Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Career Tools
Mar 11th 2024

Apa itu Notion? Ini Fitur, Kelebihan dan Kekurangannya!

Sering merasa kurang produktif dan kerja menjadi tidak maksimal? Sebagai solusinya, kamu bisa memanfaatkan aplikasi Notion! Untuk kamu yang bekerja di startup atau bergerak di industri IT, pasti kamu merasa familiar dengan Notion app, kan?Apa itu Notion? Notion adalah sebuah aplikasi atau platform pendukung produktivitas yang membantu dalam mengatur, manajemen, mengelola, dan bekerjasama dengan anggota tim. Aplikasi Notion ini dikenal sebagai aplikasi yang efektif untuk berkolaborasi dalam tim. Kali ini, artikel Cake akan membahas tentang apa itu Notion?, pengertian fitur, fitur aplikasi Notion, serta kelebihan dan kekurangan aplikasi Notion. Daftar isi:Apa itu Aplikasi Notion? Fitur Aplikasi Notion yang Menunjang Produktivitas Keuntungan Dari Notion Bagi Pengguna Kekurangan Notion Pengertian Aplikasi NotionJika diartikan dari Bahasa Inggris, notion artinya pendapat atau ide. Jadi, aplikasi Notion adalah aplikasi untuk membuat catatan atau mencatat sebuah ide. Tidak hanya itu, Notion adalah aplikasi yang juga dapat dimanfaatkan untuk membuat to-do list, menyusun database, membuat CV atau portofolio, dan mengelola proyek bersama anggota tim. Sebenarnya, Notion itu buat apa, sih? Fungsi Notion yang utama yaitu untuk meningkatkan produktivitas seseorang dan mempermudah kolaborasi antar pengguna. Notion app ini memiliki tampilan sederhana sehingga cara pakai notion menjadi mudah. Meski sederhana, justru anak-anak industri teknologi seperti developer dan UI/UX designer yang banyak menggunakan aplikasi Notion, lho! Namun, apakah aplikasi Notion gratis? Aplikasi Notion bisa kamu download di Windows, Mac, smartphone, dan bahkan di akses melalui situs web. Notion apk ini bisa kamu gunakan secara gratis, tetapi tentu akses fiturnya terbatas. Untuk memperoleh fitur yang lebih, kamu perlu membayar biaya langganan. Ada tiga macam paket, yaitu Plus, Business, dan Enterprise.Fitur-Fitur Penunjang Produktivitas NotionSetiap aplikasi pasti memiliki berbagai fitur yang ditawarkan kepada pengguna. Namun, apakah kamu sudah mengerti apa yang dimaksud fitur? Singkatnya, arti fitur dalam aplikasi yaitu berbagai jenis layanan yang disediakan oleh sebuah aplikasi. Sekarang kamu sudah mengerti fitur itu apa. Nah, sekarang waktunya untuk mengenal apa saja fitur yang ditawarkan aplikasi Notion! 1. Database dan Spreadsheet Tidak hanya untuk membuat catatan teks, kamu juga bisa membuat catatan dalam bentuk database dan spreadsheet. Inovatif, kan? Perhatikan dua fitur di bawah ini! a. Fitur Relational Database Fitur Relational Database adalah fitur yang disediakan untuk membantu pengguna dalam menemukan hubungan antara database atau tabel yang berbeda. Fitur ini bermanfaat karena kamu tetap dapat menghubungkan data-data secara efisien meskipun tidak memiliki ilmu mendalam tentang database. b. Spreadsheet Di aplikasi ini, pengguna bisa membuat tabel untuk mencatat datanya. Ada juga bentuk grafik, formula, dan filter yang dapat mempermudah pengelolaan data. Kamu juga bisa mengimpor tabel dari Google Sheets atau Microsoft Excel ke aplikasi Notion. Selain Spreadsheet, ada juga fitur Database. Fitur ini digunakan untuk membuat database tanpa ilmu teknis yang tinggi. Fitur ini didukung dengan fitur-fitur penunjang seperti grouping, sorting, filter, dan view.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja 2. Menulis dan Membuat Catatan Di aplikasi Notion, kamu tidak hanya dapat membuat catatan, tetapi kamu juga bisa menggunakan aplikasi ini untuk menambahkan poin, gambar, dan video. Berikut fitur-fitur Notion app lainnya yang bisa kamu manfaatkan untuk meningkatkan produktivitas: a. Embed Fitur Embed memungkinkan pengguna untuk menambahkan file dari aplikasi lain ke dalam catatan. Fitur ini sangat bermanfaat bagi pengguna yang ingin menambahkan data khusus seperti Google Docs, gambar, atau informasi relevan yang menunjang manajemen proyeknya. b. Collaborative Editing Notion adalah aplikasi produktivitas yang memudahkan kolaborasi tim. Manfaat ini didukung oleh fitur collaborative editing yang memungkinkan semua pengguna untuk membuat dan mengedit catatan di waktu yang sama. c. WYSIWYG Editor WYSIWYG Editor merupakan singkatan dari What You See Is What You Get Editor yang berarti konten yang nantinya di publish akan terlihat sesuai dengan yang kamu sudah buat di aplikasi Notion. d. Template Notion adalah aplikasi produktivitas, jadi aplikasi ini sudah menyiapkan berbagai template yang bisa kamu gunakan agar kamu bisa membuat notes dengan lebih cepat. Template tersebut termasuk template to-do list, journal, project planner, dan lain-lain. e. Tagging Fitur tagging ini ditujukan untuk mempermudah pengguna dalam mencari informasi berdasarkan tema, kategori, dan topik tertentu. f. Archive Mungkin kamu tidak rela untuk menghapus suatu catatan karena takut masih diperlukan di masa depan. Tidak perlu bingung lagi! Kamu bisa mengarsip catatan tersebut dan dapat mengaksesnya jika dibutuhkan kapan pun. 3. Proyek dan Tugas Seperti yang disebutkan di atas, Notion adalah aplikasi untuk membuat catatan. Aplikasi ini membantu kamu untuk mencatat semua informasi yang relevan dengan proyek dan memonitor secara real-time. Catatan-catatan tersebut akan membantu pengerjaan dan pengelolaan tugas menjadi lebih efektif dan efisien. Selebihnya, kamu juga bisa menentukan deadline, mengelompokkan tugas atau proyek menggunakan Tagging, dan menambahkan dokumen. 4. Beragam Template Notion app menawarkan beribu-ribu templates yang dapat kamu akses dan manfaatkan untuk proses manajemen proyek kamu. Template - template tersebut dapat kamu ubah sesuai dengan kebutuhan dan preferensi kamu. Misalnya, menambahkan widget Notion app untuk mendorong produktivitas penyelesaian proyek kamu. 5. Multiple View Apa arti fitur multiple view? Multiple view adalah fitur yang memungkinkan kamu untuk memberikan beberapa tampilan yang berbeda pada database dengan cara menambahkan layout. Multiple view bertujuan untuk membantu penyajian data sesuai dengan keperluan pengguna. Cara menggunakan aplikasi notion fitur multiple view yaitu dengan meng-klik “Add a new view” di sisi kanan atas. 6. Integrasi Aplikasi Salah satu fitur utama dari Notion app yaitu integrasi aplikasi. Integrasi aplikasi Notion dapat dengan mudah dilakukan. Kamu bisa melakukan integrasi aplikasi dengan aplikasi lain seperti Trello, Slack, Asana, Google Drive dan aplikasi untuk edit gambar dan foto seperti Canva, dan aplikasi lainnya. Ini memudahkan pengguna untuk mengerjakan tugas atau proyek.📚Baca Juga:Tahu aplikasi Canva? Kamu bisa membuat CV di Canva lho, Begini caranya!Apa Kelebihan Pada Aplikasi Notion? 1. Kemudahan Kolaborasi Keuntungan pertama dari aplikasi notion adalah kolaborasi dengan tim menjadi lebih mudah. Notion app mendukung proses kerjasama dengan cara menyediakan berbagai fitur seperti pengaturan akses, notifikasi, dan komentar. Dengan memanfaatkan kemudahan kolaborasi dari aplikasi Notion ini, seluruh anggota tim dapat bekerja sama secara real-time di halaman yang sama. Ini akan mempercepat penyelesaian proyek dan juga mempermudah pencapaian tujuan. Tidak perlu bingung kelewatan deadline lagi, nih! 2. Fleksibilitas Bagi Pengguna Berikutnya, Notion adalah aplikasi yang bisa dibilang fleksibel. Fleksibel yang dimaksud yaitu aplikasi Notion dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Fungsi Notion bisa untuk membuat catatan, halaman, tabel, template, dan database sesuai dengan keperluan. Tidak berhenti di situ, aplikasi Notion juga menawarkan opsi pengaturan konten dan tampilan. Misalnya, membuat wiki, mengatur tampilan galeri, daftar, kalender, dan lain-lain. Opsi ini membantu pengguna dalam mengatur informasi ke dalam format yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja 3. Pembatasan Izin dan Akses yang Baik Notion app mudah sekali untuk di akses. Siapa saja bisa mengakses Notion selama sudah memiliki akun. Namun, kamu tidak perlu khawatir! Karena Notion memungkinkan kamu untuk memberikan akses yang terbatas atau izin untuk orang-orang tertentu. Ini termasuk salah satu keuntungan dari Notion app. Kamu bisa menentukan siapa saja yang dapat mengakses catatan tertentu dan apa saja yang dapat pengguna tersebut lakukan. Jadi, tenang saja, ya! Privasi dan keamanan data kamu terjamin di aplikasi Notion ini. 4. Digunakan Secara Global Cara menggunakan aplikasi Notion sangatlah mudah karena Notion adalah aplikasi multiplatform. Notion dapat diakses melalui web dan dapat di-download di berbagai platform seperti desktop dan mobile. Kemudahan pengguna untuk mengakses informasi dan mengerjakan tugas di aplikasi Notion tidak dibatasi waktu dan perangkat ini merupakan salah satu kelebihan juga. Jadi, hanya dengan laptop atau smartphone, kamu bisa mengerjakan proyek dimanapun, lho! 5. Pengaturan Informasi yang Mudah Dipahami (Settings) Keuntungan terakhir Notion app yang dapat kamu nikmati adalah pengaturan informasi yang mudah dipahami. Karena simpel dan mudah dipahami, cara menggunakan Notion menjadi mudah dan efisien. Fitur-fitur tersebut meliputi Template, Multiple Views, Embed, dan Tagging. Selain itu, kamu juga bisa mengatur informasi dan tampilan halaman agar mudah dilihat. Apa Kekurangan Pada Aplikasi Notion? Ada banyak sekali template yang tersedia dan beberapa template mungkin sulit dipahami oleh pengguna baru.Proses navigasi yang cukup rumit sehingga memerlukan waktu yang cukup lama untuk mencari fitur atau tools yang dibutuhkan.Belum ada fitur Gantt Chart untuk manajemen proyek dan fitur untuk menambah komentar.Hanya dapat digunakan untuk personal atau tim kecil karena adanya fitur pembatasan akses.Sulit untuk digunakan tim skala besar. Namun, ada layanan berbayar yang memungkinkan pengguna untuk mengundang 100-250 guest user.KesimpulanNotion adalah sebuah aplikasi produktivitas yang membantu dalam membuat catatan dan berkolaborasi dengan tim.Fitur-fitur yang menunjang produktivitas dari aplikasi Notion adalah database dan spreadsheet, menulis dan membuat catatan, proyek dan tugas, beragam template, multiple view, dan integrasi aplikasi.5 keuntungan Notion adalah memudahkan kolaborasi, fleksibel, dapat membatasi izin dan akses, multiplatform, pengaturan informasi yang mudah dipahami.5 kekurangan Notion adalah adanya beberapa template yang cukup sulit dipahami, navigasi yang cukup rumit, belum ada fitur Gantt Chart dan komentar, hanya dapat digunakan untuk tim kecil, serta sulit digunakan untuk tim skala besar.Buat CV ATS-friendly di Cake sekarang juga! Ada 50+ template dan 100% gratis!Buat CVCake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Aileen Gabriella ---
Career Tools
Dec 26th 2022

13 Rekomendasi Aplikasi Produktivitas Terbaik, Wajib Dicoba!

Daftar Isi: Cara Memilih Aplikasi Produktivitas yang TerbaikAplikasi Produktivitas Terbaik untuk Menyusun Tugas dan WorkflowAplikasi Produktivitas Terbaik untuk Meningkatkan FokusAplikasi Produktivitas Terbaik untuk Menghemat Waktu Bagi orang yang bekerja di kantor atau secara remote, produktivitas adalah hal yang penting untuk menyelesaikan semua tugas tepat waktu. Untuk kamu yang butuh bantuan agar tetap produktif, aplikasi untuk meningkatkan produktivitas adalah solusinya! Tidak hanya untuk pekerja, tetapi sebagai murid pun aplikasi produktif belajar akan sangat membantu supaya tidak kewalahan ketika ada banyak tugas dan ujian sekaligus. Aplikasi produktivitas adalah perangkat lunak yang dapat membantu individu dan tim dalam berdiskusi, berbagi jadwal, rutinitas, melacak perkembangan proyek, melacak waktu, mengembangkan kebiasaan baik, menghemat waktu, mengoptimalkan performa, dan lain-lain. Maka, pertimbangkan untuk menggunakan aplikasi produktif untuk mencapai penyelesaian pekerjaan yang lebih efisien dan efektif. Baca lebih lanjut tentang aplikasi penunjang produktivitas di bawah ini!Cara Memilih Aplikasi Produktivitas yang Terbaik Menemukan aplikasi produktivitas yang terbaik dan paling cocok tidaklah mudah. Ada beberapa poin penting yang perlu kamu pertimbangkan sebelum mengunduh aplikasi penunjang produktivitas. Mengapa? Karena fitur-fitur yang ditawarkan oleh aplikasi berbeda-beda dan fitur-fitur tersebut menentukan peningkatan produktivitas kamu. Jadi, apa saja faktor utama yang perlu diperhatikan saat memilih aplikasi produktivitas? 1. Fitur-Fitur Aplikasi untuk meningkatkan produktivitas yang baik memiliki banyak fitur yang akan membantu kamu menyelesaikan sesuatu. Sebagai contoh, sebagian besar aplikasi untuk produktif memungkinkan pengguna untuk melacak goals dan mengatur reminder yang perlu kamu lakukan setiap hari atau setiap minggu. Selebihnya, ada yang menawarkan fitur notifikasi untuk mengingatkan pengguna bahwa sekarang sudah waktunya untuk mengerjakan tugas. Bahkan juga ada yang menyertakan fitur seperti game dan hadiah untuk memotivasi para pengguna agar tetap fokus. 2. User-Friendliness Selain itu, aplikasi untuk produktivitas yang bagus yaitu aplikasi yang mudah digunakan. Aplikasi produktivitas perlu dibuat sesederhana mungkin dan dapat disesuaikan untuk membuat pengguna merasa nyaman menggunakannya dan memperoleh pengalaman yang lebih personal. Perlu dipertimbangkan juga untuk memilih aplikasi produktif yang sering diperbarui. 3. Kompatibilitas antar Platform Memang ada banyak orang yang lebih suka menggunakan smartphone, tetapi juga ada orang yang lebih nyaman menggunakan aplikasi di komputer atau laptop. Jadi, aplikasi produktivitas android terbaik adalah aplikasi yang kompatibel dengan banyak platform. Hal ini akan memudahkan pengguna untuk menyinkronkan data ke seluruh perangkat yang dimiliki. 4. Harga Harga seringkali menjadi indikator yang baik untuk memperkirakan nilai aplikasi. Namun, tentu juga ada banyak aplikasi untuk meningkatkan produktivitas gratis yang bagus. Tergantung fitur apa yang ingin didapatkan oleh pengguna, biasanya versi gratis pun dapat memenuhi keperluan pengguna. Tetapi, jangan menghindari aplikasi produktivitas premium hanya karena harganya mahal, karena di sisi lain versi premium dapat memberikan manfaat spesial yang mungkin tidak kamu dapatkan di versi gratis. Satu hal lagi, jika ada aplikasi produktivitas yang menawarkan uji coba gratis, kamu boleh mencobanya terlebih dahulu untuk membantu dalam pengambilan keputusan. Cara memilih aplikasi produktivitas Aplikasi Produktivitas Terbaik untuk Menyusun Tugas dan Workflow 1.Monday.commonday.com Monday.com adalah salah satu aplikasi produktif yang digunakan untuk pengoptimalan alur kerja yang memusatkan semua file, proses, dan alat proyek di satu tempat. Hal ini dicapai dengan bantuan integrasi dengan banyak aplikasi seperti Google Docs, OneDrive, Dropbox, Slack, dan aplikasi lainnya (termasuk aplikasi untuk mencatat). ✏️Kegunaan: Untuk manajemen proyek. 📱Format: Online, iOS, dan Android. ⚙️Fitur: Timeline.Kalender.Gantt Chart.Kanban board.Dashboard yang dapat di-custom.Melacak waktu.Mencari dokumen secara komprehensif.Melacak perkembangan proyek. 💰Harga: Basic: GratisPaket Tahunan: $8 per pengguna per bulan 2.TodoistTodoist Todoist adalah aplikasi produktivitas untuk mengatur tugas harian. Aplikasi penunjang produktivitas ini menyediakan fitur untuk membuat daftar tugas sederhana dan memungkinkan kamu untuk mengelola tugas pribadi serta berkolaborasi dengan teman, keluarga, dan rekan kerja. ✏️Kegunaan: Untuk manajemen tugas. 📱Format: Online, iOS, dan Android. ⚙️Fitur: Daftar untuk tugas harian (ex: daftar belanja, usaha bisnis, dll.).Overview yang jelas untuk tugas-tugas.Subtasks.Sub-projects.Tugas berulang.Notifikasi.Mengatur tugas sesuai prioritas. 💰Harga: Basic: GratisPremium: $3 per pengguna per bulanBisnis: $5 per pengguna per bulan 3.NotionNotion Notion adalah aplikasi untuk produktif yang cocok untuk kolaborasi antar rekan kerja, tim, bahkan seluruh perusahaan. Fungsi aplikasi ini adalah sebagai ruang kerja untuk catatan, dokumen, wiki, dan proyek. ✏️Kegunaan: Untuk manajemen pengetahuan. 📱Format: Online, desktop, dan aplikasi seluler. ⚙️Fitur: Membuat dokumen, checklist, dan mengatur catatan.Manajemen tugas.Menjawab pertanyaan dalam skala besar.Membantu onboard karyawan baru. 💰Harga: Basic: GratisStandar: $4 per bulanTim: $8 per bulan📚Baca Juga: Ingin mulai menggunakan Notion? Cati tahu fitur, kegunaan, kelebihan, dan manfaatnya di sini! 4.TrelloTrello Trello dimulai sebagai perangkat lunak manajemen proyek gratis yang menawarkan Kanban board. Aplikasi untuk produktif ini digunakan secara pribadi dengan menggunakan metodologi manajemen proyek yang lincah. Dengan aplikasi penunjang produktivitas ini, setiap tugas dan kumpulan tugas akan dikelompokkan di “papan tulis”. Kemudian, pindahkan kartu ke titik kemajuan yang berbeda, sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan dan tugas yang masih perlu dikerjakan. ✏️Kegunaan: Untuk manajemen proyek dan alat kolaborasi tim. 📱Format: Online, iOS, dan Android. ⚙️Fitur: Bisa disiinkronkan dengan semua perangkat.Buku pedoman tim.Otomatisasi alur kerja. 💰Harga: Basic: GratisPremium: $13,49 per pengguna per bulanBusiness Plan: $30,49 per pengguna per bulanPaket Perusahaan: Tersedia dengan penawaran khusus📚Baca Juga: Ingin tahu lebih lengkap tentang Aplikasi Trello? Cari tahu di sini! 5.AsanaAsana Asana adalah aplikasi untuk meningkatkan produktivitas yang cocok untuk organisasi dengan banyak tim dan proyek. Asana digunakan untuk membantu koordinasi, membagi file, mengelola tugas, menghubungkan anggota tim, dan mengimplementasikan tugas ke dalam tampilan sebuah daftar. ✏️Kegunaan: Untuk manajemen tim dan proyek. 📱Format: Online, iOS, dan Android. ⚙️Fitur: Gantt Chart.Manajemen tugas dan pelacakan proyek.Berbagi informasi dengan individu/kelompok.Melaporkan pekerjaan di satu tempat terpusat.Tempat untuk melampirkan dokumen.Fitur untuk memberikan komentar, label, subtasks, dan deskripsi. 💰Harga: Basic: GratisPremium (paket tahunan): $10,99 per bulanBelum menemukan pekerjaan yang cocok? Cari loker di Cake sekarang juga! Terpercaya, Transparan, dan 100% Gratis!🎉 Cari LokerAplikasi Produktivitas Terbaik untuk Meningkatkan Fokus 1.FreedomFreedom Freedom sangat cocok digunakan baik sebagai aplikasi produktif belajar maupun bekerja. Freedom merupakan program yang memungkinkan pengguna untuk memblokir situs web untuk membantu kamu fokus belajar atau bekerja. Dengan aplikasi ini, kamu dapat fokus tanpa terganggu oleh penundaan, gangguan, atau kebosanan. ✏️Kegunaan: Untuk meningkatkan fokus dengan cara memblokir situs web. 📱Format: iOS, Mac, dan Windows. ⚙️Fitur: Pengatur waktu yang menghitung mundur.Memblokir situs web di beberapa perangkat, peringatan, dan gangguan digital lainnya.Bisa disinkronkan dengan semua perangkat.Membuat jadwal yang berulang. 💰Harga: Basic: $6,99 per bulanPaket Tahunan: $3,33 per bulanSeumur Hidup: $129 2.ForestForest Aplikasi produktif belajar lainnya yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan fokus yaitu Forest. Ide dasar dari aplikasi forest yaitu menanam benih virtual di dalam aplikasi. Selama kamu tetap fokus pada tugas tersebut dan tidak meninggalkan aplikasi Forest, pohon yang kamu tanam akan bertumbuh, begitu juga dengan rasa pencapaian kamu. Jika kamu meninggalkan aplikasi, maka pohon itu akan layu. Metafora ini memvisualisasikan kesuksesan yang akan memotivasi pengguna untuk produktif dan merasa bangga akan pencapaian. ✏️Kegunaan: Meningkatkan fokus dan rasa pencapaian. 📱Format: iOS dan Android. ⚙️Fitur: Pengatur waktu.Menanam banyak pohon virtual.Opsi hadiah dan unlock beragam spesies pohon baru.Fitur berbagi dan berkompetisi dengan teman. 💰Harga: Basic: GratisPro: $3,99 (biaya tetap) 3.NoisliNoisli Noisli adalah aplikasi produktif yang membantu meningkatkan fokus dengan cara memblokir suara yang mengganggu. Dengan Noisli, pengguna dapat menghilangkan stress dengan mendengarkan white noise. Suara-suara yang tersedia di aplikasi ini akan membantu otak untuk fokus belajar atau bekerja dan tidak terpengaruh oleh suara lainnya di sekitar. Pengguna juga bisa membuat kombinasi suara khusus dengan Noisli. ✏️Kegunaan: Untuk meredam suara-suara yang mengganggu fokus. 📱Format: Online, iOS, dan Android. ⚙️Fitur: Berbagai macam aliran suara seperti suara hujan, suara badai, suara angin, suara hutan, suara daun, suara aliran air, suara ombak, suara api unggun, suara malam, suara kipas angin, suara kereta api, dan suara kafe.Dapat berjalan sebagai latar belakang ketika menggunakan aplikasi lainnya.Dapat mengubah warna pada layar secara otomatis untuk memastikan mata pengguna tidak lelah. 💰Harga: Free Plan: GratisPro Plan: $12 per bulan/$10 per bulan untuk paket tahunanBusiness Plan:$14 per bulan/$12 month per bulan untuk paket tahunanBelum menemukan pekerjaan yang cocok? Cari loker di Cake sekarang juga! Terpercaya, Transparan, dan 100% Gratis!🎉 Cari LokerAplikasi Produktivitas Terbaik untuk Menghemat Waktu 1.RescueTimeRescueTime RescueTime adalah aplikasi penunjang produktivitas yang membantu pengguna mengetahui hal apa saja yang telah dilakukan. Aplikasi ini akan merekam secara otomatis aplikasi apa saja yang digunakan, kemudian dibentuk ke dalam laporan yang mudah dibaca. Setelah itu, aplikasi ini menawarkan cara-cara paling produktif untuk mengatur waktu. ✏️Kegunaan: Untuk membantu pengguna memahami bagaimana pengguna menghabiskan waktu. 📱Format: Online, iOS dan Android ⚙️Fitur: Fitur “Focus Time” untuk memblokir situs yang menggangu.Menghasilkan laporan.Menyediakan tips bermanfaat.Merekam situs web yang dikunjungi untuk dianalisis.Time-tracking.Goal harian untuk fokus bekerja. 💰Harga: Basic: GratisPremium: $12 per bulan 2.TogglToggl Toggl adalah aplikasi produktivitas yang dapat melacak waktu yang telah dihabiskan untuk berbagai proyek yang kemudian dapat dianalisis. Aplikasi ini cocok untuk freelancer, konsultan, dan perusahaan kecil. Toggl memiliki kemampuan sinkronisasi waktu pelacak web, widget desktop, dan mobile apps. ✏️Kegunaan: Untuk melacak waktu. 📱Format: Online, Mac, dan mobile apps ⚙️Fitur: Melacak proyek secara real-time.Melacak pendapatan. Menjadwalkan dan mengirim laporan langsung ke email.Membuat jadwal untuk tim.Membuat timesheets history. 💰Harga: Basic: GratisPemula: $10 per pengguna per bulanPremium: $20 per pengguna per bulan 3.ClockifyClockify Clockify adalah aplikasi untuk produktif yang membantu pengguna melacak waktu ketika mengerjakan proyek atau tugas. Konsep clockify seperti stopwatch, pengguna akan memulai waktu ketika mulai bekerja, kemudian dapat menjeda pengatur waktu tersebut kapan saja. Setelah itu akan dibentuk laporan untuk melihat tingkat produktivitas pengguna. ✏️Kegunaan: Untuk melacak waktu. 📱Format: Online, iOS, dan Android ⚙️Fitur: Kalender.Menambahkan tag.Menentukan status.Menambahkan deskripsi.Membuat laporan produktivitas. 💰Harga: Basic: $3,99 per pengguna per bulanPerusahaan: $9,99 per orang 4.Timeblocks TimeblocksTimeBlocks adalah aplikasi untuk produktivitas yang memungkinkan pengguna untuk membuat rencana harian yang menggabungkan kalender dan daftar tugas. Aplikasi ini bekerja seperti buku harian kertas, cara menggunakannya sangat sederhana dan mudah. ✏️Kegunaan: Untuk manajemen jadwal. 📱Format: Online, iOS, dan Android ⚙️Fitur: Kalender harian, mingguan, dan bulanan.Halaman quick type.Penyimpanan memo.Memodifikasi jadwal hanya drag and drop.Hiasan buku harian (sticker, warna, tema, selotip, font, dll.)Dapat ditautkan ke Google Calendar, Apple, Outlook, Naver, Google Keep, dan lain-lain. 💰Harga: Premium (bulanan): $2,49 per bulanPremium (tahunan): $25,99 per tahun 5.CalendlyCalendly Calendly adalah aplikasi produktivitas yang menyediakan fitur penjadwalan untuk manajemen waktu. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mengatur acara, rapat, dan kegiatan lainnya di kalender. Dengan Calendly, pengguna dapat memesan waktu tanpa harus mengirimkan permintaan kalender melalui email atau bolak-balik pada waktu yang sesuai untuk pihak-pihak yang bersangkutan. ✏️Kegunaan: Untuk membuat jadwal acara, rapat, dan kegiatan lainnya. 📱Format: Online, iOS, dan Android ⚙️Fitur: Kalender.Pengingat otomatis.Fitur kustomisasi.Menandai halaman.Dapat disinkronkan dengan berbagai platform lainnya. 💰Harga: Basic: GratisPaket Essentials: $8 per bulanPaket Professional: $12 per bulan📚Baca Juga: Tahu aplikasi Slack? Aplikasi satu ini bisa membuat lingkungan kerjamu lebih produktif, lho! KesimpulanAplikasi produktivitas adalah perangkat lunak yang menyediakan berbagai fitur untuk menunjang tingkat produktivitas pengguna dalam bekerja, belajar, mengerjakan proyek, dan kegiatan lainnya.Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih aplikasi untuk produktivitas meliputi fitur-fitur, user-friendliness, kompatibilitas antar platform, dan harga.Aplikasi produktif yang baik untuk menyusun tugas yaitu Monday.com, Todoist, Notion, Trello, dan Asana.Aplikasi untuk meningkatkan produktivitas yang cocok untuk meningkatkan fokus yaitu Freedom, Forest, dan Noisli.Aplikasi penunjang produktivitas untuk menghemat waktu yaitu RescueTime, Toggl, Clockify, Timeblocks, dan Calendly. Belum menemukan pekerjaan yang cocok? Cari loker di Cake sekarang juga! Terpercaya, Transparan, dan 100% Gratis!🎉 Cari LokerCake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis OlehAileen Gabriella ---
Career Tools
Mar 29th 2024

Trello Adalah: Fungsi, Fitur, Kelebihan dan Kekurangan [+Contoh Penggunaannya]

Apakah kamu familiar dengan aplikasi Trello? Trello adalah aplikasi yang mempermudah kerjasama dengan tim sehingga dapat mempercepat penyelesaian tugas. Trello merupakan sebuah tool yang membantu project management, pengelolaan alur kerja, dan pelacakan tugas. Dengan Trello, kamu bisa menambahkan file, checklist, bahkan kamu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan tim. Di artikel Cake ini kamu akan mempelajari lebih lanjut tentang apa itu Trello, fungsi Trello, fitur aplikasi Trello, kelebihan dan kekurangan Trello, hingga cara menggunakan Trello.Daftar isi:Apa itu Trello? Mengapa Memilih Trello? Fitur Aplikasi trello Pro dan Kontra Trello Contoh Cara Pakai TrelloApa itu Trello?source:trello.comTrello adalah visual tool yang membantu manajemen proyek dan mempermudah kerjasama anggota tim dalam mengelola proyek dan tugas. Trello menggunakan sistem card (kartu), board (papan), dan list (daftar). Fungsi Trello yaitu untuk membantu tim mulai dari proses perencanaan hingga pelaksanaan. Dengan fitur-fitur yang disediakan oleh Trello, pengguna bisa lebih mudah dalam mengatur proyek, menciptakan struktur, deadline, prioritas, dan mengawasi perkembangan proyek real-time. Aplikasi Trello ini juga dapat membantu kamu mengetahui siapa yang bertugas mengerjakan tugas tertentu, tugas apa yang sedang dikerjakan, dan bagaimana perkembangan tugas itu. Trello menawarkan kemudahan secara visual dalam pengelolaan tugas untuk semua, termasuk tim kecil, perusahaan besar, dan proyek pribadi atau individu. Kamu bisa mengakses Trello dengan cara mengunduh aplikasi Trello di smartphone atau tablet kamu melalui Google Play Store dan Apple App Store. Untuk pengguna komputer atau laptop, kamu bisa mengakses Trello web dengan mengunjungi trello.com.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari KerjaMengapa Orang Menggunakan Trello?Aplikasi Trello digunakan untuk apa? Pengguna aplikasi Trelo bisa memanfaatkan aplikasi ini untuk membantu banyak hal dalam proses pengerjaan proyeknya. Perhatikan 6 fungsi Trello di bawah ini! 1. Akuntabilitas dan Transparansi Dengan menggunakan aplikasi Trello, pengguna dapat memberikan visibilitas dalam kemajuan proyek sehingga proses kerja menjadi lebih transparan. Trello mempermudah manajer proyek untuk melacak kinerja dan memastikan setiap anggota bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas masing-masing. 2. Visualisasi Proyek dan Tugas Trello adalah aplikasi yang menggunakan metodologi Kanban, artinya Trello menggunakan pendekatan secara visual untuk manajemen proyek. Visualisasi proyek dan tugas ditujukan untuk membuat proyek menjadi lebih mudah dimengerti. Ini dikarenakan anggota tim dapat melihat gambaran besar dari proyek yang dikerjakan. Kemudian, tim bisa menyesuaikan apa yang perlu dikerjakan. 3. Menyimpan dan Berbagi File Trello adalah aplikasi yang bisa digunakan untuk menjadi sarana menyimpan dan berbagi file terkait dengan proyek atau tugas. Semua anggota tim dapat membagi dan mengunduh file dan gambar secara langsung dalam card (kartu). Karena semua materi proyek tersimpan dalam satu tempat, meningkatkan efisiensi dalam pengerjaan proyek.Buat CV ATS-friendly di Cake sekarang juga! Ada 50+ template dan 100% gratis!Buat CV 4. Prioritas Tugas dan Organisasi Trello memungkinkan pengguna untuk memberikan label prioritas. Menggunakan visual board Trello, kamu dapat dengan mudah mengetahui mana tugas yang paling penting dan perlu diselesaikan terlebih dahulu. Dengan ini, manajer proyek dapat merencanakan jadwal kerja dan memastikan proyek akan berada di jalur yang tepat. 5. Memacu Kolaborasi Tim Trello adalah media yang mempermudah kolaborasi tim secara virtual. Trello memastikan kolaborasi antar anggota tim menjadi lebih efisien karena anggota tim bisa berbagi board (papan), card (kartu), dan list (daftar). Fitur-fitur Trello mempermudah pengguna untuk mengakses informasi, berkomunikasi, dan juga memastikan anggota tim ter-update dengan progres proyek. 6. Manajemen Waktu dan Jadwal Fitur card (kartu) yang tersedia di aplikasi Trello memungkinkan pengguna untuk mengatur deadline. Pengguna dapat memanfaatkan fungsi Trello ini untuk mengingatkan masing-masing anggota tim untuk menyelesaikan tugas tepat pada waktunya.📚 Baca juga:Apa itu Notion? Ini Fitur, Kelebihan dan Kekurangannya! Beberapa Fitur Trello1. Board Trello board (papan) adalah fitur yang merupakan dasar dari Trello. Fungsi project board yaitu untuk menjaga tugas atau proyek untuk tetap teratur dan berjalan dengan lancar. Trello board memungkinkan kamu untuk melihat semuanya dengan sekilas, mulai dari “Hal yang perlu dikerjakan” hingga “Yes! Kita berhasil!” 2. Lists Aplikasi Trello memiliki fitur lists (daftar) untuk membuat sebuah daftar yang mewakili tahapan proyek atau tugas. Misalnya, dimulai dari daftar hal-hal yang harus dikerjakan, yang sedang dikerjakan, hingga hal-hal yang sudah selesai dikerjakan. Daftar ini bisa digunakan untuk membuat alur kerja sesuai yang dibutuhkan tim. 3. Cards Fitur cards (kartu) Trello adalah tempat menyimpan informasi terkait dengan proyek di dalam satu tempat. Kamu juga dapat menetapkan anggota tim, menambahkan deadline, menulis komentar, dan lain-lain. 4. Label Trello juga memiliki fitur dimana kamu bisa memberikan label berwarna. Fungsi Trello label yaitu untuk mengelompokkan card sesuai dengan kategorinya sehingga mempermudah untuk melihat jenis-jenis tugas.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja 5. Checklist Fitur checklist di Trello adalah fitur untuk membagi tugas besar menjadi tugas-tugas kecil, centang hal-hal dari daftar, dan melihat status proyek hingga 100% selesai. Fitur ini akan membantu kamu untuk memastikan setiap tugas kecil sudah tercatat dan diselesaikan satu per satu. 6. Due Dates Semua proyek tentu memiliki tanggal jatuh tempo. Untuk mengingatkan kamu akan deadline, kamu bisa menggunakan fitur due dates di Trello. Fitur ini memungkinkan kamu untuk mengatur deadline serta pengingatnya (reminder). Ini juga akan membantu kamu dalam memastikan setiap anggota tim mengetahui akan tanggung jawabnya masing-masing dan kapan tugas tersebut harus selesai. 7. Members Fitur members digunakan untuk menjaga akuntabilitas setiap anggota tim. Tidak perlu lagi menanyakan siapa yang bertugas melakukan tugas tertentu karena Trello memungkinkan kamu untuk menambahkan anggota tim tertentu ke kartu untuk proyek dan tugasnya. 8. Akses Mobile Seperti yang sudah disebutkan di atas, Trello tidak hanya dapat diakses melalui Trello web (trello.com). Trello juga memiliki versi mobile app yang bisa diunduh di smartphone. Dengan aplikasi Trello, kamu dapat mengakses tugas di mana saja dan kapan saja.💡Apakah Trello itu Gratis?Trello adalah aplikasi gratis yang dapat kamu akses tetapi dengan fitur terbatas. Untuk memperoleh akses akan fitur yang lebih lengkap, kamu perlu berlangganan layanan berbayar. Trello bayar berapa, ya? Ada tiga paket yang ditawarkan Trello, meliputi standard (US$ 5 - US$6), premium (US$ 10 - US$ 12.50), enterprise (US$ 17.50 - US$ 210). Tentu, harga yang ditawarkan akan setara dengan fitur-fitur yang dapat kamu nikmati.Kelebihan dan Kekurangan TrelloKelebihan Trello Perubahan yang dilakukan dapat dilihat oleh anggota tanpa perlu menunggu.Pengurangan atau penambahan jumlah anggota tim dapat dilakukan dengan mudah.Dapat dengan mudah mengirim dokumen dan menulis keterangan terkait dengan proyek tanpa perlu menggunakan aplikasi atau tools lainnya. Kekurangan Trello Penggunaan Trello bergantung pada koneksi internet.Tidak ada fitur untuk mengubah atau mengedit komentar yang sudah dibuat.Pengaturan menjadi lebih sulit untuk dijalankan ketika tugas semakin banyak.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari KerjaContoh Penggunaan TrelloSekarang kamu sudah mengerti Trello aplikasi apa, kan? Namun, bagaimana cara menggunakan Trello? Mari ambil contoh tim yang sedang memperoleh proyek untuk mengembangkan sebuah aplikasi. Manajer proyek dari tim dapat memanfaatkan aplikasi Trello dengan cara: Membuat board (papan) yang mencakup semua tugas, diskusi, dan dokumen yang berkaitan dengan proyek yang sedang dikerjakan.Membuat list (daftar) untuk setiap tahap yang perlu dilakukan secara berturut-turut. Mulai dari riset, analisis, desain, pengembangan, uji coba, hingga rilis.Memberi label pada tugas-tugas penting yang menjadi prioritas untuk diselesaikan terlebih dahulu.Mengawasi dan melakukan centang pada checklist untuk memastikan proyek berada di jalur yang tepat dan tidak ada tahap yang tertinggal.Menetapkan due date atau deadline agar semua anggota tim menyelesaikan tugas masing-masing tepat pada waktunya.Buat CV ATS-friendly di Cake sekarang juga! Ada 50+ template dan 100% gratis!Buat CVKesimpulan Trello adalah aplikasi manajemen proyek yang mempermudah kolaborasi tim dan membantu pengaturan proyek menjadi lebih terorganisir.Fungsi Trello yaitu untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi, visualisasi proyek dan tugas, tempat menyimpan dan berbagi dokumen, melihat prioritas tugas dan organisasi, mempermudah kolaborasi tim, dan manajemen waktu dan jadwal.8 fitur Trello yaitu board (papan), lists (daftar), cards (kartu), label, checklist, due dates, members, dan akses mobile.Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Aileen Gabriella ---
Portfolio
Mar 9th 2026

Contoh Portofolio Content Creator dan Tips Membuatnya!

Di era digital ini, persaingan antar content creator menjadi semakin besar. Content creator yaitu termasuk penulis, jurnalis, influencer, desainer grafis, musisi, podcaster, pembuat video, dan lain-lain. Agar tetap kompetitif di industri, kamu perlu menonjol di antara content creator lain yang juga sama berbakat. Langkah pertama yaitu membuat sebuah portfolio content creator. Manfaatkan kemudahan akses teknologi, software, dan platform yang ada untuk membuat portofolio content creator yang menarik. Dengan dokumen ini, kamu bisa menunjukkan hasil karya terbaik kamu ke berbagai media online. Baca artikel Cake ini untuk memperoleh tips dalam membuat portofolio content creator dan contoh portofolio content creator!Daftar isi: Pentingnya Membuat Portofolio Content Creator 5 Contoh Portofolio Content Creator Cara Membuat PortofolioContent CreatorPentingnya Membuat Portofolio Content Creator1. Meningkatkan Kredibilitas dan Kepercayaan Portofolio content creator merupakan sarana untuk menunjukkan hasil karya kepada calon pemberi proyek. Dengan menunjukkan hasil karya, calon klien bisa melihat dan menilai apakah kamu merupakan orang yang tepat untuk proyeknya. Portofolio yang menarik dan mudah dipahami oleh klien akan meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan. 2. Membangun Personal Branding Membuat portofolio content creator juga merupakan bentuk latihan untuk membangun personal branding di industri. Semakin baik personal branding seorang kreator di industri, semakin besar pula kesempatan untuk menarik klien yang tepat. 📚 Baca juga: Cara Membangun Personal Branding Ala Fellexandro Ruby 3. Meningkatkan Peluang Kerja Membagikan portofolio content creator ke platform sumber klien dan proyek akan memperbesar peluang kerja. Menyediakan portofolio yang baik dan mudah diakses akan menarik perhatian calon klien. 4. Menjaga Hasil Karyamu Perlu diingat bahwa konten yang kamu buat di sosial media dipegang oleh platform tersebut. Banyak content creator di seluruh dunia yang tiba-tiba kehilangan akses ke proyek atau akunnya karena karyanya dianggap melanggar aturan oleh platform tertentu. Oleh karena itu, penting untuk membuat cadangan dari hasil karyamu. Cara terbaik untuk menjaga karier dan menyimpan hasil karya yaitu dengan membuat portfolio content creator.📚 Baca juga: Ingin Jadi Content Creator? 5 Langkah Wajib untuk Pemula! Contoh Portofolio Content CreatorPortfolio content creator tidak hanya harus terlihat menarik dan estetik, tetapi juga harus mudah dibaca, dimuat dengan cepat, dan menyajikan informasi lengkap secara terorganisir. Berikut salah satu contoh portofolio content creator yang bisa menjadi panduan. Walaupun portofolio di atas memuat banyak informasi lain, tapi ia memasukkan beberapa konten yang ia buat. Di gambar yang dicantumkan pun kamu dapat melihat sedikitperformance-nya. Apabila konten yang dibuat sudah memilikiperformance yang baik, kamu bisa memasukkanscreenshot dariinsightsdananalytics untuk menunjukkan hasil.Buat portofolio content creator dengan portofolio builder Cake GRATIS 🎉Buat PortofolioCara Membuat Portofolio Content Creator1. Pilih Platform untuk Membuat Portofolio Hal pertama yang perlu dilakukan sebelum membuat portofolio content creator yaitu menentukan platform untuk membuat portofolio. Sekarang, sudah ada banyak platform yang bisa digunakan untuk membuat portofolio content creator online. Terdapat platform seperti Cake, Canva, Notion, Medium, WordPress, Personal Website, dan platform lainnya. Tentukan terlebih dahulu platform mana yang paling menarik dan cocok untuk portofolio content creator kamu. 📚 Baca juga: Cara Membuat Portofolio Online: 15 Website Gratis untuk Portofolio yang Menarik 2. Tulis Perkenalan Diri Di bagian ini, deskripsikan dirimu dengan singkat. Kamu bisa memperkenalkan diri dengan menuliskan nama, umur, pekerjaan, bidang dan memasang foto sesuai dengan personal branding. Selain itu, kamu juga bisa melakukan sedikit storytelling untuk menceritakan tentang hasil karya, awal ketertarikan dengan industri, jenis pekerjaan, dan lain-lain. 3. Software dan Tools Seorang kreator pasti memiliki keahlian khusus dalam menggunakan software dan tools tertentu untuk membuat kontennya. Banyak sekali software dan tools yang biasanya digunakan oleh para kreator, seperti Canva, Google Trends, Semrush, Adobe Premiere Pro, Adobe Photoshop, dan lainnya. Keahlian seseorang dalam menggunakan software dan tools tertentu merupakan salah satu faktor yang membuatnya menonjol di antara kreator lainnya. Jadi, cantumkan sebuah daftar software dan tools yang kamu kuasai di dalam portofolio content creator untuk menarik perhatian calon klien. 4. Akun Social Media Tampilkan media sosial agar calon klien bisa mengunjungi profil untuk melihat jenis konten, jumlah pengikut, insight, dan engagement. Calon klien juga bisa melihat hasil karya dan feedback orang lain melalui akun media sosial kamu. Ini dapat meningkatkan kepercayaan calon klien untuk mempercayakan proyeknya kepada kamu. 5. Tunjukkan Karya Terbaik Ketika membuat portfolio content creator, kamu tidak perlu mencantumkan seluruh hasil karya yang pernah kamu buat. Memang, fungsi portofolio adalah untuk memamerkan hasil karya, tetapi kamu hanya perlu menunjukkan hasil karya terbaik, relevan, dan feedback baik dari klien sebelumnya. Kualitas lebih baik daripada kuantitas. Jadi, hindari mencantumkan hasil karya tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang kamu lamar. 6. List Klien/Brand Sebelumnya Cantumkan daftar klien dan brand yang pernah berkolaborasi dengan kamu sebelumnya di dalam portfolio content creator. Bagian ini menunjukkan bahwa kamu sudah berpengalaman di industri sehingga calon klien akan menjadi semakin yakin dengan keahlian yang kamu miliki. 7. Informasi Kontak dan Call-to-Action Sebagai penutup portofolio content creator kamu, jangan lupa mencantumkan informasi kontak dan call-to-action (CTA). Informasi kontak yang bisa kamu masukkan yaitu alamat email, nomor telepon, dan sosial media. Lengkapi juga dengan sebuah CTA melalui gambar atau tulisan yang mengajak calon klien untuk menghubungi kamu. Bagian ini akan mempermudah calon klien yang tepat untuk menawarkan sebuah proyek. 8. Update Portofolio Secara Berkala Terakhir, cara membuat portofolio content creator yaitu memperbarui portofolio secara berkala. Update portofolio content creator secara rutin sesuai dengan perubahan tren. Kamu bisa memperbarui setiap beberapa tahun sekali, atau memperbarui setiap ada hasil karya yang baru.📚 Baca juga: Contoh CV Content Creator Menarik dan Tipsnya! KesimpulanSekarang kamu sudah lebih paham, kan, mengapa membuat portofolio content creator itu penting? Kini saatnya untuk kamu untuk mencoba membuat portofolio yang menarik. Gunakan cara yang sudah dirangkum oleh Cake di atas sebagai panduan dan buat portofolio kamu di Cake, ya!Tidak hanya CV maker gratis, Cake adalah situs lowongan kerja terpercaya dan transparan. Kamu bisa mencari pekerjaan impian kamu dari berbagai perusahaan berkualitas dan ternama. Yuk, buat CV online gratis, portofolio kerja, dan lamar kerja di website pencari kerja atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis oleh Aileen Gabriella ---
Job Search Tips
Mar 12th 2025

Job Application Tracker: Cara Pintar untuk Mengelola Lamaran Kerja [+Template Gratis]

Template Job Application Tracker GRATISCari kerja di era ini bisa jadi tantangan tersendiri. Dengan banyaknya peluang yang tersedia, seringkali kita merasa kewalahan dalam proses pencarian kerja. Untuk itu, memiliki sistem yang terstruktur sangat penting agar kamu tidak bingung dan kehilangan fokus dalam mencari kerja. Untuk membantu perjalanan pencarian kerjamu, menggunakan job application tracker dapat menjadi solusi yang tepat. Apa itu job application tracker dan bagaimana cara menggunakannya? Baca lebih lanjut di artikel Cake ini dan temukan template job tracker gratis untuk membantumu! Daftar Isi: Apa itu Job Application Tracker? Manfaat Menggunakan Job Application Tracker Cara Menggunakan Job Application Tracker dengan Efektif Template Job Application Tracker Apa itu Job Application Tracker? Apa itu Job Application Tracker?Job application tracker adalah alat yang membantu pencari kerja untuk mengatur dan melacak lamaran kerja mereka. Dengan menggunakan tracker seperti ini, kamu dapat mencatat berbagai informasi penting seperti nama perusahaan, tanggal lamaran, status lamaran, dan catatan lainnya. Tracker ini membantumu menjaga semua informasi penting dalam satu tempat.Manfaat Menggunakan Job Application Tracker Mengapa melacak lamaran kerja atau job tracking itu penting? Menurut Careerflow, job application tracker sangat penting karena memberikan insight tentang strategi pencarian kerjamu. Dengan melacak lamaran yang telah kamu kirim, kamu dapat mengidentifikasi kesalahan yang mungkin kamu lakukan dan melakukan perbaikan untuk lamaran berikutnya. Ini akan membantu meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan.Selain itu, ada beberapa manfaat lainnya dari menggunakan job tracker: 1. Organisasi yang lebih baik Salah satu manfaat utama dari menggunakan job application tracker adalah membantu kamu tetap terorganisir. Ini membuat kamu lebih mudah mengingat lowongan mana yang telah dilamar, yang mana yang perlu follow-up, tahapan lamaranmu, dan sebagainya. 2. Pelacakan status Selain terorganisir, kamu juga dapat melacak status setiap lamaran dengan mudah. Kamu bisa melihat apakah lamaranmu masih dalam proses, ditolak, atau sedang wawancara. Ini membuat kamu tetap termotivasi dan memahami langkah-langkah berikutnya. 3. Catatan informatif Kamu dapat mencatat detail penting seperti pertanyaan saat wawancara atau orang yang mewawancaraimu. Catatan seperti ini dapat membantumu mempersiapkan diri untuk tahap berikutnya.Job application tracker dapat membantumu mempersiapkan strategi pencarian kerja. 4. Menghindari kesalahan umum Job application tracker membantu kamu menghindari kesalahan yang sering terjadi dalam proses lamaran, seperti melewati deadline, melamar ke perusahaan yang sama berulang kali, dan lainnya. Dengan ini, kamu menghemat waktu dan membuat pencarian kerjamu semakin efisien. 5. Evaluasi strategi Terakhir, kamu juga dapat melihat kembali tracker untuk melihat pola dalam lamaranmu. Apakah kamu sering gagal pada tahap tertentu? Apakah kamu lebih sering ditolak di posisi tertentu? Informasi ini membantumu menyesuaikan strategi pencarian kerja dan fokus pada posisi atau perusahaan yang lebih sesuai. Dengan berbagai manfaat ini, job application tracker menjadi alat yang sangat berharga dalam membantu kamu meraih kesuksesan dalam pencarian pekerjaan. Lamar kerja lewat Cake dan dapatkan update status lamaran terbaru. Download aplikasi Cake sekarang 📥Download App Cara Menggunakan Job Application Tracker dengan Efektif Bagaimana cara menggunakan job application tracker? Berikut adalah beberapa langkah agar job application tracker dapat membantumu dalam pencarian kerja dengan efektif:1️⃣ Buat daftar posisi yang dilamar Catat semua posisi yang ingin kamu lamar, lengkap dengan nama perusahaan, link ke lowongan jika ada, tanggal melamar, dan sebagainya. Kamu juga bisa mencatat sumbernya, seperti situs portal, media sosial, atau rekomendasi teman. Ini dapat mempermudah pencarian kerjamu. 2️⃣ Update status lamaran Setelah mengirim lamaran, selalu perbarui statusnya di tracker. Tandai apakah masih dalam proses, sudah mendapat panggilan wawancara, dan sebagainya. Dengan cara ini, kamu bisa mengawasi perkembangan lamaranmu dan kapan perlu melakukan follow-up ke perusahaan. 3️⃣ Catat hasil wawancara Setelah setiap wawancara, kamu bisa menuliskan poin-poin penting, seperti pertanyaan yang diajukan atau evaluasi terhadap dirimu sendiri. Ini akan membantumu memperbaiki jawaban dan meningkatkan kepercayaan diri untuk wawancara berikutnya.📚 Baca juga: 20+ Pertanyaan Interview Kerja Paling Sering Muncul [+Jawaban] 4️⃣ Identifikasi kesalahan Jangan lupa untuk melihat kembali tracker secara berkala untuk melihat apakah ada tahap tertentu yang sering menjadi kendala. Misalnya, kamu sering tidak lolos seleksi CV atau gagal di tahap wawancara, maka kamu perlu memperbaiki dua aspek itu untuk memperbaiki pencarian kerjamu ke depannya. 5️⃣ Manfaatkan teknologi Beberapa orang masih mencatat informasi lowongan di sebuah kertas, tetapi cara ini menjadi sulit dilakukan saat jumlah lamaran semakin banyak. Untuk itu, kamu bisa memanfaatkan teknologi seperti Google Sheets. ClickUp merekomendasikan menggunakan Google Sheets untuk melacak lamaran kerjamu karena fiturnya yang praktis, seperti mudah diakses dari HP maupun komputer, filter, komentar, dan lain-lain. Selain itu, ada juga beberapa tools lain yang bisa digunakan untuk job application tracker, seperti Notion, Clickup, dan sebagainya. Template Job Application Tracker Gratis Untuk memudahkan kamu melacak lamaran kerjamu, Cake telah menyediakan template job application tracker untuk Google Sheets yang dapat kamu download dan gunakan secara gratis. Template ini dirancang untuk memudahkanmu dalam melacak lamaran yang telah kamu kirim!➡️ Download Template Job Application Tracker GratisDengan menggunakan template ini, kamu akan lebih siap dan terstruktur dalam mencari kerja. Mulai lamar kerja dengan percaya diri dan tingkatkan peluang mendapatkan pekerjaan impian! Kesimpulan Mencari kerja bisa jadi proses yang menantang, tapi dengan strategi yang tepat, kamu bisa membuat proses pencarian kerjamu lebih terstruktur dan efisien. Job application tracker adalah salah satu tool sederhana yang dapat membantumu melacak lamaran kerja, menghindari kesalahan umum, dan mengevaluasi strategi pencarian kerja secara berkala. Dengan mencatat setiap detail lamaran, memperbarui status, serta menganalisis pola dalam pencarian kerja, kamu bisa meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Jangan lupa untuk memakai template job application tracker gratis dari Cake untuk mempermudah!Selamat mencari kerja dan semoga sukses! 🚀 Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD. Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu. Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Portfolio
Oct 13th 2024

Tips dan Cara Membuat Portofolio Kerja yang Auto Dilirik HRD

Pernahkah kamu melamar kerja di suatu perusahaan sebagai desainer namun tidak bisa lanjut ke tahap selanjutnya? Hal ini bisa jadi karena kamu belum melampirkan portofolio pengalaman kerja yang mereka harapkan. Sebagai perwakilan perusahaan untuk menemukan kandidat yang tepat, para HRD pasti ingin tahu sejauh mana kemampuan kamu untuk mengisi posisi tersebut. Portofolio kerja adalah salah satu poin penting yang kini sangat dibutuhkan di tengah persaingan kerja yang semakin kompetitif. Para pencari kerja sekarang tidak hanya diharapkan memiliki keterampilan yang mumpuni, namun juga harus mampu menunjukkan bukti nyata dari kemampuan dan pengalaman mereka. Portofolio pekerjaan adalah alat yang penting untuk memperkuat posisi kamu di mata HRD. Oleh karena itu, kamu harus bisa menunjukkan pencapaian dan karya-karya kamu dalam pengalaman kerja yang kamu sebutkan. Lalu, apa itu portofolio kerja dan bagaimana cara membuat portofolio untuk melamar kerja agar dilirik oleh HRD? Simak ulasan berikut ya! Daftar isi: Pengertian Portofolio Kerja Manfaat Portofolio Kerja dalam Mencari Kerja Cara Membuat Portofolio Kerja Contoh Portofolio Kerja FAQ tentang Portofolio Kerja Pengertian Portofolio Kerja Salah satu cara untuk menunjukkan bukti nyata dari kemampuan dan pengalaman kerja yang kamu miliki adalah melalui portofolio pengalaman kerja. Namun, perlu diingat jika portofolio pengalaman kerja yang baik bukan hanya sekadar kumpulan dokumen atau proyek saja, lho kok bisa? Portofolio kerja adalah kumpulan hasil karya, pengalaman, dan pencapaian yang menggambarkan kemampuan profesional seseorang. Isi portofolio untuk melamar kerja tidak hanya sekadar resume atau daftar riwayat hidup. Portofolio pekerjaan sebaiknya memberikan gambaran yang lebih detail dan nyata mengenai apa yang bisa kamu lakukan di posisi yang sedang dilamar. Portofolio untuk melamar kerja juga memungkinkan para HRD dapat melihat langsung contoh pekerjaan dan karya yang pernah kamu lakukan. Baik berupa proyek, desain, tulisan, atau pekerjaan lain yang relevan dengan posisi yang dilamar. Dengan begitu, portofolio pekerjaan yang kamu lampirkan akan memperkuat klaim tentang kemampuan yang kamu miliki.📚 Baca juga: Cara Membuat Portofolio Online: 15 Website Gratis untuk Portofolio yang Menarik Manfaat Portofolio Kerja dalam Mencari Kerja Setelah mengetahui apa itu portofolio kerja, berikut adalah manfaat yang bisa kamu dapatkan dari portofolio untuk melamar kerja. Portofoliokerja adalah dokumen yang punya banyak manfaat untuk meningkatkan peluang diterima kerja. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kamu perlu mempertimbangkan untuk membuat portofolio kerja: 1. Menceritakan Kemampuan Individu Melalui portofolio pengalaman kerja, kamu bisa menunjukkan kemampuan dan keterampilan nyata yang sudah kamu kuasai. Alih-alih hanya menyebutkan kemampuan dalam CV, membuat portofolio kerja akan membantu kamu menunjukkan apa yang sebenarnya sudah pernah kamu kerjakan. 2. Meningkatkan Kredibilitas Dengan menampilkan contoh hasil karya yang pernah kamu buat dalam isi portofolio, para HRD akan mampu menilai tingkat kredibilitas kamu. Hal ini membantu mereka untuk lebih yakin dengan keahlian yang telah kamu sebutkan sebelumnya. 3. Menjadi pembeda dengan kandidat lain Dalam persaingan yang semakin ketat, portofolio kerja adalah alat pembeda yang ampuh dengan kandidat lainnya. Banyak kandidat yang mungkin punya pengalaman serupa, namun jika kamu punya portofolio pengalaman kerja yang baik, kamu akan bisa menunjukkan sesuatu kepada HRD secara nyata. 4. Membangun Personal Branding Format portofolio yang terstruktur dan profesional bisa menjadi alat yang efektif untuk membangun personal branding. Kamu bisa menampilkan hasil karya dan bagaimana cara kamu membuatnya. Dengan begitu, portofolio yang kamu lampirkan akan mampu mencerminkan karakter serta gaya kerja kamu. 📚 Baca juga: Apa itu Personal Branding: Pengertian, Manfaat, Strategi 5. Sebagai Refleksi Diri Melalui portofolio pekerjaan, kamu bisa melihat kembali perjalanan karier kamu, menganalisis pencapaian yang sudah diraih, serta merencanakan langkah ke depan. Hal ini membuat portofolio kerja bisa menjadi alat refleksi diri yang baik untuk memahami perkembangan profesional kamu. Cara Membuat Portofolio Kerja Setelah mengetahui apa saja manfaat portofolio kerja, apakah kamu tertarik untuk mengetahui bagaimana cara membuat portofolio kerja yang baik? Jika kamu tertarik, berikut adalah beberapa tahapan cara membuat portofolio kerja yang mudah: 1. Tentukan platform portofolio yang sesuai bidang kerja Saat ini, ada banyak platform membuat portofolio kerja online yang bisa kamu gunakan, seperti Behance, Dribbble, atau LinkedIn. Pilih platform yang sesuai dengan bidang pekerjaan kamu. Sebagai contoh, jika kamu seorang desainer, Behance dan Dribble bisa menjadi pilihan terbaik. Jika kamu memiliki keahlian di bidang pemrograman dan menguasai berbagai bahasa pemrograman, kamu bisa menggunakan GitHub untuk membangun portofolio. Selanjutnya, jika kamu mahir bekerja sebagai data analyst, GitHub atau Tableau Public bisa kamu gunakan untuk menampilkan proyek-proyek yang pernah kamu buat. Sementara jika kamu adalah seorang penulis konten, kamu bisa menggunakan banyak platform online seperti LinkedIn, WordPress, Notion, Medium, Instagram, dan website lain tempat artikel kamu diplublikasikan.Dalam membuat portofolio kerja, pastikan untuk hanya menampilkan pekerjaan yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Sebagai contoh portofolio kerja desainer, kamu bisa menunjukkan desain logo, poster, desain aplikasi dan web, atau identitas visual lainnya. 2. Pilih dan cantumkan hasil kerja yang paling relevan Sementara untuk penulis konten, kamu bisa menampilkan contoh portofolio seperti artikel, konten sosial media, atau skrip iklan yang pernah kamu buat. Jika kamu seorang fotografer, kamu bisa memilih foto-foto terbaik yang menunjukkan keahlian teknis dan artistik kamu di bidang fotografi. 📚 Baca juga: Portofolio untuk Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik [+5 Contoh] 3. Susun portofolio dengan rapi dan menarik Format portofolio sangat penting untuk membuatnya mudah dibaca dan dipahami. Gunakan jenis dan ukuran huruf yang jelas agar portofolio kamu nyaman dilihat. Selain itu, tambahkan ‘Daftar Isi’ untuk memudahkan pembaca menemukan bagian yang mereka cari. Jangan lupa sertakan ‘Data Diri’ di awal portofolio, termasuk informasi kontak dan ringkasan singkat tentang diri kamu sebelum menulis isi portofolio. Daftar keterampilan yang relevan dengan pekerjaan juga bisa ditambahkan untuk memberikan gambaran tentang keahlian kamu. Susun portofolio kerja kamu dengan tema dan konsep yang jelas. Gunakan kombinasi warna yang menarik agar para pembaca semangat dan tertarik untuk terus melihat portofolio kerja kamu. Konsep dan tema yang jelas juga bisa membuat HRD memahami karakter dan gaya kerja kamu melalui portofolio kerja yang kamu cantumkan. Buat portofolio gak perlu ribet dengan portofolio builder Cake! Bikin lamaranmu lebih menonjol dengan portofolio yang menarik 🎉Buat Portofolio 4. Berikan penjelasan/keterangan untuk setiap karyamu Setiap karya yang ditampilkan harus disertai dengan deskripsi yang menjelaskan karya tersebut. Kamu bisa menulis ringkasan singkat tentang proyek tersebut seperti latar belakang, tujuan, peran kamu dalam proyek tersebut, serta hasil yang dicapai. Sebagai contoh, jika kamu menunjukkan gambar desain aplikasi atau web dalam contoh portofolio kerja, kamu bisa menjelaskan latar belakang proyek, proses kamu membuat desain tersebut, dan bagaimana hasil akhir dari desain tersebut mampu mendukung tujuan proyek. Kamu juga bisa menunjukkan alat, metode, teknik, atau framework yang kamu gunakan untuk menunjukkan kemampuan teknis kamu di mata HRD. 5. Sertakan dokumen pendukung jika dibutuhkan Untuk meningkatkan kepercayaan HRD agar memilihmu, kamu bisa melampirkan dokumen pendukung seperti sertifikasi, testimoni dari klien atau rekan kerja, serta penghargaan yang pernah kamu terima. Dokumen pendukung ini akan membuktikan kemampuan kamu secara nyata sebagai kandidat yang berkompeten. Namun, pastikan jika dokumen pendukung yang kamu lampirkan relevan dengan contoh portofolio dan posisi yang kamu lamar ya! Contoh Portofolio Kerja Setelah mengetahui bagaimana cara membuat portofolio kerja, berikut adalah beberapa contoh portofolio kerja dari berbagai bidang yang bisa kamu jadikan sebagai referensi. Beberapa contoh portofolio berikut ini menampilkan pekerjaan yang relevan, memiliki struktur dan format portofolio yang jelas, serta didukung oleh deskripsi yang informatif. 👉 Contoh Portofolio Desain Grafis oleh Irzal Hapiz Elghifari (Dibuat di Cake) Contoh Portofolio Kerja Desainer Grafis oleh Irsal Hapiz Elghifari (Dibuat di Cake)👉 Contoh Portofolio Copywriter oleh Riandika Arya Kepakisan (Dibuat di Cake)Contoh Portofolio Kerja Copy Content Writer oleh Riandika Arya Kepakisan (Dibuat di Cake) 👉 Contoh Portofolio Fotografer oleh Reyhan Fadilla (Dibuat di Cake)Contoh Portofolio Kerja Fotografer oleh Reyhan Fadilla (Dibuat di Cake) Jika kamu ingin melihat lebih banyak contoh portofolio kerja yang menarik, kamu bisa mengunjungi website Cake dan temukan berbagai contoh portofolio yang relevan dengan pekerjaan kamu. Selain menemukan berbagai contoh portofolio yang menarik, Cake juga menyediakan template portofolio siap pakai yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan kamu, menarik sekali bukan? Lihat contoh portofolio lainnya di sini!Cek Contoh Portofolio FAQTentang Portofolio Kerja Q: Apa itu portofolio kerja? A: Portofolio kerja adalah kumpulan karya atau proyek yang pernah dilakukan seseorang yang bertujuan untuk menunjukkan keterampilan, pengalaman, dan pencapaian dalam bidang tertentu yang mereka kuasai. Q: Apa saja isi portofolio kerja? A: Isi portofolio kerja dapat mencakup informasi data diri, hasil kerja yang relevan dengan posisi yang dilamar, deskripsi proyek, keterampilan yang dikuasai, serta dokumen pendukung seperti sertifikasi atau penghargaan. Q: Apakah portofolio selalu diperlukan? A: Portofolio tidak selalu diperlukan untuk semua pekerjaan, namun membuat portofolio kerja sangat disarankan untuk beberapa posisi yang membutuhkan bukti karya nyata seperti desain, penulisan, atau bidang kreatif lainnya. Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu! — Ditulis oleh Ita Sugiharti —

Resume Builder

Build your resume only in minutes!