Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Nov 13th 2025

Kenali Apa itu Talent Acquisition Beserta Tugas, Gaji, dan Bedanya dengan Rekrutmen [+Contoh CV]

Untuk kamu yang sudah pernah melamar pekerjaan pastinya tahu kalau di sebuah institusi atau organisasi ada bagian khusus yang bertanggung jawab dalam masalah perekrutan. Nah, tapi apakah kamu tahu siapa orang yang pertama kali kamu temui dan menuntunmu melalui proses wawancara tersebut? Apa itu rekruter? Apa itutalent acquisition officer? Apa itu staf HRD? Belakangan ini talent acquisition adalah pekerjaan yang menjadi semakin populer, akan tetapi orang sering salah mengerti dan menganggapnya sama dengan recruitment. Sebenarnya keduanya memiliki peran yang berbeda walaupun sama-sama berada di bawah divisi Human Resource Department (HRD). Untuk itu, artikel CakeResume kali ini akan membahas secara spesifik mengenai pekerjaan talent acquisition itu sendiri yang dibagi menjadi 4 poin besar berikut ini:Daftar Isi: Pengertian Talent AcquisitionTugas dan Tanggung Jawab Talent AcquisitionSkill yang Dibutuhkan untuk Pekerjaan Talent AcquisitionCara Menjadi Talent Acquisition Specialist Apa itu Talent Acquisition? Perbedaan Recruiter dan Talent Acquisition Apa, sih, yang dimaksud dengan talent acquisition? Talent acquisitionadalah posisi yang bertanggung jawab untuk memperoleh karyawan dengan bakat atau talenta tertentu bagi sebuah perusahaan atau institusi. Artinya, talent officer tidak akan sembarang merekrut orang.Talent acquisition dikenal juga sebagai akuisisi talenta atau talent officer.Berapa gaji talent aquisition? Menurut Glassdoor, untuk gaji staff talent acquisition sendiri berkisar antara 6 juta sampai 20an juta. Akan tetapi angka ini tidak mutlak ya, gaji bisa bervariasi tergantung seberapa banyak pengalaman yang kamu miliki dan di perusahaan mana kamu bekerja.Apa bedanya talent acquisition dan recruitment? Seperti yang sudah disebutkan di atas, sampai sekarang masih banyak orang yang belum mengerti perbedaan talent acquisition dan recruitment. Nah, jadi sebenarnya apa, sih, perbedaan antara talent acquisition dan recruitment? Pada dasarnya, yang membedakan keduanya adalah tujuan dari perekrutan itu sendiri. Staf recruitment merekrut dengan tujuan untuk memenuhi sebuah posisi yang kosong, terlepas dari kandidat tersebut benar-benar memiliki suatu keahlian yang diperlukan atau tidak. Sebaliknya, staff talent acquisition bertugas mencari kandidat yang paling berkualifikasi untuk mengisi posisi tertentu.Tugas dan Tanggung Jawab (Job Desk) Talent Acquisition Job description talent acquisitionBerhubung adanya perbedaan antara talent acquisition dan recruitment, tentunya ada pula perbedaan dalam job desknya. Seperti halnya pekerjaan lain, pekerjaan talent acquisition memiliki tugas dan tanggung jawabnya sendiri. Pada intinya, seorang talent acquisition bertugas menjalani rangkaian penuh proses perekrutan. Untuk lebih jelasnya, langsung saja lihat kelima tugas utama dari staff talent acquisition berikut: 1. Sourcing (Pencarian Kandidat) Pada tahap pertama, staff talent acquisition perlu melakukan pencarian kandidat yang sesuai untuk perusahaan atau institusi tempatnya bekerja. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menarik para calon karyawan tersebut melalui inbound marketing, yaitu strategi marketing dengan menggunakan jenis marketing lainnya, seperti sosial media, content marketing, SEO, dan lain-lain. Karena tugasnya menuntut untuk selalu berusaha mencari kandidat terbaik, seorang talent acquisition officer juga bisa mencari kandidat dengan mengandalkan koneksi yang dimiliki untuk mendapat rekomendasi atau rujukan. Selain itu, ada juga kemungkinan untuk staff talent acquisition mengobservasi orang yang sudah bekerja di perusahaan tertentu untuk dijadikan sebagai target kandidat. 2. Screening (Penyeleksian Kandidat) Setelah melakukan pencarian kandidat, kemungkinan besar ada banyak orang yang melamar. Oleh karena itu, tentunya penting bagi talent acquisition untuk melakukan screening atau penyeleksian terhadap kandidat-kandidat tersebut. Penyeleksian bisa dilakukan dengan berbagai cara, contohnya dengan: Melihat siapa yang keahliannya lebih dibutuhkan perusahaanTipe kepribadiannya sesuai dengan kepribadian orang di divisi yang akan dimasukiCocok dengan budaya perusahaan atau tidak, dan lain-lain. 3. Interview Jikalau hasil penyeleksiannya masih meliputi banyak orang, seorang talent acquisition bisa merekomendasikan kandidat-kandidat unggul kepada manajer perekrutan untuk di-interview nantinya. Setelah kandidat di-interview oleh manajer perekrutan, talent acquisition juga bisa melakukan interview tambahan dan melakukan pendekatan terhadap kandidat yang berpotensi tersebut. Nah, pada saat interview lah seorang calon karyawan bisa melakukan negosiasi gaji. 4. Menangani Proses Onboarding Walaupun sudah mendapat kandidat yang sesuai dengan keperluan perusahaan, tugas talent acquisition masih belum selesai. Selanjutnya, tugas staff talent acquisitionadalah mengurus karyawan baru tersebut saat onboarding, yaitu melakukan pelatihan dan memberikan orientasi atau pengenalan mengenai perusahaan di hari pertamanya datang ke kantor. Pengenalan yang dimaksud berupa lingkungan kerja, fasilitas, aturan-aturan yang berlaku, dan lain-lain. Hal ini bisa bervariasi tergantung perusahaan atau institusi itu sendiri, termasuk berapa lama training dilakukan. 5. Continuous Improvement (Peningkatan Berkelanjutan) Beberapa bulan pertama setelah karyawan baru bekerja di kantor secara resmi merupakan waktu yang riskan bagi karyawan tersebut untuk resign kerja. Oleh karena itu, setelah onboarding bukan berarti talent acquisition lepas tangan begitu saja. Seorang talent acquisition officer perlu memperlakukan seluruh karyawan dengan baik. Jika perlu, bisa mengadakan sesi berbicara one-on-one dengan karyawan baru supaya mengetahui permasalahan apa yang dihadapi di masa awal bekerja di perusahaan atau institusi tersebut. Skill yang Dibutuhkan Staff Talent Acquisition Pada bagian sebelumnya kamu sudah mengetahui apa saja tugas dan job desk talent acquisition. Untuk memudahkan dan menunjang pelaksanaan tugas pekerjaan talent acquisition, pastinya diperlukan skill umum maupun khusus. Nah, apa aja, sih, skill-skillnya? Yuk, langsung dilihat poin-poin berikut. 1. Komunikasi Talent acquisition adalah pekerjaan yang memerlukan ilmu komunikasi yang baik. Seorang staff talent acquisition perlu berhubungan dengan banyak orang, tidak hanya dengan kandidat-kandidat dari berbagai macam latar belakang, melainkan juga dengan semua karyawan di sebuah perusahaan atau institusi. Perlu diingat bahwa penting sekali bagi talent acquisition specialist untuk bisa menyampaikan maksud yang ingin disampaikan, baik secara lisan maupun tulisan dengan baik untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman antara pihak kantor dengan calon kandidat. 2. Problem Solving Seperti halnya pekerjaan lain, pekerjaan talent acquisition juga membutuhkan kemampuan memecahkan masalah, lho. Masalah yang kerap dihadapi adalah masalah yang berhubungan dengan sumber daya manusia (SDM). Apalagi jika talent acquisition officer harus mengatasi permasalahan kompleks yang bersumber dari orang-orang berbeda, bisa dibayangkan betapa rumitnya, kan? 3. Empati Empati adalah salah satu skill yang diperlukan untuk pekerjaan talent acquisition karena perannya sebagai orang yang perlu memperhatikan kondisi pegawai-pegawai lain. Dengan memiliki rasa empati yang tinggi, staff talent acquisition bisa lebih memahami permasalahan dan tantangan yang dihadapi para pegawai dan membantunya untuk menemukan akar permasalahan tersebut. Selain itu, pada waktu yang bersamaan juga dibutuhkan kemampuan mendengarkan yang baik. 4. Recruitment Karena seorang talent acquisition bertugas untuk menjalani seluruh rangkaian proses perekrutan, tentunya ia perlu memahami segala prosesnya dari awal sampai akhir. Pemahaman ini meliputi banyak hal seperti kebijakan perusahaan itu sendiri, pemakaian alat tes, hingga sistem (ex: ATS) dan platform (ex: sosial media) yang digunakan. Oleh sebab itu, talent acquisition specialist perlu mengikuti perkembangan zaman supaya tetap melek teknologi. 5. Pengetahuan Terhadap Industri Setiap industri memiliki lingkup pekerjaan dan permintaan kerja yang berbeda-beda, sehingga jenis kandidat yang dibutuhkan untuk setiap industri juga bisa berbeda. Saat talent acquisition officer mencari calon kandidat, ia harus tahu calon seperti apa dan dengan kemampuan apakah yang dibutuhkan perusahaan. Jika ia bekerja untuk sebuah perusahaan teknologi, sudut pandang yang diperlukan dalam mencari kandidat adalah dalam bidang teknologi, bukan bidang lainnya. Jadi, pegawai talent acquisition perlu memiliki pengetahuan mendalam terhadap industri, khususnya industri tempatnya bekerja. 6. Negosiasi Negosiasi adalah kemampuan yang tak kalah pentingnya dari kemampuan lain. Dari awal sebelum calon kandidat bergabung secara resmi di sebuah perusahaan atau institusi, kemampuan ini sudah diperlukan. Contohnya saja saat interview, seorang talent acquisition perlu bernegosiasi dengan calon kandidat sehingga menghasilkan keputusan atau solusi yang menguntungkan, baik bagi pihak kandidat maupun perusahaan. Cara Menjadi Talent Acquisition Specialist Setelah mengenali skill apa saja yang dibutuhkan serta tugas dan job desk pekerjaan talent acquisition, mungkin kamu bertanya-tanya bagaimana caranya bisa menjadi talent acquisition specialist. Bagi kamu yang ingin atau tertarik untuk menjadi talent acquisition specialist, tidak perlu bingung harus bagaimana. Yuk, cek ketiga poin berikut ini! 1. Melalui Edukasi atau Gelar Untuk menjadi talent acquisition specialist, paling tidak kamu perlu menempuh studi sampai lulus S1. Untuk jurusannya sendiri, akan lebih baik kalau kamu berasal dari jurusan psikologi, akan tetapi tidak tertutup kemungkinan juga bagi kamu yang lulus dari jurusan manajemen atau bisnis. 📚Baca juga: Jurusan Psikologi? Cek 10 Prospek Kerja Lulusan Psikologi Berikut! 2. Mencari Kesempatan Magang Pengalaman magang adalah kesempatan yang tidak boleh kamu lewatkan selama kamu studi. Hal ini berlaku tidak hanya jika kamu ingin menjadi talent acquisition specialist saja, tetapi juga untuk pekerjaan lain. Melalui magang, kamu bisa mengenali dunia perkantoran terlebih dahulu sebelum lulus. 3. Siapkan CV Terbaikmu Supaya CV talent acquisition specialist-mu dilirik rekruter, penting untuk kamu menyiapkan CV terbaikmu. CV yang baik adalah CV yang dikemas secara singkat dan jelas sesuai kebutuhan. Contohnya, untuk bagian skill kamu bisa menonjolkan beberapa kemampuan yang dibutuhkan oleh staff talent acquisition dan yang dicantumkan di lowongan kerja. Selain itu, kamu juga bisa menonjolkan pencapaianmu secara kuantitatif. Bagi kamu yang mau tahu seperti apa CV yang baik, bisa melihat contoh CV talent acquistion berikut ini: Contoh CV Talent Acquisition/Recruiter - Dibuat di CakeResumeCari referensi contoh CV yang menarik perhatian HR? Kamu bisa temukan berbagai contoh CV untuk semua pekerjaan di halaman ini! Lihat Contoh CVJadi, talent acquisition adalah pekerjaan yang berbeda dengan recruitment. Tugas utama talent acquisition adalah untuk mencari dan merekrut karyawan yang berbakar sesuai dengan perusahaan. Sedangkan staf recruitment bertugas untuk merekrut karyawan untuk sebuah posisi yang kosong tanpa terlalu memerhatikan apakah bakat mereka cocok dengan posisi dalam perusahaan tersebut.Jika kamu tertarik untuk menjadi staff talent acquisition, ambil pendidikan S1 yang relevan, olah skill kamu, dapatkan magang, dan buatlah CV talent acquisition. Selamat mencoba! Tunggu apa lagi? CakeResume menyediakan 50+ template CV gratis yang bisa di download sebagai PDF. Yuk, buat CV talent acquisition terbaikmu sekarang juga!🎉 Buat CV--- Ditulis oleh Meitty Mulyadi ---
Resume & CV
Apr 16th 2024

7 Tips Perencanaan Karir Untuk Raih Posisi Tinggi di Kantor

Bekerja dan berkarir adalah dua hal yang sangat berbeda. Bekerja identik dengan pergi ke suatu perusahaan, mengerjakan tugas-tugas yang diperintahkan atasan dan menerima gaji di akhir bulan. Sementara itu, berkarir adalah hal yang sebenarnya sangat kompleks. Jika kamu tidak memiliki perencanaan karir yang matang, dalam 5 tahun ke depan kamu akan menjalani hari-hari dengan status yang sama seperti hari ini. Misalkan saja, kamu adalah seorang admin di perusahaan ABC. Nah, karena kamu tidak memiliki perencanaan dan pengembangan karir untuk 3 hingga 5 tahun ke depan, kamu akhirnya tetap pada posisi yang sama sebagai admin. Padahal, kamu sebenarnya memiliki potensi diri yang besar untuk berkembang. Lalu, bagaimana langkah perencanaan karir yang jitu agar tidak stuck di situ-situ saja? Cake akan membagikan tips berikut ini untuk kamu.Daftar isi: Pengertian Perencanaan Karir Manfaat Perencanaan Karir Langkah-langkah Perencanaan Karir Contoh Perencanaan Karir Pengertian Perencanaan Karir Lantas, Apa yang dimaksud dengan perencanaan karier? Perencanaan karir adalah serangkaian proses yang perlu kamu lakukan untuk mengembangkan karir kamu, dibuat dengan menyertakan step-step yang harus ditempuh agar mencapai tujuan karir. Tak hanya membantu kamu meraih promosi jabatan, perencanaan karier juga membantu kamu yang ingin switch karir, selama dalam lingkup pekerjaan yang senafas. Contohnya saja, Budi yang berprofesi sebagai seorang content writer dan ingin switch career ke UX Writer karena gajinya yang lebih tinggi. Siapa saja dapat membuat perencanaan karier mereka, baik itu kamu yang berstatus sebagai fresh graduates ataupun telah terjun di industri selama beberapa tahun. Lantas, kapan saat yang paling tepat untuk membuat perencanaan karier? Jawabannya adalah, kapanpun! Tidak ada patokan yang pasti kapan kamu harus membuat rencana karir. Membuatnya lebih awal atau di tengah-tengah perjalanan karir itu sah-sah saja, kok. Sebagai saran, berikut ini adalah waktu-waktu terbaik untuk membuat perencanaan karir kamu. Setelah kontrak kerja kamu selesaiSetelah kamu di-PHK dari suatu perusahaanKetika krisis global mempengaruhi gaji bulananBeberapa bulan sebelum wisuda kuliahSebelum kamu melanjutkan jenjang pendidikan ke pascasarjanaSebelum kamu yakin menjalankan bisnisSebelum memutuskan untuk resign kerja Manfaat Perencanaan Karir Mulai dari sekarang pun sebenarnya kamu sangat bisa membuat perencanaan dan pengembangan karir kamu sendiri. Membuatnya lebih awal akan memberikan kamu banyak sekali manfaat. Diantaranya adalah: 1. Meningkatkan Kepercayaan Diri Kamu pasti sering melihat fenomena lulusan sarjana yang bingung mau menjalani karir seperti apa kedepannya. Padahal, para lulusan sarjana tersebut memiliki IPK yang bagus dan pengalaman organisasi yang cemerlang selama masa kuliah. Nah, dengan adanya rencana karir yang bagus tentunya hal ini tidak akan terjadi. Membuat perencanaan karier yang baik akan membuat kamu lebih percaya diri menentukan akan kemana dan mau apa selama 5 tahun ke depan. 2. Meningkatkan Kesejahteraan Hidup Perencanaan karir yang terstruktur dengan detail mampu membantu menentukan arah langkah apa yang harus kamu jalani. Tak hanya sekedar melangkah, bahkan kamu pun bisa ‘berlari’ untuk mencoba step-step yang sudah kamu tentukan. Dengan begini, kamu pun akan meraih hasil lebih cepat dibandingkan mereka yang tidak membuat perencanaan karier sama sekali. Pada akhirnya, kesejahteraan hidup kamu akan lebih baik dibandingkan mereka yang tidak mau bergerak. 3. Mempermudah Career Switch Perencanaan karir masa depan yang dibuat secara matang tidak hanya membantu kamu fresh graduates menentukan pekerjaan apa yang cocok sesuai keahlianmu. Bagi kamu yang sudah terjun di suatu bidang selama beberapa tahun, perencanaan karier mempermudah kamu untuk career switch. Selama membuat perencanaan karir, kamu secara tidak langsung diajak berpikir apa pekerjaan yang benar-benar cocok sesuai keahlianmu. Selain itu, kamu juga diajak menelaah pekerjaan apa yang sekiranya memiliki jenjang karir luas dan berguna untuk masa depan. 4. Mempermudah Kamu Menjawab Pertanyaan Saat Interview Tak hanya berisikan tujuan karir jangka pendek, menengah dan panjang, template perencanaan karier umumnya juga disertai sekilas informasi tentang siapa diri kamu, apa value yang kamu punya, serta apa background pendidikan dan pengalaman kerja selama ini. Seluruh isi template perencanaan karir tersebut dapat kamu gunakan sebagai pedoman untuk menjawab pertanyaan saat interview kerja. Jika kamu membuatnya dengan detail dan benar, maka kamu pun tidak perlu kerepotan dengan sesi interview kerja di suatu hari nanti. 📚 Bacaan lanjutan: 20+ Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya! Langkah-Langkah Perencanaan Karir Kamu masih kebingungan bagaimana membuat perencanaan karir serta apa saja tahapan dalam perencanaan karir? Kali ini Cake membagikan langkah-langkah perencanaan karier yang benar sesuai tahapan. Kamu bisa simak panduan berikut untuk membuatnya. Simak, yuk! 1. Pertimbangkan passion kamu Langkah awal dalam membuat perencanaan karir masa depan adalah dengan memahami terlebih dahulu apa passion kamu. Ini penting, supaya nantinya rancangan dan tujuan karir kamu lebih terarah dan realistis untuk dilaksanakan. Apabila kamu membuat perencanaan karier yang tidak sesuai passion, pada akhirnya akan sia-sia saja sebab kamu bisa jadi setengah hati menjalaninya. 2. Identifikasi diri sendiri dengan analisa SWOT Kemudian, jika kamu sudah tahu apa passion kamu maka langkah selanjutnya adalah menggunakan analisa SWOT untuk mengidentifikasi diri sendiri. Analisis SWOT mengharuskan kamu bertanya tentang kelebihan dan kelemahan yang ada pada diri sendiri. Buat kamu yang belum tahu, secara bahasa SWOT berasal dari kata Strength, Weakness, Opportunities dan Threats. Nah, untuk memahami apa saja kelebihan, kekuatan, peluang dan ancaman tersebut pada diri sendiri, kamu bisa tanyakan beberapa pertanyaan berikut ini. Apa kelebihan yang saya miliki di dalam dunia kerja? (strength)Apa kelebihan yang membuat saya menonjol? (strength)Apa kelemahan yang wajib ditingkatkan pada diri saya? (weakness)Faktor apa yang membuat kelemahan tersebut muncul? (weakness)Peluang apa saja yang ada di sekitar saya saat ini dan dapat membantu saya meraih kesuksesan? (opportunities)Apa kelebihan orang lain yang membuat nilai diri saya terlihat lebih rendah di dunia kerja? (threats) 📚 Bacaan lanjutan: Penting! Analisis SWOT Diri Sendiri Beserta Contoh dan Pertanyaan 3. Ikut acara dan pelatihan untuk mengeksplor kesempatan Jika beberapa pertanyaan untuk analisa SWOT sudah kamu jawab, langkah selanjutnya adalah mengeksekusi perencanaan karir tersebut sebagai tindakan nyata. Salah satu langkah yang paling penting adalah mengikuti program yang dapat membantu meningkatkan skill dan memperluas relasi kamu. Contohnya adalah Workshop/training, Networking Event dan Job Fair atau Webinar. Workshop/training dapat membantu memperbaiki weakness atau kelemahan kamu dalam dunia kerja, sementara Networking Events akan memperluas Opportunities kamu dengan cara memperbanyak kenalan. Job Fair dan Webinar seputar dunia kerja pastinya akan memperkuat strength sehingga kamu pun akan tampak menonjol di antara kandidat lainnya. Hal ini pula yang dilakukan oleh ribuan job seeker ketika mengikuti Virtual Career Fair Cake 2023 maupun acara Talent Connect bulanan. Acara yang digelar mulai tanggal 26 Juni hingga 1 September 2023 ini bertujuan untuk membantu para talenta muda menemukan pekerjaan sesuai minat, bakat dan passion mereka. Selain peluang kerja, talenta muda juga mendapatkan wawasan mengenai dunia kerja dari perusahaan terkemuka. Jangan sampai kelewatan acara Cake yang bermanfaat lainnya, ya! Yuk, follow Instagram kami @cakeresume.id. 4. Riset pekerjaan impianmu Kamu perlu melakukan sedikit riset terkait pekerjaan impianmu untuk membuat perencanaan karir yang matang. Pahami dulu apa saja kualifikasinya, apakah pekerjaan tersebut memerlukan ijazah sarjana atau pascasarjana, sertifikat keahlian atau bukti kemampuan berbahasa asing. Riset juga berapa gaji yang diperoleh untuk tingkat fresh graduates maupun experienced di posisi tersebut. Pahami pula apa saja benefits yang akan kamu peroleh apabila terjun ke bidang tersebut, selain faktor penghasilan. Misalkan saja, adanya asuransi kesehatan dan free upgrading skill berupa workshop dari perusahaan X untuk posisi Y. Dalam melakukan riset ini akan lebih baik bila kamu menggunakan multi website alias lebih dari satu sumber. Salah satu sumber informasi pekerjaan yang valid adalah Cake, dengan lebih dari ribuan lowongan pekerjaan terverifikasi untuk kamu.Tak hanya informasi mengenai kualifikasi pekerjaan, tersedia pula keterangan gaji, tipe pekerjaan dan nama pemosting lowongan kerja. Cari kerja tanpa takut kena scam, Cake saja!Cari Kerja 5. Riset tren pasar dan industri Selain riset pekerjaan impian, hendaknya kamu juga riset tren pasar dan industri. Cari tahu apakah pekerjaan yang kamu dambakan sedang berada dalam demand yang tinggi atau rendah. Pahami juga bagaimana kondisi industri terkait, apakah produknya sedang dibutuhkan oleh pasar atau tidak. Jika kamu tidak melakukan riset, mungkin saja kamu tidak tahu kalau pekerjaan yang berhubungan dengan AI sedang high demand. Juga, bila kamu tidak riset bisa jadi tidak tahu negara mana saja yang melarang sosial commerce seperti TikTok.Tentunya, hasil riset kamu akan mempengaruhi keputusan kamu dalam mengambil suatu pekerjaan. Oleh karena itu, pastikan untuk meneliti lebih dalam lewat buku, jurnal atau sumber berita yang valid. Nah, kalau kamu ingin memperoleh wawasan yang luas mengenai dunia kerja langsung dari pakarnya, ada Talent Connect dari Cake yang menjadi wadah bagi jobseeker untuk memperluas insight soal dunia kerja.Tak hanya bermanfaat untuk jobseeker, Talent Connect juga sebagai wadah bagi perusahaan untuk membangun jaringan dengan talent potensial dan memperkuat citra perusahaan. Dikemas dalam bentuk webinar, Talent Connect bisa diikuti siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Selain Talent Connect, Jobseeker juga bisa mendapatkan informasi penting soal perusahaan lewat Company Xpose. Kamu bisa gali lebih dalam informasi soal perusahaan langsung dari orang dalamnya, lho. 6. Buat tujuan karir dengan metode SMART Setiap individu pasti memiliki mimpi dan tujuan karir mereka masing-masing. Memiliki tujuan karir sendiri sangat penting, supaya kamu tahu pasti mengapa kamu harus terjun di bidang pekerjaan tersebut. Tujuan karir adalah suatu rencana individu terkait apa yang dilakukan ke depan, apa yang ingin dicapai dan bagaimana cara meraihnya. Tujuan karir bisa berupa tujuan jangka pendek, menengah dan panjang. Contoh tujuan karir misalnya saja: “Menjadi senior marketing dalam waktu 3 tahun ke depan”, atau “mengakuisisi 100 merchant untuk kuartal tiga sebagai rencana jangka menengah” dan lain sebagainya. Nah, untuk membuat tujuan karir tersebut kamu bisa menggunakan metode SMART. Ini adalah suatu rencana kerja untuk mempermudah kamu mencapai target dan tujuan karir. Specific (detail): Coba buat tujuan dan rencana karir yang spesifik dan tidak ambigu.Measurable (terukur): Ketika membuat tujuan atau rencana karir hendaknya ada ukuran pasti dalam bentuk angka untuk membantu kamu mencapainya.Achievable (realistis): Tujuan yang kamu tetapkan hendaknya realistis dan mudah dicapai.Relevant (berhubungan): Target yang kamu tetapkan sebaiknya berhubungan dengan kebutuhan masa depan.Time-Based (ada batasan waktu): Tetapkan tenggat waktu, kapan sebaiknya kamu berhasil meraih tujuan karir tersebut. Ini penting, supaya kamu bisa memanfaatkan waktu dengan maksimal. Contoh: “Dalam satu tahun lagi, tahun 2025, saya ingin menjadi kontributor content writer di perusahaan B dan rajin mengirimkan artikel sebanyak 5 judul sehari, lalu meminta feedback dari editor untuk peningkatan hasil tulisan saya. Untuk itu, selama tahun 2024, saya akan penulis sukarelawan pada organisasi X dan menulis guest blog di website ABC seminggu sekali.” 7. Persiapkan CV dan mulai cari kerja Setelah perencanaan karier yang kamu buat sudah selesai, tahap selanjutnya adalah memulai take action untuk mewujudkannya. Awali dengan mempersiapkan CV untuk melamar pekerjaan impian. Persiapkan dengan sebaik-baiknya, perhatikan detail apa saja yang diperlukan dalam pembuatan CV seperti biodata, riwayat pekerjaan dan pendidikan, foto dan lain-lain. Nah, kalau kamu bingung bagaimana membuat CV yang baik agar HRD langsung melirik dan mengundang kamu interview, silahkan pakai CV Maker dari Cake.8. Menambah koneksi di dunia profesional (networking)Mengembangkan karir tidak hanya berhenti sampai kamu mendapatkan pekerjaan. Penting juga untuk terus membangun dan memperluas jaringan profesional kamu. Dengan kemanjuan teknologi yang begitu pesat, networking bisa dimulai secara virtual. Baik employer, rekruter, job seeker maupun pelajar sekarang bisa memanfaatkan paltform networking seperti Cake Meet untuk bertukar wawasan dan cari kenalan baru. Tersedia lebih dari 50+ template CV ATS, tinggal edit dan isi informasinya untuk mendapatkan CV berkualitas yang menarik perusahaan manapun!Buat CV Setelahnya, kamu juga bisa melamar pekerjaan dengan mencarinya di Job Portal Cake. Tersedia puluhan ribu lowongan pekerjaan dalam dan luar negri terverifikasi, anti scam bebas penipuan. Tinggal buat akun, lengkapi data diri dan apply pekerjaan sesuai passion kamu. Contoh Perencanaan Karir Apabila kamu sudah memahami keseluruhan langkah-langkah pembuatan rencana karir serta apa saja persiapan karir yang diperlukan, maka selanjutnya tinggal membuat perencanaan menggunakan template yang sudah disediakan. Silahkan perhatikan contoh perencanaan karir masa depan berikut ini untuk membuatnya, ya! Perencanaan Karir Angelica Situmorang Siapakah Kamu?Kelebihan: Saya sosok yang ambisius, analitikal, disiplin, sistematik dan kreatif.Kekurangan: Saya terlalu perfeksionis sehingga sulit mengambil keputusan. Pendidikan S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Indonesia Pengalaman Kerja Saat Ini SUN Education: guru bimbel bahasa IndonesiaBerth Education: Koordinator pendidikanSMAN Bungo Tanjuang: guru mapel bahasa Indonesia kelas XII Tujuan Jangka Pendek: Tetap mempertahankan posisi sebagai pengajar di SUN Education, dengan improve cara mengajar yang asyik agar mendapatkan tambahan jam mengajarBerth Education: Mempertahankan posisi sebagai koordinator pendidikan di Berth Education dan mempelajari sistemnya. Masa Sekarang: Melamar kerja di Bimbel potensial yang lainnya dengan salary dan jam kerja yang lebih baik dibandingkan saat ini Jangka Panjang: Membuka usaha bimbel dengan ilmu yang dipelajari ketika mendapatkan amanah sebagai Koordinator Pendidikan di Berth EducationResign sebagai pengajar di SMAN Bungo Tanjuang dan SUN Education untuk fokus mengembangkan usaha bimbel Keahlian dan Kompetensi Saat Ini AnalitikalBerpikir LogisManagemenKepemimpinanRisetBusiness Development Skill yang harus dikembangkan: Manajemen bisnis (perlu dikembangkan untuk mempelajari langkah pembuatan dan manajemen usaha bimbel secara terstruktur dan administratif)Marketing (Sebab ada rencana jangka panjang membuat bimbel sendiri, perlu mempelajari di bimbel tempat kerja sekarang bagaimana cara yang baik dalam meraih klien potensial) Action plan: Mengikuti webinar seputar pembuatan usaha jasa bimbelMempelajari manajemen usaha dengan memperhatikan bagaimana owner bimbel bekerjaMempelajari cara mengajar yang asyik lewat konten YoutubeMengambil studi pascasarjana untuk meningkatkan value dan ilmu seputar dunia pendidikanMengambil sertifikasi pengajaran yang disediakan oleh lembaga terpercaya Kesimpulan Kamu sudah tahu apa itu perencanaan karier dan bagaimana cara membuatnya, kan? Supaya kamu paham lebih mendalam soal hal ini, Cake merangkum isi artikel soal perencanaan karir ini untuk kamu: Perencanaan karier adalah rancangan jangka pendek, menengah dan panjang terkait karier yang dibuat dengan mempertimbangkan passion supaya ada ambisi bagi kamu untuk menjalaninyaLakukan riset secara mendalam dan serius soal perencanaan karier agar tidak sia-siaTujuan karir hendaknya dibuat dengan metode SMARTSetelah mengidentifikasi diri sendiri dengan metode SWOT, hendaknya untuk memperluas kesempatan dengan mengikuti berbagai webinar maupun pelatihan agar karir mulusJangan hanya membuat perencanaan karier, wujudkan pula dengan melakukan langkah pertama yaitu membuat CV untuk melamar kerja Tidak hanya CV maker gratis, Cake adalah situs lowongan kerja terpercaya dan transparan. Kamu bisa mencari pekerjaan impian kamu dari berbagai perusahaan berkualitas dan ternama. Yuk, buat CV online gratis, portofolio kerja, dan lamar kerja di website pencari kerja atau aplikasi cari kerja Cake.--- Ditulis Oleh Izzul Millati ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!