Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Career Development
Sep 3rd 2022

Apa Itu Desain Produk? Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Jenjang Karir!

Daftar Isi : Pengetian Desain Produk Mengapa Desain Produk Penting? Jenis Desain Produk Proses Desain Produk Prospek Kerja Desain ProdukAkhir-akhir ini istilah desain produk cukup populer di dunia startup atau bisnis digital. Bisa dibilang bahwa konsep desain produk memegang peranan penting untuk kelangsungan bisnis kedepannya. Pasalnya, ketika membuat desain produk seorang desainer produk harus memikirkan core design produk dan memastikan produk tersebut bisa menjadi solusi bagi masyarakat. Nah, penasaran apa itu desain produk? Yuk, simak artikel dari Cake yang membahas pengertian desain produk hingga peluang pekerjaan desain produk. Apa Itu Desain Produk? Apa yang dimaksud dengan desain produk? Mari kita intip pengertian desain produk dulu, yukPengertian Desain Produk Desain produk adalah suatu proses untuk mendesain dan merencanakan suatu produk yang dibutuhkan oleh masyarakat. Tentunya dalam langkah-langkah membuat desain produk, perlu dilakukan riset mendalam mengenai inti masalah yang dihadapi masyarakat dan membuat solusi kreatif dengan mengembangkan produk dari perusahaan. Maka dari itu seorang desainer produk perlu menerapkan design thinking saat mendesain sebuah produk digital maupun fisik dengan fokus end-to-end product development. Dimana, harus dipastikan bahwa produk bisa digunakan secara efisien oleh end-user atau konsumen. Masih bingung dengan apa itu desain produk? Cake akan memberikan beberapa contoh desain produk agar mudah memahami apa yang dimaksud desain produk. Contoh Desain Produk Gojek Pastinya sudah tidak asing lagi dengan superApp GoJek yang menjawab kebutuhan keseharian masyarakat Indonesia. Nah, hadirnya aplikasi Gojek ini ternyata berawal dari permasalahan driver ojek yang sebagian besar waktunya digunakan untuk menunggu penumpang dari pagi hingga malam. Permasalahan lainnya adalah lokasi driver ojek sulit ditemukan oleh penumpang. Disinilah terjadinya “inefisiensi pasar” dan celah antara penumpang dan driver ojek. Dari permasalahan tersebut, akhirnya berdirilah call centre Gojek untuk menghubungkan driver dan penumpang sebagai solusi pertama. Seiring berjalannya waktu, dengan melakukan riset user behaviour dan tingginya minat masyarakat, akhirnya Gojek menciptakan aplikasi ojek online yang lebih efisien daripada call centre. Apple Siapa sih yang tidak kenal dengan produk Apple? Bisa dikatakan Apple merupakan perusahaan yang sangat menyadari konsep desain produk. Apple melibatkan tim desainer produk dalam setiap tahap proses pengembangan produk, mulai dari konsep hingga produk jadi. Kita bisa melihat desain produk keluaran Apple tampak lebih mewah namun sederhana, dimana Apple user menginginkan desain produk seperti itu. Airbnb Airbnb juga merupakan hasil proses desain produk yang cukup berhasil. Airbnb merupakan sebuah aplikasi yang mengawali perubahan bisnis pariwisata dengan menghubungkan tamu menginap dengan pemilik rumah secara efisien.📚 Baca juga:Desainer Grafis: Job Desk, Skill, Gaji [+Caranya] Tujuan dan Fungsi Desain Produk Mengapa desain produk memegang peranan penting? Dalam proses desain produk harus dicermati karena sangat sensitif bagi keberlangsungan bisnis perusahaan kedepannya. Bisa dikatakan bahwa tujuan desain produk adalah untuk membuat sebuah produk atau jasa yang dibutuhkan oleh target marketnya secara efektif dan efisien. Dimana perusahaan lebih mendesain produk dengan daya tarik penjualan yang terjangkau dengan biaya produksi yang tidak terlalu mahal. Nah, sebenarnya apa saja sih fungsi desain produk? Yuk, simak ulasan berikut ini! Kepuasan konsumen meningkat: Konsep desain produk bisa meningkatkan kepuasan konsumen terhadap produk untuk mengatasi masalah mereka secara tepat dan berkualitas.Faktor keberhasilan produk/jasa: Kreasi dan inovasi dalam proses desain produk bisa menjadi standar keberhasilan product line yang lain yang akan di kembangkan. Tentunya untuk meningkatkan performa, mengurangi biaya produksi, dan risiko dalam bisnis.Meningkatkan penjualan: Proses desain produk mendorong adanya inovasi dan kreativitas dalam sebuah produk yang tepat guna. Tentunya mampu untuk meningkatkan penjualan karena keunikan dari produk tersebut.Kualitas perusahaan meningkat: Proses desain produk juga mendorong perusahaan untuk lebih jeli dalam memproduksi produk secara optimal. Pastinya perusahaan dituntut menciptakan produk berkualitas dengan meminimalisir biaya dan limbah yang mempengaruhi kualitas perusahaan.Mengembangkan pertumbuhan bisnis: Dengan meningkatnya penjualan dan kualitas perusahaan, pertumbuhan bisnis perusahaan juga akan meningkat.Jenis Desain Produk Terdapat tiga jenis desain produk yang paling umum yaitu system design, process design, dan interface design. Masing-masing jenis desain produk ini memiliki fungsinya masing-masing yang sangat penting. Yuk, simak lebih lanjut!1. System Design System design berfokus pada sistem dalam produk yang dikembangkan. Sehingga desainer produk dituntut memiliki kemampuan information architecture dalam mengelola informasi menjadi system design produk yang bisa digunakan di dunia nyata. Seperti contoh di misalnya di minimarket, kita bisa melihat setiap lorong atau rak dibagi beberapa kategori seperti sabun, makanan, atau alat rumah tangga. Kemudian, ketika ada promo Idul Fitri, maka produk seperti kue kering, sirup, biskuit, atau parcel akan ditampilkan di bagian depan minimarket. Kategorisasi pemajangan produk di minimarket merupakan system design untuk mempermudah proses pembelian barang bagi konsumen.2. Process Design Jenis desain produk kedua adalah process design yang berkaitan dengan perancangan produk. Pada process design ini, desainer produk akan merancang alur kerja dalam produk yang akan dikembangkan. Contohnya saat berbelanja di minimarket terdapat alur proses atau process design, salah satunya proses pembayaran. Dalam proses pembayaran di minimarket ada dua jenis proses, dengan mengantri di kasir untuk dipindai atau dengan self-checkout. 3. Interface Design Berbeda dengan dua jenis desain produk lainnya, interface design ini lebih menitik beratkan pada desain estetik produk. Dimana interface design ini bertujuan untuk menarik kesan pertama dari pengguna produk. Interface design ini juga mempertimbangkan agar produk mudah digunakan oleh semua lini. Pastinya tampilan dari produk harus jelas informasinya dan tidak membingungkan. Seperti contoh aplikasi Gojek dimana tampilan dari aplikasi tersebut cukuplah jelas dan dipahami dengan icon dan tombol yang jelas. Sehingga semua konsumen dengan mudah menggunakannya. Proses Desain Produk Faktanya cara desain produk ini tidaklah mudah, dibutuhkan proses desain produk yang cukup panjang hingga produk diluncurkan ke market. Nah, bagaimana proses desain produk? Cake akan membahas 7 proses desain produk. Let’s check this out! 1. Mendefinisikan Visi dan Misi Sebelum melakukan pengembangan produk (product development), perusahaan harus mendefinisikan konteks produk tersebut. Apakah produk tersebut bisa menjawab kebutuhan konsumen atau tidak. Pastinya, desainer produk harus mendefinisikan: Visi dan misi produkStrategi pengembanganMenetapkan KPIMenetapkan proposisi nilai produk. Dengan demikian, proyeksi dalam pengembangan produk lebih jelas dan rinci. 2. Riset Produk Untuk memaksimalkan peluang kesuksesan produk di market, wajib hukumnya untuk melakukan riset terlebih dahulu sebelum product development. Melakukan riset akan menghemat waktu dan tenaga dalam pembuatan produk. Sehingga, ini dapat menghasilkan produk yang tepat guna dan meminimalisir kegagalan produk di market. Pada dasarnya riset produk ini mencari informasi dari lapangan untuk wawasan design product. Riset produk yang bisa dilakukan antara lain dengan: InterviewDiskusiSurveyRiset pasar 3. User Analysis Setelah melakukan riset produk, desainer produk mampu mendefinisikan segmentasi dan persona dari segmentasi tersebut. Tentunya sangat berguna dalam menciptakan desain produk yang merepresentasikan konsumen. Disisi lain perusahaan bisa tahu apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh konsumen dengan alasan yang jelas. Sehingga hal itu mempermudah desainer produk untuk fokus pada produk utama yang diciptakan. 4. Brainstorming Ide Hal yang paling krusial dalam product design adalah brainstorming ide. Dimana pada tahap ini desainer produk akan merumuskan ide desain produk, dan menentukan fitur utama produk yang akan ditonjolkan saat diluncurkan di market. Nah brainstorming ide bisa dilakukan dengan beberapa cara untuk membantu memperjelas diskusi. Beberapa cara tersebut adalah: user journey mappingStoryboardSketchingWireframing. 📚 Baca juga:Apa itu Brainstorming? 9 Cara Brainstorming yang Efektif! 5. Membuat Desain Produk Setelah riset dan brainstorming ide, saatnya mendesain produk dengan konsep yang sudah matang. Dalam proses membuat desain produk akan dibuat sebuah prototipe sebagai implementasi konsep produk yang direncanakan. Prototipe ini berfungsi untuk memberikan user experience sebagai solusi yang nyata dari konsep produk. Prototipe ini akan di tes oleh RD terlebih dahulu untuk memastikan fungsi produk sesuai dengan konsep atau tidak. 6. Tes dan Validasi Produk Setelah prototipe produk selesai dibuat, maka saatnya melakukan tes dan validasi produk untuk menguji produk apakah berjalan sesuai dengan konsepnya. Uji produk ini pada dasarnya untuk mendapatkan masukan dari konsumen apakah fungsi produk dan alurnya sudah sesuai dengan kebutuhannya atau tidak. Dari masukan tersebut, desainer produk akan meninjau dan memperbarui prototipe untuk melakukan tes dan validasi produk hingga desain produk sudah memenuhi kebutuhan konsumen. 7. Aktivitas Pasca Peluncuran Produk Ternyata aktivitas desain produk ini tidak berhenti pada tahap peluncuran produk saja. Product improvement akan selalu dilakukan untuk meningkatkan kualitasnya. Pastinya perusahaan akan berinteraksi dengan konsumen untuk mendapatkan masukan dan ulasan.Peluang Kerja Desain Produk (Product Designer) Apakah kamu tertarik bekerja sebagai desainer produk? Kali ini, Cake akan memperinci jenjang karir desainer produk, skill yang dibutuhkan, dan tips mendapatkan pekerjaan desainer produk. Jenjang Karir Desainer Product Junior Product DesignerSenior product DesignerProduct Design ConsultantProduct Design ManagerPengusaha Skill Desainer Produk Kemampuan mendesain (Illustrator/Photoshop/ Figma/CAD/InDesign)KreatifKemampuan design thinkingKemampuan berpikir analitis dan kritisInovatifKemampuan melakukan risetMemahami konsep desain 2D/3DMemahami UI UX Design 📚 Baca juga:100+ Contoh Soft Skill Hard Skill dalam CV (untuk 15 Pekerjaan) Tips Menjadi Desainer Produk Lulus Sarjana:Untuk menjadi desainer produk, kamu perlu menyelesaikan pendidikan sarjana jurusan desain produk. Dengan menempuh pendidikan di perguruan tinggi akan mendapat landasan skill desain produk. Punya Portfolio:Memiliki portfolio akan menjadi nilai plus, karena dengan portfolio ini rekruter bisa menilai secara objektif kemampuan desain produk. Latihan Desain Produk:Untuk mengasah kualitas dalam desain produk ada baiknya untuk latihan rutin dalam mendesain sebuah produk. Karena nantinya bisa digunakan sebagai portfolio. Buat CV Menarik:Buatlah CV yang menarik agar dilirik oleh rekruter. Pastikan CV desainer produk merangkum jelas kemampuanmu. Bagaimana membuat CV desainer produk yang menarik? Berikut contohnya!Contoh CV Desain Produk - Dibuat di Cake Setelah mengenal apa itu desain produk pastinya kamu sudah memiliki gambaran ruang lingkup pekerjaan sebagai desainer produk. Apakah kamu tertarik membangun karir di dunia desain produk?Cake merupakan CV Builder ATS-friendly dengan 50+ template keren yang bisa kamu download! Yuk, coba gratis sekarang juga! 🎉Buat CV --- Ditulis oleh Talitha Edrea ---
Industry & Job Overview
Nov 10th 2025

Creative Director: Pengertian, Tanggung Jawab, Jenjang Karir, dll.

Mungkin kamu sering menemukan lowongan creative director di dalam industri produksi televisi, desain grafis, musik, video game, iklan, majalah, dan studio film. Tetapi, pekerjaan creative director bisa ditemukan di organisasi kreatif lainnya juga, lho! Sebelum membahas lebih lanjut, mari kita bahas apa yang dimaksud dengan creative director? Creative director adalah pimpinan kreatif yang bekerja dengan tim kreatif untuk membuat, merencanakan, dan menyampaikan visi strategis untuk klien. Selain itu, mengawasi seluruh proses kreatif dan membimbing tim kreatif juga merupakan peran creative director. Di artikel CakeResume ini, kamu akan belajar tentang pengertian creative director, apa bedanya art director dan creative director, apa tugas seorang creative director, keterampilan yang dibutuhkan creative director, jenjang karir creative director, berapa gaji creative director, hingga cara menjadi creative director. Jangan kemana-mana, ya! Daftar Isi:Pengertian Creative Director Tanggung Jawab dan Tugas seorang Creative Director Kemampuan yang dibutuhkan Creative director Gaji dan Perkembangan Karir Dari Seorang Creative Director Cara Menjadi Creative DirectorApa Tugas Seorang Creative Director?Apa Itu Creative Director? Pengertian Creative Director Direktur kreatif adalah pemimpin tim kreatif. Biasanya, tim kreatif terdiri dari art director, videografer, copywriter, desainer, dan ilustrator. Tim kreatif ini umumnya bekerja di perusahaan periklanan atau tim pemasaran sebuah perusahaan. Peran creative director yaitu memimpin tim kreatif untuk membuat, merencanakan dan menyampaikan visi strategis dan kreatif untuk sebuah proyek. Pekerjaan creative director terlibat dalam perencanaan brand atau iklan, mulai dari tahap brainstorming ide, mengawasi seluruh proses kreatif, hingga perilisan hasil kreatif. Direktur kreatif adalah pimpinan yang juga bertanggung jawab untuk memastikan proyek selesai sesuai dengan waktu dan anggaran yang sudah ditentukan. Jadi, bagi kamu yang ingin menjadi creative director, bersiaplah untuk mempelajari spreadsheet dan kalender, serta menulis di papan tulis, ya! Industri yang Membutuhkan Creative Director Peran creative director penting dalam setiap industri seni dan entertainment. Industri ini mencakup produksi televisi, desain grafis, musik, video game, iklan, majalah, dan studio film. Profesi ini juga dapat ditemukan di perusahaan pengembangan web dan pengembangan software. Mengapa peran creative director penting dalam industri ini? Karena direktur kreatif adalah orang yang sangat dibutuhkan dalam proses pengembangan produk kreatif. Oleh karena itu, kamu pasti banyak menemukan lowongan creative director di industri ini. Umumnya, dua tempat yang sangat membutuhkan peran creative director, yaitu digital agency dan perusahaan startup. Perbedaan Creative Director and Art Director Sekarang kamu sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan creative director. Tapi, apa bedanya art director dan creative director? Art director dan creative director memang merupakan 2 profesi yang berhubungan. Namun, perbedaan yang paling kelihatan adalah dari tanggung jawab kedua profesi ini. Pekerjaan art director lebih mengarah ke hal-hal teknis dari suatu seni. Art director juga bertemu dengan klien untuk memastikan konsep yang diinginkan klien sesuai dengan yang dikerjakan oleh tim kreatif. Misalnya, dalam hal menentukan desain sebuah produk dan membuat set produksi sesuai dengan permintaan klien. Creative director adalah posisi yang lebih tinggi dibandingkan art director karena tanggung jawabnya lebih besar. Creative director bertanggung jawab dalam pembuatan video, penentuan desain, teknik copywriting, dan lain-lain. Art director akan memberikan arahan mengenai permintaan dari klien, kemudian seorang creative director akan menyesuaikan permintaan tersebut dengan fakta yang ada di dunia digital agar strategi digital marketing yang telah disusun dapat berjalan dengan efektif. Jadi, penting untuk menjelaskan perbedaan ini sehingga setiap orang di tim tahu mengenai siapa yang bertanggung jawab untuk hal apa. Sehingga dapat menghindari ketidakjelasan dan masalah lainnya. Apa Tanggung Jawab dan Tugas Seorang Creative Director? Peran utama creative director dalam sebuah perusahaan adalah mendorong pertumbuhan kreativitas anggota tim. Jadi, apa saja tugas seorang creative director? 1. Menciptakan Ide Kreatif Tugas direktur kreatif adalah menciptakan konsep kreatif. Proses pembuatan konsep kreatif dimulai dari pertemuan dengan klien, baik itu klien di luar perusahaan maupun di dalam perusahaan. Tim kreatif akan berunding dengan klien mengenai konsep yang diinginkan dan apa saja yang bisa dilakukan oleh tim kreatif dalam proses produksi. Ide kreatif ini bisa berupa video, gambar, copywriting, dan banyak hal lainnya. 2. Mempertahankan Energi dan Teamwork Dalam Tim Mempertahankan energi dan kerjasama antar anggota tim juga menjadi peran creative director. Dalam pertemuan antara klien dengan tim kreatif, biasanya terjadi banyak perubahan ide dan penjadwalan ulang pertemuan. Disini tugas creative director adalah mengawasi tim kreatif supaya hasil yang diproduksi sesuai dengan permintaan dan memuaskan. 3. Membuat Laporan Mengenai Kinerja Pekerja Pekerjaan yang telah dikerjakan oleh tim kreatif akan masuk ke dalam catatan creative director. Jadi, tugas selanjutnya yang menjadi tanggung jawab creative director adalah mengumpulkan catatan tersebut dan membuat sebuah laporan. Laporan ini nantinya akan dipresentasikan ke atasan dan ke klien. Laporan ini penting untuk penilaian proses produksi dan pendanaan sebuah konsep kreatif.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di CakeResume! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia.🎉Cari LokerSkill yang Dibutuhkan Creative Director Cara menjadi creative director yaitu melengkapi diri dengan keterampilan-keterampilan yang diperlukan untuk menjadi creative director. Direktur kreatif perlu memiliki keterampilan interpersonal dan kepemimpinan yang kuat untuk memimpin tim kreatif dan bertemu dengan klien. Selain itu, keterampilan penting yang dibutuhkan direktur kreatif adalah sebagai berikut: ✅Visi Kreatif Keterampilan pertama yang dibutuhkan oleh direktur kreatif adalah memiliki visi yang kreatif. Visi kreatif yang dimaksud adalah kemampuan berimajinasi dan menciptakan ide artistik yang berkaitan dengan pekerjaan. Kemampuan ini dibutuhkan untuk mengembangkan ide-ide baru yang imajinatif yang sesuai dengan citra perusahaan. Hal ini juga akan membantu dalam menarik pelanggan baru melalui iklan, memastikan rencana tetap jelas, dan membantu tim kreatif memahami tujuan proyek. ✅Manajemen Proyek Pekerjaan creative director memerlukan keterampilan manajemen proyek, karena creative director adalah orang yang bertanggung jawab dalam memimpin banyak tim dan departemen selama proyek berlangsung. Keterampilan ini dibutuhkan untuk mengawasi tim dan memastikan semua berjalan lancar dari awal hingga akhir. Ini termasuk mengikuti jadwal dan anggaran, memenuhi deadline, mengalokasikan sumber daya, dan komunikasi dengan manajemen tingkat atas. ✅Komunikasi Ilmu komunikasi penting untuk dimiliki seorang creative director karena peran creative director yaitu bertemu dengan klien maupun anggota tim untuk menjelaskan strategi, negosiasi, persuasi, dan memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi. Dengan keterampilan komunikasi yang baik, penyampaian kampanye dan proses produksi akan berjalan dengan lancar. ✅Desain Grafis Profesi creative director adalah pekerjaan yang berhubungan dengan kreativitas. Oleh karena itu, ilmu desain grafis akan membantu direktur kreatif selama proses produksi. Keterampilan ini dilengkapi dengan pengetahuan akan seni, desain, alat digital, tata letak halaman, dan hierarki visual. ✅Pengembangan Konsep Direktur kreatif adalah pihak yang terlibat dalam pengembangan konsep kreatif. Pengembangan konsep terjadi pada tahap awal desain ketika tim mengembangkan berbagai ide tentang proses atau produk yang sesuai dengan kebutuhan klien. Peran creative director di sini adalah mengatur detail dan tujuan produk tersebut. Selain itu, keterampilan ini juga digunakan untuk membuat ide untuk kampanye, berkomunikasi dengan departemen lain tentang persyaratan organisasi, dan mengkoordinasikan aktivitas pengembangan produk kreatif. Karir Creative Director Jenjang Karir Setelah mempelajari tentang pengertian creative director, peran creative director, hingga keterampilan yang dibutuhkan creative director, tentu kamu penasaran tentang jenjang karir creative director, kan? Bagi kamu yang tertarik mengejar karir sebagai creative director, kamu bisa memulai karir dari level terbawah. Berikut adalah jenjang karir creative director: 1. Staf Karir creative director dimulai dari staf desain grafis. Biasanya, posisi ini banyak dicari oleh perusahaan iklan dan startup. Kamu bisa menggunakan kesempatan ini untuk memperoleh pengalaman dan menjadikan ini sebagai batu loncatan. 2. Desain Grafis Senior Setelah memperoleh pengalaman setidaknya 3 tahun sebagai staf, kamu bisa menginjak ke jenjang berikutnya menjadi desain grafis senior baik di perusahaan yang sama ataupun perusahaan lainnya. 3. Art Director Jenjang karir selanjutnya adalah menjadi art director. Pekerjaan art director tidak jauh berbeda dengan creative director. Jadi, disini kamu akan semakin siap untuk menjadi creative director. 4. Creative Director Setelah memiliki pengalaman setidaknya 6 tahun, kamu dapat melanjutkan karir ke level tertinggi yaitu sebagai creative director. Creative director bertanggung jawab dan berinteraksi secara langsung dengan CEO. Setelah memahami apa itu [Profession] dan tugasnya, jangan lupa pelajari juga contoh CV creative director yang bisa kamu jadikan referensi agar peluangmu diterima semakin besar. Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di CakeResume! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia.🎉Cari Loker Gaji Berapa gaji creative director? Gaji creative director bisa dikatakan cukup besar. Rata-rata gaji creative director berkisar antara Rp. 3,500,000 hingga Rp. 7,000.000 atau bahkan bisa lebih besar untuk creative director level tinggi atau yang tingkatnya sudah profesional. Menurut Indeed.com, gaji creative director di Jakarta per bulannya bisa mencapai Rp. 8,733,429. Namun, gaji creative director bisa berbeda-beda bergantung pada pengalaman, kualifikasi, dan UMR tiap daerah tempatnya bekerja.Tips untuk Menjadi Creative Director 1. Menempuh Pendidikan dan Memiliki Sertifikasi Cara menjadi creative director yaitu memperoleh gelar sarjana di bidang yang relevan. Pendidikan yang bisa kamu tempuh yaitu jurusan desain komunikasi visual, ilmu komunikasi, perfilman, desain, dan jurusan relevan lainnya. Selama kuliah, kamu akan mempelajari tentang komunikasi visual multimedia, komunikasi visual periklanan, ilustrasi, videografi dan fotografi, animasi, desain, metode produksi komunikasi visual, dan berbagai software (misalnya, Adobe Photoshop, Illustrator, Flash, dll.) Selain menempuh gelar sarjana, penting juga untuk melengkapi diri dengan sertifikasi yang relevan. Sertifikasi yang bisa kamu ambil, yaitu: Adobe Certified Expert (ACE)Certified Graphic Designer (CGD)Certified Digital Art Director (CDAD)Certified Creative Director (CCD)Certified Production Artist (CPA)Certified Motion Graphics Creative Director (CMGCD)Certified Advertising Creative Director (CACD)Certified Interactive Creative Director (CICD) 2. Mendapatkan Pengalaman Kerja sebagai Creative Director Memiliki pengalaman yang relevan di industri ini akan menjadi poin tambahan ketika kamu melamar lowongan creative director. Memiliki pengalaman beberapa tahun sebagai desainer grafis dan art director akan memperbesar kesempatan kamu untuk diterima sebagai creative director. Bagi kamu yang masih kuliah, kamu bisa menambah pengalaman dengan cara mendaftar internship sebagai desainer grafis di perusahaan. 3. Buat Portofolio Lamaran Kerja Jika kamu memiliki hasil-hasil proyek, kamu bisa mengumpulkannya dan membuat sebuah portofolio. Portofolio ini bisa kamu kumpulkan bersama CV ketika melamar lowongan creative director. Perekrut akan melihat hasil-hasil karya kamu dan jika hasil tersebut cocok dengan perusahaan yang kamu daftar, tentu kamu akan dipanggil untuk ke tahap perekrutan selanjutnya, lho! 4.Buat CV MenarikContoh CVCreative Director Kent James 081-440-235-1234 [email protected] Jakarta, Indonesia Creative Director dengan pengalaman selama 7 tahun di industri digital marketing. Memimpin tim kreatif dengan 15 anggota. Berpengalaman dalam produksi periklanan dan telah meningkatkan pendapatan perusahaan sebesar 35%. Pengalaman Bekerja Creative Director ChipCookie Agency | Jakarta, Indonesia 2022 - sekarang Meningkatkan keuntungan perusahaan sebesar 30%Bekerjasama dengan copywriter, illustrator, animator, dan desainerMencapai kesepakatan 4 kontrak senilai total 500 juta dalam setahun Art Director Popcorn Digital Marketing Agency | Jakarta, Indonesia 2018 - 2022 Bekerjasama dengan copywriter, graphic designer, dan videographer untuk memproduksi iklanMenurunkan biaya produksi sebesar 20%Membangun hubungan yang baik dengan 8 klien ternama Graphic Designer BlueBean Agency | Jakarta, Indonesia2016 - 2018 Berdiskusi dengan klien mengenai konsep desainMengulas dan merevisi layout dan templatesMenggunakan Adobe After Effects untuk membuat video Graphic Designer HoneyBee Marketing Agency (Internship) | Rhode Island, United States 2015 (6 bulan) Bekerja sama dengan manajer untuk mengembangkan konsepMenggunakan Adobe Photoshop untuk mendesain logoMembuat template sesuai dengan permintaan klien Riwayat Pendidikan Bachelor of Arts in Graphic Design (2016-2020) Rhode Island School Of Design (RISD) - (2012 - 2016) Skills Soft Skills Leadership skillsInterpersonal skillsCreativityManajemen waktuCritical thinking Hard Skills Graphic designWriting skillsVideographyVideo editingBudgeting Language Bahasa Indonesia (Native) Bahasa Inggris (IELTS 8.0) Bahasa Mandarin (TOCFL Band C1) Sertifikasi Certified Graphic Designer (CGD)Certified Digital Art Director (CDAD)Certified Visual Creative Director (CVCD) Buat CV ATS-friendly sekarang juga di CakeResume! Ada 50+ template dan dapat diunduh dalam format PDF, lho! 100% Gratis!🎉Buat CVKesimpulan Creative director adalah pemimpin tim kreatif yang merencanakan, membuat, dan memberikan visi strategis dan kreatif suatu proyek.Tanggung jawab dan tugas seorang creative director yaitu menciptakan ide kreatif, mempertahankan energi dan kerjasama dalam tim, dan membuat laporan tentang kinerja pekerja.Selain ilmu interpersonal dan kepemimpinan, 5 keterampilan yang dibutuhkan oleh direktur kreatif adalah kreativitas, manajemen proyek, ilmu komunikasi, desain grafis, dan pengembangan konsep.Jenjang karir seorang creative director dimulai dari staf desain grafis, desain grafis senior, art director, dan akhirnya mencapai posisi creative director.Cara menjadi creative director yaitu menempuh pendidikan yang relevan, mengambil sertifikasi, memiliki pengalaman kerja yang relevan, membuat portofolio lamaran kerja, dan membuat CV menarik. Nah, sekarang kamu sudah tahu pengertian creative director dan apa saja yang perlu kamu siapkan untuk menjadi seorang creative director. Tertarik untuk menjadi creative director? Cari lowongan creative director sekarang juga di Job Portal CakeResume! Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja CakeResume. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development! --- Ditulis olehAileen Gabriella ---
Career Development
Mar 27th 2023

Venture Capital: Cara Kerja dan Perannya untuk Bisnis Startup

Daftar isi:Pengertian Venture Capital Proses Investasi Venture Capital Jenis Pembiayaan Modal Ventura Apa Saja Venture Capital di Indonesia? Dalam beberapa tahun terakhir, muncul banyak startup atau perusahaan rintisan. Startup-startup ini beroperasi di berbagai bidang mulai dari transportasi, pendidikan, kesehatan, sampai pariwisata. Dengan menggunakan teknologi sebagai ujung tombak, para startup ini mendisrupsi operasional dari perusahaan konvensional di tiap bidang. Salah satu hal yang paling sering kita dengar ketika berbicara tentang startup adalah soal valuasinya. Misalnya, Traveloka yang sudah mencapai valuasi sebesar US$ 3 miliar. Namun, pernahkah kalian memikirkan, siapa yang menyuntikan dana untuk startup hingga dapat mencapai nilai perusahaan yang sangat fantastis? Untuk itu, kita perlu mengenal sedikit tentang perusahaan modal ventura (terjemahan Inggris: venture capital atau VC).Keuntungan Venture Capital bagi StartupApa Itu Venture Capital?Sebelum startup mulai menjamur di Indonesia, mungkin tak banyak yang tahu soal modal ventura. Alhasil, banyak orang yang bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan venture capital (VC). Secara singkat, perusahaan venture capital adalah salah satu jenis kendaraan investasi. Bila kita secara aktif menginvestasikan uang kita, mungkin kita pernah mendengar soal investasi di saham melalui reksadana. Reksadana adalah salah satu jenis kendaraan investasi. Dan ada banyak pula kendaraan investasi lainnya, termasuk VC. Namun, berbeda dengan investasi reksadana yang dilakukan pengelola dana dengan membeli saham perusahaan yang sudah berjalan cukup lama, perusahaan modal ventura umumnya berinvestasi pada perusahaan yang baru dirintis alias startup. Karena natur usahanya yang berfokus pada investasi di perusahaan rintisan, venture capital adalah jenis kendaraan investasi yang cukup riskan. Meskipun menjanjikan keuntungan yang besar bagi modal ventura bila startup bisa melantai di bursa saham, risiko dari bisnis baru cukup besar. Tak jarang startup dapat tumbang di tengah jalan bila produk dan model bisnisnya tidak sesuai dengan permintaan pasar. Singkat kata, keunggulan dan kelemahan modal ventura sebagai ialah potensi keuntungan yang besar (bisa sampai 10-20x bila melantai di bursa saham) dengan diiringi risiko yang sangat besar. Terkait dengan definisi modal ventura/VC adalah pengertian venture capitalist. Seorang venture capitalist adalah seseorang yang bekerja di sebuah perusahaan modal ventura. Bisa sebagai seorang analis yang mencari startup yang menarik. Maupun sebagai portfolio manager yang mewakili perusahaan modal ventura untuk mengelola startup di mana mereka berinvestasi. Di kalangan investor sendiri, venture capitalist juga erat kaitannya dengan angel investor hingga sering salah dimengerti. Pada dasarnya, angel investor merujuk pada investor pada tahap ideasi. Seorang founder startup yang sudah memiliki ide yang baik dengan beberapa bakal prototipe dapat menghubungi angel investor. Dana dari angel investor umumnya akan digunakan untuk membuat prototipe maupun produk dasar (minimum viable product). Mengingat risikonya yang paling besar di antara jenis investor lainnya, tak banyak pihak yang menjadi angel investor. Alhasil, kebanyakan dari angel investor adalah keluarga atau teman dari pendiri startup. Setelah produk dasar terbentuk, umumnya startup akan membutuhkan dana lebih untuk menjual produknya. Di sinilah perusahaan modal ventura akan berperan umumnya. Setelah melihat produk dasar startup dan menganalisa kondisi pasar, perusahaan modal ventura akan menentukan apakah mereka akan berinvestasi. Mungkin ada juga yang bertanya apa perbedaan antara investor dan venture capitalist. Merunut pada pengertian venture capital di atas, dapat disimpulkan bahwa VC adalah satu di antara banyak kendaraan investasi. Sehingga, seorang venture capitalist dapat dikategorikan sebagai investor. Namun, seorang investor belum tentu adalah seorang venture capitalist, mengingat masih banyak instrumen lain di mana investor bisa berinvestasi. Setelah mengetahui beberapa info dasar simak juga beberapa informasi lanjutan seperti bagaimana cara kerja venture capital di bawah ini.Cara Kerja Venture CapitalDarimana Venture Capital Mendapatkan Dana?Secara umum, kegiatan modal ventura dimulai dari menghimpun dana. Tim venture capital umumnya tidak menerima dana dari masyarakat umum seperti reksadana. Hal ini dikarenakan kebutuhan dana modal ventura yang cukup besar dan akan sulit dihimpun melalui masyarakat pada umumnya. Pendana modal ventura umumnya adalah investor berbentuk organisasi seperti konglomerasi, perusahaan terbuka dengan dana besar, maupun individu dengan kekayaan tinggi (high net worth individual). Apa Peran Venture Capital? Setelah menghimpun dana, perusahaan modal ventura kemudian akan memilih beberapa startup untuk disuntik dana. Umumnya, setiap modal ventura memiliki kriteria sendiri, tapi beberapa kriteria dasar mencakup produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar, potensi perkembangan pesat, maupun jumlah kompetitor yang masih terbatas. Pasca-investasi, venture capitalist bidang manajemen portofolio akan melakukan arahan kepada perusahaan startup yang mereka bina terkait strategi dan eksekusi bisnis. Hal ini untuk menolong para founder startup yang mungkin tidak memiliki banyak pengalaman mengelola perusahaan sebelumnya. Berdasarkan mekanisme kerjanya dapat terlihat peran penting modal ventura di Indonesia. Umumnya, tak banyak investor yang mau berinvestasi di fase awal startup karena risiko default yang cukup besar. Padahal, banyak startup dengan produk yang sesuai keinginan pasar membutuhkan pendanaan. Adanya perusahaan modal ventura mengisi kebutuhan dana ini. Di luar itu, perusahaan modal ventura juga berperan penting dalam mempertemukan pendiri startup dengan pihak-pihak yang bisa membantu mereka. Tak jarang pendiri startup merupakan orang-orang yang belum memiliki banyak koneksi di dunia usaha. Modal ventura menjembatani hal ini dan memperbesar kemungkinan startup untuk dapat berhasil secara komersial. Bagaimana Venture Capital Dapat Keuntungan? Atas jasa mereka melakukan penghimpunan dana hingga pembinaan startup, modal ventura akan menarik balas jasa berupa management fee atau biaya manajemen. Biaya ini umumnya merupakan persentase tertentu dari dana kelolaan. Sebagai contoh, bila modal ventura berhasil mengumpulkan dana sebesar US$ 100 juta dengan biaya manajemen sebesar 2%. Maka, selama masa aktif investasi (sekitar 5 tahun pertama), modal ventura akan menarik biaya sebesar US$ 100 juta x 2% = US$ 2 juta per tahunnya. Setelah masa aktif investasi lewat, umumnya biaya akan turun perlahan-lahan. Selain biaya manajemen, ada pula balas jasa lain berupa performance fee atau carried interest. Performance fee ini memiliki konsep yang cukup mirip dengan bonus. Singkatnya, dari profit yang dihasilkan oleh perusahaan modal ventura, venture capitalist akan menerima persentase tertentu. Sebagai contoh, modal ventura yang mengelola dana sebesar US$ 100 juta memiliki carried interest sebesar 20%. Andaikan perusahaan modal ventura berhasil melipatgandakan dana tersebut setelah 8 tahun. Maka, total keuntungan adalah US$ 200 juta – US$ 100 juta = US$ 100 juta. Dan performance fee adalah sebesar US$ 100 juta x 20% = US$ 20 juta. Lalu investor akan menerima keuntungan sebesar US$ 100 juta (total keuntungan) – US$ 20 juta (performance fee) = US$ 80 juta. Dapat terlihat melalui penjelasan di atas, performance fee umumnya baru akan didapatkan oleh perusahaan modal ventura ketika sudah mencatatkan keuntungan. Dengan jangka waktu investasi yang biasanya cukup panjang (8-10 tahun), selama beberapa tahun pertama pendapatan modal ventura hanya didapatkan dari biaya manajemen saja. Jenis-jenis Pendanaan Venture CapitalAda beberapa jenis pendanaan pada perusahaan modal ventura. Jenis pendanaan ini dibagi berdasarkan fase-fase pada startup. Umumnya, tiap modal ventura mempunyai strategi yang berbeda. Ada yang berinvestasi pada fase yang lebih awal dengan harapan untuk mendapatkan imbal hasil investasi yang lebih besar. Namun, ada juga yang berinvestasi pada tahap-tahap akhir karena memiliki risiko yang lebih kecil. 1. Seed Funding Seed funding atau seed capital adalah pendanaan yang diberikan pada startup untuk menjual produknya. Pada tahap pre-seed, startup telah mengembangkan produk dasar merekanya. Di tahap seed funding inilah startup akan mulai memasarkan produknya. Pendanaan pada tahap ini dilakukan oleh angel investor maupun modal ventura. Mengingat di titik ini startup belum menunjukkan rekam jejak komersial yang terpercaya, tak banyak VC yang berinvestasi. Namun, dengan dana kelolaan VC yang semakin besar dari tahun ke tahun, banyak VC yang mencari cara baru untuk menyalurkan dana maupun mendapatkan keuntungan. Alhasil, ada beberapa modal ventura yang berinvestasi pada startup di tahap seed funding. 2. Seri A Pada saat melakukan pendanaan seri A, startup umumnya telah memiliki produk dasar yang dijual kepada pelanggannya. Setelah memenuhi beberapa kriteria dasar seperti jumlah pengguna yang besar dan pendapatan yang stabil, startup dapat mencoba menghimpun lebih banyak dana. Kata kunci di fase ini ialah strategi monetisasi jangka panjang. Pada tahap Seri A produk sudah cukup terbentuk berkat penyesuaian yang terjadi di fase seed funding. Dana yang dihimpun di tahap ini difokuskan untuk membangun tim startup dan menjalankan strategi bisnis yang berkelanjutan. 3. Seri B Bila strategi bisnis pada seri A telah terbukti mampu meningkatkan jumlah pelanggan dan pendapatan, startup dapat melakukan pendanaan seri B. Fokus pada tahap ini ialah penguatan. Startup di tahap ini akan mendorong pertumbuhan melalui investasi pada pengembangan bisnis, penjualan, pemasaran, teknologi, dan layanan pelanggan. 4. Seri C Startup pada seri B yang telah menunjukkan rekam jejak komersial yang baik, dapat melanjutkan ke pendanaan seri C. Dana yang dihimpun di seri C umumnya digunakan untuk memperbesar skala dari perusahaan. Patut dicatat bahwa ada sebagian modal ventura yang tidak lagi berinvestasi di seri C dan seterusnya. Hal ini karena fokus perusahaan modal ventura adalah menemukan startup-startup baru dengan imbal hasil yang besar (bisa sampai 10 kali lipat). Sedangkan, pendanaan di seri C umumnya cukup besar sehingga sulit mendapatkan imbal hasil yang terlalu besar. 5. Bridge financing/Mezzanine Fund Pada tahap terakhir, startup umumnya akan bersiap untuk melantai di bursa saham. Untuk menghimpun dana yang diperlukan untuk kepentingan go public, startup umumnya akan melakukan penghimpunan dana terakhir.Contoh Perusahaan Modal Ventura di Indonesia Berikut beberapa contoh venture capital yang beroperasi di Indonesia. 1. Sequoia Capital Perusahaan ini merupakan salah satu modal ventura terbesar di dunia dari segi dana kelolaan. Kantor pusat Sequoia Capital terletak di Amerika Serikat, tapi mereka juga memiliki kantor di Asia Tenggara yang berinvestasi di Indonesia. VC ini berinvestasi antara lain di GoTo dan Kopi Kenangan. 2. Sinar Mas Digital Ventures (SMDV) Modal ventura yang satu ini merupakan bagian dari konglomerasi Sinar Mas. Karena itu, pendanaannya utamanya didapatkan dari aset grup Sinar Mas. SMDV berinvestasi pada 30 perusahaan yang mencakup Sirclo, Aruna, dan Waste4Change. 3. Alpha JWC Ventures Alpha JWC merupakan perusahaan venture capital independen pertama di Indonesia. Pada saat ini, perusahaan ini telah berinvestasi di lebih dari 70 startup dengan dana kelolaan sebesar US$ 650 juta. Startup kelolaan Alpha JWC antara lain Zenius, Ajaib, dan Hangry. Perusahaan modal ventura memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia hari ini. VC mengisi kebutuhan akan dana, bimbingan, dan koneksi yang dibutuhkan oleh startup untuk berkembang. Ke depannya, peran VC masih dibutuhkan untuk mendorong perkembangan startup di Indonesia.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia.🎉Cari Kerja--- Ditulis Oleh Stephen Antonius ---
Career Development
Oct 24th 2022

Pengertian Kewirausahaan: Jenis, Tujuan, Manfaat dan Ciri-Cirinya!

Daftar Isi: Pengertian KewirausahaanJenis Jenis KewirausahaanTujuan KewirausahaanKelebihan dan Kekurangan Kewirausahaan Apa yang dimaksud dengan kewirausahaan?Kewirausahaan adalah salah satu jenis skill yang umum dimiliki semua orang. Kewirausahaan bukan merupakan suatu hard skill yang dapat dipelajari dengan kuliah khusus, tetapi merupakan skill yang harus dilatih secara terus menerus agar dapat berkembang. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai sifat-sifat kewirausahaan, tujuan berwirausaha, hingga jenis-jenis usaha dalam kewirausahaan, ada baiknya jobseeker mengerti konsep kewirausahaan secara umum terlebih dahulu.Apa yang Dimaksud dengan Kewirausahaan? Sifat-sifat wirausahaDi masa modern ini, wirausaha sangat sering disamakan dengan wiraswasta. Utamanya, wirausaha dan wiraswasta memiliki perbedaan konseptual yang cukup besar. Definisi dan Konsep Kewirausahaan Konsep kewirausahaan adalah keterampilan dalam memulai, mengelola, memanfaatkan, dan mengembangkan usaha, dan penggunaan kreativitas dan inovasi jangka panjang. Sementara itu, wiraswasta adalah seorang yang terampil dalam memberikan nilai lebih dalam suatu produk dan memiliki kemampuan untuk mencari uang secara kreatif. Artikel ini akan fokus mengenai apa pengertian dari kewirausahaan. Definisi kewirausahaan adalah konsep penciptaan bisnis baru dengan penyediaan produk atau jasa untuk meraih keuntungan, dengan mempertimbangkan berbagai risiko yang termasuk didalamnya. Konsep kewirausahaan di masa modern ini juga akan berubah seiring zaman terutama dengan semakin mudahnya akses internet oleh masyarakat umum, dimana kewirausahaan tidak hanya digunakan untuk meraih keuntungan tetapi juga mengatasi berbagai jenis masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Pengertian Wirausaha Sementara itu, seorang wirausaha adalah seseorang yang menggunakan konsep kewirausahaan tersebut untuk memulai bisnisnya sendiri. Semakin banyaknya perusahaan startup yang muncul dalam beberapa tahun terakhir merupakan pertanda semakin banyaknya wirausaha yang melihat berbagai jenis masalah yang dihadapi masyarakat umum dan melihat solusi untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut. Untuk menghadapi masalah-masalah tersebut dan penciptaan solusinya, sifat-sifat yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha adalah:Motivasi diri yang tinggi: pembangunan suatu bisnis bukanlah hal yang mudah, apalagi pembangunan bisnis dari nol dan penciptaan solusi yang belum pernah diciptakan sebelumnya. Maka dari itu, seorang wirausaha harus memiliki motivasi diri yang tinggi untuk dapat menjalankan bisnis tersebut meskipun masalah yang dihadapi tetap muncul.Kerelaan gagal: kegagalan adalah salah satu kemungkinan yang sangat besar dihadapi oleh seorang wirausaha. Maka dari itu, sifat yang harus dimiliki seorang wirausaha adalah kesiapan untuk menghadapi kegagalan dari usahanya tersebut, mulai dari kegagalan kecil seperti tidak mencapai target atau bahkan bangkrutnya perusahaan tersebut.Kompetitif: walaupun seorang wirausaha menciptakan solusi baru dari suatu masalah, bukan berarti wirausaha itu adalah satu - satunya. Mulai dari wirausaha lain atau bahkan perusahaan besar, seorang wirausaha harus memiliki semangat kompetitif dan pantang menyerah untuk menghadapi mereka.Terus berinovasi: terutama dalam menghadapi kompetisi yang ada dalam pasar tersebut, seorang wirausaha harus dapat menciptakan inovasi-inovasi baru baik untuk menetapkan keunikan atau untuk menyelesaikan masalah-masalah di masa depan.Kemampuan networking: seorang wirausaha harus memiliki kemampuan untuk membangun jaringan yang kuat. Mulai dari rekan kerja untuk membagi beban kerja, pembagian spesialisasi, hingga pencarian investor, seorang wirausaha harus memiliki kemampuan untuk mengelilingi dirinya dengan rekan-rekan yang dapat dipercaya. Jenis-Jenis Usaha dalam Kewirausahaan Jenis-jenis usahaJenis-jenis usaha dalam kewirausahaan tidak terbatas dalam satu jenis saja namun umumnya dibagi menjadi 4 jenis. Pembagian jenis-jenis usaha dalam kewirausahaan ini dibagi berdasarkan skala usahanya sebagai berikut: 1. Bisnis Kecil (Small Business) Wirausaha skala kecil sangat mudah ditemukan dalam hidup sehari-hari. Ciri-ciri kewirausahaan skala bisnis kecil adalah pada skala bisnis tersebut. Inovasi produk dan jasa yang ditawarkan umumnya bukan merupakan inovasi besar. Contoh kewirausahaan skala kecil adalah restoran keluarga, toko kelontong, atau toko lainnya yang sangat umum merupakan bisnis yang dijalankan oleh keluarga atau dalam lingkup pertemanan. Walaupun bisnis ini sangat umum dimulai dengan skala yang sangat kecil, bisnis ini dapat juga dibangun secara perlahan menjadi bisnis yang dianggap sebagai bisnis utama dalam daerah tertentu, atau bahkan memperbesar skala bisnisnya. 2. Perusahaan Rintisan (Scalable Startup) Suatu startup adalah suatu perusahaan pada tingkat awal yang berfokus pada satu jenis produk atau jasa tertentu. Pada fase awal ini, umumnya sebuah startup membutuhkan bantuan dari investor seperti venture capitalist yang dapat menyuntikkan dana dalam perusahaan tersebut untuk dapat berkembang. Perusahaan dengan konsep scalable startup adalah perusahaan dengan rencana awal untuk dapat berkembang untuk meraih banyak pelanggan dan meraih keuntungan dari besarnya jumlah pelanggan tersebut. Contoh kewirausahaan jenis scalable startup adalah perusahaan seperti GoJek, Uber, Google, dimana perusahaan-perusahaan tersebut meraih keuntungan dengan menargetkan besarnya jumlah pelanggan.📚 Baca juga:Ingin Kerja di Startup? Intip 10 Plus Minus Bekerja di Startup! 3. Perusahaan Besar (Large Company) Perusahaan besar yang sudah memiliki basis pengguna yang besar masih dapat mendapatkan manfaat dari kewirausahaan. Konsep kewirausahaan seperti inovasi konstan tetap dibutuhkan oleh perusahaan besar, seperti diversifikasi produk dan jasa yang ditawarkan, penjangkauan segmen konsumen baru, atau penyesuaian model bisnis. Contoh kewirausahaan dalam perusahaan besar adalah Traveloka Eats, dimana perusahaan yang menawarkan layanan dalam bidang travel harus menyediakan diversifikasi produk dalam bentuk layanan pengantaran makanan karena terbatasnya layanan travel karena pandemi COVID-19. 4. Kewirausahaan Sosial (Social Entrepreneurship) Perusahaan yang didesain sebagai social entrepreneurship berbeda dengan jenis-jenis usaha dalam kewirausahaan lainnya, dimana tujuan utama dari kewirausahaan sosial bukan untuk meraih keuntungan. Konsep kewirausahaan utama yang digunakan oleh kewirausahaan sosial adalah untuk menciptakan perubahan sosial. Walaupun demikian, kewirausahaan sosial berbeda dari organisasi nirlaba dimana kewirausahaan sosial masih meraih keuntungan. Ciri-ciri kewirausahaan dalam bidang sosial adalah perusahaan yang menggunakan inovasi baru untuk membantu meningkatkan taraf hidup dan kondisi sosial dari masyarakat umum, dan menggunakan keuntungan yang diraih dari usaha ini untuk mendanai inovasi lebih lanjut. Contoh kewirausahaan adalah Patagonia. Perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat ini menggunakan 1% dari profitnya untuk berbagai usaha konservasi lingkungan.Tujuan dan Manfaat Kewirausahaan Tujuan kewirausahaan untuk seseorang pada awalnya mungkin hanya untuk mengejar keuntungan, namun dalam skala yang lebih besar, manfaat kewirausahaan dapat dirasakan secara mudah dalam masyarakat atau dalam lingkup bisnis tertentu. Beberapa manfaat kewirausahaan yang dapat dilihat secara mudah adalah: 1. Kewirausahaan membuka pasar baru dan menstimulasi ekonomi Dengan inovasi-inovasi baru, baik perusahaan besar maupun startup yang baru dimulai tentunya akan menghasilkan pasar baru dan akan mempekerjakan lebih banyak pekerja. Manfaat kewirausahaan ini akan terasa langsung dalam masyarakat dengan munculnya lapangan kerja baru dan memberikan nafas hidup baru dalam bisnis atau ekonomi yang mungkin mulai mengalami stagnasi. 2. Kewirausahaan mendorong perubahan sosial Kewirausahaan dasarnya adalah sifat yang membuat gebrakan baru dalam dunia bisnis. Dengan inovasi baru, seorang wirausaha akan menawarkan produk atau jasa baru dan menyebabkan bahkan pemain lama untuk mengikuti perubahan atau bahkan menawarkan inovasi baru agar tidak tertinggal zaman. 3. Kewirausahaan membantu meningkatkan pendapatan nasional Dengan wirausaha yang mempekerjakan masyarakat, jumlah pengangguran akan berkurang dan meningkatkan pajak yang diterima oleh negara. 4. Kewirausahaan menciptakan ekonomi yang sehat dan seimbang: Dengan ekosistem kewirausahaan yang berkembang, pemerintah akan memberikan dukungan baik dalam bentuk pendanaan, pusat studi, dan program pendidikan untuk para wirausaha, sehingga mendorong keberagaman dan kesehatan ekonomi negara tersebut. Diluar itu, manfaat kewirausahaan tidak terbatas hanya untuk seseorang yang memulai usahanya sendiri, tapi juga dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, mulai dari pegawai dalam suatu perusahaan hingga pemilik perusahaan kecil.Keuntungan dan Kekurangan Kewirausahaan Setelah mendalami konsep kewirausahaan, sifat kewirausahaan, jenis-jenis usaha dalam kewirausahaan, beserta tujuan dan manfaatnya, tentu banyak kelebihan dan kekurangan menjadi seorang wirausaha. Berikut beberapa garis besar kelebihan dan kekurangan dari menjadi seorang wirausaha:Pro (Kelebihan Kewirausahaan)Fleksibilitas jam kerja: salah satu keuntungan menjadi wirausaha yang sering disebutkan oleh wirausaha lain adalah fleksibilitas waktu kerja. Dengan memulai usahanya sendiri, seorang wirausaha dapat mengatur jam kerjanya sendiri.Kontrol total atas bisnis tersebut: keuntungan kedua menjadi wirausaha adalah kepemilikan total atas bisnis tersebut. Jika tujuan seorang berwirausaha adalah untuk dapat mengatur arah dari bisnis tersebut secara pribadi, maka aspek ini sangat penting karena wirausaha tersebut menjadi penentu arah bisnis tersebut.Kemampuan mengejar passion: umumnya, tujuan seseorang berwirausaha adalah untuk mengejar passionnya. Baik itu membuka kedai kopi, menyediakan aplikasi untuk pengantaran makanan, hingga membantu usaha konservasi lingkungan, seorang wirausaha akan memiliki pengetahuan dan keinginan yang besar dalam bidang tersebut.Mempelajari skill baru: seorang wirausaha harus ingin terus belajar untuk dapat memajukan bisnisnya. Maka dari itu, keuntungan berwirausaha yang sering tidak disadari oleh seorang wirausaha adalah kesempatan untuk mempelajari skill baru yang terkadang tidak mereka duga, mulai dari kemampuan programming, pengetahuan finansial, hingga soft skill seperti ketahanan dan semangat pantang menyerah.Potensial meraih keuntungan yang tak terbatas: sebagai seorang wirausaha, tujuan utama berwirausaha tentunya adalah untuk meraih keuntungan. Dengan menggunakan konsep kewirausahaan di atas, seseorang dapat meraih keuntungan yang tidak terbatas dalam gaji bulanan, melainkan tergantung dari besarnya bisnis tersebut dan usaha dari seorang wirausaha tersebut.Kontra (Kekurangan Kewirausahaan)Tanggung jawab finansial: seorang wirausaha umumnya memulai bisnisnya sendiri dengan bantuan minimal dari pihak lain. Dengan besarnya potensial keuntungan finansial berwirausaha, tentunya besar juga jumlah uang yang dipertaruhkan di awal. Maka dari itu, seorang wirausaha harus dapat menentukan kelayakan dari business plan tersebut sebelum melaksanakan segalanya.Tanggung jawab pribadi: selain urusan finansial, seorang wirausaha juga bertanggung jawab dari aspek aspek lain, mulai dari strategi bisnis, marketing, hingga supply chain. Berbagai aspek ini dapat memakan jam kerja yang relatif lebih banyak dibandingkan seorang pegawai, terutama sebelum bisnis tersebut berjalan dengan lancar.Kompetisi yang besar: terutama dengan mudahnya akses internet di masa modern ini, penyebaran informasi pun menjadi semakin mudah. Mulai dari pengetahuan finansial, hard skill, dan konsep-konsep kewirausahaan, semua orang dapat mengakses pengetahuan ini dengan mudah dan mengakibatkan besarnya jumlah kompetitor yang akan muncul untuk mengatasi masalah tertentu. Kewirausahaan adalah sifat yang penting dimiliki oleh semua orang, karena konsep kewirausahaan mencakup banyak sifat-sifat dasar yang digunakan dalam mencari kesuksesan. Sifat kewirausahaan seperti pantang menyerah, keinginan terus belajar, dan inovasi berlanjut adalah sifat-sifat yang akan memiliki efek yang besar terutama di masa depan dimana tuntutan karir menjadi semakin tinggi dan penyebaran ilmu pengetahuan melalui internet menjadi semakin mudah. Kewirausahaan tidak terbatas hanya untuk seseorang yang berusaha untuk memulai usahanya sendiri, namun juga untuk perusahaan yang berusaha untuk bertahan hidup atau bahkan berkembang. Sedang mencari karyawan?Pasang GRATIS 3 lowongan kerja pertama untuk perusahaan Anda. Sortir CV rekrut kandidat berkualitas dengan mudah sekarang juga!🎉 Pasang Loker--- Ditulis Oleh Sasannaditya S. Wang ---
Industry & Job Overview
Apr 12th 2024

Apa itu Tech Company? Pengertian, Jenis, Contoh, dan Cara Melamar

Perusahaan teknologi atau tech company mengambil peran signifikan dalam mendorong perkembangan ekonomi digital Indonesia. Riset LPEM FEB UI pada tahun 2022 menunjukan bahwa satu perusahaan teknologi di Indonesia saja bisa menyumbang sekitar 1,8% - 2,2% dari total PDB. Di tahun 2023, Indonesia berada di peringkat ke-6 dunia sebagai negara dengan jumlah perusahaan teknologi rintisan terbanyak, yaitu 2.486 tech startup. Jumlah perusahaan teknologi yang masif ini membuka banyak peluang bagi pencari kerja. Agar tak melewatkan kesempatan ini, kamu bisa menyimak artikel seputar pengertian, jenis, contoh dan cara melamar kerja di perusahaan teknologi berikut ini. Yuk, simak selengkapnya! Daftar isi: Apa itu Tech Company? Perbedaan Technology Company, Startup, dan Scale-up Jenis-Jenis Perusahaan Teknologi Contoh Tech Company Indonesia Contoh Big Tech Company Cara Melamar Kerja di Tech Company Apa itu Tech Company? Technology company atau yang kerap disebut tech company adalah perusahaan yang berfokus mengembangkan dan memasarkan teknologi untuk menghasilkan produk atau jasa. Karakteristik perusahaan teknologi adalah fokusnya pada riset dan inovasi yang bertujuan meningkatkan nilai produk bagi konsumen. Perusahaan teknologi berorientasi pada solusi untuk memenuhi kebutuhan pasar, atau mengatasi tantangan tertentu dengan pemanfaatan teknologi. Perbedaan Tech Company, Startup, dan Scale-up Ketika membahas seputar tech company, beberapa orang mungkin menyamakannya dengan perusahaan startup dan scale up. Namun, ada perbedaan mendasar antara tech company, startup, dan scale up. Berikut pembahasan selengkapnya: 1. Startup Apa yang dimaksud dengan startup? Dikutip dari Forbes, startup adalah perusahaan rintisan yang didirikan untuk mengembangkan produk atau layanan yang unik, menarik, dan tak tergantikan bagi konsumen. Startup menjadikan inovasi sebagai fondasi pengembangan produk dan layanan, sehingga mampu menciptakan produk dan jasa yang benar-benar baru. Perusahaan startup bisa berasal dari berbagai sektor industri, tak hanya dari sektor teknologi saja. Namun, tren saat ini menunjukan bahwa pertumbuhan tech startup lebih tinggi karena sektor teknologi cenderung lebih cepat dibandingkan sektor lain. Tech startup adalah perusahaan rintisan yang berfokus pada pengembangan dan pemasaran produk atau layanan teknologi. Mereka memanfaatkan inovasi teknologi untuk menciptakan solusi yang menarik dan relevan bagi pasar. Tech startup memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi karena sektor teknologi memiliki potensi mengubah cara konsumen dalam berinteraksi, bekerja, dan menjalani hidup secara keseluruhan. 📚 Baca juga: Daftar Perusahaan Startup Indonesia dengan Reputasi DEI Terbaik Januari 2024 2. Scale-up Sama seperti namanya, scale up adalah perusahaan startup yang telah berkembang dan mencapai tahap untuk meningkatkan skala operasional dan penetrasi pasar. Untuk menjadi perusahaan scale-up, startup perlu memiliki model bisnis yang solid, serta mampu membuktikan bahwa produk atau layanan mereka diminati pasar. Ada banyak indikator yang bisa digunakan untuk mengukur pertumbuhan startup ke scale-up, beberapa di antaranya adalah pertumbuhan karyawan dan pendapatan perusahaan. Dikutip dari Scalex-Invest, startup yang ingin menjadi perusahaan scale-up perlu meningkatkan jumlah karyawan lebih dari 20% per tahun dan sudah mengumpulkan pendapatan setidaknya senilai USD 1 juta. 3. Tech Company Apa itu perusahaan tech atau tech company? Secara umum, tech company adalah perusahaan yang berfokus pada riset dan inovasi teknologi untuk menghadirkan produk atau layanan yang benar-benar baru ke konsumen. CEO MediaTech Ventures, Paul O’Brien dalam artikelnya di LinkedIn menyebutkan, perusahaan teknologi (tech company) berbeda dengan perusahaan yang menggunakan teknologi (tech-enabled company). Perusahaan teknologi lebih berorientasi pada sains dan tidak bisa berdiri jika bukan karena teknologi yang dihadirkannya. Contoh sederhananya, tech company mampu menghasilkan layanan, produk, atau solusi baru berdasar permintaan pasar. Dalam hal ini, perusahaan seperti Apple termasuk sebagai tech company karena mampu meluncurkan iPhone sebagai solusi kebutuhan ponsel pintar dengan kapabilitas perangkat telepon, multimedia, olah pesan, dan mampu terhubung dengan konektivitas internet. iPhone generasi pertama adalah produk telepon genggam all-in-one pertama dengan sistem layar sentuh interaktif dan sistem operasi iOS. Produk ini mampu menggeser dominasi BlackBerry sebagai ponsel multifungsi terpopuler saat itu. Jenis-Jenis Perusahaan Teknologi Perusahaan teknologi dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan produk atau layanan yang dihasilkan. Co-founder MOHARA, Blen Blomerley dalam artikelnya di LinkedIn mengklasifikasikan perusahaan teknologi menjadi 4 jenis yaitu hardware, software as a service (SaaS), perpanjangan bisnis offline, dan e-commerce. Berikut penjelasannya: 1. Hardware Hardware company adalah perusahaan teknologi yang berfokus melakukan riset dan inovasi teknologi untuk memproduksi perangkat keras (hardware). Jenis perusahaan ini biasanya berkaitan dengan desain, pengembangan, dan produksi komponen komputer, smartphone, tablet, server, networking, dan hardware lainnya. Contoh big tech company yang masuk sebagai perusahaan teknologi penyedia hardware adalah AMD, Intel, Qualcomm, MediaTek, Samsung, Apple, dll. Perusahaan-perusahaan tersebut populer dengan produk semiconductor yang menjadi komponen inti smartphone, PC, dan tablet. 2. SaaS SaaS adalah singkatan dari Software as a Service. Perusahaan jenis ini berfokus mengembangkan, mengelola, dan menyediakan akses perangkat lunak melalui internet. Model bisnis SaaS tidak mewajibkan pengguna mengunduh atau menginstal software secara lokal di perangkat masing-masing. Pengguna dapat mengakses software melalui browser atau aplikasi khusus. Contoh perusahaan SaaS adalah Cloudflare, Google Workspace, Adobe, Microsoft, dll. Perusahaan tersebut menyediakan software berlangganan untuk berbagai kepentingan produktivitas dan kolaborasi berbasis cloud computing. 3. Perpanjangan Bisnis Offline Perusahaan teknologi jenis ini adalah bentuk ekspansi dari perusahaan konvensional yang sebelumnya sudah eksis. Misalnya, kini banyak muncul layanan perbankan digital yang menjadi ekspansi dari perbankan konvensional. Contoh perusahaan teknologi perpanjangan bisnis offline ini adalah Blu BCA, by.U Indonesia, Kompas Cyber Media (Kompas.com), dll. 4. E-commerce Perusahaan teknologi e-commerce menyediakan solusi bagi para penjual dan pembeli untuk bertransaksi secara online. Mereka menyediakan dan mengelola platform sebagai ‘pasar digital’ yang aman untuk transaksi jual-beli. Contoh perusahaan teknologi e-commerce adalah Amazon, Shopee, Blibli, Tokopedia, Alibaba, dan lainnya. Contoh Tech Company Indonesia Setelah mengetahui pengertian dan jenis-jenis perusahaan teknologi, kini saatnya mengenal perusahaan teknologi di Indonesia. Berikut merupakan profil 5 big tech company yang beroperasi di Indonesia. 1. Tokopedia Tokopedia adalah perusahaan e-commerce yang didirikan oleh Leontinus Alpha Edison dan William Tanuwijaya pada 2009. Dilansir dari website resmi perusahaan, Tokopedia mampu bertransformasi menjadi perusahaan teknologi besar setelah mendapat pendanaan dari Softbank, Sequoia, dan Alibaba. Tokopedia merger dengan perusahaan Gojek menjadi GoTo pada tahun 2021. Setelah merger, Tokopedia mempunyai lebih dari 3.800 karyawan dan total pengguna lebih dari 178,94 juta per tahun 2023. 2. Gojek Gojek adalah technology company Indonesia penyedia layanan jasa transportasi online yang berdiri sejak 2010. Perusahaan ini mendapat rentetan pendanaan besar pada tahun 2016 dari KKR, Warburg, Farallon Capital, dll senilai Rp 7,2 triliun. Pendanaan ini membuat Gojek berstatus perusahaan unicorn pertama asal Indonesia dengan valuasi USD 1,3 miliar pada saat itu. Seiring perkembangan perusahaan, Gojek turut memperluas layanan dengan menyediakan layanan finansial teknologi, pengiriman, investasi, dll. Pada tahun 2021 Gojek merger dengan Tokopedia menjadi GoTo. Merger ini bertujuan untuk meningkatkan eksistensinya di pasar global. Saat ini Gojek telah bekerja sama dengan lebih dari 2,5 juta driver dan mempunyai lebih dari 38 juta pengguna di Asia Tenggara. 3. Grab Grab adalah perusahaan teknologi multinasional yang menyediakan layanan jasa transportasi online, pengiriman makanan, dan layanan finansial di Asia Tenggara. Perusahaan ini pertama didirikan pada 2012, dan berhasil menjadi perusahaan Asia Tenggara pertama yang mencapai decacorn pada 2019. Menurut data Measurable AI, Grab menguasai sekitar 50% pangsa pasar industri layanan jasa transportasi di Indonesia per tahun 2023. Perusahaan yang berbasis di Singapura ini juga tercatat menguasai kepemilikan perusahaan dompet digital OVO untuk memperkuat ekosistem digital platform pada tahun 2021. 4. Traveloka Traveloka adalah tech company Indonesia yang menyediakan layanan perjalanan secara online. Perusahaan yang berdiri sejak tahun 2012 ini menawarkan pembelian tiket transportasi hingga pemesanan hotel secara online. Traveloka berevolusi dari perusahaan startup menjadi unicorn pada tahun 2017, dua tahun setelah ekspansinya ke Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Filiphina. Dikutip dari Nikkei Asia, Traveloka mempunyai lebih dari 55 juta pengguna bulanan aktif pada tahun 2023. 5. Shopee Shopee adalah perusahaan teknologi e-commerce yang pertama kali didirikan pada 2015 di Singapura. Perusahaan yang berada di bawah naungan SEA Group ini menyediakan layanan online shopping, dompet digital, financial technology, dll. Menurut data SimilarWeb per Februari 2024, Shopee menduduki e-commerce terpopuler yang paling sering dikunjungi pengguna Indonesia. Shopee mencatatkan total kunjungan pengguna sebesar 242,2 juta sejak pertama kali rilis. Ingin kerja di perusahaan tech? Yuk, lamar pekerjaan impian kamu di Cake, ada ratusan loker di perusahaan top Indonesia!Cari Kerja Contoh Big Tech Company Dalam satu dekade terakhir, industri teknologi menjadi sektor yang memainkan peran vital di perekonomian global. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor penting yaitu inovasi cepat, permintaan konsumen yang tinggi, hingga perubahan gaya hidup digital. Saat ini, ada 5 big tech company yang dikenal sebagai penguasa pasar teknologi dengan tingkat kapitalisasi pasar global terbesar. Berikut merupakan profil 5 perusahaan teknologi terbesar di dunia: 1. Apple Apple berada di peringkat pertama perusahaan teknologi terbesar di dunia. Perusahaan ini didirikan oleh Steve Jobs, Steve Wozniak dan Ronald Wayne di California, Amerika Serikat pada 1976. Apple menghadirkan banyak produk unggulan yang tidak hanya berfungsi sebagai gadget, tapi juga lifestyle pengguna. Beberapa produk andalan Apple adalah iPhone, iPad, MacBook, iMac, Apple Watch, AirPods, dll. Apple juga menawarkan layanan digital berbasis langganan seperti Apple Music, Apple TV+, iCloud, Fitness, dan banyak lainnya. Raksasa teknologi asal Silicon Valley ini sukses sebagai perusahaan teknologi terbesar karena memiliki ekosistem gadget dan sistem operasi terintegrasi yang laku keras di pasaran. Menurut laporan Statista, Apple adalah perusahaan paling bernilai di dunia dengan pendapatan tahunan USD 383 miliar pada 2023. 2. Microsoft Pada tahun 1975, dua programmer sekawan Bill Gates dan Paul Allen mendirikan perusahaan Microsoft di New Mexico, Amerika Serikat. Perusahaan teknologi ini menjual sistem operasi komputer, software produktivitas kerja, konsol game Xbox, cloud services, dan banyak lainnya. Sejak dekade 90an, Microsoft telah mendominasi penjualan software dan sistem operasi untuk PC (personal computer). Kesuksesan Microsoft terus berkembang seiring dengan ekspansinya ke industri Artificial Intelligence (AI) beberapa tahun belakangan. Nilai pasar perusahaan yang berbasis di Washington ini juga mampu menembus angka USD 3,12 triliun pada Februari 2024. Menurut laporan keuangan perusahaan pada tahun 2023, Microsoft mencatatkan rekor pendapatan tahunan sebesar USD 211 miliar. 3. Amazon Siapa sangka perusahaan yang awalnya adalah situs pembelian buku online ini berhasil menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia. Jeff Bezos adalah sosok penting yang mendirikan Amazon sekaligus memperluas produk dan layanannya ke berbagai sektor penting seperti Amazon Prime (Hiburan), Amazon Web Services (Public Cloud), Alexa, Twitch (Gaming), dan Goodreads (Hobby Interests). Perusahaan yang bermarkas di Seattle, Amerika Serikat ini mempunyai lebih dari 1,5 juta karyawan di seluruh dunia. Dengan jumlah karyawan sebesar ini, perusahaan tetap mampu menghasilkan pendapatan tahunan sebesar USD 574,79 miliar per tahun 2023. 4. Alphabet Pada tahun 2015, Google melakukan restrukturisasi perusahaan dan membentuk Alphabet sebagai perusahaan induk dari berbagai lini bisnis dan proyek yang dimiliki perusahaan. Alphabet memiliki banyak produk unggulan seperti Google Suite, Android, YouTube, dan berbagai produk Google lainnya. Perusahaan yang bermarkas di California ini mempunyai nilai kapitalisasi pasar sebesar USD 1,86 triliun. Alphabet memiliki lebih dari 181.798 karyawan dan mampu menghasilkan pendapatan tahunan sebesar USD 307,39 miliar pada 2023. 5. Meta Meta adalah perusahaan teknologi yang menaungi Facebook, Instagram, WhatsApp, dan lini bisnis lainnya. Perusahaan ini awalnya bernama Facebook, didirikan oleh Mark Zuckerberg pada tahun 2004. Kesuksesan Meta didasarkan pada platform sosial media dan olah pesan yang telah digunakan oleh lebih dari 3,59 miliar pengguna di seluruh dunia. Perusahaan teknologi ini memperoleh 95% keuntungannya dari periklanan yang dijalankan di setiap platform sosial media mereka. Meta mencatatkan pendapatan tahunan sebesar USD 134,9 miliar per 2023 dan diprediksi akan bertumbuh di tahun ini. Cara Melamar Kerja di Tech Company Bekerja di perusahaan tech adalah impian banyak orang bukan hanya karena faktor gaji dan karir, tapi juga lingkungan kerja yang dinamis, inovatif, dan penuh tantangan. Untuk bergabung di tech company kamu memerlukan persiapan matang dari aspek keterampilan, relasi kerja, serta CV dan portofolio menarik. Berikut tips dan cara melamar kerja di tech company: 1. Kembangkan Skill Teknis Keterampilan teknis sangat diperlukan di perusahaan teknologi yang menjunjung inovasi dan sains. Dalam lingkungan ini, keterampilan teknis seperti data science, analytics, software engineering, programming, dll, memungkinkan karyawan mengembangkan, merancang, dan memelihara produk atau layanan teknologi yang kompleks. Pengembangan skill teknis bisa dilakukan dengan banyak aktivitas, termasuk mengikuti pelatihan online, bootcamp, dan kursus. Selain itu, kamu dapat memperbarui dan mengembangkan keterampilan teknis dengan rutin membaca publikasi seputar teknologi baik dalam bentuk jurnal, artikel web, maupun laporan riset. 📚 Baca juga: Apa itu Technical Skills? Contoh dan Cara Mengembangkannya! 2. Ambil Sertifikasi Sertifikasi keahlian teknis penting untuk melamar ke perusahaan teknologi karena beberapa lowongan tidak mensyaratkan kualifikasi pendidikan khusus, tapi sertifikasi sesuai dengan kebutuhan. Di industri teknologi, sertifikasi adalah bentuk validasi keterampilan karyawan dalam suatu bidang. Selain itu, sertifikasi sudah menjadi standar industri yang telah disepakati secara luas untuk menilai pemahaman dan keterampilan karyawan. Saat mengambil sertifikasi, kamu perlu memetakan keterampilan teknis yang kamu miliki serta menyesuaikannya dengan sertifikasi persyaratan di lowongan pekerjaan yang kamu impikan. Dengan hal ini, sertifikasi yang kamu ambil bisa lebih relevan dalam memvalidasi keterampilan pribadi sekaligus memenuhi standar kualifikasi lowongan. 3. Bangun Jaringan Profesional Membangun jaringan profesional memainkan peran krusial saat kandidat ingin melamar kerja di industri teknologi. Jaringan profesional kuat memungkinkan kandidat mendapat akses langsung ke peluang kerja yang mungkin tidak dipublikasikan secara terbuka. Jaringan profesional juga membuka jalan bagi kandidat untuk mengembangkan diri lebih jauh dengan berbagai pengetahuan dan pengalaman para profesional di bidang teknologi. Apabila kamu beruntung menjalani proyek bersama para profesional, jangan sungkan meminta rekomendasi untuk meningkatkan peluang kesuksesan dalam proses rekrutmen. Ingin networking? Kamu bisa mendapatkan koneksi baru dan perluas jaringan profesional kamu dengan Fitur Terbaru Cake Meet, hanya perlu swipe aja!🎉Mulai Sekarang 4. Buat CV dan Portfolio Menarik Setelah 3 poin di atas terpenuhi, kini saatnya untuk membuat CV dan portofolio yang menarik sebagai pelamar kerja di bidang teknologi. Saat menulis CV dan portofolio, kamu bisa menonjolkan keterampilan atau pengalaman unik untuk membedakan dirimu dengan kandidat lain. Contohnya, deskripsikan pengalaman unik saat bekerja atau menjalani proyek dengan ketekunan dan tekad inovatif untuk menarik perhatian pemberi kerja. Contoh CV Database Administrator -- Dibuat di CakeContoh Portofolio Front End Developer -- Dibuat di Cake Untuk mempermudah penulisan CV dan portofolio, kamu bisa memanfaatkan fitur CV builder dan portofolio maker dari Cake. Ada puluhan template CV yang dapat kamu unduh gratis untuk melamar kerja di perusahaan teknologi!🎉Buat Sekarang Kesimpulan Tech company adalah perusahaan yang berfokus mengembangkan dan memasarkan inovasi teknologi untuk menghasilkan produk atau jasa.Perbedaan antara tech company, start up, dan scale up dapat dilihat melalui ukuran bisnis, tahap perkembangan perusahaan, dan fokus yang ditetapkan.Ada 4 jenis perusahaan teknologi yang dibagi menurut produk atau layanannya, yaitu Hardware Company, SaaS, Perpanjangan Bisnis Offline, dan E-Commerce.Pelamar kerja memerlukan keterampilan teknis, sertifikasi, jaringan profesional, serta CV dan portofolio yang menarik untuk melamar kerja di tech company. Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development! --- Ditulis Oleh Gama Prabowo ---
People Operations
Mar 22nd 2024

DEI: Pengertian, Manfaat, dan Cara Menerapkannya di Lingkungan Kerja

DEI adalah singkatan dari diversity, equity, dan inclusion. Di dunia kerja, DEI telah menjadi prioritas banyak perusahaan untuk menciptakan budaya kerja yang sehat sekaligus mendongkrak performa bisnis. Studi dari LinkedIn Learning mengungkap, perusahaan yang memiliki rating DEI lebih dari 22% dilihat sebagai “perusahaan terkemuka dengan talenta profesional berkaliber tinggi”. Selain itu, 80% responden juga mengatakan mereka lebih tertarik bekerja di perusahaan yang menghargai isu-isu DEI. Mengingat pentingnya DEI di lingkungan kerja, tim Cake akan membahas lebih detail seputar pengertian, manfaat, dan cara menerapkannya. Tak hanya itu, penulis juga akan membagikan contoh perusahaan dengan program dan capaian DEI terbaik. Yuk, simak selengkapnya! Daftar Isi: Apa itu DEI? Perbedaan antara Diversity, Equity, dan Inclusion (DEI) Manfaat DEI di Lingkungan Kerja Cara Menerapkan DEI Lingkungan Kerja Contoh Perusahaan dengan DEI Terbaik Apa yang Dimaksud dengan DEI? Diversity, equity, and inclusion adalah sebuah konsep yang mewakili asas keberagaman (diversity), kesetaraan (equity), dan inklusi (inclusion). Dalam konteks dunia kerja, DEI artinya adalah konsep lingkungan kerja ideal berdasar asas keterwakilan, keadilan, dan kesempatan yang sama untuk semua individu, tanpa memandang ras, gender, agama, atau karakteristik tertentu. DEI penting bagi karyawan dan perusahaan dalam meningkatkan performa bisnis. Menurut studi dari McKinsey, perusahaan yang memiliki rating DEI tinggi memiliki kemungkinan 25% lebih besar mendapat profit dibandingkan dengan perusahaan DEI rendah. Bagi karyawan, bekerja di tengah keberagaman, kesetaraan, dan inklusi memungkinkan mereka berkembang lebih baik dari segi karir dan kompetensi diri. Dalam atmosfer keberagaman, setiap individu dapat belajar banyak hal baru dari rekan kerja yang memiliki latar belakang beragam. Kesetaraan dan inklusi memastikan setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk mengajukan inisiatif dan berkolaborasi demi kepentingan bersama. Asas-asas dalam konsep DEI saling berkaitan antara satu sama lain. Sebagai contoh, tingkat inklusivitas lingkungan kerja ditentukan dari keanekaragaman latar belakang karyawan dan kesetaraan. Inklusivitas ini bernilai lebih tinggi saat memiliki karyawan dengan latar belakang berbeda dan saling menjunjung nilai kesetaraan. Apa Bedanya Diversity, Equity, dan Inclusion? Diversity, Equity, and Inclusion adalah konsep yang memiliki keterkaitan erat tetapi mempunyai makna yang berbeda. Meski terlihat mirip, masing-masing asas dalam DEI memiliki fokus dan tujuan sendiri di organisasi atau masyarakat. Untuk mempermudah identifikasi asas DEI, simak penjelasan seputar perbedaan asas keberagaman (diversity), kesetaraan (equity), dan inklusi (inclusion) berikut ini: 1. Keberagaman (Diversity) Keberagaman adalah kondisi kelompok sosial yang terdiri dari berbagai macam latar belakang individu berbeda. Ini mencakup perbedaan dalam hal ras, etnis, agama, suku, jenis kelamin, orientasi seksual, usia, dan faktor lainnya. Lingkungan kerja yang menjunjung asas keberagaman umumnya diisi oleh karyawan dari berbagai latar belakang. Untuk melihat keberagaman di lingkungan kerja, kamu bisa menilainya dengan pertanyaan-pertanyaan berikut ini: Apakah lingkungan kerjamu berisi orang-orang dengan latar belakang suku/ras/etnis yang berbeda?Apakah karyawan di lingkungan kerjamu menganut agama yang berbeda?Apakah lingkungan kerjamu berisi orang-orang dengan kemampuan fisik dan usia yang berbeda?Apakah setiap individu di lingkungan kerjamu memiliki sikap dan cara berpikir berbeda dalam menyelesaikan masalah? Jika mayoritas jawaban dari pertanyaan di atas adalah ‘ya’, maka dapat disimpulkan bahwa kamu berada di lingkungan kerja dengan individu yang beragam. 2. Kesetaraan (Equity) Kesetaraan adalah kondisi yang adil bagi semua individu dari segi hak, kewajiban, dan peluang, tanpa memandang perbedaan ras, agama, usia, gender, dan latar belakang lainnya. Lingkungan kerja yang menjunjung asas kesetaraan memberikan sumber daya, kesempatan, dan perlakuan adil kepada karyawan, sesuai dengan tanggung jawab masing-masing. Kesetaraan di lingkungan kerja dapat dilihat dari visi dan kebijakan perusahaan dalam menyikapi keberagaman. Jika suatu perusahaan memiliki komitmen untuk menentang segala bentuk diskriminasi dan mengupayakan akses yang adil bagi semua individu, hal tersebut mencirikan bahwa perusahaan tersebut secara konsisten menjunjung tinggi asas kesetaraan dalam lingkungan kerja. Berikut daftar pertanyaan yang dapat membantumu menilai kesetaraan di suatu perusahaan: Apakah perusahaanmu memprioritaskan keterampilan dan kompetensi saat membuka rekrutmen?Apakah asuransi kesehatan dan benefit diberikan kepada setiap karyawan sesuai dengan kewajiban dan tanggung jawabnya?Apakah karyawan dari golongan minoritas dan penyandang disabilitas mendapat perlakuan yang adil dari segi fasilitas dan kesempatan dalam berkontribusi bagi perusahaan?Bagaimana program pelatihan dan pengembangan kompetensi yang dijalankan? Apakah karyawan junior dan senior sama-sama mendapatkan pelatihan yang sesuai dengan porsi dan tanggung jawab mereka? 📚 Baca juga: Employee Benefit: Apa Saja Tunjangan yang Diberikan Kepada Karyawan? 4. Inklusi (Inclusion) Inklusi adalah kondisi di mana setiap individu dalam kelompok sosial merasa diterima, disambut, dihormati, dihargai, dan didengar untuk berpartisipasi. Dalam konteks dunia kerja, perusahaan inklusif umumnya memberikan kesempatan sebesar-besarnya bagi karyawan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah. Dikutip dari Forbes, inklusi dapat diukur dari rasa memiliki, koneksi, dan kondisi komunitas di lingkungan kerja. Tempat kerja inklusif membuat setiap karyawan merasa terhubung satu sama lain, baik itu secara horizontal (sejawat) maupun vertikal (pimpinan dan staff). Keterhubungan ini mendorong mereka untuk memberikan kontribusi positif bagi perusahaan.DEI Manfaat DEI di Lingkungan Kerja Penerapan konsep DEI di lingkungan kerja memberikan manfaat secara menyeluruh bagi perusahaan maupun karyawan. Tim Cake merangkum 5 manfaat penting DEI di lingkungan kerja sebagai berikut: 1. Membangun Tim yang Terlibat dan Termotivasi Perusahaan yang bertumpu pada keberagaman, kesetaraan, dan inklusi menciptakan lingkungan kerja sehat dan supportive, di mana setiap karyawan terlibat dan termotivasi untuk mengembangkan diri sekaligus berkontribusi bagi perusahaan. Menurut studi Deloitte University, 83% generasi milenial terlibat secara aktif ketika mereka percaya bahwa perusahaan mereka menumbuhkan budaya inklusif yang didasarkan pada keberagaman dan kesetaraan. Hal inilah yang membuat DEI menjadi salah satu program andalan brand-brand Fortune 500 dalam upaya meningkatkan keterlibatan dan motivasi karyawan. 2. Meningkatkan Employer Branding DEI menempati posisi yang vital dalam employer branding suatu perusahaan. Kondisi lingkungan kerja yang penuh keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas akan melahirkan budaya kerja positif yang meningkatkan kepuasan karyawan dan employer branding perusahaan. Menurut survei Glassdoor, 76% pencari kerja dan karyawan mengungkapkan bahwa keberagaman merupakan faktor penting ketika mempertimbangkan tawaran pekerjaan dari suatu perusahaan. Jika pencari kerja dan karyawan tidak memiliki akses ke informasi DEI untuk membuat keputusan tepat, perusahaan berisiko kehilangan talenta berkualitas. Gabung jadi mitra Cake dan tingkatkan employer branding Anda!🎉Hubungi Konsultan 3. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Tim dengan karyawan yang beragam meningkatkan kepuasan pelanggan melalui produk atau solusi yang diberikan. Dikutip dari Harvard Business Review, tim yang beragam lebih baik dalam meninjau fakta secara kritis, menjaga objektivitas, dan terlibat dalam proses pengambilan keputusan secara komprehensif. Sehingga, produk dan solusi yang ditawarkan ke pelanggan lebih akurat sesuai kebutuhan mereka. Keberagaman juga berkontribusi pada inovasi tim dalam menghasilkan solusi untuk pelanggan. Perbedaan latar belakang menjadi kunci tim dalam menghasilkan inovasi yang lebih cerdas dan dibutuhkan pasar. 4. Menarik dan Mempertahankan Karyawan Terbaik Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, perusahaan dengan keberagaman, kesetaraan, dan inklusi menciptakan budaya kerja yang positif dan supportive. Di lingkungan kerja seperti ini, karyawan merasakan pengalaman bekerja yang lebih baik untuk mengembangkan karir dan kompetensi. Studi dari Amazon dan AWS menunjukan, perusahaan yang mempromosikan dan mendukung DEI 2,6 kali lebih mungkin meningkatkan retensi dan keterlibatan karyawan. Keberagaman, kesetaraan, dan inklusi juga secara efektif meminimalisir budaya kerja toxic yang berdampak negatif terhadap retensi. 📚 Baca juga: 9 Ciri Lingkungan Kerja Toxic dan Cara Menghadapinya, Perlukah Resign? 5. Meningkatkan Kinerja Perusahaan Perusahaan yang mendukung DEI tak hanya mendapat manfaat budaya kerja dan produktivitas karyawan, tapi juga peningkatan performa bisnis. Hal ini dikarenakan DEI memastikan lingkungan kerja yang supportive bagi karyawan untuk berkarya tanpa adanya diskriminasi. Ketika perusahaan menerapkan kebijakan DEI, mereka menciptakan lingkungan kerja di mana setiap individu dihargai dan diakui kontribusinya, tanpa memandang latar belakang etnis, jenis kelamin, agama, dan lainnya. Menurut studi dari McKinsey, perusahaan top dengan keragaman etnis memiliki kemungkinan lebih dari 36% untuk mengungguli kompetitor mereka secara finansial. Oleh karena itu, DEI tidak hanya menciptakan budaya kerja positif, tapi juga menjadi strategi bisnis untuk mencapai kesuksesan jangka panjang. 📚 Baca juga: Mencapai Tingkat Produktivitas Tinggi Lewat Lingkungan Kerja yang Baik Cara Menerapkan DEI di Lingkungan Kerja Penerapan DEI adalah hal yang tak mudah, tapi kamu bisa mencoba cara-cara berikut ini untuk meningkatkan keberagaman, kesetaraan, dan inklusi di tempat kerja: 1. Gunakan Strategi Rekrutmen yang Beragam Rekrutmen yang beragam adalah strategi yang digunakan oleh pemberi kerja untuk menciptakan tim dengan latar belakang individu yang beragam. Untuk menjalankan strategi ini, perusahaan memerlukan komitmen dari tim recruiter dan target karyawan yang ingin direkrut. Salah satu contoh penerapan strategi ini adalah peniadaan batas usia dan ketentuan penampilan di deskripsi lowongan kerja. Alih-alih membatasi usia pelamar dan penampilan fisiknya, perusahaan bisa lebih berfokus pada kompetensi dan kualifikasi yang dimiliki kandidat. Dengan cara seperti ini, perusahaan akan mendapat karyawan yang beragam dari segi usia, penampilan, dan latar belakang identitas lainnya. 2. Minta Feedback dari Karyawan Karyawan adalah subjek yang mengendalikan keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas lingkungan kerja. Mereka terlibat secara langsung mendukung program-program DEI perusahaan. Oleh karena itu, feedback atau umpan balik dari karyawan sangat diperlukan untuk evaluasi dan perbaikan kondisi keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas lingkungan kerja. Tim HR bisa membuat dialog terbuka yang transparan dan otentik untuk mendapat feedback dari karyawan dalam rangka menghasilkan solusi inovatif penerapan DEI. Pastikan dialog terbuka memprioritaskan sesi pendengaran aktif dan pertukaran ide secara bebas, serta tidak menghakimi karyawan dan menimbulkan gejolak pertikaian horizontal. 3. Berikan Pelatihan DEI Pelatihan DEI dapat menjadi pendekatan ideal untuk menumbuhkan awareness (kesadaran) tentang pentingnya lingkungan kerja sehat yang menjunjung tinggi keberagaman, kesetaraan, dan inklusi. Pelatihan DEI yang ideal dapat memberikan edukasi tentang bagaimana menyikapi keberagaman dan cara terbaik mendukung rekan kerja yang memiliki latar belakang yang beragam. Sebelum memberi pelatihan, tim HR perlu mengidentifikasi masalah dan kebutuhan tim, kemudian memilih jenis pelatihan yang cocok. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, pelatihan perlu dilakukan dalam jangka panjang, tidak hanya satu atau dua kali saja. 4. Tawarkan Liburan yang Flexibel Liburan adalah benefit yang penting bagi karyawan untuk mendorong keberagaman dan inklusivitas dalam lingkungan kerja. Perusahaan dapat menyesuaikan liburan dengan berbagai kebutuhan dan preferensi karyawan sehingga tercipta lingkungan kerja yang lebih inklusif. Perusahaan melalui tim HR bisa menawarkan jatah libur sesuai dengan kebutuhan karyawan. Misalnya, perusahaan memfasilitasi karyawan etnis tionghoa untuk bisa memindahkan jatah libur hari raya Idul Fitri atau hari raya lainnya ke liburan Imlek. 5. Gelar Acara yang Inklusif Untuk mencapai inklusivitas, perusahaan perlu memberi perhatian lebih pada keberagaman karyawan dari berbagai hal, termasuk saat membuat acara. Pastikan acara resmi atau non-resmi perusahaan dapat diikuti oleh seluruh karyawan tanpa menimbulkan rasa tidak nyaman. Sebagai contoh, acara perusahaan sebaiknya tidak dilakukan di bar karena membuat karyawan muslim merasa tidak nyaman dan terpinggirkan. Meski terlihat sepele, cara ini berdampak besar dalam membangun inklusivitas lingkungan kerja. Contoh Perusahaan Dengan DEI Terbaik Perusahaan dengan rating DEI terbaik umumnya memiliki basis konsumen dengan latar belakang yang beragam. Mereka mendukung konsep DEI untuk menunjang strategi perusahaan dalam memberikan solusi inovatif yang mencerminkan kebutuhan dan preferensi beragam dari pelanggan mereka. Dengan memiliki tim yang mencerminkan keberagaman ini secara internal, perusahaan dapat lebih efektif memahami dan merespons dinamika pasar yang bervariasi. 1. Ernst Young Ernst Young atau EY adalah salah satu dari 4 firma audit terbesar di dunia yang menyediakan layanan audit, pajak, cloud service, transformasi digital, dan konsultasi. Perusahaan ini berdiri sejak tahun 1989 dari merger 2 perusahaan yaitu Ernst Whinney dan Arthur Young Co. EY memiliki jangkauan pasar global dengan kantor di berbagai negara. Perusahaan ini juga dikenal atas inovasi dan solusi berbasis teknologi yang mereka tawarkan mampu menghadapi tantangan bisnis modern. Untuk menghasilkan produk-produk yang relevan dengan konsumen di berbagai negara, EY menerapkan strategi DEI di tim internal mereka. Menurut laporan EY US DEI Report 2023, perusahaan telah membuat peningkatan DEI di jajaran eksekutif, pimpinan tim, hingga karyawan. Salah satu sorotan DEI di tahun 2023 adalah representasi perempuan di jajaran komite eksekutif perusahaan. Sebanyak 33% dari komite eksekutif EY dijabat oleh kaum perempuan. Ini merupakan rekor capaian baru bagi EY untuk merealisasikan representasi 50% di berbagai jajaran per tahun 2025. 2. Marriott International Marriott International adalah perusahaan multinasional yang berfokus pada layanan akomodasi dan perhotelan. Berdiri sejak tahun 1927, Marriott International telah menjadi salah satu perusahaan yang memprioritaskan keberagaman, kesetaraan, dan inklusi di ruang kerja mereka. Dikutip dari laman web perusahaan, Marriott International melakukan pendekatan DEI dari atas (jajaran eksekutif). Perusahaan ini memiliki Komite Inklusi dan Dampak Sosial di tingkat Dewan Pengawas yang bertujuan memonitoring strategi, upaya dan komitmen perusahaan terkait budaya kerja people-first, kesejahteraan, dan inklusi karyawan. Menurut laporan Global Diversity, Equity, and Inclusion Marriott International, perusahaan berhasil meraih status sebagai perusahaan dengan DEI terbaik di tahun 2020. Perusahaan yang berbasis di Maryland ini juga tercatat menjadi perusahaan hospitality pertama yang masuk ke dalam Diversityinc Hall of Fame untuk keberagaman dan inklusi di tahun 2021. 3. Google Google masuk sebagai perusahaan teknologi global dengan skor DEI terbaik. Google telah memulai upaya meningkatkan keberagaman, kesetaraan, dan inklusi sejak tahun 2005 saat mereka menunjuk Head of Diversity. Laporan Google Diversity Annual Report 2022 mengungkap bahwa pada tahun 2021 jumlah karyawan dari komunitas yang kurang terwakili di Google meningkat lebih cepat. Presentasi Black+ tumbuh 2x lipat, dan diikuti dengan Latinx+ di Amerika Serikat, serta perekrutan baru kaum perempuan secara global. 📚 Baca juga: Daftar Perusahaan Startup Indonesia dengan Reputasi DEI Terbaik Januari 2024 Kesimpulan DEI adalah konsep lingkungan kerja berdasar asas keterwakilan, keadilan, dan kesempatan yang sama untuk semua individu, tanpa memandang ras, gender, agama, atau karakteristik tertentu.Penerapan konsep DEI di lingkungan kerja dapat meningkatkan employer branding, kepuasan pelanggan, retensi karyawan, performa perusahaan, serta membuat tim lebih terlibat dan termotivasi.Penerapan DEI di lingkungan kerja memerlukan komitmen dari eksekutif dan pimpinan perusahaan, kemudian diturunkan dalam bentuk kebijakan yang memprioritaskan keberagaman, kesetaraan, dan inklusi. Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake. --- Ditulis Oleh Prabowo Gama ---
People Operations
Feb 28th 2025

Pengertian Employer dan Tanggung Jawabnya dalam Dunia Kerja

Dalam dunia profesional, istilah employer maupun employee sudah tidak asing untuk didengar. Baik employer dan employee, keduanya saling terlibat dan membutuhkan satu sama lain. Pada artikel ini, Cake akan membahas lebih lanjut pengertian employer, perbedaanya dengan employee, tanggung jawab hingga pentingnya employer branding bagi perusahaan. Untuk informasinya, mari kita simak sebagai berikut!Ringkasan:Employer artinya adalah pemberi kerja, baik individu atau perusahaan, kepada seorang pekerja untuk melaksanakan pekerjaan tertentu. Employer memiliki sejumlah tanggung jawab terhadap pekerjanya. Hal ini mencakup dari keselamatan hingga kesejahteraan pekerja. Employer juga harus memperhatikan employer branding sebagai strategi untuk membangun reputasi perusahaan yang baik, menarik kandidat yang bertalenta, serta mempertahankan pekerja unggul di dalamnya. Pengertian Employer: Berbeda dengan Employee Pengertian EmployerEmployer adalah kata bahasa inggris untuk orang yang mempekerjakan seseorang untuk melakukan sebuah pekerjaan. Employer atau pemberi kerja dapat berupa individu, perusahaan, organisasi, atau sebuah lembaga. Employer akan merekrut seorang pekerja, memberikan pekerjaan spesifik, dan memberikannya upah sesuai dengan ketentuan kontrak kerja. Pada umumnya, employer juga akan memfasilitasi kebutuhan pekerja-nya, baik alat atau perlengkapan, agar dapat menuntaskan pekerjaan yang diberikan. Berbeda dengan employer, employee adalah pekerja atau seseorang yang dipekerjakan oleh pemberi kerja (employer) untuk melakukan pekerjaan tertentu. Mereka bertanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan yang diberikan dan mendapatkan upah kerja. Employee atau pekerja juga diharapkan mengikuti peraturan atau ketentuan kerja yang diberikan oleh employer (pemberi kerja). Employee dapat bekerja paruh waktu/ part-time maupun full-time 💡Fakta Menarik:Menurut portal data Statista, di Indonesia, jumlah tenaga kerja (employee) lebih banyak daripada jumlah pemberi kerja (employer). Jumlah tenaga kerja di Indonesia mencapai lebih dari 142 juta orang, menjadikannya yang terbesar di Asia Tenggara 📚Baca Juga:Manajemen SDM: Pengertian, Fungsi, Tujuan dan Manfaatnya Tanggung Jawab UtamaEmployer Tanggung jawab utama seorang employer adalah, antara lain: Memastikan keamanan pekerjaan untuk pekerja dari segi ruang, aktivitas, maupun fasilitas.Menyediakan peralatan dan perlengkapan yang sesuai untuk pekerja melakukan pekerjaannyaMemberikan pelatihan kepada pekerja dalam penggunaan fasilitas pekerjaanMenetapkan prosedur kesehatan dan keselamatan untuk pekerjaMengikuti kontrak kerja yang sudah disepakati bersama, termasuk waktu dan upah pekerjaMemperlakukan setiap pekerja dengan rasa hormat dan adil untuk budaya kerja yang positifMendukung pengembangan karir atau pengembangan profesional bagi pekerja agar meningkatnya keterampilan dan performa kerjaMembantu mengatasi konflik yang mungkin terjadi antar pekerjaMulai bangun employer branding Anda lebih efektif dengan Cake sekarang juga! 🎉Mulai KonsultasiPentingnya Employer Branding untuk Employer Pentingnya Employer Branding untuk EmployerMenurut Glassdoor, 92% karyawan akan mempertimbangkan berganti pekerjaan tanpa kenaikan gaji jika perusahaan yang dituju memiliki reputasi yang sangat baik. Kemudian, ditemukan juga bahwa 86% pencari kerja mengatakan mereka tidak akan mempertimbangkan bekerja di perusahaan dengan reputasi yang buruk atau kurang baik. Dilansir dari Forbes, Employer branding menjadi reputasi sebuah perusahaan untuk karyawan mereka di saat ini maupun calon pekerja di masa depan. Employer branding mencakup persepsi tentang bagaimana rasanya bekerja di perusahaan Anda. Memiliki strategi untuk mempengaruhi, mengontrol, dan mengubah branding atau reputasi perusahaan Anda akan memberikan Anda kemampuan untuk menciptakan reputasi yang menarik untuk calon pekerja di masa depan serta mempertahankan pekerja dengan talenta terbaik di masa kini. Pada intinya, employer branding menjadi penting untuk employer atau perusahaan. Hal ini karena membantu perusahaan untuk membedakan dirinya di pasar tenaga kerja, membantu menonjolkan value perusahaan, menarik kandidat yang bertalenta, serta membantu mempertahankan pekerja unggul di dalamnya.📚Baca Juga:Employer Branding vs Employee Branding: Perbedaan dan Contohnya FAQ Seputar Employer 1. Apa yang dimaksud dengan employer branding, dan apa saja yang tercakup di dalamnya?Employer branding adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bagaimana karyawan Anda saat ini dan kandidat pekerja masa depan memandang Anda. Ini bukan sesuatu yang dapat dilihat atau dikendalikan, namun menjadi strategi untuk menciptakan citra yang diinginkan bagi diri Anda sebagai perusahaan. Sama seperti alasan orang membeli merek ponsel tertentu, merek perusahaan Anda juga menarik karyawan ke bisnis Anda. Hal ini mencakup segala hal mulai dari reputasi, budaya perusahaan hingga keterlibatan karyawan dan kesejahteraan mereka di tempat kerja. Employer branding adalah apa yang menjadi value perusahaan Anda, apa yang membedakan Anda dari kompetitor, kesan dan reputasi Anda di masyarakat2. Employer branding adalah bagian dari divisi pemasaran (marketing) atau sumber daya manusia (Human resource)?Employer branding Anda harus menjadi tanggung jawab seluruh pihak perusahaan atau organisasi. Pentingnya employer branding dalam perusahaan menjadikan seluruh pihak perusahaan perlu terlibat. Anda perlu membangun dan mengembangkan employer branding Anda di berbagai platform. Namun, Anda juga memerlukan feedback dan testimoni dari karyawan, bantuan mereka dalam menyebarkan pengalaman kerjanya, dan melibatkan HR untuk meningkatkan keterlibatan karyawan. Employer branding dijalankan di seluruh aspek bisnis dan komunikasinya. Oleh karena itu, employer branding harus tersampaikan dan diperhatikan oleh semua pihak perusahaan.3. Bagaimana caranya untuk membangun employer branding yang kuat?Banyak faktor yang mendukung terbentuknya employer branding yang kuat. Anda bisa mulai dengan menentukan EVP (Employer Value Proposition), Menyebarkan testimoni positif karyawan yang pernah bekerja di perusahaan Anda, mengkomunikasikan budaya kerja perusahaan yang positif yang mampu meningkatkan keterlibatan karyawan pada perusahaan, hingga menawarkan pengembangan karir atau profesional pada pekerja maupun calon pekerja agar meningkatkan motivasi kerja. Melalui hal-hal ini, employer branding akan lebih kuat tidak hanya di pasar tenaga kerja, namun di masyarakat umum.📚Baca Juga:Daftar Perusahaan Startup Indonesia dengan Reputasi DEI Terbaik Januari 2024 Cakeadalah platform rekrutmen dengan +8 jutadatabasetalenta ditalent poolglobal.Pasang lowongan kerja gratisuntuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkanEmployer Brandinglebih efektif bersama Cake. Didukung teknologi ATSCake AIdanRecruitment Consultantprofesional, mulai temukan talenta berkualitas lebih cepat!Dapatkan wawasan mendalam dan konten informatif terkait rekrutmen, manajemen SDM,employer branding,serta tren terbaru di dunia HR hanya di Cake. Jadikan kami sumber terpercaya Anda untuk strategi perekrutan yang efektif dan solusi SDM yang inovatif.
Interview Skills
Feb 19th 2025

22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri untuk Jawaban Interview Kerja

Cara jitu untuk menghadapi tahap interview kerja adalah dengan mempersiapkan pertanyaan prediksi beserta jawabannya sebelum wawancara dimulai. Salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan saat interview dan paling krusial yaitu mengenai kelebihan dan kekurangan diri sendiri. Kamu harus tahu bagaimana cara menjawabnya dan menunjukan rasa percaya diri kamu, karena 90% rekruter akan lebih cendrung untuk merekrut kandidat yang percaya diri. Cake akan membantu kamu untuk mempersiapkan diri dalam menjawab kelebihan dan kekurangan saat interview beserta memberikan contoh kelebihan dan kekurangan diri sendiri. Daftar isi:Contoh Kelebihan Diri Saat InterviewContoh Kekurangan Diri Saat InterviewCara Menjawab Kelebihan dan Kekurangan Saat Interview Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat Interview Contoh Kelebihan Diri Saat Wawancara Kerja Sebelum interview, pastikan untuk memikirkan terlebih dahulu kelebihan-kelebihan diri apa yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan tempat kamu melamar kerja.Cara tahunya gimana?Kamu bisa membaca kembali iklan lowongan pekerjaan dari perusahaan tersebut dan carilah kata kunci yang menggambarkan diri kamu. Berikut tips menjawab kelebihan saat interview lengkap dengan 7 contoh kelebihan diri yang bisa kamu jadikan referensi untuk wawancara kamu nanti:1.Berkomitmen Tinggi dalam Bekerja Memiliki komitmen yang tinggi merupakan salah satu contoh kelebihan diri saat interview yang akan menjadi aset berharga bagi kamu dan calon perusahaan kamu. Kamu dapat menunjukkan kelebihan diri kamu dengan bercerita tentang bagaimana kamu berusaha melakukan yang terbaik untuk pekerjaan kamu sebelumnya. Tunjukkan bahwa kamu memiliki target yang ingin kamu capai dan perasaan kamu ketika mencapai target tersebut. Tentunya dengan tidak melebih-lebihkan, jujur, dan sesuai dengan pengalaman kamu ya! ## Paywall Indicator ##2.Memiliki Semangat yang Besar Semangat yang tinggi sangat penting untuk menciptakan atmosfer yang produktif untuk tim. Namun contoh kelebihan diri saat wawancara yang satu ini, akan memberikan kesan yang tidak nyaman jika terlalu berlebihan dan berapi-api. Agar tidak kelewatan dan terkesan penilaian sepihak, kamu dapat menceritakan bagaimana kamu memiliki pemikiran yang positif dan dapat bekerja dibawah tekanan. "Setiap kali ada software baru yang dirilis, saya akan terdorong untuk mencoba dan menguji software baru tersebut. Saya suka mempelajari setiap aspek dari sebuah software baru. Contohnya, minggu lalu saya menemukan masalah software pada salah satu video game saya. Saya menghubungi tim developer perusahaan game tersebut dan melaporkan bug kepada mereka. Posisi ini akan memberi saya kesempatan untuk membantu mengembangkan program-program yang lebih baik untuk perusahaan Anda." 3.Senang Mempelajari Hal-hal Baru Salah satu kelebihan diri yang perlu dimiliki pelamar kerja adalah rasa ingin tahu yang besar dan suka mempelajari hal-hal baru. Hal ini menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang tidak takut dengan rintangan dan suka keluar dari zona nyaman. Ketika menjawab pertanyaan kelebihan diri sendiri saat interview, kamu bisa menceritakan bagaimana perasaan dan cara kamu menghadapi sesuatu ketika mendapatkan tugas atau tanggung jawab yang belum pernah kamu hadapi. Kamu juga bisa memanfaatkan kesempatan pada saat QnA dengan rekruter untuk menunjukkan antusias kamu pada pekerjaan tersebut. Hal ini secara tidak langsung akan membuat rekruter merasakan bahwa kamu memiliki semangat dalam mempelajari hal baru.4. Mengerti Bidang dan IndustriTidak bisa dipungkiri, seorang rekruter ingin merekrut orang yang telah berpengalaman dalam bidangnya untuk memajukan perusahaan. Oleh karena itu, pengertian terhadap industri yang akan kamu lamar merupakan salah satu kekuatan terbesar untuk menjawab pertanyaan interview ini. "Saya mengerti industri ini luar dan dalam. Setelah bekerja di bidang marketing selama lebih dari 7 tahun di perusahaan startup, saya yakin saya memiliki keterampilan untuk meningkatkan merek perusahaan Anda. Sewaktu bekerja di perusahaan lama, saya memimpin tim pemasaran untuk mengeksekusi berbagai kampanye online dan offline yang meningkatkan pendapatan perusahaan sebanyak 15% setiap tahunnya." 5.Punya Inisiatif yang Tinggi Memiliki inisiatif yang tinggi sangat diperlukan untuk bekerjasama dalam tim. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi waktu, kelancaran workflow, dll. Kamu bisa memperlihatkan kelebihan ini dengan skill lain seperti manajemen waktu yang baik, berpikir out of the box, dan mengerti apa yang sedang dilakukan dan tahu langkah selanjutnya yang harus diambil. Selain itu, kamu juga dapat menceritakan pencapaian kamu di pekerjaan sebelumnya dengan parameter, tiba di lokasi interview dengan tepat waktu, memiliki ide baru untuk perkembangan perusahaan, atau mempersiapkan CV tambahan untuk berjaga-jaga jika rekruter membutuhkannya.Belum memiliki CV yang menarik untuk melamar kerja? Cake menyediakan 50+ template CV yang bisa kamu download PDF secara gratis!🎉Buat CV 6.Berpikiran Kreatif dan Inovatif Kelebihan diri saat interview yang satu ini merupakan kelebihan diri yang spesial apapun posisi pekerjaan kamu. Apalagi, jika ide kreatif kamu juga inovatif dan memungkinkan untuk diterapkan. Hal tersebut tentunya menjadi poin plus besar ketika kamu menunjukkan kelebihan diri saat interview. Kamu dapat menunjukkannya dengan menceritakan cara unik kamu dalam menyelesaikan masalah pada pekerjaan kamu sebelumnya. 7.Kemampuan Berkomunikasi yang BaikKomunikasi yang baik dan jelas sangatlah penting dalam bekerja dimanapun. Jika kamu memiliki kelebihan yang satu ini, kamu dapat membuktikannya secara langsung dengan berbicara tidak terlalu cepat/lambat, jelas, lancar, dan mudah dipahami ketika menjawab pertanyaan kelebihan dan kekurangan saat interview8.Dapat Bekerja Sama dalam Tim Contoh kelebihan diri sendiri saat interview yang terakhir ini biasanya dimiliki oleh orang yang memiliki pemikiran yang terbuka. Cara menjawab kelebihan saat interview yang satu ini yaitu dengan menjelaskan bagaimana kamu berusaha melakukan yang terbaik untuk tim. Contohnya, menyelesaikan deadline dengan tepat waktu, menanyakan pendapat teman kerja, suka melakukan brainstorming untuk mendapatkan hasil yang maksimal, dll.9. Memiliki Sikap yang Positif dan RamahSikap yang positif dan ramah dari seorang karyawan merupakan hal penting dalam lingkungan kerja, karena hal ini akan mempengaruhi performa tim dan kesuksesan secara keseluruhan. Kamu dapat memberikan contoh bagaimana kamu menghadapi tantangan atau hal-hal yang negatif dengan sikap positif yang kamu miliki.10. Memiliki Kemampuan Adaptasi yang CepatKemampuan adaptasi yang cepat sangat penting dalam lingkungan kerja yang dinamis, terutama ketika teknologi terus berkembang dengan cepat. Ketika menjawab pertanyaan interview ini, kamu dapat menjelaskan bagaimana kamu mampumenjaga produktivitas dan tetap fokus bahkan dalam kondisi yang dinamis dan penuh tekanan.11. Memiliki Jiwa KepemimpinanMemiliki skill kepemimpinan bukan hanya kelebihan yang bagus untuk dimiliki karyawan pada level manajerial, tetapi skill ini juga sangat baik untuk dimiliki karyawan pada level apa pun. Oleh karena itu, jika kamu memiliki skill ini, jelaskan style kepemimpinan dan value kamu. Ceritakan juga secara singkat keberhasilan atau pengalaman kamu saat memimpin tim.12. Menguasai Bahasa AsingBahasa asing, terutama bahasa Inggris, merupakan skill yang sangat penting dan bisa dijadikan kelebihan kamu. Jika kamu menguasai bahasa asing lain, jangan takut untuk menyebutkannya karena ini bisa jadi poin tambahan untuk kamu. Berikan juga bukti bahwa kamu fasih dalam bahasa asing tersebut dengan:Menyebutkan pengalaman kamu yang mengharuskan menggunakan bahasa asing tersebut (misal: kamu pernah bekerja di perusahaan internasional, volunteer di luar negeri, pernah sekolah di luar negeri dengan menggunakan bahasa asing, jurusan yang kamu ambil, dll.)Menyebutkan hasil tes bahasaJelaskan bagaimana kamu bisa menguasai bahasa asing tersebut, dll.📚 Bacaan lanjutan:Ketahui 10 Tips Interview Kerja ini Sebelum Bertemu HRD Contoh Kelemahan Diri Saat Interview Kerja Akan sangat beresiko kalau kamu tidak mengerti cara menjawab kekurangan diri saat interview dengan baik, karena rekruter akan memandang kekurangan kamu sebagai hal negatif sepenuhnya. Berikut 7 contoh kekurangan diri saat interview sebagai acuan kamu untuk menjawab pertanyaan mengenai kekurangan diri sendiri saat interview. Lebih baik lagi jika kamu bisa mengubah kekurangan diri ini menjadi sesuatu yang positif. 1.Kurang Percaya Diri Kurang percaya diri adalah salah satu kekurangan diri saat interview yang terbilang umum. Hal ini dikarenakan kurangnya pengalaman seseorang dalam bidang tertentu, ataupun bentuk-bentuk keraguan lainnya. Cara menjawab kekurangan diri saat interview yang satu ini yaitu dengan menyebutkan alasan kamu dan juga cara kamu mengatasi kekurangan tersebut. Misalnya, “Salah satu kekurangan saya yaitu kurangnya percaya diri. Setelah saya perhatikan, selama ini saya hidup di lingkungan yang mengatakan bahwa saya tidak akan bisa melakukan sesuatu. Hal itu berdampak pada kepercayaan diri saya. Namun, saya biasanya tetap terus maju dan berusaha melakukannya sebaik mungkin dan pada akhirnya saya melakukannya dengan sangat baik.”Contoh cara menjawab kekurangan diri saat interview2.Cenderung Mengevaluasi Diri Secara Negatif Jika kamu memiliki kekurangan yang satu ini, kamu harus sangat berhati hati saat menjawabnya. Kamu harus menjelaskan bagaimana kamu mengatasi dan mengontrol diri kamu untuk tetap dapat melakukan tugas dengan baik. Misalnya, “Saya cenderung mengevaluasi diri secara negatif, namun biasanya hanya saya ucapkan kedalam diri saya sendiri sehingga tidak berdampak apapun ke orang disekitar saya. Saya biasanya berusaha untuk mencari solusi dari evaluasi negatif terhadap diri saya sendiri sehingga saya tidak semakin jatuh tetapi semakin berkembang di setiap kesempatan.”Contoh jawaban kekurangan saat interview3.Terlalu Perfeksionis Salah satu contoh kekurangan diri saat interview yang sering kita ketahui yaitu terlalu perfeksionis. Sebagai orang yang terlalu perfeksionis, biasanya kamu akan menghabiskan waktu lebih banyak untuk menyempurnakan kerjaan kamu. Hal ini memiliki sisi positif dan negatifnya tersendiri. Kamu dapat menunjukkan bagaimana kamu tetap maju bersama tim kamu di perusahaan sebelumnya dan bagaimana kamu berusaha mengontrol tingkat keperfeksionisan kamu tersebut saat menjawab pertanyaan kelebihan dan kekurangan saat interview. Misalnya, “Saya orang yang terlalu perfeksionis dalam setiap projek yang saya pegang. Hal ini pada awalnya memperlambat kerja tim tetapi, sekarang saya berusaha untuk menerapkannya hanya pada tugas pribadi saya dan memberikan saran terbaik menurut saya kepada tim. Pada akhirnya, saya dan anggota tim saya memiliki peningkatan setiap bulannya” Contoh jawaban kekurangan saat interview4. Kurang Sabar Kekurangan diri yang satu ini sering dijumpai. Orang yang kurang sabar cenderung memiliki ambisi dan energi yang tidak sedikit. Ketika pekerjaan kamu tidak terlalu berhubungan dengan orang lain, kamu bisa menggunakan jawaban ini dan memberikan solusi kamu untuk terus memperbaiki kekurangan diri kamu. "Toleransi kesabaran saya tidak begitu tinggi ketika bekerja dengan tim. Saya cenderung lebih independen jadi akan sulit ketika saya harus bergantung pada orang lain untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Itu sebabnya saya melamar untuk peran yang mengharuskan saya untuk bekerja secara mandiri. Namun, saya tahu ini sesuatu yang harus saya perbaik. Oleh karena itu, saya daftar ke berbagai workshop yang mengajarkan saya team-building. Saya juga sedang terus belajar untuk memberi kepercayaan pada rekan kerja saya dan meminta bantuan ketika diperlukan."Contoh jawaban kekurangan diri saat interview 5.Kurangnya Pengalaman Kurangnya pengalaman dalam posisi pekerjaan yang sedang kamu lamar memang merupakan suatu kekurangan besar jika dibandingkan dengan pelamar lain yang memiliki pengalaman yang lebih banyak. Namun, kekurangan diri yang satu ini dapat diatasi dengan kemauan dan semangat besar kamu untuk terus belajar dan berkembang. Kamu dapat menjelaskan kekurangan diri kamu yang satu ini dengan menceritakan beberapa pengalaman yang mungkin dapat membantu kamu saat bekerja dengan posisi baru yang sedang kamu lamar ini.6.Mudah Kecewa Memiliki ambisi yang besar berarti juga memiliki target yang tinggi dalam hidup, namun biasanya juga dapat memiliki kekecewaan yang besar jika target tersebut tidak tercapai. Hal ini terkadang dapat menimbulkan atmosfer yang kurang baik pada kerjasama tim. Cara menjawab kekurangan diri saat interview yang satu ini, yaitu dengan menjelaskan kepada rekruter bagaimana kamu dapat terus menemukan semangatmu untuk bangkit kembali dan terus berpikir maju kedepan untuk mencari solusi. Dengan ini, rekruter akan lebih mengerti tentang kondisi yang kamu miliki.7.Sulit Mengambil Keputusan Contoh kelemahan diri sendiri saat interview ini akan sangat berpengaruh untuk posisi yang membutuhkan kepemimpinan. Tetapi, sulit mengambil keputusan menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang sangat berhati-hati dan memiliki banyak pertimbangan. "Terkadang saya sulit mengambil keputusan ketika saya tidak memiliki arah yang jelas. Saya terbiasa dengan lingkungan kerja yang selalu memberikan instruksi yang jelas kepada saya. Saya memiliki tim dan pemimpin dengan sosok yang kuat sehingga saya belum banyak terlatih untuk membuat keputusan yang besar. Namun saya sedang berusaha untuk memperbaiki sifat ini. Saya akan berlatih untuk mengambil keputusan berdasarkan pengalaman sebelumnya." Contoh jawaban kelemahan diri sendiri untuk wawancara kerja Jika kamu memiliki kekurangan ini, kamu dapat menjelaskan kekurangan diri kamu dengan menunjukkan beberapa solusi yang biasanya kamu gunakan seperti berdiskusi bersama rekan kerja, menganalisa kekurangan dan kelebihan dari opsi yang ada, dll. 8. Tidak Menyukai KonfrontasiContoh kelemahan saat interview yang ini terdengar sepele namun akan berpengaruh jika kamu memiliki tanggung jawab untuk mengelola orang. Sehingga, pastikan kamu memberikan tekad yang kuat untuk mengatasi kelemahan ini. "Saya selalu berusaha menghindari konfrontasi, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional saya. Hal ini menyebabkan saya terkadang berkompromi pada kualitas pekerjaan saya agar bisa menyelesaikan sebuah projek dengan damai. Ini menjadi masalah ketika saya menjabat sebagai manajer. Karena salah satu aspek terpenting dalam mengelola orang adalah memberi tahu mereka apa yang perlu mereka tingkatkan dalam performa mereka. Saya menyadari kelemahan ini dan saya sedang berusaha untuk menyuarakan pendapat saya secara konstruktif dan bermanfaat untuk kemajuan tim."9. Merasa Kesulitan dalam Manajemen WaktuManajemen waktu merupakan skill penting untuk dimiliki karyawan, tapi sebenarnya cukup banyak orang yang memiliki masalah dalam manajemen waktu. Jika kamu memiliki kelemahan ini, katakanlah saja dengan jujur. Tapi ingat untuk memberi tahu solusi apa yang sedang kamu terapkan, misalnya kamu sedang mencoba untuk menggunakan agenda atau Google Calendar untuk membantu kamu agar lebih teratur.10. Sungkan Meminta BantuanJika kamu adalah orang yang enggan meminta bantuan orang lain, ini sebenarnya juga menjadi salah satu kelemahan yang bisa kamu jadikan jawaban kelemahan diri saat interview kerja. Saat memberikan jawaban ini, beri tahu juga alasan mengapa kamu sering merasa sungkan untuk meminta bantuan kepada rekan kerja atau atasan, misalnya kamu lebih suka coba menyelesaikan suatu tugas atau permasalahan dengan kemampuan diri sendiri dahulu. Dan beri tahu juga bahwa kamu akan tetap meminta bantuan jika dirasa perlu 📚 Baca juga:20+ Pertanyaan Interview Kerja Paling Sering Muncul [+Jawaban] Tips Cara Menjawab Kelebihan dan Kekurangan Saat Interview 1. Berikan Jawaban Kelebihan yang Berkaitan dengan Job Desk Tips dari Harvard Business Review, ketika menjelaskan kelebihan diri sendiri, pilihlah jawaban yang paling berkaitan dengan pekerjaan kamu nantinya karena rekruter akan lebih mengutamakan kandidat yang bisa menjalankan tugas pekerjaannya dengan baik. Namun, ingat untuk tidak berbohong dan melebih-lebihkan diri. Dengan berbicara apa adanya, rekruter akan lebih tertarik untuk mendengarkan jawaban kelebihan dan kekurangan kamu saat interview. Jawaban yang terlalu kaku, berhati-hati, dan terdengar sudah diperhitungkan akan terdengar terlalu berlebihan dan tidak valid kebenarannya. 2. Ceritakan Pengalamanmu Jika ditanya kelebihan dan kekurangan saat interview, pastikan untuk menceritakan pengalaman mengenai kelemahan dan kelebihan diri sendiri. Kamu dapat menggunakan metode STAR yang dapat membantu kamu untuk menyampaikan pengalaman kamu dengan lebih mengesankan.🌟 Apa itu metode STAR? Kata STAR sendiri merupakan singkatan bahasa inggris yang terdiri dari: Situation: Ceritakan situasi pengalaman kamu dan berikan detail penting secukupnyaTask: Berikan gambaran mengenai tanggung jawab apa yang sedang kamu pegang pada situasi tersebutAction: Jelaskan bagaimana kamu mengatasinya step-by-stepResult: Sampaikan hasil apa yang kamu dapatkan dari tindakan yang kamu ambil Dengan menggunakan metode ini, kamu dapat menceritakan pengalaman kamu dengan terstruktur rapi sehingga kamu tidak akan melewatkan poin penting yang rekruter ingin dengar dari jawaban kelebihan dan kekurangan diri kamu saat interview.📚 Baca juga:Metode STAR: Teknik Menjawab Pertanyaan Interview dengan Sukses! 3. Menyebutkan Kelebihan Diri yang KontributifKetika memikirkan jawaban untuk kelebihan diri sendiri, biasanya pelamar akan menyebutkan kelebihan yang bermanfaat bagi dirinya tanpa memikirkan apa kontribusinya kepada perusahaan.Namun, coba kita lihat dari sudut pandang rekruter dan perusahaan. Mereka pasti mau melihat kelebihan kamu yang dapat berguna bagi perkembangan tim maupun perusahaan. 4. Beri Solusi untuk Kekurangan DiriPastikan untuk selalu memberikan solusi atau contoh bagaimana kamu telah berusaha untuk mengatasi kelemahan yang kamu miliki. Rekruter tidak mengharapkan kamu untuk mengatasi kekurangan diri kamu secara langsung karena setiap orang pasti memiliki area yang harus mereka perbaiki perlahan.Dengan menunjukkan usaha kamu untuk menjadi sosok yang lebih baik, seorang rekruter akan dapat melihat bahwa kamu adalah orang yang mau belajar dari kesalahan dan selalu ingin menjadi versi diri yang terbaik.5. Berikan Pemahaman dari Sudut Pandang Kamu Setiap jawaban kekurangan dan kelebihan diri saat interview pasti ada nilai-nilai tersendiri yang dapat diambil. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk pola pikir seseorang dan pastinya akan berpengaruh bagi kerjasama tim. Penting sekali untuk menambahkan pemahaman dari sudut pandang kamu saat menjawab pertanyaan interviwe yang tentunya berhubungan dengan posisi pekerjaan yang sedang kamu lamar .💡 Tips:Dalam menjawab kelebihan dan kekurangan saat interview kamu mungkin dapat menambahkan bagaimana kelebihan/kekurangan tersebut berpengaruh pada tim, poin positif apa yang kamu dapatkan dari kekurangan kamu, dll. Hal ini akan memberikan rekruter pandangan yang lebih luas lagi tentang diri kamu yang akan memperyakin rekruter untuk memilih kamu. 6. Ikuti Tes KepribadianSebelum interview kerja, ada baiknya kamu mengenal diri sendiri secara mendalam terutama untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan diri sendiri. Dengan ini, kamu dapat memastikan apakah lowongan pekerjaan yang kamu lamar benar-benar cocok untuk kamu.Banyak situs website yang menyediakan tes kepribadian gratis. Kamu bisa mengikuti tes kepribadian MBTI ataupun DISC Personality Test. 7. Latihan dan Praktekkan Untuk menghindari rasa kaget, kurang persiapan, dan segala hal yang tidak diinginkan terjadi, penting sekali bagi kamu untuk mempersiapkan diri serta berlatih sebelum memberikan jawaban kekurangan dan kelebihan saat interview. Kamu bisa berlatih dengan keluarga, teman, ataupun diri sendiri dengan terus mengucapkan jawaban kelebihan dan kekurangan diri saat interview secara berulang. Dengan begitu, kamu akan terdengar lebih natural dan lancar saat menjawab pertanyaan. Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Lihat 5000+lowongan kerja terbaru dari perusahaan top Indonesia 🎉 Cari Loker Itulah contoh jawaban pertanyaan interview kerja soal kelebihan dan kelemahan diri. Yang terpenting, pastikan kamu berlatih sebelum interview kerja berlangsung. Kalau kamu tidak siap menyiapkan jawaban, kemungkinan kamu tidak bisa menjelaskan contoh situasi dengan baik, sehingga akan terkesan palsu.👉 Lihat lowongan terbaru di Cake! Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!
Career Development
Dec 13th 2024

Leaderless Group Discussion: Contoh, Pemahaman, Jenis, dll.

Apakah kamu familiar dengan istilah leaderless group discussion? Salah satu metode yang dipakai dalam proses rekrutmen karyawan, seleksi peserta beasiswa, maupun diskusi harian di perusahaan ini biasa disingkat LGD. Berbeda dengan metode serupa yaitu focus group discussion (FGD), LGD test memiliki fungsi dan manfaatnya sendiri. Pada artikel ini, kita akan membahas apa perbedaan LGD dan FGD, mengapa metode ini dilakukan, apa yang dinilai perusahaan dari LGD, berapa lama LGD berlangsung, dan lain-lain. Daftar isi: Pengertian Leaderless Group Discussion Mengapa LGD Dilakukan Macam-macam LGD Pro Kontra Beserta Tantangan LGD Keterampilan yang Diuji Melalui LGD Tips LGD Contoh Kasus LGD dan Penyelesaiannya Pengertian Leaderless Group Discussion Apa itu Leaderless Group Discussion? LGD yang merupakan singkatan dari leaderless group discussion adalah sebuah proses untuk bertukar opini, pendapat, ide tentang suatu topik atau informasi tertentu antar satu orang dengan anggota kelompok. Hal unik dari LGD adalah diskusi ini dilakukan tanpa pemimpin diskusi atau orang yang bertugas untuk menjadi moderator dari awal hingga akhir diskusi. Dengan memakai metode LGD, maka proses pembahasan dan pemecahan masalah dapat berlangsung lebih efisien. Mengapa? Karena dengan tidak adanya moderator, semua orang dapat menyampaikan perspektifnya dengan lebih merata dan diskusi akan menjadi lebih terbuka. Selain itu, juga mendorong adanya inovasi dari ide-ide yang tak terbatas selama LGD berlangsung. Namun sebelum melakukan diskusi, biasanya perlu ditentukan aturan yang disepakati semua anggota agar diskusi bisa berjalan secara kondusif dan efektif. Perbedaan LGD dan FGD Setelah mengetahui apa itu LGD, biasanya orang akan bertanya lalu apa bedanya LGD dan FGD? Perbedaan yang paling besar adalah pada ada tidaknya moderator dalam diskusi tersebut, dimana dalam LGD tidak ada pemimpin diskusi sehingga semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk memimpin jalannya diskusi, sementara di FGD terdapat pemimpin diskusi untuk mengarahkan topik dan mewawancarai setiap narasumber yang terlibat. Perbedaan lainnya adalah pada FGD biasanya pemimpin diskusi akan berusaha bertanya dan mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya pengalaman, perspektif, opini anggota diskusi terhadap topik tertentu untuk mengetahui kualitas produk atau layanan suatu organisasi. Sementara pada LGD, selain sifatnya dua arah, tujuannya lebih kepada membuka perspektif baru, mendapatkan ide, dan berinovasi untuk kemajuan bersama di perusahaan/organisasi.📚 Bacaan lanjutan:Pengertian Focus Group Discussion dan 7 Cara menjalankannya! Mengapa LGD Penting? Berikut 3 alasan mengapa LGD penting dilakukan dan masih dilakukan hingga sekarang: 1. Mempererat hubungan, kepercayaan, dan kerja sama dalam kelompok Dengan adanya LGD yang sifatnya lebih terbuka dan mendorong setiap anggota untuk menyampaikan pendapatnya, maka budaya perusahaan/organisasi yang dibangun akan jadi lebih open-minded terhadap berbagai inovasi. Dengan begitu, rasa solidaritas, kepercayaan, dan kerja sama juga akan meningkat karena mengetahui target bersama yang harus dituju setelah diadakannya diskusi bersama menggunakan metode LGD. 2. Mendorong kreativitas dan semangat tim Kepanjangan LGD yang adalah leaderless group discussion akan mendorong anggotanya untuk memberi ide apapun termasuk yang terlihat out-of-the-box dan impossible. Namun dengan adanya kreativitas dan ruang untuk menyampaikan aspirasi dan pendapat, justru semangat dalam tim akan bertambah dan menambah produktivitas karyawan. 3. Membuat setiap anggota memiliki kesempatan berpartisipasi dengan adil LGD juga membuat semua orang dapat memiliki kesempatan untuk menyampaikan perspektifnya secara merata. Anggota lain yang terlibat dalam LGD perlu mengapresiasi dan memiliki opini yang terbuka dalam menyampaikan dan menerima setiap pendapat dari semua anggota yang berpartisipasi dalam diskusi. Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja Macam-macam LGD Ternyata LGD juga memiliki beberapa jenis, meliputi: 1. Specific Case Study With Company Related Problem Tipe leaderless group discussion ini sifatnya membahas suatu topik atau isu tertentu yang sedang dihadapi oleh perusahaan. Untuk LGD yang anggotanya adalah calon karyawan di suatu perusahaan tertentu, dibutuhkan pengetahuan dan pemahaman mengenai perusahaan itu sendiri dan isu yang sedang dibahas agar kamu dapat terlihat menonjol di mata rekruter. Contoh: LGD tentang isu PHK karyawan yang terjadi di startup Indonesia, maka kamu perlu memiliki pengetahuan tentang sistem dan struktur di start-up serta mengetahui dampak serta besarnya PHK yang sudah terjadi di Indonesia. 2. Specific Case Study With Current Issue Tipe diskusi ini memfokuskan pada isu terkini yang terjadi secara nasional maupun global sehingga sifatnya diketahui dan menjadi kendala untuk banyak orang. Biasanya LGD jenis ini dilakukan agar rekruter bisa menilai wawasan dan kemampuan pemecahan masalah calon karyawan di perusahaan. Contoh: Isu polusi di Jakarta dan sekitarnya yang saat ini telah menjadi perhatian banyak media online maupun cetak di Indonesia. 3. General Delusion Case Study Yang terakhir adalah general delusion case study dimana biasanya topik yang diangkat tidak berhubungan dengan perusahaan. Rekruter atau organisasi menanyakan hal ini kepadamu untuk melihat keaktifan, ketanggapan, pemecahan masalah, serta manajemen krisismu pada suatu isu yang terjadi. Contoh: 3 barang yang akan kamu selamatkan pertama kali saat terjadi kebakaran? Keterampilan yang Diuji Melalui LGD Untuk kamu yang bertanya apa itu seleksi leaderless group discussion, tes LGD adalah diskusi terbuka untuk menguji calon karyawan dengan memberikan satu topik diskusi agar bisa melihat keaktifan kandidat dalam pembicaraan. Cara ini juga merupakan proses untuk rekruter maupun organisasi menilai tentang keterampilan yang ada dalam dirimu, hal tersebut meliputi: 1. Kemampuan Dalam Menciptakan Konsep Rekruter akan melihat kemampuanmu untuk memberikan pendapat dan menciptakan konsep atas cara pikirmu dari topik yang diberikan. Hal ini berkaitan dengan kemampuan nalar dan motorik kandidat. 2. Keterampilan Bekerja Sama (Teamwork Skill) Selain itu, melalui tes LGD, rekruter juga dapat melihat apakah kandidat merupakan seorang yang bisa bekerja sama dengan orang lain. Karena biasanya, pekerjaan yang ada di kantor perlu bersinggungan dengan tim lain dan perlu adanya kerja sama di dalam tim-mu sendiri, maka sangat penting untuk memiliki sifat seorang team player dimana pekerjaan didahulukan untuk kepentingan bersama dan bukan pribadi. 3. Keterampilan Memimpin dan Mengambil Keputusan (Leadership and Decision Making) LGD merupakan diskusi yang dilakukan tanpa adanya moderator, maka itu dari sini juga dapat terlihat seperti apakah sisi kepemimpinan yang dimiliki kandidat dan seperti apa pengambilan keputusan yang dilakukan setelah pendapat diutarakan. 4. Kemampuan Menganalisis dan Menafsirkan Hasil Diskusi (Analysis and Interpretation) Kemampuan lainnya yang diperhatikan rekruter saat leaderless group discussion adalah dengan memberikan case example dan memperhatikan kemampuan kandidat untuk menganalisis kasus tersebut. Tidak berhenti sampai di situ, dilihat juga bagaimana kemampuan seseorang dalam menafsirkan hasil diskusi, pemahaman, serta pengetahuannya akan diskusi dan pembahasan yang berjalan. 5. Kemampuan Beradaptasi dan Mengatasi Konflik Di Situasi yang Asing (Adaptation and Problem Solving Skill) Selanjutnya, kemampuan beradaptasi juga penting. Hal ini menunjukkan kesiapanmu untuk memasuki lingkup kerja baru dan bagaimana kamu nantinya akan mengatasi konflik yang ada saat sudah bergabung di kantor yang baru. 6. Kemampuan Mengorganisir dan Mengeksekusikan Hasil Diskusi (Organizing and Execution) Terakhir merupakan kemampuan untuk mengorganisir dan mengeksekusi hasil diskusi. Jika semua yang sudah dibahas dan dinyatakan dalam LGD ternyata tidak dimengerti dan dijalankan, maka semua diskusi akan sia-sia. Maka sangat penting untuk dapat mengorganisir setiap poin yang disetujui dan mengeksekusikannya dalam langkah nyata. Pro Kontra Beserta Tantangan LGD LGD juga memiliki pro kontra sendiri, seperti: Keuntungan Menjalani LGD Dengan adanya diskusi LGD memungkinkan para anggota untuk menyampaikan perspektif dan opininya masing-masing secara merata. Tentu hal ini dapat terjadi dengan aturan yang sudah disepakati dan memupuk rasa apresiasi antar pendapat. Selain itu juga dapat menghasilkan inovasi yang tidak biasa karena dengan ruang gerak yang tidak terbatas, semua ide dapat dikeluarkan dengan tidak terbeban. Ketiga, pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih fair setelah mendengar semua opini tanpa memihak atau condong kepada 1-2 opini anggota saja. LGD juga menjadikan para anggota lebih dekat satu sama lain, menumbuhkan rasa kebersamaan, kepemilikan, dan solidaritas dalam tim. Kerugian Menjalani LGD LGD juga memiliki sisi negatif. Dengan tidak adanya pemimpin, jika para anggota tidak ada yang dapat memimpin dengan baik, maka alur pembahasan akan kacau dan akan sulit untuk mencapai ke keputusan bersama. Tantangan yang Dihadapi Saat Menjalani LGD Tantangan yang sering terjadi adalah bagaimana mengatur pembahasan secara efektif untuk mencakup semua perspektif dari anggota. Selain itu, suasana diskusi juga harus kondusif agar semua pihak dapat nyaman menyampaikan pendapatnya dengan memperhatikan waktu yang berjalan jangan sampai memakan waktu terlalu panjang untuk mencapai keputusan. Apalagi dengan tidak adanya peran pemimpin, maka perlu dipastikan bahwa para anggota kapabel dan mengerti tujuan pelaksanaan LGD ini. Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja Tips LGD Di bawah merupakan 5 leaderless group discussion tips untuk memiliki diskusi yang efektif dan sukses sehingga sisi negatif dan tantangan dari LGD dapat teratasi dengan baik: 1. Memiliki Pemahaman Jelas Terhadap Etika LGD Saat LGD dilakukan, pastikan kamu juga mengetahui etika yang perlu diperhatikan seperti tidak memotong pembicaraan orang lain, menyampaikan pendapat dengan jelas, tidak menyindir atau menyinggung suatu golongan/kelompok tertentu, menyimak pendapat atau perspektif orang lain, dan aktif berpartisipasi selama diskusi berlangsung. 2. Pastikan Setiap Anggota Aktif dan Bertanggung Jawab Saat diskusi dilakukan, apalagi untuk pemilihan kandidat yang cocok untuk pekerjaan tertentu, tidak hanya soal keaktifan sendiri, namun rekruter juga akan melihat bagaimana kamu dapat membawa pembicaraan diskusi dan memastikan semua anggota dapat memiliki bagian yang sama dalam berpendapat. Baik adanya untuk memiliki inisiatif dan sikap kepemimpinan untuk memimpin LGD, namun jika tidak dibarengi dengan tanggung jawab yang mengikuti, maka bisa saja kamu justru terlihat mau menonjol sendiri dan tidak bisa bekerja di dalam tim. 3. Menyampaikan Opini yang Bermutu Karena LGD sebaiknya dilakukan dengan memberikan setiap anggota waktu untuk menyampaikan opininya secara bergantian, maka pastikan kamu dapat memberikan opini yang bermutu saat telah sampai di giliranmu. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menunjukkan cara pikir dan bagaimana kamu menyelesaikan masalah, dan hargailah opini anggota yang lain saat sedang berbicara. 4. Mencatat Poin-Poin Penting yang Dibahas Dalam Diskusi Tentunya dengan ruang gerak yang tak terbatas dalam penyampaian ide saat diskusi LGD, kadang akan banyak ide dan inovasi yang disampaikan. Kamu dapat berinisiatif untuk mencatat hal-hal tersebut yang nantinya bisa dijadikan dasar untuk menyampaikan pendapat atau dijadikan kesimpulan di akhir pembahasan. 5. Paham Terhadap Isu yang Akan Dibahas Ini yang terakhir namun paling penting! Pastikan kamu mengerti tentang topik bahasan yang disampaikan dan tidak asal bunyi. Untuk memahaminya, kamu dapat menyiapkan dirimu sebelum melakukan LGD dengan cara mencari tahu topik yang akan dibahas dari berbagai sumber seperti internet, buku, narasumber tertentu, dan lain-lain. Contoh Kasus LGD dan Penyelesaiannya Setelah memahami pengertian, jenis-jenis, serta keuntungan dan kerugian menjalani LGD, di bawah merupakan contoh soal tes LGD. Harap diingat bahwa biasanya topik pembahasan LGD bisa diambil dari berbagai topik dan dapat berbeda-beda sesuai dengan situasi dan kondisi perusahaan/organisasi. Maka itu, penting untuk memahami isu yang akan di bahas sebelum LGD dilakukan. Contoh kasus dalam LGD: Anda merupakan business consultant yang baru dipekerjakan untuk sebuah startup di bidang entertainment yang menyediakan jasa video streaming dan foreign movie license dengan runway perusahaan yang hanya tersisa 1 tahun lagi. Sebagai business consultant, Anda harus memberikan solusi untuk meningkatkan runway perusahaan sehingga dapat bertahan lebih lama. Saat ini, para investor menunggu jawaban dari Anda terkait campaign event yang akan dilakukan serta hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi cost perusahaan. Selain itu, para karyawan yang bekerja di startup juga menjadi kurang semangat setelah mengetahui runway yang hanya 1 tahun lagi. Mohon berikan pendapat dan perspektif Anda untuk kasus ini. Semoga artikel di atas dapat membantu kamu lebih mengenal tentang LGD atau leaderless group discussion yang dilakukan dan merupakan salah satu tahapan yang dipakai untuk merekrut karyawan baru di perusahaan. Namun sebelum persiapan untuk wawancara dengan HRD dan hiring manager, pastikan kamu memiliki CV yang menarik agar rekruter tertarik untuk berdiskusi denganmu lebih lanjut. Cake memiliki fitur CV Builder dan 500+ template CV yang dapat membantumu mempersiapkan diri untuk mencapai pekerjaan impianmu. Cek CV Builder di Cake sekarang! Kesimpulan LGD atau leaderless group discussion adalah proses pertukaran opini, pendapat, ide tentang suatu topik yang biasa dilakukan untuk menguji kandidat baru pada tahap rekrutmen, atau menguji kemampuan analisa seseorang, atau untuk bahan diskusi antar anggota perusahaan.Perbedaan leaderless group discussion (LGD) dan forum group discussion (FGD) adalah pada LGD tidak ada pemimpin rapat yang ditunjuk, sehingga anggota perlu menjalankan diskusi sendiri dengan efektif. Sementara pada FGD, terdapat moderator yang bertugas memberikan pertanyaan pada narasumber.LGD penting untuk mempererat hubungan, kerjasama dalam kelompok, kreativitas dalam tim, dan membuat setiap anggota memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan perspektifnya dengan merata.Macam-macam LGD ada specific case study with company related problem, specific case study with current issue, dan general discussion case study.Keterampilan yang diuji melalui LGD adalah kemampuan dalam menciptakan konsep, keterampilan bekerja sama, keterampilan memimpin dan membuat keputusan, kemampuan menganalisis dan menafsirkan hasil diskusi, kemampuan beradaptasi dan mengatasi konflik di situasi yang asing, kemampuan berorganisir dan mengeksekusikan hasil diskusi.Keuntungan menjalani LGD: setiap anggota dapat menyampaikan perspektif dan opininya masing-masing secara merata, memiliki kebebasan berinovasi, proses pengambilan keputusan yang dilakukan lebih fair karena telah mendengarkan semua anggota dibanding hanya condong memihak pada 1-2 pihak saja, menjadikan anggota dekat satu sama lain, dan menumbuhkan rasa kerjasama, kepemilikan, dan solidaritas.Kerugian menjalani LGD: Karena tidak ada pemimpin rapat, jika anggota tidak kapabel untuk menjalankan LGD yang efektif, maka hasilnya akan kacau dan tidak bisa mencapai keputusan bersama.Tantangan menjalani LGD: membuat diskusi berjalan secara efektif, kondusif, dan tepat waktu.Tips agar LGD sukses adalah memiliki pemahaman jelas terhadap etika LGD, memastikan setiap anggota aktif dan bertanggung jawab, sampaikan opini yang bermutu, catat poin-poin penting yang dibahas dalam diskusi, dan memahami isu yang dibahas. Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.
Career Development
Nov 10th 2025

Ingin Jadi Business Development? Ketahui Tugas, Skill Sampai Gajinya!

Sering menemukan lowongan kerja untuk posisi Business Development atau BD? Pastinya kalau sedang scrolling di situs lowongan kerja akan menemukan lowongan pekerjaan business development yang dibuka oleh beberapa perusahaan baik start-up maupun korporat. Banyak orang yang sering mengira bahwa business development adalah bagian dari tim marketing atau sales. Padahal, nyatanya bukan seperti itu. Sebenarnya, apa sih tugas dari business development? Jurusan apa yang cocok agar dapat bekerja di bidang bizdev? Dan apa perbedaan business development dan sales?Daftar isi:Pengertian Business DevelopmentTugas dan Tanggung Jawab Business DevelopmentSkill yang Dibutuhkan Business DevelopmentCara Menjadi Seorang Business DevelopmentApa itu Business Development? Business development adalah pembangunan ide, inisiatif ataupun aktivitas yang membuat perusahaan lebih baik. Baik dalam hal meningkatkan penjualan, meningkatkan profitabilitas, meningkatkan cakupan pasar, mencari klien atau membuat kerjasama yang strategis dengan perusahaan lain.Peran business development sangatlah penting bagi perusahaan, dan melaluinya, perusahaan mendapatkan kesempatan baru untuk berkembang dan meningkatkan pendapatan (Forbes). Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, pengertian business development adalah pengembangan bisnis. Perbedaan Business Development dengan Sales Apakah business development sama dengan sales?Meskipun banyak orang yang mengira BD dan sales itu sama, kedua peran ini sebenarnya peran yang berbeda. Perbedaan business development dan sales terletak pada cakupan pekerjaanya. Cakupan pekerjaan dari seorang bizdev luas, tidak hanya penjualan (sales) dan pemasaran (marketing) saja, namun juga menjalani kemitraan (partnership), strategi pasar, dan pengembangan bisnis. Jabatan Gaji Business Development Karier business development bisa dimulai dari Business Development Analyst/Officer/Staff. Lalu tahapan selanjutnya Business Development Associate atau Manager, Business Development Executive dan yang jabatan paling tinggi adalah VP of Business Development. Gaji business development itu beragam, dimulai dari UMR sampai ratusan juta per bulannya. Business Development Kuliah Jurusan Apa? Biasanya yang bekerja di posisi bisdev kebanyakan merupakan lulusan bisnis, manajemen, ekonomi, komunikasi, akuntansi maupun teknik industri. Karena biasanya jurusan-jurusan tersebut mempelajari tentang bisnis dan manajemen sebuah perusahaan, yang tentunya dibutuhkan oleh posisi business development. 💡 Pro tip Kesempatan juga terbuka untuk kalian yang bukan merupakan lulusan jurusan seperti di atas. Asalkan kalian memiliki kegigihan untuk mempelajari hal baru, kalian pasti bisa! Tugas dan Tanggung Jawab Business Development Secara garis besar, tugas dan tanggung jawab seorang business development adalah menciptakan “value” atau nilai untuk perusahaan dari pelanggan, pasar, dan hubungannya. Jika kamu menanyakan seseorang yang bekerja di posisi business development, mungkin kamu akan mendengar jawaban yang berbeda tentang job desk mereka sebagai seorang bisdev. Kok bisa begitu? Jawabannya karena peran business development berubah seiring pertumbuhan perusahaan, apa yang berharga bagi mereka dalam jangka panjang berubah seiring pertumbuhan perusahaan. Simak paragraf berikut ini untuk lebih jelasnya. ➡️ Early-stage Startup Di perusahaan yang baru mulai, biasanya pekerjaan seorang business development terkenal menjadi tahapan tersulit BD. Fase startup merupakan saat-saat dimana lini bisnis baru diluncurkan dan ide dikembangkan. Pada tahapan ini, sangat penting untuk menciptakan nilai jangka panjang untuk pelanggan. Fungsinya agar perusahaan dapat membuktikan bahwa produk/jasa yang mereka tawarkan dapat disukai pasar. Aktivitas yang dilakukan oleh BD di tahapan start up sangat beragam dan lebih berfokus ke arah sales dan product development.📝 Contohnya tugas business development di early-stage startup Melakukan riset pasar dan mengidentifikasi pelanggan potensialPenetrasi ke pasar baru dan mendapatkan pelangganMencari karyawan dan memberikan pelatihanMengembangkan produk sehingga dapat menciptakan nilai tambahMengetahui keadaan industri dan kompetitor Banyak perusahaan startup yang gagal karena di tahap awal mereka gagal untuk menerapkan model bisnis yang cocok untuk pasar (market). ➡️ Growth-stage Startup Fase ini bisa terjadi setelah setahun atau beberapa tahun perusahaan berdiri. Pada fase bertumbuh dan melakukan ekspansi. Pekerjaan business development di tahap ini berfokus tentang bagaimana cara mencapai pertumbuhan dengan mengevaluasi produk dan pelanggan yang ada. Di tahap ini, dengan dana yang cukup dimiliki perusahaan, tugas bizdev pun semakin beragam seperti:📝Tugas business development di growth-stage stratup Mengembangkan produk baruMelakukan ekspansi ke pasar (market) baruMenerapkan pemasaran agresif atau channel lainnya untuk menarik lebih banyak pelangganMerger dan Akuisisi (MA)Menganalisis data untuk memahami potensi pasar atau produk ➡️ Mature Company/Perusahaan Besar Perusahaan besar biasanya sudah memiliki pendanaan yang stabil dan memiliki jumlah karyawan yang banyak. Pekerjaan sebagai bisdev di perusahaan yang lebih besar akan semakin spesifik dan menguasai bidang tertentu. Beberapa pekerjaan sehari-hari yang akan dijumpai oleh seorang business development pada perusahaan besar adalah:📝Tugas business development di perusahaan besar Cost cutting atau pengurangan biaya dengan mulai melakukan outsourcingBekerja sama dengan divisi lain untuk memenuhi kebutuhan pelangganMerencanakan dan memantau kegiatan pemasaranMelakukan riset terhadap organisasi atau perusahaan lain untuk membangun hubungan profesionalMemastikan bahwa target yang telah ditentukan tercapai dan terus mengembangkan kemampuan tim Pekerjaan menjadi seorang bizdev dapat beragam sesuai dengan ukuran dan industri perusahaan masing-masing. Cakupan kerjanya juga luas mulai dari pemasaran, cost saving, partnership, dan hal lainnya yang berkaitan dengan pengembangan bisnis. Skill yang Dibutuhkan Business Development Melihat pekerjaan yang begitu beragam dan penting bagi keberlangsungan suatu bisnis, seorang bizdev harus memiliki skill di bawah ini agar bisa menjalankan posisinya dengan baik. Di bawah adalah 6 kemampuan yang harus dimiliki seorang bizdev:1. Komunikasi dan Negosiasi Seperti yang telah dilihat di atas, seorang business development akan bertemu dengan banyak orang dan partner yang kelak akan bekerja sama dengan mereka. Diperlukan kepercayaan diri dan kemampuan storytelling agar bisa menyampaikan maksud dengan lengkap dan benar. Bukan hanya pandai berbicara, namun juga menjadi pendengar yang baik sehingga dapat mengetahui hal yang dibutuhkan oleh klien. Seorang business development juga harus tau cara bernegosiasi yang baik agar bisa mendapatkan kesepakatan yang terbaik dan menguntungkan bagi kedua belah pihak.2. Analisa Data, Riset dan Strategi Seorang business development harus mampu menganalisa data dengan baik untuk mengambil keputusan yang tepat. Melakukan competitor benchmarking atau riset terhadap kompetitor untuk mengetahui standar di industri. Hal ini diperlukan untuk mengarahkan perusahaan untuk terus berada di atas kompetitor.3. Project Management Salah satu kunci keberhasilan business development adalah memiliki skill manajemen proyek yang baik. Seorang business development harus bisa menjadi pemimpin yang mampu menangani perusahaannya dari segala aspek.Contoh skill manajemen proyek untuk business development:Memonitor, mendelegasikan dan memastikan bahwa setiap tim menyelesaikan tugasnya dengan baik dan tepat waktuKemampuan untuk mengatasi konflikMengevaluasi performa dan mendukung timHal ini dibutuhkan agar mereka mampu mencapai tujuan bersama-sama.4. Business Intelligence (BI) Skills Pengertian dari business intelligence adalah pemahaman mendalam mengenai industri dan kemampuan untuk mendapatkan wawasan dari pasar. Sebagai seorang bisdev, sangat penting untuk mengetahui apakah produk dari perusahaanmu itu cocok untuk pasar saat ini? Apakah perusahaan telah menentukan target audience yang tepat? Bagaimana umpan balik konsumen terhadap produk? Biasanya seorang business development akan melakukan analisa dan survei untuk mengetahui posisi perusahaanya di industri tersebut.5. Fleksibel dan Mampu Beradaptasi Kondisi perusahaan dan ekonomi tidak akan selalu sama dari tahun ke tahun. Pastinya akan ada perubahan yang tidak diduga ataupun kompetitor baru yang bermunculan. Seorang business development harus bisa menyesuaikan perusahaannya dengan keadaan dan mengadaptasi cara baru agar bisa terus bertahan dan berkembang di industri mereka. Untuk itu, rasa ingin tahu yang tinggi untuk selalu up-to-date tentang trend ekonomi, serta trend perkembangan industri dan teknologi sangat diperlukan. Jika tidak mau berubah dan ingin tetap berpegang pada strategi awal, perusahaan bisa-bisa ketinggalan jaman dan sudah tidak cocok dengan kebutuhan masyarakat.6. Computer Skills Saat ini, setiap karyawan sudah diwajibkan untuk dapat mengoperasikan komputer, seperti Microsoft Office dan Online Meeting Tools. Namun, ada beberapa software yang biasa digunakan oleh business development antara lain CRM, email management, marketing automation software dan accounting software untuk membantu pekerjaan sehari-hari. Cara Menjadi Business Development Associate Jika kamu tertarik untuk menjadi seorang bizdev, berikut adalah cara untuk menjadi business development: 1. Cari Pengalaman Magang Agar dapat mempermudah mendapatkan pekerjaan menjadi seorang business development, pengalaman internship atau magang diperlukan. Dengan adanya magang, kamu bisa belajar lebih awal dari perusahaan sebelumnya tentang model bisnisnya dan belajar dari para senior. Jaman sekarang, banyak perusahaan yang membuka lowongan internship untuk business development. Kamu bisa mencari di situs lowongan kerja dengan kata kunci business development internship. Salah satu situs lowongan kerja yang bisa kamu gunakan adalah Linkedin. 📚 Baca juga:8 Situs Lowongan Kerja Terbaik dan Terpercaya Indonesia 2. Terus Up-to-Date dengan Perkembangan Baru Untuk menjadi seorang business development yang handal, diperlukan pengetahuan yang luas mengenai segala sisi industri bisnis. Selalu perbaharui pengetahuan dengan membaca berita ekonomi, perkembangan teknologi dan juga industri. Kembangkan pengetahuan tentang pemasaran, akuntansi, ataupun manajemen agar dapat membantu kamu di pekerjaan nanti.3. Persiapkan CV Untuk mendapatkan pekerjaan pertama, tentunya diperlukan Curriculum Vitae (CV) untuk melamar pekerjaan. CV business development yang baik harus dibuat sedemikian rupa sehingga menonjolkan kemampuan dan pencapaianmu. Jika ini merupakan kali pertama kamu membuat CV untuk melamar pekerjaan business development, kamu bisa melihat contoh CV business development di bawah untuk dijadikan referensi. Contoh CV Business Development - Dibuat di CakeResume Tertarik menjadi business development? Selain persiapkan skill, yuk, persiapkan juga CV business development untuk melamar pekerjaan 🎉 Buat CV Berikut merupakan semua hal yang perlu kamu ketahui jika ingin melamar pekerjaan menjadi business development. Penting juga untuk mengetahui ukuran perusahaan dan jenis industri yang dimasuki, karena ini akan mempengaruhi tugas business development pada pekerjaan sehari-hari. Dimana pun itu, baik menjadi business development di perusahaan besar maupun start up, pekerjaan yang booming selama 10 tahun terakhir ini tentunya seru, menantang, dan terus membuatmu berkembang. Jika kamu merasa memiliki keterampilan seorang business development dan menyukai pekerjaannya, yuk mulai mempersiapkan hal yang dibutuhkan dan lamar pekerjaan tersebut. Selangkah lebih dekat menuju pekerjaan impian.👉 Baca juga artikel kami tentang Business Development Manager!CakeResume adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari CakeResume dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja CakeResume. --- Ditulis Oleh Jane Setiady ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!