Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Recruitment & HR
Mar 13th 2025

Memahami Employer Branding: Fungsi, Strategi, dan Buku Panduannya

Employer branding adalah salah satu strategi penting yang diperlukan oleh para Talent Acquisition atau HRD. Karena semakin banyak perusahaan yang berkembang, semakin diperlukan juga talenta berkualitas untuk membantu perusahaan berkembang. Nyatanya mencari kandidat yang terbaik bukanlah hal yang mudah. Akan ada banyak persaingan antara perusahaan untuk mendapatkan calon karyawan yang terhebat. Tentunya para kandidat pekerja yang terbaik akan memilih perusahaan dengan reputasi atau citra yang baik sebagai pemberi kerja. Oleh karena itu, penting bagi paraTalent Acquisitionatau HRD untuk membuat strategi employer branding agar dapat menarik dan mempertahankan para talents demi kesuksesan perusahaan.✨ RingkasanEmployer branding adalah strategi penting bagi perusahaan untuk menarik dan mempertahankan talenta terbaik. Menurut Ray Tambunan, Senior Recruitment Consultant Cake, kunci utamanya adalah membangun pemahaman internal bahwa perkembangan talenta sama pentingnya dengan perkembangan bisnis. Dengan employer branding yang kuat, perusahaan tidak hanya menarik karyawan berkualitas tetapi juga menciptakan budaya kerja yang positif, yang pada akhirnya berdampak pada performa bisnis secara keseluruhan. Untuk membangun employer branding yang efektif, perusahaan perlu menganalisis budaya internal, memahami kebutuhan karyawan, dan mengoptimalkan profil perusahaan serta situs karier. Selain itu, strategi konten yang menarik, program advokasi karyawan, dan pemanfaatan media sosial juga menjadi langkah krusial. Apa itu Employer Branding? Apa Itu Employer Branding?Apa yang dimaksud dengan employer branding? Pengertian employer branding adalah sebuah strategi yang diterapkan oleh perusahaan dalam bentuk aktivitas, kampanye, atau pemberian benefit lainnya untuk karyawan atau calon karyawan merasa tertarik dan nyaman bekerja di perusahaan.Pada dasarnya, tujuan employer branding adalah: Mempermudah perekrutan untuk mendapatkan calon karyawan yang terbaik dan mempertahankan merekaMembuat karyawan merasa nyaman, senang, dan produktif bekerja di perusahaanMeningkatkan citra perusahaan di antara pencari kerja, karyawan, atau pun pemangku kepentingan utama Strategi employer branding biasanya dapat diterapkan oleh HRD, Talent Acquisition, CEO, Marketing, atau Brand Advocates. Semakin bagus strategi employer branding yang diterapkan, reputasi perusahaan sebagai tempat kerja terbaik untuk karyawan akan menonjol, dan semakin tinggi juga kemungkinan calon karyawan yang berkualitas tertarik untuk bekerja di perusahaan tersebut. Perbedaan Employer Branding dan Employee Branding Employer branding dan employee branding adalah dua cara untuk merepresentasikan citra perusahaan. Tetapi terdapat perbedaan diantara keduanya, yaitu: 🏢 Strategi Employer Branding👨‍💼 Strategi Employee BrandingBiasanya, employer, pemberi kerja, atau HRD adalah pihak yang bertanggung jawab untuk membangun citra yang baik di mata calon karyawan atau karyawan yang ada agar reputasi perusahaan terlihat sebagai tempat yang terbaik dan menjanjikan untuk bekerja.Sang employee atau karyawan adalah pihak yang akan merepresentasikan citra perusahaan kepada publik atau pemegang kepentingan. Strategi ini akan membentuk karyawannya menjadi wajah perusahaan, mulai dari visi misi hingga sikap dan perilaku mereka📚 Baca juga:Employer Branding vs Employee Branding: Perbedaan dan Contohnya MengapaEmployer Branding Penting? Mengapa Employer Branding Penting?1. Karyawan yang Berkualitas Perusahaan yang memiliki persona employer brand yang kuat akan menarik karyawan yang terbaik juga untuk melamar ke perusahaan mereka. Pernyataan ini terbukti melalui beberapa riset dibawah ini: 84% pencari kerja menyatakan bahwa reputasi sebuah perusahaan sebagai pemberi kerja adalah faktor penting ketika mereka sedang membuat keputusan untuk melamar kerja. (TalentNow)9 dari 10 calon karyawan tertarik untuk melamar pekerjaan yang mereka lihat ketika lowongan pekerjaan tersebut berasal dari perusahaan dengan employer branding yang dikelola secara aktif. (Workable)80% manajer talent acquisition percaya bahwa employer branding berdampak signifikan dalam kemampuan mereka untuk merekrut karyawan yang hebat. (LinkedIn)Perusahaan dengan employer branding yang kuat mendapatkan pelamar kerja yang memenuhi syarat 50% lebih banyak. (LinkedIn) 2. Mengurangi Biaya Bayangkan sebuah perusahaan yang besar dan terkenal. Secara otomatis, banyak pencari kerja yang akan menemukan dan melamar ke perusahaan tersebut. Proses ini terjadi secara natural karena employer branding mereka, hingga perusahaan pun tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk proses perekrutan. Melainkan, perusahaan dapat mengalokasikan biaya tersebut ke hal lain seperti pengembangan merek atau produk untuk mendahului kompetitor perusahaan. Ditambah lagi, calon karyawan baru biasanya bersedia menerima bayaran yang lebih rendah jika mereka bekerja di perusahaan dengan citra yang bagus dan merek perusahaan yang terkenal. 3. Karyawan Anda Menjadi Duta Perusahaan Secara tidak langsung, karyawan perusahaan akan menjadi duta merek (brand ambassador). Oleh karena itu, penting untuk memiliki strategi employer branding yang kuat. Semakin banyak karyawan yang berbicara positif tentang perusahaan, semakin mudah untuk perusahaan merekrut karyawan baru yang berkualitas melalui referrals. Selain mengurangi biaya proses perekrutan, proses ini akan meningkatkan kesadaran merek (brand awareness) perusahaan melalui words of mouth (dari mulut ke mulut), dan penjualan/sales pun ikutan meningkat tanpa pengeluaran biaya lebih untuk marketing. 4. Meningkatkan Keterlibatan Karyawan Meningkatkan keterlibatan karyawan (employee engagement)penting agar karyawan dapat bekerja dengan antusias dan termotivasi. Di saat yang sama, mereka dapat meningkatkan produktivitas kerja. Produktivitas yang tinggi pada karyawan akan mempengaruhi perkembangan perusahaan. Jika perusahaan terus berkembang, pendapatan juga akan meningkat dan kondisi keuangan perusahaan akan lebih stabil. Perusahaan dengan keuangan yang stabil tentunya akan lebih menarik bagi calon karyawan yang ingin melamar. Selain itu, karyawan juga akan merasa lebih aman dan betah bekerja di perusahaan.📚 Baca juga:Inspiratif! Ini 13 Contoh Employer Branding ala Google hingga Netflix Bagaimana Langkah Membangun Employer Branding untuk Perusahaan? Bagaimana Cara Membangun Employer Branding untuk Perusahaan?Setelah memahami manfaat employer branding, simak langkah membangun employer branding berikut ini! 1. Analisa Budaya Perusahaan Anda Ingat, budaya perusahaan adalah salah satu faktor yang berdampak besar dalam employer branding. Jika perusahaan kamu diketahui memiliki budaya perusahaan yang negatif, publik akan mengetahuinya dengan segera dari mulut ke mulut ataupun platform sosial media seperti LinkedIn. Begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, jika perusahaan menyatakan hal baik tentang budayanya di situs web perusahaan, sebaiknya hal tersebut tercerminkan di dunia nyata, karena di dunia digital ini, informasi dapat tersebar dengan begitu cepat. Cara terbaik untuk mengetahui kekuatan budaya perusahaan adalah berbicara langsung dengan karyawan melalui survei anonim atau pertemuan tatap muka. Cari tahu apa yang mereka paling sukai dari bekerja di perusahaan dan hal apa yang bisa ditingkatkan/diubah dengan menanyakan pertanyaan berikut kepada tim: Apakah karyawan Anda merasa program tunjangan Anda memuaskan?Apakah mereka menginginkan komunikasi yang lebih terbuka dengan pihak kepemimpinan?Apakah mereka memiliki gambaran yang jelas tentang potensi pertumbuhan perusahaan? 2. Ketahui Apa yang Diinginkan KaryawanSurvey LinkedIn the Future of Recruiting 2023menunjukkan lima faktor terpenting bagi kandidat ketika memilih pekerjaan baru:Kompensasi dan benefit yang menguntungkanKeseimbangan hidup dan kerja (work-life balance)Waktu kerja yang fleksibelJenjang karier yang menjanjikanPengembangan skillPemahaman tentang tren rekrutmen dapat membantu merancang program pelatihan yang relevan dan memberikan peluang karier yang menarik. Dengan mengetahui apa yang diinginkan karyawan, perusahaan tidak hanya mampu memenuhi ekspektasi karyawan, tetapi juga bisa tetap kompetitif dalam merekrut dan mempertahankan bakat-bakat terbaik di industri.3. Optimalkan Profil Perusahaan dan Situs Karier Mengoptimalkan situs karier danprofil perusahaan merupakan strategi employer branding yang tidak kalah pentingnya. Karena melalui profil perusahaan dan situs karier, calon karyawan dapat mengetahui lebih lanjut tentang citra perusahaan dan ini akan mempengaruhi keputusan mereka jika mereka ingin melamar di perusahaan atau tidak. 💡Tips mengoptimalkan situs karier sebagai strategi employer branding:Pastikan UI/UXsitus mudah dijelajahi dan menarik bagi calon karyawanBerikan informasi yang jelas dan menarik tentang perusahaanCantumkan benefit karyawan, program kerja, acara tahunan, dan keunikan lainnyaJelaskan job desk yang jelas untuk setiap lowongan pekerjaan yang adaTambahkan testimoni karyawan yang sedang bekerja di perusahaan Pasang 3 Iklan Lowongan Kerja GRATIS di Cake. Dapatkan akses ke jutaan talenta terbaik Indonesia dan rekrut kandidat yang tepat untuk perusahaan Anda.🎉Pasang Loker 4. Kembangkan Strategi Konten Sebelum melamar pekerjaan, calon karyawan pastinya akan mencari informasi untuk mengenal lebih tentang perusahaan, dan konten yang di unggah oleh perusahaan adalah hal yang penting dalam proses ini. Konten untuk employer branding harus berisikan informasi yang dapat memperjelas calon karyawan tentang bagaimana rasanya bekerja di perusahaan. Konten yang dipublikasikan di sosial media, situs kerja, situs web perusahaan, dan situs ulasan harus bisa mencerminkan persona employer brand yang terbaik. 💡 Tips Strategi Konten:Buatlah konten dengan topik atau kata kunci sesuai dengan persona kandidat karyawan yang ideal untuk perusahaanCeritakan employer brand secara tertulis atau visual dengan brand storytelling. Bicarakan tentang perjalanan karyawan tertentu yang sesuai dengan citra merek perusahaan dan yang dapat beresonansi dengan kandidatTekankan nilai inti (core values) perusahaan dan mempromosikannya di seluruh konten perusahaan 5. Bangun Program Advokasi Karyawan Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, karyawan perusahaan dapat secara tidak langsung menjadi duta merek perusahaan. Coba pertimbangkan untuk memberikan benefit atau hadiah kepada karyawan yang merujuk karyawan baru, membagikan konten perusahaan, dan mempromosikan informasi mengenai merek perusahaan. Ingat, karyawan yang merasa dihargai akan lebih bersedia mengadvokasi untuk perusahaannya. Kenali dan hargai upaya karyawan, dan mereka akan menjadi duta merek perusahaan yang berharga. 6. Gunakan Media SosialMembangun employer branding melalui media sosial adalah investasi jangka panjang yang membutuhkan konsistensi dan strategi yang tepat. Dengan pendekatan yang terencana dan eksekusi yang baik, media sosial bisa menjadi alat yang powerful untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai employer of choice. 7. Ikut Job Fair / Acara SeminarVirtual Career Fair: Cake mengadakan beberapa career fair setiap tahunnya, di mana kami memfasilitasi wadah bagi perusahaan dan jobseeker untuk bertemu dan berinteraksi.Talent Connect: Acara karier bulanan, di mana kami mengundang industry professionalatau perwakilan perusahaan dari berbagai sektor industri untuk berbagi pengetahuan, wawasan, dan kesempatan karir kepada para profesional dan individu yang sedang mencari pekerjaan.Cake mendukung perusahaan untuk membangun employer branding melalui:Mengikuti event seperti job fairatau seminar karier adalah langkah dalam membangun employer branding. Melalui event-event ini, perusahaan dapat menunjukkan komitmennya terhadap pertumbuhan profesional dan kesejahteraan karyawan potensial. Job fair memberikan platform bagi perusahaan untuk berinteraksi langsung dengan calon karyawan, memperkenalkan budaya perusahaan, dan menyoroti peluang karier yang ada. Sementara itu, seminar karir dapat memberikan wawasan mendalam tentang industri dan posisi yang ditawarkan, menarik calon karyawan yang berkualitas dan berpotensi untuk bergabung dengan perusahaan.📚 Baca juga:Memenangkan Bakat Terbaik dengan EVP yang Kuat 8. Uji dan Ukur Merek Perusahaan 💡Metriks yang perlu ukur:Strategi employer branding perlu dikembangkan secara terus menerus dan mungkin terlihat sulit untuk diukur keberhasilannya. Tetapi rekruter tetap harus mencari cara untuk mengevaluasi strategi employer branding mereka.Ulasan dan ratings: lacak rating perusahaan dari waktu ke waktu dan identifikasi kritik umum yang dapat menunjukkan masalah yang lebih besar dalam budaya perusahaan.Tingkat retensi karyawan (seberapa lama karyawan betah bekerja di perusahaan).Platform/sumber lamaran kerja: lacak sumber setiap karyawan untuk memahami dari mana mereka mengetahui lowongan pekerjaan perusahaan. Identifikasikan platform utama yang digunakan banyak orang dan tentukan dimana Anda harus memfokuskan upaya Anda.Kepuasan/kesejahteraan karyawan: survei anonim adalah cara yang terbaik untuk mengumpulkan data yang terbaik.Menyeimbangkan Kebutuhan Bisnis dengan Tren Employer BrandingMenurut Ray Tambunan, Senior Recruitment Consultant Cake, kunci utama dalam menyeimbangkan kebutuhan bisnis dengan tren employer branding yang semakin kompetitif adalahmembangun pemahaman bersama di internal perusahaan. Ray menekankan bahwa perkembangan bisnis dan produk memang penting, tetapi perkembangan talenta yang bergabung ke perusahaan juga sama krusialnya. Talenta-talenta ini tidak hanya membawa kontribusi langsung, tetapi juga menunjang pertumbuhan budaya perusahaan ke arah yang positif, yang pada akhirnya berdampak pada performa perusahaan secara keseluruhan."Melihat dari sudut pandang talent-talent bagus yang sekarang mempunyai akses digital lebih, judgment kedua mereka setelah bisnis nya sendiri adalah hasil employer branding (bagaimana mereka akan bekerja dan berkembang di dalam)."-Ray Tambunan, Senior Recruitment Consultant CakeIngin mempelajari strategiemployer brandingyang strategis untuk merekrut karyawan berkualitas? Dapatkaninsighteksklusif dalamebook employer brandingterbaru Cake!Ebook Employer Branding by CakeUnduh sekarang untuk bangun employer branding Anda lebih efektif!Unduh Ebook Siap menarik kandidat unggul dengan cerita employer branding Anda? Mari bangun employer branding Anda dengan Cake sekarang juga! 🎉Bangun Employer Branding Contoh Employer Branding yang Sukses Untuk inspirasi Anda, perhatikan contoh employer branding asli dari perusahaan ternama ini! 1. NetflixContoh Employer Branding NetflixDi halaman karier Netflix, mereka menjelaskan tentang perusahaan mereka secara transparan. Netflix mengembangkan organisasinya untuk berpusat pada karyawannya dan ini terbukti dalam ulasan Glassdoor. Netflix adalah salah satu perusahaan dengan peringkat terbaik di Glassdoor. Netflix memiliki employer branding yang sangat bagus karena kesederhanaannya dan kejujurannya kepada publik mengenai budaya perusahaan, core values, kebijakan perusahaan mengenai kompensasi karyawan, dll.Selain itu, Netflix juga menampilkan video tentang pelajaran yang didapatkan Reed Hastings, CEO Netflix, selama bekerja 20 tahun di Netflix. Reed Hastings memberikan gambaran yang realistis mengenai rasanya bekerja di Netflix untuk para calon karyawan yang ingin melamar pekerjaan disana. 2. Google Contoh Employer Branding Google Google memiliki salah satu employer branding yang terbaik di dunia. Buktinya, Google mendapatkan 3 juta CV setiap tahunnya, dimana mereka hanya memilih 7,000 karyawan baru. Bahkan Google sempat merilis sebuah film sebagai kampanye employer branding yang berjudul The Internship.Beberapa strategi employer branding yang berhasil menarik perhatian calon karyawan termasuk fasilitas yang diberikan selain gaji: Asuransi kesehatanTunjangan transportasiCuti berbayarMakan gratisRuang kerja bergaya kampus, dan masih banyak lagi Salah satu hal yang paling bagus dari employer branding hotel Marriott International adalahcore valuesmereka, dimana mereka yakin bahwa fondasi kesuksesan perusahaan mereka bergantung pada kesejahteraan karyawan. 3. StarbucksContoh Employer Branding Starbucks Starbucks memiliki strategi komunikasi dan strategi konten yang sangat kuat untuk employer branding mereka. Starbuck mengoptimalkan media sosial mereka seperti Instagram dan Twitter yang bertujuan untuk berinteraksi dengan calon karyawan mereka. 4. Marriott InternationalContoh Employer Branding Marriott InternationalUntuk membuktikan janji mereka, Hotel Marriott International memberikan banyak contoh untuk memenuhi janjinya melalui konten media sosial mereka. Mereka berkomitmen untuk membuat tempat kerja mereka menjadi lingkungan yang mementingkan kebutuhan emosional, fisik, dan keuangan karyawan mereka. Bahkan, Starbucks membuat akun khusus yang bernama @starbucksjobs untuk membagikan lowongan kerja, mempromosikan visi misi perusahaan, merayakan kelulusan karyawan, atau berbagi cerita dari karyawan mereka. Tentu karyawan Starbucks akan merasa dihargai dan senang bekerja disana. Demikianlah artikel ini mengenai apa itu employer branding. Semoga setelah memahami manfaat employer branding, langkah untuk membangun employer branding, serta contoh-contoh employer branding, Anda sekarang bisa menerapkan strategi employer branding di perusahaan Anda!FAQ Seputar Employer BrandingApa yang dimaksud dengan employer branding?Employer branding adalah strategi perusahaan untuk membangun citra positif sebagai tempat kerja yang menarik melalui aktivitas, kampanye, atau benefit yang ditujukan kepada karyawan dan calon karyawan. Tujuannya adalah menarik talenta terbaik, meningkatkan kepuasan karyawan, dan memperkuat reputasi perusahaan.Apa contoh perusahaan yang telah lama dikenal dengan employer branding yang kuat?Contoh perusahaan dengan employer branding kuat adalahGoogle,Netflix, danStarbucks. Google dikenal dengan fasilitas lengkap dan budaya kerja inovatif, Netflix dengan transparansi dan fokus pada pengembangan karyawan, serta Starbucks dengan program kesejahteraan dan komunikasi yang efektif.Apa 4P dalam employer branding? People(kualitas dan kepuasan karyawan),Product(produk atau layanan perusahaan),Position(posisi perusahaan di pasar),Promotion(cara perusahaan mempromosikan dirinya sebagai employer of choice).Apa perbedaan HR branding dan employer branding? HR brandingfokus pada internal perusahaan, seperti pengelolaan SDM dan budaya kerja.Employer brandinglebih luas, mencakup upaya membangun citra perusahaan di mata eksternal (calon karyawan dan publik) sebagai tempat kerja yang ideal. Bagaimana meningkatkan employer branding? Menganalisis dan memperkuat budaya perusahaan,Memahami kebutuhan karyawan (seperti work-life balance dan pengembangan karier),Mengoptimalkan situs karier dan media sosial,Membangun program advokasi karyawan, sertaMengikuti job fair dan acara karier untuk meningkatkan visibilitas. Apakah employer branding bagian dari marketing?Ya, employer branding merupakan bagian darimarketing strategis, khususnya dalam hal personal branding perusahaan. Tujuannya adalah mempromosikan perusahaan sebagai tempat kerja yang menarik, sehingga berkaitan erat dengan upaya pemasaran untuk membangun citra positif di mata calon karyawan dan publik. Cakeadalah platform rekrutmen dengan +8 jutadatabasetalenta di talent pool global.Pasang lowongan kerja gratisuntuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkanEmployer Brandinglebih efektif bersama Cake. Didukung teknologi ATSCake AIdanRecruitment Consultantprofesional, mulai temukan talenta berkualitas lebih cepat!Dapatkan wawasan mendalam dan konten informatif terkait rekrutmen, manajemen SDM,employer branding,serta tren terbaru di dunia HR hanya di Cake. Jadikan kami sumber terpercaya Anda untuk strategi perekrutan yang efektif dan solusi SDM yang inovatif.
Recruitment & HR
Nov 9th 2024

5 Contoh Kontrak Kerja Freelance, Dari Marketing Sampai Programmer

Informasi komprehensif mengenai kontrak kerja freelance semakin dibutuhkan mengingat jumlah pekerja informal di Indonesia naik sejak tahun 2023. Surat perjanjian kerja freelance (pekerja lepas) adalah bagian dari perjanjian hukum yang mengikat antara penerima dengan pemberi kerja. Untuk memastikan seluruh hak dan kewajiban dari kedua pihak terpenuhi langkah pertama yang harus dilakukan adalah mempelajari tiap bagian kontrak freelance dengan seksama. Tentang saja, Cake menyediakan contoh kontrak freelance sebagai panduan. Baca sampai habis, ya!Daftar isi: Pengertian Kontrak Kerja Freelance 5 Contoh Kontrak Kerja Freelance Pentingnya Kontrak Kerja Freelance Isi Kontrak Kerja Freelance Apa itu Kontrak Kerja Freelance? Kontrak kerja freelance adalah kesepakatan yang disetujui oleh pekerja dengan pengusaha atau klien yang berisi daftar hak dan kewajiban dari keduanya. Dalam konteks pekerja lepas, kontrak kerja harus terwujud dalam bentuk tertulis. Sebagai freelance yang tidak diwajibkan untuk bekerja harian, kamu punya nilai lebih dalam menyusun klausul kontrak. Salah satu keuntungannya adalah pekerja lepas bisa mengajukan poin-poin kontrak secara fleksibel tanpa mengurangi produktivitas yang diminta oleh klien. 5 Contoh Kontrak Kerja Freelance 1. Template Kontrak Kerja Freelance PDFContoh Kontrak Kerja Freelance PDF Contoh Kontrak Kerja Freelance PDF Download kontrak kerja freelance PDF di sini!Download Sekarang2. Contoh Kontrak Kerja Freelance Content Writer Contoh Kontrak Kerja Freelance Content Writer Contoh Kontrak Kerja Freelance Content Writer Contoh Kontrak Kerja Freelance Content Writer 3. Contoh Surat Kontrak Kerja Freelance Programmer SURAT PERJANJIAN KERJA LEPAS Pada hari Kamis tanggal Satu bulan Juni tahun Dua Ribu Dua Puluh Empat, kami yang bertandatangan di bawah ini: Nama: Jane DoeJabatan: Kepala Biro Kerja Sama Dalam hal ini bertindak atas nama PT Anugrah Teknologi untuk selanjutnya disebut sebagai Perusahaan. Nama: Sabrina MoonProfesi: Programmer LepasNo KTP: 123456789011 Alamat: Jalan XXX, Nomor XXX, Kelurahan XXX, Kecamatan XXX, Kabupaten XXX Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama sendiri untuk selanjutnya disebut sebagai Pekerja. Pasal 1Jenis Kerjasama Perusahaan melakukan kerja sama dengan Pekerja dalam Pengembangan Perangkat Lunak PT Anugrah Teknologi dengan perjanjian kerja lepas. Pasal 2Ruang Lingkup Kerja Sama Selanjutnya Pekerja berkewajiban menjalankan tugas sebagai programmer lepas untuk Perusahaan yaitu berupa tugas utama melakukan pengembangan situs dengan rincian sebagai berikut: Menulis kode untuk frontend dan backend.Mengintegrasikan seluruh fitur dengan API atau sistem lain.Melakuan pengujian unit untuk setiap modul. Pasal 3Lama Pelaksanaan Kerja sama antara pihak Pekerja dan Perusahaan seperti dimaksud dalam pasal (1) berlangsung mulai tanggal 1 Juni 2024 hingga 1 September 2024. Pasal 4Garansi Pekerjaan Perusahaan menerapkan garansi 30 hari setelah kewajiban Pekerja selesai untuk memastikan tidak ada permasalahan yang berhubungan dengan perkembangan situs seperti dijabarkan pada Pasal (2). Pasal 5Imbalan Jasa Untuk pelaksanaan kerja sama, Perusahaan menyepakati untuk memberikan imbalan jasa kepada pihak Pekerja sebesar Rp10.000.000 per bulan yang akan dibayarkan tiap tanggal 30, dimulai pada bulan Juni 2024 dan berakhir pada tanggal yang sama pada September 2024.Imbalan jasa dari pihak Perusahaan dalam masa garansi atau sesudah tanggal 30 September 2024 hanya akan diberikan 50% dari nilai yang disebutkan dalam Pasal (5) ayat (1). Pihak Pertama menyetujui persyaratan dan kebijakan yang disebutkan di atas:Tanda tangan:Nama dan profesi:Tanggal:Pihak Kedua menyetujui persyaratan dan kebijakan yang disebutkan di atas:Tanda tangan:Nama dan profesi:Tanggal: 4. Contoh Kontrak Kerja Freelance Marketing PDF Kontrak Kerja Freelance Marketing Perjanjian Kontrak Kerja Freelance (selanjutnya disebut Perjanjian) dibuat oleh Jane Doe (selanjutnya disebut Pihak Pertama) dan Swana Mia mewakili PT Victoria (selanjutnya disebut Pihak Kedua). Pihak Pertama bergerak di bidang Marketing berupa pembuatan konten pemasaran. Pihak Kedua bergerak di bidang kosmetik. Jasa yang disediakan oleh Pihak Pertama. Pihak Pertama setuju untuk mengirimkan konten pemasaran sesuai dengan kebutuhan Pihak Kedua, minimal 4 konten pemasaran setiap minggu atau 16 konten pemasaran setiap bulan. Kerja sama ini berlangsung selama minimal 3 bulan dan dapat diperpanjang atas persetujuan kedua belah pihak. Pihak Kedua dapat mengakhiri perjanjian ketika konten pemasaran tidak memenuhi ekspektasi. Pihak Pertama dapat mengakhiri perjanjian melalui pemberitahuan maksimal 1 minggu sebelum kontrak berakhir. Ruang lingkup pekerjaan. Pihak Pertama dituntut untuk mematuhi standar pembuatan konten dari Pihak Kedua, termasuk namun tidak terbatas pada etika pembuatan konten, durasi konten, gaya konten, dan lain-lain. Pihak Kedua berhak untuk menentukan tenggat waktu pengiriman konten pemasaran oleh Pihak Pertama. Tentang Hak Cipta. Pihak Pertama harus memastikan; 1) seluruh konten merupakan pekerjaan orisinil, 2) tidak pernah diunggah di konten manapun, 3) seluruh maupun sebagian konten tidak dimiliki oleh pihak ketiga. Pihak Kedua memiliki hak penuh atas seluruh konten pemasaran yang dibuat oleh Pihak Pertama. Kompensasi. Pihak Kedua sepakat untuk memberikan kompensasi sebesar Rp250.000,- untuk tiap konten pemasaran yang dibuat oleh Pihak Pertama. Pembayaran akan dilakukan setiap tanggal 5 di bulan berikutnya. Masa Berlaku Perjanjian. Perjanjian ini berlaku mulai 27 Agustus 2024 dan seterusnya hingga ada kesepakatan untuk mengakhiri perjanjian. Pihak Pertama menyetujui persyaratan dan kebijakan yang disebutkan di atas:Tanda tangan:Nama dan profesi:Tanggal:Pihak Kedua menyetujui persyaratan dan kebijakan yang disebutkan di atas:Tanda tangan:Nama dan profesi:Tanggal: 5. Contoh Kontrak Kerja Freelance Admin Kontrak Kerja Freelance Admin Antara: Perusahaan: PT Garuda Jaya Selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama. Dan: Nama: Jane DoeKTP: 123456789011Alamat: Jalan XXXX, XXXX, XXXXProfesi: Admin Selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua. Dengan ini, Pihak Pertama dan Pihak Kedua terikat Kontrak Kerja Freelance Admin yang selanjutnya disebut sebagai Perjanjian Kerja. Lingkup Pekerjaan Pihak Kedua akan menjalankan pekerjaan sebagai admin kontrak lepas untuk PT Garuda Jaya. Pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Pihak Kedua adalah: Mengelola dokumen perusahaan secara sistematis, seperti menyimpan, mengatur, memastikan pembaruan, dan memudahkan akses untuk seluruh staf PT Garuda Jaya.Mengatur jadwal pertemuan dan pengingat untuk seluruh tim.Pihak Kedua bekerja selama 3 jam per hari dari Senin hingga Kamis, dengan penjadwalan jam kerja disesuaikan oleh Pihak Kedua. Masa Berlaku Perjanjian Kerja Perjanjian Kerja antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua ini berlaku mulai 1 Januari 2024 dan akan diperbarui setiap 4 bulan hingga salah satu pihak memutuskan untuk mencabut seluruh Perjanjian Kerja sesuai dengan kesepakatan. Kompensasi Pihak Pertama sepakat untuk memberikan kompensasi kepada Pihak Kedua sebesar Rp2.000.000,- per bulan untuk pekerjaan sebagai admin lepas. Jika ada bonus dan tambahan kompensasi lain akan diatur lebih lanjut oleh Pihak Pertama dengan Pihak Kedua. Pihak Pertama menyetujui persyaratan dan kebijakan yang disebutkan di atas:Tanda tangan:Nama dan profesi:Tanggal:Pihak Kedua menyetujui persyaratan dan kebijakan yang disebutkan di atas:Tanda tangan:Nama dan profesi:Tanggal: Pentingnya Surat Perjanjian Kerja Freelance Mengapa kontrak kerja freelance harus tetap ada padahal status pekerjanya adalah lepas alias tidak terikat? Nah, kadang kala terdapat informasi salah kaprah di kalangan pencari dan pemberi kerja mengenai kontrak kerja freelancer. Kontrak freelance tetap dibutuhkan untuk menjamin hak dan kewajiban yang melekat pada kedua pihak. Freelancer akan mendapatkan informasi: Jumlah pekerjaan yang harus diselesaikanTenggat penyelesaian pekerjaanBayaran yang diterimaKonsekuensi ketika tidak mencapai target Sementara itu, pemberi kerja mendapatkan keuntungan berupa: Menentukan standar hasil pekerjaan yang harus dicapai freelancerMengambil tindakan segera ketika freelancer tidak mencapai kesepakatanSerta dapat melakukan penyusunan anggaran pembayaran upah dari awal Jadi, perjanjian kerja freelance memberikan keuntungan bagi semua pihak yang terlibat karena sedari awal baik pemberi maupun penerima kerja sama-sama terbuka. Hal ini akan mengurangi adanya kesalahpahaman yang mungkin timbul di masa depan. Format Kontrak Kerja Freelance 1. Data Freelancer dan Klien Informasi penting yang harus tercantum di dalam kontrak kerja freelance adalah data diri dari penerima dan pemberi kerja. Untuk pemberi kerja, minimal informasi yang tercantum adalah nama terang atau nama perusahaan. Sementara untuk freelancer ada dua jenis cara pencantuman data diri. Perusahaan bisa saja hanya cukup dengan mencantumkan nama dan profesi pekerja lepas atau juga menambahkan informasi berupa nomor KTP dan alamat. Gaya penulisan yang manapun, kontrak kerja pekerja lepas tetap sah selama ada nama lengkap dan tanda tangan. 2. Lingkup Pekerjaan Karena bukan sebagai pekerja tetap, freelancer sesungguhnya tidak memiliki tanggung jawab harian. Artinya pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan maupun klien tidak mengikat setiap hari. Agar kontrak kerja pekerja harian lepas adil bagi semua pihak, maka klausul di dalamnya perlu mencantumkan secara rinci seluruh tanggung jawab yang diemban. Ada batasan jelas soal beban pekerjaan freelancer yang tidak boleh dilanggar oleh perusahaan maupun klien. 3. Masa Berlaku Perjanjian Kerja Perusahaan maupun klien perlu menyadari bahwa para freelancer mengambil pekerjaan paruh waktu ini dengan berbagai alasan. Ada yang untuk pekerjaan samping sampai menjadi profesi utama. Artinya freelancer kemungkinan punya lebih dari satu pekerjaan di waktu yang sama. Informasi mengenai masa berlaku perjanjian kerja membantu freelancer untuk menata jadwal harian, juga sekaligus membantu perusahaan untuk mendapatkan kepastian hasil kerja. Jadi keterangan ini adalah win-win solution untuk semua pihak. 4. Upah dan Pembayaran Hal utama dari kontrak kerja adalah memberikan kejelasan mengenai besaran upah dari pemberi kerja. Di bawah upah, pemberi kerja juga harus memperjelas beberapa hal seperti: jatuh tempo pemberian upah, sistem pembayaran, informasi mengenai bonus, uang muka, dan lain-lain. 5. Berakhirnya Perjanjian Mekanisme berakhirnya perjanjian juga perlu dibahas. Apakah kedua belah pihak boleh serta-merta memutuskan kontrak begitu saja? Atau ada batasan minimal waktu pemutusan kontrak? 6. Persetujuan dan Tanda Tangan Kedua Pihak Untuk membuat kontrak kerja freelance yang sah, maka perlu ditutup dengan tanda tangan kedua pihak. Artinya penerima dan pemberi kerja sudah mempelajari dengan seksama klausul kontrak dan di kemudian hari tidak akan ada perselisihan mengenai hal-hal yang sudah dituliskan. 7. Hak Cipta Untuk pekerjaan di lingkup industri kreatif pastikan ada poin yang memperjelas hak cipta karya. Ini penting untuk memastikan tidak ada replikasi karya di kemudian hari, kejelasan karya setelah putus kontrak berakhir, serta status kepemilikan karya. Ambil contoh untuk designer freelancer, klausul hak cipta bisa berbunyi: setiap karya yang diberikan boleh dimiliki secara eksklusif untuk pemberi kerja, tapi pemberi kerja dilarang untuk memperbanyak, mencetak ulang, mengubah, dan merevisi karya tanpa sepengetahuan dari sang desainer. 📚Baca juga:9 Contoh Kontrak Kerja Karyawan Lengkap Kesimpulan Kontrak kerja freelance adalah kesepakatan yang mengikat secara hukum antara penerima kerja dengan status lepas dengan pemberi kerja.Klausul perjanjian kerja freelance harus memuat antara lain: data pekerja dan klien, lingkung pekerjaan yang harus dilakukan, masa berlaku perjanjian kerja, kompensasi yang diterima dan mekanisme pembayaran, sistem pemutusan perjanjian, serta tanda tangan dari kedua belah pihak. Artikel tentang template kontrak kerja freelance dari Cake akan membantu HR dan job seekers menyusun poin-poin penting yang perlu dituliskan. Cakeadalah platform rekrutmen global yang menghubungkan perusahaan dengan+7 juta kandidat berkualitas.Pasang lowongan kerja gratisuntuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkanEmployer Brandinglebih efektif bersama Cake. Percayakan kami sebagaiRecruitment ConsultantAnda untuk membantu menemukan talenta spesifik lebih baik,konsultasi hari ini! Dapatkan wawasan mendalam dan konten informatif terkait rekrutmen, manajemen SDM, employer branding, serta tren terbaru di dunia HR hanya di Cake. Jadikan kami sumber terpercaya Anda untuk strategi perekrutan yang efektif dan solusi SDM yang inovatif.--- Ditulis Oleh Erika Rizqi ---
Cover Letter
Mar 27th 2023

Contoh Cover Letter Digital Marketing Menarik [+Template]

Daftar isi:Apa itu Cover Letter Digital Marketing Cara Membuat Cover Letter Digital Marketing Tips Membuat Cover Letter Digital Marketing Contoh Cover Letter Digital Marketing Ketika kamu ingin melamar kerja, biasanya selain CV, dokumen yang juga sering diminta oleh perusahaan adalah cover letter. Tak terkecuali dengan profesi digital marketing, kamu perlu membuat surat lamaran kerja digital marketing yang menarik sehingga dapat mencuri perhatian rekruter. Namun seperti apa ya contoh cover letter digital marketing itu? Yuk kita bahas bagaimana cara membuat cover letter digital marketing yang dapat membawamu semakin dekat dengan karir impianmu!Contoh Cover Letter Digital Marketing Bahasa Indonesia📚 Baca juga:5 Contoh CV Marketing Menarik Perhatian Rekruter [+Tips dan Trik]Cover Letter Digital MarketingApa itu Cover Letter Digital Marketing? Cover letter adalah salah satu dokumen yang kamu serahkan ketika melamar kerja. Cover letter ibaratnya seperti surat pengantar CV yang berisikan berbagai informasi pelengkap seperti keahlian tambahan seputar pekerjaan yang dilamar atau motivasi pelamar kerja untuk ditunjukkan kepada rekruter. Cover letter digital marketing juga biasanya disebut sebagai application letter. Keduanya memiliki arti yang sama, hanya pengucapannya saja yang berbeda. Tujuan mengirim Cover Letter Berikut adalah beberapa tujuan pentingnya mengirim application letter digital marketing saat melamar kerja: Saat untuk menonjolkan kualifikasimuDengan menyertakan application letter digital marketing, kamu dapat menjelaskan lebih lanjut tentang kemampuanmu yang sesuai dengan kualifikasi kandidat yang dicari.Misal pada pengalaman kerja sebelumnya kamu pernah mengerjakan suatu proyek atau kampanye yang kebetulan dibutuhkan di jobdesk pekerjaan yang sekarang kamu lamar, hal tersebut akan menjadi nilai tambah yang menguntungkan. Jika kamu masih fresh graduate, jangan khawatir! Kamu tetap dapat melampirkan pengalaman organisasi, volunteer, dan lain-lain yang pernah kamu lakukan. Kesempatan untuk menyampaikan alasan ingin bergabungWalaupun biasanya ketika di tahap wawancara rekruter sering kali menanyakan mengenai alasan kamu ingin bergabung di suatu perusahaan, ada baiknya kamu tetap menyertakan alasanmu dalam cover letter digital marketing-mu.Dengan begitu, rekruter dapat mengetahui motivasimu untuk bergabung dalam perusahaan dan kontribusi yang akan kamu lakukan setelah bergabung. Tentunya, jangan hanya asal menulis ya, tapi berusahalah memberi kontribusi yang dapat terukur dan dijangkau, sehingga performamu semakin terlihat ketika sudah masuk di perusahaan tersebut! Menggambarkan kepribadian dan cara berkomunikasimuPercaya atau tidak, saat kamu melampirkan cover letter digital marketing, kamu sedang menunjukkan bagaimana cara kamu berkomunikasi dan memberi secuplik gambaran dari kepribadianmu ke rekruter. Cara menulis dan berbahasa seseorang sedikit banyak dapat merefleksikan kepribadian seseorang dan bagaimana orang tersebut biasanya menyampaikan pesan. Maka, penting untuk application letter digital marketing yang dibuat benar-benar ditulis berdasar pengalaman dan kemampuan sendiri, sebelum akhirnya dikirim ke rekruter. Isi Cover Letter Digital MarketingKetika menulis cover letter digital marketing, terdapat format yang perlu kamu ikuti agar surat lamaranmu jadi lebih terstruktur. Apa saja ya bagian-bagian dalam cover letter digital marketing? Simak di bawah yuk!1. JudulTentunya kamu memerlukan judul dalam cover letter-mu. Kamu dapat mencantumkan nama, nomor telepon, email, situs Linkedin, dan portofolio dalam bagian ini. Contoh:Anggita Ratna Sari Digital Marketing Specialist 08555657087 [email protected]. Tanggal dan PenerimaSetelah itu pada application letter digital marketing-mu, kamu dapat memasukkan tanggal, penerima surat lamaran, dan nama perusahaan yang kamu lamar. Jika kamu tidak mengetahui nama penerima dalam surat lamaran, boleh menuliskannya dengan “Kepada Tim Rekruter (nama perusahaan)” atau “Kepada Yth. Manajer Digital Marketing”. Contoh:Kepada Tim Rekruter JOA IndonesiaJl. Panjang no. 38Jakarta Barat 11560 3. Kata PembukaPada bagian ini, kamu dapat menyampaikan dari mana kamu mengetahui pekerjaan tersebut, beserta dengan keahlianmu terkait posisi yang kamu lamar, dan antuasimemu untuk bergabung ke perusahaan tersebut. Contoh: Saya menemukan lamaran kerja digital marketing specialist dari situs web perusahaan. Dengan kemampuan dan pengalaman yang saya miliki di bidang yang sama selama 1 tahun, saya merupakan kandidat yang cocok sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Saya juga telah mengikuti perkembangan perusahaan JOA Indonesia sejak lama, sehingga saya sangat ingin bergabung dan memberikan kontribusi saya terhadap perusahaan. 4. Pengalaman dan SkillSelanjutnya kamu dapat menuliskan pengalaman dan skill yang kamu punya berkaitan dengan digital marketing specialist di cover letter digital marketing-mu. Pengalaman yang ditulis dapat berupa proyek atau kampanye yang pernah kamu kerjakan, berikut dengan hasil dan pengaruhnya ke perusahaan. Sementara kamu juga dapat menuliskan skill yang dibutuhkan untuk seorang digital marketing specialist, seperti mengetahui cara penempatan media yang tepat untuk iklan dan melakukan pemantauan terhadap iklan yang berjalan. Contoh: Saya telah berpengalaman untuk memegang berbagai kampanye besar dalam satu periode bersamaan, seperti adanya promo flash sale yang periodenya sama dengan Idul Fitri, atau adanya regular promo dengan social media activation, dan lain-lain. Saya membantu persiapan pengerjaan proyek dari segi digital marketing termasuk merancang brief untuk iklan, penempatan media, copywriting, dan monitoring hasil iklan. Saya pernah mendapatkan hasil memuaskan dengan mendapatkan lebih dari 100K reach dan 10+ engagement hanya dalam waktu 3 hari iklan. Selain itu, angka penjualan juga pernah mencapai 2x lipat dari revenue di bulan tersebut berkat penempatan media yang tepat untuk kampanye 10.10 dengan bantuan 10 orang KOL di bidang otomotif. 5. Alasan Melamar PekerjaanPada paragraf berikutnya, kamu juga dapat menambahkan alasanmu untuk melamar kerja sebagai digital marketing specialist di perusahaan tersebut. Alasan ini dapat kamu tulis dengan perspektif personal dan tujuannya untuk memberitahu mengapa kamu ingin bergabung di perusahaan tersebut. Contoh: Saya ingin melamar di perusahaan JOA Indonesia karena kecintaan saya terhadap digital marketing itu sendiri. Sedari dulu, saya melihat JOA Indonesia merupakan perusahaan yang serius untuk mengembangkan bidang digital marketing di Indonesia serta memberikan service terbaik untuk para kliennya, sehingga saya merasa bisa mendapatkan banyak tantangan baru yang membuat saya bertumbuh jika dapat bergabung di JOA Indonesia. Selain itu, di tahun 2022 kemarin, JOA Indonesia juga baru meraih penghargaan sebagai “Top 10 Best Digital Marketing Agencies in Indonesia”, dengan itu saya semakin yakin untuk bergabung dan memberi kontribusi untuk JOA Indonesia agar dapat bersama memajukan digital marketing di Indonesia. 6. PenutupPada bagian penutup dari application letter digital marketing-mu, tinggalkanlah kesan yang baik dan minta rekruter untuk dapat memberi konsiderasi atas kemampuanmu dan kesempatan untuk berdiskusi lebih lanjut. Jangan lupa ucapkan terima kasih untuk waktu yang diberikan karena telah membaca cover letter-mu. Contoh: Demikian cover letter ini saya sampaikan. Besar harapan saya untuk dapat berdiskusi lebih lanjut mengenai kemampuan dan pengalaman saya untuk mengisi posisi digital marketing specialist. Berikut terlampir juga CV saya untuk dipertimbangkan lebih lanjut. Terima kasih untuk waktunya. Sudah buat CV? Yuk persiapkan CV kamu di Cake, kami menyediakan lebih dari 50 pilihan template untuk membantumu mencapai lebih dekat ke karier impianmu.🎉Buat CV GratisTips Cover Letter Digital MarketingDi bawah merupakan beberapa tips untuk kamu ketika ingin menulis cover letter digital marketing: 1. Melakukan Riset Terhadap Perusahaan yang Akan Dilamar Lakukan riset terlebih dahulu untuk setiap perusahaan yang kamu lamar termasuk bidang industri, lokasi, serta sepak terjang perusahaan selama ini. Kamu juga dapat mencari tahu lebih mengenai informasi lainnya dari situs web perusahaan atau Linkedin. 2. Sesuaikan Surat Lamaran Kerjamu Sebaiknya kamu tidak langsung mengirimkan CV dan cover letter ke semua perusahaan yang kamu lamar secara persis. Sesuaikanlah dengan kebutuhan surat lamaran. Jangan lupa mengganti nama perusahaan, alamat, serta nama dan penerima surat lamaran masing-masing perusahaan. 3. Masukkan Kata Kunci dari Deskripsi Pekerjaan Banyak perusahaan menggunakan mesin ATS (Applicant Tracking System) untuk menyaring CV dan cover letter kandidat. Sistem ATS ini akan mencari kata kunci yang sesuai dengan pekerjaan yang kamu lamar. Kamu dapat memasukkan kata kunci relevan dari lowongan kerja yang kamu lamar ke dalam cover letter digital marketing-mu. Contohnya ketika tertulis di deskripsi bahwa perusahaan mencari seseorang yang memiliki analytical thinking serta menguasai CRM, dan kebetulan kamu menguasainya, maka masukkanlah hal tersebut di cover letter-mu. 4. Tunjukkan Bahwa Kamu Adalah Kandidat yang Tepat Tentunya ketika perusahaan membuka suatu lowongan pekerjaan, akan ada banyak kandidat yang berusaha mendapatkan pekerjaan itu. Maka kamu perlu membuat dirimu menonjol sehingga dapat diperhitungkan oleh perusahaan. Dalam CV, cover letter, maupun wawancara atau interaksi apapun dengan perusahaan selama proses recruitment, tunjukkanlah kalau kamu kandidat yang tepat dengan membuat perusahaan yakin akan kemampuan dan profesionalisme kamu terhadap pekerjaan.Tunjukkan bahwa kamu mengerti bidang digital marketing, memahami proyek-proyek yang pernah kamu kerjakan, tahu tentang deskripsi pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan, dan kemauan untuk bergabung dengan perusahaan.📚 Baca juga:10 Pertanyaan Interview Marketing dan Jawabannya! Contoh Surat Lamaran Kerja Digital MarketingSetelah mengetahui pengertian, tujuan, format, dan tips untuk membuat cover letter digital marketing, tentunya tidak lengkap jika belum ada contoh surat lamaran pekerjaan digital marketing. Simak yuk 2 contoh di bawah untuk menambah referensimu dalam membuat application letter digital marketing!1. Contoh Surat Lamaran Kerja Digital Marketing Bahasa Indonesia (Pengalaman 3 Tahun)Contoh Cover Letter Digital Marketing Bahasa Indonesia2. Contoh Surat Lamaran Kerja Digital Marketing Bahasa Inggris (Pengalaman Intern/Magang)Cover Letter Digital Marketing Bahasa InggrisDengan penjelasan tentang cover letter digital marketing serta contoh-contohnya, semoga kamu semakin paham dan dapat mengambil langkah untuk melamar ke perusahaan yang kamu minati ya! Cari lowongan kerja Digital Marketing? Temukan pekerjaan Digital Marketing di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia.🎉Cari Kerja--- Ditulis Oleh Leony Jardine ---
Industry & Job Overview
Feb 10th 2025

Apa itu HSE dan Bedanya dengan SHE dan K3? [+Gaji dan Syarat]

HSE adalah singkatan dari Health, Security, and Environment dan merupakan salah satu posisi pekerjaan yang umumnya di bidang manufaktur. Pernahkah kamu mendengar istilah ini? Bagaimana dengan K3 atau Kesehatan dan Keselamatan Kerja? Sepertinya istilah K3 lebih akrab di dengar ya. Sebenarnya tugas HSE dan K3 itu sama, yaitu mengatur jaminan kesehatan dan keselamatan kerja karyawan. Namun, istilah HSE sendiri merupakan istilah umum yang sering digunakan di dunia internasional. Saat ini, hampir setiap perusahaan mewajibkan penerapan K3, maka prospek kerja di bidang ini pun juga meningkat. Sebelum memulai karir sebagai HSE officer, yuk, simak dulu penjelasan lengkap mengenai apa itu HSE, HSE itu kerjanya apa, hingga berapa gaji HSE di perusahaan. Daftar isi: Pengertian HSE Tugas dan Tanggung Jawab HSE Officer Perbedaan HSE dengan SHE dan K3 Keterampilan yang Harus Dimiliki HSE Staff Gaji HSE Engineer Cara dan Syarat untuk Menjadi HSE Staff Apa itu HSE Officer? HSE adalah sebuah sistem atau prosedur yang wajib dimiliki perusahaan untuk mengurangi risiko kecelakaan ataupun potensi bahaya di lingkungan kerja. Sistem ini diciptakan untuk memelihara lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan. Sedangkan HSE officer adalah orang yang mengatur prosedur ini. Peran penting HSE staff adalah memastikan setiap karyawan mengikuti peraturan dan standar kesehatan dan keselamatan kerja, serta mencegah dampak lingkungan negatif di sekitar lingkungan kerja. Posisi HSE staff biasanya dibutuhkan di bidang industri tambang, minyak, konstruksi, pabrik, dan rumah sakit. Namun, sekarang ini semakin banyak perusahaan yang membuka lowongan untuk posisi ini. Penerapan HSE mengacu pada aturan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Tenaga Kerja pasal 35 ayat 3, dikatakan bahwa perusahaan wajib melindungi karyawan dengan memberikan perlindungan kesehatan fisik dan mental, menjamin keselamatan hingga kesejahteraan. Itulah mengapa HSE sangat penting.Cari peluang karir di perusahaan manufaktur? Cari loker manufaktur terbaru di sini!Lihat Loker Apa Tugas Seorang HSE Officer? Tugas HSE staff bisa dibilang sangat kompleks, lho. Mungkin banyak yang belum tahu HSE itu kerjanya apa. Yuk kita simak tugas HSE officer di bawah ini: Menyelenggarakan dan memonitor penerapan K3Memastikan seluruh bagian perusahaan memahami dan mematuhi prosedur K3Memastikan APD (Alat Pelindung Diri) dan safety sign telah digunakan dan dipasang dengan seharusnyaMenyelenggarakan kegiatan untuk sosialisasi K3Memberikan teguran dan pelanggaran bagi karyawan yang melanggar prosedur K3Membuat dan memonitor pedoman dan prosedur kerja aman dan sehat bagi karyawanBertanggung jawab terhadap pengelolaan limbah hasil produksi untuk tidak membahayakan lingkungan sekitarMengidentifikasi sumber atau potensi bahaya di lingkungan kerjaMembuat kebijakan dan sosialisasi program pelatihan kerja yang berfokus pada kesehatan dan keselamatanMemberikan pertolongan kecelakaanMembantu mencegah dan mengurangi risiko kecelakaan, mulai dari risiko penyakit, bahaya kimia, hingga kebakaranTerlibat dalam pencegahan dan pengendalian kotoran, api, gas, asap, serta gangguan kesehatan lainnyaMembuat laporan rinci mengenai kondisi penerapan K3 di lingkungan kerjaTemukan lowongan kerja FMCG terbaru di Cake dan mulai perjalanan kariermu di perusahaan FMCG💫Lamar Sekarang Perbedaan HSE dengan SHE dan K3 Setelah memahami mengenai apa itu HSE, bagaimana dengan istilah lainnya seperti SHE dan K3? Apa perbedaan ketiganya? Pertama, seperti yang sudah dijabarkan bahwa HSE adalah singkatan dari Health, Safety, and Environment, sedangkan SHE adalah singkatan dari Safety, Health, and Environment. Sesuai dengan urutan kata yang digunakan, keduanya memiliki fokus pada aspek yang berbeda. HSE lebih mengutamakan aspek kesehatan dan lingkungan, sedangkan fokus SHE terletak pada keselamatan dan kesehatan. SHE sendiri lebih banyak diterapkan untuk industri makanan dan minuman (FnB). Apa perbedaan K3 dan HSE? K3 sendiri merupakan singkatan dari Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Sebenarnya istilah K3 ini merupakan sebutan lain dari HSE. Tujuan keduanya juga sama, yaitu menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi seluruh karyawan, serta mengurangi risiko. Namun, cakupan HSE dan tanggung jawabnya lebih luas ke aspek lingkungan. K3 tidak mencakup aspek lingkungan secara khusus. Selain itu, HSE juga mencakup standar internasional seperti ISO 45001 untuk manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, dan ISO 14001 untuk manajemen lingkungan. Sedangkan K3 diatur oleh peraturan pemerintah (UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja), dan standar SNI. Skill yang Dibutuhkan HSE Staff 1. Pengetahuan tentang Peraturan Keselamatan Skill pertama dan paling penting untuk HSE staff adalah memiliki pengetahuan dasar mengenai peraturan keselamatan serta selalu up-to-date terhadap peraturan yang ada baik di level lokal, nasional, maupun internasional. Memastikan bahwa semua prosedur yang diterapkan sudah sesuai dengan peraturan industri terkait. 2. Mampu Mengidentifikasi Risiko Identifikasi risiko untuk pencegahan bahaya merupakan tugas penting HSE. Maka, seorang HSE staff diharapkan mampu mengidentifikasi kemungkinan bahaya dan kecelakaan di tempat kerja, mengevaluasi risiko, lalu membuat tindakan terbaik untuk mencegah atau meningkatkan kondisi tempat kerja. 3. Komunikasi Dalam tugasnya, seorang HSE staff akan banyak berkomunikasi ataupun menyampaikan pedoman kerja kepada anggota tim mereka, departemen lain, dan publik. Maka, kemampuan komunikasi yang baik akan membantu untuk dapat menyampaikan informasi secara detail dan jelas. 4. Detail dan Kritis Skill paling penting untuk HSE adalah detail dan kritis. Mereka harus mampu mengidentifikasi potensi bahaya se-detail mungkin serta bersikap kritis dalam mengawasi penerapan HSE di lingkungan kerja. Skill ini juga sangat membantu dalam memutuskan tindakan yang perlu diambil. Gaji HSE Engineer Selanjutnya, hal yang paling penting untuk diketahui adalah berapa gaji HSE di perusahaan? Di Indonesia, gaji seorang HSE officer adalah Rp 5.000.000 per bulan untuk level pemula. Sedangkan HSE officer dengan pengalaman kerja lebih lama atau level senior memiliki standar gaji Rp 10.000.000 -15.000.000 per bulan. Tips untuk Menjadi HSE Staff 1. Ambil Gelar Sarjana Untuk bekerja sebagai seorang HSE officer tentu saja sangat penting untuk memiliki pengetahuan dasar terkait. Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengambil gelar sarjana. Seorang HSE staff harus lulusan apa? Jurusan yang relevan dengan karir HSE officer adalah: Teknik lingkunganIlmu kesehatan masyarakatKesehatan lingkunganKeselamatan dan kesehatan kerja 2. Miliki Sertifikasi Selain itu, memiliki sertifikasi HSE juga akan sangat menunjang karir kamu, serta meningkatkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan terkait. Sertifikasi paling dasar yang bisa kamu ambil yaitu Ahli K3 Umum. Sertifikasi ini biasanya dikeluarkan oleh Kemnaker atau BNSP. 3. Buat CV HSE Officer MenarikContoh CV HSE Officer -- DIbuat di Cake Ingin membuat CV HSE officer untuk melamar kerja? Cake menyediakan platform CV builder dengan 50+ template CV yang bisa kamu download dalam bentuk PDF secara GRATIS!🎉Buat CV Kesimpulan HSE adalah singkatan dari Health, Safety, and Environment.HSE adalah sebuah sistem untuk mengurangi risiko kecelakaan ataupun potensi bahaya di lingkungan kerja.HSE staff adalah orang yang mengatur prosedur ini.HSE lebih mengutamakan aspek kesehatan dan lingkungan, sedangkan fokus SHE (Safety, Health, and Environment) terletak pada keselamatan dan kesehatan.Apa perbedaan K3 dan HSE? K3 merupakan sebutan lain dari HSE. Tujuan keduanya sama, namun cakupan HSE dan tanggung jawabnya lebih luas ke aspek lingkungan. Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.
People Operations
Jan 19th 2025

Peran PIC di Dunia Kerja: Tugas, Jenis, dan Gajinya

PIC adalah singkatan dari person in charge, sebuah istilah yang kerap dijumpai di dunia kerja. PIC memegang peranan penting dalam sebuah organisasi atau perusahaan untuk mengelola tugas tertentu. Peran PIC membantu memastikan kegiatan operasional perusahaan berjalan lancar, mulai dari koordinasi antar karyawan hingga pengambilan keputusan teknis. Dikutip dari Forbes, lower level manager, termasuk PIC yang terampil, dapat meningkatkan produktivitas tim hingga 12% lebih baik. Dalam artikel ini, Cake akan membahas lebih lanjut tentang pengertian PIC, tugas, jenis, serta estimasi gajinya. Mari simak pembahasan selengkapnya! Daftar isi: Apa itu PIC? Tugas dan Tanggung Jawab PIC Jenis-jenis PIC FAQ Seputar PIC Pengertian PIC Secara harfiah, person in charge (PIC) adalah individu yang bertanggung jawab atas suatu tugas tertentu. Dalam konteks dunia kerja, arti PIC adalah individu yang diberi wewenang untuk mengelola dan memastikan kelancaran suatu tugas, proyek, atau kegiatan bisnis tertentu. Peran PIC melibatkan berbagai tanggung jawab penting seperti menyusun rencana kerja, memimpin koordinasi tim, hingga memantau progress proyek dan menyelesaikan masalah yang mungkin muncul. Mengutip dari jurnal ilmiah Institut Teknologi PLN (via Kemendikbud), PIC umumnya adalah peran yang diberikan oleh atasan seperti manajer atau kepala divisi kepada individu yang dinilai kompeten menangani tugas tertentu. Seorang PIC bertanggung jawab melapor kepada atasan terkait perkembangan tugas yang diemban. 💡 Fakta Menarik: Riset Gallup mengungkapkan hanya ada sekitar 1 dari 10 orang yang diberkahi karakter dan bakat sebagai manajer yang mampu mengelola tim secara efisien. Ketika perusahaan mampu memilih talenta manajerial yang tepat, mereka akan mendapat manfaat peningkatan produktivitas, profitabilitas, dan employee engagement lebih tinggi. 📚 Baca juga:Manajemen Tim: Karakteristik, Manfaat, dan Strategi untuk Manajer Apa Tugas dari PIC? PIC adalah bagian dari lower level management yang mengelola tim atau proyek sesuai arahan atasan. Tugas PIC adalah memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan lancar, mulai dari perencanaan, pengelolaan sumber daya, hingga pemantauan dan pelaporan hasil kerja. Tugas PIC dapat bervariasi tergantung pada organisasi dan jenis pekerjaan yang dikelola. Namun, secara umum di dunia kerja, jobdesk PIC adalah sebagai berikut: Menyusun Rencana Kerja dan Mengelola Sumber Daya PIC bertugas menyusun rencana kerja dan strategi untuk mencapai target atau tujuan yang ditetapkan oleh atasan. Setelah rencana dibuat, PIC perlu mengelola sumber daya yang dibutuhkan, baik itu tenaga kerja, alat, maupun anggaran yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. Mengkoordinasikan Tim PIC bertanggung jawab melakukan koordinasi antara anggota tim untuk memastikan setiap individu memahami tugas dan tanggung jawab mereka. Selain itu, tugas PIC juga mengelola alur komunikasi agar berjalan secara efektif. Memantau dan Mengawasi Perkembangan Pekerjaan Tugas PIC berikutnya adalah memantau perkembangan tugas, atau proyek yang sedang atau telah dikerjakan oleh anggota tim. Mengambil Keputusan dan Mencari Solusi Permasalahan Seorang PIC harus mampu mengidentifikasi hambatan dan mencari solusi untuk kelancaran penyelesaian proyek. Hal ini memerlukan keterampilan pengambilan keputusan teknis yang krusial dalam proses penyelesaian masalah secara cepat dan efisien. Menjalin Komunikasi dengan Manajemen PIC sering kali menjadi penghubung antara manajemen dan anggota tim, memastikan komunikasi yang efektif untuk mencapai tujuan perusahaan. Dalam konteks ini, jobdesk PIC adalah menyampaikan instruksi atau kebijakan dari manajemen kepada tim, serta melaporkan perkembangan, tantangan, dan kebutuhan tim kepada atasan. Bekerja Sama dengan Divisi Lain PIC bertanggung jawab menjaga hubungan koordinatif dan bekerja sama dengan divisi lain untuk memastikan sinergi antar departemen atau divisi terjalin dengan baik. Mulai bangun employer branding Anda lebih efektif dengan Cake sekarang juga! 🎉 Hubungi Konsultan KamiTugas PIC Jenis-jenis PIC Peran PIC dapat ditemui di berbagai bidang industri, mulai dari manufaktur, retail, teknologi, hingga penyedia jasa. Hal ini membuat jenis-jenis PIC sangat beragam sesuai dengan kebutuhan masing-masing sektor industri. Secara lebih lengkap, berikut merupakan penjelasan jenis-jenis PIC: 1. PIC Acara PIC acara sering ditemui dalam perusahaan penyedia jasa event management seperti seminar, konser, atau peluncuran produk. Tugas PIC acara adalah bertanggung jawab atas kelancaran pelaksanaan acara, mulai dari pengelolaan SDM, logistik, koordinasi internal dan eksternal, hingga memastikan seluruh aspek acara berjalan sesuai rencana dan kebutuhan klien. 2. PIC Badan Usaha PIC badan usaha adalah individu yang memimpin dan mengelola badan usaha tertentu yang berada di bawah naungan organisasi atau perusahaan induk. PIC badan usaha bertanggung jawab memastikan operasional badan usaha secara optimal melalui perencanaan strategis, pengawasan kinerja, dan pengelolaan sumber daya yang efisien. 3. PIC CRM Kepanjangan PIC CRM adalah person in charge of customer relationship management. PIC CRM biasa dijumpai di perusahaan e-commerce, telekomunikasi, dan layanan berbasis teknologi. Tugas PIC CRM adalah melakukan analisis data pelanggan, pengembangan strategi retensi, dan pelaksanaan program loyalitas. PIC CRM biasanya membawahi tim layanan pelanggan dalam menangani keluhan pelanggan dan meningkatkan kepuasan pelanggan. 4. PIC Lapangan PIC lapangan berperan mengawasi dan memastikan kelancaran proyek lapangan, seperti distribusi, pemasangan produk, atau operasi luar kantor lainnya. PIC jenis ini biasanya ditemui di industri logistik, proyek konstruksi, perusahaan penyedia jasa internet, listrik, dan semacamnya. 5. PIC Gudang atau Warehouse PIC gudang bertugas atas pengelolaan stok barang, penerimaan, penyimpanan, hingga pengiriman barang dari gudang. Tanggung jawab utama PIC gudang adalah memastikan sistem inventaris berjalan baik sesuai standar operasional yang ditetapkan perusahaan. 6. PIC Store atau Outlet PIC store atau outlet adalah penanggung jawab operasional toko, termasuk pengawasan staf, pengaturan stok barang, pelaporan penjualan, dan bertanggung jawab memenuhi pencapaian target penjualan toko sesuai kebijakan perusahaan. 7. PIC Project PIC project adalah seseorang yang bertanggung jawab memastikan proyek berjalan sesuai dengan target dan tujuan yang ditetapkan perusahaan. Tugasnya mencakup perencanaan proyek, pengelolaan sumber daya, koordinasi dengan tim, monitoring progress, hingga pelaporan. 8. PIC Marketing PIC marketing mengepalai tim marketing dalam skala kecil - menengah. Seorang PIC marketing bertanggung jawab melaksanakan strategi pemasaran di bawah ini: Kampanye promosiKoordinasi hubungan kerja dengan internal dan eksternalMemimpin dan mengelola tim agar mencapai target penjualanMelakukan analisis hasil kampanye pemasaran dan melaporkan data performa ke manajemen. 9. PIC Operasional PIC operasional bertugas mengawasi proses operasional harian suatu divisi perusahaan. PIC operasional bertanggung jawab memantau kinerja tim, mengelola SDM, alat, dan material yang dibutuhkan untuk mendukung kelancaran operasional. Selain itu, PIC operasional juga bertugas mengelola jadwal kerja, mengawasi penggunaan anggaran, memantau kualitas hasil kerja, dan menyusun laporan kepada manajemen secara berkala. 10. PIC Produksi PIC produksi bertugas mengawasi jalannya proses produksi, biasanya di pabrik atau perusahaan manufaktur. Jobdesk PIC produksi adalah memastikan kualitas produk sesuai standar perusahaan, efisiensi waktu produksi, dan menjalankan proses produksi dengan mematuhi standar operasional. 📚 Baca juga:Proses dan Contoh Perencanaan SDM yang Baik di Perusahaan FAQ Seputar PIC Berapa Gaji Seorang PIC? Gaji PIC cukup beragam dan dipengaruhi oleh banyak faktor seperti tugas yang diemban, sektor industri, lokasi kerja, pengalaman kerja, dll. Berdasarkan beberapa job posting di Cake ID, estimasi gaji PIC di Indonesia mulai dari Rp 3.000.000 - Rp 5.000.000. Apa Bedanya PIC dan Supervisor? PIC dan Supervisor mempunyai tanggung jawab dan otoritas yang berbeda. PIC adalah pelaksana tanggung jawab dan tugas yang lebih spesifik, sementara Supervisor adalah pengelola tim dan proses kerja secara keseluruhan. Supervisor umumnya mempunyai otoritas yang lebih tinggi dan tanggung jawab yang lebih luas dibandingkan PIC. Apa Tugas Supervisor PIC? Supervisor PIC bertugas mengawasi dan mendukung kinerja PIC agar proyek dan pekerjaan berjalan lancar sesuai target atau tujuan perusahaan. Selain itu, Supervisor PIC juga membantu penyelesaian masalah dan melaporkan hasil kerja PIC kepada manajemen. Apakah pic berarti orang yang bertanggung jawab? Ya, "PIC" adalah singkatan dari Person in Charge, yang berarti orang yang bertanggung jawab atas suatu tugas, kegiatan, atau proyek tertentu. Dalam konteks pekerjaan atau organisasi, PIC biasanya adalah individu yang ditunjuk untuk mengelola atau memastikan bahwa tugas tertentu diselesaikan dengan baik. Contoh penggunaan:"Siapa PIC untuk acara ini?" → Artinya, siapa yang bertanggung jawab untuk mengelola acara tersebut. 📚 Baca juga:Manajemen SDM: Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Manfaatnya Cake adalah platform rekrutmen dengan +8 juta database talenta di talent pool global. Pasang lowongan kerja gratis untuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkan Employer Branding lebih efektif bersama Cake. Didukung teknologi ATS Cake AI dan Recruitment Consultant profesional, mulai temukan talenta berkualitas lebih cepat! Dapatkan wawasan mendalam dan konten informatif terkait rekrutmen, manajemen SDM, employer branding, serta tren terbaru di dunia HR hanya di Cake. Jadikan kami sumber terpercaya Anda untuk strategi perekrutan yang efektif dan solusi SDM yang inovatif.
Industry & Job Overview
Nov 18th 2025

Mengenal Profesi Account Executive: Tugas, Skill, dll.

Masih merasa asing dengan istilah account executive? Atau sudah mengetahui account executive artinya apa dan berperan sebagai apa? Kini sudah banyak perusahaan membuka lowongan untuk posisi account executive. Seperti dilansir oleh Zippia, lowongan pekerjaan untuk bagian analitik diperkirakan akan bertumbuh 5% dari 2018 hingga 2028 kelak. Sekilas pekerjaan ini mirip dengan sales, tetapi dari aspek yang berbeda. Sebenarnya apa itu account executive? Account executive atau biasa disingkat AE, bertugas untuk mencari klien dan menjalin hubungan baik dengan klien untuk menghasilkan kerjasama jangka panjang antara klien dan perusahaan. Namun pekerjaan account executive tidak sepenuhnya sama dengan sales penjualan. Biasanya sales hanya fokus pada penjualan jangka pendek. Tugas account executive juga memelihara hubungan baik dan menjadi jembatan antara kebutuhan klien kepada perusahaan. Sebagai seorang staff account executive, tanggung jawab Anda biasa dimulai dengan mengelola klien lama, lalu klien baru. Seiring berjalannya waktu, anda akan menangani beberapa klien sekaligus. Secara umum, account executive tugasnya adalah membantu dalam mencari prospek klien baru dan memastikan kepuasan klien sejalan dengan layanan yang diberikan oleh perusahaan. Untuk pemahaman yang lebih mendalam, mari kita jelajahi pengertian dan tugas-tugas utama seorang Account Executive lebih dalam lagi.Daftar isi: Pengertian Account Executive Tugas dan Tanggung Jawab Account Executive Keterampilan yang Harus Dimiliki Account Executive Jenjang Karier Account Exevutive (AE) Cara dan Syarat untuk Menjadi Account Executive Apa itu Account Executive? Apa itu AE atau account executive? Secara harfiah, accounts berarti akun atau klien, sedangkan executive bisa berarti pelaksana. Jadi dapat disimpulkan secara sederhana bahwa account executive adalah pendukung atau jembatan bagi klien kepada perusahaan. Selain itu, account executive artinya juga sebagai pendukung divisi sales. Klien yang berasal dari divisi sales, bisa diteruskan kepada tim account executive untuk terus di follow-up. Pertanyaan sederhana seperti, “bagaimana tingkat kepuasan Anda terhadap produk atau jasa kami?” bisa mempertahankan klien untuk tetap loyal dan meneruskan kerjasama jangka panjang yang menguntungkan dua belah pihak. Oleh karena itu account executive juga sering disebut sebagai key account executive, karena berperan sebagai “kunci” dari klien. Account executive biasanya ada di industri pemasaran, public relations, dan financial services seperti bank, asuransi, dan investasi. Selain itu, kamu juga bisa melihat pekerjaan account executive di perusahaan teknologi yang menyediakan hardware dan software. Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di CakeResume! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Loker Apa Tugas Seorang Account Executive (AE)? Berawal dari sales tradisional yang menjual produk atau jasa kepada klien, dan setelah penjualan berhasil, tim sales akan meneruskan klien tersebut kepada bagian customer service atau account executive. Tugas account executive paling utama adalah menggunakan metode penjualan dan mempertahankan hubungan baik dengan klien meskipun transaksi jual beli telah selesai. Hal ini bisa memperbesar kemungkinan klien tersebut untuk menggunakan produk dan jasa perusahaan di masa mendatang. Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa lihat tugas account executive berikut ini: Mengelola klien lama yang ada, dengan menjalin komunikasi yang baik kepada klien tersebut dalam membangun kerjasamaMencari klien baru untuk kerjasama di masa mendatangMonitor kinerja sales dan memastikan target bisa tercapaiMenawarkan dan merancang iklan atau publisitas untuk klien dalam rangka promosi kerjasamaMerincikan daftar harga periklanan sesuai perjanjian dengan klienBekerja sama dengan tim marketing dan production team untuk membangun strategi sales untuk klien baru dan lama Pasang GRATIS 3 lowongan kerja pertama untuk perusahaan Anda. Sortir CV rekrut kandidat berkualitas dengan mudah sekarang juga! 🎉Pasang Loker Skill yang Dibutuhkan Account Executive Biasanya account executive memiliki gelar sarjana di bisnis administrasi, komunikasi, atau studi lainnya yang berhubungan dengan bisnis. Pekerjaan account executive juga dituntut untuk memiliki skill yang beragam dan pemahaman yang cukup tentang industri dimana mereka bekerja. Namun umumnya, account executive wajib memiliki skill berikut: 1. Manajemen Proyek Seperti disebutkan sebelumnya, account executive bisa saja memegang lebih dari satu klien, baik itu klien lama maupun baru. Dan sebagai “juru kunci” dari klien, kamu sebagai account executive harus mengerti setiap project yang sedang berlangsung dari masing-masing klien. Skill manajemen project ini dibutuhkan untuk mengelola dengan terstruktur setiap project klien yang sedang ditangani, supaya tidak ada project yang macet hanya karena kamu lupa briefing. 2. Sales atau penjualan Account executives tidak selamanya hanya mengatur dan mengelola klien. Ada kalanya account executive juga turun langsung ke penjualan dengan mencari prospek klien baru. Dalam mencari klien baru, mempertahankan hubungan baik dengan klien lama juga tidak boleh dilupakan. Project dari klien lama harus tetap berjalan dengan baik. 3. Negosiasi dengan Klien Mencari klien baru memang tidak mudah, kamu juga harus pandai bernegosiasi dengan klien baru, dengan menyesuaikan apa saja kebutuhan mereka dan memberikan solusi dari produk dan jasa yang disediakan perusahaan. Jika proses negosiasi berjalan lancar, maka kamu juga bisa lebih mudah menjaga komunikasi baik dengan klien. 4. Analitis Semakin senior seorang account executives, mereka harus bisa menganalisis perubahan tren dan industri untuk membantu tim dan juga junior account executives. Pandangan dan analisa account executives senior sangat diperlukan untuk tetap menjaga dan meneruskan nilai baik perusahaan kepada klien. Prospek KarierAccount Executive Jenjang Karier Account ExecutiveJika kamu sedang mempertimbangkan pekerjaan account executives, kamu harus memperhatikan jenjang karir dari seorang account executive. Account executive bisa bekerja di industri media maupun non-media, dan gaji account executive juga berbeda berdasarkan pengalaman yang dimiliki. Kamu bisa mulai sebagai junior account executive dengan memegang satu klien terlebih dahulu. Kamu juga akan didampingi oleh account executive senior agar belajar lebih banyak. Untuk pengalaman 4-5 tahun, kamu akan memegang beberapa klien sekaligus, serta bertugas mengarahkan junior account executive. Sedangkan account executive manager bertugas mengatur pekerjaan para AE dalam mencari dan mempertahankan klien. Gaji Account ExecutiveBiasanya, rentang gaji account executive dari level junior hingga senior atau manager dari Rp 4.500.000 sampai Rp 10.000.000 per bulan. Jika pengalaman sudah lebih dari 6 tahun, gaji yang bisa kamu dapatkan bisa mencapai lebih dari Rp 10.000.000 per bulan. Tips untuk Menjadi Account Executive Key account executive berperan penting dalam menjaga hubungan baik dengan klien. Tanpa peran account executive, perusahaan akan kesulitan dalam menjalankan bisnisnya. Jika kamu berminat menjadi account executive, kamu bisa lihat tips dan cara berikut ini: 1. Menempuh Pendidikan Pendidikan adalah salah satu hal yang paling penting jika kelak kamu ingin berprofesi sebagai account executive. Biasanya para account executive menempuh pendidikan minimal strata satu atau S1. Jurusan yang Anda tempuh bisa bervariasi. Contohnya:Jurusan komunikasiPublic relationsBisnisManagementDalam kuliah jurusan komunikasi, kamu bisa mengambil mata kuliah yang berhubungan dengan pekerjaan account executive, seperti Account Management, Marketing Public Relations, Creative Advertising, Investor Relations dan lainnya yang berhubungan dengan mengelola hubungan dengan klien. Dari pendidikan ini, bukan hanya ilmu yang bisa didapatkan, tapi juga pengalaman menarik dari praktisi pengajar. Bisa tentang bagaimana pekerjaan account executive sehari-hari, dan apa saja tugas account executive. 2. Mendapatkan Pengalaman Kerja yang Relevan Setelah lulus sarjana, kamu bisa memulai karier mu dari senior account executive melalui koneksi yang kamu miliki selama kuliah. Baik dari account executive yang lebih senior, atau dari perusahaan tempat kamu magang. Jika tidak memungkinkan memulai karir sebagai account executive, jangan khawatir. Kamu bisa masuk ke industri periklanan, media, atau penyedia hardware dan software. Mulai dari divisi sales atau bagian komunikasi. Dari sini kamu akan bisa belajar memahami karakteristik klien, dan bagaimana menjalin komunikasi yang baik dengan klien. Dengan menggunakan pengalaman ini, kamu bisa mulai mencari pekerjaan di bagian account executive. 3. Buat CV Account Executive Menarik Sebelum memulai karir sebagai account executive, kamu bisa membuat CV terlebih dahulu. CV berguna untuk memperkenalkan diri dan menunjukkan keahlian yang kamu miliki. Buat CV dengan singkat dan tidak menggunakan bahasa yang bertele-tele. Kamu bisa menjabarkan pengalaman kamu dan juga riwayat pendidikan. Berikut contoh CV account executive:Contoh CV Account Executive - Dibuat di CakeResumeBikin CV dengan mudah dan 100% gratis di CakeResume! Langsung ekspor profil jadi CV hanya dengan sekali klik. Yuk bikin CV sekarang! 🎉Buat CV Jobdesk account executive tidak terbatas hanya sebatas mengelola klien saja, tapi kamu juga bisa mengakuisisi klien baru, dengan tetap mempertahankan klien lama. Jika kamu punya passion dengan pekerjaan account executive, kamu akan merasakan bahwa kesuksesan klien merupakan kesuksesan kamu juga. Maka kamu akan berusaha sekeras mungkin untuk mencapai kesuksesan dan kepuasan klien. Kunci untuk menjadi account executive adalah berusaha memahami insight dari klien, apa yang sebenarnya diinginkan klien, dan temukan solusi terbaik untuk klien. Dengan skill ini, kamu bisa menjadi account executive profesional yang handal dan dapat diandalkan. CakeResume adalah website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan CakeResume dan cari lowongan di website cari kerja kami. Yuk, cobain CakeResume sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!--- Ditulis Oleh Rachel Vanadya ---
Interview Skills
Dec 8th 2021

Walk In Interview: Arti, Persiapan dan Pertanyaan

Saat mencari pekerjaan, selain harus mempersiapkan dokumen seperti curriculum vitae ataupun surat lamaran kerja, para peserta juga harus menyiapkan diri untuk mengikuti interview. Ada berbagai macam interview seperti on-site interview, walk in interview dan online interview. Di artikel kali ini, akan dibahas semua mengenai walk in interview, mulai dari pengertian walk in interview, bagaimana prosesnya, juga hal-hal yang harus dipersiapkan saat walk in interview. Daftar isi:Apa itu Walk In Interview? Proses Walk In Interview Persiapan yang Diperlukan Sebelum Walk In Interview Pertanyaan yang Sering Diajukan saat Walk In Interview Pengertian Walk In Interview Walk in Interview Walk in interview adalah salah satu jenis interview yang diselenggarakan oleh perusahaan untuk mewawancarai banyak kandidat secara langsung dalam waktu yang singkat. Biasanya perusahaan mengadakan walk-in interview di tempat besar seperti career fair, hotel maupun mall. Perbedaan walk in interview dengan interview biasa Tidak seperti interview formal pada umumnya, perbedaan walk in interview dengan interview biasa terletak pada waktu dan tempat pelaksanaan. Jika pada interview formal biasanya berlangsung 30 menit sampai satu jam, walk in interview lebih singkat karena maksud dari walk in interview hanya menanyakan pertanyaan-pertanyaan krusial dan penting kepada kandidat. Jika kandidat tersebut dinilai baik dan masuk dalam kriteria, maka akan lolos ke seleksi berikutnya untuk mengikuti wawancara lanjutan. Saat suatu perusahaan menyelenggarakan walk in interview, artinya: Proses interview akan berlangsung lebih singkat daripada interview biasanyaPelamar kerja bisa langsung mendapatkan keputusan pada hari itu juga, apakah dia diterima atau tidakPerusahaan bisa menunjukkan culture perusahaan kepada para kandidat, dan kandidat pun bisa langsung menilai apakah perusahaan itu cocok untuknya.Perusahaan dapat membuka banyak lowongan kerja walk interview dan merekrut banyak orang secara bersamaan, dan membuat hiring cost jadi lebih rendah. 📚 Baca juga: 20+ Pertanyaan Interview Kerja Paling Sering Muncul [+Jawaban] Proses Walk In Interview Setelah membaca arti walk in interview dan melihat keuntungan walk-in interview, pastinya semakin banyak nih yang tertarik dengan walk in interview. 5 Tahapan proses walk in interviewPerkenalanMenyerahkan lamaranSeleksi dokumenInterviewOffering 1. PerkenalanTahap pertama pada proses walk in interview adalah tahap dimana kandidat dan perusahaan sama-sama memberikan pandangan pertama kepada satu sama lain. Tentunya perusahaan ingin dilihat baik oleh pelamar kerja, seperti memiliki budaya perusahaan yang baik dan bisnis yang cerah. Sebaliknya, pelamar kerja juga pastinya ingin dilihat profesional dan kompeten oleh perusahaan. Siapkan perkenalan diri singkat mengenai dirimu selama sampai dua menit. Usahakan perkenalan diri secara jelas, tidak bertele-tele dan sudah meng highlight seluruh kompetensimu yang berhubungan dengan posisi tersebut. 💡 Tips: Tingkatkan kepercayaan dirimu dengan menggunakan body language yang tepat seperti senyum dan menjabat tangan. 2. Menyerahkan lamaranJika pelamar kerja sudah merasa cocok tentang detail posisi maupun perusahaan tersebut, pelamar kerja biasanya memberikan dokumen administratif berupa CV, surat lamaran kerja ataupun portfolio. 📔 Perbedaan walk in interview dan interview pada umumnya adalah saat menyerahkan dokumen. Jika saat melamar pekerjaan jaman sekarang bisa mengirimkan secara digital lewat Whatsapp ataupun email, pada proses walk in interview penyerahan dokumen dilakukan dalam bentuk fisik. 3. Seleksi dokumenPihak rekruter perusahaan akan menyeleksi seluruh CV yang didapatkan dari peserta job fair. Jika merasa ada pilihan kandidat yang cocok, pastinya akan ditawarkan untuk melanjutkan ke tahap interview. Kelebihan dari walk-in-interview adalah pelamar kerja bisa langsung mendapatkan jawaban untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya tanpa harus menunggu berminggu-minggu. 4. Interview Pada tahap ini, kedua belah pihak akan memahami kebutuhan satu sama lain lebih dalam. Perusahaan akan memberikan informasi seputar bisnis mereka, dan kandidat juga akan memberikan gambaran tentang kualifikasi dirinya. Waktu interview pada walk-in-interview tergantung pada kebutuhan perusahaan tersebut.5. OfferingJika kandidat memenuhi semua kriteria yang dicari oleh perusahaan, kandidat akan diberikan keputusan langsung untuk mendapatkan pekerjaan tersebut ataupun lanjut ke tahap selanjutnya. Jika belum sesuai, maka akan mendapatkan pengumuman yang sama di hari itu juga. Walk in interview sangat efektif bukan? Cocok untuk kamu yang tidak suka menunggu ketidakpastian. Jika kamu tertarik untuk mengikuti walk in interview, yuk persiapkan dirimu untuk mengikuti walk in interview tahun ini. 📚 Baca juga:14 Contoh Jawaban Kelebihan dan Kekurangan Saat Interview Persiapan yang Diperlukan Sebelum Walk In Interview Jangan sampai kamu datang ke walk-in interview tanpa persiapan apa-apa. Pastinya perusahaan sudah memiliki gambaran tentang kandidat apa yang mereka cari untuk setiap lowongan yang dibuka. Jadi setiap orang yang cocok dengan kriteria tersebut, akan di interview dan melanjutkan proses walk-in interview. Di bawah merupakan 4 tips untuk walk-in interview. ✅ Lakukan research perusahaan terlebih dahulu Saat job fair, biasanya ada puluhan bahkan ratusan perusahaan yang mengikuti career fair tersebut. Pilih beberapa perusahaan yang menjadi target kalian sehingga kalian bisa mempersiapkan diri lebih baik. Cari tahu hal-hal seperti industri perusahaan, visi misi perusahaan, kapan perusahaan berdiri, dan juga berita terakhir tentang perusahaan tersebut. Selanjutnya, jika kalian sudah mengetahui lowongan apa yang dibuka oleh perusahaan tersebut, cari tahu juga mengenai posisi tersebut. Apakah kalian memiliki kualifikasi yang diminta oleh lowongan tersebut? ✅Pakaian untuk walk in interview Saat datang ke career fair pakaian yang cocok seperti apa ya? Apakah pakaian formal atau informal? Memang walk in interview tidak terlalu formal seperti interview biasanya, namun akan lebih baik jika pelamar kerja berpakaian sopan dan rapi. Contohnya, menggunakan kemeja dan tidak menggunakan sandal jepit ataupun celana pendek. ✅ Dokumen untuk walk in interview Dengan pakaian yang rapi, tentunya pelamar kerja harus mempersiapkan sejumlah dokumen untuk walk in interview. Dokumen untuk melamar kerja tentunya tidak jauh beda dengan interview biasanya. Bedanya dengan mengirim lamaran online adalah harus menyiapkan dokumen tersebut secara fisik, yaitu di print. Dokumen yang dibutuhkan untuk walk in interview seperti: Curriculum vitae, beberapa rangkapPortfolioSurat lamaran kerjaPas fotoIjazah Kuliah/ SMASertifikatSurat paklaring atau surat pengalaman kerjaPenBuku catatanDan dokumen yang diminta di poster career fair (jika ada)📚 Baca juga: Wajib Kamu Ketahui: 5 Perbedaan CV dan Portofolio Lengkap dengan Contoh ✅ Tailor CV sesuai kebutuhan Setelah melakukan riset perusahaan, kandidat pastinya mengetahui kualifikasi apa yang dibutuhkan oleh pekerjaan dan perusahaan tersebut. Buat Curriculum Vitae sesuai dengan kebutuhan perusahaan, contohnya jika melamar ke perusahaan yang lebih tradisional dan formal, bisa menggunakan template CV lebih sederhana seperti gambar di bawah. CV Sales manager + Dibuat di Cake Jika mendaftar ke perusahaan startup atau bagian kreatif, bisa menggunakan template CV kreatif seperti: Contoh CV Desain Grafis Menarik - Dibuat di Cake ✅ Walk in interview datang jam berapa? Sebelum datang ke walk in interview, pastikan kalian membaca poster career fair atau job fair dengan baik. Cari tahu dimana career fair diadakan, lihat dengan seksama waktu diselenggarakannya job fair tersebut. Setelah mengetahui semua informasi di atas, pastikan kalian sampai di tempat career fair minimal 30 menit sebelum interview. Mengapa? Agar kalian memiliki waktu untuk menenangkan diri dan tidak nervous. Kalian masih punya cukup waktu untuk ke toilet terlebih dahulu untuk merapikan penampilan dan mencari dimana lokasi booth target perusahaan yang kalian inginkan. Jika kalian datangnya mepet-mepet atau terlambat, kalian pasti nya sudah akan ketinggalan dan harus bersaing dengan banyak kandidat. Namun, jika kalian datang lebih awal, kalian bisa curi start terlebih dahulu. Pertanyaan Walk-In Interview Mempersiapkan diri dengan mengikuti seluruh tips walk in interview tidak akan lengkap jika belum membaca bagian ini. Bagian ini akan menjelaskan tentang pertanyaan yang sering ditanyakan saat walk in interview, apa saja?📚Baca juga:20+ Pertanyaan Interview Kerja Paling Sering Muncul [+Jawaban] 1. Ceritakan tentang diri Anda. Pertanyaan diatas adalah pertanyaan klasik yang pasti akan ditanyakan oleh rekruter saat memulai interview. Seperti saat pertama bertemu, harus berkenalan terlebih dahulu baru bisa akrab. Begitu juga dengan pertanyaan “tolong jelaskan tentang dirimu”, pastinya dilontarkan untuk memberikan gambaran singkat kepada interviewer. DosMempersiapkan kalimat yang akan diucapkanPercaya diri dan memperkenalkan diri secara formalDon'tsTidak mempersiapkan perkenalan diri dan memperkenalkan diri dengan tersendat-sendatMalu-maluBerbicara terlalu lama sampai diatas 2 menit2. Mengapa kamu ingin bekerja di perusahaan ini? Pertanyaan selanjutnya juga merupakan pertanyaan yang sering ditanyakan oleh rekruter saat interview. Tujuannya adalah untuk memahami motivasi kandidat saat melamar kerja dan mencari tahu seberapa banyak pengetahuan pelamar kerja terhadap perusahaan yang dilamarnya. DosMelakukan riset perusahaan terlebih dahuluMenunjukkan antusias dan niat yang besar untuk melamar di perusahaan tersebutPercaya diri menyampaikan bahwa kamu memenuhi kualifikasi yang dimintaDon'tsMenjawab “Tidak tahu, saya mau coba-coba perusahaan mana yang bisa menerima saya”Tidak menyebutkan alasan kuat yang berkaitan dengan perusahaan tersebut atau terlalu umum, contohnya “ Saya mau belajar bekerja sama dalam tim dan cari pengalaman”3. Mengapa kami harus merekrut Anda? Selanjutnya, pertanyaan yang biasanya ditanyakan rekruter saat ingin diyakinkan mengapa kamu adalah kandidat yang tepat untuk perusahaan tersebut. Selain itu, rekruter juga menginkan “janji” pelamar kerja terhadap perusahaan ketika telah diterima bekerja nanti. DosMeyakinkan rekruter bahwa kamu adalah kandidat yang cocok dan memiliki kualifikasi yang dicariMeyakinkan rekruter bahwa kamu akan mengikuti dan mematuhi aturan perusahaanMeyakinkan rekruter bahwa kamu mempunyai rencana yang kamu ingin lakukan di perusahaanDon'tsBerbohong tentang kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan namun tidak dimilikiMenjawab dengan sombong seperti “ Ya jika perusahaan tidak menerima saya, maka kalian akan menyesal”4. Coba sebutkan kelebihan dan kekuranganmu Pertanyaan yang satu ini juga sudah sangat umum dijumpai saat interview. Rekruter ingin mengetahui kepribadianmu dan juga apakah kamu adalah orang yang cocok untuk mengisi posisi tersebut. DosMenyebutkan kelebihan dan kekurangan secara cerdik, yaitu menyebutkan kualifikasi yang dibutuhkan sebagai kelebihan kita (jika ada).Don'tsBerbohong saat menyebutkan kelebihan dan kekurangan📚 Baca juga:14 Contoh Jawaban Kelebihan dan Kekurangan Saat InterviewNah, itu dia segala sesuatu yang harus kalian ketahui tentang walk-in-interview. Pastinya sekarang kalian sudah memiliki gambaran yang lengkap mengenai walk in interview dong! Jadi kalau kamu sedang mencari kerja dan ada posting lowongan kerja walk in interview yang cocok, yuk langsung siapkan dirimu. Tunggu apa lagi? Mau buat CV keren juga seperti CV di atas? Yuk buat di Cake, gratis dan bisa download sebagai PDF!🎉 Buat CV --- Ditulis Oleh Jane Setiady---
Industry & Job Overview
Dec 16th 2024

Mau Kerja di Thailand? Berikut Syarat, Cara Buat Visa, dan Gaji Kerja di Thailand

Kerja di Thailand, kenapa tidak?Pariwisata, budaya, dan Pad Thai merupakan 3 hal utama yang identik dengan negeri Gajah Putih, Thailand. Selain liburan? pernah nggak sih kamu kepikiran untuk kerja di Thailand? Thailand adalah salah satu negara tetangga kita yang terkenal dengan pariwisatanya. Bahkan menurut Globalization Partners, negeri Gajah Putih ini bisa mendapatkan 20 juta lebih kunjungan turis internasional, hanya dari satu kota saja, yaitu Bangkok. Besarnya sektor pariwisata membuat Thailand jadi salah satu negara dengan peluang karir yang menjanjikan. Jadi, sebelum kamu packing koper buat cari lowongan kerja di Thailand, Cake akan kasih kamu apa saja yang perlu disiapkan, termasuk berapa gaji kerja di Thailand!Daftar Isi: Mengapa Kerja di Thailand? Syarat Kerja di Thailand Visa Kerja di Thailand Cara Mencari Kerja di Thailand Gaji Kerja di Thailand Mengapa Kerja di Thailand? 6 Alasan untuk Kerja di ThailandJika kamu ingin kerja di Thailand, tapi bingung belum pernah pergi ke sana, berikut adalah gambaran beberapa alasan mengapa kerja di Thailand bisa memiliki prospek yang bagus untuk masa depan: 1. Kekayaan Budaya dan Tradisi Thailand terkenal dengan budaya dan tradisi yang menarik banyak turis asing. Kamu bisa menemukan kuil-kuil megah dan festival yang diadakan sepanjang tahun. Kamu juga akan merasakan keramahan warga lokal di sana layaknya di Indonesia. 2. Biaya Hidup Terjangkau Meskipun biaya hidup di kota-kota besar seperti Bangkok bisa cukup mahal, namun biaya hidup di Thailand umumnya lebih terjangkau dibandingkan negara maju lainnya. Hal ini membuatnya menjadi tempat yang ideal untuk menabung dan meningkatkan kualitas hidup. 📚Baca juga: Pengertian Budgeting: Tips, Metode, dan Template untuk Keuangan Lebih Sehat 3. Pajak Penghasilan yang Kompetitif Thailand memiliki sistem pajak progresif yang menguntungkan bagi pekerja asing dengan pendapatan menengah ke atas. Pajak dimulai dari tarif 5% hingga maksimal 35% untuk pendapatan tahunan lebih dari 5 juta THB. 4. Tunjangan Kerja yang Menarik Perusahaan di Thailand sering menawarkan tunjangan tambahan seperti bonus tahunan, asuransi kesehatan, asuransi jiwa, cuti hamil, serta uang lembur dengan perhitungan yang menarik. Bahkan menurut Remote.com, sebagian besar asuransi jiwa di Thailand menawarkan 12 hingga 48 kali gaji bulanan, menarik sekali bukan? 5. Tersedia Izin Kerja dan Visa Kerja di Thailand Pemerintah Thailand menyediakan beberapa opsi visa kerja. Visa Non-B dan layanan EOR (Employer of Record) memungkinkan proses imigrasi relatif mudah bagi pekerja asing yang ingin kerja di Thailand secara legal. 6. Hari Libur Nasional Thailand memiliki 19 hari libur nasional yang bisa kamu manfaatkan untuk jalan-jalan dan menjelajah di Thailand, termasuk berwisata ke negara-negara Asia di sekitarnya seperti Malaysia, Kamboja, Vietnam, dan China. Sedang mencari peluang karir baru? Cek lowongan kerja terbaru di Cake, ada lowongan remote dan hybrid juga! 💻Cari Kerja Syarat Kerja di Thailand Jika kamu melihat lowongan kerja di Thailand dan khawatir jika syarat kerja di Thailand susah dan ribet, kamu tidak perlu khawatir. Cake akan memberikan beberapa kisi-kisi syarat kerja di Thailand yang gampang dan anti ribet berikut ini: 1. Mendapatkan tawaran kerja dari perusahaan di Thailand Sebelum kamu melangkah lebih jauh, pastikan jika lowongan kerja di Thailand yang kamu dapat berasal dari perusahaan yang resmi dan memiliki badan hukum yang sah. 2. Memiliki visa Non-Imigran Visa kerja di Thailand ada beberapa jenis. Salah satu visa kerja yang paling umum adalah visa Non-Imigran B yang digunakan untuk bekerja atau memulai bisnis di Thailand. Selain itu, ada juga bisa Non-Imigran lain seperti visa Non-Imigran B-A, IB, M, O (untuk keluarga), dan Smart Visa, tergantung kebutuhan pekerjaan. 3. Memiliki kualifikasi dan pengalaman yang relevan Beberapa lowongan kerja di Thailand biasanya membutuhkan keterampilan atau latar belakang pendidikan yang khusus, seperti lowongan kerja yang berkaitan dengan teknologi atau bidang teknis lainnya. 4. Menguasai bahasa asing Kerja di luar negeri pastinya perlu keterampilan bahasa asing, seperti Bahasa Inggris. Namun, jika kamu ingin berkomunikasi dengan warga lokal, mempelajari Bahasa Thailand akan lebih memudahkanmu. 5. Dokumen pendukung Syarat kerja di Thailand yang tidak kalah penting yaitu melengkapi dokumen pendukung. Beberapa dokumen pendukung yang perlu disiapkan yaitu paspor asli, salinan visa, riwayat kerja, ijazah, sertifikat medis, dan pas foto terbaru. Bingung cara membuat CV untuk lamar kerja di luar negeri? Gunakan template CV ATS-Friendly dari Cake, mudah dibuat dan 100% GRATIS! 🚀Buat CV Visa Kerja di Thailand Seperti pada ulasan sebelumnya, salah satu syarat kerja di Thailand adalah memiliki visa kerja di Thailand. Lalu, apa saja syarat untuk mendapatkan visa kerja di Thailand? Ini dia caranya: Menurut Globalization Partners, berikut adalah beberapa jenis visa kerja di Thailand: Visa Non-Imigran B: Untuk bekerja atau menjalankan bisnis.Visa Non-Imigran B-A: Diperuntukkan bagi investor yang disetujui oleh Kantor Imigrasi Thailand.Visa Non-Imigran M: Untuk jurnalis yang ingin bekerja di Thailand lebih dari 3 bulan.Visa Non-Imigran IB: Untuk pekerja di proyek investasi yang didukung oleh Badan Investasi Thailand (BOI).Visa SMART (sejak 2018): Untuk profesional di industri teknologi tinggi dengan masa berlaku hingga 4 tahun tanpa izin kerja tambahan.Visa Tinggal Jangka Panjang (sejak 2022): Untuk profesional dengan keterampilan tinggi, pensiunan, dan investor dengan kualifikasi tertentu. Melansir dari website resmi Kementerian Luar Negeri Thailand, berikut adalah syarat dan langkah-langkah pembuatan visa Non-Imigran B: Syarat membuat visa kerja di Thailand: Kontrak kerja atau surat penawaran kerja dari perusahaan Thailand.Izin kerja yang dikeluarkan oleh Departemen Tenaga Kerja.Dokumen perusahaan lengkap (untuk bisnis).Bukti kelayakan akademis (khusus untuk guru).Surat keterangan catatan kriminal (jika diminta).Langkah-langkah membuat visa kerja di Thailand:1️⃣ Pengajuan Visa di Kedutaan Besar Thailand: Siapkan Dokumen Utama:Paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan.Formulir aplikasi visa yang telah diisi.Foto paspor terbaru (4x6 cm).Bukti keuangan (20.000 THB per individu, 40.000 THB untuk keluarga).Dokumen Tambahan (Tergantung Tujuan):Surat persetujuan dari Kementerian Tenaga Kerja Thailand (Form WP3).Dokumen perusahaan seperti pendaftaran bisnis, daftar pemegang saham, laporan keuangan, dan bukti pajak.Surat undangan dari perusahaan terkait di Thailand. 2️⃣ Pengajuan Izin Kerja:Ajukan izin kerja di Departemen Tenaga Kerja Thailand atau kantor tenaga kerja setempat setelah masuk ke Thailand. Biaya visa dan izin kerja di Thailand: Single Entry (3 bulan): 2.000 THB.Multiple Entry (1 tahun): 5.000 THB.Izin Kerja:750 THB (hingga 3 bulan).1.500 THB (3-6 bulan).3.000 THB (6-12 bulan).Visa berlaku hingga 90 hari dan dapat diperpanjang hingga 1 tahun di Kantor Imigrasi.Izin kerja berlaku hingga 1 tahun dan dapat diperpanjang hingga 1 tahun, dimulai dari tanggal masuk ke Thailand Cara Mencari Kerja di Thailand Setiap lowongan kerja di Thailand pasti memiliki persyaratan dan kualifikasi yang spesifik. Berikut ini adalah beberapa tips cara kerja di Thailand yang bisa kamu coba: 1. Cari tahu tentang visa dan izin tinggal Tips cara kerja di Thailand yang pertama yaitu pahami dulu jenis visa yang diperlukan dan proses untuk mendapatkan izin tinggal di sana. Untuk visa kerja, kamu perlu visa Non-Imigran B untuk bekerja secara legal di Thailand. Sementara untuk izin kerja, kamu bisa mengajukannya melalui Kementerian Tenaga Kerja Thailand. 2. Gunakan platform cari kerja online Platform cari kerja online adalah salah satu cara paling efektif untuk menemukan lowongan kerja di Thailand. Kamu bisa mengakses platform online seperti th.jobsdb.com, jobthai.com, naukri.com, indeed.com, fanmtl.com, pt.co.th untuk mengetahui cara kerja di Thailand. 📚 Baca juga: 17 Situs Lowongan Kerja Terbaik 2024: Ada Loker Luar Negeri! 3. Perluas network Bergabunglah dengan grup profesional di media sosial seperti LinkedIn, Facebook, atau Meetup. Hadiri juga acara seminar bisnis atau manfaatkan jaringan teman, keluarga, atau kenalan yang pernah atau sedang bekerja di Thailand. 📚 Baca juga: 9 Manfaat Networking Dalam Karier dan Cara Membangunnya! 4. Tingkatkan skill Salah satu skill utama yang dibutuhkan untuk kerja di Thailand yaitu skill asing, seperti Bahasa Inggris dan Bahasa Thailand. Pertimbangkan juga untuk mengikuti pelatihan atau kursus sesuai bidang yang kamu kuasai dan dapatkan sertifikatnya untuk meningkatkan value kamu. 📚 Baca juga: 14 Contoh Soft Skill dan Hard Skill dalam CV yang Disukai HRD! 5. Pertimbangkan mengajar Bahasa Inggris Mengajar Bahasa Inggris adalah salah satu pekerjaan yang paling mudah diakses bagi warga asing yang tinggal atau kerja di Thailand. Persyaratannya juga cukup mudah, yaitu kamu membutuhkan gelar sarjana (di bidang apa saja) dan sertifikat TEFL/TESOL. Untuk gajinya juga cukup menarik yaitu mulai dari 30.000 hingga 50.000 THB per bulan (tergantung lokasi dan pengalaman). Untuk melamar kerja di luar negeri, pasti kamu butuh CV yang menonjol! Buat CV yang profesional dan menarik tanpa ribet di Cake 🚀Buat CV Gaji Kerja di Thailand Gaji kerja di Thailand bisa berbeda-beda tergantung jenis profesi dan lokasi kerjanya. Melansir dari Time Doctor, berikut adalah gambaran tentang gaji kerja di Thailand: Gaji Tahunan: 1.170.000 THB (33.274 USD) per tahun (Agustus 2024).Gaji Bulanan Rata-Rata: 97.300 THB (2.767 USD).Median Gaji: 88.900 THB per bulan (50% penduduk berpenghasilan di atas/bawah jumlah ini).Upah Minimum Harian: 328-354 THB (9,71-10,48 USD). Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat gaji kerja di Thailand yaitu: a. Pengalaman Untuk pengalaman 2-5 tahun biasanya akan mendapatkan kenaikan gaji 32% dari gaji awal. Sementara untuk pengalaman lebih dari 5 tahun akan mendapatkan kenaikan gaji 36% lebih tinggi dengan tambahan 14% untuk pengalaman 15 tahun ke atas. b. Profesi Beberapa profesi dengan gaji tertinggi di Thailand yaitu: Dokter: 228.000 THB/bulan (6.750 USD).Manajer Bisnis: 155.000 THB/bulan.Pengembang/Programmer: 96.600 THB/bulan.Guru Bahasa Inggris: 75.600 THB/bulan. c. Pendidikan Semakin tinggi jenjang pendidikan, maka akan semakin besar gaji kerja yang kamu dapatkan. d. Kota Berikut ini adalah beberapa kota di Thailand yang menawarkan gaji tertinggi: Bangkok: 112.000 THB/bulan.Chiang Mai: 108.000 THB/bulan.Phuket: 65.000 THB/bulan.Sementara itu, menurut Jangkar Groups, untuk pekerjaan sebagai buruh pabrik hingga pekerja rumah tangga, berikut ini adalah gambaran gajinya: Buruh pabrik: 9.000-12.000 THB/bulan (sekitar Rp4 juta-Rp5,2 juta).Pekerja perhotelan dan pariwisata: 400-500 THB/hari (sekitar Rp180.000-Rp220.000).Pekerja rumah tangga: 15.000-25.000 THB/bulan (sekitar Rp6,5 juta-Rp11 juta). 💡 Tertarik bekerja di luar negeri? Baca juga artikel-artikel berikut ini:Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!Serba Serbi Working Holiday Visa (WHV) Australia: Definisi, Syarat, Proses, Biaya, FAQCara Kerja di Malaysia: Syarat, Gaji, Visa, dan LowonganApa Itu Ausbildung Jerman? Syarat, Cara Daftar DokumenSyarat Cara Kerja di Dubai untuk Dapat Gaji yang Fantastis Kesimpulan Kerja di Thailand bisa jadi pilihan karir yang tepat untuk kamu yang suka menjelajah dan mencari kesempatan baru di luar negeri. Berikut ini adalah beberapa poin yang perlu kamu perhatikan sebelum mencari kerja di negeri Gajah Putih ini: Peluang karir yang menjanjikan dengan besarnya potensi di sektor pariwisata dan permintaan tinggi untuk pekerja di industri teknologi, pendidikan, serta perhotelan.Biaya hidup yang lebih rendah dibandingkan negara maju memungkinkan pekerja untuk menabung lebih banyak.Visa dan izin kerja yang bisa diurus dengan mudah, dengan berbagai pilihan seperti visa Non-Imigran B dan Smart Visa untuk sektor teknologi, mendukung pekerja asing yang ingin bekerja secara legal.Gaji kerja di Thailand bervariasi berdasarkan profesi dan lokasi.Tunjangan dan fasilitas Kerja yang menarik untuk pekerja asing seperti bonus tahunan dan asuransi kesehatan.Persyaratan untuk kerja di Thailand cukup mudah yaitu dengan menguasai Bahasa Inggris, kamu sudah bisa melamar kerja sebagai guru Bahasa Inggris yang merupakan salah satu profesi dengan gaji tertinggi di Thailand. Jadi tunggu apa lagi? Selamat berburu karier di Thailand✨ Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!
Industry & Job Overview
Jul 11th 2024

KOL Specialist: Gaji, Tugas, dan Skill yang Penting [+ Contoh CV]

Akhir-akhir ini, digital marketing berkembang dengan pesat. Salah satu bentuk digital marketing yang banyak diterapkan oleh perusahaan yaitu KOL marketing. Bekerja sama membuat kampanye bersama Key Opinion Leader (KOL) merupakan alternatif yang baik karena dapat membantu menjangkau audiens yang lebih luas. Bahkan, KOL dapat meningkatkan kredibilitas sebuah produk karena audiens percaya dengan opini para KOL. Agar KOL marketing campaign berjalan lancar, perusahaan memerlukan seorang KOL specialist. KOL specialist adalah salah satu profesi dengan peluang karir yang bagus. Untuk kamu yang tertarik, baca artikel Cake ini untuk mengenal lebih lanjut apa itu KOL specialist!Daftar isi: Pengertian KOL Specialist Tugas dan Tanggung Jawab KOL Specialist Keterampilan yang Harus Dimiliki KOL Specialist Gaji KOL Specialist Cara dan Syarat untuk Menjadi KOL Specialist Apa itu KOL Specialist? Sebelum mempelajari lebih dalam tentang pekerjaan KOL specialist, mari kita pahami dulu apa itu Key Opinion Leader (KOL). KOL adalah orang yang berpengetahuan tertentu dan memiliki pengaruh besar di bidang tersebut. KOL itu pekerjaan apa, ya? Seorang KOL bisa memiliki profesi sebagai politisi, konsultan, penulis, wirausaha, dokter, penasihat, dan lain-lain. Data, fakta, dan opini yang dibagikan oleh KOL sangat dipercaya oleh audiens. Bahkan opini seorang KOL berperan penting dalam membentuk opini publik dan juga mampu mempengaruhi keputusan pembelian. Mirip dengan influencer, informasi yang dibagikan KOL juga dapat ditemukan di media sosial, blog, dan YouTube, namun media-media ini tidak menjadi alat komunikasi utama para KOL. Di era ini, banyak perusahaan yang bekerja sama dengan KOL sebagai strategi marketing perusahaan. Profesi yang bertanggung jawab dalam mengelola kinerja KOL disebut KOL specialist. Pekerjaan KOL specialist berada di bawah naungan departemen marketing atau sales. Jobdesk KOL specialist yang utama yaitu mengelola campaign KOL baik di media sosial maupun platform lain seperti televisi. Tidak hanya itu, penentuan KOL, brainstorming bersama KOL, hingga analisis kinerja KOL pun juga termasuk tugas KOL specialist. Menurut Adweek, 74% audiens di seluruh dunia melihat ulasan produk oleh KOL terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan pembelian. Jadi, KOL specialist adalah salah satu peran penting dalam perusahaan karena KOL marketing membantu meningkatkan angka penjualan serta nilai produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan. Perlu diingat bahwa, KOL specialist dan Social Media specialist merupakan kedua profesi yang berbeda. KOL specialist adalah orang yang membangun hubungan dengan KOL serta bertugas memastikan kinerja KOL berjalan lancar. Sedangkan, Social Media specialist adalah orang yang bertugas mengoptimalkan brand serta menciptakan konten yang kreatif dan menarik untuk diunggah di media sosial.📚 Baca juga:Mau Jadi Social Media Specialist? Ini Tugas dan Jenjang Karirnya! Apa Tugas Seorang KOL Specialist? Secara garis besar, tugas KOL specialist yaitu mengelola kinerja para KOL yang bekerja sama dengan perusahaan. KOL specialist perlu memiliki kemampuan untuk mengelola campaign serta memenuhi kebutuhan KOL brand. Namun, jobdesk KOL specialist tidak hanya berhenti di situ saja. Berikut merupakan daftar tugas KOL specialist: Mengidentifikasi KOL untuk membangun brand experience.Menjangkau KOL sesuai dengan kategori-kategori produk.Membangun hubungan dengan KOL, media, dan agensi untuk bekerja sama membuat campaign.Mengurus persyaratan, timeline, dan hasil kerja KOL.Melakukan negosiasi biaya untuk jasa kerja sama dengan KOL.Bekerja sama dengan anggota tim lain untuk menjalankan marketing campaign.Mengatur setiap account executive untuk melaksanakan marketing campaign.Mengawasi dan menganalisis kerja KOL. Skill yang Dibutuhkan KOL Specialist 1. Digital Marketing Berbeda dengan influencer, memang sebagian besar KOL lebih sering membagikan informasi melalui seminar, workshop, dan acara lainnya. Namun, sekarang juga banyak KOL yang menjangkau audiens melalui media sosial. Oleh karena itu, skill utama yang perlu dikuasai oleh KOL specialist adalah pemahaman dasar tentang digital marketing, content marketing, SEO, dan digital Ads. Pengetahuan ini termasuk pemahaman akan platform media sosial seperti LinkedIn, Instagram, Facebook, TikTok, YouTube, dan Pinterest.‍ 2. Peka Terhadap Tren Seperti yang sudah disebutkan di atas, salah satu tugas KOL specialist yaitu mengidentifikasi KOL dan mengelola campaign. Untuk memenuhi tugas ini, diperlukan kemampuan untuk beradaptasi dan peka terhadap tren baru. KOL specialist yang memiliki kemampuan ini dapat membuat campaign yang memiliki konsep yang sedang tren sehingga dapat menarik audiens yang lebih banyak. Selain itu, KOL specialist bersama dengan KOL juga dapat menentukan cara penyajian informasi yang tepat sesuai dengan tren.‍ 3. Komunikasi dan Negosiasi Kemampuan komunikasi baik verbal maupun nonverbal merupakan skill penting yang dibutuhkan untuk memenuhi tugas KOL specialist. Kemampuan ini akan mempermudah penyampaian nilai dan visi brand ketika berdiskusi dengan KOL baik secara tatap langsung maupun melalui pesan singkat atau email. Pembangunan relasi yang baik akan meningkatkan keyakinan seorang KOL untuk bekerja sama dengan perusahaan. Komunikasi yang efektif juga akan menghasilkan proses negosiasi yang lancar. Negosiasi diperlukan untuk meyakinkan KOL akan penawaran kompensasi dari perusahaan dan pembicaraan terkait kontrak dan perjanjian. Tugas KOL specialist disini yaitu memastikan kedua pihak selaras dan meyakinkan bahwa tawaran tersebut juga akan menguntungkan KOL. 4. Riset Pasar Selain up-to-date pada tren, diperlukan riset pasar sebelum menentukan strategi KOL marketing yang tepat. Pahami terlebih dahulu target audiens, bidang industri, dan strategi yang diterapkan oleh kompetitor. Riset pasar yang mendalam akan membantu dalam mengidentifikasi KOL yang tepat untuk perusahaan. Gaji KOL Specialist Sekarang kamu sudah mengetahui banyak tentang pekerjaan KOL specialist. Mungkin kamu sempat bertanya, “Berapa gaji KOL Specialist?” Di Indonesia, gaji KOL specialist berkisar di antara Rp. 7.000.000 hingga Rp. 14.000.000. Besarnya gaji KOL specialist bergantung pada pengalaman, industri, area, skill, besarnya tanggung jawab, serta jenis dan besarnya perusahaan. Semakin banyak pengalaman, semakin besar pula penghasilan seorang KOL specialist. Selain gaji, KOL specialist biasanya juga memperoleh penghasilan tambahan. Penghasilan tambahan ini bisa berupa bonus, komisi, tip, dan profit sharing. Besarnya bonus-bonus ini bergantung dengan perusahaan atau brand yang bekerja sama dengannya. Tips untuk Menjadi KOL Specialist 1. Mengambil Pendidikan yang Relevan Meskipun gelar bukan merupakan kewajiban untuk memulai karir KOL specialist, menempuh pendidikan yang relevan dapat meningkatkan kesempatan untuk direkrut. Mengambil gelar yang relevan juga tidak ada ruginya, justru kamu akan mempersiapkan diri dengan pengetahuan dasar dalam bidang pemasaran dan bisnis. Gelar-gelar yang bisa kamu pertimbangkan termasuk jurusan marketing, komunikasi, public relations, dan gelar relevan lainnya. Selain memiliki gelar, kamu juga bisa memperluas ilmu dan pengetahuan melalui bimbingan, pembinaan, atau pelatihan dari para ahli. Misalnya, mengikuti bootcamp KOL marketing dan mengambil sertifikat digital marketing. 2. Mendapatkan Pengalaman Kamu mungkin sering menemukan lowongan kerja yang mencari kandidat berpengalaman. Untuk kalian para fresh graduate, kamu bisa memulai dengan menjadi seorang KOL sendiri atau bekerja sama dengan seorang KOL sebagai marketer. Cara lain yang bisa juga dicoba yaitu menawarkan layanan KOL marketing kepada usaha kecil, organisasi nonprofit, atau teman. Selain pilihan-pilihan yang sudah disebutkan di atas, kamu juga bisa mencari pengalaman sebagai KOL specialist melalui internship, freelance, atau pekerjaan entry-level KOL specialist di agensi marketing. Pengalaman yang kamu peroleh akan membantu kamu dalam mengembangkan skill, portfolio, dan reputasi di industri. 3. Bangun Jaringan Profesional Akhir-akhir ini, mencari pekerjaan menjadi semakin sulit. Tidak semua lowongan pekerjaan dibagikan ke publik, ada juga yang disebarkan melalui mulut ke mulut. Oleh karena itu, penting untuk mulai membangun sebuah jaringan profesional. Kamu bisa memulai dengan cara bergabung dengan forum, komunitas, grup, atau platform online yang memberi kamu kesempatan untuk berinteraksi dengan para profesional di industri. Kunjungi fitur terbaru Cake Meet di aplikasi Cake untuk membantu kamu membangun jaringan profesional secara global. Fitur ini tidak hanya akan memberi kamu informasi peluang kerja, tetapi juga membantu kamu memperluas wawasan terkait tren industri. Selain membangun jaringan profesional, penting juga untuk membangun jaringan KOL dan brand agar kamu bisa menjadi KOL specialist yang sukses. Kamu bisa mencoba dengan menghadiri acara KOL, webinar, konferensi, dan workshop. Ini akan membantu kamu memiliki daftar kontak dari orang-orang yang dapat membantu kolaborasi KOL di masa depan. 4. Buat CV KOL Specialist MenarikConoth CV KOL Specialist -- Dibuat di Cake Buat CV yang menarik di Cake CV Builder! Ada 50+ template, mudah, dan gratis, lho!🎉Buat CV Kesimpulan KOL specialist adalah posisi di perusahaan yang bertanggung jawab dalam mengelola kinerja KOL.Beberapa tugas KOL specialist yaitu mengidentifikasi KOL, membangun relasi dengan KOL, mengurus proyek KOL marketing, berdiskusi dan negosiasi dengan KOL, mengawasi dan menganalisis kinerja KOL, dan tugas-tugas relevan lainnya.Skill penting yang membantu dalam memenuhi pekerjaan KOL specialist yaitu pemahaman akan digital marketing, mampu beradaptasi dengan tren, kemampuan komunikasi dan negosiasi, dan riset pasar.Beberapa faktor yang mempengaruhi gaji KOL specialist yaitu pengalaman, bidang industri, wilayah, keterampilan, besarnya tanggung jawab, serta jenis dan besarnya perusahaan.Empat tips untuk menjadi seorang KOL specialist adalah menempuh pendidikan yang relevan, memiliki pengalaman, membangun jaringan profesional, dan membuat CV yang menarik. Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake. --- Ditulis Oleh Aileen Gabriella ---
Interview Skills
Sep 9th 2024

20+ Pertanyaan Technical Interview dan Jawabannya yang Paling Sering Ditanyakan

Jika kamu ingin berkarir di dunia IT, kamu perlu mengetahui tentang technical interview yang sering ditanyakan oleh para rekruter. Technical interview adalah wawancara teknis yang berbeda dengan wawancara kerja pada umumnya. Interview teknikal ini biasanya mencakup pertanyaan tentang perilaku, situasi, dan pemecahan masalah teknis. Oleh karena itu, jika kamu ingin berhasil menjawab pertanyaan technical interview dengan baik, simak beberapa contoh pertanyaan dan jawaban yang paling sering ditanyakan berikut ini!Daftar isi: Pengertian Technical Interview 20+ Contoh Pertanyaan Technical Interview Tips Lolos Technical Interview Apa itu Technical Interview? Technical interview adalah salah satu technical test berupa interview teknikal yang biasanya dilakukan untuk posisi kerja yang berkaitan dengan industri IT. Technical interview dapat dilakukan melalui telepon, online meeting, atau tatap muka dan dapat berlangsung mulai dari satu jam hingga sepanjang hari. Pertanyaan technical interview dapat terdiri dari pertanyaan umum, teka-teki, technical test, dan pertanyaan tentang pemecahan masalah. Selama proses interview teknikal tersebut, para rekruter akan menilai pengetahuan teknis, keterampilan, dan kemampuan kandidat terkait dengan kebutuhan pekerjaan spesifik yang sedang dilamar. Dalam technical interview, para rekruter juga akan memperhatikan proses berpikir kandidat saat menjawab dan memecahkan masalah untuk melihat bagaimana kecocokan kandidat dengan budaya perusahaan. 20+ Contoh Pertanyaan Technical Interview 1. Pertanyaan Behavioral Technical interview biasanya dimulai dengan pertanyaan umum tentang bagaimana cara kandidat bersikap. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana kecocokan kandidat dengan budaya perusahaan. Untuk menjawabnya, kamu bisa menggunakan teknik STAR (Situation, Task, Action, Result). Mulailah dengan memberikan contoh situasi yang relevan dengan pertanyaan tersebut. Selanjutnya, jelaskan tugas dan tanggung jawab kamu dalam situasi tersebut. Kemudian, ceritakan tindakan yang kamu ambil dalam menghadapi situasi tersebut. Terakhir, jelaskan hasil yang dicapai dari tindakan yang telah kamu lakukan. Berikut adalah beberapa pertanyaan behavioral umum yang biasanya ditanyakan dalam interview teknikal: #1. Apa peran dan tanggung jawab Anda pada proyek terbaru yang Anda kerjakan? Situation: Tahun lalu, perusahaan saya memutuskan untuk mengembangkan aplikasi mobile untuk meningkatkan interaksi pelangganTask: Saya diberi tugas sebagai manajer proyek yang bertanggung jawab untuk mengawasi seluruh proses pengembangan, memastikan tim bekerja sesuai rencana sehingga proyek dapat selesai tepat waktu dan sesuai anggaran.Action: Saya mulai dengan menyusun rencana proyek secara detail. Saya juga mengadakan rapat mingguan dengan tim, memantau progres kerja mereka, dan berkomunikasi dengan stakeholder untuk memberikan update secara rutin.Result: Proyek berhasil diluncurkan tepat waktu dengan fitur lengkap dan tidak melebihi anggaran. Aplikasi ini juga mendapat tanggapan positif dan berhasil meningkatkan engagement pelanggan sebesar 25% dalam tiga bulan pertama. #2. Ceritakan bagaimana cara Anda menangani stres ketika harus bekerja di bawah tekanan! Situation: Saya pernah bekerja untuk proyek penting dengan deadline yang ketat sehingga membuat tim bekerja di bawah tekanan.Task: Sebagai manajer proyek, saya harus memastikan proyek selesai tepat waktu tanpa harus mengorbankan kualitas kerja kami.Action: Saya membuat jadwal kerja yang realistis, memastikan tim mendapatkan istirahat yang cukup, dan menyediakan dukungan moral kepada anggota tim.Result: Proyek selesai tepat waktu dengan hasil yang memuaskan. Tim juga tetap termotivasi dengan kondisi fisik dan mental yang sehat. #3. Apakah Anda lebih suka bekerja sendiri atau bersama tim? Situation: Saya pernah terlibat dalam proyek pengembangan aplikasi mobile dan harus bekerja sendiri di bagian programming serta bekerja dalam tim untuk koordinasi pengembangan.Task: Saya ditugaskan untuk mengembangkan modul utama aplikasi dan memastikan kerja efektif tim.Action: Dalam prosesnya, saya lebih suka kolaborasi dengan tim untuk menemukan solusi kreatif dan efektif. Saya bisa melakukan brainstorming, berbagi pengetahuan, dan memberi bantuan teknis. Namun, bekerja sendiri juga terkadang bisa meningkatkan fokus saya menjadi lebih baik.Result: Pendekatan kombinasi ini terbukti dapat menyelesaikan proyek secara berkualitas dan lebih cepat dari jadwal. Tim yang terlibat juga lebih termotivasi. Modul yang saya kembangkan lancar dan proyek berhasil mendapat penghargaan inovasi terbaik tahun ini. #4. Berikan contoh masalah tersulit yang pernah Anda selesaikan dalam pekerjaan dan bagaimana Anda menyelesaikannya? Situation: Saat bekerja sebagai pengembang perangkat lunak, kami menemukan bug yang menyebabkan masalah kehilangan data.Task: Saya ditugaskan untuk menemukan dan memperbaiki bug tersebut secepat mungkin.Action: Saya menganalisis log, melakukan debugging, dan menemukan bahwa bug tersebut disebabkan oleh race condition dalam kode. Saya kemudian menulis ulang bagian kode yang bermasalah untuk mencegah kondisi tersebut.Result: Bug berhasil diperbaiki dalam waktu dua hari dan tidak ada lagi data yang hilang setelah itu. #5. Ceritakan bagaimana cara Anda mengatasi konflik yang terjadi di tempat kerja! Situation: Dua anggota tim kami memiliki pandangan yang berbeda tentang pendekatan terbaik untuk sebuah proyek.Task: Sebagai manajer proyek, saya harus menengahi konflik ini dan menemukan solusi yang bisa diterima oleh kedua pihak.Action: Saya mengadakan pertemuan untuk mendengarkan pandangan dari masing-masing pihak, mencari titik temu, dan mengusulkan solusi kompromi.Result: Konflik berhasil diselesaikan dan kami mengadopsi pendekatan gabungan tersebut yang memanfaatkan kekuatan dari masing-masing ide untuk menyelesaikan masalah serupa yang muncul selanjutnya. Contoh pertanyaan behavioral lainnya: Ceritakan tentang kesalahan yang pernah Anda buat saat bekerja dan bagaimana cara Anda mengatasinya?Bisakah Anda menceritakan tentang situasi menantang yang berhasil Anda atasi di tempat kerja?Proyek apa yang paling mengesankan untuk Anda, dan bagaimana Anda berkontribusi dalam proyek tersebut?Ceritakan tentang pengalaman Anda ketika mempelajari keterampilan baru. Bagaimana cara Anda mempelajari dan menerapkannya?Bagaimana cara Anda memastikan kualitas pekerjaan yang telah Anda lakukan? 2. Pertanyaan Situasional Setelah memberikan pertanyaan behavioral, para recruiter biasanya akan memberikan pertanyaan situasional. Tujuan technical test yang satu ini adalah untuk mengetahui kemampuan problem solving kandidat dalam mengantisipasi tantangan yang mungkin terjadi di tempat kerja. Rekruter akan memberikan beberapa situasi hipotesis yang biasanya terjadi di tempat kerja dan menanyakan bagaimana cara kamu merespon situasi tersebut. Untuk menjawabnya, kamu juga bisa menggunakan metode STAR seperti sebelumnya. Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan situasional yang sering ditanyakan: #6. Apa yang akan Anda lakukan jika manajer Anda meminta untuk melakukan tugas yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya? Situation: Sebagai frontend developer, manajer saya pernah meminta untuk mengembangkan website dengan framework yang belum familiar bagi saya.Task: Tugas saya adalah menyelesaikan pengembangan website tersebut meskipun belum memiliki pengalaman dengan framework yang diminta sebelumnya.Action: Saya belajar dari tutorial online dan dari rekan kerja yang sudah pernah menggunakan framework tersebut untuk mengembangkan website yang diminta.Result: Website berhasil diluncurkan tepat waktu dan manajer saya memuji kerapihan kode yang saya tulis dan kemampuan saya dalam mempelajari teknologi baru dengan cepat. #7. Apa strategi yang akan Anda lakukan jika harus mengelola proyek dengan anggaran terbatas tetapi memiliki kebutuhan teknis yang tinggi? Situation: Sebagai IT Project Manager, saya pernah mengelola proyek upgrade infrastruktur jaringan dengan anggaran yang terbatas.Task: Tugas saya adalah untuk memaksimalkan setiap nilai yang telah diinvestasikan untuk memenuhi semua persyaratan teknis.Action: Saya melakukan evaluasi risiko dengan cermat, memprioritaskan kebutuhan esensial, dan mencari solusi alternatif yang lebih hemat biaya. Saya juga melakukan negosiasi dengan vendor untuk mendapatkan harga terbaik dan memastikan transparansi dalam pengeluaran proyek.Result: Dengan manajemen anggaran yang cermat dan pengelolaan sumber daya yang efisien, kami berhasil menyelesaikan upgrade infrastruktur jaringan tepat waktu tanpa melebihi anggaran yang dialokasikan. #8. Apa yang akan Anda lakukan jika seorang pelanggan marah dan tidak puas dengan pekerjaan Anda? Bagaimana Anda menyelesaikan masalah mereka? Situation: Saat bekerja sebagai IT Support Specialist, saya pernah dihadapkan pada pelanggan yang marah karena masalah sistem yang mengganggu operasional mereka.Task: Tugas saya adalah menyelesaikan masalah dengan cepat dan memastikan kepuasan pelanggan dipulihkan.Action: Pertama, saya mendengarkan keluhan mereka, memvalidasi masalah, dan menjelaskan solusi yang akan saya ambil. Selanjutnya, saya memastikan pelanggan mendapatkan informasi tentang progres perbaikan yang saya lakukan. Setelah perbaikan, saya meminta umpan balik untuk memastikan kepuasan mereka.Result: Dengan pendekatan proaktif dan komunikasi yang efektif, masalah pelanggan terselesaikan dalam waktu singkat. Pelanggan menghargai respons cepat dan solusi yang diberikan. #9. Ceritakan tentang pengalaman Anda saat harus bekerja dengan orang yang pernah berkonflik dengan Anda konflik dan bagaimana cara Anda menyelesaikan pekerjaan Anda agar sesuai dengan tujuan proyek? Situation: Di proyek pengembangan website sebelumnya, saya harus bekerja dengan rekan kerja yang pernah berkonflik dengan saya karena perbedaan pandangan dalam proyek sebelumnya.Task: Tugas saya adalah memastikan kami dapat berkolaborasi dengan baik untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu dan berkualitas.Action: Saya mengadakan pertemuan awal dengan rekan tersebut untuk membahas perbedaan pandangan kami sebelumnya dan menyepakati cara kerja yang lebih efektif. Kami menetapkan aturan komunikasi yang jelas dan berfokus pada tujuan bersama. Kami juga sepakat untuk saling memberi umpan balik yang konstruktif dan terus terang.Result: Kolaborasi kami berjalan lancar dan kami berhasil menyelesaikan proyek yang berkualitas dan tepat waktu. Kami bahkan menerima pujian dari manajemen atas kerja sama kami yang efektif. #10. Pernahkah Anda tidak setuju dengan manajer Anda tentang cara terbaik dalam menangani situasi? Bagaimana diskusi tersebut berlangsung? Situation: Saat bekerja sebagai analis bisnis, saya pernah tidak setuju dengan manajer saya tentang pendekatan terbaik untuk menyelesaikan masalah tertentu dalam proyek.Task: Tugas saya adalah menyampaikan pandangan saya dan mencari solusi yang terbaik untuk proyek.Action: Saya mengatur pertemuan dengan manajer saya untuk mendiskusikan pandangan saya. Saya mempersiapkan argumen yang didukung oleh data dan analisis yang relevan. Saya juga mendengarkan pandangan manajer dan mencoba memahami perspektif mereka.Result: Diskusi kami berlangsung konstruktif dan akhirnya kami menemukan solusi yang menggabungkan ide kami berdua. Pendekatan ini tidak hanya menyelesaikan masalah tetapi juga memperkuat hubungan kerja kami dan meningkatkan kepercayaan manajer pada kemampuan analisis saya. Pertanyaan situasional lainnya: Jika Anda menemui kegagalan dalam pengerjaan proyek bersama tim Anda. Bagaimana cara Anda belajar dari pengalaman tersebut?Apa yang akan Anda lakukan saat Anda membuat kesalahan dan tidak ada orang yang menyadarinya?Jelaskan saat Anda merasa beban kerja Anda terlalu berat. Bagaimana cara Anda mengelolanya?Apa yang akan Anda lakukan jika manajer Anda menunjuk Anda untuk memimpin sebuah tim proyek, sementara Anda adalah pegawai yang masih baru di perusahaan tersebut?Apa yang akan Anda lakukan jika klien Anda melakukan perubahan spesifikasi di tengah proses pengembangan proyek? 3. Pertanyaan Tentang Pendidikan Dalam technical interview, para recruiter juga akan memberikan pertanyaan seputar pendidikan. Tujuannya yaitu untuk mengetahui tentang pendidikan dan pelatihan teknis yang telah kamu lakukan sehingga para recruiter dapat menilai apakah kamu sudah siap dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar. Untuk menjawabnya, kamu bisa mulai dengan menyebutkan pendidikan formal terbaru yang kamu tempuh. Selanjutnya, jelaskan tentang pengalaman tambahan yang relevan dengan posisi tersebut seperti pelatihan, sertifikasi khusus, atau prestasi akademis yang pernah kamu dapatkan. Terakhir, akhiri dengan rencana apa yang akan kamu lakukan untuk terus belajar mendalami bidang yang sedang kamu lamar. Perusahaan akan menghargai kandidat yang berpikiran terbuka dan mau belajar secara berkelanjutan. Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan umum tentang pendidikan: #11. Bagaimana pendidikan Anda mempersiapkan Anda untuk pekerjaan ini? "Saya mengambil jurusan Teknik Informatika yang menguatkan pemahaman saya dalam pemrograman, basis data, dan jaringan komputer. Selama kuliah, saya juga mengambil kursus tambahan dalam pengembangan web dan mobile, serta memperoleh sertifikasi dalam Python dan JavaScript. Pengalaman proyek yang saya dapatkan selama studi telah membantu saya mengembangkan kemampuan dalam menghadapi tantangan teknis. Untuk terus memperdalam pengetahuan saya, saya aktif mengikuti kursus online dan tetap up-to-date dengan teknologi terbaru melalui literatur dan webinar." #12. Mengapa Anda memilih perguruan tinggi yang Anda hadiri dan sekolah lain apa yang Anda pertimbangkan? "Saya memilih Universitas XYZ karena reputasinya yang kuat dalam program Teknik Informatika dan fasilitasnya yang mendukung pengembangan praktis dalam bidang IT. Saat memilih perguruan tinggi, saya juga mempertimbangkan beberapa opsi lain yang menawarkan kursus-kursus yang relevan dan kesempatan untuk terlibat dalam proyek-proyek teknologi. Perguruan tinggi ini memungkinkan saya untuk memperluas jaringan kontak dengan alumni yang berpengalaman di industri IT dan kesempatan untuk magang yang relevan dengan studi saya." #13. Apakah nilai dan IPK Anda mencerminkan kualitas pekerjaan yang dapat Anda hasilkan? "Nilai dan IPK saya menunjukkan dedikasi saya terhadap pencapaian akademis, meskipun tidak selalu mencerminkan sepenuhnya kualitas pekerjaan yang saya hasilkan. Awalnya, saya menghadapi tantangan dalam beberapa mata kuliah inti, namun kemudian saya fokus pada kursus-kursus yang lebih spesifik dalam bidang IT, dimana saya berhasil mencapai nilai di atas rata-rata. Saya yakin bahwa kualitas pekerjaan saya lebih baik tercermin dari prestasi akademis saya dalam mata kuliah yang relevan dengan pekerjaan ini." #14. Apakah Anda memiliki sertifikasi teknis? Jika iya, apa saja sertifikasi teknis yang Anda miliki? "Saya memiliki beberapa sertifikasi teknis yang relevan dengan posisi ini. Saya telah mendapatkan sertifikasi dalam AWS Certified Solutions Architect, yang memberikan saya pemahaman mendalam tentang desain dan implementasi sistem yang aman dan kuat di AWS. Selain itu, saya juga memiliki sertifikasi Cisco Certified Network Associate (CCNA), yang memastikan saya memiliki keterampilan dasar dalam administrasi jaringan. Saya juga telah menyelesaikan kursus Google Analytics dan mendapat sertifikasi sebagai Google Analytics Individual Qualification (GAIQ)." #15. Bagaimana strategi Anda agar tetap up-to-date dengan sertifikasi dan pengetahuan teknis Anda? "Untuk tetap up-to-date dengan sertifikasi dan pengetahuan teknis saya, saya secara rutin mengikuti kursus online dan webinar dari platform seperti Coursera, Udemy, dan LinkedIn Learning. Saya juga aktif dalam komunitas profesional, seperti menghadiri konferensi dan meetup teknologi. Selain itu, saya berlangganan berbagai publikasi industri dan mengikuti blog serta podcast yang fokus pada perkembangan terbaru di bidang teknologi. Untuk sertifikasi yang memerlukan pembaruan, saya memastikan untuk mengikuti ujian ulang atau melengkapi persyaratan pembaharuan sebelum masa berlakunya habis." Pertanyaan interview lainnya seputar pendidikan: Apakah Anda pernah terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler atau organisasi mahasiswa selama kuliah? Bagaimana pengalaman tersebut membantu Anda dalam karier Anda?Apakah Anda memiliki pengalaman magang selama masa kuliah? Apa yang Anda pelajari dari pengalaman tersebut?Apakah ada proyek atau tugas khusus selama pendidikan Anda yang relevan dengan pekerjaan ini?Apakah Anda memiliki pengalaman bekerja dalam tim selama masa kuliah? Bisa Anda ceritakan lebih lanjut?Apakah Anda pernah menerima penghargaan atau pengakuan akademis? Bisa Anda jelaskan lebih lanjut? 4. Pertanyaan Tentang Pengetahuan dan Pengalaman Selanjutnya, para recruiter akan melanjutkan proses technical interview dengan memberikan pertanyaan tentang pengetahuan dan pengalaman. Tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan teknis, keterampilan, dan pengalaman kamu terkait dengan posisi yang sedang kamu lamar. Saat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, penting untuk menyampaikan konsep teknis dengan cara yang mudah dipahami. Hal ini karena rekruter yang mewawancarai kamu belum tentu paham tentang pengetahuan teknis yang sedang kamu bicarakan. Pertanyaan technical interview ini bisa bervariasi tergantung pada jenis pekerjaan yang kamu lamar. Namun, berikut adalah beberapa contoh technical test yang biasanya ditanyakan untuk posisi yang berkaitan dengan IT:#16. Bahasa pemrograman apa yang paling nyaman Anda gunakan? "Saya menguasai beberapa bahasa pemrograman, seperti SQL, Python, C++, dan Visual Basic. Dari beberapa bahasa pemrograman tersebut, saya paling sering menggunakan JavaScript. Hal ini karena JavaScript adalah bahasa pemrograman pertama yang saya pelajari dan telah saya gunakan dalam beberapa proyek selama 10 tahun terakhir. Selain itu, JavaScript juga merupakan bahasa yang paling saya kuasai."#17. Bagaimana Anda akan memperbaiki kinerja website yang lambat? "Saya akan memulai dengan menganalisis faktor-faktor penyebab seperti waktu respons server, ukuran gambar, dan kueri database yang kompleks, lalu melakukan optimasi di area-area tersebut."#18. Apa yang Anda ketahui tentang SQL injection dan bagaimana cara pencegahannya? "SQL injection adalah serangan keamanan dimana penyerang memasukkan kode SQL berbahaya ke dalam input untuk mengontrol database. Ini bisa dicegah dengan validasi input, penggunaan parameterized queries, dan menghindari menyisipkan input langsung ke dalam query SQL."#19. Apa yang dimaksud dengan teknik load balancing, dan mengapa itu penting dalam sistem distribusi? "Load balancing adalah teknik untuk mendistribusikan beban kerja (load) secara merata di antara server-server atau komponen-komputer untuk meningkatkan kinerja dan keandalan sistem, mencegah overloading pada satu server, dan memastikan ketersediaan layanan yang lebih baik."#20. Menurut Anda, kapan waktu yang tepat untuk melakukan denormalisasi desain database? "Denormalisasi adalah teknik optimasi basis data yang digunakan untuk meningkatkan kinerja basis data untuk kueri tertentu. Denormalisasi mungkin diperlukan ketika perbaikan perlu dilakukan pada basis data agar memenuhi persyaratan aplikasi Anda. Namun, denormalisasi akan berdampak pada apa yang dapat dilakukan basis data Anda, jadi penting untuk memastikan bahwa itu diperlukan untuk skalabilitas atau kinerja sebelum memilih untuk menggunakannya sebagai teknik optimasi." Pertanyaan interview lainnya seputar pengetahuan dan pengalaman: Apa peran sistem integrasi berkelanjutan dalam proses pembuatan otomatis?Apa perbedaan antara RESTful API dan SOAP?Jelaskan proses booting pada sistem operasi Linux.Apa itu cloud computing, dan sebutkan keuntungan menggunakan layanan cloud?Bagaimana Anda akan menangani keamanan informasi dan proteksi data dalam sebuah aplikasi web?Contoh Pertanyaan Technical Interview Tips Lolos Technical Interview 1. Hindari Menjawab ‘Saya Tidak Tahu” Dalam interview teknikal, jika kamu diberikan pertanyaan yang tidak kamu tahu jawabannya, hindari untuk menjawab “Saya tidak tahu”. Meskipun tidak apa-apa untuk mengatakan bahwa kamu tidak tahu jawabannya, namun hal tersebut akan memberikan kesan yang kurang baik selama proses wawancara kamu.. Sebaiknya jawab dulu pertanyaan tersebut sesuai dengan apa yang kamu tahu. Kemudian, jelaskan bahwa kamu akan mencari informasi lebih lanjut untuk menjawab pertanyaan tersebut jika hal itu terjadi di tempat kerja. Ini akan menunjukkan kepada recruiter bahwa kamu mampu mencari informasi dan jawaban untuk memecahkan masalah saat kamu tidak tahu jawabannya. 2. Uraikan Penjelasan Banyak pertanyaan technical interview yang memiliki jawaban spesifik dan benar. Oleh karena itu kamu perlu mencari cara agar jawaban kamu lebih menonjol dibandingkan dengan kandidat lain. Jika kamu mampu menjelaskan proses pemecahan masalah dan logika yang kamu gunakan untuk menjawab pertanyaan dari recruiter, maka kamu akan tampil sebagai kandidat yang lebih kuat. 3. Mintalah Klarifikasi Jika Diperlukan Jika recruiter mengajukan pertanyaan dan kamu perlu informasi tambahan untuk menjawabnya dengan tepat, jangan ragu untuk meminta klarifikasi. Ini akan menunjukkan kepada recruiter bahwa kamu mampu mengidentifikasi kapan informasi yang lebih lanjut dibutuhkan. Selain itu, recruiter juga akan menganggap kamu sebagai kandidat yang tidak ragu untuk meminta klarifikasi jika diperlukan. 4. Tunjukan Skill Kamu Banyak interview teknikal yang meminta kandidat untuk membuktikan keterampilan teknis mereka melalui serangkaian pertanyaan teka-teki atau technical test pemrograman. Meskipun proses ini biasanya terjadi di tahap kedua atau ketiga, penting untuk menyiapkan diri dalam menghadapi technical test selama interview teknikal. 5. Banyaklah Latihan Interview Mempersiapkan diri dengan baik merupakan kunci kesuksesan dalam interview teknikal. Dengan berlatih secara teratur, kamu dapat mengasah kemampuan dalam menjawab pertanyaan technical interview secara jelas dan terstruktur. Strategi ini juga akan membantu kamu lebih percaya diri dalam menjelaskan konsep-konsep teknis dan mengidentifikasi solusi untuk masalah yang kompleks. Latihan interview juga akan membantu mengantisipasi pertanyaan yang mungkin muncul selama wawancara, sehingga kamu dapat merencanakan jawaban yang tepat dan relevan. 📚 Baca juga:Ketahui 10 Tips Interview Kerja ini Sebelum Bertemu HRD Kesimpulan Technical interview adalah salah satu technical test berupa interview teknikal yang biasanya dilakukan untuk posisi kerja yang berkaitan dengan industri IT.Pertanyaan technical interview dapat terdiri dari pertanyaan umum, teka-teki, technical test, dan pertanyaan tentang pemecahan masalah.Beberapa contoh pertanyaan technical interview yaitu pertanyaan behavioral, pertanyaan situasional, pertanyaan tentang pendidikan, dan pertanyaan tentang pengetahuan dan pengalaman.Pertanyaan behavioral adalah pertanyaan umum tentang bagaimana cara kandidat bersikap yang tujuannya untuk mengetahui secara personal siapa kandidat tersebut dan bagaimana kecocokan mereka dengan budaya perusahaan.Pertanyaan situasional adalah technical test yang digunakan untuk mengetahui kemampuan problem solving kandidat dalam mengantisipasi tantangan yang mungkin terjadi di tempat kerja.Pertanyaan tentang pendidikan merupakan pertanyaan interview yang digunakan untuk mengetahui tentang pendidikan dan pelatihan teknis yang telah dilakukan kandidat sehingga para recruiter dapat menilai apakah mereka sudah siap dengan posisi pekerjaan yang dilamar.Pertanyaan tentang pengetahuan dan pengalaman adalah pertanyaan yang bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan teknis, keterampilan, dan pengalaman kandidat terkait dengan posisi yang sedang dilamar.Beberapa tips untuk sukses dalam technical interview adalah hindari menjawab ‘Saya tidak tahu”, uraikan penjelasan tentang jawaban kamu, mintalah klarifikasi jika kamu tidak paham dengan pertanyaan yang diajukan, tunjukkan skill kamu sesuai kebutuhan wawancara dan perbanyaklah latihan sebelum interview. Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake. --- Ditulis Oleh Ita Sugiharti ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!