Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Nov 13th 2025

Apa itu Web Developer? Tugas, Jenis, Cara, dan Gajinya! [+Contoh CV]

Daftar isi:Apa itu Web Developer?Tugas dan Tanggung Jawab Web DeveloperSkill yang Harus Dimiliki Web DeveloperCara Menjadi Web Developer Setiap situs web atau perangkat lunak yang kita gunakan dibuat oleh website developer (pengembang web). Karena pekerjaannya yang semakin diperlukan, hampir setiap perusahaan yang kita temui sekarang membuka lowongan pekerjaan untuk website development. Bahkan, kamu bisa membaca artikel di situs web ini juga karena adanya tim web dev. Mungkin bidang website development (pengembangan web) terlihat rumit, membingungkan, dan tidak dapat diakses oleh orang-orang umum. Kenyataannya tidak seperti itu, lho. Orang-orang awam juga bisa terjun ke bidang website development! Jadi, untuk memperjelas mengenai industri yang menarik ini, CakeResume telah merangkum informasi lengkap mengenai pekerjaan web developer dan caranya menjadi web developer. Dalam panduan ini, CakeResume akan membahas dasar-dasar tentang profesi web developer secara detail, serta keterampilan dan alat penting yang kamu perlukan untuk masuk ke industri website development. Yuk, simak artikel ini untuk mengetahui detailnya! Apa itu Web Developer? “Jadi, apa yang dimaksud dengan web developer?” Web Developer Adalah.. Web developer adalah seseorang yang bertugas untuk membuat, mengembangkan, dan memelihara situs web atau aplikasi web. Seorang web developer akan membuat situs web dari nol dengan menuliskan kode bahasa pemrograman seperti Python dan Javascript atau bahasa markup seperti HTML. Dari kode yang ditulis, akan menghasilkan tampilan dan berbagai fitur website dan aplikasi seperti tombol menu, formulir, kotak pencarian, dan fitur lainnya. 💡 Catatan:Web developer (pengembang web) dan web programmer (programmer web) adalah istilah yang digunakan secara bergantian. “Web developer atau website programer bekerja dimana?” Umumnya, seorang web developer tidak hanya diperlukan oleh perusahaan khusus dalam bidang teknologi saja. Web developer dapat dipekerjakan oleh perusahaan dalam industri lain untuk tim TI, tim pengembang perangkat lunak, atau tim konsultasi komputer mereka. Tetapi, seorang web developer atau web programmer juga dapat bekerja sebagai pekerja lepas (freelancer). Sehingga mereka akan bekerja per projek untuk kliennya yang berbeda-beda, melainkan bekerja untuk satu perusahaan saja. Mengapa Menjadi Web Developer? ➡️ Profesi Web Developer Diminati Banyak Perusahaan Di era digital ini, untuk keberhasilan setiap bisnis dan perusahaan, mereka perlu memberikan pengalaman online kepada audiensnya. Oleh karena itu mereka memerlukan tim website developers. ➡️ Penghasilan Web Developer yang Tinggi Seperti pada industri lainnya, gaji web developer akan tergantung pada pengalaman dan keterampilan yang kamu miliki. Nominal gaji yang akan kamu terima juga akan disesuaikan dengan daerah kamu bekerja serta posisi yang kamu tempati (full stack/frontend/backend developer). Tetapi, gaji web developer untuk posisi junior saja juga sudah sangat menjanjikan. Kisaran gaji web developer adalah sekitar Rp. 4.5-12 juta/bulan. Ini tidak menutupi kemungkinan untuk seorang web developer mendapatkan gaji dengan nominal 20jt, lho. Semakin banyak pengalaman kamu dan portofolio projek yang kamu miliki, semakin tinggi juga tawaran gaji kamu. 📚 Baca juga: 15 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia! ➡️ Pekerjaan Web Developer Memberikan Banyak Peluang lain dan Fleksibilitas Menjadi seorang website developer akan memberikan kamu fleksibilitas dan peluang yang luas untuk karirmu. Kamu bisa membelok karirmu dalam industri teknologi, entah itu menjadi UI/UX desainer, game developer, data scientist, ataupun yang lainnya. Dengan memiliki latar belakang website development, kamu bisa: Bekerja untuk perusahaan atau menjadi pekerja lepas (freelancer)Mengembangkan aplikasi kamu sendiriMembangun bisnis kamu sendiri dari situs web/aplikasi yang kamu buatBerkolaborasi dengan tim developers lainnya untuk membuat sesuatu yang inovatifBergabung ke lomba Hackathon untuk bekerja sama dengan para penggemar teknologi, dll. 📚Baca juga: Apa itu Hackathon? 5 Alasan Kamu Harus Ikut Hackathon! Kisaran Gaji Web Developer Kisaran Gaji Front End Developer: Rp. 5.000.000 - 28.000.000/bulan (rata-rata 7jt/bulan)Kisaran Gaji Back End Developer: Rp. 4.000.000 - 25.000.000/bulan (rata-rata 9jt/bulan)Kisaran Gaji Full Stack Developer: Rp. 5.000.000 - 25.000.000/bulan (rata-rata 8.9jt/bulan) Jenis Web Developer dan Tugasnya “Apa deskripsi pekerjaan web developer?” Dalam membuat suatu situs web/aplikasi dari nol, banyak hal yang perlu dibuat dan dikembangkan. Karena areanya yang cukup luas dan tugasnya yang bervariasi, job desk web developer dapat dikategorikan menjadi 3 spesialisasi. Berikut adalah contoh jenis-jenis web developer: 1.Front End Developer Front end situs web adalah bagian dari situs web yang berinteraksi dengan pengguna. Segala sesuatu yang kamu lihat di internet atau situs web, mulai dari font, warna, hingga fitur-fitur yang kamu gunakan adalah hasil dari tugas front end developer. Sederhananya, tugas front end developer adalah mendesain tampilan antarmuka situs web serta fitur-fitur yang menarik dan mudah untuk digunakan oleh pengunjung. Untuk lebih jelas, berikut adalah tugas front end developer:📝 Tugas front end developer Menggunakan framework seperti Angular untuk memastikan tampilan situs web terlihat bagus untuk setiap perangkat teknologi (smartphone, tablet, dan komputer).Memastikan pengguna dapat dengan mudah menavigasi situs web. Untuk memastikan hal ini, front end developers akan melakukan usability testing terlebih dahulu.Menentukan di mana menempatkan gambar, seperti apa tampilan navigasi, tata letaknya, fiturnya, dan bagaimana situs akan ditampilkan.Seorang website developer bisa juga memiliki tugas untuk mendesain dan menulis konten dalam situs web. Sehingga hasil akhir situs web yang dibuat web dev dapat langsung diberikan kepada kliennya. Nah, untuk menjalani tugas-tugas tersebut, front end developer perlu mahir menggunakan setidaknya tiga bahasa pemrograman berikut: HTML: membuat tampilan dan struktur situs web seperti mengatur tata letak judul, paragraf, tautan, dan gambar.CSS: mengatur elemen pada situs web seperti mengatur teks, warna, ukuran, tombol, dan fitur dekoratif lainnya.Javascript: membuat situs web lebih interaktif dengan tombol pop up, animasi, dan slider gambar. 💡 Catatan: Selain terampil dalam bahasa pemrograman tadi, front end developer juga harus mahir dalam menggunakan framework seperti Bootstrap, Foundation, Backbone, AngularJS, ReactJs, dan EmberJS. Front end developer juga harus terampil dalam menggunakan libraries seperti jQuery dan LESS. 2. Back End Developer Jadi, apa yang bisa membuat bagian front end sebuah situs web bisa tampil di perangkat teknologi? Di mana semua data tersebut disimpan? Nah, disinilah tugasnya back end developer. Anggap saja back end developer adalah orang yang bekerja dibelakang layar, mereka adalah orang yang membuat dan memelihara situs web dari nol. Back end diperlukan untuk membuat front end bisa tampil didepan para pengguna dengan performa yang bagus, lancar, dan aman. Bagian back end sebuah situs web itu terdiri dari server, database, dan aplikasi. 📝 Berikut adalah tugas dan tanggung jawab seorang back end developers: Tergantung tujuan situs web yang dibuat, back end developer bertugas untuk merancang alur situs web yang dibuat.Menyimpan data situs web (gambar, informasi produk, akun, data pesanan, dll.) dalam database yang telah dibuat.Mengelola dan mengoptimalkan database agar kinerja situs web tetap maksimum dan lancar.Memastikan keamanan situs web dan server dari peretas dengan mencari celah-celah dan memperbaikinya.Membangun libraries dan kode yang dapat digunakan kembaliBerdiskusi dengan klien tentang keinginan untuk situs web mereka.Membuat solusi yang efektif dan efisien untuk mengubah data menjadi bagian front end situs web seperti: bagian mengisi formulir, membuat profil, berbelanja online, dll. Untuk menjalani tugasnya sebagai back end developer, diperlukan beberapa alat dan bahasa pemrograman seperti berikut: Bahasa pemrograman sisi server: PHP, Python, Java, Ruby, dan .Net. Ini berguna untuk membuat server, database, dan aplikasi bisa bekerja sama.Tools: MySQL, Oracle, dan SQL. Ini berguna untuk menemukan, menyimpan, atau mengubah data dan menyajikannya kembali kepada pengguna dalam kode front-end.Framework: Django, Rails, CodeIgniter, dll. Gunanya untuk mempermudah pemrograman dalam membuat fitur unik situs web tanpa harus membuat kode baru terus menerus. 3. Full Stack Developer Full stack developer adalah pengembang yang memiliki tugas seorang front end dan back end. Mereka bertugas untuk mengurusi sisi klien (client side) dan juga sisi server (server side). Jadi, mereka harus mampu untuk membuat tampilan dan fitur situs web, sekaligus memastikan kinerja dan keamanannya. Karena seorang full stack developer memiliki keterampilan seorang front end dan juga back end, mereka dapat membuat sebuat website sendirian untuk kliennya. Keterampilan yang dimiliki full stack developer itu dapat membuka peluang kerja yang lebih luas, karena full stack developer dapat bekerja untuk front end ataupun back end. Bahkan, mereka juga sering dijadikan pemimpin tim untuk memantau proyek situs web. Walaupun keuntungannya yang banyak, menjadi full stack developer juga akan ada tantangannya. Seperti seorang koki yang bisa memasak dan juga membuat kue, menguasai kedua bidang tersebut akan memerlukan waktu yang banyak.Skill yang diperlukan full stack developer:Bahasa pemrograman dan codingDatabasesServersAPIUser Experience Jika kamu tertarik untuk menjadi full stack developer, berikut adalah hal yang bisa kamu lakukan: Memahami banyak bahasa pemrograman dan framework untuk sisi server dan sisi klienMembangun keterampilan dalam mendesain situs web serta mengelola serverMulailah karir kamu dari menjadi seorang front end atau back end developer terlebih dahulu. Perluas keterampilan dan pengalaman kamu dalam membangun situs web/aplikasi. Skill yang Harus Dimiliki Web Developer “Apa yang harus dipelajari untuk menjadi web developer?” Jika kamu ingin belajar menjadi web developer, perhatikan paragraf berikut ini! ✅ Bahasa Pemrograman Bahasa pemrograman adalah serangkaian sintaks dan semantiks yang berguna untuk memerintah komputer. Memiliki keterampilan bahasa pemrograman adalah skill web developer yang sangat penting agar pengembang web dapat membangun situs web dari nol. Tergantung posisi website developer, bahasa pemrograman yang diperlukan juga berbeda, simak tabel berikut:Front End DeveloperBack End DeveloperFull Stack DeveloperRubyJavaScriptTypeScriiptPythonRubyJavaScriptGo (Golang)Full stack developerperlu memahami bahasapemrograman untukfront end dan back end Untuk mulai belajar jadi web developer, kamu bisa pelajari JavaScript terlebih dahulu. Bahasa pemrograman ini berguna untuk front end dan juga back end. Ingat untuk terus mempelajari bahasa pemrograman yang lain, ya! Selain bahasa pemrograman tadi, website developer pemula juga perlu mempelajari bahasa markup, seperti: HTMLCSS 📚 Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] ✅ Git Git adalah software yang digunakan programmer web ketika menulis kode. Perangkat lunak ini berfungsi untuk melacak, mengatur, dan merevisi perubahan kode. Skill web developer ini sangat penting untuk dimiliki untuk mempermudah alur kerja progranmer web, terutama jika sedang bekerja sama dengan pengembang web lainnya. Program ini memungkinkan kamu untuk melacak perubahan atau kesalahan yang kamu buat pada kode sehingga kamu dapat kembali dan meninjaunya atau memperbaiki kesalahan pada kode sebelum membuat perubahan lebih lanjut. ✅ JS Libraries and Frameworks Ketika kamu belajar pemrograman, kamu akan menemukan bahwa potongan kode kamu dapat digunakan kembali atau didaur ulang untuk berbagai hal ketika saat membuat situs web. Dengan menggunakan JavaScript Libraries serta Framework JavaScript, kamu tidak perlu membuat kode dari nol berulang-ulang kali untuk membuat suatu fungsi atau fitur situs web aplikasi. Ini akan mempermudah dan mempercepat kamu dalam membuat program Contoh Framework: Vue.js, React, and Angular.js., dll. 💡 Catatan:Biasanya, setiap bahasa pemrograman memiliki library-nya masing-masing. ✅ Responsive Web Designing Skills Sebuah halaman situs web dapat dilihat di berbagai perangkat dengan ukuran layar yang berbeda-beda. Situs web apa pun yang sedang kamu kembangkan harus bisa beradaptasi dengan ukuran layar yang berbeda, baik itu layar komputer desktop, tablet, maupun ponsel. Jika situs web yang kamu buat tidak responsif, halaman web tidak akan berfungsi dengan baik di desktop atau perangkat seluler. Misalnya, video atau banner yang terlihat bagus di dekstop, tetapi terpotong saat dilihat dari perangkat seluler karena ukurannya yang lebih kecil. Oleh karena itu, website developer harus mampu membuat situs web dengan desain yang responsif. Jika tidak, ini dapat mengurangi jumlah pengunjung situs web. ✅ Problem Solving Walaupun pekerjaan website developer itu membuat koding dan hal-hal yang teknis, seorang programer web juga perlu memiliki skill pemecahan masalah yang baik. Sebagai programmer web, kamu perlu menemukan solusi untuk membuat situs web keinginan klien menjadi nyata, baik itu dalam sisi front end maupun back end. Tidak jarang ketika membuat program, seorang programmer web akan dihadapkan dengan bug, error, atau kesalahan. Maka dari itu, website developer perlu menggunakan keterampilan problem solving-nya untuk memecahkan masalah tersebut.Untuk mendapatkan pekerjaan Web Developer, kamu juga perlu menyiapkan CV yang rapi dan profesional. Kamu bisa melihat contoh CV Web Developer lengkap di sini sebagai referensi. Cara Menjadi Web Developer 1. Kuasai Keterampilan Teknis Mengikuti pendidikan formal seperti mengambil Sarjana dalam kuliah diperlukan untuk mengembangkan keterampilan pengkodean dan pemrograman dasar. Beberapa jurusan yang terkait untuk menjadi website developer adalah sebagai berikut: Teknik Informatika (TI)Sistem Informasi (SI)Software EngineeringIlmu KomputerDesain Komunikasi Visual (DKV) “Apakah bisa menjadi web developer tanpa kuliah jurusan IT?” Tentu saja bisa! Walaupun memiliki Sarjana yang terkait dengan website development akan memberikan kamu kesempatan yang lebih tinggi, kamu tetap bisa mendapatkan pekerjaan web developer dengan mengikuti pendidikan non-formal seperti mengikuti bootcamps, kursus online, dll. 2. Ikuti Program Magang Mengikuti program magang itu sangat penting untuk mendapatkan pengalaman yang solid sebagai website developer. Program magang memberikan kesempatan para interns untuk menerapkan pengetahuan mereka dan mengembangkan keterampilan baru saat mereka terlibat dengan klien asli dan berkolaborasi dengan pengembang lain. 3. Kembangkan Portofolio Hasil Kerja Kamu Beberapa perusahaan mungkin menjadikan portofolio sebagai salah satu dokumen yang wajib disertakan, adapun yang tidak. Apa pun itu ketentuannya, menyertakan portofolio yang menarik akan sangat berguna untuk menarik perhatian rekruter atau manajer HRD. Kamu harus bisa menyoroti keterampilan, kualitas, dan pencapaian kamu di portofolio seperti: Hasil kerja yang relevan dari program magang sebelumnyaHasil proyek freelanceHasil proyek pribadi,Hasil lomba Hackathon, dll. 4. Miliki Sertifikasi Memiliki sertifikasi dalam website development dapat membuktikan keterampilan dan kompetensi kamu kepada HRD. Selain itu, mengambil sertifikasi juga baik untuk programmer web agar tetap up-to-date dengan perkembangan terkini di bidang ini. Kamu dapat mengambil sertifikasi di platform online, seperti: Microsoft Certification - DeveloperAdobe Certifications- DeveloperAmazon - AWS Certified Developer 5. Dapatkan Pekerjaan dengan CV yang Menarik Seperti pekerja lainnya, kamu sebagai calon website developer perlu membuat CV yang menarik dan informatif untuk mendapatkan pekerjaan impianmu dengan lancar. Ikuti tips ini untuk membuat CV web developer yang menarik: Tunjukan proyek-proyek situs web yang kamu milikiSertakan keterampilan khusus yang diuraikan dalam posting pekerjaan (perhatikan kata kunci yang digunakannya)Cantumkan prestasi kamu di bagian pengalaman kerja. Perhatikan contoh berikut: Junior Web DeveloperThe Body Shop IndonesiaFebruari 2017 - Januari 2022 Mengembangkan aplikasi dari sisi klien dan sisi server dengan berkolaborasi bersama tim pengembang yang terdiri dari lima karyawan. Membuat prototipe rata-rata 10 fitur produk baru per tahun. Menerapkan praktik yang terbaik dengan menggunakan JS libraries dan framework, sehingga mengurangi pengerjaan ulang sebesar 20% dan biaya sebesar 10%. Meningkatkan skor pengalaman pengguna sebesar 30% untuk situs web dan aplikasi perusahaan. Untuk referensi kamu, perhatikan CV programmer web berikut ini! CV Jurusan IT Computer Science - Dibuat di CakeResume Sudah buat CV website developer kamu, belum? Yuk, buat dengan CakeResume CV Builder, 100% gratis dan ATS-friendly!🎉Buat CV --- Ditulis Oleh Cindy Graciella ---
Industry & Job Overview
Nov 17th 2022

Apa itu DevOps Engineer? Tanggung Jawab, Skill, Prospek Karier!

Daftar isi:Apa itu DevOps?Tugas dan Tanggung Jawab DevOps EngineerSkill yang Harus Dimiliki DevOps EngineerTools yang Digunakan DevOpsCara Menjadi DevOps EngineerFenomena startup perusahaan rintisan berbasis digital maupun teknologi kian menjamur di Indonesia, mengakibatkan peningkatan lowongan perkerjaan di bidang IT. Digitalisasi tidak hanya melibatkan cara pemasaran produk (melalui platform website maupun aplikasi), kinerja karyawan, kepuasaan konsumen, maintaining program, bahkan pengembangan perangkat lunak (software) serta keamanaan data perusahaan dari cyber crime merupakan hal yang cukup krusial bagi kemajuan perusahaan. Berbagai pendekatan dan teknik pemrograman, seperti konsepAgile,Scrum, DevOps,dan CI/CD telah mengambil alih ekonomi digital. Menariknya, permintaan akan DevOps professional di berbagai peran mengalami lonjakan yang signifikan. Menurut qnp.co.id, DevOps engineer merupakan salah satu pekerjaan paling diminati di tahun 2021.Tapi, apa itu pekerjaan DevOps Engineer? Apa jobdesk DevOps dan tugas DevOps engineer? Bagaimana persiapan belajar DevOps pemula? Serta, skill DevOps apa saja yang harus dimiliki? Yuk, mari kita simak penjelasannya di artikel ini!📚Baca juga: 10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya! Apa Pekerjaan DevOps Engineer? Istilah "DevOps" dikemukakan pertama kali oleh Patrick Debois, (seorang ahli DevOps) pada tahun 2009, yang mana ini menjadi titik balik evolusi dalam budaya IT. DevOps adalah kombinasi dari dua kata "pengembangan" dan "operasi." ❓ Apa yang Dimaksud Dengan DevOps Dalam istilah umum arti DevOps dapat dipahami sebagai penggambaran operasi tim yang berkolaborasi di seluruh proses produksi pemrograman dimulai dari desain hingga tahap pengembangan. Dapat dijelaskan pula bahwa DevOps adalah kombinasi alat dan filosofi yang meningkatkan kemampuan tim untuk menghasilkan hasil dengan efisiensi tinggi. Pemrogram DevOps biasanya menggunakan manajemen infrastruktur konvensional dan proses pengembangan perangkat lunak (software). Dalam hal pengembangan perangkat lunak, DevOps cenderung mengambil pendekatan Agile. Karena, Agile development adalah salah satu bagian penting dari DevOps dan memberikan pengaruh yang cukup signifikan dalam pembuatannya. Sehingga jarang dan tidak disarankan untuk berlatih Agile tanpa DevOps, meskipun mungkin, tetapi sama sekali tidak efisien. 👩‍💻 Pengertian DevOps Engineer DevOps Engineer adalah seorang ahli di bidang IT yang memiliki pengetahuan luas serta mendalam tentang pengembangan dan operasi software Development Life Cycleatau siklus hidup pengembang dalam sebuah sistem, termasuk pengkodean, manajemen infrastruktur, dan, administrasi sistem. Selain itu, DevOps Engineer sebaiknya memiliki keterampilan interpersonal untuk menciptakan lingkungan yang lebih kolaboratif. DevOps Engineer memiliki pemahaman yang kuat tentang arsitektur sistem umum, penyediaan, dan administrasi, tetapi juga harus memiliki pengalaman dengan perangkat dan praktik pengembang tradisional seperti menggunakan kontrol sumber, memberi dan menerima ulasan kode, menulis tes unit, dan terbiasa dengan prinsip Agile (Agile Principles). 💰 Gaji DevOps Engineer Dilansir dari idstar.co.id, DevOps Engineer merupakan posisi yang paling dicari dengan rata-rata gaji DevOps Engineer di Indonesia per bulan berkisar 10 juta rupiah. Apabila sudah mencapai posisi Lead DevOps Engineer dengan pengalaman lebih 10 tahun, maka gaji DevOps Engineer pada tahap ini per bulan berkisar 26 juta rupiah. Tugas dan Tanggung Jawab DevOps Engineer DevOps engineer diharapkan mengetahui tentang berbagai alat otomatisasi yang mungkin diperlukan untuk otomatisasi proses dan pengujian. Bagi kamu yang ingin belajar DevOps, sebaiknya cari tahu dulu apa saja tugas dan tanggung jawab DevOps. Tugas dan tanggung jawab DevOps engineer merupakan kombinasi dari peran teknis dan manajemen. Sangat penting bagi DevOps engineer untuk memiliki keterampilan komunikasi dan koordinasi yang baik agar berhasil mengintegrasikan berbagai fungsi secara terkoordinasi serta bertanggung jawab atas kepuasan pelanggan. Selain itu, tanggung jawab DevOps engineer bersifat multi-cabang, yang mana harus cukup gesit untuk menyelesaikan urusan teknis dan mengelola operasi secara bersamaan.👨‍💻 Berikut ini jobdesk DevOps:Memahami persyaratan pelanggan dan KPI proyek.Menerapkan berbagai pengembangan, pengujian, alat otomatisasi, dan infrastruktur IT.Dapat menyelesaikan permasalahan IT dengan Puppet atau Chef atau tools konfigurasi manajemen lainnya.Merencanakan struktur tim, aktivitas, dan keterlibatan dalam aktivitas manajemen proyek.Mengembangkan software dalam skala besar dengan Python, .NET, Java, dan JavaScript.Memiliki keterampilan dan pengalaman dalam menggunakan Cassandra, Elasticsearch, and MySQL, serta Linux atau Unix.Mendefinisikan dan mengatur proses pengembangan, pengujian, rilis, pembaruan, dan dukungan untuk operasi DevOps.Memiliki keterampilan teknis untuk meninjau, memverifikasi, dan memvalidasi kode perangkat lunak yang dikembangkan dalam proyek, serta mengkomunikasikansecara detail untuk perkembangan tim.Mengetahui teknik pemecahan masalah, melakukan upgrade, dan memperbaiki kode bug dengan cloud (AWS, Azure, GCP).Memantau proses selama seluruh siklus hidup untuk kepatuhannya dan memperbarui atau membuat proses baru untuk peningkatan dan meminimalkan pemborosan.Mengidentifikasi dan menerapkanlangkah-langkah keamanan cyber crime dengan terus melakukan penilaian kerentanan dan manajemen risiko.Memilih dan mengimplementasikantoolsotomatis danframeworks(CI/CD pipelines) yang sesuai.Melakukan peningkatan, pengembangan, dan membangun integrasi berkelanjutan, serta pengembangan konstant pipeline dengan CI/CD pipelines.Mengembangkan prototipe dan mengaplikasikan integrasisoftwareberdasarkanfeedbackdari user. Skill yang Dibutuhkan DevOps Sebagai seorang pemula yang sedang belajar DevOps, kamu perlu mengetahui berbagai macam skills DevOps sehingga dapat mempermudah jalanmu sebagai sebagai seorang DevOps engineer. DevOps engineer dituntut untuk memiliki keterampilan teknis maupun berkomunikasi dengan rekan kerja. Adapun skills DevOps terbagi menjadi dua, yaitu : 1. Keterampilan teknis (Technical skills) Seorang DevOps engineer diharapkan memiliki keterampilan teknik standar, seperti pengetahuan matematika dan pemikiran analitis.Manajemen proyek (Project Management):DevOps engineer bertanggung jawab untuk memastikan bahwa perangkat lunak (software) perusahaan dalam kondisi mutakhir, aman, dan bebas dari bug dan gangguan lainnya. Seorang DevOps engineer perlu mencari dan menerapkan peningkatan yang relevan secara terus-menerus. Selain itu, DevOps engineer yang baik memiliki pemahaman yang kuat tentang inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan segala sesuatu mulai dari perbaikan bug yang sederhana hingga pembaruan yang mutakhir atau tingkat tinggi. Pengkodean (coding):Meskipun beberapa DevOps engineer mungkin tidak selalu menulis kode, namun DevOps engineer tetap harus memahami dasar-dasar bahasa pengkodean apa pun yang digunakan.Administrasi server (Server Administration):Seorang DevOps engineer mengelola jaringan dan server perusahaan yang menghosting berbagai macam perangkat lunak apa pun yang sedang dibuat. Contohnya seperti membuat akun, memperbarui izin, dan memastikan bahwa semuanya dapat dicadangkan secara teratur. DevOps engineer juga mengatur prosedur yang diikuti oleh profesional IT junior saat memecahkan masalah, men-debug, atau membuat perubahan lainnya. 📚 Baca juga:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] 2. Keterampilan di tempat kerja (Personal skills) DevOps engineer juga merupakan pemain tim dan menghabiskan banyak waktu untuk bekerja dengan orang-orang dari berbagai macam latar belakang profesional yang berbeda.Komunikasi (Communication):Keterampilan ini membantu seorang DevOps Engineer untuk memastikan bahwa perangkat lunak selalu dalam kondisi mutakhir dan bebas kesalahan, yang mana melibatkan komunikasi dengan dukungan teknis, mendengarkan umpan balik, dan kemudian meneruskannya ke tim. DevOps engineer sebaiknya dapat menjelaskan apa yang terjadi dan apa yang perlu dilakukan secara efektif dan efisien.Pelatihan (Coaching):Seorang DevOps engineer yang efektif harus selalu mencari cara untuk meningkatkan kinerja tim dan perangkat lunak. Hal ini berarti mengidentifikasi keahlian tiap individu dalam tim dan merancang suatu cara untuk meningkatkan kemampuan, seperti melatih staf yang ada atau mempekerjakan staf baru.Fleksibilitas (Flexibility):Masalah perangkat lunak dapat terjadi kapan saja, siang maupun malam, maka DevOps engineer sering bekerja dengan jam kerja yang tidak teratur dan tetap siap siaga untuk menyelesaikan masalah apa pun. Tools yang Digunakan DevOps Dalam menunjang kinerja DevOps engineer, ada beberapa alat atau tools yang dapat digunakan : ➡️Source Code Management (SCM) Source code management(SCM) adalah salah satu alat yang digunakan DevOps engineer, dikenal juga sebagaiversion control. SCM berfungsi melacak modifikasi ke repositori sumber dalam DevOps dan melacak riwayat perubahan yang berjalan ke basis kode. Selain itu, SCM dapat membantu dalam penyelesaian konflik saat dilakukan penggabungan atau pembaruan dari beberapa kontributor terhadap suatu aplikasi yang sedang dibangun. Menariknya, SCM dapat menjadi salah satu alat untuk mengurangi beban biaya pengembangan yang cukup besar. ⚙️ Beberapa contoh alat SCM yang umum digunakan DevOps engineer: Git, Cloudforce, Bitbucket, Subversion, TFS, dan Bitbucket. ➡️Build Server Build servermerupakan suatu tools DevOps yang secara otomatis dapat mengkompilasi, membangun, dan menguji setiap versi baru dari kode yang dimasukkan ke dalam repositori. Dimana build server mengkompilasi kode-kode sumber (Source Code Repository atau SCR) ke dalam kode basis yang kemudian dieksekusi. Build serverjuga dikenal sebagaiContinuous Integration server(CI). Selain itu, build serverdalam DevOps dapat menjadi sebuah lingkungan terpusat yang stabil dan andal dalam membangun proyek pengembangan berbasis distribusi. ⚙️ Contoh alat build serveryang biasa digunakan DevOps engineer: Artifactory, Jenkins, dan SonarQube. ➡️Configuration Management Configuration managementberfokus pada proses yang mana semua perangkat lunak dipelihara dan dikonfigurasi. Sehingga setiap jalur pengembangan memerlukan beberapa lingkungan untuk berbagai tujuan, tidak hanya pengujian unit, namun integrasi, penerimaan, beban, sistem, sampai dengan pengguna akhir. Configuration management atau Manajemen konfigurasi cukup krusial, karena kegunaanya dalam memfasilitasi kecepatan, akurasi, dan efisiensi kerja pengembangan. Dengan demikian, dalam menyiapkan kerangka kerja yang nantinya dikerjakan atau digerakkan oleh DevOps, maka Configuration management memegang peranan yang penting.Untuk mempermudah manajemen konfigurasi, kebanyakan DevOps engineer familiar menggunakantools seperti di bawah ini. ⚙️ Contoh tools configuration management: Ansible, Chef, CFEngine, Jira, Puppet, dan Saltstack. ➡️Virtual Infrastructure Virtual infrastructure adalah kumpulan komponen yang ditentukan software untuk membentuk suatu lingkungan IT perusahaan secara umum dan berperan penting dalam melakukan otomatisasi berbagai proses pengembangan software pengujian maupun pengiriman. Dalam DevOps, virtual infrastructure menyediakan kemampuan IT yang sama dengan sumber daya fisik. Selain itu, dapat mendukung tim pengembangan dapat mengalokasikan sumber daya virtual dengan cepat ke berbagai sistem sesuai dengan kebutuhan. Virtual infrastructure sangat bermanfaat bagi DevOps engineer, karena membantu tim pengembang dalam mengembangkan serta menguji sebuah simulasi virtual ke pengguna akhir. ⚙️ Contoh alat infrastruktur virtual DevOps engineer: Amazon Web Services (AWS), Vagrant, dan Microsoft Azure. ➡️Test Automation Test automation dalam DevOps adalah suatu proses pengurangan jumlah intervensi manusia dalam proses pengujian software atau perangkat lunak yang sedang dikembangkan Dalam menulis skrip pengujian yang memverifikasi fungsi aplikasi dalam DevOps, test automation memerlukan kerangka kerja dan alat. Sehingga, DevOps dapat melakukan beberapa hal seperti menggunakan kasus uji untuk mendeteksi bug, yang mana ini lebih menghemat waktu. Selain itu, DevOps dapat menggunakan program perangkat lunak untuk menguji aplikasi serta meminimalkan potensi human error, menyederhanakan proses dalam kasus uji berkala atau simultan yang lebih dari satu kali uji. DevOps dapat pula melakukan otomatisasi pada proses apapun dan secara otomatis dapat meningkatkan kemampuan aplikasi. Test automation dalam DevOps identik denganContinuous Delivery(CD). ⚙️ Tools yang umum dipakai dalam CD oleh DevOps engineer: Selenium, IBM RTF, Air, Tricentis Tosca,dan Testsigma. Cara Menjadi DevOps Engineer Setelah mengetahui beberapa informasi terkait DevOps atau operation developer, kamu dapat lebih mempersiapkan diri dengan baik untuk menjadi seorang DevOps engineer maupun operation developer. Berikut cara dan tips menjadi DevOps engineer : 1. Pertimbangkan Gelar Sarjana Pendidikan yang dibutuhkan untuk menjadi seorang DevOps engineer membutuhkan setidaknya gelar sarjana, meskipun beberapa pemberi kerja akan menerima pengalaman kerja yang setara.🎓DevOps engineer biasanya memperoleh gelar sarjana:Ilmu komputerTeknik elektroTeknik komputer. Dikutip dari zippia.com, DevOps engineer biasanya memperoleh gelar sarjana ilmu komputer, teknik elektro atau teknik komputer. Bahkan, sebanyak 75% DevOps engineer memiliki gelar sarjana dan 20% memiliki gelar master di bidang terkait.📚 Baca juga:10 Prospek Kerja Jurusan Sistem Informasi Terbaik dan Gajinya! 2. Miliki Sertifikasi Apabila kamu masih minim pengalaman sebagai DevOps engineer, kamu dapat mengikuti beberapa kursus agar memperoleh sertifikasi. Beberapa kursus dan sertifikasi dapat kamu ambil untuk menambah wawasan dan keterampilan dalam DevOps seperti, administrasi Linux dan pengembangan server SQL. Selain itu, sebagai calon DevOps engineer, kamu dapat memperoleh sertifikat di Administrasi Sistem Linux dengan IBM Power Systems. 3. Mulai dalam Peran Terkait DevOps Engineer DevOps engineer harus memiliki banyak pengalaman dalam menggunakan perangkat lunak (software) dan bahasa pengkodean. Agar memperoleh pengalaman ini, sebagai calon DevOps engineer, kamu dapat bekerja di bidang IT, administrasi sistem, atau pengembangan perangkat lunak. Selain itu, DevOps engineer dapat memulai karir sebagai administrator sistem tingkat pemula (entry-level system administrator), support atau helpdesk untuk mendapatkan pengalaman dengan keahlian dalam pemeliharaan perangkat lunak.📚 Baca juga:10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya! 4. Membuat CV yang Menarik Bukan rahasia lagi bahwa proses screening CV bagi rekruter haruslah efektif dan efisien, mengingat para rekruter memiliki waktu terbatas. Agar mempermudah para rekruter dan memperbesar peluang mendapatkan pekerjaan sebagai DevOps engineer, kamu dapat mempersiapkan CV ATS (Applicant Tracking System) friendly. Selain itu, bagi calon DevOps engineer perlu mempersiapkan CV yang menarik dan meyakinkan para rekruter. Kamu dapat mengikuti beberapa tips penulisan CV DevOps Engineer berikut :💡 Cantumkan skill relevan yang dimiliki oleh DevOps engineer 💻 Hard SkillDevOps: Unix/LinuxGitJenkinsPuppetNagiosConfiguration managementAWS/VMWare/CiscoPython/SQLAgileBuild and Release🙋‍♂️ Soft Skill DevOps:KomunikasiKolaborasiAdaptasiBerpikir kreatifActive learningKemampuan interpersonalManajemen stressKerjasama timManajemen waktuOrganisasi 📚 Baca juga:20+ Contoh Skill Komputer Dalam CV dan Cara Menulisnya! 💡 Berikan informasi tambahanInformasi tambahan seperti competition awards, sertifikat pembelajaran, mengikuti kursus online atau offline, volunteer work, dan berkontribusi dalam proyek terkait DevOps akan meyakinkan rekruter bahwa kamu memiliki cukup pengetahuan dan pengalaman sebagai calon DevOps engineer.💡 Contoh CV DevOps Engineer Contoh CV DevOps Engineer - Dibuat di CakeCake menyediakan 50+ template CV ATS Friendly online yang mudah dan menarik untuk dibuat, GRATIS! Yuk, buat CV ATS Friendly kamu sekarang!🎉Buat CV --- Ditulis Oleh Anggraeni Kumala Dewi ---

Front End Developer: Pengertian, Tugas & Gaji

Perbedaan Front End dan Back EndPerkembangan digital yang semakin pesat telah mengubah cara manusia bekerja, belajar, dan berkomunikasi dengan satu sama lain. Semakin banyak perusahaan atau organisasi yang membutuhkan website atau aplikasi agar dapat menjalankan usahanya dengan baik. Memiliki situs web atau aplikasi sudah menjadi hal biasa dan semakin banyak perusahaan berlomba untuk menciptakan aplikasi atau website yang mudah digunakan. Hal ini mengakibatkan profesi menjadi front end developer semakin menjanjikan. Saat ini, demand untuk profesi ini tinggi dari perusahaan karena adanya tuntutan perkembangan zaman untuk go digital. Sementara, ahli front end developer belum terlalu banyak di Indonesia. Karena itu, gaji front end developer juga terbilang lumayan menggiurkan. Bagi kalian yang tertarik mengenai pekerjaan front end developer, ingin tau tugas dan kemampuannya lebih dalam, artikel ini cocok untuk kalian. Artikel ini akan membahas tentang: Apa itu Front End Developer?Tugas dan Tanggung Jawab Front End DeveloperSkill yang Harus Dimiliki Front End DeveloperCara Menjadi Front End DeveloperJenjang Karir Front End Developer Apa itu Front End Developer Front End Developer Adalah... Front end developer adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk merancang dan membuat aplikasi atau situs web yang user-friendly, responsif, dan interaktif. Meningkatkan pengalaman baik untuk pengguna saat menggunakan aplikasi atau website tersebut selalu menjadi tujuan pekerjaanya. Front end developer, atau yang biasa disebut “client-side” handal dalam menggunakan bahasa pemrograman seperti CSS, HTML dan Javascript. Apa bedanya front end dan back end? Jika front end akan berfokus pada tampilan depan yang langsung digunakan oleh pengguna, back end akan lebih berfokus pada sistem dibelakangnya. Back end developer akan lebih berfokus pada server, database, efisiensi data dan kecepatan dari sistem tersebut. Macam-macam Kisaran Gaji Front End Developer ➡️ Frontend Developer (7-15 juta rupiah) Membangun, merancang dan mengembangkan sistem yang “dilihat” oleh user atau tampak depan. Diharapkan menguasai tools seperti HTML, React Js, CSS, Bootstrap, Angular, dan U/UX.➡️ Frontend Engineer (5-9 juta rupiah) Memantau dan menjaga agar tampilan atau suatu sistem yang sudah ada tetap stabil.➡️ Android Developer (6-10 juta rupiah) Membangun dan mengembangkan aplikasi di Android.➡️iOS Developer (8-12 juta rupiah) Membangun dan mengembangkan aplikasi pada Apple atau software iOS.➡️ Mobile Developer (7-17 juta rupiah) General, bisa Android/ iOS sesuai kebutuhan perusahaan.➡️ UI/UX Designer (5-8 juta rupiah) Berfokus pada pengembangan desain tampilan yang mudah digunakan dan tidak membingungkan pengguna.➡️Web Designer (4-6 juta rupiah) Mirip dengan UI/UX designer namun lebih spesialisasi pada pengembangan website. Biasanya menggunakan HTML CSS.➡️Web Developer (5-10 juta rupiah) Membangun dan mengembangkan situs web, biasanya membutuhkan kemampuan UI/UX, web design, Laravel, React JS, dan Angular. Gaji front end developer di atas hanyalah sebuah contoh dan kisaran, tentunya bisa berubah sesuai dengan job desk front end di perusahaan tersebut, ukuran perusahaan, dan juga pengalaman bekerja seseorang.📚 Baca juga:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] Tugas dan Tanggung Jawab Front End Developer Dua tugas utama dari pekerjaan front end developer adalah:➡️Aksesibilitas Memastikan tampilan desain atau konten konsisten di segala perangkat digital, tanpa memperdulikan ukuran layar, browser ataupun jenis perangkat.➡️Performa Situs yang baik dapat load secara cepat dan memastikan pengguna tidak menunggu lama atau melihat buffer secara terus-menerus. 📝 Berikut adalah 10 contoh tugas dan tanggung jawab front end developer atau job desk front end developer: Mengembangkan fitur antarmuka (interface) terbaru untuk penggunaMembuat kode dan libraries yang dapat digunakan kembaliMentransformasi desain UI/UX menjadi tampilan website/aplikasi yang dapat digunakan oleh userMenjamin semua input user divalidasi dan dikirim ke back-endBertanggung jawab memastikan bahwa tampilan situs web ataupun aplikasi berjalan baik di berbagai perangkat (tidak ada bug)Mengoptimalkan aplikasi untuk kecepatan dan skalabilitas maksimumBerkolaborasi dengan tim lainnya dalam proses pengembangan aplikasi atau situs web untuk meningkatkan pengalaman userMengoptimalkan tampilan UI dengan pertimbangan SEOUp to date dengan trend dan teknologi terbaru mengenai front endMengestimasi upaya yang dibutuhkan untuk mengembangkan dan merancang sebuah desain Skill yang Harus Dimiliki Front End Developer Di bawah adalah 10 kemampuan yang harus dimiliki seorang front-end developer agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik.✅ HTML CSS HTML (HyperText Markup Language) dan CSS (Cascading Style Sheets) adalah coding web yang paling dasar untuk membuat situs web sederhana. Tanpa skill ini, kamu tidak akan bisa membuat desain web. Untuk memulai karir web development, mulailah dengan mendalami HTML dan CSS.✅ JavaScript Dengan JavaScript (JS), kamu bisa menambahkan berbagai fungsi ke dalam website. Beberapa hal yang dapat dibuat dan dikontrol oleh JS adalah memperbarui peta dengan waktu real-time ataupun game online. JS dipakai oleh banyak situs web untuk membuat interface menjadi mudah untuk digunakan oleh user. ✅ jQuery jQuery adalah Javascript library, yang berisi koleksi plugins dan extension yang membuat perancangan dengan JavaScript menjadi lebih cepat dan mudah. jQuery memudahkan front end web developer untuk menambahkan elemen projek yang bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan dan tidak usah memulai dari nol. ✅ JavaScript Frameworks JS Frameworks merupakan struktur yang sudah dibuat untuk pengkodean JavaScript. Ada beberapa tipe JavaScript framework yang dapat digunakan untuk kebutuhan yang berbeda, yang paling populer untuk pekerjaan front end developer adalah Angular, Backbone, React, Ember, dan Vue.js. ✅ Responsive Mobile Design Kebanyakan orang mengakses internet dari HP dibandingkan komputer ataupun laptop, hal ini mengakibatkan kemampuan responsive mobile design menjadi sangat penting. Desain responsive artinya tata letak, fungsi, dan konten akan berubah menyesuaikan ukuran perangkat pengguna. Contohnya, website yang diakses di desktop akan menampilkan banyak kolom, gambar dan interaksi yang bisa dilakukan layar besar menggunakan mouse. Namun, pada HP, website yang sama bisa muncul dengan tampilan lebih kecil dan hanya bisa dipencet menggunakan jari. Kedua pengalaman berbeda ini didesain dengan file yang sama, namun harus responsif di segala perangkat. ✅ Testing Debugging Hal yang akan dialami sehari-hari oleh front end engineer pada perusahaan dengan situs web atau aplikasi adalah munculnya bug. Untuk itu penting sekali teknik testing dan debugging harus dikuasai seorang front-end developer. 🖥️ Testing UI Testing atau acceptance testing dapat dilakukan untuk memastikan situs web berperilaku sesuai dengan yang direncanakan. Contohnya saat lupa mengisi kolom tertentu, pop up pesan kesalahan akan muncul. ⚙️ Debugging Mencari tahu kenapa bug atau error yang terjadi dan memperbaiki masalahnya. ✅ Git and Version Control Systems Version control system memungkinkan untuk menyimpan jejak perubahan yang telah dibuat pada kode dari waktu ke waktu. Dengan adanya version control system, developer dapat mengembalikan ke versi sebelumnya jika terjadi kesalahan, dan tidak harus mengulangnya dari awal. Git merupakan sistem version control management yang paling sering digunakan. Tentunya skill ini sangat berguna untuk proses pengkodean seorang front end developer. ✅ Content Management System Content Management System (CMS) merupakan tempat situs dibuat, CMS membantu perancangan situs lebih mudah dengan fitur drag-and-drop dan dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan HTML atau CSS. Memahami cara penggunaannya tentunya akan menjadi salah satu nilai plus bagi front end developer. Terdapat banyak tipe platform CMS tergantung kebutuhan. CMS yang paling populer adalah WordPress. WordPress banyak digunakan oleh situs web. CMS lainnya yang dapat digunakan adalah Joomla dan Magento. ✅ Membangun dan Mengoptimalisasi Tools/Website Selain desain dan tampilan yang baik, salah satu kinerja website atau aplikasi yang baik adalah dapat diakses dengan cepat. Untuk itu, seorang front end developer penting sekali memperhatikan baris kode HTML, CSS, dan JavaScript agar maksimal, dan website dapat berjalan dengan ringan. Beberapa cara mengoptimalisasi situs web dengan menggunakan program seperti Gulp atau Grunt dapat membantu meningkatkan kinerja website. ✅ Cross Browser Development Cross browser development adalah kemampuan untuk membangun halaman web agar kompatibel di macam-macam browser. Cross browser development menjadi penting untuk pekerjaan front end developer karena tampilan HTML dan CSS berbeda di setiap browser. Dengan skill ini, tampilan di browser seperti Safari, Chrome, Edge, Firefox, Internet Explorer dapat menampilkan layout yang sama tanpa adanya distorsi. Cara Menjadi Front End Developer Tertarik dengan pekerjaan front-end developer? Selain membutuhkan pengetahuan dan job desk yang cukup menantang, karir dan jenjang karir front end developer juga cukup menjanjikan. Berikut adalah 4 cara untuk menjadi front end developer: 1. Jurusan kuliah yang berkaitan dengan front-end developer Dalam melamar profesi tertentu mungkin diperlukan kualifikasi yang sesuai, untuk profesi front end developer berikut adalah beberapa jurusan yang dapat diambil saat berkuliah. 📝 Front end developer jurusan apa? Teknik InformatikaSoftware EngineeringIlmu Komunikasi VisualDesain Komunikasi VisualSistem Informasi 2. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa pemrograman Jika kamu bukan merupakan lulusan kelima jurusan di atas, namun tertarik menjadi front-end developer, masih bisa kok! Jaman sekarang semua orang bisa belajar dan mengakses informasi apapun yang mereka inginkan. Ada beberapa kursus online yang dapat diakses secara gratis untuk belajar dasar-dasar programming, maupun sertifikat resmi dari lembaga tertentu yang berbayar. 📝 Berikut adalah beberapa sertifikat yang dapat dipertimbangkan jika ingin menjadi seorang front-engineer: Certified Web Professional - Web Developer dari IWAHTML5 Application Development Fundamentals dari MSCertified Web Professional - Application Developer (CWP) dari IWA Selain itu, kamu dapat mengakses online course populer seperti Coursera ataupun Udemy dan mempelajari HTML atau CSS sebagai langkah awal. 3. Cari pengalaman dan membangun portfolio Front-End Internship Dengan memiliki pengalaman sebagai front-end intern, kamu tentunya akan mengetahui bagaimana pekerjaan front-end developer di perusahaan. Terlebih lagi, jika mendapatkan kesempatan yang pas, kamu bisa membuat portofolio dan belajar dari perusahaan tersebut. Selama masa magang, kamu mungkin akan bertemu dengan mentor, senior, ataupun teman kerja yang dapat membimbing kamu. 📝 Dengan adanya mentor, kamu bisa: Mendapatkan masukan untuk proyekMendapatkan arahanMembantu melihat potensi tantangan dan cara menanganinya Membangun PortofolioSelain dengan internship, kamu juga bisa membangun portofolio dengan mencoba membuat website sendiri. Bisa dimulai dari situs web organisasi, bisnis teman maupun kesempatan lainnya. Selain untuk portofolio, jika sudah mulai mahir, mungkin kamu bisa menjadi freelancer dan mendapatkan uang tambahan. Memiliki portofolio saat mencari kerja tentunya akan sangat membantu pada proses rekrutmen.4. Membuat CV Front-end Developer Pastinya tidak lengkap jika ingin melamar pekerjaan front-end developer jika tidak memiliki CV. Selain portofolio, CV juga dibutuhkan untuk melihat latar belakangmu. Pastikan menuliskan kemampuan yang relevan dengan pekerjaan front-end developer dan melampirkan informasi yang benar. CV Jurusan IT Computer Science - Dibuat di Cake Bingung mau buat CV dimana? Di Cake terdapat 50+ CV template yang bisa kamu gunakan secara gratis!🎉Buat CV 📚 Baca juga: 5 Contoh CV Programmer Terbaik! [Web Developer, Software Engineer, Dll.] Jenjang Karir Front End Developer Bagaimana jenjang karir seorang front end developer?Apakah masa depan dari front end developer akan cerah? 📝 Tahapan perkembangan karir front end developer adalah sebagai berikut: Junior Front End DeveloperFront End DeveloperSenior Front End DeveloperFront End Developer Tech Lead Pekerjaan utamanya tetap sama, membangun dan mengembangkan situs web atau aplikasi dan berfokus pada “client side”. Namun, dari tanggung jawab dan jumlah orang yang dipimpin akan berbeda. Semakin tinggi jabatannya, pastinya akan lebih mengambil keputusan strategis dibandingkan mengerjakan coding atau mencari bug. Jika tertarik, front end developer juga dapat mengembangkan ilmu nya kepada back end developer ataupun menjadi full stack developer jika sudah menguasai keduanya. Hal ini tergantung pada minat dan kemampuan masing-masing. Teknologi yang semakin berkembang dan manusia beradaptasi secara cepat seperti “memaksa” perusahaan untuk beradaptasi dan memasuki dunia digital. Front-end developer merupakan salah satu pekerjaan yang semakin banyak diminati dan memiliki prospek yang baik. Jika tertarik yuk cari lowongan kerja dan buat CV front-end developer sekarang!Cake adalah sebuah online CV builder yang praktis. Ada banyak template yang menarik dan yang mudah untuk digunakan. Kamu juga bisa unduh CV dalam format PDF, lho, 100% gratis! Yuk, buat CV kamu dengan Cake sekarang juga 🎉Buat CV --- Ditulis Oleh Jane Setiady ---

Profesi Game Developer Indonesia: Tugas, Gaji, Prospek, dll.! [+Contoh CV]

Berdasarkan bisnis.com, menurut Ketua Harian Asosiasi Game Indonesia, rata-rata pertumbuhan industri game nasional berkisar 20% hingga 30% per tahun. Pada tahun 2017 omzet industri game nasional berkisar US$800 juta, kemudian bertumbuh menjadi US$1,13 miliar pada tahun 2018. Berkarir di industri game sangat berprospek kedepannya. Mengapa? Karena industri gaming di Indonesia bertumbuh hingga 40%. Selain itu dengan adanya dorongan pemerintah Indonesia ke era 4G dan 5G, industri game online di Indonesia akan menjadi lebih maju. Tergiur untuk menjadi game developer Indonesia? Yuk, simak artikel Cake ini! Di artikel ini, Cake akan membahas: Apa itu Developer Game?Job Desk Game DevelopersSkill Game DeveloperProspek Karier Pekerjaan Game DevelopmentCara Menjadi Game Developer Apa itu Game Developer? Sebelum itu, mari kita pahami dulu apa itu game development! 🎮 Pengertian Game Development Game development adalah seni dalam membuat game dan menggambarkan desain, pengembangan, dan perilisan game tersebut. Game development melibatkan:Pembuatan konsepDesainPembuatan gamePengujianPerilisan game Sangat penting bagi seorang developer game untuk memikirkan mekanisme game, rewards, player engagement, dan desain. Tidak hanya Game Development Studio besar, namun seorang individu pun bisa melakukan game development. Selama permainan tersebut memungkinkan para pemain berinteraksi dengan konten dan mampu memanipulasi elemen game, kamu bisa menyebutnya sebagai “game”. 👨‍💻 Pengertian Game Developer Lantas, apa itu developer game? Secara garis besar, game developer adalah pekerjaan yang mengembangkan video games. Jadi, game developer artinya seseorang yang menciptakan software untuk game yang dapat diakses baik menggunakan iOS, Android, Playstation, maupun Nintendo. Para gaming developers ini memiliki peran besar dalam game development, termasuk dalam Artificial Intelligence, User Interface, dan Game Logic. Developer games bisa berupa game programmer, sound designer, seniman, desainer, ataupun peran lainnya di industri ini. 7 tahap yang harus dilalui untuk merilis game: Riset dan Penyusunan KonsepPerumusan gameplayPenyusunan aset dan desain levelPengujian gamePengembanganAlpha/Beta testRilis game 💰 Kisaran Gaji Game Developer Setelah mempelajari apa itu game developer, tentu kamu penasaran dengan gaji game developer, kan? Untuk S1 sederajat, gaji developer game bisa mencapai Rp. 5,000,000 - Rp. 8,000,000. Minat untuk menjadi game developer di Indonesia? 📚Baca juga: 10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya! Tugas dan Tanggung Jawab Game Developers Job desk game developers berbeda-beda sesuai dengan ukuran perusahaan tempat kamu bekerja dan spesialisasi kamu. Ini adalah beberapa tugas dan tanggung jawab yang akan kamu lakukan sebagai game developers: 📝 Contoh tugas dan tanggung jawab game developers:Menciptakan sebuah game dengan bahasa pemrograman tertentu.Mengimplementasi game logic dan fitur-fitur game.Merancang alur cerita, tipe, dan visual dari game tersebut.Mengarahkan bentuk game sesuai dengan hasil diskusi yang sudah disetujui oleh pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatan permainan tersebut.Membuat visual dari karakter yang akan digunakan dalam game tersebut.Membuat efek-efek yang merupakan simulasi dari alam seperti gravitasi, tumbukan, dan lainnya.Menyisipkan audio seperti sound effect, voice over, dan BGM untuk membangun suasana game tersebut.Menangani Artificial Intelligence (AI), programmer gameplay, lancarnya grafis, dan engine lainnya.Membuat kecerdasan buatan dalam game tersebut, termasuk AI lawan seperti monster atau AI NPC (Non-player Character).Melihat progress anggota lainnya dan mengecek apakah proyek berjalan sesuai dengan rencana atau tidak dengan memperbarui project management tools seperti alat komunikasi antar developer, designer, dan artist. ➡️ Tipe-Tipe Game Developers Berikut adalah 4 tipe game developer berdasarkan perannya: Tipe Game DeveloperPeranContohGame DeveloperMengembangkan game secara internal untuk satu platform atau console.Retro StudiosSecond-party Game DeveloperMengembangkan game secara eksklusif untuk console (tetapi tidak sepenuhnya dimiliki oleh platform atau console).Game FreakThird-party Game DeveloperMengembangkan dan menerbitkan game sendiri atau mengembangkan game untuk penerbit game lainnya.UbisoftIndie Game DeveloperMengembangkan sebagian besar game indie yang didanai sendiri sebagai individu atau kelompok kecil.Eric Barone ➡️ Spesialisasi Game Developers Selain memutuskan tipe game developer apa yang ingin kamu kejar, kamu juga bisa memilih spesialisasi. Spesialisasi tersebut misalnya keterampilan khusus berdasarkan: Jenis sistem (console, komputer, atau seluler)Jenis permainan (simulasi, petualangan, role-playing, strategi, dan lain-lain)Elemen permainan tertentu (sistem dalam game, desain level, user interface, lingkungan, dan lain-lain). Skill yang Dibutuhkan Developer Game Pekerjaan developer game mencakup kegiatan yang berkaitan dengan pembuatan game seperti alur cerita, visual, desain grafis, audio, dan lain-lain. Dari sini dapat disimpulkan bahwa profesi developer game adalah pekerjaan yang tidak mudah. Berikut adalah beberapa skill yang dibutuhkan oleh game developer. ✅ Menguasai Bahasa Pemrograman Sebagai game programer, kamu harus menguasai setidaknya 1 bahasa pemrograman. Contohnya, bahasa pemrograman berbasis web (HTML5). Bahasa Pemrograman dan Game Engine lainnya: C++HTMLPHPPythonMySQL ✅ Game Engine Game Engine mempermudah proses pembuatan game dan memungkinkan game development untuk bisa menggunakan banyak fungsi. Game Engine dapat menangani rendering grafik 2D maupun 3D, script, audio, dan hal-hal lainnya. Jika ingin menjadi seorang game engineer, tentu saja kamu wajib memiliki pengetahuan tentang Game Engine.Berikut adalah tipikal-tipikal Game Engine yang perlu kamu ketahui: Cry EngineUnreal EngineGame MakerFrostbiteSourceTwineConstruct 2 or 3Unity Game EngineBuildbox Beberapa tools ini dapat diakses dengan mudah. Jika kamu seorang game engineer pemula, kamu pun bisa mengakses beberapa alat ini karena kamu tidak perlu menulis kode untuk membuat game. ✅ Version Control Software Skill lain yang dibutuhkan oleh developer games adalah pengertian akan version control software. Jarang sekali bagi seorang programmer untuk membuat game sendirian. Oleh karena itu, dibutuhkan version control software untuk mempermudah kerjasama antar programmer. ✅ Memahami Algoritma Selain itu, sangat diperlukan bagi developer game untuk memahami algoritma pembuatan game. Di bawah ini adalah algoritma yang digunakan untuk menciptakan sebuah game:Contoh algoritma untuk membuat game: MinimaxAlpha-Beta PruningFuzzyAlgoritma GenetikaAlgoritma AI (Artificial Intelligence) Prospek Karier Game Developer Industri video games sedang berkembang pesat dan diperkirakan akan terus bertumbuh. Oleh karena itu, peluang bekerja di industri ini pun juga makin berkembang. Bidang tempat game developer bekerja bervariasi seperti Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), Artificial Intelligence (AI), dan E-sports. Developer games biasanya bekerja di perusahaan game atau agensi. Biasanya, game developer bergabung dengan sebuah tim. Anggota tim tersebut yaitu: Game Designer: Memikirkan karakter game, setting, alur cerita, dan gameplay. Kemudian, game designer akan bekerja dengan game programmer dan game developer lainnya untuk menerjemahkan ide ini ke dalam kode.Game Artist: Menciptakan grafik game dalam bentuk gambar 2D dan 3D.Animator: Membuat karakter, setting, dan objek lain dalam game tersebut menggunakan software khusus.Game Programmer: Menerjemahkan rancangan game hasil buatan desainer dan tim-tim lain ke dalam bahasa komputer agar dapat diimplementasikan dalam game.Sound Engineer: Memasukkan soundtrack, rekaman suara, dan efek suara untuk game.AI Programmer: Membuat kecerdasan buatan yang ada di dalam game seperti AI lawan atau AI NPC (Non-player Character).Penulis Skrip Game: Menulis skrip dan narasi untuk video game.Game Tester: Mengidentifikasi bug dan memberikan hasil laporan pemeriksaan kepada developer game. 📚 Baca juga:10 Prospek Kerja Desain Komunikasi Visual (DKV) yang Menjanjikan! [+Gaji, Info Kuliah, dll.] Cara Menjadi Game Developer 1. Peroleh Gelar Sarjana Banyak perusahaan game yang mencari kandidat dengan gelar sarjana di bidang yang berkaitan dengan komputer. Meskipun gelar tidak selalu dibutuhkan, memiliki gelar dapat membantu kamu untuk membangun keterampilan dasar yang diperlukan sebagai game developer. Ilmu yang perlu kamu kuasai, yaitu: Teknik InformatikaDesain Komunikasi VisualFilm dan TelevisiDesain Grafis Jurusan yang bisa kamu pilih untuk mempelajari berbagai ilmu tersebut, yaitu: Ilmu KomputerSistem InformasiTeknik Informatika 2. Ambil Sertifikasi Ambil sertifikasi yang relevan untuk menunjukkan skill kamu kepada para perekrut. Sertifikasi tersebut bisa berupa sertifikat digital media, digital imaging, alat media produksi, dan sertifikasi lainnya yang berguna untuk profesi game developer. 📝 Sertifikasi yang dapat kamu ambil, contohnya: ACE Creative Suite MasterAdobe Certified ExpertACE Print SpecialistCertified Macromedia Flash MX Designer 3. Hadiri Acara di Industri Game Seperti industri lainnya, memperluas jaringan dapat membantu kamu menemukan peluang. Hadiri acara-acara yang berkaitan dengan industri game untuk bertemu dengan game developer dan game development studio lainnya. 📚 Baca juga: Apa itu Hackathon? 5 Alasan Kamu Harus Ikut Hackathon! 4. Buat Portofolio Game Developer Jika kamu pernah menciptakan sebuah game, kamu bisa menambahkannya ke portofolio kamu. Hal ini akan membuktikan kepada perekrut bahwa kamu memiliki kemampuan dalam game development. 📚 Baca juga: 7 Contoh Portofolio Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik! 5. Buat CV Game Developer yang Menarik Perhatikan contoh CV game developer dalam bahasa Indonesia ini untuk inspirasi kamu! Contoh CV Game Developer - DIbuat di Cake Siap untuk mengejar karir sebagai Game Developer tapi belum punya CV? Buat CV yang menarik dan ATS-friendly di Cake! 100% Gratis, lho!🎉Buat CV 💡 Kesimpulan Game developer adalah seseorang yang memiliki peran besar dalam mengembangkan video games.Tugas dan tanggung jawab game developers adalah menggunakan bahasa pemrograman tertentu untuk merancang game sesuai dengan hasil diskusi yang telah disetujui.Skill yang dibutuhkan game developer adalah menguasai bahasa pemrograman, game engine, version control software, dan memahami algoritma.Developer games biasanya bekerja dengan sebuah tim yang terdiri dari game designer, game artist, animator, game programmer, sound engineer, AI programmer, penulis skrip game, dan game tester.Untuk menjadi developer games kamu membutuhkan gelar sarjana, sertifikasi, portofolio, dan CV. --- Ditulis Oleh Aileen Gabriella ---
Industry & Job Overview
Sep 25th 2022

Apa itu iOS Developer? Pengertian, Gaji, Tugas, Syarat, Dll.

Daftar isi:Pengertian iOS Developer Tugas dan Tanggung Jawab iOS Developer Keterampilan yang Harus Dimiliki iOS Developer Cara dan Syarat untuk Menjadi iOS Developer Prospek Karier iOS Developer“Jaman sekarang, siapa sih yang nggak pengen iPhone?” Apple adalah perusahaan yang mendesain, mengembangkan, dan menjual perangkat elektronik, software komputer, dan PC. Produk andalan buatan Apple tidak hanya iPhone saja, tetapi ada iPad, Apple Watch, iPod, Macbook, Mac, dll. Semua orang pasti kenal dengan produk-produk buatan Apple, kan? Kebanyakan pengguna iPhone pasti juga memiliki produk Apple lainnya, baik itu iPad, Apple Watch, ataupun produk lainnya. Hal ini dikarenakan produk Apple sangat mudah untuk terhubung satu sama lainnya. Oleh karena itu, pasar untuk produk Apple ini sangatlah luas. Selain itu, Apple tidak hanya menawarkan desain yang mewah, tetapi sistem iOS Apple ini juga sangat canggih. Untuk terus meng-update sistem iOS agar semakin canggih, dibutuhkan seseorang yang disebut “Developer iOS”. Di artikel ini, Cake sudah menyiapkan berbagai informasi penting yang perlu kamu ketahui tentang developer iOS.Apa itu iOS Developer?Apa Artinya iOS Developer? iOS developer adalah seseorang yang mengembangkan aplikasi mobile atau desktop di sistem operasi iOS Apple sesuai dengan standar yang ditentukan oleh Apple. Pada umumnya, iOS developer membuat, menguji, dan menyempurnakan aplikasi berbasis iOS seperti iPhone, iPad, Apple Watch, dan Apple TV. 💡 Apa itu iOS? iOS adalah sistem operasi software yang dikembangkan oleh Apple untuk mendukung pengoperasian produk mobile device.iOS tidak hanya digunakan untuk iPhone, tetapi juga digunakan oleh produk Apple lainnya seperti iPad, iPod, dan lain-lain. Fungsi iOS milik Apple ini sama seperti Android yang dikembangkan oleh Google.4 Perbedaan iOS dengan AndroidiOSAndroidKegunaanSistem operasi eksklusif khusus produk AppleMenawarkan kebebasan bagi user untuk memodifikasi smartphone AndroidKetersediaan Suku CadangSangat mahal sehingga sulit didapatkanHarga terjangkau dan bisa dibeli dimana sajaKapasitas PenyimpananKapasitas penyimpanan 256GB tetapi tidak bisa menambah secara manualKapasitas penyimpanan cukup besar dan bisa menambah kartu memoriKemampuan Berbagi DataMenggunakan AirdropMenggunakan BluetoothMengapa iOS Developer adalah Pilihan Karier yang Tepat? Developer iOS Masuk di List Top 10 Profesi yang DibutuhkanGaji iOS Developer Lebih Tinggi Dibandingkan Android DeveloperAdanya Komunitas dan Peluang yang BesariOS Development Tools Lebih CanggihBahasa Pemrograman Apple Lebih Mudah untuk DipelajariJumlah iOS Developer Indonesia Masih SedikitApa Tugas Seorang iOS Developer?Bagi kamu yang tertarik menjadi iOS developers, kamu perlu mengetahui tugas dan tanggung jawab seorang iOS developer supaya kamu memahami apa saja yang perlu kamu persiapkan. Membuat, menguji, dan menyempurnakan aplikasi untuk perangkat seluler yang menggunakan sistem iOS Apple.Melakukan koordinasi antar tim untuk menghindari terjadinya kesalahan informasi.Memastikan aplikasi berjalan lancar sebelum dirilis.Mampu bekerja dengan menggunakan API (Application Programming Interface) dan sumber data eksternal.Memperbaiki bug atau kesalahan yang terjadi pada kode program.Menciptakan produk yang inovatif dan memiliki daya saing yang tinggi.Membuat design dengan UI/UX yang sesuai dengan coding yang sudah dibuat.Melakukan perilisan aplikasi.Memperbaiki kekurangan yang terjadi.Melakukan pemeliharaan aplikasi secara rutin.Memberikan rekomendasi untuk perubahan atau penambahan fitur aplikasi.Skill yang Dibutuhkan iOS Developer1. Menguasai Tools dan Software Sebagai developer iOS, kamu harus menguasai penggunaan tools dan software yang berhubungan dengan pengembangan aplikasi iOS. Tools dan software yang harus kamu kuasai yaitu: xCode IDEGitCore Data FrameworkMetal/OpenGL, dan lain-lain. 2. Memahami Algoritma dan Bahasa Pemrograman untuk iOS Selain tools dan software, kamu juga harus memiliki pemahaman akan konsep dasar algoritma dan bahasa pemrograman yang digunakan untuk iOS development. Salah satu bahasa pemrograman yang digunakan adalah Swift. Swift adalah bahasa pemrograman intuitif yang diciptakan oleh Apple, pengguna Swift juga sering disebut sebagai swift developer. Swift ini bersifat interaktif, ringkas, ekspresif, dan menyertakan fitur modern. Hal ini menghasilkan software yang berjalan secepat kilat. Bahasa pemrograman lainnya yang bisa kamu gunakan, seperti: Objective-C: Objective-C adalah set dari bahasa pemrograman C yang menyediakan kemampuan berorientasi objek dan runtime yang dinamis.Ruby: Ruby adalah bahasa pemrograman yang diinterpretasikan, bertingkat tinggi, dan bertujuan umum yang mendukung berbagai paradigma pemrograman.React Native: React Native adalah kerangka kerja mobile app development yang memungkinkan pengembangan aplikasi Android dan iOS multi-platform dengan menggunakan elemen UI asli.PhoneGap: PhoneGap adalah kerangka kerja software development oleh Adobe System yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi seluler.Cordova: Cordova adalah bahasa pemrograman untuk membangun software untuk membangun aplikasi web hybrid untuk perangkat seluler menggunakan CSS3, HTML5, dan JavaScript, dll. 📚 Baca juga:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] 3. Memahami Cara Kerja Platform iOS dan Mac OS Skill selanjutnya yang perlu dikuasai dalam iOS development adalah memiliki pengetahuan dasar dalam menggunakan sistem operasi iOS dan memiliki perangkat Mac OS sendiri. Dua hal ini sangat penting karena perangkat Mac OS dibutuhkan untuk membuat aplikasi berbasis iOS. 4. Networking Hampir setiap aplikasi berinteraksi dengan internet, maka iOS developers harus mengetahui cara mengirim dan menerima data dari jaringan. Networking ini dilakukan melalui JavaScript Object Notation (JSON). 5. Spatial Reasoning Untuk menjadi developer iOS yang sukses, kamu harus mampu berpikir dalam 3D dan memvisualisasikan hubungan spasial antar objek ketika merancang aplikasi. Kamu juga harus memahami jenis kontrol dan input yang tersedia untuk berbagai platform, serta siapa saja pengguna aplikasi tersebut. 💡 Pro Tip:Gunakan platform Git dan GitHubGit: Git adalah alat open source yang mudah digunakan untuk kolaborasi tim, meskipun developer biasanya menggunakannya untuk mengelola source code. Alat ini memungkinkan pengguna dan iOS developer untuk berkolaborasi di jaringan lokal atau melalui server publik.GitHub: GitHub adalah code housing platform yang memungkinkan iOS developers untuk menyimpan proyek dan jaringan mereka dengan para rekan kerjanya. Dengan menggunakan GitHub, kamu bisa berkolaborasi dan mengundang programmer lain untuk mengerjakan proyek bersama dari mana saja.Dua hal ini akan membantu kamu mengontrol versi untuk proyek yang panjang ataupun proyek yang dikerjakan bersama tim. Syarat dan Cara untuk Menjadi Developer iOS1. Pertimbangkan Gelar yang RelevanKamu perlu memiliki pendidikan yang berhubungan dengan sistem informasi untuk menjadi seorang iOS developer. Jurusan yang relevan tersebut termasuk program studi: Teknik InformatikaSistem KomputerSistem Informasi Memiliki gelar yang relevan memang sangat bermanfaat, tapi hal ini bukanlah suatu keharusan. Kamu juga bisa mempersiapkan diri dengan pengalaman dan pengetahuan melalui mengikuti kursus-kursus, bootcamps, hackathon, freelance, membuat projek dan lainnya. Kedua hal diatas akan membantu kamu untuk memiliki kemampuan teknis seperti coding, Objective-C, dan Swift. 2. Memiliki Skill dan Sertifikasi atau Kursus yang Relevan Bagi developer iOS, hard skill dan soft skill sama pentingnya. Di bawah ini adalah 7 hard skill dan soft skill yang perlu kamu miliki:Hard SkillSwift Android Pengetahuan tentang iOS Coding UX/UI Design Pengetahuan akan Database API (Application Programming Interface)Soft Skill:Teamwork Kreativitas Komunikasi Fleksibilitas Time Management Kolaborasi Analisa Selain hard skill dan soft skill, memiliki sertifikasi atau kursus yang relevan juga akan membantu kamu menjadi developer iOS yang sukses. Hal ini juga akan memberikan kamu kesempatan yang lebih besar untuk direkrut. Sertifikasi atau kursus yang bisa kamu ambil, misalnya: iOS Development for Creative Entrepreneurs Specialization oleh CourseraiOS 15 Development Essential Training oleh LinkedIn LearningSwift Programming for Mobile App Development oleh EducativeBecome an iOS Developer – Nanodegree Program oleh Udacity 📚 Baca juga:20+ Contoh Skill Komputer Dalam CV dan Cara Menulisnya! 3. Buatlah Portofolio iOS Developer Tidak hanya CV, memiliki portofolio developer iOS yang menarik juga sangat penting. Susunlah portofolio online supaya orang lain dapat dengan mudah mengakses apa saja yang telah kamu buat sebelumnya. Portofolio ini berguna untuk menunjukkan keterampilan kamu dan memudahkan mereka untuk menghubungi kamu lebih lanjut.📚 Baca juga:5 Contoh Portofolio Programmer Menarik! [+Cara, Isi, Pengertian] 4. Pengalaman Kerja yang Relevan Selain itu, cara menjadi iOS developer adalah dengan memiliki pengalaman bekerja yang relevan. Misalnya, pengalaman bekerja seperti intern, freelance, atau part time di bidang seputar software development dan iOS development. Hal ini tidak hanya akan mempersiapkan kamu dengan skill yang dibutuhkan, tetapi juga akan membuat kamu lebih menarik di mata perekrut. 5. Buat CV yang MenarikContoh CV iOSDeveloper - Dibuat di Cake Perhatikan contoh CV iOS Developer yang baik untuk inspirasi kamu!Belum punya CV? Yuk, kunjungi Cake untuk mendesain CV yang menarik! Banyak template, contoh, dan 100% gratis, lho!🎉Buat CV Prospek Karier iOS Developer Gaji iOS Developer Kisaran rata-rata gaji iOS developer termasuk sangat tinggi. Menurut Indeed, iOS developer Indonesia di tahun 2022 memperoleh gaji sekitar Rp. 13.574.007 per bulan, sedangkan rata-rata gaji Android developer di tahun 2022 adalah Rp. 8,120,724 per bulan. Namun, gaji iOS developer juga ditentukan oleh tahapannya. Ada tiga tahap dalam perjalanan karir iOS developers, yaitu: Junior iOS Developer:Junior iOS developer biasanya adalah fresh graduate atau lulusan bootcamp yang berkualifikasi. Posisi ini masih membutuhkan bimbingan dari para seniornya. Gaji junior iOS developer dimulai dari Rp. 4.500.000 hingga Rp. 15.000.000 per bulan. Middle iOS Developer:iOS developers yang memiliki pengalaman bekerja 2-5 tahun sering disebut sebagai “Middle iOS Developer”. Middle iOS developer bekerja selama 40 jam per minggu dan bahkan bisa overtime jika ada masalah aplikasi secara tiba-tiba. Karena tanggung jawabnya makin besar, gajinya pun makin besar, yaitu sekitar Rp. 20.000.000 per bulan. Senior iOS Developer:Senior iOS developer biasanya bekerja dengan beberapa bawahan. Posisi ini bertanggung jawab dengan pekerja baru, manajemen pekerja, dan pembagian tugas. Gaji senior iOS developer bisa mencapai Rp. 27.000.000 hingga Rp. 43.000.000 per bulan. Pekerjaan yang Relevan dengan Profesi iOS Developer Jika kamu ingin memperluas wawasan dan menambah pengalaman bekerja seputar bidang ini, kamu bisa mencoba beberapa profesi di bawah ini yang memiliki tugas dan tanggung jawab yang hampir sama dengan iOS developer. Mobile Developer: Developer yang membuat kode untuk aplikasi khusus untuk tablet dan ponsel.Android Developer: Developer yang membuat kode yang digunakan dalam OS Android.Web Developer: Developer yang membuat website user-friendly yang dapat diakses dengan Chrome, Mozilla, Internet Explorer, dan lainnya.Game Developer: Developer yang memiliki spesialisasi dalam pengembangan game.Software Engineer:Programmer yang membuat kode supaya software dapat dijalankan dengan lancar.📚 Baca juga:10 Pekerjaan Bidang IT yang Paling Dicari dan Gajinya! Key Takeaways iOS developer adalah pengembang aplikasi khusus untuk produk buatan Apple.Tugas utama developer iOS adalah menyempurnakan aplikasi perangkat yang menggunakan sistem iOS dengan berbagai bahasa pemrograman.Skill yang dibutuhkan untuk para iOS developers yaitu menguasai tools dan software, memahami algoritma dan bahasa pemrograman untuk iOS, memahami cara kerja platform iOS dan Mac OS, networking, dan spatial reasoningSyarat dan cara menjadi developer iOS adalah pertimbangkan gelar yang relevan, memiliki skills dan sertifikasi yang relevan, buatlah portofolio iOS developer, pengalaman kerja yang relevan, dan CV iOS developer.Prospek karir di bidang ini tidak hanya developer iOS, tetapi kamu juga bisa berprofesi sebagai mobile developer, android developer, web developer, game developer, dan software developer.--- Ditulis Oleh Aileen Gabriella ---
Interview Skills
Sep 9th 2024

20+ Pertanyaan Technical Interview dan Jawabannya yang Paling Sering Ditanyakan

Jika kamu ingin berkarir di dunia IT, kamu perlu mengetahui tentang technical interview yang sering ditanyakan oleh para rekruter. Technical interview adalah wawancara teknis yang berbeda dengan wawancara kerja pada umumnya. Interview teknikal ini biasanya mencakup pertanyaan tentang perilaku, situasi, dan pemecahan masalah teknis. Oleh karena itu, jika kamu ingin berhasil menjawab pertanyaan technical interview dengan baik, simak beberapa contoh pertanyaan dan jawaban yang paling sering ditanyakan berikut ini!Daftar isi: Pengertian Technical Interview 20+ Contoh Pertanyaan Technical Interview Tips Lolos Technical Interview Apa itu Technical Interview? Technical interview adalah salah satu technical test berupa interview teknikal yang biasanya dilakukan untuk posisi kerja yang berkaitan dengan industri IT. Technical interview dapat dilakukan melalui telepon, online meeting, atau tatap muka dan dapat berlangsung mulai dari satu jam hingga sepanjang hari. Pertanyaan technical interview dapat terdiri dari pertanyaan umum, teka-teki, technical test, dan pertanyaan tentang pemecahan masalah. Selama proses interview teknikal tersebut, para rekruter akan menilai pengetahuan teknis, keterampilan, dan kemampuan kandidat terkait dengan kebutuhan pekerjaan spesifik yang sedang dilamar. Dalam technical interview, para rekruter juga akan memperhatikan proses berpikir kandidat saat menjawab dan memecahkan masalah untuk melihat bagaimana kecocokan kandidat dengan budaya perusahaan. 20+ Contoh Pertanyaan Technical Interview 1. Pertanyaan Behavioral Technical interview biasanya dimulai dengan pertanyaan umum tentang bagaimana cara kandidat bersikap. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana kecocokan kandidat dengan budaya perusahaan. Untuk menjawabnya, kamu bisa menggunakan teknik STAR (Situation, Task, Action, Result). Mulailah dengan memberikan contoh situasi yang relevan dengan pertanyaan tersebut. Selanjutnya, jelaskan tugas dan tanggung jawab kamu dalam situasi tersebut. Kemudian, ceritakan tindakan yang kamu ambil dalam menghadapi situasi tersebut. Terakhir, jelaskan hasil yang dicapai dari tindakan yang telah kamu lakukan. Berikut adalah beberapa pertanyaan behavioral umum yang biasanya ditanyakan dalam interview teknikal: #1. Apa peran dan tanggung jawab Anda pada proyek terbaru yang Anda kerjakan? Situation: Tahun lalu, perusahaan saya memutuskan untuk mengembangkan aplikasi mobile untuk meningkatkan interaksi pelangganTask: Saya diberi tugas sebagai manajer proyek yang bertanggung jawab untuk mengawasi seluruh proses pengembangan, memastikan tim bekerja sesuai rencana sehingga proyek dapat selesai tepat waktu dan sesuai anggaran.Action: Saya mulai dengan menyusun rencana proyek secara detail. Saya juga mengadakan rapat mingguan dengan tim, memantau progres kerja mereka, dan berkomunikasi dengan stakeholder untuk memberikan update secara rutin.Result: Proyek berhasil diluncurkan tepat waktu dengan fitur lengkap dan tidak melebihi anggaran. Aplikasi ini juga mendapat tanggapan positif dan berhasil meningkatkan engagement pelanggan sebesar 25% dalam tiga bulan pertama. #2. Ceritakan bagaimana cara Anda menangani stres ketika harus bekerja di bawah tekanan! Situation: Saya pernah bekerja untuk proyek penting dengan deadline yang ketat sehingga membuat tim bekerja di bawah tekanan.Task: Sebagai manajer proyek, saya harus memastikan proyek selesai tepat waktu tanpa harus mengorbankan kualitas kerja kami.Action: Saya membuat jadwal kerja yang realistis, memastikan tim mendapatkan istirahat yang cukup, dan menyediakan dukungan moral kepada anggota tim.Result: Proyek selesai tepat waktu dengan hasil yang memuaskan. Tim juga tetap termotivasi dengan kondisi fisik dan mental yang sehat. #3. Apakah Anda lebih suka bekerja sendiri atau bersama tim? Situation: Saya pernah terlibat dalam proyek pengembangan aplikasi mobile dan harus bekerja sendiri di bagian programming serta bekerja dalam tim untuk koordinasi pengembangan.Task: Saya ditugaskan untuk mengembangkan modul utama aplikasi dan memastikan kerja efektif tim.Action: Dalam prosesnya, saya lebih suka kolaborasi dengan tim untuk menemukan solusi kreatif dan efektif. Saya bisa melakukan brainstorming, berbagi pengetahuan, dan memberi bantuan teknis. Namun, bekerja sendiri juga terkadang bisa meningkatkan fokus saya menjadi lebih baik.Result: Pendekatan kombinasi ini terbukti dapat menyelesaikan proyek secara berkualitas dan lebih cepat dari jadwal. Tim yang terlibat juga lebih termotivasi. Modul yang saya kembangkan lancar dan proyek berhasil mendapat penghargaan inovasi terbaik tahun ini. #4. Berikan contoh masalah tersulit yang pernah Anda selesaikan dalam pekerjaan dan bagaimana Anda menyelesaikannya? Situation: Saat bekerja sebagai pengembang perangkat lunak, kami menemukan bug yang menyebabkan masalah kehilangan data.Task: Saya ditugaskan untuk menemukan dan memperbaiki bug tersebut secepat mungkin.Action: Saya menganalisis log, melakukan debugging, dan menemukan bahwa bug tersebut disebabkan oleh race condition dalam kode. Saya kemudian menulis ulang bagian kode yang bermasalah untuk mencegah kondisi tersebut.Result: Bug berhasil diperbaiki dalam waktu dua hari dan tidak ada lagi data yang hilang setelah itu. #5. Ceritakan bagaimana cara Anda mengatasi konflik yang terjadi di tempat kerja! Situation: Dua anggota tim kami memiliki pandangan yang berbeda tentang pendekatan terbaik untuk sebuah proyek.Task: Sebagai manajer proyek, saya harus menengahi konflik ini dan menemukan solusi yang bisa diterima oleh kedua pihak.Action: Saya mengadakan pertemuan untuk mendengarkan pandangan dari masing-masing pihak, mencari titik temu, dan mengusulkan solusi kompromi.Result: Konflik berhasil diselesaikan dan kami mengadopsi pendekatan gabungan tersebut yang memanfaatkan kekuatan dari masing-masing ide untuk menyelesaikan masalah serupa yang muncul selanjutnya. Contoh pertanyaan behavioral lainnya: Ceritakan tentang kesalahan yang pernah Anda buat saat bekerja dan bagaimana cara Anda mengatasinya?Bisakah Anda menceritakan tentang situasi menantang yang berhasil Anda atasi di tempat kerja?Proyek apa yang paling mengesankan untuk Anda, dan bagaimana Anda berkontribusi dalam proyek tersebut?Ceritakan tentang pengalaman Anda ketika mempelajari keterampilan baru. Bagaimana cara Anda mempelajari dan menerapkannya?Bagaimana cara Anda memastikan kualitas pekerjaan yang telah Anda lakukan? 2. Pertanyaan Situasional Setelah memberikan pertanyaan behavioral, para recruiter biasanya akan memberikan pertanyaan situasional. Tujuan technical test yang satu ini adalah untuk mengetahui kemampuan problem solving kandidat dalam mengantisipasi tantangan yang mungkin terjadi di tempat kerja. Rekruter akan memberikan beberapa situasi hipotesis yang biasanya terjadi di tempat kerja dan menanyakan bagaimana cara kamu merespon situasi tersebut. Untuk menjawabnya, kamu juga bisa menggunakan metode STAR seperti sebelumnya. Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan situasional yang sering ditanyakan: #6. Apa yang akan Anda lakukan jika manajer Anda meminta untuk melakukan tugas yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya? Situation: Sebagai frontend developer, manajer saya pernah meminta untuk mengembangkan website dengan framework yang belum familiar bagi saya.Task: Tugas saya adalah menyelesaikan pengembangan website tersebut meskipun belum memiliki pengalaman dengan framework yang diminta sebelumnya.Action: Saya belajar dari tutorial online dan dari rekan kerja yang sudah pernah menggunakan framework tersebut untuk mengembangkan website yang diminta.Result: Website berhasil diluncurkan tepat waktu dan manajer saya memuji kerapihan kode yang saya tulis dan kemampuan saya dalam mempelajari teknologi baru dengan cepat. #7. Apa strategi yang akan Anda lakukan jika harus mengelola proyek dengan anggaran terbatas tetapi memiliki kebutuhan teknis yang tinggi? Situation: Sebagai IT Project Manager, saya pernah mengelola proyek upgrade infrastruktur jaringan dengan anggaran yang terbatas.Task: Tugas saya adalah untuk memaksimalkan setiap nilai yang telah diinvestasikan untuk memenuhi semua persyaratan teknis.Action: Saya melakukan evaluasi risiko dengan cermat, memprioritaskan kebutuhan esensial, dan mencari solusi alternatif yang lebih hemat biaya. Saya juga melakukan negosiasi dengan vendor untuk mendapatkan harga terbaik dan memastikan transparansi dalam pengeluaran proyek.Result: Dengan manajemen anggaran yang cermat dan pengelolaan sumber daya yang efisien, kami berhasil menyelesaikan upgrade infrastruktur jaringan tepat waktu tanpa melebihi anggaran yang dialokasikan. #8. Apa yang akan Anda lakukan jika seorang pelanggan marah dan tidak puas dengan pekerjaan Anda? Bagaimana Anda menyelesaikan masalah mereka? Situation: Saat bekerja sebagai IT Support Specialist, saya pernah dihadapkan pada pelanggan yang marah karena masalah sistem yang mengganggu operasional mereka.Task: Tugas saya adalah menyelesaikan masalah dengan cepat dan memastikan kepuasan pelanggan dipulihkan.Action: Pertama, saya mendengarkan keluhan mereka, memvalidasi masalah, dan menjelaskan solusi yang akan saya ambil. Selanjutnya, saya memastikan pelanggan mendapatkan informasi tentang progres perbaikan yang saya lakukan. Setelah perbaikan, saya meminta umpan balik untuk memastikan kepuasan mereka.Result: Dengan pendekatan proaktif dan komunikasi yang efektif, masalah pelanggan terselesaikan dalam waktu singkat. Pelanggan menghargai respons cepat dan solusi yang diberikan. #9. Ceritakan tentang pengalaman Anda saat harus bekerja dengan orang yang pernah berkonflik dengan Anda konflik dan bagaimana cara Anda menyelesaikan pekerjaan Anda agar sesuai dengan tujuan proyek? Situation: Di proyek pengembangan website sebelumnya, saya harus bekerja dengan rekan kerja yang pernah berkonflik dengan saya karena perbedaan pandangan dalam proyek sebelumnya.Task: Tugas saya adalah memastikan kami dapat berkolaborasi dengan baik untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu dan berkualitas.Action: Saya mengadakan pertemuan awal dengan rekan tersebut untuk membahas perbedaan pandangan kami sebelumnya dan menyepakati cara kerja yang lebih efektif. Kami menetapkan aturan komunikasi yang jelas dan berfokus pada tujuan bersama. Kami juga sepakat untuk saling memberi umpan balik yang konstruktif dan terus terang.Result: Kolaborasi kami berjalan lancar dan kami berhasil menyelesaikan proyek yang berkualitas dan tepat waktu. Kami bahkan menerima pujian dari manajemen atas kerja sama kami yang efektif. #10. Pernahkah Anda tidak setuju dengan manajer Anda tentang cara terbaik dalam menangani situasi? Bagaimana diskusi tersebut berlangsung? Situation: Saat bekerja sebagai analis bisnis, saya pernah tidak setuju dengan manajer saya tentang pendekatan terbaik untuk menyelesaikan masalah tertentu dalam proyek.Task: Tugas saya adalah menyampaikan pandangan saya dan mencari solusi yang terbaik untuk proyek.Action: Saya mengatur pertemuan dengan manajer saya untuk mendiskusikan pandangan saya. Saya mempersiapkan argumen yang didukung oleh data dan analisis yang relevan. Saya juga mendengarkan pandangan manajer dan mencoba memahami perspektif mereka.Result: Diskusi kami berlangsung konstruktif dan akhirnya kami menemukan solusi yang menggabungkan ide kami berdua. Pendekatan ini tidak hanya menyelesaikan masalah tetapi juga memperkuat hubungan kerja kami dan meningkatkan kepercayaan manajer pada kemampuan analisis saya. Pertanyaan situasional lainnya: Jika Anda menemui kegagalan dalam pengerjaan proyek bersama tim Anda. Bagaimana cara Anda belajar dari pengalaman tersebut?Apa yang akan Anda lakukan saat Anda membuat kesalahan dan tidak ada orang yang menyadarinya?Jelaskan saat Anda merasa beban kerja Anda terlalu berat. Bagaimana cara Anda mengelolanya?Apa yang akan Anda lakukan jika manajer Anda menunjuk Anda untuk memimpin sebuah tim proyek, sementara Anda adalah pegawai yang masih baru di perusahaan tersebut?Apa yang akan Anda lakukan jika klien Anda melakukan perubahan spesifikasi di tengah proses pengembangan proyek? 3. Pertanyaan Tentang Pendidikan Dalam technical interview, para recruiter juga akan memberikan pertanyaan seputar pendidikan. Tujuannya yaitu untuk mengetahui tentang pendidikan dan pelatihan teknis yang telah kamu lakukan sehingga para recruiter dapat menilai apakah kamu sudah siap dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar. Untuk menjawabnya, kamu bisa mulai dengan menyebutkan pendidikan formal terbaru yang kamu tempuh. Selanjutnya, jelaskan tentang pengalaman tambahan yang relevan dengan posisi tersebut seperti pelatihan, sertifikasi khusus, atau prestasi akademis yang pernah kamu dapatkan. Terakhir, akhiri dengan rencana apa yang akan kamu lakukan untuk terus belajar mendalami bidang yang sedang kamu lamar. Perusahaan akan menghargai kandidat yang berpikiran terbuka dan mau belajar secara berkelanjutan. Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan umum tentang pendidikan: #11. Bagaimana pendidikan Anda mempersiapkan Anda untuk pekerjaan ini? "Saya mengambil jurusan Teknik Informatika yang menguatkan pemahaman saya dalam pemrograman, basis data, dan jaringan komputer. Selama kuliah, saya juga mengambil kursus tambahan dalam pengembangan web dan mobile, serta memperoleh sertifikasi dalam Python dan JavaScript. Pengalaman proyek yang saya dapatkan selama studi telah membantu saya mengembangkan kemampuan dalam menghadapi tantangan teknis. Untuk terus memperdalam pengetahuan saya, saya aktif mengikuti kursus online dan tetap up-to-date dengan teknologi terbaru melalui literatur dan webinar." #12. Mengapa Anda memilih perguruan tinggi yang Anda hadiri dan sekolah lain apa yang Anda pertimbangkan? "Saya memilih Universitas XYZ karena reputasinya yang kuat dalam program Teknik Informatika dan fasilitasnya yang mendukung pengembangan praktis dalam bidang IT. Saat memilih perguruan tinggi, saya juga mempertimbangkan beberapa opsi lain yang menawarkan kursus-kursus yang relevan dan kesempatan untuk terlibat dalam proyek-proyek teknologi. Perguruan tinggi ini memungkinkan saya untuk memperluas jaringan kontak dengan alumni yang berpengalaman di industri IT dan kesempatan untuk magang yang relevan dengan studi saya." #13. Apakah nilai dan IPK Anda mencerminkan kualitas pekerjaan yang dapat Anda hasilkan? "Nilai dan IPK saya menunjukkan dedikasi saya terhadap pencapaian akademis, meskipun tidak selalu mencerminkan sepenuhnya kualitas pekerjaan yang saya hasilkan. Awalnya, saya menghadapi tantangan dalam beberapa mata kuliah inti, namun kemudian saya fokus pada kursus-kursus yang lebih spesifik dalam bidang IT, dimana saya berhasil mencapai nilai di atas rata-rata. Saya yakin bahwa kualitas pekerjaan saya lebih baik tercermin dari prestasi akademis saya dalam mata kuliah yang relevan dengan pekerjaan ini." #14. Apakah Anda memiliki sertifikasi teknis? Jika iya, apa saja sertifikasi teknis yang Anda miliki? "Saya memiliki beberapa sertifikasi teknis yang relevan dengan posisi ini. Saya telah mendapatkan sertifikasi dalam AWS Certified Solutions Architect, yang memberikan saya pemahaman mendalam tentang desain dan implementasi sistem yang aman dan kuat di AWS. Selain itu, saya juga memiliki sertifikasi Cisco Certified Network Associate (CCNA), yang memastikan saya memiliki keterampilan dasar dalam administrasi jaringan. Saya juga telah menyelesaikan kursus Google Analytics dan mendapat sertifikasi sebagai Google Analytics Individual Qualification (GAIQ)." #15. Bagaimana strategi Anda agar tetap up-to-date dengan sertifikasi dan pengetahuan teknis Anda? "Untuk tetap up-to-date dengan sertifikasi dan pengetahuan teknis saya, saya secara rutin mengikuti kursus online dan webinar dari platform seperti Coursera, Udemy, dan LinkedIn Learning. Saya juga aktif dalam komunitas profesional, seperti menghadiri konferensi dan meetup teknologi. Selain itu, saya berlangganan berbagai publikasi industri dan mengikuti blog serta podcast yang fokus pada perkembangan terbaru di bidang teknologi. Untuk sertifikasi yang memerlukan pembaruan, saya memastikan untuk mengikuti ujian ulang atau melengkapi persyaratan pembaharuan sebelum masa berlakunya habis." Pertanyaan interview lainnya seputar pendidikan: Apakah Anda pernah terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler atau organisasi mahasiswa selama kuliah? Bagaimana pengalaman tersebut membantu Anda dalam karier Anda?Apakah Anda memiliki pengalaman magang selama masa kuliah? Apa yang Anda pelajari dari pengalaman tersebut?Apakah ada proyek atau tugas khusus selama pendidikan Anda yang relevan dengan pekerjaan ini?Apakah Anda memiliki pengalaman bekerja dalam tim selama masa kuliah? Bisa Anda ceritakan lebih lanjut?Apakah Anda pernah menerima penghargaan atau pengakuan akademis? Bisa Anda jelaskan lebih lanjut? 4. Pertanyaan Tentang Pengetahuan dan Pengalaman Selanjutnya, para recruiter akan melanjutkan proses technical interview dengan memberikan pertanyaan tentang pengetahuan dan pengalaman. Tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan teknis, keterampilan, dan pengalaman kamu terkait dengan posisi yang sedang kamu lamar. Saat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, penting untuk menyampaikan konsep teknis dengan cara yang mudah dipahami. Hal ini karena rekruter yang mewawancarai kamu belum tentu paham tentang pengetahuan teknis yang sedang kamu bicarakan. Pertanyaan technical interview ini bisa bervariasi tergantung pada jenis pekerjaan yang kamu lamar. Namun, berikut adalah beberapa contoh technical test yang biasanya ditanyakan untuk posisi yang berkaitan dengan IT:#16. Bahasa pemrograman apa yang paling nyaman Anda gunakan? "Saya menguasai beberapa bahasa pemrograman, seperti SQL, Python, C++, dan Visual Basic. Dari beberapa bahasa pemrograman tersebut, saya paling sering menggunakan JavaScript. Hal ini karena JavaScript adalah bahasa pemrograman pertama yang saya pelajari dan telah saya gunakan dalam beberapa proyek selama 10 tahun terakhir. Selain itu, JavaScript juga merupakan bahasa yang paling saya kuasai."#17. Bagaimana Anda akan memperbaiki kinerja website yang lambat? "Saya akan memulai dengan menganalisis faktor-faktor penyebab seperti waktu respons server, ukuran gambar, dan kueri database yang kompleks, lalu melakukan optimasi di area-area tersebut."#18. Apa yang Anda ketahui tentang SQL injection dan bagaimana cara pencegahannya? "SQL injection adalah serangan keamanan dimana penyerang memasukkan kode SQL berbahaya ke dalam input untuk mengontrol database. Ini bisa dicegah dengan validasi input, penggunaan parameterized queries, dan menghindari menyisipkan input langsung ke dalam query SQL."#19. Apa yang dimaksud dengan teknik load balancing, dan mengapa itu penting dalam sistem distribusi? "Load balancing adalah teknik untuk mendistribusikan beban kerja (load) secara merata di antara server-server atau komponen-komputer untuk meningkatkan kinerja dan keandalan sistem, mencegah overloading pada satu server, dan memastikan ketersediaan layanan yang lebih baik."#20. Menurut Anda, kapan waktu yang tepat untuk melakukan denormalisasi desain database? "Denormalisasi adalah teknik optimasi basis data yang digunakan untuk meningkatkan kinerja basis data untuk kueri tertentu. Denormalisasi mungkin diperlukan ketika perbaikan perlu dilakukan pada basis data agar memenuhi persyaratan aplikasi Anda. Namun, denormalisasi akan berdampak pada apa yang dapat dilakukan basis data Anda, jadi penting untuk memastikan bahwa itu diperlukan untuk skalabilitas atau kinerja sebelum memilih untuk menggunakannya sebagai teknik optimasi." Pertanyaan interview lainnya seputar pengetahuan dan pengalaman: Apa peran sistem integrasi berkelanjutan dalam proses pembuatan otomatis?Apa perbedaan antara RESTful API dan SOAP?Jelaskan proses booting pada sistem operasi Linux.Apa itu cloud computing, dan sebutkan keuntungan menggunakan layanan cloud?Bagaimana Anda akan menangani keamanan informasi dan proteksi data dalam sebuah aplikasi web?Contoh Pertanyaan Technical Interview Tips Lolos Technical Interview 1. Hindari Menjawab ‘Saya Tidak Tahu” Dalam interview teknikal, jika kamu diberikan pertanyaan yang tidak kamu tahu jawabannya, hindari untuk menjawab “Saya tidak tahu”. Meskipun tidak apa-apa untuk mengatakan bahwa kamu tidak tahu jawabannya, namun hal tersebut akan memberikan kesan yang kurang baik selama proses wawancara kamu.. Sebaiknya jawab dulu pertanyaan tersebut sesuai dengan apa yang kamu tahu. Kemudian, jelaskan bahwa kamu akan mencari informasi lebih lanjut untuk menjawab pertanyaan tersebut jika hal itu terjadi di tempat kerja. Ini akan menunjukkan kepada recruiter bahwa kamu mampu mencari informasi dan jawaban untuk memecahkan masalah saat kamu tidak tahu jawabannya. 2. Uraikan Penjelasan Banyak pertanyaan technical interview yang memiliki jawaban spesifik dan benar. Oleh karena itu kamu perlu mencari cara agar jawaban kamu lebih menonjol dibandingkan dengan kandidat lain. Jika kamu mampu menjelaskan proses pemecahan masalah dan logika yang kamu gunakan untuk menjawab pertanyaan dari recruiter, maka kamu akan tampil sebagai kandidat yang lebih kuat. 3. Mintalah Klarifikasi Jika Diperlukan Jika recruiter mengajukan pertanyaan dan kamu perlu informasi tambahan untuk menjawabnya dengan tepat, jangan ragu untuk meminta klarifikasi. Ini akan menunjukkan kepada recruiter bahwa kamu mampu mengidentifikasi kapan informasi yang lebih lanjut dibutuhkan. Selain itu, recruiter juga akan menganggap kamu sebagai kandidat yang tidak ragu untuk meminta klarifikasi jika diperlukan. 4. Tunjukan Skill Kamu Banyak interview teknikal yang meminta kandidat untuk membuktikan keterampilan teknis mereka melalui serangkaian pertanyaan teka-teki atau technical test pemrograman. Meskipun proses ini biasanya terjadi di tahap kedua atau ketiga, penting untuk menyiapkan diri dalam menghadapi technical test selama interview teknikal. 5. Banyaklah Latihan Interview Mempersiapkan diri dengan baik merupakan kunci kesuksesan dalam interview teknikal. Dengan berlatih secara teratur, kamu dapat mengasah kemampuan dalam menjawab pertanyaan technical interview secara jelas dan terstruktur. Strategi ini juga akan membantu kamu lebih percaya diri dalam menjelaskan konsep-konsep teknis dan mengidentifikasi solusi untuk masalah yang kompleks. Latihan interview juga akan membantu mengantisipasi pertanyaan yang mungkin muncul selama wawancara, sehingga kamu dapat merencanakan jawaban yang tepat dan relevan. 📚 Baca juga:Ketahui 10 Tips Interview Kerja ini Sebelum Bertemu HRD Kesimpulan Technical interview adalah salah satu technical test berupa interview teknikal yang biasanya dilakukan untuk posisi kerja yang berkaitan dengan industri IT.Pertanyaan technical interview dapat terdiri dari pertanyaan umum, teka-teki, technical test, dan pertanyaan tentang pemecahan masalah.Beberapa contoh pertanyaan technical interview yaitu pertanyaan behavioral, pertanyaan situasional, pertanyaan tentang pendidikan, dan pertanyaan tentang pengetahuan dan pengalaman.Pertanyaan behavioral adalah pertanyaan umum tentang bagaimana cara kandidat bersikap yang tujuannya untuk mengetahui secara personal siapa kandidat tersebut dan bagaimana kecocokan mereka dengan budaya perusahaan.Pertanyaan situasional adalah technical test yang digunakan untuk mengetahui kemampuan problem solving kandidat dalam mengantisipasi tantangan yang mungkin terjadi di tempat kerja.Pertanyaan tentang pendidikan merupakan pertanyaan interview yang digunakan untuk mengetahui tentang pendidikan dan pelatihan teknis yang telah dilakukan kandidat sehingga para recruiter dapat menilai apakah mereka sudah siap dengan posisi pekerjaan yang dilamar.Pertanyaan tentang pengetahuan dan pengalaman adalah pertanyaan yang bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan teknis, keterampilan, dan pengalaman kandidat terkait dengan posisi yang sedang dilamar.Beberapa tips untuk sukses dalam technical interview adalah hindari menjawab ‘Saya tidak tahu”, uraikan penjelasan tentang jawaban kamu, mintalah klarifikasi jika kamu tidak paham dengan pertanyaan yang diajukan, tunjukkan skill kamu sesuai kebutuhan wawancara dan perbanyaklah latihan sebelum interview. Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake. --- Ditulis Oleh Ita Sugiharti ---
Resume & CV
Dec 18th 2024

3 Contoh CV Teknik Informatika Profesional dan Cara Membuatnya!

Daftar isi:Cara Membuat CV Teknik Informatika Contoh CV Lulusan Teknik Informatika Tips CV Teknik Informatika Memasuki era digital, era dimana seluruh aspek kehidupan dipermudah dengan teknologi, membuat seluruh perusahaan di berbagai bidang bertransformasi. Hal ini membuat beberapa posisi seperti pemrograman komputer, pengembangan software, analisis keamanan informasi, data analisis, perancangan dan pemeliharaan database, hingga konsultan IT ditawarkan oleh hampir semua perusahaan swasta maupun pemerintah. Bagi kamu lulusan teknik informatika, tentu akan memiliki peluang lebih banyak untuk bisa bekerja di perusahaan impian. Langkah pertama untuk memulai melamar pekerjaan adalah dengan memiliki CV lamaran kerja teknik informatika yang baik. Lalu, bagaimana cara dan contoh CV teknik informatika yang baik? Hal apa saja yang perlu dicantumkan sehingga dapat menarik para perekrut perusahaan untuk membaca? Mari kita membahasnya secara tuntas.Contoh CV Mahasiswa Teknik Informatika - Dibuat di CakeResume📚 Baca juga:5 Contoh CV Programmer Terbaik! [Web Developer, Software Engineer, Dll.]Cara Membuat CV Teknik Informatika1. Gunakan Format CV Lamaran Kerja Teknik Informatika yang tepat Pada dasarnya, ada 3 contoh format CV yang digunakan para pelamar kerja. Namun, untuk contoh CV jurusan teknik informatika, akan lebih baik menggunakan format CV kronologi terbalik. CV dengan format kronologi terbalik ini akan menempatkan bagian pengalaman kerja dan keahlian di tempat pertama, setelah itu diikuti dengan riwayat pendidikan. Perlu diingat bahwa pengalaman kerja menjadi poin paling penting untuk CV anak IT. 2. Buatlah Deskripsi Diri yang Mudah Diingat Deskripsi diri biasanya berupa paragraf pendek dibawah informasi pribadi yang menjelaskan keterampilan dan tujuan karir secara singkat. Bagian ini merupakan bagian penting yang akan dibaca para perekrut pekerja. Perlu diingat bahwa para perekrut kerja dapat menerima resume Teknik Informatika puluhan atau bahkan ratusan per harinya. Sehingga memiliki rangkuman yang singkat, menarik, dan mudah diingat tentang diri pribadi akan sangat membantu proses perekrutan. Contoh deskripsi diri untuk CV lulusan Teknik Informatika:Fresh-graduate Teknik Informatika, Universitas Diponegoro memiliki pengalaman magang selama 6 bulan sebagai data analyst di PT. Shopee Indonesia. Terlatih menggunakan Oracle dan SQL Database. Memiliki pengetahuan menggunakan Python, R, dan Tableau. Dapat bekerjasama dalam tim dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik.3. Menjelaskan Pengalaman di Bidang TerkaitPengalaman kerja dan prestasi terkait menjadi poin sangat penting untuk ditulis di resume Teknik Informatika. Kamu bisa menulisnya dengan format kronologi terbaik, dengan begitu perekrut kerja akan lebih mudah melihat perkembangan karir dan keahlian kamu. Selain itu, akan lebih menarik jika kamu menulisnya dengan format angka atau simbol. Kamu dapat menjabarkan pengalaman kerja kamu dengan mencantumkan nama perusahaan/penyelenggara, posisi, tahun, tanggung jawab pekerjaan, beserta pencapaian yang kamu peroleh. Untuk CV anak IT, perlu diingat bahwa pencapaian menjadi poin lebih penting dibandingkan detail tanggung jawab pekerjaan. Perekrut kerja biasanya telah menjabarkan job desc yang mereka butuhkan, sehingga pastikan kamu lebih menonjolkan pencapaian yang kamu miliki di bidang terkait. Contoh pengalaman kerja CV bidang IT: Web Developer (Magang) | PT. Global Sukses, Yogyakarta (2020 - 2021) Memperbaiki 300+ bugs pada website perusahaanMembantu tim mengembangkan situs web untuk meningkatkan kepuasaan penggunaan konsumen menjadi 10%.Menggunakan HTML, CSS, dan Java untuk mengoptimalkan homepage website, sehingga berhasil menaikkan 25% rasio klik konsumen.Monitor halaman web secara berkala di WordPress 4. Riwayat Pendidikan Anak IT Riwayat pendidikan juga menjadi hal penting untuk dicantumkan. Namun, bagi CV anak IT, poin ini tidak lebih penting dibandingkan pengalaman kerja dan keahlian yang kamu miliki. Pada bagian ini, kamu dapat mencantumkan nama universitas, sarjana pendidikan, dan tahun belajar. Kamu juga dapat menambahkan informasi seperti IPK (jika memuaskan), proyek, pencapaian bidang akademik, ataupun kelas yang berhubungan dengan Teknik Informatika.5. Mencantumkan Keahlian TerkaitBagian ini merupakan bagian terpenting dalam CV lamaran kerja teknik informatika. Bagian ini juga menjadi bagian yang paling diperhatikan perekrut kerja untuk melihat apakah kamu memiliki keterampilan yang sesuai dengan pekerjaan yang kamu lamar. Mencantumkan 15-20 keahlian terkait di CV anak IT, dirasa dapat menaikkan peluang diterima di sebuah perusahaan. Keahlian dapat dibagi menjadi hardskill dan softskill. Berikut CakeResume merangkumkan keahlian apa saja untuk CV Teknik Informatika.💻 Hard Skill CV Teknik InformatikaMatematikaPengembangan website/aplikasiDesain website/aplikasiCodingMachine learningAnalisa dataJaringan komputerBahasa pemrograman (SQL, Java, Javascript, C#, Python, C++, PHP, IOS, Ruby/Rails, Linux, Wordpress)🤵🏻‍♂️ Soft Skill CV Teknik InformatikaKomunikasiPemikiran kritisKreatifKemampuan problem solvingManajemen waktuBekerja dalam timMemperhatikan detailTerstrukturPekerja keras 📚 Baca juga:12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan di 20226.Memasukkan Informasi Tambahan yang RelevanDalam menulis CV anak IT, menambahkan informasi relevan akan menjadi poin plus dimata perekrut kerja. Lalu, hal-hal relevan apa saja yang bisa ditambahkan untuk CV computer science?Penghargaan dan sertifikat: Jika kamu pernah mengikuti kompetisi atau kelas tambahan yang memberikan sertifikat, kamu bisa menambahkan informasi terkait di bagian ini. Contoh: Sertifikasi Junior Web Developer dari Badan Sertifikasi Profesi (BNSP) tahun 2018 di Yogyakarta. Proyek: Bagian ini juga menjadi poin penting khususnya bagi kamu yang membuat CV fresh graduate. Kamu bisa menambahkan proyek-proyek di sekolah ataupun proyek pribadi yang pernah kamu lakukan. Kamu juga bisa mencantumkan proyek-proyek ini di website GitHub, dan mencantumkan linknya di CV Teknik Informatika. Contoh: Bersama tim (3 orang) membuat aplikasi Android marketplace event sebagai tugas akhir kuliah di Universitas Indonesia. Hobi dan Minat: Mencantumkan minat atau hobi dalam CV yang berkaitan dengan pekerjaan yang kamu lamar juga bisa menjadi nilai plus dimata perekrut kerja. Di curriculum vitae Teknik Informatika, kamu bisa menuliskan jika kamu memiliki minat untuk membuat video game berbasis Python dan C++. Namun, perlu diperhatikan hobi lain yang tidak berkaitan, seperti menonton film tidak perlu dicantumkan ya.Contoh CV Lulusan Teknik Informatika1. Contoh CV Teknik Informatika untuk Fresh GraduateContoh CV Lulusan Teknik Informatika - Dibuat di CakeResume2. Contoh CV Mahasiswa Teknik InformatikaContoh CV Mahasiswa Teknik Informatika - Dibuat di CakeResume3.Contoh CV/Resume Teknik Informatika Bahasa InggrisContoh Resume Teknik Informatika - Dibuat di CakeResumeMau CV Teknik Informatika kamu menarik seperti contoh diatas? Buat CV pakai CakeResume! Tersedia 12+ template yang bisa kamu gunakan secara gratis! Download PDF untuk lamar kerja!🎉Buat CVTips CV Teknik InformatikaSelain cara membuat CV teknik informatika di atas. CakeResume akan membagikan tips-tips untuk membuat CV lamaran kerja teknik informatika kamu menjadi lebih menonjol dan menarik. ✅ Tips 1: Menambahkan Sertifikasi dalam CV Jika kamu pernah mengambil kelas online, seminar, atau menang dalam sebuah kompetisi yang berhubungan dengan bahasa pemrograman, analisa data, machine learning, dll ada baiknya jika kamu menambahkannya dalam CV teknik informatika. Hal ini akan menjadi nilai plus dan membuktikan kemampuan yang dimiliki.📚 Baca juga:3 Cara Menulis Sertifikat Dalam CV Agar Menarik! ✅ Tips 2: Menulis CV Teknik Informatika Tanpa Pengalaman Kerja Para perekrut kerja tidak berharap fresh graduate akan memiliki pengalaman kerja. So, jangan khawatir jika kamu tidak memiliki pengalaman kerja. Kamu masih bisa menunjukkan portofolio terbaik kamu. Kamu bisa mencantumkan hal-hal seperti, pengalaman magang, pekerjaan freelance, kompetisi, proyek kampus/pribadi, ataupun prestasi lain yang tidak berkaitan namun sangat mempengaruhi hidupmu, kamu juga dapat memasukkannya di resume Teknik Informatika. ✅ Tips 3: Menambahkan Cover Letter di CV Teknik Informatika Dengan menambahkan cover letter di CV lamaran kerja teknik informatika, kamu akan mendapatkan kesempatan untuk menjelaskan hal-hal yang tidak bisa kamu cantumkan dalam CV teknik informatika. Selain itu, beberapa perekrut kerja akan lebih menganggap serius pelamar kerja ketika CV dan cover letter dicantumkan bersama. Cover letter biasanya terdiri dari informasi diri, salam pembuka, alasan kamu melamar, kualifikasi yang dimiliki sehingga perekrut kerja merasa tertarik, dan salam penutup. Untuk lebih jelas melihat cara dan contoh cover letter, kamu bisa cek di 7 Contoh Cover Letter (Surat Lamaran Kerja) Bahasa Inggris Terbaik! I CakeResumeKesimpulan Sekarang, kamu sudah siap untuk menulis CV computer science terbaik! Kamu hanya perlu mengingat cara dan tips membuat CV Teknik Informatika yang CakeResume berikan. Menggunakan format CV lamaran kerja Teknik Informatika yang tepat - format kronologi terbalikBuatlah deskripsi diri yang mudah diingat - buatlah para perekrut kerja mendapatkan gambaran terbaik tentang dirimuFokus terhadap pengalaman kerja dan keahlian - tonjolkan lebih banyak keahlian, dan pencapaian bukan pada job desc pekerjaan.Mencantumkan informasi yang relevan - ingatlah untuk hanya memasukkan riwayat pendidikan, keahlian, pengalaman kerja, dan informasi tambahan yang berkaitan dengan IT.Menambahkan cover letter - Jangan lupa untuk menambahkan cover letter yang bisa membuat diri kamu lebih menonjol dibandingkan pelamar kerja lainnya.👉 Lihat lowongan ITterbaru di Cake! Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!
Recruitment & HR
Jul 28th 2025

20+ Contoh Iklan Lowongan Kerja Singkat & Bahasa Inggris untuk Tarik Pelamar!

Bahasa Inggris merupakan salah satu keahlian penting dalam dunia profesional. Dengan skill berbahasa Inggris, kamu bisa meng ekspansi bisnis ke dunia global. Menulis iklan lowongan kerja dalam bahasa inggris juga akan membuat perusahaanmu terlihat profesional.Tidak hanya itu, brosur lamaran pekerjaan yang berbahasa inggris pun akan menarik lebih banyak kandidat potential untuk bekerja dalam bisnismu ini. Di artikel kali ini, Cake akan menjabarkan info seputar cara membuat iklan loker bahasa inggris yang menarik, serta tips yang perlu kamu ketahui, dan contoh-contoh nya juga!Ringkasan:Bahasa Inggris sebagai nilai tambah profesionalitas perusahaan. Menulis iklan lowongan kerja dalam bahasa Inggris meningkatkan citra profesional perusahaan dan membuka peluang rekrutmen global. Struktur iklan lowongan yang ideal: jelas, ringkas, dan terstruktur. Terdiri dari 6 bagian utama: judul pekerjaan, profil singkat perusahaan, deskripsi tugas, kualifikasi, lokasi kerja, dan kontak/formulir lamaran. Gunakan list poin daripada paragraf panjang. Menyajikan tugas dan kualifikasi dalam bentuk poin meningkatkan keterbacaan dan mempercepat pemahaman kandidat. Perjelas lokasi dan sistem kerja (WFO/WFA/semi-remote) dan sertakan juga benefit tambahan seperti akomodasi atau transportasi jika tersedia.Gunakan bahasa Inggris formal dan lakukan proofreading sebelum publikasi. Detail seperti font, typo, dan format iklan juga memengaruhi penilaian kandidat terhadap profesionalisme perusahaan.Hindari jargon, akronim, dan slang yang membingungkan.Gunakan platform dengan jangkauan luas dan relevansi industri, bukan hanya bergantung pada satu job portal. Validasi kredibilitas perusahaan melalui tampilan dan bahasa iklan.Daftar Isi: Cara Membuat Iklan Lowongan Pekerjaan Bahasa Inggris Tips Membuat Lowongan Kerja dalam Bahasa Inggris yang Menarik dan Efektif 20+Contoh Iklan Lowongan Pekerjaan Bahasa InggrisCara Membuat Iklan Lowongan Pekerjaan Bahasa Inggris Sumber Foto: FreepikIklan dalam dunia bisnis merupakan salah satu komponen penting yang wajib ada. Dengan beriklan, kamu bisa menjangkau audiens dan klien dengan lebih luas lagi. Di paragraf ini, Cake akan menjabarkan cara membuat iklan lowongan pekerjaan bahasa Inggris yang baik dan efektif. Berikut adalah beberapa poin penting yang merupakan cara membuat iklan lowongan pekerjaan bahasa Inggris. 1. Tuliskan postingan pekerjaan dengan jelas Secara umum, postingan pekerjaan meliputi gambaran besar atas role pekerjaan dan juga tanggung jawab dari pekerjaan tersebut. Dengan melampirkan informasi yang jelas, maka para pencari kerja akan dengan mudah untuk membuat keputusan, entah untuk melamar atau mencari pekerjaan lainnya. 2. Perkenalkanlah perusahaanmu dengan singkat Ceritakanlah perusahaanmu secara singkat dengan melampirkan informasi yang dibutuhkan oleh kandidat potensial. Informasi yang disajikan bisa berupa berapa lama perusahaan berdiri, nilai inti perusahaan, atau informasi menarik lainnya seperti budaya kerja, klien pekerjaan, dan lainnya. 3. Membuat daftar tugas dan tanggung jawab pekerjaan Buatlah job posting yang berisi 2-3 list inti dari tugas dan tanggung jawab sebuah pekerjaan, misalkan seperti waktu pekerjaan, tugas inti pekerjaan, dan lainnya. Ingatlah untuk tidak menuliskan paragraf panjang pada job posting, karena hal tersebut dapat membuat para pencari kerja jenuh dan tidak fokus. Berikut adalah contoh penulisan list tugas yang efektif dan kurang efektif: ✅Efektif 1. Bernegosiasi dan menjalin hubungan kerja dengan brand dan seller.2. Melakukan riset pasar.3. Menentukan produk yang dapat dijual di website / marketplace. ❌Kurang efektif Pekerjaan mencakup melakukan negosiasi dan menjalin hubungan kerja dengan brand dan seller. Melakukan riset dan menentukan produk baru yang dapat dijual di website dan marketplace. 4. Melampirkan kualifikasi dan skill yang diperlukan Setelah pencari kerja tertarik dengan pekerjaan yang ditawarkan, langkah selanjutnya adalah melampirkan kualifikasi dan skill yang diperlukan dalam bentuk list poin. Isi dari kualifikasi dan skill yang diperlukan bisa berupa: latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, dan skill/kemampuan apa saja yang dibutuhkan untuk bekerja di bidang tersebut. Berikut adalah contoh penulisan list kualifikasi dan skill yang efektif dan kurang efektif: ✅Efektif:1. Berpendidikan S1 atau diploma D3 dalam bidang administrasi.2. Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun dalam bidang administrasi.3. Memiliki pengalaman kerja minimal 1 tahun dalam bidang supervisi.4. Mampu berkomunikasi dengan baik.5. Memiliki kemampuan analisis.6. Mampu menulis dengan baik.❌Kurang efektif:Lulusan Sarjana di bidang Bisnis Administrasi, serta memiliki pengalaman kerja di bidang administrasi selama minimal 2 tahun dan bidang supervisi selama 1 tahun. Memiliki kemampuan menulis dan menganalisis dengan baik, serta memiliki interpersonal dan analitikal skill dengan baik. 5. Menuliskan detail lokasi Cantumkanlah informasi lokasi pekerjaan secara detail. Jika ingin menarik perhatian kandidat yang tinggal jauh dari lokasi pekerjaan, maka bisa juga untuk memberikan fasilitas tempat tinggal atau kendaraan. Selain itu, tuliskan juga dengan detail informasi mengenai sistem pekerjaannya, apakah itu WFA, WFO, semi-remote, dan lainnya. 6. Melampirkan informasi kontak dan informasi aplikasi Bagian terakhir, cantumkanlah informasi kontak perusahaanmu. Jika memungkinkan, lampirkanlah juga link yang merujuk pada form aplikasi dan deadline pengumpulan berkas. Dengan begitu, kandidat akan dengan mudah apply pekerjaan yang ada. 📚 Baca juga: 10 Situs Pasang Iklan Lowongan Kerja Gratis 2024 Terbaik di IndonesiaTips Membuat Lowongan Kerja dalam Bahasa Inggris yang Menarik dan Efektif Sumber Foto: Freepik 1. Buatlah lowongan kerja yang mudah dibaca dan mudah dipahami Salah satu tips untuk membuat iklan lowongan pekerjaan dalam bahasa Inggris yang efektif adalah dengan membuat iklan yang mudah dibaca. Hindari isi secara mendetail yang sulit untuk dicerna oleh pembaca. Tuliskanlah inti dari iklan pekerjaanmu. Ingatlah juga untuk menghindari jargon, kalimat cliche, ataupun penggunaan bahasa slang yang bersifat informal. Maka penting untuk menuliskan iklan lamaran kerja bahasa Inggris secara formal dan mudah dimengerti. 2. Hilangkan Akronim dan SingkatanCara kedua adalah dengan menghindari penulisan akronim dan singkatan pada postingan iklan loker bahasa Inggris mu. Akronim dan singkatan yang dipakai dalam perusahaan tidak memiliki arti yang signifikan bagi orang luar. Hal ini justru akan membawa kebingungan bagi para kandidat. Bahkan pemakaian akronim dan singkatan harus diminimalkan untuk meningkatkan readability dan hasil pencarian di internet.3. Proofread and Edit Kesalahan penulisan (typo) dapat berpengaruh pada penilaian kandidat terhadap kredibilitas perusahaan, maka sangat penting untuk melakukan proofread dan edit setelah menyelesaikan iklan lamaran pekerjaan bahasa inggris mu.Pastikan untuk memeriksa ulang huruf kapital, tanda baca, detail informasi, ukuran dan jenis font, letak pengaturan tulisan, dan lain sebagainya. Hindarilah kesalahan yang dapat menurunkan kredibilitas perusahaan di mata para kandidat.4. Pasang Lowongan di Situs/Platform yang Tepat Banyak perusahaan berfokus pada isi iklan lowongan, tetapi ada satu faktor krusial yang sering diabaikan:memilih platform yang tepat.Expert Insight:"Seringkali perusahaan terpaku pada satu job platform yang sudah menjadigo-to tools-nya karena sukses di masa lalu. Tapi ini bisa menjebak, karena tidak menjamin bahwatalent pooluntukrole lainada di platform tersebut."-Ray Tambunan, Senior Recruitment Consultant Dengan lebih dari8 jutadatabasekandidatdari berbagai industri,Cake Job Postingmembantu Anda menjangkau lebih banyak talenta potensial di satu platform. Jangan sampai kandidat berkualitas melewatkan peluang di perusahaan Anda hanya karena job posting Anda kurang tepat sasaran!Pasang GRATIS 3 lowongan kerja pertama untuk perusahaan Anda. Sortir CV rekrut kandidat berkualitas dengan mudah sekarang dengan ATSCake!🎉20+ Contoh Iklan Lowongan Kerja Bahasa Inggris yang Menarik1. Contoh Lowongan Pekerjaan Administrasi dalam Bahasa InggrisContoh Lowongan Pekerjaan Bahasa Inggris (Administrasi)2. Contoh Iklan Lowongan Desainer Grafis dalam Bahasa InggrisContoh Iklan Lowongan Desainer Grafis dalam Bahasa Inggris3. Contoh Lowongan Pekerjaan Programmer Bahasa InggrisContoh Lowongan Pekerjaan Programmer B Inggris4. Contoh Iklan Lamaran Pekerjaan Akuntansi Bahasa InggrisContoh Iklan Lamaran Pekerjaan Akuntansi Bahasa Inggris5. Contoh Lowongan Kerja Product Manager dalam Bahasa InggrisContoh Lowongan Kerja Product Manager dalam Bahasa Inggris6. Contoh Iklan Lowongan Pekerjaan Social Media Manager dalam Bahasa Inggris Job VacancySocial Media Manager Responsibility- Design and implement social media strategy to align with company’s business goals - Creating picture and video for instagram and tiktok - Running paid advertisement and other more - Set specific objectives and report on ROI (Return on Investment) Requirement- Bachelor degree in business and related fields. - 1 year working experience as Social Media Manager. - Solid knowledge of SEO and Google Analytics. - Familiar with Instagram and Tiktok. - Excellent copywriting and videography skills. Benefits:- BPJS Insurance - Monthly Salary 8 million - Family and medical leave - Annual bonus Location: Euraea, Tanggerang Indonesia (Hybrid) (contact details)- telephone: 087656789000 How to apply:Send your CV and portfolio to [email protected] 7. Contoh Iklan Lowongan Kerja Teknik Mesin dalam Bahasa Inggris Job VacancyMechanical Engineering Responsibilities:Developing and designing new products. - Explain to clients how the machine of a product works.Maintain and manage machinery products.Test and install new machinery. Requirements:Bachelor/Master degree in mechanical engineering and related fields.1 year working experience as Mechanical Engineering.Strong mathematical aptitude.Clear communication abilities and interpersonal skill.Creative thinking and able to work in team. Benefits:BPJS InsuranceMonthly Salary 8 millionAnnual bonus Location: LPD Tower, Jakarta SelatanHow to apply:Send your CV and portfolio to [email protected] (contact details)Telephone: 087656789000 Instagram: @ipdtower.id 8. Contoh Lowongan Kerja HRDdalam Bahasa Inggris Job VacancyHuman Resource Development Responsibilities- Arranging interviews and hiring the right employees needed by the company. - Process monthly payroll. - Update company’s policies. - Maintain employee records. - Conduct benefit analysis and disciplinary actions. Requirements- Bachelor/Master degree in HR, Psychology, Business Management, and related field. - Fresh graduates are welcome to apply. - Interpersonal skills and communication skills. - Good time management - Able to work in team Benefits- BPJS Insurance - Monthly Salary 6 million - Family and medical leave Location: PT. FinTech Bandung, Indonesia (contact details)- Telephone: 12345678909 How to apply:Send your CV and portfolio to [email protected] before January 31st 2023 9. Contoh Iklan Lamaran Kerja Business Development Bahasa Inggris Job VacancyBusiness Development Responsibilities- Driving business goals within the company. - Research new market opportunities and oversee new projects for the company. - Making sales projections and forecasting revenue. Requirements- Bachelor degree in Business Management and related fields. - 2 years working experience as Business Development. - Strong interpersonal and negotiation skills. - Good management and leadership skills. - Monthly salary will be adjusted according to the candidate's work experience. Benefits- BPJS Insurance - Lunch will be provided - Family and medical leave - Annual bonus Location: PT Beijing Map, Medan (Indonesia) (contact details)- Telephone: 234567654321 How to apply:Please send your CV and other related documents to the email below. The application deadline will be on Thursday, 17th June 2023.beijingmapmedan[email protected] 10. Contoh Poster Lowongan Kerja Marketing Bahasa Inggris Job VacancyMarketing Responsibilities- Defining and managing company’s brand - Produce marketing and promotional materials - Conducting customer and market research Requirements- Bachelor/Master degree in marketing and business related fields (Fresh graduates are welcome to apply) - Familiar with web page analytics, content management systems, customer relationship management and other relevant software. - Excellent speaking, writing, presenting and active listening skills. - Good Interpersonal skills and teamwork skills. - Able to speak both English and Mandarin will be a plus point. - Had been vaccinated minimum 2x. Benefits- monthly salary will be adjusted according to the candidate's experience.- BPJS Insurance - Annual bonus Location: Talangan Alam Sutera, Indonesia (Work from office) (contact details)- 0123456789 How to apply:Send your newest CV and portfolio and apply through CakeResume The application deadline will be on March 10th, 2023 11. Contoh Iklan Pekerjaan Sales Bahasa Inggris We Are Hiring!Sales Responsibilities:- Promote and sell products to clients. - Maintain positive business customer relationships. - Cold calling and reaching out to new customers. - Coordinate with team members and other related departments. Requirements:- D3/Bachelor Degree in any major (Fresh Graduates are welcome to apply). - Strong Interpersonal, negotiation and communication skills. - Able to communicate in English will be a plus point. - Familiar with Microsoft Word, Excel, and PowerPoint. - Good time management and teamwork skills. Benefits:- monthly salary: 4,5 million (not including monthly bonus)- BPJS Insurance - Family and medical leave - Free afternoon tea fee twice in a month Location: FishSkin Tangerang Indonesia. (contact details)- 567890987654 How to apply:Apply through Linked-In or CakeResumeThe application deadline will be on August 24th, 202312. Contoh Brosur Lowongan Pekerjaan Guru Bahasa Inggris We Are Hiring!English Teacher Responsibilities- Prepare online teaching material to students - Access and continuously monitor the student progress - Responsible for high teaching standards in Teaching English as a foreign language. Requirements- Bachelor/Master degree in English education and general education related fields. - Fresh graduates are welcome to apply. - Passionate in teaching the English language to kids, teenagers, and young adults. - Experience in Teaching Test Preparation Program is an advantage. - Able to teach on a very flexible schedule. Benefits:- BPJS Insurance - Monthly Salary will be discussed during interview - Annual bonus Location: Jakarta English, Jakarta Indonesia (Online) (contact details)- Telephone: 12345678909 How to apply:Send your CV and portfolio to [email protected] before March 31st 2023 Pasang lowongan kerja di Cake, bisa bikin jobdesc langsung dengan AIJobdesc Writer Cake! Gak perlu pusing membuat iklan lowongan kerja💡Pasang Lowongan13. Contoh Poster Lowongan PekerjaanFreelance dalam Bahasa Inggris Job VacancyFreelance Copywriter Responsibility- Produce engaging and clear content for different or various advertising channels. - High fluency in English and Bahasa. - Familiar with Microsoft (office, excel, powerpoint) - Edit and proofread to ensure a high quality. Requirement- Bachelor degree in marketing, communication, and business related field. - Fresh graduates are welcome to apply. - Minimum 1 year experience in the copywriting field (must be mentioned in the CV). - Solid knowledge of SEO. - Able to work in a team. - Able to finish work on time and meet deadlines. Benefits:- BPJS Insurance - Monthly Salary: 6 million - Free lunch at office Location: MIA Corporation, Jakarta Indonesia (Hybrid) (contact details)- telephone: 987656789012 How to apply:Send your CV and portfolio to [email protected] before June 27nd 2023 14. Contoh Lowongan Pekerjaan Barista menggunakan Bahasa Inggris Job VacancyBarista Responsibility- Greet customers with warm welcome. - Take orders by paying attention to details. - Prepare beverages by following recipes - Manage and report any maintenance needs. Requirement- Minimum 1 year work experience as Barista. - Knowledge of sanitation regulations. - Hands-on experience with brewing equipment. - Excellent interpersonal and communication skills. - D3/Bachelor degree is a plus. Benefits:- BPJS Insurance - Monthly Salary: 5 million - Free beverage once a day - Family and medical leave Location: 123 street studio, Jakarta Indonesia (on-site) (contact details)- telephone: 123465432134 How to apply:Send your CV to [email protected] before April 20nd 2023 15. Contoh Poster Lamaran Kerja di Restoran dalam Bahasa Inggris Job VacancyChef, Waiter/Waitress Responsibilities(Waiter/Waitress) - Greetings guests and taking drink/food orders. - Ensuring food order is made correctly. - Delivering food from the kitchen to the guests. - Stay attentive to guests’ needs in the dining area. (Chef)- Lead and manage the culinary team. - Create prep lists for the kitchen crew. - Manage food costing and inventory. - Following health code standards when handling food. Requirements(Waiter/Waitress)- Work experience as waiter/waitress - Excellent communication and presentation skills -Strong organizational and multitasking skills - Ability to perform well in a fast-paced environment - Flexibility to work in shifts (Chef)- Bachelor degree in Culinary Arts is a plus. - 2 years working experience as a chef. - Creative on creating new menus. - Communication and leadership skills. - Able to work in team and multitasking. Benefits:- BPJS Insurance - Monthly Salary: 3 million (waiter/waitress) ; 10 million (chef) - Free lunch/dinner (per shift) - Family and medical leave - Annual bonus Location: By the Beach, Bali Indonesia (on-site) (contact details)- telephone: 0000999987 How to apply:Send your CV and portfolio to [email protected] before March 20nd 2023. 16. Iklan Lowongan Kerja Management Trainee Bahasa Inggris Management Trainee (MT Program 2025) Location: Jakarta | Type: Full-time We’re looking for high-potential graduates to join our 12-month Management Trainee Program and develop into future leaders. Qualifications: Bachelor’s degree in any major, min. GPA 3.00 Fresh graduates or max. 1 year experience Proactive, adaptable, and strong communication skills What We Offer: Cross-departmental rotation Mentorship from top management Clear career progression Send your CV and transcript to: [email protected] Subject: MT 2025 – [Your Full Name] Deadline: April 30, 202517. Iklan Lowongan Kerja Marketing Executive Bahasa Inggris Marketing Executive Location: Hybrid (Jakarta) | Type: Full-time We are hiring a result-driven Marketing Executive to lead digital campaigns and strengthen our brand presence. Qualifications: Min. 1 year experience in marketing Proficient in Meta Ads, Google Ads, and Google Analytics Strong communication and copywriting skills Responsibilities: Plan and execute digital marketing campaigns Analyze campaign performance and provide insights Collaborate with content and design teams Send your CV and portfolio to: [email protected] Subject: Marketing Executive – [Your Full Name] Deadline: April 30, 202518. Iklan Lowongan Kerja Finance Analyst Bahasa Inggris Finance Analyst Lokasi: Jakarta | Tipe: Full-time Kami membuka kesempatan bagi profesional muda yang analitis dan detail untuk bergabung sebagai Finance Analyst di perusahaan kami. Kualifikasi: Lulusan S1 Ekonomi, Akuntansi, atau bidang terkait, IPK min. 3.00 Pengalaman kerja 1-3 tahun di bidang finance/akuntansi Menguasai Microsoft Excel dan software akuntansi Mampu menganalisis data keuangan secara mendalam Tanggung Jawab: Melakukan analisis keuangan dan menyusun laporan periodik Mengidentifikasi tren dan memberikan rekomendasi strategis Bekerjasama dengan tim lintas divisi untuk evaluasi kinerja keuangan Kirim CV dan surat lamaran ke: [email protected] Subjek email: Finance Analyst – [Nama Lengkap] Batas Akhir Lamaran: 30 April 202519. Iklan Lowongan Kerja Finance Associate Bahasa Inggris Finance Associate Lokasi: Jakarta | Tipe: Full-time Kami mencari Finance Associate yang dinamis dan memiliki ketajaman analitis untuk mendukung operasional keuangan perusahaan. Kualifikasi: Lulusan S1 dari jurusan Keuangan, Akuntansi, atau Ilmu Ekonomi Pengalaman 1–2 tahun di bidang keuangan diutamakan Terampil dalam penggunaan Microsoft Office (khususnya Excel) Mampu bekerja secara teliti dengan kemampuan problem solving yang baik Tanggung Jawab: Membantu proses rekonsiliasi dan analisis keuangan harian Menyusun laporan keuangan sederhana dan mendukung proses budgeting Mendampingi tim finance dalam audit internal dan kegiatan administrasi keuangan Kirim CV dan surat lamaran ke: [email protected] Subjek email: Finance Associate – [Nama Lengkap] Batas Akhir Lamaran: 30 April 202520. Iklan Lowongan Kerja HR Admin Bahasa Inggris HR Admin Lokasi: Jakarta | Tipe: Full-time Kami membuka kesempatan bagi professional HR yang proaktif untuk bergabung sebagai HR Associate. Kualifikasi: Lulusan S1 Psikologi, Manajemen SDM, atau jurusan terkait Pengalaman kerja minimal 1 tahun di bidang HR Komunikatif, teliti, dan mampu bekerja dalam tim Tanggung Jawab: Mendukung proses rekrutmen dan administrasi HR Melaksanakan onboarding karyawan baru Membantu pengembangan program kesejahteraan dan training Kirim CV dan surat lamaran ke: [email protected] Subjek email: HR Associate – [Nama Lengkap] Batas Akhir Lamaran: 30 April 202521. Iklan Lowongan Kerja Sales Executive Bahasa Inggris Sales Executive Lokasi: Jakarta | Tipe: Full-time Kami mencari Sales Executive yang energik dan berorientasi pada target untuk mengembangkan pasar dan meningkatkan penjualan. Kualifikasi: Lulusan minimal D3/S1 dari jurusan terkait Pengalaman di bidang penjualan minimal 1 tahun Memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan negosiasi Proaktif dan hasil-driven Tanggung Jawab: Membangun dan menjaga hubungan dengan klien Mencapai target penjualan melalui strategi yang efektif Menyusun laporan penjualan dan analisis pasar Kirim CV dan surat lamaran ke: [email protected] Subjek email: Sales Executive – [Nama Lengkap] Batas Akhir Lamaran: 30 April 2025Tips Saat Membuat Lowongan Kerja Bahasa InggrisHindari Bahasa yang Terlalu Rumit atau Tidak Jelas Gunakan kalimat yang langsung dan profesional. Hindari istilah seperti “rockstar developer” atau “multitasking ninja” yang bisa membingungkan kandidat, terutama non-native speaker.Gunakan Bahasa Inggris yang Netral dan Bebas Idiom Hindari idiom atau slang seperti “hit the ground running” yang tidak mudah dipahami semua orang. Pastikan tata bahasa juga rapi agar citra perusahaan tetap profesional.Sesuaikan Gaya Bahasa dengan Budaya Perusahaan Tentukan apakah tone-nya akan formal atau kasual, tergantung karakter perusahaan. Ini membantu menarik kandidat yang cocok dengan budaya kerja Anda. Anda sudah mempelajari cara membuat iklan lowongan kerja berbahasa Inggris yang menarik. Sekarang, pasang loker di Cake untuk menjangkau jutaan kandidat berkualitas di bidang teknologi, digital, dan startup💼Pasang LowonganCakeadalah platform rekrutmen global yang menghubungkan perusahaan dengan+8 juta kandidat berkualitas.Pasang lowongan kerja gratisuntuk 3 loker pertama atau mulai tingkatkanEmployer Brandinglebih efektif bersama Cake. Didukung teknologi ATSCake AIdanRecruitment Consultantprofesional, mulai temukan talenta berkualitas lebih cepat!Dapatkan wawasan mendalam dan konten informatif terkait rekrutmen, manajemen SDM, employer branding, serta tren terbaru di dunia HR hanya di Cake. Jadikan kami sumber terpercaya Anda untuk strategi perekrutan yang efektif dan solusi SDM yang inovatif.
Industry & Job Overview
May 28th 2024

Back End Developer: Skill yang Harus Dimiliki, Gaji, dan Tipsnya! [+Contoh CV]

Di zaman yang serba instan, tanpa disadari, kebanyakan aktivitas yang dilakukan saat ini sudah berbasis internet seperti sosial media ataupun situs web. Salah satu aktivitas yang sering dilakukan melalui internet adalah berbelanja online. Ketika berbelanja secara online, semua interaksi dan transaksi bisa dilakukan di website tersebut dengan cepat. Tapi tahukah kamu dibalik segala proses berbelanja yang praktis ini, ada orang-orang yang bekerja dibelakang layar yang disebut sebagai web developer? Mereka adalah orang-orang yang memiliki keahlian tertentu yang bisa mendesain segala kreatifitas di dalam web serta menyimpan database dari para penggunanya. Salah satu profesi yang berhubungan dengan pembuatan situs web dan aplikasi disebut sebagai back end developer. Mau tahu apa saja pekerjaan yang dilakukan oleh seorang back end developer serta rahasia menjadi ahli di bidang ini? Yuk, cek penjelasanya tentang backend developer di artikel Cake ini. Daftar Isi: Apa itu Back End Developer? Tugas dan Tanggung Jawab menjadi Back End Developer Skill yang Harus Dimiliki Back End Developer Gaji Back End Developer Cara Menjadi Back End Developer Apa itu Back End Developer? Back End Developer adalah seseorang yang memiliki tugas untuk mengelola sistem hubungan antara website dan server. Dengan kata lain, seorang back end developer mempunyai tanggung jawab untuk memantau proses pertukaran data dari website ke server sehingga para pengguna situs web dapat secara mudah melakukan interaksi di dalamnya. Pekerjaan sebagai backend developer membutuhkan keahlian dalam mengatur database dengan cermat. Untuk mendukung tugas back end developer, keahlian coding yang mumpuni sangatlah dibutuhkan dalam hal ini. Saat ini pekerjaan sebagai back end developer di Indonesia semakin dicari oleh perusahaan ataupun startup yang berkecimpung di dunia bisnis, layanan jasa, keuangan, dll. 📚Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2024 [Jenis, Contoh, Dll.] Tugas dan Tanggung Jawab Back End Developer Nah, selanjutnya Cake akan membahas apa saja tugas dan tanggung jawab sebagai seorang back end engineer. Secara umum, menjadi backend developer kebanyakan bekerja dibelakang layar atau dengan kata lain membuat sistem yang tidak terlihat oleh pengguna (user), berbeda halnya dengan tugas frontend developer. Secara spesifik, seperti ini tugas dan tanggung jawab seorang backend: 1. Membuat algoritma yang aman bagi pengguna Hal yang terpenting yang menjadi tugas dan tanggung jawab back end adalah memahami dan membuat algoritma yang terjamin keamanannya terutama dari user asing (peretas). Dalam membuat coding program ini, back end programmer perlu memiliki logika yang tinggi sehingga database para pengguna dapat terjaga dengan baik. 2. Mendesain struktur data website dan database Sebelum memulai pengembangan pada situs web dan database (basis data), tugas back end developer adalah merancang struktur dari model data yang baik sehingga kedepannya dapat dikembangkan dengan mudah. Selain itu, pembuatan struktur ini dilakukan oleh backend agar tidak mempersulit anggota tim back end developer jika mereka ingin mengembangkan isi dalam situs web yang berhubungan dengan database. 3. Mengembangkan coding serta melakukan simulasi Selain itu, back end engineer memiliki tugas dan tanggung jawab dalam pengembangan algoritma yang telah dirancang sebelumnya. Kemudian, back end developer akan melakukan percobaan pada website yang dibuat untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang tidak diinginkan. 4. Memperbaharui konten pada produk aplikasi secara rutin Sebagai seorang back end developer, memperbaharui atau mengupdate konten situs web adalah hal yang wajib dilakukan agar dapat menarik perhatian penggunanya setiap saat. Sehingga menjadi backend developer memerlukan tingkat kreativitas yang mumpuni selain jago pemrograman. 5. Mengembangkan struktur data dasar Selanjutnya, tugas dan tanggung jawab back end engineer adalah terus-menerus mengembangkan struktur model data yang sudah dikembang di awal agar koneksi antara tampilan situs web dan basis data semakin nyaman untuk pengguna. Selain itu, tujuan pengembangan ini adalah agar situs web tidak terlihat kaku dan lebih efisien. Itulah salah satu tugas dan tanggung jawab pekerjaan backend developer. 6. Melakukan komunikasi untuk desain website yang baik Selain melakukan tugas dan tanggung jawab rutinnya, back end engineer juga perlu melakukan komunikasi dengan rutin dengan front end developer agar ide dalam merancang website tersebut bisa menyatu dengan baik. Tugas back end developer juga mengevaluasi kecocokan desain yang diusulkan dengan struktur model data yang sudah dibuat, terutama pada koneksi antara website dengan servernya. 📚Baca juga: Front End Developer: Pengertian, Tugas Gaji 7. Mengatasi masalah pada server Back end engineer juga harus memiliki kemampuan dalam mengatasi masalah yang terjadi di server sewaktu-waktu karena sistem ini terus berjalan tanpa henti guna memberikan pelayanan terbaik kepada para user. Jadi, tugas dan tanggung jawab back end developer tidak hanya mahir membuat coding saja, akan tetapi harus jago dalam mengatasi masalah pada sistem juga. Tugas dan Tanggung Jawab Back End Developer Skill yang Harus Dimiliki Back End Developer Seperti yang sudah dijelaskan tadi kalau pekerjaan backend developer mensyaratkan kemampuan coding. Nah, sekarang Cake akan membahas apa saja jenis skill coding yang dibutuhkan jika kamu ingin menjadi backend developer. 1. Bahasa Pemrograman Seorang back end engineer harus paham dengan beberapa bahasa pemrograman. Ada beberapa bahasa pemrograman yang saat ini sering digunakan oleh back end developer, diantaranya: 1. PHP (Hypertext Preprocessor) adalah salah satu bentuk bahasa skrip dasar yang dapat dimasukan ke dalam HTML. Bahasa pemrograman ini biasanya digunakan oleh back end engineer untuk pembuatan situs web yang dinamis karena bersifat open source.2. Python merupakan bahasa pemrograman terkini dengan level tingkat lanjut. Bahasa pemrograman ini bersifat multiplatform yang bisa dijalankan dimana saja serta sangat cocok buat back end engineer untuk mengembangkan website.3. Ruby salah satu bahasa skrip yang sering dipakai dalam mengerjakan tugas back end developer. Biasanya Ruby dipakai bersama Rails, artinya dikombinasikan dengan bahasa pemrograman lain, sama halnya dengan Python dan Django.4. Javascript adalah salah satu bahasa skrip yang juga sering digunakan dikalangan back end engineer. Skrip ini menggunakan bahasa pemrograman C. Dengan menggunakan Javascript, kamu bisa membuat berbagai jenis perangkat lunak, seperti web server, aplikasi mobile, aplikasi desktop, dll. 2. Manajemen Database Dalam manajemen database, seorang back end engineer perlu menguasai teknik-teknik pengelolaan database, seperti MySQL, PostgreSQL, noSQL, dan lain-lain. Selain itu, mengelola atau mengatur database bertujuan untuk meningkatkan keamanan server dan juga agar tidak terjadi down server ketika digunakan oleh pengguna. Lalu, tugas seorang back end adalah bisa menyaring data-data yang tersimpan di database, seperti menyimpan, menghapus, dan memperbaharui data. Biasanya, untuk melakukan ini, back end developer harus mengerti tentang query database. 3. Pengelolaan Web Server Kemampuan pengelolaan web server adalah salah satu skill yang patut dimiliki jika menjadi backend developer. Dengan kata lain, back end developer tidak cukup hanya menguasai bahasa pemrograman saja, tetapi juga harus mampu mengatur server web. Ada beberapa jenis server yang sering digunakan backend saat ini, yaitu: LitespeedApacheNginx Disarankan, seorang back end engineer untuk menguasai satu jenis server saja, kemudian bisa dikembangkan lagi kedepannya. Dengan keahlian server yang dimiliki, tugas seorang back end developer diharapkan bisa melakukan konfigurasi pada layanan hosting. 4. FrameworkBack End Selanjutnya, skill yang harus dimiliki oleh back end developer adalah kemampuan framework. Dengan menguasai framework, back end engineer dapat membuat situs web berproses secara efisien dan performanya menjadi lebih baik. Framework umumnya memiliki banyak fitur di dalamnya yang bisa melengkapi pemrograman dasar.Ada beberapa jenis framework yang sering digunakan back end developer, seperti: DjangoFlashRailsSpring, dan beberapa framework lainnya. 5. Pengetahuan tentang API Skill terakhirnya yang perlu dimiliki oleh back end adalah pengetahuan tentang Application Programming Interface (API). Fungsi API adalah sebagai interface (penghubung) antar situs web atau bahasa pemrograman. Dengannya menguasai API, back end programmer bisa membuat koneksi ke berbagai website atau aplikasi sehingga website tersebut bisa memiliki cakupan yang luas. Selain itu, pekerjaan backend developer dengan kemampuan API dapat menghubungkan website dengan sistem operasi mobile seperti iOS dan Android. Skill Backend Developer Gaji Back End Developer Melansir dari Glassdoor, menjadi backend developer di Indonesia bisa mendapatkan gaji rata-rata sekitar Rp 7.000.000 - 13.000.000 juta per bulan.Tentunya gaji backend developer akan berbeda-beda tergantung pada perusahaan, skill, pengalaman yang kamu miliki, serta lokasi. Gaji back end developer cukup menjanjikan? Yuk, persiapkan dirimu! Tips Menjadi Back End Developer yang handal Mempraktekkan pekerjaan back end programmer secara langsung adalah cara yang sangat membantu untuk mengembangkan dirimu sebagai back end engineer kelak. Berikut tips-tips yang bisa kamu lakukan untuk hal ini: 1. Kuasai Bahasa Pemrograman Jika kamu ingin memiliki pekerjaan backend developer, penguasaan salah satu bahasa pemrograman yang mendalam sangatlah disarankan. Hal ini akan membawa kamu untuk lebih cepat beradaptasi dengan perusahaan tempat kamu bekerja. Selain itu, akan ada banyak inovasi-inovasi yang muncul ketika kamu menjadi back end developer sehingga menguasai sebuah bahasa pemrograman sangat diperlukan. Cara agar bisa menguasai sebuah bahasa pemrograman adalah dengan belajar di bangku perkuliahan atau bisa juga mengikuti kursus tentang pemrograman back end developer. 📚Baca juga: 20+ Contoh Skill Komputer Dalam CV dan Cara Menulisnya! 2. Berkolaborasi secara rutin Selain kesibukan melakukan tugas dan tanggung jawabnya, seorang back end programmer memerlukan kemampuan berkolaborasi. Salah satu kolaborasi yang paling dekat adalah dengan front end programmer. Menjadi backend developer harus sesering mungkin berdiskusi dengan tim ini. Misalnya berdiskusi tentang user-facing element dengan server-side logic. Hal ini perlu dilakukan oleh back end programmer untuk memastikan apakah yang sedang dia kerjakan sesuai dengan pekerjaan front end atau belum. 3. Buat CV Backend yang menarik untuk perekrut Jika kamu seorang back end developer pemula, membuat curriculum vitae (CV) yang atraktif sangat dibutuhkan di pekerjaan ini. Jadi, disarankan kamu bisa menonjolkan skill back end developer yang terbaik. Secara spesifik kamu bisa mengurainya seperti poin-poin ini: Skill teknikal fiturTentukan arah karirmuTunjukan juga prestasi-prestasi yang sudah pernah diraihCantumkan link situs web profesionalmu Contoh CV Back End Developer Bahasa Inggris - Dibuat di CakeCake adalah sebuah online CV builder yang praktis. Ada banyak template yang menarik dan yang mudah untuk digunakan. Kamu juga bisa unduh CV dalam format PDF, lho, 100% gratis! Yuk, buat CV kamu dengan Cake sekarang juga!🎉 Buat CVJika kamu tertarik untuk menjadi back end developer, yuk, mulai asah skill kamu dan buat CV backend developer yang baik dan menarik. Selamat mencoba! Demikianlah artikel tentang apa itu backend developer. Semoga sekarang kamu sudah paham bahwa back end developer adalah orang yang bertugas untuk mengelola pertukaran data dari website ke server agar pengguna dapat menggunakan situs web dengan lancar.Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis oleh:Desman Perdamaian Gulo ---
Industry & Job Overview
Nov 18th 2022

Software Engineer: Tugas, Skill, Gaji dan Cara Menjadi Ahlinya! [+Contoh CV]

Software Engineer, pekerjaan yang sedang marak diburu kalangan muda hingga profesional sejak tahun 2018 silam. Bahkan, kebutuhan dunia kerja terhadap profesi ini meningkat hingga 500%. Kebanyakan orang yang melihat atau mendengar kata Software Engineer langsung menghubungkannya dengan dunia IT. Tapi apakah kamu apa yang sebenarnya dimaksud dengan Software Engineer? Simak selengkapnya dalam artikel ini!Daftar Isi: Apa itu Software Engineer?Perbedaan Software Engineer dan Software DeveloperTugas dan Tanggung Jawab Software EngineerSkill yang Dibutuhkan Software EngineerCara Menjadi Software Engineer Apa itu Software Engineer? software engineer adalahSoftware Engineer adalah salah satu karir di bidang teknologi informatika yang berperan dalam menganalisis, menyusun, membuat, dan menguji sebuah perangkat lunak atau software dengan tujuan tertentu. Tugas Software Engineer yaitu membuat sistem komputer berdasarkan kebutuhan atau ketentuan yang diminta oleh klien. Dalam melaksanakan tugasnya, Software Engineer perlu merancang system base, berkolaborasi dengan programmer, serta melakukan uji coba terhadap hasil akhir sistemnya. Pekerjaan Software Engineer memerlukan pemahaman terhadap berbagai macam bahasa pemrograman. Job desk Software Engineer juga berkaitan dengan penerapan prinsip teknik pengembangan software, maka penting bagi seorang Software Engineer untuk dapat berkolaborasi dengan bidang kerja profesional lain yang berkaitan dengan teknologi; contohnya programmer, software developer, serta quality control specialist untuk menghasilkan program dengan fungsi maksimal. Prediksi berbagai studi yang menyatakan penggunaan layar atau smartphone dalam kehidupan manusia akan meningkat pesat dikemudian hari sangat berdampak bagi demand atau kebutuhan terhadap profesi Software Engineer. Gaji rata-rata Software Engineer dapat dikelompokkan sesuai jenjang karirnya. Secara umum, gaji Software Engineer dapat dibagi menjadi 3 golongan besar : Associate Software Engineer Gaji rata - rata per bulan: Rp. 3.500.000 - Rp. 5.200.000 Junior Software Engineer Gaji rata - rata per bulan: Rp. 6.000.000 - Rp. 14.600.000 Senior Software Engineer Gaji rata - rata per bulan: Rp. 20.00.000 - Rp. 41.000.000 📚Baca juga: 15 Prospek Kerja Teknik Informatika Terbaik [+Gaji, Info Kuliah, Dll.] Perbedaan Software Engineer dan Software Developer Perbedaan Software Engineer dan Software Developer Saat kamu belajar lebih dalam mengenai tugas seorang Software Engineer, kamu akan menemukan bahwa profesi ini mirip dengan bidang IT lain khususnya Software Developer. Walaupun terlihat sangat mirip namun keduanya berbeda. Intip perbedaannya di bawah ini!Software EngineerSoftware DeveloperTipe KerjaMelibatkan tugas dan peran dari divisi IT lain. Mengembangkan software berdasarkan arahan atau perintah dari Software Engineer. TugasMelakukan penelitian terkait pembangunan, pembuatan, perkembangan, pengujian, dan pemeliharaan software.Mengembangkan software berdasarkan arahan atau perintah dari Software Engineer.Beban KerjaMenjalankan 7 Software Engineer Life Cycle : planning, requirement, design prototyping, software development, testing, deployment, operation maintenance.Melakukan proses pemeliharaan dan operasional software.Gaya KerjaTanggung jawab yang lebih besar mengharuskan seorang Software Engineer mampu berpikir kritis dan sistematis.Tanggung jawab yang lebih terbatas membuat seorang Software Developer dapat melakukan dan mengembangkan proses pemikiran kreatif.Jalur KarirSoftware Engineer, Principal Software Engineer, Lead Software Development EngineerSoftware Developer, Software Architect, DeveloperSkillBahasa pemrograman (C, C++), bisa mengembangkan software, kemampuan analisis dan desain, serta melakukan pengujian.Bahasa pemrograman (Phyton, C#, Java, dan C++), menggunakan tool open source.Software yang DigunakanTools yang berfungsi untuk mengembangkan software. Seperti Visual Studio dan Eclipse.Menggunakan software untuk mengembangkan aplikasi website, seluler, dan desktop, seperti Quixy dan Linx. Meskipun kedua pekerjaan ini terkesan saling melengkapi, inti perbedaan Software Engineer dan Software Developer adalah bahwa Software Developer berperan sebagai otak kreatif yang berhubungan dengan desain dan implementasi program, sementara Software Engineer menggunakan prinsip-prinsip engineering untuk membangun program dan aplikasi komputer. Secara umum, tugas Software Engineer yaitu menangani berbagai tanggung jawab yang lebih besar. Semua Software Engineer bisa dikatakan sebagai Software Developer, tetapi hanya beberapa Software Developer yang dapat dikatakan sebagai seorang Software Engineer juga.Tugas dan Tanggung Jawab Software Engineer Mengembangkan sistem informasi lewat rancangan, pengembangan, dan meng-install software.Menggunakan tools untuk melakukan evaluasi atau pengujian, kemudian mencari solusi atas masalah yang ditemukan.Mengembangkan software sesuai kebutuhan klien atau pengguna dengan mempelajari proses kerja dan pengguna data.Berkolaborasi dengan developer dan engineer lainnya untuk menciptakan kerja software yang maksimal.Melakukan perbaikan terhadap sistem apabila ditemukan masalah.Mendokumentasikan semua sistem atau aplikasi secara detil sebagai bentuk pertanggung jawaban saat melakukan maintenance.Menjaga kerahasiaan informasi untuk melindungi sistem.Merancang dan menggunakan spesifikasi sistem, standar, dan pemrograman.Merekomendasikan software update menggunakan teknologi terbaru yang sesuai. Skill yang Dibutuhkan Software Engineer Saat kamu ingin belajar menjadi Software Engineer, kamu memerlukan beberapa skill tertentu yang wajib dimiliki dan mahir dikuasai oleh seorang Software Engineer. Cara menjadi Software Engineer yang unggul adalah dengan menguasai hal-hal berikut: 1. Bahasa Pemrograman Skill Software Engineer yang pertama adalah menguasai programming language, struktur data, serta algoritma software. Bahasa pemrograman yang wajib dikuasai diantaranya adalah : C : Dasar untuk mempelajari bahasa pemrograman lain, seperti C#, C++, Java.Java : Digunakan untuk membuat aplikasi di Android.Python : Digunakan untuk membuat aplikasi berbasis website atau mobile.PHP : Digunakan untuk membangun website dinamis.Kotlin : Digunakan untuk mengembangkan aplikasi berbasis Android. 📚Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2022 [Jenis, Contoh, Dll.] 2. Software Testing Syarat menjadi Software Engineer selanjutnya adalah pengetahuan tentang software testing dan debugging. Software testing adalah tahap pengujian untuk memeriksa apakah software yang dibuat dapat berjalan dengan baik dan lancar. Lewat software testing, seorang Software Engineer dan timnya dapat mengidentifikasi masalah, menguji keamanan, dan kinerja dari software yang dibuat. 3. Teamwork Teamwork yang dimaksud adalah kerja sama dengan tim serta hubungan komunikasi yang baik dengan klien. Pekerjaan seorang Software Engineer berhubungan dengan tim internal juga dengan pihak eksternal. Seorang Software Engineer juga diharuskan untuk mampu menerima kritik dan berkompromi dengan kolega. 4. Attention to Detail Sebagian besar job desk Software Engineer memerlukan cara kerja Object-Oriented Design. Merupakan sebuah pendekatan untuk membangun software yang berorientasi padad objek. Oleh karena itu skill seorang Software Engineer untuk dapat berfokus penuh dan memiliki kepekaan yang tinggi menjadi sangat krusial. 5. Problem Solving Ruang lingkup pekerjaan Software Engineer yang sangat luas menjadikan Software Engineer kerap aktif terlibat dalam setiap aspek pembuatan software. Maka dari itu, identifikasi terhadap sebuah masalah dan pengambilan keputusan adalah skill Software Engineer yang tidak kalah penting. Cara Menjadi Software Engineer 1. Mendapatkan Edukasi di Bidang Terkait Software Engineering Ingin belajar menjadi Software Engineer? Ternyata banyak caranya! Tidak harus berupa pendidikan formal saja. Berkat kemajuan teknologi, ada beberapa cara yang kamu bisa pilih sesuai dengan gaya atau style caramu belajar.Pendidikan Formal Pendidikan formal atau menempuh perkuliahan adalah jalur edukasi yang paling umum dipilih oleh kebanyakan Software Engineer. Program kuliah S1 (4 tahun) akan memberikan skill Software Engineer yang lengkap, mulai dari teori dan praktik ilmu komputer, fasilitas lengkap, serta ruang lingkup belajar yang memadai, termasuk lingkungan belajar bersama dan akses terhadap instruktur ternama.Coding Bootcamp Coding Bootcamp memungkinkan kamu untuk mempelajari serangkaian keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja nyata dalam waktu yang jauh lebih singkat. Asalkan kamu bersedia untuk meluangkan waktu, tekun, dan berdedikasi, Coding Bootcamp bisa menjadi sarana kamu untuk menimba ilmu dengan fondasi pengetahuan yang tidak kalah kuat dengan kuliah formal. Mengingat harga pendidikan formal lebih mahal, serta survey membuktikan bahwa sebagian ilmu yang dipelajari tidak seluruhnya digunakan dalam dunia kerja.Self-directed learning Salah satu bentuk sarana belajar skill Software Engineer yang sangat terkenal di masa kini berkat perkembangan digital. Saat ini banyak website edukatif yang dapat dengan mudah kamu akses. Cara belajar seperti ini sangat memungkinkan kamu untuk bertanggungjawab atas kemajuan skill-mu pribadi. Mungkin tenggat waktu untuk mencapai ilmu yang dikuasai oleh dua cara belajar sebelumnya akan lebih lama, tapi lewat cara belajar ini, kamu akan mendapat hal-hal lain yang mengembangkan kepribadianmu secara mandiri. Belajar soft skill dan hard skill sekaligus!2. Mencari Pengalaman yang Relevan dengan Software Engineer Sudah mencari ilmu lewat salah satu atau ketiga cara di atas? Jangan berhenti sampai situ saja! Belajar menjadi Software Engineer juga artinya kamu harus secara langsung melakukan teori yang telah kamu pelajari. Hands on experience! Mulai dari mengikuti magang atau internship, menjadi volunteer dalam sebuah projek, bahkan membuat projek pribadi adalah bentuk pembelajaran yang akan membawamu jauh lebih hebat daripada seorang yang hanya hafal teori saja. Proyek dan pekerjaan ini juga sangat bagus untuk tampilan CV kamu di kemudian hari saat mencari pekerjaan. Kamu akan dianggap sebagai seorang yang berpengalaman dan lebih profesional.3. Sertifikasi Selain sertifikat lulus kuliah atau kursus, masih banyak sertifikasi yang bisa kamu ambil! Saat ini banyak workshop online maupun offline yang menawarkan sertifikasi bagi pesertanya. Adapun beberapa sertifikat resmi yang umum digunakan, diantaranya adalah: Oracle Certified Associate and Oracle Certified Professional (OCA and OCP)Microsoft Certified Solutions Developer (MCSD): App BuilderCertified Secure Software Lifecycle Professional (CSSLP)AWS Certified Developer (Associate) by Amazon Web ServicesJava Certification by Oracle UniversityProfessional Scrum Developer by Scrum Bentuk sertifikasi apapun dapat menjadi bukti bahwa kamu memang ahli di bidangmu. Hal ini juga menjadi salah satu cara untuk menjadi Software Engineer dan membangun personal branding ketika mencari kerja.4. Mendaftar Pekerjaan dengan CV Software Engineer yang Menarik Jangan sia-siakan seluruh pendidikan, proyek, dan sertifikasimu! Saat kamu mendaftar pekerjaan, pastikan isi CV-mu rapi dan berbobot. Tiga hal penting yang perlu kamu tunjukkan di CV saat mendaftar pekerjaan sebagai Software Engineer : Menunjukkan hasil karya atau proyekmu.Membuat CV/resume yang sesuai dengan pekerjaan yang kamu daftar.Membuat daftar tentang skill komputer yang berkaitan dengan pekerjaanmu. Contoh CV Software Engineer - Dibuat di Cake Mau punya CV software engineer keren seperti di atas? Cake menyediakan template CV gratis yang bisa membuat kamu unggul sebagai kandidat ketika melamar kerja. Yuk, coba sekarang!Buat CVSatu pepatah buat kamu yang mau belajar menjadi Software Engineer. Ada seribu jalan menuju Roma. Lewat dunia yang serba instan ini, ada banyak cara untuk mempelajari pekerjaan Software Engineer. Jangan mudah berpuas diri! Memiliki banyak pengalaman pastinya akan menguntungkan kamu saat masuk ke dunia kerja.--- Ditulis oleh: Amelia Bernike Gunasendjaja ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!