Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Portfolio
Mar 9th 2026

Contoh Portofolio Lamaran Kerja Menarik dan Cara Membuatnya!

Di era sekarang, mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Banyak orang bersaing untuk mendapatkan pekerjaan yang mereka idamkan.Maka itu, kamu harus tampil lebih unggul.Tapi, bagaimana caranya?Ternyata, selain CV, kamu bisa mengajukan portofolio lamaran kerja yang merupakan dokumen berisi kumpulan karya, projek atau pencapaianmu, lho. Dengan portofolio, kamu dapat membuktikan bahwa kamu benar-benar memiliki skillyang tertera dalam CV kamu. Apalagi seiring dengan perkembangan teknologi, menampilkan portofolio menjadi lebih praktis dengan online portfolio/digital portfolio karena portofolio kamu bisa diakses melalui internet. Simak artikel sampai selesai untuk melihat contoh-contoh portofolio profesional dan menarik! Daftar isi: Arti Portofolio dalam Lamaran Kerja Fungsi Portofolio Lamaran Kerja Pekerjaan Apa yang Membutuhkan Portofolio Perbedaan CV dan Portofolio Cara Membuat Portofolio untuk Lamaran Kerja Tips Membuat Portofolio Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik Cara Bikin Portofolio Lamaran Kerja Online Gratis 15+Contoh Portofolio Menarik Apa itu Portofolio Lamaran Kerja? Portofolio untuk lamaran kerja adalah dokumen yang kamu sertakan kepada perusahaan ketika melamar kerja. Isinya memuat rincian hal-hal yang dapat meningkatkan value kamu ketika mencari pekerjaan. Ini dapat berupa skill yang kamu miliki, pencapaian yang kamu raih, koleksi karya atau projek yang berhubungan dengan kriteria yang dicari rekruiter.Portofolio hadir dalam bentuk offline maupun online. Sekarang, portofolio online merupakan pilihan yang lebih dimintati karena portofolio online dapat dibagikan dimanapun dan kepada siapapun. Dengan fitur edit canggih di internet, kamu bisa mengubah dan menambahkan konten, gambar, video, teks kapanpun.Manfaat membuat portofolio kerja sebagai berikut:Mendokumentasikan hasil karya/proyek yang pernah dilakukanSebagai personal branding diri sendiriPeluang untuk mendapatkan klienTampil lebih menonjol dibanding kandidat pelamar lainEksplorasi kreativitas Apa Fungsi Portofolio? Melansir dari The Muse, portofolio berfungsi untuk menampilkan dan mendokumentasikan bukti nyata dari pekerjaan yang telah dilakukan.Oleh karena portofolio digunakan untuk mendokumentasikan pekerjaan-pekerjaan yang sudah pernah dilakukan, fungsi portofolio tidak hanya untuk melamar kerja. Portofolio juga bisa digunakan untuk mengajukan beasiswa, maupun sebagai personal branding diri sendiri.Dengan mempresentasikan ide, karya atau kreatifitas kamu, kamu dapat membangun koneksi yang akan mendatangkan kesempatan-kesempatan baru. Pekerjaan Apa yang Membutuhkan Portofolio? Di zaman sekarang, setiap profesi boleh mempertimbangkan untuk membuat portofolio ketika melamar kerja. Namun memang portofolio untuk lamaran kerja online ini lebih sering ditemukan di profesi berikut:Designer (Graphic, Fashion, Product, dll.)Software DeveloperWebsite DeveloperContent Writer/CopywriterVideografer/FotograferVideo EditorDigital MarketingContent CreatorDan lainnyaApa Perbedaan CV dan Portofolio?Secara singkat, CV berisi informasi data diri dan bersifat lebih umum. Contohnya, hal akademis maupun non-akademis yang tertera dalam CV.Sementara itu, portofolio berisi bukti hasil dari apa yang kamu lakukan, bertujuan untuk menunjukkan kemampuan dan kapabilitas kamu, dan bersifat spesifik karena biasanya kamu hanya menonjolkan skill tertentu dan mendeskripsikannya dalam portofolio kamu. CVPortofolioIsiInformasi diriKoleksi karya/pencapaian TujuanMenginformasikanMenunjukkanSifatUmumSpesifik Berikutnya, Cake akan memandu kamu cara membuat portofolio lamaran kerja step by step.📚 Baca juga:Wajib Tahu: 5 Perbedaan CV dan Portofolio Lengkap dengan Contoh Cara Membuat Portofolio 1. Simak job description dan kualifikasi lowongan pekerjaan yang diminati Sebelum mulai, kamu harus mengerti job description serta kualifikasi yang diminta oleh perusahaan tersebut. Ini bertujuan supaya apa yang kamu tampilkan dalam portofolio lamaran kerja kamu berhubungan dengan apa yang diinginkan perusahaan.2. Kumpulkan koleksi karyamu Kamu dapat terlebih dahulu mengumpulkan/menyiapkan karya-karya, projek ataupun pencapaian yang akan kamu tampilkan ke dalam portofolio lamaran kerja kamu nanti.3. Temukan situs website untuk membuat portofolio lamaran kerja online Inilah 2 situs unggulan yang dapat kamu kunjungi untuk membuat portofolio lamaran kerja kamu.CakeResume:CakeResume merupakan situs untuk membuat portofolio lamaran kerja yang baik karena tampilan yang sederhana dan mudah untuk dioperasikan. Portofolio online CakeResume dapat dicantumkan di CV sebagai link. Selain itu, membuat portofolio lamaran kerja di CakeResume gratis dan tidak dibatasi loh! Behance:Behance merupakan salah satu platform yang paling banyak digunakan untuk membangun portfolio designer website, khususnya portfolio UX designer dan portfolio UI designer. Besarnya komunitas digital disana menjadikan Behance sebagai platform untuk rekruter mencari orang-orang bertalenta. 4.Susun struktur dan tentukan desain portofolio lamaran kerja kamu Setelah memilih situs website portofolio kerja kamu, waktunya menyusun struktur dari portfolio online kamu. Pada dasarnya, ada empat elemen utama, yaitu:Perkenalan (informasi diri)Pencapaian, proyek atau karya-karya kamuPekerjaan dan status kerja (termasuk apa yang bisa kamu tawarkan kepada perusahaan)Kontak informasi Jangan lupa pikirkan juga desain dan layout portofolio kerja kamu. Tentukan color palette dan styleuntuk memberikan kesan yang unik pada HRD.5.Membangun kontenSetelah struktur, desain atau layout portofolio lamaran kerja sudah kamu tentukan, sekarang waktunya membangun konten portofolio! Masukkan teks, gambar, foto, grafik dsb. yang dapat menonjolkan skill dan value kamu. Namun ingat untuk hanya masukkan konten yang relevan dengan posisi yang kamu lamar.Bagi kamu yang fresh graduate dan belum memiliki pengalaman kerja, kamu dapat memasukkan tugas atau proyek selama kuliah lho.Contohnya, mahasiswa teknik dapat menampilkan riset selama kuliah, mahasiswa desain bisa menampilkan tugas desain. Kalau kamu mengikuti organisasi atau kegiatan sekolah, kamu juga boleh mencantumkanya.Nah, itulah step-step cara bikin portofolio kerja. Selanjutnya, CakeResume mau membagi tips dalam membuat portofolio untuk lamaran kerja online. Disimak yuk!Tips Membuat Portofolio yangBaik dan Menarik 1. Pilih desain dan perpaduan warna yang tepat Desain dan color palette portofolio untuk lamaran kerja penting untuk menarik perhatian para rekruter. Pilihlah desain yang sesuai dengan kesan yang ingin kamu sampaikan. Pastikan juga desain lamaran portofoliomu sederhana, rapih, dan tidak bertele-tele karena kamu akan fokuskan portofolio kamu pada kontennya. 2.Tonjolkan kemampuan terbaik kamu Jangan memuat semua karya/hal yang pernah kamu buat. Pastikan hanya menunjukkan kemampuan yang terbaik pada portofolio kerja kamu karena biasanya rekruter tidak memiliki banyak waktu untuk melihat seluruh konten portofolio satu per satu. Jadi sebaiknya tekankan kualitas dibanding kuantitas 3. Tambahkan elemen multimedia supaya menarik Sebuah portofolio untuk melamar kerja tidak terlepas dengan elemen multimedia sekalipun pekerjaan kamu tidak berhubungan dengan estetika atau visual. Ada banyak cara untuk menambahkan elemen multimedia seperti gambar, foto ataupun video. Contohnya, meskipun pekerjaan seorang manajer marketing tidak berhubungan dengan visual, tetapi portofolio seorang manajer marketingdapat mengandung data peningkatan penjualanyang dapat ditampilkan dengan grafik. 4.Susun informasi berdasarkan kategori skill Untuk memudahkan rekruiter menavigasi portofolio lamaran kerja online kamu, kelompokkanlah berdasarkan kategori. Ketika kamu mempunyai banyak konten, menggabungkan seluruh konten ke dalam satu halaman dapat terlihat berantakan. Selain itu, kategori ini juga dapat menunjukkan macam-macam area of expertise alias berbagai bidang keahlian kamu. Sebagai contoh, dalam portofolio lamaran kerja desain grafis, seorang desainer grafis bisa mengkategorikan karyanya dengan ‘desain cover’, ‘desain logo’, dan ‘desain poster’. Begitu juga dengan contoh portofolio kerja seorang marketing specialist. Ia dapat mengkategorikan dengan ‘strategi sosial media’, ‘penulisan blog’ ataupun ‘jangkauan media’. 5.Pastikan portofolio tidak bercela dan pranala (link) berjalan dengan baik Pastikan semua link dalam portofolio dapat berjalan dengan baik dan format portofolio kerjamu konsisten untuk digunakan pada setiap perangkat. Portofolio dapat dicantumkan pada CV, akun sosial media ataupun ditunjukkan terpisah.Ketika kamu membuat CV di CakeResume, kamu bisa mencantumkan file portofolio online kamu berupa hyperlink yang akan memberikan tampilan CV yang rapi. Kalau kamu mencantumkan CV pada dokumen pastikan file tersebut tidak di private agar orang lain dapat melihatnya. Selanjutnya, untuk memperjelas cara buat portofolio kerja, CakeResume akan memberikan panduan step-by-step untuk membuat portofolio lamaran kerja menggunakan website CakeResume. Membuat portofolio di CakeResume juga gratis jadi jangan khawatir~Cara Membuat Portofolio Lamaran Kerja Online GratisKeunggulan portofolio online dari CakeResume adalah tampilan yang sangat simple sehingga sangat memudahkan orang-orang yang tidak memiliki kemampuan design untuk tetap membuat portofolio lamaran kerja online yang menarik! Selain itu, ketika kamu membuat CV di CakeResume, kamu bisa mencantumkan file portofolio online kamu berupa hyperlink yang akan memberikan tampilan CV yang rapi. Buat Portofolio online di CakeResume, Gratis! 🎉Buat PortofolioBerikutcontoh portofolio untuk melamar kerja.1. Klik Buat Portofolio Online pada situs web CakeResumeKalau ini pertama kali kamu menggunakan CakeResume, kamu akan diajak untuk membuat akun terlebih dahulu. Ini bertujuan agar portofolio kamu bisa di publikasi dan dilihat oleh rekruter kamu. cara membuat portofolio dengan CakeResume 2.KlikCreate your first project cara membuat portofolio dengan CakeResume 3.Pilih background warna dengan mengklik Styles cara membuat portofolio dengan CakeResume 4. Tambahkan teksKetika menambahkan teks, kamu juga bisa menubah warna, font, size, dan lainnya menggunakan tool box yang tertera di bagian atas. Kamu juga bisa mengubah urutan objek dengan mengklik tombol pensil lalu pilih move up atau move down seperti yang ditunjukkan di gambar berikut. cara membuat portofolio dengan CakeResume 5. Tambahkan gambar atau foto dengan klik Image GridNah, disinilah kamu dapat memunjukkan karyamu dengan elemen multimedia. Karena ini merupakan contoh portofolio fresh graduate, kamu bisa masukkan projek atau tugas semasa kuliah ya. Kamu juga bisa menampilkan sertifikat yang kamu raih. cara membuat portofolio dengan CakeResume cara membuat portofolio dengan CakeResume 6.Tambahkan video/musik/link dengan memasukkan URL pada Embed cara membuat portofolio dengan CakeResume 7. Klik project settings di sebelah kanan bawah, lalu isi project title, description, field, tags, dan tools used lalu klik publishNah, seperti yang dibahas tadi, ini berguna supaya rekruter lebih mudah mencari talenta sesuai yang diharapkan. cara membuat portofolio dengan CakeResume Portofolio untuk lamaran kerja kamu sudah jadi! Portofolio kerja ini dapat dicantumkan pada CV, ataupun ditunjukkan terpisah.Selanjutnya, CakeResume memperisapkan 5 contoh portofolio untuk melamar kerja. Bisa kamu gunakan untuk menjadi inspirasi ketika membuat portofolio lamaran kerja kamu sendiri ya!Sedang mencari pekerjaan? Temukan pekerjaan impian kamu di CakeResume! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Loker15Contoh Portofolio Terbaik untuk Melamar Kerja ✨ 15+ Contoh Portofolio Lamaran Kerja: Contoh Portofolio Fotografer Contoh Portofolio UI Desain 1 Contoh Portofolio UI Desain 2 Contoh Portofolio Desainer Grafis Contoh Portofolio Graphic Design 1 Contoh Portofolio Graphic Design 2 Contoh Portofolio Digital Marketing Contoh Portofolio Digital Marketing Profesional Contoh Portofolio Arsitek Contoh Portofolio Programmer Contoh Portofolio Menulis Contoh Portofolio Fresh Graduate Contoh Portofolio Magang Contoh Portofolio Content Writer Contoh Portofolio Copywriter Contoh Portofolio untuk Berbagai Pekerjaan Lainnya 1. Contoh Portofolio Desainer GrafisDi contoh portofoliodesigner ini, pemilik portofolio menaruh pengalaman dan jugatoolyang dipakai untuk membuat portofolio ini. Ia juga menaruh hasil karyadesign dan jugasedikit penjelasan tentang proyek yang dikerjakan.Contoh Portofolio Desainer Grafis oleh Kristel Gilvarry Estefanny (Dibuat di Cake)2.Contoh Portofolio Lamaran Kerja UI Design Contoh portofolio UI designer yang kedua ini merupakan karya dari UI designer Cake. Contoh Portofolio UIdesignContoh Portofolio UIdesign 📚 Bacaan lanjutan:Contoh Portofolio Desainer Grafis Menarik, Pasti Dilirik HRD! 3. Contoh Portofolio Arsitek Seperti yang diketahui, portofolio lamaran kerja arsitek pastinya berisi koleksi konsep dan gambar bangunan-bangunan. Inilah salah satu contoh portofolio karya mahasiswa yang dibuat ketika kuliah. Contoh Portofolio KerjaContoh Portofolio Kerja 👉 Lihat contoh portofolio lainnya di CakeContoh Portofolio untuk Macam-Macam Pekerjaan: Contoh Portofolio Mahasiswa Contoh Portofolio Desain Contoh Portofolio Fotografi Contoh Portofolio Programmer Contoh Portofolio Digital Marketing Contoh Portofolio Content Writer Contoh Portofolio Copywriter Cake menyediakan platform untuk membuat portofolio online. Yuk giliran kamu yang buat portofolio! 100% Gratis🎉Buat PortofolioPertanyaan Seputar Portofolio1. Apa saja isi dari portofolio?Portofolio adalah kumpulan dokumen yang menunjukkan hasil kerja, keterampilan, dan pengalaman seseorang, biasanya digunakan untuk tujuan pendidikan atau profesional. Berikut adalah beberapa elemen yang dapat terdapat dalam sebuah portofolio:CV atau Resume: Ringkasan pengalaman kerja, pendidikan, dan keterampilan yang dimiliki.Sampel Pekerjaan: Contoh-contoh hasil kerja, seperti tulisan, desain grafis, proyek penelitian, atau program yang telah dibuat.Proyek Terbaru: Deskripsi tentang proyek terbaru yang telah dikerjakan, termasuk proses, hasil, dan pengalaman belajar dari proyek tersebut.Referensi atau Testimoni: Ulasan atau rekomendasi dari atasan, kolega, atau klien yang mendukung kualitas pekerjaan dan karakter Anda.Sertifikat dan Penghargaan: Bukti penghargaan, sertifikat dari kursus, atau pelatihan yang relevan.Portofolio Digital: Jika relevan, tautan ke portofolio online, blog, atau media sosial profesional seperti LinkedIn.Pengalaman Relawan: Jika ada, pengalaman dalam kegiatan sosial atau organisasi yang menunjukkan keterampilan tambahan.Rencana Pengembangan Diri: Ringkasan tentang tujuan karier ke depan dan langkah-langkah untuk mencapainya.Isi dari portofolio bisa bervariasi tergantung pada bidang pekerjaan atau pendidikan yang dijalani. Pastikan untuk menyesuaikannya dengan audiens atau tujuan spesifik yang ingin dicapai. 2. Apa perbedaan CV dan portofolio? CV (Curriculum Vitae) adalah ringkasan yang mencakup riwayat pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan, dan pencapaian seseorang. Biasanya berbentuk daftar kronologis yang memuat informasi pribadi dan latar belakang akademis serta profesional.Sedangkan, portofolio adalah kumpulan contoh pekerjaan atau proyek yang telah diselesaikan oleh seseorang. Portofolio dapat mencakup sampel karya seni, desain grafis, tulisan, atau proyek-proyek lainnya yang dimaksudkan untuk menunjukkan kemampuan dan bakat seseorang dalam bidang tertentu.3. Apakah sertifikat termasuk portofolio? Sertifikat dapat termasuk dalam portofolio seseorang sebagai bukti formal atas pencapaian atau keterampilan yang dimiliki. Sertifikat ini dapat menunjukkan kualifikasi, pelatihan, atau penghargaan yang relevan dengan bidang pekerjaan atau minat pribadi seseorang.KesimpulanPortofolio adalah dokumen yang isinya memuat rincian hal-hal yang dapat meningkatkan value kamu ketika melamar kerja, apply lomba ataupun mengajukan beasiswa. Isi portofolio dapat berupa skill yang kamu miliki, pencapaian yang kamu raih, koleksi karya atau projek yang pernah kamu lakukan sebelumnya.Ketika melamar kerja, ada baiknya menyerahkan portofolio lamaran kerja untuk menunjukkan rekruter atas pencapaian dan kemampuan kamu.Terdapat banyak situs portofolio online yang bisa kamu gunakan untuk membuat portofolio seperti Cake.Perbanyaklah melihat contoh portofolio sebagai referensi kamu ketika membuat portofolio.Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!Sedang mencari pekerjaan? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Loker
Resume & CV
Apr 9th 2026

14 Contoh Soft Skill dan Hard Skill dalam CV yang Disukai HRD!

RingkasanSkill dalam CV adalah bagian yang penting untuk menunjukkan kepada rekruter value yang dapat kamu tawarkan kepada perusahaan.Skilldapat dibagi menjadihard skill (kemampuan teknis seperti desain/IT) dansoft skill (karakter diri seperti komunikasi/kepemimpinan).Kamu bisa menulisskill dalam CV dengan berbagai format, misalnya denganbullet points, dikelompokkan per kategori, atau disatukan dalam deskripsi pengalaman kerja.Jangan menulis terlalu banyak, pilih maksimal 10skill paling relevan dengan posisi yang dilamar.Fresh graduate harus menonjolkantransferable skills, sementara pekerja senior/berpengalaman fokus padaskillyang terbukti dari hasil kerja.Saat membuat CV, bagian skill atau keahlian menjadi salah satu bagian paling penting karena bagian ini dapat menjadi nilai jual seorang kandidat ketika melamar kerja.Mengapa skill pada CV itu penting?Bagian keahlian yang ditulis pada CV menunjukkan kepada rekruter bahwa kamu adalah orang yang tepat untuk lowongan pekerjaan tersebut. Skill yang ditulis pada CV memudahkan rekruter untuk menyaring dan memilih kandidat yang cocok dalam waktu singkat.Daftar isi: Skill dalam CV Lamaran KerjaContoh Hard Skill dalam CV Lamaran KerjaContoh Soft Skill pada CV Lamaran KerjaCara Menulis Skill pada CV Contoh Keahlian pada CV berdasarkan 15 Profesi Skill dalam CV Lamaran Kerja Umumnya, skill dibagi menjadi dua kategori, yakni hard skill dan soft skill.Apa bedanya soft skill dan hard skill?Hard Skill Hard skill adalah keterampilan teknis untuk melakukan pekerjaan spesifik yang dapat dipelajari dan diukur kemampuannya. Contohnya adalah membaca, menulis, matematika dan kemampuan untuk menggunakan program komputer. Soft Skill Soft skill adalah sifat karakter dan kepribadian seseorang yang menggambarkan cara kamu berhubungan dengan orang lain di tempat kerja. Beberapa contoh soft skill adalah etika, komunikasi atau cara bekerja sama dengan orang lain. Pada umumnya, orang yang memiliki soft skill yang baik akan mudah untuk beradaptasi, berkolaborasi, menyelesaikan masalah dan membuat keputusan dengan baik. Perbedaan Hard Skill Soft Skill Contoh Hard Skill dalam CV1.Kemampuan Analisa DataAnalisis data adalah contoh kemampuan seseorang untuk meneliti, mengamati, dan memahami berbagai jenis data untuk menemukan solusi bagi permasalahan bisnis. Orang dengan data yang kuat dapat menggunakan informasi yang didapat ini untuk membantu sebuah perusahaan mengembangkan strategi. Contoh skill analisa data dalam CV meliputi: Research, Data Visualization, Data Management, Forecasting dll.2. Skill Desain dan MarketingSkill dalam marketing dan desain adalah contoh skill yang selalu diperlukan banyak organisasi. Apalagi seiring perpindahnya pemasaran yang serba online, skill desain dan digital marketing pun semakin populer dikalangan anak muda. Contoh keterampilan desain dan marketing dalam CV meliputi:Social Media Marketing, UI/UX Design, Graphic Design, Email Marketing, Content Planning, Content Strategy, SEO, Adobe Photoshop, Adobe Premiere Pro dll.3. Skill KomputerJaman sekarang, mayoritas pekerjaan membutuhkan setidaknya keterampilan komputer dasar. Alhasil,skill komputer dalam CVdapat menjadi nilai plus dimata rekruter.Terlebih, sekarang muncul banyak pekerjaan di bidang teknologi informasi, sehingga skill komputer menjadi salah satu skill yang wajib kamu miliki. Keterampilan komputer dalam CV meliputi: Microsoft Office Suite (Word, Excel, Powerpoint), QuickBooks, Bahasa Pemrograman (Java Script, CSS/HTML), dll.4. Skill Teknis Per BidangKeterampilan teknis dalam CV yang bisa kamu tulis adalah skill dalam bidang tertentu dan biasanya terkait dengan bidang teknik dan sains, berdasarkan bidang yang kamu kuasai. Skill ini mengharuskan kamu untuk menggunakan software atau alat untuk mengerjakan pekerjaan. Contoh skill teknis dalam CV meliputi: CAD, ERP, platform CRM, Prototyping, Drafting, STEM, dll.5. Skill ManajemenKebanyakan skill manajerial memang merupakan soft skill. Namun, seorang manajer atau pemimpin juga membutuhkan beberapa hard skill agar bisa melangsungkan tugas dengan efektif. Skill manajemen dalam CV meliputi: Recruiting, Public Speaking, Project Management, Negosiasi, Logistik, Product Management dll.6. Skill MenulisWriting skill adalah skill yang sering dianggap sepele. Namun faktanya, hampir semua perusahaan akan menuntut setiap karyawan untuk menulis dengan baik. Contohnya, skill menulis akan diperlukan untuk membuat proposal, membuat presentasi untuk klien, promosi pemasaran, dll. Writing skill dalam CV meliputi: Copywriting, Content Writing, Email Writing, Business Writing, Writing Reports, dll.7. Kemampuan Bahasa AsingMemiliki skill bahasa asing akan meningkatkan value kamu sebagai pelamar kerja. Dengan kemampuan berbahasa asing, kamu bisa terhubung dengan lebih banyak pelanggan dari berbagai belahan duniaPenulisan kemampuan bahasa asing di CVbiasa disertai dengan tingkat kelancaran, seperti contoh di bawah. Contoh penulisan kemampuan bahasa asing di CV: Bahasa Indonesia -NativeBahasa Inggris -Advanced ,Skor IELTS 8.0 📚 Baca juga:Cara Menulis Kemampuan Bahasa dalam CVContoh Soft Skill dalam CV Kebanyakan dari pelamar kerja menuliskan keterampilan teknis atau hard skill pada CV, namun melupakan salah satu hal yang paling penting, yaitu soft skill. Padahal, dikutip dari National Soft Skills Association, studi dari Harvard menunjukkan bahwa 85% kesuksesan seseorang berasal dari memiliki soft skill dan juga kemampuan berinteraksi dengan orang lain, dan hanya 15% datang dari pengetahuan dan keterampilan teknis atau hard skills.Apa saja soft skill dalam CV?1. Kemampuan KomunikasiKeterampilan komunikasi dalam CV penting karena kamu akan berkomunikasi dengan berbagai macam orang baik klien, pelanggan, ataupun rekan kerja.HRD akan menginginkan karyawan yang tidak hanya dapat mengomunikasikan ide-ide mereka sendiri, tetapi juga dapat mendengarkan pendapat orang lain dengan penuh empati. Contoh skill komunikasi meliputi:Skill Presentasi, Skill Negosiasi, Komunikasi Tertulis, Komunikasi Non-Verbal, dll.2. Kepemimpinan / LeadershipSoft skill untuk CV yang satu ini mengacu pada kemampuan untuk memberikan bimbingan dan pelatihan. HRD lebih suka mempekerjakan kandidat yang memiliki jiwa kepemimpinan karena: ✔️ Kandidat dengan jiwa kepemimpinan akan menunjukkan lebih banyak inisiatif dan lebih cenderung menginvestasikan diri mereka sendiri dalam membantu perusahaan tumbuh. ✔️ Perusahaan dapat mempromosikan kandidat tersebut ke posisi yang lebih tinggi. Contoh skill kepemimpinan meliputi: Decisiveness (membuat keputusan), Kemampuan Mengelola Anggota Tim, Kemampuan Membimbing, Relationship Building, dll.📚 Baca juga:Wajib Tahu! 8 Cara Menjadi Pemimpin yang Baik [Perusahaan Organisasi]3. Kreatif dan InovatifKreativitas adalah soft skill yang diperlukan dalam CV karena skill ini dapat membantu perusahaan mengembangkan solusi inovatif bagi masalah yang ada. Apalagi untuk kamu yang ingin bekerja di perusahaan startup, kreatifitas kamu akan diuji karena kamu akan diberikan banyak kesempatan untuk mengebangkan ide dan memajukan perusahaan. Contoh skill meliputi: Curiosity, Open-Mindedness, Imagination, Problem Solving.4. Kerjasama TimHRD juga tertarik dengan CV yang mengandung kemampuan kerjasama yang baik. Dalam dunia kerja, kamu harus dapat bekerja secara efektif dengan orang-orang sekitar. Contoh skill kerjasama tim meliputi: Active Listening,Kolaborasi, Empati, Dapat diandalkan, Bertanggung Jawab5. Pemecahan MasalahKemampuan pemecahan masalah merupakan skill dalam berpikir dan menemukan solusi.Skill pada CV yang satu ini akan selalu berharga bagi setiap perusahaan karena setiap tempat kerja pasti memiliki masalah yang perlu ditangani. Contoh problem solving skill meliputi: Analysis, Brainstorming, Innovation, Logical Reasoning (Penalaran Logis)6. Perhatian Terhadap DetailDetail oriented merupakan keahlian di CV lain yang tidak kalah penting. Memberi perhatian bahkan pada detail kecil adalah hal yang membedakan kandidat yang memiliki dedikasi kuat dan kandidat yang hanya ingin menyelesaikan tanggung jawab mereka. Contoh skill meliputi: Observant, Organized, Time Management7. Kemampuan AdaptasiKemampuan beradaptasi dalam CV menunjukkan seberapa baik kamu dapat menyesuaikan diri kedalam situasi baru. Perusahaan dan lingkungan kerja akan terus berubah: anggota tim baru yang masuk, pergantian struktur organisasi, perusahaan dibeli atau dijual, dll. Oleh karena itu, skill adaptasi akan dipandang sangat baik dalam CV lamaran kerjamu. Contoh skill adaptasi meliputi: Fleksibel, mampu bersosialisasi dengan baik, kemampuan mempelajari hal baru secara cepat Bagaimana Cara Mengisi Skill di CV?Tahukah kamu ada bermacam-macam cara untuk menulis skill pada CV, pastikan kamu memilih format yang paling tepat untuk mendeskripsikan kualifikasi yang kamu miliki untuk pekerjaan yang dilamar ya!1. Menggunakan Bullet PointsCara ini merupakan cara paling mudah untuk menuliskan skill pada CV. Dengan menggunakan format ini, CV yang ditulis dapat menangkap perhatian rekruter secara cepat, namun rekruter tidak dapat mengetahui seberapa dalam kemampuan yang dimiliki.Contoh Skill dalam CV - CV Dibuat di CakeResume 2. Skill dengan Penjelasan LanjutanFormat yang kedua sebenarnya mirip-mirip dengan format pertama, namun ditambahkan dengan kalimat yang menjelaskan keahlian yang dimiliki. Keahlian yang ditulis seperti ini umumnya sering ditemukan dalam format CVfungsional.Penjelasan lanjutan memberi kredibilitas pada keterampilan yang dimiliki dan menunjukkan kepada rekruter bagaimana keterampilan yang dimiliki dapat menguntungkan bagi perusahaan.Contoh Skill dalam CV - CV dibuat di CakeResume Contoh keterampilan untuk CV:Contoh Skill Account Management -Telah sukses mengembangkan strategi untuk meningkatkan customer. Mengelola dan mengembangkan hubungan dengan 50+ customer utama.Contoh Skill Data Analis -Memiliki 3 tahun pengalaman menggunakan Phyton untuk mengelola data dan memberi insight kepada tim yang berbeda dalam perusahaan. Meningkatkan 20% keefektivitas Contoh Skill Digital Marketing - Menggunakan SEO dalam penulisan artikel dan memiliki 2 tahun pengalaman iklan di Facebook Ads dengan total spending mencapai 100 juta per bulan. 3. Mengintegrasikan dengan Pengalaman KerjaFormat penulisan skill pada CV yang satu ini menggabungkan pengalaman kerja dengan skill yang dimiliki. Di setiap bullet point akan dituliskan pengalaman kerja beserta skill yang menunjukkan kompetensi dan kualifikasi profesional yang mudah untuk diukur. Contoh pengalaman kerja dan skillHuman Resources and Talent AcquisitionPT. XYZ Internasional2018–SekarangMembaca acara orientasi dan perkenalan untuk 500 karyawan baru PT. XYZ dan melatih mereka menggunakan software tools seperti SalesforceMencari, merekrut dan mewawancarai kandidat untuk masuk ke PT. XYZBerkolaborasi dengan media partner untuk mengadakan acara team bonding PT. XYZ4. Penulisan Keahlian dalam CV Berdasarkan KategoriFormat penulisan skill yang terakhir adalah pengelompokkan berdasarkan kategori. Format ini sangat cocok digunakan ketika melamar pekerjaan yang mengharuskan untuk memiliki keahlian yang luas.Pembagian kelompok :ProductSoftwareUser ExperienceServerPengetahuan IndustriLanguage/ Bahasadan lain-lainContoh penulisan CV berdasarkan kategori untuk seorang Developer:Contoh Skill dalam CV - CV Dibuat dengan CakeResume Contoh Skill dalam CV - CV Dibuat di CakeResumeSudah belajar bagaimana cara menulisskilldalamCV?Ayo langsung buat CVsekarang di Cake! 🚀Buat CV Tips Menulis Keahlian dalam CV Saat membuat CV, berikut hal yang perlu diperhatikan tentang keahlian atau skill:Cara Menulis Skill di CVTuliskan skill yang relevan di CV dengan pekerjaan yang kamu daftar; pastikan kamu sudah membaca job description dari pekerjaan yang dilamarJangan tulis terlalu banyak skill, masukkan sampai 10 skill yang paling utama saja, jangan lupa tambahkan level keahlian tersebutRiset terlebih dahulu skill yang paling dibutuhkan oleh perusahaan, taruh pada CV jika kamu memilikinyaTuliskan 2-3 skill utama pada deskripsi diri / karir objektif Jujur. Jangan menuliskan skill yang tidak kamu miliki, karena saat wawancara dan bekerja, kamu harus membuktikan apa yang kamu tuliskan. Contoh Skill Pada CV Untuk 15 ProfesiDibawah ada daftar soft skills dan hard skills dalam CV yang dibagi menurut 15 pekerjaan yang berbeda mulai dari fresh graduate, digital marketing sampai skill yang harus dimiliki oleh seorang dokter.AkuntanArsitekAdministration StaffCustomer ServiceData AnalisDigital MarketingDokterGrafis DesainGuruHuman Resource (SDM)KasirKomputer SkillManagement TraineeSosial Media ManajerFresh Graduate1. Skill Akuntan pada CV:Analisis Data Ketelitian Membaca Laporan Finansial Microsoft ExcelPerencanaan Budget2. Skill Arsitek untuk CV:Keterampilan Menggambar Thinking and ReasoningDetail-orientedAdobe SkillsPerhitunganKolaborasi3.Skill untuk Administration StaffData EntryPerencanaan PenjadwalanMicrosoft OfficeMengangkat TelponMenyambut TamuKetelitian4.Keterampilan untuk Customer ServiceKreativitasPerhatianMendengarkan Secara AktifProblem-solvingPengambilan KeputusanProduct KnowledgeKomunikasi5.Keterampilan untuk Data AnalisSQLMicrosoft ExcelR or PhytonData VisualisationBerpikir KritisSkill PresentasiMachine Learning6.Contoh Skill dalam CV Digital MarketingSEOContent MarketingData AnalysisFacebook AdsGoogle AdsCMSKreativitasStrategic Thinking7.Contoh Keahlian dalam CVDokterProfessionalEmpatiCritical ThinkingPenyelesaian MasalahPengambilan KeputusanKepemimpinan, Komunikasi8. Keahlian untuk CV Desain GrafisKreativitasAdobe PhotoshopIndesignIllustratorFigmaBrandingKomunikasiSkill Presentasi9. Contoh Keterampilan dalam CV untuk GuruKesabaranKetelitianCritical ThinkingKomunikasiCurriculum DevelopmentMenjelaskanBertanyaKreativitas10. Contoh Skill pada CV HRDNegosiasiPenyelesaian MasalahFokusMultitaskingKolaborasiManajemen ProjekKomunikasi11. Contoh Keahlian untuk KasirAkurasiCash ManagementKreditPerhitunganKomunikasiKecekatanMicrosoft Office12.Contoh Keahlian Komputer dalam CVCAD Software : Revit, AutoCAD, Building Information ModelingPemrograman : CSS, Phyton, Java, Ruby, C++CRM Software : Hubspot, Salesforce, Zoho.Desain : Photoshop, Illustrator, Indesign, Premiere.13.Contoh Keterampilan yang harus ditulis dalam CV Management TraineeDetail-orientedPenyelesaian MasalahSkill PresentasiKepemimpinanKomunikasiDapat Diandalkan14.Contoh Skill dalam CV Social Media SpecialistContent CreationMengetahui TrendCommunity ManagementWriting SkillsKreativitasStrategic Planning15.Skill Fresh Graduates dalam CVKomunikasiOrganisasiBekerja Dalam TimNegorsiasiPenyelesaian MasalahMudah BeradaptasiMicrosoft Office💡Lihat Contoh CV Fresh Graduate Menarik (Tanpa Pengalaman) dan Cara Membuatnya Sudah siap melamar kerja?Langsung lihat lowongan kerja terbaru di Cake, mulai darientry-levelsampaimid-senior level!👇🏻 Rekomendasi Lowongan Kerja Mulai Buat CVProfesional di CakeCake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Dengan bantuan Cake AI, kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Industry & Job Overview
Nov 20th 2022

UX Writer: Tugas, Skill yang Dibutuhkan dan Bedanya dengan Copywriter!

Daftar isi:UX Writer Adalah Job Desk UX Writer Keterampilan yang Diperlukan UX Writer Cara Menjadi UX Writer Karir UX Writer Dengan banyaknya website di internet, situs-situs harus dapat berkembang untuk meraih pengguna baru dan mempertahankan penggunanya. Proses navigasi website pun menjadi salah satu faktor penting dalam proses ini. Didominasi dengan berbagai jenis tulisan dan instruksi, mulai dari call to action seperti untuk membuka akun baru di website tersebut, arahan untuk membuka bagian lain di website tersebut, dll. UX writer adalah salah satu profesi yang bertugas untuk memudahkan navigasi pengguna dari suatu website, dan juga berusaha untuk menjaga pengguna situs tersebut tetap menggunakan situs tersebut dibandingkan situs lainnya. UX writer adalah profesi yang akan menjadi semakin penting di masa depan, dimana berbagai perusahaan dalam berbagai bidang dan industri menggunakan internet sebagai salah satu bagian dalam jasanya. Tugas UX writer dalam menjaga kualitas pengalaman pengguna (User Experience) akan membantu dalam meningkatkan keinginan pengguna untuk bertahan dalam situs tersebut dan mengurangi jumlah pengguna yang berhenti menggunakan jasa perusahaan atau situs tersebut (churn).📚 Baca juga:Apa itu UI UX? Kenali Perbedaan, Tugas, Gaji, Dll.Apa Itu UX Writer?Dalam proses desain suatu situs, ada 2 istilah yang sering muncul: User Interface (UI) dan User Experience (UX). UX adalah aspek desain situs yang menyangkut pengalaman pengguna, mulai dari desain penulisan, sitemap, dan lain - lain. Sementara itu, UI adalah bagian dari UX yang berfokus pada desain yang dapat dilihat secara langsung oleh pengguna situs atau aplikasi tersebut. Dalam proses desain situs atau aplikasi, selain elemen grafis seperti warna dan bentuk, tentunya kata-kata dan kalimat-kalimat juga memiliki peran penting dalam mengarahkan pengguna ke arah yang ditargetkan oleh perusahaan tersebut. Secara sederhana, UX writer adalah seseorang yang bertugas dalam mendesain dan menulis microcopy untuk membantu meningkatkan pengalaman pengguna dalam suatu situs, dengan tujuan untuk memastikan bahwa pengguna tersebut akan kembali untuk menggunakan situs tersebut lagi di kemudian hari. Job description UX writer sendiri terkadang disalahartikan dengan copywriter maupun content writer. Perbedaan UX Writer, Copywriter dan Content WriterUX writer adalah penulis yang bekerjasama dengan tim desain sebuah aplikasi atau situs perusahaan. Umumnya, hasil tulisan dari UX writer berupa microcopy, yaitu tulisan singkat yang mengarahkan pengguna untuk menggunakan fungsi lain atau mencapai bagian lain dari situs tersebut.Hasil tulisan UX writer yang umum ditemukan dalam suatu situs adalah call to action seperti “sign up here” untuk mengarahkan pengguna untuk menciptakan akun dalam situs tersebut, atau pemilihan kata seperti “home” atau “search” untuk mengarahkan pengguna ke bagian website lainnya. Walaupun terkesan sederhana, job description UX writer dalam memilih kata-kata harus konsisten dengan gaya bahasa yang digunakan oleh keseluruhan situs tersebut dan merefleksikan citra perusahaan. Copywriter adalah penulis yang bekerjasama dengan tim marketing dari suatu perusahaan. Hal ini adalah perbedaan terbesar dari UX writer dan copywriter. Jika UX writer bertugas untuk mempertahankan dan mengarahkan pengguna ke target yang diinginkan perusahaan, seorang copywriter bertugas untuk menarik pengguna di awal.Dengan semakin besarnya peran search engine optimization dalam kehidupan sehari hari, seorang copywriter bertugas untuk membuat artikel dan tulisan untuk menarik pengguna di awal, dengan tujuan akhir untuk menarik pengguna.Content writer adalah penulis yang cukup berbeda dengan UX writer dan copywriter, dimana content writer bertugas untuk membuat tulisan dan artikel mengenai topik tertentu yang berhubungan dengan jasa atau produk yang disediakan oleh perusahaan tersebut, dan membantu pengguna untuk mengenal dan memanfaatkan jasa atau produk tersebut secara maksimal. Tugas UX WriterSeperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tugas UX writer adalah untuk bekerjasama dengan tim desain untuk memberikan tulisan yang akan menjadi bagian dari UI suatu website atau aplikasi. Untuk menjalankan tugas tersebut, berikut adalah beberapa aspek dari tugas seorang UX writer: 1. UX Copywriting Aspek ini adalah tugas utama UX writer. Secara lebih dalam, tugas ini dibagi lagi menjadi beberapa jenis: Chatbot: UX copywriter bertugas untuk menulis berbagai pesan chatbot untuk membalas berbagai jenis pesan dan pertanyaan yang diajukan pengguna kepada chatbot tersebut. Pesan-pesan ini didesain untuk menjawab pertanyaan tersebut sebaik mungkin atau untuk mengarahkan pengguna ke bagian situs yang dapat menyelesaikan masalah atau menjawab pertanyaan tersebut.Error messages: sebuah website tentunya tidak dapat selalu bekerja dengan sempurna. Dalam kasus dimana website mengalami error, UX copywriter bertugas untuk menciptakan berbagai pesan yang muncul, dan membantu pengguna untuk kembali ke bagian dari situs yang bekerja dengan baik atau memberikan informasi mengenai masalah yang dialami oleh website tersebut.Guides: tugas lain UX writer adalah untuk membantu mengarahkan pengguna menuju hasil yang diinginkan oleh perusahaan, baik hasil tersebut adalah checkout dalam situs e-commerce, atau untuk menciptakan akun dalam situs tersebut.Microcopy: seperti contoh yang diberikan sebelumnya, microcopy adalah tulisan yang sering muncul dalam desain UI suatu website. Tulisan seperti button yang muncul di bagian atas untuk mengarahkan pengguna ke bagian lain dari website, call to action seperti “sign up for the newsletter”, hingga pilihan seperti “post” atau “cancel” merupakan contoh tugas UX writer dalam membuat microcopy.Notifications: pembuatan berbagai teks notifikasi yang muncul dalam aplikasi adalah tugas dari UX writer. Pembuatan tulisan (copy) dari notifications ini harus dapat memberikan informasi yang dibutuhkan pengguna, dan mengusahakan agar notification tersebut tidak intrusif dan mengajak pengguna untuk kembali ke website atau aplikasi tersebut.2. Riset dan Survey UX copywriter harus dapat terus melakukan riset mengenai tren dan cara terbaik untuk dapat mengakuisisi pengguna baru dan mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Dengan semakin mudahnya akses dengan internet, preferensi pengguna, tren industri, dan kemampuan teknologi pun akan berubah. Maka dari itu, salah satu tugas UX writer adalah membuat survey untuk melihat perubahan tren secara langsung dan mengantisipasi perubahan tersebut. 3. Analisa Produk UX copywriter juga bertugas melakukan riset mengenai statistik dari produk dalam sebuah situs atau aplikasi. Dengan melihat waktu yang dihabiskan pengguna dalam suatu halaman (page), exit rate, target yang dicapai, tugas UX writer adalah untuk melihat statistik dari produk - produk tersebut dan mengubah bahasa yang digunakan copy dalam situs tersebut agar produk-produk dapat mencapai target. 4. Koordinasi dengan Divisi Lain UX copywriter utamanya bekerja dengan UX dan UI designer, karena copy hasil kerja dari UX writer akan menjadi bagian dari desain suatu website atau aplikasi. Tugas-tugas UX writer yang disebutkan diatas harus dikoordinasikan dengan tim UI agar tulisan yang dihasilkan sesuai dengan komponen desain lainnya. Selain itu, UX writer juga harus bekerjasama dengan tim marketing, terutama untuk memastikan bahasa yang digunakan sesuai dengan citra yang ingin ditunjukkan perusahaan. Skill UX WriterDalam menjalankan tugas sebagai UX writer, berikut adalah beberapa skill yang dibutuhkan: 1. UX Writing Seorang UX writer harus dapat memberikan informasi yang singkat dan jelas, dan mudah dimengerti. Skill UX writer ini adalah salah satu skill yang paling penting, karena ini adalah tugas utama dari UX copywriter. 2. Pengertian Riset Pengguna dan Desain UX Salah satu tugas UX writer juga untuk mengenal flow dari pengguna ketika mereka menggunakan situs tersebut. Melalui riset dan pengertian desain UX, seorang UX writer dapat memperbaiki dan meningkatkan pengalaman pengguna. 3. Teamwork Seorang UX writer bekerjasama dengan banyak tim, mulai dari UI designer, content strategist, product manager, dan berbagai tim lainnya. Teamwork merupakan skill penting UX writer untuk memastikan berbagai aspek UX sesuai dengan target yang diinginkan. 4. Empati Walaupun terkesan sederhana, UX writer harus memiliki pengetahuan dan intuisi terutama mengenai flow pengguna. Empati untuk mengenal bagaimana pengguna umum menggunakan situs tersebut, dan menciptakan flow dan pengalaman pengguna menjadi lebih baik merupakan skill yang dibutuhkan UX writer. 5. Kemampuan analitis Salah satu tugas UX writer adalah analisa produk. Maka dari itu, seorang UX writer harus dapat menganalisa statistik dari produk dalam situs tersebut dan melakukan perbaikan dan peningkatan terhadap berbagai aspek terkait.Cara Menjadi UX Writer1. Pelajari Penulisan Microcopy Untuk menjalankan tugas-tugas sebagai UX writer, saat ini belum ada pendidikan formal yang dikhususkan untuk bidang ini. Walaupun begitu, banyak sumber daya online yang dapat digunakan untuk mempelajari berbagai skill UX writer. Langkah awal cara menjadi UX writer adalah untuk mempelajari berbagai tips dalam menulis microcopy. Penulisan microcopy sendiri memiliki beberapa standar yang umum diikuti. Beberapa diantaranya adalah penulisan yang singkat dan jelas, menggunakan bahasa yang umum digunakan, dan penggunaan bahasa yang konsisten. Selain belajar dari platform online, memperhatikan microcopy yang umum digunakan oleh berbagai jenis situs juga dapat membantu seseorang mengerti cara menulis dan pola pikir dari seorang UX copywriter. 2. Pelajari Design Tools Walaupun seorang UX copywriter umumnya tidak bekerja langsung dengan bidang desain UI, penulisan copy dan microcopy harus mengikuti desain UI tersebut. Pengetahuan mengenai satu atau bahkan beberapa jenis peralatan desain digital hanya akan dapat membantu seorang UX copywriter dalam proses konversi tulisan menjadi komponen dari website tersebut.3. Buat Portofolio UX Writer Dalam membangun karir dalam bidang UX writing, portfolio adalah bagian penting untuk membantu UX writer mencari pekerjaan. Portfolio seorang UX writer sendiri umumnya berisi berbagai jenis contoh copy dan microcopy yang mereka tulis, baik dalam bentuk website pribadi atau bagian dari website lain. Portfolio akan membantu UX writer untuk menunjukkan hasil kerjanya, menjelaskan berbagai alasan pemilihan kata - kata, dan gaya penulisan kepada calon perusahaan.📚 Baca juga:Portofolio untuk Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik [+5 Contoh] 4. Lamar Kerja dengan CV yang Baik Selain portfolio, aspek penting dalam membangun karir di bidang UX writing adalah pengalaman. Dalam mencari pengalaman dengan internship atau mencari pekerjaan, portfolio yang baik harus disertai dengan CV yang baik juga. Berikut adalah contoh CV untuk bidang UX writing:Contoh CV UX Writer - Dibuat di Cake Cake menyediakan 12+ template CV yang bisa kamu gunakan secara gratis. Download CV PDF sekarang juga!🎉Buat CVProspek Karir UX WriterProyeksi Karir UX Writer Dengan semakin umumnya penggunaan internet di kehidupan sehari-hari, perusahaan dalam berbagai bidang dan skala juga akan melakukan transformasi digital. Tugas UX writer dalam bidang ini adalah untuk memfasilitasi transformasi ini, dan membantu masyarakat umum dalam navigasi website dan aplikasi yang diciptakan. Salah satu jenis perusahaan yang cukup umum menggunakan UX writer adalah berbagai jenis startup yang dibangun di Indonesia. Terutama dengan program 1000 Startup Digital, pemerintah juga sudah menyiapkan bantuan dan dukungan untuk masyarakat dengan ide kreatif. Dengan dukungan ini, tentunya akan semakin banyak startup digital yang muncul dan membutuhkan jasa dari UX writer dan designer dalam menciptakan website dan aplikasinya, dengan mempertimbangkan berbagai jenis perusahaan yang sudah ada dan melakukan transformasi digital, UX writer adalah salah satu jenjang karir yang hanya akan menjadi semakin dibutuhkan di masa depan. Gaji UX Writer Gaji UX writer di Indonesia sendiri tergantung dari perusahaannya masing-masing, dan bergantung dari fokus perusahaan tersebut. Contohnya, perusahaan dengan fokus digital seperti Gojek atau BukaLapak dapat memberikan gaji UX writer dengan kisaran Rp. 9.000.000 hingga Rp. 10.000.000. Walaupun begitu, perusahaan yang tidak berfokus pada bidang digital seperti Kompas Gramedia juga memberikan gaji yang cukup baik, dengan kisaran Rp. 6.000.000. Jenjang Karir UX Writer Bidang UI dan UX sendiri memiliki banyak jenis pekerjaan diluar UX writer. Jika jobseeker ingin berkarir dalam bidang UI atau UX, namun memiliki semangat yang lebih besar dalam bidang desain grafis, karir yang serupa adalah UI designer dimana pekerjaan yang dilakukan memiliki fokus lebih besar dalam elemen visual dalam website atau aplikasi, dengan skill yang dibutuhkan adalah bahasa desain seperti CSS atau HTML. Jika jobseeeker lebih tertarik dalam bidang analisis, karir dalam bidang product analysis atau marketing akan lebih cocok, terutama dengan pengetahuan dalam bidang marketing dan skill penggunaan software support seperti Google Analytics atau Adobe Analytics. --- Ditulis OlehSasannaditya S. Wang ---
Job Search Tips
Dec 13th 2022

12 Alasan Resign yang Baik dan Masuk Akal, Jangan Berbohong

Mengundurkan diri atau yang sering disebut dengan resign kerja merupakan istilah yang tak asing lagi bagi para pekerja terutama sejak terjadinya the Great Resignation di tahun 2022 kemarin. Meskipun terlihat sepele, namun dalam mengutarakan apa yang menjadi alasan resign kerja kepada atasan adalah hal yang tidak gampang. Apalagi jika kamu melihat kalau ada kemungkinan atasanmu tidak membuka peluang untuk mengundurkan diri dari perusahaan tersebut. Alias kamu bakalan tetap bekerja diperusahaan tersebut walau kamu ingin resign secepatnya. Agar proses resign kamu bisa berjalan dengan mulus, kamu bisa mencari terlebih dahulu apa saja contoh alasan resign kerja yang baik dan logis buat kamu. Karena kemungkinan besar atasan kamu bakal menanyakan apa alasan kamu berhenti kerja. Daftar isi:Alasan Resign yang LogisLangkah Cara Resign Kerja yang Baik dan Benar Alasan Resign yang Masuk Akal 12Alasan Resign yang Tepat Bagaimana jika ditanya alasan resign?Berikut 12 alasan keluar dari pekerjaan, kamu dapat menyesuaikannya sesuai dengan kondisi yang sedang kamu alami saat ini. Perlu dicatat juga bahwa berbohong untuk alasan resign juga tidak disarankan. Simak saja langsung penjelasannya ya. 1. Studi Lanjut Alasan yang pertama ini terbilang logis buat kamu yang sedang merencanakan studi lanjut untuk meningkatkan keprofesionalan kamu ke depannya. Alasan resign kerja ini memberikan peluang besar permohonan pengunduran diri kamu dari perusahaan tersebut bisa berjalan mulus. Alasannya, karena pihak perusahaan bisa mengerti melanjutkan studi itu memerlukan waktu yang benar-benar fokus untuk menyelesaikannya. Contoh alasan resign karena ingin lanjut studi: "Saya senang dengan pekerjaan saya sebagai asisten guru, tapi mengingat tujuan karir jangka panjang saya adalah untuk menjadi seorang lead teacher, terjun kembali ke bangku kuliah dan menjadi full-time student untuk mengejar gelar yang lebih tinggi akan membantu saya mencapai cita-cita saya ini lebih cepat."2.Perubahan Karir (Career Switching)Perubahan karir (career switch) merupakan alasan karir yang masuk akal. Ada kalanya ketika kamu merasa jenuh dan tidak ingin lagi mengejar jalur karir tertentu. Alasan resign ini cukup logis jika kamu ingin mengutarakan alasan kamu mengundurkan diri kepada atasanmu. Setelah berproses di pekerjaan sekarang, kamu baru menyadari kalau keterampilan yang kamu miliki lebih cocok dikembangkan bidang lain. Contoh alasan resign karena ingin merubah jalur karir: "Saya sedang mencari kesempatan karir di bidang baru yang sekarang belum ada di perusahaan saya sekarang dimana saya bisa mengembangkan skill digital marketing saya." 3.Perbedaan Lingkungan Kerja Perbedaan lingkungan kerja bisa menjadi salah satu faktor alasan yang tepat untuk resign. Ini bisa menjadi alasan resign karena tidak betah atau merasa tidak nyaman di perusahaan. Terkadang perbedaan perbedaan budaya kerja sebuah perusahaan bisa menghambat proses perkembangan karir kamu kedepannya. Perbedaan dan ketidakcocokan Anda terhadap lingkungan kerja anda, bisa mengakibatkan ketidaknyamanan dalam bekerja, sehingga mendorong anda untuk resign kerja. Contoh alasan resign karena merasa tidak nyaman dengan lingkungan kerja yang toxic:"Value saya adalah transparansi, kolaborasi, dan komunikasi terbuka, sedangkan budaya perusahaan saya saat ini adalah kerahasiaan dan persaingan. Value saya dengan perusahaan tidak sejalan, dan saya menyadari seberapa pentingnya untuk bekerja dengan perusahaan yang memiliki komitmen yang sama dengan saya terhadap budaya kerja yang positif dan suportif seperti perusahaan Anda." 4.Mencari Pekerjaan yang Lebih Profesional Jika selama bekerja di perusahaan saat ini, kamu melihat bahwa sistem manajemen di perusahaan tersebut kurang profesional dalam pembagian tugas. Misalnya, seorang karyawan diberi tugas serabutan yang tidak sesuai dengan perjanjian di awal. Maka hal ini bisa menjadi alasan mengundurkan diri dari pekerjaanmu untuk ke depannya mencari perusahaanyang lebih profesional dan konsisten. Atau hal ini bisa menjadi alasan resign kerja yang logis karena merasa ada pengurangan jam kerja dengan alasan yang kurang jelas dari pihak perusahaan.📚 Contoh CV Menarik, Seperti Apa?:20+ Contoh CV Lamaran Kerja Menarik dan Cara Membuatnya5.Pekerjaan yang StatisTidak bisa dipungkiri juga dalam sebuah perusahaan di tempat kamu bekerja saat ini, kamu bisa merasa kalau jenis pekerjaan yang sedang kamu kerjakan tidak berdampak buat pengembangan karir kamu. Alias pekerjaannya tidak dinamis dan tidak mendorong kamu untuk belajar hal-hal baru. Kondisi ini juga bisa menjadi alasan keluar dari pekerjaanmu saat ini. Contoh alasan resign karena pekerjaan yang statis:"Setelah bekerja di bidang ini selama 7 tahun, saya telah memiliki skill dan pengetahuan tentang UI/UX dan bahasa pemrograman yang luas. Oleh karena itu, saya ingin mencari tantangan dan kesempatan lain untuk mengembangkan skill kepemimpinan saya sebagai project manager di perusahan Anda. Dan saya sangat senang karena posisi pekerjaan ini bisa memberikan saya ruang untuk mengembangkan skill tersebut" 6.Kemerosotan PerusahaanMungkin setelah beberapa waktu, kamu mengamati kalau perusahaan dimana kamu bekerja sedang mengalami kemerosotan dalam pendapatan atau etos kerja para rekan-rekan kerja. Alasan untuk berhenti kerja ini bisa terlihat logis ketika kamu berencana resign dari perusahaan tersebut. 7.Gaji yang Kurang SesuaiBerikutnya adalah masalah gaji. Bagi sebagian orang, gaji atau upah yang kita terima merupakan hal yang sensitif. Apalagi jika gaji yang kamu terima tidak sesuai dengan jenis tanggungjawab yang kamu kerjakan.Jadi, gaji yang tidak proporsional dengan pekerjaanmu bisa menjadi alasan resign yang logis buat kamu untuk mengundurkan diri dari pekerjaan saat ini. Di samping itu, kamu juga perlu memastikan aturan pengunduran diri yang berkaitan dengan hal keuangan. Misalnya apakah ada aturan gajimu akan dipotong sebagai denda karena resign kurang dari waktu minimal sesuai dengan kontrak kerja.📚 Baca juga:5 Cara Menjawab Berapa Gaji yang Anda Inginkan dalam Interview!8.Faktor Keluarga/Alasan Kesehatan Faktor keluarga merupakan hal penting yang patut dipertimbangkan ketika kamu sedang menjalani pekerjaan saat ini. Alasan pengunduran diri kerja berkaitan dengan faktor keluarga sangatlah memungkinkan dimaklumi oleh pihak perusahaan. Misalnya karena faktor fokus mengurus rumah tangga ataupun memiliki anak yang berkebutuhan khusus. Kemudian, yang juga bisa berhubungan dengan keluarga yakni alasan resign karena orang tua yang sudah lanjut usia dan tidak ada yang mengurusi. Selain itu, faktor kesehatan juga merupakan salah satu alasan resign terbaik yang bisa kamu pertimbangkan untuk mengundurkan diri. Karena kondisi kesehatanmu jauh lebih penting dari pekerjaan yang sedang kamu geluti. Disamping itu, kamu bisa mengecek asuransi kesehatan agar bisa meng-cover ketika kamu ingin berobat di rumah sakit tertentu. 9. Tidak Adanya Work Life BalanceBanyak perusahaan memiliki sistem kerja yang buruk sehingga karyawan perusahaan harus lembur untuk menyelesaikan pekerjaan yang ada. Tentunya ini berdampak buruk pada keseimbangan dunia pekerjaan dan kehidupan pribadi mereka. Jika ini diteruskan akan berdampak buruk pada kesehatan mental karyawan.Jika kamu tidak merasakan adanya work life balance pada perusahaan tempat kamu bekerja, ini bisa menjadi alasan kamu untuk keluar dari perusahaan yang baik.10. Memulai Bisnis SendiriAlasan resign yang tepat berikutnya adalah ingin berwiraswasta secara mandiri. Alasan pengunduran diri ini tergolong bisa kamu gunakan. Mungkin setelah sekian lamanya kamu sudah bekerja di perusahaan tersebut, kamu baru menyadari bahwa passion kamu yang sesungguhnya adalah di dunia bisnis. So, kenapa tidak memulai saja sebelum terlambat? 11. Pindah DomisiliPindah tempat tinggal merupakan alasan yang logis untuk resign dari pekerjaan. Namun, sebelum kamu memutuskan untuk berhenti bekerja di perusahaan tersebut, tanyakanlah pada HRD atau manajer jika kamu dapat bekerja secara remote (jarak jauh). 12.Dapat Tawaran di Perusahaan LainAlasan kuat untuk resign yang terakhir adalah kamu mungkin mendapatkan tawaran kerja yang lebih menjanjikan dari perusahaan lain. Hal ini bisa jadi berkaitan dengan potensi diri kamu yang dilirik oleh perusahaan lain sehingga dapat memberi benefit bagi perusahaan mereka. Jadi, kamu tidak perlu kuatir mengutarakan alasan resign dari pekerjaan dengan alasan ini kepada atasanmu. 💡Reminder buat kamu yang ingin resign: Keputusan kamu untuk resign bukan lah hal yang bisa kamu anggap ringan. Pastinya ada pro dan kontra dalam setiap pilihan. Namun, ketika alasan untuk resign lebih besar daripada alasan untuk menetap, resign lah dengan sikap yang positif. Setelah kamu tahu beberapa alasan untuk resign kerja yang logis untuk digunakan, step berikutnya adalah langkah-langkah apa saja yang perlu kamu persiapkan dalam hal ini serta bagaimana cara resign yang baik dan benar.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari LokerLangkah dan Cara Resign dari Pekerjaan 1.Temukan Waktu Terbaik untuk Berbicara kepada Atasanmu Jika kamu sudah memiliki alasan kuat untuk resign kerja dari pekerjaan saat ini, tahap berikutnya yang tak kalah penting kamu perlu persiapkan yakni menentukan waktu pertemuan dengan atasanmu jauh-jauh hari. Tidak disarankan menyampaikan alasan resign secara mendadak karena pihak perusahaan memerlukan waktu dalam mempersiapkan pengganti mu kelak. Biasanya perusahaan memiliki kebijakan notice period dimana karyawan wajib memberitahu perusahaan beberapa bulan atau beberapa minggu sebelum resign. Selain itu, alasan keluar kerja mendadak juga akan menjadi rumit ketika pekerjaanmu berhubungan dengan orang/ pihak luar. Jadi, persiapkan waktumu sebaik mungkin untuk bertemu dengan atasan perihal tentang pengunduran diri kamu. 2.Selesaikan Pekerjaan Kantormu Terlebih Dahulu Setelah kamu menyampaikan alasan keluar kerja kepada atasanmu, segala jenis tanggung jawab di kantor ada baiknya dibersihkan sebelum hari terakhir kamu kerja di tempat tersebut. Pastikan juga segala pekerjaan surat menyurat atau administrasi sudah rampung agar tidak membebankan orang lain kelak. Hal penting juga perlu kamu ketahui bahwa menyelesaikan tanggung jawabmu di perusahaan saat ini secara tidak langsung menunjukan bahwa kamu orang yang bekerja dengan profesional dan dapat diandalkan. 3.Rencanakan Waktu Handover ke Orang yang BaruSelain itu, hal yang perlu kamu persiapkan setelah mengutarakan alasan risent kerja kepada atasanmu, menyerahkan sekaligus mengajarkan orang yang baru nantinya adalah tugas yang perlu dilakukan (handover). Tujuannya adalah agar si orang baru tersebut paling tidak sudah mengerti apa yang menjadi job desc-nya ketika kamu sudah tidak bekerja lagi di perusahaan tersebut. 4. Kirim Surat Pengunduran DiriFormal Langkah terakhir adalah mempersiapkan dan mengirim surat pengunduran diri, setelah kamu berdiskusi dengan bosmu tentang alasan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan. Menyampaikan alasan resign kepada atasan secara informal tidaklah cukup. Kamu perlu menyusun surat resign secara resmi yang menandakan bahwa kamu secara sah sudah tidak bekerja lagi diperusahaan tersebut. Contoh-contoh alasan resign kerja di atas serta langkah yang ditempuh dalam proses resign merupakan hanya referensi buat kamu. Tidak tertutup kemungkinan jika ada alasan lain yang lebih relevan dengan kondisi kamu saat ini. Hal lain yang perlu kamu persiapkan setelah resign dari kantor lama adalah mempersiapkan alasan yang tepat mengapa mengundurkan diri dari perusahaan lama.📚 Baca juga:8 Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja yang Baik dan Sopan beserta Kiat-kiatnya KesimpulanMengundurkan diri atau resign dari pekerjaan merupakan hal yang pasti akan dialami semua orang yang bekerja sebagai karyawan.Agar proses resign berjalan dengan mulus, kamu bisa menyiapkan alasan resign yang baik dan logis.Perbanyaklah berdiskusi dengan orang-orang yang sudah berpengalaman perihal alasan resign kerja yang baik.👉 Ingin resign lewat WhatsApp? Lihat 5 Contoh Kata-kata Resign Lewat WhatsApp yang Baik danBenar ini! Ingin tahu bagaimana cara membuat CV yang elegan dan menarik? Yuk buat CV kamu di Cake. Bisa download sebagai PDF, 100% Gratis!🎉 Buat CVCake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal Cake. --- Ditulis Oleh Desman Perdamaian Gulo---
Student Guide
Jan 3rd 2023

15 Prospek Kerja Sastra Inggris 2024 Beserta Gajinya!

Tidak seperti asumsi banyak orang, prospek kerja jurusan sastra Inggris itu sangat luas. Tapi masih banyak juga yang bingung dan bertanya-tanya, “Sastra Inggris bisa kerja apa, sih?” Atau “lulusan sastra Inggris kerja apa, ya?”Prospek Kerja Sastra Inggris Banyak orang mengira bahwa pilihan karir lulusan sastra Inggris itu sedikit dan satu-satunya peluang untuk lulusan sastra Inggris adalah menjadi pengajar. Padahal, dengan jurusan sastra Inggris ini kamu bisa bekerja di banyak bidang lainnya, lho! Kuliah jurusan bahasa Inggris akan mengasah keterampilan-keterampilan penting untuk dunia kerja seperti meneliti, menganalisa kata-kata, berpikir kritis, membaca teks, berkomunikasi secara efektif dan masih banyak lagi. Keterampilan-keterampilan tersebut sangat dicari perusahaan di era digital ini, banyak perusahaan yang memerlukan karyawan yang ahli dan memahami seni berbicara, bahasa, dan komunikasi secara dalam. Di artikel ini, kamu akan memahami beberapa mata kuliah jurusan sastra Inggris, keuntungan memilih jurusan sastra Inggris, serta beberapa prospek kerja jurusan bahasa Inggris. Daftar isi:Kuliah Jurusan Sastra Inggris Belajar Apa?15 Peluang Kerja Jurusan Sastra Inggris Kuliah Jurusan Sastra Inggris Memangnya jurusan sastra Inggris belajar apa, sih? Miskonsepsi yang paling umum mengenai jurusan sastra Inggris adalah jurusan ini hanya mempelajari bahasa Inggris seperti di tempat kursus bahasa Inggris. Secara garis besar, jurusan sastra Inggris memang mempelajari bahasa Inggris, sastra, budaya, dan bahkan bahasa asing lainnya. Tapi, di jurusan ini kamu juga akan mempelajari bagaimana cara berkomunikasi secara efektif, menghasilkan karya tulis yang terstruktur, memahami sejarah, ideologi-ideologi beragam budaya, serta memahami sektor bisnis internasional. Tergantung kebijakan dan kurikulum masing-masing universitas, mata kuliah dan hal-hal yang dipelajari akan berbeda-beda. Berikut adalah beberapa contoh mata pelajaran di jurusan sastra Inggris: Literatur/sastra: cerita pendek, puisi, novel, prosa, drama, teater (karya sastra Amerika, Inggris, Irlandia, Australia, India, Afrika, Indonesia dalam bahasa Inggris, dll.)Ilmu linguistik: fonologi, morfologi, sintaks, semantik, pragmatik, sosiolinguistik, psikolinguistik, linguistik komputasi (ilmu murni mengenai bahasa manusia)Ilmu penerjemahan: penerjemahan tertulis dan penerjemahan lisan (interpreter/jurubahasa)Bahasa asing: bahasa Spanyol, Jepang, Mandarin, Perancis, Jerman, Italia, Arab, dll.Sejarah dan budayaIlmu dasar bahasa Inggris: tata bahasa (grammar), menulis, berbicara, membacaKomposisi: essay, business writing, creative writingKomunikasi dan relasi: public relation, public speaking, business English, cross-cultural communication, negosiasi, retorikaIndustri pariwisata Ilmu yang dipelajari sangat luas, bukan? Oleh karena itulah peluang kerja lulusan sastra inggris juga sangat luas! Kenapa Harus Memilih Jurusan Bahasa Inggris? ✅ Jurusan sastra Inggris tidak membatasi kamu untuk bekerja di satu bidang saja. ✅ Prospek kerja jurusan bahasa Inggris sangat luas, mulai dari bidang pendidikan, pariwisata, bisnis, media, hukum, hingga IT. ✅ Membentuk kamu menjadi pribadi yang lebih kritis, terbuka, dan kreatif ✅ Lulusan jurusan sastra Inggris semakin dicari perusahaan karena semakin banyak perusahaan nasional yang menyajikan konten dalam bahasa Inggris. ✅ Kamu bisa kuliah sambil bekerja paruh waktu sebagai guru, pemandu wisata, atau penulis konten untuk mendapatkan pengalaman dan keuntungan finansial lebih awal. ✅ Proses membuat curriculum vitae (CV), surat lamaran kerja, dan mengikuti interview kerja akan menjadi lebih mudah karena keterampilan menulis, menganalisa, dan komunikasi yang sudah sering dilatih di jurusan sastra Inggris.Mau buat CV lamaran kerja? Cake menyediakan banyak template yang menarik dan yang mudah untuk digunakan. Unduh CV dalam format PDF,100% gratis! 🎉Buat CV 15 Prospek Kerja Lulusan Sastra Inggris Jadi, kuliah jurusan bahasa Inggris bisa kerja apa? Yuk, simak 15 prospek kerja lulusan sastra Inggris berikut ini!1. Penerjemah 📝Job Desk: Seorang translator (penerjemah tertulis) bertugas untuk menerjemah karya tulis berupa novel, cerita pendek, buku cerita anak, dokumen, dll. Selain itu, kamu juga bisa menjadi penerjemah tersumpah untuk menerjemahkan dokumen legal, finansial, akademis, dll. Sedangkan interpreter bertugas untuk menerjemah bahasa Inggris secara lisan (real-time) untuk pemerintah, pertemuan antar negara, perusahaan swasta, rumah sakit, sekolah, dll. ✍️ Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Menguasai ≥ 2 bahasa, spesialisasi dalam industri tertentu (bisnis, ekonomi, seni, hukum, teknik, dll.), sertifikat Ujian Kualifikasi .Penerjemah (UKP) untuk penerjemah tersumpah, konsentrasi yang tinggi, dan ketelitian. 💰 Kisaran Gaji: Rp 5.000.000 - Rp 7.000.000 per bulan di perusahaan nasional. Tentunya besaran gaji di perusahaan asing akan lebih tinggi lagi. 2.Editor 📝 Job Desk: Membaca dan merevisi tulisan berupa majalah, artikel situs web, buku, dokumen, naskah, koran, dll. Biasanya seorang editor akan merevisi tata bahasa, flow, layout, ejaan, dan keakuratan data/fakta pada hasil tulisan, serta memastikan bahwa karya tulis bukan hasil menjiplak. ✍️ Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Mampu mengoperasikan Microsoft Office, memiliki pengalaman sebagai penulis/jurnalis/reporter, memiliki pengetahuan dalam bidang tertentu (olahraga, sains, bisnis, seni, dll.), kemampuan menulis, menguasai tata bahasa, kreativitas, manajemen waktu, ketelitian, kesabaran, logika, dan imajinasi. 💰 Kisaran Gaji: Rp 4.000.000 - Rp 6.000.000 per bulan. 3. Bidang Penerbitan (Publisher) Sebagai lulusan jurusan sastra Inggris kamu bisa bekerja di bidang penerbitan. di bidang penerbitan, kamu bisa menjadi seseorang yang bekerja di perusahaan penerbitan atau publishing companies sebagai pemimpin redaksi (editor in chief), redaktur pelaksana (managing editor), senior editor, editor akuisisi (acquisition editor), copy editor, right editor, dan picture editor. 📝Job Desk: Pemimpin redaksi, redaktur pelaksana, editor akuisisi, dan right editor bertanggung jawab dalam bagian teknikal penerbitan. Contohnya, mereka bertugas untuk mengelola pekerjaan penulis dan tim editorial. Mereka juga bertanggung jawab untuk membuat keputusan bisnis yang lebih besar seperti menerapkan kebijakan, memantau pengeluaran, dan menyetujui projek. ✍️Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Memahami tentang karya sastra, finansial, pemasaran, administrasi, serta memiliki keterampilan manajerial yang baik. Kamu juga perlu memiliki skill seorang editor. 💰 Kisaran Gaji: Rp 3.000.000 - Rp 7.000.000 per bulan 4.Penulis Konten (Content Writer) 📝Job Desk: Saat ini, semakin banyak perusahaan nasional yang membutuhkan penulis konten bahasa Inggris. Selain bekerja di perusahaan, kamu juga bisa menjadi penulis konten lepas (freelance content writer) dan menulis konten untuk industri yang berbeda-beda. Tugas mereka adalah menulis konten dalam bahasa Inggris untuk situs web, majalah, koran, konten Instagram, jurnal, dan buku. ✍️Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: kemampuan menulis dengan gaya tulis yang berbeda-beda, menganalisa, dan membaca secara teliti. Menguasai tata bahasa dan kosa kata yang luas. 💰 Kisaran Gaji: Rp 4.000.000 - Rp 5.000.000 (penulis konten full time), Rp 2.000.000 - Rp 4.000.000 per bulan (penulis konten lepas). 5.Copywriter 📝Job Desk: Membuat tulisan (copy) yang menarik perhatian audiens dalam bentuk slogan, jingle, konten, judul, teks, email, dan masih banyak lagi, sesuai dengan citra perusahaan. Copy ini adalah salah satu strategi di bidang pemasaran yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan.✍️Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Memahami strategi pemasaran, kreatif, kemampuan menulis yang baik, mampu menganalisa, melakukan observasi, dan riset. 💰 Kisaran Gaji: Rp 3.000.000 - Rp 4.000.000 per bulan.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Lowongan6. Penulis Naskah (Scriptwriter) 📝Job Desk: Menciptakan dan menulis naskah atau skenario untuk film, serial tv, video game, atau komik. Penulis naskah akan bekerja dengan sutradara dan produser film untuk melakukan penyesuaian. Walaupun penulis naskah akan menulis naskah dalam bahasa Indonesia, kamu tetap memiliki keterampilan menulis yang telah diasah di jurusan sastra Inggris untuk menghasilkan naskah yang menarik. Kamu pun juga bisa mencoba untuk menyerahkan naskah kamu ke Netflix. ✍️ Spesifikasi/Skill yang dibutuhkan: Keterampilan menulis naskah yang menarik, kreativitas, observasi, dan keahlian interpersonal. 💰 Kisaran Gaji: Rp 20.000.000 - Rp 200.000.000 per film, Rp 5.000.000 - Rp 15.000.000 per proyek sinetron/FTV.7. UX Writer 📝Job Desk: UX writer berfokus pada membuat kata-kata (microcopy) untuk situs web atau aplikasi. Tujuannya adalah untuk mempermudah pengguna ketika menggunakan website atau aplikasi perusahaan. UX writer bertugas untuk membuat kata-kata yang mudah dipahami untuk tombol, chatbot, menu, atau label. ✍️ Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Keterampilan menulis, keahlian interpersonal, kreativitas, mampu menjalankan riset, memahami strategi konten, dunia teknologi, dan pengalaman pengguna. 💰 Kisaran Gaji: Rp 6.000.000 - Rp 15.000.000 per bulan📚 Baca juga:Apa itu UI UX? Kenali Perbedaan, Tugas, Gaji, Dll.8. Terapis Wicara (Speech Therapist) Pekerjaan untuk jurusan sastra Inggris selanjutnya adalah menjadi terapis wicara. Kamu juga bisa mengambil profesi ini dengan jurusan sastra Inggris yang berfokus pada ilmu linguistik, dilengkapi dengan pendidikan D3 terapi wicara. 📝Job Desk: Terapis wicara yang spesialisasi dalam bidang bahasa akan membantu rehabilitasi pasien yang mengalami ketidaklancaran berbicara, bahasa, kosa kata, artikulasi, suara, dan irama. Mereka dapat membantu rehabilitasi pasien yang mengalami keterlambatan bicara karena demensia, autisme, serta pasien yang telah mengalami stroke atau cedera pada bagian kepala. Seorang terapis wicara dapat bekerja di rumah sakit dan bekerja sama dengan dokter, bekerja di perusahaan terapis wicara, atau membuka klinik sendiri. ✍️Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Ilmu linguistik, ilmu kesehatan, ilmu terapi wicara, ilmu kedokteran fisik dan rehabilitasi medik, sertifikasi terapis wicara, kemampuan berkomunikasi yang baik, berpikir kritis, observasi, dan kemampuan untuk melayani. 💰Kisaran Gaji: Rp 4.000.000 - Rp 8.000.000 per bulan.9. Computational Linguist / Language Engineers/ Machine Learning Developer Dalam ilmu linguistik di jurusan sastra Inggris ada yang namanya linguistik komputasi (computational linguistics). Ilmu tersebut menggabungkan ilmu linguistik dengan ilmu komputer untuk memahami bahasa manusia di bidang program komputer. Dengan ilmu ini, kamu bisa bekerja di industri perangkat lunak seperti menjadi machine learning developer atau language engineers. 📝Job Desk: Mengembangkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) pada mesin terjemahan, mesin pemrosesan dokumen, mesin pemeriksa tata bahasa, chatbot, dll. Contohnya seperti Apple Siri atau Amazon Alexa. Mereka dapat menggunakan ilmu linguistiknya untuk mengembangkan interaksi antar komputer dan manusia seperti pengenalan suara dan ucapan, teks prediktif, voice command interfaces, speech-to-text synthesis, dan algoritma pencarian. ✍️ Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Menguasai ilmu linguistik, ilmu pemrograman, matematika, statistik, dan probabilitas. 💰 Kisaran Gaji: Rata-rata $76,793 per tahun di Amerika Serikat atau sekitar Rp 25.000.000 - Rp 50.000.000 per bulan di Indonesia10. Ahli Bahasa Forensik (Forensic linguist) 📝 Job Desk: Ahli bahasa forensik akan menerapkan ilmu linguistik pada bidang medis-hukum, investigasi peradilan, persidangan, dan bahasa. Mereka bertugas untuk menganalisa rekaman suara, panggilan darurat, surat bunuh diri, dan komunikasi ancaman untuk membantu firma hukum, pemerintah, atau polisi dalam menyelidiki dan menyelesaikan kejahatan. Seorang ahli forensik bahasa juga dapat bekerja untuk keamanan nasional seperti FBI atau CIA. ✍️Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Ilmu linguistik, ilmu forensik, ilmu hukum 💰 Kisaran Gaji: rata-rata $77,501 per tahun di Amerika Serikat11. Guru / Dosen 📝Job Desk: mengajar bahasa Inggris di sekolahan, tempat kursus, universitas, atau online. Pengajar bahasa Inggris juga bertugas untuk membuat suasana kelas yang aman, edukatif, dan menyenangkan. Selain mengajar bahasa Inggris, kamu juga bisa mengajar bahasa Indonesia kepada orang asing. Seorang pengajar juga bertanggung jawab untuk merencanakan dan mengembangkan kurikulum pelajaran. ✍️Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Pengetahuan bahasa Inggris, keterampilan mengajar, kreativitas, kesabaran, dan keterampilan organisasi yang baik 💰 Kisaran Gaji: Rp 3.000.000 - Rp 4.000.000 per bulan.12. Diplomat 📝 Job Desk: Mewakili negara dalam suatu pertemuan untuk melakukan diplomasi dan membangun hubungan yang baik antar negara. Seorang diplomat juga bertugas untuk mengembangkan kebijakan dan strategi terhadap berbagai negara, mempromosikan investasi luar negeri ke negara yang diwakilkan, dll. ✍️Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Fasih dalam bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya, kemampuan bernegosiasi, analitis, memiliki sikap kepemimpinan, dan mampu berkomunikasi secara efektif. 💰Kisaran Gaji: Rp 4.000.000 - Rp 10.000.00013. PR Marketing 📝Job Desk: Memasarkan produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan sesuai dengan strategi dan citra perusahaan. Mereka yang bekerja di bidang pemasaran dan public relation (PR) juga bertanggung jawab untuk menciptakan dan memelihara citra publik yang positif untuk perusahaan yang diwakili. Mereka juga bertugas untuk mengembangkan strategi media sosial untuk membentuk persepsi publik terhadap perusahaan yang diwakili. ✍️Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: kemampuan komunikasi yang baik, kreativitas, ketelitian, kemampuan dalam creative writing, mampu melakukan riset, observasi, mengerti dunia teknologi, dan strategis. 💰Kisaran Gaji: Rp 6.000.000 - Rp 9.000.000 per bulan.14. Jurnalis 📝Job Desk: Mengumpulkan informasi dan data untuk menulis berita di suatu surat kabar atau media online. Pekerjaan seorang jurnalis itu termasuk menulis, mengedit, dan menyerahkan sebuah copy. Seorang jurnalis dapat menulis tentang apapun, mulai dari isu sosial, politik, hingga olahraga dan hiburan. ✍️Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Keterampilan menulis yang baik, mampu menganalisa, mampu melakukan observasi, riset, ketelitian, literasi digital, keterampilan memecahkan masalah, objektivitas, dan kemampuan komunikasi yang baik. 💰Kisaran Gaji: Rp 1.000.000 - Rp 5.000.000 per bulan.15. Pemandu Wisata (Tour Guide) 📝Job Desk: memperkenalkan dan menjelaskan mengenai destinasi wisata yang dikunjungi kepada turis asing dengan bahasa Inggris yang mudah dipahami. Seorang pemandu wisata juga dapat bekerja paruh waktu di tempat destinasi tertentu atau bergabung dengan agensi tur wisata. Kamu juga bisa menjadi pemandu wisata dengan lebih mudah melalui Airbnb. ✍️Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Pengetahuan tentang area wisata yang dikunjungi, kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif, berkarisma, memiliki kemampuan untuk mendongeng, dan fleksibel. 💰Kisaran Gaji: Rp 2.000.000 - Rp 6.000.000 per bulan.Cake adalah sebuah online CV builder yang praktis. Ada banyak template yang menarik dan yang mudah untuk digunakan. Kamu juga bisa unduh CV dalam format PDF, lho, 100% gratis! Yuk, buat CV kamu dengan Cake sekarang juga 🎉Buat CV Itulah beberapa peluang kerja lulusan sastra Inggris yang telah Cake rangkum untuk kamu. Ternyata, prospek kerja lulusan bahasa Inggris itu sangat luas. Jadi, kamu sudah tahu, kan, lulusan sastra Inggris bisa kerja apa saja? Ingat, kuliah jurusan sastra Inggris itu tidak sia-sia. Dengan pengetahuan bahasa, kamu akan dilengkapi dengan kekuatan yang berharga 一 kekuatan untuk mengedukasi, mempengaruhi, dan membangun hubungan antar manusia. Cake adalah website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu! --- Ditulis Oleh Cindy Graciella ---
Career Development
Oct 22nd 2022

Apa itu Technical Skills? Contoh dan Cara Mengembangkannya!

Daftar isi: Pengertian Technical Skills Contoh Keterampilan Teknis Cara Mengembangkan Technical Skills Cara Mencantumkan Keterampilan Teknis dalam CV Persaingan untuk masuk di suatu perusahaan semakin ketat dan kompetitif. Perusahaan akan memilih kandidat yang paling unggul dan sesuai kualifikasi. Agar menonjol di mata rekruter, dibutuhkan technical skills atau kemampuan teknis yang sesuai dengan posisi yang kamu lamar. Tanpa adanya technical skills yang spesifik maka akan lebih sulit untuk diterima di sebuah perusahaan. Mengapa technical skills penting dalam suatu pekerjaan? Apa saja contoh technical skills? Yuk simak artikel dibawah ini!Contoh Technical SkillsApa itu Technical Skills?Technical skills atau keterampilan teknis adalah kemampuan yang mengarah kepada keahlian dan pengetahuan untuk menyelesaikan tugas tertentu. Keterampilan teknis ini juga digunakan untuk memberi solusi atau tindakan yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan tertentu. Kemampuan teknis tidak hanya dipelajari melalui teori, tetapi harus dilatih melalui pengalaman. Kemampuan teknis harus selalu diasah dan dikembangkan, agar semakin mahir diimplementasikan dalam dunia kerja. Seorang recruiter akan mencari kandidat yang memiliki kemampuan teknis yang sesuai agar dapat segera menyelesaikan tugas dengan baik. Dengan memiliki keahlian teknis yang baik, kamu dapat memiliki keunggulan dari kandidat lainnya. Tidak menutup kemungkinan, dengan kemampuan teknis yang semakin mahir kamu bisa dipromosikan di perusahaan.Apa Perbedaan Technical Skills dan Soft Skills? Technical skills adalah bagian dari hard skill yang melibatkan pengetahuan praktis yang digunakan untuk melakukan tugas tertentu. Contoh technical skills adalah copywriting, penguasaan bahasa pemrograman, marketing, design, dll. Sedangkan soft skills adalah skill non-teknis yang menggambarkan cara kamu bekerja dan menjalankan relasi antar manusia. Contoh soft skills adalah komunikasi, manajemen waktu, kerja sama, dll. Tingkat kemahiran technical skills berbeda dengan soft skills. Technical skills dapat dievaluasi dan diukur kemahirannya dari latar belakang dan pengalamannya. Sedangkan soft skills dapat dilihat dari cara seseorang mempresentasikan dirinya. Technical skills membutuhkan pelatihan dan pengalaman untuk dikuasai. Sedangkan soft skills dapat dikembangkan seiring perpindahan dari suatu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. 📚 Baca juga:100+ Contoh Soft Skill Hard Skill dalam CV (untuk 15 Pekerjaan)Apa Manfaat Memiliki Technical Skills? Memiliki kemampuan teknis yang baik dapat memberikan keuntungan bagi diri sendiri maupun perusahaan. Dengan kemajuan industri yang sangat pesat, penting untuk memiliki satu ataupun lebih kemampuan teknis untuk dikuasai. Berikut adalah beberapa poin pentingnya memiliki kemampuan teknis : Menjadikan kamu kandidat yang unggul saat proses perekrutan: perusahaan akan mencari kandidat dengan talenta dan technical skills yang sesuai dengan pekerjaannya demi meningkatkan produktivitas perusahaan. Perusahaan juga dapat menghemat biaya pelatihan dan meningkatkan keuntungan perusahaan. Kamu dapat melakukan pekerjaan dengan baik dan produktif:dengan kemampuan teknis yang kamu miliki pekerjaan dapat diselesaikan dengan efisien dan produktif. Dengan begitu kamu dapat membantu perusahaan mencapai gol lebih cepat. Mendatangkan rasa percaya diri:kamu dapat lebih yakin dan optimal dalam melakukan setiap pekerjaan. Dalam menghadapi masalah, dengan ilmu dan keahlian yang kamu kuasai, setidaknya kamu dapat menemukan solusi yang baik untuk mengatasi masalah tersebut. Contoh Technical SkillAda banyak contoh dan jenis technical skill tergantung dengan industri dan bidang pekerjaan yang dilakukan. Akan lebih baik, jika kamu memiliki lebih dari satu technical skills untuk bersaing di jaman pertumbuhan industri yang cepat. Berikut adalah beberapa contoh kategori technical skills: 1. Social Media Management Digital Marketing Di jaman teknologi yang sedang marak ini, banyak bisnis beralih dari offline ke online. Platform sosial media digunakan oleh pebisnis untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan, melakukan marketing promotions dan mempermudah pengumpulan informasi untuk analisis data penjualan. Keahlian menguasai media sosial dan digital marketing tentu dapat membantu dan meningkatkan penjualan secara online. Berikut adalah contoh keahlian teknis yang harus dimiliki oleh seorang social media expertise: Social Media Platforms (Instagram, Twitter, Facebook, TikTok, dll)Content Management System (CMSGoogle AnalyticsSearch Engine Optimization (SEO)Data AnalysisContent CreationCopywriting📚 Baca juga:5 Contoh Portofolio Digital Marketing dan Cara Membuatnya2. Coding dan Programming Peningkatan penggunaan internet dan software dapat meningkatkan kesempatan yang luas untuk para programmer. Adanya permintaan yang tinggi membutuhkan lebih banyak profesional terlatih dalam bidang coding dan programming. Hampir semua hard skill di bidang teknologi informasi adalah technical skill atau technology skills. Beberapa contoh technical skills seorang programmer adalah: Bahasa Pemrograman (Phyton, Javascript, Java, PHP, C++, C#, Ruby, Kotlin, dll.)DebuggingHTMLTechnical SupportOperation SystemsAlgoritma dan struktur dataArtificial Intelligence (AI)📚 Baca juga:7 Cara Menjadi Programmer Profesional Bagi Pemula3. Analisis Data Pekerjaan sebagai seorang data analisis termasuk salah satu pekerjaan yang diminati akhir-akhir ini. Dengan persaingan yang ketat, kamu tentunya harus terus mengasah dan memperluas kemampuan teknis kamu dibidang ini. Perusahaan membutuhkan karyawan yang dapat mengumpulkan, mengatur, dan kemudian menafsirkan data tersebut. Contoh keterampilan teknis seorang data analisis meliputi: Skill AnalisaData MiningBahasa PemogramanDatabase ManagementAnalisis Statistik📚 Baca juga:Profesi Data Analyst: Tugas, Skill, Gaji Hingga Proyeksi Karier!4. Project Management Project manager bertanggung jawab untuk membantu perusahaan memandu proyek dari perencanaan hingga pelaksanaan. Project manager harus mampu menilai risiko, dan memimpin sebuah tim. Sebagai project manager, dibutuhkan kemampuan soft skill dan technical skill seperti: Risk ManagementProject PlanningTask ManagementRisk ManagementCost Management📚 Baca juga:Mau Jadi Project Manager? Ketahui Tugas, Gaji, Skill, Dll. 5. Design Desain grafis adalah salah satu pekerjaan yang marak dicari berbagai macam industri zaman sekarang. Apalagi dengan banyak hal yang beralih ke digital, pertokoan kecil hingga perusahaan besar membutuhkan jasa desainer grafis. Jika kamu ingin menjadi seorang graphic designer, ada baiknya kamu menguasai keterampilan teknis dibawah ini: Adobe (Illustrator, Photoshop, dll.)UI/UX DesignTypographyDesign ToolsWeb Design 📚 Baca juga:Desainer Grafis: Job Desk, Skill, Gaji [+Caranya] 6. Technical Writing Banyak pekerjaan yang melibatkan komunikasi tertulis dan membutuhkan penulis teknis untuk menjelaskan hal-hal rumit dengan cara yang mudah dipahami. Penulis teknis dituntut untuk mengerti topik tertentu, melakukan penelitian, memahami informasi, kemudian menyajikannya dalam bentuk yang dapat dipahami semua orang. Contoh kemampuan teknis yang harus dikuasai yaitu: Data Research dan gatheringKemampuan menulisMenguasai software (Word/Office)Client Relations 7. Network dan Security Di era digital ini, hampir semua data disimpan di dalam aplikasi atau software. Software ini tentu butuh lapisan keamanan untuk melindungi data dari pencurian, kehilangan atau akses tidak sah. Contoh kemampuan teknis yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan ini, yaitu: Data securityNetworking and network securityProgrammingRisk assessmentAlgoritma enkripsiSistem otentikasiBagaimana Cara Mengembangkan Keterampilan Teknis?Sekarang setelah kamu memiliki gagasan yang lebih baik tentang keterampilan teknis yang dibutuhkan di berbagai industri, kamu mungkin berpikir tentang cara mengembangkan technical skills atau mempelajari keterampilan baru untuk meningkatkan karier kamu, Berikut adalah langkah yang bisa kamu coba untuk mengembangkan kemampuan teknis: 1. Mengikuti Workshop, Seminar dan Kursus Mengikuti pelatihan atau kelas kursus merupakan salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kemampuan teknis kamu karena kamu akan dilatih oleh mentor yang sudah ahli di bidangnya. Biasanya, beberapa perusahaan akan membekali karyawan dengan menyelenggarakan pelatihan. Pelatihan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu offline dan online, keduanya tetap baik dan bermanfaat selama itu dapat mengembangkan kemampuan teknis kamu. 2. Menjadi Sukarelawan dalam Proyek Carilah peluang dan menjadi sukarelawan dalam proyek-proyek teknis. Hal ini akan memungkinkan kamu untuk mendapatkan pengalaman berharga dan mengenal banyak orang baru yang memiliki ketertarikan di bidang yang sama. 3. Banyaklah Membaca Informasi-Informasi Terbaru Banyak berita yang ditulis dan disebar lewat situs internet memudahkan kamu untuk membaca informasi terbaru seputar industri yang ingin kamu kuasai secara gratis. Kamu dapat membacanya di situs Business Insider, Financial Times, The Wall Street Journal atau website dalam negeri seperti kompas.com, CNBC Indonesia, CNN Indonesia, dll. Dengan membaca informasi terbaru yang terjadi di dunia, kamu dapat terus update dengan perkembangan di industri yang kamu geluti. Kamu juga dapat membaca buku untuk memperluas wawasan yang dapat mengembangkan kemampuan teknis yang kamu miliki. 4. Perbanyak Pengalaman Pengalaman bisa didapat dimana saja. Jika kamu adalah seorang mahasiswa maka kamu bisa aktif dalam organisasi sekolah atau internsip untuk mengembangkan technical skills kamu. Kamu juga bisa belajar sendiri dengan mengikuti kursus online, menjadi sukarelawan, membuat proyek sendiri, dll. Melalui pengalaman tersebut, ada kalanya kamu akan menemukan kesulitan dan melakukan kesalahan. Namun, jangan lupa untuk bangkit dan jadikan pengalaman tersebut untuk meningkatkan keterampilan teknis kamu. Contoh Keterampilan Teknis dalam CV1. Tulislah keterampilan teknis pada deskripsi diri Bagian pertama yang akan dibaca oleh recruiter adalah bagian deskripsi diri/profil diri. Pastikan kamu menulis 1-2 kalimat tentang technical skills yang berhubungan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Hal ini dapat menarik perhatian perusahaan dan akan melanjutkan membaca sisa CV kamu. Berikut adalah contoh profil diri resume yang menekan keterampilan teknis kandidat: Seorang digital marketer dengan 3 tahun pengalaman dalam SEO dan Google Ads. Telah menulis sebanyak 60+ artikel yang ramah SEO dan meningkatkan traffic website sebanyak 150% dalam 2 bulan. Contoh di atas menekankan bahwa kandidat memiliki pengalaman bekerja dalam bidang digital marketing selama 3 tahun dan mempunyai kemampuan teknis seperti Google Ads dan SEO.💡 Tips:Gunakan action words, seperti “mengelola”, “mengimplementasikan”, “meningkatkan”, “mengembangkan” untuk menggambarkan tugas yang kamu selesaikan dalam peran sebelumnya. Gunakan angka untuk menjelaskan hasil yang kamu dapatkan.2. Buatlah bagian khusus untuk technical skills. Jika kamu ingin menekankan keterampilan teknis pada CV, maka letakkan bagian keterampilan teknis ini tepat di bawah profil diri. Buatlah format bagian ini dalam bentuk poin agar mudah dibaca. Jika kamu memiliki keterampilan teknis yang luas, kamu dapat membuat poin kategori dan tulislah secara spesifik. Contoh keterampilan teknis seorang software developer: Front End: HTML, Javascript, RWD, TypescriptBack End: Golang, MongoDB, MySQLOthers: SEO, Google Maps QPI, Git 3. Tulislah keterampilan teknis di bagian pengalaman kerja Kamu bisa menunjukkan keterampilan teknis kamu dalam dunia kerja dengan membuat poin-poin yang menggambarkan pencapaian kamu. Pada bagian ini, kamu dapat menunjukkan bagaimana kamu menggunakan keterampilan teknis kamu untuk berkontribusi di perusahaan. Berikut adalah contoh CV bagian pengalaman kerja yang mencakup technical skills: Graphic Designer | PT. Putih Kembang2017 - 2020Menggunakan Adobe Illustrator untuk mendesain 50+ poster pengumuman perusahaanUI Design untuk aplikasi perusahaanRebranding logo perusahaan PT.Putih Kembang pada tahun 2018Cake menyediakan 50+ template CV online menarik untuk membuat CV lamaran kerja, GRATIS!🎉 Download CV PDF sekarang!CV Builder CakeDownload CV PDF GratisCV Builder CakeBuat CV Kesimpulan Untuk mahasiswa fresh graduates dan pemula: Kamu dapat explore terlebih dahulu industri dan pekerjaan yang kamu ingin kuasai, dengan begitu akan lebih mudah untuk langkah selanjutnya memperdalam keterampilan teknis tertentu yang mendukung pekerjaan yang ingin kamu lakukan dan menjadikan kamu salah satu kandidat yang kuat untuk diterima dalam suatu perusahaan. Untuk yang sudah berpengalaman: Walaupun kamu sudah berpengalaman dalam bidang yang kamu geluti, teruslah asah dan kembangkan keterampilan teknis kamu. Karena seiring berkembangnya zaman dan kemajuan teknologi yang sangat pesat, tentu para pekerja harus menyesuaikan dengan keadaan ini. Jangan lupa menulis technical skills yang kamu miliki dalam CV kamu.Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia.🎉Cari Loker--- Ditulis Oleh Phoebe Charissa ---
Industry & Job Overview
Jan 13th 2026

Ingin Jadi Web Designer? Pahami Tugas, Skill, Gaji, dan Caranya!

Desainer web telah menjadi salah satu pekerjaan dalam bidang teknologi yang paling dicari saat ini. Semakin banyak bisnis yang ingin membangun branding dan interaksi dengan customer yang kuat, sehingga membutuhkan profesional yang paham mengenai cara merancang situs web yang efektif dan interaktif. Pada artikel ini, akan dijelaskan mengenai apa yang dimaksud dengan web designer, apa saja pekerjaan web designer, dan bagaimana cara menjadi web designer di era sekarang ini. Mari kita simak sebagai berikut.Daftar isi: Apa itu Web Designer? Tugas Web Designer SkillWeb Designer (Perancang Web) Prospek Kerja dan Gaji Web Designer Cara Menjadi Web Designer Apa yang Dimaksud dengan Web Designer? Apa itu web designer? Web designer adalah seorang profesional yang bertugas merencanakan, mendesain, dan membuat kode untuk situs internet serta halaman web. Pada umumnya desain situs web menggabungkan antara teks dengan suara, gambar, grafik, hingga klip video. Secara sederhana, tugas seorang desainer web adalah membuat situs atau website terlihat bagus. Mereka menggunakan program desain untuk membuat elemen visual. Perancang situs web biasanya memiliki keahlian dalam merancang interface website (UI) secara strategis yang intuitif dan mudah dinavigasi oleh pengunjung. Berbeda dengan web developer, apabila web designer fokus pada merancang tampilan website, web developer lebih berfokus mengatur mesin di balik berjalannya sebuah website. Namun, kedua pekerjaan ini saling berkesinambungan dan mendukung satu sama lain. 📚 Baca juga: Apa itu UI dan UX? Kenali Perbedaan, Tugas, Gaji, Dll. Tugas Web Designer Sebagai seorang desainer web, kamu dapat bekerja di rumah, baik sebagai karyawan full-time untuk sebuah perusahaan, atau menjadi pekerja lepas (freelance) yang mengerjakan proyek untuk sejumlah klien. Dalam kedua skenario tersebut, pekerjaan desainer web memungkinkan dirimu untuk lembur untuk dapat memenuhi tenggat waktu yang telah disepakati dengan klien Tugas web designer meliputi: Client briefing, dimana desainer bertemu dengan klien untuk mendiskusikan kebutuhan mereka agar menemukan solusi desain yang tepatMemproduksi sampel situs dan update dengan klien untuk setiap proses pembuatan sekaligus perubahan desain yang dilakukanRiset terhadap kebutuhan pengguna website atau user experienceMenguji fungsionalitas dan kegunaan websiteMendemonstrasikan sekaligus, terbuka untuk semua feedback pengguna terhadap websiteMengikuti perkembangan tren desain dan teknologi, perangkat lunak, dan perkembangan aksesibilitasMembantu memberikan saran kepada klien tentang optimasi mesin pencari untuk website merekaMembantu klien dalam penggunaan website setelah website telah diselesaikan Skill Web Designer (Perancang Web) 1. Teori dasar web desain Sebelum merancang website untuk klien-mu, penting untuk mempelajari prinsip-prinsip dasar desain untuk menghasilkan perancangan website yang baik. Berikut adalah beberapa teori desain umum yang mendasar untuk membantumu memulai jalur karir sebagai website designer: Layout Design (desain tata letak): Tata letak (layout) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas desain website. Layout menjadi jalur navigasi yang jelas untuk pengguna menggunakan website dan membantu memprioritaskan elemen website yang paling penting. Oleh karena itu, mempelajari cara kerja tata letak serta memahami efektivitas layout website menjadi sangat penting untuk menghasilkan situs web yang ramah pengguna (user-friendly)Color scheme (skema warna): Menerapkan skema warna yang efektif dapat meningkatkan user experience pada situs web. Apabila desainer web ingin pengguna web fokus pada elemen tertentu pada web, desainer dapat menggunakan warna kontras sebagai focal point atau pembeda dalam situ web. Misalnya, jika situs web memiliki latar belakang gelap, gunakan warna yang lebih terang untuk menekankan konten-kontennya. Contoh lain, jika terdapat konten yang paling ingin disorot oleh pengguna, bisa menggunakan warna teks yang berbeda dari elemen website lainnya untuk konten tersebut.Tipografi: Saat mendesain situs web, pemilihan font sama pentingnya dengan skema warna. Keduanya mewakili identitas bisnis. Idealnya, font situs web harus mudah dibaca dan cocok dengan keseluruhan desain baik background, warna konten, elemen desain, dan tata letak.Antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX): Bagi desainer web, memastikan situs web dapat diakses dan berfungsi adalah hal yang paling penting. Buat elemen UI yang konsisten untuk mendorong interaksi digital yang efektif bagi pengguna dan meningkatkan pengalaman pengguna (UX) 2. UI/UX UI design merupakan desain antarmuka (interface) sebuah website yang meliputi tampilan visual, nuansa, elemen, presentasi konten dan interaktivitas produk dalam website. Antarmuka (interface) pengguna adalah interaksi antara pengguna dan perangkat atau produk digital — seperti layar sentuh pada smartphone kamu atau layar sentuh yang kamu gunakan untuk memilih jenis kopi yang kamu inginkan dari mesin kopi. Sehubungan dengan situs web dan aplikasi, desain UI mempertimbangkan tampilan, nuansa, dan interaktivitas produk. Ini semua tentang memastikan bahwa antarmuka pengguna website terjadi se-intuitif mungkin, dan ini berarti mempertimbangkan dengan cermat setiap elemen visual dan interaktif yang mungkin ditemui pengguna. Seorang desainer UI akan memikirkan tentang ikon dan tombol, tipografi dan skema warna, spasi, citra, dan desain yang responsif atau interaktif. Apabila UI berfokus pada tampilan interface website, UX berfokus pada keseluruhan pengalaman pengguna atau disebut dengan user experience. Desain UX mencakup setiap dan semua interaksi antara pengguna, baik pengguna potensial atau pengguna aktif dengan perusahaan atau brand pemilik website. UX design lebih berfokus pada riset, pengujian, hingga analisis agar bisa memahami preferensi pengguna hingga aspek emosional penggunanya. UX designer bertanggung jawab dalam membuat kerangka website dan prototipe untuk melakukan uji kegunaan. UX design menjadi jembatan antara kesenjangan kebutuhan pengguna website / pelanggan dengan kebutuhan perusahaan/ bisnis. Kemudian, muncul pertanyaan, apakah web designer harus bisa coding? Dulu, seorang perancang web harus menggunakan coding untuk membuat sebuah desain website. Namun, kini sudah ada banyak pilihan software desain web yang akan mempermudah pekerjaan web design, seperti Figma, Sketch, Bootstrap Studio, dan lainnya. Singkatnya, web designer berfokus pada tampilan desain website. Sehingga, pemahaman coding dapat bersifat mendasar dan tidak serumit menjadi web developer atau programmer. 3. HTML, CSS, dan Javascript Menurut halaman Binus University, HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah web Internet dan pemformatan hiperteks sederhana yang ditulis dalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegrasi. Singkatnya HTML Merupakan kumpulan script yang bisa kita gunakan untuk membuat halaman web. Dari HTML ini, kita bisa menampilkan data baik berupa teks maupun gambar di situs web yang kita buat. CSS adalah aturan untuk mengendalikan komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS dapat mengendalikan ukuran gambar, warna body text, warna tabel, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over, spasi antar paragraf, spasi antar teks, margin kiri/kanan/atas/bawah, dan parameter lainnya. CSS adalah bahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur tampilan dokumen. CSS memungkinkan kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda.CSS tidak dapat berdiri sendiri melainkan harus berada di dalam struktur pemrograman lain yang didasari oleh HTML. JavaScript adalah bahasa scripting yang paling populer di internet dan bekerja pada banyak browser seperti Internet Explorer, Mozilla, Firefox, Netscape, Opera. JavaScript digunakan pada Web pages untuk meningkatkan design, validate forms, detect browsers, create cookies, GUI dsb. Sama seperti CSS, Javascript tidak dapat berdiri sendiri dan harus didasari oleh HTML. Namun perbedaan Javascript dengan CSS adalah, Javascript mengatur logika seperti validasi untuk membuat tampilan website lebih dinamis dan CSS mengatur tampilan dari website tersebut seperti gambar, warna , font, dll. Sederhananya, HTML, CSS, dan JavaScript biasanya digabungkan untuk membuat halaman web yang dinamis dan interaktif. HTML digunakan untuk menentukan struktur dan konten halaman web, CSS digunakan untuk memformat dan mempercantik tampilan halaman web, dan JavaScript digunakan untuk menambahkan interaksi dan fungsi. 4. Software Design Setelah memahami prinsip-prinsip dasar dan keterampilan yang diperlukan, perancang web harus mempelajari cara menggunakan semua alat desain web penting untuk membuat situs web yang fungsional. Diantaranya sebagai berikut: Visual-design software: Karena desainer web fokus pada pembuatan grafik situs web, mereka harus terbiasa dengan desain grafis dan alat pengeditan foto. Anda dapat menggunakan Adobe Photoshop untuk membuat gambar responsif untuk tampilan web. Sementara itu, Adobe Illustrator adalah pilihan terbaik dalam hal font dan grafik vektor.Alat pembuatan prototipe: Kebanyakan desainer web mengembangkan prototipe dengan perangkat lunak wireframing untuk mendeteksi kekurangan sebelum mengirimkan desain akhir. Beberapa alat wireframing yang populer termasuk Figma dan Sketch.Editor kode: Beberapa proyek mungkin memerlukan pengkodean front-end yang tidak dapat dilakukan dengan alat visual. Berkenalan dengan editor kode untuk memfasilitasi prosesnya. Salah satu editor teks terbaik untuk desainer web adalah Brackets. 5. Digital marketing Desain web dan pemasaran digital adalah dua media canggih yang dapat digunakan untuk meningkatkan visibilitas bisnis, lalu lintas situs web (traffic website), penjualan, dan keterlibatan pelanggan (customer interaction). Jika digabungkan secara efektif, kedua praktik ini akan menciptakan portofolio mengesankan yang dapat digunakan oleh bisnis untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Salah satu manfaat terbesar menggabungkan desain web dan pemasaran digital adalah peluang bagi perusahaan untuk berinteraksi dengan pelanggan secara langsung atau real-time. Melalui desain web dan teknik pemasaran digital seperti optimasi mesin pencari (SEO) dan pemasaran konten, bisnis dapat membuat situs web menarik yang membuat pelanggan ingin berinteraksi secara terus menerus. Jenis interaksi yang seperti inilah yang membantu web designer membangun kepercayaan antara bisnis dan klien, baik yang potensial maupun aktif. Hal ini terjadi karena mereka cenderung tetap ingin terlibat dengan perusahaan ketika mereka merasa nyaman melakukannya. 6. Soft skill (Keterampilan non-teknis) Komunikasi: Desainer web harus dapat berkomunikasi dengan klien secara efektif untuk membangun reputasi yang kokoh dan menunjukkan profesionalisme mereka.Kolaborasi: Jika kamu menjadi seorang desainer website internal, kemungkinan besar kamu harus bekerja bersama profesional lain seperti pengembang web dan desainer grafis. Memiliki keterampilan kolaborasi yang hebat akan membantu menyelaraskan semua ide dan mencapai hasil terbaik.Manajemen waktu: Manajemen waktu adalah keterampilan yang penting, terutama ketika bekerja sebagai desainer web lepas, karena penting untuk melacak proyek dan memenuhi tenggat waktu. Rencanakan garis waktu yang efektif untuk setiap fase proyek untuk memastikan bahwa semua tujuan tercapai.Teliti dan detail: Desainer web perlu fokus pada setiap detail desain situs dan kualitasnya. Web designer harus mau untuk melakukan penyesuaian dan peningkatan guna menciptakan produk yang tahan masa depan Prospek dan Gaji Website Designer Di era digital seperti sekarang ini, kebutuhan akan platform website semakin tinggi dan terus meningkat. Hal ini menjadi peluang untuk kamu yang ingin terlibat menekuni profesi ini. Dilansir dari Tempo.co, tenaga IT yang terampil dibutuhkan untuk mendukung investasi besar-besaran di bidang e-commerce, apalagi Indonesia sekarang ini ada di pusaran digitalisasi. Kamu bisa mulai merintis karier sebagai web designer dengan mengikuti program internship di perusahaan jasa desain website atau institusi lain yang berbasis website. Secara umum, potensi pertumbuhan karier seorang web designer ke depannya diawali dengan menjadi junior web designer hingga menjadi senior web designer. Lalu, berapa gaji seorang web designer? Gaji web designer di Indonesia berkisar dari Rp 4.000.000 hingga Rp 6.000.000. Namun tidak sedikit juga web designer di Indonesia yang mampu meraup hingga puluhan juta melalui pekerjaan ini. Cara Menjadi Web Designer 1. Memiliki gelar yang relevan Jurusan kuliah yang terkait dengan pekerjaan ini adalah: Desain komunikasi visual (DKV)Teknik informatikaIT/ ilmu komputer Namun, tidak perlu khawatir, karena sebenarnya posisi web designer ini menerima latar belakang pendidikan dari bidang apapun asalkan kamu memiliki skill dan portofolio yang baik. Bagi kamu yang tidak datang dari ketiga jurusan kuliah tersebut, kamu dapat melakukan career switch dengan mengikuti kursus atau pelatihan web design dari berbagai sumber. Kamu dapat memperoleh pembelajaran, membangun portfolio, sekaligus mendapatkan sertifikasi untuk dapat memulai karir-mu menjadi web designer 2. Ambil sertifikasi web design Berikut ini adalah beberapa sertifikasi yang direkomendasikan untuk desainer web: Sertifikasi Adobe: Karena Adobe adalah salah satu pengembang perangkat lunak pengembangan web dan desain grafis yang paling dihormati, menjadi desainer bersertifikat Adobe akan membantu meningkatkan kepercayaan klien dan memungkinkan Anda menaikkan tarif.Sertifikasi Desain Web Responsif oleh freeCodeCamp: Sertifikasi Ini mencakup bahasa pemrograman dasar yang digunakan untuk membangun situs web yang interaktif dan responsif. Seluruh kurikulum membutuhkan waktu sekitar 300 jam untuk diselesaikan, dan kursus diakhiri dengan lima proyek yang menguji keterampilanmu.Sertifikat Desain UX Google: Dengan mendaftar kursus sertifikasi enam bulan melalui Coursera, kamu akan belajar tentang dasar-dasar UX dan proses desain UX, termasuk pembuatan prototipe dan pengujian pengguna. 3. Memiliki pengalaman di bidang yang relevan Setelah menyelesaikan kursus, carilah pengalaman dan praktikkan semua yang telah kamu pelajari. Ambil proyek desain web untuk mengasah keterampilan-mu sebagai web designer, karena hal Ini penting untuk masuk ke dalam CV untuk melamar pekerjaan. Kamu bisa memulainya dengan membantu teman dan keluarga yang ingin membuat website bisnis sederhana, menjadi sukarelawan untuk sebuah organisasi dengan merancang situs atau website mereka, mengambil proyek desain grafis, hingga melakukan magang atau internship di perusahaan. Berikut beberapa saran untuk proyek desain web yang dapat kamu coba buat : SEO-friendly website: Tujuan dari proyek ini adalah untuk membuat situs web yang dapat diakses oleh pengguna dan dapat diindeks oleh mesin pencari. Terapkan beberapa praktik terbaik pengoptimalan situs web seperti mengoptimalkan robot.txt dan peta situs XML. Selain itu, gunakan keterampilan desain JavaScript dan UX untuk membuat situs responsif.To-do list app: Proyek ini melibatkan pembuatan aplikasi daftar tugas dengan HTML, CSS, dan JavaScript. Gunakan HTML dan CSS untuk membangun struktur dasar aplikasi dan mengimplementasikan JavaScript untuk meningkatkan interaktivitasnya.Situs quiz atau permainan kuis: Membuat situs permainan kuis dengan JavaScript adalah salah satu proyek paling umum untuk desainer dan pengembang web pemula. Mulailah dengan membuat gambar rangka untuk aplikasi kuis, lalu tulis kode HTML dan CSS untuk mengatur gaya situs web. Terakhir, buat variabel JavaScript untuk elemen kuis interaktif seperti pertanyaan, jawaban, dan skor quiz. 4. Buat portofolio desain Portofolio adalah media paling efektif untuk mempromosikan kemampuan dan pengalaman desainer web untuk menarik calon klien atau pemberi kerja. Dalam membuat portofolio desain web, sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut: Riwayat pekerjaan: Tampilkan proyek desain terbaik yang pernah dikerjakan selama menjadi desainer web. Tampilkan juga studi kasus, template situs web yang dirancang sendiri, atau bahkan pekerjaan desain visual tambahan seperti logo, tipografi, maupun ilustrasi. Masukkan juga testimoni dari klien untuk membangun kepercayaan dan menunjukkan profesionalisme.Jasa: Pada portofolio, lebih baik terangkan jenis proyek apa yang diterima kamu dan yang menjadi spesialisasi-mu. Hal ini akan mempermudah klien dalam menentukan apakah pekerjaan website yang diberikan sesuai dengan jasa yang ditawarkan kamu.Niche(fokus): Fokus pada bidang tertentu dapat membantu web designer untuk mendapatkan lebih banyak klien. Pilih niche berdasarkan minat kamu dan proyek sebelumnya. Kamu juga dapat melakukan riset pasar khusus untuk melihat apakah niche pasar yang kamu inginkan ini memang dapat dijalankan.Skill: Menambahkan daftar keahlian khusus akan membantu membedakan diri kamu dengan pesaing yang banyak di industri ini. Sertakan sertifikasi dan pencapaian yang relevan untuk menunjukkan kredibilitas-mu sebagai web designer.Kontak informasi: Sebagai tambahan, pastikan calon klien dapat dengan mudah menghubungimu. Berikan informasi kontak sederhana, alamat email, dan nomor telepon. Tunjukkan skill dan kemampuanmu dengan mudah melalui portfolio maker CakeResume!🎉Buat Portofolio 5. Siapkan CV Web Designer untuk melamar pekerjaan CV Web Designer dapat dibuat dengan sederhana namun jelas dan rinci untuk menjelaskan kredibilitas dirimu sebagai web designer. Kamu dapat melihat contohnya seperti dibawah ini:Contoh CV Web Designer -- Dibuat di CakeResume Buat CV dalam hitungan menit dan cari pekerjaan impianmu sebagai Web Designer!🎉Buat CV Kesimpulan Web designer adalah seorang profesional yang bertugas merencanakan, mendesain, dan membuat kode untuk situs internet serta halaman webTugas web designer meliputi client briefing, memproduksi sampel situs, riset terhadap user experience, menguji fungsionalitas website, mendemonstrasikan website, mengikuti perkembangan tren desain dan teknologi, membantu memberikan saran website, membantu klien dalam penggunaan website setelah website telah diselesaikanSkill web designer yang harus dimiliki adalah teori dasar desain, UI/UX, HTML, CSS, JavaScript, Software desain seperti Adobe dan Figma, pemahaman digital marketing, serta soft skill yang mendukung seperti komunikasi, manajemen waktu, dan lainnyaProspek web designer di Indonesia termasuk tinggi karena posisi pekerjaan ini sangat dibutuhkan dan belum banyak persaingannya.Untuk menjadi web designer yang profesional, kita harus memiliki gelar yang relevan baik formal maupun non formal, mendapatkan sertifikasi, memiliki pengalaman relevan, memiliki portofolio, dan terakhir menyiapkan CV web designer CakeResume adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari CakeResume dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja CakeResume.--- Ditulis Oleh Christy Angestu ---
Industry & Job Overview
Nov 18th 2025

Chief Marketing Officer (CMO): Peran, Tugas, Kualifikasi yang Dibutuhkan!

Daftar Isi: Pengertian CMO (Chief Marketing Officer)Apa Saja Tugas dan Tanggung Jawab CMO di Perusahaan?Skill yang Harus Dimiliki CMOCara Menjadi CMO yang Sukses Dalam sebuah perusahaan tentunya memiliki seorang pemimpin. Pimpinan teratas adalah direktur utama atau yang sering kita dengar sebagai CEO (Chief Executive Officer). Seorang CEO tentunya membutuhkan bantuan dari jajaran bawahannya yaitu wakil direktur. Di sebuah perusahaan, wakil direktur tidak hanya satu, setiap divisi memiliki pimpinannya masing-masing. Salah satu divisi yang penting dalam perusahaan adalah divisi marketing atau pemasaran. Dalam struktur organisasi perusahaan, pada umumnya divisi marketing atau pemasaran dipimpin oleh seorang CMO. Kepanjangan CMO adalah Chief Marketing Officer. Dalam mencapai kesuksesan sebuah perusahaan, peran CMO (Chief Marketing Officer) ini tidak kalah pentingnya dengan COO (Chief Operating Officer), CFO (Chief Financial Officer), dan CTO (Chief Technology Officer). Penasaran tugas, peran, dan kualifikasi seorang Chief Officer Marketing? Yuk, simak artikel berikut yang sudah disiapkan oleh CakeResume. Apa itu Chief Marketing Officer (CMO)? Pengertian Chief Marketing Officer (CMO) Menurut Market Business Review, CMO (Chief Marketing Officer) adalah posisi eksekutif yang bertanggung jawab dalam mengembangkan dan mengawasi bagian marketing atau pemasaran dalam sebuah perusahaan. Dari arti CMO itu sendiri, dapat menyimpulkan bahwa Chief Marketing Officer merupakan kunci dalam mengembangkan produk, mengatur manajemen penjualan, manajemen saluran distribusi, iklan dan promosi, harga, riset pasar, dan hubungan dengan pelanggan. Apa perbedaan Chief Marketing Officer, Direktur Marketing, dan Head of Marketing? Ada banyak perusahaan yang menganggap sama istilah Chief Marketing Officer dengan Direktur Marketing. Namun, beberapa ahli manajemen dan marketing mengatakan bahwa seorang CMO memiliki peran yang lebih luas dibandingkan Direktur Marketing. Bagaimana dengan Head of Marketing? Head of Marketing memiliki peran yang mirip dengan CMO, tetapi Head of Marketing bukan bagian dari kepemimpinan inti. Selain itu, seorang CMO memiliki kedudukan di puncak bisnis. Peran Chief Marketing Officer (CMO) Seperti tingkat eksekutif lainnya, seorang Chief Marketing Officer memiliki jadwal yang penuh dengan rapat, email, proyek baru, dan lain-lain. Tanggung jawab sehari-hari CMO bervariasi tergantung besarnya perusahaan dan produk atau servis yang ditawarkan. Contohnya, seorang CMO dari sebuah perusahaan barang konsumsi kecil lebih fokus pada strategi pemasaran langsung dari Business-to-Consumer (B2C) seperti, social media marketing, branding produk, dan riset pasar.Di bawah ini adalah 4 peran CMO: Pendorong perkembangan sebuah perusahaanSalah satu peran penting dari CMO adalah meningkatkan angka penjualan dan keuntungan, dan memastikan angka Return on Investment (ROI) positif dari anggaran pemasaran. Bagian yang menjadi fokus untuk ditingkatkan oleh CMO melingkupi pendapatan, gross margin, dan market share. Pendukung kenyamanan pelangganSudah menjadi tanggung jawab seorang CMO untuk memberikan pengalaman yang bagus kepada pelanggan. Pengalaman yang bagus akan membuat pelanggan tersebut bertahan menjadi pelanggan tetap. Pendorong inovasiSeorang CMO dapat bereksperimen dan berinovasi untuk melakukan perkembangan di perusahaan. Mereka dapat mencoba penggunaan teknologi dan taktik marketing baru sambil menyediakan solusi baru untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan pelanggan. StorytellerMenurut Deloitte, CMO harus bertindak sebagai arsitek dan pelayan dari brand tertentu dengan cara menceritakan sebuah kisah dan mengundang konsumen untuk berpartisipasi dalam kisah tersebut. Gaji CMO (Indonesia) Besarnya gaji seorang Chief Marketing Officer berbeda-beda tergantung kebijakan perusahaan masing-masing dan beban kerja yang harus ditanggung. Pada umumnya, rentang gaji CMO sekitar Rp 8.620.000 - Rp 24.700.000 per bulan.Namun, di perusahaan besar Indonesia, jabatan seorang Chief Marketing Officer dapat memperoleh gaji tinggi dengan rata-rata Rp 20.000.000 hingga Rp 35.000.000 per bulan. Tugas dan Tanggung Jawab CMO Tugas CMOSecara garis besar, tugas Chief Marketing Officer adalah bertanggung jawab dalam memberikan penawaran yang menarik untuk mendapatkan pelanggan. Namun, sebenarnya tugas dan tanggung jawab CMO lebih luas dari itu. 1. Mengembangkan dan melaksanakan strategi marketing Seorang CMO bertanggung jawab dalam menentukan strategi marketing yang cocok untuk perusahaan. Dalam memutuskan untuk mengimplementasikan sebuah strategi marketing, CMO perlu mengidentifikasi terlebih dahulu tujuan dan pencapaian marketing serta target pasar yang dituju. Ketika sudah memahami arah jalannya pemasaran, maka CMO akan menyusun strategi untuk mencapai goal tersebut. 2. Menyesuaikan strategi pemasaran dengan budget Hal berikutnya yang harus dilakukan oleh CMO adalah mengawasi pelaksanaan strategi pemasaran agar sesuai dengan budget. Strategi pemasaran yang diimplementasikan tentunya membutuhkan dana. Maka CMO harus harus selalu memantau pelaksanaan pemasaran agar tetap sesuai dengan keuangan perusahaan. Baik tidaknya strategi pemasaran tersebut dapat dinilai dari kesesuaian budget dan hasil yang tercapai. Oleh karena itu, jika terjadi masalah, CMO harus mengambil keputusan yang bertanggung jawab untuk mengatasinya. 3. Melakukan riset pasar dan menganalisis strategi marketing CMO bertanggung jawab dalam membuat strategi marketing yang menjangkau target pasar perusahaan. Jadi sangat diperlukan untuk melakukan riset pasar, analisis data tentang target pasar, pengalaman pelanggan,dan trend saat ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai cara yang terbaik untuk meningkatkan angka penjualan. 4. Mengawasi komunikasi pada publik Sebagian besar CMO mengawasi semua hubungan dengan publik, termasuk marketing communications. Komunikasi tersebut bisa berupa komunikasi melalui social media, email, website, dan media cetak. CMO memastikan bahwa pesan yang dikomunikasikan sesuai dengan brand dan marketing campaign perusahaan. 5. Bekerja sama dengan posisi eksekutif lainnya Chief Marketing Officer (CMO) biasanya bekerja dengan posisi eksekutif lainnya, termasuk Chief Executive Officer (CEO), Chief Information Officer (CIO), Chief Product Officer (CPO), Chief Operating Officer (COO), dan Chief Financial Officer (CFO). Para pimpinan ini bekerja sama untuk menentukan hal-hal seperti harga produk, pengembangan produk baru, dan kemajuan brand. Kualifikasi yang Dibutuhkan CMO Kualifikasi CMOSetelah mempelajari tugas dan tanggung jawab yang cukup berat, tentunya ada beberapa kualifikasi yang perlu dipenuhi oleh kandidat Chief Marketing Officer. Beberapa kualifikasi yang dibutuhkan CMO adalah: 1. Style Manajemen yang Fleksibel CMO membutuhkan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan minat dan kebiasaan bekerja generasi yang lebih muda. CMO yang dapat beradaptasi dan bisa menyelaraskan gaya komunikasi dan pembinaan untuk para bawahannya akan berpengaruh pada kesuksesan perusahaan. Sangat penting juga bagi seorang CMO untuk menggunakan teknologi secara efisien. Misalnya konferensi virtual, digital marketing, dan lain-lain. 2. Visi dan Planning yang Strategis Marketing telah menjadi bagian yang penting dalam mendorong pertumbuhan perusahaan. Oleh karena itu, pimpinan divisi marketing perlu menjadi seorang visioner yang dapat membantu tim eksekutif dalam membuat keputusan untuk masa depan. Pengalaman yang dialami pelanggan dan pengguna sangatlah penting dalam mencapai keberhasilan dalam menarik pelanggan ataupun mempertahankan pelanggan. Maka divisi marketing sangat terlibat dalam memberikan fasilitas digital operations dan menggabungkan digital marketing dalam strategi mereka. 3. Analisis dan Interpretasi Data Keterampilan yang menjadi prioritas bagi para marketing professionals adalah kreativitas. Meskipun kamu tentu masih membutuhkan orang untuk membantu dalam membuat strategi, desain, dan konten yang efektif dan menarik, CMO perlu memiliki kemampuan untuk melakukan analisis dan interpretasi data. Chief Marketing Officer membutuhkan kemampuan analisis untuk berpartisipasi dalam perumusan strategi dan pengembangan infrastruktur, proses pengumpulan data, dan pengembangan program. Setelah prosedur tersebut dilaksanakan untuk mengumpulkan data dan membuat laporan, CMO perlu menginterpretasikan hasil dari laporan tersebut. Interpretasi kualitas akan mengarahkan perusahaan pada optimalisasi pengalaman pelanggan, target pemasaran yang efisien, dan high return pada investasi pemasaran tersebut. 4. Customer dan User Experience Pengalaman pengguna memiliki peran penting dalam kesuksesan sebuah bisnis. Memperluas bisnis secara online memberikan pengguna akses ke banyak pilihan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Menyediakan pengalaman yang berkualitas kepada pengguna selama proses pembelian akan menghasilkan kepuasan pelanggan dan angka penjualan yang lebih tinggi. Sekarang, perusahaan memiliki ahli Customer dan User Experience. Para pakar ini memahami semua aspek dalam meneliti dan mengoptimalkan User Experience (UX). Salah satu cara menjadi CMO yang sukses yaitu kamu juga perlu tahu bagaimana Customer Experience (CX) dan User Experience (UX) dievaluasi, dikembangkan, dan ditingkatkan.📚Baca juga: Apa itu UI/UX? Kenali Perbedaan, Tugas, Gaji, Dll. 5. Innovative Thinking Pelanggan dan data perilaku pelanggan adalah sumber utama untuk mengevaluasi kinerja perusahaan. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan CMO yang inovatif untuk mengidentifikasi peluang untuk penambahan, penghapusan, atau modifikasi produk, layanan, dan proses. Dengan memantau dan meningkatkan CX dan UX, CMO bisa menemukan solusi pada saat berada di puncak permintaan dan memperbarui produk dan layanannya sesuai dengan preferensi pasar lebih cepat daripada perusahaan lain. Hal ini bisa memperkuat posisi perusahaan di industri.Setelah memahami apa itu Chief Marketing Officer dan tugasnya, jangan lupa pelajari juga contoh CV CMO yang bisa kamu jadikan referensi agar peluangmu diterima semakin besar. Cara Menjadi CMO (Chief Marketing Officer) Jika kamu merasa bahwa jobdesk CMO cocok dengan kamu, kamu pasti penasaran kan bagaimana cara menjadi CMO. Simak 4 hal penting di bawah ini mengenai cara menjadi CMO yang sukses. 1. Pendidikan dan pengalaman Memiliki gelar Marketing merupakan poin plus dalam peran Chief Marketing Officer. Namun, gelar magister dalam Bisnis Administrasi yang fokus pada bidang pemasaran lebih diinginkan ketika melamar sebagai sebagai CMO. Untuk menjadi Chief Marketing Officer, kamu harus memahami pertumbuhan bisnis dan penganggaran. Kamu juga harus memiliki pemahaman yang dalam mengenai target audiens dan psikologi pembeli. Selain itu, periklanan dan branding pun juga merupakan hal penting yang harus dikuasai. 2. Miliki personal branding yang kuat Salah satu cara untuk meningkatkan peluang kamu menjadi CMO adalah dengan membangun personal branding diri sendiri. Untuk mencapai hal tersebut, kamu harus pandai menggunakan kesempatan untuk memantapkan diri sebagai pemimpin di bidang marketing. Misalnya, kamu bisa membuat blog, membuat akun Twitter yang aktif, menjadi pembicara di sebuah konferensi, dan menulis artikel di website industri. Jika kamu melakukan hal-hal ini dengan baik, hal-hal ini akan memposisikan kamu sebagai pemimpin divisi marketing yang dicari oleh perusahaan. 3. Kembangkan network Berpartisipasilah dalam acara networking lokal sehingga kamu bisa memperluas jaringan dengan orang-orang profesional di bidang kamu. Sekarang, social media pun marak sebagai media untuk berkoneksi. Oleh karena itu, jangan lupa untuk membuat jaringan virtual juga. Kamu bisa membuat akun LinkedIn untuk memulai membangun koneksi dengan para CMO saat ini yang bekerja di perusahaan tempat kamu ingin bekerja. 📚Baca juga: 9 Manfaat Networking Dalam Karier dan Cara Membangunnya!4. Buat CV yang profesionalContoh CV Chief Marketing Officer (CMO) - Dibuat di CakeResumeLamar kerja menggunakan CVCakeResume. Terdapat 12+ template menarik, ATS friendly dan Gratis Download PDF 🎉 Buat CV📚Baca juga: Cara Membuat CV Lamaran Kerja yang Baik dan Benar (+ 15 Contoh CV) Chief Marketing Officer merupakan pimpinan dari divisi marketing sebuah perusahaan. Seorang CMO memiliki peran penting dalam pertumbuhan sebuah perusahaan dan memberikan pengalaman yang baik untuk pelanggan atau pengguna. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi CMO, karena seorang CMO harus pandai mengidentifikasi dan menganalisis data agar dapat menentukan strategi marketing yang tepat untuk perusahaan. --- Ditulis Oleh Aileen Gabriella ---
Career Tools
Mar 29th 2024

10+ Front End Framework Terbaik 2024 dan Tips Cara Memilihnya

Front end framework merupakan suatu kerangka kerja yang dirancang untuk membantu para developer dalam pembuatan aplikasi web. Dalam pembuatan aplikasi web, design front end merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan untuk memberikan pengalaman yang menarik bagi pengguna. Untuk menciptakan aplikasi web dengan pengalaman pengguna yang menarik, developer membutuhkan front end frameworks. Saat ini, ada banyak front end frameworks yang bisa dipilih untuk membangun aplikasi web yang menarik secara visual agar dapat memberikan pengalaman pengguna yang baik. Berikut adalah beberapa contoh front end framework dan apa saja yang perlu diperhatikan dalam memilih frontend framework yang tepat! Daftar isi: Pengertian Front End Framework Rekomendasi Front End Framework 2024Faktor Pertimbangan Saat Memilih Front End FrameworkBuat CV ATS-friendly di Cake sekarang juga! Ada 50+ template dan 100% gratis!Buat CVApa itu Front End Framework?Front end framework adalah kerangka kerja yang berperan dalam pengembangan antarmuka atau tampilan dalam aplikasi web. Kerangka kerja ini berfungsi untuk mengatur fungsionalitas tampilan sehingga memudahkan developer dalam pembuatan aplikasi web. Developer bisa mengatur layout, komponen UI, CSS, responsivitas, transisi, dan animasi untuk aplikasi web. Dengan begitu, developer tidak perlu membangun semua fitur dan komponen aplikasi web dari awal, karena semuanya sudah tersedia dalam frameworks front end.📚 Baca Juga:Familiar dengan pekerjaan Front End Developer? Simak lebih lanjut di sini!11 Rekomendasi Front End Framework TerbaikBerikut adalah beberapa rekomendasi frameworks front end terbaik yang bisa digunakan dalam pengembangan aplikasi web: 1. React React adalah framework frontend berbasis JavaScript yang dikembangkan oleh Facebook pada tahun 2011 dan diperkenalkan sebagai open source pada tahun 2013. Sebagai salah satu frameworks front end, React menyediakan pembaruan asinkronis yang cepat sehingga memungkinkan antarmuka aplikasi web bisa tetap responsif dan tidak terpengaruh dengan kondisi jaringan. Kelebihan React: Virtual Document Object Model (DOM) yang memungkinkan perubahan pada halaman website jadi lebih efisien.Memiliki komponen yang dapat digunakan kembali, sehingga memudahkan pengembangan dan pemeliharaan website.Mendukung pengembangan aplikasi multiplatform dengan menggunakan react native. Kekurangan React: Memiliki kurva pembelajaran yang tinggi, terutama untuk developer yang baru pertama kali mengenalnya.Kemampuan rendering ulang yang cepat sehingga membuatnya kurang cocok untuk proyek berskala kecil.Pada tahap awal pembelajaran, developer mungkin akan kesulitan untuk memahami konsep JSX.Pembaharuan komponen terjadi sangat cepat sehingga sulit untuk didokumentasikan. Framework JavaScript front end ini sangat berguna ketika developer perlu membangun antarmuka yang interaktif untuk suatu aplikasi web dalam waktu terbatas. Beberapa perusahaan yang menggunakan React yaitu Microsoft, Facebook, Google, Netflix, Uber, LinkedIn, PayPal, Walmart, eBay, dan Groupon. 2. Vue.js Vue.js adalah framework front end lainnya yang berbasis JavaScript. Framework JavaScript ini sangat fleksibel dan mudah dipelajari sehingga memungkinkan developer untuk mengembangkan aplikasi web secara interaktif dan responsif dengan cepat. Kelebihan Vue.js: Memiliki performa yang baik. Vue.js menggunakan virtual DOM yang memungkinkan perubahan pada tampilan UI hanya akan dilakukan pada bagian yang diperlukan.Mempunyai ukuran file yang lebih kecil daripada React.js atau Angular.js, sehingga membuat proses loading dalam aplikasi web menjadi lebih cepat.Memiliki dokumentasi yang lengkap dan komunitas developer yang aktif. Kekurangan Vue.js: Fitur-fitur yang belum sepenuhnya tersedia sehingga berpotensi menghambat pengembangan proyek.Karena masih relatif baru, mungkin akan sedikit sulit untuk menemukan developer yang mahir menggunakan Vue.js.Vue.js belum memiliki komunitas yang besar karena masih tergolong framework baru. Vue.js sebaiknya digunakan untuk proyek dengan fleksibilitas tinggi. Hal ini karena developer dapat merancang semuanya dari awal dan sehingga memungkinkan pembuatan aplikasi menjadi lebih dinamis dan mudah. Beberapa perusahaan yang menggunakan framework Vue.js yaitu Facebook, GitLab, Adobe, Xiaomi, Alibaba, Trivago, Nintendo, Grammarly, dan Reuters. 📚 Baca Juga:Pernah dengar UI/UX Designer? Cari tahu tentang karir satu ini di sini!3. Semantic UI Semantic UI merupakan frontend framework yang relatif baru, namun telah menjadi salah satu framework yang populer dalam industri pengembangan aplikasi web. Kesederhanaan, usabilitas, dan antarmuka yang intuitif adalah kunci kesuksesannya. Kelebihan Semantic UI: Penulisan kode yang sederhana dan dapat digunakan untuk berbagai aplikasi lainnya.Komponen antarmuka yang responsif dan beraneka ragam.Memiliki konfigurasi tema, CSS, dan JavaScript. Kekurangan Semantic UI: Komunitas yang masih belum berkembang.Developer perlu memahami tentang JavaScript.Membutuhkan keahlian dalam merancang konfigurasi secara kustom. Semantic UI adalah platform yang ideal untuk pengembangan aplikasi web yang membutuhkan antarmuka pengguna yang ringan, responsif, dan mulus. Beberapa perusahaan yang menggunakan Semantic UI yaitu Accenture, Snapchat, Digital Service, Kmong, dan Ovrsea.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja 4. Angular Angular merupakan JavaScript front end framework yang dikembangkan oleh Google pada tahun 2009 dan menggunakan model pengikatan data dua arah sehingga memungkinkan perubahan data yang instan pada tampilan website. Framework ini menggunakan arsitektur MVC (Model-View-Controller) yang memisahkan antara logika dengan tampilan antarmuka. Kelebihan Angular: Developer dapat memanipulasi HTML dan CSS dengan mudah menggunakan Angular serta menghubungkan data dengan tampilan melalui penggunaan binding.Menyediakan fitur-fitur menarik seperti routing, validasi form, dan pengujian otomatis.Menyediakan library yang berisi komponen UI yang bisa digunakan secara langsung, seperti tombol, form, dan tabel. Kekurangan Angular: Tingkat kompleksitas yang cukup tinggi kadang membuat pemula sulit untuk memahaminya.Jika tidak dioptimalkan dengan benar dapat mempengaruhi performa aplikasi.Berpotensi memiliki waktu loading yang lambat dan beban memori yang tinggi, jika tidak dikelola dengan baik. Berdasarkan kelebihan dan kekurangan angular.js, framework ini bisa menjadi pilihan utama untuk pengembangan aplikasi web perusahaan yang dinamis. Beberapa perusahaan yang telah menggunakan Angular yaitu Microsoft Office, Gmail, Blender, Forbes, Xbox, Santander, PayPal, Upwork, dan Deutsche Bank. 5. jQuery jQuery adalah salah satu library JavaScript yang sudah ada sejak tahun 2006. Meskipun secara teknis jQuery bukan merupakan sebuah frontend framework, namun developer tetap banyak yang menggunakan jQuery dalam pembuatan aplikasi. Kelebihan jQuery: Aturan penulisan kode yang sederhana dan mudah dipelajari oleh developer.Dapat berjalan dengan baik di hampir semua browser.Memiliki berbagai pilihan plugin yang bisa digunakan untuk menambahkan fitur. Kekurangan jQuery: Memiliki ukuran yang relatif besar, sehingga membuat kinerjanya cenderung lambat. Hal ini karena dalam satu paket jQuery mencakup semua komponen DOM, Effects, Events, dan AJAX.Tidak memiliki Data Layer sehingga mengakibatkan proses manipulasi DOM menjadi lebih rumit.jQuery adalah platform yang sudah tua. Saat ini sudah tersedia banyak framework baru yang lebih baik dan lebih lengkap di pasar. Berdasarkan fungsi tersebut, penggunaan jQuery lebih cocok untuk aplikasi JavaScript yang berbasis desktop. Beberapa perusahaan yang menggunakan jQuery yaitu Twitter, Uber, dan Bank of America. 📚 Baca Juga:Apa itu Web Developer? Tugas, Jenis, Cara, dan Gajinya! [+Contoh CV] 6. Preact Preact adalah salah satu front end framework JavaScript terbaik yang perkenalkan oleh Jason Miller pada 2015. Sesuai namanya, kerangka kerja ini merupakan framework alternatif dari React karena memiliki fitur dan API yang hampir sama. Framework ini juga jauh lebih ringan sehingga kinerjanya sangat cepat. Kelebihan Preact: Merupakan kerangka kerja yang cepat dan sangat responsif.Ukurannya sangat ringan yaitu hanya 3 KB.Penulisan kodenya mudah dipelajari.Dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan memori. Kekurangan Preact: Komunitasnya masih terbatas karena belum terlalu populer di kalangan developer.Belum mendukung fitur utama dari React yaitu propTypes.Hanya berfungsi untuk penggunaan komponen ES6. Penggunaan Preact sangat cocok untuk pengembangan aplikasi web yang memperhatikan ukuran dan kinerja yang cepat. Beberapa perusahaan yang menggunakan Preact yaitu Domino’s, Dailymotion, Pepsi, Lyft, dan Groupon. 7. Ember.js Ember.js merupakan framework JavaScript open source yang dikembangkan tahun 2011 oleh Yehuda Katz. Framework ini sangat mirip dengan Angular karena memiliki komponen two-way data binding sehingga memungkinkan developer untuk membuat aplikasi web yang kompleks menjadi lebih mudah. Kelebihan Ember.js: Memiliki fitur two-way data binding sehingga membantu untuk pengembangan aplikasi yang kompleks.Memiliki fitur dan komponen yang cukup lengkap.Backward compatible, sehingga untuk versi aplikasi yang lama masih akan berfungsi dengan baik meskipun ada pembaruan yang baru. Kekurangan Ember.js: Memiliki sintaks yang kompleks, sehingga membuatnya sulit untuk dipelajari.Komunitas yang masih terbatas dan belum berkembang.Memiliki fitur yang banyak sehingga kurang cocok untuk aplikasi web berskala kecil. Dukungan komunitas yang masih minim. Penggunaan Ember.js sangat cocok untuk aplikasi yang kompleks dan memiliki struktur antarmuka yang rumit. Beberapa perusahaan yang menggunakan Ember.js yaitu LinkedIn, Apple Music, Netflix, Tinder, Netflix,Chipotle, Yahoo!, Nordstrom, Blue Apron, Vine, dan PlayStation Now. 📚 Baca Juga:Apa itu Back End Developer: Tugas, Skill, Cara, dan Gajinya!8. Svelte Svelte merupakan framework HTML yang baru dirilis pada tahun 2016. Perbedaan utama Svelte dengan framework lainnya adalah Svelte bukanlah sebuah framework atau library, melainkan sebuah compiler. Compiler ini berbasis JavaScript, HTML, dan CSS, dan gabungan ketiga elemen tersebut. Kelebihan Svelte: Penggunaannya ringan karena memakai library JavaScript yang sudah ada sebelumnya.Performanya lebih cepat jika dibandingkan React atau Angular.Memiliki aturan penulisan yang minimalis sehingga memungkinkan pengembangan aplikasi web jadi lebih cepat. Kekurangan Svelte: Komunitas developer yang terbatas dan belum berkembang.Ketersediaan tools pengembangan yang masih terbatas.Keterbatasan dokumentasi, tutorial, dan technical support. Svelte lebih cocok untuk proyek berskala kecil dengan jumlah developer yang terbatas untuk membantu mempercepat pengembangan suatu aplikasi web. Beberapa perusahaan yang menggunakan Svelte yaitu Rakuten, Razorpay, Cashfree, Godaddy, Chess, Philips BlueHive, dan HealthTree. 9. Foundation Framework Foundation adalah framework front end yang lebih ditujukan untuk developer berpengalaman. Framework berbasis JavaScript, HTML, dan CSS ini diluncurkan oleh Zurb pada tahun 2011. Kelebihan Foundation: Memiliki fitur-fitur yang canggih dengan akselerasi GPU yang baik.Menawarkan fleksibilitas dalam penggunaan grid.Memiliki validasi library untuk HTML5. Kekurangan Foundation: Kerangka kerja yang terlalu kompleks untuk pemula.Forum komunitas yang terbatas karena tidak terlalu populer.Pembaruan fitur yang tidak terlalu update. Foundation ini lebih cocok untuk aplikasi web yang menggunakan komponen CSS, namun tetap mengedepankan aspek responsivitas. Beberapa perusahaan yang menggunakan Foundation adalah eBay, Mozilla, Amazon, Disney, dan National Geographic.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja 10. Backbone.js Backbone.js adalah framework frontend JavaScript yang menggunakan arsitektur MVC. Framework js ini memiliki library API cukup lengkap yang mencakup berbagai fungsi, declarative event handling, dan views. Backbone.js juga bisa berkomunikasi dengan API saat ini melalui RESTful JSON. Kelebihan Backbone.js: Ukurannya ringan dan memiliki kinerja yang cepat. Backbone.js hanya menggunakan dua jenis library JavaScript yaitu Underscore.js dan jQuery.Mudah dipelajari oleh developer pemula.Menyediakan API untuk membantu pengembangan aplikasi web yang kompleks Kekurangan Backbone.js: Ketersediaan tools yang terbatas untuk versi standar.Membutuhkan aturan penulisan Boilerplate untuk mengatur komunikasi antara Model dan View.Tidak memiliki fitur two-way data binding.Developer mungkin harus menulis kode yang lebih panjang. Backbone.js merupakan kerangka kerja yang Ideal untuk pengembangan aplikasi web yang membutuhkan pembaruan dinamis dan sinkronisasi terus-menerus antara server dan aplikasi. Beberapa perusahaan yang menggunakan Backbone.js yaitu LinkedIn, Pinterest, Walmart, Uber, Reddit, Roblox, dan MasterCard.📚 Baca Juga: Cari tahu apa itu Mobile Developer Beserta Tanggung Jawab, Gaji, dan Lainnya! 11. Bootstrap Bootstrap adalah framework front end open source yang diciptakan oleh developer Twitter yaitu Mark Otto dan Jacob Thornton pada tahun 2011. Framework ini memiliki komponen CSS yang cukup kompleks dan bisa digunakan dengan baik di semua perangkat. Kelebihan Bootstrap: Fitur-fitur yang lengkap dan mudah digunakan.Memiliki komunitas forum online yang menyediakan banyak tips dan tutorial.Punya kemampuan responsif yang baik sesuai aturan HTML dan CSS. Kekurangan Bootstrap: BerisI file CSS, JavaScript, dan jQuery yang besar sehingga berpotensi membuat aplikasi web jadi lebih berat.Memiliki gaya visual yang hampir sama sehingga tampilannya cenderung monoton.Bagi pemula butuh belajar untuk menghafal berbagai kelas CSS yang ada dalam Bootstrap. CSS framework ini cocok untuk pengembangan desain website berskala kecil maupun besar. Beberapa perusahaan yang menggunakan Bootstrap yaitu Forbes India, Apple Maps Connect, Fox News, Routers, dan Made Together.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja Faktor yang Dipertimbangkan Ketika Memilih Front End Framework1. Tipe Aplikasi atau Web yang Diinginkan Developer Developer akan membutuhkan framework front end tergantung pada jenis aplikasi atau situs web yang akan dikembangkan. Aplikasi berukuran besar atau aplikasi berukuran kecil akan membutuhkan fitur yang berbeda. Oleh karena itu, developer perlu memilih kerangka kerja yang sesuai. 2. Efisiensi Biaya Developer biasanya lebih suka bekerja dengan framework frontend terbaru yang menawarkan fitur terbaik dan efektifitas biaya. Hal ini membantu mereka untuk menghasilkan pendapatan lebih banyak pendapatan. 3. Framework yang Simpel dan Mudah Untuk Diadaptasi Developer biasanya juga perlu bekerja dengan beberapa proyek secara bersamaan. Oleh karena itu, dibutuhkan kerangka kerja yang sederhana. Developer pemula biasanya lebih memilih framework yang sederhana daripada framework yang kompleks untuk memberikan hasil produk yang baik kepada klien.Buat CV ATS-friendly di Cake sekarang juga! Ada 50+ template dan 100% gratis!Buat CVKesimpulan Front end framework adalah kerangka kerja yang digunakan dalam pengembangan aplikasi web untuk mengatur fungsionalitas tampilan.Ada banyak framework frontend yang bisa digunakan dalam pengembangan aplikasi web sesuai dengan skala proyeknya, yaitu React, Vue.js, Semantic UI, Angular, jQuery, Preact, Ember.js, Svelte, Foundation, Backbone.js, Bootstrap, dan masih banyak lagi.Setiap framework memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan skala proyek yang akan dikembangkan.Sebelum memilih framework apa saja yang akan digunakan dalam pengembangan aplikasi web, Developer perlu mempertimbangkan beberapa hal seperti tipe aplikasi yang akan dikembangkan, efisiensi biaya, dan kemudahan framework.Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Ita Sugiharti ---

Front End Developer: Pengertian, Tugas & Gaji

Perbedaan Front End dan Back EndPerkembangan digital yang semakin pesat telah mengubah cara manusia bekerja, belajar, dan berkomunikasi dengan satu sama lain. Semakin banyak perusahaan atau organisasi yang membutuhkan website atau aplikasi agar dapat menjalankan usahanya dengan baik. Memiliki situs web atau aplikasi sudah menjadi hal biasa dan semakin banyak perusahaan berlomba untuk menciptakan aplikasi atau website yang mudah digunakan. Hal ini mengakibatkan profesi menjadi front end developer semakin menjanjikan. Saat ini, demand untuk profesi ini tinggi dari perusahaan karena adanya tuntutan perkembangan zaman untuk go digital. Sementara, ahli front end developer belum terlalu banyak di Indonesia. Karena itu, gaji front end developer juga terbilang lumayan menggiurkan. Bagi kalian yang tertarik mengenai pekerjaan front end developer, ingin tau tugas dan kemampuannya lebih dalam, artikel ini cocok untuk kalian. Artikel ini akan membahas tentang: Apa itu Front End Developer?Tugas dan Tanggung Jawab Front End DeveloperSkill yang Harus Dimiliki Front End DeveloperCara Menjadi Front End DeveloperJenjang Karir Front End Developer Apa itu Front End Developer Front End Developer Adalah... Front end developer adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk merancang dan membuat aplikasi atau situs web yang user-friendly, responsif, dan interaktif. Meningkatkan pengalaman baik untuk pengguna saat menggunakan aplikasi atau website tersebut selalu menjadi tujuan pekerjaanya. Front end developer, atau yang biasa disebut “client-side” handal dalam menggunakan bahasa pemrograman seperti CSS, HTML dan Javascript. Apa bedanya front end dan back end? Jika front end akan berfokus pada tampilan depan yang langsung digunakan oleh pengguna, back end akan lebih berfokus pada sistem dibelakangnya. Back end developer akan lebih berfokus pada server, database, efisiensi data dan kecepatan dari sistem tersebut. Macam-macam Kisaran Gaji Front End Developer ➡️ Frontend Developer (7-15 juta rupiah) Membangun, merancang dan mengembangkan sistem yang “dilihat” oleh user atau tampak depan. Diharapkan menguasai tools seperti HTML, React Js, CSS, Bootstrap, Angular, dan U/UX.➡️ Frontend Engineer (5-9 juta rupiah) Memantau dan menjaga agar tampilan atau suatu sistem yang sudah ada tetap stabil.➡️ Android Developer (6-10 juta rupiah) Membangun dan mengembangkan aplikasi di Android.➡️iOS Developer (8-12 juta rupiah) Membangun dan mengembangkan aplikasi pada Apple atau software iOS.➡️ Mobile Developer (7-17 juta rupiah) General, bisa Android/ iOS sesuai kebutuhan perusahaan.➡️ UI/UX Designer (5-8 juta rupiah) Berfokus pada pengembangan desain tampilan yang mudah digunakan dan tidak membingungkan pengguna.➡️Web Designer (4-6 juta rupiah) Mirip dengan UI/UX designer namun lebih spesialisasi pada pengembangan website. Biasanya menggunakan HTML CSS.➡️Web Developer (5-10 juta rupiah) Membangun dan mengembangkan situs web, biasanya membutuhkan kemampuan UI/UX, web design, Laravel, React JS, dan Angular. Gaji front end developer di atas hanyalah sebuah contoh dan kisaran, tentunya bisa berubah sesuai dengan job desk front end di perusahaan tersebut, ukuran perusahaan, dan juga pengalaman bekerja seseorang.📚 Baca juga:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] Tugas dan Tanggung Jawab Front End Developer Dua tugas utama dari pekerjaan front end developer adalah:➡️Aksesibilitas Memastikan tampilan desain atau konten konsisten di segala perangkat digital, tanpa memperdulikan ukuran layar, browser ataupun jenis perangkat.➡️Performa Situs yang baik dapat load secara cepat dan memastikan pengguna tidak menunggu lama atau melihat buffer secara terus-menerus. 📝 Berikut adalah 10 contoh tugas dan tanggung jawab front end developer atau job desk front end developer: Mengembangkan fitur antarmuka (interface) terbaru untuk penggunaMembuat kode dan libraries yang dapat digunakan kembaliMentransformasi desain UI/UX menjadi tampilan website/aplikasi yang dapat digunakan oleh userMenjamin semua input user divalidasi dan dikirim ke back-endBertanggung jawab memastikan bahwa tampilan situs web ataupun aplikasi berjalan baik di berbagai perangkat (tidak ada bug)Mengoptimalkan aplikasi untuk kecepatan dan skalabilitas maksimumBerkolaborasi dengan tim lainnya dalam proses pengembangan aplikasi atau situs web untuk meningkatkan pengalaman userMengoptimalkan tampilan UI dengan pertimbangan SEOUp to date dengan trend dan teknologi terbaru mengenai front endMengestimasi upaya yang dibutuhkan untuk mengembangkan dan merancang sebuah desain Skill yang Harus Dimiliki Front End Developer Di bawah adalah 10 kemampuan yang harus dimiliki seorang front-end developer agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik.✅ HTML CSS HTML (HyperText Markup Language) dan CSS (Cascading Style Sheets) adalah coding web yang paling dasar untuk membuat situs web sederhana. Tanpa skill ini, kamu tidak akan bisa membuat desain web. Untuk memulai karir web development, mulailah dengan mendalami HTML dan CSS.✅ JavaScript Dengan JavaScript (JS), kamu bisa menambahkan berbagai fungsi ke dalam website. Beberapa hal yang dapat dibuat dan dikontrol oleh JS adalah memperbarui peta dengan waktu real-time ataupun game online. JS dipakai oleh banyak situs web untuk membuat interface menjadi mudah untuk digunakan oleh user. ✅ jQuery jQuery adalah Javascript library, yang berisi koleksi plugins dan extension yang membuat perancangan dengan JavaScript menjadi lebih cepat dan mudah. jQuery memudahkan front end web developer untuk menambahkan elemen projek yang bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan dan tidak usah memulai dari nol. ✅ JavaScript Frameworks JS Frameworks merupakan struktur yang sudah dibuat untuk pengkodean JavaScript. Ada beberapa tipe JavaScript framework yang dapat digunakan untuk kebutuhan yang berbeda, yang paling populer untuk pekerjaan front end developer adalah Angular, Backbone, React, Ember, dan Vue.js. ✅ Responsive Mobile Design Kebanyakan orang mengakses internet dari HP dibandingkan komputer ataupun laptop, hal ini mengakibatkan kemampuan responsive mobile design menjadi sangat penting. Desain responsive artinya tata letak, fungsi, dan konten akan berubah menyesuaikan ukuran perangkat pengguna. Contohnya, website yang diakses di desktop akan menampilkan banyak kolom, gambar dan interaksi yang bisa dilakukan layar besar menggunakan mouse. Namun, pada HP, website yang sama bisa muncul dengan tampilan lebih kecil dan hanya bisa dipencet menggunakan jari. Kedua pengalaman berbeda ini didesain dengan file yang sama, namun harus responsif di segala perangkat. ✅ Testing Debugging Hal yang akan dialami sehari-hari oleh front end engineer pada perusahaan dengan situs web atau aplikasi adalah munculnya bug. Untuk itu penting sekali teknik testing dan debugging harus dikuasai seorang front-end developer. 🖥️ Testing UI Testing atau acceptance testing dapat dilakukan untuk memastikan situs web berperilaku sesuai dengan yang direncanakan. Contohnya saat lupa mengisi kolom tertentu, pop up pesan kesalahan akan muncul. ⚙️ Debugging Mencari tahu kenapa bug atau error yang terjadi dan memperbaiki masalahnya. ✅ Git and Version Control Systems Version control system memungkinkan untuk menyimpan jejak perubahan yang telah dibuat pada kode dari waktu ke waktu. Dengan adanya version control system, developer dapat mengembalikan ke versi sebelumnya jika terjadi kesalahan, dan tidak harus mengulangnya dari awal. Git merupakan sistem version control management yang paling sering digunakan. Tentunya skill ini sangat berguna untuk proses pengkodean seorang front end developer. ✅ Content Management System Content Management System (CMS) merupakan tempat situs dibuat, CMS membantu perancangan situs lebih mudah dengan fitur drag-and-drop dan dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan HTML atau CSS. Memahami cara penggunaannya tentunya akan menjadi salah satu nilai plus bagi front end developer. Terdapat banyak tipe platform CMS tergantung kebutuhan. CMS yang paling populer adalah WordPress. WordPress banyak digunakan oleh situs web. CMS lainnya yang dapat digunakan adalah Joomla dan Magento. ✅ Membangun dan Mengoptimalisasi Tools/Website Selain desain dan tampilan yang baik, salah satu kinerja website atau aplikasi yang baik adalah dapat diakses dengan cepat. Untuk itu, seorang front end developer penting sekali memperhatikan baris kode HTML, CSS, dan JavaScript agar maksimal, dan website dapat berjalan dengan ringan. Beberapa cara mengoptimalisasi situs web dengan menggunakan program seperti Gulp atau Grunt dapat membantu meningkatkan kinerja website. ✅ Cross Browser Development Cross browser development adalah kemampuan untuk membangun halaman web agar kompatibel di macam-macam browser. Cross browser development menjadi penting untuk pekerjaan front end developer karena tampilan HTML dan CSS berbeda di setiap browser. Dengan skill ini, tampilan di browser seperti Safari, Chrome, Edge, Firefox, Internet Explorer dapat menampilkan layout yang sama tanpa adanya distorsi. Cara Menjadi Front End Developer Tertarik dengan pekerjaan front-end developer? Selain membutuhkan pengetahuan dan job desk yang cukup menantang, karir dan jenjang karir front end developer juga cukup menjanjikan. Berikut adalah 4 cara untuk menjadi front end developer: 1. Jurusan kuliah yang berkaitan dengan front-end developer Dalam melamar profesi tertentu mungkin diperlukan kualifikasi yang sesuai, untuk profesi front end developer berikut adalah beberapa jurusan yang dapat diambil saat berkuliah. 📝 Front end developer jurusan apa? Teknik InformatikaSoftware EngineeringIlmu Komunikasi VisualDesain Komunikasi VisualSistem Informasi 2. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa pemrograman Jika kamu bukan merupakan lulusan kelima jurusan di atas, namun tertarik menjadi front-end developer, masih bisa kok! Jaman sekarang semua orang bisa belajar dan mengakses informasi apapun yang mereka inginkan. Ada beberapa kursus online yang dapat diakses secara gratis untuk belajar dasar-dasar programming, maupun sertifikat resmi dari lembaga tertentu yang berbayar. 📝 Berikut adalah beberapa sertifikat yang dapat dipertimbangkan jika ingin menjadi seorang front-engineer: Certified Web Professional - Web Developer dari IWAHTML5 Application Development Fundamentals dari MSCertified Web Professional - Application Developer (CWP) dari IWA Selain itu, kamu dapat mengakses online course populer seperti Coursera ataupun Udemy dan mempelajari HTML atau CSS sebagai langkah awal. 3. Cari pengalaman dan membangun portfolio Front-End Internship Dengan memiliki pengalaman sebagai front-end intern, kamu tentunya akan mengetahui bagaimana pekerjaan front-end developer di perusahaan. Terlebih lagi, jika mendapatkan kesempatan yang pas, kamu bisa membuat portofolio dan belajar dari perusahaan tersebut. Selama masa magang, kamu mungkin akan bertemu dengan mentor, senior, ataupun teman kerja yang dapat membimbing kamu. 📝 Dengan adanya mentor, kamu bisa: Mendapatkan masukan untuk proyekMendapatkan arahanMembantu melihat potensi tantangan dan cara menanganinya Membangun PortofolioSelain dengan internship, kamu juga bisa membangun portofolio dengan mencoba membuat website sendiri. Bisa dimulai dari situs web organisasi, bisnis teman maupun kesempatan lainnya. Selain untuk portofolio, jika sudah mulai mahir, mungkin kamu bisa menjadi freelancer dan mendapatkan uang tambahan. Memiliki portofolio saat mencari kerja tentunya akan sangat membantu pada proses rekrutmen.4. Membuat CV Front-end Developer Pastinya tidak lengkap jika ingin melamar pekerjaan front-end developer jika tidak memiliki CV. Selain portofolio, CV juga dibutuhkan untuk melihat latar belakangmu. Pastikan menuliskan kemampuan yang relevan dengan pekerjaan front-end developer dan melampirkan informasi yang benar. CV Jurusan IT Computer Science - Dibuat di Cake Bingung mau buat CV dimana? Di Cake terdapat 50+ CV template yang bisa kamu gunakan secara gratis!🎉Buat CV 📚 Baca juga: 5 Contoh CV Programmer Terbaik! [Web Developer, Software Engineer, Dll.] Jenjang Karir Front End Developer Bagaimana jenjang karir seorang front end developer?Apakah masa depan dari front end developer akan cerah? 📝 Tahapan perkembangan karir front end developer adalah sebagai berikut: Junior Front End DeveloperFront End DeveloperSenior Front End DeveloperFront End Developer Tech Lead Pekerjaan utamanya tetap sama, membangun dan mengembangkan situs web atau aplikasi dan berfokus pada “client side”. Namun, dari tanggung jawab dan jumlah orang yang dipimpin akan berbeda. Semakin tinggi jabatannya, pastinya akan lebih mengambil keputusan strategis dibandingkan mengerjakan coding atau mencari bug. Jika tertarik, front end developer juga dapat mengembangkan ilmu nya kepada back end developer ataupun menjadi full stack developer jika sudah menguasai keduanya. Hal ini tergantung pada minat dan kemampuan masing-masing. Teknologi yang semakin berkembang dan manusia beradaptasi secara cepat seperti “memaksa” perusahaan untuk beradaptasi dan memasuki dunia digital. Front-end developer merupakan salah satu pekerjaan yang semakin banyak diminati dan memiliki prospek yang baik. Jika tertarik yuk cari lowongan kerja dan buat CV front-end developer sekarang!Cake adalah sebuah online CV builder yang praktis. Ada banyak template yang menarik dan yang mudah untuk digunakan. Kamu juga bisa unduh CV dalam format PDF, lho, 100% gratis! Yuk, buat CV kamu dengan Cake sekarang juga 🎉Buat CV --- Ditulis Oleh Jane Setiady ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!