Meskipun cover letter tidak selalu diharuskan dalam melamar pekerjaan, tapi banyak perekrut
yang masih mengandalkan cover letter untuk memilih calon kandidat. Cover letter berperan sebagai kesan pertama ketika melamar pekerjaan, dan meningkatkan peluang lamaran kerjamu dilirik oleh perekrut.
Ba
yangkan menulis cover letter adalah sebagai pembuka perkenalan. Cover letter untuk melamar kerja merupakan cara untuk mengenalkan diri secara tertulis, untuk menunjukkan bahwa kamu adalah orang
yang tepat untuk posisi tersebut.
Bagaimana cara
membuatcover letter
yang baik agar dilirik HRD?Simak lebih lengkapnya di sini!
Daftar isi:
Pengertian Cover Letter
Cara
Membuat Cover Letter
Contoh Cover Letter
Tips Menulis Cover Letter
FAQ tentang Cover Letter
Pengertian Cover Letter
Apa itu cover letter? Apa perbedaan cover letter dan surat lamaran kerja? Cover letter adalah surat singkat berisi beberapa paragraf, ditujukan untuk perusahaan, untuk menjelaskan ketertarikan kamu kepada perusahaan dan pekerjaan, dan kecocokan kamu dengan pekerjaan tersebut. Sedangkan surat lamaran kerja berisi kualifikasi relevan dengan posisi
yang dilamar.
Saat menulis
CV, kamu akan menuliskan pengalaman dan latar belakang pendidikan dan pekerjaan, sedangkan dalam menulis cover letter, kamu akan menuliskan alasan kuat
yang menghubungkan kemampuan kamu dengan posisi
yang sedang dilamar.
Cara
membuat cover letter
yang baik adalah dengan menjelaskan pengalaman karirmu secara profesional, disertai dengan alasan mengapa kamu merupakan kandidat
yang cocok untuk posisi tersebut. Isi cover letter
yang baik dan realistis akan menambah kesan baik
yang membuat kamu berbeda dari pelamar lainnya.
📚 Baca juga: 38 Contoh Surat Lamaran Kerja Terbaik
yang Dilirik HRD!
Cara
Membuat Cover Letter
Bingung bagaimana cara menulis cover letter? Berikut beberapa cara
yang harus kamu perhatikan sebelum dan ketika menulis cover letter. Simak langkah-langkah cara
membuat cover letter
yang baik:
1. Riset Terlebih Dahulu
Sebelum menulis, lakukan riset terlebih dahulu supaya isi cover letter kamu bermakna untuk perusahaan. Tentunya, kamu juga harus membaca deskripsi pekerjaan dengan seksama, mengamati halaman website perusahaan, media sosial, atau profil profesional seperti LinkedIn. Dengan informasi ini, kamu bisa mendapatkan informasi tentang budaya dan reputasi perusahaan,
yang bisa kamu sesuaikan dengan gaya penulisan cover letter.
2. Mulai dengan Header
Sesuai dengan format cover letter
yang profesional, awali cover letter-mu dengan header. Kamu bisa menuliskan beberapa informasi personal seperti kontak pribadi, dan juga kontak
yang dituju. Bagian ini memudahkan perekrut ketika membaca cover letter atau ketika perekrut ingin menghubungi kamu kembali.➡️ ContohFormat Header Cover LetterNama lengkapKota domisiliAlamat email dan nomor teleponNama
yang ditujuNama perusahaanAlamat perusahaan
👉ContohHeader Cover Letter:
Sylvie Gracia
[email protected]Jakarta, Indonesia08192828382Manajer HRDPT. Symphony IndahJakarta Barat, Indonesia
3. Tulis Pembuka
Pada bagian paling pertama, kamu perlu menuliskan identitas atau kepada siapa cover letter ini ditujukan. Biasanya penerima cover letter
yang menduduki jabatan HRD, atau pihak
yang menginformasikan lowongan kerja secara langsung. Jika kamu tidak terlalu mengetahui nama dari penerima, kamu bisa memberi sapaan
yang lebih umum dan general.
👉 Contoh Pembukaan dalam Cover Letter
yang Baik:
Dear Hiring Manager,Yth. Manajer HRDYth. Bapak/Ibu HRD
Sudah siap
membuatcover letter? Tingkatkan peluang dilirik HRDdengan menambahkan portofolio
yang profesional!Buat Portofolio
4. Tulis Latar Belakang
Pada paragraf ini, kamu bisa memperkenalkan tentang latar belakang kamu,
yang tentunya sesuai dengan informasi di
CV. Menulis cover letter juga kesempatan untuk menunjukkan atau highlight kemampuan diri, sekaligus memberi alasan mengapa mereka harus mempekerjakan kamu. Gunakan kata kunci
yang ada di deskripsi pekerjaan, supaya memperkuat alasan kamu melamar di perusahaan.
👉 Contoh Penulisan Latar Belakang di Cover Letter:
“Saya adalah seorang profesional dengan pengalaman lebih dari 6 tahun di bidang pemasaran dan mencari kesempatan untuk menerapkan keterampilan saya dengan cara baru. Saya berniat untuk membawa keahlian dan antusiasme ini ke tim pemasaran dan bisnis di PT Symphony Indah
yang sedang berkembang pesat.”
5. Tulis Bagian Isi Cover Letter
Setelah memberikan latar belakang
yang kuat, lanjutkan dengan menulis isi cover letter
yang menjelaskan lebih dalam mengenai keterampilan dan pengalaman
yang relevan dengan posisi
yang dilamar.
Pada bagian ini, kamu dapat menjelaskan proyek atau pencapaian spesifik
yang dapat memperlihatkan bagaimana kemampuanmu dapat berkontribusi langsung pada kebutuhan perusahaan. Gunakan bahasa
yang jelas dan fokus pada hasil
yang telah dicapai. Jangan lupa sertakan alasan
yang lebih detail mengapa kamu tertarik bekerja di perusahaan tersebut, serta bagaimana kamu bisa memberikan nilai tambah.
👉 Contoh IsiCover Letter:"Dalam posisi saya sebelumnya sebagai Marketing Specialist di PT Kreatif Media, saya memimpin kampanye pemasaran digital
yang berhasil meningkatkan engagement pelanggan hingga 30% dalam waktu 6 bulan. Saya yakin bahwa kemampuan saya dalam merancang strategi pemasaran digital
yang efektif dan berbasis data dapat membawa dampak
yang signifikan untuk tim di PT Symphony Indah, terutama dalam mengembangkan kehadiran merek di dunia digital."
6. Tulis Paragraf Penutup
Pada paragraf penutup ini, kamu bisa
membuat isi cover letter lebih
menarik dengan
membuat rangkuman singkat tentang achievement atau skill relevan. Ulangi minat dan antusiasme kamu pada pekerjaan
yang kamu lamar, dan tunjukan bagaimana kamu bisa memberi kontribusi signifikan ke dalam tim di masa depan. Kamu juga bisa menyebutkan dokumen
yang kamu lampirkan, seperti
CV dan portofolio.
👉 Contoh Paragraf PenutupCover Letter:
“Mencapai tujuan perusahaan selalu menjadi prioritas utama, dan saya selalu mengutamakan kepentingan terbaik untuk perusahaan. Saya senang memberikan presentasi pemasaran kepada klien potensial dan fokus pada kekuatan value perusahaan. Saya percaya bahwa perusahaan harus terus mencari cara terbaik untuk meningkatkan, mempertahankan, dan menjangkau klien baru melalui kampanye
yang inovatif.”
Jangan lupa untuk menyertakan
CV profesional dengan cover letter. Buat
CV dengan 15+ template
CV ATS-Friendly di Cake, GRATIS!📃Buat
CV7. Tulis Salam Penutup
Bagian terakhir dalam format cover letter
yang profesional adalah salam penutup
yang profesional,
yang merangkum mengapa kamu cocok dengan posisi ini, dan mengapa perusahaan harus merekrut kamu. Buat kesimpulan singkat dan ungkapkan ketertarikan kamu bahwa kamu menantikan tanggapan perekrut tentang langkah selanjutnya.
👉 Contoh Bagian Salam PenutupCover Letter:
“Terima kasih atas waktu dan pertimbangan Anda. Saya berharap dapat mempelajari lebih lanjut tentang posisi staf pemasaran dan bisnis di PT Symphony Indah. Besar harapan saya dapat bergabung menjadi bagian di tim ini, dan memberi kontribusi untuk perkembangan perusahaan.”
📚 Baca juga: 15 Contoh Cover Letter Terbaik
yang Dilirik HRD dan Cara
Membuatnya
Contoh Cover Letter
1. Contoh Cover Letter Bahasa IndonesiaContoh Cover Letter Bahasa Indonesia📚 Baca juga:Contoh Cover Letter Bahasa Indonesia, Beserta Tips dan Template2. Contoh Cover Letter Bahasa InggrisContoh Cover Letter Bahasa Inggris📚 Baca juga:15 Contoh
CV Bahasa Inggris
Menarik dan Cara
Membuatnya3. Contoh Cover Letter MagangContoh Cover Letter untuk Daftar Magang
📚 Baca juga: Kumpulan Contoh Surat Lamaran Kerja Terbaik, Pasti Dapat Magang
4. Contoh Cover Letter Freshgraduate
Contoh Cover Letter Fresh Graduate📚 Baca juga: 3 Contoh Cover Letter Fresh Graduate [+Tips Bagi
yang Belum Punya Pengalaman]
5. Contoh Cover Letter AI
Contoh Cover Letter
yang dibuat AI
Lihat Contoh Cover Letter dan Surat Lamaran Kerja Lainnya!👉 Contoh Cover Letter Digital Marketing
👉 Contoh Surat Lamaran Kerja Lulusan SMA
👉 Contoh Surat Lamaran Kerja di Bank
👉 Contoh Surat Lamaran Kerja Security
👉 Contoh Surat Lamaran Kerja Indomaret
👉 Contoh Surat Lamaran Kerja Admin
👉 Contoh Surat Lamaran Kerja Sopir
👉 Contoh Surat Lamaran Kerja Perawat
👉 Contoh Surat Lamaran Kerja Hotel
👉 Contoh Surat Lamaran Kerja Akuntan
👉 Contoh Surat Lamaran Kerja Part-Time
Mau lamar kerja tanpa ribet? Buat cover letterhanya dalam 10 detik dengan Cover Letter AI! 📄Coba Sekarang
Tips Menulis Cover Letter
Kamu telah membaca cara
membuat cover letter
yang baik, dan juga format cover letter profesional
yang akan dilirik perekrut. Kamu juga harus memperhatikan beberapa tips menulis cover letter berikut ini:
✅ Rencanakan strukturnya terlebih dahulu
Rencanakan dan pikirkan format cover letter terlebih dahulu. Kamu bisa menuliskan garis besar tentang isi cover letter, mulai dari pembuka, isi, dan penutup. Merencanakan isi dan tujuan setiap paragraf, agar hasil keseluruhan cover letter untuk melamar kerja memiliki poin
yang terstruktur.
📚 Baca juga: Apakah Cover Letter dan Surat Lamaran Kerja Sama? Cari Tahu di Sini!
✅ Buat pembukaan
yang kuat
Biasanya cover letter dibuat dengan pembukaan, “Saya melamar untuk posisi pemasaran
yang saya lihat di platform XYZ.” Kalimat ini sering digunakan, dan terlihat sangat polos dan membosankan. Agar isi cover letter kamu menonjol dari kandidat lain, kamu harus
membuat pembuka
yang kuat untuk
menarik minat perekrut membaca isi cover letter.✅ Jangan terlalu panjang
Banyaknya kandidat
yang melamar, akan memakan waktu perekrut untuk membaca lamaran kandidat satu per satu. Usahakan menulis cover letter dengan durasi
yang sesuai, singkat, padat, jelas, dan terstruktur. Dengan demikian, perekrut akan lebih mudah memahami poin penting isi cover letter.✅ Jangan hanya mengulang hal
yang ada dalam
CV
Kamu boleh menjelaskan informasi
yang sama dalam
CV, tapi jangan mengulang kalimat
yang sama dari
CV. Kamu bisa gunakan kesempatan menulis cover letter untuk menonjolkan skill relevan dengan pengalaman
yang dituliskan di
CV, dan mengaitkan pengalaman tersebut untuk memberi kontribusi lebih di perusahaan.
📚 Baca juga: Contoh Cover Letter Bahasa Indonesia, beserta Tips dan Template
✅ Cantumkan kata kunci
yang ada di lowongan
Hal terpenting agar isi cover letter terbaca dengan sempurna adalah mencantumkan kata kunci
yang ada di lowongan pekerjaan. Biasanya perekrut akan menuliskan beberapa kata kunci dalam deskripsi pekerjaan. Kata kunci ini
yang harus kamu elaborasi dalam paragraf isi cover letter.
✅ Cek, cek, dan cek lagi
Lakukan pengecekan berkali-kali untuk memastikan semua hal
yang diharapkan perusahaan ketika membaca cover letter sudah tersedia di dalam cover letter
yang kamu tuliskan. Kamu bisa mengecek dari format cover letter, isi, kata kunci, dan informasi pribadi
yang relevan.
✅ Gunakan Cover Letter AI
Ada cara mudah dan efisien menulis cover letter, yaitu dengan cover letter AI. Kamu tidak perlu memusingkan menulis cover letter sendiri. Cukup dalam hitungan detik, cover letter untuk melamar kerja akan siap di depanmu.
Lamar pekerjaan di Cake dan buat Cover Letter AI di Cake
yang sesuai dengan
CV di profil kamu!Buat Cover Letter Hanya dengan 1 Klik!
Tertarik menggunakan fitur AI Cover Letter Cake untuk melamar kerja? Yuk, cari lowongan kerja dan buat cover letter dengan Cake AI untuk mempermudah lamaran kerja kamu. 🎉Coba Sekarang
FAQ tentang Cover Letter
1. Apa tujuan menulis cover letter?
Untuk mengidentifikasi diri sebagai pengirim lamaran kerja, dan memberikan gambaran singkat tentang perkenalan diri, serta kemampuan
yang dimiliki.
2. Apa perbedaan surat lamaran dan cover letter?
Surat lamaran kerja memiliki format
yang lebih formal dan berisikan tujuan pengiriman lamaran kerja, dan untuk menunjukan minat terhadap lowongan tersebut. Sedangkan cover letter lebih menunjukkan motivasi, alasan melamar di perusahaan, dan kualifikasi diri dengan posisi pekerjaan
yang dilamar.
3. Apa saja isi cover letter?
Format cover letter berisi header, paragraf pembuka, isi cover letter, paragraf penutup, dan salam penutup. Usahakan agar tidak mengulangi hal
yang sama dengan
CV.
4. Apakah boleh menggunakan cover letter
yang sama untuk melamar ke pekerjaan
yang berbeda?
Sebisa mungkin, kamu harus menulis cover letter
yang berbeda dan unik untuk melamar di pekerjaan
yang berbeda. Setiap perusahaan memiliki budaya masing-masing, dan tidak bisa digeneralisasi dengan satu gaya penulisan.
5. Apa kesalahan
yang harus dihindari saat menulis cover letter?
Kamu bisa hindari beberapa poin berikut:
Terlalu formal, atau terlalu kasual dan santaiTerlalu banyak ungkapan ambigu dan biasTerlalu banyak bercerita tentang diri sendiri dan memberi informasi tidak relevanMengulang isi
CV dan
membuat cover letter membosankanTerlalu panjang
Cake adalah aplikasi dan website untuk
membuat CV terbaik
yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template
CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin
CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.
— Ditulis oleh Rachel Vanadya —