Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Job Search Tips
Oct 28th 2024

Tips Cara Cari Kerja Online yang Aman agar Terhindar dari Lowongan Kerja Palsu

Kamu mungkin pernah melihat iklan seperti “Dapatkan $3.000 per-minggu tanpa pengalaman” atau komentar di media sosial seperti “Saya menghasilkan $150.000 per-tahun dengan bekerja 5 jam seminggu secara online dari situs ini”. Meskipun terdengar menarik, kenyataannya, sebagian besar tawaran ini terlalu bagus untuk menjadi kenyataan atau bahkan terdengar seperti contoh lowongan kerja palsu. Banyak pencari kerja yang bingung harus mulai dari mana untuk cari kerja online yang bagus. Di era digital saat ini, banyak situs cari kerja yang dapat membantu cara mendapatkan kerja online. Namun, tidak semua situs lowongan kerja online dapat diandalkan. Sayangnya, masih banyak lowongan kerja palsu dari situs cari kerja yang hanya ingin menipu dan memanfaatkan para pencari kerja. Mengetahui cara cari kerja online dan tips cari lowongan kerja online merupakan langkah awal agar kamu tidak terjebak oleh situs lowongan kerja yang tidak bertanggung jawab. Untuk menghindari ciri ciri loker penipuan, yuk simak tips cara melamar kerja online di berbagai situs lowongan kerja! Daftar isi: Apa yang Harus Disiapkan untuk Mencari Kerja Online Cara Melamar Kerja Online Tips Cari Kerja Online Hal-hal yang Harus Dihindari Saat Mencari Kerja OnlineFAQCari Kerja Online Apa yang Harus Disiapkan untuk Mencari Kerja Online Sebelum mengetahui bagaimana cara mencari kerja online, penting untuk mengetahui apa saja yang perlu kamu siapkan sebelum melamar kerja online untuk meningkatkan peluang diterima di pekerjaan yang kamu impikan. Berikut beberapa hal yang perlu kamu siapkan sebelum melamar kerja online: 1. Membuat profil di platform pencarian kerja Situs cari kerja online, seperti LinkedIn, Cake, dan Glints adalah beberapa contoh platform yang biasanya digunakan oleh perusahaan untuk mencari calon karyawan. Jika kamu ingin melamar kerja online di platform tersebut, kamu perlu membuat profil yang lengkap dan menunjukkan pengalaman serta keterampilan yang relevan. Jangan lupa untuk menambahkan foto yang profesional dan ringkasan singkat tentang diri kamu. 2. Membuat CV dan portofolio digital CV dan portofolio juga merupakan poin penting dalam proses mencari kerja online. CV yang baik harus jelas, singkat, dan menunjukkan pengalaman kerja serta keterampilan yang relevan. Sementara, jika kamu ingin melamar sebagai desainer grafis, developer, atau content writer, kamu perlu membangun portofolio kerja digital yang menunjukkan contoh hasil karya dan proyek yang pernah kamu kerjakan. 📚 Baca juga: Ingin stand out saat cari kerja? Lihat 10+ contoh portofolio lamar kerja! 3. Menyiapkan surat lamaran Surat lamaran tetap menjadi dokumen penting dalam proses cari kerja online. Namun, perlu diingat jika surat lamaran kerja sebaiknya disesuaikan dengan pekerjaan yang dilamar. Tulis juga alasan mengapa kamu tertarik dengan posisi tersebut dan bagaimana keterampilanmu cocok dengan kebutuhan perusahaan.📚 Baca juga: 38 Contoh Surat Lamaran Kerja Terbaik yang Dilirik HRD! 4. Menggunakan alamat email yang profesional Dalam mencari kerja online, sebaiknya kamu menggunakan alamat email yang profesional. Hindari menggunakan alamat email yang terkesan informal atau lucu. Gunakan alamat email yang menunjukkan nama lengkap kamu dengan kombinasi angka yang mudah dibaca atau diingat. Optimalkan peluang lolos seleksi dengan CV ATS-friendly! Coba 15+ template CV di CV Builder Cake 🍰Buat CV Cara Melamar Kerja Online Setelah semua persiapan selesai, selanjutnya adalah bagaimana cara melamar kerja online. Berikut adalah hal-hal yang perlu kamu perhatikan saat melamar kerja online: 1. Cari Lowongan yang Sesuai Pilih lowongan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian, pengalaman, dan minatmu. Saat mencari lowongan kerja online, jangan terburu-buru melamar hanya karena lowongan kerja tersebut sedang dibuka. Pastikan kualifikasi pekerjaan tersebut sesuai dengan kemampuan yang kamu miliki. 📚 Baca juga: 17 Situs Lowongan Kerja Terbaik 2024: Ada Loker Luar Negeri! 2. Baca Deskripsi Pekerjaan dengan Teliti Saat mencari kerja online, pastikan juga kamu membaca deskripsi pekerjaan secara detail. Pahami tanggung jawab dan persyaratan yang dibutuhkan agar tidak ada miskomunikasi antara kamu dan perusahaan. 3. Persiapkan CV dan Surat Lamaran yang Disesuaikan Setiap jenis pekerjaan memiliki kebutuhan dan kualifikasi yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan CV dan surat lamaran untuk setiap lowongan kerja online yang kamu cari. Tidak ada CV dan surat lamaran cocok untuk semua pekerjaan. Lamar kerja jadi lebih mudah! Buat cover letter yang disesuaikan dalam hitungan detik dengan bantuan Cover Letter AI Cake🤖Lamar Kerja 4. Submit Lamaran Sesuai Instruksi Setiap perusahaan mungkin memiliki prosedur yang berbeda dalam menerima lamaran kerja. Pastikan kamu mengikuti setiap instruksi yang diberikan, seperti cara mengirim CV atau surat lamaran, serta format yang diminta. 5. Catat dan Pantau Status Lamaran, Lakukan Follow-Up Jika Perlu Setelah mengirimkan lamaran, jangan lupa untuk mencatat lowongan mana saja yang telah kamu lamar. Jika setelah beberapa waktu, biasanya 2 minggu kamu belum mendapatkan balasan dari lamaran kerja yang telah kamu lamar, lakukan follow-up dengan sopan kepada perusahaan untuk menanyakan status lamaran. 📚 Baca juga: Cara Follow-Up Hasil Interview Kerja 6. Siapkan Diri untuk Interview Online Jika surat lamaran dan CV yang kamu masukkan diproses ke tahap selanjutnya, maka kamu akan diundang untuk melakukan interview online. Meskipun dilakukan secara online, namun pastikan kamu menyiapkan diri dengan baik. Pilih tempat yang tenang, gunakan pakaian yang sopan, dan pastikan koneksi internet stabil agar proses interview berjalan lancar. 📚 Baca juga: Mau Sukses Interview Online? Ikuti 7 Tips Berikut! Tips Cari Kerja Online Agar proses cari kerja online bisa berjalan lebih lancar efektif, berikut adalah beberapa tips cara cari kerja online yang bisa kamu ikuti: 1. Gunakan platform yang tepat Tips cara cari kerja online yang pertama adalah gunakan platform cari kerja online yang tepat. Ada beberapa platform cari kerja online yang cukup populer di Indonesia, seperti LinkedIn, Cake, Glints, JobStreet, dan Kalibrr. Platform-platform ini menawarkan lowongan pekerjaan yang beragam dan terpercaya. 📚 Baca juga: 15 Aplikasi Cari Kerja Paling Terpercaya 2. Membuat CV ATS-Friendly Banyak perusahaan menggunakan Applicant Tracking System (ATS) untuk menyaring CV secara otomatis. Agar CV kamu bisa lolos, pastikan CV yang kamu buat ATS-friendly. Kamu bisa menggunakan berbagai template CV ATS yang kini tersedia di berbagai platform buat CV online, seperti Cake, Canva, Resume.io, dan masih banyak lagi. 📚 Baca juga: Cara Membuat CV ATS-Friendly 3. Riset posisi dan perusahaan yang akan dilamar Sebelum melamar, pastikan kamu sudah melakukan riset tentang perusahaan yang ingin kamu lamar. Hal ini penting agar kamu bisa menyesuaikan lamaranmu dengan kebutuhan perusahaan. Selain itu, riset perusahaan juga penting untuk menghindari lowongan kerja palsu dan penipuan loker yang dilakukan oleh perusahaan. 4. Mengaktifkan notification email atau aplikasi agar tidak terlewat informasi terbaru Agar tidak ketinggalan lowongan terbaru, pastikan kamu mengaktifkan notifikasi email atau notifikasi pada aplikasi pencarian kerja yang kamu gunakan. Hal ini bertujuan untuk memudahkanmu mendapatkan informasi tentang lowongan kerja online yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. 5. Membangun jaringan profesional Membangun jaringan profesional adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan pekerjaan dengan cepat. Terhubung dengan para profesional lain, baik melalui LinkedIn atau acara-acara networking, akan meningkatkan peluangmu untuk mengetahui lowongan kerja terbaru atau bahkan mendapatkan tawaran pekerjaan dari koneksimu. Mau mulai networking? Perluas jaringan profesionalmu di Cake Meet, hanya tinggal swipe dan dapatkan koneksi barumu! 🎉Mulai Networking 6. Update profil secara rutin Jangan lupa untuk memperbarui profil dan pengalaman kerjamu di situs cari kerja online secara rutin. Tambahkan keterampilan terbaru atau sertifikasi dan pelatihan yang kamu lakukan agar profilmu tetap relevan dan terlihat aktif. 👉 Update profil Cake-mu sekarang! Hal-hal yang Harus Dihindari saat Mencari Kerja Online Meskipun cari kerja online melalui berbagai situs lowongan kerja memberikan banyak manfaat, namun tetap ada beberapa hal yang perlu diwaspadai. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dihindari saat sedang mencari kerja online: 1. Waspadai lowongan kerja palsuCiri-Ciri Lowongan Kerja Penipuan Saat ini, banyak lowongan kerja palsu yang beredar di internet. Lowongan kerja palsu yang kini beredar di internet juga sudah banyak memakan korban dan meresahkan para pencari kerja. Menurut CNBC Indonesia, penipuan terhadap lowongan kerja melonjak sebesar 118% pada 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk membantumu mengetahui lowongan kerja mana saja yang terindikasi melakukan penipuan dan bagaimana cara menghindarinya, berikut adalah beberapa ciri ciri loker penipuan dan tips untuk mengatasinya. ⚠️ Ciri ciri loker penipuan:✅ Lowongan yang meminta pembayaran untuk proses rekrutmen:Jika sebuah perusahaan meminta pembayaran untuk proses rekrutmen, hal ini merupakan ciri ciri loker penipuan yang perlu diwaspadai. Perusahaan yang sah dan jelas tidak akan meminta bayaran dari calon karyawan. ✅ Tawaran gaji terlalu tinggi:Tawaran gaji yang jauh di atas standar industri pada umumnya juga merupakan contoh lowongan kerja palsu yang perlu diwaspadai. Selalu lakukan riset untuk mengetahui standar rata-rata gaji untuk posisi yang kamu lamar. ✅ Banyak kesalahaan ejaan:Lowongan kerja online yang ditulis dengan banyak kesalahan ejaan atau tata bahasa yang buruk biasanya bukan berasal dari perusahaan yang profesional. Jika kamu menemui lowongan kerja online dengan banyak typo, bisa jadi itu merupakan contoh lowongan kerja palsu. ✅ Keterangan “Pekerjaan remote tanpa pengalaman”:Lowongan yang menawarkan pekerjaan remote tanpa pengalaman juga merupakan contoh lowongan kerja palsu yang paling sering ditemui. Perusahaan yang serius akan menetapkan syarat kualifikasi tertentu, bahkan untuk pekerjaan remote sekalipun. ✅ Proses perekrutan terlalu mudah:Jika proses perekrutan terasa terlalu cepat atau mudah, itu bisa menjadi tanda ciri ciri loker penipuan. Perusahaan yang serius biasanya membutuhkan beberapa tahapan dalam rekrutmen, seperti interview dan tes, sebelum membuat keputusan. ✅ Meminta informasi pribadi secara berlebihan:Perusahaan yang sah tidak akan meminta informasi pribadi, seperti nomor kartu kredit atau password akun apapun. Jika ada perusahaan yang meminta informasi pribadi yang bersifat rahasia, kamu perlu mewaspadai hal tersebut. 💡 Berikut cara menghindari lowongan kerja palsu:✅ Cek lokasi perusahaan di Google Maps Ketika kamu ditawari lowongan kerja palsu di situs cari kerja, cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk mengatasinya adalah cek lokasi perusahaan tersebut di Google Maps. Pastikan alamat perusahaan sesuai dan benar-benar ada di Google Maps untuk memastikan keabsahan perusahaan. ✅ Cari informasi tentang perusahaan di internet Lakukan pencarian di internet untuk mengetahui apakah perusahaan itu sah dan terdaftar secara resmi. Cara sederhana yang bisa kamu lakukan adalah cek apakah perusahaan tersebut memiliki website resmi atau akun perusahaan di berbagai platform dan situs cari kerja. ✅ Cek review online perusahaan tersebut Untuk mengetahui reputasi dan kredibilitas perusahaan, kamu bisa membaca ulasan dari para karyawan dan pelanggan atau klien mereka. Periksa ulasan mereka untuk mendapatkan gambaran apakah perusahaan tersebut memiliki kredibilitas dan reputasi yang baik. ✅ Gunakan platform pencarian kerja terpercaya Agar terhindar dari lowongan kerja palsu, kamu bisa cari kerja online melalui website dengan reputasi yang baik, seperti LinkedIn atau situs resmi perusahaan. Hal ini karena lowongan kerja online yang dipasang di situs kredibel bisa dilacak dan diketahui profil perusahaannya. ✅ Periksa alamat email pengirim (biasa menggunakan domain perusahaan) Jika kamu melamar kerja online di loker yang kredibel, maka kamu akan dihubungi oleh HRD menggunakan email dengan domain resmi perusahaan. Jika kamu dihubungi oleh HRD yang menggunakan email domain umum, seperti @gmail.com atau @yahoo.com, maka kamu perlu waspada karena bisa jadi itu merupakan lowongan kerja palsu. Perusahaan akan lebih tertarik jika kamu mampu menyesuaikan CV dan surat lamaran dengan posisi yang mereka tawarkan. Sesuaikanlah pengalaman kerja, keterampilan, dan alasan mengapa kamu cocok untuk pekerjaan tersebut dengan kebutuhan spesifik yang tercantum di deskripsi pekerjaan. 2. Over-sharing di media sosial Saat ini, banyak HRD yang memeriksa media sosial calon karyawan untuk menganalisis kepribadian dan sikap mereka. Oleh karena itu, penting untuk tidak membagikan terlalu banyak informasi pribadi atau hal-hal yang sifatnya kontroversial di media sosial. Pastikan profil media sosialmu, terutama profil LinkedIn, terlihat profesional dan tidak ada postingan yang bisa berdampak negatif pada citra dirimu di mata HRD. 3. Memberikan informasi yang salah dalam CV dan surat lamaran Jangan pernah memberikan informasi yang tidak akurat atau menyesatkan dalam CV atau surat lamaran. Misalnya, menambah-nambahkan pengalaman kerja atau memalsukan kualifikasi. Hal ini bisa terbukti merugikan, karena jika ketahuan, reputasimu bisa rusak, dan kesempatanmu mendapatkan pekerjaan di masa depan juga bisa terpengaruh. 📚 Baca juga: 15 Kesalahan dalam Membuat CV dan Cara Memperbaikinya 4. Melamar tanpa menyesuaikan CV dan surat lamaran Kesalahan lain yang sering dilakukan oleh pencari kerja adalah mengirimkan CV dan surat lamaran yang sama untuk setiap lowongan tanpa menyesuaikan isinya. Perusahaan akan lebih tertarik jika kamu mampu menyesuaikan CV dan surat lamaran dengan posisi yang mereka tawarkan. Sesuaikanlah pengalaman kerja, keterampilan, dan alasan mengapa kamu cocok untuk pekerjaan tersebut dengan kebutuhan spesifik yang tercantum di deskripsi pekerjaan. Jangan kirim CV yang itu-itu terus! Sesuaikan CV-mu untuk setiap kesempatan agar dilirik HRD 👀Buat CV FAQCari Kerja Online 1. Bagaimana cara membuat CV yang menarik secara online? CV yang menarik adalah CV yang jelas, singkat, dan mampu menonjolkan pengalaman dan keterampilan yang relevan dengan posisi yang dilamar. Gunakan format CV yang ATS-friendly agar CV kamu bisa lolos pada tahap screening awal dengan mudah. 2. Berapa banyak pekerjaan yang sebaiknya dilamar dalam sehari? Tidak ada jumlah pasti. Kamu bisa melamar pekerjaan sebanyak mungkin pada posisi yang sesuai dengan keahlian dan minatmu setiap hari. 3. Apakah surat lamaran dibutuhkan dalam melamar pekerjaan online? Ya, surat lamaran biasanya masih sering dibutuhkan saat melamar kerja online, terutama jika perusahaan memintanya. Surat lamaran kerja akan membantumu memperkenalkan diri dan menunjukkan minatmu pada posisi tersebut. 4. Apakah aman melamar kerja online? Ya, selama kamu menggunakan platform atau situs lowongan kerja yang terpercaya dan berhati-hati dengan lowongan kerja palsu, maka melamar kerja online aman dilakukan. 5. Berapa lama harus menunggu balasan setelah melamar kerja? Waktu untuk menunggu balasan bisa bervariasi, tetapi rata-rata perusahaan akan memberikan balasan dalam 1 hingga 2 minggu. Jika tidak ada balasan dalam waktu tersebut, kamu bisa melakukan follow-up. 6. Bagaimana cara membuat profil LinkedIn yang menarik untuk perekrut? Gunakan foto profil yang profesional, tulis ringkasan singkat tentang dirimu dengan jelas, dan pastikan kamu menuliskan pengalaman serta keterampilan yang relevan dengan profilmu. 7. Bagaimana cara mengetahui apakah lowongan kerja itu asli atau palsu? Cek lokasi dan profil perusahaan di internet, riset kredibilitas perusahaan tersebut, periksa alamat email pengirim, pastikan tidak ada permintaan pembayaran saat proses rekrutmen, dan gunakan platform atau situs cari kerja yang terpercaya.Cake adalah aplikasi dan website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake. — Ditulis oleh Ita Sugiharti —
Interview Skills
Mar 6th 2024

5+ Cara Jitu Menjawab "Mengapa Perusahaan Kami Harus Menerima Anda" [+Contoh]

Saat melamar di sebuah perusahaan, biasanya tahapan rekrutmen setiap perusahaan berbeda-beda. Ada yang membutuhkan psikotes hingga tes kesehatan terlebih dahulu, ada juga tes terkait skill yang dilamar, namun ada juga yang bisa langsung melakukan wawancara dengan rekruter. Tahapan wawancara pun ada banyak, ada yang cukup bertemu dengan HR dan hiring manager, namun ada juga yang harus bertemu sampai pada jabatan VP bahkan CEO. Tak jarang, banyak pertanyaan yang perlu disiapkan untuk membantu jalannya wawancara agar lancar. Pertanyaan-pertanyaan yang paling sering ditanyakan adalah “Kenapa Anda melamar pekerjaan ini?” “Apa yang akan Anda lakukan jika diterima di perusahaan ini?” “Apa yang Anda lakukan saat menganggur?” dan yang paling favorit adalah “Mengapa saya harus menerima Anda?”. Pada kesempatan kali ini, mari kita bahas mengenai pertanyaan paling favorit tersebut, mengapa ya perusahaan harus menerima Anda untuk bergabung?Daftar isi: Alasan dari Pertanyaan Kenapa Kami Harus Menerima Anda Persiapan Sebelum Menjawab Kenapa Perusahaan Harus Menerima Anda Strategi Menjawab Mengapa Kami Harus Menerima Anda Contoh Jawaban Kenapa Kami Harus Menerima Anda Jawaban yang Perlu Dihindari Saat Ditanya Mengapa Kami Harus Mempekerjakan Anda Alasan dari Pertanyaan Kenapa Kami Harus Menerima Anda Sebenarnya perusahaan menanyakan hal ini ke pelamar kerja bukan karena iseng, atau hanya sembarangan dengan tujuan memperlama sesi wawancara. Justru, pertanyaan ini ditanyakan agar perusahaan dapat menilai diri kamu lebih dalam. Dengan pertanyaan “Kenapa kami harus mempekerjakan Anda?”, perusahaan dapat menilai: Apa yang membedakan dirimu dengan pelamar lain? Apa yang kamu ucapkan akan menentukan apakah kamu seseorang yang dibutuhkan perusahaan, merupakan seseorang yang sesuai dengan jobdesk pekerjaan, atau sesuai dengan budaya perusahaan. Misalnya ketika perusahaan sedang mencari seorang akuntan dan menitikberatkan pada seseorang yang teliti, dan kamu juga memiliki kecenderungan tersebut, maka kemampuan itu sesuai dan dapat berjalan berdampingan untuk memajukan visi dan misi perusahaan. Apa nilai yang kamu bawa ke perusahaan? Dengan memberi jawaban pada pertanyaan kenapa kami harus mempekerjakan Anda, maka kamu juga telah membagikan nilai-nilai tentang dirimu yang kamu percaya akan membawa keuntungan kepada perusahaan. Misalnya ketika perusahaan mencari seorang yang jujur, dan kamu menjawab bahwa kamu seorang yang jujur dengan membagikan kisahmu di perusahaan sebelumnya tentang kejujuran yang pernah dilakukan, maka perusahaan dapat menilai bahwa kejujuran merupakan nilai yang kamu prioritaskan dalam bekerja dan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk lamaranmu. Bagaimana kamu menghadapi pertanyaan sulit? Tidak semua orang dapat bereaksi cepat dan baik saat ditanyakan sebuah pertanyaan sulit. Maka dengan menjawab pertanyaan mengapa kami harus menerima Anda, perusahaan dapat mengamati reaksi kamu dan sedikit banyak mengetahui tentang bagaimana kamu menangani masalah. Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja Persiapan Sebelum Menjawab Kenapa Perusahaan Harus Menerima Anda Berikut adalah beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk mempersiapkan diri terhadap pertanyaan kenapa saya harus menerima Anda: 1. Mempelajari Perusahaan Sebelum ditanya mengapa kami harus menerima Anda, pastikan kamu sudah mempelajari tentang perusahaan yang kamu lamar tersebut. Mempelajari di sini bukan hanya mengetahui nama perusahaan, lokasi, jenis industrinya, tetapi juga dari mana mereka memulai bisnis tersebut, produk atau servis yang ditawarkan, bagaimana kehadirannya di offline maupun online, siapa target pasarnya, siapa kompetitornya, dan lain-lain. Dengan mengetahui informasi yang lebih dalam, selain akan membuat kamu menonjol dibanding pelamar lain, akan membantu kamu dalam berinteraksi dengan rekruter perusahaan sewaktu wawancara dan menjawab pertanyaan favorit mengapa perusahaan harus menerima Anda. 2. Ketahui Deskripsi Pekerjaan yang Kamu Lamar Bukan hanya perusahaannya, tetapi ketahui juga deskripsi pekerjaan yang kamu lamar. Dengan begitu, saat ditanya kenapa kami harus menerima Anda di organisasi/perusahaan, kamu bisa menjawab dengan percaya diri bahwa kemampuanmu sesuai dengan yang diinginkan oleh perusahaan. Dari mana kamu mendapat keyakinan itu? Dengan mempelajari jobdesc yang dibutuhkan perusahaan. 3. Tunjukkan Karya yang Kamu Miliki / Portofolio Selanjutnya, kamu juga dapat menunjukkan karya atau portofolio terkait pekerjaan yang kamu lamar. Contohnya jika kamu melamar sebagai seorang desain grafis, kamu dapat memberi portofolio desain yang sudah kamu buat untuk event/campaign perusahaan sebelumnya. Hal ini dapat membantu perusahaan mengetahui sejauh mana kemampuanmu dan apakah cocok untuk pekerjaan yang dibuka. 4. Menceritakan Keunikan Diri Kamu Bukan hanya portofolio secara data/kertas, portofolio lain yang dapat kamu banggakan saat ditanya kenapa kami harus menerima Anda adalah keunikan dirimu sendiri. Ceritakan hal-hal yang menjadi kekuatanmu dan pengalaman yang pernah kamu lakukan dalam bentuk nyata di perusahaan sebelumnya agar dapat lebih mudah dibayangkan oleh rekruter. Contoh: “Dengan analisis ini perusahaan mampu membuat metode reimbursement baru berdasarkan sistem yang sudah diperbaharui dan mengurangi loadwork sekitar 15% dari yang sebelumnya.” 5. Hindari Jawaban yang Terlalu Klise Biasanya di satu lowongan pekerjaan, akan ada banyak juga pelamar kerja yang mengantre. Hindari memberikan jawaban klise yang hanya menunjukkan dirimu secara general tanpa menonjolkan kemampuan yang spesifik. Efek dari jawaban klise adalah bisa saja rekruter tidak akan terlalu ingat tentang hal yang kamu sampaikan karena kandidat lain juga menyebutkan hal yang sama. 6. Sampaikan Informasi yang Tidak Tercantum Dalam CV Saat ditanya kenapa perusahaan harus menerima Anda, sampaikanlah informasi di luar CV yang dapat membuat para rekruter tertarik dengan dirimu. Biasanya ketika kamu sudah sampai di tahap wawancara, maka rekruter sudah membaca dan mempelajari CV-mu. Maka itu, dengan memberikan jawaban di luar CV yang dapat memukau rekruter, wawancaramu dapat menonjol dibanding dengan kandidat yang lainnya. Kamu dapat berbicara seputar pencapaian, pengalaman, penghargaan, atau hal positif lain di luar CV yang kamu punya saat menemukan kesempatan yang pas di sesi wawancara. Strategi Menjawab Mengapa Kami Harus Memilih Anda Saat wawancara, biasanya HRD juga akan menanyakan banyak hal tentang diri, pengalaman, serta cara kerjamu untuk disesuaikan dengan posisi yang dibutuhkan. Tidak hanya tentang cara menjawab pertanyaan interview mengapa kami harus menerima Anda, tetapi secara keseluruhan kamu juga perlu memperhatikan: Riset mengenai perusahaan dan deskripsi pekerjaan yang dilamarApa yang membuatmu menonjol dibanding kandidat lain?Berikan jawaban jujur dan solutif bagi perusahaanBerikan suatu hal yang dapat menjadi inovasi untuk pengembangan perusahaan 📚 Baca juga:20+ Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya! Contoh Jawaban Kenapa Kami Harus Menerima Anda Setelah mengetahui alasan perusahaan menanyakan pertanyaan kenapa kami harus menerima Anda dan kamu masih bingung bagaimana cara menjawab pertanyaan mengapa kami harus memilih Anda secara lisan, berikut ada 6 contoh yang bisa kamu tiru untuk persiapan jawabanmu: 1. Contoh Jawaban Karena Pengalaman Kamu dapat menjawab bahwa kamu memiliki pengalaman dan kemampuan yang sesuai saat ditanya mengapa kami harus menerima Anda pada sesi wawancara. Contoh jawaban kenapa kami harus menerima Anda berdasarkan pengalaman adalah sebagai berikut: “Saya telah menjadi digital marketer selama 3 tahun. Saya menyukai bidang digital marketing dan saya ingin terus memberikan performa terbaik saya di bidang ini. Saya memiliki kemampuan untuk memperhatikan tren pasar, membuat analisa data, kemudian menyiapkan campaign digital marketing yang efektif berdasarkan hasil tren dan analisa tersebut. Saya sepenuhnya memahami kalau Anda mencari seorang kandidat yang kreatif, peduli dengan detail, dan up-to-date dengan trend, dan saya merasa saya memiliki semua karakter tersebut. Terlebih pada pekerjaan sebelumnya, saya berhasil mengelola dan mengoptimalkan anggaran iklan digital dan meningkatkan tingkat konversi sebesar 20%, mengembangkan konten yang relevan dan meningkatkan engagement sebesar 25%. Saya sangat antusias dengan peluang yang ada di perusahaan Anda untuk mengembangkan digital marketing perusahaan dan mengaplikasikan keterampilan saya di ranah strategi pemasaran digital.” 2. Contoh Jawaban Karena Kemampuan yang Terbukti Selain menonjolkan pengalaman, kamu dapat meyakinkan perusahaan untuk menerimamu karena kemampuanmu yang telah terbukti. Contoh jawaban kenapa kami harus menerima Anda berdasarkan kemampuanmu adalah: “Perusahaan perlu merekrut saya karena kemampuan saya yang sudah terbukti dalam membangun hubungan bisnis yang kuat dengan klien dan secara aktif mencari peluang bisnis lainnya. Saya menyadari bahwa Anda mencari kandidat yang konsisten untuk bisa hadir dan menawarkan produk ke klien. Selain itu, Anda juga mencari seorang yang mengerti produk dan dapat menjadi jembatan antara konsumen dan perusahaan. Saya sangat antusias untuk berhubungan dengan orang banyak, komunitas, dan kelompok masyarakat untuk mengenalkan serta mempromosikan produk perusahaan. Saya juga memberikan waktu saya sepenuhnya untuk terjun ke lapangan dan memberikan solusi kepada kendala yang dialami klien dan potensial klien di lapangan. Saya selalu memiliki feedback yang positif di setiap event dan pertemuan saya ke klien, serta berhasil menambah 20% database perusahaan dan 10% konversi dengan kunjungan rutin ke berbagai potensial acara. Untuk itu, saya merasa saya memiliki kualifikasi yang tepat untuk posisi ini.” 3. Contoh Jawaban Karena Dapat Mendorong/Meningkatkan Performa Tim Mengapa kami harus menerima Anda? Mungkin salah satunya karena kamu mampu meningkatkan performa tim. Contoh jawaban kenapa kami harus menerima Anda berdasarkan kemampuan dalam meningkatkan performa tim adalah sebagai berikut: “Saya melamar sebagai head of admin karena saya memiliki kualifikasi yang Anda butuhkan. Sebelumnya, saya telah berpengalaman dalam memimpin tim admin selama 1 tahun. Dalam setahun tersebut, saya belajar bagaimana caranya memimpin tim, menjadi leader yang baik untuk bawahan, dan mengambil keputusan yang terbaik untuk perusahaan. Jika saya diberi kesempatan untuk bergabung di perusahaan Anda, saya yakin saya dapat meningkatkan performa tim admin di perusahaan Anda sehingga dapat memenuhi target yang diberikan. Dalam 1 tahun saya memimpin tim saya sebelumnya, saya berhasil membawa tim saya untuk mencapai target 6 bulanan selama 2 kali berturut-turut dengan performa yang membanggakan. Untuk itu, saya antusias ingin mengaplikasikan kemampuan saya ini di perusahaan Anda. Saya harap kita dapat berdiskusi lebih lanjut untuk membahas hal ini.” 4. Contoh Jawaban Karena Anda Merasa Cocok Dengan Budaya Perusahaan Tidak hanya soal kemampuan, kadang ada orang yang melamar di suatu perusahaan karena cocok dengan budaya perusahaan yang ditawarkan. Justru, hal tersebut dapat menjadi nilai tambah yang sangat berharga. Contoh jawaban kenapa kami harus menerima Anda berdasarkan budaya perusahaan adalah: “Perusahaan perlu merekrut saya sebagai Sales Officer karena pengalaman saya yang telah berkecimpung di bidang ini selama 2 tahun dan menghasilkan outcome yang baik untuk perusahaan. Saya mengusulkan perbaikan birokrasi dalam sistem distribusi penjualan sehingga dapat mengurangi pengeluaran sampai 30%. Di proyek terakhir, saya juga mengusulkan adanya kegiatan afiliasi dengan KOL tidak hanya di media sosial namun juga pada marketplace sehingga dapat meningkatkan konversi hingga 12%. Namun di luar itu, saya sangat tertarik dengan budaya perusahaan yang ada di perusahaan Anda. Saya kagum melihat perusahaan Anda menitikberatkan bahwa semua orang memiliki kesempatan yang sama di perusahaan dan patut diberikan apresiasi sesuai performanya. Selain itu, saya menghargai fleksibilitas pada jam kerja yang diberikan perusahaan tanpa mengurangi kewajiban karyawan pada perusahaan. Menurut saya hal tersebut adalah faktor yang saya cari di perusahaan dan membuat saya ingin bergabung dan bersama-sama mengembangkan perusahaan ke arah yang lebih baik.” 5. Contoh Jawaban Karena Passion yang Saya Miliki “Saya merupakan kandidat yang tepat untuk posisi sekretaris karena kemampuan saya dalam mengorganisir jadwal, dokumen, acara, berkas administrasi, serta ketelitian terhadap angka, tulisan, serta tutur kata. Saya merupakan orang yang rapi, terstruktur, dan terorganisir dalam manajemen waktu dan pembagiannya. Pada pekerjaan sebelumnya sebagai asisten administrasi, saya berhasil merapikan penyusunan jadwal dan koordinasi acara dalam 1 hari sehingga meningkatkan efisiensi waktu yang diakui perusahaan. Kemudian saya dipercayakan untuk mengatur dan melakukan koordinasi proyek-proyek yang lebih besar bukan hanya untuk head department namun juga VP perusahaan. Kecintaan saya pada pekerjaan ini membuat saya dapat menjalani pekerjaan dengan senang hati dan mampu memberikan performa optimal. Saya ingin membawa passion yang saya miliki untuk berkontribusi di perusahaan Anda.” 6. Contoh Jawaban Tanpa Pengalaman Jika kamu ditanya kenapa kami harus memilih Anda disaat kamu belum memiliki pengalaman, jangan takut! Karena kamu masih bisa menunjukkan daya tarikmu dengan contoh jawaban kenapa kami harus menerima Anda tanpa pengalaman seperti di bawah: “Saya merupakan lulusan Sarjana Desain Komunikasi Visual (DKV) di ABC University. Walaupun belum memiliki pengalaman kerja, keinginan belajar saya sangat tinggi, saya cepat belajar hal baru, dan saya terbiasa untuk bekerja dalam tim. Terlebih untuk pekerjaan sebagai desain grafis, saya tahu Anda mencari orang yang memiliki mata untuk desain, tidak telat pada deadline, dan mampu bekerja sama dengan tim lain untuk menghasilkan desain yang sesuai. Saya merasa saya dapat menjawab kebutuhan Anda jika perusahaan mau memberikan kesempatan ini ke saya. Saya memiliki berbagai portofolio untuk proyek-proyek desain grafis yang pernah saya kerjakan. Yang terbesar, saya pernah menjadi finalis untuk Desain Nusantara Indonesia tahun 2022, membuat saya satu-satunya perwakilan dari universitas yang melaju sampai ke tahap tersebut. Saya juga tergabung dalam berbagai organisasi desain seperti Indonesia Design Association (IDA) dan ABC Design Club, untuk menambah wawasan dan kemampuan saya terhadap desain grafis. Saya tidak sabar untuk dapat berkontribusi dan memberi warna baru pada perusahaan Anda dengan kemampuan desain grafis yang saya miliki.” Di atas merupakan 6 jawaban yang dapat kamu jadikan referensi saat diberi pertanyaan mengapa perusahaan harus menerima Anda. Selain 6 jawaban di atas tentunya masih banyak pilihan jawaban lain yang bisa disampaikan ke rekruter, karena pada akhirnya, kamu hanya perlu menjadi dirimu sendiri dan memberikan yang terbaik di setiap wawancara. Jawaban yang Perlu Dihindari Saat Ditanya Mengapa Kami Harus Mempekerjakan Anda Namun, ada juga beberapa hal yang perlu diperhatikan saat ditanya mengapa perusahaan harus menerima Anda, jawaban-jawaban ini perlu dihindari karena justru bisa memperkecil kesempatanmu dalam mendapatkan pekerjaan: ❌ Menjawab “Saya Tidak Tahu” Saat ditanya kenapa perusahaan harus menerima Anda, jangan jawab dengan tidak tahu ya! Ini akan menjadi kesalahan fatal karena artinya kamu sendiri tidak tahu nilai dirimu dan tidak tahu apa yang kamu bisa bawa ke perusahaan setelah bekerja di sana. Jawablah dengan penuh percaya diri kemampuan yang bisa kamu tonjolkan. ❌ Memberikan Kesan Overconfident atau Sombong Selanjutnya, jawaban kedua yang perlu dihindari saat rekruter menanyakan mengapa kami harus menerima Anda adalah memberi jawaban yang terlalu membanggakan diri sendiri sehingga terkesan arogan. Dalam wawancara, baik jika kamu bisa menonjolkan kemampuanmu dan memperlihatkan pencapaian yang telah dikerjakan selama ini, namun hati-hati tentang bagaimana kamu menyampaikan semua hal itu. Kamu perlu belajar untuk berbicara dan menyampaikan sesuatu dengan baik dan rendah hati untuk menghindari rekruter merasa bahwa kamu sombong dan tidak cocok lagi dengan kebutuhan yang dicari. ❌ Berbohong Yang ketiga, jangan berbohong saat ditanya mengenai mengapa perusahaan harus menerima Anda atau pertanyaan lainnya selama sesi wawancara. Tunjukkan dirimu apa adanya, jangan melebih-lebihkan pencapaian, dan perlihatkan bukan hanya hard skill, namun soft skill, dan personality yang positif kepada rekruter. 📚 Baca juga:14 Contoh Soft Skill dan Hard Skill dalam CV yang Disukai HRD! ❌ Menghabiskan Waktu Terlalu lama Terakhir, jangan menghabiskan waktu lama dalam menjawab mengapa perusahaan harus menerima Anda dalam wawancara. Waktu ideal untuk menjawab sebuah pertanyaan saat wawancara adalah 30 detik sampai 2 menit. Di luar itu, jika kamu menjawab dan menjelaskan diri terlalu panjang, rekruter justru bisa saja menjadi tidak bisa menanyakan hal lainnya dan tidak fokus lagi pada wawancara yang berjalan. Di atas adalah alasan, persiapan jawaban, strategi, dan hal-hal yang harus dihindari saat kamu mendapat pertanyaan mengapa perusahaan harus memilih Anda. Kamu dapat mengambil referensi dari contoh-contoh jawaban di atas, dan jangan lupa untuk memahami dirimu serta kemampuanmu sendiri saat melamar kerja karena hal tersebutlah yang paling menentukan apakah kamu kandidat yang tepat atau tidak untuk perusahaan. Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja Kesimpulan Alasan perusahaan menanyakan mengapa kami harus menerima Anda pada wawancara adalah untuk mengenal kandidat lebih dalam: apa yang membedakan kandidat dengan pelamar lain, apa nilai yang kandidat bawa ke perusahaan, bagaimana kandidat menghadapi pertanyaan sulit.Persiapan dalam menjawab mengapa perusahaan harus menerima Anda adalah dengan mempelajari perusahaan yang dilamar dan jobdesk pekerjaan, menceritakan keunikan diri, menunjukkan karya atau portofolio yang dimiliki, dan jangan memberikan jawaban yang terlalu klise.Jawaban yang perlu dihindari saat ditanya mengapa perusahaan harus menerima Anda adalah dengan menjawab tidak tahu, memberi kesan sombong, berbohong, dan menghabiskan waktu terlalu lama untuk menjawab 1 pertanyaan. Tidak hanya CV maker gratis, Cake adalah situs lowongan kerja terpercaya dan transparan. Kamu bisa mencari pekerjaan impian kamu dari berbagai perusahaan berkualitas dan ternama. Yuk, buat CV online gratis, portofolio kerja, dan lamar kerja di website pencari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Leony Jardine ---
Job Search Tips
Feb 17th 2025

15+ Negara Terbaik untuk Kerja di Luar Negeri, Dari Asia hingga Eropa!

Apakah kamu pernah mendengar tentang tren #KaburAjaDulu yang viral di media sosial? Tren ini memperlihatkan banyak profesional muda Indonesia yang berbagi pengalaman mereka kerja di luar negeri, mengajak orang untuk mencari kerja di luar negeri juga. Bekerja di luar negeri semakin diminati karena menawarkan peluang karir yang lebih luas, gaji yang kompetitif, serta pengalaman berharga yang bisa membuka banyak pintu di masa depan. Ingin tahu negara mana saja yang cocok untuk memulai karir internasional? Berikut 17 negara terbaik untukmu!15+ Negara Terbaik untuk Kerja di Luar Negeri! Australia 🇦🇺 Taiwan 🇹🇼 Jepang 🇯🇵 Jerman 🇩🇪 Arab Saudi 🇸🇦 Hong Kong 🇭🇰 Korea Selatan 🇰🇷 Malaysia 🇲🇾 Swiss 🇨🇭 Singapura 🇸🇬 Amerika 🇺🇸 Inggris 🇬🇧 Kanada 🇨🇦 Belanda 🇳🇱 New Zealand 🇳🇿 Polandia 🇵🇱 Finlandia 🇫🇮 1. Australia Banyak orang tertarik untuk mengejar Working Holiday Visa (WHV) di Australia. Hal ini tidak mengherankan, mengingat Australia memiliki kualitas hidup yang tinggi, sistem kesehatan yang baik, serta lingkungan kerja yang fleksibel. Australia juga dikenal sebagai negara dengan work-life balance yang baik, di mana jam kerja cenderung fleksibel dan budaya kerja menghargai batasan antara kehidupan profesional dan pribadi. Selain itu, komunitas orang Indonesia di Australia cukup kuat, sehingga kamu tidak perlu merasa sendirian saat memulai hidup di sana. Walaupun gaji yang ditawarkan cukup menggiurkan, harus diingat bahwa biaya hidup di Australia tergolong tinggi. Persaingan dalam mendapatkan WHV pun cukup ketat, terlebih dengan kebijakan visa yang terus diperketat. Peluang untuk mendapatkan pekerjaan kantoran juga relatif sulit, sehingga banyak pemegang WHV yang bekerja di sektor-sektor seperti pertanian, perhotelan, atau jasa. 💰 Rata-rata gaji: AUD 80.000 per tahun (~Rp800 juta) 📚 Baca juga: Serba Serbi Working Holiday Visa (WHV) Australia: Definisi, Syarat, Proses, Biaya, FAQ 2. Taiwan Menurut penelitian oleh GoodStats, Taiwan adalah salah satu negara pilihan orang Indonesia untuk bekerja di luar negeri. Rata-rata gaji di Taiwan dapat dibilang cukup besar mengingat biaya hidupnya yang tidak berbeda jauh dengan Jakarta. Terlebih lagi, banyak industri manufaktur dan teknologi yang berkembang pesat, sehingga peluang kerja untuk ekspatriat terus meningkat. Namun, ada beberapa tantangan dalam bekerja di Taiwan, misalnya kemampuan berbahasa Mandarin yang sering menjadi syarat utama dalam komunikasi sehari-hari. Selain itu, budaya kerja di Taiwan yang cenderung lebih disiplin dapat menjadi tantangan tersendiri bagi orang Indonesia. 💰 Rata-rata gaji: NT$ 600.000 per tahun (~Rp300 juta) 3. Jepang Selain Taiwan, Jepang juga merupakan negara pilihan bagi orang Indonesia. Melansir survei GoodStats, 41% responden memilih Jepang sebagai negara tujuan untuk bekerja. Hal ini disebabkan oleh gaji yang kompetitif dan industri teknologi yang berkembang pesat, serta kualitas hidup yang lebih baik. Tantangan yang sering dihadapi saat bekerja di Jepang adalah budaya kerja yang menuntut disiplin tinggi dan jam kerja yang panjang. Bahasa Jepang juga sering menjadi kewajiban bagi pekerja di Jepang, jadi lebih baik kamu bersiap mempelajari bahasa Jepang apabila kamu memang tertarik bekerja di Jepang. 💰 Rata-rata gaji: JPY 4.5 juta per tahun (~Rp480 juta)4. Jerman Jerman adalah negara pilihan untuk orang-orang yang tertarik bekerja di bidang teknik, manufaktur, dan IT. Jerman sendiri memiliki salah satu ekonomi terkuat di dunia, menawarkan stabilitas karir untuk para pekerja di Jerman. Salah satu program yang populer di kalangan orang Indonesia yang ingin bekerja di Jerman adalah Ausbildung, yaitu program pelatihan kejuruan yang memungkinkan peserta untuk belajar sambil bekerja. Salah satu kendala terbesar bagi banyak pekerja Indonesia di Jerman adalah bahasa. Meskipun sudah mempelajari bahasa Jerman sebelum berangkat, kemampuan bahasa Jerman yang dibutuhkan di dunia sering kali lebih tinggi dari yang dipelajari. Perbedaan musim di Jerman juga membutuhkan adaptasi fisik dan mental, karena musim dingin di Jerman cukup panjang dan dingin. Oleh karena itu, penting untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum memutuskan untuk pergi ke Jerman. 💰 Rata-rata gaji: EUR 50.000 per tahun (~Rp850 juta) 5. Arab Saudi## Paywall Indicator ## Arab Saudi bukan hanya dikenal sebagai pusat minyak dunia, tetapi juga negara yang kaya akan budaya dan tradisi. Akhir-akhir ini, perusahaan di Arab Saudi mulai menawarkan banyak peluang bagi ekspatriat, terutama di sektor energi, konstruksi, juga teknologi informasi. Jika kamu tertarik untuk bekerja di Arab Saudi, jangan lupa untuk mempersiapkan diri menghadapi iklim gurun yang panas dan kering. Di luar itu, kemampuan bahasa Arab sering kali menjadi nilai tambah walaupun bahasa Inggris adalah kunci komunikasi. 💰 Rata-rata gaji: SAR 180.000 per tahun (~Rp700 juta) 📚 Baca juga: Syarat Cara Kerja di Dubai untuk Dapat Gaji yang Fantastis 6. Hong Kong Sebagai salah satu pusat keuangan terbesar di Asia, Hong Kong menawarkan banyak peluang bagi kamu yang ingin membangun karir di sektor keuangan, bisnis internasional, dan teknologi. Bahasa Inggris juga menjadi bahasa sehari-hari di Hong Kong, sehingga kamu tidak perlu belajar bahasa Kanton (Cantonese) ataupun Mandarin untuk bekerja di Hong Kong. Sayangnya, biaya hidup yang tinggi dan sulitnya mencari akomodasi dapat menjadi kendala besar untuk orang-orang yang ingin bekerja di Hong Kong. Bahkan, Hong Kong dinobatkan sebagai kota dengan harga sewa ke-3 termahal di seluruh dunia, setelah New York dan Abu Dhabi. Persaingan mencari kerja di Hong Kong juga sangat ketat, terutama antara sesama ekspatriat. Untuk bisa bersaing, kamu harus mempersiapkan keterampilan yang spesifik juga pengalaman kerja yang kuat. 💰 Rata-rata gaji: HKD 480.000 per tahun (~Rp840 juta) 7. Korea Selatan Di era ini, pasti tidak ada orang yang tidak familiar dengan K-drama dan K-pop. Korea Selatan bukan hanya tempat asal K-drama dan K-pop, tapi juga dikenal sebagai pusat teknologi dan inovasi. Bekerja di Korea Selatan sangat sesuai untuk profesional di bidang teknologi, desain, dan pendidikan. Kendala utama bagi pekerja asing di Korea Selatan adalah perbedaan budaya kerja. Adaptasi dengan lingkungan kerja Korea Selatan yang intens dan kompetitif dapat menjadi tantangan berat, namun ini juga dapat membantumu tumbuh secara profesional. 💰 Rata-rata gaji: KRW 35.000.000 per tahun (~Rp450 juta) 8. Malaysia Malaysia merupakan negara yang ramah bagi pekerja asing, terutama pekerja Indonesia. Dengan biaya hidup yang cukup rendah namun gaji yang kompetitif, banyak orang Indonesia yang tertarik untuk bekerja di negara tetangga kita ini. Kelebihan besar memulai kerja di Malaysia adalah kemiripannya dengan Indonesia, mulai dari bahasa yang digunakan seperti bahasa Melayu dan Inggris, serta gaya hidupnya. Walaupun demikian, kamu akan tetap menemui orang dari etnis dan latar belakang yang berbeda di Malaysia, jadi kamu harus tetap mempersiapkan diri. 💰 Rata-rata gaji: MYR 60.000 per tahun (~Rp210 juta) 📚 Baca juga: Cara Kerja di Malaysia: Syarat, Gaji, Visa, dan Lowongan 9. Swiss Swiss adalah negara dengan kualitas hidup yang tinggi, disertai dengan biaya hidup yang sama tingginya. Meski demikian, banyak orang tetap tertarik untuk tinggal dan bekerja di Swiss karena stabilitas ekonomi, sistem kesehatan yang unggul, infrastruktur modern, serta keseimbangan kerja dan kehidupan yang baik. Selain itu, Swiss menawarkan gaji yang kompetitif, lingkungan kerja profesional, dan peluang karier di berbagai industri global. Tetapi, kompetisi di pasar kerja Swiss sangat ketat, terlebih karena orang-orang di Swiss pada umumnya menguasai setidaknya 3 bahasa, seperti Jerman, Italia, dan Prancis. Selain itu, mendapatkan izin kerja bagi warga negara non-Uni Eropa bisa cukup sulit, mengingat kebijakan imigrasi yang ketat. 💰 Rata-rata gaji: CHF 80.000 per tahun (~Rp1.8 miliar) 10. Singapura Singapura adalah kota modern yang menawarkan gaya hidup yang nyaman dan dinamis. Semua hal di Singapura serba maju, seperti sistem transportasi yang efisien, lingkungan yang bersih dan aman, juga layanan kesehatan terbaik. Sebagai pusat bisnis Asia, ada banyak peluang karir yang menjanjikan. Namun, bekerja di Singapura juga memiliki tantangan tersendiri. Persaingan di pasar kerja sangat ketat karena masyarakat Singapura menjunjung tinggi pendidikan dan keterampilan, sehingga kandidat asing harus memiliki keahlian khusus untuk bisa bersaing. Selain itu, kebijakan ketenagakerjaan di Singapura semakin memperketat pemberian visa kerja bagi pekerja asing demi melindungi tenaga kerja lokal. Biaya hidup yang tinggi, terutama untuk perumahan dan pendidikan, juga menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan. 💰 Rata-rata gaji: SGD 70.000 per tahun (~Rp750 juta) 11. Amerika Banyak orang yang bermimpi untuk kerja di luar negeri menganggap Amerika sebagai tanah penuh peluang baru. Sebagai salah satu pusat ekonomi terbesar di dunia, Amerika menawarkan peluang kerja yang luas, gaji yang kompetitif, serta lingkungan kerja yang dinamis. Bahasa juga tidak menjadi kendala berat di Amerika karena bahasa Inggris digunakan sehari-hari. Meskipun memiliki banyak peluang karir di berbagai industri, tantangan terbesar bagi orang asing yang bekerja di Amerika adalah sulitnya mendapatkan visa kerja. Proses untuk mendaftar visa kerja saja sudah sulit karena persyaratannya yang ketat, kuota yang tersedia juga sangat terbatas, sehingga tidak semua orang daat mendapatkannya. Biaya perumahan dan layanan kesehatan di kota-kota besar seperti New York, San Fransisco, dan Los Angeles juga sangat tinggi, bahkan dapat melampaui rata-rata gaji di kota itu. 💰 Rata-rata gaji: USD 66.000 per tahun (~Rp1 miliar) 12. Inggris Inggris memiliki status sebagai pusat bisnis dan pendidikan global. Inggris menawarkan pelaung kerja yang luas, gaji yang kompetitif, serta lingkungan kerja yang profesional dan multikultural. Bahasa Inggris yang digunakan sehari-hari juga membuat adaptasi lebih mudah bagi pekerja asing. Tetapi tinggal di Inggris tidak seindah itu. Tingkat kriminalitas di kota-kota besar seperti London dilaporkan cukup tinggi, dan banyak kejadian perampokan saat malam hari. Kebijakan imigrasi pun semakin ketat setelah Brexit, sehingga mendapatkan visa kerja menjadi lebih sulit. Biaya hidup juga sangat tinggi, terutama untuk perumahan dan transportasi. 💰 Rata-rata gaji: GBP 33.000 per tahun (~Rp650 juta) 13. Kanada Kanada juga dikenal sebagai salah satu negara dengan kualitas hidup terbaik di dunia dan sistem imigrasi yang lebih terbuka untuk pekerja asing. Kanada memiliki kebijakan kesejahteraan sosial yang baik, seperti layanan kesehatan gratis, yang menjadi daya tarik bagi banyak pekerja asing. Banyak orang yang bekerja di Kanada yang berpendapat bahwa lingkungan kerja di Kanada lebih ramah dan inklusif. Ini adalah salah satu alasan Kanada dinobatkan sebagai tempat terbaik untuk bekerja di tahun 2024. Meskipun memiliki banyak keunggulan, Kanada juga memiliki tantangannya sendiri. Musim dingin yang panjang dan bersalju, dengan cuaca ekstrem di beberapa wilayah, dapat menjadi kendala untuk tinggal di Kanada. Proses mendapatkan izin kerja dan imigrasi di Kanada pun membutuhkan waktu yang lama. 💰 Rata-rata gaji: CAD 55.000 per tahun (~Rp620 juta) 14. Belanda Walaupun memiliki sejarah buruk dengan Indonesia di zaman dulu, banyak orang Indonesia yang sekarang tertarik untuk belajar ataupun bekerja di Belanda. Belanda sendiri dianggap sebagai salah satu negara paling ramah untuk pekerja asing, karena banyaknya perusahaan internasional yang tidak mewajibkan untuk menguasai bahasa Belanda. Gaji kompetitif yang ditawarkan di Belanda tentu disertai dengan biaya hidup yang tinggi. Biaya tempat tinggal di Belanda cukup tinggi, terlebih jika mencari tempat tinggal di kota besar seperti Amsterdam atau Utrecht. Pajak penghasilan juga sangat tinggi, bahkan mencapai 49,5% pada 2024. 💰 Rata-rata gaji: EUR 40.000 per tahun (~Rp700 juta) 15. New Zealand Seperti Australia, New Zealand juga menawarkan lingkungan kerja yang santai dan mengutamakan work-life balance, menjamin kualitas hidup yang tinggi. Dengan keindaan alam yang luar biasa dan masyarakat yang ramah, New Zealand tentunya menjadi pilihan menarik bagi kamu yang ingin mencapai keseimbangan antara karir dan gaya hidup. Sayangnya, jumlah lapangan kerja di New Zealand lebih terbatas dibandingkan negara-negara besar lainnya. Peluang kerja terbanyak ada di sektor pertanian, pariwisata, dan teknologi, namun persaingannya cukup ketat. Proses mendapatkan visa kerja juga bisa memakan waktu dan bergantung pada daftar pekerjaan yang sedang dibutuhkan (skills shortage list). 💰 Rata-rata gaji: NZD 58.000 per tahun (~Rp550 juta) 16. Polandia Polandia semakin populer sebagai tujuan bagi pekerja asing, terutama di sektor manufaktur, IT, dan layanan keuangan. Dengan biaya hidup yang relatif lebih rendah dibandingkan negara Eropa Barat, Polandia menawarkan keseimbangan antara kesempatan kerja dan biaya hidup yang terjangkau. Selain itu, lokasinya yang strategis di tengah Eropa menjadikannya tempat yang menarik bagi kamu yang ingin menjelajahi Eropa lebih lanjut. Namun, ada beberapa tantangan dalam bekerja di Polandia. Bahasa Polandia masih menjadi kendala utama, karena banyak perusahaan lokal lebih mengutamakan pekerja yang bisa berbahasa Polandia. Selain itu, meskipun biaya hidup lebih rendah, gaji di Polandia juga cenderung lebih kecil dibandingkan negara-negara Eropa Barat lainnya. Proses administrasi untuk izin kerja dan tinggal juga bisa cukup memakan waktu. 💰 Rata-rata gaji: PLN 80.000 per tahun (~Rp300 juta) 17. Finlandia Finlandia dikenal sebagai salah satu negara dengan kualitas hidup terbaik di dunia, berkat sistem pendidikan dan kesehatannya yang luar biasa. Dengan ekonomi berbasis teknologi dan inovasi, negara ini menawarkan banyak peluang di sektor IT, teknik, dan penelitian. Selain itu, Finlandia memiliki budaya kerja yang menghargai keseimbangan hidup, dengan jam kerja yang lebih fleksibel dibandingkan banyak negara lain. Namun, bekerja di Finlandia juga memiliki tantangan. Bahasa Finlandia bisa menjadi hambatan bagi pekerja asing, meskipun di sektor teknologi bahasa Inggris cukup umum digunakan. Selain itu, cuaca dingin ekstrem, terutama di musim dingin yang panjang dan gelap, bisa menjadi tantangan besar bagi mereka yang belum terbiasa. Pajak penghasilan yang tinggi juga perlu diperhitungkan sebelum memutuskan untuk bekerja di sini.💰 Rata-rata gaji: EUR 45.000 per tahun (~Rp780 juta) 📍 Baca juga artikel lainnya untuk membantumu mempersiapkan diri untuk kerja di luar negeri 🌏⬇️ Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!Contoh CV Bahasa Inggris untuk Lamar Kerja di Luar NegeriContoh Surat Lamaran Kerja (Cover Letter) Bahasa Inggris + Template Gratis20 Contoh Pertanyaan Interview Bahasa Inggris dan Jawabannya!Kesimpulan Bekerja di luar negeri menawarkan banyak peluang menarik, mulai dari gaji yang kompetitif hingga pengalaman hidup yang berharga. Namun, setiap negara memiliki tantangannya masing-masing, seperti biaya hidup yang tinggi, persyaratan visa yang ketat, hingga perbedaan budaya dan bahasa yang perlu diadaptasi. Oleh karena itu, persiapan yang matang sangat penting sebelum mengambil langkah besar ini. Jika kamu ingin memulai perjalanan karier di luar negeri, pastikan kamu memiliki informasi yang tepat dan peluang kerja yang sesuai dengan keahlianmu. Cake siap membantumu menemukan kesempatan terbaik dan mempersiapkan langkahmu menuju karier internasional. Yuk, mulai persiapanmu sekarang dengan Cake! 🚀 Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD. Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu. Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Career Development
Mar 6th 2024

14 Tips Penting Hari Pertama Kerja Untuk Kelancaran dan Impresi yang Baik!

Hari pertama kerja selalu menjadi hari yang dinantikan semua orang, memberikan ketegangan sekaligus rasa dag-dig-dug. Menjadi awal baru yang ditunggu-tunggu oleh banyak pencari kerja. Nyatanya, hari pertama kerja memang membawa dampak penting loh dalam perjalanan karier seseorang. Nah… apa saja hal yang harus dipersiapkan untuk hari pertama kerja? Tips apa yang penting dan harus diingat bagi karyawan di hari pertama kerja? Temukanlah jawabannya di artikel singkat Cake kali ini! Daftar isi: Persiapan Hari Pertama Kerja Tips Untuk Hari Pertama Kerja Persiapan Sebelum Hari Pertama BekerjaHari pertama kerja bukan hanya merujuk pada hari-H dimana kamu mulai bekerja. Sebelum hari tersebut sampai, kamu harus melakukan persiapan terlebih dahulu lho! Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan sebelum hari pertama masuk kerja. 1. Melakukan Research Jika kamu mulai bekerja di sebuah perusahaan atau memasuki departemen baru, sangatlah penting untuk melakukan riset terlebih dahulu. Mulailah dengan mencari berita atau informasi perusahaan melalui media digital seperti media sosial, linkedin, dll. Kamu pun bisa melakukan riset tentang pekerja di sana melalui profil linkedin mereka. Dengan begitu, kamu dapat lebih memahami tipe pekerja, background, dan dinamika bekerja seperti apa yang ada dalam perusahaan tersebut. 2. Berkomunikasi dengan Human Resource (HR) Tips kedua adalah dengan memulai komunikasi dengan HRD, misalnya seperti menanyakan handbook pekerja atau mendiskusikan hal-hal regulasi perusahaan yang belum sempat dibicarakan saat interview. Apabila kamu seringkali Inisiatif bertanya, kamu akan memberikan kesan baik kepada HRD, selain itu hal ini juga dapat membantu kamu mempelajari banyak hal sehingga lebih percaya diri ketika datang pada hari pertama masuk kerja. 3. Prioritaskan Kesejahteraanmu Memprioritaskan kesejahteraan merupakan tips yang penting untuk mulai bekerja. Contoh konkritnya adalah dengan istirahat yang cukup, melakukan meditasi, menyusun jadwal, dan lainnya. Tentunya kamu ingin bangun dan memulai hari pertama mu dengan cerah dan ceria bukan?Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari KerjaTips Penting Hari Pertama KerjaHari pertama kerja ngapain? Apa saja hal-hal yang harus diperhatikan di hari pertama kerja? Yuk sama-sama simak 15 poin Cake berikut ini!1. Memastikan Pakaianmu Rapih dan Formal Pakailah pakaian yang rapi di hari pertama bekerja. Walaupun mungkin beberapa perusahaan memberikan kebebasan dalam berpakaian, tapi tetap gunakanlah pakaian yang formal dan rapi. Selain akan memberikan impresi atau kesan pertama yang baik untuk rekan kerja di perusahaan, biasanya di hari pertama kerja kamu juga akan mengikuti kegiatan onboarding dan bertemu banyak orang. 2. Tepat Waktu (Punctual)Salah satu hal untuk menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang disiplin adalah dengan datang tepat waktu. Selain itu, datang tepat waktu atau lebih awal juga akan memberimu ruang untuk beradaptasi sebelum dimulainya kegiatan bekerja satu harian.3. Tersenyum Saat bertemu dengan rekan kerja, tunjukkanlah aura yang positif dengan memastikan bahwa kamu tersenyum dan ramah kepada sesama sepanjang hari. Hal ini akan menunjukkan bahwa kamu senang bekerja dengan rekan kerja kamu dan membawa kesempatan untuk connect maupun networking dengan mereka. 4.Berkenalan dengan Rekan Kerja dan Mengingat Nama MerekaTips berikutnya yang penting untuk hari pertama kerja adalah untuk mengingat dan menghafal nama rekan kerjamu. Tidak apa-apa kalau kamu tidak bisa mengingat semua nama mereka di hari pertama kerja. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan mengingat nama rekan kerja yang satu divisi denganmu, kelak kamu bisa mulai membangun memori tentang nama rekan kerja lainnya.5.Tunjukkan Aura PositifTersenyum dan bersikap ramah adalah contoh konkrit dari aura positif. Di hari pertama kerja, sangatlah penting untuk membawa aura positif ke lingkungan kerjamu. Selain membuat rekan kerja merasa nyaman, aura positif juga dapat menular dengan cepat lho! Hal ini juga akan membuat kamu merasa nyaman untuk menjalin koneksi dan bekerja sama dengan rekan kerjamu.6.Fokus Terhadap Pekerjaan, Tunda Urusan PribadiPada Onboarding pada hari pertama kerja, kamu biasanya akan dihujani banyak informasi dari pekerjaan saat handover. Selain urusan dan informasi pekerjaan yang terus bertambah, tidak menutup kemungkinan bahwa akan ada urusan pribadi yang bisa saja mengganggu kamu. Ini akan membuatmu bingung akan apa yang harus dilakukan saat pertama kali masuk kerja karena banyaknya tanggung jawab. Hal ini wajar, tapi sebanyak apapun informasi baru yang kamu dapatkan, ingatlah untuk fokus pada pekerjaan kamu dan tundalah terlebih dahulu urusan pribadi. Ingat! jika kamu punya usaha sampingan seperti freelance job, janganlah melakukannya di hari pertama kerja karena jika ketahuan oleh bos atau rekan kerja, maka itu akan meninggalkan impresi yang buruk.7.Manfaatkan Jam Makan untuk Berbaur dengan Teman Kerja Terimalah ajakan rekan kerja yang mengajakmu untuk makan siang bersama di hari pertama kerja. Makan bersama merupakan momen yang tepat untuk menjalin hubungan/networking dengan teman kerja. Kamu pun bisa bertanya atau berdiskusi tentang role, budaya perusahaan dan informasi lainnya tentang perusahaan. Jika kamu tidak mendapatkan ajakan, maka ambillah inisiatif untuk mengajak mereka dan berbaur dengan mereka.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja 8.Catat Poin-Poin PentingNormal saat di hari pertama kerja kamu menemukan kebingungan akibat banyaknya arus informasi baru yang dipelajari. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mencatat poin-poin penting seputar pekerjaanmu. Misalnya alur kerja, nomor atau bagian penting, peraturan perusahaan, dan lainnya. 9. Berpartisipasi di Acara Setelah Jam Pulang Kantor Beberapa perusahaan mengadakan acara kumpul-kumpul setelah jam pulang kantor. Jika memungkinkan, cobalah untuk bergabung dan pergunakanlah kesempatan ini untuk berbaur dan mengenal rekan kerjamu dengan lebih jauh lagi. 10. Tidak Malu Bertanya Jika ada hal yang tidak dimengerti, berinisiatif lah untuk bertanya dan jangan malu untuk bertanya. Janganlah sungkan dan ragu untuk bertanya, karena lebih baik bertanya dan mengerti daripada mengerjakannya dengan asal dan tidak sesuai sehingga merugikan rekan kerjamu yang lain. Sikap inisiatif dan positif juga akan meninggalkan kesan bekerja yang positif di perusahaan. 11. Hindari Bergosip Seperti yang sudah diketahui, bergosip adalah perilaku yang tidak baik dan dapat merusak relasi. Di hari pertama kerja, kamu mungkin saja mendengarkan beberapa kabar burung seputar lingkungan dan budaya kerja, tapi ingatlah untuk tidak bergosip. Dengan memberi komentar dan ikut bergosip hanya akan meninggalkan impresi negatif terhadap dirimu di tempat kerja. 12. Jadi Dirimu Sendiri Hal berikutnya yang penting untuk diperhatikan adalah dengan menjadi dirimu sendiri. Percayalah bahwa bos tempat kerja mu sudah percaya bahwa kamu capable dalam menghandle pekerjaan yang ada, maka cobalah untuk relax dan bekerja dengan karakter diri sendiri. 13. Perhatikan Company Culture Budaya perusahaan merupakan salah satu aspek penting untuk diperhatikan saat bekerja di perusahaan/institusi baru. Selain memberikan gambaran akan lingkungan kerja, company culture juga akan sangat berpengaruh dengan sistem kerjamu. Maka sangat penting untuk memahaminya! 14. Menunjukkan Rasa Terima Kasih Di hari pertama kerja, tentunya ada rekan-rekan kerja yang akan membimbing kamu untuk lebih familiar dengan sistem kerja, budaya ataupun peraturan kerja. Nah, untuk menunjukkan rasa terima kasih kepada mereka, kamu bisa mentraktirnya di jam coffee break, memberi gift atau simply mengucapkan kata “thank you” secara tulus.Buat CV ATS-friendly di Cake sekarang juga! Ada 50+ template dan 100% gratis!Buat CV Kesimpulan Jadi di hari pertama kerja harus ngapain? Untuk menjawab pertanyaan ini, Cake sudah merangkum artikel kali ini ke beberapa poin penting. Yuk sama-sama simak poin pentingnya, semoga bermanfaat untuk diaplikasikan di hari pertama kerja mu! Sebelum hari pertama kerja dimulai, luangkanlah waktu setidaknya satu minggu untuk mengorganisir dan membuat perencanaan sebelum memulai hari pertama bekerja. Misalnya dengan melakukan riset tentang budaya perusahaan, berkomunikasi dengan pekerja disana, dan lainnya.3 tips untuk mempersiapkan hari pertama kerja: melakukan research, berkomunikasi dengan HR, dan memprioritaskan kesejahteraan.Ada beberapa tips yang dapat dilakukan di hari pertama kerja, misalnya seperti datang tepat waktu, mencatat poin-poin penting, menunjukkan aura positif, menghadiri acara kebersamaan sepulang kantor, hindari bergosip dan urusan pribadi, dan lainnya.Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development!--- Ditulis Oleh Lydia Gavrila ---
Job Search Tips
Mar 7th 2025

Kerja di Korea Selatan: Panduan Lengkap untuk Pekerja Indonesia

Kerja di Korea Selatan, Kenapa Tidak?Korea Selatan memang terkenal dengan industri hiburannya seperti drama Korea dan K-Pop yang mendunia, tetapi Korea Selatan juga memiliki perekonomian yang kuat dengan beragam peluang kerja untuk tenaga asing.Banyak orang Indonesia yang mulai tertarik untuk bekerja di Korea, karena standar gaji yang kompetitif, budaya kerja yang menarik, dan fasilitas yang modern. Tertarik untuk bekerja di Korea? Cari tahu lebih lanjut tentang cara kerja di Korea Selatan dan apa saja yang harus kamu persiapkan agar sukses berkarir di Negeri Ginseng ini!Daftar Isi: Mengapa Kerja di Korea? Syarat Kerja di Korea Visa Kerja di Korea Cara Mencari Kerja di Korea Gaji dan Biaya Hidup di Korea Mengapa Kerja di Korea? Kenapa Kerja di Korea?Ada beberapa alasan mengapa banyak orang tertarik untuk kerja di Korea, antara lain: ✅Gaji yang Kompetitif: Gaji rata-rata di Korea cukup tinggi dibandingkan dengan negara Asia lainnya. Bahkan untuk pekerja di sektor manufaktur atau perhotelan, kamu bisa mendapatkan gaji jauh lebih besar dibandingkan di Indonesia. ✅Peluang Karir yang Menjanjikan: Banyak perusahaan multinasional, startup teknologi, dan industri kreatif di Korea yang terbuka untuk tenaga kerja asing. ✅Program Kerja yang Beragam: Pemerintah Korea memiliki beberapa program resmi untuk memudahkan pekerja asing, seperti G-to-G (Government to Government) untuk tenaga kerja terampil dan E-9 Employment Permit System (EPS) untuk pekerja sektor manufaktur dan konstruksi. ✅Budaya Populer dan Modernisasi: Dengan pengaruh K-pop, drama Korea, serta lingkungan modern yang canggih, bekerja di Korea menawarkan pengalaman unik bagi pekerja asing. ✅Fasilitas dan Lingkungan Kerja Modern: Korea dikenal dengan teknologi canggih dan lingkungan kerja yang profesional, termasuk budaya kerja yang disiplin dan efisien.Syarat Kerja di Korea Kerja di Korea menarik bukan? Sebelum melamar kerja, ada beberapa syarat untuk kerja di Korea yang harus kamu penuhi: 1. Kemampuan Bahasa Korea Untuk bekerja di Korea, lebih baik jika kamu memiliki pemahaman dasar bahasa Korea. Kemampuan bahasa Korea dapat membantumu agar lebih cepat beradaptasi dalam lingkungan kerja, dan beberapa perusahaan juga seringkali mengadakan wawancara dalam bahasa Korea sebagai bagian dari proses rekrutmen. Salah satu cara untuk membuktikan kemampuan bahasa Korea adalah dengan mengikuti ujian TOPIK (Test of Proficiency in Korean). Untuk pekerja dalam program G-to-G atau EPS, minimal harus memiliki TOPIK Level 1 atau 2. Sementara itu, untuk profesional seperti insinyur dan tenaga medis, biasanya membutuhkan level yang lebih tinggi. 2. Visa dan Izin Kerja Pekerja asing di Korea wajib memiliki visa yang sesuai dengan jenis pekerjaan yang akan dilakukan di Korea. Beberapa visa yang umum digunakan adalah: E-7 VisaE-9 VisaD-10 VisaH-2 Visa Visa kerja harus diperpanjang secara berkala sesuai dengan aturan yang berlaku. Baca lebih lanjut tentang visa kerja di Korea di bagian selanjutnya. 3. Pendidikan dan Keahlian Pekerjaan di bidang teknologi, kesehatan, atau teknik umumnya memerlukan ijazah dan pengalaman kerja yang relevan. Untuk pekerja di sektor manufaktur atau jasa, biasanya cukup dengan pelatihan kerja atau pengalaman di bidang relevan. 4. Kesehatan yang Baik Pekerja asing biasanya harus menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja. Korea memiliki standar kesehatan yang ketat untuk memastikan pekerja dalam kondisi fisik yang baik. Visa Kerja di Korea Untuk bisa bekerja di Korea Selatan, kamu harus memiliki visa kerja yang sesuai dengan jenis pekerjaan yang akan dilakukan. Berikut adalah beberapa jenis visa kerja yang tersedia: E-7 Visa: Diperuntukkan bagi tenaga profesional seperti insinyur, teknisi, atau pekerja terampil lainnya.E-9 Visa: Untuk tenaga kerja di sektor manufaktur, perikanan, dan pertanian yang direkrut melalui program EPS (Employment Permit System).D-10 Visa: Visa pencari kerja bagi mereka yang ingin mencari pekerjaan di Korea sebelum mendapatkan kontrak resmi.H-2 Visa: Untuk tenaga kerja dari negara tertentu, termasuk Indonesia, dalam skema program kerja sementara.Cara Mendaftar Visa Kerja di Korea1️⃣ Persiapkan Dokumen yang Dibutuhkan Paspor yang masih berlakuSurat kontrak kerja dari perusahaan di KoreaSertifikat kemampuan bahasa Korea (TOPIK) jika diperlukanSurat rekomendasi dari instansi terkait (jika ada)Hasil pemeriksaan kesehatan 2️⃣ Ajukan Permohonan ke Kedutaan Besar Korea Selatan Kunjungi situs resmi Kedutaan Besar Korea Selatan di Indonesia (http://overseas.mofa.go.kr/id-id/index.do) untuk mendapatkan formulir aplikasi dan informasi terbaru.Lengkapi formulir dan serahkan dokumen yang diperlukan.Bayar biaya administrasi sesuai dengan jenis visa yang diajukan. 3️⃣ Tunggu Proses Verifikasi Proses persetujuan visa biasanya memakan waktu sekitar 5-15 hari kerja, tergantung jenis visa.Jika disetujui, pemohon akan mendapatkan visa yang tertera di paspor mereka. 4️⃣ Berangkat ke Korea dan Daftarkan Diri di Imigrasi Setelah tiba di Korea, pekerja harus melapor ke kantor imigrasi setempat untuk mendapatkan Alien Registration Card (ARC), yang berfungsi sebagai kartu identitas resmi selama tinggal di Korea.Pastikan untuk selalu memperbarui visa sebelum masa berlaku habis. Untuk informasi lebih lanjut tentang visa kerja di Korea, kamu dapat mengunjungi situs resmi Imigrasi Korea di www.hikorea.go.kr. Cara Mencari Kerja di Korea Bagi yang ingin mengetahui cara kerja di Korea Selatan, berikut adalah langkah-langkahnya: 1. Cari Informasi Lowongan Kerja Kamu dapat mencari informasi lowongan kerja di Korea melalui situs resmi perusahaan atau platform rekrutmen seperti Job Korea dan Saramin. Selain itu, kamu juga bisa bergabung dengan program rekrutmen tenaga kerja Indonesia ke Korea melalui BNP2TKI. Untuk pekerja di sektor manufaktur, pertanian, jasa, perikanan, dan konstruksi, kamu juga dapat mengikuti program G-to-G (Government to Government) yang difasilitasi oleh pemerintah Indonesia dan Korea. 2. Persiapkan Dokumen yang Dibutuhkan Sebelum mulai kerja di Korea, jangan lupa untuk siapkan dokumen yang diperlukan. Pastinya, kamu butuh CV dan surat lamaran dalam bahasa Korea atau Inggris untuk melamar kerja, juga portofolio jika ada. Jika kamu belum mempersiapkan CV ataupun surat lamaran, kamu dapat mengecek contoh CV dan surat lamaran dalam bahasa Inggris di sini ⬇️Contoh CV Bahasa InggrisContoh Cover Letter Bahasa Inggris Kalau kamu sudah melalui ujian bahasa Korea seperti TOPIK, jangan lupa untuk menyiapkan sertifikat asli dan fotokopi. Perhatikan juga persyaratan dari lowongan yang dilamar, jangan lupa untuk menyiapkan dokumen pendukung lainnya.Sedang bersiap untuk lamar kerja ke luar negeri? Buat CV yang ATS-Friendly dengan 50+ template gratis di Cake 📄Buat CV 3. Lakukan Wawancara dan Tes Beberapa perusahaan akan mengadakan wawancara secara online atau langsung di Korea. Jangan lupa untuk berlatih sebanyak mungkin, baik dalam bahasa Inggris dan Korea. Kamu bisa mengecek contoh jawaban interview dalam bahasa Inggris di sini. 4. Dapatkan Visa dan Izin Kerja Setelah mendapatkan pekerjaan, langkah berikutnya adalah mengurus visa dan izin kerja. Perusahaan tempat bekerja biasanya akan membantu dalam proses pengajuan visa, tetapi jangan lupa untuk memperhatikan prosedurnya ya! Biasanya, kamu harus mendapatkan surat sponsorship dalam bentuk kontrak kerja saat pengajuan visa. Setelah mengumpulkan semua dokumen yang diperlukan, kamu harus mengajukan visa kerja di Kedutaan Besar Korea di Indonesia. 5. Berangkat ke Korea dan Mulai Bekerja Setelah visa disetujui, saatnya bersiap untuk berangkat ke Korea dan memulai pekerjaan! Jangan lupa untuk mempersiapkan dokumen penting, akomodasi, dan pakaian yang sesuai sebelum berangkat ke Korea. Sesampainya di Korea, pekerja harus segera melapor ke kantor imigrasi dan menyelesaikan seluruh urusan administrasi yang diperlukan, termasuk registrasi tempat tinggal. Pekerja juga harus mengajukan Alien Registration Card (ARC) dalam waktu 90 hari sejak kedatangan.Gaji dan Biaya Hidup di Korea Sebelum memutuskan untuk kerja di Korea, penting untuk mengetahui rata-rata gaji serta biaya hidup di sana. Berikut adalah beberapa informasi penting: 💰Gaji Rata-Rata di Korea Gaji di Korea bervariasi tergantung pada sektor pekerjaan dan tingkat pengalaman. Berikut perkiraan gaji berdasarkan jenis pekerjaan: Pekerja Pabrik (E-9 Visa): KRW 2.000.000 - 2.500.000 per bulan (sekitar Rp24.000.000 - Rp30.000.000).Pekerja Sektor Jasa: KRW 2.200.000 - 3.000.000 per bulan (sekitar Rp26.400.000 - Rp36.000.000).Tenaga Profesional (E-7 Visa): KRW 3.500.000 - 6.000.000 per bulan (sekitar Rp42.000.000 - Rp72.000.000).Pekerja di Industri IT dan Teknologi: KRW 4.000.000 - 8.000.000 per bulan (sekitar Rp48.000.000 - Rp96.000.000). Gaji ini bisa lebih tinggi tergantung pada pengalaman dan keterampilan yang dimiliki pekerja. 💸 Biaya Hidup di Korea Meskipun gaji di Korea cukup tinggi, biaya hidup di Korea juga relatif mahal dibandingkan di Indonesia. Berikut perkiraan biaya hidup di Korea dalam rupiah: Sewa Apartemen (Studio di Seoul): Rp7.000.000 - Rp15.000.000 per bulan.Makan di Restoran: Rp80.000 - Rp200.000 per sekali makan.Transportasi (Subway/Bus): Rp600.000 - Rp1.200.000 per bulan.Tagihan Listrik, Air, dan Internet: Rp1.000.000 - Rp2.500.000 per bulan.Asuransi Kesehatan: Rp1.200.000 - Rp2.500.000 per bulan. Dengan perhitungan ini, biaya hidup bulanan di Korea bisa mencapai Rp15.000.000 - Rp30.000.000, tergantung pada gaya hidup dan lokasi tempat tinggal.💡 Tertarik melamar kerja di luar negeri? Baca juga artikel berikut ini:Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!Serba Serbi Working Holiday Visa (WHV) Australia: Definisi, Syarat, Proses, Biaya, FAQSyarat Cara Kerja di Dubai untuk Dapat Gaji yang FantastisApa Itu Ausbildung Jerman? Syarat, Cara Daftar Dokumen15+ Negara Terbaik untuk Kerja di Luar Negeri, Dari Asia hingga Eropa!Cara Kerja di Malaysia: Syarat, Gaji, Visa, dan Lowongan Kesimpulan Bekerja di Korea Selatan bisa menjadi pengalaman yang menarik dan bermanfaat, terutama dengan gaji yang kompetitif dan peluang karir yang luas. Namun, sebelum berangkat, pastikan kamu memahami syarat kerja di Korea, mengurus visa kerja dengan benar, serta memperkirakan biaya hidup di Korea agar lebih siap menghadapi kehidupan di sana. Dengan persiapan yang matang dan pemahaman yang baik tentang budaya kerja di Korea, kamu bisa menjalani karir yang sukses dan mendapatkan pengalaman berharga di Negeri Ginseng. Jangan lupa untuk selalu memperbarui informasi mengenai kebijakan ketenagakerjaan dan imigrasi melalui situs resmi pemerintah Korea seperti Hi Korea agar tetap mengikuti aturan yang berlaku. Semoga sukses dalam perjalanan karirmu di Korea Selatan! Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD. Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu. Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Resume & CV
Apr 29th 2025

3 Contoh CV Management Trainee dan Tipsnya Agar Stand Out!

Kalau kamu seorang fresh graduate atau pekerja dengan masa kerja yang masih minim, mengikuti program Management Trainee adalah pilihan yang baik untuk karier ke depan. Program ini dipersiapkan perusahaan untuk mencari calon-calon manajer dan pemimpin hebat. Agar bisa terpilih untuk program tersebut, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat CV Management Trainee. Ternyata membuat sebuah CV harus hati-hati karena kamu akan berhadapan dengan sistem AI yang dinamakan Applicant Tracking System (ATS). Tenang saja, Cake telah menyusun tips dan contoh CV Management Trainee yang akan membantu kamu. Simak sampai habis agar tidak ketinggalan tips dan trik pentingnya, ya!Daftar isi: 3 Contoh CV Management Trainee Struktur Management Trainee CV Tips Menulis CV untuk Management Trainee Ikut Program Management Trainee oleh Cake 3 Contoh CV untuk Management Trainee 1. Contoh CV Management TraineeContoh CV Management Trainee -- Dibuat di Cake2. Contoh CV Management Trainee Fresh GraduateContoh CV Management Trainee Fresh Graduate -- Dibuat di CakeIngin buat CV Management Trainee di atas? Yuk, buat di Cake, ada 50+ template profesional dan ATS Friendly, 100% Gratis!🎉Buat CV3. Contoh CV untuk Management Trainee Bahasa Inggris Nandi Anggraeni [email protected](+62)-08-000-222LinkedIn: Nandi AnggraeniPortfolio: bit.ly/nandianggraeniJakarta, Indonesia With one year of experience as a Human Resources Coordinator at PT Informa, I've specialized in employee performance improvement, achieving up to a 50% increase. Prior to that, I gained valuable experience as a Human Resources Assistant intern at Oracle, where I honed my skills in handling company HR issues swiftly and proposing effective solutions. I'm highly motivated to leverage my experience in the Management Trainee Program at PT Ecology Banua. Work Experience Human Resources CoordinatorInforma January 2023–Present Developed and implemented HR policies, procedures and programs that resulted in a 50% increase in employee’s work efficiency.Managed the hiring process, new employee orientation and ensured good employee relations.Conducted hiring interviews with 30 candidates per day and provided feedback to the hiring manager.Assisted in conducting monthly employee performance reviews. Human Resources Assistant Intern Oracle July 2017–July 2019 Successfully improved the efficiency of the recruiting process for over 20 positions.Assisted Senior HR in organizing and entering important employee documents and data into the Talenta.co system.Organized interview schedules for 25 candidates per day and established communication with candidates. Education Gadjah Mada UniversityBachelor of EconomicsJanuary 2018 - December 2022Summa Cum Laude SkillsHard Skills: Microsoft Office (Excel, Word)NotionSynthesioGoogle AlertsGoogle Keywords ToolsTalenta.co Soft Skills: Effective communicationLeadershipProblem solvingCritical and analyticalHighly adaptableCreative Languages: Indonesian Language (Native)English (TOEFL 550)Mandarin (HSK 3)Japanese (NHK 3) Certifications Leadership Training - Global Leadership Training (Jan 2024)Management Skills Certificate - HRCI Learning (Jun 2023)Project Management Certificate - Google (Sep 2023) Struktur CV Management Trainee Apakah kamu salah satu orang yang mengira bahwa CV bisa dibuat begitu saja tanpa mengikuti ketentuan khusus? Sayangnya, HR sebenarnya sudah memiliki patokan struktur CV. Hal ini digunakan untuk mempermudah proses seleksi sekaligus memastikan informasi yang ditulis kandidat menjadi lebih padat. 1. Data Diri Data diri adalah kumpulan informasi yang melekat pada dirimu. Bagian data diri ini memudahkan HR untuk mengidentifikasi siapa dirimu, latar belakang, dan juga informasi krusial. Mari kita bedah satu-persatu bagian dalam Management Trainee CV di bawah ini: Data yang Perlu Dicantumkan:NamaAlamat emailNomor teleponLink portofolio (jika ada)Akun LinkedInDomisili Jika dirasa memang dibutuhkan, kamu juga bisa mencantumkan informasi lain seperti:Posisi di perusahaan sebelumnyaAkun media sosial (sebaiknya terpisah dari akun yang berisi kehidupan personal) Contoh menulis data diri di CV Management Trainee:Nadya Oskara(+62)08-xxx-xxxx[email protected]/portofolionadyaoskaralinkedin.com/in/nadyaoskaraSurabaya, IndonesiaFresh Graduate S-1 Manajemen Bisnis, Universitas Indonesia Sebagai tambahan, hindari untuk memberikan informasi sensitif terutama jika dirimu belum resmi diterima sebagai karyawan. Selalu ada kemungkinan untuk kebocoran data, oleh karena itu lebih baik jika kamu tidak mencantumkan alamat lengkap, fotokopi KTP, hingga informasi terkait rekening tabungan. 2. Deskripsi Diri Deskripsi diri berfungsi sebagai susunan kalimat yang berisi ringkasan CV untuk menarik perhatian HR. Ada dua cara untuk menuliskan deskripsi diri di CV Management Trainee, berikut penjelasan lengkapnya: Perkenalan diri yang berisi nama, pengalaman terakhir (fresh graduate bisa menuliskan nama jurusan dan nilai IPK sebagai gantinya).Deskripsi diri sebaiknya tidak lebih dari 3 hingga 4 kalimat.Perjelas pengalaman kerja, magang, volunteer, maupun organisasi. Jika memiliki pencapaian, tulis dalam format terukur (contoh: berhasil meningkatkan penjualan hingga 99%, dll). Format yang sering disebut CV summary ini biasanya dipakai untuk job seekers yang sudah memiliki pengalaman sebelumnya.Pada kalimat terakhir, perjelas tujuan yang ingin kamu capai (contoh: dengan pengalaman tersebut, saya yakin dapat menjalani program Management Trainee untuk posisi Engineer Assistant di PT XXX). Jenis ini seringkali disebut sebagai CV objective dan biasa dipakai oleh fresh graduate. Namun tidak menutup kemungkinan job seekers profesional juga bisa menggunakan format di atas. Contoh Deskripsi Diri untuk CV Management Trainee Professional:Digital Marketing Staff dengan pengalaman 1 tahun. Berhasil mengimplementasikan strategi pemasaran, membuat penjualan produk XXX dari PT XXX mengalami peningkatan hingga 40% pada paruh pertama tahun 2024. Menguasai Microsoft Office, mampu beradaptasi dengan cepat, komunikatif, dan pekerja keras. Memiliki motivasi tinggi untuk bergabung dalam program Management Trainee sebagai Calon Kepala Cabang PT XXX. 3. Pengalaman Saatnya membahas tentang bagian paling penting dalam CV Management Trainee yaitu pengalaman kerja. HR biasanya hanya menghabiskan waktu tidak lebih dari 10 detik untuk memutuskan apakah CV yang masuk memang menarik perhatian mereka atau tidak. Lalu, bagaimana cara agar membuat daftar pengalaman jadi mudah dibaca? Berikut tipsnya: Gunakan bullet points supaya kalimat yang kamu susun lebih padat dan ringkas.Gunakan kata kunci yang ada di lowongan pekerjaan.Cantumkan informasi penting: nama perusahaan, lama periode bekerja, serta posisi terakhirmu. Untuk fresh graduate bisa mengganti informasi ini dengan pengalaman magang, berorganisasi, dan lain-lain.Pakai kata kerja agar kalimat yang kamu tulis lebih berdampak seperti: meningkatkan, merencanakan, menumbuhkan, mengimplementasikan, dan lain-lain. Penggunaan kata kerja adalah cara lain untuk meng-highlight keterampilan dan pencapaianmu.Sama seperti saat menulis deskripsi diri, perjelas pencapaianmu dalam satuan yang bisa diukur. Ini memudahkan HR menilai cara kerjamu dengan cepat.Kalau kamu memiliki pengalaman kerja yang panjang, lebih baik hanya memasukkan pengalaman sepuluh tahun terakhir. Contoh Pengalaman Kerja Fresh Graduate di CV Management Trainee:Pengalaman MagangDigital Marketing InternMizan (Agustus 2023 - April 2024)Membuat rencana pengujian A/B untuk konten unggahan Instagram yang berhasil meningkatan Return of Investment (ROI) sebesar 10%.Membantu marketing TEAM dalam menyusun konten SEO untuk situs resmi perusahaan.Melakukan riset di berbagai platform untuk memahami tren pasar. Contoh Pengalaman Kerja untuk Profesional di CV Management Trainee:Pengalaman KerjaHuman Resources AssistantPT Angkasapura(April 2023 - Februari 2024)Menjadwalkan wawancara dengan HR senior dan user untuk 30 kandidat per hari.Menyusun dan menyebarkan lebih dari 20 lowongan pekerjaan di berbagai portal job dan akun sosial media perusahaan.Membantu HR senior dalam menyusun kebutuhan pelatihan calon karyawan. 4. Skill Daftar keahlian adalah alat penunjang ketika nanti kamu diterima bekerja. Selain kemampuan teknis (hard skills) yang berhubungan dengan penggunaan alat-alat kerja, perusahaan juga memberikan penghargaan tinggi jika kamu memiliki kemampuan non-teknis (soft skills) yang berhubungan dengan sikap hingga cara berkomunikasi dengan partner kerja, atasan, hingga klien. Di dunia sekarang ini, kemampuan soft skills sangat dicari oleh perusahaan. Penelitian tahun 2017 menyatakan bahwa soft skills semakin dibutuhkan untuk mengisi ⅔ pekerjaan di dunia hingga tahun 2030 nanti. Berikut adalah contoh hard skill dan soft skill Management Trainee.Hard Skill: Menguasai Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint)Menguasai research toolsAhli dalam menggunakan Canva dan Adobe PremiereMenguasai bahasa pemrogramanMenguasai graphic designMenguasai digital securityMenguasai bahasa Inggris Soft Skill: Memiliki kemampuan memimpinPekerja kerasKomunikatifMudah beradaptasiDapat bekerja dalam timMampu berpikir kritisMampu memecahkan masalah dengan cepat dan tepat 5. Riwayat Pendidikan Calon manajer perusahaan, perhatikan hal-hal ini ketika mencantumkan riwayat pendidikan. Informasi ini penting karena perusahaan memang secara khusus mencari fresh graduate yang memiliki potensi untuk menduduki posisi sebagai manajer. Untuk itu, di bawah ini adalah tips yang bisa kamu terapkan: Tulis maksimal dua riwayat pendidikan terbaru.Gunakan bullet points agar informasi mengenai nama almamater, jurusan, periode menempuh pendidikan, hingga IPK, tersusun rapi.Sebagian besar perusahaan biasanya hanya mensyaratkan pelamar memiliki ijazah S-1. Bahkan ada beberapa yang memperbolehkan lulusan SMA untuk turut mendaftar. Namun jika kamu memiliki gelar S-2 dan S-3 yang relevan dengan posisi MT, tidak masalah untuk mencantumkannya. Contoh Menulis Riwayat Pendidikan di CV Management Trainee: Riwayat PendidikanUniversitas IndonesiaS2 Manajemen Bisnis (Januari 2023 - Januari 2024)IPK 3.9/4.0, Summa Cum LaudeUniversitas IndonesiaS1 Jurusan Manajemen Bisnis (Januari 2018 - Januari 2022)IPK 3.7/4.0, Cum Laude 6. Informasi Tambahan Sekarang kita memasuki bagian terakhir dari sebuah CV. Sertifikat dari lembaga terpercaya, kemampuan berbahasa asing, hingga penghargaan adalah informasi berharga yang bisa menambah nilai CV untuk Management Trainee. Akan tetapi, tetap ada hal-hal yang perlu kamu perhatikan saat mencantumkan informasi tambahan: Pastikan daftar sertifikat, kemampuan bahasa asing, dan juga penghargaan merupakan yang paling baru dan relevan dengan program Management Trainee.Jika kamu memiliki kemampuan berbahasa asing, jangan lupa untuk mencantumkan skor dari hasil tes resmi.Sertifikat berbeda dengan lisensi. Lisensi adalah sebuah surat dari lembaga pemerintah yang menyatakan keterampilanmu sudah teruji dan legal untuk digunakan. Sementara sertifikat bisa dikeluarkan oleh lembaga mana pun di luar pemerintah. Contoh Informasi Tambahan di CV Management Trainee: SertifikatManagement Skills Certificate - HRCI Learning, 2022Project Management Certificate - Google, 2021Kemampuan BahasaBahasa Indonesia (native)Bahasa Inggris (TOEFL 5800)Mandarin (HSK 4)Jepang (NHK 2) Tips Saat Membuat CV Management Trainee 1. Lakukan Riset Mendalam Tentang Perusahaan yang Kamu Lamar Ketika kamu melewati tahapan wawancara, pertanyaan paling umum yang diajukan oleh HRD adalah, “Apa saja yang kamu ketahui tentang perusahaan kami?”. Pertanyaan tersebut bukan hanya basi-basi, tapi untuk mengetahui sejauh mana komitmen dan tingkat keseriusan kandidat agar bisa bergabung dengan perusahaan. Memberikan jawaban yang tegas dan jelas atas pertanyaan di atas bisa meningkatkan kesan dan impresi tim rekrutmen terhadapmu. Namun, tahapan riset tidak hanya membantumu dalam persiapan wawancara. Manfaatnya bahkan lebih besar lagi. Riset akan memberi gambaran tentang lingkungan kerja seperti apa yang kamu hadapi saat bergabung dengan perusahaan tersebut, berapa perkiraan gaji yang mereka tawarkan, seperti apa jenjang karier yang tersedia, apakah perusahaan memberikan kesempatan belajar untuk karyawannya, dan lain-lain. Kamu bisa melakukan riset melalui akun media sosial perusahaan, situs resmi, dan juga situs-situs yang menyediakan review anonim untuk melihat potensi turnover. Dengan begitu saat mengirim CV Management Trainee, kamu sudah memperkirakan perusahaan seperti apa yang dilamar. 📚 Baca juga:10 Pertanyaan Interview Management Trainee dan Bocoran Jawabannya 2. Gunakan Kata Kunci dan Sesuaikan CV Management Trainee Bukan rahasia lagi kalau banyak perusahaan memilih untuk menggunakan mesin Applicant Tracking System (ATS) untuk menyaring pelamar yang sesuai. Mesin ATS mengurangi beban pekerjaan HR sekaligus mempercepat proses seleksi. Oleh karena itu, penting untuk membuat CVyang ATS friendly. ATS bekerja dengan menelusuri kata kunci alias keywords yang dimasukkan oleh perusahaan. CV Management Trainee yang mengandung kata kunci sesuai dengan yang persyaratan akan terdeteksi sebagai ‘lamaran yang sesuai’. Mari kita bedah kata kunci dalam lowongan kerja di bawah ini:Lowongan Management Trainee di Paragon Corp -- Diambil dari Cake Kata kunci yang bisa digunakan antara lain antara lain: S-1 Farmasi, S-1 Teknik Kimia, S-1 Kimia, skill manajemen, komunikasi, dan analitis. Kamu bisa menempatkan kata kunci di bagian deskripsi diri, pengalaman kerja, dan cover letter. Agar tidak terkesan terlalu berlebihan, taruh kata kunci sealami mungkin, ya! Jika sudah memahami cara kerja kata kunci di dalam sebuah CV, kamu perlu memperhatikan bahwa setiap perusahaan belum tentu menerapkan syarat dan kualifikasi yang sama.Sebagai contoh, program Management Trainee di atas tadi mensyaratkan lulusan jurusan Farmasi, Kimia, atau Teknik Kimia, sementara program Management Trainee di Rodamas tidak memiliki syarat latar belakang pendidikan khusus.Lowongan Management Trainee di Rodamas-- Diambil dari Cake Oleh karena itulah seorang job seeker sebaiknya menyiapkan lebih dari satu CV yang disesuaikan dengan poin-poin di dalam tiap lowongan pekerjaan.Mau gabung program Management Trainee? Yuk, daftar sekarang di Cake dan dapatkan peluang pelatihan dan pengembangan karir yang melimpah!🎉Daftar Sekarang 3. Jangan Lupa Untuk Membuat Cover Letter Terdengar seperti pekerjaan tambahan karena kamu perlu menyiapkan cover letter. Namun percayalah, cover letter yang ditulis dengan baik dan menggugah punya dampak besar terhadap penilaian HR terhadap dirimu. Apakah setiap lamaran yang dikirim membutuhkan cover letter? Biasanya tidak semua perusahaan mewajibkan pelamar untuk membuat cover letter. Namun kamu tetap perlu menuliskan “pengantar” di badan email atau ketika mendaftar di job portal milik perusahaan secara langsung. Nah, cara kerjanya hampir sama dengan cover letter. Fungsi utama dari cover letter adalah memberikan kesempatan bagi rekrutmen untuk mengenal sisi personalmu dengan lebih baik. Lewat cover letter kamu bisa menjelaskan motivasi mendaftar, pengalaman kerja, cita-cita karier, hingga perjalananmu menambah pengetahuan dan keahlian kerja lewat kursus maupun kelas-kelas khusus. Dalam artikel di BBC, cover letter adalah kesempatan emas untuk lebih menonjol dibanding kandidat lain. Jadi, tunggu apalagi, cek contoh dan cara membuat cover letter yang baik dan benar:Cover Letter Bahasa IndonesiaCover Letter Bahasa Inggris 4. Lakukan Proofreading Sebelum Mengirim CV Management Trainee Langkah terakhir sebelum mengirim lamaran adalah memastikan tidak ada salah ketik (typo) dan salah informasi di dalam CV. HR seringkali menilai ketelitian seorang kandidat melalui detail-detail kecil semacam ini. Ikut Program Management 2026 by Cake! Kabar baik bagi kamu yang ingin menjadi MT, karena Cake mengumpulkan perusahaan-perusahaan ternama di Indonesia yang sedang mengadakan Program Management Trainee 2025 untuk membantu para profesional dan fresh graduates menemukan potensi dan membangun fondasi masa depan yang sukses!Program Management Trainee by Cake Yuk, gabung program Management Trainee 2025 di Cake dan dapatkan peluang pelatihan dan pengembangan karir yang melimpah!🎉Daftar SekarangSebelum mendaftar program MT, ingat kembali poin-poin penting berikut ini: Langkah pertama menyusun CV untuk Management Trainee yang menarik adalah dengan mempelajari bagian-bagian yang harus dicantumkan sebelum mulai menyusun sebuah curriculum vitae.Melakukan riset, menemukan kata kunci serta membuat cover letter untuk disertakan bersama CV Management Trainee meningkatkan kesempatan untuk lamaranmu bisa lolos dari seleksi perusahaan.Jangan sampai membiarkan CV untuk Management Trainee mengandung kesalahan sepele agar kredibilitas dan profesionalitas tidak turun di hadapan HR! Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.
Recruitment & HR
Oct 26th 2024

Behavioral Event Interview: 55% Efektif Prediksi Kinerja Kandidat

Saat ini, lebih banyak wawancara yang dilakukan dengan memanfaatkan teknik behavioral event interview sehingga penting bagi HR dan pengusaha untuk memahami teknik ini untuk tetap relevan. Menurut Albright Experimental Learning Career Development Center, alasan semakin banyak rekruter yang menggunakan teknik ini karena 55% lebih efektif memprediksi kinerja dibandingkan dengan metode tradisional. Teknik behavioral event interview semakin banyak digunakan juga karena adanya kepercayaan bahwa kinerja di masa lalu menjadi dasar untuk memperkirakan kinerja di masa depan. Melalui behavioral event interview, rekruter mengevaluasi pengalaman dan perilaku kandidat di masa lalu untuk memperkirakan kinerjanya di masa mendatang. Melihat keunggulan behavioral event interview tersebut, Anda perlu memahami teknik ini lebih lanjut, apalagi jika saat ini teknik ini belum Anda terapkan dalam proses rekrutmen. Melalui artikel ini, Cake akan memandu Anda memahami pengertian behavioral event interview, contoh-contoh pertanyaan yang digunakan, hingga tips untuk sukses menerapkannya. Daftar isi: Pengertian Behavioral Event Interview dan Mengapa Penting untuk HR Langkah-Langkah Behavioral Event Interview Tips Melakukan Behavioral Event Interview Contoh Pertanyaan BEI Pengertian Behavioral Event Interview dan Mengapa Penting untuk HR Apa itu behavioral event interview (BEI)? Menjawab pertanyaan ini, BEI adalah salah satu metode wawancara yang umum digunakan dalam proses seleksi kandidat untuk mengetahui dan menyelami pengalaman serta perilaku kandidat dalam situasi-situasi yang relevan dengan posisi yang dilamar. Bagi HR, metode ini dapat menjadi membantu untuk memprediksi kinerja kandidat di masa datang sehingga secara tidak langsung menentukan kesuksesan rekrutmen yang dilakukan. Dalam praktiknya, metode behavioral event interview dilakukan dengan melakukan wawancara yang terstruktur untuk mengidentifikasi perilaku tertentu sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Oleh karena itu, penting bagi HR untuk mengetahui perilaku-perilaku apa yang diharapkan dari kandidat sebelum menyusun pertanyaan wawancara yang dapat menggali kualitas-kualitas tersebut. Beberapa keunggulan metode behavioral event interview dibanding metode wawancara tradisional: Lebih efektif dalam menilai dan memprediksi kompetensi kandidatMenjadi salah satu indikator untuk memprediksi kinerja kandidat di masa depanMembantu mempersiapkan wawancara yang lebih terstruktur Sudah mulai tertarik untuk menerapkan metode ini dalam proses rekrutmen yang akan Anda lakukan di masa mendatang? Simak langkah-langkahnya di bawah ini. 💡 BEI mulai diperkenalkan oleh seorang profesor dari Harvard, David McClelland, pada tahun 1973 melalui sebuah artikel berjudul ‘Testing for Competence Rather Than Intelligence’. Ia mengusulkan metode baru yang menekankan pada kompetensi, terutama yang dapat ditunjukkan melalui keterampilan, kemampuan, dan perilaku sebagai faktor yang lebih akurat untuk memprediksi kesuksesan seseorang dibandingkan kecerdasan dan bakat (aptitude). Artikel ini menjadi fondasi pentingnya melakukan asesmen atas kinerja masa lalu untuk memprediksi kinerja di masa depan. 📚 Baca juga:7 Proses Rekrutmen Efektif di 2024, HR Wajib Tahu! Pengertian Behavioral Event Interview Langkah-Langkah Behavioral Event Interview Dalam pelaksanaan wawancara dengan metode behavioral event interview, terdapat tiga langkah penting yaitu persiapan, pelaksanaan, dan penilaian. Simak penjelasan di bawah ini untuk gambaran pelaksanaan di tiap langkah. 1. Persiapan Sebelum melakukan wawancara dengan metode behavior event interview, buat daftar kompetensi dan perilaku yang diharapkan oleh perusahaan, seperti: Mampu berpikir kritisSiap menjadi inisiatorKemauan untuk belajarBersedia untuk melakukan perjalanan dinasPercaya disiKemampuan untuk bekerja dalam timProfesional Selain disesuaikan dengan nilai-nilai perusahaan, penting juga untuk mempertimbangkan kompetensi dan perilaku yang dibutuhkan pada bidang kerja kandidat. Hal ini sebagai seleksi agar diperoleh kandidat yang kompeten sesuai bidang kerja sekaligus cocok dengan budaya perusahaan. Harapannya, dengan begitu kandidat akan memberikan kinerja terbaiknya sekaligus lebih mudah mempertahankan kandidat tersebut di perusahaan. 2. Pelaksanaan Dalam pelaksanaan wawancara dengan metode behavior event interview, dorong kandidat untuk menggunakan teknik STAR (situation, task, action, result), dengan rincian ini pewawancara dapat lebih mudah untuk memahami perilaku kandidat. Di sisi kandidat, struktur ini memungkinkan kandidat menjawab secara lengkap dan fokus pada pengalaman serta kompetensi mereka. 3. Penilaian Untuk memudahkan penilaian, jangan lupa mencatat jawaban dari masing-masing kandidat secara lengkap. Catatan yang lengkap dan terstrukur dari hasil behavior event interview akan memudahkan rekruter dalam evaluasi lanjutan yang akan dilakukan bersama pemangku kepentingan lain. Pasang GRATIS 3 lowongan kerja pertama untuk perusahaan Anda. Sortir CV rekrut kandidat berkualitas dengan mudah sekarang juga! 🎉Pasang Loker Tips Melakukan Behavioral Event Interview Untuk memaksimalkan metode behavioral event interview, jangan lupa perhatikan tips-tips di bawah ini: Dalam penyusunan daftar perilaku dan kompetensi, libatkan user untuk menggali keterampilan yang sesuai dengan bidang pekerjaanDengarkan dengan saksama jawaban kandidat dan bila perlu, berikan tanggapan yang sesuai untuk menciptakan suasana wawancara yang mengalirJangan lupa menggali jawaban kandidat untuk mendapatkan informasi yang lebih detail selama wawancara, misalnya dengan mengajukan pertanyaan lanjutanPastikan catatan wawancara dibuat secara terstruktur untuk memudahkan pengambilan keputusan yang mungkin melibatkan pihak lain selain rekruter 📚 Baca juga:15+ Strategi Rekrutmen Ampuh Untuk Mencari Karyawan Terbaik! Contoh Pertanyaan BEI Berikut adalah beberapa pertanyaan yang dapat Anda ajukan dalam metode behavioral event interview: Kemampuan komunikasi dan persuasi: Deskripsikan situasi ketika Anda berhasil meyakinkan seseorang untuk mengikuti solusi yang Anda tawarkan. Resiliensi: Ceritakan salah satu momen paling sulit yang pernah Anda alami dan bagaimana Anda menghadapinya. Kemampuan memecahkan masalah: Berikan satu contoh spesifik ketika Anda berhasil membuat keputusan yang tepat dan ceritakan proses berpikir di balik keputusan tersebut Integritas: Ceritakan bagaimana Anda mengkonfrontasi kebijakan dari atasan atau perusahaan yang tidak Anda sukai. Kemampuan bekerja dalam tim: Ceritakan satu moemn spesifik ketika Anda mencapai kesepakatan dengan seseorang yang mungkin tidak menyukai Anda. Kemampuan menyelesaikan konflik: Bagaimana umumnya Anda menyikapi konflik yang terjadi dalam pekerjaan sebelum ini? Kemampuan memprioritaskan pekerjaan: Apa yang Anda lakukan ketika ada banyak pekerjaan dengan deadline yang berdekatan? Mulai bangun employer branding Anda lebih efektif dengan Cake sekarang juga! 🎉Hubungi Konsultan Kami 💡 Frequently Asked Questions Selain informasi yang sudah disampaikan di atas, beberapa pertanyaan lain yang sering muncul terkait behavior event interview adalah: Apa itu behavioral question? Behavioral question adalah pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan oleh HR atau rekruter yang bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan dan pengalaman yang dimiliki kandidat. Pertanyaan semacam ini umum ditemukan dalam wawancara dengan metode behavioral event interview. CBEI gelar apa? CBEI merupakan singkatan dari Certified Behavioral Event Interview, sebuah program yang dirancang untuk standardisasi kompetensi pewawancara atau rekruter yang handal dalam pelaksanaan behavioral event interview. Tujuannya utama dari sertifikasi ini adalah mengurangi kemungkinan terjadinya kegagalan rekrutmen, salah penempatan kandidat, mandegnya pengembangan karir, dan bias penilaian kinerja. Behavior mencakup apa saja? Mungkin ada rekruter yang masih bingung memahami batasan behavior dalam melakukan BEI. Behavior atau dalam Bahasa Indonesia disebut dengan perilaku adalah segala tindakan, reaksi, atau respon yang ditunjukkan oleh suatu individu, atau sistem terhadap rangsangan atau lingkungannya. Perilaku dapat mencakup berbagai bentuk, mulai dari tindakan fisik hingga respon emosi dan kognitif. Apa itu competency-based interview? Apa bedanya dengan BEI? Behavioral event interview dan competency based interview sama-sama dirancang untuk menilai kecocokan kandidat terhadap bidang pekerjaan yang mereka lamar. Bedanya, BEI berdasarkan gagasan bahwa perilaku di masa lalu dapat memprediksi tindakan di masa depan. Sementara itu, competency based interview bersandar pada ide jika kandidat pernah menggunakan keahlian tertentu di pekerjaan sebelumnya maka ia dapat melakukan lagi di masa sesuai dengan standar yang diperlukan. Pasang GRATIS 3 lowongan kerja pertama untuk perusahaan Anda. Sortir CV rekrut kandidat berkualitas dengan mudah sekarang juga! 🎉Pasang Loker Behavioral event interview merupakan metode wawancara yang cukup efektif untuk memprediksi kinerja kandidat. Tidak heran semakin banyak rekruter dan HR yang memanfaatkan metode ini. Jika Anda belum menerapkan dalam proses rekrutmen, mulai pelajari tekniknya untuk membantu perusahaan Anda tetap relevan. Cake adalah platform rekrutmen global yang menghubungkan perusahaan dengan +7 juta kandidat berkualitas. Pasang lowongan kerja gratis untuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkan Employer Branding lebih efektif bersama Cake. Percayakan kami sebagai Recruitment Consultant Anda untuk membantu menemukan talenta spesifik lebih baik, konsultasi hari ini! Dapatkan wawasan mendalam dan konten informatif terkait rekrutmen, manajemen SDM, employer branding, serta tren terbaru di dunia HR hanya di Cake. Jadikan kami sumber terpercaya Anda untuk strategi perekrutan yang efektif dan solusi SDM yang inovatif. --- Ditulis Oleh Linggar Arum Sarasati ---
Success Stories
May 7th 2024

Cara Ampuh untuk Standout Saat Melamar Kerja Versi Eza Hazami

Pernahkah kamu melamar kerja ke banyak perusahaan tapi tidak pernah di-notice oleh HRD? Padahal dokumen sudah lengkap dan pengalaman juga sudah ada. Tenang, kamu tidak sendirian. Banyak pelamar kerja yang sudah memiliki latar belakang yang baik namun tetap merasa kesulitan untuk standout diantara pelamar lainnya dan dilirik HRD. Di acara CV Making Competition Cake yang diadakan 1 - 27 Maret 2023 lalu, Cake mengundang Eza Hazami, Recruitment Employer Branding Specialist di Stockbit Bibit serta HR content creator, untuk membahas rahasia menjadi kandidat yang berkesan di webinar The First Step to Your Dream Career. Di webinar ini, Ia mengupas tuntas proses rekrutmen dari mata seorang HR. Penasaran rahasia apa saja yang kamu lewatkan di webinar karir Eza Hazami? Yuk, simak selengkapnya di artikel ini! Daftar isi: Bagaimana Cara Standout dari Pelamar Kerja Lainnya Persiapan Diri untuk Interview yang Berkesan ke HR Pertimbangan Sebelum Menerima Tawaran Kerja Skill yang Harus Dibangun untuk Masa Depan Karir di Era Digital Sesi QnA dengan Eza Hazami Bagaimana Cara Standout dari Pelamar Kerja Lainnya? Kunci untuk stand out di mata HRD saat proses rekrutmen adalah bagaimana pelamar kerja bisa menambah dan menunjukan value untuk perusahaan. “Ingat ini bukan kayak ‘kamu harus punya orang dalem’, bukan. Tapi ada teknik dan details yang diperlukan”, tutur Eza Hazami. Nah, teknik apa saja yang diperlukan? 1. Pahami POV HRD dalam membaca CV Setelah membuat CV, lihat kembali apakah susunannya sudah benar. Eza Hazami menjelaskan ada 7 poin yang sangat penting di dunia HR saat melihat CV seseorang, yakni: Pengalaman magang/kerjaPengalaman organisasiHard skill soft skillJurusanTingkat pendidikanIPKAlmamater Pengalaman kerja/magang dan pengalaman organisasi menempati urutan pertama, karena sebagai fresh graduate, pengalaman magang pastinya akan menjadi hal pertama yang ingin dilihat rekruter. Kenapa? Tentunya karena mereka hanya ingin merekrut kandidat yang setidaknya memahami dasar-dasar pekerjaannya. Kebanyakan perusahaan tidak memiliki waktu untuk mengajar karyawan baru dari nol. Tetapi untuk kamu yang sudah memiliki pengalaman kerja, kamu bisa langsung mencantumkan pengalaman mu. Kemudian pengalaman organisasi juga akan menjadi bagian penting untuk fresh graduate yang minim pengalaman. Dari sini rekruter bisa melihat keaktifan dan skill pelamar kerja. Tetapi bagian ini tidak perlu ditulis jika pelamar sudah memiliki banyak pengalam kerja. Atau tuliskan saja di bagian riwayat pendidikan. Poin penting berikutnya yang wajib dicantumkan di CV adalah hard skill dan soft skill, jurusan, tingkat pendidikan, IPK, dan almamater. IPK dan almamater berada di posisi paling terakhir karena Eza Hazami melihat tren di dunia HR sudah mulai progresif, dan tidak semua HR sepenuhnya melihat IPK dan almamater sebagai hal yang paling penting. Walaupun begitu, perlu diingat tidak semua HR memiliki pemikiran seperti ini. Urutan dari tujuh poin ini akan berbeda-beda untuk setiap HR ketika membaca CV kandidat. Tapi pastikan semua poin ini sudah tertera di CV, ya. Mau buat CV dengan poin-poin yang diberikan Eza Hazami? Buat CV ATS kamu di Cake! Tersedia 15+ template CV kreatif dan template CV profesional, 100% gratis 🎉Buat CV 2. Baca syarat pekerjaan dengan teliti Minat baca orang Indonesia sangatlah memprihatinkan, tapi jangan sampai kamu malas membaca iklan lowongan kerja, ya. Membaca kriteria perusahaan pada lowongan kerja tidak hanya akan membantu kamu saat interview, tapi akan membantu kamu saat membuat CV juga. Eza Hazami sangat mendukung para pencari kerja untuk membaca iklan lowongan kerja sampai habis, baca syarat pengalaman kerjanya, skill yang diperlukan, dan tools yang dikuasai. Kemudian bandingkan kualifikasi pada loker dengan skill yang kamu miliki dan CV yang kamu buat, dan lihat seberapa besar celahnya. Jika celah antara syarat dari perusahaan dan skill yang kamu miliki cukup besar, maka carilah lowongan kerja lain yang sekiranya sesuai dengan kemampuan kamu sekarang ini. Karena mau sebagus apapun CV kamu, HRD tidak akan menerima lamaran kerja kamu jika kamu tidak memiliki skill yang memadai. Setelah menemukan loker yang sesuai, cantumkan skill yang kamu miliki, yang sesuai juga dengan syarat perusahaan, pada CV. Sembari melamar kerja, kamu juga bisa mengembangkan keterampilan kamu dengan mengikuti bootcamp atau kelas online. 3. Bikin personalized cover letter Terdapat dua jenis cover letter, yaitu cover letter dalam bentuk attachment PDF atau cover letter yang ditulis pada email. Apapun jenisnya, ketahui bahwa ini adalah kesempatan kamu untuk bersinar, untuk pitching HRD. “Alias mencoba meyakinkan si HR atau manajer atau employer dengan tindakan pertama kamu dari email atau cover letter.” - Eza Hazami Jadi selain mengirimkan CV, kirimkan juga cover letter yang disesuaikan untuk setiap perusahaan yang dilamar. Berikan gambaran bahwa kamu pernah memiliki pengalaman 📚 Baca juga: 8 Contoh Cover Letter (Surat Lamaran Kerja) Bahasa Inggris Terbaik! Persiapan Diri untuk Interview yang Berkesan ke HR Setelah memiliki pengalaman, membangun skill, dan membuat CV yang unggul, masih ada tantangan terakhir yang harus dilewati job seeker untuk mendapatkan pekerjaan impiannya, yaitu proses interview kerja. 1. Ketahui 3 tahap interview kerja Umumnya pelamar kerja akan melewati 3 tahap interview ini: HR interview: HR akan melakukan screening pertama melalui CV dan juga telepon. Jika dirasa cocok, pelamar kerja akan lanjut ke tahap selanjutnya, yaitu user interview.User interview: user interview adalah tahap interview kerja yang paling penting, karena disinilah kamu akan diwawancara oleh atasan kamu nantinya. Di tahap ini kamu akan ditanyakan lebih mendalam mengenai kemampuan yang telah kamu tulis di CV.BOD interview (opsional): tidak semua perusahaan menerapkan tahap interview ini. Tapi umumnya kamu akan ditanyakan mengenai visi misi dan tujuan masa depan kamu. 2. Pahami 4 jenis pertanyaan yang sering digunakan HRD Apa tipe pertanyaan yang sering digunakan HRD saat interview kerja? Menurut Eza Hazami, terdapat 4 jenis pertanyaan interview kerja yang sering digunakan HRD. Behavioral event: pertanyaan mengenai pengalaman pencari kerja.Personality check: pertanyaan untuk mengetahui kepribadian pelamar kerja.Brain teaser: pertanyaan untuk menguji daya analisa dan kemampuan berpikir kritis.Cocoklogi: pertanyaan berdasarkan analogi tertentu untuk mengetahui kepribadian, seperti pertanyaan mengenai zodiak. Dua jenis interview pertama, behavioral event dan personality check, sangat umum untuk digunakan HRD. Sedangkan jenis pertanyaan brain teaser dan cocoklogi lebih jarang digunakan. 3. Berlatih menjawab pertanyaan interview kerja yang sering ditanya HRD Berikut adalah beberapa pertanyaan wawancara kerja yang paling sering ditanya HRD berdasarkan penjelasan Eza Hazami: Tell us about yourselfWhy must we hire you?What’s your weakness?Why do you want to work here?What are your main goals in your career?Why did you resign from your last job?When is the last time you feel satisfied with your job?What differs you from other candidates? 👉 Cari tahu pertanyaan lainnya dan cara menjawabnya di artikel ini: 23 Pertanyaan Interview Kerja yang Sering Ditanya HRD dan Cara Menjawabnya! 4. Perhatikan faktor lain yang mempengaruhi interview Adapun beberapa faktor lain yang bisa membantu kamu sukses saat interview, faktor-faktor tersebut adalah: Tata krama dan sopan santunIntonasi nada dan keras pelannya suaraPengetahuan umum pelamar kerjaKeahlian pelamar kerjaPakaian yang rapi dan formalAntusiasme Pertimbangankan Hal Ini Sebelum Menerima Tawaran Kerja Saat mendapat tawaran kerja, Eza Hazami menyarankan untuk mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu. Jangan langsung menerima tawaran pekerjaan sebelum kamu memahami beberapa komponen ini: Gaji: pastikan gaji bersih sudah sesuai dengan kebutuhan.Jenjang karir: ketahui jenjang karir di perusahaan.Kontrak kerja: pahami semua yang ada di kontrak kerja.Job description: tanyakan jobdesc dan tanggung jawabnya secara jelas.Lingkungan dan budaya kerja: ketahui bagaimana lingkungan dan budaya kerja perusahaan.Benefit: ketahui fasilitas apa saja yang disediakan kantor. Misalnya, tunjangan makan siang, transport, BPJS, jumlah cuti, hitungan lembur, dll. Di atas merupakan komponen tawaran kerja utama yang penting untuk dipahami. Dibalik itu, kamu juga perlu mempertimbangkan beberapa hal seperti: Kondisi perusahaan.Biaya transportasi ke kantor.Pajak, pindahan, dan biaya hidup, terutama jika ditempatkan di kota lain.Kepribadian atasan, HR, dan budaya perusahaan.Tujuan kamu melamar kerja dan prioritasmu.Biaya tersembunyi, misalnya budget makan. Jangan lupa untuk memberikan jawaban dalam waktu 3-5 hari, atau sesuai dengan hari yang ditentukan HR. Karena jika kamu melewati waktu batas membalas tawaran kerja, umumnya HR akan memberikan tawaran kerja tersebut ke kandidat selanjutnya. Skill yang Harus Dibangun untuk Masa Depan Karir di Era Digital Setelah lolos sesi interview dan mendapatkan pekerjaan impianmu, jangan lupa untuk terus meng-upgrade skill agar masa depan karir kamu tetap cemerlang. Eza Hazami mengingatkan para pelamar kerja di era digital untuk memahami bahwa kebutuhan perusahaan sudah sangat berbeda dari 5-10 tahun kebelakang. Perusahaan zaman sekarang memerlukan lebih banyak talenta yang melek digital, alias talenta digital. Jadi, jangan lupa untuk mengembangkan hard skill dan juga soft skill yang diperlukan di era digital ini. Hard SkillSoft SkillComputer skillWriting skillMarketing skillDesign skillProblem solving skillInterpersonal skillCommunication skillLeadership skill Sesi QnA Seru Bareng Eza Hazami di Webinar Karir Cake 💭 Apakah career break akan mempengaruhi keputusan rekruter untuk memberikan tawaran kerja? Eza Hazami mengatakan bahwa career break pada timeline karir sebenarnya tidak akan dijadikan masalah oleh HR jika kamu memang bisa memberikan alasan yang jelas. “Ingat, ketika kita memiliki career break atau gap yang kita alami, kita sebagai HR, aku rasa nggak bisa menghakimi keputusan orang pada saat itu.” - Eza Hazami Justru, HR ingin mengetahui latar belakang kamu dan langkah apa yang telah kamu ambil untuk kembali fokus mengembangkan karir. Jelaskan hal-hal tersebut untuk meyakinkan HR di cover letter dan saat interview kerja. 💭 Bagaimana cara meyakinkan HRD saat switching career? Menurut Eza Hazami, salah satu cara paling ampuh untuk meyakinkan HRD saat career switch adalah dengan memberikan bukti sebanyak-banyaknya. Mungkin kamu sudah pernah mengikuti bootcamp dan memiliki pengetahuan di bidang tersebut. Tapi HR ingin melihat hasil kerja kamu pada bidang tersebut. Oleh karena itu, buatlah portofolio yang komprehensif, kumpulkan proyek kamu di satu tempat dan berikan pembahasan. 👉 Tonton ulang webinar Eza Hazami di acara Cake CV Making Competition 2023! Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake. --- Ditulis Oleh Cindy Graciella ---
Cover Letter
Mar 27th 2023

Contoh Cover Letter Digital Marketing Menarik [+Template]

Daftar isi:Apa itu Cover Letter Digital Marketing Cara Membuat Cover Letter Digital Marketing Tips Membuat Cover Letter Digital Marketing Contoh Cover Letter Digital Marketing Ketika kamu ingin melamar kerja, biasanya selain CV, dokumen yang juga sering diminta oleh perusahaan adalah cover letter. Tak terkecuali dengan profesi digital marketing, kamu perlu membuat surat lamaran kerja digital marketing yang menarik sehingga dapat mencuri perhatian rekruter. Namun seperti apa ya contoh cover letter digital marketing itu? Yuk kita bahas bagaimana cara membuat cover letter digital marketing yang dapat membawamu semakin dekat dengan karir impianmu!Contoh Cover Letter Digital Marketing Bahasa Indonesia📚 Baca juga:5 Contoh CV Marketing Menarik Perhatian Rekruter [+Tips dan Trik]Cover Letter Digital MarketingApa itu Cover Letter Digital Marketing? Cover letter adalah salah satu dokumen yang kamu serahkan ketika melamar kerja. Cover letter ibaratnya seperti surat pengantar CV yang berisikan berbagai informasi pelengkap seperti keahlian tambahan seputar pekerjaan yang dilamar atau motivasi pelamar kerja untuk ditunjukkan kepada rekruter. Cover letter digital marketing juga biasanya disebut sebagai application letter. Keduanya memiliki arti yang sama, hanya pengucapannya saja yang berbeda. Tujuan mengirim Cover Letter Berikut adalah beberapa tujuan pentingnya mengirim application letter digital marketing saat melamar kerja: Saat untuk menonjolkan kualifikasimuDengan menyertakan application letter digital marketing, kamu dapat menjelaskan lebih lanjut tentang kemampuanmu yang sesuai dengan kualifikasi kandidat yang dicari.Misal pada pengalaman kerja sebelumnya kamu pernah mengerjakan suatu proyek atau kampanye yang kebetulan dibutuhkan di jobdesk pekerjaan yang sekarang kamu lamar, hal tersebut akan menjadi nilai tambah yang menguntungkan. Jika kamu masih fresh graduate, jangan khawatir! Kamu tetap dapat melampirkan pengalaman organisasi, volunteer, dan lain-lain yang pernah kamu lakukan. Kesempatan untuk menyampaikan alasan ingin bergabungWalaupun biasanya ketika di tahap wawancara rekruter sering kali menanyakan mengenai alasan kamu ingin bergabung di suatu perusahaan, ada baiknya kamu tetap menyertakan alasanmu dalam cover letter digital marketing-mu.Dengan begitu, rekruter dapat mengetahui motivasimu untuk bergabung dalam perusahaan dan kontribusi yang akan kamu lakukan setelah bergabung. Tentunya, jangan hanya asal menulis ya, tapi berusahalah memberi kontribusi yang dapat terukur dan dijangkau, sehingga performamu semakin terlihat ketika sudah masuk di perusahaan tersebut! Menggambarkan kepribadian dan cara berkomunikasimuPercaya atau tidak, saat kamu melampirkan cover letter digital marketing, kamu sedang menunjukkan bagaimana cara kamu berkomunikasi dan memberi secuplik gambaran dari kepribadianmu ke rekruter. Cara menulis dan berbahasa seseorang sedikit banyak dapat merefleksikan kepribadian seseorang dan bagaimana orang tersebut biasanya menyampaikan pesan. Maka, penting untuk application letter digital marketing yang dibuat benar-benar ditulis berdasar pengalaman dan kemampuan sendiri, sebelum akhirnya dikirim ke rekruter. Isi Cover Letter Digital MarketingKetika menulis cover letter digital marketing, terdapat format yang perlu kamu ikuti agar surat lamaranmu jadi lebih terstruktur. Apa saja ya bagian-bagian dalam cover letter digital marketing? Simak di bawah yuk!1. JudulTentunya kamu memerlukan judul dalam cover letter-mu. Kamu dapat mencantumkan nama, nomor telepon, email, situs Linkedin, dan portofolio dalam bagian ini. Contoh:Anggita Ratna Sari Digital Marketing Specialist 08555657087 [email protected]. Tanggal dan PenerimaSetelah itu pada application letter digital marketing-mu, kamu dapat memasukkan tanggal, penerima surat lamaran, dan nama perusahaan yang kamu lamar. Jika kamu tidak mengetahui nama penerima dalam surat lamaran, boleh menuliskannya dengan “Kepada Tim Rekruter (nama perusahaan)” atau “Kepada Yth. Manajer Digital Marketing”. Contoh:Kepada Tim Rekruter JOA IndonesiaJl. Panjang no. 38Jakarta Barat 11560 3. Kata PembukaPada bagian ini, kamu dapat menyampaikan dari mana kamu mengetahui pekerjaan tersebut, beserta dengan keahlianmu terkait posisi yang kamu lamar, dan antuasimemu untuk bergabung ke perusahaan tersebut. Contoh: Saya menemukan lamaran kerja digital marketing specialist dari situs web perusahaan. Dengan kemampuan dan pengalaman yang saya miliki di bidang yang sama selama 1 tahun, saya merupakan kandidat yang cocok sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Saya juga telah mengikuti perkembangan perusahaan JOA Indonesia sejak lama, sehingga saya sangat ingin bergabung dan memberikan kontribusi saya terhadap perusahaan. 4. Pengalaman dan SkillSelanjutnya kamu dapat menuliskan pengalaman dan skill yang kamu punya berkaitan dengan digital marketing specialist di cover letter digital marketing-mu. Pengalaman yang ditulis dapat berupa proyek atau kampanye yang pernah kamu kerjakan, berikut dengan hasil dan pengaruhnya ke perusahaan. Sementara kamu juga dapat menuliskan skill yang dibutuhkan untuk seorang digital marketing specialist, seperti mengetahui cara penempatan media yang tepat untuk iklan dan melakukan pemantauan terhadap iklan yang berjalan. Contoh: Saya telah berpengalaman untuk memegang berbagai kampanye besar dalam satu periode bersamaan, seperti adanya promo flash sale yang periodenya sama dengan Idul Fitri, atau adanya regular promo dengan social media activation, dan lain-lain. Saya membantu persiapan pengerjaan proyek dari segi digital marketing termasuk merancang brief untuk iklan, penempatan media, copywriting, dan monitoring hasil iklan. Saya pernah mendapatkan hasil memuaskan dengan mendapatkan lebih dari 100K reach dan 10+ engagement hanya dalam waktu 3 hari iklan. Selain itu, angka penjualan juga pernah mencapai 2x lipat dari revenue di bulan tersebut berkat penempatan media yang tepat untuk kampanye 10.10 dengan bantuan 10 orang KOL di bidang otomotif. 5. Alasan Melamar PekerjaanPada paragraf berikutnya, kamu juga dapat menambahkan alasanmu untuk melamar kerja sebagai digital marketing specialist di perusahaan tersebut. Alasan ini dapat kamu tulis dengan perspektif personal dan tujuannya untuk memberitahu mengapa kamu ingin bergabung di perusahaan tersebut. Contoh: Saya ingin melamar di perusahaan JOA Indonesia karena kecintaan saya terhadap digital marketing itu sendiri. Sedari dulu, saya melihat JOA Indonesia merupakan perusahaan yang serius untuk mengembangkan bidang digital marketing di Indonesia serta memberikan service terbaik untuk para kliennya, sehingga saya merasa bisa mendapatkan banyak tantangan baru yang membuat saya bertumbuh jika dapat bergabung di JOA Indonesia. Selain itu, di tahun 2022 kemarin, JOA Indonesia juga baru meraih penghargaan sebagai “Top 10 Best Digital Marketing Agencies in Indonesia”, dengan itu saya semakin yakin untuk bergabung dan memberi kontribusi untuk JOA Indonesia agar dapat bersama memajukan digital marketing di Indonesia. 6. PenutupPada bagian penutup dari application letter digital marketing-mu, tinggalkanlah kesan yang baik dan minta rekruter untuk dapat memberi konsiderasi atas kemampuanmu dan kesempatan untuk berdiskusi lebih lanjut. Jangan lupa ucapkan terima kasih untuk waktu yang diberikan karena telah membaca cover letter-mu. Contoh: Demikian cover letter ini saya sampaikan. Besar harapan saya untuk dapat berdiskusi lebih lanjut mengenai kemampuan dan pengalaman saya untuk mengisi posisi digital marketing specialist. Berikut terlampir juga CV saya untuk dipertimbangkan lebih lanjut. Terima kasih untuk waktunya. Sudah buat CV? Yuk persiapkan CV kamu di Cake, kami menyediakan lebih dari 50 pilihan template untuk membantumu mencapai lebih dekat ke karier impianmu.🎉Buat CV GratisTips Cover Letter Digital MarketingDi bawah merupakan beberapa tips untuk kamu ketika ingin menulis cover letter digital marketing: 1. Melakukan Riset Terhadap Perusahaan yang Akan Dilamar Lakukan riset terlebih dahulu untuk setiap perusahaan yang kamu lamar termasuk bidang industri, lokasi, serta sepak terjang perusahaan selama ini. Kamu juga dapat mencari tahu lebih mengenai informasi lainnya dari situs web perusahaan atau Linkedin. 2. Sesuaikan Surat Lamaran Kerjamu Sebaiknya kamu tidak langsung mengirimkan CV dan cover letter ke semua perusahaan yang kamu lamar secara persis. Sesuaikanlah dengan kebutuhan surat lamaran. Jangan lupa mengganti nama perusahaan, alamat, serta nama dan penerima surat lamaran masing-masing perusahaan. 3. Masukkan Kata Kunci dari Deskripsi Pekerjaan Banyak perusahaan menggunakan mesin ATS (Applicant Tracking System) untuk menyaring CV dan cover letter kandidat. Sistem ATS ini akan mencari kata kunci yang sesuai dengan pekerjaan yang kamu lamar. Kamu dapat memasukkan kata kunci relevan dari lowongan kerja yang kamu lamar ke dalam cover letter digital marketing-mu. Contohnya ketika tertulis di deskripsi bahwa perusahaan mencari seseorang yang memiliki analytical thinking serta menguasai CRM, dan kebetulan kamu menguasainya, maka masukkanlah hal tersebut di cover letter-mu. 4. Tunjukkan Bahwa Kamu Adalah Kandidat yang Tepat Tentunya ketika perusahaan membuka suatu lowongan pekerjaan, akan ada banyak kandidat yang berusaha mendapatkan pekerjaan itu. Maka kamu perlu membuat dirimu menonjol sehingga dapat diperhitungkan oleh perusahaan. Dalam CV, cover letter, maupun wawancara atau interaksi apapun dengan perusahaan selama proses recruitment, tunjukkanlah kalau kamu kandidat yang tepat dengan membuat perusahaan yakin akan kemampuan dan profesionalisme kamu terhadap pekerjaan.Tunjukkan bahwa kamu mengerti bidang digital marketing, memahami proyek-proyek yang pernah kamu kerjakan, tahu tentang deskripsi pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan, dan kemauan untuk bergabung dengan perusahaan.📚 Baca juga:10 Pertanyaan Interview Marketing dan Jawabannya! Contoh Surat Lamaran Kerja Digital MarketingSetelah mengetahui pengertian, tujuan, format, dan tips untuk membuat cover letter digital marketing, tentunya tidak lengkap jika belum ada contoh surat lamaran pekerjaan digital marketing. Simak yuk 2 contoh di bawah untuk menambah referensimu dalam membuat application letter digital marketing!1. Contoh Surat Lamaran Kerja Digital Marketing Bahasa Indonesia (Pengalaman 3 Tahun)Contoh Cover Letter Digital Marketing Bahasa Indonesia2. Contoh Surat Lamaran Kerja Digital Marketing Bahasa Inggris (Pengalaman Intern/Magang)Cover Letter Digital Marketing Bahasa InggrisDengan penjelasan tentang cover letter digital marketing serta contoh-contohnya, semoga kamu semakin paham dan dapat mengambil langkah untuk melamar ke perusahaan yang kamu minati ya! Cari lowongan kerja Digital Marketing? Temukan pekerjaan Digital Marketing di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia.🎉Cari Kerja--- Ditulis Oleh Leony Jardine ---
Job Search Tips
Jul 22nd 2024

Officer Development Program: Pengertian dan Tips Lolosnya!

Bukan rahasia lagi bahwa officer development program cukup diminati kalangan fresh graduates. Mengapa demikian? Selain dinilai prestisius dan memiliki benefit yang menggiurkan, karyawan yang menyandang gelar officer development program ini diproyeksikan menjadi pimpinan atau posisi manajerial dalam perusahaan. Tak heran bila jenjang karir ODP sangat menjanjikan kedepannya. Officer development program sering dijumpai dalam perekrutan perusahaan perbankan baik BUMN maupun swasta di Indonesia. Apabila dilihat dari konsepnya, ODP bank ini konsepnya mirip dengan program Management Trainee (MT) untuk beberapa perusahaan besar. Namun, apa perbedaan ODP bank dengan program MT? Nah, bagimu yang tertarik untuk membidik jenjang karir ODP di perusahaan perbankan di Indonesia, kali ini Cake mengupas tuntas apa itu officer development program. Tetap stay tuned, ya! Daftar isi: Apa itu Officer Development Program? Jenis Pelatihan Officer Development Program Apa Saja yang Perlu Disiapkan untuk Mendaftar ODP Bank? Tips Lolos Seleksi Officer Development Program Apa itu Officer Development Program? Officer development program adalah sebuah program rekrutmen yang memberikan pelatihan-pelatihan khusus kepada karyawan untuk memenuhi kualifikasi perusahaan dalam bekerja. Para karyawan bisa memahami secara mendalam seluk beluk tugas dan pekerjaan dalam perusahaan perbankan yang dilamar. Setelah pelatihan selama 1-2 tahun selesai, para karyawan mulai diproyeksikan untuk mengisi beberapa jabatan strategis atau posisi manajerial. Pada umumnya officer development program ini dikhususkan untuk fresh graduates atau lulusan yang memiliki pengalaman kerja kurang dari 2 tahun yang belum memiliki keterampilan khusus. Salah satu keuntungan dari development program adalah karyawan bisa belajar untuk menjadi profesional dan mendapat bayaran setiap bulannya. Sehingga cukup berbeda dengan program magang atau internship yang ditawarkan oleh perusahaan lain. Menarik, bukan? Terlintas pertanyaan,Apakah officer development program (ODP) dan program management trainee (MT) sama? Bisa dikatakan kedua program ini hampir sama dimana karyawan mendapatkan berbagai pelatihan terlebih dahulu sebelum menempati posisi pekerjaan. Perbedaannya adalah officer development program dilakukan untuk perusahaan perbankan atau sering dikenal dengan ODP bank. Di Indonesia sendiri beberapa bank BUMN ternama menyelenggarakan rekrutmen officer development program setiap tahunnya, seperti contoh ODP Bank Mandiri dan ODP BNI yang tak pernah sepi peminat.Selain ikut ODP, apakah kamu juga tertarik ikut program MT?Yuk, daftarkan diri kamu ke program Management Trainee 2024 oleh Cake sekarang juga!Daftar Sekarang📚 Baca juga:Apa itu Management Trainee: Pengertian, Tugas, Gaji, dan Keuntungan! Jenis Pelatihan Officer Development Program Setelah mengetahui apa itu program officer development, saatnya Cake menjelaskan jenis pelatihan untuk officer development program. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, pada umumnya pelaksanaan ODP bank dilakukan sekitar 1-2 tahun. Selama masa pelatihan ODP bank, terdapat dua macam pelatihan, yaitu: Classical officer development programOn the job training officer development Untuk lebih jelasnya langsung simak dibawah ini! 1. Classical Officer Development Program Pelatihan klasik untuk officer development program biasanya dilakukan dalam sebuah kelas atau dikenal dengan in-class training. Selama di kelas, para karyawan akan mendapatkan materi pengenalan seputar visi dan misi perusahaan serta budaya perusahaan. Disisi lain, karyawan juga akan mendapatkan beberapa pelatihan soft skill yang menunjang kinerja setelah ditempatkan pada posisi mereka. Pelatihan soft skill antara lain: KepemimpinanKemampuan negosiasiManajemen waktuBerbicara di depan umum, dan lain-lain. Untuk pemateri biasanya didatangkan dari lembaga atau seseorang yang sudah ahli di bidangnya agar karyawan mendapatkan pelatihan yang berkualitas. 2. On the Job Training Officer Development Program Setelah menyelesaikan in-class training, karyawan officer development program akan melakukan on the job training atau dikenal dengan OJT. Untuk OJT karyawan akan terjun langsung ke posisi yang dilamar untuk bisa menjalani pekerjaan secara nyata. Tentunya karyawan bisa mengimplementasikan ilmu-ilmu yang didapatkan saat in-class training secara nyata. Disisi lain, karyawan akan mempraktekan pekerjaan operasional dan berkoordinasi dengan co-worker secara nyata di lapangan. Pastinya mereka akan mendapatkan pendampingan dari mentor yang ditunjuk.Apa Saja yang Perlu Disiapkan untuk Mendaftar ODP Bank? 1. Menyelesaikan Pendidikan Sarjana Persyaratan paling dasar untuk mendaftar officer development program adalah telah menempuh pendidikan minimal S1. Namun ada beberapa rekrutmen ODP bank yang menerima lulusan S2 dengan persyaratan tertentu.💡 Catatan:Perlu diingat bahwa mahasiswa yang belum lulus atau mahasiswa magang tidak bisa mendaftar officer development program. Hal itu disebabkan karena pelatihan ODP bank memakan waktu yang lama dengan jadwal yang sangat padat, dimana akan sulit dilakukan oleh mahasiswa yang masih menempuh studi. 2. Memiliki Kemampuan yang Dibutuhkan Setiap perusahaan perbankan di Indonesia memiliki persyaratan dan kualifikasi calon karyawan sesuai dengan kebutuhan posisi yang dibuka. Sehingga calon karyawan harus jeli untuk membaca setiap persyaratan agar memenuhi kualifikasinya. Pada umumnya persyaratan ODP bank antara lain: Lulusan sarjanaMemiliki sertifikasi bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTSBatasan usia maksimal tertentu. 3. Melengkapi Persyaratan Administrasi Tentunya dalam rekrutmen officer development program dibutuhkan beberapa berkas sebagai persyaratan administratif. Pastikan untuk melengkapi persyaratan administrasi yang sudah ditentukan oleh perusahaan perbankan. Apabila ada satu dokumen yang tidak lengkap, maka besar kemungkinan akan gugur di seleksi awal. Untuk itu perlu cross and check persyaratan administrasi sebelum memasukan aplikasi rekrutmen ODP bank. 4. Berkomitmen dalam Menjalani Program Bisa dikatakan komitmen adalah hal yang paling penting sebelum mendaftarkan diri pada ODP bank. Mengapa demikian? Seperti yang kita ketahui bahwa officer development program ini memiliki banyak aturan yang mengikat dan harus dipatuhi. Seperti contoh, pelatihan officer development program memakan waktu yang cukup lama, pada umumnya 1-2 tahun. Disisi lain terdapat syarat ikatan dinas selama 5 tahun dan bersedia tidak menikah selama menjalani ikatan dinas.💡 Catatan:Officer development program ini terdapat sanksi pinalti dalam jumlah tertentu apabila karyawan berhenti dari program tersebut sebelum durasi selesai. Nah, dengan konsekuensi tersebut, apakah sudah siap berkomitmen untuk menjalani officer development program?Tips Lolos Seleksi Officer Development Program 1. Riset Perusahaan Setiap perusahaan perbankan memiliki officer development program masing-masing. Nah, sebelum melamar pastikan riset perusahaan terlebih dahulu. Mengapa? Karena kamu perlu memastikan apakah kualifikasi ODP bank ini sesuai dengan kemampuanmu atau tidak. Sehingga tidak ada penyesalan ketika memilih officer development program. Salah satunya adalah mempertimbangkan kebijakan-kebijakannya seperti ikatan dinas selama menjalani pelatihan officer development program. 2. Buat CV Menarik CV yang menarik adalah kunci yang paling penting saat melamar officer development program pada perusahaan perbankan. Pasalnya CV adalah sebuah ringkasan mengenai kemampuan dan kualifikasi kamu untuk dilirik oleh rekruter. Nah, bagaimana membuat CV menarik untuk melamar officer development program? Simak tips dari Cake dibawah ini! Pahami job desk officer development program:Pertama-tama, sebelum membuat CV untuk melamar ODP bank kamu harus memahami tugas officer development program. Ketika kamu mengetahui job desk officer development program secara mendetail, setidaknya kamu memiliki gambaran yang tepat untuk mendesain CV. Seperti informasi, skill atau pengalaman yang relevan untuk ditonjolkan dalam CV. Tonjolkan skill yang relevan: Saat membuat CV jangan lupa untuk menonjolkan skill yang relevan untuk posisi officer development program. Skill pada CV bisa menunjukan keunikan kamu dibanding dengan kandidat lain. Skill ini bisa dibagi menjadi dua, yaitu soft skill dan hard skill. Hard skill merupakan keterampilan teknis yang bisa dipelajari dan dilatih, sedangkan soft skill merupakan kemampuan interpersonal yang membentuk cara bekerja. Pengalaman organisasi/magang/kerja dan prestasi:Pengalaman organisasi, magang, dan bekerja menjadi tolak ukur bagaimana cara bekerja kamu untuk mencapai gol atau kemampuan memecahkan masalah. Pastikan cantumkan pencapaian dari pengalaman-pengalaman sebelumnya untuk menunjukan kinerja kamu dalam akukan pencapaian yang lebih baik dari target yang ditentukan.Contoh CV Officer Development Program - Dibuat di Cake📚 Baca juga:20+ Contoh CV Lamaran Kerja yang Menarik dan Cara Membuatnya!3. Datang Ke Job Fair Offline dan Online Datang ke job fair atau bursa kerja bisa menjadi pilihan untukmu dalam melamar officer development program. Tidak jarang perusahaan perbankan BUMN dan swasta turut membuka rekrutmen ODP bank dalam acara job fair, sehingga pengunjung bisa menyebarkan CV saat acara berlangsung.Kamu juga bisa ikutan Virtual Career Fair yang diadakan oleh Cake setiap tahunnya secara online, lho! 📚 Baca juga:9 Manfaat Networking Dalam Karier dan Cara Membangunnya! 4. Persiapkan Diri untuk Tes Tulis, FGD, dan Interview Pada umumnya setelah lolos seleksi berkas, langkah selanjutnya adalah seleksi tes tertulis, Focus Group Discussion (FGD) dan interview. Tahap Tes Tertulis Dalam tes tertulis, peserta akan dihadapkan dengan: Tes psikotesTes kemampuan bahasa InggrisTes pengetahuan perbankan Untuk menghadapi tes tertulis, kamu bisa melakukan latihan soal dari bank soal di buku atau dari internet. Dengan latihan soal akan membuatmu terbiasa untuk memecahkan soal-soal yang muncul dalam tes tertulis. Tahap FGD Untuk FGD kamu bisa melatihnya dengan berpikir kritis dan analitis serta kemampuan public speaking. Kamu pun harus memahami bahwa dalam FGD ini bukan hanya memaksakan pendapatmu, akan tetapi juga mempertimbangkan pendapat orang lain untuk mencapai solusi bersama. Akan lebih baik jika kamu membaca isu-isu perbankan terkini untuk menambah wawasan kamu dalam FGD. Tahap Interview Last but not least, persiapan interview sangatlah krusial untuk menentukan apakah kamu lolos sebagai calon karyawan ODP bank atau tidak. Maka dari itu akan lebih baik untuk mempelajari seluk beluk perusahaan bank yang dilamar, tugas odp dalam perbankan secara umum, hingga deskripsi pekerjaan officer development program yang kamu lamar. Nah, Cake sudah mengupas tuntas apa itu officer development program. Pastinya kamu sudah lebih siap melamar officer development program dan siap memulai jenjang karir ODP di masa depan. Jangan lupa persiapkan CV terbaikmu untuk melamar officer development program di perusahaan perbankan terbaik!Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.Belum punya CV keren untuk melamar kerja? Cake merupakan CV Builder ATS-friendly dengan 50+ template keren yang bisa kamu download secara gratis! Yuk, coba sekarang juga! 🎉Buat CV --- Ditulis oleh Talitha Edrea ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!