Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Mar 18th 2025

Crew Outlet Adalah: Tugas, Gaji, dan Contoh CV

Crew store atau crew outlet adalah opsi karier yang banyak diambil oleh fresh graduate atau individu yang ingin mengambil part time job. Dengan pertumbuhan bisnis di bidang FB hingga fashion, loker crew outlet terus dibuka dengan kriteria yang tidak rumit. Cake membuat daftar skill hingga contoh CV crew outlet sebagai panduan bagi job seekers. Untuk kamu yang tertarik dengan jobdesk crew store, simak baik-baik artikel ini, ya.📚 Baca juga: 15 Aplikasi Cari Kerja Terbaik 2025: Lowongan Full-Time, Remote, Semuanya Ada! Daftar isi Definisi Crew Outlet Tanggung Jawab dan Tugas Crew Outlet Skill yang Dibutuhkan dalam Pekerjaan Crew Outlet Gaji Crew Outlet Contoh CV Crew Outlet Seorang crew outlet sedang melayani pelangganDefinisi Crew OutletCrew outlet adalah karyawan yang bekerja di bagian pelayanan pelanggan, terutama yang berhubungan dengan proses pembelian. Industri ritel dan restoran adalah salah dua industri yang membutuhkan crew outlet paling besar. Ada berbagai macam crew outlet, tapi biasanya posisi ini dibagi menjadi dua: pramuniaga dan kasir. Pramuniaga fokus dalam melayani konsumen/pelanggan yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai produk yang dijual. Sementara kasir fokus pada pelayanan saat transaksi pembelian. Tanggung Jawab danTugas Crew Outlet Daftar tugas crew store✅ Melayani pelanggan Pelayanan diberikan sejak pelanggan menginjakan kaki di toko. Crew outlet bertanggung jawab menyambut, mengajukan bantuan yang dibutuhkan, menjawab pertanyaan dengan baik, hingga memberikan solusi ketika pelanggan memiliki keluhan. Tugas crew outlet ini membutuhkan kepekaan, empati, dan juga kemampuan untuk menilai keseluruhan situasi pelanggan. ✅ Menjaga kebersihan dan kerapian outlet Ya, kebersihan dan kerapian outlet adalah jobdesk crew store. Beberapa menit sebelum toko dibuka, seluruh crew outlet perlu membersihkan seluruh bagian toko dan merapikan barang-barang. Setelah tutup, crew outlet juga tidak boleh langsung pulang karena ada kewajiban untuk mematikan lampu dan peralatan elektronik, menata produk ke tempat semula, dan lain-lain. ✅ Mengelola persediaan Pengelolaan persediaan dilakukan sebelum toko buka dan setelah toko tutup. Tugas crew outlet adalah memastikan jumlah barang yang dipajang dan masih dalam stok sama dengan malam setelah toko tutup. Pengelolaan persediaan ini juga berguna untuk restock barang. ✅ Operasional kasir Tugas crew outlet yang kedua adalah mampu melakukan operasional kasir. Beberapa perusahaan melatih crew outlet untuk menguasai ilmu perkasiran, tapi ada juga yang open loker khusus untuk posisi ini. Jika situasi darurat muncul, setidaknya kamu harus menguasai kemampuan dasar untuk operasional kasir. 📚 Baca juga: 15 Tugas Kasir: Penjelasan, Skill, Hingga Gaji! ✅ Pelayanan makanan atau minuman Waiter dan waitress masuk dalam kategori pramuniaga. Tugas utamanya adalah menyajikan makanan dan minuman untuk pelanggan. Sebagai wajah depan yang berhubungan langsung dengan pelanggan, waiter dan waitress harus paham apa yang disajikan. Dengan begitu, jika muncul pertanyaan atau keluhan, crew outlet yang bertugas tidak merasa kebingungan. ✅ Promosi dan penjualan Jobdesk crew store yang terakhir adalah promosi. Kegiatan promosi ini bisa beragam, misal dengan membagikan selebaran atau brosur produk langsung kepada masyarakat, melakukan demo produk, memandu calon pelanggan untuk mencoba produk, dan lain-lain. Skill yang Dibutuhkan dalam Pekerjaan Crew Outlet ✔️ Komunikasi Komunikasi adalah skill pertama yang harus dimiliki calon crew outlet. Kemampuan berkomunikasi yang baik akan membuat pelanggan merasa lebih dekat dengan produk yang ingin dibeli. Crew outlet yang berhasil menerapkan skill ini juga memperbesar peluang untuk memiliki pelanggan tetap. Sedang cari kerja untukentry level?Lihat ratusan lowongan kerja dari perusahaan top Indonesia di Cake. Yuk, gabung sekarang! 🚀Cari Kerja ✔️ Customer service Skill crew outlet yang dibutuhkan kedua adalah customer service. Pelayanan pelanggan yang tepat hanya terjadi jika karyawan memahami produk yang dijual. Pengetahuan ini berguna untuk memberikan opsi pilihan produk kepada pelanggan. Tidak hanya itu, kemampuan layaknya customer service juga membuat masalah tidak membesar jika muncul komplain atau keluhan. 📚 Baca juga: Customer Service: Tugas, Skill, Gaji, Syarat, Hingga Contoh CV-nya! ✔️ Teamwork Jarang sekali crew outlet bekerja sendirian, biasanya perusahaan atau toko memiliki dua karyawan dalam satu pergantian kerja (shift). Agar penjualan berjalan dengan lancar, mau tidak mau semua crew outlet harus bekerja sama. ✔️ Multitasking Kemampuan multitasking banyak dibutuhkan dalam menjalankan tugas-tugas crew outlet. Berupaya menyelesaikan berbagai pekerjaan dalam satu waktu memang terkadang sulit atau melelahkan, tapi dengan manajerial yang baik hal ini bukan tidak mungkin dilakukan. ✔️ Time management Manajerial waktu dibutuhkan untuk memastikan seluruh pekerjaan efisien dilakukan. Pemilik toko tidak bisa setiap hari datang untuk mengecek proses penjualan, sehingga crew outlet wajib melakukan pekerjaan seefektif mungkin. Selain akan meringankan, manajerial waktu juga membuat produktivitas meningkat. ✔️ Keterampilan kasir dan transaksi keuangan Jika terjadi perbedaan antara jumlah penjualan dengan uang masuk, toko membebankan selisih kepada crew outlet. Oleh karena itulah, memahami transaksi keuangan dasar sangat penting dalam jenis bisnis apapun. ✔️ Fleksibilitas dan adaptasi Calon crew outlet akan bertemu dengan pelanggan baru setiap hari. Untuk memastikan setiap pelanggan mendapatkan pelayanan prima, crew outlet perlu belajar menjadi fleksibel dan adaptif. ✔️ Daya tahan fisik yang baik Crew outlet adalah pekerjaan yang bisa melelahkan, apalagi jika toko sedang ramai. Ada kalanya crew outlet lebih banyak berdiri dan berbincang dengan pelanggan yang membutuhkan bantuan. Dua aktivitas itu saja sudah menyedot banyak energi, karena itu memiliki daya tahan fisik yang baik tidak bisa dielakkan.📚 Baca juga: Kumpulan Contoh CV Waiter/Waitress Terbaik dan Cara MembuatnyaGaji Crew Outlet Sebagian besar posisi crew outlet ditujukan untuk junior, fresh graduate atau individu yang sedang memulai kerja. Faktor tersebut memengaruhi penentuan gaji crew outlet. Unsur penentu lain adalah Upah Minimum Provinsi (UMP), latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, hingga skala perusahaan. Dari berbagai informasi yang dikumpulkan oleh Cake, gaji crew outlet berkisar di angka Rp2,5 juta hingga Rp3 juta per bulan.📚 Baca juga: 7 Cara Negosiasi Gaji Ampuh [+Contoh Email]Contoh CV Crew Outlet Indah Rayanza [email protected] (+62)-870-XXX-XXX linkedin.com/in/janedoe Yogyakarta Deskripsi Diri Lulusan manajemen pemasaran dengan IPK 3.9 yang memiliki pengalaman magang sebagai staf administrasi di PT X. Menguasai pengoperasian Microsoft Word dan Excel, Canva, serta Adobe Premiere. Individu yang komunikatif, terbiasa bekerja dalam tim, serta memiliki kemampuan manajerial waktu yang baik. Tertarik untuk mengisi crew outlet di toko X dan menerapkan konsep customer service yang telah dipelajari. Pengalaman Magang Staf Magang Administrasi PT X Yogyakarta Januari 2022 - Agustus 2024 Memastikan dokumen dan data perusahaan dikelola dengan baik sesuai standar yang berlaku. Mendukung kelancaran operasional harian perusahaan melalui manajemen administrasi yang efektif. Berkoordinasi dengan tim untuk menyelesaikan tugas-tugas administratif secara tepat waktu. Menyediakan laporan berkala kepada manajemen untuk mendukung pengambilan keputusan strategis. Meningkatkan efisiensi proses administrasi melalui inovasi dan pemecahan masalah. Pengalaman Organisasi Himpunan Mahasiswa Jurusan PemasaranDivisi Penelitian dan Pengembangan 2021 - 2022 Mengadakan pelatihan kerja sama dengan lebih dari 5 perusahaan untuk mengenalkan teknik pemasaran terbaru di industri penjualan. Membuat buletin mingguan rutin untuk mahasiswa jurusan yang fokus pada penyebaran pengetahuan terbaru tentang bidang pemasaran.Membantu dosen dalam menjalankan penelitian di bidang pemasaran. Menghubungkan mahasiswa yang membutuhkan pengalaman penelitian dengan lowongan asisten peneliti dari dosen. PendidikanJanuari 2020 – Desember 2014 S-1 Jurusan Pemasaran IPK 3.9/4.0 Universitas Indonesia, Jakarta Skills Menguasai pengoperasian Microsoft Office (Word, Excel), Google Spreadsheet, Canva, dan Adobe. Menguasai transaksi keuangan dasar Komunikatif Memiliki pemahaman komprehensif mengenai prinsip-prinsip customer service Mampu multitasking Memiliki manajerial waktu yang baik (Time management skills) Kemampuan Bahasa Bahasa Inggris: TOEFL 500 Bahasa Jepang: Jenjang N3 💡Lihat contoh CVlainnya di sini! Ini 40+ Contoh CV ATS Friendly dan Menarik! Contoh CV Terbaru 2025 yang Bikin HRD Ngelirik! 6 Contoh CV Mahasiswa: Masih Kuliah, Magang, Organisasi 5 Contoh CV Formal Terbaik untuk Melamar Kerja 15 Contoh CV Bahasa Inggris Menarik dan Cara Membuatnya! KesimpulanMelamar sebagai crew outlet adalah pilihan pekerjaan yang baik jika kamu fresh graduate atau entry-level.Pekerjaan ini memberikan pengalaman yang luas mengenai pelayanan pelanggan, mulai darihandlingkomplain hingga membantu memilih produk yang sesuai. Pastikan saat mengirim lamaran kerja, kemampuan berkomunkasi hingga manajerial waktu sudah terhighlightdengan baik diCV crew outlet.Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
People Operations
Sep 25th 2024

Jenis-jenis Status Karyawan: Panduan Bagi HR dan Job Seekers

Status karyawan adalah hal krusial yang perlu diketahui baik oleh hiring resources development (HRD) dan juga job seekers bahkan saat pertama kali lowongan pekerjaan dibuka. Mengapa begitu? Tidak lain karena kejelasan mengenai status pekerjaan menentukan bentuk hak dan kewajiban yang akan diterima oleh calon pegawai. Indonesia memiliki Undang-undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang mengatur tentang hak hingga kewajiban yang melekat pada tenaga kerja. Tiap-tiap status kerja yang tercantum dalam kontrak pekerja diatur dalam Undang-undang tersebut secara rinci. UU nomor 13 memastikan bahwa perusahaan, organisasi, atau lembaga negara melakukan kewajiban atas para pekerjanya sesuai dengan status pegawai. Contohnya, pekerja dengan status karyawan tentu mendapatkan benefits yang berbeda dengan status karyawan kontrak. Nah, karena itulah pengetahuan mengenai jenis-jenis karyawan yang ada di industri kerja adalah hal mutlak yang harus dipelajari HR dan juga job seekers. Yuk, baca artikel Cake sampai tuntas!Daftar isi: Apa itu Status Karyawan? Macam-Macam Status Pekerjaan Karyawan Hal yang Harus Dipertimbangkan Ketika Mengubah Status Karyawan Apa itu Status Karyawan? Status pekerjaan karyawan adalah bentuk hubungan profesional antara pemberi kerja dengan penerima kerja. Status ini tertuang dalam kontrak kerja sehingga sifatnya mengikat secara hukum. Isi status pekerjaan berupa daftar hak dan perlindungan kerja, serta tanggung jawab pemberi kerja. Kegagalan untuk memenuhi tanggung jawab sesuai dengan status karyawan dapat berimplikasi pada keberlangsungan nasib penerima kerja. Mulai dari PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), pemecatan tidak hormat, dan lain-lain.📚Baca juga:9 Contoh Kontrak Kerja Karyawan: Tetap, Kontrak, dan Freelacer Berbagai Posisi Jenis-jenis Status Karyawan Bagian ini membahas lebih dalam mengenai jenis karyawan dalam hubungan kerja. Daftar ini akan memudahkan HR ketika membuat kontrak kerja, menyusun Key Indicator Performances (KPIs), serta gaji atau upah yang sesuai. 1. Full-Time Status pertama adalah full-time atau penuh waktu. Jenis karyawan ini dituntut untuk memenuhi standar kerja: 7 jam sehari untuk 6 hari kerja dalam satu minggu atau 8 jam sehari untuk 5 hari kerja dalam satu minggu. Jika melebihi standar waktu kerja, perusahaan umumnya akan memberikan kompensasi dalam bentuk uang lembur. Karyawan penuh waktu masih dibagi lagi menjadi dua hal: Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT). Kamu bisa membaca lebih lengkap mengenai perbedaan PKWT dan PKWTT di artikel Cake ini. ASN (Aparatur Sipil Negara) atau para pegawai yang bekerja di instansi pemerintah adalah contoh paling dekat jika kita membahas jenis karyawan PKWTT dengan jam kerja full-time. 2. Part-Time (Paruh Waktu) Jenis status karyawan kedua adalah pekerja paruh waktu yang memiliki jam kerja lebih sedikit dari pekerja penuh waktu. Mengutip dari aturan Organisasi Buruh Internasional (International Labour Organization/ILO), seseorang bisa disebut sebagai pekerja paruh waktu jika jam kerjanya kurang dari 35 jam dalam seminggu. Menurut Hukumonline, jenis karyawan ini diatur dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Karyawan paruh waktu biasanya bekerja dalam sistem shift atau giliran. Sistem upah ditentukan sesuai dengan kesepakatan dari pemberi kerja dan penerima kerja. Namun berbeda dengan penuh waktu yang cenderung memiliki gaji tetap tiap bulan, pekerja paruh waktu biasanya dibayar per jam. Pekerja paruh waktu biasanya banyak ditemui di dunia FB (Food and Beverages) misal untuk posisi waitress, barista, crew outlet, dan lain-lain. 3. Freelance (Pekerja Lepas) Pekerja lepas bukan bagian dari karyawan. Namun uniknya, seorang karyawan juga bisa jadi pekerja lepas di luar pekerjaan utamanya. Tidak jarang pekerja lepas terkadang disalah artikan sebagai part-timer. Seorang pekerja lepas bekerja secara independen. Kontrak kerja yang ia miliki hanya mencantumkan tanggung jawab, jumlah upah per proyek, dan tenggat waktu penyelesaian kerja yang menjadi kesepakatan antara pemberi kerja dan freelancer. Jadi seorang pekerja lepas bisa saja mengambil pekerjaan untuk 3 perusahaan yang berbeda dalam satu waktu. Sistem kerja ini tidak menyalahi aturan apapun selama tidak ada overlapping antara hasil pekerjaan satu dengan yang lain. Sebagai contoh, pegawai tetap BUMN bidang industri kesehatan mengambil pekerjaan sambilan sebagai ilustrator buku di penerbit A untuk beberapa terbitan. Pekerjaan sebagai freelance illustrator tidak mengganggu alur kerjanya di perusahaan utama. Akan tetapi ada juga pekerja lepas yang mendapat kontrak eksklusif dari perusahaan. Katakanlah ilustrator buku A mendapat kontrak kerja jenis ini, artinya ia tidak diperbolehkan untuk bekerja sebagai ilustrator buku di penerbit lain. Namun ia masih diperbolehkan menerima commission untuk jenis ilustrasi non buku. 4. Pegawai Harian Lepas Status pekerjaan sebagai pegawai harian lepas disematkan untuk yang masa kerjanya kurang dari 21 hari dalam satu bulan. Pada hubungan kerja tertentu, jenis karyawan ini juga sering disebut sebagai PKWT (lihat paragraf sebelumnya). Salah satu kelebihan dari pegawai harian lepas yang lazim di Indonesia adalah upah bisa dibayarkan di depan, alih-alih ditumpuk dalam satu bulan.📚 Pelajari selengkapnya:Apa itu Pegawai Harian Lepas? Ini Bedanya Dengan Freelancer! 5. Temporal Konsep temporal worker sama dengan freelance worker. Sistem kerjanya berbasis pada proyek dan tidak dimaksudkan untuk pekerjaan jangka panjang. Temporal worker hadir sebagai bagian dari perkembangan gig economy. Gig economy bisa dipahami sebagai kecenderungan industri kerja untuk merekrut pekerja lepas atau independen dan pekerja kontrak panjang, alih-alih memberikan tawaran untuk mendapatkan status karyawan tetap. 6. Outsource Sistem outsourcing dikelola oleh pihak ketiga yang menyalurkan tenaga kerja kepada perusahaan. Pekerja outsource akan disalurkan kepada departemen yang tidak secara langsung berhubungan dengan bisnis utama seperti tenaga kebersihan, tenaga pengarsipan, tenaga keamanan, dan lain-lain. Lembaga outsource bertugas sebagai jembatan antara pemberi kerja dan penerima kerja. Penyalur akan memotong secara otomatis gaji penerima kerja yang dibawahinya untuk ‘ongkos’ sebagai agen. Meski outsourcing sering diadopsi oleh instansi pemerintah, sistem ini juga mulai terbuka untuk banyak jenis pekerjaan. Misal beberapa lembaga outsource A di Indonesia mulai menjaring pekerja IT untuk disalurkan kepada perusahaan luar negeri yang bonafit. 📚 Baca juga:Outsourcing Adalah: Contoh, Sistem Kerja, hingga Profesinya 7. Volunteer Volunteer atau sukarelawan sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan sosial. Karena bersikap sukarela dan tidak mengikat, maka pekerjaan menjadi volunteer jarang menyediakan upah. Kegiatan volunteer seringkali dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk menambah jaringan, memperbagus CV, atau mendapatkan pengalaman. 8. Magang Magang dibagi menjadi dua jenis, yaitu internship dan apprenticeship. Persamaan keduanya adalah, sama-sama terbuka peluang untuk mendapat kompensasi kerja. Sementara perbedaannya tujuan akhir antara internship dan apprenticeship sama sekali lain. Internship digunakan untuk menerapkan pembelajaran di masa sekolah ke dalam dunia kerja. Namun sistem penerapannya belum spesifik. Misal seorang lulusan Ilmu Fisika bisa saja diterima magang sebagai CS (Customer Service) karena bank tidak mempermasalahkan latar belakang pendidikan kandidat. Sementara apprenticeship sangat spesifik. Kelompok yang ikut dalam magang ini memang dilatih untuk menguasai keahlian tertentu. Sebagai contoh, mahasiswa Jurusan Keperawatan mengikuti pelatihan program untuk menjadi perawat di rumah sakit A. Sistem internship belum menjamin apakah si anak magang dapat melanjutkan pekerjaan di tempat ia pernah menimba ilmu. Sementara seorang apprenticeship dipastikan akan mendapatkan pekerjaan tersebut setelah selesai mengikuti program.Jenis-Jenis Status Karyawan Hal-Hal yang Harus Dipertimbangkan Ketika Mengubah Status Kerja Karyawan Kita sudah mempelajari macam-macam status karyawan, saatnya untuk membahas kemungkinan-kemungkinan di masa depan. Misal, bisakah PKWT menjadi PKWTT? Apa yang mendasari keputusan-keputusan tersebut? Biaya: HR menjalin koordinasi intensif bersama segenap petinggi dan departemen lain mengenai kebutuhan pekerja. Seluruh opsi akan diperhitungkan, apakah lebih menguntungkan untuk merekrut pekerja penuh waktu atau paruh waktu?Jam kerja: Penentuan jam kerja adalah hak prerogatif perusahaan. Jika perusahaan terbiasa dengan jam kerja yang fluktuatif, memilih pekerja lepas atau freelancer mungkin adalah keputusan yang bijak.Performa kerja: Seorang pekerja memiliki beragam masa depan, mula dari pensiun, diberhentikan, terkena gelombang PHK, hingga mengundurkan diri. HR mewakili perusahaan berhak mengubah status karyawan berdasarkan performa kerja dan pertimbangan lain. Bisa saja karyawan PKWT berganti status PKWTT dan sebaliknya.Perubahan ekonomi: Poin keempat berhubungan dengan biaya. Saat mengalami kemunduran ekonomi, langkah wajar yang dilakukan oleh HR dan departemen terkait adalah menghitung biaya tiap-tiap karyawan. Bahkan jika perlu, diterapkan pemangkasan hingga perubahan status pekerjaan.📚Baca juga:20 Contoh Slip Gaji Karyawan Berbagai Posisi: Download Edit! Kesimpulan Ada beragam status karyawan yang diterapkan di industri kerja. Saat ini memang terdapat kecenderungan perusahaan untuk merekrut karyawan non tetap. Situasi ini sering disebut sebagai gig economy.Status pekerjaan kontrak hingga part-time mendapat payung hukum dari Undang-undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003. Namun ada jenis pekerjaan yang aturannya masih abu-abu seperti internship dan freelancer.Pertimbangan utama HR saat mengubah status pekerjaan karyawan adalah masalah biaya dan kondisi keuangan perusahaan. Semoga artikel mengenai jenis-jenis status karyawan ini dapat membantu baik HR maupun job seekers yang tengah menyusun rencana ke depan. Cake juga menyediakan artikel pengetahuan soal industri kerja lainnya. Kamu bahkan bisa memasang lowongan pekerjaan dan mendapatkan talent dari berbagai negara. Yuk, gabung sekarang! Cake adalah situs lowongan kerja yang banyak peminatnya dengan jutaan pengguna dari seluruh Indonesia. Pasang lowongan kerja gratis untuk 3 loker pertamamu dan temukan kandidat berkualitas di Cake! Atau hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.--- Ditulis Oleh Erika Rizqi ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!