Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Apr 11th 2022

Mau Jadi Project Manager? Ketahui Tugas, Gaji, Skill, Dll.

Daftar isi:Apa itu Project Manager?Tugas dan Tanggung Jawab Project Manager5 Skill Project ManagerTips Menjadi Seorang Project Manager Ketika mendengar atau melihat “Project Manager” atau “Manajer Proyek” di sebuah posting pekerjaan, apa yang langsung muncul di benakmu? Mungkin terlintas di pikiranmu bahwa ini adalah pekerjaan seseorang di tingkat manajer dan pekerjaan sehari-harinya adalah mengelola proyek-proyek. Benar sekali, deskripsi tersebut merupakan penjelasan singkat untuk orang awam tentang pekerjaan manajer proyek. Namun, pekerjaan project manager lebih dari sekedar mengelola proyek yang sedang berlangsung, lho! Project manager adalah kunci keberhasilan sebuah proyek dengan lingkup proyek, jadwal proyek, dan budget proyek yang sudah disepakati dengan para pemangku kepentingan proyek sebelum sebuah proyek berlangsung. Apakah kamu tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang project manager, beserta tugas dan tanggung jawabnya, skill yang dibutuhkan, dan tips-tips untuk menjadi seorang project manager? Simak artikel ini untuk segudang informasi mengenai project manager yang perlu kamu ketahui! Apa itu Project Manager? Melansir situs Association of Project Manager, project manager adalah seseorang yang bertanggung jawab atas manajemen proyek sehari-hari dan harus berkompeten dalam mengelola enam aspek proyek, yaitu: Ruang lingkup (Scope)Jadwal (Schedule)Keuangan (Finance)Risiko (Risk)Kualitas (Quality)Sumber daya (Resources) Seorang manager project harus memiliki tanggung jawab atas keseluruhan untuk keberhasilan inisiasi, perencanaan, desain, pelaksanaan, pemantauan, pengendalian dan penutupan proyek. Skill yang dibutuhkan untuk menjadi project manager yang sukses tidak semua berupa keterampilan teknis, melainkan kombinasi antara soft skills dan technical skills. Skill project manager bersifat universal dan transferable, ini artinya keterampilan yang kamu pernah gunakan dalam sehari-hari, dan relevan di semua industri. Namun, skill ini dikembangkan lebih jauh melalui pendidikan atau pelatihan, seperti penggunaan software project management dengan Microsoft Project, Asana, Trello, dan Jira. Perkembangan karir (career progression) seorang project manager biasanya dimulai dari posisi:1. Project Administrator/(PMO)Project Management Officer (pengalaman kerja 1-2 tahun),2. Senior Project Support (pengalaman kerja 3-4 tahun),3. Project Manager (pengalaman kerja lebih dari 5 tahun),4. Project Director (pengalaman lebih dari 10 tahun).✏️ Berikut adalah beberapa kualifikasi project manager yang harus dimiliki: Gelar sarjana di bidang IT, teknik, manajemen bisnis, atau bidang terkaitPengalaman terkait manajemen proyek yang relevanDapat mengoperasikan Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint) dan software project management (Microsoft Project, Asana, Trello, Jira)Memiliki sertifikasi Project Management Professional (PMP) lebih diutamakanKemampuan analitik, komunikasi (tertulis dan verbal), manajemen tim dan waktuKemampuan untuk memantau dan mengontrol anggaran proyek 💰 Kisaran Gaji Project Manager: Rp 4.000.000 - 17.000.000/bulan Tugas dan Tanggung Jawab Project Manager Tugas dan tanggung jawab project manager adalah memastikan proyek berjalan tepat waktu (Time), sesuai anggaran (Budget), dan dalam ruang lingkup (Scope). Job desk project manager melibatkan dirinya pada seluruh “Project Life Cycle” atau siklus proyek yang akan dibahas lebih lanjut disini. Berikut adalah tahapan dari siklus sebuah proyek: 1. Inisiasi (Initiating) Tahap Inisiasi proyek adalah fase pertama dari siklus hidup proyek. 📝 Pada fase ini, tugas project manager adalah:Mengidentifikasi lingkup, tujuan, masalah atau peluang bisnis,Menentukan solusi,Membentuk sebuah proyek,Menugaskan tim proyek untuk membangun dan memberikan solusi kepada pelanggan. Informasi-informasi tersebut akan dimuat di sebuah dokumen Project Charter untuk memberi wewenang kepada manajer proyek sehingga proyek dapat disetujui dan dimulai. Selain itu, ini juga merupakan tanda izin resmi untuk menggunakan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan proyek. 2. Perencanaan (Planning) Setelah dokumen Project Charter telah disetujui, perencanaan proyek adalah salah satu fase paling penting dalam siklus hidup proyek. Project manager akan membuat sebuah dokumen rencana proyek (project plan) dimana deliverables dan timeline proyek, tugas-tugas yang harus diselesaikan, serta waktu untuk menyelesaikan masing-masing tugas akan diidentifikasi. Sebuah proyek tidak bisa berjalan dengan lancar tanpa perencanaan yang memadai. Dengan adanya perencanaan yang tepat, projectmanager dapat mengatur aktivitas dalam seluruh proyek menjadi serangkaian deliverables dengan memetakan timeline dan memastikan ketersediaan sumber daya perusahaan. Rencana proyek (project plan) adalah sebuah dokumen hidup yang dapat terus berkembang dan berubah sepanjang proyek berlangsung. 📝 Tugas dan tanggung jawab project manager dalam fase perencanaan meliputi:Pembuatan WBS (Work Breakdown Structure)Pembuatan dokumen yang merangkap sumber daya rencana biayaPembuatan rencana komunikasi. 3. Pelaksanaan (Executing) Setelah semua telah direncanakan dengan baik pada fase perencanaan sebelumnya, ini saatnya anggota tim menempatkan rencana proyek ke tindakan nyata. Anggota tim akan menyelesaikan pekerjaan yang telah diidentifikasi dalam rencana proyek untuk mencapai tujuan proyek. 📝 Job desk project manager pada fase ini adalah adalah:Memimpin berjalannya proyekMenetapkan pekerjaan kepada masing-masing anggota timMemastikan bahwa tugas diselesaikan sesuai jadwal. Pekerjaan project manager pada fase pelaksanaan juga dapat termasuk untuk memfasilitasi penyelesaian masalah yang timbul saat proyek berlangsung, mengkomunikasikan progres dan status projek kepada para pemangku kepentingan dan anggota tim.4. Pemantauan (Monitoring) Proses pemantauan ini sebenarnya terjadi di setiap tahap proyek, dimulai dari awal proyek dan berlanjut selama fase perencanaan, pelaksanaan, dan penutupan. 📝 Job desk project manager pada tahap ini adalah memastikan proyek selalu terkendali seperti:Proyek berjalan sesuai lingkupProyek dilaksanakan tepat waktuProyek tetap berlangsung dalam anggaran yang direncanakan. Pemantauan proyek oleh project manager juga akan didokumentasikan dalam dokumen laporan untuk menggambarkan kemajuan proyek dan memastikan setiap aktivitas dalam proyek dapat selesai dengan baik dan tepat waktu. Selain itu, pertemuan mingguan juga akan dijadwalkan untuk menyampaikan kemajuan proyek, isu yang timbul saat proyek berlangsung, dan rencana penyelesaian isu tersebut. 5. Penutupan (Closing) Tahap penutupan adalah tahap akhir dari siklus hidup manajemen proyek yang menandakan selesainya proyek. 📝 Selama penutupan proyek, tugas dan tanggung jawab project manager adalah:Mendapatkan persetujuan resmi dari klien bahwa proyek telah selesai dan seluruh deliverables telah diterima dengan baikMelepaskan semua sumber daya yang tidak lagi diperlukan dalam proyek,Mengarsipkan dokumen proyek untuk referensi dan penggunaan di masa mendatangMembuat dokumen “Pelajaran yang Didapat” (lesson learned) sebagai bahan refleksi Dokumen lesson learned yang dibuat project manager/project leader adalah untuk menggambarkan apa yang berjalan dengan baik, apa yang tidak berjalan dengan baik, apa yang dapat dilakukan secara berbeda untuk meningkatkan praktik manajemen proyek yang akan datang. 5 Skill yang Harus Dimiliki Project Manager Nah, setelah kamu sudah paham seputar apa tugas seorang project manager, pada bagian ini Cake akan membantu kamu untuk mengetahui skill yang harus dimiliki project manager agar kamu bisa memulai mempertimbangkan karir sebagai project manager. Berikut merupakan beberapa skill penting yang harus dimiliki seorang project manager:➡️ Komunikasi (Communication) Komunikasi merupakan hal yang penting karena manajer proyek adalah seseorang yang akan berkomunikasi dan memimpin anggota tim proyek, para pemangku kepentingan, dan klien proyek tersebut. Tugas tersebut mengharuskan manajer proyek menjadi orang utama (key person) yang menghubungkan komunikasi proyek antar tim. Dari sini, manajer proyek ada baiknya berlatih untuk mengasah keterampilan komunikasi mereka.➡️ Kepemimpinan (Leadership) Seperti yang sudah dijelaskan di poin sebelumnya, project manager akan memimpin tim dari berbagai pihak dan mereka harus tahu kapan waktunya untuk mendelegasikan tugas kepada anggota tim dan kapan harus mengambil kendali. Tugas dan tanggung jawab project manager adalah untuk memberdayakan dan menginspirasi anggota tim karena kerjasama dalam tim sangat dipertaruhkan di sebuah proyek.➡️ Pemecahan Masalah (Problem Solving) Saat sebuah proyek sedang berlangsung, tidak jarang bahwa masalah atau isu akan muncul. Ini bisa meliputi masalah mengenai ruang lingkup, anggaran, alokasi sumber daya, dan masalah lainnya. Peran project manager adalah untuk memastikan bahwa masalah ini diselesaikan secara efektif untuk menjaga proyek tetap pada jadwal yang direncanakan. Masalah yang muncul ini biasanya akan dikomunikasikan dengan baik tanpa menghindar dari konflik, melainkan menghadapinya secara transparan dalam sebuah tim sehingga tim dapat melanjutkan pekerjaan dengan efektif dan produktif.➡️ Negosiasi (Negotiation) Setiap pemangku kepentingan proyek memiliki agenda nya masing-masing. Job desk project manager adalah untuk menegosiasikan persyaratan yang dapat diterima oleh semua orang dan dapat menciptakan situasi yang saling menguntungkan bagi semua orang. Manager project harus tahu kapan harus berkompromi dan kapan harus bertahan. Ketika project manager dapat memperoleh hasil yang diinginkan dari setiap negosiasi yang dilakukan tanpa berpihak kepada siapapun, ini merupakan pertanda baik.➡️ Manajemen Waktu (Time Management) Waktu merupakan elemen yang penting dalam keberhasilan sebuah proyek selain ruang lingkup dan biaya anggaran proyek. Waktu pengerjaan setiap aktivitas dalam proyek akan dilacak oleh project manager untuk mengetahui tugas mana yang dapat dikerjakan secara bersamaan dan tugas mana yang bergantung dengan satu sama lain. Dengan membagi tugas seperti ini, kinerja tim akan semakin efektif dan dapat penggunaan waktu akan menjadi lebih efisien. Tips Menjadi Seorang Project Manager Sampai disini, apakah kamu mulai tertarik untuk menjadi seorang project leader/project manager? Berikut adalah tips tambahan yang dapat membantu kamu mengambil aksi yang nyata:✅ Ambil Sertifikasi Skill yang kamu punya tentunya akan lebih baik jika ada sertifikasi khusus untuk bisa membuktikan bahwa kamu mampu dan berpengalaman dalam lingkup manajemen proyek (project management). Kamu bisa mengambil sertifikasi seperti: Project Management Professional (PMP)▸Sertifikasiyang paling populer dan sudah diakui dunia▸Pelatihan mengenai caramerencanakan dan mengelola ruang lingkup proyek yang melibatkan pemangku kepentingan, mengelola sumber daya manusia dalam proyek, dan membuat keputusan bisnis yang baik.Certified Associate in Project Management (CAPM) ▸ Cocok untuk yang baru ingin memulai karir di bidang project management▸ Pelatihan ini mencakup project communication management dan project risk managementPMI Agile Certified Practitioner (PMI-ACP)▸ Sertifikasi untuk teori dan praktik manajemen proyek secara cerdas. ✅Pelajari Tools untuk Project Management Ada berbagai macam tools yang tersedia di luar sana yang akan membantu kamu menjelajah dan memahami tugas project manager. Kamu bisa mencoba untuk membuat timeline sebuah proyek yang akan disusun dengan sumber daya yang kamu punya dalam proyek, serta membuat anggaran untuk keseluruhan proyek. Tools ini akan mempermudah tugas dan tanggung jawab project manager untuk mengelola aktivitas dalam proyek, memonitor sebuah proyek, melihat aktivitas yang sedang berjalan, dan mengevaluasi masalah yang muncul ketika proyek berlangsung. 💻 Project management tools: Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint), Microsoft Project, Asana, Trello, dan Jira. ✅Membuat CV yang Menarik Curriculum Vitae (CV) akan menjadi pintu masuk di awal tahap perekrutan. Pastikan kamu mempunyai CV yang berbobot dan bisa menunjukkan keterampilanmu. Sebagai contoh, Cake sudah menyediakan contohnya untuk menjadi bahan referensi kamu! contoh CV project manager - dibuat di Cake Semoga sukses dalam menemukan pekerjaan project manager yang cocok dengan kemampuan dan pengalaman kamu! Sudah buat CV manajer proyek kamu, belum? Langsung saja buat di Cake 100% gratis dan ATS-friendly! Banyak template menarik juga, lho!🎉Buat CV --- Ditulis Oleh Priscilia Octaviani ---

Perbedaan Product Manager vs Project Manager, Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu?

Dalam dunia kerja, banyak orang sering menganggap jika product manager vs project manager memiliki fungsi dan tugas yang sama. Faktanya, product manager vs project manager sebenarnya memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda. Meskipun begitu, keduanya sama-sama berperan dalam keberhasilan bisnis di sebuah perusahaan, terutama dalam pengelolaan produk dan proyek yang strategis. Tanggung jawab product manager lebih fokus pada visi dan tujuan pengembangan produk. Sementara, tugas project manager adalah mengatur proyek pembuatan produk tersebut. Oleh karena itu, tidak jarang jika kedua posisi tersebut juga saling bekerja sama untuk mewujudkan tujuan bisnis. Agar kamu tidak salah saat melamar pekerjaan sebagai product manager vs project manager, berikut adalah ulasan bagaimana perbedaan product manager dan project manager dan apa saja peran dan skill yang dibutuhkan.Daftar isi: PengertianProductProject PengertianProduct ManagerProject Manager Perbedaan Objektif dan Parameter KesuksesanProduct Manager danProject Manager PerbedaanSkill ProductManager danProject Manager PerbandinganGaji Product ManagerdanProject ManagerPengertian Product ProjectUntuk mengetahui bagaimana perbedaan product manager dan project manager, penting untuk memahami perbedaan antara product dan project terlebih dahulu. Product adalah hasil akhir yang ditawarkan oleh perusahaan kepada konsumen, bisa berupa barang atau layanan yang memenuhi kebutuhan pasar. Sebuah produk memiliki siklus hidup, mulai dari pengenalan ke pasar, pengembangan, hingga masa dimana produk tersebut sudah tidak dibutuhkan lag oleh konsumen. Sedangkan project adalah usaha penciptaan produk atau layanan dalam waktu yang telah ditentukan. Proyek memiliki tujuan dan deadline yang jelas serta melibatkan berbagai tim untuk pengembangannya.Pengertian Product Manager ProjectManagerProduct manager adalah seseorang yang bertanggung jawab dalam penemuan dan pengembangan suatu produk di perusahaan. Jobdesk product manager adalah memastikan bahwa produk yang akan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pasar dan memenuhi tujuan bisnis perusahaan atau dikenal dengan sebutan Product Management. Tugas utama product manager adalah menentukan visi produk yang akan dikembangkan dan bertindak sebagai penghubung antara tim dengan stakeholder. Tanggung jawab product manager lainnya adalah mengembangkan roadmap atau strategi pengembangan produk yang berisi tugas, deadline, dan tim yang mengerjakan. Sementara itu, project manager artinya seseorang yang mengimplementasikan roadmap tersebut dalam sebuah proyek pengembangan produk. Pekerjaan project manager adalah memastikan proyek yang dikerjakan selesai tepat waktu, sesuai anggaran, dan memenuhi kualitas yang ditentukan. Untuk menjalankan fungsinya, jobdesk project manager adalah memimpin tim pengembang, menetapkan tugas, dan memantau progres pekerjaan tim.📚 Baca juga: Ingin Jadi Product Manager? Kenali Job Desk, Skill, Cara, dll!Perbedaan Objektif dan Parameter Kesuksesan Product Manager dan Project ManagerProduct manager vs project manager juga memiliki objektif dan parameter kesuksesan yang berbeda. Tujuan utama seorang product manager adalah meraih menciptakan produk yang mampu meraih kesuksesan di pasar. Sementara tujuan seorang project manager adalah fokus pada keberhasilan penyelesaian proyek agar tepat waktu dan tidak melebihi anggaran. Untuk mencapai tujuan utamanya, salah satu jobdesk product manager adalah memahami kebutuhan konsumen dan tren pasar, sebelum merancang suatu yang memiliki keunggulan kompetitif. Sementara untuk mencapai tujuannya, tanggung jawab project manager yang utama adalah mengelola timeline, sumber daya, dan anggaran agar proyek berjalan sesuai rencana. Parameter kesuksesan tanggung jawab product manager biasanya diukur melalui metrik seperti kepuasan pelanggan, pangsa pasar, pertumbuhan pendapatan, dan loyalitas konsumen. Sementara kesuksesan pekerjaan project manager biasanya diukur dari kelancaran pelaksanaan proyek, penyelesaian tepat waktu, dan penggunaan anggaran yang efisien.📚 Baca juga: Apa itu Project Management? Tujuan dan Tahapan Kerjanya!Perbedaan Peran Product Manager dan ProjectManagerPerbedaan product manager dan project manager selanjutnya terletak pada tanggung jawab yang mereka jalankan di sebuah perusahaan. Berikut adalah peran dan tanggung jawab product manager vs project manager: 👤 Peran dan Tanggung Jawab Product Manager: Menetapkan visi dan roadmap strategi pengembangan produk.Memahami kebutuhan pengguna dan tren pasar secara mendalam.Melakukan riset dan analisis pasar untuk meningkatkan dan mengembangkan produk.Melakukan riset kompetitor dan mengevaluasi kelebihan dan kekurangan produk dari kompetitor.Menetapkan parameter kesuksesan suatu produk untuk mengukur keberhasilan produk yang dikembangkan.Memastikan produk yang akan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan tren pasar.Berkolaborasi dengan berbagai tim, termasuk pengembang, desainer, dan pemasar, untuk merencanakan fitur-fitur produk yang akan dikembangkan.Berkomunikasi dengan stakeholder eksternal, seperti pengguna atau mitra bisnis, untuk mendapatkan umpan balik dalam pengembangan produk lebih lanjut. Contoh jobdesk product manager di perusahaan teknologi adalah memimpin pengembangan aplikasi mobile baru, mulai dari penyusunan konsep hingga peluncuran dan pengembangan fitur selanjutnya. 👤 Peran dan Tanggung Jawab Project Manager: Bertanggung jawab mengelola jalannya proyek.Bertugas membuat jadwal proyek, berkoordinasi dengan tim, dan memantau progres untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana.Memantau jalannya pengerjaan proyek agar tetap sesuai rencana.Memberikan saran kepada tim yang mengalami kesulitan dalam proses pengembangan produk.Memastikan seluruh tim melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik serta sesuai jadwal yang telah ditentukan.Mengidentifikasi risiko yang dapat mempengaruhi jalannya proyek dan menemukan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.Contoh pekerjaan project manager dalam proyek pembangunan aplikasi mobile baru adalah memastikan bahwa pengembangan aplikasi mobile baru tersebut selesai tepat waktu, sesuai anggaran, dan memenuhi kualitas yang diharapkan. Perbedaan Skill Product Manager dan Project ManagerMeskipun keduanya memerlukan kemampuan manajerial, namun skill yang dibutuhkan untuk menjadi seorang product manager vs project manager sedikit berbeda.⚙️ Skill Product Manager:Perencanaan produk: memiliki kemampuan perencanaan produk seperti menentukan visi produk, membuat roadmap produk, dan membuat perencanaan alokasi sumber daya.Analisis dan Berpikir Kritis: mampu berpikir kritis, strategis, dan mampu menginterpretasikan data yang telah didapatkan.Riset Pasar dan Pengguna: memiliki pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan pengguna, perilaku pengguna, dan tren pasar.Skill Komunikasi: memiliki keterampilan komunikasi untuk menyampaikan visi produk dan berkoordinasi kepada berbagai tim dan stakeholder.Pemecahan Masalah: mempunyai kemampuan analisis dan mitigasi risiko serta mampu melakukan negosiasi dan pemecahan masalah dengan baik.Toolsyang sering digunakan olehproduct manager adalah alat manajemen produk seperti JIRA danroadmapping toolsseperti Aha!. ClickUp, Miro, FigJam, dan masih banyak lagi. 📚 Baca juga: Product Manager: Pahami Skill Apa Saja yang Dibutuhkan [Soft + Hard Skills]⚙️ Skill Project Manager:Kepemimpinan: mampu memimpin dan mengelola tim pengembangan proyek secara efektif untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana awal.Manajemen Waktu dan Anggaran: memiliki kemampuan manajemen waktu dan sumber daya yang baik agar proyek bisa selesai tepat waktu dan tidak melebihi anggaran.Penyelesaian Masalah: memiliki kemampuan untuk mengatasi risiko dan menyelesaikan masalah dengan cepat.Memahami Teknologi: memiliki kemampuan teknis yang baik agar bisa memimpin pengembangan proyek dengan lancar dan menjalankan jobdesk project manager dengan baik.Memahami Metode Pengembangan Produk: memiliki pengetahuan yang mendalam dan mampu menerapkan berbagai metode pengembangan produk dengan baik. Contoh metode pengembangan produk perangkat lunak yaitu Waterfall, Scrum, Agile, dan lain sebagainyaBeberapa tools yang umum digunakan oleh project manager adalah Trello, Asana, Monday, atau Microsoft Project untuk manajemen tugas dan pengaturan timeline proyek. Perbandingan Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Product Manager vs. Project ManagerPerbandingan Gaji Product Manager dan Project ManagerDari segi gaji, product manager vs project manager memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Perbedaan gaji ini disebabkan oleh kompleksitas dan cakupan tanggung jawab yang berbeda antara kedua peran tersebut. Namun, hal ini juga tergantung pada industri dan lokasi perusahaan.🧑‍💼 Product Manager Gaji seorang product manager di Indonesia bervariasi, tergantung pada pengalaman dan industri. Seorang product manager cenderung memiliki gaji yang lebih tinggi karena jobdesk product manager memiliki peran dalam pengambilan keputusan strategis yang mempengaruhi arah perusahaan secara keseluruhan.Menurut data dari Glassdoor.com, gaji seorang product manager dengan pengalaman 1-3 tahun berkisar antara Rp11.000.000 hingga Rp24.000.000 per bulan. Sementara untuk product manager dengan pengalaman 4-6 tahun memiliki gaji berkisar antara Rp16.000.000 hingga Rp31.000.000 per bulan.🧑‍🏭 Project ManagerDilansir dari Glassdoor.com, gaji seorang project manager di Indonesia untuk pengalaman 1-3 tahun berkisar antara Rp7.000.000 sampai Rp18.000.000 per bulan. Sementara untuk project manager dengan pengalaman kerja 4-6 tahun berkisar antara Rp11.000.000 sampai Rp24.000.000 per bulan.KesimpulanSecara keseluruhan, product manager vs project manager memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan produk di suatu perusahaan. Tanggung jawab product manager berfokus pada keberhasilan produk dan pertumbuhannya di pasar. Sedangkan tanggung jawab project manager lebih fokus pada keberhasilan pelaksanaan proyek agar sesuai dengan rencana. Keduanya juga membutuhkan skill yang berbeda, meskipun ada kesamaan dalam kemampuan manajerial. Jika kamu tertarik menjadi seorang product manager, kamu harus memiliki keterampilan dalam mengelola produk, pemahaman pasar, dan kemampuan untuk berkolaborasi dengan berbagai tim. Sementara jika kamu tertarik menjadi seorang project manager, kemampuan organisasi, manajemen risiko, dan penyelesaian masalah adalah keterampilan dasar untuk menjalankan tugas project manager.Terlepas dari perbedaan tersebut, baik product manager maupun project manager sama-sama memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kesuksesan bisnis dan proyek. Ingin buat CV ATS-friendly yang profesional biar dilirik HRD? Cobain Cake untuk membuat CV Online, portofolio lamaran kerja, dan juga cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami. 100% GRATIS!--- Ditulis oleh Ita Sugiharti---
Student Guide
Jan 13th 2026

15 Prospek Kerja Manajemen Bisnis yang Menjanjikan [+Gaji]

Mahasiswa akhir yang sebentar lagi harus berjibaku mendapatkan pekerjaan pasti pernah sesekali mengajukan pertanyaan semacam ‘lulusan manajemen bisnis bisa kerja di mana?’, ‘Seperti apa peluang kerja manajemen bisnis?’. Satu-satunya cara untuk memprediksi masa depan manajemen bisnis adalah dengan melihat data yang ada. Prospek kerja manajemen bisnis masuk dalam kategori tumbuh lebih cepat dari rata-rata dibanding bidang industri lain. Data dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS memproyeksikan ada 1,1 juta pekerjaan manajemen bisnis yang dibuka setiap tahun, sepanjang tahun 2022 hingga 2032. Data yang dirilis tersebut juga bisa dipakai untuk merekam tren yang sama di negara-negara lain, termasuk Indonesia. Pertumbuhan lapangan kerja dan banyaknya pekerja yang mulai pensiun (atau resign) membuat kebutuhan atas lulusan manajemen bisnis terbuka lebar. Untuk kamu yang bertanya-tanya manajemen bisnis kerja apa, artikel Cake ini cocok untuk menjadi pegangan. Simak 15 prospek manajemen bisnis bersama prediksi gaji dan skill yang dibutuhkan!Daftar isi: Apa itu Jurusan Manajemen Bisnis? Kenapa Harus Memilih Jurusan Manajemen Bisnis? 15 Prospek Kerja Manajemen Bisnis Apa itu Jurusan Manajemen Bisnis? Jurusan manajemen bisnis mudah ditemui di universitas-universitas Indonesia, baik negeri maupun swasta. Sekilas, kehadiran banyak jurusan manajemen bisnis artinya kesempatan untuk diterima sebagai mahasiswa semakin besar. Di sisi lain, ini juga berarti persaingan dengan sesama lulusan semakin ketat. Para mahasiswa manajemen bisnis dipersiapkan untuk mengisi posisi level manajerial di perusahaan dan korporasi. Jurusan ini memberikan ilmu yang komprehensif terkait cara menetapkan tujuan sebuah perusahaan, mengawasi proses bisnis, melacak kemajuan, dan mengelola karyawan. Istilah manajemen bisnis kerap kali dipertukarkan dengan administrasi bisnis. Keduanya memang sama-sama membahas tentang operasional sebuah perusahaan, meski administrasi bisnis lebih menekankan pada hal-hal teknikal. Sementara itu, manajemen bisnis lebih fokus pada pengorganisasian sumber daya manusia. Manajer bisnis dituntut mampu membuat strategi untuk membuat produktivitas para karyawan naik, memastikan kondisi keuangan perusahaan tidak ada kendala, dan kebutuhan sumber daya terpenuhi. Lalu, S1 manajemen bisnis belajar apa? Prodi manajemen bisnis memiliki kebijakan sendiri dalam menentukan mata kuliah apa yang akan diajarkan, tapi berikut gambaran pembelajaran umum yang biasa ditawarkan: Ilmu AkuntansiIlmu BisnisEkonomi makroManajemenMatematika bisnisPerekonomian IndonesiaEtika bisnisHukum bisnisKomunikasi bisnis Manajemen keuanganManajemen operasiManajemen pemasaranManajemen sumber daya manusiaStatistika manajemenManajemen UKM dan koperasiEkonomi manajerialPemasaran digital Memasuki semester 5, mahasiswa akan diminta untuk memilih peminatan sebagai modal mencari pekerjaan jurusan manajemen bisnis. Jenis peminatan yang tersedia antara lain: Peminatan manajemen keuanganPeminatan manajemen pemasaranPeminatan manajemen SDMPeminatan manajemen produksiPeminatan manajemen distribusi Kenapa Harus Memilih Jurusan Manajemen Bisnis 1. Fleksibilitas Karier ‘Jadi, lulusan manajemen bisnis kerja apa?’ adalah pertanyaan yang menarik. Pasalnya, alumni jurusan ini sangat versatile alias serbaguna. Tidak ada pembatasan industri khusus untuk manajemen bisnis karena fokus utamanya adalah pengembangan organisasi. Data dari Forbes ini menjadi bukti betapa fleksibel karier yang tersedia. Salah satu karier di bidang manajemen bisnis dengan gaji tergolong tinggi adalah Financial Manager dengan gaji tahunan $139,790. Kemudian di bawahnya ada Compensation and Benefits Manager (131,280 per tahun) dan Sales Manager ($130.600 per tahun). Informasi yang diambil dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS tersebut menunjukan: kebutuhan manajemen bisnis merambah ke berbagai industri, dari bidang keuangan, kesehatan, hingga bidang penjualan. 2. Gaji Manajemen Bisnis Pertimbangan penentuan gaji didasarkan pada banyak faktor: pengalaman, latar belakang, kemampuan, keahlian yang dikuasai, kontribusi, dan lain-lain. Untuk gaji manajemen bisnis, Universitas Bina Nusantara (Binus) menyebut rentang angkanya antara Rp4 juta hingga Rp50 juta per bulan. Namun penelusuran Cake menemukan standar minimal gaji manajemen bisnis bisa lebih tinggi dari itu. PT Gudang Garam misalnya, mampu menawarkan opsi gaji antara Rp7 hingga Rp15 juta per bulan, dengan syarat pengalaman minimal satu tahun (ini masih termasuk entry-level). 3. Prospek Masa Depan Pada paragraf awal artikel, sudah disebutkan bahwa kebutuhan bisnis manajerial akan semakin naik setidaknya hingga tahun 2032 mendatang. Unsur yang berubah kemungkinan adalah pemakaian tools. Seorang manajer bisnis akan banyak berhubungan dengan data online dan offline, penggunaan mesin artificial intelligence makin naik, dan kebutuhan untuk menguasai analisis data menjadi kian mendesak. 4. Pengembangan Diri dan Jenjang Karier Perusahaan mengarahkan seorang manajer bisnis untuk bisa mengisi posisi pemimpin perusahaan di masa depan. Itulah kenapa salah satu keahlian utama yang wajib dimiliki mahasiswa manajemen bisnis adalah leadership. Untuk mewujudkan sosok pemimpin yang kompeten, perusahaan sadar betul karyawan yang mendapat tanggung jawab ini perlu diberi kesempatan untuk mengembangkan diri. Artinya memberikan kebebasan untuk karyawan mengikuti pelatihan, konferensi, pertemuan antar perusahaan, dan lain-lain. Pengembangan diri tersebut jadi salah satu batu loncatan untuk membuka karier ke jenjang yang lebih tinggi. Jika kamu adalah tipe orang yang haus akan pembelajaran baru dan praktiknya, karier di bidang ini sangat cocok untuk dirimu! 15 Prospek Karir Jurusan Manajemen Bisnis Jika kamu masih belum memiliki gambaran jurusan manajemen bisnis kerja apa, prospek-prospek karier di bawah ini pasti akan semakin membulatkan tekadmu untuk menekuni bidang ini: 1. Business DevelopmentJob Desk: Tanggung jawab seorang business development adalah menyusun rencana, mengimplementasikan, dan mengevaluasi strategi ekspansi bisnis, menerapkan strategi penjualan, menjalin kemitraan strategis yang tujuan akhirnya adalah peningkatan profit. Sebagai garda depan dari nasib kemajuan perusahaan, kebijakan yang diambil tim business development berpengaruh pada semua departemen mulai dari keuangan, pemasaran, pengebangan produk, hingga HRD.Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Kemampuan komunikasi, kemampuan negosiasi, kemampuan analisis dan riset, kemampuan memimpin, kemampuan menyelesaikan masalah, kemampuan berpikir cepat, kemampuan untuk menjaga etika dan kerahasiaan dengan standar tinggi.Kisaran Gaji: Rp 15.000.000 - Rp 40.000.000 per bulan. 📚 Baca juga:Ingin Jadi Business Development? Ketahui Tugas, Skill Sampai Gajinya! 2. Business Analyst Job Desk: Analis bisnis bertanggung jawab mengejawantahkan data mentah ke dalam penjelasan yang runut. Hasil analisis tersebut dapat berupa perubahan perilaku konsumen atau pergeseran kebutuhan produk atau layanan. Data tersebut digunakan oleh tim manajemen dan analis bisnis untuk meningkatkan penyediaan produk atau layanan.Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tertulis, berpikir analitis, berpikir sistematis dan detail, memiliki kemampuan organisasional, memahami penggunaan teknologi terutama tools riset, dan memahami struktur bisnis.Kisaran Gaji: Rp 6.500.000 - Rp 9.500.000 per bulan.📚 Baca juga:Apa itu Business Analyst? Ini Tugas, Gaji, Skillnya! 3. Business ConsultantJob Desk: Konsultan bisnis membantu pengembangan perusahaan dengan menyediakan analisis bisnis yang efektif, memberikan solusi bisnis, serta mengawasi arah perusahaan atau organisasi agar tetap dalam agenda target yang telah ditentukan. Pada satu titik, konsultan bisnis juga akan mencari kelemahan perusahaan agar bisa segera ditindaklanjuti untuk perbaikan.Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Kemampuan komunikasi, kemampuan interpersonal, kemampuan memimpin, kemampuan analitis dan kritis, penguasaan atas commercial awareness.Kisaran Gaji: Rp 4.750.000 - Rp 7.750.000 per bulan. 4. Management TraineeJob Desk: Manajer yang bekerja di bidang management trainee bertanggung jawab untuk menemukan kandidat yang tepat untuk posisi manajerial. Manajer akan menguji kompetensi, memberikan arahan, melakukan penilaian, dan menyeleksi kandidat yang paling sesuai dengan standar perusahaan.Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Kemampuan memimpin, kemampuan menganalisis, keahlian observasi, memiliki sertifikasi mengajar talent, mampu berkomunikasi dengan baik.Kisaran Gaji: Rp 9.300.000 per bulan. Ingin jadi management trainee? Yuk, gabung program management trainee dan dapatkan peluang pelatihan dan pengembangan karier yang berlimpah!🎉Daftar Sekarang 5. Project ManagerJob Desk: Sebagai pucuk kepemimpinan, tugas project manager di sini adalah sebagai pelaksana dengan tanggung jawab menyusun perencanaan, melakukan eksekusi, mengawasi, mengendalikan, menutup, dan mengevaluasi sebuah proyek.Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Memiliki jiwa kepemimpinan, mampu berpikir cepat dalam situasi darurat, dapat berkomunikasi dengan baik dengan semua pihak, menguasai manajemen konflik-risiko-waktu, dapat melakukan negosiasi.Kisaran Gaji: Rp9.500.00 - Rp12.500.000 per bulan. 6. Sales ExecutiveJob Desk: Sebagai penanggung jawab strategi penjualan, sales executive memiliki job desc melakukan negosiasi dengan klien tingkat tinggi, membuat perencanaan bisnis, terlibat dalam pengambilan keputusan terkait dengan penjualan serta pengembangan bisnis, menganalisis calon pelanggan potensial, dan menjaga hubungan baik dengan pelanggan.Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Mampu melakukan negosiasi dengan baik, menguasai bahasa Inggris lisan dan tulisan, memiliki kemampuan berkomunikasi dan interpersonal, jeli dan waspada, berpikir kritis dan analitis.Kisaran Gaji: Rp4.000.000 - Rp6.500.000 per bulan. 7. Marketing ExecutiveJob Desk: Eksekutif pemasaran berkontribusi dalam pembuatan konten SEO, melakukan komunikasi dengan calon klien, menyusun target audiences yang didasarkan pada riset dan analisis, serta menyusun strategi pemasaran yang diperlukan.Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Menguasai SEO, bisa menulis dengan baik, memiliki keahlian copywriting, mampu melakukan analisis dan riset pasar.Kisaran Gaji: Rp4.750.00 - Rp6.630.000 per bulan. 8. Risk ManagerJob Desk: Manajer risiko mengidentifikasi, mengevaluasi, mengurangi, dan mengendalikan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi di masa depan. Kemungkinan tersebut bisa negatif maupun positif, dan berpengaruh pada perusahaan. Risk manager bisa bekerja sebagai bagian internal perusahaan atau eksternal.Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Berpikir sistematis untuk melihat berbagai macam potensi masa depan, teliti, analitis, kritis, terbiasa dengan problem-solving, memiliki kemampuan untuk mengendalikan sekitar, memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik.Kisaran Gaji: Rp20.000.000 - Rp50.000.000 per bulan. 9. Supply Chain ManagerJob Desk: Bertanggung jawab untuk mengatur rantai pasokan dalam perusahaan. Supply chain manager yang menentukan supplier, produsen, gudang, dan distributor yang menjalin kerja sama dengan perusahaan.Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Kemampuan decision-making, kepemimpinan, manajemen rantai pasokan, negosiasi, menguasai komunikasi yang efektif dan efisien, teliti dan waspada.Kisaran Gaji: Rp5.000.000 - Rp20.000.000 per bulan. 10. Management ConsultantJob Desk: Bertanggung jawab dalam mengatur dan melaksanakan proyek sesuai dengan permintaan dan kebutuhan klien, menjalin komunikasi yang intensif dengan semua pihak, mengumpulkan dan menganalisis bisnis klien, melakukan interpretasi data, menyusun rekomendasi kepada klien, terlibat dalam pengembangan rencana bisnis dan pemberian masukan untuk peluang di masa depan.Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Analisis dan interpretasi data, menguasai tools untuk riset, kritis, hati-hati, teliti, detail, menguasai cara berkomunikasi, mampu melakukan presentasi yang meyakinkan.Kisaran Gaji: Rp4.500.000 - Rp7.500.000 per bulan. 11. Data AnalystJob Desk: Data analis melakukan identifikasi data yang ingin diteliti, mengumpulkan seluruh data yang dibutuhkan, mentransformasi data mentah menjadi data yang lebih mudah terbaca, melakukan analisis, dan terakhir melakukan interpretasi data yang digunakan untuk bahan pertimbangan sebuah keputusan.Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Menguasai tools Tableau, Excel, R, Power B, KNIME, Qlik, Google Analytics, visualisasi data, SQL, dan juga SPSS.Kisaran Gaji: Rp5.500.000 - Rp7.500.000 per bulan. 12. Data ScientistJob Desk: Data scientist bertanggung jawab menangkap pola dan tren dalam sebuah kumpulan big data, membuat model data dan algoritma untuk prediksi hasil, menerapkan hasil temuan dalam peningkatan kualitas produk.Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Mahir menggunakan Python, R, SAS, SQL, Google Spreadsheet, Microsoft Excel.Kisaran Gaji: Rp8.500.000 - Rp11.500.000 per bulan. 13. Sales RepresentativeJob Desk: Sales representative adalah pekerja yang berhubungan langsung dengan pelanggan, baik dengan bertemu, melalui telepon, atau email. Tugas utamanya adalah menawarkan produk atau layanan perusahaan.Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Customer-service skills, kemampuan negosiasi, mahir dalam membangun percakapan, mampu berpikir dengan cepat, kreatif.Kisaran Gaji: Rp3.790.000 - Rp5.400.000 per bulan. 14. Office ManagerJob Desk: Manajer kantor adalah posisi paling umum di semua perusahaan. Tugasnya adalah memastikan seluruh operasional yang terjadi di kantor berjalan dengan baik dan efisien. Ia juga melakukan pengawasan terhadap kinerja karyawan dan kelancaran tugas-tugas administratif lain.Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Kepemimpinan, menguasai Google Spreadsheet, Microsoft Excel, mempunyai kemampuan berkomunikasi yang baik, apresiatif, interaktif.Kisaran Gaji: Rp11.000.000 - Rp14.000.000 15. Human Resources ManagerJob Desk: Melakukan perekrutan dan proses wawancara staf baru, melakukan pengawasan terhadap tindakan indisipliner dari karyawan, mengelola hubungan antar karyawan, menjadi jembatan antara karyawan dengan eksekutif, terlibat dalam menyelesaikan konflik karyawan, memastikan lingkungan kerja sesuai dengan prosedur, mengelola tunjangan dan kompensasi karyawan.Spesifikasi/Skill yang Dibutuhkan: Memiliki kemampuan conflict-resolution, decision-making, menguasai kemampuan manajerial, berpikir kritis, dapat bekerja dalam tim, komunikatif, adaptif, multitasking, menguasai pengetahuan tentang ketenagakerjaan, menguasai Microsoft Excel, Word, dan tools lain yang dibutuhkan oleh HRD.Kisaran Gaji: Rp8.000.000 - Rp20.000.000 per bulan. Prospek Kerja Manajemen Bisnis yang Dicari PerusahaanNah di atas adalah prospek kerja jurusan manajemen bisnis yang akan membantumu membangun karier di bidang ini. Sekarang tidak perlu lagi bingung-bingung soal apakah jurusan manajemen sulit cari kerja karena ternyata peluangnya tersebar luas!Sedang cari kerja? Temukan pekerjaan impian kamu di Cake! Job Portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Kerja Jika kamu membutuhkan tips-tips seputar dunia kerja, Cake memiliki ratusan artikel, template CV, dan lowongan pekerjaan yang GRATIS untuk diakses. Gabung bersama kami sekarang, yuk! Cake adalah aplikasi dan website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake. --- Ditulis Oleh Erika Rizqi ---
Industry & Job Overview
Nov 16th 2024

13 Peluang Kerja Administrasi Bisnis Paling Dicari Perusahaan [+Gaji dan Skill]

Apabila kamu tertarik dalam bidang bisnis, pernahkan kamu mendengar jurusan administrasi bisnis? Jurusan Administrasi Bisnis adalah jurusan yang mempelajari multidisiplin ilmu yang menggabungkan berbagai mata pelajaran untuk mempelajari bagaimana bisnis bisa berfungsi dengan berhasil. Lalu, apakah jurusan Administrasi Bisnis banyak peminatnya? Jurusan Administrasi Bisnis menjadi salah satu jurusan yang banyak diminati. Salah satu alasannya, yaitu karena jurusan ini memiliki peluang dan prospek kerja yang terbuka lebar dan beragam. Seorang lulusan administrasi bisnis dapat memilih dari berbagai konsentrasi, seperti akuntansi, keuangan, pemasaran, sistem informasi, analisis bisnis hingga manajemen supply-chain. Namun, sebenarnya administrasi bisnis bisa kerja apa? Mari kita simak prospek kerjanya di artikel ini.Daftar isi: Apa itu Jurusan Administrasi Bisnis Kenapa Harus Memilih Jurusan Administrasi Bisnis 13 Peluang Kerja Administrasi Bisnis yang Paling Dicari Apa itu Jurusan Administrasi Bisnis? Jurusan administrasi bisnis adalah adalah suatu jurusan atau bidang studi khusus yang mempelajari segala sesuatu yang terkait dengan kegiatan operasional bisnis dan perusahaan. Kemudian, S1 administrasi bisnis belajar apa saja? Jurusan ini mencakup pelajaran mengenai akuntansi, keuangan, pemasaran, produksi, pengelolaan SDM, hingga sistem informasi. Kuliah administrasi bisnis dapat membuka lapangan kerja di berbagai industri termasuk manufaktur, layanan kesehatan, pendidikan, keuangan, layanan sipil, dan ritel. Beberapa profesi mungkin mengharuskan seseorang memiliki gelar Master of Business Administration (MBA), Doctor of Business Administration (DBA), Ph.D, atau Doktor Manajemen (D.M. atau D.Mgt). Gelar dari jurusan administrasi bisnis juga memungkinkan kamu untuk mendapat peluang di lembaga publik, perusahaan dan organisasi nirlaba di seluruh dunia. Posisi tingkat awal memerlukan gelar associate atau sarjana, namun untuk posisi tingkat lanjut memerlukan gelar pasca-sekolah menengah dan pengalaman kerja puluhan tahun. Selain pendidikan lanjutan, kamu juga memerlukan semangat wirausaha, keterampilan manajemen yang baik, fokus, dan keterampilan interpersonal untuk sukses dalam bidang pekerjaan ini. Kenapa Harus Memilih Jurusan Administrasi Bisnis Mengapa harus memilih jurusan administrasi bisnis? Memangnya, lulusan administrasi bisnis bisa jadi apa? Berikut adalah beberapa alasan mengapa kamu harus memilih jurusan administrasi bisnis. 1. Pilihan karir yang beragam Gelar administrasi bisnis membuat lulusannya memiliki pilihan karir yang beragam karena dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan yang berhubungan dengan pengelolaan operasional bisnis. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya diatas, jurusan ini mempelajari berbagai aspek bisnis dari operasional bisnis, akuntansi, keuangan, pemasaran, produksi, pengelolaan SDM, hingga sistem informasi. Pemahaman yang menyeluruh akan hal-hal ini tentu menjadi pilar utama dalam melakukan bisnis, sehingga sangat berguna untuk beragam karir yang terbuka untuk lulusan administrasi bisnis. 2. Pemahaman bisnis dari dasar hingga tingkat lanjut Saat kuliah Administrasi Bisnis, kamu akan diajarkan untuk mengelola sebuah bisnis mulai dari dasar, atau dari nol, hingga dapat berjalan dengan sukses dan sesuai harapan. Tidak hanya diajarkan berbisnis untuk mendapatkan keuntungan, kamu juga akan mempelajari tentang value dari sebuah bisnis dan dampaknya untuk masyarakat atau lingkungan di sekitarmu. Kamu akan memahami bagaimana sebuah bisnis dibangun dari awal hingga bisa bernilai bagi banyak orang dan berdampak untuk banyak pihak. Oleh karena itu, jurusan Administrasi Bisnis sangat tepat untuk kamu yang memiliki impian untuk membangun usaha sendiri. 3. Memiliki prospek untuk jangka panjang Bisnis adalah suatu bidang/ilmu yang akan terus selalu berkembang pesat dan mengikuti perkembangan zaman dari waktu ke waktu. Bidang pekerjaan administrasi bisnis juga tidak mungkin lepas dari perkembangan zaman ini. Melihat prospek ini, tentu administrasi bisnis menjadi salah satu bidang pekerjaan yang akan terus dibutuhkan dan tetap bernilai untuk masa depan. 4. Mengembangkan keterampilan kepemimpinan Jurusan administrasi bisnis tidak hanya mempelajari ilmu konkret atau aspek-aspek dalam berbisnis seperti pemasaran, keuangan, operasional, dan lainnya, tetapi juga melatih jiwa kepemimpinan seseorang dengan manajemen proyek, critical thinking, problem solving, decision making dalam berbisnis, hingga komunikasi yang efektif dengan orang lain. Semua soft skills ini tentu berdampak pada kemampuan leadership seseorang nantinya dalam bidang apapun, baik administrasi bisnis, maupun bukan. 13 Peluang Kerja Jurusan Administrasi Bisnis Seperti yang dijelaskan sebelumnya, peluang kerja administrasi bisnis terbilang beragam karena seorang lulusan Administrasi Bisnis dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan yang berhubungan dengan pengelolaan operasional sebuah bisnis. Maka dari itu, kira-kira apa prospek kerja administrasi bisnis? Dan berapakah gaji untuk lulusan administrasi bisnis? Mari kita lihat pilihan karirnya dibawah ini! 1. Staf Administrasi Staf Administrasi bertanggung jawab untuk mengelola dokumen perusahaan, membantu alur administrasi agar berjalan lancar, serta mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan perusahaan. Seorang Staf Administrasi juga bertugas untuk menjembatani proses pekerjaan dari satu departemen ke departemen lainnya dalam sebuah perusahaan. Sebagai lulusan jurusan administrasi bisnis, kamu memiliki berpeluang besar untuk bekerja sebagai staf administrasi di sebuah perusahaan. Besarnya gaji yang bisa didapatkan dari pekerjaan staf administrasi berkisar dari 3 juta hingga 5 juta rupiah, dan bisa meningkat sesuai dengan pengalaman. Skill/keterampilan yang dibutuhkan seorang staf administrasi adalah mengoperasikan program-program yang bisa mendukung administrasi seperti Microsoft Office (PowerPoint, Excel, dan Word), keterampilan manajemen baik waktu maupun manajemen tugas, hingga kemampuan komunikasi yang efektif untuk mempermudah menjembatani beberapa departemen dalam perusahaan yang berbeda.📚 Baca juga:Staff Administrasi: Job Desk, Gaji, Skill, Dll. 2. Business Consultant Peluang kerja administrasi bisnis selanjutnya adalah Business Consultant. Konsultan bisnis adalah seseorang yang membantu sebuah perusahaan mendapatkan atau mempertahankan keunggulan kompetitif melalui pemberian rekomendasi dan saran. Seorang Business Consultant akan melakukan studi tentang suatu bisnis dan mengamati praktik yang dilakukan di tempat kerja. Setelah menganalisa dan mengevaluasi praktik tersebut, mereka kemudian memberikan rekomendasi atau saran, serta laporan kepada manajemen dalam perusahaan. Untuk di Indonesia, besaran gaji yang bisa dapat peroleh sebagai konsultan bisnis berbeda-beda tergantung pengalaman kerja dan kebijakan perusahaan. Namun biasanya dimulai dari Rp 5 juta untuk posisi awal hingga 7 juta untuk posisi yang lebih berpengalaman. Konsultan bisnis adalah seorang profesional yang menyediakan jasa konsultasi atau penasehat terkait kegiatan bisnis dalam perusahaan. Seorang konsultan bisnis harus mampu memberikan rekomendasi terbaik terkait rencana bisnis maupun permasalahan bisnis yang tengah dihadapi. Maka dari itu, skill wajib yang harus dimiliki konsultan bisnis adalah problem solving, critical and analytical thinking. Selain itu, Konsultan bisnis juga memerlukan skill leadership, yaitu kemampuan seseorang untuk mempengaruhi atau menginspirasi orang lain agar melakukan tindakan yang sesuai rencana demi keberhasilan tujuan usaha. 📚 Baca juga:Apa itu Business Consultant? Kenali Tugas, Gaji, Skill, Dll.! 3. Business Analyst Business Analyst adalah seorang profesional yang menghubungkan bisnis dengan teknologi. Mereka akan banyak melakukan analisis data untuk kepentingan perusahaan dalam mengambil keputusan bisnis. Tugas utama seorang Business Analyst adalah menganalisis proses bisnis yang sedang berjalan, menemukan usulan perbaikan, dan menerapkannya agar dapat mencapai tujuan bisnis dengan lebih baik. Seorang business analyst bekerja bersama dengan para pemimpin di departemen bisnis dan teknologi. Hal ini agar model bisnis diselaraskan dengan teknologi yang dimiliki sehingga menghasilkan output yang sesuai. Menurut Glassdoor, rentang gajinya seorang Business Analyst ada di antara Rp 6.500.000 - Rp 12.000.000 untuk posisi entry level atau pengalaman kurang dari lima tahun. Kemudian untuk posisi senior dan sudah punya pengalaman lebih dari 5 tahun, bisa menerima gaji antara Rp 20.000.000 - Rp 40.000.000. Skill yang disyaratkan untuk menjadi Business Analyst adalah keterampilan pengembangan produk seperti product requirements, product analyst, dan engineering requirements. Pengetahuan dalam tiga aspek tersebut harus mendalam. Ketiga hal ini saling berkaitan dalam pengembangan produk, dan merupakan ilmu dasar untuk duduk di posisi tersebut. Selain itu, Business Analyst juga harus berpikir analitis dan mampu menyelesaikan setiap masalah. Diperlukan juga kemampuan hitung-hitungan beserta perangkat lunaknya seperti spreadsheet, program database, dan perangkat lunak lain yang berhubungan dengan keuangan. 📚 Baca juga:Apa itu Business Analyst? Ini Tugas, Gaji, Skillnya! 4. Business Development BD adalah orang yang bertanggung jawab untuk mencari cara supaya interaksi dari ketiga pihak (pelanggan, pasar, dan relasi bisnis) bisa menciptakan peluang bagi perusahaan untuk terus tumbuh. Business Development bukan hanya mengusahakan keuntungan sebanyak-banyaknya untuk perusahaan dalam waktu singkat, tetapi mereka juga harus memikirkan strategi dan taktik dalam jangka panjang demi berkembangnya perusahaan tersebut. Rentang gaji Business Development ada di antara Rp 6.500.000 - Rp 12.000.000 untuk posisi entry level atau pengalaman kurang dari lima tahun. Sedangkan posisi senior dan sudah punya pengalaman lebih dari 5 tahun, bisa saja menerima gaji antara Rp 20.000.000 - Rp 40.000.000. Seorang Business Development harus memiliki skill-skill tertentu, seperti motivasi yang tinggi dan kedisiplinan dalam bekerja, kemampuan management termasuk kemampuan mengatur waktu dan prioritas untuk memaksimalkan potensi perusahaan, kemampuan komunikasi, marketing, negosiasi hingga analisa data. 📚 Baca juga:Ingin Jadi Business Development? Ketahui Tugas, Skill Sampai Gajinya! 5. Akuntan Pekerjaan dari lulusan administrasi bisnis selanjutnya adalah Akuntan. Seorang akuntan meninjau catatan keuangan perusahaan tempat mereka bekerja atau kliennya. Mereka dengan cermat menganalisis data keuangan, laporan, dan anggaran untuk mengukur keberhasilan. Seorang akuntan manajerial mengevaluasi data keuangan untuk melihat apakah data tersebut selaras dengan tujuan perusahaan, sedangkan akuntan keuangan bekerja dengan catatan keuangan yang perlu dilaporkan kepada pemangku kepentingan eksternal. Gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan Akuntan di Indonesia berkisar dari Rp 4.560.000 hingga Rp 6.580.000. Seorang Akuntan harus memiliki keahlian administrasi, orientasi terhadap detail. Kemampuan membuat laporan keuangan, mengoperasikan program komputer, hingga kemampuan komunikasi yang baik. 📚 Baca juga:Akuntan Adalah: Tugas, Jenis, Prospek Kerja, dan Gajinya! 6. Financial Analyst Lulusan jurusan Administrasi Bisnis juga berpeluang menjadi seorang Financial Analyst. Financial Analyst adalah pekerjaan yang meneliti data untuk memberikan informasi serta bimbingan kepada perusahaan atau individu saat hendak mengambil keputusan terkait keuangan dan investasi bisnis. Seorang Finance Analyst biasanya akan terus mengikuti perkembangan berita bisnis terkini dan tren ekonomi pada masanya. Hal ini penting saat hendak memberikan konsultasi terkait peluang dan strategi bisnis serta dalam hal berinvestasi. Gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan Analis Keuangan di Indonesia berkisar dari Rp 7.500.000 hingga Rp 10.500.000. Financial Analyst harus memiliki skill-skill tertentu, seperti analisis data statistik, memahami akuntansi biaya, perencanaan keuangan, pelaporan data keuangan, analisis tren dan mengidentifikasi pola financial di masa mendatang. 7. Management Trainee Apabila kamu merupakan lulusan administrasi bisnis dan ingin menempati posisi manajer dalam perusahaan, kamu dapat melamar di program management trainee yang biasanya diadakan perusahaan-perusahaan besar. Dalam program ini, kamu sebagai lulusan administrasi bisnis. akan mempelajari proses memimpin, pengadministrasian, dan juga bagaimana mengarahkan perusahaan. Kamu juga akan didorong guna mempelajari keseluruhan perusahaan sebelum diposisikan di bagian manajemen tertentu. Management Trainee akan melatih jiwa kepemimpinan dan profesionalitas dalam bekerja di sebuah perusahaan. Secara rata-rata, gaji seorang management trainee adalah sebesar Rp 6 juta – 7 juta. Namun, besaran gaji management trainee bisa berbeda-beda berdasarkan kebijakan dan lokasi dari perusahaan. Seorang manajer harus bisa mengambil keputusan, berkomunikasi, memberi motivasi dan melakukan delegasi, juga mengembangkan orang lain dengan penilaian, saran, dan juga training. Selain itu manajer harus dapat melakukan perencanaan matang mengenai berbagai aktivitas perusahaan serta mengawasi praktiknya. Sedang cari program management trainee (MT)? Temukan berbagai program MT bergengsi di Cake! Job portal terbaik dan terpercaya di Indonesia. 🎉Cari Program MT 8. Sales Manager Manajer Penjualan atau Sales Manager mengawasi departemen penjualan perusahaan untuk mencapai tujuan pendapatan. Tugasnya meliputi menetapkan, mengumpulkan dan menganalisis data penjualan, memperkirakan penjualan, dan menguji profitabilitas produk atau layanan. Tidak hanya itu, mereka juga merekrut perwakilan penjualan, membuat program pelatihan, dan menetapkan target pendapatan. Bisnis di berbagai industri mempekerjakan Sales Manager untuk mengatur penjualan barang/jasa perusahaan mereka. Gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan Sales Manager di Indonesia berkisar dari Rp 20.050.000 hingga Rp 23.050.000 Skill yang dibutuhkan untuk menjadi Sales Manager antara lain, sales planning, leadership, problem solving, analisa, hingga customer relationship management. Tidak kalah pentingnya, Sales Manager juga memerlukan keterampilan komunikasi yang efektif, persuasif, dan mampu bernegosiasi. 9. Marketing Manager Manajer pemasaran merencanakan dan mengkoordinasikan kegiatan pemasaran dan promosi perusahaannya. Tugasnya juga termasuk merekrut dan melatih staf pemasaran, menyusun strategi, merancang, melaksanakan dan memantau kinerja kampanye pemasaran. Manajer pemasaran mengatur acara promosi dan mengawasi staf untuk mencapai tujuan penjualan. Mereka juga berkolaborasi dengan tim manajemen untuk mengembangkan strategi pemasaran jangka panjang. Gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan Marketing Manager di Indonesia berkisar dari Rp 11.000.000 hingga Rp 14.000.000. Skill yang harus dimiliki seorang marketing manager adalah kemampuan riset dan analisa pasar, customer and user experience, komunikatif, persuasif dan negosiatif. Semua skill ini bertujuan agar seorang marketing manager mampu menarik klien untuk produk atau jasa yang dijual perusahaannya. 10. Loan Officer Loan Officer adalah petugas yang melakukan pekerjaan di bidang layanan peminjaman. Tergantung perusahaan, petugas loan officer akan memberikan pinjaman kepada customer ketika mereka sudah memenuhi persyaratan dengan jaminan atau tanpa jaminan. Seorang Loan Officer harus menguasai product knowledge dengan baik. Dengan begitu, dia bisa mudah menjelaskannya kepada calon customer dan mampu menyarankan jenis pinjaman yang sesuai kebutuhan mereka. Gaji yang diperoleh adalah pada kisaran Rp 5.000.000 hingga Rp6.000.000 per bulannya. Nominal gaji loan service officer bisa berbeda-beda di setiap bank atau perusahaan pinjaman, tergantung pada kondisi keuangan hingga seberapa jobdesk yang dilakukan. Untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai loan officer memang membutuhkan kesabaran. Maka dari itu, jika ingin menempati posisi ini, kamu harus memiliki kemampuan komunikasi dan manajemen emosi yang baik. Loan Officer juga membutuhkan keterampilan manajemen finansial yang baik, kemampuan analisa masalah, hingga customer service karena pekerjaan ini langsung berhubungan dengan klien yang mengajukan pinjaman. 11. Data Analyst Seorang Data Analyst mengambil riset pasar atau angka penjualan dan menerjemahkannya menjadi informasi yang dapat dimengerti oleh perusahaan. Data dari hasil riset digunakan untuk mengembangkan rencana strategis yang membantu bisnis mengambil keputusan yang lebih tepat, termasuk menciptakan solusi yang lebih rinci untuk masalah umum pelanggan. Data Analyst menggunakan berbagai perangkat lunak dan keterampilan berpikir kritis untuk menemukan informasi yang dibutuhkan untuk proyek. Menurut JobStreet menjelaskan, gaji seorang Data Analyst adalah Rp 5.460.000 hingga Rp 7.040.000. Sementara menurut Glassdoor, gaji Data Analyst bisa mencapai belasan juta rupiah, tergantung pengalaman dan perusahaannya. Dalam melakukan pekerjaannya, terdapat skill yang harus dimiliki seorang Data Analyst seperti keterampilan dalam menggunakan serangkaian program atau tools komputer tertentu yang membantu proses analisis data. Beberapa tools mendasar yang sering dipakai diantaranya seperti microsoft excel dan SQL (structured Query Language). Kemudian, Seorang Data Analyst juga harus memahami bahasa pemrograman seperti Python atau R untuk dapat menangani kumpulan data yang besar dan kompleks. Pemahaman terkait konsep matematika dan statistik untuk menemukan kesalahan dalam data, memahami hasil data, dan menentukan jenis tools yang sesuai untuk mengatasi masalah yang ada. Selain itu, seorang data analyst juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan kemampuan problem solving. 12. Procurement Staff Selanjutnya, peluang kerja administrasi bisnis adalah menjadi Procurement Staff. Procurement adalah kegiatan menganalisa kebutuhan perusahaan,membuat permintaan, menentukan vendor, melakukan pemesanan, hingga mengevaluasi pengadaan. Tugas Procurement Staff pada umumnya adalah melakukan perencanaan, analisa, dan evaluasi proses pengadaan untuk perusahaan. Gaji rata-rata untuk Procurement Staff adalah Rp 5.110.894 per bulan di Indonesia. Skill yang dibutuhkan untuk menjadi Procurement staff adalah manajemen resiko, kemampuan adaptasi dengan teknologi, pemahaman finansial yang mumpuni, dan kemampuan menjaga relasi dengan supplier atau pihak tertentu. 13. Project Manager Terakhir, prospek kerja lulusan Administrasi Bisnis adalah menjadi Project Manager. Manager Proyek mengawasi proyek mulai dari konsep dan desain hingga implementasinya. Mereka mengawasi tim dan SDM untuk memastikan penyelesaian proyek tepat waktu sesuai anggaran yang dialokasikan. Tugas Project Manager meliputi desain proyek, identifikasi syarat keberhasilan, supervisi dan menjamin kualitas baik dari sebuah proyek. Manajer proyek bertemu dengan pemimpin tim dan anggota manajemen yang lebih tinggi untuk menilai dan melaporkan kemajuan proyek. Hal ini berguna untuk memastikan pelaksanaan memenuhi spesifikasi dan persyaratan. Manajer proyek dapat bekerja di perusahaan publik, swasta, dan non-pemerintah. Gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan Manajer Proyek di Indonesia berkisar dari Rp 9.500.000 hingga Rp 12.500.000. Untuk menjadi seorang Project Manager, seseorang harus memiliki skill dalam memahami seluruh kerangka dan metode project management, termasuk manajemen konflik jikalau ada. Selain itu, skill berkomunikasi juga diperlukan untuk mengkoordinasi semua anggota/pihak yang terlibat proyek. Kemampuan berpikir kritis dan berjiwa kepemimpinan yang tinggi juga diharapkan ada dalam seorang Project Manager untuk menjamin keberhasilan proyek.Temukan pekerjaan menarik di perusahaan impian-mu dengan mudah!🎉Buat CV Kesimpulan Administrasi Bisnis adalah bidang studi khusus yang mempelajari segala sesuatu yang terkait dengan kegiatan operasional bisnis dan perusahaanAlasan memilih jurusan Administrasi Bisnis adalah karena pilihan karir yang ditawarkan beragam, mempelajari bisnis dari awal, memiliki prospek jangka panjang, dan melatih jiwa kepemimpinan Prospek pekerjaan Administrasi Bisnis, antara lain Staf Administrasi, Business Consultant, Business Analyst, Business Development, Akuntan, Financial Analyst, Management Trainee, Sales Manager, Marketing Manager, Loan Officer, Data Analyst, Procurement Staff, dan Project ManagerCake adalah aplikasi dan website untukmembuat CVterbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buatportofoliodan cari kerja denganjob portalatauaplikasi cari kerjaCake.--- Ditulis Oleh Christy Angestu ---
Industry & Job Overview
Jan 13th 2026

Ingin Jadi Business Development? Ketahui Tugas, Skill Sampai Gajinya!

Sering menemukan lowongan kerja untuk posisi Business Development atau BD? Pastinya kalau sedang scrolling di situs lowongan kerja akan menemukan lowongan pekerjaan business development yang dibuka oleh beberapa perusahaan baik start-up maupun korporat. Banyak orang yang sering mengira bahwa business development adalah bagian dari tim marketing atau sales. Padahal, nyatanya bukan seperti itu. Sebenarnya, apa sih tugas dari business development? Jurusan apa yang cocok agar dapat bekerja di bidang bizdev? Dan apa perbedaan business development dan sales?Daftar isi:Pengertian Business DevelopmentTugas dan Tanggung Jawab Business DevelopmentSkill yang Dibutuhkan Business DevelopmentCara Menjadi Seorang Business DevelopmentApa itu Business Development? Business development adalah pembangunan ide, inisiatif ataupun aktivitas yang membuat perusahaan lebih baik. Baik dalam hal meningkatkan penjualan, meningkatkan profitabilitas, meningkatkan cakupan pasar, mencari klien atau membuat kerjasama yang strategis dengan perusahaan lain.Peran business development sangatlah penting bagi perusahaan, dan melaluinya, perusahaan mendapatkan kesempatan baru untuk berkembang dan meningkatkan pendapatan (Forbes). Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, pengertian business development adalah pengembangan bisnis. Perbedaan Business Development dengan Sales Apakah business development sama dengan sales?Meskipun banyak orang yang mengira BD dan sales itu sama, kedua peran ini sebenarnya peran yang berbeda. Perbedaan business development dan sales terletak pada cakupan pekerjaanya. Cakupan pekerjaan dari seorang bizdev luas, tidak hanya penjualan (sales) dan pemasaran (marketing) saja, namun juga menjalani kemitraan (partnership), strategi pasar, dan pengembangan bisnis. Jabatan Gaji Business Development Karier business development bisa dimulai dari Business Development Analyst/Officer/Staff. Lalu tahapan selanjutnya Business Development Associate atau Manager, Business Development Executive dan yang jabatan paling tinggi adalah VP of Business Development. Gaji business development itu beragam, dimulai dari UMR sampai ratusan juta per bulannya. Business Development Kuliah Jurusan Apa? Biasanya yang bekerja di posisi bisdev kebanyakan merupakan lulusan bisnis, manajemen, ekonomi, komunikasi, akuntansi maupun teknik industri. Karena biasanya jurusan-jurusan tersebut mempelajari tentang bisnis dan manajemen sebuah perusahaan, yang tentunya dibutuhkan oleh posisi business development. 💡 Pro tip Kesempatan juga terbuka untuk kalian yang bukan merupakan lulusan jurusan seperti di atas. Asalkan kalian memiliki kegigihan untuk mempelajari hal baru, kalian pasti bisa! Tugas dan Tanggung Jawab Business Development Secara garis besar, tugas dan tanggung jawab seorang business development adalah menciptakan “value” atau nilai untuk perusahaan dari pelanggan, pasar, dan hubungannya. Jika kamu menanyakan seseorang yang bekerja di posisi business development, mungkin kamu akan mendengar jawaban yang berbeda tentang job desk mereka sebagai seorang bisdev. Kok bisa begitu? Jawabannya karena peran business development berubah seiring pertumbuhan perusahaan, apa yang berharga bagi mereka dalam jangka panjang berubah seiring pertumbuhan perusahaan. Simak paragraf berikut ini untuk lebih jelasnya. ➡️ Early-stage Startup Di perusahaan yang baru mulai, biasanya pekerjaan seorang business development terkenal menjadi tahapan tersulit BD. Fase startup merupakan saat-saat dimana lini bisnis baru diluncurkan dan ide dikembangkan. Pada tahapan ini, sangat penting untuk menciptakan nilai jangka panjang untuk pelanggan. Fungsinya agar perusahaan dapat membuktikan bahwa produk/jasa yang mereka tawarkan dapat disukai pasar. Aktivitas yang dilakukan oleh BD di tahapan start up sangat beragam dan lebih berfokus ke arah sales dan product development.📝 Contohnya tugas business development di early-stage startup Melakukan riset pasar dan mengidentifikasi pelanggan potensialPenetrasi ke pasar baru dan mendapatkan pelangganMencari karyawan dan memberikan pelatihanMengembangkan produk sehingga dapat menciptakan nilai tambahMengetahui keadaan industri dan kompetitor Banyak perusahaan startup yang gagal karena di tahap awal mereka gagal untuk menerapkan model bisnis yang cocok untuk pasar (market). ➡️ Growth-stage Startup Fase ini bisa terjadi setelah setahun atau beberapa tahun perusahaan berdiri. Pada fase bertumbuh dan melakukan ekspansi. Pekerjaan business development di tahap ini berfokus tentang bagaimana cara mencapai pertumbuhan dengan mengevaluasi produk dan pelanggan yang ada. Di tahap ini, dengan dana yang cukup dimiliki perusahaan, tugas bizdev pun semakin beragam seperti:📝Tugas business development di growth-stage stratup Mengembangkan produk baruMelakukan ekspansi ke pasar (market) baruMenerapkan pemasaran agresif atau channel lainnya untuk menarik lebih banyak pelangganMerger dan Akuisisi (MA)Menganalisis data untuk memahami potensi pasar atau produk ➡️ Mature Company/Perusahaan Besar Perusahaan besar biasanya sudah memiliki pendanaan yang stabil dan memiliki jumlah karyawan yang banyak. Pekerjaan sebagai bisdev di perusahaan yang lebih besar akan semakin spesifik dan menguasai bidang tertentu. Beberapa pekerjaan sehari-hari yang akan dijumpai oleh seorang business development pada perusahaan besar adalah:📝Tugas business development di perusahaan besar Cost cutting atau pengurangan biaya dengan mulai melakukan outsourcingBekerja sama dengan divisi lain untuk memenuhi kebutuhan pelangganMerencanakan dan memantau kegiatan pemasaranMelakukan riset terhadap organisasi atau perusahaan lain untuk membangun hubungan profesionalMemastikan bahwa target yang telah ditentukan tercapai dan terus mengembangkan kemampuan tim Pekerjaan menjadi seorang bizdev dapat beragam sesuai dengan ukuran dan industri perusahaan masing-masing. Cakupan kerjanya juga luas mulai dari pemasaran, cost saving, partnership, dan hal lainnya yang berkaitan dengan pengembangan bisnis. Skill yang Dibutuhkan Business Development Melihat pekerjaan yang begitu beragam dan penting bagi keberlangsungan suatu bisnis, seorang bizdev harus memiliki skill di bawah ini agar bisa menjalankan posisinya dengan baik. Di bawah adalah 6 kemampuan yang harus dimiliki seorang bizdev:1. Komunikasi dan Negosiasi Seperti yang telah dilihat di atas, seorang business development akan bertemu dengan banyak orang dan partner yang kelak akan bekerja sama dengan mereka. Diperlukan kepercayaan diri dan kemampuan storytelling agar bisa menyampaikan maksud dengan lengkap dan benar. Bukan hanya pandai berbicara, namun juga menjadi pendengar yang baik sehingga dapat mengetahui hal yang dibutuhkan oleh klien. Seorang business development juga harus tau cara bernegosiasi yang baik agar bisa mendapatkan kesepakatan yang terbaik dan menguntungkan bagi kedua belah pihak.2. Analisa Data, Riset dan Strategi Seorang business development harus mampu menganalisa data dengan baik untuk mengambil keputusan yang tepat. Melakukan competitor benchmarking atau riset terhadap kompetitor untuk mengetahui standar di industri. Hal ini diperlukan untuk mengarahkan perusahaan untuk terus berada di atas kompetitor.3. Project Management Salah satu kunci keberhasilan business development adalah memiliki skill manajemen proyek yang baik. Seorang business development harus bisa menjadi pemimpin yang mampu menangani perusahaannya dari segala aspek.Contoh skill manajemen proyek untuk business development:Memonitor, mendelegasikan dan memastikan bahwa setiap tim menyelesaikan tugasnya dengan baik dan tepat waktuKemampuan untuk mengatasi konflikMengevaluasi performa dan mendukung timHal ini dibutuhkan agar mereka mampu mencapai tujuan bersama-sama.4. Business Intelligence (BI) Skills Pengertian dari business intelligence adalah pemahaman mendalam mengenai industri dan kemampuan untuk mendapatkan wawasan dari pasar. Sebagai seorang bisdev, sangat penting untuk mengetahui apakah produk dari perusahaanmu itu cocok untuk pasar saat ini? Apakah perusahaan telah menentukan target audience yang tepat? Bagaimana umpan balik konsumen terhadap produk? Biasanya seorang business development akan melakukan analisa dan survei untuk mengetahui posisi perusahaanya di industri tersebut.5. Fleksibel dan Mampu Beradaptasi Kondisi perusahaan dan ekonomi tidak akan selalu sama dari tahun ke tahun. Pastinya akan ada perubahan yang tidak diduga ataupun kompetitor baru yang bermunculan. Seorang business development harus bisa menyesuaikan perusahaannya dengan keadaan dan mengadaptasi cara baru agar bisa terus bertahan dan berkembang di industri mereka. Untuk itu, rasa ingin tahu yang tinggi untuk selalu up-to-date tentang trend ekonomi, serta trend perkembangan industri dan teknologi sangat diperlukan. Jika tidak mau berubah dan ingin tetap berpegang pada strategi awal, perusahaan bisa-bisa ketinggalan jaman dan sudah tidak cocok dengan kebutuhan masyarakat.6. Computer Skills Saat ini, setiap karyawan sudah diwajibkan untuk dapat mengoperasikan komputer, seperti Microsoft Office dan Online Meeting Tools. Namun, ada beberapa software yang biasa digunakan oleh business development antara lain CRM, email management, marketing automation software dan accounting software untuk membantu pekerjaan sehari-hari. Cara Menjadi Business Development Associate Jika kamu tertarik untuk menjadi seorang bizdev, berikut adalah cara untuk menjadi business development: 1. Cari Pengalaman Magang Agar dapat mempermudah mendapatkan pekerjaan menjadi seorang business development, pengalaman internship atau magang diperlukan. Dengan adanya magang, kamu bisa belajar lebih awal dari perusahaan sebelumnya tentang model bisnisnya dan belajar dari para senior. Jaman sekarang, banyak perusahaan yang membuka lowongan internship untuk business development. Kamu bisa mencari di situs lowongan kerja dengan kata kunci business development internship. Salah satu situs lowongan kerja yang bisa kamu gunakan adalah Linkedin. 📚 Baca juga:8 Situs Lowongan Kerja Terbaik dan Terpercaya Indonesia 2. Terus Up-to-Date dengan Perkembangan Baru Untuk menjadi seorang business development yang handal, diperlukan pengetahuan yang luas mengenai segala sisi industri bisnis. Selalu perbaharui pengetahuan dengan membaca berita ekonomi, perkembangan teknologi dan juga industri. Kembangkan pengetahuan tentang pemasaran, akuntansi, ataupun manajemen agar dapat membantu kamu di pekerjaan nanti.3. Persiapkan CV Untuk mendapatkan pekerjaan pertama, tentunya diperlukan Curriculum Vitae (CV) untuk melamar pekerjaan. CV business development yang baik harus dibuat sedemikian rupa sehingga menonjolkan kemampuan dan pencapaianmu. Jika ini merupakan kali pertama kamu membuat CV untuk melamar pekerjaan business development, kamu bisa melihat contoh CV business development di bawah untuk dijadikan referensi. Contoh CV Business Development - Dibuat di CakeResume Tertarik menjadi business development? Selain persiapkan skill, yuk, persiapkan juga CV business development untuk melamar pekerjaan 🎉 Buat CV Berikut merupakan semua hal yang perlu kamu ketahui jika ingin melamar pekerjaan menjadi business development. Penting juga untuk mengetahui ukuran perusahaan dan jenis industri yang dimasuki, karena ini akan mempengaruhi tugas business development pada pekerjaan sehari-hari. Dimana pun itu, baik menjadi business development di perusahaan besar maupun start up, pekerjaan yang booming selama 10 tahun terakhir ini tentunya seru, menantang, dan terus membuatmu berkembang. Jika kamu merasa memiliki keterampilan seorang business development dan menyukai pekerjaannya, yuk mulai mempersiapkan hal yang dibutuhkan dan lamar pekerjaan tersebut. Selangkah lebih dekat menuju pekerjaan impian.👉 Baca juga artikel kami tentang Business Development Manager!CakeResume adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari CakeResume dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja CakeResume. --- Ditulis Oleh Jane Setiady ---
Industry & Job Overview
Nov 17th 2025

Apa itu Business Analyst? Ini Tugas, Gaji, Skillnya!

Daftar isi : Definisi Business AnalystTugas dan Tanggung Jawab Business AnalystSkill yang Harus Dimiliki Business AnalystCara dan Tips Menjadi Business Analyst Perkembangan teknologi yang semakin pesat saat ini menuntut perusahaan untuk semakin berinovasi dalam mengembangkan produk dan layanan berdasarkan data-data bisnis yang ada. Permintaan posisi sebagai Business Analyst atau Bisnis Analis (BA) semakin banyak dicari, guna mempermudah perusahaan dalam meningkatkan efisiensi bisnis berdasar pada kemampuan analisis tentang fungsi bisnis dan teknologi informatika (IT). Jadi, apa itu Business Analyst, tugasnya dan cara menjadi Business Analyst?Mari kita simak! Apa itu Business Analyst? Pengertian Business Analyst? Business Analyst atau Bisnis Analis (BA) adalah seseorang yang mengkaji, menganalisis, memonitoring, dan mengevaluasi data-data terkait proses bisnis, produk, layanan, dan teknologi/software, agar perusahaan dapat mencapai target dan berkembang pesat. Business Analystjuga mengacu pada kemampuan atau keterampilan, serta suatu metode, pendekatan, dan penggunaan alat untuk menghasilkan informasi yang akurat dan tepat dalam memecahkan masalah dan mengambil keputusan bisnis menjadi lebih efektif, efisien, produktif, serta menguntungkan. Contoh Business Analyst:Sebuah toko minuman bubble tea ingin menaikan laba penjualan pada kuartal 2. Dengan data pelanggan yang sudah tersedia pada kuartal sebelumnya, seorang Business Analyst akan melakukan analisis tren pembelian dan preferensi pelanggan untuk mengidentifikasi peluang pertumbuhan. Hasilnya, mereka akan membuat rekomendasi strategis yang akan membantu toko minuman bubble tea meningkatkan laba penjualannya. Gaji Business Analyst Menurut keterangan IDX Channel (2021), penghasilan Business Analyst per bulan rupanya cukup menjanjikan. Gaji Business Analyst (junior) berkisar Rp 8 juta tergantung perusahaan dan kemampuan awal yang dimiliki. Sedangkan, gaji Bisnis Analisis (middle) berkisar Rp 10.000.000 - Rp 15.000.000 per bulan. Untuk gaji Analisis Bisnis (senior) per bulan berkisar Rp 20.000.000. 📚Baca juga: 15 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia!Job Desk Business Analyst Tugas Business Analyst akan bervariasi disesuikan dengan kebutuhan perusahaan. Biasanya kerja Business Analyst akan ditempatkan dalam suatu tim proyek. Namun, tugas dan tanggung jawab Business Analyst yang utama adalah membantu perusahaan agar dapat mencapai tujuannya untuk dapat bertahan diberbagai kondisi ekonomi global dan menjadi lebih baik dalam memberikan pelayanan serta meraih keuntungan.Berikut ini secara umum Business Analyst job description, yaitu :Bekerja sama dengan project manager atau manajer proyek serta tenaga ahli lain dalam merancang desain aplikasi yang efektif dan efisien.Menganalisis dan mengevaluasi proses bisnis, perilaku konsumen, dan data pasar yang dimiliki perusahaan saat ini, serta mengidentifikasi area perbaikan.Melakukan sistem dokumentasikan untuk membantu memperbaiki permasalahan yang ada terkait informasi keadaan pasar terkini (perilaku dan kebutuhan konsumen).Membuat perkiraan, perencanaan, dan model keuangan, serta melakukan analisis varians dan analisis keuangan.Memberikan dan melengkapi detail solusi bisnis yang tepat dan akurat untuk meningkatkan mutu layanan dan kinerja bisnis perusahaan dengan mengimplementasikan solusi teknologi.Meninjau, memonitor, dan mengevaluasi berdasarkan data-data bisnis terkini dan kemajuan teknologi untuk membuat sistem yang lebih modern.Menganalisis struktur organisasi dan kebijakan yang diberlakukan perusahaan agar dapat lebih efektif dan efisien. Skill yang diperlukan di bidang Business Analyst Apakah seorang Business Analyst harus ahli di bidang IT?Rupanya untuk menjadi Business Analyst, kamu tidak harus ahli dibidang IT, akan tetapi kesempatan kamu untuk bekerja di sebagai Analis Bisnis akan lebih besar ketika kamu memiliki pemahaman umum mengenai cara kerja sistem, produk, dan alat-alat IT. Selain itu, pekerjaan Business Analyst juga dituntut untuk memiliki skill atau kemampuan khusus baik soft skill maupun hard skill di bidang Analisis Bisnis.1. Pengembangan Produk Dalam pengembangan produk, seorang Business Analyst sebaiknya memiliki 3 aspek pengetahuan mengenai product requirements, product analysis, dan engineering requirements. Ketiga hal tersebut merupakan ilmu dasar yang mana akan mempermudah dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan produk serta fungsi produk dan pemasaran. 2. Berpikir Analitis dan Kritis (Analytical and Critical Thinking) Seorang analis bisnis harus menganalisis dan menerjemahkan kebutuhan suatu organisasi atau klien dengan akurat dan jelas.Berpikir kritis membantu seorang analis bisnis dalam menilai beberapa pilihan sebelum sampai pada solusi yang diinginkan.Business Analyst fokus pada pengumpulan dan pemahaman kebutuhan klien. Selain itu, berpikir kritis memungkinkan seorang bisnis analis untuk memprioritaskan kebutuhan bisnis. Sudut pandang analitis yang baik akan membantu seorang analis bisnis mencapai tujuan yang ditetapkan, bahkan ketika ada keterbatasan baik dalam sumber daya maupun kondisi yang tidak ideal. 3. Keterampilan Komunikasi dan Interpersonal (Communication and Interpersonal Skills) Sebagai Business Analyst haruslah memiliki kemampuan dalam berkomunikasi secara singkat baik secara lisan/verbal maupun tertulis dengan klien untuk menyampaikan ide, fakta, dan pendapat. Seorang Business Analyst menggunakan keterampilan komunikasi dan interpersonal pada fase yang berbeda, misalnya pada saat proyek diluncurkan, mengumpulkan persyaratan, berkolaborasi dengan klien, dan ketika memvalidasi solusi akhir. Keterampilan komunikasi dan interpersonal yang baik akan memberikan kepercayaan diri kepada seorang analis bisnis pada saat memfasilitasi suatu pertemuan bisnis. 4. Bahasa Pemrograman (Programming Language) Business Analyst yang memiliki pengetahuan pemrograman langsung dapat melakukan analisa data dengan lebih cepat, tepat dan baik. Pengetahuan tentang R dan Python sangat bermanfaat, karena masalah kompleks dapat diselesaikan dengan menulis pengkodean yang efisien. R dan Python terdiri dari beberapa perpustakaan dan paket untuk perselisihan data, manipulasi data, visualisasi data dan analitik. Dengan bantuan bahasa pemograman, maka data besar dapat dianalisis dan divisualisasikan dengan baik. Sehingga, model bisnis dapat dibuat untuk membuat prediksi bisnis. 5. Basis Data/Database dan SQL Bisnis Analis paling sering bekerja dengan data terstruktur.Sehingga, untuk menyimpan dan memproses data berat, Busniness Analyst harus memiliki pemahaman yang baik tentang database relasional seperti Microsoft SQL Server, database MySQL, Oracle DB, serta database NoSQL.Ini akan membantu Business Analyst dalam mengakses, mengambil, memanipulasi, dan menganalisis data. 6. Ketrampilan Dasar tentang Microsoft Excel Pengetahuan tentang Microsoft Excel juga akan bermanfaat bagi Business Analyst, Karena basic skill ini dapat digunakan untuk membuat model pertumbuhan pendapatan untuk produk baru berdasarkan perkiraan pelanggan terbaru, merencanakan kalender editorial, membuat daftar pengeluaran untuk produk, dan membuat bagan untuk memperlihatkan seberapa dekat produk dengan anggaran di setiap kategori. Serta, Business Analyst dapat merangkum pendapatan pelanggan berdasarkan produk untuk menemukan area di mana ada kebutuhan untuk membangun hubungan pelanggan yang lebih kuat. 7. Bernegosiasi dan Pengambilan Keputusan Negosiasi adalah keterampilan penting yang harus dimiliki setiap Business Analyst.Negosiasi digunakan untuk membuat keputusan teknis, memutuskan apa yang harus disertakan dalam visi proyek, menentukan permintaan mana yang berubah menjadi persyaratan dan tingkat prioritasnya. Selain itu, sebelum membuat keputusan, seorang analis bisnis menginterpretasikan masalah dan menemukan pendekatan bisnis alternatif.Business Analyst, kemudian menguji semua pendekatan alternatif dan membuat keputusan berdasarkan pemikiran tentang pendekatan tersebut, dan mengimplementasikan solusinya. 8. Pembuatan laporan, dasbor, dokumentasi, dan presentasi Bisnis Analis harus mahir dalam menggunakan berbagai alat interligen bisnis untuk membuat laporan dan dasbor dalam memecahkan masalah pengambilan keputusan.Pengetahuan yang baik tentang Tableau , QlikView, dan Power BI diperlukan untuk membuat laporan yang berbeda berdasarkan kebutuhan bisnis. Seorang analis bisnis pun harus dapat mendokumentasikan ajaran dan hasil proyek dengan sangat baik, jelas, dan ringkas.Sehingga, apabila muncul suatu permasalahan, Business Analyst dapat langsung menggunakan solusi sebelumnya, serta menghemat waktu dan mencegah masalah yang tidak diinginkan. Selain itu, Business Analyst harus dengan percaya diri mempresentasikan temuan dan hasil proyek di depan para pemangku kepentingan dan klien.Dengan bantuan dokumentasi terorganisir, analis bisnis dapat mengkomunikasikan konsep teknis dengan mudah kepada karyawan non-teknis. Bagaimana Cara Menjadi Business Analyst? Menjadi seorang analis bisnis memerlukan keterampilan dan kemampuan yang sesuai dengan pekerjaan dan industri yang diminati.Kursus, sertifikasi, atau gelar masing-masing dapat membantu jalan kamu menuju pekerjaan sebagai analis bisnis.Agar mempermudah untuk mencapai keinginan bekerja di bidang analisis bisnis, berikut informasi yang dapat kamu siapkan : 1. Pertajam Keterampilan Analisa Bisnis Pada dasarnya, seorang analis bisnis setidaknya harus memiliki keterampilan dalam hal:Analisis (mengumpulkan, melacak, dan menafsirkan metrik kinerja dengan bantuan Tableau, Excel, BI tools, dan SQL),Komunikasi (dapat berkomunikasi dengan berbagai macam karakter dan mempresentasikan ide baik lisan maupun tertulis),Business Process and Planning (memahami metodologi tertentu, seperti Analisis Bisnis Agile, Six Sigma, atau Rational Unified Process),Technical Knowledge (pengetahuan tentang keungan, akuntansi, dan prinsip-prinsip bisnis). 2. Pertimbangkan Gelar Selain skilldan pengalaman, beberapa perusahaan mempertimbangkan gelar yang ada di CV kamu.Hal ini karena, perusahaan berasumsi dengan gelar yang kamu miliki, kamu sudah mempunyai pengetahuan dasar yang cukup. Bagi kamu yang belum berkuliah dan tertarik di bidang Business Analyst, kamu dapat melanjutkan studi di jurusan economics, finance, computer science, data science, statistics, information management, dan bidang lainnya yang terkait dengan pekerjaan Bisnis Analis. 3. Mengambil Kursus Kalau kamu tidak memiliki gelar di bidang yang terkait Busines Analyst, tidak ada salahnya mengikuti kursus, baik secara langsung atau online di bidang analitik bisnis. Selain kamu mendapat pemahaman terkait analisis data atau analisis bisnis, kamu dapat juga menguasi tools (Tableau, Excel, atau MySQL) yang digunakan dalam analisis bisnis melalui kursus. 4. Sertifikasi Bisnis Analis Mempuyai sertifikasi Business Analystdapat memperluas keahlian dan meningkatkan potensi agar memperolah pekerjaan serta menambah penghasilan. 🥇 Contohsertifikasi analisis bisnis, seperti : IIBA Entry Certificate in Business Analysis (ECBA).IIBA Certified Business Analysis Professional (CBAP).IIBA Certification of Capability in Business Analysis (CCBA).PMI Professional in Business Analytics (PMI-PBA). Sebagai pemula, sertifikasi ECBA cukup meyakinkan perusahaan karena dapat memberikan beberapa jam pelatihan dan mengetahui dasar-dasar tentang analisis bisnis. Sedangkan, untuk pengalaman yang lebih mendalam tentang analitik bisnis, kamu dapat mengambil sertifikasi CBAP, CCBA, dan PMI-PBA.Cari referensi contoh CV yang menarik perhatian HR? Kamu bisa temukan berbagai contoh CV untuk semua pekerjaan di halaman ini! Lihat Contoh CV 5. Mencari Pengalaman dan Menjalankan Proyek Setiap industri memiliki kebutuhan dan tantangan bisnis yang berbeda.Sebagai contoh, pengembangan solusi bisnis untuk industri fashion mungkin terlihat berbeda dibandingkan dengan industri pangan. Maka untuk meningkatkan keterampilan, kamu dapat bergabung dalam beberapa proyek penelitian bisnis analis dosen maupun pemerintah. Selain itu, pengalaman magang atau internship di suatu industri, dapat memberikan keunggulan dan daya tarik saat melamar pekerjaan Business Analyst. Mengikuti kegiatan magang maupun proyek penelitian, akan mengembangkan kemampuan analisis, visualisasi, dan presentasi yang baik serta menarik di depan umum. 6. Buatlah CV Business Analyst yang menarik Menyiapkan CV atau resume bertujuan memberikan informasi tentang dirimu agar menarik perhatian perusahaan.CV yang menarik berisikan data dan informasi pengalaman yang sesuai dengan apa yang dicari perusahaan, bersifat jujur dan tidak dilebih-lebihkan. . Agar menarik dan meyakinkan para rekruiter, kamu juga dapat mengikuti beberapa tips penulisan CV atau resume Business Analyst berikut:Memberikan informasi yang cukup luas tentang skill yang kamu miliki:Hard skills Business Analyst: Analisis As-In, benchmarking, analytical software, business process and planning,SQL, dll.Soft skills Business Analyst: berpikir kreatif, komunikasi, riset dan analisis, manajemen waktu, bekerjasama dalam tim, berbicara di depan umum, perhatian terhadap detail, dll. Menambahkan beberapa informasi, seperti:Sertifikasi Analis Bisnis,Penghargaan Business Analyst,Kursus online/offline,Kegiatan magang,dan lainnya. Sertakan Cover Letter atau ringkasan resume Bisnis Analis:Menurut penelitian, perusahaan hanya memiliki waktu 6 detik untukmenganalisissetiap CV atau resume.Cover Letter atau surat lamaran adalah bagian penting dari proses perekrutan.Karena pada bagian ini, menyertakan cover letter tidak hanya mempermudah proses screening.Tapi juga menunjukkan kepada rekuiter bahwa kamu memiliki keinginan yang tinggi untuk bekerja di perusahaanmereka. Untuk membuat surat pengantar yang baik dan menarik, kita harus memastikan bahwa surat itu disusun dengan benar.Tips-tips di atas semoga dapat membantu kamu dalam pembuatan CV Bisnis Analis yang baik dan menarik. Untuk memudahkan kamu dalam membayangkan seperti apa bentuk CV Business Analyst, kamu juga bisa mengikuti contoh CV Business Analyst berikut : Contoh CV Business AnalystContoh CV Business Analyst - Dibuat di CakeResumeCakeResume menyediakan 50+ template CV online yang mudah dan menarik untuk dibuat, GRATIS! Yuk, buat CV PDF mu sekarang!🎉 Buat CVContoh CV Analis Bisnis Contoh CV Business Analyst - Dibuat di CakeResumeBagaimana, sudah siap membuat CVbusiness analyst? Setelah membuat CV, langsung saja lamar ke lowonganbusiness analyst di Cake!👇🏻 Rekomendasi Lowongan Kerja Cake adalah website untukmembuat CVterbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buatportofoliodan cari kerja denganjob portalCake.--- Ditulis Oleh Anggraeni Kumala Dewi ---
Career Development
Oct 24th 2022

Apa itu Project Management? Tujuan dan Tahapan Kerjanya!

Daftar Isi:Pengertian Project ManagementAspek Project Management yang Perlu DiperhatikanProses Manajemen ProyekTujuan Manajemen Proyek Ketika kamu mendengar istilah project management atau manajemen proyek, apa yang pertama kali kamu pikirkan tentang arti project management? Secara umum project management adalah proses mengatur jalannya sebuah proyek dalam perusahaan. Dalam ruang lingkup profesional, manfaat project management memiliki peran yang cukup penting, terutama ketika perusahaan sedang mengurus proyek besar dan membutuhkan perencanaan khusus. Tujuan project management secara umum yaitu untuk mengatur proyek berjalan lancar dan efisien. Cake telah merangkum lebih singkat dan jelas agar kamu punya pengertian yang jelas tentang apa yang dimaksud project management.Apa itu Project Management? Project ManagementApa yang dimaksud dengan project management? Setiap perusahaan pasti memiliki proyek untuk mencapai tujuan tertentu, baik itu proyek besar maupun kecil. Dalam menyusun dan mengerjakan proyek, tentunya perusahaan tidak terlepas dari perencanaan, budgeting, dan sosialisasi. Proses perencanaan inilah yang dimaksud dari pengertian project management. Project management adalah metode pengelolaan dan perencanaan yang digunakan perusahaan dalam menyelesaikan sebuah proyek untuk tujuan perusahaan. Biasanya pekerjaan ini dijalankan oleh seorang project manager. Meskipun project management terkesan sederhana dan mudah dijalankan, ternyata proses project management memiliki rangkaian yang cukup kompleks. Seorang project manager merupakan kunci keberhasilan sebuah proyek, karena ia harus membuat jadwal proyek, dan menentukan budget proyek. Selain itu, project manager juga bertugas untuk mengawasi dan mengevaluasi project development agar sesuai tujuan perusahaan. 📚Lihat lebih lanjut pada Mau Jadi Project Manager? Ketahui Tugas, Gaji, Skill, Dll. Komponen Project Management Pengertian project management tidak hanya terbatas pada sebuah proses perencanaan untuk menjalankan proyek. Tapi dalam proses project management, terdapat 4 komponen penting yang selalu mengiringi proses tersebut. Jika kamu ingin sukses menjalankan project development, kamu harus sungguh-sungguh memahami teknik manajemen proyek yang baik, termasuk komponen berikut: 1. Keberhasilan dan Kualitas Hasil akhir dari sebuah proyek tentunya harus sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Kualitas merujuk pada taraf parameter kesuksesan dan hasil akhir dari proyek tersebut. Meskipun tanggung jawab untuk mengontrol kualitas berada pada quality control department. Tapi kini, tanggung jawab kualitas harus dimiliki oleh seluruh departemen, dari jabatan teratas hingga paling bawah. 2. Perencanaan Keuangan Idealnya, proyek harus diselesaikan tanpa melebihi pengeluaran resmi. Rencana keuangan tidak harus dihabiskan untuk menjalankan sebuah proyek. Dan jika dana habis, bisa saja proyek ditinggalkan meskipun belum selesai. Oleh karena itu sangat penting untuk mengatur biaya pemasukan dan pengeluaran selama berjalannya proyek. Juga ada beberapa ada proyek yang tidak memiliki tujuan keuntungan. Disinilah pentingnya manajemen proyek untuk mengatur keuangan, agar manajemen proyek berjalan dengan baik sampai akhir. 3. Waktu Umumnya, waktu merupakan durasi yang dibutuhkan perusahaan untuk menyelesaikan proyek. Untuk menyelesaikan proyek tepat waktu, dibutuhkan ketepatan yang signifikan dalam seluruh proses project management. Oleh karena itu dalam menyelesaikan seluruh tahapan project management, harus memperhatikan sasaran atau perkiraan skala waktu agar proyek dapat dikerjakan dengan sesegera mungkin. 4. Ruang Lingkup Proyek Ruang lingkup berarti merujuk pada segala kemungkinan, perubahan, maupun apa pun yang bisa saja terjadi pada saat pengerjaan proyek. Ruang lingkup ini harus diidentifikasi selama tahapan project management dengan mengukur rincian pekerjaan. Jika ruang lingkup tidak ditentukan selama manajemen proyek berlangsung, dapat menyebabkan kegagalan, yang juga dikenal dengan istilah scope creep. 5 Tahapan Project Management Ketika ingin melaksanakan sebuah proyek, ada beberapa tahapan yang perlu dilewati. Seluruh tahapan project management ini harus dilakukan satu per satu secara urut, agar terlaksana manajemen proyek yang baik. Berikut tahapan dalam project management: 1. Permulaan (Initiation) Tahapan project management yang pertama adalah inisiasi atau permulaan. Pada tahap ini kamu harus bisa mengubah sesuatu yang abstrak menjadi sebuah tujuan yang bermakna. Untuk melakukannya, kamu harus menentukan kebutuhan proyek dan membuat garis besar proyek secara keseluruhan. Ketika kamu sudah berhasil mengidentifikasikan tujuan proyek dan ruang lingkup proyek, mulailah identifikasi orang-orang yang akan terlibat dalam proyek. Buat para pemangku kepentingan mematuhi peraturan proyek kamu, cara komunikasi, dan pengaruhnya dalam proyek.Atau kamu juga bisa menentukan beberapa variabel penting dalam proyek, seperti:Tujuan dan ruang lingkup proyekMenentukan manajer proyekIdentifikasi resiko yang akan munculBudget proyekPerkiraan keseluruhan timeline Sebagai contoh, kamu bisa lihat dari seorang produsen mobil yang ditugaskan untuk mengembangkan kendaraan listrik. Dalam proses project management inisiasi ini, produsen tersebut akan menentukan desain, kapasitas, dan daya tahan baterai. 2. Perencanaan (Planning) Setelah menentukan tujuan dan perkiraan timeline, tahapan project management selanjutnya adalah perencanaan atau planning. Dalam tahapan ini, seorang project manager akan membuat rancangan mengenai proyek secara lebih rinci. Hal terpenting dalam tahapan ini yaitu menentukan persyaratan teknis, membuat jadwal yang lebih rinci tentang pelaksanaan proyek, membuat rencana komunikasi, dan menentukan berapa sumber daya manusia yang dibutuhkan. Saat merencanakan proyek, stakeholder juga perlu masuk dalam pertimbangan. Karena para stakeholder ini berhak mengetahui progres proyek dan resiko-resiko yang akan terjadi dalam proyek. 3. Pelaksanaan (Executing) Inilah tahapan project management yang sangat krusial, yaitu pelaksanaan. Ketika rincian perencanaan sudah disetujui semua pihak yang terlibat, maka proyek dapat dilaksanakan. Pada proses project management ini, project manager memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh proyek berjalan sesuai dengan timeline dan anggaran yang telah ditentukan. Tanggung jawab lainnya yang harus dimiliki oleh seorang project manager adalah menjaga kolaborasi efektif antara stakeholder. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap orang berada pada tahapan dan tujuan yang sama untuk menjalankan proyek tersebut. Dengan banyaknya hal yang harus dipertanggung jawabkan, seorang project manager diharapkan memiliki kapasitas yang cukup. Seperti memiliki sikap profesional, teratur, dan dapat menjadi pemimpin yang baik. 📚Baca juga: Wajib Tahu! 8 Cara Menjadi Pemimpin yang Baik [Perusahaan Organisasi] 4. Pengawasan (Monitoring) Saat mengawasi jalannya proyek, hal lain yang perlu dilakukan adalah mengukur setiap progres agar berjalan sesuai perencanaan. Tidak hanya mengukurnya, dengan pengawasan, project manager juga harus mengetahui jika terjadi kesalahan atau kegiatan yang berada di luar jalur perencanaan. Selama pengawasan ini, project manager juga bertanggung jawab untuk mengetahui usaha dan biaya selama proses. Jadi jika memerlukan perubahan atau perbaikan, masih bisa ditemukan di tahapan project management ini. 5. Penutupan (Closing) Ketika seluruh proses telah dilaksanakan dan disetujui oleh seluruh pihak termasuk stakeholder, maka proyek dapat dikatakan telah selesai. Saat proses penutupan ini, project manager akan menyelesaikan kontrak dengan pihak yang bersangkutan. Pada proses project management ini juga dapat menyelesaikan kontrak dengan pihak eksternal, dan membuat arsip dokumen penting, serta membuat laporan proyek dari awal sampai akhir. Meskipun manajemen proyek telah selesai dilaksanakan, belum dapat sepenuhnya dikatakan telah rampung. Karena masih ada proses lanjutan yaitu maintenance, juga penyelesaian dari masalah sebelumnya. Tujuan Project Management Tujuan Project ManagementSetelah kamu memahami arti project management dan tahapan project management, kamu juga perlu mengetahui tujuan project management. 1. Menyelesaikan Proyek Tepat Waktu Dua hal terpenting dalam manajemen proyek adalah menyesuaikan tenggat waktu dan menyelesaikan proyek tepat waktu. Ketika mengelola waktu, biasanya project manager menggunakan beberapa alat untuk mengetahui progres dan tahapan setiap project management. Seringkali beberapa pekerjaan dalam proyek dapat menjadi penyebab penundaan proyek. Untuk dapat menyelesaikan proyek tepat waktu, project manager harus dapat mengidentifikasi beberapa tugas penting yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Kamu juga bisa menentukan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap tugas dan menemukan cara mengukur ketergantungan pada tugas lain. 2. Meningkatkan Kinerja dan Produktivitas Produktivitas pasti menjadi fokus utama dalam mengerjakan suatu hal, tak terkecuali sebuah proyek. Tujuan membuat project management adalah untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja. Karena ketika kamu merencanakan proyek dengan rinci, kamu akan mengetahui pekerjaan mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Dengan demikian seluruh tim proyek akan mengerjakan dengan teliti dan lebih teratur sesuai dengan timeline. 📚Baca juga: Efektif! 10 Cara Meningkatkan Produktivitas Karyawan 3. Meningkatkan Kolaborasi dan Komunikasi Mungkin tujuan project management ini terdengar seperti tujuan jangka pendek. Tetapi jika kamu tidak memperhatikan poin meningkatkan komunikasi dan kolaborasi, tujuan project management ini akan tetap menjadi hal penting karena komunikasi yang baik membutuhkan upaya berkelanjutan. Ketika memimpin sebuah tim, terutama dalam manajemen proyek, usahakan untuk memimpin percakapan dengan membangun kolaborasi antar anggota tim. Jika ada salah satu cara komunikasi yang tidak efektif, kamu bisa mengeliminasinya. Tetapi jika cara komunikasi tim kamu menimbulkan perdebatan, cobalah untuk bertahan selama beberapa bulan, kemudian kamu bisa evaluasi kembali dan membuat perubahan. Dengan demikian, kamu telah meningkatkan cara komunikasi dan kolaborasi antar anggota tim untuk mencapai tujuan proyek. 4. Mengontrol Anggaran Seperti kita ketahui bahwa salah satu peranan project management adalah untuk mengatur anggaran dana. Project management harus dapat mengatur dan melacak pengeluaran untuk menghindari kekurangan dana selama jalannya proyek. Menerapkan teknik manajemen proyek dapat menjaga agar pengeluaran sesuai dengan dana yang telah dianggarkan. Meskipun dalam pelaksanaannya akan membutuhkan beberapa biaya tambahan. Namun hal terpenting ialah dengan adanya manajemen proyek dapat mengurangi biaya-biaya yang tidak dibutuhkan. Setelah penjelasan diatas, kamu sudah mengetahui apa itu project management dan berbagai proses project management untuk mencapai tujuan proyek. Memang dalam penerapannya tidaklah mudah dan butuh waktu untuk membuat perencanaan yang terbaik. Namun perlahan, kamu bisa mencoba menerapkan teknik manajemen proyek ini agar proyek kamu tidak kehilangan arah saat pelaksanaannya.Kamu ingin menjadi seorang project manager yang membuat manajemen proyek? Yuk buat CV yang menarik di Cake 100% gratis dan ATS friendly! Banyak template yang menarik juga, loh!🎉 Buat CV --- Ditulis Oleh Rachel Vanadya ---
Industry & Job Overview
Nov 17th 2025

Mengenal Quality Assurance: Arti, Tugas dan Skill yang Dibutuhkan!

Daftar Isi:Arti Quality AssuranceTugas dan Tanggung Jawab Quality AssuranceSkill yang Harus Dimiliki Quality AssuranceCara Menjadi Quality Assurance Sebagai pemilik sebuah bisnis, kamu tentunya mau agar produk yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pasar dan bisa memuaskan para konsumen. Namun terkadang ada saat dimana produk yang dihasilkan tidak sesuai dengan standar kualitas perusahaan sehingga muncullah komplainan dari para kostumer. Salah satu langkah terbaik untuk mencegah masalah ini adalah dengan memeriksa ulang kualitas produk bisnismu. Disinilah QA atau Quality Assurance berperan penting. Apa itu Quality Assurance? Apa pentingnya Quality Assurance dalam sebuah bisnis? Apakah Quality Assurance termasuk prospek karier yang baik? Bagaimana caranya untuk menjadi seorang QA?Simak artikel ini untuk menemukan jawabannya!📚 Baca juga:Quality Control (QC): Kenali Arti, Job Desk, Gaji, Syarat! Apa itu Quality Assurance (QA)? Quality Assurance yang merupakan kepanjangan dari QA yang merupakan proses untuk mengevaluasi dan memastikan kualitas sebuah produk memenuhi standar kualifikasi yang ditetapkan sebuah perusahaan. Departemen Quality Assurance terdiri dari kelompok orang yang bekerja sama untuk menciptakan proses dalam membuat dan memeriksa, dan memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas yang ada, sebelum akhirnya dipasarkan kepada konsumen.Selain merupakan komponen penting dalam sebuah perusahaan, Quality Assurance juga tergolong jenis pekerjaan yang sangat dibutuhkan di zaman ini. Apa saja manfaat QA pada sebuah perusahaan? Menjamin kualitas produkEfisiensi waktu dan menghemat biayaMembantu perusahaan memenuhi harapan konsumen Apa perbedaan Quality Control (QC) dan Quality Assurance (QA)? Walau tujuan utama QC dan QA adalah untuk menjaga dan menjamin kualitas sebuah produk, keduanya memiliki tugas utama yang berbeda. Berikut perbedaan QC dan QA: Quality Assurance (QA): Fokus pada pencegahan kecacatan sebuah produk pada proses produksiPendekatan berdasarkan prosesMenangani pengelolaan kualitas produk Quality Control (QC): Fokus pada mengidentifikasi kecacatan sebuah produk yang telah dihasilkanPendekatan berdasarkan produkMemverifikasi kualitas produk yang telah dihasilkan 📚 Baca juga:Kenali 6 Perbedaan Utama Quality Control Dan Quality Assurance!Gaji Quality Assurance Berdasarkan sebuah situs pencari kerja, rata-rata gaji seorang Quality Assurance di Indonesia berkisar Rp 6.197.411 (besaran gaji disesuaikan dengan lokasi, job description, dan perusahaan yang ada). Tugas dan Tanggung Jawab Quality Assurance ✏️Berikut adalah tugas dan tanggung jawab Quality Assurance (QA): Membuat draft, menginterpreasi dan mengevaluasi standar dan prosedur QA.Merancang prosedur pengambilan sampel dan arahan untuk merekam dan melaporkan data berkualitas.Memastikan ulang semua kualitas produk yang telah selesai diedit dan diuji coba.Mengadakan proses pelatihan untuk individu yang bekerja dan berinteraksi langsung dengan produk.Mencatat semua hasil audit, termasuk statistik data tentang kualitas produk.Memantau aktifitas manajemen resiko.Mengembangkan, merekomendasi, serta mengontrol tindakan korektif dan preventif.Menyiapkan laporan untuk membagikan hasil dari pekerjaan departemen Quality Assurance. Skill yang Harus Dimiliki Quality Assurance Skill Wajib Quality AssuranceBeberapa skill yang harus dimiliki untuk dapat bekerja sebagai Quality Assurance: 1. Skill Teknis dan Pengetahuan Industri Pengetahuan akan skill teknis dan pengalaman di dunia industri merupakan kunci awal untuk berkarier sebagai Quality Assurance. Pada umumnya orang yang bekerja sebagai Quality Assurance berasal dari jurusan Teknik Industri dan memiliki pengalaman di bidang produk industri. Namun tidak menutup kemungkinan bagi kamu yang bukan lulusan jurusan Teknik. Kamu pun bisa coba untuk cari pengalaman magang di bidang Quality Assurance. 2. Perhatian Terhadap Detail Kamu wajib memiliki skill ini untuk bisa bekerja sebagai Quality Assurance. Mengapa begitu? Karena kesalahan/error terkecil dalam sebuah proses akan memengaruhi kualitas produk yang dihasilkan, maka dari itu ketelitian adalah salah satu kunci penting dalam Quality Assurance. 3. Skill Komunikasi Sebagai Quality Assurance, kamu pun akan bekerja dalam tim untuk memantau dan menjamin kualitas produk pada proses produksi. Oleh karena itu, skill komunikasi sangatlah diperlukan, misalnya untuk berkomunikasi dan berdiskusi dengan project manager, rekan kerja, dan juga klien. 4. Pemecahan Masalah Pemecahan masalah adalah kemampuan untuk berpikir kritis dan menyajikan solusi atas permasalahan yang ada dalam sebuah perusahaan. Ketika terjadi kecacatan pada saat proses produksi, kemampuan problem solving berperan penting untuk menyajikan berbagai solusi efektif untuk menangani permasalahan yang ada. Karir Quality Assurance Sudah paham tugas dan skill yang harus dimiliki untuk bekerja sebagai Quality Assurance, tapi masih bingung tipe karier apa saja yang tersedia? Inilah beberapa jenis pekerjaan Quality Assurance yang dapat menjadi pilihan kariermu: 1. Project Manager Project Manager mengawasi keseluruhan proses pengujian sebuah produk. Tugas utamanya adalah menetapkan tugas projek, mengkomunikasikan tugas tersebut kepada anggota tim, serta memantau kemajuan yang ada. Selain itu, project manager juga berperan penting sebagai komunikator antara klien dengan anggota tim QA.📚 Baca juga:Mau Jadi Project Manager? Ketahui Tugas, Gaji, Skill, Dll. 2. DevOps DevOps adalah singkatan dari dua kata, yaitu “Development” dan “Operation”. DevOps adalah serangkaian praktik yang mengotomatisasi proses antara pengembangan aplikasi dan tim pengembang. Pekerjaan DevOps mirip dengan Quality Assurance, keduanya sama-sama melakukan uji coba produk terlebih dulu sebelum akhirnya diuncurkan kepada publik. Namun perbedaannya adalah bekerja sebagai DevOps mengharuskanmu untuk memiliki skill bahasa programmer. 3. QA Tester Quality Assurance Tester adalah bidang pekerjaan yang bertugas melakukan evaluasi untuk mendeteksi produk yang cacat. QA Tester akan melakukan serangkaian uji coba untuk menemukan kesalahan dan memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas perusahaan. QA Tester akan membagikan hasil laporannya kepada tim dan membantu dalam membuat perancaan. 4. Customer Experience Leader Jika kamu memiliki pengalaman customer service dan skill dalam bidang QA, maka pekerjaan Customer Experience bisa menjadi salah satu pertimbangan kariermu. Tugas utama seorang Customer Experience adalah untuk menangkap kesan keseluruhan pelanggan terhadap produk dan layanan yang diberikan perusahaan. Review yang diberikan klien juga akan membantu tim QA saat me-review kembali produknya.Cara Menjadi Quality Assurance Inilah beberapa cara untuk menjadi Quality Assurance: 1. Riwayat Pendidikan Memiliki riwayat pendidikan formal seperti D3/S1 sangatlah penting untuk berkarier sebagai Quality Assurance. Namun riwayat pendidikan tidak hanya terbatas pada jenjang pendidikan formal saja. Kamu pun bisa membekalkan diri dengan menambah ilmu melalui pembelajaran mandiri dengan mengikuti workshop atau kelas online, atau dengan menggarap pengalaman melalui magang. 2. Mengambil Sertifikasi Sertifikasi adalah salah satu komponen penting untuk menjadi Quality Assurance. Beberapa contoh sertifikasi yang berkaitan dengan bidang ini antara lain adalah: Certified Test Engineer (CSTE)ASTQB Expert Level Test Manager – StrategicCertified Associate in Software Testing (CAST) 3. Membuat CV yang Menarik untuk Melamar Kerja Berikut adalah beberapa tips untuk membuat CV Quality Assurance yang menarik. Tuliskan deskripsi diri yang menarikDeskripsikan pengalaman kerja secara rinci dan tuliskan pencapaianmuTuliskan riwayat pendidikan, termasuk coursework yang berhubungan dengan teknologiJabarkan skill yang berhubungan dengan bidang Quality AssuranceCari referensi contoh CV yang menarik perhatian HR? Kamu bisa temukan berbagai contoh CV untuk semua pekerjaan di halaman ini! Lihat Contoh CV Contoh CV Quality Assurance yang menarik: Contoh CV Quality Assurance -- Dibuat di CakeResume Itulah contoh CV Quality Assurance yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Mau membuat CV gratis dan menarik seperti contoh diatas? Kunjungi CakeResume! Ada banyak contoh format dan template CV gratis lainnya yang bisa kamu gunakan!🎉 Buat CV KesimpulanQuality Assurance memeriksa dan memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas yang ada, sebelum akhirnya dipasarkan kepada konsumen.Perbedaan Quality Assurance dan Quality Control yang paling utama adalah QA berfokus pada pencegahan kecacatan pada produk, sementara Quality Control berfokus untuk mengidentifikasikan kecacatan dalam produk.Beberapa pilihan karir Quality Assurance yang dapat menjadi pilihan buat kamu antara lain: Project Manager, QA tester, DevOps, dan Customer Experience Leader.Selain 4 jenis pekerjaan yang disebutkan di atas, kamu juga bisa mempertimbangkan bekerja sebagai Software Quality Assurance (SQA). Baik QA dan SQA sama-sama berfokus pada meneliti proses kualitas produk, perbedaannya adalah SQA lebih bergerak di bidang software. Nah, setelah tau definisi dan informasi seputar tugas seorang QA, apakah kamu tertarik bekerja di bidang ini?--- Ditulis Oleh Lydia Gavrila ---

Apa itu System Analyst? Tugas, Gaji, Cara, Prospek [+Contoh CV]

Seiring berkembangnya industri teknologi, semakin banyak juga perusahaan yang memerlukan tenaga profesional IT. Nah, salah satu profesi di bidang Teknologi Informasi (TI) yang banyak diminati perusahaan-perusahaan besar sekarang ini adalah pekerjaan system analyst. Pekerjaan system analyst juga berhubungan dengan developer dan programmer, perannya dalam bisnis dan teknologi pun juga besar. Jadi, tak heran jika gaji system analyst jumlahnya tidak kecil. Mengejar posisi sistem analis adalah hal yang bagus untuk dilakukan di era teknologi ini. Penasaran dengan peran sistem analis? Yuk, simak artikel kali ini. Cake telah merangkum secara lengkap mulai dari tugas sistem analis hingga cara menjadi system analyst untuk kamu! Daftar isi:Apa itu System Analyst?Job Desk System AnalystSkill System Analyst/Sistem AnalisCara Menjadi System AnalystProspek Karir System Analyst Apa itu System Analyst? System analyst adalah salah satu profesi dalam bidang IT yang fokus dalam perancangan, pengembangan, pemeliharaan, dan penerapan infrastruktur teknologi informasi (perangkat lunak, perangkat keras, cloud, dll.) agar perusahaan berjalan secara efektif dan efisien. Umumnya, system analyst/sistem analis berperan sebagai penghubung antara orang-orang TI dengan pemangku kepentingan non-TI. Sistem analis juga dapat bekerja dalam sebuah perusahaan, institusi, ataupun sebagai klien independen. 💡 Catatan: System analyst/sistem analis juga dikenal sebagai IT analysts, systems architects, atau system administrators. Tugas dan Tanggung Jawab System Analyst System analyst/sistem analis adalah seseorang yang memiliki jiwa untuk memecahkan masalah. Karena tugas utama system analyst adalah mengembangkan sistem dalam perusahaan dalam bidang TI, dan system analyst lah yang bertanggung jawab atas hasil dan kesuksesannya. Misalnya, ketika sebuah institusi kesehatan ingin mengembangkan layanan digitalnya, seorang sistem analis akan bertugas untuk mengidentifikasi permasalahan institusi terkait teknologi informasi, kemudian merancang solusi dan sistem operasi yang tepat, mengujinya, dan mengembangkannya. Tugas sistem analis bisa saja berbeda-beda tergantung pada perusahaan, institusi, atau klien. Tetapi, berikut adalah job desk system analyst yang umum.Contoh job desk system analyst: Merancang dan mengimplementasikan sistem perangkat lunak komputer, perangkat keras, dan layanan cloud yang benar untuk memecahkan masalah bisnis seperti pembuatan sistem baru dan pengembangan produkMeningkatkan fungsionalitas dan kinerja sistem dan jaringan komputerMemahami kebutuhan pengguna dan cara meningkatkan sistem berdasarkan permintaan penggunaMembuat laporan analisis biayaBerkomunikasi dengan karyawan di departemen TI (front end, back end, dan full stack developer) untuk pengembangan desainBerkomunikasi dengan pemangku kepentinganMeneliti tren terkini dalam dunia teknologiMelatih pengguna dan membuat instruksi manual untuk karyawan dan klien Walaupun tugas sistem analis tidak langsung berhubungan dengan menulis kode, system analyst tetap perlu memiliki skill dalam menulis kode karena perannya yang berhubungan dengan pembuatan sistem TI perusahaan. Skill yang Dibutuhkan System Analyst Seperti profesi lainnya, pekerjaan system analyst juga memerlukan kombinasi antara soft skill dan hard skill, perhatikan beberapa skill utama untuk menjalankan peran sistem analis: 1. Administrasi Sistem (System Administration) Untuk menjalankan job desk system analyst, diperlukan keterampilan administrasi sistem yaitu mengelola sistem komputer perusahaan seperti perangkat lunak, perangkat keras, server, keamanan, dll. Misalnya, seorang sistem analis akan mengelola sistem Windows, Linux, atau Mac dengan mengupgrade, menginstal, atau mengkonfigurasi aplikasi software dan hardware komputer. Intinya, dengan kemampuan administrasi sistem, sistem analis dapat memberi dukungan teknis untuk karyawan, perusahaan, atau klien. 2. Manajemen Proyek (Project Management) Selain tugas sistem analis dalam urusan teknis, mereka harus memiliki keterampilan manajemen proyek seperti mampu berkomunikasi dengan banyak pihak, melakukan perencanaan, serta bekerja sama dengan tim. Pekerjaan system analyst memerlukan keterampilan ini karena terkadang mereka akan diberikan tugas untuk mengelola sebuah proyek, dan tentunya system analyst tidak akan bekerja sendiri dalam mengeksekusi sebuah proyek. Seorang sistem analis akan berkomunikasi dengan supervisor, kolega, dan juga klien. 2. Bahasa Pemrograman Dalam pekerjaan system analyst, kamu akan memerlukan beberapa keahlian teknis seperti bahasa pemrograman. 🌐 Beberapa bahasa pemrograman yang perlu dipahami system analyst adalah: C++CSSJavaVisual BasicHTML (markup language) 💻 Selain itu, beberapa hal teknis lainnya yang perlu dikuasai system analyst adalah: MySQLOracleUnified Modeling Language (UML)SAP Business SoftwareMemahami kinerja server dan database 📚 Baca juga: 12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2024 [Jenis, Contoh, Dll.] 3. SQL Structured Query Language (SQL) adalah bahasa pemrograman untuk pengelolaan data. SQL dapat membantu pekerjaan system analyst karena fungsi dari SQL adalah untuk manajemen berbasis data, manajemen bisnis, serta membuat laporan sales. 4. Berpikir Analitis dan Kritis Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tugas system analyst adalah mengidentifikasi masalah dalam bidang TI, mencari solusi, menerapkan solusi, serta mengevaluasi hasilnya. Karena itu, kemampuan berpikir analitis dan kritis merupakan skill yang sangat penting untuk pekerjaan system analyst. Cara Menjadi System Analyst 1. Pertimbangkan untuk Mendapatkan Gelar Sarjana Jika kamu ingin mendapatkan pekerjaan system analyst, langkah pertama yang disarankan adalah menempuh setidaknya pendidikan S1 dalam jurusan yang terkait system analyst.Jurusan yang terkait dengan pekerjaan system analyst adalah: Sistem InformasiTeknik InformatikaIlmu Komputer 💡Pro Tip: Jika kamu memiliki gelar sarjana yang tidak berhubungan dengan pekerjaan system analyst, jangan khawatir! Walaupun memang orang-orang dengan jurusan terkait akan lebih diutamakan untuk menjalankan peran sistem analis, kamu tetap bisa mengambil kursus online mengenai sistem analis. Coba ikuti webinar, kelas online, dan pastikan kamu bisa melewati ujiannya untuk memenuhi persyaratan pekerjaan system analyst. 📚 Baca juga: 15 Prospek Kerja Teknik Informatika Terbaik [+Gaji, Info Kuliah, Dll.] 2. Ambil Sertifikasi Memiliki sertifikasi umumnya tidak diwajibkan untuk pekerjaan system analyst. Tetapi, dengan memiliki sertifikasi yang relevan, kamu akan menjadi lebih unggul dibandingkan pelamar kerja system analyst lainnya. Masukkan sertifikat dalam CV untuk menjadi lebih unggul.Berikut adalah beberapa sertifikasi untuk pekerjaan system analyst adalah sebagai berikut: CompTIA A+ CertificationCompTIA Security+CompTIA CySA+CASP+ Selain itu kamu pun bisa mengambil beberapa sertifikasi yang dapat membuktikan keahlian kamu dalam menggunakan Oracle, Java, SQL, dll. 💡 Pro Tip: Mengambil sertifikasi dapat meningkatkan potensi penghasilan kamu juga, lho! Baik kamu sudah bekerja sebagai system analyst maupun calon system analyst, kamu dapat menegosiasikan gaji kamu ketika kamu memiliki sertifikasi. 3. Dapatkan Pengalaman Kerja yang Relevan Umumnya, mendapatkan pekerjaan system analyst bukan menjadi pekerjaan pertama kamu setelah lulus kuliah. Kebanyakan lulusan baru SI, TI, atau Ilkom mengambil pekerjaan sebagai software developers atau entry-level database administrators. Intinya, cobalah untuk mendapatkan pengalaman kerja dalam bidang TI terlebih dahulu yang dapat memberikan kamu pengetahuan lebih tentang sistem dan infrastruktur. 4. Buat CV System Analyst yang Menarik Setelah kamu memperoleh keterampilan, pengalaman, dan pendidikan yang diperlukan, kamu dapat mulai melamar pekerjaan system analyst. Pertama-tama, ingat untuk memperbarui CV yang mencerminkan seorang system analyst/sistem analis. Berikut adalah contoh CV sistem analis untuk inspirasi kamu!Contoh CV System Analyst - DIbuat di CakeYuk, buat CV system analyst kamu sekarang juga dengan Cake CV builder, 100% gratis! Terdapat 50+ template gratis dan mudah digunakan, lho! 🎉Buat CV Jenjang Karir System Analyst 💰 Kisaran Gaji System Analyst Umumnya, kisaran gaji system analyst adalah: Rp. 5.000.000 - 11.000.000/bulan. Untuk gaji system analyst fresh graduate, tidak menutup kemungkinan kamu akan mendapatkan nominal 3jt per bulan, seperti fresh graduate SI, TI, dan Ilkom lainnya. Tentunya besaran gaji akan berbeda-beda sesuai dengan pengalaman yang kamu miliki, kota kamu, perusahaan kamu, dan faktor-faktor lainnya. 📚 Baca juga: 15 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia! 📈 Jenjang Karier Pekerjaan System Analyst Walaupun kebanyakan fresh graduate memulai kariernya sebagai programmer, tetap ada kemungkinan perusahaan merekrut fresh graduates untuk posisi system analyst/sistem analis secara langsung. Berikut adalah garis besar jenjang karier pekerjaan system analyst: ProgrammerSystem AnalystSenior System Analyst/Business Analyst 👨‍💻 Pekerjaan/Karier Lain yang Dapat Dijalani Pekerjaan System Analyst Berikut adalah pekerjaan yang terkait dengan system analyst/sistem analis: Computer Programmer: seorang profesional yang menulis dan menguji kode agar program dan aplikasi komputer berjalan dengan lancar.Database Programmer: seorang teknisi yang bertanggung jawab dalam mengelola dan mengamankan data dari suatu sistem.Software Developer: seseorang yang mendesain, membangun, dan menciptakan suatu aplikasi.Information Security Analyst: seseorang yang memantau dan memastikan keamanan sistem komputasi perusahaan dengan menganalisis langkah-langkah keamanan.IT Manager: seseorang yang mengkoordinasikan, merencanakan, dan memimpin kegiatan yang berhubungan bidang TI dalam suatu organisasi Demikianlah artikel mengenai pekerjaan system analyst. Semoga dengan memahami tugas sistem analis dan cara menjadi system analyst, kamu bisa menjadi calon sistem analis berikutnya! Ingat, ikuti kelas-kelas online, webinar, ambil sertifikasi, dapatkan pengalaman kerja yang relevan, dan buat CV system analyst kamu! Semoga berhasil! Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Cindy Graciella ---
Career Development
Apr 16th 2026

9 Contoh Izin Tidak Masuk Kerja di WA untuk Berbagai Alasan

RingkasanIsi surat izin kerja lewat WA adalah alasan dan tanggal tidak masuk serta delivery tugas.Waktu yang tepat untuk mengirim izin kerja WA adalah pagi hari, jam kerja, dan siang hari.Cantumkan nama dan posisi pekerjaan ketika mengirim pesan izin absen.Usahakan untuk mengirim bukti pendukung izin tidak masuk kerja seperti surat dokter atau undangan acara khusus.Salah satu tanggung jawab seorang karyawan adalah masuk kantor sesuai jam yang telah ditentukan. Namun, ada kalanya situasi menghalangi kita untuk hadir. Misalnya, saat sedang sakit.Dalam situasi ini, penting untuk segera menginformasikan kantor untuk meminta izin tidak masuk kerja. Mengirim pesan melalui WhatsApp (WA)bisa menjadi pilihan praktis, asal dilakukan dengan profesional, apalagi kalau informasi tersebut disampaikan kepada atasanmu. Mari kita bahas bagaimana cara izin kerja lewat WA. Daftar isi:Mengapa Harus Minta Izin Tidak Masuk Kerja? Cara Membuat Surat Izin Sakit Lewat Whatsapp Contoh Izin Lewat WA Tips Cara izin Kerja lewat WAMengapa Harus Minta Izin Tidak Masuk Kerja? 1. Agar Tidak Dianggap Bolos Kerja Kita tahu bahwa hampir semua perusahaan atau instansi memiliki aturan-aturan yang patut ditaati oleh setiap karyawan, termasuk salah satunya tentang jam kerja kantor. Meskipun demikian, wajar saja jika kamu meminta izin ke atasan atau HRD mu untuk tidak masuk kerja jika kamu sedang sakit. Memberikan kabar ini kepada atasan/HRD itu penting agar kamu tidak dianggap bolos dan agar gajimu tidak dipotong. 💡 Pro Tip: Saat ini, cara menyampaikan izin tidak melulu melalui sebuah surat resmi yang harus ditandatangan dan diserahkan langsung ke kantor. Kamu bisa menginformasikan izin sakit lewat whatsapp atau izin tidak masuk kerja lewat sms. 2.Menunjukan Etika yang Sopan Mengambil sebuah tindakan untuk menulis surat izin sakit lewat WA kepada perusahaan atau instansi tempat kamu bekerja bahwa kamu sedang sakit adalah sebuah aksi yang patut dipuji. Sebab hal tersebut secara tidak langsung menunjukan sikap kamu yang sopan terhadap pekerjaan kamu. Jika kamu mengirimkan izin sakit lewat WhatsApp, ingat untuk memperhatikan tata bahasanya, ya.3.Menaati Aturan dalam Pekerjaan Alasan terakhir mengapa kamu harus mengirimkan surat izin kerja lewat WA adalah untuk menaati peraturan kerja. Menyampaikan izin kepada atasan atau HRD tempat kamu bekerja adalah tindakan yang menunjukkan bahwa kamu menaati aturan-aturan yang berlaku di perusahaan tersebut tentang ijin masuk kerja. Terlebih dari itu, tindakan ini akan membuat kamu tetap dipercaya oleh atasan/HRD kamu. Ingat, mengutarakan permohonan izin di tempat kerjamu ada manfaatnya. Jadi, jangan diam-diam saja jika kamu berhalangan untuk masuk kerja, ya!Sedang cari kerja?Lihat 5000+ loker terbaru dari perusahaan top Indonesia di Cake!Cari Kerja Cara Izin Kerja Lewat WA Sebaiknya ada beberapa hal yang kamu perlu perhatikan saat sedang mengirim surat izin sakit lewat WhatsApp. Tujuannya agar membuat atasan atau HRD kamu tidak tersinggung ketika kamu mengirim izin sakit via WA. Simak langkah-langkah membuat izin kerja lewat WA di bawah ini!1. Awali dengan Salam Kamu bisa mengawali cara izin tidak masuk kerja lewat WA dengan kata-kata salam. Misalnya: Sapa atasanmu dengan selamat pagi atau selamat siangBerikan ucapan seperti, “semoga Bapak/Ibu dalam keadaan sehat selalu’”Perkenalkan nama dan juga posisi pekerjaan kamu Dengan begini, kamu secara tidak langsung menunjukan tingkat kesopanan terhadap atasanmu.2. Sampaikan Izin dengan Alasan Cara selanjutnya untuk membuat izin kerja lewat WA adalah menyampaikan alasan kamu izin untuk tidak masuk kerja. Berikut adalah beberapa contoh izin tidak masuk kerja: Sakitsedang ada urusan keluargaMelahirkanPertemuan atau rapat pentingSedang berdukaKegiatan agamaBencana Alasan ini sangatlah penting bagi perusahaan atau instansi tempat bekerja untuk memahami kondisimu saat ini.3. Sebutkan Waktu Izin (Tanggal Mulai dan Akhir) Berikutnya, cara izin ke atasan lewat WA yang baik adalah dengan mencantumkan lama waktu izin kerja. Misalnya kamu bisa tentukan tanggal mulai izin sampai tanggal akhirnya. Hal ini perlu disampaikan ke atasan atau HRD kamu agar mereka dapat mencatatnya, sehingga gaji yang kamu peroleh tidak terpotong.4. Beri Tahu Pekerjaan yang Harus Kamu Lakukan dan Solusinya Jika kamu menyampaikan izin kerja lewat WA, hal lain yang perlu kamu pikirkan adalah tentang pekerjaan yang harusnya kamu selesaikan saat izin kerja serta cara yang akan kamu terapkan untuk menyelesaikan tugas-tugas kamu. Nah, solusi yang paling praktis adalah untuk meminta bantuan dari rekan kerja dikantor atau kamu bisa menyelesaikannya sesegera mungkin setelah kamu selesai izin kerja.5. Akhiri Izin Kerja dengan Salam dan Ucapan Terima Kasih Setelah kamu selesai menulis isi dari izin kerja lewat WA, hal terakhir yang perlu kamu lakukan adalah dengan menutup izin kerja dengan kata salam dan ucapan terima kasih kepada atasan atau HRD tempat kamu bekerja. Contoh Izin Tidak Masuk Kerja Lewat WA Agar kamu lebih memahami cara membuat izin tidak masuk kerja lewat WA, perhatikan beberapa contoh surat izin lewat WA berikut ini:1. Contoh Chat Izin Sakit Lewat WAContoh Izin Sakit ke Atasan Lewat WhatsApp Kepada Staff HRD,Selamat pagi. Semoga Bapak/Ibu dalam keadaan sehat selalu. Melalui pesan WA ini saya ingin menyampaikan informasi bahwa hari ini: Tanggal: 17 Februari 2022Nama: FebriantoJabatan: Asisten marketing sedang dalam keadaan sakit dan masih dalam tahap pemulihan. Saya berharap Bapak/Ibu bisa memakluminya. Selama izin kerja ini, saya sudah menghubungi rekan kerja saya atas nama Dermawan untuk menyelesaikan tugas kantor saya sementara waktu. Demikian informasi ini, saya ucapkan terima kasih. Contoh cara izin sakit lewat WA seorang karyawan Selamat siang Ibu Suryawati. Saya harap ibu senantiasa dalam keadaan sehat dan semangat. Perkenalkan saya: Nama: Setiadi Jabatan: asisten staf HRD Ingin menyampaikan permohonan izin kerja melalui pesan WA ini dikarenakan saya sedang dalam keadaan tidak enak badan akibat musim hujan beberapa hari ini. Agar pekerjaan saya tetap berjalan, saya meminta keringanan untuk mengerjakan tugas-tugas kantor di rumah (work from home). Demikian informasi ini, saya harap ibu Suryawati selaku pimpinan saya dapat mengerti kondisi ini dan akhir kata saya ucapkan terimakasih. Contoh surat izin sakit kerja lewat WA kepada staff HRD 2. Contoh Izin Tidak Masuk Kerja Lewat WA Karena Telat Halo Pak Nugroho, Selamat pagi. Saya Kusman karyawan bapak yang bekerja sebagai asisten produksi ingin meminta izin telat datang kekantor hari ini dikarenakan saya sedang menyelesaikan urusan keluarga. Semoga Pak Nugroho dapat memaklumi hal ini. Terima kasih. Selamat beraktivitas pak. Contoh sms izin sakit ke atasan melalui WA 3. Contoh Surat Izin Lewat WA disebabkan Urusan Lain Selamat siang Ibu Kusmawati (CEO PT. XXX). Saya berharap Ibu dalam keadaan sehat dan segala pekerjaan tetap lancar. Ini Irwan sebagai project manager di perusahaan yang Ibu pimpin. Terlebih dahulu saya memohon maaf karena menyampaikan informasi ini hanya melalui pesan WA. Saya meminta izin tidak bisa masuk kerja hari ini serta tidak bisa menghadiri meeting pada sore hari dikarenakan saya sedang berada diluar kota. Saya sudah mendelegasikan presentasi laporan untuk rapat hari ini kepada asisten project manager. Saya berharap informasi ini bisa berkenan dihati Ibu selaku pimpinan saya. Terima kasih. 4. Contoh Surat Izin Lewat WA disebabkan Masalah Transportasi Selamat pagi Bapak, mohon maaf menganggu.Saya ingin menginformasikan bahwa saya mengalami masalah transportasi yang tidak terduga pagi ini, dan saya tidak dapat sampai ke kantor tepat waktu. Setelah mempertimbangkan situasi ini, saya pikir saya tidak dapat hadir di kantor hari ini. Oleh karena itu, saya inginminta izin tidak masuk kantor hari ini. Namun, saya akan tetap terhubung secara online dan menyelesaikan tugas-tugas yang dapat saya lakukan secara remote. Saya akan memastikan agar semua pekerjaan yang tertunda ditangani dengan baik. 5. Contoh Surat Izin Lewat WA karena Urusan Pribadi Selamat pagi Bapak, saya mohon izin untuk tidak dapat hadir bekerja pada tanggal [tanggal] karena ada beberapa urusan pribadi yang harus saya selesaikan dan tidak bisa ditunda. Urusan ini memerlukan waktu dan perhatian saya, dan melibatkan kebutuhan mendesak di luar lingkup pekerjaan. Selama saya mengambil izin cuti, saya akan tetap bersedia untuk dihubungi jika ada keadaan darurat. Terima kasih atas perhatian Bapak. 6. Contoh Surat Izin Lewat WA karena Haid Selamat pagi Ibu, mohon maaf saya tidak dapat hadir bekerja pada tanggal [tanggal] karena saya mengalami haid yang membuat saya tidak dapat melaksanakan aktivitas secara normal. Selama absen, saya akan memastikan bahwa tugas saya ditangani dengan baik dan saya akan tetap tersedia untuk komunikasi dalam keadaan darurat. Terima kasih atas pemahaman dan dukungannya. Tips Izin Kerja Lewat WA ✅ Perhatikan Waktu Ketika Mengirim WA Ketika kamu ingin mengirim izin tidak masuk kerja lewat WhatsApp kepada atasanmu, satu hal kecil yang penting juga kamu perhatikan adalah waktu mengirim pesan izin kerja. Idealnya, waktu yang pas untuk mengirim izin kerja lewat WA adalah ketika masih jam kantor. Kamu bisa memilih pagi atau siang hari. Tetapi, disarankan untuk mengirim izin di pagi hari agar atasanmu segera mengetahui kondisimu. Hindari mengirim pesan izin kerja lewat WA kepada atasan pada malam hari, mengingat umumnya orang ingin beristirahat dan meluangkan waktunya untuk keluarga di malam hari.✅ Usahakan untuk Memberikan Bukti Apabila kamu telah selesai izin tidak masuk kerja, usahakan untuk memberikan bukti pendukung bahwa kamu benar-benar tidak bisa datang ke kantor karena sesuatu hal yang tidak bisa hindari. Misalnya, jika alasan izin kerja karena sakit, berilah surat keterangan dokter yang menyatakan kamu sedang mengalami sakit dan memerlukan waktu tertentu untuk beristirahat.✅ Kirim Surat Izin Kerja Formal (Jika Diperlukan) Meskipun kamu telah mengirim surat izin kerja lewat WA, disarankan untuk mengirimkan surat izin kerja secara resmi ke perusahaan atau instansi kamu bekerja. Akan tetapi hal ini bisa kamu pastikan terlebih dahulu kepada kantormu, jika surat izin resmi diperlukan atau tidak. 📚 Baca juga:5 Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Untuk Berbagai Alasan! Nah, sudah paham, kan, bagaimana cara mengirim surat izin tidak masuk kerja lewat WhatsApp beserta tips-tipsnya? Semoga ini bisa bermanfaat bagi kamu. Meskipun ada banyak cara meminta izin kerja lewat WA, tanggung jawab datang ke kantor setiap jam kerja perlu diusahakan semaksimal mungkin karena hal itu adalah tanggung jawab seorang karyawan. Sedang siap-siap cari kerja?Buat CVATS-Friendly dengan 50+templateCVGRATIS di Cake🍰Buat CVCake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!

Resume Builder

Build your resume only in minutes!