Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Feb 10th 2025

Profesi PPIC Staff: Tugas, Gaji, Syarat, dan Contoh CV-nya!

Apabila kamu tertarik untuk bekerja di industri manufaktur, kamu harus mengenal istilah yang disebut “PPIC”. PPIC merupakan aspek penting yang berhubungan dengan proses produksi dan persediaan (supply). Melansir Kementerian Investasi/BKPM, Di Indonesia sendiri industri manufaktur masih menjadi salah satu sektor yang memberikan kontribusi hingga 20,27% pada perekonomian skala nasional. Maka dari itu, masih banyak lapangan pekerjaan yang terbuka untuk masyarakat di bidang ini. Jika kamu tertarik, sebaiknya ketahui dulu apa saja aspek-aspek penting dari perusahaan manufaktur, seperti PPIC.Daftar isi: Apa itu PPIC? Job Desk PPIC Staff Manfaat PPIC Dalam Perusahaan Keterampilan yang Harus Dimiliki Staff PPIC Gaji Staff PPIC Cara dan Syarat untuk Menjadi PPIC Staff Apa itu PPIC? Apa itu PPIC? PPIC adalah kepanjangan dari Production Planning Inventory Control. Dalam sebuah perusahaan manufaktur, hal yang satu ini memiliki hubungan erat dengan proses produksi. PPIC adalah sebuah praktik pada proses perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku yang akan diproduksi menjadi barang jadi. Pada umumnya, PPIC staff menjadi sebuah departemen khusus di perusahaan manufaktur. PPIC staff adalah karyawan yang memastikan agar proses produksi dan persediaan barang dapat berjalan sesuai rencana yang telah ditentukan.Cari peluang karir di perusahaan manufaktur? Cari loker manufaktur terbaru di sini!Lihat Loker Tugas PPIC Staff Apa tugas staff PPIC ? Apa yang mencakup jobdesk PPIC staff? Staff PPIC memiliki tanggung jawab yang krusial di sebuah perusahaan manufaktur. Karena PPIC lah yang menentukan perhitungan produksi dapat maksimal atau tidak. Kemudian,dalam menjalankan tanggung jawabnya, PPIC bekerja sama dengan divisi lain seperti finance, sales, hingga procurement. Untuk lebih jelasnya, berikut penjabaran tugas PPIC staff serta tanggung jawabnya: Membuat dan menangani pesanan untuk proses produksi.Merencanakan jadwal produksi dan memastikan prosesnya berjalan lancar.Meninjau perkiraan penjualan dan permintaan produk.Menjadwalkan proses produksi berdasarkan tingkat bahan baku yang tersedia.Merencanakan proses pengadaan berdasarkan perkiraan permintaan pelanggan.Memperkirakan kebutuhan inventarisPengawasan terhadap bahan baku yang disimpan dalam gudang.Pengawasan proses penerimaan dan pengiriman barang dari gudang.Merencanakan jadwal produksi untuk memenuhi pesanan secara efektif.Mengelola produktivitas alat berat yang digunakan dalam proses produksi.Memecahkan masalah yang berkaitan dengan proses produksi.Menganalisis dan memenuhi kapasitas serta kebutuhan sumber daya dalam proses produksi.Memantau tingkat stok bahan baku untuk memastikan kelancaran proses produksi.Memberikan laporan atau update data persediaan ke bagian keuangan. Manfaat PPIC Dalam Perusahaan PPIC sangat dibutuhkan oleh perusahaan untuk memastikan kelancaran produksi sehingga pengadaan produk dapat berjalan dengan lancar. Jobdesk PPIC mempengaruhi sistem produksi dan tercapainya target perusahaan Berikut adalah manfaat PPIC untuk perusahaan: Proses produksi berjalan dengan lancar sehingga pengadaan produk bisa terpenuhi dengan baik.Seluruh inventaris yang berkaitan dengan produksi terjaga dengan baik sehingga tidak akan menghambat proses produksi.Pengeluaran bisa terkontrol karena manajemen inventori berjalan secara efektif.Return on Assets atau ROA meningkat karena produksi perusahaan juga meningkat.Anggaran perusahaan bisa dikontrol untuk bagian produksi.Persediaan bahan baku bisa terkontrol.Divisi marketing dan sales bertugas dengan maksimal karena proses produksi berjalan lancar dan stok bahan baku dan produk terkontrol dengan baik. Skill yang Dibutuhkan Staff PPIC 1. Manajemen resiko kemampuan ini berguna untuk meminimalisir kesalahan selama proses pengawasan produksi. Manajemen risiko meliputi penerapan kebijakan, prosedur, identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, penanganan risiko, monitoring, hingga komunikasi dan konsultasi. 2. Negosiasi dan komunikasi kemampuan ini berguna untuk PPIC staff harus melakukan diskusi dengan berbagai sosok dari berbagai divisi untuk menunjang keberhasilan tugas. Kemampuan komunikasi yang baik juga menjadi penting supaya tidak ada kesalahpahaman ketika melakukan negosiasi atau komunikasi dengan divisi lain. 3. Kemampuan analisis Kemampuan ini mempengaruhi staff dalam membuat laporan, mengolah data, hingga memecahkan masalah ketika jika ada isu atau masalah yang terjadi selama produksi. Dengan kemampuan analisis, permasalahan dalam sistem produksi dapat diminimalisir dan membantu tercapainya target perusahaan. 4. Inventory control Kemampuan ini meliputi kemampuan manajemen dan pengawasan yang mendetail. Hal ini karena mempengaruhi kontrol pada sistem produksi yang dimulai dari barang mentah hingga menjadi barang jadi. Hal ini juga mencakup kontrol pada stok barang, persediaan gudang, dan lainnya. Dengan skill ini, diharapkan PPIC staff selalu teliti terhadap hal-hal sesederhana apapun supaya tidak ada yang terlewatkan dalam proses produksi. Gaji Staff PPIC Selanjutnya, berapa gaji staff PPIC ? Apabila kamu tertarik menjadi seorang PPIC staff, tetapi belum memiliki pengalaman, kamu bisa melamar sebagai entry level staff. Seorang PPIC staff di entry level akan mendapatkan gaji sekitar Rp3.500.000 hingga Rp4.500.000. Kemudian apabila kamu sudah memiliki pengalaman dan kinerja yang baik, kamu akan mendapatkan promosi di posisi yang lebih tinggi, bahkan hingga level manajer. Biasanya, untuk posisi manager di bagian PPIC, gaji yang didapatkan berkisar Rp 10.000.000 – Rp 15.000.000.Temukan lowongan kerja FMCG terbaru di Cake dan mulai perjalanan kariermu di perusahaan FMCG💫Lamar Sekarang Tips untuk Bekerja di Departemen PPIC 1. Menempuh pendidikan sarjana Menjadi PPIC staff harus memiliki sifat pembelajar, skill analitis, kemampuan untuk memecahkan masalah serta berjiwa kepemimpinan. Maka dari itu, pendidikan menjadi pertimbangan penting untuk menentukan seseorang dapat diterima sebagai PPIC staff atau tidak. Jurusan pendidikan yang relevan dengan bidang PPIC adalah sarjana teknik (terutama teknik industri), manajemen, bisnis atau administrasi bisnis 2. Memiliki pengalaman yang relevan Pengalaman dalam bekerja atau pengalaman selama mengenyam pendidikan juga menjadi faktor paling penting agar seseorang bisa diterima sebagai PPIC staff. Pengalaman ini harus relevan dengan industri PPIC yang dituju sehingga menjadi nilai tambah dan bekal untuk berkontribusi pada perusahaan yang dituju. 3. Buat CV PPIC staff Terakhir, untuk kebutuhan dokumen melamar posisi sebagai PPIC staff, tentu dibutuhkan CV yang menunjang kualitas kandidat untuk diterima di perusahaan. Berikut merupakan contoh CV PPIC staff untuk melamar sebagai posisi Manajer pada sebuah perusahaan. Buat CV PPIC Staff dengan mudah dan cari pekerjaan impian mu di CakeResume!🎉Buat CV Kesimpulan PPIC adalah sebuah praktik pada proses perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku yang akan diproduksi menjadi barang jadi.PPIC staff adalah karyawan yang memastikan agar proses produksi dan persediaan barang dapat berjalan sesuai rencana yang telah ditentukan.PPIC sangat dibutuhkan oleh perusahaan dan memiliki manfaat untuk memastikan kelancaran produksi sehingga pengadaan produk dapat berjalan dengan lancarSkill yang dibutuhkan PPIC staff adalah manajemen risiko, negosiasi, komunikasi, berpikir analisis, serta kemampuan inventory control.Upah PPIC staff entry level dimulai dari 3.500.000 hingga Rp4.500.000.dan upah manager PPIC staff dimulai dari 10.000.000 hingga 15.000.000.Agar berhasil bekerja di departemen PPIC, kandidat diharapkan menempuh pendidikan yang relevan, memiliki pengalaman yang relevan, dan membuat CV yang menunjang kualitas kandidat. Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja CakeResume. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development! --- Ditulis Oleh Christy Angestu ---
Job Search Tips
Feb 17th 2025

15+ Negara Terbaik untuk Kerja di Luar Negeri, Dari Asia hingga Eropa!

Apakah kamu pernah mendengar tentang tren #KaburAjaDulu yang viral di media sosial? Tren ini memperlihatkan banyak profesional muda Indonesia yang berbagi pengalaman mereka kerja di luar negeri, mengajak orang untuk mencari kerja di luar negeri juga. Bekerja di luar negeri semakin diminati karena menawarkan peluang karir yang lebih luas, gaji yang kompetitif, serta pengalaman berharga yang bisa membuka banyak pintu di masa depan. Ingin tahu negara mana saja yang cocok untuk memulai karir internasional? Berikut 17 negara terbaik untukmu!15+ Negara Terbaik untuk Kerja di Luar Negeri! Australia 🇦🇺 Taiwan 🇹🇼 Jepang 🇯🇵 Jerman 🇩🇪 Arab Saudi 🇸🇦 Hong Kong 🇭🇰 Korea Selatan 🇰🇷 Malaysia 🇲🇾 Swiss 🇨🇭 Singapura 🇸🇬 Amerika 🇺🇸 Inggris 🇬🇧 Kanada 🇨🇦 Belanda 🇳🇱 New Zealand 🇳🇿 Polandia 🇵🇱 Finlandia 🇫🇮 1. Australia Banyak orang tertarik untuk mengejar Working Holiday Visa (WHV) di Australia. Hal ini tidak mengherankan, mengingat Australia memiliki kualitas hidup yang tinggi, sistem kesehatan yang baik, serta lingkungan kerja yang fleksibel. Australia juga dikenal sebagai negara dengan work-life balance yang baik, di mana jam kerja cenderung fleksibel dan budaya kerja menghargai batasan antara kehidupan profesional dan pribadi. Selain itu, komunitas orang Indonesia di Australia cukup kuat, sehingga kamu tidak perlu merasa sendirian saat memulai hidup di sana. Walaupun gaji yang ditawarkan cukup menggiurkan, harus diingat bahwa biaya hidup di Australia tergolong tinggi. Persaingan dalam mendapatkan WHV pun cukup ketat, terlebih dengan kebijakan visa yang terus diperketat. Peluang untuk mendapatkan pekerjaan kantoran juga relatif sulit, sehingga banyak pemegang WHV yang bekerja di sektor-sektor seperti pertanian, perhotelan, atau jasa. 💰 Rata-rata gaji: AUD 80.000 per tahun (~Rp800 juta) 📚 Baca juga: Serba Serbi Working Holiday Visa (WHV) Australia: Definisi, Syarat, Proses, Biaya, FAQ 2. Taiwan Menurut penelitian oleh GoodStats, Taiwan adalah salah satu negara pilihan orang Indonesia untuk bekerja di luar negeri. Rata-rata gaji di Taiwan dapat dibilang cukup besar mengingat biaya hidupnya yang tidak berbeda jauh dengan Jakarta. Terlebih lagi, banyak industri manufaktur dan teknologi yang berkembang pesat, sehingga peluang kerja untuk ekspatriat terus meningkat. Namun, ada beberapa tantangan dalam bekerja di Taiwan, misalnya kemampuan berbahasa Mandarin yang sering menjadi syarat utama dalam komunikasi sehari-hari. Selain itu, budaya kerja di Taiwan yang cenderung lebih disiplin dapat menjadi tantangan tersendiri bagi orang Indonesia. 💰 Rata-rata gaji: NT$ 600.000 per tahun (~Rp300 juta) 3. Jepang Selain Taiwan, Jepang juga merupakan negara pilihan bagi orang Indonesia. Melansir survei GoodStats, 41% responden memilih Jepang sebagai negara tujuan untuk bekerja. Hal ini disebabkan oleh gaji yang kompetitif dan industri teknologi yang berkembang pesat, serta kualitas hidup yang lebih baik. Tantangan yang sering dihadapi saat bekerja di Jepang adalah budaya kerja yang menuntut disiplin tinggi dan jam kerja yang panjang. Bahasa Jepang juga sering menjadi kewajiban bagi pekerja di Jepang, jadi lebih baik kamu bersiap mempelajari bahasa Jepang apabila kamu memang tertarik bekerja di Jepang. 💰 Rata-rata gaji: JPY 4.5 juta per tahun (~Rp480 juta)4. Jerman Jerman adalah negara pilihan untuk orang-orang yang tertarik bekerja di bidang teknik, manufaktur, dan IT. Jerman sendiri memiliki salah satu ekonomi terkuat di dunia, menawarkan stabilitas karir untuk para pekerja di Jerman. Salah satu program yang populer di kalangan orang Indonesia yang ingin bekerja di Jerman adalah Ausbildung, yaitu program pelatihan kejuruan yang memungkinkan peserta untuk belajar sambil bekerja. Salah satu kendala terbesar bagi banyak pekerja Indonesia di Jerman adalah bahasa. Meskipun sudah mempelajari bahasa Jerman sebelum berangkat, kemampuan bahasa Jerman yang dibutuhkan di dunia sering kali lebih tinggi dari yang dipelajari. Perbedaan musim di Jerman juga membutuhkan adaptasi fisik dan mental, karena musim dingin di Jerman cukup panjang dan dingin. Oleh karena itu, penting untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum memutuskan untuk pergi ke Jerman. 💰 Rata-rata gaji: EUR 50.000 per tahun (~Rp850 juta) 5. Arab Saudi## Paywall Indicator ## Arab Saudi bukan hanya dikenal sebagai pusat minyak dunia, tetapi juga negara yang kaya akan budaya dan tradisi. Akhir-akhir ini, perusahaan di Arab Saudi mulai menawarkan banyak peluang bagi ekspatriat, terutama di sektor energi, konstruksi, juga teknologi informasi. Jika kamu tertarik untuk bekerja di Arab Saudi, jangan lupa untuk mempersiapkan diri menghadapi iklim gurun yang panas dan kering. Di luar itu, kemampuan bahasa Arab sering kali menjadi nilai tambah walaupun bahasa Inggris adalah kunci komunikasi. 💰 Rata-rata gaji: SAR 180.000 per tahun (~Rp700 juta) 📚 Baca juga: Syarat Cara Kerja di Dubai untuk Dapat Gaji yang Fantastis 6. Hong Kong Sebagai salah satu pusat keuangan terbesar di Asia, Hong Kong menawarkan banyak peluang bagi kamu yang ingin membangun karir di sektor keuangan, bisnis internasional, dan teknologi. Bahasa Inggris juga menjadi bahasa sehari-hari di Hong Kong, sehingga kamu tidak perlu belajar bahasa Kanton (Cantonese) ataupun Mandarin untuk bekerja di Hong Kong. Sayangnya, biaya hidup yang tinggi dan sulitnya mencari akomodasi dapat menjadi kendala besar untuk orang-orang yang ingin bekerja di Hong Kong. Bahkan, Hong Kong dinobatkan sebagai kota dengan harga sewa ke-3 termahal di seluruh dunia, setelah New York dan Abu Dhabi. Persaingan mencari kerja di Hong Kong juga sangat ketat, terutama antara sesama ekspatriat. Untuk bisa bersaing, kamu harus mempersiapkan keterampilan yang spesifik juga pengalaman kerja yang kuat. 💰 Rata-rata gaji: HKD 480.000 per tahun (~Rp840 juta) 7. Korea Selatan Di era ini, pasti tidak ada orang yang tidak familiar dengan K-drama dan K-pop. Korea Selatan bukan hanya tempat asal K-drama dan K-pop, tapi juga dikenal sebagai pusat teknologi dan inovasi. Bekerja di Korea Selatan sangat sesuai untuk profesional di bidang teknologi, desain, dan pendidikan. Kendala utama bagi pekerja asing di Korea Selatan adalah perbedaan budaya kerja. Adaptasi dengan lingkungan kerja Korea Selatan yang intens dan kompetitif dapat menjadi tantangan berat, namun ini juga dapat membantumu tumbuh secara profesional. 💰 Rata-rata gaji: KRW 35.000.000 per tahun (~Rp450 juta) 8. Malaysia Malaysia merupakan negara yang ramah bagi pekerja asing, terutama pekerja Indonesia. Dengan biaya hidup yang cukup rendah namun gaji yang kompetitif, banyak orang Indonesia yang tertarik untuk bekerja di negara tetangga kita ini. Kelebihan besar memulai kerja di Malaysia adalah kemiripannya dengan Indonesia, mulai dari bahasa yang digunakan seperti bahasa Melayu dan Inggris, serta gaya hidupnya. Walaupun demikian, kamu akan tetap menemui orang dari etnis dan latar belakang yang berbeda di Malaysia, jadi kamu harus tetap mempersiapkan diri. 💰 Rata-rata gaji: MYR 60.000 per tahun (~Rp210 juta) 📚 Baca juga: Cara Kerja di Malaysia: Syarat, Gaji, Visa, dan Lowongan 9. Swiss Swiss adalah negara dengan kualitas hidup yang tinggi, disertai dengan biaya hidup yang sama tingginya. Meski demikian, banyak orang tetap tertarik untuk tinggal dan bekerja di Swiss karena stabilitas ekonomi, sistem kesehatan yang unggul, infrastruktur modern, serta keseimbangan kerja dan kehidupan yang baik. Selain itu, Swiss menawarkan gaji yang kompetitif, lingkungan kerja profesional, dan peluang karier di berbagai industri global. Tetapi, kompetisi di pasar kerja Swiss sangat ketat, terlebih karena orang-orang di Swiss pada umumnya menguasai setidaknya 3 bahasa, seperti Jerman, Italia, dan Prancis. Selain itu, mendapatkan izin kerja bagi warga negara non-Uni Eropa bisa cukup sulit, mengingat kebijakan imigrasi yang ketat. 💰 Rata-rata gaji: CHF 80.000 per tahun (~Rp1.8 miliar) 10. Singapura Singapura adalah kota modern yang menawarkan gaya hidup yang nyaman dan dinamis. Semua hal di Singapura serba maju, seperti sistem transportasi yang efisien, lingkungan yang bersih dan aman, juga layanan kesehatan terbaik. Sebagai pusat bisnis Asia, ada banyak peluang karir yang menjanjikan. Namun, bekerja di Singapura juga memiliki tantangan tersendiri. Persaingan di pasar kerja sangat ketat karena masyarakat Singapura menjunjung tinggi pendidikan dan keterampilan, sehingga kandidat asing harus memiliki keahlian khusus untuk bisa bersaing. Selain itu, kebijakan ketenagakerjaan di Singapura semakin memperketat pemberian visa kerja bagi pekerja asing demi melindungi tenaga kerja lokal. Biaya hidup yang tinggi, terutama untuk perumahan dan pendidikan, juga menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan. 💰 Rata-rata gaji: SGD 70.000 per tahun (~Rp750 juta) 11. Amerika Banyak orang yang bermimpi untuk kerja di luar negeri menganggap Amerika sebagai tanah penuh peluang baru. Sebagai salah satu pusat ekonomi terbesar di dunia, Amerika menawarkan peluang kerja yang luas, gaji yang kompetitif, serta lingkungan kerja yang dinamis. Bahasa juga tidak menjadi kendala berat di Amerika karena bahasa Inggris digunakan sehari-hari. Meskipun memiliki banyak peluang karir di berbagai industri, tantangan terbesar bagi orang asing yang bekerja di Amerika adalah sulitnya mendapatkan visa kerja. Proses untuk mendaftar visa kerja saja sudah sulit karena persyaratannya yang ketat, kuota yang tersedia juga sangat terbatas, sehingga tidak semua orang daat mendapatkannya. Biaya perumahan dan layanan kesehatan di kota-kota besar seperti New York, San Fransisco, dan Los Angeles juga sangat tinggi, bahkan dapat melampaui rata-rata gaji di kota itu. 💰 Rata-rata gaji: USD 66.000 per tahun (~Rp1 miliar) 12. Inggris Inggris memiliki status sebagai pusat bisnis dan pendidikan global. Inggris menawarkan pelaung kerja yang luas, gaji yang kompetitif, serta lingkungan kerja yang profesional dan multikultural. Bahasa Inggris yang digunakan sehari-hari juga membuat adaptasi lebih mudah bagi pekerja asing. Tetapi tinggal di Inggris tidak seindah itu. Tingkat kriminalitas di kota-kota besar seperti London dilaporkan cukup tinggi, dan banyak kejadian perampokan saat malam hari. Kebijakan imigrasi pun semakin ketat setelah Brexit, sehingga mendapatkan visa kerja menjadi lebih sulit. Biaya hidup juga sangat tinggi, terutama untuk perumahan dan transportasi. 💰 Rata-rata gaji: GBP 33.000 per tahun (~Rp650 juta) 13. Kanada Kanada juga dikenal sebagai salah satu negara dengan kualitas hidup terbaik di dunia dan sistem imigrasi yang lebih terbuka untuk pekerja asing. Kanada memiliki kebijakan kesejahteraan sosial yang baik, seperti layanan kesehatan gratis, yang menjadi daya tarik bagi banyak pekerja asing. Banyak orang yang bekerja di Kanada yang berpendapat bahwa lingkungan kerja di Kanada lebih ramah dan inklusif. Ini adalah salah satu alasan Kanada dinobatkan sebagai tempat terbaik untuk bekerja di tahun 2024. Meskipun memiliki banyak keunggulan, Kanada juga memiliki tantangannya sendiri. Musim dingin yang panjang dan bersalju, dengan cuaca ekstrem di beberapa wilayah, dapat menjadi kendala untuk tinggal di Kanada. Proses mendapatkan izin kerja dan imigrasi di Kanada pun membutuhkan waktu yang lama. 💰 Rata-rata gaji: CAD 55.000 per tahun (~Rp620 juta) 14. Belanda Walaupun memiliki sejarah buruk dengan Indonesia di zaman dulu, banyak orang Indonesia yang sekarang tertarik untuk belajar ataupun bekerja di Belanda. Belanda sendiri dianggap sebagai salah satu negara paling ramah untuk pekerja asing, karena banyaknya perusahaan internasional yang tidak mewajibkan untuk menguasai bahasa Belanda. Gaji kompetitif yang ditawarkan di Belanda tentu disertai dengan biaya hidup yang tinggi. Biaya tempat tinggal di Belanda cukup tinggi, terlebih jika mencari tempat tinggal di kota besar seperti Amsterdam atau Utrecht. Pajak penghasilan juga sangat tinggi, bahkan mencapai 49,5% pada 2024. 💰 Rata-rata gaji: EUR 40.000 per tahun (~Rp700 juta) 15. New Zealand Seperti Australia, New Zealand juga menawarkan lingkungan kerja yang santai dan mengutamakan work-life balance, menjamin kualitas hidup yang tinggi. Dengan keindaan alam yang luar biasa dan masyarakat yang ramah, New Zealand tentunya menjadi pilihan menarik bagi kamu yang ingin mencapai keseimbangan antara karir dan gaya hidup. Sayangnya, jumlah lapangan kerja di New Zealand lebih terbatas dibandingkan negara-negara besar lainnya. Peluang kerja terbanyak ada di sektor pertanian, pariwisata, dan teknologi, namun persaingannya cukup ketat. Proses mendapatkan visa kerja juga bisa memakan waktu dan bergantung pada daftar pekerjaan yang sedang dibutuhkan (skills shortage list). 💰 Rata-rata gaji: NZD 58.000 per tahun (~Rp550 juta) 16. Polandia Polandia semakin populer sebagai tujuan bagi pekerja asing, terutama di sektor manufaktur, IT, dan layanan keuangan. Dengan biaya hidup yang relatif lebih rendah dibandingkan negara Eropa Barat, Polandia menawarkan keseimbangan antara kesempatan kerja dan biaya hidup yang terjangkau. Selain itu, lokasinya yang strategis di tengah Eropa menjadikannya tempat yang menarik bagi kamu yang ingin menjelajahi Eropa lebih lanjut. Namun, ada beberapa tantangan dalam bekerja di Polandia. Bahasa Polandia masih menjadi kendala utama, karena banyak perusahaan lokal lebih mengutamakan pekerja yang bisa berbahasa Polandia. Selain itu, meskipun biaya hidup lebih rendah, gaji di Polandia juga cenderung lebih kecil dibandingkan negara-negara Eropa Barat lainnya. Proses administrasi untuk izin kerja dan tinggal juga bisa cukup memakan waktu. 💰 Rata-rata gaji: PLN 80.000 per tahun (~Rp300 juta) 17. Finlandia Finlandia dikenal sebagai salah satu negara dengan kualitas hidup terbaik di dunia, berkat sistem pendidikan dan kesehatannya yang luar biasa. Dengan ekonomi berbasis teknologi dan inovasi, negara ini menawarkan banyak peluang di sektor IT, teknik, dan penelitian. Selain itu, Finlandia memiliki budaya kerja yang menghargai keseimbangan hidup, dengan jam kerja yang lebih fleksibel dibandingkan banyak negara lain. Namun, bekerja di Finlandia juga memiliki tantangan. Bahasa Finlandia bisa menjadi hambatan bagi pekerja asing, meskipun di sektor teknologi bahasa Inggris cukup umum digunakan. Selain itu, cuaca dingin ekstrem, terutama di musim dingin yang panjang dan gelap, bisa menjadi tantangan besar bagi mereka yang belum terbiasa. Pajak penghasilan yang tinggi juga perlu diperhitungkan sebelum memutuskan untuk bekerja di sini.💰 Rata-rata gaji: EUR 45.000 per tahun (~Rp780 juta) 📍 Baca juga artikel lainnya untuk membantumu mempersiapkan diri untuk kerja di luar negeri 🌏⬇️ Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!Contoh CV Bahasa Inggris untuk Lamar Kerja di Luar NegeriContoh Surat Lamaran Kerja (Cover Letter) Bahasa Inggris + Template Gratis20 Contoh Pertanyaan Interview Bahasa Inggris dan Jawabannya!Kesimpulan Bekerja di luar negeri menawarkan banyak peluang menarik, mulai dari gaji yang kompetitif hingga pengalaman hidup yang berharga. Namun, setiap negara memiliki tantangannya masing-masing, seperti biaya hidup yang tinggi, persyaratan visa yang ketat, hingga perbedaan budaya dan bahasa yang perlu diadaptasi. Oleh karena itu, persiapan yang matang sangat penting sebelum mengambil langkah besar ini. Jika kamu ingin memulai perjalanan karier di luar negeri, pastikan kamu memiliki informasi yang tepat dan peluang kerja yang sesuai dengan keahlianmu. Cake siap membantumu menemukan kesempatan terbaik dan mempersiapkan langkahmu menuju karier internasional. Yuk, mulai persiapanmu sekarang dengan Cake! 🚀 Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD. Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu. Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Career Development
Jul 5th 2022

Elevator Pitch: 5 Cara Membuat Pitching yang Menarik!

Keahlian berkomunikasi merupakan hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia profesional. Cara berkomunikasi yang efektif diperlukan untuk menyampaikan pesan kepada lawan bicara dengan jelas dalam waktu yang seharusnya. Dengan cara berkomunikasi yang baik, kamu dapat mengurangi miskomunikasi sehingga menghindari penyampaian pesan yang multitafsir. Untuk itu, penting bagi kamu untuk menguasai salah satu teknik komunikasi yaitu Elevator Pitch. Nah, apakah kamu pernah mendengar tentang Elevator Pitch? Jika kita kupas secara makna harfiah, seperti namanya, pitch adalah presentasi singkat dan elevator adalah angkutan transportasi biasanya ditemukan pada gedung bertingkat tinggi yang akan membawa kamu ke suatu lantai tujuan dengan cepat. Lalu, apa yang dimaksud dengan Elevator Pitch sebenarnya? Daftar Isi: Pengertian Elevator PitchMengapa Menggunakan Elevator Pitch?Isi Elevator PitchContoh Elevator PitchCara Membuat Elevator Pitch Apa itu Elevator Pitch? Elevator pitch merupakan sebuah teknik untuk mempresentasikan sebuah ide, pidato, presentasi secara singkat. Analogi ini seperti kalanya kamu sedang naik elevator, dan kamu harus menyampaikan sesuatu selama perjalanan elevator tersebut yang berdurasi sangat singkat. Idealnya, durasi elevator pitch adalah 30-60 detik. ✅Berapa lama durasi elevator pitch tentunya juga tergantung situasi seperti: Wawancara kerjaPresentasi kepada klien / investorAcara networking dan pameran karir Elevator pitch dapat digunakan dalam konteks personal maupun lingkup bisnis. Jika digunakan secara pribadi, ini bisa berisi ringkasan singkat tentang diri kamu. Dalam lingkup bisnis, biasanya digunakan untuk menjual sebuah ide atau produk. Elevator pitch menjadi penting karena merupakan cara yang efektif untuk menunjukkan pengalaman, kekuatan, dan keterampilan/skill kamu. Meskipun singkat, elevator pitch harus cukup menarik untuk memicu minat pendengar pada ide dan pidato kamu.Dalam berbagai situasi yang tidak terduga, kamu harus selalu menyiapkan beberapa poin pembicaraan tentang diri kamu agar tidak melewati kesempatan maupun peluang yang ada. Siapa tahu, kamu bisa memperbesar kesempatanmu untuk mencari kerja. Kapan dan Mengapa Perlu Menggunakan Elevator Pitch Kesempatan yang baik tentunya tidak boleh terlewatkan. Berikut adalah waktu dan tempat yang tepat untuk dapat memberikan sebuah elevator pitch. 1. Career Expo Saat menghadiri acara Career Expo atau pameran karir, kamu akan berinteraksi dengan pemberi kerja, namun biasanya akan terbatas hanya beberapa menit saja. Dalam situasi ini, gunakan teknik elevator pitch untuk membuat kesan pertama yang baik agar membedakan diri kamu dari kandidat lain. Kamu bisa mulai dengan bertukar nama dan sapaan, lalu pemberi kerja akan kemungkinan besar membalas dengan, “Ceritakan tentang diri Anda.” Kemudian kamu bisa mulai pitchnya 📚Baca juga: Efektif! 5 Cara Perkenalan Diri Saat Interview dan Contohnya 2. Professional Networking atau Mencari Kerja Saat kamu sedang networking dengan orang-orang baru kamu bisa gunakan elevator pitch untuk membangun relasi dan komunikasi yang baik. Kamu bisa berkenalan dengan sebanyak mungkin orang untuk menemukan peluang yang sesuai dengan pengalaman kamu ataupun menemukan seseorang yang membutuhkan talenta seperti keahlianmu. Tidak hanya itu, ada kemungkinan juga orang tersebut dapat merujuk kamu ke koneksi dalam network mereka untuk berkenalan denganmu. Ketika kamu sedang aktif mencari pekerjaan baru, ada baiknya kamu berkenalan dengan rekruter dan undang mereka untuk berkenalan denganmu. Kamu bisa bercerita tentang keahlian dan pengalaman kamu dengan elevator pitch agar mereka tetap tertarik untuk mendengar lebih lanjut. Selain itu, elevator pitch juga bisa dipakai untuk menjawab pertanyaan interview “Tell Me About Yourself”.📚Baca juga: Wajib Tahu: 8 Pertanyaan Interview Kerja Fresh Graduate dan Jawabannya 3. Pitching ke Klien Maupun Investor Kunci dari presentasi yang sukses adalah saat kamu bisa membuat para pendengar contohnya klien atau investor tertarik dengan apa yang kamu presentasikan. Biasanya, klien dan investor mempunyai waktu yang sangat terbatas sehingga kamu perlu menggunakan elevator pitch untuk dapat membuat mereka tetap fokus dan mengerti intisari dari hal atau topik yang ingin kamu sampaikan dalam waktu yang singkat. Ketika kamu berhasil membuka presentasi dengan baik, biasanya mereka akan tertarik untuk memberikan waktu berharga mereka sehingga kamu dapat menjelaskan ide-ide kamu secara lebih detail. 4. Profil Online atau CV Dalam profil online seperti LinkedIn atau Cake, kamu dapat memperkenalkan diri dengan gaya elevator pitch dalam bagian ringkasan tentang dirimu. Kamu juga dapat mencantumkan video elevator pitch dalam CV kamu. Ini dapat membantu perekrut menemukan orang yang tepat untuk posisi yang dicari. Ini akan menjadi faktor pendorong mereka untuk menghubungi kamu. Ini juga dapat menghasilkan kandidat berkualitas yang lebih baik karena kamu dapat menyampaikan peluang seperti apa yang menarik minatmu dan keterampilan yang dapat kamu tawarkan bagi perusahaan.Mau buat CV keren yang mengandung video elevator pitch? Cake menyediakan 12+ template CV yang bisa kamu gunakan. Bisa mencantumkan video dan download PDF 🎉Buat CV Isi Elevator Pitch Isi elevator pitch harus berbobot dengan memuat informasi-informasi berikut: 1. Perkenalkan Diri Awal dari sebuah percakapan adalah dengan memperkenalkan diri. Mulailah elevator pitch dengan memberikan nama lengkap sambil tersenyum dan ulurkan tangan kamu untuk berjabat tangan dan tambahkan ucapan seperti, “Senang bertemu dengan Anda!” 2. Ringkasan Singkat Tentang Latar Belakang Kamu akan memberikan ringkasan singkat tentang latar belakang seperti informasi yang paling relevan seperti pendidikan, pengalaman kerja atau keahlian. Contoh elevator pitch: “Saya baru saja lulus dari perguruan tinggi dengan gelar di bidang IT. Saya bekerja di perusahaan teknologi sebagai analyst, dan akhirnya, sebagai software engineer bagian product. Saya mencari pekerjaan yang akan menempatkan keterampilan saya sebagai back-end software engineer dengan keterampilan saya menguasai bahasa pemrograman Python, PHP, Java."📚Baca juga: 15 Contoh Deskripsi Diri Menarik yang Disukai Rekruter! 3. Jelaskan Apa yang Kamu Inginkan Objektif dari setiap elevator pitch bisa berbeda-beda, seperti mencari kesempatan kerja, mendapatkan informasi kontak, berbicara dengan client maupun menarik seorang investor. Pada tahap ini, kamu bisa menjelaskan nilai yang akan kamu berikan, mengapa kamu cocok untuk pekerjaan tersebut, atau secara umum apa yang audiens kamu dapatkan dari interaksi denganmu. Jangan lupa untuk tetap fokus kepada tujuan awal kamu memberikan pitching. Contoh elevator pitch: “Saya seorang manajer branding, yang berspesialisasi dalam mengawasi peluncuran inisiatif yang sukses dari awal hingga akhir. Seiring dengan lima tahun pengalaman profesional saya, saya baru-baru ini menerima gelar MBA dengan fokus pada kepercayaan dan retensi konsumen. Saya menemukan pekerjaan yang dilakukan tim branding Anda sangat inovatif sehingga saya ingin sekali mendapat kesempatan untuk menggunakan keahlian saya untuk perusahaan Anda.” 4. Jelaskan Apa yang Membuat Kamu Berbeda Dari Orang Lain Dari berbagai orang dengan latar belakang yang sama melamar pada posisi yang sama, kamu perlu memberikan informasi yang akan membedakanmu dari kandidat lainnya dengan menceritakan pengalamanmu dengan aksi nyata yang kuantitatif agar dapat diukur secara produktivitas selama kamu bekerja. Contoh lainnya, kamu dapat menunjukkan bahwa kamu telah sukses di bidang khusus yang serupa, ini akan menyoroti keuntungan target audiens ketika membentuk koneksi profesional dengan kamu. Contoh elevator speech: “Sebagai Digital Marketing Manager di PT ABC, saya mengkoordinasikan semua tahapan pembuatan materi pemasaran mulai dari pemikiran ide, eksekusi, hingga promosi berlangsung. Pada awal bulan lalu, saya mendapatkan daftar 10 kampanye dan anggaran yang ditetapkan. Saya bekerjasama dengan Departemen Teknologi, dimana kami membuat strategi komunikasi lintas departemen yang mengkalibrasi solusi teknologi dengan semua talenta tim untuk memangkas biaya yang berlebihan dan meningkatkan efisiensi. Di bawah kepemimpinan saya, kami menyelesaikan semua 8 proyek tepat waktu dan lebih dari 9% di bawah anggaran. Pada akhir tahun, penjualan dari semua kampanye berkontribusi pada peningkatan pendapatan sebesar 50%.” 5. Call-to-Action Pada tahap terakhir, kamu harus mengakhiri elevator pitch dengan meminta atau menyatakan apa yang kamu inginkan setelah ini berakhir. Dalam konteks pencarian kerja, kamu dapat meminta pertemuan, menyatakan minat pada pekerjaan tersebut, mengonfirmasi bahwa kamu telah sepenuhnya menjawab pertanyaan wawancara dan ingin diberikan informasi lebih lanjut untuk tahap-tahap wawancara selanjutnya yang akan datang. Contoh elevator speech: “Terima kasih atas waktu dan kesempatan ini, saya akan mengirimkan email tindak lanjut malam ini dan mengharapkan kabar baik. Semoga hari Anda menyenangkan!" atau “Apakah Anda keberatan jika saya mengatur panggilan cepat minggu depan agar kita dapat membicarakan peluang yang akan datang?”Contoh Elevator Pitch Ingin tahu lebih lanjut bagaimana mempersiapkan elevator pitch? Contoh-contoh di bawah ini mungkin bisa menjadi inspirasi kamu: 1. Contoh Text Elevator Pitch Bahasa Inggris ✅Tujuan: mencari pekerjaan Contohnya :Hi, my name is XXX. After graduating and earning a Bachelor's degree in Communications, I’ve spent the last three years building professional experience as a Creative Content Writer. I’ve successfully managed end-to-end content creation for articles, blog posts, social media and have generated a strong professional network. I was excited to learn about this opportunity in the art and culinary space — I’ve always been passionate about the way culinary brings cultures together and would love to explore this opportunity to gain more exposure in this field and bring more contents that will capture the creative side of culinary. ✅ Tujuan:pitching klien/investor Contohnya :The pandemic has impacted our lifestyle and therefore created a shift in our spending habits. Many small retailers are hit and are not surviving well. As a result I created a group of similar individuals who can team up to rent a shop together, rather than taking on the expense by oneself. I know it works because I moved my clothing business in with a local tailor, and we each saw a 10% increase in revenue yearly. With more funding, we believe that we can grow this to a 20% revenue increase. In my opinion, it can have a huge impact on the current or even future growth of your business. 2. Contoh Text Elevator Pitch Bahasa Indonesia ✅Tujuan: mencari pekerjaan Contohnya : Perkenalkan, nama saya Steffie. Saya senang berada di sini. Saya adalah lulusan administrasi bisnis 4 tahun yang lalu. Sejak itu, saya mempunyai pengalaman memegang posisi sebagai asisten administrasi dan sales agent. Sejauh ini saya mengelola tim sales yang beranggota 3 orang. Saya bisa mengatakan bahwa kami selalu memenuhi atau melampaui target penjualan. Saya ingin sekali memiliki kesempatan untuk maju di bidang ini dan mengelola tim penjualan yang lebih besar, dan posisi ini merupakan kesempatan yang sempurna untuk melakukannya. ✅Tujuan:pitching klien/investor Contohnya : Saya adalah bagian dari perusahaan rintisan yang bergerak di bidang digital khususnya dalam Instagram sebagai platform untuk memasarkan produk melalui link yang dimuat dalam satu halaman. Kami telah membantu sejumlah pelanggan kami dalam meningkatkan keterlibatan media sosial mereka lebih dari 25% di seluruh platform dalam satu tahun terakhir ini saja. Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana kami dapat membantu Anda? Cara Membuat Elevator Pitch 1. Mengungkapkan Kepercayaan Diri Elevator pitch terbaik pun bisa kehilangan keefektifannya jika pembawaan kamu kurang percaya diri. Gunakan suara berbicara yang kuat untuk menunjukkan kepercayaan pada pengalaman kamu dan apa yang kamu inginkan. Hati-hati juga untuk tidak berbicara dengan terlalu cepat meskipun tertekan dengan waktu karena ini akan membuat pendengar sulit untuk memahami apa yang ingin kamu sampaikan. Membuat elevator pitch yang sempurna tidak mungkin terjadi dengan draf pertama. Kamu perlu mempersiapkan dengan matang dan berlatih untuk membantu kamu tampil lebih percaya diri dan meyakinkan dalam pitch dan presentasi kamu. 2. Bersikap Positif dan Persuasif Elevator pitch pada intinya adalah untuk menarik perhatian pendengar. Dengan waktu kamu yang terbatas, fokus pada apa yang ingin kamu lakukan. Ceritakan siapa dirimu, apa yang kamu sedang lakukan saat ini, pengalaman kamu sejauh ini, dan apa yang ingin kamu raih. Jaga tingkat energi kamu tetap tinggi dan antusias. 3. Gunakan Satu Template yang Akan Menjadi Garis Dasar Kamu tidak perlu membuat skrip elevator pitch untuk semua audiens. Namun, kamu dapat memiliki satu template yang dapat kamu gunakan kapan saja, dan mencoba menyesuaikan nada bicara yang sesuai dengan audiensnya. Jika kamu mendekati stan perusahaan rintisan di pameran karier, kamu dapat memuat informasi mengapa kamu sangat tertarik dengan bisnis rintisan. Semakin personal ide kamu, semakin besar kemungkinannya mendapatkan hasil positif dari percakapan tersebut. Ini menunjukkan ketertarikan kamu dan rasa hormat terhadap waktu pendengar. 4. Cantumkan di CV Dengan Cake CV make, kamu dapat mencantumkan video elevator pitch ke dalam CV kamu. Bayangkan HRD ketika menyaring kandidat untuk sebuah posisi, CV dengan elevator pitch akan lebih menarik perhatian para HRD. Tips Elevator Pitch yang Menarik Kunci kesuksesan elevator pitch adalah latihan, kepercayaan diri, dan mengetahui apa yang ingin kamu sampaikan secara singkat, padat, dan jelas. Berjalanlah dengan tegak, penuh percaya diri dan tersenyumlah saat bertemu orang baru yang ingin diajak networking. Selain itu, jaga nada bicara kamu agar terdengar antusias untuk menarik perhatian para audiens.Sudah buat CV kamu dengan gaya elevator pitch, belum? Yuk, gunakan Cake CV builder untuk membuatnya dengan mudah dan menarik, 100% gratis!🎉Buat CV--- Ditulis oleh: Priscilia Octaviani ---
Recruitment & HR
Sep 25th 2024

Outsourcing Adalah: Contoh, Sistem Kerja, hingga Profesinya

Hubungan kerja alih daya atau yang lebih dikenal outsourcing cukup familiar di berbagai sektor industri. Pasalnya, di era globalisasi dan perkembangan teknologi saat ini banyak perusahaan memilih hubungan kerja outsourcing untuk meningkatkan efisiensi operasional, biaya, dan meminimalisir risiko Menurut data dari Statista, pasar outsourcing di Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir karena faktor perkembangan teknologi dan jumlah tenaga kerja yang berlimpah. Berdasarkan data The Global Service Location Index (via LinkedIn), Indonesia masuk sebagai 10 negara yang memiliki skor potensi outsource tertinggi di dunia pada tahun 2021. Untuk mengetahui lebih lanjut apa itu outsourcing, Cake akan membagikan penjelasan seputar pengertian, sistem kerja, gaji, hingga contoh pekerjaan outsourcing. Yuk, simak selengkapnya! Daftar isi: Pengertian Outsourcing Cara Kerja Outsourcing Kelebihan dan Kekurangan Outsourcing Gaji Karyawan Outsourcing Contoh Pekerjaan Outsourcing Apa Itu Outsourcing? Apa yang dimaksud dengan outsourcing? Outsourcing adalah sebuah hubungan kerja di mana perusahaan menyerahkan sebagian pekerjaan kepada perusahaan pihak ketiga atau perusahaan outsourcing. Outsourcing sendiri berasal dari kata “outside resourcing” yang berarti menggunakan sumber daya manusia (SDM) dari luar organisasi. Perusahaan membutuhkan jasa outsourcing untuk menangani pekerjaan yang tidak berhubungan langsung dengan proses bisnis inti. Contoh outsourcing yang umum dijumpai adalah pekerjaan keamanan (security), katering, cleaning service, layanan IT, call center, customer service, dll. Umumnya, jasa outsourcing dipilih perusahaan untuk efisiensi operasional dan menghemat biaya tenaga kerja, sehingga mereka bisa fokus pada core business atau aktivitas bisnis utama yang menjadi keunggulan dan memberi profitabilitas. Outsourcing termasuk pekerjaan apa? Di Indonesia, outsourcing adalah hubungan kerja yang diatur dalam Pasal 64 Undang-Undang No.13 Tahun 2023 tentang Ketenagakerjaan. Dikutip dari hukumonline, outsourcing disamakan dengan perjanjian pemborongan sehingga karyawan outsourcing menerima upah dari perusahaan outsourcing yang mempekerjakan mereka di perusahaan tertentu. Beberapa perusahaan outsourcing yang beroperasi di Indonesia meliputi PT Pesonna Optima Jasa (cleaning service), PT Bermuda Advertising (periklanan), PT Amalura Multi Dimensi (layanan IT), dan PT Pro Pacific (office support dan housekeeping).📚Baca juga:9 Contoh Kontrak Kerja Karyawan: Tetap, Kontrak, dan Freelacer Berbagai Posisi Bagaimana Sistem Kerja Outsourcing? Menurut Pasal 64 UU No. 13 Tahun 2003, outsourcing terjadi ketika suatu perusahaan menyerahkan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada tenaga kerja outsourcing melalui perjanjian dengan perusahaan penyedia karyawan outsourcing. Sistem kerja outsourcing di Indonesia melibatkan tiga pihak yaitu perusahaan pengguna jasa, perusahaan outsourcing, dan tenaga kerja outsourcing. Dalam sistem ini, tenaga alih daya adalah pekerja yang dipekerjakan oleh perusahaan outsourcing untuk bekerja di bawah arahan dan pengawasan perusahaan pengguna Sementara itu, perusahaan outsourcing adalah pihak yang menyediakan tenaga kerja outsourcing kepada perusahaan pengguna. Perusahaan outsourcing bertanggung jawab memastikan kualifikasi dan kompetensi tenaga kerja outsourcing dalam menjalankan tugas yang diberikan oleh perusahaan pengguna jasa. Kelebihan dan Kekurangan Outsourcing Penerapan sistem kerja outsourcing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan perusahaan. Berikut merupakan daftar kelebihan dan kekurangan penerapan outsourcing di suatu perusahaan. Kelebihan Menggunakan Jasa Outsourcing Hemat biaya operasional: tenaga kerja outsourcing cenderung lebih murah karena perusahaan pengguna tidak perlu menyediakan tunjangan, benefit, dan jenjang karir khusus dalam jangka panjang.Praktis dan fleksibel: perusahaan bisa menyerahkan tugas-tugas non-inti kepada tenaga kerja outsourcing tanpa perlu melakukan rekrutmen, pelatihan, dan pengelolaan spesifik.Meningkatkan fokus: perusahaan bisa lebih fokus pada aktivitas bisnis utama karena pekerjaan non-inti telah dikerjakan oleh karyawan outsourcing.Meningkatkan adopsi teknologi: perusahaan dapat mengakses teknologi mutakhir seperti cloud computing dengan tenaga kerja outsourcing di bidang IT.Skalabilitas tim: menggunakan jasa outsourcing memungkinkan perusahaan menyesuaikan ukuran tim dan SDM sesuai kebutuhan secara lebih mudah. Kekurangan Menggunakan Jasa Outsourcing Di balik keuntungan yang dijanjikan, penggunaan layanan outsourcing juga memiliki beberapa kekurangan sebagai berikut: Minim kontrol: menggunakan jasa outsourcing dapat mengurangi kontrol perusahaan atas proses dan kualitas pekerjaan yang dilakukan oleh pihak ketiga.Risiko kebocoran data: perusahaan berpotensi mengalami kebocoran informasi dan data sensitif karena membagikannya dengan penyedia layanan outsourcing.Ketergantungan pada pihak ketiga: perusahaan dapat menjadi tergantung pada penyedia layanan outsourcing, dan saat ada masalah menimpa penyedia layanan, operasional perusahaan bisa terganggu.Durasi kontrak terbatas: perusahaan perlu memperbarui kontrak atau mencari perusahaan outsourcing baru secara berkala. Hal ini bisa memberi beban administrasi, bahkan dapat mengganggu operasional.Masalah kualitas: perusahaan pengguna jasa berisiko mendapat tenaga kerja yang tidak memenuhi standar kualitas yang diharapkan. Gaji Karyawan Outsourcing Besaran gaji karyawan outsourcing di Indonesia dapat berbeda-beda sesuai dengan lokasi pekerjaan, jenis pekerjaan, pengalaman, kompetensi, dan kualifikasi yang dimiliki karyawan tersebut. Gaji karyawan outsourcing dengan jenis pekerjaan yang membutuhkan kompetensi khusus seperti designer, software developer, dll umumnya akan lebih tinggi. Di Indonesia, range gaji pekerja outsourcing berada di kisaran Rp 1 juta hingga Rp 20 juta per bulan. Untuk pekerjaan outsourcing yang membutuhkan kompetensi tinggi, gaji outsourcing yang ditawarkan bisa lebih besar. Dilansir dari LinovHR, skema penggajian karyawan outsourcing diatur dalam Pasal 1 ayat 30 UU No. 13 Tahun 2003. Pihak pemberi gaji adalah perusahaan outsourcing, yang dalam hal ini bertindak sebagai pemberi kerja bagi karyawan outsourcing. Perusahaan outsourcing mendapatkan dana dari perusahaan pengguna jasa outsourcing sesuai dengan kontrak yang disetujui kedua belah pihak. Sebagai contoh, suatu perusahaan outsourcing dan karyawan telah sepakat dengan gaji Rp 3 juta. Kemudian, perusahaan outsourcing akan meminta 1,5x lipat dari gaji yang disepakati kepada perusahaan pengguna sebesar Rp 3.000.000 x 1,5 = Rp 4.500.000. Perusahaan outsourcing akan meneruskan uang Rp 3.000.000 langsung kepada karyawan outsourcing sebagai gaji pokok mereka, dan uang Rp 1.500.000 akan diberikan kepada karyawan dalam bentuk lain seperti tunjangan, BPJS Kesehatan, dan fasilitas kesejahteraan lain.📚Baca juga:20 Contoh Slip Gaji Karyawan Berbagai Posisi: Download Edit! Contoh Pekerjaan Outsourcing Umumnya, perusahaan menggunakan jasa outsourcing untuk menjalankan operasional bisnis non-inti. Pemerintah Indonesia pernah membatasi penggunaan jasa outsourcing di suatu perusahaan melalui Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Permenakertrans) No. 19 Tahun 2012. Dikutip dari hukumonline, Permenakertrans No.19 Tahun 2012 mengatur jasa outsourcing hanya boleh digunakan untuk 5 jenis pekerjaan yaitu pelayanan kebersihan, pengamanan (security), katering makanan, jasa penunjang di pertambangan dan perminyakan, dan transportasi kerja karyawan. Namun, peraturan ini kemudian diubah kembali dalam UU No. 6 Tahun 2023 yang menghilangkan batasan jenis pekerjaan yang boleh menggunakan jasa outsourcing. Hal ini membuat pekerjaan outsourcing menjadi lebih luas dan dapat diterapkan pada berbagai jenis pekerjaan di perusahaan. Lalu, apa saja contoh outsourcing? Berikut merupakan daftar pekerjaan outsourcing yang kerap dijumpai di Indonesia: Petugas kebersihan (cleaning service)Petugas keamanan (security)AdminLayanan pelanggan (customer service)Petugas call centerSopir transportasi kantorSoftware DeveloperOutsourcing manufaktur, dll Ingin menemukan lebih banyak pekerjaan outsourcing di Indonesia? Gunakan fitur pencari lowongan kerja di Cake untuk menemukan peluang karir yang sesuai dengan kualifikasimu. Ayo, coba sekarang!Apa itu Outsourcing? Kesimpulan Outsourcing adalah sebuah hubungan kerja di mana perusahaan menyerahkan sebagian pekerjaan kepada perusahaan pihak ketiga atau perusahaan outsourcing.Sistem kerja outsourcing di Indonesia melibatkan tiga pihak yaitu perusahaan pengguna jasa, perusahaan outsourcing, dan tenaga kerja outsourcing.Penggunaan jasa outsourcing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.Gaji karyawan outsourcing di Indonesia dapat berbeda-beda sesuai dengan lokasi pekerjaan, jenis pekerjaan, pengalaman, kompetensi, dan kualifikasi yang dimiliki karyawan tersebut.Contoh outsourcing yang umum dijumpai di Indonesia meliputi pekerjaan petugas kebersihan, customer service, call center, petugas keamanan, jasa penunjang di pertambangan, dan sopir. Cake adalah situspasang iklan lowongan kerja gratisdengan +7 juta talenta berkualitas.Pasang 3 loker pertama secara gratis dan temukan talenta berkualitas di Cake atauhubungi kamiuntuk informasi lebih lanjut. --- Ditulis Oleh Gama Prabowo ---
Industry & Job Overview
May 28th 2026

Macam-macam Industri yang Menawarkan Kesempatan Karier yang Menjanjikan! [+Definisi]

RingkasanAda macam-macam industri dengan pembagian: primer di bidang ekstraksi, sekunder di bidang pengolahan bahan mentah, tersier bergerak di bidang jasa.Jika dibagi berdasarkan sektor industri, maka bidang yang ada meliputi pertanian, manufaktur, jasa, energi, konstruksi, kesehatan.Jenis industri dengan jenjang karier jelas adalah industri teknologi informasi, kesehatan, pendidikan, pariwisata, manufaktur, food and beverages.Keberadaan industri berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.Industri adalah salah satu sektor perekonomian yang memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Industri memberikan kontribusi besar dalam menciptakan lapangan kerja, memproduksi barang dan jasa, dan mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara. Dalam era digital seperti saat ini, peluang karir di berbagai jenis industri pun semakin beragam dan menjanjikan, lho. Di artikel ini, Cake akan membahas pengertian industri, jenis-jenis industri, contoh industri dari berbagai bidang, serta peluang karir di berbagai industri. Yuk, kita simak bersama! Daftar isi:Pengertian IndustriMacam-macam IndustriIndustri yang Menawarkan Kesempatan Karier yang MenjanjikanContoh-contoh Perusahaan dari Berbagai Industri Apa itu Industri? Jenis-Jenis Industri yang Menawarkan Kesempatan Karier yang MenjanjikanIndustri adalah sektor ekonomi yang berhubungan dengan produksi barang atau jasa dengan menggunakan mesin dan teknologi. Menurut definisi, industri mencakup seluruh kegiatan ekonomi yang melibatkan produksi dan pengolahan bahan mentah menjadi barang jadi atau jasa yang siap dipasarkan. Industri memiliki peran penting dalam perekonomian karena dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.Jenis-jenis Industri Jenis-Jenis Industri Secara Umum Jenis-jenis industri secara umum dapat dibagi menjadi tiga, yaitu: Industri Primer: industri primer adalah industri yang bergerak dalam kegiatan ekstraksi atau pengambilan bahan mentah dari alam. Contohnya adalah pertanian, perikanan, pertambangan, dan kehutanan.Industri Sekunder: industri sekunder adalah industri yang bergerak dalam pengolahan bahan mentah menjadi produk jadi. Contohnya adalah industri manufaktur, industri tekstil, industri elektronik, dan industri otomotif.Industri Tersier: industri tersier adalah industri yang bergerak dalam jasa, seperti perdagangan, transportasi, telekomunikasi, perbankan, dan pariwisata. Macam-Macam Industri Menurut Sektor Ekonomi Berikut adalah macam-macam industri menurut sektor ekonomi: Industri Pertanian: bergerak dalam kegiatan pertanian, perkebunan, dan peternakan. Contohnya adalah industri perikanan, industri pangan, dan industri biofarmaka.Industri Manufaktur: bergerak dalam pengolahan bahan mentah menjadi produk jadi, seperti industri tekstil, industri elektronik, dan industri otomotif.Industri Jasa: bergerak dalam pelayanan jasa, seperti perdagangan, transportasi, telekomunikasi, perbankan, dan pariwisata.Industri Energi: bergerak dalam pengolahan energi, seperti industri minyak dan gas, industri listrik, dan industri nuklir.Industri Konstruksi: bergerak dalam konstruksi bangunan, jalan, jembatan, dan proyek infrastruktur lainnya.Industri Kesehatan: bergerak dalam bidang kesehatan, seperti industri farmasi, industri alat medis, dan industri perawatan kesehatan. Apa Saja Jenis-Jenis Industri di Indonesia? Di Indonesia, terdapat banyak jenis-jenis industri yang berkembang, antara lain: Industri Perikanan: industri yang bergerak dalam kegiatan perikanan, seperti budidaya ikan, produksi makanan laut, dan pengolahan hasil laut.Industri Tekstil: industri yang bergerak dalam pengolahan bahan mentah menjadi produk tekstil, seperti pakaian, kain, dan aksesori tekstil.Industri Makanan dan Minuman: industri yang bergerak dalam produksi makanan dan minuman, seperti industri gula, industri minuman, dan industri makanan olahan.Industri Elektronik: industri yang bergerak dalam produksi barang elektronik, seperti alat elektronik audio dan video, peralatan elektronik untuk rumah tangga, dan smartphones. Industri yang Menawarkan Kesempatan Karir yang Menjanjikan Apa Saja Industi yang Menawarkan Kesempatan Pekerjaan yang Menjanjikan ya?Ada beberapa jenis industri yang juga menawarkan kesempatan karir yang menjanjikan. Beberapa sektor industri yang dapat menjadi pilihan karir yang menjanjikan di antaranya adalah sebagai berikut: 1. Industri Teknologi Informasi Menurut PwC’s Global Top 100 Ranking, industri teknologi sekarang menjadi industri terbesar di dunia. Sehingga industri teknologi menawarkan banyak peluang karir menjanjikan. Industri TI mencakup pembuatan perangkat keras, perangkat lunak, jaringan komputer, dan sistem informasi. Di era digital, teknologi semakin mengubah cara kerja dan bisnis di berbagai industri. Perusahaan di berbagai sektor ekonomi membutuhkan profesional IT untuk mengembangkan sistem informasi dan teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi bisnis mereka. Industri ini menawarkan berbagai kesempatan karir menarik seperti: Software EngineerWeb DeveloperSystem Analyst, dan banyak lagi. Namun, karena persaingan yang ketat, untuk mendapatkan peluang karir di sektor ini, seseorang harus memiliki keterampilan dan pengetahuan teknologi yang cukup. Selain itu, sektor ini juga mengalami perubahan yang cepat, sehingga para profesional harus selalu mengikuti perkembangan teknologi terbaru agar tetap relevan dan kompetitif di pasar kerja.📚 Baca juga: 10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya! 2. Industri Kesehatan Sektor kesehatan adalah salah satu sektor industri yang sangat penting dan terus berkembang. Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan, permintaan untuk produk dan layanan kesehatan semakin meningkat. Sebagai hasilnya, banyak peluang karir menarik yang tersedia di sektor kesehatan, dari tenaga medis hingga staf administrasi. Beberapa contoh pekerjaan yang tersedia di sektor kesehatan termasuk: DokterPerawatAhli farmasiAhli giziTerapis fisik, dan masih banyak lagi. Selain itu, sektor kesehatan juga menawarkan kesempatan karir di bidang teknologi medis. Teknologi medis terus berkembang pesat dan menghasilkan banyak produk inovatif, mulai dari alat kesehatan hingga perangkat lunak medis. Pekerjaan di bidang ini meliputi ahli teknologi medis, ahli biomedis, ahli teknologi informasi medis, dan lain-lain. 3. Industri Pendidikan Sektor pendidikan merupakan salah satu sektor yang sangat penting dalam pembangunan manusia dan sumber daya manusia suatu negara. Industri pendidikan mencakup semua jenis lembaga yang terlibat dalam proses pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi dan lembaga pelatihan profesional. Pendidikan juga merupakan sektor yang terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan zaman, sehingga peluang karir di sektor ini dapat terus berkembang. Beberapa contoh pekerjaan yang tersedia di sektor pendidikan antara lain: Guru atau dosenKepala sekolah atau rektorKonsultan pendidikanDesainer kurikulumAhli teknologi pendidikanPeneliti pendidikan Dalam era digital saat ini, sektor pendidikan juga semakin berkembang dengan adanya edukasi online dan e-learning yang semakin populer. Hal ini membuka peluang karir baru di bidang teknologi pendidikan dan pengembangan konten edukasi digital. 4. Industri Pariwisata Sejak memulihnya kondisi dunia dari pandemi, industri pariwisata kembali menjadi jenis industri yang berkembang dengan cepat karena semakin banyak orang bepergian dan berlibur dengan bebas. Dalam sektor pariwisata, terdapat berbagai macam peluang karir yang menjanjikan. Beberapa di antaranya adalah: Tour guidePramugari pramugaraKaryawan hotelKaryawan restoranEvent organizer, dan lain sebagainya. dengan adanya perkembangan teknologi, sektor pariwisata juga semakin terbuka untuk penggunaan teknologi dalam pemasaran, reservasi, dan manajemen operasional. Ini membuka peluang bagi mereka yang memiliki keahlian di bidang teknologi untuk bekerja di sektor pariwisata. 5. Industri Manufaktur Sektor manufaktur adalah sektor yang memproduksi barang atau produk jadi melalui proses pengolahan bahan mentah. Beberapa contoh produk yang dihasilkan oleh sektor manufaktur antara lain mesin, mobil, peralatan elektronik, pakaian, dan makanan olahan. Seiring dengan perkembangan teknologi, sektor manufaktur terus mengalami transformasi untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin beragam dan mempercepat proses produksi. Salah satu tren terbaru di sektor manufaktur adalah penerapan teknologi Industri 4.0 yang meliputi digitalisasi, otomatisasi, dan robotik. Dalam sektor manufaktur, peluang karir yang menjanjikan di antaranya adalah sebagai: Operator produksiTeknisi perawatanManajer produksiInsinyur perancang produk 6. Industri Makanan dan Minuman Sektor makanan dan minuman juga merupakan salah satu sektor industri yang memiliki permintaan tinggi dan menawarkan banyak kesempatan karir di Indonesia. Dalam sektor ini terdapat berbagai jenis pekerjaan, mulai dari produksi, distribusi, hingga pemasaran. Beberapa contoh pekerjaan di sektor ini antara lain: Food technologistQuality controlPackaging designerKoki Salah satu tantangan di sektor makanan dan minuman adalah persaingan yang cukup ketat. Hal ini mendorong perusahaan di sektor ini untuk terus mengembangkan produk baru dan mengikuti tren pasar. Selain itu, adanya kekhawatiran terkait kesehatan dan keamanan makanan juga memaksa perusahaan di sektor ini untuk mematuhi standar dan regulasi yang ketat. Hal ini memberikan peluang bagi para ahli di bidang teknologi makanan dan kesehatan untuk berkarir di sektor ini. 7. Industri Kendaraan Sektor kendaraan adalah industri yang memproduksi kendaraan seperti mobil, motor, truk, pesawat, kapal, dan kereta api. Industri ini sangat penting karena kendaraan adalah alat transportasi yang digunakan untuk berbagai keperluan, seperti transportasi pribadi, bisnis, dan industri. Industri kendaraan juga memainkan peran penting dalam menggerakkan perekonomian, karena melibatkan banyak perusahaan dan pekerja dalam rantai pasokannya. Beberapa contoh pekerjaan di industri kendaraan meliputi: Insinyur otomotifTeknisi perawatan kendaraanSales executive, dan banyak lagi. 8. Industri Energi Karena pentingnya energi dalam kehidupan manusia, sektor energi memiliki potensi yang besar dalam menciptakan kesempatan karir yang menjanjikan bagi para profesional. Contohnya, di industri minyak dan gas, terdapat berbagai posisi seperti insinyur perminyakan, geolog, teknisi, dan lain sebagainya. Sementara itu, di industri energi terbarukan, ada kesempatan untuk bekerja sebagai ahli energi terbarukan, teknisi pemasangan panel surya, dan lain-lain. Dalam era digital, sektor energi juga semakin berkembang dengan adanya teknologi baru seperti IoT (Internet of Things) yang digunakan untuk mengoptimalkan efisiensi dan produktivitas produksi energi. Oleh karena itu, sektor energi menawarkan banyak kesempatan karir menjanjikan bagi para profesional yang berminat dan memiliki kompetensi di bidang ini. Beberapa contoh pekerjaan di industri energi meliputi: Insinyur energiTeknisi listrikManajer proyek energi terbarukan, dan banyak lagi. 🔍 Prospek karier di bidang industri lainnya:Industri Kreatif: Desainer Grafis, Seniman, PenulisIndustri Perbankan dan Keuangan: Akuntan, Analis Keuangan, TellerIndustri Konstruksi: Arsitek, Insinyur Sipil, Tukang Kayu Ingin mulai cari kerja di berbagai bidang industri? Yuk, cari pekerjaan impian kamu di Cake, 100% Gratis!🎉Lihat Loker Contoh Perusahaan dari Berbagai Bidang Industri Berikut adalah beberapa contoh industri dari berbagai bidang yang mungkin dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai jenis-jenis industri: Teknologi Informasi: Apple, Google, Microsoft, IntelKesehatan: Pfizer, Johnson Johnson, Merck Co., Abbott LaboratoriesPendidikan: Harvard University, Yale University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), Stanford UniversityPariwisata: Marriott International, Hilton Worldwide, InterContinental Hotels Group, Hyatt Hotels CorporationManufaktur: Ford Motor Company, General Electric, Procter Gamble, Nestlé Kesimpulan Industri merupakan sektor penting dalam perekonomian suatu negara. Ada banyak jenis industri yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. Dalam era digital saat ini, banyak industri yang memiliki permintaan tinggi, terutama di bidang teknologi dan energi. Bagi kandidat yang ingin mencari peluang karir di berbagai jenis industri, penting untuk mempersiapkan diri dengan baik. Salah satunya adalah dengan membuat CV yang baik dan menarik, serta mempersiapkan dokumen penting seperti surat lamaran kerja atau portofolio. Dengan demikian, mempersiapkan diri dengan baik dan memanfaatkan teknologi yang ada dapat membantu meningkatkan peluang karir seseorang di era digital saat ini. 👉 Lihat contoh-contoh CV lamaran kerja ini untuk referensi lebih lanjut! Lihat Lowongan dari Berbagai Industri di Cake!Setelah tahu macam-macam industri yang ada, pertanyaannya adalah:mana yang paling cocok untuk kamu?Cake AI akan menganalisis profil dan CV-mu lalu membantumu menentukancareer path yang paling cocok untukmu. Langsung coba fitur Career Mapping di Cake AIsekarang, gratis!Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Dengan bantuan Cake AI, kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Recruitment & HR
Feb 6th 2025

Pahami 7 Proses Rekrutmen dan Tips Merekrut Efektif di 2024

Proses rekrutmen adalah salah satu elemen vital dalam kelancaran operasional perusahaan. Menurut studi, biaya penggantian karyawan dapat mencapai 6-9 kali dari gaji bulanan. Sehingga, penting untuk melaksanakan rekrutmen yang efektif. Untuk mengurangi turnover karyawan dan biaya terkait, perusahaan perlu mengoptimalkan proses rekrutmen. Ini mencakup pemasangan iklan lowongan kerja, seleksi CV, wawancara kandidat, pemilihan kandidat, hingga orientasi karyawan baru. Bagaimana cara merekrut karyawan yang tepat? Simak langkah-langkah rekrutmen yang efektif berikut ini.Daftar Isi:Apa Saja Proses Rekrutmen?Tujuan Rekrutmen yang EfektifTips Perekrutan Karyawan untuk Perusahaan 7 Tahapan Rekrutmen Karyawan 7 Tahapan Rekrutmen KaryawanMemang pada praktiknya dalam mencari karyawan terbaik untuk perusahaan dibutuhkan alur rekrutmen yang jelas dan efektif. Tak heran bila perusahaan memberikan fokus yang penuh pada prosedur rekrutmen agar berjalan dengan baik. Bagaimana cara merekrut karyawan? Bagaimana langkah langkah rekrutmen yang efektif? Dibawah ini Cake akan membahas beberapa tahapan rekrutmen beserta contoh proses rekrutmen dan seleksi karyawan. 1. Identifikasi Kebutuhan Posisi dan Perencanaan Rekrutmen Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam sistem rekrutmen karyawan adalah mengidentifikasi posisi yang dibutuhkan dan merencanakan seleksi SDM. Posisi yang perlu diidentifikasi adalah posisi yang membutuhkan skill baru, mengisi di departemen baru, atau posisi yang kosong dalam waktu lama. Tahap awal perekrutan tenaga kerja dimulai dari perencanaan rekrutmen yang melibatkan analisis dan deskripsi spesifikasi pekerjaan, kualifikasi, pengalaman, dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengisi posisi yang dibutuhkan. 2. MenyiapkanIklan Lowongan Kerja Setelah menentukan posisi yang dibutuhkan, maka saatnya mempersiapkan iklan lowongan kerja beserta deskripsi pekerjaan yang komprehensif. Deskripsi pekerjaan ini menjelaskan tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan oleh karyawan dengan posisi tersebut serta ekspektasi pekerjaannya. Sehingga kandidat bisa menilai sendiri, apakah mereka termasuk dalam kualifikasi tersebut atau tidak. Hanya kandidat yang sesuai kualifikasi yang akan mendaftar lowongan tersebut. Nah, apa saja yang perlu dicantumkan pada iklan loker?Nama jabatan/Judul pekerjaan beserta jenis kontrakProfil perusahaanTugas dan tanggung jawabKualifikasi dan skillLokasi penempatanKompensasi, dan fasilitas yang didapatkanInformasi cara melamar kerja Untuk menulis deskripsi pekerjaan dalam tahapan rekrutmen ini sedikit rumit. Ini dia Do and Don’ts saat menulis deskripsi pekerjaan. ✅ Do'sPersonalisasiSpesifikGunakan kata kunci yang tepatBerikan detail pekerjaanGunakan kata -kata yang sopan dan mudah dimengerti❌ Don'tsMenggunakan huruf kapitalMemberikan informasi deskripsi pekerjaan yang tidak sesuaiMenggunakan bahasa yang tidak mudah dipahami 📚Baca juga: 5 Contoh Iklan Lowongan Pekerjaan Profesional dan Cara Membuatnya! 3. Publikasi Lowongan Pekerjaan Setelah semua siap, saatnya mempublikasikan lowongan pekerjaan. Ada beberapa metode rekrutmen yang bisa dilakukan di berbagai channel. Apa saja itu? Job Portal/Website Lowongan KerjaWebsite lowongan kerja menjadi channel yang paling penting untuk mencari kandidat dengan cakupan yang lebih luas. Pasalnya job portal ini dikhususkan untuk pencari kerja, sehingga perusahaan akan lebih mudah mendapatkan kandidat yang sesuai.Beberapa website lowongan kerja yang ternama di Indonesia: CakeResume, JobStreet, Glints, dll.Website PerusahaanBiasanya pada laman website perusahaan akan ada halaman khusus untuk karir. Dimana perusahaan bisa memposting lamaran pekerjaan pada laman khusus karir. Pastikan laman ini mudah diakses, sehingga memudahkan pelamar untuk melamar pekerjaan. Selain untuk menjaring pelamar terbaik, website perusahaan bisa menjadi branding bagi perusahaan itu sendiri.Sosial MediaSosial Media tak luput sebagai channel proses rekrutmen terbaik untuk menjaring calon karyawan. Dengan banyaknya pengguna users internet, sosial media seperti LinkedIn, Facebook, dan Twitter memberikan peluang untuk mendapatkan calon karyawan yang sesuai.Job FairJob Fair merupakan event yang memberikan ruang pada perusahaan untuk menjaring pelamar dalam satu waktu. Perusahaan bisa mendaftar ke job fair yang akan berlangsung untuk menarik kandidat pelamar kerja.Rerkutmen KampusBisa dikatakan bahwa proses rekrutmen dari kampus memakan waktu yang cepat dan murah dalam menjaring pelamar untuk mengisi posisi tersebut. Pada dasarnya fresh graduate sangat antusias dalam mencari pekerjaan. 📚Baca juga: Rekomendasi 10 Situs Pasang Lowongan Kerja Gratis dan Terbaik 2024! 4. Screening dan Shortlisting Survey membuktikan bahwa 46% dari recruiter cukup struggle untuk menarik kandidat terbaik, dan hal yang paling menantang bagi recruiter dalam tahapan rekrutmen karyawan adalah mengidentifikasi kandidat yang tepat. Cara merekrut karyawan yang berkualitas antara lain dengan melakukan screening dan shortlisting kandidat dengan efektif dan efisien. Nah, ini dia empat langkah-langkah rekrutmen untuk memilih kandidat terbaik:Seleksi kandidat dengan kualifikasi minimum dari perusahaanMenyeleksi dengan melihat sertifikasi, pengalaman kerja yang relevan, expertise, skill teknis, dan soft skill yang dimiliki oleh kandidatShortlist kandidat yang mencapai kualifikasi minimum dan skill yang mendukung untuk posisi yang dicariApabila ada informasi yang kurang jelas dalam CV, recruiter bisa mencatatnya dan menanyakan langsung pada kandidat saat interview 5. Interview Setelah memiliki list kandidat yang dipilih, tahapan rekrutmen selanjutnya adalah proses interview. Interview dalam proses rekrutmen untuk mengenal kandidat lebih jauh dan melakukan pencocokan informasi CV yang di submit pada perusahaan. Nah, ternyata alur rekrutmen interview ada beberapa tahapan, lho. Yuk, simak dibawah ini:Interview HRD:Setelah lolos administrasi, calon karyawan akan diundang menghadiri interview dengan HRD sebagai proses rekrutmen selanjutnya. Pada tahapan interview HRD ini pertanyaan yang sering muncul antara lain pengalaman kerja, kegiatan sehari-hari, dan potensi diri dari kandidat.Interview UserBerbeda dengan interview HRD, pada interview user akan berfokus seputar teknis pekerjaan dan skill yang dimiliki. Tujuan interview user ini untuk menggali lebih dalam apakah kandidat skill teknis yang dimiliki cocok untuk posisi yang dibutuhkan.PsikotesApabila kandidat lolos dua tahapan wawancara, maka tahapan rekrutmen selanjutnya adalah tes psikotes. Pada umumnya, kandidat akan diberikan beberapa soal dan tes psikologi untuk melihat potensi dan bakat yang dimilki oleh kandidat.Interview dengan ManagerInterview dengan manager adalah rangkaian terakhir proses rekrutmen. Pada tahapan rekrutmen ini akan dilakukan oleh manajer langsung untuk mengetahui kelayakan kandidat pada posisi pekerjaan yang dicari.Interview dengan manager adalah rangkaian terakhir proses rekrutmen. Pada tahapan rekrutmen ini akan dilakukan oleh manajer langsung untuk mengetahui kelayakan kandidat pada posisi pekerjaan yang dicari. 6. Evaluasi dan Offering Tahap selanjutnya setelah calon tenaga kerja melakukan wawancara terakhir adalah evaluasi dan offering. Pada proses rekrutmen ini perusahaan memastikan informasi yang tertulis pada lamaran. Kerap kali perusahaan menghubungi orang-orang yang dijadikan referensi kandidat seperti dosen, atau supervisor di perusahaan sebelumnya. Tahapan rekrutmen karyawan ini bertujuan untuk mengetahui informasi detail kandidat. Apabila merasa cocok, maka proses rekrutmen selanjutnya adalah memberikan offer letter kepada kandidat. 📚Baca juga: 3 Contoh Offering Letter dan Cara Membuatnya! [Perbedaan dengan Kontrak Kerja] 7. Negosiasi Gaji dan Orientasi Tahapan rekrutmen selanjutnya adalah negosiasi gaji dengan kandidat yang terpilih. Biasanya perusahaan sudah memiliki standar gaji untuk setiap posisi yang dibutuhkan. Selanjutnya, recruiter akan melakukan onboarding karyawan, yakni memberikan pemaparan mengenai teknis pekerjaan seperti tugas dan tanggung jawab selama bekerja. Selain itu perusahaan akan menjelaskan sistem penggajian, jatah cuti, fasilitas kantor, asuransi kesehatan, dan lain-lain.Pasang GRATIS 3 lowongan kerja pertama untuk perusahaan Anda. Sortir CV rekrut kandidat berkualitas dengan mudah sekarang juga 🎉Pasang Loker Manfaat Proses Rekrutmen yang Efektif Pastinya proses rekrutmen yang efektif memberikan berbagai manfaat bagi perusahaan. Nah, apa saja benefit dari tahapan rekrutmen yang efektif? 1. Hemat biaya perekrutan Proses rekrutmen yang efektif bisa menghemat biaya perekrutan. Mengapa demikian? Dengan aktif meng-hire karyawan baru akan meningkatkan profitabilitas dan performa bisnis. Serta membantu setiap departemen dengan karyawan yang dibutuhkan dalam meningkatkan performa. 2. Kandidat lebih berkualitas Dengan melakukan proses seleksi karyawan yang cepat akan menarik perhatian kandidat-kandidat terbaik. Ketika proses rekrutmen lambat, maka kandidat yang berkualitas akan mencari opportunity di perusahaan yang lain. Sehingga perusahaan akan kehilangan kandidat terbaik mereka. 3. Meningkatkan produktivitas karyawan Proses seleksi karyawan yang efektif akan meningkatkan produktivitas karyawan, terutama departemen HR. Departemen HR bisa berfokus untuk melakukan pelatihan kepada karyawan baru dan karyawan lama. Pastinya dengan pelatihan dan pengembangan, bisa meningkatkan performa karyawan lainnya. Tips Proses Rekrutmen yang Efektif ➡️ Otomatisasi Gunakan applicant tracking system (ATS) untuk memaksimalkan otomatisasi proses rekrutmen. Sistem ini mampu melacak jumlah pelamar, serta menyeleksi resume pelamar yang sesuai dengan kualifikasi perusahaan. Pastinya proses seleksi karyawan lebih cepat dan recruiter bisa berfokus untuk melakukan prosedur rekrutmen selanjutnya. ➡️ Data-driven Decisions Evaluasi dan pengembangan proses rekrutmen pada perusahaan bisa dilihat dari data atau statistik dari seleksi SDM sebelumnya. Pastinya perusahaan perlu membangun data analytic systems yang lengkap untuk melihat jumlah pelamar, jumlah pelamar yang diwawancara, universitas asal pelamar, dan lain-lain. ➡️ Membangun Employer Branding Employer Brandingsangat penting untuk menarik perhatian para kandidat-kandidat terbaik dalam proses rekrutmen. Branding perusahaan yang jelas dan informatif akan meningkatkan kredibilitas dan keprofesionalan perusahaan. Lakukanlah branding di website atau sosial media perusahaan agar lebih efektif. Jangan lupa untuk memberikan deskripsi perusahaan yang lengkap beserta visi dan misinya.Siap menarik kandidat unggul dengan cerita employer branding Anda? Yuk bangun employer branding Anda dengan CakeResume sekarang juga! 🎉Bangun Employer Branding ➡️ Sesuaikan Proses Rekrutmen dengan Kebutuhan Perusahaan Setiap perusahaan memiliki proses rekrutmen yang berbeda-beda tergantung kebutuhan perusahaan. Seperti contoh proses rekrutmen dan seleksi karyawan Amazon yang menggunakan sistem peer-review atau penilaian dari karyawan internal. Sistem peer-review ini melibatkan karyawan internal Amazon untuk turut andil pada proses rekrutmen. Hal ini dilakukan oleh Amazon karena mereka ingin mencari kandidat yang tepat dan sesuai dengan pekerjaan serta karyawan yang bekerja dalam departemen tersebut.Posting Lowongan Kerja di Cake Job Posting KesimpulanPerforma perusahaan di masa depan ditentukan dengan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk itu proses rekrutmen yang efektif dan efisien dalam menjaring kandidat terbaik menjadi tahapan yang sangat penting bagi perusahaan. Pastinya perencanaan rekrutmen perlu dipikirkan secara matang dan tepat, agar tidak membuang waktu dan biaya dalam proses rekrutmen. Semoga ulasan proses rekrutmen dari CakeResume bisa membantumu dalam pelaksanaan proses rekrutmen dan seleksi karyawan yang lebih baik. Pasang GRATIS 3 lowongan kerja pertama untuk perusahaan Anda. Sortir CV rekrut kandidat berkualitas dengan mudah sekarang juga 🎉Pasang LokerCakeadalah platform rekrutmen global yang menghubungkan perusahaan dengan+7 juta kandidat berkualitas.Pasang lowongan kerja gratisuntuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkanEmployer Brandinglebih efektif bersama Cake. Percayakan kami sebagaiRecruitment ConsultantAnda untuk membantu menemukan talenta spesifik lebih baik,konsultasi hari ini!Dapatkan wawasan mendalam dan konten informatif terkait rekrutmen, manajemen SDM, employer branding, serta tren terbaru di dunia HR hanya di Cake. Jadikan kami sumber terpercaya Anda untuk strategi perekrutan yang efektif dan solusi SDM yang inovatif.
Industry & Job Overview
Nov 18th 2025

Chief Marketing Officer (CMO): Peran, Tugas, Kualifikasi yang Dibutuhkan!

Daftar Isi: Pengertian CMO (Chief Marketing Officer)Apa Saja Tugas dan Tanggung Jawab CMO di Perusahaan?Skill yang Harus Dimiliki CMOCara Menjadi CMO yang Sukses Dalam sebuah perusahaan tentunya memiliki seorang pemimpin. Pimpinan teratas adalah direktur utama atau yang sering kita dengar sebagai CEO (Chief Executive Officer). Seorang CEO tentunya membutuhkan bantuan dari jajaran bawahannya yaitu wakil direktur. Di sebuah perusahaan, wakil direktur tidak hanya satu, setiap divisi memiliki pimpinannya masing-masing. Salah satu divisi yang penting dalam perusahaan adalah divisi marketing atau pemasaran. Dalam struktur organisasi perusahaan, pada umumnya divisi marketing atau pemasaran dipimpin oleh seorang CMO. Kepanjangan CMO adalah Chief Marketing Officer. Dalam mencapai kesuksesan sebuah perusahaan, peran CMO (Chief Marketing Officer) ini tidak kalah pentingnya dengan COO (Chief Operating Officer), CFO (Chief Financial Officer), dan CTO (Chief Technology Officer). Penasaran tugas, peran, dan kualifikasi seorang Chief Officer Marketing? Yuk, simak artikel berikut yang sudah disiapkan oleh CakeResume. Apa itu Chief Marketing Officer (CMO)? Pengertian Chief Marketing Officer (CMO) Menurut Market Business Review, CMO (Chief Marketing Officer) adalah posisi eksekutif yang bertanggung jawab dalam mengembangkan dan mengawasi bagian marketing atau pemasaran dalam sebuah perusahaan. Dari arti CMO itu sendiri, dapat menyimpulkan bahwa Chief Marketing Officer merupakan kunci dalam mengembangkan produk, mengatur manajemen penjualan, manajemen saluran distribusi, iklan dan promosi, harga, riset pasar, dan hubungan dengan pelanggan. Apa perbedaan Chief Marketing Officer, Direktur Marketing, dan Head of Marketing? Ada banyak perusahaan yang menganggap sama istilah Chief Marketing Officer dengan Direktur Marketing. Namun, beberapa ahli manajemen dan marketing mengatakan bahwa seorang CMO memiliki peran yang lebih luas dibandingkan Direktur Marketing. Bagaimana dengan Head of Marketing? Head of Marketing memiliki peran yang mirip dengan CMO, tetapi Head of Marketing bukan bagian dari kepemimpinan inti. Selain itu, seorang CMO memiliki kedudukan di puncak bisnis. Peran Chief Marketing Officer (CMO) Seperti tingkat eksekutif lainnya, seorang Chief Marketing Officer memiliki jadwal yang penuh dengan rapat, email, proyek baru, dan lain-lain. Tanggung jawab sehari-hari CMO bervariasi tergantung besarnya perusahaan dan produk atau servis yang ditawarkan. Contohnya, seorang CMO dari sebuah perusahaan barang konsumsi kecil lebih fokus pada strategi pemasaran langsung dari Business-to-Consumer (B2C) seperti, social media marketing, branding produk, dan riset pasar.Di bawah ini adalah 4 peran CMO: Pendorong perkembangan sebuah perusahaanSalah satu peran penting dari CMO adalah meningkatkan angka penjualan dan keuntungan, dan memastikan angka Return on Investment (ROI) positif dari anggaran pemasaran. Bagian yang menjadi fokus untuk ditingkatkan oleh CMO melingkupi pendapatan, gross margin, dan market share. Pendukung kenyamanan pelangganSudah menjadi tanggung jawab seorang CMO untuk memberikan pengalaman yang bagus kepada pelanggan. Pengalaman yang bagus akan membuat pelanggan tersebut bertahan menjadi pelanggan tetap. Pendorong inovasiSeorang CMO dapat bereksperimen dan berinovasi untuk melakukan perkembangan di perusahaan. Mereka dapat mencoba penggunaan teknologi dan taktik marketing baru sambil menyediakan solusi baru untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan pelanggan. StorytellerMenurut Deloitte, CMO harus bertindak sebagai arsitek dan pelayan dari brand tertentu dengan cara menceritakan sebuah kisah dan mengundang konsumen untuk berpartisipasi dalam kisah tersebut. Gaji CMO (Indonesia) Besarnya gaji seorang Chief Marketing Officer berbeda-beda tergantung kebijakan perusahaan masing-masing dan beban kerja yang harus ditanggung. Pada umumnya, rentang gaji CMO sekitar Rp 8.620.000 - Rp 24.700.000 per bulan.Namun, di perusahaan besar Indonesia, jabatan seorang Chief Marketing Officer dapat memperoleh gaji tinggi dengan rata-rata Rp 20.000.000 hingga Rp 35.000.000 per bulan. Tugas dan Tanggung Jawab CMO Tugas CMOSecara garis besar, tugas Chief Marketing Officer adalah bertanggung jawab dalam memberikan penawaran yang menarik untuk mendapatkan pelanggan. Namun, sebenarnya tugas dan tanggung jawab CMO lebih luas dari itu. 1. Mengembangkan dan melaksanakan strategi marketing Seorang CMO bertanggung jawab dalam menentukan strategi marketing yang cocok untuk perusahaan. Dalam memutuskan untuk mengimplementasikan sebuah strategi marketing, CMO perlu mengidentifikasi terlebih dahulu tujuan dan pencapaian marketing serta target pasar yang dituju. Ketika sudah memahami arah jalannya pemasaran, maka CMO akan menyusun strategi untuk mencapai goal tersebut. 2. Menyesuaikan strategi pemasaran dengan budget Hal berikutnya yang harus dilakukan oleh CMO adalah mengawasi pelaksanaan strategi pemasaran agar sesuai dengan budget. Strategi pemasaran yang diimplementasikan tentunya membutuhkan dana. Maka CMO harus harus selalu memantau pelaksanaan pemasaran agar tetap sesuai dengan keuangan perusahaan. Baik tidaknya strategi pemasaran tersebut dapat dinilai dari kesesuaian budget dan hasil yang tercapai. Oleh karena itu, jika terjadi masalah, CMO harus mengambil keputusan yang bertanggung jawab untuk mengatasinya. 3. Melakukan riset pasar dan menganalisis strategi marketing CMO bertanggung jawab dalam membuat strategi marketing yang menjangkau target pasar perusahaan. Jadi sangat diperlukan untuk melakukan riset pasar, analisis data tentang target pasar, pengalaman pelanggan,dan trend saat ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai cara yang terbaik untuk meningkatkan angka penjualan. 4. Mengawasi komunikasi pada publik Sebagian besar CMO mengawasi semua hubungan dengan publik, termasuk marketing communications. Komunikasi tersebut bisa berupa komunikasi melalui social media, email, website, dan media cetak. CMO memastikan bahwa pesan yang dikomunikasikan sesuai dengan brand dan marketing campaign perusahaan. 5. Bekerja sama dengan posisi eksekutif lainnya Chief Marketing Officer (CMO) biasanya bekerja dengan posisi eksekutif lainnya, termasuk Chief Executive Officer (CEO), Chief Information Officer (CIO), Chief Product Officer (CPO), Chief Operating Officer (COO), dan Chief Financial Officer (CFO). Para pimpinan ini bekerja sama untuk menentukan hal-hal seperti harga produk, pengembangan produk baru, dan kemajuan brand. Kualifikasi yang Dibutuhkan CMO Kualifikasi CMOSetelah mempelajari tugas dan tanggung jawab yang cukup berat, tentunya ada beberapa kualifikasi yang perlu dipenuhi oleh kandidat Chief Marketing Officer. Beberapa kualifikasi yang dibutuhkan CMO adalah: 1. Style Manajemen yang Fleksibel CMO membutuhkan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan minat dan kebiasaan bekerja generasi yang lebih muda. CMO yang dapat beradaptasi dan bisa menyelaraskan gaya komunikasi dan pembinaan untuk para bawahannya akan berpengaruh pada kesuksesan perusahaan. Sangat penting juga bagi seorang CMO untuk menggunakan teknologi secara efisien. Misalnya konferensi virtual, digital marketing, dan lain-lain. 2. Visi dan Planning yang Strategis Marketing telah menjadi bagian yang penting dalam mendorong pertumbuhan perusahaan. Oleh karena itu, pimpinan divisi marketing perlu menjadi seorang visioner yang dapat membantu tim eksekutif dalam membuat keputusan untuk masa depan. Pengalaman yang dialami pelanggan dan pengguna sangatlah penting dalam mencapai keberhasilan dalam menarik pelanggan ataupun mempertahankan pelanggan. Maka divisi marketing sangat terlibat dalam memberikan fasilitas digital operations dan menggabungkan digital marketing dalam strategi mereka. 3. Analisis dan Interpretasi Data Keterampilan yang menjadi prioritas bagi para marketing professionals adalah kreativitas. Meskipun kamu tentu masih membutuhkan orang untuk membantu dalam membuat strategi, desain, dan konten yang efektif dan menarik, CMO perlu memiliki kemampuan untuk melakukan analisis dan interpretasi data. Chief Marketing Officer membutuhkan kemampuan analisis untuk berpartisipasi dalam perumusan strategi dan pengembangan infrastruktur, proses pengumpulan data, dan pengembangan program. Setelah prosedur tersebut dilaksanakan untuk mengumpulkan data dan membuat laporan, CMO perlu menginterpretasikan hasil dari laporan tersebut. Interpretasi kualitas akan mengarahkan perusahaan pada optimalisasi pengalaman pelanggan, target pemasaran yang efisien, dan high return pada investasi pemasaran tersebut. 4. Customer dan User Experience Pengalaman pengguna memiliki peran penting dalam kesuksesan sebuah bisnis. Memperluas bisnis secara online memberikan pengguna akses ke banyak pilihan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Menyediakan pengalaman yang berkualitas kepada pengguna selama proses pembelian akan menghasilkan kepuasan pelanggan dan angka penjualan yang lebih tinggi. Sekarang, perusahaan memiliki ahli Customer dan User Experience. Para pakar ini memahami semua aspek dalam meneliti dan mengoptimalkan User Experience (UX). Salah satu cara menjadi CMO yang sukses yaitu kamu juga perlu tahu bagaimana Customer Experience (CX) dan User Experience (UX) dievaluasi, dikembangkan, dan ditingkatkan.📚Baca juga: Apa itu UI/UX? Kenali Perbedaan, Tugas, Gaji, Dll. 5. Innovative Thinking Pelanggan dan data perilaku pelanggan adalah sumber utama untuk mengevaluasi kinerja perusahaan. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan CMO yang inovatif untuk mengidentifikasi peluang untuk penambahan, penghapusan, atau modifikasi produk, layanan, dan proses. Dengan memantau dan meningkatkan CX dan UX, CMO bisa menemukan solusi pada saat berada di puncak permintaan dan memperbarui produk dan layanannya sesuai dengan preferensi pasar lebih cepat daripada perusahaan lain. Hal ini bisa memperkuat posisi perusahaan di industri.Setelah memahami apa itu Chief Marketing Officer dan tugasnya, jangan lupa pelajari juga contoh CV CMO yang bisa kamu jadikan referensi agar peluangmu diterima semakin besar. Cara Menjadi CMO (Chief Marketing Officer) Jika kamu merasa bahwa jobdesk CMO cocok dengan kamu, kamu pasti penasaran kan bagaimana cara menjadi CMO. Simak 4 hal penting di bawah ini mengenai cara menjadi CMO yang sukses. 1. Pendidikan dan pengalaman Memiliki gelar Marketing merupakan poin plus dalam peran Chief Marketing Officer. Namun, gelar magister dalam Bisnis Administrasi yang fokus pada bidang pemasaran lebih diinginkan ketika melamar sebagai sebagai CMO. Untuk menjadi Chief Marketing Officer, kamu harus memahami pertumbuhan bisnis dan penganggaran. Kamu juga harus memiliki pemahaman yang dalam mengenai target audiens dan psikologi pembeli. Selain itu, periklanan dan branding pun juga merupakan hal penting yang harus dikuasai. 2. Miliki personal branding yang kuat Salah satu cara untuk meningkatkan peluang kamu menjadi CMO adalah dengan membangun personal branding diri sendiri. Untuk mencapai hal tersebut, kamu harus pandai menggunakan kesempatan untuk memantapkan diri sebagai pemimpin di bidang marketing. Misalnya, kamu bisa membuat blog, membuat akun Twitter yang aktif, menjadi pembicara di sebuah konferensi, dan menulis artikel di website industri. Jika kamu melakukan hal-hal ini dengan baik, hal-hal ini akan memposisikan kamu sebagai pemimpin divisi marketing yang dicari oleh perusahaan. 3. Kembangkan network Berpartisipasilah dalam acara networking lokal sehingga kamu bisa memperluas jaringan dengan orang-orang profesional di bidang kamu. Sekarang, social media pun marak sebagai media untuk berkoneksi. Oleh karena itu, jangan lupa untuk membuat jaringan virtual juga. Kamu bisa membuat akun LinkedIn untuk memulai membangun koneksi dengan para CMO saat ini yang bekerja di perusahaan tempat kamu ingin bekerja. 📚Baca juga: 9 Manfaat Networking Dalam Karier dan Cara Membangunnya!4. Buat CV yang profesionalContoh CV Chief Marketing Officer (CMO) - Dibuat di CakeResumeLamar kerja menggunakan CVCakeResume. Terdapat 12+ template menarik, ATS friendly dan Gratis Download PDF 🎉 Buat CV📚Baca juga: Cara Membuat CV Lamaran Kerja yang Baik dan Benar (+ 15 Contoh CV) Chief Marketing Officer merupakan pimpinan dari divisi marketing sebuah perusahaan. Seorang CMO memiliki peran penting dalam pertumbuhan sebuah perusahaan dan memberikan pengalaman yang baik untuk pelanggan atau pengguna. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi CMO, karena seorang CMO harus pandai mengidentifikasi dan menganalisis data agar dapat menentukan strategi marketing yang tepat untuk perusahaan. --- Ditulis Oleh Aileen Gabriella ---
Career Development
Apr 17th 2024

13 Sertifikasi Akuntansi Terbaik untuk Pengembangan Karir Profesional

Ada banyak strategi yang bisa ditempuh untuk mengembangkan karir sebagai akuntan profesional, salah satunya adalah menempuh sertifikasi akuntansi. Sertifikasi akuntansi dapat membantu seseorang meningkatkan kredibilitas dan daya saing di industri finansial. Menurut data Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) Kementerian Keuangan (via Kontan), Indonesia mempunyai total 1.464 akuntan publik bersertifikat per Februari 2023, sekitar 0,0005% dari total populasi. Persentase akuntan profesional di Indonesia tergolong kecil dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Kebutuhan akuntan profesional di Indonesia yang tinggi ini dapat menjadi peluang yang baik untuk mengembangkan karirmu. Dalam artikel ini, Cake akan membahas 13 sertifikasi akuntansi terbaik yang dapat membantu pengembangan karir profesional. Yuk, simak selengkapnya! Daftar isi: Apa itu Sertifikasi Akuntansi? Manfaat Sertifikasi Akuntansi 13 Contoh Sertifikasi Akuntansi Apa itu Sertifikasi Akuntansi? Sertifikasi akuntansi adalah sertifikat yang diberikan kepada individu yang memiliki kompetensi dan keterampilan di bidang akuntansi. Sertifikat akuntan diterbitkan oleh lembaga profesi atau asosiasi yang diakui oleh pemerintah dan otoritas pengawas profesi suatu negara. Pada umumnya, sertifikasi akuntansi melibatkan penilaian sistematis terhadap pengetahuan, pendidikan, keterampilan, pengalaman kerja seorang akuntan. Sertifikat keahlian akuntansi juga hanya diberikan kepada akuntan yang mematuhi kode etik profesi dan bersedia menjalani pelatihan berkelanjutan. Manfaat Sertifikasi Akuntansi Akuntan yang telah menempuh sertifikasi profesi akuntansi mendapat lebih banyak manfaat untuk pengembangan karir profesional mereka. Berikut merupakan 4 manfaat utama sertifikasi akuntansi. 1. Meningkatkan Pendapatan Menurut riset dari Universitas Scranton, akuntan profesional bersertifikat memiliki pendapatan yang lebih besar dibandingkan akuntan yang tidak mempunyai sertifikasi akuntan. Sertifikat accounting dapat meningkatkan pendapatan hingga 33% bagi para pemegangnya. Peningkatan pendapatan karena sertifikasi adalah hal yang wajar di dunia profesional. Pasalnya, sertifikat accounting memberikan pengakuan kompetensi seorang akuntan serta membedakannya dengan level pemula. 2. Menunjang Karir Sertifikasi akuntansi bisa menjadi faktor kunci bagi akuntan untuk membangun karir dan membuka peluang yang lebih baik. Memiliki sertifikasi accounting meningkatkan kredibilitas seorang akuntan di mata klien, atasan, dan rekan kerja. Akuntan bersertifikat telah menunjukan bahwa mereka telah lulus ujian ketat yang membutuhkan kompetensi tinggi di bidang akuntansi. Bagi akuntan yang ingin naik jabatan ke jenjang yang lebih tinggi, sertifikasi akuntansi dapat membantu untuk mencapai posisi manajerial, eksekutif, atau posisi penting lainnya. 3. Meningkatkan Kredibilitas Kredibilitas adalah tingkat kepercayaan yang dimiliki oleh seseorang. Bagi akuntan, kredibilitas dapat diperoleh dan ditingkatkan melalui sertifikasi akuntansi. Seperti yang telah disebut sebelumnya, sertifikasi akuntan mampu meningkatkan kredibilitas akuntan karena mereka membuktikan kompetensinya di bidang akuntansi dan finansial. Peningkatan kredibilitas melalui sertifikasi sangat penting bagi akuntan mengingat profesi ini bergelut di bidang jasa, di mana klien dan pelanggan senantiasa mencari mitra yang dapat diandalkan. 4. Kebebasan untuk Career Switch Sertifikasi akuntansi memungkinkan seseorang untuk beralih karir (career switching) ke bidang akuntansi meski tak memiliki gelar yang disyaratkan. Hal ini dapat terjadi karena sertifikat akuntansi dapat memberikan bukti konkret bahwa seseorang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan sebagai akuntan profesional. Namun, perlu dicatat bahwa sertifikasi akuntan yang diterima biasanya adalah sertifikat yang dikeluarkan oleh lembaga yang kredibel dan diakui secara luas oleh industri keuangan. 13 Contoh Sertifikat Akuntansi Di bidang akuntansi, terdapat spesialisasi lanjut yang dapat dipilih sesuai jenis pekerjaannya. Dikutip dari PPM School of Management, ada 10 bidang spesialisasi akuntansi yaitu akuntansi keuangan, akuntansi pemeriksaan, akuntansi biaya, akuntansi manajemen, akuntansi perpajakan, akuntansi peranggaran, akuntansi pemerintahan, sistem akuntansi, akuntansi anggaran, dan akuntansi perbankan. Setiap bidang spesialisasi akuntansi memerlukan sertifikasi akuntan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kamu perlu menyesuaikan sertifikasi akuntansi yang ingin ditempuh dengan tujuan karirmu. Agar pilihan sertifikasi accounting relevan dengan tujuan karir, kamu perlu mengetahui sertifikasi profesi akuntansi apa saja, beserta fungsinya. Berikut merupakan penjelasan 13 sertifikasi akuntansi selengkapnya. 1. Chartered Financial Analyst (CFA) Chartered Financial Analyst atau CFA adalah sertifikat bergengsi di bidang investasi dan keuangan yang telah diakui secara global. Sertifikat CFA diterbitkan oleh CFA Institute sejak 15 Juni 1963 dan memiliki kredibilitas tinggi di industri finansial dan investasi. Sertifikat CFA terdiri dari 3 level yaitu level 1, level 2, dan level 3 dengan tingkat kesulitan berbeda-beda. Dikutip dari website resmi CFA Institute, program sertifikasi CFA dirancang untuk membekali peserta dengan keahlian dan keterampilan analisis investasi. Program ini cocok bagi kamu yang berkarir sebagai analis keuangan, anlis investasi, investasi perbankan, konsultan, dll. Untuk mengikuti sertifikasi CFA, kamu memerlukan gelar sarjana atau berstatus sebagai mahasiswa semester akhir. Kemudian, ada pula syarat pengalaman kerja minimal 4 tahun di bidang investasi atau finansial. 📚 Baca juga:CFA: Ujian Paling Susah di Seluruh Dunia? Wajib Ambil bagi Praktisi Industri Finance 2. Certified Fraud Examiner (CFE) Certified Fraud Examiner adalah sertifikat profesi spesialis di bidang pencegahan dan pemberantasan fraud, kecurangan dalam bidang akuntansi yang melibatkan manipulasi data, pencurian aset, dan pelanggaran etika bisnis lainnya. Sertifikat CFE diterbitkan oleh Asosiasi Certified Fraud Examiners (ACFE), dan berlaku secara global. Cara mendapatkan sertifikat akuntansi CFE bisa ditempuh melalui lembaga ACFE Indonesia. Untuk mengikuti sertifikasi CFE, peserta perlu memenuhi persyaratan profesional dan akademis minimum sebagai berikut: Terdaftar sebagai anggota ACFE.Memiliki karakter moral yang berintegritas.Pendidikan minimal setingkat sarjana atau D4.Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidang deteksi atau pencegahan fraud. Dikutip dari website resmi ACFE Indonesia, biaya ujian penyelenggaraan sertifikasi CFE per Februari 2024 adalah Rp 34.700.000. Biaya ini sudah termasuk biaya penyelenggaraan CFE Exam Review Course selama 5 hari, biaya keanggotaan ACFE tahun pertama, biaya ujian, dan langganan software CFE Exam Preparation Course selama 1 tahun. Bagi kamu yang berkarir di bidang akuntansi pemerintahan, akuntansi pemeriksaan, investigasi keuangan, manajemen risiko keuangan, dan investigasi fraud, sertifikat CFE bisa membantu menunjang karir dan membuka peluang baru. 3. Certified Public Accountant (CPA) Certified Public Accountant adalah gelar tertinggi untuk profesi akuntan publik di Indonesia. Sertifikat ini diterbitkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia yang bekerja sama dengan International Federation of Accountants, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan. Sertifikasi CPA mempunyai tiga tingkatan yaitu tingkat dasar, tingkat profesional, dan tingkat lanjutan. Kelulusan sertifikasi tingkat dasar menjadi syarat bagi kandidat untuk mendapatkan sertifikat CFA profesional dan menempuh sertifikasi tingkat lanjutan. Adapun syarat yang diperlukan untuk mengikuti sertifikasi CPA adalah memiliki pendidikan minimal D4/S1. Dikutip dari website resmi IAPI, berikut merupakan biaya ujian sertifikasi CPA di Indonesia: Tingkat dasar: biaya pendaftaran Rp 100.000 dan biaya ujian Rp 200.000 per mata ujian.Tingkat profesional: biaya pendaftaran Rp 300.000 dan biaya ujian Rp 600.000 per mata ujian.Tingkat lanjutan: biaya penelaahan dokumen Rp 5.000.000 - Rp 15.000.000, biaya wawancara Rp 4.000.000, dan biaya workshop untuk peserta. 4. Certified Internal Auditor (CIA) Certified Internal Auditor adalah sertifikat bergengsi di bidang audit internal yang berlaku secara internasional. Sertifikasi CIA diterbitkan oleh The Institute of Internal Auditors (IIA), dan dapat ditempuh di Indonesia melalui organisasi IIA Indonesia. Sertifikasi CIA dapat membantu meningkatkan kredibilitas profesi auditor internal sekaligus meningkatkan peluang karir pemegangnya. Untuk mengikuti pelatihan dan ujian sertifikasi CIA, kamu perlu memenuhi syarat kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja sebagai berikut ini: Pendidikan S1/D4 dengan minimal pengalaman kerja 2 tahun.Pendidikan D3 dengan minimal pengalaman kerja 3 tahun.Pendidikan SMA dengan minimal pengalaman kerja 7 tahun. Dikutip dari website resmi IIA Indonesia, ujian CIA dibagi menjadi 3 bagian dengan harga yang berbeda untuk member dan non-member. Berikut rinciannya: Ujian CIA Part 1: USD 295 (member), USD 425 (non-member)Ujian CIA Part 2: USD 265 (member), USD 395 (non-member)Ujian CIA Part 3: USD 265 (member), USD 395 (non-member) 5. Certified Management Accountant (CMA) CMA adalah sertifikasi di bidang akuntansi manajemen yang diakui secara global. Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Institute of Management Accountants (IMA). Program sertifikasi CMA terbagi menjadi dua bagian yaitu Part 1 dan Part 2. Untuk mengikuti program sertifikasi, kandidat wajib memiliki pendidikan minimal setara S1 dan memiliki 2 tahun pengalaman di bidang akuntansi manajemen atau manajemen finansial. Biaya yang dipatok untuk menempuh sertifikasi CMA bervariasi sesuai dengan status keanggotaan. Dikutip dari situs resmi IMA, berikut merupakan daftar biaya program sertifikasi CMA: Biaya masuk CMA: USD 300 (professional member), USD 225 (academic member)Biaya ujian per bagian: USD 495 (professional member), USD 370 (academic member)Biaya keanggotaan IMA: USD 295 (professional member), USD 160 (academic member) 6. Certified Financial Planner (CFP) CFP adalah sertifikasi perencana keuangan yang diterbitkan oleh Financial Planning Standards Board Indonesia. Sertifikat CFP diakui secara global sebagai gelar bergengsi untuk profesi perencana keuangan independen maupun lembaga keuangan seperti bank, asuransi, dan dana pensiun. Syarat mengikuti ujian sertifikasi CFP adalah kualifikasi pendidikan minimum SMA dengan pengalaman minimal 6 tahun di industri jasa keuangan. Bagi lulusan S1, batas minimal pengalaman yang diterapkan adalah 3 tahun. Program sertifikasi CFP terbagi menjadi 4 tingkatan yaitu CFP 1 (manajemen risiko dan perencanaan asuransi), CFP 2 (perencanaan investasi), CFP 3 (perencanaan hari tua), dan CFP 4 (praktik perencanaan keuangan). Dikutip dari website resmi FPSB Indonesia, biaya sertifikasi CFP dibanderol dengan harga Rp 1.400.000 per tahun atau Rp 2.800.000 per 2 tahun. Biaya ini sudah termasuk ujian di 4 tingkatan tersebut. 7. Certified Wealth Manager (CWM) CWM adalah program sertifikasi yang dikeluarkan oleh Certified Wealth Managers Association (CWMA). Sertifikasi ini berfokus pada pengakuan kompetensi perlindungan, pengembangan, dan pelestarian aset. Sertifikasi CWM didasarkan pada standar pengelolaan kekayaan yang diterapkan di negara-negara Britania Raya dan Kanada. Dikutip dari website CWMA, terdapat 7 tingkatan materi yang perlu dikuasai untuk meraih sertifikasi CWM yaitu: Manajemen kekayaan fundamentalManajemen portofolio dan investasiManajemen risiko dan asuransiManajemen pajak, legal, dan etikManajemen pensiunManajemen kekayaan internasionalPraktik manajemen kekayaan 8. Sertifikasi Akuntansi Syariah (SAS) SAS adalah sertifikasi akuntansi syariah satu-satunya di Indonesia yang diselenggarakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia. Sertifikasi ini dibagi menjadi dua tingkatan yaitu level dasar dan leven profesional. Sertifikasi akuntansi syariah dapat menunjang karir akuntan di bidang ekonomi syariah. Untuk mengikuti sertifikasi ini, peserta ujian perlu memiliki gelar S1 atau D4 jurusan Akuntansi, atau sedang menempuh pendidikan S1/D4 Akuntansi. Dikutip dari website IAI, biaya ujian bagi peserta level dasar adalah Rp 500.000 per mata ujian. Sedangkan untuk peserta level profesional dikenakan biaya Rp 1.200.000 per mata ujian. 9. Sertifikasi Konsultan Pajak Bagi kamu yang mencari sertifikasi akuntansi untuk fresh graduate, kamu bisa menempuh sertifikasi konsultan pajak. Sertifikasi ini diselenggarakan oleh Panitia Penyelenggara Konsultan Pajak (PPSKP) yang berada di bawah Kementerian Keuangan. Dikutip dari website resmi Kemenkeu, sertifikat konsultan pajak dibagi menjadi tiga tingkat sesuai dengan batasan keahliannya yaitu tingkat A, tingkat B, dan tingkat C. Berikut perbedaan antar tingkatan sertifikat: Sertifikat tingkat A ditujukan bagi konsultan wajib pajak orang pribadiSertifikat tingkat B untuk wajib pajak orang pribadi dan wajib pajak badanSertifikat tingkat C untuk wajib pajak orang pribadi atau badan yang terkait dengan pajak internasional Sertifikat konsultan pajak dapat ditempuh di beberapa institusi pendidikan seperti Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, STAN, Ikatan Akuntan Indonesia, dan lembaga pendidikan lainnya. Syarat untuk mengikuti ujian mencakup syarat administrasi dan kualifikasi pendidikan minimal D3, D4, dan S1 jurusan akuntansi atau perpajakan. Biaya ujian sertifikasi konsultan pajak dipatok dengan harga yang berbeda-beda, tergantung tingkat yang ditempuh. Berikut detailnya: Sertifikasi A: Pendaftaran Rp 500.000, Ujian Rp 2.500.000Sertifikasi B: Pendaftaran Rp 500.000, Ujian Rp 3.500.000Sertifikasi C: Pendaftaran Rp 500.000, Ujian Rp 5.500.000 10. Ahli Akuntansi Pemerintahan (AAP) Sertifikasi Ahli Akuntansi Pemerintahan merupakan sertifikasi di bidang akuntansi pemerintahan yang diselenggarakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia. Sertifikasi ini pada perkembangannya diperbarui menjadi Ujian Sertifikasi Certified Government Accounting Associate (US-CGAA) dan Ujian Sertifikasi Certified Government Accounting (US-CGAE). US-CGAA adalah sertifikat yang mengakui kredibilitas akuntan dalam penyusunan laporan pemerintah daerah dan pusat. Sementara US-CGAE adalah sertifikat untuk akuntan pemerintahan dengan kemampuan expert (ahli) dalam menyusun, menganalisa, dan meninjau laporan pemerintah pusat dan daerah. Untuk mengikuti US-CGAA, kandidat perlu memenuhi kualifikasi pendidikan minimal SMA/SMK/D3 Akuntansi. Sedangkan syarat untuk US-CGAE adalah minimal lulusan D4/S1 semua jurusan. Biaya ujian sertifikasi dibanderol dengan harga Rp 2.500.000 untuk tes pertama, dan Rp 1.000.000 untuk tes ulang. 11. Certified PSAK (CPSAK) Certified Penerapan Standar Akuntansi Keuangan (CPSAK) adalah gelar profesi bergengsi di bidang akuntansi keuangan. Sertifikasi ini diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia dan berlaku di Indonesia. Untuk mengikuti sertifikasi CPSAK, kandidat harus memiliki kualifikasi pendidikan minimal S1 atau D4 dari semua jurusan. CPSAK mematok biaya ujian sebesar Rp 3.250.000 yang sudah termasuk buku pedoman peserta. Sertifikasi CPSAK memberi pengakuan kompetensi penyusunan laporan keuangan sesuai standar International Financial Reporting Standard (IFRS). Sertifikat ini dapat memberikan peluang lebih besar bagi para akuntan yang di bidang akuntansi keuangan dan akuntansi perbankan. 12. Certified Professional Management Accountant (CPMA) Certified Professional Management Accountant (CPMA) adalah sertifikat kompetensi di bidang akuntansi manajemen. Sertifikasi ini diselenggarakan oleh Institut Akuntan Manajemen Indonesia (IAMI) sejak tahun 2006. Dikutip dari website IAMI Global, syarat mengikuti peserta ujian CPMA meliputi kualifikasi pendidikan S1 atau D4 dengan pengalaman 3 tahun di bidang akuntansi atau keuangan. Biaya yang dipatok untuk ujian sertifikasi adalah Rp 400.000 per mata ujian. 13. Certified Information Systems Auditor (CISA) CISA adalah sertifikasi yang menunjukan kompetensi audit sistem informasi. Sertifikasi ini dapat menjadi penunjang bagi kamu yang berkarir di bidang akuntansi pemeriksaan (audit) dan sistem akuntansi. Sertifikasi CISA diterbitkan oleh ISACA dan diakui secara internasional. Untuk mendapatkan sertifikasi CISA, kandidat perlu memiliki pengalaman kerja 5 tahun di bidang asuransi, audit, atau control keuangan. Pengalaman kerja yang dimiliki juga wajib menyertakan verifikasi dari kolega, klien, manager, atau supervisor. Biaya ujian sertifikasi CISA dipatok dengan harga mulai dari USD 575 untuk member ISACA, dan USD 760 untuk non-member.Contoh Sertifikasi Akuntansi Kesimpulan Sertifikasi akuntansi adalah sertifikat yang diberikan kepada individu atas kompetensi dan keterampilan di bidang akuntansi.Sertifikat akuntansi bermanfaat bagi akuntan untuk meningkatkan pendapatan, mengembangkan karir, berpindah bidang pekerjaan, dan meningkatkan kredibilitas.Terdapat 13 sertifikat akuntansi terbaik yang dapat dipilih sesuai dengan bidang spesialisasi karir.Pemilihan sertifikasi akuntansi perlu disesuaikan dengan bidang spesialisasi dan tujuan karir agar lebih relevan dan efektif dalam mengembangkan karir serta menghadapi tantangan masa depan. Ingin cari kerja jadi akuntan? Yuk, cari kerja impianmu di Cake!🎉Cari Kerja Tidak hanya CV maker gratis, Cake adalah situs lowongan kerja terpercaya dan transparan. Kamu bisa mencari pekerjaan impian kamu dari berbagai perusahaan berkualitas dan ternama. Yuk, buat CV online gratis, portofolio kerja, dan lamar kerja di website pencari kerja atau aplikasi cari kerja Cake. --- Ditulis Oleh Gama Prabowo ---

Apa itu HRBP? Kenali Tugas, Peran dan Skill yang Dibutuhkan!

Daftar isi:Pengertian HRBPTugas dan Tanggung Jawab HRBPKualifikasi untuk Menjadi HRBPProyeksi Karir HRBP Pernahkah kamu mendengar HRBP? Tahukah kamu, apa yang dimaksud dengan HRBP? Belakangan ini, posisi HRBP supervisor semakin banyak dicari perusahaan, lho. HRBP atau singkatan dari Human Resource Business Partner merupakan peran baru di departemen human resource yang menghubungkan konteks bisnis dan SDM. Konsep HRBP tidak hanya berfokus pada proses birokrasi perusahaan ataupun bagian administrasi. HRBP memiliki peran khusus dalam pengelolaan SDM serta berpartisipasi aktif dalam memajukan bisnis perusahaan. Kali ini Cake akan bahas lebih detail mengenai HR business partner. Kira-kira apa saja, ya, tugas HRBP, apa perbedaan HRBP dan HR manager, bagaimana proyeksi karir HRBP, dan yang tidak kalah penting berapa, sih, gaji HRBP di Indonesia. Mari kita simak! Apa itu HRBP? Arti HRBP Human Resource Business Partner atau HRBP adalah seorang HR senior atau berpengalaman yang akan bekerja langsung dengan manajer departemen lain ataupun pimpinan perusahaan. Job desk utama HRBP adalah membantu mengembangkan bisnis perusahaan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengembangkan bakat karyawan, memperbarui strategi manajemen HR, serta dapat bertindak sebagai konsultan perusahaan dengan memberikan ide dan solusi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi. 4 Peran HRBP Pada tahun 1995, seorang profesor di bidang manajemen, Dave Ulrich memperkenalkan model Human Resource Ulrich. Model HR Ulrich ini membahas betapa pentingnya pembagian peran seorang HR dalam sebuah perusahaan. Setelahnya, model HR Ulrich ini diterapkan di hampir seluruh perusahaan di dunia. Secara spesifik, model HR Ulrich ini berfokus pada pembagian fungsi HRBP ke dalam 4 poin penting, yaitu:Functional Expert: membantu perusahaan dalam mengembangkan bakat karyawan sehingga dapat menunjang kemajuan bisnis perusahaanEmployee Champion: membantu perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif, mengelola kebutuhan karyawan sehingga setiap karyawan yang bekerja dapat merasa dihargai dan bahagia.Change Agent: bersama manajer departemen lain dan pimpinan perusahaan untuk mengembangkan organisasi yang dapat beradaptasi dengan perubahan zaman.Business Partner: membantu perusahaan dalam meningkatkan reputasi perusahaan dan mencapai target bisnis. 📚Baca juga: Mengenal Apa itu Employer Branding dan Strategi Membangunnya! Perbedaan HRBP dan HR manager Untuk memahami lebih jelas apa itu HRBP, mari kita analisa lebih detail perbedaan tugas HRBP dan HR manager. HRDHRBPHR manager berfokus pada proses administrasi karyawan, seperti sistem penggajian karyawan, absensi, sanksi, dan hal lainnya yang bersifat untuk mengevaluasi kinerja karyawan.HRBP lebih berfokus kepada pengembangan skill karyawan yang dibutuhkan dalam kemajuan bisnis perusahaan. Selain itu, HRBP juga ikut andil dalam pengembangan bisnis perusahaan dengan bekerja sama langsung dengan pimpinan perusahaan. Walaupun sama-sama berkaitan dengan pengelolaan SDM, namun tugas HRBP dan HR manager sangatlah berbeda. Maka, tidak heran jika semakin banyak perusahaan yang membutuhkan fungsi kedua posisi ini demi berjalannya bisnis yang lebih baik. 📚 Baca juga: Apa itu Talent Acquisition? Kenali Tugas, Job Desk, Skill, Dll. [+Contoh CV] Apa Saja Tugas HRBP? Berikut beberapa job desk utama HRBP: ➡️ Membuat Rencana Strategis untuk Pengelolaan SDM Karyawan memiliki peran yang sangat penting dalam kemajuan perusahaan. Oleh sebab itu, tugas HRBP adalah: Membuat strategi yang tepat dalam proses perekrutan karyawan baruMemilih karyawan yang memiliki kemampuan yang diperlukanBertanggung jawab untuk meminimalkan turnover rates (pergantian staf) ➡️ Pengembangan Bakat Karyawan dan Pelatihan HRBP juga bertanggung jawab dalam proses pengembangan bakat dan keahlian karyawan yang sudah bekerja di perusahaan. Hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan karyawan, membuat karyawan merasa lebih nyaman saat bekerja, dan meningkatkan nilai perusahaan. Hal yang biasanya dilakukan HR business partner adalah: Menyediakan pelatihan atau pengembangan bakat karyawan di semua tingkatan manajerialMemfasilitasi karyawan untuk mendorong efektivitas dan produktivitas kerja 📚 Baca juga: Efektif! 10 Cara Meningkatkan Produktivitas Karyawan ➡️ Kolaborasi dengan Manajer Eksekutif Tugas terpenting lainnya seorang human resource business partner adalah berkolaborasi dan terlibat aktif dengan pimpinan perusahaan. Dalam hal ini, job desk HRBP diantaranya: Melakukan diskusi dengan pimpinan perusahaan mengenai perencanaan proses rekrutmen, dan pengelolaan SDMMemberikan ide dan solusi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi demi kemajuan perusahaan ➡️ Berkontribusi terhadap Proses Adaptasi Perusahaan Zaman yang terus berkembang akan membuat perusahaan wajib terus beradaptasi dan melakukan perubahan demi keberlangsungan perusahaan. Contoh proses adaptasi diantaranya, sistem perusahaan yang beralih ke digital, situasi Covid-19 yang mewajibkan karyawan bekerja dari rumah, serta penyesuaian kebijakan dikarenakan situasi yang mendesak, dll. Sehingga dalam hal ini, HRBP supervisor bertugas untuk melakukan kolaborasi aktif dengan pimpinan perusahaan atau manajer departemen lain untuk membuat kebijakan baru serta mengevaluasi proses implementasinya. ➡️ Pengelolaan Reputasi Perusahaan Pengelolaan reputasi perusahaan dapat dilakukan secara internal maupun eksternal. Pada poin ini, tugas utama HRBP adalah menciptakan strategi untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman bagi seluruh karyawan, memfasilitasi karyawan sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja. Lingkungan kerja yang nyaman ataupun produktivitas kerja yang baik akan membuat reputasi perusahaan menjadi baik secara internal maupun eksternal. Skill dan Kualifikasi yang Dibutuhkan HRBP Setelah memahami apa saja tugas HRBP, kira-kira keahlian apa saja yang dibutuhkan untuk dapat menjalankan fungsi HR business partner secara baik?1. Komunikasi Kemampuan komunikasi yang baik merupakan keahlian dasar yang wajib dimiliki seorang HRBP supervisor. Mengapa? HR business partner akan selalu berhubungan langsung dengan karyawan maupun pemimpin di seluruh aspek perusahaan. Profesi HRBP memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan ide, instruksi, negosiasi, ataupun presentasi. Sehingga, tanpa kemampuan satu ini, kamu akan mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas-tugas sebagai HRBP. ✍️ Kemampuan komunikasi yang baik, dapat meliputi kemampuan: Mendengarkan orang lainMemahami pendapat orang lainKemampuan komunikasi verbal dan non-verbal (berpikir sebelum berbicara, gerakan tubuh, mimik wajah, dll) 2. Kemampuan Networking dan Membangun Relasi Kedua keahlian ini juga tidak kalah penting bagi HRBP. Bersikap ramah dan menghargai lawan bicara dapat membantu kamu membangun relasi yang baik. Tidak hanya itu, pentingnya networking juga akan membantu HRBP supervisor untuk bisa menemukan talent-talent yang berkualitas bagi perusahaan, serta dapat mengembangkan strategi pengelolaan SDM dengan lebih berkualitas. 3. Kemampuan Analisa Di dalam pekerjaannya, salah satu pekerjaan HRBP adalah mengumpulkan informasi data, menganalisa, serta membuat suatu kesimpulan atau rekomendasi yang dibutuhkan. Hal ini akan membantu dalam pembuatan strategi yang bermanfaat untuk bisnis. Selain itu, HRBP juga harus mengevaluasi suatu program perusahaan ataupun kinerja karyawan. Maka, kemampuan analisa menjadi poin sangat penting untuk bekerja sebagai human resource business partner . 4. Keahlian Perencanaan dan Strategi Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa salah satu job desk HRBP adalah bertanggung jawab dalam proses adaptasi perusahaan. Maka dalam hal ini kemampuan perencanaan dan strategi sangatlah penting. Seorang HR business partner diharapkan dapat melakukan analisa pasar, merancang strategi kebijakan baru yang tepat, menerapkannya ke dalam perusahaan, serta melakukan evaluasi. Jika suatu kebijakan tidak berhasil dengan baik, maka HRBP juga harus membuat rencana lainnya untuk memperbaiki keadaan. 5. Kemampuan Pemahaman Bisnis (Business Acumen) Keahlian pemahaman bisnis membuat tugas HRBP sangat berbeda dibandingkan HR manager. Seorang human resource business partner harus dibekali pengetahuan yang cukup mengenai bisnis yang dijalankan perusahaan mulai dari proses manufaktur, strategi pemasaran, hingga setiap risiko rangkaian bisnis. HRBP supervisor diharapkan dapat bersikap proaktif untuk mengetahui detail bisnis perusahaan, sehingga nantinya HRBP dapat mempertimbangkan bisnis strategi, berdiskusi dengan pimpinan perusahaan, serta dapat menemukan ide atau solusi yang berguna bagi perbaikan dan perkembangan bisnis perusahaan. Prospek Karier HRBP Setelah mengetahui pentingnya job desk HRBP, tahukah kamu bahwa belakangan ini semakin banyak perusahaan yang membutuhkan posisi HRBP? Hal ini membuat proyeksi karir HRBP di masa depan akan sangat menjanjikan. Peluang kerja HRBP sangatlah luas, karena kamu bisa bekerja di bidang industri manapun. 🏢 Saat ini beberapa contoh perusahaan yang sudah menerapkan fungsi HR business partner diantaranya:TokopediaBukalapakGrabShopeeJD.ID. Lalu, berapa gaji HRBP di Indonesia? Berdasarkan situs pencari kerja, gaji rata-rata serang HRBP di Indonesia adalah Rp. 6.000.000 hingga Rp. 8.000.000. Namun, gaji ini juga tergantung dari besarnya perusahaan, lokasi perusahaan, ataupun pengalaman bekerja, latar belakang pendidikan, dan keterampilan. Sebelum memulai karir sebagai human resource business partner, tahapan yang sangat penting adalah melamar pekerjaan dengan CV yang baik dan menarik. Dalam menulis CV HRBP supervisor, akan lebih baik jika kamu dapat menonjolkan keahlian serta pengalaman kerja yang relevan. Mari kita simak contoh CV HRBP supervisor di bawah ini: contoh CV HRBP - Dibuat di CakeItulah penjelasan mengenai apa yang dimaksud dengan HRBP beserta apa saja tugas HRBP. Dapat disimpulkan bahwa pekerjaan HRBP dan HR manager sangatlah berbeda. HR manager biasanya bertugas untuk mengevaluasi pengelolaan SDM yang bersifat administratif. Sedangkan, HR business partner lebih berfokus pada pengembangan strategi yang bertujuan untuk mengoptimalkan SDM demi mendukung bisnis perusahaan. Bagi kamu yang tertarik mengembangkan karir sebagai HRBP supervisor, perlu diingat bahwa kamu perlu memiliki ataupun mengembangkan beberapa keahlian, seperti komunikasi, keahlian analisa, interpersonal skill, serta kemampuan pemahaman bisnis yang mendalam. Semoga kamu bisa menemukan pekerjaan impian kamu! Cake adalah online CV builder yang ATS-friendly dan dapat di unduh dalam format PDF! Ada 50+ template dan pastinya 100% gratis! Yuk, buat CV ATS-friendly kamu sekarang 🎉Buat CV --- Ditulis Oleh Fiorency Santoso ---
Industry & Job Overview
Nov 17th 2025

Kenali Karier Account Manager: Tugas, Skill, Gaji, dan caranya! [+CV]

Daftar Isi: Pengertian Account ManagerTugas dan Tanggung Jawab Account ManagerKeterampilan yang Harus Dimiliki Account ManagerJenjang Karier Account ManagerCara dan Syarat untuk Menjadi Account Manager Perbedaan account manager dan account management Setiap perusahaan pasti memiliki tim sales untuk menggapai klien baru, dan customer service sebagai wadah untuk menerima kritik, saran, dan tanggapan dari klien. Nah, tapi ternyata ada juga posisi lain yang tugas dan tanggung jawabnya mencakup keduanya. Posisi pekerjaan ini dinamakan sebagai Account Manager. Singkatnya, Account Manager adalah orang yang berkomunikasi langsung dengan klien dan bekerja sama dengan tim sales dan pemasaran untuk menyediakan solusi terbaik bagi kebutuhan kliennya. Yuk, langsung simak artikel berikut untuk tahu lebih lanjut mengenai detail job description dan hasil dari pekerjaan Account Manager.Apa itu Account Manager? Account Manager adalah posisi yang menjembatani perusahaan dan klien dengan cara menentukan kebutuhan klien dan membantu tim sales atau marketing dalam menentukan strategi yang tepat untuk menyediakan solusi yang terbaik. Pada umumnya, seorang Account Manager termasuk orang yang mudah bergaul, seorang pendengar yang baik, dan juga mampu menyelesaikan permasalahan yang ada. Apa perbedaan antara Account Manager dan Account Management? Seperti di paragraf sebelumnya, Account Manager merupakan peran yang mencakup pengawasan terhadap proses penjualan dan penyusunan strategi. Sementara Account Management adalah istilah yang menggambarkan proses berkelanjutan dalam mengelola dan memelihara hubungan antara klien dan perusahaan. Apa itu Key Account Manager? Key Account Management adalah jenjang karir yang lebih tinggi dari pada Account Manager, maka tugas dan tanggung jawabnya pun akan lebih sulit. Seorang Key Account Manager berfokus pada menentukan dan mengelola key accounts demi dapat mencapai dan memajukan anggaran penjualan, serta memaksimalkan peluang untuk membuat penjualan. Apa Tugas Seorang Account Manager?➡️ Berikut adalah tugas dan tanggung jawab yang ada dalam pekerjaan Account Manager. Menganalisis kebutuhan klien dan melayani klien dengan maksimalMenjaga hubungan baik klien dan perusahaanBekerja sama dengan tim sales dan marketing untuk menyusun strategi pemasaranMengatur budget pemasaran, termasuk anggaran pendapatan dan pengeluaranMembuat proposal bagi media, dan kemudian diberikan kepada kleinMencari peluang bisnis dan calon pelanggan baru Skill yang Dibutuhkan Account Manager Selain interpersonal skill, kira-kira kemampuan apa saja yang dibutuhkan oleh seorang Account Manager? Berikut adalah beberapa skill yang kamu perlukan ketika ingin bekerja sebagai seorang Account Manager. 1. Market Expertise Mengenali pasar dan perkembangannya merupakan skill pertama yang dibutuhkan untuk bisa bekerja sebagai Account Manager. Mengetahui perkembangan pasar memudahkanmu untuk menyusun strategi dan membuat keputusan yang tepat untuk membantu klien menyelesaikan solusinya. 2. Kemampuan Komunikasi Kemampuan komunikasi yang diperlukan oleh seorang Account Manager mencakup komunikasi lisan dan tulisan. Selain dapat menarik perhatian klien dan mendengarkan keluhan/masalah klien, Account Manager juga berperan penting dalam membuat strategi dan proposal yang bersifat komunikasi tulisan. Oleh karena itu, penting untuk memiliki skill komunikasi secara menyeluruh. 3. Perspektif Strategis Sebagai seseorang yang berperan menjadi jembatan antara klien dan perusahaan, Account Manager tentunya perlu memiliki pemikiran yang matang dalam membangun strategi jangka panjang. Hal ini mencakup perancangan strategi jangka panjang untuk bisa mempertahankan relasi dengan klien. Karena tentunya lebih penting untuk mempertahankan relasi jangka panjang dibandingkan transaksi singkat dengan klien untuk keberlangsungan bisnis. 4. Menjadi Perunding yang Bijak Ternyata menjadi komunikator yang baik saja tidak cukup, seorang Account Manager juga harus mampu untuk menjadi negotiator. Mengapa? Karena dalam menjalankan tugas keseharian, kamu perlu bernegosiasi baik dengan klien maupun dengan rekan kerja. Skill negosiasi meliputi sense of timing, keahlian presentasi, dan juga bijak akan waktu yang tepat dalam menyampaikan argumen serta penawaran. 5. Mampu menggunakan Software dan Tools Pendukung Di beberapa perusahaan besar, kamu membutuhkan skill untuk bisa mengoperasikan software CRM seperti salesforce. Software ini mampu mengukur hubungan perusahaan dengan klien, serta melihat pencapaian yang ada. Tidak hanya itu, penting juga untuk paham dan mengikuti perkembangan dunia digital. Tools di dunia digital pun bisa digunakan sebagai alat ukur, misalnya seperti Google Analytics yang berfungsi untuk mengerjakan laporan dan menyiapkan strategi baru.📚Baca juga: Apa itu CRM (Customer Relationship Management)? Kenali Fitur, Kegunaan, Dll.Prospek Karier Account ManagerDengan kemampuan, tugas, dan peran yang penting dalam perusahaan, tentunya gaji yang diberikan untuk jabatan Account Manager juga termasuk tinggi.Gaji Account ManagerDi Indonesia, rata-rata gaji seorang Account Manager berkisar dari Rp 10,000,000 hingga Rp 27,000,000 per bulannya. Nominal gaji yang ada akan sangat beragam tergantung dari deskripsi pekerjaan, pengalaman kerja, banyaknya tugas dan juga pastinya perusahaan tempat kamu bekerja.Jenjang Karier Account Manager Dengan berbagai skill dan jobdesk yang beragam,Account Manager memiliki jenjang karier yang cukup menjanjikan. Berikut adalah penjelasan mengenai tahapan jenjang karier Account Manager. 1. Account Manager Pada umumnya, Account Manager adalah posisi setelah mendapatkan promosi dari posisi Senior Account Executive. Namun, jika kamu sudah memiliki pengalaman yang cukup maka tidak menutup kemungkinan untuk mendapatkan posisi ini langsung pada masa rekrutmen. 2. Key Account Manager Posisi berikutnya adalah Key Account Manager yang berperan penting dalam mempersiapkan strategi, proses, dan berbagai sumber daya yang dapat digunakan untuk kebutuhan klien. 3. Regional Sales Manager Seperti nama jabatannya, Regional Sales Manager bertugas untuk mengatur para tim penjualan sehingga dapat mencapai target yang ditentukan. 4. Direktur Sales / Wakil Presiden Sales Jenjang karier berikutnya adalah Direktur Sales yang berperan aktif dan bertanggung jawab untuk mengelola dan mengawasi fungsi penjualan perusahaan. Tips untuk Menjadi Account Manager Setelah mengetahui prospek kerja seorang Account Manager, kini waktunya untuk mempersiapkan diri berkarier menjadi Account Manager. Berikut adalah beberapa tips penting untuk menjadi Account Manager. 1. Menempuh Pendidikan Seperti pekerjaan lainnya, langkah pertama yang dapat kamu ambil untuk berkarier sebagai Account Manager adalah melalui jalur pendidikan. Ternyata ada berbagai jurusan sarjana yang dapat menjadi pilihan pendidikan Account Manager. Untuk dapat berkarier di bidang periklanan (advertising) dan public relations sebagai Account Manager, bidang studi advertising, public relations, jurnalisme, dan bisnis komunikasi merupakan pilihan bidang studi yang tepat. Sementara, jika kamu hendak berkarier di bidang teknologi sebagai Account Manager, maka jurusan teknik adalah bidang studi yang dapat dipilih. Jurusan lainnya yang dapat menjadi pilihanmu adalah bidang studi akuntansi, keuangan, komunikasi dan bisnis administrasi. 2. Memiliki Sertifikasi dan Pelatihan Selain pendidikan formal, sertifikat dan pelatihan juga merupakan hal penting lainnya yang dapat kamu persiapkan untuk bekerja sebagai Account Manager.🔍 Contoh sertifikat Account ManagerCertified Management Accountant (CMA) oleh IMASertifikasi CPMA oleh IAMI (Institut Akuntan Manajemen Indonesia) 3. Mendapatkan Pengalaman Kerja yang Relevan Ilmu teori yang telah kamu pelajari tentunya akan bermanfaat ketika dipraktekkan langsung di lapangan. Saat kamu masih berkuliah, ada baiknya ikut program magang dan mendapatkan pengalaman kerja. Garaplah pengalaman dan kemampuan dalam menangani banyak proyek, pelajarilah struktur dan cara kerja Account Manager di dunia nyata. 4. Buat CV Account Manager yang Menarik Tips berikutnya adalah dengan membuat CV yang baik dan menarik. Berikut adalah contoh CV Account Manager dalam bahasa Indonesia.Contoh CV Account Manager --- Dibuat di CakeResumeKini kamu bisa membuat CV Account Manager secara gratis dengan 50+ template yang menarik di CakeResume, tinggal di drag and drop! Yuk, langsung coba!🎉 Buat CV ✨ Key TakeawaysItulah pembahasan seputar arti dan poin-poin penting yang perlu diketahui seputar Account Manager. Berikut beberapa poin penting seputar Account Manager. Job desk Account Manager mencakup bidang sales dan customer service.Gaji yang ditawarkan untuk posisi Account Manager relatif tinggi, di Indonesia berkisar dari Rp 10,000,000 hingga Rp 27,000,000 per bulannya.Account Manager merupakan jenjang karier yang menjanjikan.Tempuhlah pendidikan formal, garaplah pengalaman serta lisensi yang sesuai untuk mempersiapkan karier mu sebagai Account Manager. --- Ditulis OlehLydia Gavrila ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!