Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Portfolio
Oct 13th 2024

Tips dan Cara Membuat Portofolio Kerja yang Auto Dilirik HRD

Pernahkah kamu melamar kerja di suatu perusahaan sebagai desainer namun tidak bisa lanjut ke tahap selanjutnya? Hal ini bisa jadi karena kamu belum melampirkan portofolio pengalaman kerja yang mereka harapkan. Sebagai perwakilan perusahaan untuk menemukan kandidat yang tepat, para HRD pasti ingin tahu sejauh mana kemampuan kamu untuk mengisi posisi tersebut. Portofolio kerja adalah salah satu poin penting yang kini sangat dibutuhkan di tengah persaingan kerja yang semakin kompetitif. Para pencari kerja sekarang tidak hanya diharapkan memiliki keterampilan yang mumpuni, namun juga harus mampu menunjukkan bukti nyata dari kemampuan dan pengalaman mereka. Portofolio pekerjaan adalah alat yang penting untuk memperkuat posisi kamu di mata HRD. Oleh karena itu, kamu harus bisa menunjukkan pencapaian dan karya-karya kamu dalam pengalaman kerja yang kamu sebutkan. Lalu, apa itu portofolio kerja dan bagaimana cara membuat portofolio untuk melamar kerja agar dilirik oleh HRD? Simak ulasan berikut ya! Daftar isi: Pengertian Portofolio Kerja Manfaat Portofolio Kerja dalam Mencari Kerja Cara Membuat Portofolio Kerja Contoh Portofolio Kerja FAQ tentang Portofolio Kerja Pengertian Portofolio Kerja Salah satu cara untuk menunjukkan bukti nyata dari kemampuan dan pengalaman kerja yang kamu miliki adalah melalui portofolio pengalaman kerja. Namun, perlu diingat jika portofolio pengalaman kerja yang baik bukan hanya sekadar kumpulan dokumen atau proyek saja, lho kok bisa? Portofolio kerja adalah kumpulan hasil karya, pengalaman, dan pencapaian yang menggambarkan kemampuan profesional seseorang. Isi portofolio untuk melamar kerja tidak hanya sekadar resume atau daftar riwayat hidup. Portofolio pekerjaan sebaiknya memberikan gambaran yang lebih detail dan nyata mengenai apa yang bisa kamu lakukan di posisi yang sedang dilamar. Portofolio untuk melamar kerja juga memungkinkan para HRD dapat melihat langsung contoh pekerjaan dan karya yang pernah kamu lakukan. Baik berupa proyek, desain, tulisan, atau pekerjaan lain yang relevan dengan posisi yang dilamar. Dengan begitu, portofolio pekerjaan yang kamu lampirkan akan memperkuat klaim tentang kemampuan yang kamu miliki.📚 Baca juga: Cara Membuat Portofolio Online: 15 Website Gratis untuk Portofolio yang Menarik Manfaat Portofolio Kerja dalam Mencari Kerja Setelah mengetahui apa itu portofolio kerja, berikut adalah manfaat yang bisa kamu dapatkan dari portofolio untuk melamar kerja. Portofoliokerja adalah dokumen yang punya banyak manfaat untuk meningkatkan peluang diterima kerja. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kamu perlu mempertimbangkan untuk membuat portofolio kerja: 1. Menceritakan Kemampuan Individu Melalui portofolio pengalaman kerja, kamu bisa menunjukkan kemampuan dan keterampilan nyata yang sudah kamu kuasai. Alih-alih hanya menyebutkan kemampuan dalam CV, membuat portofolio kerja akan membantu kamu menunjukkan apa yang sebenarnya sudah pernah kamu kerjakan. 2. Meningkatkan Kredibilitas Dengan menampilkan contoh hasil karya yang pernah kamu buat dalam isi portofolio, para HRD akan mampu menilai tingkat kredibilitas kamu. Hal ini membantu mereka untuk lebih yakin dengan keahlian yang telah kamu sebutkan sebelumnya. 3. Menjadi pembeda dengan kandidat lain Dalam persaingan yang semakin ketat, portofolio kerja adalah alat pembeda yang ampuh dengan kandidat lainnya. Banyak kandidat yang mungkin punya pengalaman serupa, namun jika kamu punya portofolio pengalaman kerja yang baik, kamu akan bisa menunjukkan sesuatu kepada HRD secara nyata. 4. Membangun Personal Branding Format portofolio yang terstruktur dan profesional bisa menjadi alat yang efektif untuk membangun personal branding. Kamu bisa menampilkan hasil karya dan bagaimana cara kamu membuatnya. Dengan begitu, portofolio yang kamu lampirkan akan mampu mencerminkan karakter serta gaya kerja kamu. 📚 Baca juga: Apa itu Personal Branding: Pengertian, Manfaat, Strategi 5. Sebagai Refleksi Diri Melalui portofolio pekerjaan, kamu bisa melihat kembali perjalanan karier kamu, menganalisis pencapaian yang sudah diraih, serta merencanakan langkah ke depan. Hal ini membuat portofolio kerja bisa menjadi alat refleksi diri yang baik untuk memahami perkembangan profesional kamu. Cara Membuat Portofolio Kerja Setelah mengetahui apa saja manfaat portofolio kerja, apakah kamu tertarik untuk mengetahui bagaimana cara membuat portofolio kerja yang baik? Jika kamu tertarik, berikut adalah beberapa tahapan cara membuat portofolio kerja yang mudah: 1. Tentukan platform portofolio yang sesuai bidang kerja Saat ini, ada banyak platform membuat portofolio kerja online yang bisa kamu gunakan, seperti Behance, Dribbble, atau LinkedIn. Pilih platform yang sesuai dengan bidang pekerjaan kamu. Sebagai contoh, jika kamu seorang desainer, Behance dan Dribble bisa menjadi pilihan terbaik. Jika kamu memiliki keahlian di bidang pemrograman dan menguasai berbagai bahasa pemrograman, kamu bisa menggunakan GitHub untuk membangun portofolio. Selanjutnya, jika kamu mahir bekerja sebagai data analyst, GitHub atau Tableau Public bisa kamu gunakan untuk menampilkan proyek-proyek yang pernah kamu buat. Sementara jika kamu adalah seorang penulis konten, kamu bisa menggunakan banyak platform online seperti LinkedIn, WordPress, Notion, Medium, Instagram, dan website lain tempat artikel kamu diplublikasikan.Dalam membuat portofolio kerja, pastikan untuk hanya menampilkan pekerjaan yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Sebagai contoh portofolio kerja desainer, kamu bisa menunjukkan desain logo, poster, desain aplikasi dan web, atau identitas visual lainnya. 2. Pilih dan cantumkan hasil kerja yang paling relevan Sementara untuk penulis konten, kamu bisa menampilkan contoh portofolio seperti artikel, konten sosial media, atau skrip iklan yang pernah kamu buat. Jika kamu seorang fotografer, kamu bisa memilih foto-foto terbaik yang menunjukkan keahlian teknis dan artistik kamu di bidang fotografi. 📚 Baca juga: Portofolio untuk Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik [+5 Contoh] 3. Susun portofolio dengan rapi dan menarik Format portofolio sangat penting untuk membuatnya mudah dibaca dan dipahami. Gunakan jenis dan ukuran huruf yang jelas agar portofolio kamu nyaman dilihat. Selain itu, tambahkan ‘Daftar Isi’ untuk memudahkan pembaca menemukan bagian yang mereka cari. Jangan lupa sertakan ‘Data Diri’ di awal portofolio, termasuk informasi kontak dan ringkasan singkat tentang diri kamu sebelum menulis isi portofolio. Daftar keterampilan yang relevan dengan pekerjaan juga bisa ditambahkan untuk memberikan gambaran tentang keahlian kamu. Susun portofolio kerja kamu dengan tema dan konsep yang jelas. Gunakan kombinasi warna yang menarik agar para pembaca semangat dan tertarik untuk terus melihat portofolio kerja kamu. Konsep dan tema yang jelas juga bisa membuat HRD memahami karakter dan gaya kerja kamu melalui portofolio kerja yang kamu cantumkan. Buat portofolio gak perlu ribet dengan portofolio builder Cake! Bikin lamaranmu lebih menonjol dengan portofolio yang menarik 🎉Buat Portofolio 4. Berikan penjelasan/keterangan untuk setiap karyamu Setiap karya yang ditampilkan harus disertai dengan deskripsi yang menjelaskan karya tersebut. Kamu bisa menulis ringkasan singkat tentang proyek tersebut seperti latar belakang, tujuan, peran kamu dalam proyek tersebut, serta hasil yang dicapai. Sebagai contoh, jika kamu menunjukkan gambar desain aplikasi atau web dalam contoh portofolio kerja, kamu bisa menjelaskan latar belakang proyek, proses kamu membuat desain tersebut, dan bagaimana hasil akhir dari desain tersebut mampu mendukung tujuan proyek. Kamu juga bisa menunjukkan alat, metode, teknik, atau framework yang kamu gunakan untuk menunjukkan kemampuan teknis kamu di mata HRD. 5. Sertakan dokumen pendukung jika dibutuhkan Untuk meningkatkan kepercayaan HRD agar memilihmu, kamu bisa melampirkan dokumen pendukung seperti sertifikasi, testimoni dari klien atau rekan kerja, serta penghargaan yang pernah kamu terima. Dokumen pendukung ini akan membuktikan kemampuan kamu secara nyata sebagai kandidat yang berkompeten. Namun, pastikan jika dokumen pendukung yang kamu lampirkan relevan dengan contoh portofolio dan posisi yang kamu lamar ya! Contoh Portofolio Kerja Setelah mengetahui bagaimana cara membuat portofolio kerja, berikut adalah beberapa contoh portofolio kerja dari berbagai bidang yang bisa kamu jadikan sebagai referensi. Beberapa contoh portofolio berikut ini menampilkan pekerjaan yang relevan, memiliki struktur dan format portofolio yang jelas, serta didukung oleh deskripsi yang informatif. 👉 Contoh Portofolio Desain Grafis oleh Irzal Hapiz Elghifari (Dibuat di Cake) Contoh Portofolio Kerja Desainer Grafis oleh Irsal Hapiz Elghifari (Dibuat di Cake)👉 Contoh Portofolio Copywriter oleh Riandika Arya Kepakisan (Dibuat di Cake)Contoh Portofolio Kerja Copy Content Writer oleh Riandika Arya Kepakisan (Dibuat di Cake) 👉 Contoh Portofolio Fotografer oleh Reyhan Fadilla (Dibuat di Cake)Contoh Portofolio Kerja Fotografer oleh Reyhan Fadilla (Dibuat di Cake) Jika kamu ingin melihat lebih banyak contoh portofolio kerja yang menarik, kamu bisa mengunjungi website Cake dan temukan berbagai contoh portofolio yang relevan dengan pekerjaan kamu. Selain menemukan berbagai contoh portofolio yang menarik, Cake juga menyediakan template portofolio siap pakai yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan kamu, menarik sekali bukan? Lihat contoh portofolio lainnya di sini!Cek Contoh Portofolio FAQTentang Portofolio Kerja Q: Apa itu portofolio kerja? A: Portofolio kerja adalah kumpulan karya atau proyek yang pernah dilakukan seseorang yang bertujuan untuk menunjukkan keterampilan, pengalaman, dan pencapaian dalam bidang tertentu yang mereka kuasai. Q: Apa saja isi portofolio kerja? A: Isi portofolio kerja dapat mencakup informasi data diri, hasil kerja yang relevan dengan posisi yang dilamar, deskripsi proyek, keterampilan yang dikuasai, serta dokumen pendukung seperti sertifikasi atau penghargaan. Q: Apakah portofolio selalu diperlukan? A: Portofolio tidak selalu diperlukan untuk semua pekerjaan, namun membuat portofolio kerja sangat disarankan untuk beberapa posisi yang membutuhkan bukti karya nyata seperti desain, penulisan, atau bidang kreatif lainnya. Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu! — Ditulis oleh Ita Sugiharti —
Portfolio
Dec 13th 2024

15+ Contoh Portofolio Lamaran Kerja Menarik dan Cara Membuatnya!

Di era sekarang, mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Banyak orang bersaing untuk mendapatkan pekerjaan yang mereka idamkan.Maka itu, kamu harus tampil lebih unggul.Tapi, bagaimana caranya?Ternyata, selain CV, kamu bisa mengajukan portofolio lamaran kerja yang merupakan dokumen berisi kumpulan karya, projek atau pencapaianmu, lho. Dengan portofolio, kamu dapat membuktikan bahwa kamu benar-benar memiliki skillyang tertera dalam CV kamu. Apalagi seiring dengan perkembangan teknologi, menampilkan portofolio menjadi lebih praktis dengan online portfolio/digital portfolio karena portofolio kamu bisa diakses melalui internet. Simak artikel sampai selesai untuk melihat contoh-contoh portofolio profesional dan menarik! Daftar isi: Arti Portofolio dalam Lamaran Kerja Fungsi Portofolio Lamaran Kerja Pekerjaan Apa yang Membutuhkan Portofolio Perbedaan CV dan Portofolio Cara Membuat Portofolio untuk Lamaran Kerja Tips Membuat Portofolio Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik Cara Bikin Portofolio Lamaran Kerja Online Gratis 15+Contoh Portofolio Menarik Apa itu Portofolio Lamaran Kerja? Portofolio untuk lamaran kerja adalah dokumen yang kamu sertakan kepada perusahaan ketika melamar kerja. Isinya memuat rincian hal-hal yang dapat meningkatkan value kamu ketika mencari pekerjaan. Ini dapat berupa skill yang kamu miliki, pencapaian yang kamu raih, koleksi karya atau projek yang berhubungan dengan kriteria yang dicari rekruiter.Portofolio hadir dalam bentuk offline maupun online. Sekarang, portofolio online merupakan pilihan yang lebih dimintati karena portofolio online dapat dibagikan dimanapun dan kepada siapapun. Dengan fitur edit canggih di internet, kamu bisa mengubah dan menambahkan konten, gambar, video, teks kapanpun.Manfaat membuat portofolio kerja sebagai berikut:Mendokumentasikan hasil karya/proyek yang pernah dilakukanSebagai personal branding diri sendiriPeluang untuk mendapatkan klienTampil lebih menonjol dibanding kandidat pelamar lainEksplorasi kreativitas Apa Fungsi Portofolio? Melansir dari The Muse, portofolio berfungsi untuk menampilkan dan mendokumentasikan bukti nyata dari pekerjaan yang telah dilakukan.Oleh karena portofolio digunakan untuk mendokumentasikan pekerjaan-pekerjaan yang sudah pernah dilakukan, fungsi portofolio tidak hanya untuk melamar kerja. Portofolio juga bisa digunakan untuk mengajukan beasiswa, maupun sebagai personal branding diri sendiri.Dengan mempresentasikan ide, karya atau kreatifitas kamu, kamu dapat membangun koneksi yang akan mendatangkan kesempatan-kesempatan baru. Pekerjaan Apa yang Membutuhkan Portofolio? Di zaman sekarang, setiap profesi boleh mempertimbangkan untuk membuat portofolio ketika melamar kerja. Namun memang portofolio untuk lamaran kerja online ini lebih sering ditemukan di profesi berikut:Designer (Graphic, Fashion, Product, dll.)Software DeveloperWebsite DeveloperContent Writer/CopywriterVideografer/FotograferVideo EditorDigital MarketingContent CreatorDan lainnyaApa Perbedaan CV dan Portofolio?Secara singkat, CV berisi informasi data diri dan bersifat lebih umum. Contohnya, hal akademis maupun non-akademis yang tertera dalam CV.Sementara itu, portofolio berisi bukti hasil dari apa yang kamu lakukan, bertujuan untuk menunjukkan kemampuan dan kapabilitas kamu, dan bersifat spesifik karena biasanya kamu hanya menonjolkan skill tertentu dan mendeskripsikannya dalam portofolio kamu. CVPortofolioIsiInformasi diriKoleksi karya/pencapaian TujuanMenginformasikanMenunjukkanSifatUmumSpesifik Berikutnya, CakeResume akan memandu kamu cara membuat portofolio lamaran kerja step by step.📚 Baca juga:Wajib Tahu: 5 Perbedaan CV dan Portofolio Lengkap dengan Contoh Cara Membuat Portofolio 1. Simak job description dan kualifikasi lowongan pekerjaan yang diminati Sebelum mulai, kamu harus mengerti job description serta kualifikasi yang diminta oleh perusahaan tersebut. Ini bertujuan supaya apa yang kamu tampilkan dalam portofolio lamaran kerja kamu berhubungan dengan apa yang diinginkan perusahaan.2. Kumpulkan koleksi karyamu Kamu dapat terlebih dahulu mengumpulkan/menyiapkan karya-karya, projek ataupun pencapaian yang akan kamu tampilkan ke dalam portofolio lamaran kerja kamu nanti.3. Temukan situs website untuk membuat portofolio lamaran kerja online Inilah 2 situs unggulan yang dapat kamu kunjungi untuk membuat portofolio lamaran kerja kamu.CakeResume:CakeResume merupakan situs untuk membuat portofolio lamaran kerja yang baik karena tampilan yang sederhana dan mudah untuk dioperasikan. Portofolio online CakeResume dapat dicantumkan di CV sebagai link. Selain itu, membuat portofolio lamaran kerja di CakeResume gratis dan tidak dibatasi loh! Behance:Behance merupakan salah satu platform yang paling banyak digunakan untuk membangun portfolio designer website, khususnya portfolio UX designer dan portfolio UI designer. Besarnya komunitas digital disana menjadikan Behance sebagai platform untuk rekruter mencari orang-orang bertalenta. 4.Susun struktur dan tentukan desain portofolio lamaran kerja kamu Setelah memilih situs website portofolio kerja kamu, waktunya menyusun struktur dari portfolio online kamu. Pada dasarnya, ada empat elemen utama, yaitu:Perkenalan (informasi diri)Pencapaian, proyek atau karya-karya kamuPekerjaan dan status kerja (termasuk apa yang bisa kamu tawarkan kepada perusahaan)Kontak informasi Jangan lupa pikirkan juga desain dan layout portofolio kerja kamu. Tentukan color palette dan styleuntuk memberikan kesan yang unik pada HRD.5.Membangun kontenSetelah struktur, desain atau layout portofolio lamaran kerja sudah kamu tentukan, sekarang waktunya membangun konten portofolio! Masukkan teks, gambar, foto, grafik dsb. yang dapat menonjolkan skill dan value kamu. Namun ingat untuk hanya masukkan konten yang relevan dengan posisi yang kamu lamar.Bagi kamu yang fresh graduate dan belum memiliki pengalaman kerja, kamu dapat memasukkan tugas atau proyek selama kuliah lho.Contohnya, mahasiswa teknik dapat menampilkan riset selama kuliah, mahasiswa desain bisa menampilkan tugas desain. Kalau kamu mengikuti organisasi atau kegiatan sekolah, kamu juga boleh mencantumkanya.Nah, itulah step-step cara bikin portofolio kerja. Selanjutnya, CakeResume mau membagi tips dalam membuat portofolio untuk lamaran kerja online. Disimak yuk!Tips Membuat Portofolio yangBaik dan Menarik 1. Pilih desain dan perpaduan warna yang tepat Desain dan color palette portofolio untuk lamaran kerja penting untuk menarik perhatian para rekruter. Pilihlah desain yang sesuai dengan kesan yang ingin kamu sampaikan. Pastikan juga desain lamaran portofoliomu sederhana, rapih, dan tidak bertele-tele karena kamu akan fokuskan portofolio kamu pada kontennya. 2.Tonjolkan kemampuan terbaik kamu Jangan memuat semua karya/hal yang pernah kamu buat. Pastikan hanya menunjukkan kemampuan yang terbaik pada portofolio kerja kamu karena biasanya rekruter tidak memiliki banyak waktu untuk melihat seluruh konten portofolio satu per satu. Jadi sebaiknya tekankan kualitas dibanding kuantitas 3. Tambahkan elemen multimedia supaya menarik Sebuah portofolio untuk melamar kerja tidak terlepas dengan elemen multimedia sekalipun pekerjaan kamu tidak berhubungan dengan estetika atau visual. Ada banyak cara untuk menambahkan elemen multimedia seperti gambar, foto ataupun video. Contohnya, meskipun pekerjaan seorang manajer marketing tidak berhubungan dengan visual, tetapi portofolio seorang manajer marketingdapat mengandung data peningkatan penjualanyang dapat ditampilkan dengan grafik. 4.Susun informasi berdasarkan kategori skill Untuk memudahkan rekruiter menavigasi portofolio lamaran kerja online kamu, kelompokkanlah berdasarkan kategori. Ketika kamu mempunyai banyak konten, menggabungkan seluruh konten ke dalam satu halaman dapat terlihat berantakan. Selain itu, kategori ini juga dapat menunjukkan macam-macam area of expertise alias berbagai bidang keahlian kamu. Sebagai contoh, dalam portofolio lamaran kerja desain grafis, seorang desainer grafis bisa mengkategorikan karyanya dengan ‘desain cover’, ‘desain logo’, dan ‘desain poster’. Begitu juga dengan contoh portofolio kerja seorang marketing specialist. Ia dapat mengkategorikan dengan ‘strategi sosial media’, ‘penulisan blog’ ataupun ‘jangkauan media’. 5.Pastikan portofolio tidak bercela dan pranala (link) berjalan dengan baik Pastikan semua link dalam portofolio dapat berjalan dengan baik dan format portofolio kerjamu konsisten untuk digunakan pada setiap perangkat. Portofolio dapat dicantumkan pada CV, akun sosial media ataupun ditunjukkan terpisah.Ketika kamu membuat CV di CakeResume, kamu bisa mencantumkan file portofolio online kamu berupa hyperlink yang akan memberikan tampilan CV yang rapi. Kalau kamu mencantumkan CV pada dokumen pastikan file tersebut tidak di private agar orang lain dapat melihatnya. Selanjutnya, untuk memperjelas cara buat portofolio kerja, CakeResume akan memberikan panduan step-by-step untuk membuat portofolio lamaran kerja menggunakan website CakeResume. Membuat portofolio di CakeResume juga gratis jadi jangan khawatir~Cara Membuat Portofolio Lamaran Kerja Online GratisKeunggulan portofolio online dari CakeResume adalah tampilan yang sangat simple sehingga sangat memudahkan orang-orang yang tidak memiliki kemampuan design untuk tetap membuat portofolio lamaran kerja online yang menarik! Selain itu, ketika kamu membuat CV di CakeResume, kamu bisa mencantumkan file portofolio online kamu berupa hyperlink yang akan memberikan tampilan CV yang rapi. Buat Portofolio online di CakeResume, Gratis! 🎉Buat PortofolioBerikutcontoh portofolio untuk melamar kerja.1. Klik Buat Portofolio Online pada situs web CakeResumeKalau ini pertama kali kamu menggunakan CakeResume, kamu akan diajak untuk membuat akun terlebih dahulu. Ini bertujuan agar portofolio kamu bisa di publikasi dan dilihat oleh rekruter kamu. cara membuat portofolio dengan CakeResume 2.KlikCreate your first project cara membuat portofolio dengan CakeResume 3.Pilih background warna dengan mengklik Styles cara membuat portofolio dengan CakeResume 4. Tambahkan teksKetika menambahkan teks, kamu juga bisa menubah warna, font, size, dan lainnya menggunakan tool box yang tertera di bagian atas. Kamu juga bisa mengubah urutan objek dengan mengklik tombol pensil lalu pilih move up atau move down seperti yang ditunjukkan di gambar berikut. cara membuat portofolio dengan CakeResume 5. Tambahkan gambar atau foto dengan klik Image GridNah, disinilah kamu dapat memunjukkan karyamu dengan elemen multimedia. Karena ini merupakan contoh portofolio fresh graduate, kamu bisa masukkan projek atau tugas semasa kuliah ya. Kamu juga bisa menampilkan sertifikat yang kamu raih. cara membuat portofolio dengan CakeResume cara membuat portofolio dengan CakeResume 6.Tambahkan video/musik/link dengan memasukkan URL pada Embed cara membuat portofolio dengan CakeResume 7. Klik project settings di sebelah kanan bawah, lalu isi project title, description, field, tags, dan tools used lalu klik publishNah, seperti yang dibahas tadi, ini berguna supaya rekruter lebih mudah mencari talenta sesuai yang diharapkan. cara membuat portofolio dengan CakeResume Portofolio untuk lamaran kerja kamu sudah jadi! Portofolio kerja ini dapat dicantumkan pada CV, ataupun ditunjukkan terpisah.Selanjutnya, CakeResume memperisapkan 5 contoh portofolio untuk melamar kerja. Bisa kamu gunakan untuk menjadi inspirasi ketika membuat portofolio lamaran kerja kamu sendiri ya!Sedang mencari pekerjaan? Temukan pekerjaan impian kamu di CakeResume! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Loker15Contoh Portofolio Terbaik untuk Melamar Kerja ✨ 15+ Contoh Portofolio Lamaran Kerja: Contoh Portofolio Fotografer Contoh Portofolio UI Desain 1 Contoh Portofolio UI Desain 2 Contoh Portofolio Desainer Grafis Contoh Portofolio Graphic Design 1 Contoh Portofolio Graphic Design 2 Contoh Portofolio Digital Marketing Contoh Portofolio Digital Marketing Profesional Contoh Portofolio Arsitek Contoh Portofolio Programmer Contoh Portofolio Menulis Contoh Portofolio Fresh Graduate Contoh Portofolio Magang Contoh Portofolio Content Writer Contoh Portofolio Copywriter Contoh Portofolio untuk Berbagai Pekerjaan Lainnya 1. Contoh Portofolio Fotografer ProfesionalContoh portofolio fotografi oleh Taufik Adhi Nugraha (Dibuat di CakeResume). Lihat PortofolioTaufik Adhi Nugraha.2. Contoh Portofolio Lamaran Kerja UI DesignDi contoh portofolio online ini, desainer memperkenalkan dirinya terlebih dahulu, mencantumkan skill yang dimilikinya (UI/UX design, desain grafis dan ilustrasi) beserta kontak info lalu menunjukkan hasil karyanya, termasuk desain aplikasi HP yang sudah terealisasikan. Source:ROONism 2021 PortfolioContoh Portofolio DesainContoh Portofolio Desain3.Contoh Portofolio Lamaran Kerja UI Design Contoh portofolio UI designer yang kedua ini merupakan karya dari UI designer CakeResume loh. Lihat karya Portofolio UI Designer CakeResume yuk. Contoh Portofolio UIdesignContoh Portofolio UIdesign 4. Contoh Portofolio Desainer GrafisContoh Portofolio Desainer Grafis olehRyan Jose Dickson(Dibuat di CakeResume).5. Contoh Portofolio Lamaran Kerja Desain Grafis Berikutnya adalah contoh portofolio desain grafis untuk packaging design, book design, dan product design seni tradisional Taiwan. Cantik sekali bukan? Source:Portofolio Joan - CakeResumeContoh Portofolio Lamaran KerjaContoh Portofolio Lamaran Kerja 6. Contoh Portofolio Lamaran Kerja Desain Grafis Contoh portofolio berikut ini lebih berfokus pada proyek ilustrasi yang keren. Source: Ana Stoica - Behance.net  Contoh Portofolio Kerja Contoh Portofolio Kerja📚 Bacaan lanjutan:Contoh Portofolio Desainer Grafis Menarik, Pasti Dilirik HRD! 7. Contoh Portofolio Digital Marketing yang MenarikContoh Portofolio Digital Marketing Menarik. Selengkapnya lihat portofolioRaja Abiyyi Sefeldi CakeResume8. Contoh Portofolio Digital Marketing yang ProfesionalContoh Portofolio Digital Marketing Profesional. Selengkapnya lihat portofolioDhea Bestari APdi CakeResume9. Contoh Portofolio Arsitek Seperti yang diketahui, portofolio lamaran kerja arsitek pastinya berisi koleksi konsep dan gambar bangunan-bangunan. Inilah salah satu contoh portofolio karya mahasiswa yang dibuat ketika kuliah. Lihat Portofolio Student Housing oleh RachelContoh Portofolio KerjaContoh Portofolio Kerja 10. Contoh Portofolio Programmer Ketika kamu membuat portofolio lamaran kerja bidang programming, kamu bisa menampilkan karya web design dan mobile app design seperti contoh dibawah ini. Jangan lupa untuk menulis deskripsi serta bahasa programming yang digunakan ya.LihatPortofolio Bakery Website oleh Sevil KhomushkuContoh Portofolio 11. Contoh Portofolio Copywriter / Content Writer / UX Writer Lihat contoh portofolioUXWriting ProjectContoh Portofolio12. Contoh Portofolio Fresh GraduateLihat Portofolio Social Media Management by Asep WibowoContoh Portofolio13. Contoh Portofolio MagangDalam contoh portofolio ini, Fiqih menceritakan pengalaman magang di BRI beserta jobdesk dan kontribusi yang ia lakukan pada perusahaan.Lihat versi lengkap Portofolio Internship at Bank Rakyat Indonesia by Fiqih AdityaPortofolio Pengalaman Kerja14. Contoh Portofolio Content WriterContoh Portofolio Content Writer oleh Aulia Aristawaty -- Dibuat di CakeResume15. Contoh Portofolio CopywriterContoh Portofolio Copywriter Dibuat OlehRiandika Arya Kepakisan(Dibuat di CakeResume) Contoh Portofolio untuk Macam-Macam Pekerjaan: Contoh Portofolio Mahasiswa Contoh Portofolio Desain Contoh Portofolio Fotografi Contoh Portofolio Programmer Contoh Portofolio Digital Marketing Contoh Portofolio Content Writer Contoh Portofolio Copywriter CakeResume menyediakan platform untuk membuat portofolio online. Yuk giliran kamu yang buat portofolio! 100% Gratis🎉Buat PortofolioFAQ Seputar Portofolio:1. Apa saja isi dari portofolio?Portofolio adalah kumpulan dokumen yang menunjukkan hasil kerja, keterampilan, dan pengalaman seseorang, biasanya digunakan untuk tujuan pendidikan atau profesional. Berikut adalah beberapa elemen yang dapat terdapat dalam sebuah portofolio:CV atau Resume: Ringkasan pengalaman kerja, pendidikan, dan keterampilan yang dimiliki.Sampel Pekerjaan: Contoh-contoh hasil kerja, seperti tulisan, desain grafis, proyek penelitian, atau program yang telah dibuat.Proyek Terbaru: Deskripsi tentang proyek terbaru yang telah dikerjakan, termasuk proses, hasil, dan pengalaman belajar dari proyek tersebut.Referensi atau Testimoni: Ulasan atau rekomendasi dari atasan, kolega, atau klien yang mendukung kualitas pekerjaan dan karakter Anda.Sertifikat dan Penghargaan: Bukti penghargaan, sertifikat dari kursus, atau pelatihan yang relevan.Portofolio Digital: Jika relevan, tautan ke portofolio online, blog, atau media sosial profesional seperti LinkedIn.Pengalaman Relawan: Jika ada, pengalaman dalam kegiatan sosial atau organisasi yang menunjukkan keterampilan tambahan.Rencana Pengembangan Diri: Ringkasan tentang tujuan karier ke depan dan langkah-langkah untuk mencapainya.Isi dari portofolio bisa bervariasi tergantung pada bidang pekerjaan atau pendidikan yang dijalani. Pastikan untuk menyesuaikannya dengan audiens atau tujuan spesifik yang ingin dicapai. 2. Apa perbedaan CV dan portofolio? CV (Curriculum Vitae) adalah ringkasan yang mencakup riwayat pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan, dan pencapaian seseorang. Biasanya berbentuk daftar kronologis yang memuat informasi pribadi dan latar belakang akademis serta profesional.Sedangkan, portofolio adalah kumpulan contoh pekerjaan atau proyek yang telah diselesaikan oleh seseorang. Portofolio dapat mencakup sampel karya seni, desain grafis, tulisan, atau proyek-proyek lainnya yang dimaksudkan untuk menunjukkan kemampuan dan bakat seseorang dalam bidang tertentu.3. Apakah sertifikat termasuk portofolio? Sertifikat dapat termasuk dalam portofolio seseorang sebagai bukti formal atas pencapaian atau keterampilan yang dimiliki. Sertifikat ini dapat menunjukkan kualifikasi, pelatihan, atau penghargaan yang relevan dengan bidang pekerjaan atau minat pribadi seseorang.KesimpulanPortofolio adalah dokumen yang isinya memuat rincian hal-hal yang dapat meningkatkan value kamu ketika melamar kerja, apply lomba ataupun mengajukan beasiswa. Isi portofolio dapat berupa skill yang kamu miliki, pencapaian yang kamu raih, koleksi karya atau projek yang pernah kamu lakukan sebelumnya.Ketika melamar kerja, ada baiknya menyerahkan portofolio lamaran kerja untuk menunjukkan rekruter atas pencapaian dan kemampuan kamu.Terdapat banyak situs portofolio online yang bisa kamu gunakan untuk membuat portofolio seperti CakeResume.Perbanyaklah melihat contoh portofolio sebagai referensi kamu ketika membuat portofolio.Tidak hanya CV maker gratis, CakeResume adalah situs lowongan kerja terpercaya dan transparan. Kamu bisa mencari pekerjaan impian kamu dari berbagai perusahaan berkualitas dan ternama. Yuk, buat CV online gratis, portofolio kerja, dan lamar kerja di website pencari kerja atau aplikasi cari kerja CakeResume.Sedang mencari pekerjaan? Temukan pekerjaan impian kamu di CakeResume! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Loker Rekomendasi Lowongan Kerja
Resume & CV
Dec 10th 2024

Wajib Kamu Ketahui: 5 Perbedaan CV dan Portofolio Lengkap dengan Contoh

Bagi kamu yang pertama kali melamar pekerjaan, mungkin ada banyak istilah baru dalam proses melamar pekerjaan belum sepenuhnya kamu pahami. Bahkan, kamu masih bingung dokumen apa saja yang perlu diserahkan kepada perusahaan. Perlu mengirim CV saja cukup? Apa itu portofolio kerja? Bedanya CV dan portofolio apa?Apa Perbedaan CVdan Portofolio? Daftar isi: Pengertian CV Pengertian Portofolio Perbedaan CVdan Portofolio Contoh CV dan Portofolio Apa itu CV? Arti CV atau daftar riwayat hidup adalah sebuah dokumen yang memudahkan rekruter untuk mengenal dan memahami perjalanan hidup seseorang secara singkat. Dengan biodata dan latar belakang diri kamu yang tertera pada CV, rekruter bisa mempertimbangkan apakah kamu sesuai dengan talenta yang mereka cari atau tidak.Apa yang harus ada di CV? CV merupakan dokumen mendasar tentang diri kamu. CV berisikan informasi pribadi, riwayat pendidikan yang kamu telah tempuh, pengalaman kerja, serta informasi tambahan lainnya seperti, keterampilan atau prestasi. Lalu kalau begitu, CV dan resume sama gak sih? Walaupun keduanya sama-sama berisi perjalanan hidup seseorang dan dipakai ketika melamar pekerjaan, namun tetap ada sedikit perbedaan antara CV dan resume loh. Simak tabel berikut yuk. Perbedaan CV dan ResumeCVResumePanjang2-3 halaman1 halamanTujuanMelamar pekerjaan dan tujuan akademis lainnya.Melamar pekerjaanIsiPencapaian akademik dan pengalaman dijabarkan secara rinciHanya menekankan pengalaman kerja, atau skill yang relevan dengan lowongan pekerjaan yang dilamar ⚠️ Catatan:Tabel perbedaan diatas mengikuti standar di Amerika Serikat ya.Sementara di Indonesia, istilah resume jarang dipakai ketika melamar kerja. Sehingga, resume yang dimaksud di tabel atas disebut juga dengan CV di Indonesia. Apa itu Portofolio? Portofolio adalah sebuah dokumen yang berisi koleksi karya, prestasi ataupun proyek yang kamu pernah lakukan sebelumnya. Biasanya sering dipakai oleh desainer, fotografer, ataupun pekerjaan lain yang berhubungan dengan estetika. Dengan menyerahkan portofolio ketika melamar kerja, rekruter bisa mengetahui lebih dalam potensi kemampuan yang kamu miliki. Fungsi portofolio pun tidak sebatas untuk melamar kerja. Selain portofolio lamaran kerja, ada juga portofolio yang bisa digunakan untuk mendaftar perguruan tinggi, mendaftar beasiswa, ataupun dipakai sebagai personal branding. Dalam segi bentuk, portofolio hadir dalam bentuk offline maupun online. Sekarang, portofolio online merupakan pilihan yang lebih diminati karena portofolio online dapat dibagikan dimanapun dan kepada siapapun. Siapa membutuhkan portofolio online? Walaupun portofolio terdengar hanya untuk mereka yang bekerja dibidang industri kreatif, jangan salah. Ternyata, di era digital sekarang, semakin banyak orang memanfaatkan portofolio online sebagai personal branding lho. Dengan personal branding yang kuat, kamu akan lebih dikenal orang banyak dan tentunya membawakan kamu banyak kesempatan baru. Cara membuat portofolio online lamaran kerja Kumpulkan materi, hasil karya atau proyek yang kamu ingin tampilkanPilih satu canva untuk membuat portofolio onlineSusun struktur portofolio kamuMasukkan konten seperti gambar, grafik dan deskripsi 📚 Bacaan lanjutan:Cara Membuat Portofolio Online: 15 Website Gratis untuk Portofolio yang Menarik Nah, pastinya kamu sudah ada gambaran tentang apa yang dimaksud dengan portofolio ataupun yang dimaksud dengan CV. Sekarang, CakeResume akan menjabarkan lebih detail tentang perbedaan portofolio dengan CV.Perbedaan CV dan PortofolioApa perbedaan CV dan portofolio? CakeResume telah merangkum 5 perbedaan CV dan portofolio untuk kamu:Perbedaan CV dan Portofolio 1. TujuanPerbedaan CV dan portofolio yang paling mendasar ada pada tujuannya. Tujuan CV adalah untuk menginformasikan siapa diri kamu melalui biodata, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, serta kemampuan yang kamu miliki. Tujuan portofolio adalah untuk menunjukkan dan membuktikan skill dan potensi yang kamu miliki. Portofolio menjadi alat bukti bahwa apa yang kamu cantumkan dalam CV memang benar. Dalam contoh portofolio desain grafis, seorang desainer grafis yang mencantumkan kemampuan memakai Adobe Illustrator pada CVnya akan menunjukkan hasil karya menggunakan Adobe Illustrator ke dalam portofolionya sebagai bukti. 2. Isi / StrukturPerbedaan CV dan portofolio yang paling dapat dirasakan adalah isi atau strukturnya. Struktur CVCV mencakup data yang lengkap namun ringkas, dan umumnya ditampilkan pada ukuran kertas A4 atau HVS. Struktur CV meliputi: Informasi pribadiDeskripsi diriRiwayat pendidikanPengalaman kerja atau organisasiKeterampilan (Skills)Informasi tambahan (Sertifikasi/Penghargaan) 📚 Bacaan lanjutan:Simak Cara Membuat CV (Curriculum Vitae) yang Baik dan MenarikStruktur PortofolioPortofolio mencakup hasil karya yang dipresentasikan secara mendetail. Ukuran portofolio pun beragam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelamar kerja. Struktur Portofolio meliputi: Informasi pribadiPencapaian, projek, karya-karya beserta deskripsinyaPekerjaan dan status kerja (termasuk apa yang bisa kamu tawarkan kepada perusahaan)Kontak informasi 3. Sifat Beda portofolio dan CV selanjutnya adalah sifatnya.CV bersifat umum karena informasi yang tertera merupakan ringkasan mendasar tentang diri kamu. Oleh karena itu, CV dapat digunakan berulang kali dan bisa juga digunakan untuk melamar berbagai posisi pekerjaan. Portofolio bersifat spesifik karena hasil karya atau isi yang dipresentasikan disusun untuk tujuan spesifik, sesuai dengan posisi yang kamu lamar. Sebagai contoh CV mencakup data umum seperti riwayat pendidikan dan pengalaman kerja yang bersifat tetap ketika kamu melamar pekerjaan apapun. Sedangkan portofolio menampilkan karya yang diinginkan perusahaan. Misalnya, kamu tidak seharusnya menunjukkan karya tulisan kamu ketika melamar posisi arsitektur. 4. Layout dan Desain Perbedaan CV dan portofolio selanjutnya terletak pada layout dan desainnya. CV berisi biodata diri seseorang, sehingga layout CV setiap orang tidak berbeda jauh, yaitu sebuah kertas A4 dengan teks yang disusun rapih dari atas kebawah. Desain CV pun tidak dianjurkan untuk terlalu berlebihan, supaya rekruter bisa membaca CV kamu dengan nyaman. Berbeda dengan CV, portofolio tidak memiliki standar layout ataupun desain karena portofolio dibuat menurut kreativitas individu masing-masing. Tampilan portofolio pun tidak hanya di kertas, melainkan bisa juga ditampilkan sebagai halaman website pribadi ataupun akun sosial media.5. Kegunaan Perbedaan CV dan portofolio terakhir adalah kegunaanya. Umumnya CV hanya diperlukan ketika melamar kerja. Portofolio tidak hanya digunakan untuk melamar kerja, tetapi bisa juga untuk mengembangkan personal brand, menawarkan jasa atau servis, mempresentasikan bisnis (company profile), dll. Nah, itulah 5 perbedaan CV dan portofolio yang sudah CakeResume rangkum. Berikutnya adalah contoh-contoh CV dan portofolio agar kamu bisa lebih mendalami bedanya CV dan portofolio.Contoh CV dan Portofolio Contoh CV Lamaran Kerja Contoh CV Menarik Contoh CV Fresh Graduate Contoh Portofolio Lamaran Kerja Contoh Portofolio Mahasiswa Arsitektur 1. Contoh CV Lamaran KerjaContoh CVLamaran Kerja - Dibuat di CakeResume2. Contoh CV Menarik Desain GrafisContoh CV Desainer Menarik - Dibuat dengan CakeResume3. Contoh CV Fresh Graduate Tanpa PengalamanContoh CV- Dibuat di CakeResume✨ Ingin tampilan CV menarik seperti contoh CV diatas? Langsung buat CV dengan CakeResume yuk. 100% GRATISBuat CV4. Contoh Portofolio Lamaran KerjaLihat Portofolio JoanContoh Portofolio Desain Contoh Portofolio Desain 5.Contoh Portofolio Mahasiswa Arsitektur Lihat Portofolio Student Housing oleh RachelContoh Portofolio Arsitektur Contoh Portofolio Arsitektur Ingin membuat portofolio yang menarik? Kunjungi Cake untuk membuat portofolio yang profesional dan menarik!Buat Portofolio KonklusiCV adalah dokumen yang wajib kamu sertakan ketika melamar pekeraan. CVberisi informasi mendasar tentang diri seseorang.Portofolio adalah dokumen opsional yang berisi koleksi karya atau proyek yang pernah dikerjakan sebelumnya. Tujuan portofolio adalah untuk membuktikan tentang kemampuan seseorang.Menyertakan CV beserta portofolio adalah cara terbaik untuk mendapatkan pekerjaan yang dinginkan.Sudah paham perbedaan CV dan portofolio?Langsung lamar kerja di Cake sekarang, banyak lowongan baru dari UNIQLO, BCA, GoTo, PTPropan Raya, dan masih banyak lagi!👇🏻 Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!
Portfolio
Oct 8th 2021

Cara Membuat Portofolio Online: 15 Website Gratis untuk Portofolio yang Menarik

Jika kamu bekerja dalam bidang industri kreatif, kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya online portofolio/digital portofolio.Online portofolio? Apa itu?Sebuah online portofolio boleh dikatakan sebagai halaman web pribadi. Biasanya menampilkan karya-karya seni. Baik itu fotografi, desain grafis, arsitektur, dll. Dengan portofolio online ini, kamu dapat mempresentasikan karya kamu, memberikan informasi tentang diri kamu dan menawarkan servis yang dapat kamu berikan. Online portofolio ini nyaman digunakan karena bisa dijangkau melalui internet oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun. Orang-orang yang tertarik dengan kamu (misalnya rekruter atau klien) bisa mendapat informasi tentang kamu dengan praktis karena semua koleksi karya, pencapaian, prestasi dapat kamu gabungkan ke dalam satu portofolio online ini. Walaupun portofolio online ini terdengar hanya untuk orang-orang yang mempunyai pekerjaan berkaitan dengan visual, jangan salah.Further reading:5 Tips to Build a Strong Machine Learning Resume Justru di era digital sekarang, apapun pekerjaan kamu maupun seorang marketer, web programmer, ataupun influencer, memiliki sebuah online presence ternyata penting loh. Dengan online presence yang kuat, kamu bisa dikenal oleh banyak orang, dan mendapat kesempatan-kesempatan baru. Nah, salah satu cara untuk membangun online presence adalah dengan mempresentasikan value dan kemampuan kamu melalui portofolio online. 15 Situs Gratis Untuk Membuat Portofolio Online Bikin portfolio online apa harus bisa coding? Gimana cara membuat portofolio online gratis? Kalau kamu tidak tahu cara membuat webpage portofolio dengan coding, pertanyaan-pertanyaan tersebut pasti muncul di pikiran kamu. Tapi, jangan khawatir. Sekarang, tersedia banyak pilihan portfolio website yang bisa membantu kamu membuat portofolio online tanpa memiliki background coding. Berikut daftar 15 website untuk membuat portofolio:1. Cake Cake berawal dari sebuah CV maker online dimana kamu bisa bikin CV gratis yang menarik. Kini, Cake menyediakan platform membuat web portofolio terbaik yang bisa digunakan oleh orang-orang dari berbagai macam profesi. Kamu bisa dengan mudah membuat portofolio online gratis tanpa batas.Portfolio Website Cake ✨ Fitur: Portfolio website Cake menyediakan tools pengeditan canggih serta pilihan warna yang banyak. Kamu bisa menampilkan video dalam portofolio dan kamu juga bisa menyambungkan portofolio ke CV kamu sehingga memudahkan rekruter untuk melihat koleksi karya kamu ketika membaca CV kamu.Kelebihan:Gratis membuat portofolio sepuasnyaTampilan sederhana dan mudah digunakanDapat menyambungkan portofolio ke CVKekurangan:Tidak dapat mengupload file ukuran besar 💰 Harga Cake: Gratis membuat portofolio tanpa batas2. Behance Behance adalah salah satu situs portfolio website yang merupakan bagian dari Adobe Creative Cloud. Tidak hanya desainer yang aktif menggunakan Behance, tapi rekruter dari berbagai belahan dunia juga menggunakan Behance untuk mencari talenta-talenta baru. Tersedia juga banyak contoh portofolio online untuk inspirasi kamu.Portfolio Website Behance ✨Fitur: Behance mempunyai cara kerja seperti sosial media. Kamu dapat like portofolio orang lain, dan follow user lain. Dengan ini, karya portofolio mereka dapat muncul dalam feed For You kamu. Selain itu, kamu dapat import gambar dari Adobe Lightroom dan menampilkan audio dan video dalam portofolio kamu. Dikarenakan sistem Behance seperti sosial media, platform ini cocok bagi para social butterfly yang senang mendapatkan likes dan komen terhadap karya mereka. Kelebihan:Gratis membuat portofolio tanpa batasTampilan sederhana dan mudah digunakanTerdapat variasi karya (desain, UI, ilustrasi) Kekurangan: Tidak dapat mengupload file ukuran besarDikarenakan tampilan yang sederhana (seleksi desain sedikit) membuat struktur portofolio pengguna terlihat membosankan 💰 Harga Behance: Gratis dengan fitur terbatas Pro: Harus subscribe ke Adobe Creative Cloud 3. DribbbleDribbble merupakan situs portofolio online dimana kamu bisa mengupload gambar karya yang dinamai Shots. Ukuran Shots yang diupload harus disesuaikan dengan rasio 4:3 Komunitas Dribbble bisa dikatakan cenderung tertutup. Artinya, hanya orang-orang yang menerima undangan lah yang dapat mengupload Shots. Orang-orang ini dinamakan Player. Jika kamu pengguna baru, atau dinamai Prospect, kamu hanya dapat follow dan like portfolio designer lain, sampai kamu di-notice dan menerima undangan dari seorang Player. Portfolio Website Dribbble ✨Fitur: Mirip dengan Behance, portfolio website Dribbble mempunyai tampilan seperti sosial media dimana kamu bisa follow dan like karya orang lain. Karya yang diupload berukuran 4:3 dan kamu bisa mengupload 48 karya per bulan. Karena komunitas Dribbble yang cenderung eksklusif, Portfolio designer website ini cocok untuk para desainer yang sudah memiliki level skill tertentu.Kelebihan:Komunitas yang eksklusif membuat Dribbble dapat menetapkan kualitas karya-karya designernyaKomunitas sedang berkembang pesatKekurangan:Harus menerima undangan baru bisa mengupload karyaUkuran Shots terbatas pada rasio 4:3 💰 Harga Dribbble: Gratis dengan fitur terbatas Pro: $19 (sekitar Rp. 270,000) / 1 bulan 4. Adobe Portfolio Website untuk membuat portofolio selanjutnya adalah Adobe Portfolio. Mungkin banyak dari kamu tidak asing lagi dengan keluarga Adobe. Dengan portfolio website ini, kamu dapat menampilkan gambar karya ke galeri yang tersedia.Portfolio Website Adobe Portfolio ✨Fitur: Adobe Portfolio menyediakan 12 template yang bisa dipilih pengguna. Dikarenakan Adobe Portfolio merupakan bagian dari Creative Cloud, kamu dapat mengedit gambar langsung di Adobe Portfolio dengan menggunakan Adobe Lightroom. Dikarenakan fitur Adobe Portfolio yang dapat disambungkan ke akun Adobe Lightroom, situs portofolio online ini cocok untuk fotografer pemula sampai profesional.Kelebihan:Penampilan sederhana, mudah digunakanDapat menyesuaikan resolusi dan ukuran image secara otomatis Kekurangan:Template yang tersedia terbatas sehingga galeri cenderung mirip dengan orang lainTidak mensupport penggunaan teks dalam portofolio 💰 Harga AdobePortfolio: Paket AdobePortfolio, AdobePhotoshop dan AdobeLightroom: $9.99 (sekitar Rp. 144,000) / 1 bulan 5. Portfoliobox Portfoliobox merupakan portfolio website yang tidak kalah keren. Situs ini populer di kalangan fotografer dan desainer dan bertujuan untuk menampilkan karya yang profesional.Portfolio Website Portfoliobox ✨Fitur: Portfoliobox merupakan website untuk membuat portofolio yang bebas iklan dan menyediakan berbagai macam template untuk digunakan. Ini membuat karya portofolio yang dibuat terlihat unik. Selain itu, portfolio website yang satu ini memungkinkan kamu untuk menjual karya-karya kamu, serta mengintergrasikan online portofolio kamu dengan Google Analytics.Kelebihan:Terdapat banyak pilihan untuk mengkustom portofolioMenyediakan e-commerce store bagi pengguna Kekurangan:Hanya dapat mengupload 50 gambar untuk akun gratis 💰 Harga Portfoliobox:Gratis dengan fitur terbatas Pro: $6.90 (sekitar Rp. 100,000) / 1 bulan 6. CrevadoDengan portfolio website Crevado, kamu bisa menggunakan alat drag-and-drop sederhana untuk mengatur layout portofolio online kamu. Crevado juga dioptimalkan untuk perangkat apa pun, sehingga portofolio kamu dapat dilihat di smartphone, tablet dan desktop dengan nyaman.Portfolio Website Crevado ✨Fitur: Crevado dilengkapi dengan hosting yang aman dan tersertifikasi SSL. Kamu juga dapat menjual karya kamu secara online berkat integrasi platform dengan PayPal dan Fotomoto. Selain itu, file desain kamu bisa diunggah dalam macam-macam format, seperti foto, video, gambar GIF, PDF, dll.Kelebihan:Hosting yang aman dan tersertifikasi SSLBerkolaborasi dengan PayPal dan Fotomoto yang memungkinkan kamu untuk menjual karya kamu Kekurangan:Akun gratis tidak dapat menghilangkan link menuju ke Crevado pada footer portofolioHanya dapat mengupload sebanyak 5 galeri dan 30 gambar dengan akun gratis 💰 Harga Crevado:Gratis dengan fitur terbatas Plus: €6 (sekitar Rp. 100,000) / 1 bulan Premium: € 9 (sekitar Rp. 152,000) / 1 bulan 7. Cargo Portfolio website Cargo Collectives terkenal dengan tampilan yang bersih dan profesional. Cargo dapat membantu para pemula membangun portofolio profesional untuk bisnis, seni, atau proyek-proyek lain seperti majalah atau archive.Portfolio Website Cargo ✨Fitur: Cargo Collective menawarkan 30 template serta tersedia pilihan typography dari Google Fonts, WebType, TypeNetwork dll. Kamu juga dapat membuat portofolio dengan nama domain sendiri. Selain itu, tersedia live chat assistance ketika kamu mengalami masalah teknis atau memerlukan bantuan lain. Kelebihan:Tampilan portofolio terlihat profesionalDapat mengedit HTML dan CSS untuk akun berbayar Kekurangan:Akun gratis hanya bisa mengakses 10 template.💰 Harga Cargo:Gratis untuk fitur terbatas Standard site upgrade: $99 (sekitar Rp. 1,425,000) / 1 tahun atau $13 (sekitar Rp. 187,000) / 1 bulan. Dengan tambahan fitur e-commerce: tambahan $66 (sekitar Rp. 95,000) / 1 tahun atau $9 (sekitar Rp. 130,000) / 1 bulan 8. Carbonmade Carbonmade adalah website untuk portofolio yang tidak kalah keren. Portofolio site ini memungkinkan kamu untuk membagikan karya kamu dengan audiens global, membangun online presence yang kuat, serta berhubungan dengan klien atau kustomer.Portfolio Website Carbonmade ✨Fitur: Portfolio website Carbonmade memakai fitur drag and drop dimana kamu dapat tarik blok yang kamu inginkan lalu taruh ke portofolio kamu. Blok ini juga bisa kamu ubah posisinya serta ukurannya. Nantinya, kamu akan masukan karya kamu ke dalam blok-blok ini. Carbonmade menyediakan fitur analitik sehingga kamu dapat mengetahui jumlah kunjungan ke portofolio kamu per tahun, serta statistik performa per bulan. Kamu juga bisa menghubungkan Google Analytics ketika kamu membuat portofolio online di Carbonmade. Selain itu juga terdapat fitur Talent Pool bagi rekruter untuk menemukan talenta-talenta, dan juga fitur Private Portfolio bagi kamu yang ingin portofolio online kamu dilihat hanya oleh orang-orang pilihan kamu. Kelebihan:Mudah digunakan untuk pemula Tersedia banyak pilihan alat kustomisasiTersedia fitur analitik, Talent Pool, dan Private PortfolioKekurangan:Gratis hanya untuk free trialHarga cenderung lebih mahal dibanding platform lain 💰 Harga Carbonmade: Beginner Plan: $8 (sekitar Rp. 115,000) / 1 bulan Pro Plan: $12 (sekitar Rp. 173,000) / 1 bulan Expert Plan: $18 (sekitar Rp. 260,000) / 1 bulan 9. Coroflot Website gratis untuk portofolio ini hampir mirip dengan Behance dan Dribbble dimana kamu bisa membagikan hasil karya kamu ke dalam komunitas desainer yang ada.Portfolio Website Coroflot ✨Fitur: Ketika membuat portofolio online di situs ini, kamu bisa mencari banyak lowongan kerja yang tersedia khususnya untuk posisi desain UI/UX. Tidak hanya itu, kamu juga dapat melihat gaji yang ditawarkan untuk posisi tersebut. Kelebihan:Tampilan sederhana dan mudah digunakanBisa mencari lowongan pekerjaan ataupun merekrut talenta dengan mudah Kekurangan:Tidak bisa mengkustom layout portofolioTidak bisa membalas komentar orang lain 💰 Harga Coroflot:Gratis 10. Clippings.meRekomendasi portfolio website selanjutnya adalah untuk kamu yang suka menulis karena Clippings.me dapat menampilkan karya-karya tulisan kamu. Kamu juga bisa melihat banyak contoh portofolio penulis di platform ini.Portfolio Website Clippings.me ✨Fitur: Kamu bisa memasukan hasil tulisan kamu dari website lain dengan cara copy paste link website tersebut. Kamu juga dapat memasukan file PDF ataupun elemen multimedia termasuk podcast. Selain itu, Clippings.me menyediakan panduan menulis bagi kamu yang mengalami kesulitan dalam menulis artikel.Kelebihan:Mudah digunakanDapat memasukan banyak elemen multimediaKekurangan:Gratis untuk 10 artikel pertama saja 💰 Harga Coroflot: Gratis untuk 10 artikel pertama Premium: $9,99 (sekitar Rp. 144,000) / 1 bulan 11. JournoportfolioRekomendasi website untuk portofolio selanjutnya adalah JournoPortfolio. Portfolio website yang satu ini mirip dengan Clippings.me karena biasa digunakan oleh penulis atau mereka yang menghasilkan karya tulisan.Portfolio Website Journoportfolio ✨Fitur: Di website portfolio ini, kamu bisa mengupload link atau PDF karya yang sebelumnya pernah dibuat ke dalam portofolio kamu. Selain itu, JournoPortfolio menyediakan informasi analitik portofolio site kamu sehingga kamu bisa mengetahui jumlah pengunjung situs kamu, berapa lama pengunjung menghabiskan waktu di situs kamu, dll. Kamu juga dapat menghubungkan portofolio online kamu dengan Google Analytics untuk mengakses data yang lebih akurat. Journoporftolio cocok untuk blogger karena kamu dapat menulis blog langsung di Journoportfolio sehingga kamu tidak perlu mengelola banyak platform. Kelebihan:Mobile friendly / dapat diakses melalui perangkat hp dengan mudahBisa menulis blog langsung di platformKekurangan:Gratis untuk 10 artikel pertama saja 💰 Harga Journoportfolio: Gratis untuk 10 artikel pertama Plus $5 (sekitar Rp. 72,000) / 1 bulan Pro $10 (sekitar Rp. 144,000) / 1 bulan 12. Deviantart ✨Fitur:Deviantart merupakan salah satu komunitas sosial kalangan seniman terbesar dimana kamu bisa bikin portofolio online, lalu membagikan dan mempromosikannya kepada sesama seniman. Kamu bisa menemukan banyak contoh portofolio graphic designer, illustrator atau animator. Portfolio Website Deviantart Website untuk portofolio yang satu ini menawarkan berbagai macam fitur seperti Polls dimana kamu bisa membuat polling dan Groups dimana kamu bisa bergabung pada suatu grup tertentu dengan ketertarikan yang sama. Deviantart juga menyediakan Free Stock Images yaitu gambar-gambar yang bisa kamu gunakan gratis.Kelebihan:Komunitas yang besarKekurangan:Cenderung lebih ke arah komunitas seni daripada platform untuk mencari portofolio profesionalLebih banyak karya fan art dibanding portofolio profesional 💰 Harga Deviantart: Gratis dengan fitur terbatas Core membership: $15 (sekitar Rp. 215,000) / 3 bulan 13. WixPlatform selanjutnya ini sedikit berbeda dengan yang sudah disebutkan diatas karena Wix merupakan website builder. Tapi jangan salah, karena kamu juga bisa membuat online portfolio kamu dengan website builder Wix ini. Terlebih lagi, kamu bisa mengkustom website sesuai kesukaan sehingga portofolio kamu akan jauh berbeda dengan portofolio orang lain.Portfolio Website Wix ✨Fitur: Dengan membuat portofolio kerja online ataupun portofolio untuk personal branding di Wix, kamu bisa menikmati fitur SEO manajemen dimana Wix akan membantu kamu mengoptimalkan website kamu untuk SEO. Wix juga menyediakan fitur e-commerce yang memungkinkan kamu untuk menjual karya kamu. Kamu bisa menjualnya di situs online store ataupun di Amazon dan Facebook. Wix juga menyediakan fitur chat, forum dan juga event bagi kamu yang ingin menyelenggarakan event dimana Wix akan membantu mengelola ticketing dan sistem RSVP. Kelebihan:Kecepatan situs website yang baikTersedia banyak pilihan templateFitur e-commerce yang luasKekurangan:Kecepatan situs website yang baikTersedia banyak pilihan templateFitur e-commerce yang luas 💰 Harga Wix: Gratis untuk fitur terbatas Combo plan $14 (sekitar Rp. 201,000) / 1 bulan Unlimited plan: $18 (sekitar Rp. 260,000) / 1 bulan 14. GithubGitHub adalah layanan hosting berbasis web terbesar dimana kamu bisa berkolaborasi dan mengerjakan suatu projek bersamaan. Dengan begitu, portfolio website ini juga berbeda dengan yang sudah disebutkan sebelumnya karena Github cocok untuk kamu yang mempunyai keterampilan dalam coding. Dengan Github, kamu bisa membuat website dengan bahasa pemrograman untuk menampilkan portofolio kamu.Portfolio Website Github ✨Fitur: Dengan Github, kamu dapat meng-host, meninjau kode, ataupun membangun website secara bersamaan dengan pengguna dari seluruh belahan dunia. Kelebihan:Membuat portofolio online sesuai keinginanDapat digunakan untuk berbagai fungsi (membuat portofolio ataupun alat kolaborasi bersama pengguna lain)Kekurangan:Harus memiliki background coding untuk membuat portofolio 💰 Harga Wix: Gratis dengan fitur terbatas Team: $4 (sekitar Rp. 58,000) per orang / 1 bulan Enterprise: $12 (sekitar Rp. 173,000) per orang / 1 bulan 15. Social MediaPortofolio online tidak sebatas halaman web yang kamu bangun di internet loh. Karya atau foto yang diunggah dalam akun media sosial ternyata juga bisa dijadikan portofolio. Sosial media merupakan platform tambahan yang bisa kamu gunakan untuk mengembangkan personal branding kamu. Dengan sosial media, kamu bisa mempresentasikan diri kamu atau karya kamu yang terbaik, dikenal orang dan memperoleh kredibilitas. Menggunakan sosial media umumnya gratis dan memungkinkan kamu mengunggah konten sesuai keinginan kamu. Dengan ini, tentunya kamu bisa mengeksplor potensial, mengembangkan kreatifitas dalam diri kamu, serta memanfaatkannya untuk tujuan bisnis atau pekerjaan profesional.Kelebihan:Menjangkau banyak orang dari berbagai latar belakangCepat, efisien dan mudah untuk digunakanKekurangan:Lebih dipandang sebagai platform untuk bersosialisasi dibanding platform untuk menunjukkan karya profesional Nah, itulah daftar 15 portfolio website yang bisa kamu coba. Setiap website mempunyai keunikan masing-masing, jadi pilihlah website yang paling cocok untuk kamu ya!Bacaan lanjutaan:Portofolio untuk Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik [+5 Contoh]
Interview Skills
Jan 3rd 2022

6 Cara Menjawab Alasan Resign Saat Interview Kerja

Daftar isi: Contoh Jawaban Alasan Resign Saat Interview KerjaTips Cara Menjawab Alasan Keluar Kerja saat Interview Alasan resign ketika interview kerjaPernahkah Anda mendapat pertanyaan “apa alasan resign kerja dari perusahaan sebelumnya” atau "kenapa resign dari pekerjaan sebelumnya" saat interview? Pertanyaan ini cukup sering ditanyakan pada kandidat berpengalaman saat interview kerja. Bagi sebuah perusahaan, melakukan seleksi pegawai baru bukan hal mudah. Ada proses yang panjang yang harus dilalui. Mengetahui alasan kandidat berhenti kerja saat sejak di interview bisa membantu untuk menentukan apakah kandidat memang cocok untuk perusahaan. Dan memperkecil kemungkinan karyawan keluar dari perusahaan. Bagi kandidat, menjawab pertanyaan alasan keluar dari pekerjaan saat interview pun susah-susah gampang. Di satu sisi, kandidat harus menjawab jujur tanpa dibuat-buat. Di sisi lain, jawaban yang tidak dipoles mungkin akan membuat HRD ragu untuk mempekerjakan kandidat. Untuk itu, Cake sudah merangkumkan beberapa contoh alasan keluar kerja yang umum diutarakan saat interview, beserta jawaban terbaik jika ditanya alasan resign saat wawancara. 📚 Baca juga: 20+ Pertanyaan Interview Kerja Paling Sering Muncul [+Jawaban] Bagaimana Cara Merespon Saat Interview Ditanya Kenapa Resign Dari Pekerjaan Sebelumnya? Cara Menjawab Kenapa Resign #1: Pengalaman BaruUntuk alasan yang pertama ini, kandidat bisa menjelaskan pengalaman baru seperti apa yang diinginkan. Juga mengapa kandidat menyimpulkan bahwa perusahaan yang baru ini dapat memberikan pengalaman tersebut. Ada baiknya pula menceritakan sedikit pengalaman di kantor yang lama saat ditanya alasan mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya pada saat interview. Contoh cara menjawab kenapa resign karena ingin pengalaman baru. “Pada perusahaan sebelumnya, saya terlibat dalam proyek-proyek infrastruktur pemerintah seperti pembangunan jembatan dan stadium olahraga. Meski cukup seru, saya tertarik untuk terjun dalam jenis proyek lain seperti pembangunan office tower. Hal ini, yang mendorong saya untuk melamar di PT. Pakuwon Jati yang memang fokus pada pembangunan superblock.” Cara Menjawab Kenapa Resign #2: Lingkungan Kerja yang Lebih Cocok Menghabiskan waktu setidaknya 8 jam sehari pada lingkungan yang tidak kondusif tentu bukan pengalaman yang menyenangkan. HRD perusahaan-perusahaan pun umumnya bisa menerima lingkungan sebagai alasan resign yang baik saat interview. Meski demikian, kandidat harus berhati-hati dalam membahasnya agar tidak membuat kesan bahwa kandidat “terlalu pemilih”. Cara menjawab interview kenapa keluar dari pekerjaan sebelumnya yang baik ialah memberikan pengalaman terdahulu dengan singkat. Namun, tidak menjelek-jelekkan perusahaan sebelumnya. Contoh cara menjawab alasan resign karena lingkungan. “Pada perusahaan tempat saya bekerja sebelumnya, persaingan antar pekerja cukup intens yang tak jarang menimbulkan friksi di antara karyawan. Sebaliknya, bagi saya, tempat bekerja yang ideal adalah tempat di mana saya bisa saling mendukung dengan rekan-rekan saya untuk mencapai tujuan bersama. Karena itu saya mencari perusahaan yang menitikberatkan pada kesuksesan kelompok.” 📚 Baca juga: 14 Contoh Jawaban Kelebihan dan Kekurangan Saat Interview Cara Menjawab Kenapa Resign #3: Tantangan yang Lebih Besar Bagi pekerja profesional yang berorientasi pengembangan kemampuan diri, tantangan di tempat kerja adalah sebuah keharusan. Dan perusahaan-perusahaan pun umumnya menyukai karyawan yang ingin terus belajar. Bila ada kemampuan/pengetahuan khusus yang ingin dipelajari, bisa pula disebutkan saat ditanya alasan kenapa resign. Hal ini akan membuktikan bahwa kandidat memang menginginkan tantangan baru. Contoh alasan resign yang baik saat wawancara: “Perusahaan saya sebelumnya adalah perusahaan keluarga yang sudah cukup mapan. Kebanyakan pelanggan adalah pelanggan lama yang akan secara reguler membeli barang kami. Meski demikian, sebagai sales saya ingin lebih banyak mengembangkan klien baru yang sebelumnya belum pernah membeli barang kami. Karena itu, saya melamar di perusahaan ini yang memang sedang gencar-gencarnya melakukan ekspansi ke Indonesia Timur.” Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉 Cari Loker Cara Menjawab Kenapa Resign #4: Banting Setir Karir Setelah bekerja di suatu bidang untuk beberapa saat, ada kalanya kandidat menginginkan awal yang baru di bidang yang berbeda. Tim HRD pun umumnya mengerti hal ini. Namun, kandidat harus bisa menjelaskan alasan resign tersebut saat interview. Hal ini untuk mencegah kesan bahwa kandidat tidak “tahan banting” bekerja di bidang sebelumnya. Contoh alasan resign karena pindah bidang untuk interview. “Selama 4 tahun terakhir saya bekerja di sebuah perusahaan minyak internasional sebagai insinyur permesinan. Terlepas dari tugas-tugas yang sebenarnya sangat saya nikmati, saya memutuskan untuk beralih ke energi terbarukan. Hal ini karena saya ingin terlibat dalam produksi energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Di sisi lain, saya rasa perkembangan industri energi terbarukan dalam 10 tahun ke depan akan sangat pesat.” Cara Menjawab Kenapa Resign #5: Dampak Langsung yang Bisa Dilihat Dalam dunia pekerjaan, ada peran dengan dampak yang terlihat jelas. Namun, ada pula peran-peran yang lebih sulit untuk melihat buah langsung dari pekerjaan mereka. Bila saat ditanya alasan resign saat interview kandidat bisa menjelaskan dampak langsung yang ingin mereka lihat, hal ini bisa menjadi argumen yang kuat bagi sang kandidat. Contoh cara menjawab kenapa resign karena ingin melihat dampak langsung: “Selama 4 tahun terakhir saya bekerja di sebuah perusahaan minyak internasional sebagai insinyur permesinan. Terlepas dari tugas-tugas yang seb“Di restoran sushi tempat saya bekerja sebelumnya, saya bertugas untuk mengelola ikan tuna dari utuh hingga siap dihidangkan. Meski demikian, penataan terakhir umumnya dilakukan oleh koki yang berbeda. Hal ini membuat saya agak kesulitan untuk melihat hasil akhir dari pekerjaan saya. Karena itu saya berharap dalam peran ini dapat langsung menata dan menghidangkan makanan kepada pelanggan.enarnya sangat saya nikmati, saya memutuskan untuk beralih ke energi terbarukan. Hal ini karena saya ingin terlibat dalam produksi energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Di sisi lain, saya rasa perkembangan industri energi terbarukan dalam 10 tahun ke depan akan sangat pesat.” 📚 Baca juga: 5 Contoh Kata Kata Resign Lewat Whatsapp yang Baik dan Benar Cara Menjawab Kenapa Resign #6: Tanggung Jawab yang Lebih Besar Semakin lama bekerja, karyawan umumnya ingin mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar. Sampaikan alasan ini dengan lugas saya ditanya alasan resign saat interview. Jelaskan secara singkat apa yang menghalangi Anda dari dipercayakan tanggung jawab yang lebih besar di perusahaan sebelumnya juga mengapa Anda siap untuk tanggung jawab tersebut ketika ditanya. Contoh cara menjawab kenapa resign karena ingin tanggung jawab yang lebih besar: “Perusahaan kami adalah perusahaan distributor suku cadang otomotif di Majalengka. Dengan skala pasar tersebut, dibutuhkan 4 orang untuk mengelola semua pelanggan. Meski demikian, saya percaya bahwa saya dapat memimpin lebih banyak orang lagi. Salah satunya adalah karena saya sangat menguasai dunia suku cadang otomotif. Juga karena tim kami mencapai pertumbuhan sebesar 20% per tahun.” Cara Menjawab Alasan Resign Ada banyak cara untuk memberi jawaban di interview ketika ditanya kenapa keluar dari pekerjaan sebelumnya. Dan cara menjawab alasan resign saat interview umumnya akan sangat dipengaruhi oleh situasi perusahaan sebelumnya, pekerjaan yang dilamar, juga alasan pribadi pelamar kerja. Meski demikian, ada beberapa pedoman dalam menjawab alasan resign kerja yang baik saat interview.📚 Baca juga: 8 Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja yang Baik dan Sopan beserta Kiat-kiatnya 1. Persiapkan Jawaban Sebelum Wawancara Pertanyaan alasan resign ketika interview adalah pertanyaan yang sangat umum. Karena itu, usahakan untuk mempersiapkan jawaban ini sebelum hari interview. Meskipun Anda tahu dengan pasti alasan untuk resign kerja dari perusahaan sebelumnya, tidak semua alasan resign yang ada tepat untuk dibicarakan saat interview 💡Tips: Anda dapat menuliskan beberapa poin alasan resign dari perusahaan terdahulu. Selanjutnya, cobalah untuk merangkai kata seakan menjelaskan alasan resign kerja ini kepada pewawancara saat wawancara. 2. Jawablah Secara Jujur Hal yang terpenting ialah memberikan jawaban interview secara jujur ketika ditanya alasan resign. Mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan alasan kenapa resign untuk saat interview bukan berarti membuat-buat cerita fiktif. Dengan melakukan persiapan, kandidat bisa membahasakan poin-poin yang ingin disampaikan dengan lebih baik dan terstruktur. Selain itu, kandidat juga bisa memikirkan alasan keluar kerja apa yang tidak tepat untuk dibicarakan kepada pewawancara saat interview. 3. Hindari Membahas Gaji Secara Gamblang Gaji yang lebih baik adalah salah satu alasan utama karyawan pindah dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya. Meski demikian, sewaktu ditanya alasan meninggalkan pekerjaan sebelumnya saat interview, ada baiknya untuk tidak menyinggung persoalan gaji secara langsung. Perusahaan umumnya menyukai karyawan yang berorientasi pada hasil dan pengembangan diri, bukan uang. Sebaliknya, jawaban interview jika ditanya kenapa resign yang baik ialah untuk menekankan bahwa kandidat menginginkan tanggung jawab yang lebih besar. Hal ini secara implisit menyiratkan bahwa kandidat menginginkan imbalan yang lebih besar. Perihal gaji dapat dibahas di kemudian hari dalam proses negosiasi gaji dan bukan sewaktu ditanya alasan berhenti kerja saat di interview. Contoh cara menjawab alasan resign karena gaji saat interview: “Pada pekerjaan sekarang, saya bertanggung jawab atas 30% dari pendapatan dan 20% dari klien perusahaan kami. Meski demikian, saya juga mempunyai harapan untuk dapat terlibat dalam proyek-proyek yang lebih besar lagi.” 4. Jangan Menjelek-jelekkan Perusahaan Terdahulu Ketika HRD bertanya alasan keluar kerja saat interview, Anda dapat menceritakan sedikit kekurangan dari perusahaan terdahulu. Meskipun demikian, hindari kesan menjelekkan perusahaan terdahulu. Perusahaan menyukai karyawan yang profesional. Meskipun tidak menyukai perusahaan terdahulu, tetap tunjukkan integritas dengan tidak menjelek-jelekkan. Perusahaan tidak ingin mempekerjakan karyawan yang menjelekkan perusahaan mereka ketika ditanya alasan resign saat interview di tempat lain. ✨ Menjawab Secara Bijaksana Ketidakpuasan atas keadaan di pekerjaan yang sedang dijalani adalah lumrah. Hal tersebut juga merupakan alasan yang kuat untuk resign. Meski demikian, ada cara yang tepat untuk menjawab alasan resign dari pekerjaan sebelumnya guna menghindari kesan negatif dari tim HRDterhadapmu. Selain mempersiapkan jawaban alasan resign saat interview, pastikan juga untuk membuat CV yang menarik dengan CV builder Cake ya! 100% Download Gratis!🎉 Buat CVTidak hanya CV maker gratis, Cake adalah situs lowongan kerja terpercaya dan transparan. Kamu bisa mencari pekerjaan impian kamu dari berbagai perusahaan berkualitas dan ternama. Yuk, buat CV online gratis, portofolio kerja, dan lamar kerja di website pencari kerja Cake. --- Ditulis Oleh Stephen Antonius---
Portfolio
Jun 20th 2024

Portofolio Adalah: Isi, Contoh dan Cara Lengkap Membuatnya!

Portofolio adalah suatu dokumen lamaran kerja yang kini semakin tak asing. Tidak hanya portofolio kerja, kini banyak proyek, bisnis, kegiatan organisasi, maupun kegiatan studi yang mulai menjadikan portofolio sebagai persyaratan pendaftaran atau registrasi. Menurut survei yang dilakukan Hover pada tahun 2017 mengenai “Will Quality of Portfolio Site Influence Hiring Decisions?”, 86% dari responden (rekruter) mengatakan bahwa mereka akan mengunjungi portofolio website atau membukanya ketika ada pelamar kerja yang melampirkannya. Simak yuk apa yang dimaksud dengan portofolio dan bagaimana cara bikin portofolio yang dapat membantu kamu mendapatkan proyek, pekerjaan, kegiatan organisasi, atau studi yang kamu inginkan!Daftar isi: Pengertian Portofolio Manfaat Portofolio Lamaran Kerja Jenis-Jenis Portofolio Medium untuk Membuat Portofolio Isi Portofolio Ada Apa Saja? Tips Membuat Portofolio yang Efektif 18 Contoh Portofolio Lamaran Kerja Apa itu Portofolio? Portofolio adalah dokumen yang menunjukkan kemampuan, keahlian, bakat professional-mu secara rinci dan praktikal. Fungsi portofolio adalah sebagai pelengkap dari CV, karena pada portofolio, kamu dapat menunjukkan proyek-proyek yang pernah kamu jalankan atau karya terbaik kamu. Lalu apa perbedaan portofolio dan CV? CV merangkum informasi tentang diri kamu, sementara portofolio memperluas informasi tersebut dengan memasukkan detail dan bukti dari apa yang kamu tulis dalam CV. Contohnya, kamu menuliskan keterampilan desain grafis pada CV-mu, maka kamu juga perlu melampirkan portofolio desainmu berupa proyek desain yang pernah dikerjakan, hasil desain, foto dokumentasi acara jika ada, dan dampaknya sehingga si penerima portfolio dapat mengetahui potensi kamu. Apa Manfaat Memiliki Portofolio? Portofolio dapat digunakan untuk untuk banyak hal. Manfaat membuat portofolio antara lain: 1. Portofolio Lamaran Kerja Portofolio lamaran kerja merupakan tipe portofolio yang paling umum dan paling sering dibuat oleh orang-orang saat melamar kerja. Biasanya isinya disesuaikan dengan bidang kerja yang dilamar. Contohnya, ketika kamu mendaftar sebagai seorang wedding photographer, maka kamu dapat melampirkan hasil dokumentasi-mu untuk wedding dalam portofolio tersebut. 2. Portofolio untuk Kuliah Tidak hanya bekerja, portofolio juga digunakan oleh mahasiswa. Biasanya, portofolio dibutuhkan untuk jurusan-jurusan yang dekat kaitannya dengan seni dan keterampilan. Dikutip dari situs web Kemendikbud, terdapat beberapa jurusan yang memerlukan portofolio sebagai salah satu dokumen yang dibutuhkan ketika siswa ingin mengambil jurusan tersebut, diantaranya: Seni rupa, desain, dan kriyaTariMusikTeaterSendratasik (Seni, Drama, Tari, Musik)KarawitanEtnomusikologiOlahragaPedalanganFilm dan televisiFotografi 📚 Baca juga:Contoh Portofolio Mahasiswa yang Menarik Lengkap dengan Cara Membuatnya 3. Portofolio untuk Bisnis Portofolio untuk berbisnis ini bisa terlihat seperti company profile, dimana dapat berisi mengenai penjelasan bisnis itu sendiri, visi misi, sejarah, target pasar, produk, progress, dan lain-lain. Portofolio bisnis biasanya terdiri lebih dari 1 halaman dan menyingkap berbagai data yang diperlukan untuk kelengkapan informasi bisnis yang bersangkutan. Sedang mencari kerja? Temukan berbagai lowongan dari perusahaan ternama di Cake. Job portal No. 1 di Indonesia!🎉Cari Kerja Jenis-Jenis Portofolio Terdapat beberapa jenis portofolio yang dapat digunakan untuk kepentingan yang berbeda-beda, diantaranya: 1. Showcase Portfolio Kumpulan karya terbaik yang dipakai untuk menunjukkan pencapaian dalam bidang disiplin tertentu. Biasanya digunakan oleh orang-orang di bidang seni khususnya desain, arsitek, fotografer, dan penulis ketika sedang mengumpulkan portofolio untuk melamar kerja. Showcase portofolio digunakan untuk memperlihatkan kemampuan seseorang di mata seorang potensial klien, mitra kerja, atau pengusaha. Portofolio berfungsi sebagai representasi visual dari bakat dan kemampuan si pelamar. Isi dari showcase portofolio dapat berupa karya terbaikmu dilengkapi dengan gambar, deskripsi proyek, testimonial klien, atau tambahan informasi lain menyangkut proyek tersebut. 2. Process/Learning Portfolio Sesuai namanya, portofolio jenis ini merupakan kumpulan bukti sekaligus proses perjalanan seseorang dalam melakukan pembelajaran terkait suatu hal atau keterampilan. Gunanya selain untuk membantu kamu memahami proses perjalananmu mencapai suatu titik tertentu, juga mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, serta memperlihatkan komitmen untuk terus melakukan pembelajaran yang berkelanjutan. Biasanya portofolio jenis ini digunakan oleh mahasiswa dan tenaga pendidik untuk mendokumentasikan perjalanan belajar mereka kepada institusi pendidikan, calon pengusaha, atau sebagai sarana introspeksi diri. Isi dari process/learning portfolio dapat beragam, seperti berbagai deskripsi/keterangan/gambar yang berisi pengalaman belajarmu, berupa: tugas kelas, proyek penelitian, esai, revisi atau feedback dari instruktur atau mentor, dan lain-lain. 3. Assessment Portfolio Assessment portfolio adalah koleksi karya dan bukti yang menunjukkan pencapaian seseorang dalam mencapai tujuan pembelajaran atau kompetensi tertentu. Biasanya digunakan di institusi pendidikan, program pelatihan, atau proses sertifikasi untuk mengevaluasi kemampuan, mengukur pengetahuan, serta menilai kemajuan dan keterampilan individu. Assessment portfolio harus mencakup bukti-bukti serta kompetensi individu yang meliputi tes, kuis, ujian, proyek, esai, laporan, presentasi, atau jenis penilaian lainnya untuk menilai proses pembelajaran. 4. Hybrid Portfolio Hybrid portfolio merupakan gabungan dari berbagai portofolio. Artinya, terdapat beberapa jenis portofolio secara langsung untuk suatu kepentingan. Hybrid portfolio dapat berfungsi untuk memperlihatkan pencapaian, menunjukkan proses pembelajaran, memberikan bukti kemampuan atau kompetensi dalam satu dokumen saja. Atau mudahnya, kamu dapat menyebut hybrid portfolio sebagai portofolio serbaguna yang dapat ditujukan ke banyak audiens, seperti potensial klien, rekruter, suatu institusi tertentu, atau jaringan tenaga profesional. Isi dari hybrid portfolio berupa kombinasi dari jenis portofolio yang dimasukkan, contohnya showcase dan assessment portfolio, learning/process dan assessment portfolio. Dimana Kita Bisa Membuat Portofolio? Jika portofolio menjanjikan banyak manfaat, di mana dapat kita membuatnya? 1. Platform online Ada banyak platform online yang dapat membantu kamu membuat portofolio. Biasanya platform tersebut menyediakan template portofolio dan contoh-contoh portofolio asli yang bisa kamu jadikan sebagai referensi. Setelah membuat portofolio di platform online, biasanya kamu akan mendapatkan link ke portofolio-mu untuk kamu bagikan. Beberapa platform online yang bisa kamu gunakan: CakeBehanceDribbbleCanva 2. Website Kamu juga dapat membuat situs web-mu sendiri untuk menunjukkan portofolio-mu sehingga terlihat semakin kredibel. Jika kamu tidak bisa coding, terdapat juga berbagai situs yang mempermudah kamu membuat website tanpa pengetahuan bahasa pemrograman, seperti Wix dan GoDaddy. 3. Media Sosial Tentunya yang tidak boleh terlewat adalah media sosial. Manfaatkan fitur-fitur canggihnya dengan berbagi post seperti foto, video, atau tulisan untuk menarik perhatian calon rekruter atau klien yang potensial. Ini adalah cara yang efektif untuk membangun personal branding dan menampilkan karya-karyamu kepada khalayak yang lebih luas. 4. Portofolio Fisik Kamu juga dapat menyiapkan portofolio fisik sebagai opsi untuk mendaftar ke institusi/organisasi/perusahaan yang masih meminta dokumen fisik sebagai persyaratannya. Portofolio dapat kamu buat dahulu di komputer, kemudian di print sebagai dokumen fisik yang dibutuhkan. Isi Portofolio Ada Apa Saja? Gimana sih cara membuat portofolio dan apa saja hal-hal yang perlu ada di dalamnya? Tentunya isi dari portofolio sendiri akan disesuaikan dengan kebutuhannya, namun berikut adalah format umum dari isi portofolio: Summary, mencakup tahun dan proyek yang sudah dikerjakanLaporan, esai, presentasi, visual, tabel, grafikArtikel atau liputan dimana terdapat nama / hasil karyamuGambar dan deskripsi proyekData hasil atau impact dari karyamuPenghargaan dan sertifikat jika adaLisensi profesional jika adaTestimoni klien Tips Membuat Portofolio yang Efektif 1. Tonjolkan Karya Terbaikmu Portofolio adalah tentang menunjukkan karya terbaikmu dan menjualnya kepada si penerima portofolio. Namun bukan hanya karya terbaik, kamu juga perlu melengkapinya dengan informasi atau deskripsi yang jelas mengenai karya tersebut, sehingga nilai jual portofolio-mu semakin bertambah. 2. Pilih Medium dan yang Tepat Seperti yang sudah dijabarkan di atas, ada beberapa medium yang dapat kamu gunakan untuk membuat portofolio, diantaranya platform online seperti Cake atau membuat website sendiri, sampai membuat portofolio fisik. Sesuaikanlah mediumnya dengan tujuan dan kepentingan dari pembuatan portofolio-mu. 3. Susun Isi Portofolio Dengan referensi isi portofolio di atas, buatlah portofolio yang berbobot dan berkualitas sesuai dengan bidang, tujuan, dan kepentinganmu. Kamu tidak harus memiliki semua poin yang disebutkan, namun berusahalah untuk membuat portofolio-mu menarik dan dapat merepresentasikan kemampuan serta keahlianmu. Contoh Isi portofolio yang baik adalah ketika kamu melamar sebagai seorang fotografer ke suatu event organizer, maka tunjukkanlah beberapa foto terbaikmu yang menunjukkan fokusmu dalam mengambil gambar di event-event yang pernah kamu hadiri. Pilih dengan bijaksana fokus dari proyek yang kamu kerjakan, dan hal apa yang ingin kamu tonjolkan. 4. Sebarkan Portofolio Kamu Setelah kamu selesai membuat portofolio, langkah berikutnya yang paling penting adalah menyebarkannya. Portofolio kamu tidak akan berguna jika hanya dibiarkan di situ saja. Kamu dapat menaruh portofolio-mu dalam CV ataupun profil Linkedin. Jika kamu mempublikasikan portofolio di Cake, portofolio-mu juga bisa muncul di mesin pencarian Google sehingga meningkatkan visibilitas kamu sebagai seorang profesional. Semakin kamu menyebarkan portofolio-mu, semakin besar juga peluang kamu untuk dilirik oleh para penerima portofolio. Sedang mencari kerja? Temukan berbagai lowongan dari perusahaan ternama di Cake. Job portal No. 1 di Indonesia!🎉Cari Kerja Contoh Portofolio Lamaran Kerja Berikut beberapa contoh portofolio yang bisa kamu jadikan referensi:1. Contoh Portofolio Lamaran KerjaContoh Portofolio Desainer Grafis olehRyan Jose Dickson(Dibuat di Cake).2. Contoh Portofolio MahasiswaContoh Portofolio Mahasiswa byAsep Wibowo(Dibuat di Cake)3. Contoh Portofolio Digital MarketingContoh Portofolio Digital Marketing Menarik. Selengkapnya lihat portofolioRaja Abiyyi Sefeldi Cake4. Contoh Portofolio FotografiContoh portofolio fotografi oleh Taufik Adhi Nugraha (Dibuat di Cake). Lihat PortofolioTaufik Adhi Nugraha.5. Contoh Portofolio Desain GrafisContoh Portofolio Desainer Grafis byFionisya Mufidah(dibuat di Cake).Ingin buat portofolio seperti di atas? Yuk, buat portofolio profesional mu di Cake, gratis! 🎉Buat Portofolio6. Contoh Portofolio Lamaran Kerja Fresh GraduateContoh Portofolio Copywriter Putri Rizky Melinda(Dibuat di Cake)7. Contoh Portofolio Lamaran Kerja PerusahaanContoh Portofolio Digital Marketing Profesional. Selengkapnya lihat portofolioDhea Bestari APdi Cake8. Contoh Portofolio Content WriterContoh Portofolio Content Writer byAulia Aristawaty— Dibuat di Cake9. Contoh Web PortofolioContoh Portofolio Web Programmer bySean Halpin10. Contoh Portofolio Siswa SMKContoh Portofolio SMK by M. Rizki Abdullah di Cake11. Contoh Portofolio CopywriterContoh Portofolio Copywriter Riandika Arya Kepakisan (Dibuat di Cake)12. Contoh Portofolio Social Media SpecialistContoh Protofolio Social Media Specialist. Selengkapnya lihat: "Sesty’s Portofolio 2021" di Cake13. Contoh Portofolio Data AnalystContoh Portofolio Data Analyst by Muhamad Hawary Makurilah di Cake14. Contoh Portofolio Content CreatorContoh Portofolio Content Creator by James Tandibua di Cake15. Contoh Portofolio MagangContoh Portofolio Programmer Magang byDinar Wahyu Rahmandi Cake16. Contoh Portofolio Bahasa IndonesiaContoh Portofolio Junior Wordpress Developer byAria Dwi Pramudyadi Cake.16. Contoh Portofolio FreelancerContoh Portofolio Freelancer by Agnes Ratna di Cake17. Contoh Portofolio Career SwitchContoh Portofolio Digital Marketing Career Switch. Selengkapnya lihat portofolioSinta Maulidiahdi Cake. Ingin buat portofolio seperti di atas? Yuk, buat portofolio profesional mu di Cake, gratis! 🎉Buat Portofolio 📚 Baca juga:15+ Contoh Portofolio Lamaran Kerja Menarik dan Cara Membuatnya! Key Takeaways Portofolio tidak hanya digunakan untuk melamar kerja, namun juga dapat disesuaikan isinya dan digunakan juga untuk kepentingan studi, proyek, institusi, bisnis, dan lain-lain.Portofolio adalah dokumen yang dibuat untuk menunjukkan kemampuan dan keahlianmu dalam bentuk yang lebih nyata dan luas. Fungsi portofolio adalah sebagai pelengkap CV, sehingga dalam portofolio kamu tidak perlu menonjolkan semua hal, cukup menunjukkan karya-karya terbaikmu saja.Jenis-jenis portofolio dibagi berdasarkan kepentingannya, ada showcase portfolio, learning/process portfolio, assessment portfolio, hybrid portfolio.Terdapat beberapa medium untuk membuat portofolio, seperti platform online, media sosial, webite, dan portofolio fisik.Isi portofolio mencakup: summary, laporan atau esai atau tabel mengenai proyekmu, artikel atau liputan yang terdapat nama atau karyamu, gambar dan deskripsi proyek, data hasil atau impact dari karyamu, penghargaan dan sertifikasi jika ada, lisensi profesional jika ada, dan testimoni klien.Tips membuat portofolio adalah menunjukkan karya terbaikmu, pilih medium yang tepat, susun isi portofolio sehingga terlihat berkualitas, dan sebarkanlah ke orang-orang yang potensial.Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Leony Jardine ---
Interview Skills
Apr 28th 2023

9 Contoh Jawaban Pertanyaan Motivasi Kerja yang Dicari HRD Saat Interview!

Yes! Hampir semua peserta interview memiliki pengalaman dalam menjawab pertanyaan ini. Sama seperti pertanyaan tentang kelebihan dan kekurangan diri saat interview, pertanyaan tentang motivasi bekerja juga menjadi pertanyaan langganan dari HRD. Mengapa HRD menanyakan pertanyaan tentang motivasi kerja? Untuk mengetahui apakah sumber motivasi kerja kamu searah dengan posisi yang sedang kamu lamar.Untuk mengetahui apakah kamu (sebagai pelamar kerja) menyadari motivasi kamu sekarang bekerja. Supaya HRD dapat mengetahui apakah kamu dapat bekerja dengan stabil dan memiliki inisiatif diri yang kuat untuk mulai bekerja. Cara menjawab pertanyaan motivasi melamar kerja juga tidak asal-asalan. Ada beberapa tips yang harus diketahui untuk memberikan jawaban yang tepat saat ditanya motivasi kerja. Daftar isi: 9 Contoh Jawaban Motivasi Kerja Jawaban Motivasi Kerja yang Harus Dihindari Cara Menjawab Apa Motivasi Melamar Kerja Anda contoh jawaban pertanyaan motivasi kerja saat interview 9 Contoh Jawaban Interview Motivasi Kerja 1.Berhubungan dengan skill serta pengalaman kerja kamu Contoh jawaban interview motivasi kerja yang pertama yaitu dengan menghubungkan motivasi kamu dengan skill dan pengalaman yang kamu miliki. Melalui cerita tentang skill dan pengalaman kamu ini, kamu dapat menceritakan jawaban interview motivasi kerja kamu dengan lebih natural dan terdengar lebih nyata. Jika kamu sudah berpengalaman, kamu bisa jawab seperti contoh ini: "Sebagai Manajer Pemasaran, saya selalu termotivasi ketika merancang dan mengeksekusi proyek yang membutuhkan kreatifitas dan kerjasama tim. Beberapa hal yang saya sukai dari pekerjaan sebelumnya di PT ABC adalah saya dapat menyaksikan keberhasilan hasil kampanye tim saya dan juga menyaksikan leads menjadi conversion. Memiliki kesempatan untuk memimpin kampanye adalah salah satu alasan saya untuk melamar posisi ini." Contoh Jawaban Motivasi Kerja Saat Interview 2. Sebutkan pengalaman organisasi/magang jika belum punya pengalaman kerja Jika kamu baru saja lulus dan belum punya pengalaman kerja, berikan jawaban motivasi melamar kerja fresh graduate yang membuktikan kamu adalah mahasiswa yang aktif mengikuti organisasi semasa kuliah. Kamu pun bisa menghubungkannya dengan pengalaman magang. Kamu dapat memberikan jawaban motivasi kerja fresh graduate seperti: “Saya sangat termotivasi dalam bekerja sama dengan tim. Meskipun saya baru saja lulus, tetapi saya sudah mengalami kerja sama tim yang baik dan buruk melalui pengalaman saya berorganisasi di kampus dan magang selama 6 bulan. Dengan pengalaman ini, saya memahami bagaimana kerja sama tim sangat berpengaruh terhadap produktivitas kerja dan hasilnya. Sehingga, perlahan lahan telah meningkatkan skill saya dalam leadership dan pemikiran saya menjadi lebih terbuka dengan adanya banyak masukan.” 3. Sesuai dengan minat dan passion kamu Jawaban interview motivasi kerja dengan menunjukkan hobi yang tidak sesuai dengan profesi yang sedang kamu lamar akan membuat HRD menjadi ragu dengan motivasi kerja kamu di bidang tersebut. Namun, jika kamu memiliki kegemaran yang satu arah dengan profesi kamu tentunya akan menjadi nilai tambahan bagi kamu meskipun memiliki latar belakang pendidikan yang bertolak belakang sekalipun. Sebagai contoh cara menjawab motivasi melamar kerja dengan situasi ini, umpamanya kamu adalah seseorang yang penuh ketertarikan dalam mempelajari saham dan ingin melamar kerja sebagai staff investasi di bank. Meskipun kamu memiliki latar belakang pendidikan teknik sipil sekalipun, hal tersebut tetap akan menjadi kelebihan yang kamu miliki. Kamu bisa memberikan jawaban motivasi melamar kerja di bank seperti: “Motivasi saya untuk bekerja di posisi ini yaitu saya memiliki minat yang kuat dalam dunia per-sahaman. Semenjak tahun kedua saya berkuliah, saya sudah mulai mempelajari saham secara otodidak dengan banyak membaca, melakukan analisa, dan mendengarkan kelas online gratis yang tersedia di YouTube. Karena sudah mulai belajar sejak di bangku kuliah, saya sudah memiliki pengalaman jatuh bangunnya dalam memelihara saham sehingga saya juga menjadi lebih paham mengenai strategi apa yang sebaiknya digunakan pada situasi tertentu”4. Jawaban yang antusias dan positifMemberikan jawaban motivasi kerja dengan antusias dan positif akan memberikan kesan yang baik kepada HRD. Antusiasme kamu dapat tersampaikan melalui kata-kata yang kamu pilih, nada bicara, senyuman, dan bahasa tubuh.Berikut contoh motivasi kerja yang positif dan antusias: "Saya sangat termotivasi ketika sedang menganalisa dan bermain dengan data. Di posisi saya saat ini, saya menyiapkan laporan analitik bulanan seputar penjualan. Data dari laporan ini membantu mendorong dan menentukan bagaimana perusahaan akan memetakan sasaran penjualan untuk bulan-bulan yang akan datang. Dengan memberikan informasi penting ini membuat saya untuk terus termotivasi dan memberikan yang terbaik." Contoh Jawaban Melamar Kerja yang Sesuai dengan Minat 5.Mempunyai visi dan misi yang sama dengan perusahaan Setiap perusahaan pastinya sangat senang jika pekerjanya memiliki motivasi melamar kerja dengan visi dan misi yang sama dengan mereka. Artinya, akan ada sekumpulan orang yang memiliki tujuan yang sama sehingga target yang dibidik bisa lebih tepat sasaran. Untuk memberikan jawaban motivasi melamar kerja yang sesuai, kamu bisa mengeksplorasi visi dan misi perusahaan terlebih dahulu melalui website atau situs resmi perusahaan sebelum menghadiri wawancara. Contoh jawaban motivasi melamar kerja yang sesuai dengan visi dan misi perusahaan: “Ketika melihat pembukaan lowongan pekerjaan ini, saya termotivasi oleh visi dan misi perusahaan ABC. Saya merasakan dorongan yang besar untuk ikut serta memberikan dampak pada perkembangan kota ini. Saya juga memiliki impian untuk terlibat pada bidang ini sebelumnya, namun belum ada kesempatan untuk terjun langsung. Saya yakin dapat mencapai visi dan misi yang ada bersama dengan perusahaan.”Contoh Jawaban Interview Motivasi Kerja sebagai Marketing di PT "Saya telah menyaksikan anggota keluarga terdekat saya menderita karena kecanduan, oleh karena itu setelah lulus kuliah di jurusan Psikologi, saya berkeinginan kuat untuk bekerja di perusahaan ABC dalam penelitian dan pengobatan kecanduan. Terlebih lagi, bidang ini akan selalu berkembang dan memberikan saya banyak tantangan untuk saya bisa terus berkembang secara profesional. Saya yakin inilah yang ingin saya lakukan sepanjang karir saya.”Contoh Jawaban Interview Motivasi Kerja Sesuai Visi Perusahaan 6.Memahami dan menyukai budaya atau lingkungan kantor Lalu? Hubungannya dengan motivasi melamar kerja apa ya? Dengan memahami budaya atau lingkungan kantor dengan baik, kamu akan lebih mengerti bagaimana kamu dapat berperan penting dalam perusahaan. Mulai dari kerjasama tim, mencoba hal baru, produktivitas, bertukar pikiran dengan tim yang berpikiran terbuka, dll. Jika ditanya motivasi kerja saat interview di perusahaan, kamu dapat memberikan jawaban motivasi kerja kamu seperti berikut: “Saya merupakan orang yang dapat bertambah semangat dengan lingkungan yang positif, hal ini biasanya terjadi ketika saya memiliki teman kerja yang berpikiran terbuka dan memiliki tujuan yang sama yaitu sama sama menginginkan hasil terbaik untuk perusahaan. Dengan kerja sama tim yang baik, serta kemauan setiap individu untuk berkontribusi, hal tersebut akan memacu saya untuk lebih produktif dan terus stay on track. Saya yakin perusahaan XYZ adalah tempat yang terbaik untuk bertumbuh bersama ” Contoh Motivasi Kerja saat Interview di Startup 7. Ingin mengembangkan kariermuJika kamu sedang melamar kerja ke posisi yang lebih tinggi, misalnya ke posisi manajerial, maka kamu perlu membuktikan bahwa kamu sudah memiliki kualifikasi yang diperlukan dan kamu ingin melanjutkan kariermu ke posisi yang lebih tinggi dan mendapatkan tantangan baru.Contoh motivasi kerja karena ingin mengembangkan karier: "Setelah bekerja di tim content marketing selama 4 tahun, saya termotivasi untuk meningkatkan karier saya sebagai manajer tim content marketing. Selama ini saya telah membuktikan kemampuan saya dalam memimpin kampanye marketing, membuat strategi baru, hingga melakukan partnership dengan perusahaan lain. Rasa keinginan saya untuk menjadi manajer content marketing tumbuh dari pengalaman saya ini dan keinginan untuk berkontribusi lebih kepada perusahaan." 8. Jawaban yang jujur dan sederhanaTidak ada salahnya menjawab pertanyaan motivasi kerja saat interview dengan jawaban yang sederhana dan jujur apa adanya. Jawaban yang seperti ini malahan bisa menarik perhatian HRD karena jawabanmu ringkas dan jelas.Contoh jawaban pertanyaan motivasi kerja yang jujur dan sederhana: "Jujur saja, saya memang hobi mengajar anak-anak kecil. Saya mendapatkan kebahagiaan tersendiri ketika mengajar mereka karena saya tahu bahwa ajaran yang saya berikan akan dibawa mereka sampai mereka besar nanti menjadi masyarakat yang produktif. Meski terdengar sederhana, motivasi saya ini berasal dari lubuk hati saya dan saya yakin bahwa saya bisa menjadi guru yang baik dan profesional untuk sekolah Bapak/Ibu." 📚Baca juga: Ketahui 10 Tips Interview Kerja ini Sebelum Bertemu HRD Jawaban Motivasi Kerja yang Harus Dihindari 1.Mendapatkan gaji yang lebih tinggi Untuk memberikan jawaban interview motivasi kerja yang baik dan benar, hindari alasan-alasan yang berbau materialis seperti mencari upah yang lebih tinggi, tunjangan yang lebih menarik, fasilitas kantor yang lebih baik, dll. Hal ini sangat tidak enak didengar meskipun ternyata memang merupakan salah satu motivasi dalam melamar kerja kamu. HRD lebih senang untuk mendengarkan motivasi kamu bergabung di perusahaan dan bagaimana kamu akan menjadi aset perusahaan. Dengan ini, HRD dapat lebih mudah melihat potensi yang ada dalam diri kamu. Selanjutnya, jika kalian sudah mengetahui lowongan apa yang dibuka oleh perusahaan tersebut, cari tahu juga mengenai posisi tersebut. Apakah kalian memiliki kualifikasi yang diminta oleh lowongan tersebut? 2.Tidak yakin untuk terus bekerja di perusahaan yang sekarang Jika ditanya motivasi melamar kerja saat interview, daripada bercerita tentang pekerjaan sebelumnya yang ingin kamu tinggalkan, lebih baik untuk menceritakan bagaimana kamu memiliki motivasi melamar kerja di perusahaan baru ini dengan tanggung jawab yang berbeda. Kamu dapat memberikan jawaban motivasi melamar kerja dengan menunjukkan seberapa besar antusias kamu terhadap posisi tersebut dan bagaimana kamu akan menjalankannya jika keterima nantinya. Dengan cara ini, HRD akan melihat bahwa kamu memiliki motivasi melamar kerja yang kuat dengan berani mengambil keputusan dengan perhitungan dan perencanaan yang mantap. 3.Mengisi waktu luang Contoh jawaban motivasi kerja yang tidak baik yaitu mengisi waktu luang. Hal ini akan memberikan atmosfer yang terasa seperti melakukan pekerjaan dengan setengah hati dan tidak bersungguh-sungguh. Daripada hanya sekedar mengisi waktu luang, kamu dapat memberikan jawaban motivasi melamar kerja yang lebih bersifat positif seperti mencoba hal baru, keluar dari zona nyaman, tertarik dengan job desc, dll. Dengan ini, jawaban motivasi melamar pekerjaan kamu akan terdengar lebih menarik.📚Baca juga: 20+ Pertanyaan Interview Kerja Paling Sering Muncul [+Jawaban] Cara Menjawab Apa Motivasi Melamar Kerja Anda 1. Riset posisi yang dilamar Pertama, kamu perlu melakukan research terhadap bidang dan posisi yang kamu sedang lamar. Tujuannya untuk memperluas wawasan kamu tentang profesi yang akan kamu tekuni di perusahaan tersebut sebelum diberikan pertanyaan tentang motivasi kerja saat interview. 2. Ingat kembali pengalaman kamu sebelumnya Kemudian, ingat kembali pengalaman-pengalaman kamu sebelumya dan pikirkan apa motivasi kamu melamar kerja di profesi yang sekarang kamu inginkan.Dengan melakukan riset tentang posisi yang sedang dilamar dan meninjau kembali pengalaman sebelumnya, kamu akan mendapatkan gambaran yang lebih jernih lagi tentang sumber motivasi kerja kamu, peluang kerja, tujuan yang ingin kamu capai, dll.Interview kerja umumnya berlangsung selama 45 - 90 menit, tentunya dalam waktu yang singkat ini kamu ingin HRD untuk memahami dan mengenali kamu lebih dalam lagi sekaligus memberikan jawaban yang tepat saat ditanya motivasi kerja. 3. Sesuaikan dengan future plan kamu Tunjukkan bahwa motivasi kamu sesuai dengan future plan kamu. Karena motivasi melamar kerja yang searah dengan future career plan pelamarnya, akan terdengar lebih meyakinkan karena sang pelamar kerja sudah memiliki tujuan yang ingin dicapai. 4. Jujur Jawaban motivasi kerja yang terdengar natural dan jujur akan lebih mudah menarik perhatian HRD. 5. Berikan sentuhan hati Jawaban motivasi melamar kerja yang terdengar kaku dan terlalu robotic akan terasa membosankan dan dibuat-buat. Memberikan latar belakang cerita pribadi dibalik motivasi kerja kamu akan terdengar lebih murni dan bersungguh-sungguh. ✏️ Bentuk pertanyaan tentang motivasi kerja bisa bermacam-macam, berikut contoh pertanyaan tentang motivasi kerja: Menurut Anda, apa yang membuat hari Anda terasa indah saat bekerja?Hal apa yang membuat Anda semangat dalam bekerja?Apa yang mendorong Anda untuk melakukan yang terbaik?Apa yang biasanya menginspirasi Anda?Faktor apa yang mendorong Anda memutuskan untuk bekerja di bidang profesi ini? Yuk, coba kamu bayangkan jawaban interview motivasi kerja yang akan kamu ucapkan jika HRD menanyakan pertanyaan-pertanyaan diatas.Ingat! Tidak ada jawaban motivasi melamar kerja yang salah tetapi hanya ada jawaban motivasi kerja yang kurang tepat dan harus dihindari. Setelah kamu praktikkan sendiri, coba kamu bandingkan dengan contoh jawaban interview motivasi kerja yang baik versi Cake di bawah ini. 🔑 KesimpulanBentuk pertanyaan motivasi kerja bisa bermacam-macam seperti "Faktor apa yang mendorong Anda memutuskan untuk bekerja di bidang profesi ini?" ataupun "Hal apa yang membuat Anda semangat dalam bekerja?"Tips menjawab pertanyaan motivasi kerja saat interview: jawab dengan jujur, sesuaikan jawaban dengan future plan kamu, dan berikan sentuhan personal agar terdengar lebih murni dan meyakinkanKaitkan jawaban interview tentang motivasi kerja dengan skill, pengalaman kerja, dan minat yang kamu miliki, visi dan misi perusahaan, serta budaya atau lingkungan kantorHindari memberikan jawaban motivasi kerja yang berkaitan dengan gaji atau cerita buruk tentang pekerjaan sebelumnyaNah, kamu pastinya sudah ada gambaran jawaban wawancara kerja tentang motivasi. Sekarang, waktunya pikirkan jawaban personal kamu jika ditanya motivasi kerja, dan ingat juga untuk persiapkan pertanyaan untuk HRD saat interview, ya!Semoga berhasil!Tidak hanya CV maker gratis, Cake adalah situs lowongan kerja terpercaya dan transparan. Kamu bisa mencari pekerjaan impian kamu dari berbagai perusahaan berkualitas dan ternama. Yuk, buat CV online gratis, portofolio kerja, dan lamar kerja di website pencari kerja atau aplikasi cari kerja Cake. Belum punya CV yang menarik untuk melamar kerja? Cake menyediakan 50+ template CV gratis untuk kamu! Bisa di download sebagai PDF dan dibagikan melalui link.🎉Buat CV --- Ditulis Oleh Devi Intan Gunawan---
Interview Skills
Nov 24th 2022

14 Tips Memilih Pakaian Interview Kerja yang Baik dan Benar [+Ide Contoh Outfit]

Statistik menunjukkan bahwa 55% kesan pertama HRD ditentukan oleh cara kamu berpakaian dan cara kamu berjalan memasuki ruangan interview. Wah, ternyata baju untuk wawancara kerja juga berpengaruh dalam proses seleksi kerja. Memilih baju yang cocok untuk melamar kerja seringkali menjadi masalah ketika menyiapkan interview kerja. Apalagi mengetahui bahwa interview kerja yang sukses juga bergantung pada seberapa baik kamu menampilkan diri kamu kepada rekruter. Oleh karena itu, penting untuk menyiapkan outfit interview kerja yang cocok dan nyaman. Daftar isi Tips Memilih Outfit Interview Kerja Tips Pakaian untuk Melamar Kerja (Pria) Tips Pakaian untuk Melamar Kerja (Wanita) Contoh Pakaian saat Melamar Kerja yang Sopan Pakaian untuk Interview yang Baik - Dibuat oleh Cake Tips Memilih Outift Interview Kerja1. Ketahui Aturan Berbusana PerusahaanPertama, ketahui dahulu dress code di perusahaan yang kamu lamar, apakah kasual, bisnis kasual, atau bisnis formal? Untuk mengetahuinya kamu bisa:Menyelusuri sosial media atau website perusahaanDatang langsung ke kantor perusahaanTanyakan kepada HRD melalui emailAkan selalu lebih aman jika kamu menggunakan busana yang lebih formal saat interview kerja meskipun dress code perusahaan adalah kasual.2. Pilih outfit interview dengan warna netralTentukan palent warna untuk outfit interview kerja kamu. Usahakan untuk memilih palet warna yang netral untuk memberikan kesan profesional seperti hitam, putih, coklat, abu-abu, gading, khaki, dll.3. Pastikan pakaian tidak kusutApa pun outfit interview kerja yang kamu gunakan, selalu setrika bajumu terlebih dahulu. Cek apakah bajumu bersih, tidak rusak, dan tidak ada bulu binatang peliharaanmu. Pakaian Saat Interview Kerja untuk Pria 1.Gunakan kemeja (batik alternatif) Pakaian formal interview tentunya tidak jauh-jauh dari kemeja. Disarankan untuk memakai kemeja lengan panjang dengan warna netral.baju untuk melamar kerja Batik juga merupakan pakaian alternatif untuk melamar kerja. Biasanya, banyak kantor pun mewajibkan karyawan perusahaannya untuk mengenakan batik pada hari Jumat.baju yang cocok untuk interview Batik memberikan kesan yang kalem dan sederhana namun tetap formal sehingga cocok untuk dijadikan outfit untuk interview kerja.2. Pakaian jas dan dasi Jika kamu memilih kemeja polos berwarna netral sebagai atasan pakaian wawancara kerja, mengenakan jas dan dasi akan menambahkan kesan profesional. Dasi yang rapi pun bisa memberikan kesan kalau kamu tidak terburu-buru dan kamu memperhatikan detail.setelan melamar kerja formal3. Memakai celana bahan Pastikan kamu memakai celana panjang bahan ketika memilih celana untuk melamar kerja. Sebaiknya memilih warna hitam supaya terkesan lebih formal. Hindari memakai celana berbahan jeans atau celana pendek.sepatu untuk interview 4.Sepatu yang formal Sepatu seringkali disepelekan. Tapi kenyataannya, seluruh baju interview kerja akan terlihat canggung jika sepatu untuk interview yang kamu pakai tidak cocok atau selaras dengan outfitmu. Pastikan untuk memakai sepatu tertutup. Kalau style perusahaan yang kamu lamar lebih formal, pastikan kamu memakai sepatu pantofel. 5.Perhatikan rambut tertata rapi Rambut yang berantakan akan terkesan kamu baru saja bangun tidur, jadi pastikan untuk menata rapi rambutmu. Kamu boleh menggunakan gel untuk rambut yang susah diatur.📚 Bacaan lanjutan:Apa yang Harus Ditanyakan Kepada HRD Pada Akhir Interview? Simak 30 Pertanyaan untuk HRD Pakaian Melamar Kerja Wanita 1. Atasan Kemeja Tidak diragukan lagi bahwa atasan kemeja atau berkerah merupakan baju untuk interview kerja yang paling umum. Untuk melamar perusahaan besar dan yang lebih formal seperti bank, pakailah kemeja putih polos tanpa motif. Kalau melamar ke perusahaan startup, kamu boleh menggunakan kemeja berwarna warna netral. Yang penting, tetap sopan dan sesuai dengan style perusahaan tersebut.pakaian interview hitam putih Pastikan ukuran kemeja tidak terlalu besar atau tidak terlalu ketat. Pilihlah ukuran yang membuatmu paling nyaman. DressDress juga merupakan alternatif yang baik pakaian formal wanita untuk interview. Namun, penting untuk memilih dress yang lebih formal. Misalnya dress yang berkerah. Pastikan juga panjang dress tidak terlalu pendek. Ini akan membuat kamu dan HRD tidak nyaman. 2. Tambahkan blazer atau cardigan Kamu boleh menambahkan blazer diatas kemeja, blouse ataupun dress untuk memberikan kesan yang profesional dan anggun. Kamu boleh menggunakan warna-warna netral atau gelap seperti hitam, abu-abu, coklat dll.baju untuk melamar kerja3. Rok atau celana panjang bahan Hindari menggunakan celana ketat atau berbahan jeans apalagi ripped jeans (jeans yang robek) ketika memilih baju untuk interview sekalipun kamu melamar kerja di industri kreatif. Kenakanlah celana panjang bahan supaya terlihat lebih formal. Rok merupakan alternatif bawahan yang kamu bisa pakai. Rok boleh dipakai asalkan tidak terlalu pendek. Dianjurkan untuk memakai rok dengan panjang dibawah lutut.rok untuk interview melamar kerja 4. Perhatikan gaya rambut Meski pakaian untuk interview kerja kamu sudah rapi, jangan lupa untuk menata rambut. Pastikan rambut tersisir rapi. Kamu juga boleh menguncir rambut jika rambutmu lebih susah diatur untuk kesan yang lebih fresh.📚 Baca juga:Efektif! 5 Cara Perkenalan Diri Saat Interview dan Contohnya5. Gunakan sepatu tertutup Pastikan kamu memilih sepatu tertutup dan hindari menggunakan sepatu hak yang terlalu tinggi. Sepatu flats juga merupakan pilihan yang cocok untuk interview.6.Hindari aksesoris berlebihan Memakai aksesoris baik untuk menekankan detail pakaian. Namun ketika memilih pakaian interview kerja, hindari menggunakan aksesoris yang berlebihan. Tampilan yang sederhana akan lebih memberikan kesan yang positif pada HRD. Jika ingin memakai aksesoris, kenakanlah jam tangan supaya terkesan profesional. Contoh Pakaian untuk Interview Kerja 1. Contoh Pakaian Bebas dan Rapi Untuk Interview penampilan saat interviewpakaian sopan untuk interview -Photo by Gustavo Fring from PexelsPhoto by Tima Miroshnichenko from Pexels 2. Contoh Pakaian Saat Interview Kerja di Bank pakaian formal untuk interview3. Contoh Pakaian Saat Interview di PTpakaian hitam putih untuk melamar kerjakemeja dan jas untuk melamar kerja -Photo by Royal Anwar from Pexels📚 Bacaan lanjutan:14 Contoh Jawaban Kelebihan dan Kekurangan Saat Interview 3. Contoh Pakaian Interview Kerja di Start Up Budaya kerja di startup biasanya tidak sekaku seperti di perusahaan konvensional. Sehingga, kamu tidak perlu menggunakan pakaian yang terlalu formal saat interview. Namun pastikan pakaian interview yang kamu gunakan tetap sopan dan nyaman.📚 Baca juga:Ingin Kerja di Startup? Intip 10 Plus Minus Bekerja di Startup!pakaian rapi dan sopan untuk interview4. Contoh Pakaian Interview Wanita Berhijabbaju interview kerja wanita hijab-Photo by Thirdman from Pexelsoutfit interview kerja wanita -Photo by Ono Kosuki from Pexelsoutfit interview kerja hijab -Photo by Teguh Sugi from PexelsItulah koleksi contoh pakaian interview pria, wanita maupun pakaian untuk interview kerja berjilbab. Semoga bermanfaat!Belum memiliki CV yang menarik untuk melamar kerja? Cake menyediakan 50+ template CV yang bisa kamu download PDF secara gratis!🎉Buat CV GratisTidak hanya CV maker gratis, Cake adalah situs lowongan kerja terpercaya dan transparan. Kamu bisa mencari pekerjaan impian kamu dari berbagai perusahaan berkualitas dan ternama. Yuk, buat CV online gratis, portofolio kerja, dan lamar kerja di website pencari kerja atau aplikasi cari kerja Cake.
Portfolio
Oct 4th 2024

Contoh Portofolio Content Creator dan Tips Membuatnya!

Di era digital ini, persaingan antar content creator menjadi semakin besar. Content creator yaitu termasuk penulis, jurnalis, influencer, desainer grafis, musisi, podcaster, pembuat video, dan lain-lain. Agar tetap kompetitif di industri, kamu perlu menonjol di antara content creator lain yang juga sama berbakat. Langkah pertama yaitu membuat sebuah portfolio content creator. Manfaatkan kemudahan akses teknologi, software, dan platform yang ada untuk membuat portofolio content creator yang menarik. Dengan dokumen ini, kamu bisa menunjukkan hasil karya terbaik kamu ke berbagai media online. Baca artikel Cake ini untuk memperoleh tips dalam membuat portofolio content creator dan contoh portofolio content creator!Daftar isi: Pentingnya Membuat Portofolio Content Creator 5 Contoh Portofolio Content Creator Cara Membuat PortofolioContent CreatorPentingnya Membuat Portofolio Content Creator1. Meningkatkan Kredibilitas dan Kepercayaan Portofolio content creator merupakan sarana untuk menunjukkan hasil karya kepada calon pemberi proyek. Dengan menunjukkan hasil karya, calon klien bisa melihat dan menilai apakah kamu merupakan orang yang tepat untuk proyeknya. Portofolio yang menarik dan mudah dipahami oleh klien akan meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan. 2. Membangun Personal Branding Membuat portofolio content creator juga merupakan bentuk latihan untuk membangun personal branding di industri. Semakin baik personal branding seorang kreator di industri, semakin besar pula kesempatan untuk menarik klien yang tepat. 📚 Baca juga: Cara Membangun Personal Branding Ala Fellexandro Ruby 3. Meningkatkan Peluang Kerja Membagikan portofolio content creator ke platform sumber klien dan proyek akan memperbesar peluang kerja. Menyediakan portofolio yang baik dan mudah diakses akan menarik perhatian calon klien. 4. Menjaga Hasil Karyamu Perlu diingat bahwa konten yang kamu buat di sosial media dipegang oleh platform tersebut. Banyak content creator di seluruh dunia yang tiba-tiba kehilangan akses ke proyek atau akunnya karena karyanya dianggap melanggar aturan oleh platform tertentu. Oleh karena itu, penting untuk membuat cadangan dari hasil karyamu. Cara terbaik untuk menjaga karier dan menyimpan hasil karya yaitu dengan membuat portfolio content creator.📚 Baca juga: Ingin Jadi Content Creator? 5 Langkah Wajib untuk Pemula! 5 Contoh Portofolio Content CreatorPortfolio content creator tidak hanya harus terlihat menarik dan estetik, tetapi juga harus mudah dibaca, dimuat dengan cepat, dan menyajikan informasi lengkap secara terorganisir. Berikut 5 contoh portofolio content creator yang bisa menjadi panduan: 1. Contoh Portofolio Content Creator yang Profesional Contoh portofolio content creator profesional dengan pengalaman desain konten, fotografi, dan edit video. Lihat selengkapnya di sini! Contoh Portofolio Content Creator (Dibuat di Cake) 2. Contoh Portofolio Content Creator Contoh portofolio content creator oleh Moehammad Rizky Pagar Alam (dibuat di Cake) dengan pengalaman membuat video sebagai talent. Lihat contohnya di sini! Contoh Portofolio Content Creator oleh Moehammad Rizky Pagar Alam (Dibuat di Cake) 3. Contoh Portofolio Content Creator dan Social Media Strategist Contoh portofolio social media strategist oleh Andi Asruni (dibuat di Cake) dengan fokus pada manajemen akun sosial media dan copywriting. Cek lebih lengkapnya di sini! Contoh Portofolio Content Creator oleh Andi Asruni (Dibuat di Cake) 4. Contoh Portofolio Creative Content Creator Contoh portofolio oleh Dimas Adam, dengan berbagai pengalaman creative production and design. Lihat selengkapnya di sini! Contoh Portofolio oleh Dimas Adam (Diambil dari LinkedIn) 5. Contoh Portofolio Content Creator yang Menarik Contoh portofolio content creator oleh Shinta Millenia. Lihat lebih lengkapnya di sini!Contoh Portofolio oleh Shinta Millenia (Diambil dari LinkedIn)Buat portofolio untuk melamar kerja dengan portofolio builder Cake GRATIS 🎉Buat PortofolioCara Membuat Portofolio Content Creator1. Pilih Platform untuk Membuat Portofolio Hal pertama yang perlu dilakukan sebelum membuat portofolio content creator yaitu menentukan platform untuk membuat portofolio. Sekarang, sudah ada banyak platform yang bisa digunakan untuk membuat portofolio content creator online. Terdapat platform seperti Cake, Canva, Notion, Medium, WordPress, Personal Website, dan platform lainnya. Tentukan terlebih dahulu platform mana yang paling menarik dan cocok untuk portofolio content creator kamu. 📚 Baca juga: Cara Membuat Portofolio Online: 15 Website Gratis untuk Portofolio yang Menarik 2. Tulis Perkenalan Diri Di bagian ini, deskripsikan dirimu dengan singkat. Kamu bisa memperkenalkan diri dengan menuliskan nama, umur, pekerjaan, bidang dan memasang foto sesuai dengan personal branding. Selain itu, kamu juga bisa melakukan sedikit storytelling untuk menceritakan tentang hasil karya, awal ketertarikan dengan industri, jenis pekerjaan, dan lain-lain. 3. Software dan Tools Seorang kreator pasti memiliki keahlian khusus dalam menggunakan software dan tools tertentu untuk membuat kontennya. Banyak sekali software dan tools yang biasanya digunakan oleh para kreator, seperti Canva, Google Trends, Semrush, Adobe Premiere Pro, Adobe Photoshop, dan lainnya. Keahlian seseorang dalam menggunakan software dan tools tertentu merupakan salah satu faktor yang membuatnya menonjol di antara kreator lainnya. Jadi, cantumkan sebuah daftar software dan tools yang kamu kuasai di dalam portofolio content creator untuk menarik perhatian calon klien. 4. Akun Social Media Tampilkan media sosial agar calon klien bisa mengunjungi profil untuk melihat jenis konten, jumlah pengikut, insight, dan engagement. Calon klien juga bisa melihat hasil karya dan feedback orang lain melalui akun media sosial kamu. Ini dapat meningkatkan kepercayaan calon klien untuk mempercayakan proyeknya kepada kamu. 5. Tunjukkan Karya Terbaik Ketika membuat portfolio content creator, kamu tidak perlu mencantumkan seluruh hasil karya yang pernah kamu buat. Memang, fungsi portofolio adalah untuk memamerkan hasil karya, tetapi kamu hanya perlu menunjukkan hasil karya terbaik, relevan, dan feedback baik dari klien sebelumnya. Kualitas lebih baik daripada kuantitas. Jadi, hindari mencantumkan hasil karya tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang kamu lamar. 6. List Klien/Brand Sebelumnya Cantumkan daftar klien dan brand yang pernah berkolaborasi dengan kamu sebelumnya di dalam portfolio content creator. Bagian ini menunjukkan bahwa kamu sudah berpengalaman di industri sehingga calon klien akan menjadi semakin yakin dengan keahlian yang kamu miliki. 7. Informasi Kontak dan Call-to-Action Sebagai penutup portofolio content creator kamu, jangan lupa mencantumkan informasi kontak dan call-to-action (CTA). Informasi kontak yang bisa kamu masukkan yaitu alamat email, nomor telepon, dan sosial media. Lengkapi juga dengan sebuah CTA melalui gambar atau tulisan yang mengajak calon klien untuk menghubungi kamu. Bagian ini akan mempermudah calon klien yang tepat untuk menawarkan sebuah proyek. 8. Update Portofolio Secara Berkala Terakhir, cara membuat portofolio content creator yaitu memperbarui portofolio secara berkala. Update portofolio content creator secara rutin sesuai dengan perubahan tren. Kamu bisa memperbarui setiap beberapa tahun sekali, atau memperbarui setiap ada hasil karya yang baru.📚 Baca juga: Contoh CV Content Creator Menarik dan Tipsnya! KesimpulanSekarang kamu sudah lebih paham, kan, mengapa membuat portofolio content creator itu penting? Kini saatnya untuk kamu untuk mencoba membuat portofolio yang menarik. Gunakan cara yang sudah dirangkum oleh Cake di atas sebagai panduan dan buat portofolio kamu di Cake, ya!Tidak hanya CV maker gratis, Cake adalah situs lowongan kerja terpercaya dan transparan. Kamu bisa mencari pekerjaan impian kamu dari berbagai perusahaan berkualitas dan ternama. Yuk, buat CV online gratis, portofolio kerja, dan lamar kerja di website pencari kerja atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis oleh Aileen Gabriella ---
Portfolio
Jul 8th 2025

10 Contoh Portofolio Desain Grafis Menarik, Pasti Dilirik HRD!

Bagi para desainer, portofolio lamaran kerja pastinya bukan hal yang asing lagi. Saat melamar kerja, magang ataupun mencari pekerjaan freelance, portofolio desain grafis adalah salah satu senjata wajib yang harus dipersiapkan untuk memihak hati klien ataupun rekruter. Apa itu Portofolio Desain/DKV? Bagi yang masih asing dengan kata ini, portofolio adalah kumpulan hasil karya yang pernah dibuat dilengkapi dengan pengalaman projek, kerja, organisasi ataupun pencapaian seseorang. Bagi seorang desainer grafis, portfolio akan berisi kumpulan hasil projek desain seperti poster, packaging, logo, desain website dan lain-lain. Portofolio Tradisional vs Portofolio Online Dulu portfolio biasanya dibuat lalu di cetak, lalu diserahkan bersama dengan CV (curriculum vitae). Selain memakan biaya yang cukup mahal untuk mencetak portofolio dengan kualitas bagus, portofolio tradisional juga hanya dapat dilihat oleh orang yang kamu kirimkan. Jadi jangkauannya terbatas. Seiring dengan perkembangan zaman, bermunculan banyak website untuk menampilkan portfolio online seperti Cake atau Behance. Website ini juga menawarkan untuk menampilkan portofolio secara gratis, jadi pastinya menghemat biaya. Selain itu, eksposur terhadap karyamu juga lebih tinggi, karena semua orang di internet bisa melihat hasil karyamu dan menemukan bakat kamu. Daftar isi:Isi Portofolio Desain GrafisCara Membuat Portofolio Desain GrafisContoh Portofolio Desain GrafisTips Membuat Portofolio Desain Grafis 📚Baca juga: Wajib Kamu Ketahui: 5 Perbedaan CV dan Portofolio Lengkap dengan Contoh Isi Portofolio Desain Di bawah ada beberapa hal yang biasanya ditemukan di portofolio desain grafis, kamu bisa memasukkan semuanya atau memilih beberapa elemen yang dianggap paling penting. Apa saja yang ada di dalam portofolio desain? 1. Penjelasan Jelaskan dirimu secara singkat pada bagian awal portofolio. Hal yang dapat ditulis pada halaman awal perkenalan adalah: NamaKontak: nomor telepon, email, alamatLink: LinkedIn, Youtube, Instagram (pilihan)Deskripsi diri: 2-3 kalimat penjelasan dirimu 2. Curriculum Vitae (CV) Jika ingin menjelaskan diri secara lebih lengkap, kamu dapat memasukkan CV ke dalam portofolio desain kamu. Tuliskan tentang pengalaman bekerja, edukasi, pengalaman organisasi atau pencapaian terbesarmu selama ini secara tertulis. Tambahkan juga hard skill atau software skill yang kamu miliki.📚Baca juga: Kumpulan Contoh CV Desain Grafis Keren dan KreatifContoh hard skill dan software skill pada portofolio desain grafis:✏️ Hard SkillTypographyLogo DesignColor TheoryUX DesignMotion GraphicsPrototypingWeb Design✏️ Software SkillAdobe IllustratorAdobe PhotoshopAdobe IndesignLightroomAfter EffectFigmaAdobe XD 3. Projek yang pernah dikerjakan Bagian selanjutnya pada portofolio desain adalah saatnya menampilkan hasil karya desain kamu. Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat menampilkan hasil desain adalah: Utamakan kualitas daripada kuantitas:portofolio desain grafis pemula tidak perlu menampilkan semua projek, tapi pilihlah top picks kamu yang paling dibanggakan.Perjelas kategori dan bagian: jika memiliki beberapa proyek yang berbeda, jangan lupa membuat daftar isi dan mengelompokkan sesuai dengan kategorinya. Setiap bagian dibuat berbeda agar memudahkan pembaca.Tambahkan penjelasan di setiap bagian:beri penjelasan pada setiap projek atau bagian agar pembaca memiliki gambaran tentang projek yang dikerjakan. Contohnya penjelasan nama organisasi, nama acara ataupun filosofi logo. 4.Pencapaian terbesar Jika kamu pernah mendapatkan sertifikat penghargaan seperti desain terbaik, memenangkan lomba desain dan penghargaan lainnya, masukkanlah juga penghargaan tersebut pada portofolio. Beri penjelasan 1-2 kalimat tentang pencapaianmu tersebut.5.Testimoni Terakhir, tambahkan juga testimoni klien atau perusahaan yang menggunakan jasa desainmu. Bagaimana kesan dan pesan mereka mengenai desain yang kamu buat dan apa dampak desain tersebut terhadap perusahaan atau produk mereka. Jika ada logo perusahaan, masukkan juga logo-logo perusahaan tersebut agar menambah kredibilitas kamu. Cara Membuat Portofolio Desain Grafis 1. Pilih platform yang tepat untuk membuat portofolio desain grafis Portofolio tradisional akan lebih cocok untuk kamu yang mau interview kerja tatap muka dan memberikan portofolio dan lamaran secara fisik. Sebaliknya, portofolio online akan cocok untuk kalian yang bekerja freelance atau ingin memiliki presence di dunia digital. Portofolio online memiliki eksposur yang lebih tinggi dibandingkan portofolio tradisional dan juga budget yang lebih murah. Jika ingin membuat portofolio desain online, dapat menggunakan website seperti:Cake:Cake merupakan website yang membantumu seputar karir dan pekerjaan. Pada website ini, kamu bisa membuat CV secara gratis serta membuat portofolio online secara gratis. Tampilan yang bersih, sederhana dan dilengkapi dengan bahasa Indonesia membuat website ini sangat mudah untuk digunakan.Setelah membuat portofolio online gratis di Cake, kalian juga bisa mempublikasikannya agar dapat dilihat oleh warga internet. Disediakan juga fitur untuk like, komentar, membagikan portofolio dan mengetahui berapa banyak orang yang sudah melihat hasil karya desainer tersebut. Buat portofolio desain grafis kamu di Cake, tunjukkan hasil karya-mu dan tingkatkan panggilan interview!🎉Buat PortofolioBehance:Behance merupakan website untuk para kreator mempublikasikan hasil karya mereka. Para kreator di Behance biasanya terdiri dari beragam seperti arsitektur, desain grafis, desain otomotif dan juga fashion. Didalamnya juga dapat ditemukan berbagai macam contoh curriculum vitae maupun portofolio.Sosial Media (contoh: Instagram)Sosial media juga bisa menjadi alat para desainer untuk menampilkan portofolionya loh. Salah satu platform yang paling umum adalah Instagram. Selain mudah untuk mengupload foto, instagram juga memungkinkan para kreator untuk mendapatkan eksposur yang lebih besar dikarenakan pengguna Instagram yang sangat banyak tersebar di seluruh dunia.Tips mengembangkan Instagram untuk Portofolio:Tuliskan informasi yang jelas: tuliskan nama, deskripsi diri pada biodata, link portofolio online pada link in bio dan lokasi. Lengkapi dengan email atau nomor HP aktif juga.Personal Branding: buat personal branding dengan memilih ciri khas warna, hashtag, caption, maupun ciri khas desain.Konsistensi: dibutuhkan konsistensi untuk terus mengunggah postingan baru dan juga aktif berinteraksi dengan komunitas untuk dapat mengembangkan Instagram tersebut. 📚Bacaan Lanjutan: 15 Website Gratis untuk Portofolio yang Menarik 2. Tentukan tema, gaya atau desain portofolioBagi desainer yang sudah berpengalaman, tentunya sudah memiliki ciri khas desain dan gaya yang dikenal orang. Namun, bagi desainer pemula, penting sekali untuk menentukan tema, gaya atau desain untuk portofolio tersebut. Pastikan pemilihan warna dan font memudahkan pembaca untuk membaca portofolio dan bukan membuat sakit mata.Hal yang dapat dipertimbangkan saat menentukan tema adalah: Apakah ingin menggunakan warna kalem atau warna cerah?Font apa yang akan digunakan?Bagaimana cara memisahkan setiap bagian portofolio?Bagaimana cara penataan layout portofolio? Portrait atau landscape? 3.Pilih hanya hasil karya terbaik untuk ditampilkan Meskipun telah mengerjakan puluhan ribu karya, desainer umumnya tidak akan menampilkan semua karya tersebut pada portofolio. Selain biaya yang mahal dan proses pengerjaan yang lama, memasukkan semua hasil karya juga membuat pembaca portofolio tidak bisa fokus akan hasil karya yang mana yang harus dilihat. Lebih baik pilih beberapa hasil karya yang paling dibanggakan, karya desain mana yang pernah mendapatkan penghargaan ataupun proyek desain terbesar dan tersulit yang pernah dikerjakan. Selain itu, pilih beberapa hasil karya yang berbeda agar bisa menunjukkan bahwa kamu bisa mengerjakan beberapa proyek berbeda. Contohnya desain logo, desain packaging, desain poster, dan tipografi.4.Kumpulkan ide dan inspirasi portofolio Di internet tersedia jutaan contoh portofolio design graphic dari berbagai negara. Jika bingung, menentukan tema, layout ataupun gaya kamu dapat mencari inspirasi dari portofolio desain yang tersedia. Pilih beberapa portofolio desain yang paling sesuai dengan gaya dan selera kamu. Modifikasi sesuai dengan kebutuhan kamu masing-masing. Perlu diingat bahwa mencari inspirasi bukan berarti mencontek ataupun mencopy semua layout dan ide lho, namun menggabungkan hal baik dari beberapa desainer dan mentransformasikan sesuai dengan karyamu. 11Contoh Portofolio Desain GrafisMeskipun sudah membaca petunjuk di atas tentang apa saja yang harus ada di web portofolio, masih banyak yang belum kebayang seperti apa bentuk portofolio itu. Nah ini dia 11 pilihan contoh portfolio graphic designer untuk melamar kerja maupun mencari klien. 1. Contoh Portofolio Lamaran Kerja Desain Grafis contoh portofolio desain oleh Rooni contoh portofolio desain oleh Rooni Source:ROONism 2021 Portfolio Contoh portofolio desain di atas terdiri dari beberapa halaman yang terbagi menjadi 2 bagian, yaitu halaman pengenalan pemilik portofolio dan hasil karya. Pada halaman pertama, desainer menampilkan daftar isi, kontak pribadi dan juga kemampuan software yang dimilikinya. Selanjutnya di halaman berikutnya portofolio desain grafis dilengkapi dengan hasil karya seperti desain aplikasi dan juga ilustrasi.Portofolio satu ini memiliki bentuk memanjang ke bawah sehingga dapat menampilkan satu projek secara jelas, detail dan menyeluruh. 2. Contoh Portofolio Lamaran Kerja Desain Grafis Source: Marsha Paramastuti - Behance.net Portofolio desain di atas merupakan gabungan dari curriculum vitae dan hasil karya. Pada halaman pertama portofolio desainer menjelaskan tentang pengalaman kerja dan pendidikan secara rinci, diikuti dengan deskripsi diri, kontak diri dan kemampuan. Pada halaman selanjutnya dilengkapi dengan contoh-contoh hasil desain yang pernah dibuatnya dilengkapi dengan sedikit penjelasan. Portofolio seperti ini cocok untuk digunakan melamar kerja sebagai desain grafis atau freelancer. 📚Baca juga:Portofolio Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik [+5 Contoh] 3. Contoh Portofolio Desain Unik Source: Fransiska Fedora - CakeGambar di atas merupakan contoh hasil karya yang diupload oleh desainer di salah satu website portofolio. Dengan menampilkan hasil karya di website portofolio, hal ini dapat meningkatkan kesempatan hasil karya seorang desainer untuk dilihat dan mendapatkan tawaran kerja yang lebih banyak.Dapatkan eksposur lebih di dunia digital, hadirkan karyamu dengan membuat portofolio online sekarang 🎉Buat Portofolio 4. Contoh Portofolio Desain Grafis untuk Melamar Kerja Source: Fakhrozy Turrahman - Behance.net Contoh portofolio design grafis di atas adalah salah satu portofolio karya anak bangsa. Layout portofolio sangat lengkap dan terstruktur. Dimulai dari curriculum vitae desainer, dilanjutkan dengan daftar isi dan juga hasil karya. Setiap bagian akan dipisahkan oleh pembatasnya sehingga membuat pembaca portofolio dapat membacanya dengan jelas. Portofolio desain grafis di atas sangat cocok untuk kamu para desainer yang memiliki banyak projek yang berbeda contohnya desain aplikasi, desain poster, editing foto, desain logo, dan lain-lain. 5. Contoh Portofolio Desain Komunikasi Visual (DKV) Source: Ana Stoica - Behance.net Portofolio di atas terlihat sangat rapih dan menarik. Desainer menggunakan warna yang berbeda di setiap projek sehingga memudahkan pembaca untuk mengetahui jika ada pergantian. Pada portofolio juga ditemukan banyak CTA atau call to action seperti “check my Linkedin” atau “Lets work together” untuk mengajak pembaca melakukan aksi lainnya selain melihat portofolio. Portofolio di atas cocok untuk kamu yang ingin menjadi freelancer.6. Portofolio Graphic Designer yang Career SwitchPada contoh portofolio ini, Fionisya Mufidah mampu menunjukkan kemampuan desain grafisnya sebagai mahasiswa akuntansi. Untuk Selengkapnya, lihat portofolio Fionisya Mufidah(dibuat di Cake).7. Contoh Portofolio Desain GrafisBerikut adalah portofolio desain grafis yang dibuat oleh Putri Maulidina (dibuat di Cake). Untuk selengkapnya, lihat portofolio Putri Maulidina.8. Contoh Portofolio Desain Grafis MenarikBerikut adalah contoh portofolio desain grafis Ryan Jose Dickson yang dibuat di Cake.9. Contoh Portofolio Desain Grafis SimplePortofolio grapic design ini dibuat oleh Difa Amirul Mu'min di Cake.10. Contoh Portofolio Desain Grafis ProfesionalPortofolio di bawah ini dibuat oleh D. Aditya Rizqy Akbar di Cake.Tips Membuat Portofolio Desainer Grafis 1. Tampilkan karyamu sebagai sebuah case studyBanyak orang yang bisa membuat karya bagus, namun sedikit orang yang hasil karya nya dapat menyelesaikan masalah dan membantu klien. Dengan menampilkan portofolio sebagai case study, portofolio DKV kamu akan lebih unggul dan beda dari desainer lainnya. Deskripsikan hasil karya dengan menceritakan background masalah dan hasil yang dicapai melalui desain tersebut. 2. Buat portofolio desain grafis yang enak dilihat Gunakan pemilihan font dan warna yang enak dilihat. Pastikan pembaca tidak kebingungan dengan layout portofolio dan bisa membedakan pergantian bagian secara jelas. Kamu bisa menggunakan ukuran font yang berbeda untuk penekanan bagian tertentu, suatu simbol untuk menarik perhatian pembaca ataupun nomor halaman portofolio. Selain itu, ketahui audience portofolio online kamu kebanyakan melihat dari desktop, mobile atau tab? Buat portofolio nyaman untuk diakses dari segala perangkat. 3. Konsisten memperbarui portofolio Zaman terus berubah dan trend terus berganti. Jika portofolio tidak diupdate, desainer akan ketinggalan jaman dan susah bersaing dengan desainer lainnya. Seorang desainer harus sering-sering mengupdate hasil karya terbarunya di portofolio online agar tidak ketinggalan jaman.Sudah tahu isi portofolio yang baik benar?Langsung buat portofolio desain grafis untuk menunjukkan karya terbaikmu🎨Buat Portofolio Buat portofolio yang menonjol di Cake untuk meningkatkan peluang lolos interview! Nah itu dia pembahasan mengenai portofolio desain grafis mulai dari A sampai Z. Semoga setelah membaca artikel ini, kalian para desainer bisa terinspirasi dan memulai membuat portofolio online. Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!Lihat lowongan desain grafis terbaru di sini👇 Rekomendasi Lowongan

Resume Builder

Build your resume only in minutes!