Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Nov 17th 2025

Apa itu Content Writer? Skill, Tugas, Jenis, Hingga Gaji!

Ternyata hobi menulis bisa menjadi salah satu pilihan karier di dunia bisnis, profesi ini sering disebut sebagai content writer.Semua tulisan yang dibaca di media sosial dan internet ditulis oleh penulis konten. Di era digital ini, internet dan media sosial memiliki peran yang penting dalam mencari informasi, dan salah satu sumber informasi ini adalah artikel yang diposting di internet. Dalam menjalankan sebuah bisnis, skill content writing sangatlah penting karena dapat membantu dalam meningkatkan brand awareness. Tidak heran jika banyak perusahaan mulai mengedepankan pentingnya menghasilkan konten yang berkualitas sehingga pekerjaan content writer pun sangat dicari.Apa saja jenis-jenis content writer? Yuk baca lanjut artikel CakeResume kali ini untuk mendapatkan penjabaran lebih detail mengenai apa itu Content Writing, jenis-jenis nya serta tugas hariannya. Daftar isi: Apa itu Content Writer? Tugas dan Tanggung Jawab Content Writer Keterampilan yang Harus Dimiliki Content Writer Gaji Content Writer Cara dan Syarat untuk Menjadi Content Writer Apa itu Content Writer? Content Writer adalah profesi yang bergerak di bidang penulisan artikel sesuai kebutuhan pasar, misalnya seperti penulisan berita, jurnal, informasi, konten media sosial, dan lain sebagainya. Apa perbedaan copywriter dan content writer? Content Writer berbeda dengan Copywriter. Perbedaannya terletak di tujuan penulisannya. Content Writer bertugas untuk menyajikan tulisan yang informatif sehingga membantu pembaca mendapatkan dan memahami informasi-informasi terkait yang mereka cari. Sementara Copywriter adalah tulisan yang bersifat persuasif, mengajak, serta membujuk pembaca untuk melakukan sesuatu. Umumnya copywriter merupakan teknik penulisan yang banyak digunakan di dunia media sosial, dan salah satu tujuannya lainnya juga adalah untuk meningkatkan brand awareness. 📚 Baca juga: Content Writer vs Copywriter, Apa Bedanya? Apa Tugas Seorang Content Writer? Berikut adalah beberapa tugas utama seorang Content Writer: Membuat konten yang sesuai dengan audiens sebuah brand.Melakukan banyak riset akan tren di pasar dan memastikan bahwa informasi yang ditulisnya merupakan data yang valid.Memahami cara kerja SEO dan mampu mengaplikasikannya dalam penulisan artikel.Melakukan riset traffic website, dan menganalisis apakah konten yang dibuat sudah sesuai dengan kebutuhan pasar.Mengelola konten media sosial, termasuk membuat konten dan memonitor perkembangannya.Melakukan pengecekan ulang akan konten yang akan diterbitkan, apakah mengandung informasi yang valid dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Jenis-jenis Content Writer Dalam dunia content writing, ada banyak jenis spesifikasi dari Content Writer. Jenis-jenis pekerjaan Content Writer diantaranya mencakup: 1.SEO Content Writer SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimization. Profesi SEO Content Writer adalah profesi yang bergerak dalam bidang penulisan artikel serta bertanggung jawab dalam membuat konten yang dioptimalkan oleh SEO. Saat ini, SEO Content Writer merupakan salah satu pekerjaan yang sedang marak dibutuhkan oleh perusahaan, terutama bagi bisnis yang bergerak di bidang media digital.Untuk mendapatkan pekerjaan content writer, kamu juga perlu menyiapkan CV yang rapi dan profesional. Kamu bisa melihat contoh CV Content Writer lengkap di sini sebagai referensi.📚 Baca juga:Kenali 8 Pekerjaan Marketing Naik Daun yang Bisa Kamu Coba! 2. Technical Writer Berbeda dari SEO Content Writer, Technical Writer adalah penulis yang bertugas untuk mengolah informasi kompleks menjadi tulisan yang mudah dipahami oleh audiens. Sebelum membuat tulisan teknis, penulis harus terlebih dahulu mengetahui isi yang dibuat, sehingga memudahkan penulis dalam membuat tulisan yang user-friendly. 3. Jurnalis Jenis profesi lain dari Content Writing adalah Jurnalis. Dalam sebuah media, jurnalis dapat merujuk pada profesi yang berbeda-beda, mulai dari editor, reporter, fotografer, dan pembaca berita. Tugas utama seorang jurnalis adalah menginvestigasi, mengumpulkan, serta melaporkan sebuah berita melalui berbagai saluran media. Untuk membantumu mendapatkan pekerjaan sebagai jurnalis, cek Contoh CV Jurnalishanya di Cake. 4. Social Media Writer Social Media Writer berperan penting dalam membuat konten-konten yang seru, baru, dan interaktif di sosial media. Bekerja sebagai Social Media Writer mengharuskanmu untuk berpikir kreatif dan mengikuti perkembangan tren pasar. 5. Ghostwriters Jenis profesi lain dari penulis konten adalah ghostwriter, yang berarti penulis tanpa nama. Umumnya, perusahaan atau individu merekrut Ghost writer untuk menulis artikel sesuai dengan kebutuhan mereka, tanpa mencantumkan nama penulis aslinya. Selain itu, hasil tulisan Ghostwriter juga akan disimpan oleh perusahaan/individu, mereka pun bebas mengcopy, mengedit, atau menambahkan isi tulisannya. Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di CakeResume! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Loker Skill yang Dibutuhkan Content Writer Berikut adalah beberapa skill yang dibutuhkan oleh seorang Content Writer 1. Menulis Dengan Berbagai Style Sebagai seorang penulis konten, skill utama yang harus dimiliki adalah kemampuan dalam menulis, mencakup struktur, teknik penulisan, tata bahasa, pemakaian tanda baca, serta skill storytelling yang baik. Dengan keberagaman jenis content writer yang ada, kamu pun harus memiliki keahlian dalam menulis dengan berbagai style, yang sesuai dengan kebutuhan audiens. 2. Dasar SEO Saat ini, banyak pekerjaan content writer yang mengharuskan spesifikasi skill akan pengenalan dasar SEO. Dalam dunia bisnis digital, hal ini sangatlah penting bagi perusahaan dalam menempati peringkat teratas di Google serta membantu dalam meningkatkan traffic.📚 Baca juga:Apa itu SEO? Ini Cara Kerja dan Panduan Lengkapnya! 3. Riset, Editing, Publishing Skill berikutnya dari seorang Content Writing adalah skill riset, editing, dan publishing. Ketiga hal ini merupakan serangkaian alur pekerjaan dari seorang penulis konten. Saat hendak menulis, seorang content writer perlu terlebih dahulu memahami tren pasar dan mencari informasi akurat sesuai dengan isi tulisannya. Kemudian, setelah selesai menulis maka perlu dilakukan pengecekan ulang (editing), dan langkah terakhir setelah melakukan pengecekan ulang adalah melakukan publikasi sehingga tulisan bisa dibaca oleh audiens. 4. Terampil Menggunakan Teknologi Sebagai pekerjaan yang berbasis online, maka seorang content writer perlu untuk dapat melek teknologi. Berikut adalah beberapa skill teknologi yang harus dikuasai oleh seorang penulis konten: Microsoft 365: Excel, Word, PowerpointGoogle docsCanvaAdobe CreativeWordpress, dan lainnya 📚 Baca juga: 20+ Contoh Skill Komputer Dalam CV dan Cara Menulisnya!Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di CakeResume! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Loker Gaji Content Writer Mungkin kamu bertanya, Content Writer gajinya berapa? Di Indonesia, gaji Content Writer berkisar dari Rp 4.115.890 per bulannya. Tentunya kisaran harga ini tergantung pada tempat kerja, pengalaman kerja, dan spesifikasi yang ditetapkan perusahaan. Untuk gaji freelance Content Writer, umumnya gaji Content Writer berkisar dari Rp 2.000.000 hingga Rp 4.000.000 per bulannya. Namun, ini bergantung pada kesepakatan yang disepakati oleh perusahaan dan penulis.📚 Baca juga:Kenali 8 Pekerjaan Marketing Naik Daun yang Bisa Kamu Coba! Tips untuk Menjadi Content Writer Di paragraf sebelumnya, CakeResume telah membahas jenis pekerjaan Content Writer dan skill apa saja yang dibutuhkannya. Nah, sekarang saatnya untuk melihat berbagai tips untuk menjadi Content Writer. 1. Menempuh Pendidikan Pekerjaan Content Writing adalah pekerjaan yang membutuhkan latar belakang pendidikan, karena dalam menulis tentu dibutuhkan kemampuan membaca, menganalisis, dan menulis. Beberapa jurusan yang dapat dipilih untuk dapat berkarier sebagai Content Writer adalah digital jurnalistik, sastra, marketing, public relation, komunikasi, advertising. 2. Dapatkan Pengalaman Kerja Terkait Content Writing Selain pendidikan, bekerja sebagai penulis konten juga membutuhkan pengalaman yang banyak. Ada banyak cara untuk mendapatkan pengalaman kerja terkait content writing, diantaranya adalah:Berpartisipasi sebagai volunteerBekerja sebagai freelance copywriterMenulis blog mu sendiriBerikut adalah contoh website yang bisa digunakan untuk memposting blog:WordPressTumblrWattpadBloggerMedium 3. Buat Portofolio Content Writer Portofolio adalah dokumen penting untuk menunjukkan skill dan keterampilan mu sebagai Content Writer. Berikut adalah beberapa pilihan portofolio online yang sering dipakai penulis konten. CakeResumeWordPressMediumClipsing.meJournoPortfolio 4. Siapkan Pitching Pitching adalah proses mempresentasikan ide bisnis kita kepada klien atau orang-orang penting. Pitching yang baik bersifat jelas, mengandung informasi yang akurat, serta memakai tata bahasa dan tanda baca yang benar. 5. Buat CV Content Writer Menarik Langkah terakhir adalah membuat CV Content Writer yang menarik dan ATS friendly. Berikut adalah contoh CV penulis konten dalam bahasa Indonesia.Contoh CV Content Writer - Dibuat di CakeResumeIngin menulis CV digital yang praktis dan gratis? Langsung saja kunjungi CakeResume! Ada banyak pilihan template dan mudah dioperasikan! CV digital yang ATS friendly dan menarik!🎉Buat CV Key Takeaways Apakah yang di kerjakan Content Writer sesuai dengan minatmu? Content Writer adalah profesi yang bergerak di bidang penulisan artikel sesuai kebutuhan pasar, misalnya seperti penulisan berita, jurnal, informasi, konten media sosial, dan lain sebagainya.Memahami cara kerja SEO, update akan tren terbaru, mengelola serta menerbitkan konten merupakan beberapa tugas utama seorang content writing.Ada berbagai jenis pekerjaan Content Writer, diantaranya adalah SEO Content Writer, technical writer, jurnalis, social media writer, dan ghostwriters.Selain skill merangkai kata, seorang penulis konten juga harus memiliki beberapa skill berikut: pengetahuan dasar SEO, kemampuan menulis dengan berbagai macam style, melakukan riset, mengedit tulisan, mempublish tulisan, serta mampu bekerja menggunakan beberapa aplikasi Content Writer.Tempuhlah pendidikan dan garaplah pengalaman sebanyak mungkin untuk menjadi seorang Content Writer yang profesional! Ingin buat CV ATS-friendly yang profesional biar dilirik HRD? Cobain CakeResume untuk membuat CV Online, portofolio lamaran kerja, dan juga cari lowongan kerja di job portal kami. 100% GRATIS! --- Ditulis Oleh Lydia Gavrila ---
Industry & Job Overview
Nov 23rd 2025

Apa itu SEO Specialist? Ini Tugas, Gaji, dan Skill yang Dibutuhkan!

Banyak bisnis menggunakan strategi pemasaran online (digital marketing) agar bisnis mereka dapat bersaing sukses di era digital. Salah satu strategi digital marketing yang umum adalah dalam menerapkan strategi SEO agar bisnis kita lebih mudah ditemukan oleh pengguna melalui Google atau mesin pencari lainnya seperti Yahoo, Bing, dll.Oleh karena kebutuhan SEO yang meningkat, SEO Specialist pun menjadi profesi yang banyak dicari saat ini.Apa itu SEOSpecialist? Simak artikel ini sampai habis untuk mengenal tugas SEO specialist sampai cara menjadi seorang SEOspecialist yang handal. Daftar isi: Mengenal SEO (Search Engine Optimization)Apa itu SEO Specialist?Tugas dan Tanggung Jawab SEO SpecialistSkill yang Harus Dimiliki SEO SpecialistCara Menjadi SEO Specialist Jabatan SEO Specialist Apa itu SEO (Search Engine Optimization)? Pengertian SEO SEO atau Search Engine Optimization adalah strategi untuk mengoptimalkan situs web dengan meningkatkan ranking kata kunci serta meningkatkan lalu lintas organik ke situs web dari Search Engine Result Pages (SERPs). Secara sederhana, pastinya sebuah perusahaan ingin situs webnya muncul setidaknya di halaman pertama (atau idealnya muncul di urutan nomor satu) ketika seseorang melakukan pencarian melalui Google atau mesin pencari lainnya. Agar situs web mereka dapat muncul di halaman pertama, mereka perlu menggunakan strategi SEO. ⚙️ Strategi SEO itu termasuk:Mengoptimalkan kata kunci. Ketika sedang membuat konten/artikel untuk situs web, penting sekali untuk menyertai kata-kata kunci yang populer atau yang paling sering dicari oleh pengguna, ini akan membantu konten tersebut untuk muncul di halaman pertama.Membuat konten yang bagus. Tentunya agar konten bisa muncul di halaman pertama, kamu harus bisa membuat konten yang sedang dicari, diperlukan, atau yang sedang populer agar pengguna tertarik untuk membaca konten tersebut. Ketika banyak orang membaca konten tersebut, search engine akan menaruhnya ke halaman pertama karena konten tersebut tergolong relevan dan bermanfaat.Menerapkan strategi link buildingMemastikan performa situs web seperti kecepatannya, URL, mobile-friendliness, keamanan, dan hal teknis lainnya dalam mengoptimalkan sebuah situs web. Jika situs web/konten telah dioptimalkan dengan baik, search engine akan melihat bahwa situs web/konten tersebut kredibel dan relevan untuk pengguna, sehingga mesin pencari (search engine) akan menempatkan situs web/konten tadi di halaman pertama, atau bahkan di urutan pertama juga. Mengapa SEO itu Penting? Saat ini, SEO semakin populer dalam dunia digital marketing. Semakin banyak bisnis yang bergantung menggunakan SEO untuk mempertahankan kehadiran mereka dalam dunia online, membawa audiens baru ke situs web mereka, dan mendapatkan klien potensial. 📑 Ada beberapa hal yang membuat SEO bermanfaat untuk bisnis, seperti: SEO memberikan pengembalian investasi (Return of Investment) yang bagusSEO dapat meningkatkan kehadiran online bisnis/merekSEO menunjukan kredibilitas dalam bisnis/merekSEO memberikan wawasan ke dalam pikiran audiens Nah, seperti profesi lainnya, pastinya diperlukan seseorang yang ahli dalam bidangnya. Untuk bidang SEO, ada seseorang yang ahli dalam bidang ini, mereka dinamakan sebagai SEO specialist atau spesialis SEO. Di artikel ini CakeResume akan membahas secara lengkap mengenai pekerjaan SEO specialist, job desk SEO specialist, keterampilan untuk menjadi spesialis SEO, serta cara menjadi SEO expert.📚 Baca juga:5 Contoh CV Marketing Menarik Perhatian Rekruter [+Tips dan Trik] Apa itu SEO Specialist? SEO expert, SEO strategist, SEO executive, atau SEO analyst adalah contoh nama jabatan lainnya dari SEO specialist. Setiap perusahaan menyebut pekerjaan SEO specialist dengan nama jabatan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, ingat untuk melihat job desk yang tertera di iklan pekerjaan terlebih dahulu sebelum kamu melamar. 👨‍💻SEO Specialist Adalah... SEO specialist adalah seorang profesional yang bertanggung jawab untuk mengoptimalkan sebuah situs web atau kontennya agar mendapatkan lebih banyak lalu lintas (traffic), sehingga tujuan bisnis situs web tersebut terpenuhi - sales leads, kesadaran merek, kehadiran online, dll. Sebagai SEO specialist kamu juga bisa bekerja dengan tim marketing/pemasaran digital untuk menerapkan strategi digital marketing seperti strategi konten, strategi search engine marketing, dll. Karena pada intinya, tugas SEO specialist adalah membantu perusahaan untuk mendapatkan profit/sales leads. 💰 Gaji SEO Specialist di Indonesia Kisaran gaji SEO specialist di Indonesia adalah Rp 4.000.000 - Rp 10.000.000 per bulan. Besaran gaji yang didapatkan bisa saja lebih rendah atau lebih tinggi dari angka diatas. Gaji yang didapatkan akan tergantung pada perusahaan, lokasi, pengalaman, serta skill yang kamu miliki. 📈 Jenjang Karir SEO Specialist Jenjang karir SEO specialist akan terlihat seperti ini: Junior SEOSEO executive SEO manager Head of SEO / Head of Digital Marketing ✨ Catatan: Jenjang karir seorang SEO expert tentunya tidak terpaku seperti ini. Bisa saja kamu beralih ke posisi marketing, konsultasi bisnis, atau posisi analisis data yang ada di perusahaan, karena keterampilan yang dimiliki SEO specialist itu bersifat transferable ke bidang-bidang tersebut. Maka, kamu tidak perlu khawatir akan jenjang karir profesi ini karena keterampilannya yang bersifat transferable dan pekerjaannya yang diminati/dicari perusahaan.📚 Baca juga:9 Pekerjaan Marketing Naik Daun: Gaji, Jenjang Karir, dan Job Desk Tugas dan Tanggung Jawab SEO Specialist Sebagai SEO specialist kamu akan bertugas untuk: ➡️ Mengoptimalkan Website/Konten Melakukan optimasi merupakan tugas SEO specialist yang paling signifikan. Contoh pengoptimalan situs web/konten termasuk mengoptimalkan: Pembuatan kontenTag header, judul, deskripsi metaImage ALT textRiset dan penempatan kata kunciStruktur URLUser experienceResponsive webPembuatan aset seperti infografik, video, dll.Link buildingJumpa pers, dsb. ➡️ Melakukan Riset Kata Kunci (Keyword Research) SEO specialist bertugas untuk melakukan riset kata kunci untuk menentukan kata kunci yang terbaik dan relevan untuk diterapkan dalam pembuatan konten. 💻 Tools yang digunakan SEO specialist untuk keyword research: Ahrefs, Google Keyword Planner, Google Search Console, SEMrush, dll. ➡️ Menganalisa Data SEO specialist juga bertugas untuk melakukan analisa data untuk mengetahui apa saja yang bekerja dan yang tidak dalam strategi optimasi yang diterapkan. Kamu akan melacak dan menganalisa performa kata kunci dan situs web melalui data yang ada. 💻 Tools yang digunakan SEO specialist untuk menganalisa data: Google analytics, Google Search Console, SEMrush, Moz, dll. ➡️ Link Building Tugas SEO specialist selanjutnya adalah “membangun link” dimana kamu akan mencari kesempatan agar situs web lain menautkan situs web kamu di website mereka tanpa melakukan pembayaran. Kegiatan ketika situs web lain menautkan situs web kamu dinamakan sebagai backlink atau inbound link. Jika ini terjadi, maka ini akan sangat mempengaruhi ranking situs web kamu. ➡️ Mengikuti Tren Industri Sangat penting bagi SEO specialist untuk terus up-to-date dengan industrinya agar mereka dapat membuat konten yang relevan/trending dengan strategi konten marketing terbaru juga. ➡️ Bekerjasama dengan Tim Pemasaran Lainnya Selain tugas dan tanggung jawab tadi, SEO specialist biasanya juga akan bekerjasama dengan tim marketing lainnya untuk membuat dan menerapkan strategi pemasaran. SEO specialist dapat bekerjasama dengan tim berikut ini: Pemasaran konten (content marketing)PRPemasaran sosial media (social media marketing)Web development Skill yang Harus Dimiliki SEO Specialist 1. Memahami Tiga Tingkatan SEO Ada tiga tingkatan dalam strategi pengoptimalan mesin pencari, dan sebagai SEO specialist, kamu harus memahami ketiganya ketika sedang mengembangkan strategi pemasaran agar situs web/konten bisa mendapatkan ranking yang tinggi di Google.Berikut adalah tiga tingkatannya:Teknikal: meningkatkan kecepatan situs web, crawlability, mobile friendliness, user experience, dll.On-page SEO: mengoptimalkan kata kunci, meta tags, link internal, serta tag judul HTML.Off-page optimization: meningkatkan kredibilitas, strategi link building 2. Terampil dalam Marketing Tugas SEO specialist bisa terbilang cukup rumit, karena seorang spesialis SEO tidak hanya bertugas untuk membuat konten yang menarik bagi orang-orang, tetapi mereka juga perlu membuat konten yang dapat disukai oleh algoritma Google. Oleh karena itu, kamu perlu menggabungkan keterampilan SEO dengan keterampilan digital marketing atau bahkan keterampilan marketing tradisional. Selain itu, kamu juga perlu memiliki pemahaman tentang psikologi konsumen, target audiens kamu, sosial media, desain dan pengembangan web, dan strategi marketing yang sedang populer. 3. Skill Komunikasi dan Kolaborasi SEO specialist akan bekerjasama dengan departemen lainnya dalam perusahaan seperti departemen sales, pengembangan web, IT, marketing, dan masih banyak lagi. SEO specialist juga bisa juga bertanggung jawab dalam pembuatan konten/artikel. Maka spesialis SEO perlu memiliki skill komunikasi lisan dan tertulis, serta memiliki jiwa yang kolaboratif. 4. Sifat Keingintahuan dan Kemampuan Beradaptasi Algoritma Google berubah secara konstan dan ini akan berdampak pada urutan hasil pencarian di Google, termasuk urutan situs web/konten perusahaan. Tugas seorang SEO specialist adalah untuk mengikuti dan memastikan situs web perusahaan sesuai dengan algoritma yang terus berubah agar situs web perusahaan terus berada di urutan pertama. Cara Menjadi SEO Specialist Perhatikan cara menjadi SEO specialist ini: 1. Ikuti Kursus dan Sertifikasi Mengikuti kursus dan mendapatkan sertifikasi akan memastikan bahwa kamu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam pekerjaan SEO specialist. Ditambah lagi, ini akan memberikan kamu kredibilitas. Kamu dapat “memamerkannya” dalam LinkedIn atau CV SEO specialist kamu.✏️ Berikut adalah beberapa sertifikasi gratis yang bisa kamu ikuti: Google Analytics AcademyRevoU - Digital Marketing Data AnalyticsHubSpot - SEO, Digital Marketing, Content MarketingMoz SEO Learning CenterSEMrush - On-Page and Technical SEO CourseCoursera - SEO Specialization 2. Memahami Strategi SEO Apakah kamu masih ingat tiga tingkatan SEO yang telah dibahas tadi? Pastikan kamu telah benar-benar memahaminya karena itu adalah inti dari pekerjaan SEO specialist. Ketika kamu menerbitkan sebuah artikel di situs web perusahaan, search engine akan merayap ke seluruh artikel tersebut untuk memahami isi dari artikel. Setelah itu, search engine akan mengindeks dan memberikan urutan pada artikel tersebut berdasarkan relevansi artikel, kata kunci, kredibilitas, popularitas, dan pengalaman positif dari pengguna. Jika kamu mengetahui ini, kamu dapat memanfaatkan pengetahuan ini untuk dijadikan strategi konten marketing. 3. Miliki Pengalaman ✏️ Kamu bisa mendapatkan pengalaman untuk menjadi SEO specialist dengan: Membuat situs web/blog sebagai proyek pribadi dan bereksperimen dengan strategi SEOIkuti program magangMengerjakan proyek freelance atau menjadi freelance SEO copywriter. 4. Buat CV SEO Specialist yang Menarik Setelah memahami strategi SEO, mendapatkan sertifikasi, dan memiliki pengalaman, bungkuslah semua itu ke dalam CV SEO Specialist dan dapatkan pekerjaan impian kamu sebagai SEO expert! Ikuti tips berikut untuk membuat CV SEO specialist: Soroti keterampilan SEO kamu pada CV ✍️Skill SEO Specialist untuk CV💻 SEO Tools untuk CVSEO keyword researchEmail marketingCopywritingLink buildingCMSHTMLCSSJavaScriptOn/off-page SEOUI/UXA/B testingGenerate organic trafficCompetitor analysisSEO web content analysisSEO toolsGoogle AnalyticsGoogle AdsGoogle TrendsKeyword PlannerAhrefsSEMrushMozMicrosoft OfficePhotoshopYoastSearchmetricsScreaming FrogWordPress Daftarkan informasi tambahan seperti sertifikasi, kursus online, blog pribadi, workshop, seminar, dll. Biasanya, sertifikasi bukan hal yang wajib untuk dicantumkan. Tetapi ini adalah kesempatan yang bagus untuk menunjukan keterampilan kamu di area tertentu. Pertimbangkan untuk ambil sertifikasi apalagi jika pekerjaan yang ingin kamu lamar menyebutkan sertifikasi tertentu dalam iklan pekerjaannya. Perhatikan contoh CV SEO Specialist ini untuk inspirasi kamu!Contoh CV SEO Specialist - Dibuat di CakeResumeYuk, buat CV SEO specialist kamu sekarang juga di CakeResume, 100% gratis! Ada lebih dari 50 template gratis dan menarik yang bisa kamu gunakan dan unduh dalam bentuk PDF🎉Buat CV CakeResume adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari CakeResume dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal CakeResume.--- Ditulis Oleh Cindy Graciella ---
Industry & Job Overview
Nov 17th 2025

Panduan Menjadi Editor Andal: Tugas, Skill, Gaji, Prospek

Editor adalah salah satu profesi dengan ruang lingkup pekerjaan yang luas, apalagi setelah berkembangnya teknologi. Hingga beberapa puluh tahun yang lalu, editor lekat dengan kerja di dunia perbukuan dan media cetak, tetapi saat ini tugasnya merambah hingga proses pembuatan konten untuk beragam platform. Mengapa tugas editor masih relevan sampai sekarang? Pekerjaan penyuntingan (editing) berpengaruh pada distribusi informasi yang ingin disampaikan kepada target audiens. Semakin luas keterjangkauan informasi dan tingkat penerimaannya, maka dampak positif yang didapat perusahaan juga besar, utamanya terkait brand awareness. Jobdesk editor bisa dibilang cukup rumit, karena itu ada beberapa keahlian khusus jika kamu ingin terjun di bidang ini. Namun percayalah, karier editor punya masa depan yang cerah karena perusahaan mana yang ingin mengambil risiko dengan meloloskan karya atau konten tanpa pemeriksaan? Cakeakan mengajakmu menyelami poin-poin yang perlu kamu ketahui tentang pekerjaan editor. Jadi tunggu apalagi, yuk baca sampai selesai!Daftar isi: Pengertian Editor Tugas dan Tanggung Jawab Editor Jenis-Jenis Editor Keterampilan yang Harus Dimiliki Editor Jenjang Karir dan Gaji Editor Cara dan Syarat untuk Menjadi Editor Apa itu Editor? Editor adalah nama lain untuk penyunting. Melalui proses penyuntingan, editor memastikan konten cetak maupun online yang dibuat memenuhi standar perusahaan, aturan tata bahasa, hingga kode etik. Tugas editor tidak hanya berhenti di konten tertulis, tapi juga audio, gambar, dan video. Tidak sedikit yang mengira pekerjaan editor sama dengan proofreader atau pemeriksa aksara. Nyatanya tidak seperti itu. Pemeriksaan aksara bertujuan untuk memastikan tidak ada kesalahan ketik (typo) dalam produk rilisan, dan ini hanya merupakan salah satu bagian dari jobdesk editor. Apa Tugas Seorang Editor? Apakah seorang pembuat karya (penulis, fotografer, videografer, dan lain-lain) tidak bisa melakukan penyuntingan sendiri (self-editing)? Sayangnya sebagian besar dari pembuat karya memiliki blind spot atau titik buta, yaitu kondisi ia tidak bisa melihat ada kesalahan dan ketidakakuratan dalam produk yang dibuat. Blind spot adalah hal normal, karena itulah mata elang seorang editor dibutuhkan. Akurasi hingga kejelasan ide dari sebuah karya adalah tujuan akhir yang akan dicapai oleh editor. Namun, jangan salah. Pada situasi tertentu, tugas editor tidak hanya ada di akhir, tapi juga sebelum dan ketika proses pembuatan karya terjadi. Mari kita ulas satu-satu pekerjaan editor yang membutuhkan kecakapan tinggi ini: 1. Melakukan peninjauan konten Sebelum konten disebarluaskan, editor melakukan peninjauan untuk memastikan akurasi, kejelasan, kesesuaian konten visual, tertulis, audio, hingga video, dengan standar dan pedoman editorial. Dalam hal ini, editor menyunting tata bahasa, tanda baca, tata letak, ejaan, gaya penulisan, penggunan video/foto/audio, dan konsistensi. Setelah konten dinyatakan lolos, editor memberikan tanda persetujuan untuk diunggah atau digunakan. 2. Berkolaborasi dengan pembuat karya Sebagai ‘pucuk pimpinan’ dalam pembuatan konten, editor harus siap siaga memastikan pembuat karya menyelesaikan pekerjaan sesuai deadline, menyediakan diri untuk menerima beragam pertanyaan, membantu mempertajam ide pembuat karya, dan lain-lain. 3. Mengelola operasional redaksi Editor dituntut untuk terlibat dalam penyusunan rencana konten, pembuatan outlines, termasuk penugasan kepada para pembuat karya, penetapan deadline, koordinasi dengan beragam departemen untuk distribusi dan sirkulasi konten, serta penentuan strategi marketing. 4. Selalu update dengan tren Sebagai pengarah, tentu editor tidak boleh ketinggalan zaman. Ia juga harus memiliki pengetahuan tentang hal-hal yang sedang digandrungi masyarakat, untuk nanti dimasukkan ke dalam konten. 5. Bertindak sebagai user dalam wawancara Human Resources Department (HRD) pasti akan meminta editor bertindak sebagai user untuk menentukan kandidat mana yang cocok masuk ke dalam tim. Itu artinya editor tidak akan lepas dalam proses perekrutan sebuah perusahaan. 6. Memimpin tim Editor biasanya memimpin 3 hingga 10 pembuat konten dalam satu tim. Tugas utama sebagai pemimpin adalah memastikan kinerja tiap anggota berjalan baik, kemudian menyusun evaluasi bulanan yang nantinya digunakan sebagai bahan penilaian oleh HRD. 7. Berkoordinasi dengan tim lain Sebagai salah satu strategi marketing yang jitu, konten yang dibuat menampung banyak kepentingan tim-tim dalam perusahaan. Contoh: tim pemasaran meminta tim konten untuk menulis artikel iklan mengenai salah satu brand yang bekerjasama dengan perusahaan. Jenis-Jenis Editor 1. Editor in Chief (Pimpinan Redaksi) Pimpinan redaksi adalah posisi tertinggi dalam struktur jabatan di media massa (tidak menutup kemungkinan juga di dalam sebuah penerbitan). Tugas utamanya adalah mengawasi seluruh kinerja keredaksian (pra dan pasca) hingga membuat kebijakan. 2. Managing Editor (Redaktur Pelaksana) Redaktur pelaksana (redpel) berada satu tingkat di bawah Editor in Chief. Redpel adalah kepanjangan tangan dari pimpinan redaksi untuk mengawasi, menyeleksi, dan menyunting tiap naskah atau konten yang dibuat oleh tim. 3. Editor buku Editor buku bisa bekerja secara terikat dengan penerbitan tertentu, atau lepas (freelance). Tugas editor buku adalah memberikan masukan dan kritikan, serta menyunting naskah buku. Jika buku sudah siap terbit, editor juga terlibat dalam proses promosi baik online maupun offline. 4. Copy Editor Nah, menariknya posisi copy editor dan editor buku sangat dekat. Tugas copy editor adalah memastikan tidak ada kesalahan teknis dalam sebuah naskah. Kemudian naskah yang sudah disunting, diberikan kepada editor untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Copy editor juga menemani dan mendampingi penulis selama proses finalisasi naskah. Jadi bisa dibilang copy editor bertindak sebagai jembatan antara penulis dengan editor utama. 5. Editor akuisisi Editor akuisisi bertanggung jawab mencari naskah potensial untuk diterbitkan. Jika sekiranya ada naskah menarik, seorang editor akuisisi akan melakukan pitch presentation untuk menjelaskan: alasan mengapa buku tersebut perlu diterbitkan, target pasar pembaca, peluang pemasaran, dan lain-lain. Ketika editor utama sudah menyatakan persetujuan, maka akuisitor akan menghubungi penulis (atau penerbit jika buku terjemahan) untuk meminta izin hak cipta terbit, pembahasan kontrak, dan lain-lain. 6. Editor video dan foto Video dan foto adalah data mentah yang perlu diolah untuk bisa menjadi cerita. Tugas editor adalah mengarahkan shot yang akan diambil, mengumpulkan hasil shot, kemudian menjahitnya menjadi satu bagian utuh. 7. Content Editor Content editor bekerja di bawah perusahaan media digital. Ia bertanggung jawab untuk memastikan konten tulisan telah memenuhi segala standar dan etik sebelum diunggah di situs perusahaan. Skill yang Dibutuhkan Editor Sudah siap untuk menjadi seorang editor andal? Kalau begitu pastikan kamu telah menguasai skill editor di bawah ini untuk menunjang kinerja. 1. Menguasai Bahasa Jenis editor apapun yang kamu tekuni nantinya pasti akan berhubungan dengan penggunaan bahasa. Tiga senjata yang akan bakal sering kamu gunakan adalah: KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), kamus Tesaurus, dan pedoman EYD (Ejaan yang Disempurnakan). Bagaimana melatih skill berbahasa yang tepat dan benar? Mulailah dengan rajin membaca buku berbagai genre, artikel di majalah dan koran, atau mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh penulis dan jurnalis besar. Memahami Macam-Macam Gaya Penulisan Tahukah kamu bahwa tiap konten memerlukan gaya penulisan yang berbeda tergantung kepada siapa produk tersebut ditujukan? Ada empat gaya penulisan yang umum dipakai: Persuasif: jenis tulisan ini bertujuan untuk membujuk atau meyakinkan pembaca untuk mengambil keputusan seperti yang diinginkan pembuat konten produk. Jika kamu berjualan skincare, konten dengan gaya penulisan persuasif bertujuan agar audiens mau membeli produkmu.Naratif: jenis tulisan ini penuh dengan penceritaan yang mengalir. Tulisan naratif ini berupaya untuk mendekatkan audiens dengan cerita yang dibangun oleh pembuat konten. Tulisan ini banyak tersebar di majalah adventure dan kisah-kisah perjalanan lain.Eksposisi: Eksposisi bersifat lugas dan to the point karena jenis tulisan ini bertujuan untuk memuat informasi penting dan pengetahuan kepada pembaca. Gaya penulisan ini biasanya ada di dalam esai, tajuk rencana, dan lain-lain.Deskriptif: Gaya penulisan terakhir ini fokus pada detail peristiwa, latar waktu dan tempat, serta karakter yang terlibat. Penulisan deskriptif bisa kamu temukan dalam laporan kasus di kepolisian. 2. Melek Digital Data dari Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) mencatat ada sekitar 221.563.479 pengguna internet dari keseluruhan jumlah populasi 278.696.200 jiwa, pada tahun 2023. Ini adalah angka yang besar dan potensial untuk menjadi bisnis. Tidak heran jika konten-konten lebih sering ditampilkan lewat media digital dibanding cetak. Jumlah media massa print bahkan semakin berkurang dibandingkan dengan kemunculan media online. Melek digital adalah tugas editor masa kini yang turunannya bisa berupa: kemampuan mengoperasikan aplikasi terbaru, kemampuan membaca pergeseran tren, kemampuan menguasai algoritma, kemampuan memahami audiens yang terus berubah. 3. Ketelitian dan Kreativitas Skill editor yang tidak boleh sampai terlewat adalah teliti secara kreativitas. Kecerobohan dalam meloloskan naskah yang tidak layak, masih memiliki typo, misinformasi bisa berpengaruh pada tingkat kepercayaan audiens. Sementara itu kreativitas adalah kemampuan untuk mengemas konten semenarik dan seunik mungkin sebagai pembeda dengan konten dari perusahaan yang lain. Pada akhirnya, pekerjaan editor tetap membutuhkan jiwa artistik yang tinggi. Jenjang Karir dan Gaji Editor Di antara sekian banyak pencari kerja yang ingin memiliki karier editor, pasti ada beberapa yang ragu dengan persyaratannya. Kabar baik, karena memulai dari awal jenjang editor tidak membutuhkan latar belakang tertentu. Perusahaan biasanya lebih menekankan pada pengalaman dan kemampuan dalam bidang tulis-menulis yang dipunyai kandidat. Mari kita buat simulasi bagaimana jenjang karier seorang editor ke depannya: Editor bukuJenjangPosisi1.Pembaca, reviewer buku, editor buku pemula2.Copy editor3.Editor akuisisi4.Editor senior5.Editor in Chief Editor kontenJenjangPosisi1.Content writer intern2.Content writer3.Content writer senior4.Editor5.Managing editor6.Editor in Chief Pertanyaan selanjutnya, editor bisa bekerja di mana? Industri apa saja yang banyak membuka lowongan untuk posisi editor? Data dari Franklin University ini menampilkan penyebaran editor di industri kerja. IndustriPresentaseKoran, majalah, penerbitan, direktori39,2%Film dan video10,3%Layanan distribusi streaming media, jejaring sosial, jaringan media, penyedia konten7,8%Periklanan, hubungan masyarakat, dan layanan terkait5,4%Jasa konsultasi manajemen, ilmiah, dan teknis3,8%Organisasi keagamaan3,4%Lain-lain30,1% Sementara itu, berapa gaji editor rata-rata di Indonesia? Tingkat gaji editor bisa berbeda tergantung dengan kebijakan perusahaan, upah minimum tiap kota, pengalaman kerja, kemampuan, dan lain-lain. Gaji editor buku pemula ada di kisaran Rp4 hingga Rp5 juta per bulan. Sementara gaji editor senior bisa mencapai Rp9 hingga Rp11 juta per bulan. Jika buku yang diterbitkan mengalami cetak ulang, tidak menutup kemungkinan editor juga akan mendapatkan bonus tambahan. Nah, untuk gaji editor di media online bisa berbeda lagi hitungannya. Rata-rata editor media online mendapatkan gaji sekitar Rp6 juta. Namun angka tersebut masih di luar bonus yang dihitung berdasarkan click per view tulisan yang disunting dan diunggah. Ilustrasi: seorang editor di media X memiliki gaji pokok sebesar Rp6,5 juta per bulan. Ia mendapat bonus sebesar Rp6 juta untuk bulan Mei karena jumlah pembaca seluruh artIkel yang ia terbitkan pada bulan April mencapai 3 juta views. Tips untuk Menjadi Editor 1. Menempuh Pendidikan atau Dapatkan Sertifikasi Meski menjadi editor biasanya tidak dibutuhkan kualifikasi pendidikan khusus, tapi memiliki latar belakang akademik yang sesuai dengan jobdesk editor bisa jadi nilai tambah. Jurusan yang paling cocok untuk menjadi editor adalah: jurnalistik, komunikasi, dan sastra. Jika kamu tidak memiliki riwayat pendidikan di atas, tenang saja, selalu ada alternatif. Banyak lembaga dan komunitas yang mengadakan pelatihan bersertifikat untuk calon editor. Penerbit dan media massa bereputasi juga rutin membuka peluang tersebut sebagai cara untuk menemukan kandidat potensial. 3. Mendapatkan Pengalaman Relevan Bergabung dengan komunitas menulis bisa membuka jalanmu untuk meniti karier editor. Ekosistem komunitas yang kompetitif sekaligus suportif akan memudahkanmu menyerap ilmu kepenulisan. Kamu bisa mencari rekomendasi komunitas lewat Twitter dan Instagram. Selain komunitas, pengalaman yang relevan juga bisa kamu dapatkan dengan menjadi volunteer dalam acara yang diadakan oleh media atau penerbit, mengikuti magang, serta menjajal menjadi penulis lepas. Informasi kegiatan-kegiatan semacam ini bisa kamu dapatkan di Cake. Rajin-rajinlah untuk memantau agar tidak ketinggalan kesempatan. 4. Bangun Network dengan Klien Tips selanjutnya adalah dengan memperlebar koneksi dan jaringan yang kamu miliki. Selain mengikuti banyak kegiatan, kamu juga bisa mulai membangun networking dengan klien-klien besar menggunakan fitur baru di aplikasi Cake bernama Cake Meet! Bagaimana fitur Meet bisa membantumu menemukan klien yang tepat? Kami mengembakan sistem untuk mempertemukan secara online pencari kerja dan profesional yang sedang mencari kandidat. Fitur Meet menyediakan wadah bagi pencari kerja dan profesional untuk berbincang-bincang. Kamu cukup mengisi identitas diri untuk ditinjau oleh tim Cake. Setelah lolos pengecekan kamu dapat mulai mencari sosok profesional yang cocok dengan rencana kariermu. Jika kalian sama-sama match, inilah saatnya bagi kamu untuk mempromosikan dan membuktikan diri sebagai kandidat yang tepat!Swipe dan dapatkan koneksi baru untuk perluas peluang karier kamu di Cake Meet sekarang juga! 🎉Mulai Networking 4. Buat CV Editor Menarik CV editor yang menarik adalah kunci agar lamaranmu masuk dalam kriteria yang diinginkan perusahaan. Kamu harus menekankan pada pengalaman di dunia menulis serta pencapaian yang pernah kamu raih. Jangan lupa untuk membuat CV yang ramah ATS untuk memperbesar peluangmu lolos. Berikut contoh CV editor yang bisa kamu jadikan pedoman:Contoh CV Editor -- Dibuat di CakeBuat CV di Cake, tersedia 12+ template CV menarik yang ATS friendly. Gratis Download PDF! 🎉Buat CV Kesimpulan Profesi editor alias penyunting bertanggung jawab untuk memastikan konten yang mau dirilis sesuai dengan standar, tujuan, dan kode etik yang ditetapkan oleh perusahaan. Konten yang dimaksud dapat berupa tulisan, audio, gambar, dan juga video.Jenjang karier editor bisa berbeda tergantung dengan jenis perusahaan yang meng-hire. Tetapi dua posisi tertinggi dari editor adalah Editor in Chief (Pimpinan Redaksi) dan Managing Editor (Redaktur Pelaksana).Sebagai ujung tombak konten mana yang layak diterbitkan, editor perlu memiliki kemampuan berbahasa, melek digital, teliti, serta kreatif.Gaji editor ditentukan berdasarkan banyak faktor: pengalaman kerja, kemampuan, upah minimum kota, hingga skala perusahaan. Namun banyak perusahaan juga menerapkan skema bonus untuk editor yang kontennya berhasil menjangkau banyak audiens. Artikel di atas menjawab rasa penasaran tentang apa itu editor dan tugasnya. Jika kamu memerlukan panduan membuat CV editor, ikuti langkah-langkah yang ada di artikel ini. Dijamin lamaranmu akan dilirik oleh HRD. Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Erika Rizqi ---

Kenali Apa itu Performance Marketing: Pekerjaan yang Sedang Naik Daun!

Marketing merupakan salah satu kunci penting dalam menjalankan bisnis. Tipe marketing pun sangat beragam, mulai dari yang konvensional hingga digital marketing yang banyak digunakan di zaman sekarang. Apa jadinya kalau praktik brand marketing dan paid advertising digabungkan? Tentunya akan membawa hasil yang optimal. Nah, praktik penggabungan keduanya dinamakan sebagai performance marketing. Apa yang dimaksud dengan pekerjaan di bidang performance marketing? Kali ini, Cake akan mengupas habis detil pekerjaan performance marketing, manfaat keuntungannya, serta jenjang karier di bidang ini! Daftar isi:Pengertian Performance Marketing Keunggulan dari Performance Marketing Prospek Karir Performance Marketing Skill yang Diperlukan Bagi Performance Marketer Tips Melakukan Performance Marketing yang Baik Tips Berkarir di Bidang Performance Marketing Apa itu Performance Marketing?Performance Marketing adalah istilah umum dan lazim dalam dunia digital marketing, yaitusuatu praktik yang mengarah pada pemasaran online. Performance Marketing adalah penggabungan antara praktik brand marketing dan paid advertising. Perusahaan atau platform yang dibayar harus memberikan imbal balik atau hasil yang positif terhadap tingkat penjualan sebuah perusahaan, misalnya seperti peningkatan angka konversi pelanggan atau jumlah klik yang bertambah, dan lain sebagainya. Apakah Performance Marketing Sama dengan Affiliate Marketing? Banyak orang mengira bahwa Performance Marketing sama dengan Affiliate Marketing. Namun, pada praktiknya affiliate marketing merupakan salah satu praktik dari performance marketing. Jangkauan performance marketing sangatlah luas dan dapat dijalankan dalam berbagai channel digital marketing. Misalnya seperti di native advertising, search engine marketing, social media marketing, dan affiliate marketing.Manfaat dan Keunggulan dari Performance MarketingBerbeda dari konsep marketing pada umumnya dimana brand membayar sebuah platform/perusahaan untuk memasang iklan dan pemasaran tanpa ada jaminan akan hasil yang didapatkan. Namun, performance marketing merujuk pada pembayaran yang dilakukan oleh brand ketika program pemasaran berhasil dijalankan oleh sebuah platform/perusahaan. Berikut adalah beberapa manfaat dan keunggulan dari Performance Marketing yang haruskamu ketahui: 1. Performa yang Terukur Keuntungan menggunakan performance marketing yang pertama adalah adanya performa yang terukur dan semua tertera dalam bentuk data. Misalnya ketika kamu memasang sebuah iklan, maka aktivitas dari iklan tersebut akan jelas terukur. Kamu pun bisa menganalisis perkembangan marketing dari berbagai data yang ada seperti jumlah orang yang melihat, jumlah klik, dan jumlah penjualan yang ada. Ada beberapa contoh metrik dalam performance marketing, diantaranya adalah: ROAS (Return On Ad Spend)CPC (Cost Per Click)CPA (Cost Per Acquisition)CPM (Cost Per Mile) 2. Pembayaran Setelah Terjadinya Aksi Berbeda dari marketing tradisional yang mewajibkan kamu membayar sebelum beriklan, di performance marketeers kamu pun berkesempatan untuk membayar setelah terjadi sebuah aksi. Maka tidak heran jika strategi performance marketing termasuk bentuk pemasaran yang budget friendly. 3. Iklan Dengan Target Jelas Di lama digital performance marketing, iklan yang dipasang hanya ditujukan untuk target pasar sesuai permintaan, maka tidak semua orang dapat melihat iklan seperti yang terjadi pada cara kerja pemasaran tradisional. Orang yang dapat melihat iklanmu tentunya adalah target pasar sebuah bisnis dengan kriteria tertentu. Umumnya target ditentukan berdasarkan perilaku dan minat calon konsumen, informasi seperti usia, jenis kelas, dan lokasi pun memainkan peranan penting dalam menentukan target pasar. Dengan adanya target yang jelas, maka iklan yang dipasang juga akan jauh lebih efektif.👉 Ketahui Jenis-Jenis Strategi Digital Marketing Terpilih dan Simak Artikel Berikut! Prospek Karir Performance Marketing Dari sekian banyak pekerjaan marketing yang ada, pekerjaan performance marketing merupakan salah satu yang memiliki prospek karir yang menjanjikan.1. Performance Marketing Specialist Job desk Performance Marketing Specialist:Merencanakan strategi pemasaran yang efektif agar dapat mencapai goal atau target pemasaran.Menggunakan berbagai platform digital untuk melaksanakan kampanye, seperti pengelolaan iklan online, pembuatan konten iklan yang menarik, pilihan iklan marketing ads, dan lainnya.Menganalisis hasil kampanye dengan KPI dan metrik performance marketing secara terukur.Memantau performa kampanye dan menyusun laporan secara terperinci. Gaji:Rp 8.000.000 hingga Rp 15.000.000 per bulannya 2. Senior Performance MarketingJob desk Senior PerformanceMarketing:Menentukan tujuan kampanye dan menganalisis target audiens.Mengelola anggaran pemasaran digital agar dapat dimanfaatkan secara efektif untuk mencapai tujuan bisnis.Menganalisa dan melaporkan kinerja kampanye secara teratur serta berkoordinasi dengan tim performance marketing dalam mengoptimalkan kinerja sebuah kampanye.Gaji:Rp 15.000.000 hingga Rp 25.000.000 per bulannya3. Performance Marketing Lead Job desk Performance Marketing Lead:Merencanakan dan melaksanakan strategi dan plan sebuah performance marketing.Mengembangkan dan mengelola kampanye pencarian calon pelanggan danpemasaran digital.Mengelola anggaran dan kampanye di seluruh platform digital, dengan tujuan untukmemperoleh keuntungan atas investasi yang ada. Gaji Performance Marketing Lead: di atas Rp 15.000.000 per bulannya. 4. Head of Digital Marketing Job desk Head of Digital Marketing:Membuat perencanaan dan mengimplementasikan kampanye marketing dengan menggunakan berbagai channel digital marketing seperti website, media sosial, email, dan lainnya.Mengatur dan bekerja sama dengan anggota tim lainnya dalam membuat strategi yang sesuai dengan tujuan bisnis.Mengidentifikasi dan mengimplementasikan teknologi baru yang dapat mendukung kampanye marketing sebuah bisnis.Menganalisis performa digital dan melakukan perbaikan untuk meningkatkan performa digital sebuah bisnis. Gaji:Untuk mencapai posisi head of Digital Marketing tentunya dibutuhkan pengalaman dna kemampuan yang sangat unggul. Berdasarkan data yang ada, rata-rata gaji seorang head digital marketing di Indonesia berkisar lebih dari Rp 20.000.000 setiap bulannya.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan marketing kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Lowongan Skill yang Dibutuhkan Performance MarketingApa itu skill performance marketing? Berikut adalah beberapa skill yang diperlukan untuk dapat bekerja sebagai performance marketers. 1. Mampu Mengambil Keputusan Seorang performance marketer dituntut untuk memiliki pemahaman menyeluruh tentang berbagai metrik utama di berbagai channel advertising yang sedang dikerjakan. Oleh karena itu, skill decision making yang cepat sangatlah dibutuhkan untuk membantu kamu mengatur dan melaksanakan kampanye-kampanye besar. Skill decision making membantumu untuk mengidentifikasi setiap platform dan sistem baru untuk meningkatkan kinerja. Selain itu, kamu juga dapat menentukan metode yang paling optimal, sehingga bisa digunakan lagi untuk keperluan marketing berikutnya. 2. Kemampuan Kolaborasi Skill komunikasi dan kolaborasi juga merupakan skill lain yang dibutuhkan oleh seorang performance marketer agar dapat meningkatkan efisiensi kerja di seluruh tim. Kerja sama dalam tim sangat dibutuhkan untuk menetapkan tujuan dari sebuah kampanye iklan dan membuat laporan akan hasil kampanye ke manajemen senior. Selain itu, seorang performer marketer juga akan berkolaborasi dengan tim desain dan tim lainnya dalam menjalankan tugas kesehariannya. 3. Skill Analisa Pekerjaan performance marketing specialist akan sangat terkait erat dengan data danangka, tidak heran jika skill analitis menjadi salah satu kemampuan yang diwajibkan. Dengan skill analitis, kamu dapat bekerja secara efektif dalam memaksimalkan hasil dari sebuah campaign ads yang sedang berjalan, selain itu seorang performance marketer juga bisa mendapatkan insight dari konsumen. Dengan menguasai skill ini, kamu bisa memaksimalkan laporan, budget, performa kampanye, ROI, dan berbagai channel metriks yang ada. 4. Berpikir Strategis Ada berbagai macam strategi yang 1dapat kamu coba saat menjalankan performance marketing. Misalnya seperti SEM, teknik retargeting, social media advertising, display advertising, dan lain sebagainya. Tips Performance Marketing yang Baik dan BenarApa saja yang dimaksud dengan skill performa marketing? Berikut adalah beberapa tips untuk melakukan performance marketing yang baik dan benar demi mendapatkan hasil yang optimal. 1. Memilih Traffic dengan Teliti Traffic merupakan salah satu indikator penting dalam digital marketing. Karena semakin tinggi jumlah traffic yang mengunjungi website atau aplikasi, maka semakin besar juga potensi untuk menghasilkan konversi, penjualan, atau pencapaian tujuan lainnya.Maka salah satu kunci keberhasilan brand performance marketing adalah pemilihan traffic yang tepat dan teliti. 2. Fokus Terhadap Landing Page dan Penawaran yang Menguntungkan Landing page adalah halaman khusus untuk audiens setelah melakukan klik pada sebuah iklan digital. Landing page bertujuan untuk meningkatkan konversi pada penjualan. Salah satu tips untuk kesuksesan market performance adalah dengan membuat promosi yang berfokus pada landing page dan arahan pada penawaran yang menguntungkan. Dengan begitu, konsumen akan lebih tertarik untuk melakukan klik pada iklan yang dibuat. Hal ini juga berdampak positif terhadap penjualan perusahaan. 3. KPI yang berfokus terhadap Pendapatan Dalam bidang performance marketing, KPI artinya memegang peranan yang sangat penting sebagai sebuah metrik untuk mengukur keberhasilan sebuah bisnis, umumnya KPI diukur dalam periode harian, mingguan, hingga bulanan. KPI berperan penting dalam menguji dan mengukur keberhasilan strategi pemasaran digital. Ingatlah untuk memfokuskan KPI pada pendapatan yang dihasilkan.Buat CV di Cake, tersedia 12+ template CV menarik yang ATS friendly. Gratis Download PDF! 🎉 Buat CV Cara Memulai Karir Sebagai Performance MarkerMungkin ada yang bertanya mengenai profesi advertiser kerjanya apa? Berikut tips untuk kamu yang ingin berkarir di bidang performance marketing. 1. Menempuh Pendidikan dan Memiliki Sertifikasi Langkah pertama tentunya melalui jalur pendidikan. Sebagai performa marketing artinya kamu harus memiliki pengetahuan cukup seputar dunia marketing, serta skill analisis dan problem solving yang tinggi.Salah satu cara ampuh untuk mengasah kemampuan ini adalah dengan menempuh pendidikan formal atau mengambil kelas online bersertifikasi yang berhubungan dengan dunia marketing performance.Berikut beberapa jurusan yang dapat diambil untuk berkarir sebagai performance marketer:Bisnis DigitalDigital MarketingTeknik InformatikaIlmu Komunikasidan fakultas bisnis lainnya Selain pendidikan formal, alangkah baiknya juga untuk menggarap pengalaman bekerja melalui magang di perusahaan atau penawaran jasa sebagai freelance digital marketer. 2. Buat CV Menarik untuk Melamar Pekerjaan Performance Marketing Setelah kamu mengambil pendidikan dan sertifikasi, maka saatnya untuk menuliskan latar belakang dan pengalaman kerja mu di sebuah CV yang menarik! Apa itu contoh CV dari Performance Marketing Specialist? Berikut adalah contoh CV performance marketing specialist yang baik dan benar.ContohCVPerformance Marketing Specialist - Dibuat di CakeIngin buat CV Online menarik? Yuk langsung aja buat CV digital di Cake. Mudah dibuat, banyak pilihan template dan 100% GRATIS! 🎉Buat CVKonklusi Performance marketing adalah suatu praktik dimana perusahaan/klien hanya perlu membayar setelah terjadinya aksi pembelian dalam sebuah proses pemasaran.Paid marketing adalah salah satu praktik dari performance marketing, yang berarti performance marketing merupakan gabungan antara paid marketing dan brand marketing.Tugas seorang performance marketing sangatlah luas, mencakup advertiser yang artinya pemasangan iklan untuk mempromosikan sebuah produk.Beberapa manfaat dan keunggulan dari performance marketing digital adalah adanya performa yang terukur, target audiens dalam beriklan, serta hemat budget, karena pembayaran dilakukan setelah aksi.Pekerjaan performance marketing menawarkan jenjang karir yang menjanjikan. Dimulai denganPerformance Marketing Specialist, Senior Performance Marketing,Performance Marketing Lead, dan Head of Digital Marketing. Ingin buat CV ATS-friendly yang profesional biar dilirik HRD? Cobain Cake untuk membuat CV Online, portofolio lamaran kerja, dan juga cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami. 100% GRATIS!+--- Ditulis Oleh Lydia Gavrila ---
Industry & Job Overview
Nov 11th 2025

Bagaimana Cara Jadi Digital Marketer? Ini Tugas, Skill, dan Gajinya

Bidang digital marketing mengalami pertumbuhan seiring dengan pesatnya laju pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Data Statista menunjukkan interaksi pengguna internet Indonesia dengan digital marketing cukup tinggi. Di tahun 2023, sebanyak 68,5% pengguna internet Indonesia melakukan riset brand dan produk secara online sebelum mereka melakukan pembelian. Kondisi tersebut berdampak pada semakin dibutuhkannya peran digital marketer dalam ekosistem bisnis modern. Digital marketer menjadi figur penting untuk mengelola strategi digital marketing dalam memaksimalkan eksposur brand dan mempengaruhi keputusan konsumen. Untuk mengetahui lebih lanjut profesi digital marketer, Cake akan membagikan penjelasan seputar tugas, skill, gaji, hingga cara menjadi seorang digital marketer di artikel berikut. Daftar isi: Pengertian Digital Marketer Tugas dan Tanggung Jawab Digital Marketer Keterampilan yang Harus Dimiliki Digital Marketer Gaji Digital Marketer Cara dan Syarat Menjadi Digital Marketer Apa itu Digital Marketer? Digital marketer atau digital marketing specialist adalah seorang profesional yang bertugas merencanakan, mengimplementasikan, dan mengelola strategi marketing secara online untuk mempromosikan produk atau layanan suatu perusahaan. Fungsi utama digital marketer adalah meningkatkan brand awareness, menarik pelanggan potensial, dan meningkatkan konversi penjualan. Di era industri digital, pekerjaan digital marketing semakin dibutuhkan oleh perusahaan karena peran vitalnya dalam menjangkau konsumen secara luas dengan biaya yang lebih murah. Laporan DemandMetric mengungkapkan, biaya konten marketing digital 62% lebih rendah, dan mampu menghasilkan 3x lebih banyak leads dibandingkan marketing tradisional. Selain itu, digital marketer juga membantu perusahaan membuat keputusan strategis yang lebih efektif dengan cara memberi insight penting berbasis data. Seorang digital marketer menggunakan berbagai platform digital untuk menjangkau target audiens mereka, termasuk: WebsiteSearch Engine Optimization (SEO)Search Engine Marketing (SEM)Social Media MarketingEmail MarketingIklan DigitalInfluencer Marketing, dll📚 Baca juga:Digital Marketing: Arti, Tugas, Peluang Karir Hingga Gaji! Apa Tugas Seorang Digital Marketer? Job desk digital marketing meliputi berbagai kegiatan pemasaran digital yang bertujuan mempromosikan produk/layanan perusahaan dan meningkatkan brand awareness. Seluruh tugas digital marketer dilakukan secara online melalui berbagai platform media. Lalu, apa yang dilakukan digital marketing? Berikut merupakan daftar tugas digital marketer secara lebih rinci: 1. Menyusun Strategi Digital Marketing Digital marketer bertugas menyusun dan mengembangkan strategi pemasaran digital di berbagai platform untuk membantu perusahaan dalam memperkuat brand awareness hingga meningkatkan penjualan. 2. Eksekusi Kampanye Pemasaran Digital Setelah menentukan strategi yang paling efektif, digital marketer bertugas untuk mengeksekusi campaign pemasaran digital di berbagai platform seperti media sosial, email, search engine, e-commerce, dll. 3. Riset Pasar dan Tren Digital marketer perlu melakukan riset pasar dan tren secara berkala untuk meningkatkan relevansi strategi pemasaran produk dan menjangkau audiens yang lebih luas. 4. Mengelola dan Mengoptimasi Website Bisnis Selanjutnya, tugas digital marketing adalah mencakup pengelolaan dan optimasi website bisnis. Digital marketer mengelola dan mengoptimasi website agar produk dan layanan perusahaan lebih mudah ditemukan pelanggan di mesin pencari (search engine) seperti Google dan Bing. Tujuan pengelolaan dan optimasi website adalah meningkatkan peringkat halaman (SERP), memperbanyak traffic, hingga meningkatkan jumlah interaksi pelanggan dengan konten-konten marketing di website. 5. Manajemen Iklan Digital Kampanye iklan digital berbayar dapat membantu meningkatkan penjualan produk dan layanan perusahaan. Digital marketer bertugas mengelola iklan berbayar di berbagai platform seperti Google Ads, iklan e-commerce, sosial media, dll secara efektif dan efisien. 6. Membuat Konten Marketing Tugas digital marketing juga mencakup pembuatan konten marketing berkualitas dalam bentuk teks, infografis, video, hingga unggahan media sosial. Konten marketing berkualitas berkontribusi besar dalam menarik perhatian audiens dan mendorong interaksi, sehingga memperkuat hubungan antara brand dan konsumen. 7. Meningkatkan Engagement Engagement atau interaksi berperan penting dalam kesuksesan strategi digital marketing di berbagai platform. Seorang digital marketer dituntut untuk mampu meningkatkan engagement audiens dalam rangka membangun brand awareness, mendorong konversi, dan meningkatkan visibilitas brand di berbagai platform digital. 8. Menyusun dan Mengelola Email Marketing Digital marketer bertugas mengelola kampanye email marketing, mulai dari membuat daftar kontak email, menyusun newsletter, hingga menganalisa tingkat click and read. 9. Analisis dan Pelaporan Digital marketer bertugas menganalisis dan melaporkan kinerja kampanye digital marketing menggunakan alat analitik seperti Google Analytics, Google Ads, Facebook Ads, Hootsuite, dll. Data yang diperoleh dapat menjadi referensi penting untuk mengukur efektivitas kampanye dan penyesuaian strategi pemasaran.Profesi Digital Marketing Skill yang Dibutuhkan Digital Marketer Tugasnya yang beragam membuat digital marketer perlu menguasai beberapa hard skill dan soft skill agar mampu menjalankan strategi pemasaran digital dengan efektif. Kabar baiknya, keterampilan yang perlu dikuasai digital marketer ini masih berhubungan satu sama lainnya. Untuk memahami lebih lanjut, berikut merupakan daftar skill yang penting dikuasai oleh profesi digital marketing. 1. SEO SEM Di ekosistem industri digital, website bisnis saling berlomba tampil di halaman pertama Google. Hal ini dikarenakan 75% dari total pengguna search engine Google hanya berinteraksi dengan halaman situs yang berada di top-4 halaman pertama pencarian (firstpagesage). Keterampilan Search Engine Optimization (SEO) dan Search Engine Marketing (SEM) berperan penting dalam meningkatkan visibilitas website bisnis agar mampu tampil di halaman pertama mesin pencari. SEO berfokus pada pengoptimalan konten dan struktur situs web untuk mendapat peringkat halaman lebih tinggi secara organik. Sementara SEM adalah penggunaan layanan iklan berbayar seperti Google Ads untuk menggapai audiens yang lebih luas dan relevan. Digital marketer perlu menguasai kedua skill ini untuk menarik lebih banyak pengunjung ke situs web, meningkatkan traffic, dan pada akhirnya mendapatkan konversi. 2. Social Media Marketing Social media marketing penting untuk membangun reputasi dan meningkatkan kehadiran brand di berbagai platform sosial media, termasuk Facebook, Twitter, Instagram, dan TikTok. Skill ini mencakup pembuatan konten yang baik, perencanaan jadwal posting, interaksi dengan audiens, dan pengelolaan iklan berbayar di berbagai platform media sosial. Ada banyak strategi social media marketing yang penting dipelajari digital marketer. Sebagai contoh, tren strategi yang kini gencar dilakukan oleh brand adalah bekerja sama dengan Key Opinion Leader (KOL) influencer untuk membangun branding hingga mempromosikan produk mereka di sosial media. 3. Copywriting Copywriting adalah keterampilan menulis teks persuasif secara kreatif dalam rangka mempromosikan produk/layanan suatu perusahaan. Skill copywriting membantu digital marketer mempengaruhi audiens untuk mengambil tindakan tertentu yang menguntungkan bagi brand atau perusahaan. Skill ini bermanfaat di berbagai aspek digital marketing, mulai dari pembuatan konten marketing, email marketing, hingga iklan digital. 4. Email Marketing Keterampilan menyusun email marketing penting dikuasai oleh digital marketer untuk menjalin komunikasi langsung dan melakukan prospecting dengan pelanggan. Faktanya, 87% marketer sepakat bahwa keterampilan ini berperan krusial dalam kesuksesan bisnis (HubSpot). Keterampilan email marketing mencakup pembuatan dan pengelolaan kampanye email yang efektif dan relevan dengan target audiens. Selain itu, keterampilan email marketing juga mencakup analisis metrik open rate, ctr, dan conversion rate untuk mengoptimalisasi kinerja kampanye email secara berkelanjutan. 5. Analisis Data Profesi digital marketing membutuhkan skill analisis data untuk mengukur dan mengevaluasi efektivitas strategi dan kampanye marketing yang dijalankan. Penguasaan skill analisis data memungkinkan digital marketer mengumpulkan data dan insight penting untuk mengidentifikasi tren, optimalisasi strategi pemasaran, hingga menarik pelanggan baru. Umumnya, digital marketer menggunakan skill analisis data di beberapa tools analitik seperti Google Analytics, SEMrush, Google Search Console, Hootsuite, Meta Ads Manager, dll. 6. Desain Grafis Skill desain grafis membantu digital marketer menghasilkan konten marketing yang lebih menarik dan variatif. Digital marketer yang menguasai skill desain grafis dapat menciptakan visualisasi menarik untuk mendukung kampanye pemasaran, serta menciptakan identitas brand yang lebih menonjol dibandingkan kompetitor lain. 7. Soft Skill Digital Marketer Digital marketer memerlukan soft skill untuk menunjang karir profesional mereka. Kombinasi soft skill dan keahlian teknis membuat digital marketer lebih tangkas dalam menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan di dunia kerja. Adapun soft skill yang penting dikuasai oleh staff digital marketing adalah: Penyelesaian Masalah (Problem Solving)Manajemen TimKreativitasAdaptabilitasManajemen WaktuKomunikasi EfektifTeliti (Attention-to-detail)Berpikir Kritis Gaji Digital Marketer di Indonesia Profesi digital marketing memiliki permintaan yang tinggi dari berbagai sektor industri. Kondisi ini mempengaruhi tingkat gaji yang cenderung kompetitif. Banyak perusahaan bersedia menawarkan gaji dan kompensasi tinggi kepada digital marketer dalam rangka memenuhi target pasar mereka. Lantas, berapa gaji digital marketing di Indonesia? Untuk mendapat jawaban komprehensif dari pertanyaan ini, Cake mengambil data dari beberapa hasil survei perusahaan dan agensi perekrutan di Indonesia. Berikut merupakan gaji digital marketing di berbagai level: Gaji Digital Marketer Junior Level (1-3 Tahun) Dikutip dari Indeed, rata-rata gaji digital marketer dengan pengalaman kurang dari 3 tahun di Indonesia adalah Rp 5,8 juta per bulan. Jika dilihat dari sebarannya, gaji digital entry-level terbesar berada di kota Jakarta dengan rata-rata gaji mencapai Rp 7,6 juta per bulan. Sementara itu, survei Glints mengungkap rentang median gaji junior digital marketing di Indonesia adalah Rp 3.500.000 - Rp 5.000.000. Gaji Digital Marketer Mid Level (3-5 Tahun) Digital marketer yang mempunyai pengalaman 3-5 tahun relatif memiliki gaji dalam jumlah lebih besar. Median gaji digital marketing specialist di jenjang ini adalah Rp6.000.000 hingga Rp8.000.000 per bulan. Data lain dari Michael Page Indonesia menyebutkan bahwa pendapatan kotor digital marketing specialist bisa mencapai Rp20 juta per bulan. Gaji Digital Marketer Senior Level (5+ Tahun) Setelah mempunyai pengalaman lebih dari 5 tahun, karier seorang digital marketing bisa naik ke level senior hingga manajer. Menurut hasil survei, median gaji digital marketing manager di Indonesia berkisar antara Rp10.000.000 - Rp17.500.000 per bulan. Survei lain dari agensi perekrutan PersolKelly Indonesia bahkan menyebutkan range salary yang lebih tinggi di industri manufaktur, mencapai Rp20.000.000 - Rp25.000.000 per bulan. Perlu dicatat bahwa gaji digital marketer di Indonesia juga dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kebijakan UMR, lokasi pekerjaan, jenis industri, dan skala perusahaan. Oleh karena itu, gaji digital marketer dapat lebih rendah ataupun lebih tinggi dari data di atas. Cek loker digital marketing terbaru di Cake!🎉Lamar Sekarang Tips untuk Menjadi Digital Marketer Bagaimana cara menjadi digital marketer? Pertanyaan ini mungkin muncul di benakmu setelah mengetahui gaji menggiurkan dari profesi ini. Secara umum, untuk menjadi digital marketer membutuhkan kualifikasi pendidikan, sertifikasi, pengalaman, dan jaringan profesional. Selain itu, kamu juga memerlukan CV dan portofolio yang menunjukkan skill dan pengalaman relevan di bidang digital marketing. Berikut merupakan beberapa tips yang bisa kamu jadikan referensi untuk memulai karir sebagai digital marketer profesional. 1. Menempuh Pendidikan Mayoritas lowongan kerja digital marketing mensyaratkan pendidikan minimal sarjana (S1). Namun, beberapa perusahaan mungkin juga mempertimbangkan lulusan diploma dengan jurusan spesifik digital marketing. Ada berbagai jurusan sarjana yang relevan dengan bidang digital marketing, termasuk manajemen, sistem informasi, teknik informatika, ilmu komputer, ilmu komunikasi, media dan jurnalistik, komunikasi pemasaran, sastra dll. 2. Ikut Kelas Online dan Ambil Sertifikasi Digital Marketing Kelas online dan sertifikasi digital marketing memperdalam pengetahuan dan keterampilan praktis yang bisa diterapkan secara langsung dalam pekerjaan. Bagi lulusan baru dan career switcher, sertifikasi dan kelas online juga membantu meningkatkan kredibilitas dan memperkuat kompetensi yang diperlukan untuk menjadi digital marketer. Adapun kelas online dan sertifikasi digital marketing yang kredibel dan diakui secara luas oleh banyak industri adalah sebagai berikut: HubSpot Content MarketingGoogle Digital Marketing E-commerce CertificateGoogle AdsSertifikasi Digital Marketing BNSPMeta Certified Digital Marketing AssociateGoogle Analytics Academy (gratis)HubSpot Academy (gratis)Google Digital Garage (gratis) 3. Pilih Bidang Digital Marketing yang Ingin Ditekuni Digital marketing mempunyai beberapa spesialisasi yang membutuhkan keterampilan yang berbeda-beda. Pastikan untuk menyesuaikan minat dan keterampilanmu dengan spesialisasi yang dipilih. Misalnya, jika kamu memiliki keterampilan membuat konten teks, grafis, atau video, kamu bisa memilih spesialisasi bidang content marketing. Berikut merupakan beberapa daftar spesialisasi digital marketing yang bisa kamu pilih: SEO SpecialistContent MarketingSocial Media SpecialistContent StrategistSearch Engine Marketing (SEM)Digital Marketing Specialist Memilih bidang yang sesuai dengan minat dan keterampilan dapat membantumu lebih fokus dalam mengembangkan keahlian khusus. Setelah yakin dengan pilihanmu, fokuslah meningkatkan keterampilan di bidang tersebut dan pilih karier yang sesuai.👉 Lihat contoh CV Digital Marketer biar lamaran kamu makin menonjol! 4. Miliki Pengalaman di Bidang Digital Marketing Perusahaan cenderung memprioritaskan kandidat dengan pengalaman kerja yang relevan. Pengalaman di bidang digital marketing bisa diperoleh melalui program magang (internship). Melalui program magang, kamu bisa belajar langsung dari profesional, terlibat dalam kampanye digital, dan mengembangkan keterampilan teknis yang penting dalam menghadapi tantangan dan permasalah dunia kerja. Selain magang, kamu juga bisa mengerjakan proyek freelance untuk startup, bisnis keluarga, atau bahkan teman dan keluarga. Proyek ini nantinya dapat menjadi portofolio yang menunjukkan keahlianmu di bidang digital marketing. Opsi lainnya, kamu bisa mengikuti bootcamp digital marketing yang diselenggarakan lembaga pelatihan terpercaya. Program bootcamp biasanya membekali peserta dengan kampanye digital marketing yang lengkap, mulai dari perencanaan hingga eksekusi, serta analisis hasilnya.📚 Baca juga:Contoh Cover Letter Digital Marketing Menarik [+Template] 5. Perluas Jaringan Profesional dengan Digital Marketer Membangun jaringan profesional memberikan banyak manfaat penting untuk perkembangan karir dan kompetensi seorang digital marketer. Jaringan profesional memungkinkan seorang digital marketer mendapatkan wawasan terbaru seputar tren pemasaran digital, dan membuka peluang kerja yang tidak dibagikan secara luas. Jaringan profesional yang luas juga dapat membantumu mendapat lebih banyak referensi pekerjaan, saran karir potensial, dan berkolaborasi dalam proyek strategis. Ada banyak metode yang bisa kamu gunakan untuk memperluas jaringan profesional, mulai dari mengikuti seminar, workshop, hingga bergabung di platform networking online. Salah satu platform networking kredibel yang patut kamu coba adalah Cake Meet. Platform ini dapat membantumu memperluas koneksi profesional secara lebih mudah dan menyenangkan.Swipedan dapatkan koneksi baru untuk perluas peluang karier kamu di Cake Meet sekarang juga!🎉Mulai Networking 6. Buat Portofolio Digital Marketing Pasar kerja yang kompetitif menuntut kandidat untuk mempunyai portofolio yang terstruktur dan relevan dengan bidang karier yang digeluti. Dengan portofolio profesional, rekruter dapat menilai kemampuanmu secara lebih akurat, serta mendapat bukti konkret tentang kinerjamu sebagai digital marketer. Portfolio digital marketing idealnya mencantumkan keahlian dan berbagai proyek yang pernah dikerjakan, seperti kampanye media sosial, implementasi strategi SEO yang efektif, analisis data pemasaran, atau contoh konten pemasaran yang telah dipublikasikan. Pastikan untuk mencantumkan detail penjelasan tentang peranmu sebagai digital marketing, serta dampak positif dari seluruh proyek yang telah kamu kerjakan. Untuk mempermudah penyusunan portofolio digital marketing, kamu bisa memanfaatkan fitur portfolio builder di situs Cake. Fitur ini menyediakan berbagai format dan template yang bisa diedit secara mudah dan gratis.Contoh Portofolio Digital Marketing Dibuat di Cake OlehRaja Abiyyi Sefel📚 Baca juga:10 Contoh Portofolio Digital Marketing dan Cara Membuatnya! Ingin buat portofolio digital marketing seperti di atas? Yuk, buat portofolio profesional kamu di Cake secara gratis!🎉Buat Portofolio 7. Buat CV Digital Marketing CV adalah modal penting untuk berkarier di bidang digital marketing. CV profesional membantumu menyoroti keunggulan dan kualifikasi yang kamu miliki kepada rekruter. Saat menyusun CV, pastikan mencantumkan identitas lengkap, pengalaman kerja, keterampilan, dan capaian selama berkarir sebagai digital marketer. Penting untuk dicatat, CV yang baik adalah yang relevan dengan lowongan kerja. Pastikan untuk menyesuaikan informasi CV dengan deskripsi kualifikasi dan persyaratan lowongan kerja, sehingga CV kamu tetap relevan dengan kebutuhan rekruter. Di era digital saat ini, pembuatan CV menjadi lebih mudah dengan berbagai alat bantu. Kamu bisa memanfaatkan fitur CV builder di website dan aplikasi Cake yang menyediakan banyak template CV gratis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu. Kabar baiknya, kamu bisa menggunakan fitur CV builder Cake ini dengan mudah di berbagai perangkat, termasuk smartphone, tablet, dan laptop.Contoh CV Digital Marketing Dibuat di Cake 📚 Baca juga:Contoh CV Digital Marketing Menarik dan Tips Membuatnya Kesimpulan Digital marketer adalah seorang profesional yang bertugas merencanakan, mengimplementasikan, dan mengelola strategi marketing secara online dalam rangka mempromosikan produk atau layanan suatu perusahaan.Tugas utama digital marketing meliputi berbagai kegiatan pemasaran digital yang bertujuan mempromosikan produk/layanan perusahaan dan meningkatkan brand awareness di berbagai platform online.Digital marketer perlu menguasai beberapa hard skill dan soft skill yang sesuai dengan spesialisasi mereka agar mampu menjalankan strategi pemasaran digital secara efektif.Gaji digital marketer di Indonesia sangat bervariasi, dan dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk pengalaman kerja, lokasi, jenis industri, dan skala perusahaan.Memulai karir sebagai digital marketer membutuhkan kualifikasi pendidikan, sertifikasi, pengalaman, dan jejaring profesional.Cake adalah aplikasi dan website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Gama Prabowo ---
Industry & Job Overview
Jan 13th 2026

Ingin Jadi Web Designer? Pahami Tugas, Skill, Gaji, dan Caranya!

Desainer web telah menjadi salah satu pekerjaan dalam bidang teknologi yang paling dicari saat ini. Semakin banyak bisnis yang ingin membangun branding dan interaksi dengan customer yang kuat, sehingga membutuhkan profesional yang paham mengenai cara merancang situs web yang efektif dan interaktif. Pada artikel ini, akan dijelaskan mengenai apa yang dimaksud dengan web designer, apa saja pekerjaan web designer, dan bagaimana cara menjadi web designer di era sekarang ini. Mari kita simak sebagai berikut.Daftar isi: Apa itu Web Designer? Tugas Web Designer SkillWeb Designer (Perancang Web) Prospek Kerja dan Gaji Web Designer Cara Menjadi Web Designer Apa yang Dimaksud dengan Web Designer? Apa itu web designer? Web designer adalah seorang profesional yang bertugas merencanakan, mendesain, dan membuat kode untuk situs internet serta halaman web. Pada umumnya desain situs web menggabungkan antara teks dengan suara, gambar, grafik, hingga klip video. Secara sederhana, tugas seorang desainer web adalah membuat situs atau website terlihat bagus. Mereka menggunakan program desain untuk membuat elemen visual. Perancang situs web biasanya memiliki keahlian dalam merancang interface website (UI) secara strategis yang intuitif dan mudah dinavigasi oleh pengunjung. Berbeda dengan web developer, apabila web designer fokus pada merancang tampilan website, web developer lebih berfokus mengatur mesin di balik berjalannya sebuah website. Namun, kedua pekerjaan ini saling berkesinambungan dan mendukung satu sama lain. 📚 Baca juga: Apa itu UI dan UX? Kenali Perbedaan, Tugas, Gaji, Dll. Tugas Web Designer Sebagai seorang desainer web, kamu dapat bekerja di rumah, baik sebagai karyawan full-time untuk sebuah perusahaan, atau menjadi pekerja lepas (freelance) yang mengerjakan proyek untuk sejumlah klien. Dalam kedua skenario tersebut, pekerjaan desainer web memungkinkan dirimu untuk lembur untuk dapat memenuhi tenggat waktu yang telah disepakati dengan klien Tugas web designer meliputi: Client briefing, dimana desainer bertemu dengan klien untuk mendiskusikan kebutuhan mereka agar menemukan solusi desain yang tepatMemproduksi sampel situs dan update dengan klien untuk setiap proses pembuatan sekaligus perubahan desain yang dilakukanRiset terhadap kebutuhan pengguna website atau user experienceMenguji fungsionalitas dan kegunaan websiteMendemonstrasikan sekaligus, terbuka untuk semua feedback pengguna terhadap websiteMengikuti perkembangan tren desain dan teknologi, perangkat lunak, dan perkembangan aksesibilitasMembantu memberikan saran kepada klien tentang optimasi mesin pencari untuk website merekaMembantu klien dalam penggunaan website setelah website telah diselesaikan Skill Web Designer (Perancang Web) 1. Teori dasar web desain Sebelum merancang website untuk klien-mu, penting untuk mempelajari prinsip-prinsip dasar desain untuk menghasilkan perancangan website yang baik. Berikut adalah beberapa teori desain umum yang mendasar untuk membantumu memulai jalur karir sebagai website designer: Layout Design (desain tata letak): Tata letak (layout) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas desain website. Layout menjadi jalur navigasi yang jelas untuk pengguna menggunakan website dan membantu memprioritaskan elemen website yang paling penting. Oleh karena itu, mempelajari cara kerja tata letak serta memahami efektivitas layout website menjadi sangat penting untuk menghasilkan situs web yang ramah pengguna (user-friendly)Color scheme (skema warna): Menerapkan skema warna yang efektif dapat meningkatkan user experience pada situs web. Apabila desainer web ingin pengguna web fokus pada elemen tertentu pada web, desainer dapat menggunakan warna kontras sebagai focal point atau pembeda dalam situ web. Misalnya, jika situs web memiliki latar belakang gelap, gunakan warna yang lebih terang untuk menekankan konten-kontennya. Contoh lain, jika terdapat konten yang paling ingin disorot oleh pengguna, bisa menggunakan warna teks yang berbeda dari elemen website lainnya untuk konten tersebut.Tipografi: Saat mendesain situs web, pemilihan font sama pentingnya dengan skema warna. Keduanya mewakili identitas bisnis. Idealnya, font situs web harus mudah dibaca dan cocok dengan keseluruhan desain baik background, warna konten, elemen desain, dan tata letak.Antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX): Bagi desainer web, memastikan situs web dapat diakses dan berfungsi adalah hal yang paling penting. Buat elemen UI yang konsisten untuk mendorong interaksi digital yang efektif bagi pengguna dan meningkatkan pengalaman pengguna (UX) 2. UI/UX UI design merupakan desain antarmuka (interface) sebuah website yang meliputi tampilan visual, nuansa, elemen, presentasi konten dan interaktivitas produk dalam website. Antarmuka (interface) pengguna adalah interaksi antara pengguna dan perangkat atau produk digital — seperti layar sentuh pada smartphone kamu atau layar sentuh yang kamu gunakan untuk memilih jenis kopi yang kamu inginkan dari mesin kopi. Sehubungan dengan situs web dan aplikasi, desain UI mempertimbangkan tampilan, nuansa, dan interaktivitas produk. Ini semua tentang memastikan bahwa antarmuka pengguna website terjadi se-intuitif mungkin, dan ini berarti mempertimbangkan dengan cermat setiap elemen visual dan interaktif yang mungkin ditemui pengguna. Seorang desainer UI akan memikirkan tentang ikon dan tombol, tipografi dan skema warna, spasi, citra, dan desain yang responsif atau interaktif. Apabila UI berfokus pada tampilan interface website, UX berfokus pada keseluruhan pengalaman pengguna atau disebut dengan user experience. Desain UX mencakup setiap dan semua interaksi antara pengguna, baik pengguna potensial atau pengguna aktif dengan perusahaan atau brand pemilik website. UX design lebih berfokus pada riset, pengujian, hingga analisis agar bisa memahami preferensi pengguna hingga aspek emosional penggunanya. UX designer bertanggung jawab dalam membuat kerangka website dan prototipe untuk melakukan uji kegunaan. UX design menjadi jembatan antara kesenjangan kebutuhan pengguna website / pelanggan dengan kebutuhan perusahaan/ bisnis. Kemudian, muncul pertanyaan, apakah web designer harus bisa coding? Dulu, seorang perancang web harus menggunakan coding untuk membuat sebuah desain website. Namun, kini sudah ada banyak pilihan software desain web yang akan mempermudah pekerjaan web design, seperti Figma, Sketch, Bootstrap Studio, dan lainnya. Singkatnya, web designer berfokus pada tampilan desain website. Sehingga, pemahaman coding dapat bersifat mendasar dan tidak serumit menjadi web developer atau programmer. 3. HTML, CSS, dan Javascript Menurut halaman Binus University, HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah web Internet dan pemformatan hiperteks sederhana yang ditulis dalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegrasi. Singkatnya HTML Merupakan kumpulan script yang bisa kita gunakan untuk membuat halaman web. Dari HTML ini, kita bisa menampilkan data baik berupa teks maupun gambar di situs web yang kita buat. CSS adalah aturan untuk mengendalikan komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS dapat mengendalikan ukuran gambar, warna body text, warna tabel, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over, spasi antar paragraf, spasi antar teks, margin kiri/kanan/atas/bawah, dan parameter lainnya. CSS adalah bahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur tampilan dokumen. CSS memungkinkan kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda.CSS tidak dapat berdiri sendiri melainkan harus berada di dalam struktur pemrograman lain yang didasari oleh HTML. JavaScript adalah bahasa scripting yang paling populer di internet dan bekerja pada banyak browser seperti Internet Explorer, Mozilla, Firefox, Netscape, Opera. JavaScript digunakan pada Web pages untuk meningkatkan design, validate forms, detect browsers, create cookies, GUI dsb. Sama seperti CSS, Javascript tidak dapat berdiri sendiri dan harus didasari oleh HTML. Namun perbedaan Javascript dengan CSS adalah, Javascript mengatur logika seperti validasi untuk membuat tampilan website lebih dinamis dan CSS mengatur tampilan dari website tersebut seperti gambar, warna , font, dll. Sederhananya, HTML, CSS, dan JavaScript biasanya digabungkan untuk membuat halaman web yang dinamis dan interaktif. HTML digunakan untuk menentukan struktur dan konten halaman web, CSS digunakan untuk memformat dan mempercantik tampilan halaman web, dan JavaScript digunakan untuk menambahkan interaksi dan fungsi. 4. Software Design Setelah memahami prinsip-prinsip dasar dan keterampilan yang diperlukan, perancang web harus mempelajari cara menggunakan semua alat desain web penting untuk membuat situs web yang fungsional. Diantaranya sebagai berikut: Visual-design software: Karena desainer web fokus pada pembuatan grafik situs web, mereka harus terbiasa dengan desain grafis dan alat pengeditan foto. Anda dapat menggunakan Adobe Photoshop untuk membuat gambar responsif untuk tampilan web. Sementara itu, Adobe Illustrator adalah pilihan terbaik dalam hal font dan grafik vektor.Alat pembuatan prototipe: Kebanyakan desainer web mengembangkan prototipe dengan perangkat lunak wireframing untuk mendeteksi kekurangan sebelum mengirimkan desain akhir. Beberapa alat wireframing yang populer termasuk Figma dan Sketch.Editor kode: Beberapa proyek mungkin memerlukan pengkodean front-end yang tidak dapat dilakukan dengan alat visual. Berkenalan dengan editor kode untuk memfasilitasi prosesnya. Salah satu editor teks terbaik untuk desainer web adalah Brackets. 5. Digital marketing Desain web dan pemasaran digital adalah dua media canggih yang dapat digunakan untuk meningkatkan visibilitas bisnis, lalu lintas situs web (traffic website), penjualan, dan keterlibatan pelanggan (customer interaction). Jika digabungkan secara efektif, kedua praktik ini akan menciptakan portofolio mengesankan yang dapat digunakan oleh bisnis untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Salah satu manfaat terbesar menggabungkan desain web dan pemasaran digital adalah peluang bagi perusahaan untuk berinteraksi dengan pelanggan secara langsung atau real-time. Melalui desain web dan teknik pemasaran digital seperti optimasi mesin pencari (SEO) dan pemasaran konten, bisnis dapat membuat situs web menarik yang membuat pelanggan ingin berinteraksi secara terus menerus. Jenis interaksi yang seperti inilah yang membantu web designer membangun kepercayaan antara bisnis dan klien, baik yang potensial maupun aktif. Hal ini terjadi karena mereka cenderung tetap ingin terlibat dengan perusahaan ketika mereka merasa nyaman melakukannya. 6. Soft skill (Keterampilan non-teknis) Komunikasi: Desainer web harus dapat berkomunikasi dengan klien secara efektif untuk membangun reputasi yang kokoh dan menunjukkan profesionalisme mereka.Kolaborasi: Jika kamu menjadi seorang desainer website internal, kemungkinan besar kamu harus bekerja bersama profesional lain seperti pengembang web dan desainer grafis. Memiliki keterampilan kolaborasi yang hebat akan membantu menyelaraskan semua ide dan mencapai hasil terbaik.Manajemen waktu: Manajemen waktu adalah keterampilan yang penting, terutama ketika bekerja sebagai desainer web lepas, karena penting untuk melacak proyek dan memenuhi tenggat waktu. Rencanakan garis waktu yang efektif untuk setiap fase proyek untuk memastikan bahwa semua tujuan tercapai.Teliti dan detail: Desainer web perlu fokus pada setiap detail desain situs dan kualitasnya. Web designer harus mau untuk melakukan penyesuaian dan peningkatan guna menciptakan produk yang tahan masa depan Prospek dan Gaji Website Designer Di era digital seperti sekarang ini, kebutuhan akan platform website semakin tinggi dan terus meningkat. Hal ini menjadi peluang untuk kamu yang ingin terlibat menekuni profesi ini. Dilansir dari Tempo.co, tenaga IT yang terampil dibutuhkan untuk mendukung investasi besar-besaran di bidang e-commerce, apalagi Indonesia sekarang ini ada di pusaran digitalisasi. Kamu bisa mulai merintis karier sebagai web designer dengan mengikuti program internship di perusahaan jasa desain website atau institusi lain yang berbasis website. Secara umum, potensi pertumbuhan karier seorang web designer ke depannya diawali dengan menjadi junior web designer hingga menjadi senior web designer. Lalu, berapa gaji seorang web designer? Gaji web designer di Indonesia berkisar dari Rp 4.000.000 hingga Rp 6.000.000. Namun tidak sedikit juga web designer di Indonesia yang mampu meraup hingga puluhan juta melalui pekerjaan ini. Cara Menjadi Web Designer 1. Memiliki gelar yang relevan Jurusan kuliah yang terkait dengan pekerjaan ini adalah: Desain komunikasi visual (DKV)Teknik informatikaIT/ ilmu komputer Namun, tidak perlu khawatir, karena sebenarnya posisi web designer ini menerima latar belakang pendidikan dari bidang apapun asalkan kamu memiliki skill dan portofolio yang baik. Bagi kamu yang tidak datang dari ketiga jurusan kuliah tersebut, kamu dapat melakukan career switch dengan mengikuti kursus atau pelatihan web design dari berbagai sumber. Kamu dapat memperoleh pembelajaran, membangun portfolio, sekaligus mendapatkan sertifikasi untuk dapat memulai karir-mu menjadi web designer 2. Ambil sertifikasi web design Berikut ini adalah beberapa sertifikasi yang direkomendasikan untuk desainer web: Sertifikasi Adobe: Karena Adobe adalah salah satu pengembang perangkat lunak pengembangan web dan desain grafis yang paling dihormati, menjadi desainer bersertifikat Adobe akan membantu meningkatkan kepercayaan klien dan memungkinkan Anda menaikkan tarif.Sertifikasi Desain Web Responsif oleh freeCodeCamp: Sertifikasi Ini mencakup bahasa pemrograman dasar yang digunakan untuk membangun situs web yang interaktif dan responsif. Seluruh kurikulum membutuhkan waktu sekitar 300 jam untuk diselesaikan, dan kursus diakhiri dengan lima proyek yang menguji keterampilanmu.Sertifikat Desain UX Google: Dengan mendaftar kursus sertifikasi enam bulan melalui Coursera, kamu akan belajar tentang dasar-dasar UX dan proses desain UX, termasuk pembuatan prototipe dan pengujian pengguna. 3. Memiliki pengalaman di bidang yang relevan Setelah menyelesaikan kursus, carilah pengalaman dan praktikkan semua yang telah kamu pelajari. Ambil proyek desain web untuk mengasah keterampilan-mu sebagai web designer, karena hal Ini penting untuk masuk ke dalam CV untuk melamar pekerjaan. Kamu bisa memulainya dengan membantu teman dan keluarga yang ingin membuat website bisnis sederhana, menjadi sukarelawan untuk sebuah organisasi dengan merancang situs atau website mereka, mengambil proyek desain grafis, hingga melakukan magang atau internship di perusahaan. Berikut beberapa saran untuk proyek desain web yang dapat kamu coba buat : SEO-friendly website: Tujuan dari proyek ini adalah untuk membuat situs web yang dapat diakses oleh pengguna dan dapat diindeks oleh mesin pencari. Terapkan beberapa praktik terbaik pengoptimalan situs web seperti mengoptimalkan robot.txt dan peta situs XML. Selain itu, gunakan keterampilan desain JavaScript dan UX untuk membuat situs responsif.To-do list app: Proyek ini melibatkan pembuatan aplikasi daftar tugas dengan HTML, CSS, dan JavaScript. Gunakan HTML dan CSS untuk membangun struktur dasar aplikasi dan mengimplementasikan JavaScript untuk meningkatkan interaktivitasnya.Situs quiz atau permainan kuis: Membuat situs permainan kuis dengan JavaScript adalah salah satu proyek paling umum untuk desainer dan pengembang web pemula. Mulailah dengan membuat gambar rangka untuk aplikasi kuis, lalu tulis kode HTML dan CSS untuk mengatur gaya situs web. Terakhir, buat variabel JavaScript untuk elemen kuis interaktif seperti pertanyaan, jawaban, dan skor quiz. 4. Buat portofolio desain Portofolio adalah media paling efektif untuk mempromosikan kemampuan dan pengalaman desainer web untuk menarik calon klien atau pemberi kerja. Dalam membuat portofolio desain web, sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut: Riwayat pekerjaan: Tampilkan proyek desain terbaik yang pernah dikerjakan selama menjadi desainer web. Tampilkan juga studi kasus, template situs web yang dirancang sendiri, atau bahkan pekerjaan desain visual tambahan seperti logo, tipografi, maupun ilustrasi. Masukkan juga testimoni dari klien untuk membangun kepercayaan dan menunjukkan profesionalisme.Jasa: Pada portofolio, lebih baik terangkan jenis proyek apa yang diterima kamu dan yang menjadi spesialisasi-mu. Hal ini akan mempermudah klien dalam menentukan apakah pekerjaan website yang diberikan sesuai dengan jasa yang ditawarkan kamu.Niche(fokus): Fokus pada bidang tertentu dapat membantu web designer untuk mendapatkan lebih banyak klien. Pilih niche berdasarkan minat kamu dan proyek sebelumnya. Kamu juga dapat melakukan riset pasar khusus untuk melihat apakah niche pasar yang kamu inginkan ini memang dapat dijalankan.Skill: Menambahkan daftar keahlian khusus akan membantu membedakan diri kamu dengan pesaing yang banyak di industri ini. Sertakan sertifikasi dan pencapaian yang relevan untuk menunjukkan kredibilitas-mu sebagai web designer.Kontak informasi: Sebagai tambahan, pastikan calon klien dapat dengan mudah menghubungimu. Berikan informasi kontak sederhana, alamat email, dan nomor telepon. Tunjukkan skill dan kemampuanmu dengan mudah melalui portfolio maker CakeResume!🎉Buat Portofolio 5. Siapkan CV Web Designer untuk melamar pekerjaan CV Web Designer dapat dibuat dengan sederhana namun jelas dan rinci untuk menjelaskan kredibilitas dirimu sebagai web designer. Kamu dapat melihat contohnya seperti dibawah ini:Contoh CV Web Designer -- Dibuat di CakeResume Buat CV dalam hitungan menit dan cari pekerjaan impianmu sebagai Web Designer!🎉Buat CV Kesimpulan Web designer adalah seorang profesional yang bertugas merencanakan, mendesain, dan membuat kode untuk situs internet serta halaman webTugas web designer meliputi client briefing, memproduksi sampel situs, riset terhadap user experience, menguji fungsionalitas website, mendemonstrasikan website, mengikuti perkembangan tren desain dan teknologi, membantu memberikan saran website, membantu klien dalam penggunaan website setelah website telah diselesaikanSkill web designer yang harus dimiliki adalah teori dasar desain, UI/UX, HTML, CSS, JavaScript, Software desain seperti Adobe dan Figma, pemahaman digital marketing, serta soft skill yang mendukung seperti komunikasi, manajemen waktu, dan lainnyaProspek web designer di Indonesia termasuk tinggi karena posisi pekerjaan ini sangat dibutuhkan dan belum banyak persaingannya.Untuk menjadi web designer yang profesional, kita harus memiliki gelar yang relevan baik formal maupun non formal, mendapatkan sertifikasi, memiliki pengalaman relevan, memiliki portofolio, dan terakhir menyiapkan CV web designer CakeResume adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari CakeResume dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja CakeResume.--- Ditulis Oleh Christy Angestu ---
Career Development
Sep 29th 2022

Apa Itu Content Marketing? Kenali Pengertian, Jenis, Skill, dan Prospeknya!

Daftar Isi : Apa Itu Content Marketing?Pentingnya Content Marketing untuk BisnisJenis-jenis Content MarketingSkill untuk Content MarketingCara Mendapatkan Kerja Content Marketing Baru-baru ini content marketing jadi pembicaraan hangat di dunia marketing. Content marketing kini menjadi strategi yang kuat bagi setiap perusahaan ataupun brand untuk meningkatkan awareness, brand recognition, consideration,engagement hingga sales lead. Terlebih lagi di era digital saat ini, sebagian besar orang di dunia mengonsumsi media sosial, sehingga paparan terhadap media sosial jauh lebih besar. Tak heran bila para marketer sudah beralih dengan strategi konten marketing di media sosial untuk mencapai tujuannya. Lantas apa yang dimaksud dengan content marketing? Dalam artikel ini Cake akan membahas secara rinci dan detail apa itu content marketing serta implementasinya. Nah, keep scrolling, ya!Jenis - Jenis Content MarketingApa itu Content Marketing? Pengertian Content Marketing Pertanyaaan pertama di benak kita adalah “apa itu content marketing?”. Content marketing adalah salah satu strategi marketing dimana perusahaan atau brand menciptakan suatu konten yang relevan dan konsisten untuk menarik audiens. Berbeda dengan promosi-promosi pada umumnya yang menciptakan kesan hard-selling, content marketing lebih menekankan pada nilai suatu perusahaan atau merek kepada audiensnya. Dengan kata lain, strategi konten marketing menekankan pada kesan soft-selling. Biasanya content marketing cenderung bersifat edukatif untuk memecahkan masalah atau pain point yang audiens hadapi. Tujuan content marketing ini agar menarik audiens kembali untuk mendapatkan solusi mengenai permasalahan mereka, dan secara tidak langsung perusahaan memberikan value kepada audiens. Ketika audiens merasa perusahaan atau produk bisa memenuhi kebutuhannya maka audiens bisa mempertimbangkan untuk membeli produk tersebut.Mengapa Content Marketing Penting? Mengapa konten marketing itu penting? Pada dasarnya maksud seorang marketer menggunakan konten marketing adalah untuk meningkatkan penjualan dan memelihara hubungan dengan pembeli. Apabila dibandingkan dengan strategi pemasaran yang lain, konten marketing jauh lebih murah jika dilihat dari segi biaya, seperti biaya produksi, dan biaya maintenance. Disisi lain, konten marketing bisa menjadi alat pemasaran dalam jangka panjang. Content marketing bisa meningkatkan pengoptimalan dalam mesin pencari dan media sosial dimana audiens dapat dengan mudah menemukan konten perusahaan atau brand/produk. Strategi pemasaran konten ini mampu meningkatkan kesadaran audiens terhadap pemecahan masalah dan memberikan suatu pengetahuan mengenai produk yang ditawarkan dimana audiens belum pernah mempertimbangkan sebelumnya. Ketika klien potensial menemukan konten suatu produk dan menemukan nilai yang Ia butuhkan, maka klien potensial ini akan merasa yakin untuk menggunakan produk tersebut dan melakukan pembelian.Perbedaan Traditional Marketing dan Content Marketing Jauh sebelum maraknya media sosial seperti saat ini, para marketer menggunakan traditional marketing dimana mereka melakukan promosi dan iklan melalui: Papan reklamePamfletTVRadio. Traditional marketing lebih cenderung memberikan pesan yang persuasif dan hard selling. Sebaliknya, content marketing lebih cenderung menyampaikan value produknya melalui informasi yang edukatif. Biasanya konten marketing menggunakan media sosial atau internet yang mencakup: Post sosial media (video, stories, reels, dsb.)E-bookWebinar gratisArtikel-artikel di situs web.Pentingnya Content Marketing Untuk Bisnis? Mengapa marketer baik dari perusahaan besar maupun start-up gencar menggunakan content marketing? Selain biayanya lebih murah, ternyata content marketing ini memiliki beberapa kelebihan. Dibawah ini adalah tujuan content marketing untuk bisnis perusahaan. 1. Investasi Hubungan Jangka Panjang dengan Audiens Bisa dibilang bahwa konten yang berkualitas adalah aset yang penting karena mampu menciptakan pengalaman positif bagi audiens dan meningkatkan retensi audiens untuk kembali pada akun media sosial atau website. Terlebih lagi konten marketing akan tersimpan di dalam sosial media atau internet dalam jangka waktu yang panjang, sehingga audiens bisa datang kembali untuk membaca atau menonton informasi yang mereka butuhkan. Maka hubungan dengan audiens dapat dipelihara dalam jangka waktu yang panjang. Tentunya content marketing ini bisa menarik perhatian audiens dan memperkuat brand identity secara positif. 2. Meningkatkan Kepercayaan Audiens Ternyata konten marketing bisa membangun kepercayaan audiens terhadap perusahaan atau brand. Ketika perusahaan atau merek membuat konten yang bermanfaat bagi audiens serta dapat memecahkan masalah mereka, maka audiens akan mempercayai bahwa perusahaan atau brand tersebut ahli di bidangnya. Dari sini, audiens akan memiliki rasa kepercayaan yang tinggi untuk membeli produk-produk tersebut karena mereka dapat memecahkan masalahnya. 3. Brand Positioning Perusahaan atau Brand/Produk Membuat content marketing yang berkualitas akan membantu membangun brand positioning bagi perusahaan atau brand di dunia digital. Selain itu, perusahaan akan dinilai sebagai perusahaan yang kredibel dalam bidangnya dan akan banyak dicari oleh audiens di mesin pencari atau internet. 4. Meningkatkan Brand Awareness Menerapkan strategi content marketing yang tepat dan menarik mampu meningkatkan kesadaran merek pada audiens. Pada dasarnya brand awareness ini adalah bagaimana audiens mengenal suatu perusahaan atau brand hanya dengan melihat hal yang ikonik atau ciri khas dari perusahaan tersebut seperti logo, gambar, warna, jargon, nilai, dan lain sebagainya. Apabila konten-konten promosi tersebar di berbagai channel digital, maka semakin besar juga paparan yang diterima oleh audiens. Hal tersebut memungkinkan audiens semakin mengenal dan memahami merek atau perusahaan tersebut. 5. Menjangkau Audiens yang Lebih Luas Konten marketing dapat menjangkau audiens yang lebih luas karena jangkauan media sosial dan internet sangatlah besar. Apalagi ketika perusahaan menggunakan berbagai channel media sosial dan internet, besar kemungkinan mereka untuk menjangkau audiens yang lebih besar dan heterogen. Dengan menjangkau audiens yang lebih luas, traffic pada konten perusahaan atau brand akan meningkat. Semakin konten dibutuhkan oleh audiens, maka akan semakin mudah juga untuk menarik banyak audiens datang ke media sosial atau website perusahaan. Semakin tinggi traffic, maka konten akan dilihat sebagai konten yang kredibel dan diprioritaskan di berbagai platform.Jenis-jenis Content Marketing Di sesi sebelumnya Cake telah membahas mulai dari pengertian content marketing hingga tujuan content marketing. Lantas bagaimana caranya memulai konten marketing? Konten apa yang bisa dibuat oleh marketer? Dibawah ini adalah contoh content marketing yang bisa dipertimbangkan untuk membuat promosi untuk perusahaan atau brand. Yuk, simak lebih lanjut! 1. Blog atau Website Blog atau situs web bisa dimanfaatkan apabila belum memiliki anggaran untuk membuat konten yang profesional. Pada dasarnya blog atau website ini akan menjadi landing page perusahaan atau produk yang dijual dimana audiens akan mencari informasi yang lebih detail hingga melakukan pembelian. Blog atau situs web ini bisa dioptimalkan dengan strategi SEO (Search Engine Optimization) dengan mencari topik yang dibutuhkan audiens dan menerapkan penulisan kata kunci yang paling sering dicari audiens pada artikelnya. Topik yang menarik dan kata kunci yang tepat akan mengundang banyak traffic ke blog atau website. Pastikan blog dan website tersebut kompatibel di smartphone juga, mengingat pengguna internet di Indonesia mengakses konten melalui smartphonenya.📚 Baca juga: Apa itu Copywriter: Pengertian, Tugas, Gaji, Strategi 2. Media Sosial Sudah wajib hukumnya seorang marketer menggunakan media sosial untuk menjalankan strategi konten marketing. Dengan miliaran pengguna aktif setiap bulannya, media sosial menjadi alat utama dalam menjalankan content marketing. Media sosial dapat meningkatkan engagement dengan audiens secara real-time, tentunya perusahaan akan mendapatkan informasi apa yang dibutuhkan audiens secara cepat. Setiap media sosial memiliki strategi konten marketing yang berbeda-beda karena mereka memiliki karakteristiknya tersendiri. Sehingga seorang marketer harus jeli dalam memilihnya. Contohnya seperti konten yang dibuat untuk Instagram pastinya akan berbeda dengan konten yang dibuat untuk TikTok. Contoh content marketing di instagram itu seperti menggunakan stories (pool, quiz, question), success stories, infografis, atau post foto yang estetik. Berbeda dengan strategi content marketing TikTok yang lebih menekankan pada video pendek yang berisi informasi yang edukatif. Lain halnya dengan Facebook yang kontennya cenderung berbasis teks yang panjang. 3. Podcast Podcast adalah salah satu jenis content marketing pengganti radio yang sedang populer di Indonesia. Tak jarang beberapa tokoh terkenal, perusahaan, hingga brand menggunakan podcast untuk meningkatkan brand awareness. Tentunya topik konten dari podcast harus disesuaikan dengan kebutuhan target audiens dan relevansinya, sehingga audiens tetap kembali pada channel podcast yang dibangun. Content marketing jenis ini sangatlah fleksibel dan portabel, dimana konten tersebut bisa didengarkan oleh audiens kapan saja dalam berbagai kegiatan yang dilakukan. Tentunya, podcast bisa membangun engagement dengan audiensnya secara personal. 4. Video Video masih menjadi primadona untuk strategi content marketing. Mengapa demikian? Menurut laporan dari MarketingSherpa, video bisa meningkatkan 300% traffic dan leads. Hal ini diperkuat dengan laporan Wyzowl dimana 88% orang membeli produk atau jasa karena terpengaruh oleh video. Sehingga tak heran bila perusahaan memberikan usaha yang lebih dalam memproduksi video. Video sangatlah efektif karena mampu menarik audiens melalui audio dan visual yang mudah dipahami dengan cepat. Video mampu menjelaskan nilai dalam produk dengan jelas dan meningkatkan pertimbangan audiens untuk membeli produk atau jasa tersebut. Tentunya, pembuatan jenis content marketing video ini harus dipersiapkan dengan matang dan jangan sampai konten dalam video merusak citra merek atau perusahaan. 5. E-book E-Book adalah salah satu jenis content marketing yang bisa meningkatkan brand positioning perusahaan sebagai ahli pada bidangnya, karena e-book akan menampilkan informasi-informasi yang lebih teknikal dibandingkan artikel dalam blog atau website. Ketika perusahaan dianggap sebagai ahli, maka kepercayaan audiens akan semakin meningkat dan ini dapat mendorong mereka untuk menggunakan produk atau jasa dari perusahaan.📚 Baca juga: Contoh Surat Lamaran Kerja Marketing Terbaik untuk Job Seeker Skill Untuk Content Marketing? Pekerjaan sebagai content marketing kini digandrungi oleh kawula muda yang ingin mengekspresikan kreativitasnya. Hadirnya media sosial dan dunia digital membuat perusahaan sangat sadar akan pentingnya content marketing. Tak heran bila perusahaan mencari kandidat terbaik untuk mengisi posisi content marketing. Apa saja skill yang dibutuhkan untuk content marketing? 1. SEO (Search Engine Optimization) Kemampuan SEO sangatlah penting, karena seorang content marketer bertanggung jawab menjangkau audiens secara online. Tentunya perlu ada keterampilan dasar untuk melakukan riset kata kunci di berbagai platform agar kamu bisa merekomendasikan topik atau pembahasan yang tepat untuk pembuatan konten. Disisi lain dengan skill SEO, content marketer bisa mengoptimalkan konten teks di berbagai channel digital untuk meningkatkan traffic inbound audiens kepada channel perusahaan.📚 Baca juga:Apa itu SEO Specialist, Tugas, Gaji, dan Skill yang Dibutuhkan! [+Contoh CV] 2.Copywriting Jantung dari content marketing adalah copywriting dimana seorang content marketer harus mengubah prospek dan mendorong penjualan melalui teks atau tulisan. Pemilihan teks atau tulisan sangatlah penting untuk mempengaruhi audiens membaca konten yang dibuat perusahaan. Semakin menarik dan kreatif tulisan tersebut, semakin tinggi traffic konten tersebut. Teknik copywriting juga menciptakan brand voice dari produk yang dibuat. 3. Data Analytics Skills Untuk melacak apakah konten yang dibuat sukses atau tidak, maka dibutuhkan skill analisa data analitik. Ketika seorang content marketer mampu menganalisis konten yang sudah dibuat, akan mudah baginya untuk membuat strategi baru dalam menentukan topik content marketing selanjutnya. Selain itu kemampuan analisis data ini sangat berguna ketika sedang melakukan riset customer behavior dan tren yang sedang diperbincangkan oleh audiens untuk menentukan topik yang akan diangkat pada content marketing selanjutnya. 4. Time Management Organization Skills Berbagai jenis konten marketing dan berbagai tenggat waktu yang dihadapi seorang content marketer memaksanya untuk meningkatkan kemampuan manajemen waktu dan pengorganisasian pekerjaan. Dua kemampuan ini sangatlah penting bagi seorang content marketer. 📚 Baca juga: 100+ Contoh Soft Skill Hard Skill dalam CV (untuk 15 Pekerjaan)Cara Mendapatkan Pekerjaan Content Marketing? Nah, bagaimana caranya untuk mendapatkan pekerjaan impian dalam content marketing. Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar bisa dilirik oleh HRD, lho! 1. Membangun Portofolio Content Marketing Portfolio yang relevan dengan bidang content marketing akan menjadi sebuah bukti terhadap kemampuan yang kamu punya. Pastinya portofolio ini bisa menjadi pertimbangan bagi perusahaan untuk menerimamu di posisi content marketing. Ini dia contoh portofolio content marketing: Contoh tulisan berbasis SEO (bisa ditunjukan melalui blog pribadi, atau projek freelance)Hasil video yang sudah dibuatMetrik kampanye dari konten yang dibuatRekomendasi dari kolega atau supervisorContoh desain grafis seperti infografik, poster, dan banner stories📚 Baca juga: Portofolio untuk Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik [+5 Contoh] 2. Membuat CV Content Marketing CV adalah senjata yang paling jitu saat mencari pekerjaan, termasuk pekerjaan content marketing. Untuk ini kamu perlu mengoptimasi CV content marketing mu dengan berbagai pengalaman dan keterampilan yang berkaitan dengan posisi content marketing. Berikut adalah beberapa skill yang bisa kamu tambahkan dalam CV Content Marketing:CopywritingGraphic designPhoto editingCinematographyVideo editingData analysisSearch engine optimization (SEO)Web developmentSocial media management 📚 Baca juga: 10 Pertanyaan Interview Marketing dan Jawabannya! Ingin membuat CV content marketing dengan mudah? Cake merupakan CV builder yang menyediakan lebih dari 50 template CV secara gratis! Kamu bisa membuat CV content marketing yang menarik dengan Cake !🎉 Buat CV--- Ditulis oleh: Talitha Edrea ---
Career Development
Feb 28th 2025

Cara Membangun Networking Cerdas di 2025: Jangan Hanya Fokus Pada HRD!

Dengan pasar kerja di Indonesia yang semakin kompetitif di 2025, kemampuan untuk membangun networking profesional menjadi lebih penting daripada sebelumnya. Data menunjukkan bahwa lebih dari 80% posisi kerja diisi melalui jaringan, artinya ada peluang besar yang didapat mereka yang memulai networking-nya lebih cepat. Di artikel ini, kamu akan menemukan alasan mengapa networking kian penting, gaya networking yang ideal, hambatan yang muncul, dan bagaimana cara membangunnya dengan cerdas di 2025. Yuk, simak langkah-langkah praktis yang bisa langsung kamu terapkan! Ini Alasan Networking Jadi "Life Hack" Karier di 2025 Alasan Networking Penting di 2025Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2024, jumlah angkatan kerja di Indonesia mencapai 152,11 juta orang, meningkat 4,40 juta orang dibandingkan Agustus 2023. Dari jumlah tersebut, sebanyak 144,64 juta orang telah bekerja, sementara sisanya, sekitar 7,47 juta orang, menganggur. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada periode ini tercatat sebesar 4,91%. Peningkatan jumlah angkatan kerja ini menunjukkan bahwa ketersediaan tenaga kerja terus bertambah. Namun, penyerapan tenaga kerja belum mampu mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja, mengindikasikan adanya kesenjangan antara ketersediaan tenaga kerja dan lapangan pekerjaan yang tersedia. Apa Akar Masalahnya? Skill Mismatch: Tren digitalisasi membutuhkan kompetensi spesifik (seperti AI, data analytics, atau energi terbarukan), sementara banyak lulusan belum memenuhi kriteria ini.Hidden Job Market: Sekitar 70% lowongan kerja tidak dipublikasikan, dan 50-80% posisi terisi lewat koneksi profesional (npr.org)Mengapa Networking Jadi Senjata Utama?Akses ke “Pintu Belakang” Industri: Rekomendasi dari mentor, alumni, atau kolega sering kali menjadi jalur tercepat ke lowongan eksklusif. Contoh: Startup teknologi di Jakarta dan Surabaya lebih memprioritaskan rekrutmen melalui referensi internal.Personal Branding di Tengah Lautan Kandidat: Ketika ribuan orang memiliki kualifikasi serupa, relasi yang kuat membuat Anda lebih mudah diingat. Partisipasi aktif di komunitas atau menjadi pembicara webinar bisa meningkatkan visibilitas hingga 40% (LinkedIn).Mentorship untuk Antisipasi Tren: Jaringan profesional memberikan akses ke informasi tentang sertifikasi atau skill yang akan dibutuhkan di masa depan. Misalnya, koneksi di industri fintech bisa memberi tahu Anda tentang pentingnya sertifikasi blockchain pada 2025.Referensi jadi Kartu As untuk HRD: Survei Robert Half menunjukkan 85% HRD lebih mempercayai kandidat yang direkomendasikan rekan internal. 📚 Baca juga: Networking dalam Dunia Kerja: Manfaat dan Cara Membangunnya Hambatan dalam Membangun Networking Hambatan dalam Membangun NetworkingBerdasarkan survei ACHE of South Florida (2023), hanya 37% profesional yang merasa sangat nyaman dalam aktivitas networking. Sebanyak 31% mengaku cukup nyaman, sementara 32% sisanya merasa tidak nyaman, netral, atau sangat tidak nyaman. Ini menunjukkan bahwa hampir 1 dari 3 orang masih menghadapi kegelisahan saat harus membangun relasi profesional. 📚 Baca juga: Begini Cara Menghubungi Recruiter di LinkedIn [+Template] 5 Hambatan Utama Networking dan Cara Mengatasinya Survei yang sama mengungkap lima penghalang utama dalam membangun jaringan profesional: 1. Waktu Terbatas (25%) Akar Masalah: Banyak profesional menganggap networking sebagai "aktivitas tambahan", bukan prioritas.Solusi:Micro-Networking: Manfaatkan waktu 10-15 menit sehari untuk mengirim pesan follow-up atau berkomentar di postingan LinkedIn.Digital First: Ikuti webinar atau komunitas online yang fleksibel, seperti LinkedIn Audio Events atau grup Slack. 2. Bingung Memulai Percakapan (22%) Akar Masalah: Takut dianggap mengganggu atau tidak relevan.Solusi:Gunakan Formula "PPP":Praise: "Saya sangat terinspirasi dengan artikel Anda tentang ESG..."Purpose: "...Saya penasaran, bagaimana cara memulai karir di bidang ini?"Proposal: "Bolehkah kita bertukar pikiran via Zoom 15 menit?"Bawa "Conversation Toolkit": Siapkan 3 pertanyaan terbuka sebelum acara, seperti:“Apa proyek paling menantang yang sedang Anda kerjakan?”“Skill apa yang wajib dikuasai pemula di industri ini?” 3. Kesulitan Menjaga Koneksi (20%) Akar Masalah: Follow-up yang generik (“Senang bertemu Anda!”) tidak membangun engagement.Solusi:Teknik "Give First":Kirim sumber daya relevan: “Saya ingat Anda tertarik pada AI—ini link webinar gratis tentang ChatGPT untuk bisnis.”Tagging konten: Mention koneksi di postingan LinkedIn terkait keahlian mereka.Kalender Otomatis: Gunakan tools seperti Clay atau Dex untuk mengingatkan ulang tahun, promosi jabatan, atau momen penting koneksi kamu. 4. Takut Ditolak atau Dihakimi (12%) Akar Masalah: Overthinking respons negatif yang sebenarnya jarang terjadi.Solusi:Reframing Mindset: Anggap setiap interaksi sebagai latihan, bukan ujian.Studi Kasus: Riset Wellness Road Psychology (2023) membuktikan bahwa merencanakan 3 topik pembicaraan sebelum acara mengurangi kecemasan sosial hingga 50%. Contoh rencana:Tanyakan tentang tren industri.Ceritakan proyek terkini (tanpa sombong).Minta rekomendasi buku/podcast. 5. Kurang Percaya Diri (11%) Akar Masalah: Membandingkan diri dengan profesional yang lebih berpengalaman.Solusi:Skill-Based Networking: Fokus pada topik di mana Anda kompeten. Misal, jika Anda mahal analisis data, tawarkan insight dari dataset publik.Role-Playing: Latihan dengan teman atau mentor menggunakan skenario:“Bagaimana cara memperkenalkan diri ke CEO startup?”“Apa respons jika seseorang tidak tertarik berbicara?” Macam-Macam Gaya NetworkingMacam-Macam Gaya NetworkingBerdasarkan risetAmerican College of Healthcare Executives (ACHE), setiap individu memiliki gaya networking unik yang dipengaruhi kepribadian dan tujuan karier. Berikut klasifikasinya, lengkap dengan kekuatan, kelemahan, dan strategi penyesuaian: 1. The Pro: Sang Strategis Ciri: Fokus pada koneksi yang selaras dengan tujuan jangka panjang (misal:green energyatauAI ethics).Kekuatan: Efisien dan terarah. Cocok untuk profesional yang ingin masuk ke industri spesifik.Kelemahan: Berisiko melewatkan peluang tak terduga di luar target.Strategi: GunakanLinkedIn Advanced Searchuntuk menyaring koneksi berdasarkan kriteria spesifik, lalu kirim pesan personal dengan merujuk kesamaan tujuan. 2. The Pathfinder: Si Penjelajah Ciri: Gemar mencoba berbagai metode (event fisik, platform digital, komunitas).Kekuatan: Fleksibel dan adaptif. Ideal untuk industri dinamis sepertistartupataudigital marketing.Kelemahan: Rentan kelelahan karena terlalu banyak eksperimen.Strategi: Evaluasi efektivitas metode setiap 3 bulan. Fokus pada 2-3 strategi yang paling menghasilkan. 3. The Social Butterfly: Si Rajin Terhubung Ciri: Mahir membangun rapport dengan siapa pun dalam 5 menit.Kekuatan: Jaringan luas. Cocok untuk bidangsalesataupublic relations.Kelemahan: Relasi cenderung dangkal tanpafollow-upbermakna.Strategi: Gunakan tools sepertiNotionuntuk mencatat detail interaksi (misal:“Rina sedang belajar coding—kirimkan kursus Python gratis minggu depan”). 4. The Homer: Si Penjaga Lingkaran Lama Ciri: Hanya nyaman dengan koneksi yang sudah dikenal.Kekuatan: Relasi yang dibangun biasanya kuat dan terpercaya.Kelemahan: Membatasi akses ke peluang baru.Strategi: Mintalahwarm introductiondari teman dekat ke jaringan mereka (contoh:“Bisa perkenalkan saya dengan kolegamu di bidang fintech?”). 5. The Loner: Si Pengamat Ciri: Lebih sering menunggu dihampiri.Kekuatan: Kemampuan observasi yang tajam.Kelemahan: Kehilangan kesempatan membuat kesan pertama.Strategi: Siapkan 1-2conversation startersederhana, seperti:“Saya tertarik dengan presentasi Anda tadi. Apa tantangan terbesar dalam proyek ini?”. 6. The Lurker: Si Penilai Situasi Ciri: Mengamati dinamika sebelum terlibat.Kekuatan: Analisis risiko sebelum bertindak.Kelemahan: Terlambat mengambil inisiatif.Strategi: Tetapkan target“3 orang yang harus diajak bicara”sebelum acara dimulai. 7. The Procrastinator: Si Penunda Ciri: Baru aktif ketika deadline mendekat.Kekuatan: Sering memiliki ide kreatif dadakan.Kelemahan: Kehilangan momentum membangun hubungan.Strategi: Setelreminder1 jam sebelum acara dengan pesan:“Siapkan 3 pertanyaan untuk ice breaker”. 8. The Hog: Si Dominator Ciri: Mendominasi percakapan tanpa memberi ruang.Kekuatan: Percaya diri tinggi.Kelemahan: Dihindari dalam jaringan profesional.Strategi: Terapkan“60/40 rule”: 60% waktu untuk mendengar, 40% untuk berbicara. 9. The Torpedo: Si Penyelundup Ciri: Menginterupsi diskusi tanpa mempertimbangkan etika.Kekuatan: Berani mengambil inisiatif.Kelemahan: Merusak reputasi.Strategi: Pelajaricultural codelingkungan sebelum menyela. Di acara korporat, tunggu jeda alami dalam percakapan.Tidak Ada Gaya “Sempurna”—Yang Ada adalah Strategi yang IntensionalMenurut Ronen Olshansky, CEO Connected Success, networking adalah keterampilan yang bisa dipelajari. Introvert pun punya keunggulan, seperti kemampuan mendengar dan follow-up yang personal. Kuncinya adalah mengenali kekuatan alami kamu, lalu merancang strategi yang memaksimalkannya.💡Contoh Adaptasi:Jika kamuintrovert dengan gaya The Lurker:Manfaatkan platform asynchronous seperti email atau LinkedIn Message untuk membangun koneksi.Fokus pada kualitas, bukan kuantitas. Kirim pesan personal seperti: “Saya tertarik dengan artikel Anda tentang ESG. Boleh berdiskusi lebih lanjut via Zoom?”.Jika kamuekstrovert dengan gaya The Social Butterfly:Alokasikan waktu untuk deep dive dengan 2-3 koneksi kunci tiap bulan.Gunakan energi sosial untuk menjadi connector antarjaringan. Langkah Praktis Menemukan Gaya Networking Ideal Tes Kepribadian: Ikuti assessment seperti Myers-Briggs atau DISC untuk memahami kecenderungan alami.Eksperimen Terkontrol: Coba 2-3 gaya berbeda dalam 1 bulan, lalu catat hasilnya.Minta Feedback: Tanya rekan tepercaya: “Menurutmu, gaya networking saya lebih cocok ke tipe apa?”.💡Penting DiingatGaya networking bisa berubah seiring perkembangan karier. Hal yang terpenting adalah tetap autentik dan berfokus pada memberi nilai sebelum meminta bantuan. “Mitos bahwa networking sulit untuk introvert bisa diubah dengan menyadari keyakinan yang membatasi. Dengan pendekatan yang lebih strategis dan terarah, kamu bisa membangun koneksi yang lebih dalam. Pikirkan bagaimana kamu ingin orang lain merasa saat berinteraksi denganmu.”Keith Ferrazzi, Founder Ferrazzi Greenlight Dengan memahami gaya networking yang sesuai, kamu tidak hanya survive di pasar kerja 2025, tetapi juga membangun fondasi karier yang berkelanjutan.Tips Networking Cerdas di 2025: Seni Memberi Sebelum Meminta 1. Networking Bukan Hanya dengan HRD atau Manajer Shannon Blankschen, Career Counselor di The Jericho Project, memberikan nasihat yang menarik: “Jangan pernah menganggap seseorang tidak bisa membantumu hanya karena mereka bukan HRD atau atasan. Bahkan seseorang yang sedang mencari kerja bisa menjadi ‘jembatan’ ke perusahaan impianmu suatu hari nanti.”## Paywall Indicator ## Mengapa Ini Penting? Hukum Six Degrees of Separation: Setiap orang yang kamu temui, mulai dari teman kampus hingga peserta webinar, berpotensi membawamu ke orang yang tepat.Contoh Nyata: Seorang desainer grafis freelance terhubung dengan CEO startup melalui rekomendasi teman di komunitas UX. Meskipun awalnya CEO tersebut bukan klien, dia merekomendasikan desainer tersebut ke mitra bisnisnya. Hal yang Bisa Dilakukan: Hilangkan Prasangka: Jangan hanya fokus pada jabatan. Cari tahu peran, minat, atau proyek yang sedang dikerjakan oleh lawan bicaramu.Ajukan Pertanyaan Terbuka: Misalnya, “Apa tujuan karier Anda dalam 2 tahun ke depan?” atau “Apa tantangan terbesar di bidang Anda saat ini?”. 2. Jangan Hanya Jadi Anggota, Tapi Jadi Kontributor “Networking yang efektif dimulai ketika kamu memberi nilai, bukan hanya meminta.” Strategi Kontribusi yang Berdampak: Jadi Relawan untuk Proyek Komunitas: Misalnya, menjadi moderator webinar atau menulis artikel untuk blog komunitas.Mulai Diskusi Bermutu: Di grup Slack atau Discord, ajak anggota berdiskusi tentang tren terkini, seperti “Bagaimana AI mengubah industri retail?”. 3. Hadiri Acara di Luar Niche: Perluas Radar Peluangmu “Inovasi sering lahir dari kolaborasi lintas disiplin.” Contoh Acara yang Layak Dieksplor: Tech Meetups untuk Non-Tech Professional: Pelajari dasar coding atau AI untuk memahami kebutuhan tim teknis di perusahaan targetmu.Startup Pitch Competition: Bangun relasi dengan founder dan investor, bahkan jika kamu bukan bagian dari ekosistem startup. Tips: Tetapkan Tujuan Spesifik: Misalnya, “Saya ingin bertemu 1 orang dari industri kesehatan dan 1 dari fintech.”Gunakan Pendekatan “Curiosity-Driven”: Tanyakan, “Saya dari bidang marketing. Boleh saya tanya bagaimana strategi akuisisi pengguna di startup Anda?” 4. Bangun Personal Branding Online: Dari Visibilitas ke Kredibilitas “Di era algoritma, keahlianmu tidak ada artinya jika tidak terlihat.” Cara Membangun Kehadiran Digital yang Berbeda: Konten Mikro: Posting tips singkat di LinkedIn (1-2 paragraf) tentang insight industri. Contoh: “3 Kesalahan Umum Analisis Data yang Saya Pelajari dari Klien”.Kolaborasi Konten: Interview profesional lain via Instagram Live atau LinkedIn Newsletter. Platform Alternatif: Medium atau Substack: Tulis artikel mendalam tentang tren 2025.Behance atau GitHub: Tampilkan portofolio interaktif untuk desainer atau developer. 5. Seni Berbicara: Dari "Small Talk" ke "Deep Connection" “Orang mungkin lupa apa yang kamu katakan, tapi mereka tak akan lupa bagaimana kamu membuat mereka merasa.” Formula Percakapan yang Bermutu: Mulai dengan Cerita: “Saya pernah gagal mengelola tim remote, lalu belajar… Bagaimana pengalaman Anda?”Dengarkan Aktif: Catat poin penting untuk follow-up, seperti “Anda bilang sedang ekspansi ke Malaysia—bagaimana perkembangannya?”.Tutup dengan Aksi: “Saya akan email Anda template manajemen proyek yang tadi kita bahas.” Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari: Monopoli pembicaraan.Fokus pada pencapaian diri tanpa mengeksplorasi kebutuhan lawan bicara. 6. Follow-Up yang Berdampak: Bukan Sekadar "Nice to Meet You" “Koneksi pertama hanyalah benih. Follow-up adalah air yang membuatnya tumbuh.” Contoh Follow-Up yang Diingat: Beri Nilai Tambah:“Terima kasih atas diskusi tentang ESG kemarin. Ini laporan terbaru tentang regulasi energi terbarukan di ASEAN—mungkin relevan untuk tim Anda.”Jadikan Rutinitas:Kirim artikel atau event relevan setiap 2-3 bulan.Ucapkan selamat saat koneksi mencapai pencapaian, seperti promosi jabatan atau peluncuran produk. Tools Rekomendasi: HubSpot CRM Gratis: Kelola kontak dan atur pengingat follow-up.Calendly: Permudah janji temu lanjutan.Ingin tips lainnya? Simpan infografik berikut ini, yuk! Cara Membangun NetworkingIngin memulai networking? Coba networking dengan cara baru di Cake Meet, hanya tinggal swipe bisa langsung connect 👥Coba Sekarang Kesalahan Umum Saat Networking 1. Terlalu banyak berbicara tentang diri sendiri Tidak ada orang yang akan tertarik jika kamu terus-menerus membicarakan diri sendiri. Alih-alih, lawan bicara akan merasa kamu seorang pencari perhatian yang tidak bisa memberikan timbal balik menguntungkan apapun. Karena itu, belajar mendengarkan penting untuk dilakukan dalam proses networking. Pendengar yang baik dibentuk dari rasa simpati dan empati terhadap orang lain. Selain mencoba untuk tidak menginterupsi lawan bicara, gerak-gerik tubuh juga perlu diperhatikan. Jika lawan bicaramu sedang membahas sesuatu yang penting, bersikaplah seakan kamu merasa tertarik. 2. Tidak mempersiapkan diri Tidak memiliki informasi apapun mengenai lawan bicara bisa berakibat fatal. Salah-salah kamu justru kesulitan untuk menyambungkan obrolan. Agar proses perkenalan berjalan lancar, lakukan background check lawan bicara. Paling mudah adalah dengan membaca secara seksama LinkedIn individu tersebut. Jika lawan bicaramu adalah orang yang sudah terkenal, cari tahu nama dan pemberitaannya di mesin pencari. Seandainya ia pernah menjadi pembicara di sebuah diskusi, kulik tema diskusi dan temukan hal-hal menarik yang bisa jadi pemantik pembicaraan. Takut mulai percakapan? Tidak perlu pusing mulai pembicaraan di Cake Meet karena ada fitur AI Icebreaker! 💬Coba Sekarang 3. Hanya menghubungi saat membutuhkan Hanya menghubungi saat membutuhkan terjadi ketika kamu tidak mengenal atau kurang orang-orang dalam lingkar jejaringmu. Namun bukan berarti kamu perlu menghubungi mereka setiap saat. Ini adalah tips yang bisa kamu coba jika relasi barumu aktif menggunakan media sosial; cobalah sesekali memberikan komentar atau reaksi ketika mereka membuat status. Dari situ biasanya akan muncul obrolan yang bisa jadi langkah untuk mengakrabkan diri. Namun agar tidak terkesan mengganggu, beri jeda untuk tiap pesan, komentar, atau reaksi yang kamu ingin kamu kirim. 4. Tidak melakukan follow-up Menindaklanjuti atau follow-up bisa kamu lakukan dengan berbagai cara. Misal, kamu bisa mengunggah kesan pertemuan dengan lawan bicara di media sosial dan men-tag akun mereka. Atau menghubungi lawan bicara dengan ucapan terima kasih dan keinginan untuk berkolaborasi atau bekerja sama di kemudian hari. 5. Terlalu memaksakan diri Nah tips selanjutnya dalam membangun networking adalah terlalu memaksakan diri. Tidak semua orang nyaman berkomunikasi dengan orang baru. Ketika kamu menemukan kasus seperti ini, mundur terlebih dahulu dan beri lawan bicara ruang. Jika memang tidak memungkinkan, kamu bisa menjajal cara lain atau mencoba lagi di lain waktu. 6. Kurang mendengarkan lawan bicara Kurang mendengarkan sama kasusnya dengan terlalu banyak bicara. Ketika kamu berencana untuk datang atau berkenalan dengan tujuan meluaskan networking, siapkan diri untuk menyerap banyak hal dari lawan bicara, layaknya sponge. Jika terjadi kesulitan untuk menyimak pembicaraan orang lain, mungkin kamu memiliki masalah dengan attention span. Untuk menangani hal ini, kamu bisa mulai dengan melatih fokus dengan banyak membaca buku atau artikel, mengurangi scrolling sosial media, dan lain-lain. 7. Tidak konsisten dalam komunikasi Ketujuh adalah tidak konsisten dalam komunikasi. Ini terjadi ketika kamu tidak menentukan tujuan dari networking yang ingin dilakukan. Memelihara networking adalah hal yang sulit, oleh karena itu kamu perlu pintar-pintar membuat strategi yang pas. 8. Fokus pada kuantitas, bukan kualitas Kesalahan terakhir dalam networking adalah kamu terlalu fokus dengan jumlah dibanding kualitas. Mengenal banyak orang tentu baik, tapi jika kamu tidak fokus pada kelompok yang bisa memberikan benefit, waktumu akan terbuang percuma. Jadi bedakan antara jejaring pertemanan dan professional networking. Khusus untuk jejaring profesional, kamu harus mengedepankan kualitas orang-orang di dalamnya. Bagaimana caranya? Tentu saja dengan memanfaatkan informasi yang tersebar di media sosial dan melakukan analisis atas data tersebut. Bagaimana, tertarik untuk mulai membangun jaringan profesional? Mulai bangun network-mu di Meet! Untuk informasi lebih lengkap, baca di sini 📖Mulai Networking Kesimpulan Membangun networking tidak hanya untuk menambah relasi dan koneksi, tapi juga untuk menilai kemampuan diri sekaligus menambah pengetahuan baru. Hal yang penting, memiliki jejaring juga memperluas kesempatan untuk mengembangkan karier lebih baik.Cara efektif mengembangkan networking adalah dengan melakukan riset, melatih kemampuan komunikasi dan percaya diri, dan aktif dalam kegiatan yang menunjang profesionalitas.Kesalahan umum yang sering terjadi ketika membentuk jejaring atau koneksi adalah tidak cukup jadi pendengar yang baik dan terlalu banyak mendengarkan diri. Memberikan porsi yang seimbang untuk lawan bicara juga bagian penting dalam networking. Itu dia strategi membangun networkingyang dapat kamu manfaatkan sebagai panduan untuk menyusun strategi. Perlu diingat, jejaring dan koneksi tidak bisa dibentuk dalam waktu singkat. Pastikan untuk selalu konsisten, ya!👉 Siap memperluas jaringan profesionalmu? Download aplikasi Cake sekarang dan mulai terhubung dengan profesional dari beragam industri 👀⬇️Mulai Networking di Cake Meet! Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD. Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu. Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
People Operations
Mar 12th 2025

Rumus dan Cara Menghitung THR Karyawan Kontrak

Cara menghitung THR karyawan kontrak dan apakah ada perbedaan perhitungan dengan karyawan tetap. Hal ini mungkin menjadi pertanyaan dan perhatian baik untuk karyawan maupun pemilik usaha. THR adalah pendapatan non upah yang hanya ada di Indonesia. Dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permennaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan Pasal 1 menyebutkan Tunjangan Hari Raya (THR) adalah pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh menjelang Hari Raya Keagamaan. Ketentuan siapa yang berhak mendapatkan THR Keagamaan diatur dalam Pasal 2. Secara umum, dalam peraturan tersebut semua karyawan yang telah bekerja selama satu bulan secara terus-menerus berhak mendapatkan THR, baik pekerja dengan perjanjian waktu tidak tertentu (karyawan tetap) maupun pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu (karyawan kontrak). Bagi pemilik usaha, cara menghitung THR karyawan kontrak perlu diperhatikan mengingat ini adalah hak karyawan yang wajib ditunaikan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain cara menghitung THR karyawan kontrak, penting juga perhatikan juga kategori karyawan kontrak yang berhak mendapatkan THR. ✨ Ringkasan THR adalah pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh pemberi kerja menjelang perayaan hari besar keagamaan seperti Idul Fitri. Pemerintah mengatur pembayaran THR dalam Permennaker No. 6 Tahun 2016. Karyawan dengan perjanjian kerja waktu tertentu merupakan salah satu kategori yang berhak mendapatkan THR selama sudah bekerja selama setidaknya satu bulan berturut-turut. Perhitungan THR karyawan secara umum dapat dibagi menjadi dua, proporsional jika masa kerja kurang dari setahun dan sejumlah satu kali gaji jika masa kerja minimal satu tahun. Kriteria Karyawan yang Berhak Dapat THR Kriteria karyawan yang berhak memperoleh THR keagamaan diatur dalam Pasal 2 ayat (1) yang menyebutkan bahwa THR wajib dibayarkan kepada pekerja/buruh yang telah bekerja selama sedikitnya satu bulan secara berturut-turut atau lebih. Lalu pasal (2) menyebutkan bahwa baik karyawan yang terikat dengan perjanjian kerja waktu tertentu (karyawan kontrak) maupun pekerja dengan perjanjian waktu tidak tertentu (karyawan tetap) berhak atas THR. Lebih lanjut pada Pasal 7 menjelaskan kriteria penerima THR keagamaan. Pada ayat (1) menyebutkan bahwa karyawan tetap yang mengalami pemutusan hubungan kerja dalam jangka waktu 30 hari sebelum hari raya berhak atas THR keagamaan. Namun, hal ini tidak berlaku untuk karyawan kontrak. Ringkasnya, kriteria karyawan yang berhak mendapatkan THR keagamaan dapat dibagi dalam tiga kategori: Karyawan kontrak dan tetap yang telah memenuhi masa kerja setidaknya satu bulan secara terus-menerus atau lebih.Karyawan tetap yang mengalami PHK pada 30 hari sebelum hari raya.Karyawan yang mengalami mutasi ke perusahaan lain dengan masa kerja berlanjut dan di perusahaan sebelumnya belum menerima THR. Dari peraturan tersebut mungkin kita bertanya-tanya bagaimana masa kerja berpengatuh pada cara menghitung THR karyawan kontrak. Hal ini akan kita bahas lebih rinci pada bagian berikutnya. Terhubung dengan +7 juta kandidat berkualitas di talent pool Cake dan temukan kandidat ideal Anda!Cari Kandidat Ideal Rumus Cara Menghitung THR Karyawan Kontrak dan Contoh Perhitungannya Cara menghitung THR karyawan kontrak sangat tergantung pada masa kerja karyawan. Karyawan dengan masa kerja satu bulan dan satu tahun menerima jumlah THR yang berbeda. Hal ini karena Permennaker No. 6 Tahun 2016 Pasal 3 menyebutkan pekerja dengan masa kerja selama 12 bulan selama berturut-turut atau lebih berhak atas THR sebesar satu bulan gaji. Namun, pekerja yang telah bekerja lebih dari satu bulan dan kurang dari satu tahun berhak atas THR proporsional sesuai masa kerjanya. Untuk memudahkan praktik dari peraturan tersebut kita dapat menggunakan rumus berikut sebagai cara menghitung THR untuk karyawan kontrak: Rumus THR Karyawan Kontrak Cara menghitung THR karyawan kontrak sesuai dengan Permennaker No. 6 Tahun 2016 adalah jika masa kerja karyawan kurang dari setahun maka dihitung proporsional dengan menggunakan rumus berikut ini.THR Karyawan Kontrak = (Masa Kerja/12) x 1 bulan upah Jika ada seorang karyawan bernama Mira, ia merupakan karyawan kontrak di Perusahaan Y, masa kerjanya adalah 6 bulan dengan gaji per bulan sebesar Rp5.000.000. THR yang diterima Mira dapat dihitung dengan cara: 6/12 x Rp5.000.000 = Rp2.500.000 Dari perhitungan tersebut, Mira mendapatkan THR keagamaan sebesar Rp2.500.000. Rumus THR Karyawan Tetap Besar THR yang diterima oleh karyawan tetap merupakan jumlah dari gaji pokok dan tunjangan tetap. Jika karyawan tetap yang bersangkutan memiliki masa kerja di bawah satu tahun maka dapat menggunakan cara menghitung THR proporsional seperti di atas. Namun demikian, jika karyawan telah bekerja selama satu tahun atau lebih maka ia berhak atas THR sejumlah satu bulan gaji, yang umumnya terdiri atas gaji pokok dan tunjangan tetap. Cara perhitungan THR di atas juga berlaku pekerja dengan status honorer, outsourcing, buruh harian, freelance, maupun pekerja rumah tangga sehingga tidak terbatas pada karyawan kontrak dan karyawan tetap saja.📚 Baca juga:20 Contoh Slip Gaji Karyawan untuk Berbagai Pekerjaan, Bisa Edit! Sanksi untuk Perusahaan yang Tidak Membayar THR Karyawan Kontrak Bukan hanya kriteria penerima dan besarannya saja, pengusaha juga perlu memperhatikan kapan waktu pembagian THR yang sesuai dengan peraturan pemerintah. Terkait hal ini, ada dua hal yang penting diingat: Pemberi kerja wajib membayar THR sesuai hari besar keagamaan yang dianut masing-masing karyawan atau sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.Pembayaran THR dilakukan paling lambat 7 hari sebelum perayaan hari besar keagamaan. Jika pemberi kerja yang melanggar ketentuan, baik dari segi kriteria penerima, besaran, maupun waktu akan ada sanksi administratif. Dalam hal ini, sanksi yang dikenakan dapat berupa teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi hingga pembekuan kegiatan usaha. Pekerja yang dilanggar haknya dapat mengajukan keluhannya ke Dinas Ketenagakerjaan yang menaungi hingga menyelesaikan melalui pengadilan hubungan industrial sesuai dengan peraturan yang berlaku. Terhubung dengan +8 juta kandidat berkualitas di talent pool Cake dan temukan kandidat ideal Anda!Cari Kandidat Ideal FAQ Cara Menghitung THR Karyawan Kontrak 💭 Bagaimana cara menghitung THR karyawan? Cara menghitung THR karyawan dilakukan proporsional sesuai masa kerja namun jika karyawan sudah bekerja selama satu tahun atau lebih maka ia karyawan tersebut berhak atas THR sejumlah gaji satu bulan. 💭 Seperti apa contoh perhitungan THR karyawan? Seorang karyawan bernama Adi merupakan seorang karyawan kontrak, ia sudah bekerja sejak Januari 2024. Dengan masa kerja yang sudah lebih dari satu tahun tersebut, Adi berhak untuk menerima THR senilai satu bulan gajinya, yang terdiri dari gaji pokok dan tunjangan tetap. 💭 Bagaimana cara menghitung THR karyawan kontrak? Cara hitung THR karyawan kontrak menyesuaikan dengan masa kerjanya. Contoh Mira yang baru bekerja 6 bulan maka kita menggunakan perhitungan proporsional. Yaitu 6/12 x gaji per bulan. Sementara itu, di kasus Adi seperti di atas, ia merupakan karyawan kontrak dengan masa kerja lebih dari satu tahun maka ia berhak atas THR sejumlah satu bulan gaji. 💭 Apakah karyawan kontrak dapat THR? Iya, menurut Permennaker No. 6 Tahun 2016 karyawan kontrak dapat THR asalkan sudah bekerja setidaknya selama 1 bulan berturut-turut. 💭 Apakah karyawan kontrak resign sebelum lebaran apakah dapat THR? Tidak, karyawan kontrak yang mengundurkan diri sebelum hari raya keagamaan tidak mendapatkan THR. 💭 Bagaimana ketentuan THR untuk karyawan kontrak yang resign? Sesuai dengan Permennaker No. 6 Tahun 2016 karyawan kontrak yang mengundurkan diri sebelum hari raya keagamaan tidak berhak mendapatkan THR.📚 Baca juga:9 Contoh Kontrak Kerja Karyawan untuk Berbagai Posisi, Siap Pakai Cakeadalah platform rekrutmen dengan +8 juta database talenta ditalent poolglobal.Pasang lowongan kerja gratisuntuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkanEmployer Brandinglebih efektif bersama Cake. Didukung teknologi ATSCake AIdanRecruitment Consultantprofesional, mulai temukan talenta berkualitas lebih cepat! Dapatkan wawasan mendalam dan konten informatif terkait rekrutmen, manajemen SDM,employer branding, serta tren terbaru di dunia HR hanya di Cake. Jadikan kami sumber terpercaya Anda untuk strategi perekrutan yang efektif dan solusi SDM yang inovatif.
News & Updates
Dec 17th 2024

Tips Dapat Pekerjaan Impian dengan Cake AI

Apakah kamu pernah merasa, “Kenapa cari kerja ribet banget sih?”. Kalau iya, kamu tidak sendiri! Faktanya, 70% dari pencari kerja juga merasakan hal yang sama. Proses cari kerja memang sering kali terasa rumit dan melelahkan. Mulai dari membuat CV, menulis cover letter, mencari lowongan yang sesuai, hingga menghadapi tahap wawancara. Belum lagi harus bersaing dengan ribuan kandidat lain yang sedang berjuang di posisi yang sama. Bagi sebagian orang, proses ini bisa terasa seperti labirin yang tidak ada ujungnya. Banyak pencari kerja yang bingung harus mulai dari mana, atau merasa kewalahan dan kehilangan motivasi dalam prosesnya. Tapi, tenang saja! Cake hadir dengan solusi untuk mempermudah proses pencarian kerjamu. Dengan berbagai tool AI, Cake membantu mengatasi tantangan dalam setiap tahap proses pencarian kerja.Tool apa saja yang ditawarkan oleh Cake AI, dan bagaimana Cake dapat membuat pencarian kerjamu lebih efektif? Cari tahu lebih lanjut di sini. Mengenal Cake AI Cake AI menawarkan berbagai tool sebagai solusi untuk para pencari kerja. Cake ingin menjadi lebih dari sekedar platform cari kerja, melainkan sebagai solusi untuk segala kebutuhan karier, baik itu membuat CV, portofolio, persiapan cari kerja, dan sebagainya. Apa saja sih tool yang Cake AI tawarkan?Saat ini, Cake menawarkan fitur berikut ini: 1. AI CV CheckerCek CVATSGratis di Cake Cake AI CV Checker akan membantu mengecek CV-mu dan memberikan rekomendasi perbaikan yang spesifik dan mendalam. Cake AI akan mengecek isi, struktur, dan format CV-mu secara menyeluruh, seperti memastikan struktur CV-mu sudah tepat, panjangnya sudah ideal, penulisan informasi yang relevan, menuliskan pencapaian yang terukur pada bagian pengalaman kerja, dan detail penting lainnya yang sering terlewat. Cake AI CV Checker juga berfokus mengecek CV ATS (Applicant Tracking System), memastikan CV-mu sudah memenuhi kriteria ATS checker untuk meningkatkan peluangmu lolos screening. Dengan bantuan teknologi AI CV Checker dari Cake, CV-mu akan lebih optimal, terstruktur, dan mampu bersaing di pasar kerja. Penasaran bagaimana cara menggunakan AI CV Checker dari Cake? Simak tutorialnya di sini 👇 Cara Cek CVATSdengan Cake AICVChecker Sudah buat CV, tapi apakah kamu yakin CV-mu sudah yang terbaik? Cek dulu CV-mu dengan AI CV Checker! 🔍Coba Sekarang 2. Cover Letter AI Buat cover letter dalam hitungan detik dengan Cake Cover Letter AIMenyertakan cover letter yang menarik dapat menjadi nilai tambahan untukmu, jadi pastikan cover letter sudah menonjolkan kelebihanmu juga menunjukkan bahwa kamu orang yang tepat untuk posisi ini. Tapi, menulis cover letter yang tepat untuk setiap posisi dapat memakan waktu kan? Cake Cover Letter AI hadir untuk membantu membuat cover letter yang disesuaikan dengan profilmu dan posisi kerja yang dilamar. Kamu hanya perlu memilih beberapa detail tertentu, dan cover letter profesional langsung siap dalam hitungan menit! 3. AI Anti Job Scam Di Cake, keamanan pengguna adalah prioritas utama kami. Kamu tidak perlu khawatir tentang penipuan, karena platform pencarian kerja kami dilengkapi dengan sistem keamanan canggih. Dengan teknologi Cake AI, kami secara aktif memantau dan mendeteksi potensi risiko pada pesan pribadi, lowongan pekerjaan, serta konten lainnya. Semua ini dilakukan untuk memastikan Cake tetap menjadi platform yang aman dan terpercaya bagi para pencari kerja. 4. AI Job Recommendations Mencari peluang yang tepat memang sulit. Tapi, tidak perlu khawatir! Cake AI Job Recommendations akan membuat proses ini menjadi lebih mudah dan efisien. Cake AI akan menganalisis latar belakang, pengalaman, serta keahlianmu, dan mencocokkannya dengan ribuan lowongan pekerjaan yang tersedia di platform Cake. Cake AI memastikan kamu mendapatkan rekomendasi lowongan yang paling relevan, sehingga peluang terbaik tidak akan terlewatkan. Manfaat Cake AI untuk Pencarian Kerja Dengan berbagai fitur yang disebutkan di atas, Cake AI hadir sebagai solusi untuk mempermudah proses pencarian kerjamu. Berikut adalah manfaat yang bisa kamu rasakan dengan menggunakan Cake AI: 1. Menghemat Waktu dan Tenaga Proses pencarian kerja menjadi lebih efisien dengan bantuan Cake AI, sehingga kamu bisa lebih fokus untuk mempersiapkan dirimu untuk melamar pekerjaan yang kamu inginkan. 2. Memastikan CV dan Cover Letter Optimal Cake AI akan memastikan CV dan cover letter-mu sudah optimal. Rekomendasi perbaikan untuk CV dan personalisasi untuk cover letter dapat membuat lamaranmu lebih menonjol di mata HRD, dan dapat meningkatkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan impianmu. 3. Keamanan dalam Pencarian Kerja Kamu dapat mencari kerja dengan tenang dan tanpa khawatir di Cake, karena AI Anti Job Scam akan memastikan setiap lowongan dan interaksi di platform Cake aman. 4. Rekomendasi Lowongan yang Akurat Melalui fitur AI Job Recommendations, Cake AI membantu menemukan lowongan kerja yang paling relevan dengan profilmu. Kamu tidak perlu lagi menyaring ribuan lowongan satu per satu, karena Cake AI sudah membantu menyaring lowongan untukmu. 5. All-in-One Solution untuk Semua Tahap Pencarian Kerja Cake AI menawarkan solusi menyeluruh untuk pencari kerja, mulai dari persiapan CV hingga bantuan dalam tahap wawancara. Kamu tidak perlu menggunakan platform yang berbeda untuk kebutuhan yang berbeda, semua kebutuhanmu dapat dipenuhi oleh Cake. Tunggu apa lagi? Langsung coba Cake AI sekarang!🤖Coba Sekarang Cara Menggunakan Cake AI Tertarik menggunakan Cake AI? Langsung saja coba sekarang, karena Cake AI 100% gratis untuk digunakan. Kamu bisa menggunakan Cake AI dengan mengikuti 3 langkah berikut: 1. Buat Akun CakeHalaman Utama Cake Klik “Daftar” di halaman utama Cake untuk membuat akun. Kamu juga bisa mendaftar dengan akun Google atau Facebook agar proses pendaftaran lebih cepat dan praktis.Setelah membuat akun, lengkapi beberapa informasi seperti latar belakang, keahlian, serta preferensi pekerjaanmu. Data ini akan membantu Cake AI dalam mempermudah proses pencarian kerjamu, terutama dalam memberikan rekomendasi lowongan kerja untukmu. 2. Buat CV Setelah akunmu siap, langkah berikutnya adalah membuat CV. Kamu bisa menggunakan CV Builder Cake untuk membuat CV ATS-Friendly. Setelah itu, jangan lupa untuk cek CV terlebih dahulu dengan AI CV Checker untuk memastikan CV-mu sudah optimal! Untuk melengkapi lamaran kerjamu, jangan lupa membuat portofolio untuk menunjukkan karya terbaikmu! 🎉Buat Portofolio 3. Lamar Pekerjaan Impianmu Selanjutnya, biarkan AI Job Recommendation mencarikan lowongan kerja yang sesuai untukmu. Lowongan ini dipilih secara cerdas oleh teknologi AI untuk memastikan kamu mendapatkan peluang terbaik. Saat melamar kerja, kamu bisa menggunakan Cover Letter AI untuk membuat cover letter yang profesional dan disesuaikan dengan posisi yang kamu lamar. 💡 Baca juga artikel berikut ini untuk membantu proses pencarian kerjamu:Cara Membuat dan Template Gratis CV ATS Friendly!14 Contoh Soft Skill dan Hard Skill dalam CV yang Disukai HRD!38 Contoh Surat Lamaran Kerja Profesional dan Cara Membuatnya!Wajib Kamu Ketahui: 5 Perbedaan CV dan Portofolio, Lengkap dengan Contoh15 Aplikasi Cari Kerja Terpercaya: Full-Time dan Freelance Lengkap! Siap Membangun Karier Impianmu? Dengan teknologi Cake AI, perjalanan mencari kerjamu jadi lebih praktis dan efektif. Yuk, mulai perjalanan kariermu dengan Cake sekarang! Rekomendasi Lowongan Kerja 💡Jangan lewatkan kesempatan untuk terlibat dalam acara karier mendatang dan follow Instagram kami @cake.me.id untuk mendapatkan informasi acara terbaru! Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development!

Resume Builder

Build your resume only in minutes!