Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Career Development
Apr 1st 2022

5 Perbedaan Sales dan Marketing yang Wajib Kamu Ketahui!

Suatu perusahaan tentu dibagi dalam beberapa divisi. Beberapa contoh divisi perusahaan adalah sales dan marketing. Kedua divisi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pendapatan bisnis, tetapi dengan strategi yang berbeda. Sangat penting untuk memahami perbedaan sales dengan marketing karena dengan mengintegrasikan kedua divisi tersebut, sebuah perusahaan dapat mencapai tujuan pendapatan dengan lebih efektif. beda antara marketing dan sales Pada artikel ini, Cake akan membahas perbedaan penting antara sales dan marketing dari berbagai aspek seperti proses, tujuan, strategi dan alat bantu. Daftar isi : Pengertian dari Sales dan MarketingPerbedaan Sales dan MarketingContoh Kasus Sales dan Marketing Mengenal Sales dan Marketing Sebelum melihat apa saja perbedaan marketing dan sales, kamu harus paham terlebih dahulu pengertian dari kedua department ini. Apa itu Sales? Sales (penjualan) adalah proses dari aktivitas menjual barang dan jasa yang dilakukan oleh penjual ke pembeli. Kegiatan ini termasuk meyakinkan potensial customer untuk membeli barang dari perusahaan kamu. Cara meyakinkan customer bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti menjelaskan keunggulan produk, menawarkan diskon atau membuat produk kamu lebih menarik dari pesaing. Jika seorang sales berhasil membuat customer membeli, langkah selanjutnya sales akan melakukan aktivitas penutupan (dealing). Sales adalah titik awal kontrak antara bisnis dan pelanggannya. Maka dari itu, penting untuk sales menjaga hubungan dengan customer dan mendengarkan keluhan serta permintaan dari customer. Apa itu Marketing? Marketing (pemasaran) fokus untuk membuat potensial customer tertarik pada produk atau jasa kamu melalui berbagai strategi seperti desain kemasan, penetapan harga atau melalui promosi. Upaya marketing dalam suatu perusahaan bertujuan untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan dalam jangka panjang. Tim marketing juga menciptakan citra merek dan meningkatkan hubungan dengan masyarakat luas. Memiliki cita merek yang baik dapat mempengaruhi customer untuk membuat keputusan pembelian yang mendukung produk perusahaan. Dengan demikian, marketing terutama berfokus pada analisa kebutuhan, minat, dan perilaku customer untuk membuat produk lebih menarik lagi bagi mereka Perbedaan Antara Sales dan Marketing Setelah membaca pengertian sales dan marketing, fungsi keduanya terlihat serupa. Namun fokus dan tujuan dari sales dan marketing berbeda, mari bahas lebih detail tentang apa saja perbedaan pemasaran dan penjualan 1. Proses Proses marketing lebih fokus dalam pengenalan produk atau jasa, penetapan harga, kepada siapa produk atau jasa akan dijual, dan di mana akan dijual. Tim marketing menetapkan sasaran, strategi promosi dan anggaran untuk kampanye. Isi dari kampanye tersebut bertujuan untuk menjelaskan produk yang ditawarkan dan bagaimana produk atau layanan tersebut dapat memecahkan masalah dalam kehidupan customer sehari-hari. Dari sana, tim sales perlu menentukan target customer yang paling tertarik dengan produk kamu dan membuat janji temu secara offline/online untuk mendemonstrasikan produk yang ditawarkan. Setelah customer setuju untuk membeli, tim sales akan melakukan closing/dealing dan mengirim produk ke lokasi customer. Biasanya sales akan tetap menjaga hubungan baik dengan customer dan menjadikan customer sebagai repeat buyer. 2. Tujuan Perbedaan antara penjualan dan pemasaran yang kedua terletak pada tujuannya. Sales dan marketing keduanya fokus menghasilkan pendapatan bagi sebuah perusahaan. Namun pada marketing, mereka berfokus pada tujuan jangka panjang, sedangkan sales memiliki perspektif jangka pendek. Department sales biasanya memiliki target periodik (mingguan/bulanan) untuk mencapai target penjualan yang sudah ditentukan. Sedangkan department marketing membuat kampanye bertujuan untuk tetap membantu perusahaan tumbuh dalam jangka waktu yang lebih lama dan dapat mencakup masyarakat luas.✏️ Contoh dari tujuan sales: Meningkatkan pendapatan (mingguan/bulanan)Closing / dealing dengan customerMenjaga hubungan dengan customerMeningkatkan margin keuntungan ✏️ Contoh dari tujuan marketing: Menganalisa kebutuhan dan minat customerMembangun citra merekMeningkatkan kepuasan customerMenjadikan perusahaan sebagai pemimpin di industrinya 3. Strategi Strategi marketing cenderung berfokus pada analisis dan pengumpulan informasi data tentang segmen target market yang cocok untuk sebuah perusahaan, sedangkan sales berfokus pada konversi target market tersebut untuk menjadi customer tetap. Sales langsung berhubungan one on one kepada (calon) customer dan saling berkomunikasi. Berikut adalah beberapa perbedaan strategi penjualan dan pemasaran untuk kamu ketahui: ✏️ Contoh dari strategisales: Cold calling: menawarkan dan mempromosikan produk kepada sekelompok potensial customerPertemuan dengan customer ( offline / online )Discount ( potongan harga )Trade fairs (menghadiri pameran): perusahaan mempromosikan dan menjual produk mereka di trade fairsCross-selling: perusahaan menawarkan produk lain kepada customer ✏️ Contoh strategi marketing: Internet marketing: perusahaan memasarkan produk mereka secara online seperti di media sosial, email, ataupun search enginePrint Marketing: strategi marketing dalam bentuk brosur atau majalahVideo marketing: strategi marketing yang bertujuan untuk memberikan edukasi lebih detail kepada customer tentang produk melalui videoMarketing yang berfokus pada produk 4. Sumber Daya Untuk menjalankan tugas dan mencapai tujuan sales dan marketing, keduanya membutuhkan beberapa alat dan sumber daya yang spesifik, sesuai dengan kebutuhan masing-masing departemen. Berikut perbedaan sumber daya antara sales dan marketing:✏️ Alat bantu marketing: Search Engine Optimization (SEO): Mengoptimalkan situs web agar muncul pada peringkat teratas di halaman hasil pencarianConversion Rate Optimization (CRO): Proses untuk meningkatkan persentase pengunjung websiteAplikasi untuk membuat konten (contoh: Canva, Inshot, Unfold, dll.)Software untuk menganalisis data (contoh: Microsoft Excel, MySQL, dll.) ✏️ Alat bantu sales: Customer Relationship Management (CRM): Strategi bisnis untuk mengumpulkan data customer dan merekam aktivitas salesperson dalam berhubungan dengan customerMeetings app (Google Meets, Zoom)Alat untuk mempersiapkan dokumen (contoh: Google Docs, Microsoft Office)Software untuk mengelola pesanan Sumber daya untuk sales dan marketing sangat bergantung pada perkembangan teknologi. Misalnya, sekarang sudah ada AI (Artificial Intelligence) dan live chat yang dapat digunakan divisi pemasaran dan penjualan untuk meningkatkan prospek. Perusahaan harus terus beradaptasi dengan teknologi dan software terbaru. 5. Ruang Lingkup Kerja Perbedaan ruang lingkup kerja antara marketing dan sales sangat berbeda. Ruang lingkup kerja sales tidak seluas marketing. Durasi kerja sales cenderung pendek, karena tujuan sales adalah penjualan produk dan melakukan transaksi dengan customer. Ruang lingkup kerja dan durasi kerja marketing cenderung lebih besar dan panjang, karena ruang lingkup kerja marketing meliputi analisa pasar, public relations dan menjaga kepuasan customer.📝 Perbedaan lain dari sales dan marketing Masih ada beberapa contoh perbedaan antara sales dan marketing dari sisi aspek yang lainnya, yaitu: Sales memenuhi permintaan, sedangkan marketing menciptakan permintaan baru atau menyesuaikan produk dengan permintaan yang ada.Sales berfokus pada kebutuhan perusahaan, sementara marketing berfokus pada kebutuhan pasar.Sales bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan, sedangkan marketing bertujuan untuk meningkatkan pangsa pasar (market share) dan kepuasan customer.Marketing menarik customer ke arah produk, sementara sales mendorong produk ke pelanggan.Seorang sales membutuhkan keterampilan dalam berkomunikasi dan meyakinkan customer, sementara marketing membutuhkan keterampilan analitis. Contoh Kasus Sales dan Marketing Berikut adalah contoh cerita yang menjelaskan bedanya marketing dan sales dan bagaimana mereka dapat bekerja sama: Laura ingin membuka café dengan view pemandangan sawah di daerah pinggiran kota dan ia menyediakan makanan serta minuman di cafenya. Untuk mempercantik cafenya, Laura mendekor cafe, mendesain menu sebaik mungkin, merekrut pegawai serta memberi harga diskon pada makanan tertentu. Akan tetapi karena jangkauan yang kurang, pelanggan yang datang tidak terlalu banyak. Kemudian Laura mendapat saran dari temannya untuk mengiklankan café di sosial media agar membantu meningkatkan pendapatan. Kemudian Laura memutuskan untuk mengiklankan café tersebut di internet, media sosial, poster, memasang iklan dan lain lain. Selain itu, pegawai juga meyakinkan pelanggan untuk mencoba makanan dan minuman mereka yang juga dapat meningkatkan pendapatan cafe. Beberapa bulan kemudian, pendapatan café Laura naik 10x lipat dari sebelumnya. Contoh kasus perbedaan marketing dan sales Dari contoh kasus diatas kita bisa melihat beda tugas sales dan marketing serta hasil positif dari kekuatan penggabungan proses sales dan marketing. Kalau bisa dijabarkan, perbedaan tugas sales dan marketing adalah sebagai berikut : Bagian sales: pegawai meyakinkan dan menawarkan pelanggan untuk mencoba makanan dan minuman mereka yang dapat meningkatkan pendapatan cafeBagian marketing: Laura mengiklankan cafe di internet, media sosial, mencetak poster dan memasang iklan. Dengan bantuan marketing, cafe Laura mendapat perhatian dari masyarakat luas sehingga semakin banyak customer yang datang dan dengan dukungan pegawai Laura yang aktif menjual dan menawarkan makanan dan minuman yang ada di cafe, sehingga menaikan pendapatan cafe Laura bahkan sampai 10 kali lipat. Kesimpulan Meskipun banyak perbedaan antara sales dan marketing, bukan berarti mereka bertentangan. Justru sales dan marketing saling terkait erat satu sama lain dan memainkan peran yang sangat penting dalam kelangsungan perusahaan dalam jangka panjang. Misalnya, hasil analisa marketing dapat membantu tim sales memproses penjualan lebih cepat dan efisien. Sebaliknya, tim sales dapat memberi informasi yang berguna tentang perilaku customer kepada tim marketing untuk pemosisian produk yang lebih baik. Keselarasan dari sales dan marketing juga dapat membantu perusahaan mengurangi biaya dan meningkatkan laba. Nah sekarang kalian sudah paham apa perbedaan antara sales dan marketing, bukan? Tidak heran kalau perusahaan mencari sosok yang unggul untuk mengisi posisi menjadi sales dan marketing karena peran mereka yang begitu penting.--- Ditulis oleh:Phoebe Charissa ---
Industry & Job Overview
Aug 10th 2022

Mau Jadi Sales Engineer? Kenali Tugas, Skill, Gaji, Peluang Karier!

Di zaman modern ini, banyak perusahaan di bidang IT yang sedang berkembang pesat. Tidak heran jika sales engineer adalah salah satu profesi yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut. Seperti apakah profesi sales engineer? Apa saja tugas dan tanggung jawabnya? Bagaimana caranya untuk menjadi sales engineer? Bacalah artikel kali ini dan temukan jawabannya! Daftar Isi: Apa itu Sales Engineer?Tugas dan Tanggung Jawab Sales EngineerSkill yang Harus Dimiliki Sales EngineerCara Memulai Karier Sales Engineer Apa itu Sales Engineer? Sales engineer adalah sebuah profesi yang berfokus pada aktivitas penjualan sebuah produk yang bersifat teknis dan mencakup teknologi. Sales engineer bertugas untuk menawarkan produk teknis kepada klien dan konsumen. Berbeda dari peran sales pada umumnya, sales engineer menjual produknya tidak langsung kepada pelanggan perorangan, tapi lebih kepada sebuah perusahaan. Gaji Sales Engineer Berdasarkan data dari Indeed, di Indonesia sendiri rata-rata gaji sales engineer berkisar dari Rp. 6,091,688 per bulannya. Namun, jumlah ini tentu tidak mutlak, karena bergantung pada daerah dan perusahaan tempat kamu bekerja.📚 Baca juga: 5 Perbedaan Sales dan Marketing yang Wajib Kamu Ketahui!Tugas dan Tanggung Jawab Sales Engineer Apa saja tugas dan tanggung jawab seorang sales engineer? Berikut adalah uraiannya!Mempersiapkan dan menyampaikan presentasi teknis mengenai produk perusahaan kepada klien.Berdiskusi dengan klien dan tim engineer untuk memahami kebutuhan peralatan dan untuk menentukan persyaratan yang dibutuhkan.Berkolaborasi dengan tim sales untuk memahami kebutuhan pelanggan dan memberi dukungan penjualan.Meneliti, mengembangkan, dan memodifikasi produk untuk memenuhi persyaratan dan kebutuhan teknis klien.Membantu klien/customer yang memiliki kendala teknis dengan produk dan merekomendasikan untuk adanya pembaruan/upgrading pada mesin/produk yang ada.Menetapkan dan berusaha untuk mencapai tujuan dan kuota penjualan.Melatih anggota tim penjualan lainnya tentang aspek teknis produk dan layanan perusahaan. Tugas Utama Sales Engineer Skill dan Kualifikasi Sales Engineer Setelah memahami tugas dan tanggung jawab sales engineer, sekarang Cake akan menjelaskan mengenai skill dan kualifikasi yang dibutuhkan untuk bisa menjadi seorang sales engineer!1. Skill Teknis Skill Teknis adalah kualifikasi pertama yang penting untuk kamu miliki jika berkarier sebagai seorang sales engineer karena mayoritas dari job desk sales engineer adalah untuk menjelaskan dan merepresentasikan hal-hal teknis dari sebuah produk. 📚Baca juga: 100+ Contoh Soft Skill Hard Skill dalam CV (untuk 15 Pekerjaan) 2.Kemampuan untuk Memecahkan Masalah Gol dari pekerjaan sales engineer adalah untuk memahami bagaimana sebuah produk berjalan secara teknis baik dari luar maupun dalam. Selain memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah teknis dan memberikan solusi untuk produk yang dijualnya, seorang sales engineer yang sukses juga akan memikirkan cara untuk menjual dan mempresentasikan produknya supaya terlihat lebih menarik. 3.Kemampuan Mengolah Informasi Rumit dan Menyajikannya dalam Bentuk yang Mudah Dimengerti Selain kemampuan menyelesaikan masalah, seorang sales engineer juga perlu untuk dapat mengolah informasi rumit dan menyajikannya dalam bentuk yang mudah dimengerti. Selain itu, sales engineer juga harus dapat menyampaikan informasi dengan jelas, percaya diri, dan ringkas untuk membantu perusahaan meningkatkan penjualan. 4.Skill Interpersonal Skill Interpersonal juga merupakan salah satu soft skill yang wajib dimiliki oleh sales engineer untuk bisa sukses dalam pekerjaannya. Sebagai seorang sales, interpersonal skill sangat berperan penting untuk membantu saat berkomunikasi dan membangun hubungan baik dengan klien. 5.Pengalaman Bekerja Sebagai Sales Seorang sales engineer harus memahami urgensi proses penjualan. Namun, mereka juga harus memiliki pengetahuan teknis yang canggih untuk memfasilitasi kesepakatan yang baik bagi pelanggan dan perusahaan mereka. Oleh karena itu, pengalaman sebagai seorang sales atau marketing sangatlah penting dalam berkarier sebagai seorang sales engineer.Cara Memulai Karier Sales Engineer Bagaimana caranya untuk menjadi sales engineer? Seorang sales engineer akan memahami pengoperasian produk yang dijualnya, termasuk fitur terbaru dan cara menyelesaikan bug yang ada. Hal ini penting karena sales engineer bertugas untuk mempromosikan dan menjelaskan cara satu produk beroperasi, termasuk membantu dalam menyelesaikan keluhan pelanggan mengenai masalah yang ada pada produk. Nah, dengan peluang yang ada, bagaimana cara memulai karir sebagai sales engineer? 1. Mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan merupakan tahap awal untuk memulai karier sebagai sales engineer. Pada umumnya, jurusan yang diambil seperti:Jurusan Ilmu KomputerJurusan Teknik (Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Mesin, dll). Biasanya setelah lulus kuliah, kamu akan memulai karier sebagai sales. Hal ini penting untuk menjembatani ilmu yang dipelajari di bangku kuliah dan untuk memahami praktek yang ada di lapangan. 📚Baca juga: 15 Prospek Kerja Teknik Informatika Terbaik [+Gaji, Info Kuliah, Dll.] 2. Mendapatkan Pengalaman yang Relevan Selain ilmu dan teori yang didapatkan selama di masa kuliah, bekerja sebagai profesi sales tentunya juga membutuhkan pengalaman sebagai seorang sales. Pada umumnya, kamu akan mengikuti training sebagai sales, seperti cara untuk mendekati klien, menjelaskan produk, dan lain sebagainya. Tentunya kamu membutuhkan interpersonal skill yang baik untuk berkomunikasi dengan klien dan bekerja sama dengan member dalam tim sales mu. 3. Membangun Networking Dengan bekerja sebagai sales, networking merupakan aspek yang sangat penting dan juga berpengaruh dalam karir mu! Semakin banyak network yang dimiliki, maka kamu pun akan semakin menjadi seorang sales engineer yang berpengaruh, sehingga akan lebih mudah untuk mengadakan kerjasama dengan perusahaan yang ada.📚Baca juga: 9 Manfaat Networking Dalam Karier dan Cara Membangunnya! 4. Apply Pekerjaan dengan CV yang Kuat Cara terakhir adalah dengan membuat CV yang baik dan menarik! Contohnya adalah sebagai berikut. Contoh CVSales Engineer --- Dibuat di Cake📚Baca juga: Begini Cara Membuat CV ATS Friendly Agar Lolos Screening!Pastinya kamu sudah paham apa itu sales engineer serta tugas dan tanggung jawabnya. Selamat mencoba!Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.Cake adalah online CV builder dengan 50+ template, 100% gratis Dan mudah digunakan!🎉 Buat CV--- Ditulis oleh:Lydia Gavrila ---
Resume & CV
Oct 28th 2024

Contoh CV Sales Marketing Bahasa Indonesia dan Inggris, Gratis!

Sedang mencari contoh CV Sales Marketing yang bisa langsung dipakai? Kamu datang di situs yang tepat! Sales Marketing adalah salah satu sektor yang terus mengalami perubahan strategi karena tren konsumen yang mudah berganti, apalagi dengan masifnya penggunaan sosial media. Harvard Business Review menemukan fakta bahwa ketidakselarasan antara sales dan marketing bisa berpotensi pada kerugian bisnis yang sangat besar. Oleh karena itu, CV Sales Marketing yang baik mensyaratkan penulisan deskripsi diri yang tepat, rincian pengalaman kerja yang komprehensif, dan elaborasi skills yang mampu menyeimbangkan antara strategi penjualan dan pemasaran. Melalui artikel ini, Cake menyediakan contoh CV untuk Sales Marketingdalam bahasa Indonesia dan Inggris yang bisa kamu unduh secara gratis. Cek selengkapnya di bawah ini! Daftar isi: Cara membuat CV Sales Marketing Contoh CV Sales Marketing Cara Membuat CV Sales Marketing 1. Sediakan Informasi Kontak yang Memadai Pada setiap contoh CV Sales Marketing yang disusun oleh Cake, kami selalu memastikan informasi kontak sudah tercantum di bagian atas sebelah kiri. Jenis informasi ini meliputi: Informasi Kontak di CV Nama panjangAlamat emailNomor teleponAkun LinkedInLink portofolio (jika ada)Domisili Informasi kontak tidak hanya digunakan dalam CV, tapi juga cover letter, portofolio, surat referensi, di badan email, dan seluruh lampiran yang dibutuhkan dalam lamaran kerja. Mengapa bagian ini penting? Berikut beberapa penjelasannya: Memudahkan HRD untuk mengidentifikasi materi lamaran kandidatMemudahkan HRD untuk menghubungi kandidat secara cepat Ingat, informasi kontak tidak sama dengan data pribadi. Kamu harus menghindari pencantuman gender dan usia (kecuali jika spesifik diminta), alamat lengkap (akan diminta jika kamu dinyatakan diterima), agama, status pernikahan, tanggal lahir, dan kewarganegaraan. 2. Riset Keywordyang Tepat untuk CV Sales Marketing Penempatan keywordatau kata kunci menjadi krusial karena saat ini proses seleksi CV menggunakan sistem AI bernama Applicant Tracking System atau ATS. Sistem akan menyaring CV Sales Marketing yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan berdasarkan kata kunci yang dimasukkan oleh HR. 📚 Baca juga: Cara Membuat CV ATS Friendly agar Lolos Screening Melakukan riset keywords bisa dimulai dari: Mempelajari daftar persyaratan dan job desk Sales Marketing di lowongan pekerjaan.Menelusuri situs dan media sosial perusahaan untuk mendapatkan lebih banyak informasi.Mencari tahu testimoni pekerja melalui akun Twitter, LinkedIn, dan juga sumber informasi yang memadai. Sebagai contoh:Lowongan Pekerjaan Sales MarketingPT ABC Syarat S1 jurusan Pemasaran, Komunikasi, atau bidang terkaitMemiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidang pemasaran digitalMemiliki kemampuan analisis data dan manajemen kampanye di media sosial Deskripsi Pekerjaan Mengidentifikasi dan mengejar peluang bisnis baru melalui riset pasarMengembangkan dan menerapkan strategi penjualan dan pemasaran yang efektif untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan mencapai target penjualan.Melakukan presentasi dan demonstrasi produk kepada calon klien. Dari lowongan pekerjaan di atas ditemukan sejumlah kata kunci seperti: riset pasar, analisis data, pemasaran digital, S1 Pemasaran, S1 Komunikasi. Setelah itu, integrasikan kata kunci yang ditemukan ke dalam deskripsi diri, pengalaman kerja, dan cover letter. Sedang cari lowongan sales marketing? Lihat peluang kerja sales marketingterbarudi Cake!Lamar Sekarang 3. Pastikan Deskripsi Diri Sales Marketing Menjual Seorang HR mengaku hanya menghabiskan waktu 30 detik untuk memindai CV yang masuk. Hal ini bisa dimengerti karena dalam satu lowongan pekerjaan, ada ratusan hingga ribuan CV yang masuk. Meski sudah dibantu mesin ATS, HR tetap perlu melakukan pengecekan kandidat sendiri. Dalam waktu kurang dari satu menit tersebut, HR akan membaca bagian ‘Deskripsi Diri’ sebelum memutuskan untuk lanjut mendalami CV kandidat tersebut atau tidak. Jadi, deskripsi diri yang menjual perlu mencakup siapa kamu, pengalaman kerja yang kamu miliki, dan kemampuan yang dikuasai. Untuk fresh graduate, deskripsi diri bisa diisi dengan nama, latar belakang pendidikan, pengalaman magang/volunteer/organisasi soft dan hard skills yang dikuasai, posisi yang dilamar, dan tujuan ke depan dalam karier. Junior Level Lulusan baru dari jurusan S-1 Manajemen Pemasaran, Universitas Gadjah Mada, dan berhasil mendapatkan IPK 3.9. Memiliki pengalaman magang sebagai Social Media Marketing di PT XYZ, dengan pencapaian berhasil meningkatkan jumlah pengikut Instagram hingga 30% hanya dalam waktu 1 bulan. Tertarik untuk mengisi posisi sebagai Sales Marketing di PT ABC dengan tujuan membantu meningkatkan profit perusahaan. Mid-level Sales Marketing berpengalaman lebih dari 3 tahun di bidang penerapan strategi penjualan dan pemasaran dengan pencapaian peningkatan profit hingga 30% di kuartal pertama tahun 2024. Menguasai kemampuan presentasi dan demonstrasi produk yang berhasil menarik lebih dari 75 klien baru, serta terbiasa bekerja dalam tim. Saat ini mencari posisi sebagai Lead Sales Marketing Team. 📚 Baca juga: 10 Contoh Deskripsi Diri Menarik yang Disukai HRD 4. Perhatikan Cara Penulisan Pengalaman Kerja Marketing Daftar pengalaman kerja adalah inti dari CV Sales Marketing. Sebuah CV didesain untuk padat dengan panjang tidak lebih dari dua halaman. Oleh karena itu, bagian pengalaman kerja marketing perlu dibuat seringkas mungkin tapi tetap dengan memastikan seluruh informasi terangkum sempurna.Hal-hal yang perlu diperhatikan saat menulis pengalaman kerja marketing antara lain:Gunakan bullet points agar kalimat tersusun rapi dan mudah dibaca.Hindari menuliskan job desk, fokus pada pencapaian dan kontribusi.Gunakan satuan ukuran untuk menuliskan pencapaian seperti persen, angka, persentase, dan lain-lain.Pastikan kata kunci tercantum di daftar pengalaman kerja sealami mungkin.Fresh graduate yang belum pernah bekerja bisa mengganti bagian ini dengan pengalaman magang atau aktivitas produktif lainnya.Cantumkan informasi penting seperti: nama perusahaan, jabatan, dan durasi kerja. ✔️Contoh: Pengalaman Kerja Sales Marketing Staff PTABX Januari 2021 - Januari 2023 Menjaga hubungan baik dengan pelanggan di e-commerce dan media sosial, mendapat tingkat kepuasan kinerja hingga 90% melalui survei yang diadakan pada kuartal ketiga tahun 2023.Berhasil meningkatkan revenue perusahaan hingga 50% dengan menerapkan strategi pemasaran dan penjualan digital yang efektif dan efisien.Terlibat dalam pembuatan materi dan kampanye pemasaran di 3 media sosial perusahaan yaitu Instagram, Twitter, dan TikTok. Contoh di atas sesuai dengan syarat menulis pengalaman kerja marketing di CV karena beberapa alasan: tidak hanya membahas tentang job desc, tapi juga menggunakan indikator angka dan persentase. Kalimat yang digunakan juga langsung pada intinya alias tidak bertele-tele. 📚 Baca juga: Cara Menulis Pengalaman Kerja di CV Beserta Contohnya 5. Skill Marketing dalam CV Skill sales dan marketingdalam CV sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan yang tercantum di persyaratan. Berikut beberapa skill marketing dalam CV yang banyak dicari oleh HR:Data analysisTechnology savvyCreative thinkingSearch Engine Optimization (SEO)Search Engine Marketing (SEM)Problem-solvingTeamworkCustomer serviceStorytellingContent creationdan lainnya Daftar skills marketing ini terletak di bagian bawah CV. Untuk senior-level dengan pengalaman lebih dari 7 tahun, daftar kemampuan semacam ini mungkin sudah tidak relevan karena work experience sudah cukup merangkum semua informasi yang dibutuhkan. Akan tetapi untuk fresh graduate dan junior-level, informasi ini berguna sebagai daya tawar kepada HR. 📚 Baca juga: Contoh Soft Skill Hard Skill yang Paling Dicari Perusahaan Siap membuat CV? Buat CV ATS-Friendly dengan 15+ template gratis dari Cake! 🎉Buat CV Contoh CV Sales Marketing 1. Contoh CV Sales Marketing Bahasa Indonesia (Mid-level) Contoh CVSales Marketing Bahasa Indonesia 2. Contoh CV Sales Marketing Bahasa Inggris (Fresh Graduate) Contoh CVSales Marketing Bahasa Inggris 📚 Baca juga: Ini 40+ Contoh CV ATS-Friendly dan Menarik! Kesimpulan Untuk membuat CV Sales Marketing yang bagus, kamu harus memperhatikan beberapa hal berikut ini: Mencantumkan informasi kontak, melakukan riset kata kunci, membuat deskripsi diri yang menjual, highlighting pengalaman kerja marketing dengan pencapaian, jangan lupa mencantumkan skill marketing dan sales dalam CV.Jangan pernah membagikan data yang bersifat pribadi di CV Sales Marketing. Seluruh informasi pribadi hanya boleh dibagikan jika sudah dinyatakan diterima kerja dengan kontrak yang jelas dan hanya untuk kepentingan perusahaan saja. Manfaatkan contoh CV Sales Marketing di atas untuk memperluas peluang diterima kerja. Jangan lupa bergabung dengan Cake untuk mendapatkan informasi lowongan terbaru, kesempatan untuk berbincang dengan profesional, dan akses ke ratusan template CV terbaik. Yuk, jadi bagian Cake sekarang juga! Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu! — Ditulis oleh Erika Rizqi —
Resume & CV
Apr 17th 2026

12 Prospek Kerja Jurusan Manajemen yang Paling Dicari Perusahaan dan Rincian Gajinya

RingkasanProspek kerja manajemen sangat bagus karena posisi manajerial termasuk versatile di semua industri.Jurusan manajemen akan fokus pada pembelajaran soal analisis laporan keuangan, manajemen risiko, strategi pemasaran, dan data statistik.Lulusan manajemen bisa menjajal karier sebagai staf HRD, konsultan bisnis, project manager, accountant, finance staff, hingga operational staff. Untuk kamu yang masih bingung memilih jurusan, kamu bisa mempertimbangkan untuk kuliah jurusan manajemen. Kuliah jurusan manajemen fokus mempelajari pengorganisasian, perencanaan, dan analisa mengenai bisnis untuk pengelolaan bisnis secara efisien. Daftar isi:Mengenal Kuliah Jurusan ManajemenProspek kerja jurusan manajemen Mengenal Kuliah Jurusan Manajemen Pada kuliah jurusan manajemen, kamu akan mempelajari bagaimana mendirikan sebuah organisasi atau perusahaan yang sukses dalam bisnis global. Disisi lain dengan kuliah jurusan manajemen kamu akan mendapat pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis dari skala kecil hingga skala besar. Mata Pelajaran Jurusan Manajemen Analisis laporan keuangan,Statistik,Manajemen risiko,Strategi pemasaran,Manajemen operasi,Akuntansi manajemen,Ekonomi mikro dan makro,Manajemen strategis,dan beberapa mata kuliah yang lain. Pada umumnya, kuliah jurusan manajemen ditempa dalam kurun waktu 3.5 - 4 tahun dan mendapatkan gelar sarjana ekonomi atau sarjana manajemen setelah menuntaskan bangku perkuliahan. Mengapa MemilihKuliah Jurusan Manajemen? Ada beberapa alasan mengapa kuliah jurusan manajemen patut kamu pertimbangkan sebagai pendidikan tinggi kamu. Kamu bisa mengulik alasan-alasan berikut ini :➡️ Peluang kerja lulusan manajemen lebih beragam Pasti banyak pertanyaan seperti “Lulusan jurusan manajemen susah cari kerja?” atau “Lulusan S1 manajemen bisa kerja apa?”. Bisa dikatakan prospek kerja lulusan S1 manajemen terbuka cukup lebar lho! Seorang lulusan manajemen memiliki keterampilan dan pengetahuan mengenai bisnis yang dibutuhkan perusahaan untuk menangani pekerjaan manajerial dan pekerjaan spesifik lainnya.➡️ Mengembangkan skill manajemen Salah satu kelebihan kuliah di jurusan manajemen antara lain belajar skill manajemen yang berguna saat kamu bekerja di perusahaan. Saat kuliah jurusan manajemen, kamu akan belajar untuk menghadapi the real business case di lapangan dimana kamu harus membuat keputusan dengan mempertimbangkan sisi etika serta dampak ekonomi dan sosial. Nah, beberapa skill yang kamu dapat yang berguna untuk pekerjaan manajemen antara lain :Kemampuan berpikir kritis dan strategisKemampuan berkomunikasiProblem solvingKemampuan public speakingLeadershipProject managementPengorganisasian ➡️ Mempelajari berbagai macam bidang Apabila kamu masih galau mengenai karir kedepan kamu atau kamu ingin mengetahui pengetahuan yang lebih luas di bidang bisnis, maka kuliah jurusan manajeman adalah pilihan terbaik kamu. Saat kuliah jurusan manajemen, kamu akan mempelajari bagaimana memanajemen suatu perusahaan secara umum, bahkan kamu bisa mengkerucutkan area keahlian kamu di jurusan manajemen, seperti Human Resource, Finance, Marketing, Operations, Strategic Management, dll. Prospek Kerja Jurusan Manajemen Apa saja sih prospek kerja jurusan manajemen?Jurusan manajemen memang cukup luas, sehingga orang sering bertanya-tanya. Peluang kerja manajemen sangat beragam, kamu bisa memilih pekerjaan jurusan manajemen sesuai dengan bidang yang kamu tekuni. Dibawah ini Cake akan memberikan beberapa wawasan mengenai prospek kerja lulusan manajemen beserta kisaran gaji lulusan manajemen.1. Recruiter/Staf HRD (kisaran gaji Rp 5.000.000) Bagi kamu yang suka mempelajari tingkah laku manusia, menjadi seorang recruiter atau staf HRD menjadi pilihan pekerjaan setelah lulus kuliah manajemen. Pasalnya, seorang rekruiter atau HRD harus memahami karakter calon karyawan atau karyawannya sendiri. Tugas seorang rekruter adalah mencari karyawan baru, sedangkan staf HRD lebih fokus pada employee relations. Peluang kerja jurusan manajemen sumber daya manusia ini bisa kamu pertimbangkan sebagai career path kamu. ✍️ Skill yang dibutuhkan: kemampuan berkomuikasi yang baik dengan seluruh karyawan baik di level manajerial dan staff, kemampuan problem solving, kemampuan organisasi, negosiasi 2. Marketer (kisaran gaji Rp 5.700.000) Salah satu prospek kerja jurusan manajemen yang digandrungi oleh generasi muda adalah menjadi seorang marketeer. Kenapa tidak? Profesi marketeer menuntut kreatifitas yang out of the box untuk menjual produk dengan cara yang berbeda. Seorang marketeer pada umumnya bertugas untuk memasarkan produk beserta strateginya, menentukan target dan segmentasi pembeli, menentukan budget iklan baik online dan offline, dan lain sebagainya. ✍️ Skill yang dibutuhkan: kemampuan berkomunikasi, berpikir analitis, kreativitas, pemecahan masalah, skill digital dan teknis (digital marketing) 📚 Baca juga: 5 Perbedaan Sales dan Marketing yang Wajib Kamu Ketahui!3. Konsultan Bisnis (kisaran gaji Rp 4.700.000) Konsultan bisnis adalah prospek kerja manajemen bisnis untukmu yang suka tantangan, dan suka belajar. Seorang konsultan bisnis bertugas dalam memberikan ide, saran, rekomendasi, atau perbaikan untuk pengembangan bisnis suatu perusahaan dalam jangka panjang maupun jangka pendek.Pada umumnya konsultan bisnis mengaudit segala sisi seperti contoh keuangan, strategi pemasaran dan penjualan, sumber daya manusia, IT, dan lain-lain. ✍️ Skill yang dibutuhkan: berpikir analitis, berpikir kreatif, observasi yang tajam, dan komunikasi yang baik dengan klien. 4. Project Manager (Kisaran gaji Rp 21.600.000) Akhir-akhir ini pekerjaan jurusan manajemen yang cukup hype adalah project manager. Project manager adalah seseorang yang memimpin jalannya sebuah proyek dan memastikan proyek berjalan dengan lancar serta selesai tepat waktu. Seorang project manager bertugas scheduling, menentukan budget, menganalisis risiko dan penyelesaiannya, dan mengawasi jalannya proyek. ✍️ Skill yang dibutuhkan: kepemimpinan, kemampuan bernegosiasi, kemampuan pengorganisasian, manajemen waktu, manajemen SDM, dan manajemen konflik. 5. Accountant (Kisaran gaji Rp 8.027.000) Bagi lulusan s1 manajemen yang senang dengan angka, menjadi seorang accountant adalah prospek kerja manajemen yang cocok buatmu. Tugas seorang akuntan antara lain mengelola laporan keuangan, budgeting kebutuhan perusahaan, mengelola arus kas, serta mengelola keperluan perpajakan. ✍️ Skill yang dibutuhkan: analisis data, detail dan teliti, kemampuan berpikir secara sistematis, dan mampu mengoperaikan software akunting. 📚 Baca juga:4 Contoh CV Akuntansi Profesional dan Cara Membuatnya!6. Finance Staff (Kisaran gaji Rp 5.285.000) Prospek kerja s1 manajemen yang bisa dicoba oleh lulusan s1 manajemen adalah finance staff. Berbeda dengan akunting, finance staff bertugas pada bagian analitis kondisi keuangan perusahaan dan merancang pemodelan keuangan yang sehat. ✍️ Skill yang dibutuhkan: skill analitik yang dalam dalam menganalisisi data keuangan, bookkeeping, budgeting dll. Adapun beberapa tools yang harus kamu kuasai untuk pekerjaan jurusan manajemen ini antara lain Microsoft Excel, Access, SQL, dan lainnya. 📚 Baca juga: 5 Contoh CV Staff Keuangan (Finance) untuk Melamar Kerja7. Banker (Kisaran gaji Rp 3.500.000 - Rp 8.000.000) Bagi lulusan s1 manajemen yang berminat bekerja di dunia perbankan, kamu bisa mencoba menjajal career path kamu sebagai banker. Banker sendiri memiliki beberapa bagian manajemen, teller, customer service, dan back office. Untuk bagian manajemen sendiri adalah seseorang yang memanajemen jalannya pelayanan bank. Biasanya bagian manajemen adalah lulusan s1 manajemen yang mengikuti Management Development Program (MDP). Sedangkan front officer seperti teller dan customer service bertugas untuk melayani nasabah secara langsung. Lain halnya dengan back officer yang bertugas untuk mengelola transaksi keuangan, dan tugas administratif lainnya. ✍️ Skill yang dibutuhkan: memiliki kemampuan analitik, perhatian terhadap detail, teliti, dan mampu berkomunikasi dengan baik. 📚 Baca juga: 5 Contoh CV Bank dan Tips Membuatnya8. Operational Staff (Kisaran gaji Rp 6.500.000) Prospek kerja manajemen bisnis yang bisa kamu pertimbangkan selain pemasaran, SDM, atau keuangan adalah menjadi operational staff. Apa saja sih tugas dari operational staff ini? Tugas operational staff ini memastikan produksi berjalan sesuai dengan tujuan dan berjalan maksimal. Sehingga jasa, barang, atau sistem yang diproduksi tidak terbuang sia-sia. ✍️ Skill yang dibutuhkan: kepemimpinan, komunikasi organisasi, manajemen retail, manajemen logistik, dan penguasaan bahasa asing. 9. Business Manager (Kisaran gaji Rp 19.800.000) Pekerjaan manajemen yang cukup legit bagi lulusan s1 manajemen adalah business manager. Akan tetapi untuk menjadi seorang business manager butuh waktu dan pengalaman kerja 2-5 tahun. Mengapa demikian? Peluang kerja manajemen ini dituntut lebih tinggi dibandingkan dengan entry level, dimana kamu harus mengawasi jalannya bisnis dari level atas. Seperti contoh memastikan produktivitas dan efisiensi perusahaan, membuat strategi bisnis untuk pengembangan bisnis, melihat kinerja karyawan, dan melakukan evaluasi berkala untuk kinerja perusahaan. ✍️ Skill yang dibutuhkan: kemampuan memimpin tim, pengambilan keputusan, komunikasi, delegasi, pemecahan masalah, perencanaan dan pemikiran strategis. 10. Account Executive (Kisaran gaji Rp 3.851.434) Untukmu yang suka berinteraksi dengan orang-orang baru, kamu bisa memulai karir menjadi account executive. Account executive merupakan prospek kerja manajemen yang bertugas untuk mencari klien baru dan membina relasi dengan klien perusahaan. Disisi lain seorang account executive dituntut berpikir strategis untuk membantu klien untuk mencapai tujuannyanya dengan barang, jasa, atau sistem yang dimiliki oleh perusahaan. ✍️ Skill yang dibutuhkan: mampu berpikir strategis, kemampuan komunikasi yang baik, dan memiliki pengetahuan bahasa asing apabila memiliki klien asing. 11. Sales/Business Development (Kisaran gaji Rp 5.300.000) Peluang kerja jurusan manajemen yang bisa kamu pilih setelah lulus dari jurusan manajemen adalah sales/business development. Tugas dari seorang sales adalah mendorong penjualan produk dengan menggaet calon customer atau mitra untuk melakukan pembelian melalui email, telepon, atau sosial media. ✍️ Skill yang dibutuhkan: kemampuan yang persuasif untuk meyakinkan calon pembeli untuk menggunakan produk, jasa, atau sistem perusahaan, komunikasi atau public speaking. 12. Entrepreneur (Kisaran gaji tak terbatas) Last but not least, apabila kamu ingin memiliki kebebasan dan ingin menantang diri lebih jauh dalam dunia bisnis kamu bisa menjajal menjadi seorang entrepreneur setelah lulus kuliah jurusan manajemen. ✍️ Skill yang dibutuhkan: berbagai pekerjaan manajemen sangat dibutuhkan ketika kamu menjadi seorang entrepreneur, mulai dari mengatur keuangan, sumber daya manusia, strategi pemasaran dan penjualan, hingga operasi logistik. Itu tadi 12 pekerjaan manajemen dari Cake yang bisa kamu pertimbangkan setelah lulus kuliah jurusan manajemen. Dengan informasi diatas, kamu bisa menentukan career path yang kamu pilih sesuai dengan passion. Beberapa peluang kerja manajemen memiliki skill kualifikasi tersendiri, kamu pun perlu mempersiapkannya sejak dini.Sudah siap melamar salah satu posisi di atas? Jangan biarkan kesempatan lewat begitu saja! Gunakan CV Builder Cake yang praktis untuk membuat CV yang menarik dalam hitungan menit. Pilih template yang sesuai dengan bidang manajemenmu dan tunjukkan nilai jualmu kepada dunia kerja secara lebih efektif. Langsung buat CVuntuk melamar pekerjaan manajemen sekarang🎉Buat CV
Interview Skills
Jul 5th 2022

10 Pertanyaan Interview Kerja Fresh Graduate dan Contoh Jawabannya

Daftar isi: 10 Pertanyaan Interview Kerja Fresh GraduateTips Wawancara Kerja Fresh GraduatePertanyaan interview untuk fresh graduate Salah satu momen paling menegangkan adalah berada di depan interviewer yang dapat menentukan karir kamu beberapa bulan atau tahun ke depan. Interview adalah saat yang sangat penting untuk menyatakan bahwa kamu siap dan pantas untuk bekerja di tempat yang kamu incar tersebut. Terkadang pertanyaan saat interview membuat kamu tegang dan merasa kurang mantap, apalagi untuk fresh graduate yang belum pernah mencicipi rasanya diwawancara. Namun, hal ini bisa diatasi dengan persiapan interview yang baik sehingga kamu dapat mempersiapkan contoh jawaban wawancara kerja yang biasa ditanyakan untuk fresh graduate terlebih dahulu. Jangan khawatir, fresh graduate! Kali ini, Cake memberikan pertanyaan interview kerja fresh graduate dan jawabannya yang bisa dijadikan referensi saat kalian mempersiapkan interview kerja fresh graduate. Yuk, siapkan pertanyaan interview kerja kamu yang pertama kali dan jawabannya. 📚 Baca juga: Ketahui 10 Tips Interview Kerja ini Sebelum Bertemu HRD 10Pertanyaan Terpopuler Interview Kerja Fresh Graduate serta Jawabannya Setiap perusahaan memiliki format yang berbeda-beda dalam pertanyaan interview kerja fresh graduate mereka, namun ada pertanyaan-pertanyaan interview untuk fresh graduate yang umum dan memiliki kemungkinan besar untuk muncul dalam interview fresh graduate kamu esok hari. 1. Ceritakan Tentang Diri Anda sebagai Fresh Graduate Pertanyaan perkenalkan diri anda sangat umum, bahkan menjadi salah satu pertanyaan interview kerja yang pertama kali diberikan di hampir semua proses interview kerja fresh graduate. Sebelum masuk ke contoh jawaban ceritakan tentang diri Anda, ada baiknya untuk mengetahui alasan interviewer menanyakan pertanyaan ini. Interviewer ingin mengetahui respons yang Anda berikan dan mengetahui arah pertanyaan mereka selanjutnya. 💡 Beberapa tips interview kerja fresh graduate untuk pertanyaan ini: Pastikan jawaban kamu adalah fakta yang dapat diverifikasi,Gunakan waktu sebaik mungkin, kalau bisa kurang dari 3 menit,Ceritakan bagian diri kamu yang relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar,Persiapkan contoh kalimat cara memperkenalkan diri saat interview fresh graduate sebelum interview. Contoh perkenalan diri saat interview untuk fresh graduate: “Nama saya Siska Kurnia dari Pekalongan. Tahun ini saya merupakan salah satu lulusan terbaik Masters in Economy dari Universitas Pelita Harapan. Sebelum melanjutkan pendidikan S2, saya telah bekerja sebagai konsultan ekonomi di Bank BCA di mana saya bertugas untuk memberikan laporan analisis kondisi ekonomi. Saya adalah seseorang yang bertanggung jawab dan mempunyai time management yang baik.”Contoh jawaban interview pertama kali dan jawabanya📚 Baca juga: Efektif! 5 Cara Perkenalan Diri Saat Interview dan Contohnya2. Contoh Jawaban Alasan Melamar Pekerjaan Untuk fresh Graduate: (Mengapa kamu mau melamar pekerjaan ini?) Alasan melamar pekerjaan bagi fresh graduate bisa menjadi salah satu pertanyaan yang tricky. Interviewer biasanya ingin mengetahui arah karir dan tujuan kamu, serta apakah kamu siap pada saat interview tersebut terlebih lagi pekerjaan yang mereka berikan. Saat berhadapan dengan pertanyaan ini, kamu harus menunjukkan kalau kamu siap dan yakin terhadap karirmu. Jelaskan juga alasan kamu memilih perusahaan tersebut. Tentunya,sebelum interview dilaksanakan, kamu harus mencari tahu tentang perusahaan tersebut dahulu. Contoh jawaban alasan melamar pekerjaan untuk fresh graduate: “Saya merasa visi misi perusahaan Bapak/Ibu sesuai dengan visi misi saya sendiri yang ingin menyediakan bantuan edukasi bagi masyarakat yang kurang mampu. Hal tersebut sesuai dengan tujuan saya yang ingin memajukan pendidikan di Indonesia secara langsung sehingga saya mengambil pendidikan guru sebagai jurusan saya.” Contoh jawaban interview pertama kali dan jawabanya 3. Apa kelebihan dan kekurangan kamu? Pastikan bahwa poin-poin kelebihan yang kamu sebut sesuai dengan kebutuhan perusahaan tersebut. Tips wawancara kerja bagi fresh graduate adalah meneliti kembali iklan lowongan kerja yang diberikan perusahaan. Untuk kekurangan yang kamu sebutkan, akan sangat baik jika kamu juga sudah menyiapkan bagaimana cara untuk mengubah kekurangan diri tersebut.Kelebihan: Kemampuan komunikasi dengan rekan kerjaDapat diandalkan dan merupakan pemimpin yang baikMemiliki inisiatif yang tinggiBerpikiran kreatif dan inovatifRasa ingin belajar yang kuat Kekurangan: Kurang pengalamanBerekspektasi terlalu tinggi terhadap diri sendiriSulit mengambil keputusanMudah gugupTerlalu perfeksionis 📚 Baca juga: 14 Contoh Jawaban Kelebihan dan Kekurangan Saat Interview 4. Apa prestasi terbesarmu?/Apa pencapaian terbesar yang pernah kamu raih? Contoh pertanyaan untuk fresh graduate ini dapat membuat peserta interview gugup karena luasnya bidang yang bisa dibahas, apalagi untuk fresh graduate yang belum memiliki pengalaman pekerjaan sebelumnya.Dari pertanyaan ini interviewer ingin tahu lebih lanjut mengenai:pengalaman kamu seperti bidang kerja yang kamu dalami,bagaimana kamu memandang usaha dan prestasi yang telah kamu capai dalam pengalaman kamu sebelumnya, kepribadian kamu. Contoh jawaban saat interview fresh graduate dapat berupa: “Sebagai Seksi Acara OSIS SMA Harapan Baru, saya bertanggung jawab dalam acara penggalangan dana untuk Harapan Baru Cup tahun 2019 lalu. Saya menjadi ketua pimpinan sementara dan mendapatkan kesempatan untuk memimpin tim sejumlah 30 orang. Dalam menjadi pemimpin, saya aktif menanyakan pendapat rekan tim saya dan membuat acara kami sukses dengan anggota organisasi yang juga menjadi semakin dekat. Sebagai hasil, setelah bekerja untuk acara ini selama 3 bulan kami berhasil menggalang dana 130% dari target yang diberikan sebelumnya.”Contoh jawaban saat interview untuk pertanyaan apa prestasi terbesarmu 5. Apa tantangan terbesar kamu selama ini dan bagaimana kamu menghadapinya? Dari pertanyaan ini interviewer ingin tahu lebih lanjut mengenai: pengalaman kamu seperti bidang kerja yang kamu dalami,bagaimana kamu memandang usaha dan prestasi yang telah kamu capai dalam pengalaman kamu sebelumnya,kepribadian kamu. 💡Tips:Jangan lupa untuk menjawab dengan spesifik dan sesuai dengan posisi yang dilamar ya, pilih pencapaian terbesar yang relevan dan mempunyai nilai yang konkrit. Kalau bisa, usahakan agar jawaban kamu bersifat positif karena dalam pertanyaan interview kerja fresh graduate biasanya ada dua pertanyaan berbeda tentang prestasi dan tantangan yang kamu alami sebelumnya. Contoh jawaban saat interview fresh graduate dapat berupa: “Sebagai Seksi Acara OSIS SMA Harapan Baru, saya bertanggung jawab dalam acara penggalangan dana untuk Harapan Baru Cup tahun 2019 lalu. Saya menjadi ketua pimpinan sementara dan mendapatkan kesempatan untuk memimpin tim sejumlah 30 orang. Dalam menjadi pemimpin, saya aktif menanyakan pendapat rekan tim saya dan membuat acara kami sukses dengan anggota organisasi yang juga menjadi semakin dekat. Sebagai hasil, setelah bekerja untuk acara ini selama 3 bulan kami berhasil menggalang dana 130% dari target yang diberikan sebelumnya.” Contoh jawaban saat interview untuk pertanyaan apa prestasi terbesarmu Pertanyaan interview untuk fresh graduate ini bertujuan untuk melihat solusi yang kamu berikan selama menghadapi masa sulit. Sehingga jangan membahas terlalu banyak masalah yang kamu hadapi, melainkan fokuslah terhadap proses menyelesaikan masalah dan hasil yang diterima. Kamu boleh menceritakan pengalaman kamu ketika kamu terlibat dalam keorganisasian ataupun ketika magang. 💡Tips:Walaupun pertanyaannya berbau negatif, coba jawab dengan kata-kata yang positif dan menunjukkan kalau kamu siap menghadapi tantangan. Coba masukkan hal unik tentang dirimu dalam hal ini, dan titik yang emosional dalam perjalanan kamu. Pertanyaan ini memang bertujuan untuk melihat kondisi dan perspektif dirimu terhadap situasi sulit, tapi jangan mengeluh ataupun menyalahkan orang lain saat menjawab pertanyaan ini ya. Contoh jawaban wawancara kerja untuk fresh graduate dapat berupa: “Saat menjadi ketua bidang untuk acara camp AIESEC, saya ditunjuk untuk mengkoordinasi tim saya dalam bidang public relation. Semuanya berjalan baik sampai salah satu anggota tim saya harus terpaksa mundur dari jabatan karena masalah pribadi. Pekerjaan yang tiba-tiba menumpuk membuat saya dan tim saya kewalahan. Sebelum acara tersebut, saya selalu merasa dapat menjalankan tanggung jawab yang diberikan dengan baik namun saat itu adalah saat dimana saya belajar untuk meningkatkan kemampuan saya bekerja dalam kelompok dan saya belajar bahwa dengan komunikasi yang baik, tantangan terbesar dapat terselesaikan. Acara tersebut akhirnya berjalan dengan lancar dengan beberapa sponsor besar yang berhasil didapatkan.” Contoh jawaban tantangan terbesar saat interview untuk fresh graduate 6. Di mana kamu melihat diri kamu 5 tahun dari sekarang? Pikirkan bagaimana tujuan karir kamu sesuai dengan deskripsi pekerjaanBayangkan pengalaman yang berhubungan dengan posisi pekerjaan tersebut di CV kamu 5 tahun ke depanApakah ada skill yang ingin kamu kembangkan dari posisi pekerjaan tersebut? Jawaban pertanyaan interview tentang diri Anda sebagai fresh graduate ini bertujuan untuk melihat apakah kamu dapat mencapai tujuan kamu jika bekerja di kantor tersebut dan ambisi yang kamu punya. Banyak perusahaan mencari karyawan yang mau bekerja untuk minimal 5 tahun dan pertanyaan tersebut mempunyai proyeksi terhadap pertanyaan apakah kamu melihat diri kamu menjadi bagian dari kantor tersebut dalam 5 tahun ke depan. Lalu, bagaimana cara menjawab pertanyaan interview ini? Contoh cara menjawab pertanyaan interview untuk fresh graduate tentang prospek karir: “Dalam 5 tahun, saya ingin menjadi senior dalam industri ini dan dapat membimbing generasi berikutnya untuk mengembangkan inovasi dan strategi untuk maju lebih lanjut. Selama beberapa tahun terakhir, saya telah merasa berkembang banyak di bawah bimbingan mentor hebat dan berharap dapat memimpin tim saya sendiri dalam 5 tahun ke depan dengan topik yang menurut saya menarik. Saya ingin membantu perusahaan dalam meraih masa depan green energy di Indonesia.” Contoh jawaban dimana Anda melihat diri Anda 5 tahun mendatang untuk fresh graduate📚 Baca juga: Ditanya “Apa Rencana 5 Tahun Kedepan?” Jawab Seperti Ini! 7. Apakah kamu pernah mengikuti magang sebelumnya? Jelaskan pengalaman kamu Satu saran untuk menjawab pertanyaan interview fresh graduate ini adalah: jawab sesuai fakta dan sesuai dengan CV kamu. Ada baiknya untuk menjelaskan secara singkat pengalaman yang kamu punya seperti durasi dan posisi. Jelaskan lebih lanjut jika interviewer memberi pertanyaan lanjutan tentang mengapa memilih perusahaan tersebut ataupun apa yang kamu pelajari dari pengalaman tersebut. Contoh jawaban tentang magang saat interview untuk fresh graduate: “Saya adalah fresh graduate yang menyelesaikan pendidikan terakhir saya tahun 2021. Pengalaman saya masih terbatas dalam organisasi dan intern singkat selama 2 bulan dalam perusahaan PT Gramedia, dalam bagian marketing. Keseharian saya dalam program magang ini adalah merencanakan dan mengeksekusikan kampanye marketing bersama tim besar marketing Gramedia. 2 bulan setelah kampanye ini dilaksanakan, kami dapat menaikan penjualan sebesar 12%.” Cara menjawab interview fresh graduate tentang magang8. Bagaimana kamu menangani stress dan tekanan?Apa yang akan kamu lakukan ketika hal-hal tidak berjalan lancar di tempat kerja? Bagaimana cara kamu menghadapi situasi sulit? Dengan memberikan pertanyaan ini, interviewer ingin tahu bagaimana kamu menangani stres di tempat kerjamu nanti.Cara terbaik untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan memberikan contoh pengalaman tentang bagaimana kamu telah berhasil menangani stress dan tekanan sebelumnya, baik dalam beroganisasi ataupun keseharianmu dalam perkuliahan.Hindari menyatakan bahwa kamu tidak pernah, ataupun jarang mengalami stres. Sebaliknya, susun jawaban kamu dengan mengakui akan adanya stress dan tekanan di tempat kerja dan jelaskan bagaimana kamu mengatasinya. Contoh jawaban pertanyaan “bagaimana kamu menangani stress dan tekanan” saat interview kerja fresh graduate: “Adanya tekanan membantu saya untuk tetap termotivasi dan produktif. Namun terkadang, tekanan yang terlalu berat dapat menyebabkan stress. Jadi saya belajar untuk menyeimbangkan dan mengelola proyek dengan cara yang baik. Misalnya, saat kuliah dulu, saya pernah memiliki tiga proyek besar yang harus diselesaikan pada minggu yang sama.Untuk mengatasi masalah ini, saya membuat jadwal yang merinci, membaginya menjadi tugas-tugas kecil, dan mempriositaskannya berdasarkan: Seberapa cepat saya bisa menyelesaikan setiap tugas, Mencari tahu tugas mana yang membutuhkan waktu paling lama,Proyek mana yang memiliki deadline paling awal. Dengan cara ini, proyek saya dapat diselesaikan dengan lebih baik dan efisien.“ Pertanyaan interview fresh graduate tentang menangani stress 9. Bagaimana style kerja kamu?Saat interviewer bertanya tentang gaya kerja kamu, mereka sedang mencoba membayangkan kamu dalam peran tersebut.Bagaimana kamu akan mengerjakan pekerjaan kamu? Bagaimana rasanya bekerja dengan kamu? Apakah kamu akan cocok dengan tim yang ada?Karena pertanyaan ini merupakan open question yang luas, jadi kamu memiliki banyak fleksibilitas dalam menjawab pertanyaan ini. Kamu dapat menceritakan tentang bagaimana kamu berkomunikasi dan berkolaborasi dalam sebuah proyek, atau bagaimana kamu memimpin sebuah tim dan mengelola laporan. Contoh jawaban pertanyaan wawancara fresh graduate bagaimana style kerjamu: “Saya senang bekerja dalam kelompok, terutama ketika kami harus bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Pada masa kuliah, saya aktif mengikuti oganisasi dan ketika menjabat sebagai ketua organinsasi, saya sering mengajak orang dari berbagai departemen untuk bergabung dalam sesi brainstorming. Beberapa proyek kami yang paling sukses berawal dari ide-ide yang kami hasilkan bersama.Saya merasa saya cocok untuk posisi ini berhubung saya akan banyak bekerja dengan tim produk, sales, dan marketing dan menjadi jembatan antara berbagai departemen.“ Contoh pertanyaan interview fresh graduate yang sering muncul 10. Apakah kamu mempunyai pertanyaan untuk kami? Banyak fresh graduate yang tidak tahu betapa pentingnya mengajukan pertanyaan saat interview. Alasan mengapa mengajukan pertanyaan merupakan hal yang positif: Pertanyaan interview kerja menunjukkan fresh graduate tersebut antusias untuk bekerja di perusahaan tersebutMenunjukkan kalau kamu berani dan memiliki ketertarikan terhadap pekerjaan tersebut Pertanyaan interview apa saja yang bisa kamu ajukan? Tentunya pertanyaan yang diberikan harus relevan dengan pekerjaan, namun tidak terbatas terhadap posisi yang kamu incar ataupun tanggal pengumuman keluar. Melainkan, kamu bisa menunjukkan ketertarikan kamu terhadap budaya di pekerjaan, juga masa depan perusahaan di kemudian hari. Contoh pertanyaan interview yang bisa diajukan oleh fresh graduate kepada HRD: Bagaimana potensi perusahaan dalam 5 tahun ke depan?Apa tantangan yang dapat saya hadapi untuk posisi ini?Apa hal yang Bapak/Ibu (interviewer) suka dalam pekerjaan ini?Bagaimana jalur karir untuk posisi yang saya lamar?Apa saja program pengembangan untuk karyawan perusahaan ini?Bagaimana tanggung jawab sehari-hari dari peran ini?Bidang lain apa yang akan sering bekerja sama dengan posisi yang saya lamar?Bagaimana budaya perusahaan ini? Pertanyaan Interview yang dapat Diajukan Saat Interview Fresh Graduate 📚 Baca juga: Apa yang Harus Ditanyakan Kepada HRD Saat Interview? Simak 30 Pertanyaan untuk HRD Tips Interview Kerja Fresh GraduateTips Interview Kerja untuk Fresh Graduate✅ Persiapkan Jawaban Setiap Pertanyaan Interview Fresh Graduate dengan MatangSebelum masuk ke ruang interview, ada baiknya untuk melakukan latihan interview dengan pertanyaan interview kerja dan jawabannya yang kamu persiapkan. Semakin siap dan yakin kamu terhadap jawabanmu, pastinya akan menghilangkan rasa grogi dan gugup yang biasa muncul di depan interviewer. ✅ Pahami CV kamu dalam-dalam sebelum wawancara Interviewer pasti penasaran dengan diri kamu, mereka ingin tahu apakah kamu cocok dengan kerja yang mereka tawarkan. Beberapa bagian dari pertanyaan interview kerja akan berhubungan dengan CV kamu, jadi pastikan kamu bisa menjelaskan isi CV kamu dengan baik.📚Baca juga: Karir Fresh Graduate: 5 Contoh CV Fresh Graduate Menarik (Tanpa Pengalaman) Cara Membuatnya ✅ Tunjukkan Kesungguhan dan Semangatmu Saat menceritakan tentang diri kamu, pastikan ada semangat yang membara dari setiap kata yang kamu ucapkan. Tunjukkan kalau kamu tidak takut dan siap untuk menerima tantangan yang mereka berikan. Sudah siap mempersiapkan jawaban pertanyaan interview kerja fresh graduate kamu? Semoga berhasil! Cake merupakan online CV builder yang menyediakan 50+ template gratis untuk membuat CV kamu naik level dan mendapat panggilan interview. Yuk coba sekarang! Cake merupakan online CV builder yang menyediakan 50+ template cv gratis untuk membuat CV kamu naik level. Yuk coba sekarang! Buat CV --- Ditulis Oleh Elizabeth Odelia---
Industry & Job Overview
May 22nd 2023

Sales Admin: Syarat, Gaji, Prospek Kariernya [+CV]

Pekerjaan sales kerap dianggap sebagai pekerjaan yang bekerja di depan layar dan bertugas untuk berjualan atau menawarkan produk secara langsung. Persepsi ini tidak sepenuhnya benar, karena faktanya ada juga pekerjaan sales yang dapat dikerjakan dari balik layar, lho! Tipe pekerjaan ini dinamakan sebagai Admin Sales. Apa saja tugas dan tanggung jawab administrasi penjualan? Skill apa saja yang perlu dikuasai? Apakah ada jenjang karier yang jelas? Yuk, langsung saja simak artikel berikut ini.Daftar isi:Pengertian Admin SalesTugas dan Tanggung Jawab Administrasi SalesKeterampilan yang Harus Dimiliki Sales AdminProspek Karier Administrasi PenjualanCara dan Syarat untuk Menjadi Admin PenjualanJenis-jenis pekerjaan sales admin Apa itu Admin Sales? Sesuai dengan namanya, Admin Sales adalah profesi yang berperan penting dalam urusan administrasi penjualan. Sebagai orang yang bekerja di belakang layar, admin sales memiliki tugas dan tanggung jawab yang beragam, mulai dari menjawab pertanyaan pelanggan, menyiapkan dokumen, mengecek stok dan harga penjualan, memproses pemesanan, dan lainnya. Kalau begitu apa perbedaan utama Sales dan Admin Sales? Singkatnya, Sales adalah profesi yang berperan untuk menjangkau klien secara langsung atau melalui tatap muka, sementara admin sales bekerja di balik layar, dan mengelola administrasi untuk mendukung keberhasilan penjualan.📚Baca juga: 5 Perbedaan Sales dan Marketing yang Wajib Kamu Ketahui! Apa Tugas Seorang Administrasi Penjualan? Apa saja tugas seorang Admin Sales? Berikut adalah beberapa rinciannya: Melakukan pekerjaan administrasi tim salesMembantu penjualan dalam perusahaanMengecek kelengkapan pesanan dan menjalankan proses pesananMenjawab pertanyaan dan memberi solusi atas keluhan pelangganMenyampaikan pesanan ke tim produksi dan tim gudangMenyusun dan membuat laporan penjualan harian,mingguan,bulanan, atau tahunanMengatur kebutuhan tim salesMencatat data demografi konsumenMembantu tim sales dalam mengejar target yang ditentukanMengecek harga dan stok persediaan Skill yang Dibutuhkan Sales Admin Salah satu soft skill yang dibutuhkan sales admin adalah komunikasi yang baik. Nah, apa saja hard skill lainnya yang perlu kamu kuasai untuk bisa menjalankan job desk admin sales? 1. Sales Support Salah satu tugas sales administrasi adalah membantu tim sales untuk mencapai target penjualan, maka skill sales support sangatlah dibutuhkan oleh sales administrasi. Pencatatan, penerimaan telepon, dan pekerjaan administratif lainnya adalah beberapa contoh skill yang diperlukan. Keberadaan sales support juga dapat membantu tim sales dalam melakukan penjualan dan closing, tanpa perlu pusing akan hal-hal administratif lainnya. 2. Data Entry Selain sebagai sales support, sales administrasi juga akan diminta untuk menginput dan menyatukan data-data pelanggan. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk memiliki ketelitian dalam mengoperasikan data entry. 3. Customer Service Membangung hubungan erat dengan pelanggan merupakan tugas utama dari customer service. Sebagai sales administrasi, kamu pun berperan penting dalam hal ini. Ada berbagai cara untuk membangun hubungan yang baik dengan customer, misalnya melalui menjawab pertanyaan melalui telepon, memberi solusi praktis dan menyelesaikan masalah customer, atau memberikan layanan baik lainnya. Selain itu, skill customer service juga sangat dibutuhkan pada saat admin sales memproses penjualan dengan cara mengontak pelanggan. 4. CRM CRM adalah singkatan dari Customer Relationship Manager, yang merupakan skill penting dalam menjaga hubungan baik dengan customer. Selain bertugas mencatat data pelanggan, sales admin juga perlu membangun hubungan baik dengan pelanggan dengan cara menghubungi pelanggan pada saat yang diperlukan. Inilah mengapa penting untuk memiliki skill CRM. 5. Pelaporan Keuangan Laporan keuangan juga merupakan skill penting lainnya yang perlu dikuasai oleh admin penjualan, karena salah satu tugasnya adalah membantu mengurusi bidang administrasi tim sales. Prospek Karier Admin Penjualan Dalam mendukung berjalannya sebuah bisnis, sales administrasi juga memiliki prospek dan jenjang kariernya tersendiri lho! Berikut adalah prospek karier administrasi penjualan. Sales admin team leaderPersonal assistantOffice manager Setiap jenjang karier pastinya memiliki tugas dan tantangannya tersendiri, tidak heran jika gaji yang ditawarkan pun sangat beragam. Umumnya, pemberian gaji tergantung pada posisi dan pengalaman kerjamu, serta lokasi kamu bekerja. Menurut Indeed, di Indonesia, rata-rata gaji sales admin berkisar dari Rp3,700,000 per bulannya, tentunya ketentuan di setiap perusahaan dan lokasi akan berbeda ya. 📈Pekerjaan sales lainnya: Sales AdvisorSales ManagerSales EngineerSales Executive Tips untuk Menjadi Admin Sales Nah, setelah paham akan job desk dan jenjang karir sales admin, sekarang Cake akan membagikan tips-tips penting untuk dapat bekerja sebagai sales admin. Tips untuk menjadi administrasi sales adalah sebagai berikut: 1. Menempuh Pendidikan yang Relevan Pendidikan adalah salah satu kunci penting untuk dapat bekerja. Jika kamu ingin menekuni bidang admin sales, bidang studi yang dapat menjadi pertimbanganmu adalah jurusan ilmu sosial, hukum, dan politik. Jurusan yang tersedia pun sangat beragam, misalnya seperti: Bisnis AdministrasiBisnis ManajemenIlmu KomunikasiAkuntansi, dan lainnya. 2. Mendapatkan Pengalaman Kerja atau Magang Selain pendidikan formal, penting juga untuk memiliki pengalaman kerja atau pengalaman magang selama kuliah atau liburan. Selain dapat mempraktekkan langsung apa yang sudah kamu pelajari di universitas, kamu pun bisa belajar banyak hal baru lainnya secara riil. Selain itu, pengalaman kerja/magang juga dapat memperluas koneksi mu lho! 3. Buat CV Admin Sales Menarik Nah, tips ketiga ini juga sangat penting untuk bisa bekerja sebagai sales admin, yaitu dengan membuat CV Admin Sales yang lengkap dan menarik. Berikut ini adalah contoh CV sales admin yang dapat menjadi referensi.Contoh CV Sales Admin - DIbuat di CakeCake merupakan platform pembuatan CV Digital yang mudah dan menarik. 100% GRATIS. Ada banyak pilihan template dan desain. Dijamin mudah dan ATS friendly!🎉Buat CV 🔑 Key Takeaways Walaupun bekerja di belakang layar, tapi admin sales memiliki peran dan tanggung jawab yang besar dalam perkembangan bisnis, lho! Nah, berikut adalah beberapa poin penting dari artikel kali ini: Admin sales atau admin penjualan adalah profesi yang bekerja di balik layar dan berperan penting dalam membangun hubungan baik dengan customer serta membantu tim sales mencapai target penjualan.Tugas administrasi sales sangatlah beragam, dimulai dari menjawab pertanyaan customer, menyiapkan dokumen, mengecek stok dan harga penjualan, memproses pemesanan, dan lainnya.Data Entry, CMR, pembuatan laporan keuangan, ketelitian, dan kemampuan berkomunikasi dengan baik adalah beberapa skill penting yang dibutuhkan untuk dapat bekerja sebagai admin sales.Tips untuk bekerja sebagai sales admin antara lain adalah latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, serta CV yang baik dan menarik. Jika kamu masih bingung bagaimana cara membuat CV, lihat berbagai contoh CV di artikel kami!Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal Cake.--- Ditulis Oleh Lydia Gavrila ---
Interview Skills
Apr 27th 2022

10 Pertanyaan Interview Marketing dan Jawabannya!

Pertanyaan Interview Kunci untuk Posisi MarketingSetiap perusahaan pasti membutuhkan bagian pemasaran atau marketing. Bagian marketing menjadi salah satu bagian terpenting di perusahaan karena membantu perusahaan mengkomunikasikan produknya kepada masyarakat. Untuk itu, seleksi kandidat yang tepat untuk divisi marketing pada sebuah perusahaan menjadi krusial. Melalui wawancara, perusahaan dapat menggali kualifikasi dan kemampuan seseorang. Pada kesempatan interview marketing juga, kandidat dapat menjelaskan apa yang tertulis pada CV beserta dengan pencapaiannya. "Apa saja pertanyaan saat interview untuk posisi marketing?" "Apa yang harus dipersiapkan untuk wawancara posisi marketing?" Artikel ini cocok untuk kamu yang sedang mempersiapkan interview marketing. Terdapat 10 pertanyaan interview tentang marketing yang beragam untuk sales, digital marketing, maupun manager marketing. Simak sampai habis ya! 📚 Baca juga: Efektif! 5 Cara Perkenalan Diri Saat Interview dan Contohnya Contoh Pertanyaan Interview Kerja Posisi Marketing Jawabannya 1. Apa yang menginspirasi kamu untuk berkarir di bidang marketing? Pertanyaan di atas adalah pertanyaan open-ended question yang tidak ada jawaban benar atau salah. Saat menanyakan hal ini, rekruter ingin mengetahui alasan mengapa seseorang tertarik atau mau kerja di bidang marketing/pemasaran. Tentunya tidak ada template khusus untuk menjawab pertanyaan ini dan jawaban setiap orang bisa berbeda tergantung pengalaman hidup dan kehidupan sehari-hari masing-masing orang. Kamu bisa menceritakan kapan pertama kali kamu tertarik pada bidang pemasaran, pengalaman magang yang pernah dialami, suatu iklan yang tidak bisa kamu lupakan ataupun kelas yang pernah kamu ambil. Jabarkan hal di atas dan gabung dengan kemampuan yang dimiliki. ✔️ Contoh jawaban yang baik“Ketertarikan saya berawal pada saat saya mendengar salah satu Podcast tentang “The Power of Digital Marketing and Data”. Sejak itu saya mulai memahami pentingnya digital marketing di dunia digital dan mulai mendalaminya. Skill seperti Paid Ads, SEO, Branding dan Sosial Media Marketing menjadi suatu hal yang sangat menarik dan challenging.” 2. Menurut kamu, apa tiga kemampuan terpenting yang harus dimiliki seorang marketer? Pertanyaan di atas sering ditanyakan user saat interview marketing untuk mengetahui kemampuan apa yang paling dianggap penting oleh calon pekerja marketing. Pada saat yang sama, kamu juga bisa mengambil kesempatan ini untuk menyebutkan skill marketing yang paling dikuasai. 💡 Pro tip Cari tau terlebih dahulu skill yang dicari pada posisi marketing yang kamu lamar. Usahakan menyebut skill yang dicari oleh user atau skill yang relevan. ✍️ Skill yang terpenting untuk marketing ada beragam, beberapa adalah: Kemampuan content creating atau storytellingKemampuan analisis data dan mengambil keputusan berdasarkan dataKemampuan riset pasar dan mengetahui target audienceSkill SEO atau search engine optimizationSkill up to date dan mengikuti tren yang sedang terjadi 3. Sosial media apa yang paling familiar untukmu? Pertanyaan ini merupakan contoh pertanyaan interview digital marketing atau sosial media marketing. Rekruter pasti mengharapkan seorang digital marketer yang sudah familiar dengan platform sosial media tertentu. Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan keterampilan tersebut. ✔️ Contoh jawaban yang baik “Di Indonesia, Instagram menjadi salah satu platform terpenting bagi milenial berusia 20-30. Fitur yang ditawarkan Instagram sangat lengkap mulai dari post, story, reels, IGTV, live. Biasanya pada perusahaan saya sebelumnya, saya ahli dalam membuat story yang interaktif dan reels. Content marketing menjadi salah satu bagian penting untuk berinteraksi dan membangun brand awareness.” Jika diperlukan, kamu juga bisa menganalisa hal yang bisa ditingkatkan dari sosial media perusahaan yang kamu lamar. Pastikan saran yang diberikan relevan dan sesuai dengan target audiencenya. 4. Bagaimana strategi kamu saat meluncurkan produk baru? Contoh pertanyaan wawancara tentang strategi pemasaran selanjutnya adalah mengenai peluncuran produk baru. Saat mendapat pertanyaan seperti ini, kamu harus mengetahui apa yang ingin diketahui oleh rekruter. Rekruter ingin mengetahui bagaimana kamu mengatur dan berkolaborasi dengan departemen lain. Biasanya, peluncuran produk akan melibatkan banyak departemen mulai dari produk, marketing, IT, customer service ataupun supply chain, tergantung dari ukuran perusahaan. ✍️ Biasanya langkah-langkah yang akan dilakukan adalah:Mengidentifikasi target audience dari produk tersebutMenentukan channel yang paling tepat untuk berkomunikasi dengan konsumenMengetahui “pain point” apa yang bisa diselesaikan dengan produk tersebutMengetahui flow pembelian produkMenentukan perencanaan strategis/strategic planMembuat timeline peluncuran produk Seorang marketer yang baik harus memastikan bahwa pesan yang ingin disampaikan oleh tim produk dapat tersampaikan dengan baik lewat seluruh materi penyampaiannya. Seluruh informasi yang ditulis pada materi iklan maupun brosur sudah benar baik secara offline maupun online. Di bawah adalah contoh menjawab pertanyaan interview untuk marketing:✔️ Contoh jawaban yang baik “Pada awalnya, saya akan mencari tau kapan produk akan diluncurkan dan mengatur timeline dan pembagian tugas. Saya akan melihat target audience dan channel apa yang paling efektif untuk menyampaikan pesan produk tersebut. Membangun awareness sebelum product launch dan memastikan untuk selalu berkomunikasi dengan departemen lain saat peluncuran produk agar tidak terjadi kesalahpahaman.” 5. Seberapa familiar kamu dengan target audience perusahaan kami? Untuk menjawab pertanyaan ini, tentunya kamu harus melakukan riset terlebih dahulu tentang industri perusahaan dan produk yang dijual. Target audience atau konsumen dapat dikelompokan berdasarkan usia, lokasi, pendapatan, jenis kelamin, status pernikahan dan interest. Tentunya informasi ini dapat diperoleh dari website perusahaan, sosial media maupun mencoba membeli produknya langsung jika memungkinkan. Bagi seorang marketer, mengetahui target audience sangatlah penting agar dapat menggunakan bahasa yang sesuai dengan kelompok orang yang ditarget. Contohnya, materi iklan untuk produk yang ditargetkan untuk anak-anak pasti berbeda dengan bapak-bapak usia 50 tahun. ✔️ Contoh jawaban dari pertanyaan tentang marketing satu ini adalah: “Berdasarkan hasil riset saya, perusahaan Tempo menargetkan pasangan muda usia 20-30 yang bekerja di Jabodetabek. Setelah mendalami sosial media dan influencer marketing, saya percaya ini merupakan strategi yang sangat cocok untuk target audience perusahaan Anda.” 📚 Baca juga: Berapa Gaji yang Anda Inginkan? Jawab Seperti Ini! 6. Pertanyaan untuk manager marketing: Ceritakan pengalaman kamu bertanggung jawab untuk memimpin suatu tim. Apa hasilnya? Pertanyaan di atas tidak akan ditanyakan kepada seluruh calon marketing, namun hanya untuk interview manager ke atas atau marketing executive. Saat menanyakan hal ini, rekruter ingin mengetahui pencapaian kamu sebelumnya, cara kamu bekerja dalam tim dan juga sifat kepemimpinan seseorang. Kamu bisa mulai menceritakan tentang jumlah anggota tim, bagaimana kamu membagi tugas, cara kamu memimpin apakah micro atao macro management, bagaimana kamu mengkomunikasikan tujuan dan ekspektasi terhadap anggotamu. ✔️ Contoh jawaban yang baik untuk pertanyaan ini adalah “Pada jabatan saya sebelumnya sebagai manager marketing, saya selalu mengkomunikasikan target dan tujuan yang ingin dicapai terlebih dahulu. Saya bukan orang micro management, yang mengharuskan setiap anggota untuk bekerja mengikuti cara saya, namun saya menuntut hasil. Tim yang saya pimpin terdiri dari 5 orang: 2 content creator, 2 Ads dan 1 KOL. Komunikasi antar tim juga sangat penting, untuk itu saya memastikan adanya weekly meeting untuk mengupdate hasil kerja dan diskusi jika ada masalah yang perlu diselesaikan bersama.” 7. Apa cara kamu agar tetap up-to-date dan mengetahui trend marketing terbaru? Kunci untuk tetap mengetahui perkembangan trend adalah tidak pernah berhenti untuk belajar. Dengan dunia yang serba digital, seluruh orang dipermudah untuk dapat mengakses online course ataupun seminar dari seluruh dunia. Kamu bisa mengikuti online course terbaik dari perusahaan marketing terbaik. Bukan hanya dari sisi pengetahuan skill marketing, sebagai marketer juga harus mengetahui dan memantau tren di masyarakat. Contohnya mengetahui publik figur, drama, lagu, makanan, tren pakaian ataupun kegiatan apa yang sedang digemari oleh target audience nya. Dengan ini marketer akan dapat berkomunikasi dengan target audience lebih mudah. ✔️ Jawaban yang tepat jika dites saat wawancara marketing dapat berupa: “Saya mengetahui bahwa target audience perusahaan Bapak/ Ibu adalah Laki-laki yang memiliki mobil, usia 30-50 tahun. Agar dapat mengetahui interest mereka, saya mengikuti komunitas bapak-bapak penggemar otomotif di sosial media. Selain itu, saya juga terus memperbaharui skill marketing saya dengan mengikuti sertifikasi online dari Google setahun dua kali.” 8. Ceritakan tentang projek yang paling sukses di perusahaan sebelumnya. Jika diberi pertanyaan seperti ini saat interview marketing, kamu harus bisa mendefinisikan kata “sukses” dengan tepat. Beberapa pencapaian sukses yang dapat kamu ceritakan adalah: Pengalaman mencapai target penjualan sebesar 150% saat campaign 12.12 dengan meningkatkan awareness sebelum hari-HMerubah strategi dan branding dari produk A, meningkatkan followers sosial media sebesar 65%Meningkatkan website traffic sebanyak 200% dengan mengoptimasi kata kunci dan strategi SEOBerhasil menurunkan CAC dengan menargetkan target audience yang lebih sesuai Apapun keberhasilan atau pencapaian seorang marketer saat wawancara marketing, akan sangat baik jika diceritakan dengan format STAR. ✍️ Format Metode STARS: Situation T: Task A: Action R: Result Ceritakan situasi apa yang sedang terjadi, lalu sebutkan tujuan yang ingin dicapai. Jelaskan bagaimana cara kamu untuk mencapai tujuan tersebut, dan terakhir sebutkan hasil yang dapat diukur. 📚 Baca juga: Metode STAR: Contoh Menjawab Pertanyaan Interview dengan Sukses 9. Bagaimana kamu melihat dirimu dalam lima tahun kedepan? Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang sering diajukan oleh user saat interview di beberapa departemen, bukan hanya marketing. Dengan pertanyaan ini, user berharap dapat mengetahui ambisi karir seseorang. Hal ini menjadi penting, karena setiap hari user akan bekerja bersama kandidat tersebut, dan ingin melihat apakan ambisinya dan tujuan ia bekerja akan sesuai dengan yang dibutuhkannya. Jika kamu adalah seorang fresh graduates, jawaban yang cocok untuk pertanyaan user saat interview marketing ini adalah sebagai berikut: ✔️ Contoh jawaban yang baik “Pekerjaan ini merupakan pekerjaan pertama saya, saya akan belajar secara general dan menyerap ilmu sebanyak mungkin. Dalam waktu 5 tahun, saya berharap saya sudah bisa menjadi manager marketing atau berada pada level senior dan semakin mendalami satu atau lebih cabang marketing.” 10. Apa yang membuat kamu lebih layak untuk mendapatkan posisi ini dibandingkan kandidat marketing lainnya? Bukannya sombong, namun saat interview kerja marketing seorang harus dapat “menjual” dirinya sebaik mungkin. Saat mengajukan pertanyaan ini, user pastinya tidak mengenal kamu. Selain dirimu, siapa lagi yang dapat meyakinkan user bahwa kamu adalah pilihan terbaik untuk menjadi karyawan marketing? ✍️ Kemampuan dan pencapaian yang dapat kamu tekankan untuk pertanyaan ini adalah: Kemampuan memimpin teamKreativitasSkill presentasi dan komunikasiKemampuan untuk fokus dan bekerja dalam tekananSebutkan juga skill lain yang kamu miliki dan dicari pada lowongan tersebut ✔️ Contoh jawaban yang baik “Dalam 2 tahun pengalaman saya menjadi digital manager supervisor, saya terbukti mampu memimpin tim dengan 5 anggota untuk selalu mencapai target yang telah ditetapkan. Saya handal menggunakan Facebook Ads, Google Ads dan Shopee Ads. Saya yakin pengalaman saya di start-up membangun brand akan membantu perusahaan Anda untuk berkembang dan secara efektif mengalokasikan budget marketing.” Nah itu dia 10 pertanyaan tentang interview marketing beserta dengan jawaban yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Persiapkan diri sebaik mungkin dan percaya diri. Semoga berhasil ya!Cake adalah sebuah online CV builder yang praktis. Ada banyak template yang menarik dan yang mudah untuk digunakan. Kamu juga bisa unduh CV dalam format PDF, lho, 100% gratis! Yuk, buat CV kamu dengan Cake sekarang juga 🎉Buat CV --- Ditulis Oleh Jane Setiady ---
Resume & CV
Dec 18th 2024

5 Contoh CV Marketing Menarik Perhatian Rekruter [+Tips dan Trik]

Menurut Business Insider, Marketing Executive dan Marketing Manager adalah 2 dari 30 pekerjaan dengan bayaran tertinggi di masa depan. Untuk melamar pekerjaan, CV marketing haruslah menarik. Bagaimana tidak; sebelum memasarkan produk perusahaan, seorang Marketing Executive harus bisa memasarkan dirinya sendiri dulu. Dan Curriculum Vitae marketing adalah “iklan” pertama dari seorang kandidat kepada perusahaan tempatnya melamar. Karena itu, tuntutan bagi cv untuk marketing sangatlah tinggi. Untuk itu, Cakesudah merangkumkan tips sukses membuat CV marketing. Selain itu, ada juga contoh CV marketing untuk job hunter sekalian. Elemen Wajib CV Marketing Tips Membuat Curriculum vitae Marketing5 Contoh CV Marketing Contoh CV Marketing Menarik - Dibuat di Cake 6 Hal Wajib CV Marketing/CV Advertising 1. Profile Ingat, CV marketing adalah “iklan” tentang diri kandidat kepada perusahaan. Karena itu, pastikan ada informasi dasar agar perusahaan dapat mengenal kandidat. 📝 Informasi yang harus dicantumkan antara lain: ✔️ nama,✔️ email,✔️ nomor teleponSelain beberapa hal wajib di atas, poin lain yang tidak wajib tapi boleh dicantumkan dalam CV Marketing Manager/Marketing Executive adalah kewarganegaraan, terutama bila melamar ke perusahaan luar negeri. 2. Deskripsi Diri / Summary Summary merangkumkan keunggulan utama seorang kandidat. Bagian deskripsi diri ini sangatlah penting karena merupakan salah satu hal pertama yang dilihat seorang perekrut kerja sebelum menentukan apakah akan lanjut membaca CV marketing milik kandidat. Perlu diingat, bagian summary CV marketing bukan biografi singkat, oleh karena itu jangan hanya menuliskan fakta. Simak contoh CV Digital Marketing pada bagian Summary ini. Kandidat menyoroti beberapa hal seperti klien-klien besar sebelumnya, pencapaian, juga hal-hal yang dilakukan untuk memperbaiki diri. ✅ Baik:Serena adalah seorang Digital Marketing Specialist yang berpengalaman dalam proyek-proyek untuk klien perusahaan besar seperti Unilever, Astra, dan Sinar Mas. Keahliannya menginisiasi konten dan mengeksekusi program selalu berhasil membantu pelanggan untuk mencapai target exposure. Serena aktif dalam mempelajari software-software Omnichannel demi terus memenuhi kebutuhan dunia Digital Marketing yang terus berubah.➡️ Sebaliknya, pada bagian summary contoh CV sales marketing dibawah, kandidat hanya mencantumkan fakta-fakta yang tidak terlalu berkaitan dengan posisi Sales Marketing. ❌ Buruk: Putra adalah seorang tamatan Jurusan Manajemen Universitas Binus. Sebelum kuliah di Binus, Putra bersekolah di SMAN 27 Jakarta. Ia mempunyai hobi bermain basket. Pada waktu luangnya, Putra juga aktif untuk belajar memasak. ➡️ Meskipun diawali dengan baik karena mencantumkan jurusan terkait posisi Sales Marketing, bagian summary contoh CV sales marketing di atas sangat lemah karena hanya mencantumkan riwayat sekolah, hobi, dan pembelajaran yang tidak terkait lowongan. Contoh Deskripsi Diri di CV Marketing 3. Pengalaman Bagian pengalaman CV Marketing Assistant/Marketing Executive adalah lanjutan dari summary. Pada bagian ini, gunakan bullet point untuk menuliskan deskripsi dan pencapaian pekerjaan sebelumnya. Mulailah bagian pengalaman CV Marketing dengan pekerjaan terakhir.Sebagai fresh graduates yang belum punya pengalaman kerja, tambahkan saja pengalaman organisasi, magang, atau volunteer semasa kuliah. Untuk para job seekers yang ingin career switch, tetap tuliskan pengalaman kerja sebelumnya dan tonjolkan hal-hal yang relevan dengan pekerjaan marketing di deskripsi pengalaman kerja. ✅Contoh pengalaman pada CV marketing yang baik: Marketing Associate - PT. Mayora - Meningkatkan brand recognition produk baru melalui spanduk, baliho, dan harian cetak. - Optimalisasi kampanye Sosial Media melalui pemilihan Youtuber dan TikToker yang efisien; menghemat 25% budget kampanye dengan penambahan organic reach sebesar 45%. 💡 Tips: Jangan hanya menuliskan jobdesc kamu dalam bagian pengalaman kerja. Kekuatan deskripsi pengalaman atas terletak pada penyampaian pekerjaan yang jelas dan didukung oleh data pencapaian atau prestasi. ❌Contoh pengalaman pada CV marketing kurang baik: Sales Executive - PT. Tirto Anugerah - Melakukan manajemen terhadap rekan dagang. - Melakukan promosi produk. Deskripsi pengalaman contoh CV Sales Executive memiliki penjabaran yang kurang jelas. Tidak disebutkan rekan dagang apakah yang dihadapi (misal: General Trade atau Modern Trade). Juga tidak ada pencapaian yang disebutkan dalam deskripsi tersebut. 4. Latar Belakang Pendidikan Pada sebuah CV marketing, latar belakang pendidikan akan memberikan kekuatan tambahan bila terkait dengan pekerjaan yang dilamar. Khususnya bagi fresh graduate yang belum memiliki banyak pengalaman, riwayat pendidikan CV Marketing umumnya akan menjadi salah satu bahan utama pertimbangan tim HRD.📚Baca juga:Karir Fresh Graduate: 5 Contoh CV Fresh Graduate Menarik (Tanpa Pengalaman) Cara Membuatnya 5. Kemampuan/SkillSeorang Marketing Specialist yang komplit mempunyai banyak keahlian, baik hard skills maupun soft skills. Berikut contoh keahlian marketing dalam CV yang bisa job seekers cantumkan. ✍️ Hard Skill Riset KeywordAnalisis DataWordPressGoogle AdsSEO BloggingInstagram/Facebook AdsEmail MarketingDesign UX ✍️ Soft Skill KreativitasKuriositasKomunikasiPerhatian terhadap detilBekerja dalam timProblem solving 6. SertifikasiBagian ini job seekers bisa menambahkan sertifikasi terkait marketing/branding. Tujuannya adalah untuk menunjukan kredibilitas job seekers dalam bidang marketing, sehingga ini akan meyakinkan HRD akan kemampuannya. ✍️ Beberapa sertifikasi marketing yang paling umum di antaranya: Google Ads Search CertificateGoogle Analytics Individual QualificationInfinite Skills ExcelPython for MarketerCanva Design SchoolYouTube Creator AcademyFinancial Revolution oleh Tung Desem Waringin (24)Selling With Empathy oleh James GweeFull Stack Digital Marketing oleh Belajar Lagi 7.Informasi Tambahan CV Marketing Bagian ini cukup bebas dan job seekers bisa mencantumkan apapun yang bisa memperkuat Curriculum Vitae Marketing. Detil tambahan yang biasanya ada di CV untuk marketing adalah:Kemampuan bahasaProyekPrestasi atau penghargaan, dll.Pada bagian ini, hanya tambahkan informasi yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Misalnya, jika lowongan kerja sedang mencari seorang digital marketer yang mampu menggunakan Google Analytics, maka job seekers tidak perlu menambahkan penghargaannya ketika menang lomba masak juara 1. Tips Membuat CV Marketing Selain unsur-unsur wajib yang harus ada di CV untuk Marketing, job seekers juga bisa memoles Curriculum Vitae untuk marketing dengan tips-tips di bawah ini. Tips 1: Menuliskan Marketing Skills Sama dengan banyak pekerjaan lainnya, pekerjaan di dunia marketing juga menuntut banyak keahlian. Dalam kolom kemampuan CV untuk marketing, pastikan untuk menuliskan setidaknya 6 kemampuan dunia marketing. Kalian bisa melihat daftar contoh keahlian marketing dalam CV pada bagian 6 Hal Wajib CV Marketing/CV Advertising. Tips 2: Menggunakan Keywords yang Tepat Kebanyakan perusahaan besar hari ini sudah menggunakan sistem ATS untuk melakukan pemeriksaan awal CV dan Cover Letter. Karena itu, gunakanlah kata kunci yang tepat dalam Curriculum Vitae marketing. Kata kunci yang tepat misalnya kemampuan-kemampuan yang relevan dengan posisi yang dilamar. 📚 Bacaan lanjutan: Cara Membuat CV ATS Friendly Agar Lolos Screening Tips 3: Menuliskan Highlight Pencapaian di Pekerjaan Sebelumnya Ingat selalu untuk menuliskan pencapaian di CV marketing. Jangan hanya menuliskan deskripsi pekerjaan karena perusahaan umumnya mencari karyawan yang bisa berdampak secara langsung bagi Departemen Marketing mereka. Tips 4: Sertakan Portfolio Memberi bukti, bukan hanya kata-kata. Melalui portfolio marketing, seorang kandidat bisa menunjukkan hasil pekerjaan sebelumnya pada rekruter. Portfolio ini bisa berupa SEO articles yang dipublikasi di website perusahaan, konten Social Media, video hasil editan, atau brosur hasil desain. Dengan menyertakan portfolio bersama CV marketing dalam melamar, seorang kandidat akan terlihat lebih menonjol.Yuk mulai buat portofolio pertama kamu dengan portofolio maker Cake! 100% Gratis dan kamu bisa membuat portofolio tanpa batas🎉Buat Portofolio Tips 5: Tuliskan Software yang Pernah Digunakan Di era Digital Marketing, banyak pekerjaan marketing sangat bergantung pada aplikasi/software yang digunakan. Mengelola platform-platform social media misalnya, umumnya memerlukan satu social media management platform agar bisa memanajemen semua platform dari satu tempat. Bila job seekers pernah menggunakan HootSuite, Sendible, Agorapulse, Sprout Social atau aplikasi lainnya, pastikan untuk dicantumkan di CV untuk marketing. Tips 6: Sertakan Surat Lamaran Kerja Mengirim surat lamaran kerja melalui email atau pun secara fisik merupakan langkah yang tidak boleh terlewatkan karena disinilah HRD dapat melihat karakter dan sisi job seekers yang tidak ditulis dalam CVMarketing. Oleh karena itu, informasi yang sudah disertakan dalam CV Marketing tidak perlu ditulis ulang dalam cover letter.Menulis surat lamaran kerja adalah kesempatan job seekers untuk menjelaskan latar belakang, alasan ingin career switch, dan lainnya. Berikut adalah beberapa informasi yang bisa kamu tulis dalam sebuah cover letter:Latar belakang dan bagaimana latar belakang kamu sesuai dengan posisi yang dilamarSkill utama dan darimana kamu mempelajarinyaPenjelasan apa yang bisa kamu lakukan untuk perusahaanMotivasi dan alasan melamar pekerjaanPencapaian📚 Bacaan lanjutan:23 Contoh Surat Lamaran Kerja Terbaik yang Dilirik HRD [+Template] Contoh CV Lamaran Kerja Marketing Yuk, lihat contoh CV lamaran kerja marketing kumpulan tim Cake!Contoh CV Sales Manager Contoh CV Marketing ManagerContoh CV untuk Marketing DigitalContoh CV Lamaran Kerja Marketing Fresh GradContoh CV Brand Manager Contoh CV Sales ManagerSeorang Sales Marketing Manager bukan hanya harus bisa meyakinkan pelanggan untuk membeli barang. Sebagai seorang kandidat manajer, kepemimpinan untuk mengetuai tim sangatlah penting. Karena itu, dalam CV Marketing sebagai Sales Marketing Manager, tuliskan pengalaman leadership sebelumnya, seperti contoh CV Sales Manager di bawah ini.CV Sales manager + Dibuat di Cake Contoh CV Marketing Manager Bekerja menjadi Marketing Manager adalah impian banyak orang. Marketing Manager haruslah mempunyai pengetahuan yang menyeluruh tentang keseluruhan Marketing Funnel mulai dari brand exposure hingga conversion. Pengalaman di tiap bidang Marketing yang ditulis di Curriculum Vitae Marketing dapat menjadi modal berharga melamar posisi ini.CV Marketing Manager + Dibuat di CakeIngin membuat CV Marketing menarik seperti contoh diatas? Yuk buat CV di Cake. Tersedia 50+ template gratis serta bisa download sebagai PDF!🎉Buat CV Contoh CV Marketing Bahasa Inggris untuk Digital Marketing Digital Marketing adalah posisi yang sangat dibutuhkan belakangan ini. Berhubung banyak agensi marketing mengerjakan proyek untuk klien-klien mancanegara, kemampuan berbahasa Inggris sangatlah dibutuhkan. Karena itu, tak jarang agensi marketing meminta CV Marketing dalam Bahasa Inggris untuk posisi ini.CV Digital Marketing + Dibuat di Cake Contoh CV Marketing Bahasa Indonesia Fresh Graduate Bagi lulusan baru, umumnya belum ada pengalaman pekerjaan formal yang bisa ditempatkan di CV untuk marketing. Karena itu, CV marketing bagi lulusan baru bisa fokus pada pengalaman magang dan berorganisasi. Selain itu, kelas-kelas online yang diambil bisa juga dicantumkan di bagian informasi tambahan CV marketing.CV Marketing Manager + Dibuat di CakeResuemContoh CV Manajemen Pemasaran Jabatan Brand ManagerSerupa dengan CV Marketing untuk Sales Marketing Manager, Curriculum Vitae marketing seorang Brand Manager juga harus menunjukkan keahlian kepemimpinan, selain keahlian marketing dalam CV. Perbedaanya, CV marketing Brand Manager lebih fokus pada pengalaman kandidat dalam merancang, mengeksekusi, dan memelihara citra dari sebuah merek.CV Brand Manager + Dibuat di Cake Sudah siap membuat CV Marketing sendiri? Yuk, buat CV ATS-Friendly dengan Cake CVBuilder!🎉 Buat CV👉 Lihat lowonganmarketing terbaru di Cake! Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!
Career Development
Mar 6th 2024

25 Teknik Closing Rekomendasi Untuk Meningkatkan Sales Perusahaanmu!

Puncak klimaks dari sebuah negosiasi adalah keputusan akhir yang disepakati bersama. Hal ini pun berlaku dalam dunia bisnis, terutama dalam dunia sales dan marketing, yang biasa disebut sebagai teknik closing. Apa itu arti dari teknik closing? Bagaimana menjalankan teknik closing yang efektif dalam penjualan? Baca terus artikel Cake kali ini dan kuasailah teknik-teknik closing yang ada!Daftar isi: Pengertian Closing Sales 25 Teknik Closing Sales yang Bisa Dicoba Pemahaman Closing SalesTeknik closing adalah cara yang dilakukan oleh sales untuk membuat para pembeli membeli produk yang dipasarkan. Teknik ini digunakan untuk calon pembeli yang awalnya hanya tertarik pada produk, hingga akhirnya memutuskan untuk membeli produk tersebut. Dalam dunia sales, closing artinya penutupan sebuah transaksi, maka seringkali teknik closing muncul di akhir dari proses penawaran oleh tim sales. Closing disini juga berarti pembeli yang ditawarkan akhirnya bersedia untuk membeli produk sesuai kemauannya sendiri, tanpa paksaan dari pihak sales. Menjalankan teknik closing tentunya tidak dapat sembarangan, kamu pun perlu terlebih dulu memahami informasi sebuah produk secara mendalam dan mempelajari kelebihan serta manfaatnya. Informasi-informasi seperti inilah yang akan mempermudah proses pelaksanaan teknik closing.📚Baca Juga: Ingin Tahu Perbedaan Sales dan Marketing? Klik Di Sini!25 Teknik Closing Efektif Untuk Meningkatkan PenjualanAda beragam teknik closing dalam dunia sales, dan setiap teknik digunakan secara fleksibel sesuai keadaan yang ada. Sebagian teknik closing mungkin hanya cocok untuk memprospek kriteria konsumen tertentu, sedangkan penggunaan teknik lainnya mungkin dapat jauh lebih luas. Berikut ini adalah 25 jenis teknik closing penjualan yang dapat menjadi referensi untuk dicoba saat hendak closing.👉 Ayo cari tahu lebih lanjut cara menjadi sales yang baik di sini! 1. Soft Selling Seperti namanya, soft selling menerapkan sistem closing secara lembut dan tidak to the point. Umumnya tim sales akan mengajukan beberapa pertanyaan untuk mengerti kebutuhan konsumen, sehingga dapat membantu pelanggan untuk menemukan produk yang tepat. Pada saat melakukan soft selling, sang penjual tidak melakukan tuntutan atau paksaan agar pelanggan langsung membeli produknya, maka pelanggan pun akan merasa nyaman dan melakukan pembelian sesuai kebutuhan dan keinginannya. 2. Hard Selling Berbeda dari soft selling, teknik hard selling merupakan sebuah metode closing yang berciri to the point dan biasanya memberikan pertanyaan langsung kepada pelanggan mengenai ‘apakah mereka niat untuk membeli atau tidak’. Teknik hard selling lebih jarang muncul di penjualan modern karena terkesan memaksa konsumen untuk membeli, tapi teknik ini umumnya tetap digunakan di setiap bulan. Contoh kalimat hard selling misalnya seperti di bawah ini. “Promo hanya berlaku hari ini sampai jam 17.00 sore. Apa kakak tertarik untuk melakukan pembayaran sekarang sebelum promonya berakhir?” 3. Option Closing Option closing berarti memberikan pilihan kepada pelanggan untuk melakukan pembelian. Opsi yang diberikan akan tetap memberikan mereka perasaan kontrol akan pilihan yang mereka ambil, sembari tim sales tetap memandu kegiatan penjualan yang ada. Contoh teknik option closing seperti: “Kalau begitu, Bapak ingin saya bantu jadwalkan untuk kunjungan rabu ini atau di minggu depan?”📚Baca Juga: Sales Promotion: Pengertian, Tujuan, Contoh, Strategi, dll. 4. Scale Closing Teknik ini menekankan pentingnya peran sales dalam memahami kebutuhan dan perasaan klien. Dengan scale closing, kamu dapat bertanya kepada pelanggan tentang bagaimana ketertarikan mereka terhadap produk yang ditawarkan. Contohnya: “Dari 1-10 seberapa besar ketertarikan Anda terhadap produk kami?”. Jika dijawab “3”, maka salesperson dapat bertanya untuk mengetahui alasan di balik penilaian tersebut dan meng guide pembeli untuk membeli produk sesuai kebutuhan mereka. 5. Summary Closing Teknik summary closing mirip dengan kesimpulan akhir yang diberikan setelah selesai presentasi. Setelah sampai di akhir penawaran, umumnya sales akan memberikan rangkuman dalam 1-2 kalimat, misalnya mengenai keuntungan yang ada dari produk yang ditawarkan. Teknik summary closing terbukti ampuh dalam membantu pembeli memvisualisasikan produk yang hendak mereka beli sehingga memudahkan mereka untuk mengambil keputusan pembelian.Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Loker 6. Assumptive Closing Assumptive Closing merupakan salah satu teknik closing yang sangat populer bagi salesperson. Assumptive closing adalah teknik yang digunakan sales untuk bersikap seakan-akan konsumen sudah memutuskan untuk membeli tapi ragu kapan akan finalnya. Dengan menganalisis psikologi konsumen, umumnya kalimat assumptive closing seperti “Apakah paket yang tersedia sesuai dengan kebutuhan Kakak? Kalau kakaknya masih ragu, saya bisa bantu untuk proses mem-booking paketnya dulu dan keputusan finalnya bisa dilakukan lusa”. 7. Now or Never Closing Apa itu now or never closing? Umumnya teknik closing ini disebut sebagai urgency closing karena menekan konsumen untuk segera mungkin mengambil keputusan. Dengan teknik ini, pelanggan akan merasa sayang jika melewatkan penawaran diskon dan keuntungan yang didapatkan, sehingga akan segera melakukan pembelian pada hari tersebut. 8. Opportunity Cost Closing Singkatnya, arti opportunity cost closing ini memainkan psikologis pelanggan, yaitu perasaan bahwa mereka akan kehilangan kesempatan yang ada jika tidak segera melakukan pembelian. Oleh karena itu, salesperson akan dengan sigap menawarkan dan mengingatkan pelanggan bahwa penawaran yang ada hanya untuk saati itu saja. 9. Ownership Closing Teknik ini cukup unik karena mengambil perspektif dari sudut pandang pelanggan. Arti opportunity closing dalam penjualan merujuk pada teknik salesperson yang yang berbicara seolah barang yang dijual adalah milik sang pembeli. Misalnya seperti kalimat “Mobil Bapak”, “Tas kakak”, dan lainnya. 10. Best Option Closing Memberikan opsi terbaik untuk dipilih sebagai closing merupakan arti best option closing penjualan. Dalam hal ini sales berperan dalam memberikan opsi terbaik yang akhirnya dipilih oleh klien saat closing.Pasang GRATIS 3 lowongan kerja pertama untuk perusahaan Anda. Sortir CV rekrut kandidat berkualitas dengan mudah sekarang juga! 🎉Pasang Loker 11. Visual Closing Visual closing merupakan teknik closing yang digunakan dengan menghadirkan bantuan berupa formulir atau visual lainnya yang dapat membantu salesperson melakukan closing. Hal ini terbukti menjadi salah satu teknik closing yang ampuh untuk menjalankan closing. 12. Scheduling Closing Scheduling Closing penjualan artinya mendorong agar klien dapat berkomitmen. Misalnya seperti menanyakan kapan klien ingin mengikuti sesi pelatihan dari produk yang dijual, dan lain sebagainya. Hal ini penting agar klien dapat merasakan bahwa mereka memegang kendali atas proses yang ada. 13. Take-Away Closing Teknik closing ini berperan penting dalam memainkan psikologis pelanggan yang takut kehilangan atau mendapat kerugian jika tidak segera membeli produk yang ditawarkan. Dalam teknik ini, para sales umumnya menjelaskan tentang diskon dan benefit yang didapat saat membeli produk di hari penawaran tersebut, pelanggan pun akan merasa dirugikan untuk melewatkannya. 14. Last Chance Closing Mirip dengan takeaway closing, teknik last chance closing dalam sebuah bisnis marketing merupakan cara untuk memberi tahu calon pelanggan bahwa penawaran yang diberikan terbatas dan akan hilang jika tidak diambil dengan segera. 15. Counter Closing Dalam melakukan penawaran, ada saatnya dimana pelanggan merasa bahwa mereka tidak dapat berkomitmen untuk membeli produk saat itu karena waktu yang tidak cocok. Di saat inilah, sales biasanya menggunakan teknik counter closing, yaitu menyediakan beberapa pilihan yang sesuai dengan waktu dan kesediaan pelanggan. 16. Columbo Closing Teknik columbo closing bermanfaat untuk memberikan informasi tambahan mengenai manfaat yang didapatkan customer sebelum melakukan closing final. Teknik ini sangat ampuh untuk meyakinkan pelanggan bahwa mereka telah memilih produk terbaik untuk dibeli. 17. Trial Closing Seperti namanya, trial closing umumnya berupa kesempatan gratis atau garansi uang kembali yang diberikan agar pelanggan dapat merasakan bahwa produk yang mereka pakai benar-benar berguna dan bermanfaat untuk dibeli. 18. Sharp angle closing Saat hendak melakukan closing, ada saatnya pelanggan mengajukan permintaan tambahan yang tidak sesuai dengan syarat yang ada. Di kondisi seperti ini, ada baiknya untuk menyetujui permintaan pelanggan dengan melakukan teknik sharp angle closing, yaitu sales menyepakati permintaan klien dengan catatan mereka harus menandatangani perjanjian saat itu juga. 19. Empath Closing Teknik ini memainkan rasa simpati dari salesperson. Teknik ini memberikan waktu untuk pelanggan dalam berpikir serta membangun hubungan sales dan pelanggan dalam jangka waktu panjang. Closing yang dilakukan memang tidak segera, tapi dapat menjadi closing untuk di masa mendatang. 20. Inoffensive Closing Teknik closing ini cocok untuk merangkul pelanggan yang suka melakukan pembelian dengan proses diskusi. Dilakukan dengan format tanya jawab, sehingga pembeli merasa dapat memegang kendali atas arah percakapan yang ada.Pasang GRATIS 3 lowongan kerja pertama untuk perusahaan Anda. Sortir CV rekrut kandidat berkualitas dengan mudah sekarang juga! 🎉Pasang Loker 21. Puppy Dog Closing Pasti tidak asing dengan istilah “test drive”, “test version”, “try before you buy” bukan? Nah, ketiga hal ini merupakan contoh dari implementasi teknik puppy dog closing. Teknik closing ini memanfaatkan rasa cinta dan ketertarikan konsumen akan sebuah produk yang hendak dibelinya. 22. The Probe for Opinion Closing Teknik The Probe for Opinion Closing akan sangat bermanfaat untuk membangun diskusi dengan klien sebelum melakukan pembayaran. Selain dapat mengetahui hambatan atau keraguan dari klien, sales juga dapat membangun hubungan baik dengan klien. Pelanggan pun akan merasa dipahami dan didengarkan. 23. Backwards Closing Berbeda dari teknik-teknik closing sebelumnya, backwards closing merupakan teknik closing yang menunjukkan rekomendasi atau referensi dari pembeli lainnya. “Testimoni” dan referensi seperti ini akan membuat pelanggan nyaman saat berbelanja.📚Baca Juga: Karir Sales Manager: Tugas, Skill, Hingga Gajinya! 24. Ben Franklin Closing Selain ingin mengetahui manfaat dari sebuah produk, tentunya pelanggan akan merasa lebih aman ketika telah melakukan analisis poin pro dan kontra dari sebuah produk. Pemaparan pro dan kontra inilah yang dimaksud dengan teknik Ben Franklin Closing. Jika daftar “pro” lebih banyak dari “kontra”, maka hal ini dapat meningkatkan potensi closing penjualan. 25. Needs Closing Pembeli akan merasa senang dan puas jika sales dapat memberikan apa yang mereka butuhkan. Dengan menerapkan teknik ini, maka pembeli akan merasa bahwa salesperson berperan sangat penting dalam memberikan solusi akan kebutuhan mereka.Buat CV di Cake, tersedia 12+ template CV menarik yang ATS friendly. Gratis Download PDF! 🎉Buat CVKesimpulan Dari paragraf di atas, kamu dapat melihat arti dan penerapan teknik closing dalam dunia bisnis. Tentunya tidak semua teknik cocok untuk digunakan dalam segala situasi, sebagai sales kamu pun harus dengan cermat menganalisis teknik mana yang cocok untuk dipakai dalam situasi tertentu. Yuk simak poin penting dari artikel Cake kali ini: Teknik closing adalah cara yang dilakukan oleh sales untuk membuat para pembeli membeli produk yang dipasarkan. Teknik ini digunakan untuk calon pembeli yang awalnya hanya tertarik pada produk, hingga akhirnya memutuskan untuk membeli produk tersebut. Ada beragam teknik closing dalam dunia sales, dan setiap teknik digunakan secara fleksibel sesuai keadaan yang ada. Di artikel ini, Cake menuliskan 25 contoh teknik closing yang dapat kamu coba, misalnya seperti Puppy Dog Closing, Soft Closing, Scheduling Closing, dan lain sebagainya.Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development!--- Ditulis Oleh Lydia Gavrilla---

Sales Advisor: Tugas, Skill yang Dibutuhkan, Prospek Karir!

Daftar isi:Apa itu Sales Advisor? Tugas dan Tanggung Jawab Sales Advisor Skill dan Kualifikasi Sales Advisor Karier Sales Advisor Cara Menjadi Sales AdvisorSaat kamu pergi berbelanja ke mall, toko ritel, atau tempat perbelanjaan lainnya sering kali akan ada pegawai yang membimbing kamu agar produk atau layanan yang dibeli sesuai dengan kebutuhanmu. Pegawai inilah yang disebut sebagai Sales Advisor (SA) atau konsultan penjualan. Peran mereka sangat dibutuhkan oleh perusahaan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan meningkatkan penjualan. Di artikel ini, Cake akan membahas tentang pekerjaan sales advisor, mulai dari pengertian sales advisor, gaji sales advisor, tugas sales advisor, hingga cara menjadi konsultan penjualan. Yuk, simak ulasan lengkap mengenai sales advisor di bawah ini!📚 Baca juga:5 Perbedaan Sales dan Marketing yang Wajib Kamu Ketahui! Apa itu Sales Advisor? Sales advisor adalah seorang pegawai yang membantu mengembangkan dan mengimplementasi strategi penjualan perusahaan dengan berinteraksi secara langsung dengan klien. Oleh karena itu, seorang sales advisor harus bisa menjelaskan keunggulan dan fitur produk atau layanan yang ditawarkan perusahaan kepada konsumen agar meningkatkan penjualan dan memenuhi target dari perusahaan. Selain itu, sales advisor yang profesional juga harus bisa mengidentifikasi kebutuhan pelanggan agar produk atau layanan yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan begini, kepuasan pelanggan akan terpenuhi, citra merek perusahaan meningkat, kemudian secara otomatis penjualan juga akan meningkat. Contohnya: Seorang pelanggan sedang berada di toko baju. Untuk membantu pelanggan tersebut, sales advisor dapat menanyakan ukuran dan warna baju yang diperlukannya, atau merekomendasikan baju-baju lain yang kiranya diperlukan oleh pelanggan. Itulah beberapa peran penting seorang penasihat penjualan. Jadi, selain tugas sales advisor adalah menjual produk, mereka juga bertugas untuk menjadi penasihat pelanggan dan membantu pelanggannya mendapatkan hal yang diperlukan dan diinginkan mereka. Sales advisor adalah seorang profesional yang memiliki pengetahuan dalam penjualan, pemasaran, dan pengembangan bisnis. 💡 Catatan: Marketing consultant atau marketing advisor adalah profesi yang berbeda dengan sales advisor. Marketing consultant adalah seseorang yang bertugas untuk menjadi penasihat perusahaan, sedangkan sales advisor adalah seseorang yang bertugas untuk menjadi penasihat konsumen. Deskripsi Pekerjaan Sales Advisor Sales advisor menjalani berbagai tugas untuk memenuhi gol perusahaan mereka dalam penjualan produk serta layanan. Tergantung pada setiap perusahaan, industri, dan siklus penjualan, tugas sales advisor akan berbeda-beda. Tetapi, job desk sales advisor umumnya dapat meliputi: 1. Mengelola Prospek Salah satu tugas sales advisor adalah menentukan dan mencari pelanggan potensial yang tertarik dengan produk/jasa yang ditawarkan perusahaan. Setelah itu mereka harus menghubungi atau memberikan presentasi kepada pelanggan potensial mengenai produk/jasa perusahaan. 2. Mempelajari Produk atau Jasa Perusahaan Sebagai sales advisor kamu adalah representasi dari perusahaan dan kamu harus bisa menjawab segala pertanyaan dari pelanggan potensial dengan benar.Dengan mempelajari produk atau jasa perusahaan secara maksimal, kamu dapat memahami kebutuhan pelanggan potensial, mendampingi mereka dalam menemukan produk/jasa yang tepat, membantu memecahkan masalah mereka, mengarahkan mereka ke produk/jasa perusahaan, membantu mereka dalam pembayaran, dan meningkatkan penjualan perusahaan. Beberapa informasi yang perlu dipelajari dan disampaikan oleh sales advisor ke pelanggan potensial adalah: Keunggulan produk/layananKandungan bahanEfek sampingMetode penggunaan produkCara kerja jasa perusahaanHarga produk/layanan, dll.3. Melakukan Pitching Setelah sales advisor berhasil menarik dan menawarkan produk/layanan ke konsumen, mereka bertugas untuk mempromosikannya dan mengarahkan konsumen ke pembayaran. Penasihat penjualan harus bisa memberikan informasi lebih lanjut tentang produk/layanan yang ditawarkan. Mereka harus bisa menjelaskan mengapa produk/jasa perusahaan mereka itu akan membantu pelanggan potensial dalam menyelesaikan masalah mereka. 4. Menyelesaikan Transaksi/Menegosiasikan Kontrak Seorang sales advisor bertugas untuk menyelesaikan transaksi atau menegosiasikan kontrak dengan pelanggan mengenai pembelanjaan mereka. Mereka harus memastikan bahwa kedua belah pihak senang dengan kesepakatan akhir tersebut. 5. Memberikan Pelatihan Melatih anggota tim sales baru juga merupakan pekerjaan sales advisor. Penasihat penjualan bertanggung jawab untuk mengembangkan keterampilan anggota timnya yang baru mengenai negosiasi, cara menawarkan produk/layanan perusahaan secara efektif, serta membantu mereka mengembangkan prospek penjualan. 📚 Baca juga:Sales Promotion: Pengertian, Tujuan, Contoh, Strategi Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Sales Advisor1. Pelayanan Pelanggan Pelanggan memiliki peran yang penting dalam setiap perusahaan untuk mencapai tujuannya, dan salah satu tanggung jawab sales advisor adalah membangun dan memelihara hubungan yang baik dengan pelanggan. Bagaimana seorang sales advisor memperlakukan pelanggan akan sangat mempengaruhi proses penjualan. Maka perhatikanlah hal-hal berikut ini ketika menangani seorang pelanggan: Waktu penyampaian layananBahasa tubuh kamu ketika berinteraksi dengan pelangganPola komunikasi kamu dengan pelanggan 2. Presentasi Skill presentasi sangat diperlukan sales advisor untuk menyampaikan idenya kepada pelanggan dan juga pemberi kerja. Pertama, pemberi kerja/atasan kamu ingin mengetahui kemampuan kamu dalam menyampaikan ide-ide kamu kepada pelanggan dan seberapa meyakinkan ide-ide tersebut. Ini akan membantu mereka mengetahui bagaimana cara mendukung dan meningkatkan skill kamu. Kedua, kamu harus terdengar meyakinkan tentang layanan/produk yang ditawarkan kepada pelanggan. Ingat bahwa pelanggan tidak akan tertarik jika kamu tidak terlihat dan terdengar meyakinkan saat menawarkan produk/layanan yang kamu bicarakan. 3. Penyelesaian Masalah Keterampilan penyelesaian masalah diperlukan ketika kamu sebagai sales advisor dihadapkan dengan masalah, entah itu masalah personal atau masalah pekerjaan. Pekerjaan sales advisor itu tidak jauh dari menyelesaikan masalah. Dari namanya saja juga sudah sangat jelas bahwa kamu adalah seorang penasihat, sehingga problem solving skill kamu akan sangat diperlukan.4. Perencanaan Strategis Pekerjaan sales advisor menuntut kamu untuk memiliki skill perencanaan strategis. Kamu harus bisa memberikan ide-ide yang efektif untuk meningkatkan penjualan perusahaan. Nah, perencanaan yang strategis adalah salah satu cara agar kamu dapat mengeluarkan ide-ide terbaik untuk mengembangkan perusahaan. Kamu harus memberikan peta jalan untuk membantu perusahaan mencapai tujuannya dalam waktu yang singkat. 5. Komunikasi Keterampilan komunikasi lisan dan tertulis sangat diperlukan dalam pekerjaan sales advisor. Kamu harus bisa mendengarkan dan memberikan solusi dari keluhan pelanggan serta berkomunikasi dengan atasan atau tim sales kamu agar pekerjaanmu bisa berjalan dengan lancar. 6. Manajemen Waktu Seorang penasihat penjualan juga perlu memiliki skill manajemen waktu yang kuat untuk menyelesaikan tugas dan targetnya sebelum tenggat waktu dan dapat memberikan respon kepada pelanggan secara cepat. 📚 Baca juga:10 Soft Skill yang Dibutuhkan: Berapa yang Kamu Miliki? Karir Sales Advisor ➡️ Gaji Sales Advisor Kisaran gaji sales advisor di Indonesia adalah: Rp. 2,000,000 - Rp. 4,000,000 per bulan. Perlu diingat bahwa kisaran gaji sales advisor ini dapat berbeda-beda nominalnya tergantung pada perusahaan, kota, skill, pengalaman, dan/atau kebijakan lainnya. ➡️ Ketentuan untuk Menjadi Sales Advisor Pendidikan dan pelatihan: untuk menjadi penasihat penjualan, diperlukan minimal ijazah sekolah menengah atas dan pengalaman beberapa tahun dalam pelayanan pelanggan atau sales representative. Memiliki gelar Sarjana dalam bisnis seperti pemasaran atau administrasi bisnis akan memudahkan kamu dalam mendapatkan pekerjaan sales advisor.Skill komputer: penasihat penjualan harus ahli dalam menggunakan komputer atau gadget lainnya untuk membuat dan memelihara database pelanggan yang up-to-date.Soft skill: skill komunikasi, negosiasi, manajemen waktu, manajemen orang, pelayanan pelanggan, dll.➡️ Apa Rasanya Menjadi Penasihat Penjualan? Tentu setiap profesi pekerjaan memiliki keuntungan dan kekurangannya masing-masing. Berikut adalah beberapa keuntungan menjadi sales advisor: Jam kerja fleksibel. Umumnya, sales advisor bisa memilih untuk mengatur jadwal kerja mereka.Banyak pekerjaan sales advisor yang memiliki kesempatan untuk mendapatkan komisi atau bonus selain gaji.Sales advisor mendapatkan kesempatan untuk bertemu orang baru dan mengembangkan keterampilan penjualan.Bekerja sebagai penasihat penjualan dapat membuka pintu bagi banyak peluang karir dalam suatu organisasi (seperti menjadi manajer penjualan). ➡️ Jenjang Karir Sales Advisor Pekerjaan penasihat penjualan seringkali mengarah ke posisi pekerjaan manajemen penjualan (sales management), di mana kamu akan bertanggung jawab untuk melatih dan mengawasi sales representatives. Dari situ, dengan pelatihan dan pengalaman yang tepat, bisa saja kamu berpindah ke bidang bisnis lain seperti pemasaran atau pengembangan produk. Cara Menjadi Sales Advisor 1. Dapatkan Pengalaman dan Kembangkan Keterampilan Kamu CV sales advisor kamu akan lebih unggul jika kamu mencantumkan bahwa kamu memiliki pengalaman dalam sales atau customer service dan juga memiliki skill negosiasi dan komunikasi. Akan lebih bagus lagi jika kamu memiliki sertifikasi pelatihan yang membuktikan bahwa kamu memiliki pengetahuan dalam penjualan, manajemen,dan strategi.2. Bersedia untuk Belajar dan Mengambil Risiko Sebagai sales advisor kamu perlu memiliki kemauan untuk mempelajari keterampilan baru seperti pelatihan penjualan atau hal-hal lainnya untuk membantu kamu tetap berkembang menjadi sales advisor terbaik. Bahkan kamu mungkin harus bisa mengambil risiko jika ide kamu untuk suatu produk tidak populer di kalangan orang lain di perusahaan, sehingga kamu akan tetap diperbolehkan untuk menjualnya dan meraih kesuksesan kamu. 3. Tetap Up-to-Date dengan Teknologi dan Tren Untuk menjadi sales advisor kamu juga harus terbiasa dengan menggunakan perangkat lunak, aplikasi, dan teknologi apapun yang terkait dengan proses penjualan. Kamu juga harus mengetahui strategi penjualan yang paling baru dan efektif untuk saat itu demi perkembangan perusahaan. 4. Lamar Pekerjaan Sales Advisor dengan CV yang Kuat Yang terakhir, waktunya kamu melamar pekerjaan sales advisor dengan CV yang kuat. CV sales advisor yang baik dan menarik adalah CV yang dapat membantu mengkomunikasikan siapa diri kamu dalam dunia kerja kepada HRD dan membantu kamu untuk menjadi calon karyawan selanjutnya. Perhatikan CV sales advisor berikut ini untuk inspirasi kamu!Contoh CV Sales Advisor - Dibuat di CakeYuk, sekarang giliran kamu buat CV sales advisor dengan Cake CV builder, 100% gratis! Ada lebih dari 50 template gratis yang mudah digunakan juga, lho🎉Buat CV Demikianlah artikel Cake kali ini tentang pekerjaan sales advisor. Ingat, peran seorang penasihat penjualan adalah salah satu yang penting dalam bisnis apapun. Dengan membantu pelanggan menemukan produk yang mereka butuhkan dan memberikan layanan pelanggan yang sangat baik, penasihat akan membantu perusahaan mencapai tujuan penjualan. Terus kembangkan keterampilan komunikasi, kemampuan komputer, pengalaman penjualan, serta pelatihan dan pendidikan kamu, ya! --- Ditulis Oleh Cindy Graciella ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!