Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Mar 15th 2023

Berapa Gaji Store Manager dan Apa Syaratnya? [+Contoh CV]

Daftar isi:Pengertian Store Manager (Kepala Toko)Tugas dan Tanggung Jawab Store ManagerKeterampilan yang Harus Dimiliki Store ManagerProspek Karier Store ManagerCara dan Syarat untuk Menjadi Store ManagerApakah kamu suka dengan pekerjaan yang berhubungan dengan toko dan pelanggan? Jika ya, maka Store Manager bisa menjadi salah satu pilihan karier mu. Menjadi Store Manager berarti kamu bertanggung jawab memonitor dan mengawasi kegiatan operasional yang berlangsung dalam sebuah toko/gudang. Pada artikel kali ini, Cake akan membahas seputar pekerjaan Store Manager, tugas dan tanggung jawabnya, beragam skill yang dibutuhkan serta beberapa tips untuk dapat bekerja sebagai Store Manager. Apa itu Store Manager? Store Manager adalah pekerjaan yang sering ditemui dalam bisnis retail atau toko fisik.Setiap bisnis retail, pabrik, grosir, maupun sektor industri lainnya pasti memiliki toko untuk menjual produk fisiknya.Dalam setiap toko, dibutuhkan kepala toko atau yang sering disebut sebagai Store Manager. Pada umumnya, pekerjaan Store Manager berkaitan erat dengan urusan hal-hal internal dan eksternal toko. Misalnya seperti mengatur persediaan barang di toko, mengawasi karyawan toko, mengerjakan hal-hal operasional, menjalin hubungan baik dengan pelanggan, dan lain sebagainya. Seorang Store Manager harus memiliki jiwa kepemimpinan dan skill manajemen yang baik. Kemampuan inilah yang dapat membuat Store Manager bekerja secara efektif. Nah, tugas dan tanggung jawab apa saja yang dikerjakan oleh seorang Store Manager? Yuk, langsung saja simak di paragraf berikutnya! Apa Tugas Seorang Store Manager? Sebagai manajer sebuah toko, Store Manager memiliki tugas rangkap dan peranan yang penting. Berikut adalah beberapa tugas seorang Store Manager: Merekrut, mengarahkan, dan melatih staf toko.Melengkapi dan mengawasi persyaratan operasional toko.Bertanggung jawab atas laporan finansial toko, seperti menyiapkan anggaran tahunan, menjadwalkan pengeluaran, mengevaluasi finansial toko, dan lainnya.Membangun dan menjaga hubungan baik dengan pelanggan toko, dan menanggapi keluhan/komentar pelanggan.Memastikan ketersediaan stok barang atau layanan.Membuat kebijakan penetapan harga barang, dan menentukan promosi penjualan.Memahami tren pasar, dan menganalisis kebutuhan pelanggan.Kreatif dan inovatif dalam mengembangkan bisnis, termasuk mengobservasi apa yang dilakukan oleh pesaing bisnis industri yang sama.Mempelajari iklan, promosi penjualan, serta menganalisis laporan operasional dan keuangan.Menjaga reputasi toko dengan cara mematuhi hukum negara saat mengoperasikan toko. Skill yang Dibutuhkan Store Manager Seorang Store Manager juga harus memiliki beragam skill untuk dapat menjalankan peran yang rangkap. Skill yang dibutuhkan Store Manager mencakup: 1. Kepemimpinan Melatih, mengawasi, dan memberi masukan merupakan contoh tanggung jawab dari seorang pemimpin. Skill kepemimpinan sangatlah penting untuk dapat menjalankan tugas sebagai kepala toko. 2. Mahir Menggunakan Komputer Selain dapat memimpin, Store Manager juga dituntut untuk dapat menyiapkan anggaran tahunan, membuat laporan finansial, dan mengurus dokumen lain yang berhubungan dengan aktivitas dalam toko. Tidak heran jika komputer literasi merupakan kemampuan penting lainnya yang perlu dimiliki oleh Store Manager. Microsoft Word dan Excel adalah beberapa software komputer yang sering digunakan kepala toko. 3. Komunikasi Komunikasi yang baik merupakan kunci untuk membangun hubungan baik antara atasan dan bawahan, klien dan pebisnis, antar sesama karyawan, dan lain sebagainya. Sebagai seorang manajer toko, kamu pun harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dengan karyawan, atasan, dan pelanggan. 4. Kemampuan Mengorganisasi Kemampuan mengorganisasi juga merupakan skill penting lainnya yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas seorang Store Manager. Pekerjaan harian manajer toko pastilah sangat banyak, maka penting untuk dapat mengatur waktu, mendelegasi tugas kepada karyawan, dan membuat jadwal pekerjaan. Ini merupakan beberapa hal yang dapat dilakukan dengan skill organisasi. 5. Kemampuan Memecahkan Masalah Ketika terjadi masalah saat menjalankan tugas, apa yang akan kamu lakukan? Seorang Store Manager tentunya akan mencari akar masalah dan solusi terbaik untuk mengatasi masalah tersebut, Nah, inilah yang dinamakan dengan Problem Solving skill. Prospek Karier Store Manager Pada umumnya, Store Manager merupakan jabatan yang dimulai dari pekerjaan sebagai karyawan toko. Dengan lamanya pengalaman dan skill yang ada, maka karyawan toko pun berkesempatan untuk menduduki jabatan Store Manager. Di Indonesia sendiri, rata-rata gaji seorang Store Manager berkisar dari Rp71,000,000 hingga Rp84,000,000 setiap tahunnya. Keberagaman gaji ditentukan dari lokasi, pengalaman, lamanya waktu bekerja, serta tugas dan tanggung jawab yang ada. Nah, bagaimana caranya untuk menjadi seorang Store Manager yang handal? Tentunya pengalaman adalah guru terbaik dalam bekerja sebagai manajer toko. Jika kamu sudah lama berprofesi sebagai Store Manager, maka kamu pun bisa coba untuk mengalokasi tempat kerjamu. Jika kamu bekerja di perusahaan besar, maka salah satu caranya adalah dengan mengajukan permintaan untuk bekerja di cabang lain. Sebaliknya, jika kamu bekerja di perusahaan kecil, maka kamu bisa mencoba untuk bekerja di perusahaan lain. Dengan berpindah lokasi, maka pengalaman yang akan kamu dapatkan dalam memanajemen toko pun akan lebih mendalam. Selain bertambahnya pengalaman, kamu pun dapat mengasah skill mu. Tips untuk Menjadi Store Manager Inilah beberapa tips penting untuk dapat berkarir sebagai Store Manager. 💡 Menempuh Pendidikan Seperti pekerjaan lainnya, pendidikan adalah salah satu elemen penting untuk melamar pekerjaan. Di Indonesia sendiri, rata-rata pendidikan yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Store Manager sangatlah beragam, mulai dari jenjang SMA, Diploma, hingga S1. Beberapa pilihan jurusan S1 misalnya seperti jurusan Bisnis, Ekonomi, Marketing, Komunikasi, dan Retail Management. Dengan menempuh pendidikan yang semakin tinggi tentunya kamu juga akan menjadi kandidat yang lebih berkualitas. 💡 Mendapatkan Pengalaman Kerja dalam Bidang Retail Selain pendidikan, pengalaman kerja juga merupakan hal yang sama pentingnya. Mulailah dengan bekerja di posisi awal, misalnya seperti bekerja sebagai karyawan toko atau sebagai retail Store Manager yang bertanggung jawab dalam mengurusi sebuah unit/departemen. Dengan begitu, kamu akan belajar banyak hal termasuk skill apa saja yang dibutuhkan untuk dapat bekerja sebagai Store Manager. 💡 Buat CV Store Manager Menarik Setelah menempuh pendidikan dan menggarap pengalaman kerja, kini waktunya untuk menuliskannya di CV. Inilah contoh CV Store Manager yang menarik: Contoh CV Store Manager (Kepala Toko) -- Dibuat di Cake Mau buat CV digital mudah dan gratis? Yuk, langsung aja kunjungi Cake. Template beragam! 100% gratis!🎉Buat CV🔑 Key Takeaways Nah, itulah pembahasan seputar pekerjaan Store Manager yang perlu kamu ketahui. Inilah beberapa poin penting dari artikel kali ini, semoga membantu! Store Manager adalah pekerjaan yang berhubungan dengan hal-hal internal dalam toko, misalnya seperti urusan operasional, stok barang, laporan finansial, dan lainnya.Tugas dan tanggung jawab pengawas toko sangatlah beragam, maka skill leadership dan manajemen yang kuat sangatlah dibutuhkan.Di Indonesia, rata-rata gaji tahunan seorang Store Manager berkisar dari Rp71,000,000 hingga Rp84,000,000.Pendidikan dan pengalaman kerja merupakan langkah awal yang dapat diambil sebelum bekerja sebagai seorang Store Manager.Rata-rata pendidikan seorang Store Manager di Indonesia dimulai dari jenjang SMA, Diploma, hingga S1.Leadership, Management, dan komunikasi merupakan contoh softskill yang diperlukan untuk dapat bekerja sebagai Store Manager.--- Ditulis Oleh Lydia Gavrila ---
Industry & Job Overview
Dec 21st 2022

Apa itu Animator? Tugas, Gaji Hingga Skill yang Dibutuhkan!

Daftar Isi: Pengertian AnimatorJob Desk AnimatorSkill dan Kualifikasi Seorang AnimatorProyeksi Karir AnimatorCara Menjadi Animator Siapa yang tidak suka menonton film kartun, ataupun video games? Tidak hanya itu, iklan yang muncul di televisi, media sosial, dan video penjelasan menjadi sangat menyenangkan untuk ditonton jika terdapat karakter animasi yang lucu di dalamnya. Animasi memiliki peran yang sangat besar untuk menarik perhatian penonton. Tidak heran, ini menjadi salah satu bidang yang banyak dicari perusahaan. Orang yang membuat animasi dinamakan animator. Berkat pekerjaan animator, kita dapat menikmati ilustrasi apik yang menghibur. Namun, apakah kemampuan menggambar dan menggunakan software komputer cukup untuk memulai karier sebagai animator? Walaupun menjadi pekerjaan yang menjanjikan, tapi profesi animator tidak sesederhana itu. Kali ini Cake akan membahas lebih detail tentang apa itu animator, apa saja tugas seorang animator, berapa gaji seorang animator Indonesia, jenis-jenis animator, jenjang karir animator, dan cara menjadi animator!Apa itu Animator? Animator adalah seseorang yang menciptakan berbagai gambar (dalam frame), kemudian menggabungkan semua frame dengan kecepatan tertentu sehingga tercipta sebuah ilusi gerakan. Sederhananya, adalah dengan mengurutkan kumpulan gambar, dan ditampilkan satu per satu dengan cepat sehingga gambar pun akan terlihat hidup dan bergerak. Untuk menciptakan kesan gerakan yang halus, pembuat animasi harus mempertimbangkan frame rate atau jumlah gambar yang ditampilkan setiap detik. Frekuensi gambar animasi yang umum digunakan dalam sebuah film adalah 24 fps (frame per second). Oleh sebab itu, gerakan akan terlihat sangat halus dan dapat dinikmati dengan baik. Jika kita mencari informasi mengenai pembuat animasi, kita juga akan menemukan berbagai bidang animasi. Mengetahui jenis-jenis animasi, akan membantu seorang animator mengetahui bidang karir mereka. Mari kita bahas lebih detail mengenai jenis-jenis animasi.Animasi Tradisional Jenis ini merupakan jenis animasi 2D klasik, dimana animator menggambar setiap frame dengan tangan, kemudian memindahkan rangkaian gambar ke dalam selembar kertas seluloid transparan. Ini membuat animasi tradisional sering juga disebut cel animation, atau animasi sel. Dengan berkembangnya zaman, fungsi sel digantikan dengan komputer, atau pada saat ini, banyak animator yang langsung menggambar pada komputer dengan sebuah tablet, tidak lagi menggunakan kertas dan pensil. Poin terpenting animasi tradisional adalah, animator tetap membuat gambar berdasar frame per frame. Contoh: Snow White and the Seven Dwarfs (1937), Pinocchio (1940), The Little Mermaid (1989) Animasi 2DAnimasi 2D dibuat dengan gambar vektor. Jenis ini dirasa lebih mudah dibanding animasi tradisional, karena animator dapat menggunakan gambar karakter yang sama secara berulang, tanpa harus mengulangi gambar setiap frame. Contoh: Tom and Jerry, SpongeBob Square Pants, Scooby DooAnimasi 3DJenis animasi ini paling banyak digunakan saat ini. Animasi 3D, juga disebut dengan CGI (computer generated imagery). Dengan bantuan software animasi 3D, pembuat animasi dapat menggerakkan bagian tubuh dan mengatur posisi karakter. 3D animator juga tidak perlu menggambar terlalu banyak, namun setiap proses tetap harus dilakukan per frame. Contoh: Toy Story, Frozen, How to Train Your Dragon (2010)Motion Graphic Berbeda dari ketiga jenis animasi di atas. Motion graphic tidak berdasar pada suatu karakter atau alur cerita. Keahlian menggambar tidak diperlukan, karena jenis animasi ini berfokus pada membuat ilusi gerakan pada sebuah bentuk, tulisan, atau logo. Motion graphic dapat berupa bentuk 2D atau 3D. Contoh: video penjelasan, iklan, logo bergerak, teks bergerak.Stop Motion Sama seperti animasi tradisional, animasi stop motion juga menggabungkan serangkaian frame dan membuatnya menjadi sebuah ilusi bergerak. Namun, jenis stop motion menggunakan teknik fotografi untuk menangkap objek nyata. Pembuat animasi stop motion akan mengambil gambar sebuah objek, lalu memindahkan sedikit posisi objek tersebut, dan kembali mengambil gambar. Teknik ini biasanya menggunakan ratusan atau jutaan foto yang akan digabungkan menjadi slideshow berkecepatan tinggi. Contoh: The Lego Movie, Shaun The Sheep Movie📚 Baca juga:Desainer Grafis: Tugas, Skill yang Dibutuhkan Sampai Gajinya!Apa Tugas Animator? Apapun jenis animator, pada dasarnya profesi animator akan memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama. Lalu, apa saja tugas dan tanggung jawab animator? 1.Merancang storyboard Storyboard adalah sebuah konsep atau narasi, yang berisi keseluruhan ide yang akan dituangkan. Storyboard ini menjadi landasan dari animasi yang akan dibuat. Biasanya pembuat animasi akan menyampaikan storyboard kepada tim, dengan harapan orang lain akan bisa memahami alur ataupun maksud dari cerita yang dibuat. Oleh sebab itu, storyboard yang kuat menjadi poin penting untuk tahapan produksi sebuah film animasi. 2.Membuat desain animasi Setelah membuat storyboard, tugas penting seorang animator adalah membuat desain animasi. Animasi yang diciptakan harus memiliki karakter kuat, dengan harapan penonton akan dapat mendeskripsikan kepribadian karakter dengan hanya melihat ekspresi wajah. Pada tahapan ini, pembuat animasi biasanya akan terlibat banyak rapat dengan staf lain untuk membicarakan ide dan konsep mengenai karakter animasi yang kelak akan dipakai. Skill yang Dibutuhkan Profesi Animator Karir animator menjadi semakin populer. Namun, keahlian apa saja yang dibutuhkan profesi animator? Apakah keahlian menggambar dan menggunakan software komputer saja cukup? Mari kita bahas satu per satu. 1. Menguasai software desain Semakin berkembangnya penggunaan teknologi, saat ini para animator sudah mulai mahir dalam menggunakan software desain. Beberapa software yang sering digunakan animator adalah Adobe Premiere, Adobe After Effects, Flash, Autodesk 3ds Max, Adobe Animate, Adobe Creative Cloud. Selain itu, terdapat Autodesk Maya, yang menjadi software populer di antara 3D animator. Houdini, Maxon, Keyshot, dan Blender juga merupakan contoh software lain yang dipakai 3D animator. Dengan menguasai software–software di atas, akan menambah nilai plus untuk mengembangkan jenjang karir animator. 2.Perhatian terhadap detail dan kesabaran Dengan semakin banyaknya film, dan video games yang memiliki resolusi 4K membuat para pembuat animasi harus memperhatikan detail secara sempurna. Warna, bentuk, posisi suatu benda, efek-efek yang diberikan dalam setiap satu frame harus benar-benar diperhatikan secara cermat, karena kesalahan kecil dapat membuat kualitas animasi menurun. Selain itu, membuat sebuah gerakan akan membutuhkan banyak gambar dan waktu. Maka, tidak heran jika pembuat animasi dapat memakan waktu hingga berbulan-bulan untuk menyelesaikan 1 pekerjaan. Setelah frame yang dibuat selesai, mereka pun masih harus melakukan pengecekan secara detail. Dengan pekerjaan yang seperti ini, tentu juga diperlukan kesabaran yang besar bagi seorang animator. 3.Kreativitas tinggi Pekerjaan animator biasanya dituntut untuk memiliki kreativitas yang tinggi. Seorang animator biasanya juga memiliki daya imajinasi, dan daya visualisasi yang baik, serta memiliki bakat artistik. Penonton 3D animasi akan membayangkan untuk melihat sesuatu yang mereka tidak pernah lihat sebelumnya. Sehingga tugas 3D animator tidak hanya merubah dunia nyata menjadi fantasi, namun juga harus memperhatikan karakter yang dibangunnya kuat, memiliki kepekaan ritme, dan memastikan bahwa setiap pergerakan yang dibuat dapat berkesan di mata penonton. 4.Kemampuan story telling Walaupun, biasanya pekerjaan animator akan dibantu tim yang bertanggung jawab dengan cerita, namun dalam pekerjaan animasi juga diharapkan memiliki kemampuan bercerita yang baik. Seorang animator akan menentukan arah dan unsur-unsur cerita, seperti tema, alur, latar, dan karakter. Hal ini juga nantinya yang akan dituangkan ke dalam storyboard. 5.Teamwork dan komunikasi yang baik Pekerjaan animasi bukanlah pekerjaan individu. Pembuat animasi biasanya akan selalu berkolaborasi dengan animator lain, tim produksi, tim pemasaran, serta manajer proyek. Mau bekerja sama serta terbuka terhadap kritik dan saran, memiliki rasa empati, penalaran, dan keterampilan interpersonal juga dapat membantu untuk bekerja secara efektif bersama rekan kerja. 6.Mampu bekerja di bawah tekanan Semakin banyaknya kebutuhan animasi, akan membuat profesi animator dituntut untuk bekerja dengan cepat. Pekerjaan yang banyak, ditambah harus memastikan setiap detail pekerjaan sempurna membuat pekerjaan animator penuh dengan tekanan. Oleh sebab itu, kemampuan bekerja di bawah tekanan menjadi sangat penting bagi animator untuk dapat menyelesaikan setiap pekerjaan sesuai dengan deadline. 7.Manajemen waktu yang baik Pekerjaan animator sangat lekat dengan deadline. Waktu akan sangat berpengaruh terhadap pekerjaan tim secara keseluruhan. Merencanakan jadwal kerja menjadi langkah tepat untuk membantu kemampuan manajemen waktu, sehingga animator dapat menyelesaikan sebuah pekerjaan dengan kualitas yang baik dan tepat waktu. Hal ini juga dapat mengurangi resiko seperti pelanggaran kontrak dengan klien, ataupun kerugian finansial. Jenjang Karir Animator Jenjang Karir AnimatorDengan semakin maraknya penggunaan teknologi dan animasi, tentu akan membuat karir sebagai animator sangat menjanjikan. Kamu bisa memulai dengan freelance, dan semakin berkembangnya keterampilan, tentu akan sangat mungkin bagi kamu untuk bekerja di sebuah perusahaan ternama sebagai animator junior, atau storyboard animator, kemudian naik jabatan menjadi animator senior, direktur seni, hingga manajer produksi. Industri televisi, perusahaan produksi film, studio animasi dan efek khusus, perusahaan game, perusahaan iklan, perusahaan desain web, dan perusahaan berbasis media lainnya menjadi tempat umum meniti karir sebagai animator. Freelance animator juga biasanya bekerja dengan banyak perusahaan bisnis atau industri hiburan. Gaji animator Indonesia sendiri dapat berkisar antara 4-8 juta per bulan, tergantung dari dimana tempat bekerja, kompetensi, dan pengalaman yang dimiliki. Bagaimana dengan lingkungan pekerjaan animasi? Pembuat animasi dapat bekerja di sebuah studio, tempat kecil pribadi, ataupun ruang kantor terbuka. Meja kantor seorang animator biasanya akan dilengkapi dengan peralatan menggambar, ataupun komputer beserta perangkat lunak yang diperlukan. Pekerjaan animasi lebih sering bekerja melebihi jam kerja normal, tidak jarang mereka juga akan bekerja pada saat akhir pekan dan hari libur. Hal ini dilakukan untuk dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan deadline.Cara Menjadi Animator Setelah membaca penjelasan dari Cake, apakah kamu mulai memiliki pandangan untuk dapat bekerja di studio impian? Sebelum memulai karir animator, mari kita simak dahulu bagaimana cara menjadi animator. 1. Memiliki gelar sarjana Bagi kamu yang tertarik memiliki profesi animator, maka kamu bisa mempertimbangkan untuk memiliki gelar sarjana di bidang ilmu animasi, ilmu komputer, desain grafis, desain komunikasi visual, ataupun jurusan lain yang sesuai. Selain S1, saat ini semakin banyak animator yang juga melanjutkan studi S2. Studi lanjut akan membuat kamu dapat mengembangkan karir dan mempersiapkan diri untuk posisi senior dalam karir animator. Pendidikan universitas akan membantu kamu untuk lebih memahami cara membuat karakter animasi, membuat efek khusus, hingga membuat storyboard. Selain itu, kamu juga bisa mengembangkan koneksi dengan profesional lain di bidang yang sama, serta dapat memiliki kesempatan berkolaborasi untuk mengembangkan pengalaman.📚 Baca juga:10 Prospek Kerja Desain Komunikasi Visual (DKV) yang Menjanjikan! [+Gaji, Info Kuliah, dll.] 2. Tentukan spesialisasi Menentukan spesialisasi khusus dapat membantu kamu untuk meniti karir sebagai animator. Contoh spesialisasi pekerjaan animasi adalah, video games, desain web, pembuatan efek khusus, animasi untuk film atau video, animasi 2D, animasi 3D, atau desain grafis. 3. Memperluas pengalaman dan mengembangkan portofolio Sebelum merintis karir animator, usahakan untuk memiliki pengalaman sebanyak-banyaknya. Kamu bisa memulai melakukan pekerjaan sukarela, bekerja freelance, mengikuti kompetisi animasi, ataupun pekerjaan magang. Selain itu, kamu juga bisa mengambil kelas-kelas tambahan atau sertifikasi yang relevan. Memiliki portofolio yang baik menjadi kunci dalam melamar pekerjaan animasi. Sehingga, memiliki pengalaman yang banyak, akan membantu portofolio kamu menjadi lebih kuat dibandingkan pelamar kerja lainnya. Kamu juga bisa cek Cara Membuat Portofolio Menarik di Cake! 4. Melamar pekerjaan dengan CV yang menarik Selanjutnya, tahapan paling penting dalam melamar pekerjaan animator adalah dengan membuat CV yang profesional! Kamu boleh mengikuti tips berikut ini: Perlihatkan prestasi dan pencapaian kamu di CV pembuat animasi.Gunakan angka sebagai tolak ukur dalam mendeskripsikan pencapaianmu.Cantumkan juga penghargaan, sertifikasi, pelatihan, atau proyek-proyek kamu. Yuk, simak CV animator yang baik dan menarik ini!Contoh CV Animator untuk Melamar Kerja - Dibuat di Cake Buatlah CV animator kamu sekarang juga di Cake, 100% gratis dan mudah! Banyak template menarik dan kreatif yang bisa kamu gunakan.🎉 Buat CV Itulah penjelasan mengenai profesi animator yang Cake berikan. Semoga, kamu sudah memiliki gambaran mengenai apa yang dimaksud dengan animator, dan cara menjadi animator. Apakah kamu semakin bersemangat untuk memulai jenjang karir sebagai animator? Yuk persiapkan diri mulai dari sekarang. Mengambil strata pendidikan di bidang animasi - kelas-kelas tambahan atau sertifikasi yang relevan juga dapat memberi nilai plus.Perluas pengalaman - mengambil sebanyak-banyaknya peluang freelance, magang, mengikuti kompetisi.Memiliki portofolio yang kuat - banyaknya pengalaman dan keahlian akan membantu kamu memiliki portofolio yang baik.Menentukan spesialisasi - spesialisasi di bidang yang kamu suka akan membantu kamu fokus meniti karir sebagai animator.Membuat CV yang baik dan menarik - menonjolkan pengalaman dan keahlian di CV. Semoga kamu bisa memiliki jenjang karir animator yang sukses! Selamat mencapai cita-cita kamu. --- Ditulis Oleh Fiorency Santoso ---

Security Engineer: Pengertian, Skill, Jenjang Karir, Hingga Gaji

Profesi security engineer atau pengaman siber masih tergolong baru, namun keberadaan profesi ini sangatlah penting. Sebagian besar orang dan bisnis menggunakan teknologi di era digital ini untuk keperluan pribadi dan pekerjaan, tapi apakah perangkat digital yang kamu dan perusahaan-perusahaan gunakan aman dari serangan siber?🔎 Fakta: Indonesia menghadapi hampir 1 miliar serangan siber sepanjang tahun 2022, diantaranya berupa malware, kebocoran data, dan aktivitas trojan (CNN Indonesia). Disinilah pentingnya pekerjaan cyber security. Security engineer atau yang dikenal juga sebagai cyber security adalah karyawan dari suatu perusahaan yang akan menangani masalah keamanan siber dan mencegahnya. Penasaran apa yang dimaksud dengan security engineer? Apa saja tugas cyber security, gaji, dan caranya menjadi security engineer? Yuk, kita simak artikel Cake kali ini! Daftar isi: Definisi Security Engineer Tugas dan Tanggung Jawab Security Engineer Skill Penting Security Engineer Tools yang Sering Digunakan Security Engineer Prospek Pekerjaan, Jenjang Karir, dan Gaji Security Engineer Tips Menjadi Security Engineer Pengertian Security Engineer Apa itu cyber security engineer? Cyber security engineer atau security engineer adalah orang yang memantau dan memastikan keamanan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) dari kemungkinan penyalahgunaan, kebocoran data, gangguan, penyadapan, peretasan, dan ancaman kejahatan dunia maya lainnya. Pemerintah, perusahaan, dan individu biasanya menjadi target dari kejahatan siber. Oleh karena itu, security engineer biasanya bekerja untuk instansi pemerintah, perusahaan, atau bahkan untuk perorangan, dengan tujuan untuk mencegah terjadinya serangan siber yang fatal. Salah satu kasus yang paling sering terjadi di Indonesia sekarang ini adalah phising (pengelabuan) dimana peretas mencuri data pribadi korban dengan menipunya untuk menginstal ransomware melalui email, link, atau file APK. Data tersebut kemudian bisa dijual ke dark web (web gelap) atau digunakan untuk pencurian identitas untuk membuat kartu kredit atas nama korban dan lain sebagainya. Dampak pada instansi pemerintah dan perusahaan yang terkena serangan juga sangatlah fatal karena kemungkinan besar mereka akan kehilangan reputasi dan asetnya seperti kasus dugaan serangan siber BSI. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pekerjaan security engineer sangatlah bermanfaat dan berpotensi untuk berkembang di masa depan. 🔎 Security engineer dikenal juga sebagai network security engineer, information security engineer, information system security engineer, information assurance engineer, dan IT security. 👉Baca juga pekerjaan yang terkait dengan security engineer: 10 Cara Menjadi Hacker Profesional secara Otodidak bagi Pemula! Tugas dan Tanggung Jawab Cyber Security Engineer? Setelah mengetahui apa itu security engineer dan perannya, mari kita ketahui apa saja tugas cyber security. Berikut ini adalah job desk security engineer: Security engineer bertugas untuk mempraktikan keamanan siber untuk melindungi sistem komputer, perangkat lunak, jaringan, dan informasi serta mencari solusi yang terbaru dan efektif.Memantau dan menganalisa jaringan dan sistem komputer yang berisiko terhadap serangan siber.Merancang dan mengembangkan arsitektur keamanan komputer.Mengatasi situasi ketika terjadi serangan siber atau situasi keamanan lainnya.Melakukan pengujian penetrasi untuk menemukan celah dari sistem keamanan siber perusahaan.Merekomendasikan dan mengedukasi karyawan tentang perubahan yang berkaitan dengan keamanan sistem perusahaan.Membuat SOP dan protokol mengenai cyber security.Menulis laporan lengkap tentang hasil temuan dan perencanaan untuk meningkatkan keamanan sistem lebih lanjut. Job desk security engineer akan berbeda-beda di setiap perusahaan, dan contoh tugas security engineer di atas hanya merupakan sebuah gambaran umum. Jadi sebelum melamar kerja, pastikan lagi job-desk kamu ke perusahaan yang ingin kamu lamar, ya. Skill yang Dibutuhkan Security Engineer Hard Skill Security Engineer Dasar-dasar teknologi: pekerjaan cyber security memerlukan pengetahuan dasar teknologi seperti sistem operasi, konfigurasi jaringan komputer, firewall, perangkat lunak, perangkat keras, dll.Programming: security engineer juga harus mahir dalam programming dan programming language Python, JavaScript, C++, Ruby, Node.js, Go, dan PowerShell. Bahasa pemrograman ini penting untuk dipahami untuk mencegah peretas mengakses data perusahaan.Troubleshooting: ketika suatu masalah muncul, security engineer harus mampu menerapkan pengetahuan mereka untuk menyelesaikan masalah tersebut. Kemampuan ini juga diperlukan untuk merancang solusi keamanan digital perusahaan.Manajemen data: security engineer juga harus bisa menyusun dan melindungi data internal dan eksternal perusahaan, karena perusahaan-perusahaan di era ini semakin sering menggunakan teknologi sehingga semakin banyak juga data yang dikumpul oleh perusahaan. Soft Skill Security Engineer Komunikasi: ini merupakan soft skill yang sangat penting untuk security engineer karena dalam pekerjaannya, mereka harus mampu memberikan presentasi, berbicara kepada klien, mengkomunikasikan masalah dan solusi kepada perusahaan.Kemampuan beradaptasi: perkembangan teknologi sangatlah cepat dan ancaman baru juga harus dihadapi security engineer. Oleh karena itu, security engineer harus mampu mempelajari perkembangan teknologi terbaru dan tetap up-to-date dalam industrinya.Kerja tim: mengatasi masalah keamanan siber perusahaan tidak dapat terjadi begitu saja, seringkali security engineer perlu bekerja dalam tim dan meminta pendapat dari berbagai ahli dan pemangku kepentingan untuk menyelesaikannya.Perhatian pada detail: pekerjaan cyber security perlu memperhatikan detail sekecil apapun untuk menemukan akar dari masalah atau saat melakukan pengujian penetrasi. Tools yang Sering Digunakan Security Engineer Dibawah ini adalah beberapa tools yang paling sering digunakan oleh security engineer: 1. Metasploit 💰 Biaya Metasploit: gratis, Pro ($15.000 USD/tahun), Express ($2.000 - $5.000 USD/tahun) Metasploit adalah framework open-source yang menyediakan informasi tentang kerentanan keamanan yang digunakan oleh security engineer dalam pengujian penetrasi. Ethical hacker (white hacker) dan Cracker (black hat) dapat menggunakan framework ini untuk mengakses data. 2. Wireshark 💰 Biaya Wireshark: gratis Wireshark adalah software open-source yang berfungsi untuk menganalisa jaringan. Tools ini dapat menangkap trafik dan data secara real time dari jaringan internet. Selain itu, Wireshark juga biasanya digunakan untuk troubleshoot jaringan yang sedang bermasalah. 3. Nmap 💰 Biaya Nmap: gratis Nmap merupakan aplikasi yang cukup populer diantara security engineer pemula karena mudah digunakan. Nmap juga merupakan software open-source yang berfungsi untuk mengeksplorasi keamanan jaringan. 4. Nikto 💰 Biaya Nikto: gratis Nikto bersifat open-source dan digunakan oleh security engineer untuk memindai kerentanan jaringan web. Software ini memang didesain untuk bekerja secara cepat dan efisien, oleh karena itu admin web biasanya bisa mendeteksi bahwa jaringannya sedang dipindai. 5. John the Ripper 💰 Biaya John the Ripper: gratis Software open-source ini juga sering digunakan oleh hacker, etis dan non-etis, untuk memecahkan kata sandi. Aplikasi ini sangat populer dan mudah digunakan untuk menemukan password. Kenapa Security Engineer Merupakan Profesi yang Diidamkan? 1. Prospek Pekerjaan Security Engineer Di era digital ini, banyak perusahaan yang memerlukan security engineer namun sektor ini masih kekurangan bakat cyber security (kominfo.go.id). Karena demand-nya yang tinggi, prospek kerja security engineer bisa dibilang cukup bagus dan terjamin di Indonesia. 2. Gaji Security Engineer Gaji cyber security atau security engineer berkisar antara: Rp 5.000.000 - Rp 10.000.000. Kisaran gaji cyber security ini bisa saja lebih tinggi jika kamu bekerja di perusahaan ternama atau bahkan di instansi pemerintah seperti di Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), kepolisian, militer, kementrian, dll. Selain itu, kamu juga bisa bekerja di bidang pekerjaan cyber security sebagai freelancer bug hunter atau system security. 3. Jenjang Karier Security Engineer Dalam pekerjaan cyber security, kamu dapat menempuh jenjang karier berikut ini: Security engineerSecurity architectSecurity analystDeveloper software securityAuditor securityChief Information Security Officer atau Chief Information Officer (CIO) Sedang cari pekerjaan security engineer atau pekerjaan di bidang IT lainnya? Yuk, cari kerja di Cake, 100% gratis dan transparan!🎉Cari Kerja Tips untuk Menjadi Security Engineer 1. Menempuh Pendidikan Syarat pertama untuk bekerja di bidang security engineer adalah menempuh pendidikan S1. Nah, untuk menjadi cyber security harus ambil jurusan apa? Jurusan Teknik InformatikaJurusan Sistem InformasiJurusan Ilmu Komputer, dan jurusan bidang IT lainnya. Sebenarnya kamu bisa menjadi security engineer tanpa jurusan yang terkait, tetapi kamu akan menjadi jauh lebih unggul dari pelamar lainnya jika kamu memiliki S1 di bidang IT. Jika ini kasus kamu, maka kamu bisa ikut pelatihan, bootcamp, workshop, dan mengambil sertifikasi. 2. Memiliki Sertifikasi Jurusan IT atau bukan, memiliki sertifikasi pastinya akan meningkatkan kesempatan kamu menjadi security engineer. Ditambah lagi, mayoritas lowongan kerja security engineer biasanya mewajibkan pelamar untuk memiliki setidaknya satu sertifikasi. Berikut adalah sertifikasi security engineer yang bisa kamu ambil: Certified Information Systems Security Professional (CISSP)Certified Information Security Manager (CISM)CompTIA Security+Certified Information Systems Auditor (CISA) 3. Mulai Karir di Posisi Entry Level IT atau Cyber Security Kebanyakan pekerjaan cyber security mengharuskan pelamar untuk memiliki pengalaman dalam bidang IT dan cyber security. Oleh karena itu, mulailah perjalanan karier kamu sebagai security engineer dari pekerjaan IT entry-level. Tidak hanya melatih skill dan menambah pengetahuan kamu, ini juga akan membuat kamu lebih dipercaya oleh perusahaan untuk memegang posisi keamanan siber di perusahaan. 4. Buat CV Security Engineer Menarik Pengalaman dan pengetahuan cyber security kamu akan sia-sia jika kamu tidak tahu bagaimana cara membuat CV yang baik dan menarik. Perhatikan contoh CV Security Engineer di bawah ini untuk inspirasi kamu!Contoh CV Security Engineer - Dibuat di CakeIngin buat CV Profesional seperti di atas? Langsung aja buat di Cake, ada 50+ template gratis, ATS-friendly, dan mudah digunakan!🎉Buat CV Key Takeaways Itu dia rangkuman lengkap tentang pekerjaan security engineer dari Cake. Sebelum mengakhiri artikel ini, mari kita simak ulang poin-poin penting untuk mendapatkan pekerjaan cyber security: Pekerjaan cyber security dikenal dengan berbagai nama seperti security engineer, IT security, network security engineer, information security engineer, information system security engineer, dan information assurance engineer.Security engineer adalah orang yang bertanggung jawab dalam keamanan teknologi perusahaan dalam sisi perangkat lunak dan juga perangkat keras dari ancaman serangan siber.Skill utama yang diperlukan security engineer adalah pengetahuan dasar teknologi, troubleshooting, manajemen data, dan programming.Tools yang sering digunakan security engineer: Metasploit, Wireshark, Nmap, Nikto, John the Ripper.Untuk mendapatkan pekerjaan security engineer, kamu perlu menempuh pendidikan S1 di bidang IT, memiliki sertifikasi, mempunyai pengalaman di bidang IT, dan kamu harus membuat CV security engineer yang profesional.Lihat artikel Cake tentang 20 contoh CV kerja untuk inspirasi kamu! Semoga perjalanan karier kamu menjadi security engineer lancar, ya! 📚 Baca juga: 10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya! Ingin buat CV ATS-friendly yang profesional biar dilirik HRD? Cobain Cake untuk membuat CV Online, portofolio lamaran kerja, dan juga cari lowongan kerja di job portal kami. 100% GRATIS!+ --- Ditulis Oleh Cindy Graciella ---
Industry & Job Overview
Nov 18th 2025

Mengenal Profesi Account Executive: Tugas, Skill, dll.

Masih merasa asing dengan istilah account executive? Atau sudah mengetahui account executive artinya apa dan berperan sebagai apa? Kini sudah banyak perusahaan membuka lowongan untuk posisi account executive. Seperti dilansir oleh Zippia, lowongan pekerjaan untuk bagian analitik diperkirakan akan bertumbuh 5% dari 2018 hingga 2028 kelak. Sekilas pekerjaan ini mirip dengan sales, tetapi dari aspek yang berbeda. Sebenarnya apa itu account executive? Account executive atau biasa disingkat AE, bertugas untuk mencari klien dan menjalin hubungan baik dengan klien untuk menghasilkan kerjasama jangka panjang antara klien dan perusahaan. Namun pekerjaan account executive tidak sepenuhnya sama dengan sales penjualan. Biasanya sales hanya fokus pada penjualan jangka pendek. Tugas account executive juga memelihara hubungan baik dan menjadi jembatan antara kebutuhan klien kepada perusahaan. Sebagai seorang staff account executive, tanggung jawab Anda biasa dimulai dengan mengelola klien lama, lalu klien baru. Seiring berjalannya waktu, anda akan menangani beberapa klien sekaligus. Secara umum, account executive tugasnya adalah membantu dalam mencari prospek klien baru dan memastikan kepuasan klien sejalan dengan layanan yang diberikan oleh perusahaan. Untuk pemahaman yang lebih mendalam, mari kita jelajahi pengertian dan tugas-tugas utama seorang Account Executive lebih dalam lagi.Daftar isi: Pengertian Account Executive Tugas dan Tanggung Jawab Account Executive Keterampilan yang Harus Dimiliki Account Executive Jenjang Karier Account Exevutive (AE) Cara dan Syarat untuk Menjadi Account Executive Apa itu Account Executive? Apa itu AE atau account executive? Secara harfiah, accounts berarti akun atau klien, sedangkan executive bisa berarti pelaksana. Jadi dapat disimpulkan secara sederhana bahwa account executive adalah pendukung atau jembatan bagi klien kepada perusahaan. Selain itu, account executive artinya juga sebagai pendukung divisi sales. Klien yang berasal dari divisi sales, bisa diteruskan kepada tim account executive untuk terus di follow-up. Pertanyaan sederhana seperti, “bagaimana tingkat kepuasan Anda terhadap produk atau jasa kami?” bisa mempertahankan klien untuk tetap loyal dan meneruskan kerjasama jangka panjang yang menguntungkan dua belah pihak. Oleh karena itu account executive juga sering disebut sebagai key account executive, karena berperan sebagai “kunci” dari klien. Account executive biasanya ada di industri pemasaran, public relations, dan financial services seperti bank, asuransi, dan investasi. Selain itu, kamu juga bisa melihat pekerjaan account executive di perusahaan teknologi yang menyediakan hardware dan software. Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di CakeResume! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Loker Apa Tugas Seorang Account Executive (AE)? Berawal dari sales tradisional yang menjual produk atau jasa kepada klien, dan setelah penjualan berhasil, tim sales akan meneruskan klien tersebut kepada bagian customer service atau account executive. Tugas account executive paling utama adalah menggunakan metode penjualan dan mempertahankan hubungan baik dengan klien meskipun transaksi jual beli telah selesai. Hal ini bisa memperbesar kemungkinan klien tersebut untuk menggunakan produk dan jasa perusahaan di masa mendatang. Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa lihat tugas account executive berikut ini: Mengelola klien lama yang ada, dengan menjalin komunikasi yang baik kepada klien tersebut dalam membangun kerjasamaMencari klien baru untuk kerjasama di masa mendatangMonitor kinerja sales dan memastikan target bisa tercapaiMenawarkan dan merancang iklan atau publisitas untuk klien dalam rangka promosi kerjasamaMerincikan daftar harga periklanan sesuai perjanjian dengan klienBekerja sama dengan tim marketing dan production team untuk membangun strategi sales untuk klien baru dan lama Pasang GRATIS 3 lowongan kerja pertama untuk perusahaan Anda. Sortir CV rekrut kandidat berkualitas dengan mudah sekarang juga! 🎉Pasang Loker Skill yang Dibutuhkan Account Executive Biasanya account executive memiliki gelar sarjana di bisnis administrasi, komunikasi, atau studi lainnya yang berhubungan dengan bisnis. Pekerjaan account executive juga dituntut untuk memiliki skill yang beragam dan pemahaman yang cukup tentang industri dimana mereka bekerja. Namun umumnya, account executive wajib memiliki skill berikut: 1. Manajemen Proyek Seperti disebutkan sebelumnya, account executive bisa saja memegang lebih dari satu klien, baik itu klien lama maupun baru. Dan sebagai “juru kunci” dari klien, kamu sebagai account executive harus mengerti setiap project yang sedang berlangsung dari masing-masing klien. Skill manajemen project ini dibutuhkan untuk mengelola dengan terstruktur setiap project klien yang sedang ditangani, supaya tidak ada project yang macet hanya karena kamu lupa briefing. 2. Sales atau penjualan Account executives tidak selamanya hanya mengatur dan mengelola klien. Ada kalanya account executive juga turun langsung ke penjualan dengan mencari prospek klien baru. Dalam mencari klien baru, mempertahankan hubungan baik dengan klien lama juga tidak boleh dilupakan. Project dari klien lama harus tetap berjalan dengan baik. 3. Negosiasi dengan Klien Mencari klien baru memang tidak mudah, kamu juga harus pandai bernegosiasi dengan klien baru, dengan menyesuaikan apa saja kebutuhan mereka dan memberikan solusi dari produk dan jasa yang disediakan perusahaan. Jika proses negosiasi berjalan lancar, maka kamu juga bisa lebih mudah menjaga komunikasi baik dengan klien. 4. Analitis Semakin senior seorang account executives, mereka harus bisa menganalisis perubahan tren dan industri untuk membantu tim dan juga junior account executives. Pandangan dan analisa account executives senior sangat diperlukan untuk tetap menjaga dan meneruskan nilai baik perusahaan kepada klien. Prospek KarierAccount Executive Jenjang Karier Account ExecutiveJika kamu sedang mempertimbangkan pekerjaan account executives, kamu harus memperhatikan jenjang karir dari seorang account executive. Account executive bisa bekerja di industri media maupun non-media, dan gaji account executive juga berbeda berdasarkan pengalaman yang dimiliki. Kamu bisa mulai sebagai junior account executive dengan memegang satu klien terlebih dahulu. Kamu juga akan didampingi oleh account executive senior agar belajar lebih banyak. Untuk pengalaman 4-5 tahun, kamu akan memegang beberapa klien sekaligus, serta bertugas mengarahkan junior account executive. Sedangkan account executive manager bertugas mengatur pekerjaan para AE dalam mencari dan mempertahankan klien. Gaji Account ExecutiveBiasanya, rentang gaji account executive dari level junior hingga senior atau manager dari Rp 4.500.000 sampai Rp 10.000.000 per bulan. Jika pengalaman sudah lebih dari 6 tahun, gaji yang bisa kamu dapatkan bisa mencapai lebih dari Rp 10.000.000 per bulan. Tips untuk Menjadi Account Executive Key account executive berperan penting dalam menjaga hubungan baik dengan klien. Tanpa peran account executive, perusahaan akan kesulitan dalam menjalankan bisnisnya. Jika kamu berminat menjadi account executive, kamu bisa lihat tips dan cara berikut ini: 1. Menempuh Pendidikan Pendidikan adalah salah satu hal yang paling penting jika kelak kamu ingin berprofesi sebagai account executive. Biasanya para account executive menempuh pendidikan minimal strata satu atau S1. Jurusan yang Anda tempuh bisa bervariasi. Contohnya:Jurusan komunikasiPublic relationsBisnisManagementDalam kuliah jurusan komunikasi, kamu bisa mengambil mata kuliah yang berhubungan dengan pekerjaan account executive, seperti Account Management, Marketing Public Relations, Creative Advertising, Investor Relations dan lainnya yang berhubungan dengan mengelola hubungan dengan klien. Dari pendidikan ini, bukan hanya ilmu yang bisa didapatkan, tapi juga pengalaman menarik dari praktisi pengajar. Bisa tentang bagaimana pekerjaan account executive sehari-hari, dan apa saja tugas account executive. 2. Mendapatkan Pengalaman Kerja yang Relevan Setelah lulus sarjana, kamu bisa memulai karier mu dari senior account executive melalui koneksi yang kamu miliki selama kuliah. Baik dari account executive yang lebih senior, atau dari perusahaan tempat kamu magang. Jika tidak memungkinkan memulai karir sebagai account executive, jangan khawatir. Kamu bisa masuk ke industri periklanan, media, atau penyedia hardware dan software. Mulai dari divisi sales atau bagian komunikasi. Dari sini kamu akan bisa belajar memahami karakteristik klien, dan bagaimana menjalin komunikasi yang baik dengan klien. Dengan menggunakan pengalaman ini, kamu bisa mulai mencari pekerjaan di bagian account executive. 3. Buat CV Account Executive Menarik Sebelum memulai karir sebagai account executive, kamu bisa membuat CV terlebih dahulu. CV berguna untuk memperkenalkan diri dan menunjukkan keahlian yang kamu miliki. Buat CV dengan singkat dan tidak menggunakan bahasa yang bertele-tele. Kamu bisa menjabarkan pengalaman kamu dan juga riwayat pendidikan. Berikut contoh CV account executive:Contoh CV Account Executive - Dibuat di CakeResumeBikin CV dengan mudah dan 100% gratis di CakeResume! Langsung ekspor profil jadi CV hanya dengan sekali klik. Yuk bikin CV sekarang! 🎉Buat CV Jobdesk account executive tidak terbatas hanya sebatas mengelola klien saja, tapi kamu juga bisa mengakuisisi klien baru, dengan tetap mempertahankan klien lama. Jika kamu punya passion dengan pekerjaan account executive, kamu akan merasakan bahwa kesuksesan klien merupakan kesuksesan kamu juga. Maka kamu akan berusaha sekeras mungkin untuk mencapai kesuksesan dan kepuasan klien. Kunci untuk menjadi account executive adalah berusaha memahami insight dari klien, apa yang sebenarnya diinginkan klien, dan temukan solusi terbaik untuk klien. Dengan skill ini, kamu bisa menjadi account executive profesional yang handal dan dapat diandalkan. CakeResume adalah website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan CakeResume dan cari lowongan di website cari kerja kami. Yuk, cobain CakeResume sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!--- Ditulis Oleh Rachel Vanadya ---
Industry & Job Overview
Feb 10th 2025

Apa itu HSE dan Bedanya dengan SHE dan K3? [+Gaji dan Syarat]

HSE adalah singkatan dari Health, Security, and Environment dan merupakan salah satu posisi pekerjaan yang umumnya di bidang manufaktur. Pernahkah kamu mendengar istilah ini? Bagaimana dengan K3 atau Kesehatan dan Keselamatan Kerja? Sepertinya istilah K3 lebih akrab di dengar ya. Sebenarnya tugas HSE dan K3 itu sama, yaitu mengatur jaminan kesehatan dan keselamatan kerja karyawan. Namun, istilah HSE sendiri merupakan istilah umum yang sering digunakan di dunia internasional. Saat ini, hampir setiap perusahaan mewajibkan penerapan K3, maka prospek kerja di bidang ini pun juga meningkat. Sebelum memulai karir sebagai HSE officer, yuk, simak dulu penjelasan lengkap mengenai apa itu HSE, HSE itu kerjanya apa, hingga berapa gaji HSE di perusahaan. Daftar isi: Pengertian HSE Tugas dan Tanggung Jawab HSE Officer Perbedaan HSE dengan SHE dan K3 Keterampilan yang Harus Dimiliki HSE Staff Gaji HSE Engineer Cara dan Syarat untuk Menjadi HSE Staff Apa itu HSE Officer? HSE adalah sebuah sistem atau prosedur yang wajib dimiliki perusahaan untuk mengurangi risiko kecelakaan ataupun potensi bahaya di lingkungan kerja. Sistem ini diciptakan untuk memelihara lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan. Sedangkan HSE officer adalah orang yang mengatur prosedur ini. Peran penting HSE staff adalah memastikan setiap karyawan mengikuti peraturan dan standar kesehatan dan keselamatan kerja, serta mencegah dampak lingkungan negatif di sekitar lingkungan kerja. Posisi HSE staff biasanya dibutuhkan di bidang industri tambang, minyak, konstruksi, pabrik, dan rumah sakit. Namun, sekarang ini semakin banyak perusahaan yang membuka lowongan untuk posisi ini. Penerapan HSE mengacu pada aturan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Tenaga Kerja pasal 35 ayat 3, dikatakan bahwa perusahaan wajib melindungi karyawan dengan memberikan perlindungan kesehatan fisik dan mental, menjamin keselamatan hingga kesejahteraan. Itulah mengapa HSE sangat penting.Cari peluang karir di perusahaan manufaktur? Cari loker manufaktur terbaru di sini!Lihat Loker Apa Tugas Seorang HSE Officer? Tugas HSE staff bisa dibilang sangat kompleks, lho. Mungkin banyak yang belum tahu HSE itu kerjanya apa. Yuk kita simak tugas HSE officer di bawah ini: Menyelenggarakan dan memonitor penerapan K3Memastikan seluruh bagian perusahaan memahami dan mematuhi prosedur K3Memastikan APD (Alat Pelindung Diri) dan safety sign telah digunakan dan dipasang dengan seharusnyaMenyelenggarakan kegiatan untuk sosialisasi K3Memberikan teguran dan pelanggaran bagi karyawan yang melanggar prosedur K3Membuat dan memonitor pedoman dan prosedur kerja aman dan sehat bagi karyawanBertanggung jawab terhadap pengelolaan limbah hasil produksi untuk tidak membahayakan lingkungan sekitarMengidentifikasi sumber atau potensi bahaya di lingkungan kerjaMembuat kebijakan dan sosialisasi program pelatihan kerja yang berfokus pada kesehatan dan keselamatanMemberikan pertolongan kecelakaanMembantu mencegah dan mengurangi risiko kecelakaan, mulai dari risiko penyakit, bahaya kimia, hingga kebakaranTerlibat dalam pencegahan dan pengendalian kotoran, api, gas, asap, serta gangguan kesehatan lainnyaMembuat laporan rinci mengenai kondisi penerapan K3 di lingkungan kerjaTemukan lowongan kerja FMCG terbaru di Cake dan mulai perjalanan kariermu di perusahaan FMCG💫Lamar Sekarang Perbedaan HSE dengan SHE dan K3 Setelah memahami mengenai apa itu HSE, bagaimana dengan istilah lainnya seperti SHE dan K3? Apa perbedaan ketiganya? Pertama, seperti yang sudah dijabarkan bahwa HSE adalah singkatan dari Health, Safety, and Environment, sedangkan SHE adalah singkatan dari Safety, Health, and Environment. Sesuai dengan urutan kata yang digunakan, keduanya memiliki fokus pada aspek yang berbeda. HSE lebih mengutamakan aspek kesehatan dan lingkungan, sedangkan fokus SHE terletak pada keselamatan dan kesehatan. SHE sendiri lebih banyak diterapkan untuk industri makanan dan minuman (FnB). Apa perbedaan K3 dan HSE? K3 sendiri merupakan singkatan dari Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Sebenarnya istilah K3 ini merupakan sebutan lain dari HSE. Tujuan keduanya juga sama, yaitu menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi seluruh karyawan, serta mengurangi risiko. Namun, cakupan HSE dan tanggung jawabnya lebih luas ke aspek lingkungan. K3 tidak mencakup aspek lingkungan secara khusus. Selain itu, HSE juga mencakup standar internasional seperti ISO 45001 untuk manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, dan ISO 14001 untuk manajemen lingkungan. Sedangkan K3 diatur oleh peraturan pemerintah (UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja), dan standar SNI. Skill yang Dibutuhkan HSE Staff 1. Pengetahuan tentang Peraturan Keselamatan Skill pertama dan paling penting untuk HSE staff adalah memiliki pengetahuan dasar mengenai peraturan keselamatan serta selalu up-to-date terhadap peraturan yang ada baik di level lokal, nasional, maupun internasional. Memastikan bahwa semua prosedur yang diterapkan sudah sesuai dengan peraturan industri terkait. 2. Mampu Mengidentifikasi Risiko Identifikasi risiko untuk pencegahan bahaya merupakan tugas penting HSE. Maka, seorang HSE staff diharapkan mampu mengidentifikasi kemungkinan bahaya dan kecelakaan di tempat kerja, mengevaluasi risiko, lalu membuat tindakan terbaik untuk mencegah atau meningkatkan kondisi tempat kerja. 3. Komunikasi Dalam tugasnya, seorang HSE staff akan banyak berkomunikasi ataupun menyampaikan pedoman kerja kepada anggota tim mereka, departemen lain, dan publik. Maka, kemampuan komunikasi yang baik akan membantu untuk dapat menyampaikan informasi secara detail dan jelas. 4. Detail dan Kritis Skill paling penting untuk HSE adalah detail dan kritis. Mereka harus mampu mengidentifikasi potensi bahaya se-detail mungkin serta bersikap kritis dalam mengawasi penerapan HSE di lingkungan kerja. Skill ini juga sangat membantu dalam memutuskan tindakan yang perlu diambil. Gaji HSE Engineer Selanjutnya, hal yang paling penting untuk diketahui adalah berapa gaji HSE di perusahaan? Di Indonesia, gaji seorang HSE officer adalah Rp 5.000.000 per bulan untuk level pemula. Sedangkan HSE officer dengan pengalaman kerja lebih lama atau level senior memiliki standar gaji Rp 10.000.000 -15.000.000 per bulan. Tips untuk Menjadi HSE Staff 1. Ambil Gelar Sarjana Untuk bekerja sebagai seorang HSE officer tentu saja sangat penting untuk memiliki pengetahuan dasar terkait. Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengambil gelar sarjana. Seorang HSE staff harus lulusan apa? Jurusan yang relevan dengan karir HSE officer adalah: Teknik lingkunganIlmu kesehatan masyarakatKesehatan lingkunganKeselamatan dan kesehatan kerja 2. Miliki Sertifikasi Selain itu, memiliki sertifikasi HSE juga akan sangat menunjang karir kamu, serta meningkatkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan terkait. Sertifikasi paling dasar yang bisa kamu ambil yaitu Ahli K3 Umum. Sertifikasi ini biasanya dikeluarkan oleh Kemnaker atau BNSP. 3. Buat CV HSE Officer MenarikContoh CV HSE Officer -- DIbuat di Cake Ingin membuat CV HSE officer untuk melamar kerja? Cake menyediakan platform CV builder dengan 50+ template CV yang bisa kamu download dalam bentuk PDF secara GRATIS!🎉Buat CV Kesimpulan HSE adalah singkatan dari Health, Safety, and Environment.HSE adalah sebuah sistem untuk mengurangi risiko kecelakaan ataupun potensi bahaya di lingkungan kerja.HSE staff adalah orang yang mengatur prosedur ini.HSE lebih mengutamakan aspek kesehatan dan lingkungan, sedangkan fokus SHE (Safety, Health, and Environment) terletak pada keselamatan dan kesehatan.Apa perbedaan K3 dan HSE? K3 merupakan sebutan lain dari HSE. Tujuan keduanya sama, namun cakupan HSE dan tanggung jawabnya lebih luas ke aspek lingkungan. Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.

Front End Developer: Pengertian, Tugas & Gaji

Perbedaan Front End dan Back EndPerkembangan digital yang semakin pesat telah mengubah cara manusia bekerja, belajar, dan berkomunikasi dengan satu sama lain. Semakin banyak perusahaan atau organisasi yang membutuhkan website atau aplikasi agar dapat menjalankan usahanya dengan baik. Memiliki situs web atau aplikasi sudah menjadi hal biasa dan semakin banyak perusahaan berlomba untuk menciptakan aplikasi atau website yang mudah digunakan. Hal ini mengakibatkan profesi menjadi front end developer semakin menjanjikan. Saat ini, demand untuk profesi ini tinggi dari perusahaan karena adanya tuntutan perkembangan zaman untuk go digital. Sementara, ahli front end developer belum terlalu banyak di Indonesia. Karena itu, gaji front end developer juga terbilang lumayan menggiurkan. Bagi kalian yang tertarik mengenai pekerjaan front end developer, ingin tau tugas dan kemampuannya lebih dalam, artikel ini cocok untuk kalian. Artikel ini akan membahas tentang: Apa itu Front End Developer?Tugas dan Tanggung Jawab Front End DeveloperSkill yang Harus Dimiliki Front End DeveloperCara Menjadi Front End DeveloperJenjang Karir Front End Developer Apa itu Front End Developer Front End Developer Adalah... Front end developer adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk merancang dan membuat aplikasi atau situs web yang user-friendly, responsif, dan interaktif. Meningkatkan pengalaman baik untuk pengguna saat menggunakan aplikasi atau website tersebut selalu menjadi tujuan pekerjaanya. Front end developer, atau yang biasa disebut “client-side” handal dalam menggunakan bahasa pemrograman seperti CSS, HTML dan Javascript. Apa bedanya front end dan back end? Jika front end akan berfokus pada tampilan depan yang langsung digunakan oleh pengguna, back end akan lebih berfokus pada sistem dibelakangnya. Back end developer akan lebih berfokus pada server, database, efisiensi data dan kecepatan dari sistem tersebut. Macam-macam Kisaran Gaji Front End Developer ➡️ Frontend Developer (7-15 juta rupiah) Membangun, merancang dan mengembangkan sistem yang “dilihat” oleh user atau tampak depan. Diharapkan menguasai tools seperti HTML, React Js, CSS, Bootstrap, Angular, dan U/UX.➡️ Frontend Engineer (5-9 juta rupiah) Memantau dan menjaga agar tampilan atau suatu sistem yang sudah ada tetap stabil.➡️ Android Developer (6-10 juta rupiah) Membangun dan mengembangkan aplikasi di Android.➡️iOS Developer (8-12 juta rupiah) Membangun dan mengembangkan aplikasi pada Apple atau software iOS.➡️ Mobile Developer (7-17 juta rupiah) General, bisa Android/ iOS sesuai kebutuhan perusahaan.➡️ UI/UX Designer (5-8 juta rupiah) Berfokus pada pengembangan desain tampilan yang mudah digunakan dan tidak membingungkan pengguna.➡️Web Designer (4-6 juta rupiah) Mirip dengan UI/UX designer namun lebih spesialisasi pada pengembangan website. Biasanya menggunakan HTML CSS.➡️Web Developer (5-10 juta rupiah) Membangun dan mengembangkan situs web, biasanya membutuhkan kemampuan UI/UX, web design, Laravel, React JS, dan Angular. Gaji front end developer di atas hanyalah sebuah contoh dan kisaran, tentunya bisa berubah sesuai dengan job desk front end di perusahaan tersebut, ukuran perusahaan, dan juga pengalaman bekerja seseorang.📚 Baca juga:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] Tugas dan Tanggung Jawab Front End Developer Dua tugas utama dari pekerjaan front end developer adalah:➡️Aksesibilitas Memastikan tampilan desain atau konten konsisten di segala perangkat digital, tanpa memperdulikan ukuran layar, browser ataupun jenis perangkat.➡️Performa Situs yang baik dapat load secara cepat dan memastikan pengguna tidak menunggu lama atau melihat buffer secara terus-menerus. 📝 Berikut adalah 10 contoh tugas dan tanggung jawab front end developer atau job desk front end developer: Mengembangkan fitur antarmuka (interface) terbaru untuk penggunaMembuat kode dan libraries yang dapat digunakan kembaliMentransformasi desain UI/UX menjadi tampilan website/aplikasi yang dapat digunakan oleh userMenjamin semua input user divalidasi dan dikirim ke back-endBertanggung jawab memastikan bahwa tampilan situs web ataupun aplikasi berjalan baik di berbagai perangkat (tidak ada bug)Mengoptimalkan aplikasi untuk kecepatan dan skalabilitas maksimumBerkolaborasi dengan tim lainnya dalam proses pengembangan aplikasi atau situs web untuk meningkatkan pengalaman userMengoptimalkan tampilan UI dengan pertimbangan SEOUp to date dengan trend dan teknologi terbaru mengenai front endMengestimasi upaya yang dibutuhkan untuk mengembangkan dan merancang sebuah desain Skill yang Harus Dimiliki Front End Developer Di bawah adalah 10 kemampuan yang harus dimiliki seorang front-end developer agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik.✅ HTML CSS HTML (HyperText Markup Language) dan CSS (Cascading Style Sheets) adalah coding web yang paling dasar untuk membuat situs web sederhana. Tanpa skill ini, kamu tidak akan bisa membuat desain web. Untuk memulai karir web development, mulailah dengan mendalami HTML dan CSS.✅ JavaScript Dengan JavaScript (JS), kamu bisa menambahkan berbagai fungsi ke dalam website. Beberapa hal yang dapat dibuat dan dikontrol oleh JS adalah memperbarui peta dengan waktu real-time ataupun game online. JS dipakai oleh banyak situs web untuk membuat interface menjadi mudah untuk digunakan oleh user. ✅ jQuery jQuery adalah Javascript library, yang berisi koleksi plugins dan extension yang membuat perancangan dengan JavaScript menjadi lebih cepat dan mudah. jQuery memudahkan front end web developer untuk menambahkan elemen projek yang bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan dan tidak usah memulai dari nol. ✅ JavaScript Frameworks JS Frameworks merupakan struktur yang sudah dibuat untuk pengkodean JavaScript. Ada beberapa tipe JavaScript framework yang dapat digunakan untuk kebutuhan yang berbeda, yang paling populer untuk pekerjaan front end developer adalah Angular, Backbone, React, Ember, dan Vue.js. ✅ Responsive Mobile Design Kebanyakan orang mengakses internet dari HP dibandingkan komputer ataupun laptop, hal ini mengakibatkan kemampuan responsive mobile design menjadi sangat penting. Desain responsive artinya tata letak, fungsi, dan konten akan berubah menyesuaikan ukuran perangkat pengguna. Contohnya, website yang diakses di desktop akan menampilkan banyak kolom, gambar dan interaksi yang bisa dilakukan layar besar menggunakan mouse. Namun, pada HP, website yang sama bisa muncul dengan tampilan lebih kecil dan hanya bisa dipencet menggunakan jari. Kedua pengalaman berbeda ini didesain dengan file yang sama, namun harus responsif di segala perangkat. ✅ Testing Debugging Hal yang akan dialami sehari-hari oleh front end engineer pada perusahaan dengan situs web atau aplikasi adalah munculnya bug. Untuk itu penting sekali teknik testing dan debugging harus dikuasai seorang front-end developer. 🖥️ Testing UI Testing atau acceptance testing dapat dilakukan untuk memastikan situs web berperilaku sesuai dengan yang direncanakan. Contohnya saat lupa mengisi kolom tertentu, pop up pesan kesalahan akan muncul. ⚙️ Debugging Mencari tahu kenapa bug atau error yang terjadi dan memperbaiki masalahnya. ✅ Git and Version Control Systems Version control system memungkinkan untuk menyimpan jejak perubahan yang telah dibuat pada kode dari waktu ke waktu. Dengan adanya version control system, developer dapat mengembalikan ke versi sebelumnya jika terjadi kesalahan, dan tidak harus mengulangnya dari awal. Git merupakan sistem version control management yang paling sering digunakan. Tentunya skill ini sangat berguna untuk proses pengkodean seorang front end developer. ✅ Content Management System Content Management System (CMS) merupakan tempat situs dibuat, CMS membantu perancangan situs lebih mudah dengan fitur drag-and-drop dan dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan HTML atau CSS. Memahami cara penggunaannya tentunya akan menjadi salah satu nilai plus bagi front end developer. Terdapat banyak tipe platform CMS tergantung kebutuhan. CMS yang paling populer adalah WordPress. WordPress banyak digunakan oleh situs web. CMS lainnya yang dapat digunakan adalah Joomla dan Magento. ✅ Membangun dan Mengoptimalisasi Tools/Website Selain desain dan tampilan yang baik, salah satu kinerja website atau aplikasi yang baik adalah dapat diakses dengan cepat. Untuk itu, seorang front end developer penting sekali memperhatikan baris kode HTML, CSS, dan JavaScript agar maksimal, dan website dapat berjalan dengan ringan. Beberapa cara mengoptimalisasi situs web dengan menggunakan program seperti Gulp atau Grunt dapat membantu meningkatkan kinerja website. ✅ Cross Browser Development Cross browser development adalah kemampuan untuk membangun halaman web agar kompatibel di macam-macam browser. Cross browser development menjadi penting untuk pekerjaan front end developer karena tampilan HTML dan CSS berbeda di setiap browser. Dengan skill ini, tampilan di browser seperti Safari, Chrome, Edge, Firefox, Internet Explorer dapat menampilkan layout yang sama tanpa adanya distorsi. Cara Menjadi Front End Developer Tertarik dengan pekerjaan front-end developer? Selain membutuhkan pengetahuan dan job desk yang cukup menantang, karir dan jenjang karir front end developer juga cukup menjanjikan. Berikut adalah 4 cara untuk menjadi front end developer: 1. Jurusan kuliah yang berkaitan dengan front-end developer Dalam melamar profesi tertentu mungkin diperlukan kualifikasi yang sesuai, untuk profesi front end developer berikut adalah beberapa jurusan yang dapat diambil saat berkuliah. 📝 Front end developer jurusan apa? Teknik InformatikaSoftware EngineeringIlmu Komunikasi VisualDesain Komunikasi VisualSistem Informasi 2. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa pemrograman Jika kamu bukan merupakan lulusan kelima jurusan di atas, namun tertarik menjadi front-end developer, masih bisa kok! Jaman sekarang semua orang bisa belajar dan mengakses informasi apapun yang mereka inginkan. Ada beberapa kursus online yang dapat diakses secara gratis untuk belajar dasar-dasar programming, maupun sertifikat resmi dari lembaga tertentu yang berbayar. 📝 Berikut adalah beberapa sertifikat yang dapat dipertimbangkan jika ingin menjadi seorang front-engineer: Certified Web Professional - Web Developer dari IWAHTML5 Application Development Fundamentals dari MSCertified Web Professional - Application Developer (CWP) dari IWA Selain itu, kamu dapat mengakses online course populer seperti Coursera ataupun Udemy dan mempelajari HTML atau CSS sebagai langkah awal. 3. Cari pengalaman dan membangun portfolio Front-End Internship Dengan memiliki pengalaman sebagai front-end intern, kamu tentunya akan mengetahui bagaimana pekerjaan front-end developer di perusahaan. Terlebih lagi, jika mendapatkan kesempatan yang pas, kamu bisa membuat portofolio dan belajar dari perusahaan tersebut. Selama masa magang, kamu mungkin akan bertemu dengan mentor, senior, ataupun teman kerja yang dapat membimbing kamu. 📝 Dengan adanya mentor, kamu bisa: Mendapatkan masukan untuk proyekMendapatkan arahanMembantu melihat potensi tantangan dan cara menanganinya Membangun PortofolioSelain dengan internship, kamu juga bisa membangun portofolio dengan mencoba membuat website sendiri. Bisa dimulai dari situs web organisasi, bisnis teman maupun kesempatan lainnya. Selain untuk portofolio, jika sudah mulai mahir, mungkin kamu bisa menjadi freelancer dan mendapatkan uang tambahan. Memiliki portofolio saat mencari kerja tentunya akan sangat membantu pada proses rekrutmen.4. Membuat CV Front-end Developer Pastinya tidak lengkap jika ingin melamar pekerjaan front-end developer jika tidak memiliki CV. Selain portofolio, CV juga dibutuhkan untuk melihat latar belakangmu. Pastikan menuliskan kemampuan yang relevan dengan pekerjaan front-end developer dan melampirkan informasi yang benar. CV Jurusan IT Computer Science - Dibuat di Cake Bingung mau buat CV dimana? Di Cake terdapat 50+ CV template yang bisa kamu gunakan secara gratis!🎉Buat CV 📚 Baca juga: 5 Contoh CV Programmer Terbaik! [Web Developer, Software Engineer, Dll.] Jenjang Karir Front End Developer Bagaimana jenjang karir seorang front end developer?Apakah masa depan dari front end developer akan cerah? 📝 Tahapan perkembangan karir front end developer adalah sebagai berikut: Junior Front End DeveloperFront End DeveloperSenior Front End DeveloperFront End Developer Tech Lead Pekerjaan utamanya tetap sama, membangun dan mengembangkan situs web atau aplikasi dan berfokus pada “client side”. Namun, dari tanggung jawab dan jumlah orang yang dipimpin akan berbeda. Semakin tinggi jabatannya, pastinya akan lebih mengambil keputusan strategis dibandingkan mengerjakan coding atau mencari bug. Jika tertarik, front end developer juga dapat mengembangkan ilmu nya kepada back end developer ataupun menjadi full stack developer jika sudah menguasai keduanya. Hal ini tergantung pada minat dan kemampuan masing-masing. Teknologi yang semakin berkembang dan manusia beradaptasi secara cepat seperti “memaksa” perusahaan untuk beradaptasi dan memasuki dunia digital. Front-end developer merupakan salah satu pekerjaan yang semakin banyak diminati dan memiliki prospek yang baik. Jika tertarik yuk cari lowongan kerja dan buat CV front-end developer sekarang!Cake adalah sebuah online CV builder yang praktis. Ada banyak template yang menarik dan yang mudah untuk digunakan. Kamu juga bisa unduh CV dalam format PDF, lho, 100% gratis! Yuk, buat CV kamu dengan Cake sekarang juga 🎉Buat CV --- Ditulis Oleh Jane Setiady ---
Career Development
Feb 10th 2025

Intip 4 Perbedaan Utama Finance dan Accounting dalam Perusahaan!

Jika kamu ingin untuk bekerja di bidang keuangan, Finance dan Accounting bisa menjadi pilihan karier mu.Finance dan Accounting merupakan dua bidang pekerjaan dengan gaji yang tinggi. Mengutip dari Glassdoor, rata-rata gaji karyawan finance di Jakarta adalah sekitar Rp 6,000,000 juta per bulan, dan rata-rata gaji karyawan accounting adalah sekitar Rp 5.000.000 juta per bulan.Finance dan Accounting adalah dua bidang yang sama-sama bergerak di bidang keuangan. Mungkin kamu bertanya-tanya, apa itu staff Finance? Apa bedanya dengan staff Accounting? Nah untuk itu di artikel kali ini CakeResume akan membahas mengenai arti Finance dan Accounting, tugas dan skill apa saja yang harus dimiliki, serta prospek berkarier di kedua bidang ini.Daftar Isi: Apa itu Finance? Apa itu Accounting? Apa Perbedaan Staff Accounting dan Staff Finance? Apa itu Finance? Finance artinya sebuah bidang yang berfokus pada pengelolaan uang dan cara memperoleh dana yang dibutuhkan oleh seorang individu atau perusahaan.Staff finance juga adalah orang yang bertanggung jawab untuk melakukan pengelolaan pinjaman, tabungan, investasi, dan penganggaran keuangan secara general.Finance adalah departemen yang sangat penting bagi stabilitas perusahaan karena orang-orang yang bekerja di bidang ini lah yang bertanggung jawab dalam menganalisa dan membuat keputusan perusahaan demi kesuksesan finansial perusahaan dalam jangka panjang. Apa itu Accounting? Berbeda dari Finance, Accounting berfokus pada pengidentifikasian, pencatatan, dan pengkomunikasian laporan keuangan sebuah perusahaan. Bekerja sebagai staff Accounting artinya mengukur kegiatan bisnis serta mengolah informasi keuangan menjadi data yang dapat disajikan kepada direktur, CFO atau orang yang bertugas untuk mengambil keputusan ekonomi perusahaan. Jadi, apa saja perbedaan antara Accounting dan Finance?Intinya, finance fokus dalam mengelola dan memperoleh keuangan perusahaan atau perorangan. Sedangkan accounting fokus dalam membuat laporan keuangan perusahaan atau perorangan. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah 3 perbedaan utamanya:FinanceBerfokus pada mengelola keuangan perusahaan/perorangan.Tugas utamanya mencakup perencanaan dan pengarahan dana keuangan perusahaan / individu.Tidak ada aturan atau rumusan dasar seperti pembuatan laporan keuangan di Akuntansi.AccountingBerfokus pada pembuatan aktivitas laporan keuangan perusahaan/perorangan.Tugas utamanya mencakup pencatatan dan pelaporan transaksi harian perusahaan / individu.Memerlukan rumusan dasar atau aturan untuk membuat laporan keuangan.Temukan loker finance terbaru di Cake, ayo jadi pelamar yang tercepat! 💫Lamar Sekarang Apa Perbedaan Staff Accounting dan Staff Finance?1. Perbedaan Tugas Finance dan Accounting Tugas Staff Finance Secara umum, tugas Finance adalah untuk mengelola keuangan dan memastikan adanya modal yang cukup untuk kebutuhan perusahaan. Di bawah ini adalah 3 poin utama yang merupakan jobdesk dari Staff Finance.1. Mengumpulkan dan Mendistribusikan DanaSalah satu tugas staff keuangan adalah mengumpulkan dan mendistribusikan dana untuk keperluan sehari-hari perusahaan. Mengelola pengeluaran sehari-hariMenghitung biaya produksiMengalokasikan dana untuk pembelian bahan baku serta dana untuk merekrut karyawan baru Selain itu, sebagai staff Finance kamu pun harus berpikir secara kreatif mengenai sumber dana dan pengalokasian dana untuk investasi, sehingga perusahaan akan tetap berada pada kondisi keuangan yang stabil.2. Mengelola Keuntungan PerusahaanSetelah berhasil mendapatkan sumber dana dan mengalokasikan dana dengan tepat, tugas kedua dari staf keuangan untuk melakukan jobdesk keduanya, yaitu mengelola keuntungan perusahaan secara tepat. Ketika keuntungan perusahaan bertambah dari hasil investasi dan kenaikkan pembelian dari konsumen, maka staff Finance juga bertugas untuk mengelola keuangan ke arah yang tepat. Misalnya dengan melakukan pembagian hasil keuntungan kepada pemegang saham, mengalokasikan dana di investasi berikutnya untuk perkembangan bisnis selanjutnya, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, penting bagi seorang Staff Finance untuk dapat menganalisis situasi saat hendak mengambil langkah yang tepat.3. Membuat dan Mengajukan Kebijakan kepada Petinggi PerusahaanSetelah Staff Finance menyelesaikan tugasnya untuk menganalisis, menyusun strategis, dan mengelola keuangan sebuah perusahaan, maka langkah berikutnya adalah untuk mendiskusikan dan mempresentasikan hasil analisisnya kepada para petinggi perusahaan. Saat hendak berdiskusi dan meyakinkan direktur perusahaan mengenai laporan tersebut, soft skill seperti komunikasi dan interpersonal skill sangatlah dibutuhkan oleh staff Finance. Dalam hal ini, tugas lain dari staff Finance adalah mendiskusikan dan meyakinkan pimpinan perusahaan untuk melakukan investasi, menyusun anggaran modal, dan membagikan keuntungan untuk para pemegang saham. Tugas Staff Accounting Berbeda dari staff Finance, jobdesk utama staff Accounting adalah mencatat, memelihara, dan mencatat laporan keuangan suatu perusahaan. Inilah 3 tugas utama dari staff Accounting.1. Menghitung Kontribusi Sumber DanaTugas pertama staff Accounting adalah menghitung dan membuat laporan pengalokasian sumber dana yang telah dirumuskan oleh staff Finance. Dengan ide dan analisis yang diberikan staff Finance, staff Accounting bertugas untuk meneliti dan melihat secara detail seberapa besar sumber dana tersebut berkontribusi untuk keuntungan perusahaan. Dengan demikian, petinggi perusahaan akan lebih mudah untuk membuat keputusan setelah melihat hasil laporan yang diberikan oleh staff Accounting.2. Memastikan Tagihan Terbayar Tepat WaktuPeran kedua dari staff Accounting adalah memastikan semua tagihan liabilitas operasional perusahaan terbayar tepat waktu, misalnya seperti hutang atau tagihan pajak, dan lainnya. 3. Mengatur Kontrak KeuanganTugas lain dari staff Accounting adalah mengatur dan memastikan semua kontrak sudah terpenuhi, misalnya kontrak dengan klien, pelanggan, maupun dengan kreditur. 2. Fungsi Staf Accounting dan Staf Finance Selain memiliki peran dan tugas yang berbeda, ternyata ada juga perbedaan fungsi antara staff Finance dan staff Accounting, lho. Staff finance berfungsi untuk mencari sumber dana dan menyusun strategi keuangan peruahaan, dan staff accounting berfungsi untuk membuat dan mengaudit laporan keuangan perusahaan. Berikut adalah penjelasannya lengkapnya. Fungsi Staf Finance Mencari sumber dana untuk bisnis perusahaan.Melakukan riset pasar dan memilih investasi terbaik untuk dapat meningkatkan modal keuangan perusahaan.Menyusun strategi keuangan sebuah perusahaan.Membuat anggaran dan prakiraan keuangan perusahaan.Mengoptimalkan biaya rata-rata sebuah perusahaan. Fungsi Staf Accounting Membuat dan mengelola laporan keuangan secara detail.Membuat pembukuan keuangan perusahaan.Melakukan audit keuangan perusahaan.Melakukan pelacakan terhadap pendapatan dan pengeluaran keuangan perusahaan.Melakukan perhitungan serta laporan dalam pengalokasian sumber dana dan keuntungan sebuah perusahaan. 3. Skill Staff Accounting dan Staff Finance Walaupun keduanya bekerja di bidang keuangan, tapi ada perbedaan skill antara Finance dan Accounting yang harus kamu ketahui! Finance DetailAnalisis dan problem solvingMemiliki rasa ingin tahu dan eksplorasi yang tinggiKeterampilan dalam pengembangan bisnisFokus pada menambah value keuangan sebuah perusahaan AccountingDetail dan akuratMenguasai matematika dan memiliki dasar akuntansiMenguasai software akuntansi, termasuk data entryBerpikir secara sistematis dan strukturalMemiliki kemampuan untuk memanajemen risiko4. Perbedaan Prospek Karir Accounting dan Finance Seperti yang telah dibahas di atas, perbedaan utama Finance dan Accounting terletak pada tugas dan skill yang dibutuhkan. Singkatnya, Accounting berurusan dengan laporan keuangan harian sebuah perusahaan, sementara Finance mencakup hal yang lebih luas karena berhubungan dengan pengelolaan aset dan perencanaan pertumbuhan keuangan di masa depan. Finance Ada banyak pilihan untuk berkarier di bidang Finance, misalnya seperti menjadi: Analis KeuanganBankir investasiPemeriksa keuanganPenasihat keuangan pribadiManajer keuangan Selain itu, kamu pun berkesempatan untuk bekerja di konsultan keuangan perusahaan, perbankan, serta penjaminan asuransi.Accounting Ada banyak pilihan untuk berkarier di bidang Finance, misalnya seperti menjadi: Akuntan PajakPembukuanBendaharaAuditor, dan lainnya.Yuk, cari kerja di bidang akuntansi dan finance di CakeResume!Cari Kerja 📚Baca juga: 7 Prospek Kerja Lulusan Akuntansi Menjanjikan dan Gajinya! Perbedaan Accounting dan Finance KesimpulanNah, sudah paham kan perbedaan tugas, skill, dan prospek karir dari staff Finance dan Accounting?Finance adalah sebuah bidang yang berfokus pada pengelolaan uang dan cara memperoleh dana yang dibutuhkan oleh seorang individu atau perusahaan.Accounting adalah bidang yang berfokus pada pengidentifikasian, pencatatan, dan pengkomunikasian laporan keuangan sebuah perusahaan.Staff finance juga bertanggung jawab untuk melakukan pengelolaan pinjaman, tabungan, investasi, dan penganggaran keuangan secara general. Staff accounting bertugas untuk mengukur kegiatan bisnis serta mengolah informasi keuangan menjadi data yang dapat disajikan kepada direktur atau pemangku kepentingan lainnya. Singkatnya, staf keuangan adalah orang yang berurusan untuk menganalisis mengelola serta mengawasi pergerakan keuangan perusahaan secara general, sementara staff Accounting adalah mereka yang bertugas untuk membuat laporan keuangan harian secara mendetail. Dengan memahami perbedaan dasar ini, akan lebih mudah bagimu untuk memilih jurusan kuliah dan mempersiapkan diri untuk bekerja di bidang Finance dan Accounting. Mulailah sekarang dan coba tentukan pilihanmu, ya! Selamat mencoba ✨Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja CakeResume. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development!
Industry & Job Overview
Nov 18th 2025

7 Tugas Human Resources dan Skill yang Perlu Dikuasai!

Daftar isi: Definisi Human Resources DevelopmentTugas dan Tanggung Jawab Human ResourcesSkill yang Harus Dimiliki Seorang HRDCara Menjadi HRD Saat melamar pekerjaan, HR adalah divisi pertama yang kamu tuju. HR adalah singkatan dari Human Resources, divisi ini memiliki peran dan fungsi yang sangat penting dalam sebuah perusahaan. Salah satu tugas utama HRD adalah untuk mengelola sumber daya manusia dan memastikan kesejahteraan karyawan dalam sebuah perusahaan. Nah, apa saja sih tugas dan tanggung jawab seorang HRD? Skill dan kemampuan apa saja yang harus dimiliki untuk bisa bekerja sebagai HRD?Tugas HRD Apa itu Human Resources?Pengertian Human Resources Human Resources Development yang merupakan kepanjangan dari HRD adalah divisi yang mengatur sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan. Terlepas dari besarnya sebuah perusahaan, HRD merupakan divisi khusus yang sangat penting untuk menunjang berjalannya sebuah perusahaan. Menurut investopedia, HRD berperan penting untuk membantu perusahaan dalam berurusan dengan perubahan cepat di lingkungan bisnis dan juga membantu merekrut karyawan yang berkualitas bagi perusahaan. Gaji HRD Dalam memilih sebuah pekerjaan, biasanya selain mempertimbangkan job desk, pastinya kamu juga akan mempertimbangkan keuntungan yang diberikan, bukan? Nah, pada umumnya gaji human resource berkisar dari 3 juta hingga 5,6 juta rupiah. Tentunya besaran gaji ini juga bergantung pada lokasi perusahaan kamu bekerja. 📚Baca juga: Apa itu Talent Acquisition? Kenali Tugas, Job Desk, Skill, Dll. [+Contoh CV] Tugas dan Tanggung Jawab Human ResourcesBerikut adalah tugas dan tanggung jawab seorang HRD: 1. Recruitment and StaffingMelakukan proses rekrutmen dan staffing merupakan salah satu pekerjaan utama human resource (HR). Tentunya, HRD harus terlebih dahulu menganalisis pasar, mendiskusikan hal ini dengan user, dan melakukan pengelolaan anggaran. Pertimbangan ini juga sangatlah penting saat menjalani proses perekrutan, karena mempekerjakan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan merupakan hal yang krusial dalam menjalankan sebuah bisnis. 2. New Hire OnboardingOnboarding merupakan sesi yang sangat dibutuhkan bagi seorang karyawan yang baru bergabung dalam sebuah perusahaan, dan ini juga adalah salah satu tugas human resources. Saat onboarding, karyawan baru mendapatkan sesi penjelasan seputar pengetahuan, perilaku, dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi anggota dalam organisasi/sebuah perusahaan. Singkatnya, sesi onboarding ini membantu karyawan untuk lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan, budaya, dan sistem kerja sebuah perusahaan.📚 Baca juga:Onboarding Karyawan: Arti dan Proses Onboarding yang Efektif! 3. Training and DevelopmentDalam bekerja, pengembangan diri dan keterampilan sangatlah dibutuhkan setiap karyawan, baik itu karyawan baru maupun karyawan lama. Merencanakan dan mengawasi kebutuhan pelatihan karyawan juga merupakan tugas human resources development; misalnya seperti mengajak karyawan untuk menghadiri pameran edukasi, mengadakan seminar atau acara edukasi lainnya, dan lain sebagianya. 4. Menjalankan PayrollMemastikan kesejahteraan karyawan juga merupakan salah satu tanggung jawab divisi HRD. Setiap bulannya, HR akan sibuk menjalankan payroll dan memastikan setiap karyawan menerima gaji yang sesuai dengan haknya. Bagi seorang HR, menjalankan payroll membutuhkan ketelitian yang besar, karena saat menghitung gaji bulanan HR juga akan menghitung jumlah absen, besaran pajak karyawan, dan juga jumlah iuran BPJS yang diterima karyawan. Reimburse gaji atau mengurus kenaikan gaji juga merupakan job desk saat menjalankan payroll. 5. Memastikan Relasi Baik Antar Karyawan dan Kesejahteraan dalam PerusahaanRelasi antar rekan kerja merupakan salah satu kunci untuk membuat menciptakan suasana bekerja yang menyenangkan. Faktanya, hal ini juga merupakan salah satu daftar dari pekerjaan HR. Selain itu, divisi HRD juga harus bisa membuat karyawan merasa nyaman berdiskusi dengan HRD saat menemukan masalah dalam pekerjaannya. Selain itu, seorang HR juga harus dapat membantu dalam menyelesaikan konflik antar karyawan. 6. Mengelola Database Karyawan (Record Keeping)Mengelola database karyawan adalah salah satu job desk divisi Human Resource Development (HRD). Hal ini penting untuk mengetahui persebaran demografi dalam sebuah perusahaan. Tidak hanya itu, database juga berperan penting dalam menunjang data terbaru yang nantinya akan berguna bagi keperluan laporan untuk menjadi acuan berbagai keputusan yang akan diambil oleh perusahaan. 7. Performance ReviewsTugas lain seorang staff HRD adalah untuk melakukan performance review para karyawan setiap 6 bulan atau 1 tahun sekali. Performance review akan sangat membantu manajer untuk mengevaluasi kinerja kerja para karyawan, mendiskusikan problema, dan menetapkan strategi untuk bekerja secara lebih efektif demi mencapai tujuan/goal.Untuk mendapatkan pekerjaan sebagai Human Resources, kamu juga perlu menyiapkan CV yang rapi dan profesional. Kamu bisa melihat contoh CV HRD lengkap di sini sebagai referensi.Skill yang Harus Dimiliki Human Resources Apa saja skill yang dibutuhkan oleh human resource? Yuk, simak poin-poin berikut ini untuk lebih memahaminya. 1. Komunikasi Sebagai HR officer, komunikasi merupakan skill yang harus dimiliki HRD karena mayoritas tugas HRD mencakup komunikasi dengan direktur, karyawan, dan calon karyawan. Membalas email, menginterview calon karyawan, menginfokan acara perusahaan, dan lainnya merupakan contoh tugas dan tanggung jawab HRD yang sangat menjunjung tinggi skill komunikasi. Tidak hanya itu, dalam berkomunikasi kamu juga perlu ingat untuk menunjukkan empati dan kehangatan kepada sesama rekan kerja dan calon karyawan yang diinterview. 2. Rekrutmen Selain skill komunikasi, kemampuan rekrutmen juga adalah skill lain yang harus dimiliki oleh seorang HRD. Hal ini penting karena mencari, memilih, dan menentukan karyawan yang tepat untuk bekerja di perusahaan bukanlah hal yang mudah. Orang yang dipilih untuk menjadi karyawan sebuah perusahaan tentunya akan membawa dampak yang besar bagi kemajuan dan perkembangan sebuah perusahaan. 3. Problem Solving / Penyelesaian Konflik Tugas lain seorang Human Resources Development (HRD) adalah untuk menyelesaikan konflik yang terjadi dalam perusahaan. Seorang HRD baiknya tahu bagaimana cara mengurangi ketegangan, mendengarkan secara aktif, dan melakukan negosiasi/kompromi, serta mencarikan dan memberi solusi atas permasalahan yang ada. Oleh karena itu, problem solving juga masuk dalam kategori skill yang harus dimiliki seseorang untuk bekerja di divisi HRD. 4. Event Planning Karena salah satu fungsi dan tanggung jawab HRD adalah untuk memastikan kesejahteraan karyawannya, maka tidak heran bila HRD juga berperan dalam mengurus berbagai acara kegiatan perusahaan, misalnya seperti acara onboarding, pelatihan, acara makan siang bersama, team building activity, acara berbuka bersama, dan lain sebagainya. Kemampuan organisasi dan perencanaan tentunya sangat dibutuhkan untuk bekerja sebagai HRD. 5. Skill Manajemen Kinerja Seperti yang kita ketahui, setiap karyawan berperan penting dalam perkembangan sebuah perusahaan. Namun, ada saatnya ketika karyawan merasa tidak termotivasi dan tidak produktif dalam bekerja. Disinilah HRD berperan untuk memastikan setiap karyawan berada pada kondisi optimal sehingga mampu bekerja secara efisien dan produktif dalam perusahaan. Selain bertugas memonitor dan mengevaluasi semua karyawan yang bekerja, divisi HRD juga berperan dalam memonitor jajaran manajer. Oleh karena itu, skill manajemen dan organisasi sangatlah dibutuhkan dalam hal ini.📚 Baca juga:Performance Management: Cara Mengelola Kinerja SDM dengan Baik Cara Menjadi Seorang HRDKamu telah mengetahui tugas dan tanggung jawab serta beragam skill yang harus dimiliki oleh HRD, sekarang CakeResume akan membahas seputar cara-cara apa saja yang diperlukan untuk menjadi seorang HRD! 1. Pendidikan Salah satu cara untuk menjadi seorang staff HRD pemula adalah dengan memiliki gelar sarjana dalam beberapa bidang seperti bidang: Human resourcesFinanceTeknologi dan informasiPendidikanBisnis manajemen, dan bidang terkait lainnya. Adapun beberapa perusahaan yang mewajibkan kamu sebagai lulusan magister di bidang bisnis jika kamu hendak melamar sebagai HRD senior. 📚Baca juga: Jurusan Psikologi? Cek 10 Prospek Kerja Lulusan Psikologi Berikut! 2. Pengalaman Selain gelar sarjana/magister, pengalaman juga menjadi salah satu kunci penting saat kamu hendak melamar posisi HRD. Ada banyak cara untuk menggarap pengalaman sebagai HRD, misalnya dengan menjalankan magang saat berkuliah. 3. Membangun Relasi Bekerja dalam divisi HRD tentunya mewajibkanmu memiliki kemampuan untuk membangun relasi yang baik dengan orang lain. Perluaslah jaringan kamu selama kamu duduk di bangku kuliah; selain memperluas social network mu, kamu pun akan terbiasa untuk bersosialisasi dan membangun relasi dengan banyak orang. 4. Membuat CV yang Baik dan Menarik CV adalah salah satu kunci terpenting saat hendak melamar kerja sebagai HR administrator. Buatlah CV yang singkat dan menarik, serta ATS-friendly. Saat membuat CV, ingatlah untuk menuliskan hal-hal yang relevan dengan pekerjaan HRD. Contoh CV HR (Human Resource) - Dibuat di CakeResume Mau menulis CV yang menarik tapi bingung mulai dari mana? Cobalah kunjungi CakeResume yang menyediakan CV builder secara gratis dan mudah!🎉Buat CV Nah, sudah paham kan apa itu human resources dan job desk apa saja yang tersedia saat bekerja di bidang human resources development? Mulailah untuk melatih skill yang kamu miliki dan persiapkanlah dirimu untuk bisa bekerja sebagai seorang HRD! Selamat mencoba! --- Ditulis Oleh:Lydia Gavrila ---
Industry & Job Overview
Nov 16th 2024

13 Peluang Kerja Administrasi Bisnis Paling Dicari Perusahaan [+Gaji dan Skill]

Apabila kamu tertarik dalam bidang bisnis, pernahkan kamu mendengar jurusan administrasi bisnis? Jurusan Administrasi Bisnis adalah jurusan yang mempelajari multidisiplin ilmu yang menggabungkan berbagai mata pelajaran untuk mempelajari bagaimana bisnis bisa berfungsi dengan berhasil. Lalu, apakah jurusan Administrasi Bisnis banyak peminatnya? Jurusan Administrasi Bisnis menjadi salah satu jurusan yang banyak diminati. Salah satu alasannya, yaitu karena jurusan ini memiliki peluang dan prospek kerja yang terbuka lebar dan beragam. Seorang lulusan administrasi bisnis dapat memilih dari berbagai konsentrasi, seperti akuntansi, keuangan, pemasaran, sistem informasi, analisis bisnis hingga manajemen supply-chain. Namun, sebenarnya administrasi bisnis bisa kerja apa? Mari kita simak prospek kerjanya di artikel ini.Daftar isi: Apa itu Jurusan Administrasi Bisnis Kenapa Harus Memilih Jurusan Administrasi Bisnis 13 Peluang Kerja Administrasi Bisnis yang Paling Dicari Apa itu Jurusan Administrasi Bisnis? Jurusan administrasi bisnis adalah adalah suatu jurusan atau bidang studi khusus yang mempelajari segala sesuatu yang terkait dengan kegiatan operasional bisnis dan perusahaan. Kemudian, S1 administrasi bisnis belajar apa saja? Jurusan ini mencakup pelajaran mengenai akuntansi, keuangan, pemasaran, produksi, pengelolaan SDM, hingga sistem informasi. Kuliah administrasi bisnis dapat membuka lapangan kerja di berbagai industri termasuk manufaktur, layanan kesehatan, pendidikan, keuangan, layanan sipil, dan ritel. Beberapa profesi mungkin mengharuskan seseorang memiliki gelar Master of Business Administration (MBA), Doctor of Business Administration (DBA), Ph.D, atau Doktor Manajemen (D.M. atau D.Mgt). Gelar dari jurusan administrasi bisnis juga memungkinkan kamu untuk mendapat peluang di lembaga publik, perusahaan dan organisasi nirlaba di seluruh dunia. Posisi tingkat awal memerlukan gelar associate atau sarjana, namun untuk posisi tingkat lanjut memerlukan gelar pasca-sekolah menengah dan pengalaman kerja puluhan tahun. Selain pendidikan lanjutan, kamu juga memerlukan semangat wirausaha, keterampilan manajemen yang baik, fokus, dan keterampilan interpersonal untuk sukses dalam bidang pekerjaan ini. Kenapa Harus Memilih Jurusan Administrasi Bisnis Mengapa harus memilih jurusan administrasi bisnis? Memangnya, lulusan administrasi bisnis bisa jadi apa? Berikut adalah beberapa alasan mengapa kamu harus memilih jurusan administrasi bisnis. 1. Pilihan karir yang beragam Gelar administrasi bisnis membuat lulusannya memiliki pilihan karir yang beragam karena dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan yang berhubungan dengan pengelolaan operasional bisnis. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya diatas, jurusan ini mempelajari berbagai aspek bisnis dari operasional bisnis, akuntansi, keuangan, pemasaran, produksi, pengelolaan SDM, hingga sistem informasi. Pemahaman yang menyeluruh akan hal-hal ini tentu menjadi pilar utama dalam melakukan bisnis, sehingga sangat berguna untuk beragam karir yang terbuka untuk lulusan administrasi bisnis. 2. Pemahaman bisnis dari dasar hingga tingkat lanjut Saat kuliah Administrasi Bisnis, kamu akan diajarkan untuk mengelola sebuah bisnis mulai dari dasar, atau dari nol, hingga dapat berjalan dengan sukses dan sesuai harapan. Tidak hanya diajarkan berbisnis untuk mendapatkan keuntungan, kamu juga akan mempelajari tentang value dari sebuah bisnis dan dampaknya untuk masyarakat atau lingkungan di sekitarmu. Kamu akan memahami bagaimana sebuah bisnis dibangun dari awal hingga bisa bernilai bagi banyak orang dan berdampak untuk banyak pihak. Oleh karena itu, jurusan Administrasi Bisnis sangat tepat untuk kamu yang memiliki impian untuk membangun usaha sendiri. 3. Memiliki prospek untuk jangka panjang Bisnis adalah suatu bidang/ilmu yang akan terus selalu berkembang pesat dan mengikuti perkembangan zaman dari waktu ke waktu. Bidang pekerjaan administrasi bisnis juga tidak mungkin lepas dari perkembangan zaman ini. Melihat prospek ini, tentu administrasi bisnis menjadi salah satu bidang pekerjaan yang akan terus dibutuhkan dan tetap bernilai untuk masa depan. 4. Mengembangkan keterampilan kepemimpinan Jurusan administrasi bisnis tidak hanya mempelajari ilmu konkret atau aspek-aspek dalam berbisnis seperti pemasaran, keuangan, operasional, dan lainnya, tetapi juga melatih jiwa kepemimpinan seseorang dengan manajemen proyek, critical thinking, problem solving, decision making dalam berbisnis, hingga komunikasi yang efektif dengan orang lain. Semua soft skills ini tentu berdampak pada kemampuan leadership seseorang nantinya dalam bidang apapun, baik administrasi bisnis, maupun bukan. 13 Peluang Kerja Jurusan Administrasi Bisnis Seperti yang dijelaskan sebelumnya, peluang kerja administrasi bisnis terbilang beragam karena seorang lulusan Administrasi Bisnis dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan yang berhubungan dengan pengelolaan operasional sebuah bisnis. Maka dari itu, kira-kira apa prospek kerja administrasi bisnis? Dan berapakah gaji untuk lulusan administrasi bisnis? Mari kita lihat pilihan karirnya dibawah ini! 1. Staf Administrasi Staf Administrasi bertanggung jawab untuk mengelola dokumen perusahaan, membantu alur administrasi agar berjalan lancar, serta mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan perusahaan. Seorang Staf Administrasi juga bertugas untuk menjembatani proses pekerjaan dari satu departemen ke departemen lainnya dalam sebuah perusahaan. Sebagai lulusan jurusan administrasi bisnis, kamu memiliki berpeluang besar untuk bekerja sebagai staf administrasi di sebuah perusahaan. Besarnya gaji yang bisa didapatkan dari pekerjaan staf administrasi berkisar dari 3 juta hingga 5 juta rupiah, dan bisa meningkat sesuai dengan pengalaman. Skill/keterampilan yang dibutuhkan seorang staf administrasi adalah mengoperasikan program-program yang bisa mendukung administrasi seperti Microsoft Office (PowerPoint, Excel, dan Word), keterampilan manajemen baik waktu maupun manajemen tugas, hingga kemampuan komunikasi yang efektif untuk mempermudah menjembatani beberapa departemen dalam perusahaan yang berbeda.📚 Baca juga:Staff Administrasi: Job Desk, Gaji, Skill, Dll. 2. Business Consultant Peluang kerja administrasi bisnis selanjutnya adalah Business Consultant. Konsultan bisnis adalah seseorang yang membantu sebuah perusahaan mendapatkan atau mempertahankan keunggulan kompetitif melalui pemberian rekomendasi dan saran. Seorang Business Consultant akan melakukan studi tentang suatu bisnis dan mengamati praktik yang dilakukan di tempat kerja. Setelah menganalisa dan mengevaluasi praktik tersebut, mereka kemudian memberikan rekomendasi atau saran, serta laporan kepada manajemen dalam perusahaan. Untuk di Indonesia, besaran gaji yang bisa dapat peroleh sebagai konsultan bisnis berbeda-beda tergantung pengalaman kerja dan kebijakan perusahaan. Namun biasanya dimulai dari Rp 5 juta untuk posisi awal hingga 7 juta untuk posisi yang lebih berpengalaman. Konsultan bisnis adalah seorang profesional yang menyediakan jasa konsultasi atau penasehat terkait kegiatan bisnis dalam perusahaan. Seorang konsultan bisnis harus mampu memberikan rekomendasi terbaik terkait rencana bisnis maupun permasalahan bisnis yang tengah dihadapi. Maka dari itu, skill wajib yang harus dimiliki konsultan bisnis adalah problem solving, critical and analytical thinking. Selain itu, Konsultan bisnis juga memerlukan skill leadership, yaitu kemampuan seseorang untuk mempengaruhi atau menginspirasi orang lain agar melakukan tindakan yang sesuai rencana demi keberhasilan tujuan usaha. 📚 Baca juga:Apa itu Business Consultant? Kenali Tugas, Gaji, Skill, Dll.! 3. Business Analyst Business Analyst adalah seorang profesional yang menghubungkan bisnis dengan teknologi. Mereka akan banyak melakukan analisis data untuk kepentingan perusahaan dalam mengambil keputusan bisnis. Tugas utama seorang Business Analyst adalah menganalisis proses bisnis yang sedang berjalan, menemukan usulan perbaikan, dan menerapkannya agar dapat mencapai tujuan bisnis dengan lebih baik. Seorang business analyst bekerja bersama dengan para pemimpin di departemen bisnis dan teknologi. Hal ini agar model bisnis diselaraskan dengan teknologi yang dimiliki sehingga menghasilkan output yang sesuai. Menurut Glassdoor, rentang gajinya seorang Business Analyst ada di antara Rp 6.500.000 - Rp 12.000.000 untuk posisi entry level atau pengalaman kurang dari lima tahun. Kemudian untuk posisi senior dan sudah punya pengalaman lebih dari 5 tahun, bisa menerima gaji antara Rp 20.000.000 - Rp 40.000.000. Skill yang disyaratkan untuk menjadi Business Analyst adalah keterampilan pengembangan produk seperti product requirements, product analyst, dan engineering requirements. Pengetahuan dalam tiga aspek tersebut harus mendalam. Ketiga hal ini saling berkaitan dalam pengembangan produk, dan merupakan ilmu dasar untuk duduk di posisi tersebut. Selain itu, Business Analyst juga harus berpikir analitis dan mampu menyelesaikan setiap masalah. Diperlukan juga kemampuan hitung-hitungan beserta perangkat lunaknya seperti spreadsheet, program database, dan perangkat lunak lain yang berhubungan dengan keuangan. 📚 Baca juga:Apa itu Business Analyst? Ini Tugas, Gaji, Skillnya! 4. Business Development BD adalah orang yang bertanggung jawab untuk mencari cara supaya interaksi dari ketiga pihak (pelanggan, pasar, dan relasi bisnis) bisa menciptakan peluang bagi perusahaan untuk terus tumbuh. Business Development bukan hanya mengusahakan keuntungan sebanyak-banyaknya untuk perusahaan dalam waktu singkat, tetapi mereka juga harus memikirkan strategi dan taktik dalam jangka panjang demi berkembangnya perusahaan tersebut. Rentang gaji Business Development ada di antara Rp 6.500.000 - Rp 12.000.000 untuk posisi entry level atau pengalaman kurang dari lima tahun. Sedangkan posisi senior dan sudah punya pengalaman lebih dari 5 tahun, bisa saja menerima gaji antara Rp 20.000.000 - Rp 40.000.000. Seorang Business Development harus memiliki skill-skill tertentu, seperti motivasi yang tinggi dan kedisiplinan dalam bekerja, kemampuan management termasuk kemampuan mengatur waktu dan prioritas untuk memaksimalkan potensi perusahaan, kemampuan komunikasi, marketing, negosiasi hingga analisa data. 📚 Baca juga:Ingin Jadi Business Development? Ketahui Tugas, Skill Sampai Gajinya! 5. Akuntan Pekerjaan dari lulusan administrasi bisnis selanjutnya adalah Akuntan. Seorang akuntan meninjau catatan keuangan perusahaan tempat mereka bekerja atau kliennya. Mereka dengan cermat menganalisis data keuangan, laporan, dan anggaran untuk mengukur keberhasilan. Seorang akuntan manajerial mengevaluasi data keuangan untuk melihat apakah data tersebut selaras dengan tujuan perusahaan, sedangkan akuntan keuangan bekerja dengan catatan keuangan yang perlu dilaporkan kepada pemangku kepentingan eksternal. Gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan Akuntan di Indonesia berkisar dari Rp 4.560.000 hingga Rp 6.580.000. Seorang Akuntan harus memiliki keahlian administrasi, orientasi terhadap detail. Kemampuan membuat laporan keuangan, mengoperasikan program komputer, hingga kemampuan komunikasi yang baik. 📚 Baca juga:Akuntan Adalah: Tugas, Jenis, Prospek Kerja, dan Gajinya! 6. Financial Analyst Lulusan jurusan Administrasi Bisnis juga berpeluang menjadi seorang Financial Analyst. Financial Analyst adalah pekerjaan yang meneliti data untuk memberikan informasi serta bimbingan kepada perusahaan atau individu saat hendak mengambil keputusan terkait keuangan dan investasi bisnis. Seorang Finance Analyst biasanya akan terus mengikuti perkembangan berita bisnis terkini dan tren ekonomi pada masanya. Hal ini penting saat hendak memberikan konsultasi terkait peluang dan strategi bisnis serta dalam hal berinvestasi. Gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan Analis Keuangan di Indonesia berkisar dari Rp 7.500.000 hingga Rp 10.500.000. Financial Analyst harus memiliki skill-skill tertentu, seperti analisis data statistik, memahami akuntansi biaya, perencanaan keuangan, pelaporan data keuangan, analisis tren dan mengidentifikasi pola financial di masa mendatang. 7. Management Trainee Apabila kamu merupakan lulusan administrasi bisnis dan ingin menempati posisi manajer dalam perusahaan, kamu dapat melamar di program management trainee yang biasanya diadakan perusahaan-perusahaan besar. Dalam program ini, kamu sebagai lulusan administrasi bisnis. akan mempelajari proses memimpin, pengadministrasian, dan juga bagaimana mengarahkan perusahaan. Kamu juga akan didorong guna mempelajari keseluruhan perusahaan sebelum diposisikan di bagian manajemen tertentu. Management Trainee akan melatih jiwa kepemimpinan dan profesionalitas dalam bekerja di sebuah perusahaan. Secara rata-rata, gaji seorang management trainee adalah sebesar Rp 6 juta – 7 juta. Namun, besaran gaji management trainee bisa berbeda-beda berdasarkan kebijakan dan lokasi dari perusahaan. Seorang manajer harus bisa mengambil keputusan, berkomunikasi, memberi motivasi dan melakukan delegasi, juga mengembangkan orang lain dengan penilaian, saran, dan juga training. Selain itu manajer harus dapat melakukan perencanaan matang mengenai berbagai aktivitas perusahaan serta mengawasi praktiknya. Sedang cari program management trainee (MT)? Temukan berbagai program MT bergengsi di Cake! Job portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Program MT 8. Sales Manager Manajer Penjualan atau Sales Manager mengawasi departemen penjualan perusahaan untuk mencapai tujuan pendapatan. Tugasnya meliputi menetapkan, mengumpulkan dan menganalisis data penjualan, memperkirakan penjualan, dan menguji profitabilitas produk atau layanan. Tidak hanya itu, mereka juga merekrut perwakilan penjualan, membuat program pelatihan, dan menetapkan target pendapatan. Bisnis di berbagai industri mempekerjakan Sales Manager untuk mengatur penjualan barang/jasa perusahaan mereka. Gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan Sales Manager di Indonesia berkisar dari Rp 20.050.000 hingga Rp 23.050.000 Skill yang dibutuhkan untuk menjadi Sales Manager antara lain, sales planning, leadership, problem solving, analisa, hingga customer relationship management. Tidak kalah pentingnya, Sales Manager juga memerlukan keterampilan komunikasi yang efektif, persuasif, dan mampu bernegosiasi. 9. Marketing Manager Manajer pemasaran merencanakan dan mengkoordinasikan kegiatan pemasaran dan promosi perusahaannya. Tugasnya juga termasuk merekrut dan melatih staf pemasaran, menyusun strategi, merancang, melaksanakan dan memantau kinerja kampanye pemasaran. Manajer pemasaran mengatur acara promosi dan mengawasi staf untuk mencapai tujuan penjualan. Mereka juga berkolaborasi dengan tim manajemen untuk mengembangkan strategi pemasaran jangka panjang. Gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan Marketing Manager di Indonesia berkisar dari Rp 11.000.000 hingga Rp 14.000.000. Skill yang harus dimiliki seorang marketing manager adalah kemampuan riset dan analisa pasar, customer and user experience, komunikatif, persuasif dan negosiatif. Semua skill ini bertujuan agar seorang marketing manager mampu menarik klien untuk produk atau jasa yang dijual perusahaannya. 10. Loan Officer Loan Officer adalah petugas yang melakukan pekerjaan di bidang layanan peminjaman. Tergantung perusahaan, petugas loan officer akan memberikan pinjaman kepada customer ketika mereka sudah memenuhi persyaratan dengan jaminan atau tanpa jaminan. Seorang Loan Officer harus menguasai product knowledge dengan baik. Dengan begitu, dia bisa mudah menjelaskannya kepada calon customer dan mampu menyarankan jenis pinjaman yang sesuai kebutuhan mereka. Gaji yang diperoleh adalah pada kisaran Rp 5.000.000 hingga Rp6.000.000 per bulannya. Nominal gaji loan service officer bisa berbeda-beda di setiap bank atau perusahaan pinjaman, tergantung pada kondisi keuangan hingga seberapa jobdesk yang dilakukan. Untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai loan officer memang membutuhkan kesabaran. Maka dari itu, jika ingin menempati posisi ini, kamu harus memiliki kemampuan komunikasi dan manajemen emosi yang baik. Loan Officer juga membutuhkan keterampilan manajemen finansial yang baik, kemampuan analisa masalah, hingga customer service karena pekerjaan ini langsung berhubungan dengan klien yang mengajukan pinjaman. 11. Data Analyst Seorang Data Analyst mengambil riset pasar atau angka penjualan dan menerjemahkannya menjadi informasi yang dapat dimengerti oleh perusahaan. Data dari hasil riset digunakan untuk mengembangkan rencana strategis yang membantu bisnis mengambil keputusan yang lebih tepat, termasuk menciptakan solusi yang lebih rinci untuk masalah umum pelanggan. Data Analyst menggunakan berbagai perangkat lunak dan keterampilan berpikir kritis untuk menemukan informasi yang dibutuhkan untuk proyek. Menurut JobStreet menjelaskan, gaji seorang Data Analyst adalah Rp 5.460.000 hingga Rp 7.040.000. Sementara menurut Glassdoor, gaji Data Analyst bisa mencapai belasan juta rupiah, tergantung pengalaman dan perusahaannya. Dalam melakukan pekerjaannya, terdapat skill yang harus dimiliki seorang Data Analyst seperti keterampilan dalam menggunakan serangkaian program atau tools komputer tertentu yang membantu proses analisis data. Beberapa tools mendasar yang sering dipakai diantaranya seperti microsoft excel dan SQL (structured Query Language). Kemudian, Seorang Data Analyst juga harus memahami bahasa pemrograman seperti Python atau R untuk dapat menangani kumpulan data yang besar dan kompleks. Pemahaman terkait konsep matematika dan statistik untuk menemukan kesalahan dalam data, memahami hasil data, dan menentukan jenis tools yang sesuai untuk mengatasi masalah yang ada. Selain itu, seorang data analyst juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan kemampuan problem solving. 12. Procurement Staff Selanjutnya, peluang kerja administrasi bisnis adalah menjadi Procurement Staff. Procurement adalah kegiatan menganalisa kebutuhan perusahaan,membuat permintaan, menentukan vendor, melakukan pemesanan, hingga mengevaluasi pengadaan. Tugas Procurement Staff pada umumnya adalah melakukan perencanaan, analisa, dan evaluasi proses pengadaan untuk perusahaan. Gaji rata-rata untuk Procurement Staff adalah Rp 5.110.894 per bulan di Indonesia. Skill yang dibutuhkan untuk menjadi Procurement staff adalah manajemen resiko, kemampuan adaptasi dengan teknologi, pemahaman finansial yang mumpuni, dan kemampuan menjaga relasi dengan supplier atau pihak tertentu. 13. Project Manager Terakhir, prospek kerja lulusan Administrasi Bisnis adalah menjadi Project Manager. Manager Proyek mengawasi proyek mulai dari konsep dan desain hingga implementasinya. Mereka mengawasi tim dan SDM untuk memastikan penyelesaian proyek tepat waktu sesuai anggaran yang dialokasikan. Tugas Project Manager meliputi desain proyek, identifikasi syarat keberhasilan, supervisi dan menjamin kualitas baik dari sebuah proyek. Manajer proyek bertemu dengan pemimpin tim dan anggota manajemen yang lebih tinggi untuk menilai dan melaporkan kemajuan proyek. Hal ini berguna untuk memastikan pelaksanaan memenuhi spesifikasi dan persyaratan. Manajer proyek dapat bekerja di perusahaan publik, swasta, dan non-pemerintah. Gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan Manajer Proyek di Indonesia berkisar dari Rp 9.500.000 hingga Rp 12.500.000. Untuk menjadi seorang Project Manager, seseorang harus memiliki skill dalam memahami seluruh kerangka dan metode project management, termasuk manajemen konflik jikalau ada. Selain itu, skill berkomunikasi juga diperlukan untuk mengkoordinasi semua anggota/pihak yang terlibat proyek. Kemampuan berpikir kritis dan berjiwa kepemimpinan yang tinggi juga diharapkan ada dalam seorang Project Manager untuk menjamin keberhasilan proyek.Temukan pekerjaan menarik di perusahaan impian-mu dengan mudah!🎉Buat CV Kesimpulan Administrasi Bisnis adalah bidang studi khusus yang mempelajari segala sesuatu yang terkait dengan kegiatan operasional bisnis dan perusahaanAlasan memilih jurusan Administrasi Bisnis adalah karena pilihan karir yang ditawarkan beragam, mempelajari bisnis dari awal, memiliki prospek jangka panjang, dan melatih jiwa kepemimpinan Prospek pekerjaan Administrasi Bisnis, antara lain Staf Administrasi, Business Consultant, Business Analyst, Business Development, Akuntan, Financial Analyst, Management Trainee, Sales Manager, Marketing Manager, Loan Officer, Data Analyst, Procurement Staff, dan Project ManagerCake adalah aplikasi dan website untukmembuat CVterbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buatportofoliodan cari kerja denganjob portalatauaplikasi cari kerjaCake.--- Ditulis Oleh Christy Angestu ---
Career Development
Nov 17th 2025

7 Cara Menjadi Programmer Profesional Bagi Pemula

Daftar Isi: Pengertian dan Tugas ProgrammerSkills yang Harus Dimiliki Seorang ProgrammerCara Menjadi ProgrammerTips Mendapat Pekerjaan Bidang Programing Seiring berkembangnya dunia teknologi, semakin banyak tech-company/tech startups (perusahaan yang menawarkan produk berbasis teknologi) bermunculan. Hal ini menyebabkan kebutuhan akan seorang programmer meningkat. Banyak startup membutuhkan programmer untuk mengembangkan suatu teknologi di perusahaannya. Dikarenakan jumlah seorang programmer terbatas dan permintaan pasar yang tinggi, gaji di bidang programmer terkenal sangat besar. Selain itu, menjadi seorang programmer dianggap punya prospek masa depan yang baik karena pertumbuhan bidang IT akan selalu mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Apakah kamu tertarik untuk menjadi programmer dan ingin mencari tahu cara jadi programmer yang handal dan profesional? Simak artikel ini sampai selesai ya! Pengertian dan Tugas Programmer Pada dasarnya, programmer adalah seseorang yang menulis kode program untuk membangun perangkat lunak (software), aplikasi maupun website pada komputer. Dalam pengembangan ini, seorang programmer mengambil suatu konsep atau desain dan menulis kode yang memberitahu komputer cara menjalankan konsep tersebut. Salah satu syarat menjadi programmer adalah terampil dalam berbagai bahasa komputer (Java, PHP, Javascript, dll.) dan mampu mengidentifikasi penyebab masalah dalam suatu sistem serta menyelesaikan baris kode yang salah. Tugas umum seorang programmer meliputi: Mengidentifikasi kebutuhanMerancang alur program / flowchartMenulis kode programDebugging atau troubleshootingPengujian programPerilisan programPemeliharaan dan pengembangan program Berikutnya, CakeResume akan mengupas lebih dalam tentang cara menjadi programmer yang handal! Skill yang Harus Dimiliki Seorang Programmer Seiring berjalannya waktu, akan semakin banyak kompetitor bermunculan. Maka dari itu, kamu harus terus mengembangkan skills dan mengikuti perkembangan teknologi. Untuk bisa mewujudkan suatu program, tentu ada beberapa skills yang dibutuhkan di bidang IT maupun itu soft skills atau hard skills. Dengan pengalaman, tentu kamu dapat meningkatkan pengetahuan dan skills sehingga dapat meningkatkan potensi penghasilan kamu. Berikut adalah beberapa skills yang harus dikuasai seorang programmer : 1. Mampu berkomunikasi dengan baik Dalam dunia programming, membuat suatu kode dalam waktu cepat adalah hal yang tidak mudah. Maka dari itu, seorang programmer akan bekerja dalam tim. Programmer harus mampu menjelaskan konsep teknis yang kompleks kepada rekan kerja mereka atau individu yang kurang informasi di bidang IT. Maka dari itu salah satu cara menjadi programmer yang baik adalah memiliki komunikasi yang jelas, dengan begitu akan memungkinkan programmer memecahkan masalah dengan efektif dan efisien. 2. Problem Solving Ada kalanya kode yang dikerjakan tidak berjalan sesuai harapan. Untuk membenarkan dan mencari masalah dalam suatu set instruksi memakan waktu yang tidak singkat. Disini kemampuan kamu untuk menyelesaikan masalah diuji. Memiliki skill debugging adalah suatu skill dasar untuk mencari kesalahan atau bug dalam suatu program yang dibuat. Setelah kamu menemukan solusi dalam suatu masalah, kamu juga dituntut untuk bisa mengaplikasikan konsep tersebut di masalah lainnya. 3. Menguasai Bahasa Pemrograman Syarat wajib menjadi seorang programmer adalah menguasai satu atau lebih bahasa program. Bahasa program terdiri dari berbagai macam seperti Java, C++, Phyton dan lain lain. Kamu bisa mempelajari satu bahasa program dan fokus mendalaminya. Semakin berkembangnya teknologi, menguasai lebih dari satu bahasa program bisa menjadi kelebihanmu. Akan tetapi kamu harus tetap punya 1 bahasa yang kamu kuasai dan pahami dengan baik sebelum kamu mencoba yang lain. 4. Memahami Algoritma dan Matematika Ketika belajar menjadi programmer, hal lain yang kamu harus kuasai adalah matematika dasar dan algoritma. Kenapa belajar algoritma itu penting? Algoritma membantu memecahkan masalah lalu menerapkan pada pembuatan program. Bahkan kamu harus mampu menerjemahkan algoritma yang dirancang orang lain untuk ditranslasikan menjadi kode program.Langkah-Langkah Menjadi Programmer Infographic Langkah Menjadi ProgrammerBidang IT adalah suatu hal yang tidak tergolong mudah untuk dipelajari. Apalagi jika kamu ingin menjadi seorang programmer, butuh dedikasi dan waktu serta konsistensi untuk menguasai bidang ini. Jika kamu memiliki passion dalam coding, menjadi seorang programmer akan menjadi hal yang menyenangkan. Terlebih lagi, seiring berkembangnya teknologi, jalan karir seorang programmer sangat menjanjikan. 1. Pikirkan alasan mengapa kamu ingin menjadi programmer Langkah pertama merupakan sebuah pertanyaan yang kamu harus pikirkan matang-matang. Apakah kamu serius di bidang ini? Atau hanya ingin mencoba-coba saja? Atau karena bidang ini sedang trending? Saat belajar menjadi programmer, kamu harus mengalokasikan waktu belajar serta eksplor banyak hal. Ini memerlukan tekad yang bulat dan kuat untuk menjadi programmer. 2.Tentukan bidang programming yang kamu minati Setelah kamu menentukan mengapa kamu ingin belajar programming, langkah menjadi programmer berikutnya adalah menentukan bidang pemrograman yang ingin kamu dalami. Ada beberapa bidang programming dan kamu harus pikirkan baik-baik karena akan berhubungan dengan pekerjaan kamu nanti. Berikut adalah beberapa jenis bidang yang cukup populer:1. Web Developer Web developer adalah sesorang yang membuat dan mengembangkan suatu program atau aplikasi untuk World Wide Web (WWW) agar dapat dijalankan di internet. Seorang web developer membuat tampilan aplikasi dari menulis kode sampai tahap pengujian dan pengembangan. Dibutuhkan keterampilan untuk memahami algoritma, struktur data dan basis data agar dapat menciptakan website yang optimal. Terdapat 3 tipe web dev: Front End Developer: membuat dan mengelola tampilan software yang akan digunakan penggunaBack End Developer: merancang dan mengelola data kebutuhan serverFull Stack Developer: Membuat aplikasi website dari sisi front end maupun back end 2. Data ScientistData scientist adalah seseorang yang mengumpulkan data dalam jumlah besar yang terakumulasi di perusahaan. Pada dasarnya, data scientist menganalisa data seperti menggabungkan data dan memastikan konsistensi dataset. Pada akhirnya mereka akan membuat suatu infografis agar client mudah memahami data (data visualisation). Menjadi data scientist harus memiliki keterampilan mencari informasi dan data, statistika, pemrograman serta bisnis dan manajemen. 3. Software Engineer Pada dasarnya, seorang software engineer berperan dalam proses pengembangan perangkat lunak. Untuk mengembangkan suatu perangkat lunak, dibutuhkan kemampuan bahasa pemrograman seperti C++, Java dan Python. Bahasa pemrograman ini akan membantu software engineer mengembangkan aplikasi seperti aplikasi komputer, platform cloud atau aplikasi web. Skill yang wajib dikuasai sebagai software engineer selain bisa bahasa pemrograman adalah teliti dan dapat bekerja sama dengan tim. Menciptakan suatu perangkat lunak akan sulit jika dilakukan seorang diri.4. Database Administrator (DBA) Database administrator bertugas untuk menyimpan dan mengamankan data perusahaan berbasis software. Data yang simpan mulai dari data keuangan, data riwayat transaksi hingga data-data penting lainnya. Selain itu DBA juga bertugas untuk mengembangkan, mengelola, back-up sebuah data dan memastikan semuanya berfungsi dengan baik. Seorang DBA juga yang merencanakan kapasitas dalam penyimpanan data. Jika kamu tertarik menjadi DBA ada beberapa bahasa pemrograman yang dibutuhkan untuk menjadi database administrator seperti SQL, Linux, Unix, Oracle, Microsoft Access dan lain lain.5. Cloud Engineer Belakangan ini, cloud engineer menjadi sangat populer. Salah satu produk yang dikerjakan seorang cloud engineer adalah Google Drive. Dimana mereka merancang cloud sehingga kamu bisa mengerjakan suatu data secara online, otomatis tersimpan dan bisa di akses di perangkat manapun. Banyak perusahaan memakai teknologi cloud untuk menyimpan file-file mereka. Tugas seorang cloud engineer untuk membangun dan merancang infrastruktur cloud. Ada beberapa profesi cloud engineer sesuai dengan tugasnya, seperti cloud system engineer, cloud network engineer, cloud software engineer, cloud security. 📚Bacaan lanjutan: 15 Prospek Kerja Teknik Informatika Terbaik [+Gaji, Info Kuliah, Dll.] 3. Pilih bahasa pemrograman yang ingin kamu pelajari Langkah menjadi programmer berikutnya adalah menentukan bahasa pemrograman yang ingin kamu kuasai. Hal ini merupakan syarat wajib agar bisa menjadi seorang programmer. Untuk pemula, lebih baik fokus dan pahami satu bahasa pemrograman. Setelah kamu paham betul pada bahasa pemrograman yang kamu pilih, tidak menutup kemungkinan untuk belajar bahasa yang lain. 💻 Berikut adalah 4 bahasa yang cukup populer serta fungsinya: 1. Javascript (JS) Javascript merupakan bahasa pemrograman yang dipakai untuk mengembangkan perangkat lunak berbasis web. Oleh karena itu Javascript juga banyak dipakai seorang web development. Javascript merupakan salah satu bahasa pemrograman yang sangat populer. Web yang dibuat dengan javascript akan lebih interaktif dan dinamis. Banyak perusahaan besar yang menggunakan JS seperti Google, Facebook dan Linkedin. 2. Python Python adalah salah satu bahasa yang mudah dimengerti dan memiliki komunitas pengguna yang besar. Oleh karena itu, Python banyak digunakan untuk pengaplikasian secara umum seperti analisa data serta pembuatan AI atau machine learning (ML). Dengan konsep yang sederhana, programmer dapat menghemat waktu dalam koding. Proses pengerjaan juga relatif singkat sehingga programmer bisa lebih produktif dalam mengerjakan proyeknya. 3. Java Java merupakan bahasa yang biasanya digunakan untuk pengembangan sistem dan server, khususnya pada aplikasi mobile (android). Java juga bisa digunakan untuk pengembangan aplikasi web pada back-end. Penggunaan Java termasuk efisien karena Java memiliki kode pemrograman level tinggi dan dapat dijalankan di berbagai perangkat. Dalam pembuatan aplikasi, di Java cukup sekali pembuatan file, maka program dapat dijalankan di beberapa platform tanpa perlu melakukan perubahan. 4. C++ C++ dianggap mempunyai kecepatan komputasi (processing) terbaik dan penggunaan memori yang efisien. Oleh karena itu, C++ banyak digunakan untuk pengembangan game online. Salah satu game online yang memakai C++ adalah fortenite dan GTA. Penggunaan C++ tergolong memiliki kinerja yang cepat dengan syntax yang simple.📚 Bacaan lanjutan:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] 4. Saatnya memulai koding (sekolah, kursus online, bootcamps, otodidak) Setelah kamu memutuskan kamu ingin menjadi programmer seperti apa, langkah menjadi programmer selanjutnya adalah mulai mempelajari bahasa pemrograman dari dasar. Kamu bisa mulai mempelajari syntax dasar dan simple. Ada beberapa metode pembelajaran yang bisa kamu terapkan tergantung sumber daya yang kamu miliki. Beberapa metode tersebut adalah :✅ Sekolah bidang ilmu komputer Untuk memulai menjadi programmer, kamu bisa mengambil jurusan di kuliah seperti : Sistem Informasi dan Teknik Informatika Kedua jurusan diatas akan mengajarkan kamu dasar-dasar menjadi programmer yang kamu bisa implementasikan di dunia kerja nanti.✅ Mengikuti Kursus Online Banyak situs website yang menawarkan modul-modul pemrograman dari teori hingga praktek. Di zaman sekarang terdapat banyak situs yang menawarkan mentor yang bisa membimbing kamu dalam proses belajar kamu. Beberapa website untuk pembelajaran koding antara lain: CodePolitan.com (Bahasa Indonesia)Dicoding.com (Bahasa Indonesia)Codecademy.comCode.org ✅ Bootcamps Jika kamu ingin mengikuti pembelajaran yang formal dan terpadu yang bisa memberikan pengetahuan yang diperlukan untuk membangun karir pemrograman dalam waktu yang relatif singkat maka mengikuti bootcamps adalah salah satu cara untuk kamu bisa belajar pemrograman. Biasanya bootcamps diadakan dalam waktu yang singkat empat bulan sampai satu tahun. Kamu bisa bisa mendalami kurikulum pendidikan terpadu yang berfokus pada keterampilan dan alat pemrograman praktis.✅Otodidak Belajar menjadi programmer juga bisa secara otodidak juga, loh! Jika kamu tidak punya banyak waktu itu mengikuti pembelajaran formal, belajar pemrograman secara mandiri juga tidak menutup kemungkinan untuk kamu membangun karir di bidang programmer. Beberapa referensi yang bisa kamu gunakan seperti buku, video tutorial, e-book, game coding dan situs-situs lainnya.Belajar menjadi programmer secara otodidak dibutuhkan komitmen, kedisiplinan dan waktu. Karena kamu hanya bertanggung jawab kepada diri sendiri. 5. Buatlah projek dan bangun portofolio Belajar menjadi programmer akan sia-sia jika kamu hanya belajar teorinya saja. Jika kamu pemula, kamu bisa mempraktekkannya dengan membuat projek-projek kecil. Dengan kamu membuat projek sendiri, kamu juga bisa melatih keterampilan sekaligus menambah pengalaman kamu dalam menjadi programmer. Kamu bisa menulis kode sendiri, mempublikasikannya dan jadikan itu sebagai portofolio kamu. Dengan portofolio proyek sukses yang lengkap, kamu dapat menunjukkan keahlian kamu kepada calon perusahaan dengan lebih jelas. Beberapa latihan membuat projek kecil yang bisa kamu lakukan: Membangun situs web sendiriMengembangkan mobile application sederhanaMembuat aplikasi favorite kamu / modifikasikan 6. Mulai melamar pekerjaan Langkah menjadi programmer selanjutnya adalah mulai mencari dan melamar pekerjaan di bidang programmer. Kamu bisa bekerja di perusahaan impian kamu atau menjadi freelancer. Sama seperti mencari pekerjaan di bidang lain, kamu harus membuat CV/resume dan menyusun portofolio yang dapat diakses publik. Dalam mencari pekerjaan, kamu juga bisa melatih keterampilan wawancara. Wawancara kerja pemrograman juga mencakup tugas-tugas teknis, jadi bersiaplah untuk bersinar saat diminta hal teknis. Kamu juga bisa menghadiri konferensi dan acara pemrograman untuk memperluas koneksi dan mengenal industri dengan baik. Hal ini dapat membantu kamu mendapatkan prospek dan mencari pekerjaan. 📚Baca juga: 5 Contoh CV Programmer Terbaik dan Cara Membuatnya! 7. Berlatih, berlatih dan berlatih Akan ada kalanya kamu akan jenuh belajar pemrograman, apalagi bidang ini butuh dedikasi yang tinggi untuk menguasainya. Tapi jangan menyerah dan teruslah fokus pada visi kamu. Dunia programming akan selalu berkembang, teruslah ikuti perkembangan teknologi dan selalu belajar hal baru yang belum kita ketahui di dunia programming. Tips Mendapat Pekerjaan di Bidang Programming Apakah kamu sudah siap terjun kedalam dunia kerja sebagai programmer? Perhatikan tips-tips dibawah ini sebelum kamu mulai mendaftar lowongan pekerjaan sebagai programmer : 1. Buatlah CV yang kuat untuk lamaran pekerjaan Ketika menulis CV untuk menjadi seorang programmer, kamu harus menunjukan kualifikasi yang pas untuk posisi yang kamu daftar.✅ Lihat persyaratan dan gunakan kata kunci Dalam mendaftar suatu pekerjaan, lihatlah kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Sertakan skills yang kamu miliki, yang sesuai dengan perusahaan butuhkan. Ini dapat membantu CV kamu menonjol, terutama jika perusahaan menggunakan sistem ATS untuk menyaring CV calon karyawan.✅ Tulis keterampilan teknis yang kamu miliki Selain menulis soft skills, kamu juga harus memuat bagian “keterampilan teknis” dalam CV kamu. Buatlah list bahasa pemrograman yang kamu kuasai, serta pengetahuan industri yang kamu ketahui.Contoh keterampilan teknis seperti: bahasa pemrograman Python, C++, Java, App Development, Data Analysis, Data Structures, dll.✅ Sertakan sertifikat atau penghargaan Untuk meningkatkan value CV kamu, kamu bisa melibatkan pengalaman kerja atau sertifikat. Kalau kamu pernah terlibat dalam perlombaan bidang programming dan mendapatkan penghargaan akan menjadi nilai lebih dalam CV kamu. Dengan begitu, kamu dapat menunjukkan kalau kamu memiliki keinginan untuk terus belajar dan mengikuti perkembangan bahasa pemrograman. 💡 Contoh CV Programming yang Menarik Contoh CV Java Programmer - Dibuat di CakeResume Ingin membuat CV programmer yang menarik seperti contoh diatas? CakeResume menyediakan 50+ template CV gratis untuk kamu yang sedang melamar kerja!🎉Buat CV 2. Berlatih sampai kamu bisa membuat kode langsung di tempat Hal ini mungkin terdengar tidak mungkin bagi pemula, tapi nyatanya di dunia kerja, kamu dituntut untuk bisa langsung membuat kode dan menyelesaikan masalah proyek. Disaat kamu bisa mengkode langsung, kamu bisa menjadi lebih produktif saat bekerja.Cari referensi contoh CV yang menarik perhatian HR? Kamu bisa temukan berbagai contoh CV untuk semua pekerjaan di halaman ini!Lihat Contoh CV Itulah langkah cara menjadi seorang programmer. Jangan takut untuk memulai dan pikirkan baik-baik mengapa kamu ingin fokus dan serius menjadi programmer. Akan sulit untuk memulai dari 0, tapi lebih baik memulai daripada tidak sama sekali. Mulailah dari sesuatu yang dasar dan sederhana. Kamu bisa mencari komunitas coding untuk membantu kamu dalam proses belajar menjadi programmer. Semoga artikel ini membantu kamu dalam mempertimbangkan keputusan kamu untuk menjadi seorang programmer! --- Ditulis oleh Phoebe Charissa ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!