soft + Hard Skills]⚙️ Skill Project Manager:Kepemimpinan: mampu memimpin dan mengelola tim pengembangan proyek secara efektif untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana awal.Manajemen Waktu dan Anggaran: memiliki kemampuan manajemen waktu dan sumber daya yang baik agar proyek bisa selesai tepat waktu dan tidak melebihi anggaran.Penyelesaian Masalah: memiliki kemampuan untuk mengatasi risiko dan menyelesaikan masalah dengan cepat.Memahami Teknologi: memiliki kemampuan teknis yang baik agar bisa memimpin pengembangan proyek dengan lancar dan menjalankan jobdesk project manager dengan baik.Memahami Metode Pengembangan Produk: memiliki pengetahuan yang mendalam dan mampu menerapkan berbagai metode pengembangan produk dengan baik. Contoh metode pengembangan produk perangkat lunak yaitu Waterfall, Scrum, Agile, dan lain sebagainyaBeberapa tools yang umum digunakan oleh project manager adalah Trello, Asana, Monday, atau Microsoft Project untuk manajemen tugas dan pengaturan timeline proyek. Perbandingan Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Product Manager vs. Project ManagerPerbandingan Gaji Product Manager dan Project ManagerDari segi gaji, product manager vs project manager memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Perbedaan gaji ini disebabkan oleh kompleksitas dan cakupan tanggung jawab yang berbeda antara kedua peran tersebut. Namun, hal ini juga tergantung pada industri dan lokasi perusahaan.🧑‍💼 Product Manager Gaji seorang product manager di Indonesia bervariasi, tergantung pada pengalaman dan industri. Seorang product manager cenderung memiliki gaji yang lebih tinggi karena jobdesk product manager memiliki peran dalam pengambilan keputusan strategis yang mempengaruhi arah perusahaan secara keseluruhan.Menurut data dari Glassdoor.com, gaji seorang product manager dengan pengalaman 1-3 tahun berkisar antara Rp11.000.000 hingga Rp24.000.000 per bulan. Sementara untuk product manager dengan pengalaman 4-6 tahun memiliki gaji berkisar antara Rp16.000.000 hingga Rp31.000.000 per bulan.🧑‍🏭 Project ManagerDilansir dari Glassdoor.com, gaji seorang project manager di Indonesia untuk pengalaman 1-3 tahun berkisar antara Rp7.000.000 sampai Rp18.000.000 per bulan. Sementara untuk project manager dengan pengalaman kerja 4-6 tahun berkisar antara Rp11.000.000 sampai Rp24.000.000 per bulan.KesimpulanSecara keseluruhan, product manager vs project manager memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan produk di suatu perusahaan. Tanggung jawab product manager berfokus pada keberhasilan produk dan pertumbuhannya di pasar. Sedangkan tanggung jawab project manager lebih fokus pada keberhasilan pelaksanaan proyek agar sesuai dengan rencana. Keduanya juga membutuhkan skill yang berbeda, meskipun ada kesamaan dalam kemampuan manajerial. Jika kamu tertarik menjadi seorang product manager, kamu harus memiliki keterampilan dalam mengelola produk, pemahaman pasar, dan kemampuan untuk berkolaborasi dengan berbagai tim. Sementara jika kamu tertarik menjadi seorang project manager, kemampuan organisasi, manajemen risiko, dan penyelesaian masalah adalah keterampilan dasar untuk menjalankan tugas project manager.Terlepas dari perbedaan tersebut, baik product manager maupun project manager sama-sama memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kesuksesan bisnis dan proyek. Ingin buat CV ATS-friendly yang profesional biar dilirik HRD? Cobain Cake untuk membuat CV Online, portofolio lamaran kerja, dan juga cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami. 100% GRATIS!--- Ditulis oleh Ita Sugiharti---
Industry & Job Overview
Jun 20th 2024

Product Manager: Pahami Skill Apa Saja yang Dibutuhkan [Soft + Hard Skills]

Pekerjaan product manager pada umumnya dibutuhkan hampir seluruh perusahaan, profesi ini memiliki peran sangat penting dalam kemajuan perusahaan. Jobdesk product manager yang utama adalah membuat inovasi produk, mulai dari menemukan ide, melakukan perencanaan, eksekusi, hingga analisa peningkatan penjualan. Walaupun tanggung jawab product manager besar, namun faktanya semakin banyak yang menginginkan peran product manager, lho. Apakah kamu salah satunya? Sebelum memulai pekerjaan product manager, cari tahu dulu yuk apa saja job desk produk manager beserta product manager skill yang dibutuhkan. Daftar isi: Product Manager itu Apa? Soft Skill Dari Product Manager Hard Skill Seorang Product ManagerApa itu Product Manager?Product manager adalah profesi yang bertanggung jawab untuk mengembangkan produk baru dari awal hingga berhasil diluncurkan ke pasar. Mengapa peran product manager sangatlah penting bagi perusahaan? Produk baru yang berhasil dibuat tentunya akan memberikan keuntungan dan kesuksesan bagi perusahaan. Tidak hanya itu, inovasi produk baru perlu terus dilakukan untuk menjamin keberlangsungan perusahaan. Job desc product manager diantara nya: Menganalisa kebutuhan apa yang saat ini ada di pasarMembuat ide untuk menciptakan produk baruTerlibat dalam pembuatan produk, mulai dari pembuatan formula hingga produk siap dijual.Menentukan harga jual produkMelakukan analisa penjualan produk dan membuat strategi pemasaran Seorang product manager diharapkan dapat memahami berbagai bidang, seperti teknologi, bisnis, UX (user experience), dan keterampilan intrapersonal. Jobdesk product manager, juga untuk berkomunikasi dengan departemen lain seperti departemen keuangan, tim sales, hingga stakeholder.Siapa itu Product Manager?Soft Skill Penting yang Diperlukan Product ManagerAda banyak sekali skill product manager yang dibutuhkan. Pertama-tama kita akan bahas mengenai product manager soft skill. 1. Pemikiran Strategis Di dalam tugas sehari-hari, product manager akan sering dihadapkan pada pilihan-pilihan yang harus diambil. Seorang product manager dituntut untuk membuat keputusan terbaik mengenai sumber daya yang dibutuhkan, alokasi waktu, strategi pemasaran, pengelolaan risiko, dll. Maka berpikir strategis adalah skill product manager yang paling penting. Cara berlatih: melakukan observasi, mencari informasi sebanyak mungkin, berdiskusi ,menanyakan pertanyaan strategis, belajar lebih banyak mendengar, serta mempertimbangkan ide lawan bicara. 2. Manajemen Waktu Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa job desk product manager tidaklah sedikit. Maka, sangat penting bagi seorang product manager untuk membagi waktu dengan bijaksana, dan menentukan prioritas proses produksi. Terlebih seiring berjalannya waktu, akan banyak tugas-tugas tambahan yang diperlukan. Dengan manajemen waktu yang baik, akan membantu pekerjaan product manager lebih efisien. Kamu bisa mengasah product manager skill ini dengan membuat jadwal kegiatan harian atau mingguan. Selain itu, susunlah skala prioritas dalam tugas yang kamu buat. Dan terakhir, ingatlah untuk bersikap disiplin dan berusaha menyelesaikan jadwal yang sudah kamu buat. 3. Kepemimpinan Product manager adalah seseorang yang akan memimpin dan mengarahkan kinerja tim untuk menyelesaikan produk yang sedang dibuat. Tidak hanya itu, peran product manager lainnya adalah memberikan semangat dan motivasi kepada masing-masing anggota tim untuk terus bekerja sama menyelesaikan tujuan. Maka, kepemimpinan sangatlah penting dalam product manager skill. Langkah yang paling efektif untuk melatih skill product manager ini adalah mengikuti kegiatan organisasi dan mengambil peran pemimpin, atau carilah contoh peran kepemimpinan yang menginspirasi kamu dan temukan hal-hal baik apa yang perlu dicontoh. 4. Interpersonal Skill Salah satu job desc product manager adalah berinteraksi dengan banyak orang, tidak hanya orang-orang di dalam tim kerja, namun juga departemen lain hingga pemangku jabatan perusahaan. Kemampuan interpersonal yang perlu dimiliki, mencakup pendengar yang baik, komunikasi, menghargai pendapat, dan kerjasama dalam tim. Untuk skill product manager ini, kamu bisa berlatih dalam kehidupan sehari-hari. 5. Fleksibilitas Menerapkan skala prioritas adalah penting dalam jobdesk product manager. Namun, kamu juga perlu bersikap fleksibel dalam hal ini. Artinya, prioritas yang dibuat harus selalu dapat mengikuti perubahan dalam bisnis ataupun fakta di lapangan. Bersikap fleksibel tentu saja akan membantu untuk menciptakan produk dengan kualitas lebih baik. Sering mendengar, berdiskusi, serta mengikuti perkembangan bisnis dapat membantu kamu lebih memahami situasi yang ada. 📚Baca Juga:Ingin Jadi Product Manager? Kenali Job Desk, Skill, Cara, dll! 6. Berkomunikasi Dengan Baik Product manager skill komunikasi mencakup komunikasi verbal dan non verbal. Kemampuan komunikasi sangatlah penting dalam menjalankan pekerjaan product manager. Setiap harinya, komunikasi diperlukan baik untuk mengarahkan anggota tim, berdiskusi mencari pendapat, berkoordinasi dengan departemen lain, melaporkan keberhasilan dan tantangan yang dihadapi kepada atasan perusahaan, dsb. Seorang product manager, diharapkan mampu berkomunikasi dengan setiap orang dengan latar belakang yang berbeda. Kamu juga bisa meminta umpan balik kepada rekan-rekan terdekat ataupun anggota dalam tim untuk mengasah kemampuan komunikasi kamu. 7. Public Speaking Hal selanjutnya yang tidak kalah penting dalam product manager skill adalah public speaking. Tanpa kemampuan ini, kamu akan mengalami kesulitan saat melakukan presentasi baik saat pitching ide, atau peluncuran produk baru. Salah satu tugas product manager adalah meyakinkan orang lain mengenai kelebihan dan perkembangan produk baru yang sedang dibuat. Kemampuan public speaking yang baik akan membuat penyampaian menjadi lebih baik, dan membuat pendengar menjadi lebih antusias. Kamu bisa berlatih sesering yang kamu bisa, baik di depan anggota tim ataupun di depan cermin. Tak lupa, kamu juga bisa merekam dan mendengar kembali untuk memperbaiki hal-hal yang kurang baik.📚 Baca Juga:10+ Tips Public Speaking Untuk Pemula Agar Tidak GugupHard Skill Penting Seorang Product Manager1. Pengetahuan Dasar Bisnis dan Teknologi Skill domain expertise yang dibutuhkan product manager adalah bisnis dan teknologi. Pengetahuan dasar mengenai istilah-istilah bisnis, serta dasar-dasar ekonomi, seperti cara promosi, presentasi produk, membuat anggaran, laporan kas, negosiasi. Selain itu, karena kamu juga akan bersinggungan dengan tim teknologi, maka sangat penting memahami dasar-dasar teknologi yang diperlukan, seperti mesin produksi, pengembangan website. 2. Internet Marketing Di era digital sekarang ini, hampir semua perusahaan telah melakukan internet marketing. Apa itu? Internet marketing adalah usaha pemasaran yang dilakukan secara online. Beberapa fitur internet marketing, diantaranya email marketing, search engine, sosial media, dan mobile advertising. Oleh sebab itu, seorang product manager wajib memahami segala bentuk usaha yang dilakukan secara online, serta berbagai fitur internet marketing. Tentunya, kamu bisa mempelajari hal ini dengan mudah secara online. 3.Kemampuan Web Development yang Dasar Pemahaman ini tidak perlu sangat detail seperti cara membuat kode atau pemrograman. Pemahaman dasar mengenai cara pengembangan web akan sangat membantu job desk product manager, terlebih saat berkoordinasi dengan tim teknik. Dalam hal ini, kamu bisa berdiskusi dengan tim teknik untuk menanyakan keterampilan apa yang paling berguna untuk diketahui, selanjutnya kamu bisa mengambil kelas online atau mencari informasi secara online. 4. Basic User Experience Memiliki pengetahuan dasar mengenai UX tentunya juga akan sangat membantu pekerjaan product manager. Jika kamu mengetahui bagaimana UX bekerja, kamu bisa dengan mudah mengkomunikasikan fitur ataupun desain yang ingin kamu tampilkan di website. 5. Riset Pasar Langkah pertama dalam job desc product manager adalah membuat ide atau konsep baru. Nah, ide yang didapat ini biasanya berasal dari riset pasar. Ketahuilah target pasar yang kamu tuju, kebutuhan apa yang saat ini diperlukan, bagaimana karakter pelanggan, dan nilai apa yang ingin kamu berikan melalui produk baru yang akan dibuat. Jika pengalaman yang kamu miliki belum cukup, tentu saja kamu masih bisa terus berdiskusi dengan tim-tim departemen lain untuk membantu kamu dalam product manager skill ini. 6. Pemecahan Masalah Skill product manager berikutnya yang wajib adalah kemampuan pemecahan masalah. Dalam menjalankan job desc product manager, tentunya kamu akan dihadapkan pada berbagai tantangan. Selain itu, pastikan bahwa produk yang ingin kamu buat juga merupakan produk yang bisa memecahkan masalah penggunanya. Bagaimana melatih product manager skill ini? Kamu bisa memikirkan masalah yang terjadi di kehidupan sehari-hari. Pikirkanlah masalah dengan jelas beserta solusi yang sekiranya tepat. Solusi-solusi yang terpikir biasanya dapat dikembangkan dengan banyaknya membaca atau melakukan banyak diskusi dengan pelanggan, pemangku jabatan, ataupun orang-orang disekitar.📚 Baca Juga:3 Contoh CV Product Manager, Siap Diterima Perusahaan!Mau buat CV product manager yang profesional seperti contoh-contoh di atas? Yuk, buat CV ATS kamu di Cake, 100% gratis!🎉Buat CV Cake adalah website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!--- Ditulis Oleh Fiorency Santoso ---
Recruitment & HR
Apr 26th 2025

Cara Membuat Jobdesk yang Efektif dan 10 Contohnya!

Salah satu hal yang wajib dan tidak boleh dilupakan saat ingin mengunggah lowongan pekerjaan adalah mencantumkan job desk pekerjaan. Penulisan job desk yang tepat bukan hanya membantumu mendapatkan kandidat yang relevan dan memiliki kualitas tinggi, namun juga akan membantu para pelamar untuk mengetahui ekspektasi perusahaan terhadap pekerjaan tersebut. Dilansir dari Journal Management, Business, dan Accounting Vol. 21 karya Nidyawati tahun 2022, job description dan kepuasan kerja berpengaruh sebesar 76% terhadap peningkatan produktivitas kerja karyawan. Artinya, penulisan job desk yang tepat dalam proses rekrutmen karyawan akan membantu para karyawan mengetahui tuntutan pekerjaannya dan menambah produktivitas yang berdampak positif untuk karyawan serta perusahaan dalam jangka panjang.Rangkuman: Penulisan job desk yang tepat tidak hanya menarik kandidat relevan, tetapi juga meningkatkan kepuasan kerja dan produktivitas hingga 76% dengan memperjelas ekspektasi dan tanggung jawab posisi.Mulailah dengan job analysis untuk memahami ruang lingkup dan kebutuhan posisi, lalu susun job desk yang ringkas namun komprehensif. Di dalamnya mencakup nama jabatan beserta profil singkat perusahaan, deskripsi tugas dan tanggung jawab, kualifikasi pendidikan, pengalaman skill (hard soft), serta kisaran gaji opsional. Sepanjang penulisan, terapkan prinsip penting seperti menghindari copy-paste, melibatkan tim untuk validasi, dan menyesuaikan gaya bahasa dengan kultur perusahaan.Artikel ini menyediakan contoh job desk untuk berbagai posisi (Administrasi, Pabrik, Manager, hingga Customer Service) dan merekomendasikan Cake AI Job Description Writer untuk membuat JD secara cepat, akurat, dan sesuai kebutuhan perusahaan.Pengertian Job DeskApa itu Jobdesk? Jobdesk (yang tepat adalah job desc) adalah petunjuk atau gambaran terhadap detail pekerjaan yang sebelumnya sudah ditetapkan. Sementara menurut Mondy dan Martocchio (2016), job desk artinya sebuah penjabaran pekerjaan yang sudah dirincikan sesuai jabatan yang telah ditentukan. Jadi, dalam cara membuat job desk, perlu disesuaikan dengan setiap jenis pekerjaan. Job desk sebuah pekerjaan isinya akan berbeda dengan job desk pekerjaan yang lain. Sebagai perusahaan atau organisasi pun penting untuk tidak hanya asal rekrut, namun mengetahui kepentingan dan manfaat posisi yang dibuka untuk pengembangan perusahaan.Manfaat Menyusun Jobdesk Setelah mengetahui definisinya, tentunya kamu juga akan bertanya apa sih manfaat dari menyusun job desk. Berikut adalah 4 manfaat yang bisa didapatkan dari menyusun job desk yang tepat:Mengalokasikan Sumber Daya Manusia yang Lebih BaikDengan cara menyusun job description yang benar, perusahaan akan terbantu untuk menilai kinerja karyawan. Apabila karyawan tidak menjalankan tugasnya dengan baik, perusahaan dapat menindaklanjuti masalah dan memastikan bahwa karyawan benar-benar bisa menjalankan job desk pekerjaan yang ditugaskan. Job desk menjadi daya ukur dalam pembentukan proses alokasi sumber daya manusia yang lebih baik, sehingga memenuhi standar perusahaan dan menjaga kinerja karyawan selama bekerja.Memberikan Pedoman yang Jelas Untuk Proses Onboarding KaryawanDengan adanya job desk pekerjaan perusahaan akan lebih mudah membimbing karyawan selama proses onboarding. Job desk dapat dijadikan acuan tentang keseharian tanggung jawab pekerjaan yang harus dilakukan, serta tools atau kelengkapan lain yang diperlukan untuk mendukung pekerjaan karyawan.Mempermudah Penilaian Performa KaryawanBiasanya akan ada periode dimana perusahaan melakukan penilaian dan evaluasi terhadap performa karyawan. Ada yang di tengah tahun, ada juga yang di akhir tahun, atau bahkan di keduanya. Membuat job desk pekerjaan akan membantu perusahaan melakukan evaluasi mengikuti tolak ukur dari job desk dan memberi penilaian yang lebih relevan terhadap kontribusi karyawan terhadap pengembangan perusahaan.Memberi Motivasi Kepada KaryawanTidak hanya untuk perusahaan, job desk juga bermanfaat untuk pelamar kerja bahkan saat sebelum menjadi karyawan. Dengan mengetahui job desk pekerjaannya, pelamar dapat menilai dirinya sendiri apakah mampu mengerjakan ekspektasi perusahaan. Setelah diterima, job desk pekerjaan membantu karyawan untuk menjaga kualitas kerjanya, bahkan membuat karyawan merasa tertantang untuk berbuat lebih banyak dalam pekerjaannya. 📚Baca juga:45+ Contoh Iklan Lowongan Pekerjaan dan Tools AI untuk Buat Cepat!Cara Membuat Job Desk yang Benar Cara Membuat Jobdesk yang BenarMembuat dan menerbitkan job desk ketika pasang iklan lowongan kerja juga tidak boleh sembarangan, kamu bisa memperhatikan 10 aspek berikut yang dapat membantumu saat ingin membuat job desk pekerjaan1. Padat, Jelas, dan Menarik Tidak hanya menulis dari sisi kebutuhan kandidat seperti apa yang perusahaan butuhkan, tapi bayangkan jika kamu pelamar kerja, lowongan pekerjaan beserta job desk seperti apa yang akan menarik perhatianmu? Keterangan pada job desk pekerjaan tidak perlu panjang lebar, cukup merangkum dengan padat dan jelas semua keperluan yang dibutuhkan perusahaan terhadap bidang tersebut. Jika panjang lebar justru akan membingungkan kandidat dan membuat mereka segan untuk mendaftar.2. Jangan Copy Paste Dengan banyaknya lowongan pekerjaan dengan bidang yang sama, tentunya kamu dapat dengan mudah menuliskan job desk pekerjaan dengan cara copy paste. Namun sebenarnya penting untuk memodifikasi kembali mengenai kebutuhan pekerjaan tersebut di perusahaanmu, penting untuk menyesuaikan job decription dengan tujuan perusahaan, level, gaji, dan lain-lain.3. Cantumkan Skill yang Diperlukan Dalam setiap bidang pekerjaan, tentunya ada soft skills dan hard skills yang wajib dikuasai namun ada juga skills yang sifatnya menjadi nilai plus jika si kandidat dapat menguasainya. Maka, bagilah kemampuan-kemampuan tersebut di lowongan pekerjaanmu, mana yang wajib, mana yang menjadi nilai plus. Dengan begitu dapat memberikan ekspektasi yang jelas ke pelamar dan membuat perusahaanmu lebih approachable.4. Perhatikan Tata Bahasa Dalam menuliskan job desk, perhatikan juga tata bahasamu, bukan dalam aspek linguistik namun dalam aspek sosial. Jangan sampai penulisan kata-kata dalam job desk pekerjaanmu menyudutkan satu organisasi tertentu, apalagi memihak suatu golongan tertentu untuk mendaftar. Kamu perlu memastikan kata-kata yang ada tidak melukai siapapun dan membuka pintu selebar-lebarnya untuk siapa saja dengan kemampuan yang sesuai untuk bergabung.5. Perhatikan 3 Faktor Spesifik Ada 3 faktor yang harus kamu bedakan ketika menuliskan job desk pekerjaan, yaitu kemampuan seorang individu dalam menguasai keterampilan yang dibutuhkan, kecocokan kandidat dengan pekerjaan tersebut, dan potensi kandidat untuk bisa berkembang dalam peran tersebut. Maka itu dari awal, sebaiknya tuliskan hal-hal yang akan dilakukan dalam rutinitas sehari-hari, bukan hanya menuliskan detail lain akan dibicarakan kembali atau sejenisnya.6. Diskusikan dengan Karyawan Saat Ini Dalam menuliskan job desk pekerjaan, perusahaan juga perlu melakukan diskusi dengan karyawan yang berada dalam tim dan bidang pekerjaan yang sama untuk mengetahui masukan dan pendapat mereka terhadap job desk yang dituliskan. Contoh saat membuat job desk untuk merekrut seorang akuntan baru, maka tanya dan diskusikan job desk saat ini dengan tim akuntansi atau rekan kerja di bidang sesama akuntansi. Hal ini akan sekaligus menjadi kesempatan untuk menambahkan pekerjaan yang belum tercantum atau mengurangi deskripsi mengenai kewajiban yang saat ini sudah tidak perlu dilakukan lagi.7. Update Job desk Secara Berkala Perbaharui isi job desk pekerjaan setiap kamu ingin melakukan rekrutmen terhadap bidang tersebut atau saat masuk ke kalender tahun yang baru. Kamu bisa mengetahui apa saja pembaharuan pekerjaan dengan bertanya ke manajer tim atau rekan kerja di bidang yang sama. Hal ini dilakukan agar keterangan yang nantinya kamu tulis dalam job desk sudah merupakan deskripsi terbaru, sehingga kandidat yang melamar pun kualifikasinya cocok dengan apa yang diharapkan perusahaan. 8. Tulis Sesuai Kultur Perusahaanmu Kadang ketika kamu ingin menulis lowongan pekerjaan, tidak jarang kamu pun melihat referensi lowongan yang serupa di portal-portal pencari pekerjaan. Namun, penting untuk tidak hanya mengikuti kata-kata dalam lowongan pekerjaan perusahaan secara harfiah. Tulislah deskripsi pekerjaan dengan gaya dan budaya perusahaanmu sendiri. Ini akan mencerminkan karakter dan nilai-nilai yang dibangun dalam perusahaan, serta menjadi daya tarik bagi para kandidat yang tertarik untuk melamar. Contohnya:Jika kamu bekerja di perusahaan yang formal seperti konsultan internasional yang memiliki banyak klien global, tidak mungkin gaya bicaramu akan sesantai saat kamu bekerja di startup. Sebaliknya, ketika kamu bekerja untuk sekolah, gaya dan kultur yang dapat di tulis di job desk akan berbeda saat kamu bekerja untuk sebuah pabrik sepatu. 9. Tonjolkan Kelebihan Perusahaanmu Semua orang suka membaca keuntungan yang bisa didapatkan ketika mereka masuk ke suatu perusahaan tertentu — employee benefit. Kamu dapat menonjolkan aspek-aspek positif serta kelebihan perusahaanmu untuk menarik para kandidat. Contoh kamu sedang menuliskan uraian pekerjaan untuk bidang product di startup E-Commerce di Indonesia, maka kamu dapat menonjolkan, misalnya, lingkungan yang suportif dan dinamis, pertumbuhan karir yang cepat, jam kerja yang fleksibel, asuransi korporat, sampai voucher belanja di E-Commerce tersebut maupun teh/kopi gratis yang disiapkan kantor.10. Buat Job Desk dari Perspektif Pelamar KerjaTentunya tidak hanya pelamar kerja yang bersaing untuk mendapatkan pekerjaan, perusahaan juga bersaing untuk mendapatkan kandidat terbaik yang sesuai dengan kualifikasi yang diinginkan. Maka itu, selain menampilkan semua job desk pekerjaan yang harus dilakukan, tanyakan ke dirimu, jika kamu sebagai pelamar kerja, kira-kira hal apa lagi yang akan menarik perhatianmu untuk melamar? Selain kelebihan perusahaanmu, kamu juga dapat mencantumkan lokasi kantor, perkiraan gaji, penghargaan yang pernah diterima, dan lain-lain untuk menarik perhatian para pelamar kerja.Expert Insight:"Seringkali, perusahaan terpaku pada satu job platform yang sudah menjadi go-to tools nya karena success rate dari proses sebelumnya. Tapi, hal ini dapat menjadi jebakan untuk kedepannya, karena tidak menjamin bahwa talent pool untuk role lain ada di job platform tersebut. Jadi, akan lebih baik jika tim recruitment / talent acquisition berkomunikasi dengan tim job platform membahas tentang talent pool di masing-masing di job platform mereka." Ray Tambunan, Senior Recruitment Consultant Cake📚Baca juga:20 Contoh Slip Gaji Karyawan Berbagai Posisi: Download Edit! Berbagai Contoh Job Description Berbagai Contoh Job DescriptionBerikut adalah beberapa contoh job desk karyawan dari berbagai bidang pekerjaan yang dapat kamu jadikan referensi sewaktu ingin menulis lowongan kerja. Tidak perlu panjang lebar, kamu dapat menuliskan contoh job description secara sederhana seperti ini: 1. Contoh Job Desk Product Manager Kami sedang mencari seorang Product Manager yang berpengalaman dan antusias dalam mengelola pengembangan produk di perusahaan teknologi. Sebagai bagian dari tim manajemen produk, Anda akan berperan penting dalam merumuskan strategi produk, merencanakan roadmap, dan mengawasi jalannya peluncuran produk.Deskripsi pekerjaan: Mengembangkan strategi produk jangka panjang dan jangka pendek, termasuk penetapan tujuan, analisis pasar dan analisis persaingan.Merencanakan dan mengelola roadmap produk, termasuk pengaturan perencanaan dan jadwal pengembangan.Berinteraksi dengan tim development, marketing, design untuk memastikan perencanaan dan pengembangan produk berjalan dengan lancar. 2. Contoh Job Desk Business Development Specialist Kami sedang mencari seorang Business Development Specialist yang berpengalaman dan profesional dalam bidang pengembangan bisnis B2B. Sebagai bagian dari tim business development, Anda akan berkontribusi untuk mencari peluang bisnis baru, membangun hubungan dengan klien-klien potensial, dan menjalin kemitraan untuk pengembangan bisnis perusahaan. Deskripsi Pekerjaan: Mencari peluang bisnis baru secara B2B untuk memperkenalkan perusahaan dan meningkatkan cakupan klien melalui berbagai metode seperti cold calling, email, atau event tertentu.Melakukan riset dan analisa untuk mengidentifikasi prospek bisnis kedepan atau melanjutkan proyek-proyek yang sudah ada dengan menarik peluang-peluang baru.Menjalin hubungan dengan klien, serta mengidentifikasi tantangan, masalah, atau potensi bisnis mereka dan menyesuaikan proposal bisnis dengan kebutuhan klien. 3. Contoh Job Desk Digital Marketing Specialist Kami sedang mencari seorang Digital Marketing Specialist yang kreatif dan mampu membawa ide baru untuk perusahaan. Jika kamu orangnya, silakan daftar, gabung bersama kami untuk bersama mengembangkan strategi pemasaran digital. Deskripsi pekerjaan: Mengembangkan dan melaksanakan strategi pemasaran digital yang efektif untuk meningkatkan visibilitas perusahaanMengelola kampanye melalui berbagai platform social, seperti media sosial, SEO, PPC, dan lain-lainMelakukan analisa terhadap kinerja kampanye dan memastikan tercapainya KPI sesuai dengan target pemasaran digital Keuntungan bekerja bersama kami: Mayoritas Gen-Z dan MillennialsJam kerja yang fleksibelUang lemburAsuransiWellness Day (setiap 3 bulan sekali) Mohon melampirkan portofolio lamaran kerja terkait proyek yang pernah dikerjakan beserta penjelasan singkat terkait proyek tersebut. 4. Contoh Job Desk Social Media Specialist Kami mencari seorang social media specialist yang mampu menjalankan dan mencapai target social media dengan menggunakan brand voice dan brand tone secara positif. Pekerjaan ini sifatnya kreatif dan dinamis, jadi tidak hanya kamu mengerjakan tugas-tugas harian, namun kamu juga boleh, bahkan sangat boleh, memberi saran dan mengatur langkah terkait segala kebutuhan social media. Deskripsi Pekerjaan: Mengelola akun media sosial perusahaan dan merencanakan konten yang menarik, kreatif, dan relevan (IG dan Tiktok)Meningkatkan keterlibatan dan pertumbuhan pengikut akun melalui strategi pemasaran sosial yang efektif, seperti penggunaan hastag, pemantauan tren, kolaborasi dengan KOL, acara di media sosial, dan lain-lainMenganalisa pertumbuhan dan kinerja media sosial serta memberi masukan terkait strategi pemasaran di media sosial seperti apa yang harus diambil untuk periode selanjutnya 5. Contoh Job Desk Content WriterKami sedang mencari seorang Content Writer berpengalaman yang dapat bekerja secara mandiri dan menghasilkan konten berkualitas. Anda akan bekerja secara full-time WFA (work from anywhere) dengan target 10-12 konten seminggu sebanyak kurang lebih 2000-2500 kata per artikel. Deskripsi Pekerjaan: Menulis konten yang menarik dan relevan untuk berbagai platform terutama pada blog dan websiteMelakukan riset mendalam terkait topik yang diberikan untuk memastikan informasi yang ditulis akuratMengoptimalkan penggunaan keyword untuk SEO dan strategi penulisan yang efektif Persyaratan: Mampu menghasilkan 10-12 konten per minggu dengan panjang kurang lebih 2000-2500 kata per artikelMenyukai bidang fintech dan mengikuti perkembangannyaOn time dalam pengumpulan tugas yang diberikanInformasi yang ditulis benar dan akurat Keuntungan: Bekerja dari mana saja (WFA)Jam kerja fleksibel Mohon melampirkan portofolio atau link terkait tulisan yang pernah dikerjakan beserta penjelasan singkat terkait tulisan tersebut. 6.Contoh Job Desk Software Engineer Kami mencari seorang Software Engineer yang berpengalaman dalam pengembangan perangkat lunak. Sebagai bagian dari tim teknologi, Anda akan berperan penting dalam merancang, mengembangkan, dan menguji solusi untuk software yang akan dibuat. Deskripsi pekerjaan: Merancang, mengembangkan, serta memelihara software sesuai dengan tujuan proyek yang akan dibuat beserta spesifikasinyaMelakukan pengujian dan debugging untuk memastikan kualitas dari suatu proyek yang diinginkan dapat berjalan secara optimalBerkolaborasi dengan tim development, analyst, product, dan tim lainnya untuk mengidentifikasi kebutuhan dan memastikan pemberian solusi yang tepat 7.Contoh Job Desk AkuntanKami sedang mencari seorang akuntan yang teliti dalam mengelola keuangan perusahaan. Anda akan bertanggung jawab untuk memastikan akurasi dan ketepatan informasi keuangan perusahaan. Deskripsi pekerjaan: Melakukan pelaporan keuangan, termasuk pencatatan transaksi, persiapan laporan keuangan bulanan, dan analisis biayaMenangani peraturan serta pemeliharaan sistem akuntansi dan memastikan data akurat dan terkiniMenerapkan kebijakan dan prosedur keuangan Persyaratan: S1 Finance/Manajemen/Akuntansi atau sejenisnya. Fresh Graduate dapat melamar pekerjaan iniPengetahuan mendalam terkait standar akuntansi dan peraturan perpajakanTeliti dan mengerti sistem akuntansi umum yang digunakan8. Contoh Job Desk HRDAnda suka pada bidang Human Resources? Mungkin Anda yang kami cari. Kami membutuhkan seorang HRD yang akan berperan penting untuk mengatur dan mengembangkan kebijakan HR untuk mendukung kinerja karyawan agar tercapainya tujuan perusahaan. Deskripsi pekerjaan: Merancang dan melaksanakan program pengembangan untuk karyawan termasuk pelatihan, seminar, workshop, courses, dan lain-lain.Mengelola dan memelihara kebijakan serta prosedur HR termasuk pengelolaan data karyawan, pengaturan ketenagakerjaan, kompensasi dan manfaat.Menjembatani masukan dari karyawan maupun manajemen serta menerapkan dan memberikan solusi terbaik untuk semua pihak.9. Contoh Job Description Desain GrafisKami membutuhkan seorang desain grafis yang kreatif dan berbakat dalam menghasilkan materi visual yang menarik dan profesional. Anda akan berperan penting untuk merancang berbagai elemen desain yang mendukung tujuan pemasaran dan komunikasi perusahaan. Deskripsi pekerjaan: Menghasilkan desain grafis yang berkualitas untuk berbagai keperluan termasuk logo, brosur, pamflet, presentasi, media sosial, dan materi pemasaran lainnyaBerkolaborasi dengan tim marketing untuk memahami konsep desain yang diperlukan dan mengembangkannya dalam bentuk visualMengikuti tren desain terkini dan menerapkan prinsip desain yang baik mencakup tata letak, warna, tipografi, serta komposisi visual Persyaratan: Minimal 2 tahun pengalaman kerja di bidang desain grafis atau industri kreatifMampu mengoperasikan Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Corel DrawMemiliki selera dan preferensi desain yang bagusBisa berbahasa InggrisAdaptif dan bisa bekerja dalam tekanan Keuntungan bekerja bersama kami: Jenjang karir yang jelasTim multinasionalOuting dan workshop karyawanAsuransi korporat + BPJS Mohon melampirkan portofolio desain grafis atau link terkait desain yang pernah dikerjakan beserta penjelasan singkat desain tersebut.10.Contoh Job Description Karyawan Pabrik (Operator Produksi) Kami mencari seorang karyawan pabrik untuk bergabung bersama kami sebagai operator produksi. Anda akan membantu kami dalam proses manufaktur, memastikan produksi yang efisien dan menjaga standar serta kualitas barang. Deskripsi pekerjaan: Mengoperasikan dan memantau mesin dan peralatan produksi sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan serta sesuai dengan pedoman keselamatan perusahaanMelakukan pemeriksaan terhadap kualitas produk untuk memastikan semua produksi berjalan sesuai spesifikasiMelaporkan masalah atau ketidaknormalan yang terjadiMembuat laporan harian terkait jalannya proses produksi harian dan menjaga kelancaran proses produksi Itu dia contoh 10 job desk kerja yang dapat kamu tiru dan modifikasi saat ingin membuat lowongan kerja yang benar dan sesuai. Dengan penulisan job desk pekerjaan yang tepat, maka kesempatanmu mendapatkan karyawan yang sesuai dan berkualitas juga semakin tinggi. Pasang GRATIS 3 lowongan kerja pertama untuk perusahaan Anda. Sortir CV rekrut kandidat berkualitas dengan mudah sekarang juga! 🎉Pasang LokerBuat Deskripsi Pekerjaan Cepat Akurat dengan AICake AI Job Description WriterMemahami peran signifikan AI pada efisiensi proses rekrutmen, Cake pun ikut memenuhi kebutuhan ini lewat fiturCake AI Job Description Writer. Employercukup memasukkankeywordterkait skill yang dibutuhkan dan memilih bahasa yang diinginkan. Dalam hitungan detik, sistem AI akan menghasilkan deskripsi pekerjaan yang terstruktur dan siap dipublikasikan. Fitur ini tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga memastikan setiapjob descriptionmencakup informasi penting yang dibutuhkan calon kandidat. Dengan demikian,employerdapat fokus pada aspek-aspek penting lainnya dalam proses rekrutmen, sementaraCake AI Job Description Writermembantu mengoptimalkan langkah awal pencarian kandidat potensial.Kesimpulan Job desk adalah rincian tugas atau kewajiban yang perlu diselesaikan dalam suatu pekerjaan tertentu. Job desk satu pekerjaan akan berbeda dengan pekerjaan lainnya.Manfaat menyusun job desk adalah untuk mengalokasikan sumber daya manusia dengan lebih baik, memberi pedoman yang jelas untuk proses onboarding karyawan, mempermudah penilaian performa karyawan, dan memberi motivasi kepada karyawan10 Cara membuat job desk yang benar adalah dengan menuliskannya secara padat, jelas, dan menarik, hindari copy paste, cantumkan skills yang diperlukan, perhatikan tata bahasa, perhatikan 3 faktor penting yang spesifik, diskusikan dengan karyawan saat ini, perbaharui job desk secara berkala, tulis sesuai kultur perusahaan, tonjolkan kelebihan perusahaan, dan buatlah dengan menggunakan perspektif pelamar kerja.Ingin mempelajari strategiemployer branding yang strategis untuk merekrut karyawan berkualitas? Dapatkaninsighteksklusif dalamebookterbaru Cake!Cakeadalah platform rekrutmen global yang menghubungkan perusahaan dengan+8 juta kandidat berkualitas.Pasang lowongan kerja gratisuntuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkanEmployer Brandinglebih efektif bersama Cake. Didukung teknologi ATSCake AIdanRecruitment Consultantprofesional, mulai temukan talenta berkualitas lebih cepat!

Karir Sales Manager: Tugas, Skill, Hingga Gajinya!

Daftar isi:Pengertian Sales Manager Tugas dan Tanggung Jawab Sales Manager Kualifikasi Sales Manager Jenjang Karir Sales Manager Cara Menjadi Sales Manager Tentunya kamu sudah tidak asing dengan istilah sales manager. Biasanya, di setiap perusahaan akan ada jabatan ini. Bahkan, posisi ini dapat dikatakan sangat penting dan krusial untuk keberlangsungan perusahaan. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia, maka sales manager disebut juga manajer penjualan. Tapi apakah cakupan kerja seorang sales manager hanya mengawasi naik turunnya penjualan? Atau sebenarnya ada tugas dan tanggung jawab lain? Simak yuk tentang pekerjaan sales manager itu sendiri, termasuk jobdesk, tugas, gaji, dan skill yang dibutuhkan seorang sales manager!📚 Baca juga:3 Contoh CV Manager Level yang Profesional dan Menarik!Apa itu Sales Manager? Pengertian Sales Management Sales Management adalah proses memimpin, mengatur, merencanakan, dan memotivasi orang atau sumber daya manusia dalam tim untuk mencapai tujuan penjualan. Ada 4 tipe dari sales management. Setiap tipe memerlukan kemampuan spesifik yang berbeda-beda tergantung dari pasar yang dituju: B2C Sales Management atau business-to-consmumer yang artinya penjualan melibatkan barang dan jasa yang dijual langsung ke konsumen. Biasanya tipe sales management ini cenderung lebih agresif dan dikenal publik.B2B Sales Management atau business-to-business yang artinya penjualan melibatkan barang dan jasa yang dijual ke bisnis lain. Penjualan B2B cenderung menyertakan produk bernilai lebih tinggi dengan siklus penjualan yang lebih panjang.Enterprise Sales Management, penjualan yang melibatkan penjualan barang atau jasa yang biasanya bersifat kompleks langsung ke perusahaan besar. Perusahaan jenis ini biasanya memiliki banyak tim sales dan sales engineers.SaaS Sales Management, perusahaan yang menjual software atau sistem dengan menggunakan teknologi tertentu. Biasanya tim penjualan dari perusahaan ini akan mencari konsumen yang merupakan sesama perusahaan atau bisnis individu yang berskala menengah keatas. Mengenal Jabatan Sales Manager Sales Manager adalah seseorang yang perlu memiliki kemampuan sales management yang baik, karena setiap keputusannya akan menyangkut pertumbuhan dan perkembangan perusahaan. Seorang manajer penjualan perlu mengelola seluruh siklus penjualan, termasuk memperkirakan dan menganggarkan pendapatan penjualan, perekrutan, pemilihan personel penjualan, dan memastikan pelatihan yang tepat serta adanya evaluasi kerja.📚 Baca juga:Sales Advisor: Tugas, Skill yang Dibutuhkan, Prospek Karir!Tugas Sales ManagerBerikut adalah beberapa tugas dari manajer penjualan di lingkup kerja: 1. Mencapai target penjualan Target penjualan yang dimaksud di sini bukan hanya target penjualan individu, namun menyangkut target penjualan dalam tim yang akan berpengaruh pada performa penjualan perusahaan secara umum pada periode tertentu. Manajer penjualan dapat membuat target penjualan tahunan dan bulanan serta evaluasi kinerja di setiap periodenya agar dapat menentukan langkah yang tepat demi mencapai target penjualan tersebut. 2. Menyusun strategi sales ekspansi bisnis Tugas sales manager yang berikutnya adalah melakukan koordinasi dengan divisi-divisi yang terlibat untuk menyusun strategi penjualan pada periode tertentu. Misal perusahaan memiliki kampanye idul fitri, maka manajer penjualan dapat menyelipkan langkah untuk mendapatkan penjualan di kampanye tersebut. Selain itu, sales manager juga bertugas untuk melihat peluang bisnis baru pada lokasi tertentu atau proyek tertentu. Jika terdapat prospek yang bagus, manajer penjualan dapat mengajukan proposal atas pengembangan produk atau ekspansi bisnis ke country manager atau general manager. Ketika datang ke sebuah acara, manajer penjualan juga perlu membangun relasi untuk menambah potensial konsumen dan kerjasama bisnis di kemudian hari.📚 Baca juga:Sales Promotion: Pengertian, Tujuan, Contoh, Strategi 3. Membuat anggaran Sales manager perlu menentukan anggaran yang akan digunakan selama periode tertentu. Misalnya dalam setahun, proyek mana yang menjadi proyek utama dengan anggaran yang lebih besar, dan proyek mana yang harus disesuaikan budgetnya. Selain itu juga perlu jeli untuk menentukan apakah suatu proyek harus diambil atau tidak, karena tentunya seiring bisnis yang berjalan dan berkembang, akan ada banyak tawaran untuk kerjasama dan kolaborasi. 4. Melatih dan mengawasi tim penjualan Tugas dari seorang sales manager bukan hanya untuk memberikan target penjualan kepada anak buahnya, namun juga membantu setiap karyawan yang ada dalam tim agar targetnya dapat tercapai. Manajer penjualan perlu mengadakan pelatihan ketika ada pembaharuan terhadap sistem, regulasi, atau hal lain yang perlu diperhatikan terkait penjualan. Selain itu, manajer penjualan juga perlu mengecek proyek yang dikerjakan bawahannya, seperti melakukan review terhadap presentasi yang dibuat, melakukan one-on-one untuk mengetahui kinerja dan keadaan bawahannya secara fisik maupun mental, serta memberi motivasi kepada tim nya sehingga dapat memacu semangat untuk mencapai tujuan penjualan bersama. 5. Menangani keluhan konsumen Seorang manajer penjualan baik branch sales manager hingga regional sales manager perlu turun tangan ketika ada keluhan dari konsumen terkait penjualan yang belum terselesaikan oleh tim dan memberikan solusi yang sesuai dengan aturan perusahaan. Ketika keluhan tersebut tidak dapat diselesaikan sendiri, manajer penjualan juga dapat bertanya kepada divisi lain seperti marketing manager, product manager, sampai dengan finance untuk dapat menangani keluhan tersebut. Skill yang Harus Dikuasai Sales ManagerBerikut ada beberapa skill yang dibutuhkan sales manager: 1. Kepemimpinan Sebenarnya skill ini bukan hanya dibutuhkan manajer penjualan saja, melainkan semua orang yang ada di posisi manajer. Ketika berada di level manajer, tanggung jawabmu bukan hanya tentang bagaimana kamu mampu memberi performa yang baik untuk perusahaan, tetapi bagaimana membawa tim-mu bersama mencapai tujuan perusahaan, dalam hal ini, mencapai tujuan penjualan. 2. Komunikasi yang efektif Semua orang bisa berkomunikasi, namun tidak semua orang memiliki skill komunikasi yang efektif. Skill ini dibutuhkan karena pada level manajerial, seorang manajer penjualan bukan hanya berurusan dengan timnya sendiri, namun juga dengan manajer dan karyawan dari divisi lain, begitu juga dengan petinggi perusahaan, klien, maupun vendor eksternal. Dengan cakupan yang luas ini, maka diharapkan seorang manajer penjualan memiliki cara penyampaian pesan yang jelas, mudah dimengerti, dan berintegritas. 3. Membuat plan dan strategi penjualan Pada tahap manajerial, kamu akan dituntut untuk dapat membuat plan dan strategi penjualan yang akan diterapkan pada suatu periode. Strategi ini dapat ditentukan dari performa penjualan di periode sebelumnya, atau dari pengalaman terhadap kampanye yang sama, atau dari penyesuaian budget perusahaan. Plan dan strategi penjualan akan membantumu untuk menentukan ekspektasi yang realistis terhadap proyekmu dan apa yang perlu dipersiapkan untuk mencapai hasil terbaik. 4. Pelatihan Skill yang harus dimiliki seorang sales manager selanjutnya adalah bagaimana memberi pelatihan kepada bawahannya. Ketika ada anak baru di timmu, atau ketika ada aturan atau regulasi baru yang berubah, sebagai manajer, kamu menjadi orang pertama yang perlu mengetahui dan memahami hal tersebut sehingga kamu dapat mengajarkan ke bawahanmu dan menjawab pertanyaan mereka. Untuk melakukan hal tersebut, kamu perlu skill untuk dapat memberi pelatihan yang baik kepada orang lain, bagaimana membuat seseorang mengerti dan paham maksud dan arah yang diinginkan perusahaan. 5. Analisa Seorang manajer penjualan harus mempunyai skill analisa yang baik, karena mereka akan sering berurusan dengan data penjualan. Contoh ketika penjualan sedang menurun di bulan tertentu, maka perlu dilakukan analisa mengapa hal tersebut dapat terjadi dan bagaimana cara untuk menaikkan penjualan kembali di bulan depan. Atau ketika angka penjualan sedang tinggi karena kampanye tertentu di tahun lalu dan perusahaan berencana ingin membuat kampanye yang sama di tahun ini, maka seorang manajer penjualan perlu memahami keinginan pasar ditahun ini dan membuat promosi harga dari sisi penjualan yang mendukung dengan budget perusahaan. 6. Mau mendengar Seorang pemimpin harus mau mendengar. Sebagai bawahan, ketika atasanmu mau mendengar opinimu dan mempertimbangkan saranmu, maka kamu akan merasa dihargai, bukan? Maka ketika kamu ada di posisi manajer penjualan pun, kamu perlu mau mendengar masukan dan saran dari bawahanmu, begitu juga dari vendor atau klien yang bekerja denganmu. Mendengar tidak berarti harus selalu setuju dengan pendapat orang yang memberi saran. Mau mendengar berarti mau menyediakan waktu untuk memberi konsiderasi dan memikirkan setiap opini karena siapa tahu perspektif tersebut diperlukan untuk menyempurnakan rancangan atau strategi yang ada. 7. Bersosialisasi untuk prospek bisnis Pekerjaan sales manager juga menuntutmu untuk bisa bersosialisasi demi prospek bisnis perusahaan. Artinya, kemanapun kamu pergi, kamu menjadi wakil perusahaan untuk tidak melewatkan peluang kerjasama, kolaborasi, sponsor, promosi khusus atau hal lain yang mungkin berguna untuk pertumbuhan penjualan. 8. Pemecahan masalah Skill terakhir yang perlu dimiliki sales manager adalah pemecahan masalah. Tentunya ketika bekerja, pasti akan ada masalah yang muncul. Maka sebagai manajer penjualan, kamu perlu memiliki kecerdasan pemecahan masalah yang tinggi untuk menimbang dan memikirkan dampak yang akan terjadi sebelum membuat keputusan. Jangan sampai kamu bingung untuk memecahkan masalah dan performa bawahanmu menjadi imbasnya. Karier Sales Manager Gaji Sales Manager Sales manager rata-rata memiliki gaji di kisaran Rp 15.000.000 - Rp 25.000.00, belum termasuk insentif atau bonus penjualan ketika berhasil mencapai target. Biasanya, perusahaan akan memberikan apresiasi tambahan jika kinerja sales manager selalu di atas rata-rata dan berhasil untuk meningkatkan pertumbuhan pendapatan perusahaan. Jenjang Karir Sales Manager Berikut beberapa jenjang karir yang dapat digeluti oleh seorang manajer penjualan: Sales executive, merupakan seseorang yang bertanggung jawab atas strategi penjualan perusahaan secara keseluruhan. Sales executive akan dituntut untuk terus berpikir cara menaikkan pendapatan perusahaan dan meningkatkan pertumbuhan perusahaan.Director of Sales, merupakan direktur dari bidang penjualan itu sendiri. Artinya kamu akan memiliki tugas untuk mengelola semua bagian terkait penjualan dan bertanggung jawab penuh untuk naik turunnya penjualan perusahaan. Tentunya, gaji yang ditawarkan untuk posisi ini juga sangat menggiurkan. Sudah Siap Menjadi Sales Manager? Setelah membaca pengertian, tugas, skill, dan gaji dari sales manager, apakah kamu semakin tertarik untuk dapat mencapai posisi ini? Berikut adalah contoh dari CV yang dapat menjadi referensimu saat melamar untuk posisi ini!Contoh CV Sales Manager - Dibuat di Cake Yuk sekarang buat juga CV sales manager-mu menggunakan Cake! Kami menyediakan lebih dari 500+ contoh CV untuk membantumu apply ke job impianmu! 🎉 Buat CV --- Ditulis Oleh Leony Jardine ---
Industry & Job Overview
Mar 13th 2023

Ingin Jadi Sales Executive? Kenali Tugas, Gaji, Hingga Syaratnya [+CV]

Daftar Isi:Pengertian Sales Executive Tugas dan Tanggung Jawab Sales Executive Keterampilan yang Harus Dimiliki Sales Executive Jenjang Karier Sales Executive Cara dan Syarat untuk Menjadi Sales Executive 5 Skill WajibSales Executive Peran utama sales executive atau eksekutif penjualan adalah menjual produk dan layanan perusahaan kepada individu, bisnis, dan organisasi pemerintah, baik tingkat domestik, internasional, atau kombinasi keduanya. Selain mendekati pelanggan potensial dengan tujuan memenangkan bisnis baru, seorang sales executive akan berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan klien yang sudah ada, mendapatkan bisnis yang berulang jika memungkinkan. Sales eksekutif harus menjaga hubungan dengan klien saat ini dan membangun serta memelihara hubungan dengan klien baru. Agar mengetahui lebih jelas terkait, apa itu sales executive? Apa saja tugas dan tanggung jawab sales executive? Seperti apa keterampilan yang harus dimiliki sales executive? Bagaimana jenjang karier sales executive? Serta, apa syarat dan bagaimana menjadi sales executive? Mari kita simak!Apa itu Sales Executive? Sales executive adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk membantu membangun bisnis dengan mengidentifikasi prospek bisnis baru dan menjual produk kepada pelanggan. Selain itu, sales executive juga harus mengasah dan meningkatkan keterampilan dengan menghadiri kelas, seminar atau lokakarya. Sales esksekutif dikenal sebagai perwakilan penjualan, konsultan penjualan, manajer wilayah, atau perwakilan pengembangan bisnis, eksekutif penjualan biasanya beroperasi dalam salah satu dari dua kategori utama penjualan: Business to Business, atau bisnis ke bisnis (B2B).Business to Customer or consumer, atau bisnis ke pelanggan atau konsumen (B2C). Apa Tugas Seorang Sales Executive? Tugas sales executive bertanggung jawab untuk mempromosikan dan menjual produk dan layanan kepada pelanggan. Sales eksekutif terhubung dengan pelanggan potensial (baik individu atau bisnis) dan menjelaskan manfaat produk/layanan mereka, untuk mendapatkan kesepakatan pembelian. Biasanya, pekerjaan sales executive diberikan target penjualan, sehingga pekerjaan sales executive diharuskan melakukan penjualan dalam jumlah minimum setiap bulan, kuartal, atau tahun. Agar lebih mudah memahami, berikut ini jobdesk sales executive yang dibagi berdasarkan B2B dan B2C: Tugas Sales Executive B2B Sales executive B2B adalah seorang profesional yang mencari dan membangun hubungan dengan pembuat keputusan perusahaan untuk menjual produk atau layanan. Adapun tugas sales executive B2B adalah: Membangun hubungan kerja yang baik.Memahami kebutuhan pelanggan bisnis.Melakukan penelitian pasar dan produk terkait.Mempresentasikan produk atau layanan secara menguntungkan dan dengan cara profesional yang terstruktur secara tatap muka. Tugas Sales Executive B2C Sales executive B2C menjual kepada konsumen yang mungkin membutuhkan, menginginkan, dan bisa mendapatkan keuntungan atau memiliki cukup uang untuk membeli produk atau layanan mereka. Beberapa karir sales executive B2C yang populer meliputi penjualan properti, penjualan mobil, dan ritel. Berikut ini jobdesk sales executive B2C, yaitu: Mendengarkan kebutuhan pelanggan dan menyajikan dengan tepat untuk melakukan penjualan.Memelihara dan mengembangkan hubungan dengan pelanggan yang sudah ada secara langsung dan melalui panggilan telepon dan email.Melakukan cold call untuk mengatur pertemuan dengan pelanggan potensial untuk prospek bisnis baru.Menanggapi email masuk dan pertanyaan telepon.Bertindak sebagai kontak antara perusahaan dan pasar yang ada dan potensial.Menegosiasikan ketentuan perjanjian dan menutup penjualan.Mengumpulkan informasi pasar dan pelanggan.Menantang berbagai macam keberatan dengan maksud untuk membuat pelanggan membeli produk mereka.Memberi saran tentang pengembangan produk yang akan datang dan mendiskusikan promosi khusus.Membuat dokumen proposal terperinci, seringkali sebagai bagian dari proses penawaran formal, yang sebagian besar ditentukan oleh calon pelanggan.Memeriksa jumlah barang yang dipajang dan stok.Membuat perhitungan biaya yang akurat dan cepat serta memberikan penawaran harga kepada pelanggan.Skill yang Dibutuhkan Sales Executive Berikut adalah daftar keterampilan atau skill penting yang dapat membantu sales executive menyelesaikan tanggung jawabnya dengan lebih efektif: ✅Perencanaan Penjualan Seorang sales executive bertanggung jawab untuk mengembangkan dan menerapkan rencana penjualan tim, sering kali bermitra dengan pemimpin lain dalam penjualan dan di seluruh organisasi. Saat memetakan rencana penjualan, sales eksekutif mempertimbangkan tujuan jangka panjang dan jangka pendek. Sehingga, sales executive juga memahami apa yang berhasil di masa lalu dan dapat menjelaskan area yang perlu ditingkatkan untuk mencapai sasaran penjualan di masa mendatang. ✅Hubungan Klien dan Keterampilan Interpersonal Sales executive harus memahami cara berkomunikasi dengan mitra bisnis potensial tentang kesepakatan dan menutup penjualan.Karena menjaga relasi dengan klien adalah hal yang penting, selain untuk keuntungan perusahaan, namun juga untuk membuka relasi atau hubungan yang lebih besar lagi. Selain itu, sales executive perlu mengetahui cara memulai rapat dengan memimpin percakapan, menjalin kontak, dan mendorong diskusi produk. Penting juga bagi sales eksekutif untuk memahami bagaimana berjejaring untuk menemukan mitra potensial dengan sering mengambil bagian dalam rapat, lokakarya organisasi, dan acara lainnya untuk bertemu dan mendiskusikan proyek dengan calon mitra bisnis. ✅Perangkat Lunak CRM Software Customer Relationship Management (CRM) atau perangkat lunak manajemen hubungan pelanggan, dapat membantu sales executive memahami perjalanan pembeli atau klien mulai dari mencari calon pembeli hingga membeli suatu barang. Meskipun CRM adalah bidang manajer hubungan pelanggan, alat ini merupakan sumber data penting untuk menentukan, melaksanakan, dan melacak kinerja strategi penjualan. Perangkat lunak CRM dapat membantu mengidentifikasi masalah berulang yang ingin diselesaikan pelanggan dengan produk atau layanan perusahaan. Selain itu, CRM juga dapat memberikan wawasan tentang fitur dan fungsi spesifik yang diinginkan pelanggan dan titik harga ideal yang dapat menjadikan mereka pelanggan setia bisnis. Wawasan dari perangkat lunak CRM dapat membantu sales eksekutif mengembangkan rencana penjualan yang berkinerja lebih baik yang melibatkan pelanggan dan prospek pada platform pilihan mereka dan dalam bahasa favorit mereka, menghasilkan lebih banyak konversi dan pendapatan yang lebih tinggi.✅Keterampilan Numerik Sales executive membutuhkan kenyamanan bekerja dengan angka. Tugas sales eksekutif tidak hanya menetapkan kuota untuk tim mereka, tetapi mereka juga menilai kinerja dan melacak berbagai parameter untuk mengukur keberhasilan strategi mereka. Sales executive sering menyiapkan laporan keuangan dan menggunakan data dari dokumen tersebut untuk perencanaan dan pengambilan keputusan. Maka memiliki kemampuan matematika tingkat tinggi dapat meningkatkan kemampuan sales executive untuk membuat keputusan yang didukung data, mengukur kinerja, dan asumsi yang benar tentang strategi penjualan dan penerapannya. ✅Energetik Energi, antusiasme, dan sikap positif dapat sangat membantu dalam menjalin hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Kita terkadang meremehkan kekuatan sikap dan tingkat energi kita saat melakukan penjualan, dan pelanggan menghargai pendekatan positif dari kita lebih dari yang disadari. Seseorang yang memiliki level energi yang tinggi dan memiliki sikap positif terhadap kemampuan mereka dapat membuat mereka terus maju bahkan ketika menghadapi penolakan dan kemunduran.Prospek Karier Sales Executive 💰Gaji Sales Executive Dikutip dari gokampus.com, sampai saat ini belum ada standar tetap untuk menentukan gaji seorang sales executive. Hal ini dikarenakan perusaahan maupun barang yang ditawarkan setiap sales executive berbeda-beda, selain itu terkait pula dengan upah minimum kerja (UMR). Akan tetapi, pada umumnya rata-rata gaji sales executive berkisar 4-15 juta rupiah perbulan. 💡 Berikut ini kisaran gaji sales executive berdasarkan industri tempat bekerjanya: Industri otomotif: 5-8 juta rupiah perbulan.Industri manufaktur: 7,5-12 juta rupiah perbulan.Industri logistik dan pergudangan: 9-13 juta rupiah perbulan.Industri trading: 9-15 juta rupiah perbulan.Industri konstruksi: 10-15 juta rupiah perbulan.Industri e-commerce: 13-15 juta rupiah perbulan.Industri petrokimia: 14-43 juta rupiah perbulan. Sales executive memiliki banyak potensi pertumbuhan karir. Banyak sales executive memiliki kinerja tinggi akhirnya naik untuk memimpin tim penjualan dan bahkan seluruh departemen penjualan sebagai Manajer Penjualan atau Product Manager. Penjualan berhubungan langsung dengan pertumbuhan dan profitabilitas perusahaan, sehingga kinerja yang sangat baik di bidang ini tidak akan luput dari perhatian. Banyak juga Manajer Umum (General Manager) dan CEO memiliki latar belakang penjualan. Pengetahuan mendalam mereka tentang produk dan klien perusahaan membuat mereka sangat berkualitas untuk membuat keputusan bisnis terbesar di perusahaan. 💼 Jenjang Karier Sales Executive Ingin mulai mengejar jalur karir sebagai sales executive? Berikut ini tingkatan posisi pada sales executive berdasarkan keahlian dan pengalaman: Junior level (1-3 tahun pengalaman):Junior Sales ExecutiveMid-level (4-8 tahun pengalaman): Senior Sales Executive, Sales Manager, Product Manager, Regional ManagerSenior level (≥8 tahun): VP untuk Sales/Penjualan, General Manager, Chief Executive Officer Selain itu, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum terjun jadi sales executive, terutama terkait hard skill dan soft skill: Hard skillPengetahuan produkKomunikasi bisnisPengetahuan tentang solusi perangkat lunak bisnis umumPenjualan media sosialSoft skillMembangun hubunganBerpikir kritisEmpatiKecerdasan emosionalMendengarkan secara aktifGrowth mindsetKepercayaan diriKemampuan beradaptasiKetangguhan ⚠️ Selain hard skill dan soft skill, perlu diketahui bahwa persaingan di dunia sales cukup keras. Bagi kamu yang tertarik bekerja sebagai sales executive, harus mempertimbangkan matang-matang, karena: Persaingan di dunia industri yang cukup berat.Harus siap gagal atau kehilangan pelanggan dan segera mencari solusi agar tidak merugikan perusahaan.Lingkungan kerja yang dinamis.Hampir kebanyakan sales executive didominasi oleh pria. Tips untuk Menjadi Sales Executive1. Menempuh Pendidikan Biasanya, seorang sales executive minimal bergelar sarjana. Adapun gelar sarjana sales executive bervariasi, tetapi perusahaan lebih suka calon sales executive yang sudah menyelesaikan kursus statistik, pemasaran, matematika, keuangan, akuntansi, ekonomi, manajemen, dan hukum bisnis. 2. Memiliki Pengalaman Kerja dalam Bidang Manajemen Pengalaman kerja biasanya lebih penting daripada pendidikan. Seringkali, sales executive akan memiliki setidaknya lima tahun pengalaman di lapangan atau pengalaman penjualan industri. Selain itu, beberapa sales executive juga memiliki satu sampai tiga tahun pengalaman manajemen. Biasanya, seorang sales executive dapat naik jabatan, karena berasal dari pekerjaan yang berkaitan dengan penjualan, seperti agen pembelian, perwakilan manufaktur atau penjualan grosir, atau pekerja penjualan eceran, yang kemudian dipromosikan menjadi manajer penjualan secara internal dan, akhirnya, menjadi direktur penjualan.3. Buat CV Sales Executive MenarikContoh CV Sales Executive -- Dibuat di Cake Cake menyediakan 50+ template CV ATS Friendly online yang mudah dan menarik untuk dibuat, GRATIS! Yuk, buat CV kamu sekarang!🎉 Buat CVKesimpulan Sales eksekutif adalah seorang profesional yang menetapkan tujuan penjualan tahunan untuk perusahaan dan bekerja untuk mencapainya dengan bantuan Manajer Penjualan dan Rekan Penjualan.Tanggung jawab sales executive mencakup menemukan dan mengejar prospek penjualan baru, menegosiasikan kesepakatan, menjaga kepuasan pelanggan, menganalisis laporan dan survei pelanggan, menyiapkan anggaran dan prakiraan untuk tahun atau kuartal mendatang, dan menentukan harga barang yang dijual.Ciri-ciri sales executive yang baik adalah berempati, fokus, optimisme, dan memiliki rasa tanggung jawab. --- Ditulis oleh Anggraeni Kumala Dewi ---
Recruitment & HR
Apr 24th 2025

Job Description: Pengertian, Fungsi, dan 15 Contohnya

Job description adalah elemen kunci dalam iklan lowongan pekerjaan yang turut menentukan kualitas kandidat yang akan melamar di suatu perusahaan. Untuk menarik kandidat berkualitas, HR perlu menyusun job description secara singkat tapi tetap memuat informasi penting tentang posisi yang dibuka. Meski terlihat sederhana, penulisan job description wajib memperhatikan banyak aspek, termasuk format, gaya bahasa, transparansi, serta kejelasan tugas dan kualifikasi. Di artikel ini, Cake akan membagikan penjelasan seputar pengertian, fungsi, dan contoh job description yang dapat kamu gunakan sebagai referensi. Mari simak selengkapnya!Apa itu Job Description? Apa itu Job Description?Berasal dari bahasa Inggris, job description artinya deskripsi pekerjaan. Job description adalah penjelasan garis besar tentang tugas, tanggung jawab, dan kualifikasi yang dibutuhkan untuk mengisi suatu posisi atau jabatan. Job description menjadi bagian inti dari lowongan pekerjaan karena memberi gambaran yang jelas tentang ekspektasi calon karyawan yang diinginkan oleh perusahaan. Selain itu, job description juga membantu perusahaan menarik kandidat yang tepat. Setiap lowongan kerja, baik digital maupun konvensional, memuat deskripsi pekerjaan. Dikutip dari LinkedIn Talent Solutions, job description idealnya terdiri dari beberapa bagian termasuk: Nama posisi atau jabatanRingkasan pekerjaanDaftar tugas dan tanggung jawabKualifikasi skill, pendidikan, dan pengalaman profesional yang diharapkanGaji/benefitKetentuan kerja Penyusunan job description dalam lowongan kerja umumnya dilakukan oleh tim HR dan manajer atau user yang bertanggung jawab langsung atas posisi yang dibuka. Keterlibatan manajer dalam penyusunan bertujuan agar job description yang dihasilkan relevan dengan kebutuhan operasional perusahaan dan mampu menjaring kandidat yang tepat. 📚 Baca juga:Cara Membuat Jobdesk yang Efektif dan 10 Contohnya!Fungsi Job Description Fungsi Job DescriptionJob description memiliki fungsi krusial dalam rekrutmen karyawan. Dilansir dari SHRM, job description yang baik membantu perusahaan mendapat karyawan berkualitas untuk mengisi posisi atau jabatan yang dibutuhkan. Secara lebih rinci, berikut 5 fungsi utama job description: 1. Mendefinisikan Tugas, Kualifikasi, dan Tanggung Jawab Fungsi utama job description adalah mendefinisikan tugas, kualifikasi, dan tanggung jawab untuk peran atau posisi yang dibuka. Dengan begitu, kandidat memiliki acuan untuk memahami pekerjaan yang akan dilamar serta mengetahui ekspektasi perusahaan. 2. Menarik Kandidat Berkualitas Job description berfungsi menarik kandidat berkualitas yang tepat untuk mengisi posisi yang dibutuhkan rekruter. Deskripsi yang rinci membantu menyaring kandidat yang paling sesuai sekaligus memberi gambaran jelas tentang budaya kerja dan peluang karir yang ditawarkan. 3. Transparansi Proses Rekrutmen Job description memberikan informasi penting tentang kriteria seleksi, persyaratan, gaji, dan benefit. Hal ini menjadi dasar transparansi rekrutmen bagi kandidat yang dapat meminimalisir kesalahpahaman dan kecurigaan terhadap potensi kecurangan selama proses seleksi. 4. Membantu Penyusunan Kontrak Kerja Daftar tugas, tanggung jawab, dan kualifikasi dalam job description berfungsi sebagai acuan bagi tim HRD untuk menyusun kontrak kerja kandidat karyawan. Tim HRD dapat menyusun hak, kewajiban, dan tanggung jawab pihak perusahaan dan karyawan secara adil sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. 5. Mendukung Evaluasi Kinerja Job description memberikan tolak ukur yang jelas bagi HRD dalam menyusun evaluasi kinerja karyawan. Rincian tugas dan tanggung jawab pada job description memungkinkan HRD menetapkan standar kinerja yang objektif dan terukur untuk dipenuhi karyawan.📚 Baca juga:10 Situs Pasang Iklan Lowongan Kerja Gratis 2024 Terbaik di Indonesia Fungsi Job DescriptionJob description dan job specification adalah dua istilah yang kerap muncul dalam lowongan kerja. Meski sekilas terlihat sama, ada perbedaan mendasar antara job description dan job specification. Penjelasan job description berfokus menjabarkan tanggung jawab, tugas, dan peran yang harus dijalankan karyawan dalam sebuah perusahaan. Sementara job specification berfokus menjelaskan persyaratan dan kualifikasi keterampilan, pendidikan, dan pengalaman yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab pekerjaan. Dilihat dari tujuannya, job description bertujuan mendefinisikan ekspektasi dan ketentuan yang diterapkan perusahaan terhadap suatu posisi pekerjaan. Sedangkan tujuan penyusunan job specification adalah mendapatkan kandidat yang sesuai dengan standar kualifikasi yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas dalam posisi tersebut.Apa Perbedaan Job Description dan Job Specification? 📚 Baca juga:10 Situs Pasang Lowongan Kerja Gratis 2024Cara Membuat Job Description dengan MudahJika ingin membuat job description dengan mudah dan cepat, Anda bisa memanfaatkan teknologi AI yang dapat membaca profil posisi yang dicari dan kualifikasi yang dibutuhkan. Salah satu rekomendasi platform AI recruitment adalah AI CakeJDWriter.Fitur ini membantu perusahaan dalam membuat deskripsi pekerjaan berkualitas tinggi dengan cepat. Anda bisa memasukkan kata kunci spesifik dan bisa langsung mendapatkan deskripsi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan posisi yang diinginkan.Cake AI JDWriter15 Contoh Job Description untuk Berbagai Posisi 15 Contoh Job Description untuk Berbagai PosisiPenyusunan job description akan lebih mudah jika Anda memiliki referensi tentang deskripsi pekerjaan serupa di industri yang sama. Untuk memperkaya referensi, berikut Cake bagikan 15 contoh dan template job description di berbagai bidang pekerjaan. Contoh Job Description Business Development Dengan pengalaman luas di industri asuransi, MaxLife berfokus membantu masyarakat mendapatkan hasil maksimal kehidupan. Kami berkomitmen mewujudkan solusi asuransi yang inovatif dan komprehensif untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan klien. Tujuan perusahaan kami adalah menjadi mitra terpercaya dalam perencanaan keuangan dan perlindungan asuransi, memastikan setiap individu dan keluarga dapat meraih keamanan dan kesejahteraan. Tugas dan Tanggung Jawab Mengembangkan peluang bisnis dan kemitraan baruMenjalin hubungan jangka panjang dengan mitra bisnis, klien, dan pemangku kepentingan lainnyaMenyiapkan proposal, negosiasi kontrak, dan presentasi yang menarik bagi calon mitra bisnisBerkoordinasi dengan departemen lain untuk mengembangkan solusi strategis untuk mencapai tujuan pertumbuhan bisnisMengembangkan sales plan untuk aktivasi, insentif, materi promosi, dllMelaporkan hasil pencapaian target dan memberikan rekomendasi strategi kepada manajemenMelakukan riset pasar untuk mengidentifikasi tren asuransi dan peluang ekspansi Kualifikasi Minimal lulusan S1 dalam bidang ekonomi, bisnis, pemasaran, manajemen, atau jurusan lain yang relevan.Pengalaman minimal 3 tahun di bidang business development, diutamakan di sektor industri asuransiMemiliki pengalaman yang baik tentang industri asuransi, produk asuransi, dan peraturan terkait.Kemampuan analisis pasar, komunikasi, presentasi, dan negosiasiMampu bekerja secara mandiri maupun dalam timBerpengalaman mengembangkan kemitraan bisnis menjadi nilai tambahBerorientasi pada pencapaian target dan hasil yang optimal Gaji dan Benefit Gaji kompetitifAsuransi kesehatan dan ketenagakerjaanTunjangan kinerja kompetitifPelatihan pengembangan skillLiburan bersama perusahaan Contoh Job Description Project Manager Posisi: Project Manager Full-Time Kami mencari seorang Project Manager berpengalaman yang mampu memimpin dan mengelola proyek secara efektif. Sebagai Project Manager, Anda akan mengawasi dan melaksanakan berbagai proyek untuk memastikan penyelesaiannya sesuai dengan waktu dan anggaran yang telah dialokasikan. Kandidat harus memiliki pengalaman dalam mengelola tim dan mampu berkomunikasi dengan anggota tim serta pemangku kepentingan secara efektif. Tugas dan Tanggung Jawab: Memimpin dan mengelola proyek dari inisiasi hingga penutupan, memastikan proyek berjalan lancar sesuai dengan ruang lingkup, jadwal, dan anggaran proyek.Mengembangkan dan memelihara rencana proyek, jadwal, sumber daya, dan anggaran.Memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi yang efektif antara anggota tim.Mengkomunikasikan status proyek, risiko, dan masalah kepada pemangku kepentingan.Mengidentifikasi dan mengatasi masalah proyek, menerapkan solusi efektif untuk meminimalkan dampak pada hasil proyek. Kualifikasi: Gelar Sarjana di bidang teknik, manajemen, dan jurusan lain yang relevan.Pengalaman minimal 5 tahun sebagai Project ManagerBerpengalaman menangani peluncuran produk baru dan pengembangan produk baru.Mempunyai keterampilan kepemimpinan dan komunikasi yang kuatBersedia ditempatkan di kantor pusat Proses Rekrutmen: CV screeningInterview HRDTes Keterampilan teknis dan manajemen proyekInterview UserTes medisOffering Siap menarik talenta berkualitas? Mulai bangun employer branding Anda lebih efektif dengan Cake sekarang juga! 🎉Mulai Sekarang Contoh Job Description Account Executive dalam Bahasa Inggris Position: Account Executive Get to Know Our Team As an Account Executive (AE), you will work as part of a collaborative team focused on driving sales and building strong client relationships. The Account Executive team works closely with the marketing, creative, and operations departments to ensure seamless communication and execution of client projects. Together, we aim to deliver exceptional service, exceed sales targets, and provide tailored solutions that meet the unique needs of each client. Get to Know the Role Prepare sales forecasts and budgetsBuild and maintain long-term relationships with clientsCollaborate with the sales and marketing teams to identify new business opportunities and upsell services to existing clients.Analyze consumer behavior, market insight, field situation, and market trend in their territoryManage the full sales cycle from lead generation to closing, consistently meeting or exceeding sales targetsHandle client inquiries and resolve issues promptly to maintain positive relationships and achieve client satisfaction What Will You Need Bachelor’s degree in any field with a minimum GPA of 3.00.1-3 years experience as an Account Executive.Excellent communication, presentation, and influencing skills across all levels of an organization.Strong capability in explaining the unique features of products and services.Excellent verbal and written communication in Bahasa Indonesia and English.Professional appearance, with a dynamic personality, integrity, and the ability to work under pressure and manage multiple tasksSolid track record in developing client-focused, differentiated, and actionable sales solutions Contoh Job Description Data Analyst Posisi: Data Analyst Tugas dan Tanggung Jawab Ekstraksi data dari berbagai sumber ke dalam format database, BI Tools, Excels, dll.Melakukan analisis tren dan data untuk mendukung keputusan bisnis strategis.Membuat laporan dengan visualisasi data yang mudah dipahami.Bekerja sama dengan tim manajemen, pemasaran, dan operasional untuk memenuhi kebutuhan data dan memberikan rekomendasi berbasis analisis.Mengembangkan dan mengelola sistem pelaporan data yang akurat dan terorganisir.Menghasilkan insight yang bermanfaat bagi pemangku kepentingan. Kualifikasi Gelar sarjana Statistik, Matematika, Ilmu Komputer, Ekonomi, atau bidang terkait.Pengalaman 1 - 2 tahun sebagai data analyst atau di posisi analitik serupa.Menguasai alat analisis data seperti Microsoft Excel, SQL, Power BI, dan software statistika lain.Terbiasa melakukan query, pembuatan report, dan presentasi.Keterampilan komunikasi yang baik untuk menyampaikan analisis kepada tim non-teknis.Mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim.Keterampilan yang kuat dalam analisis kuantitatif dan problem solving. Contoh Job Description Social Media Specialist Sebagai Social Media Specialist, Anda akan bertanggung jawab merancang strategi media sosial, membuat konten yang interaktif, serta memantau performa media sosial untuk meningkatkan brand awareness dan engagement dengan audiens. Tugas dan Tanggung Jawab Mengembangkan dan mengimplementasikan strategi media sosial untuk meningkatkan brand awareness, engagement, dan pertumbuhan bisnis.Mengelola dan menjadwalkan konten yang menarik di Instagram, Facebook, YouTube, dan TikTok.Menganalisis performa konten dengan tools analitik dan memberikan laporan berkala tentang performa akun sosial media.Memantau tren media sosial terbaru dan menerapkannya ke dalam strategi konten untuk memastikan relevansi dan kreativitas.Mengelola kampanye iklan di media sosial dan melaporkan hasilnya.Melakukan riset kompetitor dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan company appearance.Berkolaborasi dengan graphic designer dan tim kreatif untuk produksi konten. Kualifikasi Pendidikan minimal Sarjana di bidang Komunikasi, Pemasaran, IT, atau bidang terkait.Pengalaman minimal 1 - 2 tahun dalam mengelola akun sosial media profesional.Mampu menggunakan alat analitik media sosial seperti Meta Business Suite, Ads Manager, TikTok Insight, YouTube Studio, dll.Mempunyai keterampilan editing foto dan video via smartphone.Keterampilan komunikasi lisan dan tulisan yang baik.Kreatif, up-to-date dengan tren sosial media, dan berorientasi hasil.Berpengalaman dalam mengelola kampanye iklan media sosial lebih disukai. Contoh Job Description Account Manager jualan produk.Menganalisis dan meningkatkan market share di wilayah yang ditugaskan.Melakukan presentasi, negosiasi, dan penawaran kepada klien untuk meningkatkan penjualan dan memperluas kerja sama.Bekerja sama dengan tim sales untuk mengidentifikasi peluang pertumbuhan dan ekspansi bisnis.Mengelola kontrak, perjanjian kerja sama, dan memastikan semua kewajiban terpenuhi sesuai jadwal.Menganalisis action plan dan hasil dari pelaksanaan program penjualan dan pencapaian targetMeningkatkan penjualan sesuai dengan target dan arahan perusahaan. Kualifikasi Pendidikan minimal Sarjana.Berpengalaman minimal 2 tahun sebagai Account Manager, lebih disukai di industri terkait.Berorientasi pada target, dengan kemampuan memahami kebutuhan klien dan menyediakan layanan yang sesuai.Pemahaman mendalam tentang proses manajemen akun dan pengembangan bisnis.Menguasai Microsoft Excel dan PowerPoint.Menguasai Bahasa Inggris (lisan dan tulisan).Pengalaman menggunakan CRM lebih disukai. Penempatan: Semarang, Jawa Tengah Contoh Job Description Public Relation Posisi: Public Relation Bright Future adalah agensi PR terkemuka yang berfokus pada pengembangan strategi komunikasi kreatif dan efektif di berbagai industri. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dan tim yang berdedikasi, kami membantu klien membangun dan menjaga reputasi mereka di mata publik, serta menjalin hubungan baik dengan media. Kami berkomitmen menciptakan kampanye PR yang inovatif dan berdampak positif untuk seluruh pihak. Tugas Utama: Mengelola hubungan media: Membangun dan memelihara hubungan positif dengan media, menyusun siaran pers, serta merespons permintaan informasi dari wartawan.Menyusun strategi komunikasi: Mengembangkan dan menerapkan rencana komunikasi untuk mendukung branding dan pemasaran klien.Monitoring media: Memantau liputan media dan menganalisis tren industri untuk memberikan insight yang relevan kepada klien.Event management: Membantu merencanakan dan mengelola acara promosi dan konferensi pers. Kualifikasi: Gelar Sarjana di bidang Komunikasi, Hubungan Masyarakat, Jurnalistik, atau bidang terkait.Pengalaman minimal 2 tahun di bidang public relation atau hubungan masyarakat, baik di agensi maupun di perusahaan.Memiliki kemampuan menulis press release dan komunikasi verbal yang baik.Mempunyai jaringan kontak yang luas dengan media lokal maupun nasional.Keterampilan manajemen waktu yang baik.Kreatif menyusun konten dan strategi komunikasi yang menarik. Gaji dan benefit: Gaji kompetitif di atas UMR.BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.Lingkungan kerja yang sehat dan dinamis.Kesempatan bekerja dengan klien besar dan proyek yang bervariasi. Lokasi: Jakarta Pusat, Indonesia Contoh Job Description Personal Assistant Posisi: Personal Assistant to CEO Kami mencari seorang Personal Assistant to CEO yang dinamis, terorganisir, dan aktif mendukung Chief Executive Officer (CEO) dalam berbagai tugas sehari-hari. Peran ini mencakup pengelolaan agenda, komunikasi, dan koordinasi kegiatan CEO agar berjalan lancar dan efisien. Anda akan menjadi tangan kanan CEO dan memastikan segala kebutuhan operasional dan administratif terpenuhi tepat waktu. Tugas dan Tanggung Jawab: Mengelola agenda CEO: Menjadwalkan pertemuan, rapat, dan acara lainnya, serta memastikan CEO tetap terorganisir dan mengikuti jadwal yang telah ditentukan.Menangani korespondensi: Menyaring email, surat, panggilan telepon, dan komunikasi lainnya, serta memberikan respons yang tepat dan efisien.Mempersiapkan dokumen: Menyusun laporan, presentasi, dan dokumen lainnya sesuai kebutuhan CEO.Mengatur perjalanan bisnis: Mengelola pemesanan tiket, akomodasi, dan transportasi untuk perjalanan domestik maupun internasional CEO.Koordinasi dengan tim internal dan eksternal: Berkomunikasi dan mengatur pertemuan dengan eksekutif perusahaan, karyawan, dan mitra eksternal.Menghadiri rapat: Mendampingi CEO dalam rapat, membuat notulen, serta menyusun follow-up tindakan yang perlu dilakukan. Kualifikasi: Gelar Sarjana di berbagai bidang.Pengalaman minimal 3 tahun sebagai Personal Assistant, Executive Assistant, atau posisi administratif serupa.Kemampuan organisasi yang sangat baik dan mampu bekerja dalam lingkungan yang cepat berubah.Keterampilan komunikasi yang luar biasa, baik verbal maupun tertulis.Mahir dalam penggunaan Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint) dan alat-alat digital lainnya.Kemampuan multitasking yang kuat, perhatian terhadap detail, dan mampu bekerja di bawah tekanan.Sikap profesional, dengan keterampilan interpersonal yang baik. Contoh Job Description Product Manager Posisi: Personal Assistant to CEO Kami mencari seorang Personal Assistant to CEO yang dinamis, terorganisir, dan aktif mendukung Chief Executive Officer (CEO) dalam berbagai tugas sehari-hari. Peran ini mencakup pengelolaan agenda, komunikasi, dan koordinasi kegiatan CEO agar berjalan lancar dan efisien. Anda akan menjadi tangan kanan CEO dan memastikan segala kebutuhan operasional dan administratif terpenuhi tepat waktu. Tugas dan Tanggung Jawab: Mengelola agenda CEO: Menjadwalkan pertemuan, rapat, dan acara lainnya, serta memastikan CEO tetap terorganisir dan mengikuti jadwal yang telah ditentukan.Menangani korespondensi: Menyaring email, surat, panggilan telepon, dan komunikasi lainnya, serta memberikan respons yang tepat dan efisien.Mempersiapkan dokumen: Menyusun laporan, presentasi, dan dokumen lainnya sesuai kebutuhan CEO.Mengatur perjalanan bisnis: Mengelola pemesanan tiket, akomodasi, dan transportasi untuk perjalanan domestik maupun internasional CEO.Koordinasi dengan tim internal dan eksternal: Berkomunikasi dan mengatur pertemuan dengan eksekutif perusahaan, karyawan, dan mitra eksternal.Menghadiri rapat: Mendampingi CEO dalam rapat, membuat notulen, serta menyusun follow-up tindakan yang perlu dilakukan. Kualifikasi: Gelar Sarjana di berbagai bidang.Pengalaman minimal 3 tahun sebagai Personal Assistant, Executive Assistant, atau posisi administratif serupa.Kemampuan organisasi yang sangat baik dan mampu bekerja dalam lingkungan yang cepat berubah.Keterampilan komunikasi yang luar biasa, baik verbal maupun tertulis.Mahir dalam penggunaan Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint) dan alat-alat digital lainnya.Kemampuan multitasking yang kuat, perhatian terhadap detail, dan mampu bekerja di bawah tekanan.Sikap profesional, dengan keterampilan interpersonal yang baik. Contoh Job Description Business Analyst Posisi: Business Analyst Tentang Perusahaan: InnovaTech Solutions adalah perusahaan teknologi yang berfokus pada pengembangan perangkat lunak inovatif dan solusi digital untuk bisnis di berbagai industri. Kami dikenal karena keunggulan teknis, inovasi terdepan, dan dampak positif yang kami buat bagi klien dan masyarakat. Lingkungan kerja kami mendukung keberagaman, inklusi, dan pengembangan karir, memastikan Anda dapat berkembang dan merasa nyaman. Pekerjaan Anda di InnovaTech Solutions: Sebagai Business Analyst, Anda akan bekerja sama dengan klien internal dan eksternal untuk menentukan kebutuhan mereka serta mengembangkan solusi untuk mengatasi masalah bisnis, proses, dan sistem yang ada. Anda akan bertindak sebagai penghubung antara pemangku kepentingan, memahami struktur, kebijakan, dan operasi organisasi untuk merekomendasikan solusi yang memungkinkan perusahaan mencapai tujuannya. Tugas dan Tanggung Jawab Utama: Peran penghubung: Berfungsi sebagai jembatan antara masalah bisnis dan solusi teknologi, membantu organisasi dalam menemukan solusi untuk masalah bisnis menggunakan teknologi.Analisis bisnis: Menganalisis masalah bisnis, proses, dan sistem, lalu mendefinisikan solusi untuk perbaikan atau perubahan yang diperlukan.Kolaborasi internal: Bekerja sama dengan tim internal untuk menerapkan praktik terbaik dalam menentukan persyaratan bisnis dan mengembangkan solusi operasional dan sistem.Pelaksanaan proyek: Mengelola proyek bisnis dengan menyelaraskan dengan persyaratan sponsor dan arsitektur perusahaan.Pengembangan layanan: Berkontribusi dalam pengembangan layanan dan platform yang ditingkatkan, mencakup seluruh aspek mulai dari definisi produk hingga penerapan.Penyelesaian masalah: Membantu menyelesaikan masalah terkait layanan dan mengikuti proses pengembangan yang relevan.Dokumentasi dan pelatihan: Mengidentifikasi dan mendokumentasikan celah operasional, menyiapkan panduan pengguna, template, kasus uji, dan pelatihan pengguna. Pengetahuan, Keterampilan, dan Atribut: Pemahaman yang baik tentang praktik dan proses bisnis.Pengembangan keahlian dalam sistem, proses, dan teknologi tertentu yang dianalisis.Keterampilan komunikasi lisan dan tulisan yang baik.Pemahaman metodologi manajemen proyek.Keterampilan analitis yang baik untuk mengubah persyaratan bisnis menjadi deliverables operasional (persyaratan fungsional) untuk memenuhi tujuan bisnis.Keterampilan dokumentasi yang baik, terutama dalam persyaratan fungsional, kasus uji, dokumentasi pengguna, proses, dan prosedur.Pengetahuan luas tentang Microsoft Office (Excel, Word, PowerPoint, Visio).Pengalaman dengan alat sistem seperti SAP, ServiceNow, atau Jira adalah nilai tambah. Kualifikasi Akademik dan Sertifikasi: Gelar Sarjana yang relevan (Manajemen Bisnis, Teknologi Informasi, atau setara).Sertifikasi Project Management akan menjadi nilai tambah. Pengalaman yang Dibutuhkan: Pengalaman 3+ tahun sebagai Business Analyst di lingkungan layanan teknologi.Pengalaman dalam pengumpulan kebutuhan bisnis, definisi use case, pemetaan proses, dan implementasi layanan dan sistem baru. Jenis dan Lokasi Kerja: On-site Working di kantor pusat kami di Jakarta, Indonesia. Ingin rekrut karyawan yang berkualitas? Pasang loker gratis untuk 3 iklan lowongan kerja pertamamu di Cake mulai hari ini! Contoh Job Description Customer Service About Us MaxService adalah perusahaan outsourcing (BPO) berskala nasional yang menyediakan solusi customer service digital yang inovatif dan andal. Kami berdedikasi memberikan layanan berkualitas tinggi yang membantu perusahaan meningkatkan pengalaman pelanggan. MaxService berkomitmen menyediakan solusi yang efisien, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan setiap klien. Job Role Memberikan informasi tentang produk dan layanan kepada pelanggan.Melayani pertanyaan dan keluhan pelanggan secara profesional.Membantu penyelesaian masalah dan memberikan solusi kepada pelanggan.Melakukan follow-up kepada pelanggan untuk memastikan masalah terselesaikan.Mengelola data dan informasi pelanggan dengan akurat di sistem perusahaan.Melaporkan catatan percakapan dengan pelanggan.Bekerja sama dengan tim untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Qualification Minimal lulusan SMA/SMK, diploma lebih disukaiPengalaman minimal 1 tahun di bidang customer service atau call centerMemiliki skill komunikasi yang baikMenguasai penggunaan komputer dan aplikasi customer service digitalBersedia bekerja dalam shiftBerorientasi target dan memiliki manajemen waktu yang baik Salary and Benefit Gaji kompetitifAsuransi kesehatan dan ketenagakerjaanInsentif sesuai kinerjaKursus dan pelatihan rutin dalam bidang teknologi dan komunikasi Contoh Job Description Graphic Designer Posisi: Graphic Designer Full-Time Perusahaan kami sedang mencari Graphic Designer kreatif untuk bergabung dengan tim media dan kreatif. Sebagai graphic designer, Anda bertugas membuat desain visual yang menarik dan mendukung kebutuhan komunikasi perusahaan. Pekerjaan ini mencakup pembuatan desain untuk platform media sosial, cetak, website, dan media lain sesuai kebutuhan. Tugas dan Tanggung Jawab Utama Membuat desain visual untuk media sosial, website, cetak, dan materi promosi lainnya.Berkolaborasi dengan departemen lain untuk memahami kebutuhan desain.Mengembangkan konsep kreatif dan visual yang inovatif untuk kampanye iklan.Mengembangkan dan mempresentasikan konsep dan prototipe desain kepada pemangku kepentingan untuk di-review dan mendapat feedback.Mengelola beberapa proyek desain dengan deadline ketat.Melakukan revisi berdasarkan feedback dari tim atau klien.Mengikuti perkembangan tren desain industri. Kualifikasi: Sarjana Ilmu Komunikasi, Desain Grafis, Seni, atau bidang terkait.Pengalaman minimal 2 tahun sebagai Graphic Designer.Menguasai software desain grafis seperti Adobe Photoshop, Illustrator, InDesign, dll.Kreatif, berorientasi pada detail, dan mampu bekerja dalam deadline ketat.Memiliki skill komunikasi dan team-work yang baik.Menguasai bahasa Inggris, baik lisan dan tulisan.Memahami tren desain terkini dan teknik visual yang efektif. Lokasi: Jakarta, Indonesia. Contoh Job Description Digital Marketing Posisi: Digital Marketing Specialist Kami mencari kandidat Digital Marketing berpengalaman untuk merencanakan, mengelola, dan melaksanakan strategi pemasaran digital perusahaan. Posisi ini membutuhkan keterampilan SEO, SEM, social media advertising, dan alat pemasaran digital lainnya. Tugas dan Tanggung Jawab Merencanakan dan mengimplementasikan strategi digital marketing yang mencakup SEO, SEM, social media, dan email marketing.Mengelola kampanye digital marketing melalui platform Google Ads dan Meta Ads.Menganalisis dan optimalisasi kinerja campaign untuk mencapai target KPI yang telah ditentukan.Bekerja sama dengan tim media dan kreatif untuk mengembangkan konten yang menarik dan relevan.Melakukan riset keyword dan analisis kompetitor untuk meningkatkan SERP website.Memantau tren digital marketing terbaru dan mengidentifikasi peluang baru untuk meningkatkan efektivitas kampanye.Membuat laporan performa campaign dan memberikan rekomendasi kepada pemangku kepentingan berdasarkan analisis data. Kualifikasi Gelar Sarjana Pemasaran, Komunikasi, IT, atau bidang serupa.Pengalaman minimal 2 tahun sebagai digital marketing, SEO specialist, KOL specialist, atau pengalaman kerja lain yang relevan.Mempunyai sertifikat digital marketing, SEO, atau ads manajerial menjadi nilai plus.Menguasai alat analitik seperti Google Analytics, Search Console, Google Ads, dan Meta Business Manager.Memiliki kemampuan berpikir analitis dan kreatif untuk mengembangkan strategi digital marketing yang efektif. Gaji dan Benefit Range gaji Rp 7.000.000 - Rp 8.000.000.Tunjangan sesuai performa.Cuti tahunan.BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.Kesempatan mengembangkan karir dan bekerja di lingkungan inovatif. Jenis Pekerjaan: On-site, full-time 5 hari kerja dalam seminggu. Lokasi Pekerjaan: Jakarta Timur, Indonesia. Contoh Job Description Sederhana untuk Posisi Waiter Deskripsi Pekerjaan: Menyambut dan menyapa tamu atau pelanggan saat tiba di restoran.Mencatat pesanan makanan dan minuman secara akurat serta menyampaikannya kepada staf dapur.Menghidangkan makanan dan minuman kepada tamu dengan tepat waktu.Memastikan meja tertata dengan rapi, bersih, dan terorganisir.Menangani keluhan atau permintaan khusus dari tamu dan memberikan solusi dengan segera.Menjaga kebersihan dan keselamatan lingkungan kerja sesuai standar kesehatan dan keselamatan. Persyaratan: Minimal lulusan SMA/SMK atau setara.Memiliki pengalaman sebagai waiter/waitress lebih diutamakan.Kemampuan komunikasi dan interpersonal yang baik.Bersedia bekerja dengan jam kerja shift.Bersikap positif dan mampu bekerja dalam tim. Gaji dan Tunjangan: Gaji kompetitifBPJS Kesehatan dan KetenagakerjaanUang makan dan transportPelatihan dan pengembangan karir Contoh Job Description Content Creator Posisi: Content Creator Full-Time Deskripsi Pekerjaan: Menyusun dan mengeksekusi content plan.Mengembangkan ide kreatif untuk membuat konten yang menarik dan relevan.Membuat konten berupa teks, gambar, dan video.Melakukan editing foto dan video untuk keperluan branding sosial media.Berinteraksi dengan audiens di media sosial untuk meningkatkan engagement.Bekerja sama dengan tim untuk memastikan efektivitas konten.Menganalisis performa konten dan menyusun laporan untuk meningkatkan efektivitas konten. Kualifikasi: Minimal SMA/SMK.Pengalaman minimal 1 tahun sebagai content creator.Menguasai basic skill fotografi dan videografi.Kreatif dan up-to-date dengan tren media sosial.Memiliki portofolio yang menunjukan skill pembuatan konten.Menguasai software editing seperti Adobe Photoshop, Canva, dan CapCut.Mampu menjadi talent lebih diutamakan.Mempunyai skill komunikasi dan storytelling yang baik. Kesimpulan Job description adalah penjelasan seputar tugas, tanggung jawab, dan kualifikasi yang dibutuhkan untuk mengisi suatu posisi atau jabatan. Job description idealnya terdiri dari beberapa bagian termasuk: Nama posisi atau jabatanRingkasan pekerjaanDaftar tugas dan tanggung jawabKualifikasi skill, pendidikan, dan pengalaman profesional yang diharapkanGaji/benefitKetentuan kerja Ada 5 fungsi penting job description bagi rekruter, yaitu mendefinisikan tugas dan kualifikasi pekerjaan, menarik kandidat berkualitas, transparansi proses rekrutmen, membantu menyusun kontrak kerja, dan mendukung evaluasi kinerja. Cakeadalah platform rekrutmen dengan +8 jutadatabasetalenta di talent pool global.Pasang lowongan kerja gratisuntuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkanEmployer Brandinglebih efektif bersama Cake. Didukung teknologi ATSCake AIdanRecruitment Consultantprofesional, mulai temukan talenta berkualitas lebih cepat!Dapatkan wawasan mendalam dan konten informatif terkait rekrutmen, manajemen SDM,employer branding,serta tren terbaru di dunia HR hanya di Cake. Jadikan kami sumber terpercaya Anda untuk strategi perekrutan yang efektif dan solusi SDM yang inovatif.
Industry & Job Overview
Nov 16th 2024

13 Peluang Kerja Administrasi Bisnis Paling Dicari Perusahaan [+Gaji dan Skill]

Apabila kamu tertarik dalam bidang bisnis, pernahkan kamu mendengar jurusan administrasi bisnis? Jurusan Administrasi Bisnis adalah jurusan yang mempelajari multidisiplin ilmu yang menggabungkan berbagai mata pelajaran untuk mempelajari bagaimana bisnis bisa berfungsi dengan berhasil. Lalu, apakah jurusan Administrasi Bisnis banyak peminatnya? Jurusan Administrasi Bisnis menjadi salah satu jurusan yang banyak diminati. Salah satu alasannya, yaitu karena jurusan ini memiliki peluang dan prospek kerja yang terbuka lebar dan beragam. Seorang lulusan administrasi bisnis dapat memilih dari berbagai konsentrasi, seperti akuntansi, keuangan, pemasaran, sistem informasi, analisis bisnis hingga manajemen supply-chain. Namun, sebenarnya administrasi bisnis bisa kerja apa? Mari kita simak prospek kerjanya di artikel ini.Daftar isi: Apa itu Jurusan Administrasi Bisnis Kenapa Harus Memilih Jurusan Administrasi Bisnis 13 Peluang Kerja Administrasi Bisnis yang Paling Dicari Apa itu Jurusan Administrasi Bisnis? Jurusan administrasi bisnis adalah adalah suatu jurusan atau bidang studi khusus yang mempelajari segala sesuatu yang terkait dengan kegiatan operasional bisnis dan perusahaan. Kemudian, S1 administrasi bisnis belajar apa saja? Jurusan ini mencakup pelajaran mengenai akuntansi, keuangan, pemasaran, produksi, pengelolaan SDM, hingga sistem informasi. Kuliah administrasi bisnis dapat membuka lapangan kerja di berbagai industri termasuk manufaktur, layanan kesehatan, pendidikan, keuangan, layanan sipil, dan ritel. Beberapa profesi mungkin mengharuskan seseorang memiliki gelar Master of Business Administration (MBA), Doctor of Business Administration (DBA), Ph.D, atau Doktor Manajemen (D.M. atau D.Mgt). Gelar dari jurusan administrasi bisnis juga memungkinkan kamu untuk mendapat peluang di lembaga publik, perusahaan dan organisasi nirlaba di seluruh dunia. Posisi tingkat awal memerlukan gelar associate atau sarjana, namun untuk posisi tingkat lanjut memerlukan gelar pasca-sekolah menengah dan pengalaman kerja puluhan tahun. Selain pendidikan lanjutan, kamu juga memerlukan semangat wirausaha, keterampilan manajemen yang baik, fokus, dan keterampilan interpersonal untuk sukses dalam bidang pekerjaan ini. Kenapa Harus Memilih Jurusan Administrasi Bisnis Mengapa harus memilih jurusan administrasi bisnis? Memangnya, lulusan administrasi bisnis bisa jadi apa? Berikut adalah beberapa alasan mengapa kamu harus memilih jurusan administrasi bisnis. 1. Pilihan karir yang beragam Gelar administrasi bisnis membuat lulusannya memiliki pilihan karir yang beragam karena dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan yang berhubungan dengan pengelolaan operasional bisnis. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya diatas, jurusan ini mempelajari berbagai aspek bisnis dari operasional bisnis, akuntansi, keuangan, pemasaran, produksi, pengelolaan SDM, hingga sistem informasi. Pemahaman yang menyeluruh akan hal-hal ini tentu menjadi pilar utama dalam melakukan bisnis, sehingga sangat berguna untuk beragam karir yang terbuka untuk lulusan administrasi bisnis. 2. Pemahaman bisnis dari dasar hingga tingkat lanjut Saat kuliah Administrasi Bisnis, kamu akan diajarkan untuk mengelola sebuah bisnis mulai dari dasar, atau dari nol, hingga dapat berjalan dengan sukses dan sesuai harapan. Tidak hanya diajarkan berbisnis untuk mendapatkan keuntungan, kamu juga akan mempelajari tentang value dari sebuah bisnis dan dampaknya untuk masyarakat atau lingkungan di sekitarmu. Kamu akan memahami bagaimana sebuah bisnis dibangun dari awal hingga bisa bernilai bagi banyak orang dan berdampak untuk banyak pihak. Oleh karena itu, jurusan Administrasi Bisnis sangat tepat untuk kamu yang memiliki impian untuk membangun usaha sendiri. 3. Memiliki prospek untuk jangka panjang Bisnis adalah suatu bidang/ilmu yang akan terus selalu berkembang pesat dan mengikuti perkembangan zaman dari waktu ke waktu. Bidang pekerjaan administrasi bisnis juga tidak mungkin lepas dari perkembangan zaman ini. Melihat prospek ini, tentu administrasi bisnis menjadi salah satu bidang pekerjaan yang akan terus dibutuhkan dan tetap bernilai untuk masa depan. 4. Mengembangkan keterampilan kepemimpinan Jurusan administrasi bisnis tidak hanya mempelajari ilmu konkret atau aspek-aspek dalam berbisnis seperti pemasaran, keuangan, operasional, dan lainnya, tetapi juga melatih jiwa kepemimpinan seseorang dengan manajemen proyek, critical thinking, problem solving, decision making dalam berbisnis, hingga komunikasi yang efektif dengan orang lain. Semua soft skills ini tentu berdampak pada kemampuan leadership seseorang nantinya dalam bidang apapun, baik administrasi bisnis, maupun bukan. 13 Peluang Kerja Jurusan Administrasi Bisnis Seperti yang dijelaskan sebelumnya, peluang kerja administrasi bisnis terbilang beragam karena seorang lulusan Administrasi Bisnis dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan yang berhubungan dengan pengelolaan operasional sebuah bisnis. Maka dari itu, kira-kira apa prospek kerja administrasi bisnis? Dan berapakah gaji untuk lulusan administrasi bisnis? Mari kita lihat pilihan karirnya dibawah ini! 1. Staf Administrasi Staf Administrasi bertanggung jawab untuk mengelola dokumen perusahaan, membantu alur administrasi agar berjalan lancar, serta mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan perusahaan. Seorang Staf Administrasi juga bertugas untuk menjembatani proses pekerjaan dari satu departemen ke departemen lainnya dalam sebuah perusahaan. Sebagai lulusan jurusan administrasi bisnis, kamu memiliki berpeluang besar untuk bekerja sebagai staf administrasi di sebuah perusahaan. Besarnya gaji yang bisa didapatkan dari pekerjaan staf administrasi berkisar dari 3 juta hingga 5 juta rupiah, dan bisa meningkat sesuai dengan pengalaman. Skill/keterampilan yang dibutuhkan seorang staf administrasi adalah mengoperasikan program-program yang bisa mendukung administrasi seperti Microsoft Office (PowerPoint, Excel, dan Word), keterampilan manajemen baik waktu maupun manajemen tugas, hingga kemampuan komunikasi yang efektif untuk mempermudah menjembatani beberapa departemen dalam perusahaan yang berbeda.📚 Baca juga:Staff Administrasi: Job Desk, Gaji, Skill, Dll. 2. Business Consultant Peluang kerja administrasi bisnis selanjutnya adalah Business Consultant. Konsultan bisnis adalah seseorang yang membantu sebuah perusahaan mendapatkan atau mempertahankan keunggulan kompetitif melalui pemberian rekomendasi dan saran. Seorang Business Consultant akan melakukan studi tentang suatu bisnis dan mengamati praktik yang dilakukan di tempat kerja. Setelah menganalisa dan mengevaluasi praktik tersebut, mereka kemudian memberikan rekomendasi atau saran, serta laporan kepada manajemen dalam perusahaan. Untuk di Indonesia, besaran gaji yang bisa dapat peroleh sebagai konsultan bisnis berbeda-beda tergantung pengalaman kerja dan kebijakan perusahaan. Namun biasanya dimulai dari Rp 5 juta untuk posisi awal hingga 7 juta untuk posisi yang lebih berpengalaman. Konsultan bisnis adalah seorang profesional yang menyediakan jasa konsultasi atau penasehat terkait kegiatan bisnis dalam perusahaan. Seorang konsultan bisnis harus mampu memberikan rekomendasi terbaik terkait rencana bisnis maupun permasalahan bisnis yang tengah dihadapi. Maka dari itu, skill wajib yang harus dimiliki konsultan bisnis adalah problem solving, critical and analytical thinking. Selain itu, Konsultan bisnis juga memerlukan skill leadership, yaitu kemampuan seseorang untuk mempengaruhi atau menginspirasi orang lain agar melakukan tindakan yang sesuai rencana demi keberhasilan tujuan usaha. 📚 Baca juga:Apa itu Business Consultant? Kenali Tugas, Gaji, Skill, Dll.! 3. Business Analyst Business Analyst adalah seorang profesional yang menghubungkan bisnis dengan teknologi. Mereka akan banyak melakukan analisis data untuk kepentingan perusahaan dalam mengambil keputusan bisnis. Tugas utama seorang Business Analyst adalah menganalisis proses bisnis yang sedang berjalan, menemukan usulan perbaikan, dan menerapkannya agar dapat mencapai tujuan bisnis dengan lebih baik. Seorang business analyst bekerja bersama dengan para pemimpin di departemen bisnis dan teknologi. Hal ini agar model bisnis diselaraskan dengan teknologi yang dimiliki sehingga menghasilkan output yang sesuai. Menurut Glassdoor, rentang gajinya seorang Business Analyst ada di antara Rp 6.500.000 - Rp 12.000.000 untuk posisi entry level atau pengalaman kurang dari lima tahun. Kemudian untuk posisi senior dan sudah punya pengalaman lebih dari 5 tahun, bisa menerima gaji antara Rp 20.000.000 - Rp 40.000.000. Skill yang disyaratkan untuk menjadi Business Analyst adalah keterampilan pengembangan produk seperti product requirements, product analyst, dan engineering requirements. Pengetahuan dalam tiga aspek tersebut harus mendalam. Ketiga hal ini saling berkaitan dalam pengembangan produk, dan merupakan ilmu dasar untuk duduk di posisi tersebut. Selain itu, Business Analyst juga harus berpikir analitis dan mampu menyelesaikan setiap masalah. Diperlukan juga kemampuan hitung-hitungan beserta perangkat lunaknya seperti spreadsheet, program database, dan perangkat lunak lain yang berhubungan dengan keuangan. 📚 Baca juga:Apa itu Business Analyst? Ini Tugas, Gaji, Skillnya! 4. Business Development BD adalah orang yang bertanggung jawab untuk mencari cara supaya interaksi dari ketiga pihak (pelanggan, pasar, dan relasi bisnis) bisa menciptakan peluang bagi perusahaan untuk terus tumbuh. Business Development bukan hanya mengusahakan keuntungan sebanyak-banyaknya untuk perusahaan dalam waktu singkat, tetapi mereka juga harus memikirkan strategi dan taktik dalam jangka panjang demi berkembangnya perusahaan tersebut. Rentang gaji Business Development ada di antara Rp 6.500.000 - Rp 12.000.000 untuk posisi entry level atau pengalaman kurang dari lima tahun. Sedangkan posisi senior dan sudah punya pengalaman lebih dari 5 tahun, bisa saja menerima gaji antara Rp 20.000.000 - Rp 40.000.000. Seorang Business Development harus memiliki skill-skill tertentu, seperti motivasi yang tinggi dan kedisiplinan dalam bekerja, kemampuan management termasuk kemampuan mengatur waktu dan prioritas untuk memaksimalkan potensi perusahaan, kemampuan komunikasi, marketing, negosiasi hingga analisa data. 📚 Baca juga:Ingin Jadi Business Development? Ketahui Tugas, Skill Sampai Gajinya! 5. Akuntan Pekerjaan dari lulusan administrasi bisnis selanjutnya adalah Akuntan. Seorang akuntan meninjau catatan keuangan perusahaan tempat mereka bekerja atau kliennya. Mereka dengan cermat menganalisis data keuangan, laporan, dan anggaran untuk mengukur keberhasilan. Seorang akuntan manajerial mengevaluasi data keuangan untuk melihat apakah data tersebut selaras dengan tujuan perusahaan, sedangkan akuntan keuangan bekerja dengan catatan keuangan yang perlu dilaporkan kepada pemangku kepentingan eksternal. Gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan Akuntan di Indonesia berkisar dari Rp 4.560.000 hingga Rp 6.580.000. Seorang Akuntan harus memiliki keahlian administrasi, orientasi terhadap detail. Kemampuan membuat laporan keuangan, mengoperasikan program komputer, hingga kemampuan komunikasi yang baik. 📚 Baca juga:Akuntan Adalah: Tugas, Jenis, Prospek Kerja, dan Gajinya! 6. Financial Analyst Lulusan jurusan Administrasi Bisnis juga berpeluang menjadi seorang Financial Analyst. Financial Analyst adalah pekerjaan yang meneliti data untuk memberikan informasi serta bimbingan kepada perusahaan atau individu saat hendak mengambil keputusan terkait keuangan dan investasi bisnis. Seorang Finance Analyst biasanya akan terus mengikuti perkembangan berita bisnis terkini dan tren ekonomi pada masanya. Hal ini penting saat hendak memberikan konsultasi terkait peluang dan strategi bisnis serta dalam hal berinvestasi. Gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan Analis Keuangan di Indonesia berkisar dari Rp 7.500.000 hingga Rp 10.500.000. Financial Analyst harus memiliki skill-skill tertentu, seperti analisis data statistik, memahami akuntansi biaya, perencanaan keuangan, pelaporan data keuangan, analisis tren dan mengidentifikasi pola financial di masa mendatang. 7. Management Trainee Apabila kamu merupakan lulusan administrasi bisnis dan ingin menempati posisi manajer dalam perusahaan, kamu dapat melamar di program management trainee yang biasanya diadakan perusahaan-perusahaan besar. Dalam program ini, kamu sebagai lulusan administrasi bisnis. akan mempelajari proses memimpin, pengadministrasian, dan juga bagaimana mengarahkan perusahaan. Kamu juga akan didorong guna mempelajari keseluruhan perusahaan sebelum diposisikan di bagian manajemen tertentu. Management Trainee akan melatih jiwa kepemimpinan dan profesionalitas dalam bekerja di sebuah perusahaan. Secara rata-rata, gaji seorang management trainee adalah sebesar Rp 6 juta – 7 juta. Namun, besaran gaji management trainee bisa berbeda-beda berdasarkan kebijakan dan lokasi dari perusahaan. Seorang manajer harus bisa mengambil keputusan, berkomunikasi, memberi motivasi dan melakukan delegasi, juga mengembangkan orang lain dengan penilaian, saran, dan juga training. Selain itu manajer harus dapat melakukan perencanaan matang mengenai berbagai aktivitas perusahaan serta mengawasi praktiknya. Sedang cari program management trainee (MT)? Temukan berbagai program MT bergengsi di Cake! Job portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Program MT 8. Sales Manager Manajer Penjualan atau Sales Manager mengawasi departemen penjualan perusahaan untuk mencapai tujuan pendapatan. Tugasnya meliputi menetapkan, mengumpulkan dan menganalisis data penjualan, memperkirakan penjualan, dan menguji profitabilitas produk atau layanan. Tidak hanya itu, mereka juga merekrut perwakilan penjualan, membuat program pelatihan, dan menetapkan target pendapatan. Bisnis di berbagai industri mempekerjakan Sales Manager untuk mengatur penjualan barang/jasa perusahaan mereka. Gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan Sales Manager di Indonesia berkisar dari Rp 20.050.000 hingga Rp 23.050.000 Skill yang dibutuhkan untuk menjadi Sales Manager antara lain, sales planning, leadership, problem solving, analisa, hingga customer relationship management. Tidak kalah pentingnya, Sales Manager juga memerlukan keterampilan komunikasi yang efektif, persuasif, dan mampu bernegosiasi. 9. Marketing Manager Manajer pemasaran merencanakan dan mengkoordinasikan kegiatan pemasaran dan promosi perusahaannya. Tugasnya juga termasuk merekrut dan melatih staf pemasaran, menyusun strategi, merancang, melaksanakan dan memantau kinerja kampanye pemasaran. Manajer pemasaran mengatur acara promosi dan mengawasi staf untuk mencapai tujuan penjualan. Mereka juga berkolaborasi dengan tim manajemen untuk mengembangkan strategi pemasaran jangka panjang. Gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan Marketing Manager di Indonesia berkisar dari Rp 11.000.000 hingga Rp 14.000.000. Skill yang harus dimiliki seorang marketing manager adalah kemampuan riset dan analisa pasar, customer and user experience, komunikatif, persuasif dan negosiatif. Semua skill ini bertujuan agar seorang marketing manager mampu menarik klien untuk produk atau jasa yang dijual perusahaannya. 10. Loan Officer Loan Officer adalah petugas yang melakukan pekerjaan di bidang layanan peminjaman. Tergantung perusahaan, petugas loan officer akan memberikan pinjaman kepada customer ketika mereka sudah memenuhi persyaratan dengan jaminan atau tanpa jaminan. Seorang Loan Officer harus menguasai product knowledge dengan baik. Dengan begitu, dia bisa mudah menjelaskannya kepada calon customer dan mampu menyarankan jenis pinjaman yang sesuai kebutuhan mereka. Gaji yang diperoleh adalah pada kisaran Rp 5.000.000 hingga Rp6.000.000 per bulannya. Nominal gaji loan service officer bisa berbeda-beda di setiap bank atau perusahaan pinjaman, tergantung pada kondisi keuangan hingga seberapa jobdesk yang dilakukan. Untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai loan officer memang membutuhkan kesabaran. Maka dari itu, jika ingin menempati posisi ini, kamu harus memiliki kemampuan komunikasi dan manajemen emosi yang baik. Loan Officer juga membutuhkan keterampilan manajemen finansial yang baik, kemampuan analisa masalah, hingga customer service karena pekerjaan ini langsung berhubungan dengan klien yang mengajukan pinjaman. 11. Data Analyst Seorang Data Analyst mengambil riset pasar atau angka penjualan dan menerjemahkannya menjadi informasi yang dapat dimengerti oleh perusahaan. Data dari hasil riset digunakan untuk mengembangkan rencana strategis yang membantu bisnis mengambil keputusan yang lebih tepat, termasuk menciptakan solusi yang lebih rinci untuk masalah umum pelanggan. Data Analyst menggunakan berbagai perangkat lunak dan keterampilan berpikir kritis untuk menemukan informasi yang dibutuhkan untuk proyek. Menurut JobStreet menjelaskan, gaji seorang Data Analyst adalah Rp 5.460.000 hingga Rp 7.040.000. Sementara menurut Glassdoor, gaji Data Analyst bisa mencapai belasan juta rupiah, tergantung pengalaman dan perusahaannya. Dalam melakukan pekerjaannya, terdapat skill yang harus dimiliki seorang Data Analyst seperti keterampilan dalam menggunakan serangkaian program atau tools komputer tertentu yang membantu proses analisis data. Beberapa tools mendasar yang sering dipakai diantaranya seperti microsoft excel dan SQL (structured Query Language). Kemudian, Seorang Data Analyst juga harus memahami bahasa pemrograman seperti Python atau R untuk dapat menangani kumpulan data yang besar dan kompleks. Pemahaman terkait konsep matematika dan statistik untuk menemukan kesalahan dalam data, memahami hasil data, dan menentukan jenis tools yang sesuai untuk mengatasi masalah yang ada. Selain itu, seorang data analyst juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan kemampuan problem solving. 12. Procurement Staff Selanjutnya, peluang kerja administrasi bisnis adalah menjadi Procurement Staff. Procurement adalah kegiatan menganalisa kebutuhan perusahaan,membuat permintaan, menentukan vendor, melakukan pemesanan, hingga mengevaluasi pengadaan. Tugas Procurement Staff pada umumnya adalah melakukan perencanaan, analisa, dan evaluasi proses pengadaan untuk perusahaan. Gaji rata-rata untuk Procurement Staff adalah Rp 5.110.894 per bulan di Indonesia. Skill yang dibutuhkan untuk menjadi Procurement staff adalah manajemen resiko, kemampuan adaptasi dengan teknologi, pemahaman finansial yang mumpuni, dan kemampuan menjaga relasi dengan supplier atau pihak tertentu. 13. Project Manager Terakhir, prospek kerja lulusan Administrasi Bisnis adalah menjadi Project Manager. Manager Proyek mengawasi proyek mulai dari konsep dan desain hingga implementasinya. Mereka mengawasi tim dan SDM untuk memastikan penyelesaian proyek tepat waktu sesuai anggaran yang dialokasikan. Tugas Project Manager meliputi desain proyek, identifikasi syarat keberhasilan, supervisi dan menjamin kualitas baik dari sebuah proyek. Manajer proyek bertemu dengan pemimpin tim dan anggota manajemen yang lebih tinggi untuk menilai dan melaporkan kemajuan proyek. Hal ini berguna untuk memastikan pelaksanaan memenuhi spesifikasi dan persyaratan. Manajer proyek dapat bekerja di perusahaan publik, swasta, dan non-pemerintah. Gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan Manajer Proyek di Indonesia berkisar dari Rp 9.500.000 hingga Rp 12.500.000. Untuk menjadi seorang Project Manager, seseorang harus memiliki skill dalam memahami seluruh kerangka dan metode project management, termasuk manajemen konflik jikalau ada. Selain itu, skill berkomunikasi juga diperlukan untuk mengkoordinasi semua anggota/pihak yang terlibat proyek. Kemampuan berpikir kritis dan berjiwa kepemimpinan yang tinggi juga diharapkan ada dalam seorang Project Manager untuk menjamin keberhasilan proyek.Temukan pekerjaan menarik di perusahaan impian-mu dengan mudah!🎉Buat CV Kesimpulan Administrasi Bisnis adalah bidang studi khusus yang mempelajari segala sesuatu yang terkait dengan kegiatan operasional bisnis dan perusahaanAlasan memilih jurusan Administrasi Bisnis adalah karena pilihan karir yang ditawarkan beragam, mempelajari bisnis dari awal, memiliki prospek jangka panjang, dan melatih jiwa kepemimpinan Prospek pekerjaan Administrasi Bisnis, antara lain Staf Administrasi, Business Consultant, Business Analyst, Business Development, Akuntan, Financial Analyst, Management Trainee, Sales Manager, Marketing Manager, Loan Officer, Data Analyst, Procurement Staff, dan Project ManagerCake adalah aplikasi dan website untukmembuat CVterbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buatportofoliodan cari kerja denganjob portalatauaplikasi cari kerjaCake.--- Ditulis Oleh Christy Angestu ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!