Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Aug 26th 2022

Mau Jadi Brand Manager? Kenali Tugas, Skill dan Caranya!

Daftar isi :Apa itu Brand Manager?Tugas dan Tanggung Jawab Brand ManagerSkill yang Harus Dimiliki Brand ManagerCara Menjadi Brand Manager Strategi branding (branding strategies) perlu dilakukan oleh suatu perusahaan dengan tujuan menarik perhatian dan minat konsumen untuk membeli merek produk yang diluncurkan.Tetapi, beberapa perusahaan besar biasanya tidak hanya memiliki satu buah brand produk. Dengan demikian, hal ini cukup mempersulit seorang Brand Marketing Manager untuk mengelola secara bersamaan semua merek produk-produk yang diluncurkan oleh suatu perusahaan dengan efektif dan efisien. Kondisi inilah yang menciptakan lowongan pekerjaan Brand Manager semakin terbuka lebar dan permintaan untuk posisi Brand Manager semakin meningkat setiap tahunnya. Dikutip dari linkedin Indonesia, setidaknya terdapat 569 lowongan pekerjaan sebagai Brand Manager maupun Assistant Brand Manager di beberapa sektor industri, seperti manufaktur, ritel, maupun jasa keuangan. Bagi kamu yang tertarik berkarir sebagai Brand Manager maupun Assistant Brand Manager, Cake telah merangkum secara lengkap tentang apa itu Brand Manager dan Brand Management. Yuk, mari kita simak!📚Bacaan lanjutan:5 Contoh CV Marketing Menarik Perhatian Rekruter [+Tips dan Trik]Mengenal Brand ManagerPengertian Brand Management Di dunia marketing, istilah Brand Management (Manajemen Merek) maupun Brand Manager bukanlah hal yang asing lagi. Brand Management adalah fungsi pemasaran yang menggunakan teknik untuk meningkatkan nilai yang dirasakan oleh konsumen darisuatu brand atau merek produk. Ketika mengembangkan rencana strategis untuk mempertahankan ekuitas merek atau mendapatkan nilai merek, dalam Brand Management diperlukan pemahaman yang komprehensif tentang:Merek,Target pasar,Visi perusahaan secara keseluruhan Bekerja dalam Manajemen Merek berarti mengembangkan strategi yang membedakan perusahaan dari pesaingnya dan membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. 💡Catatan:Brand Management (Manajemen Merek) yang efektif memungkinkan harga produk naik dan membangun komunikasi yang baik dengan pelanggan setia melalui asosiasi dan citra merek yang positif maupun kesadaran merek yang kuat. Apa itu Brand Manager? Sedangkan, Brand Manager adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk mengadaptasi strategi merek untuk target pasar perusahaan. Maka menjadi Brand Manager berarti mengambil peran luas yang sering kali membutuhkan keakraban dengan banyak aspek pemasaran, termasuk riset pasar, pemasaran konten, pemasaran digital, pemasaran media sosial, dan desain. Brand Manager tidak selalu diharapkan untuk melakukan tanggung jawab tersebut, tetapi pengetahuan mereka akan membantu memandu masing-masing tim untuk mengembangkan pesan dan aset yang selaras dengan merek dan memperkuat posisinya di pasar.Kisaran Gaji Brand ManagerMenurut jobstreet.co.id, rata-rata gaji Brand Manager di Indonesia sebesar 12-20 juta rupiah perbulan, sedangkan untuk gaji junior Brand Manager perbulan di Indonesia berkisar 10-15 juta rupiah.Tugas Brand Manager Secara umum, tugas Brand Manager adalah menyusun secara keseluruhanbrand image, mulai dari tahap awal sampai dengan tahap evaluasi, sehingga membuat produk atau layanan perusahaan dapat terlihat berbeda dengan kompetitor lainnya. Seorang Brand Manager bertanggung jawab untuk memastikan munculnyakesanpositif terhadap merek yang diluncurkan oleh perusahaan tersebut. Berikut ini beberapa job desk Brand Manager: 1. Melindungi Brand atau Merek Dalam melindungi brand atau merek, seorang Brand Manager bertugas menjaga merek serta bertanggung jawab untuk memastikan bahwa produk maupun lini produk, serta layanan yang termasuk dalam merek dagang perusahaan tersebut dapat beresonansi dengan para pelanggan setia maupun calon pelanggan. 2. Bekerja Sama dengan Berbagai Bidang dalam Perusahaan Seorang Brand Manager sebaiknya memiliki kemampuan dalam berkomunikasi dan bekerja dengan berbagai macam departemen, seperti departemen pemasaran untuk memastikan dengan tepat setiap aspek dari strategi merek. Brand Manager juga perlu menjalin kerja sama dengan departemen lain seperti: Departemen keuanganDepartemen komunikasi pemasaranDepartemen penjualanDepartemen pengembangan produk Ini untuk memastikan tinjauan strategis bisnis dan peluang pasar di masa yang akan datang. 3. Berkoordinasi dengan Berbagai Biro atau Agensi Pemasaran Ketika berkoordinasi dengan agensi pemasaran (marketing) dan periklanan, Brand Manager memastikan bahwa marketing agent dapat menghormati tujuan dan pedoman merek di setiap komunikasi dalam proses pemasaran. 4. Fokus pada Konsumen Brand Manager sebaiknya dapat memanfaatkan riset konsumen dan memantau tren pasar. Oleh karena itu, memahami target pasar dan juga target pasar potensial adalah kuncinya. Ketika melakukan riset konsumen dan memantau tren pasar, tanyakan hal-hal berikut: Apa reaksi konsumen terhadap kampanye pemasaran?Apa yang di-posting pada media sosial dan bagaimana masyarakat membicarakan merek tersebut?Bagaimana Brand Manager mengelola atau memantau proses ini? 5. Membuat Keputusan Bisnis yang Penting Rupanya, Brand Manager juga dapat memainkan peran penting dalam tim manajemen senior saat memberikan umpan balik dan analisis tentang aktivitas merek utama. Sebagai contoh, laba atas investasi apa yang terlihat dari kampanye tertentu? Apa yang berhasil dengan baik untuk produk tertentu dari merek tersebut dan pelajaran apa yang dapat dipetik dari feedback yang diperoleh? Selain itu, Brand Manager membantu memberikan masukan untuk aktivitas di masa yang akan datang dan memberikan masukan untuk membantu mendukung strategi dan arah perusahaan. Kebanyakan Brand Manager di suatu perusahaan menunjukkan bahwa posisi ini merupakan posisi yang cukup krusial. Hal ini karena Brand Manager yang bertanggung jawab untuk mengawasi seluruh proses kreatif.Skill dan Kualifikasi Brand Manager Brand Manager membutuhkan keterampilan dan kualitas tertentu untuk mencapai hal-hal yang diperlukan untuk meningkatkan dan mempertahankan merek, serta mengelola merek secara efektif. Berikut beberapa skill dan kualifikasi Brand Manager yang diperlukan untuk kesuksesan Brand Management (Manajemen Merek) dan bekerja dalam tim: 1. Skill Komunikasi yang Kuat Sebagai Brand Manager, keterampilan komunikasi yang efektif merupakan salah satu aspek terpenting yang perlu dimiliki. Karena Brand Manager tidak hanya memfasilitasi kerja sama seluruh perusahaan dalam hal branding. Namun, Brand Manager juga bertanggung jawab untuk menjawab pertanyaan serta mengklarifikasi hal-hal yang berkaitan dengan branding yang dibuat agar dapat memenuhi target pasar. Selain itu, untuk mengarahkan merek, Brand Manager memerlukan kejelasan pesan tidak hanya secara eksternal, tetapi juga secara internal di antara staf Brand Management.💡Pro Tip:Untuk memastikan bahwa seorang Brand Manager memiliki keterampilan komunikasi yang kuat, sangat penting untuk membina hubungan yang kuat dengan seluruh pihak yang ada di perusahaan dan berbicara dengan karyawan di departemen lain serta menjalin hubungan pribadi dengan rekan kerja dalam satu tim. 2. Berpikir yang Lain Daripada Umumnya Kreativitas adalah aspek penting untuk merek apapun. Sehingga, bagian dari pekerjaan Brand Manager adalah tidak hanya membina lingkungan kerja yang nyaman serta kondusif, tetapi juga memimpin dengan memberi contoh. Meskipun penting untuk menetapkan tujuan dan pedoman untuk suatu materi iklan sebuah merek, namun terlalu banyak struktur dapat merugikan. Sehingga, Brand Management yang efektif dapat memahami tantangan tersebut dan menerapkan strategi yang mendorong kreativitas sehingga tim tetap inovatif. 3. Analisis Pasar yang Cerdas Brand Manager perlu membuat keputusan besar. Salah satu tugas Brand Manager adalah menganalisa penelitian kualitatif maupun kuantitatif, dan kedua data tersebut dapat memberikan informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan. Meskipun data ini harus ditafsirkan dan keputusan harus dibuat berdasarkan informasi yang ada. Kombinasi analisis data, pengalaman, dan intuisi digunakan untuk membuat keputusan manajemen penting untuk memandu merek mencapai tujuannya. 4. Fleksibilitas dan Kemampuan Beradaptasi Perlu diingat bahwa pasar tidak statis dan terus bergerak serta berubah karena permintaan dan keinginan konsumen dapat berubah seiring waktu. Brand Management yang efektif bukanlah menggunakan pendekatan set-and-forget, selain itu Brand Manager perlu memiliki kemampuan untuk segera beradaptasi dan fleksibel jika kondisi pasar berubah secara tiba-tiba. Baik melalui desain identitas, pesan desain produk, atau pengalaman, kemampuan beradaptasi merek memainkan peran utama dalam kelangsungan dan kesuksesan jangka panjang. 5. Manajemen Proyek Kemampuan Brand Manager untuk mengelola beberapa proyek sekaligus akan membantunya dalam mengawasi kampanye baru dan membantu tim menjalankan semuanya dengan efektif dan efisien, mulai dari hamparan grafis (graphic overlays) hingga salinan email (email copy). 6. Manajemen Personalia Brand Manager perlu memiliki keterampilan dalam mengelola laporan secara langsung pada tim branding. Selain itu, Brand Manager perlu mengawasi sejumlah tim yang melapor untuk panduan branding. Terpenting lagi, Brand Manager yang baik perlu memiliki beberapa pengalaman mengelola berbagai macam jenis tim. 7. Menulis Pesan berada pada jantung strategi merek. Sehingga, memiliki keterampilan menulis yang kuat akan membantu Brand Manager untuk mengembangkan pesan yang efektif dari suatu merek kepada konsumen, sambil memastikan bahwa copywriter dapat mengeksekusinya dengan baik. 📚Bacaan lanjutan: Apa itu Copywriter: Pengertian, Tugas, Gaji, Strategi Cara Menjadi Brand Manager Agar mempermudah kamu dalam mendapatkan pekerjaan Brand Manager, berikut ini tips dan cara menjadi Brand Manager: 1. Mempersiapkan GelarPemasaranPeriklananKomunikasiBisnis, atau jurusan terkait lainnya. 2. Memiliki Sertifikasi Bagi kamu yang telah mendapatkan sertifikasi profesional, maka kamu akan lebih memungkinkan untuk mendapatkan pekerjaan sebagai Brand Manager. Karena sertifikasi berfungsi meyakinkan rekruter bahwa kamu telah membangun kompetensi yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan Brand Manager. Oleh karena itu, calon Brand Manager mungkin perlu untuk mempertimbangkan sertifikasi dalam Brand Management atau produk.📚Bacaan lanjutan:3 Cara Menulis Sertifikat Dalam CV Agar Menarik! 3. Membangun Jaringan Professional networking atau jaringan profesional dapat memposisikan kamu sebagai kandidat Brand Manager di perusahaan yang kamu lamar, lho! Menghadiri acara sosial dan lokakarya yang didedikasikan untuk membangun jaringan dapat membantu kamu bertemu dengan para profesional yang dapat merekomendasikan posisi Brand Manager di suatu perusahaan. Jika kamu secara aktif memperluas lingkaran profesional dan membina hubungan serta komunikasi, kamu dapat menghasilkan referensi/rujukan yang berharga di masa depan. 📚Bacaan lanjutan: 9 Manfaat Networking Dalam Karier dan Cara Membangunnya! 4. Mempersiapkan CV yang Menarik Di Mata Rekruter Ketika kamu sudah siap melamar posisi Brand Manager, maka perlu mempersiapkan CV serta surat lamaran kerja untuk mencerminkan kebutuhan perusahaan dan posisi yang kamu lamar. Tekankan keterampilan yang kamu miliki pada CV sesuai kebutuhan posisi yang kamu lamar: ✅ Keterampilan riset analisis:Memahami kebutuhan dan perilaku konsumen.Kemampuan analitis yang kuat, terutama dalam menganalisis data dan mengembangkan wawasan.✅ Keterampilan interpersonal:Keterampilan komunikasi dan interpersonal yang kuat, terutama kemampuan bekerja lintas departemen untuk mencapai hasil terbaik.Jadilah pemain tim dan pemimpin yang disegani.Jalankan rapat yang efisien dan efektif.Komunikasikan keputusan dengan jelas terkait langkah selanjutnya, dan akuntabilitas.Memiliki kemampuan presentasi yang baik.✅ Keterampilan manajemen dan koordinasi:Perhatian yang kuat terhadap detail,Memiliki kemampuan untuk berpikir secara menyeluruh (think big), serta memberikan solusi strategis yang inovatif.Keterampilan manajemen anggaran. ✅ Technical Skill sebagai Brand Manager, seperti :Riset PasarPemasaran Digital atau Digital MarketingCompetitor analKomunikasi merek atau Brand CommunicationHubungan masyarakatPeriklananCopywritingDesain visualPresentasiPemecahan MasalahKomunikasi dan KolaborasiKemampuan beradaptasiBerpikir kreatifManajemen stresManajemen waktu📚 Baca Juga:Sudah tahu 8 Pekerjaan Marketing yang Sedang Naik Daun? Simak Di sini! ✅ Mencantumkan informasi tambahanInformasi tambahan seperti penghargaan, sertifikat pembelajaran, mengikuti kursus online atau offline, menjadi sukarelawan, dan berkontribusi dalam proyek tentang riset pasar merek akan meyakinkan rekruter bahwa kamu memiliki cukup pengetahuan dan pengalaman sebagai calon Brand Manager. Memiliki pengetahuan yang lebih terkait tools yang digunakan sebagai Brand Manager, dapat memberikan nilai positif tersendiri bagi rekruter. 🔧 Beberapa tools umum untuk Brand Management meliputi : Pemantauan dan mendengarkan media sosial (Sprinklr, Hootsuite, Sprout).Manajemen hubungan media dan mendengarkan (Meltwater, Cision, Muck Rack).Perangkat lunak manajemen hubungan pelanggan (CRM) (Salesforce, Zoho, Hubspot).Alat visualisasi data (Tableau, Datawrapper, Google Charts). Berikut adalah contoh CV Brand Manager untuk inspirasi kamu!Contoh CV Brand Manager - Dibuat di CakeCake menyediakan 50+ template CV ATS Friendly online yang mudah dan menarik untuk dibuat, GRATIS! Yuk, buat CV ATS Friendly kamu sekarang!🎉 Buat CVMau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development!--- Ditulis oleh:Anggraeni Kumala Dewi ---
Career Development
Nov 3rd 2022

Apa itu CRM (Customer Relationship Management)? Kenali Fitur, Kegunaan, Dll.

Daftar Isi: Pengertian Customer Relationship Management (CRM)Manfaat Sistem CRMApa Saja Tipe-tipe CRM?Fitur Utama Sistem Customer Relationship Management10 Contoh Sistem CRM untuk Perusahaan Ketika berbicara tentang Customer Relationship Management, biasanya mengacu pada sistem CRM, alat yang membantu manajemen kontak, manajemen penjualan, dan produktivitas. Sistem CRM membantu perusahaan tetap terhubung dengan pelanggan, merampingkan proses, dan meningkatkan profitabilitas. Agar lebih memahami, CRM adalah singkatan dari apa? Apa itu Customer Relationship Management (CRM)?Atau CRM artinya apa? Siapa saja yang memerlukan Customer Relationship Management (CRM)? Apa saja manfaat sistem Customer Relationship Management (CRM) bagi perusahaan? Lalu, apa jenis dan fungsi Customer Relationship Management (CRM)? Bagaimana strategi customer relationship management (CRM)?Pengertian CRM Apa itu Customer Relationship Management?Arti Customer Relationship Management Apa yang dimaksud dengan Customer Relationship Management (CRM)? Customer Relationship Management (CRM) adalah teknologi untuk mengelola semua hubungan dan interaksi perusahaan dengan pelanggan dan calon pelanggan, serta untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Pengertian lain dari Customer Relationship Management (CRM) adalah kombinasi praktik, strategi, dan teknologi yang digunakan perusahaan untuk mengelola dan menganalisis interaksi dan data pelanggan di seluruh siklus hidup pelanggan. Adapun fungsi Customer Relationship Management (CRM) untuk mengatur, mengotomatisasi, dan melacak proses bisnis seperti pembuatan prospek, pemasaran, perkiraan, penjualan, pengukuran ROI, dan layanan pelanggan. Oleh karena itu, tujuan dari sistem CRM adalah untuk meningkatkan integrasi di area ini dan juga mengukur dan melacak nilai hubungan pelanggan dengan tujuan akhir dari peningkatan profitabilitas dan efisiensi. Secara spesifik terdapat tiga fungsi CRM, yaitu Sales Force Automation, Marketing Automation, dan Customer Service Automation.Siapa Saja yang Memerlukan CRM? Customer Relationship Management (CRM) berguna bagi beberapa pihak, misalnya : B2B atau Business to Business:Customer Relationship Management (CRM) membantu perusahaan B2B lebih memahami pelanggan mereka, memprioritaskan kebutuhan bisnis, dan mengatur penyimpanan data.Dikutip dari reallysimplesystems.com, sebesar 93% pemasar B2B mengklaim bahwa mempersonalisasi konten telah membantu mereka meningkatkan pendapatan.Selain itu, 42% dari mereka telah melaporkan bahwa mereka memiliki ruang untuk perbaikan di bidang ini. B2C atau Business to Customer:Fokus utama Customer Relationship Management (CRM) adalah pelanggan, dan mengingat bahwa bisnis B2C biasanya memiliki jumlah pelanggan yang jauh lebih besar, melacak sejarah dan preferensi setiap pelanggan menjadi jauh lebih sulit.Menurut salesforce.com, berdasarkan survei Capterra terhadap pengguna Customer Relationship Management (CRM), kepuasan pelanggan dan retensi pelanggan adalah dua aspek bisnis yang paling sering dikutip dan yang secara signifikan dipengaruhi oleh pengenalan CRM.Banyaknya perusahaan B2C mengandalkan kepuasan pelanggan individu, sehingga perangkat lunak B2C CRM memungkinkan untuk membentuk hubungan nyata dengan pelanggan individu, yang merupakan kunci keberhasilan B2C. UMKMCustomer Relationship Management (CRM) tidak hanya berguna bagi B2B maupun B2C, melainkan dapat bermanfaat bagi UMKM. UMKM dapat menggunakan solusi berbasis cloud dengan harga yang cukup terjangkau dan mudah untuk mengimplementasikannya.Dengan adanya perangkat lunak Customer Relationship Management (CRM) yang gratis, UMKM tetap dapat bertahan di era digital dan dapat pula bersaing dengan perusahaan lainnya. Enterprise atau Perusahaan Skala BesarTugas utama sistem Customer Relationship Management (CRM) berkonsentrasi pada penanganan hubungan yang baik dengan pelanggan.Sistem Customer Relationship Management (CRM) memungkinkan perusahaan skala besar untuk mengotomatisasi, merampingkan, dan meningkatkan penjualan, pemasaran tugas dukungan pelanggan serta alur kerja.Oleh karena itu, melalui sistem Customer Relationship Management (CRM), perusahaan enterprise dapat meningkatkan hubungan dengan pelanggan, meningkatkan efisiensi operasional, dan meningkatkan pendapatan. 📚Baca juga: Mau Jadi Relationship Manager? Kenali Tugas, Gaji, Skill yang Dibutuhkan!Manfaat Customer Relationship ManagementApa saja Manfaat Sistem CRM bagi Perusahaan? Sistem Customer Relationship Management (CRM) dapat memberikan banyak manfaat bagi perusahaan, mulai dari kepuasan pelanggan hingga peningkatan produktivitas. Berikut ini manfaat sistem Customer Relationship Management (CRM) bagi perusahaan:Kepuasaan pelanggan yang meningkatPeningkatan penjualanHemat biayaAnalisis terperinciProduktivitas dan efisiensi yang lebih tinggiBasis data informasi terpusatSegmentasi pelanggan yang ditingkatkanLaporan penjualan otomatisPeramalan penjualan/sales forecasting yang lebih akuratKomunikasi internal yang efisien Apa Saja Manfaat Sistem CRM bagi Pelanggan? Selain itu sistem Customer Relationship Management (CRM) juga memberikan manfaat pada pelanggan, seperti:Perlindungan data privasi pelanggan yang lebih baikMemperoleh pelayanan yang efektif dan efisienKomunikasi antara perusahaan dan pelanggan menjadi lebih baik dan cepatPelanggan diposisikan sebagai prioritas bisnisAntisipasi kebutuhan yang lebih baik, perusahan dapat dengan cepat menangani keluhan pelangganPerusahaan lebih responsif dan solutif ketika menghadapi pelanggan Jenis-jenis Sistem CRM Terdapat beberapa jenis sistem Customer Relationship Management (CRM) baik untuk suatu industri tertentu maupun umum digunakan oleh perusahan/UMKM. Berikut ini tiga jenis sistem Customer Relationship Management (CRM) yang umumnya sudah disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan: 1. CRM Lokal vs CRM Berbasis Cloud Pada umumnya terdapat dua jenis sistem Customer Relationship Management (CRM), yaitu CRM lokal dan CRM berbasis cloud. Perbedaan dari kedua sistem CRM tersebut adalah, pada CRM lokal, perusahaan perlu mempersiapkan infrastruktur back-end yang lengkap. Namun, pada sistem CRM lokal, perusahaan perlu membayar biaya pemeliharaan, updating version, serta biaya lisensi untuk software-nya. Sedangkan, pada CRM berbasis cloud, memiliki kelebihan yang mana mudah diakses menggunakan browser apapun. Bahkan pengaplikasian dan penggunaan CRM berbasis cloud lebih cepat dengan aksesibilitas yang cukup efektif dan efisien. Selain itu, CRM berbasis cloud tidak membebankan biaya pemeliharaan bagi perusahaan dan memiliki fleksibilitas penurunan dan peningkatannya cukup baik, sehingga menjadikan CRM berbasis cloud paling diminati oleh perusahaan. 2. Perangkat Lunak CRM Khusus Industri Karena kebutuhan setiap industri dapat berbeda, telah disediakan software CRM secara khusus untuk melayani kebutuhan spesial setiap bidang industri. Software CRM khusus industri dirancang untuk vertical industry seperti layanan asuransi, layanan kesehatan, properti, layanan keuangan, bahkan biro horeka. 3. Solusi CRM All-in-One Solusi CRM all-in-one merupakan sistem Customer Relationship Management (CRM) yang paling diminati karena software CRM all-in-one ini berbasis cloud. Solusi CRM all-in-one cukup canggih karena mudah untuk dikustomisasi dan dapat terintegrasi dengan berbagai macam software bisnis lainnya untuk menampilkan data pelanggan secara menyeluruh. Selain itu, solusi CRM all-in-one dirancang dengan berbagai macam fitur canggih yang aman dan mudah untuk dioperasikan. Sehingga, berbagai macam perusahaan maupun industri dapat memanfaatkannya dengan lebih efektif dan efisien, terutama dalam menganalisis secara langsung dampak positif pada operasi penjualan.Apa Saja Fitur-fitur Utama Sistem CRM Fitur-fitur CRMBerikut ini beberapa macam fitur-fitur utama sistem Customer Relationship Management (CRM) yang dapat bermanfaat bagi perusahaan dan industri: 1. Manajemen Prospek Sistem Customer Relationship Management (CRM) menawarkan berbagai alat untuk mengotomatisasi dan merampingkan alur kerja prospek-ke-pendapatan, dari kontak awal hingga penjualan berulang. Perusahaan dapat dengan mudah menggabungkan prospek dari berbagai sumber, memverifikasi dan menghapus duplikat data prospek secara otomatis, memeliharanya menggunakan alat CE yang disematkan, serta mentransmisikannya di seluruh tahap siklus penjualan berdasarkan kesiapan penjualannya. 2. Manajemen Kontak Akun Sistem Customer Relationship Management (CRM) tidak hanya membantu perusahaan membangun dan mengelola profil pelanggan, namun juga kontak dan informasi bisnis mereka, koneksi ke akun bisnis, status dan aktivitas keterlibatan saat ini, riwayat interaksi sebelumnya, dan kecerdasan lain yang didukung AI/ML, misalnya skor prediktif. Sistem Customer Relationship Management (CRM) memiliki akses ke semua informasi, sehingga memungkinkan tim perusahaan untuk terlibat dengan pelanggan pada waktu yang tepat di saluran yang tepat dan dengan pesan yang paling dipersonalisasi. 3. Manajemen Transaksi (Pesanan, Invoice, Kontrak) Sistem Customer Relationship Management (CRM) memungkinkan perusahaan membuat pesanan dan dokumen terkait lainnya dengan mudah, seperti faktur dan kontrak. Perusahaan dapat dengan cepat mempersonalisasi pesanan dengan menambahkan paket cicilan, daftar produk, diskon, dan data lain yang disimpan di CRM. Selain itu, perusahaan juga dapat menggunakan template untuk secara otomatis mengisi dokumen pembelian dengan data pelanggan atau produk, serta membuat templat jadwal persediaan. Sistem CRM menyediakan alat untuk mengatur alur kerja manajemen dokumen otomatis, melacak status dokumen saat ini dan riwayat dokumen, serta menganalisis efektivitas pemrosesan pesanan. 4. Email Marketing Email marketing merupakan fungsi inti untuk bisnis apapun dan solusi CRM online yang dapat dikendalikan sepenuhnya oleh perusahaan. Perusahaan dapat memilih memanfaatkan email marketing untuk meng-email secara bersamaan (mass mailing), bahkan mempersonalisasimarketing campaign. Sistem email marketing di dalam CRM memungkinkan perusahaan memprioritaskan email, menganalisis respons terhadap setiap email, dan memastikan perusahaan memiliki tindak lanjut yang menyeluruh. 5. Otomatisasi Penjualan Otomatisasi penjualan pada sistem CRM akan membantu perusahaan mengganti tugas biasa para karyawaan saat ini dengan alur kerja dan makro yang cerdas. Prospek juga akan mengalir lebih mudah melalui saluran perusahaan dengan penugasan prospek secara otomatis ke perwakilan penjualan yang tepat. 6. Otomatisasi Pemasaran Dengan fitur CRM Pemasaran, seperti otomatisasi pemasaran dan manajemen kampanye bawaan, maka perusahaan dapat menghasilkan prospek baru, menjalankan kampanye pemasaran email yang ditargetkan, membandingkan pengeluaran iklan dengan pendapatan penjualan, dan pada akhirnya mendapatkan ROI maksimum untuk pengeluaran pemasaran perusahan. 7. Otomatisasi Alur Kerja Sistem CRM modern melampaui proses CRM standar dan memungkinkan pengguna untuk mengatur alur kerja otomatis yang memenuhi kebutuhan unik bisnis atau industri. Menggunakan alat otomatisasi alur kerja, pengguna CRM juga dapat dengan mudah menyesuaikan dan meningkatkan proses inti CRM, seperti manajemen prospek atau manajemen kampanye. Selain itu, kemampuan otomatisasi alur kerja secara signifikan memperluas cakupan penggunaan solusi CRM dan dalam banyak kasus memungkinkan otomatisasi alur kerja tingkat perusahaan termasuk proses back-office yang kompleks. 8. Laporan dan Analitik Mendalam Solusi Customer Relationship Management (CRM) yang baik harus menyertakan alat analitik canggih yang memungkinkan pengguna tanpa keahlian khusus untuk memvisualisasikan data yang dikumpulkan dan membagikannya ke seluruh organisasi. Solusi CRM yang lengkap mencakup dasbor interaktif yang dapat dibuat dan dipersonalisasi menggunakan alat desain visual (misalnya kinerja bisnis secara keseluruhan, snapshot kesehatan saluran penjualan saat ini, KPI tim, perkiraan penjualan, atau gambaran umum perolehan prospek) untuk memfasilitasi pelaporan yang lebih baik di semua fungsi bisnis. Dasbor pada solusi CRM dapat dikonfigurasi dalam berbagai format visual menggunakan entri data apa pun dari sistem dengan kemampuan untuk mengatur hak akses untuk individu tertentu berdasarkan peran mereka.Solusi CRM modern juga dapat dengan mudah diintegrasikan dengan penyedia/solusi data dan lingkungan TI lainnya. 9. Model Data AI/ML Solusi sistem CRM terkemuka memanfaatkan teknologi AI/ML modern yang mendukung otomatisasi alur kerja dan pembuatan prakiraan/rekomendasi yang didukung data untuk kasus penggunaan yang berbeda. Solusi CRM tingkat lanjut menyediakan model ML bertenaga AI yang telah dikonfigurasi sebelumnya dari berbagai jenis (klasifikasi, regresi, rekomendasi, segmentasi, penilaian, dan kesamaan), dan model data AI/ML khusus vertikal, misalnya, solusi Penawaran Terbaik Berikutnya untuk bank, atau solusi Segmentasi Pelanggan untuk pengecer. 10. Kolaborasi Solusi CRM Terpadu memungkinkan penyelarasan yang lebih baik antar tim. Ini dikarenakan adanya satu database data pelanggan yang memungkinkan karyawan untuk berkolaborasi dalam berbagai kesepakatan dan proyek dalam lingkungan yang sama. Dengan sistem CRM, perusahaan juga dapat mengelola tugas/proyek menggunakan kalender yang dapat dengan mudah diintegrasikan dengan MS Outlook atau Google Kalender. Untuk peningkatan kinerja tim di perusahaan secara berkelanjutan, sistem CRM juga memiliki kemampuan luas untuk menganalisis produktivitas karyawan berdasarkan tugas, email, dan panggilan telepon mereka.10 Contoh Sistem CRM untuk Bisnis Ada sejumlah software untuk mempermudah kerja sistem Customer Relationship Management (CRM) yang masing-masing dilengkapi dengan banyak fitur, integrasi, dan kemampuan. Selain itu, setiap sistem CRM memiliki kemampuan untuk melakukan berbagai tugas. Berikut ini 10 software sistem Customer Relationship Management (CRM): 1. Salesforce CRM Salesforce dapat menyatukan data pelanggan ditambah penjualan, layanan, pemasaran, perdagangan, TI, dan analitik di satu lokasi untuk akses cepat, wawasan yang dapat dibagikan, dan kolaborasi yang mudah. ⚙️ Sistem CRM Salesforce memiliki fitur: Manajemen kontakManajemen peluang penjualanAturan alur kerjaOtomatisasiLaporan dan dasbor yang dapat disesuaikanDapat diakses melalui aplikasi seluler Salesforce menawarkan sejumlah aplikasi, seperti Einstein AI yang mempermudah pencapaian tujuan unik perusahaan. Selain itu, disediakan juga fitur Employee Experience di dalam alat untuk mempermudah kolaborasi kerja dan meningkatkan motivasi. 2. EngageBay EngageBay membantu bisnis kecil mengelola hubungan pelanggan dan proses penjualan secara efektif. ⚙️ CRM EngageBay menyediakan berbagai fitur seperti: Manajemen kontakOtomatisasi penjualanPenangkapan prospekOtomatisasi pemasaranPengelolaan upaya penjualan dan pemasaran Perangkat lunak CRM ini memberi pengguna sebuah alat untuk membuat dan melacak prospek, serta menindaklanjuti peluang penjualan. EngageBay juga membantu perusahaan mengukur kampanye pemasaran mereka untuk melihat apa yang berhasil dan apa yang tidak, sehingga mereka dapat menyesuaikan strategi mereka. Secara keseluruhan, EngageBay adalah CRM yang sangat baik untuk bisnis dari semua ukuran, sangat mudah digunakan dan datang dengan harga yang cukup terjangkau juga. 3. HubSpot HubSpot adalah platform CRM yang mana berfungsi untuk melacak hubungan pelanggan serta memfasilitasi proses pemasaran, penjualan, dan layanan. HubSpot sangat ideal untuk bisnis baik skala kecil-menengah-besar dan tim apa pun dalam suatu perusahaan, seperti pemasaran, penjualan, layanan pelanggan, operasi, atau C-suite. Platform CRM ini menggabungkanMarketing Hub,Sales Hub, Service Hubdan CMSbersama denganratusan integrasi yang tersediauntuk membantu perusahaan menyelaraskan semua tim internal, mengumpulkan wawasan yang berarti, melaporkan (dan berbagi) peluang kesuksesan dan pertumbuhan, menciptakan pengalaman pelanggan yang luar biasa, meningkatkan adopsi, danmembahagiakanpelanggan di setiap momen berbelanja. 4. Salesflare Salesflare adalah platform CRM dibuat khusus untuk melacak dan mengatur operasi B2B.Platform ini dibangun dari bawah ke atas untuk melacak semuanya secara otomatis. ⚙️ Sistem CRM dari Salesflare memiliki fitur: otomatisasi pembuatan kontak dan memperkaya mereka dengan detail tambahan, seperti: tanda tangan email, jadwal pelanggan lengkap, dan mendorong perusahaan untuk menindaklanjuti.Alat urutan email bawaan yang memungkinkan perusahaan untuk mengirim email pribadi dalam skala besar. Fitur ini dapat membantu penjangkauan perusahaan menjadi lebih efisien. Jika perusahaan tersebut adalah pengguna berat LinkedIn, maka memungkinkan perusahaan membuat kontak dari LinkedIn dan menemukan email sasaran yang ingin dituju hanya dalam beberapa klik. 5. Microsoft Dynamics Microsoft Dynamics adalah perangkat lunak CRM dan perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) yang dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas penjualan dan pemasaran. ⚙️ CRM Microsoft Dynamics memiliki fitur seperti: Mengumpulkan wawasan sosialMenyediakan manajemen kampanye berbasis cloudMenawarkan intelijen bisnis. Perusahaan dapat memilih sistem CRM dikirimkan melalui cloud atau di hosting. Microsoft Dynamics menawarkan aplikasi sehingga perusahaan dapat mengelola hubungan dengan pelanggan melalui perangkat seluler serta mengintegrasikan dan menyinkronkan data dari media sosial dengan sistem CRM perusahaan. 6. Zoho Zoho adalah sistem CRM yang sepenuhnya berbasis cloud, terintegrasi. ⚙️ Fitur Zoho termasuk:Manajemen prospek dan penilaianOtomatisasi alur kerjaAnalitikPemasaranManajemen proses Asisten penjualan AI Zoho, Zia, menafsirkan data CRM, melacak pengunjung situs web, dan memprediksi penjualan.Prediksi penjualan ini juga memunculkan prospek yang kemungkinan besar akan berkonversi dan transaksi yang kemungkinan besar akan ditutup. Fitur gamifikasi Zoho membuat perwakilan perusahaan tetap termotivasi dan fokus pada kuota sementara integrasi Google Ads menyelaraskan tim penjualan dan pemasaran dengan memperjelas pengeluaran iklan dan pendapatan penjualan bisnis perusahaan. Terakhir, Zoho dapat digunakan untuk memberikan dukungan omnichannel bagi pelanggan dan prospek melalui telepon, email, obrolan langsung, media sosial, atau tatap muka. 7. Pipedrive Pipedrive adalah sistem CRM penjualan dan alat manajemen saluran yang ideal untuk tim kecil. ⚙️ Perangkat lunak CRM ini dilengkapi dengan fitur untuk: Melacak kinerjaMengelola transaksiMemprediksi pendapatanMengotomatiskan tugas yang berulang CRM Pipedrive secara otomatis memvisualisasikan saluran perusahaan sehingga dapat mengidentifikasi dimana upaya perusahaan harus difokuskan. Tidak hanya itu, CRM Pipedrive menyertakan prakiraan penjualan dan integrasi sehingga perusahaan dapat memasangkan alat, seperti Mailchimp atau Zapier dengan CRM perusahaan. Selain itu, ada juga fitur keamanan yang menjelaskan bagaimana data bisnis perusahaan digunakan.8. ActiveCampaign ActiveCampaign adalah platform otomatisasi pengalaman pelanggan dan CRM dengan sejumlah tugas dan fungsi pekerjaan yang dapat di otomatisasi perusahaan seperti email, segmentasi, dan personalisasi (di media sosial, email, obrolan langsung, SMS, dan banyak lagi). Ada lebih dari 300 integrasi, seperti Shopify, Facebook, dan WordPress, yang dapat digunakan perusahaan untuk menyesuaikan CRM dengan kebutuhan spesifik. ActiveCampaign memudahkan perusahaan untuk berbagi data siklus hidup pelanggan lintas tim dan menggunakannya untuk membuat keputusan yang tepat tentang interaksi perusahaan dengan pelanggan (misalnya konten apa yang harus perusahan kirimkan, kapan harus menjangkau, dan saluran apa yang harus dihubungi). ActiveCampaign juga membantu perusahan lebih memahami pelanggan secara individual dan mengelompokkannya secara efektif dengan melacak preferensi pembeli, keterlibatan, perilaku, dan sifat unik. 9. BigContacts BIGContacts menyederhanakan manajemen hubungan pelanggan dengan desain yang mudah digunakan dan antarmuka yang intuitif. ⚙️ CRM BigContacts menawarkan fitur: Tampilan 360° dari data kontak, termasuk sentuhan sebelumnya, profil media sosial, catatan, file, dan aktivitas yang akan datang.Manajemen saluran penjualanKoneksi formulir webPemeliharaan prospekPelacakan tugasManajemen tugas dengan tampilan kalender terperinci, tugas berulang otomatis, dan pengingat khususLaporan dan dasbor khusus yang memungkinkan perusahaan mendapatkan visibilitas yang lebih baik ke dalam operasi bisnis Oleh karena itu, CRM BigContacts dapat meningkatkan kolaborasi tim, memberikan wawasan bisnis yang dapat ditindaklanjuti, dan membantu meningkatkan produktivitas organisasi. 10. Freshworks Freshworks adalah CRM penjualan dan platform keterlibatan pelanggan yang menggunakan AI untuk membantu tim penjualan dan pemasaran Anda memberikan pengalaman pelanggan yang dipersonalisasi. Freshworks dibagi menjadi Sales Cloud dan Marketing Cloud. ⚙️ Sales Cloud membantu perusahaan dengan adanya: Daya tarik prospekKualifikasi prospekKeterlibatan kesepakatanAI untuk memperkirakan penjualan dan memprediksi tindakan mana yang harus diambil perwakilan dengan prospek ⚙️ Marketing Cloud membantu perusahaan dengan: Melakukan percakapan otomatis dengan pelanggan melalui chatbot bertenaga AIMengungkap detail tentang perilaku dan keterlibatan audiens sehingga perusahaan dapat memfokuskan upaya perusahan dan membuat kampanye dan pengalaman yang sangat bertarget. KesimpulanCRM merupakan arti dari Customer Relationship Management. CRM adalah sistem perangkat lunak yang membantu pemilik bisnis dengan mudah melacak semua komunikasi dan memelihara hubungan dengan prospek dan klien mereka. CRM menggantikan banyak spreadsheet, database, dan aplikasi yang sebelumnya umum digunakan oleh banyak perusahaan untuk melacak data klien.Sehingga hasilnya perusahaan dapat mengorganisasi dan mengatur waktu lebih baik, dan klien pun akan merasa terkesan. CRM memiliki beberapa jenis sistem, fitur, maupun software. Sehingga, perusahaan perlu memikirkan tujuannya dan menyesuaikannya dengan kebutuhan dalam memilih CRM yang tepat bagi tim.Pasang 3 lowongan kerja pertama untuk perusahaan Anda di Cake, 100% gratis! Sortir CV rekrut karyawan berkualitas dengan mudah sekarang juga🎉Pasang Loker--- Ditulis Oleh Anggraeni Kumala Dewi ---
Industry & Job Overview
Dec 29th 2022

Mobile Developer: Intip Tugas, Skill, Jenjang Karir Sampai Gajinya!

Daftar isi:Pengertian Mobile Developer Job Description Mobile Developer Skill dan Kualifikasi Mobile Developer Jenjang Karir Mobile Developer Cara Menjadi Mobile Developer Penggunaan smartphone akan semakin meningkat dari tahun ke tahun. Terutama dengan semakin meningkatnya popularitas dari berbagai platform e-commerce, konsumen semakin banyak mengakses situs ataupun aplikasi menggunakan smartphone terutama untuk kebutuhan sehari - hari. Disadur dari statista.com, 59% dari traffic yang masuk di dunia maya diakses melalui platform mobile, yaitu menggunakan smartphone, tablet, dan perangkat mobile lainnya. Tentunya, perubahan dari penggunaan utama dengan desktop menjadi utamanya di mobile membutuhkan banyak penyesuaian. Mobile development adalah bidang yang bekerja dalam melakukan penyesuaian dari desktop ke mobile ini. Tugas ini utamanya dikerjakan oleh seorang seorang Mobile Developer. Dengan semakin tingginya penggunaan platform mobile, tentunya profesi ini akan semakin dibutuhkan di masa depan. Sebelum mengenal lebih dekat mengenai tugas, skill yang dibutuhkan, dan jenjang karir dari seorang mobile developer, mari kenali pengertian dari mobile developer.Apa Itu Mobile Developer? Sederhananya, mobile developer, mobile engineer, atau mobile programmer adalah seorang software developer dengan spesialisasi pada perangkat mobile seperti smartphone ataupun tablet. Pada umumnya perangkat mobile sendiri menggunakan 2 jenis operating system (OS), baik Android dari Google, ataupun iOS, dari Apple. Job description mobile developer dibagi menjadi 2 untuk menyesuaikan dengan 2 jenis operating system ini, Android mobile developer dan iOS mobile developer. Android Mobile Developer Android adalah OS buatan Google yang pertama kali dirilis pada tahun 2008. Salah satu hal yang unik dari Android adalah sifatnya sebagai OS yang open-source, dimana Google menyediakan source code dari Android untuk masyarakat awam, sehingga komunitas amatir juga mendapatkan akses ke versi terbaru dari OS Android yang umum digunakan untuk perangkat mobile komersial. Dengan pertimbangan ini, OS Android adalah salah satu OS yang paling umum digunakan di dunia, statista.com bahkan memperkirakan 69.74% dari seluruh OS mobile yang digunakan di dunia adalah OS Android.📚 Baca juga:Android Developer: Job Desk, Kualifikasi, Prospek Karir, Gaji iOS Mobile Developer Walaupun Android adalah OS yang paling umum digunakan di dunia, iOS masih memegang sekitar 29.49% dari seluruh perangkat mobile di dunia. Walaupun begitu, umumnya pengguna iOS atau perangkat Apple menggunakan lebih dari satu perangkat mobile dengan iOS. iOS sendiri memiliki bahasa pemrograman berbeda dengan bahasa pemrograman yang umum digunakan oleh pengguna Android, yaitu Swift. Swift adalah bahasa pemrograman yang relatif lebih mudah digunakan dan dipelajari. Dikombinasikan dengan user interface (UI) yang mudah intuitif, bahasa pemrograman ini lebih mudah sebagai bahan belajar oleh pemula dibandingkan dengan Java, bahasa pemrograman yang umum digunakan oleh Android. Tugas mobile developer sendiri tidak berbeda jauh baik Android maupun iOS. Diluar dua jenis mobile developer diatas, dibawah payung mobile engineer adalah programmer yang mengembangkan aplikasi untuk smartphone umum tanpa spesifik untuk OS Android atau iOS, umumnya software yang memiliki basis web yang bekerja di browser dan tidak terbatas pada software Native seperti Android atau iOS.📚 Baca juga:Apa itu iOS Developer? Pengertian, Gaji, Tugas, Syarat, Dll.Apa Saja Tugas Mobile Developer? Apa saja tugas dari seorang mobile developer? Tugas mobile developer adalah sebagai web and mobile developer dan mobile app developer. Namun, diluar dua tugas ini masih ada tugas tugas lain dari seorang mobile developer, berikut adalah berbagai job description seorang mobile developer. Mobile app development: tugas utama dari seorang mobile developer adalah dalam bidang mobile application development, men-develop atau mengembangkan mobile application atau aplikasi yang diutamakan untuk perangkat mobile yang bekerja optimal dan sesuai kebutuhannya.Web and mobile development: salah satu tugas utama seorang web developer atau mobile developer adalah untuk mengoptimalkan suatu website yang awalnya dioptimalkan untuk diakses melalui desktop menjadi mudah diakses melalui platform mobile.Mengikuti perkembangan tren: sebagai seorang mobile programmer hasil pekerjaan dari mobile application development dalam bentuk mobile application akan menjadi wajah dari suatu perusahaan. Maka dari itu, seorang mobile application developer harus terus mengikuti tren dan terus mengoptimalkan aplikasi dan website agar tetap sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan konsumen.Mengembangkan fungsi dan fitur baru: dengan mempelajari tren tren yang sedang berkembang, seorang mobile developer harus dapat mengaplikasikan pengetahuan ini dalam perkembangan aplikasi yang sudah ada. Maka, seorang mobile developer harus dapat mengembangkan fungsi - fungsi dan fitur - fitur baru agar aplikasi tetap up-to-date dan tidak tertinggal seiring perkembangan jaman.Bekerjasama dengan User Experience (UX) developer: Dalam proses desain suatu aplikasi, seorang mobile developer harus bekerjasama dengan developer yang berfokus dalam bidang UX, untuk memastikan konsistensi dari pengalaman pengguna walaupun fungsi dan fitur baru terus dikembangkan.Menjaga kualitas aplikasi: dalam proses web dan mobile development, tentunya akan ada masalah yang muncul, terutama dalam bentuk bug. Salah satu tugas dari web developer dan mobile developer adalah untuk memperhatikan apa saja masalah dan bug yang muncul dalam proses pengembangan suatu aplikasi.Debug aplikasi: seiring perkembangan suatu aplikasi, tentunya akan ada bug yang muncul dalam aplikasi tersebut. Selain mengembangkan aplikasi baru dari nol, seorang mobile developer juga bertanggung jawab untuk memperbaiki bug - bug tersebut sehingga pengalaman pengguna tidak terganggu dan menyebabkan kerugian bagi perusahaan.Skill dan Kualifikasi yang Dibutuhkan Mobile Developer Sebagai seorang developer berbasis mobile, berikut berbagai skill yang diperlukan untuk mengerjakan tugas-tugas sebagai mobile developer: 1. Mobile User Interface (UI) Design Dalam proses development mobile application, salah satu aspek yang akan paling kentara adalah mobile user interface (UI) design. Hasil dari proses ini adalah desain yang dilihat secara langsung oleh user, maka seorang mobile developer harus memiliki kemampuan desain dan bekerjasama dengan UX developer agar pengalaman user dalam menggunakan aplikasi konsisten dan sesuai dengan kebutuhan. 2. Back-End Computing Diluar kemampuan front-end, seorang mobile developer juga harus memiliki skill untuk berkutat dengan tugas back-end computing, yaitu development dibalik layar. Beberapa skill penting dalam bidang back-end computing adalah: Framework: Semakin banyak perusahaan yang mengembangkan atau men-develop mobile application mereka masing-masing, sehingga automasi dengan bantuan framework dalam proses development mobile apps. akan sangat membantu. Beberapa framework yang umum digunakan adalah Django berbasis bahasa pemrograman Java yang digunakan Instagram, Ruby on Rails berbasis Ruby yang digunakan oleh BukaLapak, dan Asp .NET berbasis C# yang digunakan Microsoft.Database Management: seiring banyaknya pengguna dan aplikasi, maka data yang masuk ke dalam suatu database juga akan semakin meningkat. Skill database management adalah kemampuan untuk mengatur suatu database agar data yang masuk dapat dibaca dengan mudah dan digunakan untuk menunjang perkembangan proyek - proyek yang bergantung dengan database.Hardware Interaction: dalam proses development, bukan hanya software yang merupakan komponen penting namun juga hardware. Jika hardware mengalami masalah, tentunya software dan aplikasi tidak akan bekerja dengan seharusnya, maka dari itu skill hardware interaction dan terutama hardware software interaction analysis (HSIA) merupakan skill yang penting untuk menganalisis dimanakah masalah yang terjadi dan memastikan software dapat bekerja untuk mengatasi masalah tersebut.Security: terutama dengan semakin banyaknya platform e-commerce, security di dunia maya hanya akan menjadi semakin penting di masa depan. Mulai dari pengamanan terhadap virus, phishing, hingga ancaman cyber security lainnya, banyak perusahaan yang menaruh perhatian di bidang ini. 3. Cross-Platform App Development Walaupun seakan-akan dunia mobile app developer terbagi menjadi dua dengan OS Android dan iOS, cross-platform mobile apps. development menjadi semakin umum. Perusahaan-perusahaan di dunia ingin meraih konsumen sebanyak-banyaknya, maka mereka akan mencoba meraih pengguna Android dan Apple. Cross-platform mobile apps. development adalah skill yang penting di segmen ini, karena skill ini membantu memperluas lapangan pekerjaan yang tersedia. 4. Programming Languages Skills Beberapa bahasa pemrograman yang umum digunakan oleh seorang web developer atau mobile developer adalah Java, C#, Python, dan Swift khususnya untuk iOS.📚 Baca juga:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] 5. Business Skills Seorang mobile developer harus dapat memperhatikan perkembangan tren dalam dunia web and mobile development agar aplikasi yang didesain dapat berkompetisi dengan aplikasi sejenis di dunia. Selain itu, seorang mobile developer juga harus dapat berkomunikasi dengan efektif terutama dengan UX developer agar aplikasi yang dikembangkan dapat menghasilkan user experience yang konsisten. Umumnya, hard skill yang dibutuhkan oleh seorang mobile developer dapat diraih melalui pendidikan formal terutama dengan pendidikan sarjana di bidang ilmu komputer, teknik elektro, maupun teknologi informasi. Diluar pendidikan formal sebagai programmer, programming bootcamp adalah salah satu cara yang efektif untuk mendapatkan pendidikan dasar yang dibutuhkan untuk menjadi seorang web developer atau mobile developer. Salah satu nilai plus dari bootcamp adalah kemampuan mendapatkan ilmu yang dibutuhkan dalam waktu antara tiga hingga sembilan bulan, waktu yang sangat singkat jika dibandingkan dengan pendidikan formal.Jenjang Karir Mobile Developer Mobile apps. development adalah karir yang akan semakin dibutuhkan di masa depan, terutama dengan semakin meningkatnya penggunaan perangkat mobile dalam kehidupan sehari-hari. Terutama dengan melihat banyaknya perusahaan terutama startup yang menggunakan perangkat mobile sebagai basis operasinya seperti Gojek, Tokopedia, BukaLapak, dan lain-lain. Di dunia modern ini, sangat umum bagi segala jenis industri untuk memiliki baik website maupun aplikasinya sendiri. Mobile Developer umumnya bekerja di perusahaan-perusahaan yang bekerja di bidang-bidang berikut: Perusahaan pengembang aplikasi dan platform Android dan iOS,Perusahaan pengembang software,Perusahaan e-commerce,Industri kesehatan dan kebugaran,Industri pariwisata dan perhotelan,Industri hiburan, danLayanan finansial. Jenjang karir mobile developer umumnya dimulai dengan memiliki pendidikan dan gelar dalam bidang teknologi informasi atau ilmu komputer, atau memiliki pendidikan atau pelatihan khusus di bidang tersebut. Setelah meraih gelar di bidang informasi teknologi atau ilmu komputer, banyak kesempatan pelatihan dalam bentuk internship di banyak jenis perusahaan yang disebutkan diatas. Setelah mendapatkan pekerjaan di bidang mobile apps. development, gaji mobile developer yang didapatkan bergantung dari daerah dimana perusahaan tersebut beroperasi. Disadur dari Indeed.com, rata-rata gaji mobile developer di Indonesia berkisar pada Rp. 5.910.272. Namun, jika dilihat dari daerah masing-masing, setiap daerah memiliki rata-rata gaji yang berbeda. Gaji mobile developer di Semarang sendiri memiliki kisaran terendah mulai dari Rp. 3.529.406, sementara gaji mobile developer di Jakarta memiliki rata-rata tertinggi pada Rp. 8.778.770.Cara Menjadi Mobile Developer Ada banyak cara menjadi mobile developer. Cara menjadi mobile developer sangat bergantung dengan masing - masing individu terutama dengan mudahnya mendapatkan informasi di dunia modern: 1. Pilih Jalur Pendidikan Pertama, pilih jalur pendidikan atau pelatihan untuk dasar dasar programming, baik dengan pendidikan formal yang menghasilkan gelar atau melalui pelatihan khusus seperti bootcamp. 2. Tentukan Platform untuk Dipelajari Setelah memiliki pendidikan atau pelatihan khusus diatas, biasanya seorang mobile developer memilih platform khusus, baik Android, iOS, atau bahkan keduanya untuk menjadi cross-platform developer. Skill yang dibutuhkan khusus untuk masing-masing OS tersebut: Android Mobile Developer dapat melatih kemampuan berbagai jenis bahasa pemrograman diatas seperti Java, C#, atau PythoniOS Mobile Developer dapat melatih bahasa pemrograman Swift. 3. Mencari Pengalaman Tentunya, pengetahuan tersebut harus dilatih dengan pengalaman baik dengan latihan pribadi maupun dengan internship. Untuk mengikuti langkah - langkah menjadi developer Android maupun iOS, tentu akan diperlukan pengalaman internship atau pengalaman kerja. 4. Buat CV Menarik untuk Melamar Kerja Cake adalah platform pembuatan CV gratis dengan template yang sudah tersedia untuk membantu para jobseeker meraih karir yang diinginkan.📚 Baca juga:6 Contoh CV Programmer Terbaik dan Cara Membuatnya! Berikut contoh CV untuk seorang mobile engineer yang berfokus pada platform iOS:Contoh CV Mobile Developer (iOS Developer) - Dibuat di Cake Walaupun contoh diatas berfokus pada platform iOS, contoh tersebut dapat juga digunakan oleh developer mobile atau mobile engineer yang berfokus pada Android atau OS lain.Cake menyediakan 12+ template CV yang bisa kamu gunakan secara gratis. Download CV PDF sekarang juga!🎉Buat CV --- Ditulis olehSasannaditya S. Wang ---
Industry & Job Overview
Dec 21st 2022

Apa itu Animator? Tugas, Gaji Hingga Skill yang Dibutuhkan!

Daftar Isi: Pengertian AnimatorJob Desk AnimatorSkill dan Kualifikasi Seorang AnimatorProyeksi Karir AnimatorCara Menjadi Animator Siapa yang tidak suka menonton film kartun, ataupun video games? Tidak hanya itu, iklan yang muncul di televisi, media sosial, dan video penjelasan menjadi sangat menyenangkan untuk ditonton jika terdapat karakter animasi yang lucu di dalamnya. Animasi memiliki peran yang sangat besar untuk menarik perhatian penonton. Tidak heran, ini menjadi salah satu bidang yang banyak dicari perusahaan. Orang yang membuat animasi dinamakan animator. Berkat pekerjaan animator, kita dapat menikmati ilustrasi apik yang menghibur. Namun, apakah kemampuan menggambar dan menggunakan software komputer cukup untuk memulai karier sebagai animator? Walaupun menjadi pekerjaan yang menjanjikan, tapi profesi animator tidak sesederhana itu. Kali ini Cake akan membahas lebih detail tentang apa itu animator, apa saja tugas seorang animator, berapa gaji seorang animator Indonesia, jenis-jenis animator, jenjang karir animator, dan cara menjadi animator!Apa itu Animator? Animator adalah seseorang yang menciptakan berbagai gambar (dalam frame), kemudian menggabungkan semua frame dengan kecepatan tertentu sehingga tercipta sebuah ilusi gerakan. Sederhananya, adalah dengan mengurutkan kumpulan gambar, dan ditampilkan satu per satu dengan cepat sehingga gambar pun akan terlihat hidup dan bergerak. Untuk menciptakan kesan gerakan yang halus, pembuat animasi harus mempertimbangkan frame rate atau jumlah gambar yang ditampilkan setiap detik. Frekuensi gambar animasi yang umum digunakan dalam sebuah film adalah 24 fps (frame per second). Oleh sebab itu, gerakan akan terlihat sangat halus dan dapat dinikmati dengan baik. Jika kita mencari informasi mengenai pembuat animasi, kita juga akan menemukan berbagai bidang animasi. Mengetahui jenis-jenis animasi, akan membantu seorang animator mengetahui bidang karir mereka. Mari kita bahas lebih detail mengenai jenis-jenis animasi.Animasi Tradisional Jenis ini merupakan jenis animasi 2D klasik, dimana animator menggambar setiap frame dengan tangan, kemudian memindahkan rangkaian gambar ke dalam selembar kertas seluloid transparan. Ini membuat animasi tradisional sering juga disebut cel animation, atau animasi sel. Dengan berkembangnya zaman, fungsi sel digantikan dengan komputer, atau pada saat ini, banyak animator yang langsung menggambar pada komputer dengan sebuah tablet, tidak lagi menggunakan kertas dan pensil. Poin terpenting animasi tradisional adalah, animator tetap membuat gambar berdasar frame per frame. Contoh: Snow White and the Seven Dwarfs (1937), Pinocchio (1940), The Little Mermaid (1989) Animasi 2DAnimasi 2D dibuat dengan gambar vektor. Jenis ini dirasa lebih mudah dibanding animasi tradisional, karena animator dapat menggunakan gambar karakter yang sama secara berulang, tanpa harus mengulangi gambar setiap frame. Contoh: Tom and Jerry, SpongeBob Square Pants, Scooby DooAnimasi 3DJenis animasi ini paling banyak digunakan saat ini. Animasi 3D, juga disebut dengan CGI (computer generated imagery). Dengan bantuan software animasi 3D, pembuat animasi dapat menggerakkan bagian tubuh dan mengatur posisi karakter. 3D animator juga tidak perlu menggambar terlalu banyak, namun setiap proses tetap harus dilakukan per frame. Contoh: Toy Story, Frozen, How to Train Your Dragon (2010)Motion Graphic Berbeda dari ketiga jenis animasi di atas. Motion graphic tidak berdasar pada suatu karakter atau alur cerita. Keahlian menggambar tidak diperlukan, karena jenis animasi ini berfokus pada membuat ilusi gerakan pada sebuah bentuk, tulisan, atau logo. Motion graphic dapat berupa bentuk 2D atau 3D. Contoh: video penjelasan, iklan, logo bergerak, teks bergerak.Stop Motion Sama seperti animasi tradisional, animasi stop motion juga menggabungkan serangkaian frame dan membuatnya menjadi sebuah ilusi bergerak. Namun, jenis stop motion menggunakan teknik fotografi untuk menangkap objek nyata. Pembuat animasi stop motion akan mengambil gambar sebuah objek, lalu memindahkan sedikit posisi objek tersebut, dan kembali mengambil gambar. Teknik ini biasanya menggunakan ratusan atau jutaan foto yang akan digabungkan menjadi slideshow berkecepatan tinggi. Contoh: The Lego Movie, Shaun The Sheep Movie📚 Baca juga:Desainer Grafis: Tugas, Skill yang Dibutuhkan Sampai Gajinya!Apa Tugas Animator? Apapun jenis animator, pada dasarnya profesi animator akan memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama. Lalu, apa saja tugas dan tanggung jawab animator? 1.Merancang storyboard Storyboard adalah sebuah konsep atau narasi, yang berisi keseluruhan ide yang akan dituangkan. Storyboard ini menjadi landasan dari animasi yang akan dibuat. Biasanya pembuat animasi akan menyampaikan storyboard kepada tim, dengan harapan orang lain akan bisa memahami alur ataupun maksud dari cerita yang dibuat. Oleh sebab itu, storyboard yang kuat menjadi poin penting untuk tahapan produksi sebuah film animasi. 2.Membuat desain animasi Setelah membuat storyboard, tugas penting seorang animator adalah membuat desain animasi. Animasi yang diciptakan harus memiliki karakter kuat, dengan harapan penonton akan dapat mendeskripsikan kepribadian karakter dengan hanya melihat ekspresi wajah. Pada tahapan ini, pembuat animasi biasanya akan terlibat banyak rapat dengan staf lain untuk membicarakan ide dan konsep mengenai karakter animasi yang kelak akan dipakai. Skill yang Dibutuhkan Profesi Animator Karir animator menjadi semakin populer. Namun, keahlian apa saja yang dibutuhkan profesi animator? Apakah keahlian menggambar dan menggunakan software komputer saja cukup? Mari kita bahas satu per satu. 1. Menguasai software desain Semakin berkembangnya penggunaan teknologi, saat ini para animator sudah mulai mahir dalam menggunakan software desain. Beberapa software yang sering digunakan animator adalah Adobe Premiere, Adobe After Effects, Flash, Autodesk 3ds Max, Adobe Animate, Adobe Creative Cloud. Selain itu, terdapat Autodesk Maya, yang menjadi software populer di antara 3D animator. Houdini, Maxon, Keyshot, dan Blender juga merupakan contoh software lain yang dipakai 3D animator. Dengan menguasai software–software di atas, akan menambah nilai plus untuk mengembangkan jenjang karir animator. 2.Perhatian terhadap detail dan kesabaran Dengan semakin banyaknya film, dan video games yang memiliki resolusi 4K membuat para pembuat animasi harus memperhatikan detail secara sempurna. Warna, bentuk, posisi suatu benda, efek-efek yang diberikan dalam setiap satu frame harus benar-benar diperhatikan secara cermat, karena kesalahan kecil dapat membuat kualitas animasi menurun. Selain itu, membuat sebuah gerakan akan membutuhkan banyak gambar dan waktu. Maka, tidak heran jika pembuat animasi dapat memakan waktu hingga berbulan-bulan untuk menyelesaikan 1 pekerjaan. Setelah frame yang dibuat selesai, mereka pun masih harus melakukan pengecekan secara detail. Dengan pekerjaan yang seperti ini, tentu juga diperlukan kesabaran yang besar bagi seorang animator. 3.Kreativitas tinggi Pekerjaan animator biasanya dituntut untuk memiliki kreativitas yang tinggi. Seorang animator biasanya juga memiliki daya imajinasi, dan daya visualisasi yang baik, serta memiliki bakat artistik. Penonton 3D animasi akan membayangkan untuk melihat sesuatu yang mereka tidak pernah lihat sebelumnya. Sehingga tugas 3D animator tidak hanya merubah dunia nyata menjadi fantasi, namun juga harus memperhatikan karakter yang dibangunnya kuat, memiliki kepekaan ritme, dan memastikan bahwa setiap pergerakan yang dibuat dapat berkesan di mata penonton. 4.Kemampuan story telling Walaupun, biasanya pekerjaan animator akan dibantu tim yang bertanggung jawab dengan cerita, namun dalam pekerjaan animasi juga diharapkan memiliki kemampuan bercerita yang baik. Seorang animator akan menentukan arah dan unsur-unsur cerita, seperti tema, alur, latar, dan karakter. Hal ini juga nantinya yang akan dituangkan ke dalam storyboard. 5.Teamwork dan komunikasi yang baik Pekerjaan animasi bukanlah pekerjaan individu. Pembuat animasi biasanya akan selalu berkolaborasi dengan animator lain, tim produksi, tim pemasaran, serta manajer proyek. Mau bekerja sama serta terbuka terhadap kritik dan saran, memiliki rasa empati, penalaran, dan keterampilan interpersonal juga dapat membantu untuk bekerja secara efektif bersama rekan kerja. 6.Mampu bekerja di bawah tekanan Semakin banyaknya kebutuhan animasi, akan membuat profesi animator dituntut untuk bekerja dengan cepat. Pekerjaan yang banyak, ditambah harus memastikan setiap detail pekerjaan sempurna membuat pekerjaan animator penuh dengan tekanan. Oleh sebab itu, kemampuan bekerja di bawah tekanan menjadi sangat penting bagi animator untuk dapat menyelesaikan setiap pekerjaan sesuai dengan deadline. 7.Manajemen waktu yang baik Pekerjaan animator sangat lekat dengan deadline. Waktu akan sangat berpengaruh terhadap pekerjaan tim secara keseluruhan. Merencanakan jadwal kerja menjadi langkah tepat untuk membantu kemampuan manajemen waktu, sehingga animator dapat menyelesaikan sebuah pekerjaan dengan kualitas yang baik dan tepat waktu. Hal ini juga dapat mengurangi resiko seperti pelanggaran kontrak dengan klien, ataupun kerugian finansial. Jenjang Karir Animator Jenjang Karir AnimatorDengan semakin maraknya penggunaan teknologi dan animasi, tentu akan membuat karir sebagai animator sangat menjanjikan. Kamu bisa memulai dengan freelance, dan semakin berkembangnya keterampilan, tentu akan sangat mungkin bagi kamu untuk bekerja di sebuah perusahaan ternama sebagai animator junior, atau storyboard animator, kemudian naik jabatan menjadi animator senior, direktur seni, hingga manajer produksi. Industri televisi, perusahaan produksi film, studio animasi dan efek khusus, perusahaan game, perusahaan iklan, perusahaan desain web, dan perusahaan berbasis media lainnya menjadi tempat umum meniti karir sebagai animator. Freelance animator juga biasanya bekerja dengan banyak perusahaan bisnis atau industri hiburan. Gaji animator Indonesia sendiri dapat berkisar antara 4-8 juta per bulan, tergantung dari dimana tempat bekerja, kompetensi, dan pengalaman yang dimiliki. Bagaimana dengan lingkungan pekerjaan animasi? Pembuat animasi dapat bekerja di sebuah studio, tempat kecil pribadi, ataupun ruang kantor terbuka. Meja kantor seorang animator biasanya akan dilengkapi dengan peralatan menggambar, ataupun komputer beserta perangkat lunak yang diperlukan. Pekerjaan animasi lebih sering bekerja melebihi jam kerja normal, tidak jarang mereka juga akan bekerja pada saat akhir pekan dan hari libur. Hal ini dilakukan untuk dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan deadline.Cara Menjadi Animator Setelah membaca penjelasan dari Cake, apakah kamu mulai memiliki pandangan untuk dapat bekerja di studio impian? Sebelum memulai karir animator, mari kita simak dahulu bagaimana cara menjadi animator. 1. Memiliki gelar sarjana Bagi kamu yang tertarik memiliki profesi animator, maka kamu bisa mempertimbangkan untuk memiliki gelar sarjana di bidang ilmu animasi, ilmu komputer, desain grafis, desain komunikasi visual, ataupun jurusan lain yang sesuai. Selain S1, saat ini semakin banyak animator yang juga melanjutkan studi S2. Studi lanjut akan membuat kamu dapat mengembangkan karir dan mempersiapkan diri untuk posisi senior dalam karir animator. Pendidikan universitas akan membantu kamu untuk lebih memahami cara membuat karakter animasi, membuat efek khusus, hingga membuat storyboard. Selain itu, kamu juga bisa mengembangkan koneksi dengan profesional lain di bidang yang sama, serta dapat memiliki kesempatan berkolaborasi untuk mengembangkan pengalaman.📚 Baca juga:10 Prospek Kerja Desain Komunikasi Visual (DKV) yang Menjanjikan! [+Gaji, Info Kuliah, dll.] 2. Tentukan spesialisasi Menentukan spesialisasi khusus dapat membantu kamu untuk meniti karir sebagai animator. Contoh spesialisasi pekerjaan animasi adalah, video games, desain web, pembuatan efek khusus, animasi untuk film atau video, animasi 2D, animasi 3D, atau desain grafis. 3. Memperluas pengalaman dan mengembangkan portofolio Sebelum merintis karir animator, usahakan untuk memiliki pengalaman sebanyak-banyaknya. Kamu bisa memulai melakukan pekerjaan sukarela, bekerja freelance, mengikuti kompetisi animasi, ataupun pekerjaan magang. Selain itu, kamu juga bisa mengambil kelas-kelas tambahan atau sertifikasi yang relevan. Memiliki portofolio yang baik menjadi kunci dalam melamar pekerjaan animasi. Sehingga, memiliki pengalaman yang banyak, akan membantu portofolio kamu menjadi lebih kuat dibandingkan pelamar kerja lainnya. Kamu juga bisa cek Cara Membuat Portofolio Menarik di Cake! 4. Melamar pekerjaan dengan CV yang menarik Selanjutnya, tahapan paling penting dalam melamar pekerjaan animator adalah dengan membuat CV yang profesional! Kamu boleh mengikuti tips berikut ini: Perlihatkan prestasi dan pencapaian kamu di CV pembuat animasi.Gunakan angka sebagai tolak ukur dalam mendeskripsikan pencapaianmu.Cantumkan juga penghargaan, sertifikasi, pelatihan, atau proyek-proyek kamu. Yuk, simak CV animator yang baik dan menarik ini!Contoh CV Animator untuk Melamar Kerja - Dibuat di Cake Buatlah CV animator kamu sekarang juga di Cake, 100% gratis dan mudah! Banyak template menarik dan kreatif yang bisa kamu gunakan.🎉 Buat CV Itulah penjelasan mengenai profesi animator yang Cake berikan. Semoga, kamu sudah memiliki gambaran mengenai apa yang dimaksud dengan animator, dan cara menjadi animator. Apakah kamu semakin bersemangat untuk memulai jenjang karir sebagai animator? Yuk persiapkan diri mulai dari sekarang. Mengambil strata pendidikan di bidang animasi - kelas-kelas tambahan atau sertifikasi yang relevan juga dapat memberi nilai plus.Perluas pengalaman - mengambil sebanyak-banyaknya peluang freelance, magang, mengikuti kompetisi.Memiliki portofolio yang kuat - banyaknya pengalaman dan keahlian akan membantu kamu memiliki portofolio yang baik.Menentukan spesialisasi - spesialisasi di bidang yang kamu suka akan membantu kamu fokus meniti karir sebagai animator.Membuat CV yang baik dan menarik - menonjolkan pengalaman dan keahlian di CV. Semoga kamu bisa memiliki jenjang karir animator yang sukses! Selamat mencapai cita-cita kamu. --- Ditulis Oleh Fiorency Santoso ---
Career Development
Jul 4th 2024

3 Tingkatan Manajemen di Perusahaan dan Contoh Jabatannya

Perusahaan atau organisasi bisnis pasti memiliki manajemen yang berfungsi mengelola sumber daya, mengatur operasional, serta mengarahkan kinerja tim untuk mencapai tujuan. Struktur manajemen sebuah perusahaan dapat berbeda-beda sesuai dengan besar kecilnya skala bisnis perusahaan tersebut. Umumnya, perusahaan membagi pos manajerial ke dalam 3 tingkatan manajemen yaitu lower management, middle management, dan top management yang menjadi ‘tulang punggung’ bagi kesuksesan operasional. Setiap tingkatan manajemen ini memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda-beda dalam menjalankan fungsi-fungsi manajemen secara efektif. Di artikel ini, Cake akan membahas lebih mendalam seputar pengertian tingkatan manajemen, apa saja 3 tingkatan manajemen, dan cara berkarir di level manajer. Yuk, simak selengkapnya! Daftar isi: Pengertian Tingkatan Manajemen 3 Tingkatan Manajemen Cara Memulai Karir di Level Manajer Pengertian Tingkatan Manajemen Tingkatan manajemen adalah sebuah hierarki dalam suatu perusahaan yang membagi tugas dan tanggung jawab manajerial ke dalam beberapa tingkatan atau level. Tingkatan manajemen secara umum dibagi menjadi 3 yaitu lower management, middle management, dan top management. Semakin tinggi tingkatan manajemen, maka tanggung jawab dan otoritas yang dimiliki akan semakin besar. Tingkatan dalam manajemen memegang peranan penting sebagai pengatur utama organisasi atau perusahaan. Tingkatan manajemen yang terstruktur memungkinkan perusahaan menciptakan koordinasi yang efisien, pengambilan keputusan tepat, dan pengelolaan sumber daya lebih optimal. Hal ini membantu perusahaan bertumbuh dan bersaing dalam lingkungan bisnis kompetitif. Tingkatan manajemen juga meminimalisir risiko kekacauan organisasi dan ketidakpastian strategis, sehingga mendorong perkembangan pencapaian tujuan perusahaan. Di Indonesia, banyak perusahaan yang telah menerapkan jenjang manajemen untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat koordinasi antar departemen. Ada banyak sektor bisnis yang menerapkan tingkatan manajemen, berikut beberapa di antaranya: RetailFMCGMedia dan KomunikasiPendidikanFinansialPerbankanPerusahaan teknologi dan elektronik 3 Tingkatan Manajemen Tingkatan dalam manajemen dibagi menjadi tiga yang mempunyai tugas, wewenang, dan mencakup banyak jenis posisi manajerial. Berikut merupakan penjelasan 3 tingkatan manajemen secara lebih rinci: 1. Top Level Management Top management adalah posisi manajerial yang paling tinggi dalam sebuah perusahaan atau organisasi bisnis. Top level management dikenal juga sebagai manajemen puncak. Mereka secara khusus bertanggung jawab dalam pembuatan keputusan strategis yang berdampak besar bagi perusahaan secara keseluruhan. Tugas top management mengawasi arah jalannya perusahaan agar tetap sesuai dengan tujuan jangka panjang. Selain itu, top management juga menjalin hubungan dengan pihak eksternal seperti pemegang saham dan pemerintah. Peran top management yang vital menentukan kesuksesan dan keberlanjutan perusahaan. Keputusan yang diambil tingkatan manajer ini menjadi fondasi bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan industri dan lebih adaptif terhadap perubahan pasar. Lantas, manajemen tingkat pertama siapa saja? Contoh jabatan yang mengisi top management adalah Chief Executive Officer (CEO), Chief Financial Officer (CFO), Chief Operating Officer (COO), Chief Marketing Officer (CMO), Chief Technology Officer (CTO). Dalam istilah lain, ada pula perusahaan yang menggunakan istilah President, Vice President, Pemimpin Umum hingga Board of Directors atau Board of Executives. 2. Mid Level Management Manajemen tingkat menengah atau middle management adalah posisi manajerial yang berada di antara top management dan lower management. Level manajemen ini berfungsi sebagai pelaksana dan menerjemahkan keputusan strategis menjadi tindakan operasional, serta mengelola sebuah departemen atau divisi tertentu. Tugas middle management menjadi penghubung antara lower management dan top management. Mereka mengawasi pelaksanaan rencana jangka panjang dan jangka pendek, serta memastikan setiap karyawan memahami tujuan perusahaan secara keseluruhan. Selain itu, middle management juga memberikan arahan kepada lower management untuk mengimplementasikan strategi secara efektif, mengatasi masalah operasional sehari-hari, dan optimalisasi kinerja departemen atau divisi. Contoh manajemen menengah yang kerap ditemui di perusahaan-perusahaan Indonesia meliputi general manager, manajer departemen, kepala cabang, manajer proyek, plant manager, pemimpin redaksi, dan sejenisnya. 3. Lower Level Management Lower management adalah posisi paling rendah dalam tingkatan manajemen. Jika dibandingkan dengan management di atasnya, lower management memiliki tugas yang lebih spesifik dan berhubungan langsung dengan staff atau karyawan. Lower level management bertugas memberikan arahan secara langsung kepada karyawan dan memastikan efisiensi operasional. Mereka turut bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan operasional harian dan melaporkannya kepada middle management. Selain itu, lower management juga bertugas menyampaikan kritik, saran, dan keluhan dari karyawan, menyelesaikan konflik internal tim, memberikan bantuan atas masalah teknis, serta mendorong kinerja tim agar memenuhi standar kualitas produksi atau layanan yang telah ditetapkan. Beberapa jabatan yang mengisi lower level management adalah supervisor, mandor, team leader, koordinator lapangan, redaktur, dan floor manager.Tiga Tingkatan Manajemen Cara Memulai Karir di Level Manajer Berkarir di level manajer adalah perjalanan panjang yang membutuhkan banyak pengalaman. Tak hanya itu, seorang manajer juga perlu memiliki latar belakang pendidikan yang relevan, keterampilan kepemimpinan, dan jaringan profesional yang luas. Bagi kamu yang berminat berkarir sebagai manajer, berikut merupakan 4 cara yang bisa kamu tempuh untuk memulai karir di level manajer. 1. Miliki Pengalaman Kepemimpinan Keterampilan kepemimpinan adalah inti peran manajerial yang wajib dikuasai oleh kandidat manager. Hal ini dikarenakan kepemimpinan yang efektif membuat dinamika tim menjadi lebih positif dan termotivasi. Kepemimpinan yang kuat mampu menciptakan visi yang jelas, memecahkan masalah tim, serta mendorong budaya kerja yang sehat dan inovasi dalam lingkungan kerja. Untuk mendapatkan pengalaman kepemimpinan, kamu bisa bergabung dengan proyek atau acara untuk mengisi pos sebagai koordinator atau ketua tim. Pengalaman ini memberikan kamu pengalaman dalam mengarahkan anggota tim, mengelola tugas proyek, hingga membuat keputusan penting. Selain itu, pengalaman kepemimpinan juga bisa diperoleh dari organisasi mahasiswa, komunitas, atau organisasi masyarakat. Beranikan diri untuk mengambil tanggung jawab khusus yang membuat kamu dapat mengembangkan kemampuan manajerial dan kepemimpinan. Apabila kamu sudah masuk dalam dunia kerja, kamu bisa mencoba mengajukan diri untuk menjadi mentor bagi rekan-rekan kerja dalam hal yang kamu kuasai. Ini akan membantumu memperoleh keterampilan kepemimpinan, memperkuat kemampuan komunikasi, dan membangun hubungan profesional yang lebih baik. Dengan menjadi seorang mentor berarti kamu akan belajar menyampaikan feedback konstruktif, memotivasi orang lain, dan mengasah manajemen waktu. Deretan keterampilan ini menjadi poin berharga yang membuatmu selangkah lebih maju dalam mengambil peran manajerial. 2. Bangun Jaringan Profesional Jaringan profesional membantu membuka peluang karir dan wawasan penting terkait tren manajemen dalam menghadapi tantangan terkini. Membangun jaringan profesional tak hanya dilakukan di dalam perusahaan tempatmu bekerja, tapi juga di luar lingkungan kerjamu. Ada beberapa cara konvensional dalam membangun jaringan profesional seperti mengikuti konferensi atau seminar, bergabung dengan asosiasi pekerja profesional, mengikuti mentorship, dan lainnya. Selain cara konvensional, kamu juga bisa mencoba cara baru networking yang lebih efektif melalui fitur Cake Meet di aplikasi Cake. Fitur CakeResume Meet memungkinkan karyawan memperluas koneksi profesional secara mudah dan praktis dalam lingkup global. Melalui fitur ini, pengguna dapat terhubung dengan rekruter, HRD, dan para profesional untuk menelusuri berbagai peluang baru sekaligus meningkatkan kompetensi pribadi sesuai dengan tren industri. Swipe dan dapatkan koneksi baru untuk perluas peluang karier kamu di Cake Meet sekarang juga! 🎉Mulai Networking 3. Upgrade CV Kamu Tips ketiga untuk memulai karir di level manajer adalah upgrade CV dengan pencapaian terbaru dan menambahkan keterampilan yang relevan dengan posisi manajerial. Kamu bisa berfokus pada keterampilan kepemimpinan dan menjelaskan lebih lanjut tentang pengalaman memimpin tim, mengelola proyek, serta pencapaian leadership di bagian pengalaman kerja. Agar hasil CV lebih rapi, terstruktur, dan ATS-friendly, kamu bisa menggunakan CV builder Cake. Ada ratusan template CV gratis yang mudah dikustomisasi dan bisa dipilih sesuai kebutuhan. Ayo, upgrade CV-mu sekarang!🎉Buat CV 📚 Baca juga:4 Contoh CV Manager Level yang Profesional dan Menarik! 4. Ikut Program Management Trainee (MT) Mahasiswa tahun terakhir dan fresh graduates yang memiliki pengalaman kerja kurang dari dua tahun dapat mengikuti program Management Trainee (MT) dimana kamu akan dilatih untuk menjadi manajer perusahaan selanjutnya. Beberapa perusahaan ternama yang membuka lowongan Management Trainee adalah Paragon Corp, KB Bank, RedDoorz, Rodamas Group, dan masih banyak lagi. 📚 Baca juga:Apa itu Management Trainee? Ini Tugas, Gaji, dan Keuntungannya! Sedang cari pekerjaan Management Trainee? Temukan program Management Trainee dari perusahaan bergengsi di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Program MT Kesimpulan Tingkatan manajemen adalah sebuah hierarki dalam suatu perusahaan yang membagi tugas dan tanggung jawab manajerial ke dalam beberapa tingkatan atau level.Secara umum ada 3 tingkatan manajemen yang meliputi lower management, middle management, dan top management.Setiap tingkat manajemen memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda. Semakin tinggi jenjang manajemen, maka otoritas yang dimiliki akan semakin besar.Memulai karir di level manajer membutuhkan pengalaman kepemimpinan, jaringan profesional, membuat CV unggulan, serta mengikuti program MT untuk membuka peluang yang lebih luas. Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake. --- Ditulis Oleh Gama Prabowo ---
Industry & Job Overview
Nov 10th 2022

Profesi Risk Management: Definisi, Tanggung Jawab, Skill, dll.

Daftar isi:Apa itu Manajemen Risiko? Tugas dan Tanggung Jawab Manajemen Risiko Keterampilan yang Harus Dimiliki Risk Management Cara dan Syarat untuk Menjadi Risk Management (Risk Manager) Prospek Karier Management Risk Manajemen ResikoSebuah bisnis yang berkembang pastinya akan mengalami masa naik-turunnya sendiri. Ketika menghadapi risiko/masalah, apa saja yang dilakukan perusahaan untuk menanganinya dan bangkit kembali? Divisi apakah yang berperan dalam mengatasi masalah ini? Tidak lain dan tidak bukan adalah divisi manajemen risiko. Di artikel kali ini, Cake akan membahas apa yang dimaksud dengan manajemen risiko, arti risk management, fungsi dan peran penting manajemen risiko, serta skill penting yang dibutuhkan untuk bisa bekerja sebagai manajemen resiko, dan juga akan ada contoh-contoh prospek kerja sebagai risk management. Yuk, simak terus artikel berikut ini untuk memahaminya lebih lanjut!Apa itu Risk Management? Pengertian Manajemen RisikoManajemen risiko atau management risk adalah serangkaian proses yang disusun oleh pebisnis atau perusahaan untuk mengantisipasi risiko yang kemungkinan terjadi, serta menyusun strategis dalam menghadapi risiko-risiko tersebut. Ada banyak faktor yang dapat dikategorikan sebagai contoh manajemen risiko, diantaranya adalah kelabilan finansial, kesalahan dalam strategi marketing, situasi pandemi Covid-19, data yang tidak up-to-date dengan perkembangan pasar, dan lain sebagainya. Berikut adalah satu contoh konkrit dari peran riil manajemen risiko dalam sebuah perusahaan. Bayangkan ada sebuah perusahaan pariwisata yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Dengan angka pasien Covid-19 yang terus meningkat, pemerintah pun menerapkan aturan PPKM. Hal ini tentunya sangat berpengaruh terhadap perkembangan bisnis pariwisata ini, misalnya seperti berkurangnya pengunjung yang datang sehingga berdampak pada income perusahaan, dan sebagainya. Nah, disinilah manajemen risiko berperan dalam menganalisis masalah, membaca data, dan menyusun strategi dan taktik yang tepat untuk membantu perusahaan melewati krisis yang ada. Manfaat Manajemen Risiko dalam Perusahaan Berikut adalah beberapa manfaat manajemen risiko yang harus kamu ketahui: Menjaga dan mencegah sebuah bisnis bangkrut.Membantu sebuah perusahaan mencapai visi dan misi.Menghindari terjadinya pelanggaran hukum.Menjaga kepercayaan pemegang saham (Stakeholder)Membantu perusahaan dalam mengembangkan skala bisnis yang lebih besar. Apa Tugas Seorang Manajemen Risiko? Secara umum, risk manager adalah seseorang yang memiliki peran penting untuk bertanggung jawab dalam menentukan risiko keuangan, keamanan, dan keselamatan sebuah perusahaan. Apa sajakah tugas detail seorang manajemen risiko saat menjalankan sebuah bisnis? Yuk, langsung saja simak poin-poin berikut ini:Menganalisis dan mengidentifikasi risiko keuangan, keamanan, dan keselamatan yang mungkin terjadi dalam sebuah perusahaan.Merencanakan serta membuat tindakan dalam menghadapi risiko yang ada.Mengevaluasi risiko, yaitu penilaian terhadap cara perusahaan mengatasi risiko-risiko sebelumnya.Mengelola kebijakan asuransi sebuah perusahaan.Menetapkan kebijakan terhadap jumlah risiko yang mungkin diambil perusahaan.Bekerja sama dengan bagian auditor internal dan eksternal perusahaan.Melakukan peninjauan terhadap kontrak bisnis baru atau proposal bisnis internal. Skill yang Dibutuhkan Pekerjaan Management Risk Sebelum bekerja sebagai Management Risk, kamu pun perlu tahu skill apa saja yang dibutuhkan dalam bidang pekerjaan ini. Berikut adalah beberapa contoh skill manajemen risiko yang perlu kamu ketahui. 1. Pemahaman Regulasi Salah satu peran dari risk management adalah untuk mempertahankan regulasi yang ada dalam sebuah perusahaan. Dengan bekerja sesuai sistem standar operasional prosedur, maka para karyawan pun dapat bekerja secara efektif dan mempertahankan produksi kualitas produk yang maksimal. Oleh karena itu, pengetahuan dan pemahaman akan SOP perusahaan merupakan salah satu skill penting dalam pekerjaan management risk.📚Baca juga: SOP Adalah: Arti, Contoh dan Cara Menyusunnya! 2. Pengetahuan Finansial Risiko finansial merupakan salah satu perihal yang sering muncul dalam sebuah perusahaan, maka penting bagi manajemen resiko untuk memiliki pengetahuan finansial. Misalnya dengan mengelompokan tipe resiko mana yang dapat dikelola, dan tipe risiko manakah yang berada diluar kendali organisasi. Pada umumnya, sebagian besar perusahaan mencari manajemen resiko dengan latar belakang pendidikan di bidang Finance/keuangan juga, lho! 3. Skill Analisis Mampu mengantisipasi dan menilai risiko membutuhkan keterampilan analitikal untuk dapat mempelajari data yang relevan. Skill Analisis mencakup banyak hal, misalnya dengan: Mengidentifikasi kesenjangan dalam data dan area yang memerlukan penelitian lebih lanjutMenarik kesimpulan dari hasil analisisMenggunakan hasil tersebut untuk membuat keputusan strategis lainnya. 4. Mampu Bekerja di Bawah Tekanan Skill lainnya yang dibutuhkan dalam pekerjaan Management Risk adalah kemampuan bekerja di bawah tekanan. Mengapa demikian? Karena dalam pekerjaan ini, sering dijumpai kesalahan yang terjadi secara tiba-tiba dan menyebabkan efek yang signifikan bagi perkembangan perusahaan.Oleh karena itu, sebagai seorang manajemen risiko, skill adaptasi dan kemampuan untuk bekerja di bawah tekanan sangatlah penting. 5. Skill Penyelesaian Masalah Untuk dapat membangun sistem yang baik, seorang management risk pun membutuhkan skill analitik dan problem solving skill. Bertemu dengan puluhan bahkan ratusan kasus setiap harinya akan secara otomatis mengasah kemampuan analisis dan problem solving mu. Kemampuan problem solving seringkali mencakup: Berpikir kritisFokus yang baikRasa ingin tahu untuk memecahkan masalah yang ada 6. Pemahaman Bisnis dan Numerik Memahami faktor internal dan eksternal perusahaan merupakan hal penting untuk dapat mengidentifikasi dan memperkirakan risiko yang mungkin dihadapi oleh perusahaan. Sebagai seorang manajemen risiko kamu pun akan banyak menganalisis data dan angka, misalnya seperti biaya, perkiraan risiko, probabilitas, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, ada baiknya bagi seorang manajemen resiko untuk paham tentang dasar-dasar numerik juga. 📚Baca juga: 10 Soft Skill yang Dibutuhkan: Berapa yang Kamu Miliki? Tips untuk Menjadi Risk Management 1. Menempuh Pendidikan Seperti pekerjaan lainnya, tips pertama untuk dapat bekerja sebagai Manajemen Resiko adalah dengan menempuh jenjang pendidikan formal. Ada beragam latar belakang pendidikan yang dapat kamu pilih, misalnya seperti jurusan: BisnisAdministrasi bisnisKeuanganIlmu ekonomi, dan bidang relevan lainnya. Selain itu, ada juga universitas tertentu yang membuka jurusan khusus untuk manajemen risiko. 2. Ambil Sertifikasi untuk Profesi Manajemen Risiko Selain pendidikan formal, ada juga beragam sertifikat yang diperlukan untuk pekerjaan manajemen resiko, misalnya seperti:Sertifikat CRMP (Certified Risk Management Professional),Sertifikat CRMO (Diklat Certified Risk Management Officer)Sertifikat CRMS (Center for Risk Management Studies): merupakan institusi pelatihan dan edukasi manajemen risiko di Indonesia yang didirikan sejak tahun 2010. 3. Pelajari Software dan Teknologi Salah satu keahlian penting yang dimiliki oleh seorang manajemen resiko adalah pengetahuan akan software dan teknologi. Skill ini akan sangat dibutuhkan untuk membantumu menganalisis ratusan data yang ada. Software dan teknologi yang dibutuhkan sangatlah beragam dan disesuaikan dengan kebutuhanmu, misalnya manajer risiko kredit dapat menggunakan analitik data dan teknologi untuk membantu menganalisis penilaian kredit atau menyesuaikan batas dan toleransi risiko. Walau peranannya penting, ada baiknya untuk menggunakan teknologi dan software seperlunya saja. Usahakan juga untuk menghindari risiko yang dibawa oleh teknologi itu sendiri, misalnya seperti data breaches. 4. Mendapatkan Pengalaman Kerja yang Relevan Selain latar pendidikan dan keahlian yang disebutkan diatas, pengalaman kerja juga merupakan faktor penting lainnya untuk dapat bekerja sebagai manajemen resiko yang profesional. Cobalah untuk mengikuti program magang di semester enam saat kuliah. Pengalaman kerja di bidang relevan pasti juga akan menjadi nilai tambah bagimu saat melamar kerja dalam profesi manajemen risiko. 5. Buat CV Manajer Risiko Menarik Perhatikan CV Risk Manager berikut ini sebagai inspirasi kamu! CVManajer Resiko --- Dibuat di CakeSudah buat CV ATC kamu, belum? Yuk, buat di Cake, 100% gratis dan ada 50+ template untuk kamu!🎉 Buat CVProspek Kerja Risk ManagementGaji Profesi Risk Management (Risk Manager) Manajemen risiko bukanlah posisi entry-level, sehingga tidak heran jika gaji pekerjaan ini cukup tinggi. Pada umumnya gaji bulanan untuk Risk Management mid-senior per bulannya mencapai Rp. 20.000.000 hingga Rp. 50.000.000. Kisaran gaji ini tentunya tergantung pada pengalaman dan skillmu, serta lokasi tempat kamu bekerja.Pekerjaan Risk Management dapat Bekerja di Industri Apa Saja? Sebagai Risk Management, ada beragam bidang industri yang dapat kamu geluti, diantaranya adalah: Business continuityCommodity (buying and selling) riskCorporate governanceEnterprise riskEnvironmental riskFinancial riskInformation and security riskInsurance riskMarket and credit riskRegulatory and operational riskTechnology riskJenis-jenis Pekerjaan Risk Management 1. Risk Generalist:seorang generalis risiko mengawasi berbagai persyaratan risiko (termasuk ancaman kredit, pasar, dan operasional) dan merancang sistem yang lebih baik untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya risiko dan dampak buruk akibat risiko tersebut.2. Credit Risk Manager:berperan untuk meminimalisir hasil negatif yang muncul dari risiko kredit yang tidak baik (seperti default pinjaman), memastikan bahwa ekonomi perusahaan dapat segera pulih jika terjadi dampak negatif dari kredit tersebut.3. Market Risk Manager:fokus pada menganalisis bagaimana perkembangan pasar dapat menghasilkan ancaman/risiko baru bagi perusahaan mereka. Mereka juga harus mengidentifikasi, mengukur, menilai, dan mengurangi risiko tersebut. 4. Operational Risk Manager:tugas utama seorang operational Risk Manager adalah menganalisis potensi ancaman/risiko yang mungkin timbul dari bidang supply-chain dan bidang internal operational flow. Itulah informasi seputar Risk Manajemen yang perlu kamu ketahui! Dengan mengetahui peran dan tujuan manajemen risiko, akan lebih mudah bagimu untuk mempersiapkan diri terjun ke dalam bidang pekerjaan ini. Yuk, mulai mengasah skill mu dan persiapkanlah CV terbaikmu untuk melamar di posisi ini. Selamat mencoba! --- Ditulis OlehLydia Gavrila ---
Cover Letter
Jun 5th 2024

Struktur Surat Lamaran Kerja Profesional dan Tips Menyusunnya

Apakah surat lamaran kerja masih diperlukan di era rekrutmen digital saat ini? Pertanyaan ini mungkin menjadi dilema bagi beberapa orang yang hendak melamar kerja secara online melalui platform digital. Faktanya, beberapa perusahaan menjadikan surat lamaran kerja sebagai salah satu syarat dalam proses rekrutmen karyawan baru. Menurut laporan Indeed and Glasdoor’s Hiring and Workplace Trends Report 2024, 41% hiring manager masih mempekerjakan seorang kandidat berdasarkan surat lamaran kerjanya saja. Melihat tren rekrutmen tersebut, penting bagi seorang pelamar kerja untuk membuat surat lamaran kerja profesional demi meningkatkan peluang lolos rekrutmen. Di artikel ini, tim Cake akan menjelaskan lebih dalam seputar struktur surat lamaran kerja profesional beserta tips penulisannya. Yuk, simak selengkapnya! Daftar isi: Pengertian Surat Lamaran Kerja Struktur Surat Lamaran Kerja Tips Menulis Surat Lamaran Kerja Contoh Surat Lamaran Kerja Apa itu Surat Lamaran Kerja? Surat lamaran kerja adalah surat resmi yang dibuat oleh seseorang untuk melamar kerja. Surat lamaran kerja berisi minat, motivasi, dan kualifikasi pencari kerja dalam melamar suatu posisi pekerjaan di perusahaan atau organisasi. Surat lamaran kerja penting bagi pencari kerja untuk menunjukan etika profesional dan kemampuan berkomunikasi secara formal di dunia kerja. Dengan surat lamaran kerja, kamu juga berkesempatan memperkenalkan diri dan menunjukan kualifikasi yang menunjukan bahwa kamu adalah kandidat yang cocok untuk mengisi lowongan pekerjaan di suatu perusahaan. 📚 Baca juga:Apakah Cover Letter dan Surat Lamaran Kerja sama? Cek Perbedaannya di Sini! Apa Saja Struktur Surat Lamaran Kerja? Susunan surat lamaran kerja pekerjaan yang baik dan benar memiliki struktur yang jelas dan terorganisir. Bagian-bagian surat lamaran pekerjaan perlu disesuaikan dengan lowongan pekerjaan yang dilamar, sehingga memuat informasi yang relevan. Berikut merupakan penjelasan susunan surat lamaran kerja secara lebih lengkap: 1. Kop Surat Kop atau kepala surat adalah bagian surat yang berada di paling atas surat lamaran kerja. Kop surat lamaran kerja berisi tujuan penulisan surat, menuliskan kepada siapa surat itu ditujukan beserta alamat penerima. Kop surat lamaran kerja perlu ditulis secara jelas di bagian atas (header), sehingga mudah dibaca dan ditemukan oleh recruiter. Contoh kop surat lamaran kerja: Perihal: Lamaran Pekerjaan Kepada Yth,HRD Saudagar MediaJl Sukarno no 17, Sukamaju, Jakarta Selatan 2. Pembuka Setelah kop surat, ada bagian pembuka yang berisi salam perkenalan dan diikuti dengan penyampaian minat melamar kerja untuk lowongan yang dituju. Pembuka surat lamaran pekerjaan adalah bagian yang penting karena memberikan kesan pertama kepada penerima surat. Penulisan bagian pembuka surat lamaran pekerjaan menggunakan bahasa yang formal, sopan, dan efektif. Contoh paragraf pembuka surat lamaran pekerjaan: Dengan hormat, Saya menulis surat ini untuk mengungkapkan minat terhadap posisi Content Writer yang dibuka oleh PT. Jaya Media melalui platform Cake. Saya yang bertanda tangan di bawah ini bermaksud untuk melamar pekerjaan content writer. 3. Data Diri Struktur teks lamaran pekerjaan bagian data diri mencakup biodata, latar belakang pendidikan, dan kontak yang bisa dihubungi. Tulis bagian ini dengan informasi yang akurat dan lengkap untuk memudahkan pihak perusahaan atau perekrut menghubungi kamu. Kamu bisa mencantumkan nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, status, pendidikan, nomor handphone, alamat email, dan akun sosial media profesional. Contoh data diri dalam surat lamaran kerja:Nama lengkap: Yanuar ArtezaTempat dan tanggal lahir: Bekasi, 4 Januari 2001Alamat: Jl Teuku Umar no 18, Sukamaju, Jakarta SelatanStatus: Belum KawinPendidikan Terakhir: S-1 Desain Komunikasi VisualAlmamater: Universitas Sebelas Maret SurakartaNomor handphone: 081234567865Alamat email: [email protected] 4. Kualifikasi Struktur teks lamaran pekerjaan bagian kualifikasi berisi deskripsi pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman kerja yang relevan dengan posisi yang dilamar. Bagian kualifikasi penting untuk disoroti dalam rangka meyakinkan recruiter bahwa kamu adalah kandidat yang layak untuk posisi tersebut. Gunakan kalimat efektif yang ringkas dengan menonjolkan keterampilan, pengalaman kerja, ataupun capaian yang relevan dengan kriteria lowongan pekerjaan yang kamu lamar. Contoh dalam surat lamaran kerja: Saya memiliki pengalaman 4 tahun sebagai jurnalis di Media Mekar Jaya dengan keterampilan penulisan dan peliputan berita politik dan humaniora. Saya mahir dalam melakukan wawancara, analisis data, dan visualisasi informasi dalam bentuk teks dan video. Dengan pengalaman saya di industri media ini, saya yakin dapat memberikan kontribusi berharga bagi tim redaksi perusahaan. 5. Lampiran Struktur surat lamaran kerja berikutnya adalah lampiran. Bagian lampiran berisikan daftar dokumen persyaratan yang tertera di iklan atau poster lowongan pekerjaan. Beberapa dokumen yang umum menjadi persyaratan melamar kerja meliputi curriculum vitae (CV), fotokopi/scan KTP, fotocopy/scan ijazah terakhir, fotocopy/scan transkrip nilai, fotocopy/scan surat pengalaman kerja, portofolio, dan fotocopy SKCK. Penulisan lampiran yang benar dalam pembuatan surat lamaran pekerjaan adalah menggunakan fitur listing atau bulleting. Hal ini bertujuan untuk mempermudah recruiter memeriksa kelengkapan dokumen persyaratan kandidat. Contoh dalam surat lamaran kerja: Bersama dengan surat lamaran kerja ini saya lampirkan sejumlah dokumen sebagai bahan pertimbangan, berupa: Curriculum Vitae (CV)Fotocopy KTPFotocopy ijazah terakhirFotocopy transkrip nilaiFotocopy surat pengalaman kerjaFotocopy SKCKSurat pengalaman kerja 6. Paragraf Penutup Struktur surat lamaran kerja yang baik memiliki paragraf penutup bernada formal. Paragraf penutup surat lamaran kerja dapat berisi ucapan terima kasih dan harapan untuk bertemu dalam sesi wawancara. Paragraf penutup ditulis dengan bahasa yang formal dan sopan untuk meninggalkan kesan profesional dan menghormati recruiter. Contoh paragraf penutup dalam surat lamaran kerja: Saya berharap mendapat kesempatan wawancara untuk menjelaskan lebih jauh tentang pengalaman dan potensi saya. Terima kasih atas waktu dan kesempatan yang telah Bapak/Ibu berikan. 7. Salam Penutup Bagian akhir surat lamaran pekerjaan berisi salam penutup dan tanda tangan pelamar kerja. Kamu juga bisa mencantumkan kontak berupa nomor handphone atau email pada bagian bawah nama terang. Contoh salam penutup dalam surat lamaran kerja: Hormat saya, Yanuar Arteza081234567865 [email protected] Tips Menulis Surat Lamaran Kerja Setelah mengetahui struktur penulisan surat lamaran kerja yang benar, kini saatnya membuatnya lebih menarik bagi HRD atau hiring manager perusahaan. Kamu bisa mengikuti 4 tips berikut ini agar isi surat lamaran pekerjaan lebih menarik: 1. Baca Lowongan Kerja dengan Cermat Poin penting dari struktur teks surat lamaran pekerjaan adalah relevansi informasi yang dicantumkan dengan lowongan kerja yang kamu lamar. Baca lowongan kerja dengan cermat dan identifikasi kandidat seperti apa yang dibutuhkan HRD untuk mengisi lowongan tersebut. Setelah menemukan ciri-ciri kandidat ideal yang dibutuhkan, sesuaikan pemilihan pengalaman kerja dan keterampilan yang ingin kamu tulis. Kamu bisa menggunakan keyword untuk mempertegas skill dan pengalaman kerja di surat lamaran agar HRD lebih mudah menemukan kecocokan dengan posisi yang dibutuhkan. 2. Perhatikan Instruksi dari HRD Setiap HRD mempunyai kebijakan masing-masing dalam proses perekrutan karyawan baru. Pastikan kamu memperhatikan secara cermat agar tak melewatkan instruksi yang diberikan HRD terkait penulisan surat lamaran kerja. 3. Gunakan Salam Pembuka yang Tepat Salam pembuka adalah titik awal di mana HRD membaca surat lamaran kerja. Pastikan kamu memberikan salam pembuka menggunakan kata ‘Dengan hormat’ atau ‘Yth HRD’, lalu sambung dengan nama perusahaan yang ingin kamu lamar. 4. Tulis Surat Lamaran Kerja Secara Singkat dan Jelas Menurut statistik dari Resume Now, 70% HRD lebih menyukai surat lamaran kerja singkat. Usahakan menulis surat lamaran kerja kurang dari 1 halaman. Kamu tidak perlu membuatnya panjang dan bertele-tele, cukup tonjolkan informasi penting yang relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Contoh Surat Lamaran Kerja Contoh Surat Lamaran Kerja 📚 Baca juga:38 Contoh Surat Lamaran Kerja Terbaik yang Dilirik HRD! Kesimpulan Surat lamaran kerja adalah surat resmi yang berisi minat, motivasi, dan kualifikasi pencari kerja dalam melamar suatu posisi pekerjaan di perusahaan atau organisasi.Struktur surat lamaran kerja profesional terdiri dari kop surat, paragraf pembuka, informasi data diri, kualifikasi, daftar lampiran, paragraf penutup, dan salam penutup.Struktur surat lamaran kerja yang baik dan benar memuat informasi penting yang relevan dengan lowongan pekerjaan yang dilamar. Selain itu, surat lamaran kerja idealnya ditulis dalam kalimat yang singkat dengan bahasa formal.Penerapan struktur surat lamaran kerja yang baik dan benar dapat membantu pencari kerja dalam menarik perhatian HRD. Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake. --- Ditulis Oleh Gama Prabowo ---
Industry & Job Overview
Nov 18th 2025

Chief Marketing Officer (CMO): Peran, Tugas, Kualifikasi yang Dibutuhkan!

Daftar Isi: Pengertian CMO (Chief Marketing Officer)Apa Saja Tugas dan Tanggung Jawab CMO di Perusahaan?Skill yang Harus Dimiliki CMOCara Menjadi CMO yang Sukses Dalam sebuah perusahaan tentunya memiliki seorang pemimpin. Pimpinan teratas adalah direktur utama atau yang sering kita dengar sebagai CEO (Chief Executive Officer). Seorang CEO tentunya membutuhkan bantuan dari jajaran bawahannya yaitu wakil direktur. Di sebuah perusahaan, wakil direktur tidak hanya satu, setiap divisi memiliki pimpinannya masing-masing. Salah satu divisi yang penting dalam perusahaan adalah divisi marketing atau pemasaran. Dalam struktur organisasi perusahaan, pada umumnya divisi marketing atau pemasaran dipimpin oleh seorang CMO. Kepanjangan CMO adalah Chief Marketing Officer. Dalam mencapai kesuksesan sebuah perusahaan, peran CMO (Chief Marketing Officer) ini tidak kalah pentingnya dengan COO (Chief Operating Officer), CFO (Chief Financial Officer), dan CTO (Chief Technology Officer). Penasaran tugas, peran, dan kualifikasi seorang Chief Officer Marketing? Yuk, simak artikel berikut yang sudah disiapkan oleh CakeResume. Apa itu Chief Marketing Officer (CMO)? Pengertian Chief Marketing Officer (CMO) Menurut Market Business Review, CMO (Chief Marketing Officer) adalah posisi eksekutif yang bertanggung jawab dalam mengembangkan dan mengawasi bagian marketing atau pemasaran dalam sebuah perusahaan. Dari arti CMO itu sendiri, dapat menyimpulkan bahwa Chief Marketing Officer merupakan kunci dalam mengembangkan produk, mengatur manajemen penjualan, manajemen saluran distribusi, iklan dan promosi, harga, riset pasar, dan hubungan dengan pelanggan. Apa perbedaan Chief Marketing Officer, Direktur Marketing, dan Head of Marketing? Ada banyak perusahaan yang menganggap sama istilah Chief Marketing Officer dengan Direktur Marketing. Namun, beberapa ahli manajemen dan marketing mengatakan bahwa seorang CMO memiliki peran yang lebih luas dibandingkan Direktur Marketing. Bagaimana dengan Head of Marketing? Head of Marketing memiliki peran yang mirip dengan CMO, tetapi Head of Marketing bukan bagian dari kepemimpinan inti. Selain itu, seorang CMO memiliki kedudukan di puncak bisnis. Peran Chief Marketing Officer (CMO) Seperti tingkat eksekutif lainnya, seorang Chief Marketing Officer memiliki jadwal yang penuh dengan rapat, email, proyek baru, dan lain-lain. Tanggung jawab sehari-hari CMO bervariasi tergantung besarnya perusahaan dan produk atau servis yang ditawarkan. Contohnya, seorang CMO dari sebuah perusahaan barang konsumsi kecil lebih fokus pada strategi pemasaran langsung dari Business-to-Consumer (B2C) seperti, social media marketing, branding produk, dan riset pasar.Di bawah ini adalah 4 peran CMO: Pendorong perkembangan sebuah perusahaanSalah satu peran penting dari CMO adalah meningkatkan angka penjualan dan keuntungan, dan memastikan angka Return on Investment (ROI) positif dari anggaran pemasaran. Bagian yang menjadi fokus untuk ditingkatkan oleh CMO melingkupi pendapatan, gross margin, dan market share. Pendukung kenyamanan pelangganSudah menjadi tanggung jawab seorang CMO untuk memberikan pengalaman yang bagus kepada pelanggan. Pengalaman yang bagus akan membuat pelanggan tersebut bertahan menjadi pelanggan tetap. Pendorong inovasiSeorang CMO dapat bereksperimen dan berinovasi untuk melakukan perkembangan di perusahaan. Mereka dapat mencoba penggunaan teknologi dan taktik marketing baru sambil menyediakan solusi baru untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan pelanggan. StorytellerMenurut Deloitte, CMO harus bertindak sebagai arsitek dan pelayan dari brand tertentu dengan cara menceritakan sebuah kisah dan mengundang konsumen untuk berpartisipasi dalam kisah tersebut. Gaji CMO (Indonesia) Besarnya gaji seorang Chief Marketing Officer berbeda-beda tergantung kebijakan perusahaan masing-masing dan beban kerja yang harus ditanggung. Pada umumnya, rentang gaji CMO sekitar Rp 8.620.000 - Rp 24.700.000 per bulan.Namun, di perusahaan besar Indonesia, jabatan seorang Chief Marketing Officer dapat memperoleh gaji tinggi dengan rata-rata Rp 20.000.000 hingga Rp 35.000.000 per bulan. Tugas dan Tanggung Jawab CMO Tugas CMOSecara garis besar, tugas Chief Marketing Officer adalah bertanggung jawab dalam memberikan penawaran yang menarik untuk mendapatkan pelanggan. Namun, sebenarnya tugas dan tanggung jawab CMO lebih luas dari itu. 1. Mengembangkan dan melaksanakan strategi marketing Seorang CMO bertanggung jawab dalam menentukan strategi marketing yang cocok untuk perusahaan. Dalam memutuskan untuk mengimplementasikan sebuah strategi marketing, CMO perlu mengidentifikasi terlebih dahulu tujuan dan pencapaian marketing serta target pasar yang dituju. Ketika sudah memahami arah jalannya pemasaran, maka CMO akan menyusun strategi untuk mencapai goal tersebut. 2. Menyesuaikan strategi pemasaran dengan budget Hal berikutnya yang harus dilakukan oleh CMO adalah mengawasi pelaksanaan strategi pemasaran agar sesuai dengan budget. Strategi pemasaran yang diimplementasikan tentunya membutuhkan dana. Maka CMO harus harus selalu memantau pelaksanaan pemasaran agar tetap sesuai dengan keuangan perusahaan. Baik tidaknya strategi pemasaran tersebut dapat dinilai dari kesesuaian budget dan hasil yang tercapai. Oleh karena itu, jika terjadi masalah, CMO harus mengambil keputusan yang bertanggung jawab untuk mengatasinya. 3. Melakukan riset pasar dan menganalisis strategi marketing CMO bertanggung jawab dalam membuat strategi marketing yang menjangkau target pasar perusahaan. Jadi sangat diperlukan untuk melakukan riset pasar, analisis data tentang target pasar, pengalaman pelanggan,dan trend saat ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai cara yang terbaik untuk meningkatkan angka penjualan. 4. Mengawasi komunikasi pada publik Sebagian besar CMO mengawasi semua hubungan dengan publik, termasuk marketing communications. Komunikasi tersebut bisa berupa komunikasi melalui social media, email, website, dan media cetak. CMO memastikan bahwa pesan yang dikomunikasikan sesuai dengan brand dan marketing campaign perusahaan. 5. Bekerja sama dengan posisi eksekutif lainnya Chief Marketing Officer (CMO) biasanya bekerja dengan posisi eksekutif lainnya, termasuk Chief Executive Officer (CEO), Chief Information Officer (CIO), Chief Product Officer (CPO), Chief Operating Officer (COO), dan Chief Financial Officer (CFO). Para pimpinan ini bekerja sama untuk menentukan hal-hal seperti harga produk, pengembangan produk baru, dan kemajuan brand. Kualifikasi yang Dibutuhkan CMO Kualifikasi CMOSetelah mempelajari tugas dan tanggung jawab yang cukup berat, tentunya ada beberapa kualifikasi yang perlu dipenuhi oleh kandidat Chief Marketing Officer. Beberapa kualifikasi yang dibutuhkan CMO adalah: 1. Style Manajemen yang Fleksibel CMO membutuhkan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan minat dan kebiasaan bekerja generasi yang lebih muda. CMO yang dapat beradaptasi dan bisa menyelaraskan gaya komunikasi dan pembinaan untuk para bawahannya akan berpengaruh pada kesuksesan perusahaan. Sangat penting juga bagi seorang CMO untuk menggunakan teknologi secara efisien. Misalnya konferensi virtual, digital marketing, dan lain-lain. 2. Visi dan Planning yang Strategis Marketing telah menjadi bagian yang penting dalam mendorong pertumbuhan perusahaan. Oleh karena itu, pimpinan divisi marketing perlu menjadi seorang visioner yang dapat membantu tim eksekutif dalam membuat keputusan untuk masa depan. Pengalaman yang dialami pelanggan dan pengguna sangatlah penting dalam mencapai keberhasilan dalam menarik pelanggan ataupun mempertahankan pelanggan. Maka divisi marketing sangat terlibat dalam memberikan fasilitas digital operations dan menggabungkan digital marketing dalam strategi mereka. 3. Analisis dan Interpretasi Data Keterampilan yang menjadi prioritas bagi para marketing professionals adalah kreativitas. Meskipun kamu tentu masih membutuhkan orang untuk membantu dalam membuat strategi, desain, dan konten yang efektif dan menarik, CMO perlu memiliki kemampuan untuk melakukan analisis dan interpretasi data. Chief Marketing Officer membutuhkan kemampuan analisis untuk berpartisipasi dalam perumusan strategi dan pengembangan infrastruktur, proses pengumpulan data, dan pengembangan program. Setelah prosedur tersebut dilaksanakan untuk mengumpulkan data dan membuat laporan, CMO perlu menginterpretasikan hasil dari laporan tersebut. Interpretasi kualitas akan mengarahkan perusahaan pada optimalisasi pengalaman pelanggan, target pemasaran yang efisien, dan high return pada investasi pemasaran tersebut. 4. Customer dan User Experience Pengalaman pengguna memiliki peran penting dalam kesuksesan sebuah bisnis. Memperluas bisnis secara online memberikan pengguna akses ke banyak pilihan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Menyediakan pengalaman yang berkualitas kepada pengguna selama proses pembelian akan menghasilkan kepuasan pelanggan dan angka penjualan yang lebih tinggi. Sekarang, perusahaan memiliki ahli Customer dan User Experience. Para pakar ini memahami semua aspek dalam meneliti dan mengoptimalkan User Experience (UX). Salah satu cara menjadi CMO yang sukses yaitu kamu juga perlu tahu bagaimana Customer Experience (CX) dan User Experience (UX) dievaluasi, dikembangkan, dan ditingkatkan.📚Baca juga: Apa itu UI/UX? Kenali Perbedaan, Tugas, Gaji, Dll. 5. Innovative Thinking Pelanggan dan data perilaku pelanggan adalah sumber utama untuk mengevaluasi kinerja perusahaan. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan CMO yang inovatif untuk mengidentifikasi peluang untuk penambahan, penghapusan, atau modifikasi produk, layanan, dan proses. Dengan memantau dan meningkatkan CX dan UX, CMO bisa menemukan solusi pada saat berada di puncak permintaan dan memperbarui produk dan layanannya sesuai dengan preferensi pasar lebih cepat daripada perusahaan lain. Hal ini bisa memperkuat posisi perusahaan di industri.Setelah memahami apa itu Chief Marketing Officer dan tugasnya, jangan lupa pelajari juga contoh CV CMO yang bisa kamu jadikan referensi agar peluangmu diterima semakin besar. Cara Menjadi CMO (Chief Marketing Officer) Jika kamu merasa bahwa jobdesk CMO cocok dengan kamu, kamu pasti penasaran kan bagaimana cara menjadi CMO. Simak 4 hal penting di bawah ini mengenai cara menjadi CMO yang sukses. 1. Pendidikan dan pengalaman Memiliki gelar Marketing merupakan poin plus dalam peran Chief Marketing Officer. Namun, gelar magister dalam Bisnis Administrasi yang fokus pada bidang pemasaran lebih diinginkan ketika melamar sebagai sebagai CMO. Untuk menjadi Chief Marketing Officer, kamu harus memahami pertumbuhan bisnis dan penganggaran. Kamu juga harus memiliki pemahaman yang dalam mengenai target audiens dan psikologi pembeli. Selain itu, periklanan dan branding pun juga merupakan hal penting yang harus dikuasai. 2. Miliki personal branding yang kuat Salah satu cara untuk meningkatkan peluang kamu menjadi CMO adalah dengan membangun personal branding diri sendiri. Untuk mencapai hal tersebut, kamu harus pandai menggunakan kesempatan untuk memantapkan diri sebagai pemimpin di bidang marketing. Misalnya, kamu bisa membuat blog, membuat akun Twitter yang aktif, menjadi pembicara di sebuah konferensi, dan menulis artikel di website industri. Jika kamu melakukan hal-hal ini dengan baik, hal-hal ini akan memposisikan kamu sebagai pemimpin divisi marketing yang dicari oleh perusahaan. 3. Kembangkan network Berpartisipasilah dalam acara networking lokal sehingga kamu bisa memperluas jaringan dengan orang-orang profesional di bidang kamu. Sekarang, social media pun marak sebagai media untuk berkoneksi. Oleh karena itu, jangan lupa untuk membuat jaringan virtual juga. Kamu bisa membuat akun LinkedIn untuk memulai membangun koneksi dengan para CMO saat ini yang bekerja di perusahaan tempat kamu ingin bekerja. 📚Baca juga: 9 Manfaat Networking Dalam Karier dan Cara Membangunnya!4. Buat CV yang profesionalContoh CV Chief Marketing Officer (CMO) - Dibuat di CakeResumeLamar kerja menggunakan CVCakeResume. Terdapat 12+ template menarik, ATS friendly dan Gratis Download PDF 🎉 Buat CV📚Baca juga: Cara Membuat CV Lamaran Kerja yang Baik dan Benar (+ 15 Contoh CV) Chief Marketing Officer merupakan pimpinan dari divisi marketing sebuah perusahaan. Seorang CMO memiliki peran penting dalam pertumbuhan sebuah perusahaan dan memberikan pengalaman yang baik untuk pelanggan atau pengguna. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi CMO, karena seorang CMO harus pandai mengidentifikasi dan menganalisis data agar dapat menentukan strategi marketing yang tepat untuk perusahaan. --- Ditulis Oleh Aileen Gabriella ---
Student Guide
Jan 21st 2026

10 Prospek Kerja Jurusan Teknik Sipil Beserta Gajinya!

Jika kamu melihat suatu infrastruktur yang indah, seperti gedung bertingkat atau jembatan, biasanya semua fasilitas pembangkit ini merupakan hasil kerja dari seorang lulusan teknik sipil. Seiring berjalannya waktu, infrastruktur dunia terutama di Indonesia sangat melaju pesat sehingga membuat peluang kerja teknik sipil terbuka lebar. Teknik sipil memiliki wawasan dan peluang kerja yang sangat luas. Bekerja di bidang teknik sipil juga memberi kamu kesempatan untuk membentuk jembatan karir juga, loh! Kira-kira bagaimana prospek kerja setelah lulus dari jurusan teknik sipil? Yuk pelajari lebih dalam tentang jurusan teknik sipil dan peluang kerja lulusan teknik sipil! Daftar Isi : Jurusan Teknik SipilProspek Kerja Teknik Sipil Sebelum kita mengetahui prospek kerja lulusan teknik sipil, mari kenali dulu apa itu jurusan teknik sipil dan apa yang dipelajari di jurusan teknik sipil. Apa itu Jurusan Teknik Sipil? Perbedaan Teknik Sipil dan ArsitekturJurusan teknik sipil adalah ilmu yang mempelajari cara merancang dan membangun infrastruktur seperti jembatan, jalan raya, saluran air, bendungan, bangunan sederhana sampai gedung bertingkat. Teknik sipil mempelajari tentang ilmu fisika terutama ilmu mekanika dan wajib menguasai prinsip matematika dengan baik. Untuk membuat infrastruktur yang dapat dioperasikan dengan baik, mahasiswa jurusan teknik sipil akan mempelajari tentang unsur-unsur bangunan.✅Ilmu yang dipelajari di jurusan teknik sipil:Fisika dasarPengetahuan lingkunganMekanika bahanAnalisa strukturMekanika tanah, bahanAnalisa sistemStruktur kayu, beton, bajaAlat-alat beratDasar bisnis konstruksiManajemen konstruksiPelabuhanPengembangan sumber daya air Seorang lulusan teknik sipil akan bersinggungan dengan seorang arsitek. Mereka akan mengevaluasi rancangan bangunan arsitek secara teknis apakah sesuai dengan kaidah konstruksi dan menentukan bahan yang akan digunakan. Mata kuliah teknik sipil bukan hanya sekedar teori saja, tetapi juga banyak mengandung kegiatan praktik dan proyek. Lulusan teknik sipil akan menjadi seorang insinyur dan gelar teknik sipil yang didapat adalah Sarjana Teknik atau S.T.Kenapa Harus Memilih Jurusan Teknik Sipil?Teknik sipil adalah salah satu cabang teknik yang paling dicari. Industri teknik sipil juga merupakan salah satu industri yang melaju dengan cepat. Industri ini bisa menjadi salah satu peluang untuk kamu yang tertarik di bidang teknik. Berikut adalah beberapa alasan mengapa harus masuk jurusan teknik sipil: 1. Permintaan dan penghasilan yang tinggi Jalur karir di industri teknik sipil cenderung memiliki penghasilan yang cukup baik, dengan permintaan tinggi terhadap insinyur sipil. Tergantung pada cabang teknik sipil yang kamu kejar, peluang karir termasuk surveyor bangunan, manajer konstruksi, dan konsultan perencanaan bangunan. Jika kamu bekerja untuk sebuah perusahaan teknik sipil yang menerima klien yang beragam, kamu akan memiliki kesempatan untuk bekerja pada proyek yang berbeda termasuk membangun jalan raya, kereta api, jembatan, bangunan komersial, kompleks perumahan, dan lain-lain. Menjalani karier ini adalah salah satu pilihan baik yang akan bertahan dalam ujian waktu. 2. Bekerja secara teknis dan kreatif Bekerja sebagai insinyur sipil memerlukan kreativitas terhadap struktur yang mereka rancang. Bersamaan dengan itu, dibutuhkan juga keterampilan teknis untuk memastikan bahwa ciptaan mereka modern, inovatif, dan dapat berfungsi dengan baik. 3. Bekerja langsung di lapangan Teknik sipil adalah pekerjaan lapangan, yang berarti kamu akan menghabiskan sedikit waktu di office desk, dan lebih banyak waktu di lokasi konstruksi. Insinyur sipil menghadapi tantangan baru di lokasi setiap hari. Bagi kamu yang kurang menyukai rutinitas kantor, pekerjaan ini cocok untukmu.Prospek Kerja Lulusan Teknik Sipil Setelah mendalami pengertian jurusan teknik sipil, sekarang kita akan membahas peluang kerja lulusan jurusan teknik sipil yang Cake sudah rangkum beserta deskripsi pekerjaan, skill yang dibutuhkan dan kisaran gajinya. 1. Structural Engineer Pekerjaan untuk lulusan teknik sipil yang pertama adalah structural engineering atau insinyur struktural. Pekerjaan ini menggabungkan matematika dan sains untuk mendesain dan menentukan cara teraman dan paling fungsional untuk merancang sebuah proyek. 💼 Job Desk Structural Engineer: Sebagai insinyur struktural, kamu akan memastikan sebuah bangunan dan struktur lain tidak bergetar dan tetap stabil selama digunakan. Kamu juga akan memeriksa struktur yang ada untuk menguji apakah mereka masih layak untuk digunakan. Structural engineer akan bertanggung jawab untuk memilih bahan yang sesuai, seperti beton, baja, kayu dan batu, untuk memenuhi spesifikasi desain dan akan sering terlibat dalam memeriksa pekerjaan dan memberi saran kepada kontraktor.✏️ Skill yang Diperlukan Structural Engineer:Kemampuan matematika yang kuatPemahaman fisikaKeterampilan konseptual tiga dimensiPerhatian terhadap detailKeterampilan diagramDapat bekerja dalam timKemampuan analitis dan pemecahan masalah yang baik 💰 Gaji Insinyur Structural Engineer: Di Indonesia, rata-rata gaji seorang structural engineering 5 juta rupiah per bulan. 2. Surveyor Pengendali Bangunan Menjadi surveyor pengendali bangunan adalah salah satu prospek kerja teknik sipil yang tidak kalah menarik kalau kamu tertarik dengan pekerjaan yang berkaitan dengan bangunan dan konstruksi. 💼Job Desk Surveyor Pengendali Bangunan: Memeriksa denah, gambar, spesifikasi, dan dokumen lain yang diajukan untuk disetujui guna memastikan kesesuaiannya dengan peraturan bangunan,Mengurus surat perizinan atas suatu proyek agar sesuai dengan hukum,Melakukan inspeksi rutin terhadap bangunan dan metode bangunan saat proyek sedang berjalan,Mengambil sampel bahan bangunan baru dan menilai kesesuaiannya. ✏️ Skill yang Diperlukan Surveyor Pengendali Bangunan:Keterampilan komunikasiKeterampilan memecahkan masalah yang baikPengetahuan tentang teknis dan hukum bangunanPenilaian yang baik untuk membantu memutuskan kapan harus menuntut koreksi, bernegosiasi dan berkompromi💰Gaji Surveyor Pengendali Bangunan: Kisaran gaji seorang surveyor pengendali bangunan 3-6 juta rupiah per bulan. 3. Manajer Konstruksi Jika kamu berjiwa kepemimpinan dan senang memecahkan suatu masalah, pekerjaan manajer konstruksi bisa menjadi salah satu pertimbangan pekerjaan teknik sipil. 💼Job Desk Manajer Konstruksi: Menjadi manajer konstruksi, kamu akan bekerja sama dengan arsitek, surveyor, dan profesional bangunan lainnya dalam perencanaan suatu proyek. Selain itu kamu juga merencanakan dan mengkoordinasikan proyek dari awal sampai akhir, termasuk mengatur jadwal kerja, biaya dan anggaran. Serta mengawasi pembelian bahan dan peralatan yang diperlukan. Manajer konstruksi secara rutin hadir di lokasi konstruksi setiap hari mengawasi tenaga kerja, memantau subkontraktor, dan kualitas kontrol.✏️Skill yang Diperlukan Manajer Konstruksi:Keterampilan komunikasi yang kuat untuk berhubungan dengan berbagai klien dan pekerja di lokasiKepemimpinan yang kuatKeterampilan perencanaan dan organisasi yang sangat baikPerhatian terhadap detailPemecahan masalah 💰Gaji Manajer Konstruksi: Kisaran gaji teknik sipil sebagai manajer konstruksi beragam mulai dari 7-30 juta rupiah per bulan tergantung proyek yang dikerjakan. 4. Drafter Drafter adalah seseorang yang mendesain dan merancang bangunan secara detail. Seorang drafter akan banyak bertemu dengan klien untuk mendiskusikan desain bangunan sampai interiornya. 💼Job Desk Drafter: Membuat gambar atau sketsa infrastruktur suatu bangunan (jembatan, fly over, stadion),Memberikan konsultasi kepada client tentang suatu infrastruktur bangunan,Menentukan material yang akan digunakan. ✏️Skillyang Diperlukan Drafter:Pengetahuan ilmu desain (AutoCAD)Kemampuan menggambarKemampuan menggunakan software💰Gaji Drafter: Kisaran gaji tergantung kemampuan dan proyek yang dikerjakan. Seorang drafter bisa mendapat gaji sekitar 30 juta rupiah per bulan. 5. Insinyur Situs Pembangunan Pekerjaan lulusan teknik sipil berikutnya adalah insinyur situs pembangunan atau tim pengawasan suatu proyek. Kamu akan banyak bekerja sama dengan arsitek, manajer konstruksi, subkontraktor, surveyor. 💼Job Desk Insinyur Situs Pembangunan: Menetapkan dan menentukan lokasi untuk instalasi infrastruktur,Bertanggung jawab untuk keamanan, kesehatan dan keselamatan situs serta pengawasan sumber daya material dan manusia,Memastikan bahwa semua bahan yang digunakan dan pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan spesifikasi,Menyetujui proposal bersangkutan dengan biaya bahan,Membuat laporan kemajuan proyek untuk klien. ✏️Skill yang Diperlukan Insinyur Situs Pembangunan:Komunikasi yang baikKemampuan berorganisasiKeterampilan analitisMenguasai ilmu building engineering/civil engineeringKeterampilan bernegosiasi💰 Gaji Insinyur Situs Pembangunan: Kisaran gaji Insinyur Situs Pembangunan adalah 6 juta rupiah per bulan di Indonesia. 6. Kontraktor Insinyur Sipil Bagi kamu yang senang langsung bekerja di lapangan, menjadi kontraktor insinyur sipil adalah salah satu pekerjaan teknik sipil yang bisa kamu pertimbangkan. Kontraktor insinyur sipil adalah seseorang yang mewujudkan rencana, rancangan atau desain yang telah dibuat oleh konsultan. Serta secara profesional mengatur sumber daya manusia dan material yang digunakan. Profesi ini memiliki risiko yang tinggi karena kamu harus langsung terjun ke lapangan untuk bekerja. 💼 Job Desk Kontraktor Insinyur Sipil: Bekerja sama dengan tim desain (insinyur konsultan) untuk penyempurnaan proyek,Mengawasi jalannya konstruksi,Memantau penyediaan bahan,Menjadwalkan dan menyesuaikan setiap tahap proyek untuk memenuhi target waktu dan anggaran. ✏️Skill yang Diperlukan Kontraktor Insinyur Sipil:Kemampuan teknisKeterampilan komunikasi dan kerja dalam tim yang baikPemahaman tentang bangunan yang relevan💰 Gaji Kontraktor Insinyur Sipil: Gaji kontraktor tergantung dengan pengalaman, dimulai dari 5-9 juta rupiah. 7. Insinyur Air (Water Engineering) Pekerjaaan lulusan teknik sipil selanjutnya adalah insinyur air. Seperti judul pekerjaanya, kamu akan bekerja dalam proyek berbasis air. 💼 Job Desk Insinyur Air: Insinyur air bertanggung jawab atas penyediaan air bersih, pembuangan air limbah dan limbah, serta pencegahan kerusakan akibat banjir. Sebagai teknisi air, penyediaan air bersih akan menjadi perhatian utama. Kamu akan terlibat dalam perbaikan, pemeliharaan dan pembangunan struktur yang mengontrol sumber daya air. ✏️Skill yang Diperlukan Insinyur Air:BiochemistryTeknik mesinGeofisika/GeoteknologiGeologiTeknik lingkunganChemical/Process engineering💰 Gaji Insinyur Air: Kisaran gaji teknik sipil sebagai insinyur air sekitar 3-4 juta rupiah per bulan atau rata-rata 50 juta rupiah ber tahunnya. 8. Konsultan Perencanaan Bangunan Sebagai konsultan perencanaan, kamu akan banyak menghabiskan waktu di kantor ataupun lapangan kerja. Serang konsultan perencanaan akan memberi nasihat tentang semua aspek perencanaan dan pengembangan untuk membantu klien membuat pilihan yang tepat.💼Job Desk Konsultan Perencanaan Bangunan: Mengelola atau mengambil peran utama dalam proyek, dari tahap perencanaan paling awal hingga penyelesaian,Memberikan penilaian dan memberi saran kepada klien tentang penyediaan pembiayaan untuk pengembangan komersial dan residensial,Mempertimbangkan dampak fisik, lingkungan dan sosial dari pembangunan. ✏️Skill yang Diperlukan Konsultan Perencanaan Bangunan:Keterampilan analitis dan numerik yang sangat baikTertarik dengan masalah hukum, kebijakan dan prosedurKemampuan untuk melakukan penilaian pembangunan, terutama kelayakan finansial 💰 Gaji Konsultan Perencanaan Bangunan: Standar gaji konsultan perencana bangunan sekitar 7-30 juta rupiah per bulan. 9. Insinyur Geoteknik (Geotechnical engineering) Bekerja sebagai insinyur geoteknik, kamu akan menguji desain dan konstruksi dengan melakukan analisis untuk menilai risiko yang ada. Risiko dapat timbul dari bahaya alam seperti tanah longsor, lubang runtuhan, batu jatuh dan gempa bumi. Penilaian ini akan memungkinkan kamu untuk mengevaluasi tanah dan batuan dan menentukan kelayakan rencana konstruksi. 💼 Job Desk Insinyur Geoteknik: Menilai lingkungan di mana proyek yang diusulkan kemungkinan akan dibangun,Mengidentifikasi faktor risiko lingkungan yang dapat berdampak negatif terhadap penyelesaian dan kesehatan struktural infrastruktur,Mengevaluasi tanah bawah permukaan dan menggunakan tes untuk menemukan bahan bangunan yang tepat. ✏️Skill yang DiperlukanInsinyur Geoteknik:Berpengetahuan luas tentang lapisan tanah dan batuanTertarik tentang lingkungan geologi dan alamFamiliar dengan teknik pemantauan air, tanah dan gas tanahBerorientasi pada detail💰 Gaji Insinyur Geoteknik: Kisaran gaji teknik sipil sebagai insinyur geoteknik sekitar 3-5 juta rupiah per bulan, tergantung perusahaan kamu bekerja. 10. Pengembangan Properti (Developer) Pekerjaan teknik sipil yang bisa kamu pertimbangkan adalah menjadi seorang developer. Developer properti adalah seseorang yang menyediakan jasa konstruksi atau penyedia konsultan perencana bangunan atau seseorang yang membangun rumah. 💼 Job Dek Developer: Terlibat dalam proses pembelian tanah, tahap pembangunan hingga pemasaran projek,Memberikan informasi yang jelas mengenai penggunaan bangunan, pemeliharaan dan juga perbaikan,Menangani suatu projek pembangunan. ✏️Skill yang DiperlukanDeveloper:Memiliki jiwa enterpreneurKemampuan bernegosiasiPengetahuan ilmu penataan kotaPengetahuan ilmu pembangunan dan konstruksi💰 Gaji Developer: Besar gaji developer dapat ditentukan sendiri dengan mengikuti kebijakan yang berlaku. Rata-rata gaji developer properti di Indonesia adalah 7 juta rupiah per bulan. Jika kamu tertarik dengan bidang teknik sipil kamu bisa mulai mengambil jurusan teknik sipil di perkuliahan. Apapun pekerjaan teknik sipil yang kamu inginkan, pastikan itu sesuai dengan bakat dan minat kamu. Dengan begitu, karir kamu dapat berkembang dengan pesat.Setelah memahami apa itu teknik sipil dan tugasnya, jangan lupa pelajari juga contoh CV Teknik Sipil yang bisa kamu jadikan referensi agar peluangmu diterima semakin besar.Cake adalah sebuah online CV builder yang praktis dan elegan. Kamu bisa menemukan variasi template yang menarik dan yang mudah untuk digunakan. Kamu juga bisa unduh CV dalam format PDF, lho, 100% gratis! Yuk, buat CV kamu dengan Cake sekarang juga!🎉Buat CV--- Ditulis oleh Phoebe Charissa ---
Recruitment & HR
Mar 13th 2025

Memahami Employer Branding: Fungsi, Strategi, dan Buku Panduannya

Employer branding adalah salah satu strategi penting yang diperlukan oleh para Talent Acquisition atau HRD. Karena semakin banyak perusahaan yang berkembang, semakin diperlukan juga talenta berkualitas untuk membantu perusahaan berkembang. Nyatanya mencari kandidat yang terbaik bukanlah hal yang mudah. Akan ada banyak persaingan antara perusahaan untuk mendapatkan calon karyawan yang terhebat. Tentunya para kandidat pekerja yang terbaik akan memilih perusahaan dengan reputasi atau citra yang baik sebagai pemberi kerja. Oleh karena itu, penting bagi paraTalent Acquisitionatau HRD untuk membuat strategi employer branding agar dapat menarik dan mempertahankan para talents demi kesuksesan perusahaan.✨ RingkasanEmployer branding adalah strategi penting bagi perusahaan untuk menarik dan mempertahankan talenta terbaik. Menurut Ray Tambunan, Senior Recruitment Consultant Cake, kunci utamanya adalah membangun pemahaman internal bahwa perkembangan talenta sama pentingnya dengan perkembangan bisnis. Dengan employer branding yang kuat, perusahaan tidak hanya menarik karyawan berkualitas tetapi juga menciptakan budaya kerja yang positif, yang pada akhirnya berdampak pada performa bisnis secara keseluruhan. Untuk membangun employer branding yang efektif, perusahaan perlu menganalisis budaya internal, memahami kebutuhan karyawan, dan mengoptimalkan profil perusahaan serta situs karier. Selain itu, strategi konten yang menarik, program advokasi karyawan, dan pemanfaatan media sosial juga menjadi langkah krusial. Apa itu Employer Branding? Apa Itu Employer Branding?Apa yang dimaksud dengan employer branding? Pengertian employer branding adalah sebuah strategi yang diterapkan oleh perusahaan dalam bentuk aktivitas, kampanye, atau pemberian benefit lainnya untuk karyawan atau calon karyawan merasa tertarik dan nyaman bekerja di perusahaan.Pada dasarnya, tujuan employer branding adalah: Mempermudah perekrutan untuk mendapatkan calon karyawan yang terbaik dan mempertahankan merekaMembuat karyawan merasa nyaman, senang, dan produktif bekerja di perusahaanMeningkatkan citra perusahaan di antara pencari kerja, karyawan, atau pun pemangku kepentingan utama Strategi employer branding biasanya dapat diterapkan oleh HRD, Talent Acquisition, CEO, Marketing, atau Brand Advocates. Semakin bagus strategi employer branding yang diterapkan, reputasi perusahaan sebagai tempat kerja terbaik untuk karyawan akan menonjol, dan semakin tinggi juga kemungkinan calon karyawan yang berkualitas tertarik untuk bekerja di perusahaan tersebut. Perbedaan Employer Branding dan Employee Branding Employer branding dan employee branding adalah dua cara untuk merepresentasikan citra perusahaan. Tetapi terdapat perbedaan diantara keduanya, yaitu: 🏢 Strategi Employer Branding👨‍💼 Strategi Employee BrandingBiasanya, employer, pemberi kerja, atau HRD adalah pihak yang bertanggung jawab untuk membangun citra yang baik di mata calon karyawan atau karyawan yang ada agar reputasi perusahaan terlihat sebagai tempat yang terbaik dan menjanjikan untuk bekerja.Sang employee atau karyawan adalah pihak yang akan merepresentasikan citra perusahaan kepada publik atau pemegang kepentingan. Strategi ini akan membentuk karyawannya menjadi wajah perusahaan, mulai dari visi misi hingga sikap dan perilaku mereka📚 Baca juga:Employer Branding vs Employee Branding: Perbedaan dan Contohnya MengapaEmployer Branding Penting? Mengapa Employer Branding Penting?1. Karyawan yang Berkualitas Perusahaan yang memiliki persona employer brand yang kuat akan menarik karyawan yang terbaik juga untuk melamar ke perusahaan mereka. Pernyataan ini terbukti melalui beberapa riset dibawah ini: 84% pencari kerja menyatakan bahwa reputasi sebuah perusahaan sebagai pemberi kerja adalah faktor penting ketika mereka sedang membuat keputusan untuk melamar kerja. (TalentNow)9 dari 10 calon karyawan tertarik untuk melamar pekerjaan yang mereka lihat ketika lowongan pekerjaan tersebut berasal dari perusahaan dengan employer branding yang dikelola secara aktif. (Workable)80% manajer talent acquisition percaya bahwa employer branding berdampak signifikan dalam kemampuan mereka untuk merekrut karyawan yang hebat. (LinkedIn)Perusahaan dengan employer branding yang kuat mendapatkan pelamar kerja yang memenuhi syarat 50% lebih banyak. (LinkedIn) 2. Mengurangi Biaya Bayangkan sebuah perusahaan yang besar dan terkenal. Secara otomatis, banyak pencari kerja yang akan menemukan dan melamar ke perusahaan tersebut. Proses ini terjadi secara natural karena employer branding mereka, hingga perusahaan pun tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk proses perekrutan. Melainkan, perusahaan dapat mengalokasikan biaya tersebut ke hal lain seperti pengembangan merek atau produk untuk mendahului kompetitor perusahaan. Ditambah lagi, calon karyawan baru biasanya bersedia menerima bayaran yang lebih rendah jika mereka bekerja di perusahaan dengan citra yang bagus dan merek perusahaan yang terkenal. 3. Karyawan Anda Menjadi Duta Perusahaan Secara tidak langsung, karyawan perusahaan akan menjadi duta merek (brand ambassador). Oleh karena itu, penting untuk memiliki strategi employer branding yang kuat. Semakin banyak karyawan yang berbicara positif tentang perusahaan, semakin mudah untuk perusahaan merekrut karyawan baru yang berkualitas melalui referrals. Selain mengurangi biaya proses perekrutan, proses ini akan meningkatkan kesadaran merek (brand awareness) perusahaan melalui words of mouth (dari mulut ke mulut), dan penjualan/sales pun ikutan meningkat tanpa pengeluaran biaya lebih untuk marketing. 4. Meningkatkan Keterlibatan Karyawan Meningkatkan keterlibatan karyawan (employee engagement)penting agar karyawan dapat bekerja dengan antusias dan termotivasi. Di saat yang sama, mereka dapat meningkatkan produktivitas kerja. Produktivitas yang tinggi pada karyawan akan mempengaruhi perkembangan perusahaan. Jika perusahaan terus berkembang, pendapatan juga akan meningkat dan kondisi keuangan perusahaan akan lebih stabil. Perusahaan dengan keuangan yang stabil tentunya akan lebih menarik bagi calon karyawan yang ingin melamar. Selain itu, karyawan juga akan merasa lebih aman dan betah bekerja di perusahaan.📚 Baca juga:Inspiratif! Ini 13 Contoh Employer Branding ala Google hingga Netflix Bagaimana Langkah Membangun Employer Branding untuk Perusahaan? Bagaimana Cara Membangun Employer Branding untuk Perusahaan?Setelah memahami manfaat employer branding, simak langkah membangun employer branding berikut ini! 1. Analisa Budaya Perusahaan Anda Ingat, budaya perusahaan adalah salah satu faktor yang berdampak besar dalam employer branding. Jika perusahaan kamu diketahui memiliki budaya perusahaan yang negatif, publik akan mengetahuinya dengan segera dari mulut ke mulut ataupun platform sosial media seperti LinkedIn. Begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, jika perusahaan menyatakan hal baik tentang budayanya di situs web perusahaan, sebaiknya hal tersebut tercerminkan di dunia nyata, karena di dunia digital ini, informasi dapat tersebar dengan begitu cepat. Cara terbaik untuk mengetahui kekuatan budaya perusahaan adalah berbicara langsung dengan karyawan melalui survei anonim atau pertemuan tatap muka. Cari tahu apa yang mereka paling sukai dari bekerja di perusahaan dan hal apa yang bisa ditingkatkan/diubah dengan menanyakan pertanyaan berikut kepada tim: Apakah karyawan Anda merasa program tunjangan Anda memuaskan?Apakah mereka menginginkan komunikasi yang lebih terbuka dengan pihak kepemimpinan?Apakah mereka memiliki gambaran yang jelas tentang potensi pertumbuhan perusahaan? 2. Ketahui Apa yang Diinginkan KaryawanSurvey LinkedIn the Future of Recruiting 2023menunjukkan lima faktor terpenting bagi kandidat ketika memilih pekerjaan baru:Kompensasi dan benefit yang menguntungkanKeseimbangan hidup dan kerja (work-life balance)Waktu kerja yang fleksibelJenjang karier yang menjanjikanPengembangan skillPemahaman tentang tren rekrutmen dapat membantu merancang program pelatihan yang relevan dan memberikan peluang karier yang menarik. Dengan mengetahui apa yang diinginkan karyawan, perusahaan tidak hanya mampu memenuhi ekspektasi karyawan, tetapi juga bisa tetap kompetitif dalam merekrut dan mempertahankan bakat-bakat terbaik di industri.3. Optimalkan Profil Perusahaan dan Situs Karier Mengoptimalkan situs karier danprofil perusahaan merupakan strategi employer branding yang tidak kalah pentingnya. Karena melalui profil perusahaan dan situs karier, calon karyawan dapat mengetahui lebih lanjut tentang citra perusahaan dan ini akan mempengaruhi keputusan mereka jika mereka ingin melamar di perusahaan atau tidak. 💡Tips mengoptimalkan situs karier sebagai strategi employer branding:Pastikan UI/UXsitus mudah dijelajahi dan menarik bagi calon karyawanBerikan informasi yang jelas dan menarik tentang perusahaanCantumkan benefit karyawan, program kerja, acara tahunan, dan keunikan lainnyaJelaskan job desk yang jelas untuk setiap lowongan pekerjaan yang adaTambahkan testimoni karyawan yang sedang bekerja di perusahaan Pasang 3 Iklan Lowongan Kerja GRATIS di Cake. Dapatkan akses ke jutaan talenta terbaik Indonesia dan rekrut kandidat yang tepat untuk perusahaan Anda.🎉Pasang Loker 4. Kembangkan Strategi Konten Sebelum melamar pekerjaan, calon karyawan pastinya akan mencari informasi untuk mengenal lebih tentang perusahaan, dan konten yang di unggah oleh perusahaan adalah hal yang penting dalam proses ini. Konten untuk employer branding harus berisikan informasi yang dapat memperjelas calon karyawan tentang bagaimana rasanya bekerja di perusahaan. Konten yang dipublikasikan di sosial media, situs kerja, situs web perusahaan, dan situs ulasan harus bisa mencerminkan persona employer brand yang terbaik. 💡 Tips Strategi Konten:Buatlah konten dengan topik atau kata kunci sesuai dengan persona kandidat karyawan yang ideal untuk perusahaanCeritakan employer brand secara tertulis atau visual dengan brand storytelling. Bicarakan tentang perjalanan karyawan tertentu yang sesuai dengan citra merek perusahaan dan yang dapat beresonansi dengan kandidatTekankan nilai inti (core values) perusahaan dan mempromosikannya di seluruh konten perusahaan 5. Bangun Program Advokasi Karyawan Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, karyawan perusahaan dapat secara tidak langsung menjadi duta merek perusahaan. Coba pertimbangkan untuk memberikan benefit atau hadiah kepada karyawan yang merujuk karyawan baru, membagikan konten perusahaan, dan mempromosikan informasi mengenai merek perusahaan. Ingat, karyawan yang merasa dihargai akan lebih bersedia mengadvokasi untuk perusahaannya. Kenali dan hargai upaya karyawan, dan mereka akan menjadi duta merek perusahaan yang berharga. 6. Gunakan Media SosialMembangun employer branding melalui media sosial adalah investasi jangka panjang yang membutuhkan konsistensi dan strategi yang tepat. Dengan pendekatan yang terencana dan eksekusi yang baik, media sosial bisa menjadi alat yang powerful untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai employer of choice. 7. Ikut Job Fair / Acara SeminarVirtual Career Fair: Cake mengadakan beberapa career fair setiap tahunnya, di mana kami memfasilitasi wadah bagi perusahaan dan jobseeker untuk bertemu dan berinteraksi.Talent Connect: Acara karier bulanan, di mana kami mengundang industry professionalatau perwakilan perusahaan dari berbagai sektor industri untuk berbagi pengetahuan, wawasan, dan kesempatan karir kepada para profesional dan individu yang sedang mencari pekerjaan.Cake mendukung perusahaan untuk membangun employer branding melalui:Mengikuti event seperti job fairatau seminar karier adalah langkah dalam membangun employer branding. Melalui event-event ini, perusahaan dapat menunjukkan komitmennya terhadap pertumbuhan profesional dan kesejahteraan karyawan potensial. Job fair memberikan platform bagi perusahaan untuk berinteraksi langsung dengan calon karyawan, memperkenalkan budaya perusahaan, dan menyoroti peluang karier yang ada. Sementara itu, seminar karir dapat memberikan wawasan mendalam tentang industri dan posisi yang ditawarkan, menarik calon karyawan yang berkualitas dan berpotensi untuk bergabung dengan perusahaan.📚 Baca juga:Memenangkan Bakat Terbaik dengan EVP yang Kuat 8. Uji dan Ukur Merek Perusahaan 💡Metriks yang perlu ukur:Strategi employer branding perlu dikembangkan secara terus menerus dan mungkin terlihat sulit untuk diukur keberhasilannya. Tetapi rekruter tetap harus mencari cara untuk mengevaluasi strategi employer branding mereka.Ulasan dan ratings: lacak rating perusahaan dari waktu ke waktu dan identifikasi kritik umum yang dapat menunjukkan masalah yang lebih besar dalam budaya perusahaan.Tingkat retensi karyawan (seberapa lama karyawan betah bekerja di perusahaan).Platform/sumber lamaran kerja: lacak sumber setiap karyawan untuk memahami dari mana mereka mengetahui lowongan pekerjaan perusahaan. Identifikasikan platform utama yang digunakan banyak orang dan tentukan dimana Anda harus memfokuskan upaya Anda.Kepuasan/kesejahteraan karyawan: survei anonim adalah cara yang terbaik untuk mengumpulkan data yang terbaik.Menyeimbangkan Kebutuhan Bisnis dengan Tren Employer BrandingMenurut Ray Tambunan, Senior Recruitment Consultant Cake, kunci utama dalam menyeimbangkan kebutuhan bisnis dengan tren employer branding yang semakin kompetitif adalahmembangun pemahaman bersama di internal perusahaan. Ray menekankan bahwa perkembangan bisnis dan produk memang penting, tetapi perkembangan talenta yang bergabung ke perusahaan juga sama krusialnya. Talenta-talenta ini tidak hanya membawa kontribusi langsung, tetapi juga menunjang pertumbuhan budaya perusahaan ke arah yang positif, yang pada akhirnya berdampak pada performa perusahaan secara keseluruhan."Melihat dari sudut pandang talent-talent bagus yang sekarang mempunyai akses digital lebih, judgment kedua mereka setelah bisnis nya sendiri adalah hasil employer branding (bagaimana mereka akan bekerja dan berkembang di dalam)."-Ray Tambunan, Senior Recruitment Consultant CakeIngin mempelajari strategiemployer brandingyang strategis untuk merekrut karyawan berkualitas? Dapatkaninsighteksklusif dalamebook employer brandingterbaru Cake!Ebook Employer Branding by CakeUnduh sekarang untuk bangun employer branding Anda lebih efektif!Unduh Ebook Siap menarik kandidat unggul dengan cerita employer branding Anda? Mari bangun employer branding Anda dengan Cake sekarang juga! 🎉Bangun Employer Branding Contoh Employer Branding yang Sukses Untuk inspirasi Anda, perhatikan contoh employer branding asli dari perusahaan ternama ini! 1. NetflixContoh Employer Branding NetflixDi halaman karier Netflix, mereka menjelaskan tentang perusahaan mereka secara transparan. Netflix mengembangkan organisasinya untuk berpusat pada karyawannya dan ini terbukti dalam ulasan Glassdoor. Netflix adalah salah satu perusahaan dengan peringkat terbaik di Glassdoor. Netflix memiliki employer branding yang sangat bagus karena kesederhanaannya dan kejujurannya kepada publik mengenai budaya perusahaan, core values, kebijakan perusahaan mengenai kompensasi karyawan, dll.Selain itu, Netflix juga menampilkan video tentang pelajaran yang didapatkan Reed Hastings, CEO Netflix, selama bekerja 20 tahun di Netflix. Reed Hastings memberikan gambaran yang realistis mengenai rasanya bekerja di Netflix untuk para calon karyawan yang ingin melamar pekerjaan disana. 2. Google Contoh Employer Branding Google Google memiliki salah satu employer branding yang terbaik di dunia. Buktinya, Google mendapatkan 3 juta CV setiap tahunnya, dimana mereka hanya memilih 7,000 karyawan baru. Bahkan Google sempat merilis sebuah film sebagai kampanye employer branding yang berjudul The Internship.Beberapa strategi employer branding yang berhasil menarik perhatian calon karyawan termasuk fasilitas yang diberikan selain gaji: Asuransi kesehatanTunjangan transportasiCuti berbayarMakan gratisRuang kerja bergaya kampus, dan masih banyak lagi Salah satu hal yang paling bagus dari employer branding hotel Marriott International adalahcore valuesmereka, dimana mereka yakin bahwa fondasi kesuksesan perusahaan mereka bergantung pada kesejahteraan karyawan. 3. StarbucksContoh Employer Branding Starbucks Starbucks memiliki strategi komunikasi dan strategi konten yang sangat kuat untuk employer branding mereka. Starbuck mengoptimalkan media sosial mereka seperti Instagram dan Twitter yang bertujuan untuk berinteraksi dengan calon karyawan mereka. 4. Marriott InternationalContoh Employer Branding Marriott InternationalUntuk membuktikan janji mereka, Hotel Marriott International memberikan banyak contoh untuk memenuhi janjinya melalui konten media sosial mereka. Mereka berkomitmen untuk membuat tempat kerja mereka menjadi lingkungan yang mementingkan kebutuhan emosional, fisik, dan keuangan karyawan mereka. Bahkan, Starbucks membuat akun khusus yang bernama @starbucksjobs untuk membagikan lowongan kerja, mempromosikan visi misi perusahaan, merayakan kelulusan karyawan, atau berbagi cerita dari karyawan mereka. Tentu karyawan Starbucks akan merasa dihargai dan senang bekerja disana. Demikianlah artikel ini mengenai apa itu employer branding. Semoga setelah memahami manfaat employer branding, langkah untuk membangun employer branding, serta contoh-contoh employer branding, Anda sekarang bisa menerapkan strategi employer branding di perusahaan Anda!FAQ Seputar Employer BrandingApa yang dimaksud dengan employer branding?Employer branding adalah strategi perusahaan untuk membangun citra positif sebagai tempat kerja yang menarik melalui aktivitas, kampanye, atau benefit yang ditujukan kepada karyawan dan calon karyawan. Tujuannya adalah menarik talenta terbaik, meningkatkan kepuasan karyawan, dan memperkuat reputasi perusahaan.Apa contoh perusahaan yang telah lama dikenal dengan employer branding yang kuat?Contoh perusahaan dengan employer branding kuat adalahGoogle,Netflix, danStarbucks. Google dikenal dengan fasilitas lengkap dan budaya kerja inovatif, Netflix dengan transparansi dan fokus pada pengembangan karyawan, serta Starbucks dengan program kesejahteraan dan komunikasi yang efektif.Apa 4P dalam employer branding? People(kualitas dan kepuasan karyawan),Product(produk atau layanan perusahaan),Position(posisi perusahaan di pasar),Promotion(cara perusahaan mempromosikan dirinya sebagai employer of choice).Apa perbedaan HR branding dan employer branding? HR brandingfokus pada internal perusahaan, seperti pengelolaan SDM dan budaya kerja.Employer brandinglebih luas, mencakup upaya membangun citra perusahaan di mata eksternal (calon karyawan dan publik) sebagai tempat kerja yang ideal. Bagaimana meningkatkan employer branding? Menganalisis dan memperkuat budaya perusahaan,Memahami kebutuhan karyawan (seperti work-life balance dan pengembangan karier),Mengoptimalkan situs karier dan media sosial,Membangun program advokasi karyawan, sertaMengikuti job fair dan acara karier untuk meningkatkan visibilitas. Apakah employer branding bagian dari marketing?Ya, employer branding merupakan bagian darimarketing strategis, khususnya dalam hal personal branding perusahaan. Tujuannya adalah mempromosikan perusahaan sebagai tempat kerja yang menarik, sehingga berkaitan erat dengan upaya pemasaran untuk membangun citra positif di mata calon karyawan dan publik. Cakeadalah platform rekrutmen dengan +8 jutadatabasetalenta di talent pool global.Pasang lowongan kerja gratisuntuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkanEmployer Brandinglebih efektif bersama Cake. Didukung teknologi ATSCake AIdanRecruitment Consultantprofesional, mulai temukan talenta berkualitas lebih cepat!Dapatkan wawasan mendalam dan konten informatif terkait rekrutmen, manajemen SDM,employer branding,serta tren terbaru di dunia HR hanya di Cake. Jadikan kami sumber terpercaya Anda untuk strategi perekrutan yang efektif dan solusi SDM yang inovatif.

Resume Builder

Build your resume only in minutes!