Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career

Mengenal Lebih Dekat Profesi Manajer Investasi dan Tugasnya

Kamu mungkin pernah mendengar istilah manajer investasi atau fund manager. Tapi, apa yang dimaksud dengan manajer investasi? Manajer investasi adalah profesi yang sedang naik daun di industri keuangan saat ini. Manajer investasi, atau yang juga disebut fund manager, bertugas mengelola portofolio investasi milik klien atau perusahaan. Mereka harus memastikan bahwa dana yang dikelola mendapatkan tingkat pengembalian optimal sesuai profil risiko dan target investasi klien. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang apa itu manajer investasi, tugas manajer investasi, kewajiban manajer investasi, fungsi manajer investasi, peran manajer investasi, contoh manajer investasi, dan cara menjadi manajer investasi. Mari kita mulai! Daftar isi: Apa itu Manajer Investasi? Tugas Manajer Investasi Skill yang Dibutuhkan Manajer Investasi Gaji Manajer Investasi Tips untuk Menjadi Manajer Investasi Apa itu Manajer Investasi? Manajer investasi, atau dalam bahasa Inggris disebut fund manager adalah profesional di bidang keuangan yang mengelola portofolio investasi atas nama individu maupun institusi. Mereka bekerja di perusahaan: SekuritasReksadanaAset manajemenDana pensiunLembaga keuangan lainnya Tugas utama manajer investasi adalah mengalokasikan dana klien ke berbagai instrumen investasi seperti saham, obligasi, reksa dana, properti, dan lainnya untuk mendapatkan tingkat pengembalian yang optimal sesuai profil risiko klien. Mereka melakukan analisis mendalam untuk memilih instrumen investasi terbaik dan memonitor perkembangan pasar secara rutin. Manajer investasi juga bertanggung jawab memberikan rekomendasi strategi investasi kepada klien berdasarkan tujuan investasi mereka. Dengan keahlian dan pengalaman yang dimiliki, manajer investasi menjadi kunci dalam membantu klien mencapai tujuan finansial jangka panjang mereka. Beberapa contoh manajer investasi yang ada di Indonesia adalah Schroder Investment Management Indonesia, Mandiri Investasi, BNI Asset Management, Danareksa Investment Management, dan Panin Asset Management. Manajer investasi ini menawarkan berbagai produk investasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi nasabah atau investor. Tugas Manajer Investasi Manajer investasi adalah pihak yang bertanggung jawab untuk mengelola aset investor dengan tujuan untuk mendapatkan imbal hasil yang optimal. Manajer investasi dapat mengelola aset investor melalui berbagai produk investasi, salah satunya adalah reksadana. Reksadana adalah kumpulan dana dari banyak investor yang disatukan dan diinvestasikan oleh manajer investasi reksadana ke dalam berbagai instrumen investasi, seperti saham, obligasi, pasar uang, atau campuran dari ketiganya. Ada beberapa jenis reksadana, seperti reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana saham, reksadana campuran, dan reksadana indeks. Lalu, apa tugas dari manajer investasi? 1. Menentukan instrumen investasi dan mengelola aset investor Salah satu tugas utama manajer investasi adalah menentukan instrumen investasi yang akan digunakan untuk mengelola aset investor. Manajer investasi harus melakukan analisis dan penilaian terhadap berbagai instrumen investasi yang tersedia di pasar, baik dari segi kinerja, risiko, likuiditas, maupun potensi pertumbuhan. Manajer investasi harus memilih instrumen investasi yang sesuai dengan kebijakan investasi, profil risiko, dan tujuan investasi dari produk investasi yang mereka kelola. 2. Memutuskan waktu jual beli Tugas lain manajer investasi yang tidak kalah penting adalah memutuskan waktu jual dan beli instrumen investasi. Manajer investasi harus memantau perkembangan pasar dan kondisi makroekonomi yang dapat mempengaruhi nilai dan kinerja instrumen investasi. Manajer investasi harus mengambil keputusan jual dan beli instrumen investasi secara tepat dan efisien, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti harga, volume, tren, dan ekspektasi pasar. Manajer investasi harus berusaha untuk memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan kerugian bagi investor. 3. Melaporkan hasil investasi Tugas terakhir yang harus dilakukan manajer investasi adalah melaporkan hasil investasi kepada investor dan otoritas terkait. Manajer investasi harus menyampaikan laporan yang berisi informasi tentang kinerja, risiko, biaya, dan komposisi portofolio investasi yang mereka kelola. Laporan yang diberikan manajer investasi harus akurat, transparan, dan mudah dipahami oleh investor. Laporan yang diberikan manajer investasi juga harus sesuai dengan standar dan peraturan yang berlaku, salah satunya adalah POJK 17/2022 tentang Penyampaian Laporan Berkala oleh Manajer Investasi. POJK 17/2022 mengatur tentang jenis, isi, frekuensi, dan cara penyampaian laporan berkala oleh manajer investasi kepada OJK dan investor. Skill yang Dibutuhkan Manajer Investasi 1. Pengetahuan tentang investasi dan pasar keuangan Seorang manajer investasi harus memiliki pengetahuan yang luas dan mendalam tentang berbagai instrumen investasi dan pasar keuangan, baik domestik maupun internasional. Pengetahuan ini diperlukan untuk melakukan analisis, penilaian, dan pengambilan keputusan yang tepat dan efektif dalam mengelola aset investor. Manajer investasi harus selalu mengikuti perkembangan dan informasi terbaru yang berkaitan dengan investasi dan pasar keuangan, serta mampu menginterpretasikan dan mengaplikasikannya dalam praktik pengelolaan dana investasi. 2. Komunikasi efektif Kemampuan berkomunikasi secara efektif sangat penting bagi manajer investasi, baik secara lisan maupun tulisan. Komunikasi ini penting untuk menjalin hubungan yang baik dan profesional dengan investor, kolega, atasan, bawahan, mitra kerja, regulator, dan pihak-pihak lain yang terkait dengan pengelolaan dana investasi. Seorang manajer investasi harus mampu menyampaikan informasi, saran, dan laporan yang akurat, transparan, dan mudah dipahami oleh penerima. Manajer investasi juga harus mampu mendengarkan, memahami, dan merespon kebutuhan, harapan, dan masukan dari investor dan pihak-pihak lain. 3. Analitis Manajer investasi harus memiliki kemampuan analitis yang tinggi dan tajam. Kemampuan ini diperlukan untuk melakukan analisis dan penilaian yang komprehensif dan objektif terhadap berbagai instrumen investasi dan pasar keuangan, serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang ada. Manajer investasi harus mampu menggunakan berbagai metode, teknik, dan alat bantu analisis yang sesuai dengan standar dan peraturan yang berlaku, serta mampu menghasilkan kesimpulan dan rekomendasi yang beralasan dan logis. 4. Kemampuan untuk mengambil risiko dengan bijak Sifat investasi yang penuh ketidakpastian mengharuskan manajer investasi untuk bisa mengambil risiko dengan bijaksana. Kemampuan ini diperlukan untuk mengambil keputusan jual dan beli instrumen investasi yang berisiko, namun berpotensi memberikan imbal hasil yang tinggi. Manajer investasi harus mampu mengukur, mengelola, dan mengendalikan risiko yang dihadapi, serta mampu mengantisipasi dan mengatasi dampak negatif yang mungkin timbul akibat risiko tersebut. 5. Integritas Integritas yang tinggi mutlak dimiliki oleh manajer investasi untuk menjaga kepercayaan klien. Integritas ini juga diperlukan untuk menjaga reputasi dan kredibilitas perusahaan manajer investasi. Manajer investasi harus mampu bertindak sesuai dengan etika, moral, dan hukum yang berlaku, serta mampu menghindari dan menolak segala bentuk konflik kepentingan, manipulasi, penipuan, dan korupsi yang dapat merugikan investor dan perusahaan manajer investasi. Gaji Manajer Investasi Gaji manajer investasi adalah salah satu faktor yang menarik bagi banyak orang yang ingin menekuni profesi ini. Namun, gaji manajer investasi tidaklah tetap dan bervariasi tergantung pada beberapa hal, seperti pengalaman, kinerja, perusahaan, dan jenis produk investasi yang dikelola. Secara umum, gaji manajer investasi terdiri dari dua komponen, yaitu gaji pokok dan bonus. Gaji pokok biasanya ditentukan oleh perusahaan berdasarkan tingkat jabatan, pendidikan, dan kualifikasi manajer investasi. Bonus biasanya ditentukan oleh kinerja manajer investasi dalam mencapai target investasi yang ditetapkan oleh perusahaan atau klien. Berdasarkan data dari beberapa sumber, berikut adalah rentang gaji manajer investasi di Indonesia berdasarkan pengalaman: Manajer investasi dengan pengalaman kurang dari 2 tahun pada umumnya memiliki gaji sekitar 5 juta hingga 10 juta per bulan.Manajer investasi dengan pengalaman 2-5 tahun pada umumnya memiliki gaji sekitar 10 juta hingga 20 juta per bulan.Manajer investasi dengan pengalaman 5-10 tahun pada umumnya memiliki gaji sekitar 20 juta hingga 30 juta per bulan.Manajer investasi dengan pengalaman lebih dari 10 tahun pada umumnya memiliki gaji sekitar 30 juta hingga 50 juta per bulan. Tentu saja, gaji manajer investasi juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, seperti lokasi, ukuran, dan reputasi perusahaan, serta jenis dan jumlah dana yang dikelola. Selain itu, gaji manajer investasi juga dapat meningkat seiring dengan meningkatnya kompetensi, sertifikasi, dan prestasi yang dimiliki oleh manajer investasi. Oleh karena itu, seseorang yang ingin menjadi manajer investasi harus memiliki kemauan, kerja keras, dan pembelajaran yang terus-menerus untuk mengembangkan diri dan karier. Tips untuk Menjadi Manajer Investasi Jika kamu tertarik untuk menjadi manajer investasi, ada beberapa hal yang harus kamu persiapkan dan lakukan. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu kamu mencapai tujuan kamu: 1. Menempuh pendidikan Untuk menjadi manajer investasi, kamu harus memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan bidang investasi dan pasar keuangan. Kamu dapat menempuh pendidikan formal di tingkat sarjana atau magister, dengan jurusan seperti ekonomi, manajemen, akuntansi, keuangan, atau matematika. Kamu juga dapat menempuh pendidikan non-formal, seperti kursus, seminar, atau workshop yang berkaitan dengan investasi dan pasar keuangan. 2. Miliki sertifikasi Untuk menjadi manajer investasi, kamu harus memiliki sertifikasi yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII). Sertifikasi ini menunjukkan bahwa kamu memiliki kompetensi dan kualifikasi yang dibutuhkan untuk mengelola dana investasi. Ada beberapa jenis sertifikasi yang dapat kamu peroleh, seperti: WaperdWMIWMI SyariahWMI TerproteksiWMI Indeks 3. Mendapatkan pengalaman kerja yang relevan. Untuk menjadi manajer investasi, kamu harus memiliki pengalaman kerja yang relevan dengan bidang pengelolaan dana investasi. Kamu dapat mencari pekerjaan di perusahaan-perusahaan manajer investasi, baik sebagai staf, analis, atau asisten manajer investasi. Kamu juga dapat mencari pekerjaan di lembaga-lembaga keuangan lain yang berkaitan dengan investasi dan pasar keuangan, seperti bank, asuransi, atau sekuritas. Pengalaman kerja ini akan membantu kamu mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan jaringan yang dibutuhkan untuk menjadi manajer investasi yang profesional. 4. Buat CV manajer investasi menarik. Untuk menjadi manajer investasi, kamu harus membuat CV yang menarik dan memikat perhatian calon pemberi kerja. CV kamu harus mencerminkan pendidikan, sertifikasi, pengalaman kerja, prestasi, dan keterampilan yang kamu miliki sebagai manajer investasi. CV kamu harus ditulis dengan bahasa yang jelas, singkat, dan menarik, serta disertai dengan data dan fakta yang dapat diverifikasi.Contoh CV Manajer Investasi -- Dibuat di Cake Apakah kamu ingin membuat CV manajer investasi yang menarik dan profesional dengan mudah dan cepat? Jika ya, kamu harus coba CV builder Cake yang dapat membantu kamu membuat CV impian kamu. Cake menyediakan berbagai template dan format CV yang dapat kamu sesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi kamu. Jadi, tunggu apa lagi? Segera buat CV kamu sekarang di Cake! Buat CV Kesimpulan Manajer investasi memiliki peran penting dalam industri keuangan untuk membantu investor mencapai tujuan investasi mereka. Mereka bertanggung jawab mengelola portofolio investasi dengan mengalokasikan dana ke berbagai instrumen investasi seperti saham, obligasi, reksa dana dan lainnya.Untuk menjadi manajer investasi yang sukses, diperlukan kombinasi pengetahuan mendalam tentang pasar keuangan, kemampuan analitis yang kuat, komunikasi efektif, pengambilan risiko yang bijaksana serta integritas tinggi. Profesi ini menawarkan prospek karir cerah dengan penghasilan yang menjanjikan.Jika tertarik meniti karir menjadi manajer investasi, beberapa langkah kunci adalah menempuh pendidikan relevan, meraih sertifikasi profesional, memperoleh pengalaman kerja di bidang terkait, serta menyiapkan CV yang menarik. Dengan persiapan yang matang, tidak mustahil kamu bisa meraih kesuksesan sebagai manajer investasi andal yang membantu klien meraih pencapaian finansial yang optimal. Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja Cake. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development! --- Ditulis Oleh Musa Andy ---
Industry & Job Overview
Nov 11th 2025

Bagaimana Cara Jadi Digital Marketer? Ini Tugas, Skill, dan Gajinya

Bidang digital marketing mengalami pertumbuhan seiring dengan pesatnya laju pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Data Statista menunjukkan interaksi pengguna internet Indonesia dengan digital marketing cukup tinggi. Di tahun 2023, sebanyak 68,5% pengguna internet Indonesia melakukan riset brand dan produk secara online sebelum mereka melakukan pembelian. Kondisi tersebut berdampak pada semakin dibutuhkannya peran digital marketer dalam ekosistem bisnis modern. Digital marketer menjadi figur penting untuk mengelola strategi digital marketing dalam memaksimalkan eksposur brand dan mempengaruhi keputusan konsumen. Untuk mengetahui lebih lanjut profesi digital marketer, Cake akan membagikan penjelasan seputar tugas, skill, gaji, hingga cara menjadi seorang digital marketer di artikel berikut. Daftar isi: Pengertian Digital Marketer Tugas dan Tanggung Jawab Digital Marketer Keterampilan yang Harus Dimiliki Digital Marketer Gaji Digital Marketer Cara dan Syarat Menjadi Digital Marketer Apa itu Digital Marketer? Digital marketer atau digital marketing specialist adalah seorang profesional yang bertugas merencanakan, mengimplementasikan, dan mengelola strategi marketing secara online untuk mempromosikan produk atau layanan suatu perusahaan. Fungsi utama digital marketer adalah meningkatkan brand awareness, menarik pelanggan potensial, dan meningkatkan konversi penjualan. Di era industri digital, pekerjaan digital marketing semakin dibutuhkan oleh perusahaan karena peran vitalnya dalam menjangkau konsumen secara luas dengan biaya yang lebih murah. Laporan DemandMetric mengungkapkan, biaya konten marketing digital 62% lebih rendah, dan mampu menghasilkan 3x lebih banyak leads dibandingkan marketing tradisional. Selain itu, digital marketer juga membantu perusahaan membuat keputusan strategis yang lebih efektif dengan cara memberi insight penting berbasis data. Seorang digital marketer menggunakan berbagai platform digital untuk menjangkau target audiens mereka, termasuk: WebsiteSearch Engine Optimization (SEO)Search Engine Marketing (SEM)Social Media MarketingEmail MarketingIklan DigitalInfluencer Marketing, dll📚 Baca juga:Digital Marketing: Arti, Tugas, Peluang Karir Hingga Gaji! Apa Tugas Seorang Digital Marketer? Job desk digital marketing meliputi berbagai kegiatan pemasaran digital yang bertujuan mempromosikan produk/layanan perusahaan dan meningkatkan brand awareness. Seluruh tugas digital marketer dilakukan secara online melalui berbagai platform media. Lalu, apa yang dilakukan digital marketing? Berikut merupakan daftar tugas digital marketer secara lebih rinci: 1. Menyusun Strategi Digital Marketing Digital marketer bertugas menyusun dan mengembangkan strategi pemasaran digital di berbagai platform untuk membantu perusahaan dalam memperkuat brand awareness hingga meningkatkan penjualan. 2. Eksekusi Kampanye Pemasaran Digital Setelah menentukan strategi yang paling efektif, digital marketer bertugas untuk mengeksekusi campaign pemasaran digital di berbagai platform seperti media sosial, email, search engine, e-commerce, dll. 3. Riset Pasar dan Tren Digital marketer perlu melakukan riset pasar dan tren secara berkala untuk meningkatkan relevansi strategi pemasaran produk dan menjangkau audiens yang lebih luas. 4. Mengelola dan Mengoptimasi Website Bisnis Selanjutnya, tugas digital marketing adalah mencakup pengelolaan dan optimasi website bisnis. Digital marketer mengelola dan mengoptimasi website agar produk dan layanan perusahaan lebih mudah ditemukan pelanggan di mesin pencari (search engine) seperti Google dan Bing. Tujuan pengelolaan dan optimasi website adalah meningkatkan peringkat halaman (SERP), memperbanyak traffic, hingga meningkatkan jumlah interaksi pelanggan dengan konten-konten marketing di website. 5. Manajemen Iklan Digital Kampanye iklan digital berbayar dapat membantu meningkatkan penjualan produk dan layanan perusahaan. Digital marketer bertugas mengelola iklan berbayar di berbagai platform seperti Google Ads, iklan e-commerce, sosial media, dll secara efektif dan efisien. 6. Membuat Konten Marketing Tugas digital marketing juga mencakup pembuatan konten marketing berkualitas dalam bentuk teks, infografis, video, hingga unggahan media sosial. Konten marketing berkualitas berkontribusi besar dalam menarik perhatian audiens dan mendorong interaksi, sehingga memperkuat hubungan antara brand dan konsumen. 7. Meningkatkan Engagement Engagement atau interaksi berperan penting dalam kesuksesan strategi digital marketing di berbagai platform. Seorang digital marketer dituntut untuk mampu meningkatkan engagement audiens dalam rangka membangun brand awareness, mendorong konversi, dan meningkatkan visibilitas brand di berbagai platform digital. 8. Menyusun dan Mengelola Email Marketing Digital marketer bertugas mengelola kampanye email marketing, mulai dari membuat daftar kontak email, menyusun newsletter, hingga menganalisa tingkat click and read. 9. Analisis dan Pelaporan Digital marketer bertugas menganalisis dan melaporkan kinerja kampanye digital marketing menggunakan alat analitik seperti Google Analytics, Google Ads, Facebook Ads, Hootsuite, dll. Data yang diperoleh dapat menjadi referensi penting untuk mengukur efektivitas kampanye dan penyesuaian strategi pemasaran.Profesi Digital Marketing Skill yang Dibutuhkan Digital Marketer Tugasnya yang beragam membuat digital marketer perlu menguasai beberapa hard skill dan soft skill agar mampu menjalankan strategi pemasaran digital dengan efektif. Kabar baiknya, keterampilan yang perlu dikuasai digital marketer ini masih berhubungan satu sama lainnya. Untuk memahami lebih lanjut, berikut merupakan daftar skill yang penting dikuasai oleh profesi digital marketing. 1. SEO SEM Di ekosistem industri digital, website bisnis saling berlomba tampil di halaman pertama Google. Hal ini dikarenakan 75% dari total pengguna search engine Google hanya berinteraksi dengan halaman situs yang berada di top-4 halaman pertama pencarian (firstpagesage). Keterampilan Search Engine Optimization (SEO) dan Search Engine Marketing (SEM) berperan penting dalam meningkatkan visibilitas website bisnis agar mampu tampil di halaman pertama mesin pencari. SEO berfokus pada pengoptimalan konten dan struktur situs web untuk mendapat peringkat halaman lebih tinggi secara organik. Sementara SEM adalah penggunaan layanan iklan berbayar seperti Google Ads untuk menggapai audiens yang lebih luas dan relevan. Digital marketer perlu menguasai kedua skill ini untuk menarik lebih banyak pengunjung ke situs web, meningkatkan traffic, dan pada akhirnya mendapatkan konversi. 2. Social Media Marketing Social media marketing penting untuk membangun reputasi dan meningkatkan kehadiran brand di berbagai platform sosial media, termasuk Facebook, Twitter, Instagram, dan TikTok. Skill ini mencakup pembuatan konten yang baik, perencanaan jadwal posting, interaksi dengan audiens, dan pengelolaan iklan berbayar di berbagai platform media sosial. Ada banyak strategi social media marketing yang penting dipelajari digital marketer. Sebagai contoh, tren strategi yang kini gencar dilakukan oleh brand adalah bekerja sama dengan Key Opinion Leader (KOL) influencer untuk membangun branding hingga mempromosikan produk mereka di sosial media. 3. Copywriting Copywriting adalah keterampilan menulis teks persuasif secara kreatif dalam rangka mempromosikan produk/layanan suatu perusahaan. Skill copywriting membantu digital marketer mempengaruhi audiens untuk mengambil tindakan tertentu yang menguntungkan bagi brand atau perusahaan. Skill ini bermanfaat di berbagai aspek digital marketing, mulai dari pembuatan konten marketing, email marketing, hingga iklan digital. 4. Email Marketing Keterampilan menyusun email marketing penting dikuasai oleh digital marketer untuk menjalin komunikasi langsung dan melakukan prospecting dengan pelanggan. Faktanya, 87% marketer sepakat bahwa keterampilan ini berperan krusial dalam kesuksesan bisnis (HubSpot). Keterampilan email marketing mencakup pembuatan dan pengelolaan kampanye email yang efektif dan relevan dengan target audiens. Selain itu, keterampilan email marketing juga mencakup analisis metrik open rate, ctr, dan conversion rate untuk mengoptimalisasi kinerja kampanye email secara berkelanjutan. 5. Analisis Data Profesi digital marketing membutuhkan skill analisis data untuk mengukur dan mengevaluasi efektivitas strategi dan kampanye marketing yang dijalankan. Penguasaan skill analisis data memungkinkan digital marketer mengumpulkan data dan insight penting untuk mengidentifikasi tren, optimalisasi strategi pemasaran, hingga menarik pelanggan baru. Umumnya, digital marketer menggunakan skill analisis data di beberapa tools analitik seperti Google Analytics, SEMrush, Google Search Console, Hootsuite, Meta Ads Manager, dll. 6. Desain Grafis Skill desain grafis membantu digital marketer menghasilkan konten marketing yang lebih menarik dan variatif. Digital marketer yang menguasai skill desain grafis dapat menciptakan visualisasi menarik untuk mendukung kampanye pemasaran, serta menciptakan identitas brand yang lebih menonjol dibandingkan kompetitor lain. 7. Soft Skill Digital Marketer Digital marketer memerlukan soft skill untuk menunjang karir profesional mereka. Kombinasi soft skill dan keahlian teknis membuat digital marketer lebih tangkas dalam menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan di dunia kerja. Adapun soft skill yang penting dikuasai oleh staff digital marketing adalah: Penyelesaian Masalah (Problem Solving)Manajemen TimKreativitasAdaptabilitasManajemen WaktuKomunikasi EfektifTeliti (Attention-to-detail)Berpikir Kritis Gaji Digital Marketer di Indonesia Profesi digital marketing memiliki permintaan yang tinggi dari berbagai sektor industri. Kondisi ini mempengaruhi tingkat gaji yang cenderung kompetitif. Banyak perusahaan bersedia menawarkan gaji dan kompensasi tinggi kepada digital marketer dalam rangka memenuhi target pasar mereka. Lantas, berapa gaji digital marketing di Indonesia? Untuk mendapat jawaban komprehensif dari pertanyaan ini, Cake mengambil data dari beberapa hasil survei perusahaan dan agensi perekrutan di Indonesia. Berikut merupakan gaji digital marketing di berbagai level: Gaji Digital Marketer Junior Level (1-3 Tahun) Dikutip dari Indeed, rata-rata gaji digital marketer dengan pengalaman kurang dari 3 tahun di Indonesia adalah Rp 5,8 juta per bulan. Jika dilihat dari sebarannya, gaji digital entry-level terbesar berada di kota Jakarta dengan rata-rata gaji mencapai Rp 7,6 juta per bulan. Sementara itu, survei Glints mengungkap rentang median gaji junior digital marketing di Indonesia adalah Rp 3.500.000 - Rp 5.000.000. Gaji Digital Marketer Mid Level (3-5 Tahun) Digital marketer yang mempunyai pengalaman 3-5 tahun relatif memiliki gaji dalam jumlah lebih besar. Median gaji digital marketing specialist di jenjang ini adalah Rp6.000.000 hingga Rp8.000.000 per bulan. Data lain dari Michael Page Indonesia menyebutkan bahwa pendapatan kotor digital marketing specialist bisa mencapai Rp20 juta per bulan. Gaji Digital Marketer Senior Level (5+ Tahun) Setelah mempunyai pengalaman lebih dari 5 tahun, karier seorang digital marketing bisa naik ke level senior hingga manajer. Menurut hasil survei, median gaji digital marketing manager di Indonesia berkisar antara Rp10.000.000 - Rp17.500.000 per bulan. Survei lain dari agensi perekrutan PersolKelly Indonesia bahkan menyebutkan range salary yang lebih tinggi di industri manufaktur, mencapai Rp20.000.000 - Rp25.000.000 per bulan. Perlu dicatat bahwa gaji digital marketer di Indonesia juga dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kebijakan UMR, lokasi pekerjaan, jenis industri, dan skala perusahaan. Oleh karena itu, gaji digital marketer dapat lebih rendah ataupun lebih tinggi dari data di atas. Cek loker digital marketing terbaru di Cake!🎉Lamar Sekarang Tips untuk Menjadi Digital Marketer Bagaimana cara menjadi digital marketer? Pertanyaan ini mungkin muncul di benakmu setelah mengetahui gaji menggiurkan dari profesi ini. Secara umum, untuk menjadi digital marketer membutuhkan kualifikasi pendidikan, sertifikasi, pengalaman, dan jaringan profesional. Selain itu, kamu juga memerlukan CV dan portofolio yang menunjukkan skill dan pengalaman relevan di bidang digital marketing. Berikut merupakan beberapa tips yang bisa kamu jadikan referensi untuk memulai karir sebagai digital marketer profesional. 1. Menempuh Pendidikan Mayoritas lowongan kerja digital marketing mensyaratkan pendidikan minimal sarjana (S1). Namun, beberapa perusahaan mungkin juga mempertimbangkan lulusan diploma dengan jurusan spesifik digital marketing. Ada berbagai jurusan sarjana yang relevan dengan bidang digital marketing, termasuk manajemen, sistem informasi, teknik informatika, ilmu komputer, ilmu komunikasi, media dan jurnalistik, komunikasi pemasaran, sastra dll. 2. Ikut Kelas Online dan Ambil Sertifikasi Digital Marketing Kelas online dan sertifikasi digital marketing memperdalam pengetahuan dan keterampilan praktis yang bisa diterapkan secara langsung dalam pekerjaan. Bagi lulusan baru dan career switcher, sertifikasi dan kelas online juga membantu meningkatkan kredibilitas dan memperkuat kompetensi yang diperlukan untuk menjadi digital marketer. Adapun kelas online dan sertifikasi digital marketing yang kredibel dan diakui secara luas oleh banyak industri adalah sebagai berikut: HubSpot Content MarketingGoogle Digital Marketing E-commerce CertificateGoogle AdsSertifikasi Digital Marketing BNSPMeta Certified Digital Marketing AssociateGoogle Analytics Academy (gratis)HubSpot Academy (gratis)Google Digital Garage (gratis) 3. Pilih Bidang Digital Marketing yang Ingin Ditekuni Digital marketing mempunyai beberapa spesialisasi yang membutuhkan keterampilan yang berbeda-beda. Pastikan untuk menyesuaikan minat dan keterampilanmu dengan spesialisasi yang dipilih. Misalnya, jika kamu memiliki keterampilan membuat konten teks, grafis, atau video, kamu bisa memilih spesialisasi bidang content marketing. Berikut merupakan beberapa daftar spesialisasi digital marketing yang bisa kamu pilih: SEO SpecialistContent MarketingSocial Media SpecialistContent StrategistSearch Engine Marketing (SEM)Digital Marketing Specialist Memilih bidang yang sesuai dengan minat dan keterampilan dapat membantumu lebih fokus dalam mengembangkan keahlian khusus. Setelah yakin dengan pilihanmu, fokuslah meningkatkan keterampilan di bidang tersebut dan pilih karier yang sesuai.👉 Lihat contoh CV Digital Marketer biar lamaran kamu makin menonjol! 4. Miliki Pengalaman di Bidang Digital Marketing Perusahaan cenderung memprioritaskan kandidat dengan pengalaman kerja yang relevan. Pengalaman di bidang digital marketing bisa diperoleh melalui program magang (internship). Melalui program magang, kamu bisa belajar langsung dari profesional, terlibat dalam kampanye digital, dan mengembangkan keterampilan teknis yang penting dalam menghadapi tantangan dan permasalah dunia kerja. Selain magang, kamu juga bisa mengerjakan proyek freelance untuk startup, bisnis keluarga, atau bahkan teman dan keluarga. Proyek ini nantinya dapat menjadi portofolio yang menunjukkan keahlianmu di bidang digital marketing. Opsi lainnya, kamu bisa mengikuti bootcamp digital marketing yang diselenggarakan lembaga pelatihan terpercaya. Program bootcamp biasanya membekali peserta dengan kampanye digital marketing yang lengkap, mulai dari perencanaan hingga eksekusi, serta analisis hasilnya.📚 Baca juga:Contoh Cover Letter Digital Marketing Menarik [+Template] 5. Perluas Jaringan Profesional dengan Digital Marketer Membangun jaringan profesional memberikan banyak manfaat penting untuk perkembangan karir dan kompetensi seorang digital marketer. Jaringan profesional memungkinkan seorang digital marketer mendapatkan wawasan terbaru seputar tren pemasaran digital, dan membuka peluang kerja yang tidak dibagikan secara luas. Jaringan profesional yang luas juga dapat membantumu mendapat lebih banyak referensi pekerjaan, saran karir potensial, dan berkolaborasi dalam proyek strategis. Ada banyak metode yang bisa kamu gunakan untuk memperluas jaringan profesional, mulai dari mengikuti seminar, workshop, hingga bergabung di platform networking online. Salah satu platform networking kredibel yang patut kamu coba adalah Cake Meet. Platform ini dapat membantumu memperluas koneksi profesional secara lebih mudah dan menyenangkan.Swipedan dapatkan koneksi baru untuk perluas peluang karier kamu di Cake Meet sekarang juga!🎉Mulai Networking 6. Buat Portofolio Digital Marketing Pasar kerja yang kompetitif menuntut kandidat untuk mempunyai portofolio yang terstruktur dan relevan dengan bidang karier yang digeluti. Dengan portofolio profesional, rekruter dapat menilai kemampuanmu secara lebih akurat, serta mendapat bukti konkret tentang kinerjamu sebagai digital marketer. Portfolio digital marketing idealnya mencantumkan keahlian dan berbagai proyek yang pernah dikerjakan, seperti kampanye media sosial, implementasi strategi SEO yang efektif, analisis data pemasaran, atau contoh konten pemasaran yang telah dipublikasikan. Pastikan untuk mencantumkan detail penjelasan tentang peranmu sebagai digital marketing, serta dampak positif dari seluruh proyek yang telah kamu kerjakan. Untuk mempermudah penyusunan portofolio digital marketing, kamu bisa memanfaatkan fitur portfolio builder di situs Cake. Fitur ini menyediakan berbagai format dan template yang bisa diedit secara mudah dan gratis.Contoh Portofolio Digital Marketing Dibuat di Cake OlehRaja Abiyyi Sefel📚 Baca juga:10 Contoh Portofolio Digital Marketing dan Cara Membuatnya! Ingin buat portofolio digital marketing seperti di atas? Yuk, buat portofolio profesional kamu di Cake secara gratis!🎉Buat Portofolio 7. Buat CV Digital Marketing CV adalah modal penting untuk berkarier di bidang digital marketing. CV profesional membantumu menyoroti keunggulan dan kualifikasi yang kamu miliki kepada rekruter. Saat menyusun CV, pastikan mencantumkan identitas lengkap, pengalaman kerja, keterampilan, dan capaian selama berkarir sebagai digital marketer. Penting untuk dicatat, CV yang baik adalah yang relevan dengan lowongan kerja. Pastikan untuk menyesuaikan informasi CV dengan deskripsi kualifikasi dan persyaratan lowongan kerja, sehingga CV kamu tetap relevan dengan kebutuhan rekruter. Di era digital saat ini, pembuatan CV menjadi lebih mudah dengan berbagai alat bantu. Kamu bisa memanfaatkan fitur CV builder di website dan aplikasi Cake yang menyediakan banyak template CV gratis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu. Kabar baiknya, kamu bisa menggunakan fitur CV builder Cake ini dengan mudah di berbagai perangkat, termasuk smartphone, tablet, dan laptop.Contoh CV Digital Marketing Dibuat di Cake 📚 Baca juga:Contoh CV Digital Marketing Menarik dan Tips Membuatnya Kesimpulan Digital marketer adalah seorang profesional yang bertugas merencanakan, mengimplementasikan, dan mengelola strategi marketing secara online dalam rangka mempromosikan produk atau layanan suatu perusahaan.Tugas utama digital marketing meliputi berbagai kegiatan pemasaran digital yang bertujuan mempromosikan produk/layanan perusahaan dan meningkatkan brand awareness di berbagai platform online.Digital marketer perlu menguasai beberapa hard skill dan soft skill yang sesuai dengan spesialisasi mereka agar mampu menjalankan strategi pemasaran digital secara efektif.Gaji digital marketer di Indonesia sangat bervariasi, dan dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk pengalaman kerja, lokasi, jenis industri, dan skala perusahaan.Memulai karir sebagai digital marketer membutuhkan kualifikasi pendidikan, sertifikasi, pengalaman, dan jejaring profesional.Cake adalah aplikasi dan website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Gama Prabowo ---
Recruitment & HR
Mar 13th 2025

Tenaga Kerja Terdidik: Ini Kelebihan dan Contoh Pekerjaannya

Tenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja yang memperoleh pendidikan di bidang tertentu baik secara formal maupun informal. Hal ini biasanya dibuktikan dengan ijazah. Tenaga kerja terdidik sering kali belum pernah bekerja atau memiliki pengalaman. Lalu, apa bedanya dan kelebihan tenaga kerja terdidik dibandingkan jenis tenaga kerja lainnya. Mari kita simak artikel ini lebih lanjut. ✨Ringkasan Tenaga kerja terdidik merupakan tenaga kerja yang memperoleh pendidikan secara formal dan informal pada bidang tertentu. Contoh tenaga kerja terdidik adalah dokter, guru, dosen, polisi, akuntan, pengacara, arsitek, PNS, dll. Tenaga kerja terdidik yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi dianggap lebih mudah diatur sesuai dengan tujuan perusahaan, lebih mudah beradaptasi dengan perubahan teknologi dan digital, serta dapat lebih berpikir kritis. Seorang tenaga kerja terdidik tidak selalu mendapatkan gaji lebih tinggi dibanding jenis tenaga kerja lainnya, pasalnya keahlian dan pengalaman kerja juga bisa jadi pertimbangan perusahaan dalam memberikan gaji. Jenis-Jenis Tenaga Kerja Dalam UU No. 3 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan telah dijelaskan bahwa tenaga kerja merupakan individu yang mampu melakukan pekerjaan untuk menghasilkan barang dan jasa demi memenuhi kebutuhan masyarakat. Menurut kemampuannya, jenis tenaga kerja dibagi menjadi: Tenaga kerja terdidik Tenaga kerja terdidik adalah seseorang yang memiliki dasar pengetahuan di bidang tertentu. Pengetahuan ini biasanya didapatkan dari pendidikan formal (sekolah dasar hingga perguruan tinggi) maupun informal (lembaga pelatihan, pusat kegiatan belajar masyarakat). Biasanya tenaga kerja terdidik memerlukan ijazah sebagai bukti selesainya pendidikan mereka. Tenaga kerja terlatih Tenaga kerja terlatih merupakan seseorang yang memiliki keahlian tertentu yang didapatkan dari pengalaman kerja. Tenaga kerja terlatih biasanya dibutuhkan untuk bidang pekerjaan yang tidak memerlukan teori, melainkan mengandalkan latihan dan pengalaman. Untuk itu, ijazah tidak diperlukan untuk mendapatkan jenis pekerjaan ini. Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih Jenis tenaga kerja ini merupakan tenaga kerja yang tidak membutuhkan pengetahuan maupun pelatihan, artinya siapa saja bisa melakukan pekerjaan ini. Meskipun begitu, biasanya tenaga kerja ini memiliki penghasilan yang lebih rendah dibandingkan jenis tenaga kerja lainnya. Contoh tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih yaitu, tukang parkir, asisten rumah tangga, kuli bangunan, buruh cuci, pekerja panggul di pasar, dll. Terhubung dengan +7 juta kandidat berkualitas di talent pool Cake dan temukan kandidat ideal Anda! Cari Kandidat Ideal Contoh Tenaga Kerja Terdidik dan Terlatih Contoh tenaga kerja terdidik diantaranya: 1. Bidang Kesehatan: Dokter, Bidan, dan Perawat Ketiga profesi di bidang kesehatan ini merupakan contoh tenaga kerja terdidik. Tentu saja, dibutuhkan biaya pendidikan yang tidak murah untuk mendapatkan pengetahuan di bidang ini. Walaupun begitu, contoh tenaga kerja terdidik ini banyak dibutuhkan, memiliki peluang kerja dan penghasilan yang besar. 2. Bidang Pendidikan: Dosen dan Guru Dosen dan guru merupakan profesi yang wajib memiliki pendidikan tinggi. Profesi guru yang bekerja mulai dari sekolah dasar hingga SMA wajib memiliki gelar sarjana pendidikan. Terlebih saat ini, minimum pendidikan S2 dibutuhkan untuk menjadi seorang dosen. 3. Bidang Hukum: Pengacara, Jaksa, Notaris, Hakim Profesi tenaga kerja terdidik seperti pengacara, jaksa, notaris, hingga hakim membutuhkan pendidikan ataupun gelar sarjana hukum, serta lulus dari pendidikan profesi. Pasalnya, mereka yang bekerja dalam bidang ini wajib memiliki pemahaman khusus mengenai Undang-Undang serta peraturan hukum di negara ini. 4. Akuntan Profesi akuntan juga merupakan contoh tenaga kerja terdidik yang membutuhkan pengetahuan dari perguruan tinggi. 5. Polisi Contoh tenaga kerja terdidik berikutnya adalah polisi. Untuk mendapatkan profesi ini dibutuhkan seleksi yang ketat serta wajib menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian. 6. Arsitek Profesi arsitek juga merupakan contoh tenaga kerja terdidik. Seorang arsitek harus paham tentang keilmuan teknik bangunan. 7. IT Profesi IT atau informasi dan teknologi merupakan profesi yang banyak diminati di zaman milenial ini. Untuk memperoleh profesi ini, setidaknya pendidikan diploma di bidang teknik informasi atau sistem informasi dibutuhkan. 8. Konsultan Konsultan merupakan profesi yang menyediakan jasa konsultasi di berbagai bidang, seperti pajak, hukum, lingkungan, usaha, dll. Untuk bisa memberikan konsultasi kepada kliennya, maka seorang konsultan wajib memiliki pemahaman melalui pendidikan formal di bidang tertentu. 9. Pegawai Negeri Sipil Profesi PNS merupakan salah satu profesi yang banyak diminati di Indonesia, pasalnya PNS memiliki gaji tetap tiap bulan, tunjangan, hingga biaya pensiun. Seorang PNS pun diwajibkan memiliki minimum sarjana pendidikan di bidang tertentu. 10. Pilot Pilot juga merupakan contoh tenaga kerja terdidik. Untuk menjadi seorang pilot, dibutuhkan ijazah dari sekolah penerbangan. Sedangkan, contoh tenaga kerja terlatih diantaranya: 1. Make Up Artist (MUA) MUA merupakan profesi yang banyak diminati. Profesi ini biasanya dibutuhkan untuk acara spesial, seperti pernikahan, wisuda, dan ulang tahun. Untuk menjadi seorang MUA handal, tentunya dibutuhkan pengalaman dan latihan yang banyak. Pelatihan untuk MUA saat ini bisa dilakukan secara otodidak. 2. Penata rambut Penata rambut meliputi potong rambut, mewarnai rambut, styling, dan perawatan rambut. Profesi ini biasanya dimulai dari bekerja di salon, hingga membuka usaha sendiri saat keahlian mereka sudah meningkat. 3. Koki Contoh tenaga kerja terlatih berikutnya adalah koki atau juru masak. Bisa dikatakan profesi ini bisa dipelajari secara otodidak dan latihan yang rutin. Keterampilan ini tidak bisa didapatkan hanya dengan satu atau dua kali memasak. Seorang koki terkenal pun biasanya memiliki pengalaman memasak dalam jangka waktu yang panjang. 4. Barista Profesi barista bertugas untuk meracik dan menyajikan kopi dengan berbagai teknik. Pengetahuan dan keterampilan barista tentu saja akan meningkat seiring dengan semakin banyaknya racikan kopi yang dibuat. Saat ini, kursus khusus untuk profesi ini juga telah banyak tersedia. 5. Tukang jahit Contoh tenaga kerja terlatih berikutnya adalah tukang jahit. Untuk bisa memiliki keahlian menjahit tentu dibutuhkan latihan dan pengalaman. Saat ini, juga telah banyak tersedia kursus menjahit untuk mengasah keterampilan ini. Kemampuan menjahit juga bisa berkembang menjadi profesi fashion designer. 6. Mekanik Mekanik juga merupakan salah satu contoh tenaga kerja terlatih. Profesi ini bertugas untuk merawat mesin, mencari tahu serta memperbaiki mesin yang rusak. Mekanik bisa bekerja baik di bidang industri maupun transportasi. Perusahaan biasanya mencari mekanik terampil dari seberapa lama pengalaman yang mereka miliki. 7. Pelukis Seorang pelukis juga membutuhkan keterampilan, dimana keahlian ini akan meningkat seiring dengan banyaknya lukisan yang dibuat. 8. Sopir Seorang sopir harus memiliki keahlian mengemudi dan pengetahuan mengenai peraturan lalu lintas. Keterampilan sopir yang mengemudikan transportasi umum, layanan antar-jemput, ataupun angkutan barang pun akan semakin meningkat seiring dengan semakin lamanya mereka mengemudi. 📚 Baca juga:13 Metode Rekrutmen Efektif, Bisa Dicoba HRD Kelebihan Tenaga Kerja Terdidik dan Terlatih Adapun beberapa kelebihan merekrut tenaga kerja terdidik, diantaranya: Memiliki pengetahuan mengenai teori dan prinsip yang mendasari pekerjaan mereka.Memiliki kemampuan adaptasi terhadap teknologi dan perkembangan digital lebih mudah.Lebih mudah diarahkan sesuai dengan tujuan perusahaan.Memiliki potensi untuk lebih berkembang, berpikir kritis, dan menduduki posisi manajerial di masa depan.Perusahaan mengeluarkan gaji yang lebih murah bagi mereka yang baru saja lulus dan belum memiliki pengalaman kerja . Beberapa kelebihan merekrut tenaga kerja terlatih, diantaranya: Perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk memberikan pelatihan dasar.Keterampilan yang dimiliki dapat langsung diterapkan di lapangan.Tidak membutuhkan waktu lama untuk menguasai pekerjaan yang dilakukan.Dapat bekerja lebih produktif dan akurat karena sudah memiliki pengalaman terkait. 📚 Baca juga:15 Cara Merekrut Karyawan Berkualitas, Pelajari Strategi Ini! FAQ Seputar Tenaga Kerja Terdidik 💭 Apa kekurangan tenaga kerja terdidik dan terlatih? Perusahaan tentu saja perlu mengeluarkan biaya program pelatihan untuk tenaga kerja terdidik. Selain itu, dibutuhkan proses yang lama untuk menjadikan tenaga kerja terdidik menjadi terlatih. Sedangkan bagi tenaga kerja terlatih, akan sulit bagi mereka untuk melakukan pekerjaan di luar keahlian mereka, kurang inovatif, serta cenderung bekerja sesuai dengan prosedur lama. 💭 Apakah tenaga kerja terdidik selalu lebih mudah mendapatkan pekerjaan? Tidak selalu. Hal ini bergantung dari sektor usaha perusahaan terkait. Selain itu, persaingan yang ketat juga belum tentu membuat tenaga kerja terdidik lebih mudah mendapatkan pekerjaan. 💭 Apakah tenaga kerja terdidik selalu menghasilkan gaji yang lebih tinggi? Tidak selalu. Walaupun lulusan dari pendidikan tinggi berarti memiliki potensi gaji awal yang lebih besar, namun secara umum, banyak perusahaan yang justru memberikan gaji lebih tinggi kepada mereka yang sudah memiliki kemampuan dan pengalaman yang lebih banyak. 💭 Bagaimana perusahaan mengidentifikasi kebutuhan tenaga kerja terdidik dan terlatih? Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi kondisi dan kebutuhan perusahaan, serta memahami kriteria tenaga kerja yang diperlukan. Kedua jenis tenaga kerja ini memiliki perang masing-masing dalam mendukung perkembangan perusahaan. Ikuti Virtual Career Fair, Management Trainee Program, Talent Connect Webinar, dan event activation lainnya bersama Cake untuk bangun employer branding Anda! Daftar Sekarang! Cakeadalah platform rekrutmen dengan +8 juta database talenta ditalent poolglobal.Pasang lowongan kerja gratisuntuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkanEmployer Brandinglebih efektif bersama Cake. Didukung teknologi ATSCake AIdanRecruitment Consultantprofesional, mulai temukan talenta berkualitas lebih cepat! Dapatkan wawasan mendalam dan konten informatif terkait rekrutmen, manajemen SDM,employer branding, serta tren terbaru di dunia HR hanya di Cake. Jadikan kami sumber terpercaya Anda untuk strategi perekrutan yang efektif dan solusi SDM yang inovatif.

Resume Builder

Build your resume only in minutes!