Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Nov 17th 2025

Apa itu Business Consultant? Kenali Tugas, Gaji, Skill, Dll.!

Daftar Isi: Pengertian Business ConsultantTugas dan Tanggung Jawab Business ConsultantSkill Business ConsultantTips untuk Menjadi Business Consultant Saat ini generasi muda tertantang untuk membangun bisnis mereka sendiri, kita bisa melihat dengan menjamurnya perusahaan startup di Indonesia yang mencapai angka 2.324 per desember 2021 yang dikutip dari Startup Ranking. Faktanya, dibalik membangun bisnis, banyak pengusaha menggunakan jasa konsultan bisnis untuk membantu dalam mengobservasi, menganalisis, dan merencanakan bisnis. Tentunya menggunakan jasa ini bertujuan untuk menghindari risiko kegagalan dalam bisnis. Nah, ternyata business consultant atau konsultan bisnis adalah bisnis yang besar dan sah dengan pendapatan rata-rata per tahun sekitar USD 250 miliar, dan dengan perkiraan 700.000 perusahaan konsultan bisnis beroperasi di seluruh dunia! Tak heran pekerjaan business consultant menjadi salah satu pilihan karir yang diidamkan. Apakah anda mulai penasaran dengan apa itu business consultant? Yuk, simak artikel dari CakeResume ini. Apa itu Business Consultant? Pengertian Business Consultant Business consultant adalah seorang profesional yang ahli dalam dunia bisnis yang bekerja dengan klien untuk membantu membangun, meningkatkan, dan mempertahankan bisnis atau organisasi. Selain itu, seorang konsultan bisnis juga bekerja untuk meningkatkan efisiensi dan operasi bisnis suatu perusahaan dengan bekerja sama dengan pemilik atau manajer bisnis. Manfaat Business Consultant Feedback yang Objektif Saat mendirikan perusahaan, masukan yang objektif dan jujur dari business consultant sangatlah penting untuk praktik dan model bisnis perusahaan. Perusahaan akan mendapatkan feedback yang objektif tentang konsep dibalik bisnis seperti detail pelaksanaan, pengorganisasian, dan hal-hal penting lainnya. Saran Manajemen Perusahaan/Bisnis Pemilik bisnis akan mendapat saran - saran manajemen perusahaan dari konsultan bisnis seperti: manajemen keuangan, manajemen strategi, manajemen pemasaran, sumber daya manusia, manajemen operasi, dan manajemen pengembangan lainnya. Perencanaan Strategis Perencanaan strategis adalah salah satu layanan utama yang diberikan dari konsultan bisnis untuk pemilik bisnis melalui: analisa pasar, data statistik, analisa strategi.Pemilik bisnis bekerja sama dengan business consultant untuk merencanakan langkah-langkah penting untuk mencapai tujuan yang konkret dengan pemetaan yang jelas. Riset Pasar Salah satu pekerjaan bisnis konsultan antara lain meneliti trend pasar dan segmen bisnis. Riset pasar dianggap krusial karena merupakan suatu alat penting dalam mengambil keputusan bisnis strategis, dimana riset pasar ini meliputi: kebutuhan pelanggan, kemampuan kompetitor, tren industri, dll. Gaji Business ConsultantBerapa sih kisaran gaji seorang business consultant? Nah, gaji business consultant berbeda-beda tergantung pengalaman bekerja dan kebijakan perusahaannya. Untuk lulusan fresh graduates sendiri rata-rata mencapai Rp 4.500.000 - Rp 5.000.000 per bulannya. Akan tetapi gaji business consultant yang memiliki pengalaman sebelumnya berkisar Rp 7.000.000 - Rp 14.0000.000. Kualifikasi Business Consultant Untuk profesi business consultant sendiri memiliki beberapa kualifikasi salah satunya adalah: Lulusan sarjana manajemen, akuntansi, marketing, atau jurusan yang masih berkaitan dengan ekonomi dan bisnis. Untuk posisi senior business consultant berikut adalah kualifikasinya: Lulusan S2 manajemen bisnisMemiliki pengalaman kerja yang relevan sebelumnya lebih diutamakan. Pastinya memiliki soft skill yang mendukung pekerjaan business consultant, seperti kemampuan penyelesaian masalah, kemampuan analitis, dan kemampuan interpersonal juga diperlukan. 📚Baca juga: Ini Dia 12 Prospek Kerja Jurusan Manajemen yang Menjanjikan! Tugas dan Tanggung Jawab Business Consultant Nah, saatnya mengulik lebih dalam mengenai jobdesk bisnis konsultan. Dibawah ini CakeResume menjabarkan beberapa jobdesk bisnis konsultan. Yuk, simak lebih lanjut! 1. Memberikan Pelayanan Jasa Konsultasi Kepada Perusahaan atau Organisasi Pada dasarnya pekerjaan bisnis konsultan yang paling utama adalah memberikan jasa konsultasi pada kliennya, yaitu perusahaan atau organisasi. Sehingga seorang staff business consultant dituntut untuk mempelajari seluk beluk organisasi atau bisnis dari kliennya secara rinci dan detail untuk memberikan saran yang tepat sasaran, 2. Identifikasi Akar Permasalahan dalam Bisnis Identifikasi masalah klien termasuk sebagai tugas business consultant, tugas bisnis konsultan ini lebih mengarah untuk mencari akar permasalahan yang dialami oleh klien. Pada dasarnya klien membutuhkan pihak ketiga dari eksternal organisasi atau perusahaan untuk melihat akar permasalahannya secara subjektif. Hal ini disebabkan ada indikasi bias atau blind spot dari dalam perusahaan atau organisasi dalam melihat suatu masalah. 3. Memberikan Solusi yang Tepat Atas Permasalahan dalam Bisnis Pekerjaan business consultant dituntut untuk memberikan solusi yang tepat sasaran atas permasalahan dalam bisnis yang dialami oleh klien. Solusi yang diberikan oleh business consultant haruslah realistis untuk dilakukan oleh klien dalam melakukan perbaikan pada bisnisnya. 4. Melakukan Proyeksi Road Map Bisnis Salah satu tugas business consultant yang sangat krusial adalah melakukan proyeksi road map bisnis kedepannya. Salah satunya ialah pengembangan bisnis yang memungkinkan perusahaan mendapatkan pendapatan yang lain. Proyeksi roadmap ini dibagi menjadi tiga, yaitu: Jangka pendekJangka menengahJangka panjang. Sehingga seorang staff business konsultan dituntut untuk berpikir kreatif dan keluar dari kotak untuk memberikan ide-ide peluang bisnis yang menguntungkan bagi klien. 5. Melakukan Komunikasi yang Baik dengan Klien Untuk kemajuan bisnis klien, maka seorang konsultan bisnis harus berkomunikasi dengan baik dan aktif dengan kliennya. Untuk melakukan identifikasi masalah, brainstorming ide peluang bisnis, dan pemberian solusi maka business consultant harus mendapatkan informasi-informasi yang lengkap dan rinci dari kliennya. Selain itu, seorang business consultant harus mengetahui apa yang diinginkan oleh sang klien. 6. Memberikan Pelatihan Bisnis Kepada Pemilik Bisnis Ternyata tugas business consultant juga meliputi memberikan pelatihan bisnis kepada sang pemilik bisnis, lho! Seperti yang kita ketahui bahwa strategi bisnis terus berkembang terlebih lagi di era digital ini, sehingga sang pemilik bisnis membutuhkan informasi terkini dalam pengembangan bisnisnya. Beberapa pelatihan bisnis yang diberikan oleh business consultant antara lain pengenalan dan penggunaan sistem SaaS, ERP, CRM, Cloud atau POS atau skill digital marketing. 7. Meninjau Financial Management, Akuntansi, dan Budgeting Bisnis Konsultan bisnis turut bertugas dalam meninjau pengelolaan keuangan, proses akuntansi, dan penganggaran bisnis klien apakah dalam kondisi yang sehat atau tidak. Sehingga, business consultant bisa memutuskan strategi untuk kemajuan bisnis klien kedepannya dengan langkah-langkah strategis. 8. Melakukan Riset Pasar pekerjaan business consultant juga meliputi riset pasar seperti melakukan interview, observasi, survei, dan mencari data dari laporan atau jurnal yang valid sebagai langkah konsultan bisnis untuk mengidentifikasi masalah, dan menentukan rencana bisnis kedepannya. Skill yang Dibutuhkan Business Consultant Agar menjadi business consultant yang profesional, diperlukan beberapa keterampilan yang harus dikembangkan, lho! Apa saja itu? Mari kita simak paragraf berikut ini!1. Leadership Leadership atau skill kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi atau menginspirasi orang lain agar melakukan tindakan yang sesuai rencana. Adanya kepemimpinan akan mempengaruhi kelancaran operasional atau proyek. Karena salah satu pekerjaan business consultant adalah memastikan kelancaran bisnis klien, maka skill ini sangat penting untuk dikembangkan bagi yang ingin meniti karir sebagai business consultant.2. Consulting and Training Skills Staff business consultant dituntut memiliki skill dalam berkomunikasi dengan baik. Konsultan bisnis akan melakukan berbagai konsultasi dengan klien serta memberikan berbagai pelatihan yang harus dipastikan tersampaikan dengan komunikasi yang baik dan tepat agar klien mengerti poin yang disampaikan oleh business consultant.3. Problem Solving Sudah barang pasti seorang business consultant harus memiliki soft skill penyelesaian masalah ini karena staff business consultant dituntut untuk memecahkan masalah bisnis yang dihadapi oleh kliennya. Untuk mengasah skill ini, seorang business consultant harus memiliki banyak wawasan untuk melihat masalah dari berbagai sisi.4. Analytical Evaluation Skills Sebelumnya CakeResume telah menjelaskan tugas dan tanggung jawab business consultant dalam bagian sebelumnya, dimana salah satu jobdesk business consultant adalah melakukan riset pasar. Dalam melakukan riset pasar, business consultant membutuhkan kemampuan analisa yang baik dalam menganalisis dan interpretasi data yang bisa diimplementasikan pada business plan yang realistis.5. Creativity Konsultan bisnis harus berpikir kreatif dalam memecahkan masalah serta mengembangkan strategi bisnis untuk klien. Pastinya, sang klien menaruh harapan besar pada business consultant untuk memberikan berbagai saran yang tepat sasaran untuk mengembangkan bisnis mereka. Cari referensi contoh CV yang menarik perhatian HR? Kamu bisa temukan berbagai contoh CV untuk semua pekerjaan di halaman ini! Lihat Contoh CV Tips Menjadi Seorang Business Consultant Handal Tips Menjadi Business Consultant Handal Apabila ingin meniti karir sebagai konsultan bisnis selepas lulus kuliah jurusan manajemen, CakeResume akan membahas beberapa cara menjadi business consultant yang handal dan profesional.1. Sertifikasi Adanya sertifikasi dari berbagai asosiasi industri menjadi bukti keahlian di bidang bisnis konsultan. Ada beberapa sertifikasi yang bisa dipersiapkan sejak dini seperti : Sertifikasi Management Consultant dari Institute of Management Consultants USA'sSertifikasi Business Consultant dari Institute of Certified Business ConsultantsSertifikasi Business Consultant dari American Institute for Business Management and Communication'sSertifikasi Project Management Professional dari Project Management Institute'sSertifikasi Financial Consultant dari Institute of Financial Consultants' 2. Mempelajari Tools dan Software Business Consultant Adanya kemajuan teknologi informasi, sebagian besar pekerjaan business consultant dituntut untuk menggunakan alat dan perangkat lunak untuk memudahkan pekerjaan dan koordinasi. Contoh tools dan software yang perlu dikuasai antara lain: Oracle's PeopleSoftSalesforce 💡Pro tip: Kamu bisa mempelajari tools dan software tadi di situs internet atau LinkedIn Learning. 3. Get Hands-On Experience Kesempatan berprofesi menjadi konsultan bisnis akan semakin besar apabila memiliki pengalaman kerja di bidang industri sebelum berganti profesi menjadi konsultan bisnis. Apabila belum memiliki pengalaman kerja yang relevan, kamu bisa berpartisipasi menjadi volunteer atau mengerjakan proyek lain yang berhubungan dengan melakukan konsultasi bisnis dengan klien. 4. Mempersiapkan CV Business Consultant yang Menarik Disamping sertifikasi, kemampuan penggunaan software, dan pengalaman kerja, mempersiapkan CV business consultant tidak kalah pentingnya, lho! CV business consultant yang menarik bisa menggugah atensi HRD untuk melihatnya. Ada beberapa hal yang bisa dicantumkan agar CV lebih unggul seperti data diri, deskripsi diri, pengalaman kerja, riwayat pendidikan, skill, dan sertifikasi.Setelah memahami apa itu business consultant dan tugasnya, jangan lupa pelajari juga contoh CV business consultant yang bisa kamu jadikan referensi agar peluangmu diterima semakin besar. 📚Baca juga: Cara Membuat CV Lamaran Kerja yang Baik dan Benar (+ 10 Contoh) CakeResume menyediakan lebih dari 50 template gratis untuk membuat CV business consultant lebih menarik. Buat CV business consultant milikmu sekarang juga dengan mudah dan cepat!🎉 Buat CV--- Ditulis oleh Talitha Edrea ---
Industry & Job Overview
Feb 10th 2025

Apa itu Purchasing Staff: Tugas, Skill Set, Jenjang Karir

Perusahaan tentunya membutuhkan kebutuhan akan barang atau jasa yang harus dipenuhi untuk melaksanakan proses kerjanya. Maka, perusahaan manufaktur membutuhkan tenaga bagian purchasing atau yang biasanya juga disebut sebagai purchasing staff atau buyer. Apa itu purchasing staff? Secara umum, staff purchasing adalah pihak dari perusahaan yang bertanggung jawab dalam pembelian barang atau jasa untuk perusahaan. Bagi kamu yang penasaran arti purchasing staff, gaji purchasing staff, job desk purchasing staff, alur kerja, skill, dan cara menjadi purchasing staff, kamu sedang membaca artikel yang tepat! Daftar isi:Apa Arti Purchasing Staff? Job Desk Purchasing Staff Alur Kerja Staff Purchasing Skill Penting Staff Purchasing Cara Menjadi Purchasing StaffApa itu Staff Purchasing?Pengertian Purchasing Staff Purchasing adalah divisi yang memiliki peran penting dalam sebuah perusahaan. Divisi ini bertugas membeli barang atau jasa dari pihak ketiga untuk kebutuhan operasional perusahaan. Purchasing officer atau purchasing staff adalah karyawan yang bertanggung jawab dalam mengurus pembelian material yang dibutuhkan di perusahaan. Pembelian yang dilakukan staff purchasing yaitu barang-barang yang mendukung kinerja perusahaan. Barang tersebut bisa berupa: Perlengkapan kantorBahan baku, dan material lainnya yang dibutuhkan oleh divisi lainnya. Oleh karena itu, purchasing staff perlu mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh perusahaan, seberapa besar anggaran, dan apa rencana perusahaan untuk kedepannya.Gaji Purchasing Staff Bagi kamu yang ingin berkarir menjadi staff purchasing, kamu tidak perlu khawatir karena gaji purchasing staff cukup menggiurkan. Namun, besarnya gaji purchasing staff bergantung pada jabatan dan lokasi. Besarnya tugas dan tanggung jawab purchasing staff pun juga menentukan tingginya gaji. Selain itu, sektor-sektor industri besar seperti konstruksi dan tekstil juga menawarkan gaji yang besar. Profesi purchasing staff memiliki jenjang karir yang menjanjikan. Berikut adalah gaji purchasing staff berdasarkan jabatannya: Purchasing Staff perusahaan skala kecil: Rp. 2.000.000 - 2.500.000Staff Junior Purchasing: Rp. 3.782.061Staff Purchasing: Rp. 4.312.000Senior Purchasing: Rp. 4.891.159Manager Purchasing: Rp. 12.054.086 - Rp. 18.840.877 Tergiur untuk menjadi purchasing staff? Yuk, pelajari lebih lanjut tentang job desc purchasing staff!📚 Bacaan lanjutan:Apa itu Business Development? Berikut Job Desk dan Tugasnya [+Contoh CV]Tugas dan Tanggung Jawab Purchasing StaffAda banyak tugas purchasing staff yang harus dikerjakan setiap harinya. Job desk staff purchasing meliputi tugas yang dipercayakan oleh purchasing manager seperti melakukan riset akan pemasok dan vendor, memeriksa barang, dan memeriksa laporan. Dari sini bisa dilihat bahwa, purchasing officer adalah seseorang yang mampu multitasking dan mengevaluasi produk dan vendor. Di bawah ini adalah tugas purchasing staff dengan lebih detail, yaitu: Melakukan riset barang dan mencari supplier baru.Melakukan analisa Total Cost of Ownership (TCO).Membuat daftar pembelian barang atau jasa yang dibutuhkan perusahaan. Misalnya, peralatan kantor, komputer baru, pembelian bahan baku, dll.Melakukan kategorisasi barang supaya mudah dipahami. Misalnya, berdasarkan langganan, jenis Purchase Order (PO), periode pembelian, dll.Membuat daftar nama supplier.Membangun hubungan profesional dengan klien dan supplier.Mengajukan persetujuan Purchase Order (PO) pada kepala divisi keuangan untuk memesan barang atau bahan baku.Melakukan proses pemesanan barang kepada supplier.Melakukan negosiasi kepada supplier untuk mendapatkan harga yang terbaik dan profitable.Memantau agar pengiriman barang berjalan sesuai jadwal yang direncanakan.Memastikan kondisi dan kualitas barang yang dipesan sudah memenuhi kebutuhan perusahaan.Mencatat faktur Purchase Order (PO) dan menghubungi divisi keuangan tentang pembayaran barang yang telah dipesan.Bekerja sama dengan tim gudang tentang penyimpanan barang.📚 Baca juga:Apa itu Business Consultant? Kenali Tugas, Gaji, Skill, Dll.!Bagaimana Cara Kerja Purchasing Staff? Untuk mengerti lebih dalam tentang tugas staff purchasing, CakeResume telah menyediakan penjelasan tentang alur pekerjaan purchasing staff. 1. Melakukan Perencanaan Sebelum melakukan pembelian, purchasing staff harus membuat perencanaan untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan. Ketika melakukan perencanaan, purchasing staff harus mengetahui anggaran yang disetujui oleh perusahaan. Selain itu, biasanya staff purchasing menggunakan Total Cost of Ownership (TCO) untuk menganalisa beberapa pilihan akan rincian biaya yang akan dikeluarkan. Saat melakukan analisa Total Cost of Ownership (TCO), ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu: Apakah barang atau jasa tersebut harus dibeli atau sewa?Apa tujuan dari penggunaan barang atau jasa tersebut?Berapa total biaya yang dibutuhkan untuk pembelian barang tersebut?Kapan supplier bisa menyediakan barang atau jasa tersebut?Bagaimana reputasi supplier? 2. Memilih Supplier Langkah berikutnya adalah pemilihan pemasok/supplier. Pilihlah supplier yang memiliki reputasi bagus, tidak pernah ada masalah keuangan, tidak ada masalah selama proses pemesanan atau pengiriman, dan menyediakan bantuan teknis yang baik jika diperlukan. Disarankan untuk memilih supplier yang lokasinya dekat dengan perusahaan. Tujuan dari hal ini adalah untuk menghemat biaya transportasi pengiriman barang yang dipesan. Keuntungan memiliki supplier langganan: Hemat waktuBisa mendapatkan harga yang lebih murahPembayaran lebih fleksibelTidak perlu melakukan riset supplier baru 3. Melakukan Penawaran dan Negosiasi Selain dua hal di atas, purchasing staff juga harus melakukan penawaran berdasarkan dokumen Request for Information (RFI). Dokumen ini berisi tentang: Kemampuan supplier yang dibandingkan dengan biaya yang akan dikeluarkan oleh perusahaanRincian barang yang akan dipesanLama waktu pengirimanJatuh tempo pembayaran Setelah penawaran, hal berikutnya yang perlu dilakukan adalah negosiasi. Negosiasi dilakukan untuk mendiskusikan harga, fitur, servis, dan waktu. Langkah ini dilakukan supaya kamu dan supplier bisa saling memahami kebutuhan.Temukan loker finance terbaru di Cake, ayo jadi pelamar yang tercepat! 💫Lihat LokerSkill Penting untuk Pekerjaan Purchasing Staff1. Komunikasi Karena salah satu tugas dan tanggung jawab purchasing staff adalah mencari supplier, pelanggan, dan rekan kerja perusahaan dari divisi lain, maka seorang purchasing staff harus pandai berkomunikasi. Skill komunikasi yang dimaksud disini tidak hanya secara verbal, namun juga secara tertulis. Hal ini akan membantu tim bagian purchasing untuk membangun hubungan yang baik dengan supplier dan anggota divisi lain di perusahaan. 2. Negosiasi Selain skill berkomunikasi, kemampuan negosiasi juga sangat penting, karena purchasing officer adalah seseorang yang bertugas untuk mendapatkan barang dan jasa dengan harga dan kualitas yang terbaik. Purchasing staff harus sebisa mungkin memperkecil dana yang harus dikeluarkan oleh perusahaan. 3.Networking Networking sangat membantu pekerjaan purchasing staff dalam melaksanakan tugasnya. Alangkah baiknya jika purchasing staff memiliki koneksi supplier yang luas, baik itu dari industri bahan baku, jasa ekspor-impor, catering makanan, event organizer, maupun digital agency. Hal ini akan mempermudah staff purchasing untuk mendapatkan supplier baru yang menawarkan harga yang lebih murah dan kualitas barang atau jasa yang lebih bagus. 4. Pengetahuan tentang Perpajakan Purchasing staff artinya staff yang bertugas mengenai pembelian barang. Ketika kita membeli barang, tentu juga ada pajak yang harus dibayar. Jadi, purchasing staff harus mengetahui bagaimana sistem perpajakan, setidaknya kamu harus paham dasar sistem perpajakan. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan yaitu, “Berapa, Kemana, dan Kapan” pajak tersebut harus dibayar. 5. Skill dalam Menggunakan Microsoft Office dan Komputer Setiap hari, pekerjaan purchasing staff berhubungan dengan dokumen, baik itu berupa dokumen digital ataupun kertas. Purchasing staff wajib memiliki keahlian dalam mengaplikasikan Word, Excel, dan PowerPoint. Meskipun terlihat sederhana, tetapi skill Microsoft Office dan komputer sangat dibutuhkan untuk mengerjakan pencatatan, pembuatan Purchase Order (PO), tracking pengiriman barang, dokumentasi pembelian, dan lain-lain.📚 Baca juga:20+ Contoh Skill Komputer Dalam CV dan Cara Menulisnya! 6. Mencatat dan Mengorganisir Dokumen Proses pemesanan barang dan jasa yang dilakukan oleh staff purchasing tidaklah sedikit. Oleh karena itu, mencatat dan mengorganisir dokumen merupakan salah satu tugas staff purchasing. Dokumen staff purchasing ini termasuk aset perusahaan yang sifatnya konfidential. Maka, skill purchasing staff yang diperlukan yaitu mampu menyimpan dokumen-dokumen tersebut secara efisien dan tersusun rapi.Cari peluang karir di perusahaan manufaktur? Cari loker manufaktur terbaru di sini!Lamar SekarangCara Menjadi Staff Purchasing1. Peroleh Gelar Sarjana Untuk memperoleh pengetahuan yang relevan dalam pekerjaan purchasing, mungkin kamu bisa mengejar gelar sarjana di bidang: Bisnis atau ManajemenLogistikSupply Chain Management, atau jurusan lainnya yang relevan. 📚 Baca juga10 Prospek Kerja Administrasi Bisnis Menarik dan Gajinya! 2. Ambil Sertifikasi Pertimbangkan untuk mengambil berbagai macam sertifikasi yang relevan dengan bagian purchasing, baik itu merupakan sertifikat yang membuktikan bahwa kamu mahir dalam mengaplikasikan software ataupun pengetahuan akan purchasing. Contoh sertifikasi yang bisa kamu ambil, yaitu: Certified International Purchasing/Procurement Manager (CIPM, Level 2)Certificate IV in Procurement and ContractingDiploma LogistikCertified Procurement Specialist (CPSp)Microsoft Office Specialist (MOS) 3. Pengalaman Kerja Tentunya kamu membutuhkan pengalaman kerja yang mirip dengan bagian purchasing untuk melaksanakan tugas dengan lancar. Pengalaman tersebut tidak harus merupakan pengalaman kerja full-time, tetapi kamu juga boleh mencantumkan pengalaman internship di CV kamu. Bagi kamu yang masih kuliah, internship dept purchasing adalah salah satu pilihan yang bisa kamu coba untuk mendapatkan training dan pengalaman dalam melaksanakan tugas purchasing staff. Dari pengalaman ini, kamu bisa mendapatkan pengetahuan akan proses pembelian barang dan jasa, dokumentasi, dan lain-lain.📚 Bacaan lanjutan:10 Manfaat Magang (PKL) Bagi Mahasiswa [+Tips Dapat Magang] 4. Buat CV Purchasing Staff Cara terakhir untuk menjadi purchasing staff adalah membuat CV yang baik dan menarik. Perhatikan contoh CV purchasing staff berikut ini!Contoh CV Purchasing Staff - Dibuat di CakeResume Ingin melamar kerja tapi CV belum siap? Yuk, kunjungi CakeResume dan buat CV yang menarik dan ATS-friendly! Cepat, mudah, dan gratis, lho!🎉Buat CVKesimpulan Staff purchasing adalah staf yang mengurus pemesanan barang atau jasa yang dibutuhkan untuk mendukung kinerja perusahaan.Job desc purchasing staff: membuat daftar pembelian, negosiasi, tracking pengiriman barang, dll.3 alur kerja bagian purchasing staff: melakukan perencanaan, memilih supplier, dan melakukan penawaran dan negosiasi.Skill yang diperlukan purchasing staff: komunikasi, negosiasi, networking, pengetahuan tentang perpajakan, Microsoft Office dan komputer, dokumentasi.Cara menjadi staff purchasing: peroleh gelar sarjana, ambil sertifikasi, pengalaman kerja, dan buat CV purchasing staff.Sedang mencari lowongan kerja? Lihat lowongan kerjapurchasing terbaru di Cake!👇🏻 Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!
Industry & Job Overview
Nov 10th 2025

Apa itu Public Relations (PR)? Intip Tugas, Skill, Gaji, Dll.

Daftar isi:Apa Arti PR? Apa Saja yang Dilakukan Public Relations? Keterampilan yang Dibutuhkan Public Relation Cara Menjadi Public Relations Adakah diantara kamu yang pernah bercita-cita menjadi public relations officer (PR)? Apa itu PR? Public relations juga dikenal dengan istilah humas atau hubungan masyarakat, yang menjadi penghubung antara satu organisasi dengan masyarakat atau publik. Profesi public relations ini memang banyak diminati, karena dinilai keren sekaligus menjanjikan. Karena hampir setiap perusahaan pasti membutuhkan seorang public relations officer. Dan gaji public relations relatif tinggi, lho! Seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi, juga muncul berbagai perusahaan agensi public relations atau konsultasi PR. Fungsi public relations tidak lain adalah untuk menjaga hubungan baik antara perusahaan dengan customer atau pelanggan. Sebelum CakeResume bahas lebih dalam mengenai prospek kerja public relations, mari kita bahas terlebih dulu apa yang dimaksud dengan public relations, supaya kamu memiliki pengertian yang jelas mengenai deskripsi pekerjaan public relation. Apa itu Public Relations? Mungkin sebagian dari kamu bertanya, apa arti PR atau Public Relations? Public relations adalah proses interaksi antara perusahaan atau organisasi dengan publik atau pelanggan dalam menciptakan opini publik. Tugas seorang public relation yaitu untuk membentuk reputasi maupun citra baik perusahaan. Menurut IPR (Institute Public Relations) yang mengutip dari Frank Jefkins, 1996, public relations adalah praktek humas yang dilakukan secara terencana dan berkesinambungan dalam rangka menciptakan dan mempertahankan niat baik, serta sikap saling pengertian yang saling menguntungkan antara suatu organisasi atau perusahaan dengan seluruh pelanggan atau publik, maupun para pemangku kepentingan. Singkatnya, sesuai dengan namanya, public relations berarti upaya untuk menjaga hubungan baik dengan publik secara terus menerus untuk mempertahankan hubungan timbal balik. 📣 Adapun fungsi public relations adalah sebagai berikut: Mengetahui secara pasti dan mampu mengevaluasi pendapat publik yang berkaitan dengan perusahaanMemberi masukan dan solusi dari pendapat publikMenggunakan strategi komunikasi yang baik untuk mempengaruhi opini publikMenciptakan hubungan harmonis antara perusahaan dengan publiknyaMembangun opini publik yang dapat diterima dan dapat menguntungkan seluruh pihak Tugas Public Relations (PR) Setelah mengetahui apa itu PR dan fungsi dari public relations, kamu juga harus mengetahui tugas seorang public relations dan deskripsi pekerjaan public relations seperti apa. Apa aja, sih, pekerjaan public relations? ✍️ Berikut adalah contoh tugas dan tanggung jawab public relations: Menulis siaran pers dan menyiapkan informasi perusahaan kepada mediaMengidentifikasi kelompok klien dan pelanggan serta menentukan strategi untuk menjangkau pelangganMemberikan respon sesuai kepada media atau juru bicaraMembuat skrip atau mengatur wawancara untuk kepentingan perusahaanMembantu perusahaan berkomunikasi dengan efektif dengan publiknyaMembangun dan menjaga citra dan reputasi perusahaan, menggunakan logo atau tagline perusahaanMengevaluasi iklan dan promosi apakah sudah sesuai dengan usaha public relations officerMengarahkan dan mengevaluasi opini publik melalui media sosialMempersiapkan strategi penggalangan dana untuk perusahaan dengan identifikasi donatur potensial Skill yang Dibutuhkan Public Relations Profesi sebagai public relations memang menarik, tetapi juga dibutuhkan beberapa skill atau kemampuan untuk dapat menjalankan pekerjaan public relations dengan baik. Tugas utama public relations adalah menjaga hubungan baik antara perusahaan dan publik, dengan membangun strategi komunikasi. Selain strategi komunikasi, public relations tugasnya juga berurusan dengan orang dalam maupun luar perusahaan menggunakan cara seefektif mungkin. Untuk menguasai komunikasi ini, dibutuhkan skill public relations yang kuat. Apa saja sih skill public relations yang dibutuhkan untuk menjadi seorang public relations officer? ➡️ Komunikasi Skill public relations paling utama adalah komunikasi. Karena kesuksesan pekerjaan public relations sangat bergantung pada skill komunikasi yang dimiliki. Deskripsi pekerjaan public relations juga berhubungan dengan komunikasi. Sebagai public relations officer yang profesional, kamu akan berurusan dengan orang dari berbagai kalangan, dari budaya berbeda, berbicara beda bahasa, hingga perbedaan wilayah. ➡️ Kemampuan Analisa Kamu juga membutuhkan kemampuan analisa yang baik. Skill public relations satu ini akan menjadikan kamu dapat menguasai dan memahami perilaku klien yang berbeda-beda. Jadi penting untuk kamu mengetahui kebutuhan klien, dan bagaimana proses yang dapat memperlancar komunikasi kedua pihak. Dengan analisa yang baik, kamu juga dapat mengetahui perkembangan tren saat ini, kompetisi, teknologi, hingga menemukan kebutuhan setiap klien yang berbeda. ➡️ Menulis dan Berbicara Memiliki kemampuan menulis merupakan skill public relations yang juga harus dimiliki. Jika kamu tidak bisa mengungkapkan informasi melalui tulisan, kamu akan kesulitan untuk berkomunikasi dengan klien maupun media. Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa salah satu tugas public relations adalah menulis siaran pers (press release). 💡 Catatan: Skill menulis dan berbicara merupakan skill public relations yang tidak dapat dipisahkan. Kamu juga harus lihai berbicara di depan umum, untuk meyakinkan publik bahwa apa yang kamu ungkapkan merupakan sebuah informasi yang dapat dipercaya. ➡️ Fokus Orientasi Pada Detail Masih berhubungan dengan skill public relations lainnya, kamu juga harus dapat berorientasi pada detail kecil. Keberhasilan perusahaan juga ditentukan dari pekerjaan public relations yang menyelesaikan tugas secara akurat dan detail. Contohnya ketika sedang mengedit tulisan untuk klien, kamu harus dapat menghindari kesalahan sekecil apa pun. Karena kesalahan yang kecil pun dapat membuat perbedaan besar pada keberhasilan sebuah kampanye. ➡️ Paham Media Sosial Maraknya penggunaan media sosial belakangan ini juga mempengaruhi fungsi public relations dan industri media. Kini deskripsi pekerjaan public relations semakin meluas, seiring dengan bertambahnya peluang kerja public relations. Karena banyak perusahaan yang membutuhkan public relations dengan skill ini. Skill public relations ini mendorong public relations untuk dapat membuat konten menarik di media sosial untuk menyampaikan pesan perusahaan dan menjangkau lebih banyak publik. Selain membuat konten, media sosial juga dapat digunakan untuk mengukur tingkat jangkauan kampanye dengan biaya yang lebih terjangkau. 📚Baca juga: Apa itu Content Creator? Kenali Tugas, Gaji, Kunci Suksesnya! ➡️ Pengetahuan Internasional Sebagai public relations officer yang profesional, kamu juga harus mengetahui perkara secara internasional, lho. Kamu mungkin saja akan berurusan langsung dengan klien dari negara lain dengan bahasa yang berbeda. Jika kamu memiliki kemampuan banyak bahasa, akan sangat dibutuhkan dalam berbagai prospek kerja public relations. Karena tidak menutup kemungkinan kamu akan menulis artikel atau press release dalam berbagai bahasa juga.📚 Baca juga: 10 Prospek Kerja Hubungan Internasional yang Menjanjikan! [+Gaji, Info Kuliah, dll.] Cara Menjadi PR (Public Relations) Public relations kerja apa aja, sih? Profesi public relations merupakan pekerjaan yang menarik, karena menghubungkan ketajaman bisnis dengan kreativitas dan juga kemampuan berbicara yang baik. Jika kamu siap memasuki dunia pekerjaan public relations, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mempersiapkan apa saja detail pekerjaan public relations. Bagaimana cara menjadi seorang public relations officer? Yuk, simak beberapa cara efektif berikut: 1. Mempelajari Dasar-dasar Public Relations Kamu harus mengerti hal dasar yaitu apa itu PR dan public relations tugasnya apa saja, sebelum mempelajari lebih dalam tentang tugas dan fungsi public relations. Ada dua cara untuk mempelajarinya:1. Online Meskipun latar belakang jurusan kamu bukan public relations, kamu tetap bisa mempelajari public relations, lho. Saat ini banyak kursus online yang menawarkan pengetahuan dasar public relations, dan juga melatih skill public relations. Kamu juga akan memiliki gambaran tentang apa saja peluang kerja public relations. Selain kursus formal, kamu juga bisa belajar dari para ahli public relations secara online. Misalnya dengan membaca buku yang berhubungan dengan public relations, atau menonton video bagaimana seorang public relations menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. 2. Masuk jurusan public relations di universitas Prospek kerja public relations sangat menjanjikan. Jadi masuk jurusan public relations di universitas bisa jadi pilihan kamu untuk mewujudkan profesi sebagai public relations. Dengan kuliah jurusan public relations atau ilmu komunikasi, bisa membantu kamu mengembangkan skill berbicara, menulis, dan juga berpikir kritis. Kamu akan memiliki pengalaman yang sesuai dengan bidang public relations. 2. Kumpulkan Pengalaman Sebanyak Mungkin Jika kamu masih belum terlalu fasih dengan pekerjaan public relations, kamu bisa melakukan volunteer atau bekerja sukarela di bidang public relations. Atau kamu juga bisa mencari lowongan kerja magang untuk mengerti public relations bekerja apa saja, dan mengerti tugas public relation secara langsung. Dengan demikian kamu akan belajar dari pengalaman seseorang yang lebih senior di profesi public relations dan membangun skill kamu secara bertahap. 3. Jalin Relasi Baik dengan Profesional PR Ketika kamu sudah memiliki pengetahuan tentang public relation dan pengalaman sebagai public relations officer, sekarang saatnya bangun koneksi dan relasi. Bergabung dengan komunitas public relations profesional dapat memperluas jaringan kamu. Dengan demikian, kamu akan memiliki koneksi dengan orang yang dapat membantu kamu mempelajari public relations lebih dalam. Selain itu, kamu juga berkesempatan mendapat tawaran pekerjaan public relations di masa mendatang. 📚 Baca juga: 9 Manfaat Networking Dalam Karier dan Cara Membangunnya! 4. Bangun Portofolio Kamu Ketika kamu sudah membangun koneksi di industri public relations, mulailah bekerja membuat portofolio. Portofolio public relation bisa termasuk menulis artikel, membuat video atau blog, atau kegiatan yang berhubungan dengan pekerjaan public relations. Pastikan untuk menulis seluruh pekerjaan relevan yang telah kamu lakukan. Portofolio juga membantu kamu menghubungkan pengetahuan dan pengalaman yang kamu miliki sebagai public relations officer. Hal ini akan membantu kamu ketika melamar pekerjaan di perusahaan. 5. Belajar Menulis Siaran Pers dan Cerita yang Menarik untuk Mendapatkan Publisitas Publik Deskripsi pekerjaan public relations tidak hanya terbatas pada membangun relasi dan juga berbicara di depan publik. Kamu harus bisa menulis siaran pers atau press release untuk media. Selain itu, public relations tugasnya juga menulis cerita menarik terkait reputasi perusahaan kepada media, agar pesan perusahaan tersampaikan dengan baik. Kamu harus paham bagaimana cara menulis cerita yang baik untuk mendapatkan jangkauan yang luas. 6. Tentukan Jenis PR yang Ingin Kamu Kuasai Seorang public relations officer yang profesional harus bisa bekerja dalam industri yang berbeda dan bersikap fleksibel. Kamu harus dapat menentukan jenis profesi public relations yang ingin kamu kuasai. ✏️Berikut adalah jenis-jenisnya: PR perusahaanLayanan masyarakatKampanye politik Setiap peluang kerja public relations memiliki tantangan masing-masing dan membutuhkan keahlian yang berbeda. Misalnya untuk perusahaan, kamu harus mengerti pengetahuan dan budaya tentang perusahaan untuk dapat membangun reputasi yang baik. Sedangkan untuk industri politik, kamu harus mempelajari ilmu politik untuk dapat menyampaikan pesan sesuai sudut pandang politik yang baik dan benar. 7. Buat CV Public Relations yang Menarik Berikut adalah contoh CV Public Relations untuk inspirasi kamu! CV Public Relations - Dibuat di CakeResumeYuk, buat CV Public Relations Officer kamu sekarang juga dengan CakeResume. Ada 50+ template dan 100% gratis! 🎉Buat CV 8. Lamar Pekerjaan Public RelationsPekerjaan public relations biasanya tersedia di agensi public relations ataupun menjadi seorang public relations officer di perusahaan. Jika kamu tertarik untuk bekerja di agensi, kamu bisa langsung melamar ke agensi yang diingini karena spesialis public relations memiliki kesempatan besar di agensi PR. Tetapi jika kamu tertarik bekerja di perusahaan, kamu bisa melamar di perusahaan besar yang memiliki divisi public relations. Jadi kamu sudah mengerti apa itu PR dan serta skill seorang public relations? Intinya, seseorang yang berprofesi sebagai public relations harus dapat berpikir kreatif, mudah bergaul, mampu menyelesaikan masalah, serta memiliki manajemen waktu yang baik karena akan sering berhadapan dengan deadline. Jika kamu merasa ada kecocokan antara skill yang kamu miliki dengan deskripsi pekerjaan public relations, maka kamu dapat memiliki peluang kerja sebagai public relations. Sudah semakin yakin menjadi public relations officer? Semangat dan selamat belajar, ya!--- Ditulis Oleh Rachel Vanadya ---
Industry & Job Overview
Nov 13th 2025

Kenali Apa itu Talent Acquisition Beserta Tugas, Gaji, dan Bedanya dengan Rekrutmen [+Contoh CV]

Untuk kamu yang sudah pernah melamar pekerjaan pastinya tahu kalau di sebuah institusi atau organisasi ada bagian khusus yang bertanggung jawab dalam masalah perekrutan. Nah, tapi apakah kamu tahu siapa orang yang pertama kali kamu temui dan menuntunmu melalui proses wawancara tersebut? Apa itu rekruter? Apa itutalent acquisition officer? Apa itu staf HRD? Belakangan ini talent acquisition adalah pekerjaan yang menjadi semakin populer, akan tetapi orang sering salah mengerti dan menganggapnya sama dengan recruitment. Sebenarnya keduanya memiliki peran yang berbeda walaupun sama-sama berada di bawah divisi Human Resource Department (HRD). Untuk itu, artikel CakeResume kali ini akan membahas secara spesifik mengenai pekerjaan talent acquisition itu sendiri yang dibagi menjadi 4 poin besar berikut ini:Daftar Isi: Pengertian Talent AcquisitionTugas dan Tanggung Jawab Talent AcquisitionSkill yang Dibutuhkan untuk Pekerjaan Talent AcquisitionCara Menjadi Talent Acquisition Specialist Apa itu Talent Acquisition? Perbedaan Recruiter dan Talent Acquisition Apa, sih, yang dimaksud dengan talent acquisition? Talent acquisitionadalah posisi yang bertanggung jawab untuk memperoleh karyawan dengan bakat atau talenta tertentu bagi sebuah perusahaan atau institusi. Artinya, talent officer tidak akan sembarang merekrut orang.Talent acquisition dikenal juga sebagai akuisisi talenta atau talent officer.Berapa gaji talent aquisition? Menurut Glassdoor, untuk gaji staff talent acquisition sendiri berkisar antara 6 juta sampai 20an juta. Akan tetapi angka ini tidak mutlak ya, gaji bisa bervariasi tergantung seberapa banyak pengalaman yang kamu miliki dan di perusahaan mana kamu bekerja.Apa bedanya talent acquisition dan recruitment? Seperti yang sudah disebutkan di atas, sampai sekarang masih banyak orang yang belum mengerti perbedaan talent acquisition dan recruitment. Nah, jadi sebenarnya apa, sih, perbedaan antara talent acquisition dan recruitment? Pada dasarnya, yang membedakan keduanya adalah tujuan dari perekrutan itu sendiri. Staf recruitment merekrut dengan tujuan untuk memenuhi sebuah posisi yang kosong, terlepas dari kandidat tersebut benar-benar memiliki suatu keahlian yang diperlukan atau tidak. Sebaliknya, staff talent acquisition bertugas mencari kandidat yang paling berkualifikasi untuk mengisi posisi tertentu.Tugas dan Tanggung Jawab (Job Desk) Talent Acquisition Job description talent acquisitionBerhubung adanya perbedaan antara talent acquisition dan recruitment, tentunya ada pula perbedaan dalam job desknya. Seperti halnya pekerjaan lain, pekerjaan talent acquisition memiliki tugas dan tanggung jawabnya sendiri. Pada intinya, seorang talent acquisition bertugas menjalani rangkaian penuh proses perekrutan. Untuk lebih jelasnya, langsung saja lihat kelima tugas utama dari staff talent acquisition berikut: 1. Sourcing (Pencarian Kandidat) Pada tahap pertama, staff talent acquisition perlu melakukan pencarian kandidat yang sesuai untuk perusahaan atau institusi tempatnya bekerja. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menarik para calon karyawan tersebut melalui inbound marketing, yaitu strategi marketing dengan menggunakan jenis marketing lainnya, seperti sosial media, content marketing, SEO, dan lain-lain. Karena tugasnya menuntut untuk selalu berusaha mencari kandidat terbaik, seorang talent acquisition officer juga bisa mencari kandidat dengan mengandalkan koneksi yang dimiliki untuk mendapat rekomendasi atau rujukan. Selain itu, ada juga kemungkinan untuk staff talent acquisition mengobservasi orang yang sudah bekerja di perusahaan tertentu untuk dijadikan sebagai target kandidat. 2. Screening (Penyeleksian Kandidat) Setelah melakukan pencarian kandidat, kemungkinan besar ada banyak orang yang melamar. Oleh karena itu, tentunya penting bagi talent acquisition untuk melakukan screening atau penyeleksian terhadap kandidat-kandidat tersebut. Penyeleksian bisa dilakukan dengan berbagai cara, contohnya dengan: Melihat siapa yang keahliannya lebih dibutuhkan perusahaanTipe kepribadiannya sesuai dengan kepribadian orang di divisi yang akan dimasukiCocok dengan budaya perusahaan atau tidak, dan lain-lain. 3. Interview Jikalau hasil penyeleksiannya masih meliputi banyak orang, seorang talent acquisition bisa merekomendasikan kandidat-kandidat unggul kepada manajer perekrutan untuk di-interview nantinya. Setelah kandidat di-interview oleh manajer perekrutan, talent acquisition juga bisa melakukan interview tambahan dan melakukan pendekatan terhadap kandidat yang berpotensi tersebut. Nah, pada saat interview lah seorang calon karyawan bisa melakukan negosiasi gaji. 4. Menangani Proses Onboarding Walaupun sudah mendapat kandidat yang sesuai dengan keperluan perusahaan, tugas talent acquisition masih belum selesai. Selanjutnya, tugas staff talent acquisitionadalah mengurus karyawan baru tersebut saat onboarding, yaitu melakukan pelatihan dan memberikan orientasi atau pengenalan mengenai perusahaan di hari pertamanya datang ke kantor. Pengenalan yang dimaksud berupa lingkungan kerja, fasilitas, aturan-aturan yang berlaku, dan lain-lain. Hal ini bisa bervariasi tergantung perusahaan atau institusi itu sendiri, termasuk berapa lama training dilakukan. 5. Continuous Improvement (Peningkatan Berkelanjutan) Beberapa bulan pertama setelah karyawan baru bekerja di kantor secara resmi merupakan waktu yang riskan bagi karyawan tersebut untuk resign kerja. Oleh karena itu, setelah onboarding bukan berarti talent acquisition lepas tangan begitu saja. Seorang talent acquisition officer perlu memperlakukan seluruh karyawan dengan baik. Jika perlu, bisa mengadakan sesi berbicara one-on-one dengan karyawan baru supaya mengetahui permasalahan apa yang dihadapi di masa awal bekerja di perusahaan atau institusi tersebut. Skill yang Dibutuhkan Staff Talent Acquisition Pada bagian sebelumnya kamu sudah mengetahui apa saja tugas dan job desk talent acquisition. Untuk memudahkan dan menunjang pelaksanaan tugas pekerjaan talent acquisition, pastinya diperlukan skill umum maupun khusus. Nah, apa aja, sih, skill-skillnya? Yuk, langsung dilihat poin-poin berikut. 1. Komunikasi Talent acquisition adalah pekerjaan yang memerlukan ilmu komunikasi yang baik. Seorang staff talent acquisition perlu berhubungan dengan banyak orang, tidak hanya dengan kandidat-kandidat dari berbagai macam latar belakang, melainkan juga dengan semua karyawan di sebuah perusahaan atau institusi. Perlu diingat bahwa penting sekali bagi talent acquisition specialist untuk bisa menyampaikan maksud yang ingin disampaikan, baik secara lisan maupun tulisan dengan baik untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman antara pihak kantor dengan calon kandidat. 2. Problem Solving Seperti halnya pekerjaan lain, pekerjaan talent acquisition juga membutuhkan kemampuan memecahkan masalah, lho. Masalah yang kerap dihadapi adalah masalah yang berhubungan dengan sumber daya manusia (SDM). Apalagi jika talent acquisition officer harus mengatasi permasalahan kompleks yang bersumber dari orang-orang berbeda, bisa dibayangkan betapa rumitnya, kan? 3. Empati Empati adalah salah satu skill yang diperlukan untuk pekerjaan talent acquisition karena perannya sebagai orang yang perlu memperhatikan kondisi pegawai-pegawai lain. Dengan memiliki rasa empati yang tinggi, staff talent acquisition bisa lebih memahami permasalahan dan tantangan yang dihadapi para pegawai dan membantunya untuk menemukan akar permasalahan tersebut. Selain itu, pada waktu yang bersamaan juga dibutuhkan kemampuan mendengarkan yang baik. 4. Recruitment Karena seorang talent acquisition bertugas untuk menjalani seluruh rangkaian proses perekrutan, tentunya ia perlu memahami segala prosesnya dari awal sampai akhir. Pemahaman ini meliputi banyak hal seperti kebijakan perusahaan itu sendiri, pemakaian alat tes, hingga sistem (ex: ATS) dan platform (ex: sosial media) yang digunakan. Oleh sebab itu, talent acquisition specialist perlu mengikuti perkembangan zaman supaya tetap melek teknologi. 5. Pengetahuan Terhadap Industri Setiap industri memiliki lingkup pekerjaan dan permintaan kerja yang berbeda-beda, sehingga jenis kandidat yang dibutuhkan untuk setiap industri juga bisa berbeda. Saat talent acquisition officer mencari calon kandidat, ia harus tahu calon seperti apa dan dengan kemampuan apakah yang dibutuhkan perusahaan. Jika ia bekerja untuk sebuah perusahaan teknologi, sudut pandang yang diperlukan dalam mencari kandidat adalah dalam bidang teknologi, bukan bidang lainnya. Jadi, pegawai talent acquisition perlu memiliki pengetahuan mendalam terhadap industri, khususnya industri tempatnya bekerja. 6. Negosiasi Negosiasi adalah kemampuan yang tak kalah pentingnya dari kemampuan lain. Dari awal sebelum calon kandidat bergabung secara resmi di sebuah perusahaan atau institusi, kemampuan ini sudah diperlukan. Contohnya saja saat interview, seorang talent acquisition perlu bernegosiasi dengan calon kandidat sehingga menghasilkan keputusan atau solusi yang menguntungkan, baik bagi pihak kandidat maupun perusahaan. Cara Menjadi Talent Acquisition Specialist Setelah mengenali skill apa saja yang dibutuhkan serta tugas dan job desk pekerjaan talent acquisition, mungkin kamu bertanya-tanya bagaimana caranya bisa menjadi talent acquisition specialist. Bagi kamu yang ingin atau tertarik untuk menjadi talent acquisition specialist, tidak perlu bingung harus bagaimana. Yuk, cek ketiga poin berikut ini! 1. Melalui Edukasi atau Gelar Untuk menjadi talent acquisition specialist, paling tidak kamu perlu menempuh studi sampai lulus S1. Untuk jurusannya sendiri, akan lebih baik kalau kamu berasal dari jurusan psikologi, akan tetapi tidak tertutup kemungkinan juga bagi kamu yang lulus dari jurusan manajemen atau bisnis. 📚Baca juga: Jurusan Psikologi? Cek 10 Prospek Kerja Lulusan Psikologi Berikut! 2. Mencari Kesempatan Magang Pengalaman magang adalah kesempatan yang tidak boleh kamu lewatkan selama kamu studi. Hal ini berlaku tidak hanya jika kamu ingin menjadi talent acquisition specialist saja, tetapi juga untuk pekerjaan lain. Melalui magang, kamu bisa mengenali dunia perkantoran terlebih dahulu sebelum lulus. 3. Siapkan CV Terbaikmu Supaya CV talent acquisition specialist-mu dilirik rekruter, penting untuk kamu menyiapkan CV terbaikmu. CV yang baik adalah CV yang dikemas secara singkat dan jelas sesuai kebutuhan. Contohnya, untuk bagian skill kamu bisa menonjolkan beberapa kemampuan yang dibutuhkan oleh staff talent acquisition dan yang dicantumkan di lowongan kerja. Selain itu, kamu juga bisa menonjolkan pencapaianmu secara kuantitatif. Bagi kamu yang mau tahu seperti apa CV yang baik, bisa melihat contoh CV talent acquistion berikut ini: Contoh CV Talent Acquisition/Recruiter - Dibuat di CakeResumeCari referensi contoh CV yang menarik perhatian HR? Kamu bisa temukan berbagai contoh CV untuk semua pekerjaan di halaman ini! Lihat Contoh CVJadi, talent acquisition adalah pekerjaan yang berbeda dengan recruitment. Tugas utama talent acquisition adalah untuk mencari dan merekrut karyawan yang berbakar sesuai dengan perusahaan. Sedangkan staf recruitment bertugas untuk merekrut karyawan untuk sebuah posisi yang kosong tanpa terlalu memerhatikan apakah bakat mereka cocok dengan posisi dalam perusahaan tersebut.Jika kamu tertarik untuk menjadi staff talent acquisition, ambil pendidikan S1 yang relevan, olah skill kamu, dapatkan magang, dan buatlah CV talent acquisition. Selamat mencoba! Tunggu apa lagi? CakeResume menyediakan 50+ template CV gratis yang bisa di download sebagai PDF. Yuk, buat CV talent acquisition terbaikmu sekarang juga!🎉 Buat CV--- Ditulis oleh Meitty Mulyadi ---
Industry & Job Overview
Nov 17th 2025

Mengenal Quality Assurance: Arti, Tugas dan Skill yang Dibutuhkan!

Daftar Isi:Arti Quality AssuranceTugas dan Tanggung Jawab Quality AssuranceSkill yang Harus Dimiliki Quality AssuranceCara Menjadi Quality Assurance Sebagai pemilik sebuah bisnis, kamu tentunya mau agar produk yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pasar dan bisa memuaskan para konsumen. Namun terkadang ada saat dimana produk yang dihasilkan tidak sesuai dengan standar kualitas perusahaan sehingga muncullah komplainan dari para kostumer. Salah satu langkah terbaik untuk mencegah masalah ini adalah dengan memeriksa ulang kualitas produk bisnismu. Disinilah QA atau Quality Assurance berperan penting. Apa itu Quality Assurance? Apa pentingnya Quality Assurance dalam sebuah bisnis? Apakah Quality Assurance termasuk prospek karier yang baik? Bagaimana caranya untuk menjadi seorang QA?Simak artikel ini untuk menemukan jawabannya!📚 Baca juga:Quality Control (QC): Kenali Arti, Job Desk, Gaji, Syarat! Apa itu Quality Assurance (QA)? Quality Assurance yang merupakan kepanjangan dari QA yang merupakan proses untuk mengevaluasi dan memastikan kualitas sebuah produk memenuhi standar kualifikasi yang ditetapkan sebuah perusahaan. Departemen Quality Assurance terdiri dari kelompok orang yang bekerja sama untuk menciptakan proses dalam membuat dan memeriksa, dan memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas yang ada, sebelum akhirnya dipasarkan kepada konsumen.Selain merupakan komponen penting dalam sebuah perusahaan, Quality Assurance juga tergolong jenis pekerjaan yang sangat dibutuhkan di zaman ini. Apa saja manfaat QA pada sebuah perusahaan? Menjamin kualitas produkEfisiensi waktu dan menghemat biayaMembantu perusahaan memenuhi harapan konsumen Apa perbedaan Quality Control (QC) dan Quality Assurance (QA)? Walau tujuan utama QC dan QA adalah untuk menjaga dan menjamin kualitas sebuah produk, keduanya memiliki tugas utama yang berbeda. Berikut perbedaan QC dan QA: Quality Assurance (QA): Fokus pada pencegahan kecacatan sebuah produk pada proses produksiPendekatan berdasarkan prosesMenangani pengelolaan kualitas produk Quality Control (QC): Fokus pada mengidentifikasi kecacatan sebuah produk yang telah dihasilkanPendekatan berdasarkan produkMemverifikasi kualitas produk yang telah dihasilkan 📚 Baca juga:Kenali 6 Perbedaan Utama Quality Control Dan Quality Assurance!Gaji Quality Assurance Berdasarkan sebuah situs pencari kerja, rata-rata gaji seorang Quality Assurance di Indonesia berkisar Rp 6.197.411 (besaran gaji disesuaikan dengan lokasi, job description, dan perusahaan yang ada). Tugas dan Tanggung Jawab Quality Assurance ✏️Berikut adalah tugas dan tanggung jawab Quality Assurance (QA): Membuat draft, menginterpreasi dan mengevaluasi standar dan prosedur QA.Merancang prosedur pengambilan sampel dan arahan untuk merekam dan melaporkan data berkualitas.Memastikan ulang semua kualitas produk yang telah selesai diedit dan diuji coba.Mengadakan proses pelatihan untuk individu yang bekerja dan berinteraksi langsung dengan produk.Mencatat semua hasil audit, termasuk statistik data tentang kualitas produk.Memantau aktifitas manajemen resiko.Mengembangkan, merekomendasi, serta mengontrol tindakan korektif dan preventif.Menyiapkan laporan untuk membagikan hasil dari pekerjaan departemen Quality Assurance. Skill yang Harus Dimiliki Quality Assurance Skill Wajib Quality AssuranceBeberapa skill yang harus dimiliki untuk dapat bekerja sebagai Quality Assurance: 1. Skill Teknis dan Pengetahuan Industri Pengetahuan akan skill teknis dan pengalaman di dunia industri merupakan kunci awal untuk berkarier sebagai Quality Assurance. Pada umumnya orang yang bekerja sebagai Quality Assurance berasal dari jurusan Teknik Industri dan memiliki pengalaman di bidang produk industri. Namun tidak menutup kemungkinan bagi kamu yang bukan lulusan jurusan Teknik. Kamu pun bisa coba untuk cari pengalaman magang di bidang Quality Assurance. 2. Perhatian Terhadap Detail Kamu wajib memiliki skill ini untuk bisa bekerja sebagai Quality Assurance. Mengapa begitu? Karena kesalahan/error terkecil dalam sebuah proses akan memengaruhi kualitas produk yang dihasilkan, maka dari itu ketelitian adalah salah satu kunci penting dalam Quality Assurance. 3. Skill Komunikasi Sebagai Quality Assurance, kamu pun akan bekerja dalam tim untuk memantau dan menjamin kualitas produk pada proses produksi. Oleh karena itu, skill komunikasi sangatlah diperlukan, misalnya untuk berkomunikasi dan berdiskusi dengan project manager, rekan kerja, dan juga klien. 4. Pemecahan Masalah Pemecahan masalah adalah kemampuan untuk berpikir kritis dan menyajikan solusi atas permasalahan yang ada dalam sebuah perusahaan. Ketika terjadi kecacatan pada saat proses produksi, kemampuan problem solving berperan penting untuk menyajikan berbagai solusi efektif untuk menangani permasalahan yang ada. Karir Quality Assurance Sudah paham tugas dan skill yang harus dimiliki untuk bekerja sebagai Quality Assurance, tapi masih bingung tipe karier apa saja yang tersedia? Inilah beberapa jenis pekerjaan Quality Assurance yang dapat menjadi pilihan kariermu: 1. Project Manager Project Manager mengawasi keseluruhan proses pengujian sebuah produk. Tugas utamanya adalah menetapkan tugas projek, mengkomunikasikan tugas tersebut kepada anggota tim, serta memantau kemajuan yang ada. Selain itu, project manager juga berperan penting sebagai komunikator antara klien dengan anggota tim QA.📚 Baca juga:Mau Jadi Project Manager? Ketahui Tugas, Gaji, Skill, Dll. 2. DevOps DevOps adalah singkatan dari dua kata, yaitu “Development” dan “Operation”. DevOps adalah serangkaian praktik yang mengotomatisasi proses antara pengembangan aplikasi dan tim pengembang. Pekerjaan DevOps mirip dengan Quality Assurance, keduanya sama-sama melakukan uji coba produk terlebih dulu sebelum akhirnya diuncurkan kepada publik. Namun perbedaannya adalah bekerja sebagai DevOps mengharuskanmu untuk memiliki skill bahasa programmer. 3. QA Tester Quality Assurance Tester adalah bidang pekerjaan yang bertugas melakukan evaluasi untuk mendeteksi produk yang cacat. QA Tester akan melakukan serangkaian uji coba untuk menemukan kesalahan dan memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas perusahaan. QA Tester akan membagikan hasil laporannya kepada tim dan membantu dalam membuat perancaan. 4. Customer Experience Leader Jika kamu memiliki pengalaman customer service dan skill dalam bidang QA, maka pekerjaan Customer Experience bisa menjadi salah satu pertimbangan kariermu. Tugas utama seorang Customer Experience adalah untuk menangkap kesan keseluruhan pelanggan terhadap produk dan layanan yang diberikan perusahaan. Review yang diberikan klien juga akan membantu tim QA saat me-review kembali produknya.Cara Menjadi Quality Assurance Inilah beberapa cara untuk menjadi Quality Assurance: 1. Riwayat Pendidikan Memiliki riwayat pendidikan formal seperti D3/S1 sangatlah penting untuk berkarier sebagai Quality Assurance. Namun riwayat pendidikan tidak hanya terbatas pada jenjang pendidikan formal saja. Kamu pun bisa membekalkan diri dengan menambah ilmu melalui pembelajaran mandiri dengan mengikuti workshop atau kelas online, atau dengan menggarap pengalaman melalui magang. 2. Mengambil Sertifikasi Sertifikasi adalah salah satu komponen penting untuk menjadi Quality Assurance. Beberapa contoh sertifikasi yang berkaitan dengan bidang ini antara lain adalah: Certified Test Engineer (CSTE)ASTQB Expert Level Test Manager – StrategicCertified Associate in Software Testing (CAST) 3. Membuat CV yang Menarik untuk Melamar Kerja Berikut adalah beberapa tips untuk membuat CV Quality Assurance yang menarik. Tuliskan deskripsi diri yang menarikDeskripsikan pengalaman kerja secara rinci dan tuliskan pencapaianmuTuliskan riwayat pendidikan, termasuk coursework yang berhubungan dengan teknologiJabarkan skill yang berhubungan dengan bidang Quality AssuranceCari referensi contoh CV yang menarik perhatian HR? Kamu bisa temukan berbagai contoh CV untuk semua pekerjaan di halaman ini! Lihat Contoh CV Contoh CV Quality Assurance yang menarik: Contoh CV Quality Assurance -- Dibuat di CakeResume Itulah contoh CV Quality Assurance yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Mau membuat CV gratis dan menarik seperti contoh diatas? Kunjungi CakeResume! Ada banyak contoh format dan template CV gratis lainnya yang bisa kamu gunakan!🎉 Buat CV KesimpulanQuality Assurance memeriksa dan memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas yang ada, sebelum akhirnya dipasarkan kepada konsumen.Perbedaan Quality Assurance dan Quality Control yang paling utama adalah QA berfokus pada pencegahan kecacatan pada produk, sementara Quality Control berfokus untuk mengidentifikasikan kecacatan dalam produk.Beberapa pilihan karir Quality Assurance yang dapat menjadi pilihan buat kamu antara lain: Project Manager, QA tester, DevOps, dan Customer Experience Leader.Selain 4 jenis pekerjaan yang disebutkan di atas, kamu juga bisa mempertimbangkan bekerja sebagai Software Quality Assurance (SQA). Baik QA dan SQA sama-sama berfokus pada meneliti proses kualitas produk, perbedaannya adalah SQA lebih bergerak di bidang software. Nah, setelah tau definisi dan informasi seputar tugas seorang QA, apakah kamu tertarik bekerja di bidang ini?--- Ditulis Oleh Lydia Gavrila ---
Industry & Job Overview
Aug 19th 2022

Mau Jadi Relationship Manager? Kenali Tugas, Gaji, Skill yang Dibutuhkan!

Dalam suatu perusahaan, terdapat banyak departemen yang membantu dan terlibat dalam pengembangan perusahaan. Salah satunya adalah relationship manager, seseorang yang menjaga mitra perusahaan dan hubungan dengan client/customer. Jika kamu tertarik di bidang relationship manager, maka artikel ini sangat tepat untuk kamu karena Cake akan membahas tugas, gaji serta skill yang dibutuhkan untuk menjadi relationship manager. Daftar Isi: Pengertian Relationship Manager Tugas dan Tanggung Jawab Relationship ManagerSkill yang Harus Dimiliki Relationship ManagerProspek Karir Relationship ManagerTips Menjadi Relationship Manager Apa itu Relationship Manager Arti Relationship ManagerRelationship manager adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk meningkatkan hubungan bisnis dengan klien atau perusahaan mitra dengan perusahaan tempatnya bekerja. Relationship manager bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang lain baik di dalam maupun di luar perusahaan. Relationship manager berkomunikasi dengan client atau customer untuk menjaga hubungan dan mempertahankan jalur komunikasi dan memahami kebutuhan partner dan customer perusahaan. Jenis Relationship Manager Terdapat 2 tipe relationship manager dalam perusahaan: Client Relationship Manager Client relationship manager menjalankan hubungan dengan client atau customer. Seorang client relationship manager harus jujur karena hubungan ini didasarkan pada kepercayaan customer/client terhadap bisnis.Client relationship manager bertugas untuk menjawab pertanyaan client/customer, menyelesaikan masalah, dan memberi informasi tentang perusahaan atau produk terbaru dari bisnis. Peran ini memerlukan pemahaman tentang industri dan tren penjualan untuk membantu tim penjualan mencapai goals dan target pendapatan. Business Relationship Manager Seorang business relationship manager bertanggung jawab atas kepentingan eksternal dan menjaga hubungan yang baik dengan vendor, supplier, dan partners lainnya.Beberapa tugas dari business relationship manager:Menangani penganggaranMelacak pembelianMenganalisis data pointsMenyusun kontrak kerjaBerpartisipasi dalam proses negosiasi Peran penting lainnya adalah membantu perusahaan untuk mempertahankan reputasi positif di komunitas perusahaan. Bisnis yang dipandang sebagai kontributor positif bagi masyarakat lebih mampu menarik klien dan mitra bisnis. Gaji Relationship ManagerDikutip dari Indeed.com, gaji rata-rata sebagai relationship manager di Indonesia berkisar Rp 7.064.511 per bulan.Besar gaji relationship manager berbeda-beda di setiap wilayahnya:Jakarta: Rp 8.023.189Surabaya: Rp 5.665.306Bandung: Rp 5.135.239Denpasar: Rp 3.437.599 Tugas Relationship manager Job desk utama relationship manager adalah menjaga reputasi perusahaan serta menjalin komunikasi yang baik dengan client atau customer perusahaan. Ada beberapa tugas dan tanggung jawab lain dari seorang relationship manager, yaitu: 1. Mengenal Prospek Perusahaan Mengenal dan mengidentifikasi prospek perusahaan adalah salah satu tugas dari relationship manager dalam menjalankan suatu bisnis. Jika relationship manager tidak mengenali prospek perusahaan dan latar belakang calon pelanggan perusahaan, maka akan sulit ketika melakukan proses prospecting terhadap calon customer. Mengenal prospek perusahaan akan memudahkan relationship manager untuk memiliki hubungan yang personal dengan calon customer. 2.Mengkategorikan Profil Konsumen Tugas relationship manager selanjutnya adalah mengkategorikan atau membedakan setiap profil konsumen. Hal ini melibatkan proses mengkategorikan berdasarkan value dan kebutuhan konsumen. Proses mengkategorikan profil konsumen merupakan langkah yang penting untuk mengetahui cara-cara untuk menyikapi setiap konsumen. Hal ini juga dapat meningkatkan retention dan loyalty konsumen terhadap perusahaan. 3.Berinteraksi Dengan Pelanggan Pekerjaan utama sebagai relationship manager adalah berinteraksi dan menjaga alur komunikasi tetap lancar dengan client atau customer perusahaan. Dengan interaksi yang terjalin dengan baik, akan memberi dampak bagi perusahaan untuk memberikan suatu informasi tentang apa yang dibutuhkan oleh konsumen. 📝Berikut adalah beberapa tanggung jawab relationship manager : Menyelesaikan keluhan atau masalah clientMelakukan negosiasi kontrakBerinteraksi dengan potensi customer untuk membentuk hubungan bisnisMembangun hubungan dengan rekan tim dan clientBekerja sama dengan tim sales untuk mengkomunikasikan bagaimana perusahaan dapat menjual produk, layanan, dan penawaran lainnya dengan cara baruMengetahui secara mendalam tentang bisnis dan industrinya Skill dan Kualifikasi Relationship Manager Setelah memahami tugas dan tanggung jawab relationship manager, maka seorang relationship manager membutuhkan skill dan kualifikasi untuk mencapai hal tersebut. ✅Negosiasi Keterampilan negosiasi merupakan kemampuan untuk mempengaruhi proses pengambilan keputusan orang lain dan berkompromi hal yang saling menguntungkan antara dua pihak. Relationship manager dapat menggunakan kemampuan ini untuk menentukan harga layanan dan rincian kontrak lainnya. Keterampilan negosiasi akan membantu perusahaan mengidentifikasi masalah dan menawarkan solusi sambil mempertahankan hubungan kerja yang positif. Keterampilan negosiasi juga berguna jika kamu bekerja sebagai business relationship manager di mana kamu mungkin perlu negosiasi kontrak dengan vendor. ✅Komunikasi Untuk menjaga hubungan baik dengan client atau customer, relationship manager butuh kemampuan komunikasi yang sangat baik. Hal ini mencakup interaksi tertulis, verbal dan nonverbal dengan orang lain. Salah satu tips untuk mengembangkan skill komunikasi, kamu bisa coba untuk sering berinteraksi dengan orang lain. Hal ini dapat membantu kamu untuk menentukan metode kontak yang mereka sukai. ✅Analisis Selain keterampilan komunikasi, seorang relationship manager membutuhkan keterampilan analitis yang kuat. Keterampilan ini berguna untuk mengembangkan pemahaman tentang produk atau layanan yang dijual, menentukan target market, dan tren industri. Semakin paham aspek bisnis maka semakin baik dan efisien dalam mengembangkan bisnis. ✅ Customer Service Berbisnis adalah tentang bagaimana kita melayani customer atau client dengan baik. Keterampilan customer service merupakan upaya berhubungan memenuhi kebutuhan dan memberikan pengalaman terbaik untuk client atau customer. Keterampilan ini juga dapat membantu para profesional menjaga sikap positif saat bekerja dengan client. ✅Menyusun Strategi dan Perencanaan Menyusun strategi dan perencanaan membantu relationship manager dalam menetapkan dan menjalankan strategi hubungan klien yang menentukan masalah mana yang menjadi fokus dan peluang apa yang harus dikejar. Menyusun strategi dan perencanaan dapat membantu relationship manager dalam melihat peluang untuk meningkatkan penjualan.Prospek Karir Relationship Manager Prospek Karir Relationship ManagerUntuk memulai karir sebagai relationship manager, hal pertama yang diperlukan adalah gelar sarjana dalam manajemen bisnis, pemasaran, atau bidang terkait. Memilih jurusan yang tepat selalu merupakan langkah penting ketika kamu berencana menjadi relationship manager. Karir sebagai relationship manager di suatu perusahaan dimulai dari posisi customer services atau sales team. Setelah memiliki pengalaman yang cukup, kemungkinan kamu dipromosikan menjadi relationship manager lebih besar. Dibutuhkan pengalaman 2-4 tahun untuk membagun karir sebagai relationship manager. Jika kamu ingin bekerja di high profile company maka dibutuhkan 4-10 tahun pengalaman bekerja. Jika seorang relationship manager telah bertahun-tahun menjalankan operasi bisnis dengan baik, relationship manager dapat naik jabatan menjadi head department of sales atau menjadi senior executives tergantung pada bisnis perusahaan.Tips Menjadi Relationship Manager Bagian terakhir ini, Cake akan memberikan tips dan langkah-langkah menjadi relationship manager yang dapat menjadi pertimbangan kamu dalam menentukan keputusan. 💡Peroleh Banyak Pengalaman di Bidang Customer Service Seperti yang sudah ditulis diatas, salah satu skill yang dibutuhkan relationship manager adalah customer service. Bagaimana kamu memberikan pelayanan terbaik pada client atau customer. Pastikan kamu dapat menangani berbagai pelanggan dalam situasi yang berbeda-beda dan menemukan jawaban atas masalah customer. Tentunya pekerjaan relationship manager yang satu ini dibutuhkan kesabaran dalam menangani masalah. 💡Merasa Nyaman Berkomunikasi Dengan Orang Lain Tugas utama sebagai relationship manager adalah berkomunikasi. Maka dari itu, kamu harus belajar untuk merasa nyaman saat berkomunikasi atau menyampaikan pesan dengan orang lain. Ada beberapa cara untuk menjaga hubungan dengan orang lain, namun cara paling efektif adalah langsung berkomunikasi dengan sesama individu. 💡Menguasai Alat Bantu Customer Relationship Management (CRM) Sebagai relationship management, dibutuhkan pengetahuan tentang CRM (Customer Relationship Management) yang tinggi. Dengan alat bantu ini, seorang relationship manager dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih baik. CRM dapat membantu kamu tetap teratur, meningkatkan kemampuan komunikasi, menyediakan fitur otomatis untuk beberapa tugas dan memberi data analitis untuk sebuah laporan. 💡Buat CV Relationship Manager yang menarik untuk melamar kerja Hal yang tidak kalah pentingnya adalah membuat CV yang menarik saat kamu ingin melamar di perusahaan impian kamu. Berikut adalah contoh CV relationship manager .CV Relationship Manager -- Dibuat di Cake Jika kamu ingin menjadi seorang relationship manager, pastikan kamu memiliki skill dan kualifikasi yang tepat. Bekerja sebagai relationship manager, bertanggung jawab untuk membangun kontribusi positif perusahaan terhadap client, customer dan masyarakat. Dengan menjadi seorang relationship manager yang baik juga dapat meningkatkan penjualan dan pendapatan suatu perusahaan. Demikian pembahasan mengenai relationship manager, semoga dapat membantu kamu dalam proses mengambil keputusan ya!--- Ditulis oleh: Phoebe Charissa---
Industry & Job Overview
Apr 22nd 2026

Siapa itu Branch Manager? Ketahui Tugas, Skill Beserta Gajinya!

RingkasanBranch manager adalah manajer cabang atau yang biasa lebih dikenal dengan istilah kepala cabang.Branch manager bertugas memonitor seluruh kegiatan operasional bisnis, mengembangkan rencana bisnis dan tenaga kerja, serta menyelesaikan konflik.Skill yang dibutuhkan branch manager adalah membuat keputusan, manajemen risiko, manajemen aset, melayani pelanggan.GajI rata-rata branch manager sekitar Rp7 juta per bulan. Saat ini di berbagai negara, tak hanya Indonesia, ada begitu banyak perusahaan-perusahaan multinasional yang berasal dari negara lain kemudian memiliki kantor cabang dan/atau pabrik di negara lainnya. Atau contoh lainnya adalah bank. Kamu bisa menemukan bank yang sama di berbagai kota atau daerah di Indonesia. Nah, biasanya akan ada orang yang dipercaya untuk memimpin cabang dari perusahaan tersebut. Orang itu biasanya disebut sebagai branch manager atau kepala cabang, atau ada juga yang menyebutnya branch head. Untuk mengenal lebih jauh tentang apa itu branch manager serta tugas dan tanggung jawabnya, langsung saja, yuk, simak artikel CakeResume di bawah ini. Daftar isi:Pengertian Branch ManagerTugas dan Tanggung Jawab Branch ManagerSkill yang Diperlukan untuk Pekerjaan Branch ManagerProspek Karier Branch Manager Apa itu Branch Manager? Jika diartikan secara harfiah, branch manager atau brand head merupakan manajer cabang atau yang biasa lebih dikenal dengan istilah kepala cabang. Sesuai namanya, branch head (branch manager) adalah kepala atau pemimpin dari kantor cabang sebuah perusahaan. Biasanya, kepala cabanglah yang mengkoordinasikan segala hal dengan kantor pusat karena peran branch manager sebagai penanggung jawab di cabang tersebut. Oleh karena itu, seorang kepala cabang perlu menjadi teladan yang baik bagi seluruh bawahannya.Setelah mengetahui pengertian branch manager, yuk, pahami tugas kepala cabang di paragraf berikut! Tugas dan Tanggung Jawab Branch Manager Job desk branch manager Secara garis besar, branch manager bertanggung jawab atas segala hal yang terjadi di kantor cabang. Oleh karena itu, branch manager sangat berperan besar terhadap kemajuan kantor cabang, di mana kemajuan kantor cabang tentunya berdampak pada kantor pusat. Untuk mengetahui apa saja tugas dan tanggung jawab dari kepala cabang, kamu bisa memperhatikan poin-poin di bawah ini: 1. Memonitor Seluruh Kegiatan Operasional Bisnis Karena perannya sebagai kepala atau pemimpin, tugas utama seorang branch manager adalah:Mengawasi, mengkoordinir, dan memonitor seluruh kegiatan operasional bisnis di kantor cabang yang ia pegang, termasuk kegiatan yang dilakukan oleh para pekerja. Sehingga bisa dipastikan bahwa semua berjalan dengan lancar tanpa kendala. Hal ini juga berguna untuk meminimalisir kesalahan atau risiko yang mungkin terjadi. 2. Mengembangkan Rencana Bisnis Perusahaan Untuk meningkatkan kesadaran pelanggan terhadap merek perusahaan, kepala cabang bertugas untuk mengembangkan rencana bisnis (business plan) dengan tetap memperhatikan kondisi keuangan perusahaan serta prospek yang ada di pasar. Tentunya sebelum membuat rencana bisnis kamu perlu melakukan riset terhadap pasar dan juga prediksi terlebih dahulu. 3. Mengembangkan Tenaga Kerja Tidak mungkin seorang pemimpin hanya bekerja sendiri, tentunya ia membutuhkan bantuan dari pekerja-pekerjanya. Sebagai branch head, penting baginya untuk peka terhadap hal yang pekerjanya kurang kuasai, kemudian mengembangkan tenaga kerja tersebut supaya performa kerja dan hasil yang didapat lebih maksimal. Hal ini bisa diwujudkan dengan menyediakan training atau pelatihan dan juga mentoring terhadap pekerja. Setelah itu, jangan lupa juga untuk mengevaluasi performanya untuk melihat efek dari pelatihan yang sudah diberikan. *emoji books* Baca juga: In House Training (to publisher: please link this article when it has been published, thanks!) 4. Menyelesaikan Konflik pada Kantor Cabang Konflik adalah hal yang sangat wajar muncul di manapun, termasuk di kantor cabang. Konflik yang dimaksud bisa berupa konflik internal, contohnya: Konflik antar-karyawanKonflik karyawan dengan pelanggan, dan konflik-konflik lainnya. Yang perlu diingat adalah, jika konflik tidak diselesaikan dengan baik, khususnya yang bersangkutan dengan pelanggan, akan berpengaruh besar terhadap reputasi kantor cabang yang juga bisa mempengaruhi kantor pusat. Oleh karena itu, menemukan dan menyelesaikan konflik yang terjadi adalah pekerjaan branch manager yang sangat penting. 5. Memastikan Target Terpenuhi Job desk branch manager selanjutnya adalah memastikan target penjualan terpenuhi. Untuk memaksimalkan pendapatan, tentunya setiap perusahaan perlu melakukan marketing atau pemasaran. Di kantor cabang, kepala cabanglah yang bertugas untuk memimpin pelaksanaannya. Karena semua hal, khususnya hasil penjualan, adalah hal yang penting untuk seorang kepala cabang laporkan kepada kantor pusat. Ia perlu mendorong para pekerjanya untuk bekerja sama sehingga bisa mencapai target yang sudah ditetapkan demi menguntungkan perusahaan. Skill yang Dibutuhkan Branch Manager Setelah melihat apa saja tugas dan tanggung jawab branch manager di paragraf sebelumnya, kemungkinan besar kamu sudah bisa menebak apa saja skill yang diperlukan untuk pekerjaan branch manager. Misalnya, memiliki kemampuan memimpin yang baik, komunikasi, koordinasi, berorganisasi, dan bekerja sama dengan orang lain. Akan tetapi, masih ada beberapa skill lainnya yang lebih spesifik lho. Supaya kamu tidak penasaran, langsung saja yuk lihat skill-skill tersebut di bawah ini. Skill untuk pekerjaan branch manager: ✅Menyelesaikan Masalah dan Membuat Keputusan Karena peran branch manager sebagai pemimpin di kantor cabang, mayoritas keputusan akan dibuat olehnya (selain keputusan besar yang memang akan ditentukan dari pusat). Contohnya adalah saat terjadi masalah dengan pelanggan, konflik internal, maupun permasalahan lainnya, kepala cabang lah yang bertugas untuk memutuskan langkah apa yang perlu dilakukan selanjutnya dan bagaimana mengatasinya. Yang membuat hal ini semakin krusial adalah jika branch head salah membuat keputusan, apalagi menyangkut pelanggan dan merugikan perusahaan, bukankah itu bisa berbahaya? ✅Manajemen Risiko Risiko adalah hal yang selalu ada, akan tetapi bukan berarti tidak bisa dihindari atau diminimalisir. Branch manager yang memiliki kemampuan manajemen risiko yang baik akan bisa mengidentifikasi segala permasalahan atau risiko yang mungkin terjadi. Sehingga sebelum masalah benar-benar terjadi, pencegahan bisa dilakukan, di mana ini bisa meminimalisir kerugian yang dikeluarkan, khususnya apabila modal yang diperlukan untuk proyek yang direncanakan tersebut terbilang besar. ✅Pengembangan Bisnis Keadaan bisnis di pasaran tidaklah stagnan, apalagi semakin bertambahnya saingan yang melakukan bisnis yang serupa. Oleh karena itu, penting bagi kepala cabang untuk memiliki kemampuan dalam mengembangkan bisnis, supaya efisiensi operasional perusahaan bisa meningkat. Pengembangan bisnis bisa berupa macam-macam, termasuk melakukan:NetworkingNegosiasiMencari partner kerja samaJeli melihat segala peluang yang ada ✅Manajemen Aset Aset perusahaan merupakan segala jenis sumber daya yang dimiliki perusahaan, termasuk para karyawan di dalamnya. Kepala cabang yang memiliki kemampuan manajemen aset yang baik akan tahu bagaimana memanfaatkan segala sumber daya yang dimilikinya. Ia juga akan memastikan semua asetnya berfungsi dengan baik. Selain itu, kemampuan ini juga diperlukan saat sang kepala cabang sedang mengevaluasi kinerja pegawai maupun sebelum menentukan apakah perlu merekrut pegawai baru atau tidak. 📚Baca juga: Offering Letter: Pengertian, Format, dan Contohnya! [+Bedanya dengan Kontrak Kerja] ✅Melayani Pelanggan Sebagai atasan, bukan berarti kamu tidak akan bertemu dengan pelanggan sama sekali. Ada saat di mana kamu akan berurusan dengan pelanggan. Oleh karena itu kemampuan melayani sangat penting. Dengan kemampuan ini, kamu bisa mengerti apa yang sebenarnya dibutuhkan pelanggan dan bagaimana memenuhi kebutuhan tersebut. Jika kamu memiliki kemampuan ini, kamu pun bisa mengajari bawahanmu bagaimana melayani pelanggan yang baik. Kantor dengan pelayanan yang baik akan memiliki reputasi yang baik di mata pelanggan, lho. 📚Baca juga: Wajib Tahu! 8 Cara Menjadi Pemimpin yang Baik [Perusahaan Organisasi] Prospek Karir Branch Manager Branch manager adalah pekerjaan dengan masa depan cemerlang. Bisa dibayangkan, bukan, kerja sebagai pemimpin di perusahaan dan menjadi penghubung antara kantor pusat dengan kantor cabang? Supaya lebih memahaminya, kamu bisa melihat ulasan mengenai gaji kepala cabang dan prospek karirnya pada paragraf di bawah ini. Gaji Branch Manager Untuk masalah gaji adalah hal yang tidak perlu kamu khawatirkan lagi jika kamu menjadi branch manager. Menurut Indeed, rata-rata gaji branch manager di Indonesia per bulannya adalah sekitar 7 juta. Tapi angka ini hanya sebagai patokan saja, untuk angka pastinya bisa bervariasi tergantung di kota mana kamu bekerja serta level pengalaman kerja yang kamu miliki sebelumnya. Tentunya gaji yang diperoleh karyawan fresh graduate berbeda dengan karyawan baru yang sudah memiliki 10 tahun pengalaman. Mengenai perkiraan gaji untuk fresh graduate sendiri adalah sekitar 5 juta rupiah. Gaji kepala cabang 📚Baca juga: 15 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia! Jenjang Karir Branch ManagerBerhubung branch manager adalah jabatan yang tidak sembarangan, yaitu sebagai perwakilan kantor pusat di cabang yang lain, pekerjaan sebagai branch manager ini tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Pada umumnya, untuk menjadi kepala cabang minimal perlu menyelesaikan studi S1 dan biasanya dari orang yang berlatar belakang jurusan bisnis dan juga finance. Akan tetapi, kamu tidak perlu khawatir. Bagi kamu yang memiliki pengalaman kerja sebagai sales juga bisa memiliki kesempatan untuk menjadi kepala cabang, lho. Setelah menjadi sales, kamu bisa menjadi manajer sales, business development manager, kemudian bisa menduduki posisi branch manager setelah beberapa tahun kemudian. Akan tetapi tidak tertutup kemungkinan bagi pekerjaan lain selain yang disebutkan di atas, ya, kamu pun bisa menjadi kepala cabang setelah bekerja di beberapa jabatan, contohnya manajer area, asisten manajer, dan masih banyak lagi. Contoh CV Branch Manager Nah, supaya kamu bisa mewujudkan mimpimu menjadi seorang branch head, kamu pun perlu menyiapkan CV terbaikmu. Sayang sekali kan kalau sebenarnya kamu sangat berpotensi tapi tidak berhasil diterima karena CV yang kurang menarik? Untuk mengetahui seperti apa CV yang menarik perhatian rekruter, kamu bisa memperhatikan contoh CV branch manager berikut:Contoh CV kepala cabangContoh CV Branch Manager - DIbuat di CakeResumeSeperti yang sudah kamu baca di atas, branch manager berperan besar sebagai pemimpin di kantor cabang yang mengkoordinasikan segala hal dengan kantor pusat. Bisa dibilang bahwa kesuksesan cabang tersebut ditentukan oleh kinerjanya sebagai pemimpin. Walaupun demikian, ini bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan. Teruslah mengejar impianmu dan persiapkan dirimu dengan baik! CakeResume menyediakan 50+ template CV ATS friendlygratis yang bisa di download sebagai PDF. Tunggu apa lagi? Yuk, buat CV branch manager kamu sekarang juga!🎉<a href="https://www.cakeresume.com/resume-templates?locale=id ">Buat CV —- Ditulis Oleh Meitty Mulyadi —-
Industry & Job Overview
Nov 17th 2025

Apa itu Business Development Manager? [+Syarat, Gaji, CV]

Apakah kamu memiliki latar belakang sebagai sales dan ingin mencoba untuk berkarier di jenjang lain? Jika ya, maka profesi Business Development Manager bisa menjadi salah satu goal / pilihan karirmu. Business Development Manager kerap dikatakan sebagai profesi yang berhubungan erat dengan “Sales Development” karena bertugas untuk menyusun strategi dan target peningkatan penjualan dalam jangka panjang. Di artikel kali ini, CakeResume akan membahas lebih dalam mengenai profesi Business Development Manager, tugas dan peran kesehariannya, dan skill apa saja yang dibutuhkan untuk dapat berkarir sebagai BDV.Daftar isi:Pengertian Business Development Manager (BDM)Tugas dan Tanggung Jawab Business Development ManagerKeterampilan yang Harus Dimiliki Manager Business DevelopmentProspek Karier Business Development ManagerCara dan Syarat untuk Menjadi Business Development Manager Apa itu Business Development Manager? Apa itu Business Development Manager?Business Development Manager (BDM) adalah posisi yang berperan penting dalam membuat strategi pengembangan sebuah bisnis. Dalam menyusun strategi pengembangan bisnis, Manager Business Development secara aktif bekerja sama dengan klien, tim sales, dan marketing. Manager Business Development biasanya dianggap sebagai eksekutif pemasaran yang bertugas memfasilitasi pertumbuhan perusahaan. Selain itu, posisi ini juga merupakan perpaduan antara analis strategi bisnis, pemasaran, penjualan, dan lainnya. Apa Tugas Seorang Business Development Manager? Berikut adalah tugas dan tanggung jawab seorang Business Development Manager: Mengembangkan strategi pasar yang berfokus pada perkembangan finansial dan peningkatan customer.Melakukan riset untuk menentukan pasar baru dan yang sesuai dengan kebutuhan customer.Mengatur jadwal rapat dengan klien.Menyimpan catatan penjualan, pendapatan, faktur, dan lainnya.Membangun relasi yang baik dengan klien baru dan lama.Membuat kontrak dan memastikan bahwa kontrak yang ada sesuai dengan ketentuan hukum suatu negara.Melatih dan mengembangkan kemampuan sales pemula. Skill yang Dibutuhkan Manager Business Development Untuk dapat mengerjakan tugas-tugas di atas, seorang Manager Business Development harus memiliki kemampuan berikut: 1. Keahlian mengoperasikan komputer Seorang Business Development Manager harus memiliki keahlian dan mahir dalam mengoperasikan komputer, terutama software seperti Microsoft Office and software CRM. Hal ini penting karena seorang Business Development Manager akan sering menggunakan komputer dalam mengerjakan tugas kesehariannya. 2. Pengetahuan bisnis Sebagai Business Development Manager, pengetahuan akan produk barang dan jasa merupakan hal yang esensial. Namun pengetahuan seorang Manager Business Development tidak terbatas sampai disitu saja. Seorang Manager Business Development juga memerlukan pengetahuan yang luas akan banyak hal, misalnya seputar isu-isu yang ada dalam lingkup sosial-politik, informasi mengenai perusahaan lain, update berita terkini dan lainnya. Pengetahuan yang luas sangatlah penting bagi untuk Business Development Manager dapat menganalisis dan menyusun strategi dalam mengembangakn bisnis, 3.Keahlian proyek manajemen Skill ketiga yang wajib ada dalam profesi Business Development Manager adalah kemampuan memanajemen proyek. Pada umumnya, Manager Business Development juga berperan sebagai proyek manager. Misalnya seperti mengatur goal, merencanakan dan mengatur sebuah proyek, mengestimasi biaya, serta mengatur waktu estimasi bekerja dalam sebuah tim. 4. Skill negosiasi dan persuasi Negosiasi dan persuasi merupakan skill yang sangat penting yang perlu dimiliki demi mampu mencapai sebuah goal. Seorang negosiator akan bijak dalam menentukan kapan waktunya untuk berkompromi, dan kapan waktunya untuk mengambil sikap yang tegas. Faktor terpenting dalam negosiasi adalah untuk memenangkan hati dan kepercayaan kustomer terhadap penawaran/usulan yang diberikan. 5. Kemampuan komunikasi dan kolaborasi Komunikasi dan kolaborasi merupakan kunci penting lainnya dalam peran Business Development Manager. Misalnya seperti menjangkau klien baru, bernegosiasi dengan klien untuk mencapai tujuan yang diinginkan, merepresentasikan hal baru, bekerja sama dan berkolaborasi dengan tim, dan lainnya. Prospek Karier Business Development Manager Bagaimana jenjang karir seorang Manager Business Development? Sebelum menjadi Business Development Manager, ada beberapa pekerjaan yang dapat ditempuh, misalnya seperti bekerja sebagai Customer Service atau dalam bidang Marketing dan Sales. Dengan berbagai pengalaman yang ada, kamu pun berkesempatan untuk menjadi Business Development Representative, yang merupakan jabatan terakhir sebelum menjadi Business Development Manager. Nah, tidak hanya berhenti di situ saja… Seorang Manager Business Development juga berkesempatan naik jabatan, lho! Jabatan setelah Business Development Manager mencakup Vice President Business Development hingga jabatan tertinggi sebagai Direktur Business Development. Apa proyeksi karir Business Development Manager? Pergerakan sebuah perusahaan tentu tidak terlepas dari berbagai perubahan dari dunia luar. Resesi ekonomi, situasi pandemi, dan berbagai kendala lainnya tentu akan memengaruhi kelancaran sebuah bisnis. Di masa sulit tersebut, sebuah perusahaan harus mampu menyusun strategi yang bijak agar bisnis perusahaan tersebut dapat tetap berjalan dengan baik. Nah disinilah Business Development Manager berperan, tidak hanya sebagai penyusun strategi, tetapi juga sebagai analis perubahan dunia luar dan yang bertanggung jawab dalam memanajemen bisnis perusahaan. Maka dari itu tidak heran apabila profesi Business Development Manager sangatlah diperlukan dalam mengoperasikan sebuah bisnis.Cari referensi contoh CV yang menarik perhatian HR? Kamu bisa temukan berbagai contoh CV untuk semua pekerjaan di halaman ini! Lihat Contoh CV Berapa gaji Business Development Manager? Di Indonesia sendiri, rata-rata gaji seorang Manager Business Development berkisar dari Rp 95.199.996 (entry-level) hingga Rp 111.999.996 per tahunnya. Tentunya rate gaji ini akan disesuaikan dengan banyaknya pengalaman, tugas dan tanggung jawab, serta lokasi kerja mu. Tips untuk Menjadi Business Development Manager Berikut adalah beberapa tips penting untuk menjadi seorang Business Development Manager.1. Menempuh pendidikanTips pertama adalah dengan mengambil gelar pendidikan di bidang bisnis, misalnya seperti jurusan bisnis, marketing, ekonomi, dan lainnya. Pada umumnya, diperlukan waktu selama 4 tahun untuk menyelesaikan gelar sarjana. Selain gelar sarjana, kamu juga bisa mempertimbangkan untuk mengambil studi lanjut dengan gelar master di bidang bisnis. Ilmu tambahan yang dimiliki tentunya akan menjadi nilai tambah saat kamu bekerja nanti.2. Mendapatkan pengalaman kerja / magang di bidang terkaitSelain ilmu pendidikan, pengalaman kerja atau pengalaman magang juga memiliki peran yang sama pentingnya untuk bisa bekerja sebagai Business Development Manager.Bekerja sebagai sales, marketing, atau customer service dapat memberimu kesempatan untuk belajar banyak hal. Pengalaman-pengalaman inilah yang akan membuatmu lebih paham akan hal penting apa saja yang ada dalam sebuah bisnis, kamu pun akan secara mendalam mengerti bagaimana mengoperasikan sebuah bisnis. 3. Buat CV Business Development Manager menarik Saat hendak melamar sebagai Business Development Manager, sangatlah penting untuk mempersiapkan CV yang baik dan menarik perhatian rekruter. Berikut adalah contoh CV Business Development Manager yang baik dan menarik. Contoh CV Business Development Manager -- Dibuat di CakeResume Mau buat CV dengan mudah, cepat, dan gratis? Bisa Banget… Langsung saja cek “CakeResume”. Ada banyak pilihan template CV ATS friendly dan pembuatan 100% GRATIS!🎉Buat CV🔑 Key Takeaways Berikut adalah beberapa poin penting dari artikel kali ini: Business Development Manager adalah posisi penting dalam sebuah bisnis, karena bertugas untuk menganalisis perkembangan pasar dan menyusun strategi terbaik untuk pergerakkan bisnis kedepannya.Strategi yang baik tidak terlepas dari kebutuhan konsumen, maka penting bagi seorang Manager Business Development untuk memiliki skill komunikasi, negosiasi, dan persuasif.Pendidikan dan pengalaman kerja merupakan 2 hal yang sangat penting untuk dipersiapkan untuk bisa bekerja sebagai Business Development Manager.Critical thinking, Analytical, dan Problem Solving merupakan 3 contoh soft-skill yang sangat penting dalam keseharian Manager Business Development.Posisi Business Development Manager memiliki jenjang karir yang baik.Sales, Customer Service, dan bagian Marketing adalah beberapa contoh karir awal sebelum menjabat menjadi Business Development Manager.CakeResume adalah website pembuat CV kerja terbaik untuk menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu pun bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari CakeResume dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio online dan cari kerja dengan job portal CakeResume.--- Ditulis Oleh Lydia Gavrila ---
Industry & Job Overview
Nov 17th 2025

Kenali Karier Account Manager: Tugas, Skill, Gaji, dan caranya! [+CV]

Daftar Isi: Pengertian Account ManagerTugas dan Tanggung Jawab Account ManagerKeterampilan yang Harus Dimiliki Account ManagerJenjang Karier Account ManagerCara dan Syarat untuk Menjadi Account Manager Perbedaan account manager dan account management Setiap perusahaan pasti memiliki tim sales untuk menggapai klien baru, dan customer service sebagai wadah untuk menerima kritik, saran, dan tanggapan dari klien. Nah, tapi ternyata ada juga posisi lain yang tugas dan tanggung jawabnya mencakup keduanya. Posisi pekerjaan ini dinamakan sebagai Account Manager. Singkatnya, Account Manager adalah orang yang berkomunikasi langsung dengan klien dan bekerja sama dengan tim sales dan pemasaran untuk menyediakan solusi terbaik bagi kebutuhan kliennya. Yuk, langsung simak artikel berikut untuk tahu lebih lanjut mengenai detail job description dan hasil dari pekerjaan Account Manager.Apa itu Account Manager? Account Manager adalah posisi yang menjembatani perusahaan dan klien dengan cara menentukan kebutuhan klien dan membantu tim sales atau marketing dalam menentukan strategi yang tepat untuk menyediakan solusi yang terbaik. Pada umumnya, seorang Account Manager termasuk orang yang mudah bergaul, seorang pendengar yang baik, dan juga mampu menyelesaikan permasalahan yang ada. Apa perbedaan antara Account Manager dan Account Management? Seperti di paragraf sebelumnya, Account Manager merupakan peran yang mencakup pengawasan terhadap proses penjualan dan penyusunan strategi. Sementara Account Management adalah istilah yang menggambarkan proses berkelanjutan dalam mengelola dan memelihara hubungan antara klien dan perusahaan. Apa itu Key Account Manager? Key Account Management adalah jenjang karir yang lebih tinggi dari pada Account Manager, maka tugas dan tanggung jawabnya pun akan lebih sulit. Seorang Key Account Manager berfokus pada menentukan dan mengelola key accounts demi dapat mencapai dan memajukan anggaran penjualan, serta memaksimalkan peluang untuk membuat penjualan. Apa Tugas Seorang Account Manager?➡️ Berikut adalah tugas dan tanggung jawab yang ada dalam pekerjaan Account Manager. Menganalisis kebutuhan klien dan melayani klien dengan maksimalMenjaga hubungan baik klien dan perusahaanBekerja sama dengan tim sales dan marketing untuk menyusun strategi pemasaranMengatur budget pemasaran, termasuk anggaran pendapatan dan pengeluaranMembuat proposal bagi media, dan kemudian diberikan kepada kleinMencari peluang bisnis dan calon pelanggan baru Skill yang Dibutuhkan Account Manager Selain interpersonal skill, kira-kira kemampuan apa saja yang dibutuhkan oleh seorang Account Manager? Berikut adalah beberapa skill yang kamu perlukan ketika ingin bekerja sebagai seorang Account Manager. 1. Market Expertise Mengenali pasar dan perkembangannya merupakan skill pertama yang dibutuhkan untuk bisa bekerja sebagai Account Manager. Mengetahui perkembangan pasar memudahkanmu untuk menyusun strategi dan membuat keputusan yang tepat untuk membantu klien menyelesaikan solusinya. 2. Kemampuan Komunikasi Kemampuan komunikasi yang diperlukan oleh seorang Account Manager mencakup komunikasi lisan dan tulisan. Selain dapat menarik perhatian klien dan mendengarkan keluhan/masalah klien, Account Manager juga berperan penting dalam membuat strategi dan proposal yang bersifat komunikasi tulisan. Oleh karena itu, penting untuk memiliki skill komunikasi secara menyeluruh. 3. Perspektif Strategis Sebagai seseorang yang berperan menjadi jembatan antara klien dan perusahaan, Account Manager tentunya perlu memiliki pemikiran yang matang dalam membangun strategi jangka panjang. Hal ini mencakup perancangan strategi jangka panjang untuk bisa mempertahankan relasi dengan klien. Karena tentunya lebih penting untuk mempertahankan relasi jangka panjang dibandingkan transaksi singkat dengan klien untuk keberlangsungan bisnis. 4. Menjadi Perunding yang Bijak Ternyata menjadi komunikator yang baik saja tidak cukup, seorang Account Manager juga harus mampu untuk menjadi negotiator. Mengapa? Karena dalam menjalankan tugas keseharian, kamu perlu bernegosiasi baik dengan klien maupun dengan rekan kerja. Skill negosiasi meliputi sense of timing, keahlian presentasi, dan juga bijak akan waktu yang tepat dalam menyampaikan argumen serta penawaran. 5. Mampu menggunakan Software dan Tools Pendukung Di beberapa perusahaan besar, kamu membutuhkan skill untuk bisa mengoperasikan software CRM seperti salesforce. Software ini mampu mengukur hubungan perusahaan dengan klien, serta melihat pencapaian yang ada. Tidak hanya itu, penting juga untuk paham dan mengikuti perkembangan dunia digital. Tools di dunia digital pun bisa digunakan sebagai alat ukur, misalnya seperti Google Analytics yang berfungsi untuk mengerjakan laporan dan menyiapkan strategi baru.📚Baca juga: Apa itu CRM (Customer Relationship Management)? Kenali Fitur, Kegunaan, Dll.Prospek Karier Account ManagerDengan kemampuan, tugas, dan peran yang penting dalam perusahaan, tentunya gaji yang diberikan untuk jabatan Account Manager juga termasuk tinggi.Gaji Account ManagerDi Indonesia, rata-rata gaji seorang Account Manager berkisar dari Rp 10,000,000 hingga Rp 27,000,000 per bulannya. Nominal gaji yang ada akan sangat beragam tergantung dari deskripsi pekerjaan, pengalaman kerja, banyaknya tugas dan juga pastinya perusahaan tempat kamu bekerja.Jenjang Karier Account Manager Dengan berbagai skill dan jobdesk yang beragam,Account Manager memiliki jenjang karier yang cukup menjanjikan. Berikut adalah penjelasan mengenai tahapan jenjang karier Account Manager. 1. Account Manager Pada umumnya, Account Manager adalah posisi setelah mendapatkan promosi dari posisi Senior Account Executive. Namun, jika kamu sudah memiliki pengalaman yang cukup maka tidak menutup kemungkinan untuk mendapatkan posisi ini langsung pada masa rekrutmen. 2. Key Account Manager Posisi berikutnya adalah Key Account Manager yang berperan penting dalam mempersiapkan strategi, proses, dan berbagai sumber daya yang dapat digunakan untuk kebutuhan klien. 3. Regional Sales Manager Seperti nama jabatannya, Regional Sales Manager bertugas untuk mengatur para tim penjualan sehingga dapat mencapai target yang ditentukan. 4. Direktur Sales / Wakil Presiden Sales Jenjang karier berikutnya adalah Direktur Sales yang berperan aktif dan bertanggung jawab untuk mengelola dan mengawasi fungsi penjualan perusahaan. Tips untuk Menjadi Account Manager Setelah mengetahui prospek kerja seorang Account Manager, kini waktunya untuk mempersiapkan diri berkarier menjadi Account Manager. Berikut adalah beberapa tips penting untuk menjadi Account Manager. 1. Menempuh Pendidikan Seperti pekerjaan lainnya, langkah pertama yang dapat kamu ambil untuk berkarier sebagai Account Manager adalah melalui jalur pendidikan. Ternyata ada berbagai jurusan sarjana yang dapat menjadi pilihan pendidikan Account Manager. Untuk dapat berkarier di bidang periklanan (advertising) dan public relations sebagai Account Manager, bidang studi advertising, public relations, jurnalisme, dan bisnis komunikasi merupakan pilihan bidang studi yang tepat. Sementara, jika kamu hendak berkarier di bidang teknologi sebagai Account Manager, maka jurusan teknik adalah bidang studi yang dapat dipilih. Jurusan lainnya yang dapat menjadi pilihanmu adalah bidang studi akuntansi, keuangan, komunikasi dan bisnis administrasi. 2. Memiliki Sertifikasi dan Pelatihan Selain pendidikan formal, sertifikat dan pelatihan juga merupakan hal penting lainnya yang dapat kamu persiapkan untuk bekerja sebagai Account Manager.🔍 Contoh sertifikat Account ManagerCertified Management Accountant (CMA) oleh IMASertifikasi CPMA oleh IAMI (Institut Akuntan Manajemen Indonesia) 3. Mendapatkan Pengalaman Kerja yang Relevan Ilmu teori yang telah kamu pelajari tentunya akan bermanfaat ketika dipraktekkan langsung di lapangan. Saat kamu masih berkuliah, ada baiknya ikut program magang dan mendapatkan pengalaman kerja. Garaplah pengalaman dan kemampuan dalam menangani banyak proyek, pelajarilah struktur dan cara kerja Account Manager di dunia nyata. 4. Buat CV Account Manager yang Menarik Tips berikutnya adalah dengan membuat CV yang baik dan menarik. Berikut adalah contoh CV Account Manager dalam bahasa Indonesia.Contoh CV Account Manager --- Dibuat di CakeResumeKini kamu bisa membuat CV Account Manager secara gratis dengan 50+ template yang menarik di CakeResume, tinggal di drag and drop! Yuk, langsung coba!🎉 Buat CV ✨ Key TakeawaysItulah pembahasan seputar arti dan poin-poin penting yang perlu diketahui seputar Account Manager. Berikut beberapa poin penting seputar Account Manager. Job desk Account Manager mencakup bidang sales dan customer service.Gaji yang ditawarkan untuk posisi Account Manager relatif tinggi, di Indonesia berkisar dari Rp 10,000,000 hingga Rp 27,000,000 per bulannya.Account Manager merupakan jenjang karier yang menjanjikan.Tempuhlah pendidikan formal, garaplah pengalaman serta lisensi yang sesuai untuk mempersiapkan karier mu sebagai Account Manager. --- Ditulis OlehLydia Gavrila ---

Profesi IT Support 2024: Tugas, Job Desk, Hingga Gajinya!

Daftar Isi: Pengertian IT SupportTugas dan Tanggung Jawab IT SupportKeterampilan yang Harus Dimiliki IT SupportProspek Karier IT SupportCara dan Syarat untuk Menjadi IT Support IT support adalah profesi yang bertugas untuk menyelesaikan berbagai jenis masalah yang berhubungan dengan IT (Information Technology/Teknologi Informasi). Walaupun begitu, tugas IT support sendiri tidak terbatas pada menyelesaikan masalah sehari-hari, namun juga untuk menciptakan berbagai jenis optimasi dalam sistem IT. Mulai dari optimasi performa jaringan dari suatu perusahaan hingga optimasi perlindungan terhadap serangan cyber, job description IT support sangat beragam di dunia kerja yang sedang mengalami transformasi digital. Artikel Cake ini akan membahas mengenai berbagai prospek kerja, skill yang harus dimiliki oleh IT support hingga job description-nya.Apa Itu IT Support? Seperti namanya, IT support adalah pekerjaan dimana seseorang bertugas untuk memberikan berbagai jenis dukungan dalam bidang IT. Dukungan ini tidak terbatas pada komputer, namun juga untuk berbagai jenis teknologi terkait, seperti jaringan, printer, dan berbagai perangkat digital lainnya. Dengan mempertimbangkan peran perangkat digital di dunia modern ini, berbagai jenis industri tentunya membutuhkan dukungan dari IT support, mulai dari industri teknologi yang berkutat dengan peralatan digital dalam bisnis sehari-hari, industri finansial dan perbankan yang menggunakan ATM dan e-banking, hingga UKM yang mulai melakukan transformasi digital, bantuan IT support akan semakin dibutuhkan di masa depan. Kepentingan dari tugas IT support sendiri dapat dilihat dari contoh tugas IT support di bank. Dengan semakin populernya penggunaan e-banking, tentunya pelanggan sehari-hari akan mengalami berbagai jenis masalah yang dapat dibantu oleh seorang IT support.📚Baca juga:Apa itu Transformasi Digital? Pengertian, Perannya dalam Bisnis, dan Panduan Strateginya!Apa Tugas IT Support? Tugas ITSupportWalaupun IT support bekerja dalam berbagai jenis industri, job desk IT support adalah untuk mendukung kerja bagian lain dalam perusahaan. Dukungan ini biasanya dalam bentuk bantuan ketika staf lain mengalami masalah baik jaringan, software, maupun hardware. Berikut adalah beberapa tugas dan tanggung jawab IT support yang umum ditemukan di berbagai perusahaan:Memastikan lancarnya berbagai perangkat komputer yang digunakan perusahaan sebagai computer supportMemastikan kelancaran perangkat digital non-komputer (seperti printer, server, dan jaringan) sebagai technology supportMembantu pengguna untuk menyelesaikan berbagai jenis masalah yang berhubungan dengan IT sebagai IT help deskMelakukan update, backup, dan pengecekan penggunaan aplikasi yang digunakan perusahaanMenjaga keamanan siber melalui penggunaan antivirus atau firewallMelakukan perbaikan masalah komputer, jaringan, dan peralatan lainnyaPelatihan dan pembuatan manual, baik untuk software yang digunakan oleh pegawai lain atau peralatan digital lainnyaSkill yang Dibutuhkan IT Support Dalam menjalankan pekerjaan sebagai IT support, ada beberapa skill yang dibutuhkan. Beberapa skill penting IT support adalah: 1. Kemampuan Teknis Dalam menjalankan tugas sebagai IT support, hard skill yang penting dimiliki adalah kemampuan teknis dalam bidang informasi teknologi, seperti sistem operasi, sistem jaringan, program komputer, virus dan malware. Sistem Operasi (OS): Pengetahuan instalasi dan pengoperasian sistem operasi adalah pengetahuan dasar yang harus dimiliki seorang IT support.Sistem Jaringan: Penggunaan jaringan terutama internet akan menjadi semakin penting, terutama untuk perusahaan dan startup berbasis digital.Program Komputer: IT support harus memiliki pengetahuan mendalam mengenai cara kerja dan penggunaan program komputer yang umum digunakan oleh pegawai dalam perusahaan untuk dapat menyelesaikan masalah dalam program tersebut atau pelatihan penggunaannya.Virus dan Malware: IT support juga bertugas memastikan perlindungan terhadap berbagai jenis virus dan malware melalui penggunaan antivirus dan firewall dalam perangkat yang digunakan perusahaan. 📚Baca juga: 20+ Contoh Skill Komputer Dalam CV dan Cara Menulisnya! 2. Programming Walaupun bukan merupakan pekerjaan utama IT support, pengetahuan coding dapat membantu menyelesaikan tugas seorang IT support. Pengetahuan bahasa pemrograman dasar seperti C++, Java, Python umum ditemukan sebagai bahasa terbenam (embedded language) dalam peralatan digital lain seperti ATM, printer, dan router, sehingga pengetahuan ini dapat membantu memenuhi tanggung jawab technical support. 3. Manajemen Proyek Dalam proses peningkatan kinerja berbagai peralatan digital dalam perusahaan, proses yang terjadi tentunya bukan proses yang instan. IT support dan manajer yang terkait harus memiliki pengetahuan dan pengalaman manajemen proyek untuk memastikan bahwa peningkatan tersebut dibutuhkan, sesuai dengan deadline, dan tidak mengganggu proses lain. 4. Analisis Data Melihat data tentang masalah yang dihadapi oleh perangkat perusahaan maupun oleh pelanggan adalah salah satu lingkup kerja IT support. Dengan melihat trend data ini, IT support dapat mengantisipasi masalah yang akan muncul dan menyiapkan cara menghadapinya. 5. Kemampuan Komunikasi Umumnya, IT support harus membantu masalah yang dihadapi oleh masyarakat awam, yang tidak memiliki pengetahuan khusus mengenai teknologi informasi. Karena itu, IT support harus dapat mengkomunikasikan solusi untuk masalah tersebut dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh masyarakat awam.Prospek Karir IT SupportJenjang Karir IT Support Umumnya, jenjang karir IT support dapat dibagi menjadi 3, customer support, technical support, dan advanced support. Customer Support Umumnya jenjang karir IT support dimulai sebagai customer support. Kerja IT support yang berada dalam posisi customer support adalah untuk menyelesaikan berbagai masalah yang bersifat ringan hingga masalah berat yang dialami oleh pelanggan, mulai dari bantuan pemasangan software, perbaikan error yang terjadi pada sisi pelanggan, maupun update software. Technical Support Technical support adalah jenjang karir selanjutnya dari IT support. Dengan sertifikasi khusus, tugas khusus technical support adalah untuk melakukan diagnosa dan perbaikan berbagai masalah, mengatasi masalah jaringan yang dialami oleh server. Selain itu, technical support juga bertugas untuk memasang dan mengatasi masalah software. Advanced Support Dalam jenjang karir sebagai advanced support, IT support bertugas untuk melakukan evaluasi dan analisa dari ketahanan dan kemampuan dari seluruh sistem komputer yang digunakan perusahaan, umumnya dalam skala sistem. Selain itu, advanced support juga mungkin ditugaskan untuk merancang software yang akan digunakan perusahaan, dan juga melakukan pemeliharaan server dan jaringan. Gaji IT Support Gaji IT support sendiri bergantung dari posisinya dalam perusahaan, namun umumnya gaji dasar untuk posisi awal sebagai IT support berkisar pada Rp 6.000.000 hingga Rp 7.000.000. Kisaran ini pun akan semakin meningkat seiring dengan promosi dalam perusahaan tersebut, dan dengan pendidikan khusus yang dapat membantu IT support memiliki spesialisasi dalam bidang tertentu. Jenis-Jenis Pekerjaan Lain untuk IT Support IT Engineer IT engineer adalah profesi yang bertugas untuk mendesain, menjaga, dan mengoptimasi berbagai sistem komputer dalam suatu perusahaan. Selain itu, seorang IT engineer juga umumnya harus dapat mendesain software yang digunakan perusahaan dan memberikan pelatihan penggunaan software. Dengan tugas-tugas tersebut, seorang IT engineer tentunya harus memiliki latar belakang lebih spesifik dari IT support. Umumnya IT engineer memiliki latar belakang pendidikan di bidang IT, contohnya dalam jurusan ilmu komputer atau teknik informasi. Selain itu, IT engineer juga harus memiliki pengetahuan mendalam mengenai sistem komputer, jaringan (baik LAN maupun nirkabel), dan pengetahuan programming. IT System Analyst IT system analyst bertugas untuk mempelajari bagaimana berbagai jenis bisnis menggunakan ilmu teknologi dan melihat perubahan tren yang terjadi secara langsung dalam industri tersebut, dan memberikan nasihat untuk pelaku bisnis dalam menggabungkan IT dengan bisnis tersebut. Seorang IT system analyst harus memiliki pengetahuan dasar IT dan pengetahuan mengenai implementasinya dalam dunia nyata. Walaupun begitu, umumnya IT system analyst memiliki pengetahuan dasar dalam penulisan program untuk mengetahui apa saja hal yang dapat dilakukan dan diperbaiki dalam suatu sistem yang sudah digunakan. Data Scientist Dengan semakin banyaknya jumlah data yang dikumpulkan dalam kehidupan sehari-hari, tugas data scientist adalah untuk merapikan data tersebut dan menyajikannya dalam format yang mudah dibaca dan dapat digunakan untuk membuat keputusan bisnis. Data scientist umumnya memiliki latar belakang dalam bidang statistika maupun matematika, dengan pengetahuan khusus dalam bahasa pemrograman yang berhubungan dengan pemrosesan data seperti R, Python, maupun MySQL. App Developer Seorang app developer bertugas untuk mendesain, menciptakan, dan menyiapkan update untuk aplikasi yang bekerja dalam sistem operasi (OS) tertentu. Seorang app developer harus memiliki kemampuan programming, dengan bahasa pemrograman yang umum digunakan adalah Java, C++, atau Swift. Selain itu, pengetahuan khusus yang harus dimiliki oleh app developer adalah penggunaan framework untuk penciptaan berbagai jenis aplikasi perangkat mobile. 📚Baca juga: 10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya! Tips untuk Menjadi IT Support Untuk menjadi seorang IT support, berikut adalah beberapa langkah-langkah dasar yang dapat diikuti: 1. Ambil Pendidikan yang Relevan Pendidikan dalam bidang IT seperti ilmu komputer atau teknologi informasi dapat sangat membantu dalam membangun karir dalam bidang IT support. Jenjang karir lanjutan IT support baik sebagai technical support maupun advanced support biasanya membutuhkan pengetahuan lebih lanjut dalam bidang IT, baik pengetahuan programming, jaringan, software maupun hardware. 2. Miliki Sertifikasi Setelah memiliki pendidikan yang relevan, langkah selanjutnya adalah untuk memiliki sertifikasi dalam bidang yang merupakan tugas IT support. Sertifikasi dalam bidang IT support untuk tingkat dasar umumnya berdasarkan pengetahuan umum mengenai pemasangan komputer, instalasi aplikasi, operasi jaringan nirkabel, dan layanan pelanggan. Beberapa contoh sertifikasi IT support yang umum ditemukan adalah: Google IT Support Professional Certificate untuk IT support umumCisco Certified Network Associate yang berfokus dengan jaringanBerbagai jenis sertifikasi dari Microsoft, yang memiliki fokus dalam bidangnya masing-masing. 3. Dapatkan Pengalaman Kerja Sebagai IT Support IT support merupakan pekerjaan tingkat awal dalam suatu perusahaan. Maka dari itu, umumnya perusahaan yang menggunakan sistem komputer dan jaringan akan membutuhkan banyak IT support. Kesempatan ini dapat digunakan untuk meraih banyak pengalaman sebagai seorang IT support atau bahkan untuk membangun karir dalam bidang ini. 4. Buat CV IT Support yang Menarik Dalam mencari pekerjaan untuk membangun karir IT support, sebuah CV merupakan dokumen yang tidak boleh terlewatkan. CV IT support yang baik menjadi kunci untuk menarik perhatian rekruter dan kesempatan untuk menunjukkan kualifikasi serta pengalaman yang relevan dalam bidang teknologi informasi.Berikut adalah salah satu contoh CV untuk jobseeker bidang IT support:👉 Baca juga:6 Contoh CV Programmer Terbaik dan Cara Membuatnya!Contoh CV IT Support --- Dibuat di CakeCake menyediakan 12+ template CV yang bisa kamu gunakan secara gratis! Buat CV PDF kamu dengan Cake sekarang juga🎉 Buat CV Dengan penggunaan sistem komputer yang semakin umum baik oleh pelaku industri maupun pelanggan, IT support akan semakin dibutuhkan untuk menyelesaikan berbagai masalah yang muncul. Tugas dan tanggung jawab IT support pun akan semakin beragam dalam berbagai industri. Skill IT support juga dapat dipelajari oleh masyarakat umum, sehingga jenjang karir sebagai IT support lebih mudah untuk diikuti bahkan tanpa pengetahuan mendalam soal teknik informatika. Walaupun profesi awal dalam karir IT support seperti IT help desk umumnya tidak membutuhkan pendidikan khusus, untuk mendaki jenjang karir sebagai IT support, ada baiknya untuk memiliki pelatihan atau sertifikasi khusus, sesuai jenis karir yang diinginkan. Setelah memiliki skill dan sertifikasi tersebut, jobseeker dapat mulai mencari pengalaman dan pekerjaan untuk menjadi technical support atau bahkan advanced support.Sedang cari lowongan kerja ITSupport? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari LokerCake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis OlehSasannaditya S. Wang ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!