Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Nov 10th 2025

Profesi Arsitek: Pengertian, Tanggung Jawab, Syarat, dll.! [+CV]

Daftar Isi: Pengertian ArsitekTugas dan Tanggung Jawab Seorang ArsitekJenis-jenis ArsitekKeterampilan yang Harus Dimiliki ArsitekCara dan Syarat untuk Menjadi Arsitek Dalam proses pembangunan proyek, kamu pasti tidak asing dengan profesi arsitek. Lowongan pekerjaan arsitek sangatlah luas karena pasti selalu ada pembangunan yang harus dilakukan setiap tahunnya, baik itu pembangunan jembatan, perumahan, gedung perkantoran, dan lain-lain. Banyak orang yang mengira bahwa pekerjaan arsitek sama dengan kontraktor. Memang dua profesi ini saling bersinergi dalam proyek pembangunan, tetapi arsitek dan kontraktor itu dua profesi yang berbeda, lho! Jadi, arsitek itu apa, ya? Secara luasnya, architect adalah seorang profesional yang merancang dan mendesain bangunan. Pekerjaan arsitek berhubungan dengan unsur seni, perhitungan, desain, dan teknik. Di artikel ini, CakeResume telah menyiapkan informasi lengkap tentang arsitek. Simak, yuk!Apa itu Arsitek?Apa Arti Arsitek? Arsitek adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa Prancis, “architecte”, bahasa Latin “architectus”, dan bahasa Yunani “arkhitekton”. Tiga kata ini memiliki arti “kepala proyek bangunan”. Jadi, arti arsitek yaitu orang yang bertugas merancang bangunan dan memastikan konsep bangunan tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan orang yang akan menghuninya. Biasanya, arsitek bekerja di lapangan konstruksi bangunan. Nah, apa saja pekerjaan seorang arsitek? Pekerjaan arsitek adalah merencanakan, merancang, menggambar, menghitung anggaran, dan mengontrol pembangunan, seperti pembangunan rumah, kantor, toko, apartemen dan gedung lainnya. Profesi arsitek memiliki kaitan dengan bidang teknik dalam hal fungsional, estetika, kesejahteraan, dan keselamatan klien dan masyarakat sekitarnya. Jenjang Karir Arsitek? Untuk memulai kariernya di suatu perusahaan, arsitek bisa memulai sebagai drafter atau juga bisa mulai menjadi pelaksana lapangan. Setelah meningkatkan kemampuan dan pengalamannya, arsitek bisa berkembang menjadi manajer perancangan, site manajer, project manager, dan bahkan direktur. Dari kompetensi seorang arsitektur, arsitek dibagi menjadi tiga macam: Arsitek MudaArsitek MadyaArsitek Utama Gaji Arsitek Besarnya gaji seorang arsitek dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, pengalaman kerja, perusahaan tempat bekerja, portofolio, dan lain sebagainya. Ini adalah perkiraan gaji seorang arsitektur per bulannya: Arsitek fresh graduate: sekitar Rp. 4.300.000-Rp. 5.000.000 per bulan.Arsitek dengan pengalaman bekerja 1-2 tahun: sekitar Rp. 7.000.000 per bulan.Arsitek kelas manajer atau direktur: Rp. 15.000.000-Rp. 50.000.000 per bulan. Jika nama arsitek tersebut sudah dikenal dalam dunia arsitektur, maka gajinya pun bisa mencapai ratusan juta rupiah per proyek.Apa Tugas Seorang Arsitek? Pada umumnya tugas arsitek adalah merancang dan mendesain sebuah bangunan. Namun, sebenarnya tugas arsitek tidak hanya menggambar, lho! Peran arsitek dalam proses pembangunan membutuhkan tanggung jawab yang besar. Berikut adalah 8 deskripsi pekerjaan arsitek: Merancang konsep bangunan yang diinginkan oleh klien.Membuat desain gambar sesuai dengan konsep.Menjadi perantara antara klien dan kontraktor.Menentukan jenis dan letak instalasi listrik, pipa air, dan ventilasi udara.Melakukan pengawasan secara berkala di lapangan.Memastikan ijin proyek dan persetujuan sesuai dengan peraturan.Memastikan jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan.Melindungi keselamatan dan kesejahteraan penghuni masa depan bangunan yang sedang dibangun. 5 Jenis Profesi Arsitek 1. Design Architect Tugas utama dari seorang design architect adalah menyusun keseluruhan dari desain proyek. Hal yang akan kamu lakukan yaitu menganalisa lokasi bangunan dan sekitarnya, membuat desain, menganalisa kebutuhan klien, dan mempertimbangkan anggaran dari pembangunan tersebut. 2. Arsitek Bangunan Industri (Industrial Architect) Di bidang bangunan industri, tugas arsitek adalah mengetahui setiap proses industri pada bangunan yang akan di desain. Oleh karena itu, arsitek bangunan industri harus memiliki pengetahuan dalam berbagai proses industri. 3. Arsitek Desain Pertamanan (Landscape Architect) Pekerjaan arsitek desain pertamanan adalah mendesain bagian luar ruangan, seperti kebun atau taman. Seorang arsitek landscape perlu menguasai keterampilan tambahan, seperti manajemen air hujan dan desain penanaman. 4. Manajer Proyek (Project Manager) Tanggung jawab manajer proyek yaitu mengatur proyek, membuat rencana kerja, berkoordinasi dengan tim. Seorang project manager harus memiliki pengetahuan di bidang arsitektur agar dapat memimpin sebuah proyek. Selain itu, skill komunikasi, kepemimpinan, dan kemampuan untuk memecahkan masalah juga diperlukan. 5. Interior Desainer Interior Desainer adalah orang yang menentukan bagaimana interior yang tepat untuk suatu bangunan. Tugasnya meliputi, menata dinding, pintu, menentukan bahan yang cocok, merancang pencahayaan, hingga memilih furnitur. Namun, pemilihan interior tentunya juga memerlukan pertimbangan yang detail dengan kebutuhan klien. Skill yang Dibutuhkan Seorang Arsitektur Skill seorang arstiekPekerjaan yang tugasnya merancang desain bangunan disebut arsitek. Nah, untuk mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya, tentu ada berbagai skill yang harus kamu miliki, antara lain sebagai berikut: 1. Keterampilan Mendesain Pekerjaan arsitektur berhubungan dengan membuat desain. Seorang arsitekur harus mampu menghasilkan desain dari konsep yang diinginkan oleh klien. Selain keterampilan mendesain, kamu juga memerlukan kreativitas dan pengetahuan teknis. 2. Pemahaman tentang Konstruksi Bangunan Selain mendesain, pekerjaan arsitektur bangunan adalah memastikan bahwa bangunan yang dibuat tersebut aman dan kompatibel. Oleh karena itu, sangat diperlukan pemahaman tentang konstruksi bangunan agar tidak terjadi kesalahan pada konstruksi bangunan ketika terjadi bencana. 3. Penalaran Numerik Seluruh konsep arsitektur didasarkan pada aturan matematika. Maka, kamu harus memiliki pemahaman yang kuat tentang prinsip-prinsip numerik, terutama dalam geometri dan aljabar tingkat lanjut. 4. Ilmu Hukum Dasar Skill berikutnya yaitu memahami peraturan dan kebijakan yang harus dipatuhi. Meskipun kamu akan mendapat bantuan dari pihak lain yang berkualifikasi dalam hal ini, kamu akan menghemat banyak waktu dari revisi, jika kamu memiliki ilmu hukum dasar. 5. Skill Komunikasi Arsitek harus memiliki skill komunikasi karena kamu akan menghubungi banyak pihak yang berkaitan dalam proses konstruksi bangunan. Kamu akan berkomunikasi dengan klien, pengacara, manajer konstruksi, surveyor, kontraktor, pejabat pemerintah daerah, dan pihak lainnya. Oleh karena itu, diperlukan ilmu komunikasi yang efektif untuk memastikan kebutuhan semua pihak terpenuhi.Peralatan Arsitek Orang yang bertugas membuat desain sebuah bangunan disebut arsitek. Nah, kegiatan seorang arsitek membutuhkan berbagai peralatan. Di bawah ini adalah peralatan arsitek yang biasanya digunakan. Alat gambar: pensil dengan berbagai tingkat kekerasan, rapido, drawing pen, dan lainnya.Penggaris: penggaris siku, penggaris segitiga, dan penggaris busur derajat.Media gambar: buku sketsa, kertas buram, dan kertas kalkir.Meja gambar atau mesin gambar: kedua hal ini dibutuhkan untuk menghasilkan kualitas gambar yang baik. Gunakan mesin gambar untuk hasil yang lebih akurat dan presisi karena mesin gambar dilengkapi dengan penggaris vertikal dan horizontal.Software: Software seperti AutoCAD, 3D Studio Max, Google SketchUp, dan ArchiCAD akan membantu kelancaran proyek konstruksi. Tips untuk Menjadi Seorang Arsitek 1. Ambil Gelar S1 yang Terkait Bidang Arsitektur Untuk menjadi arsitek, tentu kamu perlu menguasai ilmu tentang arsitek, hal ini termasuk teknik, desain, dan hal lainnya yang berkaitan dengan pembangunan. Maka, kamu perlu mengambil gelar S1 di bidang arsitektur, teknik sipil, atau desain agar memperoleh pengetahuan yang terkait dengan pembangunan. 2. Ambil Lisensi Arsitek Profesional Dengan memiliki sertifikat lisensi yang relevan, CV kamu akan lebih menonjol di mata perekrut karena kamu akan dinilai menguasai peraturan bangunan dan membangun. Kamu bisa mengambil beberapa lisensi di bawah ini untuk menunjukkan kompetensi arsitektur kamu: Standar Kompetensi Arsitektur (SKA)Izin Pelaku Teknis Bangunan (IPTB)Surat Tanda Registrasi Arsitek (STRA) 3. Mendapatkan Pengalaman Kerja sebagai Arsitek (Magang) Perekrut pasti akan mengutamakan kandidat yang sudah pernah terjun ke lapangan. Sebelum lulus kuliah, kamu bisa mendaftar program magang untuk memperoleh pengalaman kerja. Dengan ini, kamu akan terlibat langsung dalam proses perancangan, desain, dan proses riset. Bagi kamu yang sedang mencari lowongan, kunjungi CakeResume untuk mencari lowongan yang tepat buat kamu! 📚Baca juga: Contoh CV Arsitek Beserta Surat Lamaran Kerja Arsitek yang Menarik 4. Buat CV Arsitek yang Menarik Contoh CV Arstiek --- Dibuat di CakeResume Buat CV yang menarik di CakeResume sekarang juga! Mudah, Cepat, dan 100% Gratis!🎉 Buat CV Key TakeawaysArti arsitek yaitu seseorang yang ahli dalam merancang dan menggambar konsep bangunan.Tiga jenjang karir seorang arsitektur yaitu arsitek muda, arsitek madya, dan arsitek utama.Tugas arsitek adalah merancang, mendesain bangunan, menghitung anggaran, dan memastikan kesejahteraan orang-orang yang akan menghuni bangunan tersebut.Ada 5 jenis arsitek yaitu design architect, industrial architect, landscape architect, project manager, dan interior designer.Skill yang dibutuhkan seorang arsitek yaitu keterampilan mendesain, pemahaman tentang bangunan, penalaran numerik, ilmu hukum dasar, dan ilmu komunikasi.Tips menjadi arsitek yang sukses adalah memiliki gelar S1 yang berkaitan dengan arsitektur, mengambil lisensi, memiliki pengalaman kerja atau magang, dan membuat CV yang menarik.👉 Lihat contoh CV Arsitek biar lamaran kamu makin menonjol! --- Ditulis OlehAileen Gabriella ---
Industry & Job Overview
Feb 10th 2025

Mengenal Konsultan Keuangan (Financial Consultant): Pengertian, Tugas, Syarat, dll.! [+CV]

Daftar Isi: Pengertian Konsultan KeuanganTugas dan Tanggung Jawab Konsultan KeuanganPerbedaan Financial Consultant dan Financial AdvisorKeterampilan yang Harus Dimiliki Konsultan KeuanganCara dan Syarat untuk Menjadi Konsultan Keuangan Ketika mendengar istilah konsultan keuangan dan penasihat keuangan, kebanyakan klien atau investor bingung untuk memutuskan siapakah yang lebih tepat dipekerjakan dalam mengelola atau menginformasikan cara menginvestasikan uang untuk masa pensiun. Padahal, penasihat keuangan juga dikenal sebagai konsultan keuangan yang memberikan nasihat kepada klien tentang pajak, perencanaan pensiun, investasi, dan keputusan asuransi untuk membantu klien mencapai tujuan keuangan mereka. Konsultan keuangan adalah wiraswasta atau bekerja untuk lembaga keuangan atau perusahaan konsultan. Agar lebih memahami apa itu konsultan keuangan? Apa saja tugas dan layanan financial consultant? Lalu, apa perbedaan financial consultant dan financial advisor? Keterampilan dan skill apa saja yang harus dimiliki oleh financial consultant? Dan, bagaimana cara dan tips untuk menjadi konsultan keuangan? Mari, kita simak!Apa itu Konsultan Keuangan?Mengenal Profesi Konsultan Keuangan Meskipun istilah "konsultan keuangan" dan "penasihat keuangan" sering digunakan secara bergantian, konsultan keuangan pada dasarnya sama dengan penasihat keuangan. Financial consultant adalah seseorang yang sering menawarkan sejumlah layanan. Mereka dapat memberikan nasihat keuangan yang didasarkan pada kebutuhan dan tujuan khusus klien, dan konsultan keuangan biasanya juga menyediakan layanan investasi seperti saham dan obligasi, atas nama klien. Tidak hanya itu, konsultan keuangan dapat bekerja untuk perusahaan atau sebagai kontraktor wiraswasta. Klien mereka dapat berupa suatu perusahaan atau seorang individu. Singkatnya, konsultan keuangan menawarkan saran pribadi untuk membantu investor membangun kekayaan. Konsultan keuangan dapat menawarkan perencanaan keuangan, mengidentifikasi investasi yang sesuai, dan memandu keputusan asuransi.Lalu, bagaimana cara kerja seorang konsultan keuangan? Seorang konsultan keuangan biasanya bertemu dengan klien untuk menilai situasi keuangan mereka sebelum mereka membuat rekomendasi. Setiap kali klien mengalami perubahan hidup yang besar, seperti pernikahan, perubahan pekerjaan, atau pensiun, konsultan keuangan kemungkinan akan meminta pertemuan lain.💡Catatan:Konsultan keuangan dapat berupa penasihat keuangan reguler atau profesional bersertifikat yang memegang the Chartered Financial Consultant (ChFC) designation.Manfaat Konsultan Keuangan Beberapa perusahaan biasanya juga membutuhkan jasa financial consultant atau konsultan keuangan, terutama dalam mengurus pajak. Namun, konsultan keuangan tidak hanya sangat membantu dalam mengurus perpajakan bagi perusahaan, tapi konsultan keuangan juga bermanfaat terkait: Membantu perencanaan pensiun.Mempersiapkan hal-hal yang tidak terduga.Menyediakan pagar pembatas emosional.Menghindari pajak yang tidak perlu.Mempromosikan kesehatan finansial dan fisik.Merencanakan pengeluaran dan tabungan klien.Membuat strategi keuangan jangka panjang yang disesuaikan dengan klien.Menggunakan pengambilan keputusan berbasis data.Melindungi keluarga klien.Membantu klien memenuhi tujuan investasi.Menemukan kombinasi aset yang tepat.Mendapatkan penilaian yang objektif.Temukan loker finance terbaru di Cake, ayo jadi pelamar yang tercepat! 💫Lamar Sekarang Apa Saja Tugas dan Layanan Konsultan Keuangan? Konsultan keuangan menawarkan berbagai layanan yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan setiap klien, baik perusahaan maupun individu. Jenis layanan yang ditawarkan dapat bervariasi, berikut ini beberapa tugas dan layanan konsultan keuangan:Mengembangkan rencana keuangan untuk membantu klien mencapai tujuan keuangan jangka panjang dan pendek.Memberi nasihat kepada klien tentang strategi pajak, perencanaan pensiun, investasi, dan keputusan asuransi, tergantung pada tujuan keuangan klien, baik individu, usaha kecil, dan perusahaan.Menilai bagaimana perubahan kehidupan tertentu dan perubahan status keuangan memengaruhi rencana keuangan klien dan menyesuaikan rencana tersebut.Bepergian ke rumah klien dan tempat usaha untuk berkonsultasi dengan konsultan keuangan.Memantau pasar keuangan dan kondisi ekonomi.Membuat strategi perencanaan perumahan.Memberikan saran tentang produk asuransi yang sesuai.Perencanaan untuk pemberian hadiah keuangan dan warisan.Berkomunikasi dengan akuntan, agen real estat, pengacara, dan profesional lainnya untuk memverifikasi informasi.Meneliti peluang investasi yang cocok untuk klien. Apa Perbedaan Financial Consultant dan Financial Advisor? Seringkali tidak ada perbedaan antara konsultan keuangan dan penasihat keuangan. Banyak perusahaan investasi menggunakan istilah tersebut secara bergantian. Baik penasihat maupun konsultan di bidang ekonomi, khususnya bidang keuangan, mungkin pernah belajar ekonomi, akuntansi, atau keuangan di perguruan tinggi. Banyak juga konsultan dan penasihat keuangan yang memiliki gelar MBA dan sertifikasi tingkat lanjut. Konsultan keuangan dan penasihat keuangan dapat memegang berbagai lisensi atau sebutan. Banyak yang memegang lisensi FINRA (organisasi yang mengatur broker-dealer), seperti lisensi Seri 7 dan 66, yang memungkinkan mereka untuk menjual investasi. Salah satu sertifikasi yang paling dihormati adalah the Certified Financial Planner (CFP) designation, tetapi ada banyak sertifikasi lainnya yang juga bernilai. Misalnya, sertifikasi chartered financial consultants (ChFC) designation diperkenalkan pada tahun 1982 sebagai alternatif CFP. Baik CFP maupun ChFC, kedua sertifikasi ini telah memenuhi syarat untuk seseorang dapat menganalisis situasi keuangan Anda dan memberikan saran. 💡Pro Tip:Selalu periksa latar belakang calon penasihat untuk mengetahui dengan tepat apa arti sertifikasi dan lisensi mereka. Salah satu cara terbaik untuk memastikan Anda dapat mempercayai konsultan keuangan Anda adalah dengan menemukan fidusia biayanya. Konsultan atau penasihat keuangan yang merupakan fidusia tidak menerima komisi untuk investasi yang mereka jual dan diharuskan bekerja untuk kepentingan terbaik klien.Skill yang Dibutuhkan Konsultan Keuangan Skill konsultan keuanganUntuk menjadi seorang konsultan keuangan yang kompeten, ada baiknya untuk memiliki skill atau kemampuan sebagai berikut: 1. Memahami Proses Bisnis Memahami proses bisnis merupakan hal yang penting bagi seorang konsultan keuangan karena banyak klien akan mencari nasihat terkait penggunaan uang baik untuk bisnis maupun investasi. Konsultan keuangan yang profesional akan mengetahui semua persyaratan dan proses bisnis di suatu perusahaan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan. Selain itu, konsultan keuangan harus memiliki semua solusi untuk berbagai masalah di setiap aspek bisnis. Seorang konsultan keuangan pun perlu menguasai semua istilah bisnis, agar mempermudah klien dalam membuat keputusan dan mencari solusi. 2. Mengetahui Jenis Konsultan Keuangan Ada berbagai macam jenis konsultan keuangan, sehingga perlu bagi kamu untuk mengetahui apa saja jenisnya. Karena banyak klien yang akan menghubungi konsultan keuangan untuk meminta bantuan terkait berbagai jenis topik keuangan, baik hal pribadi maupun bisnis, sebagai contoh: AsuransiPajakPendidikanPensiunPerencanaan keuangan.PernikahanPerumahanSaham 3. Kemampuan untuk Menganalisis Data Portofolio keuangan setiap klien dapat berbeda dan unik, sehingga memerlukan pendekatan yang berbeda dalam mengambil keputusan dan menentukan solusi yang tepat. Seorang konsultan keuangan harus mampu melatih kesabaran dalam menghadapi tekanan dan dengan sedikit ikatan emosional dalam memberikan nasihat keuangan dan pemberian solusi. Tidak hanya itu, seorang konsultan keuangan harus memiliki keterampilan dalam menganalisis serta pemecahan masalah dan matematika yang kuat untuk membantu klien membuat keputusan keuangan yang bijaksana. 4. Kemampuan Berkomunikasi Seorang konsultan keuangan perlu membangun jaringan dengan rekanan, dan mempertahankan hubungannya dengan klien. Oleh karena itu, kemampuan untuk berhubungan dan berkomunikasi dengan orang-orang sangat penting.Ini termasuk keterampilan dasar seperti etiket telepon dan email. Selain itu, industri keuangan seringkali memiliki dokumen yang cukup rumit dan membingungkan, maka konsultan keuangan perlu menjelaskan dengan lebih detail dan jelas kepada klien, apalagi jika munculnya jargon. 5. Keterampilan Organisasi dan Perhatian terhadap Detail Keterampilan organisasi dapat diterapkan untuk manajemen waktu yang baik.Skill ini tidak hanya membantu mengamankan keungan klien, tetapi juga membantu meningkatkan pendapatannya juga. Selain itu, mengalokasikan waktu secara efisien memastikan bahwa konsultan keuangan dapat melayani kliennya dengan baik. Karena perusahaan mempercayakan konsultan keuangan untuk mengelola keuangan dan risiko yang dapat muncul, memperhatikan detail, dan menghilangkan kesalahan kecil yang terkadang bisa sangat merugikan bisnis, sehingga konsultan keuangan perlu memiliki keterampilan ini. 6. Keterampilan Memecahkan Masalah Perlu diingat juga bahwa peran utama konsultan keuangan dalam kehidupan klien adalah memecahkan masalah yang kompleks. Klien tentunya ingin mencapai hasil tertentu, sehingga penting bagi konsultan keuangan untuk memahami dan dapat mengelola harapan mereka.Tips untuk Menjadi Konsultan Keuangan Pekerjaan konsultan keuangan termasuk pekerjaan yang menghasilkan penghasilan atau income yang cukup besar dan jasanya banyak digunakan baik klien individu, UMKM, maupun perusahaan besar. Berikut ini tips untuk mempersiapkan diri menjadi seorang konsultan keuangan : 1. Menempuh Pendidikan yang Relevan Seperti banyak profesional lain yang bekerja di industri keuangan dan perbankan, konsultan keuangan biasanya memiliki setidaknya gelar sarjana dalam bidang apapun meskipun sebagian besar memilih jurusan yang terkait dengan bisnis. Kebanyakan konsultan keuangan memperoleh gelar di bidang: FinanceBusiness managementEkonomi, dan bidang terkait lainnya. Beberapa perusahaan investasi mengizinkan individu tertentu yang memiliki pengalaman luas dalam penjualan atau kewirausahaan untuk bekerja sebagai konsultan keuangan tanpa menyelesaikan gelar sarjana.Selain gelar sarjana, sejumlah konsultan keuangan memiliki gelar magister, seperti Magister Administrasi Bisnis (MBA). 2. Ambil Sertifikasi atau Pelatihan Meskipun sertifikasi tidak diperlukan untuk mulai bekerja sebagai konsultan keuangan, sertifikasi dapat menunjukkan tingkat pelatihan dan pengalaman kepada calon pemberi kerja dan klien. Selain itu, mengikuti pelatihan juga dapat menambah kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan bagi karir konsultan keuangan, serta kepercayaan diri dan nilai lebih di mata rekruter maupun klien. Berikut ini beberapa sertifikasi atau pelatihan yang dapat diambil maupun diikuti oleh konsultan keuangan : Certified Financial Planner ® (CFP®)Chartered Financial Analyst (CFA®)Certified Management Accountant (CMA)Certified Fund Specialist (CFS)Chartered Financial Consultant (ChFC)Chartered Investment Counselor (CIC)Certified Investment Management Analyst (CIMA)Chartered Market Technician (CMT)Certified Public Accountant and Personal Financial Specialist (CPA and PFS)Chartered Life Underwriter (CLU)Certified Treasury Professional®Certified Government Financial Manager ® (CGFM)Certified Healthcare Financial Professional ® (CHFP)Certified International Investment Analyst (CIIA)Certified Merger Acquisition Advisor (CMAA)Chartered Economic Analyst (ChEA)Energy Risk Professional (ERP)®Financial Risk Manager (FRM)® 3. Mendapatkan Pengalaman Kerja yang Relevan Seorang konsultan keuangan tentunya harus memiliki keahlian di bidang perencanaan keuangan untuk dapat melakukan pekerjaan semacam ini secara efektif dan efisien. Pengalaman kerja di bidang yang relevan, juga akan membantu konsultan keuangan dalam bernegosiasi, berkomunikasi, mengambil keputusan, dan mencari solusi dari setiap kendala yang dimiliki oleh klien. 4. Buat CV Konsultan Keuangan yang Menarik Sebelum melamar sebagai konsultan keuangan, maka perlu mempersiapkan CV serta surat lamaran kerja dan portofolio untuk mencerminkan kebutuhan perusahaan yang kamu lamar. Perlu diketahui, karena banyaknya pelamar kerja, maka untuk mempermudah proses screening CV, para rekruter umumnya menggunakan ATS (Applicant Tracking System) agar proses lamaran kerja lebih efektif dan efisien. Maka untuk memperbesar peluang diterima bekerja sebagai konsultan keuangan, ada baiknya mempersiapkan CV ATS. Berikut ini contoh financial consultant atau konsultan keuangan CV yang dapat kamu jadikan acuan:Contoh CVKonsultan Keuangan --- Dibuat di CakeResumeCakeResume menyediakan 50+ template CV ATS Friendly online yang mudah dan menarik untuk dibuat, GRATIS! Yuk, buat CV kamu sekarang!🎉 Buat CV Konsultan keuangan membantu baik individu, UMKM, maupun perusahaan memahami dan memperbaiki situasi keuangan mereka. Konsultan keuangan merinci bagaimana perusahaan beroperasi, menentukan di mana letak kekuatan dan kelemahannya, dan bagaimana cara meningkatkan area kelemahannya, seperti manajemen inventaris, pengendalian biaya, manajemen arus kas, dan produktivitas. Dengan demikian, jasa konsultan keuangan sangat dibutuhkan dan membuka peluang karir yang cukup besar bagi yang ingin berkarir sebagai konsultan keuangan. 📚Baca juga: Apa itu Financial Analyst: Definisi, Tugas, Gaji, Syarat, Dll.
People Operations
Sep 25th 2024

Manajemen SDM: Pengertian, Fungsi, Tujuan dan Manfaatnya

Daftar Isi: Pengertian Manajemen SDMFungsi Manajemen Sumber Daya ManusiaPentingnya Manajemen SDMCara Menerapkan Manajemen SDM yang Baik Untuk menjalankan fungsi perusahaan/organisasi secara maksimal, diperlukan adanya sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya masing-masing. Oleh sebab itu, pengelolaan sumber daya manusia menjadi kunci penting perusahaan dapat berjalan dengan baik dan mencapai target yang ditetapkan. Pada dasarnya, setiap perusahaan/organisasi membutuhkan MSDM/Manajemen Sumber Daya Manusia. Fungsi utama manajemen SDM adalah mengelola berbagai kebutuhan maupun mengembangkan keahlian sumber daya manusia di perusahaan. Pada artikel kali ini, kamu akan diajak memahami serba-serbi proses manajemen SDM, fungsi MSDM, hingga contoh perencanaan SDM dalam perusahaan. Pengertian Manajemen SDMApa yang Dimaksud dengan Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)? MSDM/Manajemen Sumber Daya Manusia juga biasa disebut Human Resource (HR). Proses rekrutmen, mempekerjakan, dan mengelola karyawan di sebuah organisasi/perusahaan merupakan ruang lingkup manajemen sumber daya manusia. Manajemen sumber daya manusia perusahaan bertanggung jawab untuk membekali karyawan dengan pengetahuan tentang perusahaan, mengembangkan potensi karyawan, melakukan pengawasan, membuat struktur organisasi yang ideal, hingga membangun relasi yang solid antara pimpinan dan seluruh tim karyawan. Secara keseluruhan, pengelolaan sumber daya manusia memiliki tujuan akhir yaitu memaksimalkan potensi karyawan sehingga dapat bekerja secara lebih efektif, produktif, dan efisien demi mencapai tujuan perusahaan/organisasi. Selanjutnya, mari kita pahami apa saja fungsi manajemen SDM.📚Baca juga: Performance Management: Cara Mengelola Kinerja SDM dengan BaikApa Fungsi Manajemen SDM? Berikut merupakan beberapa fungsi MSDM yang biasa dipraktekkan dalam sebuah perusahaan/organisasi: 1. Perencanaan SDMPerencanaan MSDM meliputi:Menentukan jumlah karyawan dan bidang keahlian yang dibutuhkan.Melakukan analisa jabatan dan pembagian kerja.Memprediksi kebutuhan karyawan di masa mendatang untuk selanjutnya dilakukan proses rekrutmen. 2. Rekrutmen dan Pemberhentian Fungsi MSDM ini merupakan fungsi utama dan terpenting dalam proses manajemen SDM. Dalam menjalankan peran ini, biasanya divisi HR akan berkomunikasi dengan divisi lain untuk mengetahui kebutuhan karyawan yang diperlukan.Divisi HR akan bertanggung jawab untuk:Membuat iklan lowongan kerja.Membuat perencanaan proses rekrutmen.Pemilihan kandidat dan membantu karyawan onboarding.Memproses pemutusan hubungan kerja karyawan sesuai dengan ketentuan hukum 📚 Baca juga: 7 Langkah Rekrutmen Seleksi Karyawan di Perusahaan yang Efektif 3. Evaluasi performansi Produktivitas kerja dan komitmen karyawan dapat ditentukan melalui fungsi manajemen SDM yang satu ini. Evaluasi performansi secara berkala dapat membantu mengetahui perkembangan karir karyawan, serta menentukan penghargaan/denda yang harus diberikan. Manajer sumber daya manusia perusahaan biasanya akan mengumpulkan feedback dari manajer/pimpinan perusahaan, ataupun dari pelanggan untuk melakukan evaluasi kinerja karyawan. 4. Pelatihan dan pengembangan Setiap perusahaan harus memahami bahwa karyawan adalah aset berharga. Maka, pemberian pelatihan dan pengembangan potensi sangat penting dilakukan. MSDM/Manajemen Sumber Daya Manusia dapat memberikan pelatihan, kursus, seminar, perencanaan karir karyawan, hingga mengkoordinir peluang-peluang di perusahaan. Tujuan manajemen SDM ini adalah meningkatkan produktivitas kerja karyawan, membuat karyawan merasa dihargai, mengurangi jumlah karyawan yang keluar, serta meningkatkan pencapaian target perusahaan. 5. Pengupahan Manfaat manajemen SDM lainnya adalah melakukan perencanaan, perhitungan, serta pembayaran hak karyawan. Upah yang diberikan harus sesuai dengan ketentuan hukum, dan kesepakatan kerja. Perhitungan upah juga harus meliputi tambahan atau insentif, lembur, tunjangan, dan potongan. 6. Pengelolaan hubungan kerja Peran penting SDM dalam perusahaan berikutnya adalah mengelola hubungan kerja setiap elemen yang ada di perusahaan.Hal ini dapat dilakukan dengan:Mengkomunikasikan seluruh informasi dengan jelas sehingga seluruh aspek perusahaan dapat berjalan dengan baik.Mengadakan pertemuan/ramah-tamah secara berkala.Merayakan perayaan hari libur tertentu dengan berbagai acara.Menetapkan prosedur keluhan/masukan.Saling menghormati hak-hak antar karyawan. 7. Menangani kesehatan dan keselamatan kerja Seperti yang telah dijelaskan bahwa karyawan merupakan aset perusahaan, maka menjamin kesehatan dan keselamatan kerja merupakan fungsi penting lain manajemen SDM.Divisi HR bertanggung jawab untuk:Menerapkan regulasi kesehatan dan keselamatan para pekerja.Membina pekerja untuk selalu menerapkan regulasi terkait untuk memberikan perlindungan baik di dalam atau di luar perusahaan.Melakukan perencanaan manajemen risiko dan strategi konflik. 8. Mendukung kebutuhan personal karyawan Selain proses administratif perusahaan, manajemen sumber daya manusia perusahaan juga diharapkan dapat mendukung kebutuhan personal karyawan. Karyawan yang sedang dilanda bencana, kedukaan, ataupun sakit dan harus meninggalkan pekerjaannya, akan mempengaruhi produktivitas kerja. Maka, peran SDM dalam perusahaan diharapkan dapat membantu menyediakan kebutuh personal karyawan terkait (kebutuhan obat-obatan, asuransi) ataupun mengatur take over pekerjaan. 9. Membangun relasi Membangun relasi baik dengan industri/perusahaan lain juga merupakan perencanaan MSDM yang penting. Hal ini bertujuan untuk membantu tercapainya tujuan perusahaan/organisasi, menciptakan lingkungan kerja yang positif, serta melindungi hak-hak karyawan. Dengan kesembilan fungsi MSDM yang telah disebutkan di atas, sebenarnya apa sih manfaat manajemen SDM?Pasang GRATIS 3 lowongan kerja pertama untuk perusahaan Anda. Sortir CV rekrut kandidat berkualitas dengan mudah sekarang juga!🎉Pasang LokerManfaat Manajemen SDM Proses perekrutan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Mempekerjakan karyawan yang tidak kompeten atau tingginya jumlah karyawan yang keluar tentu membuat perusahaan menjadi lebih rugi. Beberapa alasan karyawan keluar, diantaranya, lingkungan kerja yang tidak baik, tidak mendapatkan upah dan hak yang seharusnya, tidak adanya perkembangan karir, dan karyawan merasa tidak dilindungi. Maka, dalam hal ini, tantangan manajemen sumber daya manusia adalah investasi kepada karyawan yang tepat. Merekrut karyawan yang memiliki potensi yang dibutuhkan, membantu pengembangan karir karyawan, serta membuat strategi tepat dalam menciptakan hubungan kerja antara setiap elemen perusahaan diharapkan dapat meningkatkan loyalitas karyawan terhadap perusahaan/organisasi. Selain itu, sebuah perusahaan/organisasi biasanya akan lebih sukses jika setiap elemen karyawan di dalamnya berjalan ke tujuan yang sama. Maka, membuat perencanaan HR untuk meningkatkan nilai-nilai perusahaan menjadi peran strategis manajemen sumber daya manusia. Dengan penerapan secara cermat, manfaat manajemen SDM dapat dilihat dari kedua sisi (perusahaan dan karyawan). Berikut penjabaran dari tujuan manajemen SDM: Optimalisasi SDM yang dimilikiMeningkatkan produktivitas dan efisiensi kerjaMemenuhi target perusahaanMenciptakan situasi kerja yang lebih baikMeningkatkan kepuasaan karyawan dan pelanggan 📚 Baca juga:Panduan Lengkap Onboarding Karyawan: Tips Efektif Template Siap Pakai! Bagaimana Cara Menerapkan MSDM yang Baik? Manfaat Manajemen SDMTantangan manajemen sumber daya manusia adalah membuat perencanaan MSDM yang baik. Lalu hal apa saja yang bisa dilakukan? 1. Memahami visi dan misi perusahaan Peran strategis manajemen sumber daya manusia bergantung dari visi dan misi perusahaan. Maka, divisi pengelolaan sumber daya manusia diwajibkan memahami tujuan perusahaan secara detail dan seksama. Pemahaman akan visi dan misi perusahaan diharapkan dapat membantu HR dapat melakukan perencanaan MSDM untuk jangka waktu pendek dan panjang. Proses manajemen SDM ini berikutnya akan didiskusikan dengan pimpinan perusahaan sebelum diterapkan. 2. Melakukan evaluasi SDM Evaluasi SDM yang ada secara berkala dapat membantu mengoptimalkan SDM secara lebih maksimal. Contoh perencanaan SDM dalam perusahaan adalah memahami potensi dari setiap karyawan. Dengan memahami potensi atau ketertarikan setiap karyawan, HR dapat menempatkan karyawan tersebut di divisi yang sesuai, dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas kerja. Setelah itu, pelatihan dan pengembangan keahlian dapat dilakukan untuk membuat karyawan dapat memiliki jenjang karir yang lebih optimal. 3. Analisa jumlah karyawan yang dibutuhkan Cara optimalisasi SDM lainnya, adalah dengan melakukan evaluasi jumlah karyawan. Setiap divisi tentu memiliki kebutuhan yang berbeda, maka tugas manajemen SDM adalah menetapkan jumlah karyawan sesuai dengan kebutuhan kerja. Selain itu, MSDM/Manajemen Sumber Daya Manusia dapat berperan dalam menentukan struktur organisasi yang ideal. 4. Memprediksi kebutuhan HR di masa mendatang Setelah melakukan analisa dan evaluasi jumlah karyawan dan penempatan SDM, maka tugas manajemen SDM berikutnya adalah membuat prediksi kebutuhan HR di masa mendatang. Prediksi dibuat berdasarkan: Kebutuhan:Jumlah karyawan serta potensi yang dibutuhkan bergantung pada kebutuhan perusahaan. Misalnya, jika perusahaan berencana membuka cabang bisnis baru atau membuka divisi baru. Ketersediaan:Melakukan analisa apakah jumlah karyawan yang dimiliki, dan keahlian yang dimiliki sekarang sudah mampu mencapai target perusahaan. Selain itu, HR juga dapat mengoptimalkan kinerja karyawan sehingga setiap karyawan memiliki beban kerja dan hak yang sama. 5. Menyediakan inventaris perusahaan Memahami tugas dan tanggung jawab setiap divisi, berarti juga memahami inventaris apa saja yang dibutuhkan. Penyediaan inventaris bertujuan untuk mengoptimalkan produktivitas kerja karyawan. Contoh tugas manajemen sumber daya manusia, pembelian software atau hardware tertentu yang dibutuhkan tim IT. Kemudian, melakukan analisa apakah divisi lain membutuhkan inventaris yang sama. Jika iya, apakah 1 inventaris cukup untuk memenuhi kebutuhan dua divisi, atau perlu melakukan penambahan inventaris. 6. Implementasi strategi pengelolaan sumber daya manusia Setelah melakukan analisa dan prediksi kebutuhan jumlah karyawan, maka peran pertama SDM dalam perusahaan adalah: Memulai proses rekrutmen. Divisi HR akan mencari kandidat dengan keahlian yang sedang dibutuhkan.Mengorganisasi pemilihan kandidat. Tes tertulis dan interview menjadi cara paling umum yang dilakukan.Memilih karyawan. Menyiapkan dan mengkomunikasikan kontrak kerja dengan calon karyawan baru.Menyiapkan onboarding. Pelatihan karyawan dan orientasi perusahaan.Follow up karyawan. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa kerja, serta perkembangan potensi karyawan. 7. Evaluasi program Melakukan evaluasi terhadap setiap program yang dilakukan sangatlah penting untuk menjalankan fungsi HR yang baik. Tidak hanya evaluasi, namun peran SDM dalam perusahaan diharapkan dapat menemukan solusi untuk implementasi program yang tidak berhasil.📚Bacaan lanjutan: Apa itu HRBP? Kenali Tugas, Peran dan Skill yang Dibutuhkan! KesimpulanJadi apa yang dimaksud dengan manajemen sumber daya manusia? Manajemen SDM adalah HR profesional yang bertanggung jawab menghubungkan karyawan dengan perusahaan, serta memiliki peran untuk menciptakan situasi organisasi/perusahaan nyaman bagi karyawan. Ruang lingkup manajemen sumber daya manusia tidak hanya berfokus pada proses rekrutmen, seperti yang masyarakat kebanyakan tahu. Tujuan manajemen SDM lebih penting dari itu, yaitu membantu berjalannya fungsi perusahaan/organisasi secara baik, serta membantu tercapainya visi dan misi perusahaan/organisasi tertentu. Pentingnya manajemen sumber daya manusia dalam perusahaan serta contoh manajemen sumber daya manusia juga telah diulas secara tuntas Semoga artikel ini bisa membantu kamu yang sedang mencari referensi mengenai pengertian manajemen sumber daya manusia.Pasang GRATIS 3 lowongan kerja pertama untuk perusahaan Anda. Sortir CV rekrut kandidat berkualitas dengan mudah sekarang juga!🎉Pasang Loker--- Ditulis oleh:Fiorency Santoso ---
People Operations
Apr 16th 2025

Balanced Scorecard: Pengertian, Manfaat, Perspektif, dan Contoh Penerapannya

Balanced scorecard (BSC) telah menjadi alat pengukur performa bisnis yang populer digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar dalam 3 dekade terakhir. Metode ini menawarkan pendekatan yang seimbang dan komprehensif dalam mengevaluasi kinerja perusahaan. Studi dari Bain Company menunjukan bahwa sekitar 50% perusahaan Fortune 1000 menggunakan metode balanced scorecard untuk menilai performa bisnis secara komprehensif. Hal ini menunjukan pentingnya peran balanced scorecard dalam evaluasi dan pengukuran performa perusahaan. Di artikel ini, CakeResume akan membagikan informasi lebih lanjut seputar pengertian, manfaat, fungsi, hingga contoh balanced scorecard. Yuk, simak selengkapnya!Daftar isi: Apa itu BSC? Siapa yang Menggunakan Balanced Scorecard? Fungsi Balanced Scorecard Manfaat Balanced Scorecard 4 Perspektif Balanced Scorecard Contoh Balanced Scorecard Apa itu Balanced Scorecard? Balanced scorecard adalah metode pengukuran kinerja organisasi atau perusahaan yang didasarkan pada 4 perspektif penting, meliputi perspektif finansial, pelanggan, proses internal, serta pertumbuhan dan pembelajaran. Dalam istilah yang lebih sederhana, balanced scorecard menggabungkan indikator penilaian dari aspek finansial dan operasional untuk mengukur performa organisasi dalam periode tertentu. Metode ini memudahkan para manajer dan eksekutif dalam menilai dan mengevaluasi performa bisnis dari 4 perspektif penting, finansial, kepuasan pelanggan, proses internal, dan pertumbuhan dan pembelajaran.Dilansir dari Harvard Business Review, pengukuran kinerja organisasi dalam metode balanced scorecard mencakup pengukuran finansial yang menunjukan hasil kebijakan yang telah diambil organisasi. Pengukuran finansial ini disandingkan dengan pengukuran operasional tentang kepuasan pelanggan, proses internal, dan kegiatan inovasi organisasi.📚 Baca juga:360 Degree Feedback: Pengertian, Kelebihan, dan Cara Efektif Siapa yang Menggunakan BSC? BSC adalah alat manajemen strategis yang digunakan oleh pihak manajemen dan jajaran eksekutif untuk mengukur performa bisnis. Umumnya, kartu skor berimbang digunakan oleh eksekutif, top level management, dan manajer operasional tingkat divisi atau departemen. 1. Eksekutif dan Top Level Management Eksekutif dan top level management seperti CEO, COO, CFO, dan semacamnya menggunakan BSC untuk mengarahkan strategi keseluruhan organisasi, menentukan kebijakan jangka panjang, serta mengukur kesesuaian divisi-divisi organisasi agar relevan dengan visi dan misi perusahaan. 2. Manajer Operasional Di bagian departemen atau mid level management, manajer operasional dapat menggunakan BSC untuk mengelola aspek-aspek operasional harian perusahaan. BSC memudahkan manajer operasional dalam memantau kinerja tim atau departemen yang mereka pimpin, mengidentifikasi perbaikan yang dibutuhkan, dan membuat keputusan operasional yang lebih baik.Rekrut kandidat denganskillspesifik lebih tepat dan cepat bersama konsultan rekrutmen profesional Cake!Jadwalkan Konsultasi Fungsi Balanced Scorecard Apa fungsi dari balanced scorecard? Sebagai alat manajemen strategis, balanced scorecard memegang fungsi utama yang mencakup pengukuran, pemantauan, dan pengelolaan kinerja secara komprehensif. Secara lebih detail, berikut merupakan fungsi balanced scorecard dalam aspek finansial, pelanggan, bisnis internal, dan pembelajaran: Memantau pencapaian tujuan jangka panjang perusahaanMengukur relevansi capaian perusahaan dengan visi dan misi perusahaanMengetahui apakah perusahaan bergerak dengan arah strategis yang ditetapkanMemantau progres departemen atau unit kerja secara spesifikMemberikan feedback kepada shareholder terkait kondisi dan capaian perusahaanMengidentifikasi kebutuhan pengembangan karyawan dan mendukung upaya learning and growth individu serta tim.Memberikan panduan strategis untuk menjalankan bisnis Fungsi-fungsi balanced scorecard di atas memberikan informasi yang komprehensif terkait kondisi internal perusahaan. Tapi, perlu dicatat bahwa balanced scorecard tidak memasukan indikator-indikator eksternal seperti kondisi ekonomi makro, kebijakan pemerintah, krisis, atau momen penting tertentu yang berpengaruh pada perusahaan.📚 Baca juga:Performance Management: Panduan Lengkap Mengelola Kinerja di 2024 Manfaat Balanced Scorecard Istilah balance scorecard pertama kali muncul pada tahun 1992 di makalah Harvard Business Review. Metode ini dikenalkan oleh akademisi Harvard Business School, Robert S. Kaplan dan David P. Norton. Dalam makalahnya, Robert dan David memberikan penjelasan tentang apa tujuan penggunaan balanced scorecard dan mengapa balanced scorecard perlu dilakukan untuk mendapat perspektif holistik dari aspek finansial, kepuasan pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Dilansir dari Investopedia, penerapan metode balanced scorecard untuk mengukur performa bisnis perusahaan memberikan banyak manfaat bagi manajemen dan perusahaan secara keseluruhan. Berikut merupakan penjelasan 3 manfaat utama balanced scorecard.Dengan BSC, data dan informasi berbagai aspek penting perusahaan dapat digabungkan menjadi satu laporan untuk dianalisis poin-poin pentingnya secara lebih cepat tanpa harus berurusan dengan banyak alat. 1. Menghemat Waktu dan Biaya Metode Balanced scorecard menyediakan kerangka kerja yang terintegrasi dan menyeluruh, sehingga memungkinkan manajemen mengelola informasi kinerja dari berbagai aspek perusahaan secara efisien tanpa perlu memakan banyak waktu dan biaya. Balanced scorecard dapat memberikan wawasan berharga kepada manajemen tentang berbagai faktor internal yang mempengaruhi kinerja perusahaan. Wawasan yang dihadirkan BSC meliputi aspek finansial, kepuasan pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan karyawan. 2. Mendapat Wawasan Berharga Konsep BSC memungkinkan manajemen merumuskan tujuan-tujuan yang jelas dan terukur. Dengan BSC, pihak-pihak di tingkatan top dan mid manajemen memperoleh pemahaman yang komprehensif tentang kinerja perusahaan mereka untuk menentukan strategi jangka panjang sesuai dengan visi dan misi perusahaan. Wawasan ini dapat dijadikan sebagai referensi pembuatan kebijakan yang lebih baik dan tepat sasaran. Selain itu, pihak manajemen juga lebih mudah merumuskan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kinerja perusahaan. 3. Membantu Menentukan Tujuan Jangka Panjang Hal ini juga membantu perusahaan untuk menghindari jebakan seperti prioritas yang berubah-ubah atau keputusan yang tidak relevan dari tujuan jangka panjang perusahaan. Mulai bangunemployer brandingAnda lebih efektif dengan Cake sekarang juga! 🎉Jadwalkan Kosultasi 4 Perspektif Balanced Scorecard Aspek apa saja yang harus diperhatikan dalam pengukuran balance scorecard? Metode penilaian di balanced scorecard didasarkan pada 4 perspektif penting yaitu finansial, pelanggan, proses internal, dan pertumbuhan serta pembelajaran. Setiap perspektif dalam BSC saling berhubungan dan berperan dalam menyusun laporan komprehensif tentang kinerja suatu organisasi atau perusahaan. Berikut merupakan penjelasan masing-masing perspektif balanced scorecard. 1. Perspektif Finansial Perspektif finansial mengukur kinerja suatu perusahaan berdasarkan sudut pandang keuangan, termasuk pendapatan, profitabilitas, pertumbuhan, dan pengeluaran. Dalam perspektif ini, sustainability perusahaan diukur dengan arus kas, laba, ekuitas, pendapatan operasional per divisi, hingga bagaimana peningkatan pangsa pasar per segmen. Dalam makalah yang terbit di Harvard Business Review, Robert S. Kaplan dan David P. Norton mengatakan bahwa kesuksesan finansial merupakan konsekuensi logis dari pelaksanaan hal fundamental dengan baik. Artinya, perbaikan aspek finansial didasarkan pada indikator-indikator fundamental dan operasional secara seimbang yang secara otomatis mendorong angka-angka keuangan perusahaan. 2. Perspektif Pelanggan Perspektif pelanggan mengevaluasi seberapa baik organisasi atau perusahaan dalam memenuhi kepuasan pelanggan. Untuk memenuhi perspektif ini, perusahaan perlu melihat kinerjanya dari sudut pandang pelanggan. Tak jarang, perusahaan menyewa pihak ketiga untuk melakukan studi tentang kepuasan pelanggan atas produk dan layanan mereka. Beberapa indikator yang kerap digunakan untuk melihat lebih dalam perspektif pelanggan meliputi kualitas produk, pengalaman belanja pelanggan, loyalitas pelanggan, waktu respons terhadap keluhan pelanggan, serta pertumbuhan pangsa pasar yang dimiliki perusahaan. 3. Perspektif Proses Internal Perspektif proses internal mengukur seberapa efisien dan efektif operasional perusahaan terkait proses-proses kunci yang mendukung pencapaian tujuan. Evaluasi proses internal memiliki dampak besar yang terkoneksi dengan kondisi finansial dan pelanggan. Contoh sederhananya, proses bisnis yang baik memungkinkan perusahaan memenuhi kebutuhan pelanggan sekaligus meningkatkan reputasi perusahaan di mata pelanggan. Robert S. Kaplan dan David P. Norton dalam makalahnya menyebutkan, ukuran-ukuran internal balanced scorecard harus berasal dari proses bisnis yang memiliki dampak terbesar terhadap kepuasan pelanggan. Faktor ini meliputi cycle time, kualitas, keterampilan karyawan, produktivitas, dan lainnya. Penggunaan teknologi tepat guna dapat membantu perusahaan untuk memperbaiki proses internal, memastikan perusahaan lebih adaptif dan kompetitif dalam menghadapi tantangan industri. 4. Perspektif Pertumbuhan dan Pembelajaran Perspektif pertumbuhan dan pembelajaran mengukur inisiatif dan inovasi yang telah dilakukan perusahaan untuk masa depan. Beberapa indikator yang dapat dimasukan dalam perspektif ini meliputi inovasi produk, pengembangan SDM, investasi dalam riset dan pengembangan, dan tingkat penerapan teknologi baru. Kemampuan perusahaan dalam berinovasi, bertumbuh, dan belajar membentuk nilai perusahaan. Melalui kemampuan meningkatkan nilai produk, meningkatkan efisiensi operasi, dan meluncurkan berbagai produk baru, perusahaan akan mendapat pengakuan yang lebih dari pelanggan, memperkuat keunggulan, dan akhirnya meraih pertumbuhan berkelanjutan.📚Baca juga:PanduanPerformance Appraisal2024 +InsightEksklusif Kapal Api Group Contoh Balanced Scorecard (BSC) Untuk melengkapi pemahaman seputar balanced scorecard, CakeResume akan membagikan contoh penerapan balanced scorecard dalam mengukur dan memperbaiki performa perusahaan. Berikut adalah contoh kasusnya: Perusahaan X ingin meningkatkan efisiensi operasional yang bertujuan menghemat biaya operasional, meningkatkan profitabilitas, dan memenuhi kepuasan pelanggan. Namun, dalam beberapa kali percobaan, perusahaan X masih belum mencapai target yang mereka proyeksikan. Dalam kasus ini, perusahaan X bisa menggunakan balanced scorecard yang memberikan perspektif menyeluruh atas kinerja untuk menemukan solusi terbaik dan langkah-langkah strategis mewujudkan tujuan seperti di bawah ini: Memulai Performance Appraisal Lebih Efektif: Panduan Lengkap!Dapatkan panduan praktis dan template yang siap digunakan untuk melakukan penilaian kinerja secara efektif.Ebook terbaru Cake, "Penilaian Kinerja Efektif: Kunci Merekrut Tim Berkinerja Tinggi", menyediakan informasi yang komprehensif, mulai dari langkah-langkah merancang performance appraisal yang efektif hingga template siap pakai! Unduh secara gratis sekarang dan akses panduan performance appraisal komprehensif langsung dari pakar HR!Kesimpulan Balanced scorecard adalah metode pengukuran kinerja organisasi atau perusahaan yang didasarkan pada 4 perspektif penting, meliputi finansial, pelanggan, proses internal, serta pertumbuhan dan pembelajaran.Sebagai alat manajemen strategis, balanced scorecard memegang fungsi utama yang mencakup alat pengukuran, pemantauan, evaluasi, dan pengelolaan kinerja perusahaan secara komprehensif.Penerapan BSC dalam mengukur performa perusahaan memberikan banyak manfaat bagi manajemen dan perusahaan yaitu; menghemat waktu dan biaya, mendapat wawasan berharga, dan membantu menentukan tujuan jangka panjang.Perspektif finansial, pelanggan, proses internal, serta pertumbuhan dan pembelajaran dalam BSC saling berkorelasi antara satu sama lain dalam mengukur performa perusahaan. Cakeadalah platform rekrutmen global yang menghubungkan perusahaan dengan+7 juta kandidat berkualitas.Pasang lowongan kerja gratisuntuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkanEmployer Brandinglebih efektif bersama Cake. Percayakan kami sebagaiRecruitment ConsultantAnda untuk membantu menemukan talenta spesifik lebih baik,konsultasi hari ini!Dapatkan wawasan mendalam dan konten informatif terkait rekrutmen, manajemen SDM, employer branding, serta tren terbaru di dunia HR hanya di Cake. Jadikan kami sumber terpercaya Anda untuk strategi perekrutan yang efektif dan solusi SDM yang inovatif. --- Ditulis Oleh Gama Prabowo ---
Recruitment & HR
Apr 24th 2025

Job Description: Pengertian, Fungsi, dan 15 Contohnya

Job description adalah elemen kunci dalam iklan lowongan pekerjaan yang turut menentukan kualitas kandidat yang akan melamar di suatu perusahaan. Untuk menarik kandidat berkualitas, HR perlu menyusun job description secara singkat tapi tetap memuat informasi penting tentang posisi yang dibuka. Meski terlihat sederhana, penulisan job description wajib memperhatikan banyak aspek, termasuk format, gaya bahasa, transparansi, serta kejelasan tugas dan kualifikasi. Di artikel ini, Cake akan membagikan penjelasan seputar pengertian, fungsi, dan contoh job description yang dapat kamu gunakan sebagai referensi. Mari simak selengkapnya!Apa itu Job Description? Apa itu Job Description?Berasal dari bahasa Inggris, job description artinya deskripsi pekerjaan. Job description adalah penjelasan garis besar tentang tugas, tanggung jawab, dan kualifikasi yang dibutuhkan untuk mengisi suatu posisi atau jabatan. Job description menjadi bagian inti dari lowongan pekerjaan karena memberi gambaran yang jelas tentang ekspektasi calon karyawan yang diinginkan oleh perusahaan. Selain itu, job description juga membantu perusahaan menarik kandidat yang tepat. Setiap lowongan kerja, baik digital maupun konvensional, memuat deskripsi pekerjaan. Dikutip dari LinkedIn Talent Solutions, job description idealnya terdiri dari beberapa bagian termasuk: Nama posisi atau jabatanRingkasan pekerjaanDaftar tugas dan tanggung jawabKualifikasi skill, pendidikan, dan pengalaman profesional yang diharapkanGaji/benefitKetentuan kerja Penyusunan job description dalam lowongan kerja umumnya dilakukan oleh tim HR dan manajer atau user yang bertanggung jawab langsung atas posisi yang dibuka. Keterlibatan manajer dalam penyusunan bertujuan agar job description yang dihasilkan relevan dengan kebutuhan operasional perusahaan dan mampu menjaring kandidat yang tepat. 📚 Baca juga:Cara Membuat Jobdesk yang Efektif dan 10 Contohnya!Fungsi Job Description Fungsi Job DescriptionJob description memiliki fungsi krusial dalam rekrutmen karyawan. Dilansir dari SHRM, job description yang baik membantu perusahaan mendapat karyawan berkualitas untuk mengisi posisi atau jabatan yang dibutuhkan. Secara lebih rinci, berikut 5 fungsi utama job description: 1. Mendefinisikan Tugas, Kualifikasi, dan Tanggung Jawab Fungsi utama job description adalah mendefinisikan tugas, kualifikasi, dan tanggung jawab untuk peran atau posisi yang dibuka. Dengan begitu, kandidat memiliki acuan untuk memahami pekerjaan yang akan dilamar serta mengetahui ekspektasi perusahaan. 2. Menarik Kandidat Berkualitas Job description berfungsi menarik kandidat berkualitas yang tepat untuk mengisi posisi yang dibutuhkan rekruter. Deskripsi yang rinci membantu menyaring kandidat yang paling sesuai sekaligus memberi gambaran jelas tentang budaya kerja dan peluang karir yang ditawarkan. 3. Transparansi Proses Rekrutmen Job description memberikan informasi penting tentang kriteria seleksi, persyaratan, gaji, dan benefit. Hal ini menjadi dasar transparansi rekrutmen bagi kandidat yang dapat meminimalisir kesalahpahaman dan kecurigaan terhadap potensi kecurangan selama proses seleksi. 4. Membantu Penyusunan Kontrak Kerja Daftar tugas, tanggung jawab, dan kualifikasi dalam job description berfungsi sebagai acuan bagi tim HRD untuk menyusun kontrak kerja kandidat karyawan. Tim HRD dapat menyusun hak, kewajiban, dan tanggung jawab pihak perusahaan dan karyawan secara adil sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. 5. Mendukung Evaluasi Kinerja Job description memberikan tolak ukur yang jelas bagi HRD dalam menyusun evaluasi kinerja karyawan. Rincian tugas dan tanggung jawab pada job description memungkinkan HRD menetapkan standar kinerja yang objektif dan terukur untuk dipenuhi karyawan.📚 Baca juga:10 Situs Pasang Iklan Lowongan Kerja Gratis 2024 Terbaik di Indonesia Fungsi Job DescriptionJob description dan job specification adalah dua istilah yang kerap muncul dalam lowongan kerja. Meski sekilas terlihat sama, ada perbedaan mendasar antara job description dan job specification. Penjelasan job description berfokus menjabarkan tanggung jawab, tugas, dan peran yang harus dijalankan karyawan dalam sebuah perusahaan. Sementara job specification berfokus menjelaskan persyaratan dan kualifikasi keterampilan, pendidikan, dan pengalaman yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab pekerjaan. Dilihat dari tujuannya, job description bertujuan mendefinisikan ekspektasi dan ketentuan yang diterapkan perusahaan terhadap suatu posisi pekerjaan. Sedangkan tujuan penyusunan job specification adalah mendapatkan kandidat yang sesuai dengan standar kualifikasi yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas dalam posisi tersebut.Apa Perbedaan Job Description dan Job Specification? 📚 Baca juga:10 Situs Pasang Lowongan Kerja Gratis 2024Cara Membuat Job Description dengan MudahJika ingin membuat job description dengan mudah dan cepat, Anda bisa memanfaatkan teknologi AI yang dapat membaca profil posisi yang dicari dan kualifikasi yang dibutuhkan. Salah satu rekomendasi platform AI recruitment adalah AI CakeJDWriter.Fitur ini membantu perusahaan dalam membuat deskripsi pekerjaan berkualitas tinggi dengan cepat. Anda bisa memasukkan kata kunci spesifik dan bisa langsung mendapatkan deskripsi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan posisi yang diinginkan.Cake AI JDWriter15 Contoh Job Description untuk Berbagai Posisi 15 Contoh Job Description untuk Berbagai PosisiPenyusunan job description akan lebih mudah jika Anda memiliki referensi tentang deskripsi pekerjaan serupa di industri yang sama. Untuk memperkaya referensi, berikut Cake bagikan 15 contoh dan template job description di berbagai bidang pekerjaan. Contoh Job Description Business Development Dengan pengalaman luas di industri asuransi, MaxLife berfokus membantu masyarakat mendapatkan hasil maksimal kehidupan. Kami berkomitmen mewujudkan solusi asuransi yang inovatif dan komprehensif untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan klien. Tujuan perusahaan kami adalah menjadi mitra terpercaya dalam perencanaan keuangan dan perlindungan asuransi, memastikan setiap individu dan keluarga dapat meraih keamanan dan kesejahteraan. Tugas dan Tanggung Jawab Mengembangkan peluang bisnis dan kemitraan baruMenjalin hubungan jangka panjang dengan mitra bisnis, klien, dan pemangku kepentingan lainnyaMenyiapkan proposal, negosiasi kontrak, dan presentasi yang menarik bagi calon mitra bisnisBerkoordinasi dengan departemen lain untuk mengembangkan solusi strategis untuk mencapai tujuan pertumbuhan bisnisMengembangkan sales plan untuk aktivasi, insentif, materi promosi, dllMelaporkan hasil pencapaian target dan memberikan rekomendasi strategi kepada manajemenMelakukan riset pasar untuk mengidentifikasi tren asuransi dan peluang ekspansi Kualifikasi Minimal lulusan S1 dalam bidang ekonomi, bisnis, pemasaran, manajemen, atau jurusan lain yang relevan.Pengalaman minimal 3 tahun di bidang business development, diutamakan di sektor industri asuransiMemiliki pengalaman yang baik tentang industri asuransi, produk asuransi, dan peraturan terkait.Kemampuan analisis pasar, komunikasi, presentasi, dan negosiasiMampu bekerja secara mandiri maupun dalam timBerpengalaman mengembangkan kemitraan bisnis menjadi nilai tambahBerorientasi pada pencapaian target dan hasil yang optimal Gaji dan Benefit Gaji kompetitifAsuransi kesehatan dan ketenagakerjaanTunjangan kinerja kompetitifPelatihan pengembangan skillLiburan bersama perusahaan Contoh Job Description Project Manager Posisi: Project Manager Full-Time Kami mencari seorang Project Manager berpengalaman yang mampu memimpin dan mengelola proyek secara efektif. Sebagai Project Manager, Anda akan mengawasi dan melaksanakan berbagai proyek untuk memastikan penyelesaiannya sesuai dengan waktu dan anggaran yang telah dialokasikan. Kandidat harus memiliki pengalaman dalam mengelola tim dan mampu berkomunikasi dengan anggota tim serta pemangku kepentingan secara efektif. Tugas dan Tanggung Jawab: Memimpin dan mengelola proyek dari inisiasi hingga penutupan, memastikan proyek berjalan lancar sesuai dengan ruang lingkup, jadwal, dan anggaran proyek.Mengembangkan dan memelihara rencana proyek, jadwal, sumber daya, dan anggaran.Memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi yang efektif antara anggota tim.Mengkomunikasikan status proyek, risiko, dan masalah kepada pemangku kepentingan.Mengidentifikasi dan mengatasi masalah proyek, menerapkan solusi efektif untuk meminimalkan dampak pada hasil proyek. Kualifikasi: Gelar Sarjana di bidang teknik, manajemen, dan jurusan lain yang relevan.Pengalaman minimal 5 tahun sebagai Project ManagerBerpengalaman menangani peluncuran produk baru dan pengembangan produk baru.Mempunyai keterampilan kepemimpinan dan komunikasi yang kuatBersedia ditempatkan di kantor pusat Proses Rekrutmen: CV screeningInterview HRDTes Keterampilan teknis dan manajemen proyekInterview UserTes medisOffering Siap menarik talenta berkualitas? Mulai bangun employer branding Anda lebih efektif dengan Cake sekarang juga! 🎉Mulai Sekarang Contoh Job Description Account Executive dalam Bahasa Inggris Position: Account Executive Get to Know Our Team As an Account Executive (AE), you will work as part of a collaborative team focused on driving sales and building strong client relationships. The Account Executive team works closely with the marketing, creative, and operations departments to ensure seamless communication and execution of client projects. Together, we aim to deliver exceptional service, exceed sales targets, and provide tailored solutions that meet the unique needs of each client. Get to Know the Role Prepare sales forecasts and budgetsBuild and maintain long-term relationships with clientsCollaborate with the sales and marketing teams to identify new business opportunities and upsell services to existing clients.Analyze consumer behavior, market insight, field situation, and market trend in their territoryManage the full sales cycle from lead generation to closing, consistently meeting or exceeding sales targetsHandle client inquiries and resolve issues promptly to maintain positive relationships and achieve client satisfaction What Will You Need Bachelor’s degree in any field with a minimum GPA of 3.00.1-3 years experience as an Account Executive.Excellent communication, presentation, and influencing skills across all levels of an organization.Strong capability in explaining the unique features of products and services.Excellent verbal and written communication in Bahasa Indonesia and English.Professional appearance, with a dynamic personality, integrity, and the ability to work under pressure and manage multiple tasksSolid track record in developing client-focused, differentiated, and actionable sales solutions Contoh Job Description Data Analyst Posisi: Data Analyst Tugas dan Tanggung Jawab Ekstraksi data dari berbagai sumber ke dalam format database, BI Tools, Excels, dll.Melakukan analisis tren dan data untuk mendukung keputusan bisnis strategis.Membuat laporan dengan visualisasi data yang mudah dipahami.Bekerja sama dengan tim manajemen, pemasaran, dan operasional untuk memenuhi kebutuhan data dan memberikan rekomendasi berbasis analisis.Mengembangkan dan mengelola sistem pelaporan data yang akurat dan terorganisir.Menghasilkan insight yang bermanfaat bagi pemangku kepentingan. Kualifikasi Gelar sarjana Statistik, Matematika, Ilmu Komputer, Ekonomi, atau bidang terkait.Pengalaman 1 - 2 tahun sebagai data analyst atau di posisi analitik serupa.Menguasai alat analisis data seperti Microsoft Excel, SQL, Power BI, dan software statistika lain.Terbiasa melakukan query, pembuatan report, dan presentasi.Keterampilan komunikasi yang baik untuk menyampaikan analisis kepada tim non-teknis.Mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim.Keterampilan yang kuat dalam analisis kuantitatif dan problem solving. Contoh Job Description Social Media Specialist Sebagai Social Media Specialist, Anda akan bertanggung jawab merancang strategi media sosial, membuat konten yang interaktif, serta memantau performa media sosial untuk meningkatkan brand awareness dan engagement dengan audiens. Tugas dan Tanggung Jawab Mengembangkan dan mengimplementasikan strategi media sosial untuk meningkatkan brand awareness, engagement, dan pertumbuhan bisnis.Mengelola dan menjadwalkan konten yang menarik di Instagram, Facebook, YouTube, dan TikTok.Menganalisis performa konten dengan tools analitik dan memberikan laporan berkala tentang performa akun sosial media.Memantau tren media sosial terbaru dan menerapkannya ke dalam strategi konten untuk memastikan relevansi dan kreativitas.Mengelola kampanye iklan di media sosial dan melaporkan hasilnya.Melakukan riset kompetitor dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan company appearance.Berkolaborasi dengan graphic designer dan tim kreatif untuk produksi konten. Kualifikasi Pendidikan minimal Sarjana di bidang Komunikasi, Pemasaran, IT, atau bidang terkait.Pengalaman minimal 1 - 2 tahun dalam mengelola akun sosial media profesional.Mampu menggunakan alat analitik media sosial seperti Meta Business Suite, Ads Manager, TikTok Insight, YouTube Studio, dll.Mempunyai keterampilan editing foto dan video via smartphone.Keterampilan komunikasi lisan dan tulisan yang baik.Kreatif, up-to-date dengan tren sosial media, dan berorientasi hasil.Berpengalaman dalam mengelola kampanye iklan media sosial lebih disukai. Contoh Job Description Account Manager jualan produk.Menganalisis dan meningkatkan market share di wilayah yang ditugaskan.Melakukan presentasi, negosiasi, dan penawaran kepada klien untuk meningkatkan penjualan dan memperluas kerja sama.Bekerja sama dengan tim sales untuk mengidentifikasi peluang pertumbuhan dan ekspansi bisnis.Mengelola kontrak, perjanjian kerja sama, dan memastikan semua kewajiban terpenuhi sesuai jadwal.Menganalisis action plan dan hasil dari pelaksanaan program penjualan dan pencapaian targetMeningkatkan penjualan sesuai dengan target dan arahan perusahaan. Kualifikasi Pendidikan minimal Sarjana.Berpengalaman minimal 2 tahun sebagai Account Manager, lebih disukai di industri terkait.Berorientasi pada target, dengan kemampuan memahami kebutuhan klien dan menyediakan layanan yang sesuai.Pemahaman mendalam tentang proses manajemen akun dan pengembangan bisnis.Menguasai Microsoft Excel dan PowerPoint.Menguasai Bahasa Inggris (lisan dan tulisan).Pengalaman menggunakan CRM lebih disukai. Penempatan: Semarang, Jawa Tengah Contoh Job Description Public Relation Posisi: Public Relation Bright Future adalah agensi PR terkemuka yang berfokus pada pengembangan strategi komunikasi kreatif dan efektif di berbagai industri. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dan tim yang berdedikasi, kami membantu klien membangun dan menjaga reputasi mereka di mata publik, serta menjalin hubungan baik dengan media. Kami berkomitmen menciptakan kampanye PR yang inovatif dan berdampak positif untuk seluruh pihak. Tugas Utama: Mengelola hubungan media: Membangun dan memelihara hubungan positif dengan media, menyusun siaran pers, serta merespons permintaan informasi dari wartawan.Menyusun strategi komunikasi: Mengembangkan dan menerapkan rencana komunikasi untuk mendukung branding dan pemasaran klien.Monitoring media: Memantau liputan media dan menganalisis tren industri untuk memberikan insight yang relevan kepada klien.Event management: Membantu merencanakan dan mengelola acara promosi dan konferensi pers. Kualifikasi: Gelar Sarjana di bidang Komunikasi, Hubungan Masyarakat, Jurnalistik, atau bidang terkait.Pengalaman minimal 2 tahun di bidang public relation atau hubungan masyarakat, baik di agensi maupun di perusahaan.Memiliki kemampuan menulis press release dan komunikasi verbal yang baik.Mempunyai jaringan kontak yang luas dengan media lokal maupun nasional.Keterampilan manajemen waktu yang baik.Kreatif menyusun konten dan strategi komunikasi yang menarik. Gaji dan benefit: Gaji kompetitif di atas UMR.BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.Lingkungan kerja yang sehat dan dinamis.Kesempatan bekerja dengan klien besar dan proyek yang bervariasi. Lokasi: Jakarta Pusat, Indonesia Contoh Job Description Personal Assistant Posisi: Personal Assistant to CEO Kami mencari seorang Personal Assistant to CEO yang dinamis, terorganisir, dan aktif mendukung Chief Executive Officer (CEO) dalam berbagai tugas sehari-hari. Peran ini mencakup pengelolaan agenda, komunikasi, dan koordinasi kegiatan CEO agar berjalan lancar dan efisien. Anda akan menjadi tangan kanan CEO dan memastikan segala kebutuhan operasional dan administratif terpenuhi tepat waktu. Tugas dan Tanggung Jawab: Mengelola agenda CEO: Menjadwalkan pertemuan, rapat, dan acara lainnya, serta memastikan CEO tetap terorganisir dan mengikuti jadwal yang telah ditentukan.Menangani korespondensi: Menyaring email, surat, panggilan telepon, dan komunikasi lainnya, serta memberikan respons yang tepat dan efisien.Mempersiapkan dokumen: Menyusun laporan, presentasi, dan dokumen lainnya sesuai kebutuhan CEO.Mengatur perjalanan bisnis: Mengelola pemesanan tiket, akomodasi, dan transportasi untuk perjalanan domestik maupun internasional CEO.Koordinasi dengan tim internal dan eksternal: Berkomunikasi dan mengatur pertemuan dengan eksekutif perusahaan, karyawan, dan mitra eksternal.Menghadiri rapat: Mendampingi CEO dalam rapat, membuat notulen, serta menyusun follow-up tindakan yang perlu dilakukan. Kualifikasi: Gelar Sarjana di berbagai bidang.Pengalaman minimal 3 tahun sebagai Personal Assistant, Executive Assistant, atau posisi administratif serupa.Kemampuan organisasi yang sangat baik dan mampu bekerja dalam lingkungan yang cepat berubah.Keterampilan komunikasi yang luar biasa, baik verbal maupun tertulis.Mahir dalam penggunaan Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint) dan alat-alat digital lainnya.Kemampuan multitasking yang kuat, perhatian terhadap detail, dan mampu bekerja di bawah tekanan.Sikap profesional, dengan keterampilan interpersonal yang baik. Contoh Job Description Product Manager Posisi: Personal Assistant to CEO Kami mencari seorang Personal Assistant to CEO yang dinamis, terorganisir, dan aktif mendukung Chief Executive Officer (CEO) dalam berbagai tugas sehari-hari. Peran ini mencakup pengelolaan agenda, komunikasi, dan koordinasi kegiatan CEO agar berjalan lancar dan efisien. Anda akan menjadi tangan kanan CEO dan memastikan segala kebutuhan operasional dan administratif terpenuhi tepat waktu. Tugas dan Tanggung Jawab: Mengelola agenda CEO: Menjadwalkan pertemuan, rapat, dan acara lainnya, serta memastikan CEO tetap terorganisir dan mengikuti jadwal yang telah ditentukan.Menangani korespondensi: Menyaring email, surat, panggilan telepon, dan komunikasi lainnya, serta memberikan respons yang tepat dan efisien.Mempersiapkan dokumen: Menyusun laporan, presentasi, dan dokumen lainnya sesuai kebutuhan CEO.Mengatur perjalanan bisnis: Mengelola pemesanan tiket, akomodasi, dan transportasi untuk perjalanan domestik maupun internasional CEO.Koordinasi dengan tim internal dan eksternal: Berkomunikasi dan mengatur pertemuan dengan eksekutif perusahaan, karyawan, dan mitra eksternal.Menghadiri rapat: Mendampingi CEO dalam rapat, membuat notulen, serta menyusun follow-up tindakan yang perlu dilakukan. Kualifikasi: Gelar Sarjana di berbagai bidang.Pengalaman minimal 3 tahun sebagai Personal Assistant, Executive Assistant, atau posisi administratif serupa.Kemampuan organisasi yang sangat baik dan mampu bekerja dalam lingkungan yang cepat berubah.Keterampilan komunikasi yang luar biasa, baik verbal maupun tertulis.Mahir dalam penggunaan Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint) dan alat-alat digital lainnya.Kemampuan multitasking yang kuat, perhatian terhadap detail, dan mampu bekerja di bawah tekanan.Sikap profesional, dengan keterampilan interpersonal yang baik. Contoh Job Description Business Analyst Posisi: Business Analyst Tentang Perusahaan: InnovaTech Solutions adalah perusahaan teknologi yang berfokus pada pengembangan perangkat lunak inovatif dan solusi digital untuk bisnis di berbagai industri. Kami dikenal karena keunggulan teknis, inovasi terdepan, dan dampak positif yang kami buat bagi klien dan masyarakat. Lingkungan kerja kami mendukung keberagaman, inklusi, dan pengembangan karir, memastikan Anda dapat berkembang dan merasa nyaman. Pekerjaan Anda di InnovaTech Solutions: Sebagai Business Analyst, Anda akan bekerja sama dengan klien internal dan eksternal untuk menentukan kebutuhan mereka serta mengembangkan solusi untuk mengatasi masalah bisnis, proses, dan sistem yang ada. Anda akan bertindak sebagai penghubung antara pemangku kepentingan, memahami struktur, kebijakan, dan operasi organisasi untuk merekomendasikan solusi yang memungkinkan perusahaan mencapai tujuannya. Tugas dan Tanggung Jawab Utama: Peran penghubung: Berfungsi sebagai jembatan antara masalah bisnis dan solusi teknologi, membantu organisasi dalam menemukan solusi untuk masalah bisnis menggunakan teknologi.Analisis bisnis: Menganalisis masalah bisnis, proses, dan sistem, lalu mendefinisikan solusi untuk perbaikan atau perubahan yang diperlukan.Kolaborasi internal: Bekerja sama dengan tim internal untuk menerapkan praktik terbaik dalam menentukan persyaratan bisnis dan mengembangkan solusi operasional dan sistem.Pelaksanaan proyek: Mengelola proyek bisnis dengan menyelaraskan dengan persyaratan sponsor dan arsitektur perusahaan.Pengembangan layanan: Berkontribusi dalam pengembangan layanan dan platform yang ditingkatkan, mencakup seluruh aspek mulai dari definisi produk hingga penerapan.Penyelesaian masalah: Membantu menyelesaikan masalah terkait layanan dan mengikuti proses pengembangan yang relevan.Dokumentasi dan pelatihan: Mengidentifikasi dan mendokumentasikan celah operasional, menyiapkan panduan pengguna, template, kasus uji, dan pelatihan pengguna. Pengetahuan, Keterampilan, dan Atribut: Pemahaman yang baik tentang praktik dan proses bisnis.Pengembangan keahlian dalam sistem, proses, dan teknologi tertentu yang dianalisis.Keterampilan komunikasi lisan dan tulisan yang baik.Pemahaman metodologi manajemen proyek.Keterampilan analitis yang baik untuk mengubah persyaratan bisnis menjadi deliverables operasional (persyaratan fungsional) untuk memenuhi tujuan bisnis.Keterampilan dokumentasi yang baik, terutama dalam persyaratan fungsional, kasus uji, dokumentasi pengguna, proses, dan prosedur.Pengetahuan luas tentang Microsoft Office (Excel, Word, PowerPoint, Visio).Pengalaman dengan alat sistem seperti SAP, ServiceNow, atau Jira adalah nilai tambah. Kualifikasi Akademik dan Sertifikasi: Gelar Sarjana yang relevan (Manajemen Bisnis, Teknologi Informasi, atau setara).Sertifikasi Project Management akan menjadi nilai tambah. Pengalaman yang Dibutuhkan: Pengalaman 3+ tahun sebagai Business Analyst di lingkungan layanan teknologi.Pengalaman dalam pengumpulan kebutuhan bisnis, definisi use case, pemetaan proses, dan implementasi layanan dan sistem baru. Jenis dan Lokasi Kerja: On-site Working di kantor pusat kami di Jakarta, Indonesia. Ingin rekrut karyawan yang berkualitas? Pasang loker gratis untuk 3 iklan lowongan kerja pertamamu di Cake mulai hari ini! Contoh Job Description Customer Service About Us MaxService adalah perusahaan outsourcing (BPO) berskala nasional yang menyediakan solusi customer service digital yang inovatif dan andal. Kami berdedikasi memberikan layanan berkualitas tinggi yang membantu perusahaan meningkatkan pengalaman pelanggan. MaxService berkomitmen menyediakan solusi yang efisien, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan setiap klien. Job Role Memberikan informasi tentang produk dan layanan kepada pelanggan.Melayani pertanyaan dan keluhan pelanggan secara profesional.Membantu penyelesaian masalah dan memberikan solusi kepada pelanggan.Melakukan follow-up kepada pelanggan untuk memastikan masalah terselesaikan.Mengelola data dan informasi pelanggan dengan akurat di sistem perusahaan.Melaporkan catatan percakapan dengan pelanggan.Bekerja sama dengan tim untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Qualification Minimal lulusan SMA/SMK, diploma lebih disukaiPengalaman minimal 1 tahun di bidang customer service atau call centerMemiliki skill komunikasi yang baikMenguasai penggunaan komputer dan aplikasi customer service digitalBersedia bekerja dalam shiftBerorientasi target dan memiliki manajemen waktu yang baik Salary and Benefit Gaji kompetitifAsuransi kesehatan dan ketenagakerjaanInsentif sesuai kinerjaKursus dan pelatihan rutin dalam bidang teknologi dan komunikasi Contoh Job Description Graphic Designer Posisi: Graphic Designer Full-Time Perusahaan kami sedang mencari Graphic Designer kreatif untuk bergabung dengan tim media dan kreatif. Sebagai graphic designer, Anda bertugas membuat desain visual yang menarik dan mendukung kebutuhan komunikasi perusahaan. Pekerjaan ini mencakup pembuatan desain untuk platform media sosial, cetak, website, dan media lain sesuai kebutuhan. Tugas dan Tanggung Jawab Utama Membuat desain visual untuk media sosial, website, cetak, dan materi promosi lainnya.Berkolaborasi dengan departemen lain untuk memahami kebutuhan desain.Mengembangkan konsep kreatif dan visual yang inovatif untuk kampanye iklan.Mengembangkan dan mempresentasikan konsep dan prototipe desain kepada pemangku kepentingan untuk di-review dan mendapat feedback.Mengelola beberapa proyek desain dengan deadline ketat.Melakukan revisi berdasarkan feedback dari tim atau klien.Mengikuti perkembangan tren desain industri. Kualifikasi: Sarjana Ilmu Komunikasi, Desain Grafis, Seni, atau bidang terkait.Pengalaman minimal 2 tahun sebagai Graphic Designer.Menguasai software desain grafis seperti Adobe Photoshop, Illustrator, InDesign, dll.Kreatif, berorientasi pada detail, dan mampu bekerja dalam deadline ketat.Memiliki skill komunikasi dan team-work yang baik.Menguasai bahasa Inggris, baik lisan dan tulisan.Memahami tren desain terkini dan teknik visual yang efektif. Lokasi: Jakarta, Indonesia. Contoh Job Description Digital Marketing Posisi: Digital Marketing Specialist Kami mencari kandidat Digital Marketing berpengalaman untuk merencanakan, mengelola, dan melaksanakan strategi pemasaran digital perusahaan. Posisi ini membutuhkan keterampilan SEO, SEM, social media advertising, dan alat pemasaran digital lainnya. Tugas dan Tanggung Jawab Merencanakan dan mengimplementasikan strategi digital marketing yang mencakup SEO, SEM, social media, dan email marketing.Mengelola kampanye digital marketing melalui platform Google Ads dan Meta Ads.Menganalisis dan optimalisasi kinerja campaign untuk mencapai target KPI yang telah ditentukan.Bekerja sama dengan tim media dan kreatif untuk mengembangkan konten yang menarik dan relevan.Melakukan riset keyword dan analisis kompetitor untuk meningkatkan SERP website.Memantau tren digital marketing terbaru dan mengidentifikasi peluang baru untuk meningkatkan efektivitas kampanye.Membuat laporan performa campaign dan memberikan rekomendasi kepada pemangku kepentingan berdasarkan analisis data. Kualifikasi Gelar Sarjana Pemasaran, Komunikasi, IT, atau bidang serupa.Pengalaman minimal 2 tahun sebagai digital marketing, SEO specialist, KOL specialist, atau pengalaman kerja lain yang relevan.Mempunyai sertifikat digital marketing, SEO, atau ads manajerial menjadi nilai plus.Menguasai alat analitik seperti Google Analytics, Search Console, Google Ads, dan Meta Business Manager.Memiliki kemampuan berpikir analitis dan kreatif untuk mengembangkan strategi digital marketing yang efektif. Gaji dan Benefit Range gaji Rp 7.000.000 - Rp 8.000.000.Tunjangan sesuai performa.Cuti tahunan.BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.Kesempatan mengembangkan karir dan bekerja di lingkungan inovatif. Jenis Pekerjaan: On-site, full-time 5 hari kerja dalam seminggu. Lokasi Pekerjaan: Jakarta Timur, Indonesia. Contoh Job Description Sederhana untuk Posisi Waiter Deskripsi Pekerjaan: Menyambut dan menyapa tamu atau pelanggan saat tiba di restoran.Mencatat pesanan makanan dan minuman secara akurat serta menyampaikannya kepada staf dapur.Menghidangkan makanan dan minuman kepada tamu dengan tepat waktu.Memastikan meja tertata dengan rapi, bersih, dan terorganisir.Menangani keluhan atau permintaan khusus dari tamu dan memberikan solusi dengan segera.Menjaga kebersihan dan keselamatan lingkungan kerja sesuai standar kesehatan dan keselamatan. Persyaratan: Minimal lulusan SMA/SMK atau setara.Memiliki pengalaman sebagai waiter/waitress lebih diutamakan.Kemampuan komunikasi dan interpersonal yang baik.Bersedia bekerja dengan jam kerja shift.Bersikap positif dan mampu bekerja dalam tim. Gaji dan Tunjangan: Gaji kompetitifBPJS Kesehatan dan KetenagakerjaanUang makan dan transportPelatihan dan pengembangan karir Contoh Job Description Content Creator Posisi: Content Creator Full-Time Deskripsi Pekerjaan: Menyusun dan mengeksekusi content plan.Mengembangkan ide kreatif untuk membuat konten yang menarik dan relevan.Membuat konten berupa teks, gambar, dan video.Melakukan editing foto dan video untuk keperluan branding sosial media.Berinteraksi dengan audiens di media sosial untuk meningkatkan engagement.Bekerja sama dengan tim untuk memastikan efektivitas konten.Menganalisis performa konten dan menyusun laporan untuk meningkatkan efektivitas konten. Kualifikasi: Minimal SMA/SMK.Pengalaman minimal 1 tahun sebagai content creator.Menguasai basic skill fotografi dan videografi.Kreatif dan up-to-date dengan tren media sosial.Memiliki portofolio yang menunjukan skill pembuatan konten.Menguasai software editing seperti Adobe Photoshop, Canva, dan CapCut.Mampu menjadi talent lebih diutamakan.Mempunyai skill komunikasi dan storytelling yang baik. Kesimpulan Job description adalah penjelasan seputar tugas, tanggung jawab, dan kualifikasi yang dibutuhkan untuk mengisi suatu posisi atau jabatan. Job description idealnya terdiri dari beberapa bagian termasuk: Nama posisi atau jabatanRingkasan pekerjaanDaftar tugas dan tanggung jawabKualifikasi skill, pendidikan, dan pengalaman profesional yang diharapkanGaji/benefitKetentuan kerja Ada 5 fungsi penting job description bagi rekruter, yaitu mendefinisikan tugas dan kualifikasi pekerjaan, menarik kandidat berkualitas, transparansi proses rekrutmen, membantu menyusun kontrak kerja, dan mendukung evaluasi kinerja. Cakeadalah platform rekrutmen dengan +8 jutadatabasetalenta di talent pool global.Pasang lowongan kerja gratisuntuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkanEmployer Brandinglebih efektif bersama Cake. Didukung teknologi ATSCake AIdanRecruitment Consultantprofesional, mulai temukan talenta berkualitas lebih cepat!Dapatkan wawasan mendalam dan konten informatif terkait rekrutmen, manajemen SDM,employer branding,serta tren terbaru di dunia HR hanya di Cake. Jadikan kami sumber terpercaya Anda untuk strategi perekrutan yang efektif dan solusi SDM yang inovatif.
Industry & Job Overview
Nov 17th 2025

Apa itu CIO? Pahami Pengertian, Tugas, Kualifikasi, dll.! [+CV]

Daftar Isi: Pengertian Chief Information OfficerTugas dan Tanggung Jawab CIOKeterampilan yang Harus Dimiliki CIOCara dan Syarat untuk Menjadi CIOProspek Karier CIO Bagi sebagian orang, menjadi seorang CIO adalah puncak jabatan yang sangat diinginkan. Kepanjangan CIO adalah Chief Information Officer. CIO sendiri adalah eksekutif perusahaan yang bertanggung jawab terhadap manajemen, implementasi proyek, dan penggunaan teknologi informasi perusahaan. Dahulu, posisi CIO ini tidak sepopuler sekarang. Namun seiring perkembangan zaman yang semakin canggih dan modern, kebutuhan akan CIO semakin meningkat, terutama di bagian IT. Umumnya, pekerjaan seorang Chief Information Officer adalah menganalisa bagaimana berbagai teknologi dapat menguntungkan bagi perusahaan dan mengintegrasikan sistem untuk kemajuan perusahaan. Ingin tahu lebih lanjut tentang jabatan CIO? Yuk, simak artikel CakeResume ini! Apa itu CIO? Banyak dari kalian masih bertanya-tanya, apa itu CIO? Apakah sebuah perusahaan membutuhkan CIO? CIO adalah seseorang yang bekerja dalam memaksimalkan informasi teknologi, merencanakan sistem manajemen informasi perusahaan, membangun visi IT perusahaan, serta mengawasi perkembangan standar perusahaan dalam rangka menyelaraskan teknologi informasi terhadap bisnis. CIO juga bertugas dalam mengawasi rencana investasi dalam teknologi informasi. Juga bertanggung jawab memimpin pengembangan tata kelola teknologi informasi dengan berbagai kelompok IT. Mengapa CIO sangat penting dalam perusahaan? CIO penting dalam perusahaan karena tidak semua karyawan dan perusahaan mampu mengikuti perkembangan tren teknologi ketika perkembangan teknologi semakin maju dan lingkungan kerja juga harus mengikuti perkembangan tren tersebut. Disinilah dibutuhkannya seorang CIO yang mampu memberikan informasi teknologi dalam perusahaan secara terstruktur. Tujuan CIO adalah memastikan perusahaan berinvestasi dalam teknologi terbaik. Tanpa CIO, perusahaan bisa saja tertinggal tren teknologi karena dianggap kurang relevan bagi bisnis.Apa Tugas Seorang CIO? Seorang CIO yang baik, bertanggung jawab untuk memastikan departemen IT berfungsi secara efektif dalam menjalankan bisnis perusahaan, terutama berkaitan dengan biaya dan brand strategy. Berikut tugas-tugas utama lainnya dari seorang CIO: Menyetujui pembelian alat teknologi informasiMendelegasikan tugas untuk meningkatkan produktivitasMengelola departemen IT dan memberi arahan pada timMengawasi implementasi jaringan dan sistem baruMembangun relasi bisnis dengan vendor ITMengikuti tren industri dan teknologi IT terbaruMembuat strategi dan memberikan solusi sesuai kebutuhan perusahaanBekerja sama dengan eksekutif perusahaan lain untuk menentukan praktik terbaik bagi dua belah pihakMengantisipasi terjadinya perubahan teknologi, tata kelola, ekonomi bisnis dan peluang bisnis bagi perusahaanMeningkatkan teknologi, informasi, dan komunikasi dalam perusahaan Skill yang Dibutuhkan Chief Information Officer (CIO) Skill yang dibutuh CIOSelain mengetahui apa itu CIO, kamu juga harus mengetahui skill apa yang dibutuhkan jika ingin menjadi CIO. Meskipun terlihat mudah, menjadi CIO juga membutuhkan keahlian khusus — tidak hanya dapat mengelola dan dapat mengikuti tren teknologi saja. Berikut adalah kemampuan dasar yang harus dimiliki CIO: 1. Kepemimpinan CIO harus dapat menentukan visi, tujuan, sasaran, dan menjadi pemimpin dalam tim untuk menghasilkan nilai bagi perusahaan. Pemimpin tidak hanya dituntut untuk mengelola orang, tapi juga mengelola kinerja tim agar mencapai tujuan perusahaan. 2. Berpikir Strategis Seorang CIO harus mampu menentukan arah dan pengaruh teknologi informasi ketika menjadi jembatan antara teknologi dan bisnis. Dalam hal ini, CIO juga harus bekerja sama dengan tim brand marketing dalam mencapai tujuan bisnis perusahaan. 3. Pengetahuan Teknis Sebagai pemimpin tim IT, CIO membutuhkan keahlian teknis, seperti mengerti tentang jaringan dan arsitektur. Dalam beberapa situasi, juga membutuhkan pengetahuan seperti bahasa pemrograman, dan juga coding untuk menindaklanjuti proyek IT. 4. Pengelolaan Risiko dan Proyek Selain CIO harus mampu berpikir strategis, mereka juga harus mampu mengidentifikasi area yang rentan terhadap pelanggaran siber atau cybercrime. CIO dapat melakukan pencegahan untuk memastikan data perusahaan tetap aman. 5. Pengetahuan Bisnis Tidak hanya dalam ruang lingkup IT, CIO juga harus memiliki pengetahuan tentang konsep bisnis yang dijalankan perusahaan. Dengan pengetahuan ini, CIO dapat menentukan arah dan langkah yang harus diambil dalam menjembatani teknologi dengan bisnis. 6. Komunikasi Kemampuan komunikasi oral dan verbal sangat dibutuhkan oleh seorang pemimpin. Karena ketika membawakan presentasi dan memberikan informasi kepada seluruh level karyawan di perusahaan, kemampuan komunikasi sangat dibutuhkan. CIO juga harus bertindak aktif dan mampu mendengar untuk dapat menangani kepribadian karyawan yang berbeda dalam perusahaan. 📚Baca juga: Wajib Tahu! 8 Cara Menjadi Pemimpin yang Baik [Perusahaan Organisasi] Tips untuk Menjadi Chief Information Officer Menjadi seorang Chief Information Officer memang tidak mudah, tetapi jika kamu sudah berada pada bidang yang tepat dan telah memenuhi beberapa syarat, kamu pun bisa menjadi CIO. Namun sebelum menjadi CIO ada beberapa hal yang harus kamu tempuh terlebih dahulu. Misalnya bekerja di departemen IT terlebih dahulu, kemudian ketika mendapat kesempatan naik jabatan, akan ada kemungkinan kamu bisa menjadi CIO. Kamu harus bekerja keras dan menunjukkan bahwa kamu mampu menjadi CIO. Berikut beberapa tips relevan untuk menjadi CIO yang baik dan mumpuni: 1. Tempuhi Pendidikan yang Relevan Kamu bisa mengambil jurusan yang sesuai dengan bidang IT jika ingin menjadi CIO. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Chief Information Officer adalah pekerja yang bertanggung jawab dalam bidang IT suatu perusahaan. Maka jurusan relevan yang dibutuhkan adalah sarjana: Teknik InformatikaIT ManagementIlmu KomputerDatabase Administration Untuk melengkapi gelar sarjana komputer ini, kamu juga bisa menempuh gelar magister business administration. Gelar magister ini akan membantu CIO merancang strategi, pengembangan proyek, perekrutan, bahkan perencanaan dana.Cari referensi contoh CV yang menarik perhatian HR? Kamu bisa temukan berbagai contoh CV untuk semua pekerjaan di halaman ini!Lihat Contoh CV 2. Ambil Sertifikasi Jika kamu ingin menjadi CIO, kamu juga bisa mengambil beberapa sertifikasi yang berhubungan dengan bidang IT. Selain mengambil gelar sarjana di bidang IT, perusahaan akan lebih mempertimbangkan Chief Information Officer yang memiliki sertifikat berikut: Project Management Professional (PMP)PMI Agile Certified Practitioner (PMI-ACP)CompTIA Project+Certified ScrumMaster (CSM)Product Management from Pragmatic InstituteITILCertified in the Governance 3. Miliki 10 - 20 Tahun Pengalaman Kerja Pengalaman kerja ini sangat dibutuhkan jika ingin menjadi Chief Information Officer. Seperti kamu ketahui, jabatan CIO adalah seorang pemimpin. Tentu saja kamu membutuhkan pengalaman kerja, minimal 10-20 tahun, untuk dapat betul-betul memahami sistem perusahaan. Jika pengalaman kerjamu masih dibawah 10 tahun, kamu harus memperbanyak pengalaman kerja untuk menjadi CIO yang profesional dan berpengalaman. 4. Buat CV CIO MenarikContoh CVCIO--- Dibuat di CakeResumeSudah buat CV CIO kamu belum? Yuk, buat dengan CakeResume CV Builder! ATS-friendly dan ada 50+ template, 100% Gratis!🎉 Buat CVProspek Karier Chief Information Officer (CIO) Jabatan sebagai Chief Information Officer memang sangat menjanjikan. Karena CIO adalah salah satu pekerjaan yang memiliki gaji tertinggi setelah CEO atau direktur perusahaan. Berdasarkan data konsultan rekrutmen Robert Walters, gaji seorang CIO dapat mencapai Rp 1,1 miliar - Rp 1,9 miliar per tahun atau Rp 90 juta per bulan. Memang jika ingin mencapai gaji sebesar itu, dibutuhkan pengalaman yang tidak sebentar. Tetapi jika kamu ingin bertekad menjadi CIO suatu hari nanti, kamu bisa mulai mengumpulkan pengalaman dari sekarang yang berhubungan dengan bidang teknologi dan informasi. Bagaimana dengan jalur karier CIO? Jalur karier untuk menjadi CIO tidak selalu sama dan juga tidak selalu berjalan mulus. Banyak jalan berliku dan sangat panjang. Persyaratan paling umum adalah memiliki gelar sarjana dalam ilmu komputer, pengembangan software, sistem informasi, atau bidang yang terkait. Jika pendidikan kamu kurang memadai dalam bidang tersebut, bisa juga didukung dengan pengalaman kerja. Seperti disebutkan sebelumnya, diperlukan minimal 10 tahun pengalaman kerja, dengan preferensi setidaknya minimal 3 tahun di tingkat eksekutif. Namun survei menunjukkan bahwa sebagian besar CIO memiliki pengalaman 15 hingga 20 tahun terkait di bidang teknologi informasi sebelum menjadi CIO. Meskipun terkadang tidak jelas apakah ada jalan untuk menjadi CIO, tapi semakin banyak pengalaman akan semakin baik. Setelah mengetahui apa itu CIO, mungkin kamu akan cukup tergiur melihat jenjang karir dan gaji yang dimiliki CIO. Semua itu membutuhkan kerja keras dan pengalaman kerja yang tidak sedikit. Jika kamu ingin mewujudkan mimpi menjadi CIO, kamu bisa mulai perjalanan karirmu dari sekarang dengan memperdalam ilmu komputer dan bidang yang berkaitan. Chief Information Officer merupakan kepanjangan CIO. CIO adalah pekerjaan yang memaksimalkan teknologi, perencanaan sistem manajemen informasi perusahaan, membangun visi IT, serta menjadi pemimpin dalam bidang IT.Menjadi CIO memang membutuhkan waktu lama, tapi jika ditekuni dari sekarang, kamu bisa mengoptimalkan pengalaman kerja.Ketahui apa yang kamu butuhkan jika ingin menjadi Chief Information Officer atau CIO, seperti kemampuan dan sertifikasi yang wajib dimiliki. Yuk, mulai perjalanan karier kamu sebagai CIO dengan mencari kerja dalam bidang IT di CakeResume Job Portal! Terpercaya, transparan, dan gratis🎉Cari Kerja--- Ditulis Oleh Rachel Vanadya ---
Industry & Job Overview
Apr 12th 2024

Apa itu Tech Company? Pengertian, Jenis, Contoh, dan Cara Melamar

Perusahaan teknologi atau tech company mengambil peran signifikan dalam mendorong perkembangan ekonomi digital Indonesia. Riset LPEM FEB UI pada tahun 2022 menunjukan bahwa satu perusahaan teknologi di Indonesia saja bisa menyumbang sekitar 1,8% - 2,2% dari total PDB. Di tahun 2023, Indonesia berada di peringkat ke-6 dunia sebagai negara dengan jumlah perusahaan teknologi rintisan terbanyak, yaitu 2.486 tech startup. Jumlah perusahaan teknologi yang masif ini membuka banyak peluang bagi pencari kerja. Agar tak melewatkan kesempatan ini, kamu bisa menyimak artikel seputar pengertian, jenis, contoh dan cara melamar kerja di perusahaan teknologi berikut ini. Yuk, simak selengkapnya! Daftar isi: Apa itu Tech Company? Perbedaan Technology Company, Startup, dan Scale-up Jenis-Jenis Perusahaan Teknologi Contoh Tech Company Indonesia Contoh Big Tech Company Cara Melamar Kerja di Tech Company Apa itu Tech Company? Technology company atau yang kerap disebut tech company adalah perusahaan yang berfokus mengembangkan dan memasarkan teknologi untuk menghasilkan produk atau jasa. Karakteristik perusahaan teknologi adalah fokusnya pada riset dan inovasi yang bertujuan meningkatkan nilai produk bagi konsumen. Perusahaan teknologi berorientasi pada solusi untuk memenuhi kebutuhan pasar, atau mengatasi tantangan tertentu dengan pemanfaatan teknologi. Perbedaan Tech Company, Startup, dan Scale-up Ketika membahas seputar tech company, beberapa orang mungkin menyamakannya dengan perusahaan startup dan scale up. Namun, ada perbedaan mendasar antara tech company, startup, dan scale up. Berikut pembahasan selengkapnya: 1. Startup Apa yang dimaksud dengan startup? Dikutip dari Forbes, startup adalah perusahaan rintisan yang didirikan untuk mengembangkan produk atau layanan yang unik, menarik, dan tak tergantikan bagi konsumen. Startup menjadikan inovasi sebagai fondasi pengembangan produk dan layanan, sehingga mampu menciptakan produk dan jasa yang benar-benar baru. Perusahaan startup bisa berasal dari berbagai sektor industri, tak hanya dari sektor teknologi saja. Namun, tren saat ini menunjukan bahwa pertumbuhan tech startup lebih tinggi karena sektor teknologi cenderung lebih cepat dibandingkan sektor lain. Tech startup adalah perusahaan rintisan yang berfokus pada pengembangan dan pemasaran produk atau layanan teknologi. Mereka memanfaatkan inovasi teknologi untuk menciptakan solusi yang menarik dan relevan bagi pasar. Tech startup memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi karena sektor teknologi memiliki potensi mengubah cara konsumen dalam berinteraksi, bekerja, dan menjalani hidup secara keseluruhan. 📚 Baca juga: Daftar Perusahaan Startup Indonesia dengan Reputasi DEI Terbaik Januari 2024 2. Scale-up Sama seperti namanya, scale up adalah perusahaan startup yang telah berkembang dan mencapai tahap untuk meningkatkan skala operasional dan penetrasi pasar. Untuk menjadi perusahaan scale-up, startup perlu memiliki model bisnis yang solid, serta mampu membuktikan bahwa produk atau layanan mereka diminati pasar. Ada banyak indikator yang bisa digunakan untuk mengukur pertumbuhan startup ke scale-up, beberapa di antaranya adalah pertumbuhan karyawan dan pendapatan perusahaan. Dikutip dari Scalex-Invest, startup yang ingin menjadi perusahaan scale-up perlu meningkatkan jumlah karyawan lebih dari 20% per tahun dan sudah mengumpulkan pendapatan setidaknya senilai USD 1 juta. 3. Tech Company Apa itu perusahaan tech atau tech company? Secara umum, tech company adalah perusahaan yang berfokus pada riset dan inovasi teknologi untuk menghadirkan produk atau layanan yang benar-benar baru ke konsumen. CEO MediaTech Ventures, Paul O’Brien dalam artikelnya di LinkedIn menyebutkan, perusahaan teknologi (tech company) berbeda dengan perusahaan yang menggunakan teknologi (tech-enabled company). Perusahaan teknologi lebih berorientasi pada sains dan tidak bisa berdiri jika bukan karena teknologi yang dihadirkannya. Contoh sederhananya, tech company mampu menghasilkan layanan, produk, atau solusi baru berdasar permintaan pasar. Dalam hal ini, perusahaan seperti Apple termasuk sebagai tech company karena mampu meluncurkan iPhone sebagai solusi kebutuhan ponsel pintar dengan kapabilitas perangkat telepon, multimedia, olah pesan, dan mampu terhubung dengan konektivitas internet. iPhone generasi pertama adalah produk telepon genggam all-in-one pertama dengan sistem layar sentuh interaktif dan sistem operasi iOS. Produk ini mampu menggeser dominasi BlackBerry sebagai ponsel multifungsi terpopuler saat itu. Jenis-Jenis Perusahaan Teknologi Perusahaan teknologi dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan produk atau layanan yang dihasilkan. Co-founder MOHARA, Blen Blomerley dalam artikelnya di LinkedIn mengklasifikasikan perusahaan teknologi menjadi 4 jenis yaitu hardware, software as a service (SaaS), perpanjangan bisnis offline, dan e-commerce. Berikut penjelasannya: 1. Hardware Hardware company adalah perusahaan teknologi yang berfokus melakukan riset dan inovasi teknologi untuk memproduksi perangkat keras (hardware). Jenis perusahaan ini biasanya berkaitan dengan desain, pengembangan, dan produksi komponen komputer, smartphone, tablet, server, networking, dan hardware lainnya. Contoh big tech company yang masuk sebagai perusahaan teknologi penyedia hardware adalah AMD, Intel, Qualcomm, MediaTek, Samsung, Apple, dll. Perusahaan-perusahaan tersebut populer dengan produk semiconductor yang menjadi komponen inti smartphone, PC, dan tablet. 2. SaaS SaaS adalah singkatan dari Software as a Service. Perusahaan jenis ini berfokus mengembangkan, mengelola, dan menyediakan akses perangkat lunak melalui internet. Model bisnis SaaS tidak mewajibkan pengguna mengunduh atau menginstal software secara lokal di perangkat masing-masing. Pengguna dapat mengakses software melalui browser atau aplikasi khusus. Contoh perusahaan SaaS adalah Cloudflare, Google Workspace, Adobe, Microsoft, dll. Perusahaan tersebut menyediakan software berlangganan untuk berbagai kepentingan produktivitas dan kolaborasi berbasis cloud computing. 3. Perpanjangan Bisnis Offline Perusahaan teknologi jenis ini adalah bentuk ekspansi dari perusahaan konvensional yang sebelumnya sudah eksis. Misalnya, kini banyak muncul layanan perbankan digital yang menjadi ekspansi dari perbankan konvensional. Contoh perusahaan teknologi perpanjangan bisnis offline ini adalah Blu BCA, by.U Indonesia, Kompas Cyber Media (Kompas.com), dll. 4. E-commerce Perusahaan teknologi e-commerce menyediakan solusi bagi para penjual dan pembeli untuk bertransaksi secara online. Mereka menyediakan dan mengelola platform sebagai ‘pasar digital’ yang aman untuk transaksi jual-beli. Contoh perusahaan teknologi e-commerce adalah Amazon, Shopee, Blibli, Tokopedia, Alibaba, dan lainnya. Contoh Tech Company Indonesia Setelah mengetahui pengertian dan jenis-jenis perusahaan teknologi, kini saatnya mengenal perusahaan teknologi di Indonesia. Berikut merupakan profil 5 big tech company yang beroperasi di Indonesia. 1. Tokopedia Tokopedia adalah perusahaan e-commerce yang didirikan oleh Leontinus Alpha Edison dan William Tanuwijaya pada 2009. Dilansir dari website resmi perusahaan, Tokopedia mampu bertransformasi menjadi perusahaan teknologi besar setelah mendapat pendanaan dari Softbank, Sequoia, dan Alibaba. Tokopedia merger dengan perusahaan Gojek menjadi GoTo pada tahun 2021. Setelah merger, Tokopedia mempunyai lebih dari 3.800 karyawan dan total pengguna lebih dari 178,94 juta per tahun 2023. 2. Gojek Gojek adalah technology company Indonesia penyedia layanan jasa transportasi online yang berdiri sejak 2010. Perusahaan ini mendapat rentetan pendanaan besar pada tahun 2016 dari KKR, Warburg, Farallon Capital, dll senilai Rp 7,2 triliun. Pendanaan ini membuat Gojek berstatus perusahaan unicorn pertama asal Indonesia dengan valuasi USD 1,3 miliar pada saat itu. Seiring perkembangan perusahaan, Gojek turut memperluas layanan dengan menyediakan layanan finansial teknologi, pengiriman, investasi, dll. Pada tahun 2021 Gojek merger dengan Tokopedia menjadi GoTo. Merger ini bertujuan untuk meningkatkan eksistensinya di pasar global. Saat ini Gojek telah bekerja sama dengan lebih dari 2,5 juta driver dan mempunyai lebih dari 38 juta pengguna di Asia Tenggara. 3. Grab Grab adalah perusahaan teknologi multinasional yang menyediakan layanan jasa transportasi online, pengiriman makanan, dan layanan finansial di Asia Tenggara. Perusahaan ini pertama didirikan pada 2012, dan berhasil menjadi perusahaan Asia Tenggara pertama yang mencapai decacorn pada 2019. Menurut data Measurable AI, Grab menguasai sekitar 50% pangsa pasar industri layanan jasa transportasi di Indonesia per tahun 2023. Perusahaan yang berbasis di Singapura ini juga tercatat menguasai kepemilikan perusahaan dompet digital OVO untuk memperkuat ekosistem digital platform pada tahun 2021. 4. Traveloka Traveloka adalah tech company Indonesia yang menyediakan layanan perjalanan secara online. Perusahaan yang berdiri sejak tahun 2012 ini menawarkan pembelian tiket transportasi hingga pemesanan hotel secara online. Traveloka berevolusi dari perusahaan startup menjadi unicorn pada tahun 2017, dua tahun setelah ekspansinya ke Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Filiphina. Dikutip dari Nikkei Asia, Traveloka mempunyai lebih dari 55 juta pengguna bulanan aktif pada tahun 2023. 5. Shopee Shopee adalah perusahaan teknologi e-commerce yang pertama kali didirikan pada 2015 di Singapura. Perusahaan yang berada di bawah naungan SEA Group ini menyediakan layanan online shopping, dompet digital, financial technology, dll. Menurut data SimilarWeb per Februari 2024, Shopee menduduki e-commerce terpopuler yang paling sering dikunjungi pengguna Indonesia. Shopee mencatatkan total kunjungan pengguna sebesar 242,2 juta sejak pertama kali rilis. Ingin kerja di perusahaan tech? Yuk, lamar pekerjaan impian kamu di Cake, ada ratusan loker di perusahaan top Indonesia!Cari Kerja Contoh Big Tech Company Dalam satu dekade terakhir, industri teknologi menjadi sektor yang memainkan peran vital di perekonomian global. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor penting yaitu inovasi cepat, permintaan konsumen yang tinggi, hingga perubahan gaya hidup digital. Saat ini, ada 5 big tech company yang dikenal sebagai penguasa pasar teknologi dengan tingkat kapitalisasi pasar global terbesar. Berikut merupakan profil 5 perusahaan teknologi terbesar di dunia: 1. Apple Apple berada di peringkat pertama perusahaan teknologi terbesar di dunia. Perusahaan ini didirikan oleh Steve Jobs, Steve Wozniak dan Ronald Wayne di California, Amerika Serikat pada 1976. Apple menghadirkan banyak produk unggulan yang tidak hanya berfungsi sebagai gadget, tapi juga lifestyle pengguna. Beberapa produk andalan Apple adalah iPhone, iPad, MacBook, iMac, Apple Watch, AirPods, dll. Apple juga menawarkan layanan digital berbasis langganan seperti Apple Music, Apple TV+, iCloud, Fitness, dan banyak lainnya. Raksasa teknologi asal Silicon Valley ini sukses sebagai perusahaan teknologi terbesar karena memiliki ekosistem gadget dan sistem operasi terintegrasi yang laku keras di pasaran. Menurut laporan Statista, Apple adalah perusahaan paling bernilai di dunia dengan pendapatan tahunan USD 383 miliar pada 2023. 2. Microsoft Pada tahun 1975, dua programmer sekawan Bill Gates dan Paul Allen mendirikan perusahaan Microsoft di New Mexico, Amerika Serikat. Perusahaan teknologi ini menjual sistem operasi komputer, software produktivitas kerja, konsol game Xbox, cloud services, dan banyak lainnya. Sejak dekade 90an, Microsoft telah mendominasi penjualan software dan sistem operasi untuk PC (personal computer). Kesuksesan Microsoft terus berkembang seiring dengan ekspansinya ke industri Artificial Intelligence (AI) beberapa tahun belakangan. Nilai pasar perusahaan yang berbasis di Washington ini juga mampu menembus angka USD 3,12 triliun pada Februari 2024. Menurut laporan keuangan perusahaan pada tahun 2023, Microsoft mencatatkan rekor pendapatan tahunan sebesar USD 211 miliar. 3. Amazon Siapa sangka perusahaan yang awalnya adalah situs pembelian buku online ini berhasil menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia. Jeff Bezos adalah sosok penting yang mendirikan Amazon sekaligus memperluas produk dan layanannya ke berbagai sektor penting seperti Amazon Prime (Hiburan), Amazon Web Services (Public Cloud), Alexa, Twitch (Gaming), dan Goodreads (Hobby Interests). Perusahaan yang bermarkas di Seattle, Amerika Serikat ini mempunyai lebih dari 1,5 juta karyawan di seluruh dunia. Dengan jumlah karyawan sebesar ini, perusahaan tetap mampu menghasilkan pendapatan tahunan sebesar USD 574,79 miliar per tahun 2023. 4. Alphabet Pada tahun 2015, Google melakukan restrukturisasi perusahaan dan membentuk Alphabet sebagai perusahaan induk dari berbagai lini bisnis dan proyek yang dimiliki perusahaan. Alphabet memiliki banyak produk unggulan seperti Google Suite, Android, YouTube, dan berbagai produk Google lainnya. Perusahaan yang bermarkas di California ini mempunyai nilai kapitalisasi pasar sebesar USD 1,86 triliun. Alphabet memiliki lebih dari 181.798 karyawan dan mampu menghasilkan pendapatan tahunan sebesar USD 307,39 miliar pada 2023. 5. Meta Meta adalah perusahaan teknologi yang menaungi Facebook, Instagram, WhatsApp, dan lini bisnis lainnya. Perusahaan ini awalnya bernama Facebook, didirikan oleh Mark Zuckerberg pada tahun 2004. Kesuksesan Meta didasarkan pada platform sosial media dan olah pesan yang telah digunakan oleh lebih dari 3,59 miliar pengguna di seluruh dunia. Perusahaan teknologi ini memperoleh 95% keuntungannya dari periklanan yang dijalankan di setiap platform sosial media mereka. Meta mencatatkan pendapatan tahunan sebesar USD 134,9 miliar per 2023 dan diprediksi akan bertumbuh di tahun ini. Cara Melamar Kerja di Tech Company Bekerja di perusahaan tech adalah impian banyak orang bukan hanya karena faktor gaji dan karir, tapi juga lingkungan kerja yang dinamis, inovatif, dan penuh tantangan. Untuk bergabung di tech company kamu memerlukan persiapan matang dari aspek keterampilan, relasi kerja, serta CV dan portofolio menarik. Berikut tips dan cara melamar kerja di tech company: 1. Kembangkan Skill Teknis Keterampilan teknis sangat diperlukan di perusahaan teknologi yang menjunjung inovasi dan sains. Dalam lingkungan ini, keterampilan teknis seperti data science, analytics, software engineering, programming, dll, memungkinkan karyawan mengembangkan, merancang, dan memelihara produk atau layanan teknologi yang kompleks. Pengembangan skill teknis bisa dilakukan dengan banyak aktivitas, termasuk mengikuti pelatihan online, bootcamp, dan kursus. Selain itu, kamu dapat memperbarui dan mengembangkan keterampilan teknis dengan rutin membaca publikasi seputar teknologi baik dalam bentuk jurnal, artikel web, maupun laporan riset. 📚 Baca juga: Apa itu Technical Skills? Contoh dan Cara Mengembangkannya! 2. Ambil Sertifikasi Sertifikasi keahlian teknis penting untuk melamar ke perusahaan teknologi karena beberapa lowongan tidak mensyaratkan kualifikasi pendidikan khusus, tapi sertifikasi sesuai dengan kebutuhan. Di industri teknologi, sertifikasi adalah bentuk validasi keterampilan karyawan dalam suatu bidang. Selain itu, sertifikasi sudah menjadi standar industri yang telah disepakati secara luas untuk menilai pemahaman dan keterampilan karyawan. Saat mengambil sertifikasi, kamu perlu memetakan keterampilan teknis yang kamu miliki serta menyesuaikannya dengan sertifikasi persyaratan di lowongan pekerjaan yang kamu impikan. Dengan hal ini, sertifikasi yang kamu ambil bisa lebih relevan dalam memvalidasi keterampilan pribadi sekaligus memenuhi standar kualifikasi lowongan. 3. Bangun Jaringan Profesional Membangun jaringan profesional memainkan peran krusial saat kandidat ingin melamar kerja di industri teknologi. Jaringan profesional kuat memungkinkan kandidat mendapat akses langsung ke peluang kerja yang mungkin tidak dipublikasikan secara terbuka. Jaringan profesional juga membuka jalan bagi kandidat untuk mengembangkan diri lebih jauh dengan berbagai pengetahuan dan pengalaman para profesional di bidang teknologi. Apabila kamu beruntung menjalani proyek bersama para profesional, jangan sungkan meminta rekomendasi untuk meningkatkan peluang kesuksesan dalam proses rekrutmen. Ingin networking? Kamu bisa mendapatkan koneksi baru dan perluas jaringan profesional kamu dengan Fitur Terbaru Cake Meet, hanya perlu swipe aja!🎉Mulai Sekarang 4. Buat CV dan Portfolio Menarik Setelah 3 poin di atas terpenuhi, kini saatnya untuk membuat CV dan portofolio yang menarik sebagai pelamar kerja di bidang teknologi. Saat menulis CV dan portofolio, kamu bisa menonjolkan keterampilan atau pengalaman unik untuk membedakan dirimu dengan kandidat lain. Contohnya, deskripsikan pengalaman unik saat bekerja atau menjalani proyek dengan ketekunan dan tekad inovatif untuk menarik perhatian pemberi kerja. Contoh CV Database Administrator -- Dibuat di CakeContoh Portofolio Front End Developer -- Dibuat di Cake Untuk mempermudah penulisan CV dan portofolio, kamu bisa memanfaatkan fitur CV builder dan portofolio maker dari Cake. Ada puluhan template CV yang dapat kamu unduh gratis untuk melamar kerja di perusahaan teknologi!🎉Buat Sekarang Kesimpulan Tech company adalah perusahaan yang berfokus mengembangkan dan memasarkan inovasi teknologi untuk menghasilkan produk atau jasa.Perbedaan antara tech company, start up, dan scale up dapat dilihat melalui ukuran bisnis, tahap perkembangan perusahaan, dan fokus yang ditetapkan.Ada 4 jenis perusahaan teknologi yang dibagi menurut produk atau layanannya, yaitu Hardware Company, SaaS, Perpanjangan Bisnis Offline, dan E-Commerce.Pelamar kerja memerlukan keterampilan teknis, sertifikasi, jaringan profesional, serta CV dan portofolio yang menarik untuk melamar kerja di tech company. Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development! --- Ditulis Oleh Gama Prabowo ---
Recruitment & HR
Feb 28th 2025

Pekerja Outsourcing: Pengertian dan Cara Menghitung Gajinya!

Karyawan outsourcing merupakan tenaga kerja dari pihak ketiga yang diperbantukan untuk menyelesaikan tugas suatu perusahaan. Jasa tenaga kerja outsourcing ini banyak dibutuhkan perusahaan karena dianggap dapat mempercepat kelancaran bisnis dan mengurangi biaya operasional perusahaan. Perhitungan gaji outsourcing biasanya berbeda dengan gaji karyawan lainnya. Apakah Anda sudah paham bagaimana perhitungan gaji outsourcing? Kali ini, Cake akan menjabarkan pengertian pegawai outsourcing, regulasi dan aturan pekerja, serta cara perhitungan gaji outsourcing. Mari simak lebih lanjut. RingkasanKaryawan outsourcing merupakan tenaga kerja yang disediakan pihak ketiga (perusahaan penyedia jasa tenaga kerja outsourcing) untuk menyelesaikan tugas suatu perusahaan. Maka, status karyawan outsourcing bukan merupakan karyawan tetap perusahaan. Karyawan outsourcing tidak dapat mengerjakan bagian produksi ataupun tugas utama perusahaan. Aturan mengenai pekerja outsourcing telah tercantum dalam Undang-Undang (UU) Cipta Kerja No. 6 Tahun 2023 dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 35 Tahun 2021. Hal-hal penting yang dijelaskan dalam peraturan adalah:Karyawan outsourcing memiliki hak-hak ketenagakerjaan yang sama dengan karyawan tetap, seperti jaminan sosial, cuti tahunan, THR, dan tunjangan lainnya.Pemotongan gaji outsourcing hanya boleh dilakukan untuk hal-hal terkait, seperti, pajak, iuran jaminan sosial, absen kerja tanpa alasan yang jelas, serta tidak tercapainya target yang ditetapkan perusahaan.Sedangkan gaji outsourcing tidak diatur dengan jelas dalam UU Ketenagakerjaan. Gaji outsourcing yang diberikan biasanya mendekati angka UMP (Upah Minimum Provinsi). Rumus perhitungan gaji outsourcing yang diberikan adalah = 1.8x dari gaji pekerja outsourcing. Mengenal Apa Itu Pegawai Outsourcing Mengenal Apa Itu Pegawai OutsourcingKaryawan outsourcing atau tenaga alih daya merupakan tenaga kerja yang disediakan pihak ketiga (perusahaan penyedia jasa tenaga kerja outsourcing) yang ditugaskan ke perusahaan lainnya. Menurut sejarahnya, konsep ini dimulai pada abad ke-18 di industri manufaktur Eropa dan Amerika Serikat. Praktik outsourcing bertujuan untuk menjaga kualitas bisnis, sembari menghemat biaya operasional. Perusahaan sendiri tidak perlu kerepotan membuka lowongan pekerjaan ataupun mencari karyawan baru. Karyawan outsourcing sering kali dipilih untuk menyelesaikan tugas pada masa waktu tertentu saja. Selain itu tugas yang diberikan biasanya tidak berkaitan dengan pekerjaan utama perusahaan. Contoh pekerjaan outsourcing yang sering digunakan misalnya: kurir, petugas kebersihan, petugas keamanan, customer service, data entry, IT support specialist, HR payroll, digital marketing, personal assistant, penulis, dan lain-lain. 💡Fakta Unik:Konsep outsourcing di Indonesia sudah dikenal sejak zaman kolonial Belanda. Namun pada saat itu, pekerja hanya dipaksa bekerja berat, tanpa mendapatkan imbalan yang sesuai. Konsep ini kemudian sempat menghilang pada zaman Kemerdekaan Indonesia dan kembali diterapkan oleh perusahaan pada tahun sekitar 1990. Presiden Megawati meresmikan pengaturan outsourcing yang termuat dalam UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Aturan outsourcing ini dibuat untuk memberikan keadilan bagi pekerjanya. 📚Baca Juga:20 Contoh Slip Gaji Karyawan untuk Berbagai Pekerjaan, Bisa Edit! Regulasi atau Aturan Pekerja Outsourcing Regulasi terbaru mengenai pekerja outsourcing tercantum dalam peraturan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja No. 6 Tahun 2023. UU ini memperbarui aturan UU No. 13 Tahun 2003. Di dalam peraturan tersebut disebutkan bahwa: Perusahaan outsourcing wajib berbadan hukum dan memiliki izin.Adanya uang kompensasi bagi pekerja yang habis masa perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT).Pembayaran upah berdasarkan satuan waktu atau satuan hasil.Dihapusnya aturan yang melarang pekerja menikah dengan rekan kerjanya pada satu perusahaan yang sama.memberikan jaminan sosial untuk perlindungan bagi pekerja yakni Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Selain itu, ada juga Peraturan Pemerintah (PP) No. 35 Tahun 2021, mengenai perjanjian kerja waktu outsourcing, waktu istirahat, dan pemutusan hubungan kerja. Dalam peraturan tersebut disebutkan mengenai : Hubungan kerja antara perusahaan outsourcing dan karyawan outsourcing didasarkan pada perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), dan perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT).Perselisihan kerja, perlindungan karyawan, upah dan kesejahteraan karyawan outsourcing menjadi tanggung jawab perusahaan outsourcing. Hal ini diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama.Adanya pengalihan perlindungan hak karyawan outsourcing apabila adanya pergantian perusahaan outsourcing (bagi karyawan PKWT).Perhitungan Gaji Karyawan Outsourcing Perhitungan Gaji Karyawan OutsourcingBerapa gaji pekerja outsourcing? Bagaimana perhitungan gaji outsourcing? Hal ini perlu diketahui, pasalnya perhitungan gaji outsourcing berbeda dengan karyawan lainnya. Pada umumnya, perusahaan penyedia tenaga alih daya (pihak ketiga) dan perusahaan pengguna tenaga kerja alih daya sepakat menggunakan rumus hitung: 1.8x dari gaji pekerja outsourcing. Misalnya, kedua belah pihak perusahaan sepakat bahwa gaji outsourcing adalah Rp3.000.000. Maka, perusahaan pengguna jasa outsourcing wajib memberikan 1.8 x Rp3.000.000 = Rp5.400.000. Jumlah selisih Rp2.400.000 ini selanjutnya akan dikembalikan kepada karyawan dalam bentuk iuran BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, tunjangan, dan biaya lain-lain. Selain itu, karyawan outsourcing juga memiliki hak Tunjangan Hari Raya (THR) dengan perhitungan 1/12 dari gaji outsourcing. Berapa Gaji Pekerja outsourcing? Perlu diketahui bahwa perhitungan gaji outsourcing tidak diatur dengan jelas dalam UU Ketenagakerjaan. Gaji outsourcing yang diberikan merupakan hasil kesepakatan antara perusahaan penyedia jasa dan perusahaan pengguna. Walaupun begitu, standar yang digunakan biasanya mendekati angka UMP (Upah Minimum Provinsi).Slip Gaji Karyawan Outsourcing Berikut contoh slip gaji karyawan outsourcing: PT. Sinar ABC Jl. Pramuka No. 53, Cirebon (0231) 11229389 SLIP GAJI KARYAWAN (Periode: Maret 2024) NIK: 12003428376 Nama: Agus Budiyono Jabatan: Satpam PENGHASILAN Gaji Pokok = Rp2.500.000 PPh 21 = - Tunjangan Makan = Rp300.000 POTONGAN Asuransi = Rp145.000 Total Penghasilan (A) = Rp2.800.000 Total Potongan (B) = Rp145.000 Penerimaan Bersih (A-B) = Rp2.655.000 Terbilang : Dua juta enam ratus lima puluh lima ribu rupiah 30 Maret 2024 Manajer HRD Robby Cipto 📚Baca Juga:Lengkap! Cara Hitung THP, Komponen, Contoh Perhitungannya Potongan Gaji Karyawan Outsourcing Potongan Gaji Karyawan OutsourcingApakah gaji karyawan outsourcing dipotong? Pertanyaan ini sering muncul, mengingat banyaknya perusahaan penyedia jasa alih daya yang melakukan pemotongan gaji outsourcing secara ilegal. Pemotongan gaji outsourcing secara ilegal dapat dilakukan setiap bulan ataupun setiap periode tertentu dengan potongan yang tidak wajar. Biaya seragam, asuransi, dll biasanya dijadikan alasan perusahaan penyedia untuk melakukan pemotongan gaji outsourcing. Secara hukum yang tertuang dalam UU Cipta Kerja dan PP No. 35 Tahun 2021, pemotongan gaji outsourcing hanya boleh dilakukan untuk hal-hal terkait, seperti, pajak, iuran jaminan sosial, absen kerja tanpa alasan yang jelas, serta tidak tercapainya target yang ditetapkan perusahaan. Semua hal ini pun tentunya harus dilaporkan dan dikomunikasikan secara jelas dan transparan kepada pegawai outsourcing.Mulai bangun employer branding Anda lebih efektif dengan Cake sekarang juga!Jadwalkan Konsultasi FAQ Seputar Gaji OutsourcingBerapa gaji minimum untuk outsourcing?Gaji outsourcing minimum harus setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) di daerah setempat.Berapa lama kerja di outsourcing?Menurut PP No. 35 Tahun 2021, disebutkan bahwa durasi perjanjian kerja outsourcing adalah maksimal 2 tahun dan dapat diperpanjang satu kali dalam setahun, dengan jangka waktu maksimal perpanjangan kontrak adalah 5 tahun.Apakah outsourcing pegawai tetap?Karyawan outsourcing tidak memiliki status sebagai karyawan tetap perusahaan, pasalnya karyawan outsourcing dipekerjakan melalui pihak ketiga (perusahaan penyedia jasa alih daya)Apakah karyawan outsourcing mendapatkan tunjangan yang sama seperti karyawan tetap?Dalam UU Ketenagakerjaan, disebutkan bahwa perusahaan outsourcing wajib memberikan hak-hak ketenagakerjaan yang sama kepada karyawan outsourcing. Hak-hak tersebut meliputi, cuti, jaminan sosial, THR, dan tunjangan lainnya.Apakah karyawan outsourcing memiliki peluang untuk menjadi karyawan tetap?Ya. Apabila karyawan memenuhi persyaratan yang ditetapkan perusahaan, sudah bekerja dalam jangka waktu lama, serta memiliki performa baik. 📚Baca Juga:Mengenal Prosedur Sistem Penggajian Karyawan yang Efektif! [+Contoh]Cakeadalah platform rekrutmen dengan +8 jutadatabasetalenta ditalent poolglobal.Pasang lowongan kerja gratisuntuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkanEmployer Brandinglebih efektif bersama Cake. Didukung teknologi ATSCake AIdanRecruitment Consultantprofesional, mulai temukan talenta berkualitas lebih cepat!Dapatkan wawasan mendalam dan konten informatif terkait rekrutmen, manajemen SDM,employer branding,serta tren terbaru di dunia HR hanya di Cake. Jadikan kami sumber terpercaya Anda untuk strategi perekrutan yang efektif dan solusi SDM yang inovatif.
Recruitment & HR
Mar 6th 2024

Retensi Karyawan Adalah: Pengertian, Manfaat, dan Cara Meningkatkannya

Karyawan adalah salah satu aset paling berharga yang dimiliki perusahaan. Kesuksesan perusahaan banyak dipengaruhi oleh kontribusi para karyawan. Untuk itu, perusahaan melakukan berbagai upaya mempertahankan karyawan berkualitas, atau yang kerap disebut retensi karyawan. Menurut laporan 2023 Workplace Learning Report dari LinkedIn, 93% perusahaan di dunia mengkhawatirkan tingkat retensi karyawan mereka. Selain itu, perbaikan retensi karyawan juga menjadi salah satu dari 4 fokus utama perusahaan-perusahaan global di tahun 2023. Mengingat pentingnya retensi karyawan bagi bisnis modern, di artikel ini Cake akan membahas pengertian, manfaat, cara menghitung, hingga cara meningkatkan retensi karyawan. Yuk, simak selengkapnya!Daftar isi: Pengertian Retensi Karyawan Manfaat Employee Retention Penyebab Rendahnya Retensi Karyawan Cara Menghitung Tingkat Retensi Karyawan Cara Meningkatkan Employee Retention Apa yang Dimaksud dengan Employee Retention? Retensi karyawan atau employee retention adalah kemampuan perusahaan untuk mempertahankan karyawan berkualitas. Dalam jurnal A Study of Employee Retention, Dr. Sangita Ulhas mendefinisikan retensi karyawan adalah proses memotivasi karyawan agar bertahan dalam jangka waktu yang panjang demi keberlangsungan perusahaan. Selain retensi karyawan, ada juga istilah talent retention. Talent retention pada dasarnya memiliki pengertian yang sama dengan retensi karyawan, hanya saja istilah yang digunakan berbeda. Dalam konteks manajemen SDM modern, perusahaan terkadang lebih berfokus mencari individu yang memiliki keterampilan khusus atau ‘talent’ untuk mendukung tujuan bisnis. Manfaat Retensi Karyawan Mengapa perusahaan melakukan retensi karyawan? Tentu saja karena ada banyak manfaat yang diperoleh perusahaan apabila tingkat retensi karyawan tetap tinggi. Menjaga employee retention rate and growth adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan profitabilitas dan reputasi perusahaan. Persentase employee retention rate yang tinggi memungkinkan perusahaan untuk menekan angka turnover karyawan, menghemat pengeluaran, dan meningkatkan produktivitas. Berikut pembahasan manfaat retensi karyawan selengkapnya : 1. Meningkatkan Produktivitas Karyawan Mayoritas perusahaan dengan tingkat retensi karyawan tinggi lebih produktif dan efisien. Karyawan yang merasa puas dengan kondisi perusahaan, mereka akan berfokus untuk memberikan performa kerja yang terbaik. Sebuah riset dari Profesor Srinivas University, Nethravathi P.S menyebutkan bahwa karyawan yang bertahan di satu perusahaan dalam jangka waktu yang lama akan memiliki kemahiran dalam menunjang produktivitas perusahaan. Karyawan dengan masa kerja tinggi di suatu perusahaan juga lebih ‘kebal’ terhadap permasalahan internal maupun eksternal, sehingga produktivitasnya tetap terjaga. 📚 Bacaan lanjutan: Efektif! 10 Cara Meningkatkan Produktivitas Karyawan 2. Meningkatkan Kepuasan dan Kesejahteraan Karyawan Strategi retensi karyawan yang sukses akan berdampak positif bagi peningkatan kepuasan dan kesejahteraan karyawan. Karyawan yang setia dengan satu perusahaan dalam jangka waktu yang lama cenderung merasa puas dan dihargai. Hal ini meningkatkan kebahagiaan dan motivasi kerja karyawan yang menciptakan atmosfer positif di tempat kerja, meningkatkan moral, dan mengurangi tingkat stres. 3. Mengurangi Biaya Pengeluaran Menjaga employee retention rate adalah cara efektif untuk menghemat biaya rekrutmen karyawan baru. Jika pergantian karyawan jarang dilakukan, maka perusahaan tak perlu mengeluarkan biaya untuk memasang iklan dan mewawancarai kandidat baru. Menurut data dari Work Institute’s 2017 Retention Report (via EBN), rata-rata perusahaan mengeluarkan dana sebesar 33% dari gaji tahunan karyawan yang diganti posisinya. Saat rumus ini diterapkan di karyawan kelas menengah dengan gaji 120 juta per tahun, maka perusahaan memerlukan biaya sekitar 39,6 juta untuk menggantikan satu orang karyawan. Ini tentu bukanlah jumlah yang sedikit untuk proses rekrutmen karyawan baru. Perusahaan juga dapat menghemat waktu dan anggaran untuk orientasi dan pelatihan karyawan baru. Seperti yang diketahui, setiap karyawan baru membutuhkan adaptasi terhadap struktur dan budaya kerja di perusahaan. Hal ini dapat diminimalisir dengan program retensi karyawan yang membuat SDM di perusahaan lebih stabil dari segi kuantitas dan produktivitasnya. 4. Meningkatkan Pendapatan Tujuan akhir dari perbaikan tingkat retensi karyawan adalah peningkatan pendapatan dan keuntungan perusahaan. Karyawan loyal yang bertahan di sebuah perusahaan dengan jangka waktu yang lama memiliki tingkat kemahiran dan produktivitas lebih tinggi. Retensi karyawan memiliki dampak positif yang berlipat ganda bagi perusahaan. Dengan tingkat employee retention tinggi, perusahaan mendapat efisiensi manajemen SDM sekaligus peningkatan produktivitas. Hal ini berdampak pada profitabilitas perusahaan dimana karyawan loyal menghasilkan pendapatan yang lebih besar dibandingkan dengan karyawan baru dengan waktu kerja yang lebih panjang. Menurut riset dari perusahaan konsultan HR Gallagher, employee retention adalah prioritas operasional utama perusahaan asal Amerika Serikat di tahun 2023. Studi ini juga menemukan bahwa perusahaan kini lebih memprioritaskan peningkatan retensi karyawan dibandingkan dengan pertumbuhan pendapatan ataupun penjualan. Penyebab Rendahnya Retensi Karyawan Laporan riset LinkedIn berjudul 2023 Workplace Learning Report menunjukan 93% perusahaan di berbagai belahan negara mengkhawatirkan retensi karyawan mereka. Hal ini dikarenakan retensi karyawan yang rendah berpotensi memakan biaya operasional yang cukup besar dan merugikan reputasi perusahaan di mata pencari kerja. Rendahnya retensi karyawan dapat disebabkan oleh berbagai faktor internal maupun eksternal. Setelah pandemi, LinkedIn menemukan adanya pergeseran faktor penyebab rendahnya retensi karyawan. Berikut merupakan 5 faktor yang dapat menjadi penyebab rendahnya retensi karyawan di suatu perusahaan: 1. Kompensasi dan Benefit Rendah Faktor kompensasi dan benefit rendah masih menjadi faktor nomor 1 yang menyebabkan seorang karyawan mencari pekerjaan baru. Perusahaan yang memberikan benefit rendah membuat banyak karyawan tidak betah. Pasalnya, tren pasca pandemi membuat banyak karyawan yang mencari benefit kerja hybrid dan work-from-home dengan alasan kesehatan, keluarga, ataupun efektivitas kerja. Selain itu, banyak karyawan mencari pekerjaan baru ketika mengetahui perusahaan tempatnya bekerja pelit dalam hal kompensasi. Adapun kompensasi perusahaan yang dimaksud meliputi gaji, bonus, tunjangan, fasilitas karyawan, cuti, asuransi, dll. 📚 Bacaan lanjutan: Employee Benefit: Apa Saja Tunjangan yang Diberikan Kepada Karyawan? 2. Lingkungan Kerja Toxic Lingkungan kerja toxic dapat menjadi faktor penyebab rendahnya retensi karyawan. Perusahaan dengan budaya kerja toxic menimbulkan ketakutan, stres, hingga depresi pada karyawan. Pada akhirnya, karyawan merasa tidak aman dan memilih meninggalkan kantor demi kesehatan mental mereka. Menurut survei yang dilakukan oleh Careerplug, 72% karyawan akan memilih meninggalkan perusahaan dengan lingkungan kerja toxic. Selain demi kesehatan mental, meninggalkan kantor toxic juga bertujuan untuk membuka kesempatan dan perkembangan karir karyawan. 3. Jenjang Karir Tidak Jelas Mayoritas karyawan menginginkan jenjang karir yang jelas di perusahaan tempatnya bekerja. Perusahaan yang tidak menyediakan kesempatan promosi dan jenjang karir yang jelas akan ditinggal oleh para karyawannya. Ketika seorang karyawan mengalami stagnasi dari segi karir di suatu perusahaan, mereka cenderung mencari tempat kerja baru yang memberi tanggung jawab dan posisi yang lebih tinggi. Hasil survei LinkedIn menunjukan bahwa mayoritas karyawan berumur 18-34 tahun mendambakan perusahaan dengan jenjang karir yang jelas. 4. Minim Kesempatan untuk Belajar Skill Baru Bagi karyawan muda, kesempatan belajar dan mengembangkan skill baru sangat penting bagi pertumbuhan karir. Setiap karyawan berhak mendapatkan dukungan dari tempat kerja untuk mempelajari keterampilan baru, mendapat proyek lebih besar, atau memperluas jaringan relasi mereka. Perusahaan yang tak mampu menyediakan hal ini akan ditinggalkan karyawan, sehingga tingkat retensi karyawan menurun. 5. Perusahaan Tak Mendukung Work Life Balance Work Life Balance adalah istilah yang merujuk pada kondisi seimbang antara pekerjaan, kehidupan personal, keluarga, dan tanggung jawab lain yang dijalani oleh seseorang. Perusahaan yang tidak mendukung karyawannya mencapai work life balance berpotensi lebih besar untuk ditinggalkan karyawan. Menurut hasil survei LinkedIn, karyawan dengan rentang umur 35-49 tahun menjadikan pemenuhan work life balance sebagai salah satu faktor penentu untuk mencari pekerjaan baru. Ketika perusahaan gagal mewujudkan work life balance bagi karyawan, tingkat retensi karyawan juga akan menurun. Cara Menghitung Retensi Karyawan Tingkat retensi karyawan sering dinyatakan dalam bentuk persentase. Hal ini bertujuan untuk mengukur tinggi rendahnya tingkat retensi suatu perusahaan. Sebagai contoh, perusahaan X memiliki tingkat retensi karyawan sebesar 75% yang berarti bahwa perusahaan ini mampu 75% karyawannya dalam periode tertentu. Ada banyak rumus yang digunakan oleh HR untuk menentukan tingkat retensi karyawan, tergantung dengan kebutuhan perusahaan. Berikut merupakan salah satu rumus yang populer digunakan untuk menghitung retensi karyawan. Rumus menghitung retensi karyawan:Jumlah karyawan di akhir periode dibagi jumlah karyawan di awal periode. Hasil dari pembagian dikali 100 untuk mendapat tingkat retensi di periode tertentu. Contoh perhitungan: Perusahaan X memiliki 84 karyawan di 1 Januari 2022. Jumlah ini berkurang menjadi 72 karyawan di akhir periode yaitu 31 Desember 2023. Berapa tingkat retensi karyawan perusahaan X? (72 : 84) x 100 = 85,7% Cara Meningkatkan Retensi Karyawan Upaya peningkatan retensi karyawan perlu melibatkan kerja sama berbagai pihak, terutama divisi HR dan LD. Divisi ini bertanggung jawab merancang program retensi karyawan yang relevan dengan kondisi dan kebutuhan perusahaan. Meski sudah banyak artikel yang membahas contoh program retensi karyawan, tapi tidak semuanya relevan dengan kebutuhan perusahaan. Namun, kamu tak perlu khawatir karena Cake memiliki 8 cara meningkatkan retensi karyawan berikut ini. 1. Buat Proses Onboarding yang Baik First impression lasts forever adalah sebuah istilah yang menggambarkan pentingnya kesan pertama saat bertemu dengan orang baru dan lingkungan baru. Istilah ini juga berlaku dalam onboarding karyawan baru, dimana proses onboarding cenderung mempengaruhi cara pandang karyawan terhadap perusahaan secara keseluruhan. Menurut laporan riset Brandon Hall Group, proses onboarding yang baik meningkatkan retensi karyawan baru sebesar 82% dan menunjang produktivitas hingga lebih dari 70%. Studi dari Harvard Business Review juga menyoroti bahwa organisasi dengan proses onboarding yang terstandarisasi mendapatkan manfaat retensi karyawan baru yang lebih tinggi hingga 50%. Menurut situs Forbes Advisor, onboarding yang baik adalah upaya kolaboratif yang melibatkan anggota tim dalam membantu karyawan baru untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja. Selain itu, tim HR juga bisa mengenalkan budaya kerja positif perusahaan untuk memotivasi karyawan baru dan membuat mereka lebih dekat dengan nilai penting perusahaan. 2. Bangun Lingkungan Kerja yang Sehat World Health Organization (WHO) mendefinisikan lingkungan kerja sehat adalah tempat di mana karyawan dan pemberi kerja saling berkolaborasi untuk terus mempromosikan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan karyawan serta sustainability tempat kerja. Dalam podcast American Psychological Association (APA), Asisten Direktur untuk Psikologi Terapan APA David Ballard mengungkapkan, lingkungan kerja yang sehat mendorong kesehatan dan kesejahteraan karyawan serta mendongkrak performa organisasi. Lingkungan kerja yang baik dan sehat membuat karyawan nyaman, terhubung, dan lebih produktif. Hal ini juga berdampak positif bagi upaya peningkatan retensi karyawan di suatu perusahaan. Untuk menciptakan tempat kerja yang baik dan sehat, perusahaan dapat memperbaiki beberapa aspek di bawah ini: Keterlibatan karyawanPeluang pertumbuhan dan pengembanganInisiatif kesehatan dan keselamatanWork-life balancePengakuan terhadap karyawanKomunikasi efektifPengakuan capaian karyawan 3. Beri Kesempatan untuk Belajar dan Berkembang Menurut survey LinkedIn Workplace Learning Report 2023, perusahaan global kini memprioritaskan untuk menyediakan kesempatan belajar dan berkembang bagi karyawannya. Cara ini ditempuh sebagai utama meningkatkan retensi karyawan sekaligus meningkatkan performa perusahaan. Karyawan yang mendapat kesempatan lebih banyak untuk belajar dan berkembang cenderung bertahan di suatu perusahaan karena mereka mendapat keuntungan berupa pengalaman dan kompetensi baru. Laporan survei LinkedIn mencatat ada 3 hal menarik untuk dipelajari karyawan, yakni: Belajar bertumbuh dan menjadi ahli di suatu peran atau posisiBelajar kompetensi baru untuk mencapai tujuan karirBelajar beradaptasi dengan tantangan dunia 4. Bangun Budaya Komunikasi Terbuka Menurut penelitian, iklim komunikasi organisasi memiliki pengaruh besar terhadap tingkat retensi karyawan. Budaya komunikasi terbuka juga menjadi langkah penting untuk membentuk tim yang harmonis dan kolaboratif, sekaligus meningkatkan retensi karyawan. Budaya komunikasi terbuka tidak hanya berlaku untuk komunikasi horizontal antar karyawan, tapi juga komunikasi vertikal antara atasan dan bawahan. Dilansir dari jurnal Communication and Employee Retention karya Robin Adair Erickson, perusahaan bisa menerapkan beberapa program sebagai berikut: Mengadakan meeting rutin dengan karyawan, supervisor, dan HRMengadakan interview ke karyawan terkait alasan bertahan secara berkalaMemberikan feedback performa karyawan, atasan, dan perusahaanMembatasi informasi bersifat gosip dan rumor di lingkungan perusahaan 5. Tawarkan Gaji dan Insentif yang Kompetitif Penawaran gaji dan insentif yang kompetitif ke karyawan adalah salah satu cara paling cepat dan efektif dalam meningkatkan retensi karyawan. Pasalnya, sudah banyak penelitian yang mengungkap bahwa gaji dan benefit adalah faktor utama karyawan bertahan di suatu perusahaan. Hal ini wajar karena bagaimanapun motivasi utama karyawan bekerja adalah untuk mencari uang. Perusahaan melalui tim HR bisa memberikan penawaran peningkatan gaji dan insentif sesuai dengan performa dan impact yang diberikan karyawan. Selain itu, besaran peningkatan gaji dan insentif juga perlu disesuaikan dengan masa kerja, ketetapan pemerintah, dan gaji perusahaan atau kompetitor lain. 6. Apresiasi Kontribusi Karyawan Setiap karyawan memiliki rasa ingin dihargai atas hasil kerja dan kontribusinya bagi perusahaan. Memberikan apresiasi atas kontribusi karyawan dapat memberi dampak positif bagi perusahaan seperti peningkatan produktivitas, pendapatan, hingga peningkatan retensi karyawan. Menurut studi dari Gallup dan Workhuman, apresiasi dari perusahaan dapat meminimalisir burnout, mencegah karyawan mencari pekerjaan baru, dan mendorong karyawan untuk lebih berkembang. Melalui program apresiasi yang adil dan inklusif, perusahaan mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus tingkat retensi karyawan. Namun, pemberian apresiasi tidak bisa dilakukan secara asal-asalan atau formalitas belaka. Pasalnya, mayoritas karyawan dapat membedakan secara nyata apresiasi yang otentik dan apresiasi ‘formalitas’. Dilansir dari CNBC, Direktur Global Human Resource ADP, Amy Freshman tidak menyarankan penggunaan kata-kata pujian kosong seperti ‘great job’, ‘keren’, atau semacamnya. Menurut Amy, apresiasi yang baik dapat dilakukan dengan cara memberi feedback positif tentang hal-hal spesifik yang dilakukan karyawan, memberitahu dampak positif yang dihasilkan karyawan bagi tim atau perusahaan, dan memberikan pujian yang tulus kepada karyawan. 7. Promosikan Work Life Balance Survei LinkedIn menunjukan bahwa dukungan work life balance sangat diperlukan oleh karyawan muda dan karyawan senior untuk menunjang produktivitas sekaligus mencegah stres, depresi, dan burnout. Mempromosikan dukungan work life balance mempunyai korelasi positif dengan upaya menyejahterakan kesehatan mental karyawan. Ketika upaya realisasi work life balance telah tercapai, potensi karyawan untuk berpindah ke perusahaan lain cenderung menurun. Dengan kata lain, perusahaan juga mendapat manfaat peningkatan retensi karyawan. 8. Tawarkan Jam Kerja Fleksibel Pasca pandemi, terjadi perubahan pola kerja karyawan yang signifikan. Di beberapa sektor industri, karyawan cenderung memprioritaskan efektifitas dan efisiensi kerja untuk mendongkrak produktivitas. Patokan jam kerja juga diatur menjadi lebih fleksibel sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan karyawan. Perusahaan dapat mengambil manfaat dari perubahan pola kerja ini untuk meningkatkan retensi karyawan. Tim HR bisa menawarkan jam kerja fleksibel untuk membuat karyawan merasa lebih produktif dan nyaman saat bekerja. Kendati demikian, akan ada banyak tantangan saat perusahaan memberikan benefit jam kerja fleksibel bagi karyawan. Misalnya, koordinasi dan kolaborasi tim akan lebih sulit ketika perusahaan menerapkan jam kerja yang fleksibel. Selain itu, beban kerja dan stres bisa menghinggapi karyawan karena jam kerja yang tidak teratur. Untuk mengatasi tantangan ini, tim HR perlu menyusun regulasi agar jam kerja flexible menjadi lebih efektif untuk dijalankan. 📚 Bacaan lanjutan: Apa itu Employee Engagement dan Contohnya di Perusahaan, Lengkap! Kesimpulan Retensi karyawan adalah kemampuan perusahaan untuk mempertahankan karyawan berkualitas.Employee retention rate yang tinggi memungkinkan perusahaan untuk menekan angka turnover karyawan, menghemat pengeluaran rekrutmen, meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan revenue.Tingkat retensi karyawan sering dinyatakan dalam bentuk persentase. Perusahaan bisa menghitung tingkat retensi karyawan dengan rumus jumlah karyawan di akhir periode dibagi jumlah karyawan di awal periode, kemudian hasil dari pembagian dikali 100.Rendahnya retensi karyawan dapat disebabkan oleh berbagai faktor internal maupun eksternal, seperti benefit rendah, lingkungan kerja toxic, jenjang karir tidak jelas, tak ada kesempatan belajar skill baru, dan tak ada dukungan work life balance.Upaya peningkatan retensi karyawan perlu program yang komprehensif dan melibatkan kerja sama berbagai pihak, terutama divisi HR dan LD. Cake adalah situs lowongan kerja yang banyak peminatnya dengan jutaan pengguna dari seluruh Indonesia. Pasang lowongan kerja gratis untuk 3 loker pertamamu dan temukan kandidat berkualitas di Cake! Atau hubungi kami untuk informasi lebih lanjut. --- Ditulis Oleh Gama Prabowo ---
Industry & Job Overview
Mar 14th 2024

Apa itu KOL Marketing: Pengertian, Manfaat, dan 5 Contohnya

Pasti kamu sering mendengar istilah KOL. Apa arti KOL? Key Opinion Leader (KOL) adalah ahli di bidang tertentu yang memiliki kekuatan untuk mempengaruhi orang lain. Pernahkah kamu terpengaruh membeli produk yang dipromosikan KOL? Jika jawaban “iya”, ini sebenarnya hasil dari KOL marketing, lho! Lantas, apa itu KOL marketing? KOL marketing adalah teknik pemasaran di mana brand bekerja sama dengan orang yang ahli di bidang tertentu untuk mempromosikan produk atau layanan bisnisnya. Bagaimana cara kerja KOL digital marketing? Singkatnya, dengan ulasan positif dari KOL, pengikutnya akan terpengaruh untuk mencoba atau membeli produk atau jasa yang dipromosikan tersebut. Simak lebih lanjut mengenai apa yang dimaksud dengan KOL marketing di artikel Cake ini! Daftar isi: Pengertian KOL Marketing Kelebihan Dari KOL Marketing Prinsip Penting KOL Marketing Strategi - Strategi KOL Marketing 5 Contoh KOL MarketingMengenal Key Opinion Leaders (KOL)Apa itu KOL? Key Opinion Leader atau KOL adalah pakar di bidang tertentu yang memiliki daya tarik dan mempunyai pengaruh besar terhadap pengikutnya, biasanya secara online. KOL biasanya bekerja penuh waktu di suatu bidang tertentu dan sudah mendapatkan banyak kepercayaan dari pengikutnya. KOL dalam marketing bisa bergerak di bidang apa saja, tidak hanya sains dan kesehatan, tetapi juga di bidang kecantikan, memasak, fashion, game, fitness, dan lain-lain. Selebihnya, KOL marketing adalah strategi pemasaran di mana sebuah perusahaan atau brand bekerja sama dengan Key Opinion Leader (KOL) untuk mempromosikan produk atau jasanya. KOL dapat mempengaruhi para followers untuk membeli produk tersebut atau mengikuti saran dan rekomendasi yang diberikan. Perbedaan KOL dan Influencer Sekarang kamu sudah mengerti apa itu KOL dalam marketing, tetapi apa bedanya dengan influencer? Istilah KOL dan influencer memang sering kali tertukar, padahal sebenarnya, kedua ini berbeda. Keduanya memang memiliki kekuatan untuk mempengaruhi pengikutnya atau orang lain, tetapi ada perbedaan yang perlu kamu ketahui. Influencer adalah orang yang membuat konten, memiliki pengikut setia, dan jumlah pengikutnya biasanya minimal 1.000 pengikut. Sedangkan, Key Opinion Leader atau KOL adalah pakar atau orang yang ahli di bidang spesifik dan biasanya memiliki audiens yang lebih tertarget.📚 Baca juga:Kenali 10 Strategi Digital Marketing yang Sedang Naik Daun! Keuntungan Bekerja Sama Dengan KOL1. Meningkatkan Kepercayaan Konsumen Berbeda dengan selebgram atau influencer yang bergantung pada popularitas, KOL memiliki kualifikasi sehingga dapat dipercaya oleh audiens. Dengan keahlian dan kualifikasi yang dimiliki KOL, tingkat kepercayaan konsumen akan brand dan produk akan semakin meningkat. Manfaat dari KOL marketing strategy tidak berhenti sampai di sini saja, tetapi tingkat kepercayaan konsumen yang tinggi juga akan meningkatkan angka penjualan produk. 2. Menambah Brand Awareness Meningkatkan brand awareness memang cukup sulit. Salah satu strategi pemasaran untuk membantu brand awareness adalah KOL marketing. Supaya KOL marketing strategy sukses, pastikan kamu memilih KOL yang bergerak di bidang yang relevan dengan bisnis kamu, ya! KOL memiliki sejumlah audiens di berbagai platform sosial media, sehingga KOL dapat membantu memperkenalkan brand kepada target audiens. Dengan menjangkau target audiens, ada kemungkinan besar audiens tersebut membeli produk kamu dan menjadi pelanggan tetap. 3. Memperkuat Reputasi dan Kredibilitas Brand Sebelum mengambil keputusan, seorang KOL pasti memilih brand yang menurutnya berkualitas untuk direkomendasikan. Karena seorang KOL sudah memiliki reputasi, KOL tidak mungkin mempertaruhkan kredibilitasnya untuk mengangkat suatu brand yang tidak berkualitas. Oleh karena itu, ulasan positif atau rekomendasi dari KOL dalam marketing akan membantu memperkuat reputasi dan kredibilitas brand. 4. Menargetkan Audiens yang Tepat Dengan KOL digital marketing, kamu dapat menjangkau target audiens yang tepat sesuai dengan produk dan jasa yang kamu tawarkan. Bekerja sama dengan KOL yang bergerak di bidang relevan akan membantu penjualan tepat pada sasaran. Jika perusahaan kamu bergerak di industri produk kecantikan, maka penting untuk bekerja sama dengan KOL yang fokus di bidang make up dan skincare. Tentu followers KOL tersebut juga memiliki ketertarikan di bidang kecantikan, jadi followers-nya akan ikut mencoba produk-produk yang digunakan oleh KOL tersebut. 5. Menghasilkan Return on Investment (ROI) yang Tinggi Jangan menyepelekan keuntungan dari KOL strategy yang satu ini. Strategi KOL marketing yang efektif dan efisien akan menghasilkan Return on Investment (ROI) yang maksimal. Tentu, perusahaan perlu menentukan tujuan yang jelas, apakah KOL marketing bertujuan untuk meningkatkan konversi, penjualan, brand awareness, atau tingkat loyalitas pelanggan.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja Prinsip Kerja Sama Dengan KOL1. Menentukan Target dari Kampanye Hal pertama yang perlu dilakukan sebelum membuat kampanye KOL marketing adalah menentukan tujuan dari kampanye tersebut. Apakah tujuan diterapkannya KOL marketing strategy adalah untuk menambah pengikut di sosial media? Meningkatkan brand awareness? Atau untuk menjual banyak produk? Kamu akan lebih mudah dalam menentukan alur kampanye yang akan dibuat dengan tujuan yang pasti dan jelas. Hasilnya, kamu akan menghasilkan kampanye yang efektif dan membantu mencapai goal perusahaan. 2. Memilih Platform Kampanye Setelah menetapkan tujuan dari kampanye KOL marketing, tentu kamu sekarang sudah tahu dengan jelas siapa target audiens kamu. Sekarang waktunya untuk memilih platform yang tepat untuk melaksanakan KOL digital marketing. Untuk mengetahui platform yang tepat, kamu perlu memahami karakteristik masing-masing platform dan penggunanya. Selain itu, kamu juga perlu menyesuaikannya dengan target audiens yang ingin kamu jangkau. 3. Menentukan KOL dengan Target Audiens yang Tepat Tentu terdapat banyak pilihan KOL yang bisa diajak bekerja sama. Untuk membantu kamu memilih, kamu bisa mempertimbangkan jumlah pengikut KOL tersebut. Tetapi ingat, jumlah pengikut tidak menjamin kesuksesan KOL strategy. Banyak hal lain yang juga perlu dipertimbangkan dalam memilih KOL, seperti: Kesesuaian konten KOL dengan citra brand kamuKomentar audiens terhadap KOL tersebutReputasi KOL di masyarakatKredibilitas KOL tersebut, dll.📚 Baca juga:9 Cara Menjadi Influencer Sukses dengan Ribuan Followers 4. Negosiasi Kerja Sama Agar KOL marketing strategy berjalan dengan lancar, kamu perlu melakukan negosiasi dengan KOL. Persetujuan kerja sama perlu dicapai oleh kedua pihak. Hal ini termasuk persetujuan pembayaran, jenis konten, dan jumlah konten yang akan dibuat. Kamu boleh juga menegosiasikan akan hak penggunaan konten sehingga kamu dapat menggunakan kembali konten tersebut untuk aktivitas promosi lainnya. 5. Evaluasi dan Ukur Keberhasilan KOL Marketing Jika tahap-tahap di atas sudah berhasil dilakukan, sekarang saatnya untuk menetapkan Key Performance Indicator (KPI) untuk membantu mengukur keberhasilan dan mengevaluasi KOL digital marketing. Kamu dapat memanfaatkan beberapa jenis tools untuk mengukur kesuksesan KOL marketing yang diterapkan. Sebagai contoh, jika tujuannya adalah meningkatkan brand awareness, kamu dapat mengukur jumlah views, dan interaksi yang diperoleh dari foto atau video KOL yang diunggah. Atau, kamu bisa menggunakan spreadsheet untuk membuat laporan kumpulan data untuk setiap konten yang diunggah KOL. Jika kamu berencana untuk bekerja sama dengan KOL dalam jangka waktu yang lama dan memaksimalkan hasil KOL marketing, kamu boleh memberikan informasi ini kepada KOL. Ini akan membantu KOL melihat konten mana yang bekerja dengan baik dan mana yang perlu diperbaiki.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja Strategi Marketing KOL1. Bekerja Sama Membuat Video dengan KOL Video KOL akan memberikan kesempatan waktu yang lebih banyak untuk KOL menjelaskan fitur, menguji produk, dan merekomendasikan produk tersebut. Dibandingkan dengan mengunggah foto, video KOL lebih membantu audiens untuk mengenal produk brand kamu. Ajaklah KOL bekerja sama untuk membuat konten yang kreatif dan menarik. Konten video KOL tersebut bisa berupa video tutorial atau ulasan produk yang informatif dan edukatif. Tidak hanya di post oleh KOL saja, tetapi kamu bisa membayar lebih hasil video KOL tersebut untuk di-repost kembali ke social media brand kamu. Ini akan membantu kamu memperoleh hasil yang maksimal dari KOL marketing strategy. 2. Partnership Webinar KOL marketing strategy juga bisa berupa sebuah acara kolaborasi dengan KOL. Misalnya, kamu bisa bekerja sama dengan KOL untuk mengadakan partnership webinar. Pastikan acara tersebut relevan dengan produk atau jasa yang kamu tawarkan. KOL strategy dapat membantu dalam promosi dan memastikan bahwa promosi produk atau jasa tersebut mencapai target audiens yang tepat. Partnership webinar dengan KOL dapat membantu meningkatkan daya tarik dan brand awareness. Hal ini dikarenakan pengikut KOL tersebut akan menjadi calon pelanggan dan bahkan menjadi pelanggan.📚 Baca juga:Webinar untuk Tingkatkan Kesuksesan: Jenis, Cara, dan Contohnya 3. Membebaskan KOL Menunjukkan Keahlian Ketika menerapkan KOL digital marketing, usahakan untuk tidak memberi terlalu banyak peraturan atau persyaratan. Jika terlalu diatur, konten yang dibuat KOL mungkin akan tampak tidak asli. Ini dapat menyebabkan followers kehilangan kepercayaan terhadap KOL dan brand kamu. Seperti yang sudah dibahas di atas, KOL adalah ahli bidang tertentu. Jadi, penting untuk menawarkan kebebasan kepada KOL dan mempercayakan KOL untuk berkreasi dan menunjukkan keahliannya dalam konten. Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja Contoh KOL Marketing1.Arnold PoernomoInstagram: @arnoldpoArnold Poernomo adalah seorang chef yang mulai dikenal masyarakat Indonesia sejak bergabung sebagai juri di acara televisi Master Chef Indonesia. Arnold berasal dari keluarga pecinta masak. Latar belakang ini mendorong ketertarikannya dalam dunia kuliner. Chef Arnold sudah masuk di dunia memasak sejak berusia 14 tahun dan bahkan masih menekuni bidang yang sama hingga sekarang. KOL di industri kuliner ini aktif di Instagram dan Youtube, lho! Konten Chef Arnold bervariasi mulai dari cara memasak, resep berbagai menu makanan, hingga video review kuliner. Di akun sosial media Chef Arnold, kamu juga bisa menemukan berbagai foto dan video KOL kerja sama antara Chef Arnold dengan brand seperti MAMA, SunCo, Baabaachef, dan banyak lagi.2.Renatta MoeloekInstagram:@renattamoeloekMirip dengan Chef Arnold, Renatta Moeloek juga mulai dikenal publik ketika menjadi juri di acara televisi Master Chef Indonesia. Chef Renatta ini termasuk salah satu chef perempuan yang memiliki tingkat popularitas yang tinggi. Salah satu keahlian Renatta adalah memasak makanan Indonesia dan Perancis. Keahlian ini diperoleh dari pendidikan kulinernya di Le Cordon Bleu di Paris dan pengalaman magang di restoran bintang Michelin di Perancis. Kolaborasi KOL marketing yang dilakukan oleh Chef Renatta ini cukup bervariasi. Chef Renatta tidak hanya bekerja sama dengan brand yang berhubungan dengan industri masak dan makanan seperti Panci Supra dan Oatside, tetapi juga berkolaborasi dengan brand di luar industri tersebut seperti Digibank Indonesia dan OPPO. 3.Dr. Listya ParamitaInstagram: @drmita.spkkDr. Listya Paramita adalah seorang dokter kulit yang cukup populer di industri perawatan kulit. Dr. Listya pertama kali mendapatkan popularitas setelah mengunggah konten edukasi tentang bahaya penggunaan produk perawatan kulit yang tidak terdaftar. Listya rutin mengunggah konten edukatif tentang kesehatan kulit dan membantah banyak mitos perawatan kulit populer di akun Instagram-nya. Sebagai KOL terpercaya dengan latar belakang dokter spesialis kulit dan kelamin, Dr. Listya telah berkolaborasi dengan brand seperti Clear, Cetaphil, Vaseline, Ponds, dan Wardah. Selain video KOL, Dr. Listya juga aktif menjadi host dan narasumber dari berbagai seminar atau IG live tentang kesehatan kulit. Bagi kamu yang tertarik, kamu bisa menemukan jadwal-jadwalnya di akun Instagram Dr. Listya (@drmita.spkk).Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja4. Dr. TirtaInstagram: @dr.tirta Dokter Tirta adalah dokter umum, tetapi bukan dokter pada umumnya! Dokter dengan 2.5 juta followers di Instagram ini juga seorang biker, penggemar sepak bola, dan pendukung brand lokal. Di akun Instagramnya, Dr. Tirta banyak melakukan review sepatu dan pakaian merek lokal sekaligus memberikan informasi terkait COVID-19 dan informasi kesehatan lainnya. Dr. Tirta aktif membagikan video yang informatif dan edukatif di Instagram dan Twitter. Dokter yang satu ini juga pernah bekerja sama membuat video KOL yang memberikan review tentang brand sepatu lokal seperti Sepatukanky, Aerostreet, Ortuseight, dan Piero. Selain itu, kamu juga bisa menemukan video atau podcast Dr. Tirta di akun Youtube nya (Tirta PengPengPeng). Di akun Youtube ini kamu akan menemukan berbagai informasi yang lebih bebas, misalnya video yang membahas topik seputar industri bisnis.5.Jennifer BachdimInstagram: @jenniferbachdim Sebelum menjadi terkenal di Instagram, Jennifer Bachdim adalah seorang blogger aktif yang menulis tentang kecantikan, lifestyle, kesehatan, dan kebugaran. Kepopuleran Jennifer mulai meningkat setelah menikah dengan Irfan Bachdim, seorang pemain sepak bola profesional Indonesia. Sekarang, Jennifer tinggal di Bali bersama keluarganya dan terus menginspirasi orang lain melalui halaman Instagram miliknya. Jennifer banyak mengunggah foto tentang lifestyle, olahraga, tips diet, dan kecantikan di akun Instagramnya. Konten Jennifer Bachdim cukup bermacam-macam. Untuk bidang kecantikan, Jennifer pernah bekerja sama sebagai KOL marketing Maybelline. Selain itu, sebagai seorang ibu, Jennifer juga pernah membuat video KOL dengan Fenucaps Indonesia. Tidak hanya sebagai KOL, Ibu dengan 1.7 juta followers ini telah menjadi ambassador dari brand Pocari Sweat dan Adidas Indonesia.Buat CV ATS-friendly di Cake sekarang juga! Ada 50+ template dan 100% gratis!Buat CV KesimpulanKOL dalam marketing adalah orang yang ahli di suatu bidang tertentu dan memiliki pengaruh yang kuat terhadap pengikutnya.KOL marketing adalah strategi pemasaran di mana perusahaan bekerja sama dengan seorang KOL untuk memasarkan bisnisnya.Dengan menerapkan KOL marketing strategy, perusahaan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, menambah brand awareness, memperkuat reputasi dan kredibilitas brand, menjangkau audiens yang tepat, dan memperoleh ROI yang besar.Hal yang harus dilakukan dalam menerapkan KOL digital marketing yaitu menentukan tujuan kampanye, memilih platform untuk melaksanakan kampanye, menentukan KOL yang tepat, melakukan negosiasi, dan mengevaluasi keberhasilan KOL marketing.3 KOL marketing strategy yang bisa kamu coba meliputi bekerja sama membuat video KOL, mengadakan partnership webinar dengan KOL, dan memberi kebebasan KOL untuk berkreasi.Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Aileen Gabriella---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!