Write for Us
Resume
Cover letter
Thank you letter
Job search
Career
Industry & Job Overview
Dec 16th 2024

Mau Kerja di Thailand? Berikut Syarat, Cara Buat Visa, dan Gaji Kerja di Thailand

Kerja di Thailand, kenapa tidak?Pariwisata, budaya, dan Pad Thai merupakan 3 hal utama yang identik dengan negeri Gajah Putih, Thailand. Selain liburan? pernah nggak sih kamu kepikiran untuk kerja di Thailand? Thailand adalah salah satu negara tetangga kita yang terkenal dengan pariwisatanya. Bahkan menurut Globalization Partners, negeri Gajah Putih ini bisa mendapatkan 20 juta lebih kunjungan turis internasional, hanya dari satu kota saja, yaitu Bangkok. Besarnya sektor pariwisata membuat Thailand jadi salah satu negara dengan peluang karir yang menjanjikan. Jadi, sebelum kamu packing koper buat cari lowongan kerja di Thailand, Cake akan kasih kamu apa saja yang perlu disiapkan, termasuk berapa gaji kerja di Thailand!Daftar Isi: Mengapa Kerja di Thailand? Syarat Kerja di Thailand Visa Kerja di Thailand Cara Mencari Kerja di Thailand Gaji Kerja di Thailand Mengapa Kerja di Thailand? 6 Alasan untuk Kerja di ThailandJika kamu ingin kerja di Thailand, tapi bingung belum pernah pergi ke sana, berikut adalah gambaran beberapa alasan mengapa kerja di Thailand bisa memiliki prospek yang bagus untuk masa depan: 1. Kekayaan Budaya dan Tradisi Thailand terkenal dengan budaya dan tradisi yang menarik banyak turis asing. Kamu bisa menemukan kuil-kuil megah dan festival yang diadakan sepanjang tahun. Kamu juga akan merasakan keramahan warga lokal di sana layaknya di Indonesia. 2. Biaya Hidup Terjangkau Meskipun biaya hidup di kota-kota besar seperti Bangkok bisa cukup mahal, namun biaya hidup di Thailand umumnya lebih terjangkau dibandingkan negara maju lainnya. Hal ini membuatnya menjadi tempat yang ideal untuk menabung dan meningkatkan kualitas hidup. 📚Baca juga: Pengertian Budgeting: Tips, Metode, dan Template untuk Keuangan Lebih Sehat 3. Pajak Penghasilan yang Kompetitif Thailand memiliki sistem pajak progresif yang menguntungkan bagi pekerja asing dengan pendapatan menengah ke atas. Pajak dimulai dari tarif 5% hingga maksimal 35% untuk pendapatan tahunan lebih dari 5 juta THB. 4. Tunjangan Kerja yang Menarik Perusahaan di Thailand sering menawarkan tunjangan tambahan seperti bonus tahunan, asuransi kesehatan, asuransi jiwa, cuti hamil, serta uang lembur dengan perhitungan yang menarik. Bahkan menurut Remote.com, sebagian besar asuransi jiwa di Thailand menawarkan 12 hingga 48 kali gaji bulanan, menarik sekali bukan? 5. Tersedia Izin Kerja dan Visa Kerja di Thailand Pemerintah Thailand menyediakan beberapa opsi visa kerja. Visa Non-B dan layanan EOR (Employer of Record) memungkinkan proses imigrasi relatif mudah bagi pekerja asing yang ingin kerja di Thailand secara legal. 6. Hari Libur Nasional Thailand memiliki 19 hari libur nasional yang bisa kamu manfaatkan untuk jalan-jalan dan menjelajah di Thailand, termasuk berwisata ke negara-negara Asia di sekitarnya seperti Malaysia, Kamboja, Vietnam, dan China. Sedang mencari peluang karir baru? Cek lowongan kerja terbaru di Cake, ada lowongan remote dan hybrid juga! 💻Cari Kerja Syarat Kerja di Thailand Jika kamu melihat lowongan kerja di Thailand dan khawatir jika syarat kerja di Thailand susah dan ribet, kamu tidak perlu khawatir. Cake akan memberikan beberapa kisi-kisi syarat kerja di Thailand yang gampang dan anti ribet berikut ini: 1. Mendapatkan tawaran kerja dari perusahaan di Thailand Sebelum kamu melangkah lebih jauh, pastikan jika lowongan kerja di Thailand yang kamu dapat berasal dari perusahaan yang resmi dan memiliki badan hukum yang sah. 2. Memiliki visa Non-Imigran Visa kerja di Thailand ada beberapa jenis. Salah satu visa kerja yang paling umum adalah visa Non-Imigran B yang digunakan untuk bekerja atau memulai bisnis di Thailand. Selain itu, ada juga bisa Non-Imigran lain seperti visa Non-Imigran B-A, IB, M, O (untuk keluarga), dan Smart Visa, tergantung kebutuhan pekerjaan. 3. Memiliki kualifikasi dan pengalaman yang relevan Beberapa lowongan kerja di Thailand biasanya membutuhkan keterampilan atau latar belakang pendidikan yang khusus, seperti lowongan kerja yang berkaitan dengan teknologi atau bidang teknis lainnya. 4. Menguasai bahasa asing Kerja di luar negeri pastinya perlu keterampilan bahasa asing, seperti Bahasa Inggris. Namun, jika kamu ingin berkomunikasi dengan warga lokal, mempelajari Bahasa Thailand akan lebih memudahkanmu. 5. Dokumen pendukung Syarat kerja di Thailand yang tidak kalah penting yaitu melengkapi dokumen pendukung. Beberapa dokumen pendukung yang perlu disiapkan yaitu paspor asli, salinan visa, riwayat kerja, ijazah, sertifikat medis, dan pas foto terbaru. Bingung cara membuat CV untuk lamar kerja di luar negeri? Gunakan template CV ATS-Friendly dari Cake, mudah dibuat dan 100% GRATIS! 🚀Buat CV Visa Kerja di Thailand Seperti pada ulasan sebelumnya, salah satu syarat kerja di Thailand adalah memiliki visa kerja di Thailand. Lalu, apa saja syarat untuk mendapatkan visa kerja di Thailand? Ini dia caranya: Menurut Globalization Partners, berikut adalah beberapa jenis visa kerja di Thailand: Visa Non-Imigran B: Untuk bekerja atau menjalankan bisnis.Visa Non-Imigran B-A: Diperuntukkan bagi investor yang disetujui oleh Kantor Imigrasi Thailand.Visa Non-Imigran M: Untuk jurnalis yang ingin bekerja di Thailand lebih dari 3 bulan.Visa Non-Imigran IB: Untuk pekerja di proyek investasi yang didukung oleh Badan Investasi Thailand (BOI).Visa SMART (sejak 2018): Untuk profesional di industri teknologi tinggi dengan masa berlaku hingga 4 tahun tanpa izin kerja tambahan.Visa Tinggal Jangka Panjang (sejak 2022): Untuk profesional dengan keterampilan tinggi, pensiunan, dan investor dengan kualifikasi tertentu. Melansir dari website resmi Kementerian Luar Negeri Thailand, berikut adalah syarat dan langkah-langkah pembuatan visa Non-Imigran B: Syarat membuat visa kerja di Thailand: Kontrak kerja atau surat penawaran kerja dari perusahaan Thailand.Izin kerja yang dikeluarkan oleh Departemen Tenaga Kerja.Dokumen perusahaan lengkap (untuk bisnis).Bukti kelayakan akademis (khusus untuk guru).Surat keterangan catatan kriminal (jika diminta).Langkah-langkah membuat visa kerja di Thailand:1️⃣ Pengajuan Visa di Kedutaan Besar Thailand: Siapkan Dokumen Utama:Paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan.Formulir aplikasi visa yang telah diisi.Foto paspor terbaru (4x6 cm).Bukti keuangan (20.000 THB per individu, 40.000 THB untuk keluarga).Dokumen Tambahan (Tergantung Tujuan):Surat persetujuan dari Kementerian Tenaga Kerja Thailand (Form WP3).Dokumen perusahaan seperti pendaftaran bisnis, daftar pemegang saham, laporan keuangan, dan bukti pajak.Surat undangan dari perusahaan terkait di Thailand. 2️⃣ Pengajuan Izin Kerja:Ajukan izin kerja di Departemen Tenaga Kerja Thailand atau kantor tenaga kerja setempat setelah masuk ke Thailand. Biaya visa dan izin kerja di Thailand: Single Entry (3 bulan): 2.000 THB.Multiple Entry (1 tahun): 5.000 THB.Izin Kerja:750 THB (hingga 3 bulan).1.500 THB (3-6 bulan).3.000 THB (6-12 bulan).Visa berlaku hingga 90 hari dan dapat diperpanjang hingga 1 tahun di Kantor Imigrasi.Izin kerja berlaku hingga 1 tahun dan dapat diperpanjang hingga 1 tahun, dimulai dari tanggal masuk ke Thailand Cara Mencari Kerja di Thailand Setiap lowongan kerja di Thailand pasti memiliki persyaratan dan kualifikasi yang spesifik. Berikut ini adalah beberapa tips cara kerja di Thailand yang bisa kamu coba: 1. Cari tahu tentang visa dan izin tinggal Tips cara kerja di Thailand yang pertama yaitu pahami dulu jenis visa yang diperlukan dan proses untuk mendapatkan izin tinggal di sana. Untuk visa kerja, kamu perlu visa Non-Imigran B untuk bekerja secara legal di Thailand. Sementara untuk izin kerja, kamu bisa mengajukannya melalui Kementerian Tenaga Kerja Thailand. 2. Gunakan platform cari kerja online Platform cari kerja online adalah salah satu cara paling efektif untuk menemukan lowongan kerja di Thailand. Kamu bisa mengakses platform online seperti th.jobsdb.com, jobthai.com, naukri.com, indeed.com, fanmtl.com, pt.co.th untuk mengetahui cara kerja di Thailand. 📚 Baca juga: 17 Situs Lowongan Kerja Terbaik 2024: Ada Loker Luar Negeri! 3. Perluas network Bergabunglah dengan grup profesional di media sosial seperti LinkedIn, Facebook, atau Meetup. Hadiri juga acara seminar bisnis atau manfaatkan jaringan teman, keluarga, atau kenalan yang pernah atau sedang bekerja di Thailand. 📚 Baca juga: 9 Manfaat Networking Dalam Karier dan Cara Membangunnya! 4. Tingkatkan skill Salah satu skill utama yang dibutuhkan untuk kerja di Thailand yaitu skill asing, seperti Bahasa Inggris dan Bahasa Thailand. Pertimbangkan juga untuk mengikuti pelatihan atau kursus sesuai bidang yang kamu kuasai dan dapatkan sertifikatnya untuk meningkatkan value kamu. 📚 Baca juga: 14 Contoh Soft Skill dan Hard Skill dalam CV yang Disukai HRD! 5. Pertimbangkan mengajar Bahasa Inggris Mengajar Bahasa Inggris adalah salah satu pekerjaan yang paling mudah diakses bagi warga asing yang tinggal atau kerja di Thailand. Persyaratannya juga cukup mudah, yaitu kamu membutuhkan gelar sarjana (di bidang apa saja) dan sertifikat TEFL/TESOL. Untuk gajinya juga cukup menarik yaitu mulai dari 30.000 hingga 50.000 THB per bulan (tergantung lokasi dan pengalaman). Untuk melamar kerja di luar negeri, pasti kamu butuh CV yang menonjol! Buat CV yang profesional dan menarik tanpa ribet di Cake 🚀Buat CV Gaji Kerja di Thailand Gaji kerja di Thailand bisa berbeda-beda tergantung jenis profesi dan lokasi kerjanya. Melansir dari Time Doctor, berikut adalah gambaran tentang gaji kerja di Thailand: Gaji Tahunan: 1.170.000 THB (33.274 USD) per tahun (Agustus 2024).Gaji Bulanan Rata-Rata: 97.300 THB (2.767 USD).Median Gaji: 88.900 THB per bulan (50% penduduk berpenghasilan di atas/bawah jumlah ini).Upah Minimum Harian: 328-354 THB (9,71-10,48 USD). Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat gaji kerja di Thailand yaitu: a. Pengalaman Untuk pengalaman 2-5 tahun biasanya akan mendapatkan kenaikan gaji 32% dari gaji awal. Sementara untuk pengalaman lebih dari 5 tahun akan mendapatkan kenaikan gaji 36% lebih tinggi dengan tambahan 14% untuk pengalaman 15 tahun ke atas. b. Profesi Beberapa profesi dengan gaji tertinggi di Thailand yaitu: Dokter: 228.000 THB/bulan (6.750 USD).Manajer Bisnis: 155.000 THB/bulan.Pengembang/Programmer: 96.600 THB/bulan.Guru Bahasa Inggris: 75.600 THB/bulan. c. Pendidikan Semakin tinggi jenjang pendidikan, maka akan semakin besar gaji kerja yang kamu dapatkan. d. Kota Berikut ini adalah beberapa kota di Thailand yang menawarkan gaji tertinggi: Bangkok: 112.000 THB/bulan.Chiang Mai: 108.000 THB/bulan.Phuket: 65.000 THB/bulan.Sementara itu, menurut Jangkar Groups, untuk pekerjaan sebagai buruh pabrik hingga pekerja rumah tangga, berikut ini adalah gambaran gajinya: Buruh pabrik: 9.000-12.000 THB/bulan (sekitar Rp4 juta-Rp5,2 juta).Pekerja perhotelan dan pariwisata: 400-500 THB/hari (sekitar Rp180.000-Rp220.000).Pekerja rumah tangga: 15.000-25.000 THB/bulan (sekitar Rp6,5 juta-Rp11 juta). 💡 Tertarik bekerja di luar negeri? Baca juga artikel-artikel berikut ini:Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!Serba Serbi Working Holiday Visa (WHV) Australia: Definisi, Syarat, Proses, Biaya, FAQCara Kerja di Malaysia: Syarat, Gaji, Visa, dan LowonganApa Itu Ausbildung Jerman? Syarat, Cara Daftar DokumenSyarat Cara Kerja di Dubai untuk Dapat Gaji yang Fantastis Kesimpulan Kerja di Thailand bisa jadi pilihan karir yang tepat untuk kamu yang suka menjelajah dan mencari kesempatan baru di luar negeri. Berikut ini adalah beberapa poin yang perlu kamu perhatikan sebelum mencari kerja di negeri Gajah Putih ini: Peluang karir yang menjanjikan dengan besarnya potensi di sektor pariwisata dan permintaan tinggi untuk pekerja di industri teknologi, pendidikan, serta perhotelan.Biaya hidup yang lebih rendah dibandingkan negara maju memungkinkan pekerja untuk menabung lebih banyak.Visa dan izin kerja yang bisa diurus dengan mudah, dengan berbagai pilihan seperti visa Non-Imigran B dan Smart Visa untuk sektor teknologi, mendukung pekerja asing yang ingin bekerja secara legal.Gaji kerja di Thailand bervariasi berdasarkan profesi dan lokasi.Tunjangan dan fasilitas Kerja yang menarik untuk pekerja asing seperti bonus tahunan dan asuransi kesehatan.Persyaratan untuk kerja di Thailand cukup mudah yaitu dengan menguasai Bahasa Inggris, kamu sudah bisa melamar kerja sebagai guru Bahasa Inggris yang merupakan salah satu profesi dengan gaji tertinggi di Thailand. Jadi tunggu apa lagi? Selamat berburu karier di Thailand✨ Cake adalah aplikasi dan website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!
Industry & Job Overview
Feb 18th 2025

Cara Kerja di Malaysia: Syarat, Gaji, Visa, dan Lowongan

Tertarik kerja di Malaysia?Lihat cara cari kerja di Malaysia di sini!Peluang karier yang lebih baik dengan kemajuan teknologi membuat kerja di Malaysia menjadi opsi menarik bagi worker Indonesia. Pekerjaan di Malaysia menawarkan jejaring profesional yang luas hingga penawaran gaji yang lebih tinggi. Untuk bisa menjadi bagian dari pekerja asing di negeri Jiran, ada beberapa syarat yang perlu kamu penuhi. Perlu diingat, melakukan pekerjaaan di negara lain tanpa dokumen legal dapat memiliki konsekuensi hukum yang serius. Tenang saja, dalam artikel kali ini Cake menyusun cara hingga syarat kerja di Malaysia dari sumber kredibel. Kami juga memberikan tips untuk mendapatkan lowongan kerja Malaysia yang sesuai dengan skill dan minatmu. Stay tuned! Daftar Isi: Mengapa Kerja di Malaysia? Syarat Kerja di Malaysia Visa Kerja di Malaysia Cara Mencari Kerja di Malaysia Gaji di Malaysia Mengapa Kerja di Malaysia? Sejumlah kelebihan bekerja di Malaysia sudah diatur dalam Undang-undang Ketenagakerjaan bernama The Employment Act (EA) of 1955. Aturan tersebut membahas mengenai minimum keuntungan yang harus disediakan oleh perusahaan atau klien untuk para pekerja. Poin utama yang tercantum meliputi upah minimum, jam kerja, perlindungan kesehatan, serta hak uang lembur. Mengutip dari INSGlobal, aturan di atas berlaku untuk para pekerja yang minimal telah bekerja di Malaysia selama lebih dari 2 bulan. Tidak hanya mengikat untuk pekerja tetap penuh waktu, EA 1955 juga memberikan perlindungan bagi part-timer, dan juga pekerja kontrak. Untuk bisa mengakses benefit yang diatur dalam EA 1955, seorang pekerja harus memiliki izin kerja atau visa kerja yang telah disetujui oleh pemerintah. Artinya untuk jenis pekerjaan di Malaysia seperti gig worker, freelancer, dan remote worker kemungkinan besar tidak akan mendapatkan benefit yang sama. Oleh karena itu, selama proses wawancara kerja, kamu perlu memastikan secara jelas benefit kerja di Malaysia seperti apa yang ditawarkan oleh perusahaan atau klien. Ajukan pertanyaan sedetail mungkin, termasuk juga memastikan seluruh kesepakatan sudah berada di dalam kontrak kerja. Meski statusmu sebagai freelancer atau remote worker, melakukan negosiasi kontrak kerja tetap menjadi hak yang bisa kamu gunakan saat berdiskusi dengan HR. Sementara untuk kamu yang memang telah mempersiapkan diri untuk menetap ke negara satu ini, berikut beberapa daftar benefit kerja di Malaysia: ✅ Employees Provident Fund (EPF) Employees Provident Fund atau yang juga disebut sebagai Kumpulan Wang Simpanan Pekerja adalah layanan penyimpanan dana pensiun. Untuk masyarakat Malaysia dan permanent resident, kontribusi pada EPF bersifat wajib. Sementara pekerja asing di Malaysia yang tidak masuk kategori tersebut bisa memilih untuk berkontribusi atau tidak. ✅ Social Security Organization (SOCSO) Khawatir akan mengalami kecelakaan selama bekerja yang mempengaruhi produktivitas? SOCSO menyediakan dua skema keamanan: 1) skema kecelakaan kerja yang memberikan perlindungan bagi karyawan dari kecelakaan kerja dan penyakit yang mungkin timbul selama bekerja, 2) skema kecacatan dapat dimanfaatkan jika pekerja mengalami masalah secara fisik atau kematian dengan alasan apapun. ✅ Annual Leave Cuti tahunan yang bisa kamu dapatkan selama bekerja di Malaysia tergantung dengan pengalaman kerja yang dimiliki. Berikut penjabarannya: Lama bekerja 1 - 2 tahun: 8 hariLama bekerja 2 - 5 tahun: 12 hariLama bekerja lebih dari 5 tahun: 16 hari ✅ Sick Leave Sama seperti cuti tahunan, izin sakit saat kerja di Malaysia juga didasarkan pada rentang lama bekerja di sebuah perusahaan. Berikut detailnya: Lama bekerja kurang dari 2 tahun: 14 hari per tahunLama bekerja 2 - 5 tahun: 18 hari per tahunLama bekerja lebih dari 5 tahun: 22 hari per tahun Jika kondisi kesehatanmu membutuhkan penanganan yang lebih serius, perusahaan Malaysia mengizinkan pekerjanya untuk mendapat perawatan di rumah sakit selama 60 hari. Untuk kasus ini, perlu disiapkan sejumlah dokumen yang menyatakan secara jelas mengenai kondisi kesehatanmu. ✅ Maternity Leave Cuti melahirkan bagi pekerja perempuan di Malaysia nyaris sama dengan aturan di negara-negara Asia Tenggara lain. Total, ibu hamil mendapat hak cuti selama 98 hari yang bisa diambil 30 hari sebelum Hari Perkiraan Lahir (HPL). ✅ Public Holidays Keuntungan selanjutnya kerja di Malaysia adalah kamu mendapat banyak jatah hari libur nasional. Total ada 11 public holidays yang bisa dinikmati oleh seluruh pekerja. Tenang saja, hari libur nasional ini tidak memotong hak gaji apapun. ✅ Termination Protection Jika perusahaan ingin melakukan pemutusan hak kerja (PHK), mereka harus menyediakan alasan dan juga penyebab yang jelas. Pemberitahuan PHK minimal dikirim 4 minggu sebelum hari-H (untuk yang bekerja kurang dari 2 tahun), 6 minggu sebelum hari-H (untuk yang sudah bekerja selama 5 tahun), dan 8 minggu sebelum hari-H (untuk yang sudah bekerja lebih dari 5 tahun. Bagaimana dengan bentuk kompensasi atau pesangon saat PHK? Karena keputusan PHK perlu melewati skema rumit, maka pemerintah memastikan pekerja mendapat hak yang sesuai dengan: Lama bekerja kurang dari 10 hari: kompensasi 10 hari upahLama bekerja 2 - 5 tahun: kompensasi 15 hari upahLama bekerja lebih dari 5 tahun: kompensasi 20 hari upah Selain daftar benefit di atas, seorang pekerja di Malaysia juga dapat mendapat sejumlah tawaran lain: asuransi kesehatan gigi, asuransi jiwa, tunjangan transportasi, pelatihan pengembangan diri, bonus, gym membership, tunjangan anak, hingga diskon pekerja. Benefit yang Didapatkan Pekerja di Malaysia 📚 Baca juga: Employee Benefit: Apa Saja Tunjangan yang Diberikan Kepada Karyawan? Syarat Kerja di Malaysia Bagaimana cara daftar kerja di Malaysia? Tentu hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah memastikan seluruh syarat sudah terpenuhi. Situs Imigrasi Malaysia secara rutin melakukan pembaruan kebutuhan daftar pekerja asing. Pekerja Indonesia di Malaysia diperbolehkan untuk bekerja di semua sektor industri, baik perempuan maupun laki-laki. Hal ini berbeda dengan pekerja dari India yang hanya diizinkan untuk bekerja di sektor agrikultur, manufaktur, hingga konstruksi. Berikut beberapa syarat bekerja di Malaysia yang perlu kamu siapkan: Menyiapkan seluruh dokumen yang berkaitan dengan identitas diri.Mengisi seluruh dokumen yang dibutuhkanSudah mendapatkan kontrak kerja dari perusahaan atau klien atau izin masuk pekerja asing maksimal 6 jam sebelum kedatangan.Surat konfirmasi dari pemberi kerja yang menyatakan bahwa kamu resmi diterima sebagai pekerjaMengantongi VDR atau Visa Dengan Referensi yang dikeluarkan oleh pihak Kantor Perwakilan Malaysia di Indonesia yang nanti akan disetujui oleh Departemen Imigrasi Malaysia.Memiliki paspor valid.Lolos pemeriksaan kesehatan (FOMEMA) yang seluruh biayanya ditanggung oleh pemberi kerja. Jika pekerja dinyatakan tidak lolos syarat ini, pemberi kerja wajib mengirim pulang calon pekerja.Foto diri.Memiliki visa kerja di Malaysia. 📚 Baca juga: Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui! Visa Kerja di Malaysia Sama seperti aturan di negara-negara lain, kamu tidak bisa mendapatkan visa kerja di Malaysia jika belum mendapatkan pekerjaan dari perusahaan negara tertuju. Perusahaan atau klien adalah pihak yang mengajukan work permit kepada pemerintah supaya kamu bisa mendapatkan izin kerja di Malaysia. Setiap jenis work permit yang berbeda membutuhkan syarat pengajuan visa kerja yang berbeda pula. Sedikit rumit karena work permit tersebut juga menunjukan tingkat pendidikan dan penguasaan keahlian spesifik yang dimiliki oleh pekerja asing. Work permit di Malaysia punya beberapa jenis tergantung dengan durasi hingga kebutuhan kerja. Berikut penjelasan lengkapnya: 1. Employment Pass Berdasarkan penjelasan Immigration Department of Malaysia, Employment Pass adalah izin kerja dengan kontrak kerja 60 bulan. EP baru bisa diproses setelah Expatriate Committee (EC) telah memberikan izin bagi pekerja asing. Dari EC, Employment Pass kemudian diproses lebih lanjut oleh Departemen Imigrasi Malaysia. Employment Pass ini hanya berlaku untuk satu perusahaan saja. Andai pekerja pindah ke perusahaan lain, maka mereka harus mengurus EP yang baru. Pemegang EP juga bisa mengajukan Dependent Pass untuk pasangan, anak-anak (di bawah 18 tahun), orang tua, mertua, dan anak yang diadopsi secara sah (di bawah 18 tahun). 2. Temporary Employment Pass Jenis visa ini biasanya digunakan untuk pekerja asing dengan jenis pekerjaan yang tidak membutuhkan skill tinggi atau semi-skilled positions. Jenis pekerjaan di Malaysia yang mendapatkan Temporary Employment Pass adalah: manufaktur, perkebunan, agrikultur, konstruksi, dan jasa layanan. Izin kerja ini dapat berlaku kurang lebih 2 tahun dan bisa diperpanjang tergantung dengan kontrak kerja yang tersedia tapi tidak lebih dari 5 tahun. Untuk bisa mendapatkan TEP, pekerja asing setidaknya harus berumur 18 tahun dan maksimal 45 tahun. 3. Professional Visit Pass (PVP) Jenis work permit yang terakhir ini diberikan kepada pekerja asing yang memiliki tingkat kualifikasi profesional. Mereka yang memegang PVP biasanya adalah pekerja yang memberikan pelayanan pelatihan atau menjalani pelatihan praktis dengan perusahaan Malaysia mewakili perusahaan luar negeri. Izin ini berdurasi pendek dengan maksimal penggunaan 12 bulan. Pemegang PVP tidak bisa mengajukan Dependant Pass yang biasanya diperuntukkan kepada pasangan, anak, dan orang tua. Selain itu, tidak semua perusahaan luar negeri eligible untuk mengajukan PVP. Daftar perusahaan yang masuk dalam kategori eligible PVP terdaftar dalam portal ESD. Setelah work permit resmi dikeluarkan, pekerja asing bisa mendapatkan visa kerja di Malaysia. Pastikan syarat yang diperlukan sudah sesuai dengan kebutuhan tiap jenis work permit. Untuk Employment Pass, kandidat pekerja harus memiliki gelar sarjana tertentu, menguasai keahlian spesifik, dan lain-lain. Cara Mencari Kerja di Malaysia 1. Gunakan Platform Online Situasi ekonomi Malaysia yang terus membaik membuat banyak perusahaan negeri Jiran menjalin kerja sama dengan banyak platform pencari kerja. Kamu bisa mengecek melalui situs Jobstreet.com, MauKerja.my, Mudah.my, Cake.me, dan situs web perusahaan. Cake.me misalnya, menyediakan filter lengkap yang bisa kamu manfaatkan untuk memilih perusahaan yang paling sesuai. Filter tersebut dari location, category, employment type, seniority level, salary, and remote. Pastikan untuk selalu membaca persyaratan dengan baik. Kamu juga bisa mengirim pesan untuk memastikan beberapa informasi mengenai proses perekrutan. Cek loker internasional dari Taiwan, Malaysia, Vietnam, dan Singapore di Cake! 💼Lihat Lowongan 2. Bangun Koneksi Dalam dunia kerja, koneks berguna untuk mendapatkan rekomendasi kerja dari perusahaan bonafide. Bagaimana cara membangun koneksi agar bisa mendapatkan kerja di Malaysia? Manfaatkan platform cari kerja tidak saja untuk mencari lowongan, tapi juga memulai komunikasi dengan hiring managers.Perbaiki tampilan LinkedIn.Gunakan media sosial untuk memperbaiki citra diri. Twitter adalah medsos yang paling mudah menghubungkan banyak orang dari berbagai negara. Kamu bisa mulai mempromosikan diri dari Twitter dengan menggunakan kata kunci yang tepat.Mulailah menyisir daftar pertemanan yang bisa membantumu memulai karier di Malaysia 📚 Baca juga: 9 Manfaat Networking dalam Karier dan Cara Membangunnya! 3. Agensi Perekrutan Tips terakhir untuk bisa mendapatkan pekerjaan di Malaysia adalah menggunakan agensi perekrutan. Ada beberapa konsekuensi yang diterima ketika kamu menggunakan penghubung: Keuntungan Menghemat waktu dan tenaga karena seluruh dokumen yang diperlukan telah diurus secara langsung oleh agensi.Ada kepastian kerja karena agensi akan melakukan penyaluran langsung.Legalitas dokumen terjamin.Mudah untuk mengumpulkan informasi terkait kultur kerja, perlindungan kerja, dan benefit kerja di Malaysia.Agensi perekrutan bisa menghubungkan dengan sesama pekerja asing dari Indonesia. Kamu dapat dengan mudah menjalin komunikasi dengan komunitas atau organisasi. Kekurangan Agensi perekrutan mengambil bayaran dan keuntungan dengan memotong gaji pekerja sekian persen. Selama kamu masih berada di bawah agensi, gaji yang didapat tidak pernah utuh.Agensi bertindak sebagai penghubung antara perusahaan dengan pekerja. Seluruh negosiasi dilakukan oleh agensi perekrutan sehingga pekerja mungkin saja tidak mendapatkan informasi secara utuh mengenai kenaikan gaji, pemotongan pajak, dan lain-lain.Pada beberapa kasus, sulit untuk memilih agen yang bisa dipercaya. Tingkat penipuan yang dilakukan agensi perekrutan abal-abal masih tergolong tinggi. Untuk menghindarkan diri dari penipuan agensi, pastikan untuk melakukan riset. Kamu bisa menanyakan status legalitas agensi melalui Dinas Ketenagakerjaan.Lamar kerja di Malaysia sekarang! Buat CV profesional dengan 50+ template CV ATS-Friendly di CV Builder Cake dan langsung cek skor CV GRATIS 🎉Buat CV Gaji di Malaysia Malaysia adalah negara dengan upah tertinggi keempat di Asia Tenggara. Negara ini hanya kalah dari Singapura (rata-rata US$6,332), Thailand, dan Brunei Darussalam. Sementara Indonesia berada di urutan keenam dari total 11 negara Asia Tenggara. Menurut data Tempo, gaji pekerja Malaysia dalam rata-rata ada di angka 6,610 MYR atau sekitar US$1,414 per bulan. Jika dikonversikan ke dalam rupiah, angkanya mencapai Rp22,47 juta. Pendapatan terendah yang ditawarkan oleh perusahaan Malaysia berada di angka 1,670 MYR atau sekitar Rp5,9 juta. Hasil survei dari Salary Explorer menunjukan gaji tertinggi di Malaysia ada d angka 29,400 MYR atau Rp104,14 juta. Artikel mengenai kerja di Malaysia ini adalah panduan untuk kamu yang berniat untuk melebarkan karier ke perusahaan asing. Jangan lupa untuk mempelajari kultur kerja di Malaysia agar proses adaptasi yang kamu lakukan lancar tanpa hambatan. Semoga beruntung!💡 Tertarik melamar kerja di luar negeri? Baca juga artikel berikut ini:Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!Serba Serbi Working Holiday Visa (WHV) Australia: Definisi, Syarat, Proses, Biaya, FAQSyarat Cara Kerja di Dubai untuk Dapat Gaji yang FantastisApa Itu Ausbildung Jerman? Syarat, Cara Daftar Dokumen15+ Negara Terbaik untuk Kerja di Luar Negeri, Dari Asia hingga Eropa! Ingin melamar kerja ke luar negeri? Buat CV yang standout dengan CV Builder Cake! 🚀Buat CV Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!
Industry & Job Overview
Feb 18th 2025

Serba Serbi Working Holiday Visa (WHV) Australia: Definisi, Syarat, Proses, Biaya, FAQ

Bekerja di luar negeri adalah sebuah pengalaman yang unik, menantang dan sangat bermanfaat bagi perkembangan diri. Selain dapat merasakan perbedaan budaya dan bahasa di negara asing, bekerja di luar negeri juga menawarkan gaji yang lebih tinggi dan membuka peluang untuk bertemu dengan orang-orang dari berbagai ragam budaya. Namun tentunya, untuk bisa bekerja di luar negeri tidak semudah itu. Tidak semua negara menawarkan visa kerja (working visa) dengan mudah bagi penduduk Indonesia, dan biasanya banyak syarat yang harus dipenuhi untuk pembuatan visa kerja di luar negeri. Namun, bagi kamu yang ingin bekerja di luar negeri, salah satu jenis visa yang bisa dipertimbangkan adalah Working Holiday Visa (WHV) Australia. Seperti namanya, visa isi memungkinkan kamu untuk bekerja sambil liburan di negara Australia dalam jangka waktu tertentu. Mari simak artikel berikut ini untuk informasi lengkap yang harus kamu ketahui tentang WHV Australia! Daftar isi: Apa Itu WHV? Working Holiday Visa vs. Work Holiday Visa Syarat Pengajuan WHV Australia Biaya Pembuatan WHV Australia Langkah-Langkah Membuat WHV Apa Itu WHV? Working Holiday Visa atau sering disingkat WHV adalah salah satu jenis visa yang ditawarkan oleh pemerintah Australia bagi orang-orang dari negara lain yang ingin bekerja sambil liburan dan tinggal sementara di Australia. WHV Australia patut dipertimbangkan bila kamu ingin bekerja di luar negeri, karena persyaratannya yang tidak terlalu sulit dan tingkat penerimaannya juga relatif tinggi. Sudah banyak orang Indonesia yang berhasil mendapatkan WHV Australia, dan umumnya, pengajuan visa hanya akan ditolak bila pengumpulan dokumen tidak lengkap. 📚 Baca juga: Mau Kerja di Luar Negeri? Cari Tahu 6 Caranya di Sini! Keuntungan WHV Australia Working Holiday Visa (WHV) Australia dapat digunakan oleh warga negara Indonesia yang berusia antara 18 hingga 30 tahun untuk melakukan hal-hal berikut secara legal di Australia: Bekerja penuh waktu (full-time), paruh waktu (part-time), sambilan (freelancing) dan shift selama visa masih aktifBelajar atau mengikuti program studi hingga 4 bulanMasuk dari dan ke wilayah Australia kapan saja selama working holiday visa masih berlaku Masa Berlaku WHV Australia Pemegang WHV Australia dapat mengajukan permohonan visa sebanyak total tiga kali untuk memperpanjang jangka waktu bekerja di Australia. WHV Australia pertama (First Work and Holiday Visa): berlaku selama 12 bulan.WHV Australia Kedua (Second Work and Holiday Visa): berlaku selama 12 bulan dan dapat mengajukan permohonan bila sudah memenuhi persyaratan tertentu selama periode WHV pertama.WHV Australia Ketiga (Third Work and Holiday Visa): berlaku selama 12 bulan dan dapat mengajukan permohonan bila sudah memenuhi persyaratan tertentu selama periode WHV kedua.Working Holiday Visa vs. Work Holiday Visa Bila kamu sudah mulai mencari informasi tentang tipe-tipe visa yang ditawarkan pemerintah Australia, mungkin kamu tahu kalau ada berbagai macam visa yang bisa kamu gunakan untuk bekerja di Australia. Jangan sampai salah pilih tipe visa waktu memulai proses pendaftaran WHV. Sebetulnya, terdapat 2 jenis visa untuk bekerja dan liburan di Australia yang memiliki nama yang mirip. Kegunaan kedua jenis visa ini juga serupa, namun persyaratannya sedikit berbeda.Jenis Working Holiday Visa Australia1. Working Holiday Visa (Subclass 417)Pemegang visa subkelas 417 dapat bekerja dan liburan di Australia selama 12 bulan. Bila kamu adalah warga negara Prancis, Kanada, Denmark, Irlandia, Italia atau Inggris Raya, kamu bisa mendaftarkan diri untuk visa ini bila usiamu 18 hingga 35 tahun.Warga negara Indonesia tidak bisa mengajukan permohonan Working Holiday Visa jenis subclass 417, karena Working Holiday Visa adalah jenis visa yang diperuntukkan bagi warga negara berikut: Kanada, Belgia, Siprus, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Hong Kong, Irlandia, Italia, Jepang, Republik Korea, Malta, Belanda, Norwegia, Swedia, Taiwan, dan Inggris Raya.Jadi, bila kamu warga negara Indonesia, jangan memilih tipe visa ini waktu mengajukan permohonan WHV Australia kamu, ya!2. Work Holiday Visa (Subclass 462)Pemegang visa jenis subkelas 462 juga dapat bekerja dan liburan di Australia selama 12 bulan. Bedanya, warga negara Indonesia bisa mengajukan permohonan Work Holiday Visa jenis subclass 462.Selain itu, warga negara-negara berikut juga bisa mengajukan permohonan visa subkelas 462: Chili, Malaysia, Thailand, Turkiye, Amerika Serikat, Argentina, Austria, China, Republik Ceko, Ekuador, Yunani, Hungaria, Israel, Luxembourg, Peru, Polandia, Portugal, San Marino, Singapura, Republik Slovakia, Slovenia, Spanyol, Uruguai, Vietnam, Brasil, Mongolia, Papua Nugini, dan Swiss. Jadi, bila kamu memiliki kewarganegaraan Indonesia, ingat untuk mengajukan lamaran jenis visa: Work Holiday Visa (Subclass 462). Syarat Pengajuan WHV Australia Setelah memahami jenis visa dan ketentuannya, simak persyaratan yang harus kamu penuhi serta dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukan permohonan WHV Australia sebagai warga negara Indonesia. Pengajuan visa dapat dilakukan secara online melalui website Departemen Dalam Negeri Pemerintah Australia. Berikut daftar persyaratan dokumen yang harus dilampirkan saat mengajukan WHV Australia: Usia 18 hingga 30 tahunMengisi aplikasi online dengan lengkapBiaya aplikasi visaFotokopi paspor (halaman biodata), berikut halaman perubahan/tambahan (bila ada), halaman visa dan cap imigrasi yang masih berlaku paling tidak 12 bulanFotokopi paspor lama (bila ada)1 lembar foto terbaru, ukuran foto pasporSurat dukungan dari Direktorat Jenderal Imigrasi*Bukti keunganan yang cukup untuk membiayai kehidupan selama liburan di Australia, paling tidak sebesar AUD $5000Ijazah perguruan tinggi, atau bukti sudah menyelesaikan paling tidak 2 tahun dari pendidikan universitasBukti kemampuan Bahasa Inggris yang dinilai dari hasil tes Bahasa Inggris, minimal level “fungsional”Melakukan pemeriksaan kesehatan dan test rontgen di salah satu panel dokter yang disetujuiKartu Keluarga Sedang mencari kerja di luar negeri? Cek lowongan kerja internasional dari Malaysia, Taiwan, Singapore, dan India di Cake!Lamar Sekarang Biaya Pembuatan WHV Australia Biasa pembuatan visa WHV Australia pertama (subclass 462) adalah sebesar AUD $650 (sekitar Rp. 6.750.000,-). Namun, biaya pendaftaran bisa berubah tergantung kali permohonan visa dan metode pendaftaran. Untuk informasi biaya yang lebih tepat, kamu bisa menggunakan alat perkiraan biaya pendaftaran visa Australia. Langkah-Langkah Membuat WHV Sudah siap untuk mengajukan aplikasi? Berikut adalah cara apply visa WHV Australia (subclass 462) secara online: ✅ Cek status aplikasi untuk negara kewarganegaraanmu Pemerintah Australia menetapkan kuota visa untuk setiap negara setiap tahunnya. Sebelum mengajukan permohonan WHV, pastikan pendaftaran masih dibuka untuk negaramu. Cek apakah status “Open” terdaftar pada kolom “Status of application cap” untuk negara Indonesia. Bila iya, berarti kamu masih bisa mengajukan pendaftaran WHV Australia. ✅ Lakukan pemeriksaan kesehatan dan tes rontgen Salah satu persyaratan aplikasi WHV Australia adalah melakukan tes kesehatan di panel dokter yang telah disetujui. Di tautan di atas, geser ke bagian “Find an office” dan pilih “Indonesia” di menu drop down. Kemudian, klik “Panel physician” untuk melihat daftar panel dokter yang disetujui untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pendaftaran WHV Australia. Hubungi panel untuk menjadwalkan pemeriksaan. ✅ Persiapkan dokumen Siapkan seluruh dokumen yang diminta untuk aplikasi WHV Australia. Cek daftar lengkap persyaratan dokumen di sini. Selain itu, pastikan juga: Dokumen dalam bahasa non-Inggris harus diterjemahkan ke bahasa InggrisSediakan dokumen asli dan terjemahan dalam aplikasiBila menggunakan jasa penerjemah di luar Australia, tidak perlu penerjemah tersumpah tetapi harus mencantumkan nama lengkap, alamat dan nomor telepon, serta kualifikasi dan pengalaman penerjemah yang ditulis dalam bahasa Inggris di setiap halaman terjemahan.Semua dokumen yang dicantumkan harus di scan atau foto berwarna.Bila dokumen lebih dari satu halaman, disatukan dalam satu file. ✅ Apply secara online Di portal Australian Government Department of Home Affairs, buat ImmiAccount dengan klik tombol “Create ImmiAccount” atau login bila sudah memiliki akun.Setelah berhasil login, klik “New Application”Ikuti langkah berikutnya sesuai instruksi. Setelah menyelesaikan proses pengajuan WHV Australia, kamu tinggal menunggu hasil pengajuan. Dilansir dari website Department of Home Affairs, hasil dari pengajuan akan diberitahukan secara tertulis. Bila disetujui:Kamu akan diinformasikan:Nomor pengesahan visa (visa grant number)Tanggal aktif visaKetentuan visaBila tidak disetujui:Kamu akan diinformasikan:Alasan penolakan visaBila kamu mempunyai hak untuk meminta peninjauan ulang 💡 Tertarik bekerja di luar negeri? Baca juga artikel-artikel berikut ini:Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!15+ Negara Terbaik untuk Kerja di Luar Negeri, Dari Asia hingga Eropa!Cara Kerja di Malaysia: Syarat, Gaji, Visa, dan LowonganApa Itu Ausbildung Jerman? Syarat, Cara Daftar DokumenKesimpulan Itu dia semua hal yang wajib kamu ketahui untuk memulai persiapan kamu pergi working holiday di Australia. Bekerja di luar negeri adalah kesempatan berharga yang pastinya mendatangkan banyak pelajaran dan perubahan, baik secara personal, profesional, maupun finansial. Semoga sukses dalam proses persiapan working holiday kamu, ya! 📚 Baca juga: 20+ Peluang Kerja Online dari Rumah, Fleksibel dan Tanpa Modal! FAQ WHV Australia 1. Apa itu Working Holiday Visa? Working Holiday Visa Australia (WHV) adalah visa yang memungkinkan individu berusia 18-30 tahun dari negara tertentu untuk tinggal di Australia selama periode tertentu sambil bekerja atau berlibur. Dengan WHV, pemegang visa dapat merasakan budaya Australia sekaligus memperoleh penghasilan dari berbagai jenis pekerjaan. 2. Siapa yang memenuhi syarat untuk mengajukan Working Holiday Visa Australia? Untuk mengajukan visa WHV Australia, kamu harus: Berusia antara 18 hingga 30 tahun (atau 35 tahun untuk beberapa negara).Memegang paspor dari negara yang memenuhi syarat.Memenuhi persyaratan kesehatan dan karakter.Tidak memiliki anak yang menemani selama di Australia. 3. Berapa lama WHV berlaku? WHV biasanya berlaku selama 12 bulan. Pemegang WHV dapat memperpanjang masa tinggal mereka hingga 3 tahun dengan syarat memenuhi beberapa ketentuan, seperti bekerja di wilayah regional Australia selama periode tertentu. 4. Bagaimana cara mengajukan WHV Australia? Untuk apply visa WHV Australia, ikuti langkah berikut: Kunjungi situs resmi Imigrasi Australia.Buat akun dan isi aplikasi online sesuai panduan.Persiapkan dokumen yang diperlukan, seperti paspor dan bukti kesehatan.Bayar biaya visa WHV Australia dan kirim aplikasi. 5. Berapa lama waktu pemrosesan Working Holiday Visa? Waktu pemrosesan WHV Australia bervariasi, tetapi biasanya membutuhkan waktu antara 15 hingga 40 hari. Pastikan untuk mengajukan permohonan lebih awal untuk mengantisipasi kemungkinan keterlambatan. 6. Berapa biaya pengajuan Working Holiday Visa? Biaya visa WHV Australia saat ini adalah sekitar AUD 510, namun biaya ini dapat berubah. Cek situs resmi Imigrasi Australia untuk informasi terbaru. 7. Jenis pekerjaan apa yang bisa dilakukan dengan visa ini? Pemegang WHV dapat bekerja di berbagai sektor seperti perhotelan, pertanian, dan pariwisata. Pekerjaan ini sering berada di wilayah regional dan membantu pemegang visa memperpanjang masa tinggal hingga tahun kedua atau ketiga. Cake adalah aplikasi dan website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.
Industry & Job Overview
Sep 20th 2024

Pengertian dan Tips Jadi Digital Nomad, Bisa Kerja Sambil Travelling

Menjadi digital nomad adalah keputusan besar, apalagi untuk mantan pekerja kantoran yang terbiasa dengan jam kerja. Pekerjaan digital nomad memberikan kesempatan bagimu untuk bekerja dari mana saja dan kapan saja, tanpa mengurangi peluang untuk menikmati hidup seperti travelling ke banyak tempat. Data dari Forbes memperlihatkan, pekerjaan digital nomad mengalami pertumbuhan sebesar 131% sepanjang tahun 2019 hingga 2022. Kenaikan tersebut diiringi dengan tingkat kepuasaan para nomaders yang mencapai 80%, terutama karena jumlah upah yang ditawarkan dianggap sepadan. Tidak sedikit yang mengira digital nomad memiliki kesamaan dengan remote work. Namun ada perbedaan dasar antara keduanya. Jadi, apa itu digital nomad? Baca artikel Cake sampai habis, ya!Daftar isi: Pengertian Digital Nomad Jenis-jenis Digital Nomad Pro dan Kontra Menjadi Digital Nomad Macam-macam Pekerjaan Digital Nomad Tips untuk Menjadi Digital Nomad Pengertian Digital NomadUntuk mengetahui definisi digital nomad, kita perlu memahami arti nomaden. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), makna harfiah nomaden adalah berpindah-pindah. Jadi digital nomad, yang merupakan istilah bahasa Inggris tersebut, merujuk pada pekerjaan yang tidak terikat waktu dan tempat sehingga bisa berpindah-pindah. Begini ilustrasinya: A mendapat pekerjaan jarak jauh di Jerman. Perusahaan tersebut tidak mengikat A untuk bekerja dari jam 9 pagi sampai 6 sore dari Senin dan Jumat. Alih-alih, A dituntut untuk menyelesaikan pekerjaan dalam deadline yang sudah ditentukan. Deadline tersebut bisa berupa tiga hari, satu minggu, bahkan dua minggu. Situasi ideal tersebut membuat A bisa jalan-jalan ke berbagai kota bahkan negara di sela-sela menyelesaikan deadline. Seluruh komunikasi dan penyelesaian pekerjaan menggunakan teknologi digital. Jadi selama A membawa laptop, tab, maupun ponsel sepanjang travelling, semua tanggung jawab bisa beres tepat waktu. Pekerja digital nomad adalah bagian dari remote worker. Namun, tidak semua remote worker atau bahkan pekerja work from home masuk dalam kategori ini. Seorang remote worker dan pekerja work from home tidak masuk dalam jenis digital nomad jika memiliki jam kerja pasti setiap hari. Kesimpulannya, ciri utama dari digital nomad adalah sifatnya yang fleksibel dan bisa berpindah-pindah lokasi tanpa mengurangi produktivitas kerja.Jenis-jenis Digital Nomad1. Freelancer Seorang freelancer bekerja kepada klien (individu maupun perusahaan) dengan upah yang dibayar per penugasan kerja. Karena bukan pekerja yang terikat dengan perusahaan tertentu, freelancer sangat mungkin untuk mengambil lebih dari satu pekerjaan untuk beberapa klien. Kegiatan freelancing masuk dalam kategori pekerjaan digital nomad jika ia bisa tetap mempertahankan fleksibilitas dan juga kebebasan kerja yang ditentukan sendiri. Jika freelancer tidak bisa mempertahankan fleksibilitas kerja, bisa jadi kegiatan tersebut tidak masuk dalam jenis digital nomad. 📚 Baca juga: 13 Pekerjaan Freelance dari Rumah, Cocok untuk Pemula! 2. Remote Employee Jenis kedua adalah remote employee atau para pekerja jarak jauh. Biasanya istilah ini digunakan untuk seseorang yang bekerja di perusahaan luar negeri dengan tetap tinggal di negeri asal. Nah biasanya remote employee adalah bagian dari perusahaan tersebut yang memiliki gaji, tergabung ke dalam tim, memiliki tanggung jawab tertentu, dan segala fasilitas kerja selayaknya pekerja pada umumnya. Alasan mengapa remote employee bisa masuk dalam bagian digital nomad adalah karena perusahaan dengan sistem remote kerap kali menawarkan fleksibilitas jam kerja untuk para pegawainya. 3. Entrepreneur Jenis terakhir adalah pengusaha yang bekerja untuk dirinya sendiri alias tidak memiliki atasan. Biasanya bisnis yang menggunakan teknologi digital memang tidak memerlukan kantor. Semua pekerjaan bisa dilakukan secara jarak jauh dan internet yang stabil. Pro dan Kontra MenjadiDigital NomadKini kita masuk ke dalam kekurangan dan kelebihan digital nomad. Bagian ini penting karena tidak semua orang tahan atau punya dedikasi untuk bekerja tanpa terikat waktu dan uang. Gunakan poin-poin berikut sebagai bahan pertimbangan jika kamu ingin beralih memiliki pekerjaan tidak tentu ini.Keuntungan Menjadi Digital Nomad1. Kamu Bisa Menjadi Full Time Traveler Harvard Business Review melaporkan bahwa peningkatan jumlah digital nomad ternyata membantu berkembangnya ekonomi lokal. Tidak heran banyak negara seperti Portugal, Australia, Republik Ceko, Estonia, Jerman, Thailand, dan termasuk Indonesia menyediakan fasilitas visa izin tinggal yang dapat diperbarui. Artinya banyak negara semakin memudahkan nomads untuk bekerja dari wilayah mereka karena hal itu menguntungkan secara ekonomi. Kesempatan bagus untuk full time traveler, bukan? 2. Tentukan Sendiri Jam Kerjamu Perusahaan telah memberikan deadline, adalah kewajibanmu untuk menentukan jam dan hari kerja agar tidak melewati tenggat. Jadwal kerja tersebut bisa kamu susun dengan mempertimbangkan waktu bermain, istirahat, mood, dan lain-lain. 3. Kesempatan Untuk Menjajal Ragam Pekerjaan Digital nomad menyediakan ruang untuk beragam pekerjaan bisa dilakukan dalam waktu bersamaan. Seseorang bisa saja menjalani pekerjaan sebagai ilustrator sekaligus content writer lepas. Artinya kapabilitas dan kompetensi pekerja tersebut bakal terus terasah. 4. Memperluas Koneksi Klien dari beragam latar belakang dapat membantumu mendapatkan rekomendasi dan pekerjaan yang lebih baik. Koneksi atau jejaring profesional menambah values di dalam diri dan portofolio. Bukan tidak mungkin selama mendapat permintaan jasa, kamu bisa bertemu dengan klien dari perusahaan bonafit. 5. Mudah untuk Mengatur Waktu Luang Ingin lebih banyak menikmati waktu luang? Dengan pekerjaan digital nomad, kamu tidak perlu lagi mengajukan cuti yang durasinya terbatas. Tingga kamu mengurangi jumlah penugasan atau memutuskan untuk tidak mengambil jenis pekerjaan lepas apapun dalam kurun waktu tertentu. 6. Bye Bye to Macet Saat Berangkat Kerja! Keuntungan terakhir tentu saja kamu terbebas dari stres akibat macet saat berangkat kerja atau yang dikenal dengan traffic stress syndrome. Situasi frustasi berkepanjangan di jalan raya terbukti mempertaruhkan rasa kesehatan hingga kebahagiaanmu. Keputusan untuk beralih sebagai nomaders bisa meningkatkan kualitas hidup. Kekurangan Menjadi Digital Nomad1. Kesepian Manusia ditakdirkan untuk bersosialisasi antar sesama. Sayangnya digital nomad adalah jenis pekerjaan sunyi karena kamu bekerja secara mandiri. Pun jika menjadi bagian tim, seluruh komunikasi dilakukan via internet. Beberapa orang yang tidak kuat bisa saja mengalami burn out akibat kesepian yang berkepanjangan. 2. Bukan Jenis Pekerjaan Stabil Sudah bukan rahasia umum bahwa digital nomad tidak pernah menjanjikan stabilitas keuangan. Artinya berapa uang yang didapat dalam sebulan tergantung dengan seberapa banyak pekerjaan yang diambil atau didapatkan. Seorang nomaders bisa mendapat proyek bernilai fantastis di satu bulan, kemudian sepi di bulan berikutnya. 3. Susah Fokus Pekerjaan dengan jam tidak tentu menyulitkan sebagian orang yang butuh tekanan untuk bisa fokus. Pekerjaan digital nomad tidak cocok dijalani oleh individu yang tidak memiliki manajemen waktu yang baik. 4. Tidak Tersedia Akses Kesehatan Perusahaan dan klien tidak memiliki kewajiban untuk memberikan asuransi kesehatan untuk pekerja lepas. Artinya pekerja digital nomad harus menyisihkan uang dari upah untuk membayar asuransi sendiri. 5. Biaya Hidup Meningkat Travelling adalah kegiatan yang memakan banyak biaya meski dijalani sambil bekerja. Hobi travelling bisa mengambil terlalu banyak bagian upah kerja sehingga dapat merugikan freelancer yang pekerjaannya tidak stabil. 6. Ketergantungan Pada Internet Ketergantungan pada internet membuat kegiatan liburan menjadi tidak maksimal, ditambah itu membatasi wilayah mana saja yang bisa dijelajahi. Macam-macam Pekerjaan Digital Nomad1. Penulis Internet Siapa sangka menjadi seorang penulis internet masih menghasilkan cuan hingga sekarang. Jenis penulis internet merentang mulai dari esais untuk blog sendiri dengan memasang iklan (ads), kontributor untuk media, penulis novel, dan cerita pendek untuk aplikasi baca. Beberapa waktu yang lalu, Twitter juga membayar akun-akun premium untuk seluruh akumulasi cuitan dengan interaksi tinggi. 2. Asisten Virtual (Virtual Assistant) Asisten virtual menyediakan jasa administratif untuk klien. Job desc tersebut meliputi pengelolaan sosial media dan situs, menjawab korespondensi yang berhubungan dengan klien, merapikan hingga menanggapi email klien, membantu penyusunan jadwal harian, mingguan, hingga bulanan. 3. Affiliate Marketing Pekerjaan afiilator tidak membutuhkan modal kecuali ponsel dan kuota internet. Tugas utamanya adalah mempromosikan sebuah produk atau jasa di Twitter, Instagram, dan TikTok. Upah afiliator berupa komisi dari penjualan tiap produk. Tampak mudah, tapi butuh konsistensi untuk promosi produk yang kadang membutuhkan trik tersendiri, mulai dari menentukan target audiens, waktu jualan, serta pemilihan kata yang mengundang pelanggan. 4. Penerjemah Ada banyak jenis penerjemah yang dibutuhkan di dunia tulis-menulis. Pertama ada penerjemah dokumen yang banyak dibutuhkan oleh perusahaan luar negeri di Indonesia. Kedua ada penerjemah untuk cerita pendek, komik, dan novel cetak yang prosesnya bisa dilakukan jarak jauh. Jenis ketiga adalah profesi penerjemah untuk komik internet seperti Webtoon, MangaToon, dan lain-lain. Aplikasi baca semacam Fizzo, WebNovel, GoodDreamer juga membutuhkan banyak penerjemah terutama dari bahasa Mandarin dan Inggris ke bahasa Indonesia. 5. Dropshipper Sama seperti menjadi afiliator, dropshipper juga hanya cukup bermodalkan internet dan gawai. Dropshipper bertindak sebagai penyambung antara produsen dengan konsumen. Untuk menggaet pembeli, seorang dropshipper akan membuat toko sendiri. Jika ada yang membeli, pemilik produk yang akan mengirimkan pesanan tersebut alih-alih dropshipper. 6. Desain Grafis Desain grafis adalah lapangan kerja yang luas karena jenisnya ada banyak yaitu: desain periklanan dan pemasaran, desain UI, desain grafis web, desain grafis identitas perusahaan, desain tipografi, desain ilustrasi, desain multimedia, desain pameran, desain kemasan, hingga desain motion grafis. Tidak heran lowongan desain grafis banyak tersedia platform job khusus untuk digital nomad. Khusus untuk pekerjaan sebagai desainer grafis, setidaknya kamu perlu membuat portofolio di bidang ini. 7. Freelance Writer Freelance writer menyediakan beragam jasa untuk penulisan marketing, copywriter, content writer, dan semua jenis tulisan nonfiksi. Klien seorang freelance writer bisa datang dari beragam industri mulai dari keuangan, manufaktur, konstruksi, jasa, hingga media. 8. Tutor dan Pengajar Online Rekomendasi pekerjaan digital nomad yang terakhir adalah tutor dan pengajar online. Sejak 5 hingga 8 tahun lalu, sistem edukasi luring semakin populer. Banyak anak sekolahan mencari alternatif pengajaran yang bisa diakses lewat video. Menjadi tutor dan pengajar online di tengah naiknya penggunaan teknologi digital.Macam-macam PekerjaanDigital NomadTips untuk Menjadi Digital Nomad1. Pastikan kamu siap menjadi digital nomad Memahami konsekuensi dari kerja-kerja digital nomad adalah langkah penting. Kamu akan terhindar dari keterkejutan saat terjun di budaya kerja yang sangat berbeda sehingga meminimalisasi rasa stres berkepanjangan. Dengan begitu kamu bisa menjadikan momen kerja lepas sebagai personal growth. 2. Evaluasi keterampilan dan pengalaman Keterampilan dan pengalaman adalah modal utama untuk masuk ke industri kerja lepas yang makin banyak peminat. Namun keterampilan dan pengalaman macam apa yang akan menarik perhatian klien, nah itu yang perlu dievaluasi. Sebagai contoh, seorang freelance writer dituntut untuk bisa menunjukan kemampuannya menulis dan contoh-contoh tulisan yang pernah diterbitkan. 3. Siapkan tabungan Ketidakstabilan keuangan adalah kekhawatiran umum di kalangan para nomads. Jumlah bayaran yang tidak menentu bisa menjadi masalah terutama jika pengeluaran tiap bulan tetap. Untuk itu tabungan darurat perlu disiapkan andai ada waktu-waktu ketika job yang biasa diambil sedang sepi. 4. Riset destinasi yang tepat Sudah semakin yakin untuk ber-travelling sambil bekerja? Jangan lupa untuk meriset destinasi yang ingin ditinggali. Ajukan beberapa pertanyaan ini sebagai landasan riset: Berapa uang yang aku miliki saat ini?Berapa anggaran transportasi, penginapan, dan konsumsi yang perlu disiapkan selama travelling?Berapa upah yang akan aku dapatkan pada bulan ini?Seberapa banyak cadangan uang di tabungan darurat jika terjadi hal-hal tidak diinginkan? 5. Bangun portofolio hasil pekerjaan Portofolio adalah bukti hasil kerja profesional yang wajib disertakan saat mengirim lamaran kerja. Akan lebih baik jika kamu membuat portofolio di situs karena klien tinggal mengklik link. Cake menyediakan template CV, resume, dan portofolio yang bisa kamu akses secara gratis di sini.📚 Baca juga: 15+ Contoh Portofolio Lamaran Kerja Menarik dan Cara Membuatnya! 6. Cari pekerjaan remote Sudah semakin yakin dengan gaya hidup digital nomad? Jika ya, ini saatnya untuk mencari pekerjaan remote. Lagi-lagi Cake adalah jawaban untuk kamu yang sedang cari pekerjaan jarak jauh. Kami memiliki fitur job search dengan filter mulai dari lokasi, gaji, kategori, level pekerjaan, dan pilihan untuk remote dari seluruh dunia. Mari bergabung dan jadi bagian dari keluarga besar Cake! 7. Susun rencana kerja dan to-do list Jadwal kerja dan to do list membuatmu hidup dengan teratur tanpa melewatkan tenggat kerja yang sudah ditetapkan. Manfaatkan aplikasi semacam Spreadsheet, Google Calendar, Trello, Google Tasks, Apple Reminders, dan lain-lain. 8. Bergabung dengan komunitas digital nomad Anggap bergabung dengan komunitas untuk mencari teman seperjuangan. Aktif bertanya akan membuka opsi ke tawaran pekerjaan yang lebih baik, tips untuk bertahan di jenis pekerjaan ini, hingga meminta rekomendasi. Ingin memperluas jaringan profesional? Bangun koneksi dan temukan peluang baru di Cake Meet 🚀Mulai NetworkingSekarang!KesimpulanDigital nomad adalah jenis pekerjaan yang tidak terikat pada tempat dan waktu sehingga memungkinkan individu untuk bisa berpindah-pindah bahkan travelling ke banyak negara.Keuntungan digital nomad adalah fleksibilitas untuk mengatur waktu kerja sesuai dengan mood.Pekerjaan digital nomad tidak lepas dari risiko keuangan tidak stabil karena itu sebelum terjun pahami seluruh konsekuensi hingga tips dan trik bertahan. Pekerjaan digital nomad bisa kamu jadikan pekerjaan utama maupun sampingan (side hustle). Jika kamu butuh artikel mengenai dunia kerja, template CV dan portofolio, sampai ingin bertemu profesional dari beragam industri, Cake adalah pilihan yang tepat. Gabung sekarang dan temukan ribuan lowongan kerja yang cocok untukmu!--- Ditulis oleh Erika Rizqi ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!