Daftar Isi:
Apa Itu Offering Letter?Format Offering Letter yang LengkapContoh Offering Letter yang Tepat
Sebuah perusahaan mencari kandidat terbaiknya dengan melakukan serangkaian proses rekrutmen yang cukup panjang, mulai dari review ratusan CV kandidat, melakukan sesi wawancara dengan para kandidat, hingga memutuskan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan user.
Setelah perusahaan mendapatkan kandidat terbaiknya, langkah selanjutnya adalah membuat offering letter dan mengirimkannya kepada kandidat tersebut. Offering letter menjadi surat cinta bagi sang kandidat yang menyatakan bahwa perusahaan menawarkan posisi kepadanya.
Akan tetapi, offering letter atau yang disebut dengan surat penawaran
kerja karyawan bukan berarti surat
perjanjian kerja atau kontrak pegawai, lho! Ternyata terdapat perbedaan offering letter dan kontrak
kerja yang tidak semua orang tahu. Agar tidak salah kaprah, CakeResume akan mengupas secara tuntas apa itu offering letter hingga cara membuat offering letter yang tepat. Yuk, scroll down sampai habis!📚Baca juga: Efektif! 10 Cara Meningkatkan Produktivitas KaryawanApa Itu Offering Letter?
Perbedaan Offer Letter dan Kontrak
Kerja
Apabila diartikan secara harfiah, offering letter adalah surat penawaran pe
kerjaan yang diberikan kepada kandidat terpilih untuk bergabung ke perusahaan sebagai pegawai baru secara formal tertulis.
Disisi lain surat penawaran
kerja juga menjelaskan hak dan kewajiban pegawai apabila be
kerja di perusahaan. Sehingga, kandidat mengetahui secara mendalam mengenai keuntungan yang didapat serta ekspektasi perusahaan kepada kandidat yang diterima.
Tidak menutup kemungkinan surat penawaran
kerja karyawan disampaikan secara lisan, akan tetapi akan lebih baik apabila terdapat bukti resmi hitam diatas putih agar perusahaan dan kandidat untuk mengurangi risiko kesalahpahaman antara kandidat dan perusahaan.Perbedaan Offering Letter dan Kontrak
Kerja
Offering letter dan kontrak
kerja merupakan dua hal yang berbeda. Lantas apa perbedaan dari offering letter dengan kontrak
kerja?Offering letterhanya bersifat sebagai penawaran kepada kandidat untuk be
kerja pada posisi di perusahaan tersebut. Bisa dikatakan offering letter pe
kerjaan ini tidak mengikat secara hukum sehingga kandidat bisa mempertimbangkan dahulu atau melakukan negosiasi dengan perusahaan.
Beda halnya dengan surat kontrak
kerja yang bersifat resmi antara perusahaan dan pe
kerja. Surat
kerja terikat dengan hukum, karena terdapat
perjanjian secara resmi dan mutlak antara perusahaan dan pe
kerja dalam memenuhi hak dan kewajibannya dari kedua belah pihak.
Pada umumnya surat kontrak
kerja mencantumkan secara jelas status pe
kerjaan karyawan. Seperti contoh apakah status karyawan terikat dengan kontrak dalam jangka waktu tertentu atau tidak tertentu, atau kandidat ditetapkan menjadi karyawan tetap pada perusahaan tersebut. Sedangkan offering letter tidak mencantumkan status calon karyawan secara detail.
Selain itu, terkait dengan pemutusan hubungan
kerja, dalam offering letter tidak dicantumkan secara rinci mengenai pemutusan hubungan
kerja. Pada offering letter tidak dicantumkan durasi waktu pe
kerjaan yang dilamar dan hanya mencantumkan tanggal efektif mulai be
kerja. Nah, dalam surat kontrak
kerja dijelaskan secara rinci bagaimana mekanisme pemutusan hubungan
kerja. Seperti contoh, berapa jumlah penalti apabila resign sebelum waktu kontrak habis dan berbagai
perjanjian lainnya.📝 Kesimpulan: Bisa dipahami bahwa saat kandidat menerima offering letter belum tentu secara sah menjadi bagian perusahaan. Kandidat dikatakan sah menjadi karyawan pada perusahaan tersebut apabila sudah menandatangani surat
perjanjian kerja atau surat kontrak
kerja yang bersifat legal.Pasang GRATIS 3 lowongan
kerja pertama untuk perusahaan Anda. Sortir CV rekrut kandidat berkualitas dengan mudah sekarang juga!🎉Pasang Loker Gratis
Format Offering Letter yang Tepat (Isi Surat Offering Letter)
Seperti yang kita tahu bahwa offering letter ini sangatlah penting bagi calon karyawan untuk memahami lingkup pe
kerjaan dalam posisi yang dilamar sebelumnya. Untuk itu komponen offering letter harus disusun dengan baik, rinci, dan lengkap. Ini dia cara membuat offering letter yang lengkap. Pastikan komponen offering letter ini dicantumkan pada surat penawaran pe
kerjaan pada calon karyawan, ya!
Kop Surat Perusahaan
Hal pertama yang harus dicantumkan pada offering letter adalah kop surat perusahaan di sisi paling atas. Kop surat perusahaan ini terdiri dari logo perusahaan, nama perusahaan, serta alamat dan nomor telepon perusahaan. Pastikan logo perusahaan yang dicantumkan memiliki resolusi yang tinggi dan jelas.
Mengapa kop surat perusahaan sangat penting dicantumkan pada surat penawaran
kerja? Kop surat perusahan menunjukan kredibilitas dan keprofesionalitasan perusahaan. Sehingga calon karyawan yang menerima offering letter tidak meragukan kredibilitas perusahaan.
Tanggal dan Kontak
Komponen offering letter yang harus dicantumkan adalah tanggal dan kontak calon karyawan di pojok kiri atas. Kontak calon karyawan antara lain nama lengkap, alamat, kota, provinsi, dan/atau kode pos. Untuk memudahkan pencantumannya pada surat penawaran
kerja, kamu bisa mencantumkan dengan format seperti dibawah ini :📝Format tanggal dan kontak:
Bulan/Tanggal/TahunNama lengkapAlamatKota/Provinsi/Kode pos
Salam Pembuka
Untuk membuka surat penawaran
kerja ada baiknya dimulai dengan salam pembuka. Untuk mengawali salam pembuka, bisa menggunakan sapaan terlebih dahulu seperti contoh “Yang Terhormat” atau “Dear” dalam offering letter bahasa inggris kemudian diikuti dengan nama lengkap calon karyawan. Atau bisa mencantumkan “Dengan hormat” atau “To Whom It May Concern” untuk offering letter bahasa Inggris.
Pembuka
Setelah mencantumkan salam pembuka pada offering letter, lanjutkan dengan menuliskan pembuka. Pembuka surat penawaran
kerja ini dianjurkan memberikan ucapan selamat kepada calon karyawan kemudian mencantumkan nama posisi atau jabatan pe
kerjaan yang diterima.
📝 Contoh pembuka dalam bahasa Indonesia :Selamat kepada (nama calon karyawan) telah lolos tahap akhir perekrutan (nama perusahaan) untuk posisi (nama posisi). Kami dari (nama perusahaan) dengan senang hati menyambut Anda untuk bergabung dengan (nama perusahaan). Kami terkesan dengan kualifikasi Anda dan kami yakin Anda dapat berkontribusi lebih untuk perusahaan kami.
📝Contoh ucapan pembuka kepada calon karyawan dalam bahasa Inggris :
Congratulations to (name of candidate) for passing our final selections! It is our pleasure to offer you the position of (name of position). We are impressed with your qualifications and skills during the recruitment process. We believe, your qualifications will be a benefit for our company development.
Rincian Pe
kerjaan
Hal yang tak boleh terlupa dalam format offering letter antara lain rincian pe
kerjaan. Adanya rincian pe
kerjaan dalam surat penawaran pe
kerjaan akan mempermudah calon karyawan untuk memahami konteks pe
kerjaan yang ditawarkan. Dalam rincian pe
kerjaan perlu mencantumkan :
Tanggal Mulai Be
kerja
Tanggal mulai be
kerja sudah wajib hukumnya untuk dicantumkan pada offering letter. Perusahaan bisa menentukan tanggal efektif masuk
kerja calon karyawan atau perusahaan bisa menanyakan konfirmasi pada calon karyawan mengenai tanggal mulai be
kerja.
Deskripsi Pe
kerjaan
Ada baiknya untuk memberikan informasi yang lengkap untuk deskripsi pe
kerjaan serta tanggung jawab pe
kerjaan tersebut. Hal ini akan mempermudah bagi calon karyawan untuk memberikan gambaran mengenai pe
kerjaan yang harus dijalani serta ekspektasi dari perusahaan.
Selain itu jelaskan sistem
kerja secara jelas kepada calon karyawan, apakah full time,
freelance, atau kontrak.
Jam
Kerja
Agar lebih transparan di awal, disarankan untuk memberikan informasi jam
kerja di perusahaan. Seperti contoh jam
kerja dalam seminggu, jam masuk dan pulang, serta hari
kerja.📚Baca juga: Masa Probation: Pengertian, Gaji, dan 5 Tips Supaya Lulus!
Gaji yang diterima/kompensasi
Komponen offering letter ini tidak boleh ketinggalan dalam surat penawaran
kerja, karena gaji atau kompensasi adalah faktor utama yang dipertimbangkan oleh calon karyawan untuk menerima atau tidaknya tawaran pe
kerjaan.
Jelaskan lebih rinci mengenai proses pemberian gaji yang diterima oleh karyawan, apakah mingguan atau bulanan. Sebutkan besaran gaji yang diterima serta cara pembayarannya. Apabila perusahaan memberikan kompensasi atau bonus untuk kinerja karyawan, maka perlu dicantumkan juga pada offering letter.
Fasilitas dan Benefit
Selain gaji dan kompensasi, fasilitas dan benefit menjadi faktor lain pertimbangan bagi karyawan. Sebaiknya dalam format offering letter dicantumkan juga fasilitas dan keuntungan yang didapat oleh karyawan.
💰 Fasilitas dan benefit antara lain:
Jatah cutiTunjangan kesehatanTunjangan transportasiMakan siang, dan tunjangan lainnya.
Untuk jatah cuti, perusahaan harus menjelaskan berapa hari untuk jatah cuti yang didapatkan oleh karyawan. Selain itu cantumkan jenis-jenis cuti karyawan, seperti cuti melahirkan, cuti perkawinan, cuti sakit, unpaid leave, dan lain-lain.
Di Indonesia, setiap perusahaan wajib membayar tunjangan kesehatan kepada karyawannya. Cantumkan jenis asuransi yang diberikan kepada calon karyawan, seperti contoh BPJS Kesehatan, BPJS Ketenaga
kerjaan, atau asuransi swasta lainnya. Selain itu, apabila ada tunjangan lain seperti uang makan, uang transportasi, atau tunjangan hari raya (THR) maka ada baiknya dicantumkan pada offering letter.
📚Baca juga: Selain Gaji, Ini 12 Fasilitas yang Bisa Diharapkan!
Penutup
Last but not least, penutup surat penawaran
kerja. Pada umumnya, surat penawaran
kerja ini menjelaskan masa tenggat offering letter berlaku, dimana dalam jangka waktu tertentu calon karyawan harus mengkonfirmasi apakah ia menerima atau menolak tawaran pe
kerjaan. Masa tenggat surat penawaran pe
kerjaan ini beragam tergantung dari kebijakan perusahaannya, umumnya 2- 4 minggu.
Bila calon karyawan ingin menanyakan terkait informasi penawaran pe
kerjaan, ada baiknya jika perusahaan mencantumkan kontak yang bisa dihubungi. Umumnya staff HR akan menjadi contact person. Jangan lupa untuk memberikan salam penutup serta bubuhkan tanda tangan asli dan nama perwakilan dari perusahaan.
📝Contoh penutup offering letter bahasa Indonesia :
Mohon konfirmasi dalam kurun waktu 2-4 minggu setelah Anda menerima surat penawaran
kerja ini. Apabila Anda menerima penawaran pe
kerjaan ini mohon isi berkas dokumen yang kami sematkan dalam email ini, dan kirim dengan membalas email ini.
Apabila ada pertanyaan terkait penawaran pe
kerjaan silahkan menghubungi staf HR kami (nama HR) melalui email (email contact person) atau telepon (nomor telepon).
Terima kasih atas perhatiannya
Hormat kami,
(Tanda Tangan)
(Nama Pengirim)(Posisi Jabatan)
📝Contoh penutup offering letter bahasa Inggris:
Please confirm within 2- 4 weeks after receiving our offering letter. If you decide to accept this offer, kindly sign the document enclosed in this email and send the document by replying to this email.
We will contact you for the boarding date after we receive the document. If you have any further questions please do not hesitate to contact us via email (email) or phone (phone number).
Best regards,
(Signature)
(Name of Sender)(Title of Sender)
Contoh Offering Letter yang TepatSetelah mengetahui apa saja komponen offering letter, pastinya sudah siap membuat surat penawaran
kerja kepada calon kandidat. Pada sesi ini CakeResume akan memberikan beberapa contoh offering letter bahasa indonesia dan contoh offering letter bahasa inggris sebagai referensi. Nah, ini dia beberapa contoh offering letter karyawan atau contoh surat penawaran
kerja! Simak sampai habis ya!Contoh Surat Penawaran
Kerja Karyawan Bahasa Indonesia
Contoh Offering Letter Bahasa Indonesia
Contoh Offering Letter Bahasa Inggris
Contoh Offering Letter Bahasa Inggris
Contoh Offering Letter Bahasa Indonesia
[Kop Surat]
[Logo Perusahaan]
[Nama Perusahaan]
[Alamat Perusahaan]
[Kontak Perusahaan]
Jakarta, 1 Juni 2022
Yth. Sdr. Sri Prabuwati
Berdasarkan seleksi perusahaan PT. Indonesia Data Internasional, Tbk, kami menawarkan posisi pe
kerjaan sebagai Senior Data Analyst dengan ketentuan sebagai berikut :
Nama Perusahaan : PT. Indonesia Data, TbkLokasi Penempatan : JakartaNama : Sri PrabuwatiTempat Tanggal Lahir : 19 Maret 1989Jabatan : Senior Data AnalystStatus Kepegawaian : Pegawai TetapJam
Kerja : Senin- Jumat, pukul 09.00 - 18.00Tanggal Mulai Be
kerja : 01 Juli 2022
Rincian gaji dan tunjangan :
Gaji Pokok : Rp 12.000.000Uang Makan : Rp 600.000Uang Transportasi : Rp 1.500.000Tunjangan Hari Raya : Rp 6.000.000Bonus Akhir Tahun : Rp 6.000.000Asuransi : BPJS Kesehatan, BPJS Ketenaga
kerjaanCuti Tahunan : 14 hariCuti Kehamilan : 3 bulan
Mohon konfirmasi dalam kurun waktu 3 minggu apabila Anda menerima penawaran pe
kerjaan ini. Serta mohon mengisi dokumen yang terlampir dalam surat ini dan mengirimkan kembali ke :
PT. Indonesia Data Internasional, Tbk
Jl. H.R. Rasuna Said Kav 4. No 431,
Jakarta Selatan - DKI Jakarta, 10278
Apabila ada pertanyaan lebih lanjut terkait penawaran pe
kerjaan ini silahkan menghubungi contact person kami Corina melalui email
[email protected] atau telepon 021-270877104.
Terima kasih atas perhatiannya
Hormat kami,
[Tanda Tangan]
Corina Emelia Dharmawan
HR Manager
PT. Indonesia Data Internasional, Tbk,
Itu tadi beberapa contoh offering letter
kerja atau contoh offering letter karyawan yang bisa dijadikan referensi untuk mengirimkan offering letter kepada kandidat terbaik. Perhatikan komponen offering letter agar mudah dipahami oleh calon karyawan dengan jelas. Ingin mendapatkan offering letter dari perusahaan? Siapkan CV terbaikmu untuk melamar posisi di perusahaan. CakeResume menyediakan CV builder gratis dengan lebih dari 50 template CV. Yuk coba sekarang juga.🎉
Buat CV